Page 1

MEI 2013 / REVEALER OF REALITY / MAJALAH DELIGHT!

DeLIGHT! AKIBAT DAN DAMPAK

POLUSI CAHAYA FIELD TRIP TRIP TO BOSSCHA

GLOBAL FACT POLUSI CAHAYA DARI LAMPU KOTA MENUTUPI ANGKASA TELEKSOP TERCANGGIH DI DUNIA

SISTEM ALAM SEMESTA FAKULTAS ILMU DAN TEKNOLOGI KEBUMIAN INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG 2012


2

DeLIGHT! Magz g #1


DeLIGHT! Magz #1

3


REDAKSI

Tim Redaksi Salam DeLIGHT!, kini dunia, negara, dan khususnya Bandung sedang dalam pengaruh besar perkembangan teknologi dan industri. Ini membuat Bandung menjadi kota yang bisa disebut aktif 24 jam sehari. Demi menggantikan cahaya matahari disaat gelapnya malam, Bandung membuat cahaya Iwan Pramesti Anwar penerangan dengan sumber en16312140 ergi listrik. Idenya, apakah semua CEO Kelompok cahaya penerangan ini sudah Editor & Penulis “Pemdalam standar pemakaian? apaborosan Energi yang kah cahaya penerangan ini tidak Berdampak Pada Polusi mengganggu sistem alami? Simak Cahaya“ bahasannya bersama DeLIGHT! Tim Redaksi “Field Trip”

4

Daniel Arianto Tampubolon 16312132 Editor & Penulis “Polusi Cahaa dan Dampaknya terhadap kesehatan Manusia“

Mei Handayani 16312136 Editor & Penulis “Polusi Cahaya Mengganggu Kesehatan Manusia“ Kontributor Puisi Cover Layout

Mohamad Hafiz Al Faza 16312144 Editor & Penulis “Jenis-Jenis Polusi Cahaya“

Aulia Aninditya Rangsang 16312152 Editor & Penulis “Dampak Polusi Cahaya Terhadap Flora“ Penulis “Jenis-Jenis Polusi Cahaya“

Torang Arthur Nabiel 16312156 Editor & Penulis “Lampu Ramah Lingkungan“ Kontributor Teka-Teki Silang

Sonny Prayogo 16312160 Editor & Penulis “Polusi Cahaya“ Design & Layouting Tim Redaksi “Field Trip”

DeLIGHT! Magz g #1


DAFTAR ISI

8

10

16

Kata Mereka 7 Pendapat masyarakat tentang polusi cahaya

All about Light Pollution

26

Field Trip

9 Polusi Cahaya Sonny Prayogo 10 Pemborosan Energi yang Berdampak Pada Polusi Cahaya Iwan Pramesti Anwar 11 Polusi Cahaya Berdampak Serius PadaKehidupan Manusia Mei Handayani 12 Dampak Polusi Cahaya terhadap Flora Aulia Aninditya Rangsang 13 Lampu Ramah Lingkungan Torang Arthur Nabiel 14 Polusi Cahaya dan Damp aknya Terhadap Keseha tan Manusia Daniel Arianto Tampubolon 15 Jenis-Jenis Polusi Cahaya Mohamad Hafiz Al Faza

9 Trip to Observatorium Bosscha

G l o b a20l Teleskop F a c tTercanggih di Dunia 18 Polusi Cahaya dari Lampu Kota Menutupi Angkasa

Cas-Cis-Cus 30 TTS 31 Karyaku 34 Tips&Trick

DeLIGHT! Magz #1

5


KATA MEREKA

APA KATA MEREKA? APA KATA

ALL ABOUT LIGHT POLLUTION

Fataa N (FITB 2012, ITB) Polusi cahaya itu sangat merugikan, terutama bagi para astronom selain menghalangi mereka untuk mendapatkan cahaya dari benda-benda langit diangkasa, polusi ini juga menyebabkan kita tidak dapat menikmati keindahan langit malam yang sesungguhnya.

Faiz Deja Geofisika 2012, UGM Polusi cahaya itu menurutku resiko negatif yang dtimbulkan akbt kadar cahya brlebih dsuatu tempat seperti silau, perusakan kulit ,dll.lau, perusakan kulit ,dll

Fairus Hasna N (FSRD 2012, ITB) Polusi cahaya sangat berbahaya bagi lingkungan sekitar karena menyilaukan orang-orang di sekitar.

Angga M Fisika UGM 2012 Polusi cahaya menurutku : cahaya yang terlalu besar intensitasnya. sehingga terbuang percuma lalu membuat gangguan tersendiri

Reza I. D. (Arkeologi 2012, UI) Polusi cahaya adalah dampak buruk akibat cahaya, hal tersebut dapat diakibatkan oleh penyinaran dengan intensitas cahaya yang tinggi, misalnya kita tidak dapat melihat benda-benda yang gelap (kurang cahaya) setelah melihat yang terlalu terang, bayangkan jika hal tersebut terjadi pada saat mingrasi hewan maka akan sangat menggaggu navigasinya yang berdasar pada cahaya bulan dan bintang-bintang tertentu.

DeLIGHT! Magz #1

7


8

DeLIGHT! Magz g #1


ALL ABOUT LIGHT POLLUTION

POLUSI CAHAYA Oleh : Sonny Prayogo (16312160) Polusi cahaya bisa disebut salah satu bentuk pencemaran yang baru. Tak banyak orang mengetahui hal ini cukup dalam. Ternyata fenomena ini telah terjadi sejak lama dan semakin parah. Jika dilihat dari pengertian secara bahasa, polusi cahaya adalah suatu dampak yang tidak baik akibat cahaya atau bisa disebut pencemaran cahaya buatan manusia. Kini, polusi cahaya banyak terjadi di kota-kota besar, atau di daerah yang telah terkena industrialisasi, karena pada kawasan tersebut banyak sekali digunakan lampu-lampu sebagai penerangan. Namun karena kurangnya pengetahuan pihak komsumen dan atau mungkin kurangnya kepedulian terhadap polusi cahaya, banyak penerangan kawasan tersebut yang metode pencahayaannya kurang tepat. Pencahayaan yang tidak tepat dapat menyebabkan terhamburnya cahaya ke arah langit sehingga, langit menjadi terang tanpa tujuan dan akibatnya banyak pihak yang dirugikan, sebagai contoh para astronom atau para pengamat bendabenda langit tidak dapat mellihat benda-benda langit lagi, karena mereka telah kehilangan langit malamnya. Banyak orang yang hanya mengetahui polusi

cahaya secara terbatas sering kali tidak tahu bahwa selain kepentingan astronomi tidak ada lagi yang dirugikan, namun sebenarnya polusi cahaya sangat berpengaruh terhadap berbagai aspek, mulai dari aspek perilaku hidup hemat energi, mengganggu ekologi, menyebabkan gangguan kesehatan, hingga terganngunya migrasi hewan yang mengandalkan bintang dan bulan sebagai alat navigasinya. Beberapa jenis dari dampak polusi cahaya akan dibahas dalam beberapa tulisan terpisah pada edisi ini, diantaranya adalah dampak polusi cahya terhadap flora, hubungan polusi cahaya denga pemborosan energi, hingga polusi cahaya yang dipaparkan oleh seorang peneliti muda pada Observatorium Bosscha.

DeLIGHT! Magz #1

9


ALL ABOUT LIGHT POLLUTION

Pemborosan Energi yang Berdampak Pada Polusi Cahaya Oleh : Iwan P. Anwar (16312140)

P

engotoran, itulah arti kata dari polusi merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia, pengotoran itu terjadi pada beberapa medium atau salah satu medium saja, yaitu pengotoran terhadap air bisa disebut polusi air, atau polusi tanah itu mengandung arti tanah tersebut telah terkotori, namun pada abad 20an tepatnya setelah terjadi revolusi industri, terjadi pencemaran yang baru yaitu polusi cahaya, polusi cahaya dapat diartikan sebagai dampak buruk akibat cahaya berlebih, baik dari sumber-sumber alamiah maupun dari sumber-sumber buatan, yang menimbulkan rasa ketidaknyamanan. Tanpa disadari oleh kebanyakan orang, dampak polusi cahaya sangat banyak, mulai dari masalah terhadap lingkungan hidup dan kesehatan hingga masalah untuk yang berkaitan dengan kepentingan pengamatan bintang-bintang oleh observatorium yang ada di bumi, sehingga hal tersebut tidak bisa dibiarkan, harus ada upaya dalam menanggulanginya, dampak buruk yang lebih berkaitan dengan perilaku manusia adalah termsuk pula perilaku pemborosan energi.

Pemborosan energi Polusi cahaya yang disebabkan oleh perilaku masyarakat yang salah dalam memasang lampu sangat berkaitan erat dengan pemborosan energi, seharusnya energi yang digunakan haruslah efektif dan efisien, demi terjaganya kesediaan energi dimasa mendatang, namun perilaku penyinaran yang tidak baik menyebabkan pemborosan energi. Pemasangan lampu yang tidak tepat contohnya adalah pada stadion-stadion yang masih menyalakan lampu dengan daya yang sangat besar dan tapa memakai penutup samping sehingga chaya menyinari langit bukan hanya menyinari tempat yang ada dibawahnya, contoh lain adalah lampu-lampu yang dipasang pada plang

10

DeLIGHT! Magz g #1

neon box, dan lebih parah adalah layar LCD sanagt besar yang dipasang dipusat kota, itu juga memberikan kontribusi yang sangat signifikan terhadap polusi cahaya. Namun yang paling banyak adalah yang dilakukan oleh rumah tangga, penerang yang dipasang di taman tanpa penutup/topi, atau lampu yang dipasang di depan rumah daya nya terlalu besar dan tidak menggunakan topi/penutup, itu pun menyumbangkan pemborosan energi yang besar pula, bayangkan jika satu kota lampu yang digunakan di taman dan teras rumah itu dayanya besar serta tanpa penutup, penerangan tidak efektif dan efisien serta pemborosan energi listrik yang sangat nyata.

Langkah kecil untuk perubahan besar Sikap hemat energi adalah bukan sesuatu yang sangat susah untuk dilakukan, sederhana saja, sikap tersebut cukup dilakukan dengan mengganti lampu-lampu dirumah dengan lampu LED, serta gunakan lampu yang dayanya tidak terlalu tinggi untuk taman dan teras depan, serta gunakan penutup atau topi pada sangkar lampu, sehingga penyinaran menjadi lebih efektif ke bawah dan tidak menyinari bagian atas (langit). Untuk gendung-gedung sebaiknya tidak terlalu banyak menggunakan lampu yang disorot dari bawah ke atas, sedangkan untuk bangunanbangunan pertokoan dan mall sebaiknya tidak menggunakan neon box yang berlebihan, atau sebaiknya mengganti konsep neon box dengan papan identitas dan diberi sorotan lampu dari atas ke bawah, sehingga tulisan tetap terbaca dan bagian atas (langit) tidak tersinari. Jika upaya tersebut hanya dilakukan oleh beberapa rumah saja mungkin tidak akan terlihat signifikan, namuan apabila satu kota melakukan hal tersebut, ditambah lagi dengan kebijakan kota yang melarang pusat perbelanjaan atau mall serta bangunan-bangunan besar menggunakan cahaya berlebihan yang dihamburkan ke atas (langit), makan polusi cahaya hanya akan menjadi sekedar wacana dan sulit menjadi nyata, demikian semoga tulisan ini dapat mengingatkan kita akan pentingnya sebuah hal kecil yang bernama hemat energi.


ALL ABOUT LIGHT POLLUTION

TAHUKAH KAMU? Polusi Cahaya Berdampak Berd Be rdam ampa pak k Serius Se us Pada Kehidupan an Manusia. Manus M usia ia.. Oleh : Mei Handayani (16312136) ungkin semua orang tidak menyangka bahwa polusi cahaya, yang mungkin dianggap remeh oleh manusia, dapat mengakibatkan berbagai masalah serius bagi kehidupan manusia. selain berdampak pada lingkungan dan astronomi, tahukah kamu bahwa polusi ini juga berdampak pada aktivitas tubuh manusia, dan jika itu dibiarkan, pasti akan menimbulkan berbagai masalah serius. Masalah serius yang pertama ditunjukkan berdasarkan penelitian medis terhadap efek cahaya yang berlebih pada tubuh manusia bahwa polusi cahaya dapat memunculkan berbagai efek merugikan bagi kesehatan manusia. efek yang mempengaruhi kesehatan yaitu: meningkatkan insiden sakit kepala, kelelahan dalam bekerja, stress secara medis, penurunan fungsi seksual, dan meningkatkan rasa kecemasan. Perlu diketahui, selain hal-hal di atas, polusi cahaya juga menyebabkan masalah tidur bagi manusia yang berpengaruh pada psikologi dan kinerja tubuh manusia. Tak hanya itu, cahaya berlebih juga mengganggu penglihatan anakanak yang tentu akan mengganggu kesehatan mata anak-anak. Bahkan lampu fluorescent yang umum digunakan di perkantoran dapat meningkatkan tekanan darah sekitar delapan poin. Parahnya, terangnya cahaya malam membuat siklus hormon dalam manusia menjadi sedikit berubah, yang juga akan berefek pada kesehatan dan psikologi manusia. Menurut penelitian di Eropa menunjukkan bahwa ada kaitan antara wanita yang berada di lngkungan berpolusi cahaya dengan kangker payudara. Wow . . .Seram kan bagaimana efek cahaya untuk tubuh kita? Oleh karena itu, sebagai makhluk bumi yang paling cerdas, kita harus efisien dalam menggunakan energi cahaya. Penggunaan cahaya berlebih, selain merupakan tindakan pemborosan energi, juga berpengaruh pada lingkungan, astronomi, dan kesehatan manusia. oleh karena itu, alangkah bijak jika kita saling menjaga dengan membatasi penggunaan cahaya yang tidak perlu.

M

DeLIGHT! Magz #1

11


ALL ABOUT LIGHT POLLUTION

DAMPAK POLUSI CAHAYA TERHADAP FLORA Oleh : Aulia Aninditya R. (16312152))

Cahaya yang dihasilkan dari gedung-gedung, menara, tempat rekreasi, dan lampu-lampu jalan raya memang membuat suasana dari suatu tempat menjadi lebih gemerlap, terutama di kota-kota besar. Apalagi setelah ada program listrik masuk desa. Walaupun hal tersebut menguntungkan bagi masyarakat luas, ternyata memiliki dampak yang sangat merugikan bagi keseimbangan alam semesta ini. Polusi cahaya mempengaruhi perilaku flora. Pada pohon tertentu, adanya cahaya artificial dapat menghambat penyesuaian pohon tersebut terhadap variasi musim. Ini akan mempengaruhi keseimbangan hidup ekosistem sekitarnya yang bergantung pada pohon tersebut. Pada tanaman kaktus, banyak tanaman kaktus yang mekar hanya pada kegelapan malam hari. Tanaman kaktus diserbuki oleh serangga nokturnal atau kelelawar. Sehingga, dengan adanya pencahayaan di sekitar tanaman kaktus tersebut membuat penyerbukan terhambat. Pertumbuhan kaktus pun menjadi berkurang. William R. Chaney dari Departemen Kehutanan dan Sumber Daya Alam, Universitas Purdue, Lafayette Barat menunjukkan bahwa pada

12

DeLIGHT! Magz g #1

pertumbuhan dan perkembangan normal, pohon bergantung pada kualitas cahaya (panjang gelombang atau warna), intensitas, dan durasi selama periode 24 jam penyinaran. Bagi pohon tersebut penyinaran cahaya yang berasal dari matahari atau sumber buatan (lampu) tidak berpengaruh, asalkan intensitas, durasi, dan panjang gelombang sama. Ada dua proses photobiological yang penting dalam pertumbuhan tanaman, yaitu: 1. Fotosintesis - memerlukan panjang gelombang 400-450nm dan 625-700nm untuk menghasilkan glukosa yang diperlukan oleh pohon. 2. Photoperiodism – memerlukan panjang gelombang 625-760nm dan inframerah (760850nm) untuk mengontrol pertumbuhan vegetatif dan kegiatan reproduksi. Pada tanaman tua, polusi cahaya tidak begitu berpengaruh tetapi polusi cahaya dapat mempengaruhi tanaman muda. Seharusnya tanaman berfotosintesis saat ada cahaya matahari saja, tapi sekarang banyak lampu-lampu yang menerangi tanaman saat malam hari sehingga tanaman tidak mempunyai waktu untuk beristirahat dan terus menerus tumbuh serta berkembang. Penyinaran secara terus menerus itu dapat mempengaruhi bentuk daun, keadaan permukaan, pembentukan pigmen, perkembangan akar, pemecahan dormansi tunas, dan waktu penurunan musim gugur yang dapat mengganggu perkembangan tanaman tersebut. Pada akhirnya, tanaman yang terkena polusi cahaya tersebut daun-daunnya menjadi cepat menua


ALL ABOUT LIGHT POLLUTION

dan cepat berguguran. Sebaiknya pada penerangan jalan digunakan uap merkuri, logam halida, atau lampu neon untuk bahan dari lampu buatan. Lampu sodium bertekanan tinggi dan pijar yang berintensitas rendah harus dihindari karena dapat mempengaruhi beberapa jenis pohon. Sehingga lebih baik jika semua cahaya diarahkan ke trotoar dan lalu lintas kendaraan. Lampu di taman sebaiknya menggunakan waktu otomatis untuk nyala dan mati, misalnya satu jam sekali untuk menghindari pencahayaan terus menerus pada pohon, jadi dapat memperkecil potensi terganggunya pertumbuhan normal.

Lampu Ramah Lingkungan Oleh : Torang Arthur Nabiel (16312156)

Istilah polusi cahaya memiliki pengertian pada suatu keadaan cahaya yang berlebihan, baik dari sumber alami maupun dari sumber buatan, yang menimbulkan dampak negatif. Dalam kondisi normal, polusi cahaya banyak ditimbulkan oleh sumber-sumber cahaya buatan, misalnya dari lampu penerangan jalan, lampu-lampu reklame, lampu dekorasi, lampu taman, lampu dari stadion

olahraga, lampu penerangan luar, dan lain-lain, yang umumnya akibat penggunaan sistem penerangan yang tidak tepat. Pencahayaan yang tidak tepat umumnya menyebabkan terhamburnya cahaya ke atas (ke arah langit) secara percuma, sehingga cahaya terbuang sia-sia. Karena itu, terjadinya polusi cahaya biasanya merupakan indikator dari pemborosan energi. Dewasa ini, kita sedang mengalami krisis listrik, namun kita masih saja menghamburkan listrik melalui lampu penerangan yang tidak tepat. Pencegahan polusi cahaya bisa dilakukan banyak hal. Salah satunya yaitu menggunakan tudung dan reflektor lampu dengan kata lain cup atau penutup pada lampu sehingga cahaya hanya terfokus pada daerah tertentu dan tidak terpancar ke arah langit. Selain itu, pemilhan jenis lampu, dan penanaman pohon. Sehingga kita dapat mengurangi pantulan cahaya. Lampu yang baik adalah lampu yang menyinari tempat yang perlu, tidak boros energi, dan tidak menutupi cahaya langit. Seperti yang yang ditulis diatas, salah satu pencegahan polusi cahaya adalah pemilihan jenis lampu. Lampu ramah lingkungan merupakan lampu yang mampu menghasilkan pencahayaan yang cukup terang, namun dengan daya listrik yang jauh lebih rendah.Pada umumnya ada 3 jenis lampu yang beredar di masyarakat yaitu lampu pijar tungsten, lampu CFL atau lampu TL, dan lampu LED. Lampu pijar yang biasanya berwarna kuning dianggap tidak ramah ling-

DeLIGHT! Magz #1

13


ALL ABOUT LIGHT POLLUTION

kungan karena hanya sekitar 10 persen saja daya yang berubah menjadi energi cahaya, sementara sisanya berubah menjadi energi panas walaupun pemakian sangan luwes dan tidak dipengaruhi suhu dan kelembaban. Biasanya umur pakai lampu ini hanya sekitar 750-1000 jam saja dan bisa dikatakan berumur pendek. Selain itu efikasi (lumen per wat) lampu ini rendah dan hanya cocok untuk pencahayaan rendah. Mekanisme lampu pijar. Lampu CFL (Compact fluorescent lamp) merupakan lampu yang memiliki efisiensi lebih tinggi daripada lampu pijar biasa. Selain efikasinya yang tinggi, lampu ini dapat dibilang awet atau berumur panjang, umur lampu CFL dapat mencapai umur 10.000 jam. bahkan 20.000 jam (dengan keadaan lampu menyala 3 jam setiap penyalaan). Lampu CFL berdaya 12 watt mampu menghasilkan terang yang sama dengan lampu pijar berdaya 60 watt. Namun lampu ini memiliki kekurangan yaitu lampu ini mengandung merkuru dalam jumlah kecil dan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk berpijar dibanding lampu pijar. Selain itu lampu ini juga dapat dipengaruhi oleh frekuensi listrik. Lampu LED. Satu lampu lagi yaitu lampu LED (Light Emitting Diode). Lampu LED memiliki umur pakai yang panjang yaitu 25.000 ja krang lebih 3 kali jam, lipat lebih lama daripada lampu CFL dan 25 kali lebih lama daripada lampu pijar biasa.. Tidak hanya itu, Lampu LED menghasilkan cahaya yang lebih kuat daripada lampu tajam. Sebagai perbandingan untuk menghasilkan terang yang sama dengan lampu pijar 40 watt lampu LED hanya perlu daya sebesar 9 watt, sementara lampu CFL memerlukan daya 10 watt.

14

DeLIGHT! Magz g #1

POLUSI CAHAYA DAN DAMPAKNYA TERHADAP KESEHATAN MANUSIA Oleh : Daniel Arianto Tampubolon (16312132)

Sekilas polusi cahaya tampak sepele, namun kenyataannya polusi yang satu ini sama bahayanya dengan polusi-polusi jenis lainnya. Setelah melakukan pengamat selama bertahun-tahun, peniliti di seluruh belahan dunia menemukan suatu hubungan yang cukup mencengangkan. Wanita yang tinggal di daerah dengan intensitas penerangan yang tinggi memiliki risiko terkena kanker yang lebih tinggi dibandingkan dengan wanita lain. Apa penyebabnya?

Kelenjar pineal yang terletak di otak manusia dapat memproduksi suatu hormon bernama melatonin. Hormon ini merupakan suatu substansi multifungsi yang sangat berguna bagi manusia. Pada penelitiannya, Prof. Russel Reiter mengatakan bahwa melatonin adalah zat antioksidan dan telah terbukti dapat melindungi DNA dari kerusakan oksidasi. Hormon ini diproduksi saat keadaan gelap, yang secara normal adalah saat malam hari. Saat intensitas pencahayaan tinggi kelenjar pineal akan secara otomatis menghentikan produksi melatonin. Oleh karena itu, pencahayaan saat malam dapat menggangu kestabilan melatonin dalam tubuh, yang akhirnya dapat berimbas pada penigkatan potensi tumbuhnya sel kanker. Selain itu seseorang yang mendapatkan penyinaran yang berlebihan pada malam hari cenderung mengalami insomia (sulit tidur). Hal ini


ALL ABOUT LIGHT POLLUTION

terjadi karena terganggunya irama sikardian tubuh. Apakah irama sikardian itu? Lalu apa hubungan antara intensitas cahaya yang tinggi dengan insomia? Terdapat rangkaian proses biologi atau metabolisme yang berlangsung pada tubuh setiap 24 jam. Rangkaian proses metabolime ini berulang membentuk suatu siklus. Siklus proses inilah yang disebut irama sikardian. Dan lagi-lagi siklus ini diatur oleh melatonin. Pada keadaan normal pada siang hari konsentrasi melatonin dalam tubuh rendah sehingga proses-proses yang terjadi adalah proses yang tidak membutuhkan melatonin dalam jumlah tinggi. Dan sebaliknya, saat malam hari konsentrasi melatonin dalam tubuh meningkat sehingga proses yang terjadi adalah proses yang membutuhkan melatonin dalam jumlah yang tinggi. Dengan menjadi tidak normalnya konsentrasi melatonin pada tubuh akibat penyinaran berlebihan pada malam hari maka irama sikardian akan terganggu. Hal ini akan menyebabkan kesulitan untuk tidur pada malam hari atau insomia. Jika insomia terjadi berulang-ulang, vitalitas dan kesehatan akan terganggu. Bahkan pada kebanyakan kasus insomia dapat mengakibatkan depresi dan masalah-masalah psikologis lainnya.

Jenis-jenis polusi cahaya Oleh : Mohamad Hafiz Al Faza (16312144) Aulia Anindita Rangsang (16312152)

P

olusi cahaya adalah salah satu jenis polusi yang terjadi karena dampak buruk dari cahaya yang berlebihan akibat buatan manusia. Ada beberapa jenis-jenis polusi cahaya yaitu light trespass (cahaya yang salah masuk), over-illumination (penerangan yang berlebih), glare (cahaya yang menyilaukan), light clutter (kekacauan cahaya), dan sky glow (langit yang bercahaya). Light trespass Light tresspass biasa terjadi di beberapa jendela rumah. Cahaya yang berlebihan dari luar rumah dapat masuk ke dalam rumah melalui salah satu jendela, sehingga bisa mengakibatkan gang-

DeLIGHT! Magz #1

15


ALL ABOUT LIGHT POLLUTION

guan tidur. Ternyata di Amerika Serikat terdapat International Dark Sky Association yang dibentuk untuk mengurangi cahaya naik ke langit sehingga bisa mengurangi polusi cahaya. Light trespass bisa dikurangi dengan cara memilih lampu yang membatasi jumlah cahaya yang dipancarkan. Over-illumination Over-illumination adalah penggunaan cahaya yang berlebihan. Faktor-faktor dari overillumination adalah tidak menggunakan timer atau sensor untuk mematikan lampu pada saat tidak dibutuhkan, terlalu menggunakan tingkat cahaya yang lebih tinggi padahal tidak begitu diperlukan, salah memilih perlengkapan penerangan atau bohlam lampu yang tidak cocok dengan area yang membutuhkannya, kurangnya pelatihan untuk karyawan dan penghuni bangunan lainnya untuk menggunakan sistem pengcahayaan yang efektif, dan pemeliharaan pencahayaan yang tidak memadai mengakibatkan pemborosan energi. Sebenarnya untuk mengatasi masalah-masalah tersebut dapat di atasi dengan mudah asalkan ada kesadaran publik untuk mengurangi over-illumination ini. Glare Glare dibagi menjadi tiga kategori yaitu silau yang membutakan (blinding glare), silau yang membuat tak mampu melihat (disability glare), dan silau yang membuat tak nyaman melihat (discomfort glare). Blinding glare itu seperti efek setelah melihat cahaya matahari. Disability glare seperti efek setelah melihat lampu mobil yang sedang melaju yang dapat mengurangi kemampuan melihat. Discomfort glare dapat menyebabkan kelelahan jika mengalami dalam waktu yang cukup lama.

Skyglow Skyglow yang merujuk pada “sinar� efek yang dapat dilihat pada area yang padat penduduknya. Skyglow merupakan kombinasi dari semua lampu yang dipantulkan ke langit yang tersebar dan kembali ke tanah oleh atmosfer. Setelah mengetahui berbagai jenis polusi cahaya, jangan sampai kita menggunakan lampu-lampu yang dapat menimbulkan polusi-polusi cahaya tersebut. Tetap pintar untuk memilah dan tingkatkan kesadaran diri demi kehidupan yang lebih baik.

Gambar 1 Cahaya Light Trespass

Gambar 2 Cahaya Glare

Light Clutter Light clutter adalah berlebihnya cahaya yang berkelompok. Cahaya yang berkelompok dapat menimbulkan kebingungan, dan dapat menyebabkan kecelakaan. Light clutter biasanya terjadi di jalanan, karena desain yang buruk dari lampu jalanan atau papan iklan yang terang benderang mengelilingi jalan. Gambar 3 Cahaya Light Clutter

16

DeLIGHT! Magz g #1


ALL ABOUT LIGHT POLLUTION

Gambar 6 Cahaya Sky Glow

Gambar 4 Cahaya Over-Illumination

Gambar 5 Cahaya Sky Glow

DeLIGHT! Magz #1

17


FIELD TRIP

Trip to Observatorium Bosscha

Siang ini (29/04) tim redaksi DeLIGHT! Melakukan kunjungan ke Observatorium Bosscha yang terletak di Lembang, letaknya yang lebih tinggi dari Bandung menyebabkan tim harus melakukan perjalanan menanjak ke arah utara, untuk menghindari kemacetan dan sebari menikmati udara segar pegunungan tim mengambil jalan melalui dago, dan ketika pulang melalui jalur Ciumbuleuit. Setelah melalui kurang lebih 9 Km jalan yang menanjak, tim redaksi tiba di komplek Observatorium Bosscha, hal yang pertama dilakukan adalah mencari penjaga, dan mengambil beberapa foto bangunan, seperti teropong zeis, teropong bamberg, dan beberapa gedung teropong menarik lainnya. Setelah menemui petugas tata usaha Observatorium Bosscha , tim diizinkan untuk melakukan wawancara dengan seorang peneliti yang sedang bertugas di hari itu. Peneliti muda ini adalah pemilik resmi nama lengkap dari Evan Irawan Akbar, Kak Evan adalah

18

DeLIGHT! Magz g #1

alumni dari SMAN 1 Yogyakarta tahun 2002 lalu melanjutkan pendidikannya di Astronomi ITB dan lulus pada 2008, lalu beliau resmi menjadi peneliti di Observatorium Bosscha pada 2010 silam. Klasifikasi Polusi Cahaya Berdasarkan data yang kami himpun dari wawancara dengan Kak Evan, bahwa polusi cahaya dapat diklasifikasikan menjadi lima jenis, tentusaja salah satu parameternya adalah tingkat kegelapan langit malam, sehingga kerlap kerlip cahaya bintang tampak dilihat mata telanjang, berikut ilustrasi dari klasifikasi langit malam yang terpolusi cahaya. Kak Evan bercerita dan berusaha menerangkan kepada tim redaksi dengan memperlihatkan gambar diatas, beliau menjelaskan untuk di tempat yang sangat terpencil atau ditengah lautan kita akan melihat awan seperti pada gambar nomer 1, lalu ketika kita datang ke sebuah desa


FIELD TRIP

yang telah teraliri listrik namun desa tersebut masih sepi maka penampakan langit malam akan mirip dengan gambar nomer 3, kemudian untuk daerah lembang sendiri langitnya hampir mirif dengan gambar nomer 5, apabila kita turun dari lembang menuju kota Bandung, ambil saja posisi di daerah Ciumbuleuit maka langit malam akan tampak seperti yang terekam oleh gambar nomer 7, dan untuk gambar nomer 9 itu sangat mirif bahkan lebih parah jika dilihat diatas langit malam milik pusat kota Bandung, paparnya demikian. Akibat dan Cara Penanggulangannya Akibat yang ditimbulkan oleh polusi cahaya bagi pengamat benda-benda langit adalah tertutupinya cahaya dari benda langit tersebut, sehingga informasi yang didapat tidak lengkap dan akurat. Untuk saat ini di Lembang polusi cahaya dapat dirasakan mengganggu dari 0 derajat hingga 30 derajat, selebihnya langitnya masih bagus paparnya, sebenarnya Observatorium Bosscha dibangun untuk mengamati langit belahan bumi bagian selatan, namun sangat disayangkan kota Bandung yang berada di sebelah selatan Observatorium Bosscha menyumbang polusi cahaya yang sangat besar, lalu mengapa Observatorium ini mengamati langit bagia selatan, karena langit bagian utara telah diamati oleh banyak observatorium yang ada di negaranegara maju (bagian utara), contohnya Amerika Serikat, Jepang, dan China, mereka menganati langit bagian utara, sungguh ironis memang. Penanggulangan yang dilakukan dapat berupa rekayasa dalam pengamatan benda-benda langit, misalnya saja menggunakan Algor untuk mereduksi noise yang terjadi pada saat pengamatan, atau menggunakan Filter LED Polution namun yang menjadi kelemahan alat tersebut adalah, menyaring cahaya sehingga kemungkinan besar akan ada informasi dari benda langit yang tak terekam, atau dapat juga mengati benda langit bagian yang sangat terangnya saja, hal-hal tersebut dapat dilakukan dengan segala kekurangannya, namun tujuan yang sebenarnya bukan hal tersebut melaikan keinginan untuk memiliki langit yang teteap “malam�. Sebenarnya penggunaan lampu pada skala rumah tangga lah yang sangat berkontribusi

terhadap polusi cahaya, sehingga sangat penting adanya sosialisasi dan edukasi yang cukup kepada masyarakat tentang penggunaan lampu yang baik dan benar, agar hemat enegi dan tepat sasaran serta tidak mengganggu “langit malam� yang ada dilingkungannya, untuk perkara penggunaan tudung lampu saja masih menjadi hal yang sangat sulit dilakukan, padahal hal tersebut tidak terlalu susah dilakukan. Menurut pemaparan beliau, Pemkot Bandung berencana menambah lampu di tempattempat umum dan di jalan, hal tersebut dinilai sangat tidak beralasan dan kurang tepat, karena setidaknya ada dua alasan, yang pertama tempat-tempat tersebut akan dibuat terang benerang mungkin agar kriminalitas di daerah yang diterangi tersebut berkurang, namun menurut hasil riset yang beliua ketahui bahwa tingkat kriminalitas tidak berhubungan dengan tingkat terangnya suatu tempat, kemudian alasan yang berikutnya adalah masa menyala lampu tersebut, selama ini lampu-lampu yang ada ditempat-tempat umum tersebut menyala selama 24 jam non stop secuali memang sudah mati, menurut beliau seharusnya lampu tersebut dinyalakan cukup sampai jam 9 atau 10 saja, karena selebihnya tidak ada aktifitas yang berarti langi, sehingga selain dapat menjaga langit tetatp gelap juga hemat energi, paparnya demikian. Langit malam adalah wrisan dari nenek moyang dan harus kita lestarikan untuk anak cucu kita, salah satu kutipan dari beliau. Demikianlah trip tim redaktur ke Observatorum Bosscha.

Kru DeLIGHT bersama Narasumber

DeLIGHT! Magz #1

19


FIELD TRIP

Kru DeLIGHT berada depan gerbang depan Observatorium Bosscha

20

DeLIGHT! Magz g #1


FIELD TRIP

DeLIGHT! Magz #1

21


GLOBAL FACT

Polusi Cahaya dari Lampu Kota Menutupi Angkasa Penerangan artifisial di berbagai penjuru dunia menimbulkan polusi cahaya, mengganggu kesehatan manusia dan mengancam ekosistem planet.

Langit malam berbintang yang diceritakan nenek moyang kita sekarang ini menghilang dari pandangan sebagian besar penduduk Bumi. Pencahayaan artifisial yang marak di berbagai penjuru dunia telah menambah polusi perkotaan, menghilangkan pemandangan langit malam, membutakan teleskop-teleskop di darat dan mengancam kesehatan manusia dan ekosistem planet. Hilangnya langit malam merupakan tema “The City Dark”, film documenter yang ditulis dan disutradarai oleh Ian Cheney.

memiliki lebih sedikit ilmuwan, lebih sedikit penyair, atau lebih sedikit filsuf. Tapi saya yakin pemandangan langit malam yang memukau memberikan inspirasi tiada akhir.” Tak hanya inspirasi, pengetahuan ilmiah yang bisa digali karena para ahli astronomi melihat ke angkasa untuk mencari petunjuk asal muasal semesta. Sayangnya, observasi langsung hampir mustahil di kota-kota besar karena cahaya perkotaan memantul pada debu di atmosfer dan menciptakan kilau merah muda yang berbau dan menenggelamkan bintang-bintang yang paling gemerlap. “Pengamatan kami terhadap angkasa menjadi terbatas,” ujar Irving Robbins, profesor astronomi di College of Staten Island dalam film dokumenter tersebut. “Jika Anda melihat ke langit, Anda seperti melihat lukisan yang indah. Tapi sekarang lukisan itu terhapus, dan yang tersisa hanya beberapa bercak. Itulah yang dilakukan polusi cahaya.”

“Film ini dimulai dengan sebuah pertanyaan yang sangat sederhana. ‘Apa yang hilang jika kita kehilangan malam dan kegelapan dan tidak dapat melihat langit malam?” ujar Cheney. Pertanyaan tersebut merupakan pertanyaan pribadi dan global bagi Cheney, yang menghabiskan masa kecilnya melihat bintang di peternakan milik keluarga di daerah pedesaan negara bagian Maine. Ia sangat kehilangan langit malam setelah pindah ke New York saat beranjak dewasa. “Sebagian besar anak-anak di dunia sekarang tumbuh tanpa bisa melihat galaksi Bimasakti, gugusan cahaya yang merangkum ratusan juta, bahkan miliaran, bintang serta matahari yang menyinari bumi,” ujar Cheney. “Kita dapat melihat nanti, seiring evolusi manusia, apa arti dari hal itu. Apakah artinya kita

22

DeLIGHT! Magz g #1

Cahaya perkotaan mengancam ekosistem planet dan mengganggu kesehatan manusia. (Foto: AFP)

Kecintaan manusia terhadap cahaya artifisial mudah dipahami. Selama ratusan ribu tahun, manusia hanya mengenal api dan obor untuk mengarungi malam dan merasa aman dalam kegelapan. Pada awal 1800an, cahaya gas dikembangkan untuk menerangi jalanan dan mencegah kejahatan. Abad berikutnya menandai penemuan lampu pijar, yang membantu menciptakan dunia urban yang hampir selalu mendapatkan penerangan.


GLOBAL FACT

”Jika suatu cahaya tidak menerangi sesuatu yang berguna, namun hanya menerangi jendela kamar tidur Anda pada malam hari dan tumpah ke langit, itu adalah pemborosan energi yang sangat besar,” kata Cheney. “Kita membakar bahan baker fosil untuk menciptakan listrik yang hanya dibuang-buang saja.” Cheney percaya bahwa menjaga lampu luar ruangan supaya mereka hanya menyinari jalanan di bawahnya akan lebih efisien dan tidak mengganggu. Dan sementara cahaya kota membantu kita bepergian pada malam hari, mereka justru membuat banyak spesies selain manusia kehilangan arah. Contohnya adalah burung-burung yang bermigrasi dan sepertinya memiliki peta bintang yang tertanam dalam otak mereka untuk membantu navigasi saat terbang kearah utara pada musim semi dan ke arah selatan saat musim gugur. Ketika burung-burung terbang di atas perkotaan, mereka seringkali menjadi bingung karena adanya cahaya buatan di bawah mereka, dan cahaya bintang di atas.

bagai unsur yang kemungkinan karsinogen, atau menyebabkan kanker.” Produsen lampu sekarang ini merespon naiknya permintaan akan lampu bohlam yang menyerupai cahaya natural, dan banyak usaha dilakukan di dunia untuk melakukan “preservasi langit gelap,” dengan polusi cahaya yang minim. Cheney berharap langit malam dapat diselamatkan. “Ada sesuatu yang indah dan membuat nyaman dari cahaya perkotaan. Kita harus menemukan cara untuk mempertahankan cahaya kota dan cahaya bintang.”

”Karena cahaya-cahaya yang mereka lihat terselubung gelas, seringkali burung-burung ini menghantam gelas tersebut dan mati karena geger otak,” ujar David Willard, ahli ilmu hewan di Field Museum of Chicago. “Diperkirakan ada satu miliar burung per tahun yang terbang menghantam jendela dan mati karenanya.” Terlalu banyak cahaya juga mengganggu ritme circadian atau ritme biologis yang tergantung dari siklus-siklus gelap dan terang selama 24 jam. Epemiolog Richard Stevens dari Pusat Kesehatan di University of Connecticut mengatakan bahwa ada bukti yang mengaitkan naiknya kasus kanker payudara di negara-negara industri dengan semakin banyaknya perempuan yang bekerja pada malam hari di bawah cahaya artifisial. “Dan faktanya, Badan Internasional untuk Riset Kanker, yang merupakan bagian dari Badan Kesehatan Dunia (WHO), hanya dua tahun lalu mengklasifikasikan pembagian waktu kerja se-

DeLIGHT! Magz #1

23


GLOBAL FACT

Teleskop Tercanggih di Dunia Sebuah teleskop seharga £1 miliar, atau setara Rp14,5 triliun, bernama Array Atacama Large Millimeter (ALMA) telah diresmikan pada 13 Maret 2013, waktu setempat. Ada harga ada rupa. Dengan biaya produksi yang fantastis, para ilmuwan mengklaim teleskop termahal ini dapat menyaksikan saat-saat pertama alam semesta terbentuk. Teleskop yang disebut-sebut paling canggih di dunia ini merupakan proyek astronomi terbesar sepanjang sejarah. Alat super mewah ini dibangun di gurun Llano Chajnantor yang gersang di Chile. Dibangun di ketinggian 5.000 meter dan memiliki 66 antena raksasa yang berdiameter 12 meter, teleskop ini mengumpulkan gelombang radio di luar angkasa dengan bantuan cahaya optik. Informasi tersebut kemudian diproses oleh sebuah komputer super.Para ilmuwan percaya, teleskop ALMA siap mengamati terbentuknya alam semesta, seperti melihat bagaimana bintang dan planet tercipta. Teleskop raksasa ini merupakan hasil kolaborasi dari negara-negara di Eropa, Asia Timur, dan Amerika Utara, yang menyumbang sebesar £950 juta, setara Rp13,771 triliun, sedangkan Inggris menyumbang £65.000, setara Rp941 juta. "Para komunitas ilmiah akan menggunakan ALMA untuk penelitian mengenai asal usul pembentukan bintang, planet, dan tata surya lain,"

24

DeLIGHT! Magz g #1

kata Thijs de Graaw, direktur ALMA, dilansir Telegraph, 13 Maret 2013."Bahkan, mungkin bisa menemukan bagaimana teori Big Bang terjadi," tandasnya. Dia menambahkan, ini adalah revolusi dalam sejarah alam semesta. Teleskop ini fokus untuk melihat terbentuknya awan debu pada proses terciptanya planet. Teleskop ALMA akan membuka babak baru ilmu astronomi. “Diharapkan teleskop mampu menjelaskan asal usul unsur terciptanya matahari, bintang, planet, dan akhirnya manusia," ungkap Thijs de Graaw. Sementara menurut Brian Ellison, manajer proyek Teleskop Alma mengatakan, semua makhluk terbuat dari stardust. Teleskop ALMA akan menjawab beberapa pertanyaan tentang dari mana manusia berasal. "Teleskop ALMA diperkirakan akan menangkap gambar sepuluh kali lebih tajam dari teleskop luar angkasa Hubble," tutup Ellison.


FAKTANYA

DeLIGHT! Magz #1

25

Galaksi G alaksi Bima Bima Sakti Sakti (Milky (Milky Way) Wa y) oleh: oleh ol eh:: Muhammad Muha Mu hamm mmad ad Yusuf Yus Y usuf uf


26

DeLIGHT! Magz g #1


G Gerhana erhana Bulan Bulan Sebagian Sebagian (26 (26 April April 2013) 2013) oleh ol oleh: eh:: Muhammad Muha Mu hamm mmad ad Yusuf Yus Y usuf uf

DeLIGHT! Magz #1

27


28

DeLIGHT! Magz g #1


M45 - Pleiades Observatorium O bservatorium B Bosscha osscha

DeLIGHT! Magz #1

29


Cas - Cis - Cus

TTS

1 2

3 4 5 6

7

8

9

10

11

12

13

14 15 16

Across 17

4. 6. 9. 12. 14. 16.

17. 19.

20.

pemantulan _____warna Penemu bola lampu penguraian pencemaran lingkungan Partikel elementer dalam fenomena elektromagnetik yang bergerak dengan kecepatan cahaya kawasan peneropongan di bandung Medium gelombang cahaya yang dahulu dipercaya sebelum disangkal oleh Michelson-morley h adalah konstanta..............

18

19

20

EclipseCrossword.com

11.

Down

13.

1.

15.

2. 3.

5. 7. 8. 10.

30

Spektrum elektromagnetik dengan panjang gelombang 400 - 700 nm adalah penemu sinar katode Kecepatan cahaya adalah sebuah konstanta fisika yang disimbolkan dengan huruf c, singkatan dari LED memiliki singkatan yaitu light ______ diode Negara dengan polusi cahaya terparah didunia ada di..... "Light amplification by stimulated emission of radiation" adalah singkatan dari... alat optik sederhana

DeLIGHT! Magz g #1

18.

CFL memiliki singkatan ________ fluores cent lamp Cahaya adalah energi berbentuk gelom bang Tempat Pengesahan UU polusi cahaya pertama Zat yang mengakibatkan pencemaran

Jawaban teka-teki silang akan ada pada DeLIGHT! edisi ramadhan. Kirim jawaban anda ke delight@gmail.com. Menangkan hadiah menarik!


Cas - Cis - Cus

KARYAKU AKU ADALAH KUNANG AKU ADALAH KUNANG-KUNANG DALAM GELAP AKU TERBANG DALAM GELAP AKU TERANG DAN JADILAH KAU SENJA

KARENA GELAP KAU ADA KARENA GELAP KAU INDAH

AKU HANYA KUNANG-KUNANG

Dunia tanpa Kesesatan Aku sungguh tak rela .. Manusia-manusia sekarang berkata bagai radio rongsokan .. Mengulang petuah-petuah yang sama Dan tiada perlakuan ... Mereka semua sama tiada beda Menganut ideologi prasasti gemerlapan Acuhkan segala keadaan Yang terpenting mereka terpujikan Aku bukan binatang Yang berjalan penuh kesesatan Dan kamu bukanlah iblis kebingungan Yang menganut dilema kesengsaraan Sekarang aku hanya ingin sampaikan Wujudkan kedamaian dengan pembelaan Alam, lingkungan damai dari kita

DAN KAU ADALAH SENJA. SAAT GELAP KITA BERBAGI

Mei Handayani

SAAT GELAP KITA ABADI Moeamar Emka

DeLIGHT! Magz #1

31


32

DeLIGHT! Magz g #1


DeLIGHT! Magz #1

33


Cas-Cis-Cus

Lampu Efektif dan Effisien Lampu merupakan peralatan listrik yang kita gunakan setiap hari. Lampu merupakan penemuan hebat yang sangat membantu umat manusia dalam melakukan aktivitasnya terutama di malam hari dan di tempat yang kurang pencahayaan matahari, dan saat ini, lampu merupakan kebutuhan manusia. Akan tetapi saat ini banyak energi yang terbuang karena pemakaian lampu yang berlebihan, tidak efisien dan bahkan meyebabkan polusi cahaya. Oleh karena itu pemakaian lampu harus kita hemat dan digunakan se efektif mungkin agar tidak membuang energi secara sia-sia. Nah ini ada beberapa tips untuk menghemat penggunaan lampu: 1.Ganti lampu bohlam atau lampu pijar kita dengtan lampu neon hemat energi.Lampu pijar atau bohlam memiliki keuntungan spesifiknya sendiri, contohnya untuk menentaskan telur beberapa unggas dan menghangatkan anak unggas. Akan tetapi bagi yang tidak membutuhkan keuntungan tersebut lebih baik mengganti lampu yang kita pakai dengan lampu neon, lampu CFL, atau lampu LED yang lebih hemat energi. 2.Pilih Kekuatan daya lampu sesuai dengan titik yang dipasang Lebih baik untuk kita agar menyesuaikan ukuran daya lampu dengan titiktitik pemasangan lampu. Rencakan dengan baik titik-titik pemasangan lampu beserta daya atau ukuran lampu pada titik tersebut dan keseluruhan temapt yang dipasang.

3.Matikan lampu yang tidak terpakai Matikan lampu –lampu yang tidak dipakai atau tidak menerangi ruangan tempat yang kita atau orang lain butuhkan. Kurangi penerangan di tempat yang tidak perlu dan kurangi penerangan berlebihan. 4. Atur saklar dan pencahayaan sesuai kebutuhan Atur posisi lampu dalam ruangan secara seloang-seling dan matikan sebagian lampu yang tidak memberikan pencahayaan banyak bagi kita dan kita masih dapat melakukian aktivitas tanpa perlunya menyalakan lampu tersebut. Optimalkan pengunaan saklar yang dirangkai secara pararel maupun seri sehingga dapat dioptimalakan di kebutuhan tertentu. 5. Menggunakan Reflektor untuk memantulokan sinar lampu. Gunakan bahan atau alat tambahan yang dapat memantulkan sinar lampu dan mengarahkan sinar tersebut ke arah yang dituju sehingga lebih baik pencahayaannya. 6. Gunakan dan manfaatkan cahaya matahari Bila memungkinkan, desain dan atur ruangan/ bangunan yang dapat menggunakan dan memanfaatkan sinar matahari untuk penerangan di siang hari. Sehingga pemakian lampu dapat dikurangi dan banyak energi yang dapat disimpan. 7.Memakai energi lampu yang berasal dari panel surya. Mungkin cara ini sedikit membutuhkan banyak uang. Akan tetapi kita dapat menyimpan energi dari panel surya pada siang hari dan dapat digunakan kembali pada malam hari. Sekian, Hemat dan efektifkan energi listirk dan lampu!

34

DeLIGHT! Magz g #1


What City Skies Would Look Like Without Light Pollution

Cas-Cis-Cus

DeLIGHT! Magz #1

35


Cas-Cis-Cus

PENGGUNAAN LAMPU BERTUDUNG Lampu penerangan luar bisa diklasifikasikan ke dalam tiga tipe, tipe pertama yaitu Globe Light, dimana banyak cahaya yang terhambur ke langit; tipe kedua Semi-Cutoff Light, dimana beberapa persen mulai tereduksi oleh tutup lampu, namun ini tetap mengganggu pengamatan astronomi; tipe ketiga Full Cut-Off, dimana cahaya hanya menerangi bagian jalan, dan ini merupakan metode yang baik untuk penerangan luar rumah.

36

DeLIGHT! Magz g #1


Cas-Cis-Cus

DeLIGHT! Magz #1

37


38

DeLIGHT! Magz g #1


Observatorium Bosscha

DeLIGHT! Magz #1

39


Kalong&Co. Menerima pembuatan kaos, Jaket, kemeja, Buku Tahunan, Majalah, Komponen elektro, Catering, Travell, Pemandu wisata Budaya, Sejarah, Geowisata, dll (silahkan konsultasikan kebutuhan anda).

Hp : +628568605570 e-mail : mail.kalong@gmail.com

sas 1.2  

kritik saran langsung sms aja

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you