Page 1

SATRI Edisi 9/ APRIL 2018

MENJAGA PARA PENJAGA

HUT Satpam Ke-37

ProfesionAlisme Satpam Wajib Ditingkatkan

Prof. Awaloedin Djamin: Wajib Berterima Kasih kepada Satpam

HUT Ke-12, ABUJAPI Gelar Rapimnas dan Rakerda Jatim

BSP Kerahkan 200 Personil Meriahkan HUT Satpam Ke-37

Tingkatkan Kinerja Perusahaan, BSP Gelar Rakernas di Bali


editorial

P HUT Satpam ke-37

erhelatan Hari Ulang Tahun Satuan Pengamanan (HUT-Satpam) ke-37 di Lapangan JIexpo Kemayoran, Jakarta Pusat berlangsung meriah. Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Moechgiyarto hadir mewakili Kapolri Tito Karnavian sebagai inspektur upacara di hari bersejarah satpam itu. Bahkan Prof Dr Awaloedin Djamin MPA yang juga Bapak Satpam Indonesia hadir. Sahabat Ksatria yang budiman, beberapa kegiatan untuk memeriahkan HUT Satpam ke-37 menjadi tema utama di Majalah Ksatria edisi April 2018 ini. Usia satpam yang sudah cukup lama ini harus memberikan nilai positif terhadap satpam, perusahaan jasa pengamanan, user maupun Polri. Momentum HUT Satpam harus menjadi titik awal satpam menjadi lebih baik lagi. Dalam naskah sambutannya, Kapolri menyebutkan bahwa satpam adalah garda terdepan dalam menciptakan keamanan di lingkungan industri. Karena itu, Polri harus benar-benar membina satpam yang ada di bawah naungannya. Kemampuan skill dalam menjalankan tugas harus terus ditingkatkan dengan bimbingan Polri. Sahabat Ksatria yang budiman, tim redaksi Majalah Ksatria juga mengupas beberapa kegiatan asosiasi yang menaungi satpam dan perusahaan satpam, seperti ABUJAPI dan APSI, sebab kedua asosiasi ini sangat concern terhadap perkembangan satpam di Indonesia. Semoga sajian kami di edisi HUT Satpam ke-37 tahun 2017 ini bisa memberikan inspirasi bagi pembaca sahabat Ksatria. Terima kasih dan selamat membaca.

PENANGGUNGJAWAB: Joko Putro Nugroho Utomo; PIMPINAN REDAKSI: Djarot Soeprianto REDAKTUR PELAKSANA: Krisnawan; REDAKTUR: Fathurroji; REPORTER: Ahmad Adnan, Salmun; FOTOGRAFER: Zakir S; DESAIN GRAFIS: Ali Ibnu Anwar; LEGAL: Ilal Dwi Zufatresa; Iklan & Promosi: Eduwin Ardiansyah; SIRKULASI: Sumarwan. ALAMAT REDAKSI: Jl. Dewi Sartika No.4A - 4C, Cililitan, Jakarta Timur, Indonesia; TELEPONE: 0804 1277 277 (Hunting) FAKSIMIL: 021-8013935; EMAIL: majalahksatria@bspguard.com; WEBSITE: www.bspguard.com

2

APRIL 2018 | MAJALAH KSATRIA


INDEX

FOKUS UTAMA 4

HUT Satpam Ke-37

Moechgiyarto : Profesionlisme Satpam Wajib Ditingkatkan

ASOSIASI - APSI Gelar Gerak Jalan Satpam ke-15 - 14 - Prof Awaloedin: Wajib Berterima Kasih kepada Satpam - 15 - HUT Ke-12, Abujapi Gelar Rapimnas dan Rakerda Jatim - 16

BERITA - BSP Indonesia Timur Terus Perluas Market - 17 - BSP Kerahkan 200 Personil Meriahkan HUT Satpam Ke-37 - 17 - Serah Terima Jabatan BSP Palembang - 18

- Astra Motor Bengkulu Berikan Training Safety Riding Satpam BSP 23 - RUPS 2018, BSP Bukukan Laba Bersih Sebesar Rp 5.9 Miliar - 24

- Pameran INPAMINDO 2018 - 19

- Inilah Syarat Satpam Bisa Gunakan Senpi - 26

- Wakapolda Kepri: Momentum Untuk Mengevaluasi Kinerja Satpam - 20

- BSP Sumatera 1 Jaga Pengamanan Kantor OJK Medan -27

- Kapolres Cilegon: Peran Satpam Banyak Membantu Polisi - 21

- BSP Jateng 3 Bina Satpam RS PKU Muhammadiyah Gombong - 28

- PT. Bravo Satria Perkasa Fasilitasi Satpam Miliki Rumah - 22

- Tingkatkan Kinerja Perusahaan, BSP Gelar Rakernas di Bali - 29

- BSP Terjunkan Tiga Regu Gerak Jalan - 23

WWW.BSPGUARD.COM | APRIL 2018

3


fokus utama

HUT Satpam Ke-37

Moechgiyarto : Profesionlisme Satpam Wajib Ditingkatkan Peran satuan pengamanan (satpam) sebagai mitra kepolisian untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) perlu ditingkatkan. 4

APRIL 2018 | MAJALAH KSATRIA

KSATRIA | Jakarta–Ribuan Satuan Pengamanan atau Satpam berkumpul di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Pusat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Satpam yang ke-37. Pantauan Kstaria di lapangan, Sabtu (3/2/2018), sejak pukul 07.30 WIB, satpam dengan berbagai atribut biru putih sudah bersiap menjalani upacara di Lapangan Parkir Barat Jiexpo Kemayoran. Mereka berbaris rapi dan siap menunggu komando komandan regunya. Upacara HUT Satpam dilakukan secara militer. Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Moechgiyarto menjadi inspektur upacara menggantikan Kapolri


fokus utama Jendral Tito Karnavian. Moechgiyarto mengatakan, peran satuan pengamanan (satpam) sebagai mitra kepolisian untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) perlu ditingkatkan. “Awalnya satpam dibentuk oleh mantan Kapolri ke-8, Jenderal Purnawirawan Awaloedin Djamin yang menyadari kebutuhan masyarakat di berbagai sentra ekonomi untuk menjaga kamtibmas,” ujar Moechgiyarto. Dia berharap, di usia yang memasuki tahun ke-37 ini perusahaan pengadaan jasa pengamanan bisa meningkatkan kompetensi dalam menjaga kamtibmas sesuai standar operasional prosedur (SOP). “Profesionalisme satpam dalam pekerjaan sangat penting karena masyarakat membutuhkan rasa aman selain keberadaan anggota kepolisian yang jumlahnya terbatas,” kata dia. Moechgiyarto mengatakan, peran satpam menjadi penting dalam fungsi deteksi dini dan menginformasikan secara

akurat gangguan kamtibmas di area ekonomi dan kerumunan masyarakat. “Ke depannya gangguan kamtibmas akan semakin kompleks dan berbagai tindakan kriminalitas semakin bervariasi. Sehingga diperlukan pengamanan mengandalkan teknologi selain kemampuan fisik anggota satpam,” lanjut Kabaharkam. “Saya berikan apresiasi kepada pimpinan organisasi dan instansi yang meningkatkan kemampuan satuan pengamanan. Dalam pelaksanaan tugas yang mulia menjaga kamtibmas merupakan bagian dari ibadah, tingkatkan selalu kemampuan diri,” tutupnya. Untuk memenuhi kebutuhan rasa aman dari masyarakat, petugas Satpam perlu terus meningkatkan kemampuan seiring perkembangan zaman. “Tantangan gangguan Kamtibnas ke depan makin kompleks. Berbagai kejahatan di bidang perindustian hingga kejahatan yang di luar fisik, tapi butuh pengamanan secara teknologi,” papar Moechgiyarto di depan ribuan satpam.

WWW.BSPGUARD.COM WWW.BSPGUARD.COM||APRIL APRIL 2018

5


fokus utama

Menurut Moechgiyarto, hal tersebut sesuai dengan tema HUT Satpam ke-37 yakni melalui peningkatan kompetensi, profesionlisme satpam wajib ditingkatkan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan tempat kerjanya. “Konsep perpolisian lahir dan berkembang secara demokratis dari masyarakat, oleh masyarakat, dan untuk masyarakat. Kelahiran satuan pengamanan didorong kebutuhan rasa aman masyarakat,” jelas dia. Untuk tetap semangat meningkatkan peran Satpam di lingkungan kerjanya masingmasing, lanjut Moechgiyarto, petugas mesti memperhatikan sejumlah hal. Seperti meniatkan dalam setiap pelaksanaan tugas sebagai bagian dari ibadah. “Tugas Satpam penuh kemuliaan, oleh karena itu laksanakan dengan cermat dan penuh tanggung jawab. Jangan pernah berhenti meningkatkan kemampuan dan mau belajar ilmu bela diri,” Moechgiyarto menandaskan. Moechgiyarto juga menyampaikan, momen HUT Satpam ini harus menjadi refleksi bagi para petugas Satpam agar bisa bekerja lebih baik lagi. “Peringatan HUT Satuan Pengamanan ini diharapkan menjadi momentum untuk mengevaluasi kinerja sekaligus refleksi pemulihan Satuan Pengamanan sebagai sebuah pekerjaan yang dibutuhkan kehadirannya, patut untuk dihargai serta harus terus ditingkatkan kemampuannya,” ujar Moechgiyarto. Dia juga mengatakan, Satpam harus bisa meningkatkan kemampuannya, baik dari segi fisik maupun ilmu pengetahuan. Sebab, kejahatan yang terjadi saat ini

6

APRIL 2018 | MAJALAH KSATRIA

Kelahiran satuan pengamanan didorong kebutuhan rasa aman masyarakat. - KOMJEN MOECHGIYARTO kerap menggunakan kemampuan teknologi informasi. “Satuan pengamanan harus mampu memperbaiki potensi dan kemampuan keamanan dalam upaya pencegahan menyampaikan secara cepat dan akurat kepada petugas kepolisian, serta melakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara,” ucap Moechgiyarto. Menurut Moechgiyarto, Satpam juga dapat memberikan kontribusi

bagi keamanan lingkungan kerja masing-masing. “Kehadiran Satpam diharapkan dapat benar-benar memberikan kontribusi optimal dalam upaya memberikan keamanan dan ketertiban di lingkungan kerja masing-masing. Terlebih tantangan dan gangguan yang semakin kompleks,” tuturnya. Peringatan HUT Satpam ke37 itu dihadiri langsung oleh Bapak Satpam Indonesia, Jenderal Purnawirawan Awaloedin Djamin yang merupakan mantan Kapolri ke-8. Dia merupakan pencetus pembentukan Satpam di Indonesia. Upacara Hut Satpam sendiri merupakan rangkaian kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Polri bersama dengan asosiasi di bidang industri pengamanan seperti Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan lndonesia (ABUJAPl), Asosiasi Profesi Sekuriti Indonesia (APSI), Asosiasi Sekuriti Industri Migas (ASllVl), Asosiasi Perusahaan Jasa Pengolahan Uang Tunai lndonesia (APJATlN), dan Asia Pacific Security Association lndonesia Chapter (APSA). l [FATHURROJI]


fokus utama

Polri Dukung Upaya Pemuliaan Profesi Satpam KSATRIA| Jakarta--Jenderal Polri Republik IndonesiaTito Karnavian mendukung upaya yang dilakukan asosiasi jasa pengamanan untuk mewujudkan satpam yang profesional dan berkompeten. Tito menegaskan, keberadaan satpam yang profesional dan berkompeten menjadi keharusan dalam rangka meningkatkan pengamanan di lingkungan kerja. “Saya pribadi dan lembaga menyampaikan apresiasi dan pengahargaan setinggi-tingginya

kepada gabungan asosiasi profesi jasa usaha pengamanan yang menyusun dan menyelenggarakan rangkaian peringatan HUT satpam dan pameran Inpamindo 2018, semoga menjadi momentum baik bagi perkembangan industry sekuriti di tanah air,� tuturnya dalam sambutannya yang disampaikan oleh Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Moechgiyarto. Menurut Tito, perkembangan lingkungan strategis baik yang

Peringatan HUT satpam dan pameran Inpamindo 2018, semoga menjadi momentum baik bagi perkembangan industry sekuriti di tanah air.

WWW.BSPGUARD.COM | APRIL 2018

7


fokus utama

bersifat global, regional dan nasional beriringan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan tenologi menyebabkan perubahan sosial yang mendorong lahirnya berbagai gesekan sosial, penyimpangan sosial, konflik sosial, pelanggaran dan kejahatan di dalam dan luar negeri. Berbagai bentuk gangguan keamanan dalam negeri, lanjutnya, bergerak dalam spectrum antara lain kejahatan keamanan Negara, kejahatan terorganisir, kejahatan kerah putih, kejahatan ekonomi dan perbankan, manipulasi pajak, penyelundupan dan kejahatan konvensional. “Bahkan bangsa kita diancam dengan kejahatan serius aksi intoleransi, radikalisme dan terorisme yang mengancam kesatuan Negara republik Indonesia. Lingkungan nasional terjadi fluktuatif, artinya kejahatan bersifat dinamis,� terangnya. Lebih lanjut, menurutnya, masalah penegakan hukum ditengah demografi atau polulasi penduduk yang semakin tinggi akan menjadi masalah. Dengan kondisi

8

APRIL 2018 | MAJALAH KSATRIA

seperti ini, ujarnya, sangat rentan kejahatan, ditambah pengangguran dan sistem demokrasi. Sejak 1998, reformasi bergerak sebagai sarana mensejahterakan rakyat. Pada situasi dimana level bawah masih banyak, saat ini dimanfaatkan oleh kelompok tertentu dan bisa menjadikan gangguan Kamtibnas naik turun. “Apalagi sekarang menyampaikan pendapat sangat bebas. Sampai kebablasan. Maka suka atau tidak suka kita harus perbaiki system. Kita tidak bisa mundur ke jaman dulu,� paparnya. Dengan kondisi ini, lanjutnya, negara harus selalu hadir melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga Negara. Maka perlu ditingkatkan peran Polri sebagai sosok penolong, pelayan dan sahabat masyarakat yang didukung dengan sinergi proaktif dengan lembaga dan masyarakat. Muatan bidang lokal khususnya bidang pemeliharaan keamanan masyarakat, seiring dengan upaya perlindungan dan pengayoman dan pelayanan masyarakat

perlu ditingkatkan dan lebih mengedepankan upaya prefentif dan preentif, dalam memberikan rasa aman pada seluruh warga negara. Polri tidak bisa sendiri bekerja sehingga perlu dukungan dan kerjasama elemen masyarakat untuk mewujudkan kantbmas yang kondusif melalui kerjasama masyarakat agar memiliki daya cegah, daya tangkal dan data penanggulangan setiap ancaman kantibmas di lingkungannya,� paparnya. Terkait hal tersebut, ujarnya, strategi polri adalah terbinanya masyarakat dalam system pengamanan swakarsa di tiap organisasi, perusahaan, instansi, agar tidak lepas dari doktrin dibidang keamanan dan pertahanan Negara yaitu pertahanan dan keamanan rakyat semesta. Yang artinya dalam upaya pertahanan maupun keamanan dapat melihatkan rakyat semesta. Dalam UUD 1945 amandemen pasal 30 ditegaskan, bahwa tiap warga Negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan


fokus utama

keamanan Negara oleh karena itu pembinaan kepada masyarakat harus dilakukan oleh Polri untuk mengembangkan potensi dan kekuatan masyarakat agar mampu menangkal dan mencegah serta menanggulangi segala bentuk ancaman gangguan keamanan dalam kerangka system keamanan dan ketertiban masyarakat secara swakarsa. Pembinaan di masyarakat, ujarnya, dilakukan dengan cara mendidik, mendorong dan mengarahkan kegiatan masyarakat

dimana kegiatan tersebut bersifat motivatif, persuasive dan edukatif agar masyarakat secara sadar bersedia sukarela berpartisipasi dalam rangka pembinaan kamtibnas di lingkungan masing-masing. Pembinaan pada masyarakat lingkungan kerja dan perusahaan memiliki nilai stategis disamping untuk meningkatkan peran serta masyarakat perusahaan dalam aspek keamanan internal juga untuk pengamanan organisasi untuk membangun keamanan nasional karena keamanan pada perusahaan

menjadi barometer keamanan dalam negeri dan indicator iklim investasi yang sehat di Indonesia. Upaya Polri mewujudkan peran serta masyarakat dalam system keamanan swakarsa khususnya pada masyarakat kerja adalah penerapan Perkap No 24 tahun 2007 tentang system management pengamanan organisasi, perusahaan, instansi atau lembaga pemerintah. Peraturan Kapolri tersebut merupakan panduan induk dan instrumenthukum dalam rangka membangun pengamanan swakarsa yang profesional dan terukur dengan melibatkan seluruh komunitas lingkungan kerja, baik unsur managemen, tenaga kerja, mitra kerja, serta seluruh kondisi lingkungan kerjanya. “Oleh karena itu system management pengamanan menjadi kebutuhan penting organisasi atau perusahaan dalam rangka pengamanan asset organisasi dan untuk keberlangsungan bisnis,� ujarnya. Konsep pelaksanaan system managemen pengamanan berdasarkan peraturan kapolri

WWW.BSPGUARD.COM | APRIL 2018

9


fokus utama tersebut, lanjutnya, memperkuat system management organisasi dalam mengendalikan resiko akibat ancaman dan gangguang keamanan yang berdasarkan hasil managemen resiko pengamanan, memperkaya dan mengharmoniskan pamswakarsa terutama terkait kompetensi kepolisian terbatas dan penegasan hubungan tata cara kerja dengan satuan kewilayahan kepolisian Negara republik Indonesia. Dengan demikian, lanjutnya, standar tata kelola yang diatur dalam peraturan Kapolri tidak

Perkap No 24 tahun 2007 antara lain, bila pengambilan operasional pengamanan sesuai dengan hasil penilaian resiko pengamanan, kepatuhan kompetensi kepolisian terbatas, legalitas BUJP yang digunakan, dan kecukupan pedoman teknis pengendalian pengamanan. UUD No 2 tahun 2002 tentang kepolisian Negara republik Indonesia pada pasal 3 menegaskan, bahwa pengemban fungsi kepolisian adalah kepolisian Negara RI yang dibantu kepolisian khusus, penyidik sipil, dan atau

management pengamanan. “Satpam sebagai bagian pamswakarsa merupakan salah satu pengemban kewenangan terbatas merupakan unsur pembantu Polri dalam memelihara keamanan dan ketertiban di lingkungan kerjanya,� paparnya. Tito juga mengapresiasi jumlah anggota satpam di Indonesia. Menurutnya, berdasarkan data terakhir anggota satpam yang teregristrasi di Polri sebanyak lebih dari 500 ribu orang. Jumlah yang sangat besar melampaui jumlah anggota Polri di tanah air, yang

merubah tatanan system menegemen lainnya, yang telah dibangun organisasi atau perusahaan tapi justru terjalin sinergis dengan upaya Polri dalam mewujudkan pengamanan dalam negeri. Pengukuhan polri pada bentuk pengamanan swakarsa diberikan apabila system menegement pamswakarsa yang diterapkan telah terdapat kesesuaian dengan acuan system management pengamana yang tertuang dalam

bentuk-bentuk pengamanan pamswakarsa. Pengamanan swakarsa didevinisikan sebagai pengamanan yang dibentuk dan dikelola atas kesadaran masyarakat sendiri, kemudian memperoleh pengukuhan dari Polri. Dalam konteks ini, lanjutnya, anggota satpam yang dibentuk BUJP adalah salah satu bentuk pamswakarsa yang dikelola secara modern dan regulasinya diatur dalam peraturan Kapolri No 24 tahun 2007 tentang system

penugasannya tersebar di objekobjek vital, instansi, organisasi dan perusahaan-perusahaan yang ada di seluruh wilayah NKRI. Oleh karena itu, Polri tidak bisa bekerja sendiri untuk membangun system keamanan di Indonesia, sehingga menggunakan strategi sesuai Perkap, bahwa pengemban tugas dibantu oleh pamswakarsa yang menyangkut pengamanan di lingkungan dan kawasan. Lingkungan yang dikenal dengan system siskamling.

10

APRIL 2018 | MAJALAH KSATRIA


fokus utama sehingga dapat memenuhi kriteria anggota satpam yang professional,” tambahnya.

“Bila ini diberdayakan tentunya sangat efektif dan kita bangga tahun 2017 kejahatan di Indonesia turun dibanding tahun sebelumnya,” ujarnya. Artinya bahwa kegiatan preentif dan prefentif yang diemban Baharkam mampu menunjukkan kegiatan itu dengan nyata. Secara langsung dan tidak tentunya, didukung oleh anggota satpam. Maka, anggota satpam yang mampu dan mencegah kejahatan di lingkungannya saja, sudah berandil besar dalam menciptakan system pengamanan nasional. Mencermati kedudukan satpam sebagai pengemban fungsi Polisi

terbatas dan jumlah wilayah tugas yang luas, maka tugas satpam memiliki nilai yang strategis dalam upaya memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat di lingkungan kerjanya masingmasing. Oleh karenanya pada momentum yang baik inisebagai upaya pemuliaan profesi satpam perlu dilakukan brainstorming dan diskusi yang mendalam tentang fungsi kedudukan dan peran satpam serta bagaimana hukum progresif dapat mengakomodasi kepentingan satpam melalui regulasi yang ada. “Upaya peningkatan kompetensi satpam adalah syarat utama menuju satu misi utama pemuliaan satpam

Tips Kapolri untuk Satpam KAPOLRI Jenderal Tito Karnavian memberikan tips untuk para anggota satpam agar mampu memaksimalkan peranananya di lingkungan kerja dan menciptakan system pengamanan yang professional. Pertama, niatkan setiap melaksanakan memelihara keamanan di lingkungan kerja sebagai ibadah. Kedua, profesi

sebagai anggota satpam adalah profesi yang unggul maka tanamkan dan pelihara kebanggaan dan tanamkan di hari sanubari sebagai satpam. Ketiga, tugas yang diemban sebagai satpam adalah tugas yang penuh kemuliaan, oleh karena itu laksanakan setiap tugas dengan cermat dan penuh tanggung jawab. Keempat, jangan pernah

Jadikan Satpam, Profesi Yang Diminati Sebagai satpam yang profesional, kemampuannya harus terus diasah. Selain dapat mengantisipasi serangan dari dalam negeri tapi harus mampu mengantisipasi serangan di luar negeri, baik secara fisik atau secara siber. Satpam yang berpola pikir tradisional saat ini perlu ditingatkan dengan pelatihan-pelatihan dan kemampuan praktikal sehingga mendukung tugas satpam. Oleh karena itu sudah menjadi tugas bersama untuk membawa nama satpam tidak hanya lebih professional namun juga diakui masyarakat dalam dan luar negeri. Memang hal ini tidak mudah, dimana masih ada ego sektoral yang menjadi kendala saat ini. Masing-masing kelompok masih mementingkan kepentingan golongan tidak mementingkan kepentingan satpam di atas segalanya. Padahal, dunia satpam saat ini berpacu dengan waktu jika tidak melakukan sesuatu untuk meningkatkan kemampuan, satpam dimasa mendatang akan menjadi berhenti meningkatkan keterampilan termasuk membekali diri dengan berbagai kemampuan bela diri. Kelima, tingkatkan komunikasi dan koordinasi dengan personil dan satuan polri di lingkungan tempat kerja. Terakhir, Kapolri juga mengucapkan selamat dalam rangka HUT ke 37 Satpam. Doanya, semoga Allah senantiasa memberikan bimbingan dan petunjuk dalam melanjutkan pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan Negara. l [FATHURROJI] WWW.BSPGUARD.COM | APRIL 2018

11


fokus utama penonton dinegeri sendiri. Ini akan menjadi sejarah yang ironis. Maka melihat antusias yang besar dari acara ini, membuat panitia bersemangat untuk membawa nama satpam ke ajang internasional. Harapan kami menjadikan satpam sebagai instutisi bergengsi sehingga menjadi jenjang karir yang diminati generasi saat ini. Oleh karena itu mari kita sisingkan lengan baju bersatu padu agar satpam menjadi lebih baik dimana pola pikir tradisional harus dihilangkan agar industry pengamanan tidak tergilas oleh pasar bebas. Kompetensi Satpam harus Menjadi Perhatian Pemangku Kepentingan Pada 37 tahun yang lalu, satpam dibentuk oleh Kapolri ke 8 Jenderal Polisi Purn Prof Dr Awaloedin Jamin MPA yang menyadari bahwa kebutuhan rasa aman tidak bisa diemban oleh Polri saja. Satpam yang terdiri dari petugas yang terlatih dan terampil berperan penting dalam menjaga pusat-pusat perekonomian, sekolah, rumah sakit, pusat pelayanan masyarakat dan instansi pemerintah, sebagai mitra kerja terdekat Polri dalam memelihara keamanan dan ketertiban. Peringatan HUT Satpam ini diharapkan menjadi momentum untuk evaluasi kerja dan refleksi pemuliaan satpam sebagai sebuah pekerjaan yang dibutuhkan keberadaannya, patut untuk dihargai dan harus terus ditingkatkan kemampuannya. Hal ini sesuai dengan tema dalam peringatan HUT Satpam 2018 yaitu melalui peningkatan kompetensi kita wujudkan satpam, dalam rangka meningkatkan keamanan dan ketertiban di lingkungan kerja. Dalam tataran filosofis, lahirnya fungsi kepolisian dilandasi kebutuhan rasa aman di kehidupan masyarakat. Pada mulanya 12

APRIL 2018 | MAJALAH KSATRIA

masyarakat pra modern membentuk konsep kepolisian atas azas konsep kekerabatan. Ini juga yang banyak digunakan di daerah bekas jajahan Inggris. Konsep inilah yang menjadi cikal bakal kepolisian sipil dalam Negara-negara demokrasi. Sejarah tersebut menunjukkan bahwa konsep kepolisian lahir tumbuh dan berkembang secara demokrasi dari masyarakat oleh masyarakat dan untuk masyarakat. Serupa dengan sejarah lahirnya satpam di Indonesia. Kelahiran satpam didorong kesadaran dan kebutuhan masyaraat akan rasa aman sebagai pelengkap tugas kepolisian. Dengan fungsi kepolisian secara terbatas yang dimilikinya, anggota satpam harus mampu mendeteksi potensi gangguan keamanan, melakukan upaya pencegahan dan menyampaikan informasi secara cepat dan akurat kepada petugas kepolisian, serta melakukan tindak pertama di tempat kejadian perkara. Kehadiran satpam diharapkan dapat benar-benar memberikan kontribusi optimal dalam upaya mewujudkan keamanan dan ketertiban di lingkungan kerjanya masing-masing. Terlebih gangguan keamanan kamtibmas di masyakat semakin kompleks seperti berbagai permasalahan terkait perburuhan, berbagai bentuk kejahatan di bidang perindustrian, dan berbagai tindak kejahatan tidak hanya memerlukan keamanan fisik, namun juga keamanan digital seperti kejahatan yang menyalah gunakan kemajuan

IPTEK dan informasi. Terwujudnya keamanan dan ketertiban di lingkungan kerja merupakan modal berharga untuk mewujudkan iklim investasi yang kondusif guna mendorong pertumbuhan ekonomi secara nasional. Dengan demikian keberadaan satpam untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban di lingkungan kerjanya mempunyai peran penting dalam mendukung terselenggaranya pembangunan nasional. Untuk mewujudkan hal tersebut, peningkatan kompetensi satpam harus menjadi perhatian dan seluruh pemangku kepentingan. Pendidikan, pelatihan dan sertifikasi satpam harus dilaksanakan secara terpadu dan berkelanjutan dengan demikian kompetensi dan profesionalisme satpam dapat ditingkatkan. Dalam kesempatan ini saya memberikan apresiasi kepada pimpinan organisasi, perusahaan dan instansi dan lembaga pemerintah yang telah berupaya meiningkatkan kompetensi anggota satpam melalui upaya sinergis dan berkelanjutan dari seluruh pemangku kepentingan, maka peningkatan kompetensi dan pemuliaan satpam akan semakin memberi manfaat positif bagi masyarakat. Saya juga ucapkan terima kasih kepada seluruh anggota satpam, BUJP, APSI, stakeholder atas dedikasi dan kerjasama dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. l [FATHURROJI]


fokus utama

Mabes Polri Beri Penghargaan 7 Orang Berprestasi di Industrial Security KSTARIA| Jakarta--Dalam HUT Satpam ke-37 yang digelar di JIExpo Kemayoran, Mabes Polri memberikan sejumlah penghargaan kepada warga negara Indonesia yang berperan dalam mengembangkan industrial security di Indonesia. Surat keputusan Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan Polri No. 32/II/HUM.11.1/2018 menetapkan sejumlah nama yang mendapatkan penghargaan dari Polri. Mereka adalah: 1. Irjen Pol. (Purn) Drs. HM. Hindarto, Msi, pendiri dan mantan ketua umum pertama Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (Abujapi). Prestasi: Membangun sistem sertifikasi satpam sebagai profesi agar dapat menjadi tenaga kerja yang profesional. 2. Irjen Pol. (Purn) Drs. Ronny Lihawa, pemerhati satuan pengamanan. Prestasi: Memajukan dan mengangkat harkat dan martabat satpam dengan

membangun sistem sertifikasi satpam sebagai profesi agar dapat menjadi tenaga kerja profesional. 3. Brigjen Pol. (Purn) Drs. Jan Erold Rahakbauw, pemerhati satuan pengamanan. Prestasi: Memajukan dan mengangkat harkat dan martabat satpam dengan membangun sistem sertifikasi satpam sebagai profesi agar dapat menjadi tenaga kerja profesional. 4. Letjen TNI (Purn) Kiki Syahnakri, pemerhati satuan pengamanan. Prestasi: Memajukan dan mengangkat harkat dan martabat satpam dengan membangun sistem sertifikasi satpam sebagai profesi agar dapat menjadi tenaga kerja profesional. 5. Dr. Ir. Sanny Suharly, CEO Professtama Teknik Cemerlang. Prestasi: Memajukan dan mengangkat harkat dan martabat satpam

dengan memajukan dan mengembangkan Industrial Security di Indonesia melalui pengetahuan dan keahliannya di bidang teknologi pengamanan di Indonesia. 6. Drs. Darly Siregar, ICPS, CATS, CCPS, Direktur PT First Security Indonesia. Prestasi: Memperjuangkan demi meningkatkan kompetensi manager security melalui pendidikan dan latihan gada utama maupun seminar tentang perkembangan profesi satpam di Indonesia agar mampu disejajarkan dengan dunia internasional. 7. Catur Halimandrianto, Anggota Satpam, PT. Sigap Prima Astrea Prestasi: Melaknsakan tugas telah berani menegur orang yang diduga akan melakukan tindak kejahatan berupa pencurian kendaraan bermotor berupa mobil yang berakibat pelaku mengkalungkan sebuah celurit dan menimbulkan pendarahan sehingga korban harus dirawat di rumah sakit. l WWW.BSPGUARD.COM | APRIL 2018

13


APSI Gelar Gerak Jalan Satpam ke-15 Acara pelepasan kontingen dibuka oleh Prof. Dr. Awaloedin Djamin, MPA.

KSATRIA| Jakarta--Memeriahkan Hari Ulang Tahu Satuan Pengamanan (HUT Satpam) ke-37, Asosiasi Profesi Sekuriti Indonesia (APSI) menggelar lomba gerak jalan satpam di Polda Metro Jaya, Minggu 28 Januari 2018. Lomba ini merupakan program yang diselenggarakan APSI bekerjasama dengan Polda Metro Jaya. Menurut Ketua Umum APSI Azis Said, kegiatan lomba gerak jalan ini merupakan yang ke-15 yang diselenggarakan oleh APSI, “Sejak 15 tahun lalu, APSI yang dulunya bernama AMSI ini secara konsisten menggelar lomba gerak jalan satpam, dan didukung oleh Bapak Satpam Indonesia, Prof Dr Awaloedin Djamin, MA,” papar Azis. Selain gerak jalan, Azis menambahkan, bahwa sejak 15 tahun lalu APSI juga mengadakan turnamen Bola Voly Awaloedin Djamin Cup, namun sejak 3 tahun 14

APRIL 2018 | MAJALAH KSATRIA

terakhir, tim voli makin berkurang sehingga akhirnya ditiadakan kegiatannya. Sebagai gantinya, APSI menggelar perlombaan karate satpam secara nasional. Dalam pelaksanaan lomba karate ini, APSI bekerjasama dengan PORKI. Gelaran acaranya pun sudah dilaksanakan pada 1618 Maret 2018 di GOR Universitas Terbuka Banten. “Satpam yang memiliki keterampilan karate cabang apa saja bisa mengikuti kejuaraan yang

diadakan APSI,” terangnya. Dalam perlombaan gerak jalan satpam tahun ini, peserta dari anggota satpam yang ada di BUJP di Jakarta. Sebanyak 22 tim beregu dan 64 perorangan. Acara pelepasan kontingen dibuka oleh Prof. Dr. Awaloedin Djamin, MPA. “Terimaka kasih kepada sponsor yang selalu mendukung kegiatan APSI, kegiatan ini sebagai bentuk kepeduliaan untuk kemajuan industrial security di Indonesia,” jelasnya. l [Fathurroji]


asosiasi

Prof. Awaloedin Djamin:

Wajib Berterima Kasih kepada Satpam KSATRIA| Jakarta--Asosiasi Profesi Sekuriti Indonesia (APSI) menggelar Gerak Jalan Satpam untuk memeriahkan HUT Satpam ke37 di lapangan Polda Metro Jaya, Minggu 28 Januari 2018. Acara ini dihadiri oleh Bapak Satpam

Indonesia Prof. Dr. Awaloedin Djamin, MPA. Dalam sambutannya, Awaloedin mengatakan bahwa kegiatan olahraga perlombaan satpam ini untuk meningkatkan solidaritas antar satpam dan

menjunjung tinggi korps satpam seluruh Indonesia. “Jumlah satpam 500 ribu orang lebih dari Sabang sampai Merauke,” jelasnya. Awaloedin juga menegaskan bahwa kehadiran satpam di negeri ini sangat membantu kepolisian dalam menciptakan keamanan di wilayah industri. “Satpam ikut mengamanknn republik ini, Polri dibantu satpam sebagai fungsi kepolisian, negara ada demonstrasi besar, Pilkada, natal, tahun baru dan lain sebagainya, insyallah akan aman semua berkat satpam aman,” ujarnya. Awaloedin menegaskan, satpam selalau dibutuhkan selama republik ini ada. Toko, mall, pabrik, wisata, tambang dan lainnya akan aman di wilayah ini karena diamankan oleh satpam. “Wajib negara ini berterima kasih kepada satpam,” tegasnya. []

BSP Kerahkan 200 Personil Meriahkan HUT Satpam Ke-37 KSATRIA| Jakarta–Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Satuan Pengamanan (Satpam) ke-37. Tahun ini, PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) turut berpartisipasi dalam terselenggaranya acara upacara yang diadakan di JIExpo Lapangan Kemayoran, Jakarta pada Jumat (3/2/2018). Upacara yang mengusung tema meningkatkan kompetensi mewujudkan profesionalisme satpam dalam rangka menciptakan keamanan di lingkungan kerja sejalan dengan BSP yang memiliki bisnis penyedia jasa keamanan. Direktur Utama BSP, Joko PN Utomo mengatakan, BSP selalau ikut memeriahkan HUT Satpam yang diadakan oleh Polri.

“Dalam HUT Satpam ke-37 ini, BSP mengerahkan 200 personil untuk ikut upacara di Kemayoran,” katanya. Tak hanya mengirim 200 personil satpam, BSP juga berperan serta dalam mensupport kegiatan HUT satpam ini, karenanya tak heran jika logo BSP terpublikasi di backdrop utama yang ada di lapangan Kemayoran.

“Setiap tahun, saat event besar kegiatan satpam, BSP selalu peduli dan berpartisipasi untuk terselenggaranya acara, karena ini bagian dari kepedulian kami memajukan satpam di Indonesia,” ujar lelaki yang saat ini mengelola 15.000 satpam yang tersebar di nusantara ini. l [Fathurroji]

WWW.BSPGUARD.COM | APRIL 2018

15


HUT Ke-12, Abujapi Gelar Rapimnas dan Rakerda Jatim

Menciptakan satpamsatpam yang profesional dalam menjalankan tugasnya di lapangan.

KSATRIA| Mojokerto—Untuk meningkatkan kinerja organisasi agar bisa lebih maju dan berkembang, Badan Pengurus Pusat Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan (BPP-Abujapi) menggelar rapat pimpinan nasional (Rapimnas) dan rapat kerja daerah (Rakerda) BPD Abujapi Jawa Timur di Mojokerto, Rabu (14/2) Rangkaian kegiatan Rapimnas ini diperuntukkan untuk para pengurus pusat dan daerah untuk lebih meningkatkan kinerjanya dalam menjalankan organisasinya. Sekaligus pada Rapimnas ini juga memperingati kelahiran Abujapi yang ke-12 tahun. Acara 16

APRIL 2018 | MAJALAH KSATRIA

ini dihadiri oleh Kakorbinmas Baharkam dan seluruh pengurus BPP dan ketua BPD seluruh Indonesia. Menurut Ketua Pelaksana Forum Ketua Umum BPP-BPD Abujapi 2018, Joko PN Utomo kegiatan ini untuk meningkatkan soliditas antarpengurus pusat dan pengurus daerah, terutama dalam rangka meningkatkan kualitas organisasi Abujapi. Sebagai organisasi yang menghimpun perusahaanperusahaan jasa pengamanan di Indonesia memiliki peran penting dalam menciptakan satpam-satpam yang profesional dalam menjalankan tugasnya di lapangan. Untuk itu, Abujapi terus berkomitmen dengan melakukan sinergi antar BUJP di Indonesia. Joko yang juga Direktu Utama PT. Bravo Satria Perkasa

(BSP) ini dalam keterangannya menyampaikan ada beberapa agenda yang dibahas dalam Forum Ketum BPP-BPD ini, diantaranya adalah menggelar dialog dengan Kakorbinmas Baharkam Polri Irjenpol H. Arkian Lubis., S.H., M.Si. Selain itu juga ada agenda dialog antara BPP dan BPD, membahas Jamborenas BUJP seluruh Indonesia, membahas seputar kebijakan KTA, dan membahas badan otonom Abujapi yaitu koperasi dan Korps Gada Utama. Sebagai penutup acara Forum Ketum BPP-BPD ini, pada Kamis, 15 Februari 2018 seluruh peserta juga menghadiri rapat kerja daerah BPD Abupjapi Jawa Timur. Hal ini sebagai bentuk soliditas seluruh pengurus dalam mendukung program Abujapi daerah. l [Fathurroji]


berita

BSP Indonesia Timur

Terus Perluas Market

KSATRIA| Makassar--PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) terus meningkatkan profesionalisme dalam bidang pengamanan, tak hanya yang ada di Pusat, tapi juga di wilayah juga tak henti meningkatkan kinerjanya. Salah satunya BSP Area Indonesia Timur. Menurut Head of Area BSP

Indonesia Timur Sarwo Hadi, Area Indonesia Timur terus melakukan pembenahan di segala bidang untuk menjadikan BSP lebih maju lagi di wilayah timur Indonesia. “Area Indonesia timur memang masih terus membenahi diri, progres penambahan proyek menampakan hasilnya,” katanya.

Sarwo menambahkan, sejak diadakannya Rakernas 2017 di Anyer hingga Rakernas 2018 di Bali, pencapaian area Indonesia Timur dalam bidang market cukup signifikan. Ada enam proyek lokal berhasil diraih oleh tim BSP Indonesia Timur. Diantara capaian itu adalah, BSP Indonesia Timur berhasil menjadi partner beberapa perusahaan untuk pengamanan, seperti PT. Bumi Prima Jaya (Makassar), UD. Citra Prima (Makassar), PT. Sinar Niaga Sejahtera (Manado, Palu dan Luwuk Banggai ), PT. Niaga Nusa Abadi (Poso), PT. BFI Finance (Palu) dan PT. Unilever Enterprice Indonesia (Amurang). “Kami bersama team area Indonesia Timur yang terbagi di 10 propinsi di wilayah timur Indonesia ini akan terus berusaha sebaik-baiknya untuk mewujudkan program-program BSP, terutama di wilayah Indonesia Timur,” ujarnya. l [Fathurroji]

BSP Indonesia Timur

Adakan Diksar Satpam KSATRIA| Makassar–Dalam rangka memantapkan personilnya dibidang pengamanan PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) Indonesia Timur mengadakan Pembinaan dan Pelatihan Kesamaptaan dan Pemantapan Security yang diadakan di Gedung Menara Telkom Plaza lantai 3 Makassar, Sabtu (07/04/2018). Sebanyak 95 personil Security Internal dari PT. BSP yang hadir mengikuti pembinaan dan pelatihan tersebut, berasal dari berbagai penempatan di instansi rekanannya. Dalam gelar pembinaan

dan pelatihan kali ini PT. BSP menghadirkan Instruktur dari Kepolisian yang dibawakan oleh Iptu Pol. H. Nurdin dari Binmas Polda Sulsel. Dalam materi yang dibawakan oleh Instruktur Kesamaptaan memaparkan di hadapan para peserta pembinaan dan pelatihan, bahwa security adalah perpanjangan tangan dari pihak Kepolisian dimana sebenarnya adalah dia berfungsi sebagai polisi terbatas sebagaimana polisi bertugas untuk menjaga keamanan. Karena Satpam adalah petugas pengamanan area sekitar tempat kerjanya. Sementara Head of Area PT. Bravo Satria Perkasa Indonesia Timur Sarwohadi mengatakan bahwa semua security kita ini sudah melakukan Diksar dan

mendapatkan ilmu yang sama, akan tetapi kadang masih banyak yang bekerja tidak sama. “Nah maka dari itu kami melakukan pembinaan dan pelatihan agar diberikan materi untuk mengingatkan kembali atau mereview bahwa inilah yang benar,” ujarnya. Lebih lanjut dikatakan, tentang program ini dimana sesuai penerapan Perkap No. 2 tahun 2002 tentang Kepolisian. “Kedepannya akan kita adakan pelatihan beladiri, dan sudah yang kedua kalinya dimana pada pertama kalinya diadakan pada tahun 2016 yang lalu. Dan kedua di tahun ini 2018, kami lanjutkan untuk mengingatkan kembali profesionalitas anggota,” tutup Sarwohadi.l [Fathurroji] WWW.BSPGUARD.COM | APRIL 2018

17


berita

Serah Terima Jabatan BSP Palembang KSATRIA| Palembang--Perubahan jajaran pejabat dalam sebuah organisasi merupakan salah satu bagian dari kehidupan dan kebutuhan organisasi. Untuk itu, sebagai bentuk upaya perubahan yang lebih baik lagi, PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) menggelar serah terima jabatan di Head of Area Sumatera. Hadir dalam acara serah terima ini selain Direktur Utama BSP Joko Putro Nugroho Utomo, Direktur BSP H. Djarot Seprianto, hadir pula Dirbinmas Polda Sumsel Kombes. Pol. Iskandar, Kasubdit. Satpam Polda Sumsel AKBP Trie Aprianto, Kasat. Binmas Polresta Palembang Kompol. Suparlan,

18

APRIL 2018 MARET 2018| MAJALAH | MAJALAHKSATRIA KSATRIA

Ketua BPP ABUJAPI Pusat Budi Rianto, Ketua BPD ABUJAPI Sumsel Novembriono, Sekjend BPD ABUJAPI Sumsel H. Bobby Alex dan Ketua BPD APSI Sumsel Rano Karno Dalam sambutannya, Dirut BSP Joko Putro Nugroho Utomo mengatakan, seorang pimpinan

dalam sebuah organisasi tidak bisa berhasil dalam mengelola organisasinya apabila tanpa bantuan dan kerjasama dari seluruh rekan dan anggotanya. “Oleh sebab itu, marilah kepada seluruh rekan dan jajaran manajemen PT. Bravo Satria Perkasa bekerja sama saling melengkapi, bersatu, demi mewujudkan tujuan untuk kemajuan kita bersama,� paparnya di Hotel Excelton Palembang, Senin (5/3/ 2018). Menurut Joko, perubahan jajaran pejabat dalam sebuah organisasi merupakan salah satu bagian dari kehidupan dan kebutuhan organisasi. hal ini dimaksudkan untuk lebih memperlancar dan memaksimalkan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab manajemen dan perusahaan. Selain itu, Joko menambahkan, proses pergantian jabatan ini hendaknya dimaknai sebagai kepentingan organisasi, bukan sekedar penempatan figur-figur pejabat pada jenjang jabatan dan kepentingan tertentu. namun, pertimbangan utama yang


berita digunakan dalam menentukan sebuah jabatan dilakukan melalui kompetensi, pengabdian dan komitmen terhadap tugas serta tanggung jawab terhadap organisasi. “Setiap pejabat hendaknya mempunyai kemauan yang kuat untuk memiliki wawasan yang luas dan siap membantu pimpinan dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan. dengan demikian, para pejabat dapat menjadi roda penggerak organisasi,” tegasnya. Joko menegaskan, salah satu hal penting dari tujuan perubahan adalah bagaimana kita dapat melaksanakan tugas yang dipercayakan dengan sebaikbaiknya, sehingga dapat memberi kontribusi yang maksimal bagi kepentingan organisasi. Hal itu akan dapat terwujud apabila kita cerdas dalam membaca situasi, ikhlas dalam melaksanakan setiap tugas dan pekerjaan dan tidak ragu dalam menentukan sikap dan mengambil suatu keputusan maupun tindakan. Joko selalu mengingatkan bahwa keluarga besar BSP harus mampu mewujudkan slogan yang selalu kita gaungkan yaitu one team, one mission, one goal. Karena itulah organisasi akan berjalan dan berkembang ketika ada tim yang kuat, satu misi dan satu tujuan. Serah terima Head of Area BSP Sumatera ini sebelumnya adalah Mariyanto yang digantikan oleh Yudhi Erlambang. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Sdr. Mariyanto atas kinerja yang baik yang telah dilakukan beliau selama memimpin selaku Head of Area Sumatera II. terima kasih atas seluruh kontribusi yang telah diberikan selama menjalankan wewenang, amanah, dan jabatan tersebut. Terima kasih banyak atas dedikasi dan loyalitasnya terhadap manajemen PT. Bravo Satria Perkasa,” tuturnya. [ROJI]

Pameran INPAMINDO 2018 SATRIA| Jakarta–Dalam rangka memperingati HUT Satpam ke37, Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia, Asosiasi Perusahaan Jasa Pengolahan Uang Tunai Indonesia, Asosiasi Sekuriti Industri Migas dan Asia Pacific Security Association Indonesia Chapter bersama-sama akan menyelenggarakan kegiatan “INPAMINDO Pameran & Seminar 2018”. INPAMINDO (Industri Pengamanan Indonesia) Menurut keterangan resmi panitia yang dipublikasikan di Facebook Inpamindo 2018, bahwa Inpamindo yang akan digelar pada 2-4 Februari 2018 di JIIExpo Kemayoran Jakarta ini akan dibuka langsung oleh Kapolri Tito Karnavian dan Bapak Satpam Indonesia Prof Dr Awaloedin Djamin. Pada pembukaan ini juga akan dihadiri oleh berbagai pihak diantaranya Polres Metro Jakarta, Polres Metro Tangerang Kota, Polres Tangerang Selatan, Polres Metro Bekasi Kota, Polres Kota Depok dan Polres Kota Bekasi. Diantara kegiatan yang akan di gelar di Inpamindo 2018 adalah workshop & seminar, dengan tema khusus yang terkait dengan

industri keamanan yaitu obyek vital nasional, presentasi Bank Indonesia terkait uang palsu dan kompetensi serta profesi satpam. Para pembicara juga dari kalangan profesional dari berbagai instansi seperti, PAKAR (Pusat Kajian Radikalisme dan Deradikalisasi), Baharkam Polri, BNPT, SKK Migas, Bank Indonesia, Basarnas, Kemenakertrans, dan lain sebagainya. Sedangkan pameran akan dihadiri oleh para professional di industri keamanan terkemuka, perusahaan pengguna jasa kemanan, ekonom, dan pembuat kebijakan di seluruh Indonesia, yang akan membahas informasi terkini mengenai dunia pengamanan. Selain itu ada program lari maraton bertajuk 5K Fun Run menjadi salah satu aksi komitmen para ahli industri pengamanan dengan tema “Semangat Dedikasi, Kompetensi dan Profesionalitas” untuk menjadi lini depan satuan pengamanan Indonesia yang terbaik. Acara ini diikuti oleh perwakilan Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) di seluruh Indonesia. l [Fathurroji]

WWW.BSPGUARD.COM | APRIL 2018

19


berita

Wakapolda Kepri: Momentum Untuk Mengevaluasi Kinerja Satpam KSATRIA| Kepri—Polda Kepri menggelar upacara dalam rangka HUT Satpam ke-37 tahun 2017 di lingkungan Polda Kepri. Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) adalah Wakapolda Kepri, Brigjen Pol Yan Fitri Halimansyah, M.H. HUT Satpam tahun ini mengusung tema “Melalui Peningkatan Kompetensi Kita Wujudkan Profesionalisme Satpam dalam rangka menciptakan keamanan dan ketertiban di lingkungan kerja”. Turut hadir dari jajaran Polda Kepri, para pimpinan Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP), seluruh jajaran Satpam di lingkungan Kepulauan Riau, serta para tamu undangan untuk memeriahkan hari ulang tahun Satpam yang ke-37 tahun 2017. 20

APRIL 2018 | MAJALAH KSATRIA

“Peringatan hari ulang tahun ini diharapkan menjadi momentum untuk mengevaluasi kinerja serta refleksi permuliaan profesi Satuan Pengamanan untuk dihargai serta harus terus ditingkatkan keahliannya, serta terus ditingkatkan kemampuannya”, ujar Wakapolda Kepri, Brigjen Pol Yan Fitri Halimansyah, M.H di Batam, Jumat (5/1/2018). Kapolri berpesan dalam amanatnya yang dibacakan oleh Wakapolda Kepri, Brigjen Pol Yan Fitri Halimansyah, M.H. mengatakan agar seluruh satpam meniatkan setiap pelaksanaan tugas memelihara keamanan dan ketertiban di lingkungan kerja sebagai bagian dari ibadah kepada Tuhan.

Yan juga menegaskan bahwa profesi Satpam merupakan profesi yang luhur oleh karna itu tanamkan dan pelihara kebanggaan dan kehormatan dihati sanubari saudara sebagai anggota Satuan Pengamanan. “Tugas yang saudara emban sebagai Satuan Pengamanan adalah tugas yang penuh kemuliaan oleh karna itu laksanakan setiap tugas dengan cermat dan penuh tanggung jawab,” tuturnya. Wakapolda berharap seluruh satpam tidak berhenti untuk meningkatkan keterampilannya, meningkatkan komunitas dan koordinasi secara sinergis dengan personel dan Satuan Polri di lingkungan tempat kerja. []


berita

ilustrasi

Kapolres Cilegon: Peran Satpam Banyak Membantu Polisi KSATRIA| Cilegon–Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Cilegon, menggelar upacara memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-37. HUT Satpam tahun ini mengusung tema “Melalui Peningkatan Kompetensi Kita Wujudkan Profesionalisme Satpam dalam Rangka Menciptakan Keamanan dan Ketertiban di Lingkungan Kerja”. Selain menggelar apel bersama, kegiatan yang digelar di Halaman Mapolres Cilegon tersebut diisi dengan berbagai lomba. Ada lomba pasukan baris-berbaris (PBB), senam tongkat, dan senam borgol Polri. Kapolres Cilegon, AKBP

R Romdhon Natakusumah menuturkan, selama ini satpam memang salah satu unsur yang sering membantu pekerjaan polisi dalam pengamanan khususnya dalam lingkungan kerja. Seorang satpam harus bisa menjadi multitalent, yang artinya bukan saja sebagai penjaga keamanan, artinya harus lebih dari itu. “Keberadaan satpam selama ini cukup andil dalam membantu tugas polisi. Mereka bisa menangkap penjahat di lingkungan kerjanya, satpam juga harus bisa membantu mengatur lalu lintas di depan lingkungan kerjanya, dan harus mampu menjadi intelijen, agar peka terhadap gejolak sosial

yang ada dalam lingkup kerjanya maupun di lingkungan masyarakat di wilayah kerjanya,” katanya dimuat kabar-banten.com. Perwira yang mempunyai pangkat dua bunga melati di pundak tersebut menuturkan, satpam sebagai mitra Polri dalam menjalankan tugasnya bisa sebagai pihak keamanan di wilayah unsur kerjanya. Sehingga, sinergitas antara satpam dan Polri, khususnya Polres Cilegon tetap terjaga. Kegiatan satpam disesuaikan dengan keadaan dan lingkungan serta kebutuhan masing-masing instansi proyek atau badan usaha yang bersangkutan sebagai penjabaran dari fungsi satpam. “Satpam juga bisa mengadakan pengaturan dengan maksud menegakkan tata tertib yang berlaku di lingkungan kerjannya, khususnya yang menyangkut keamanan dan ketertiban atau tugas-tugas lain yang diberikan pimpinan instansi, proyek, badan usaha yang bersangkutan,” ujarnya. Selain itu, ucap dia, satpam dituntut untuk multitalent, yakni harus bisa melakukan pengaturan parkir kendaraan. Melaksanakan penjagaan dengan maksud mengawasi masuk keluarnya orang atau barang dan mengawasi keadaan-keadaan atau hal-hal yang mencurigakan di sekitar tempat tugasnya. Kemudian, juga memberikan tanda-tanda bahaya atau keadaan darurat, melalui alat-alat alarm dan kode kode isyarat tertentu jika terjadi kebakaran, bencana alam atau kejadian-kejadian lain yang membahayakan jiwa, badan atau harta benda, orang banyak di sekitar kawasan kerjanya, serta memberikan pertolongan dan bantuan penyelamatan. “Saya ucapkan selamat HUT ke-37 Satpam,” tuturnya. []

WWW.BSPGUARD.COM | APRIL 2018

21


berita

PT. Bravo Satria Perkasa Fasilitasi Satpam Miliki Rumah

KSATRIA| Jakarta–PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) dalam rencana Pelita (Pembangunan Lima Tahun) ke-4 nya  membuat program kerja tentang perombakan serta penyempurnaan kebijakan pada internal manajemen dan staf, begitu juga kebijakan untuk anggota satpamnya. Diantara program untuk anggota satpam adalah program kepemilikan rumah untuk satpam yang bekerjasama dengan Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten atau Bank BJB. Menurut Direktur Utama PT. Bravo Satria Perkasa, Joko PN Utomo, memasuki Pelita keempat BSP, pihaknya menjalin kerjasama dengan Bank BJB dalam hal memfasilitasi  pemilikan rumah untuk staf karyawan pengelola pada umumnya, serta untuk satpam pada khususnya. “ Hal ini menjadi langkah kongkrit kami, sekaligus sebagai kepedulian BSP terhadap profesi satpam dan mengangkat derajat serta martabat satpam,” katanya kepada Jurnal Security saat ditemui di kantornya beberapa waktu lalu. Joko menjelaskan, program ini merupakan bentuk langkah nyata keselarasan antar niat luhur kami untuk mensejahterakan anggota satpam. Hal ini juga selaras dengan 22

APRIL 2018 | MAJALAH KSATRIA

program pemerintah tentang   pembangunan sejuta rumah sederhana dengan memberikan subsidi pada proses KPR-nya. “Kami sangat berterima kasih, karena Bank BJB telah memberikan kesempatan kepada salah satu vendornya, dalam hal ini BSP untuk bisa mendapatkan fasilitas kepemilikan rumah sederhana khusus untuk satpam BSP yang bertugas di lingkup kerja Bank BJB,” jelasnya. Menurut Joko, langkah pertama ini adalah dikhususkan satpam BSP yang bekerja di lingkup Bank BJB. Ke depan, Joko berharap tidak hanya satpam yang bertugas di lingkup Bank BJB saja, melainkan juga satpam yang bertugas di luar lingkup proyek Bank BJB. Bahkan Joko berobsesi ke depan BSP yang bekerja sama dengan Bank BJB bisa membangun perumahan khusus satpam di Indonesia. “Bank BJB sangat terbuka untuk bekerja sama dengan banyak developer perumahan untuk dapat mewujudkan peluang membangun perumahan khusus satpam yang lebih luas lagi,” tegasnya. Untuk projek pertama ini, sudah ada puluhan satpam yang mendapatkan kesempatan untuk ikut KPR dengan DP sangat ringan dan

terjangkau oleh satpam. Tahap awal, perumahan dibangun di wilayah seputaran Kabupaten Bandung. Jumlah ini akan terus bertambah, seiring dengan jumlah kuota yang dipunyai Bank BJB. Untuk bisa mendapatkan KPR ini, menurut Joko, setidaknya satpamnya sudah pernah bekerja di BSP minimal selama dua tahun dan sudah memiliki sertifikat Gada Pratama. “BSP akan menilai kinerja anggotanya, apakah layak atau tidak,” jelasnya. Sementara itu, Krisnawan, General Manajer HRD & GA BSP menjelaskan, awalnya Bank BJB memiliki program internal yaitu fasilitas kredit rumah untuk karyawan atau staf bank BJB, dan semua vendornya. Berdasarkan kuota dan jumlah satpam BSP yang bertugas di Bank BJB, ternyata memiliki jumlah yang cukup signifikan, akhirnya BSP dan Bank BJB menjalin kerjasama KPR untuk satpam. Seandainya dari jumlah satpam BSP yang berjumalah kurang lebih nya sebanyak 15.000 personil, sepuluh persennya saja atau 1.500 bisa mendapatkan KPR dari Bank BJB maka akan luar biasa besar manfaatnya untuk para anggota satpam. “Ini merupakan langkah nyata untuk mendongkrak hajat hidup satpam,” ujarnya. Selama ini mungkin banyak orang beranggapan, gaji satpam tidak akan mungkin mencukupi untuk mendapatkan KPR. Dengan adanya kerjasama Bank BJB dan BSP ini telah mampu menjawab bahwa satpam juga bisa memiliki rumah sendiri. “Kami bersyukur melalui Bank BJB, kami bisa  memfasilitasi satpam kami untuk ikut mewujudkan keinginan nya untuk memiliki rumah,” ujarnya. []


berita

Astra Motor Bengkulu Berikan Training Safety Riding Satpam BSP

BSP Terjunkan Tiga Regu Gerak Jalan KSATRIA| Jakarta—Ratusan satpam memadati halaman Polda Metro Jaya, berkaos putih setelah celana biru langit berbaris untuk siap melakukan gerak jalan yang digelar oleh Asosiasi Profesi Sekuriti Indonesia (APSI) dalam rangka memeriahkan HUT Satpam ke-37, Minggu 28 Januari 2018. Menurut Ketua Umum APSI, Azis Said, kegiatan lomba gerak jalan ini merupakan yang ke-15 yang diselenggarakan APSI, “Sejak 15 tahun lalu, APSI yang dulunya AMSI ini secara konsisten menggelar lomba gerak jalan satpam,” papar Azis. Dalam perlombaan gerak jalan satpam tahun ini, peserta dari anggota satpam yang ada di BUJP di Jakarta. Sebanyak 22 tim berregu dan 64 perorangan. Acara pelepasan kontingen dibuka oleh Prof. Dr. Awaloedin Djamin, MPA. Sementara itu PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) juga ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan program tahunan ini. Hal ini nampak dari lengan kaos peserta terdapat logo BSP. Tak hanya itu, BSP juga menerjunkan 3 tim regu dan 10 perorangan. Dalam pantauan Ksatria, seluruh tim BSP yang mengikuti gerak jalan menjalankan tugasnya dengan cara kompak dan rapi. Bukan mencari juara dalam ajang olahraga ini, melainkan menjalin kekompakan antar satpam dan saling mengenal satu sama lain. []

KSATRIA| Bengkulu–Demi mengkampanyekan keselamatan berkendara (safety riding), Astra Motor Bengkulu menggandeng PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) menggelar pelatihan soal berkendara untuk para satpam. Sebanyak 35 personel satpam BSP mengikuti latihan tentang berkendara roda dua yang aman. Menurut instruktur safety riding Astra Motor Bengkulu Noval Yunaidi menjelaskan kegiatan ini bertujuan agar para satpam BSP mampu menjadi duta safety riding di lingkungan kerja. “Setelah mereka mengetahui cara berkendara yang aman, merekapun akan membagikan pemahamannya kepada karyawan lain di tempat lingkungan mereka bekerja,” ungkapnya. Sementara itu Head of Area BSP Sumatera II Mariyanto mengatakan BSP per Januari 2018 menjadi mitra kerja dalam pengamanan Astra Motor Bengkulu. “Pelatihan safety riding ini sebagai upaya untuk meningkatkan hubungan kerjasama yang kebih baik, dan memberikan pengetahuan kepada para satpam BSP cara berkendara yang benar,” ujarnya, (21/2). Mariyanto berharap dari training tersebut anggota satpam BSP yang ada di Bengkulu bisa menjadi duta safety riding bagi anggota yang lainnya. [] WWW.BSPGUARD.COM | APRIL 2018

23


berita

RUPS 2018, BSP Bukukan Laba Bersih Sebesar Rp 5.9 Miliar

KSATRIA| Jakarta—Sejak berdiri tahun 2002, PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) terus menunjukan kinerjanya. Pertumbuhan dan perkembangan BSP terus merangkak naik, hingga akhirnya BSP mendapat perhatian di hati para customer. Tak heran jika jumlah satpam BSP terus bertambah setiap tahunnya. Salah satu bentuk kinerja terbaiknya yang dilakukan oleh BSP adalah digelarnya Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) BSP untuk mengetahui progres selama setahun terkait perkembangan BSP. Dalam RUPS ini, perusahaan jasa pengamanan ini membukukan laba bersih sebesar Rp 5.9 Miliar. Perolehan ini 24

APRIL 2018 | MAJALAH KSATRIA

semakin memberikan optimis bagi pemangku kebijakan BSP untuk terus mengembangkan bisnisnya menjadi lebih baik lagi sehingga banyak manfaatnya. Menurut Direktur Utama PT. Bravo Satria Perkasa Joko Putro Nugroho Utomo, mengawali tahun 2017 BSP mengelola 13.150 satpam, dan mengakhiri tahun 2017 dengan kelolaan 13.730 satpam, dengan titik tertinggi 14.275 satpam yang terjadi pada Februari 2017. “Dengan demikian hanya terjadi pertumbuhan kurang lebih 4.8 persen pada angka rata rata kelolaannya,” katanya di Jakarta, Senin (26/12). Joko menjelaskan, angka pertumbuhan ini cukup bagus

mengingat pada tahun 2017 ada beberapa proyek korporat telah memasuki periode perpanjangan kontrak, sehingga berpotensi adanya peralihan alih daya dari satu BUJP ke BUJP lainnya. “Dampak dari pertumbuhan kelolaan sebesar 4.8 persen ini, tercermin pada pertumbuhan nilai pendapatan bisnis BSP selama tahun 2017 sebesar 12.5 persen yaitu menjadi Rp 679 Miliar dari Rp 603 Miliar pada tahun sebelumnya,” paparnya. Keseluruhan potret bisnis BSP tahun 2017 ini bisa ditelaah pada laporan keuangan BSP untuk tahun kerja 2017 ini, dimana selain nilai pendapatan bisnis BSP meningkat menjadi Rp 679 Miliar, BSP juga membukukan keuntungan bersih setelah pajak di angka Rp 5.9 Miliar.


berita Joko menambahkan, sesungguhnya perolehan keuntungan BSP tahun 2017 ini dapat dikatakan mencapai Rp 7.8 Miliar. Namun, karena managemen melanjutkan kerja sama dengan Perusahaan Pengelola DPLK Manulife Indonesia untuk mengelola dan menjamin ketersediaan dana pesangon karyawan pada saat dibutuhkan. “Konsekuensi dari program ini adalah kita telah menabung premi sebesar Rp 1.9 Miliar lagi selama tahun 2017,” jelasnya. Joko mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim BSP yang telah mengantarkan BSP menjadi perusahaan besar yang fokus di bidang pengamanan yang terus tumbuh dan berkembang dari tahun ke tahun. “Hal ini karena kerja tim marketing BSP bersama jajaran di area area kerja BSP dalam usaha mendapatkan klien baru, adanya penyesuaian UMP/ UMK tahunan, situasi ekonomi nasional yang sudah lebih stabil dan berbagai rangsangan dari pemerintah melalui berbagai proyek infrastruktur baik di Jakarta maupun daerah,” ujarnya. Joko juga tak menampik bertahannya tingkat laba bersih setelah pajak tahiun 2017 ini, karena adanya kontribusi dari adanya pembenahan organisasi yang dilakukan pada tahun 2014 lalu, hingga saat ini, dengan merampingkan beberapa bagian

organisasi yang terasa berlebih dan menambahkan beberapa staff pada bagian lain yang membutuhkan, ternyata menghadirkan organisasi yang mampu melayani pertumbuhan bisnis secara lebih efisien. Catatan penting lainnya menurut Joko, dalam perjalanan bisnis BSP selama tahun 2017 ini adalah dimulainya kembali program human resources information system (HRIS) yang baru. Dengan target implementasi di 2018 maka pengembangan HRIS ini menjadi fokus penting departemen HRD yang diyakini akan memberikan dampak signifikan pada kualitas layanan administratif BSP kepada para anggota sekuriti dan klien. Untuk itu, maka pada Juli 2017 dilakukan reorganisasi, dengan menempatkan beberapa personil yang berkompeten di bidangnya. Selain itu pemberlakuan desentralisasi pengadaan seragam dan perlengkapan ke area area kerja BSP. “Berangkat dari tingginya biaya ekspedisi pengiriman seragam dan perlengkapan dari departemen GA di kantor pusat maka wewenang dilimpahkan ke area-area BSP di daerah,” ungkapnya. Selain itu, juga

memberdayakan kerjasama dengan koperasi security BSP untuk mendanai pelatihan Gada Pratama bagi 828 sekuriti BSP di seluruh Indonesia senilai Rp 2.25 Miliar. Hal ini sebagai bentuk antisipasi dengan semakin ketatnya penerapan aturan persyaratan lulus gada pratama bagi sekuriti yang bertugas. “Dengan semua langkah langkah pembenahan di tahun 2017, BSP bisa lebih siap dan optimis untuk melangkah lebih jauh di tahun 2018 ini,” tegasnya. Joko tidak lupa kepada para karyawan yang berprestasi dalam bertugas untuk memberikan penghargaan kepada mereka, karena merekalah para prajurit yang menjadi ujung tombok kinerja perusahaan sesungguhnya. “Penghargaan yang layak akan menumbuhkan rasa memiliki dan rasa cinta kepada perusahaan ini, yang niscaya akan mendorong kemajuan BSP,” tuturnya. []

WWW.BSPGUARD.COM | APRIL 2018

25


berita

Inilah Syarat Satpam Bisa Gunakan Senpi

BSP Sumatera 1 Jaga Pengamanan Kantor OJK Medan KSATRIA| Jakarta--Dalam HUT Satpam ke-37 di Kemayoran, Mabes Polri memberikan sinyal izin kepada petugas satpam dapat memegang senjata api (senpi) dalam menjaga wilayah tugasnya. Namun ada syarat-syarat yang diberlakukan oleh Polri untuk satpam yang memegang senpi. “Untuk kejahatan-kejahatan yang para pelakunya menggunakan senpi atau sajam-sajam lain. Kita sudah mengajarkan ya teori-teorinya atau teknik bagaimana mereka mengantisipasinya. Tapi kita juga memberi peluang kepada satpam itu untuk juga mahir dalam menggunakan senpi. Namun ada batasan-batasan untuk itu,” kata Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen Arkian Lubis di sela-sela acara HUT Satpam 2018 dan Pameran Inpamindo 2018 di Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (2/2). Menurut Arkian, batasan yang diberikan Polri kepada petugas satpam untuk dapat memegang senpi adalah profesional dan telah melalui tes psikologis serta telah dilatih. “Kemudian jumlah senjata yang diizinkan kepada satpam juga ada batasannya dan tidak boleh dibawa pulang. Kemudian ada jenis-jenis tertentu yang diizinkan kepada mereka,” ucapnya. “Ada standar tertentu dan ini semua ada dalam pengawasan kepolisian, dalam hal ini jajaran intelijen akan mengontrol itu semua,” sambungnya. Dia menegaskan bahwa petugas satpam dapat memegang senpi sesuai dengan pertimbangan-pertimbangan tertentu dan lokasi kerawanan wilayah satpam tersebut. “Dengan pertimbangan-pertimbangan pada tempattempat yang rawan tapi ada batasan-batasannya,” ujarnya. [] 26

APRIL 2018 | MAJALAH KSATRIA

KSATRIA| Medan--Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 5 Medan menempati gedung baru. Sebagai rekanan pengamanan, PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) Wilayah Sumatera 1 melakukan konsolidasi untuk meningkatkan keamanan gedung OJK pada Kamis, 25 Januari 2018 lalu. Head of Area Sumatera 1 PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) Yudhi Erlambang mengatakan pihaknya akan terus meningkatkan kualitas prima pengamanan di lingkungan kantor OJK yang baru ini. “Komitmen BSP sebagai rekanan pengamanan untuk memberikan satpam dengan layanan prima,” katanya. Untuk itu, anggota personil satpam BSP mendapatkan pengarahan langsung dari pria yang juga Ketua I BPD-Abujapi Sumatera Utara ini. Pengarahan terkait pemantaban SOP Satpam sebagai faktor pendukung fungsi pengamanan di lokasi tugas. “Jumlah personil yang mengikuti pengarahan di kantor OJK sebanyak 10 personil,” katanya. Yudhi berharap, ke depan seluruh anggota satpam OJK Medan dapat melaksanakan tugas sesuai SOP. Pihaknya juga akan terus melakukan evaluasi secara berkala terkait pelaksanaan tugas pengamanan sehingga lingkungan OJK KR5 Medan dapat berjalan maksimal serta meminimalisasi keluhan dari pengguna jasa. []


BSP Jateng 3 Bina Satpam RS PKU Muhammadiyah Gombong KSATRIA| Semarang—PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) terus melakukan kegiatan positif untuk para satpamnya. Hal ini sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas satpam BSP sehingga bisa secara maksimal bertugas di lapangan. Dalam rangka meningkatkan kualitas kemampuan satuan pengamanan (Satpam) di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gombong, PT Bravo Satria Perkasa (BSP) wilayah Jawa Tengah 3 yang menjadi vendor pengamanannya membina personil anggotanya dengan tema Service Exellent. Menurut Heru Wibowo.S.Sos.I.MM yang juga Head of Area Jawa 3 PT. Bravo Satria Perkasa ini menjelaskan bahwa kegiatan rutin ini terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas satpam di lingkungan rumah sakit agar memiliki layanan terbaik, baik untuk kenyamanan dan keamanan lingkungan rumah sakit. “Kegiatan pembianaan ini sangat bermanfaat untuk

meningkatkan kualitas satpam kami, yang bekerja di lingkungan rumah sakit,” ujarnya kepada JurnalSecurity.com, Jumat (19/1/2018). Kegiatan pembinaan yang diikuti oleh sekitar 17 anggota satpam ini dipimpin langsung oleh pria yang juga Ketua Asosiasi Profesi Sekuriti Indonesia (DPDAPSI) Jawa Tengah ini. Para satpam bersemangat mengikuti rangkaian

pembinaan ini. Heru berharap, kegiatan pembianaan ini benar-benar dimanfaatkan oleh seluruh anggota Satpam BSP untuk meningkatkan kualitasnya dalam rangka meningkatkan kualitas profesionalisme satpam. “Saya yakin pembinaan ini akan memberikan nilai plus untuk satpam yang bekerja di lapangan,” tegasnya. [] WWW.BSPGUARD.COM | APRIL 2018

27


berita

Tingkatkan Kinerja Perusahaan, BSP Gelar Rakernas di Bali Bali–Dalam rangka meningkatkan kualitas kinerjanya, PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) tahun 2018 di Hotel Santika, Seminyak Bali pada 12-14 Maret 2018. Kegiatan Rakernas kali ini bertema “Meningkatkan kualitas layanan dan produk melalui peningkatan disiplin dan etos kerja, serta meningkatkan koordinasi dan digitalisasi untuk membawa PT.

28

APRIL 2018 | MAJALAH KSATRIA

Bravo Satria Perkasa ke tingkat yang lebih tinggi”. Dalam sambutannya, Direktur Utama PT. Bravo Satria Perkasa, Joko Putro Nugroho Utomo mengatakan, tema kegiatan ini mengajak kita untuk mengutamakan kualitas layanan dan produk BSP kepada seluruh customer. “Upaya ini merupakan perwujudan prinsip one team, one mission, one goalagar dalam pengambilan

kebijakan dan program terdapat satu kesatuan visi dan misi yang utuh dalam membawa BSP ke tingkat yang lebih tinggi,” ungkapnya. Joko menambahkan, kualitas layanan dan produk kita dapat mencapai level tertinggi apabila ada peningkatan disiplin, etos kerja, dan koordinasi di tiap-tiap sektor kerja, baik di pusat maupun area, yang didukung oleh digitalisasi


untuk menunjang kinerja semakin optimal. “Ada dua semangat yang harus kita tekankan untuk menjadi pedoman bersama dalam mencapai keberhasilan di tahun ini. Pertama, adalah peningkatan disiplin dan etos kerja. Kedua, peningkatan koordinasi dan digitalisasi,” tuturnya. Kedisiplinan dan etos kerja yang baik merupakan salah satu kunci keberhasilan perusahaan. keduanya adalah pedoman untuk menghasilkan sebuah “teamwork” yang kuat dan solid dalam mencapai tujuan yang diharapkan. tanpa peningkatan kedua hal tersebut, rasanya sulit untuk memenuhi tuntutan peningkatan kualitas layanan dan produk kita. Sedangkan peningkatan koordinasi dan digitalisasi,

merupakan optimalisasi koordinasi antar jajaran, baik di pusat dan area, didukung dengan respons yang cepat terhadap segala informasi dan detail pekerjaan yang berlangsung di perusahaan, akan menghasilkan sasaran kinerja yang ingin kita capai. “Melalui rapat kerja nasional ini, saya berharap akan dapat segera dirumuskan program-program kerja

yang potensial dan membangun dalam rangka mendorong terwujudnya pertumbuhan bisnis BSP, baik secara kualitas, kuantitas, serta profitabilitas perusahaan yang signifikan dan terukur,” tegasnya. Joko berharap, acara Rakernas ini dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk saling berinteraksi dan membahas berbagai permasalahan, sekaligus cara penyelesaiannya, sehingga seluruh jajaran di pusat maupun area dapat bekerja dengan terencana, terpadu, dan berkesinambungan. “Acara ini merupakan kesempatan untuk dapat memperluas penguasaan materi terhadap sektor pekerjaan masingmasing dan digunakan sebagai bekal untuk menyamakan visi dan misi dalam pelaksanaan manajemen sistem perusahaan yang kita cintai ini,” ujarnya. []

WWW.BSPGUARD.COM | APRIL 2018

29


tips

Mengenal

TONFA atau Tongkat T

Alat ini sering kita lihat menggantung di pinggang para aparat keamanan maupun polisi bertugas mengatur lalu-lintas.

B

agi penggemar film Jet Li tahun 90-an, cuplikan adegan Jet Li berjudul My Father is a Hero yang dengan perkasa menghalau musuhmusuhnya dengan 2 senjata tonfa mampu memporak-porandakan musah. Ya...itulah senjata yang biasa dipakai oleh satpam dalam bertugas, Tonfa atau tongkat T. Adalah atlit Volland Humonggio, baru-baru ini memeragakan kelihaiannya memainkan pentungan satpam tersebut di kejuaraan wushu tradisional pada jenis senjata Ganda/Pendek/Lentur di Jakarta. Wah, seru juga ya...kira-kira apa

30

APRIL 2018 | MAJALAH KSATRIA

istimewanya dari alat self defence bernama tonfa ini? Pentungan satpam atau beken disebut tonfa adalah jenis senjata tongkat yang berasal dari Okinawa. Alat ini sering kita lihat menggantung di pinggang para aparat keamanan maupun polisi bertugas mengatur lalu-lintas. Seiring perjalanan waktu, tongkat sederhana tersebut berkembang menjadi senjata dalam bela diri. Pegangan kayu sederhana ini mulai dijadikan senjata saat petani-petani Jepang dilarang menggunakan senjata tradisional mereka. Sebuah sumber lain mengatakan bahwa jenis senjata ini memiliki sejarah yang lebih menarik dari seni beladiri Tiongkok. Setelah itu menyebar ke dalam budaya Indonesia dan Filipina. Tonfa lebih sering digunakan sepasang, yaitu pada tangan kanan dan kiri. Penggunaan tonfa dapat diterapkan dengan teknik yang

sama seperti teknik beladiri tangan kosong. Pada dasarnya, tonfa akan lebih memperpanjang siku penggunanya bila menggunakan pegangan. Dua senjata ini memungkinkan pemakai secara simultan menangkis dengan satu tonfa dan memukul dengan tonfa yang lain untuk melindungi dari sabetan pedang. Teknik-teknik penggunaan tonfa cenderung tetap dan tidak banyak berubah. Lon Anderson mengembangkan teknik single-tonfa untuk anggota polisi. Pada tahun 1971, ia menggunakan tonfa sebagai pentungan anti-kerusuhan. Monadnock Corporation of New Hampshire lah yang memproduksi tongkat Prosecutor PR-24 pertama pada tahun 1974. Tongkat dengan side-handle baton yang baru ini menjadi popular di kawasan Amerika Serikat. Ternyata, saat pertama kali dikenal, senjata ini banyak


mengundang kontroversi. Apalagi seni bela diri masih merupakan hal baru untuk kebanyakan orang. Hal yang sama terjadi di Inggris, saat petugas polisi mulai menggunakan tongkat ini. Setelah seni bela diri mulai digemari, menerapkan senjata tradisional untuk alat modern menjadi lebih mudah diterima. Di Amerika Serikat, Tonfa disebut dengan side Handle baton, sementara di Indonesia alat ini lebih dikenal dengan istilah Tongkat T. Pentungan satpam ini jadi salah satu jenis senjata yang dipelajari di Institut Ju-Jitsu Indonesia. Teknik penggunaan tongkat T lalu dijadikan alat perlengkapan anggota Polri pada tahun 1999. Pada Maret 2003, teknik penggunaannya dikembangkan sesuai gerakan-gerakan (teknik dasar, pukulan, tangkisan, dan kuncian). Biasanya tonfa memiliki panjang sekitar 15 sampai 20 inci, dengan pegangan yang membentuk sudut 90 derajat dari masing-masing ujung short end dan long end. Handle merupakan first-use dalam penggunaan tonfa, seperti cara untuk memutar silinder-silinder batu berat yang digunakan untuk menggiling beras

menjadi tepung. Seperti halnya teknik pertarungan bersenjata dari Okinawa, tonfa juga efektif digunakan dalam perkelahian bebas. Salah satu seni beladiri yang memanfaatkan tonfa adalah JuJitsu. Pentungan T ini memiliki tiga bagian penting yang dapat dijadikan pegangan yang sekaligus ujung serangan yaitu: handle, short end dan long end. Teknik penggunaan tonfa biasanya langsung dipelajari oleh calon polisi baru. Dengan memegang handle, bagian ujung yang panjang dari tangkainya diletakkan di balik lengan bagian bawah, pemakai tonfa dapat memperkuat lengannya dan melakukan gerakan tangkisan atau pukulan seperti biasa. Apabila hanya menggunakan satu tonfa, tangan yang tidak memegang tonfa dapat digunakan untuk melindungi kepala atau untuk memperkuat pukulan, tusukan atau sodokan. Teknik pukulan yang lebih lanjut dengan mengendorkan genggaman pada handle dan mengayunkan ujung panjang dari tangkai tongkat dengan lintasan melengkung, untuk memukul sasaran pada jarak menengah.

Serangan ayunan (swing) ini dapat dikombinasikan secara berantai, tergantung pada pukulannya dengan maju dan mundur, atau membentuk lintasan angka delapan. Dalam hal ini teknik pegangan difokuskan pada teknik pegangan handle yang merupakan pegangan utama. Meski menguasai belasan ilmu beladiri, Volland Humonggio mengaku baru mempelajari senjata menyerupai pentungan satpam ini. “Dari tahun 2010 saya sudah mempercayai bahwa suatu saat saya akan mendapatkan keuntungan utk mempelajari senjata yang dimana saya mulai mencintai alat ini. #TONFA adalah salah satu senjata yg ingin saya kuasai setelah beberapa senjata yang lain. Hampir sedikit orang yang bisa menggunakan Tonfa dengan teknik seni dalam bertarung ATAU entertainment. Di situlah saya masuk utk menekuninya dan kemarin saya mendapatkan kesempatan utk mengikuti kejuaraan #wushu Traditional pada jenis senjata Ganda/ Pendek/Lentur di Jakarta 2017,� jelas aktor yang beradu jurus beladiri di film Triangle bersama Deddy Corbuzier ini via akun Instagramnya, @vollandvolt. Tulisan disari dari liputan6.com WWW.BSPGUARD.COM | APRIL 2018

31


FOR MORE INFORMATION

www.bspguard.com

Jl. Dewi Sartika No. 4A - 4C, Cililitan Jakarta Timur, Indonesia

0804 1 277 277 WWW.BSPGUARD.COM | APRIL 2017

1

Majalah ksatria Februari-April 2018  
Majalah ksatria Februari-April 2018  
Advertisement