Page 37

NATUNA

37

Batam Pos, Sabtu 27 April 2013

Infrastruktur Masih Prioritas Dalam APBD Natuna 2014

AULIA RAHMAN, Natuna PEMERINTAH Kabupaten Natuna masih akan memprioritaskan pembangunan infrastruktur dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Natuna 2014 mendatang. Terutama pembangunan infrastruktur yang mendukung fasilitas umum dan pelayanan kesehatan dan pendidikan. Kepala Bidang Ekonomi dan Sumber Daya Manusia Bappeda Pemkab Natuna Agustino mengatakan, selain pengembangan infrastruktur, pemerintah daerah masih memprioritaskan pembangunan sumber daya manusia. Khusunya kualitas tenaga pendidik, tenaga kerja, dan aparatur pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. “Pelayanan publik dan penerapan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel, sangat mendukung pembangunan infstruktur, sumber daya manusia yang berkualitas dan dapat merangsang

sentra ekonomi pendorong per- kelancaran pergerakan barang dan ekonomian masyarakat,” ujar orang di Natuna,” jelas Agustino. Agustino di kantorProgram tersebut, nya, Kamis (25/4) juga diselajalankan lalu. dengan pembanguDijelaskan Agusnan jalan dan jemtino, beberapa priobatan serta ritas pembangunan pembangunan instahun 2014 mendafrastruktur di petang mengarah pada desaan. Disesuaikan peningkatakan pemanfaatan, pembangunan penpengendalian ruang didikan, kesehatan berdasarkan struktur dalam percepatan dan pola ruang. program millenium Selain itu, lanjut development goals Agustino, program F.DOK (MDgs). Peningkapenyediaan dan penAgustino tan dan pemerataan geolaan air baku untuk pembangunan infstruktur dasar meningkatkan distribusi air bersih serta peningkatan kualitas SDM dan pembangunan sumber-sumber untuk tingkat kualitas hidup ma- air secara berkesinambungan juga menjadi fokus pembangunan di 2014 syarakat. Agustino menambahkan, salah mendatang. satu program prioritas pembanguDemikian juga dengan pembinan tahun 2014 yang mendukung naan pengembangan bidang kepencapaian visi misi Bupati Na- tenagalistrikan. tuna periode 2011-2016 diantara“Program ini adalah prioritas nya, pemerataan pembangunan pembangunan 2014 mendatang. infstruktur dasar. Seperti program Sudah tertuang dalam rencana pembangunan sarana prasara dan pembangunan jangka menengah fasilitas perhubungan. daerah (RPJMD),” pungkas“Program ini untuk menunjang nya.***

Pemkab Tambah Puskesmas dan Pustu

F AULIA RAHMAN/BATAM POS.

Bahu Jalan

SEJUMLAH rumah dan kios dibangun di atas bahu jalan di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, Ranai, Natuna. Pemerintah daerah akan segera menata ulang bangunan ini.

Pendaftaran KPU Diperpanjang NATUNA (BP) - Pendaftaran calon anggota KPU Natuna periode 2013-2018 diperpanjang hingga Minggu, (28/4). Keputusan ini berdasarkan hasil koordinasi rapat pleno tim seleksi (Timsel) calon anggota KPU Natuna, Selasa (23/4) lalu. Sekretaris Timsel calon anggota KPU Natuna Erman mengatakan, sebenarnya batas akhir pendaftaran sudah berakhir tanggal 26 April, kemarin. Namun hasil pertimbangan kondisi geografis daerah kecamatan-kecamatan yang terpisah daratan, batas waktu penyerahan berkas pendaftaran diundur. “Pendaftaran dan penyerahan berkas diberikan dispensasi waktu sampai hari Minggu besok (28/4). Jadi hari Minggu kami tetap buka,” kata Erman ditemui di kantor sekretariat seleksi anggota KPU Natuna di Ranai, Rabu (26/4). Dijelaskan Erman, keputusan tim seleksi tersebut untuk memberikan kesempatan dan pelung bagi masyarakat Natuna yang berminat ikut seleksi calon anggota KPU Natuna. Sehingga mereka memiliki waktu lebih untuk melengkapi syarat seleksi calon anggota yang berkualitas. “Jauhnya jarak kecamatan-kecamatan menjadi salah satu pertimbangan,” kata Erman. Dia menjelaskan, saat ini pendaftar calon anggota KPU Natuna yang sudah menyerahkan berkas pendaftaran hingga sudah men-

KARIMUN (BP) - Komisi A di DPRD Kabupaten Karimun yang membidangi masalah hukum, kembali mendapatkan laporan dari beberapa warga yang bertempat tinggal di Jalan H Arab Ujung, Kecamatan Karimun. Ini terkait polemik penolakan pembangunan tower atau menara telekomunikasi yang sejak awal tidak mendapatkan persetujuan dari masyarakat. “Salah satu poin di dalam surat yang diterima warga tadi meminta agar dilakukan mediasi kembali. Padahal sudah jelas bahwa masyarakat menolak pembangunan tower yang sekarang

SEORANG ibu membawa serta kedua anaknya saat mendaftarkan diri sebagai calon anggota KPU Natuna, Jumat (26/4). Karena alasan jauhnya rentang kendali, pendaftaran calon anggota KPU Natuna diperpanjang hingga Minggu (28/4).

NATUNA (BP) - Tuntutan karyarawan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) meminta direktur mereka, Adi Candra, mundur dari jabatannya masih akan dipertimbangkan oleh pemerintah. Selanjutnya, Bupati Karimun Ilyas Sabli yang akan memutuskan, apakah Adi harus mundur atau tidak. “Tindak lanjut permintaan karyawan PDAM itu sekarang menjadi kewenangan pak bupati,” ujar Kepala Badan Pengawas PDAM Natuna sekaligus Asisten II Pemkab Natuna, Izawar Asfawi. Kata Izawar, pihaknya sudah menerima laporan seputar tuntutan karyawan PDAM itu. Namun dirinya mengaku kaget, karena selama ini pihaknya tidak pernah IKLAN

F.AULIA RAHMAN/BATAM POS

capai 27 pendaftar. Sementara peserta yang mengambil formulir pendaftaran berjumlah 36 orang. Ditambahkan Erman, meski pendaftaran calon anggota KPU diper-

panjang sampai hari Minggu, verifikasi administrasi tetap akan dilaksanakan sesuai jadwal. Hasil verifikasi administrasi akan diumumkan secepatnya.

“Verifikasi administrasi selama dua hari, Sabtu (27/4) sampai Minggu (28/4). Pendaftar lolos verifikasi diumumkan hari Senin (29/4),” pungkasnya. (arn)

sudah berdiri,” ujar Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Karimun, Jalmaludin kepada Batam Pos, Jumat (26/4). Kemudian, kata Jamal, di dalam surat itu juga ada menyebutkan nama salah seorang warga, diminta untuk mempertanggungjawabkan penolakan pembangunan tower tersebut. Seharusnya, hal ini tidak terjadi, karena kesannya menakut-nakuti warga. Memang, warga yang namanya diminta untuk bertanggungjawab tidak terkena dan tinggal di daerah sekitar. Tapi, orang yang bersangkutan sifatnya hanya membantu atau menjadi fasilitator warga untuk yang menyatakan penolakan. “Ini harus menjadi pelajaran dan perhatian dari pemerintah. Artinya,

jika ada permohonan izin pembangunan yang harus mendapatkan persetujuan masyarakat agar tidak diterima di atas meja saja dan kemudian main teken izin saja. Tapi, prosedur yang baik dan benar itu dengan cara terlebih dulu cek ke lapangan atau ke lokasi tempat tinggal warga, apakah benar-benar mendukung rencana pembangunan atau tidak. Sehingga, tidak timbul masalah pro dan kontra seperti ini,” ujar Ketua Fraksi PDI Perjuangan ini Sementara itu, Kepala Badan Pelayanan dan Perizinan Terpadu (BPPT) Kabupaten Karimun, M Tahar secara terpisah menyatakan, kronologis terbitnya izin pembangunan tower atau menara telekomunikasi di Jalan H Arab Ujung yang ditolek warga berawal dari re-

komendasi pejabat yang ada di wilayah tersebut. “Maksudnya, izin tersebut diberikan karena sudah ada rekomendasi dari Lurah Seilakam dan juga Camat Karimun. Ternyata, dukungan persetujuan dibangunnya tower tersebut ada yang tidak benar. Tentunya, hal ini dikros cek dari sejak awal sebelum rekom diberikan,’’ paparnya. Saat ini, lanjut Tahar, dia menyarankan kepada pihak perusahaan yang membangun tower telekomunikasi agar kembali melakukan musyawarah dengan warga yang menolak, khususnya yang terkena radius dari tower tersebut. Sehingga, mendapatkan satu kesepakatan dan persetujuan. Kemudian, agar masalah ini tidak berlarutlarut. (san)

Rute Baru, Semakin Dekat ke Johor KARIMUN (BP) - PT Pelayaran Rempang Sarana Bahari akan membuka rute baru KarimunTanjung Puteri, Johor, Malaysia. Pelabuhan ini berlokasi dekat dengan Kota Johor, Malaysia. Selama ini keberangkatan dari Karimun hanya melalui Pelabuhan Laut Internasional Kukup. “Pihak perusahaan pelayaran sudah menyampaikan rencana ini kepada kita. Apalagi, memang rute dari Karimun ke Malaysia melalui Pelabuhan Tanjung Pu-

nan Puskesmas untuk meningkatkan akses dan jangkauan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan. Sehingga dapat terwujud masyarakat Natuna yang sehat secara mandiri dan meningkatkan derajat kesehatan yang optimal. Pembangunan ini, kata Faisal, adalah pembangunan ruang rawat inap Puskesmas, seperti di Puskesmas Serasan Timur yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang kesehatan tahun anggaran 2013. “Saya berharap, dengan adanya ruang rawat inap di Puskesmas Serasan Timur, masyarakat mendapatkan pelayanan rawat inap seperti di Puskesmas-Puskesmas di

kecamatan lain,” ujarnya. Selain itu, Dinas Kesehatan juga melakukan kegiatan peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat gratis. Pelayanan gratis itu tidak hanya bagi pasien di Natuna saja, tetapi berlaku untuk rujukan ke rumah sakit di luar Natuna. “Rujukan ini berdasarkan rumah sakit yang ada kerjasama dengan dinas kesehatan Kabupaten Natuna dan berdasarkan ketentuan yang berlaku dalam pelayanan kesehatan gratis. Ini merupakan program visi dan misi Dinkes, yaitu menuju masyarakat Natuna sehat dan mandiri,” pungkasnya. (cca)

Tuntutan Karyawan PDAM Tergantung Bupati

Izin Hanya dari Lurah dan Camat Pendirian Tower Telkomunikasi

NATUNA (BP) - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Natuna Faisal mengatakan, pemerintah telah memprogramkan berbagai kegiatan untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan terhadap masyarakat. Beberapa program tersebut antara lain peningkatan sarana dan prasarana aparatur, peningkatan dan perbaikan sarana Puskesmas atau puskesmas pembantu (Pustu) dan jaringannya, termasuk pengawasan obat dan makanan. “Untuk memenuhi itu semua, Pemkab Natuna akan menambah jumlah Puskesmas dan Pustu disetiap kecamatan,” kata Faisal. Faisal menjelaskan, pembangu-

teri belum ada, Melainkan, Karimun-Kukup,” ujar Kepala Kantor Syahbandar Tanjungbalai Karimun Gadjah Roeseno, Kamis (25/4) Tahap pertama, kata Gadjah, perusahaan pelayaran akan mengoperasikan satu kapal saja dan kemungkinan dalam satu hari dua kali keberangkatan dari Karimun ke Johor dan sebaliknya dari sana. Untuk perizinan, pihaknya masih menunggu izin trayek yang dikeluarkan dari Direktorat Perhu-

bungan Laut (Dithubla) di Jakarta. “Dengan belum keluarnya izin dari Dithubla, maka kita belum dapat memastikan kapan keberangkatan perdana dari Karimun ke Pelabuhan Tanjung, Johor Bahru, Malaysia dan juga sebaliknya,” paparnya. Salah seorang warga Karimun, Yadi yang sering bolak balik ke Malaysia mengatakan, dengan adanya rencana pembukaan rute baru dari Karimun ke Malaysia,

khususnya Johor Bahru akan memberikan kemudahan. “Salah satu kemudahan, jika tujuan kita ke kota Johor, maka akan lebih dekat turun di Pelabuhan Tanjung Puteri,” katanya. Hanya saja, kata Yadi, perjalanan laut dari Karimun ke Pelabuhan Internasional Tanjung Puteri memang sedikit lebih lama dibandingkan dari Karimun ke Pelabuhan Kukup yang hanya butuh 45 menit saja untuk sampai. (san)

mendapatkan keluhan seputar kinerja dan kepemimpinan Direktur PDAM Natuna Adi Candra, dari para karyawan. “Kami sangat terkejut melihat ada gejolak karyawan PDAM. Sebelumnya kami tidak pernah menerima keluhan apapun,” ujar Izwar Asfawi dihubungi, Jumat (26/4). Diakui Izwar Asfawi, gejolak karyawan PDAM tersebut sebenarnya sudah tidak ditolerir lagi kepada Direktur PDAM. Namun untuk keputusannya, sepenuhnya kebijakan Bupati Natuna Ilyas Sabli. Dan permintaan karyawan PDAM sudah diterima, dan sudah dibahas dibagian ekonomi. Sebelumnya sejumlah karyawan PDAM membuat pernyataan sikap

memaksa mundur Adi Candra dari jabatanya sebagai Direktur PDAM. Salah satu alasannya, Adi dinilai memiliki sikap, kebijakanan dan keputusan yang merugikan karyawan. Permintaan karyawan PDAM melengserkan jabatan Adi Candra tersebut, juga beralasan pelayanan air bersih kepada masyarakat tidak terganggu. Karena seluruh karyawan mengancam mogok kerja, jika direktur PDAM masih masuk kantor. “Kami bakal mogok kerja kalau Adi Candra masih masuk kantor. Kami sudah sepakat,” ujar Rusmin pegawai PDAM Natuna ditemui dikantor PDAM Natuna di jalan DKW Mohd Benteng Ranai, Kamis (25/4) lalu. (arn)

27 April 2013  

27 April 2013

27 April 2013  

27 April 2013

Advertisement