Page 29

METROPOLIS

Cuma Ditotok, Orang Gila Bisa Sadar Sambungan dari hal 21 30 pria itu rata-rata mengenakan pakaian yang kusut, berkepala plontos. Kedatangan para Sefter tak menarik perhatian mereka. Mereka lebih sibuk dengan kegiatan masing-masing. Ada yang berbaring di atas lantai, ada yang cukur bulu kaki dan berbincang ria bersama rekan yang lainnya. Ironisnya obrolan pria-pria tadi tidak saling nyambung satu sama lain. Mereka ternyata para penderita gangguan jiwa yang diobati di Al Fateh. “Mereka sengaja kami keluarkan untuk terapi ini. Mereka memiliki penyakit ringan dan gangguan jiwa ringan dan bisa diajak ngobrol atau bisa diatur,” kata Qodir kepada beberapa Sefter yang mengamati dari dekat aktivitas mereka. Para Sefter itu lantas mendekati satu persatu puluhan pria plontos itu. Awalnya mereka diajak ngobrol namun mereka menjawab seenaknya. “Aku dari Perancis,”

jawab salah satu pria plontos saat ditanyai asalnya. Melihat tingkah laku dan jawaban mereka, para Sefter langsung memegang kepala para penderita gangguan jiwa itu. Tangan Sefter secara bergantian melakukan gerakan totok bagian-bagian tubuh mereka. “Ini terapi Seft yang menggunakan metode Teping (ketokan) kepada titik tubuh manusia yang dianggap bisa menetralisir penyakit yang ada termasuk penyakit gangguan jiwa seperti ini,” ujar Edy Hardy salah satu Sefter. Satu persatu pria-pria tersebut ditotok. Romi, salah satu penghuni pondok pasantren saat diajak ngobrol oleh Sefter, mengatakan apa yang dialaminya saat ini agak berbeda dengan manusia lainnya. Pria asal Padang yang mengalami gangguan jiwa ringan ini merasa cacat mental dan selalu ingin mengakhiri hidupnya. “Saya mau mati, saya enggak normal kayak orang lain,” celoteh Romi tanpa henti.

29

Batam Pos, Sabtu 27 April 2013

Mendengar ucapan Romi itu, para Sefter berusaha menenangkan Romi dengan menyuruhnya istigfar. Sefter kemudian memberikan totokan dan pijitan beberapa bagian tubuh Romi. Benar saja, setelah beberapa saat Romi kembali sadar dan berbincang seperti orang sehat adanya. Beberapa warga pondok pasantren lainnya termasuk Marajen salah satu anggota polisi Polda Aceh juga tampak membaik saat ditangani para sefter itu. Terapi para sefter ini tidak ada metode yang unik lainnya. Menurut Edy Hardi metode terapi Seft ini merupakan metode terapi ilimiah yang bisa dibuktikan secara ilimiah. Tidak ada terapi transfer energi ataupun terapi pembukaan aura. Mereka hanya mengandalkan pada teori tiping dengan gabungan kekuatan 20 persen totokan atau ketukan dan 80 persen kekuatan spiritual. Terapi Seft, kata Edy, sudah ada sejak puluhan tahun silam dengan pendiri atau master trainer Ah-

Diserbu Pecinta Film mad Faiz Zainudin di Jakarta. Seft mampu menyembuhkan berbagai penyakit termasuk penyakit gangguan jiwa. “Kalau sakit ringan seperti sakit gigi bisa sembuh dalam waktu 2 menit. Kalau sakit gangguan jiwa bisa dua kali terapi bisa sembuh,” kata Edy. Tidak hanya menyembuhkan, hebatnya terapi Seft ini juga bisa menjadikan pasien sebagai Seft nantinya jika mau berlatih. “Jadi kalau sudah sembuh dari sakitnya otomatis pasien ini bisa mengerti cara kerja dari terapi ini. Dan jika mereka siap jadi Sefter berikutnnya maka akan diberi training selama dua hari dan insya Allah mantan pasieen ini sudah bisa disebut Sefter,” jelas Edy. Selama tujuh tahun di Batam, Seft sudah berhasil menyembuhkan ratusan pasien dan 180 mantan pasien aktif sebagai Sefter. Banyak pasien gangguan jiwa yang normal setelah mengikuti terapi Seft itu. ***

Sambungan dari hal 21 Kamis malam lalu, 15 menit sebelum pemutaran film aksi fiksi ilmiah itu, studio tiga BCS Mall terlihat padat. Bahkan tiga deretan kursi di bagian depan yang biasanya kosong, dipadati pengunjung. Mereka tak sabar menyaksikan aksi pahlawan bertopeng besi yang dibintangi dengan apik dan sedikit kocak oleh Robert Downey yang berperan sebagai Tony Stark. Berbeda dari aksi Iron Man 1 dan 2, kali ini penonton diajak bukan hanya serius mengikuti aksi Tony Shark yang membalas perbuatan komplotan Mandarin yang dibintangi Ben Kingsley dan Paul Bettany, setelah komplotan ini menghancurkan rumah mewah masa depan Iron Man di kawasan tebing di Malibu, California. Tapi, penonton juga akan diajak tertawa bersama saat Tony bercanda, berdansa dan berdiskusi dengan baju besinya yang dikelola manusia kontrol

Jarvis. Film besutan Shane Black ini juga sukses menghibur penonton lewat aksi kocak tapi serius saat Tony dipertemukan dengan seorang anak kecil, Ty Simpkins yang berperan sebagai Harley. Di film ini, dia menjadi rekan Iron Man yang meminjamkan senjata kentang mainannya dan jam tangan miliknya kepada Tony. “Kocak, masa pahlawan sekelas Iron Man bisa pede memakai jam tangan digital anak kecil, bergambar Dora (Dora The Eksplorer, red) pula,” ujar Andi, salah satu pengunjung yang tertawa kepada rekan di sampingnya. Sama seperti film aksi hero besutan Hollywood lainnya, dalam film ini, selalu ada wanita di balik seorang pria keren. Dalam film ini, pada akhirnya, pacar Tony, Pepper juga menyelamatkan Iron Man dari serbuan Killian. Situasi tak jauh berbeda juga terlihat di Studio XXI Mega Mall, iklan

Batam Centre. Hilir mudik pecinta film sudah nampak sejak pukul 12.00 WIB. Mereka tampak mengantre di satu-satunya loket yang dibuka, Jumat (26/4) itu. StudioXXI Mega Mall membuka tiga studio untuk memutar Iron Man 3. Dua studio untuk film reguler. Sedang satu studio sisanya untuk jenis 3D. Masing-masing studio berkapasitas 250 penonton. Hampir di setiap kali pemutaran, tak ada kursi lagi yang tersisa. Pengunjung studio XXI Batam bertambah menjelang waktu film dimulai. Sebagian mereka tampak berkumpul di depan poster film sebelum mengantri di loket. Sebagian lain berlarian langsung ke depan loket. Seperti yang dilakukan Mayo, Ilham, dan Onasis. Tiga bocah SD itu berlari-larian di teras XXI Mega Mall. Mereka langsung mematung di depan poster dan berteriak-teriak histeris. “Seru melihatnya,” kata Onasis. (cha/ceu)

Kroasia Minati Industri Perkapalan Sambungan dari hal 21 Hal itu mereka sampaikan dalam pertemuan 40 investor asal Kroasia dengan Wali Kota Batam, Selasa (23/4), di Jakarta. Pertemuan itu sengaja difasilitasi Kementerian Luar Negeri karena Batam termasuk daerah yang paling menonjol industri perkapalannya di Indonesia. Dahlan

didampingi sejumlah kepala dinas Pemko Batam. Sedangkan rombongan pengusaha Kroasia dipimpin Kepala Kantor Negara Urusan Kebijakan Perdagangan Kroasia Denis Cajo. Denis Cajo menyatakan pihak Kroasia berminat berinvestasi di banyak bidang di Indonesia. Khusus Batam, mereka tertarik berinvestasi di industri perka-

palan dan pelabuhan kontainer. Ketertarikan pengusaha-pengusaha Kroasia itu disambut baik Dahlan. Dahlan memaparkan potensi Batam. Menurut Dahlan, letak geografis Batam sangat menguntungkan karena berbatasan dengan Malaysia dan Singapura yang juga menjadi pusat pertumbuhan perdagangan dunia. “Batam adalah kota strat-

egis yang didesain sebagai daerah industri, perdagangan, alih kapal dan pariwisata yang unggul di Indonesia,” paparnya. Saat ini, kata Dahlan, Batam memiliki sekitar 70 perusahaan galangan kapal. Namun industri transshipment tersebut belum maju. “Banyak perusahaan galangan kapal, namun belum ada pelabuhan kontainer yang memadai

di Batam,” katanya. Pemaparan Dahlan inilah yang menarik pengusaha Kroasia untuk membuat pelabuhan kontainer di Batam. Perusahaan-perusahaan shipyard di Batam bisa diajak kerjasama dalam pembangunan pelabuhan serta port management. “Kita berharap kerjasama ini bisa segera terealisasi,” kata Dahlan. (med)

iklan

eDitor : aBDul haMiD, laYouter : MahFut ashari

27 April 2013  

27 April 2013

27 April 2013  

27 April 2013

Advertisement