Page 35

KARIMUN

35

Batam Pos, Sabtu 27 April 2013

Warga Minta Kompensasi Rp1 Juta/Bulan

F.TRI HARYONO/BATAMPOS

OPERATOR Kecamatan Meral, Tri, melakukan perekaman e-KTP di Kantor Camat Meral, Jumat (26/4). Perekaman e-KTP ini akan dilakukan hingga 30 Oktober mendatang.

Meral Masih Rekam e-KTP KARIMUN (BP) - Kecamatan Meral terus melakukan perekaman kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) kepada penduduk. Hingga saat ini sudah terekam 82,54 persen dari 34,895 jiwa. Sisanya tinggal 17,46 persen atau 28.804 jiwa lagi yang belum melakukan perekaman e-KTP. Perekaman e-KTP ini merupakan perpanjangan waktu yang akan berlangsung hingga 30 Oktober mendatang. Hal ini disampaikan Camat Me-

ral Dwiyandri kepada Batam Pos, saat dikonfirmasi tentang perekaman e-KTP di Kecamatan Meral, Jumat (26/4). Ia mengungkapkan dengan diperpanjangnya masa perekaman e-KTP oleh pemerintah pusat ini, diharapkan kepada masyarakat agar segera melakukan perekaman e-KTP di Kantor Camat Meral. “KTP elektronik ini berfungsi sebagai identitas jati diri yang berlaku secara nasional, serta da-

pat untuk pengurusan izin, pembukaan rekening bank dan sebagainya. Dan mencegah KTP ganda dan pemalsuan KTP, juga dapat terciptanya keakuratan data penduduk untuk mendukung progam pembangunan. Ini yang penting,” jelas Dwi. Ditegaskan Dwi, walaupun ada kendala di kantor camat, namun proses perekaman e-KTP tetap berjalan. kendala daya listrik yang kurang saat ini, kita sudah me-

nyurati ke pihak PLN untuk penambahan daya. Agar dapat ditambah daya listrik, sehingga proses pelayanan ke masyarakat tidak ada kendala lagi, selain perekeman e-KTP. “Saat ini e-KTP yang sudah siap 14,144 lembar dan sudah didistribusikan ke kantor lurah masingmasing, mudah-mudahan pada akhir Oktober nanti sudah terekam semua e-KTP-nya,” ungkapnya. (tri)

Polisi Ikut Awasi Penimbunan BBM SPBU Siapkan Pompa Khusus SANDI, Karimun PENGELOLA stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Jalan Poros Karimun mulai mengantisipasi potensi penimbunan bahan bakar minyak (BBM), khususnya jenis premium, menjelang kenaikan harga komoditas tersebut. Dalam pengawasannya, SPBU juga melibatkan aparat kepolisian setempat. Manajer Operasional SPBU Tanjungbalai Karimun, Yuswar Yahyanati menjelaskan, mulai

bulan depan pemerintah akan memberlakukan dua harga untuk BBM jenis premium.Yakni premium dengan harga lama atau masih disubsidi sebesar Rp 4.500 per liter untuk sepeda motor dan angkutan. Sedangkan, satu harga lagi rencananya Rp 6.500 untuk mobil pribadi. “Untuk mengantsipasi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kelangkaan akibat penimbunan premium dengan cara pembelian berulang-ulang kita akan libatkan aparat kepolisian untuk membantu mengawasi,” ujar Yuswar, Jumat (26/4). Selain itu, petugas dari SPBU juga akan ikut melakukan penga-

wasan. Sehingga, persediaan BBM di satu-satunya SPBU di Karimun ini dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Meski begitu, lanjut Yuswar, jam operasional SPBU tetap seperti biasa, yakni buka pada pagi hari dan tutup pada sore hari. Hal ini juga merupakan bentuk antisipasi agar tidak terjadi kekosongan BBM. Disinggung mengenai persiapan SPBU untuk menjual premium dengan dua harga, Yuswar menyebutkan, pihaknya tidak akan menambah pompa untuk penjualan BBM, namun hanya akan membagi empat pompa minyak yang ada di SPBU. “Misalnya, pompa D yang ter-

letak paling kiri di pintu masuk akan kita gunakan khusus untuk menjual premium dengan harga Rp 4.500 per liter. Sedangkan, untuk pompa C untuk mobil pribadi dengan harga Rp 6.500 per liter,” jelasnya. Dikatakannya, pada prinsipnya SPBU tidak melakukan perubahan mendasar, hanya membedakan pompa minyaknya saja. Selain itu, petugas dari SPBU juga diminta untuk teliti terhadap setiap kendaraan yang membeli premium. Khususnya, untuk menghindari pengisian premium secara berulang-ulang menjelang kenaikan harga BBM pada bulan depan.***

MORO (BP) - Warga Dusun Mentangon, Desa Sugi, Moro, menuntut uang kompensasi senilai Rp 1juta per bulan kepada PT Island Connection International (ICI). Kompensasi ini terkait rencana pengembangan objek pariwisata Telunas oleh investor asing tersebut. “Uang Rp 1 juta itu untuk digunakan masyarakat tempatan, artinya uang kompensasi itu bukan perorangan, melainkan untuk kebutuhan dan kepentingan Dusun Mentangon tersebut,” ujar Camat Moro M Fidias, kemarin (26/4). Adanya permintaan kompensasi ini, kata Fidias, karena pengembangan objek pariwisata akan menggunakan areal tangkapan nelayan. Tak hanya itu, pulau tersebut sering digunakan nelayan untuk berlindung saat angin ribut saat menangkap ikan. Tuntutan nelayan ini, kata Fi-

dias, belum memperoleh keputusan, karena pihak pariwisata PT ICI tidak merespon bantuan untuk kepentingan masyarakat Mentangon itu dinilai dengan uang. Justru pihak pariwisata Telunas PT ICI, katanya sudah banyak berbuat untuk kepentingan masyarakat tempatan. “Di mana azaz manfaatnya sangat menyentuh untuk hajat orang banyak,” ujar Fidias. Terpisah, Idaman selaku manager pariwisata Telunas PT ICI mengaku kurang tepat kalau masyarakat Mentangon itu menuntut uang konpensasi senilai Rp 1juta per bulan. Yang jelas, hal semacam itu tidak mendidik, artinya jika ingin menangkap ikan, bukan diberikan umpannya, tapi diberikan mata pancingnya. “Terus terang saja, keberadaan PT ICI di Pulau Sugi, Moro, boleh dikatakan sudah banyak berbuat

seperti kegiatan bakti sosial, baik untuk kepentingan masyarakat maupun dunia pendidikan,’’ katanya. Tak kalah penting, kata Idaman, di Dusun Mentangon PT ICI, sudah memberikan perhatian khusus, dengan membuat sumur air bersih, membantu pembangunan masjid, pembuatan drainase, pembuatan lapangan bola volly, dan mengecat bangunan sekolah. Kegiatan ini dilakukan langsung oleh turis yang datang ke Telunas. Dengan adanya kegiatan tersebut, pihaknya menilai lebih bermanfaat dan berdaya guna untuk kepentingan masyarakat Dusun Mentangon tersebut. “Nilai kompensasi uang Rp 1 juta untuk bantuan masyarakat tempatan itu tak seberapa, bila dibandingkan dengan kepedulian pariwisata Telunas pada masyarakat itu sendiri,” terangnya. (pst)

Angin Ribut, Pohon Getah Tumbang MORO (BP) - Sejumlah warga Kampung Sidodadi, Kelurahan Moro Timur, melakukan gotong royong (Goro) untuk membersihkan dahan dan ranting pohon getah yang tumbang akibat diterjang angin ribut yang melanda Moro, Kamis (25/4) malam. Akibat angin ribut tersebut, terdapat beberapa titik pohon getah yang tumbang ke jalan umum hingga mengganggu arus lalu lintas. “Supaya tidak menganggu warga yang melintasi jalan tersebut, maka warga mengambil inisiatif membersihkan dahan dan ranting pohon getah itu menggunakan gergaji mesin dan parang,” ujar Ketua RW Sidodadi, Moro, Arifin. Selain pohon getah yang tumbang ke jalan umum di lingkungan Kampung Sidodadi itu, juga terdapat beberapa antena TV yang ikut tumbang diterjang angin ribut. “Namun dalam kejadian ini, tidak ada yang korban jiwa. Bahkan rumah penduduk tempatan, juga

F.IMAM SUKARNO/BATAM POS

WARGA Kampung Sidodadi bergotong royong membersihkan ranting getah yang tumbang akibat angin ribut, Kamis (25/4) malam lalu.

tidak ada yang terkena pohon getah tersebut,” ujarnya. Terpisah, nelayan tradisional Moro Ruslan mengaku, pada malam Kamis itu angin ribut dibarengi ombak besar datangnya tiba tiba. Namun angin kencang dan gelom-

bang besar itu tak lama, boleh dikatakan hanya sekitar 30 menit saja. “Namun akibat ombak besar dan angin ribut itu, nelayan mesti berlindung ke pulau terdekat menyelamatkan diri,” ujarnya. (pst)

Komisioner KPU Ikut Daftar Lagi

F.TRI HARYONO/BATAMPOS

KETUA Timsel calon anggota KPU Karimun Zulkhainen didampingi anggota ketika diwaw ancarai tentang pencalonan anggota KPU Karimun yang sudah mengembalikan formulir, Jumat (26/4).

KARIMUN (BP) - Pengembalian formulir calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karimun resmi ditutup, Jumat (26/4) sekitar pukul 17.00 WIB. Dari 57 orang yang mengambil formulir, hanya 40 yang mengembalikan berkas ke Tim Seleksi calon Anggota KPU Karimun. Dari 40 peserta seleksi ini,

tercatat pula nama Evi Herita yang masih aktif sebagai anggota KPU Karimun. Selain itu, ada pula nama Ketua Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Karimun Tiuridah Silitonga, Mardianus dan Hasirul Fadli. Bahkan tercantum juga nama Nasruddin, salah satu anggota KPU Provinsi Kepri, serta selebihnya dari berbagai ka-

langan. “Cukup beragamlah, peserta yang ikut seleksi calon anggota KPU Karimun kali ini,” ujar Ketua Tim Seleksi (Timsel) calon anggota KPU Karimun Zulkhainen didampingi anggota Timsel Wiryanto, Jumat (26/4). Berkas calon yang ikut seleksi ini, sebut Zulkhainen, selanjut-

nya dilakukan verifikasi hingga tiga hari ke depan. Jika lolos verifikasi administrasi, peserta dihadapkan dengan ujian tertulis. “Nanti para calon anggota KPU yang sudah lolos administrasi akan dilakukan seleksi tertulis pada tanggal 2 Mei. Tes tertulis meliputi seputar kegiatan pengetahuan umum, dan pemilihan umum,” jelas Zulkhainen. Setelah lolos tes tertulis, masih dilanjutkan dengan tes kesehatan dan tes psikologi. Untuk test kesehatan dan psikologi dilaksanakan di RSUD Karimun pada 3 Mei sampai 15 Mei mendatang. “Untuk tes kesehatan dan psikologi ini, mereka (calon anggota KPU, red) tidak dipungut biaya sama sekali. Semua ditanggung Timsel calon anggota KPU,” paparnya. Setelah menjalani tes kesehatan dan psikologi, lanjut Zulkhainen, masih ada satu lagi terakhir sebelum ditetapkan kelulusan. Yakni test wawancara dengan pihak Timsel. Pelaksanaannya tanggal 21-23 Mei. “Semoga, seleksi calon anggota KPU nanti benar-benar selektif. Hingga yang terpilih sesuai dengan yang diharapkan,” pungkasnya. (tri)

Pemerintah Siapkan Ganti Rugi Lahan PDAM KARIMUN (BP) - Menyikapi persoalan ganti rugi lahan di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Karimun, pemerintah Karimun berencana akan memberikan kompensasi kepada Vincent Ferri yang mengaku sebagai ahli waris pemilik lahan di areal PDAM, Seibati, Kecamatan Tebing. Hal ini disampaikan Asisten Pemerintah Pemkab Karimun, Raja Usman kemarin (26/4). Pemberian uang kompensasi ini merupakan

kebijakan dari pemerintah daerah, dengan tujuan supaya permasalah tersebut tidak berlarut-larut. Karena yang akan merasakan dampaknya adalah masyarakat Karimun yang selama ini mendapatkan air bersih dari PDAM tersebut. Dalam pertemuan yang dilakukan Kamis (25/4), kata Usman, pihak pemerintah tidak akan memberikan ganti rugi seperti yang diminta oleh pihak Vincent, yakni sebesar Rp 1 miliar lebih. “Dasar kita memberikan ganti rugi tidak

ada, karena mereka tidak memiliki surat-surat tanah yang lengkap. Sehingga kita mengambil kebijakan dengan memberikan kompensasi,” tambahnya. Disinggung apakah hal itu tidak bertentangan dengan hukum, karena tidak ada kekuatan dalam memberikan kompensasi, Raja Usman mengatakan, kebijakan yang diambil sah-sah saja dilakukan. “Disamping aturan, kan ada kebijakan. Dan dalam mengambil

kebijakan merupakan kesepakatan bersama melalui musyawarah dengan masyarakat, dan aparat hukum,” tambahnya. Soal berapa nilainya, Raja Usman belum bersedia mengatakan, karena nilainya belum diputuskan. Namun dirinya mengatakan, berapa pun kompensasi yang diberikan, Vincent harus bersedia menerima. Jika mereka tidak mau, kata Raja Usman, pemerintah mempersilakan mereka menempuh jalur hukum. (bni)

F.YUDI/BATAM POS

NAYLA Boutique menambah koleksi busananya yang berbahan raw silk dan taffeta untuk memenuhi kebutuhan fesyen pelanggannya.

Tampil Modis Bersama Nayla Boutique KARIMUN (BP) - Guna memenuhi kebutuhan berpakaian muslim dengan tren masa kini, Nayla Boutique terus menambah koleksi pakaian yang dijual. Saat ini, berbagai model pakaian muslim mulai dari jilbab, kaftan hingga bahan raw silk dan taffeta dengan payet dan bordiran mewah tersedia di Nayla Boutique. Disamping bahan raw silk dan taffeta, di Nayla Boutique juga tersedia baju stelan dan blus-blus bahan jersey yang saat ini lagi trend di kalangan wanita di Indonesia. Bagi yang suka baju Korea dan bahan kebaya songket juga dijual di Nayla Boutique. Pemilik Nayla Boutique, Dewi Safitri kepada Batam Pos mengatakan, tersedianya bahan raw silk dan taffeta di Nayla Boutique hal ini untuk memenuhi kebutuhan pakaian bagi masyarakat Karimun. “Bagi kaum wanita Karimun yang ingin membeli bahan raw silk dan taffeta tidak perlu jauh membelinya keluar pulau Karimun, cukup datang ke Nayla Boutique semua kebutuhan pakaian dengan model terbaru tersedia dengan lengkap, bahkan untuk item tertentu kita berikan diskon 50 persen,” ujarnya. Dijelaskan Dewi, khusus untuk bahan tafeta, kain ini karakteristiknya mengkilat dan kaku sehingga terkesan mewah jika di-

pakai, apalagi dipercantik dengan bordiran atau sulam. Lanjutnya, pilihan warna dari taffeta ini banyak sekali, bahkan ada yang bunglon, two-tone. Sehingga warna yang timbul beriak-riak lebih dari satu warna. Kain taffeta ini ada juga yang berbahan lentur. Soal harga, taffeta juga bisa dibilang murah. IKLAN

Sementara untuk bahan rawfsilk, disebutkan Dewi, karakteristiknya mengkilat karena 100 persen sutra. “Dengan tekstur yang tidak rata atau berserat sehingga terkesan mewah dan nyaman dipakai. Pilihan warnanya pun juga beragam dari mulai warna yang tajam sampai warna yang lembut “ terangnya. (yud)

27 April 2013  

27 April 2013

27 April 2013  

27 April 2013

Advertisement