Issuu on Google+

Internal audit

INTERNAL AUDIT PADA PT PELINDO I (PERSERO)

INTERNAL AUDIT


STRUKTUR ORGANISASI SPI (Sesuai SK Direksi Nomor PR. 02/1/3/PI-08 TGL. 21 Januari 2008)

DIREKTUR UTAMA

MANAJER ADM & MONITORING

KEPALA SPI

PENGAWAS WILAYAH I

KETUA TIM

PENGAWAS WILAYAH II

KETUA TIM

KETUA TIM

PENGAWAS WILAYAH III

KETUA TIM

PEMERIKSA SENIOR DAN JUNIOR

PENGAWAS BIDANG KHUSUS

KETUA TIM


PERKEMBANGAN PERAN INTERNAL AUDITOR

WATCHDOG (1940s)

Tekanan

Compliance Audit

Sasaran

Deviasi PelaksanaanAturan

CONSULTANT (1970s)

Operational/ manajemen audit

CATALYST (1990s)

Analisis & Evaluasi

Quality Assurance Proses Kegiatan

Guna

Mengingatkan/ menegur

Memberi nasehat/ mengarahkan untuk perbaikan

Melibatkan diri bersama manajemen melakukan perubahan melalui penciptaan nilai tambah

Horison Impact

Jangka Pendek

Jangka Menengah

Jangka Panjang


LANDASAN SPI   

 

UU. NO. 19 Tahun 2003 Tentang BUMN; PP NO. 45 Tahun2005 Tentang Pendirian, Pengurusan, Pengawasan dan Pembubaran BUMN; Keputusan Menteri Negara BUMN No. PER01/MBU/2011 tanggal 01 Agsutus 2011 tentang Penerapan Tata kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance); Audit Charter SPI Tahun 2004 Keputusan Direksi Nomor PR. 02/1/3/PI-08 TGL. 21 Januari 2008 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Satuan Pengawasan Intern ( SPI ) PT. Pelabuhan Indonesia I


Pengertian Audit Internal ď‚—

Audit Internal adalah kegiatan asseurance (pengujian dan penilaian) dan konsultansi yang independence dan objektif, yang dirancang untuk memberikan nilai tambah dan meningkatkan kegiatan operasi organisasi.

ď‚—

Audit Internal membantu organisasi untuk mencapai tujuannya, melalui pendekatan sistematis dan teratur untuk mengevaluasi dan meningkatkan efektivitas pengelolaan risiko, pengendalian internal dan proses governance


Pengertian Pengendalian Internal ď‚—

Pengendalian Internal mencakup semua tindakan yang diambil oleh seorang menejer yang bertujuan untuk meningkatkan probabilitas tercapainya tujuan dan sasaran perusahaan yang telah ditetapkan.

ď‚—

Sifat tindakannya berupa pencegahan atas kejadian yang tidak diinginkan, pendeteksian dan perbaikan atas kejadian yang tidak diinginkan namun sudah terjadi, ataupun pengarahan agar kejadian yang diharapkan benar-benar terwujud


AUDIT CHARTER SPI

VISI

• Diakui Luas Sebagai Auditor Internal yang Professional, mampu memberikan nilai tambah bagi perusahaan dan mendorong terciptanya Good Corporate Governance dalam Perusahaan

MISI

• Melakukan fungsi audit internal melalui assurance dan pemberian Jasa Konsultansi berkaitan dengan risiko, Pengendalian Internal dan Good Corporate Governance

PELAKSANAAN ASSURANCE

• Operational Audit, Financial Audit, Information System Audit, Investigasi Audit, Spesifik Audit


AUDIT CHARTER (Lanjutan (Lanjutan)) • Meyakinkan bahwa sistem pengendalian intern telah memadai, bekerja secara efisien, dan ekonomis , serta berfungsi secara efektif dalam mencapai tujuan dan sasaran yang diinginkan. • Mengevaluasi ketaatan terhadap hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, & kebijakan serta prosedur perusahaan. • Mengevaluasi kehandalan dan integritas informasi keuangan dan informasi operasional. • Menilai kecukupan sarana untuk menjaga dan melindungi kekayaan perusahaan. • Melaksanakan penugasan khusus yang relevan dengan ruang lingkup pekerjaan tersebut diatas, seperti, penyelidikan danpengungkapan atas penyimpangan, kecurangan dan pemborosan. • Menyiapkan laporan assurance dan rekomendasi untuk perbaikan.

RUANG LINGKUP


• Memperoleh informasi, dalam waktu yang layak, dari seluruh karyawan PT Pelabuhan Indonesia I. Dengan wewenang ini, SPI berhak melihat semua dokumen dan catatan, meminta keterangan dari setiap karyawan, dan meninjau seluruh gedung, fasilitas, serta aktiva PT Pelabuhan Indonesia I. Untuk itu, setiap karyawan PT Pelabuhan Indonesia - I berkewajiban memberikan informasi yang diperlukan oleh SPI dalam waktu yang layak, sehingga memungkinkan SPI untuk bekerja secara efektif. • Mengalokasikan sumber daya audit, menentukan fokus, ruang lingkup dan jadwal audit, serta menerapkan teknik yang dipandang perlu untuk mencapai tujuan audit. Jika dipandang perlu, SPI memiliki wewenang untuk mendapatkan saran dan nasehat dari tenaga profesional (tenaga ahli) • Melakukan konsultasi dan menyampaikan laporan kepada Direkur utama, dan berkoordinasi dengan komisaris, melalui komite audit.

WEWENANG


• Membantu direksi dan komisaris dalam memenuhi tanggungjawab pengelolaan PT Pelabuhan Indonesia I dengan memonitor kecukupan dan efektivitas pengendalian intern perusahaan. • Kewajiban untuk mengembangkan sistem pengendalian intern dalam rangka mencapai tujuan dan sasaran perusahaan berada dalam tanggung jawab manajemen. • Membantu direksi dan komisaris dalam meningkatkan corporate governance PT. Pelabuhan Indonesia I, terutama dengan mendorong efektivitas organ organ corporate governance, serta efektivitas proses pengendalian intern, manajemen risiko, implementasi etika bisnis, dan pengukuran kinerja organisasi. • Memberikan penilaian dan rekomendasi agar kegiatan PT Pelabuhan Indonesia I mengarah kepada pencapaian tujuan daNsasarannya secara efektif, efisien dan ekonomis.

KEWAJIBAN


• Memberikan masukan kepada manajemen mengenai perubahan lingkungan, risiko bisnis yang muncul, dan hal - hal lain yang mempengaruhi hasil dan kinerja PT Pelabuhan Indonesia I. • Menciptakan nilai tambah dengan mengidentifikasi peluang-peluang untuk meningkatkan kehematan, efisiensi dan efktivitas pelaksanaan kegiatan di PT Pelabuhan Indonesia I. • Menilai kecukupan dan efektivitas sistem pengendalian intern. Manajemen operasional berkewajiban untuk mengembangkan sistem pengendalian intern dalam rangka mencapai tujuan dan sasaran perusahaan.

KEWAJIBAN (Lanjutan)


• Memberikan penilaian mengenai kecukupan dan efektifitas proses manajemen PT Pelabuhan Indonesia I dalam mengendalikan kegiatannya dan pengelolaan risiko. • Melaporkan hal-hal penting berkaitan dengan proses pengendalian intern, termasuk melaporkan kemungkinan melakukan peningkatan pada proses tersebut. • Memberikan informasi mengenai perkembangan ( progres ) dan hasil – hasil pelaksanaan rencana audit tahunan dan kecukupan sumber daya audit. • Berkoordinasi dengan institusi pengendalian Komite Audit dan auditor eksternal.

TANGGUNGJAWAB

dan governance lainnya, seperti


STANDAR AUDIT 1. Persyaratan Professionalisme Auditor dan SPI

Standar Independensi • SPI berada dan bertanggungjawab langsung kepada Dirut • Bersikap Independen • Bersikap Objektif • Menjaga Integritas

Standar Keahlian • Memiliki kecakapan professional kualifikasi berjenjang Qualified Internal Auditor (QIA) • Kepatuhan atas standar audit dan kode etik • Penguasaan atas teori dan praktek disiplin ilmu terkait audit • Meningkatkan Komunikasi lisan dan tertulis • Memelihara kemampuan teknis audit • Menjaga dan meningkatkan kecermatan professional, kecermatan kemungkinan penyimpangan, pemborosan, ketidakefektifan dan kelemahan pengendalian internal


Atribut Auditor Internal Bekerja Keras, efisien dan efektif

Menciptakan Hubungan Baik dengan Auditee

Auditor Internal Professional Melakukan Pekerjaan dengan sepenuh hati sesuai keahliannya

Menginginkan Keberhasilan maksimal dengan rasa percaya diri menyelesaikan tugas


STANDAR PROFESI

Independensi

Keahlian dan Kecermatan

STANDAR PROFESI

integritas

Objektivitas


Standar Prilaku Auditor Internal Jujur, Objektif dan Cermat Melaporkan semua hasil audit material sesuai fakta yang ada

Tidak memanfaatkan informasi untuk keuntungan Pribadi

Integritas dan loyalitas tinggi thd Professi

Standar Prilaku Auditor Internal

Memelihara dan Mempertahank an moral IA Mematuhi standar professional auditor internal

Tidak menerima Pemberian dalam bentuk apapun yg mengagnggu pertimbangan professional auditor

Menghindari kegiatan/perbua tan merugikan perusahaan dan professi IA

Menghindari Aktivitas yang bertentangan dengan Kepentingan Perusahaan


2. Persyaratan Lingkup Kerja Audit Pengujian dan Penilaian • Keuangan dan Ketaatan thd peraturan /UU • Kehandalan dan efektivitas sistem Pengendalian Internal, Kegiatan Operasioanal, Manajemen Risiko • Kualitas Kinerja suatu Kegiatan, analisa manfaat dan biaya

Sistem Pengendalian Internal & GCG • Efektivitas dan efisiensi operasi • Kehandalan pelaporan keuangan • Kepatuhan terhadap perundangan yang berlaku

Audit Intern Memastikan: • Kehandalan dan kebenaran informasi keuangan dan operasi perusahaan • Kepatuhan terhadap kebijakan, RKA, prosedur • Keamanan asset • Efisiensi pemakaian sumber daya • Output dari kegiatan sesuai dengan sasaran dan tujuan


3. Pelaksanaan dan Pelaporan Audit Internal Perencanaan Audit

Monitoring Tindak Lanjut

Audit Lapangan

Rekomendasi Tindak Lanjut

Evaluasi Temuan data dan informasi Komunikasi Hasil Audit


Perencanaan Audit Rencana Jangka Panjang 5 Tahun

Program Kerja Pemeriksaan Tahunan (PKPT)

Audit lapangan Mendokumentasikan Rencana Kerja Audit:

jenis dan luasnya cakupan audit

Informasi dan latar belakang objek audit

Sasaran audit harus jelas

Prosedur audit

Kebutuhan SDM audit dan sarana

Evaluasi Temuan data dan informasi Informasi sesuai bukti faktual dan memenuhi kebutuhan audit

Prosedur dan teknik audit sesuai sasaran audit

Objektifitas pengumpulan informasi s.d. penarikan kesimpulan terjaga

Format kertas kerja komunikatif

Komunikasi Hasil Audit Draft Laporan Hasil Audit/Ikhtisar dikomunikasikan kepada auditee

Laporan bersifat objektif, jelas, singkat dan konstruktif

Ka Spi melakukan review atas draft LHP sebelum diterbitkan dan diistribusikan

Monitoring Mendapatkan Kepastian bahwa langkah yang tepat atas temuan telah dilaksanakan

Apabila auditee memutuskan tidak mengikuti rekomendasi, maka SPI melaporkan kepada Dirut


4. Persyaratan Pengelolaan Internal Audit (SPI) Memiliki Uraian Tertulis Tujuan, Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab

• Audit Charter SPI

Pedoman Kerja SPI

Program Pengembangan SDM SPI

Koordinasi dengan Komite Audit dan Eksternal Auditor

• SK Direksi Nomor. PS.82/2/3/PI-10 tanggal 26 Agustus 2010 tentang Mekanisme Pemeriksaan, Pelaporan dan Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan • Manual Audit. (SK Direksi Nomor. PS.80/1/3/PI-06 tanggal 26 April 2006)= Pedoman Pemeriksaan Operasional PT (Persero) Pelabuhan Indonesia I

• SK Direksi Nomor. PR.02/1/3/P1-08 tanggal 21 Januari 2008 perihal Organisasi dan Tata Kerja SPI • Sebanyak 1 orang Pengawas bersertifikat QIA • Sebanyak 3 orang TL bersertifikat QIA • Sebanyak 3orang auditor bersertifikat QIA • Auditor mengikuti pendidikan sertifikasi QIA, Dasar I, II, Lanjutan I, II dan Manajerial

• Rapat Periodik • Penyelarasan Program audit • Pertukaran laporan hasil audit • Persamaan persepsi teknik audit, metoda dan terminologi


Program Jaminan Mutu Audit • Supervisi audit • Review Internal • Review Ekternal oleh Komite Audit

Review Kebijakan Audit • Independensi • Rekruitmen dan penugasan SPI • Kompetensi, Pelatihan Personil • Quality assurance thd audit • Supervisi Pekerjaan, distribusi laporan audit, • Ketaatan thd standar professi • Kerahasiaan informasi yang diperoleh • Metode dan penanganan Kertas Kerja • Review Guna Mendukung independensi, efektivitas dan kualitas SPI

Peran Professional Auditor • Comunicator dan comumunicant • Individual learning • Mendorong shared vision • Team Learning • Sebagai Internal Consultand


INTERNAL AUDIT


pemaparan-spi-pembekalan-ojcp-2013