Page 1

CMYK KORAN LOKAL TERBAIK DI INDONESIA

Website: www.haluanmedia.com

Sabtu, 22 Maret 2014 20 Jumadil Awal 1435 H TERBIT 24 HALAMAN, NO 22/3 TAHUN KE 12

Website: www.haluankepri.com

HARGA ECERAN Rp2.500,

Teroris Kirim Bom Pakai JNE Mau Diledakkan di Makassar JAKARTA (HK) — Tim Penyidik Detasemen Khusus 88 Anti Teror Mabes Polri berhasil menangkap pelaku pengiriman paket bom dari Surabaya, Jawa Timur, Kamis (13/3) lalu. Pria yang berinisial BA alias Mbah Marijan ini ditangkap di Bandara Soekarno Hatta, saat mendarat dari Makassar, Sulawesi Selatan. Selain Mbah Mariuntuk bom di warung rejan, Densus juga menangmang-remang di Barabba kap Ambo Intang, pelaku Belopa Kabupaten Luwu," teror Poso di SPBU KM. tuturnya. Tersangka, lan6,5 Jalan P Natadirja, jut Ronny, sudah melakuGading Cempaka, Bengkan survey terhadap sasakulu pada Rabu (19/3). ran yang akan diledakkan "Dari tangan tersangdengan bom tersebut. Dikaka kami menyita barang takan, penyidik menyita bukti berupa 2 buah bom Sutarman dua unit bom pipa dan bom (1 bom pipa, dan 1 bom kontainer di JNE SengTupperware) di JNE Sengkang Wa- kang Wajo, Sulawesi Selatan. Bom jo," ujar Kadivhumas Polri, Irjen tersebut dikirim oleh tersangka Pol Ronny F Sompie kepada war- melalui JNE Desa Panggung Kecatawan, Jumat (21/3) di Jakarta. matan Trenggalek, Kabupaten Kata Ronny, bom tersebut di- Trenggalek, Jatim dengan tujuan kirim oleh tersangka melalui JNE JNE Sengkang Wajo Sulsel. Desa Panggung, Trenggalek, Jawa Bom rencananya akan dileTimur dengan tujuan JNE Seng- dakkan di beberapa titik di Makaskang Wajo Sulawesi Selatan. sar. Salah satunya "Rencananya akan digunakan Teroris Kirim Hal 7

Rosiana Silalahi

Butuh Presiden Baru JAKARTA (HK) — Majunya Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo sebagai calon Presiden RI menuai pro-kontra. Masyarakat jadi terbelah. Ada yang merasa ditipu, tapi ada juga yang merasa ini saatnya Jokowi maju. Bagi presenter berita Rosiana Silalahi, dinamika tersebut merupakan hal wajar. "Tidak dipungkiri banyak gerakan meminta Jokowi maju. Ada kekecewaan, tapi juga terdapat harapan Indonesia ingin dipimpin oleh Jokowi," kata Rosiana saat ditemui di Coffee Bean, Trans 7, Jakarta. Rosiana menilai rakyat sedang menginginkan sosok pemimpin baru. "Bukan yang lu lagi, lu lagi," ujarnya. Jadi, kata dia, jangan salahkan masyarakat nantinya jika memilih sosok baru karena ini merupakan titik balik. "Masyarakat membutuhkan pemimpin yang tidak memiliki rekam jejak yang tidak berprestasi dan terganjal masa lalu," ujarnya dengan mimik muka serius. (tmp)

DELMAWAN/HALUAN KEPRI

HUTAN LINDUNG — Sejumlah kawasan hutan lindung di Batam disinyalir sudah berubah fungsi, termasuk menjadi area pemukiman menyusul terbitnya SK Menhut No.463 tahun 2013. Kondisi ini sempat membuat resah masyarakat Batam. Foto diambil baru-baru ini.

Pengesahan Kawasan Strategis Batam Molor BATAM (HK) — DPR RI terpaksa menunda pengesahan Daerah Penting dalam Cakupan Luas Bernilai Strategis (DPCLBS) di Kota Batam maupun di Provinsi Kepri. Hal itu dikarenakan adanya gugatan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Batam terhadap SK

Menteri Kehutanan No.463/ MENHUT-II/2013 tentang alih fungsi hutan ke PTUN Tanjungpinang di Sekupang, Batam pada 26 September 2013 lalu. "Seharusnya, jika SK tersebut tidak dipermasalahkan maka DPCLS sudah disahkan di DPR RI pada 25

Februari 2014 lalu, bersama-sama dengan daerah lain dan alih fungsinya selesai. Namun karena digugat, maka DPR masih menundanya sampai ada keputusan pengadilan," kata Direktur Jenderal (Dirjen) Planologi Kementerian KePengesahan Kawasan Hal 7

Tes Kejiwaan Polisi Dievaluasi JAKARTA (HK) — Kepala Polri Jenderal Polisi Sutarman mengatakan bakal mengevaluasi sistem pemeriksaan kejiwaan terhadap polisi khususnya yang memegang senjata api (senpi). Evaluasi itu berkaitan dengan kasus penembakan oleh Brigadir Sutanto yang menewaskan atasannya, Ajun Komisaris Besar Pamudji. "Ya, akan kami evaluasi dulu ini," ujar Sutarman di gedung National Traffic Management Centre Polri, Jalan MT Haryono, Jakarta Selatan, Jumat (21/3). Tes Kejiwaan Hal 7

ILUSTRASI

Manchester United Tantang Bayern Munchen Polisi Tak Berani Gerebek Judi Dadu

Hal

9

Mahasiswa UMRAH Mogok Kuliah

Hal

17

SWISS (HK) — Juara bertahan Bayern Munich akan menghadapi Manchester United di perempatfinal Liga Champions. Sementara itu dua wakil Spanyol, Barcelona dan Atletico Madrid, harus saling bunuh di babak ini. Bagi MU dan Munich, Ini adalah pertemuan kesembilan kedua klub yang semuanya terjadi di Liga Champions. Dalam proses pengundian di markas UEFA di Nyon, Swiss, Jumat (21/3) malam WIB, MU akan menjadi tuan rumah dalam leg pertama sedangkan Manchester United Hal 7

HALUAN KEPRI SATU-SATUNYA KORAN BACAAN MASYARAKAT KEPRI CMYK

Editor: Yuri, Layouter: Ricoh Polda, Grafis: Girindra


Ekonomi PADA tahun 2000 para pemimpin Negara ASEAN melakukan KTT yang melahirkan suatu kesepakatan yang dikenal dengan “the Initiative for ASEAN Integration (IAI)”, dalam rangka melalui kerjasama regional ini dapat mempersempit kesenjangan pembangunan antar Negara dan meningkatkan daya saing sesame Negara ASEAN sebagai suatu kawasan ekonomi untuk masuk ke pasar global yang semakin kompetitif. IAI memuat suatu kerangka kerjasama regional yang saling memperkuat, dalam arti bagi Negara-negara ASEAN yang lebih maju untuk dapat saling membantu sesamanya dalam berbagai bidang yang dibutuhkan. Selanjutnya kesepakatan di tingkat para Pemimpin Pemerintah ASEAN ini diikuti pula dengan Deklarasi Hanoi yang dilakukan oleh para Menteri Luar Negeri di tahun 2001 yang dikenal dengan terminology “Ha Noi Declaration on Narrowing the Development Gap for Closer ASEAN Integration (2001). Esensi dari De-

Sabtu, 22 Maret 2014

Masyarakat ASEAN dan “Initiative for ASEAN Integration (IAI) klarasi Hanoi ini jelas dalam upaya mempersempit kesenjangan pembangunan dalam rangka mengintegrasikan ASEAN dalam satu kesatuan wilayah yang kondusif dan kemudian semakin memperkuat perlunya kesatuan pandang ini menjadi suatu hasil komitmen kebersamaan ASEAN yang wujud dari pertemuan KTT ke-9 ASEAN di Bali tahun 2003. Suatu upaya menjadikan ASEAN sebagai suatu kawasan dengan “One Vision, One Identity and One Community”. Pertemuan puncak para pemimpin ASEAN di Bali tahun 2003 ini dikenal dengan istilah “Declaration of ASEAN Concord (Bali Concord II) yang menekankan akan pentingnya

DR H Syamsul Bahrum (PhD) syamsulbahrum007@gmail.com pula rancang bangun dan “memperdalam dan memarahan yang harus dilaperluas” pengintegrasian kukan dalam mengkonASEAN yang kemudian kritkan melalui kesepakasemakin diperkuat dengan tan akan triga pilar Komupertemuan KTT ASEAN ke 13 nitas ASEAN 2015 yakni yang kesemuanya ini meruyaknai (1). Komunitas Politik pakan realisasi dari IAI Work Keamanan ASEAN, (2). KomPlan I (2002-2008) dan keunitas Ekonomi ASEAN, dan mudian tersusunlanh “Blue(3). Komunitas Sosial Budaya Print ASEAN Community Syamsul ASEAN. (http://www.ase2015” yang juga tidak terpisahkan dari pencapain rencana an.org/communities/asean-econokerja yang ada dalam IAI Work Plan II mic-community). (2009-2015) yang didalam Cetak Biro Di tahun 2014-2015 dalam agenKomunitas ASEAN 2015 ini tersusun da “Strategic Schedule for ASEAN

Economic Community”misalnya sebagaimana yang diterbitkan oleh Ditjend Kerjasama ASEAN-KemenluRI menunjukkan ditingkat penghapusan tariff masuk ke “penghapusan tariff atas semua produk kecuali pada beberapa produk yang dianggap sensitive dapat diberlakukan sampai tahun 2018 termasuk pada Negara MCLV (Miyanmar, Cambodia, Laos dan Vietnam). Dalam bidang penanaman modal asing misalnya dalam “Blue Print AEC” menyatakan tahun 2014-2015 melanjutkan liberalisasi apabila dipandang layak dan memungkinkan, dan hal-hal lain yang berkaitan dengan PMA, investasi portpolio, tipe aliran modal lainya. Perlu dicatat pula

2

disini dalam hal aliran bebas investasi sesungguhnya sudah ada kerjasama investasi ASEAN melalui “Framework Agreement on the ASEAN Investment Area (AIA) yang disepakati tahun 1998 yang sebelumnya di tahun 1987 sudah juga disepakati untuk sling melindungi investasi inter Negara ASEAN melalui ASEAN Agreement for the Promotion and Protection of Investment atau dikenal pula dengan istilah AIGA (ASEAN Investment Guarantee Agreement). Jadi sangat jelas sekali kesepakatan kerjasama dalam suasana “the spirit of ASEAN” ini semakin menguat di tahun-tahun mendatang dan merupakan suatu proses yang cukup panjang semenjak ASEAN didirikan 9 Agustus 1967 di Bangkok oleh Indonesia, Malaysia, Singapore, Thailand, Philipina, (1967) kemudian bergabung Brunei (1984), Vietnam (1995), Laos dan Myanmar (1997), dan Camboja (1999), Insya Allah kita memahaminya.

Mobil Second Berkualitas Rp30 Juta KARIMUN (HK) — Tauson Mobilindo me nawarkan mobil second berkualitas dari berbagai merek terkenal dengan harga mulai dari Rp30 jutaan. Abdul Kodir Liputan Karimun Mobil yang ditawarkan masih terawat, mulai dari body hingga kelengkapan surat-suratnya. Harga yang sangat terjangkau ditawarkan untuk mempermudah masyarakat Karimun memiliki mobil. “Harga yang kami tawarkan sangat terjangkau, mulai dari Rp30 jutaan hingga ra-

tusan juta, tergantung merek dan keluaran tahun berapa. Pastinya kami menjual mobil berkualitas, mesinnya masih bagus, body mulus, suratsuratnya lengkap. Pembelian bisa secara cash maupun kredit,” ujar pemilik Tauson Mobilindo, Roslan. Dikatakan Roslan, bagi Anda yang ingin memiliki mobil second, sekarang merupakan saat yang tepat, karena terdapat banyak stok yang bisa Anda pilih.

“Kami menyediakan berbagai tipe dan merk, jika ingin melihat langsung silahkan datang ke Tauson Mobilindo, kami akan paparkan kualitas mobil-mobil yang kami ada, konsumen tidak akan kecewa. Tersedia berbagai merk seperti Hyundai, Daihatsu, Suzuki, KIA Motors dan Nissan. Kami berikan penawaran dengan pelayanan tukar tambah mobil dan tersedia juga aksesoris mobil yang komplit, harga yang kami tawarkan lebih terjangkau,” beber Roslan. Kunjungi showroomnya di Jl Ahmad Yani Kolong, RT6 RW3 Nomor 3-4 Tanjung Balai Karimun. ***

OJK Nilai Tingkat Kepatuhan Perusahaan Terbuka Rendah JAKARTA (HK) — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menganggap tingkat kepatuhan perusahaan terbuka (Tbk) terhadap pedoman tata kelola perusahaan (Corporate Governance) yang dikeluarkan oleh Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) masih rendah. Direktur Penilaian Keuangan Perusahaan Sektor Riil OJK Djustini Septiana mengatakan, tingkat kepatuhannya rata-rata sebesar 54,55 dengan nilai tertinggi

82,28 dan terendah 31,4. Menurut Djustini, OECD memiliki instrumen penilaian yang mengacu pada prinsip-prinsip CG, meliputi hak-hak pemegang saham, perlakuan setara terhadap pemegang saham, peran pemangku kepentingan, pengungkapan dan transparansi, serta tanggung jawab dewan. “Namun dibandingkan dengan hasil penilaian pada tahun 2012, nilai rata-rata tersebut meningkat 11,26 poin atau 26,01 persen,” ucap

Djustini di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (21/3). Dia menambahkan, nilai rata-rata pada tahun 2012 adalah sebesar 43,29 dengan nilai tertinggi 75,36 dan terendah 20,81. Berdasarkan hasil penilaian tersebut menurut IICD, implementasi tata kelola perusahaan pada tahun 2013 menunjukkan kenajuan signifikan dibandingkan pada tahun 2013. “IICD itu konsultan CG di Indonesia,” tukas dia. (oke)

April, Pajak Mobil Mewah 125% JAKARTA (HK) — Pemerintah akhirnya mengeluarkan revisi aturan pajak barang mewah untuk kendaraan bermotor. Pajak Pertambahan Nilai Barang Mewah (PPnBM) untuk kendaraan di atas 2.500 cc naik dari 75 persen menjadi 125 persen. Seperti dikutip dari situs

resmi Sekretariat Kabinet, Jumat (21/3/2014), Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sendiri yang menyampaikan kenaikan tersebut melalui akun twitternya @SBYudhoyono. “(Ketentuan) Ini berlaku bulan depan,” kata SBY. Adapun jenis kendaraan

bermotor yang terkena kenaikan pajak menurut SBY, adalah sedan/station wagon 3.000 cc untuk motor bakar cetus api, dan 2.500 cc untuk motor bakar nyala kompresi. Sebelumnya sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2013 disebutkan, Kelompok Barang Kena Pajak yang tergolong mewah berupa kendaraan bermotor yang dikenai Pajak Penjualan atas Barang Mewah sebesar 75 persen, yaitu kendaraan bermotor untuk pengangkut kurang dari 10 (sepuluh) orang, termasuk pengemudi, dengan motor bakar cetus api, berupa sedan atau station wagon. Selain sedan atau station wagon dengan sistem satu gardan penggerak (4x2) atau dengan sistem dua gardan penggerak (4x4). Kesemuanya dengan kapasitas isi silinder lebih dari 3.000 cc. Kemudian, kendaraan bermotor untuk pengangkutan kurang dari 10 orang termasuk pengemudi, dengan motor bakar nyala kompresi (diesel atau semi diesel) berupa sedan atau station wagon, sealin sedan atau station wagon dengan sistem 1 (satu) gardan penggerak (4x2) atau dengan sistem 2 (dua) gardan penggerak (4x4), dengan kapasistas isi silinder lebih dari 2.500 cc. Kendaraan bermotor beroda dua dengan kapasitas isi silinder lebih dari 500 cc, dan trailer, semi trailer dan tipe caravan, untuk perumahan atau kemah. (dtc)

ABDUL KODIR/HALUAN KEPRI

MOBIL SECOND — Sejumlah mobil scond berjejer di showroom Tauson Moblindo Karimun, Jumat (21/3). Mobil-mobil ini ditawarkan dengan harga mulai dari Rp30 juta hingga ratusan juta dengan berbagai kemudahan.

Bank Mandiri Tingkatkan Pembiayaan Konstruksi 20% JAKARTA (HK) — PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menyatakan pada 2013 komitmen perseroan untuk mendukung pembangunan infrastruktur terlihat dari pembiayaan yang terus meningkat. Pembiayaan Bank Mandiri ke sektor konstruksi dan infrastruktur mencapai Rp15,4 triliun, tumbuh 30,5 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara khusus untuk industri semen, kucuran kredit Bank Mandiri telah mencapai Rp2,1 triliun, naik 9,6 persen dari 2012. Direktur Institusional Banking Bank Mandiri Abdul Rachman pembiayaan

Bank Mandiri terhadap program pemerintah, yakni MP3EI memang menjadi fokus, namun pertumbuhan untuk mengalirkan dana tersebut cukup lambat. “Kita terakhir angka terakhir Rp15 triliun untuk konstruksi, mungkin tahun ini 10-20 persen peningkatannya. Kan tingkat bunga akan menaik,” ungkap Abdul di Kantor Semen Indonesia, Jakarta, Jumat (21/3). Secara keseluruhan, ujar Abdul, Bank Mandiri berkomitmen mengucurkan Rp50 triliun untuk proyek infrastruktur di dalam program MP3EI. Proyek pembangunan infrastruktur yang

siap dibiayai antara lain pelabuhan, jalan tol, kereta api hingga bandara. Abdul mengungkapkan, saat ini Bank Mandiri memang sudah sering memberikan fasilitas kepada Semen Indonesia Group. Seperti yang saat ini perjanjian Non Cash Loan (NCL) kepada Semen Gresik untuk pembangunan pabrik semen di Rembang sebesar Rp1,4 triliun. “Pembangunan pabrik di Rembang bantuan bentuk LC non cash flow, tanpa harus membayar cash dalam waktu saat ini akan jauh lebih murah,” tambahnya. Adapun, beberapa proyek

infrastruktur yang mendapat pembiayaan Bank Mandiri antara lain pembangunan jalan tol atas laut di Bali, pengembangan Bandara Ngurah Rai dan Pelabuhan Kalibaru Tanjung Priok, empat pelabuhan yang masih dikembangkan di Indonesia yakni Pelindo I-IV, sedangkan airport ada di Banjarmasin, Yogya, dan Semarang. Diakui Abdul, fasilitas pembiayaan untuk proyek infrastruktur masih sangat diperlukan. Karena para debitur seperti BUMN operator pelabuhan, bandara hingga jalan tol terus melakukan ekspansi dan pem bangunan. (oke/dtc)

Ekspor RI Ditargetkan Tumbuh 4,1 Persen JAKARTA (HK) — Kementerian Perdagangan targetkan pertumbuhan ekspor 2014 sebesar 4,1 persen dengan nilai yang diperkirakan mencapai USD190 miliar. Sedang untuk non-migas, ditetapkan tumbuh sekitar 5,5-5,6 persen dibanding 2013 dengan nilai yang diperkirakan berada di kisaran USD158USD159 miliar. Menteri Perdagangan M Lutfi mengatakan, guna mencapai target peningkatan ekspor tersebut, Kemendag telah menyusun lima strategi utama dalam peningkatan ekspor. “Yaitu promosi, pengamanan perdagangan, peningkatan daya saing dengan regulasi dan fasilitasi, peningkatan daya saing dengan hi-

lirisasi dan substitusi impor serta peningkatan daya saing infrastruktur,” jelas dia di Gedung Kementrian Perdagangan, Jakarta, Jumat (21/3). Lebih lanjut Lutfi menambahkan, target pertumbuhan ekspor tersebut akan diprioritaskan pada pasar ekspor utama dan pasar ekspor prospektif. Adapun negara-negara yang termasuk dalam pasar utama, dipilih berdasarkan nilai dan pangsa pasar ekspor terbesar dari nilai ekspor Indonesia, dengan tren perdagangan yang positif dalam lima tahun terakhir. “Sedangkan untuk negara kelompok pasar prospektif dipilih berdasarkan nilai pertumbuhan ekspor yang tinggi,

serta nilai dan pangsa pasar ekspor Indonesia yang terus meningkat di negara-negara dimaksud dengan tren perdagangan yang juga positif dalam lima tahun terakhir,”katanya. Saat ini pasar utama dibagi atas 14 negara yakni China, Jepang, Korea Selatan, India, Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina, Amerika Serikat, Belanda, Jerman, Italia, Spanyol dan Inggris. Sedangkan pasar ekspor prospektif dibagi atas 19 negara, antara lain Taiwan, Hong Kong, Turki, Myanmar, Kamboja, Saudi Arabia, Uni Emirat Arab, Iran, Rusia, Ukraina, Brasil, Meksiko, Argentina, Peru, Chili, Australia, Afrika Selatan, Mesir

dan Nigeria. Untuk produk-produk pada kelompok ini, terdiri dari CPO dan turunannya, tekstil, dan produk tekstil, elektronik, karet dan produk karet, produk kayu, pulp and furnitur, produk kimia, produk logam, mesinmesin, makanan olahan dan otomotif. Di sisi lain, pertumbuhan ekspor kelompok produk prospektif ditargetkan meningkat 9-10 persen atau senilai USD17,1 -17,3 miliar. Kelompok ini terdiri dari alas kaki, perhiasan, produk plastik, udang, ikan dan produk ikan, kopi, kakao, dan olahannya, kerajinan, rempah-rempah serta kulit dan produk kulit. (oke)

Editor: Nana Marlina, Layouter:Yogi Pranata


CMYK

Iklan Sabtu, 22 Maret 2014

CMYK

3


Politik

Sabtu, 22 Maret 2014

4

DPK Kepri 22.174 Orang Batam Terbanyak TANJUNGPINANG (HK) — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepulauan Riau (Kepri) merilis total Daftar Pemilih Khusus (DPK) semua kabupaten/ kota sebanyak 22.174 orang. Terbanyak terdapat di Batam yakni 20.596 orang. Sutana Liputan Tanjungpinang "Sementara Bintan cuma 337 orang, Karimun 296 orang, Kepulauan Anambas 56 orang, Tanjungpinang 537 orang, Lingga 144 orang dan Natuna 208 orang. Jadi totalnya 22.174 pemilih,"

ungkap Ketua KPU Kepri, Said Sirajuddin, Jumat (21/ 3) usai rapat pleno rekapitulasi DPT Kepri. Rapat juga dihadiri Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kepulauan Riau. Dari DPK ini ujar Said, pihaknya akan mengecek ke lapangan. Sementara batas

akhir untuk pengajuan DPK ke pusat paling lambat 14 hari sebelum pemilihan atau 26 Maret 2014. Sedangkan Kepri sendiri akan menetapkan DPK tujuh hari sebelum masa pencoblosan. "DPK diakomodir karena pemilih tidak terdaftar di DPT, tidak memiliki NIK dan KTP. Nantinya dicek data ini apakah orangnya masih ada atau sudah tidak ada. Jadi total DPK sebanyak itu akan kemungkinan mengalami perubahan," paparnya. Sedangkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kepri lanjutnya, sebanyak 1.278.669 jiwa. Hasil ini tidak berubah sejak Januari 2014 lalu, kata

Said merinci DPT kabupaten/kota. Yakni, Kabupaten Bintan sebanyak 105.552 jiwa, Karimun 165.583 jiwa dan Kepulauan Anambas 29.228 jiwa. Sementara Batam 715.544 jiwa, Tanjungpinang sebanyak 144.693 jiwa, Lingga 66.998 jiwa dan Natuna 51.071 jiwa. Totalnya, 1.278.669 jiwa. Para pemilih itu jelas Said tersebar di 65 Kecamatan dan 403 Kelurahan. Sementara jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) sebanyak 3.745 TPS. "Dan untuk pemilih perempuan totalnya 623.791 jiwa, sedangkan Laki-laki 654.878 jiwa," tutupnya. ***

SUTANA/HALUAN KEPRI

SIAP MENANG —Para caleg dan kader Partai Hanura Tanjungpinang siap menyambut kemenangan pada Pemilu, 9 April nanti. Tekad itu diikrarkan mereka usai melaksanakan gotong royong di Makam Raja Ali Haji, Penyengat, Jumat (21/3).

Hanura Tpi Bersihkan Pemakaman Raja Ali Haji TANJUNGPINANG (HK) — Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Tanjungpinang (Tpi) memanfaatkan jadwal kampanye terbuka putaran pertama dengan menggelar gotong royong di Pulau Penyengat, Jumat (21/3). Para kader partai besutan Wiranto ini membersihkan makam Raja Ali Haji dan Engku Putri. Momentum ini diikuti seluruh Calon Legislatif (caleg), ratusan simpatisan dan para pendukung. Kegiatan diawali dengan Shalat Jum'at di Masjid Raya Sultan Riau, Penyengat.

Usai goro, para caleg dan simpatisan Hanura kampanye simpatik dengan mendatangi warga door to door (rumah ke rumah). Ketua DPC Hanura Kota Tanjungpinang, Azhar mengaku sengaja memanfaatkan kampanye terbuka dengan aksi simpatik karena lebih efektif dalam menyampaikan visi dan misi. "Masyarakat bisa lebih kenal calegnya. Begitu sebaliknya caleg bisa menyerap aspirasi masyarakat," katanya. Lebih lanjut Azhar,

pihaknya memilih Penyengat sebagai tempat kampanye karena pulau ini merupakan cikal bakal berdirinya Pemerintahan Tanjungpinang ini. Sehingga, para caleg lebih mengetahui siapa yang berjasa dalam mendirikan pemerintahan ini. M Rona Andaka Septiawan, Sekertaris Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Partai Hanura setempat setuju dengan kampanye simpatik ini. Sebab lebih dekat dengan para pemilih. "Ini juga wujud kepedulian kita terhadap pening-

galan sejarah dan budaya. Selain itu dapat lebih mengenal dan menghayati perjuangan para pemimpin yang telah mendirikan pemerintahan Kepri," beber Caleg Dapil Bukit Bestari ini. Selain itu jelasnya, kegiatan ini juga bentuk napak tilas dari pemimpin dan rajaraja yang telah berkorban demi bangsa dan negara dalam memperjuangkan tanah air. Sehingga para caleg dan pengurus Hanura dapat menjiwai ketokohan dan perjuangan para pemimpin tersebut. (sut)

KPU Gandeng TNI Distribusikan Logistik JAKARTA (HK) — Masalah distribusi surat suara masih menghantui Komisi Pemilihan Umum (KPU). Komisioner KPU bidang Logistik Arief Budiman mengatakan, daerah terpencil mendapat perhatian khusus lantaran memiliki medan yang sulit dijangkau. Selain wilayah Papua, kawasan perbatasan juga masih terkenda distribusi kotak dan surat suara. Hal itu lantaran kendala geografis akibat ombak besar di lautan menghambat pengiriman barang. Untuk mengatasi hal itu, ia sudah berkoordinasi dengan KPU setempat. Solusinya didapat dengan cara menggandeng aparat keamanan. “Kita minta bantuan militer untuk mengatasi transportasi penyeberangan,” kata Arief, Jumat (21/3). Menurut dia, kondisi darurat memaksa KPU untuk menempuh langkah strategis. Meski belum ada nota kesepahaman (MoU), tetapi kerjasama dapat

NET

PETUGAS hendak mendistribusikan logistik pemilu dari gudang Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jakarta Pusat, Senin beberapa waktu lalu. lebih dulu dijalankan di lapangan. Pun dengan dana, kata dia, alokasinya bisa dianggarkan sambil proses pengiriman logistik berjalan. “Untuk TNI, da-

nanya nanti dibiayai KPU,” kata Arief. Dia melanjutkan, terobosan yang dilakukan KPU harus diambil agar Pileg 2014, berjalan tepat waktu

pada 9 April mendatang. Karena itu, mau tidak mau setiap cara harus ditempuh demi dapat menjamin distribusi dapat sampai di kecamatan tepat waktu. (rol)

Politik Uang Musuh Demokrasi DEPOK (HK) — Praktek politik uang dalam pemilu adalah salah satu perbuatan yang sering kali ditemukan. Ternyata pada Pemilu 2014 ini masyarakat sudah menganggap praktek politik uang adalah hal yang wajar. Temuan itu didapat berdasarkan survei yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Berdasarkan hasil survei KPK

ternyata sebanyak 71,72 persen masyarakat menganggap politik uang itu adalah wajar. Kepala Kajian Kemiskinan dan Pembangunan Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat–Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (LPEM FEUI) Teguh Dartanto, menilai politik uang marak terjadi karena masyarakat banyak

yang enggan untuk memilih calon anggota legislatif. "Kurangnya kredibilitas caleg juga dipertimbangkan publik. Bagi masyarakat, daripada mereka memilih caleg secara tidak sukarela, lebih baik mereka menerima uang sebagai keuntungan ekonomi sesaat," ujar Teguh, di Kampus UI, Depok, Kamis (20/3). Teguh menambahkan, masyarakat banyak yang ber-

pikir bahwa hak pilih itu merupakan aset. Sehingga daripada hak pilih diberikan secara cuma-cuma, maka mereka pilih untuk menjual hak suaranya. "Cepat atau lambat, dengan meningkatnya pendidikan dan ekonomi, masyarakat juga menyadari politik uang itu tidak baik. Ini adalah proses demokrasi," tandas Teguh. (rol) Editor:R Ghafur , Layouter: Syahrial Anwar


Opini & Layanan Umum

5

Sabtu, 22 Maret 2014

Mengajak Masyarakat Mendalami AlQur’an TAHUN 2014 bisa dikatakan sebagai tahun Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) bagi Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Hal ini ditandai dengan diselenggarakannya MTQ tingkat kota dan kabupaten di Kepri beberapa waktu lalu. Lalu disambut MTQ V tingkat Kepri yang tengah berlangsung di Kabupaten Karimun. Dan puncaknya pada Juni mendatang, dimana Batam dipercaya sebagai tuan rumah penyelenggara MTQ XXV tingkat Nasional. Banyak pihak berharap, digelarnya MTQ di seluruh wilayah Kepri makin menguatkan syiar Islam di tengah

masyarakat. Sekaligus memperkokoh AlQur’an sebagai sumber inspirasi dan petunjuk bagi umat Islam. Seperti keinginan banyak pihak, penyelenggaraan MTQ juga bisa makin membuka mata dan hati masyarakat tentang isi kandungan AlQur’an dan kemudian mengaplikasikannya dalam kehidupanya. Penyelenggaraan MTQ di tengah kondisi seperti sekarang, ibarat siraman hujan di tengah kemarau panjang. Saat ini, kondisi masyarakat dinilai tengah berada pada situasi yang cukup memprihatinkan. Berbagai kasus dan

penyakit sosial terjadi. Kita bisa lihat, bagaimana prilaku generasi muda yang tidak sedikit terlibat aksi kriminal, budaya hedonis yang merajalela, hingga korupsi yang dilakukan oleh para pemimpin yang tak kunjung surut. Kita paham, menyelenggarakan MTQ, bukanlah perkara mudah. Cukup banyak persiapan yang dilakukan. Banyak waktu, tenaga, dan biaya yang dikeluarkan. Tujuaannya hanya satu, MTQ harus berjalan lancar, sukses, dan berkualitas. Dengan besarnya sumber daya yang dikeluarkan, tentunya out put

yang diharapkan juga harus seimbang. Inilah yang seperti dikatakan di atas. Harapan utamanya adalah bisa tercipta masyarakat dan generasi muda yang berjiwa Qur’ani untuk mewujudkan masyarakat madani. Tidak hanya sekedar rasa cintan pada AlQur’an, tetapi juga mampu mendalami dan mengamalkan isi kandungannya dalam kehidupan pribadi dan sosial kemasyarakatan. Untuk mencapai tujuan tersebut, juga bukan perkara mudah. Sejumlah persoalan juga terjadi di tengah masyarakat, diantaranya, pema-

haman umat Islam terhadap AlQur’an. Jika kita telisik ke dalam, bukan tidak sedikit umat Islam Indonesia yang belum mampu membaca AlQur’an, apalagi mendalami dan mengerti kandungannya. Lalu, masih minimnya upaya memasyarakatkan atau gerakan gemar membaca AlQur’an. Kondisi ini berbeda dengan di Arab. Masyarakat di situ sangat menggemari AlQuran, apalagi pada Ramadhan. Di Arab, saat pelaksanaan MTQ, yang mereka perlombakan bukan lagi tilawah-nya (bacaannya), tapi penekanannya pada hafalan dan

Rakyat yang Gagal Dipunahkan Namun apa jadinya ketika pasar yang dibangun kapitalisme (saudara kandung demokrasi) mencoba menguasai rakyat hingga ke lekuk-lekuk tubuh terkecil? Membangun perlawanan? Kalau mau dijawab secara jujur, akan didapati kesimpulan betapa rakyat “rela” bersujud di telapak kaki pasar. Inilah penguasaan atas hasrat manusia. Rakyat, “masyarakat pemakan” yang diformat kapitalisme, menikmati penguasaan itu. Ada seorang gadis. Setiap kali saya mengomentari tulisan-tulisannya di facebook, dia membalas dengan penuh hangat. Suatu ketika dia menulis kebingungannya dalam memilih baju terbaru. Ada beragam model, warna, hingga kualitas bahan. Saya menanggapi hanya dengan dua kata: consumeristic society. Dan teman manis itu, mungkin tersinggung dan kesal, tidak menghangati saya seperti biasa. Begitu banyak orang, baik teman dekat maupun yang belum saya kenal, seperti itu. Betapa menyedihkan ketika harus kehilangan teman-teman hanya karena menyebut dengan jujur bahwa mereka adalah masyarakat pemakan. Yang coba mendaratkan mereka dari penghanyutan rayuan zaman akan dilawan. Negara tampaknya harus iri dengan realitas ini: pasar tidak dilawan ketika coba menaklukkan rakyat. Sebelum memproduksi komoditi, kapitalisme memproduksi keseragaman. Rakyat, dengan keberagamannya (suku, budaya, atau agama), adalah adonan yang diolah untuk agar menjadi manusia berpola hidup seragam, yakni konsumtif. Masyarakat tradisional yang tadinya memiliki kedalaman (deepness), kemudian tujuan dan kepuasan hidupnya didangkalkan menjadi sekadar mampu memenuhi hasrat belanja. Be-

K olom Publik (Bagian Pertama) KETIKA tulisan ini disusun, rangkaian sidang Judicial Review UU Pengelolaan Zakat yang baru sudah selesai. Yang tersisa adalah keputusan Mahkamah Konstitusi, yang menurut rencana akan dikeluarkan dipenghujung bulan ini. Bila demikian yang akan terjadi, rangkaian hiruk pikuk para penggiat zakat yang dimulai sejak tahun 2011 silam akan selesai diakhir tahun ini. Januari 2013, boleh jadi akan menjadi awal baru keriuhan yang lain. Meski sudah diantisipasi,

PASTI sebuah negara akan dilawan jika-melalui kebijakan-kebijakan yang dirumuskan elite-elite pengelolanya-coba mengatur kehidupan rakyatnya secara berlebihan. Negara dihadang agar tak merasuk hingga ke dalam ruang privasi, seperti masalah sepele soal sikap duduk wanita ketika berboncengan di sepeda motor. Atas nama “hak demokratis individu”, rakyat akan menolak keleluasaan pribadi mereka “diusik”.

Oleh: Bisma Yadhi Putra Koordinator Komunitas Butuh Irigasi gitulah puncak hidup yang hendak dibentuk kapitalisme. Maka kebebasan penuh yang diagung-agungkan adalah menjadi omong kosong. Kebebasan bukan hanya soal hak milik pribadi. Termasuk pula kebebasan dalam menentukan pilihan. Dan kapitalisme mempersempit kebebasan. Yang diciptakan bukan kebebasan untuk “membeli atau tidak”, melainkan bebas “membeli yang mana dan seberapa banyak”. Rakyat kemudian menjadi raksasa yang merasa cukup dengan jargon “bebas dan berdaulat”. Dibuai predikatpredikat fantastis yang tak punya kaitan logis dengan kondisi hidup mereka. Pada tahap puncak penguasaan hasrat, rumus yang berlaku: semakin cepat mulut konsumen mengunyah, maka pasar akan semakin terpacu meningkatkan jumlah dan kreatifitas produksinya. Ini positif karena dapat memunculkan banyak pilihan. Namun bisa berimplikasi negatif ketika kecepatan produksi menghadirkan sebuah perlombaan siapa paling terlihat mewah di kalangan rakyat. Pelenyapan yang gagal Pasar memiliki struktur. Salah satunya adalah “pemakan rutin”, yakni manusiamanusia (rakyat) yang hasrat materialistisnya sudah

dikuasai dan dikelola dengan baik melalui penawaran berbagai komoditi menarik terbaru. Ketika seseorang menjadi konsumtif-sehingga merasa bersalah jika tidak mengonsumsi kreasi-kreasi terbaru pasar-maka statusnya sebagai “rakyat”, dalam pandangan saya, sudah terkupas. Dia menjadi pasar. Dengan “sukarela” rakyat berbondong-bondong menjadi pasar. Pasar butuh pemakan produk yang semakin banyak agar dapat membesarkan dirinya. Semakin besar pasar akibat semakin banyak manusia konsumtif, maka semakin kecil postur kuantitatif rakyat. Seandainya semua orang dalam sebuah negara hasratnya bisa dikendalikan pasar, maka rakyat telah lenyap dari negara tersebut. Rakyat melebur ke dalam pasar, menjadi struktur puncak operasinya. Kapitalisme hendak memunahkan rakyat sehingga hanya menyisakan pasar dan negara. Beban pasar (perusahaan-perusahaan kaum kapitalis) dalam membayar upeti (pajak) kepada negara ditanggung “rakyat” sebagai substruktur. Namun tidak perlu takut, sebab kapitalisme selalu gagal dengan kontradiksi internalnya. Tidak mungkin rakyat punah! Saya kutip sepenggal kalimat menarik dari Radhar Panca Dahana: “Kemiskinan adalah kewajiban dalam ka-

Akhir Dari Awal Amandemen UU zakat 39 1999 itu seperti sengatan di tubuh penggiat zakat. Lalu mengapa sampai menjadi seriuh itu? Keputusan DPR untuk mengamandemen UU tersebut secara teknis membalikkan karakter desentralisasi pengelolaan menjadi sentralisasi kembali pada Pemerintah. LAZ yang terlanjur menjalankan pemberdayaan berjangka panjang dihadapkan pada ketidak jelasan keter-

pitalisme”. Muncul pertanyaan sederhana: jika kemiskinan adalah keniscayaan kapitalisme, bagaimana rakyat dipunahkan? Mereka yang miskin akan tersisa sebagai rakyat. Mereka tidak mampu menjadi masyarakat pemakan karena tak punya daya beli yang tinggi. Sebab kapitalisme tak mungkin membuat semua orang menjadi berkecukupan (dalam level minimal) atau kaya raya (dalam level maksimal), maka tak mungkin semua orang dibuat menjadi masyarakat pemakan. Dengan mengerucutnya rakyat, gerakan perlawanan terhadap kapitalisme akan melemah. Hanya saja saya meyakini, yang mengalami keterbatasan daya beli belum tentu tak ingin menjadi masyarakat pemakan. Anak-anak muda dalam keluarga miskin tetap memiliki hasrat mengikuti beragamnya penawaran pasar. Lauk di rumah boleh ikan asin, tetapi perkembangan style terus diikuti, rokok tetap dua bungkus sehari, smartphone keluaran terbaru tak akan dilewati. Mendepak kapitalisme Maka bukan pasar yang harus ditakuti, tetapi kita sendiri. Bukan media dengan tayangan tidak mendidik, tetapi kita sendiri sebagai manusia dewasa. Kita adalah subjek yang menentukan mau menjadi konsumtif atau

tidak, mau menonton tayangan sampah atau tidak. Kita seharusnya memiliki kedaulatan untuk menjawab “ya atau tidak”, bukan “ini atau itu”. Apa solusinya untuk menghadang rayuan maut peradaban mutakhir ini? Masyarakat Timur sebenarnya punya satu senjata ampuh, yang mungkin akan ditertawakan oleh mereka yang dangkal perenungannya terhadap esensi hidup, yakni bersyukur. Tahu bersyukur adalah pembentuk gaya hidup sederhana. Maka kalau tidak mau dipunahkan pasar, rakyat harus membangun gerakan hidup sederhana. Kalau esensi memakai baju adalah agar tidak kedinginan, maka kemeja dan jaket sederhana cukup bagiku. Tidak perlu membeli baju seharga Rp500.000. Uang “sebesar” itu cukup untuk membeli lima puluh bungkus nasi yang bisa dibagikan kepada para fakir miskin untuk makan siang mereka. Kalau masih bisa menulis dengan Dell butut ini, buat apa aku menguras tabungan untuk membeli Apple terbaru? Kalau makan siang dengan tempe goreng bikinan mamaku bisa menghasilkan energi prima, buat apa aku membeli KFC? Apa adanya saja. Syukuri yang dimiliki. Kita bisa melawan kapitalisme-yang terus mendorong umat manusia agar menjadi konsumtifdengan banyak-banyak bersyukur. Ini hal kecil yang begitu berat dilakukan. Jika agama (apa pun itu) memang memusuhi kapitalisme, langkah minimal yang harus ditempuh adalah membangun umat yang keras kepala terhadap rayuan materialistis. Umat akan mengejek perilaku hidup boros. Sebenarnya ini sederhana, langkah sepele, tetapi menjadi solusi yang berat diterapkan di zaman penuh seduksi materialistis ini. ***

Oleh: Ir Bimo T Prasetyo-Direktur Operasional Nurul Islam Group Batam

sediaan dukungan akibat sentralisasi tersebut. Bantuan obat dan beasiswa tahunan masih dapat didukung oleh pola santunan, namun mengelola rumah sakit dan sekolah gratis bagi dhuafa jelas harus didukung pembiayaan mandiri. Kemampuan inilah yang secara sistimatis dirusak oleh amandemen tersebut. Kemudian LAZ yang dapat diakui keberadaannya oleh UU baru itu

ternyata hanya < 1% dari keseluruhan LAZ yang sudah berjalan. Maka amandemen itu akan memaksakan sebuah perubahan besar-besaran pada pola hubungan muzakki-amil-mustahiq-pemerintah. Pertanyaan krusial yang kemudian muncul adalah: siapakah sesungguhnya yang akan mendapat manfaat dari perubahan tersebut? Inilah yang menimbulkan gelombang kekhawatiran. Perkembangan Menarik Namun, proses tarik-me-

narik tersebut kemudian memperjelas arus perubahan menarik pada pengelolaan kegiatan oleh LAZ. Merespon kompleksitas yang semakin tinggi, ternyata secara umum LAZ mengembangkan pendekatan yang sama: memperkuat dana non-zakat untuk menunjang pemanfaatan dana zakat. Kompetensi yang dibangun secara perlahan telah membuka peluang baru: kepercayaan pengelolaan dana publik lainnya, utamanya CSR.***

pemahaman terhadap AlQuran. Aspek tilawah itu hanya sekunder, pelengkap saja. Di sana, banyak yang hafal dan mengerti. Apalagi di semua institusi pendidikan di bawah naungan Al-Azhar, hafalan AlQur’an adalah salah satu materi wajib sejak tingkat SD hingga perguruan tinggi. Namun apa yang dilakukan saat ini, sudah cukup baik, tinggal lagi bagaimana kita

mengejar kualitas, yakni tingkat hafalan apalagi pemahaman terhadap. Jika seluruh kaum muslim, pemerintah dan penyelenggara kegiatan musabaqah bersatu dalam satu pemikiran dan pemahaman, MTQ pasti akan memberi dampak besar bagi sosial masyarakat. Tinggal bagaimana kita mengajak seluruh umat muslim untuk makin mencintai AlQur’an dan mengamalkannya. ***

C akap B ijak “PEREMPUAN bijaksana menambahkan sebutir gula dalam segala hal yang dia katakan kepada laki-laki. Laki-laki mengambil sebutir garam dari semua yang dia katakan kepada perempuan.” Helen Rowland “JIKA orang lain menghina Anda, Anda mungkin melupakan penghinaan itu; tapi jika Anda menghina orang lain, Anda akan selalu mengingatnya” Kahlil Gibran

M enyanyah Si Kaya dan Si Miskin

Nico Wartawan Haluan Kepri ADA sebuah kisah tentang kehidupan si kaya dan si miskin serta akhir hidup mereka. Si kaya sebut saja Si Jack dan si miskin sebut saja Si pitung. Selama hidupnya, Si Jack hidup penuh kemewahan dengan harta berlimpah. Ia juga memiliki segalagalanya, diantaranya memiliki uang miliaran rupiah, emas, berlian, perak, mutiara, banyak perusahaan, banyak pekerja dan pembantu, banyak perkebunan, dan masih banyak harta lainnya. Hartanya cukup untuk menghidupi keluarga dan keturunannya hingga tujuh turunan bahkan lebih sebab tidak terbilang hartanya. Harihari hidupnya dan keluarga penuh dengan pesta pora dan berbagai kenikmatan (perbuatan dosa). Segala sesuatu yang ia inginkan selalu ada dan tersedia dan ia dilayani banyak pelayanan setia. Boleh dikata surga dunia menjadi milik Si Jack dan tak ada orang lain hidup bahagia seperti dirinya. Harta yang tidak terbilang yang dimilikinya didapati dari berbagai kejahatan, merampok, memeras, menyelundup, berbagai praktek mafia, korupsi dan kejahatan lainnya. Dengan kesombongannya, ia mengagung-agungkan hartanya dan tak peduli dengan penderitaan dan kesulitan di lingkungannya. Bahkan ia cenderung menindas dan menekan pembantu-pemban-

tu guna mengumpulkan harta sebanyak-banyaknya bagi ia dan keluarga. Di pihak lain ada sosok Si Pitung yang sangat memprihatinkan. Si pitung benarbenar miskin, ia tidak memiliki harta, ia tidak memiliki sanak keluarga yang memperhatikan dirinya. Untuk mengenyangkan perutnya ia makan remah-remah dari meja Si Jack. Namun ia harus berebutan dengan kucing dan anjing milik peliharaan Si Jack. tubuhnya dibalut dengan pakaian yang sudah koyak dan tubuhnya penuh dengan luka yang tidak terobati. Menyusul tidak ada yang memperhatikan penderitaannya, Si Pitung lalu mati dengan kondisi yang mengenaskan. Demikian Si Jack yang telah uzur akhirnya juga meninggal dunia. Si Jack harus menuai apes dari segala kenikmatan yang ia miliki dan kejahatan yang ia lakukan selama hidupnya. Si Jack menjerit kesakitan di neraka sementara Si Pitung berada dalam pangkuan Abraham di surga. Dengan keluh ia meminta agar Abraham menyuruh Si Pitung menolong dia namun diantara ia dan mereka terdapat jurang yang dalam sehingga ia sulit menggapai dan meminta bantuan Si Pitung. Kisah ini hendaknya menjadi bahan refleksi bagi kita agar tidak serakah dan perlu kepedulian terhadap orang lain.nic

√ Mahasiswa FISIP UMRAH Mogok Kuliah - Instropeksi diri bukan hal memalukan. √ Polisi Tak Berani Gerebek Judi Dadu - Jangan-jangan ada udang di balik batu. REDAKSI menerima kiriman artikel opini, surat pembaca, essai, dan informasi dengan syarat tidak menghina, memfitnah atau menghujat seseorang atau kelompok serta tidak berbau SARA. Setiap surat dilengkapi identitas diri dan dikirimkan ke Redaksi Harian Umum HALUAN KEPRI, Bengkong Garama, Telp. (0778) 427000 (hunting), Faks. (0778) 427784, E-mail: redaksi@haluankepri.com Redaksi berhak mengolah ulang isi

P o j o k

Editor : Fery Heriyanto, Layouter: Zikri Karisma


CMYK

Meranti

Sabtu, 22 Maret 2014

6

Anak Putus Sekolah Bakal Meningkat SELATPANJANG (HK) – Akibat kebakaran pada kawasan hutan dan perkebunan, tidak hanya mengancam kehidupan ekonomi masyarakat. Namun berdampak pada peningkatan angka anak putus sekolah diberbagai pelosok pedesaan. Ruslan Liputan Meranti Terutama pada komunitas adat tertinggal (KAT) yang menjadi pemilik maupun buruh tebas tebang sagu. Untuk itu, Pemkab Kepulauan Meranti digesa untuk segera melakukan mapping social dan ekonomi terhadap kelompok yang rawan jatuh miskin akibat mitigasi karhutla ini. Ketua Komisi I DPRD Meranti Dedy Putra meng-

ungkapkan hal ini, Jumaat (21/3) di Selatpanjang terkait menyikapi kebijakan Pemkab Kepulauan Meranti terhadap penanganan program pasca karhutla yang mengancurkan lebih dari 10.800 hektar kawan lahan perkebunan masyarakat di Meranti. Danlebih dari 50% total luas lahan perkebunan yang terbakar, merupakan perkebunan sagu milik masyarakat. “Jangan hanya memvalidkan data luas sebaran lahan

dan KK yang lahannyan terbakar. Pihak lain yang turut merasakan langsung dari mitigasi karhutla ini, para buruh perkebunan juga harus data secara lengkap. Kita inginkan program penanganannya harus turut menyentuh semua pihak yang terbabit dalam semua segmen. Soalnya, dengan terancam miskinnya belasan ribu kepala keluarha akibat mitigasi karhutla ini, otomatis ankga anak putus sekolah juga akan turut meningkat. Ini satu persoalan yang harus turut menjadi prioritas dalam program penanganan pasca karhutla” ujar Dedy Putra. Langkah Pemkab memerintahkan para kepala desa dan camat untuk melakukan validasi data luas karhutla memang sudah tepat, lanjut Dedy. Namun, persoalan kru-

sial yang menjadi target penanganan program pasca panen bukan hanya sebatas bagaimana membangun kembali kawasan lahan perkebunan yang terbakar atau peremajaan. Justru, dampak karhutla yang butuh penanganan crepat, tepat dan serius adalah potensi kerawanan social yang didalamnya kerawanan meningkatnya anak-anak putus sekolah akibat ketidak berdayaan masyarakat yang jatuh miskin akibat mitigasi karhutla ini. Yang paling rentan terjadinya peningkatan anak putus sekolah ini, adalah komunitas Adat Tertinggal diberbagai pelosok pedesaan seperti di Kepau Baru Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Pulau Padang, Ransgang dan berbagai daerah lainnya. Apalagi dampak mitigasi

karhutla ini diperkirakan akan berlangsung lama. “Ini menjadi tugas penting bagi pemerintah desa dan kecamatan yang harus menjadi prioritas. Dengan tidak adanya aktifitas ekonomi, otomatis kemampuan masyarakat untuk membiaya kebutuhan hidupnya akan turut terimbas yang ahirnya menggiring anak-anaknya putus sekolah” beber Dedy Putra. Menyinggung lintas program Dedy mengatakan diharapkan persoalan ini tidak hanya menjadi tanggung jawab Pemkab Meranti sendiri. Harus ada sinergi program yang melibatkan sherng budget dengan pemerintah Propinsi dan Pemerintah pusat. Persoalannya sangat multidimensial, menyentuh seluruh segmen kehidupan masyarakat. ***

DOK

PUTUS SEKOLAH — Anak-anak KAT rata-rata usia 14-16 tahun telah putus sekolah. Mereka bekerja sebagai buruh lepas di panglung ara.

CMYK

Editor: Arment, Layouter: Yogi Pranata


Sambungan

Sabtu, 22 Maret 2014

Lindungi Konsumen, OJK Gandeng BIN JAKARTA (HK) â&#x20AC;&#x201D; Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengandeng Badan Intelijen Negara (BIN) dalam upaya mencegah dan melindungi konsumen dari berbagai praktek yang berpotensi merugikan di sektor jasa keuangan. Kerja sama antar kedua lembaga tersebut dituangkan dalam nota kesepahaman yang ditandatangani di Jakarta, Jumat (21/3). "Kerja sama ini bentuk sinergi positif antara OJK dan BIN untuk mengamankan kepentingan negara di tengah persaingan global dan semakin terbukanya perekonomian dunia,â&#x20AC;? kata Ketua OJK, Muliaman D Hadad dalam keterangan resminya. Perjanjian kerja sama itu sesuai amanat Pasal 4 huruf c UU No. 21 Tahun 2011 tentang OJK. Muliaman menyatakan, OJK dan BIN melakukan kerja sama di bidang pengembangan dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang intelijen ekonomi dan sektor jasa keuangan. Adapula kerja sama di bidang operasional penghimpunan dan pertukaran data serta informasi dalam rangka perlindungan konsumen di sektor jasa keuangan. Sementara Kepala BIN, Marciano Norman mengatakan kesiapannya mendukung pelaksanaan tugas OJK antara lain upaya deteksi dini dan cegah dini serta menyampaikan informasi intelijen untuk kepentingan perlindungan konsumen sektor jasa keuangan. Selanjutnya, kedua pihak juga akan melakukan koordinasi dan fasilitasi dengan pihak terkait dalam rangka mengamankan sasaran dan program strategis di sektor jasa keuangan. Kepala BIN akan mengefektifkan Deputi Bidang Ekonomi Intelijen BIN untuk bermitra strategis sehingga dapat memberikan data dan informasi akurat terhadap

kemungkinan tindakan yang merugikan masyarakat dan konsumen. Seperti, terjadinya kasus penawaran investasi yang diduga ilegal. Kerja sama ini diharapkan salah satunya untuk memberikan data dan informasi akurat terhadap kemungkinan tindakan yang merugikan masyarakat dan konsumen seperti terjadinya kasus penawaran investasi yang diduga ilegal. Sebelumnya OJK telah melakukan nota kesepahaman dengan tiga kementerian yaitu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal. Di samping itu, OJK juga melakukan kerja sama strategis dengan dua badan pemerintah untuk meningkatkan literasi keuangan, yaitu dengan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) serta sebelas perguruan tinggi. Dampak The Fed Bank Indonesia (BI) belum menetapkan kebijakan tertentu untuk merespons rencana Bank Sentral Amerika The Fed yang akan menaikkan suku bunga setelah kebijakan penghentian stimulus moneter (tapering off) usai. "Saya tidak memberikan forward guidance ya. Yang jelas BI memiliki banyak instrumen, antara lain instrumen nilai tukar, tingkat bunga atau policy rate," kata Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo saat ditemui di Kompleks Perkantoran BI, Jakarta, Jumat (21/3). Agus menuturkan, kebijakan yang akan ditempuh BI baik kebijakan moneter maupun makroprudensial yang tergantung pada dinamika perekonomian domestik dan global. Namun, untuk tahun ini Agus menegaskan pihaknya akan

Dari Halaman 1

Tes Kejiwaan Menurut Sutarman, Polri sebenarnya sudah melakukan tes psikologis secara rutin bagi petugas yang memegang senjata. Bahkan pemeriksaan itu dilakukan sebelum mereka dipercaya memegang senpi. "Setiap ambil senjata kan kami tes juga," katanya. Selama ini Polri hanya menerapkan tes kejiwaan tiap enam bulan sekali bagi petugas yang pegang senjata. Selain akan mengevaluasinya, Polri juga berjanji akan meningkatkan fungsi kesatuan tugas masing-masing. Selama ini, menurut Sutarman, pembinaan mental dalam fungsi kesatuan cenderung dilupakan. "Selama ini dilupakan karena terbentur dengan beban tugas yang begitu padat," ujarnya. Seperti diketahui, Ajun Komisaris Besar Polisi Pamudji tewas ditembak pada Selasa (18/3) lalu. Dalam kasus ini, Polda Metro Jaya telah menetapkan Brigadir Sutanto sebagai tersangka. Pamudji tewas dengan luka tembak di pelipis. Di Tangerang, komandan polisi itu dikenal ramah, baik dan rajin beribadah serta disiplin. Almarhum juga dikenal bersikap santun dalam berbicara dan selalu mengenakan pakain dinas lengkap. Pamudji tak jarang terlihat mengenakan peci pada jam-jam ibadah shalat. Polisi Perlu Psikolog Kriminolog dari Universitas

Indonesia (UI), Bambang Widodo Umar mengatakan, sudah saatnya institusi Kepolisian dilengkapi dengan pembimbing kejiwaan. Soalnya, beban kerja mereka yang tinggi akan tekanan membuat mereka cepat stres. Belum adanya pendamping inilah yang memungkinkan bawahan stres dan melawan atasannya, seperti kasus penembakan yang menimpa Kepala Detasemen Markas (Kadenma) Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Pamudji. "Untuk itulah diperlukan adanya psikolog yang ditempatkan di Kepolisian hingga sektor terendah di polsek," kata Bambang. Menurut Bambang, adanya psikolog akan memungkinkan polisi yang menghadapi masalah bisa berkonsultasi dan mendapatkan jalan keluar. Sebab, masalah yang dialami mereka bukan hanya dari pekerjaan, tetapi juga masalah pribadi dan keluarga. Ketika menghadapi situasi yang demikian, maka mereka memerlukan pendamping," katanya. Selama ini, kata dia, mereka hanya cerita ke teman sejawat yang terkadang solusinya bukanlah solusi yang tepat. Bambang juga mengatakan fungsi pengawasan pada mereka yang memegang senjata juga harus diperhatikan. Senjata tidak boleh diberikan pada mereka yang sembarangan. Mereka harus memiliki rasa tanggung jawab dan sadar

akan fungsi senjata yang diberikan. Penanaman disiplin terhadap manfaat senjata api ini yang harusnya tertanam dalam jiwa mereka," katanya. Selain itu, perbaikan rekruitmen anggota juga harus diperbaiki. "Jangan hanya tahap awal saja dilakukan tes kejiwaan, melainkan harus berkala." Soal penembakan Pamudji, Bambang menilai ada kelonggaran relasi yang disebabkan tidak terjalinnya hubungan baik antara atasan dan bawahan. Padahal, pola kerja sama Kepolisian seharusnya dibina dengan baik karena sistem kerjanya berbeda dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI). "Dari kemungkinan yang terjadi, bisa saja atasan bersikap otoriter sehingga yang diutamakan adalah power-nya," kata dia. Sebaliknya, bawahan merasa tertekan dengan kondisi tersebut sehingga terjadi kasus penembakan. Masih kata Bambang, pada umumnya polisi sangatlah sulit untuk melepaskan tembakan yang ditujukan kepada orang lain, terlebih dilakukan dalam internal institusi Kepolisian. Itu menandakan kasus itu terkait faktor psikologis pelaku. Oleh karena itu, hubungan antara atasan dan bawahan harus diperbaiki sehingga terjalin dengan baik. "Jadi, antara atasan dan bawahan juga perlu memiliki situasi kerja yang sejalan," katanya. (ant/tmp)

Dari Halaman 1

Teroris Kirim di warung remang-remang di Banrabba Belopa, Kabupaten Luwu. "Keterlibatan tersangka adalah anggota Mujahidin Indonesia Timur pimpinan Santoso dan Sabar Subagyo serta terlibat pembunuhan dua anggota Intel Polres Poso (Bripka Andi sapa dan Aipda Sudirman) di Tamanjeka. Ikut pelatihan militer di Tamanjeka," katanya. Kapolri Jenderal Sutarman menegaskan, bom itu rencananya akan diledakkan di Makassar setelah sebelumnya ditargetkan di Surabaya, Jawa Timur. Anehnya, bom dapat lolos dari pemeriksaan pihak jasa pengiriman. "Seharusnya jasa pengiriman barang sudah bisa mendeteksi dengan peralatan yang dimiliki, ini kan sangat berbahaya," kata Kapolri. Jenderal Sutarman mengatakan, semula bom-bom ini akan diledakkan dengan target di Surabaya. "Tapi karena kesempatan itu tidak ada, sehingga bom dikirim ke Makassar dengan target di Makassar," ujarnya. Kata Sutarman, petugasnya di lapangan sudah mengetahui sejak awal ada bom rakitan yang akan dikirim ke Makassar dari Surabaya melalui jasa pengiriman barang. Paket berisi bom tersebut tertulis alamat jelas penerimanya di Makassar. Kemudian kepolisian pun me-

jalankan kebijakan ekonomi ketat. "Sikap saya, seperti hasil Rapat Dewan Gubernur (13/3) yang secara umum mengatakan bahwa ekonomi kita di 2014 akan masih ketat," kata Agus. Ia menilai, pada tahun ini perekonomian di tingkat global masih akan terjadi risk-on dan risk-off (RoRo). Ia juga mengapresiasi forward guidance yang dinyatakan oleh Chairman The Fed. "Kami menyambut baik forward guidance yang diberikan oleh Janet Yellen (Chairman The Fed). Karena dia jelas menyampaikan kalau nanti tapering sudah selesai, enam bulan yang akan datang, tingkat bunga (Fed Rate) akan disesuaikan," ujar Agus. Agus memperkirakan, Fed Rate pada akhir 2015 akan mencapai 1 persen, sedangkan pada akhir 2016 bisa mencapai 2,5 persen. "BI akan memperhatikan perkembangan global dan domestik dan tentu kami akan merespons dalam bentuk kebijakan yang meliputi semua instrumen-instrumen moneter, termasuk makroprudensial," kata Agus. Sebelumnya, The Fed kembali memangkas program stimulusnya sebesar 10 miliar dolar AS pada Rabu (19/3), meskipun ekonomi AS baru-baru ini melambat. Terpisah, Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bidang Pasar Modal, Nurhaida menilai, goncangan pada pasar modal Indonesia dapat dihindari dengan menyeimbangkan investor asing dan investor lokal. Menurutnya, aliran dana yang keluar pada Mei tahun lalu disebabkan tidak seimbangnya pasar modal Indonesia. Pemilik surat utang didominasi oleh asing. "Peran investor asing dan lokal itu diharapkan seimbang sehingga tak berpengaruh signifikan terhadap market kita," ujar Nurhaida. (ant/rol/kcm)

ngikuti pergerakan barang tersebut hingga ke Makassar. Di Makassar kepolisian kemudian menunggu siapa orang yang akan mengambil paket tersebut sampai akhirnya ditangkaplah satu orang pada Senin (17/3). "Alamatnya jelas. Sehingga kita bisa menangkap pelakunya di Makassar karena dia itu akan mengambil terus kita ikuti," kata Sutarman. Kepolisian pun berkoordinasi dengan perusahaan jasa pengiriman paket barang tersebut, supaya paket yang berisi bom tersebut diperlakukan secara khusus "Kita sudah ingin menginformasikan kepada perusahaan penerima itu supaya jangan terlalu dekat karena ini ada paket, kita intip dulu, setelah ada yang mengambil baru kita tangkap dan bom kita jinakkan," ungkapnya. Dikatakan Sutarman, bom tersebut milik dari kelompok teroris pimpinan Santoso yang bermarkas di Poso, Sulawesi Tengah. Awalnya bom tersebut akan diledakkan di sejumlah tempat di Surabaya, Jawa Timur. Tetapi kelompok tersebut kesulitan untuk meledakkan bom tersebut di tempat-tempat yang menjadi target mereka di Surabaya. Akhirnya bom tersebut dikirim ke Makassar untuk aksi di Sulawesi

Selatan. "Tadinya (akan) digunakan untuk target-target di Surabaya, mungkin suasananya tidak pas sehingga dikirim ke Makassar untuk melakukan penyerangan target di Sulawesi Selatan," ujarnya. Dari penangkapan satu orang di Makassar, kepolisian mengembangkannya kembali dan kembali menangkap dua orang di tempat berbeda. Satu orang ditangkap di Bengkulu, satu lagi ditangkap di Lampung. Sehingga total orang yang ditangkap tersebut ada tiga orang. Kapolri mengimbau, bagi kelompok teroris untuk menggunakan cara-cara yang dilegalkan serta tidak melanggar hukum dalam memperjuangkan sesuatu. "Saya imbau kepada siapapun kalau berjuang silakan dengan cara-cara yang tidak kekerasan, dengan cara damai, bijaksana," ujarnya. Namun, apabila kelompok teroris tetap menggunakan cara kekerasan maka Polri akan menggunakan proses hukum. "Sepanjang kita bisa tangkap hidup-hidup itu kita utamakan, tetapi kalau sudah menghadapi terorisme membawa senjata, bom, dan tidak mau menyerah, serta membahayakan masyarakat dan petugas, maka akan diambil langkah tegas," kata Sutarman. (dtc/oke/kcm)

7

Cari Anggotanya yang Diculik Nelayan Thailand

TNI AL BELUM BERHASIL TANJUNGPINANG (HK) â&#x20AC;&#x201D; Hampir dua pekan berjalan, TNI Angkatan Laut masih belum menemukan titik terang keberadaan anggotanya, Serma Dian dan warga sipil bernama Edi Azwani yang diduga diculik nelayan Thailand di perairan Anambas, Sabtu (8/3) lalu. Padahal, jajaran Lantamal IV Tanjungpinang sudah mengerahkan dua kapal perang dan satu helikopter untuk menyusuri perairan Kepri. Memasuki hari ke-13, Komando Resort Militer (Korem) 033 Wira Pratama pun menyatakan siap membantu jajaran Lantamal IV Tanjungpinang untuk melakukan pencarian terhadap Serma Dian dan Edi Azwani. "Intinya, kita siap membantu TNI AL untuk menerjunkan sejumlah anggota kita jika diperlukan untuk mencari dan mendapatkan dua korban yang hilang dicuri nelayan Thailand tersebut," kata Komandan Korem 033/WP, Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI B Zuirman melalui Kapenrem, Mayor Inf J Tambunan, Jumat (21/3) di Tanjungpinang. Dikatakan, dalam upaya membantu pencarian kedua korban tersebut, Korem 033/WP juga telah melakukan koordinasi dengan sejumlah jajarannya setingkat Kodim dan Koramil yang tersebar disetiap pelosok daerah di Provinsi Kepri. "Sebagai prajurit TNI, diminta atau pun tidak diminta terhadap suatu kejadian, kita siap memberikan bantuan untuk meringankan. Apalagi menyangkut dugaan penculikan yang dilakukan oleh nelayan Thaland tersebut, semua anggota kita di lapangan siap membantu," ucapnya. Secara administrasi menyangkut upaya pencarian terhadap dua korban tersebut, J Tambunan

mengaku belum mendapatkan surat resmi dari pihak Lantamal IV Tanjungpinang. Kendati demikian, pihak Korem 033/WP sangat respon setiap dugaan persoalan yang terjadi di tengah masyarakat di wilayah ini. "Apapun bentuknya persoalannya, kita siap memberikan bantuan, sesuai kemampuan serta kewengan tugas yang kita miliki," katanya. "Sejumlah personil anggota TNI AL yang tergabung dalam tim khusus tersebut juga dibantu dari personil anggota TNI Angkatan Darat (AD), termasuk aparatur terkait lainnya," tambah Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang, Laksamana Pertama TNI Agus Heryana SE melalui Kapuspen Lantamal IV Tanjungpinang, Mayor Laut (KH) Josdi Dikatakan, pelaksanaan tugas tim khusus yang sudah dibentuk tersebut bersifat tertutup, untuk mendapatkan informasi yang akurat terhadap keberadaan para nelayan Thailand yang diduga telah melakukan penculikan terhadap Serma Dian dan Edi Azwani. Sebelumnya, TNI AL juga mengerahkan dua kapal dan satu helikopter untuk menyisir kawasan perairan Natuna dan Anambas. "Sampai saat ini memang belum ada titik terang terhadap dugaan kejadian tersebut. Upaya pencarian masih terus kita lakukan dengan menyisiri sejumlah perairan yang dicurigai sebagai tempat persembunyian para penculik itu," kata Josdi. Ia juga berharap, kedua korban bisa secepatnya ditemukan dalam kondisi selamat, sekaligus menangkap para nelayan Thailand yang

Dari Halaman 1

Manchester United Bayern menjadi tuan rumah di leg kedua dalam duel mereka. Bayern yang sedang dalam laju bagus dan memuncaki klasemen Bundesliga dengan 71 poin dari 25 pertandingan. Die Roten bahkan bisa saja mengunci gelar juara akhir pekan ini. Sebaliknya, MU dihinggapi masalah inkonsistensi. Di bawah arahan David Moyes, Wayne Rooney dkk. tertahan di peringkat tujuh klasemen Premier League dengan 48 poin. Kendati demikian, sang kapten Philipp Lahm tetap waspada. Dia tak mau fokus timnya teralihkan dengan posisi MU di klasemen Premier League. "Kami tidak boleh tertipu dengan posisi mereka saat ini di klasemen. Mereka punya pemainpemain brilian," ujar Lahm. "Kami harus tampil bagus dan jika kami melakukannya, maka kami akan punya peluang bagus untuk lolos ke semifinal," katanya. Pada pengundian lain dua klub kaya, Paris Saint-Germain dan Chelsea, harus berebut tiket ke

semifinal. PSG bakal melakoni leg pertama sebagai tuan rumah sedangkan Chelsea gantian menjadi tuan rumah di leg kedua. Sementara itu usaha Real Madrid meraih La Decima musim ini akan diuji oleh finalis tahun lalu Borussia Dortmund. Kedua klub bertemu di semifinal tahun lalu. Tak bisa dipungkiri bahwa performa Borussia Dortmund menurun dibandingkan musim lalu. Kendati demikian, bukan berarti Real Madrid akan mudah menyingkirkan wakil Jerman itu. Madrid dan Dortmund tidak lagi asing setelah kedua tim bertemu sebanyak empat kali di musim 2012-2013. Di babak grup, Madrid sekali imbang dan sekali kalah sementara di laga semifinal Madrid dipaksa mengakui ketangguhan tim Juergen Klopp setelah kalah agregat 4-3. Namun saat ini, di Bundesliga, Dortmund gagal menyaingi Bayern Munich dengan tertinggal hingga 23 poin. Badai cedera yang menghampiri sebagian pemain kuncinya plus

absennya Robert Lewandowski di leg I niscaya akan menguntungkan Cristiano Ronaldo dkk. "Dortmund bukan lagi tim yang sama seperti musim lalu," ujar direktur Madrid Emilio Butragueno kepada Canal + yang dikutip Football Espana. "Meski begitu, mereka masih kompetitif dan Madrid harus berhati-hati. Tapi saya pikir Madrid menyiapkan diri dengan baik untuk duel ini mengingat mereka sudah bertemu empat kali di musim lalu." Sedangkan pertemuan antara Barca dengan Atletico, praktis memupus adanya peluang tiga tim Spanyol di semifinal. Barca dan Atletico sebelumnya tak pernah bertemu di kompetisi Eropa. Partai leg pertama babak perempatfinal akan dimainkan pada 1 dan 2 April waktu setempat, sedangkan leg kedua dipentaskan pada tanggal 8 dan 9 April waktu lokal. Drawing untuk partai semifinal sendiri baru akan dilakukan di tempat yang sama pada 11 April mendatang. (bln/dtc)

lam kawasan yang berdampak penting, cakupan luas dan bernilai strategis. Sesuai UU No. 41/1999 pasal 19 tentang Kehutanan. "Yaitu revisi RTRW kawasan hutan yang dimaksudkan untuk memperlancar proses pembangunan daerah dan memberi status hukum yang jelas bagi pemerintah daerah untuk membangun wilayahnya," ucap dia. Dengan kasus guguatan yang hingga saat ini masih disidangkan pada Pengadilan PTUN Tanjungpinang di Batam, baru masuk keterangan saksi. Rencananya, pada persidangan Selasa (25/3) pekan depan majelis hakim menggelar persidangan kesimpulan. "Selain Batam dan Kepri yang akan dialih fungsikan kawasan hutannya melalui DPR RI dalam pengesahannya, termasuk daerah lain di Indonesia ini. Sekarang, semua daerah sudah selesai pengesahan, tidak ada masalah lagi," katanya. Berdasarkan SK Menhut Nomor 463/MENHUT-II/2013 itu, luas wilayah Batam yang masuk DPCLBS dan pengesahannya melalui mekanisme di DPR RI adalah 4.983 hektar. "Sekarang tinggal Batam saja yang belum. Kalau tidak digugat, seharusnya sudah selesai dan tidak ada masalah lagi dengan DPCLBS," ujarnya. Kata Bambang, pengesahan DPCLBS merupakan "lampu kuning" bagi lahan di Batam sebelum perubahan alih fungsinya diserahkan oleh DPR RI. "Dengan digugat, justru akan menyulitkan mereka (pemilik alokasi lahan). Seharusnya tinggal selangkah lagi, lahan di Batam ini akan berubah status. Intinya, menteri akan mengakomodir kepentingan daerah, kalau digugat berarti mereka tidak ingin dimudahkan," katanya. Akibatnya, lanjut Bambang,

proses pengesahan DPCLBS dipastikan bakal molor lagi, karena saat ini DPR RI masuk masa reses dan akan kembali masuk kerja pada Mei 2014 mendatang. FTZ Tanjungpinang Samar Sementara itu, Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah mengatakan, saat ini untuk penetapan tapal batas kawasan FTZ di Kota Tanjungpinang masih terkendala dengan SK Menhut No. 463/2013. "Penetapan kawasan FTZ itu sesuai undang-undang seluas 1.300 hektar. Tapi, penetapan kawasan itu saat ini ada juga yang masuk dalam SK Menhut 463. Tapi kemarin, sudah kita ajukan ke pemerintah pusat untuk penyelesaiannya," ujar Lis, Jumat (21/3) di Tanjungpinang. Lis menyampaikan, saat ini Pemerintah Kota Tanjungpinang sedang melakukan inventarisasi sekaligus penetapan tapal batas. "Tahun ini, akan kita tetapkan. Jadi tahun ini akan kita tetapkan dimana saja kawasan FTZ yang ada di Kota Tanjungpinang," tuturnya. Menurut Lis, kawasan Senggarang sangat berpotensi untuk menarik investor. "Kalau kita berbicara untuk industri perkapalan, di Senggarang itu sangat memungkinkan. Sementara kalau untuk di Dompak itu sekarang sudah masuk dalam kawasan ibukota. Tentu ada beberapa yang harus direvisi," jelasnya. Untuk itulah, Lis mengharapkan kepada kepada Dewan Kasawan Free Trade Zone di dalam perencanaannya kawasan-kawasan yang masuk dalam FTZ itu terlebih dahulu harus dibebaskan. Mengingat selama ini, masih banyak lahan-lahan masyarakat. "Tentunya kawasan itu sudah harus direncanakan terlebih dahulu. Karena itu untuk merangsang investasi," katanya. (vnr/cw77/ant)

Dari Halaman 1

Pengesahan Kawasan hutanan RI, Ir Bambang Soepijanto usai memberi keterangan sebagai saksi ahli dalam persidangan gugatan SK Menhut tersebut di PTUN Tanjungpinang, Kamis (20/3) di Batam. Menurut Bambang, Kadin Batam tidak hanya mengugat SK Menhut No.463/2013, akan tetapi Kadin juga menggugat Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Batam selaku intansi yang mengeluarkan sertifikat tentang lahan di Batam atas polemik lahan hutan lindung yang ada. "Nah, inilah yang menjadi dampak dari gugatan yang diikuti oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam dan PT PGN Persero yang menyatakan turut terdampak atas putusan DPR RI tersebut. Kalau sudah begini, siapa yang merugi dan siapa yang menjadi dampaknya," ungkap Bambang. Dia menerangkan, proses revisi Tata Ruang Wilayah menjadi strategis dan sangat penting untuk mendukung percepatan pembangunan di daerah. Kata dia, hingga saat ini masih banyak sektor pembangunan di daerah yang terhambat akibat belum disetujuinya proses alih fungsi lahan sebagaimana yang diatur dalam ketentuan Undang Undang Nomor 41 Tahun 1999 Pasal 19 tentang Kehutanan. "Proses RTRW menjadi sangat penting dan strategis karena dapat memperlancar proses pembangunan dan memberikan status hukum yang jelas bagi seluruh masyarakat dan pemerintah daerah untuk melaksanakan fungsi dan perannya dalam pembangunan baik daerah maupun nasional," paparnya. Sebelumnya, kata Bambang, Kementerian Kehutanan telah mengajukan revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) empat provinsi. Karena dinilai termasuk da-

diduga sebagai pelaku penculikan. Diberitakan sebelumnya, seorang anggota TNI AL yang bertugas di Tarempa, Kabupaten Anambas, Sersan Mayor (Serma) Dian dan Edi Azwani (47), warga sipil asal kampung Hilir, Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri, diculik nelayan asal Thailand, di Perairan Anambas, Sabtu (8/3) lalu. Informasi yang dihimpun, saat itu, Serma Dian bersama anggota lainnya yakni Kopral Syamsul diperintah Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Tarempa. Keduanya diminta membawa kapal patroli yang sedang berada di Pulau Tambelan. Berdasarkan perintah tersebut, kapal itu diantar ke Tarempa. Kedua anggota TNI AL ini ditemani dua orang warga Tambelan, Edi Azwani dan Bujang. Perjalanan dari Tambelan memakan waktu sekitar sembilan jam. Di tengah pelayaran, diperkirakan sewaktu memasuki Perairan Anambas, ada aktivitas illegal fishing yang dilakukan kapal berbendera Thailand. Kapal tersebut kemudian dikejar dan ditangkap. Sabtu sore itu, kapal Thailand digiring menuju Lanal Tarempa. Dua petugas TNI AL langsung membagi tugas. Serma Dian dan satu orang warga sipil bernama Edi naik ke atas kapal nelayan Thailand tersebut. Sedangkan, 1 orang aparat TNIAL dan 1 warga sipil tetap membawa kapal patroli TNI-AL. Dalam pelayaran menuju Tarempa, kapal nelayan Thailand berada di belakang kapal patroli TNI-AL. Kapal patroli yang dikemudikan Kopral Syamsul ditemani seorang warga Tambelan lainnya, Bujang, memandu kapal tangkap itu. (nel)

Editor: Yuri, Layouter: Ricoh Polda


CMYK

Sabtu, 22 Maret 2014

Cahaya Surah Al-Furqan URAH Al-Furqan adalah surah ke-25 dari AlQur'an. Surah ini terdiri atas 77 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah. Dinamai Al-Furqan yang artinya pembeda, diambil dari kata Al-Furqan yang terdapat pada ayat pertama surah ini. Yang dimaksud dengan AlFurqan dalam ayat ini ialah AlQur'an (lihat nama lain AlQur'an). AlQuran dinamakan AlFurqan karena dia membedakan antara yang haq dengan yang batil. Maka pada surat ini pun terdapat ayat-ayat yang membedakan antara kebenaran keesaan Allah SWT dengan kebatilan kepercayaan syirik. Pokok-pokok isi Surah AlFurqan, pertama, Keimanan: Allah Maha Besar berkah dan kebaikan-Nya; hanya Allah saja yang menguasai langit dan bumi; Allah tidak punya anak dan sekutu; Al-Quran benarbenar diturunkan dari Allah; ilmu Allah meliputi segala sesuatu; Allah bersemayam di atas Arsy; Nabi Muhammad adalah hamba Allah yang diutus ke seluruh alam; rasul- rasul itu adalah manusia biasa yang mendapat wahyu dari Allah; pada hari kiamat akan terjadi peristiwa-peristiwa luar biasa seperti belahnya langit, turunnya malaikat ke bumi, orangorang berdosa dihalau ke neraka dengan berjalan atas muka mereka. Kedua, Hukum-hukum: Tidak boleh mengabaikan AlQuran; larangan menafkahkan harta secara boros atau kikir;

S

larangan membunuh atau berzina; kewajiban memberantas kekafiran dengan mempergunakan alasan Al-Quran; larangan memberikan saksi palsu. Ketiga, Kisah-kisah: Kisah-kisah Musa, Nuh, kaum Tsamud dan kaum Syu'aib.Keempat, Celaancelaan orang-orang kafir terhadap Al Quran; kejadian- kejadian alamiyah sebagai bukti ke-esaan dan kekuasaan Allah; hikmah Al-Quran diturunkan secara berangsur-angsur; sifatsifat orang musyrik antara lain mempertuhankan hawa nafsu; tidak mempergunakan akal; sifat-sifat hamba Allah yang sebenarnya. Berikut terjemahan Surah Al-Furqan ayat 1-3 1. Maha Suci Allah yang telah menurunkan Al-Furqaan (yaitu Al-Qur’an) kepada hamba-Nya, agar dia menjadi pemberi peringatan kepada seluruh alam. (QS. 25:1) 2. yang kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi, dan Dia tidak mempunyai anak, dan tidak sekutu bagi-Nya dalam kekuasaan(Nya), dan Dia telah menciptakan segala sesuatu, dan Dia menetapkan ukuran-ukurannya dengan serapi-rapinya. (QS. 25:2) 3. Kemudian mereka mengambil ilah-ilah selain Dia (untuk disembah), yang tidak menciptakan sesuatu apapun, bahkan mereka sendiripun diciptakan dan tidak kuasa untuk (menolak) sesuatu kemudharatan dari dirinya dan tidak (pula untuk mengambil) sesuatu kemanfa’atan dan tidak kuasa mematikan, menghidupkan dan tidak (pula) membangkitkan. (QS. 25:3)***

Interaktif Haluan Kepri membuka rubrik Interaktif terkait penyelenggaraan MTQ XXV Tingkat Nasional di Batam. Masyarakat bisa mengirimkan SMS ke 085264088880 -------------------------------------------------------------

Mudah mudahan dgan dislenggarakan MTQ stiap tahun akan menambah minat remaja dan semua usia dan semua usia kalangan mau belajar apa makna dan arti sesungguhnya kita Alqur'an sebenar diturunkan ALLAH SWT kepada manusia. Di zaman yang penuh tipu daya setan dan dajjal pada umat Islam sekarang, supaya generasi akan datang beriman dan bergunan pada bangsa dan negara ini.Sukses.. 08779129xxxx

8

MTQ Disiarkan Secara Nasional Disiarkan TVRI dan TV Lokal

ASTAKA MTQ XXV tingkat Nasional yang berlokasi di Dataran Engku Putri, Batam Centre saat ini pengerjaannya hampir rampung. Tampak foto Astaka yang diambil pada, Selasa (19/3) kemarin. DERMAWAN/HALUANKEPRI

TANJUNGPINANG (HK) — Penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXV tingkat Nasional di Batam pada Juni 2014 mendatang akan disiarkan secara nasional oleh Televisi Republik Indonesia (TVRI), TV lokal Batam, dan TV swasta nasional. Batam sudah jauh hari meSutana Liputan Tanjungpinang Kepala Biro Humas dan Protokoler Pemprov Kepri, Raja Herri Mokhrizal saat dijumpai di Tanjungpinang, Jumat (21/3) mengemukakan, panitia MTQ Nasional

nyurati TVRI, TV lokal Batam dan TV swasta nasional terkait peliputan pelaksanaan MTQ 2014 ini. “Panitia telah menyurati masing-masing pihak TV nasional tersebut langsung ke Jakarta. Kami berharap, ma-

Sudut Alun-alun

sing-masing TV mengirimkan kru-nya untuk peliputan perhelatan MTQ Nasional yang akan digelar di Batam Juni nanti. Apabila tidak ada perubahan, akan ada siaran langsung pada saat pembukaan dan penutupan,” jelas Raja Herri Diterangkannya, MTQ Nasional nanti akan dibuka langsung oleh Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan penutupan akan dilakukan oleh Wakil Presiden RI, Budiono. Panitia meminta pada seremonial pembukaan dan penutupan MTQ tersebut yang disiarkan

Insert

T

biasa dikenal dengan Ulumul Qur'an. Terdapat dua bentuk penafsiran yaitu at-tafsîr bi al- ma’tsûr dan at-tafsîr biar-ra’yi, dengan empat metode, yaitu ijmâli, tahlîli, muqârin dan maudhû’i. Sedangkan dari segi corak lebih beragam, ada yang bercorak sastra bahasa, fiqh, teologi, filsafat, tasawuf, ilmiyah dan corak sastra budaya kemasyarakatan. Tafsir berasal dari kata alfusru yang mempunyai arti al-ibanah wa al-kasyf (menjelaskan dan menyingkap sesuatu). Menurut pengertian terminologi, seperti dinukil oleh Al-Hafizh As-Suyuthi dari Al-Imam Az-Zarkasyi ialah ilmu untuk memahami kitab Allah SWT yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW, menjelaskan makna-maknanya, menyimpulkan hikmah dan hukum-hukumnya. Usaha menafsirkan Al-Qur’an sudah dimulai sejak zaman para sahabat Nabi sendiri. ‘Ali ibn Abi Thâlib (w. 40 H), ‘Abdullah ibn ‘Abbâs (w. 68 H), ‘Abdullah Ibn Mas’ûd (w. 32 H) dan Ubay ibn Ka’ab (w. 32 H) adalah di antara para sahabat yang terkenal banyak menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an dibandingkan dengan sahabat-sahabat yang lain. (wikipedia)

utama yang akan menyajikan siaran langsung pada waktu pembukaan dan penutupan,” ujarnya. Dilanjutkan Raja Herri, saat ini masyarakat di seluruh Indonesi tengah menanti-nanti penyelenggaraan MTQ Nasional di Batam. “Soalnya ini iven nasional yang diikuti oleh seluruh peserta dari seluruh Indonesia. Kita berharap acara ini sukses dan meriah. Panitia sudah menyiapkan berbagai acara pada pembukaan MTQ. Selain itu akan menampilkan seluruh kafilah dari 34 provinsi yang akan melakukan devile di depan Presiden. Sehingga, masyarakat dipenjuru tanah air bisa melihat langsung melalui saluran TVRI dari masingmasing perwakilannya,” pungkasnya. (sut)

Sudut Alun-alun Wamenag: MTQ Nasional di Batam Akan Sukses

Tafsir AlQur'an AFSIR AlQur'an adalah ilmu pengetahuan untuk memahami dan menafsirkan yang bersangkutan dengan AlQur'an dan isinya berfungsi sebagai mubayyin (pemberi penjelasan), menjelaskan tentang arti dan kandungan AlQur’an, khususnya menyangkut ayat-ayat yang tidak di pahami dan samar artinya. Dalam memahami dan menafsirkan AlQur'an diperlukan bukan hanya pengetahuan bahasa Arab saja tetapi juga berbagai macam ilmu pengetahuan yang menyangkut AlQur'an dan isinya. Ilmu untuk memahami AlQur'an ini disebut dengan Ushul Tafsir atau

langsung oleh TVRI. “Kita berharap, dengan adanya siaran langsung oleh TVRI dan TV lokal, masyarakat bisa melihat utuh bagaimana penyelenggaraan MTQ XXV tingkat Nasional di Batam, “ terangnya lagi. Diungkapkannya juga, sampai kemarin pihaknya belum menerima surat balasan dari sejumlah TV swasta nasional yang telah disurati. Namun, ucap Raja Herri, menjelang hari penyelenggaraan pihaknya yakin akan mendapatkan surat balasan dari TV swasta nasional itu untuk meliput MTQ Nasional di Batam. “Biasanya TV nasional swasta akan memberitahukan seminggu atau saat mendekati hari H pelaksanaan. Selain itu, biasanya kegiatan seperti ini, TVRI menjadi salah satu saluran

Siap Layani Peserta dan Masyarakat Blue Bird Sambut MTQ Nasional BATAM (HK) — Menyambut Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXV tingkat Nasional di Batam pada Juni mendatang, operator taksi Blue Bird siap memberikan layanan transportasi pada masyarakat terutama para peserta dan tamu undangan MTQ Nasional. Manager Operasional Blue Bird, Sutrisno, saat berbincang dengan Haluan Kepri, Jumat (21/3) mengatakan, sebagai salah satu operator taksi di Batam, Blue Bird sangat mendukung penyelenggaraan MTQ Nasional di Batam. "Ini iven besar. Tentu banyak masyarakat yang akan berkunjung ke Batam. Tidak hanya peserta, namun juga tamu undangan dan masyarakat dari luar Batam, termasuk wisatawan dari luar negeri. Sebagai wujud mensukseskan iven na-

sional tersebut, Blue Bird akan berikan layanan terbaiknya," ucap Sutrisno. Dikatakannya, sampai saat ini pihaknya memang belum mendapat arahan dari Kantor Pusat terkait iven MTQ, tapi, sebagai salah satu operator penyedia layanan transportasi, Blue Bird selalu stanby guna memberikan layanan pada tamu dan masyarakat. "Hingga kini, kami tetap dengan komitmen dalam hal transportasi. Jika ada yang membutuhkan layanan, kami siap dipanggil via telepon. Meskipun kami belum memiliki pangkalan khusus di sejumlah kawasan central di Batam, tapi Blue Bird akan selalu siap sesuai permintaan konsumen," tambahnya lagi. Saat ditanya akan adakah kebijakan khusus pada iven

MTQ, seperti penyesuaian tarif atau lainnya, Sutrisno mengatakan, pihaknya belum mendapat keputusan dari Kantor Pusat. "Untuk hal itu, kami belum memperoleh keputusan. Tapi, yang pasti, kebijakan yang sebelumnya telah ditetapkan dari Kantor Pusat seperti tarif yang diberikan pada konsumen, itulah yang kami terapkan. Kami tidak mau mengubah jika tidak ada keputusan tentang hal itu," pusatnya lagi. "Kami akan memberikan pelayanan terbaik kami. Kami ingin para pengguna jasa taksi merasa nyaman dan aman. Inilah bentuk partisipasi kami dalam mensukseskan MTQ XXV Nasional nanti," tutupnya. Diketahui, Blue Bird berkantor di jalan Jendral Sudirman sebelah kantor Dinas Perhubungan, Baloi, Batam. (cw90)

CMYK

NAGOYA (HK) — Wakil Men- lain seperti dewan juri, hakim, teri Agama (Wamenag), Nasa- dan fasilitas lainnya pun cukup matang. ruddin Umar meng"Saya percaya, ungkapkan, penyeMTQ Nasional di lenggaraan MusaBatam akan sukes. baqah Tilawatil Qur'Harapan kita menan (MTQ) XXV tingjadikan penyelengkat Nasional di Bagaraan kali ini bertam akan lebih besar taraf internasional, dan meriah dari peakan terwujud. Apanyelenggaraan MTQ Nasional sebelum- Nazaruddin lagi, berdasarkan informasi, akan banya. Menurutnya, MTQ Nasional yang akan nyak wisatawan dari negara dilaksanakan pada Juni 2014 tetangga menghadiri iven mendatang akan berskala ini," ucap Wamenag yang diinternational. Karena itu, Wa- jumpai usai shalat Jumat di nenag sangat berharap iven Masjid Jabal Arrafah di Nadua tahunan itu berlang- goya, Jumat (21/3) kemarin. Dalam kesempatan itu, sung sukses. wamenag juga me"Kita selalu memuji kemegahan mantau kesiapan peMasjid Jabal Arafah laksanaan MTQ Nayang berada di Nagosional di Batam. Kami ya Batam. Menurutmenilai, MTQ Nasionya, masyarakat Banal 2014 ini cukup tam beruntung mesiap. Hal ini dibuktikan dari persiapan yang miliki masjid megah yang matang, konsep penyeleng- berada di wilayah ramai garaannya yang sangat ber- penduduk dan bisnis di beda dari penyelenggaraan Nagoya, Batam. Nasaruddin yang juga sebelumnya, dan tamu undangannya pun tidak hanya didampingi Ketua Yayasan dari dalam negeri tapi juga Jabal Arafah Batam, Asman dari luar negeri," ucap Na- Abnur mengungkapkan, dirinya juga berharap pelaksaruddin. Selain itu, tambah Wa- sanaan MTQ V tingkat Promenag, pihaknya juga me- vinsi Kepri yang berlangsung lihat, tidak hanya persiapan di Karimun juga sukses sesuai secara fisik dan acara, hal harapan banyak pihak. (cw90) Editor: Fery Heriyanto, Layouter: Syahril


CMYK

Sabtu, 22 Maret 2014

Panwaslu Diminta Independen Dugaan Pelanggaran Pemilu Lurah Sengkuang BATAM CENTRE (HK) â&#x20AC;&#x201D; Siti Fatimah, istri RW 07 Tanjungsengkuang, Batuampar meminta Panwaslu Kota Batam jujur, adil dan independen dalam menangani kasus pelanggaran Pemilu yang diduga dilakukan Lurah Tanjungsengkuang M Taher.

Sebab, ini taruhannya tidak hanya Panwaslu sebagai lembaga, tetapi juga integritas orang-orang yang duduk di lembaga tersebut. Untuk itu, ia meminta agar kasus pelanggaran Pemilu yang dilaporkannya diproses seadil-adilnya tanpa inter-

vensi dari pihak mana pun. " Kita ingin Panwaslu independen dan bertindak sesuai Undang-Undang yang berlaku. Ini demi kebenaran dan tegaknya keadilan di negeri ini. Jangan, mentangmentang partai berkuasa, Panwaslu lantas mempetiesPanwaslu Diminta Hal 10

9

Polisi Tak Berani Gerebek Judi Dadu Diduga Dibekingi Oknum Aparat SAGULUNG (HK) â&#x20AC;&#x201D; Kapolsek Sagulung AKP T Manihuruk menyatakan, dirinya bukan tak berani me nggerebek judi dadu yang marak belakangan ini karena tidak ingin terjadi gesekan di lapangan. Tim Haluan Kepri Liputan Batam Diduga orang-orang yang membekingi judi dadu itu terdiri dari oknum aparat. " Kami bukannya tak bisa me-

Polisi Tak Hal 10

DERMAWAN/HALUAN KEPRI

TINJAU GNIB â&#x20AC;&#x201D; Komandan Kodim 0316 Batam Letkol Arh Harvin Kidinggallo (dua dari kanan) saat meninjau pelaksanaan Gerakan Nasional Indonesia Bersih (GNIB) di Jalan Duyung Batuampar, Jumat (21/3). Rencananya, kegiatan ini akan dilakukan di sejumlah kawasan di Batam. Berita halaman 10.

CMYK

Editor: Sofyan, Layouter: Novrizal


Metro Batam

Sabtu, 22 Maret 2014

10

550 Pengendara "Bandel" Disidang Angka Pelanggaran Lalin Masih Tinggi BATAM CENTRE (HK) — Sebanyak 550 pelaku pelanggar lalu lintas (Lalin), menjalani sidang tipiring di Pengadilan Negeri Batam, Jumat (21/3). Mereka terjaring saat operasi cipta kondisi yang digelar di sejumlah sudut Kota Batam. Tak pelak lagi, kondisi itu membuat ruang sidang penuh sesak oleh ratusan warga yang mengantri menunggu giliran sidang. Bahkan petugas terpaksa menggunakan pengeras suara untuk memanggil satu persatu

pelaku pelanggar lalin. Pantauan Haluan Kepri , pelaku pelanggar dijatuhkan denda ringan secara bervariasi dari Rp50 ribu hinggga Rp150 ribu, tergantung tingkat pelanggaran yang dilakukan. "Tolong jangan diulangi lagi pelanggarannya, ini bisa membahayakan pengendara lainnya," ujar hakim Alfian kepada salah seorang pelanggar. Beragam pelanggaran yang dilakukan, mulai dari tidak menggunakan helm, melawan arus hingga senga-

ja melanggar lampu merah. Dan, bahkan dalam sidang tersebut, banyak pelaku yang melakukan pelanggaran hingga 3 pasal. Sementara, Aji Satrio dari Kejaksaan selaku eksekutor denda tilang mengatakan, banyaknya pelanggar lalin ini menunjukkan bahwa kesadaran berlalu lintas masyarakat di Batam masih rendah. "Ini bukti kalau keasaran berlalu lintas masih rendah," katanya. Selain itu, banyaknya berkas tilang karena terjadi penumpukkan berkas yang

hampir satu bulan belum dilakukan sidang tilang. Salah seorang pelanggar, Sandi, mengatakan ia ditilang karena secara sengaja berboncengan tapi boncengannya tidak menggunakan helm. "Tidak pakai helm bang, repot bawa helm," katanya. Namun demikian, dengan kejadian ini ia mengaku jera dan berjanji akan menggunakan kelengkapan kendaraan. Apalagi, menurut dia, semua kelengkapan kendaraan itu bagian perlindungannya di jalan.(ays) HUMAS PEMKO BATAM

Kodim Gelar GNIB se-Kota Batam Hari Pertama Dikuti 600 Orang JODOH (HK) — Jajaran Komando Distrik Militer (Kodim) 0316 Batam bersama elemen masyarakat melakukan Gerakan Nasional Indonesia Bersih (GNIB) tahun 2014 di Kelurahan Sei Jodoh, Kecamatan Batu Ampar, Jumat (21/3). Hari pertama pelaksanaan, GNIB diikuti oleh 600 orang. Dalam GNIB itu, warga bersama prajurit TNI bergotong royong (Goro) membersihkan sejumlah wilayah yang dianggap tidak bersih di Batam. Untuk tahap pertama dimulai dari Pelabuhan Harbour Bay. Acara itu juga dihadiri Danyonif 134 TS, Mayor inf

Persada Alam, Pasi Bhakti TNI Rem 033/WP Mayor Inf Hendra M, Lurah Jodoh Imam Tohari. Dandim 0316 Batam Letkol arh Harvin Kidingallo mengungkapkan, melalui gerakan nasional Indonesia bersih ini diharapkan terwujudnya budaya bersih lingkungan di masyarakat. Komitmen TNI dan masyarakat untuk menjadikan Batam bersih, dapat dicontohkan oleh elemen masyarakat lain. “ Di sini, ada sekitar 600 orang yang terlibat, seperti Lanal, Polri, PP, masyarakat, ormas dan lain sebagainya, “kata Harvin. Ia juga menyebutkan, goro

ini sangat bermanfaat bagi kehidupan masyarakat Batam. Dengan adanya GNIB ini, paling tidak dapat memberikan pelajaran bagi seluruh warga agar dapat menjaga lingkungannya masingmasing. “ Semuanya kami bersihkan, mulai dari rumput, parit, saluran drainase, membersihkan lokasi di mesjid AlMardhotillah, jalan raya dan lain sebagainya, “ucapnya. Dikatakan dia, kegiatan ini, merupakan program Korem dan Kodim di bawah Kodam. Tujuannya untuk membersihkan lingkungan sekitar, namun yang terpenting ialah bersama-sama menjaga kekompakan di Provindi Kepri khususnya Kota Batam.

“ Ini akan berkelanjutan, dan Jumat depan akan dilaksanakan di Batu Aji sekitarnya. Pokoknya sampai Batam benar-benar bersih, “ucapnya. Goro ini, lanjut dia, sekaligus untuk mensukseskan rangkaian acara nasional Multilateral Navy Exercise Komodo Sail yang akan berlangsung di Harbour Bay pada 29 31 Maret 2014 mendatang. Menurut dia, pusat pelaksanaan di Batam ada dikawasan Harbour Bay ini yang melibatkan 16 negara. “ Kalau tempat ini bersih, maka akan mencerminkan Kota Batam bagus, karena nantinya acara Komodo nantinya, pusatnya di sini, “paparnya. (byu)

Berharap RFID Diterapkan di Batam Untuk Mencegah Penyelewengan Solar BATAM CENTRE (HK) — Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan ESDM Kota Batam, Amsakar Achmad ingin teknologi Radio Frequency Indentification (RFID) untuk bahan bakar minyak (BBM) jenis solar juga diterapkan di Batam. RFID adalah tehnologi yang digunakan untuk mengontrol penggunaan solar bersubsidi supaya tidak diselewengkan. Namun cara yang digunakan masih konvensional. Untuk meminimalisir penyelewengan mestinya penerapan tehnologi FRID dilakukan dengan sistem elektronik. Kepala Dinas Perindus-

trian, Perdagangan dan ESDM Kota Batam, Amsakar Achmad mengatakan saat in daerah yang sudah menggunakan RFID baru DKI Jakarta. Ia berharap pada putarakan kedua ini, pelaksanaan RFID juga dilakukan di Batam. “ Kami berharap, pada putaran kedua, dilaksanakan di Batam, “katanya. Menurut dia, penerapan RFID bisa dilaksanakan di Batam. Langkah pertama yang dilakukan adalah mengkomunikasikannya dengan pimpinan Pertamina Kepri dan Medan. Pihaknya akan menjelaskan mengapa Batam harus menggunakan RFID.

Saat ini, kata dia, berbagai upaya untuk mencegah penyelewengan solar terus dilakukan. Mulai dari pemasangan Closed Circuit Television (CCTV) yang terintegrasi dengan satelit sampai pemberlakuan jam distribusi solar subsidi. Namum upaya tersebut dianggap belum bisa menjawab persoalan secara signifikan. “ Cara konvensional memang sudah berjalan dengan baik. Tapi belum bisa menjawab semua persoalan dan diharuskan pakai teknologi yang baik, “ujarnya. Ia menambahkan, secara umum, penerapan kartu survei oleh pihak Pertamina, berjalan dengan baik. Tetapi, ada beberapa persoalan tek-

Dari Halaman 9

Panwaslu Diminta kan kasus ini," kata Siti Fatimah yang ditemui di Batuampar, Jumat (21/3). Ia mengatakan, pihaknya akan melaporkan kasus ini ke Panwaslu Kepri, bahkan kalau perlu ke Bawaslu jika Panwaslu Kota Batam terbukti tidak independen dalam memproses kasus ini. Karena, dari keterangan beberapa ketua RT yang dihadirkan sebagai saksi, membenarkan bahwa Lurah Tanjungsekuang M Taher telah mengintervensi mereka agar mengarahkan warga memilih partai penguasa. Dengan target suara minimal 20 suara. " Silahkan dia (Taher) membantah, tapi dari keterangan beberapa ketua RT yang kita hadirkan sebagai saksi, membenarkan kalau Lurah

Tanjungsekuang melakukan intervensi. Ini yang membuat kami yakin Panwaslu akan mempersalahkan Lurah Tanjungsekuang, " ujarnya. Siti membantah sikap kerasnya mempersoalkan Lurah Tanjungsekuang karena ditunggangi partai politik lain atau kelompok tertentu untuk tujuan tertentu. " Sekali lagi, saya katakan ini murni dari lubuk hati saya yang paling dalam. Ini saya lakukan demi keadilan dan tegaknya kebenaran di negeri ini. Tidak ada yang meminta saya, apalagi mendanai saya. Dan, saya tidak akan mau disuap agar mencabut laporan ini," katanya. Sejak kasus ini mencuat ke permukaan, ia didatangi banyak orang yang meminta

kasus itu ditutup. Namun ia tetap pada pendirian untuk mempersoalkan kasus ini sampai tuntas. " Saya tetap bilang 'tidak' siapa pun yang membujuk saya. Seandainya nenek saya yang sudah meninggal hidup kembali, meminta saya untuk mencabut laporan itu, tetap saya tidak mau. Begitu seriusnya saya mengawal kasus ini," katanya. Sebelumnya, istri Ketua RW 07 Tanjungsengkuang, Batuampar Siti Fatimah mengaku kecewa dengan tindakan Lurah Tanjungsekuang M Taher yang mengintervensi RT/RW di wilayah kerjanya, supaya mengarahkan warga memilih partai penguasa. Masing-masing RT ditargetkan bisa berkontribusi minimal 20

suara. Intervensi tersebut dilakukan saat pembagian insentive RT/RW se-Kelurahan Tanjungsengkuang tahun anggaran 2014 di kantor lurah setempat, baru-baru ini. Tak terima dengan sikap Lurah tersebut, ia pun melaporkan kasus tersebut ke Panwaslu Kota Batam. Kini, kasus tersebut sedang diproses di Panwaslu Kota Batam. Ketua Panwaslu Kota Batam Suryadi Prabu mengatakan pihaknya belum merapatkan hasil pemanggilan Lurah Tanjungsengkuang. Karena, masih ada beberapa orang saksi lagi yang akan diperiksa. " Dia (Taher) sudah memenuhi panggilan kita. Tapi belum kami bahas di internal, "katanya ketika itu. (byu)

kehilangan. " Sejak adanya judi dadu di lahan kosong dekat pasar Seken Sagulung itu, hampir setiap hari ada saja warga yang mengadu kehilangan motor dan barang berharga miliknya," terang Heru. Awalnya, kata dia, warga sekitar tak mau. Ketika diberi pengarahan, akhirnya mau ikut menggrebek perjudian itu. Kalau tak begitu, pelaku judi makin merajalela. " Warga ini tetap memantau lahan kosong itu. Kalau tetap buka, kami akan turun langsung. Tak ada istilah perjanjian lagi," ujar dia. Hamdan, warga lainnya juga mengaku resah dengan aksi judi dadu ini. Warga terpaksa meletakkan barangbarang seperti sendal dan lainnya di dalam rumah. Sebab, kalau diletakkan di rumah sebentar sudah hilang. " Tak mungkin barang-barang seperti sepatu atau barang di simpan dalam rumah.

api kalau diletakkan di luar diambil kawanan maling itu," jujurnya. Diberitakan sebelumnya, dengan membawa alat seadanya seperti kayu, besi dan lainnya, warga menggerebek permainan judi dadu di lahan kosong depan perumahan Taman Anugerah, Sagulung. Melihat warga datang, para pemain dan bandar judi dadu langsung kabur menyelamatkan diri. Sejak itulah pemain judi dadu tidak lagi membuka lapaknya di lahan kosong tersebut. Ia mengaku tindakannya memang tergolong nekat kemarin malam itu. Namun harus bagaimana lagi, kalau keamanan dan kertentraman warga sudah tidak ada lagi. " Buktinya, sejak tidak ada lagi kegiatan judi dadu itu sudah mulai aman. Akan tetapi kita lihat dulu bagaimana kedepannya," terangnya. ***

Dari Halaman 9

Polisi Tak nutup aksi perjudian itu. Tapi, warga juga harus melihat siapa dibelakang pelaku judi dadu itu. Pada umumnya mereka adalah oknum aparat ," ujar kapolsek tanpa merinci oknum aparat dimaksud, kemarin. Karena itu, kata dia, tinRalat Pengumuman Lelang Dalam Pengumuman Lelang Kedua OCBC NISP tgl 11 Maret 2014 1. No. 2, sebidang tanah seluas tertulis 96 M2 yang benar 87 M2 2. Tertulis Jalan Gas Alam yg benar Jl. Alam Gas 3. SHM…../tanjung pinang yang benar SHM…./ Pinang Kencana, 4. No. 3. tertulis sebidang tanah seluas 87 M2 yang benar 96 M2

nis yang dihadapi. Contohnya, pengisiannya sedikit lebih lama. Selain itu, setiap kendaraan yang memegang kartu survei dijatah 30 liter perhari. Sesuai Perwako Batam, ada beberapa jenis kendaraan yang jatahnya di atas 30 liter, seperti bus pariwisata, bus anak sekolah, karyawan dan sejenisnya. “ Kalau kita lihat masih efektif sejauh ini. Soal waktu diperlukan agak sedikit panjang, kemudian semua kendaraan yang dijatah 30 liter perhari, sesuai dengan Perwako. Tapi secara umum berjalan dengan baik, itu penerapannya tinggal dibicarakan teknisnya bagaimana, “pungkasnya. (byu)

dakan warga perumahan Taman Anugerah, Sagulung yang menggerebek beramai-ramai aktivitas judi dadu di lahan kosong depan perumahan itu patut diacungi jempol. Tapi, kata dia, warga juga harus ingat bahwa judi dadu di lahan kosong itu dibekingi oleh oknum aparat. Supaya lebih aman, ia meminta warga juga melaporkan masalah tersebut ke intansi oknum yang membekingi itu. " Saya mendukung tindakan warga itu. Kita berharap kedepan tidak ada lagi perjudian di Sagulung, sehingga tak terus menjadi polemik di masyarakat ini," katanya. Heri, tokoh masyarakat setempat menuturkan, praktik judi dadu di wilayah itu telah membuat warga resah atau gerah. Sebab, lama permainannya mulai malam hingga subuh diihari. Selain itu, sejak judi dadu dibuka di lahan tersebut, warga sering

FOTO BERSAMA — Walikota Batam Ahmad Dahlan (tengeh) berfoto bersama dengan kafilah Kota Batam yang mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat Propinsi Kepulauan Riau tahun 2014 di Tanjung Balai Karimun, Jumat (21/3).

Dahlan Kunjungi Pemondokan Kafilah Batam KARIMUN (HK) — Walikota Batam, Ahmad Dahlan mengunjungi kafilah Kota Batam yang mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat Propinsi Kepulauan Riau tahun 2014 di Tanjung Balai Karimun, Jumat (21/3). Turut hadir dalam kunjungan wako ke tempat pemondokan kafilah Batam ini yakni Ketua DPRD Kota Batam Surya Sardi, Ketua Rombongan Kafilah Batam, M Sahir, Kabag Kesra Samuddin, Kabag Humas Ardiwinata dan Kabag Protokol Taufik. Maksud dan tujuan dari kunjungan ini untuk memberikan motivasi kepada para kafilah. Agar berlomba dengan baik dan benar serta bisa meraih prestasi dalam perlombaan tersebut. Dalam

sambutannya, Ahmad Dahlan meminta peserta yang mengikuti perlombaan untuk selalu percaya diri, karena seluruh qori/qoriah yang terpilih merupakan qori/qoriah terbaik di Kota Batam. "Tidak ada alasan untuk tidak percaya diri. Kalian adalah juara di kota batam. Dari 1,2 juta jiwa masyarakat Batam, andalah yang terpilih mewakili batam", katanya. Selain itu Walikota juga meminta seluruh kafilah agar dapat menjaga nama baik Kota Batam. "Kalian adalah utusan dari batam, bukan pribadinya saja yang kesini tapi mewakili kota batam. Karena itu kalian berbuat baik, itu cerminan masyarakat batam memang baik, begitupun sebaliknya,"

kata Dahlan. Tak lupa, Walikota juga berharap utusan Batam yang akan berlaga di setiap perlombaan untuk bersungguh-sungguh hingga pada akhirnya dapat meraih juara umum sebagaimana diharapkan oleh seluruh masyarakat kota Batam. "Bapak yakin bila kalian bersungguh-sungguh, Insya Allah kita bisa meraih citacita menjadi juara umum," harapnya. Pada MTQ yang diadakan dari tanggal 21 hingga 27 Maret 2014 ini, Kota Batam mengirimkan 204 Kafilah yang berlaga membawa nama baik Kota Batam. 42 diantaranya adalah qori dan qoriah terbaik, hasil seleksi dari MTQ tingkat Kota Batam dan sisanya merupakan ofisial team dan panitia. (r)

Stan Batam Tampilkan Replika Astaka MTQ Nasional BATAM (HK) — Kota Batam menampilkan replika astaka utama Mushabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat nasional dalam stand bazar MTQ tingkat Provinsi. Stand dan pameran bazar MTQ ke-5 tingkat Provinsi Kepri dibuka ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kepri, Ny Aisyah Sani, Jum'at (21/3) di Tanjungbalai Karimun. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pasar, koperasi dan Usaha Kecil Menengah (PMPK-UKM) Kota Batam, Pebrialin mengatakan Batam mengangkat astaka utama sebagai simbol Batam siap songsong MTQ ke-25 nasional. "Batam siap menjadi tuan rumah yang baik dalam kegiatan MTQ tingkat nasional," katanya. Tak lupa, replika menara masjid nabawi yang berada di astaka utama MTQ nasional juga ada d stand bazar MTQ ke-5 Provinsi Kepri. "Menara masjid Nabawi ini simbol astaka utama di dataran Engku Puteri," imbuhnya. Ketua TP. PKK Kota Batam, Ny. Mariana Ahmad

Dahlan mengatakan bazar kota Batam dalam MTQ tingkat Provinsi Kepri ini diikuti 24 pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kota Batam. "Berbagai produk yang ditampilkan di bazar kota Batam antara lain makanan dan kerajinan," katanya. Peserta bazar ini, sebut Ny. Mariana merupakan pelaku UKM baru yang produknya belum pernah di bazar yang digelar Pemko Batam. Alasannya, supaya mendorong para pelaku UKM baru untuk memperkenalkan produknya ke masyarakat. "Sekaligus meningkatkan perekonomian pelaku UKM Batam serta menunjukkan bahwa produkproduk yang berada di stand bazar tersebut merupakan hasil kita," paparnya. Ketua TP PKK Provinsi Kepri, Ny Aisyah Sani dalam sambutannya mengatakan kegiatan bazar MTQ selalu mendapat perhatian dan respon positif dari masyarakat. Hal ini terbukti dengan jumlah kunjungan masyarakat yang meningkat setiap tahunnya. "Bazar ini sebagai bentuk eksistensi dari produkproduk lokal hasil UKM masyarakat Kepri," katanya.

Produk-produk lokal, sebutnya merupakan komoditi yang memiliki potensi cukup besar untuk dikembangkan. "Dan mempunyai pangsa pasar yang besar. Apalagi produk yang ditawarkan berbahan baku lokal yang dipadukan dengan kreativitas," imbuhnya. Produk-produk terbaik ini, sebut Ny.Aisyah akan ditampilkan kembali dalam MTQ tingkat Nasional yang digelar Juni mendatang di Batam. "Selamat mengikuti bazar," katanya kepada para peserta. Bazar MTQ tingkat Provinsi Kepri V berlangsung 21-27 Maret 2014 di Costal Area Tanjung Balai Karimun. Bazar ini diikuti 191 peserta dengan jumlah 175 stand bazar. Bazar diikuti oleh pemerintah provinsi Kepri dan kabupaten/ kota se-Kepri, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) kabupaten Karimun, Perusahaan dari Jakarta, Batam dan Karimun, Kecamatan se-Kecamatan Karimun, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Karimun, instansi vertikal, perbankan, yayasan, organisasi kewanitaan dan UKM. (r)

Pelaku Curanmor Batuaji-Sagulung Dibekuk SEKUPANG (BP) — Polsek Sekupang membekuk 4 pelaku pencuri motor yang sering beraksi di wilayah SagulungBatuaji. Keempat pelaku ditangkap di tempat terpisah, Senin (17/3) lalu. Mereka adalah Fajar (21), Dedi Saputra (28), Yani (27) dan Ad (16). Satu diantaranya Ad, masih duduk di kelas III SMP. Kanit Reskrim Iptu Tommy Palayukan yang ditemui wartawan mengatakan, pelaku ditangkap setelah polisi mendapat informasi dari masyarakat bahwa sepeda motor Yamaha Scorpio yang digunakan salah seorang pelaku merupakan hasil curian. " Keempat pemuda ini sebenar sudah incar petugas Polsek Sagulung dan Batuaji. Karena, telah melakukan pencurian motor di dua kecamatan itu. Aksi itu meresahkan warga setempat. Begitu ada info salah seorang dari mereka di Sekupang. Maka kami langsung menangkapnya satu persatu," ujar Tommy, kemarin. Menurut Tomy, keempat pelaku curanmor ini adalah

hantunya curanmor di Sagulung dan Batuaji. Dengan berkoordinasi dengan Polsek Sagulung dan Batuaji, pihaknya tak terlalu kesulitan meringkus keempat pelaku. Awalnya, ujar Tommy, pertama diringkus Ad yang merupakan pencuri motor paling banyak diantara keempat rekannya. Total motor yang sudah digondol Ad dengan sebanyak 9 unit dengan berbagai merk. Ad diringkus siang hari saat lagi asyik main di warnet PJB. Dari Ad keluarlah info keberadaan ketiga rekannya. Selang sehari giliran Fajar yang diringkus di tempat kosnya yakni di kawasan Sagulung tidak jauh dari perumahan PJB. dari tangan Fajar, polisi mendapati kunci T untuk alat mencuri motor. Kemudian, berlanjut ke Dedi dan Yani juga diringkus setelah Fajar di perumahan Sei Lekop, Sagulung sekitar pukul 20.00 WIB. Untuk Yani sendiri sebenarnya bukan ikut mencuri. Yani adalah orang yang menampung atau

turut menjualkan motor curian dari ketiga kawannya itu dengan harga berbeda-beda. " Dari tangan Dedi yang dibekuk dekat Vihara Kavling Lama, Sagulung ditemukan barang bukti yang lain, yaitu sepeda motor Mio Soul BP 6857 FM, Honda Beat BP 2116 CI, Satria FU berwarna hitam Yamah Mio J," terang Tommy. Dengan pemeriksaan ke empat tersangka, jelas Tommy, diketahui untuk motor Mio dijual seharga Rp1,5 juta, Honda Beat Rp1,8 juta, Satria FU hitam Rp2,5 juta. Kalau motor besar itu harganya bisa mencapai Rp5 juta," tukas Tommy. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ketiga pemuda yang menjadi tersangka ini, yakni Ad, Dedi serta Fajar dijerat dengan pasal 363 KUH pidana tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun kurungan penjara. Sedangkan Yani dijerat pasal 480 tentang penadahan yang ancaman hukuman penjara maksimalnya 5 tahun. (vnr) Editor: Sofyan, Layouter: Novrizal


CMYK

Hukum dan Kriminal

Sabtu, 22 Maret 2014

11

Abang Perkosa Adik Kandung Diduga Mabuk TANJUNGPINANG (HK) â&#x20AC;&#x201D; Diduga mabuk, seorang pria berinisial A tega memperkosa S (19), adik kandungnya sendiri. Kejadian tersebut berlangsung, Sabtu (8/3) sekitar pukul 02.00 WIB di dalam kamar rumah orang tua mereka di kawasan KM 11 Tanjungpinang. Asfanel Liputan Tanjungpinang Kasus yang sedang ditangani pihak Sat Reskrim Polres Tanjungpinang ini, kuat dugaan bahwa A tega melakukan perbuatan tak terpuji terhadap adik kandungnya, lantaran dalam kondisi mabuk. Hal ini sesuai laporan S, saat disampaikan ke Polres Tanjungpinang dan didampingi salah seorang ketua Lembaga Sosial Masyarakat

(LSM) bidang perempuan di Tanjungpinang, Kamis (20/3). "Benar, laporan terhadap dugaan kasus perkosaan oleh kakak terhadap adik kandungnya tersebut sudah kita terima kemarin untuk diselidiki lebih lanjut," kata Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Oxy Yudha Pratesta melalui Kaur Bin Ops (KBO) Reskrim, Iptu Efendi kepada Haluan Kepri, Jumat (21/3). Efendi menjelaskan, berdasarkan laporan korban, bahwa kejadian pada hari

tersebut berawal sekitar pukul 02.00 WIB, ketika korban sedang tidur di dalam kamarnya sendiri. Tiba-tiba datang pelaku (kakak kandung-red) masuk ke dalam kamar tersebut dan langsung menindih tubuh korban. "Pada saat kejadian tersebut, pelaku langsung memaksa korban untuk melakukan hubungan badan, dengan membuka paksa celana dalam korban, kemudian terjadilah perbuatan perkosaan," ungkap Efendi. Diterangkan, pada saat kejadian pemerkosaan, di dalam rumah tersebut ada ibu serta adik kandung mereka yang tengah tertidur lelap di ruangan tamu. Sedangkan pelaku sendiri pada saat itu diduga tengah dipengaruhi minuman alkohol, sesuai pengakuan korban yang sempat mencium aroma alkohol dari mulut kakak kandung yang sedianya melindungi ia dan keluarganya

yang lain. "Korban sendiri, statusnya masih memiliki suami, namun sudah pisah rumah. Sedangkan pelaku, hingga kini belum kita ketahui statusnya, karena masih dalam penyelidikan dan pengejaran,"ucapnya. Disampaikan, usai melakukan perbuatannya tersebut, pelaku sempat mengeluarkan kata ancaman kepada adiknya (korban-red), agar tidak melaporkannya kepihak kepolisian. Namun karena tidak tahan menahan beban kesedihan, korban mengadukan kesalah satu LSM bidang perlindungan perempuan, dan melaporkan kasus dugaan pemerkosaan tersebut ke Mapoles Tanjungpinang. "Hingga kini kita masih mencari keberadaan pelaku. Atas perbuatan tersebut, pelaku dapat dijerat sesuai pasal 285 KUHP tentang pemerkosaan dengan ancaman 12 tahun penjara,"ucapnya. ***

Managemen PT Masa Batam Kecewa Eagle Prestige Masih Dikuasai PT BBM BATAM (HK) â&#x20AC;&#x201D; Manajemen PT Masa Batam kecewa karena kapal MV Eagle Prestige benilai Rp25 miliar masih dikuasai oleh PT Bina Bahari Makmur (BBM). Pasalnya, pihak kepolisian belum mengambil tindakan apapun terhadap keberadaan orang yang berada di atas kapal yang masih bersengketa masalah dokumen. "Kita sudah laporkan ke Kepolisian. Tapi sejauh ini belum ada tindakan apapun dari kepolisian," ujar Kuasa Hukum PT Masa Batam, Rusli kepada Haluan Kepri ketika ditanyakan mengenai perkembangan penguasaan kapal berbendera Panama ini

oleh puluhan orang yang diduga suruhan PT BBM Karena tidak ada tindakan tersebut, katanya, memaksakan manajemen untuk mengambil langkah pengamanan dengan cara sendiri. Makanya, ada puluhan orang yang disiapkan untuk menjaga aset yang menjadi milik PT Masa Batam. "Kita tidak ingin melakukan ini. Hanya saja, tidak mungkin kita mem biarkan aset perusahaan ini. Kecuali, kepolisian bisa melakukan pengamanan," ujarnya menegaskan. Sebelumnya, Ronal, sebagai kuasa dari Vijai Kumar Daswani mengaku kapal itu sudah menjadi mi-

CMYK

liknya. Semua prosedur secara hukum, sudah dilalui. Makanya ia berencana untuk menarik kapal ter sebut. "Kita bergerak sudah mempunyai dasar dan pijakan. Jadi tidak sembarangan apa yang sudah kita lakukan," ujarnya sembari menunjukkan sejumlah dokumen yang menyangkut dengan sengketa perdata antara Vijai Kumar Deswani dengan PT BBM. Menurutnya, ia sudah membayar uang labuh tambat kepada Kantor Pelabuhan Batam. Sehingga, surat untuk olah gerak kapal itu dikeluarkan. "Semua kita lakukan sesuai prosedur," ujarnya menegaskan. (doz)

Editor: Ali Mahmud , Layouter: Ricoh


Lingga

Sabtu, 22 Maret 2014

12

Perbaikan DPT KPU Gelar Rakor LINGGA (HK) — Komisi Pemilihan Umun (KPU), Kabupaten Lingga menggelar rapat koordinasi (Rakor) dan penyerahan berita acara perbaikan DPT pemilu anggota DPR, DPD, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/ kota tahun 2014, Lingga. Nopriadi Putra Liputan Lingga Rapat tersebut dihadiri sejumlah anggota Partai Politik kecuali Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Parti Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN). Anggota KPU Kabupaten Lingga, Effendi yang menangani data pemilih, menjelaskan daftar pemilih tetap di Kabupaten Lingga dibagi menjadi 8 kecamatan adalah untuk Kecamatan Lingga terdapat 10 kelurahan dan

24 TPS jumlah pemilih 7504 yaitu 3833 laki-laki dan 3671 perempuan. Untuk Kecamatan Selayar yang dibagi menjadi 2 kelurahan dan 8 TPS jumlah pemili 13793 yaitu 7213 lakilaki dan 6580 perempuan. Kecamatan Senayang yang dibagi menjadi 16 kelurahan dan 59 TPS jumlah pemili 2340 yaitu 1200 laki-laki dan 1140 perempuan. Untuk Kecamatan Singkep dibagi menjadi 7 kelurahan dan 56 TPS jumlah pemili 17841 yaitu 8909 laki-laki dan 8932

NOFRIADI PUTRA/HALUAN KEPRI

RAPAT koordinasi KPU Lingga, dihadiri Panwaslu, perwakilan Parpol terkait DPT di ruang rapat KPU Lingga, Rabu (19/3).

perempuan. Sementara Kecamatan Singkep Barat dibagi menjadi 14 Kelurahan dan 37 TPS jumlah pemili 11828 yaitu 6116 laki-laki dan 5712 perempuan. Untuk Singkep Pesisir yang dibagi menjadi 4 kelurahan dan 11 TPS jumlah pemili 3183 yaitu 1601 laki-laki dan 1582 perempuan.Total juml a h p e m i l i d i K ab u p a t e n Lingga 66998 yaitu 34360 pemili laki-laki dan 32638 pemili perempuan. Kecamatan Lingga Timur yang di bagi menjadi 6 kelurahan dan 10 TPS jumlah pemilih 2912 yaitu 1534 laki-laki dan 1378 Perempuan.Untuk kecamatan Lingga Utara yang dibagi menjadi 10 kelurahan dan 28 TPS jumlah pemili 7597 yaitu 3954 laki-laki dan 3643 perempuan. Dikatakan Efendi jumlah tersebut tidak bisa ditambah lagi, sedangkan untuk pemilih yang meninggal dunia mereka akan mencoret nama tersebut. Dalam rapat koordinasi pemili tetap tersebut diadakan tanya jawab, baik mengenai pemilih tetap dan juga masalah yang lain. Sedangkan masalah DPT peserta rapat hanya menanyakan pemilih yang meninggal sebelum pemilihan. Agussyuriawan, Ketua KPU kabupaten Lingga mengata bahwa untuk pemili yang meninggal Dunia sebelum pemilihan maka mereka akan mencoret nama yang bersangkutan.Setelah selesai pembahasan masalah DPT, para perwakilan

Listrik Padam Bergilir LINGGA ( HK ) — Akibat HPR mesin PLN sub Daik mengalami kerusakan, terpaksa aliran listrik di Daik mati secara bergilir, Kamis (20/3). Sejak Selasa ( 18/3), lampu PLN di sekitar sub Daik Lingga mati bergilir, sehingga warga mengeluhkan hal tersebut. Bujang, salah satu warga Daik, menuturkan, ia sebagai warga mempertanyakan kenapa PLN di Daik sering mati. Karena hal tetsebut cukup meresahkan bahi warga. “ Kenapa lampu sering mati, pada hal kita butih penerang, saat-saat waktu magrib,”ungkapnya. Dikatakan, setiap kali pembayaran listrik selaku

pelanggan ia terus menunsilan kewajibannya. Namun, ketika perseoalan seperti ini, mustinya PLN Daik harus cepat tanggap, jelasnya. Ditempat berbeda, Kepala PLN Sub Daik Lingga, Mazli, mengatakan mesin PLN Sub Daik mengalami kerusakan. “HPR-nya rusak. Kerusak seperti kerusakan sebelumnya. HPR-nya jebol,”ungkapnya. Dikatakan, ia tidak bisa memprefiksi sampai kapan kerusakan tersebut dapat diatasi. Hanya saja pihaknya masih menunggu HPR-baru dari Jakarta melalui kontraktor yang mengerjakan pengelolaan mesin yakni BKSP. “Kita sudah beti tahu.

Sampai saat ini kita masih menungu HPR-nya dari Jakarta,”jelasnya. Dilanjutkan, akibat kerusakan tersebut, maka PLN sub Daik melakukan pemadaman bergilir. Yakni empat hari hidup dan satu hari padam. Kecuali Rumah Sakit Lapangan, karena RS Lapangan Daik diprioritaskan. “Kita bahan bakar cukup.HPR-tulah yang rusak,”imbuhnya. Bahkan Mazli juga mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak Camat, Lurah dan memberi tahu masyarakat atas pemadaman bergilir tersebut, jelasnya. (put)

partai politik juga menanyakan tentang pelanggaran pemilu, yang masih di laksanakan oleh beberapa oknum caleg, baik penempatan alat peraga sampai pembagian alat tangkap ikan kepada masyarakat nelayan. Menanggapi hal tersebut Ketua KPU kabupaten Lingga, mengatakan bahwa masalah pelanggaran pe-

milu adalah tanggung jawab panwaslu untuk mengawasi, bukan tanggung jawab KPU.” KPU hanya menerima laporan dari panwaslu, apabila ditemukan bahwa pelanggaran yang dilakukan oknum caleg benar maka, akan di kenakan sangsi administrasi,” kata Agussyuriwan. Irham, anggota KPU lainnya menegaskan bahwa pe-

milihan umum yang akan datang harus dilaksanakan secara transparan. Dia mengatakan sesuai dengan kesepakatan antara KPU, Panwaslu dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), yang diatur dalam undang-undang pemilu, setiap peserta pemilu harus menghormati kode etik pemilu.Dalam pelaksanakan pemilu tersebut harus ber-

sifat terbuka. Dia mengatakan dalam pemilihan harus bisa bersifat netral. “Seperti contoh meski kita mempunyi saudara kandung atau famili keluarga yang ikut sebagai caleg dan peserta pemilu atau parpol, kita harus bersifat netral, kalau mau jadi pendukung dalam kampanye harus dilaporkan di rapat umum,” kata Irham. ***

NOFRIADI PUTRA/HALUAN KEPRI

SITUS BUDAYA — Masjid Sultan Abdurrahman Muazzam Syah yang berada di kampung Putus, merupakan situs budaya masa kerajaan Sultan di Lingga, Jum’at (22/3).

Situs Masjid Abdurrahman Muazzam Syah LINGGA ( HK ) — Situs Masjid Sultan Abdurahman Muazzam Syah (1885-1911) merupakan khazanah lama. Akhirnya faktor alam, masjid bersejarah tersebut dipindahkan ke Masjid Jami, Jum’at ( 21/3). Sultan Abdurrahman Muazzam Syah merupakan anak dari Yang Dipertuan Muda Riau X Raja Muhammad Yusuf dengan isteri Tengku Embong Fatimah. Beliau mangkat tahun 1930 diteluk Belanga Singapore. “Tempat kerajaan be-

liau di istana Damnah dan Penyengat,”ungkap pemerhati sejarah di Lingga, Lazuardi. Semasa memerintah, Sultan Abdurrahman Muazzam Syah, mendapat tekanan hebat dari Belanda. Sehingga perjanjian yang dibuat Belanda sering diabaikan. Akhirnya Sultan Abdurrahman Muazzam Syah, dimaksulkan Belanda, dan tahun 1913 penghapusan Kesultanan Riau-Lingga. “Beliau adalah Sultan terakhir di Ligga setelah

pada tahun 1900 berkerajaan di Pulau Penyengat. Cuma beliau sekali-sekali datang ke Daik,”ungkapnya. Dikatakan Lazuardi, salah satu tradisi yang nasih melekat dan masih dilakukan oleh masyarakat di Daik, Lingga yakni tradisi mandi Safar. Bahkan hampir setiap tahun diselenggarakan oleh pemerintah Kabupaten Lingga sebagai bentuk pelestarian budaya dan tradisi yang ada di Lingga. Dilanjutkan, Mesjid

Sultan Abdurrahman Muazzam Syah di Kampung Kenanga (Saat ini Kampung Putus) ditinggalkan karena bagian dinding atas sudah rusak dan retak, serta rawan banjir. Sehingga untuk menghindari musibah tersebut maka Sultan Abdurrahman Muazzam Syah membangun di lokasi baru. “Jadi Masjid Jami’ merupakan rehab tambahan di tempat terdahulu dan sebagian khazanah terdahulu,”jelasnya. (put)

Editor: Ali Mahmud, Layouter:Yogi Pranata


Natuna

Sabtu, 22 Maret 2014

13

Warga Sededap Dambakan Air Bersih RANAI (HK) — Warga Desa Sededap, Kecamatan Pulau tiga sudah lama mendambakan air bersih mengalir ke rumah-rumah mereka. Fathurahman Liputan Natuna

“Kami bersama warga sudah lama betul ingin menikmati air bersih di sini bang, tapi sampai saatt ini belum juga kami dapatkan,” kata Kepala Desa Sededap, Burhanudin kepada wartwan. Ia menuturnya, pada 2008 lalu, warga Desa sededap sangat gembira sekali karena program air minum dan sanitasi masyarakat (Pamsimas)

diadakan di desa yang berpenduduk 98 KK itu. Namun kegembiraan warga itu terhenti dan hilang ketika program pembangunan itu tidak jalan dan tidak berfungsi di desa mereka. “Harapan yang sudah di depan mata kami hilang bang, karena program yang dibangun pada tahun 2008 lalu itu kini tak ada ceritanya lagi, memang pembangunannya sudah jadi tapi airnya tak ada yang

mengalir,” tuturnya. Tapi pada tahun ini ada hal yang menggembirakan lagi terkait air bersih ini, sebab ia mengaku telah menerima surat bahwa akan ada optimalisasi sumber daya air bersih di Pulau itu. Dan ia bersama warganya sangat berharap agar rencana pemerintah itu benarbenar bisa terealasi pada tahun ini. “Dari surat yang saya terima 2014, akan dilakukan optimalisasi sumber airnya di pulau ini. Kami punya sumber air tanah yang mencukupi dan tak pernah kering. Dulu pas tahun 2008 itu tak mengalir, mungkin kurang tinggi posisi-

nya,” jelas dia. Program Pamsimas untuk air bersih ini menggunakan tekanan (pressure) air dari ketinggian yang akan mengalir ke rumahrumah. Sumber air di sedot

dengan mesin ke bak penampungan yang akan diletakkan di atas tower. Beberapa program lainnya menurut Burhanudin sudah cukup dirasakan pembangunannya oleh masya-

rakat di pulau yang berjarak sekitar sejam dari Bunguran Besar, pusat kota di Kabupaten Natuna. “Program listrik sudah nyala 7 jam, mungkin ke depan akan ditingkatkan lagi

jangka waktunya. Begitu juga rehabilitas rumah tidak layak huni (RTLH) tahun lalu sudah dianggarkan 4 rumah di pulau ini, dan tahun ini akan selesai rehabnya,” pungkas Burhanudin.***

Laboratorium Kesehatan Hewan Segera Beroperasi RANAI (HK) — Laboratorium kesehatan hewan akan segera beroperasi di Kabupaten Natuna, hal ini didirikan guna mengecek dan menjaga kesehatan hewan di Kabupaten Natuna. Demikian dikatakan Kepala Dinas Pertanian dan peternakan Kabupaten Natuna, Darmansyah di Kompleks Masjid Agung Natuna, kemarin. Darman mengatakan, Kabupaten Natuna tahun ini mendapatak laboratorium hewan dari pemerintah

pusat, hal ini diberikan untuk mendeteksi dan menjaga kesehatan hewan yang ada di natuna. “kita tahun ini dapat lab. Hewan dari Pusat,” kata Darman. Laboratorium itu akan dipergunakan untuk mengecek kesehatan hewan, baik hewan yang masih hidup maupun daging hewan. “Itu nanti kita gunakan untuk mengecek kesehatan hewan, seperti antrak, maupun fomalin yang ada pada daging yang beredar

di Natuna melalui pasar,” ujarnya. Laboratorium itu akan diletakkan di kawasan balai pertanian dan peternakan Kabupaten Natuna yang terpusat di kota Ranai. “Ya kita tidak akan membuka lokasi baru untuk lab ini, kita akan pergunakan lokasi yang sudah ada saja. Kemungkinan besar lab ini akan kita tempatkan di balai pertanian dan peternakan nantinya,” kata Darman. (cw61)

Catatan Lepas Rahmatsyah Ramadhany Dhany Ismeth:

Potensi Laut Kepri Belum Mampu Sejahterakan Rakyat (2) PROVINSI Kepri rugi besar akibat kasus illegal fishing yang marak terjadi di perairan Kepri. Sampai September 2007 diperkirakan kerugian negara berkisar antara Rp 160 Miliar sampai Rp 640 Miliar. Berdasarkan riset DKP tahun 2003 kerugian negara akibat illegal fishing mencapai US$ 1.9 Miliar (sekitar Rp 18 Triliun). Jika perhatian pemerintah terus berkurang maka jumlah ini akan terus meningkat. Mengingat Kepri memiliki wilayah perairan yang sangat luas, menurut saya seharusnya pemerintah harus memberi perhatian dalam mengelola sumber daya laut ini semaksimal mungkin. Jika pemerintah hanya mengandalkan nelayan-nelayan dengan perahuperahu kecil, maka kita tidak dapat menggali hasil yang lebih besar dan lebih baik. Pemerintah harus mengembangkan teknologi di bidang kelautan, perikanan dan perkapalan. Kita mungkin bisa belajar dari Jepang, sebagai negara kepulauan yang memiliki wilayah laut yang cukup luas. Mereka memiliki teknologi perkapalan yang sangat canggih. Kapal-kapal penangkap ikan mereka dapat berlayar sampai ke laut lepas, mampu mengatasi badai dan memiliki alat deteksi lokasi ikan yang sudah layak untuk dipanen. Bahkan ikan sudah siap diawetkan dan di kalengkan di atas kapal. Kalau dibandingkan dengan negara kita, sudahkah kita memiliki kapal seperti itu? Mungkin tidak ada sama sekali tempat pengawetan dan pengalengan ikan di Kepri yang berstandar internasional. Karena itu pemerintah semestinya sesegera mungkin mengarahkan pikiran dalam mengembangkan kemampuan teknologi dibidang ini. Namun harus diingat juga bahwa, pengembangan teknologi kelautan, perikanan dan perkapalan ini bukan untuk menggusur para nelayan. Akan tetapi, pemanfaatan teknologi yang berorientasi untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat (nelayan). Sebagai suatu sarana untuk memberdayakan potensi-potensi yang dimiliki oleh para nelayan sehingga mereka dapat dipakai untuk menjalankan alat teknologi itu sendiri.

Secara tidak langsung dalam kegiatan tersebut akan menambah wawasan dan pengetahuan para nelayan, mengurangi pengangguran (terutama nelayan) dan meningkatkan pendapatan rakyat/ negara. Meningkatnya penangkapan ikan secara secara liar juga harus menjadi perhatian serius pemerintah. Hemat saya, pemerintah harus tegas dalam menyelesaikan kasus ini. Sampai sekarang proses penanganan perkara kasuskasus illegal fishing sangat lamban. Hal ini disebabkan karena kurangnya jumlah aparat penegak hukum perikanan di lingkungan DKP. Masih terjadinya illegal fishing di Indonesia khususnya di Kepri kita juga disebabkan karena kurangnya personil keamanan di wilayah perairan. Seperti kita ketahui, barubaru ini seorang anggota TNIAL Lanal Tarempa dan Edi Aswani warga Pulau Tambelan, diduga telah disandera oleh kapal nelayan Thailand saat hendak mengamankan illegal fishing perairan laut Natuna bersama kapal jenis kayu milik TNI-AL yang biasanya digunakan untuk patroli di sekitar Pulau Tambelan. Selain pengembangan teknologi dibidang kelautan, perikanan dan perkapalan serta penegakkan hukum terhadap kasus illegal fishing, yang juga harus diperhatikan adalah wilayah perbatasan laut yang sampai detik ini masih rancu atau belum jelas. Misalnya di wilayah laut kita Natuna, ternyata illegal fishing di sana begitu bebas. Kenapa, yak arena wilayah lautnya belum jelas, bebenaga mengklaim kalau itu wilayah negara mereka. Sedangkan kita tak mampu berbuat banyak. Kemudian selain wilayah perbatasan laut yang belum

Dhany Ismeth jelas dan kekuatan keamanan daerah perairan-pun masih sangat lemah. Secara khusus wilayah perairan Kepri ada ditangan TNI AL. Keamanan dan keutuhan wilayah perairan Indonesia sepenuhnya ada dipundak TNI AL. Akan tetapi jumlah TNI AL masih sangat kecil. Kekuatan angkatan bersenjata Indonesia saat ini berjumlah 361.823, yang terdiri dari; TNI AD 276.953 prajurit, TNI AL 57.197 prajurit dan TNI AU 27.673 prajurit. Jika dibandingkan dengan jumlah TNI AD, TNI AL masih 1/4 TNI AD. Sementara wilayah perairan Indonesia 3/5 dari luas wilayah Indonesia. Kondisi ini menimbulkan kepincangan dalam pertahanan negara. Secara umum kekuatan angkatan bersenjata kita masih kurang. Jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia, jumlah TNI belum mencukupi 1% dari jumlah keseluruhan. Karena itu sangat perlu penambahan jumlah prajurit dan perimbangan kekuatan antara darat, laut dan udara. Kekuatan TNI AL dan TNI AU sangat kurang memadai, sehingga diperlukan perhatian besar untuk itu. Karena luas wilayah laut dan udara lebih besar dari daripada daratan. Semakin kuat dan besar Jumlah TNI AL, TNI AU dan tak terkecuali TNI AD menjamin keutuhan wilayah NKRI sampai ke pulau-pulau terluar Indonesia yang selama ini kita khawatirkan terancam diambil oleh negara lain. Dengan terselesainya masalah-masalah di wilayah laut/ perairan Kepri kita, kekuatan pengaman yang memadai dan kemampuan dibidang teknologi diharapkan dapat memaksimalkan pemanfaatan potensi Sumber Daya Alam Laut sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat Kepri. ***

FATHURAHMAN/HALUAN KEPRI

BERI KETERANGAN — Bupati Natuna, Ilyas Sabli memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan, ia mendesak DPRD segera menyampaikan usulan aspirasi sehingga lekas diakomodir dalam RAPBD sehingga pengesahan ABPD tepat waktu.

Dewan Diminta Segera Sampaikan Aspirasi RANAI (HK) — Pemerintah Kabupaten Natuna mendesak DPRD Natuna agar segera menyampaikan usulan aspirasi sehingga pengesahan APBD bisa dilaksanakan tepat waktu. Demikian dikatakan Bupati Natuna Ilyas Sabli di gedung NGU, kemarin. Bupati Ilyas mengatakan, daerah memiliki sejumlah kesempatan untuk menampung dan menerima saran dan usulan dalam rangka membangun daerah ke depannya, salah satunya adalah Musrenbang, sehingga tidak ada alasan bagi semua pihak untuk menunda-nunda usulan pembangunan kepada pemerintah.

“Usulan–usulan pembangunan dari masyarakat itu sangat kita perlukan, sebab dari sanalah kita dapat menentukan arah pembangunan ke depannya,” kata Ilyas. Oleh karena itu kata Ilyas, dalam menyampaikan usulan itu harus dilaksanakan sedini mungkin sehingga proses penyelerasan dan penyusunan menjadi RAPBD dapat secepat mungkin dilaksanakan oleh pemerintah. Musrenbang menurut Ilyas merupakan salah satu ajang yang paling tepat untuk mengajukan usulan tersebut, sebab pada kegiatan itu selan hanya sekedar menyampaikan usulan, juga

disediakan sesi diskusi terkait usulan yang masuk oleh panitia. “Ya Musrebang itu ajang pengusulan program pembangunan yang paling tepat, sebab di Musrenbang juga ada proses penggodokan,” ujarnya Bupati Ilyas mengaku kecewa menyusul tidak adanya anggota dewan selaku pihak yang banyak memegang aspirasi masyarakat hadir di acara Murenbangda 2015 beberapa waktu lalu itu. Jika usulan itu masuk sedini mungkin maka tidak akan mungkin proses pengesahan APBD molor hingga berbulan-bulan. Ditegaskannya, pada ta-

hun depan, jangan sampai usulan-usulan itu masuk setelah APBD mau disahkan sebab jika hal itu terjadi maka molornya pengesahan APBD pasti akan terulang lagi sebab rancangan APBD yang sudah jadi pasti dirubah lagi. “Oh ya kalau saya sangat menyayangkan ketidakhadiran dewan di sini. Sebab kalau tidak memasukan usulan pada Musrenbang, lalu apakah harus menunggu APPBD kita mau disahkan baru diusulkan? Kalau demikian sama saja kita akan berkali-kali membongkar rancangan yang sudah jadi yang ujung-ujung berdampak pada molornya APBD ini,” ujarnya. (cw61)

Pendataan Potensi Desa Dilakukan BPS RANAI (HK) — Pendataan potensi desa merupakan langkah awal untuk menggali potensi yang ada di desa– desa sehingga bisa menjadi sumber pendapatan Daerah. Demikian dikatakan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Natuna, Hendra pada acara pelatihan pendataan potensi desa di penginapan Ajo Basamo, Jumat (21/3). Hendra mengatakan, di Kabupaten Natuna masih ada potensi-potensi Natuna yang ada di wilayah pedesaan yang berlum terdata hingga saat ini. Sehingga sambung Indra,

potensi-potensi yang dapat mendongkrak kesejahteraan bagi masyarakat dan menjadi tambahan PAD Natuna tidak bisa dikembangkan dan diambil kemaanfaatannya oleh daerah sebagai sebuah pendapatan. “Pelatihan ini kita lakukan sebagai langkah awal untuk menggali potensi yang ada di desa, sebab jika potensi ini tidak terdata maka bagaimana mau mengembangkan dan mengambil kemanfaatannya,” kata Hendra. Dikatakannya, di antara potensi desa yang perlu pendataan adalah meliputi data

penduduk itu sendiri dan pada sektor apa mereka memiliki kecndrungan, kebiasaan dan kegaiatan mereka untuk mendapatkan penghasilan. Misalkan saja, di sebuah desa terdapat kecendrungan penduduknya dan keberhasilannya melalui pertanian, maka hal ini harus terdata sehingga sektor yang telah berjalan di desa tersebut dapat dikembangkan untuk diambil kemanfaatannya sebesar-besarnya untuk masyarakat dan daerah ini. “Pendataan tersebut terkait potensi-potensi yang ada

di desa-desa berupa jumlah penduduk, sektor petanian dan lain sebagainya,” ujar Hendra. Hendra berharap kepada semua peserta agar dapat mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh sehingga nantinya dapat diterapkan dengan maksimal di tempatnya masing-masing. Peserta pelatihan terdiri dari 26 orang peserta yang berasal daeri seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Natuna, yang mana masing-masing kecamatan mengutus 2 orang peserta. (cw61)

Editor: Nico, Layouter: Yogi Pranata


CMYK

Sabtu, 22 Maret 2014

14

PDIP Kerahkan 20 Ribu Massa Kampanye Akbar Putaran Kedua BATAM (HK) â&#x20AC;&#x201D; Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akan all out (maksimal) pada kampanye akbar putaran kedua di Lapangan Sei Harapan, Batam, Sabtu (22/3) pukul 13.00 WIB. PDIP siap mengerahkan 20 ribu massa dari 12 Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kota Batam. Ali Mahmud Liputan Batam Juru kampanye nasional (Jurkamnas), Dr. HM Soerya Respationo, SH, MH akan menyampaikan orasi politik. Tidak ketinggalan, WaliKota Tanjungpinang, Lis Darmansyah dan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Batam, Jamsir ST juga turut menjadi jurkam pada kampanye akbar tersebut. "Kami siap memerahkan lapangan Sei Harapan. Mereka berasal dari kader, simpatisan dan masyarakat seKota Batam," ujar Ketua DPC PDIP Batam, Jamsir ST didampingi Ketua Panitia, Nuryanto saat konferensi pers di kantor DPC PDI Perjuangan Kota Batam, Jumat (21/3). Jamsir yang juga caleg nomor urut 1 Dapil V Sekupang, Belakangpadang, Batuaji itu menambahkan, kam-

DERMAWAN/HALUAN KEPRI

SOERYA DIELU-ELUKAN â&#x20AC;&#x201D; Ketua DPW PDIP Kepulauan Riau, DR Soerya Respationo, M Hum dielu-dielukan massa partai berlambang banteng moncong putih saat kampanye putaran pertama di Mega Legenda minggu lalu. PDIP dijadwalkan akan kampanye, Sabtu (22/3) ini di Lapangan Sei Harapan. panye akbar tersebut juga dihadiri caleg DPR RI, Dwi Ria Latifa dan caleg DPRD Provinsi Kepri dan caleg DPRD Kota Batam. Untuk menyemarakkan kampanye tambah Jamsir, pihaknya memboyong dua

artis nasional, Didi Kempot dan Izmi Mailinda. Diharapkan, massa terhibur. "Selain itu, kita juga mengundang artis Batam, New Ulidos. Sampai hari ini, persiapan kampanye akbar sudah rampung 90 persen,"

ungkapnya. Secara khusus, Jamsir mengimbau massa yang hadir bisa menjaga keamanan dan ketertiban berlalu lintas. Sehingga, tercipta kenyamanan di jalan raya saat konvoi menuju lokasi kampanye.

CMYK

"Sukses sebuah kampanye tidak hanya pada jumlah massa. Tapi juga bagaimana suasana aman tercipta sebelum dan sesudah kampanye. Ini yang perlu ditekankan. Jangan sampai melanggar aturan," pungkasnya. ***

Editor: R Ghafur, Layouter: Yogi Pranata


Pendidikan

15

Sabtu, 22 Maret 2014

HUMAS SMPN 37

SOFT SKILL — (kiri) Guru dan Kepala Sekolah foto bersama usai mengikuti kegiatan soft skill yang digelar di SMPN 37 Batam di Perumahan Taman Cipta Asri, Tembesi, Jumat (21/3). (kanan) Nara sumber dari Biro Jasa Konsultasi dan Psikologi R Dewi Novita Kurniawati SPsi MPsi, sedang memberikan pelatihan soft skill kepada guru SMPN 35 Batam dan SMPN 37 Batam.

Guru Menyampaikan Ilmu Harus Up To Date Dari Kegiatan Soft Skill di SMPN 35 Batam dan SMPN 37 Batam BATAM (HK) —Tugas guru selain membantu peserta didik mempelajari sesuatu yang belum diketahui, juga membentuk kompetensi dan memahami materi standar yang dipelajari. Di samping itu guru juga dituntut terus mengikuti perkembangan teknologi. man alias basi. Apalagi dengan penerapan Kurikulum 2013 ini, telah mengubah peran guru Sehinga apa yang dari pengajar yang bertugas disampaikan menyampaikan materi kepada peserpembelajaran menjadi fata didik itu silitator memberikan kemerupakan mudahan belajar. Belum hal-hal yang lagi pengaruh dari derasup to date nya arus informasi, dan tidak serta cepatnya perketingkembangan teknogalan logi dan ilmu j a pengetahuan, guru harus mengembangkan profesinya secara profesional, sehingga tugas dan peran guru sebagai pengaEny Murtiyastuti jar masih teKepsek SMPN 35 Batam tap diperlu-

Arment Aditya

Liputan Batam

kan sepanjang hayat. sikap atau karakter yang Demikian dika takan baik. Maka dari itu faktor Dewi Novita SPsi MPsi dari yang paling berperan dalam Biro Kon sul tasi dan Psi- keberhasilan itu, kata dia kologi Duta Amanah Indone- ditentukan guru itu sendiri sia usai menjadi narasum- yang telah memiliki SDM ber dalam kegiatan soft skill yang handal dan soft skill diri kepada 54 guru dari SMPN yang baik. Sehingga nantinya 35 Batam dan SMPN 37 Ba- dapat menghasilkan anak tam, Jumat (21/3). didik yang produktif, kreatif, Menurutnya, guru yang inovatif, dan afektif melalui baik itu memahami akan penguatan sikap, keterampitugas dan fungsinya. Kare- lan, dan pengetahuan yang na guru adalah pendidik terintegrasi. yang menjadi tokoh, panuSementara Kepala Sekotan dan identifikasi bagi para peserta didik dan lingkungannya. Oleh karena itu guru dituntut memiliki akan standar kualitas pribadi tertentu, yang mencakup tanggungjawab, wibawa, mandiri dan disiplin. Dipandang wanita yang akrab dipanggil Novi ini, sesungguhnya faktor yang mempengaruhi keberhasilan Kurikulum 2013 ini mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik yang akan menentukan keberhasilan anak didik dalam menguasai Nelly Werdaty ilmu pengetahuan, Kepsek SMPN 37 Batam keterampilan serta

lah SMPN 37 Batam, Nelly Werdaty saat menyampaikan sambutan pada kegiatan soft skill di sekolahnya mengatakan, bahwa selain ilmu yang mumpuni, guru juga dituntut memiliki soft skill yang baik. Maka dari itu dengan pelatihan soft skill ini harus dijadikan bekal lebih baik lagi, dan paham akan tugas dan tanggungjawab sebagai guru. Nelly menilai sehebat apa-

pun kepala seko lahn y a tidak akan berhasil bilamana gurunya kurang hebat. "Beda lagi kalau kepa la seko lah tidak he bat tapi kalau gurunya hebat pasti akan berhasil, "katanya. Perkataan yang sama disampaikan Kepala Sekolah SMPN 35 Batam, Eny Murtiyastuti mengajak kepada semua guru yang telah mengikuti soft skill ini untuk melakukan perubahan kearah le-

bih baik lagi. Apalagi ia memandang materi soft skill disampaikan sangat baik sekali untuk merubah mindset guru. "Mari kita sama-sama berupaya melakukan perubahan biar menghasilkan yang lebih baik lagi. Saya sebagai kepala sekolah bersedia dikoreksi kalau selama memimpin masih ada yang kurang. Karena saya pikir koreksi itu untuk perbaikan kedepan agar lebih baik lagi," jelasnya. ***

SMKN 5 Akan Adakan Turnamen Basket BATAM (HK) — SMKN 5 Batam berencana mengadakan kegiatan turnamen basket perdana. Turnamen ini mengundang peserta dari SMP dan SMK. Menurut Kepala Sekolah SMKN 5 Batam, Agus Sahrir SPd, bahwa kegiatan turnamen basket akan dilaksanakan pada Senin (24/3) mendatang bertempat di lapangan olahraga SMKN 5 Batam. "Jadi pendaftaran sudah kami sebarkan di seluruh sekolah dan yang mendaftar untuk mengikuti kegiatan tersebut baru SMK

6, O2SN Club yang akan melanjutkan di tingkat provinsi nanti, SMK teladan, SMK Kartini, SMK 1, SMK 4, SMK Pemata Harapan, SMK Kolese, dan SMK MHS. Sedangkan SMPN 9, SMPN 25, dan SMPN 11," ujarnya, Jumat (21/3). Harapan Agus, kegiatan ini bisa berjalan lancar dan dapat menyaring siswa berprestasi dibidang olahraga basket di tingkat SMP dan SMK. Meskipun demikian pihak sekolah selalu optimis dengan kegiatan yang

di selenggarakannya. "Semoga dalam kegiatan ini yang mendaftar di tingkat SMP ada 10 sekolah, dan tingkat SMK ada 12 sekolah. karena bila melihat kafasitas dan fasilitas lapangan di SMKN 5 Batam cukup memadai," ucapnya. Direncanakan bahwa kegiatan Turnamen SMKN 5 Cup ini, akan menjadi kegiatan rutin setiap tahun. Dengan harapan bisa memunculkan atlet-atlet basket berbakat. (cw75)

Langganan Juara Animasi di LKS BATAM (HK) — Zarra Iswarawati merupakan siswi dari kelas XII dari SMKN 05 Batam. Ia dikenal anak yang cerdas dari jurusan Multimedia, dan selalu langganan juara Animasi dalam ajang Lomba Kompetisi Siswa (LKS) dan lomba lainnya. Siswi yang lahir di Batam 29 juli 1994 ini, tiga tahun berturut-turut jadi juara animasi di LKS, yakni tahun 2012, 2013 dan 2014 sekarang ini. "Sewaktu pertama kali saya ikut LKS hanya mendapatkan harapan I, dan tahun 2013 saya mengikuti kembali dan mendapatkan juara III, beri-

kut tahun 2014 ini saya dikirim dan mendapatkan juara I. Semua itu melalui proses kerja keras yang saya lakukan, serta motivasi dari para guru" ujar, beberapa hari lalu. Anak dari pasangan Kelanasukma dan Rahmawati ini, mengaku paling menyukai bidang animasi, karena dari

situ ide-ide bisa ia kembangkan. "Kalau waktu-waktu senggang saya suka menggambar, karena sudah hobi saya sejak kecil. Sehingga bisa membawa saya juara di LKS kemarin," ucapnya. Zarra adalah anak Anak pertama dari 3 bersaudara memiliki Cita-cita menjadi Animator sesuai dengan kegemarannya yang menggambar dan melukis. "Motivasi saya menjadi animator, karena saya suka menggambar, dan suka menonton kar tu n . d a r i s i t u saya belajar menciptakan kartun yang lebih baik lagi

di banding kartunkartun yang saya nonton sekarang ini," katanya. Saat ini, Zara mengaku binggung akan melanjutkan sekolah ketingkat lebih tinggi yang sesuai dengan bakatnya membuat animasi. "Agak bingung lah mau melanjutkan kemana, salah salah nanti tidak sesuai deZarra Iswarawati ngan bakat saya," Siswi SMKN 5 Batam katanya. (cw75)

Bagi para siswa atau guru yang memiliki prestasi gemilang di sekolah atau ada acara di sekolah mau diterbitkan di Harian Umum Haluan Kepri, silahkan hubungi wartawan Haluan Kepri, Arment, melalui 081277177598. Editor: Arment Aditya, Layout: Syahrial Anwar


CMYK

Sabtu, 22 Maret 2014

16

Dwi Ria-Nasir Palawi: Cerdaslah Memilih Pemimpin BATAM (HK) â&#x20AC;&#x201D; Politisi PDIP, Nasir Palawi dan Dwi Ria Latifa mengajak warga Tiban Anggrek, Tiban Sayur, Tiban Centre dan Tiban Kampung, Kecamatan Sekupang untuk cerdas memilih calon pemimpin. Ajakan itu disampaikannya dalam acara lomba masak ibu-ibu warga Tiban Kampung dan pada malam silaturahmi dengan warga Tiban Anggrek, Sabtu (15/3) lalu. Ria Latifa, yang pernah menggantikan Megawati (mantan presiden RI) sebagai anggota DPR RI mengungkapkan, masyarakat Kepri harus cerdas dalam memilih calon pemimpin. Baik itu pemilihan calon legislatif untuk DPRD Kota Batam, DPRD Kepri, DPR RI maupun DPD RI. "Ingat, kalau kita salah memilih ataupun salah menentukan pilihan, maka warga akan merugi hingga lima tahun ke depan," kata Ria Latifa. Nasir Palawi maupun Dwi Ria Latifa mengaku hadir di tengah masyarakat dalam rangka merajut dan memperatsilaturahmi. Sehingga, mendapat sambutan hangat serta dukungan dari tokoh-tokoh masyarakat serta warga yang selama ini sudah sangat mengenal mereka. "Kedatangan kami tidak untuk mempengaruhi warga agar memilih Nasir Palawi dan Dwi Ria Latifa sebagai calon wakil rakyat Kota Batam dan DPR RI. Insya Allah, semua pilihan ada ditangan dan di hati masyarakat semua. Tapi, kehadiran kami disini, Insya Allah minta doa restu dan dukungan dengan setulus hati," katanya.

Ketua RW 04 Perumahan Tiban Anggrek, Tukijan Sarpan, H Muhajir, tokoh agama setempat dan Nur Juari, selaku penasehat Ikatan Keluarga Besar Kendal (IKBK), Sekupang dan Ketua RW 9 dan RW 13 Tiban Kampung, Sugiman, Kecamatan Sekupang, Iwan selaku relawan tim pemenangan Nasir Palawi dan Dwi Ria Latifa serta Ketua Panitia Lomba Masak, Sulistiawati. Mereka mengatakan, acara itu merupakan silaturahmi, kebersamaan dan kekompakan antar sesama warga di lingkungan wilayah Tiban. "Alhamdulillah acara dilaksanakan di depan rumah warga Tiban Anggrek dan di pasum warga Tiban Kampung, diramaikan oleh ratusan ibu-ibu, bapak-bapak, remaja dan anakanak yang tampak senang dalam lomba memasak serta dilanjutkan dengan malam silaturahmi, makan malam bersama serta dihibur orgen tunggal," kata Tukijan. Mereka mengaku, jika warga senang dengan kehadiran Nasir Palawi dan Dwi Ria Latifa. Apalagi sebagian besar masyarakat Tiban sudah mengenal kedua sosok tersebut. " Selama ini Nasir Palawi merupakan sosok orang yang peduli dengan masyarakat. Kita harap dan minta kepada kedua caleg partai PDIP bisa menjaga komitmen dan ucapannya jika terpilih menjadi wakil rakyat di parlemen nantinya. Kita semua mendoakan keduanya terpilih. Amin...yarabbal alamin...," pungkas mereka.***

CALEG Anggota DPRD Kota Batam Dapil 5 (Batuaji, Sekupang dan Belakangpadang) Nomor urut 7 dari Partai PDIP, Nasir Palawi memberikan sambutan.

CALEG Anggota DPR RI Dapil Kepri, Dwi Ria Latifa memberikan sambutan.

TOKOH agama dan Imam Masjid Tiban Angrek, H Muhajir membacakan doa untuk syaibul hajad.

DWI Ria Latifa memberikan Nasi Tumpeng kepada Nasir Palawi dan kepada Tukijan Sarpan.

IWAN(pakai peci), Ketua Tim Relawan Pemenangan Nasir Palawi-Dwi Ria Latifa, penasehat Ikatan Keluarga Besar Kendal (IKBK) Sekupang, Nur Juari.

DWI Ria Latifa, Nasir Palawi, juri indipenden serta ketua kelompok ibu-ibu pemenang lomba memasak.

DWI Ria Latifa bersama keluarga tercinta Nasir Palawi.

PANITIA Lomba Masak, Sulistiawati beserta ibu-ibu, warga Tiban Kampung RW 9 dan RW 13 Kelurahan Tiban Lama, antusias mendengarkan pengumuman pemenang lomba memasak.

DWI Ria Latifa bernyanyi dan berjoget bersama warga.

KETUA RW 04 Perumahan Tiban Anggrek, Tukijan Sarpan memberikan sambutan.

WARGA perumahan Tiban Anggrek, Tiban Sayur, Tiban Centre dan Tiban Kampung, menikmati hiburan orgen tunggal.

Narasi dan Foto : Nov Iwandra

IBU-ibu selaku panitia konsumsi ikut ceria dan senang.

PENGURUS Keluarga Besar Brandan Batam, Ali cs, Ketua RW 9 dan RW 13 Tiban Kampung, Sugiman bersama Nasir Palawi.

WARGA Tiban Anggrek, Tiban Sayur, Tiban Centre dan Tiban Kampung, Kecamatan Sekupang menikmati makan bersama pada acara malam silaturahmi dan keakraban bersama Nasir Palawi dan Dwi Ria Latifa.

NASIR Palawi, Dwi Ria Latifa bersama warga ikut antrian makan malam.

CMYK

NASIR Palawi dan Dwi Ria Latifa membaur dengan warga saat joget bersama.

NASIR Palawi dan Dwi Ria Latifa foto bersama kelompok ibu-ibu RW 9 dan RW 13 Tiban Kampun.

WARGA Tiban Anggrek, Tiban Sayur, Tiban Centre dan Tiban NASIR Palawi dan Dwi Ria Latifa memberikan hadiah kepada Kampung memberikan semangat kepada Nasir Palawi dan Dwi Ria Latifa. kelompok ibu-ibu pemenang lomba memasak. Editor: Eddy, Layouter: M Fahrullazi


CMYK

Sabtu, 22 Maret 2014

17

Mahasiswa UMRAH Mogok Kuliah Debby Affriska Honorer Humas dan Protokol Kab Bintan

Senang Berorganisasi DARA cantik kelahiran Kijang 19 April 1992 ini senang dengan dunia organisasi. Sejak SMP, ia pernah menjadi Wakil Ketua OSIS di SMPN 1 Kijang. Kesenangannya berorganisasi berlanjut hingga kini. Saat ini ia berkecimpung di tiga organisasi yaitu sebagai Ketua Umum Himpunan Pemuda/i Peduli HIV AIDS Bintan, Anggota Voice of Indonesian Youth Act (Voiya) dan Anggota Youth Representative PKBI Kepri (konselor sebaya). “Saya sangat suka berorganisasi karena banyak menambah pengalaman dan pastinya mendapat banyak teman,” ujar gadis yang pernah manjadi Duta Wisata II Taruna Dara Provinsi Kepri 2011. Puteri pasangan RM Usdiarto dan Jumiati ini punya pengalaman unik dan lucu, salah satunya saat ia dan Senang Berorganisasi Hal 18

TANJUNGPINANG (HK) — Aksi demonstrasi mahasiswa UMRAH yang menggugat keputusan rektor terkait skorsing dosen FISIP, Suradji, mengakibatkan perkuliahan di kampus itu terganggu, Jumat (21/3) kemarin. Tim Haluan Kepri Liputan Tanjungpinang "Sudah sejak Jumat pekan lalu aksi unjuk rasa berlangsung. Proses belajar mengajar di kampus menjadi terganggu," kata Wakil Dekan II Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Bismar Arianto, di Tanjungpinang, Jumat (21/3). Hari ini, sekitar 1.441 mahasiswa tidak masuk kelas alias mogok kuliah. Mereka malah mengeluarkan kursi dan whiteboard dari dalam kelas dan menulis kalimat "Malas Kuliah, Rektornya Masih Itu" di atas papan tulis tersebut. Tulisan serupa juga dipampang di kertas karton putih yang diletakkan di atas kursi. Menyikapi aksi tersebut, Bismar mengatakan, pihak kampus FISIP tak dapat berbuat banyak lantaran aksi unjuk rasa makin meluas di kampus itu. Mahasiswa menolak diminta masuk ke kelas untuk

SUTANA/HALUAN KEPRI

MENUNGGU PENUMPANG — Perahu pompong berderet menunggu penumpang di pelabuhan Pulau Penyengat, Jumat (21/3). Pada hari libur dan hari besar biasanya pulau ini ramai didatangi turis lokal dan manca negara.

Mahasiswa FISIP Hal 18

CMYK

Editor: Lili, Layouter: Syahril


Tanjungpinang

Sabtu, 22 Maret 2014

18

Anjing ‘K-9’ Polres tidak Dilibatkan Untuk Ungkap Kasus Pencurian dan Pembunuhan TANJUNGPINANG (HK) — Dua anjing pelacak ‘K-9’ yang dimilik jajaran Polres Tanjungpinang tidak pernah dilibatkan untuk mengungkap kasus pencurian maupun pembunuhan. “Kita tidak libatkan anjing pelacak kita bukan untuk melacak pencurian dan pembunuhan, namun anjing pelacak yang kita punya sudah dididik untuk mengantisipasi demo, mengungkap narkoba, mencari bangkai mayat saat terjadi bencana, dan lainnya,” kata Kapolres Tanjungpinang,

AKBP Patar Gunawan, seperti dikutip dari Batamtoday, Jumat (21/3). Seperti diketahui, Polres Tanjungpinang memiliki dua anjing pelacak bantuan dari Polda Kepri. Pengasuhan anjing pelacak itu bukan ditangani oleh Satuan Reskrim, melainkan oleh Unit Shabara. Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Oxy Yudha Pratista, mengakui, dalam mengungkap sebuah kasus pidana, pihaknya tidak pernah menggunakan ke-

hebatan “K-9” itu. Satuan Reskrim terpaksa menggunakan trik forensik dari tim identifikasi untuk memburu pelaku kejahatan seperti pencurian dan pembunuhan. Jika anjing pelacak itu dilibatkan dalam pengungkapan kasus-kasus seperti pencurian dan pembunuhan, kata dia, prosesnya jauh lebih cepat. Namun mengingat biaya perawatan anjing pelacak demikian besar, ditambah jajaran Reskrim tidak memiliki anjing pelacak, pihaknya bekerja sesuai aturan yang berlaku hingga saat ini. (btd)

ZULFIKAR/HALUAN KEPRI

STAND BAZAR — Stand milik Pemko Tanjungpinang terlihat paling menyala diantara stand lainnya di Bazar MTQ V Tingkat Provinsi di Karimun, Jumat (21/3).

Stand Bazar Tanjungpinang Paling Menyala Bakcang, Penganan Tradisonal Tionghoa TANJUNGPINANG (HK) — Dari seluruh stand bazar MTQ Tingkat Provinsi di Karimun, stand milik Pemerintah Kota Tanjungpinang tampak paling menyala. Warnanya yang merah kelihatan paling mencolok dibandingkan stand lainnya. Ketua TP PKK Kota Tanjungpinang, Yuniarni Pustoko Wenni, saat ditemui Jumat (21/3), mengatakan, tahun ini PKK Kota Tanjungpinang

menargetkan juara pada perlombaan stand bazar MTQ Tingkat Provinsi di Karimun. Wenni mengatakan, stand milik Pemerintah Kota Tanjungpinang terlihat paling megah dan cerah karena warna yang ditampilkan berbeda dengan yang lainnya. “Yang saya lihat stand kita paling megah, warnanya juga cerah dan berani,” tutur Wenni. Stand Kota Tanjungpinang terlihat diserbu kaum

ibu. Karena selain warnanya yang mencolok, di dalam stand juga dijual berbagai aksesoris wanita yang terbuat dari cangkang siput dan gonggong. “Barang-barang yang dijual di sini juga tidak ada dijual di stand lain. Barangbarangnya juga lucu dan unik. Selain itu harganya terjangkau,” tutur Yuli, seorang warga Karimun saat ditemui di stand Tanjungpinang. Selain aksesoris, stand

Tanjungpinang juga menjual peci, gelang dari cangkang siput, bros baju dari cangkang kerang, gantungan kunci dari cangkang gonggong, dan bros jilbab. Bazar MTQ V Tingkat Provinsi Kepri di Karimun secara resmi dibuka oleh Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Kepulauan Riau, Aisyah Sani, Jumat (21/3). (cw77)

Korem 033/WP Rangkul Keluarga Besar TNI TANJUNGPINANG (HK) — Komando Resor Militer (Korem) 033 Wira Pratama (WP) menggelar kegiatan tatap muka dan silaturahmi dengan Keluarga Besar TNI (KBT) di halaman Makorem 033 WP, Jumat (21/3). Tujuannya untuk memperkokoh kekeluargaan antara purnawirawan dengan prajurit TNI AD yang masih aktif. Kegiatan dipimpin Kepala Staf Resor Militer (Kasrem) Korem 033/WP Kolonel (inf) Sudarmadi SSos dan dihadiri Ketua LV RI Kepri Letkol (Purn) Muhammad, Ketua Pebari Lekol (Purn) Efendi Haraharap, Ketua PPAD Kapten (Purn) Tokp, Ketua Perip Ny Sumardi dan Ketua FKPPI Agung, Ketua PPM, Ketua GM FKPPI, Warakawuri dan prajurit Korem 033/WP. “Saya mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang tulus atas kerjsamanya selama ini dengan terus menjalin komunikasi, koordinasi dan silaturahmi dengan Korem 033/WP, sehingga hubungan emosional dan keteguhan pada komitmen kebersamaan demi kepentingan bangsa dan negara, dapat tetap terjaga dengam baik,” ucap Sudarmadi membacakan sambutan

tertulis Komandan Korem 033/WP Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI B Zuirman. Konsep strategi transportasi TNI AD adalah agar tercipta kesepahaman dengan para purnawirawan dan keluarga besar TNI AD yang makin profesional, modern, efektif dan militan, serta mencintai rakyat hingga mampu menjawab tuntutan perkembangan zaman. Keluarga besar TNI, kata dia, secara struktural tidak berada di bawah TNI namun memiliki hubungan emosional karena merupakan mitra TNI. “Keluarga besar TNI harus dapat menjadi penjuru dalam membangun karakter dan jati diri bangsa yang berlandaskan empat pilar kebangsaan, Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika,” katanya. Saat ini, lanjutnya, banyak disaksikan sehari-hari masyarakat menjadi kasar, pemarah dan tidak sabar, berlaku tidak jujur dan suka berbohong, mengutamakan kepentingan pribadi, tidak memiliki ketangguhan, tidak gigih, tidak ulet, cepat menyerah serta kurang memiliki kepedulian, senang bila melihat orang susah dan susah

Suradji karena mengritik Ketua DPRD Kepri Nur Syafriadi terkait kasus narkoba yang melibatkan PNS di lingkungan DPRD Kepri yang juga sopir Nur serta mobil dinasnya. Berdasarkan keputusan senat kampus yang ditandatangani rektor, Suradji dianggap merusak hubungan UMRAH dengan DPRD Kepri dan Pemerintah Kepri. Beberapa waktu lalu, sejumlah dosen UMRAH juga mendatangi DPRD Kepri untuk meminta penjelasan terkait anggaran dan status perguruan tinggi negeri UMRAH. ***

Bakcang menurut legenda pertama kali muncul pada zaman Dinasti Zhou berkaitan dengan simpati rakyat kepada Qu Yuan yang bunuh diri dengan melompat ke Sungai Miluo. Pada saat itu, bakcang dilemparkan rakyat sekitar ke dalam sungai untuk mengalihkan perhatian makhluk-makhluk di dalamnya supaya tidak memakan jenazah Qu Yuan. Untuk kemudian, bakcang menjadi salah satu simbol perayaan Peh Cun atau Duanwu. Bakcang secara harfiah berarti cang yang berisi daging, namun pada prakteknya, cang juga ada yang berisikan sayur-sayuran atau yang tidak berisi. Yang berisi sayur-sayuran disebut chaicang dan yang tidak

berisi biasanya dimakan bersama dengan serikaya atau gula disebut kicang. Bakcang dibuat dari beras ketan sebagai lapisan luar dan daging, jamur, udang kecil, seledri dan jahe sebagai isi. Ada juga yang menambahkan kuning telur asin. Untuk perasa biasanya ditambahkan sedikit garam, gula, merica, penyedap makanan, kecap dan sedikit minyak nabati. Tentunya yang tidak kalah penting adalah daun pembungkus dan tali pengikat. Daun biasanya dipilih daun bambu panjang yang harus dimasak terlebih dahulu untuk detoksifikasi. Bakcang biasanya diikat berbentuk prisma segitiga. Hari Raya Duan Wu Jie atau yang lebih terkenal dengan sebutan Hari Raya Peh

Cun diperingati setiap tahun pada tanggal 5 bulan 5. Pada hari tersebut biasanya orang Tionghoa mempersembahkan bacang dan kue cang untuk sembahyang. Tradisi makan bakcang secara resmi dijadikan sebagai salah satu kegiatan dalam festival Peh Cun sejak Dinasti Jin. Sebelumnya, walaupun bakcang telah populer di Cina, namun belum menjadi makanan simbolik festival ini. Bentuk bakcang sebenarnya juga bermacam-macam dan yang kita lihat sekarang hanya salah satu dari banyak bentuk dan jenis bakcang tadi. Di Taiwan, di zaman Dinasti Ming akhir, bentuk bakcang yang dibawa oleh pendatang dari Fujian adalah bulat gepeng, agak lain dengan bentuk prisma segitiga yang kita lihat sekarang. Isi bakcang juga bermacam-macam dan bukan hanya daging. Ada yang isinya sayur-sayuran, ada pula yang dibuat kecilkecil namun tanpa isi yang kemudian dimakan bersama serikaya, gula manis. (cw72)

Banyak Pria Takut Vasektomi ASFANEL/HALUAN KEPRI

KASREM 033/WP Kolonel (Inf) Sudarmadi foto bersama sejumlah purnawirawan dan keluarga besar TNI dalam acara silaturahmi di halaman Makorem 033/WP Tanjungpinang, Jumat (21/3). bila melihat orang senang. Karena itu, kata dia, perlu dibangkitkan kembali karakter dan jati diri bangsa. “Jika hilang, maka selesai pulalah riwayat bangsa Indonesia di muka bumi ini, seperti halnya Uni Soviet, Yugoslavia dan lainya,” ucapnya. Menurutnya, letak wilayah Kepri diibaratkan miniatur Indonesia, segala suku bangsa, etnis, agama, status sosial ada di wilayah

ini. Untuk itu, keluarga besar TNI dapat menjembatani semua kelompok dan menciptakan iklim yang sejuk di tengah keberagaman “Diharapkan melalui silaturahmi ini bisa menciptakan kondisi aman menjelang Pemilu 2014 dan keluarga besar TNI harus juga berprestasi mensukseskan Pemilu sebagai hak dan kewajiban seluruh anak bangsa,” ucapnya. (nel)

Dari Halaman 17

Mahasiswa UMRAH melanjutkan perkuliahan. Sementara para dosen tetap di dalam kelas meski tidak melakukan aktivitas apa pun. Bismar berpendapat, dosen tidak dapat melarang mahasiswa yang hendak menyampaikan pendapat. Namun mahasiswa juga diingatkan untuk tidak melakukan tindakan anarkis. "Sampaikan aspirasi dengan menjaga kampus, tidak dengan merusak kampus. Sampaikan dengan cara baik dan santun," ujarnya. Aksi mahasiswa dipicu oleh adanya keputusan rektor yang men-skorsing salah seorang dosen tetap FISIP,

BAKCANG atau bacang ialah penganan tradisional masyarakat Tionghoa. Kata ‘bakcang’ berasal dari dialek Hokkian yang lazim dibahasakan di antara suku Tionghoa di Indonesia.

TANJUNGPINANG (HK) — Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Kota Tanjungpinang, Ahmad Yani, mengatakan penggunaan alat kontrasepsi di kalangan pria terutama vasektomi masih belum maksimal. Menurutnya, rata-rata kaum pria takut terhadap

alat kontrasepsi tersebut karena menggunakan sistem operasi pada organ reproduksi pria. Hal inilah yang ditakutkan para pria. Selain itu, operasi pemasangan alat kontrasepsi tersebut juga tidak gratis. “Operasi itu yang buat mereka takut. Sistem operasinya, dokter mengunci saluran sperma pria (vasek-

tomi) sehingga tidak bisa memroduksi lagi,” jelasnya, Kamis (20/3). Padahal, kata Yani, operasi tersebut tidak berbahaya serta tidak menimbulkan efek samping karena sudah ada yang melakukannya. “Penggunanya ada, cuma masih sedikit, belum maksimal lagi. Mereka takut menggunakan itu,” katanya. (cw77)

Satpol PP Bakal Punya PPNS TANJUNGPINANG (HK) — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Tanjungpinang akan memiliki Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) yang berfungsi sebagai penyidik para pelanggar peraturan daerah (perda). “Saat ini kita sudah mengirimkan dua orang anggota Satpol, atas nama Honggo Zulfikar dan Yudi Kurniawan, untuk melaksanakan diklat di Mega Mendung, (Bogor) selama 45 hari,” ujar Kepala

Satpol PP Kota Tanjungpinang, Surjadi, Jumat (21/3). Dikatakan Surjadi, pada prinsipnya fokus pekerjaan Satpol PP adalah penyelenggaraan, ketertiban, kesejahteraan umum. Karena itu, sanksi yang akan diterapkan oleh para penyidik PPNS adalah yang telah diatur dalam Perda. “Tergantung pelanggarannya. Kalau anak sekolah, masa kita yustisikan. Mungkin yang terkena tipiring (tindak pidana ringan) yaitu

para pelanggar Perda yang telah melakukan pelanggaran berkali-kali,” jelasnya. Sanks bagi pelanggar perda umum seperti Perda K3, kata dia, bisa berupa hukuman selama tiga bulan dan pembayaran uang denda. Saat ini uang denda masih masuk ke dalam kas negara. PPNS, lanjutnya, tidak memiliki kewenangan terhadap pelanggaran perda khusus seperti restribusi dan lingkungan hidup. (cw77)

Kafilah Dijanjikan Bonus Rp1 Juta TIM

MAHASISWA FISIP UMRAH memilih mogok kuliah dan meletakkan kursi dan papan tulis di luar kelas, Jumat (21/3). Para pengajar tak dapat melarang lantaran aksi tersebut dinilai sebagai bentuk penyampaian aspirasi mahasiswa.

juga memberikan semangat dan dorongan. “Kita sengaja membuat pertemuan ini karena besok mereka akan bertanding. Saya memberikan semangat dan dorongan kepada mereka

agar dapat bertanding maksimal dan penuh semangat. Selain itu memang ada bonus Rp1 juta untuk peserta yang berhasil mendapatkan juara satu,” tutur Lis saat makan bersama kafilah di Restoran 89, Karimun. Dalam acara makan-makan tersebut, Lis mengundang sekitar 100 orang yang terdiri dari 45 orang kafilah, para official, kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Forum Kerja Perangkat Daerah, dan staf. “‘Kita berharap peserta dari Tanjungpinang berhasil dan memberikan yang terbaik,” tuturnya. (cw77)

gan dunia seks yang pastinya belum pernah dirasakan untuk anak SMA,” terang Debby. Ia masih aktif berorganisasi, bekerja dan menyelesaikan kuliahnya yang Semester 6 di salah satu perguruan tinggi swasta di Tan-

jungpinang. Ia ingin sukses di segala bidang kehidupan mulai dari kehidupan sosial, karir dan pendidikan. “Saya juga tidak malu bertanya dan banyak belajar dari orang lain agar kemampuan saya dapat seperti mereka,” tambahya. (rof)

Bila Juara Satu

TANJUNGPINANG (HK) — Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah menjanjikan akan memberikan bonus Rp1 juta untuk kafilah yang mendapatkan juara 1 pada ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) V Tingkat Provinsi di Kabupaten Karimun, Jumat (21/3). Dikatakannya, pemberian bonus uang pembinaan tersebut merupakan bentuk motivasi bagi para peserta dari Tanjungpinang agar menang dalam ajang MTQ. Selain janji bonus, Walikota

Dari Halaman 17

BC Musnahkan organisasinya menyosialisasikan bahaya HIV AIDS kepada siswa-siswi Sekolah Menengah Atas. “Kalau bicara tentang HIV AIDS memang terkesan tabu untuk anak SMA, karena ya banyak materi yang langsung bersinggungan den-

Editor: Lili, Layouter: Syahril


CMYK

Bintan

Sabtu, 22 Maret 2014

19

Ansar Beri Kuliah Umum FTZ Di Universitas Karimun BINTAN (HK) — Bupati Bintan H Ansar Ahmad memberikan kuliah umum Free Trade Zone (FTZ) di depan ratusan mahasiswa Universitas Karimun (UK), Jum’at (21/3). Ansar memberikan wawasan dan pengetahuan tentang FTZ. Bertindak sebagai moderator adalah Rektor UK Adbul Latif. Rofik Liputan Bintan Tema FTZ selalu menjadi pilihan Ansar di setiap tatap mukanya bersama mahasiswa di sejumlah Perguruan

Tinggi yang dikunjunginya. Ansar mengatakan bahwa FTZ, lazimnya di beberapa negara yang ingin memajukan ekonominya, secara khusus. Melakukan usaha percepatan ekonomi biasanya negara itu

melahirkan kebijakan-kebijakan yang khusus. Begitu juga pemerintah kabupaten Bintan. Secara bertahap, terus melakukan upaya-upaya ke arah itu. Pertama seperti aturanaturan yang terkait pendukung penyelengaraan FTZ. Masih ada kebijakan – kebijakan pusat yang harus di senergikan untuk kepentinggan FTZ ini kedepan. Menurut Ansar, mahasiswa perlu mendapat pemahaman tentang FTZ. Karena FTZ memberikan peluang dan tantangan yang cukup besar dalam penguatan ekonomi daerah. Pemerintah bisa cepat

menyelesaikan infrastruktur yang dibutuhkan oleh para investor. Baik infrastruktur dasar maupun yang lainnya seperti listrik, jalan, air, telkomunikasi, supporting industrial seperti tempattempat suku cadang dan sarana perdukung pelayanan perizinan investasi yang memandai. “Ketika ada materi FTZ dan Kepemimpinan, saya juga membangun koneksi dengan mahasiswa di Kepri ini . Karena FTZ ini barang baru, meskipun sudah lama di berbagai negara lain, tapi bagi kita barang baru saya perlu juga input-input dari adikadik mahasiswa. Yang tidak

terlihat dari kita, tapi terpikir oleh adik-adik mahasiswa, maka itu menjadi motivasi bagi saya memberikan materi FTZ ini didepan mahasiswa,” kata Ansar. Bagi mahasiswa sendiri FTZ ini masih cukup awam sehingga mereka sudah mu-

lai tau apa sesungguhnya FTZ itu. Kenapa Pemerintah memberlakukan FTZ dan apa nilai tambah bagi masyarakat kedepan, ternyata itu lahir dalam respon mereka dalam diskusi. “Saya berharap mudahmudahan kegiatan-kegiatan

ilmiah ini terus kita kembangkan supaya mahasiswa mempunyai pengetahun yang luas,” ujarnya. Di sesi kuliah umum ini Ansar memberikan kesempatan bertanya tentang banyak hal mengenai FTZ dan investasi Bintan.***

Pusat Diminta Terbitkan PP Cagar Budaya Harta Karun Laut Binta n Triliunan Rupiah BINTAN (HK) — Bukan rahasia lagi, laut Kepri termasuk perairan yang menyimpan banyak harta karun. Beberapa waktu lalu, Lantamal IV bahkan sudah pernah menyita barang antik itu. Memang, dikabarkan, harga barang antik ini cukup fantastis. Rata-rata, di jual ke luar negeri. Bahkan, guci misalnya, dijual sampai Rp 30 juta. Piring tua yang juga didapatkan dari bawah laut itu, dijual sampai Rp 5 juta per keping. Sebelumnya, seorang pria tewas saat melakukan penyelaman di dasar laut di perairan Mapur, Kecamatan

Bintan Pesisir, Bintan, Sabtu (1/3). Kabarnya penyebab kematian diduga karena korban kehabisan oksigen saat berusaha mengambil harta karun di dasar laut perairan tersebut. Korban tewas kemudian dilarikan oleh rekan-rekannya ke Kijang. Ketua DPRD Bintan H Lamen Sarihi meminta pemerintah pusat segera menerbitkan Peraturan Pemerintah sebagai tindaklanjut pelaksanaan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang cagar budaya. Agar harta karun di perairan lautan Bintan dapat diman-

faatkan untuk negara, bukan dinikmati oleh pengusaha ataupun oknum tertentu saja. Juga untuk menghindari jatuhnya korban lebih banyak dalam mencari harta karun di laut. “Dua orang sudah meninggal dunia di perairan Mapur, diduga akibat mencari harta karun. Dan kehabisan oksigen. Agar kejadian serupa tidak berulang, kita meminta pemerintah pusat segera menerbitkan PP,” kata Lamen, Jum’at (21/3). Potensi harta karun di lautan wilayah Kabupaten Bintan, menurutnya bernilai triliunan Rupiah. Menurut Undang-undang pembagian-

nya 50 persen disetorkan kepada negara, 50 persen untuk pengelola yang memiliki izin untuk pencarian harta karun. “Menurut Undang-undang pembagiannya untuk pemerintah 50 persen dan untuk pengelola 50 persen,” ujarnya. Dengan diterbitkannya PP, maka perusahaan yang diperkenankan mengambil harta karun hanya yang memenangkan pelelangan secara resmi, dan memenuhi persyaratan keselamatan penyelaman dalam pencarian harta katun. Bukan seperti saat ini, pengelolaannya tidak jelas.(rof)

ROFIK/HALUAN KEPRI

BERI KULIAH UMUM - Bupati Bintan H Ansar Ahmad memberikan kuliah umum FTZ didepan ratusan mahasiswa Universitas Karimun (UK), Jum'at (21/3).

CMYK

Editor:Eddy Supriatna , Layouter: Syahril


Anambas

Sabtu, 22 Maret 2014

20

Disparbud Telusuri Benda Bersejarah TAREMPA (HK) — Dinas Periwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbud Pora) Kabupaten Kepulauan Anambas tengah serius menelusuri benda-benda bersejarah yang berkaitan erat dengan sejarah dan kebudayaan di kabupaten maritim ini. Sarma Haratua Liputan Anambas

Menurut Kepala Bidang Kebudayaan Disparbud Pora Madison, pihaknya kerap mendapat laporan tentang keberadaan beberapa benda bersejarah yang terdapat di berbagai daerah, yang kabarnya berkaitan dengan sejarah dan kebudayaan di Kabupaten Kepulauan Anambas. “Laporan yang masuk ke kita cukup banyak. Dan kita berusaha untuk menindaklanjuti laporan yang masuk itu. Ada yang masih berada di Anambas, namun ada juga yang berada di luar Anambas,” ucap Madison saat ditemui awak media di ruang kerjanya. Namun menurutnya, semua laporan tidak lantas menjadi satu-satunya sumber referensi penelusuran benda-benda bersejarah tersebut. Menurutnya, sebelum menelusuri lebih dalam, pihaknya terlebih dahulu harus berkonsultasi dengan ahli yang dianggap professional tentang hal tersebut. “Tidak hanya berdasarkan info, lalu kita bergerak. Mengkaji data harus valid, setelah ada data yang valid, baru kita bedah dan temukan apakah benda tersebut benar-benar ada kaitan dengan sejarah kita atau tidak,” jelasnya. Sejauh ini, Disparbud Pora sendiri telah berhasil menemukan beberapa objek bersejarah, berupa meriammeriam yang diindikasi telah ada sejak zaman perang antar kerajaan, yang berkaitan dengan sejarah di Anambas. “Sejauh ini yang kita temukan adalah meriam, yang menurut sejarah digunakan oleh kerajaan-kerajaan dahulu untuk berperang. Meriam yang kita temukan di beberapa titik itu sepertinya ada kaitan dengan sejarah kita di Anambas ini. Sementara un-

tuk benda bersejarah lain juga ada yang melaporkan, cuma sejauh ini baru sekedar kabar-kabar dan wacana,” beber Madison. Untuk mendapatkan benda-benda bersejarah lainnya, Madison selalu meminta dan menstimulasi masyarakat agar membantu Pemda, terutama agar benda-benda sejarah yang berhubungan dengan Anambas bisa ditelusuri dan dijadikan identitas Anambas sebagai daerah yang berbudaya. “Kita selalu menstimulasi masyarakat agar melaporkan, serta memberikan informasi terkait benda bersejarah kepada kita, agar kita bsia konsultasikan kepada pihak berkompeten. Jika memang terkait dengan sejarah Anambas, tetap akan ditelusuri oleh pihak kita dan tim ahli,” sebutnya lagi. Untuk jangka panjang, Disparbud juga akan menyediakan tempat khusus berupa museum untuk menampung semua benda bersejarah yang berkitan dengan sejarah dan kebudayaan Anambas tersebut. Namun menurutnya mendirikan museum juga tidak segampang membalikan telapak tangan, karena butuh kajian dan pembelajaran yang mendalam. “Untuk rencana jauh ke depan, kita ada rencana membangun museum di Anambas. tapi itu juga kan butuh kajian, seperti misalnya desain bangunan yang harus sesuai dengan kebudayaan setempat dan lain sebagainya. Tapi nanti museum tersebut akan diisi dengan benda-benda bersejarah yang telah dimiliki Pemda, atau yang disumbangkan oleh masyarakat dan juga yang kita sewa dari kolektor-kolektor benda bersejarah. Yang pasti di dalamnya akan memuat benda bersejarah yang berkaitan dengan sejarah Anambas ini,” pungkasnya. ***

SARMA HARATUA/HALUAN KEPRI

RAPAT KOORDINASI — Suasana rapat koordinasi Komunitas Intelijen Daerah (Kominda) Anambas di kantor Bakesbang Pol Anambas, Siantan, Jumat (21/3). Kominda lebih mengintensifkan pengawasan seiring semakin meningginya situasi politik jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 9 April mendatang.

Situasi Politik Meninggi, Kominda Intensifkan Pengawasan TAREMPA (HK) — Situasi politik yang mulai meninggi membuat Komunitas Intelijen Daerah (Kominda) Kabupaten Kepulauan Anambas lebih intensif mengawasi situasi perpolitikan. Hal itu ditandai dengan Rapat Koordinasi Kominda di Aula Kantor Bakesbang Pol Anambas, Jumat (21/3). Sekretaris Kominda Anambas Mirwansyah mengaku, Kominda akan lebih merapatkan barisan untuk mendeteksi adanya ancaman dan gangguan menjelang pemilihan legislatif (Pileg) bersejarah di Kabupaten Kepulauan

Maritim. Sebagaimana disa mpa ik ann ya pad a pelaksanaan rapat. “Kita pasti akan mengawal kondisi yang kondusif jelang Pemilu 9 April di Anambas. Terkait hal tersebut, hari ini Kominda mengadakan rapat koordinasi antar anggota Kominda guna mengumpulkan isu dan informasi yang sedang berkembang di lapangan,” ungkap Sekretaris Kominda, yang juga menjabat se bagai Kepala Ba kesbangpol Mirwansyah. Dalam rapat koordinasi yang digelar untuk mengumpulkan informasi dan isu

Disperindag Gelar Festival Jajanan Kuliner TAREMPA (HK) — Guna menggali potensi kuliner dan kerajinan khas Kabupaten Kepulauan Anambas, Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindag Kop dan UKM) menggelar festival jajanan kuliner dan lomba cipta karya produk kreatif unggulan untuk seluruh masyarakat Anambas.

Menurut Sekretaris Disperindag Kop dan UKM Anambas Usman, kegiatan tersebut membawa misi untuk menemukan produk unggulan khas yang diharapkan kelak menjadi salah satu

SARMA HARATUA/HALUAN KEPRI

SPANDUK ajakan mengikuti Festifal Jajanan Kuliner dan Lomba Cipta Produk Kreatif Unggulan di salah satu jalan di Tarempa, Kabupaten Anambas, Jumat (21/3)

yang berkembang di masyarakat ini, diharapakan Kominda bisa merumuskan rencana pencegahan yang bisa diambil guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, terutama ketika suasana politik semakin tinggi menjelang Pemilu. “Rapat ini sebenarnya hanya bersifat koordinasi, agar kita bisa melakukan pencegahan dini sebelum akhirnya timbul hal-hal yang tidak diinginkan, apalagi dalam situasi sekarang ketika suhu politik sudah mulai meninggi,” paparnya. Tidak hanya itu, Komin-

ikon khas dari Anambas. “Kita memang sedang dalam rangka menggali potensipotensi kerajinan dan kuliner di Anambas. Karenanya selain membuatkan stan untuk menjajakan makanan khas, kita juga adakan lomba cipta karya produk kreatif, baik untuk makanan maupun karya seni. Diharapkan dari sana nanti muncul potensi-potensi kerajinan dan kuliner khas Anambas yang bisa menjadi ikon khas kabupaten ini,” papar Usman di Kantor Disperindag Kop dan UKM Anambas, Jumat (21/3). Lomba yang diselenggarakan mulai 1 April hingga 3 April mendatang tersebut akan diikuti oleh perwakilan paguyuban, PKK dari seluruh kecamatan, masyarakat umum, dan sejumlah kelompok binaan perusahaan yang bergerak di sektor minyak dan gas bumi (Migas) yang beroperasi di Kepulauan Anambas. Ketua Panitia Kegiatan Yoel Wijaya menjelaskan, perlombaan terbagi menjadi 3 kategori. Kategori pertama makanan komplit yang terdiri dari makanan utama, kue dan minuman. Kategori ini hanya boleh diikuti oleh peserta dari kalangan ibu-ibu dan organisasi kewanitaan. Dua kategori lagi yakni makanan olahan dan kerajinan, terbuka untuk umum. Setiap kegiatan akan dinilai oleh juri yang berkompeten di bidangnya. “Nanti juri yang kita hadirkan juga sangat berkompeten. Mulai dari pelaku ku-

da juga tetap akan mengadakan pemantauan lapangan secara intensif, terutama jika ada indikasi gangguan sekecil apapun. Pasalnya, Mirwansyah mengatakan bahwa pasti ada gangguan yang ditimbulkan oleh oknum tertentu untuk menghalangi suksesnya Pemilu 9 April mendatang. Karenanya Mirwansyah berharap masayakat mendukung penuh peran Kominda, terutama bila menemukan indikasi gangguan sekecil apapun yang berpotensi mengancam suksesnya Pemilu April mendatang. Hal itu agar gangguan bisa dian-

liner yang sudah eksis di bidangnya selama bertahun-tahun, dari praktisi kuliner dan juga tokoh masyarakat yang dianggap memiliki pemahaman yang cukup dalam mengenai kerajinan dan kuliner khas Anambas,” jelas Yoel. Tidak tanggung-tanggung, Disperindag Kop dan UKM telah menyediakan hadiah total Rp75 juta untuk pemenang lomba tersebut. Selain piala dan sertifikat, juara akan mendapatkan perangkat peralatan yang bisa membantu mengembangkan kerajinan yang dikembangkannya. Selain mengadakan perlombaan cipta karya produk kreatif unggulan, juga akan digelar festival jajanan kuliner khas Anambas. dalam kegiatan tersebut sejumlah pedagang jajanan khas Anambas yang akan memanjakan selera Anda. Sedikitnya akan ada puluhan stand jajanan kuliner mulai dari depan Kantor Bupati Anambas hingga Hotel Terempak Beach. Pengunjung tinggal memilih jajanan khas favoritnya untuk dinikmati di malam hari. “Kebetulan juga kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka Latma Komodo. Jadi akan ada orang-orang asing yang akan menghadiri festival ini. Mereka bisa menikmati jajanan kuliner Anambas dalam festival ini. Bisa dikatakan ini sejenis promosi wisata kuliner khas Anambas untuk para peserta Latma Komodo yang mayoritas berasal dari negara-negara te-

tisipasi sejak dini. “Kita tidak boleh lengah terhadap gangguan-gangguan yang berpotensi mengancam suksesnya Pemilu mendatang. Gangguan sekecil apapun akan berpotensi menjadi ancaman besar, karena itu harus kita tanggulangi dan carikan solusi sejak dini. Jika ada isu negatif yang muncul di lapangan, semua lapisan masyarakat juga kita minta tanggap dan segera memberikan informasi. Hal ini kita lakukan untuk menyukseskan pelaksanaan Pemilu 9 April mendatang, “ tegasnya. (cw89)

tangga,” ugnkap Yoel. Selain menikmati keanekaragaman jajanan khas Anambas, pengunjung juga akan dimanjakan oleh alunan musik yang akan dimainkan oleh home band dan pelaku seni di Anambas. tidak hanya music, berbagai kesenian khas Anambas juga rencananya akan mewarnai pesta rakyat malam itu. Pengunjung juga diberikan kesempatan untuk mendapatkan hadiah-hadiah menarik. Setiap berbelanja di atas Rp50.000, pembeli berhak atas 1 kupon undian yang akan diundi oleh panitia. “Ada hadiah-hadiah menarik di sana. Mulai dari voucher hotel, vourcher belanja hingga voucher makan di rumah makan. Jadi silahkan datang dan nikmati, mana tau Anda beruntung mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari panitia,” promonya. Yoel berharap, kegiatan ini diselenggarakan bukan hanya karena pelaksanaan Latma Komodo semata, namun bisa dijadikan agenda tahunan yang dapat menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke Anambas. Selain itu, ajang ini bisa dijadikan tempat pelaku seni dan pelaku kuliner Anambas untuk berkreasi setiap tahunnya. “Kegiatan seperti ini baru pertama kali diselenggarakan di Kabupaten kita. Kita sih berharap kegiatan ini tidak hanya mati di sini saja, tapi terus diadakan setiap tahun nya,” harap Yoel mengakhiri. (cw89)

Editor: Nana Marlina, Layouter: M Fahrullazi


Karimun

Sabtu, 22 Maret 2014

21

Kapal Pemburu Menarik Perhatian KARIMUN (HK) — Satu kapal pemburu penyelundup bernama Vesel Slender Vessel (VSV) BC 1602 cukup menarik perhatian pengunjung pameran dan bazar Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Provinsi Kepri di Coastal Area, Jumat (21/3). Ilham Liputan Karimun Kapal dengan panjang 16 meter dengan lebar 2,9 meter di stand Kantor Wilayah Khusus Direktorat Jenderal Bea Cukai Kepri dan KPPBC Tipe B Tanjungbalai Karimun juga mengundang perhatian Gubernur Kepri, HM Sani. Kapal VSV tersebut merupakan buatan Lurssen

Werft Jerman, dirakit pada tahun 1999 dan bergabung pada Stasiun Armada Barat Pangkalan Sarana Operasi Bea dan Cukai Tanjung balai Karimun pada tahun 2000. Kapal tersebut berfungsi sebagai kapal buru sergap dan mampu memecah ombak dengan berbagai ketinggian. Kata salah seorang staf Bea Cukai, kapal VSV BC 1602

yang dipajang tersebut merupakan tipe very slender vessl15 yang memiliki kecepatan maksimum 50 knots dengan kecepatan jelajah 30 knots. Kapal tersebut memiliki tanki bahan bakar 270 liter dan tanki air tawar 75 liter. "Kapal ini memiliki akomodasi 5 orang," ungkapnya. Gubernur HM Sani dan Bupati Nurdin Basirun saat mengelilingi stand bazar dan pameran MTQ menggunakan mobil khusus nampak berpaling dan terkagum-kagum melihat kapal yang dipajang di stand BC tersebut. Namun, karena banyaknya stand pameran yang mesti dikunjugi, Sani tidak sempat turun di stand tersebut. Namun, Kapolda Kepri

Brigjen Polisi Endjang Sudrajat didampingi Kapolres Karimun AKBP Dwi Suryo Cahyono terlihat lama berdialog dengan beberapa staf Kanwil Khusus DJBC Kepri, Pangsarop Tipe A dan KPPBC Tipe B Tanjungbalai Karimun mengenai apa saja yang dipajang di stand pameran milik BC tersebut. Selain pemajangan kapal VSV BC 1602, Bea Cukai juga terlihat memajang beberapa peralatan yang dimiliki instansi tersebut diantaranya sejumlah miniatur kapal patroli, perahu karet, atribut dan seragam yang biasa digunakan para pegawai BC dalam melaksanakan tugas pengawasan kepabeanan.***

ILHAM/HALUAN KEPRI

PEMBUKAAN STAND — Gubernur HM Sani dan Bupati Nurdin Basirun melintas di depan kapal VSV BC 1602 milik Bea Cukai saat pembukaan stand pameran dan bazar MTQ Provinsi Kepri V, Jumat (21/3).

Gubernur Lantik Dewan Hakim 190 Peserta Ramaikan Pameran Stand Bazar

ABDUL GANI/HALUAN KEPRI

GUBERNUR Kepri, HM Sani melantik dewan hakim MTQ Provinsi Kepri di Gedung Nasional, Jum'at (21/3). KARIMUN (HK) — Gubernur Provinsi Kepri, HM Sani mengatakan, perolehan juara atau penilaian qori dan qoriah terbaik dalam pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Provinsi Kepri di Kabupaten Karimun, merupakan gambaran pelaksanaan MTQ Nasional ke 25 di Kota Batam pada Juni mendatang. Untuk itu dia bertekad agar para peserta terbaik nantinya dapat men-

dongkrak hasil yang akan diperoleh Provinsi Kepri. Hal itu disampaikan oleh orang nomor satu di Provinsi Kepri ini saat melantik 125 dewan hakim MTQ Provinsi Kepri di Gedung Nasional, Jum'at (21/3). "Mudah-mudahan para dewan hakim yang dilantik dapat melaksanakan tugas dan amanah. Sehingga menghasilkan qori dan qoriah terbaik. Ini sangat penting untuk disampaikan karena kita

Provinsi Kepri sebagai tuan rumah MTQ Nasional ke 25 di Kota Batam. para peserta terbaik tentunya dari penilaian terbaik pula yang kualitasnya diseleksi secara profesional. Sehingga pelaksanaan yang kita gelar bisa sukses sesuai targer. Sukses penyelenggaraan dan sukses dalam hasil maksimal. Artinya hasil yang dicapai dalam kegiatan ini merupakan gambaran dalam acara tingkat nasional nanti," ucap Sani. Menurutnya, dalam momen MTQ Provinsi Kepri di Kabupaten Karimun merupakan upaya persiapan menjaring qori dan qoriah terbaik, yang tentunya persiapan ini tinggal selangkah lagi menuju juara umum MTQ Nasional, sehingga perlu diantisipasi. Untuk itu harus betul-betul yang terbaik dan nantinya akan mewakili Provinsi Kepri. Kendati demikian menurut Sani, dalam penilaian seluruh peserta MTQ Provinsi Kepri, dewan hakim hendaknya dapat pula menilai titik kelemahan para peserta yang nantinya dapat diper-

KARIMUN (HK) — Sebanyak 190 peserta mengikuti pameran stand bazar dengan jumlah 175 stand pada pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Provinsi Kepri ke V yang digelar di sepanjang jalur lalulintas Coastal Area Kabupaten Karimun. Jumlah tersebut diketahui saat diresmikan langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kepri, Hj Aisyah Sani, (21/3). Dari jumlah stand tersebut, tidak hanya diikuti oleh Kabupaten dan Kota se Provinsi Kepri, melainkan ada juga dari Jakarta sebanyak tiga stand, kemudian 100 stand dari Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang

baiki. Karena tanpa itu maka kita akan berpikiran bahwa setiap saat merupakan yang terbaik padahal belum tentu karena tidak ada pembanding antara titik lemah dan titik baik. Dalam proses penilaian kata Sani, tentunya dilaksanakan secara teknis dengan

ada di Kabupaten Karimun, 29 stand dari SKPD Kabupaten Karimun, 12 stand dari seluruh Kecamatan se Kabupaten Karimun dan sisanya stand dari instansi vertical serta beberapa pihak lainnya. Dalam kesempatan itu Hj Aisyah Sani mengatakan, kekayaan produk budaya yang bernilai tinggi sangat penting dan perlu dikembangkan, agar dapat menembus pasar nasional dan intrnasional. "Dalam momen ini produk-produk unggulan yang berbasis kekayaan alam perlu terus menerus untuk dikembangkan, baik kuantitas dan kualitas. Dewasa ini produk-produk lokal maupun produk rumah

mengedepankan kompetensi para dewan hakim yang memang dinilai patut untuk ditunjuk menjadi dewan hakim. Kemudian secara moral mengedepankan intergritas yang tentunya kalau seseorang dianggap tidak baik bagaimana akan melakukan penilaian terhadap orang,

tangga memiliki komoditi pangsa pasar cukup tinggi, daya saing produksi mngalami peningkatan," ucapnya. Kekayaan budaya Kepri kata Aisyah lagi, dengan model corak dan gaya yang khas memiliki ciri trsndri, tak akan ditemui di daerah lain. Pameran ini diharapkan menjadi salah satu sarana untuk memperkenalkan budaya se Kepri. Dalam kesempatan itu juga Aisyah mengajak seluruh masyarakjat untuk berupaya memberdayakan genrasi muda, agar dapat berkreasi dan kreatif pada produk lokal melalui institusi Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Koperasi dan

lainnya. "Berbagai pelatihan dan pembinaan yang berkesinambungan diharap mampu menjdi nilai tambah, dalam upaya menuju persaingan global. Tentunya Provinsi Kepri diharapkan mampu memperkenalkan produknya kepada masyarakat luar," katanya. Usai melakukan pengguntingan pita sebagai tanda diresmikannya pameran stand bazar, Aisyah Sani menyempatkan diri mengunjungi beberapa stand pameran, didampingi Gubernur Kepri HM.Sani, Bupati Karimun Nurdin Basirun serta tamu dari pemerintah pusat yakni Wakil Menteri Agama Rebuplik Indonesia, Nasaruddin Umar.(gan)

apa lagi dalam hal ini yang akan dinilai adalah yang akan mengaji. "Secara moral para dewan hakim yang etis adalah tidak KKN. Jadi antara integritas dan kompetensi tidak bisa dipisah. Tugas ini harus dapat diemban. Dengan demikian agar dapat melaksanakan

dengan baik, karena tidak semua orang mendapatkan kepercayaan," harapnya. Untuk itu diharapkan pula agar para dewan hakim dapat melaksanakan tugas dengan rasa penuh tanggungjawab, tidak hanya kepada sesama manusia tetapi kepad Allah.(gan)

Identitas Mayat Terungkap Namanya M Yusuf KARIMUN (HK) — Identitas mayat yang ditemukan tinggal tulang belulang di RT 02 RW 05 Lembah Harapan, Kelurahan Sei Lakam, Kecamatan Karimun sekitar pukul 15.30 WIB sudah terungkap. Mayat tersebut ternyata M Yusuf, asal Portugal namun sudah menetap sejak 20 tahun lalu di Karimun. Dirinya selama ini tinggal di Batu Lipai, Kelurahan Baran Timur, Kecamatan Meral. Maspar Alias, salah seorang staf di Dinas Sosial Kabupaten Karimun mengatakan, identitas M Yusuf tersebut diketahui dari KTP yang disimpan dalam dompet di celananya saat mayat tersebut dibersihkan di ruang pemulasaraan jenazah RSUD Karimun. "Identitas jenazah tinggal tulang-belulang pada Kamis sore diketahui dari KTP dalam dompet yang ditemukan dalam saku celananya," kata Maspar. Kata Maspar, M Yusuf mengantongi KTP yang dikeluarkan Camat Karimun semasa dijabat Chaironi pada

2010. Berdasarkan identitas tersebut, korban diketahui lahir pada 2 Februari 1949 yang dilaporkan hilang sejak 12 hari lalu. "Jenazahnya sudah dikebumikan di pemakaman umum Batu Lipai, Kelurahan Baran Timur, Kecamaran Meral sekitar pukul 20.00 WIB," terangnya. Ketua RT 02 RW 01 Batu Lipai Aminullah mengatakan, pihaknya telah melaporkan ke Polres Karimun terkait hilangnya M Yusuf dari rumahnya. Bahkan, tiga hari sebelumnya pihaknya telah melakukan pencarian keberadaan korban, namun tidak berhasil ditemukan. Dijelaskan, saat menghilang dari rumah, korban dalam keadaan sakit dan pikun mengingat usianya yang sudah tua. "Sebenarnya dia bukan kelahiran tahun 1949, kami perkirakan usianya sudah 70 tahun lebih. Yusuf sudah sakit pikun karena sudah uzur. Dia merupakan merupakan seorang muallaf sejak 15 tahun yang lalu," tuturnya lagi. Kapolsek Urban Tanjungbalai Karimun, Kompol S

Dalimunthe ketika dikonfirmasi membenarkan kalau identitas mayat tersebut sudah terungkap atas nama M Yusuf. (ham)

Editor: Nico, Layouter: Syahrial Anwar


CMYK

Sabtu, 22 Maret 2014

22

GUBERNUR Kepri HM Sani, Tengku Muktaruddin, jajaran FKPD Kepri foto bersama dengan penerima bantuan.

GUBERNUR Kepri HM Sani foto bersama pada acara kunjungan kerja di Kabupaten Anambas.

GUBERNUR Kepri HM Sani foto bersama pada acara kunjungan kerja di Kabupaten Anambas.

GUBERNUR Kepri HM Sani dan Ketua TP-PKK Kepri Hj Aisyah Sani, Tengku Muktaruddin dan jajaran FKPD Kepri foto bersama.

Kunker Sani di Kabupaten Anambas Pemprov Kepri Genjot Connectivity dan Kelautan ANAMBAS (HK) â&#x20AC;&#x201D; Dalam kunjungan kerja di Tarempa, Anambas, Rabu (12/3), Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) H Muhammad Sani memaparkan dua strategi pembangunan yang tengah gencar ia jalankan bersama Wakil Gubernur Soerya Respationo. "Sudah hampir empat tahun saya dan Soerya Respationo menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur. Ada dua strategi yang kami lakukan untuk mewujudkan pembangunan. Pertama, Free Trade Zone termasuk didalamnya Ba-

tam, Bintan dan Karimun. Kedua, NAL yakni Natuna, Anambas Lingga. Dalam strategi ini kita sedang menggenjot connectivity. Agar tidak ada lagi daerah di Kepri yang terisolir, baik dalam komunikasi maupun transportasi," bebernya. Anambas, kata Sani, merupakan daerah yang sangat potensial dari segi sumber daya kelautan. Hanya, kendalanya ada pada transportasi yang belum lancar sehingga potensi tidak bisa digarap maksimal. "Kita berharap ke depan masalah connectivity di Anambas bisa

segera kita atasi bersama. Kita sudah memulai pembangunan bandara di Letung, penambahan kapal penumpang dan sebagainya. Tidak hanya Anambas, hal yang sama juga kita lakukan di Natuna dan Lingga," ujar Gubernur. Selain masalah conectivity, Pemerintah Provinsi Kepri juga melakukan program bantuan RTLH (rumah tidak layak huni). Sani menargetkan, hingga akhir masa jabatan, setidaknya 20.000 unit rumah dari 35.000 RTLH yang ada, sudah direhab.

Sani juga menyampaikan bahwa dirinya sering mendatangi Tarempa sejak sebelum menjadi Gubernur Kepri. "Hari ini saya didampingi Kapolda Kepri, Danlantamal IV, Danrem 033/WP dan para kepala SKPD sekaligus," katanya. Gubernur juga mengucapkan terimakasih kepada masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas yang telah turut serta mewujudkan pembangunan di Kepri khususnya Kepulauan Anambas. "Jabatan yang sedang kita tampuk saat ini adalah amanah. Jagalah amanah itu, bekerjalah dengan baik, jangan sombong, jangan mentang-mentang. Lakukanlah

dengan penuh tanggungjawab dan bijak, karena ribuan bahkan jutaan orang sangat bergantung terhadap kebijakan yang kita ambil," ujarnya. Kunker kali ini merupakan rangkaian kegiatan ke tujuh Kabupaten dan Kota di Kepri. Dalam kunker, Gubernur menyerahkan bantuan beasiswa kepada siswa kurang mampu dan dana bantuan percepatan desa tertinggal. Gubernur juga menyambut wacana pembangunan pusat perkantoran Pemkab Kepulauan Anambas yang dikemukakan Bupati Anambas Tengku Mukhtaruddin. Karena tujuan pembangunan adalah untuk meningkatkan

efektivitas dan kenyamanan pegawai dalam bekerja. Musrenbang yang tengah digelar Pemkab Kepulauan Anambas, diharapkan Gubernur agar menghasilkan program yang langsung menyentuh masyarakat. Dalam kunker, Gubernur didampingi Ketua TP-PKK Kepri Aisyah Sani, Kapolda Kepri Endjang Sudrajat, Danlantamal IV Tanjungpinang Agus Heryana dan Danrem 033/Wira Pratama B Zuirman. Kunker bertepatan dengan Musrenbang Pemkab Anambas 2014. Narasi dan Foto : Humas Pemprov Kepri

GUBERNUR Kepri HM Sani menyapa masyarakat Anambas bersama Kapolda Kepri Endjang Sudrajat saat menuju lokasi acara.

GUBERNUR Kepri HM Sani dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Anamabas.

GUBENRNUR Kepri HM Sani dan Bupati Anambas, Tengku Muktaruddin saat memberikan pemaparan dalam kunjugan kerjanya.

LURAH Letung, Anambas menerima bantuan langsung masyarakat dari Gubernur Kepri HM Sani.

SEJUMLAH pelajar Anambas menerima bantuan pendidikan dari Gubernur Kepri HM Sani.

KETUA TP-PKK Provinsi Kepri Hj Aisyah Sani didampingi istri Bupati Anambas dalam kunjungan kerja Gubernur Kepri di Anambas.

HM Sani didampingi Bupati Anambas, Tengku Muktaruddin menyalami masyarakat pada kunjungan kerja 2014.

GUBERNUR Kepri HM Sani didampingi Ketua TP-PKK Kepri Hj Aisyah Sani saat baru tiba di Bandara Anambas pada kunjungan kerja 2014.

JAJARAN kepala SKPD Kepri dan tamu undangan saat mengikuti kunjungan kerja Gubernur Kepri HM Sani di Anambas.

CMYK

Editor: Eddy Supriatna, Layouter: M Fahrullazi


Iklan

Sabtu, 22 Maret 2014

23


CMYK

Sabtu, 22 Maret 2014

24

FOTO bersama

Walikota Lepas Karnaval Kendaraan Hias Menghadiri Roadshow Gubernur Kepulauan Riau

GUBERNUR Kepri HM Sani memberikan bantuan kepada Kelurahan Pinang Kencana.

GUBERNUR Kepri HM Sani memberikan sambutan.

TANJUNGPINANG (HK) â&#x20AC;&#x201D; Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah, SH melepas karnaval kendaraan hias menyongsong Pemilu yang jujur dan adil, di lapangan Pamedan A Yani, Sabtu (15/3) kemarin. Dalam kesempatan itu Lis mengutarakan, riak-riak dalam pelaksanaan demokrasi memang wajar adanya. Namun bukan berarti riak tersebut dibiarkan sedemikian rupa sehingga bisa menimbulkan perpecahan diantara masyarakat. Namun sudah menjadi tugas dan kewajiban kita semua untuk tetap menjaga keharmonisan dalam pelaksanaan Pemilu. "Selain itu, pemerintah daerah bersama KPUD telah berusaha semaksimal mungkin memberikan pendidikan bagi masyarakat untuk menekan angka golput di Kota Tanjungpinang," ujarnya. Sementara itu Ketua KPU Kota Tanjungpinang, Robby Patria menegaskan, karnaval ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi pemilih serta mengajak warga untuk menggunakan hak pilihnya. "Pemerintah menargetkan kesuksesan Pemilu legislative secara nasional sebesar 75%, tapi kita harus yakin dan optimis Kota Tanjungpinang bisa mencapai target lebih dari 85%.â&#x20AC;? Kata Robby. Sebelum melepas karnaval, dilakukan pembacaan deklarasi Pemilu damai oleh seluruh ketua partai politik peserta Pemilu di Kota Tanjungpinang yang juga

dilakukan serentak secara nasional tanggal 15 Maret 2014. Dan sebagai symbol pelaksanaan pemilu damai, Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah dengan didampingi Ketua KPU Kota Tanjungpinang dan segenap unsur FKPD Kota Tanjungpinang beramai-ramai melepaskan burung merpati. Seusai melepas karnaval kendaraan hias Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah beserta segenap jajaran Pemerintah Kota Tanjungpinang menyambut kedatangan Gubernur Kepulauan Riau H M Sani dan rombongan dalam rangka roadshow Gubernur Kepri, Sabtu di Pinang City Walk Jalan Teuku Umar. Dalam kesempatan bertatap muka langsung dengan gubernur, Lis meminta kepada Sani agar Kota Tanjungpinang mendapat perhatian khusus dalam pembangunan, baik secara fisik maupun kemasyarakatan, mengingat Kota Tanjungpinang adalah ibukota Provinsi Kepulauan Riau. Selain itu, beberapa bantuan yang Lis minta langsung kepada Sani diantaranya adalah penataan kawasan strategis seperti pembangunan Islamic Center di wilayah Kecamatan Tanjungpinang Timur atau lebih tepatnya di kawasan menuju Bandara mengingat wilayah tersebut merupakan salah satu sudut pandang atau jalan masuk bagi para pendatang. Selain memberikan fasilitas untuk masyarakat dalam pelaksanaan

WALI Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah memberikan sambutan pada acara pelepasan karnaval Pemilu

pembangunan kerohanian, juga dapat memberikan kesan pertama bagi para pendatang saat berkunjung ke Kota Tanjungpinang bahwa Kota Tanjungpinang adalah kota yang agamis. Pada saat itu H. M. sani menyampaikan, salah satu yang menjadi perhatiannya adalah kawasan pelabuhan internasional yang dinilai belum maksimal pengelolaannya. Pelabuhan juga merupakan salah satu sudut pandang pertama bagi para pendatang saat memasuki wilayah Kota Tanjungpinang. Untuk membahas persoalan tersebut, Sani memerintahkan kepada Lis untuk segera memanggil pihak Pelindo agar dapat membahas

permasalahan parkir secara bersama-sama. Dalam roadshownya di Pemerintahan Kota Tanjungpinang, Sani juga memberikan bantuan percepatan pemerataan pembangunan desa/ kelurahan untuk 3 kelurahan di Kota Tanjungpinang masingmasing sebesar Rp. 500 juta. Adapun kelurahan penerima bantuan adalah Kelurahan Kampung Bulang, Kelurahan Pinang kencana, serta kelurahan Kampung Baru. Selain kelurahan, Sani juga memberikan bantuan pendidikan bagi mahasiswa serta bantuan untuk siswa SMA/SMK kurang mampu. Narasi : Zulfikar foto : Gatot (Humpro Pemko Tpi)

KETUA DPRD Kota Tanjungpinang Suparno.

LIS Darmansyah meminta Gubernur Kepri HM Sani agar memperhatikan Kota Tanjungpinang

LIS Darmansyah memberikan sambutan pada acara Road Show Gubernur Kepulauan Riau.

LIS Darmansyah beserta pimpinan partai peserta pemilu dan unsur FKPD melepas burung merpati sebagai simbol pemilu damai.

LIS Darmansyah menyaksikan salah satu mobil peserta karnaval Pemilu.

LIS Darmansyah didampingi unsur FKPD Kota Tanjungpinang melepas peserta karnaval Pemilu

CMYK

Editor: Eddy, Layouter:Novrizal

Haluankepri 22mar14  

Haluankepri 22mar14

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you