Page 1

PRESS RELEASE

PT PELABUHAN INDONESIA I (PERSERO)

Medan, 04 Juni 2014

Pelindo I: Peringatan Isra’ Mi’raj, Momen Perkuat Implementasi Nilai Perusahaan PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo I kembali menggelar peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1435 H di Masjid Al Bahar Kantor Pusat Pelindo I Medan, Rabu (4/6). Peringatan ini dihadiri oleh jajaran Direksi Pelindo I dan seluruh pegawai Kantor Pusat Pelindo I. Peringatan ini bisa menjadi momen untuk memperkuat kebersamaan serta implementasi nilai perusahaan CIPTa dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini disampaikan oleh Direktur Keuangan Pelindo I, Farid Luthfi dalam sambutannya untuk membuka acara tersebut. “Peringatan Isra’ Mi’raj dilakukan secara rutin serta hari-hari besar keagamaan lainnya, salah satunya bertujuan untuk menyambung silaturahim, memperkuat ukuwah dan kebersamaan antar pegawai. Kebersaamaan akan membetuk Tim yang solid. Dengan Tim yang solid, target perusahaan kita pasti akan tercapai,” kata Farid. Farid menuturkan bahwa ada dua hikmah penting yang dapat kita ambil perjalanan Rasulullah selama melakukan perjalanan Isra’ Mi’raj. “Yaitu perintah sholat dan perjuangan Rasulullah dalam menegakkan sholat. Rasulullah dengan gigih dan penuh semangat sehingga sampai saat ini seluruh umatnya berupaya untuk menegakkan sholat. Sepatutnya kita meniru kiat-kiat sukses beliau,” tutur Farid. Farid menjelaskan bahwa jika saat ini Pelindo I mempunyai Nilai Perusahaan CIPTa (Customer Focus, Integrity, Professional, dan Teamwork), sebenarnya pada zaman Rasulullah telah menerapkan nilai-nilai tersebut. “Nabi adalah seorang pedagang besar dan sukses. Dengan keramahannya dan kepintarannya, beliau berhasil menarik pelanggan,” jelas Farid. “Nilai integrity adalah kejujuran. Nabi terkenal dengan julukan Al Amin yang artinya bisa dipercaya. Dengan sikap amanahnya, banyak pedagang dan pemodal yang mempercayakan barangnya kepada Nabi. Sikap ini perlu kita teladani dalam melayani pelanggan kita. Begitu juga dengan Nilai professional dan teamwork. Dalam menjalankan dakwahnya, Nabi tidak terlepas dari dukungan sahabat-sahabatnya,” jelas Farid. Bagaimana kita meneladani Rasulullah? Farid menjelaskan bahwa nilai-nilai tersebut tercermin dari tindakan sehari-hari. “Saya yakin dengan menerapkan nilai-nilai tersebut, kita dapat mengejar target pendapatan melalui kerja keras dan efisiensi,” kata Farid. Dalam acara peringatan Isra’ Mi’raj kali ini, hadir Ustadz Abdul Latif Khan menyampaikan tausyiahnya. Senada dengan Farid, Ustadz Latif menyampaikan makna peringatan Isra’ Mi’raj untuk membentuk pribadi manusia yang beradab. “Isra’ Mi’raj adalah adalah proses Rasulullah untuk pembentukan peradaban manusia. Yaitu peradaban manusia yang solutif dimana Islam menjadi solusi permasalahan dan kerusakan manusia,” jelas Ustadz Latif. Ustadz Latif menekankan bahwa manusia diciptakan istimewa oleh Allah SWT yang berbeda dengan malaikat maupun iblis. Termasuk perjalanan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad yang mendapat perintah istimewa untuk menegakkan shalat. “Jangan dipikir bila kita sholat itu untuk diri kita sendiri. Dalam sholat itu terkandung nilai customer focus, integrity dan teamwork,” jelas Ustadz Latif.


PRESS RELEASE

PT PELABUHAN INDONESIA I (PERSERO)

“Sebagai seorang Muslim, brand yang melekat pada kita adalah rahmatalilalamin. Dimanapun kita berada, apapun posisi kita, kita harus bisa menjadi orang yang bisa dipercaya dan memberi keselamatan kepada orang lain,” kata Ustadz Latif. Terkait dengan pentingnya ibadah sholat, Ustadz Latif menjelaskan bahwa sholat adalah sarana komunikasi manusia dengan Allah. “Sholat adalah komunikasi Pimpinan yaitu Allah kepada bawahannya yaitu hamba-Nya. Sholat adalah jati diri muslim dan Al Quran adalah map hidup seorang Muslim. Begitu istimewanya manusia sehingga Allah selalu ada untuknya,” jelas Ustadz Latif. Ustadz Latif menjelaskan bahwa dalam menjalani hidup, manusia jangan tersandera oleh masa lalu. Manusia datang ke bumi sendiri. Manusia yang dinilai dengan apa yang dilakukan sekarang dan apa yang akan dilakukan di masa depan. “Allah menyukai manusia dengan cita-cita yang besar. Jangan pernah menuduh dirimu tidak bisa, karena Allah punya rencana agar kita bisa,” kata Ustadz Latif menutup tausyiahnya. Selesai Tentang PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo I adalah salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mengelola jasa kepelabuhanan di Indonesia bagian barat. Pelindo I berkantor pusat di Medan dan memiliki wilayah operasi di 4 provinsi yang meliputi Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Riau daratan dan Riau Kepulauan, serta mengelola 14 cabang pelabuhan, 11 kawasan pelabuhan/ perwakilan dan mengelola empat unit usaha yaitu BICT (Belawan International Container Terminal), BLC (Belawan Logistic Center), UGK (Unit Usaha Galangan Kapal) dan RSPM (Rumah Sakit Pelabuhan Medan) serta memiliki 2 (dua) anak perusahaan yaitu PT. Terminal Petikemas Indonesia (TPI) dan PT. Prima Terminal Petikemas (PTP). Pelayanan Pelindo I meliputi pelayanan kapal, pelayanan barang, pelayanan penumpang dan jasa kepelabuhanan lainnya. Pelindo I mempunyai lokasi strategis di Selat Malaka, yang merupakan selat tersibuk dalam lalu lintas perdagangan dunia dan mempunyai pintu utama export CPO ke seluruh dunia, yaitu melalui pelabuhan Belawan dan Dumai. Saat ini Pelindo I dalam upaya meningkatkan produktivitas pelayanan secara terus menerus dengan menambahkan alat dan perpanjangan dermaga sehingga untuk meningkatkan produktivitas lebih efektif dan efisien. Pengembangan secara kontinu ini juga untuk mendukung suksesnya program pemerintah MP3EI (MasterPlan Percepatan dan Perluasan Pembangunan) Indonesia Barat untuk menciptakan Konektivitas Nasional dan kelancaran Sistem Logistik Nasional. Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi: Humas Pelindo I M. Eriansyah meriansyah@yahoo.com

pelindo-i-release-isra-miraj-4-juni-2014  
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you