Page 3

politika

3

Batam Pos, Sabtu 27 April 2013

Dulu Kapok, Sekarang Kompak Empat Komisioner KPU Daftar Lagi Galih, Batam

Hasil polling sampai 26 April 2013 Tokoh Politik Jumlah pemilih

: Ir. Edi Purwanto : 50

Seluruh komisioner KPU Batam minus ketuanya, resmi maju lagi dan mendaftarkan diri di pencalonan komisioner KPU Batam periode 2013-2018. Mereka adalah Netty Herawati, Zeindra Yanuardi, Ngaliman, serta Abdul Rahman. Keempat komisioner KPU ini kompak mendatangi kantor pani­ tia seleksi KPU Batam untuk me­ nyerahkan berkas pencalonan dan pendaftarannya di hari terakhir pendaftaran, Jumat (25/4) siang. Netty Herawati, salah satu komi­ sioner KPU Batam saat ini, yang sebelumnya getol berkomentar ke media tak akan mencalonkan diri

lagi di komisioner KPU Batam periode 2013-2018, justru datang pertama kali dan lebih awal me­ nyerahkan berkas pencalonannya dibandingkan tiga kawannya sesama komisioner KPU Batam. Diikuti secara berurutan, Zeindra, Ngaliman, dan terakhir Abdul Rahman. Nety kepada Batam Pos sebe­ lumnya berkoar tak akan maju lagi di pencalonan komisioner KPU Batam periode 2013-2018. Alasannya, dirinya ingin fokus menjalankan usahanya dan ingin istirahat. ”Karena saat itu anak saya yang sulung hendak maju mencalonkan diri sebagai bakal calon legislatif di Batam. Nggak mungkin kan mamanya yang mengecek ber­ kas pencalegan anaknya,” ujar Netty. Netty bertekad mencalonkan

diri lagi sebagai komisioner KPU Batam periode 2013-2018 kar­ ena ingin membuktikan tuduhan negatif yang dialamatkan kepada dirinya serta KPU Batam itu tak benar. ”Saya mencalonkan diri lagi ingin membuktikan bahwa ki­ nerja saya dan KPU Batam itu bersih, tak seperti yang dituduh­ kan negatif oleh sebagian mas­ yarakat,” kata Netty beralasan. Sementara, Zeindra Yanuar­ di, yang dari jauh hari berniat mencalonkan diri lagi sebagai komisioner KPU Batam periode 2013-2018, mengatakan, ingin menyelesaikan pekerjaan di KPU tentang tahapan bacaleg pemilu 2014 yang saat ini baru saja me­ masuki tahap awal verifikasi. ”Pekerjaan yang harus dis­ elesaikan di KPU Batam masih banyak. Kami tak mau dicap tak

bertanggung jawab. Makanya kami mencalonkan diri lagi agar bisa menyelesaikan tugas dan ta­ nggung jawab selaku komisioner KPU Batam,” ujar Zeindra. Lain halnya dengan Ngaliman. Ia mengaku, mencalonkan diri lagi sebagai komisioner KPU Batam periode 2013-2018 karena satu hal. ”Saya maju lagi di pencalonan komisioner KPU Batam periode mendatang karena panggilan tu­ gas dan tanggung jawab. Sehari sebelumnya, saya sempat bim­ bang, antara mau maju lagi atau berhenti. Setelah saya pikirkan, saya mantap untuk maju lagi,” terang dosen ini. Sedangkan Rahman yang datang paling akhir, mengatakan, maju lagi karena menyukai tugasnya selaku komisioner KPU. Untuk diketahui, kasus koru­

psi dana hibah Pemko ke KPU Batam yang menyeret ketua, sek­re­taris, bendahara hingga staf, membuat anggota KPU trauma. Bahkan Nety, Zeindra, Ngaliman, serta Rahman, mengaku kapok meneruskan di KPU. Ditanya peluangnya mereka untuk duduk kembali seba­ gai komisioner KPU Batam, Rahman mengatakan, semua kandidat yang berjumlah pulu­ han, sama peluangnya. ”Kami mempercayakan pada kinerja tim seleksi penerimaan komi­ sioner KPU. Biarkan tim seleksi bekerja dulu. Kalaupun ada beberapa yang menilai masih ada unsur titipan atau politis dalam penerimaan calon komi­ sioner mendatang? Itu hak mer­ eka. Intinya kami percaya pada tahapan dan kerja tim seleksi,” tutupnya. ***

Petinggi Sayap Partai NasDem Pinang Mundur BATAM (BP) - Sejumlah pen­ gurus sayap Partai Nasional Demokrat (NasDem) Kota Tan­ jungpinang dan Bintan menyata­ kan mundur. Sikap ini diwujud­ kan dengan pelepasan almamater ke­a ng­g otaan di Palm Spring, Batam Centre, Jumat (26/4). Ketua Dewan Pembina DPD Garda Pemuda Nasdem Tan­ jungpinang, Benny didampingi Ketua Serikat Pedagang Restorasi Tanjungpinang Agus Tan dan pengurusnya mengatakan, alasan pengunduran ini karena sudah tidak sepaham dengan pengurus partai. ”Awalnya kami menilai Partai NasDem sebagai partai peruba­ han, namun ternyata sa­yap-sayap hanya untuk beking saja. Aspi­ rasi kami tak diakomodir,” keluh

Benny. Selama ini lanjut Benny pihaknya sudah banyak jasa dalam memb­ esarkan partai dengan menggelar kegiatan yang melibatkan DPP sebanyak tujuh kali. ”Mulai acara Imlek, bagi sem­ bako, donor darah, silaturahmi sayap dan partai, jalan santai. Tapi apa? Mereka hanya me­ mikirkan duit dalam pencalegan ini,” tegasnya. Pengurus sayap ini juga merasa dikhianati. Pasalnya sebelum masa pencalegan partai akan mengakomodir bacaleg yang diajukan sa­yap. ”Namun apa yang terjadi pen­ gurus DPD Partai Nasdem me­ lakukan penilaian subjektif. Mana yang namanya partai perubahan itu?” sesalnya.

Turut hadir dalam pengunduran ini, Ketua I Garda Pemuda Partai NasDem Kota Tanjungpinang Mi­ chael, Sekretaris Garda Pemuda Partai NasDdem Kota Tanjung­ pinang Sasyento. Ditunggangi Sementara itu, Ketua DPD NasDem Tanjungpinang, Suma­ rno menuding aksi demontrasi yang dilakukan belasan ma­ hasiswa yang mengatasnama­ kan Liga Mahsiswa NasDem Tanjungpinang, Kamis (25/4) ditunggangi oleh pihak-pihak yang mempunyai kepentingan politis. ”Mereka yang demo bukan bagian dari Liga Mahasiswa NasDem Kota Tanjungpinang. Apa yang mereka sangka sama sekali tidak benar. Jelas ini ada

344 Surat Bebas Pidana Dikeluarkan PN BATAM (BP) - Sedikitnya, 344 surat keterangan bebas tindak pidana untuk calon legislatif, calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panwaslu yang dikeluarkan Pengadilan Negeri Batam, Jumat (26/4). Jumlah ini meningkat drastis pada sehari menjelang ditutup­ nya pendaftaran. Sebelumnya tercatat sebanyak 103 surat keterangan bebas tin­ dak pidana tercatat yang dikelu­ arkan PN pada hari Senin (21/4) yang lalu. ”Sampai sekarang

sudah 344 orang yang mengurus surat keterangan bebas tindak pidana,” ujar Nurlaily, panitera yang bertugas di bagian Sub Hukum kemarin. Namun, dari sekian banyak surat yang keluar, Nurlaily tidak bisa mengklasifikasikan jumlah warga yang mengurus untuk Ca­ leg, KPU, maupun Panwaslu. ”Kalau tidak salah hari ini tera­ khir untuk mengeluarkan surat keterangan tersebut karena be­ sok kita sudah libur,” ujarnya. Salah seorang warga yang

mengurus surat, Solihin men­ gaku akan mendaftar sebagai calon panwas Kecamatan. Untuk mendapatkan surat keterangan bebas tindak pidana, ia harus menunggu prosesnya selama tiga hari. Ia juga mengatakan, dalam pembuatan surat ini tidak dikenakan biaya. ”Surat keterangan bebas tindak pidana salah satu syaratnya har­ us dilampirkan untuk mendaftar. Membuat surat ini juga gratis, paling kasih suka rela saja,” ka­ tanya. (cr22)

Banyak Caleg Tidak Tahu Dapil Baru Tahu setelah KPU Publikasi DCS JAKARTA (BP) - Tidak sedikit respons negatif dari pengurus parpol yang merasa keberatan atas publikasi bakal calon ang­ gota legislatif (bacaleg) yang dilakukan Komisi Pemilihan Um­um (KPU). Hal itu berkaitan dengan ketertutupan parpol dalam menetapkan daerah pemi­ lihan (dapil) dan nomor urut caleg dalam DCS (daftar calon sementara). ”Proses pencalegan itu tidak semua orang tahu, bahkan oleh caleg sekalipun,” ujar Jeirry Su­ mampow, koordinator Komite Pemilih Indonesia (Tepi), dalam diskusi di gedung Bawaslu, Ja­ karta, kemarin (26/4). Jeirry mendapat banyak in­

formasi bahwa para caleg di luar kepengurusan partai tidak tahu ke mana dan di nomor urut berapa mereka bakal ditem­ patkan. Munculnya publikasi KPU membuat para caleg lega meski mereka tidak puas dengan kebijakan penempatan nomor urut dapil. Respons yang sama disampaikan oleh caleg PAN Didi Supriyanto. Mantan Sekjen Partai Demokrasi Pembaruan (PDP) itu baru menge­ tahui dirinya ditempatkan di DKI Jakarta III. ”Saya baru tahu di detik akhir,” katanya. Menurut Didi, sejatinya di­ rinya sudah membina Jawa Tengah, terutama wilayah kota Solo yang notabene bagian dari Dapil Jateng V. Namun, Didi mengaku tidak mempermasalah­ kan kebijakan PAN yang men­ empatkannya di dapil ”neraka”

itu. Betapa tidak, Didi harus bersaing, salah satunya dengan Ketua DPR RI Marzuki Alie dari Partai De­mokrat. ”Saya ditempatkan di situ kar­ ena PAN belum memiliki kursi di DKI III. Kalau saya bismillah sajalah,” ujarnya. Secara terpisah, komisioner KPU Hadar Navis Gumay me­ nyatakan, memang ada beberapa caleg yang justru bertanya ke­ pada komisioner di mana dan di nomor urut berapa dia ditempat­ kan. ”Banyak yang tanya kepada kami, tolong lihatin saya ada di dapil mana,” ujar Hadar di Kantor KPU. Beberapa caleg juga mem­ pertanyakan mengapa dirinya ditempatkan di dapil itu. Dalam hal ini, Hadar menyatakan bukan kewenangan KPU untuk menem­ patkan setiap caleg. (jpnn)

DPC Gerindra Batam Klaim Solid Buntut Kisruh Penyusunan DCS SEIBEDUK (BP) - Gonjangganjing yang melanda Partai Gerindra Batam saat ini, men­ dorong sejumlah Pengurus Anak Cabang (PAC) untuk menyatakan sikap dukungan terhadap Dewan Pengurus Cabang (DPC) yang telah menetapkan Daftar Calon Sementara (DCS) Caleg. Pengurus yang mendukung ini meliputi PAC Batuaji, PAC Sagulung, PAC Sekupang, PAC Lubukbaja, PAC Seibeduk, PAC Batuampar, PAC Nongsa, PAC Batam Kota, dan Sekretaris PAC Bulang, dengan ditandai pem­ bubuhan tandatangan, Kamis (25/4) di Kepri Mall. Mereka mengaku semua pengu­ rus DPC maupun PAC dalam kon­ disi solid dan siap meme­nangkan Pemilu 2014 guna bekerja untuk masyarakat Batam.

Sekretaris Pengurus Anak Ran­ti­ ng (PAC) Partai Gerindra Batu­aji, Marlon Brando Siahaan me­ny­ a­takan, penyusunan DCS yang diajukan DPC ke KPU Batam menurutnya sudah sangat trans­pa­­ ran dan sesuai mekanisme par­tai. ”Oleh karena itu berdasarkan ikrar kader partai kami siap se­­­dia patuh dan tunduk kepada ke­­­putusan yang telah diambil DPC Gerindra Batam,” tegas­nya. Senada dengannya Sekretaris PAC Gerindra Lubukbaja, Is­ manto juga mendukung penuh DPC. ”Kami menyerukan pengu­ rus ranting dan anak ranting Ger­ indra yang ada di PAC Lubuk­ baja untuk senantiasa kompak dan solid guna memenangkan partai di Pemilu mendatang,” ujarnya. Dukungan kepada DPC juga da­tang dari PAC Gerindra Batam Kota dalam hal ini diwakili Sekr­ etarisnya Syahril Lubis. ”Saya ra­s a apa yang dilakukan DPC

su­d­ah sesuai mekanisme partai. A­pa­pun keputusan DPC, kami se­ba­gai PAC mendukung dan si­ ap m­engamankan keputusan itu. Ka­rena kami sebagai kader tun­du­k dan patuh pada AD/ART se­r­­ta UU partai,” tegas Syahril Lu­bis. ”Menurut hemat saya kepu­ tusan ini sudah tepat. DPC mengantarkan DCS dengan ket­ erwakilan 30 persen perempuan. Oleh karena itu kami mendu­ kung serta memback-up kepu­ tusan DPC dari gonjang-ganjing yang terjadi karena keputusan ini kami nilai sudah bijaksana,” timpal Sekretaris PAC Gerindra Batuampar, Supri. Di tempat sama Nurdin Aryanto, Ketua PAC Gerindra Sei­beduk mengungkapkan, saat ini DPC Gerindra Batam sangat solid. ”Tak ada perpecahan. DCS yang telah diajukan adalah keputusan yang harus ditaati seluruh kader di setiap tingkatan,” tutur Nurdin. (thr)

titipan-titipan tertentu yang tidak senang dengan kepemipinan saya di NasDem,” jelasnya. Dikatakannya, barisan yang menggelar demontrasi tersebut adalah orang-orang yang sudah dicoret namanya dari kepengu­ rusan Liga Mahasiswa NasDem. Bahkan mereka juga tidak men­ gantongi SK sebagai pengurus Liga Mahasiswa NasDem. Lebih lanjut ia mengatakan, dalam kepemimpinannya ia sudah menjalankan Partai NasDem Tan­ jungpinang sesuai restorasinya. Aksinya ini hanya merupakan sin­ timen dari pihak-pihaknya yang tidak suka dengan kepemimpi­ nannya. ”Mungkin dibelakang mereka adalah orang-orang yang sentimen dan punya kepentingan politis,” tukasnya. (cr23/thr) iklan

Foto : Taher/BP

Sejumlah pengurus sayap Partai Nasional Demokrat (NasDem) Tanjungpinang dan Bintan menyatakan mundur. Sikap ini ditandai dengan pencopotan jaket keanggotaan partai di Palm Spring, Batam Centre, Jumat (26/4).

27 April 2013  

27 April 2013

27 April 2013  

27 April 2013

Advertisement