Issuu on Google+

EDISI 2 / FEBRUARI 2012

6• • 8 •• 10 •• 12 • 14 •• 18 • 20 •• • 22 •• • 24 • • 26 •• • 28 • 30 •• 31 ••

SPEAKFEST 2012: LEBIH BERANI, JUJUR, HEBAT! PERJALANAN SERU TUR 7 KOTA AKSI KITA: DARI KITA UNTUK KITA HAPPY 1ʼST ANNIVERSARY CLUBSPEAK GLOBAL YOUTH SUMMIT 2011 RENCANA STRATEGIS A LA CLUBSPEAK SPEAK UNJUK GIGI: NULARIN SEMANGAT ANTI-KORUPSI HINGGA KE TV SPEAK GOES TO SCHOOL: GUGAH TRANSPARANSI SISWA SMA SPEAK FORUM: ASIKNYA MENGULIK SEJARAH BANGSA GAMBAR IDOEP BIKIN WORKSHOP VIDEO PROPAGANDA SAATNYA MENJADI LEBIH BAIK! NEW YEAR BLAST! SPEAK CORNER


CREW Editor in Chief Amalia Ayuningtyas T: @amaliaayuningts Managing Editor: Ismi Damayanti T: @philomimi Language Editor: Wahidini Nur Aflah T: @dinikopi Photo Editor and Layout Designer: Arditama Nusantara Putra T: @arditama

NOTES Happy New Year SPEAKers!

Uwow, can’t believe it’s been that long since SPEAK established on July, 2 2010. Sekarang SPEAK udah berumur satu tahun nih, dan selama setengah tahun kemarin di 2011 udah banyak banget kegiatan dan aksi seru anti korupsi a la anak muda yang digagas sama temen-temen dari ClubSPEAK. Kami tahu mimpi besar menciptakan Indonesia Baru yang bersih dari korupsi nggak mungkin bisa diwujudin sendirian dan dalam waktu singkat, perjalanan masih panjang and we’ll need your support. Dear SPEAKers, we need your help to prove with hard work and persistence, than youth can be anti-corruption agents within own vicinity! Edisi SPEAK Highlights kali ini bakal penuh dengan cerita dan kegiatan seru anti korupsi yang udah dilakuin sama ClubSPEAK dan para generasi muda anti korupsi Indonesia lainnya! Kita berharap edisi ini bisa menginspirasi SPEAKers buat selalu menegakkan integritas dan ngelawan korupsi! Kita tahu edisi SPEAK Highlights kali ini tentu masih banyak kekurangan. Don’t hesitate to give us suggestions. Terakhir, SPEAK mau ngucapin Gong Xi Fa Cai buat SPEAKers, may we all have and prosperous year! Selamat membaca! Warmest Regards, SPEAK Highlights’s Crew

|2|


KALEIDOSCOPE 2011 KALEIDOSKOP 2011 JANUARI

FEBRUARI

21 - 23 Januari: Youth Camp

MARET Workshop: AI Method Introduction with YCM Ashoka Workshop: Youth Integrity

APRIL Workshop: “Reaffirming Identity” Youth Network Jakarta Meeting

MEI

JUNI

11 Mei: Workshop “My Dream, My Way, My Action” bareng Towards Transparency Vietnam

SPEAK di Global Youth Anti Corruption Forum (Nairobi)

21 Mei: SPEAK diundang ke Social Movement Festival oleh UNESCO

26 April SPEAK di Pecha Kucha

28 Mei Youth Movement Discussion “Tragedi Mei 98”

11 Juni: Launching Gambar Idoep 18-19 Juni: Workshop di President University 25-26 Juni: Rencana Strategis

Workshop “My Dream, My Way, My Action” with SMK 24

JULI 2 Juli: 1st SPEAK Anniversary 16 Juli: SPEAK di Indonesian Youth Conference 28-29 Juli: AKSI KITA di SMA Gonzaga

OKTOBER 29 Oktober 3rd SPEAK FORUM “Youth Movement” dan Launching Buku “100 Cara Hukum Koruptor”

AGUSTUS 6 Agustus: 1st SPEAK Forum “Four Indonesian Founding Fathers” Concepting ClubSPEAK.org Screening Stop-Motion Gambar Idoep

NOVEMBER

SEPTEMBER 9 - 10 September: Aksi Kita at TII 11 Septermber: Fasilitasi IFL 25 September: 2nd SPEAK Forum “G30S Tragedi Kemanusiaan”

DESEMBER

Creative Competition – Rangkaian SPEAK Fest

10 Desember: SPEAK Festival!

Video PSA

12-20 Desember: Tur 7 Kota

Band Audition Workshop Propaganda Fasilitasi IFL Youth Night Workshop on Youth Activism

|3|

|5|


SPEAKFEST 2011: LEBIH BERANI! JUJUR! HEBAT! oleh @zahranoii

SENI EMANG ENGGAK pernah ada matinya buat jadi media propaganda kreatif. Apalagi untuk mengajak anak muda ramai-ramai lawan korupsi! Kebayang nggak ada ribuan anak muda dari berbagai golongan dan penjuru Indonesia dateng ke satu tempat buat nyeruin penolakan jadi generasi korup? Nunjukin eksistensi sebagai generasi berani dan menolak ketidakadilan? Yup, inilah yang terjadi di SPEAK Fest 2011! SPEAK Fest tahun 2011 kembali digelar meriah Sabtu, 10 Desember 2011 di Lapangan Bola Blok S, Jakarta. Event tahunan SPEAK ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia yang jatuh pada tanggal 9 Desember. Nah, tema yang diusung kali ini adalah “Berani, Jujur, Hebat!”, yang merupakan seruan bersama agar anak muda terus resisten terhadap perilaku korup dan mengajak menerapkan gaya hidup anti korupsi yang penuh kejujuran. Antusiasme buat acara yang satu ini emang udah nggak perlu diragukan lagi. SPEAK sukses mengajak banyak anak muda untuk menyuarakan kejujuran dalam bentuk karya-karya kreatif yang tertuang dalam berbagai kompetisi yang diselenggarakan. Rangkaian acara SPEAK Fest 2011 resmi dimulai sejak Minggu, 30 Oktober 2011, saat visioning seluruh anggota komite. Apa aja sih rangkaian acara SPEAK Fest tahun ini? Komite mengadakan worksop video propaganda bertema “Suarakan Kejujuranmu!”, isinya merupakan potret korupsi dan harapan anak muda tentang kondisi yang

|6|

ada. Ada 4 kelompok yang dibantu oleh Alex Sihar untuk penajaman ide dan Anggun Priambodo untuk treatment dan arahan eksekusinya. Ide yang diangkat tentang jalanan rusak, dosen gaji buta, kesadaran tidak terima suap, dan rantai korupsi di keluarga sampai sekolah. Bahkan ada 1 kelompok yang mendapat penghargaan spesial atas hasil audio visual yang berhasil menyampaikan pesan dengan kuat, dan 1 kelompok atas kerapihan bahasa gambarnya. Selain workshop, ada 3 kompetisi kreatif untuk tahun ini, diantaranya kompetisi e-wallpaper, video layanan masyarakat (PSA), dan kompetisi debat. Selain itu, ada juga band audition untuk mengajak anak muda kritis yang punya hobi musik ikut unjuk gigi di aksi anti-korupsi SPEAK Fest 2011. Tidak hanya dari peserta kompetisi kreatif namun open recruitment untuk volunteer SPEAK Fest yang diadain jauh-jauh hari pun banjir pelamar! Bahkan para volunteer ini pun rela nginep sampai nggak tidur buat nyiapin SPEAK Fest. Inilah bukti bahwa masih banyak anak muda yang peduli terhadap isu ini. Tidak berlebihan kan, kalau anak-anak SPEAK optimis anak muda bisa jadi solusi untuk mewujudkan Indonesia Bersih dari korupsi? Nah, Apa sih yang ngebedain SPEAK Fest tahun ini dengan SPEAK Fest tahun lalu atau acara anti korupsi yang lain? Pertama, keseluruhan acara SPEAK Fest disiapin sama anak muda dari berbagai SMA dan Universitas di


Jabodetabek. Kedua, SPEAK Fest tahun ini di dukung sama macam-macam komunitas seni seperti karinding, wasis, sepeda pintar, lubang jarum jakarta, spitwall, photographic, dan lain sebagainya. Siapa aja sih performers yang ngedukung acara SPEAK Fest kali ini? Ada Sir Dandy, Efek Rumah Kaca, The Brandals, Anda Perdana, The Trees and The Wild, Respito, Old Boys Melody, Dimanche, deCuliner, Bangku Taman, J-Flow, Seringai, dan lain sebagainya. Selain itu, aksi orasi dari teman-teman dan pendukung SPEAK juga ada seperti tahun lalu, kali ini si orator itu adalah Choky Ramadhan dari SPEAK, Muhammad Gafar dari ICW, serta J-Flow dan Pangeran Siahaan dari Provocative Proactive. Akhirnya event yang terselenggara berkat

|7|

dukungan dari banyak pihak seperti ICW, KPK, UNODC, dan TII serta puluhan media partners ini mampu membawa euforia anti-korupsi yang digagas oleh anak muda. SPEAKWall yang sengaja disediakan untuk dicoret-coret para pengunjung untuk menggambarkan perasaan mereka pada hari itu pun penuh terisi. Ratusan kata-kata harapan, gambar, tanda tangan memenuhi wall tersebut. Teriakan para penonton, tepuk tangan, menggema menyuarakan kejujuran pada hari itu. Seru kan? Lewat pendekatan seperti itulah SPEAK mengajak anak muda untuk bersama melawan korupsi. Jadi siapa bilang anak muda cuma bisa seneng-seneng dan cuma ngelakuin hal nggak bermanfaat?


PERJALANAN SERU TUR 7 KOTA

oleh @bebekstruxxx

DALAM RANGKA MEMPERINGATI Hari Anti-Korupsi Sedunia, SPEAK dapat kesempatan seru untuk ikutan Tur7Kota ke berbagai daerah di Jawa Barat dan Tengah bersama TII, KPK, dan ICW. Tur dimulai Senin, 12 Desember 2011 berangkat dari Gedung KPK. lembaga anti-korupsi yang ada di Jakarta. Senin, 12 Desember 2011, acara yang berlangsung dari 12-20 Desember 2011 ini, dimulai dari Gedung KPK. Sejumlah lembaga anti-korupsi yang turut bergabung dalam acara Tur7Kota ini diantaranya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Indonesian Corruption Watch (ICW), Transparancy International Indonesia, serta Sindikat Musisi Penghuni Bumi (SIMPONI). Tur ini diawali dengan perjalanan ke kota Bandung, lalu dilanjutkan Cirebon, Brebes, Salatiga, Yogyakarta, Semarang, dan terakhir Solo. Nah, Apa aja sih yang dilakuin SPEAK di masing-masing kota? Jadi, di acara ini, SPEAK bertugas memberi workshop ke teman-teman di 7 kota berbeda. Workshop SPEAK ini menggunakan metode yang sama dengan workshop Aksi Kita. Bedanya adalah kegiatan ini dikemas lebih singkat dan lebih fokus pada bagaimana cara untuk mengoptimalkan kekuatan dalam diri dengan metode ABT (Asset Based Thinking) untuk melawan korupsi di lingkungan sekitar.

|8|


Di setiap kota, SPEAK bersama SIMPONI 10, Indobeatbox, dan ICW menjalani alur yang mirip-mirip. Diawali dengan penampilan Rendy Ahmad, vokalis SIMPONI sekaligus pemeran Arai dalam film Sang Pemimpi, salah satu sekuel dari Film Laskar Pelanginya Andrea Hirata. Performer lain yang nggak kalah kerena adalah Indobeatbox yang jago banget dengan bunyi-bunyian tanpa alat musik. Di lanjutkan dengan paparan singkat dari ICW, lalu disambung workshop kreatif yang udah jadi spesialisasi SPEAK! Kebayang kan serunya! Pada sesi workshop tersebut, SPEAK mengajak teman-teman peserta untuk lebih jujur dengan dirinya masing-masing, selain karena tema yang diangkat dari Tur7Kota ini adalah “Berani Jujur, Hebat�, cara jujur ini membuat SPEAK lebih mudah untuk memahami cara apa yang paling pas untuk menyampaikan ke anak muda bagaimana memahami arti anti-korupsi, dampak korupsi, dan cara kreatif untuk melawan korupsi di sekolah dan di jalan. Sebagian besar dari peserta workshop mengaku pernah menyontek lho dan dan jadi sadar bahwa bentuk jalan pintas seperti itu adalah akar

|9|

kecurangan seperti korupsi. Lewat workshop ini teman-teman baru SPEAK di Bandung, Cirebon, Brebes, Semarang, Salatiga, Jogja dan Solo jadi belajar melihat kejadian seharihari yang erat hubungannya dengan korupsi tapi jarang diperhatikan. Misalnya transparansi uang sumbangan masjid atau gereja, layanan kesehatan sekolah, layanan perpustakaan sekolah, layanan transportasi umum, dan sebagainya. Ohya, yang seru disini bukan hanya terletak pada perjalanan dan workshop saja, namun juga karena SPEAK dapat bekerja sama dengan beberapa organisasi anti-korupsi dalam menyambut hari besar anti-korupsi sedunia. Senang sekali bisa melihat semangat besar teman-teman daerah yang sejujurnya sangat memberikan inspirasi buat SPEAK untuk terus berjuang dan terus eksis menyebarkan virus-virus antikorupsi kepada anak-anak muda di Indonesia. Harapan SPEAK untuk menyebarkan virus-virus antikorupsi bagi anak muda, tidak hanya akan berhenti sampai di tujuh kota ini saja! Ini baru awalan, SPEAKERS! Yuk terus sebarkan semangat anti-korupsi bersama SPEAK!


AKSI KITA: DARI KITA UNTUK KITA

oleh @bebekstruxxx

DI AWAL JUNI 2011 yang lalu, SPEAK bekerjasama dengan Transparency International Indonesia (TI Indonesia) dan Ashoka Indonesia menyelenggarakan program bernama Aksi Kita. Tujuan dari Aksi Kita ini adalah membuka peluang anak muda usia 15-24 tahun untuk mendapatkan pengalaman, mengenali, dan mempraktekkan prinsip-prinsip social entrepreneurship. Di akhir program Aksi Kita ini, diharapkan lahir para young changemakers yang akan membantu mewujudkan lingkungan yang bersih dari korupsi. Workshop ini nggak hanya diadakan di headquarter-nya SPEAK (Transparancy International Indonesia) lho, tapi juga keliling ke tempat-tempat keren lainnya, seperti President University, SMA Gonzaga, dan FMIPA UI. Serunya lagi, dalam program workshop “My Dream, My Way, My Action� ini, SPEAK mengemas berbagai kegiatan ke dalam cara-cara kreatif dengan mengutamakan proses penguatan pemahaman anak muda serta penajaman ide untuk buat perubahan sosial di lingkungan masing-masing. Di proses workshop ini tidak hanya melibatkan peserta dengan fasilitator acara saja, tetapi juga melibatkan pendamping sebaya atau yang biasa disebut dengan peer support. Adanya peer support ini, sebagai pemberi semangat dan memfasilitasi antara peserta dengan mentor-mentor hebat dari Young Changemakers. Aksi Kita, pada setiap acaranya, diadakan selama dua hari tanpa menginap. Penuh dengan proses kreatif yang bikin ketagihan! Bahkan saking serunya, saat program Aksi Kita di SMA Gonzaga Jakarta, sampai ada guru SMP di daerah Bogor, merekomendasikan langsung anak didiknya untuk mengikuti kegiatan ini dari awal sampai habis. Cool! Selama dua hari tersebut, SPEAK mengajak peserta untuk menemukan bakat dan passion-nya di empat proses inti. Proses inti yang penuh dengan kreativitas ini adalah, Discover, yaitu proses menemukan kekuatan diri; Dream, proses berani bermimpi; Design, proses merancang langkah-langkah untuk membuat nyata mimpimu; dan Deliver, proses membuat rancangan kerja rinci untuk action-mu. Ringkas, padat, dan yang pasti kreatif! | 10 |


Di sela-sela workshop, SPEAK juga menghadirkan games uji kekompakan dan kreativititas kelompok bernama Chabucaca! Udah pernah denger belum? Jadi di games ini, peserta harus menirukan gerak peserta disampingnya, yang pertama kali dibuat gerakannya oleh ketua kelompok, sampai satu lingkaran penuh bergerak melanjutkan gerakan orang sebelumnya. Sebenarnya permainan ini adalah replika mini dari aksi anti-korupsi yang harus mudah dan cepat diduplikasi agar dapat dijaga keberlanjutannya. Seru kan? Tak hanya itu, SPEAK juga mengajak peserta untuk flashback menajamkan isu antikorupsi yang ada disekitarnya, untuk dijadikan social venture yang mantap. Review ini dilakukan secara komprehensif agar dapat kokoh jika dibawa ke stage berikutnya. Sesi pendalaman venture pun dieksplorasi dengan banyak cara, seperti pembuatan iklan kreatif, pengelompokkan isu berdasarkan venture yang ingin dibuat, pembuatan vision board untuk jangka waktu dua tahun, sampai beruntun ke aksi secara detail per bulannya. Hal ini dikarenakan, program Aksi Kita yang dibuat oleh SPEAK tidak hanya berhenti setelah workshop saja, namun juga masih ada beberapa program lagi yang harus diikuti oleh peserta, yang mana salah satunya adalah induksi komunitas. Pada akhirnya, SPEAK akan menyeleksi sepuluh aksi terbaik dan terkonkret dari peserta untuk mengadakan perubahan dalam melawan tindakan korupsi di lingkungannya sendiri. Mereka yang terpilih ini akan diberikan dana bibit sebagai dorongan akomodasi untuk gerakan aksinya dan dinyatakan sebagai Special Agent SPEAK sekaligus Young Changmakers Ashoka Indonesia! Wah, keren banget ya! Di Aksi Kita terbukti selain bisa have fun, dan belajar untuk mengembangkan diri jadi lebih baik, juga dibantu juga dalam pembiayaan meneruskan kegiatan aksi sosialnya. Dan yang pasti, sekaligus dicap menjadi rekam jejak positif oleh Negara untuk memberantas dampak buruk tindakan korupsi pada anak muda. We are young, we can change Indonesia!

| 11 |


HAPPY 1’st ANNIVERSARY ClubSPEAK! oleh @philomimi

2 Juli 2010, bertempat di kantor Transparency International Indonesia, lima orang anak muda yang mengikuti Focus Group Discussion (FGD) tentang pemahaman anti-korupsi, menginisiasi sebuah wadah gerakan anak muda anti korupsi yang diberi nama Suara Pemuda Anti Korupsi atau yang biasa disebut dengan ClubSPEAK. Berawal dari kegeraman melihat maraknya praktekpraktek korupsi di lingkungan sekitar,

| 12 |

ClubSPEAK dibentuk untuk mewadahi para anak muda yang ingin melakukan sesuatu untuk membuat perubahan. Setelah inisiatif pembuatan ClubSPEAK terealisasi, berbagai program dan kegiatan dijalankan sebagai bagian dari gerakan anti-korupsi a la anak muda. ClubSPEAK mulai menunjukkan diri pertama kalinya di Indonesian Youth Conference 2010 yang diadakan di Salihara untuk mengisi sesi anti-korupsi.


INTERNAL ACTIVITIES Nggak terasa pada 2 Juli 2011, ClubSPEAK mencapai anniversary yang pertama! Sebagai bagian dari break juga, crew ClubSPEAK berkumpul pada tanggal 2 Juli 2011 itu untuk merayakan ulang tahun kecil-kecilan. Sebagai bagian dari nostalgia, bertempat (lagi dan seperti biasanya) di kantor Transparency International Indonesia, malam harinya crew ClubSPEAK berkumpul dilengkapi dengan acara potong kue bareng dan disambut dengan masak-masak bareng! Bagian paling seru adalah sesi tukar kado dari crew ClubSPEAK. Beberapa crew ClubSPEAK juga ada yang memutuskan untuk menginap di basecamp SPEAK ini dan dilengkapi dengan acara karokean bareng dari video-video klip berlirik dari Youtube! Keseruan ini nggak cuma sekedar hura-hura, menjelang dini hari atau lewat sedikit dari tengah malam beberapa crew yang memang jagoannya diskusi mulai ngalor-ngidul diskusiin banyak hal tentang sosial, politik, sampai filsafat! Tanggal 2 Juli 2011 itu nggak beda dari hari-hari lain yang juga berdurasi 24 jam, tapi bagi ClubSPEAK hari itu adalah refleksi panjang dan sharing semua yang telah dilewatin bareng di SPEAK selama setahun. Meminjam ungkapan Bapak Pendidikan Populer, Paulo Freire, aksi tanpa refleksi dianggapnya sama dengan omong kosong, begitu pula sebaliknya. Untuk itu, lewat sharing inilah ClubSPEAK melengkapi keduanya. Keterangan Foto (dari atas ke bawah): 1. Kembang Api dalam perayaan 1st Anniversary ClubSPEAK 2. Koordinator SPEAK, @adriandanarw, sedang menyerahkan kue pertama kepada Ibu dari SPEAK, @rdungga. 3. Crew ClubSPEAK dengan kado yang didapatkan pada sesi tukar kado.

| 13 |


GLOBAL YOUTH SUMMIT 2011 ANINDITA KUSUMA LISTYA (19 tahun) atau yang biasa dipanggil Dita, salah satu anggota ClubSPEAK, berkesempatan mengunjungi negeri sepak bola alias Inggris di awal November 2011 ini. Ia berhasil menjadi salah satu dari tiga delegasi Indonesia di ajang Global Youth Summit 2011. Bersama dengan 60 aktivis muda dari 45 negara, Dita tak hanya berjejaring, namun juga berbagi ide perubahan, pengalaman, dan pengetahuan tentang berbagai isu. Seperti apa serunya pengalam Dita? Simak cerita dibawah ini readers!

Sempat diwawancarai oleh Kompas.com, Awalnya Dita ragu untuk mengikuti Global Yo u t h S u m m i t , k a re n a m e r a s a b e l u m melakukan perubahan untuk Indonesia. “Rasanya belum pantas gitu, karena di Indonesia aja aku belum bikin banyak perubahan, tapi udah berani maju ke ajang internasional. Tapi waktu aku lihat website Global Changemakers dan lihat persyaratan applicants, ternyata batas usia maksimum itu 19 tahun dan tahun ini aku 19 tahun. Berarti kalau aku nunggu bikin perubahan, berarti

| 14 |

tahun depan aku tidak punya kesempatan untuk ikut. Akhirnya aku nekat apply, pertimbangannya dengan harapan setelah dapat ilmu untuk jadi changemaker di sana, aku bisa merealisasikan suatu project di Indonesia dan membuat perubahan,� kata Dita, kepada Kompas.com. Namun ternyata, Dita dan dua delegasi dari Indonesia lainnya sukses melewati tahap seleksi dan menjadi youth changemakers yang berangkat ke London, 13-20 November 2011.


Hari pertama, Dita dan 60 peserta lainnya punya kesempatan untuk saling berkenalan dan menceritakan tentang aktivisme di negara masing-masing dengan cara yang unik, kegiatan ini dinamakan Activism Speed Dating. Tiap peserta punya waktu 1 menit untuk ngobrol dan nyeritain isu apa yang akan ia bawa, nah dari sini, ketahuan tuh kalau hanya Dita yang ngebawa isu anti-korupsi! Nah, setelah itu, peserta dibagi ke dalam kelompok sesuai dengan region masing-masing, ada grup Afrika, Eropa dan Amerika Utara, Amerika Latin, Timur Tengah dan Asia Selatan, serta Asia Pasifik dan Australia. Kesempatan ini digunakan Dita di kelompok Asia Pasifik dan Australia untuk menjelaskan betapa buruknya kualitas pemerintahan dan tingginya tingkat korupsi di region Asia Pasifik, dengan berlandaskan hasil riset Indeks Persepsi Korupsi dari Transparency International. Kelompok ini akhirnya berhasil memetakan 5 masalah besar, dengan korupsi dan bad governance terpilih sebagai masalah utama. Pas banget nggak tuh sama fokus SPEAK?

Di hari kedua, peserta mulai diberi banyak pengetahuan mengenai manajemen project yang akan dilakukan nantinya di negara masing-masing. Mulai dari visioning, planning, hingga doing. Mereka juga dibagi menjadi 6 kelompok besar berdasarkan isu yang dibawa, yakni lingkungan, hak asasi manusia,

| 15 |

pengentasan kemiskinan, pendidikan, kesehatan dan youth work. Di kelompok ini, peserta saling berdiskusi untuk menghasilkan aksi nyata yang harus dilakukan dalam menanggulangi masalah yang dihadapi anak muda di negaranya masing-masing sesuai dengan langkah-langkah yang telah diberikan pada sesi sebelumnya. Dita dan teman-teman dari 11 negara lainnya dalam kelompok youth work dibantu merumuskan aksi oleh James Edleston dari British Youth Council.

Dari diskusi itu, ada 3 rumusan hal yang penting bagi anak muda di seluruh dunia, yaitu Connect (menghubungkan anak muda dengan issue global yang penting bagi anak muda dan mendukung mereka untuk membangun jaringan seluas mungkin untuk berbagi passion dan concern mereka), Challenge (mendorong anak muda untuk menantang diri sendiri, mendapatkan pemahaman yang lebih kritis terhadap permasalahan sosial di sekitar mereka), dan Change (mendorong anak muda untuk merencanakan dan mengambil tindakan nyata untuk melakukan berbagai perubahan positif). Di hari ini, peserta juga diberi kesempatan untuk berbagi dan menyerap berbagai pengetahuan langsung dari organisasi-organisasi internasional yang bergerak di berbagai issue. Diantaranya ada Amnesty International yang bergerak di bidang Hak Asasi Manusia, ActionAid dalam penanggulangan kemiskinan, British Youth


Council dalam pergerakan anak muda, Groundwork dalam konservasi lingkungan, dan juga diberi pelatihan singkat untuk berbicara dan mempresentasikan gagasan di muka umum, bernama elevator pitch.

UnLtd spesialis social enterpreneurship. Kami Hari berikutnya, para peserta diajak mengunjungi langsung beberapa organisasi sosial di Kota London dan pada sore harinya, peserta berkumpul di pusat Kota London untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan terkait kunjungan hari itu sambil berpesiar singkat menyusuri sungai Thames.

Sementara pada malam harinya diadakan Malam Resepsi dan Budaya, dimana para peserta dengan menggunakan pakaian nasional masing-masing harus mempresentasikan gagasan action project pada duta besar dari 45 negara yang hadir pada malam itu.

| 16 |

Di hari keempat, Peserta kembali mendapatkan pengetahuan tentang manajemen action project, diantaranya tentang penggunaan social media untuk berkampanye, menjalin relasi dengan media, penggalangan dana, kemampuan presentasi, serta monitoring dan evaluasi organisasi. Pada malam harinya, peserta yang ingin mempresentasikan organisasi dan kegiatannya di negara masingmasing diberi kesempatan untuk berbicara pada sesi open mic.

Nah, kesempatan besar itu digunakan Dita untuk memperlihatkan gimana serunya kegiatan SPEAK!. Dita pun mempresentasikan gambaran singkat gerakan SPEAK!, ditutup dengan memperlihatkan video konser musik anti-korupsi SPEAK Fest 2010. Sambutan yang didapat ternayata sangat besar. Teman-teman dari berbagai negara dan rekan-rekan penyelenggara dari British Council sangat kagum dengan SPEAK Fest. Ya, setelah sesi open mic selesai, Dita pun dibanjiri pernyataan dan ajakan diskusi mengenai metode konser musik yang digunakan SPEAK! itu. Salah satu delegasi dari Bahrain dengan heboh menyimpulkan diskusi kami, “not everyone likes politics, but everyone loves music. youths are not really familiar with this issue, but you guys in SPEAK! really could make it cool and trendy, successfully connect them to this issue!�


ZOOM IN Di Hari pertama, Arnold Raskin, social enterpreneur bidang pendidikan dari Belgia datang memberi presentasi tentang aksi sosialnya bernama Mobile School (www.mobileschool.org). Dalam presentasinya, ia mengajak anak muda untuk mengembangkan potensi melalui cara-cara yang fun. Metode yang digunakannya “SPEAK banget�! Karena metodenya itu, Para peserta m e n j u l u k i n y a “ T h e H a p p y M a n . � Ya , perubahan kan memang harus dilandasi d e n g a n o p t i m i s m e , d i d o ro n g d e n g a n semangat positif, dan dilakukan dengan penuh kegembiraan.

Di hari terakhir, setiap kelompok harus mempresentaikan gagasan action project yang akan dilakukan. Dita dan teman-temannya dari kelompok youth work mempresentasikan ide yang akan berjalan di 12 negara, yaitu sebuah gerakan pelatihan bagi anak muda untuk meningkatkan 3C (Connect, Challenge, Change) bernama Action Club. Mentor-mentor dari British Council memberikan arahan terakhir, pada plenary session, tentang kesempatan apa yang harus dilakukan para changemaker di negara masing-masing setelah pulang dari konferensi ini. Ya, konferensi selama seminggu penuh ini pun secara resmi ditutup. Dita pun harus kembali ke tanah air, dan tentunya melanjutkan perjuangan bersama SPEAK! dalam melawan korupsi. Nah, serukan pengalaman Dita di Global Youth Changemakers? Pengalaman inilah yang menjadi bekal Dita untuk berbagi dengan kawan-kawan ClubSPEAK! Untuk terus menyebarkan virus anti korupsi ke anak muda di seluruh penjuru negeri ini! Mau tahu lebih jauh tentang Global Changemakers?

Di hari ketiga, Dita memilih untuk mengunjungi Fulham FC Foundation, yang merupakan yayasan sosial bentukan klub speak bola Fulham, bertujuan untuk membangun kehidupan yang lebih baik melalui olahraga. Pada saat mengunjungi kantornya di Motspur Park, Dita melihat misi tersebut secara konsisten dicapai melalui sejumlah proyek sosial, yang terbukti berhasil meningkatkan perbaikan dalam kesehatan dan kesejahteraan, juga berhasil menurunkan tingkat kejahatan remaja dan perilaku anti sosial.

Kunjungi http://www.global-changemakers.net

| 17 |


RENCANA STRATEGIS

a la ClubSPEAK

oleh @philomimi

JAM TERBANG CLUBSPEAK yang semakin tinggi untuk terlibat di jejaring gerakan anak muda menuntut anak-anak SPEAK tetap solid. Untuk itulah, dalam rangka memperkuat k a p a s i t a s i n t e r n a l o rg a n i s a s i , S P E A K mengagendakan Rencana Strategis (Renstra) pada 25-26 Juni 2011 di Villa Ratu, Puncak Bogor. Eits, jangan salah sangka dulu ya, Renstra SPEAK nggak akan sama dengan renstra pada umumnya, dimana yang mungkin terbayang di benak kamu adalah kumpul formal, kaku, garing, dan membosankan untuk bikin rancangan program kegiatan organisasi. SPEAK mengemas renstra ini dengan aktivitasaktivitas yang very full of fun! Apa sih isi renstra SPEAK ini? Selain menyusun program-program baru untuk tahun 2011, Renstra SPEAK ini juga mencoba mengemas kembali program-program yang sudah disusun untuk kembali ditajamkan, dengan mempersiapkan rancangan eksekusi yang lebih matang untuk tiap-tiap programnya. Dengan didukung lokasi yang jauh dari hingar bingar kota, kegiatan ini juga menjadi penyegaran bagi setiap anak SPEAK, sehingga dapat lebih jernih lagi dalam menajamkan langkah strategis seperti apa yang bisa diambil SPEAK untuk mewujudkan Indonesia bersih dari korupsi dengan cara yang lebih kreatif.

| 18 |

Acara seru pertama yang dilakukan setibanya di lokasi renstra adalah perkenalan. Kenapa perkenalan? Karena di acara renstra kali ini nggak cuman anak SPEAK aja yang dateng, tapi juga fasilitator dari Transparency International Indonesia, Vibrant Community, dan beberapa anggota baru yang ingin bergabung dengan ClubSPEAK. Yang unik dari perkenalan a la renstra SPEAK adalah caranya, yakni metode Asset Based Thinking (ABT). Perkenalan ini tidak hanya untuk mengenal nama masing-masing, namun juga potensi atau kekuatan diri dari masing-masing peserta renstra! Nah, nantinya, prinsip ABT inilah yang akan jadi platform untuk kegiatan SPEAK tahun 2011! Hari pertama renstra diisi dengan kegiatan Discovering me and Dream, dimana para peserta diajak untuk mengenal lebih jauh tentang potensi diri dan mengkreasikan sebuah visi bersama, yakni visi SPEAK sebagai pergerakan anak muda anti korupsi. Sesi ini dipertajam di hari kedua dengan sesi Designing the Movement and Delivering the Action. Nah di hari kedua ini, peserta dibagi sesuai dengan divisi yang ada di SPEAK, diantaranya Divisi Internal, Eksternal, dan Divisi Pemberdayaan A n a k M u d a d a l a m Tr a n s p a r a n s i d a n Pengawasan. Masing-masing divisi kemudian


INTERNAL ACTIVITIES merancang kegiatan-kegiatan anti-korupsi a la anak muda untuk tahun 2011 berdasarkan kelebihan anak SPEAK yang telah di explore di hari pertama. Akhirnya dari sesi Designing the Movement and Delivering the Action, lahirlah kegiatan seru seperti SPEAK Institute dan SPEAK FORUM dari Divisi Internal, SPEAK Fest dari Divisi Eksternal, SPEAK goes to School dari Divisi Pemberdayaan Anak Muda, dan lain sebagainya. Rancangan kegiatan inilah yang akan menjadi wadah semangat anak SPEAK buat nularin virus anti-korupsi di kalangan anak muda yang tentunya dengan cara yang makin variatif dan kontributif. Melalui Renstra ini, SPEAK siap mewujudkan mimpi dengan penuh semangat ke depannya. Bukan sekedar metafor, rancangan mimpi itu memang telah diukirkan dalam vision board. Berbekal imajinasi liar dan kreativitas tanpa batas, anak SPEAK bahkan merancang mimpi di 2014 untuk masuk majalah internasional, TIME Magazine! Mimpi bukan sembarang mimpi, Club SPEAK berniat “nongol� di majalah dengan jumlah follower akun twitter resmi lebih dari 3 juta ini buat nunjukkin gimana goal Indonesia bersih dari korupsi dengan pelaku anak muda bisa dicapai dengan kontribusi ClubSPEAK melalui penyebaran semangat anti-korupsi a la anak muda yang kreatif, out of the box, dan berbasis solusi. So, kamu siap untuk bantu kami?

| 19 |


SPEAK UNJUK GIGI: NULARIN SEMANGAT ANTI-KORUPSI SAMPAI KE TV

oleh @adriandanarw

PERLAWANAN TERHADAP KORUPSI butuh dukungan dari banyak pihak. Siapa yang nggak setuju dengan kalimat barusan? Buat SPEAK, korupsi yang udah menjamur di Indonesia harus dilawan dengan partisipasi banyak orang, termasuk anak muda. Gimana nggak? Ada sekitar 40 juta lebih anak muda Indonesia berusia 15-24 tahun. Jumlah sebanyak itu bisa banget buat menciptakan Indonesia yang bersih dari korupsi. Bayangin deh kalau ada 40 juta lebih anak muda Indonesia yang menjaga integritas dan awas sama perilaku nggak jujur? Di jamin, kita punya cukup banyak pasukan buat ngebui siapa pun koruptor yang ada di sekitar kita! Buat SPEAK, menggantungkan tanggung jawab sama lembaga anti korupsi sekaliber KPK dan ICW sambil merutuki korupsi di negeri sendiri yang tak kunjung berhenti sungguh melukai harga diri. Untuk itulah, setiap kesempatan yang SPEAK punya buat hadir di acara besar anak muda nggak pernah dilewatin buat nebarin optimisme dan ngegaet sebanyak mungkin anak muda anti korupsi, bahkan sampai pernah di liput di TV.

| 20 |

Sukses dengan penampilan SPEAK di Indonesian Youth Conference (IYC) tahun 2010 lalu, Sabtu 16 Juli 2011 tahun ini SPEAK kembali dapat kesempatan ngisi salah satu sesi di Festival IYC 2011 bareng berbagai tokoh atau komunitas pembaharu lainnya yang punya cara unik buat bikin perubahan di lingkungan masing-masing. Di sesi itu, SPEAK mengangkat tema memahami untuk melawan korupsi. Peserta yang hadir pada sesi anti korupsi pun ternyata cukup banyak lho sekalipun banyak sesi lain yang nggak kalah menarik. Hal ini membuktikan bahwa, ternyata kepedulian anak muda terhadap masalah korupsi masih sangat tinggi! SPEAK berusaha menyampaikan pemahaman dasar mengenai korupsi dan bagaimana menyikapi masalah korupsi serta perlawanan apa yang bisa dilakukan terhadap korupsi dimulai dari diri sendiri dengan bahasa sehari-hari. Harapannya, korupsi yang biasanya dianggap sebagai isu berat buat anak muda dapat dipahami secara lebih mudah. Di akhir sesi, diputarkan juga video SPEAK Fest 2010 yang sukses mendapat apresiasi penonton yang hadir.


SPEAK GIGS

Sabtu, 8 Oktober 2011, SPEAK dapet kesempatan buat bikin satu sesi khusus tentang anti korupsi di @america dalam rangka ulang tahun USAID. Di acara ini, SPEAK sharing tentang pentingnya transparansi dan akuntabilitas bagi anak muda sama para pelajar SMA di Jakarta. Transparansi dan Akuntabilitas? Jangan mengernyitkan dahi dulu ya, di sesi ini, selain dikemas secara interaktif, teman-teman bahkan diajak buat ngitung berapa pengeluaran dan pemasukan sehari-hari selama sebulan. Hal kecil semacam ini ternyata penting banget lho buat ngelatih kita belajar transparan dan akuntabel. Selain itu, dipaparin pula gimana cara ngawasin dan ngelola keuangan di lingkungan sehari-hari, seperti gimana cara bikin anggaran OSIS yang transparan dan akuntabel!

| 21 |

Nah, di akhir tahun 2011 ini, SPEAK juga dapet kesempatan buat ngisi sesi provocator di salah satu program TV yang digemari anak muda, yaitu Provocative Proactive! Kegigihan anak-anak SPEAK menebarkan virus anti korupsi ke anak muda Indonesia yang ada di seluruh penjuru tanah air selama setahun ini akhirnya diakui. Paling tidak, kesempatan ini berhasil digunakan SPEAK untuk membuktikan bahwa masih ada anak muda yang tidak diam melihat bangsa sendiri digerogoti oleh korupsi. Dan kesempatan tersebut ternyata terbukti cukup efektif buat menggaet anak-anak muda anti korupsi lainnya di seluruh penjuru tanah air. Hal ini dibuktikan dengan bertambahnya followers SPEAK di akun twitter @ClubSPEAK lebih dari seratus serta banjir mention yang berisi dukungan dan komentar positif dalam waktu semalam! Luar Biasa!


SPEAK GOES TO SCHOOL:

GUGAH TRANSPARANSI SISWA SMA

oleh @rkholil

MAU BIKIN INDONESIA Baru tanpa korupsi mestinya dimulai dari anak mudanya dong. Siapa lagi coba yang bakalan ngurusin Indonesia di masa depan, kalo bukan kita? Kalo dari anak mudanya aja udah nggak biasa untuk ngeh dan anti sama korupsi dari sekarang, bisa-bisa nanti sama aja sama yang kita kutuk sekarang. Jadi anak muda yang berintegritas dan transparan sama pengelolaan anggaran dana emang penting banget. Karena dari situlah kita belajar risih sama perilaku korupsi. Nah, inilah yang membuat SPEAK pengen anak muda, mulai dari SMA, udah terbiasa nerapin standar yang tinggi soal transparansi dan integritas. Supaya kita bisa kasih contoh ke generasi di atas kita yang lagi jadi bos-bos di pemerintahan itu, atau generasi di bawah kita nantinya, bahwa buat jadi generasi anti korupsi, berintegritas, dan transparan cuma butuh dua hal, yaitu mau dan mampu! So here comes, SPEAK Goes To School! Bisa di bilang, SPEAK Goes to School adalah program yang masih uji coba. Soalnya program ini masih terhitung baru. Emang ngapain aja sih SPEAK Goes to School itu? Jadi, kegiatan yang satu ini intinya cuma

| 22 |

memfasilitasi teman-teman pengurus OSIS di SMA buat belajar nerapin prinsip-prinsip anti korupsi di lingkungan organisasi sekitar mereka. Anti-korupsi kok kedengarannya berat banget ya? Sebenernya simple kok! Intinya kita cuma gimana kita sadar bahwa sebagai pengurus organisasi, misalnya OSIS, kita punya tanggung jawab yang dititipin sama warga sekolah. So, tanggung jawab yang kita jalanin itu nggak main-main dan nggak bisa kita pakai seenaknya. Nah, untuk itu, warga sekolah warga sekolah berhak tahu dong apa aja yang udah, sedang, dan akan kita lakuin? Karena itulah perlu yang namanya Mading Transparansi! Di Mading Transparansi ini, para pengurus OSIS harus ngelaporin ke warga sekolah tentang kegiatan apa aja yang udah, sedang, dan akan dilakukan secara berkala. Tentunya, Mading Transparansi ini musti dibikin sekreatif mungkin buat menarik perhatian warga sekolah. Jadi, OSIS akan bener-bener kerasa milik semua. Warga sekolah juga akan dapat lebih berpartisipasi aktif ngikutin kegiatan dari OSIS. Lebih kerennya lagi kalau ada transparansi anggaran dananya juga! jadi semua warga sekolah bisa belajar ngawasin mini pemerintah di sekolah.


FEAUTURED PROGRAMS lebih berpartisipasi aktif ngikutin kegiatan dari OSIS. Lebih kerennya lagi kalau ada transparansi anggaran dananya juga! jadi semua warga sekolah bisa belajar ngawasin mini pemerintah di sekolah. Semua itu akan sama-sama dipelajari di sesi training SPEAK Goes to School. Selanjutnya, temen-temen akan diminta mencoba menerapkan sistem transparansi tersebut. Tentunya SPEAK akan membantu melalui mentoring dan maintenance yang berkala, untuk terus kasih masukan dan mendorong temen-temen berantikorupsi ria di OSIS dengan lebih baik lagi. SMA N 91 Jakarta Timur beruntung jadi partner pertama kita dalam SPEAK Goes To School ini. Sejak September 2011, temen-temen kita dari 91 ini udah ngerasain sesi training dan sampai sekarang masih ngejalanin proyek OSIS anti korupsinya. SPEAK kagum banget sama progress temen-temen 91 yang ternyata di atas perkiraan SPEAK. Mudah-mudahan pengalaman tementemen 91 bisa jadi contoh dan penyemangat buat temen-temen di SMA lain untuk beranti-korupsi sejak SMA ya! Keterangan Foto (dari atas ke bawah): 1. Temen-temen OSIS lagi serius memerhatikan penjelasan dari kak Danar, fasilitator SPEAK Goes To School. 2. Temen-temen OSIS dari SMAN 91 Jakarta Timur lagi asik bersimulasi dalam sesi training SPEAK Goes To School. 3. Salah satu cara dari OSIS 91 dalam ngelaporin pelaksanaan kegiatan mereka ke temen-temen siswa yang lain.

| 23 |


SPEAK FORUM: ASIKNYA MENGULIK SEJARAH BANGSA oleh @stinaldy

BAHASAN SEJARAH dan anti-korupsi memang terkesan seperti dua hal yang nggak gampang buat dipelajari. Apalagi oleh anak muda yang lebih banyak menghabiskan waktu di depan komputer atau layar TV. Bisa jadi salah satu penyebabnya adalah cara ngajar di sekolah yang ngebosenin banget. Padahal sejarah adalah pengetahuan yang penting untuk diketahui dan dibahas bersama, karena ada banyak nilai dan pelajaran yang bisa kita angkat dari peristiwa masa lampau, khususnya keterkaitannya dengan penyebab korupsi di Indonesia saat ini. Sadar dengan masalah ini, anak-anak SPEAK berinisiatif bikin diskusi bulanan. Awalnya diskusi ini berjalan hanya untuk mewadahi kekritisan anak-anak SPEAK tentang isu-isu tertentu. Lama kelamaan, konsep diskusi ini kemudian dibuat menjadi program tersendiri, dibuka untuk umum, dan diberi nama SPEAK Forum. SPEAK Forum tersebut diadakan untuk mengangkat tema yang berhubungan dengan sejarah dan kaitannya dengan gerakan anak muda serta situasi kekinian. Sejak pertama kali diadakan pada Mei 2011 dengan nama Youth Movement Discussion (lihat SPEAK

| 24 |

Highlights edisi 1), SPEAK Forum telah dilaksanakan 3 kali dan menghadirkan narasumber keren untuk sharing pengalaman atau transfer ilmu pengetahuan. Pada 6 Agustus 2011, nama Youth Movement Discussion berubah menjadi SPEAK Forum dengan tema “Four Founding Fathers� yaitu Soekarno, Hatta, Sjahrir, dan Tan Malaka. Diskusi itu pun mengundang Arif Zulkifli (Penanggung Jawab Redaktur Eksekutif TEMPO), Alex Sihar (Sutradara yang udah sering diundang buat jadi juri festival film nasional), dan perwakilan dari Bung Hatta Anti-Corruption Awards. Narasumber banyak sekali berbagi tentang kisah 4 Bapak Bangsa khususnya Sjahrir dan Tan Malaka, karena biasanya orang hanya mengenal sosok dan peran Soekarno-Hatta sebagai Pendiri Tanah Air. Kisah mengalir dari paparan masingmasing narasumber tentang masing-masing tokoh. Soekarno sang Orator Ulung, Sjahir Sang Diplomat Handal, Bung Hatta yang terkenal bersih dan lurus, serta Tan Malaka yang revolusioner. Tan Malaka bahkan pernah menjadi ketua partai komunis terbesar ketiga di dunia dalam usia sangat muda yakni 23 Ta h u n ! I a p u n m e n u l i s b u k u p a l i n g berpengaruh dalam sejarah kemerdekaan


FEAUTURED PROGRAMS bangsa kita, yakni naar de republic (menuju republik) yang banyak dijadikan referensi pemikiran maupun pidato oleh SoekarnoHatta. Sejarah kita sangat kaya. Kita punya tokoh-tokoh yang luar biasa hebatnya, punya gagasan, dan memulainya dengan usia yang sangat muda. Kita punya tokoh-tokoh yang luar biasa hebatnya, punya gagasan, dan memulainya dengan usia yang sangat muda. Di kesempatan yang lain, SPEAK Forum juga pernah ngundang Bonnie Triyana (Redaktur Majalah Historia Online) dan Hariz Azhar (Koordinator KONTRAS) pada edisi bulan September 2011 dengan tema “G30S: Tragedi Kemanusiaan�. Forum menjadi kesempatan baik bagi salah satu peserta dari klaten berbagi kisah tentang diskriminasi lingkungan karena ia keturunan simpatisan gerwani. Menurut Pramoedya Ananta Tour dalam film Mass Grave yang diputar di awal diskusi, G30S adalah salah satu tragedi pembunuhan massal terbesar di dunia setelah holocaust di Jerman dan genocide di Afrika Selatan. Tak hanya anggota PKI yang menjadi korban, banyak anggota serikat buruh, pegawai negeri, dan pekerja seni yang berada di bawah naungan PKI mengalami kekerasan, pembunuhan, pengasingan, dan penahanan. Mereka yang berhasil hidup karena berada di luar negeri atau keluar dari tahanan pun mendapat stigma negatif dan perlakuan diskriminatif dari masyarakat. Padahal, kebenaran tragedi besar itu sampai hari ini masih dipertanyakan. Di edisi bulan Oktober 2011, dalam rangka memperingati Sumpah Pemuda, SPEAK Forum membahas tentang “Youth Activism: Aktivisme anak muda dulu dan Sekarang�

| 25 |

dengan narasumber JJ Rizal (Sejarawan), Mirwan Adnan (Penggiat Ruang Rupa), dan Maessy Angelina (Peneliti). Di forum ini, dibahas bagaimana anak muda jaman dulu (jaman para Bapak Bangsa) membuat anak muda lainnya dari seluruh penjuru Tanah Air untuk merumuskan satu visi dan cita-cita bersama! Padahal kita semua tahu, selain teknologi yang tidak memungkinkan, bahasa yang digunakan pada zaman itu pun berbedabeda, Nah loh! Selain itu, forum ini juga membahas pelajar dan semangat masa lalu yang masih relevan dengan tantangan kekinian.

Untuk kedepannya, SPEAK Forum akan diselingi juga dengan bedah buku, screening film, dan yang paling seru, akan diadakan berkeliling! Ke berbagai tempat anak muda So, kalau kamu anak muda yang haus sama pengetahuan sosial politik, dan pengen tukar pikiran sama teman-teman yang juga concern di isu ini, gabung di SPEAK Forum edisi selanjutnya. Kalau kamu punya komunitas yang tertarik buat kerjasama untuk ngadain SPEAK Forum juga boleh banget!! Buat info lebih lanjut, just follow twitter, @ClubSPEAK, atau lebih simple lagi, cukup like fanpage facebook Club SPEAK.


GAMBAR IDOEP BIKIN WORKSHOP VIDEO PROPAGANDA oleh @ydwidya

BERSAMA DENGAN CLUBSPEAK, Gambar Idoep Film Community baru saja selesai menyelenggarakan salah satu program kerjanya yang bernama Ruang Idoep bertema “Rayakan Suara Kejujuranmu!”. Program ini masuk ke rangkaian acara SPEAK Fest “Berani, Jujur, Hebat!”. Ruang Idoep kali ini dikemas menjadi sebuah workshop video propaganda yang khusus ditujukan bagi anak muda yang concern terhadap isu sosial. Kenapa harus video propaganda? Simple aja, karena menurut Gambar Idoep, video itu adalah salah satu media propaganda yang efektif buat anak muda. Ruang Idoep diselenggarakan selama kurang lebih 3 minggu, terhitung dari tanggal 11 sampai 30 November 2011 di Kantor TI Indonesia. Di tanggal 11-13 November 2011, para peserta Ruang Idoep diberi materi oleh pemateri yang emang udah pada ahli di bidangnya, yaitu Alex Sihar dan Anggun Priambodo. Para peserta ditantang untuk membuat story board dan diberi waktu 2 minggu untuk melakukan proses produksi sekaligus editing. Nah, selama proses produksi tersebut, para peserta secara langsung dimentorin sama Anggun Priambodo!

| 26 |


OUR CHANGEMAKERS Setelah nyelesein proses editing, para peserta wajib mempresentasikan video mereka di depan panitia dan pemateri Ruang Idep. Dalam sesi presentasi ini, para panitia, pemateri, dan peserta sekalipun diperbolehkan untuk memberikan masukan terhadap video yang sedang dipresentasikan. Nah, dengan bekal masukan itulah, para peserta kemudian merevisi video mereka agar makin bagus! Hasil akhir dari Ruang Idoep ini nggak hanya diputar di antara panitia aja lho, tapi kelima video propaganda ini juga di putar di SPEAK

| 27 |

Fest 2011! Selain itu, video propaganda yang udah pasti keren ini juga diupload ke vimeo Gambar Idoep dan di Youtube ClubSPEAK. Jadi, kalian bisa tonton video video tersebut kapan aja dan menyebarkannya ke jaringan anak muda yang lebih luas lagi! Info lebih lanjut kunjungi Gambar Idoep di Twitter : @gambar_idoep Facebook : Gambar Idoep Tumblr : http://gambaridoep.tumblr.com Vimeo : http://vimeo.com/gambaridoep


SAATNYA MENGUBAH MENJADI LEBIH BAIK! oleh @baksocoklat

LAHIR DARI PROGRAM yang dibuat SPEAK pada Juni 2011 lalu, Workshop Aksi Kita dengan tema “My Dream, My Way, My Action” berhasil menciptakan anak muda yang punya dedikasi buat bikin perubahan di lingkungan sendiri. Mereka adalah anak muda yang patut di acungi jempol. Mau tahu perubahan apa itu? Simak baik-baik rubrik yang satu ini! Hning Cita Langit atau yang biasa dipanggil Hning, pelajar SMA Negeri 1 Jakarta ini beberapa waktu yang lalu masuk ke halaman Kompas Muda atas inisitaifnya bikin sebuah social venture bertema “Guru On Time = No Korupsi”. Berawal dari keresahan Hening melihat para guru yang sering datang terlambat untuk mengajar, sehingga bikin rugi siswa-siswi yang sedang menuntut ilmu, ia berinisiatif memberi penghargaan kepada guru yang tepat waktu. Yap benar, dengan penghargaan! Di saat murid lain di luar sana mentolerir guru yang terlambat, Hening justru sebaliknya. Tujuannya sederhana lho, ia pengen meningkatkan semangat dan memberi apresiasi pada guru-guru yang udah pada dateng on time! Dalam waktu kurang dari satu minggu, Hning menyebar polling guru ter-on time ke seluruh kelas, dari kelas X

| 28 |

sampai XII. Dari polling yang terkumpul tersebut, ternyata guru ter-on time pilihan murid-murid adalah Pak Masril, S.Pd. Guru yang satu ini emang terkenal paling menghargai waktu dan nggak pernah terlambat di kalangan para murid. Mantep nggak tuh? Nah, pemberian penghargaan “Guru On Time = No Korupsi” ini berbentuk bunga dan plakat. Seru kan? Coba deh bayangin, kalau budaya datang tepat waktu ini ditiru sama semua guru di seluruh Indonesia, pasti para murid juga akan senang dan semakin termotivasi buat belajar. Ya kan? Siapa sih yang nggak makin semangat kalau gurunya pantas ditiru? Ya kan? Di tempat yang berbeda, ide perubahan sosial hadir dari Rizqi Rizaldi Ranadireksa yang biasa disebut Abenk. Ia membuat Sound of Movement! Nah lho, Apa itu? Jadi, Abenk yang juga punya profesi sebagai penyiar radio ini bikin semacam program talkshow inspiratif dari anak muda untuk anak muda. Program ini bertujuan untuk mempublikasikan aktivitas dan gerakan positif anak muda. Dengan moto “Be inspired to inspire”, Abenk membuat tim kerja dan membagi kategori program menjadi 5 bahasan, yaitu Art and Culture, Nationalism,


OUR CHANGEMAKERS

Social, Environmental, dan Self Development. Nah yang lebih oke lagi, Abenk sendirilah yang jadi pembawa acara program. Buat yang doyan dengerin radio, coba deh pantengin acara seru ini! Seiring berkembangnya teknologi, Abenk dan kawan-kawan terus mengembangkan Sound of Movement ke dalam bentuk talkshow via social media, baik secara tulisan maupun visual. Talkshow tersebut nggak cuma bisa diakses secara personal tapi juga secara komunitas, baik skala nasional maupun internasional. Dalam prosesnya, SPEAK tak hanya memberikan dukungan moril, namun juga membantu memberi pengarahan tentang pergerakan anak muda yang efektif. Program Aksi Kita ini nggak berhenti sampai Hening atau pun Abenk saja. Masih banyak changemakers lainnya yang sedang digodok sama SPEAK. Masing-masing dari mereka tentu membawa cerita inspiratif dan unik dalam merubah lingkungan sekitarnya khususnya bagaimana membuat lingkungan anti korupsi di sekitar mereka. Apakah kamu salah satu dari anti-corruption changemakers? Share with us!

| 29 |


NEW YEAR BLAST!

(29/12/11) SPEAK in reflection be ready in action! refleksi perjuangan SPEAK 2011, menyadari kelemahan, fokus pada kekuatan untuk usaha yang lebih baik di 2012!

(7/01/12) First Meeting in 2012. Lots of stuff coming!

| 30 |


SPEAK CORNER

Udah ga jaman anak muda bungkam! Oleh @titovangrace

SPEAK Fest JUARA! Oleh @anggitaninditya SPEAK HIGHLIGHTS diterbikan oleh @ClubSPEAK sebagai alat kami bercerita tentang apa saja yang kami lakukan untuk memperkuat gerakan anak muda anti-korupsi. Kalau kamu ingin berbagi cerita mengenai kegiatan anti-korupsi, silahkan kirim ke speak.youthclub@gmail.com, dan kami akan

SPEAK HIGHLIGHTS by ClubSPEAK is l i c e n s e d u n d e r a C re a t i v e C o m m o n s Attribution-NonCommercial-ShareAlike 3.0 Unported Licence.

| 31 |

membantu mempublikasikannya di dalam jaringan anti-korupsi nasional dan global. Kamu juga bisa memulai jaringan @ClubSPEAK di lingkunganmu! Kontak speak.youthclub@gmail.com untuk mencari tahu caranya!

Kamu boleh menyebarluaskan dan menggunakan karya ini dalam karyamu sendiri, tapi tidak boleh menjual dan jika mengutip harus menyebutkan karya ini sebagai sumber kamu.


Jalan Senayan Bawah Nomor 17 Blok S, Kebayoran Baru Jakarta, 12180 speak.youthclub@gmail.com Twitter: @ClubSPEAK FB: Club SPEAK http://club-speak.tumblr.com


SPEAK HIGHLIGHTS