Page 1

Statement of Corporate Intent (SCI) PT (Persero) Pelabuhan Indonesia I 2005 - 2007

PT (PERSERO) PELABUHAN INDONESIA I 2005 - 2007

LATAR BELAKANG PENYUSUNAN SCI Penyusunan Statement of Corporate Intent ( SCI ) PT (Persero) Pelabuhan Indonesia I dan selanjutnya disebut PT Pelabuhan I, dimaksudkan sebagai salah satu upaya untuk menciptakan indikator kinerja perusahaan yang transparan dalam rangka memastikan pencapaian kinerja perusahaan yang optimal berdasarkan pemanfaatan sumber daya perusahaan secara efektif

Dewan Direksi PT Pelabuhan I

dan efisien. Penyusunan SCI ini juga merupakan salah satu

- Direktur Utama

PRAYITNO

bentuk penerapan prinsip dan praktek Corporate Governance

- Direktur Pemasaran & Pengembangan Usaha

yang baik di dalam pengelolaan perusahaan.

Drs. M.FERDINAND PURBA, Ak,. MM.

SCI ini dibuat oleh Direksi dengan persetujuan Komisaris,

- Direktur Operasi

Drs. HARRY SUTANTO - Direktur Keuangan

berupa informasi rencana kerja dan target kinerja perusahaan

- Direktur Personalia & Adm. Umum

beserta pertanggung jawabannya untuk periode 2005-2007 yang

Drs. I.WAYAN BAJERA Ir. P.PUDJI HARTOYO, MBA, MM.

dapat dijadikan pedoman oleh Pemegang Saham serta stakeholder lainnya dalam menilai kinerja perusahaan.

TUJUAN PERUSAHAAN ♌ MAKSUD DAN TUJUAN Berdasarkan Akte Pendirian Perusahaan, maksud dan tujuan pendirian PT Pelabuhan I secara umum adalah untuk turut melaksanakan dan menunjang kebijakan program pemerintah di bidang ekonomi, pembangunan nasional serta pembangunan Dewan Komisaris PT Pelabuhan I - Komisaris Utama :

ZULKARNAIN OEYOEB, SH, MM, MH

- Anggota Dewan Komisaris :

SUYITNO AFFANDI, SE, MSi Drs. MULABASA HUTABARAT, MA BARZUWEH

di bidang usaha jasa kepelabuhanan. Secara khusus adalah penyediaan fasilitas dan peralatan

kepelabuhanan untuk

pelayanan angkutan general cargo, barang curah, kontainer, hewan dan angkutan penumpang untuk keperluan umum dan mampu bersaing pada angkutan International. 1


Statement of Corporate Intent (SCI) PT (Persero) Pelabuhan Indonesia I 2005 - 2007

Untuk mencapai maksud dan tujuan diatas, secara komersial Perusahaan

bertujuan

menguntungkan

untuk

(profitable),

menjadi

perusahaan

yang

(prosper)

dan

makmur

berkelanjutan ( sustainable ).

♌ VISI, MISI DAN NILAI-NILAI PERUSAHAAN VISI

Mewujudkan pelayanan kepelabuhanan berkualitas dan berada di dalam jaringan transportasi laut global serta mampu memenuhi harapan stakeholder.

MISI

Menyediakan jasa kepelabuhanan berkualitas yang berperan sebagai pusat logistik, memberikan nilai tambah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah.

NILAI-NILAI PERUSAHAAN

1. Kompetensi (Competance) 2. Kegigihan (Perseverance) 3. Kejujuran dan Integritas (Honesty and Integrity) 4. Keterbukaan (Openness) 5. Mental berlimpah (Abundant mentality)

SIFAT DAN CAKUPAN KEGIATAN USAHA ♌ GAMBARAN UMUM

PT.Pelabuhan I didirikan dengan Akte Pendirian/Anggaran Dasar No.1 tanggal 1 Desember 1992,dibuat dihadapan Notaris Imas Fatimah sebagaimana telah diumumkan dalam Tambahan Berita Negara RI nomor 87, terahir telah diubah sebagaimana dimuat dalam Tambahan Berita Negara RI nomor 1 tanggal 2 Januari 1999. Jasa kepelabuhanan yang dikelola oleh PT.Pelabuhan I adalah :

Kantor Pusat PT Pelabuhan I

a. Jasa Pelayanan Kapal. b. Jasa Pelayanan Barang. c. Jasa Pelayanan Terminal Peti Kemas. d. Jasa Pelayanan Pelabuhan Khusus / Dermaga Untuk Kepentingan Sendiri.

2


Statement of Corporate Intent (SCI) PT (Persero) Pelabuhan Indonesia I 2005 - 2007

e. Jasa Pelayanan Lainnya mencakup pengusahaan TBAL (tanah, bangunan, air dan listrik), Rumah Sakit Pelabuhan , Unit Galangan Kapal dan produksi rupa rupa usaha. Dengan wilayah usaha pada Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam, Propinsi Sumatera Utara, Propinsi Riau dan Propinsi Riau Kepulauan sebagaimana pada peta wilayah usaha sebagai berikut :

SABANG

LHOKSEUMAWE MALAHAYATI

ACEH

K. LANGSA

P. SUSU/P.BRANDAN BELAWAN

MEULABOH

MEDAN

K. TANJUNG

SUMATERA UTARA

K. LUMPUR

TG. BALAI B. SIAPI-API

SIBOLGA

BENGKALI

DUMAI

SINGAPORE

G. SITOLI RIAU S. PANJANG

TG. PINANG T.B. KARIMUN

P. BARU

TEMBILAHAN RENGAT K. ENOK

♌ STRUKTUR ORGANISAS

Organisasi PT (Persero) Pelabuhan Indonesia I disusun berdasarkan Keputusan Direksi No. PR.01/1/14/PPI-01 Tgl. 7 Nopember 2001 tentang Organisasi dan Tata kerja Kantor Pusat PT (Persero) Pelabuhan Indonesia I seperti pada bagan dibawah ini 3


Statement of Corporate Intent (SCI) PT (Persero) Pelabuhan Indonesia I 2005 - 2007 Bagan Struktur Organisasi Perusahaan

DIREKTUR UTAMA

KA. SPI

CORPORATE SECRETARY

DIREKTUR PEMASARAN & PENGEMB.USAHA

DIREKTUR OPERASI

DIREKTUR KEUANGAN

SM.PEMASARAN

SM. WILAYAH-I

SM. AKUNTANSI MANAJEMEN

SM. WILAYAH-II

SM. PERBENDAHA RAAN

SM. WILAYAH-III

SM. AKUNTANSI KEUANGAN

SM. MANAJEMEN RESIKO & JAMINAN MUTU

SM. KEMITRAAN & BINA LINGKUNGAN

SM. PENGEMBANGAN USAHA & TI SM. PERENCANAAN TEKNIK & KONSTRUKSI SM. PERALATAN

CABANG

♦ REALISASI LABA / RUGI PERUSAHAA

DIREKTUR PERSONALIA & UMUM SM. PERENC. ORGANISASI & SDM

BIRO HUKUM

BIRO LOGISTIK

SM. ADM. & KESEJAHTERAAN SDM

SM. UMUM

UNIT

Besarnya pendapatan seluruh cabang pelabuhan dalam lima tahun terakhir dapat digambarkan : Pendapatan, Biaya dan Laba lima tahun terakhir dalam juta 500000 450000 400000 350000 300000 250000 200000 150000 100000 50000 0

2000

2001

2002

2003

2004

Pendapatan

286797

454994

467465

443969

451707

Biaya

161963

296701

241592

282447

261690

Laba Operasi

124834

158393

225872

161522

190017

Kontribusi pendapatan dari masing-masing jasa pelayanan tahun 2004 terlihat seperti gambar di bawah ini :

4


Statement of Corporate Intent (SCI) PT (Persero) Pelabuhan Indonesia I 2005 - 2007 Lain-lain 20,65 %

Kapal 32,40 %

Pelsus/DUKS 8,14 %

Barang 5,52 %

Peti Kemas 33,29 %

Gambar Kontribusi Pendapatan berdasarkan Jasa Pelayanan Tahun 2004

♌ JASA PELAYANAN KAPAL Jasa pelayanan kapal merupakan salah satu bisnis inti (Core Bussiness) PT Pelabuhan I yang mencakup jasa labuh, tambat, pemanduan, penundaan, air kapal dan telepon kapal. Pendapatan operasi dari produksi jasa pelayanan kapal mengalami kenaikan rata-rata 12,42 % selama 5 tahun terakhir. Hal ini disebabkan adanya kenaikan tarif pada tahun 2000. Kunjungan kapal tahun periode 2000 s.d 2004 secara keseluruhan dalam satuan call mengalami penurunan rata-rata minus 1,42 %. Hal ini terutama disebabkan menurunnya kunjungan kapal penumpang Pelni di pelabuhan Belawan. Sementara kunjungan kapal dalam satuan GT juga mengalami pertumbuhan rata-rata per tahun minus 1,64 % sejalan dengan pertumbuhan negatif call yang terjadi maupun penurunan kapal ber GT besar di pelabuhan Lhokseumawe pada tahun 2001.

124,000 122,000

Grt (000)

Jasa Pelayanan Pemanduan

120,000 118,000 116,000 114,000 112,000 Grt

2000

2001

2002

2003

2004

121,643

115,781

120,428

119,136

118781

Tahun

5


Statement of Corporate Intent (SCI) PT (Persero) Pelabuhan Indonesia I 2005 - 2007

♌ JASA PELAYANAN BARANG Pelayanan barang meliputi pelayanan jasa dermaga, gudang penumpukan, jasa lapangan penumpukan, dan hewan. PT Pelabuhan I juga menyediakan peralatan bongkar muat untuk kegiatan di dalam dan di luar daerah kerja pelabuhan. Pelayanan Barang General

Untuk 5 tahun terakhir pendapatan operasi perusahaan dari pelayanan barang mengalami kenaikan 35.12 %, dan pada tahun 2003 jasa pelayanan barang memberikan kontribusi 7,13 % terhadap pendapatan operasi pelabuhan secara keseluruhan. Arus barang dan hewan yang melalui pelabuhan selama 5 tahun terakhir menjadi indikator utama produksi pelayanan barang. Arus barang mengalami penurunan rata-rata 3,51 % selama periode tahun 2000-2004. Sedangkan arus hewan meningkat sebesar 14.40%. Arus penumpang meningkat rata-rata 0,39 % per tahun

Pelayanan Kapal Penumpang

terutama untuk kegiatan penumpang di daerah Riau. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada grafik di bawah ini.

90,000

Barang (Ton)

88,000 86,000 84,000 82,000 80,000 78,000 76,000 B arang

2000

2001

2002

2003

2004

88,226

81,041

89,366

86,685

87,221

Tahun

6


Statement of Corporate Intent (SCI) PT (Persero) Pelabuhan Indonesia I 2005 - 2007

♌ JASA PELAYANAN TERMINAL PETI KEMAS Jasa pelayanan terminal peti kemas mencakup operasi kapal, operasi lapangan, operasi Container Freight Station (CFS), dan Operasi lainnya seperti repair container.

a. Operasi Kapal

Lay Out Terminal Peti Kemas

1) Captive Cargo, 2) Transhipment 3) Shifting 4) Over height/weight/length 5) Pembatalan muat 6) Uncontainerized Pelayanan Kapal Peti Kemas

7) Buka tutup palka b. Operasi Lapangan 1) Lift On 2) Relokasi 3) Haulage/trucking 4) Gerakan ekstra 5) Reefer Container

Operasional di Lapangan Peti Kemas

6) Penumpukan Kontainer/Stacking c. Operasi CFS (Container Freight Station)

700,000

1) Stuffing

Peti Kemas (TEU's)

600,000 500,000

2) Stripping

400,000

3) Receiving

300,000

4) Delivery

200,000

5) Penumpukan barang dll.

100,000 0 Peti Kemas

2000

2001

2002

2003

2004

399,866

485,240

526,829

558,812

639,054

Tahun

7


Statement of Corporate Intent (SCI) PT (Persero) Pelabuhan Indonesia I 2005 - 2007 600,000

Peti Kemas (Box)

500,000 400,000 300,000 200,000 100,000 0 Peti Kemas

2000

2001

2002

2003

2004

325,426

389,431

438,444

464,495

521,241

Tahun

♌ Jasa Pelayanan Pelabuhan Khusus (Pelsus) dan Dermaga Untuk Kepentingan Sendiri (DUKS) Pelabuhan Khusus adalah pelabuhan yang dikelola untuk kepentingan sendiri guna menunjang kegiatan tertentu dan terletak di

luar

daerah

lingkungan

kerja

dan

daerah

lingkungan

kepentingan (DLKR/DLKP) pelabuhan. Jasa pelayanan pelabuhan pada lokasi ini adalah berupa jasa pelayanan pemanduan dan Lokasi salah satu DUKS

penundaan. Dermaga Untuk Kepentingan Sendiri (DUKS) adalah pelabuhan yang dikelola untuk kepentingan sendiri dan berada pada DLKR/DLKP pelabuhan. Jasa pelabuhan pada lokasi ini adalah berupa jasa pemanduan, penundaan dan jasa labuh, sedangkan

jasa

tambat

dan

dermaga

adalah

berdasarkan

kesepakatan. Kontribusi pendapatan operasi PT Pelabuhan I dari pelayanan pelabuhan khusus/DUKS ini sekitar 9,07 % untuk tahun 2003 dan selama 5 tahun terakhir mengalami kenaikan rata-rata 11,32 %.

♌ Jasa Pelayanan Lain mencakup pengusahaan TBAL (tanah, bangunan, air dan listrik), Rumah Sakit Pelabuhan, Unit Galangan Kapal dan produksi rupa-rupa usaha. (Pas pelabuhan, Reklame, Retribusi Alat B/M) Jasa pelayanan lain mencakup jasa pelayanan seperti yang disebutkan dibawah ini : 8


Statement of Corporate Intent (SCI) PT (Persero) Pelabuhan Indonesia I 2005 - 2007

a. b. c. d.

Klinik PT Pelabuhan I

e. f. g. h.

Penyediaan listrik dan air kapal. Jasa terminal pada terminal penumpang berupa pas terminal. Pas pelabuhan. Jasa pelayanan kesehatan berupa penyediaan rumah sakit pelabuhan. Jasa perbaikan kapal berupa unit galangan kapal. Kawasan industri di daerah lingkungan pelabuhan. Depo peti kemas. Jasa konstruksi di bidang kepelabuhanan.

Jasa-jasa ini memberikan kontribusi 15% terhadap pendapatan operasi perusahaan secara keseluruhan dan mengalami kenaikan 19.20% selama periode 2000 s.d 2004.

♌ SUMBER DAYA MANUSIA

Untuk mewujudkan visi, misi, tujuan, sasaran, dan program kerja perusahaan, PT Pelabuhan Indonesia I berkomitmen untuk senantiasa meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan, seminar, dan program belajar (sarjana dan pasca sarjana) di beberapa universitas terkemuka di dalam negeri dan luar negeri. PT Pelabuhan Indonesia I tahun 2004 memiliki sumber daya manusia sebanyak 1.432 orang (1.225 Pria dan 207 Wanita). Secara keseluruhan, komposisi sumber daya manusia berdasarkan status pendidikan tertera pada gambar berikut : SLTP SD 4.82% 1.75%

S-2 6.15% S-1 29.68%

SLTA 42.67% SARMUD 14.94%

Gambar Komposisi Sumber Daya Manusia Berdasarkan Status Pendidikan

♌ KEPEDULIAN Dalam upaya membina hubungan yang harmonis antara SOSIAL perusahaan dan masyarakat yang berada di lingkungan sekitar perusahaan, maka perusahaan mewujudkan kepedulian sosialnya 9


Statement of Corporate Intent (SCI) PT (Persero) Pelabuhan Indonesia I 2005 - 2007

dalam bentuk pembinaan usaha kecil dan koperasi serta bina lingkungan. a. Pembinaan usaha kecil dan koperasi (PUKK), digunakan untuk memberikan bantuan kepada usaha kecil dan koperasi berupa :

1) Pinjaman lunak, untuk membiayai modal kerja dan investasi pengusaha kecil dan menengah serta koperasi. 2) Hibah, khusus untuk membiayai pemagangan, bea siswa, promosi, pengkajian dan penelitian. b. Kegiatan bina lingkungan difokuskan pada masyarakat yang berada di sekitar lingkungan cabang pelabuhan dan unit usaha yaitu dalam bentuk : 1) Keagamaan, pembangunan masjid, pendirian christian centre, pemberian infak dan pembagian daging kurban untuk masyarakat sekitar perusahaan. 2) Kesehatan, pengobatan gratis untuk masyarakat kurang mampu. 3) Kesejahteraan sosial, paket sembako gratis. 4) Kegiatan lain, sumbangan untuk masyarakat yang menjadi korban bencana alam banjir, gempa, pembinaan seni budaya dan olah raga. 5) Sarana umum, perbaikan jalan, drainage, pembuatan bak sampah dan pembuatan sumur bor.

♌ ISU STRATEGIS

Isu strategis yang dihadapi perusahaan saat ini adalah : a. Pesatnya perkembangan pelabuhan pada negara tetangga yang mampu menampung kapal-kapal besar dari generasi terbaru, khususnya

kegiatan

mengingat

terbatasnya

transhipment fasilitas

dan

angkutan peralatan

kontainer terminal

kontainer di pelabuhan Belawan. b. Semakin meningkatnya tuntutan pemakai jasa terhadap pelayanan jasa kepelabuhanan, terutama terhadap kecepatan B/M, keamanan dan pelayanan penumpang, sehingga apabila

10


Statement of Corporate Intent (SCI) PT (Persero) Pelabuhan Indonesia I 2005 - 2007

tidak

ditangani

dari

awal

akan

memberikan

dampak

pengusahaan pada masa yang akan datang. c. Tumbuhnya pelabuhan-pelabuhan swasta (Pelsus) yang lebih cepat mengantisipasi perkembangan dan tuntutan pemakai jasa. d. Kemampuan pendanaan investasi dari dana internal yang relatif terbatas.

♌ LANGKAHLANGKAH YANG AKAN DILAKUKAN

Untuk mengatasi isu strategis yang yang dihadapi, maka dilakukan langkah-langkah sebagai berikut : a. Melaksanakan program pembangunan pada terminal kontainer Belawan secara bertahap sesuai Master Plan yang telah ada, termasuk juga pada pelabuhan-pelabuhan andalan lainnya (Belawan, Dumai, Tj. Pinang, Pekanbaru, dan Lhokseumawe). b. Peningkatan

kinerja

operasional

pelabuhan

berupa

pembenahan manajemen operasional, penambahan fasilitas dan peralatan pelabuhan. c. Untuk kegiatan investasi atau penambahan fasilitas dan peralatan,

selain

mempergunakan

dana

internal,

juga

mempergunakan dana eksternal dalam bentuk kerja sama dengan mitra usaha dan pengadaan peralatan secara leasing. d. Melakukan kerja sama pelayanan jasa kepelabuhanan pada pelabuhan khusus, yaitu berupa kegiatan pemanduan dan penundaan.

PENGUKURAN KINERJA Pengukuran kinerja dilakukan terhadap beberapa aspek yaitu, aspek operasional, aspek keuangan, aspek SDM dan aspek administrasi untuk periode tahun 2005 - 2007, yaitu sebagai berikut :

11


Statement of Corporate Intent (SCI) PT (Persero) Pelabuhan Indonesia I 2005 - 2007

♦ ASPEK OPERASIONAL a. Trafik & Produksi : Uraian 1) Trafik - Kunjungan Kapal -

B/M Barang B/M Peti Kemas

-

Turun/naik penumpang

2) Produksi - Labuh - Tambat - Pemanduan - Penundaan - Dermaga - Gudang - Lapangan - Stevedoring - Delivery Charges

Sat.

2005

2006

2007

Call Gt Ton Box Teu's Orang

105.040 114.694.966 88.175.549 228.874 311.294 5.922.018

110.160 122.014 93.360 238.159

115.773 130.048 99.690 248.337

6.140.000

6.357.000

Grt Grt/Etm Gerakan Jam Ton Ton/Hari Ton/Hari Ton/M3 Ton/M3

61.225.297 95.359.211 66.780 24.049 18.564.219 3.558.586 1.693.772 721.161 37.440

63.674.310 99.173.581 69.451 25.011 19.399.608 3.718.722 1.769.993 742.796 38.563

67.176.399 104.628.128 73.272 26.386 20.369.588 3.904.658 7.858.492 772.508 40.105

b. Kinerja Operasional : Uraian 1) 2) 3) 4)

Sat.

Waiting Time (WT) Belawan Berthing Time (BT) Belawan Produktivitas B/M General Cargo Belawan Produktivitas B/M Peti Kemas UTPK

Jam Jam Ton B/C/H

2005

2006

2007

1,74

1,60

1,55

55,40 23,98 20,75

55,30

55,25

24,25

24,30

21,00

22,00

♦ ASPEK KEUANGAN a. Pendapatan, Biaya & Rugi Laba tahun 2005 - 2007 Dalam jutaan rupiah 700,000 600,000 500,000 400,000 300,000 200,000 100,000 0

2005

2006

2007

Pendapatan

513,640

552,871

581,421

Biaya

293,069

308,240

323,609

Laba Operasi

220,571

244,630

257,811

12


Statement of Corporate Intent (SCI) PT (Persero) Pelabuhan Indonesia I 2005 - 2007

Sesuai Surat Keputusan Menteri Pendayagunaan BUMN/Kepala Badan Pembina BUMN No. 100/MBU/2002 tanggal 4 Juni 2002 tentang Penilaian Kesehatan Badan Usaha Milik Negara, penilaian kinerja meliputi :

b. Kinerja Keuangan : Uraian

Sat.

2005

2006

2007

1) R O E

%

37,85

38,74

40,92

2) R O I

%

25,54

26,24

26,60

3) Rasio Kas

%

173,09

184,14

197,49

4) Rasio Lancar

%

374,10

377,35

391,32

5) Collection Period

Hari

22,49

15,39

15,19

6) Perputaran Persediaan

Hari

1,94

2,03

2,27

7) Perputaran Total Aset (TATO)

%

0,52

0,53

0,54

8) Rasio Modal Sendiri terhadap Total Aktiva

%

35,62

35,38

34,82

♌ KUALITAS SDM Uraian

Sat.

2005

2006

2007

Ton/Org

62.535,46

66.685,71

72.501,18

Gt/Org

83.476,60

87.152,86

94.580,36

Rp./Org

364.283.688

394.907.857

422.851.636

Orang

607

630

645

Rp./Org

168.165.957

180.657.857

194.312.727

a. Produktivitas 1) Jumlah barang per orang 2) Jumlah Grt kapal per orang 3) Jumlah pendapatan usaha per orang b. Diklat c. Kesejahteraan

♌ ASPEK ADMINISTRASI Uraian

Sat.

2005

2006

2007

a. Laporan perhitungan tahunan

Bln.

<3

<3

<3

b. Rancangan RKAP

Bln.

>2

>2

>2

c. Laporan Periodik

Bln.

<0

<0

<0

1) Efektifitas penyaluran

%

0,94

0,95

0,95

2) Tingkat kolektibilitas pengembalian pinjaman

%

0,79

0,80

0,80

d. Kinerja PUKK

13


Statement of Corporate Intent (SCI) PT (Persero) Pelabuhan Indonesia I 2005 - 2007

KEBIJAKAN DEVIDEN Kebijakan deviden akan sangat mempengaruhi kemampuan investasi dan arus kas perusahaan dalam rangka mengamankan kondisi keuangan perusahaan secara umum. Memperhatikan permasalahan kebutuhan dana tersebut, perusahaan mengharapkan alokasi bagian laba untuk cadangan umum perusahaan diperbesar dengan mengurangi deviden. Selama 3 (tiga) tahun ke depan, perusahaan mengharapkan proporsi pembagian laba adalah sebagai berikut : (Milyar Rp)

Uraian

2005

2006

2007

Laba setelah pajak

165.997

177.062

187.044

Cadangan umum

71.976

76.774

81.102

Deviden

85.721

91.435

96.589

INFORMASI YANG PERLU DILAPORKAN Informasi yang dilaporkan kepada pemegang saham sebagaimana telah dilakukan oleh Perusahaan pada tahun-tahun sebelumnya adalah berupa laporan-laporan sebagai berikut : a. Laporan Triwulanan Berisi laporan kegiatan Perusahaan, laporan perbandingan realisasi dan anggaran serta laporan keuangan pokok selama jangka waktu 3 (tiga) bulan. b. Laporan Tahunan Audited. Laporan Audit atas kepatuhan terhadap Peraturan Perundangundangan yang berlaku. c. Laporan Hasil Evaluasi Kinerja Berisi laporan mengenai penilaian tingkat kesehatan BUMN sesuai

Keputusan

Menteri

BUMN

Nomor

:KEP-

100/MBU/2002. 14


Statement of Corporate Intent (SCI) PT (Persero) Pelabuhan Indonesia I 2005 - 2007

d. Laporan Hasil audit atas pengelolaan program kemitraan dan Bina Lingkungan Pembinaan Usaha Kecil dan Koperasi. e. Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) dan Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP).

PROSEDUR MENGENAI AKUISISI DAN DIVESTASI Direksi dan komisaris PT Pelabuhan Indonesia I akan senantiasa meminta persetujuan pemegang saham dalam hal perusahaan akan melakukan akuisisi dan divestasi terhadap saham-saham, aset-aset ataupun ekuitas perusahaan yang bukan merupakan bisnis inti perusahaan dan belum/tidak disampaikan dalam SCI yang telah disepakati dan dipublikasikan. Selain itu, Direksi dan Komisaris PT Pelabuhan Indonesia I menetapkan kebijakan untuk senantiasa melakukan/membuat kajian yang mendalam dan independen atas setiap rencana akuisisi dan divestasi yang akan dilakukan, baik terhadap saham-saham, aset-aset ataupun ekuitas.

KEGIATAN USAHA DAN AKTIVITAS YANG MEMBUTUHKAN KOMPENSASI DARI PEMERINTAH Dalam melaksanakan aktivitas usahanya, PT Pelabuhan Indonesia I juga memiliki kewajiban untuk memberikan pelayanan umum. Dari 21 pelabuhan dan 3 unit usaha yang

dikelola

oleh PT

Pelabuhan Indonesia I, terdapat 8 cabang pelabuhan merugi yaitu : di wilayah Aceh : pelabuhan Malahayati dan Kwala Langsa, di wilayah Sumatera Utara : Tanjung Balai Asahan, Sibolga dan Gunung Sitoli, di wilayah Riau : Bengkalis, Selat Panjang dan Rengat. Meskipun cabang-cabang tersebut secara komersial tidak memberikan nilai terhadap perusahaan, tetapi eksistensinya tetap dilanjutkan dalam upaya pemenuhan kewajiban pelayanan umum 15


Statement of Corporate Intent (SCI) PT (Persero) Pelabuhan Indonesia I 2005 - 2007

sebagai

sarana

transportasi

dan

pengembangan

kegiatan

perekonomian di wilayah hinterland. Tingkat kerugian pelabuhan tersebut adalah : PELABUHAN

Thn 2002

Rp. (000)

Tingkat Kerugian Thn 2003 Thn 2004 Thn 2005

Thn 2006

1. Malahayati

(641.994)

(1.428.055)

(1.501.742)

(1.464.282)

(6.611.315)

2. Kuala Langsa

(291.431)

(336.171)

(332.474)

(385.300)

(419.284)

(92.701)

(476.540)

49.282

(69.749)

(114.884)

(256.293)

(546.904)

(558.270)

(818.653)

(895.587)

(17.897)

(84.360)

(73.897)

(157.529)

(194.671)

6. Bengkalis

(147.268)

(187.812)

(44.733)

(420.671)

(482.267)

7. Selat Panjang

(406.174)

(502.437)

(286.258)

(576.175)

(648.840)

8. Rengat

(198.870)

(227.337)

(37.589)

(309.625)

(357.975)

3. Tj.Balai Asahan 4. Sibolga 5. Gunung Sitoli

ESTIMASI NILAI PERUSAHAAN Estimasi nilai perusahaan didasarkan pada estimasi struktur â&#x2122;Ś ESTIMASI STRUKTUR permodalan dan estimasi nilai investasi pemegang saham pada PERMODALAN tahun 2005, 2006 dan 2007. PT Pelabuhan Indonesia I mengestimasikan struktur permodalan per 31 Desember tahun 2005, 2006 dan 2007 adalah sebagai berikut :

Struktur Permodalan Uraian

Rp. (000)

Sat.

2005

2006

2007

Total Kewajiban

Rp.

208.185

206.383

206.252

Total Ekuitas

Rp.

1.067.001

1.087.318

1.108.261

Total Aktiva

Rp.

1.275.185

1.293.701

1.314.514

171,74

165,16

158,82

Ekuitas /Aset (%)

â&#x2122;Ś ESTIMASI NILAI INVESTASI PEMEGANG SAHAM

%

Estimasi didasarkan pada nilai buku saham pada akhir tahun ditambah estimasi cadangan umum tahun berikutnya. Nilai penyertaan modal Pemegang Saham pada perusahaan dapat disampaikan sebagai berikut : Rp. (000)

Uraian Nilai investasi pemegang saham

2003 (audited)

2004 (audited)

2005 (target)

2006 (taget)

2007 (target)

1.199

1.202

1.228

1.243

1.260 16


Statement of Corporate Intent (SCI) PT (Persero) Pelabuhan Indonesia I 2005 - 2007

PROSEDUR PENGADAAN BARANG & JASA Pengadaan barang dan jasa di lingkungan PT Pelabuhan Indonesia I dilakukan dengan mengacu kepada : Keputusan Presiden (Keppres) No.18 tahun 2000 Jo Keppres No.16 tahun 1994. Surat

Keputusan

Direksi

PT

Pelabuhan

Indonesia

I

No.PP21/1/10/PI-99 tanggal 1 September 1999. Secara ringkas, tata cara pengadaan barang/jasa pemborongan maupun

konsultasi

berdasarkan

Surat

Keputusan

Direksi

sebagaimana disebut di atas adalah sebagai berikut :

Tata cara pengadaan barang/jasa pemborongan dan jasa konsultasi Batas nilai otorisasi ♦ Di bawah Rp. 50 milyar rupiah, persetujuan dan penandatanganan SP/kontrak dilakukan oleh Direktur Utama untuk Kantor Pusat dan oleh General Manager untuk Unit Pelaksana Pengusahaan dan Pela-yanan (UPPP) ♦ Di atas Rp. 50 milyar rupiah, penetapan pemenang lelang dilaksana-kan oleh Direksi dengan persetujuan Dewan Komisaris.

Penunjukan langsung ♦ Pekerjaanpekerjaan yang harus segera dilaksanakan yang tidak direncanakan sebelum-nya untuk mempertahan-kan kebutuhan minimum operasional. ♦ Rekanan yang diundang merupakan agen tunggal resmi pemerintah atau ditunjuk oleh pabrikan dari suatu produk atau jasa tertentu yang dibuktikan dengan surat keterangan keagenan dan penunjukan.

Pemilihan langsung ♦ Untuk barang/jasa umum dengan nilai mulai 10 juta s/d Rp. 50 milyar rupiah. ♦ Mengundang minimal tiga rekanan dengan klasifikasi C2/C1.

Pelelangan Terbatas ♦ Untuk barang/jasa umum dengan nilai di atas Rp. 100 juta bagi UPPP kelas III dan IV dan bernilai di atas Rp. 200 juta bagi Kantor Pusat dan UPPP kelas utama, kelas I dan II. ♦ Mengundang minimal 5 (lima) rekanan dan 3 (tiga) rekanan yang memasukkan penawaran.

17


Statement of Corporate Intent (SCI) PT (Persero) Pelabuhan Indonesia I 2005 - 2007

Keterangan : Untuk nilai s/d Rp. 10 juta rupiah dilakukan pengadaan langsung. Untuk jenis barang yang tersedia di lokasi unit usaha diberikan kewenangan untuk mengadakan sendiri. C2 : Pengusaha kecil (s/d 200 juta) B : Pengusaha menengah (500 juta s/d 1 miliar) C1 : Pengusaha kecil (s/d 500 juta)

A

: Pengusaha besar ( > 1

miliar )

KEBIJAKAN AKUNTANSI

Laporan keuangan disajikan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia, yaitu Standar Akuntansi Keuangan dan peraturan pemerintah yang berlaku dalam penyajian laporan keuangan perusahaan. Hingga saat ini maupun 3 (tiga) tahun mendatang, tidak ada perubahan kebijakan akuntansi yang diterapkan perusahaan. Rincian kebijakan akuntansi perusahaan disampaikan pada bagian lampiran SCI ini.

Demikian Statement of Corporate Intent (SCI) PT (Persero) Pelabuhan Indonesia I tahun 2005-2007 ini disampaikan.

18

sci_2005-2007_baru