Issuu on Google+


i CONTENT j SALAM . . 1 TOKOH KITA . . 2 ACARA KITA . . 3 FOKUS . . 5 MAKTABAH . .8 NASIHAT ISLAMI . . 9 RUMUS . . 11 TAHUKAH KAMU . . 13 REDAKSI : Project Officer : Irpan Content Division : Yusuf, Viraldy, Rendy, Restu, Tuti Creative Division : Ratna, Sarah, Qisthi

‫اﻟﺴﻼم ﻋﻠﻴﻜﻢ ورﲪﺔ اﻟ ٰﻠّﻪ وﺑﺮﻛﺎﺗﻪ‬ Sesungguhnya segala puji bagi Allah, kami memuji-Nya dan kami meminta pertolongan kepada-Nya dan kami memohon ampunan kepada-Nya. Semoga shalawat serta salam tercurah kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, keluarganya, dan para shahabatnya. Tanpa terasa kita semua telah memasuki periode perkuliahan yang baru. Sebagai seorang calon engineer, tentu kita akan disibukkan dengan berbagai macam hal yang bersifat duniawi, mulai daritugas-tugas kuliah hingga aktivitas penggalian potensi diri yang dikemas dalam bentuk kepanitiaan dan organisasi. Kesibukan tersebut jangan sampai membuat kita lalai terhadap urusan akhirat dan menomor duakannya. Nah, pada SENIMAN edisi kali ini (Bulan Dzulqa’dah) kami mengambil sebuah tema yang sangat penting dalam keseharian kita sebagai seorang muslim. Tema yang kami ambil adalah URGENSI SHALAT. Semoga buletin ini bermanfaat bagi kita semua dan kita semua diberikan taufiq dan hidayah untuk senantiasa menjalankan dan menjaga rukun Islam yang kedua ini.

‫واﻟﺴﻼم ﻋﻠﻴﻜﻢ ورﲪﺔ اﻟ ٰﻠّﻪ وﺑﺮﻛﺎﺗﻪ‬ Redaksi

S A L A M 1


i MUHAMMAD SAW (BAGIAN 4) j T O K O H

K I T A

2

S

etelah menerima wahyu yang pertama,Rasulullah pulang dengan penuh rasa gementar lalu diselimuti oleh Khadijah yang mencoba menenangkan baginda. Ketika beliau sudah tenang, maka ceritalah beliau kepada Khadijah tentang kejadian yang baru saja terjadi pada dirinya, dan Khodijah akhirnya menjadi wanita pertama yang masuk ke dalam Islam Setelah kejadian itu, Muhammad mengadakan perjamuan makan dengan kerabatnya. Selesai makan, beliau memulai pembicaraan dengan memuji Allah dan memaklumkan keesaan-Nya. Lalu beliau berkata ” Sesungguhnya, pemandu suatu kaum tak pernah berdusta kepada kaumnya. Saya bersumpah demi Allah yang tak ada sekutu bagiNya bahwa saya diutus oleh Dia sebagai Rosul-Nya, khususnya kepada Anda sekalian dan umumnya kepada seluruh penghuni dunia. Wahai kerabat saya! Anda sekalian akan mati. Sesudah itu, seperti Anda tidur, Anda akan dihidupkan kembali dan akan menerima pahala menurut amal Anda. Imbalannya adalah surga Allah yang abadi (bagi orang lurus) dan neraka-Nya yang kekal (bagi orang yang berbuat jahat). Lalu beliau menambahkan, Tak ada manusia yang pernah membawa kebaikan untuk kaumnya ketimbang apa yang saya bawakan untuk Anda. Saya membawakan kepada Anda rahmat dunia maupun Akhirat. Tuhan saya memerintahkan kepada saya untuk mengajak Anda kepada-Nya. Siapakah diantara Anda sekalian yang akan menjadi pendukung saya sehingga ia akan menjadi saudara, washi (penerima wasiat), dan khalifah (pengganti) saya?”. Pembicaraan menjadi bisu total, para sesepuh dilanda keraguan dan kebingungan dengan Nabi Muhammad. Namun, dengan lantang Ali, remaja 15 tahun, dengan lantang bangkit seraya mengatakan “Wahai nabi Allah, saya siap mendukung Anda!” maka jadilah Ali sebagai orang pertama yang masuk Islam.Kemudian baginda mulai berdakwah secara sembunyi-sembunyi yang bermula berdakwah dengan kaum kerabatnya kemudian kaum Quraisy yang menyembah berhala.

Coming Soon…..


i TAFAKUR ALAM j

S

udah tahu acara ROSIL yang satu ini? Ya, Tafakur Alam merupakan salah satu acara yang diadakan oleh ROSIL. Kali ini kegiatan Tafakur Alam yang bertema Fun Challenging Educating in Grace of God akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 22 September 2012 di Curug Pangeran Gunung Gede. Tujuan dari Tafakur Alam ini adalah meningkatkan kecintaan kepada Allah dan alam serta untuk membantu meningkatkan interaksi antar sesama warga DTS. Kegiatannya ada Outbound, permainan, dan materi keislaman yang menarik dan seru. Ayo ikutan Tafakur Alam dengan hanya membayar Rp 25000 saja kamu akan mendapat banyak manfaat dan waktu yang berharga :D

A C A R A K I

Cp : Dhia (085278905933)

T A 3


i TAFAKUR ALAM j

A C A R A K I T A 4


i JANGAN TINGGALKAN SHALAT! j “Tak kenal maka tak sayang”

P

eribahasa diatas ini nampaknya menjadi sebab utama kenapa banyak dari kaum muslimin tidak mengerjakan shalat (maksudnya shalat yang lima waktu). Realita bahwa sebagian kaum muslimin sering kali lalai dalam shalat –apalagi tidak mengerjakannyamenandakan bahwa mereka tidak mengetahui betul kedudukan dan keutamaan shalat dalam Islam.

Kedudukan Shalat dalam Islam A Shalat adalah kewajiban paling utama setelah dua kalimat syahadat A

A

A

dan merupakan salah satu rukun islam. Shalat merupakan pembeda antara muslim dan kafir. Rasulullah shallallahu’alaihiwasalam bersabda: “Sesungguhnya batasan antara seseorang dengan kekafiran dan kesyirikan adalah shalat. Barang siapa meninggalkan shalat, makaiakafir.” (HR Muslim no. 978) Shalat adalah tiang agama dan agama seseorang tidak akan tegak kecuali dengan menegakkan shalat. Diriwayatkan dari Mu’adz bin Jabal, Nabi shallallahu ‘alaihiwasallam bersabda: ”Inti (pokok) segala perkara adalah Islam dan tiangnya (penopangnya) adalah shalat.” (HR. Tirmidzi no. 28254) Shalat adalah amalan yang pertama kali akan dihisab pada hari kiamat. Nabi shallallahu ‘alaihiwasallam bersabda: “Sesungguh nya amal hamba yang pertama kali akan dihisab pada hari kiamat adalah shalatnya. Apabila shalatnya baik, dia akan mendapatkan keberuntungan dan keselamatan. Apabila shalatnya rusak, dia akan menyesal dan merugi.” (HR. Abu Dawud)

F O K U S 5


i JANGAN TINGGALKAN SHALAT! j Keutamaan Mengerjakan Shalat 5 waktu A

F O K U S 6

Mendapatkan cinta dan ridha Allah. Orang yang mengerjakan shalat berarti menjalankan perintah Allah, maka ia pantas mendapatkan cinta dan keridhaan Allah. A Selamat dari api neraka dan masuk ke dalam surga A Pewaris surge Firdaus dan kekal didalamnya Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Sungguh beruntung orang-orang yang beriman … dan orang-orang yang memelihara sholatnya mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi, (yakni) yang akan mewarisi syurga Firdaus. Mereka kekal di dalamnya.” (QS. Al Mu’minun: 1-11) A Pelaku shalat disifati sebagai seorang muslim yang beriman dan bertaqwa (QS. Al Baqarah: 2-3). A Akan mendapat ampunan dan pahala yang besar dari Allah. A Shalat tempat meminta pertolongan kepada Allah sekaligus ciri orang yang khusyuk. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’.” (QS. Al Baqarah: 45) A Shalat mencegah hamba dari perbuatan keji dan munkar. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, Yaitu Alkitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan- perbuatan) keji dan mungkar...” (QS. Al Ankabut: 45) Maka apabila seseorang sudah mengerjakan shalat namun masih sering berbuat keji dan munkar, maka kualitas shalat nya patut dipertanyakan.


i JANGAN TINGGALKAN SHALAT! j

F Hukum Meninggalkan Shalat Di awal telah dijelaskan bahwa shalat merupakan tiang agama dan merupakan pembeda antara muslim dan kafir. Lalu bagaimanakah hokum meninggalkan shalat itu sendiri, apakah membuat seseorang itu kafir? Perlu diketahui, para ulama telah sepakat atau ijma’ bahwa dosa meninggalkan shalat lima waktu lebih besar dari dosa-dosa besar lainnya. Ibnu Qayyim Al Jauziyah –rahimahullah- mengatakan, ”Kaum muslimin bersepakat bahwa meninggalkan shalat lima waktu dengan sengaja adalah dosa besar yang paling besar dan dosanya lebih besar dari dosa membunuh, merampas harta orang lain, berzina, mencuri, dan minum minuman keras. Orang yang meninggalkannya akan mendapat hukuman dan kemurkaan Allah serta mendapatkan kehinaan di dunia dan akhirat.”(Ash Sholah wa Hukmu Tarikiha, Syamsuddin Abu Abdillah Muhammad bin Abu Bakr bin Qayyim Al Jauziyah, hal. 7, Darul Imam Ahmad, Kairo-Mesir). Oleh karena itu, amat disayangkan dan merugi kaum muslimin yang masih enggan dan menganggap remeh menegakkan shalat lima waktu. Semoga kita selalu mendapat hidayah dan kekuatan untuk tetap teguh dalam melaksanakan syariat-Nya Aamiin.

O K U S 7


i SIFAT SHALAT NABI j

M

Judul Penulis Penerbit Harga

: Sifat Shalat Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam : Muhammad Nashiruddin Al-Albani : Media Hidayah : Rp 24.000,-

A K T A B A H 8

S

halat adalah ibadah rutin yang dilakukan oleh umat Islam diseluruh dunia pada setiap harinya, dan shalat adalah amalan utama yang mencerminkan sikap pribadi seorang muslim. Jika shalat yang dilaksanakan dilakukan dengan baik dan benar, maka akan tampaklah pribadi luhur seorang muslim, namun bayangkan bagaimana jika shalat yang dilakukan tidak baik dan tidak pula benar? Buku ini yang akan menjawab dengan gamblang dan jelas pertanyaan tersebut. Membaca buku ini, maka akan kita dapati bagaimana shalat yang benar yang dilakukan oleh Nabi sekaligus akan kita sadari kesalahan-kesalahan tata cara shalat yang kita lakukan setiap hari. Tidak hanya itu, sebelum penulis masuk membahas permasalahan shalat, penulis dahului dengan pembahasan akan pentingnya berpegang teguh kepada As Sunnah dan ditambah dengan perkataan para ulama ternama mengenai hal itu, sebagai nasehat yang berharga kepada kaum muslimin. Maka bagi muslim manapun yang tidak memiliki koleksi buku yang satu ini, sepertinya kurang pas perbendaharaan koleksinya. Mari kita shalat tanpa sekedar gerakan sia-sia dan tak bermakna.


i 1,1 TAHUN SEUMUR HIDUP j

D

alam mengukir perjalanan hidup, manusia memiliki kewajiban-kewajiban yang harus dilaksanakan. Salah-satunya yaitu kewajiban untuk mendirikan shalat. Shalat adalah termasuk dalam rukun islam yang kedua, oleh karena itu manusia wajib menjaganya semenjak usia baligh hingga ia akhir hayatnya. Seperti yang kita ketahui bahwa shalat adalah tiang agama, maka barang siapa menjalankannya itu berarti ia telah mendirikan agama. Namun, sangat memprihatinkan adalah ketika kita melihat bahwa kewajiban tersebut sudah mulai dinomor duakan, bahkan tidak diperdulikan lagi. Seringkali kesibukan dunia dijadikan alasan untuk melalaikan shalat, bahkan membuat kita meninggalkannya.

N A S I H A T 9


i 1,1 TAHUN SEUMUR HIDUP j Jika kita hitung secara matematis, waktu yang kita pergunakan dalam mendirikan shalat tidaklah mengurangi waktu kita untuk melakukan urusan dunia. Jika setiap rakaat kita perkirakan dua menit, maka dalam sehari-semalam jumlahnya ada 34 menit.Artinya, dalam sehari hanya kita isi sebanyak 2,4 persen dari 1440 menit. Dalam satu minggu, berarti ada 238 menit atau 3,96 jam. Dalam satu bulan, lama shalat kita sebanyak 952 menit atau 15,86 jam. Dan setahun, ada 11.424 menit atau 190,4 jam, yang berarti setara dengan 7,93 hari.

I S L A M I 10

Jika rata-rata usia hidup manusia selama 60 tahun, dan dikurangi dengan 10 tahun masa awal akil baligh (dewasa), maka hanya 50 tahun seseorang melaksanakan shalat dalam hidupnya. Itu berarti, sepanjang hidupnya ia melaksanakan shalat fardlu selama 571.200 menit atau sekitar 9.520 jam, atau 396,7 hari (1,1 tahun). Bisa dibayangkan, selama hidup, kita hanya bu-tuh waktu untuk shalat fardhu selama 1,1 tahun, atau dalam satu tahun hanya 7,93 hari, atau dalam satu hari hanya 34 menit. Dari sini terlihat betapa jauhnya perbandingan ketaatan kita kepada Allah SWT dengan nikmat yang diberikan-Nya kepada kita dengan nikmat usia. Maka, sangat disayangkan apabila ada orang yang tidak melaksanakan shalat karena alasan tidak ada waktu atau sibuk. Padahal, jika kita jujur terhadap diri sendiri, kita mampu berlama-lama bertelepon, nongkrong di depan komputer, jalan-jalan, nonton TV, dan lain sebagainya. Ingatlah, Abu Zubair menceritakan bahwa dia mendengar Jabir bin Abdullah berkata: �Aku pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda, ‘Antara seseorang dengan kemusyrikan dan kekafiran itu terdapat perbuatan meninggalkan shalat’.� (HR Muslim) Oleh karena itu, mari kita syukuri segala nikmat yang telah Allah berikan kepada kita dengan memanfaatkannya untuk menegakkan ajaran islam. Semoga sedikit tulisan ini dapat menjadi renungan agar kita menjadi muslim yang lebih baik kedepannya, Aamiin.


i

SHALAT BERJAMAAH DI MASJID BAGI MUSLIMAH

j

S

halat berjama’ah adalah termasuk dari sunnah (yaitu jalan dan petunjuknya) Rasulullah dan para shahabatnya. Rasulullah dan para shahabatnya selalu melaksanakannya, tidak pernah meninggalkannya kecuali jika ada ‘udzur yang syar’i. Dari dalil yang menunjukkan wajibnya shalat berjama’ah adalah firman Allah Ta’ala adalah , “Dan dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat serta ruku’lah bersama orang-orang yang ruku’.” (Al-Baqarah:43) Bagi kaum laki-laki tidak ada pilihan kecuali shalat berjama’ah, karena sesungguhnya shalat berjama’ah di masjid memiliki banyak faedah, diantaranya adalah:

R

A Mendapat naungan dari Allah (“Tujuh golongan yang Allah akan

U

menaungi mereka pada suatu hari (kiamat) yang tidak ada naungan kecuali naungan-Nya; (diantaranya) Seorang penguasa yang adil, pemuda yang dibesarkan dalam ketaatan kepada Rabbnya, seseorang yang hatinya selalu terpaut dengan masjid, ….” (Muttafaqunalaihi)

A

Mendapat balasan seperti haji

A

Menghapus dosa-dosa dan mengangkat beberapa derajat

A

Disediakan baginya Al Jannah (surga)

M U S

A Mendapat duapuluh lima / dua puluh tujuh derajat dari pada shalat sendirian Lantas bagaimana hukum shalat berjama’ah bagi KAUM MUSLIMAH? Sebuah hadist berbunyi “Janganlah kalian menghalangi para wanita dari masjid, akan tetapi rumah itu lebih baik bagi mereka.” [H.R Abu Dawud dan dishahihkan asy-Syaikh Al Albani]

11


R i SHALAT BERJAMAAH DI MASJID BAGI MUSLIMAH j U Lebih tegas lagi , disebutkan di dalam hadits Ummu HuB maidradhiyallahu’anha, bahwa dirinya pernah menemui Nabi Shallallahu ‘alaihiWasallam lalu berkata : “Wahai Rasulullah! Sesungguhnya aku ingin R shalat bersamamu.” Kemudian beliau bersabda (artinya) : “Sungguh aku telah mengetahui bahwa engkau ingin shalat bersamaku. Namun, shadi ruang pingitanmu itu lebih baik daripada shalatmu di kamarmu. I latmu Shalatmu dikamarmu itu lebih baik daripada shalatmu di rumahmu. Shadi rumahmu itu lebih baik daripada shalatmu di masjid kamK latmu pungmu. Shalatmu di masjid kampungmu itu lebih baik dari pada shalatmu di masjidku ini.”[At-Targhib Wat Tarhibdan asy-Syaikh Al Albani berkata :Hasan lighairihi]

M U S L I M A H

12

Syarah dari hadits tersebut adalah bahwa shalat berjama’ah di masjid bukan kewajiban bagi kaum muslimah, dan lebih utama bagi wanita untuk mengerjakan shalat di rumah. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika muslimah mengerjakan shalat berjama’ah dimasjid, yaitu: memakai pakaian sopan yang menutup aurat, dan tidak memakai wangi-wangian. “Perempuan mana saja yang memakai wangi-wangian, kemudian dia pergi ke masjid, maka shalatnya tidak diterima sehingga dia mandi.” (HR Ibnu Majah) Sebagai mahasiswi, yang mana kebanyakan waktunya dihabiskan di kampus, rasanya cukup sulit jika harus bolak-balik shalat di rumah/ kosan untuk mendapat keutamaan tersebut. Jadi tidaklah mengapa jika ia shalat berjamaah di masjid/musholla selama ia bisa menjaga diri dan kehormatannya, serta tidak sampai menimbulkan fitnah. Wallahu ‘alam.


i MANFAAT GERAKAN SHOLAT j

D

r. Bahar Azwar, SpB-Onk, seorang dokter spesialis bedah-onkologi (bedah tumor ) lulusan FK UI dalam bukunya “Ketika Dokter Memaknai Sholat” mampu menjabarkan makna gerakan sholat. Bagaimana sebenarnya manfaat sholat dan gerakan-gerakannya secara medis? 1.

Manfaat Kesehatan Sholat Berdiri lurus adalah pelurusan tulang belakang, dan menjadi awal dari sebuah latihan pernapasan, pencernaan dan tulang.

2.

Takbir merupakan latihan awal pernapasan. Paru-paru adalah alat pernapasan, Paru kita terlindung dalam rongga dada yang tersusun dari tulang iga yang melengkung dan tulang belakang yang mencembung.Susunan ini didukung oleh dua jenisotot yaitu yang menjauhkan lengan dari dada (abductor) dan mendekatkannya (adductor).Takbir berarti kegiatan mengangkat lengandan merenggangkannya, hingga rongga dada mengembang seperti halnya paru -paru.Dan mengangkat tangan berarti meregangnya otot-otot bahu hingga aliran darah yang membawa oksigen menjadi lancar.

3.

4.

Dengan ruku’ kita dapat memperlancar aliran darah dan getah bening ke leher oleh karena sejajarnya letak bahu dengan leher. Aliran akan semakin lancar bila ruku’ dilakukan dengan benar yaitu meletakkan perut dan dada lebih tinggi daripada leher. Ruku’ juga mengempiskan pernapasan.Pelurusan tulang belakang pada saat ruku’ berarti mencegah terjadinya pengapuran. Sujud Mencegah Wasir Sujud mengalirkan getah bening dari tungkai perut dan dada ke leher karena lebih tinggi. Dan meletakkan tangan sejajar dengan bahu ataupun telinga, memompa getah

T A H U K A H 13


i MANFAAT GERAKAN SHOLAT j bening ketiak ke leher.Selain itu, sujud melancarkan peredaran darah hingga dapat mencegah wasir.Sujud dengan cepat tidak bermanfaat.Ia tidak mengalirkan getah bening dan tidak melatih tulang belakang dan otot.Tak heran kalau ada di sebagian sahabat Rasul menceritakan bahwa Rasulullah sering lama dalam bersujud. 5.

Duduk di antara dua sujud dapat mengaktifkan kelenjar keringat karena bertemunya lipatan paha dan betis sehingga dapat mencegah terjadinya pengapuran. Pembuluh darah balik di atas pangkal kaki jadi tertekan sehingga darah akan memenuhi seluruh telapak kaki mulai dari mata kaki sehingga pembuluh darah di pangkal kaki mengembang. Gerakan ini menjaga supaya kaki dapat secara optimal menopang tubuh kita.

6.

Gerakan salam yang merupakan penutup sholat, dengan memalingkan wajah ke kanan dan ke kiri bermanfaat untuk menjaga kelenturan urat leher. Gerakan ini juga akan mempercepat aliran getah bening di leher ke jantung.

K A M U ?

Subhanallah! Begitu hebatnya manfaat shalat ditinjau dari segi kesehatan. Jadi, marilah kita lakukan ibadah shalat dengan ikhlas, sesuai sunnah Rasul, dan khusyu’. Insyaa Allah dengan begitu kita akan mendapat kebaikan baik di dunia maupun akhirat, Aamiin.

Q A 14

A

Q


i UNTAIAN HIKMAH j Dari Sa'id bin Musayyab Radhiyallahu‘anhu, bahwa ia melihat seseorang mengerjakan lebih dari dua rakaat shalat setelah terbit fajar. Lalu beliau melarangnya. Maka orang itu berkata, "Wahai Sa'id, apakah Allah akan menyiksa saya karena shalat?",lalu Sa'id menjawab:"Tidak, tetapi Allah akan menyiksamu karena menyalahi sunnah"

[SHAHIH. HR Baihaqidalam "As Sunan Al Kubra" II/466, Khatib Al Baghdadi dalam "Al Faqihwalmutafaqqih" I/147, Ad Darimi I/116].


SENIMAN DZULQA'DAH