Page 1

Edisi | 1/2013

Swara Almamater

Direktorat Pengembangan Karir dan Hubungan Alumni Institut Pertanian Bogor http://hubunganalumni.ipb.ac.id


Editorial Salam Alumni,

Penerbitan Swara Alamater ini dilatar belakangi oleh pemikiran perlunya suatu media yang dapat menjadi jembatan informasi antara almamater dengan alumninya agar hubungan kekeluargaan yang sudah terbina dapat terus terjaga. Melalui Swara Alumni, kami berupaya untuk menyampaikan perkembangan kiprah almamater dalam berkontribusi dalam pembangunan bangsa dan informasi kekinian situasi kampus yang telah banyak memberi kenangan bagi alumni yang kini sedang berkarya di seluruh wilayah Indonesia dan bahkan sampai ke mancanegara. Swara Almamater edisi perdana ini tentunya masih memiliki kekurangan, untuk itu saran dan masukan Alumni bagi penyempurnaannya sangat kami harapkan. Akhir kata, kami mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu terbitnya media ini.

Dr. Ir. Dodik Ridho Nurrochmat, M.Sc, F.Trop Direktur Pengembangan Karir dan Hubungan Alumni Ins tut Pertanian Bogor

1


Edisi | 1/2013

Da ar Isi 01 Editorial 02 Da ar Isi 03 Informasi

Jalur Masuk Institut Pertanian Bogor

05 Dies Natalis IPB

50 Tahun Institut Pertanian Bogor

06 Kegiatan Dies Natalis IPB 07 Jamur Cepat Saji “WEIQI” 08 Telur Ajaib Untuk Berbagai Macam Penyakit

09 Temu Kangen

Merajut Silaturahim…. Angkatan 21 TPB IPB Musyawarah Nasional ke-4 HA-IPB

10 MUNAS HA-IPB

Rundown Seminar dan MUNAS HA-IPB 2013

11 Tracer Study IPB 2012 12 Salah Persepsi Otonomi Perguruan Tinggi 2


Informasi

Jalur Masuk

INSTITUT PERTANIAN BOGOR Berikut jalur-jalur yang dapat ditempuh untuk menjadi mahasiswa program Sarjana IPB : 1. SNMPTN Yaitu Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri jalur undangan, untuk tahun 2013 ditutup pada tanggal 08 Maret 2013 2. SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri)  Pendaftaran dilakukan secara online di http://ujian.sbmptn.or.id  Informasi SBMPTN : No Informasi 1 Pendaftaran Online

2

3 4

Tanggal 13 Mei (Pukul 08.00 WIB) s/d 07 Juni 2013 (Pukul 22.00 WIB) Pelaksanaan 18-19 Juni Ujian Tertulis 2013 SBMPTN Ujian 20 dan/ atau Keterampilan 21 Juni 2013 Pengumuman 12 Juli 2013 Hasil Seleksi Pukul 17.00 WIB

3. UTMI (Ujian Talenta Masuk IPB) Tujuannya untuk menjaring calon mahasiswa yang memiliki minat dan talenta yang tinggi dalam kepemimpinan dan kewirausahaan serta pertanian untuk ditempa menjadi sarjana-sarjana yang tangguh dan

menjadi calon-calon pemimpin bangsa yang berwawasan pembangunan pertanian yang kuat. Persyaratan peserta : a. Lulus Ujian Nasional SMA (IPA) atau yang sederajat 3 tahun terakhir b. Sehat Jasmani dan Rohani c. Tidak buta warna bagi program studi tertentu. d. Materi ujian : o Kemampuan IPA (Matematika, Biologi, Kimia dan Fisika) o Bahasa Inggris o Talent Maping Test e. Daya tampung ±300 mahasiswa untuk total program studi yang ada di IPB (9 Fakultas dan 36 program studi). f. Peserta dapat memilih maksimal 2 program studi. g. Biaya pendaftaran sebesar Rp. 500.000,-/Peserta h. Ujian Talenta Masuk IPB dilaksanakan di kota Bogor, Medan, Surabaya, dan Makassar i. Peserta yang dinyatakan lulus ujian tertulis dan diterima oleh IPB, wajib melakukan registrasi sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan dengan melengkapi persyaratan yang akan ditentukan kemudian dan sanggup mengikuti kegiatan softskill.

3 DIREKTORAT PENGEMBANGAN KARIR DAN HUBUNGAN ALUMNI CAREER DEVELOPMENT AND ALUMNI AFFAIRS (CDA) IPB GEDUNG ANDI HAKIM MASOETION LT. 1 KAMPUS IPB DARMAGA BOGOR

|Swara

Alamamater


No 1 2 3

menimba ilmu di IPB agar sikap, perilaku, dan pengetahuannya dapat berkembang secara optimal Persyaratan Peserta : a. Lulusan terbaru b. Selama di SLTA pernah menjadi finalis dalam lomba di tingkat Internasional, nasional atau IPB antara lain dalam kegiatan :  Lomba karya ilmiah, matematika Ria  Olimpiade matematika, Fisika, Kimia, Biologi, dan informatika

Informasi Pendaftaran UTM Ujian seleksi

Tanggal 01-19 Juli 2013 27 Juli 2013 Pengumuman 03 Agustus Hasil Seleksi 2013

Pendaftaran dilaksanakan secara online melaui situs http://utm.ipb.ac.id

4. BUD BUD merupakan cara penerimaan mahasiswa baik program sarjana maupun pascasarjana IPB yang direkomendasikan dan dibiayai oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, perusahaan atau lembaga swasta, yang bila lulus diharapkan kembali ke daerah untuk membangun daerah. 5. PIN (Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur Prestasi Internasional dan Nasional) Tujuannya adalah memberikan kesempatan kepada lulusan SLTA berprestasi luar biasa dalam kegiatan ekstrakurikuler untuk

Adapun proporsi penerimaan mahasiswa baru IPB adalah: 1. 2. 3. 4. 5.

SNMPTN (Undangan) SBMPTN (Jalur Ujian Tulis) UTMI (Talenta Mandiri) BUD PIN / Mahasiswa Asing

Sumber : http://admisi.ipb.ac.id http://www.google.com http://www.utm.ipb.ac.id http://www.sbmptn.or.id

4 DIREKTORAT PENGEMBANGAN KARIR DAN HUBUNGAN ALUMNI CAREER DEVELOPMENT AND ALUMNI AFFAIRS (CDA) IPB GEDUNG ANDI HAKIM MASOETION LT. 1 KAMPUS IPB DARMAGA BOGOR

: 60% : 25% : 8% : 5% : 2%

|Swara

Alamamater


Dies Natalis IPB

50 TAHUN Institut Pertanian Bogor

Institut Pertanian Bogor (IPB) meluncurkan peringatan Dies Natalis ke-50 pada tanggal 01 Maret 2013 di Gedung Andi Hakim Nasoetion. Dies Natalis kali ini mengusung tema “Pengarusutamaan Pertanian dalam Pembangunan Berkelanjutan”. Rektor IPB dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak terutama penghargaan yang telah menorehkan prestasi. Rektor juga mengapresiasi para pendahulu yang telah memberikan kontribusi bagi bangsa mulai dari BIMAS, berbagai program UPGK, konsep BAPPEDA, Sistem Pendidikan Sarjana 4 tahun, Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru melalui prestasi akademik berbasis nilai raport dan lain sebagainya. Lebih lanjut Rektor menandaskan bahwa saat ini ketahanan pangan, energi, kemiskinan dan permasalahan lingkungan merupakan masalah bangsa. IPB perlu berperan serta terkait hal tersebut. Persoalan pangan harus segera diatasi, namun solusi jangka pendek dengan impor menurutnya tidaklah bijak. “Kita lebih baik memperkuat sistem produksi pangan nasional, agar kita bisa meningkatkan efisiensi, mutu, dan produktifitas. Selain itu

kita bisa perkuat perekonomian dan menjawab tantangan dengan teknologi juga ilmu pengetahuan“ jelas Rektor. “IPB merupakan kampus yang paling banyak berkontribusi dalam hal inovasi. Tapi apakah inovasi tersebut memberikan kesejahteraan bagi masyarakat? Ini tantangan“ tandas Rektor. Rangkaian peringatan Dies Natalis IPB dimulai awal maret dengan peluncuran logo ulang tahun emas IPB ke-50 tahun. Dalam acara ini juga digelar talk show yang menghadirkan pembicara Rektor IPB serta Guru Besar Ilmu Ekonomi Unila Prof. Dr. Bustanul Arifin , “Puncak Dies Natalis IPB jatuh bulan September, tepatnya minggu pertama bulan itu akan digelar Sidang Senat dengan mengundang Presiden SBY untuk menyampaikan orasi ilmiahnya yang berkaitan dengan Pertanian dan Pembangunan” kata Ketua Panitia Dies Natalis ke-50, Meika Syahbana Rusli. Selain itu pada puncak acara Dies Natalis juga akan digelar pertemuan Rektor Perguruan Tinggi pertanian dunia di IPB. Sumber : http://www.ipb.ac.id; http://greentv.ipb.ac.id http://antarabogor.com

5 DIREKTORAT PENGEMBANGAN KARIR DAN HUBUNGAN ALUMNI CAREER DEVELOPMENT AND ALUMNI AFFAIRS (CDA) IPB GEDUNG ANDI HAKIM MASOETION LT. 1 KAMPUS IPB DARMAGA BOGOR

|Swara

Alamamater


Dies Natalis IPB

50

th

DIES NATALIS INSTITUT PERTANIAN BOGOR

Kegiatan DIES NATALIS IPB Ke-50

 Sidang Terbuka Dies Natalis (02 September 2013)  Seminar dan Forum Rektor Perguruan Tinggi Pertanian Dunia (03 September 2013)  Launching Buku 50 Tahun IPB  Home Coming Day dan Open House  Wisuda (04 September 2013)  Innovation Expo (05-07 September 2013)  Pertandingan Olah Raga  Bakti Sosial

Malam Seni Budaya dan Penutupan

6 DIREKTORAT PENGEMBANGAN KARIR DAN HUBUNGAN ALUMNI CAREER DEVELOPMENT AND ALUMNI AFFAIRS (CDA) IPB GEDUNG ANDI HAKIM MASOETION LT. 1 KAMPUS IPB DARMAGA BOGOR

|Swara

Alamamater


Inovasi IPB

Jamur Cepat Saji “WEIQI�

Tepung Jamur Instan WeiQi

Jamur tiram atau jamur kayu merupakan bahan makanan bernutrisi yang sudah cukup dikenal masyarakat luas. Bagi masyarakat Jepang dan Cina, jamur sudah menjadi masakan turun temurun karena kelezatan rasanya dan kandungan gizinya yang tinggi. Jamur memiliki aroma yang khas dipergunakan sebagai sayuran yang ditambahkan ke dalam masakan. Di Indonesia jamur tidak hanya dikonsumsi sebagai sayuran tetapi juga dijadikan keripik dan nugget jamur.

Untuk meningkatkan nilai tambahnya jamur dapat diolah sehingga bisa dipergunakan sebagai makanan siap saji dan sebagai bumbu (penambah cita rasa masakan). Dr. Ir. Lisdar A. Manaf salah satu peneliti IPB telah membuat produk siap saji berbahan dasar jamur dengan nama dagang WeiQi yang dalam bahasa cina berarti tonik. WeiQi adalah tepung jamur instan yang dapat dipergunakan untuk meningkatkan cita rasa makanan yang dapat disajikan dengan dicampur air atau kaldu dan dipanaskan. Keunggulan inovasi ini diantaranya : WeiQi dapat dibuat menjadi berbagai macam menu makanan seperti soup dan saus, WeiQi mudah dibuat, siap saji dan tanpa pengawet serta tanpa penyedap sintetis. Setelah diolah menjadi sup atau saus penampilan WeiQi berwarna kecoklatan hampir menyerupai saus steak, namun cita rasa jamur tiram masih kental bercampur gurih. Kandungan serat pada WeiQi setara dengan 1 buah apel yang dikonsumsi dengan kulitnya yaitu 3,2 g.

Sumber : http://weiqi.innov.ipb.ac.id/;http://bisnisjamur.wordpr ess.com;http://kms.ipb.ac.id/400/1/Komposis_Proses. pdf; http://asih123.student.umm.ac.id/download-aspdf/umm_blog_article_31.pdf; http://antarakl.com

Bumbu masak WeQi

7 DIREKTORAT PENGEMBANGAN KARIR DAN HUBUNGAN ALUMNI CAREER DEVELOPMENT AND ALUMNI AFFAIRS (CDA) IPB GEDUNG ANDI HAKIM MASOETION LT. 1 KAMPUS IPB DARMAGA BOGOR

|Swara

Alamamater


Inovasi IPB

TELUR AJAIB UNTUK BERBAGAI MACAM PENYAKIT

Telur, salah satu jenis bahan makanan sumber protein hewani yang tentu sudah tidak asing lagi bagi kita, telur mudah didapat, murah serta terjangkau oleh berbagai kalangan masyarakat. Siapa sangka selain sebagai sumber protein hewani ternyata telur juga dapat dijadikan sebagai pabrik biologis yang bisa digunakan untuk memproduksi antibody atau immunoglobulin Y (Ig Y). Adalah Prof. Retno, D Soejoedono, ahli dari Kedokteran Hewan IPB yang ciptakan telur Ig Y atau immunoglobulin Y. Penggunaan telur sebagai pabrik biologis sejalan dengan isu animal welfare, karena produksi bahan biologis tersebut hampir tidak menyakiti hewan. Dalam acara press conference Pra orasi Guru Besarnya, Prof. Retno menjelaskan bahwa penelitian telur sebagai pabrik biologis yang bisa memproduksi Immunoglobulin Y (Ig Y) di dalam kuning telur dan mempunyai khasiat anti terhadap berbagai penyakit dilaksanakan sejak tahun 2008, beberapa khasiat tersebut diantaranya Ig-Y anti flu burung, Ig-Y anti karies gigi, Ig-Y anti whte spot syndrome pada

udang, Ig-Y tetanus, Ig-Y anti diare dan sebagainya. “Pemanfaatan telur ayam sebagai pabrik biologi memiliki prospek yang sangat cerah dan dapat diaplikasikan pada skala industri. Saat ini kami telah membuat berbagai produk berbahan immunoglobulin Y yang berkhasiat seperti kue anti flu burung, pasta gigi anti karies dan sebagainya�, jelas Prof. Retno. Saat ini hasil karya ciptaannya sedang dalam proses tahap dipatenkan, ia berharap hasil karyanya tersebut dapat segera diaplikasikan pada kalangan industri, bahkan usaha ternak skala kecil, meskipun dari luar sana sudah ada yang melirik hasil karyanya tersebut namun Prof. Retno ingin karyannya dapat dirasakan masyarakat Indonesia.

Sumber : http://news.ipb.ac.id; http://kampus.okezone.com Pariwara Berita IPB Edisi 20/2012

8 DIREKTORAT PENGEMBANGAN KARIR DAN HUBUNGAN ALUMNI CAREER DEVELOPMENT AND ALUMNI AFFAIRS (CDA) IPB GEDUNG ANDI HAKIM MASOETION LT. 1 KAMPUS IPB DARMAGA BOGOR

|Swara

Alamamater


Temu Kangen

Merajut Silaturahim …. ANGKATAN 21 TPB IPB

Menyambung kembali silaturahim yang pernah terputus… yaa itulah ungkapan yang tepat untuk acara yang diadakan pada tanggal 03 maret 2013 di lapangan kampus IPB Baranangsiang ini. Acara yang bertema "Merajut Kembali Silaturahmi menuju reuni akbar 30 th AGATHIS 2014 - GIVING BACK TO IPB" diadakan oleh Agathis (Angkatan Generasi Aktif, Harmonis dan Dinamis) yang merupakan kumpulan alumni angkatan 21 TPB IPB 1984. Acara untuk menjalin kembali kenangan dan persahabatan di masa-masa TPB ini dibuka oleh rektor IPB dan dihadiri oleh sekitar 500 peserta. Sumber : http://www.facebook.com/TpbIpb1984 http://www.facebook.com/tpb.delapanempat/photos

Menyambung kembali silaturahim yang pernah terputus… yaa itulah ungkapan yang tepat untuk acara yang diadakan pada tanggal 03 maret 2013 di lapangan kampus IPB Baranangsiang ini. Acara yang bertema "Merajut Kembali Silaturahmi menuju reuni akbar 30 th AGATHIS 2014 - GIVING BACK TO IPB" diadakan oleh Agathis (Angkatan Generasi Aktif, Harmonis dan Dinamis) yang merupakan  Musyawarah Nasional ke-4 Hubungan Alumni IPB dilaksanakan pada kumpulan alumni angkatan 21 TPB IPB 1984. Acara untuk menjalin kembali kenangan dan Waktu : 29 Juni 2013 persahabatan masa-masa TPB ini Convention dibuka olehCenter rektor IPB dan dihadiri oleh sekitar 500 peserta. Tempat :diSentul International

MUNAS KE-4 HA-IPB

Acara ini didahului dengan seminar nasional dan malam silaturahmi tanggal 28 Juni 2013, Berikut Rangkaian acara MUNAS HA-IPB Ke- 4 :  Workshop Solusi Efektif Pembangunan Pertanian o Waktu :28 Juni 2013 Pukul 08.00 – 11.30 WIB o Tempat : IPB International Convention Center, Bogor o Narasumber : Motivator Bisnis, Pakar Manajemen, Ahli Marketing, Praktisi Bisnis UKM, Petani Sukses  Dialog Solusi Efektif Pembangunan Pertanian o Waktu :28 Juni 2013 Pukul 13.00-19.00 WIB o Tempat : IPB International Convention Center, Bogor o Narasumber : Gita Wiryawan (Menteri Perdagangan), Pimpinan IPB dan HA-IPB, Sumber : Praktisi Bisnis, Praktisi Perbankan, Praktisi Pertanian, Kepala Daerah. http://www.facebook.com/MunasHAIPB2013

9 DIREKTORAT PENGEMBANGAN KARIR DAN HUBUNGAN ALUMNI CAREER DEVELOPMENT AND ALUMNI AFFAIRS (CDA) IPB GEDUNG ANDI HAKIM MASOETION LT. 1 KAMPUS IPB DARMAGA BOGOR

|Swara

Alamamater


MUNAS HA-IPB

RUNDOWN SEMINAR DAN MUNAS HA-IPB 2013 28 JUNI & 29 JUNI 2013 SEMINAR ‘ SOLUSI EFEKTIF PEMBANGUNAN PERTANIAN’, SABTU 28 JUNI 2013, IICC, BOGOR  Workshop (08.00-11.00) o Memulai Bisnis Baru (Bambang Sutrisno – BPR Syariah), Marketing Plan (Titik Wijayanti – Pengarang Buku Mkt Plan), UKM Boneka (Gigin Mardiansyah), UKM Tas (Vidia), UKM Peternakan Domba (Budi Susilo)

 Talkshow (13.00-17.30) Creative Speech : Menteri Perdagangan RI * (Tentative) o Panel 1, dengan narasumber : Gun Soetopo (Petani Buah Naga), Chaidir Ritonga (Konsultan/Pengusaha, M. Najik (Presdir PT Kelola Mina Laut), Nur Mahmudi Ismail (Walikota Depok/Mantan Menteri Kehutanan, Andi Buhari (Diretur Bank Muamalat), Prof. Irdika Mansyur (Biotrop), Fathan Kamil (Pengusaha Oil dan Gas) o Panel 2, dengan narasumber : Bayu Krisnamurthi (Wakil Menteri Perdagangan), Abdul Aziz (Komisaris Para Group/Trans Corp), Franky Sibarani ( Corsec Garuda Food), Bambang Hendroyono (Dirjen Bina Usaha Kementrian Kehutanan)

 Malam Keakraban (19.00-21.30) o Stand Up Comedy, Hiburan Musik

MUNAS HA IPB 2013, 29 Juni 2013 (08.00-22.00)  PLENO I o Pengesahan Forum Munas, Pengesahan Agenda Munas, Pengesahan Tata Tertib Munas, Pemilihan Pimpinan Munas (sidang)

 PLENO II o Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Periode 2008-2012, Pengesahan LPJ, Pembagian Komisi

 ANGKLUNG INSPIRING SESSION : Growing Together in Harmony  SIDANG KOMISI : o Komisi Organisasi, Komisi Program, Komisi Rekomendasi

 PLENO III o Pengesahan Hasil Sidang Komisi

 PLENO IV o Penetapan calon ketua umum dan Sekretaris Jenderal, Penyampaian Visi-Misi Calon Ketua umum dan Sekretaris Jenderal, Pemilihan Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal, Penetapan Ketua umum dan Sekretaris Jenderal

 RAMAH TAMAH DAN HIBURAN

10 DIREKTORAT PENGEMBANGAN KARIR DAN HUBUNGAN ALUMNI CAREER DEVELOPMENT AND ALUMNI AFFAIRS (CDA) IPB GEDUNG ANDI HAKIM MASOETION LT. 1 KAMPUS IPB DARMAGA BOGOR

|Swara

Alamamater


BEKERJA

77,06

90,00

82,41

100,00

85,99

Tracer Study

80,00

WIRAUSAHA

70,00

50,00

10,00

4,30

20,00

1,85 12,16

30,00

18,65

40,00

4,96 12,63

IPB 2012

%

TRACER STUDY

AKTIVITAS LAIN

60,00

0,00

2009

2010

2011

Tahun Wisuda Gambar 1. Status Kerja Alumni Program Sarjana Tahun Wisuda 2009-2011

63,58

61,53

57,67

60,00 50,00

24,67

25,26

9,85 1,90

10,00

.>1 th

1,42

20,00

6-12 bln

11,79

30,00

3-6 bln

13,29

40,00

< 3 bulan

0,96

Status kerja alumni diklasifikasikan kedalam kategori bekerja, wirausaha dan aktivitas lain, berdasarkan Gambar 1 dapat terlihat bahwa mayoritas alumni baik lulusan tahun 2009, 2010 maupun 2011 berada pada kategori bekerja dibandingkan dengan wirausaha dan

70,00

28,08

Tracer study tahun 2012 dilakukan terhadap responden program sarjana yaitu sebanyak 2902 (lulusan tahun wisuda 2009-2011) dan hasil yang didapatkan memberikan gambaran data dan informasi mengenai status kerja dan masa tunggu alumni, sebagai berikut :

aktivitas lain yaitu sebesar 82.41% (2009), 85.99% (2010) dan 77.06% (2011). Adapun masa tunggu alumni untuk mendapatkan pekerjaan menunjukkan hasil bahwa sebagian besar lulusan dapat memperoleh pekerjaan kurang dari 3 bulan dan relatif kecil untuk masa tunggu lebih dari 1 tahun.

%

Institut Pertanian Bogor melaksanakan kegiatan Tracer Study. Tracer Study adalah proses penelusuran terhadap keberadaan dan kondisi terkini alumni. Kegiatan Tracer Study juga dapat menjadi salah satu media dalam pembinaan hubungan yang sinergis antara alumni dengan almamaternya.

0,00 2009

2010

2011

Tahun wisuda Gambar 2. Masa Tunggu Bekerja Alumni Program Sarjana Tahun Wisuda 2009-2011

11 DIREKTORAT PENGEMBANGAN KARIR DAN HUBUNGAN ALUMNI CAREER DEVELOPMENT AND ALUMNI AFFAIRS (CDA) IPB GEDUNG ANDI HAKIM MASOETION LT. 1 KAMPUS IPB DARMAGA BOGOR

|Swara

Alamamater


Opini

SALAH PERSEPSI OTONOMI PERGURUAN TINGGI Oleh Herry Suhardiyanto KOMPAS | Sabtu, 30 Maret 2013

Opini Thee Kian Wie di Kompas (21/3) menyebutkan keberatan Prof Satryo Soemantri Brodjonegoro dan Prof Sofian Efendi terhadap RUU yang menjadi UndangUndang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. Sebetulnya keberatan mereka adalah ketika RUU tersebut belum mengakomodasi kebutuhan otonomi perguruan tinggi badan hukum. Setelah RUU tersebut disempurnakan dan disahkan oleh DPR menjadi UU yang mencantumkan opsi Perguruan Tinggi Negeri badan hukum (PTN bh) justru mereka sangat mendukung UU tersebut. Sebetulnya, Kompas (6/3) tepat menurunkan Tajuk Rencana tentang otonomi perguruan tinggi dengan mengusulkan agar UU tersebut tidak dibatalkan. Memang opini tentang otonomi perguruan tinggi sedang menghangat, tetapi sering diwarnai dengan persepsi yang salah.

Kesalahan persepsi Mengapa otonomi perguruan tinggi dipersoalkan? Jawabannya adalah karena salah persepsi tentang otonomi perguruan tinggi. Salah persepsi tidak hanya terjadi di kalangan masyarakat, tetapi juga pimpinan PTN. Masyarakat mengira implementasi otonomi perguruan tinggi mengakibatkan semakin besarnya dana pendidikan yang ditanggung mahasiswa. Adapun beberapa

pimpinan PTN menganggap otonomi perguruan tinggi sebagai kesempatan menutupi kebutuhan dana peningkatan mutu dengan menggalang dana dari mahasiswa. Otonomi bukanlah komersialisasi. Karena itu, hal-hal yang dapat membuat masyarakat salah paham, seperti formulir kesanggupan menyumbang, harus ditiadakan. Orangtua mencantumkan kesanggupan membayar yang lebih besar karena beranggapan bisa membuka peluang lebih besar agar anaknya diterima sebagai mahasiswa baru. Calon mahasiswa yang tidak diterima pun bisa berpersepsi bahwa angka sumbangan yang diisikan dalam formulir terlalu kecil. Padahal, sangat boleh jadi dia tidak diterima memang karena nilai ujiannya tidak masuk nilai persyaratan terendah program studi pada PTN yang bersangkutan. Kebijakan pemerintah tentang Uang Kuliah Tunggal (UKT) merupakan jawaban atas persoalan ini. Dengan UKT, tidak ada lagi uang pangkal atau sebutan lain yang harus dibayar mahasiswa pada proses penerimaan mahasiswa baru. Kebijakan ini menentukan bahwa jumlah dana pendidikan yang harus ditanggung mahasiswa setiap semester adalah sama selama studi.

Akses dan mutu Mengenai akses dan mutu dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi, bangsa kita dapat memilih satu dari empat pilihan, 12

DIREKTORAT PENGEMBANGAN KARIR DAN HUBUNGAN ALUMNI CAREER DEVELOPMENT AND ALUMNI AFFAIRS (CDA) IPB GEDUNG ANDI HAKIM MASOETION LT. 1 KAMPUS IPB DARMAGA BOGOR

|Swara

Alamamater


yaitu (1) akses sempit dan mutu rendah, (2) akses luas dan mutu rendah, (3) akses sempit dan mutu tinggi, dan (4) akses luas dan mutu tinggi. Pilihan 1, 2, dan 3 tidak sesuai dengan UUD 1945. Pilihan 2, yaitu membuka akses yang seluasluasnya tanpa peningkatan mutu pendidikan, merupakan pilihan yang tidak bertanggung jawab. Hal ini menghasilkan lulusan sebanyakbanyaknya, tetapi tidak kompeten. Pilihan 3, mencapai mutu tinggi dengan cara menggantungkan pendanaan dari mahasiswa, mempersempit akses pendidikan. Pilihan ini akan mengakibatkan pendidikan tinggi di PTN hanya dinikmati kaum elite secara ekonomi. Pilihan yang sesuai konstitusi adalah pilihan 4, yaitu akses yang luas pada pendidikan bermutu tinggi. Pilihan ini sejalan dengan citacita kemerdekaan para pendiri negara kita sebagaimana dinyatakan dalam Pembukaan UUD 1945, yang antara lain mencerdaskan kehidupan bangsa. Hal ini sejalan dengan pandangan peran perguruan tinggi sebagai wahana penempaan calon pemimpin bangsa.

Otonomi sebagai solusi Tujuan perluasan akses adalah semangat mewujudkan pendidikan untuk semua. Masalah yang sering dihadapi adalah persoalan keterjangkauan. Solusinya adalah komitmen pemerintah dalam menetapkan alokasi anggaran memadai sebagaimana sudah dilaksanakan dengan program Bantuan Pendidikan untuk Mahasiswa Miskin (Bidikmisi), Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri, beasiswa, dan sebagainya. Selain itu, perlu ada peraturan tegas tentang kontribusi maksimum biaya pendidikan yang ditanggung mahasiswa. Karena itu, cara pandang menangani persoalan akses dengan

menghapus otonomi PTN badan hukum adalah tidak relevan dan salah alamat. Hal ini seperti memanen padi dengan peniti. Tujuan peningkatan mutu adalah terwujudnya keunggulan akademik dan relevansi terhadap kebutuhan masyarakat. Tantangan yang harus dihadapi adalah proses transformasi PTN dalam membangun atmosfer akademik yang baik, tata kelola yang sehat, dan penerapan prinsip-prinsip manajemen modern yang berlaku universal. Otonomi memungkinkan terjadinya perubahan budaya kerja yang berorientasi pada peningkatan mutu untuk melahirkan prestasi tinggi dan kinerja unggul. Kunci keberhasilan PTN adalah proses pengambilan keputusan secara bermartabat dan partisipatif berdasarkan kebenaran yang berbasis data dan fakta. Dalam PTN bh, terbuka kesempatan bagi masyarakat untuk berperan dalam proses tata kelola melalui anggota Majelis Wali Amanat (MWA). MWA memiliki peran penting dalam pengambilan keputusan penting, seperti Rencana Strategis, Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan, termasuk mengangkat dan memberhentikan rektor. Lalu, mengapa harus ada opsi PTN bh? Jawabannya adalah karena peran masyarakat hanya mungkin terwujud bila ada opsi PTN bh sebagaimana dinyatakan dalam UU. Badan hukum dimaknai sebagai fungsi dan bukan bentuk, sebagaimana amar putusan MK yang membatalkan UU Badan Hukum Pendidikan. Herry Suhardiyanto Rektor Institut Pertanian Bogor; Sekretaris Jenderal Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI)

Sumber : http://www.ipb.ac.id/ http://www.google.com/

13 DIREKTORAT PENGEMBANGAN KARIR DAN HUBUNGAN ALUMNI CAREER DEVELOPMENT AND ALUMNI AFFAIRS (CDA) IPB GEDUNG ANDI HAKIM MASOETION LT. 1 KAMPUS IPB DARMAGA BOGOR

|Swara

Alamamater

Swara almamater 1 2013  

Direktorat Pengembangan Karir dan Hubungan Alumni IPB

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you