Page 1


SALAM REDAKSI

Makhluk yang Paling Sempurna Assalaamu’alaikum warahmatul­laahi wa bara­kaatuhu Alhamdulillah, segala puji kepada Allah, Rabb Semesta Alam, shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muham­ Dewan Redaksi MABAZKA mad, keluarga, Majalah SMP BATIK sahabat dan Surakarta orang – orang Penanggung Jawab: yang mengikut Sri Sumarni, S.Pd. sun­­­­nah beliau. Pembimbing: P e m­b a c a S. Nurrohman, S.Pd. Danang S., S.Pd. Ra­­h ima­k u­m ul­ Mustaqim A. SH lah,.... Pemimpin Redaksi: Kita telah CP. Suroso, S.Pd, MPd me­­ma­suki tahun Sekretaris : baru Islam, Endang Rahmawati, S.Pd yaitu 1435 hi­ Bendahara : jriy­yah, se­moga M. Syafrudin DL, S.Pd, M.Pd per­ja­lanan di Sri Surani, S.Ag tahun ini selalu Dewan Redaksi : diiringi de­ngan Deny Destomo, S.Thl Muchlis M., S.Pd, M.Pd ke­baikan dan Dony Prabowo, S.Pd kesuk­sesan dari Wakhid Ichsanto, S.Pd ber­bagai hal Marketing & Iklan : yang kita cita Sischa A., S.Psi dan dam­ba, ter­ Editor : utama kesuk­­­­­ Galuh Pertiwi P, S.Si sesan yang ha­ Tri Palupi, S.Pd kiki besok di Layout : hari pembalasan. Ria Andrianto, A.Md Edisi kali ini, Staf Redaksi : OSIS kami coba ke­ te­ngahkan ma­­­ Alamat : Jl. Slamet Riyadi 447 salah tentang Telp:0271-712 944 a­nak…, sekali Kode Pos 57146 Ska la­­gi… tentang Email Redaksi : ba­­kat dan po­ten­­ smpbatikska@yahoo.co.id

si yang se­sung­­guh­nya luar bia­sa mereka mili­ki. Semua anak adalah bin­tang. Allah telah meng­anu­­gerahi mereka dengan berbagai potensi yang spesial. Potensi atau bakat ini baru akan muncul bila ada kesempatan untuk berkembang atau dike­m­bangkan. Tugas kita-lah yang ha­rus membantu mereka dalam mene­ mu­kan setiap bakat istimewa yang ter­ pen­dam dalam dirinya. Tentu, yang kita harapkan adalah bakat dan potensi yang sesuai dengan tuntunan agama kita. Pembaca yang budiman …. Di bahasan utama coba kita suguh­kan spirit dari Surat At -Tin: 4 yang menga­ barkan kepada kita betapa kita (manusia) mempunyai modal yang sangat besar dalam mengarungi samudra kehidupan ini, yaitu modal “Makhluk yang paling sempurna”. Silahkan selengkapnya bisa pembaca nikmati. Disamping itu juga ada banyak hal menarik lainnya yang sungguh rugi jika terlewatkan. Akhirnya …. Keep Spirit, jadilah yang terbaik… Orang bijak berkata “Jadilah manu­ sia pembelajar”, “siswa yang selalu belajar”, “guru yang selalu belajar”, un­ tuk mengoptimalkan potensi dan bakat kita…. Akhir kata,selamat menikmati sajian kami, semoga menambah referensi pengetahuan dan keimanan kita. Wassalaamu’alaikum wa rah­ matullahi wa barakaatuhu

MABAZKA 1


SURAT PEMBACA

“bisakah ditambah dengan fakta-fakta unik yang menarik ” Assalaamu’alaikum … Setelah saya baca Mabazka Edisi 5 yang isinya mencakup tentang budi pekerti, saya rasa isinya sangat lengkap. Namun, bagimana kalau saya sarankan, pada edisi beri­kutnya bisa ditambah dengan faktafakta unik yang menarik, sehingga pem­ baca juga bisa mendapat wawasan yang lebih banyak. Terimakasih… Wassalaamu’alaikum … Lismona Inas A. (IX D) Sebenarnya di edisi sebelumnya sudah ada mbak, misalnya di edisi 3 dan 4 ada Ma­te­­matika Unik di edisi 5 ada Fisitaru, mudah-mudahan sudah sesuai dengan ha­ rapan mbak Lismona yaa……

Assalaamu’alaikum … Saya rasa Mabazka su­ dah bagus, tetapi harus di­tambah lagi kata-ka­ta mutiara sehingga mu­ rid-murid dapat me­ nger­­ ti lebih jelas dan dita­m­bah lagi karyakarya siswa sehingga siswa-siswi disini menjadi kretatif dan berfikir positif Wassalaamu’alaikum … Muh. Alfian Rizky H (8B) Oke…., usul yang bagus insyaalloh kita munculkan di edisi ini Assalaamu’alaikum … Dari edisi 1 -5 saya paling suka edisi 5. Karena isinya lebih mencakup banyak hal. Terutama masalah budi pekerti. Saya ha­ rap di edisi berikutnya Mabazka ini mener­bitkan tentang ajaran-ajaran agama, su­pa­ya anak-anak bisa lebih tahu. Terima­ kasih… Wassalaamu’alaikum … Arum Damayanti (IX C) Insyaalloh isinya banyak yang bersesuai­ an dengan ajaran agama (Islam), ikuti dan baca terus yaa…. Assalaamu’alaikum … Setelah saya membaca Mabazka edisi 1 -5 sangat menarik, bagus dan banyak mem­beri informasi. Untuk edisi berikut­ nya saya usul­­ kan untuk memberikan informa­ si tentang larangan ber­pacaran. Terimakasih… Wassalaamu’alaikum … Adinda Safira P (IX B) Wahhh… bagus sekali tuh id­ enya, mudah-mudahan bisa tereal­ isasi di edisi selanjutnya ya….

2 MABAZKA


BAHASAN UTAMA

Anak Nakal, Adakah? “Jika anak Adam meninggal dunia, terputuslah segala amalnya kecuali tiga perkara; shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak shalih yang mendoakannya” (HR. Muslim, Abu Dawud, At-Tirmidzi, An-Nasa’i dan Ahmad)

S

Wakhid Ichsanto, S.PdI

ebagai seorang anak tentunya kita ingin dikatakan sebagai anak yang berbakti kepada orang tua. Kita ingin menjadi anak yang selalu patuh terhadap semua perintah yang baik dari keduanya. Kita juga ingin membahagiakan orang tua kita ketika keduanya memasuki masamasa tua yang sangat membutuhkan bantuan anak-anaknya. Pada saat inilah kita sebagai anak -insya Allah- akan menuai pahala yang sangat banyak dari Allah swt. Untuk membahagiakan kedua orang tua, persiapan materi bukan faktor utama yang mampu membahagiakan keduanya. Tetapai persiapan mental yang menjadi penentu seseorang akan mampu memba­ hagiakan atau tidak. Semakin kita paham akan agama Islam, kesiapan mental kita akan semakin baik pula, insya Allah. Kesempatan untuk menjadi generasi terbaik yang mampu membahagiakan orang tua tentunya harus kita persiapkan mulai sekarang. Pemahaman agama Islam seseorang akan lebih terasa lebih baik

lagi jika ditopang dengan kemampuan akademis yang mampu mengembangkan pemikiran dalam menerapkan nilai-nilai agama Islam secara sempurna. Sebagai seorang anak, untuk menjadi generasi yang terbaik, harus dilakukan sebagai berikut antara lain : 1. Senantiasa rajin beribadah kepada Allah. 2. Rajin belajar menuntut ilmu dimana dan kapan saja 3. Menjadikan membaca sebagai kebia­ saan yang baik. 4. Menggun­a­kan semua wak­tu un­tuk kegiatan yang berman­faat Peran otang tua Orang tua mempunyai peranan yang sangat penting dalam menyiapkan genera­ si terbaik untuk masa depan. Karena peran merekalah kita menjadi lebih baik seperti sekarang ini. Karena doa mereka pulalah kita bisa meraih citi-cita kita. “Setiap anak dilahirkan dalam kea­ dan fitrah (Islam), maka kedua orang tua­ nya­ lah yang menyebabkan dia men­

MABAZKA 3


BAHASAN UTAMA jadi Yahu­di, Nasrani atau Majusi” (HR. Bukhari) Sebagai orang tua, ada beberapa hal yang tidak boleh dilupakan ketika men­ didik anak-anak kita : 1. Keteladanan Keluarga, khususnya orang tua adalah figur awal bagi seorang anak untuk diikuti dan dicontoh perilakunya. Ketika anak mulai beranjak remaja, fungsi ini mulai bergeser kepada kelompok sebayanya ataupun figur-figur lain di luar kelu­ arga, seperti tokoh-tokoh dalam film atau cerita. Oleh karena itu, sudah seharusnya orang tua dapat memberikan pondasi awal yang kuat tentang sikap dan perilaku yang positif. Dengan demikian kelak ketika anak dihadapkan kepada situasi yang san­ gat kompleks, anak akan lebih siap dan konsisten terhadap pendiriannya. Agar tujuan ini terwujud, maka ten­ tunya harus ada keteladanan dari orang tua. Ingatlah suatu perbuatan orang tua tidak akan efektif bila hanya terjadi ko­ munikasi satu arah. Berilah contoh yang kepada anak mengenai perilaku yang baik dari orang tua mereka sehari-hari. Ini bisa dimulai dengan hal-hal yang biasa seharihari kita lakukan di rumah. Dengan be­

4 MABAZKA

gitu, kedepan diharapkan anak akan dapat mulai sedikit demi sedikit mencontoh perilaku yang positif dari orang tuanya. 2. Lemah lembut Kalau boleh diumpamakan, anak seperti benih yang baru mengeluarkan tu­ nasnya. Ia sangat membutuhkan air untuk pertumbuhan. Tidak boleh pula sembaran­ gan orang menyiramkan air dengan jum­ lah yang berlebihan karena menyiramkan air yang berlebihan justru akan menyebab­ kan tunas itu patah dan tidak dapat tumbuh dengan sempurna. Demikian pula dengan anak. Kendati sangat butuh arahan, nasi­ hat dan didikan, tidak selayaknya pendi­ dikan anak dilakukan dengan cara-cara kasar. Dengan cara yang kasar tidak me­ ninggalkan kesan, tetapi sebaliknya akan mengakibatkan anak-anak terganggu se­ cara kejiwaan. Sebagaimana sabda Rasulullah saw ; “Sesungguhnya Allah Maha lembut, me­ nyukai orang yang lembut. Dan sesung­ guhnya Allah memberikan kepada kelem­ butan apa yang tidak diberikannya kepada sikap kasar.” (HR. Muslim). 3. Kerjasama Di dalam lingkungan keluarga, kita mengenal adanya istilah keluarga inti dan


BAHASAN UTAMA tambahan. Adapun keluarga inti terdiri dari: ayah, ibu dan anak-anak. Sedangkan keluarga tambahan adalah semua orang yang tinggal satu tempat dengan keluarga inti seperti; adik, kakak, keponakan, pem­ bantu dan lain-lain. Berkaitan dalam usaha mendidik anak, semua pihak baik yang termasuk keluarga inti maupun tambahan harus bekerjasama dengan baik. Memiliki pemahaman dan sikap yang sama ten­ tang apa yang harus mereka perbuat dan tidak ketika di depan anak-anak. Kita ti­ dak ingin menjadi model negatif, dari sisi perilaku dan ucapan kita. Keadaan ini lebih mirip pada pem­ bentukan lingkungan yang baik (bi’ah shalihah) bagi tumbuh suburnya potensipotensi kebaikan pada diri anak-anak. Se­ hingga fungsi rumah sebagai masjid akan tampak lebih dominan di mata anak-anak, dengan hadirnya kerjasama (ta’awun) dalam hal kebaikan di antara orang-orang yang berada di dalamnya. 4. Bertahap Setiap syariat yang diturunkan Allah tentunya disesuaikan dengan tempat dan kejadiannya masing-masing untuk menuju kesempurnaan Islam. Allah pun menjadi­ kan Islam yang paling sempurna secara bertahap. Untuk itu, setiap waktu dalam

mendidik anak yang merupakan bagian dari pendidikan Islam, syariat menuntut orang tua untuk melakukannya secara ber­ tahap pula. Artinya, ini mengharuskan orang tua untuk mampu membuat skala prioritas, tentang mana yang harus didahulukan dan apa yang mesti diakhirkan. Memu­ lai dari hal-hal yang mudah, dari diri dan lingkungan terdekatnya, serta disesuaikan dengan kemampuan berpikir atau mema­ hami setiap peristiwa dan kata-kata. Den­ gan bertahap, orang tua akan lebih mudah melakukan evaluasi. Dengan bertahap, anak-anak akan mudah mengambil setiap pelajaran yang diberi. 5. Evaluasi Keberhasilan apa yang bisa diketahui dari proses pendidikan anak tanpa evalu­ asi? Tidak ada. Karenanya, evaluasi men­ jadi bagian penting yang tak terpisahkan. Karena dengan evaluasi orang tua dapat mengetahui hal-hal apa sajakah yang telah dan belum diberikan kepada anak-anak, serta tindakan terbaik apa yang akan di­ ambil karenanya. Orang tua dapat memilih caranya sendiri-sendiri dalam melakukan evaluasi atas proses pendidikan anak yang mereka lakukan. Untuk itu, luangkan se­ bagian dari waktu-waktu anda khusus

MABAZKA 5


BAHASAN UTAMA untuk melakukan evaluasi ini. Bila perlu, buat form berisi daftar hal-hal yang perlu dievaluasi. 6. Konsisten Rasulullah saw. bersabda ; “Sesung­ guhnya amal yang paling dicintai Allah adalah yang paling konsisten, meskipun sedikit” (HR Bukhari). Berbeda dengan amal yang banyak tapi hanya sesekali, amal yang konsisten dilahirkan oleh hati yang khusyuk, sehingga lebih berpahala dan jauh lebih besar pengaruhnya. Hubungannya dengan mendidik anak, konsistensi sangat dibutuhkan. Se­ ba­­gai jawaban atas fitrah jiwa man­u­sia yang mudah berubah-ubah ter­ gan­ tung ling­­­­­­­kungan dimana ia berada. Lebih-lebih da­lam kondisi di mana kemaksiatan seolah tak terhenti. Tersebar hampir di pinggiran ja­lan raya, di setiap sudut kota, melalui televisi yang menyelinap ke setiap rumah kita. Ketidakonsistenan orang tua hanya akan mengubah nilai-nilai ketuhanan yang dengan susah payah kita tanamkan, lalu berganti dengan budaya jahiliyah yang penuh kehinaan. 7. Doa

6 MABAZKA

Sudah menjadi rahasia umum bahwa faktor yang sangat menentukan keberhasi­ lan seseorang merupakan adalah doa dari kedua orang tua. Oleh karena itu sebagai orang tua tentunya tidak akan bosan dalam mendoakan anak-anaknya. Adapun yang perlu diperhatikan ada­ lah banyak diantara orang tua yang belum memahami bahwa ucapan adalah bagian dari doa (Kullu kalam ad du’a). Sehingga banyak diantara mereka yang tidak mam­ pu mengendalikan kata-kata yang keluar dari mulutnya. Tidak ada orang tua yang meng­ inginkan anaknya menjadi anak yang ti­ dak mau diatur, nakal, bodoh, ngeyel dan predikat jelek lainnya. Seorang anak ber­ buat seperti itu tidak lain adalah karena doa orang tua yang tidak mereka sadari. Sehingga adanya anak yang nakal, adanya anak yang bodoh, adanya anak yang ma­ las tidak lain disebabkan karena seringnya para orang tua mengatakan kepada mereka hal-hal seperti itu. Kita tentunya masih ingat tentang salah satu buku “The True Power of Wa­ ter” karya Masaru Emoto, yang mencoba melakukan penelitian terhadap nasi. 1. Sisa nasi yang sudah didiamkan semal­


BAHASAN UTAMA

2. 3.

4. 5.

6.

aman ditempatkan ke dalam 2 toples dengan jumlah yang sama, kemudian ditutup rapat. Setiap toples di labelkan yang berisi kata-kata. Toples A: “Kamu Pintar, Cerdas, Can­ tik, Baik, Rajin, Sabar, Aku Sayang Padamu, Aku Senang Sekali Meli­ hatmu, Aku Ingin Selalu di dekatmu, I LOVE YOU, Terima Kasih. Toples B: “Kamu Bodoh, Jelek, Jahat, Malas, Pemarah, Aku Benci Melihat­ mu, Aku tidak mau dekat dekat kamu” Dua toples ini diletakkan terpisah dan pada tempat yang sering dilihat, setiap kali melihat toples tersebut, ia selalu membaca tulisan di kedua toples terse­ but Dan inilah yang terjadi pada nasi terse­ but setelah 1 pekan kemudian :

¾¾ Nasi dalam toples yang di bacakan kata-kata Negatif ternyata cepat sekali

berubah menjadi busuk dan berwarna hitam dengan bau yang tidak sedap. ¾¾ Sedangkan Nasi dalam toples yang di bacakan kata-kata Positif masih ber­ warna putih kekuningan dan baunya harum seperti ragi. Oleh karena itu, sebagai orang tua tentunya harus bijaksana dalam pandai memillih kata-kata yang akan diucapkan, memilih doa yang terbaik untuk anakanak. Inilah mengapa kita dianjurkan un­ tuk berbicara hal yang baik-baik saja dan menghindari kata-kata yang buruk. Doa adalah senjata orang mukmin, dalam keadaan apa saja dan perbuatan kita sebagai Muslim, kita disarankan un­ tuk selalu berdoa, memohon kepada Al­ lah segala sesuatu yang baik-baik. Mulai perkara kecil sampai perkara yang besar dan semua berharap menjadi baik karena doa kita juga baik. Wallaahu a’lam.

MABAZKA 7


PROFIL GURU

“ Mustaqim

Amin, SH

H

ai guys ketemu lagi nih... nah pada Mabazka edisi ke-6 ini kita akan memba­ has profil guru dari Pak Mustaqim Amin, SH. Pak Mus, begitulah murid-murid biasa memanggilnya, seorang guru di SMP Batik yang mengampu mata pela­ jaran Pendidikan Kewarganegaraan. Be­ liau sangat disegani oleh murid-murid karena sikapnya yang tegas dan sangat disiplin terlebih lagi tentang kebersihan sekolah. Bapak yang hobi bersepada dan ja­ lan sehat ini lahir di Sukoharjo, tanggal 25 Oktober 1961. Beliau tinggal di Perum Griya Kertonatan G No.23 Kartasura Su­ koharjo. Pada tanggal 24 Mei 1990 beliau menikah dengan Ibu Rima Nur’aini dan dikaruniai dua orang anak. Anak yang per­ tama bernama Ulul Al-bab Sholehan yang sekarang kuliah di ISID Gontor, dan anak yang kedua bernama Hana Ni’ma Rosida

"Jadikan semua aktivitas hanya untuk mencari Ridho-Nya" 8 MABAZKA

yang masih duduk di bangku sekolah kelas VII SMP Nurul Islam Tengaran. Pak Mus memulai pendidikan Seko­ lah Dasar di SD Al Islam Kartasura ke­ mudian melanjutkan ke SMP Al Islam Katasura. Selama tiga tahun mengenyam pendidikan di SMP tersebut, beliau meneruskan kembali pendidikannya di SMA Al Islam Surakarta. Setelah lulus be­ liau melanjutkan studinya di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) men­ gambil jurusan Hukum Tata Negara. Be­ liau lulus pada tahun 1988 dan langsung mengajar di sekolah ini karena dua tahun sebelum lulus beliau sudah mengajar di SMP Batik Surakarta. Pesan pak Mus un­ tuk kita semua: "Jadikan semua aktivitas hanya untuk mencari Ridho-Nya". Sampai disini dulu ya profil gurunya, kalau ada kata-kata yang salah mohon dimaafkan. See U next Teacher’s profile....

BIODATA

Nama : Mustaqim Amin, SH TTL : Sukohajo, 25 Oktober 1961 Alamat : Perum Griya Kertonatan G No.23 Kartasura Sukoharjo Hobi : Jalan sehat, bersepeda Nama Istri : Rima Nur’aini Nama Anak : 1. Ulul Al-bab Sholehan 2. Hana Ni’ma Rosida


a H

bied ZULFIKAR

ai.... jumpa lagi teman-teman. Untuk profil siswa kali ini adalah Abied Zulfikar dari kelas VIII G. Abied, begitu sapaannya, adalah anak kedua dari dua bersuadara dari pasangan Alm. Bapak Syaiful Hadi dan Ibu Suryanti. Kakaknya bernama Amira Adila yang sekarang sedang melanjutnya studinya di Universitas Sebelas Maret Surakarta mengambil jurusan Pendidikan Bahasa Inggris. Cowok yang suka bermain sepakbola ini

PROFIL SISWA

hebat ya? Benar-benar prestasi yang sangat membannggakan. Be­ berapa bulan yang lalu dia juga mengikuti lomba yang diadakan di Banjarnegara dan diikuti oleh siswa siswi tingkat SMP yang be­ rasal dari berbagai ka­ bupaten sejawatengah. Namun pada kesempa­ tan kali ini Abied belum bisa meraih juara, tidak apalah yang penting sudah berani maju dan sudah berusaha keras walaupun belum membawa hasil. Semoga saja dike­ sempatan berikutnya Abied bisa menjadi

Belajar yang giat untuk meraih apa yang dicita-citakan mempunyai guru favorit di sekolah yaitu bu Nurul, karena tegas tetapi santai dan ketika mengajar terlihat menyenangkan. Kegiatan ekstrakurikuler yang dii­ kutinya adalah Batik Marching Band (BMB) dan Qori. Sebelumnya Abied be­ lum pernah belajar Qori dan baru belajar se­ bentar di SMP Batik dia su­ dah berha­ sil meraih juara 1 l o m b a Qiroah sekotama­ dya Sura­ karta. Wah

juara dan memharumkan nama baik SMP Batik Surakarta. Tetap semangat ya..?! “Belajar yang giat untuk meraih apa yang dicita-citakan” itulah yang menjadi Motto hidup dari Abied. pesan darinya un­ tuk Mabazka adalah semoga di edisi beri­ kutnya Mabazka bisa lebih kreatif, lebih bagus lagi dan bermanfaat bagi para pem­ baca. Cukup sekian dulu ya teman-teman, sampai ketemu lagi di Mabazka edisi beri­ kutnya... BIODATA Nama : Abied Zulfikar TTL : Tangerang, 18 Oktober 2000 Alamat : Gumpang kartasura Hobi : Sepakbola

MABAZKA 9


OPINI

Ketahui Keunikan Anak

Mereka Jadi Bintang Oleh Dony Prabowo, S.Pd.

S

etiap anak pada haki­ kat­­nya ada­ lah istime­ wa. Namun seba­gai orang­tua, sudahkah kita meng­­anggap setiap anak-anak kita isti­mewa? Orangtua seringkali terjebak dalam memandang diri anak-anaknya. Me­ reka cenderung membanding-bandingkan anak-anak dengan anak lainnya. Seringkali kita lupa bahwa Allah men­ciptakan setiap manusia unik, tidak sa­ma satu dengan yang lainnya. Bahkan anak yang terlahir kembar sekalipun. Manusia sering kali lupa bahwa konsep penciptaan Allah sangat luar biasa. Sperma dan sel telur ketika bertemu masing-masingnya membawa ratusan ribu sifat-sifat yang berbeda yang diwarisi dari garis keluarga ayah ibu, kakek nenek dan seterusnya. Jadi berarti dalam setiap individu ada sifat yang berbeda-beda serta bakat yang juga berbeda, dan kita tidak mengetahui sifat dan bakat apa yang akan menonjol dalam diri seorang anak.

Apakah minat dan bakat itu?

Sebelum kita bisa mengarahkan minat dan bakat anak-anak kita ada baiknya kita mengerti perbedaan tentang kedua hal ini. “Bakat adalah kemampuan bawaan yang merupakan potensi yang masih perlu dikembangkan /dilatih untuk mencapai satu kecakapan. Kecakapan ini bisa memerlukan

10 MABAZKA

les, bimbingan, latihan serta pengetahuan hingga ia mampu menguasai kecakapan tersebut dengan baik, bahkan menjadi te­ rampil. Sedangkan minat adalah aktifitas atau tugas-tugas yang membangkitkan perasaan ingin tahu perhatian yang memberi kesenangan atau kenikmatan dalam diri anak,”. Untuk mengetahui minat dan bakat apa yang disukai atau dimiliki oleh anak, sebaik­ nya orangtua memberi kesempatan pada anak untuk memilih minat pada satu bidang tertentu. Jika minat tersebut bertahan lama, anak terus menerus menekuninya dengan rasa suka sehingga kemampuan nya menjadi berkembang maka minat tersebut akan menjadi sebuah bakat. Ada beberapa kesalahan yang kerap dilakukan para orangtua dalam mengarahkan potensi anak-anaknya yaitu: 1.Sebagai orangtua kita tidak menganggap anak-anak kita spesial 2.Kita tidak menganggap anak memiliki potensi yang luar biasa, bakat yang banyak sekali dalam berbagai hal. Sehingga kita tidak atau kurang memperhatikan minat itu ada dan tidak memberi kesempatan bakatnya berkembang. 3. Kita cenderung mengarahkan anak-anak­ nya untuk mengembangkan kemampuan mereka sesuai dengan mimpi-mimpi lama orangtua. 4. Banyak sekali diantara kita yang meng­ ikutkan anak-anaknya les pada bidang tertentu bukan karena kemauan anak, melainkan demi tuntutan lingkungan. Contohnya, anak diikutkan les mate­ matika karena orangtua lain banyak yang mendaftarkan anak-anaknya les matematika. Singkat kata, demi alasan


OPINI agar tak ketinggalan dengan anak lain. Pada prinsipnya sebenarnya orangtua mungkin mempunyai maksud dan niat yang baik untuk masa depan anak-anaknya. Hanya saja, sering kali orangtua kurang memperhatikan minat dan potensi anak yang mungkin turun dari kakek atau neneknya bahkan garis keluarga diluar ayah dan ibunya sendiri. Sebaiknya orangtua belajar untuk mencoba meluaskan wawasan sedikit bahwa kemungkinan bakat itu mungkin bisa diwarisi dari mana saja. Jadi, bukan malah anak dipaksa untuk mewujudkan dendam positif orangtua akibat impian dimasa lalu orangtua yang tidak terwujud. Kurikulum sekolah yang terlalu berat, juga menjadi salah satu faktor yang membuat anak kesulitan untuk mengenali dan menunjukkan minat dan bakat yang dimiliki dalam dirinya. Anak cenderung hanya dipacu dalam prestasi akademik saja, namun kurang tergali potensi unik yang ia miliki. Sehingga banyak sekali orangtua yang terlambat mengenali potensi luar biasa yang dimiliki oleh setiap anak-anaknya.

Mulailah Kenali Potensi Unik Anak

Pernahkah anda mencoba menuliskan 3 (tiga) potensi yang anda miliki? Kebanyakan orang merasa kesulitan untuk mengenali potensi apa yang ia miliki. Bahkan tidak sedikit orang-orang yang baru mengenali potensi dirinya setelah berusia 30, 40 bahkan 50 tahun. Tentu hal ini jangan sampai terulang pada diri anak-anak kita. Mulai sekarang, cobalah untuk: 1. Percaya bahwa setiap anak adalah istimewa. Mulai sekarang cobalah untuk berbicara, memperlakukan serta bersikap terhadap anak dengan cara yang istimewa. 2. Mengenali minat anak. Observasi dan amati minat apa yang dimiliki anak. Cu­ kup tinggi atau tidakkah minatnya pada bidang tertentu? Bertahan lama atau tidak? Apakah kemampuannya makin meningkat atau tidak?

Ja­­ngan lupa untuk selalu tanamkan pon­ dasi pemahaman bahwa minatnya meru­ pa­­kan salah satu bentuk beribadah yang ber­­­manfaat bagi diri sendiri, keluarga dan orang lain. Bisa jadi skill/kemampuan dari minatnya tersebut tidak hanya berguna membantu orang lain tapi juga bisa menjadi sumber hidupnya kelak. 3. Mengenali modalitas belajar anak. Orangtua perlu memahami bahwa tingkat kecerdasan setiap anak berbeda-beda. Baik kecerdasan emosi, sosial, fisik, spi­ ritualis dsb. Pahami juga bagaimana cara otak bekerja. Anak hanya akan mela­ kukan sesuatu hal dengan maksimal jika ia menyukai hal atau bidang tersebut. Sehingga jangan dipaksakan bila anak tidak menyukai bidang yang kita arahkan padanya. 4. Mengenali apa itu bermain. Saat anak masih kecil, kita bisa mengamati minat bakatnya dari cara anak-anak kita bermain. Misalnya si kecil suka jadi montir mobil, siapa tahu kelak ia punya kemampuan dibidang itu ketika besar nanti? Bermain pun memberi orangtua kesempatan untuk mengobservasi dan memberikan latihanlatihan untuk mengarahkan potensi anak. Dari situ akan terlihat ke arah mana anak memiliki ketertarikan yang besar. “Setiap anak adalah bintang. Allah telah menganugerahkan anak-anak dengan ber­ba­gai potensi spesial. Namun bakat-bakat ini baru akan muncul bila ada kesempatan untuk berkembang atau dikembangkan. Jadi tugas kita orangtua yang harus membantu mereka dalam menemukan bakat spesial yang terpendam dalam diri mereka. Akui keberadaan dan keunikan dirinya, beri kesem­­ patan utk mengeksplorasi bakat minat­­ nya, dukung untuk terus mengasah keisti­ mewaannya. Maka jadikan mereka champion dengan jiwa yang bersinar terang dan merdeka”.

MABAZKA 11


Semua Anak adalah BOLEH TAHU

Bintang

Anak dengan Bakat Istimewa

12 MABAZKA


M

ampu menghafal Al‑Qur’an adalah karunia Allah yang tak ternilai harganya, dan tidak semua orang diberikan karunia ini. Menghafal Al-Qur’an itu mudah, tidak sulit. Ia bisa dilakukan siapa saja, berapa pun usia dan apapun profesi seseorang bukan menjadi faktor dan alasan yang mem­ buat menghafal itu menjadi susah. Ba­ lita, anak-anak, remaja, tua dan dewasa, semua bisa menghafalkan Al-Qur’an. Sampai-sampai seorang buta pun bisa melakukannya. Inilah yang terjadi pada seorang anak tunanetra asal Mesir ini. Buta namun hafal Al-Qur’an. Mu’adz namanya, ia adalah se­ orang anak yang lahir kurang beruntung layaknya manusia normal lainnya. Anak ini lahir dalam kondisi tidak dapat melihat (buta). Sebagaimana orang buta lainnya, ia tidak bisa banyak melakukan sesuatu, terbatas oleh ketidakmampuannya untuk melihat. Namun, meski buta ada yang unik pada anak ini, ternyata Mu’adz telah berhasil menghafalkan Al-Qur’an leng­ kap 30 juz. Sejak awal ia melakukannya (menghafal) dengan penuh kesabaran, dan didorong oleh motivasi yang tinggi. Hingga pada usianya yang ke-11 tahun

ia berhasil menghatamkan hafalan AlQur’an. Sesuatu yang tidak semua orang dapat melakukannya, oleh manusia nor­ mal sekalipun. Mungkin bagi kita yang telah di­ berikan nikmat penglihatan oleh Allah menganggap mata adalah jendela dunia. Tanpanya, hidup ini terasa tidak lengkap dan sempurna. Bayangkan saja, jika se­ belumnya kita dapat melihat (penglihatan normal) ternyata akhirnya ditakdirkan buta–na’udzubillah, apa yang terjadi? Kita tentu bersedih dan menderita karena tidak dapat melihat lagi. Namun, bagi Mu’adz ia sama sekali tidak pernah bersedih bah­ kan mengeluh dengan derita yang alami ini. Justru ia bersyukur kepada Allah atas takdir dan kondisinya sekarang. Itu ia tunjukkan dengan menghafal Al-Qur’an. Keterbatasan fisik tidak membuatnya terhalang untuk menghafal Al-Qur’an. Dia menganggap bahwa takdirinya ini (buta) menjadi jalan baginya untuk bisa hafal Al‑Qur’an.

MABAZKA 13


BOLEH TAHU Semangatnya untuk menghafal ayat-ayat Allah yang mulia membuat lang­ kah kakinya ringan untuk pergi ke tempat gurunya. Pada awalnya hanya sehari dalam sepekan, lalu Mu’adz men­ desak. Syai­ khnya agar menambah harinya, sehingga menjadi tiga hari dalam sepekan. Syaikh­ nya sangat ketat dalam mengajar. Beliau

tidak meminta kepada Allah agar Allah mengembalikan penglihatannya. Bu­ kannya ia tak yakin pada Allah. Namun ia menginginkan yang lebih indah dari sekedar penglihatan. Ia berharap semoga menjadi keselamatan baginya pada hari pembalasan (kiamat), sehingga Allah me­ ringankan perhitungan (hisab) pada hari tersebut. Allah akan menanyakan nikmat penglihatan, apa yang telah engkau laku­ kan dengan penglihatanmu? Mu’adz tidak malu dengan cacat yang ia alami. Ia hanya berdoa "semoga Allah meringankan perhi­ tungan-Nya untuk saya pada hari kiamat kelak." Kehilangan penglihatan sejak ke­ cil, tidak membuat ia mengeluh kepada Sang Pencipta. Ia tak iri pada orang lain apalagi kufur nikmat. Ikhlas menerima takdir-Nya. Matanya yang buta, tak membuat hatinya buta dalam mensyukuri nikmat yang telah Allah berikan. Subhanallah… Dalam sebuah hadits Qudsi Nabi Shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda:

‫ت ع ْب ِدي ِبح ِبيبت ْي ِه‬ ‫ إذا ْابتل ْي‬:‫إن الل قال‬ ََ َ َ ُ َ َ َ ِ ْ َ َ َ َّ َّ ِ ْ ‫ ع ّوضتُه ُ ِمنُما الجنَّة‬،‫ب‬ ‫فص‬ َ َ َ َ َ َ َ َ

hanya mengajarkan satu ayat saja setiap hari. Dalam tiga hari itu ia khususkan untuk belajar ayat-ayat suci Al-Qur’an. Tidak ada waktu keluar bermain dengan kawan-kawan sebayanya. Ia tidak berdoa kepada Allah agar Allah mengembalikan penglihatannya, namun rahmat Allah-lah yang ia harapkan. Dalam shalat, Mu’adz

14 MABAZKA

Allah berfirman, “Jika Aku menguji hamba-Ku dengan menghilangkan peng­ lihatan kedua matanya lalu ia bersabar, niscaya Aku akan menggantikan pengli­ hatan kedua matanya dengan surga.” (HR. Bukhari no. 5653, Tirmidzi no. 2932, Ah­ mad no. 7597, Ad-Darimi no. 2795 dan Ibnu Hibban no. 2932). Begitulah kisah dan perjalanan Mu’adz dalam menghafal Al-Qur’an, kemauannya yang kuat untuk menghafal Al-Quran seolah membuat dirinya lupa bahwa ia buta. Ia menganggap fisiknya yang terbatas bukan menjadi penghalang


BOLEH TAHU baginya untuk meraih cita-citanya, men­ jadi penghafal Al-Quran. Ia sepenuhnya menyadari bahwa segala yang diberikan oleh Allah di dunia ini kelak akan dimintai pertanggungjawabannya di akhirat. Maka ia tak pernah menyia-nyiakan waktu, ia menikmati hari-harinya dengan Al-Quran hingga ia behasil menghafalnya. Subha­ nallah… Itulah yang terjadi pada Mu’adz. Bagaimana dengan kita, yang memiliki fisik normal? Mengapa Mu’adz bisa hafal Al-Quran sedang kita tidak? Apa bedanya kita dengan Mu’adz, apalagi ia seorang buta? Tidakkah membuat kita sedikit malu? Kisah Mu’adz diatas merupakan buk­ ti bahwa Al-Quran itu mudah, mudah un­ tuk dihafal, mudah bagi siapa saja, tak ter­ kecuali kita. Artinya, siapapun kita pada dasarnya bisa menghafal Al-Quran. Jadi, tidak benar bila ada yang beranggapan bahwa Al-Quran itu susah untuk dihafal.

Bukankah Allah telah berfirman: “Wahai Muhammad, Al-Quran ini Kami turunkan kepadamu bukanlah un­tuk menjadikan kamu sengsara karena tidak sanggup melaksanakannya.” (QS. Thaa­ haa: 2) “Kami telah memudahkan Al-Quran untuk dihafal dan dijadikan nasehat. Kare­­ na itu, adakah orang yang peduli dengan nasehat Al-Quran.” (QS. Al-Qa­ mar: 17) Namun, perkara itu menjadi tidak mudah bila kita sendiri yang memper­ sulitnya. Mengatakan bahwa Al-Quran susah untuk dihafal sesungguhnya mem­ persulit diri kita, karena kita belum per­ caya (membuktikan) bahwa Al-Quran itu mudah dan tidak susah untuk dihafal. Jadi, yakin dan percayalah bahwa kita bisa menghafal Al-Quran. Kapan mulai meng­ hafal? Wallahua’lam… (http://zakylife. wordpress.com )

MABAZKA 15


KONSULTASI

pingin jadi

atlet taekwondo Oleh : Sischa Aryono, S.Psi KONSULTASI Identitas Klien I Nama : Indah Ayu Fitriana Kelas : 8 I TTL : Surakarta, 17 Januari 2000 Klien Assalamu’alaikumwr.wb Pak, saya mau konsultasi, saya punya masalah . . . begini pak, saya itu ingin menjadi atlet taekwondo karena keluarga saya semuanya sudah atlet. Masalahnya adalah Saya sudah ikut taekwondo sudah lama tetapi belum mendapatkan hasil yang di inginkan. Setiap saya mau ada perlombaan harus latihan fisik ekstra tapi saya lemah kalau latihan fisik padahal dirumah saya sudah ada alat² yang menunjang untuk latihan, tapi kenapa kalau saya di suruh latihan fisik pasti males, padahal se­orang atlet ta­k­wondo itu harus memi­liki fisik yang kuat ? Sebenarnya saya itu dari dalam hati ingin bangkit dari rasa malas, saya ingin menjadi atlet taekwondo tingkat nasional, bagaimana caranya pak ? kalau tidak ada lomba saya pun juga tidak latihan, jadi latihan kalau Cuma ada lomba saja. Terima kasih. Wassalamu’alaikum wr.wb Konselor

16 MABAZKA

Wa’alaikumsalam wr.wb Baik, bapak akan mencoba membantu permasalahan yang dialami mbak indah . . . tapi sebelumnya bapak ingin bertanya dulu, “Keinginan mbak indah untuk menjadi seorang atlet taekwondo itu sebenarnya murni keinginan mbak indah ataukah hanya pingin ikut-ikutan seperti keluarga mbak indah yang berprestasi dalam segi beladiri? mengingat keluarga mbak indah adalah atlet semua karena tidak semua anak dalam anggota keluarga memiliki bakat yang sama, kalau seandainya kita memiliki bakat biasanya berkaitan dengan hobi, apabila kita memiliki hobi / kegemaran terhadap sesuatu sudah barang tentu kita akan selalu bersemangat untuk menjalaninya. Nah, mbak indah dalam hal latihan fisik taekwondo merasa agak malas tapi di satu sisi mbak indah ingin sekali menjadi juara tingkat nasional, padahal sebenarnya kalau sudah punya motivasi/semangat untuk menjadi juara sudah seharusnya mbak indah semangat juga untuk latihan fisik. Tidak menutup kemungkinan bahwa gelar juara sebagai atlet adalah bukan bakat yang diminati mbak indah melainkan mbak indah pingin seperti anggota keluarga yang lain mendapatkan prestasi ? perlu mbak indah ketahui bahwa prestasi bukan hanya dari kejuaraan atlet beladiri saja, banyak bidang yang bisa menghasilkan prestasi. Silahkan gali potensi yang ada dalam diri mbak indah dengan cara mengenali bakat melalui minat / kegemaran misalkan menyanyi, melukis, menulis, memasak, modeling dll. Kalau sudah ketemu bidang apa yang


KONSULTASI paling diminati maka perlu dikembangkan dengan cara sering berlatih dan mengikuti kursus / bertanya kepada yang lebih ahli di bidang tersebut agar bidang yang di tekuni bisa membuahkan prestasi. Semoga bermanfaat. Identitas Klien II Nama : Wahyu Dwi Lekson Kelas : VIII H TTL : Surakarta, 23 Oktober 2000 Klien Assalamu’alaikum wr.wb Pak sischa, saya ingin berkonsultasi tentang masalah yang saya hadapi. Saya pernah mendapatkan peringkat 3 waktu dikelas VII saat kenaikan kelas. Cita-cita saya adalah ingin menjadi seorang chef disebuah kapal pesiar, namun ada salah satu kekurangan saya yaitu saya tidak begitu bisa berbicara bahasa inggris meskipun saya sudah mulai mengikuti les namun tetap saja saya belum lancar berbicara bahasa inggris dan belum begitu mengerti apabila dijelaskan oleh Guru disekolah ataupun Guru Les di rumah. Pertanyaan saya adalah bagaimana cara­ nya agar saya dapat cita-cita saya tercapai? dan menurut bapak apakah saya harus berhenti di tengah jalan karena kekurangan saya atau saya harus tetap ber­ usaha untuk mewujudkan cita-cita saya tercapai? dan menurut bapak apakah saya harus berhenti di tengah jalan karena keku­ rangan saya atau saya harus tetap berusaha untuk mewujudkan citacita saya? mohon solusinya ya pak . . .

sekian dari saya, Terima kasih. Wassalamu’alaikum wr.wb Konselor Wa’alaikumsalam wr.wb Terima kasih mbak wahyu atas pertanyaannya, mbak wahyu ingin sekali menjadi chef dalam sebuah kapal pesiar dan kalau di kapal biasanya skala internasional, jadi minimal memang harus menguasai bahasa internasional yaitu bahasa inggris disamping kemampuan menjadi seorang chef. Padahal mbak wahyu mengakui masih kesulitan dalam berbahasa inggris. Perjalanan mbak wahyu masih pan­ jang sekali kalau seandainya me­mutuskan untuk menyerah sekarang bapak rasa itu adalah pilihan yang kurang tepat. Ka­ lau menurut bapak mbak wahyu harus me­ ngembangkan bakat yang dimiliki dan yang berkaitan dengan cita-cita mbak wah­yu, misalnya cita-cita untuk menjadi chef berarti dimulai dari sekarang belajar memasak dan menjadikan memasak adalah sebu­ ah hobby, kemudian bahasa inggris dibiasakan untuk berkomunikasi secara langsung menggunakan bahasa inggris diluar pelajaran bahasa inggris yang di berikan sekolah maupun dari les privat. Kalau keduanya dibiasakan dan dilatih sesering mungkin insya­allah mbak wahyu akan me­nguasai dua bidang tersebut sehingga harapan mbak wahyu suatu saat nanti cita² yang diinginkan bisa terwujud. Yang terpenting sebagai manusia ada­ lah berusaha dan berdoa, tanpa berdoa & berusaha kita tentu tidak akan berhasil, begitu pula sebaliknya. Maka keduanya ha­ rus seimbang. Maka saran bapak “selalu berusaha dan ber­ doa serta jangan me­nye­rah” Semoga membantu

MABAZKA 17


insan kamil BENING HATI

Mengoptimalkan potensi akal dengan belajar

Oleh: Deny Destomo, S.ThI

ْ ْ ‫لق ْد خل ْقنا ْالنْسان ف أ‬ ‫مي‬ ‫و‬ ‫ق‬ ‫ت‬ ‫ن‬ ‫س‬ ‫ح‬ ٍ ِ َِ َ َ َِ َ ِ َ َ َ ََ

“sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-bai­ knya”. (QS. 95:4)

… Dia telah menjadikan manusia makhluk ciptaan-Nya yang paling baik; badannya lurus ke atas, cantik parasnya, meng­ambil dengan tangan apa yang dik­ e­hen­dakinya; bukan seperti keba­nyakan binatang yang mengambil benda yang

18 MABAZKA

dikehendakinya dengan per­an­ta­ra­an mulut. Kepada manusia diberi­kan-Nya akal dan dipersiapkan untuk menerima ber­ macam-macam ilmu pengetahuan dan kepandaian; sehing­ ga dapat ber­ kreasi (berdaya cipta) dan sanggup menguasai alam dan binatang…. Muqaddimah Allah SWT sendiri yang men­ gatakan dalam QS. At Tiin, bahwa salah satu makhluk ciptaan-Nya yang bernama “manusia” adalah makhluk yang memiliki bentuk yang terbaik dari bentuk-bentuk yang lain. Lantas men­ gapa kadang kita sering mengatakan bahwa manusia adalah makhluk yang tidak sempurna? Lantas, siapakah yang menciptakan manusia yang berani men­ gatakan bahwa makhluk Allah SWT yang bernama manusia itu tidak sem­ purna? Kita sebagai manusia ataukah Allah SWT sebagai Tuhannya manusia. Kemuliaan makhluk Allah SWT yang benama “manusia” bermula ketika Allah berkehendak menjadikan Adam sebagai Khalifah-Nya di atas muka bumi dengan misi ibadah kepada-Nya. Ke­ hendak Allah menjadikan manusia seb­ agai Khalifah-Nya di bumi itu tentunya berdasarkan ilmu dan perencanaan-Nya


Kemah Akhir Tahun

BIDIKAN LENSA

& PERPISAHAN

Kegiatan Kemah Akhir Tahun 2012/2013 Tanggal 24-25 Juni 2013

MABAZKA 19


Masa Orientasi Siswa BIDIKAN LENSA

Tahun Pelajaran 2013/2014

15-17 Juli 2013

Kegiatan

Bulan Muharam 1435 H

20 MABAZKA


Selayang Pandang Kelas Program Khusus

SMP Batik Surakarta SEJARAH SINGKAT

SMP

Batik didirikan oleh Koperasi Batik Batari bagian pendidikan pada tanggal 1 Agustus 1957 dengan nama SMP Batari Surakarta. Penggunaan gedung diresmikan oleh Dr. Muhammad Hatta, Bapak Koperasi Indonesia pada tanggal 16 Juli 1957. Tangal 1 Agustus 1962 SMP Batari diganti nama menjadi SMP Batik Surakarta dengan perubahan penyelenggaraan yaitu Yayasan Pendidikan Batik. Status sekolah, sejak tanggal 1 Agustus 1964 SMP Batik berstatus swasta bersubsidi. pada tahun 1985 sampai dengan tahun 2005 menjdi SMP swasta DISAMAKAN. Pada tahun 2005 sampai tahun 2008 statusnya menjadi SMP swasta terakreditasi “A” dan tahun 2007 sampai dengan sekarang menjadi Sekolah Standar Nasional (SSN). Pada tahun 2013 ini, disaat usianya yang ke 66 tahun SMP Batik mencoba untuk mengembangkan diri dengan membuka kelas program khusus. Kekhususan yang akan ditonjolkan adalah dalam bidang

agama dan sains yaitu pendalaman agama islam secara lebih intensif dan berprestasi dalam Ujian Nasional maupun OSN (Olimpiade Sains Nasional).

VISI TERWUJUDNYA SISWA YANG BERIMAN, BERTAQWA, BERKARAKTER, CERDAS, TERAMPIL, SEHAT DAN BERPRESTASI

MISI 1. Menambahkan dasar-dasar perilaku beriman dan bertaqwa 2. Menumbuhkan sikap toleran, tanggungjawab, kemandirian, kejujuran dan mesantunan sera kecapakan emosional 3. Mengembangkan kemampuan memecahkan masalah dan kemampuan berfikir logis, kritis dan kreatif 4. Mengembangkan sikap dan perilaku yang mencerminkan budaya hidup bersih dan sehat yang berwawasan lingkungan 5. Meningkatkan dasar-dasar keterampilan hidup, kewirausahaan dan etos kerja

SUPLEMEN MABAZKA

i


KURIKULUM Menggunakan kurikulum nasional yang ditetapkan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan dan diperkaya dengan program unggulan, yaitu :

TUJUAN KELAS PROGRAM KHUSUS Sesuai dengan visi dan misi sekolah, maka program khusus mempunyai tujuan mendidik siswa untuk :

1. Mampu melaksanakan dan mengamalkan ibadah dengan benar, ikhlas dan tertib 2. Mampu membaca Al Quran dengan tajwid yang benar dan tartil 3. Mampu menghafal Al Quran minimal juz ‘Amma (juz 30) 4. Mempunyai sikap yang santun dan berakhlak mulia 5. Mempunyai semangat belajar yang tinggi 6. Mampu menjadi pribadi yang jujur, cerdas, kreatif dan mandiri 7. Memiliki ketrampilan dasar sesuai dengan potensi yang dikembangkan 8. Mampu meraih rata-rata nilai Ujian Nasional (UN) minimal 7,0 9. Mampu berprestasi dalam OSN (Olimpiade Sains Nasional)

ii SUPLEMEN MABAZKA

1. Pendalaman al Qur’an 2. Mentoring/Pendampingan/ Pembinaan diri 3. Muhadhoroh/Pidato 4. Pembinaan Prestasi dan Ekstrakulikuler 5. Kegiatan Lain 6. Outbound training, PBL 7. Kunjungan wisata/Study Tour 8. Kunjungan ilmiah siswa 9. Tadarus keliling 10. Pesantren Kilat 11. Tahajud call, SMS Motivasi 12. Bakti Sosial

KEUNGGULAN/KEKHUSUSAN 1. Kurikulum Terpadu 2. Fasilitas lengkap ber AC, LCD, Hotspot Area(Kelas, Lab, Perpustakaan) 3. Lulus UN dengan nilai tinggi 4. Tahfidz dan Tahsin Alquran 5. Mentoring


SISTIM PEMBELAJARAN Sistim Pembelajaran untuk kelas Khusus adalah Full Day dengan perincian : a. Jam Pagi Jam pagi sama dengan kelas regular baik dalam pembagian jam maupun penerapan kurikulum. b. Jam Sore Untuk jam sore digunakan sebagai Program Khusus yaitu: NO 1. 2. 3. 4. 5. 6.

HARI Senin Selasa Rabu Kamis Jum’at Sabtu

JAM 2 jam 3 jam 3 jam 3 jam 3 jam -

RINCIAN JAM 6 jam pelajaran Agama digunakan Pendalaman bacaan Al Qur’an Program Tahfidz Muhadharoh 5 jam Sains digunakan 2 jam Matematika (UN, OSN) 1 jam Bahasa Inggris (UN) 2 jam IPA (UN, OSN)

KUOTA KELAS PROGRAM KHUSUS Untuk kuota kelas Program Khusus direncanakan pada tahun pertama ini adalah 2 kelas ( Putra dan Putri ) dengan masing masing berisi 24 - 30 siswa.

PEMBIAYAAN Karena masih menginduk kepada SMP Batik regular maka biaya masuk adalah:

KETERANGAN 6 jam untuk pendalaman pelajaran Agama 5 jam untuk Sains ( Matematika,Bahasa Inggris dan IPA ) Hari Jumat digunakan untuk ekstra wajib Pramuka Hari Sabtu tidak ada jam sore

• • •

Dana Pengembangan /Infak sama dengan siswa baru yang regular. SPP ditambah sesuai dengan penambahan jam sore. Biaya – biaya lain sama dengan siswa yang regular (berbasis program).

KELEBIHAN PROGRAM KHUSUS YANG DITAWARKAN KEPADA ORANG TUA / WALI MURID ADALAH :

• •

Pembelajaran Full Day memberi jaminan lebih terjaga dari teman bergaul yang salah diluar Sekolah karena waktu belajar sampai sore. Pendalaman Pembelajaran Al Qur’an akan menjadikan siswa lebih fasih dalam bacaan Al Qur’an Program Tahfidz menjadikan siswa memiliki banyak hafalan ayat-ayat Qur’an (Target Juz’Ama) diharapkan siswa bisa menjadi Imam Sholat

SUPLEMEN MABAZKA iii


berjamaah. Pelajaran Muhadhoroh (Pidato, Ceramah ) akan melatih keberanian siswa untuk menjadi Da’i-da’i muda yang tangguh. Penambahan Jam pada pelajaran

Sains memberi jaminan siswa: a. Memperoleh nilai Ujian Nasional lebih Optimal. b. Siap mengikuti berbagai perlombaan Olimpiade Sains sebagai ajang lomba bergengsi.

PEREKRUTAN SISWA BARU Untuk pendaftaran siswa baru melalui 3 tahapan : ¾¾ Tahapan I ( Gelombang satu ) dilaksanakan pada bulan Januari 2014, dengan perincian : 13 – 30 Januari 2014 : Pendaftaran 31 januari 2014 : Tes tertulis (B.Indonesia, Matematika, IPA dan wawancara ORTU 01 Februari 2014 : Pengumuman 03 – 08 Februari 2014 : Daftar Ulang (Bila kuota belum terpenuhi, akan dibuka tahapan berikutnya) ¾¾ Tahapan II ( Gelombang dua ) dibersamakan dengan pendaftaran kelas regular yaitu pada bulan Maret 2014. ¾¾ Tahapan III merekrut siswa yang sudah masuk pada kelas regular yaitu setelah kegiatan MOS Siswa Baru Tahun Pelajaran 2014 /2015

iv SUPLEMEN MABAZKA


BIDIKAN LENSA

Try Out 2013

Pelantikan OSIS

Pelantikan OSIS Tahun Pelajaran 2013/2014 SMP Batik Surakarta

Tahun Pelajaran 2013/2014

SMP Batik Surakarta Kegiatan Hari Raya

Idhul Adha 1434 H MABAZKA 21


Sosialisasi BIDIKAN LENSA

SAFETY RIDING untuk murid SMP Batik Surakarta

Bekerjasama dengan Pratama Kurnia Kasih Tanggal 21 Oktober 2013

22 MABAZKA


BENING HATI yang sangat matang. Oleh karena itu, ketika para malaikat mempertanyakan tentang rencana Allah tersebut, Allah menjawabnya dalam QS. Al Baqarah ayat 30: “Sungguh Aku mengetahui apa yang kalian tidak ketahui.” Kemuliaan tersebut bukan karena subyektivitas Allah SWT sebagai Sang Pencipta yang Maha Kuasa atas segala makhluk-Nya, melainkan berdasarkan standar ilmiyah terkait dengan rancan­ gan penciptaan yang sangat sempurna baik fisik maupun non fisik seperti akal, qalb (hati), tanpa kehilangan syahwat dan nafsu hewaniyahnya, demikian juga gerak mekanik  seluruh tubuhnya  yang demikian indah dan dinamis. Dengan demikian, manusia dianugerahkan berb­ agai kelebihan, dan kelebihan-kelebihan tersebut tidak diberikan Allah kepada makhluk lain selain manusia dan telah pula menyebabkan mereka memperoleh kemuliaan-Nya. Allah menjelaskan-Nya :   “Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami an­ gkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezki dari yang baikbaik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas keban­ yakan makhluk yang telah Kami cip­ takan”. (QS. Al Isra’ : 70) Namun demikian, kemulian ma­ nusia erat kaitannya dengan komitmen mereka menjaga kelebihan-kelebihan atau anugrah yang telah diberikan oleh Allah SWT tersebut dengan cara meng­ gunakannya secara optimal dan seim­ bang sesuai dengan kehendak  yang telah dirancang Tuhan Pencipta.

an Allah kepada Nabi Muhammad SAW “Iqra’ bismi rabbikalladzii khalaq”. Ini­ lah perintah yang pertama, yaitu “mem­ baca”. Ini sama seperti menyuruh kita untuk mengaktifkan elemen-elemen akal kita. Kebanyakan diantara kita malas untuk membaca. Sementara membaca adalah pangkal dari penerapan akal kita agar bisa berjalan secara optimal dan menghasilkan wawasan yang luas. Akibat dari malas membaca adalah miskin akan ilmu pengetahuan, semen­ tara membaca adalah jendelanya ilmu. Maka, jika ingin luas wawasan dan pen­ getahuannya, harus selalu rajin mem­ baca. “Tiada hari tanpa membaca”.Se­ lain membaca, ada cara yang lain untuk mengembangkan potensi akal kita, yaitu dengan menyimak. Dengan mendengar­ kan, menyimak, memahami, kita telah mendapatkan ilmu juga. Mendengarkan, memperhatikan gerak-gerik, tutur kata orang lain itu bisa dijadikan ilmu buat kita. Setelah membaca dan menyimak, bergaul pun bisa menjadi salah satu cara untuk mengembangkan akal karu­ nia Allah. Bergaul dengan orang pintar, akan mempengaruhi kita juga, karena wawasan setiap orang tergantung pada pergaulannya. Kalau saja kita mau ter­ us menerus mengerahkan kemampuan pikiran kita, niscaya hidup ini tidak se­ sulit yang kita duga. Banyak sekali solusi dalam mem­ ecahkan masalah yang telah disiapkan Allah SWT atas apa pun yang kita ha­ dapi. Namun sayangnya, sebagian besar orang tidak mau berpikir dan menggu­ nakan akalnya dengan baik. Sebagian

Mengoptimalkan Potensi Akal Seperti ayat pertama yang diturunk­

MABAZKA 23


BENING HATI ahli mengatakan bahwa manusia memi­ liki kemalasan untuk berpikir. Bahkan datang suatu masalah, ia cenderung un­ tuk mengambil jalan pintas yang gam­ pang untuk menghindar. Padahal, otak ini tak ubahnya seperti pisau. Semakin diasah, akan semakin tajam. Jika sudah tajam, niscaya bisa memotong bahan yang sangat keras sekalipun. Semakin tajam akal pikiran, maka kita akan se­ makin mampu menterjemahkan apa­ pun yang terkandung di balik kejadian hidup ini. Kalau kita bertanya tentang bagaimana mengenal Allah, maka Dia telah menyiapkan kita perangkat Bantu untuk mengenal-Nya, yaitu dengan akal pikiran yang kita miliki. Begitu berta­ buran di dalam Al-Qur’an ayat-ayat yang mempertanyakan seberapa mampu kita menggunakan akal pikiran. Keutamaan Menuntut Ilmu …Sesungguhnya para ulama adalah pewaris para nabi. Para nabi ti­ daklah mewariskan uang dinar ataupun dirham. Akan tetapi yang mereka waris­ kan adalah ilmu…. Tidak sedikit firman Allah SWT Al-Qur’an dan hadits-hadits Nabi SAW yang menunjukkan keutamaan orangorang yang berilmu atas ahli ibadah yang tidak berilmu. Pepatah mengatakan bahwa ilmu lebih utama daripada harta karena ilmu akan menjaga pemiliknya sedangkan harta, pemiliknyalah yang harus menjaganya. Dan sesungguhnya, iman seseorang kepada Allah dan hari akhir itu haruslah dibangun di atas ilmu. Tidak mungkin seseorang dapat memi­ liki iman kepada hal-hal tersebut tanpa­

24 MABAZKA

nya. Tanpa ilmu, seseorang hanya akan beragama tanpa memiliki dasar yang kuat dan hanya ikut-ikutan saja. Akh­ irnya imannya akan mudah goyah oleh syubhat-syubhat yang kini begitu mera­ jalela. Di bawah ini adalah beberapa keu­ tamaan orang-orang yang berilmu: ¾¾ Dalam surat Al-Mujadalah Allah subhaanahu wa ta’ala berfirman:“… Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di anta­ ramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat…” (Al-Mu­ jaadalah: 11) ¾¾ Rasulullah pernah bersabda: “Keu­ tamaan Orang Alim atas ahli ibadah adalah seperti keutamaanku atas  orang yang paling rendah dari sahabatku.” (HR. Ad Dailami). ¾¾ Beliau juga bersabda dalam sabdan­ ya yang lain: “Ulama adalah pewar­ is para nabi.” (HR At-Tirmidzi) ¾¾ Dalam hadits-hadits beliau, Rasu­ lullah Shallallaahu ‘Alaihi Wasallam tidak pernah meminta kepada Allah untuk ditambahkan kepada beliau kecuali ilmu. Seandainya ada sesuatu yang lebih utama dari ilmu, pastilah beliau akan mengajarkan ummatnya untuk meminta hal tersebut. ¾¾ Selain itu, dalam surah AzZumar: 9 dan Al-Hasyr: 20, Allah membandingkan antara orang yang mengetahui dengan orang yang tidak mengetahui dan ahli surga dengan ahli neraka dengan redaksi yang mirip. Hal ini menunjukkan bahwa beda derajat orang yang berilmu dengan orang yang tidak berilmu


BENING HATI adalah sama dengan beda derajat ahli surga dengan ahli neraka. ¾¾ Dalam surah Al-Mulk Allah berfirman “Yang menciptakan mati dan hidup untuk menguji kamu siapa yang lebih baik amalnya…” (Al-Mulk: 2). Ulama menjelaskan bahwa maksud dari ahsanu amalan adalah yang paling ikhlas dan yang benar, yakni sesuai dengan tuntunan Rasulullah Shallallaahu ‘Alaihi Wasallam. Bagaimana mungkin kita dapat meraih hal ini tanpa ilmu? ¾¾ Tidurnya orang yang berilmu lebih ditakuti daripada sholatnya orang yang tidak berilmu. Hal ini bisa terjadi karena tidurnya orang yang berilmu pastilah bertujuan untuk isti­ rahat agar dia mampu beribadah lagi kemudian. Selain itu, orang yang mengamalkan ilmunya akan tidur dengan mengamalkan sunnah-sun­ nah Rasulullah di dalamnya sehing­ ga tidurnya tersebut akan bernilai ibadah. Sedangkan, ibadahnya orang yang bodoh akan rawan terhadap bid’ah dan justru menjadikan syetan menyukainya. ¾¾ “Sesungguhnya para Nabi tidak mewariskan dinar dan dirham, sesungguhnya mereka hanyalah mewariskan ilmu, maka barangsiapa yang telah mengambilnya, maka ia telah mengambil bagian yang banyak.” (HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi).

Demikianlah beberapa dalil yang menunjukkan besarnya kutamaan-keu­ tamaan orang yang berilmu atas orang yang ahli ibadah (http://matasalman. com) Penutup Ilmu pengetahuan adalah sesuatu yang utama, mulia dan penting. Oleh karena itu kita semua harus menyadari sesadar sadarnya akan urgensinya ilmu, dengan ilmu pengetahuan yang cakap akan membentuk keshalehan individu dan keshalehan sosial, berbangsa dan bernegara. Ilmu adalah cahaya yang menjadi lentera dalam menerangi setiap perjala­ nan hidup seseorang untuk mewujudkan cita-cita untuk meraih kebahagiaan di dunia maupun di akhirat. Islam menga­ jarkan kepada umatnya untuk senantiasa belajar atau mencari ilmu. Hal ini seperti yang tertuang dalam surat Al-’Alaq ayat 1-5 yang berisi tentang perintah memb­ aca, karena membaca adalah suatu rang­ kaian proses belajar untuk mendapat­ kan suatu ilmu. Oleh sebab itu, sebagai seorang pelajar muslim, kita harus senantiasa memiliki semangat menun­ tut ilmu, sebagai wujud rasa syukur kita atas anugrah akal yang telah diberikan Allah SWT untuk menjadi manusia yang berkualitas ….. Insan Kamil ….

MABAZKA 25


Opposites Puzlle Across: 2. BAD 5. FAR 6. SAD 7. HARD 8. COLD 10. LOW 11. WEST Down: 1. WHITE 3. HAPPY IS THE ……OF SAD 4. WET 5. SOUTH 6. SICK 9. THICK

Jawaban Puzzle 05 1. SCARY 2. TALL 3. PRETTY 4. EASY 5. CUTE 5. CONFUSED 6. FREEZING 7. DISGUSTING 8. STRONG 9. RICH 10. BOILING 10. BORING 11. GREAT 12. FAT

Pemenang Puzzle Edisi 05 1. Noval Isna R Kelas 8D no absent 29 Selamat bagi pemenang dan bagi peme­ nang diharap mengambil hadiah ke Bp. Dony Prabowo.

n 06 o p e Ku zl z Pu

Tiga Pengirim yang beruntung mendapat “Voucher Belanja” gratis di Wasis, senilai @ Rp 10.000,- Kirim jawaban ke redaksi Mabazka (Pak Downie) dengan menyertakan guntingan kupon Puzzle

26 MABAZKA


IPTEK

Pengguncang

Dunia Maya J

Mukhlis Mustofa, S.Pd., M.Pd

a n g a n kebanyakan game online, j a n g a n kebanyakan download, jangan kebanyakan update status, jangan suka membuka situs aneh serta sederet jangan lain kerapkali me­nge­muka saat menyikapi akses inter­ net siswa. Fenomena ini sungguh me­ nga­ getkan sederet jangan tadi bahkan jumlah­nya melebihi jangan bobor jangan loncom, jangan lodeh, jangan sop jangan oseng-oseng (nglantur.com xixixi...) namun begitulah adanya. Per­ sepsi negatif saat ini lebih banyak diha­dirkan publik pada pelajar yang aktif di dunia maya. Lebih ngeri lagi pemberitaan di media cetak pertengahan oktober 2013

ini dengan pernyataan adanya dugaan pe­ rekaman aksi asusila di sebuah SMP negeri di Jakarta Pusat dan dimungkinkan akan di upload di media internet. Menyibak kekha­ watiran publik ini memunculkan sede­ ret pertanyaan sedemikan kejamkan dunia maya dalam kriminalisasi pelajar ( koq kayak Ka Pe Ka ) sehingga setiap orang yang mengaku lebih dewasa terkesan alergi untuk bersinggungan den­ gan dunia maya. Beragam rambu – rambu pun dipasang agar penyimpangan sosial berbasis media internet ini dipasang mulai dari pemblokiran, penggunaan password hingga beragam pengaman lain. Padahal kalo mau jujur, Bro /sist kriminalisasi pe­ lajar tidak hanya merebak di dunia Maya saja di dunia Linda, Indah, Intan, Diah, Nana ( eh salah ding, malah sebutan buat murid xixixixi…..). Intinya kejahatan bukan sekedar urusan teknologi namun bagaimanakah niatan sang pelakunya. Dibalik beragam tudingan miring ini selayaknya kita merefleksikan diri apakah sedemikian haramkan dunia maya ini bagi pelajar dan tak ubahnya lemak babi se­ hingga seluruh ikhtiar didalamnya seakan

MABAZKA 27


IPTEK tidak berarti. Kira-kira di kalangan muda adakah yang bisa memberikan inspirasi cerdas berkualitas berbasis dunia maya ini. Jika ditemukan saja kira – kira Siapa sajakah? Mau Tau Aja atau mau atau ban­ get? Muda Bermakna Tokoh –tokoh muda bernama Muhammad Yahya Harlan, Blake Roos atau sang monumental Mark Zuckerberg pernahkan Bro/Sist membaca sekilas profilnya?. Nama tersebut belum tercatat dalam buku sejarah terbitan manapun na­ mun sudah mengguncangkan dunia. Aki­ bat hasil karyanya revolusi didunia inter­ net sedemikian membahana dan merubah tatanan sosial. Disadari atau tidak ketiga tokoh tersebut diatas merupakan tokoh muda yang menjadikan dunia IT menjadi lebih bermakna. Sosok Muhammad Yahya Harlan merupakan tokoh mengemuka namun be­ lum sepenuhnya dikenal dikalangan muda dinegeri ini. Sosok ini berusia 13 tahun dan masih duduk di kelas 1 SMP Sekolah Alam Bandung saat mendirikan Saling­ Sapa.com yang dirilis pada 1 Muharram 1423 H atau 7 Desember 2010. Salingsa­ pa.com apaan tuch? Program ini merupak­ an jejaring sosial layaknya facebook yang telah dikenal saat ini namun memiliki leb­ ih humanis. Dalam saling sapa ditekankan kejujuran dan tidak ada pembatasan umur. Pemikiran harlan ini dilandasi mekanisme silaturrahmi yang akan memperpanjang umur dan rejeki. Dahsyat ndak tuch? Trus siapa pula Blake Ross dan m a ­ c a m

28 MABAZKA

apa pula hasil penemuannya. Menel­ isik namanya dimungkinkan kita tidak familiar namun jika mengetahui hasil temuanya bisa dipastikan kita terheran dan takjub sama sama om ini. Bro ini lahir 12 Juni1985 adalah seorang pengembang perangkat lunak yang dikenal mencip­ takan Mozilla, fasilitas penjelajah inter­ net. Lahir di Miami, Florida. Ia membuat website pertamanya pada saat berumur 10 tahun pada usia 15 tahun Dan ia menjadi seorang kontraktor Netscape. Blake Aaron Ross nama lengkapnya kuliah di Univer­ sitas Standvord pada tahun 2003 setahun kemudian ia mengembangkan Mozilla Web Browser. Ketika Firefox dirilis tahun 2004, Ross baru berusia 19 tahun. Akh­ irnya Ross keluar dari Universitas Stan­ ford pada tahun 2005. Dan berkat pen­ emuan om ross ini internet jadi semakin indah dan menakjubkan. Trus sosok Mark Zuckerbergpun dapat dinobatkan menjadi sosok muda monumental abad ini . Pada awalnya Mark Zuckerberg hanyalah seorang ma­ hasiswa dari Universitas Harvard. Zuck­ erberg lalu membuat suatu sistem jejar­ ing sosial untuk kelasnya. Tetapi setelah ia membuat sistem tersebut, ternyata se­ makin banyak saja orang yang tergabung didalamnya. Sistem itu lama-kelamaan telah menjaring universitas terdekat dari tempatnya kuliah, dan inilah awal dari Facebook yang kita kenal saat ini. Tahu ndak waktu mengembangkan facebook usia Mark Zuckerberg belum genap 20 tahun karena dia lahir di 14 mei 1984. Karena keasyikan untuk mengembangkan proyek Facebook,


IPTEK

maka Zuckerberg lupa akan kuliahnya dan meninggalkan kampus bergengsinya di harvard. Gambaran tokoh-tokoh diatas menun­jukkan usia bukan halangan untuk sukses berbasis IT. Trus pertanyaannya di­ usia kita saat ini apa yang telah kita hasil­ kan ? ( Jawabb!!!, maaf terlalu semangat) . Tokoh diatas mengembangkan apa yang harus dikembangkan di zamannya. Karena saat ini zaman digital maka pengemban­ gan berbasis digital menjadi konsekuensi logis. Anak muda menjadi pembaharu za­ man tidak hanya terjadi pada masa lalu. Founding father ( pembaharu negeri ) ini ternyata dulu dijumpai kaum muda. Sumpah pemuda, peristiwa menjelang proklamasi, peristiwa tritura bahkan ger­ akan reformasi dipelopori kaum muda. Tau nggak sih tokoh tersebut benar-benar muda bukannya sok muda. Ir Soekarno menjadi ketua partai diumur 20 tahun , demikian kian pula mu­ hammad hatta, syahrir, agus salim hingga ahmad dahlan merupakan tokoh – to­ koh muda pendobrak kejumudan negeri ini. Tahu nggak Bro/sist, Tokoh tersebut mencapai kedudukan ketua partai atau­ pun penggerak perubahan pada rentang usia 18 – 22 tahun Coba bandingkan ke­ adaan sekarang ketua partai adalah orang tua berpikir tua dan tidak suka perubahan

jauh dimana tokoh diatas dengan dinamis­ asinya. Tantangan zaman yang semakin keras selayaknya tidak mengendurkan semangat kita untuk berubah.Sekarang saatnya digi­ tal di semua lini kehidupan selayaknya kita bisa memanfatakan untuk mengem­ bangkan potansi diri, Saat ini tanpa dirasa kita telah sedemikian terjajah dengan pi­ ranti digital ditangan sehingga esensi har­ kat manusiawi terlupakan. Ritual Bangun tidur kuterus mandi saat ini tergantikan bangun tidur ku update status. Makan bakso kepedesan tak lupa upload di face­ book, twitter maupun instagram menjadi menu wajib yang ngalahin es teh setelah mbakso. Trus masalah buat loe!!!!!, Ten­ ang sob ndak sah meradang, Gadget berisi seluruhnya update ndak mutu eh hal se­ pele bukan masalah toh piranti tersebut sudah menjadi hak kamu so mau di buat update maupun dilindesin di rel ya urusan kamu namun apa tidak sebaiknya diman­ faatkan untuk menambah eksistensi hidup kamu sekalian. Trus Apa yang harus gue lakuin? un­ tuk menambah arti gadget kamu ada be­ berapa langkah yang bisa menambah nilai gunanya. Gunakan gadget untuk menebar ke

MABAZKA 29


IPTEK

bai­ kan menjadi langkah awal kebermaknaan hidup berbasis IT. Mulai dari hal sepele dapat dilakukan, upaya membangunkan teman untuk sholat shubuh, tahajud puasa sunnah menjadi salah satu contohnya. Bu­ kannya sok alim namun hal ini menjadi ni­ lai lebih bukankan amalan yang dilakukan bersama memiliki beban ringan diband­ ingkan dijalankan sendiri. Bro/Sist tak perlu harus alim dulu trus berpakaian dan bertingkah polah layaknya ustadtersohor namun dengan memanfaatkan perkem­ bangan teknologi secara tidak langsung memotivasi diri untuk menjadi lebih baik. Jika dimungkinkan kalau kamu pengge­ mar chatting khan bisa dimanfaatan chat­ ting dalam satu waktu namun materinya ujian hafalan juz amma keren nggak. Ten­ ang saja tindakan ini tidak mengurangi jatah game online mu namun secara tidak langsung ini terobosan baru sambil tiduran kita bisa mengecek hafalan kita. Gunakan gadget untuk showroom produk kreativitas menjadi langkah lan­ jutan agar hidup lebih berari dengan IT. Kamu yang suka desain grafis kecil kecilan dapat membuat karya monumental di di­ publikasikan. Daftar saja pada komunitas pencinta seni di internet dan upload karya kamu. Langkah ini menjadi positif dan bernilai penting dibandingkan kamu se­ batas menggunakan gadget sebatas pamer habis beli ayam bakar. Tidak hanya desain

30 MABAZKA

g r a fi s semata, k a m u yang ber­ minat pada tulisan dapat menampilkan karya seni berbentuk cerita. Embrio cerpen, puisi maupun karya seni lain dapat ditampil­ kan, misalnya kita menulis di update sta­ tus dan menunggu sambutan dari teman bersangkutan dan hal tersebut bisa di­ lakukan berulang.berikan opsi juga dalam status tersebut berkaitan tulisan tersebut. Jika kita sudah teramat sering mencermati hasil karya kita coba dicetak dan ditunjuk­ kan apakah pembaca berkenan. Dunia internet merupakan dunia penuh kebebasan yang menekankan selu­ ruh pihak peduli dalam menggunakannya. Jika berkaitan dengan privasi selayaknya tidak perlu diumbar sedemikian terbuka namun jika berkaitan kemaslahatan tida­ klah salah jika kita sebarkan sebagai amal sholeh di masa mendatang. Setuju?


KARYAKU

Setitik harapan dari bakat terpendam Tia Alfiyah (9D)

D

i suatu perkampungan kecil dan kumuh seorang remaja berusia limabelas tahun te­ngah asyik memulung sampah di TPA dekat kam­pung­nya, remaja itu ber­nama Santi hastuti. “San ayo makan dulu!” ajak ibu “Iya bu” jawab Santi semangat. Dalam hati ia sangat bahagia karena hari ini ia makan makanan kesukaanya yaitu nasi teri. “San, sehabis maka kamu bantu ba­ pak­­mu ya di toko bangunan sana.” pinta ibu. “iyyaaa bu.” jawab Santi sedikit lesu. Padahal sehabis makan ia beren­cana akan pergi ke kampung sebelah untuk menonton dangdutan bersama teman­ nya Iroh. Terpaksa Santi mem­batalkan niat­nya untuk pergi menonton dang­ dutan bersama Iroh. Dari rumah sam­pai toko bangunan mulutnya tak pernah berhenti menyanyi, sampai mem­bantu bapaknya pun ia masih juga menyanyi. Para pembeli di toko bangunan itu sampai heran melihat Santi yang dari tadi

mengangkat barang sambil menyanyi dangdut. Salah seorang pembeli tertarik pada suaranya yang bisa dibilang mirip ratu dangdut, siapa lagi kalau bukan Elvi Sukaesih. Memang dari kecil Santi suka sekali musik dangdut ia juga sangat mengidolakan Elvi Sukaesih. "Adek suka menyanyi dangdut ya?” tanya seorang pembeli “oh iya pak,dari kecil saya suka sekali musik dangdut, bisa dibilang I love dangdut hehehehe.” jawab Santi “Adek sekolah dimana? kelas berapa?” tanya pembeli tadi “Eeeeemmmm saya tidak sekolah pak” jawab Santi sedih “lhohhh kenapa kok tidak sekolah?” tanya pembeli tadi “Orang tua saya tidak punya uang lagian percuma saya sekolah pak,saya ini siswa paling bodoh dikelas. Teman-teman saya selalu mengejek saya karena saya ini bodoh padahal saya sudah berusaha agar saya bisa menjadi sedikit lebih pandai tapi

MABAZKA 31


KARYAKU mengapa saya tidak bisa. Kedua orang tua saya kecewa dengan prestasi saya. Saya malu untuk melanjutkan sekolah saya, akhirnya saya memutuskan untuk tidak sekolah. Saya kasihan pak pada orang tua saya, mereka mencari uang untuk sekolah saya tapi saya malah mengecewakannya. Saya ingin sekali menjadi seorang penyanyi seperti Elvi Sukaesih.” jawab Santi panjang lebar “Semangat buat Adek ya, kejar citacita adek. Dibalik kekurangan pasti ada kelebihan kok dek, ooo iya bapak punya brosur nih dek.”nasihat pembeli tadi “Brosur??? terima kasih ya pak.” ucap

32 MABAZKA

Santi pada pembeli tadi. “Sama-sama dek.” balas pembeli tadi. Setelah dibaca hatinya berbungabunga ada harapan untuk membuat kedua orang tuanya bangga kepadanya. Pukul 16.30 WIB saatnya pulang ke rumah. Setibanya dirumah bapak marah terhadap peri­laku Santi yang tak tahu waktu, ada waktu saat ia menyanyi dan ada waktu saat ia bekerja, tetapi Santi men­campuradukkan antara waktu me­nyanyi dan waktu bekerja yang me­ nye­ babkan pekerjaannya menjadi ter­ gang­gu “San mulai sekarang bapak tidak izinkan kamu menyanyi lagi, menyanyi ha­ nya membuat pekerjaanmu lamban. Apa sih manfaat menyanyi hah?” bentak bapak. Santi sedih sekali ia ingin mengikuti lomba menyanyi tingkat kabupaten yang ada pada brosur tadi tetapi bapaknya malah melarangnya menyanyi. Suatu ketika terbesit keinginnanya untuk mengikuti lomba itu. Tanpa sepengetahuan bapaknya, ia mengajak Iroh untuk menemaninya pada saat lomba dan Iroh pun mau. Saat tiba waktunya lomba hatinya berdetak tak karuan keringat dingin bercucuran. “San, kamu deg-degan ya?” tanya Iroh “iya roh aku deg-degan banget nih.” “selanjutnya, peserta dengan no urut 97 silahkan Santi hastuti.”seru host. Hatinya semakin berguncang. Ia ber­ harap allah akan mengabulkan ke­inginan­­­nya itu. Saat ia menuju panggung se­ mua penonton terbelalak matanya


KARYAKU

“Mau nyanyi apa mbak?” tanya seorang host “Mau nyanyi kereta malam dari Elvi Sukesih.” jawab Santi. Sontak semua penonton tertawa ter­ba­hak-bahak. “Ok, silahkan nyanyi mbak.” ujar host. Setelah selesai menyanyi semua pe­ non­ton bertepuk tangan mereka kagum ter­hadap suara Santi yang merdu itu. Kini tiba saat pengumuman kejuaraan “juara 3 diraih oleh Sidiq Esha dengan no peserta 90, juara 2 diraih oleh Maulida Gita dengan no peserta 14, dan juara 1 diraih oleh Santi Hastuti dengan no peserta 97. "Silahkan maju ke depan para juara.” seru host. Santi tidak menyangka ia akan men­ dapat juara 1 menyanyi tingkat kabupaten. Ia terharu sekali akan

keberhasilannya ia juga sangat berterima kasih kepada allah yang talah mengkabulkan do’anya. Ia mendapat hadiah uang senilai Rp 15.000.000,00 betapa bahagia hatinya. Ia pu­ lang kerumah dan langsung memeluk kedua orang tuanya serta meceritakan yang ia alami. Kedua orang tuanya sangat bagga ter­ha­dap­nya dan mendukung bakatnya. Me­ mang benar yang dikatakan oleh pem­ beli pada beberapa waktu lalu bahwa di ba­ lik kekurangan pasti ada kelebihan, dan ke­ lebihan itu yang membuat sese­ orang men­ jadi bintang berpijar di ke­ge­lapan malam.

MABAZKA 33


KARYAKU

Untitled by : Annida Aqiila (8A)

Times will take you to when When we were fought and apologized then When our heart were protected from the pain When we thought we will never ever end Sunshine will always guide you home Home to where we were belong Home to where we were together Home to where we were Best friend forever And all those faded memories Will bring you back to me

34 MABAZKA


KARYAKU

MABAZKA 35


KARYAKU

36 MABAZKA


KARYAKU

MABAZKA 37


KARYAKU

38 MABAZKA


KARYAKU

MABAZKA 39


40 MABAZKA

IX A IX B IX C IX D IX E IX F IX G IX H IX I Jumlah

1 2 3 4 5 6 7 8 9

20 29 17 24 15 18 15 21 15 174

20 14 16 23 24 25 22 25 20 189

60 87 51 72 45 54 45 63 45 522

60 42 48 69 72 75 66 75 60 567

Jumlah Bungkus Kilogram 25 75 24 72 17 51 27 81 18 54 17 51 19 57 24 72 26 78 197 591

SRI SUMARNI, S.Pd.

Mengetahui Kepala Sekolah

November 2013

S. Nur Rochman S.Pd NIP.19659615 198803 1 024

Koordinator

Surakarta,

Jumlah keseluruhan perolehan beras ­ Siswa 560 bungkus = 1680 kg ­ guru / Karyawan 52 bungkus = 156 kg + 612 bungkus = 1836 kg

1. Tiap kantong berisi 3.00 kg 2. perolehan siswa yang tidak tepat di bagi 3.00 kg (perkantong) di gabung dengan kelas lain. 3. perolehan ini mungkin tidak tepat perkelas karena : a. Masih sisa setelah di bagi perkantong b. Jumlah akhir di sesuaikan dengan jumlah setelah penimbangan

Keterangan

Laporan Pengumpulan Jimpitan Beras Bulan Muharom 1435 H

Total 560 1680 Guru / Karyawan ­ 52 Bungkus = 156 kilogram

VIII A VIII B VIII C VIII D VIII E VIII F VIII G VIII H VIII I Jumlah

1 2 3 4 5 6 7 8 9

II.

VII A VII B VII C VII D VII E VII F VII G VII H VII I Jumlah

Siswa Kelas

1 2 3 4 5 6 7 8 9

I. No

Email : smpbatikska@yahoo.co.id

Jl. Slamet Riyadi 447 Telp. (0271) 712944, 729344, Fax. (0271)712944 Kode POS 57146 Surakarta

Website : www.smpbatikska.sch.id

SEKOLAH STANDAR NASIONAL

Terakreditasi “A”

YAYASAN PENDIDIKAN BATIK SURAKARTA SMP BATIK SURAKARTA

Terakreditasi “A”

Email : smpbatikska@yahoo.co.id

= 14 bungkus = 42 kg = 5 bungkus = 15 kg

c. Kelompok Pengajian Karangasem d. Lingkungan Ibu Sri Sumarni,S.Pd

SRI SUMARNI, S.Pd.

Mengetahui Kepala Sekolah

= 100 bungkus = 300 kg

S. Nur Rochman S.Pd NIP.19659615 198803 1 024

Koordinator

Surakarta, November 2013

(1 bungkus =3.00 Kg)

Jumlah = 612 bungkus =1836 kg

= 178 bungkus = 534 kg

= 89 Orang @ 2 bungkus

b. Lingkungan Sekolah = 50 Orang @ 2 bungkus

a. Para Sopir Becak

II. Lingkungan masyarakat sekitar

:

b. Karyawan & Tenaga Lapangan

56 bungkus = 168 kg

: 259 Siswa (@ 1 bks) = 259 bungkus = 777 kg

a. Siswa kurang mampu

I. Warga Sekolah

PENYALURAN DAN PEMBAGIAN JIMPITAN BERAS BULAN MUHAROM 1435 H

Jl. Slamet Riyadi 447 Telp. (0271) 712944, 729344, Fax. (0271)712944 Kode POS 57146 Surakarta

Website : www.smpbatikska.sch.id

SEKOLAH STANDAR NASIONAL

YAYASAN PENDIDIKAN BATIK SURAKARTA SMP BATIK SURAKARTA


Mabazka edisi 06 komplit  

Semua Anak Adalah Bintang

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you