Page 1

No. 21 THN. VI | Edisi Juli - Agustus 2008 | website: www.bpkpenabur.or.id | email: tpj@bpkpenabur.or.id

Menghargai Anak ... 2 _______________ Hak Anak ... 6 _______________ Mendidik Anak dengan Adil ...7 _______________ Membantu Anak Menjadi Mandiri ... 12 _______________ BPK PENABUR Jakarta Raih BNP Awards 2008 untuk Pencegahan NAPZA ... 9

SMAK 1 Peringkat I

Program Studi IPA & II Program Studi IPS dalam Perolehan Nilai UN Tingkat DKI Jakarta ... 21

ÐÛÒßÞËÎ ÑÒ ß×Î

Ûª»®§ Í¿¬«®¼¿§ ïï ßÓ à çêôî ÚÓ ÎßÜ×Ñ ÐÛÔ×Ìß ÕßÍ×Ø ú ݸ¿²²»´ îïð ײ¼±ª·-·±² ͬ®»¿³·²¹æ ©©©ò®¿¼·±°»´·¬¿µ¿-·¸ò½±³

Kuis Bulanan Sunglasses KEREN Ikuti kuis Mingguan Berhadiah

VOUCHER BELANJA


2

____________________ PENANGGUNGJAWAB: Robert Robianto ___________________ Anggota: Iwanho ___________________ Redaksi: Daisy Imelda Eka Natanael Sih Retno Hastuti ____________________ Tata Letak: Max. Wahyudiana S. ____________________ Desain Web: Elan Rilson Saragih ___________________ Fotografer: Eka Natanael Subandi ____________________ Penerbit: BPK PENABUR Jakarta ____________________ Alamat Redaksi: Gedung E Lt. 6 Jln. Tanjung Duren Raya No. 4, Jakarta, 11470, ___________________ Telp: (021) 566 6965-67 Faks.: (021) 566 6970 ____________________ Website: www.bpkpenabur.or.id E-mail: tpj@bpkpenabur.or.id

Agenda B P K PENABUR Jakarta ______________

Salam sejahtera,

Juli

Bahagia sekali kami bisa bersua kembali dengan Anda, pembaca setia Tabloid PENABUR Jakarta (TPJ), di awal Tahun Pelajaran Baru 2008 - 2009.

1–7 LEBM

Kali ini, TPJ mengangkat tema “Bagaimana Menghargai Anak?” Untuk itu, kami sajikan tulisan tentang bagaimana kita dapat menghargai anak, yang dipaparkan secara jelas dalam Renungan yang ditulis oleh Pdt. Meitha Sartika, M.Th. Selain itu, jangan Anda lewatkan, artikel menarik lain seperti: “Hak Anak”, “Mendidik dengan Adil”, “Membantu Anak Menjadi Mandiri”, dan “Mengapa Anak Suka Berbohong?” Apa yang menjadi Program Character Formation BPK PENABUR Jakarta pada Tahun Pelajaran 2008 - 2009? Simak di edisi ini. BPK PENABUR Jakarta tidak pernah sepi dengan prestasi yang ditorehkan oleh para siswa, guru dan karyawannya. Tak hanya prestasi di bidang akademis, namun juga non akademis. Sebut saja, SMAK 1 yang menempati Peringkat I Program Studi IPA dan Peringkat II Program Studi IPS dalam perolehan nilai UN tingkat DKI Jakarta. BPK PENABUR Jakarta juga menjadi Juara Umum World Robo Master 2008 di Singapura, meraih BNP Awards 2008, siswa PENABUR meraih Gelar None Jakarta 2008 (Kategori C: Remaja Kencur), dan Koordinator UKGS BPK PENABUR, drg. Irene Adhyatmaka meraih gelar Doktor, dll. Jangan Anda lewatkan laporannya! Pada terbitan ini, kami juga mengupas tentang Mitra PENABUR atau PENABUR Preferred Partner yaitu sebuah program kemitraan dengan sistem waralaba atau franchise.

7-9 Pelatihan: Penggunaan Source Linux Jenjang TK 9 - 10 Leadership Training Guru/Karyawan SMPK PENABUR Gading Serpong 16 Pelatihan: Website Sekolah Jenjang SMA 19 HUT ke-58 BPK PENABUR _________________

Masih banyak artikel dan liputan kegiatan lain yang sayang untuk Anda lewatkan. Jadi tunggu apa lagi?

Agustus

19 Pertemuan Guru PAK dan Guru BK

Selamat Membaca!

Ralat

_________________________ Terdapat beberapa kekeliruan cetak pada Tabloid PENABUR Jakarta No. 20 THN. VI Edisi April – Juni 2008 _________________________

MENDATAR: 1. Naik (Inggris). 4. Hewan yang banyak terdapat di istana Bogor. 6. Hati (Inggris). 8. Angka genap. 10. Hemat. 13. Tanah yang luas. 15. Alat untuk memukul paku. 17. Banyak terdapat di candi Borobudur. 19. Pasangan Juliet. 21. Sesuatu yang terdapat di antara dua benda. 22. Potong.

• Pada laporan kegiatan “Field Trip TKK 5” di hal. 16, tercetak: Selasa 4 Desember 2008 siswa Kelompok Bermain (KB)  eld trip ke Museum Akuarium Air Tawar, TMII. Seharusnya, Selasa 4 Desember 2007. • Pada laporan kegiatan “Leadership Training Siswa SMPK PENABUR GS” di hal. 21, tercetak: SMPK PENABUR Gading Serpong (GS) mengadakan “Leadership Training bagi siswa kelas Internasional pada 10 Desember 2008. Seharusnya, pada 10 Desember 2007.

MENURUN: 1.Gedung tempat ibadah umat Kristen. 2. Ibukota Qatar. 3. Gelar saarjana wanita. 4. Makanan pengganti nasi. 5. Kebiasaan. 7. Dan (latin). 9. Pijak-pijak pada sepeda. 11. Pohon kapuk. 12. Kucing (Inggris). 14. Cuma-cuma. 15. Harimau kumbang. 16. Pijit. 17. Awalan.

____________________ Redaksi menerima tulisan berupa artikel berbagai topik, kegiatan sekolah PENABUR, puisi, dan cerpen. Tulisan dikirimkan lewat email: tpj@bpkpenabur.or.id. Redaksi berhak melakukan perubahan jika dipandang perlu. Tersedia honor. ____________________

Ingin pasang iklan di Tabloid PENABUR Jakarta? Telepon saja di 566 6965 - 67 ext. 552 dan 554 Hubungi: Nana dan Natan Oplah tabloid: 25.700 eks.

PEMENANG TTS Edisi April - Juni 2008: Angki Prisdianto

Salo 005/07 No. 121 - Kembangan Utara Jakarta Barat. ___________________________________________________ Silakan Anda menjawab dan tempelkan jawaban pada kartu pos. lalu kirimkan ke alamat Tabloid PENABUR Jakarta. Gedung E, Jalan Tanjung Duren Raya No.4. Jakarta. 11470. Bagi pemenang di Jabotabek. harap mengambil sendiri hadiahnya di: Kantor Sekretariat BPK PENABUR Jakarta. JI. Tanjung Duren Raya No. 4 Jakarta Barat. tiap hari kerja: Senin s.d. jumat. pukul 07.30 - 15.30 WIB. dan Sabtu. pukul 07.30 - 12.30 WIB. jangan lupa membawa identitas diri Anda. Bagi pemenang yang tinggal di luar wilayah Jabotabek. hadiah akan dikirimkan ke alamat Anda.

18. Tudung kepala. 20 Mama.


3

R

alph Waldo Emerson menyatakan bahwa keinginan terdalam manusia adalah keinginan untuk dihargai. Bahkan dapat dikatakan kerinduan untuk dihargai merupakan salah satu keinginan terdalam dari setiap makhluk hidup. Dalam budaya modern, dikenal berbagai upacara penghargaan, seperti penghargaan kemanusiaan, Oscar, dan hadiah Nobel Perdamaian. Penghargaan memang sangat penting dalam hubungan antarmanusia dan seharusnya dimulai dari kehidupan dalam keluarga. Sayangnya tidak banyak keluarga yang sungguh-sungguh melatih diri untuk hidup bertumbuh dalam saling menghargai. Terkadang terhadap orang luar kita masih berusaha menghargai, tetapi justru terhadap anggota keluarga kita lalai membangun penghargaan. Padahal jika seorang anak dibesarkan dengan penghargaan, ia akan belajar mempunyai nilai diri yang positif.

M

enghargai anak sangat penting karena Alkitab mengajarkan bahwa setiap orang, tentunya termasuk anakanak, begitu berharga di mata Tuhan. Firman Tuhan dalam Yesaya 43:4a menyatakan “Oleh karena engkau berharga di mataKu, dan mulia, dan Aku ini mengasihi engkau.” Anak adalah ciptaan Tuhan yang berharga di mata Tuhan, dan yang Tuhan titipkan kepada kita. Seperti Kahlil Gibran mengingatkan “Anakmu bukan anakmu. Mereka adalah putra kerinduan diri Sang Hidup. Melaluimu mereka ada, namun bukan darimu. Meskipun bersamamu, mereka bukan milikmu.” Milik

kita saja harus kita hargai, terlebih lagi milik Tuhan.

K

ita dapat menghargai anak, jika kita tidak memelihara image bahwa anak tidak bisa apa-apa atau lebih tidak bisa dari kita dan karenanya tidak ada yang bisa dihargai. Kita dapat menghargai kalau kita menempatkan diri dari sudut pandang mereka. Melihat apa yang mereka lakukan atau ungkapkan dari segi positif. Cukup banyak orangtua yang jika anak melakukan hal yang salah segera memarahi, namun jika anak melakukan hal yang baik dianggap wajar saja. Kita perlu mengungkapkan penghargaan bagi anak kita atas hal yang sekecil apapun. Ketika saya sakit, saya perlu istirahat dan tidak bisa mengantar anak kemana-mana, padahal dia sedang libur. Walaupun dia sempat kecewa, tetapi ia segera mengerti dan tidak menuntut. Saya menghargai sekali pengertiannya apalagi dia baru Saya hampir h i b berusia i 6 tahun. t h S ungkapkan, terima kasih Mikha mengerti bahwa mami masih harus istirahat jadi kita belum bisa jalan-jalan.

T

ulisan ini tentunya tidak dapat memuat secara lengkap bagaimana kita dapat menghargai anak, tetapi beberapa catatan di bawah ini dapat menjadi hal-hal dasar untuk dikembangkan. 1. Kita harus menghargai anak sebagai pribadi. Sebagai pribadi seorang anak pasti punya kehendak, keinginan, harapan dan cita-

cita tersendiri. Dahulu banyak orangtua yang mendidik anak cukup dengan kata perintah. Bukan hanya bagi anak-anak, tetapi ketika anak beranjak remaja pun terkadang orangtua tetap memakai kepemimpinan dari sudut pandangnya sendiri. Akibatnya terjadi kon ik anak dan orangtua. Menghargai anak sebagai pribadi berarti kita mau berdialog, bertukar pikiran, mendengarkan keinginannya, mencari jalan keluar bersama, dst. Menghargai anak berarti orangtua tidak memaksakan kehendak, walaupun kita harus selalu siap memberi arahan. Menghargai anak berarti memperlakukan anak sebagai subyek dan bukan sekedar obyek. 2. Menghargai anak berarti kita mau menyediakan waktu, memberi perhatian penuh untuk mendengarkan. Jangan sekali-kali anak mau mengajak kita bicara tetapi kita tetap sibuk dengan pekerjaan kita. Dalam buku “Positive Parenting” ada cuplikan sajak yang indah, sbb.: Bila kau abaikan untuk meluangkan waktumu Kau ajari aku untuk merasa tidak berharga Bila kau beri aku waktu yang berkualitas, Kau ajari aku bahwa aku penting Bila perhatianmu terbagi, Kau ajari aku merasa tidak diperhatikan

Bila kau tunjukkan padaku minat yang tak terbagi, Kau ajari aku bahwa aku berharga 3. Kita harus menghargai setiap usaha yang dilakukan anak dan jangan mencela; walaupun mungkin hasilnya belum sempurna atau hasilnya belum sesuai dengan yang diharapkan. Berikan pujian dengan tulus, maka anak akan lebih berani mencapai kemajuan-kemajuan.

4. Seringlah mengungkapkan perasaan cinta. Ini merupakan nutrisi bagi jiwa. Menghargai berarti tidak mempermalukan anak di tengah banyak orang. Bicarakan hanya kebaikan-kebaikan anak di tengah banyak orang. Ini sangat meneguhkan. Bicarakan hal yang buruk atau kurang baik secara pribadi dari hati ke hati. Kiranya baik para orangtua maupun guru dapat bertumbuh terus dalam sikap-sikap yang menghargai anak, sehingga anak boleh berkembang dalam nilai-nilai diri positif dan berhasil mewujudkan cita-cita sebagaimana rencana Tuhan. Pdt.Meitha Sartika, M.Th. GKI Delima


4 3. Kelas Bilingual Kurikulum Nasional Dalam kelas ini Bahasa Inggris dipakai 40 dari waktu belajar untuk mata

pelajaran inti

4. Sekolah dan Kelas Internasional

B

PK PENABUR sebagai lembaga yang telah berpengalaman mengelola sekolah formal mulai jenjang TK hingga SMA sejak tahun 1950 (58 tahun) senantiasa mengembangkan programprogram baru. Salah satu program baru yang ditawarkan adalah Mitra Penabur atau PENABUR Preferred Partner yaitu sebuah program kemitraan dengan sistem waralaba atau franchise. BPK PENABUR bermitra dengan Perusahaan/ ayasan/ Perorangan yang disebut Terwaralaba/Penerima Waralaba/Franchisee/Pemilik Modal dan Usaha yang memiliki kemiripan isi, misi, tujuan dan filosofi. Hubungan kerjasama ini akan diikat dalam kontrak waralaba selama 5 tahun dengan perpanjangan otomatis 5 tahun berikutnya bila memenuhi standar/kinerja tertentu. BPK PENABUR berperan sebagai franchisor yang memberi hak guna/ hak pakai merek/sistem usaha/HaKI kepada Pemilik Dana/Lahan//Peralatan/Usaha dalam sebuah area exclusive. Kenapa memilih Mitra PENABUR? BPK PENABUR adalah sebuah yayasan pendidikan yang memiliki pengalaman, kompetensi, dan integritas dalam mengelola dan mengembangkan usaha jasa pendidikan di kota besar, menengah dan kecil untuk sasaran kelas atas, menengah atas dan menengah BPK PENABUR memiliki reputasi, kredibilitas, dan ketenaran merek BPK PENABUR memiliki Sistem Pelatihan, Pembinaan dan Internalisasi yang andal serta Sistem Waralaba yang pragmatis dan responsif terhadap kebutuhan pemegang kepentingan utama. Selain itu, pendidikan adalah kebutuhan pokok sehingga usaha jasa pendidikan juga usaha pokok. Sebagai usaha jasa, tidak mudah dan cepat ditiru oleh pesaing serta tahan dan resisten terhadap gejolak politik, ekonomi dan budaya.

Jenjang pendidikan ini

dunia kerja. Menyikapi tuntutan tersebut, sekolah PENABUR membuka Program Bilingual yang dimulai tahun 2005 pada jenjang Kelompok Bermain dan diteruskan pada jenjang TK-A tahun 2006 dan TK-B tahun 2007. KBM disampaikan dalam bahasa Inggris (60 ) dan bahasa Indonesia (40 ). Melalui program ini, diharapkan lulusan sekolah PENABUR

yang asyik, menyenangkan dan berbobot. Pembelajaran unggul dicirikan dengan beberapa hal, yaitu: a. Mengembangkan kurikulum sesuai dengan kebutuhan siswa b. Kurikulumnya terpadu c. Metode pembelajaran ber ariasi, modern dan mengarah kepada pendekatan belajar aktif d. Pemanfaatan berbagai

BPK PENABUR berharap melalui Mitra PENABUR banyak anak didik dapat menikmati pendidikan dengan kualitas PENABUR namun dengan SSP dan uang sekolah yang lebih murah. Selain itu, siswa lulusan dari Mitra PENABUR juga mendapat banyak manfaat bila ingin melanjutkan studi di sekolah BPK PENABUR, antara lain: berhak mendapat status ”murid dalam/internal” sehingga dapat membayar SSP (Sumbangan Sarana

berija ah Uni ersitas Cambridge yang diakui di 160 negara. 5. Kelas Brilliant Kelas ini diperuntukkan bagi siswa dengan I 150. Diharapkan dari kelas ini akan keluar calon pemenang Nobel Prize di tahun 2020 Selain jenjang TK hingga SMA, BPK PENABUR memiliki “2 kakak” perguruan tinggi yaitu UKRIDA (Uni ersitas Krida Wacana) dan UPI (Ukrida PENABUR Internasional).

Informasi lebih lanjut mengenai Mitra PENABUR, dapat dilihat pada www. bpkpenabur.or.id atau hubungi: Eunike Maria (021) 5666965-66 dan HP: 0817 987 8 97.

MITRA YANG TELAH BERGABUNG DALAM PENABUR PREFERRED PARTNER

Di jenjang TK, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dilakukan oleh guruguru yang berkompeten dan berdedikasi penuh. Kurikulum yang digunakan adalah kurikulum 2004 berstandar kompetensi dengan penggabungan Multiple Inteligence dan Montesory yang telah disesuaikan. Kurikulum ditekankan untuk mencapai berbagai kompetensi diantaranya kemampuan berpikir kritis, kemampuan berekspresi dengan berbagai media, interaksi sosial dan pengembangan kecerdasan jamak dengan

• TK MITRA PENABUR KELAPA GADING SQUARE Ruko Kelapa Gading S uare B5 -54 Jakarta Utara Contact Person: Ibu Indriana Telp.: (021) 282 50 4 Ibu Febyan HP: 0819 0512 0085 • TK MITRA PENABUR BUMI SERPONG DAMAI Jl. Kemuning Blok AA/5 Sektor III. Extension, Puspita Loka Bumi Serpong Damai, Tangerang – Banten Contact Person: Bpk Samuel Handojo HP : 0812 921 1261 • TK MITRA PENABUR GADING SERPONG Jl. Boule ard Gading Golf, Diamond No. 46-47. Summarecon Gading Serpong - Tangerang Contact Person: Ibu Julia HP. 0818 1 6 998 Bpk Ade T. K. HP. 0812 924 9578 • TK MITRA PENABUR BINTARO Jl. Bintaro Sektor 7 Ruko Sentra Menteng MN No.19 Contact Person: Mariana I HP : 8886141867 Puspita HP : 0817 918 8025 • TK STELLA MERRY Jl. Citra Blok E- – Jakarta Barat Contact Person: Ibu Kurnia HP : (021) 71 15 00

BPK PENABUR memiliki 5 produk pendidikan bermutu, yaitu: 1. Sekolah Nasional Regular Kurikulum Nasional

mengintegrasikan nilai-nilai Kristiani dalam kegiatan sehari-hari.

2. Kelas Akselerasi Nasional Unggulan SD-SMA

Program unggulan BPK PENABUR Jakarta untuk jenjang TK adalah: * PROGRAM BILINGUAL

Bagi siswa yang menempuh pendidikan di Kelas Akeselerasi dapat menyelesaikan pendidikannya dari jenjang SD-SMA dalam 10 tahun (lebih cepat 2 tahun dari standar)

Pendidikan) yang lebih murah serta Fleks ibilitas transfer/mutasi antar Sekolah Mitra PENABUR dan BPK PENABUR yang tidak perlu lagi bayar SSP dan masa mutasi setiap saat/bulan.

Tuntutan penguasaan bahasa Inggris yang diajarkan dari jenjang yang paling rendah makin hari makin besar. Penguasaan bahasa Inggris menjadi faktor yang sangat penting, baik dalam dunia akademik maupun

dapat menguasai bahasa Indonesia dan bahasa Inggris secara aktif dan menyeluruh (reading, writing and speaking). * PEMBELAJARAN UNGGUL DAN KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI Pembelajaran unggul adalah terobosan yang dilakukan oleh BPK PENABUR Jakarta, khususnya jenjang TK dan SD untuk menciptakan sebuah proses pembelajaran

sumber belajar (buku, nara sumber, objek langsung dan media pembelajaran) dan e. Pengoptimalan kecerdasan jamak (multiple intelligence) siswa. Pada tahun 2008, BPK PENABUR Jakarta telah memulai program kemitraan untuk jenjang TK. Saat ini, telah bergabung 8 Mitra PENABUR, yang akan memulai Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) pada tahun pelajaran 2008-2009. Delapan TKK Mitra PENABUR dapat Anda simak pada boks.

• TK MITRA PENABUR SUNTER Jl. Danau Sunter Barat Blok A4 No. 11 Jakarta Utara 14 50, Jakarta Contact Person: Andriani T. HP: (021) 65 0 8455 • TKK MITRA PENABUR KASIH IBU Jl. BKR/Indra No. 17 Purwokerto Contact Person: Tian, Telp. (0281) 6 1 66 • SD MITRA PENABUR BINA HARAPAN PURBALINGGA Jl. Jend. Sudirman No. 117 Purbalingga 5 1 Telp. 0281 – 892 21 Telp. 0281 - 891 686 Contact Person : Swandayani, HP : 0815 4887 7771 Ing Tedjo, HP : 0811 260 292 Inge S, HP : 0812 296 5 5


5 ÐÛÒÜßØËÔËßÒ Jika Anda ditanya bagaimana sikap/ perilaku putra/i Anda di sekolah dan di lingkungan rumahnya, apakah yang akan Anda jawab? Bisa jadi ada orangtua

yang mengatakan, “Wah, rasanya kami sebagai orangtua sudah cukup mendidik dengan tegas untuk mengajarkan yang baik kepada anakanak kami, tetapi pada kenyataannya mereka belum berperilaku seperti yang diharapkan. Mereka seakan-akan tidak peduli dengan sikap sopan santun, susah diatur dan mau sesukanya sendiri”. Mungkin juga ada sebagian dari orangtua yang berpendapat, “Seharusnya gurunyalah yang mendidik anak agar mempunyai sikap yang baik. Semua itu adalah urusan sekolah. Kami sudah membayar mahal, pokoknya kami ingin anak kami menjadi anak yang baik”.

ÕÛÍ×ÓÐËÔßÒ ßÐß ÇßÒÙ ÜßÐßÌ Ü×ÌßÎ×Õ ÜßÎ× ÕÑÓÛÒÌßÎ ÑÎßÒÙÌËß ÌÛÎÍÛÞËÌá Sesungguhnya adalah tugas utama orang tua untuk membantu anak berkembang secara keseluruhan, sehingga bukan hanya jasmaninya sehat dan pikirannya menjadi pandai, melainkan juga supaya mempunyai kepribadian dan moral yang baik, sehingga kelak menjadi orang yang berguna bagi dirinya, keluarga dan masyarakat, serta berkenan kepada Tuhan.

ÍÛÞËßØ ÌÛÎÑÞÑÍßÒ Menyadari keterbatasan waktu dan kemampuan orangtua dalam membimbing anak, maka sejak tahun 1996 BPK PENABUR Jakarta merencanakan,

baik dari teman maupun masyarakat sekelilingnya, dan mampu untuk hidup memuliakan Tuhan serta menjadi berkat bagi sesama. Nilai-nilai tersebut ditanamkan melalui penyadaran, dan pembisaan yang dilakukan secara

8. Tanggung jawab 9. Kesetiaan dan kebaikan hati 10.Kebijaksanaan 11.Keadilan 12.Damai

melaksanakan dan mengembangkan program yang disebut Program Pembinaan Kepribadian Siswa (PPKS), berubah menjadi Program Bina Pribadi, Character Building, kemudian berkembang menjadi Program Character Formation.

ßÐßÕßØ ÐÎÑÙÎßÓ ÝØßÎßÝÌÛÎ ÚÑÎÓßÌ×ÑÒá Program Character Formation adalah usaha membina kepribadian yang dilaksanakan dengan sengaja, berencana, terarah dan berkesinambungan pada anak didik dari jenjang TK sampai dengan SLTA di BPK PENABUR Jakarta berdasarkan Nilai-Nilai Kristiani yang bersumber kepada Pelajaran Yesus Kristus dan kebenaran Alkitab. Nilai-nilai yang diangkat adalah nilainilai yang mendasar dalam kehidupan dan bersifat universal.

ßÐßÕßØ ÌËÖËßÒÒÇßá Tujuan Program Character Formation ialah menanamkan dan mengembangkan NilaiNilai Kristiani dalam diri siswa sehingga mereka mendapat pegangan dan patokan untuk menjadi pribadi yang utuh dan tangguh. Dengan demikian, mereka akan sanggup bertahan terhadap pengaruh kebudayaan yang negatif,

terus-menerus dalam kehidupan siswa.

ÓßÌÛÎ× ßÐßÕßØ ÇßÒÙ ßÕßÒ Ü×ÐÛÎÑÔÛØ ßÒßÕ ßÒÜßá Materi Program Character Formation di lingkungan BPK PENABUR Jakarta pada awalnya meliputi 12 pokok nilai hidup kristiani, yaitu : 1. Nilai diri berdasarkan Kristus 2. Pengendalian diri / Kedisiplinan 3. Keberanian 4. Kejujuran 5. Kerendahan hati 6. Cinta kasih 7. Kepedulian

Dalam perkembangannya kemudian 12 nilai-nilai Kristiani ini ditambah dengan nilai-nilai yang dikembangkan oleh Bagian Pendidikan – BPK PENABUR, yang pada tahun ini penekanannya pada nilai : KEJUJURAN dan KERAMAHAN.

Í×ßÐßÕßØ ÇßÒÙ ÓÛÓÞÛÎ×ÕßÒ ÓßÌÛÎ× ÌÛÎÍÛÞËÌ ÕÛÐßÜß ßÒßÕ ßÒÜß Ü× ÍÛÕÑÔßØá Guru yang akan menyampaikan materi Program Character Formation secara tatap muka adalah guru-

guru yang ditunjuk dan telah dipersiapkan oleh BPK PENABUR dan BPK PENABUR Jakarta. Selain disampaikan secara tatap muka, maka penyadaran, penanaman, pembiasaan dan pembentukan dilakukan juga dengan

pemahaman (kognitif) dari anak. Penerapan nilai-nilai Kristiani yang sesungguhnya terjadi pada saat anak mampu mereeksikan keadaan yang terjadi di sekitarnya dan memberikan respon berupa sikap yang sesuai dengan nilai-nilai yang

berbagai cara dan metode yang disesuaikan dengan tingkat siswa dan sekolah. Penyadaran, penanaman, pembiasaan dan pembentukan ini dilakukan oleh seluruh keluarga besar BPK PENABUR Jakarta, pengurus, guru/karyawan, siswa, orangtua dan pihakpihak yang terkait dengan BPK PENABUR Jakarta. Keberhasilan usaha Pembinaan Character ini bukanlah terletak pada bagus atau menariknya program pembinaan itu sendiri, melainkan banyak ditentukan oleh keteladanan seluruh warga sekolah (Pengurus, Kepala Sekolah, Guru, Karyawan), dan tidak kalah pentingnya adalah bantuan dan keteladanan orangtua di rumah. Oleh karena itu, kami mohon orangtua dapat menopang usaha yang penting ini, dengan memberi dorongan dan semangat supaya anak Anda berkembang ke arah yang benar dan baik.

dipahaminya. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, dengan sengaja character Kejujuran dan Keramahan diangkat menjadi tema pembentukan karakter pada tahun pelajaran 2008-2009 BPK PENABUR Jakarta. Dengan menekankan dua karakter ini diharapkan anak melakukan Kejujuran dengan: Mengatakan yang sebenarnya dalam kondisi apapun, Mengakui dan meminta maaf atas kesalahan yang dilakukan, Mendorong orang lain untuk mengatakan yang sebenarnya. Keramahan dengan: Menghargai sesama, Membuat orang lain merasa penting dan nyaman, Bangga berbagi segala sesuatu yang menyenangkan orang lain.***

ÓÛÓÞÛÒÌËÕ ÕßÎßÕÌÛÎ “ÕÛÖËÖËÎßÒ ÜßÒ ÕÛÎßÓßØßÒ Pembentukan character anak tidak mungkin terlaksana dengan baik jika pembinaan yang dilakukan hanya menyentuh sisi luar (perilaku) dan

D. D. Supriadi, S.Th. Kasi. Kerohanian Bagian Layanan Siswa


6

___________________ Pelatihan Up-date Website

Bagian Humas bekerjasama dengan Bagian Sistek BPK PENABUR Jakarta mengadakan Pelatihan Up-date Website Sekolah bagi Sekolah BPK PENABUR Jakarta dan BPK PENABUR Setempat. Dalam pelatihan tersebut, masing-masing sekolah mengirimkan satu sampai tiga utusan yang akan bertanggung jawab untuk mengelola website sekolah. Pelatihan dimulai untuk jenjang SMP SMA BPK PENABUR Jakarta pada tanggal 12 No ember 2007, dilanjutkan jenjang TK SD BPK PENABUR Jakarta pada tanggal 9 April 2008. Kemudian pelatihan juga diberikan untuk BPK PENABUR Setempat yang diikuti oleh BPK PENABUR Bandung, BPK PENABUR Bogor, BPK PENABUR Cimahi, BPK PENABUR Cirebon, dan BPK PENABUR Serang, berlangsung pada tanggal 4 Juni 2008. Pada tanggal 6 Juni 2008, diadakan kembali pelatihan untuk jenjang TK BPK PENABUR Jakarta dan tanggal 16 Juni 2008 untuk jenjang SD BPK PENABUR Jakarta. Sebagai trainer adalah Elan Rilson Saragih, Staf Bagian Humas BPK PENABUR Jakarta. Melalui pelatihan ini, diharapkan Sekolah BPK PENABUR dapat mengelola website sekolah secara mandiri.

Pelatihan Komputer Bagi Pustakawan

Diklat BPK PENABUR Jakarta mengadakan Pelatihan Komputer, khususnya program Adobe Photoshop dan Corel Draw bagi Pustakawan TK s.d. SMA BPK PENABUR Jakarta pada tanggal 17 s.d. 19 Juni 2008 di Lab. Komputer SMAK 1, Jl. Tanjung Duren Raya No. 4, Jakarta Barat. Sebagai trainer adalah Handa Christian (Guru SMAK 1 PENABUR Jakarta). Melalui pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan Pustakawan BPK PENABUR Jakarta.

Pelatihan “Phonics” Guru TKK Bilingual

Diklat BPK PENABUR Jakarta mengadakan pelatihan tentang “Phonics” bagi Guru TKK Bilingual PENABUR Jakarta pada Senin, 5 Mei 2008. Sebagai trainer adalah Patricia Capwell (Konsultan Lepas dari Filipina). Tampak pada gambar, Patricia saat menjelaskan tentang pengajaran phonics pada Guru TK Bilingual. _____________________________________

“Tidak

seorang anak pun akan mengalami gangguan tanpa alasan dan secara tidak sah terhadap kehidupan pribadinya, keluarga, rumah atau surat menyurat .... “ Demikian bunyi Pasal16 Kon ensi Hak Anak (KHA) yang disahkan oleh Perserikatan Bangsa Bangsa pada tanggal 20 No ember 1989. Artinya, anak patut dihargai pri asinya, sehingga surat-menyurat atau buku hariannya tidak boleh begitu saja dibaca oleh orangtua. “Anak akan mempunyai hak atas kebebasan untuk menyatakan pendapat ... (KHA Ps.1 ). Artinya, orangtua patut menghargai perasaan, pikiran dan pendapat anak. rangtua perlu memberikan pertimbangan dan nasihat, namun tidak boleh memaksakan pendapat atau pilihan. Anak tidak boleh dipengaruhi untuk menghina, mencurigai atau membenci orang, kelompok, bangsa, budaya atau agama lain. “... untuk melindungi anak dari semua bentuk kekerasan fisik dan mental, cidera atau penyalahgunaan, penelantaran atau perlakuan salah ...” (KHA Ps.19). Artinya orangtua patut menegur atau menghukum kesalahan anak, namun tidak boleh menyiksa atau menelantarkan anak. “... menghormati hak anak atas kebebasan berpikir, berhati nurani dan beragama” (KHA Ps.14). Artinya, orangtua patut mendidik anak secara religius, namun tidak boleh memaksakan suatu agama kepada anak. “Seorang anak yang untuk sementara atau secara tetap kehilangan Iingkungan keluarga ... berhak memperoleh perlindungan khusus ... atau mengi inkan sistem adopsi akan menjamin bahwa kepentingan terbaik dari anak akan merupakan pertimbangan yang paling utama” (KHA Ps.20,21). Artinya anak tidak patut hidup terlantar tanpa perlindungan, perawatan, pengasuhan dan kasih sayang. “... seorang anak yang menderita cacat mental atau fisik hendaknya menikmati kehidupan penuh dan layak dalam keadaan yang menjamin martabat, meningkatkan percaya diri dan mempermudah peran serta aktif anak dalam masyarakat” (KHA Ps.2 ). Artinya anak yang menyandang cacat patut dihargai dan diperlakukan sama.

Secara keseluruhan KHA terdiri dari 54 pasal. Pasal-pasal lain menyangkut perlindungan dari jual beli anak, pelecehan seksual, wajib militer, pekerjaan yang kurang sesuai dengan usia dan sejumlah hak anak untuk mendapat pendidikan, kesempatan bermain, kesempatan membaca buku, kesempatan berkarya dan berkreasi. Gagasan awal KHA dicetuskan oleh seorang ibu di Eropa yang bernama Eglantyne Jebb pada tahun 192 . Gagasan ini diterima oleh Liga Bangsa Bangsa dan dilanjutkan oleh Perserikatan Bangsa Bangsa. Dalam rangka Tahun Internasional Anak pada tahun 1979 gagasan ini disebarluaskan dan ditanggapi. Akhirnya pada tahun 1989 gagasan ini mewujud dalam bentuk KHA yang sekarang kita kenal dengan empat prinsip. Prinsip pertama adalah nondiskriminasi. Semua hak ini berlaku bagi tiap anak “tanpa diskriminasi dalam bentuk apapun, tanpa dipandang ras, warna kulit, jenis kelamin, bahasa, agama, keyakinan politik atau pendapat lain, kebangsaan, asal etnik atau sosial, kekayaan, cacat, kelahiran atau kedudukan lain dari anak atau orangtua” (KHA Ps.2). Prinsip kedua adalah melakukan apa yang terbaik bagi anak, yaitu “kepentingan terbaik dari anak harus menjadi pertimbangan utama” (KHA Ps. 2) Prinsip ketiga adalah hak untuk hidup, kelangsungan hidup dan berkembang, yaitu “taraf hidup yang layak bagi pengembangan fisik, mental, spiritual, moral dan sosial anak” (KHA Ps. 27). Prinsip keempat adalah menghargai pendapat dan perasaan anak yaitu bahwa anak berhak “menyatakan secara bebas pandangannya sendiri ... dan untuk didengar” (KHA Ps.12) Apa tujuan KHA? Tujuannya adalah menolong anak untuk mempunyai masa dewasa yang baik. KHA mau mencegah agar keluarga, sekolah dan masyarakat tidak menyesatkan anak ke masa dewasa yang keliru. Anak rentan terhadap masukan dari orang dewasa. leh sebab itu menyesatkan anak ke masa dewasa yang keliru merupakan perbuatan yang keji. Kristus melindungi anak dari kemungkinan ini dengan bersabda, “Tetapi barang siapa

menyesatkan salah satu dari anakanak kecil ini yang percaya kepadaKu, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu ia ditenggelamkan ke dalam laut” (Mat. 18:6). Gereja adalah komunitas didik mendidik. rangtua perlu dididik agar mampu mendidik anak. leh sebab itu, ilmu Pendidikan Agama Kristen rang Dewasa (PAK Dewasa) juga membidangi Pendidikan rangtua atau parenting yang mencakup Pendidikan Hak Anak. Prasyarat untuk mendidik adalah kesediaan menghargai nara didik. Pendidikan menjadi ampuh jika ada respek dari pendidik kepada nara didik dan timbal balik. Tujuan PAK Dewasa dalam hal hak anak adalah memampukan para ayah dan ibu untuk terbuka terhadap perasaan, pendapat, pilihan dan kebutuhan emosional atau fisik anak. Gereja adalah komunitas yang mendidik ayah dan ibu untuk mampu membawa anak ke “kehidupan yang bertanggung jawab dalam suatu masyarakat yang bebas, dalam semangat pengertian, perdamain, tenggang rasa, persamaan jenis kelamin, dan persaudaraan di antara semua orang ... “ (KHA Ps.29). Semua hak-hak anak itu ... disarikan dalam sepuluh butir sbb.: The right to: 1. Affection, love and understanding. 2. Adequate nutrition and medical care. 3. Free education. 4. Full opportunity for play ad recreation. 5. A name and nationality. 6. Special care, if handicapped. 7. Be among the first to receive relief in times of disaster. 8. Learn to be a useful member of society and to develop individual abilities. 9. Be brought up in a spirit of peace and universal brotherhood. 10. Enjoy this rights, regardless of race, color, sex, religion, national or social origin. Andar Ismail, doktor pedagogi, adalah Penulis buku-buku renungan Seri Selamat BPK Gunung Mulia dan Komite Kerja Dewan Gereja Asia untuk Tahun Internasional Anak PBB.


7

A

pabila kita membicarakan masalah mendidik maka kita akan dihadapkan pada pola pengalaman sepanjang hayat yang akan terus kita alami. Dalam hal ini mendidik juga berhubungan dengan upaya kita untuk terus memperbaiki apa yang telah kita lakukan untuk mendapatkan hasil yang lebih baik lagi. Ada sebagian dari kita yang berpendapat bahwa mendidik berarti menghasilkan tingkat kecerdasan yang indah dan rumit. Mendidik sendiri dapat diartikan sebagai upaya mempercayai kehidupan, walaupun kita harus meneteskan air mata dimana harapan akan masa depan dan keputusasaan dapat dituai dalam waktu yang bersamaan. Mendidik juga dapat kita maknai sebagai menyebarkan benih dengan bijaksana dan memanen

dengan sabar untuk menemukan harta karun hati. Jika kita menilik dari beberapa pengertian mendidik yang saya utarakan di atas maka sejatinya pendidikan yang kita berikan haruslah mengarah pada pengembangan semua aspek kehidupan dari para siswa dan anak kita. Pendidikan sejati yang kita berikan adalah pendidikan mengenai bagaimana membangun martabat kita sebagai manusia seutuhnya. Hal ini tentu saja bukan hanya melulu pada prestasi tinggi yang ditunjukkan dengan angka-angka sempurna pada buku rapor. Mendidik yang sejati lebih menekankan pada proses yang berjalan selama pendidikan berlangsung lengkap dengan semua aspek yang mendukung proses tersebut, diantaranya pola kerjasama antarsiswa, tenggang rasa dan aspekaspek sosial lainnya. Peran orangtua dan guru sebagai pendidik tentu saja harus memberikan contoh perilaku yang berkenaan dengan aspek-aspek sosiopsikologis yang kita sertakan dalam proses belajar mengajar ini. Salah satu contoh perilaku yang kita bisa berikan pada anak adalah kita mampu mendidik anak dengan adil tanpa membandingkan seorang dengan yang lain sesuai dengan kemampuan masing-masing. Setiap anak atau siswa mempunyai keunikan masing-masing yang harus kita sadari dengan sungguh-sungguh. Dengan adanya kesadaran pada orangtua dan guru maka diharapkan tidak ada tekanan-tekanan yang diberikan kepada anak yang dipandang tidak mampu, tidak bisa dikendalikan, tidak bisa diatur, bandel, nakal, susah diatur, dan sikap-sikap lain yang biasanya menjadi stereotipik anak yang kurang disukai guru dan orangtua. Perlu kita sadari bahwa setiap anak dilahirkan dengan keunggulan dan kekurangan masing-masing. Setiap anak adalah unik. Maka dari itu cara kita mendidik dan memperlakukan anak mempunyai porsi masing-masing yang berbeda satu sama lain. Dengan demikian, masing-masing anak akan menumbuhkan dalam dirinya rasa percaya diri bahwa dirinya dihargai. Dengan adanya penghargaan atas dirinya tersebut diharapkan anak dapat mengembangkan kemampuannya baik di bidang akademik maupun non akademik. Mendidik dengan adil juga perlu memperhatikan proporsi masingmasing anak dalam keluarga/kelas.

GURU SDK 3 RAIH PRESTASI pada Kompetisi Matematika Guru SD/MI se-DKI Jakarta

P

Dalam hal ini masing-masing anak mempunyai hak dan kewajiban yang sama dalam memperoleh kasih sayang dan rasa aman dari orangtua maupun guru. Anak juga perlu kita bekali dengan saling bertenggang-rasa satu sama lain, saling membantu dan tidak merasa diri yang paling benar/hebat. Dengan demikian pada saat anak melalukan kesalahan pun, tanpa kita harus mempertanyakan hal apa yang telah terjadi anak diharapkan sudah menyadari kesalahannya, berani bertanggung jawab/meminta maaf dan tidak menang sendiri. Pada sebuah kasus tertentu, anak merasa ia yang paling disayang oleh orangtua/gurunya. Saat ia melakukan kesalahan, ada kecenderungan untuk anak mengkambinghitamkan saudara/ teman sekelasnya tanpa menyadari kesalahan yang telah dibuatnya. Dalam menghadapi masalah sedemikian maka kita perlu memberikan pengertian kepadanya bahwa apa yang ia perbuat adalah perbuatan yang tidak terpuji dan tidak seharusnya dilakukan. Secara adil, orangtua maupun guru perlu memberikan nilai-nilai yang sesuai dengan pandangan agama maupun norma masyarakat. Prinsip keadilan ini berlaku bagi setiap anggota keluarga/kelas. Dengan adanya sikap mendidik yang adil dari orangtua dan guru tersebut maka anak pun akan melihat contoh yang harus ia terapkan kepada sesamanya baik pada saat ini maupun di masa mendatang. Melalui mendidik secara adil, sebenarnya secara tidak langsung kita juga telah memberikan kepada anak kita pendidikan karakter. Salah satu dari 16 moral dasar bagi anak-anak yang terdapat dalam The Values Book for Children adalah tentang keadilan. Sehingga dapat kita simpulkan pentingnya peran serta orangtua dan guru dalam menanamkan pola mendidik secara adil. Selain hal tersebut di atas, mendidik secara adil juga berfungsi menumbuhkan rasa aman pada anak. Mengapa mendidik secara adil dapat menumbuhkan rasa aman pada anak? Hal ini dapat kita analogikan dengan pemberian tugas secara proporsional pada anak. Artinya kita tidak hanya menuntut pada anak untuk hal-hal yang berhubungan dengan prestasi akademik yang tinggi, pola tingkah laku yang kita harapkan ataupun berbagai tekanan lain yang mungkin secara tidak sadar kita terapkan pada anak. Pola mendidik secara adil dapat kita terapkan pada anak dengan memberikan tidak hanya tekanan pada hal-hal yang kita harapkan dari

anak. Kita juga perlu memberikan anak kebebasan berekspresi, dan memberikan keperluan anak secara optimal sehingga dapat mendukung kegiatan anak dalam mengembangkan dirinya. Memberikan keperluan anak secara optimal tentu saja bukan hanya dalam hal materi saja, namun kita juga perlu dan harus memberikan perhatian dan kasih sayang yang diperlukan anak. Kita perlu mendukung anak pada saat anak memerlukan kehadiran kita, memberikan waktu yang berkualitas saat kita bersama anak-anak. Perlakuan orangtua dalam memberikan pola pengasuhan juga perlu disesuaikan dengan kondisi dan karakter masingmasing anak. Hal ini sudah cukup memberikan rasa adil bagi anak. Dengan rasa adil yang ditumbuhkan bersamaan dengan nilai-nilai lain dalam pola pengasuhan maupun pengajaran, kita pun telah menumbuhkan kepercayaan diri pada anak yang secara langsung akan nampak pada tingkah laku yang baik sesuai harapan kita. Hal ini tentunya karena anak dapat menimbang mana yang baik untuk dilakukan, dan mana hal-hal yang sebaiknya dihindari. Selain itu anak-anak juga mempunyai kesempatan untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuannya di bidang apapun sesuai dengan minat dan bakat mereka. Hal ini tentu saja tidak terlepas dari pengawasan dan bimbingan kita sebagai orangtua dan guru. Pola mendidik secara adil mungkin kita dapatkan dari berbagai buku atau dari artikel-artikel dari majalahmajalah. Namun sebenarnya apapun yang dikatakan dalam buku maupun majalah tersebut tidak ada artinya jika kita sebagai orangtua dan guru tidak berusaha untuk melakukannya. Maka dari itu penting sekali artinya kita sebagai orangtua dan guru selalu berusaha dan belajar untuk memberikan pola pengasuhan dan pola mendidik yang bisa sesuai dengan kebutuhan anak. Karena pada dasarnya kita sebagai orangtua dan guru mempunyai tanggung jawab sebagai pendorong dan menjadi contoh bagi anak. Jadi mulailah bersikap secara adil kepada anak dalam cara kita berinteraksi dengan anak mulai hari ini. HAPPY PARENT NG...

R. Johan Wahyudi (Guru Pembimbing SDK PENABUR Gading Serpong)

restasi membanggakan diraih Nugro Krismanto, Guru SDK 3 PENABUR Jakarta pada Kompetisi Matematika Guru SD/M se-DK Jakarta. a berhasil merebut Juara tingkat Jakarta Pusat. Kompetisi yang diselenggarakan oleh LPM (Lembaga Peduli Matematika ndonesia) tersebut, diadakan pertama kali untuk guru-guru SD se-DK Jakarta. Lomba ini diikuti oleh kurang lebih 500 guru SD pada babak penyisihan yang berlangsung pada tanggal 9 April 2008. BPK PENABUR Jakarta mengirimkan perwakilan guru dari SDK 1, 2, 3, dan 4. Dari babak penyisihan, diambil 6 orang peserta dengan nilai terbaik di masing-masing Kodya. Tapi, karena ada nilai ganda pada babak penyisihan, akhirnya yang mengikuti grand ďƒžnal sebanyak 36 orang, dua diantaranya dari BPK PENABUR Jakarta, yakni Nugro Krismanto (ďƒžnalis Jakarta Pusat) dan Nurcahyo, Guru SDK 4 (ďƒžnalis Jakarta Timur). Grand ďƒžnal berlangsung pada tanggal 29 April 2008. Materi soal yang diberikan lebih rumit, terdiri dari 10 soal uraian yang harus diselesaikan dalam waktu dua jam. Pengumuman pemenang dilaksanakan pada tanggal 31 Mei 2008 di LPMP DK Jakarta bersamaan dengan dilaksanakannya Seminar Pendidikan Matematika. Selamat untuk Nugro dan Nurcahyo (SDK 3)

Guru Berprestasi di TKK PENABUR Kota Modern Dua Guru TKK PENABUR Kota Modern meraih prestasi sebagai Guru Berprestasi tingkat Kecamatan Tangerang pada April 2008. Yuliana Supartini, Wali Kelas KB2 meraih Juara dan Linda Hardjana, Wali Kelas TK-A2, meraih Juara . Selamat (TKK KM)


8

BPK PENABUR Jakarta mengadakan Rapat Kerja (Raker) Program Satu Tahun (Prosata) 2008 – 2009 pada tanggal 16 – 17 Mei 2008 di Pondok Remaja PGI, Cipayung Bogor. Raker

Perancangan Kurikulum SD Bilingual

P

usat Pengkajian dan Pengembangan Pendidikan (P4) BPK PENABUR Jakarta mengadakan Pelatihan Guru SDK PENABUR untuk merancang kurikulum SD Bilingual pada tanggal 27 – 29 Mei 2008, 9 – 10 Juni 2008, dan 16 – 17 Juni 2008 di Tanjung Duren, Jakarta Barat. Pelatihan tersebut diikuti oleh Guru-guru SD terbaik dan terpilih dalam hal pengembangan kurikulum, metodologi pengajaran, dan kemampuan berbahasa Inggris. Pelatihan dibimbing oleh pakar-pakar pendidikan berpengalaman.

diikuti oleh Pengurus dan Pejabat Struktural BPK PENABUR Jakarta. Dalam acara ini, para peserta juga mengikuti Seminar Pendidikan yang disampaikan oleh Drs. H. Saefullah, M.Pd.

(Kepala Suku Dinas Pendidikan Dasar Jakarta Selatan) dan Seminar Pengembangan SDM yang disampaikan oleh Iwan Setiawan, dari Bank Swasta Nasional.

Kunjungan Persahabatan Sekolah Dasar Darma Yudha, Pekanbaru ke Sekolah PENABUR Gading Serpong

D

alam rangka memperluas wawasan dan pergaulan, Sekolah Dasar Darma udha, Pekanbaru, mengadakan kunjungan persahabatan ke Sekolah PENABUR Gading Serpong (TKK s.d. SMAK) pada 19 Mei 2008. Rombongan yang berjumlah 0 orang, terdiri dari Penasehat, Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, dan guru-guru tersebut, diterima oleh Leriwati Sutarna (Kepala TKK), Lindawati Djaja (Kepala SDK), Thomas Kristo (Kepala SMPK), Endang Setyowati (Kepala SMAK), Ester Lesmana (Kepala Jenjang SMP), Daisy Imelda (Kabag Humas).


9

B

PK PENABUR Jakarta melalui Seksi NAPZA dan Kesehatan Sekolah – Bagian Layanan Siswa kembali meraih penghargaan di bidang Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba dan HIV/AIDS. Kali ini, BPK PENABUR Jakarta menerima penghargaan dari Badan Narkotika Propinsi (BNP) DKI Jakarta yakni BNP Award 2008 untuk Kategori Pencegahan di Sekolah. Penghargaan tersebut

diberikan dalam acara puncak peringatan Hari Anti Narkoba Internasional yang diselenggarakan BNP DKI Jakarta pada Minggu, 29 Juni 2008 di Parkir Timur Senayan. Penghargaaan diberikan berdasarkan penilaian terhadap keaktifan program kegiatan, sistem dan program yang berkelanjutan, serta komprehensif. Dari kriteria penilaian ini terpilih nominator, yaitu: High

Suasana Stan Informasi NAPZA BPK PENABUR Jakarta dalam rangka Puncak Acara Peringatan Hari Anti Narkoba Internasional di Parkir Timur Senayan, Jakarta, 29 Juni 2008.

A

da banyak orang berbicara tentang pendidikan karakter atau pendidikan berkarakter. Sepertinya situasi ini menjadi beban tersendiri, apalagi bagi mereka yang bertugas merancang kurikulum dengan integrasi pendidikan karakter. Untuk lebih sederhana, mari kita telaah dulu pengertian akan perbedaan mendidik dan mengajar. Kita mulai dari beberapa posting masalah pendidikan pada milis cfbe, seperti halnya keluhan Ibu Herlina tentang masalah yang dihadapi anaknya pada pelajaran matematika. Persoalan muncul pada saat si anak sedang belajar perkalian 1 10. Suatu hari setelah pulang sekolah si anak cemberut dan berkata: ”Bunda, aku bingung Matematika, perkaliannya berbeda dengan yang Bunda ajarkan”. Tentu Ibu Herlina curiga dan bertanya balik: ”Lho kok, dimana bedanya?”. Karena tidak menemui kejelasan dari si anak, bertanya pada guru adalah langkah yang lebih bijak. Sebelum bertemu dengan guru, ternyata sesuatu yang membingungkan si anak masih belum terhapus dari papan tulis sebagai berikut: 8x2=4 15 x 3 = 5 21 x 7 = 3 dst. 20 x 5 = 4 Ibu Herlina bertanya pada

ibu-ibu lain yang kebetulan mengantar anaknya dan mereka juga bingung. Lalu saya tunggu wali kelas datang dan saya tanyakan bagaimana perkalian ini, karena putra saya bingung dan saya bingung juga. Penjelasannya adalah “ya dibalik aja Bu, 8 x 2 = 4 maksudnya adalah kalau dibalik 4 x 2 hasilnya 8, jadi anak lebih mengerti, katanya lagi; maklum Bu, masih kelas 1 jadi masih susah. Kemudian dia membuat pagar-pagar sejumlah 2 + 2 + 2 + 2 jadi jumlah pagarnya ada 8. Fenomena ini memang telah menjadi fakta yang mungkin merupakan kreativitas si guru, akan tetapi belum ada penjelasan apakah ini pengajaran atau pendidikan. Tanggapan yang muncul pada umumnya menyatakan hal ini aneh. Walau secara kaidah Matematika 2 x 4 dan 4 x 2 menghasilkan nilai yang sama akan tetapi secara konsep adalah berbeda. Paparan dari Pak Bekti tentang bagaimana mengajar perkalian pada siswa kelas 1 SD mencoba percakapan sebagai berikut: ”Nak, kamu tahu nggak ketika Papa sakit, dokter kasih apa ?” ”Obat” ” Anak pintar, tapi kenapa ya dokter menyuruh Papa minum obatnya 3 x 1 ” ”Nggak tau” ”Oh ya, kamu belum tau. Itu maksudnya, Papa harus

Scope Indonesia, BPK PENABUR Jakarta, SMAN 10, dan SMP TUGASKU. Sementara untuk Kategori Pencegahan di Perguruan Tinggi, terpilih nominator yaitu: Universitas

Negeri Jakarta, Universitas Atmajaya, Universitas Trisakti, dan STIKOM LSPR. BNP Awards 2008 diberikan kepada STIKOM LSPR. Beberapa waktu sebelumnya, BPK PENABUR

dr. Sudirman, Sp.Kj. (Ketua Pelaksana Harian BNP DKI), Bapak Prijanto (Wakil Gubernur DKI Jakarta), Dr. Ir. Hadiyanto Budisetio (Pengurus Bidang Pendidikan), AKBP Sri Hastuti, SH (Kabag Prevensi BNP DKI Jakarta).

makan obat 1 pagi, kemudian 1 siang dan 1 sebelum tidur malam harinya”. ”Emangnya, kalau tidak satu-satu gitu gimana dong Pa’?”. ”Nah itu pertanyaan bagus, bisa saja dokter menyuruh Bapak minum obat 1 x 3, yang artinya obatnya harus diminum sekaligus tiga sekali minum”. ”Ha ha ha ha apa bisa Papa nelan obat 3 tablet sekaligus ?, nanti bisa keselak tuh.” Dari percakapan tersebut tergambar perbedaan konsep 3 x 1 dengan 1 x 3, dimana 3 x 1 = 1 + 1 + 1 , yang totalnya adalah 3. Hal yang sama berlaku untuk 2 x 4 = 4 + 4, yang walau menghasilkan angka yang sama, yakni 8; konsepnya berbeda dengan 4 x 2 yang maksudnya adalah 2 + 2 + 2 + 2. Disarankan supaya pengajaran konsep perkalian dimulai pada angka-angka kecil antara 1 sampai 5 dan jika sudah memiliki fundamental yang kuat baru dilanjutkan dengan perkalian 6 hingga 9. Pada tingkat awal bisa saja anak sudah mengerjakan perkalian ribuan seperti 3421 x 1211. Kelihatannya fantastis dan anak bangga. Akan tetapi jika diperhatikan semua angka masih dibawah angka 5. Hal ini perlu untuk mendorong rasa percaya diri anak terus bertumbuh.

Sedikit lebih jauh tentang makna:

MENGAJAR “Anak-anak, berapa 8x9?” “8 x 9 adalah 9+9+9+9+9+9+9+9, kalau dijumlahkan maka hasilnya adalah 72.” “Kalian harus ingat ya konsep tersebut.” “Yaaaa Pak....!” “Tapi Pak, bagaimana menjawab soal 92 x 94?” “Hhmmm.. ya kalian harus ikuti konsepnya. 92x94=94+94+ 94 dst sampai 92 kali. Kemudian kalian jumlahkan!” “Hah?”

MENDIDIK “Anak-anak, kalian sudah mengerti cara menjawab 8x9?” “Kalau sudah mengerti, mengapa hasil 8 x 9 = 72?” “Mengerti Pak, karena 9+9+9+9+9+9+ 9+9 = 72.” “Benar. Tapi tahukah kalian bahwa 8 x 9 bisa dijawab dengan lebih mudah?” “Coba kalian perhatikan. Jika kalian sakit dan tidak ada saudara dekat di tempat kalian tinggal, kepada siapa kalian minta pertolongan? “ “Berdoa kepada Allah!” “Pergi ke dokter!” “Beli obat di warung!” “Minta tolong tetangga

pernah menerima penghargaan Best School Based Drug Abuse and HIV/ AIDS Prevantion Programme for The Year 2004 dan The Gold Award for Best School Based Drug Abuse

& HIV/AIDS Prevention Programme for The Year 2005, keduanya diberikan oleh Rotary Club Jakarta Sentral dalam rangka Hari AIDS sedunia. ***

Foto bersama setelah menerima BNP Award 2008. Ki-ka: Yustinus (Staf Seksi NAPZA dan KS), Dr. Ir. Hadiyanto Budisetio (Pengurus Bidang Pendidikan), dr. Andi Iskandar Hukom (Ketua Panitia BNP Award 2008), dan Emmy Septinesia, SKM (Kasi. NAPZA dan KS).

terdekat!” “Dan lain-lain, Pak!” “Ya... semuanya benar. Tapi Bapak tertarik dengan -minta pertolongan pada tetangga terdekat-.” “Coba perhatikan, 8 x 9 dibandingkan 10 x 10 lebih mudah mana?” “10 x 10 pak!” “Alasan yang sangat logis! Kalau begitu, kalian harus perlakukan 8 x 9 seperti 10 x 10. Dan ingat ya... perlakuan ini sama seperti ketika kalian sakit dan minta pertolongan pada tetangga terdekat untuk mengantar ke dokter.” 8 tetangga terdekat 10 9 tetangga terdekat 10 8 ==>2 (membutuhkan 2 untuk menjadi 10) 9 ==>1 (membutuhkan 1 untuk menjadi 10) 8-1=7 2x1=2 Gabungkan 7 dan 2 sehingga diperoleh jawaban 72. “Pak, kalau begitu... cara mencari hasil perkalian 92x94 bagaimana?” “Mudah saja. Siapa tetangga terdekat 92 dan 94?” “100 ya Pak? Apakah kita perlakukan 92 x 94 sama seperti 100 x 100?” “Benar anak-anakku. Jika kalian menjumpai 92x94

mintalah tolong pada 100, jangan ke 10. Itu artinya kalian minta bantuan saudara yang jauh ada di luar kota. Minta bantuan pada tetangga terdekat. Kalian sudah paham maksud Bapak, kan?” “Mengerti Pak!” 92 butuh 8 untuk jadi 100 94 butuh 6 untuk jadi 100 92 - 6 = 86 8 x 6 = 48 “Jadi hasilnya 8648 ya Pak?” “Benar anak-anakku. Kalian sudah semakin pintar dan logis. Kalian harus selalu ingat dan baik pada tetangga terdekat ya. Karena tetangga terdekatlah yang akan dengan cepat membantumu jika ada musibah. Perlakuan ini sama seperti pada perkalian. Tolong menolonglah kalian dalam berbuat kebaikan, bukan kejahatan. Terimakasih kalian sudah mendengarkan penjelasan Bapak.” Topik ini diakhiri dengan pesan untuk senantiasa tolong-menolong. Tolong menolong itu sendiri merupakan salah satu dari karakter Nilai-nilai Kristiani (N2K). Untuk mendorong pertumbuhan pola pikir yang ”High order thinking” maka diminta agar anak mencoba berbagai variasi hingga menemukan kesulitan dan mengatasinya sendiri.*** Hotben Situmorang Bagian P4


10

T

opping Off Ceremony PENABUR International School Kelapa Gading telah berlangsung pada Kamis, 15 Mei 2008, bertempat di PENABUR International School (PIS) - Kelapa Gading 2, Jl. Boulevard Bukit Gading Raya Blok A5, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Acara Topping off Ceremony ini merupakan pengakhiran pembangunan tahap akhir dari pekerjaan Struktur PENABUR International School Kelapa Gading. Acara diawali dengan doa pembukaan oleh Lanny Prayogo, Pengurus BPK PENABUR Jakarta. Kemudian dilanjutkan dengan penyampaian kata sambutan dari PT.

S

everal times ago, students and teachers of SMPK 4, SMPK 7 and SMPK 8 BPK PENABUR went to Hunan – Chang Sha for Winter Camp. Participants were about 24 people. This Winter Camp was held from December 25, 2007 until January 8, 2008. The purpose of this Winter Camp was to introduce the Chinese Civilization to the students, to enhance bilateral relationship between China and Indonesia, and to learn the Mandarin language. December 25, 2007 midnight, participants departed from Soekarno Hatta to Hunan – Chang Sha via Xia Men. Although in the middle of the night, students were looked very happy. Meanwhile, the supervisors such as Mr. Hendra Lesmana, Mam Esther Lesmana, Ms. Sutji, Mr. Supana and Ms. Hollie were full of encouragement. December 26, 2007, all of members arrived in Hunan – Chang Sha. We could feel the chilled weather. Every time we spoke, it would make a haze. Next, participants checked in at Lu Shan Hotel. The air was getting colder and colder. Our sweater we brought from Jakarta was not enough to warm our body. The temperature was about 1º – 1,5º Celcius. Many participants from different cities in Indonesia gathered in this event such as participants from Pekanbaru, Bandung, Bali, Surabaya and Jakarta. All participants were about 220

Multibangun Adhitama Konstruksi (Multikon) selaku Kontraktor Utama PIS, yang disampaikan oleh Harijanto Djojopranoto (Direktur Utama). Dalam kesempatan tersebut, Harijanto melaporkan bahwa proyek pembangunan gedung PIS Kelapa Gading yang dimulai pada tanggal 10 Desember 2007, saat ini telah mencapai 55, 77 %. Proyek pembangunan dengan luas bangunan + 42.147 m2 yang terdiri atas satu basement dengan lima lapis bangunan ini, direncanakan selesai pada akhir Agustus 2008 atau awal September 2008. Ia mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak seperti Tim Proyek BPK PENABUR dan

people. December 27, 2007, early in the morning participants went to Zhang Jia Jie World Natural Heritage to visit Huang Long Dong (Yellow Dragon). To get into this place we had to walk through an uneasy path such as hiking up a hill and walking down a steep valley. What a nice and exhausting sports! Students and teachers, however, were joyful although their faces looked very tired. We slept there to take a rest. December 28, 2007, we went to Tian Zi Shan (Upper Station of ropeway of Mount Tian Zi). We took the cable car. At night, we went back to Chang Sha. December 29, 2007, we visited Hunan Normal University at 10.30 AM for the 2007 Youth Winter Camp Opening Ceremony. Shanty Govinda, BPK PENABUR representative, gave an introductory speech in Mandarin at this opening ceremony. Next, the agenda was taking picture together in the front of Zhe San Lou University building. Wow, BPK PENABUR students had mixed up altogether with students from different cities and it was difcult to separate them. December 30, 2007, it was Sunday. We had a tour to Shao Shan, the birth place of Mao Zhedong, the rst President of People Republic of China. Here, we saw Mao Zhedong’s home when he was a child. It was furnished completely with

tables and chairs. As we know, Mao Zhedong was very respected and beloved by the society there. Then, we had a lunch at Huo Gong Dian. Its special food was “Bau” tofu. It was not a bad smell tofu, but it was a black tofu (burnt tofu) with a delicious taste. This city had already had a church. Even our participants had attended the religious service provided by the church. All activities, however, went on as a daily and routine task. The Chinese college students there were attending the school for examination. December 31, 2007, our destination was visiting the Museum, mausoleum of the Queen which was 2500 years old, Ma Wang Dui. In this place, a very big container where the Queen laid down was stored. The container was very huge and it looked like a room. In this place, the Queen’s mummy was stored in a glass box. At midnight, we gathered in one room

to listen to the year end reection and to celebrate the New Year. Mr. Hendra Lesmana led the prayer and the night reection in order to give thanks unto Jesus Christ who granted His amazing grace that provided us life and health till this moment. Let us greet the New Year with a new spirit and a clean heart. Activities were continued with re crackers where not only the BPK PENABUR students but also other students who participated in the Winter Camp. The night became warm and beautiful because of the re crackers. January 1, 2008, this day was a free day. The students had their own agenda with their new friends. However, at 7 PM, the students had to meet for the togetherness event in order to celebrate the New Year. At this moment, each group had to present a performance and the activity was ended by games. “Happy New Year”, “Good Bye Year 2007 and Welcome Year 2008”. January 2, 2008 until

January 6, 2008, we studied in the class. Civilization such as, cutting with scissors, calligraphy, dancing, and traditional Chinese wu shu were learned joyfully, continued by the mandarin language which was packaged in an interesting method. Moreover, we also learned to sing Mandarin songs. The BPK PENABUR students were very enthusiastic towards all of the lessons. January 7, 2008, we nally came to the end of the Winter Camp agenda which is the closing ceremony of the Winter Camp where every representative was presenting an interesting performance such as singing, dancing, and so on. The culminating agenda was the exchanging souvenir from every representative of the participants to the host of the Winter Camp. January 8, 2008, This morning BPK PENABUR participants were leaving Chang Sha to Xia Men and

returned to Jakarta. The unforgettable moment was when the students hugged their friends who gave a special attention and to say good bye to them. Wow, this Winter Camp event was not only to recognize the culture of China but also to make a friendship. What we could see, there were many of them sent us back to Jakarta with tears. To Mr. Hendra Lesmana and Mam Esther Lesmana, we thank you so much for the tangible and intangible assistance and support while we were following the Winter Camp. Good Bye Hunan!!! Good Bye Chang Sha!!! Note: It was very meaningful to Ms. Hollie because she arranged the permit for the Winter Camp from the China Embassy. The activities in Hunan were very interesting and unforgettable. Dina Walujo, SMPK 4


11 Multikon, para konsultan, lingkungan setempat, dll., yang telah membantu dan bekerja sama dalam pembangunan gedung PIS. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pengurus BPK PENABUR yang telah memberikan kepercayaan kepada Multikon untuk melaksanakan pembangunan gedung PIS dan berharap semoga BPK PENABUR semakin berkembang dan menghasilkan putraputri yang bermutu untuk memajukan bangsa. Setelah itu, Ir. Robert Robianto (Ketua BPK PENABUR Jakarta) selaku pemilik proyek menyampaikan kata sambutan. Robert mengatakan BPK PENABUR punya keyakinan bahwa segala sesuatu akan berhasil bila bersandar pada Tuhan. Pembangunan gedung ini hanya alat dan yang sebenarnya dibuat oleh BPK PENABUR adalah

sekolah tempat mendidik anak bangsa supaya kehidupan mereka menjadi lebih baik. Kalau pada saat ini Topping Off Ceremony PIS dapat berlangsung, ini adalah anugerah Tuhan. Ia berterima kasih kepada pihak kontraktor, khususnya Multikon yang menyelenggarakan Topping Off dan berharap nishing dapat dikerjakan dengan lebih baik dengan terus bersandar pada Tuhan sehingga gedung dapat selesai tepat pada waktunya dan proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dapat terlaksana dengan baik. Acara kemudian dilanjutkan dengan bertukar cinderamata sebagai simbol ungkapan terima kasih atas kepercayaan BPK PENABUR kepada Multikon dan juga atas kerjasama BPK PENABUR dan Multikon dalam pembangunan PIS. Sebagai ungkapan syukur atas penyertaan Tuhan dalam

pembangunan gedung PIS, maka diadakan kebaktian yang dibawakan oleh Pdt. Suta Prawira (GKI Gunung Sahari). Melalui kotbahnya yang diambil dari Yesaya 2:1-5, ia berharap PIS yang dibangun saat ini dapat menjadi center peradaban dunia dimana akan datang banyak orang dari berbagai suku bangsa untuk menimba ilmu di tempat ini. Untuk itu, PIS hendaknya punya visi yang besar, tidak hanya menghasilkan anak-anak yang cerdas, namun juga beriman kepada Tuhan karena dari BPK PENABUR akan keluar orang-orang yang mengubah peradaban dunia. Ia juga berharap Multikon bangga membangun gedung PIS karena dari gedung ini akan mengalir orang-orang yang akan mengubah peradaban dunia. Puncak acara yakni Topping Off dilaksanakan di lantai 5. Acara dimulai dengan pembunyian sirine

KUNJUNGAN GURU-GURU DARI

oleh Ir. Hidajat Lesmana, MT (Ketua Umum BPK PENABUR), Ir. Robert Robianto, dan Ir Subianto Satmaka (Pengurus BPK PENABUR Jakarta). Kemudian dilanjutkan prosesi penuangan beton yang dilakukan secara bergiliran oleh Ir. Hidajat Lesmana, MT, Ir. Robert Robianto, dan diikuti Pengurus BPK PENABUR Jakarta, kemudian dilanjutkan oleh Harijanto Djojopranoto dan diikuti Direksi serta Komisaris MAK yang lain. Dalam acara ini juga dilaksanakan pemotongan tumpeng oleh Ir. Robert Robianto yang kemudian diberikan kepada Ir. Subianto dan Harijanto. Acara ditutup dengan doa oleh Drg. Rini Suherman, Pengurus BPK PENABUR Jakarta dan diakhiri dengan ramah tamah. *** (Na2)

Engkau Mau Mengikuti Aku ? Yesus, Sewaktu aku bilang, ”Aku mau setia mengikuti-Mu”, Aku cuma tahu Engkau menjanjikan aku ’keselamatan’ dan ‘ hidup’; Aku tidak tahu, apakah jalan yang akan ku lalui itu Lurus, mulus, menurun, atau naik, curam terjal berbatu-batu; Yesus, Sewaktu aku bilang, “Aku mau berjalan bersama-Mu”, Aku cuma tahu Engkau sudah mati dan bangkit untuk dosa-dosa ku, aku tidak tahu, apakah lubang bekas paku-paku dosa ku itu masih harus aku tutup, atau Engkau sudah membalutnya dengan kain kafan-Mu; Yesus, Sewaktu aku bilang, “Aku mau setia mengikuti-Mu”, Engkau malah tiga kali bertanya kepadaku, “Engkau mau mengikuti Aku ? Aku tidak hanya akan mengundang mu datang ke Perjamuan-Ku, Dan engkau tidak hanya akan ikut parade meriah kedatangan-Ku Di kota Daud, bukan cuma decak kagum manusia dan raja-raja atas mujizat-mujizat- Ku, yang akan engkau tahu, tetapi jauh lebih hebat dari semuanya itu, KARYA PENYELAMATAN-KU, Nah sekarang, pikirkanlah sekali lagi, Engkau mau mengikuti Aku ?” Wijaya Graha Puri, Sabtu, 12 Mei 2007 Untuk: Yesus di Kalvari Dari: Laurensius Buddhy Irawan Balfour (Staf P4) “Dua belas Melati untuk Maria”

SOUTH

GLOUCESTERSHIRE, ENGLAND D

alam rangka program Teacher Professional Development (T PD) dari negara nggris, British Council ndonesia menerima kunjungan guru-guru dari South GloucestershireEngland, yang terdiri dari 10 Teaching Assistants, 3 Teachers, dan 1 Coordinator, mulai tanggal 7 – 12 April 2008. Tujuan Program ini adalah melakukan observasi mengenai KBM sekolahsekolah di ndonesia, khususnya di Jakarta. SDK 6 terpilih sebagai salah satu sekolah yang dikunjungi selama 3 hari dari tanggal 8 – 10 April 2008. Ke-13 guru-guru tersebut tergabung dari 5 Primary Schools of South Gloucestershire, antara lain: Emersons Green Primary, Hambrook Primary, Alexander Hosea Primary, Bowsland Green Primary dan Oldbury-On-Seven Primary. SDK 6 menerima kunjungan Caroline Mountford dari Emersons Green Primary School dan Lucienne Ujarosy dari Oldbury-On-Severn Primary School. Senin, tanggal 7 April British Council mengundang kami untuk menghadiri “Orientation Brieng” dari bu tje dan bu Leliana. Pada Selasa, tanggal 8 April, merupakan kunjungan hari pertama Caroline dan Lucienne di SDK 6. Kedatangan mereka disambut dengan tarian tradisional dari Madura dan ansambel gabungan siswa kelas 3, 4 dan 5. Mereka sangat terkesan dengan warna kostum penari yang warna-warni.

Terutama Lucienne, setiap ada kesempatan ia melihat kembali rekaman videonya di kameranya. Pada hari itu, Caroline dan Lucienne sempat berkenalan bu Rachel Sintiani (PENABUR nternational). Observasi awal dimulai mengamati kegiatan ekstrakurikuler catur dan lukis siswa kelas 1, dilanjutkan dengan kegiatan pramuka siswa kelas 3. Mereka sempat juga mengamati KBM pelajaran bahasa Mandarin di kelas 2, dimana saat itu siswa kelas 2 sedang berlatih menghafal puisi sambil menggambarkan artinya melalui gerakan. Sebelum meninggalkan sekolah mereka sempat mengikuti pelajaran menari di kelas 3. Mereka sangat terkesan dengan gerakan tangan gemulai siswa-siswi SDK 6. Caroline sangat antusias mengikuti kegiatan ini, ia berusaha mengambil foto berbagai sudut. Rabu, tanggal 9 April, Caroline dan Lucienne datang agak terlambat karena supir ta i tidak paham dengan daerah Kelapa Gading, untung saja mereka sudah saya bekali peta lokasi SDK 6. Mereka langsung observasi kelas nternasional. Pada saat itu, siswa sedang belajar science tentang “ ndera Perasa”. Anak-anak diajak merasakan suatu benda dengan mata tertutup. Pada jam pelajaran bahasa ndonesia, siswasiswi kelas internasional melakukan kegiatan di luar kelas. Dalam kesempatan tersebut, tema yang dibahas “Transportasi” dengan sub tema “Transportasi Tradisional”, dan SDK

6 menyewa delman. Sebelum naik delman para siswa mewawancarai Pak Kusir, lalu mereka naik delman keliling lapangan di depan SMPK 4. Caroline dan Lucienne senang sekali dapat bergabung dengan siswa-siswi kelas nternasional dan naik salah satu kendaraaan tradisional yaitu delman. Pada hari itu, Caroline bersama siswa-siswi SDK 6 juga melihat kegiatan siswa-siswi Emersons Green Primary School melalui D D yang diputarkan di perpustakaan. Di Emersons Green Primary ada siswa-siswi yang harus menggunakan kursi roda. Mereka belajar bersamasama dengan siswa-siswi yang normal. Emersons Green Primary mempunyai siswa berjumlah 210 anak terdiri dari usia 4 – 11 tahun dan dibagi dalam 7 kelas dan ada 12 Teachers, 3 High Level Teaching Assistants, 15 Teaching Assistants dan 9 Support Staff yang membantu kegiatan KBM di sekolah tersebut. Lucienne dari Oldbury-On-Severn Primary School memperlihatkan gambar gedung sekolahnya yang telah berusia 154 tahun yang terpelihara dengan baik. Pada kesempatan ini para siswa banyak mengajukan pertanyaan. Kamis, tanggal 10 April, Lucienne dan Caroline datang ke SDK 6 dengan didampingi Koordinator mereka Ms. Sue Morgan dan bu Leliana dari British Council. Ketika Ms. Sue Morgan dan bu Leliana berbincang-

Sebelum berpisah kami memberikan kenangkenangan kepada Caroline dan Lucienne sebuah gambar buaya yang terbuat dari kulit buah salak serta tas rajutan hasil karya siswa kelas 5. ransiska dan Yanti, Guru Kelas nternasional, membekali mereka seperangkat “congklak” (permainan tradisional anak Betawi), dan mengajarkan cara

bincang dengan bu Ribka, Ka. SDK 6, Caroline dan Lucienne melanjutkan “visiting class”. Mereka melakukan observasi kelas 4C, yang saat itu bu dola sedang menerangkan pelajaran Matematika tentang Pecahan Desimal. Mereka begitu antusias memperhatikan KBM di kelas tersebut. Lucienne ingin mencoba metode yang digunakan bu dola. Setelah itu mereka meninjau kelas 2A yang sedang belajar meniup recorder. Mereka sempat juga melihat Ms Mila, native speaker, mengajar di kelas 3A. Selanjutnya, Lucienne dan Caroline melihat pasar tradisional. Mereka diajak pergi ke pasar naik angkutan kota (angkot) dan kembali ke sekolah naik bajaj. Setiba di sekolah mereka disambut dengan pertunjukan angklung dari kelas 3. Mereka sangat terkesan pada alat musik bambu ini.

Acara makan siang cukup mengesankan. Semua makanan yang dihidangkan difoto satu persatu. Mereka mau mencoba semua makanan yang dihidangkan. Hari pertama mereka mencoba nasi jenggo dari Bali, hari kedua makan nasi kuning dari Jawa dan hari ketiga mencicipi bakmi. Mereka berusaha keras makan menggunakan sumpit. Ternyata mereka suka penganan yang terbuat dari singkong. Lucienne sangat menikmati getuk dan sawut (penganan terbuat dari singkong rebus yang diparut dan diberi gula aren dan kelapa parut). Mereka juga mencicipi buah sawo dan salak (snake skin fruit – kata mereka). Dengan penuh rasa heran mereka mencicipi buah-buah itu.

memainkannya. Sedangkan dari Caroline dan Lucienne kami menerima Booklet dan D D tentang sekolah mereka serta tas yang digunakan siswa mereka. Semoga dengan adanya kunjungan ini membuka kerjasama antarsekolah di Jakarta dan di UK melalui program “School Links”. Penulis: Vindyana Wa. Ka. SDK 6


1

O

rangtua selalu menginginkan anak untuk belajar mandiri sejak dini. Anak dengan inisiatifnya sendiri mampu mendayagunakan setiap potensinya sehingga tahu harus berbuat bagaimana untuk melaksanakan tugas sekolah maupun memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata mandiri diartikan sebagai “Dalam keadaan berdiri sendiri, tidak bergantung pada orang lain” sehingga secara umum mandiri dapat diartikan sebagai kemampuan untuk berdiri sendiri atau bekerja sendiri. Banyak orangtua beranggapan bahwa kemandirian akan terbentuk dengan sendirinya seiring

dengan pertumbuhan dan pertambahan usia anak. Padahal kemandirian akan terbentuk apabila anak sejak dini sudah diajarkan, dipersiapkan dan dibiasakan belajar mandiri. Mengapa anak sulit menjadi mandiri? Anak tidak mandiri dalam perkembangannya, bisa jadi bukan karena keterbatasan kemampuan yang dimiliki anak, tetapi ketidakmandirian tersebut lebih disebabkan kurangnya atau tidak adanya dorongan, motivasi, rangsangan untuk mandiri dari orangtua. Pada umumnya orangtua mengibaratkan anak sebagai ‘Permata’ sehingga serba tidak tega melihat anak susah atau kesulitan. Orangtua cenderung menghindarkan anak dari bahaya dan kesulitan. Orangtua terlalu cepat melarang dan cenderung menghambat keinginan anak untuk berinisiatif mengerjakan sesuatu dan meng-explore pengetahuannya bahkan memilah-milah pengalaman hidup anaknya dengan harapan anak selalu mendapat pengalaman yang manis dan indah.

CIRI-CIRI ANAK YANG TIDAK MANDIRI ADALAH: --------------------------------------1. Anak menjadi labil sehingga gampang ikut arus pergaulan 2. Anak menjadi tidak bertanggungjawab terhadap tugas dan kewajibannya tetapi selalu menuntut haknya 3. Anak tidak dapat mengelola waktu belajarnya dengan efektif 4. Anak tidak disiplin dalam belajar. Belajar menjadi suatu beban dan terpaksa. 5. Anak memiliki konsep diri yang negatif karena mereka memandang diri mereka tidak tahu dan tidak mampu melakukan

banyak hal. 6. Anak tidak memiliki pengalaman yang banyak terutama dalam menyelesaikan masalah, dalam mengambil keputusan dan dalam bekerjasama dengan orang lain yang sangat dibutuhkan ketika mereka masuk dalam dunia pekerjaan. 7. Anak mudah menyerah dan tidak mau berusaha untuk mendapatkan sesuatu. 8. Anak menjadi manja dimana anak selalu menuntut perhatian yang berlebihan, tidak lekas puas terhadap apa yang diperolehnya, kaku, tidak mau kompromi, egois dan selalu menuntut untuk dilayani.

Bagaimana mengembangkan kemampuan anak untuk mandiri? Kemandirian perlu didorong, dimotivasi, dan dirangsang sejak dini. Untuk mengembangkan kemampuan mandiri anak dapat kita lakukan dengan cara, sebagai berikut:

A. MEMBANGUN SEMANGAT MANDIRI PADA ANAK SEJAK DINI. Untuk menumbuhkan semangat mandiri pada anak membutuhkan proses secara bertahap dan berulangulang sehingga membutuhkan kesabaran dan waktu.

B. MEMBERI KESEMPATAN KEPADA ANAK UNTUK MELAKUKAN SENDIRI

1

. Kita dapat mengajak anak untuk memilih dan menentukan sesuatu serta melibatkan anak secara langsung untuk melakukan kegiatan tersebut. Misalnya: biasakan kepada anak secara bergiliran memilih tempat liburan, tempat makan, menu yang mau dipesan, berikan kesempatan kepada anak untuk membantu membayar ke kasir Berilah kesempatan kepada anak untuk melakukan kegiatan rutin sehari-hari sendiri, seperti: a.Makan, jangan suapi anak terus-menerus. b.Mandi, berikan kepercayaan pada anak untuk mandi sendiri. c. Memilih kebutuhan sekolahnya d. Tidur, ajarkan kepada anak untuk tidur sendiri di kamarnya.

e. Mengatur buku, bila ada yang tertinggal jangan diantarkan ke sekolah, berikan kesempatan kepada anak untuk merasakan akibat dari keteledoran dia sehingga di lain waktu anak menjadi lebih teliti. f. Anak harus dapat menyiapkan pakaiannya sendiri. g. Merapikan kamarnya sendiri h. Membereskan mainan i. Merawat barang-barang miliknya, misalnya bila setiap hari A kehilangan pensil, penghapus, atau penggaris. Orangtua harus tegas untuk tidak selalu membelikan yang baru, minta dia untuk mencarinya terlebih dahulu

2

. Berikan kesempatan kepada anak untuk mengatur waktu, tempat, dan gaya belajarnya sendiri. Orangtua membantu mengingatkan dan mengontrol anak. Berilah petunjuk cara mengerjakan PR dan tugas-tugas bukan memberikan jawabannya.

C. KEMBANGKAN JIWA KREATIF DAN INOVATIF PADA ANAK Anak yang kreatif akan memperlihatkan sikap kemandirian yang kuat. Mereka memiliki kemahiran dalam mempergunakan penalaran, keterampilan, imajinasi maupun kesanggupan menggerakkan potensi yang ada pada dirinya menjadi sebuah usaha dan karya. Anak membutuhkan kondisi yang tepat, dukungan dan fasilitas dari lingkungannya terutama keluarga. Ada beberapa cara : 1. Biarkan anak merasa bosan, dengan merasa bosan anak akan tertarik untuk meneliti lingkungan. 2. Berilah anak-anak waktu bermain yang cukup, pilihkan jenis permainan yang merangsang kreativitasnya. 3. lkutkan mereka pada kegiatan di luar sekolah, misalnya teater, permainanpermainan, perlombanan, acara keagamaan, eld trip, dll.

D. MEMBERI DUKUNGAN AGAR ANAK BISA MANDIRI Orangtua harus memberi dukungan terutama perhatian, komunikasi, fasilitas yang diperlukan untuk menjadi mandiri. Hal yang harus diingat, orangtua hendaknya tidak menghitung: untung rugi, balas jasa, hubungan logika dengan anak dalam memberi dukungan. *** Josephine Jeanne, S.Psi. Guru BK SDK PENABUR Kota Modern


3

S

eorang Ibu dengan mimik muka yang sangat sedih bercerita “anak saya yang baru berusia tahun sudah berani berbohong kepada saya, padahal selama ini saya selalu mengajarkannya tentang hal kejujuran. Saya sangat sedih dan kecewa sekali karena tidak menyangka diusianya yang masih

DAMPAK BERBOHONG:

. .

Sekali berbohong pasti akan diikuti kebohongan-kebohongan yang lain untuk menutupi kebohongan sebelumnya, dan harus mengingat-ingat kebohongan yang lalu supaya tidak terjadi kesalahan. Jika kebohongan yang dilakukan tidak ketahuan akan memoti asi kita melakukan kebohongan yang lain di waktu mendatang, bahkan dengan kebohongan yang lebih berani atau lebih besar dari sebelumnya.

3.

Ada rasa tidak nyaman dan perasaan bersalah, juga rasa takut kalau sampai ketahuan berbohong, terlebih apabila yang dibohongi adalah orang-orang dekat seperti mama, papa, guru atau sahabatnya, karena pada dasarnya anak tidak mempunyai keinginan untuk membohongi orang-orang yang dekat dihatinya.

4.

.

sangat kecil dia sudah berani berbohong hanya karena hal yang sangat sepele, yaitu dia berkata tidak makan coklat yang diberi oleh temannya di sekolah, padahal mbaknya yang mengantar dia ke sekolah melihat sendiri dia makan coklat itu. Mungkin dia takut kena marah kalau harus bicara jujur karena saat ini sedang batuk dan dia alergi pada coklat, tetapi yang membuat saya tidak habis pikir mengapa anak saya sudah berani berbohong ” Dalam kondisi tertentu, seorang anak bisa saja menjadi cenderung ingin berbohong, terlebih saat ini terlalu banyak contoh-contoh negatif di media massa yang dapat dikonsumsi oleh anak, salah satunya adalah kebohongan. Begitu banyak sinetron-sinetron yang menceritakan bagaimana hebatnya seorang anak mampu membohongi teman, guru atau orangtuanya, dan hal itu sangat membanggakan bagi sang anak.Tidak hanya sinetron, film-film kartun dan komik anak-anak juga banyak menyuguhkan tokoh yang suka berbohong,

Akan kehilangan rasa kepercayaan yang selama ini telah didapatkan, sekali ketahuan berbohong orang tidak akan lagi percaya kepada kita. Anak yang ketahuan mencontek pasti akan selalu mendapatkan pengawasan yang lebih banyak dari teman-teman yang lainnya.

Orang tidak akan dapat membedakan mana yang bohong dan mana yang jujur. Misalnya: setiapkali tidak mengerjakan PR Andi selalu pura-pura sakit perut supaya bisa bolos sekolah, akhirnya mama mengetahui kebohongan anaknya, ketika Andi benar-benar sakit mama tidak dapat membedakan apakah dia benar-benar sakit atau alasan saja seperti yang biasa dia lakukan. Oleh sebab itu mulailah belajar untuk hidup jujur dan bersikap apa adanya, karena selalu saja ada satu orang yang kecewa ketika kita melakukan satu kebohongan, yaitu diri kita sendiri. Belajarlah mengatakan yang benar, karena setiap kali kita mengatakan yang sebenarnya, meskipun kadang sangat sulit, akan memperkuat otot-otot kebenaran kita, dan ini akan memudahkan kita untuk mengatakan hal yang sebenarnya di waktu yang akan datang. Belajarlah bersikap tulus, artinya menjadi diri sendiri sehingga tidak perlu hidup dalam suatu kebohongan. Dan senantiasa bersikap dapat dipercaya, sehingga tidak ada orang yang meragukan kejujuran kita.

dengan alasan iseng atau ingin menunjukkan kekreati itasan tokoh tersebut. Apapun alasannya, yang pasti tidak semua anak mampu mencerna dan menyaring dengan baik apa yang dilihat atau didengarnya sehingga akan memberikan pengaruh yang negatif pada anak. Belum lagi lingkungan di sekitar, termasuk orangtua, seringkali juga mengajarkan anak untuk berbohong. Contoh yang paling sederhana, ketika tidak ingin menerima tamu yang datang, mama meminta pada anaknya untuk mengatakan dia tidak ada di rumah. Tentu saja saat itu mama tidak memikirkan dampak negatifnya, tetapi bagi anak pengalaman tersebut memberikan pelajaran bahwa dalam keadaan terdesak orang sah-sah saja berbohong.

BERBAGAI MOTIVASI BERBOHONG: 1. RASA TAKUT ATAU TERANCAM Alasan ini yang paling sering menjadi penyebab kebohongan, takut dimarahi guru kalau ketahuan tidak bikin PR, takut dimarahi mama kalau ketahuan nilai ulangannya jelek, takut dimarahi teman karena tidak membawa tugas kelompok, mendorong anak untuk berbohong.

2. UNTUK MELINDUNGI DIRI

Andi sadar betul kalau dialah yang menabrak Toto pada waktu lari di lapangan sekolah tadi, sehingga menyebabkan kaki Toto terluka cukup parah karena terkena besi di pinggir lapangan, tetapi ketika ditanya oleh guru Andi berkata justru Totolah yang menabrak dia, tentu saja kebohongannya sematamata hanya untuk melindungi dirinya agar tidak dipersalahkan.

3. INGIN MENARIK PERHATIAN

Indra naksir Tika, primadona kelas sebelah, untuk menarik perhatian Tika maka dia mengarang cerita bahwa papanya adalah seorang direktur sebuah perusahaan real estate yang sangat terkenal, mamanya setiap bulan selalu shopping ke luar negeri, dan setelah lulus SMA nanti dia akan kuliah di uni ersitas yang paling terkenal di Amerika. Kebohongan ini dia lakukan dengan harapan Tika dapat tertarik pada dirinya.

4. PENIPUAN.

Banyak sekali kebohongankebohongan dilakukan untuk tindakan penipuan, memang untuk yang satu ini mungkin jarang terjadi di sekolah, tetapi tidak menutup kemungkinan anak sekolah bisa menjadi korbannya. Misalnya, orang tak dikenal datang ke rumah dengan alasan disuruh papa untuk ambil t karena akan di-service, penipuan-penipuan melalui sms dimana

pelakunya menjanjikan suatu hadiah yang sangat menggiurkan, dan banyak lagi kebohongan yang dipakai untuk penipuan.

TIPS MENGHINDARI KEBOHONGAN: Sebelum mengarang cerita dan menjawab suatu pertanyaan dengan kebohongan, lakukanlah: BERHENTI: Jangan mengatakan apapun untuk beberapa saat BERPIKIR: Apakah yang sesungguhnya terjadi Apakah yang mungkin terjadi kalau saya berbohong JALAN: Silakan mengatakan yang sebenarnya jujur

Selamat mencoba, Tuhan memberkati ----------------------------Daftar Pustaka: -----------------------------

Barbara A. ewis 4. Character Building untuk Anak-anak. Karisma Publishing Group. Batam. Majalah Intisari . Kumpulan Artikel Psikologi Anak I. PT Gramedia. Jakarta

----------------------------Anita Anggraini, Psi.

Guru BK SDK 4


14

taman kanak-kanak

TKK PENABUR BINTARO JAYA

Memenangkan Lomba Lari Estafet dan Menyanyi Pada tanggal 27 Mei 2008, TKK PENABUR Bintaro Jaya mengikuti perlombaan PORSENI tingkat Kabupaten Tangerang. Adapun perlombaan yang diikuti adalah Lari Memindahkan Bendera (estafet), Menyanyi, dan Melukis. Dalam PORSENI tersebut, prestasi yang diraih TKK PENABUR Bintaro Jaya adalah sbb.: JUARA

LOMBA

1

Memindahkan Bendera

3

Menyanyi

Nominasi

Melukis

Selamat!

S

ebagai sarana pengaktualisasian diri bagi para siswa maka TKK 6 mengadakan lomba “Rhyming Family Reading” & “Reporter Cilik” untuk siswa-siswi K2. serta lomba “Sains” untuk siswa-siswi K1 pada tanggal 18 April 2008. Lomba tersebut merupakan kerjasama sekolah dengan orangtua siswa. Jauh sebelum hari pelaksanaan kami telah membagikan materi lomba. Dengan antusias beberapa orangtua siswa datang ke perpustakaan, mereka memilah-milah materi khususnya untuk Lomba Sains. Lomba berlangsung seru. Dengan penuh konsentrasi peserta Lomba Rhyming Family Reading membuka amplop demi amplop yang berisi kata-kata untuk disusun menjadi kalimat dalam Bahasa Inggris sampai dengan waktu yang ditentukan. Juri sempat bingung dalam memberikan penilaian, karena peserta lomba pada dasarnya pintar juga lancar dalam membaca. Tidak kalah menarik dengan Lomba Rhyming Family Reading, demikian pula Lomba Reporter Cilik yang mengambil tema “Banjir” dan “Kemacetan Kota Jakarta”. Salah seorang dari peserta lomba, dalam penampilannya mengatakan bahwa “banjir di Kelapa Gading setinggi pinggang orang dewasa”, yang menunjukkan bahwa mereka tahu persis banjir yang terjadi khususnya di daerah Kelapa Gading. Dalam Lomba Sains, setiap orangtua dan siswa sudah mempersiapkan alat peraga dari rumah. Seorang peserta ada yang mempresentasikan gelas ditutup dengan balon dan diatasnya diletakkan gula pasir, “Ayo teman-teman kita berteriak ramai-ramai, satu……….., dua…………., tiga……….. apa yang terjadi ya?” Ternyata gula pasir tersebut dapat bergerak. Peserta demi peserta mempresentasikannya dengan penuh semangat, dengan alat peraga yang menarik dan bervariasi.***

LOMBA JUARA

SAINS

RHYMING FAMILY READING

REPORTER CILIK

Jeremy Christopher N. (K2.4) Judul “Sedotan Ajaib”

Vivien Yemima P. (K2.2)

Janice Patricia (K2.3) “Banjir”

Dion Osvaldo Hananto (K1.6) Judul “Minyak Musuh Air”

Robertus Ruben (K2.3)

Josh Nathaniel J. (K2.1) “Kemacetan Kota Jakarta”

Jeremy Andre Muljono (K1.5) Judul “Getaran Suara”

Dian Anggraeni S. (K2.6)

Sharon Pramacinta K. (K2.5) “Banjir”

Kezia Kristiani Filus (K1.6) Judul “Sabun Menolak & Gula Menarik”

Issabella Theodora K. (K2.5)

Vanessa Theodora H. (K2.3) “Banjir”

Harapan 2

Matthew Richard (K1.3) Judul “Telur Terapung”

Vanessa Kiliari (K2.5)

Ivan Adrian Surya A. (K2.5) “Banjir”

Harapan 3

Derrick Daniel Utomo (K1.2) Judul “Peluncuran Roket”

James Isaac Gustian (K2.3)

Enrique Janis (K2.4) “Banjir”

I

II III

Harapan 1

Oleh: Susanawati Junus, S.Pd. Ka. TKK 6

Kelly Rahadi Siswa TKK 1

TKK PENABUR Kota Juara 3 Lomba Melukis Modern Tingkat DKI Jakarta ------------------------------------------ -----------------------------------------

Siswa TKK 2 Juara 1 pada

Lomba Hardiknas di JACC

P

ada Senin tanggal 26 Mei 2008, siswa-siswi TKK 2 PENABUR Jakarta mengikuti Lomba Hardiknas Tingkat TK yang diadakan di JaCC, Jakarta Pusat. Mata lomba yang kami ikuti adalah Lomba Paduan Suara, Lomba Lari Estafet dan Lomba Bola Keranjang. Dalam lomba tersebut, siswa-siswi TKK 2 meraih Juara 1 Lomba Bola Keranjang dan Lomba Lari Estafet. (TKK2)

• OPEN HOUSE

TKK PENABUR Kota Modern (KM) mengadakan pen House pada 26 April 2008. Acara dibuka oleh Ibu Nurul, Ketua IGTKI Kec. Tangerang. Dalam kegiatan tersebut digelar berbagai acara, antara lain: Lomba Mewarnai Bersama rangtua, Lomba Menyanyi Mandarin, Rhyme Reading Competition, Lomba Fashion Show, Lomba Cerita, dll.

K

elly Rahadi, Siswa TKK 1 PENABUR Jakarta, seorang siswa yang terampil melukis. Sudah puluhan piala dia dapatkan dalam berbagai Lomba Melukis dan Mewarnai. Puncaknya pada Sabtu, 7 Juni 2008 di Hotel Purnama Putra Cipayung, Bogor, Jakarta Barat. Ia mengikuti Lomba Melukis TK tingkat Propinsi DKI Jakarta. Peserta lomba adalah siswa TK tetapi media menggambar yang disediakan panitia berukuran 60 cm x 60 cm. Sungguh suatu hal yang sangat sulit dan melelahkan. Syukurlah walaupun Kelly terlihat lelah tetapi pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu. Kelly meraih Juara tingkat DKI Jakarta dan akan diseleksi lagi untuk maju ke tingkat Nasional yang rencananya akan digelar di Bandung pada tanggal 21 – 26 Juli 2008. “Selamat untuk Kelly, kita doakan agar Kelly lolos seleksi dan maju lagi ke tingkat Nasional. Good Luck.”

Sri Lestari, S.Pd. Ka. TKK 1

•HUT IGTKI KOTA TANGERANG

Guru dan Siswa TKK KM meraih prestasi di HUT IGTKI Kota Tangerang pada 24 Mei 2008. Jordy (siswa) meraih Juara Harapan III Lomba Menggambar, Michelle (siswa) meraih Juara II Lomba Mewarnai, Ibu Linda (guru) meraih juara III Lomba Menggambar.

• TAMU KITA

TKK KM mengundang delapan orangtua menjadi Tamu Kita. Terima kasih atas kerjasama dan partisipasinya.

• PELEPASAN SISWA

Pelepasan siswa KB TK B berlangsung pada 12 Juni 2008. Acara ini dimeriahkan dengan drumband, tari-tarian, paduan suara, menyanyi lagu Mandarin dan Bahasa Inggris, dll.


taman kanak-kanak

TKK 11

Field Trip ke Ring Master Donut

TKK 11 PENABUR Jakarta mengadakan acara Fun in Togetherness pada Kamis, 12 Juni 2008. Dalam kesempatan tersebut, siswa-siswi TKK 11 menampilkan kebolehan di bidang seni, antara lain: menyanyi, vocal group, menari, bermain angklung, dll. Acara dihadiri oleh seluruh orangtua siswa, perwakilan dari Diknas, Pengurus dan perwakilan Karyawan Sekretariat PENABUR. ***

S

uasana hari itu di TKK PENABUR Gading Serpong (GS) tampak berbeda. Siswasiswi TKK GS dating ke sekolah bersama papa dan mama mereka. Ada apa ya…? Ternyata pada hari itu, Sabtu, 7 Juni 2008, TKK GS mengadakan GS Fair, sebuah acara besar yang digelar di penghujung tahun pelajaran 2007 – 2008. Acara diawali dengan Seminar bagi orangtua yang bertempat di Aula SMAK GS. Sebagai pembicara adalah Tika Bisono, M.Psi (Tibis Sinergi Consultant – Morinaga Chil-kid). Dalam kesempatan tersebut, beliau menjelaskan tentang bagaimana orangtua dapat menggali potensi yang dimiliki anak secara optimal, terutama pada saat Perkembangan Anak Usia Emas. Acara dilanjutkan dengan

Pentas Seni yang didukung oleh seluruh siswa-siswi TKK GS yang berjumlah kurang lebih 500 siswa. Pentas Seni tersebut merupakan rangkaian cerita dalam bentuk tarian, nyanyian, dan drama dengan tema Global Warning. Penampilan para siswa mengundang decak kagum para penonton karena dibawakan oleh anak-anak seusia TK dengan cukup baik dan teratur. Siswa-siswi bersama orangtua kemudian diundang untuk mengunjungi GS Fair di gedung TKK GS. Mereka boleh ikut bermain di stan-stan permainan, mengunjungi stan hasil karya anak-anak mereka dan membelinya. Bagi yang hobi melukis, tersedia media lukis di kain yang terbentang sepanjang koridor sekolah. Bila merasa

H

em Yummi mini  to Ring Master Donut. Donut merupakan salah satu jenis makanan yang sangat digemari oleh setiap kalangan mulai dari anak- anak sampai dewasa. Saat ini banyak sekali bermunculan dalam dan luar negeri yang menjadi pilihan bagi setiap keluarga. Salah satunya yang kita kenal adalah  yang membuka outletnya di salah satu mal di kawasan Jakarta Selatan. Ring Master Donut merupakan caf yang memiliki arian donut yang beraneka rasa yang sangat menggugah selera. Selama 4 hari, siswa - siswi PG, K , dan K mendapat kesempatan untuk belajar membuat donut di Ring Master. Perjalanan menuju Ring Master begitu lancar tanpa hambatan, dengan meminjam beberapa mobil dari orangtua siswa, kami pihak sekolah merasa bahagia atas peran serta dan dukungan untuk kegiatan mini  ini. Hampir selama , jam waktu berlalu tanpa terasa kami tiba di lokasi, dengan penuh antusias siswa siswi beranjak turun dari mobil. Ms. ia sebagai salah satu karyawan Ring Master Donut menyambut kami dengan ramah, namun sebelum kami memulai kegiatan yang menyenangkan terlebih dahulu siswasiswi membersihkan tangan mereka. Terlihat dari setiap raut wajah siswa-siswi yang sudah tidak sabar lagi untuk membuat donut. Ketika mereka mulai mengenakan

lapar dan haus, tersedia juga stan makanan dan minuman yang menggugah selera. Yang unik pada GS Fair tahun ini adalah adanya Galeri Lukisan Anak dan Foto. Lukisan yang dibuat oleh anak di atas kanvas menghasilkan karya seni yang unik dan orangtua pun tak segan untuk membelinya untuk kenang-kenangan. Foto-foto hasil seleksi lomba fotogenik tak kalah lucunya. Foto-foto anak yang lucu, menggemaskan, kreatif, maupun pose-pose unik lainnya membuat tak jemu mengamatinya satu per satu. Untuk mengembangkan kreativitas dan rasa percaya diri siswa, TKK GS juga mengadakan Lomba Presenter Cilik dan Lomba Menyanyi Bersama Keluarga. Wah… seru sekali acara hari itu…. ***

celemek dan topi koki, mereka mulai aktif bertanya “” Tibalah saat yang amat dinantikan, mereka semua duduk dengan rapi dan memperhatikan ketika Ms. ia memulai cerita pembuatan Ring Master Donut. Ternyata asal mula pembuatan donut itu lucu sekali, donut memiliki lubang di tengah itu agar kematangan donut dapat merata. Setelah selesai bercerita, para siswa memanggil “Mr. Baker”. Tak lama kemudian Mr. Baker pun datang untuk mengajak siswa-siswi berkeliling dapur. Dengan membentuk kelompok yang terdiri atas siswasiswi, acara ini menjadi sangat menyenangkan.Tiga kelompok telah mendapatkan giliran, kini tiba saatnya untuk mencetak donut. Setiap anak mendapatkan adonan donut dan cetakan bulat namun ada lubang di tengahnya. Setelah mendengarkan instruksi dari Mr. Baker mereka pun siap untuk mencobanya. Wah ternyata tidak sesulit yang kita bayangkan. elah namun gembira, itulah jawaban dari para siswa ketika ditanya oleh Mr Baker. Jerih payah siswa-siswi PG, K dan K dalam mencetak donut dipuji oleh Mr. Baker. Kejutan datang tiba tiba, Ms. ia memanggil beberapa orang anak untuk mengikuti lomba makan donut. Semua anak bergembira karena mereka juga mendapatkan sebuah donut yang le at dan segelas air a ua , “ It s so yummy , Miss” Terima kasih kepada yang telah mengundang kami. Nurlela - TKK


1 SD Kristen 9 PENABUR

Meraih Juara 1 dan Juara 3 Lomba Kebersihan

Costume Day

11

00

PENGOBATAN GRATIS 1

00

0 0

1

00

(SDK 9)

Program Tamu Kita

PEMBAGIAN RAPOR SDK 2 ===========

Setahun sudah kami duduk di kelas Satu Hari demi hari kami lalui PR, PS dan ulangan sudah kami kerjakan Susah dan senang sudah kami rasakan ... Terima kasih papa dan mama, Untuk kasih sayang dan doadoamuÂ…. Begitulah penggalan puisi yang dibacakan oleh siswa-siswi kelas satu pada saat pembagian rapor semester 2 tahun pelajaran 2007-2008 pada Kamis, 12 Juni 2008. Ada yang berbeda pada pembagian rapor di SDK 2 semester ini. Jika selama ini guru yang menyerahkan rapor ke orangtua, semester ini siswa yang menyerahkan sendiri hasil belajarnya (rapor) kepada orangtua. Sebelum menyerahkan hasil belajarnya, siswa mempresentasikan apa yang sudah mereka pelajari selama satu tahun kepada orangtua mereka. Ada yang mempresentasikan mengenai

koperasi, bangun ruang, bangun datar, macam-macam katrol, bermain sosiodrama detik-detik proklamasi, menyanyi, bermain pianika, berbalasan pantun, membaca puisi dll. Siswa-siswi mempresentasikan dalam kelompok-kelompok. Setiap kelompok terdiri dari lima orang. Siswasiswi tampak bersemangat untuk dapat presentasi di depan orangtuanya. Bahkan beberapa siswa terlihat cemas ketika harus presentasi dan orangtuanya belum hadir. Terlihat juga wajah tegang dan sedikit malu-malu ketika mereka mempresentasikan apa yang sudah mereka pelajari selama ini. Orangtua tampak bangga melihat presentasi dari putraputri mereka. Bahkan ada yang meneteskan air mata ketika putra-putrinya membacakan sebuah puisi sebagai ungkapan terima kasih atas bimbingan dan didikan selama ini. Acara ini diselenggarakan dengan tujuan untuk melatih siswa mempertanggungjawabkan hasil belajarnya serta memupuk keberanian siswa dalam berbicara di depan umum.***(SDK 2).

1 00

00

00

Pameran Hasil Karya Siswa 1

00

1

_______________________ Oleh: Tri Puji dan Rini SDK GS


17 Persami Pramuka Penggalang SDK 11

Paduan Suara SDK 6 Raih Juara I Festival Paduan Suara Lagu Rohani Anak, TMII

¿¼«¿² Í«¿®¿ ÍÜÕ ê ÐÛÒßÞËÎ Ð ÖßÕßÎÌß µ»³¾¿´· ³»®¿·¸ Ö«¿®¿ × °¿¼¿ Ú»-¬·ª¿´ п¼«¿² Í«¿®¿ Ô¿¹«

P

eringatan hari Kebangkitan Nasional yang ke-100 tahun dirayakan secara kolosal dan berskala Nasional pada tanggal 20 Mei 2008 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan. Semua stasiun Televisi Nasional secara serentak menayangkan kegiatan tersebut secara langsung mulai pukul 19.00 s.d. 21.00 WIB. Perayaan dibuka oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Yusuf Kalla. Tampil juga penyanyi Di3va, Edo Kondolangit, dan Agnes Monica yang menyanyikan lagu Indonesia Raya dan lagu-lagu Nasional lainnya. Kegiatan yang dipandu oleh pembawa acara Tantowi Yahya dan Maudy Kusnadi ini, diramaikan dengan penerjun payung dan kembang api serta menampilkan bendera Merah Putih sebesar lapangan Stadion Utama, yang membuat seluruh penonton merasa takjub dan terharu. Perayaan tersebut didukung oleh 36.000 orang terdiri

dari pelajar SD, SMP, SMA, Mahasiswa serta taruna-taruna dari Angkatan Darat, Angkatan Udara, Angkatan Laut serta para seniman musik tradisional dan tak ketinggalan Reog Ponorogo. Siswa-siswi SDK 4 yang berjumlah 30 orang, ikut berpartisipasi pada acara ini bersama-sama dengan para pendukung lainnya. SDK 4 menampilkan tarian profesi, berperan sebagai pendeta, guru, pramuka, dan juga berperan sebagai pohon, bunga dan binatang. Para pendukung lainnya menampilkan berbagai tarian, kongurasi wajah Bapak dan Ibu Presiden RI, ketangkasan para taruna AD, AL, AU dan Drum Band yang menggema di seluruh Stadion Utama. Latihan dilaksanakan kira-kira satu bulan sebelum perayaan (tidak setiap hari), dimulai secara bergilir sejak pagi hari hingga sore hari ( + Pkl.18.00 ). Sedangkan beberapa latihan terakhir hingga hari perayaan, latihan

dilaksanakan sejak siang hari hingga tengah malam (+ pkl. 24.00). Memang sangat melelahkan, tetapi semua siswa beserta guru-guru pendamping sangat kuat mental dan penuh sukacita melakukannya. Perayaan ini sangat berkesan dan tidak mudah dilupakan oleh seluruh pendukung acara termasuk tim dari SDK 4 karena selama latihan mereka mendapat banyak teman baru termasuk berkenalan dengan para Tarunataruna AD yang ternyata tidak garang tetapi sangat bersahabat dengan anak-anak. Melalui perayaan ini rasa Cinta Tanah Air semakin melekat dan membangkitkan semangat Nasionalisme ! Siapa tahu, sepuluh tahun mendatang akan tampil pemimpin-pemimpin bangsa Indonesia yang berasal dari sekolah BPK PENABUR....

α¸¿²· ß²¿µ Ì¿³¿² Ó·²· ײ¼±²»-·¿ ײ¼¿¸ò Ö«¿®¿ ×× ¼¿² ×××ô ¬»®²§¿¬¿ ¶«¹¿ ¼·®»¾«¬ ±´»¸ ÍÜÕ ÐÛÒßÞËÎò Ö«¿®¿ ×× ¼·®¿·¸ ÍÜÕ ïï ÐÛÒßÞËÎ Ö¿µ¿®¬¿ ¼¿² Ö«¿®¿ ××× ¼·®¿·¸ ±´»¸ п¼«¿² Í«¿®¿ ÍÜÕ ÐÛÒßÞËÎ Þ·²¬¿®± øÞ»¬¸´»¸»³ ݸ·´¼®»² ݸ±·® ÐÛÒßÞËÎ Þ·²¬¿®±÷ §¿²¹ ¾¿®« °»®¬¿³¿ µ¿´· ³»²¹·µ«¬· Ô±³¾¿ п¼«¿² Í«¿®¿ò ɱ© òòò °®»-¬¿-· §¿²¹ ³»³¾¿²¹¹¿µ¿²ò ß½¿®¿ §¿²¹ ¼·´¿µ-¿²¿µ¿² °¿¼¿ Õ¿³·-ô ï Ó»· îððè ¼· Ì¿³¿² Ó·²· ײ¼±²»-·¿ ײ¼¿¸ ·²·ô ¼·-»´»²¹¹¿®¿µ¿² ¼¿´¿³ ®¿²¹µ¿ Ø¿®· Ë´¿²¹ Ì¿¸«² Ì¿³¿² Ó·²· ײ¼±²»-·¿ ײ¼¿¸ µ»óííô л®·²¹¿¬¿² п-µ¿¸ ¼¿² Õ»²¿·µ¿² Ç»-«- Õ®·-¬«-ò Ú»-¬·ª¿´ ¼··µ«¬· ±´»¸ îè °»-»®¬¿ ¼¿®· ¾»®¾¿¹¿· °¿¼«¿² -«¿®¿ -»µ±´¿¸ ¼¿-¿® ¼¿² °¿¼«¿² -«¿®¿ ¹»®»¶¿ó ¹»®»¶¿ò ööö

S

DK 11 mengadakan Persami Pramuka Penggalang pada tanggal 19 – 20 April 2008 bertempat di SDK 11, Jl. Surya Bahagia 11, Surya Gardenia, Sunrise Garden. Kegiatan ini mengambil tema Responsibility Makes Me Grow Up. Kegiatan yang dilakukan antara lain: apel bendera, pelantikan penggalang putra, wide game, api unggun, dan talent show. Para peserta sangat antusias mengikuti setiap acara. Semua terlihat gembira dan ceria Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan peserta tentang kepramukaan serta membekali mereka agar dapat menjalani hidup dengan penuh tanggung jawab baik sebagai siswa maupun anak. Ayo, Penggalang .. ikut Camp lagi ya...

MELANIE, MEIRA SDK 4

Penulis Chun Yin (Pembina)

S

abtu Ceria Siswa Kelas 1 - 3 SD Kristen 8 PENABUR Jakarta diadakan pada Sabtu, 7 Juni 2008 di sekolah. Sabtu Ceria kali ini diikuti oleh 127 dan mengambil tema “ Alam yang Kusayangi “. Tujuan dari tema ini adalah agar siswa menyadari kebaikan Allah yang mereka terima sehingga mau menjadi dan memberi yang terbaik kepada alam demi kelangsungan hidup umat manusia. Tema sabtu ceria kali ini dipilih karena mengingat kondisi lingkungan alam kita yang semakin lama semakin memburuk, yang akibatnya sudah dapat kita rasakan. Global warming atau pemanasan global yang sedang terjadi pada alam kita adalah ulah manusia sendiri. Akibatnya sudah dapat kita rasakan, seperti lapisan o on yang sekarang sudah menipis bahkan ada yang berlubang, sekarang telah terjadi perubahan waktu musim yang tidak menentu, banjir, tanah longsor dan sebagainya. Sabtu ceria mempunyai tujuan untuk mengajak siswa-siswi kelas 1 - 3 untuk menjaga lingkungan alam sejak dini. Acara Sabtu Ceria dimulai dengan Kebaktian Bersama

dan kemudian dilanjutkan dengan aktivitas yang terbagi dalam kelompokkelompok. Kelompok 1 terdiri dari siswa kelas 1 dan 2, dimana kelompok ini terbagi lagi dalam beberapa kelompok. Dalam setiap kelompok terdiri dari 7-8 orang siswa. Kelompok ini belajar untuk menjaga lingkungan mulai dari lingkungan yang kecil terlebih dahulu, yaitu lingkungan sekolah dan lingkungan rumah. Dalam kegiatan ini siswa diajak untuk menjaga kebersihan kelas dan sekolah dengan cara membuang sampah pada tempatnya. Kemudian siswa diajak untuk melakukan operasi semut untuk menjaga kebersihan sekolah. Kemudian siswa diajak untuk membersihkan lingkungan rumah dengan cara yang mudah, yaitu membersihkan perabotanperabotan yang ada di kamar maupun di rumah dengan menggunakan kain lap. Setelah itu siswa menyusun puzzle alam yang mereka buat sendiri. Untuk kelompok 2 yang terdiri dari siswa kelas 3, kegiatan yang mereka lakukan juga sangat menarik. Siswa

kelas 3 yang juga terbagi dalam beberapa kelompok belajar tentang Proses Penciptaan mulai dari hari pertama sampai hari keenam. Setelah itu mereka membuat sebuah miniatur lingkungan alam di atas karton tebal. Miniatur lingkungan alam tersebut terbuat dari plestisin dan kertas warna. Ternyata dalam pembuatan miniatur lingkungan alam dan pu le alam tersebut para siswa banyak mengalami kesulitan walaupun bahan - bahan yang diperlukan sudah tersedia. Akhirnya, kesimpulan yang didapat oleh para siswa adalah kita mempunyai Tuhan yang sangat ajaib, hebat dan berkuasa karena a dapat

menciptakan alam semesta dan segala isinya tanpa bahan - bahan, a menciptakan alam semesta hanya dengan rman saja. Oleh karena, itu manusia berkewajiban untuk menjaga alam dan segala isinya yang telah Tuhan ciptakan dengan baik. Alam semesta yang telah diciptakan itu semua untuk kelangsungan hidup manusia. Oleh sebab itu kita harus selalu mengucap syukur dengan cara menjaga lingkungan alam kita, karena sebenarnya menciptakan alam lebih sulit daripada menjaga alam. Acara Sabtu ceria ditutup dengan acara makan bersama dan doa. So Keep Our Earth Save!! (SDK 8)

DR.RABBIT GOES TO SDK 11

Dr. Rabbit berkunjung ke SDK 11 dengan membawa misi penghematan bahan bakar pada 29 April 2008. Acara yang diikuti oleh siswa-siswi kelas 1 s.d. 5 ini, dilakukan untuk menunjang pelajaran Sains di sekolah. Dalam kesempatan tersebut, Dr. Rabbit menampilkan berbagai pertunjukkan kegiatan sains, antara lain: 1. ilm tentang proses terbentuknya minyak bumi. 2. Meniup plastik panjang dengan dua kali tiup. 3. Menembak ke udara dengan tembakan ba ooka (teori udara) 4. Memotong apel dengan melapisi kertas tetapi kertas tersebut tidak robek. 5. Terbang dengan tekanan udara. Siswa-siswi sangat senang mengikuti kegiatan ini karena setiap mereka bisa menjawab pertanyaan, siswa-siswi diberikan hadiah berupa pin, polpen, topi, dan boneka. Hendro (Wa.ka SDK 11)


18

S

MPK 4 PENABUR Jakarta mengadakan Lomba Karate te Tingkat SD dan SMP Kei Shin Kan Karatedo Pengda DKI Jakarta pada Selasa, 26 Februari 2008 di Aula TKK 6 PENABUR Jakarta. Lomba diikuti oleh SDK dan SMPK PENABUR serta sekolah-sekolah luar PENABUR yang memiliki kegiatan ekstrakurikuler Karate Kei Shin Kan. Terdapat 12 jenis lomba yang dipertandingkan, yakni: Kata Perorangan Putra Sabuk Putih, Kata Perorangan Putri Sabuk Putih, Kata Perorangan Putra Sabuk Hijau, Kata Perorangan Putri Sabuk Hijau, Kata Beregu Putra Sabuk Putih, Kata Beregu Putri Sabuk Putih, Kata Beregu Putra Sabuk Hijau, Kata Beregu Putri Sabuk Hijau, Kata Perorangan Putra Sabuk Biru, Kata Perorangan Putri Sabuk Biru, Kata Beregu Putra Sabuk Biru, Kata Beregu Putri Sabuk Biru. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menjalin kerjasama antarsekolah dan siswa SD serta SMP, memotivasi siswa untuk berani unjuk kebolehan, meningkatkan apresiasi dan kreativitas dalam olahraga karate, serta melihat sejauh mana kompetensi siswa dalam bidang olahraga karate. *** (Hardian – SMPK 4) Pemenang Lomba Kejuaraan Junior Tingkat SD dan SMP Kei Shin Kan Karate-Do Pengda DKI Jakarta SMPK 4 PENABUR Jakarta TINGKAT SD Kata Perorangan Putra Sabuk Putih Juara Nama Sekolah I Geraldo SDK 6 II Abi Manyu Strada III Richard SDK 3

Kata Perorangan Putri Sabuk Biru Juara Nama Sekolah I Sela SDK 3 II Thalia SDK 3 III Gisna SDN 01

Kata Perorangan Putri Sabuk Putih Juara Nama Sekolah I Valery SDK 10 II Suci SDK 10 III Besselyn SDK 8

TINGKAT SMP Kata Peroranagn Putra Sabuk Putih Juara Nama Sekolah I Anshin SMPK 4 II Feri SMP Ketapang III Dwi SMPK 1

Kata Perorangan Putra Sabuk Hijau Juara Nama Sekolah I Kevin W. SD Alam Sutra II Joshua SDK 6 III Jason SDK 6

Kata Perorangan Putri Sabuk Putih Juara Nama Sekolah I Eunice SMPK 1 II Angel SMP Ketapang III Windya SMPK 1

Kata Perorangan Putri Sabuk Hijau Juara Nama Sekolah I Dea SDK 10 II Vannesa SDK 10 III Karissa SDK 3

Kata Beregu Putri Sabuk Putih Juara Sekolah I SMPK 1 II SMPK Bintaro Jaya 3 III Strada

Kata Perorangan Putra Sabuk Biru Juara Nama Sekolah I Rian Jumni Strada II Hizkia Strada III Ricky SDK 3

Kata Perorangan Putra Sabuk Hijau Juara Nama Sekolah I Nicholas SMPK 1 II Albert SMPK 1 III Andrew SMPK 1

Madya Cross Camp 2008 ----------

U

ntuk meningkatkan keterampilan

siswa dalam bidang kepalangmerahan, BPK PENABUR Jakarta mengadakan Madya Cross Camp pada tanggal 9 – 10 Juni 2008 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur. Kegiatan tersebut diikuti oleh PMR SMPK PENABUR Jakarta yang berjumlah _+ 730 (peserta dan pendamping). Dalam kegiatan yang bertema United Nature

T

o celebrate the Jakarta’s 481st Anniversary (1527 – 2008), one of the most important things to do is preserving the cultures of Jakarta or Betawi. There are many things that could be done, eg PT Pembangunan Jaya Ancol, has conducted Abang None Cilik & Remaja Contest since 1979. Initially, it was started by the 1st Governor of Jakarta, Mr Ali Sadikin. The purpose of the contest is to support the Jakarta government in tourism sector and give the chance to young generation, particularly children to be able to perform their talent and public speaking condently in the stage, to improve their knowledge in art and cultures of Betawi and to make more friends during the event.

ini, para peserta harus mengikuti berbagai kegiatan yang ada di setiap stan/pos untuk mendapatkan pin. Berbagai kegiatan yang digelar, antara lain: Seni Budaya, Workshop Lingkungan Hidup dari WWF, Keterampilan Membuat Souvenir Tandu, Creative Games bersama Jejak Kita, Cerdas Tangkas Lapangan, Kegiatan NAPZA bersama Tim

The contest was held from 12th – 15th June 2008 at Pasar Seni, Taman Impian Ancol. There are 3 categories for the contest: A category: 5 – 8 years old (Children) held on 12th June 2008 B category: 9 – 12 years old (Children) held on 13th June 2008 C category: 13 – 16 years old (Teens) held on 14th June 2008 Six nalists from each category will be taken. The nal contest was held on 15th June 2008. The criteria of the judgement will be: costume, stage performance, catwalk, talent show, knowledge of Betawi cultures. The judges consisted of 5 people. The Governor Trophy was handed over by the Governor on 21st June 2008.

NAPZA Atmajaya, Pertolongan Keluarga (PK), Pertolongan Pertama (Pengenalan Alat dan Obat dan RJP (Restitusi Jantung Paru), Siaga Bencana, Olahraga, Ibadah, dll. Kegiatan Madya Cross Camp 2008 dibuka oleh Kabag. Layanan Siswa BPK PENABUR Jakarta, Dian Kurnia dan ditutup oleh Pengurus Bidang Pendidikan BPK

This contest is opened for public who stays in Jakarta area. The winners of each category will be only 4 people: the Abang & None and the Runner Up 1 of Abang & None. But ONLY the Abang and None will be given a Governor Trophy and handed over directly by the Governor of Fauzi Bowo and his wife. What a very challenging and prestigious contest!!! I have always been a great fan of None Contest and I believe being a None is most of the girls’ dream. However, I know that being a None is not only about being pretty in traditional costume, but it also comes with a big responsibility. First of all, I believe a good None should, above all, understand and love our Betawi cultures with all her heart. Secondly, she must be able to speak uent English, so she could explain the beauty of Betawi cultures to foreign tourists. Even when traveling overseas, a good None should promote Betawi cultures and invite international tourists to visit our beautiful country and exquisite cultures. That is my vision of a good None. I had won a None Contest of Category B 3

PENABUR Jakarta, Hadiyanto Budisetio. Panitia pelaksana kegiatan ini adalah SMPK PENABUR Gading Serpong, yang berkoordinasi dengan Bidang Kegiatan Siswa,

years ago (54 Contestants). I joined the Category C (17 Contestants) last month and this time won None. To achieve this, I had a private lesson of Betawi Cultures for 2 sessions and prepared 2 sets of Betawi costumes with attractive and bright colours for semi nal and nal. I also bought some books about the Betawi cultures, and browsed some information related to this event from internet. I practiced speaking Betawi language with my mom a few days before the contest started. I must say it pays off at the end and I would like to share some of the pictures for your nice viewing and hopefully it will motivate other students of BPK PENABUR to follow my steps. Original report by: Janice, Class 7, SMPK 8 PENABUR Int’l School None Jakarta 2008, C Category

Bagian Layanan Siswa BPK PENABUR Jakarta dan dibantu PMR Wira dari SMAK PENABUR Gading Serpong dan SMAK 1. *** (Na2)


19

Hi Guys!! Ternyata ada Iho ... olahraga yang tidak terlalu menuntut keseriusan yang penuh, contohnya “Fun Sport” yang diadakan oleh sekolah kita, SMPK 5 PENABUR Jakarta. Fun Sport ini berlangsung setiap tahun. Pada tahun ini Fun Sport berlangsung pada tanggal 7-11 April 2008, acara ini ditujukan agar kita, siswasiswi

SMPK 5 dapat berkreativitas, bekerjasama, sehat dalam hal jasmani dan yang terpenting kita semua ‘fun’. Tidak hanya itu, Fun Sport ini juga di langsungkan untuk mengisi nilai rapor kita Iho. Tantangan-tantangan yang diberikan juga cukup banyak yaitu melewati lorong yang cukup panjang dengan cara merangkak, memindahkan tiga buah ban mobil satu per satu, melalui papan-papan yang disusun ‘zig-zag’, dan memanjat jaring-jaring yang dibentangkan membentuk sudut 45° untuk mengambil sebuah bola kasti, kemudian kita turun dari jaring itu lalu melempar bola kasti ke arah tumpukan kaleng susu yang disusun ke atas, kemudian ‘tos’ dengan teman kita yang akan melalui tantangan selanjutnya, dan yang terakhir, dua orang perwakilan dari masingmasing tim yaitu satu putri dan satu putra mengambil dua buah bola yang memiliki point dengan mata tertutup kain, bagi tim yang cepat menyelesaikan permainan dan banyak mendapatkan point, tim merekalah yang menang. Seperti lomba-Iomba lainnya yang menang pasti dapat hadiah, tapi khusus Fun Sport kali ini setiap tim mendapatkan hadiah berupa

Jambore Pramuka Penggalang 2008 SMPK PENABUR Jakarta

Kak Hadiyanto Budisetio (Pengurus) menyematkan Tiska.

satu toples astor, wah enaknya”. Terkadang dalam pelaksanaan Fun Sport ini cuaca kurang mendukung. Namun, itu semua tidak mematahkan semangat masing-masing tim. Apalagi bila para supporter dari masing-masing tim sudah memberikan dukungannya. Wow ... , acara Fun Sport makin seru dan heboh. Guys, ternyata Fun Sport tahun ini bukan hanya berlaku untuk para murid SMPK 5 tetapi juga berlaku untuk para guru. Fun Sport Guru diadakan pada tanggal 18 April 2008. Semangat guru-guru dari tingkat TK,SD,dan SMP tidak kalah Iho dengan murid-

muridnya dalam belomba. Keikutsertaan para guru ini mampu menyita perhatian para penonton untuk menyaksikan secara langsung aksi mereka. Ternyata usia bukanlah halangan bagi mereka untuk berjuang menjadi yang terbaik. Dalam Fun Sport Guru, tim yang mendapat juara 1 dan 2 mendapat piala. Nah ... penasaran khan, kira-kira tantangan apa lagi yang akan kita saksikan di Fun Sport tahun depan ??? Nantikan dan jangan lewatkan ...!!!

Penampilan peserta pada acara penutupan Jambore 2008

Oleh: Grace Gabriella SMPK 5

B

Karya: Mico Prasetya (Siswa SMPK 4) - pemenang I Lomba Membuat Komik Layanan Masyarakat pada Tahun Bahasa 2007-2008

_________________________________________________________________________________________________________________________

PK PENABUR Jakarta mengadakan Jambore Pramuka Penggalang pada tanggal 9 – 10 Juni 2008 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur. Kegiatan tersebut diikuti oleh Pramuka Penggalang SMPK PENABUR Jakarta (SMPK 1, SMPK 2, SMPK 3, SMPK 4, SMPK 5, SMPK 6, SMPK 7, SMPK Bintaro Jaya, SMPK Kota Modern, SMPK Gading Serpong, SMPK Harapan ndah, dan SMPK 8 nternasional) serta SMPK Tirta Marta dan SMPK Permata Bunda, yang berjumlah 1621 orang (peserta dan Pembina). Dalam jambore ini digelar berbagai kegiatan untuk meningkatkan keterampilan dan membina karakter peserta. Para peserta harus mengikuti kegiatan-kegiatan yang terdapat di stan/pos untuk mendapatkan tanda keiikutsertaan (Tiska). Kegiatan yang dapat diikuti yakni: Clay, Kreativitas, Tekpram, Sablon, K M, Tari Daerah rian, Melukis Centong, Pameran Hasil Karya Siswa , Senam Pramuka, dan Permainan Tradisional. Kegiatan Jambore Pramuka Penggalang 2008 dibuka oleh Direktur Pelaksana BPK PENABUR Jakarta, Kak Winfrid Prayogi dan ditutup oleh Pengurus Bidang Pendidikan BPK PENABUR Jakarta, Kak Hadiyanto Budisetio. Kali ini, sebagai panitia pelaksana adalah SMPK 7 PENABUR Jakarta, yang berkoordinasi dengan Bidang Kegiatan Siswa, Bagian Layanan Siswa BPK PENABUR Jakarta dan dibantu Pramuka Penegak SMAK 4. (Na2)


20

sekolah menengah atas

Sekilas Kegiatan

“B

ila kita renungi, proses belajar harus ditemukan dalam kehidupan nyata untuk membangun karakter diri hingga menjadi pribadi yang sesuai dengan kehendak-Nya.” Demikian kutipan dari salah satu buku riwayat seorang pemulung yang ditulis oleh kelompok Learn From Others (LF ) kelas I IPA SMAK 5.

Seksi Kegiatan Siswa Bagian Layanan Siswa BPK PENABUR Jakarta, khususnya Seksi Kegiatan Siswa pada bulan Juni 2008 mengadakan beberapa kegiatan bagi siswa, antara lain:

• Live In Live In / Pemukiman peserta Emas IA P dilaksanakan bergabung dengan SMAK PENABUR Gading Serpong ( SIS dan Siswa Brilliant Class) pada 6 – 8 Juni 2008, di Desa Tenjoayu, Cicurug, Sukabumi. Dalam kegiatan tersebut, peserta tinggal di rumah warga dan mengikuti aturan serta melakukan kegiatan dalam keluarga tersebut, seperti: membersihkan kandang sapi, memberi makan sapi, memerah susu sapi, dll. Selain itu, peserta juga melakukan pengabdian masyarakat, seperti: mengajar Sekolah Minggu (GKI Cicurug), membersihkan Sekolah Minggu, mengecat fasilitas permainan TKK PENABUR Cicurug, inseminasi pada sapi, memberikan kelinci bagi warga, dll. Ada kesukacitaan dalam kesederhanaan dan kerja keras. Para peserta sangat menikmati, senang, dan bersukacita mengikuti kegiatan ini. Mereka mendapatkan banyak manfaat dan pengalaman baru dari kehidupan keluarga yang berbeda dengan kehidupannya. Pada Live In kali ini, Seksi Kegiatan Siswa berkoordinasi dengan Panitia Live In SMAK PENABUR GS.

• Ekspedisi IAYP

Ekspedisi The International Award for Young People (IA P) berlangsung pada 1 – 16 Juni 2008 di Bumi Perkemahan Cangkuang, Cidahu, Sukabumi. Kegiatan tersebut diikuti oleh 112 peserta Emas (12), Perak (26), dan Perunggu (74) dari SMPK 1, SMPK 4, SMPK 5, SMPK 7, dan SMPK Gading Serpong serta SMAK 1, SMAK , SMAK 4, SMAK 7, dan SMAK Gading Serpong. Kegiatan yang dilaksanakan antara lain: Sur i al, Bi ak, Masak Rimba, Peta Kompas, Pertolongan Pertama, Self Leadership, Character Building, Kembangkan Talentamu.

LEARN FROM OTHERS:

PEMIMPIN YANG MELAYANI

S

iapapun tidak dapat bekerja atau belajar terus-menerus tanpa istirahat, apalagi tubuh manusia mempunyai keterbatasan. Dengan istirahat sejenak, tubuh dapat pulih dan kembali berakti itas dengan hasil lebih maksimal. Sehubungan dengan hal tersebut, menjelang akhir tahun pembelajaran yang penat dengan sejumlah jadwal ujian, SMAK 5 mengadakan “kegiatan istirahat” dengan sebutan It’s Break Time. Kegiatan yang dikoordinasi oleh MPK dan SIS itu diselenggarakan setahun sekali. Tahun ini kegiatan tersebut dinamai Fettucini yang diwarnai berbagai games menarik. Antusiasme tampak dari para siswa. Ditambah lagi, keterlibatan guru dan siswa dalam perlombaan menciptakan kebermaknaan sendiri. Konsep unik dari acara ini sukses membawa siswa dan guru refreshing sejenak dari kepadatan jadwal sekolah. Dengan It’s Break Time ini, warga SMAK 5 dapat “membunuh” kepenatan dan memulihkan tubuh untuk kembali berakti itas. Dengan demikian, memacu kinerja untuk mencapai hasil kerja dan belajar lebih maksimal di akhir tahun pembelajaran. (Humas SMAK 5 dan

LF merupakan salah satu aplikasi keterampilan pemimpin yang melayani. elia, salah satu pembina dari Bina Warga memaparkan dua hal yang melatarbelakanginya. Pertama, pemimpin tidak mudah untuk mengenal orang baru dan orang lain yang berasal dari kaum marginal dengan paradigma yang ada. Kedua, pemimpin perlu keluar dari ona nyamannya untuk melihat sudut pandang yang berbeda. Para siswa bekerjasama dalam kelompok untuk melakukan pembelajaran dari kaum marginal (tukang koran, tukang parkir, pemulung, satpam, pengamen, dan cleaners). Mereka melakukan pendekatan, kunjungan, presentasi, dan penulisan buku yang memuat pula reeksi masing-masing siswa. Salah satu siswa I IPS menyatakan belajar keramahan. Siswa lain mengungkapkan LF memoti asi dan memacu dirinya agar lebih berjuang menjalani hidup.

tim K5ATRIA)

• Pentas Sanggar Seni PENABUR

Sanggar Seni BPK PENABUR Jakarta pentas di Panggung Maxima, Dunia Fantasi, Ancol pada 14 Juni 2008. Dalam kesempatan tersebut, Sanggar Seni PENABUR (jenjang SD) membawakan tarian dan ensambel musik. Sanggar Seni Lokasi Gading Serpong membawakan Tari Lilin, Tari India (asuhan Totok K.), dan Ensambel Musik yang bekerjasama dengan ekskul Ensambel SDK GS (asuhan Marthynus) Sanggar Seni Lokasi Gunung Sahari membawakan Tari Sigulempong (asuhan Theresia Helmi), Sanggar Seni Lokasi Kelapa Gading membawakan Tari Truno (asuhan Siwi Purwati), Sanggar Seni Lokasi Cipinang membawakan Tari Borneo (asuhan Ernawati P.). Keegiatan ini dilaksanakan bekerjasama dengan Ancol Art Academy.

Menggali Ilmu

Melalui Field S

eperti yang kita ketahui, zaman telah berubah, tidak semua orang dapat bergantung kepada teori saja, karena pada kenyataannya, kebanyakan ilmu yang digunakan adalah kemampuan praktik dalam kehidupan sehari-hari. Kita juga mengetahui jika proses pembelajaran

tidak terbatas hanya dapat dilakukan di dalam ruang kelas saja, tetapi juga dapat dilakukan di tempattempat lainnya. Hal-hal inilah yang melatarbelakangi SMAK 4 PENABUR Jakarta untuk mengadakan field trip bagi siswa-siswi kelas XI ke Bandung, yaitu ke pabrik tekstil

Trisula Corporation dan pabrik sepatu Tomkins pada hari Kamis, 6 Maret 2008. Field trip ini berfungsi untuk menambah wawasan para siswa. Jadi, dengan kegiatan field trip ini, para siswa tidak hanya sekedar mengetahui teorinya saja, tetapi juga praktik langsung.

Trip

Selain itu, field trip merupakan salah satu sarana bagi para murid untuk dapat melihat secara langsung prosesproses produksi suatu barang. Khususnya untuk siswa kelas XI jurusan IPS, mereka dapat mengetahui sistem produksi masingmasing perusahaan,


21

sekolah menengah atas

S

MAK 1 kembali mengukir prestasi dalam perolehan nilai Ujian Nasional (UN) dengan menempati Peringkat Program Studi PA dan Program Studi PS tingkat DK Jakarta di tahun pelajaran 2007-2008. Prestasi ini

diumumkan bersamaan dengan acara pelepasan siswa kelas SMAK 1 pada Sabtu, 14 Juni 2008. Seluruh SMAK PENABUR Jakarta pada hari yang sama juga mengadakan pelepasan siswa kelas . Sementara pelepasan siswa kelas SM K

berlangsung pada Rabu, 18 Juni 2008. Dalam acara pelepasan, diadakan Kebaktian Pengucapan Syukur sebagai ucapan syukur kepada Tuhan yang telah memimpin dan menyertai para siswa hingga dapat

SMAK 4 dipimpin oleh Pdt. manuel Adam (GK Wahid Hasyim), SMAK 5 dipimpin oleh Pdt. Simon Steďƒž Lie (GK Kanaan), SMAK 7 dipimpin oleh Pdt. Royandi Tanudjaya (GK Gunung Sahari), SMAK GS dipimpin oleh Pdt. Ronny Nathanael,

menyelesaikan studi di SLTA BPK PENABUR Jakarta. Kebaktian di SMAK 1 dipimpin oleh Pdt. Em. John Ch. (GK Layur), SMAK 2 dipimpin oleh Pdt. Samuel Santoso (GK Kedoya), SMAK 3 dipimpin oleh bu Hilda Pelawi (LA ),

dan SM K dipimpin oleh Pdt. rida Situmorang (GK Samanhudi).

SMAK 1 Peringkat I Program Studi IPA & II Program Studi IPS

dalam Perolehan Nilai UN Tingkat DKI Jakarta SEKOLAH SMAK 1

PROGRAM STUDI

IPA

IPS Siswa berprestasi SMAK 1 berfoto bersama orangtua, Pdt. Em. John Ch., Dra. Duma Hutahaean (Kepala SMAK 1), Ir. Andreas Kartawinata dan Ir. Daud Setiawan, MM (Pengurus).

SMAK 2

Siswa Teladan IPA

IPS

SMAK 3

IPA

IPS

SMAK 4

IPA

IPS

SMAK 5

Siswa berprestasi SMAK 5 berfoto bersama Surja Winata (Kepala SMAK 5)

Siswa Teladan IPA

IPS

SMAK 7

Siswa Teladan IPA

IPS

SMAK GS Siswa berprestasi SMAK 2 berfoto bersama orangtua dan Ir. Robert Robianto (Ketua BPK PENABUR Jakarta).

berapa kapasitas produksi setiap perusahaan, bagaimana cara mereka menghadapi krisis ekonomi, sistem distribusi, sistem

Siswa Teladan IPA

IPS

SMFK

promosi, dan lain-lain. Sedangkan untuk siswa-siswi jurusan IPA, mereka dapat mengetahui proses kimia yang terlibat dalam proses pengolahan tekstil, proses produksi sepatu, bahan kimia apa saja yang digunakan untuk mendukung proses produksi, apa persamaan reaksi zat-

zat kimia tersebut dan juga cara kerja mesinmesin yang digunakan dalam proses produksi. Melalui kegiatan field trip diharapkan dapat menambah keakraban hubungan antarsiswa, antarguru, dan hubungan antara guru dengan para siswa serta dapat menumbuhkan semangat baru bagi para siswa untuk belajar lebih baik lagi. Keshia Hanny Putri Siswa SMAK 4

PERINGKAT 1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 2 3

NAMA

ORANGTUA

Tjokro Gunawan Hartono Gunawan Natasya Puspita Tanri Elizabeth Kurniawan Cindy Octavia Tandela Stevan Tikando Hendro Wijaya Florencia Nana Florens Low Diana Akeza Baby Nathania Fransisca Polyani Erwin Juwito Chandra Rina Stella Sesarina Ivan Ronaldo Melinda Yasinta Teresa Ekaristina Michael Prabawa Anggie Paramita Batubara Andrey Dennis Gunawan Stephanie Theodosius Jenifer Laurensius Irene Claresta Michelle Adrina Angela Epiphanie Hendy Kuntadi Christian Hadiwijaya S. Lunie Isamulia Lauretta Ariella Cempaka Cita Sutedja Febby Stephanie Ananda Astrid Lesly Gijsbert Christian H. Ferrani Sherly Mandala Putri Deviani Anita John Kendar Rusti Amelia Hanjani Anti Suryanti Sepkantian Anastasia Filipa

Joseph Gunawan dan Megrethiangdeny Julianto Joseph Gunawan dan Megrethiangdeny Julianto Liliana Arumsari Andy Wijaya dan Angelina Wijaya The Chandra Tandela dan Anita Nanisari Tansil Frida Tjandra Anton Gotama Djie Luyuana Rackhim Wijaya dan Vera Yosep Kwan Rika Mandasari Mo Hui Pin dan Farncis Low Lie Hanssen dan Lili Rusli Agus Santoso Tjandrawijaya dan Arianly T. Ricky Santoso dan Dewi Kartika Sutjipto Lukman Sie Harianto Tjen Aman Sugianto Sumahdi Chandra Tjhia Sioe Lie Tjong Tjandra Wijaya Bachtyar Tedjanegara Octavianus Sinata Tjandra S. Sugandhi L. Philip Mimery Batubara Felix Ong Budiman Handy Gunawan Gunawan Theodosius Tan Boen Fan Halim Surya Wijaya Ronny Anggrek Joseph Go Tiong Ham Koespantjono Laksono (Alm.) / Ribka Hendra Saputra Augi Saputra Lucas Sugondo Sadikin Sutedja Djojo Obed Nugroho Winata Christian Arthur Hosang Chang, Wi Min Bambang Hartono Ang, Andymin Jaya Hermanto Kendar Liem Ka Lie SOLIKIN JAPAR Sumarno & Sri Rezeki Mansur & Kanthi Gregorius Da Silva & Maria Anastasia

SMAK 4 Goes to Singapore

P

rasetiya Mulya adalah sebuah lembaga pendidikan perguruan tinggi sekaligus penyelenggara Kompetisi Exoro Game ndonesia. Kompetisi ini merupakan suatu permainan yang ditujukan kepada seluruh siswa agar dapat mengerti mengenai dunia bisnis atau lebih tepatnya ajang siswa untuk berani bersimulasi tentang bisnis. Kompetisi yang diselenggarakan tanggal 16 – 17 Mei 2008 ini

dimenangkan oleh siswa-siswi SMAK 4 PENABUR Jakarta sebagai Juara . Kelompok tersebut terdiri dari Aristakus, Yena Priscella, dan Yeremiah Reinhard. Dalam kompetisi ini strategi menjadi bagian yang dipentingkan. Adapun strategi yang mereka pakai yaitu modal awal yang diberikan oleh panitia, mereka gunakan untuk membeli aset-aset perusahaan. Langkah selanjutnya adalah jeli dalam membaca dan melihat keadaan pasar. Melalui langkah seperti itulah kelompok SMAK 4 berjaya ke Singapura sekaligus duta bangsa ndonesia dalam Exoro Game International.

Ivone - SMAK 4


22 BPK PENABUR Jakarta mengucapkan

Selamat & Sukses kepada

Dr. drg. Irene Adyatmaka

(Koordinator UKGS BPK PENABUR Jakarta) Atas keberhasilannya meraih gelar Doktor dalam Ilmu Kedokteran Gigi dengan

Predikat Cum Laude (IPK 4,0) pada Universitas Indonesia di Jakarta, dalam Sidang Ujian Terbuka Program Doktor di bawah pimpinan

Dekan FKG UI, Prof. Bambang Irawan, drg., Ph.D. Rabu, 2 Juli 2008

Disertasi berjudul:

“Model Simulator Risiko Karies Gigi pada Anak Prasekolah” dengan Promotor:

Prof. Dr. drg. Budiharto, SKM

Guru Besar Tetap Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia

Ko-Promotor:

Dr. Adang Bachtiar, MPH, DSc.

Pengajar Tetap Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia


23 BERITA ALUMNI Reuni & Ultah ke-50 (Emas) Alumni SMAK 1 PENABUR Pintu Air Angkatan 1956 s.d 1960 : Hari/tanggal : Senin,

Hi muda - mudi PENABUR!!! Siaran PIONER makin top aja lho. Karena tiap minggu kita akan ngobrolin tentang:

18 Agustus 2008 (hari libur)

- Musik - Trend - Life Style - Edukasi - Curhat-curhatan - dll

Waktu: pk.10.00 - 15.00 WIB Tempat: Ceria Room,

Plus para bintang tamu keren, kondang dan so pasti adalah profesional di bidangnya. Maka itu yuuk kita dengar siaran Pioner : - Tiap Sabtu pk11.00 - di Radio Pelita Kasih 96.3 FM Selain itu juga bisa kita akses melalui: - Channel 210 Indovision - www.radiopelitakasih.com Saat siaran kalian juga bisa berinteraksi langsung dengan para penyiar & bintang tamu melalui: - Telp. 021-8000 444 - SMS 08139 8000 444 Kami tunggu yaaaa pioner@bpkpenabur.or.id

Hotel Shangri-La Informasi : 1. Frida: 5711 607 2. Lana: 3845 850, 3442 440 3. Frits Triman 5868 071, 0811 134 795, 5869 967(F) 4. Rudy Phoa: 450 1748, 0816 956 875 5. Hanan: 6337 373, 0816 1388 529 6. Sutanto: 5482 685, 0812 9393 265

Jawaban Rubrik Matematika Edisi April - Juni 2008

SOAL JENJANG SD Gambar di samping ini adalah sebuah persegi dengan sisi 1 satuan didalamnya ada persegi kecil. Luas daerah yang diarsir dan yang berbintik= 8:7. Hitung= X.


PEMENANG PADA WRMC 2008: JENJANG PRIMARY/SD Juara 1 Opera Estate Primary School Singapore Juara 2 Rivervale Primary School Singapore Juara 3 Xishan Primary School Singapore JENJANG SECONDARY/SMP A. SOCCER MASTER

BPK PENABUR Jakarta mengirimkan 24 siswa yang terdiri dari: 12 siswa SDK 4 PENABUR Jakarta, 3 siswa SMPK PENABUR Kota Modern dan 9 siswa SMPK PENABUR Gading Serpong. Dalam kesempatan tersebut, Tim Robotik PENABUR juga mengikuti kompetisi bergengsi World Robo Master Cup 2008 pada tanggal 18 – 19 Juni 2008 yang diikuti oleh 4 negara yakni Singapura, Thailand, India dan Indonesia.

T

im Robotik BPK PENABUR Jakarta, yang dikoordinir oleh SMPK PENABUR Gading Serpong (GS) tahun ini mengikuti Robotic Camp, yakni kegiatan yang dirancang oleh SMPK PENABUR GS bersama dengan Global Education Link Singapore pada tanggal 16 - 20 Juni 2008 di Singapura.

Kegiatan dimulai pada tanggal 16 Juni 2008 dengan berkunjung ke Opera Estate Primary School, untuk melihat pembelajaran robotik di sekolah tersebut sekaligus melakukan pertandingan persahabatan. Hari kedua dari kegiatan ini, tim mengunjungi Science Centre dan menyaksikan  lm di Omni Theater Science Centre, kemudian dilanjutkan dengan mengikuti Workshop Robotic yang dilaksanakan oleh IT Leasure Singapore yang bertempat di PSB Academy Singapore. Hari ketiga dan keempat, kegiatan dipenuhi dengan lomba/kompetisi (World Robo Master Cup 2008). Kompetisi tersebut diikuti oleh 23 tim SD dan 28 tim SMP. Tahun ini BPK PENABUR Jakarta mengikuti beberapa lomba tingkat Primary/ SD dan Secondary/SMP. Untuk jenjang SD, PENABUR mengikuti Soccer Master dengan

Juara 1

PENABUR Alpha (SMPK PENABUR Gading Serpong)

Juara 2

Catholic High School

Juara 3

Green Ridge Secondary School Singapore

B. TECHO MASTER

Juara 1

PENABUR Betha (SMPK PENABUR Gading Serpong) dgn robot “Beta Extingwishe Super Truck - B.E.S.T “ yaitu robot yang berfungsi sebagai Pemadam Kebakaran

Juara 2

PENABUR Alpha (SMPK PENABUR Gading Serpong) dgn robot “Alpha Medical Victim Education Robo Amver”yaitu robot yang berfungsi membantu Tim Palang Merah dalam mencari korban bencana.

Juara 3

Xishun Team 2 Singapore (Xishun Secondary School) dengan robot : Eye Robo yaitu robot yang berfungsi untuk membantu membersihkan sampah.

C. NAVIGATOR MASTER

Juara 1

PENABUR Charlie (SMPK PENABUR Gading Serpong )

Juara 2

Catholic High School Singapore

Juara 3

CHIJ Garette Singapore

menurunkan 4 tim dan untuk jenjang SMP, PENABUR menurunkan 4 tim yang mengikuti tiga kategori lomba, yakni: Soccer Master, Techno Master dan Navigator Master. Dari hasil kompetisi tersebut, maka panitia penyelenggara menyatakan BPK PENABUR Jakarta Indonesia adalah Juara Umum, yang langsung menerima Piala Bergilir dari IT Leasure Singapore. Piala diserahkan oleh Dr. Diane Ang, salah seorang tamu kehormatan dari National Technology Education Singapore, didampingi oleh Director IT Leasure Singapore, Mr. Daniel Heat. Tim BPK PENABUR Jakarta sangat bersukacita dan bersyukur dengan keberhasilan yang

diperoleh di ajang ini. Pada hari terakhir, 20 Juni 2008, kegembiraan tim diwujudkan dengan bersama-sama berekreasi ke Jurong Bird Park, menyaksikan keanekaragaman satwa unggas dan mengikuti beberapa workshop/ kegiatan, seperti mengenal berbagai macam burung buas dan burung hias, dsb. Selamat buat SMPK PENABUR Gading Serpong pada khususnya dan BPK PENABUR Jakarta pada umumnya. Sampai bertemu di World Robo Master 2009.

Drs. Thomas Kristo M., MM Ka. Tim PENABUR dalam WRMC 2008

TPJ 2008 Juli  

Tabloid Penabur Jakarta 2008 Juli

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you