Page 1


First Time Pada bulan Maret di pelajaran Business Creation Project yang dibimbing oleh Bapak Ahmad Rusdiansyah, terbentuklah beberapa kelompok bisnis yang bergerak di bidang industri kreatif. Disinilah terbentuklah kelompok kami yang terdiri dari Christian Yendi, Nathanael A. Z., Karina Gerhamseputri, Nur Fatimah, dan Isny Gita. Masing-masing individu menuliskan ide bisnis pada selembar kertas, kemudian diberi komentar dan skor oleh anggota lain. Setelah itu, kertas-kertas ide tersebut dimasukkan kedalam map coklat.


Ide Bisnis Nathanael : Membuat binder

beraneka warna dan jenis

Ide Bisnis Karina :

Membuat nasi gulung berisi ikan salmon atau ikan-ikan berprotein tinggi dan dibungkus daun selada 1/2 bagian.

Ide Bisnis Yendi : Membuat burger daging kelapa

Ide bisnis Fatim : Menjual pakaian khususnya kaos/kaos berkerah lengan panjang

Ide Bisnis Isny :

Membuat susu berisi jelly dan buah-buahan


HASIL DISKUSI : Keputusan final : Bisnis yang kami rencanakan untuk dijalankan adalah burger daging kelapa (ide Yendi) dan susu berisi jelly dan buah-buahan (ide Isny) karena kedua bisnis ini mendapat skor tertinggi. Kertas tersebut ditandatangani oleh anggota kelompok dan bapak Doddy.


Christian Yendi Kurniawan Kadang General & Accounting Manager

Isny Gita Amelia Marketing Manager

Nur Fatimah Marketing

Karina Gerhamseputri Internal & Eksternal Manager

Nathanael A. Z. Marketing


Our Journey

3

Kami memutuskan untuk menjual boneka dan gantungan kunci boneka. Ide boneka ini merupakan ide yang susah dimana supplier boneka saat ini mulai menghilang, membatasi diri, aturan produksi yang terlalu besar, dan tidak mau terikat akan perjanjian. Kami pun mencari supplier boneka di Surabaya, Tanggulangin, Sidoarjo, dan Jakarta. Supplier di tiga kota ini rata-rata meminta satu desain untuk 200 pcs, Sehingga kami pun keberatan akan persyaratan ini. Akhirnya, kami menemukan supplier boneka di Jakarta dengan persyaratan 50 boneka tiap desain.

1. Segmentasi pasar yang luar 2. Semakin maraknya event dari komunitas, instansi, animasi, dll 3. Pesaing bisnis yang sedikit 4. Media yang terus berkembang Produk dengan harga 10.000 – 30.000 berdasarkan 1. Tingkat kesulitan 2. Gradasi warna 3. Tulisan sablon atau bordir 4. Jumlah yang akan dipesan 5. Minimal 50 pcs/desain


First Community : Arashi

Our Design


Setelah itu, kami mencari komunitas yang akan kami buatkan boneka dari icon komunitas tersebut. Komunitas yang kami tuju pertama kali adalah Arashi yang merupakan grup band Jepang. Kami pun membuatkan desain artis tersebut dan melakukan contact dengan pihak supplier Jakarta. Supplier Jakarta menjanjikan membuat sample selama 1 minggu. Setelah lewat 1 minggu, kami mencoba terus menghubungi supplier Jakarta ini dan tidak mendapatkan respon sekali pun. Sehingga kami memutuskan untuk mencari dan mengganti bisnis boneka ini dengan bisnis yang sekiranya serupa dengan bisnis Industri Kreatif.

5

Setelah itu, kami mencari komunitas yang akan kami buatkan boneka dari icon komunitas tersebut. Komunitas yang kami tuju pertama kali adalah Arashi yang merupakan grup band Jepang. Kami pun membuatkan desain artis tersebut dan melakukan contact dengan pihak supplier Jakarta. Supplier Jakarta menjanjikan membuat sample selama 1 minggu. Setelah lewat 1 minggu, kami mencoba terus menghubungi supplier Jakarta ini dan tidak mendapatkan respon sekali pun. Sehingga kami memutuskan untuk mencari dan mengganti bisnis boneka ini dengan bisnis yang sekiranya serupa dengan bisnis Industri Kreatif. Kami pun menemukan supplier di Surabaya yang bergerak di bidang industri kain yang dapat membuat tempat handphone, tepak pensil, gantungan kunci kendaraan, dan lain-lain yang terbuat dari kain boneka, flanel, dan Jeans. Supplier Surabaya ini menjanjikan produksi paling lama 2 minggu. Sehingga kami pun memutuskan untuk memproduksi dari Supplier ini. Akhirnya kami memutuskan untuk membuat tepak pensil dan gantungan kunci kendaraan dengan bordir desain Arashi yang berbahan Jeans dimana produk berbahan jeans ini hampir tidak ada yang menjualnya. Dalam waktu satu minggu produk kami telah berhasil di produksi dengan jumlah 50 tepak pensil dan 50 gantungan kunci kendaraan dengan desain Arashi.


Perubahan bisnis dari boneka menjadi tempat gantungan kendaraan mobil ataupun motor, tempat handphone, dan tepak pensil yang berbahan dasarkan Jeans. Dari ketiga produk tersebut, terdapat kesamaan dari bentuknya, kotak, sehingga kami mengganti nama kelompok menjadi “Squarix� yang menunjukkan karakteristik produk yang kami persembahkan.

Background yang digunakan menyerupai motif jeans yang bergaris-garis. Sehingga dapat menonjolkan bahan produk kami yang berupa dari jeans. Di dalam background kami terdapat gambar yang berupa setengah kotak pensil dan dompet yang menggambarkan produk nyata kami yang dijual maupun yang dapat dipesan kepada kami. Di tengah antara kedua gambar tersebut terdapat nama tim kami “Squarix�.


Our Business 1. Tepak Pensil

2. Gantungan Kunci Kendaraan

7

1. Kain Boneka

2. Kain Flanel 3. Kain Jeans

3. Tempat Handhone

4. Varian Tas Perempuan


Mekanisme Penjualan Bertemu dengan pihak supplier untuk memproduksi barang yang kami ajukan.

1 Berjualan!

Menyepakati perjanjian

5

4

2

3 Promosi!!!

Mengambil produk yang kami pesan sesuai dengan waktu perjanjian


How To Sell 1. Friendship Connection Friendship connection adalah hubungan seseorang dengan orang yang lain dan sudah saling mengenal satu sama lain. Hubungan ini bagaimana orang tersebut dapat dipercayai dan membantu satu sama lain. Sehingga dengan Friendship Connection, kami dapat menjual maupun menitipkan barang ke krabat kami yang ada di Surabaya maupun diluar Surabaya.

2. Mouth to Mouth Teori Mouth to Mouth adalah teori yang dimana sebuah hal diperbincangkan dari satu orang ke orang lainnya yang menjadi cabang dan terus bercabang hingga hampir semua orang mengerti akan hal tersebut. Dengan keunikan dan kualitas produk kami, kami rasa dapat membuat banyak orang yang akan membincangkan mengenai nilai positif tersebut.

3. Promosi Via Social Media Dunia saat ini sangat dipengaruhi oleh social media. Hal ini disebabkan kekuatan social media yang mampu menghubungkan berjuta-juta orang dalam waktu yang singkat dimana setiap orang sering bertukar informasi mengenai dirinya sendiri, pekerjaan, barang yang dijual, menceritakan perusahaannya, dan informasi lainnya. twitter : @imaskoteers website: http://manajemenbisnis-its.org/business/squarix/

4. Menitipkan Barang Menitipkan barang disini membuat perjanjian dengan pihak toko untuk menjualkan produk kami dimana kami memberikan masa waktu selama satu bulan dan dapat dikembalikan sesuai berapa yang laku terjual.


Friendship Connection

Mouth To

Mouth

Promosi Via

Social Media

Menitipkan Barang


Kunjungan Kerja Tanggal 28 Mei 2013 pada pukul 14:30 kami melakukan promosi pertama kali ke Papyrus .

Saat itu pemilik toko tidak ada sehingga kami tidak bisa melakukan penawaran barang.

Tanggal 30 Mei 2013 pukul 11.00 kami menuju koperasi SMA Muhammadiyah 2 Surabaya dimana kami berhasil menitipkan 18 produk kami.

Seharusnya akhir bulan nanti kami akan melakukan kontrol ke pihak koperasi namun karena sekolah libur, maka kontrol dilakukan saat tahun ajaran baru pada bulan Juli.

Kami menjual barang kami seharga Rp.19.000 untuk tepak dan Rp. 17.000 untuk gantungan kunci.


Coba2  
Advertisement