Issuu on Google+

Edisi

LAMURI IKLAN

ANDA MAU BERIKLAN? HUBUNGI : 081360091840

Lamuri

Spesial

Ulang

Tahun

Buletin

Berbagi Untuk Mencerahkan

Volume 01, Tahun IV - Juli 2013

Menjemput Hikmah di Balik Musibah

HP. 0852 6034 3499 - 0852 2542 1593

Oleh : Yevi Yusnanda Usman Bin Musa

Melayani: Pembayaran Rekening Listrik, Telkom, PDAM, dan Pulsa Elektrik, PRODUK & SIMPANAN: 1. Tabungan Berjangka (TAJAKA) 2. Tabungan Pendidikan Anak (TADIKA) 3. Tabungan Mudharabah (TAMARA) 4. Tabungan Qurban & Aqiqah (SIKURBAN) 5. Tabungan Idul Fitri (TADURI) 6. Tabungan Ibadah Haji & Umrah (SIHANUM)

“PUTRA PANGKAS”

Jl. B. Aceh - Medan, Km: 25, Pasar Indrapuri Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar Propinsi Aceh

PEMUDA Pengurus GAMPONG Remaja Masjid SINYEU Asy-Syuhada KEC. INDRAPURI Lampanah

Pengurus Remaja Masjid Asy-Syuhada Lampanah

Buletin LAMURI

Buletin LAMURI

mengucapkan : Selamat Ulang Tahun Ke-3

15 Juli 2010 - 15 Juli 2013

Abrar, S.Pd Ketua

Lamuri Terus Berjaya!

Danil SU Rahmat, BHAN S.Pd.I Ketua Sekretaris Pemuda

mengucapkan : Selamat Ulang Tahun Ke-3

15 Juli 2010 - 15 Juli 2013

Abrar, S.Pd Ketua

Danil DanilRahmat, Rahmat,S.Pd.I S.Pd Sekretaris

Sambungan dari Hal. 10 Kota Medan Dan Keunikannya Universitas Sumatera Utara. Aktivitas kantor ini kemudian digantikan oleh putra-putrinya yang juga meneruskan profesi orang tuanya sebagai Notaris. Keunikan Medan terletak pada becak bermotornya (becak mesin/ becak motor) yang dapat ditemukan hampir di seluruh Medan. Berbeda dengan becak biasa (becak dayung), becak motor dapat membawa penumpangnya kemana pun di dalam kota. Selain becak, dalam kota juga tersedia angkutan umum berbentuk minibus (angkot/oplet) dan taksi. Pengemudi becak berada di samping becak, bukan di belakang becak seperti halnya di Jawa, yang memudahkan becak Medan untuk melalui jalan yang berliku-liku dan memungkinkan untuk diproduksi dengan harga yang minimal, karena hanya diperlukan sedikit modifikasi saja agar sepeda atau sepeda motor biasa dapat digunakan sebagai penggerak becak. Desain ini mengambil desain dari sepeda motor gandengan perang Jerman di Perang Dunia II.

12

S ebutan paling khas untuk angkutan umum adalah Sudako. Sudako pada awalnya menggunakan minibus Daihatsu S38 dengan mesin 2 tak kapasitas 500cc. Bentuknya merupakan modifikasi dari mobil pick up. Pada bagian belakangnya diletakkan dua buah kursi panjang sehingga penumpang duduk saling berhadapan dan sangat dekat sehingga bersinggungan lutut dengan penumpang di depannya. Trayek pertama kali sudako adalah "Lin 01", (Lin sama dengan trayek) yang menghubungkan antara daerah Pasar Merah (Jl. HM. Joni), Jl. Amaliun dan terminal Sambu, yang merupakan terminal pusat pertama angkutan penumpang ukuran kecil dan sedang. Saat ini "Daihatsu S38 500 cc" sudah tidak digunakan lagi karena faktor usia, dan berganti dengan mobil-mobil baru seperti Toyota Kijang, Isuzu Panther, Daihatsu Zebra, dan Espass. Selain itu, masih ada lagi angkutan lainnya yaitu bemo, yang berasal dari India. Beroda tiga dan cukup kuat menanjak dengan membawa 11

penumpang. Bemo kemudian digantikan oleh Bajaj yang juga berasal dari India, yang di Medan dikenal dengan nama "toyoko". Kereta api menghubungkan Medan dengan Tanjungpura di sebelah barat laut, Belawan di sebelah utara, dan Binjai-Tebing Tinggi-Pematang S i a n t a r d a n Te b i n g T i n g g i KisaranTanjungbalai-Rantau Prapat di t e n g g a r a . J a l a n To l B e l m e r a menghubungkan Medan dengan Belawan dan Tanjung Morawa. Jalan tol Medan-Tebing Tinggi, Medan-Kuala Namu dan Medan-Binjai juga sedang direncanakan pembangunannya. Ada keunikan tersendiri dalam p e n g u c a p a n Pa s a r d i k a l a n g a n masyarakat di Medan. Orang Medan biasanya menyebut Pasar dengan sebutan Pajak seperti menyebut Pajak Petisah, Pajak Ikan Lama, dll sehingga orang dari luar daerah Kota Medan bingung dengan mengira merujuk kepada kantor Dinas Perpajakan. Tidak diketahui asal-usul kebiasaan pengucapan ini di Kalangan Masyarakat di Kota Medan. (Sumber :Wikipedia Indonesia) Reported by Abrar, Medan, Juni, 15th 2013

Sore itu, memang sudah menjadi jadwal rutinitas saya untuk mengisi sebuah radio swasta di yogyakarta. Tema hari itu sengaja saya mengangkat tentang “Kebahagian Adalah Pilihan”, karena satu hari sebelumnya salah satu teman saya baru saja usai melakukan akad pernikahan. Menurut saya itu merupakan sebuah awal kebahagian bagi mereka berdua. Saat sedang asiknya saya menyampaikan materi tersebut, tibatiba handphone saya berdering memenuhi setiap sudut studio yang sedang on air itu. Pertanda ada pesan baru yang masuk. Saya langsung merenguk handphone dari tas disamping saya dengan niat untuk menonaktifkannya. Ternyata, saya melihat sebuah nomor asing yang sama sekali tidak pernah mengenal siapa pemiliknya. Niat saya berubah. Akhirnya saya membuka pesan yang baru saja masuk itu.

LAMURI UTAMA

LEMBAGA KEUANGAN MIKRO SYARI’AH Jl. B. Aceh - Medan, Km: 25, Pasar Indrapuri Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar Propinsi Aceh

Assalamualaikum Yevi, masih ingatkan sama ibu tuti (bukan nama asli), dulu kita pernah jumpa di mesjid Baiturrahman Banda Aceh dan sempat ngobrol sebentar dan ibu masih menyimpan nomor yevi. Senang rasanya ibu bisa ngobrol dengan anak muda seperti yevi. Nak, ibu mau nanyak, apakah musibah yang pernah ibu ceritakan ke yevi dulu itu karena dosa ibu, atau itu hanya cobaan Allah saja buat ibu?. Mohon penjelasannya nak, akhir-akhir ini ibu cemas sekali, ibu nggak bisa tenang.” Spontan perasaan saya berubah setelah membaca isi dari pesan singkat tersebut. Tidak seperti biasanya, pembicaraan saya mendadak ikut berhenti sejenak. Padahal saat itu siaran sedang mengudara. Saat itu pula saya langsung mengubah haluan pembicaraan dan beralih ke tema yang bersangkutan dengan pertanyaan ibu tadi. Saya memulai dengan mengutip sebuah kata bijak, “Setiap kesulitan yang menimpa kehidupan setiap makhluk, akan di sertai dengan suatu kemudahan, dan setiap kebahagian akan di sertai pula dengan suatu tangisan”.

Infaq Seikhlasnya

Dalam surat An-Nisaa ayat 79, Allah SWT menjelaskan : ‫ﺻﺎَﺑَﻚ ِﻣْﻦ َﺳﱠِﻴﺌٍﺔ َﻓِﻤْﻦ‬ َ ‫ﺻﺎَﺑَﻚ ِﻣْﻦ َﺣَﺴَﻨٍﺔ َﻓِﻤَﻦ اﱢَﷲ َﻭَﻣﺎ َﺃ‬ َ ‫َﻣﺎ َﺃ‬ ‫َﻧْﻔِﺴَﻚ‬ “Nikmat apapun yang kamu terima, maka itu dari Allah, dan bencana apa saja yang menimpamu, maka itu karena (kesalahan) dirimu sendiri.” Kemudian dalam surat Asy Syuro ayat 30 Allah juga memperjelaskan : ‫ﺖ َﺃْﻳِﺪﻳُﻜْﻢ َﻭَﻳْﻌُﻔﻮ َﻋْﻦ َﻛِﺜﻴٍﺮ‬ ْ ‫ﺼﻴَﺒٍﺔ َﻓِﺒَﻤﺎ َﻛَﺴَﺒ‬ ِ ‫ﺻﺎَﺑُﻜْﻢ ِﻣْﻦ ُﻣ‬ َ ‫َﻭَﻣﺎ َﺃ‬ “Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahankesalahanmu)” Saat pertama kali kita mendengar kata musibah maka yang terbayang dalam benak kita adalah bencana, kehilangan, kecelakaan dan sebagainya. Berbicara tentang bencana, dalam kamus bahasa Indonesia disebutkan bahwa bencana itu adalah sesuatu yang menyebabkan (menimbulkan) kesusahan, kerugian, atau penderitaan. Namun apakah musibah dan bencana ada hubungannya dengan maksiat dan dosa yang kita lakukan? Oke. Baiklah coba kita perhatikan salah satu firman Allah SWT setelah ini, “Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri”. Bersambung ke Hal. 2

ADA SENYUM DIBALIK SETIAP DUKA Oleh : Ahmad Faizuddin, M.Ed

keras yang mengguntur, dan di antara mereka ada yang Kami benamkan ke dalam bumi, dan di antara mereka ada yang Kami tenggelamkan, dan Allah sekali-kali tidak hendak menganiaya mereka, akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri (Al'Ankabut, 29:40)

A

da suka, ada duka. Ada susah, ada senang. Ada kaya, ada miskin. Ada udang, ada bakwan, lho! Kok gak nyambung? Hehe… Ada rahmat, ada musibah. Ada hidup, ada mati, dan seterusnya. Begitulah kehidupan yang kita jalani sehari-hari. Tidak ada satu manusia pun yang luput dari hukum alam yang telah digariskan oleh Sang Pencipta, Allah SWT. Suka atau tidak suka, kita semua akan mengalaminya. Hidup itu kata sebagian orang ibarat roda yang terus berputar. Kadang kita di atas, kadang kita di bawah. Dimanapun posisi kita berada, selalu ada hikmah dan 'ibrah (pelajaran) yang akan kita temukan. Mungkin ada orang yang berpikir bahwa detik-detik hidupnya selalu dipenuhi dengan musibah dan kesusahan. Namun tidak dapat dipungkiri, pada kenyataannya ada juga masa-masa dia berbahagia dan penuh dengan senyum. Mengapa Allah SWT memberikan cobaan dan musibah kepada manusia? Mengapa tidak memberikan hal-hal yang

menyenangkan saja supaya hidup kita tidak susah? Nah, mari kita lihat hikmah yang terkandung di balik itu semua. Bencana bagi orang kafir jelas sekali merupakan azab dari Allah SWT. Mereka diganjar dengan azab akibat dosa dan kekufuran. Pelajaran tersebut dapat kita ambil dari cerita-cerita ummat terdahulu. Ada yang di azab dengan hujan batu dari langit. Ada yang di siksa dengan petir yang menggelegar. Ada yang dibenamkan hidup-hidup ke dalam perut bumi, dan ada yang ditenggelamkan ke samudra luas. Maka masing-masing (mereka itu) Kami siksa disebabkan dosanya, maka di antara mereka ada yang Kami timpakan kepadanya hujan batu kerikil dan di antara mereka ada yang ditimpa suara

Bagi umat Islam, musibah dan cobaan itu mempunyai maksud yang berbeda. Apa saja maksud-maksud di balik setiap bencana yang diberikan Allah SWT? Pertama, sebagai ujian terhadap orang yang beriman. Seperti halnya mendapatkan ijazah hasil belajar, tentunya harus lulus ujian dulu. Maka seorang Muslim baru benar-benar di akui sebagai Muslim apabila dia sabar dan lulus dalam ujian yang dihadapinya. Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. (Yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan:

1


Sambungan dari Hal. 1 Menjemput Hikmah...

Berbagi Untuk Mencerahkan

Terbit Sejak 15 Juli 2010 Penerbit : Yayasan Intisyaar Al-Ilmi Indrapuri Nomor Yayasan : AHU-43488.AH.01.02 Tahun 2008

Pembina : Ahmad Faizuddin, M. Ed Drs. Sayed Muhammad Husen Drs. Syukri Syama’un, MA Drs. Sayuthi Sulaiman Zulkifli Usman Pemimpin Umum : Herman Hilmy S Pemimpin Redaksi : Abrar, S.Pd Sekretaris Redaksi : Adia Mirza Tim Redaktur : Adia Mirza | Herman, S.Pd.I Keuangan : Husban Editor : Adia Mirza | Cek Man Kontributor : Al-Muzanni | Nurmawanty | Zulkifli Usman | Munawir | Mukhlis, S.Hum | Fazliani Sirkulasi : Indrapuri, Jantho (Rasyidi), Suka Makmur, Kuta Cot Glie (Mukhlis), Lampeuneurut, Lamlagang (M. Ikbal), Seulimeum (Adlan), Saree, Pulo Aceh (Cek Abrar) Iklan: Team Marketing Alamat Penerbit dan Redaksi: Jl. Banda Aceh - Medan KM. 25, Sinyeu, Indrapuri, Aceh Besar, Kode Pos: 23363 Telp. : (0651) 8070054, E-mail : lamuribulletin@gmail.com Blog : www.lamurionline.com Contact Person: Abrar (085277341171). Dicetak oleh: Percetakan Sydney.com (isi diluar tanggung jawab percetakan).

Redaksi menerima sumbangan tulisan dengan syarat: Panjang maksimal dua Kuarto diketik 1,5 spasi dan tidak mengandung unsur SARA. Sampaikan pula kritik dan Saran anda ke alamat Redaksi Buletin LAMURI. “Bagi anda yang ingin menjadi donatur demi kelangsungan terbitnya buletin ini, dapat segera menghubungi Redaksi”

2

Maka apabila telah waktunya (yang ditentukan) bagi mereka, tidaklah mereka dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak (pula) mendahulukannya." (Q.s. An-Nahl: 61). Disaat seseorang jauh dari cahaya Islam, dapat dipastikan dia akan terjerumus dalam kemaksiatan dan kedhaliman yang tiada bertepi. Hidupnya penuh dengan penderitaan. Jiwanya penuh dengan kecemasan. Ketidaknyamanan menjadi makanan yang selalu tersedia untuk dihidangkan. Tidak ada terapi pengobatan yang dapat menjanjikan penyembuhan kecuali kembali kepada Allah SWT semata dan bersegera mejemput hidayah-Nya. Saudaraku, marilah kita renungin sejenak, betapa jauh sudah perjalanan hidup kita. Betapa banyak sudah kebaikan kita. Betapa banyak sudah kejahatan dan kemaksiatan yang telah kita lakukan bahkan menjadi kebiasaan yang tidak pernah bisa kita tinggalkan. Pintu taubat masih terbuka lebar. Kapan lagi kalau bukan sekarang. Waktu yang paling berharga itu hanyalah sekarang. Bukan kemarin apalagi esok hari yang tiada pasti. Inilah saatnya. Marilah sama-sama berlomba-lomba dalam kebaikan, fastabiqul khairat. Bukan berarti penulis lebih baik daripada yang membaca. “Yang paling mulia adalah mereka yang bertakwa” Tidak ada jaminan seorang guru lebih cepat masuk surga ketimbang muridnya. Namun yang terpenting kita selalu berusaha melakukan yang terbaik seperti yang Allah SWT harapkan dari kita. Dan selalu berusaha mejemput hidayah-Nya Allah SWT dari siapa saja dan dimana saja. Inilah saatnya untuk kita kembali memperbaikan hubungan kita dengan Allah SWT, semoga dengan romantisnya hubungan kita dengan Allah SWT dapat memberikan timbal balik yang baik bagi kita semua. Amin ya rabbal'alamin.

LAMURI UTAMA

Lamuri Buletin

Pada saat turun ayat tersebut, Rasulullah SAW juga pernah bersabda “"Demi Allah yang jiwa Muhammad di tangan-Nya, tidak ada satu luka, keringat, dan terkilirnya kaki kecuali disebabkan dosa (yang diperbuat), dan apa yang Allah maafkan dari dirinya jauh lebih besar." (HR al-Bayhaqi). Yap, ternyata segala musibah dan bencana yang menimpa kita ada kaitan erat dengan segala kesalahan dan dosa maksiat yang kita lakukan. Sekecil apapun kesalahan yang kita kerjakan ternyata Allah SWT telah menyiapkan porsi balasannaya yang setimpal, besar atau kecilkah. Namun dibalik kepedihan dari musibah itu sendiri Allah SWT telah menyiapkan kabar gembira bagi mereka yang bersabar. Luar biasa. Segala puji bagi Allah yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui. Ternyata Allah SWT menjadikan musibah sebagai penghapus atas segala dosa bagi hambanya yang bersabar dan menerima dengan lapang dada. Rasulullah SAW bersabda terkait dengan hal ini, “"Demi Allah yang jiwaku ada di tangan-Nya, tidaklah menimpa seorang mukmin suatu kesulitan, cobaan, gelisah dan kesedihan kecuali Allah hapuskan darinya dengan aneka musibah itu semua kesalahan-kesalahannya, sampai duri yang menusuknya pun diganjar seperti itu." (HR Bukhari). Jika saja kita memiliki cermin yang dapat memperlihatkan betapa banyak dosa yang kita lakukan, maka sewajarnya Allah SWT telah membinasakan kita dari muka bumi-Nya. Saudaraku, Renungilah! betapa banyak kedhaliman dan kemaksiatan yang kita lakukan, namun atas kasih sayang Allah SWT sampai detik ini kedua mata kita masih bisa membaca dengan baik dan jelas. “Jikalau Allah SWT menghukum manusia karena kezalimannya, niscaya tidak akan ditinggalkan-Nya di muka bumi sesuatu pun dari makhluk yang melata, tetapi Allah menangguhkan mereka sampai kepada waktu yang ditentukan.

*Penulis adalah Duta Pelajar Aceh Yogyakrta 2013.

BAITUL QIRADH ABU INDRAPURI KEMENTERIAN AGAMA

MIN LAMPUPOK RAYA KEC. INDRAPURI mengucapkan : Selamat Ulang Tahun Ke-3

BULETIN LAMURI Semoga selalu memberikan informasi yang positif dan mendidik.

mengucapkan : Selamat Ulang Tahun Ke-3

BULETIN LAMURI

Berbagi Untuk Mencerahkan

Semoga di usia yang ke-3 ini mampu terus memberikan kontribusi yang positif untuk agama, dan bangsa.

Suriadi, S.Pd

Sayuthi Sulaiman

Kepala Sekolah

Direktur

S

etidaknya dua kali gempa tercatat dalam riwayat hadits Nabi. Yang pertama di Mekah. Dan kedua di Madinah. Pertama, Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Tirmidzi, Ibnu Kuzaimah, ad-Daruquthni, dan lainnya dari Utsman bin Affan bahawa dia berkata, "Apakah kalian tahu Rasulullah pernah berada di atas Gunung Tsabir di Mekah. Bersama beliau Abu Bakar, Umar dan saya. Tiba-tiba gunung bergoncang hingga bebatuannya berjatuhan. Maka Rasulullah menghentakkan kakinya dan berkata: Tenanglah Tsabir! Yang ada di atasmu tidak lain kecuali Nabi, Shiddiq dan dua orang Syahid.” Kedua, Hadits shahih yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari Anas bin Malik, dia berkata: “Nabi naik ke Uhud bersamanya Abu Bakar, Umar dan Utsman. Tiba-tiba gunung bergoncang. Maka Nabi menghentakkan kakinya dan berkata: Tenanglah Uhud! Yang ada di atasmu tiada lain kecuali Nabi, Shiddiq dan dua orang syahid.��� Di antara pelajaran besar dalam dua riwayat di atas bahawa ternyata gunung tidak layak bergoncang saat ada 4 manusia terbaik di atasnya. Nabi harus menghentakkan kaki dan mengeluarkan perintah kepada gunung untuk menghentikan guncangan tersebut. Di sinilah pelajaran besarnya bagi kita sebagai analisa pertama tentang gempa. Bahwa keberadaan orang-orang soleh di sebuah masyarakat membuat bumi tidak layak bergoncang. Kriteria kesolehan sangat spesik disebutkan dalam riwayat tersebut. Untuk kita, hanya tinggal dua pilihan mengingatkan kita sudah tidak ada lagi nabi. Yaitu: Shiddiq. Kriteria utama Abu Bakar adalah beriman tanpa ada rasa keraguan sedikit pun. Dan Syahid. Mereka yang meninggal  sabilillah. Jika manusia dengan dua kriteria itu masih banyak yang hidup di atas bumi, maka bumi tidak layak gempa. Sebaliknya, gempa terjadi manakala bumi telah sepi dari keberadaan orang-orang dengan keimanan tanpa ada kabut keraguan dan orang-orang yang meninggal  sabilillah. Dalam riwayat mursal yang disebutkan oleh Ibnu Abid Dun-ya, setelah Rasulullah menenangkan guncangan beliau berkata kepada para shahabat, “Sesungguhnya Tuhan kalian sedang menegur kalian, maka ambillah pelajaran!” Gempa di Mata Umar bin Khattab radhiallahu anhu Gempa juga tercatat pernah terjadi di zaman kekhilafahan Umar, sebagaimana yang disampaikan dalam riwayat Ibnu Abid Dun-ya dalam Manaqib Umar. Madinah sebagai pusat pemerintahan kembali bergoncang. Umar menempelkan tangannya ke tanah dan berkata kepada bumi, “Ada apa denganmu?” Dan inilah

pernyataan sang pemimpin tertinggi negeri muslim itu kepada masyarakat pasca gempa, “Wahai masyarakat, tidaklah gempa ini terjadi kecuali karena ada sesuatu yang kalian lakukan. Alangkah cepatnya kalian melakukan dosa. Demi yang jiwaku ada di tangan-Nya, jika terjadi gempa susulan, aku tidak akan mau tinggal bersama kalian selamanya!” Kembali, generasi terbaik itu mengajarkan ilmu mulia bahwa gempa terjadi karena dosa yang dilakukan oleh masyarakat. Umar dengan tegas menyatakan itu. Lebih tegas lagi saat dia bersumpah bahwa jika terjadi gempa susulan, Umar akan meninggalkan Madinah. Karena itu artinya dosa kembali dikerjakan dan tidak kunjung ditaubati. Gempa di Mata Ka'ab bin Malik radhiallahu anhu Sahabat Ka'ab bin Malik mempunyai pendapat yang mirip dengan Umar bin Khattab. Inilah pernyataan lengkapnya t e n t a n g g e m p a , “ Ti d a k l a h b u m i bergoncang kecuali karena ada maksiatmaksiat yang dilakukan di atasnya. Bumi gemetar karena takut Rab nya azza wajalla melihatnya.” Ka'ab menyebut bahwa goncangan bumi adalah bentuk gemetarannya bumi karena takut kepada Allah yang Maha Melihat kemaksiatan dilakukan di atas bumi-Nya. Gempa di Mata Ummul Mukminin Aisyah radhiallahu anha Inilah pelajaran yang diberikan oleh guru besar para sahabat dan tabi'in sepeninggal Nabi selama 47 tahun; Aisyah isteri Nabi, seperti yang disampaikan oleh Ibnu Qayyim dalam kitabnya al-Jawabul Ka. Suatu saat Anas bin Malik bersama seseorang lainnya mendatangi Aisyah. Orang yang bersama Anas itu bertanya kepada Aisyah: Wahai Ummul Mukminin jelaskan kepadaku tentang gempa. Aisyah menjelaskan, “Jika mereka telah menghalalkan zina, meminum khamar dan memainkan musik. Allah azza wajalla murka di langit-Nya dan berrman kepada bumi: "goncanglah mereka. Jika mereka taubat dan meninggalkan (dosa), atau jika tidak, Dia akan menghancurkan mereka.

Orang itu bertanya kembali: Wahai Ummul Mukminin, apakah itu adzab bagi mereka? Aisyah menjawab, “Nasehat dan rahmat bagi mukminin. Adzab dan kemurkaan bagi karin.” Anas berkata: Tidak ada perkataan setelah perkataan Rasul yang paling mendatangkan kegembiraan bagiku melainkan perkataan ini. Sangat jelas penjelasan Ummul

Mukminin Aisyah tentang penyebab spiritual gempa. Tiga dosa yang semuanya marak di zaman kita ini. Khusus untuk dosa yang pertama, Aisyah menggunakan kata istabahu yang artinya masyarakat telah menganggap zina itu mubah [perkare biasa]. Zina tidak hanya dilakukan, tetapi telah dianggap mubah. Dari ucapan, tindakan, kebijakan sebuah masyarakat boleh dibaca bahawa mereka yang telah meremehkan dosa zina, memang layak dihukum dengan gempa.

Dari semua pernyataan hamba-hamba terbaik Allah di muka bumi ini tentang gempa, ternyata penyebab spiritual gempa adalah sebagai berikut: 1. Sedikitnya orang-orang shiddiq [jujur dan amanah ] dan syahid yang tinggal di atas muka bumi 2. Masyarakat telah menghalalkan zina 3. Masyarakat telah mengkonsumsi khamar (narkoba) 4. Masyarakat telah memainkan muzik tanpa memikirkan larangan ALLAH Dan Inilah 4 Solusi dari Khalifah Adil… Umar bin Abdul Aziz yang memerintah tahun 99 H – 101 H dengan prestasi fantastik dalam memakmurkan masyarakatnya hanya dalam 29 itu memberikan solusi terhadap gempa. Hal ini berawal dari gempa yang terjadi di zaman pemerintahannya. Selepas gempa menggoncang, Umar bin Abdul Aziz segera menulis surat instruksi kepada semua jajaran pejabatnya di seluruh negeri kekuasaannya. Dan inilah instruksinya, “Gempa ini adalah sesuatu yang Allah azza wajalla gunakan untuk menegur hambahamba-Nya. Saya telah menulis perintah ke seluruh wilayah agar mereka keluar pada hari yang telah ditentukan pada bulan yang telah ditentukan, siapa yang mempunyai sesuatu maka bersedekahlah karena Allah berrman, "Sesungguhnya beruntunglah orang yang membersihkan diri (dengan beriman), dan dia ingat nama Tuhannya, lalu dia salat. (Qs. Al-A'la: 14-15) Dan katakanlah sebagaimana Adam berkata, “Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi.” (Qs. Al-A'raf: 23) Dan katakanlah sebagaimana Nuh berkata, “Dan sekiranya Engkau tidak memberi ampun kepadaku, dan (tidak) menaruh belas kasihan kepadaku, niscaya aku akan termasuk orang-orang yang rugi.” (Qs. Hud: 47) Dan katakanlah sebagaimana Yunus berkata, “Tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim.” (Qs. Al-Anbiya': 87)---www.squad99.org

11


Syedara Lamuri di profil kali ini kita coba mengenal kota Medan yang sering disebut kota Metropolitan, Namun kali ini kita mencoba mengenal Kota Medan dari segi keunikan dan ciri khasnya bukan dari segi metropolisnya. Pemred Lamuri mencoba mengulas keunikan Kota Medan dalam liputannya kepada semua pembaca setia Lamuri. Kota Medan adalah ibu kota provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Kota ini merupakan kota terbesar di Pulau Sumatera. Kota Medan merupakan pintu gerbang wilayah Indonesia bagian barat dan juga sebagai pintu gerbang bagi para wisatawan untuk menuju objek wisata Brastagi di daerah dataran tinggi Karo, objek wisata Orangutan di Bukit Lawang, Danau Toba. Medan didirikan oleh Guru Patimpus Sembiring Pelawi pada tahun 1590. John Anderson, orang Eropa pertama yang mengunjungi Deli pada tahun 1833 menemukan sebuah kampung yang bernama Medan. Kampung ini berpenduduk 200 orang dan seorang pemimpin bernama Tuanku Pulau Berayan sudah sejak beberapa tahun bermukim disana untuk menarik pajak dari sampansampan pengangkut lada yang menuruni sungai. Pada tahun 1886, Medan secara resmi memperoleh status sebagai kota, dan tahun berikutnya residen Pesisir Timur serta Sultan Deli pindah ke Medan. Tahun 1909, Medan menjadi kota yang penting di luar Jawa, terutama setelah pemerintah kolonial membuka perusahaan perkebunan secara besar-besaran. Dewan kota yang pertama terdiri dari 12 anggota orang Eropa, dua orang bumiputra, dan seorang Tionghoa. Di akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20 terdapat dua gelombang migrasi besar ke Medan. Gelombang pertama berupa kedatangan orang Tionghoa dan Jawa sebagai kuli kontrak perkebunan. Tetapi setelah tahun 1880 perusahaan perkebunan berhenti mendatangkan orang Tionghoa, karena sebagian besar dari

10

mereka lari meninggalkan kebun dan s e r i n g melakukan kerusuhan. Perusahaan k e m u d i a n sepenuhnya mendatangkan orang Jawa sebagai kuli perkebunan. Orang-orang Tionghoa bekas buruh perkebunan kemudian didorong untuk mengembangkan sektor perdagangan. Gelombang kedua ialah kedatangan orang Minangkabau, Mandailing dan Aceh. Mereka datang ke Medan bukan untuk bekerja sebagai buruh perkebunan, tetapi untuk berdagang, menjadi guru dan ulama. Sejak tahun 1950, Medan telah beberapa kali melakukan perluasan areal, dari 1.853 ha menjadi 26.510 ha pada tahun 1974. Dengan demikian dalam tempo 25 tahun setelah penyerahan kedaulatan, kota Medan telah bertambah luas hampir delapan belas kali lipat. Kota Medan memiliki luas 26.510 hektar (265,10 km²) atau 3,6% dari keseluruhan wilayah Sumatera Utara. Dengan demikian, dibandingkan dengan kota/kabupaten lainya, Medan memiliki luas wilayah yang relatif kecil dengan jumlah penduduk yang relatif besar. Secara geografis kota Medan terletak pada 3° 30' – 3° 43' Lintang Utara dan 98° 35' - 98° 44' Bujur Timur. Untuk itu topografi kota Medan cenderung miring ke utara dan berada pada ketinggian 2,5 - 37,5 meter di atas permukaan laut. Kabupaten Deli Serdang merupakan salah satu daerah yang kaya dengan sumber daya alam (SDA), khususnya di bidang perkebunan dan kehutanan. Karena secara geografis Medan didukung oleh daerah-daerah yang kaya sumber daya alam, seperti Deli Serdang, Labuhan Batu, Simalungun, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Karo, Binjai dan lain-lain. Kondisi ini menjadikan kota Medan secara ekonomi mampu mengembangkan berbagai kerjasama dan kemitraan yang sejajar, saling menguntungkan, saling memperkuat dengan daerahdaerah sekitarnya. Di samping itu sebagai daerah

pinggiran jalur pelayaran Selat Malaka, Medan memiliki posisi strategis sebagai gerbang (pintu masuk) kegiatan perdagangan barang dan jasa, baik perdagangan domestik maupun luar negeri (ekspor-impor). Posisi geografis Medan ini telah mendorong perkembangan kota dalam dua kutub pertumbuhan secara fisik, yaitu daerah Belawan dan pusat Kota Medan saat ini. Mayoritas penduduk kota Medan sekarang ialah Suku Jawa, dan sukusuku dari Tapanuli (Batak, Mandailing, Karo). Di Medan banyak pula orang keturunan India dan Tionghoa. Medan salah satu kota di Indonesia yang memiliki populasi orang Tionghoa cukup banyak. Keanekaragaman etnis di Medan terlihat dari jumlah masjid, gereja dan vihara Tionghoa yang banyak tersebar di seluruh kota. Daerah di sekitar Jl. Zainul Arifin dikenal s e b a g a i Ka m p u n g Ke l i n g , ya n g merupakan daerah pemukiman orang keturunan India. Ada banyak bangunan-bangunan tua di Medan yang masih menyisakan arsitektur khas Belanda. Contohnya: Gedung Balai Kota lama, Kantor Pos Medan, Menara Air Tirtanadi(yang merupakan ikon kota Medan), Titi Gantung - sebuah jembatan di atas rel kereta api, dan juga Gedung London Sumatera. Selain itu, masih ada beberapa bangunan bersejarah, antara lain Istana Maimun, Masjid Raya Medan, dan juga rumah Tjong A Fie di kawasan Jl. Jend. Ahmad Yani (Kesawan). Daerah Kesawan masih menyisakan bangunan-bangunan tua, seperti bangunan PT. London Sumatra, dan ruko-ruko tua seperti yang bisa ditemukan di Penang, Malaysia dan Singapura. Ruko-ruko ini, kini telah disulap menjadi sebuah pusat jajanan makan yang ramai pada malam harinya. Saat ini Pemerintah Kota merencanakan Medan sebagai Kota Pusat Perbelanjaan dan Makanan. Diharapkan dengan adanya program ini menambah arus kunjungan dan lama tinggal wisatawan ke kota ini. Di daerah Kesawan ini, terdapat Kantor Notaris/PPAT Hj. Chairani Bustami, S.H. yang merupakan salah satu Notaris tertua di Medan, setelah Alm. A.P. Parlindungan, S.H. Saat ini Hj. Chairani telah pensiun dan aktif mengajar di Bersambung ke Hal. 12

Sambungan dari Hal. 1 ADA SENYUM... "Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun". Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk (Al-Baqarah, 2:155-157) Kedua, sebagai peringatan akan perbuatan tangan kita sendiri. Mengapa terjadi banjir, kebakaran hutan, polisi, eh salah … polusi maksudnya, hehe … kemarau, pencemaran lingkungan dan sebagainya? Jawabannya adalah karena Allah SWT ingin memperingatkan kita akibat dari rusaknya keharmonisan alam. Bukankah kita sendiri yang menebang hutan secara membabi buta? Babi saja tidak buta sehingga mau merusak lingkungan hidup sendiri, nah manusia malahan merusak rumah tempat tinggal sendiri. Bukankan kita sendiri yang membuang sampah sembarangan dan menciptakan polusi udara melalui pabrik industry dan sebagainya? Lantas ketika Allah SWT memberikan sedikit musibah, siapakah yang patut disalahkan kalau bukan kita sendiri? Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan k a re n a p e r b u a t a n t a n g a n manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar) (Ar Rum, 30:41)

LAMURI UTAMA

KOTA MEDAN DAN KEUNIKANNYA

PROFIL

Ketiga, musibah sebagai penghapus dosa. Tentunya hal tersebut berlaku bagi mereka yang sabar dan menerima dengan lapang dada. Banyak dari kita berkeluh-kesah terhadap musibah yang melanda. Tertusuk duri sedikit saja bisa menangis semalaman. Ada orang yang lebih aneh, tergores sedikit saja malah mengumumkannya di Facebook segala, hehe… Biar orang lain tau kah? Ayolah, jadi ummat Nabi Muhammad SAW itu harus tangguh. Jangan sedikit dapat cobaan cengengnya minta ampun. Nabi SAW bersabda, “Demi Allah yang jiwaku ada di tangan-Nya, tidaklah menimpa seorang mukmin suatu kesulitan, cobaan, gelisah dan kesedihan kecuali Allah hapuskan darinya dengan aneka musibah itu semua kesalahan-kesalahannya, sampai duri yang menusuknya pun diganjar seperti itu" (H.R. Bukhari dan Muslim) Nah, pembaca sekalian, musibahmusibah seperti di atas adalah sesuatu yang dapat kita lihat dengan mata kepala. Namun, pernahkah kita memikirkan bahwa terkadang Allah SWT menguji kita dengan musibah yang tidak nampak? Wah, memangnya ada musibah yang tidak nampak yah? Contohnya adalah ketika kita merasa mudah sekali meninggalkan shalat atau kewajiban-kewajiban agama lainnya, bukankah itu sebenarnya sebuah musibah? Karena kita kehilangan kesempatan untuk mendapatkan rahmat Allah SWT yang lebih banyak lagi. Ketika kita suka sekali menghina, mengumpat, membohongi, dan menipu orang lain, bukankah itu sebenarnya sebuah

musibah? Karena amal-amal baik yang ada pada kita akan ditransfer oleh Allah SWT kepada orang yang kita sakiti. Capek saja kita beribadah mengumpulkan pahala, tapi orang lain yang menikmati. Nah, kalau ada orang yang menghina kita, maka biarkan saja tidak usah dibalas, karena Allah SWT yang akan membalasnya. Kalau orang tersebut tidak mempunyai amal baik sedikitpun, terus kita dapat apa yah? Hehe… Ketika kita melanggar hukum Allah seperti melakukan korupsi, membuka aurat, dan sebagainya, bukankah itu sebuah musibah? Karena dengan demikian kita mengundang sendiri murka dari Sang Kekasih, Allah SWT. Bagaimana kita akan mendapatkan ketenangan dan keberkahan hidup kalau Sang Pencipta hidup itu murka kepada kita? Maka kembalilah kita kepada Allah SWT supaya kita selamat dari semua musibah. Bersegeralah mohon ampunanNya, karena kita semua akan kembali kepadaNya. Yang jelas dibalik setiap musibah yang Allah berikan itu pasti ada hikmahnya. Kewajiban kita sebagai seorang Muslim adalah untuk senantiasa bersyukur dan bersabar atas semua ketetapan-Nya. Ya Allah, jadikanlah kami tergolong hamba-hamba-Mu yang pandai bersyukur dan bersabar, Amin. Jikalau sekiranya penduduk negerinegeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka K a m i s i k s a m e re k a d i s e b a b k a n perbuatannya (Al-A'raf, 7:96) Malaysia, June 30/00:30 a.m. (Akhi ©2013)

Lensa Lamuri Rincian Kas Program Lamuri Peduli

Lamuri - Indrapuri. Stan Buletin Lamuri dan Sydney.com pada acara PENSI 2013 yang diselenggarakan Komunitas TROMA MAN Indrapuri, 22-23/6/2013.

Saldo Tgl. Juni 2013 Sisa Saldo Sampai 10 Juli 2013

Rp.

473.000

Rp. 473.000

Terima kasih kepada para donatur yang telah menyumbang di program ini. Sumbangan ini akan kami sampaikan kepada anak-anak yatim/piatu/fakir miskin dalam bentuk paket pendidikan berupa perlengkapan sekolah, dan lain - lain. Lamuri - Indrapuri. Dua orang remaja sedang membersihkan Meunasah, Minggu 7/7/13 di Meunasah Gampong Empee Ara Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar. Gotong royong dilakukan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1434 H. (Foto : Adia)

Silahkan transfer sumbangan anda via rekening:

Lamuri - Indrapuri. Warga Gampong Sinyeu Kecamatan Indrapuri Kabupaten Aceh Besar melakukan gotong royong membersihkan Gampong pada hari Minggu, 7/7/2013. (Foto : Her)

BRI Unit Lambaro : 3906-01-003346-53-9 a/n Herman, dan (BQ ABU INDRAPURI) 301.M01.02728 a/n Abrar (Buletin Lamuri)

3


Contoh bencana azab adalah yang dijelaskan dalam Al Qur'an, Maka masingm a s i n g ( m e r e k a i t u ) Ka m i s i k s a disebabkan dosanya, Maka diantara mereka ada yang Kami timpakan kepadanya hujan batu kerikil dan diantara mereka ada yang ditimpa suara keras yang mengguntur, dan di antara mereka ada yang Kami benamkan ke dalam bumi, dan Allah sekali-kali tidak hendak Menganiaya mereka, akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri. (Q.s. Al-Ankabut:40). Contoh Bencana sebagai cobaan (ibtila') bagi mukmin, dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. dan berikanlah berita gembira kepada orangorang yang sabar. (yaitu) orang--orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan : "Inna Lillahi wa innaa ilaihi raaji'uun". (Q.s. al-Baqarah: 155156). Ada pula musibah yang diberikan Allah sebagai peringatan agar kita kembali kepada kebenaran, dan Kami bagi-bagi mereka di dunia ini menjadi beberapa golongan; diantaranya ada orang-orang saleh dan diantaranya ada yang tidak demikian. dan Kami coba mereka dengan (nikmat) yang baik-baik dan (bencana) yang buruk-buruk, agar mereka kembali (kepada kebenaran). (Q.s. al-A'raf: 168) Bencana alam berupa letusan gunung api, banjir bandang, wabah penyakit, kekeringan, kelaparan, kebakaran, dan lain sebagainya, dalam pandangan alam Islam (Islamic worldview), tidaklah sekedar fenomena alam. Al Qur'an menyatakan dengan lugas bahwa segala kerusakan dan musibah yang menimpa umat manusia itu disebabkan oleh "perbuatan tangan mereka sendiri".

4

BENCANA AZAB ATAU COBAAN

JEU é LAMURI

Selamat Datang Bulan Istimewa

Rotasi

Oleh : Mukam Zahri, S.Ag

Oleh : Adlan, S.Pd I

Dalam sudut pandang wahyu Allah terakhir, musibah dan bencana ada kaitannya dengan dosa atau maksiat yang dilakukan oleh manusiamanusia pendurhaka. Allah ta'ala berfirman, Dan apa saja musibah yang menimpa kamu, maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu). (Q.s. As-Syura: 30).

karena kezalimannya, niscaya tidak akan ditinggalkan-Nya di muka bumi sesuatu pun dari makhluk yang melata, tetapi Allah menangguhkan mereka sampai kepada waktu yang ditentukan. Maka apabila telah waktunya (yang ditentukan) bagi mereka, tidaklah mereka dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak (pula) mendahulukannya." (Q.s. An-Nahl: 61).

Ketika turun ayat itu Rasulullah Saw bersabda, "Demi Allah yang jiwa Muhammad di tangan-Nya, tidak ada satu luka, keringat, dan terkilirnya kaki kecuali DISEBABKAN DOSA (yang diperbuat), dan apa yang Allah maafkan dari dirinya jauh lebih besar." (HR al-Bayhaqi dalam Syu'ab al-Iman melalui jalur Qatadah mursal kepada Rasulullah Saw, namun atThabrani merawikannya dalam Mu'jam alAwsath dan dinukil oleh as-Suyuthi dalam al-Jami' al-Shagir yang disahihkan oleh Syaikh al-Albani dalam Shahih al-Jami' alShagir vol.5/120-121)

Imam Ibnu Katsir dalam Tafsirnya (vol.11/34) menulis, "Bencana kekurangan buahbuahan dan tanam-tanaman itu disebabkan merebaknya k e m a k s i a t a n . " A b u l 'A l i ya h berkata, siapa yang bermaksiat kepada Allah di bumi maka ia telah berbuat kerusakan di bumi, karena kebaikan dan keberkahan bumi dan langit itu terjadi karena ketaatan hamba kepada Allah.

Namun disisi lain musibah atau bencana juga dapat menjadi penghapus dosa (kifarat) bagi hamba Allah yang sabar dan menerima takdir Allah dengan lapang dada. Nabi Muhammad Saw bersabda, "Demi Allah yang jiwaku ada di tangan-Nya, tidaklah menimpa seorang mukmin suatu kesulitan, cobaan, gelisah dan kesedihan kecuali Allah hapuskan darinya dengan aneka musibah itu semua kesalahan-kesalahannya, sampai duri yang menusuknya pun diganjar seperti itu." (HR Bukhari kitab al-Maradl no.56415642 dan Muslim kitab al-Birru wa alShilah no.2573) Kezaliman kita terhadap diri sendiri dan juga terhadap hak-hak Allah dan alam semesta sungguh terlampau banyak. Kita patut bersyukur bahwa Allah tidak membinasakan kita semua karena kemaksiatan yang kita perbuat, sebab "Jikalau Allah menghukum manusia

LAMURI UTAMA

B

encana ada yang merupakan adzab dari Allah bagi para penentang Rasul-rasul terdahulu, atau sebagai cobaan bagi orang beriman yang akan menghapus dosa-dosanya jika ia bersabar dan bisa juga sebagai peringatan.

Oleh sebab itulah Rasulullah Saw menyatakan dalam sabdanya, "Suuatu hudud yang ditegakkan di bumi itu lebih disenangi dan memberi keberkahan untuk penduduknya dari pada mereka diberikan hujan selama 40 hari" (HR Ahmad dalam al-Musnad vol. 2/362 dan an-Nasai vol. 8/75 dari Abu Hurairah ra). Hal itu karena, jika hudud (hukuman badan bukan kurungan badan) itu diterapkan maka kebanyakan umat manusia akan menjauhi perkara-perkara h a ra m s e p e r t i m e n c u r i , b e r z i n a , meminum khamar dan lainnya sehingga aman dan sejahteralah hidup manusia. Sebaliknya jika aneka maksiat dikerjakan maka itu adalah penyebab hilangnya pelbagai keberkahan hidup dari langit dan bumi. Disadur dari : H.Fahmi Salim,MA Wasekjen MIUMI Master Tafsir dan Studi alQur'an Universitas Al Azhar, Mesir.

waktu terus

berputar sejalan dengan masa pasti beredar dalam hitungannya yang tetap dan konsisten, se iring tanpa terasa ketika tiba tiba kitapun telah b e r a d a d i penghujung bulan Sya'ban. Tentunya beberapa hari lagi ummat muslim di s e l u r u h d u n i a m e nya m b u t d a n memasuki bulan yang paling istimewa yaitu bulan Ramadhan penuh barakah untuk kita semua melaksanakan ibadah puasa. Bila Ramadhan telah tiba pertanda sang tamu agung yang selalu kita rindukan dia akan membawa rahmah atau kasih saying, membawa maghfirah atau keampunan serta mengajak hamba untuk menjauh diri dari kejahatan agar terhindar dari siksaan api Neraka. Maka, semua bibir bibir insan yang taqwa seakan secara serentak bergetar perlahan lahan mengucapkan kata dalam satu kalimat , salam ta'zim untuknya ; “Marhaban ya syahrun Mubarak, marhaban ya syahrus shiyam, marhaban ya saidus syuhur, marhaban ya Ramadhan “. Selamat datang wahai bulan yang di dalamnya bertabur nilai nilai kebajikan dan juga menerima amalan - amalan hamba yang shaimin dapat jaminan Syurga. Dalam sebuah hadist Rasulullah Saw bersabda. “ Apabila telah datang bulan Ramadhan, maka Allah akan membuka secara lebar lebar semua pintu Syurga, dan akan menutup secara rapat rapat pintu pintu Neraka dan dibelenggu semua syetan syetan”. Nah ! para mukminin, shoimin dan shoimat . Kiranya kehadiran bulan Ramadhan yang merupakan suatu kewajiban bagi ummat Islam dan telah ada dalil dalam Al Qur'an, tidak ada perselisihan dan diragukan lagi, kecuali mengenai penetapan awal dan akhir Ramadhan yang sering tidak sepakat atau tidak sama.

Tapi kita jangan larut tentang perbedaan tersebut, sekarang kita fokuskan niat dan pikiran untuk mengisi bulan yang mulya ini dengan amal perbuatan yang dapat membawa kita pada amalan amalan yang menuju ke syurga. Dan sebaliknya kita hindari semua yang menghancurkan serta membatalkan nilai pahala ibadah puasa. Melaksanakan ibadah puasa berarti kita menahan diri dari makan dan minum serta berhubungan badan antara suami isteri di waktu siang, juga menahan diri dari hal hal yang menbatalkannya. Maka apa yang menjadi substansi dari diperintahkan puasa itu ? yaitu bisa menahan dari hal hal yang liar selalu berkeinginan memperturutkan hawa nafsu. Nah, yang menjadi standar pemahaman kita bahwa menahan diri, kita berasosiasi dengan mengendalikan, mengekang, mengatur, mengontrol, menata dan seterusnya, ini merupakan istilah yang lazim dipakai dalam hal ihwal puasa. Konteks hawa nafsu menjadi titik terpenting dalam pelaksanaan ibadah puasa, Karena berpunca pada hawa nafsu ini sangat menentukan sah atau batalnya ibadah puasa kita. Dalam fenomena keseharian kita sering menyaksikan bagaimana hawa nafsu dan syetan itu bermain peran , agar manusia terjerumus ke lembah yang hina . Maka dengan adanya perintah puasa di bulan ramadhan ini kita melatih diri dalam mengendalikan nafsu , menghindari dari murkanya A l l a h m e n c a r i j a l u r ya n g ya n g diridhoiNya serta mencapai kederajat orang orang yang taqwa.

Hawa nafsu itu sebenarnya sangat penting, karena hawa nafsu itu termasuk dorongan atau menjadi motivasi dalam hidup seseorang, tapi bila hawa nafsu itu cenderung kepada kemaksiatan dan keburukan jelas akan membawa pada kehancuran dan kerusakan. Maka perlu dikendalikan dengan penangkalnya yaitu berpuasa di bulan Ramadhan, inilah kesempatan bagi kita untuk kembali memperbaiki sikap tingkah laku dan pola yang selama ini sangat kurang kita perbuat, karena bulan Ramadhan merupakan momentum penting bagi orang yang sadar akan kehidupan yang sebenarnya. Tiada sesuatu yang lebih mulya dan gembira bagi kaum mukminin melainkan dengan kedangan Ramadhan Syahrul Mubarak yang menjanjikan para shaimin dan shaimat selamat mencapai Syurga Ar Rayyan. Ketika siang kita menahan diri dari makan dan minum, maka pada malam malamnya disunnahkan banyak melakukan shalat tarawih , membaca Al Qur'an, berzikir, berdo'a ,I'tikaf. Semua dalam rangkaian Qiyamul lail, juga jangan dilupakan harus saban malam mengisi sambil menanti malam seribu bulan “ Lailatul Qadri “. Hingga akhirnya kita keluar dari bulan Istimewa ini dengan amal sempurna d e n g a n m e n c a p a i ke m e n a n g a n “La'allakum Tattaqun“ dan jadilah manusia kepada asal aslinya dengan memegang gelar manusia yang Fittri. Akhirnya kita sambut bulan puasa ini dengan Imanan wah tisaban serta semua kita ucapkan selamat menunaikan ibadah puasa di bulan Ramadhan. (Penulis adalah Penyuluh Fungsional Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kab. Aceh Besar)

Sydney.com mengucapkan : Selamat Ulang Tahun Ke-3

Buletin LAMURI 15 Juli 2010 - 15 Juli 2013

Direktur,

Ahmad Faizuddin

9


KNPI Aceh Besar Gelar Tabligh Ramadhan Dan Seminar

Gelar Seminar Tentang Radikalisme DPD KNPI Kabupaten Aceh Besar bekerja sama dengan Forum Pemuda Peduli Aceh Nusantara (FPPAN) pada Sabtu (29/07) juga mengadakan kegiatan seminar sehari dengan tema “Radikalisme di Aceh dalam Perspektif Agama, Politik, Sosial Budaya dan Kaitan dengan Terorisme” di gedung BPKB Lubuk K e c a m a t a n I n g i n J a y a A c e h B e s a r. Sebagaimana dilaporkan Ketua FPPAN Rahmat

8

Teguran-Mu

Menuju Ke Arah Pengembangan Pendidikan Alternatif (Bagian Ke-23) Oleh: Ahmad Faizuddin, S.Pd.I, M.Ed

Oleh : L.K. Ara 1. teguran Mu tiba juga di simpang tiga bies tempat kami berhias dengan bunga kopi teringatlah masa remaja di kebun dituntun memetik buah ranum lalu sore hari belajar ngaji Aulia, S.Pd. I, kegiatan yang di ikuti oleh sekitar 300 peserta yang berasal dari unsur Dayah, Pemerintahan, OKP, Guru, Remaja Mesjid, Mahasiswa dan tokoh masyarakat tersebut menghadirkan tiga orang narasumber yaitu dari unsur Polres Aceh Besar yang diwakili oleh AKP. Zainal Arifin, S.Sos, Pengamat Sosial Politik dari Unimal Lhokseumawe Teuku Kemal Fasya, M.Hum dan Ulama Muda Ust. Masrul Aidi, Lc. “Pelaksanaan seminar ini tidak terlepas dari berbagai rentetan kekerasan baru yang muncul di Aceh, seperti kasus pemukulan khatib Jumat, Pengambilan dan pembuangan mimbar mesjid, dan beberapa kasus di Aceh Besar seperti aksi masyarakat terhadap aktifitas Dayah di kawasan Peukan Bada,kegiatan kelompok bersenjata di jalin Jantho dan kasus-kasus kekerasan lainnya” kata Ketua KNPI Aceh Besar Khaled Wardana, S Ag. Dalam diskusi tersebut para pemateri memaparkan bahwasanya radikalisme yang timbul di masyarakat kita sekarang disebabkan oleh perbedaan-perbedaan pandangan dan pendapat yang sebenarkan bisa diselesaikan dengan prinsip-prinsip musyawarah. Dalam pemaparannya ust. Masrul Aidi, Lc menekankan pentingnya rasa saling menghargai terhadap perbedaan pandangan dan pendapat. Sedangkan Bapak Teuku Kemal Fasya, M.Hum menyatakan bahwasanya sangat penting menekan dan menghilangkan nilai-nilai radikalisme dalam sosial kemasyarakatan sehingga bibit –bibit terorisme dapat atasi sejak dini. AKP. Zainal Arifin, S.Sos juga menyatakan bahwa peran serta keaktifan masyarakat sangatlah penting dalam menekan dan menghilangkan nilai-nilai radikalisme yang mulai timbul di masyarakat kita sekarang karena hal tersebut bukanlah menjadi tanggung jawab kepolisian secara keseluruhan melainkan adalah tugas kita bersama. Semantara itu bupati Aceh Besar melalui asisten II Bapak Dr. Samsul Bahri, Msi dalam amanatnya mengapresiasikan kegiatan tersebut karena dinilai sangat banyak memberi efek positif dan manfaat yang besar bagi kita semua. Sementara Bapak asisten juga mengapresiasikan peran serta dan konstribusi pemuda Aceh Besar dalam mensosialisasikan bahaya radikalisme dalam bermasyarakat. Dan diharapkan pula kegiatan seperti ini bisa sering dilaksanakan dimasa yang akan datang. (Fasrah)

teguran Mu kini datang setelah usiaku memasuki petang betapa sabar wahai ahli sabar aku datang dengan wajah memar 2. sabar adalah cahaya sudah ditebarkan kepada kita kita boleh memungutnya dari mata air atau kabut turun pagi atau dari embun yang menetes dari daun atau dari suara pasir di pantai berdesir atau dari air mata karena rumah runtuh mesjid rubuh anak, isteri, suami mengerang ditimpa bangunan tumbang bumi bergoncang atau tanah longsor langit bagai bocor bumi tergenang atau dari detak hati zikir pada Ilahi Rabbi. Banda Aceh, 3-4/7/2013

PEUSAN SYEDARA Sikap Kita Menghadapi Bencana ? Bencana itu juga bagian dari teguran Allah SWT, jadi jangan melihat musibah semata-mata karena sebabnya. Bencana merupakan salah satu cara Allah, agar manusia sadar dari kesalahan-kesalahan/ dosadosanya. Adi_Swasta _Indrapuri

Tema Bulan Depan

Makna Silaturrahim di Hari Raya ?

Ketik Nama_alamat_pekerjaan_pesan anda Kirim ke nomor: 0852 7734 1171

PENDIDIKAN

Lamuri - Darul Kamal. Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Aceh Besar, Kamis malam (4/07) menggelar kegiatan Tabligh Akbar menyambut bulan suci Ramadhan 1434 Hijriah yang dipusatkan di meunasah Gampong Lambleut Kecamatan Darul Kamal Aceh Besar. Kegiatan yang di hadiri oleh ribuan masyarakat Darul Kamal menghadirkan penceramah Dr. Tgk. Munawar A. Djalil MA. Beliau mengupas tentang keutamaankeutamaan bulan Ra’jab,Sya’ban dan Ramdhan. Dr. Munawar yang saat ini juga menjabat Kepala Bidang di Dinas Syariat Islam Aceh, mengajak semua ummat islam untuk memamfaatkan momentum bulan suci Ramadhan dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, serta mempersiapkan fisik dan mentalnya. Pada bulan Ramadhan, Allah SWT memberikan keistimewaan dan bonus-bonus khusus kepada ummat islam yang beribadah dan berpuasa dengan penuh keyakinan dan keimanan, ungkapnya. Dalam kesempatan tersebut, KNPI Aceh Besar juga menyerahkan bantuan Kitab Suci AlQuran, Tafsir dan Buku-Buku Bacaan untuk perpustakaan Gampong Lambleut Kecamatan Darul kamal, yang diserahkan langsung oleh Ketua DPD KNPI Aceh Besar H. Khalid Wardana, S.Ag dan di terima oleh Geuchik Gampong Lambleut Saifuddin. Bantuan ini merupakan inisiatif dan kepedulian KNPI setelah melihat prestasi Gampong Lambleut yang meraih juara pertama Perpustakaan Terbaik di Kabupaten Aceh Besar tahun 2012. K e t u a P a n i t i a R u s d y, S . P d i d a l a m laporannya menyatakan Perayaan Tabligh Akbar menyambut Ramadhan ini turut di hadiri Kepala Dinas Kebudayaan Parawisata Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Aceh Besar M. Ali, S.Sos, M.Si, sekretaris Disbudparpora Yusri, S.Pd, Camat Darul Kamal Hasanuddin, S. Ag, Para Kepala Desa dan Imeum Mukim serta tokoh-tokoh masyarakat setempat. Sementara ketua KNPI Aceh Besar Khaled Wardana, S.Ag mengatakan Selain kegiatan Tabligh Ramadhan, KNPI Aceh Besar melalui program kerja sama dengan Disbudparpora Aceh Besar sejak tanggal 3-5 Juli 2013 juga melaksanakan kegiatan Bakti Sosial di Kecamatan darul Kamal yang meliputi Pengecatan Meunasah, Penghijauan Lingkungan Meunasah, dan Gotong Royong Masal membersihkan Lingkungan Gampong.

SASTRA

Model-Model Pendidikan Alternatif di Berbagai Negara (6)

Waldorf Schools Sekolah ini di desain oleh seorang ahli filsafat dari Austria bernama Rudolf Steiner (1861–1925). Waldorf Education, juga dikenal dengan Steiner Education, adalah pendekatan spiritualitas dalam pendidikan berdasarkan philosophy pendidikan Rudolf Steiner. Dia adalah penggagas anthroposophy, yaitu philosophy spiritual yang meyakini bahwa manusia terdiri dari tubuh (body), jiwa (soul), dan roh (spirit). Sekolah Waldorf yang pertama di dirikan di Stuttgart, Jerman, pada tahun 1919. Sekarang ada lebih kurang 1026 sekolah Waldorf, 2000 taman kanak-kanak, dan 646 pusat pendidikan khusus di 60 negara di dunia yang memakai Rudolf Steiner system pendidikan ini. System pendidikan (pedagogy) Wa l d o r f m e m b a g i t i g a t i n g k a t a n perkembangan anak, dimana setiap fasenya lebih kurang berlangsung selama tujuh tahun, yaitu 7 tahun pertama: imitation (imitasi), 7 tahun kedua: imagination (imajinasi), dan 7 tahun ketiga: truth, discrimination, and judgment (kebenaran, diskriminasi, dan penilaian). Pendidikan awal anak menekankan kepada kegiatan praktis dan langsung serta lingkungan belajar yang mendukung untuk bermain secara kreatif. Ketika sekolah dasar, penekanannya lebih kepada pengembangan ekspresi artistic dan kemampuan sosial anak, yang memacu pemahaman kreatif dan analitis. Kemudian pada sekolah lanjutan, fokusnya adalah pemahaman kritis dan idealis. Tujuannya adalah untuk mendidik anak-anak konsisten terhadap realitas spiritual dan perkembangan fisik, emosional dan intelektual mereka secara ideal. Secara umum, Sekolah Waldorf ini menekankan pada gerakan, seni, keahlian, dan musik serta memperkenalkan perkembangan intelektual secara bertahap. Bahkan seni dan keahlian praktis dianggap sebagai pelajaran dasar dalam perkembangan belajar anak. Yang paling menarik dalam sistim sekolah ini adalah, hubungan seorang guru dengan murid-muridnya sangat kuat dan sangat dijaga. Guru mempunyai peran besar dalam perkembangan belajar anak didiknya. Biasanya seorang guru yang sama akan mengajar dan menemani anak

didiknya sampai tingkat sekolah menengah atas. S u a s a n a s a l i n g menghormati antara guru dan murid serta keindahan budaya dan alam sekitar terasa menghiasi ruangan kelas. Adapun masalah Waldorf School of the Peninsula disiplin ditangani langsung antara guru, anak dan orang tua. Jadi tidak Bibliography: perlu campur tangan pihak-pihak lainnya Llewellyn, G., Silver, A. (2001). Guerrilla learning: How to give your kids a real seperti kepala sekolah atau pun guru education with or without school. New bimbingan dan pengajaran khusus York: John Wiley & Sons, Inc. (Llewellyn & Silver, 2001). Association of Waldorf School of North Nah, bandingkan dengan sekolahAmerica (AWSNA), Why Waldorf Work, sekolah biasa yang kita lalui sejak SD retrieved June 28, 2013 from http://www.whywaldorfworks.org. sampai SLTA. Apakah pendidikan yang Malaysia, June 28/11:00 a.m. (Akhi ©2013) kita dapatkan menekankan pada aspek seni dan keahlian praktis dalam masyarakat? Kalau pun ada mungkin porsinya sangat sedikit. Yang banyak kita dapatkan adalah praktek menghafal. Bayangkan pelajaran Lamuri - Lamlheu. Remaja Mesjid seni yang kita dapatkan bukannya K e m u k i m a n L a m l h e u A c e h B e s a r dipraktekkan secara langsung tapi dihafal. menggelar ceramah Isra' dan Mi'raj di kompleks masjid tersebut, Sabtu (29/06). Hasilnya mungkin jadi seni-wen (senewen, Ceramah Isra' dan Mi'raj disampaikan Tgk tidak beres). Sri Darmawan. Dalam isi ceramahnya beliau Dalam hal hubungan guru dengan mengharapkan agar seluruh masyarakat murid juga berbeda pada zaman dulu dan selalu menjaga shalat lima waktu yang sekarang. Dulu guru sangat dihormati dan merupakan tiang agama umat islam dan disegani. Kalau ada guru yang ditakuti, menyambut bulan penuh Barakah dengan m u n g k i n i t u s a t u d u a k a s u s s a j a . penuh suka cita dan memperbanyak ibadahibadah pada setiap kesempatan yang Allah Sebenarnya perlu juga ada guru seperti itu berikan agar menjadi hamba-hamba yang di sebuah sekolah, biar seru! Tapi cukup bertakwa. satu saja, jangan ramai-ramai, hehe… Sementara ketua panitia Nurul Hidayat Sekarang rasa hormat murid itu sudah dalam sambutannya menuturkan bahwa berkurang terhadap guru. Tanya kenapa? kegiatan ini merupakan salah satu acara dari Karena yang kita asah adalah kemampuan berbagai rangkaian kegiatan remaja masjid lamlheu. “Untuk bulan Ramadhan juga akan intelektualitas saja. Sementara aspek diadakan Buka puasa bersama dan Santunan emosional dan moral sering kita abaikan. Anak Yatim se-Kemukiman Lamlheu yang Adapun beberapa website kegiatan menjadi perioritas utama remaja mesjid di sekolah ini yang dapat diakses secara bulan Ramadhan ini, walaupun dana yang online adalah sebagai berikut: The Waldorf dimiliki saat ini sangatlah pas-pasan tapi S c h o o l o f S a n D i e g o panitia terus berupaya untuk menyukseskan (http://www.waldorfsandiego.org/index.as acara ke depan” ujar pria yang akrab disapa px), Waldorf School of the Peninsula “Dayat”ini. Hidayat juga meminta kepada (http://www.waldorfpeninsula.org), para dermawan yang memiliki penghasilan Calgary Waldorf School lebih agar menyisihkan sedikit (http://www.calgarywaldorf.org), Waldorf sumbangannya kepada panitia acara untuk S c h o o l o f L e x i n g t o n kegiatan tersebut. (http://www.thewaldorfschool.org), Bupati Aceh Besar Mukhlis Basyah yang Waldorf School of Orange County (http://www.waldorfschool.com), Waldorf turut hadir dalam sambutannya berharap S c h o o l o f S a r a t o g a S p r i n g kepada semua remaja mesjid di Aceh Besar ( h t t p : / / w w w. w a l d o r f s a r a t o g a . o rg ) , dan khususnya kemukiman Lamlheu agar Waldorf Canada (http://www.waldorf.ca), selalu bersemangat dan kompak dalam d a n T o r o n t o W a l d o r f S c h o o l melaksanakan kegiatan-kegitan islami dan (http://www.torontowaldorfschool.com/ho meggalakkan kegiatan BBM ( Beut Ba'da Magrib) di setiap desa. (Rin) me/index.php).

Remaja Masjid Lamlheu Peringati Isra' dan Mi'raj

5


LAMURI NEWS

Mukam Zahri, S.Ag Penyuluh Terbaik Tingkat Provinsi Tahun 2013

A

ceh Besar akhirnya meraih Juara Terbaik I dalam Seleksi Penyuluh Agama Islam Fungsional Teladan tingkat provinsi Aceh Tahun 2013 yang diadakan oleh bidang Penais Zawa Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh pada tanggal 16 – 19 Juni 2013 di Hotel Grand Nanggroe Banda Aceh. Mukam Zahri, S.Ag yang merupakan Penyuluh Agama Islam Fungsional pada kecamatan Lembah Seulawah kabupaten Aceh Besar berhasil menyisihkan 21 peserta lain dari seluruh kabupaten/kota se-provinsi Aceh. Adapun juara terbaik II adalah Ramadianawati dari Kabupaten Aceh Utara serta Hasyimi, S. Ag sekaligus ketua Pokjaluh pada Kabupaten Aceh Tengah menjadi juara terbaik III. Demikianlah penetapan tim dewan juri pada acara penutupan Seleksi Penyuluh Agama Islam Fungsional Teladan tingkat Provinsi Aceh tangal 19 Juni tahun 2013. Hasil tersebut dibacakan oleh T. Ahmad, S. Ag yang juga Kepala Seksi Kemitraan Umat Islam, Pub Dakwah dan PHBI pada bidang Penais Zawa kantor wilayah kementerian agama provinsi Aceh. Ketua Panitia, Sayed Khawalid, S.Ag. MA yang juga kepala Seksi Penerangan Agama Islam pada Bidang Penais Zawa Kanwil Kemenag provinsi Aceh sangat menaruh harapan kepada Juara Terbaik I agar mempersiapkan diri semaksimal mungkin untuk bersaing pada ajang Seleksi Penyuluh Agama Islam Teladan Tingkat Nasional Tahun 2013 yang pelaksanaannya direncanakan pada bulan September mendatang. Selamat kepada Ustadz Mukam, yang pernah menulis cerpen “Masjidku Meratap” di Majalah Santunan (2012). KemenagNews

Pelajar Malaysia Kunjungi SMAN Unggul Ali Hasjmy Lamuri – Indrapuri. Pelajar dari Sekolah Musfiratul Rizki Menengah Sains Tengku Muhammad Faris Petra(SMSTMFP) Kelantan, Malaysia, Jum'at 14/06/2013 berkunjung ke SMAN 2 Unggul Ali Hasjmy Indrapuri Kabupaten Aceh Besar. Rombongan SMSTMFP tiba pada pukul 15.30 dengan d i s a m b u t Ta r i a n Ranup Lampuan dari sanggar Ali Hasjmy dan sekaligus menjamu untuk makan siang hingga waktu Ashar. T u j u a n kedatangan para pelajar tersebut untuk melakukan Program Perkongsian Pendidikan (Kerjasama Pendidikan). Acara dibuka usai shalat ashar . Dalam sambutannya pengetua dari Program Perkongsian Pendidikan ini yang diwakili oleh Hj. Wan Faizah mengatakan bahwa SMSTMFP telah merancang beberapa program pengantarabangsaan untuk memenuhi kalender pengantarabangsaan 2013. P rogram pengantarabangsaan tersebut merupakan sebahagian daripada komponen Sekolah Berprestasi Tinggi, yaitu dengan mengadakan hubungan jaringan dan jalinan dengan sekolahsekolah di luar Negara yang dapat memberi manfaat kepada warga sekolah dalam kalangan guru dan pelajar. Oleh karena itu, melalui program ini bersama mahasiswa perubatan Universiti Sains Malaysia(USM), SMSTMFP ingin meluaskan jaringan antarbangsa dengan membina kerjasama dengan SMAN Unggul Ali Hasjmy sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan prestasi sekolah. Rombongan dari Kelantan ini terdiri dari 24 pelajar SMSTMFP, 15 guru SMSTMFP, serta 2 orang Pegawai Perubatan dan 4 orang mahasiswa USM Kubang Kerian, Kota Bharu, Kelantan. Adapun kegiatan yang dilakukan yaitu Perkongsian Pendidikan Sejarah, Geografi, dan Pendidikan Agama Islam oleh pelajar SMSTMFP yang diperuntukkan untuk siswa/i kelas X.

Juara MTQ Aceh Besar Dapat Bonus Umrah Lamuri - Aceh Besar. BUPATI Aceh Besar Mukhlis Basyah menyerahkan bonus umrah kepada 12 qari dan qariah yang berhasil menjadi juara pertama dalam even dua tahunan tersebut di Meuligoe Aceh Besar di Kota Jantho, Jumat 5 Juli 2013. Bonus ini sebagai bukti rasa syukur dan apresiasi atas keberhasilan qari-qariah Kabupaten Aceh Besar menjadi juara umum dalam MTQ Provinsi Aceh Ke-31 di Kota Subulussalam pekan lalu. Sementara itu, Bupati Aceh Besar Mukhlis Basyah

6

Sedang untuk siswa Kelas XI SMAN Unggul Ali Hasjmy dilakukan Khitmat Kesihatan oleh mahasiswa USM dengan mendemonstrasikan cuci tangan dengan 7 langkah dan pada Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan(P3K). Disamping itu, pelajar SMSTMFP juga ikut tampil mersembahkan nasyid dengan 3 lagu salah satunya tentang tsunami di Aceh. Dilanjutkan dengan Isra’ Mi’raj Kunjungan ini juga berlanjut hingga malam hari sekaligus memperingati isra' m i ' r a j N a b i Muhammad SAW. Dalam tausiyahnya, Ust. Masrul Aidi menyampaikan pentingnya syari'at Islam, menjaga shalat dan mendidik generasi muda sekarang sebagai penerus estafet masa depan Aceh. Agenda Isra Miraj juga diiringi dengan beberapa penampilan kreativitas siswa seperti Syarhil Qur'an, musikalisasi puisi dan shalawat dari SMAN Unggul Ali Hasjmy, Acara ditutup dengan penyerahan cendera mata dari SMAN Unggul Ali Hasjmy kepada Sekolah Menengah Sains Tengku Muhammad Faris Petra. Dalam kesemapatan yang sama, rombongan SMSTMFP juga memberikan sumbangan untuk santunan anak yatim dan piatu SMAN Unggul Ali Hasjmy dan bantuan berupa pakaian layak pakai serta layanan pemeriksaan kesehatan sek aligus pengobatan gratis kepada masyarakat tak mampu di sekitar SMAN Unggul Ali Hasjmy. Melalui Momentum Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW, dan kunjungan dari rombongan Sekolah Menengah Sains Tengku Muhammad Faris Petra Kelantan, Malaysia ini diaharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan masingmasing pihak. Dan dapat kita jadikan hikmah pembelajaran dari kedua perjalanan untuk mewujudkan “hablumminannas wa hablum minallah”. (Musfiratul) menyampaikan ungkapan terima kasih atas kerja keras seluruh kafilah Aceh Besar yang mampu keluar sebagai juara umum dalam MTQ Provinsi Aceh Ke-31 tersebut. Untuk itu, Pemkab Aceh Besar memberikan bonus umrah kepada juara pertama sebanyak 12 orang. Selain itu, kepada para juara II, III, dan harapan juga diberikan hadiah uang. “Keberhasilan ini tentunya tak terlepas dari kerja keras semua pihak, terutama para qari dan qariah, pelatih, pembina, masyarakat, dan semua pihak yang turut berpartisipasi untuk keberhasilan kafilah Aceh Besar,” kata dia./atjehpost

Taman Pendidikan Al Qur an (TPQ) Se- Kecamatan Indrapuri & Kuta Cot Glie

TASYAKKUR DAN WISUDA SANTRI 2013

T

aman Pendidikan Al Qur an (TPQ) di dua Kecamatan yaitu Indrapuri dan Kuta Cot Glie, Sabtu, (22/06/13) menggelar acara Tasyakkur dan Wisuda Santri Tahun 2013 dipusatkan di TPQ Tgk. Syiek Empee Trieng Indrapuri. Beberapa TPQ lain yang mentasyakkurkan santrinya antara lain TPQ Babur rahmah Sihom, TPQ Al Muta'alim Seuot Baroh, TPQ Al Muslim Seuot Tunong, TPQ Al Amin Lamleubok, TPQ Babussalam Jruek, TPQ Tgk. Syiek Lamreh, dan TPQ Az Zikra Mureu dari indrapuri serta TPQ Kemesjidan Ie Alang dari Kuta Cot Glie. Dalam laporan ketua panitia yang dibacakan oleh Ustadz. T. Raja Fadhlullah, jumlah santri yang ditasyakkur tahun ini sebanyak 88 orang dengan rincian TPQ Tgk. Syiek Empee Trieng 35 orang, TPQ Baburrahmah Sihom 3 orang, TPQ Al Muta'alim Seuot Baroh 3 orang, TPQ Al Muslim Seuot Tunong 1 orang, TPQ Al Amin Lamleubok 2 orang, TPQ Babussalam Jruek 10 orang, TPQ Tgk. Syiek Lamreh 14 orang, TPQ Kemesjidan Ie Alang 10 orang , dan TPQ Az Zikra Mureu 10 orang. Sedangkan jumlah santri yang diwisuda 18 orang, semuanya berasal dari TPQ Tgk. Syiek Empee Trieng.

26 Anak Lampanah Baro Dapat Beasiswa PNPM Sebanyak 26 orang anak usia SD/MI, SMP dan SMA di Gampong Lampanah Baro Kecamatan Indrapuri mendapatkan Beasiswa Pendidikan berupa paket perlengkapan sekolah termasuk baju seragam dari Program PNPM Mandiri Perdesaan. Bantuan ini diserahkan langsung oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Gampong Lampanah Baro didampingi Tim AFK Kecamatan Indrapuri dan turut disaksikan para aparatur Gampong setempat pada Senin (10/06). Beasiswa Pendidikan ini diprioritaskan bagi anak-anak yang orang tuanya tergolong Rumah Tangga Miskin (RTM) sebagai upaya peningkatan mutu pendidikan bagi anak-anak keluarga kurang mampu yang ada di Gampong Lampanah Baro Kecamatan Indrapuri Kabupaten Aceh Besar. Ketua TPK Gampong Lampanah Baro Maksum, S.Pd mengatakan Bantuan Beasiswa ini sudah diverikasi oleh TPK dan Keuchik Gampong serta aparatur Gampong yang dikhususkan untuk anak-anak kurang mampu dan agar tidak salah sasaran, ungkapnya kepada Lamuri. Sementara Asisten Kecamatan Wahyuna, S.ST yang turut hadir pada kesempatan tersebut berharap beasiswa yang berupa paket peralatan dan seragam sekolah ini bisa membantu masyarakat miskin dalam memenuhi kebutuhan pendidikan bagi anak-anaknya agar tidak putus sekolah akibat keterbatasan biaya untuk membeli seragam dan keperluan pendidikan lainya, sebut Wahyuna. (Abr)

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Aceh Besar, Bapak Samsul Rizal, M. Kes, Anggota DPRA Tgk. Akhyar, Saifuddin Yahya (Pak Cek), Mantan Bupati Aceh Selatan bapak Muksalamina, Muspika Kecamatan Indrapuri serta wali santri dan undangan lainnya. Tanjung Karang -Tgk Syiek Lamjamee Sementara itu Taman Pendidikan AlQur'an (TPA) Tanjung Karang Lheu-Cureh dan TPA Tgk Syiek Lamjamee MeusaleeCot Kareung mengadakan tasyakur dan wisuda bagi santriwan-santriwatinya yang telah mengkhatamkan pengajian Al-Qur'an di kedua Lembaga tersebut pada Minggu (23/06) di Komplek Mesjid At-Taubah Lheu-Cureh.

LAMURI NEWS Kedua lembaga ini mentasyakurkan 22 orang santriwan-santriwati dan mewisuda 7 orang santriwan-santriwati. “TPA Tanjung Karang mengadakan Tasyakur yang ke I dan TPA Tgk. Syiek Lamjamee mengadakan Tasyakur yang ke II” ungkap Fakrizan, S.Pd kepada Lamuri. Dalam sambutannya Direktur TPA Ta n j u n g K a r a n g L h e u - C u r e h Marhammunidar, S.Pd mengharapkan dukungan berbagai pihak terutama orang tua santri dan aparatur Gampong untuk mewujudkan kegiatan TPA. “Semoga ke depan mereka akan menjadi generasi yang berguna bagi masyarakat dan menjadi Generasi Qur'ani Dambaan Ummat” harapnya. Pada tasyakur kali ini turut hadir KUA Indrapuri, Bapak Sekcam Indrapuri, Ketua Yayasan TPA Tanjung Karang LheuCureh, Keuchik Gampong, tokoh masyarakat setempat dan perwakilan TPA se-kecamatan Indrapuri. Sementara Ustadz Mukam Zahri, S.Ag mewakili Kakankemenag dalam sambutannya menyampaikan pentingnya keberadaan TPA untuk melahirkan kaderkader qur'ani dan sebagai tempat untuk melatih mental dan kemampuan santriwan-santriwati untuk menuju ke tingkat yang lebih tinggi. Hal ini sejalan dengan akan diadakannya MTQ Tingkat Kecamatan dan Kabupaten ke depanl. (Abr/Herm)

Siswa Man Indrapuri Gelar Pentas Seni II Buletin Lamuri Ikut Buka Stan

S

iswa MAN Indrapuri Kabupaten Aceh Besar yang tergabung dalam Theatre Of Man Indrapuri (Trouma) menggelar Pentas Seni (Pensi) Siswa yang kedua kalinya di Komplek MAN Indrapuri. Kegiatan yang menampilk an berbagai penampilan kreativitas seni ini disambut antusias oleh siswa dan para pengunjung yang hadir. Diantara penampilan seni yang ditampilkan Drama Tragedi, Stand Up Comedy, Pantomin, Musikalisasi Puisi, Traditional Dance, Etnik Band Live, Magic dan berbagai pementasan seni lainnya. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari (22 – 23 Juni 2013). Selain itu Panitia Pelaksana juga memberikan kesempatan kepada masyarakat/lembaga/pelaku bisnis untuk membuka stan-stan produk/usaha dalam kegiatan seni ini. Berdasarkan Pantauan Lamuri beberapa Stan telah tersedia, di antaranya Stan Muna Market, Telkomsel, Lamuri News, Trouma dan Stan MAN Indrapuri sendiri. “Kita sengaja memberikan kesempatan kepada pemilik usaha atau produk yang ada di Kecamatan Indrapuri ini khususnya untuk membuka stand dan memperkenalkan produknya masing-masing pada Pentas Seni ini” kata Munawwir M. Hasan, S.Pd.I selaku Art Entertainment Leader.

Ketua Panitia Ardi Rizqiya yang dihubungi Lamuri via telepon mengatakan Kegiatan tersebut dibuka oleh Kadispora Aceh Besar M. Ali, S.Sos, M.Si mewakili Bupati Aceh Besar dan turut dihadiri Kasi Madrasah Kankemenag Aceh Besar Drs. Uzair, Kepala MAN Indrapuri Arjuna, S.Pd, M.Pd, Guru Bidang Kesiswaan dan para undangan lainnya. Buka Stan Lamuri News dan Sydney.com turut ambil bagian meramaikan dan membuka stan di Pentas Seni The Theater Of MAN Indrapuri (Trouma). Stan yang dibuka dua hari (22-23 Juni 2013) dan selama acara berlangsung ini menawarkan promosi Kursus Bahasa Inggris, Matematika dan K o m p u t e r. S e l a i n i t u S y d n e y j u g a mempromosikan Jasa Translate Bahasa Inggris, Handicraf t, Desain Grafis, Photography, Jasa Pengetikan, Alat Tulis Kantor, Instalasi Komputer, Percetakan, Majalah dan Tabloid serta Internet Acces. Sementara Lamuri News menawarkan Lomba menulis puisi, cerpen dan artikel pendek bagi para siswa yang bertujuan untuk melatih para siswa dalam hal media penulisan. Bagi karya terbaik akan dimuat di Lamuri edisi mendatang. Lamuri News juga membagikan Edisi Cetaknya yang terbaru kepada para siswa untuk mengenal Bulletin Lamuri lebih jauh. (Abr/Adl/Ikb/Hus)

7


Lamuri Vol 1 Tahun IV (EDISI ULANG TAHUN LAMURI)