__MAIN_TEXT__

Page 1

BSP Terapkan ISO Terbaru Bertaraf Internasional

Buka Bersama Karyawan BSP Jalin Kebersamaan

Waspadai Game Pokemon Go bagi Keamanan Obyek Vital

Tingkatkan Kualitas Satpam BSP dengan Pelatihan Gada Pratama

SATRI EDISI 4/AGUSTUS 2016

MENJAGA PARA PENJAGA

Bravo Luar Biasa!!

WWW.BSPGUARD.CO.ID | AGUSTUS 2016

1


INDEX FOKUS UTAMA 4

editorial

HUT Ke-14

Bravo Luar Biasa! Sahabat Ksatria yang budiman. Hari Ulang Tahun PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) ke-14 bertepatan pada 12 Juli 2016 ini menjadi momen luar biasa bagi seluruh karyawan di penjuru Nusantara. Pasalnya, seluruh karyawan pada perayaan HUT BSP bisa menggelar acara bersama dengan penuh spektakuler di Jawa Tengah dan Yogjakarta pada 14-17 Juli 2016. ‘Bravo Luar Biasa!!’ Begitulah tema besar yang diusung oleh manajemen BSP. Sebuah kebersamaan, kekerabatan, dan kekeluargaan tergambar dalam silaturahim akbar ini. Para karyawan dari seluruh Indonesia bisa saling lebih mengenal satu sama lain. Sekali lagi, Bravo Luar Biasa!. Sahabat Ksatria yang budiman. Bulan Ramadhan lalu, BSP mendapatkan anugerah yang luar biasa dari Allah Swt, saat BSP berhasil mendapatkan sertifikat manajemen terbaru yaitu, Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015, Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001:2015 dan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja OHSAS 18001:2007. Prestasi ini menjadi bukti bahwa BSP sudah siap untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Sekali lagi, Bravo Luar Biasa! Sahabat Ksatria yang budiman. Edisi ke-4 Majalah Ksatria bernuansa merah putih dalam rubrikasinya, hal ini karena terbitnya di bulan bangsa Indonesia merayakan kemerdekaan yang ke-71, untuk itu segenap redaksi mengucapkan HUT Bangsa Indonesia ke71, semoga Indonesia makin jaya. Semoga apa yang kami sajikan di Majalah Ksatria maupun di media online www.bspguard.co.id ini mampu memberikan inspirasi dan menjadi penyemangat seluruh keluarga besar BSP, untuk menjadikan BSP lebih maju lagi. Terima kasih. y

PT. BRAVO SATRIA PERKASA

Bravo Luar Biasa!! Kemeriahan HUT ke-14 PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) benar-benar dirasakan oleh seluruh karyawan BSP. Ratusan karyawan dari penjuru provinsi hadir dalam employee gathering BSP. Berikut laporannya.

OPINI

DEDIKASI - BSP Terapkan 3 Sistem Manajemen Bertaraf Internasional Terbaru ISO - 12 - Sertifikasi ISO, BSP Harus Profesional dan Lebih Produktif - 14

- Pengamanan dan Pemberdayaan Wilayah Perbatasan - 15 ASOSIASI - APSI DPD Jawa Tengah Gelar Pelatihan Gada Utama - 26 - Halal bi Halal APSI & ABUJAPI Jawa Tengah - 26 - APSI Hadiri Mesyuarat Agung PPKKM Ke-24 - 27

HEAD OF AREA - Buka Bersama Karyawan BSP Jalin Kebersamaan - 16 - Gelar Pengajian Karyawan di Bulan Ramadhan - 18

KABAR 28

- Tingkatkan Kualitas Satpam BSP dengan Pelatihan Gada Pratama - 19 - BSP Jawa 2 Jalin Kemitraan dengan Bankom Polrestabes - 20 - BSP Area Sumatera 1 Terus Tingkatkan Kinerja - 21

Pelantikan Kapolri Tito Karnavian PENANGGUNGJAWAB: Joko Putro Nugroho Utomo; PIMPINAN REDAKSI: Djarot Soeprianto REDAKTUR PELAKSANA: Krisnawan; REDAKTUR: Fathurroji; REPORTER: Ahmad Adnan, Salmun; FOTOGRAFER: Zakir S; DESAIN GRAFIS: Ali Ibnu Anwar; LEGAL: Ilal Dwi Zufatresa; Iklan & Promosi: Eduwin Ardiansyah; SIRKULASI: Sumarwan. ALAMAT REDAKSI: Jl. Dewi Sartika No.4A - 4C, Cililitan, Jakarta Timur, Indonesia; TELEPONE: 0804 1277 277 (Hunting) FAKSIMIL: 021-8013935; EMAIL: majalahksatria@bspguard.com; WEBSITE: www.bspguard.co.id

2

AGUSTUS 2016 | MAJALAH KSATRIA

- Momentum Puasa untuk Membangun Relasi - 22 - Pembinaan Sekuriti Plus Buka Puasa Bersama - 23 - Demi Tugas, Berpatroli Saat yang Lain Berlibur - 24 - Waspadai Game Pokemon Go bagi Keamanan Obyek Vital - 25

Tahun ini, Indonesia memiliki tokoh muda yang mengemban amanah menjadi Kapolri, dialah Tito Karnavian. Tantangan ke depan tidak mudah.

SOSOK 30 SRI SURYANINGSIH

Sekuriti BSP yang Jago Tenis Meja

WWW.BSPGUARD.CO.ID | AGUSTUS 2016

3


fokus utama

fokus utama

HUT Ke-14 PT. Bravo Satria Perkasa

Kebersamaan, kekompakan dalam suasana kekeluargaan menjadi ruh para peserta yang hadir dari segala penjuru nusantara ini. Mereka datang untuk membuktikan bahwa BSP adalah Keluarga Besar yang bisa dibanggakan. Terbukti,

mengatakan penyelenggaraan employee gathering tahun ini mengusung tema “Bravo Luar Biasa!!”. Tema ini mengandung visi, misi, dan cita–cita agar perayaan hari ulang tahun dalam bentuk employee gathering seluruh Indonesia ini akan membawa BSP menjadi lebih baik, solid, dan selalu menjadi BUJP terdepan dan terbaik di antara para kompetitornya. Saat ditemui di kantor BSP, Joko mengatakan bahwa acara ulang tahun BSP kali ini sagat luar biasa. Dirinya tak menyangka bisa mengumpulkan karyawan dari seluruh Indonesia. Joko teringat saat awal mendirikan BSP ini yang hanya beberapa orang saja, sekarang menjadi besar seperti saat ini.

menghadirkan para karyawan dari seluruh Indonesia ini bukanlah hal yang mudah. Sekali lagi, Bravo Luar Biasa!! Dalam sambutan pidato pembukaan employee gathering 2016, Direktur Utama PT. Bravo Satria Perkasa Joko PN Utomo

“Saya pribadi merasa bahagia, terharu bahwa apa yang kita kerjakan selama ini telah menunjukkan hasil yang luar biasa, terima kasih kepada seluruh tim yang ikut membesarkan perusahaan ini,” tuturnya. Joko menambahkan kegiatan

Bravo Luar Biasa!! KSATRIA - Perjalanan panjang 14 tahun PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) dijalani dengan penuh suka dan duka. Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 tahun ini semakin mengokohkan keberadaan perusahaan jasa pengamanan ini semakin lebih maju tumbuh dan berkembang di negeri pertiwi ini. Tak mudah untuk sampai seperti saat ini, 14 tahun lalu, BSP yang awalnya hanya beberapa personil security dan staf ini dengan penuh keyakinan mampu menghalau segala rintangan

yang menghadang untuk mewujudkan diri sebagai perusahaan anak bangsa yang cukup diperhitungkan di negeri ini. Tak heran jika pada acara HUT ke-14 yang bertepatan pada tanggal 12 Juli 2016 ini mengusung tema besar ‘Bravo Luar Biasa!!’. Slogan ini bukan isapan jempol belaka, ketika BSP diusianya yang ke-14 tahun telah mampu menunjukkan eksistensinya sebagai perusahaan dengan segudang prestasi.

Kemeriahan HUT ke-14 PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) benar-benar dirasakan oleh seluruh karyawan BSP. Ratusan karyawan dari penjuru Indonesia hadir dalam employee gathering BSP. Berikut laporannya. 4

AGUSTUS 2016 | MAJALAH KSATRIA

Sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah Swt, BSP menggelar acara HUT ke-14 di Jawa Tengah dan Yogjakarta pada 14-17 Juli 2016. Kegiatan akbar ini melibatkan seluruh personil karyawan yang ada di seluruh Indonesia. Mulai dari Head Office, Sumatera 1, Sumatera 2, Jawa 1, Jawa 2, Jawa 3, Kalimantan dan Indonesia Timur. Dengan jumlah total karyawan dan manajemen yang hadir sebanyak 207 orang. Euforia pelaksanaan HUT BSP ke-14 ini sudah terasa sejak dari keberangkatan yang dikoordinasikan panitia menjadi dua titik kumpul. Titik kumpul pertama dari Head Office Jakarta, di mana tergabung seluruh karyawan dari wilayah Sumatera 1, Sumatera 2, Head Office dan Jawa 1. Peserta menggunakan empat kendaraan bus berangkat beriringan menuju Jawa Tengah. Sementara titik kumpul kedua dipusatkan di Surabaya, di mana peserta yang tergabung adalah dari Indonesia Timur, Kalimantan dan Jawa 3. Peserta tergabung dalam satu bus menuju Jawa Tengah.

WWW.BSPGUARD.CO.ID | AGUSTUS 2016

5


fokus utama

besar ini juga sebagai rasa syukur atas penghargaan yang telah dicapai BSP karena mendapatkan anugerah, yakni keberhasilan dalam meraih dan mendapatkan sertifikasi berskala internasional, yaitu Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 : 2015, Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001 : 2015, dan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja OHSAS 18001 : 2007 yang berlisensi internasional. Pencapaian BSP ini, imbuhnya, sejalan dengan upaya BSP dalam menyambut tantangan menghadapi implementasi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). “MEA merupakan momentum memacu produktivitas dan bisnis BSP agar semakin 6

AGUSTUS 2016 | MAJALAH KSATRIA

berkembang dalam skala yang lebih luas,” jelasnya. Joko berharap dari kegiatan employee gathering ini bisa mewujudkan spirit kebersamaan seluruh jajaran agar kinerja menjadi lebih optimal dan profesional. “Adanya employee gathering saya berharap dapat meningkatkan kualitas hubungan antar karyawan agar saling mengenal dan memahami satu sama lain,” paparnya. Spirit budaya etos kerja BSP yaitu ‘Bekerja keras, Bergerak cepat, Bertindak tepat’ bisa terwujud sehingga mampu mewujudkan cita–cita ‘One team - One mission - and One goal’.

Dengan begitu, sebuah team work yang kuat dan solid pun dapat kita wujudkan. “Mengutip perkataan Bapak H. Djarot selaku direktur, yakni jika kita ingin selangkah lebih maju, maka bekerja dengan hati, untuk menjadikan diri kita berarti,” jelasnya. Menurut Ketua Panitia Employee Gathering 2016, Abdul Aziz acara gathering ini merupakan gathering terbesar selama BSP berdiri sejak 14 tahun lalu. Gathering kali ini melibatkan seluruh karyawan di seluruh Indonesia. Untuk itu, panitia mempersiapkan kegiatan ini secara matang untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Menurut Aziz yang saat ini menjabat sebagai Head of Finance & Accounting BSP ini, untuk memberikan penyegaran para peserta gathering, panitia menyelenggarakan berbagai macam outbond, mulai dari permainan memindahkan kayu tanpa tangan dengan menggunakan tali, permainan paku yang dirapikan dengan sebuah papan tanpa penyangga, mengumpulkan pesan lewat tanda dan isyarat dengan mata uang logam, pinball, permainan ular, mengambil bendera di kolam tanpa menyentuh air, permainan pipa dan permainan berjalan di atas bambu. Tujuan dari seluruh permainan

ini adalah untuk belajar menjalin komunikasi yang efektif, baik dan benar, untuk mempererat hubungan kekeluargaan, menghilangkan rasa takut yang berlebihan pada karyawan, melatih team building untuk membangun rasa percaya diri pada karyawan. Setelah menggelar berbagai macam game, malam harinya digelar malam puncak HUT BSP ke-14 dengan berbagai macam agenda acara, di antaranya adalah pemutaran video company profile BSP, sambutan dari direkur utama, potong tumpeng, musik, pembagian doorprize dengan hadiah terbesarnya adalah sebuah motor Honda Beat. y [FATHUR] WWW.BSPGUARD.CO.ID | AGUSTUS 2016

7


fokus utama

fokus utama

Rekor BSP Pengguna 53 Jeep Terbanyak di Kaliurang

PAGI cukup cerah, ketika para peserta employee gathering sudah bersiap melakukan program city tour dengan target pertama menuju tempat wisata Kaliurang. Kaliurang terkenal sebagai objek wisata yang sejuk, indah, dan memiliki suasana tenang. Di balik ketenangan alam Kaliurang, peserta bisa memacu adrenalin dengan wisata menggunakan jeep. 8

AGUSTUS 2016 | MAJALAH KSATRIA

Sejak awal tahun 2011 telah tersedia wisata jelajah wilayah Kaliurang dengan menggunakan jeep. Wisata ini dicetuskan oleh komunitas jeep Kaliurang yang menamai diri mereka Jeep Wisata Lava Tour Tlogoputri Kaliurang. Bahkan komunitas ini sebenarnya sudah mulai menyediakan jasa wisata jeep sejak tahun 2008. Wisata jeep ini menyediakan beberapa paket perjalanan yang

bisa dipilih pengunjung sesuai dengan minatnya. Paket tersebut dibedakan berdasarkan jauhnya perjalanan yang dilalui, yaitu ada rute pendek, rute sedang, rute jauh, dan rute sunrise. Lokasi yang dikunjungi dalam rute pendek adalah bunker Kaliadem, Museum Mini Sisa Hartaku, dan batu alien. Sementara itu dalam rute sedang akan ditambahkan kunjungan ke Desa Ngrangkah yang merupakan bekas lokasi rumah Mbah Maridjan. Sedangkan rute jauh akan ditambahkan kunjungan ke Dusun Srunen yang merupakan lokasi makam Mbah Maridjan yang juga diterjang awan panas pada erupsi Gunung Merapi 2010. Menurut Aziz, peserta gathering yang diselenggarakan oleh BSP menjadi peserta pemakai jeep terbanyak sepanjang sejarah. Tak tanggungtanggung, BSP menyewa 53 mobil jeep untuk memboyong kru-nya menikmati indahnya ciptaan Tuhan ini. Aziz menjelaskan, tujuan diadakannya city tour ke Kaliurang ini untuk mengenalkan sejarah gunung Merapi, selain itu juga untuk meningkatkan kerjasama antar karyawan dan

membangun komunikasi yang baik dan benar antar karyawan. Setelah puas memacu adrenalin di kawasan gunung Merapi di Kaliurang, peserta menuju wisata bersejarah yaitu Candi Borobudur. Kemudian dilanjutkan ke kawasan yang sangat terkenal di Yogjakarta yaitu tempat wisata Malioboro. Para peserta bisa menikmati indahnya malam di kawasan Malioboro dengan jajanan kuliner yang beraneka ragam dan oleh-oleh khas Yogjakarta. Keesokan harinya, para peserta mengikuti acara terakhir, yaitu upacara penutupan yang

dipimpin langsung oleh Direktur BSP H. Djarot Soeprianto. Dalam sambutannya, H. Djarot mengatakan bahwa setelah acara ini, hendaknya seluruh karyawan mampu mengaplikasikan ‘Bekerja

keras, Bergerak cepat, Bertindak tepat’ untuk mewujudkan cita–cita ‘One team - One mission - and One goal’. Sementara itu Aziz selaku panitia yang didampingi Supervisor HRD, Ma’mun Murod mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang ikut meramaikan acara tahunan ini. Aziz berharap BSP ke depan lebih besar dan sukses dalam bisnisnya sehingga membawa manfaat bagi banyak orang, terutama mengantarkan kesejahteraan karyawan dan security BSP. “Bravo Luar Biasa!!” y [FATHUR]

WWW.BSPGUARD.CO.ID | AGUSTUS 2016

9


testimoni

Heru Wibowo | Head of Area Jawa 2

Winantyo Nugroho | Head of Area Jawa 3

Employee Gathering BSP Luar Biasa

Bangga dan Terharu

KSATRIA--Luar biasa, itulah kata yang terucap dari Head of Area Jawa 2, Heru Wibowo menyikapi pelaksanaan Employee Gathering yang digelar di Jawa Tengah beberap hari lalu. Heru merasakan nuansa kekeluargaan yang luar biasa. Heru mengatakan, belum ada perusahaan jasa pengamanan yang mengadakan acara employee gathering dengan menghadirkan seluruh karyawan dari seluruh Indonesia. PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) mampu melakukan itu, Luar Biasa.

Silaturahmi akbar nasional lebih mengakrabkan antar karyawan BSP. Bagi Heru, keluarga besar BSP ini merupakan aset yang luar biasa. “Bagi kami bukan kesuksesan yang membuat kita bahagia, tapi kebahagiaan yang membuat kita sukses, korelasinya dengan kegiatan gathering yang luar biasa ini,” tegasnya. Berbagai kegiatan dihadrikan untuk seluruh karyawan, mulai dari musik, game, outbond, citytour, kegiatan religi shalat Jumat bersama, mengunjungi tempat bersejarah

Candi Borobudur dan Kaliurang menjadi kesan tersendiri bagi karyawan di daerah yang belum pernah ke Jawa Tengah. “Napak tilas sejarah, mereka yang belum pernah ke Borobudur menjadi pelajaran berharga, konsepnya tadabur alam, bahwa alam ini luar biasa. Begitu juga saat sejarah gunung merapi. Allah memberikan lukisan alam yang luar biasa,” tuturnya. y

Yudi Erlambang | Head of Area Sumatera 1

Konsep Pesta Rakyat BSP Luar Biasa

KSATRIA—Kegiatan Employee Gathering 2016 dirasakan luar biasa oleh para head of area. Pasalnya konsep yang diusung tahun ini luar biasa karena menyatukan seluruh karyawan yang ada di Indonesia dalam satu tempat dengan kegiatan yang tak kalah hebat. Menurut Yudi, timnya merasakan kebersamaan yang luar biasa baik. Banyak dari karyawan yang baru menyadari bahwa BSP adalah perusahaan besar setelah mengikuti 10

AGUSTUS 2016 | MAJALAH KSATRIA

acara gathering. Hal ini semakin menambah motivasi tim untuk terus memajukan BSP lebih baik lagi. Menurut Yudi, konsep pesta rakyat dalam acara gathering benarbenar menjadikan para karyawan semakin mengenal lebih dekat dengan seluruh keluarga BSP. “Acara ini benar-benar untuk karyawan BSP, menjadi hiburan yang mengesankan bagi seluruh karyawan BSP.” Adanya pesta rakyat ini semakin meneguhkan tim kami untuk memacu meningkatkan produktivitas dalam bekerja. Kami tetap berkomitmen pada kualitas dan menjaga service secara maksimal. Masih banyak perusahaan yang belum menyadari bahwa keamanan itu penting dan mahal. Baru setelah kejadian, terasa pentingnya keamanan. “Semoga acara gathering kemarin bisa memberikan motivasi kepada seluruh kru BSP menjadi lebih baik,” paparnya. y

Mariyanto Head of Area Sumatera 2

Bagi Kami Ini Surprise KSATRIA--Penyelenggaraan employ gathering di Jawa Tengah merupakan surprise bagi seluruh karyawan Area Sumatera 2 yang ikut menghadiri silaturahim akbar ini. Bagaimana tidak, sebagian dari tim dari Area Sumatera 2 selama ini hanya bisa berkomunikasi melalui telepon, saat acara ini semua bisa berkumpul dan saling mengenal. Head of Area Sumatera 2, Mariyanto mengatakan pihaknya

KSATRIA--Perasaan bangga bercampur haru itulah yang terbersit di benak Head of Area Jawa 3, Winantyo Nugroho. Bangga bahwa BSP mempunyai karyawan yang tersebar di pelosok nusantara dan haru bisa bertemu dengan rekan-rekan dalam suasana lebaran. Kami selaku tuan rumah untuk kedatangan rekan-rekan dari Kalimantan dan Indonesia Timur berusaha menjadi tuan rumah yang baik dalam melayani teman-teman. “Kegiatan penjemputan sampai pengantaran kembali dari dan menuju bandara, alhamdulillah kami lakukan dengan baik,” katanya.

sangat bersyukur bisa mengikuti acara besar ini. seluruh karyawan dari Area Sumatera 2 sebanyak 13 orang hadir kecuali 2 karyawan karena sedang hamil dan menikah. Mariyanto menjelaskan, dari 13 karyawan itu dibagi 2 karyawan dari Jambi, Bengkulu 1 orang, Bangka Belitung 1 orang, Lampung 2 orang dan Palembang 7 orang. “Kami merasa senang dan surprise dengan kegiatan employee gathering tahun ini, benar-benar berkesan,” ujarnya. Ketika tim dari Area Sumatera 2 tiba di Jakarta, mereka menempati bus yang telah ditentukan secara terpisah-pisah. Tujuannya untuk lebih mengenal satu sama lain, mereka akhirnya membaur saling mengenal. Beberapa kegiatan yang disusun panitia juga untuk bisa lebih meningkatkan kerjasama yang solid berupa permainan outbond yang menarik. Terlebih saat menikmati keindahan alam Kaliurang dengan mengendarai jeep secara konvoi. “Saya dengar BSP perusahaan yang paling banyak menyewa jeep selama ini. ini bisa masuk MURI,” ujarnya sambil mengulas senyum. y

Pada hari pertama kegiatan employee gathering yang diisi dengan outbound sungguh berkesan buat tim kami di Jawa 3, karena materi yang sangat menarik dan menimbulkan jiwa kebersamaan. Malam harinya dilakukan pesta rakyat dengan hiburan yang sangat meriah dan door prize sehingga membuat suasana sangat hidup, “Ditambah dengan MC yang ngocol,” ujarnya. Winantyo merasa bersyukur, karena pada acara akbar itu dua anggotanya mendapat door prize yaitu M Mahmud efendi yang mendapat kipas angin dan Wahyu Ahmad mendapat handphone. “Hari kedua melakukan city tour ke Kaliurang, Candi Borobudur dan ditutup dengan malam Malioboro sangatlah berkesan buat kami,” ujarnya. y

Sarwo Hadi | Head of Area Indonesia Timur

Mempererat Tali Persaudaraan KSATRIA—Employee gathering yang diadakan di Jogjakarta, secara pribadi selaku Head of Area Indonesia Timur sangat bersyukur terutama jajaran staf admin dan para Dansek kami juga sangat bersyukur dengan terlaksananya kegiatan tersebut. Kami mendapatkan kesempatan yang langka untuk dapat bertemu dengan para staf- admin dan Dansek juga Danwil dari area-area lain seluruh Indonesia. Ikatan persaudaraan staf dan Dansek dengan jajaran dari area seluruh Indonesia terjalin begitu erat dan harmonis. Selama ini, yang biasanya hanya berkoordinasi melalui telepon dan email dengan kegiatan tersebut dapat saling mengenal lebih baik lagi.

Semoga kegiatan seperti ini tetap dilaksanakan di tahun-tahun berikutnya, sehingga keakraban dan keharmonisan antar staff seluruh Indonesia lebih terjaga dengan sangat baik. y

WWW.BSPGUARD.CO.ID | AGUSTUS 2016

11


dedikasi meningkatkan produktivitas kerja, karena BSP telah memiliki sertifikat manajemen berskala internasional. Sementara itu Konsultan PT. Sigma Bina Solusi Adriana Herawati mengatakan, banyak perusahaan yang menerapkan sistem manajemen ISO, tapi PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) selangkah lebih maju telah memiliki sistem manajemen bertaraf internasional yang terbaru yaitu ISO 9001:2015 dan ISO 14001:2015 serta OHSAS 18001:2007. Menurut Adriana, penerapan

perusahaan bukan hanya menciptakan kerja yang nyaman, tapi lebih dari itu keamanan menjadi poin penting apalagi BSP bergerak di bidang jasa keamanan. Menurut Adriana, ISO 9001:2015 dan ISO 14001:2015 ini merupakan yang terbaru dan bertaraf internasional, jadi lebih komplek dan lebih bagus, “Dengan adanya sertifikat ini, secara brand dan citra semakin bisa mengangkat BSP di dunia bisnis,” jelasnya. Sementara itu Kepala Biro Direksi BSP, Eduwin Ardiansyah mengatakan persiapan untuk

manajemen. “Jadi kita perbaiki di dalam setelah kuat dan berjalan dan kita siap, maka ISO siap kita jalankan,” jelas Eduwin usai penyerahan sertifikat. Ia menjelaskan, dengan adanya sistem majamen ini semakin jelas kegiatan per masingmasing orang, ke depan jika ada pergantian personil maka tidak akan mempengaruhi organisasi perusahaan karena sistem sudah berjalan. “Mudah-mudahan dengan adanya ISO ini kita bisa bersaing

ISO bagi perusahaan jasa keamanan akan menjadi nilai plus untuk kemajuan perusahaan ke depan. Adanya sertifikat ini sebagai salah satu cara memberikan layanan kepada customer sehingga customer puas dengan kinerja perusahaan. “Saya appreciate banget dengan BSP telah menerapkan sistem ISO bertaraf internasional, ini ISO yang terbaru,” katanya. Kebijakan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) bagi

mendapatkan ISO 9001:2015, ISO 14001:2015 dan OHSAS 18001:2007 sudah dilakukan sejak tahun 2015. Sebelum mengajukan sertifikasi, pihaknya telah membangun sistem dengan cara memperbaiki sistem kerja, prosedur, dan lain sebagainya. Akhirnya setelah merasa cukup, awal tahun 2016 ia melakukan koordinasi dengan konsultan selama tiga bulan, dan akhirnya Juni 2016 BSP berhasil mendapatkan tiga sertifikat

dalam MEA, kita bisa menggaet investor asing untuk kerjasama dalam industri keamanan. BSP layak untuk itu karena sudah teruji,” katanya. Eduwin yakin, BSP adalah perusahaan jasa pengamanan pertama yang menerapkan ISO 9001:2015 dan ISO 14001:2015 karena produk ini baru launching pada April tahun ini, “Jadi ini new brand dan Alhamdulillah BSP mendapatkannya,” paparnya. y

BSP Terapkan 3 Sistem Manajemen Bertaraf Internasional Terbaru (ISO) Manajemen ISO menjadi indikator perusahaan serius dalam mengelola perusahaan. Pasalnya manejemen ISO memberlakukan sistem yang ketat untuk mengantarkan perusahaan menjadi lebih baik. BSP terbukti layak mendapatkan sertifikasi ISO. KSATRIA--Kran Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) telah terbuka, kondisi ini menjadi tantangan dan peluang bagi industri di Indonesia, terutama perusahaan jasa pengamanan, seperti PT. Bravo Satria Perkasa (BSP). Untuk itu, BSP menyiapkan perangkatnya, salah satunya dengan menerapkan sistem manajemen ISO bertaraf internasional. Sebagai langkah maju, BSP telah memenuhi syarat untuk mendapatkan sertifikat manajemen yang baru yaitu, Sistem Manajemen Mutu ISO 12

AGUSTUS 2016 | MAJALAH KSATRIA

9001:2015, Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001:2015 dan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja OHSAS 18001:2007. Dalam sambutannya, Direktur Utama BSP, Joko PN Utomo mengatakan bahwa tiga sistem manajemen di atas sejalan dengan tema Rakernas BSP yang diselenggarakan tahun 2016 yang bertema “Peningkatan produktivitas untuk persiapan dalam persaingan bisnis terkait Masyarakat Ekonomi Asean (MEA)”. Pemberlakuan MEA, tambah Joko, dapat dimaknai sebagai

harapan akan prospek dan peluang bagi kerjasama ekonomi antarkawasan dalam skala yang lebih luas, melalui integrasi ekonomi regional kawasan Asia Tenggara, yang ditandai dengan terjadinya arus bebas (free flow) barang, jasa, investasi, tenaga kerja, dan modal. “Maka sejatinya BSP memiliki peluang untuk memanfaatkan peluang ini dengan meningkatkan skala ekonomi dalam dan luar negeri untuk memperoleh keuntungan, dengan menjadikannya sebagai momentum memacu pertumbuhan produktivitas dan bisnis perusahaan,” jelasnya. Joko berharap, dengan adanya tiga sertifikat manajemen bertaraf internasional ini hendaknya seluruh bagian manajemen BSP agar semakin termotivasi untuk

[FATHUR]

WWW.BSPGUARD.CO.ID | AGUSTUS 2016

13


dedikasi

opini

Sertifikasi ISO,

BSP lebih baik lagi,” ungkapnya. Dalam kesempatan itu, Joko menjelaskan bahwa Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 ini mencakup tentang prosedur semua proses penting dalam bisnis, yakni adanya pengawasan dalam proses untuk memastikan bahwa sistem menghasilkan produk atau jasa yang berkualitas. Begitu juga tersimpannya data dan arsip penting dengan baik. “Sistem ini juga mencakup adanya pemeriksaan unit-unit yang kurang maksimal dengan disertai tindakan

elemen BSP wajib menciptakan suatu sistem keselamatan dan kesehatan kerja dengan melibatkan unsur manajemen, tenaga kerja, dan mengurangi kecelakaan dan penyakit akibat kerja serta terciptanya tempat kerja yang aman, efisien dan produktif. Joko menegaskan, tiga sistem manajemen di atas sejalan dengan tema Rakernas BSP yang diselenggarakan tahun 2016 yang bertema “Peningkatan produktivitas untuk persiapan dalam persaingan bisnis terkait Masyarakat Ekonomi Asean (MEA)”. Sebagaimana kita tahu, bahwa Indonesia akan dihadapkan dengan implementasi masyarakat ekonomi Asean (MEA), di mana MEA akan menjadi tantangan tersendiri bagi bangsa Indonesia, khususnya BSP dengan transformasi kawasan Asean menjadi pasar tunggal dan basis produksi sekaligus menjadikan kawasan Asean yang lebih dinamis

perbaikan yang benar apabila dibutuhkan. Secara teratur meninjau keefektifan tiap-tiap proses dan kualitas itu sendiri,” jelas Joko. Berikutnya adalah Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001:2015, di mana seluruh elemen BSP wajib mematuhi standar yang digunakan untuk merancang dan menerapkan sistem pengelolaan lingkungan environmental management system (EMS) dalam upaya meminimalisir dampak negatif kegiatan terhadap lingkungan. Sementara itu Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja ISO 18001:2007 mencakup seluruh

dan kompetitif. “Maka sejatinya BSP memiliki peluang untuk memanfaatkan peluang ini dengan meningkatkan skala ekonomi dalam dan luar negeri untuk memperoleh keuntungan, dengan menjadikannya sebagai momentum memacu pertumbuhan produktivitas dan bisnis perusahaan,” jelasnya. Slogan ‘Bekerja keras, Bergerak cepat, Bertindak tepat’ guna mewujudkan cita-cita ‘One team, One mission & One goal’ harus terus menjadi ruh dalam bekerja. Untuk itu, “Bekerja dengan hati untuk menjadikan diri kita berarti,” tutur Joko. y [FATHUR]

BSP Harus Profesional dan Lebih Produktif Sebuah langkah maju PT. Bravo Satria Perkasa (BSP). Tahun ini BSP berhasil mendapatkan sertifikasi standarn internasional (ISO) terhadap 3 sistem manajemennya. Apa saja itu? Berikut laporannya. KSATRIA--Bertepatan dengan HUT Kota Jakarta ke 489, manajemen PT Bravo Satria Perkasa (BSP) menorehkan sejarah untuk membawa BSP lebih maju lagi, yaitu penerapan tiga sistem manajemen sekaligus yaitu, Sistem manajemen Mutu ISO 9001:2015, Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001:2015 dan Sistem Manajemen Kesehatan dan keselamatan Kerja OHSAS 18001:2007. Acara penyerahan tiga sertifikat sistem manajemen ini berlangsung pada Rabu, 22 Juni 2016 di Kantor Pusat BSP Jakarta. Hadir dalam acara tersebut, Komisaris BSP Drs H. Soeparno, Direktur Utama BSP Joko PN Utomo, Direktur BSP H. Djarot Soeprianto, dan jajaran manajemen dan staf BSP. Sedangkan dari pihak PT. Sigma Bina Solusi (SBS) Budi Setiawan selaku Direktur Operasional SBS dan Adriana Herawati sebagai Konsultan SBS. Dalam sambutannya, Direktur Utama PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) Joko PN Utomo mengatakan, ini sebuah langkah yang luar biasa karena tiga sertifikat manajemen ISO diterima BSP dari PT. Sigma Bina Solusi. “Hendaknya kita lebih mensyukuri atas didapatkannya tiga sertifikat ini, semoga menjadikan 14

AGUSTUS 2016 | MAJALAH KSATRIA

Pengamanan dan Pemberdayaan Wilayah Perbatasan

P

erbatasan negara merupakan tanda batas paling luar yang membatasi wilayah yang dikuasai suatu negara. Batas negara memiliki peranan penting dalam menentukan kedaulatan dan keamanan suatu negara. Banyak kasus di negara berkembang, persoalan batas negara belum dikelola dengan baik bahkan menjadi salah satu indikator bahwa negara tersebut sangat lemah atau bahkan telah gagal (Weak/ failed state), hal ini ditandai dengan ketidakmampuan negara dalam mengelola secara fisik pengelolaan wilayah perbatasannya. Kondisi saat ini, kehidupan masyarakat yang plural dan majemuk berpotensi menimbulkan gesekangesekan sosial yang menghambat persatuan dan kesatuan. Di wilayah perbatasan darat, gesekan tersebut sangat rawan terjadi. Pembinaan karakter bangsa yang tidak memiliki fokus dan visi yang tegas membuka ruang intervensi dari negara asing yang akan mengandung kerawanan paling tinggi. Kondisi ini sangat terkait dengan belum disepakatinya sejumlah segmen perbatasan negara maupun terbatasnya sarana dan prasarana pengamanan. Selain hal tersebut di atas, permasalahan kesejahteraan masyarakat di perbatasan merupakan persoalan utama yang dihadapi saat ini. Masyarakat perbatasan pada umumnya sangat dipengaruhi oleh kondisi sosial ekonomi di negara tetangga, hal ini dikarenakan terbatasnya infrastruktur dan adanya kesamaan budaya, adat dan keturunan. Pada jangka panjang, kondisi tersebut berpotensi munculnya degradasi nasionalisme pada masyarakat perbatasan. Konsep pengamanan dan pemberdayaan Pemerintah Kabinet Kerja telah mencanangkan 9 agenda prioritas

yang disebut Nawa Cita, salah satu Nawa Cita ke 3 adalah “membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka Negara Kesatuan”. Bertitik tolak dari agenda prioritas pemerintah, maka perlu implementasi di lapangan dalam bentuk pembangunan kawasan perbatasan negara baik dari aspek keamanan untuk meningkatkan kemampuan pertahanan negara maupun dari aspek kesejahteraan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat di perbatasan negara. Sejalan dengan agenda prioritas Pemerintah untuk membangun dari pinggiran, maka konsep Pengamanan dan Pemberdayaan Wilayah Perbatasan harus dilakukan melalui pendekatan aspek Keamanan dan aspek Kesejahteraan. Aspek keamanan, dilaksanakan dalam bentuk kegiatan fisik maupun non fisik. Misalnya pemasangan chip pada patok-patok batas negara; pembangunan Pospamtas; Pembangunan Jalan Inspeksi dan Patroli perbatasan (JIPP); pembukaan jalan sepanjang perbatasan; pengadaan Pesawat Terbang Tanpa Awak (PTTA). Kegiatan non fisik meliputi: Melaksanakan perundingan RI –Malaysia pada forum Co Project Director (CPD), Investigation Refixation and Maintenance (IRM), dan Joint Indonesia Malaysia (JIM); Melaksanakan Pendidikan Kesadaran Bela Negara kepada pemuda di perbatasan; Kegiatan sosial, politik dan hukum. Aspek Kesejahterahan. Dilaksanakan dalam bentuk kegiatan fisik maupun non fisik, yaitu: Konsep pembangunan wilayah perbatasan harus memadukan kebutuhan sosial, ekonomi, pertahanan dan keamanan; Pembangunan wilayah perbatasan dimasukkan dalam kerangka pembangunan nasional yang didukung oleh kebijakan politik.

Tommy Wahyu Swasono Security Operation Services Section Head BSP

Kesimpulan Sebuah negara mensyaratkan adanya wilayah dengan batas teritorial yang jelas. Negara juga membutuhkan pengakuan negara lain agar batasanbatasan teritorial tidak menimbulkan perbedaan pendapat dan konflik. Lemahnya sistem pengawasan dan dukungan anggaran pertahanan menambah besar kemungkinan pemanfaatan sumber dan potensi wilayah perbatasan dieksploitasi negara lain. Di balik sumber kekayaan alam yang berlimpah, masyarakat tidak memiliki kemampuan untuk mengelola dan memanfaatkan potensi daerah. Kompensasi penghasilan yang layak membuat masyarakat membuka pintu perbatasan dan kedaulatan mereka untuk dieksplotasi. Meski demikian, keuntungan berlimpah justru lebih besar diperoleh negara lain. Oleh karena itu, pembangunan wilayah perbatasan darat patut menjadi perhatian utama. Selain meneguhkan prinsip-prinsip ideologis Pancasila, UUD 1945 dan keutuhan NKRI, juga bisa menghasilkan manfaat ekonomis dari serangkaian perjanjian kerja sama yang diawasi dan dikendalikan oleh pemerintah pusat dan daerah. WWW.BSPGUARD.CO.ID | AGUSTUS 2016

15


head of area

head of area

Buka Bersama Karyawan BSP Jalin Kebersamaan Untuk menjalin kebersamaan di bulan suci Ramadhan, PT. Bravo Satria Perkasa menggelar buka bersama karyawan. Berikut laporannya.

16

AGUSTUS 2016 | MAJALAH KSATRIA

KSATRIA--Manajemen PT Bravo Satria Perkasa (BSP) sebagai perusahaan jasa keamanan menggelar buka bersama di Club Executive Persada Jakarta, pada 24 Juni 2016 atau bertepatan dengan hari ke-19 Ramadhan 1437. Gelaran buka bersama Keluarga Besar BSP ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahim, kebersamaan dan kekeluargaan. Kegiatan tahunan buka bersama yang dihadiri oleh ratusan karyawan dan karyawati BSP di wilayah Jakarta ini berlangsung sederhana. Buka bersama yang dilaksanakan di kawasan Halim Perdana Kusuma ini dibuka dengan pembacaan ayat suci Al Quran dan tausiah Ramadhan oleh KH. Yunus. Direktur Utama PT. Bravo Satria Perkasa Joko PN Utomo mengungkapkan kegiatan ini merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya. Dengan kegiatan ini diharapkan dapat mempererat jalinan hubungan silaturahim antar karyawan BSP. Sehingga diharapkan dapat menciptakan suasana kerja yang harmonis demi kemajuan perusahaan ke arah yang lebih baik. Bulan Ramadhan ini, tambah Joko, hendaknya kita mengoptimalkan waktu untuk melaksanakan ibadah untuk mendapatkan ridha Allah Swt. “Semoga hati yang suci dan ikhlas serta gembira dalam menyambut Ramadhan menjadikan kita termasuk golongan orangorang yang beriman dan bertaqwa kepada Allah Swt­,” tuturnya.

Joko menegaskan, semangat dalam menjalankan ibadah puasa tentunya juga harus kita terapkan pada seluruh aspek kehidupan, termasuk pada lingkup kinerja di perusahaan. Utamanya realitas yang terjadi saat ini adalah adanya implementasi masyarakat ekonomi Asean ( MEA), yang merupakan tantangan dalam memacu pertumbuhan produktivitas perusahaan. Joko bersyukur karena bertepatan dengan ramadhan ini, BSP mendapatkan anugerah yang tak terhingga, salah satunya adalah keberhasilan BSP dalam meraih dan mendapatkan sertifikasi berskala internasional, yaitu Sistem Manajemen Mutu ISO 90411 - 2015, Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001 : 2015, dan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja OHSAS 98001 :2047 yang berlisensi

internasional. Tepatnya tanggal 22 Juni 2016 yang bertepatan dengan hari jadi Kota Jakarata, ibukota negara Indonesia, dan juga bertepatan tanggal 17 Ramadhan 1437, dimana tanggal 17 Ramadhan adalah hari pertama kali diturunkannya al-Qur’an, yang menjadi inti pokok, dasar utama, fondasi dan tiang penyangga

dinul Islam, yaitu agama Allah Swt melalui rasulnya Muhammad Saw hingga akhir zaman. “Sungguh sebuah ketentuan Allah yang indah untuk BSP, semoga dengan pencapaian ini BSP dapat selangkah lebih maju. Mengutip bahasa dari Bapak Djarot Soeprianto, Direktur BSP dan menjadi pokok, fondasi dan pusat bisnis khususnya di bidang safety and security management, khususnya di Indonesia dan secara global di Asean dalam menjawab tantangan MEA.” Sebagai bentuk kesyukuran ini salah satunya dengan diadakannya acara buka puasa bersama. Pencapaian BSP ini tidak lepas dari spirit budaya etos kerja perusahaan sebagai pedoman dalam menghadapi MEA, amal ibadah yang dilakukan dengan hati suci dan ikhlas merupakan kunci dalam menjalankan momentum bulan Ramadhan ini. “Besar harapan saya semoga acara ini menjadi doa dan permohonan kita semua kepada Allah Swt, demi terwujudnya perusahaan yang semakin kokoh, solid dan maju serta dapat menjawab semua tantangan dimasa depan yang semakin ketat,” tuturnya. y [FATHUR]

WWW.BSPGUARD.CO.ID | AGUSTUS 2016

17


head of area

head of area

Gelar Pengajian Karyawan

di Bulan Ramadhan KSATRIA--Puasa Ramadhan menjadi ladang amal ibadah. Umat Islam menyelenggarakan kegiatan positif untuk menambah amal ibadah di bulan suci ini. tak terkecuali PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) menggelar kegiatan pengajian setiap pekan sekali. BSP yang bergerak di dunia pengamanan sarat dengan tuntutan akan komitmen. Untuk menumbuhkan komitmen salah satu caranya adalah dengan memberikan siraman ruhani kepada seluruh karyawan di BSP Pusat. Untuk itu, BSP mengagendakan setiap tahun pengajian di kantor yang diadakan oleh bagian panitia rohani Islam (Rohis) BSP. Menurut Ketua Rohis BSP, Agus Kartiwa bahwa kegiatan pengajian setiap hari Rabu di bulan Ramadhan di kantor pusat 18

AGUSTUS 2016 | MAJALAH KSATRIA

ini sudah berjalan lebih dari lima tahun. Kegiatan ini untuk memberikan siraman ruhani kepada para karyawan agar mendapatkan kualitas yang baik

selama menjalankan ibadah puasa. Agus yang juga menjabat sebagai PRO-Marketing Head Office BSP ini mengatakan bahwa pelaksanaan pengajian diadakan usai shalat dhuhur berjamaah bertempat di ruang kelas yang dialihfungsikan menjadi mushala. Pasalnya, jamaah yang datang lebih dari 30 karyawan. Menurut pemaparan Agus, para karyawan cukup antusias dengan adanya kegiatan pengajian selama Ramadhan ini, karena mereka bisa mendapatkan ilmu agama Islam dari ustadz yang berbeda-beda. Tema-tema yang dibahas dalam pengajian pun juga selalu dikaitkan

Tingkatkan Kualitas Satpam BSP dengan Pelatihan Gada Pratama KSATRIA - Keamanan merupakan garda depan perusahaan, karenanya sekuriti dituntut untuk bisa mengantispasi kejadiankejadian yang tidak diinginkan oleh pemilik perusahaan. Misalnya, kejadian dari pencurian, perampokan, yang bisa merugikan perusahaan. Meneyikapi kebutuhan profesionalisme sekuriti untuk menjaga pengamanan aset, maka PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) perusahaan yang bergerak di jasa pengamanan membekali para personilnya dengan pengetahuan dan keterampilan yang cukup. Agar saat di lapangan bisa memaksimalkan perannya menjaga aset perusahaan. Untuk membekali personil sekuriti BSP, Novri Yaspa Putra sebagai Kadiklat BSP terus mengagendakan kegiatan pelatihan untuk personil sekuriti BSP untuk mengikuti pelatihan Gada Pratama dan Gada Madya. Menurut Novri, Gada Pratama merupakan pelatihan dasar wajib bagi calon anggota Satpam. Lama pelatihan empat minggu dengan pola 232 jam pelajaran. Sementara Gada Madya, merupakan pelatihan lanjutan bagi anggota satpam yang telah memiliki kualifikasi Gada Pratama. Lama pelatihan dua minggu dengan pola 160 jam pelajaran.

Adapun materi pelatihan yang diajarkan diantaranya Interpersonal Skill; Etika Profesi; Tugas Pokok, Fungsi dan Peranan Satpam, Kemampuan Kepolisian Terbatas; Bela Diri; Pengenalan Bahan Peledak; Barang Berharga dan Latihan Menembak; Pengetahuan Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif Lainnya; Penggunaan Tongkat Polri dan Borgol; Pengetahuan Baris Berbaris dan Penghormatan. Untuk tahun 2016, BSP telah menyelenggarakan empat pelatihan Gada Pratama yang diselenggarakan di GOR Ciracas, di Wisma Popski Cibubur, Rembang, Purwokerto. Rata-rata pesertanya berjumlah 100 sampai 150 orang. “Kami juga akan menggelar pelatihan Gada Pratama

pada September yang akan datang ditempatkan di Area Jawa 1,” katanya. Novri mengatakan bahwa fungsi dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kualitas sekuriti agar lebih profesional dalam menjalankan tugasnya, dengan cara menerapkan apa yang telah didapatkan selama dalam pelatihan Gada Pratama. Sementara itu untuk penyelenggaraan pelatihan Gada Madya, BSP masih menyelenggarakan selama tiga kali, yaitu tahun 2011, 2013 dan 2014, dengan jumlah peserta rata-rata 30 peserta. “Untuk Gada Madya memang tidak sebanyak Gada Pratama karena yang ikut setingkat supervisor yang jumlahnya juga tidak banyak,” terangnya. y [FATHUR]

dengan kinerja dalam menjalankan tugas sehari-hari. Sehingga setiap kegiatan yang dijalani karyawan hendaknya ada ruh ibadah dalam pelaksanannya. y [FATHUR] WWW.BSPGUARD.CO.ID | AGUSTUS 2016

19


head of area

head of area

BSP Jawa 2 Jalin Kemitraan dengan Bankom Polrestabes

KSATRIA--Salah satu keberhasilan bisnis adalah memperbanyak link dan jaringan ke berbagai unsur masyarakat. Terlebih lagi bisnis yang digeluti adalah bisnis jasa pengamanan yang sarat dengan resiko, untuk itu perusahaan harus membangun hubungan yang kondusif dengan lingkungan sekitar. Seperti yang dilakukan oleh PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) Wilayah Jawa 2 yang dipimpin oleh Heru Wibowo. Untuk membangun relasi bisnis, ia menggandeng beberapa organisasi masyarakat (Ormas) untuk menambah wawasan dan memperkuat jaringan. Heru selama ini menjalin hubungan dengan segenap 20

AGUSTUS 2016 | MAJALAH KSATRIA

unsur lapisan masyarakat, seperti bergabung di organisasi Bantuan Komunikasi (Bankom) Polrestabes Semarang yang diinisiasi oleh Jenderal Badrodin Haiti saat menduduki jabatan sebagai kepala Polisi Wilayah Kota Besar Semarang 2004. Kini, Heru menjabat sebagai Wakil Ketua Bankom. Heru sudah bergabung di Bankom ini sejak dirinya aktif menjadi sekuriti hingga ia menjadi Head of Area Jawa 2 BSP. Bagi Heru, organisasi ini sangat penting karena kita mendapatkan akses informasi yang cepat melalui handy talky (HT). Bankom adalah sebuah organisasi yang memiliki anggota

warga sipil yang punya hobi komunikasi lewat frekuensi handy talky (HT). Alat komunikasi itu pada masanya sangat populer sebagai alat koordinasi. Anggota yang tergabung di Bankom ini dari berbagai profesi mulai dari kepolisian, intelejen, wartawan, Dinas Pemadam Kebakaran, SAR, pengusaha, BPBD bahkan akademisi. “Bankom memberikan informasi di wilayah masing-masing yang sudah ditentukan melalui HT pada frekuensi tertentu. Seperti, kondisi lalu lintas, bencana alam, bahkan kejadian kriminal,” terang Heru. Keikutsertaan Heru di organisasi ini sangat penting. Pasalnya ia pernah menggagalkan kebakaran di area projek perumahan yang menjadi kawasan wilayah kerjanya. Saat itu banyak ilalang terbakar dan jika tidak bergerak cepat akan membakar pemukiman warga. Berkat informasi melalui Bankom, tim pemadam kebakaran cepat datang dan menggagalkan api yang mengamuk. Tak hanya itu, ia bisa mengupdate kejadian-kejadian terbaru di wilayah Semarang secara cepat dan akurat. “Untuk kepentingan dunia pengamanan ini sangat membantu sekali untuk mengetahui kondisi dan situasi wilayah,” katanya. y [FATHUR]

para komisaris, direksi dan staf dari Jakarta. Selain itu hadir juga para tamu undangan, seperti dari jajaran Polda, Polsek, Koramil dan tokoh masyarakat untuk menyaksikan peresmian kantor BSP yang baru. Dalam sambutannya, Joko berharap kantor Area Sumatera 1 yang baru ini akan membuat kinerja seluruh karyawan

lalau ruang kelas untuk briefing. Sedangkan lantai dua bagian depan ada ruang Head of Area, ruang meeting, mushola dan gudang. Saat ini, kantor ini diisi oleh 7 karyawan, yang terdiri dari 3 personil admin dan 3 komandan sektor. Seluruh karyawan yang ada area Sumatera 1 ada 22 karyawan. Dengan jumlah sekuriti sebanyak

BSP Area Sumatera 1 Terus Tingkatkan Kinerja KSATRIA - Aktivitas ngantor kian terasa, saat kantor baru sudah bisa digunakan untuk beraktivtas. Begitulah yang terjadi di kantor PT. Bravo Satria Perkasa Area Sumatera 1 yang bertempat di jalan Perjuangan, Komplek Elit 2 Medan Sunggal, Medan. Kantor yang diresmikan oleh Direktur Utama BSP, Joko PN Utomo pada Kamis tanggal 24 Maret 2016 ini menempati sebuah ruko dua lantai dengan ornament khas Bravo yaitu memiliki warna abu-abu, merah dan hitam menjadi warna yang dominan di setiap sudut kantor. Tak tanggung-tanggung, peresmian kantor baru ini, hadir

khususnya segenap jajaran di Area Sumatera 1 menjadi lebih efektif, fokus dan lebih terarah. Dengan demikian, hasil yang didapatkan pun dapat semakin optimal dan profesional,” terangnya. “Dengan peresmian kantor yang baru ini semoga dapat menjadi penyemangat kita semua, khususnya seluruh jajaran di Area Sumatera 1, untuk dapat bekerja dengan optimal, profesional dan semakin produktif di segala fungsi dan bidang pekerjaan, dan mampu bersaing dengan para kompetitor yang semakin hari semakin kompetitif,” tuturnya. Head of Area Sumatera 1, Yudi Erlambang mengatakan bahwa adanya kantor baru ini menjadi penyemangat tim kami di Sumatera 1. “Ruh ngantor terasa di banding sebelumnya. Sehingga menambah semangat kami bekerja,” katanya. Gedung dua lantai ini terbagi menjadi beberapa bagian, lantai bawah bagia depan untuk resepsionis ruang komandan sektor,

1.826 personil. Yudi mengatakan, untuk memperkuat kinerja tim, dirinya membangun komunikasi dan koordinasi setiap 6 bulan sekali dengan para komanda sektor di wilayah dalam menjalankan tugasnya. “Kegiatan ini merupakan inisiatif kami untuk menjaga soliditas antar komandan sektor,” katanya. Saat ini ada 14 komandan sektor dan 1 komandan wilayah. “Kawasan kami medan tempuhnya cukup berat, maka untuk itu kami lakukan enam bulan sekali pertemuan untuk berbagi informasi dan memotivasi mereka,” paparnya. y [FATHUR] WWW.BSPGUARD.CO.ID | AGUSTUS 2016

21


head of area

head of area

Pembinaan Sekuriti Plus Buka Puasa Bersama

KSATRIA - PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) Area Indonesia Timur terus berbenah dari waktu ke waktu. Berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas kerja yang lebih baik juga terus digalakkan, meskipun bertepatan dengan bulan puasa Ramadhan.

apabila ada permasalahan di tempat kerjanya. Setelah materi pembinaan selesai dilanjutkan dengan siraman rohani yang dilakukan oleh ustad, “Setelah pembinaan, siraman ruhani dilakukan sampai adzan magrib dan dilanjutkan buka bersama,” katanya. Dalam tausiyahnya, sang ustadz memberikan motivasi mengenai pentingnya arti bersyukur atas nikmat Allah swt, dalam salah satu tausiah yang disampaikan bahwa apapun nikmat yang diberikan oleh

Momentum Puasa untuk Membangun Relasi Data terakhir dari BSP Area Indonesia Timur, bahwa saat ini jumlah personil sekuriti yang ada sebanyak 2.533 orang. Jumlah ini mengalami peningkatan dibanding pada Januari 2016 yang berjumlah 2.476 personil. “Ini merupakan tanggung jawab besar yang diamanatkan oleh Allah Swt lewat PT. Bravo Satria Perkasa dan khususnya area Indonesia Timur untuk menjaga para penjaga,” papar Head of Area Indonesia Timur, Sarwo Hadi kepada Majalah Ksatria. Menurut Sarwo, pada bulan Ramadhan banyak kegiatan yang mengurangi kegiatan fisik, tetapi untuk area Indonesia Timur yang khususnya sektorsektor yang mayoritas memeluk agama non Islam, kegiatan bina dan latihan tetap dilaksanakan agar tidak menjadi alasan bagi jajaran personil di lapangan memanfaatkan bulan puasa sebagai alasan untuk bermalas-malasan, tetapi kami tetap memberikan kelonggaran bagi anggota kami yang berpuasa. Selain kegiatan pembinaan 22

AGUSTUS 2016 | MAJALAH KSATRIA

dan latihan pada anggota, Sarwo juga melakukan kegiatan keagamaan seperti buka puasa bersama dengan klien, kerja bakti membersihkan masjid juga memberikan sumbangan berupa konsumsi di masjid. Seperti kegiatan acara buka puasa bersama dengan klien PT. Bank OCBC NISP cabang Makassar, PT. Anugrah Pharmindo Lestari cabang Makassar, buka puasa bersama dengan PT. Malindo Feedmill cabang Makassar, buka puasa bersama dengan PT. Adira Kanwil Makassar, buka puasa bersama dengan pimpinan BUJP lokal Propinsi Sulsel, Binmas Polda Sulsel dan Pimpinan Disnaker Sulsel, dan penyerahan sumbangan ke Masjid Al Fadhail di Palu.

Sarwo mengatakan, berbagai kegiatan di bulan Ramadhan ini sebagai bentuk upaya menjalin hubungan baik dengan para klien agar kerjasama yang telah terjalin bisa bertahan dan lebih baik lagi. Begitu juga untuk menjalin hubungan baik dengan para pimpinan BUJP, kepolisian dan disnaker Sulsel untuk membangun jaringan dengan pihak terkait. y [FATHUR]

KSATRIA - Sudah menjadi tradisi di Area Jawa 3, setiap bulan ramadhan mengadakan kegiatan buka bersama dengan para anggota. Kegiatan buka bersama ini dibarengi dengan tausiah dari seorang ustadz. Kegiatan kerohanian ini dilakukan sebagai pengganti kegiatan pembinaan yang rutin dilakukan setiap bulannya. Menurut Head of Area Jawa 3 Winantyo Nugroho, pembinaan biasanya dilakukan pada saat anggota off dan pada pagi hari, sedangkan buka puasa bersama dilakukan menjelang maghrib. Acara biasanya dilakukan pada sore hari jam 16.30. Adapun materi acara yang dilakukan adalah pembinaan dengan materi persiapan turjawali menjelang libur Idul Fitri, biasanya menjelang Idul Fitri eskalasi kegiatan kriminal semakin meningkat karena kebutuhan

masyarakat saat akan lebaran meningkat. Winantyo mengatakan, ia bersama tim operasi lebih banyak menekankan tugas pokok sekuriti dan lebih waspada terhadap lingkungan sekitar, karena tindak kejahatan terjadi apabila ada niat dan kesempatan. Selain pemberian materi teori tersebut kita juga melakukan sharing dengan anggota

Allah sekecil apapun pasti akan membawa barokah bagi kita, “Termasuk menjadi security adalah nikmat luar biasa yang diberikan oleh Allah swt karena kita bertanggung jawab terhadap keamanan di lingkungan kerja dan memberikan pelayanan terhadap pimpinan, rekan kerja dan masyarakat lainnya,” tuturnya. Acara ditutup dengan doa sekaligus buka puasa bersama. y [FATHUR] WWW.BSPGUARD.CO.ID | AGUSTUS 2016

23


head of area

teknologi

amunisi. Tiba-tiba muncul pokemon di sekitarnya. Kamera dia on kan. Nintendo akan punya eyes on the ground terhadap gudang senjata itu. Atau pegawai bank yang kebetulan bertugas di ruangan data nasabah,” jelasnya. Wakil Ketua Komisi I DPR TB Hasanuddin juga mengimbau secara tegas kepada para pejabat

Demi Tugas, Berpatroli Saat yang Lain Berlibur KSATRIA - ‘Bekerja keras, Bergerak cepat, Bertindak tepat’ slogan itulah yang menjadikan PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) terus memberikan layanan yang maksimal untuk para customer-nya. Meskipun tugas itu di waktu hari libur panjang, seperti lebaran Idul Fitri atau libur Natal dan Tahun Baru. Untuk memberikan service excellent ke para klien, BSP Area Sumatera 2 yang dinahkodai oleh Mariyanto menyelenggarakan kegiatan patroli pada hari Raya Idul

24

AGUSTUS 2016 | MAJALAH KSATRIA

Fitri 2016. Hal ini untuk menjaga aset customer dari tindakan orangorang yang tidak bertanggungjawab karena libur panjang. Menurut Mariyanto, saat lebaran biasanya banyak aktivitas perkantoran tutup dan penghuninya pulang berlibur ke kampung halaman. Kondisi ini yang juga biasa digunakan oleh orang-orang yang tidak bertangungjawab melakukan aksinya. Untuk mencegah kejadian itu, BSP menerjunkan patroli ke

area tugasnya. Mariyanto menjelaskan, dalam patroli lebaran tahun ini, setiap wilayah diterjunkan 4 tim patroli yang bertugas secara bergantian. Patroli dimulai pada tanggal 2- 9 Juni 2016. Secara keseluruhan Area Sumatera 2 yang meliputi Lampung, Sumsel, Bengkulu, Jambi dan Babel selama patroli terpantau aman dan terkendali. Bahkan masih ada beberapa klien yang masih beraktifitas di H-2. “Alhamdulillah tidak ada kejadian selama bertugas, kondisi berjalan aman dan terkendali,” ujarnya. Namun dalam patroli sempat diinfokan dari Babel ada ancaman teror bom di Bandara Depati Amir, namun setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut oleh Team Polda Babel tidak ditemukan adanya bom tersebut. “Seluruh informasi laporan dari para penjaga patroli terupdate setiap saat, untuk memastikan kondisi aman dan terkendali,” ujarnya. y [FATHUR]

Waspadai Game Pokemon Go bagi Keamanan Obyek Vital KSATRIA - Pokemon Go, ya begitulah nama game yang lagi tenar di penjuru dunia. Melalui permainan Pokemon Go, pengguna bisa menelusuri target di berbagai tempat. Saat itulah tanpa sadar pengguna bisa mengabadikan lokasi atau tempat di mana target monster berada. Artinya pemain sudah memberikan foto-foto lokasi penting tanpa sadar. Heboh permainan Pokemon Go ini lalu mengusik Badan Intelejen Negara (BIN) untuk bersikap. Masyarakat diimbau agar tidak memainkan permainan Pokemon Go di kantor dan instalasi strategis karena menimbulkan risiko keamanan. Data sebuah lokasi dengan situasi dan pengamanannya secara real time (secara langsung) sangat diperlukan kalangan intelijen. “Silakan saja yang menyukai game (permainan) ini untuk bermain dengan tetap memperhatikan keselamatan diri sendiri dan orang lain. Namun, karena dalam game tersebut terdapat penggunaan kamera secara real time, maka muncul risiko keamanan jika dimainkan di kantor dan instalasi strategis,” kata Kepala BIN Sutiyoso di Jakarta, Jumat (15/7). Dari informasi yang dihimpun, terdapat imbauan secara khusus

untuk anggota TNI dan Polri, menyikapi permainan Pokemon Go sehingga ada antisipasi sejak dini. Permainan dengan menggunakan kamera smartphone (ponsel cerdas) dan melihat langsung animasi Pokemon di layar ponsel, tetapi background (latar layar) tetap gambar nyata suatu lokasi. Untuk itu disarankan tidak memainkannya dalam kesatrian militer/mess/komplek militer. Secara terpisah, Ketua Dewan Informasi Strategis dan Kebijakan (DISK) BIN Dradjad H.Wibowo, menyatakan pihaknya sepakat dengan peringatan bahaya aplikasi permainan Pokemon Go bagi keamanan negara. “Penggunaan kamera secara real time di Pokemon Go mengandung risiko keamanan jika ada Pokemon yang muncul di lokasi dan atau instalasi yang memerlukan pengamanan tinggi. Lebih baik berhati-hati,” kata Dradjad dikutip beritasatu.com. Dijelaskan, salah satu target intelijen adalah memperoleh data sebuah lokasi dengan situasi dan pengamanannya secara real time. ”Bayangkan jika ada anggota TNI yang kebetulan tugas jaga gudang

agar mengindari bahaya dari aplikasi game Pokemon Go. Dalam aplikasi tersebut terdapat pola real time dan real location yang dapat dimanfaatkan pihak yang tidak bertanggung jawab. Hasanuddin menjelaskan bahwa biasanya ada dua metode dalam pencarian lokasi. Metode pertama adalah memancarkan sesuatu kepada target dari sebuah titik, dimana arah dan derajatnya dihitung untuk memastikan lokasi target. “Dengan dua dimensi itu saja, sudah diketahui posisi anda,” imbuh Kang TB, sapaan akrabnya. Metode kedua adalah intersection, dimana target disorot dari dua buah titik. Persinggungan kedua titik itu lalu dihitung derajatnya untuk menentukan posisi target. Maka ketika diingatkan agar permainan Pokemon Go tak dilakukan di kamp militer atau gudang senjata, Kang TB menyatakan dirinya sangat setuju. “Alat dan permainan itu jangan main di kamp, gudang senjata, atau restricted area. Mungkin prajurit sedang jaga atau main. Bahkan handphone saja bisa di-track posisinya dimana dengan sinyal atau dengan sistem satelit,” jelasnya. y [dari berbagai sumber] WWW.BSPGUARD.CO.ID | AGUSTUS 2016

25


asosiasi

asosiasi

APSI DPD Jawa Tengah

Gelar Pelatihan Gada Utama KSATRIA - Dalam Rangka memberikan kualitas kompetensi para profesional di bidang sekuriti, khususnya untuk tingkat manajer sekuriti, DPD APSI Jawa Tengah menyelenggarakan pelatihan Satuan Pengamanan tingkat Gada Utama di Bandungan, Semarang, pada 12 – 20 Mei 2016. Menurut Ketua DPD APSI Jawa Tengah Heru Wibowo ini diikuti oleh para manajer sekuriti perusahaan dan Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) dari berbagai nusantara di Indonesia. Seperti dari Jakarta, Kalimantan, Aceh, Bogor, Kudus, Tegal dan kota-kota lainnya. Heru menjelaskan, kegiatan pelatihan Gada Utama di wilayah DPD baru pertama kalinya diadakan, selama ini kegiatan dilakukan di Jakarta. “Bagi saya ini merupakan kebanggaan bisa meyelenggarakan Gada Utama di daerah,” ujar pria yang juga 26

AGUSTUS 2016 | MAJALAH KSATRIA

menjabat Head of Area PT. Bravo Setiap Perkasa ini. Pelatihan Gada Utama ini diikuti oleh 32 peserta. Mereka mengikuti rangkaian acara selama 10 hari di Semarang. Selama itu, mereka mendapatkan penyampaian materi dari para ahli, praktisi dan akedimis di bidang pengamanan. Sekaligus praktik menambak sebanyak 25 peluru. Hadir sebagai pembicara adalah Irjen Pol (Purn) Prof. DR. dr. Hadiman, SpKO, SH, MBA, MSc. Dosen Pasca Sarjana UI dan Dosen Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian, H. Abdul Aziz Said Ketua Umum APSI, H. Djarot Soeprianto Sekjen APSI dan beberapa dosen dari Universitas Diponegoro, Binus yang membahas seputar service excellent. y [FATHUR]

Halal bi Halal APSI & ABUJAPI Jawa Tengah

KSATRIA - Jalinan hubungan antara dua asosiasi di bidang pengamanan yaitu Asosiasi Profesi Sekuriti Indonesia (APSI) dan Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia

(ABUJAPI) ini patut dicontoh, pasalnya kedua organisasi ini menggelar halal bi halal bersama pada 2 Agustus 2016. Tujuannya untuk mempererat hubungan antar organisasi.

APSI Hadiri Mesyuarat Agung PPKKM Ke-24 KSATRIA - Pimpinan Asosiasi Profesi Sekuriti Indonesia (APSI) diundang untuk hadir dalam pembukaan Mesyuarat Agung Perhimpunan Perkhidmatan

Ketua DPD APSI Jawa Tengah, Heru Wibowo mengatakan bahwa ini baru pertama kali dua organisasi satu profesi yaitu di bidang pengamanan bergabung menggelar kegiatan bersama dalam bentuk halal bi halal. Kegiatan halal bi halal ini dihadiri Kasubdit Satpam Kombel Pol Kumpul Polda Jawa Tengah. Hadir para pengurus organisasi dan perwakilan perusahaan jasa pengamanan. “Adanya kebersamaan ini untuk bisa saling mengenal dan bersinergi untuk memajukan profesi sekuriti di wilayah Jawa Tengah,” papar pria yang juga sebagai Head of Area Jawa 2 PT. Bravo Satria Perkasa. y [FATHUR]

Kawalan Keselamatan Malaysia (PPKKM) ke-24 yang diselenggarakan di Concorde Hotel, Shah Alam, Selangor Malaysia, pada 31 Mei 2016. Pembukaan kegiatan ini dilakukan oleh Timbalan Menteri Dalam Negeri Malaysia, Yang Berhormat Datuk Nur Jazlan bin Mohammed. Kegiatan Mesyuarat

Agung PPKKM dihadiri oleh ribuan perwakilan perusahaan jasa sekuriti di Malaysia yang merupakan anggota PPKKM. Menurut Ketua DPD APSI Jawa Tengah Heru Wibowo yang juga turut hadir dalam perhelatan akbar itu, bahwa PPKKM merupakan asosiasi jasa pengamanan yang ada di Malaysia. Asosiasi ini beranggota seribu perusahaan yang ada di Malaysia. Rombongan APSI yang berangkat ke Malaysia merupakan perwakilan dari DPP APSI, DPD APSI Jawa Barat, DPD APSI Jawa Tengah, DPD APSI Jawa Timur, DPD APSI Kepulauan Riau dan DPD APSI Sumatera Barat. Kehadiran APSI dalam acara ini merupakan bagian dari agenda mempererat tali silaturahmi antar asosiasi bidang sekuriti di Asia Tenggara, karena acara ini juga dihadiri oleh perwakilan Security Association of Singapore (SAS). “Kedatangan APSI diacara itu, disambut dengn baik oleh PPKKM Malaysia. Ini luar biasa,” ujar Heru. y [FATHUR]

WWW.BSPGUARD.CO.ID | AGUSTUS 2016

27


kabar

Pelantikan Kapolri Tito Karnavian

Menanti Gebrakan Reformasi dari Jenderal Muda

Tahun ini, Indonesia memiliki tokoh muda yang mengemban amanah menjadi Kapolri, dialah Tito Karnavian. Tantangan ke depan tidak mudah, semoga Kapolri yang baru mampu mengemban tugasnya dengan baik. KSATRIA--Jenderal muda dan berprestasi kini menjadi Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia. Adalah Drs. HM. Tito Karnavian, MH, PhD resmi menjabat Kepala Polri setelah dilantik Presiden Joko Widodo pada Rabu (13/7/2016) pukul 14.00. Pangkat Tito langsung dinaikkan satu tingkat menjadi jenderal polisi. Pelantikan diawali dengan pembacaan surat keputusan Presiden mengenai pengangkatan Tito. “Keputusan Presiden Nomor 48 Polri Tahun 2016 tentang pemberhentian dan pengangkatan 28

AGUSTUS 2016 | MAJALAH KSATRIA

Kepala Polri,” ujar Sekretariat Militer Marsekal Muda Hadi Tjahjanto saat membacakan surat keputusan itu. Melalui Keppres itu, Presiden menetapkan untuk memberhentikan Jenderal Pol Badrodin Haiti dengan NRP 85070887 dari jabatan Kapolri sekaligus mengangkat Tito Karnavian dengan NRP 64100600 sebagai Kapolri. “Keputusan Presiden ini mulai berlaku setelah selesai pelantikan pejabat,” ujar Hadi. Pelantikan dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, Presiden

kelima Megawati Soekarnoputri, jajaran Kabinet Kerja, di antaranya Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi, serta Kepala BIN Sutiyoso. Proses pencalonan Tito sebagai Kapolri berjalan mulus. Secara aklamasi, semua fraksi di Komisi III DPR menyetujui mantan Kepala BNPT itu memimpin Polri. Begitu pula ketika dibawa dalam rapat paripurna DPR. Dalam pidatonya, Presiden Jokowi meminta untuk melakukan reformasi di tubuh Polri, salah satu lembaga dengan tingkat kepercayaan masyarakat terendah menurut sejumlah survei pada 2015. Menurut Jokowi, tantangan Kapolri ke depan semakin berat dan kompleks. Tetapi Jokowi meyakini di bawah kepemimpinan Tito, Polri akan mampu menghadapi tantangan yang berat itu. “Dalam menghadapi tantangan yang berat ke depan, saya minta fokus pada dua hal. Pertama menjaga persatuan, kekompakan dan soliditas internal Polri,” ujar Jokowi. Karena hanya dengan persatuan, kekompakan dan soliditas itu kata Jokowi, Polri kan memiliki fondasi yang kuat dalam menjalankan tugas yang diberikan oleh negara.

“Kedua, lanjutkan reformasi Polri secara menyeluruh dan konsisten,” lanjut Jokowi. Dia menekankan apa yang disampaikan pada hari Bhayangkara ke 70, bahwa reformasi Polri adalah kunci menghadapi masa depan. Reformasi Polri harus menyeluruh dari hulu sampai hilir. “Mulai dari rekrutmen sampai pelayanan kepada masyarakat, mulai dari perubahan mental sampai pada perubahan perilaku personel Polri. Saya ingin reformasi Polri betul-betul konkret,” tegas Jokowi. Presiden juga meminta Kapolri memberantas dengan tegas mafia hukum, perkuat profesionalisme dalam penegakan hukum. “Sehingga ada kepastian hukum dan memenuhi rasa keadilan di masyarakat,” katanya. Selain reformasi internal di tubuh Polri, perwira Polri angkatan 1986 ini diharapkan dapat melakukan terobosan di bidang penanganan kejahatan narkoba dan terorisme. Tito yang juga bekas Kapolda Papua itu merupakan salah satu pemrakarsa Detasemen Khusus Anti-teror 88. Dari segi akademis, dia menyandang gelar doktor dalam bidang Kajian Strategis dari Rajaratnam School of International Studies, Nanyang Technological University, Singapura, pada tahun 2013. Nama Tito muncul sebagai calon tunggal Kapolri setelah Presiden Joko Widodo menyampaikan surat permohonan persetujuan ke DPR, pada 15 Juni lalu. Selamat atas dilantiknya Tito Karnavian semoga polisi Republik Indonesia semakin lebih baik lagi.

BIODATA SINGKAT

Nama Lengkap : Drs HM Tito Karnavian MA Ph.D Tempat Lahir : Palembang, Sumatera Selatan, Indonesia Tanggal Lahir : 26 Oktober 1964 Pangkat : Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) Jabatan : Kepala Badan Penanggulangan Terorisme (BNPT) Agama : Islam Almamater : Akademi Kepolisian 1987 Riwayat Pendidikan 1. SD Xaverius 4 Palembang (1976) 2. SMP Xaverius 2 Palembang (1980) 3. SMA Negeri 2 Palembang (1983) 4. Akademi Kepolisian (1987) Penerima bintang Adhi Makayasa sebagai lulusan Akpol terbaik. 5. Master of Arts (M.A.) in Police Studies, University of Exeter, UK (1993) 6. Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) (1996); Penerima bintang Wiyata Cendekia sebagai lulusan PTIK terbaik 7. Royal New Zealand Air Force Command & Staff College, Auckland, New Zealand (Sesko) (1998) 8. Bachelor of Arts (B.A.) in Strategic Studies, Massey University, New Zealand (1998) 9. Sespim Pol, Lembang (2000)

10. Lemhannas RI PPSA XVII (2011) penerima Bintang Seroja sebagai peserta Lemhanas terbaik. 11. Ph.D in Strategic Studies with interest on Terrorism and Islamist Radicalization at S. Rajaratnam School of International Studies, Nanyang Technological University, Singapore (magna cum laude) (2013) Riwayat Jabatan 1. Perwira Samapta Polres Metro Jakarta Pusat (1987) 2. Kanit Jatanras Reserse Polres Metro Jakarta Pusat (1987-1991) 3. Wakapolsek Metro Senen Polres Metro Jakarta Pusat (1991-1992) 4. Wakapolsek Metro Sawah Besar Polres Metro Jakarta Pusat 5. Sespri Kapolda Metro Jaya (1996) 6. Kapolsek Metro Cempaka Putih Polres Metro Jakarta Pusat (1996-1997) 7. Sespri Kapolri (1997-1999) 8. Kasat Serse Ekonomi Reserse Polda Metro Jaya (1999-2000) 9. Kasat Serse Umum Reserse Polda Metro Jaya (2000-2002) 10. Kasat Serse Tipiter Reserse Polda Sulawesi Selatan (2002) 11. Koorsespri Kapolda Metro Jaya (2002 2003) 12. Kasat Serse Keamanan Negara Reserse Polda Metro Jaya (2003 - 2005) 13. Kaden 88 Anti Teror Polda Metro Jaya (2004 - 2005) 14. Kapolres Serang Polda Banten (2005) 15. Kasubden Bantuan Densus 88 Anti Teror Polri (2005) 16. Kasubden Penindak Densus 88 Anti Teror Polri (2006) 17. Kasubden Intelijen Densus 88 Anti Teror Polri (2006 - 2009) 18. Kadensus 88 Anti Teror Polri (20092010) 19. Deputi Penindakan dan Pembinaan Kemampuan BNPT (2011-21 Sept 2012) 20. Kapolda Papua (21 Sept 2012-16 Juli 2014) 21. Asrena Polri (16 Juli 2014-12 Juni 2015) 22. Kapolda Metro Jaya (12 Juni 2015-16 Maret 2016) 23. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) (16 Maret 2016 -12 Juli 2016) 24. Kepala Kepolisian Republik Indonesia (13 Juli 2016-Sekarang)

WWW.BSPGUARD.CO.ID | AGUSTUS 2016

29


sosok

Sri Suryaningsih

Sekuriti BSP yang Jago Tenis Meja Lewat olahraga tenis meja, Sri Suryaningsih yang juga sekuriti BSP ini bisa melenggang ke Malaysia untuk bertanding. Alhasil ia menggondol medali emas dalam kejuaraan Pesta Sukan Maybank. Nama BSP pun ikut semerbak. Berikut sosoknya. 30

AGUSTUS 2016 | MAJALAH KSATRIA

KSATRIA--Olahraga rutin merupakan salah satu kegiatan fisik yang harus dilakukan oleh seorang sekuriti. Terlebih lagi, seorang keamanan harus berpenampilan prima, baik secara fisik mapun non fisik. Karena itulah, sekuriti seharusnya menyempatkan diri untuk menjaga stamina tubuh dengan cara berolahraga. Olahraga, ternyata selain juga bisa bermanfaat bagi fisik, jika ditekuni bisa menjadi prestasi yang bisa dibanggakan. Adalah Sri Suryaningsih sekuriti PT. Bravo Satria Perkasa (BSP) yang bertugas di projek MayBank, yang sudah menikmati hasil dari jerih payah menekuni olahraga, khususnya Tenis Meja. Sri yang kelahiran Kedai Durian, 15 april 1977 ini bergabung di BSP Area Sumatera 1 pada tahun 2012 ini diberi kesempata oleh pihak BSP untuk mengikuti klub tenis meja MayBank. Tenis meja bagi Sri sudah mendarah daging, pasalnya ia menekuni olahraga ping pong ini sejak ia kelas enam Sekolah Dasar. “Saya sangat bersyukur dan bangga pada PT. Bravo Satria Perkasa karena saya diberi kepercayaan bergabung bersama tim Tenis Meja Maybank Indonesia untk mengikuti kejuaraan di Pesta Sukan Maybank ke-34, pada 2123 Agustus 2015 yang berlangsung di Maybank Acedemy, Bangi Malaysia,” katanya. Berkat ketekunannya selama ini, Sri berhasil mengalahkan lawannya yang dari Singapura di babak final. Srip un akhirnya menyabet hadiah juara 1 mengalahkan tim MayBank dari Singapura. “Alhamdulillah tim tenis meja pun tidak mau kalah dan berhasil meraih juara I,

dengan mengalahkan Tim Maybank Singapura di putaran final,” kenangnya. Bagi Sri, pengalaman bisa ke negeri seberang untuk bertanding, dan pulang membawa medali emas merupakan pengalaman yang sangat membanggakan. Secara tidak langsung, Sri juga telah ikut mengharumkan nama PT. Bravo Satria Perkasa di Singapura. “Inilah pengalaman yang terbaik dalam hidup saya. Terima kasih PT. Bravo Satria Perkasa dan terima kasih MayBank Indonesia,”

Sehari-hari, untuk mengasah kemampuannya di bidang olahraga tenis meja ini, Sri menyempatkan waktu untuk berlatih setiap minggu sebanyak tiga kali. Meski menonjol di bidang olahraga tenis meja, Sri tetap konsisten dengan tugas yang

tegas perempuan yang menyukai tenis meja karena mengandalkan kecepatan tubuh. Keberhasilan ini juga karena dukungan dari semua pihak, utamanya kepada Bapak Yudi Erlambang sebagai Head of Area Sumatera 1 dan Bapak S. Panjaitan sebagai komandan sektor dan beserta staf lainnya yang telah mendukung dirinya untuk memberikan semangat, “Sehingga saya bisa mengikuti kejuaraan tenis meja di Malaysia,” ujarnya.

diembannya sebagai sekuriti jaga di kantor MayBank. Sri mengakui, meskipun dirinya perempuan namun tidak merasa minder untuk menjadi sekuriti, justru ini tantangan buat dirinya. Terlebih lagi bertugas di projek perbankan yang cukup beda dengan projek lainnya. Di perbankan, sekuriti dituntut bisa mengikuti standart pelayanan nasional dan menjalankan S3 yaitu senyum, sapa dan salam kepada seluruh orang yang ada di wilayah kerjanya.

Olahraga, ternyata selain juga bisa bermanfaat bagi fisik, jika ditekuni bisa menjadi prestasi yang bisa dibanggakan.

“Bertugas di projek perbankan kita harus lebih siaga dan waspada terhadap gerak gerik mencurigakan. Karena di bank tempatnya uang berada, jadi harus ekstra siaga terhadap lingkungan sekitarnya, ujarnya. Sri juga merasa bersyukur karena lingkungan kerja yang kondusif sehingga bekerja bisa lebih baik. “Semoga PT. Bravo Satria Perkasa kedepanya lebih baik lagi dan sukses selalu,” paparnya. y [FATHUR]

WWW.BSPGUARD.CO.ID | AGUSTUS 2016

31


32

AGUSTUS 2016 | MAJALAH KSATRIA

Profile for BSP Guard

Majalah Ksatria Edisi Agustus 2016  

Majalah Internal PT. Bravo Satria Perkasa

Majalah Ksatria Edisi Agustus 2016  

Majalah Internal PT. Bravo Satria Perkasa

Profile for bspguard
Advertisement