Issuu on Google+

Kenakalan Remaja Atau....... senyumanmu, dalam hangatnya sapaanmu. Selalu tersenyum ceria. Jangan hanya memberikan mereka perhatianmu, tetapi berikan juga mereka hatimu). Indah sekali bukan? Namun, apakah para orang tua sekarang melakukan hal-hal sederhana tersebut? Yang sering terjadi adalah Ayah dan Ibu sibuk bekerja di luar rumah sementara anak-anak terlantar tanpa bimbingan agama dan kasih sayang. Ketika pulang ke rumah mereka menampakkan muka kelelahan dan cemberut. Nah, ketika anak-anak remaja menjadi nakal maka siapakah yang salah? Tak perlu susah-sasah mencari sosok orang tua teladan. Lihatlah bagaimana Nabi Muhammad SAW dan Khadijah membimbing anak-anaknya. Perhatikan bagaimana para Sahabat, Tabi'in dan Tabi' Tabi'in serta para Ulama mendidik anak-anak mereka. Mereka menanamkan nilai-nilai aqidah dan moral dalam interaksi sehari-hari. Kalau anak-anak diajarkan nilainilai kebaikan agama sejak dini, maka mereka akan tumbuh sesuai dengan garis fitrah di jalan Allah SWT. Memang tidak ada jaminan 100% anak-anak di zaman

Sambungan hal. 1 modern ini akan menjadi tidak nakal. Namun, kalau sudah di didik sedemikian rupa dengan ilmu agama masih menjadi nakal, apalagi kalau tidak dibekali dengan ilmu agama sama sekali. Akhirnya kepada para remaja, jangan nakal-nakal yah! Apa untungnya sih? manfaat tidak ada, yang ada malah mudharat. Sekolah yang benar dan focus dalam belajar. Ismail Menk, seorang Mufti di Zimbabwe, berpesan, “Whilst trying to focus during our years in high school, we can easily get distracted by becoming incorrectly absorbed by the mobile phone, internet, online or real life friends, materialism, following the latest trends, the opposite sex etc (sementara kita mencoba untuk focus selama masa-masa sekolah, kita dengan mudahnya terjerumus secara tidak benar dengan hand phone, Internet, kawan online atau kawan di dunia nyata, materialistis, mengikuti trend terbaru, lawan jenis, dan sebagainya). Falling in this regard can sometimes alter our lives

permanently or force us to revise our dreams (terbenam dalam halhal tersebut kadang-kadang dapat mengubah hidup kita secara permanen atau memaksa kita untuk membetulkan kembali citacita). There is a time and a limit for everything. Be responsible, be patient, be mindful and most of all, be focused (semuanya ada masa dan batasnya. Jadilah orang yang bertanggung jawab, penuh kesabaran, berpikiran jernih dan focus). Wahai remaja-remaja Islam khususnya, apakah kalian siap memperbaiki diri? Orang sudah terbang ke luar angkasa, kita masih suka bolos sekolah dan nongkrong di warung kopi. Orang sudah bisa menciptakan teknologi komunikasi dan media sosial, kita malah sibuk galau dengan status-status Facebook yang tidak jelas. Saatnya kita bangun dan berprestasi untuk kemajuan ummat. Bismillah! (Malaysia: April 26, 2013/1.00 a.m.)

JALAN UNTUK MEMBANGUN KEBERHASILAN

M

enerima nasehat dan kritikan yang membangun dari orang lain ini merupakan sebuah ketetapan yang harus dimiliki oleh orang yang mengharapkan keuntamaan yang baik. Bahkan sudah sepatutnya bagi orang yang hendak mencari kemuliaan, apalagi secara khusus jika ia seorang pemimpin yang disegangi agar ia m e n g u t a m a k a n ke h o r m a t a n d a n kemampuannya untuk menyampaikan nasehatnya kepada para pembantunya dan memerintahkan kepada mereka agar menjaga kemakmuran rakyat dengan sesungguhnya. Hendaklah ia mengajari mereka dengan nasehat-

nasehat yang baik. Begitu pula sepantasnya bagi orang yang hendak mencari kemuliaan agar ia menemui orang yang meminta nasehat kepadanya tentang kesalahan-kesalahan. Hendaknya ia menerimanya dengan keramahan dan menampakkan raut muka yang gembira dan menyenangkan. Bahkan alangkah lebih baik jika ia memahami tentang keburukankeburukannya yang disampaikan oleh orang yang datang kepadanya, atau dengan cara memperbanyak pujian kepadanya dan bersyukur atas pemberitahuannya tentang kekurangan yang ia miliki. (Rasyidi Jantho)

Pemerintah Kabupaten Aceh Besar bekerjasama dengan Remaja Mesjid Agung Al-Munawarah Kota Jantho mengadakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1434 H, Rabu (10/04) di Halaman Mesjid Agung Al-Munawarah Kota Jantho dengan penceramah Kondang Aceh Tgk Yusri Puteh (RJ)

LAMURI IKLAN LEMBAGA KEUANGAN MIKRO SYARI’AH Jl. B. Aceh - Medan, Km: 25, Pasar Indrapuri Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar Propinsi Aceh

Melayani: Pembayaran Rekening Listrik, Telkom, PDAM, dan Pulsa Elektrik, PRODUK & SIMPANAN: 1. Tabungan Berjangka (TAJAKA) 2. Tabungan Pendidikan Anak (TADIKA) 3. Tabungan Mudharabah (TAMARA) 4. Tabungan Qurban & Aqiqah (SIKURBAN) 5. Tabungan Idul Fitri (TADURI) 6. Tabungan Ibadah Haji & Umrah (SIHANUM)

8

“PUTRA PANGKAS”

Jl. B. Aceh - Medan, Km: 25, Pasar Indrapuri Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar Propinsi Aceh

E-mail : lamuribulletin@gmail.com

Monthly Bulletin

Volume 11, Tahun III - Mei 2013

LAMURI UTAMA Mengapa

www.lamurionline.com

Infaq Rp. 1.000

Kenakalan Remaja atau Kenakalan Orang Tua?

remaja nakal? Sedikitsedikit nakal, sedikit-sedikit nakal, nakal kok sedikit-sedikit? Hehe… Mengapa remaja? Karena di masa inilah terjadi pemberontakan dan pergolakan emosi untuk menemukan jati dirinya di tengah-tengah masyarakat. Dalam tulisan singkat ini Penulis ingin menjelaskan faktor penyebab kenakalan remaja, peran orang t u a s e b a g a i penanggung jawab utama, serta pesan singkat kepada para orang tua dan remaja. Kenakalan remaja merupakan terjemahan bebas dari juvenile delinquency. Yaitu perbuatan-perbuatan negative seperti perkelahian, pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, dan sebagainya. Banyak faktor yang menyebabkan seorang remaja menjadi nakal. Diantaranya adalah faktor keluarga,

Oleh: Ahmad Faizuddin

masyarakat, dan pengaruh budaya asing. Tidak dapat dipungkiri bahwa dengan majunya teknologi di masa sekarang, kesempatan remaja untuk berinteraksi dengan dunia luar semakin terbuka lebar. Oleh karena itu peran orang tua sangat diharapkan dalam menanamkan nilainilai aqidah dan moral yang benar. Karena pendidikan pertama adalah dalam keluarga. Keluarga berperan penting dalam mencegah kenakalan remaja. Orang tua yang baik dituntut untuk memperkenalkan nilai-nilai agama, moral dan sosial kepada anak-anaknya. Perilaku Ayah dan Ibu di rumah haruslah menjadi contoh teladan bagi si buah hati. Ibarat kata pepatah, guru kencing berdiri, murid kencing berlari. Nah, jangan sampai rumah kita kotor dengan kencing

dimana-mana, hehe… Maksudnya, jangan biarkan anak-anak generasi penerus kita rusak dan kotor dengan pengaruh nilai-nilai yang tidak Islami. Bimbinglah mereka dalam beraktivitas di rumah, sekolah, dan lingkungan sekitar. Kepada para Ayah dan Ibu, rangkullah anak-anakmu dengan penuh kasih sayang supaya mereka tidak nakal-nakal lagi. Bagaimana caranya? (wah, seolah-olah saya sudah pengalaman sekali ni, hehe…). Mulailah dengan hal-hal sederhana. Mother Theresa pernah berpesan, “Speak tenderly to them. Let there be kindness in your face, in your eyes, in your smile, in the warmth of your greeting. Always have a cheerful smile. Don't only give your care, but give your heart as well” (bicaralah dengan penuh kasih sayang dengan anak-anakmu. Nampakkan kebaikan di wajahmu, di kedua matamu, dalam Bersambung ke Hal. 8

Oh Muslimah, Berbahagialah Oleh : Adia Mirza

S

etiap bayi yang lahir kedunia tidak meminta dilahirkan sebagai laki-laki ataupun perempuan. Namun kita hendaknya bersyukur telah diciptakan sebagai makhluk yang sempurna oleh Allah SWT, baik laki-laki maupun perempuan. Pada edisi ini saya kembali tertarik, atau lebih tepatnya terpanggil untuk kembali menulistentang perempuan.Di satu sisi perempuan sebagai seorang anak, seorang remaja. Dan disisi lain ia juga sebagai istri untuk suaminya, seorang ibu untuk anakanaknya, seorang guru untuk anak didiknya, serta bisa menjadi teladan bagi lingkungan sekitarnya. Oleh karena itu, bagi saudariku yang terlahir sebagai muslimah sekali lagi harus bersyukur karena keutamaankeutamaan yang diberikan oleh Islam. Seorang perempuan harus menjaga keutamaan yang telah berlaku tersebut. Islam memperlakukan perempuan dengan penuh kelembutan dan kasih sayang, bahwa perempuan shalehah dianggap tiang negara yang kokoh, islam tidak

pernah mendiskreditkannya. Hanya para kaum jahiliah saja yang menganggap bahwawanita tidak sama derajatnya dengan lelaki. Tapi ketika islam datang wanita diangkat derajatnya menjadi sama dengan laki-laki, mereka menjadi layak untuk di puji.Diantara keutamaan wanita shalehah antara lain : 1. Wanita adalah perhiasan dunia Sabda Rasulullah SAW, dalam salah satu hadist yang diriwayatkan muslim berbunyi: “Dunia adalah perhiasan dan sebaikbaik perhiasan dunia adalah wanita Shalehah.” Allah SWT juga berfirman “...istriistri shalehah adalah isteri-isteri yang taat lagi setia kepada suami dan memelihara kehormatannya sewaktu ditinggal suaminya.“ (Q.S. An Nisaa :34). Jelaslah bahwa wanita shalehah tidak akan membiarkan dirinya dijadikan objek bisnis dan kepentingan komersial. Ia senantiasa menjaga diri dan marwahnya, karena ia menyadari akan posisinya yang dimuliakan oleh Allah dan Rasulnya. Baik buruknya dunia ditentukan oleh baik atau buruknya

wanita. Karena demikian besarnya pengaruh wanita dalam peradaban dunia. 2. Wanita shalehah memiliki derajat yang sama dengan lelaki. Perempuan juga diciptakan oleh Allah dalam derajat yang sama dengan laki-laki, untuk saling menghargai dan melengkapi. Sebagaimana firman Allah dalam surah Al Hujarat ayat 13, “tiada beda antara laki-laki dengan wanita di mata Allah dan sesungguhnya yang paling mulia di sisi Allah hanyalah orang bertaqwa”. Kesederajatan itu berlaku dalam bidang pendidikan, ekonomi, sosial, politik, dan lainlain. Pria dan wanita sama-sama memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh syurga Allah SWT. Akan tetapi didalam rumah tangga, seorang istri satu derajat dibawah suaminya. 3. Selalu ada wanita dibalik Bersambung ke Hal.28


Terbit Sejak 15 Juli 2010 Penerbit : Yayasan Intisyaar Al-Ilmi Indrapuri Nomor Yayasan : AHU-43488.AH.01.02 Tahun 2008

Pembina : Ahmad Faizuddin,M.Ed Drs. Sayed Muhammad Husen Drs. Syukri Syama’un, MA Drs. Sayuthi Sulaiman Zulkifli Usman Pemimpin Umum : Herman Hilmy S Pemimpin Redaksi : Abrar, S.Pd Wakil Pemimpin Redaksi : Adia Mirza Keuangan : Husban Tim Redaktur : Adia Mirza, Herman, S.Pd.I Editor : Adia Mirza Cek Man Kontributor : Al-Muzanni, Nurmawanty, Zulkifli Usman, Munawir, Mukhlis, S.Hum Sirkulasi : Indrapuri (Ahmad Afdhil), Jantho (Rasyidi), Suka Makmur, Kuta Cot Glie, (Mukhlis) Lampeuneurut Lamlagang (M. Ikbal) Seulimeum (Adlan) Saree dan Pulo Aceh Iklan: Team Redaksi Alamat Penerbit dan Redaksi: Jl. Banda Aceh - Medan KM. 25, Sinyeu, Indrapuri, Aceh Besar, Kode Pos: 23363 Telp.: (0651) 8070054, E-mail: lamuribulletin@gmail.com Blog: www.lamurionline.com Contact Person: Abrar (082160169200). Dicetak oleh: Percetakan Sydney.com (isi diluar tanggung jawab percetakan). Redaksi menerima sumbangan tulisan dengan syarat: Panjang maksimal dua Kuarto diketik 1,5 spasi dan tidak mengandung unsur SARA. Sampaikan pula kritik dan Saran anda ke alamat Redaksi Buletin LAMURI.

“Bagi anda yang ingin menjadi donatur demi kelangsungan terbitnya buletin ini, dapat segera menghubungi Redaksi�

2

Oh Muslimah,.................. kesuksesan seorang pria. Tak dapat dipungkiri pula bahwa dibalik kesuksesan seorang lelaki, ada wanita shalehah dibelakangnya. Siti Khadijah istri Nabi Muhammad SAW telah membuktikannya dalam m e n e m a n i R a s u l u l l a h SAWmenyampaikan risalah agama Islam. Ia wanita pertama yang memeluk islam, dan menyumbangkan hartanya untuk kepentingan Agama Allah. 4. Wanita shalehah adalah Seorang Istri. Harus diakui bahwa menemukan seorang wanita shalehah tidaklah semudah yang dibayangkan. Ia merupakan dambaan setiap laki-laki yang mengharapkan ridha Allah, yang nantinya akan membimbing anakanaknya sesuai tuntunan Rasulullah. Diharapkan dari istri yang shalehah akan lahir generasi-generasi yang shaleh dan shalehah pula. 5. Wanita adalah seorang ibu. Ini menjadi poin yang terpenting dari keutamaan- keutamaan diatas. Perannya tidak perlu diragukan lagi dalam kancah kehidupan manusia. Bahkan Rasulullah bersabda, syurga itu dibawah telapak kaki ibu. Proses pendidikan yang diberikan seorang ibu sudah dimulaisejak bayi masih dalam kandungan.Apa yang diucapkan dan dilakukan oleh ibunya, maka hal tersebut akan didengar dan diingat oleh sang bayi. Emosional dan watak seorang ibu pun dapat ditularkan melalui perilaku seorang ibu selama m e n g a n d u n g d a n mengasuhnya.Perhatian dan kasih sayang seorang ibu akan menimbulkan perasaan di terima dalam diri anak-anak dan membangkitkan rasa percaya diri di masa-masa pertumbuhan mereka. Seorang ibu memiliki tanggung jawab besar dalam menciptakan generasi muda yang islami, edukatif, kreatif dan produktif. Tanpa seorang ibu maka semua itu hanyalah mimpi.Terkadang realitasnya banyak ibu yang tidak dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik. Mungkin sebagian disebabkan kesibukan kariernya, sehingga tanggung jawab dalam mendidik anak hanya diserahkan kepada pihak sekolah atau teungku dayah saja. Tidak jarang ada yang merasa putus asa sampai menyerah dalam mendidik anak karena kurang pengetahuan, sehingga tidak tahu apa yang harus dilakukan. Jika kondisi ini terus berlanjut maka pendidikan dan perkembangan jiwa anak yang kurang mendapatkan pengasuhan yang baik dari seorang Ibu, kepribadian anak yang baik tidak akan tercapai. Untuk itu, hal pertama yang

Sambungan hal. 1 mesti diciptakan oleh keluarga terutama seorang Ibu adalah menciptakan situasi dan kondisi yang kondusif sehingga kendala dalam mendidik anak, mengarahkan mereka terhadap ajaran agama, menciptakan kepribadian yang shaleh akan lebih mudah, karena ada saling percaya dan ikatan kasih sayang yang kuat antara Ibu dan anak, dari semua anggota keluarga. Melihat fenomena saat ini, tidak jauh berbeda dengan laki-laki, kaum perempuanpun menunjukkan gejala yang sama. Ketika kita berbicara tentang kenakalan remaja, wanitapun termasuk didalamnya. Remaja putra dan putri seakan dibutakan oleh kilauan fatamorgana dunia yang sejatinya hanya mengharcurkan diri mereka sendiri. Bentuk-bentuk kenakalan itu mungkin tidak perlu penulis sebutkan lagi. Semua kita telah menyaksikan sendiri tingkah polah anak-anak kita sehari-hari. Pergeseran nilai-nilai agama, sosial dan etika tersebut tentunya sangat mengkhawatirkan dalam kehidupan remaja muslim saat ini. Saudariku, oleh karena itu coba renungkan kembali keutamaan-keutamaan yang telah Islam berikan kepadamu. Sesungguhnya engkau tak layak untuk dilecehkan, dikerasi dan dikomersialisasikan. Paling tidak itu dari sudut pandang saya sebagai laki-laki. Jangan marah jika banyak pihak yang memperbincangkan masalah perempuan, isu dan topik tentang tentang perempuan hampir selalu menjadi sorotan. Bukan berarti remaja putra luput dari kekhawatiran itu, karena generasi muda memegang peran strategis dalam kemakmuran suatu bangsa. Semua itu karena keutamaanmu saudariku, kita semua khawatir jika moral dan iman wanita merosot. maka kehancuran pun akan lebih mudah atas negeri ini. Pilihan ada pada dirimu sendiri, jalan mana yang akan kau pilih. Semoga bermanfaat dan menjadi renungan bagi kita semua.

Seorang mahasiswa teknik sedang menyelesaikan pembuatan dan desain rumah Adat Daerah Aceh berbahan pelepah rumbia sebagai bahan tugas mata kuliahnya di Gampong Lampanah Kecamatan Indrapuri Kabupaten Aceh B e s a r. F o t o d i r e k a m S a b t u (13/04/2013)

SASTRA

MAKNA BENDERA 'Makna bendera' bendera adalah badan Negara, bila adanya Negara otomatis bendera ada ! Dalam suatu Negara ada bendera yang berbeda-beda, tidak sama semua. Kalau bendera tidak ada dalam Negara ibarat manusia tidak mempunyai kepala. Wss iqbaal_siswa SMAN 1 indrapuri_lampindra aceh besar bendera bukan hanya sebagai lambing, namun bendera juga ikrar perjuangan, setiap di medan perang, bendera dipertahankan untuk membuktikan bahwa perjuangan masih ada. Nini_Swasta_Indrapuri bendera memberikan arti bahwa Negara punya satu lambing untuk ditunjukkan kepada Negara lain. Muh. Jamal_Jualan Kelomtong_Aceh Besar Makna bendera adalah kepribadian suatu bangsa dan bendera masingmasing punya makna yang tersirat ataupun tersurat Hananan_Wiraswasta_Sibreh

BUNDA KARYA : UKHTI RARA

Bundaa engkau adalah wanita yang selalu ku banggakan Sosok wajahmu akan selalu menjadi cerminan dalam hidupku

Rincian Kas Program Lamuri Peduli Saldo April 2013 Rp. 1.408.625

Bundaa Aku tak pernah luput dari kesalahan dan dosa Bahkan mungkin pernah membuatmu malu karena ulah ku

Penyaluran Untuk Rohingnya

Bundaa aku tak pernah sempurna seperti yang engkau inginkan

Sisa Saldo Sampai April 2013 Rp. 708.625

Sikap Kita Terhadap Muslim Rohignya ?

700.000

Maafkanlah anakmu tercinta Jika selama ini engkau sering terluka karena ku Dan selalu meneteskan air matamu karena ku Bundaa seandainya aku bisa Aku akan menghapus semua deritamu Bahkan semua air mata yang selalu engkau curahkan kepadaku Aku ingin membuatmu sangat bangga kepadaku

Terima kasih kepada para donatur yang telah menyumbang di program ini. Sumbangan ini akan kami sampaikan kepada anak-anak yatim/piatu/fakir miskin dalam bentuk paket pendidikan berupa perlengkapan sekolah, dan lain lain. Silahkan transfer sumbangan anda via rekening:

Oh bundaa kebahagiaanmu adalah kebahagiaan bagiku

Tema Bulan Depan

Rp.

BRI Unit Lambaro : 3906-01-003346-53-9 a/n Herman, dan

Dan air matamu adalah duka bagiku Bundaa engkau kan selalu menjadi penyejuk hatiku Namun wajahmu kan selalu ada di hati ini

(BQ ABU INDRAPURI)

301.M01.02728 Ketik Nama_alamat_pekerjaan_pesan anda Dan tak pernah terlupakan hingga akhir hayatku a/n Abrar (Buletin Lamuri) Kirim ke nomor: 082160169200 KENAKALAN REMAJA, SIAPA YANG SALAH????

Oleh : FAZLIANI

Ketika ada remaja yang suka uringuringan, merokok, pecandu obat-obat terlarang dan sebagainya lantas jangan langsung memvonis mereka itu remajaremaja yang nakal. Akan tetapi, alangkah bijaknya jika kita mundur sejenak untuk melihat dan menyelidiki dulu penyebab dari semua itu. Banyak faktor yang bisa mempengaruhi prilaku para remaja tersebut diantaranya; 1. Faktor keluarga. Menurut saya keluarga adalah faktor yang sangat menentukan baik buruknya tingkah laku seorang anak. Di dalam sebuah keluarga inilah dia ditempa, dari kecil bahkan semenjak di dalam kandungan telah melekat prilakuprilaku baik dan buruk kepadanya.Perhatian yang diberikan bukan hanya berbentuk materi tapi juga berbentuk cinta dan kasih sayang. Kemudian pengawasan dan contoh dari orang tua juga tanpa disadari akan membentuk pola tingkah si anak. Bayangkan, apa jadinya jikalau anak tidak pernah mendapat perhatian dari kedua orang tuanya karena keduanya sibuk berkerja? Atau bagaimana kondisi si anak kalau dalam sebuah keluarga itu hanya mendapatkan figur seorang ibu sedangkan bapaknya tidak atau sebaliknya? Dan masih banyak lagi

kalau-kalau lainnya. 2. Faktor usia. Pubertas biasanya menjadi faktor berikutnya dalam menentukan pola tingkah sianak. Katanya pada masa ini sianak masih labil dan belum berpikir sempurna dalam bertindak. Semua mau dicoba, semakin dilarang semakin tertantang. 3.

Faktor media. Faktor media (khususnya televisi) juga tidak kalah berpengaruh pada pembentukan akhlak sianak. TV sepertinya sudah menjadi sebuah kebutuhan yang tidak bisa dielakkan pada jaman moderen ini. Betapa tidak, hampir setiap rumah dipastikan ada tv di dalamnya. TV layaknya sebuah cermin, tontonan tanpa bimbingan orang tua sedikit banyaknya juga mempengaruhi si anak. Karena TV tidak hanya menampilkan hal-hal yang positif akan tetapi dibarengi dengan hal-hal negatif. 4.

Faktor lingkungan. Lingkungan, tempat tinggal, masyarakat dan teman adalah faktor selanjutnya yang akan sangat berpengaruh terhadap perkembangan akhlak si anak. Lingkungan, tempat tinggal, masyarakat, dan teman yang baik dan kondusif maka akan menularkan kebaikan juga kepada sianak, akan tetapi malah sebaliknya ada lingkungan atau masyarakat yang kurang peduli kepada

para remajanya maka tidak heran

kalau akan banyak lagi bermunculan kenakalankenakalan remaja berikutnya. Contoh yang paling kecil saja, tidak ada tindakan dankepedulian bahkan seuntai nasehat pun yang keluar dari para masyarat atau oknum yang melihat ada anakanak dibawah umur sedang merokok misalnya. Padahal dari sinilah akan bermunculan kenakalan-kenakalan lainnya. 5.

Faktor agama. Agama merupakan pondasi yang harus ada pada si anak. Kuatkan sisi agamanya Insya allah kalau basik agamanya kuat maka kedepannya juga akan kuat dalam menghadapi dan menjalani kehidupan yang tidak menentu ini. Maka kita pulangkan lagi urusan ini kepada Keluarga masingmasing yang berperan sangat penting karena pendidikan yang pertama itu berawal dari rumah, baru para teungku dan rumohrumoh beut. Wallahu a'lam.

7


SIAPA BILANG PACARAN ITU HARAM??? Oleh : Junaidi

P

ACARAN.., setiap kali kita mendengarkannya akan terlintas dibenak kita sepasang anak manusia yg tengah dimabuk cinta dan dilanda asmara, saling mengungkapkan rasa sayang serta rindu. Lalu kenapa harus dipermasalahkan? Bukankah cinta itu fitrah manusia yg Allah anugrahkan?? di dalam Alqur'an surat Al-imran :14 Allah mengatakan artinya : “dijadikan terasa indah dalam pandangan manusia cinta terhadap apa yg diinginkan,berupa perempuan perempuan...” dan Rasulullah saw pun, sbg manusia tak luput dari rasa cinta terhadap wanita. Beliau bersabda, artinya : "Disenangkan kepadaku dari urusan dunia yaitu wewangian dan wanita " (HR.Ahmad sanad hasan). bahkan Allah menjadikan wanita sebagai perhiasan dunia dan nikmat yg dijanjikan bagi orangorang beriman disurga dengan bidadarinya. Namun, Islam tidak membiarkan fitnah cinta itu mengembara tanpa batas, Islam telah mengatur dengan tegas bagai mana menyalurkan cinta agar smua-a tetap brada dalam koridor etika dan norma yg sesuai dengan syari'at. LANTAS SIAPA BILANG PACARAN ITU HARAM??? orang yg pacaran tidak terlepas dari hal-hal dibawah ini 1. Orang sedang pacaran tidak mungkin menundukkan pandangan, karena cintapun

datangnya dari mata..padahal Allah mengatakan dalam Alqur'an surat (An-Nur: 30-31) artinya : “katakanlah kepada lakilaki yg beriman,agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya...” 2. Orang pacaran tidak mungkin menjaga hijab. Padahal Allah juga telah mengatakan dalam alqur'an : ( An-Nur: 31) artinya : “katakanlah kepada perempuan yg beriman,agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya),kecuali yg biasa terlihat.dan hendaklah mereka menutup kain kerudung ke dadanya,dan janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya), kecuali kepada suami mereka atau ayah mereka,atau ayah s u a m i m e re k a , a t a u p u t r a - p u t r a m e re k a , a t a u p u t r a - p u t r a s u a m i mereka,atau saudara-saudara laki-laki mereka,atau putra-putra saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara perempuan mereka,atau para perempuan (sesama islam) mereka, atau hamba sahaya yg mereka miliki,atau para pelayan lakilaki (tua) yg tidak memiliki keinginan terhadap perempuan,atau anak-anak yg belum mengerti tentang aurat perempuan...” dan kepada istri nabi yg sudah jelas keimanannya saja Allah perintahkan para sahabat untuk menjaga batasan (QS. Al-Ahzab : 53) yg artinya: “apabila kamu meminta sesuatu

Serambi Mekkah Luluskan 1.683 Sarjana Universitas Serambi Mekkah Banda Aceh Senin (22/04), mewisuda 1.683 Sarjana di Gedung ACC Dayan Dawood U n s y i a h Darussalam. Para mahasiswa yang diwisuda tersebut terdiri dari FKIP 1.126 orang, Fakultas Teknik 75 orang, Faklutas Ekonomi 306 Orang, Fakultas Tarbiyah 41 orang, Fakultas Teknologi Pertanian 12 orang dan Fakultas Kesehatan Masyarakat 123 orang. Dari 1.683 mahasiswa tersebut 55 diantaranya lulus istimewa ( cumlaude ). Wakil Gubernur Aceh Muzakkir Manaf yang hadir pada kesempatan tersebut berharap agar lulusan sarjana tidak hanya memprioritaskan kesempatan kerjanya menjadi Pegawai Negeri Sipil karena banyak lowongan kerjanya lain yang bisa

6

diambil oleh para lulusan nantinya. Pemerintah pun akan segera membuat program untuk lowongan kerja bagi anak bangsa sekaligus untuk menekan angka pengangguran di Aceh' tegasnya. Hal senada juga diungkapkan Rektor Universitas S e r a m b i M e k k a h D r. Abdul Gani Asyik, MA. Sementara Ketua Umum Yayasan Pembangunan Serambi Mekkah dalam sambutannya berharap kepada pemerintah Aceh agar memperhatikan dan terus memberikan dukungan kepada Perguruan Tinggi Swasta untuk ikut berperan serta mendidik anak bangsa. Turut hadir Ketua Kopertis Wilayah I Aceh Sumatera Utara Prof. Drs. Dian Armanto, M.Pd MA M.Sc PhD, Kopertais Wilayah V Aceh Adalam Amat dan Para orang tua wali wisudawan. (Abr)

Foto : ADIA

Jeu é

(keperluan) kepada mereka (istri-istri Nabi), maka mintalah dari belakang tabir. Cara demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka.” 3. Orang yg sedang pacaran biasanya sering berdua-duaan, baik dirumah atau diluarnya.. dan Berdasarkan Hadist: Dari Ibnu Abbas r.a berkata. "Saya mendengar Rasulullah saw bersabda,artinya: Janganlah seorang laki berdua-duaan dgn wanita kecuali wanita itu bersama mahramnya. " (HR.Bukhari 9/330, Muslim 1341) Juga bersabda, Artinya: "janganlah salah seorang dari kalian berdua duaan dengan seorang wanita, karena setan akan menjadi yg ketiganya." (HR.Ahmad dan AtTarmidzi dgn sanad shahih) 4. Wanita akan bersikap manja dan mendayukan suaranya saat bersama kekasihnya, langsung ataupun dengan via telpon.. Seorang wanita dilarang mendayukan ucapan saat berbicara kepada selain suaminya: (QS. Al-Ahzab: 32) yg artinya: “Wahai istri-istri Nabi! Kamu tidak seperti perempuan-perempuan lain jika kamu bertakwa. Maka janganlah kamu tunduk (melemah lembutkan suara) dalam berbicara sehingga bangkit nafsu orang yg ada penyakit dalam hatinya, dan ucapkanlah perkataan yg baik” Untuk lebih jelas buka (Tafsir Ibnu Katsir: 3/530 5. Pacaran identik dengan menyentuh, walau hanya pegangan tangan.. Dari Ma'qil bin Yasar brkata, "Rasulullah saw bersabda, artinya: "Seandainya kepala seseorang ditusuk dengan jarum besi itu lebih baik dari pada menyentuh wanita yg tidak halal baginya ."( HR.Thabrani) Dan Dari Aisyah berkata," Demi Allah, tangan Rasulullah tidak pernah menyentuh wanita meskipun saat membaiat ." (HR.Bukhari 4891) 6. Orang yg sedang pacaran, bisa dipastikan selalu membayangkan orang dicintainya Inilah sebagian etika pergaulan laki2 dengan wanita selain mahram, yg mana apabila seseorang melanggar semuanya atau sebahagiannya saja maka akan menjadi dosa zina baginya.. Sebagai mana sabda Rasulullah saw, artinya: "Sesungguhnya Allah menetapkan untuk anak Adam bagian dari zina, yg pasti akan mengenainya, zina mata dengan memandang, zina lisan dengan berbicara, sedangkan jiwa berkeinginan serta berangan-angan, lalu farji (kemaluan) yg akan membenarkan atau mendustakan smua-a." (HR.Bukhari dan Muslim) JADI, APA HUKUM PACARAN?? Setelah mmperhatikan ayat dan hadis diatas, maka tidak diragukan lagi bahwa pacaran itu haram, dan Allah dan RasulNya lah yg telah mengharamkannya.. PACARAN...? No!, MENIKAH...? Yes!. haloooo...

Masjid Agung Lamprit Tuan Rumah Festival Anak Saleh Indonesia KEPALA Bagian Keistimewaan Setda Kota Banda Aceh, Zahrol Fajri, mengatakan Masjid Agung Al Makmur Lamprit, Banda Aceh, ditetapkan sebagai tuan rumah Festival Anak Saleh Indonesia 2013. Zahrol memastikan hal itu setelah bertemu dengan pengurus Masjid Agung, Selasa lalu. Pertemuan itu, kata Zahrol, sebagai silaturahmi dengan pengurus masjid menjelang pelaksanaan Festival Anak Saleh Indonesia dan mengharapkan

Lamuri News partisipasi pengurus serta Remaja Masjid. Zahrol mengatakan dalam pertemuan itu, Ketua Pengurus Masjid Tgk Jamil Ibrahim telah menegaskan mereka menyambut baik pelaksanaan Festival Anak Saleh Indonesia di masjid tersebut. Tgk Jamil dan pengurus masjid, kata Zahrol, akan membantu semaksimal mungkin kegiatan yang akan dilaksanakan mulai 16 hingga 19 Juni 2013 nanti.[ www.atjehpost.com]

Jailani Ahmad Dilantik Jadi Sekda Pemkab Aceh Besar

terpenuhi dengan maksimal,” harap Bupati Aceh Besar.

JANTHO – Bupati Aceh Besar, Mukhlis Basyah melantik Drs H Jailani Ahmad MM sebagai Sekdakab Aceh Besar menggantikan pejabat sebelumnya, Drs Zulkifli Ahmad MM di Aula HT Bachtiar Panglima Polem Setdakab Aceh Besar, Jumat (19/4/2013) pagi. Hadir dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Aceh Besar Drs Syamsulrizal MKes beserta unsur Muspida dan Muspida Plus, kepala SKPK, dan tokohtokoh masyarakat. Pengangkatan Jailani Ahmad sebagai Sekdakab Aceh Besar sesuai dengan Keputusan Gubernur Aceh No. PEG.821.21/004/2013 tanggal 20 Februari 2013 yang ditandatangani Gubernur Zaini Abdullah. Sebelumnya dipercayakan sebagai Sekdakab, Jailani pernah menjadi Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (BPMG)

Bupati menyampaikan terima kasih atas dedikasi yang tulus selama ini kepada Sekdakab sebelumnya, Drs Zulkifli Ahmad MM yang telah menjabat sejak 17 November 2008 hingga 19 April 2013.

Kabupaten Aceh Besar dan Kantor Syariat Islam Aceh Besar. “Kami dan seluruh masyarakat Aceh Besar menunggu pengabdian yang tulus dan ikhlas, serta penuh kerja keras dari Saudara Sekdakab dalam menyongsong Kabupaten Aceh Besar ke arah yang jauh lebih baik di masa depan. Selain itu, supaya dapat terus menjalin komunikasi dan koordinasi, baik internal maupun eksternal sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat

Meskipun sudah berada di luar struktural Pemkab Aceh Besar saat ini, tetapi pihaknya tetap mengharapkan pemikiranpemikiran serta kontribusinya kepada kepala daerah, Pemkab, dan masyarakat Aceh Besar. “Selaku Sekdakab, saya sangat memohon dukungan dari semua pihak agar sama-sama ikut menyukseskan pembangunan di Aceh Besar,” ungkap Jailani Ahmad.

Bupati Aceh Besar Harapkan Siswa Sukses dalam UN Aceh Besar – Bupati Aceh Besar Mukhlis Basyah mengharapkan agar hasil Ujian Nasional yang kini sedang berlangsung dapat mendongkrak rangking pendidikan, sekaligus prestasi terbaik bagi para peserta. “Kita berharap, semua siswa dapat lulus dalam UN. Disamping itu, dapat meningkatkan rangking dan prestasi dunia pendidikan di Aceh Besar,” ungkap Mukhlis kepada wartawan di sela-sela meninjau pelaksanaan UN di SMAN 1 Sukamakmur dan SMAN 1 Darul Imarah, Rabu (17/4/2013). Didampingi Kabag Humas dan Protokol Setdakab Aceh Besar,

Bupati Mukhlis Basyah menambahkan, untuk meraih sukses dalam UN, setiap siswa sejak jauh-jauh hari telah mempersiapkan diri, termasuk ikut les tambahan yang dibimbing para guru atau masuk bimbingan belajar. Dengan persiapan seperti itu, diharapkan semua peserta UN di Aceh Besar dapat mendulang prestasi terbaik. Menurut laporan di lapangan, kata bupati, tahun ini lembar jawaban UN sangat tipis sehingga sangat dikeluhkan siswa. Untuk itu, pada tahun mendatang diharapkan pihak Mendiknas dapat memperbaiki hal ini untuk memudahkan peserta ketika menjawab soal yang diuji tersebut. Namun secara keseluruhan Bupati Aceh Besar bahagia atas lancar dan suksesnya kegiatan UN tingkat SMASMK-MA ini.

Secara terpisah, Ketua Panitia UN Aceh Besar Yusran SPd MPd menjelaskan, jumlah peserta UN tingkat SMA-SMK-MA seluruhnya sebanyak 3.902. Peserta ujian tersebar pada 42 titik sekolah se-Aceh Besar. “Alhamdulillah, pelaksanaan UN berlangsung lancar dan sukses. Jumlah siswa yang tak ikut ujian jumlahnya sangat sedikit, hanya sekitar 8 orang dengan alasan sakit,” katanya. (sp)

3


Profil

TENGKU SYIAH KUALA (Syeh Abdurrauf As-Singkili)

Syekh Abdurrauf Singkil (Singkil, Aceh 1024 H/1615 M - Kuala Aceh, Aceh 1105 H/1693 M) adalah seorang ulama besar Aceh yang terkenal. Ia memiliki pengaruh yang besar dalam penyebaran agama Islam di Sumatera dan Nusantara pada umumnya. Sebutan gelarnya yang juga terkenal ialah Teungku Syiah Kuala (bahasa Aceh, artinya Syekh Ulama di Kuala). Masa muda Nama lengkapnya ialah Aminuddin Abdul Rauf bin Ali Al-Jawi Tsumal Fansuri As-Singkili. Menurut riwayat masyarakat, keluarganya berasal dari Persia atau Arabia, yang datang dan menetap di Singkil, Aceh, pada akhir abad ke-13. Pada masa mudanya, ia mula-mula belajar pada ayahnya sendiri. Ia kemudian juga belajar pada ulamaulama di Fansur dan Banda Aceh. Selanjutnya, ia pergi menunaikan ibadah haji, dan dalam proses pelawatannya ia belajar pada berbagai ulama di Timur Tengah untuk mendalami agama Islam. Tarekat Syattariyah Menurut Syed Muhammad Naquib al-Attas, syaikh untuk Tarekat Syattariyah Ahmad alQusyasyi adalah salah satu gurunya. Nama Abdurrauf muncul dalam silsilah tarekat dan

ia menjadi orang pertama yang memperkenalkan Syattariyah di Indonesia. Namanya juga dihubungkan dengan terjemahan dan tafsir Al-Qur'an bahasa Melayu atas karya AlBaidhawi berjudul Anwar atTanzil Wa Asrar at-Ta'wil, yang pertama kali diterbitkan di Istanbul tahun 1884. Pengajaran dan karya Ia diperkirakan kembali ke Aceh sekitar tahun 1083 H/1662 M dan mengajarkan serta mengembangkan tarekat Syattariah yang diperolehnya. Murid yang berguru kepadanya banyak dan berasal dari Aceh serta wilayah Nusantara lainnya. Beberapa yang menjadi ulama terkenal ialah Syekh Burhanuddin Ulakan (dari Pariaman, Sumatera Barat) dan Syekh Abdul Muhyi Pamijahan (dari Tasikmalaya, Jawa Barat). Azyumardi Azra menyatakan bahwa banyak karya-karya Abdurrauf Singkil yang sempat dipublikasikan melalui murid-muridnya. Di a n t a r a n y a a d a l a h : Mir'at al-Thullab fî Tasyil Mawa'iz alBadî'rifat al-Ahkâm al-Syar'iyyah li Malik alWahhab. Karya di bidang fiqh atau hukum Islam, yang ditulis atas permintaan Sultanah

Safiyatuddin. Ø Tarjuman al-Mustafid. Merupakan naskah pertama Tafsir Al Qur'an yang lengkap berbahasa Melayu. Ø Terjemahan Hadits Arba'in karya Imam Al-Nawawi. Kitab ini ditulis atas permintaan Sultanah Zakiyyatuddin. Ø Mawa'iz al-Badî'. Berisi sejumlah nasehat penting dalam pembinaan akhlak. Ø Ta n b i h a l - M a s y i . K i t a b i n i merupakan naskah tasawuf yang memuat pengajaran tentang martabat tujuh. Ø Kifayat al-Muhtajin ilâ Masyrah alMuwahhidin al-Qâilin bi Wahdatil Wujud. Memuat penjelasan tentang konsep wahadatul wujud. Ø Daqâiq al-Hurf. Pengajaran mengenai taswuf dan teologi. Wafat Abdurrauf Singkil meninggal dunia pada tahun 1693, dengan berusia 73 tahun. Ia dimakamkan di samping masjid yang dibangunnya di Kuala Aceh, desa Deyah Raya Kecamatan Kuala, sekitar 15 Km dari Banda Aceh. Sumber : http://www.bluefame.com

PEDULI MUSLIM ROHINGYA uslim Rohingya yang terdampar di Pulo Aceh beberapa waktu lalu yang kini dipindahkan dan ditampung sementara di Kantor Balai Latihan Kerja / Panti Sosial Ladong Krueng Raya Kecamatan Mesjid Raya Kabupaten Aceh Besar. Muslim Rohingya, saudara seiman yang saat ini di bantai dan disiksa di kampung halamannya di Myanmar sana karena permasalahan yang tak jelas betul atau tidaknya, telah merengkuh hati kita untuk ikut serta merasakan kesedihan dan patutlah kita merasa miris karena mereka dibantai dan diperlakukan semena-mena oleh kaum etnis Budha yang mayoritas mendiami wilayah mereka. Muslim Rohingya yang terusir dari tanahnya sendiri, banyak yang mati sia-sia tanpa ada yang membantu seolah-olah yang lain dan yang berkuasa bungkam dalam hal ini. Banyak dari mereka menemui ajalnya karena terdampar tanpa arah selama berminggu tanpa ada makanan. Sekali lagu patutlah kita membantu saudara kita yang kini telah bersama kita tanpa tahu arah kemana akan mengadu. Berangkat dari hal tersebut, Tim Lamuri Peduli Sabtu, 27 April 2013 ikut menyalurkan Sumbangan dari Pembaca Setia Lamuri melalui Lamuri Peduli Rohingya berupa paket sembako dan pakaian layak pakai. Dalam kesempatan tersebut Abrar, S.Pd dan Husban yang tergabung dalam Tim Lamuri Peduli sempat berbincang-bincang dan mewawancarai pengungsi Rohingya Muhammad Musa dan Abdur Rahim yang

M

4

fasih berbahasa Inggris dan Arab tentang keadaan keluarga dan situasi di Myanmar dan perasaan mereka ketika di Aceh. Berikut cuplikan wawancara singkatnya :Berapa hari kalian terdampar di laut ? Kami terdampar beberapa minggu di laut, tanpa makanan dan tanpa arah, bahkan banyak juga dari kami yang meninggal di dalam boat dan kami tenggelamkan mayatnya di laut. Keluarga yang ditinggalkan di sana, bagaimana ? Kami tidak tahu, kami harap mereka bisa selamat dari penyiksaan dan pembantaai kaum Budha di sana, saya sendiri juga punya tiga saudara laki-laki dan satu saudara perempuan lagi di sana, ayah dan ibu saya juga di sana, kami betul-betul tidak tahu keadaan mereka sekarang. Lalu, penguasa di sana tidak mengambil suatu tindakan ? Pemimpin kami juga dari etnis Budha, Aparat dan Tentaranya juga beragama Budha bahkan mereka ikut membantu para Biksu itu membantai kami, rumah-rumah di bakar, masjid pun di bakar, tak terkecuali anak-anak dan wanita yang disiksa mereka, biksu-biksu itu benar-benar menjadi mesin pembunuh bagi kami di sana Harapan kalian untuk keluarga di sana ? Mudah-mudahan mereka diberi ketabahan dan terbebas dari segala kesulitan, Bagaimana ketika kalian di Aceh

sekarang ? Orang Aceh baik-baik, kami diberinya berbagai macam bantuan dan makanan sehingga kami merasa punya saudara di sini, kami bisa shalat dan beribadah dengan layak di sini. Apakah kalian akan dipindahkan lagi ? Ya, kata petugas di sini mungkin kami akan dipindahkan ke Medan, tapi kami tidak tahu kapan pastinya. Terima kasih kepada masyarakat Aceh yang telah membantu kami di sini. Mudah-mudahan kita berbesar hati menyumbangkan apa yang kita bisa untuk saudara kita Muslim Rohinghya yang saat ini menderita. (TIM Lamuri Peduli : Herman Hilmy S - Abrar - Adia Mirza Adlan-M. Ikbal - Husban).

Menuju Ke Arah Pengembangan Pendidikan Alternatif (Bagian Ke-21) Oleh: Ahmad Faizuddin, M.Ed Model-Model Pendidikan Alternatif di Berbagai Negara (4) Pendidikan Ala Montessori Model ini diperkenalkan oleh Maria Montessori (1870) dari Chiaravelle, I t a l y. B e l i a u m e n g u s u n g i d e perkembangan kognitif (keilmuan) anak, dimana pendidikan diartikan sebagai “a prepared environment in which the child, set free from undue adult intervention, can live its life according to the laws of its development” (sebuah lingkungan yang dipersiapkan untuk anak supaya terbebas dari campur tangan orang dewasa, bisa menjalani hidupnya sendiri sesuai dengan kapasitas perkembangannya) (Potts, 2007, h. 147). Permasalahannya adalah apakah anak bisa dilepaskan sendiri untuk menentukan apa yang mau dipelajarinya? Apakah praktek pendidikan di tempat kita sudah mendukung system pendidikan Montessori ini? Menurut Montessori, ada tiga tahap perkembangan anak, yaitu: Tahap Pertama, physical aspect development (perkembangan aspek fisik), mulai dari lahir sampai usia 6 tahun, dikenal dengan istilah absorbent mind atau penyerapan pikiran; Tahap Kedua, mental aspect development (perkembangan aspek mental), mulai usia 6 sampai 12 tahun, dikenal dengan istilah uniform growth atau

pertumbuhan seragam; dan Tahap Ketiga, social aspect development (perkembangan aspek sosial), mulai usia 12 sampai 18 tahun, dikenal dengan istilah transformation atau tranformasi (Potts, 2007, h. 149). Tahap-tahap perkembangan tersebut perlu diperhatikan dengan baik, karena dengan memahami tahapan perkembangan anak kita akan mudah memberikan jenis-jenis pelajaran sesuai dengan daya serap anak. Berdasarkan hal tersebut diatas, maka pendidikan Montessori di kenal sebagai pendidikan “persiapan lingkungan” untuk membangun kemandirian anak dan perkembangan intelektualnya. Karakteristik utama dari pendidikan ini adalah “anak bebas untuk bergerak, bekerja sendiri atau dengan orang lain sesuai kemauannya; suasana kelas terdiri dari beragam usia yang biasanya berjarak tiga tahun; adapun kurikulum dan metode yang dipakai disesuaikan dengan logika dan perkembangan tahap sebelumnya”. Dalam pendidikan seperti ini peran seorang guru hanyalah mempersiapkan dan mengatur bahan-bahan yang kira-kira sesuai untuk setiap anak berdasarkan kebutuhan dan ketertarikannya (Mintz, Solomon & Solomon, 1994, h. 15-17). Setelah itu anak akan belajar sendiri sesuai dengan kemauannya tanpa ada paksaan. Menurut Robinson (2006), metode Montessori ini cocok dipakai untuk mempersiapkan anak supaya dapat beradaptasi dalam lingkungan yang terdiri dari beragam budaya dan suku. Contohnya, praktek

Pendidikan bertanggung jawab sendiri terhadap apa yang dipelajari anak, membantu orang lain, menghargai pilihan-pilihan individual, dan cara-cara belajar Montessori yang lainnya membantu anak untuk mengembangkan nilainilai dasar yang dapat mereka serap dalam kehidupan. Secara singkat, praktek pendidikan ala Montessori ini memperhatikan pertumbuhan fisik, emosional, sosial dan akademis si anak. Selain itu juga menghargai budaya dan latar belakang anak serta gaya hidup keluarganya. Apakah kirakira model pendidikan ini cocok diterapkan di Aceh? Mungkin perlu pembahasan terpisah untuk menjawab pertanyaan tersebut. Bibliography: Mintz, J., Solomon, R., Solomon, S. (1994). The Handbook of alternative education. New York: Macmillan Reference. Potts, A. (August, 2007). New education, progressive education, and the counter culture. Journal of Educational Administration and History, 39(2), 145-159. Robinson, W. Y. (2006). Culture, race, diversity: How Montessori spells success in public schools. Montessori Life, 18(4), 9. Malaysia (April 26, 2013/10:00 p.m.)

Menjadi Seorang Ibu Rumah Tangga Itu Hebat Lhoooo Berawal dari percakapan dua orang sahabat, yang satu ibu rumah tangga dan yang satunya lagi seorang PNS; si ibu PNS bertanya kepada sahabatnya, apa aktifitasnya sekarang. Dengan wajah tertunduk dan malu, sahabatnya itu menjawab pertanyaan si ibu PNS itu; “ah, aku hanya seoarang ibu rumah tangga”. Akhir-akhir ini sepertinya menjadi seorang ibu rumah tangga dan tidak memiliki pekerjaan dan kegiatan diluar seakan-akan menjadi sebuah hal yang aneh dan memalukan. Malah sebaliknya, ketika ada seorang ibu atau istri yang sudah menjadi Pegawai atau kerjaan tetap lainnya malah sangat dihargai dan disenangi. Memang dunia telah terbalik. Okelah kerjaan itu didapat sebelum si perempuan menikah misalnya, jadi setelah dia menjadi seorang ibu kerjaannya masih harus tetap dikerjakannya. Tapi apa itu berlaku pada si wanita yang jelas-jelas belum berkerja sama sekali sebelum menikah dan ketika

sudah menikah malah tidak mau menjadi seorang ibu rumah tangga hanya gara-gara tidak ingin dicap sebagai seorang ibu rumah tangga dan ingin juga memiliki kesibukan dilluar? menyedihkan. Wahai ibu-ibu dan para calon ibu yang dicintai Allah… hanya menjadi seorang ibu rumah tangga tidak harus malu. Tau tidak? Pahlawan-pahlawan yang gagah berani, kemudian presiden- presiden yang hebat dan terkenal, terus ilmuwan-ilmuwan dunia yang jenius dan ulama-ulamayang wara' semua orang-orang itu lahir dari rahim seorang ibu yang biasa-biasa saja. Nah, apa kurangnya menjadi seorang ibu? Apakah masih malu menjadi seorang ibu rumah tangga? Ibu-ibu dan para calon ibu yang dicintai Allah…

Coba direnungkan, bahwa dari seorang ibu pekerja dan tidak ada waktu buat dirumahnya apakah akan menghasilkan orang-orang hebat seperti yang telah disebutkan di atas? Walaupun ada Saya rasa kecil kemungkinan. Maka dari itu, cobalah berpikir lebih terbuka. Menjadi seorang ibu rumah tangga tidak berarti hanya berdiam diri di rumah tanpa

melakukan sesuatu. Banyak hal yang bisa dikerjakan salah satunya menciptakan home industry (industri rumahan). Saat ini lagi ngetrend virus mompreuneur (ups jangan salah bukan virus penyakit ya). Mompreuneur itu adalah kumpulan ibu-ibu yang berbisnis di rumahnya masing-masing. Tidak perlu keluar untuk cari kerjaan malahan dia sendiri yg menciptakan pekerjaan, hebatkan….! Yang diperluakn seorang ibu disini adalah melihat dan mengenal bakat dan hobi yang dimilikinya selnjutnya tinggal mencari peluang untuk maju selangkah demi selangkah. Banyak ibu-ibu yang telah berhasil dengan bisnisnya tanpa mengurangi waktu dan perhatiannya kepada keluarga, jadi dua-duanya dapat. Ibu-ibu dan para calon ibu yang dirahmati Allah….. Jadi, mulai saat ini tidak perlu lagi malu untuk menjadi seorang ibu rumah tangga ya…Pegawai bukanlah harga mati. (Fazliani)

5


Lamuri e-Book Edisi 35 Mei 2013