Issuu on Google+

Harga Eceran Rp 3500,Luar Daerah + Ongkos Kirim

B

10-17 JUNI 2013| EDISI 362| THN KE-VIII

KANTOR REDAKSI Jl. Flamboyan Raya/Raharja No. 37 Medan Telp (061) 8213786, HP. 081375395392 08163134392 Fax (061) 8215552 Email:bongkarnews@gmail.com indrabongkarnews@gmail.com

Uang terkadang bisa jadi bumerang. Gara-gara uang semuanya jadi berantakan. Keutuhan suatu lembaga atau instansi dapat rusak dikarenakan uang. Yang jadi persoalan sudah pasti masih seputar uang.

Terkait Suap BDB Bupati Madina

KPK Didesak Periksa Gatot MEDAN, BN Anggaran Bantuan Dana Bawahan (BDB) yang merupakan kewenangan 33 kabupaten/kota se Sumut, disebut-sebut menyeret nama Gubsu Gatot Pujo Nugroho. Sebab, Gatot merupakan pengambil kebijakan. Apalagi setelah Bupati Madina, Hidayat Batubara nyangkut di KPK karena suap aliran BDB, kasus ini pun kian menyeruak. "Dengan keberadaan KPK untuk turun di Sumut, diharapkan dapat menguak aliran dana BDB, yang telah menjerat Bupati Madina, Hidayat Batubara, dan menyebabkan beberapa pejabat lainnya ikut terserat dan diperiksa di KPK,"ujar Ketua Divisi Advokasi dan Ham LBH Medan, Irwandi Lubis, kemarin. Dia menegaskan KPK harus segera memutuskan mata rantai yakni Gubernur Sumut Gatot dalam hal ini pembuat kebijakan penyaluran, di mana aliran dana tersebut tidak merata diperoleh kabupaten/kota se Sumut. BACA KPK DIDESAK HAL..2

Camat Bukit Kapur Akan Tuntaskan Penyelesaian Masalah Jalan Warga Dumai : BN Tuntutan warga masyarakat terhadap PT.Budi Indah(BI) terkait jalan warga yang merupakan akses menuju kampung Sri Pulau RT 12 sampai kini belum ada realisasi nya. Konon tuntutan warga agar jalan yang selama ini di porta PT.Budi Indah dapat di gunakan masyarakat persoalan ini sejak lama di laporkan kepada camat bukit kapur dan lurah bagan besar tapi tidak ada tanggapan, di duga kuat aparat setempat tidak respect atas tuntutan warga tersebut. Camat Bukit Kapur yang baru beberapa Bulan di Lantik Drs.H.Wan Fahrizal Noor ketika di konfirmasi Koran ini mengatakan tetap berupaya maksimal untuk menempuh penyelesaian keberadaan jalan tersebut yang merupakan kebutuhan masyarakat banyak.sementara surat massyarakat dan surat LSM LCKI Kota Dumai meminta agar camat bukit kapur dapat mengambil langkah terbaik agar masalah tersebut teratasi. Terbukti Camat Bukit Kapur telah melayangkan surat panggilan kepada pihak PT.B I.yakni surat No. 100/PEM-BK/2013/324. Sayangnya, Surat Camat BACA CAMAT BUKIT KAPUR

PALAS, BN Kisruh antara Ketua dan Anggota Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Padang Lawas (Palas) pun disinyalir terkait uang. Memang, nominal yang dipertanggungjawabkan tak banyak, cuma Rp 13,6 juta. Hanya saja, “jangan sampai gara-gara nila setitik, rusak susu sebelanga”. Menyangkut masalah penggunaan anggaran Rp 13,6 juta yang digunakan untuk pembentukan Panitia Pemungutan Suara (PPS) di tingkat kecamatan di Palas, dinilai tak logis. Malahan, anggaran tersebut suatu kemubaziran. “Anggaran Rp 13,6 juta untuk pembentukan PPS itu mubazir. Apalagi ditambah dengan anggaran perayaan Rp 36 juta lebih, itu pun entah apalagi namanya itu,” bantah Ketua KPUD Palas, Elpin Hamonangan Harahap SSos, menyangkut pengalihan anggaran pembentukan PPS tingkat kecamatan. Dengan tegas pula, Elpin mengatakan bahwa dirinya tak pernah mengadakan rapat pengggunaan anggaran pembentukan PPS. Pengalihan anggaran adalah hal yang menyalahi dalam penggunaan anggaran, apalagi berdalih untuk biaya wawancara dan biaya penunjang lainnya. Dan yang paling mengherankan baginya adalah anggaran APBD dikeluarkan tanpa rapat komisioner pengguna anggaran. “Sebagai pengguna anggaran yang juga Ketua KPUD Palas, saya tidak tahu penggunaan anggaran BACA KETUA & ANGGOTA

HAL..2

Komisioner Kangkangi Tahapan Pilkada Palas, BN Komisioner KPUD Palas kangkangi tahapan penyelenggaraan pemilihan umum kepala daerah (Pemilu kada). Pasalnya pemberitahuan hasil verifikasi dukungan pasangan bakal calon perseorangan, pada tahapan pilkada, seharusnya tanggal 4 Juni, namun dilaksanakan Rabu (5/6).

Selain itu, verifikasi ditingkat PPK dilakukan dari 2327 Mei karena hasil verifikasi di tingkat KPUD dilaksanakan dari 30 Mei hingga 4 Mei, namun nyatanya hasil verifikasi dari kec. Huta Raja Tinggi masih diterima setelah selesai pleno. Dalam pleno dan pemberitahuan hasil verifikasi yang dimulai pukul 14:30, Rabu (5/6) itu pasangan Drs.

PUNGLI PUSKESMAS TANAH TINGGI

mencekik leher dalam pengeluaran surat kesehatan khusunya bagi calon jemaah Haji 2013 mendatang. Para calon jemaah Haji yang mengambil surat kesehatan harus dibebankan biaya Rp 50 ribu-Rp 150 ribu perorang tanpa mengunakan kwitansi resmi. Bahkan dalam aksi pengutipan liar untuk pengeluaran surat kesehatan kebutuhan bagi calon jemaah Haji yang dilakukan oleh oknum berinisial ‘J’ yang diketahui Bendahara Puskesmas Tanah Tinggi. Malahan tak tertutup kemungkinan atas suruhan dr Fardah. Akibat ulah pungli ini, aksi protes dari pengurus perwiritan bersama tokoh masyarakat di Kelurahan Tanah Tinggi, sehingga Lurah Tanah Tinggi mengarahkan masyarakat untuk menyampaikan pesoalan tersbut secara langsung kepada dr Melyani Bangun, selaku Kepala Pelaksana Tugas Dinas Kesehatan Pemko Binjai. BACA FARIDAH DITUDING

BACA KOMISIONER

HAL..2

Irjen Pol Syarief Gunawan Jabat Kapoldasu

Faridah Dituding Mesin Pencetak Uang Binjai, BN Masyarakat Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Binjai Timur resah dengan kehadiran dr Faridah sebagai Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas). Pasalnya, semasa jabatan Faridah banyak terjadi pungutan liar (pungli) seperti pengambilan surat sehat yang dialami pasien. Warga pun menuding dr Fardah diduga kuat selaku mesin pencetak uang ‘siluman’ bagi Pelaksana Tugas Dinas Kesehatan Pemko Binjai. Mengapa tidak, dengan kehadiran dr Faridah selaku Kepala Puskesmas di Tanah Tinggi, berbagai kebijakan yang dilakukannya untuk membuat tarif harga pembayaran tanpa mengunakan kwitansi resmi, seperti setiap pasien baik yang mengunakan kartu Jamkesmas yang akan berobat harus dibebankan membayar uang kartu berobat. Tak sampai di situ saja, bahkan pihak Puskesmas Tanah tinggi belakangan ini melakukan pungutan biaya

Rustam Ependy dan Tongku khalik Hasibuan SH memperoleh 12.963 dukungan yang sah, sedangkan pasangan dr Alwi Mujahit Hasibuan M.Kes dan Sufran Tiardi memperoleh 10.254 dukungan yang sah. Namun setelah selesai pleno Komisioner KPUD Palas

Siapkan PR Data Konflik MEDAN, BN Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Sumatera Utara (Sumut) mempersiapkan data konflik Sumut. Hal ini terkait menyambut kedatangan Kapolda Sumut yang baru Irjen Pol Syarief Gunawan selaku pengganti Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro. BACA KONTRAS SIAPKAN

HAL..2

HAL..2

HAL..2

Pembangunan Jalan Desa Pilih Kasih

Bupati Langkat Ngogesa Sitepu Jadi Buah Bibir Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu,SH yang kabarnya akan mencalonkan kembali kini menjadi buah bibir masyarkat di Desa Pekan Sawah dan Desa Tanjung Gunung. Pasalnya, orang nomor satu di Kabupaten Langkat ini hanya punya misi dan visi dalam menjalankan roda pemerintahan, namun tanpa mengenang warga yang dulu mendukungnya.

LIPUTAN: MUNIR/M SITEPU HAL tersebut diungkapkan oleh sejumlah masyarakat website : www.bongkarnews.com

Desa Pekan Sawah dan Desa Tanjung Gunung, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat pada pertemuan kunjungan pengurus Lembaga Swadaya Masyarakat Perjuangan Hukum dan Politik, Mimpin Sitepu,SH di Kampung halamannya, kemarin. Dalam kesempatan pertemuan tersebut, warga sempat mengeluh dengan kondisi di kedua desa tersebut yang selama ini dipimpin oleh H Ngogesa Sitepu. Dikatakan warga, sang kemenangan Bupati Langkat pada periode lalu merupakan bahagian dari dukungan suara Desa Pekan Sawah dan Desa Tanjung Gunung. Hadir sejumlah tokoh masyarakat yang mewakili warga di dua dalam pertemuan tersebut di antaranya Ripin Surbakti, Soksi Ginting, Siobal Tarigan dan Karina Tarigan. Sedangkan Mimpin Sitepu,SH setelah mendengarkan jeritan hati warga merasa terpukul dengan kondisi yang

dialami masyarakat sekitar saat ini. Bahkan Mimpin Sitepu merasa malu dengan janji-janji semasa kampanye H Ngogesa Sitepu SH untuk melakukan pembangunan jalan sepanjang 8 KM sebagai penghubung Jalan Desa Pekan Sawah dengan Desa Tanjung Gunung yang hingga kini tidak terlaksana. Kepada BN, Ripin Surbakti didampingi Soksi Ginting, Siobal Tarigan dan Karina Tarigan mengatakan warga Kabupaten Langkat awalnya sangat mendukung H Ngogesa Sitepu menjadi Bupati Langkat. “Sebab selama ini daerah Langkat Hulu tidak pernah tersentuh pembangunan, apa lagi di Desa Pekan Sawah dan Desa Tanjung Gunung ini,” kata warga. Dengan munculnya H Ngogesa Sitepu,SH mencalonkan diri menjadi Bupati Langkat, mereka BACA BUPATI LANGKAT

HAL..2

Email: bongkarnews@gmail.com


10-17 JUNI 2013 | EDISI 362| THN KE-VIII

2

Bupati Sergai Silaturrahmi dan Kunjungan Kerja ke Kecamatan Tebing Syahbandar dan Bandar Khalipah

Pembangunan Dibawah Kepemimpinan Erry-Soekirman Maju Pesat Tebing Syahbandar,BN Dua periode atau selama 8 tahun lebih kepemimpinan Erry - Soekirman sebagai pengemban amanah masyarakat telah membuktikan keberhasilannya. Hal ini dapat dilihat bahwa Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) sejak 5 Agustus 2005 telah banyak mengalami perkembangan dan kemajuan yang sangat pesat baik dibidang pemerintah, pembangunan dan kemasyarakatan. Ini terbukti bahwa Kabupaten Sergai meraih peringkat V sebagai kabupaten pemekaran terbaik di Indonesia. Dari bidang pemerintahan seperti program Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) dan pelaksanaan e-KTP. Untuk bidang pembangunan telah banyak dibangun jalan, jembatan, irigasi, pembangunan dan rehab gedung sekolah. Sedangkan dibidang kemasyarakatan seperti silaturrahmi, safari ramadhan dan tahun baru. Semua ini tidak dapat dilaksanakan dalam waktu yang singkat, melainkan dilakukan secara bertahap serta terwujud apabila kebersamaan dan kekompakan disemua elemen masyarakat yang berbeda etnis, budaya serta agama dapat dibina dan dipertahankan dengan baik, karena ini adalah kunci keberhasilan pembangunan. Hal ini diungkapkan Bupati Sergai Ir. H. T. Erry Nuradi M.Si

didampingi Ketua TP. PKK Ny. Hj. Evi Diana Erry pada acara silaturrahmi dan kunjungan kerja di kedua kecamatan yakni Kecamatan Tebing Syahbandar dan Kecamatan Bandar Khalipah bertempat di halaman kantor camat masingmasing, Selasa (4/6). Turut hadir Camat Tebing Syahbandar Dingin Saragih SIP, Camat Bandar Khalipah Binsar Purba SH, anggota DPRD Sergai Defriaty Tambah SPd, Kabag Humas Dra. Indah Dwi Kumala, unsur Forum Pimpinan Kecamatan, pengurus TP PKK Kecamatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta ratusan masyarakat dari kedua kecamatan. Lebih lanjut dijelaskan Bupati HT Erry Nuradi bahwa

berhasilnya pembangunan di daerah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah melainkan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat daerah ini. Untuk itu Erry Nuradi berharap kepada seluruh masyarakat Sergai khususnya masyarakat Tebing Syahbandar dan Bandar Khalipah agar mempunyai rasa memiliki yang tinggi kepada daerah ini sehingga dapat ikut berperan aktif dalam pembangunan melalui Gerakan Pembangunan Swadaya Masyarakat (Gerbang Swara). Dan ini akhirnya dapat mempercepat pembangunan sehingga tanah bertuah negeri beradat dapat melaju pesat. Untuk program PATEN yang sudah dicanangkan sejak

tahun 2010, Kabupaten Sergai merupakan kabupaten pertama di Sumut yang telah melaksanakan program ini di 17 kecamatan se-Sergai. Program ini sebagai upaya menuju perubahan dalam system penyelenggaraan tugas-tugas pemerintah yang terkait dibidang pelayanan public agar semakin lebih cepat, terukur, jelas dan tepat sasaran bagi masyarakat dengan meminimalisir kendala yang dihadapi masyarakat, ujar Bupati Erry Nuradi. Diakhir sambutannya, Erry Nuradi mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat Sergai khususnya masyarakat kedua kecamatan ini yang telah mendukung kepemimpinan Erry-Soekirman. Juga ditambahkan bahwa silaturrahmi dan kunjungan kerja ini merupakan kunjungan terakhir Bupati HT Erry Nuradi sebelum berangkat ke Provinsi Sumut yang akan dilantik sebagai Wagubsu tanggal 17 Juni mendatang. Untuk itu atas nama pribadi dan keluarga Bupati Erry Nuradi memohon maaf jika ada kesalahan dimasa kepemimpinannya, pungkas Bupati Sergai. Sebelumnya Camat dua Kecamatan ini yang masingmasing didampingi Danramil dan Kapolsek dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada kepemimpinan Erry-Soekirman. Buah karya

KontraS....

Ketua.. pembentukan PPS dan pemberitahuannya pun tidak ada kepada saya,” terang Elpin, kemarin. Tak pelak lagi, Elpin pun langsung mengarahkan sasaran kepada Divisi Teknis KPUD Palas, Atas Siregar. Kata Elpin, Devisi Teknis Atas Siregar terkesan main sendiri dalam menggunakan anggaran. Dia mencontohkan, biaya perjalan Komisioner Devisi Teknis dari Sibuhuan ke Aek Nabara Barumun yang berjarak sekitar 30 KM harus mengeluarkan dana Rp 2,5 juta. “Tapi anehnya, kalau komisioner yang lain dari Sibuhuan ke daerah yang lebih jauh cuma menelan anggaran Rp 110.000,” sebut Elpin. Hal tersebut hampir serupa dengan anggaran penandatangan hasil rekapitulasi dukungan jalur perseorangan di tingkat kecamatan baru-baru ini. Seluruh Ketua PPK yang terdiri dari 12 kecamatan diharuskan menandatangani pertanggungjawaban Rp 1.500.000, namun yang diterima hanya Rp 1.000.000. Selain itu, kata Elpin, ambisi Komisioner Devisi Teknis Atas Siregar untuk menjadi Ketua KPUD, telah menyebabkan pelanggaran tahapan pilkada. “Karena pleno pemberitahuan hasil verifikasi seharunya tanggal 4 Juni, namun karena mereka bertahan di Medan maka pleno dilaksnakan terlambat satu hari,” sindirnya. Untuk mengantisipasi terjadinya penyalahgunaan dalam penggunaan anggaran, kata Elpin, dia sudah menulis surat permohonan secara resmi kepada Inspektorat Padang Lawas agar mengaudit seluruh penggunaan anggaran. “Bila saya nantinya tidak ketua KPUD lagi, agar seluruh penggunaan anggaran bisa dipertanggungjawabkan dan tidak meninggalkan noda,” demikian Elpin Hamonangan. Di tempat terpisah, Devisi Teknis KPUD Palas Atas Siregar ketika ingin dikonfirmasikan di kantornya ternyata langsung kabur. Kepada wartawan, setelah dihubungi Atas pun mengungkapkan bahwa dirinya tidak pernah

main sendiri. “Saya tidak pernah main sendiri, semua penggunaan anggaran sudah dirapatkan terlebih dahulu. Dan yang paling perlu diketahui adalah komisioner KPU adalah kolektif koliegal,” pungkasnya. Rp 59 Juta Lebih Diduga Diendapkan Masih t terkait soal anggaran, Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Palas dinilai melakukan pembohongan publik. Hal tersebut terkait dengan Rp 59.280.000 lagi dana pelantikan dan bimtek Panitia Pemungutan Suara (PPS) diduga sengaja diendapkan. Pasalnya, selain anggaran sebesar Rp 191.520. 000 dari APBN dan APBD masih terdapat dana penunjang kegiatan tersebut sebesar Rp 59.280.000. Secara rinci konsumsi pelantikan PPS sebesar Rp 22, 8 juta, anggaran perayaan PPS sebesar Rp 36.480.000. Sebelumnya, Sekretaris KPUD Palas, Ridwan Saleh S.Sos, mengatakan dana yang dianggarakan untuk pelaksanaan bimtek dan pelantikan PPS hanya Rp 100.320.000 dari APBN dan Rp 91.200.000 dari APBD dan yang diberikan kepada PPS hanya dana APBD dengan perincian Rp 100.000 per orang baik ketua dan anggota. Sedangakan dana APBN sebesar Rp 100.320.000 yang seharusnya diterima PPS, digunakan untuk membayar sewa gedung, snack, honor tutor transportasi dan rental mobil. Hanya saja, Ridwan Saleh tak mengakui adanya pengendapan anggaran pelantikan dan bimtek Panitia Pemungutan Suara (PPS), namun dia mengakui telah membuat tindakan pengalihan penggunaan anggaran. “Tidak ada anggaran yang diendapkan,seluruh anggaran digunakan sesuai dengan hasil musyawarah dengan komisioner,” ujarnya di Kantor KPUD Palas di Sibuhuan. Diakui adanya anggaran yang akan digunakan untuk peresmian PPS sebesar Rp. 36.480.000, namun oleh komisiner dari Devisi Teknis pilkada memutuskan anggaran tersebut digunakan untuk

biaya penunjang rekrutmen PPS berupa biaya wawancara dan biaya alat tulis dan kertas (ATK), meskipun anggaran Administrasi pembnetukan PPS sebesar Rp 13.680.000, sudah dianggarkan sebelumnya. “Kata komisioner anggaran Rp 13.680.000 tidak akan cukup untuk rekrutmen PPS, karena itu anggaran peresmian PPS sebesar Rp 36.480.000,- dipakai saja,” ujar H. Ridwan menirukan perintah yang diterimanya. Sekteris juga mengakui adanya anggaran konsumsi pelantikan PPS sebesar Rp 22. 800.000 dari APBN, namun menurutnya anggaran tersebut belum dicairkan dari Kantor Perwakilan Perbendaharaan Negara (KPPN) Padangsidimpuan. “Memang anggaran konsumsi dari APBN ada numun belum dicairkan,” terang sekretaris tanpa bersedia memberikan keterangan belum dicairkannya angaran konsumsi tersebut. H Ridwan Saleh mengakui sejauh ini penggunaan anggaran harus sesuai dengan permintaan yang diajukan komisioner karena katanya. Komisioner menegaskan kepadanya, bahwa adanya Sekretaris KPU karena adanya Komisoner. sehingga dia hanya bisa menjalankan hasil musyawarah komisioner. “Lebih lengkapnya mengenai penggunaan anggaran pelantikan dan bimtek PPS sebaiknya dipertanyakan kepada komisioner Devisi Teknis Pilkada, karena saya hanya menjalankan,” terang sekretaris. Sementara itu, Bendahara APBN KPUD Palas Tajuddin Harahap saat dikonfirmasi, awalnya membenarkan pernyataan sekretris yang menyatakan tidak ada dana penunjang kegiatan pelantikan PPS. Dijelaskan Tajuddin bahwa dana konsumsi pelantikan PPS Rp 22,8 juta memang ada, namun anggaran tersebut belum dicabut dari Kantor Perwakilan Perbendaharaan Negara (KPPN) Padangsidimpuan. “Dan ini memang menyalahi tahapan pilkada yang bermuara kepada kinerja KPUD setempat,” tukasnya. (ALI)

yang terjadi di tubuh KPUD Palas. Katanya, empat orang komisioner melakukan upaya penjatuhannya sebagai ketua. Dalam keterangannya, Elpin mengatakan, dia tetap konsisten melaksanakan tahapan. Karena itu, sejak Senin hingga Selasa dia tetap di kantor KPU dan siap melakukan pleno. Namun pleno itu tidak bisa dilakukan karena ke-empat komisioner lainnya berada di Medan hingga hari Selasa. Tambahnya, ke empat komisiner tersebut di Medan dalam upaya penjatuhan dirinya selaku ketua. Di tempat terpisah, Ketua Panwaslu Kabupaten Palas Sunardi S Ag didampingi Devisi Hukum Indra Syahbana Nasution SH, dalam menyikapi hal itu mengatakan KPUD diduga telah melakukan pelanggran tahapan pilkada sesuai dengan Keputusan KPU Nomor 01/KPTS/KPU-Kab002.964962/2012 tentang tahapan pilkada. Kata Indra, seharusnya KPUD Palas pada 4 Juni sudah memberitahukan hasil verifikasi, akan tetapi rapat pleno dilaksanakan pada 5 Juni dan pemberitahuan pada hari yang sama. “Dalam hal ini Panwaslu Palas

mengingatkan agar KPUD supaya konsisten dengan tahapan yang telah dibuat,” tegas Indra. Menggenai pemberitahuan hasil verifikasi itu, kata Indra, bila pihak bakal calon perseorangan merasa dirugikan, maka dipersilahkan melaporkan ke Panwaslu terhitung tujuh hari setelah menerima hasil pleno verifikasi dukungan. Turut hadir dalam rapat Pleno KPUD Palas Ketua Panwaslu Kabupaten Palas Sunardi S.Ag,Devisi Hukum Indra Sahbanan Nasution SH,seluruh komisioner KPUD Palas,mewakili pasangan cawabub Dr Alwi Mujahid dengan Pasangan Rustam Ependi serta puluhan wartawan yang meliput. Sementara itu, dari dua kandidat pasangan independen hasil verifikasi dukungan hingga tingkat Komisi Pemilihan Umum (KPU), hanya satu kandidat yang memenuhi syarat minimal sebanyak 12.518, yaitu kandidat pasangan Drs Rustam Efendi Hasibuan -Tongku Khalik SH (RESTU). Kandidat Pasangan RESTU yang menyerahkan dukungan sebanyak 15.483. (ALI)

Sumut terpilih Gatot Pujo Nugroho dan Tengku Erry Nuradi yang akan dilaksanakan 17 Juni 2013 mendapat tanggapan dari beberapa anggota dPRD Sumut dan terancam batal. “Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Utara yang rencananya akan digelar pada bulan ini dinilai tidak memenuhi syarat karena sampai saat ini Gubernur Sumatera Utara,Gatot Pujo Nugroho belum menyampaikan Laporan Pertanggung jawaban (LPj)”, ujar anggota DPRD Sumut,H Rijal Sirait di gedung dewan, belum lama ini. Disebutkan Laporan Pertanggungjawaban (LPj) Pelaksana Tugas Gubernur Sumatera Utara terkait penggunaan APBD Sumut tahun anggaran 2012 dipertanyakan karena hingga kini belum dilaporkan. “Saya yakin rakyat Sumut juga kecewa dengan hal itu. Bagaimana mau melanjutkan kepemimpinan kalau kegiatannya tidak bisa dipertanggungjawabkann bila perlu pelantikan Gatot ditunda saja,”imbuh politisi Partai PPP ini. Dirinya menilai, Plt Gubsu tidak bisa mempertangungjawabkan apa

yang sudah dikerjakannya. Hal itu terbukti dengan tidak diserahkannya Lpj tersebut hingga hari ini. Dia mengaku sangat kecewa karena penggunaan uang rakyat itu tidak bisa dipertanggungjawabkan. "Plt Gubsu tidak bisa mempertanggungjawabkan apa yang sudah dikerjakannya. Terbukti sampai hari ini, dia tidak bisa menyerahkan laporan pertanggungjawaban itu ke DPRD Provinsi Sumatera Utara,” urainya. Menurut Rijal Sirait, hingga saat ini DPRD Sumut belum juga menggelar rapat paripurna LPj 2012 Plt Gubsu tanpa ada pemberitahuan yang jelas, sehingga para anggota dewan bertanya-tanya. Padahal, sebelumnya paripurna LPj itu sudah terjadwal dalam agenda kegiatan dewan. Rijal Sirait juga mempertanyakan surat pemintaan penundaan karena paripurna LPj sangat penting untuk proses pembangunan Sumatera Utara ke depan. “Kenapa harus ditunda, padahal LPj ini sangat penting,” kata Rizal Sirait. Dijelaskan seharusnya Lpj tersebut disampaikan Gatot Pujo Nugroho pada 15 Februari 2013 karena sudah dijadwalkan. Namun Gatot tidak hadir tanpa pemberitahuan yang jelas.(NDO/NET)

warga sebagai akses menuju lahan maupun menuju ke perkampungan Sri Pulau ujar anggota LCKI (Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia) Kota Dumai tersebut saat dikonfirmasi beberapa wartawan. keterangan di rangkum media ini ,warga menduga PT.BI ada unsure kesengajaan memportal jalan tersebut. Tetapi meskipun sudah dilaporkan warga kepada pemerintah kecamatan bukit kapur namun keluhan warga atas jalan itu nyatanya dianggap sepele saja ,”ada apa dibalik masalah jalan yang diportal PT BI ini ?? Menurut informasi yang di sampaikan masyarakat Bagan Besar , dulunya pembuatan jalan tersebut pada tahun 1984 adalah lahan masyarakat yang di berikan masing-masing warga pemilik lahan 3 M kanan Kiri untuk di jadikan jalan. Tetapi 1986 PT.Budi Indah membeli lahan di wilayah itu dan akses yang di gunakan tidak adajalan lain terkecuali menggunakan jalan milik warga tersebut terang warga disana yang minta namanya tidak di tulis. Bahkan pengurus LCKI Kota Dumai pada BN menerangkan , bahwa jalan yang di gunakan PT.Budi Indah, mulai dari singpang jalan raya sampai menuju lokasi

PT.Budi Indah semua tahu jalan tersebut adalah jalan milik warga masyarakat.sebab lahan untuk jalan iti adalah lahan masyarakat jelas Toga sekretaris DPC LCKI Dumai itu pada BN. Terpisah pengurus LCKI Kota Dumai Toga Tampubolon didampingi pengurus LSM FIPPR Kota Dumai Rudi S, didampingi ketua Laskar Melayu bersatu (LMB) Dumai Timur Sulaiman Nurza pada Koran ini mengatakan masalah jalan warga yang diduga diklem PT.BI sebagai miliknya masalah tersebut tidak boleh dianggap sepele karena itu diminta camat bukit kapur harus bijaksana untuk menyelesaikan masalah akses jalan masyarakat menuju kampung sri pulau tersebut. Lagi pula jalan itu sejak dulu sebelum ada PT.Budi Indah adalah merupakan jalan masyarakat menuju kampung sri pulau kata Sulaiman Nurza yang menyandang gelar panglimo bungsu itu. Disebutkannya masyarakat pemilik lahan yang berdomisili dikampung sripulau lebih 60 KK mereka adalah asset Pemko Dumai yang juga harus diperlakukan adil dan warga disana sama haknya harus mendapatkan pembangunan yang baik tegas Ketua LMB Dumai Timur itu. (Rds)

didampingi Darwin dan Ramli Rangkuti perwakilan dan pengurus Perwiritan di Kelurahan Tanah Tinggi dalam temu Pers nya kepada sejumlah wartawan di depan Mesjid Darussalam menegaskan selama dr Faridah menjabat sebagai Kepala Puskesma di kelurahan ini sudah cukup banyak menuai masalah. Mulai pelayanan dan perawatan rawat inap kepada pasien dengan biaya ‘menggila’serta banyaknya pungutan liar yang tidak sesuai prosudur yang sah tanpa mengunakan kwitansi. “Kita selaku masyarakat sudah menyampaikan persoalan ini melalui surat pernyataan resmi oleh masyarakat dan didukung pengurus perwiritan yang disampaikan untuk dr Melyani Bangun selaku Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Binjai dan ditembuskan kepada Walikota Binjai H.M.Idaham,SH,Msi untuk menindak lanjuti masalah. Namun hingga kini

pihak-pihak terkait itu tidak melakukan tindakan apapun sesuai dengan perkataan PLT Kadis Kesehatan,” kata Azis. Masyarakat mengharapkan kepada Walikota Binjai H M Idaham segera melakukan tindakan tegas untuk segera mencopot dr Faridah dari jabatan Kepala Puskesmas Tanah Tinggi dan mengantikan orang yang layak dan mampu bekerja dalam melayani kesehatan bagi masyarakat luas, dan apabila ini juga tidak terlaksana. “Maka jangan salahkan kalau masyarakat akan melakukan tindakan dengan caranya sendiri nantinya,“ tegas warga. Menurut sumber diperoleh BN, sejak dr Farida pindah dari puskesmas Paya Roba Kecamatan Binjai Barat, PNS Puskesmas disana mengadakan syukuran. Sebab, dr Farida tidak disukai sebagian orang dalam karena tindak tanduknya yang arogan sama bawahan. (MR/MSTP)

Komisioner .. Devisi Teknis Pilkada, Atas Siregar, memberitahukan kepada wartawan bahwa data pendukung dari Kecamatan Hutaraja Tinggi baru saja masuk sebanyak 86 dukungan yang sah. Sehingga perolehan dukungan dr Alwi Mujahit Hasibuan M Kes dan Sufran Tiardi menjadi 10.340 dukungan sah. Sementara persyaratan jumlah dukungan untuk calon perseorangan sesui dengan jumlah pemilih, bakal calon harus memiliki 12.518 dukungan. “Bila jumlah itu belum terpenuhi pada tahap verifikasi awal, maka dalam verifikasi dan rekapitulasi perbaikan, bakal calon harus memperoleh kembali jumlah dukungan sebanyak dua kali lipat dari jumlah kekurangan verifikasi awal,” sebutnya. Menjawab wartawan, Atas Siregar mengatakan keterlambatan pleno dan pemberitahuan itu disebapkan adanya keterlambatan berkas dari Kecamatan Hutaraja Tinggi. Sementara pelanggaran tahapan tersebut belum mengganggu tahapan pilkada dan hal itu masih dalam batas toleransi. Secara terpisah, Ketua KPUD Palas Elpin Hamonangan Harahap mengatakan pengangkangan tahapan tidak terlepas dari adanya kisruh

KPK Didesak .. "Kita harapkan Kewajiban Hukum KPK sesuai Tugas serta pokok dan fungsinya sebagai lembaga anti korupsi yg diberikan amanah oleh UU, untuk segera memeriksa Decision Maker atau pengambil kebijakan di Sumut, yaitu Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho, apa lagi semenjak dia menjabat terdahulu sebagai Penjabat Gubernur Sumatera Utara,"terang Irwandi. Dana BDB sebesar Rp 2 triliun itu, katanya, merupakan wewenang Pemprov Sumut untuk menyalurkan ke daerah-daerah. Dan hal ini patut diduga menguap dan adanya praktek kongkalikong di tingkat pejabat, legislatif provinsi dan kabupaten/kota. Mengamati proses aliran BDB yang tengah menjadi bahasan di media massa Irwandi menuturkan pelaksanaan proyek ini belum lagi ditingkatkan. "Belum lagi ditingkat pelaksanaan proyekproyek,"pungkasnya. Minta Ditunda Sementara itu, rencana pelantikan Gubernur Sumut dan Wakil Gubernur

Camat Bukit Kapur ... tertanggal 4 juni 2013 yang ditanda tangani Drs.H.Wan Fahrizal Noor itu terlambat sampai kepada warga pemilik lahan termasuk RT 01 Bagan Besar dan juga pihak PT.Budi Indah. Diduga kuat oknum petugas dari kantor kecamatan bukit kapur sengaja terlambat menyampaikan surat panggilan tersebut. Menurut keterangan RT 01 kelurahan Bagan Besar Sani kepada wartawan Koran ini saat dikonfirmasi pada jumat 7/6 mengatakan surat panggilan camat tersebut sampai ke tangannya tanggal 6 sekitar jam 18.00 magrib. Sementara surat panggilan camat bukit kapur untuk hadir dikantor camat pada pukul 08.30 hari jumat ini. Maka sangat mepet waktu dan surat panggilan ini belum sempat disampaikan kepada warga yang dipanggil terkait penertiban akses jalan masyarakat yang diportal PT.Budi Indah tersebut ujar RT Sani menjelaskan pada wartawan BN. Sementara itu salah satu anggota warga TM Si tumeang menjelaskan telah berulang kali menyurati secara resmi pihak camat dan kelurahan tetapi belum ada respon yang menggembirakan katanya paqda BN . Terkait jalan yang di portal PT.Budi Indah tersebut di harapkan dapat di gunakan

Faridah Dituding... Penyampaian aspirasi Masyarakat atas keresahan yang dilakukan oleh dr.Faridah selaku Kepala Puskesmas Tanah Tinggi terkait pungli dengan biaya mencekik leher telah membuat pernyataan keberatan kepada PLT Kepala Dinas Kesehatan Kota Binjai yang disampaikan melalui ajudan menolak atas hadirnya dr Faridah. Bahkan dr Melyani menerima perwakilan warga untuk mendengarkan keluhan masyarakat terhadap keresahan yang timbul selama kehadiran dr Faridah. Pada pertemuan tersbut dr Melyani Bangun berjanji akan segera menindak lanjuti persoalan yang muncul di tengah masyarakat soal pungli mencekik leher. Namun sayang, apa yang pernah dijanjikan oleh dr Melyani Bangun atas nama pejabat Kepala Dinas Kesehatan Kota Binjai merupakan isapan jempol belaka. Azis selaku tokoh masyarakat

kepemimpinan kedua tokoh besar ini telah membawa perkembangan pembangunan kedua daerah ini menjadi lebih maju. Untuk itu kami atas nama seluruh masyarakat kecamatan selalu mendukung dan mendoakan agar Bupati Erry Nuradi lebih berhasil guna lagi di tingkat Provsu. Tokoh masyarakat kedua kecamatan masing-masing di tempat terpisah mengucapkan selamat jalan dan terima kasih kepada Bupati Sergai HT Erry Nuradi yang telah memimpin daerah ini dengan bijaksana dan membangun daerah menjadi lebih maju. Dan berharap walaupun sudah di provinsi tetap selalu ingat akan daerah tanah bertuah negeri beradat ini. Lepas Satriwan/wati TKIT Permata Sebelumnya Bupati Sergai Ir. H. T. Erry Nuradi MSi didampingi Staf Ahli Bidang kemasyarakatan dan SDM Drs. Herlan Panggabean,CamatSeiBambanRoyCPSPane,AP,MSidan Ketua HIMPAUDI Ny. Dr. Hj. Nora Violita Bakri Tanjung melepas 79 santriwandansantriwatiTamanKanak-kanakIslamTerpadu(TKIT) PermatadiDusunIIIDesaSeiBuluhKecamatanSeiBamban,Selasa (4/6). Acara pelepasan santriwan dan santriwati TKIT Pertama dirangkaikandenganpeletakanbatupertamaRumahPermataoleh BupatiSergaiHTErryNuradi.(Ibnu)

Data yang dipersiapkan itu merupakan pekerjaan rumah (PR) data konflik-konflik yang masih berpotensi mengganggu stabilitas keamanan di Sumatera Utara. "Yang paling banyak itu data konflik agraria," kata Herdensi Adnin, Koordinator Kontras Sumut, kemarin. Herdensi berharap, dengan data yang akan mereka serahkan, Kapolda baru langsung bisa memetakan permasalah terbesar di Sumatera Utara. Mereka juga akan melengkapi datanya dengan berbagai hasil penelitian mereka soal penyebab terjadinya konflik-konflik agraria tersebut. "Jadi dia bisa melihat akar permasalahnya secara komprehensif," ujarnya. Selama ini, di bawah kepemimpinan Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro, menurut Herdensi polisi belum menunjukkan niat untuk menyelesaikan konflik agraria melalui jalur yang komprehensif. Petugas menurutnya lebih mengutamakan aspek penegakan hukum tanpa melihat akar permasalahan yang ada, sehingga masalah terus muncul. "Jadinya masyarakat adat menjadi 2 kali tertindas, tertindas oleh sikap negara yang gampang memberikan legalitas bagi korporat untuk menyerobot lahan mereka dan tertindas oleh polisi yang melakukan tindakan represif," sebutnya. Kontras Sumut berharap, cara yang mereka berikan akan menjadi salah satu pertimbangan bagi Kapolda Sumut baru dalam menyelesaikan konflik agraria di Sumut. Sebelumnya dioperoleh informasi sebanyak 11 Kapolda mengalami pergantian. Mutasi jabatan tersebut berdasarkan ST/ 1194/VI/2013. Ke 11 Kapolda yang mengalami mutasi antara lain, Kapolda Jawa Barat yang selama ini dijabat oleh Irjen Pol Tubagus Anis Angkawijaya digantikan oleh Irjen Pol Suhardi Alius yang sebelumnya menjabat Kadiv Humas Polri. Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Hadiatmoko digantikan oleh Irjen Pol Unggung Cahyono yang sebelumnya sebagai Kakorbrimob. Sedangkan Hadiatmoko menjadi Pati Mabes Polri, Kapolda Sumut Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro digantikan oleh Irjen Pol Syarief Gunawan yang sebelumnya menjabat Widyaiswara Utama Sespim Lemdikpol Polri. Sedangkan Wisjnu Amat Sastro menduduki jabatan baru sebagai Wakabaharkam Mabes Polri. Kapolda Jawa Tengah Irjen Didiek Sutomo Triwidodo digantikan oleh Irjen Pol Dwi Priyatno yang selama ini menjabat Sahlisospol Kapolri, Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Mudji Waluyo digantikan oleh Irjen Pol Burhanuddin Andi yang selama ini menjabat Widyaiswara Utama Sespim Lemdikpol Polri. Sedangkan Mudji menduduki jabatan baru sebagai Sahlisospol Kapolri. Kemudian, Kapolda Riau Brigjen Pol Suedi Husen digantikan oleh Brigjen Pol Condro Kirono yang selama ini menjabat Karobinops Sos Polri, Kapolda Jambi Brigjen Pol Husen Karta Dipoera digantikan oleh Brigjen Pol Satriya Hari Prasetya yang sebelumnya menjabat Karorenmin Bareskrim. Kapolda Kepulauan Riau Brigjen Jotje Mende digantikan oleh Brigjen Pol Endjang Sudrajat yang selama ini menjabata Dirsosbud Baintelkam, sedangkan Jotje Mende menduduki jabatan barau sebagai Kasespimti Sespim Polri Lemdikpol. Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Anas Yusuf digantikan oleh Brigjen Pol Dicky D Atotoy yang sebelumnya menjabat Kapolda Sulut, Kapolda Sulawesi Utara yang ditinggalkan Dicky D Atotoy diisi oleh Brigjen Robby Kaligis yang sebelumnya menjabat Irwil V Itwasum Poli. Dan terakhir Kapolda Kalimantan Tengah Brigjen Pol Bachtiar Hasanuddin Tambunan digantikan oleh Brigjen Pol Djoko Mukti Haryono yang selama ini menjabat Analis Kebijakan Utama Bidang Kamneg Baintelkam Polri. Sedangkan Bachtiar menduduki jabatan baru Inspektur I Inspektorat BNN. (NET)

Bupati Langkat ... sangat gembira dengan harapan akan pasti melakukan perubahan dalam pembangunan. Apalagi Ngogesa sebelumnya pernah berjanji kepada warga di saat berkampanye apabila dirinya terpilih menjadi Bupati Langkat akan memperbaiki ruas jalan dari mulai Desa Namontrasi, Desa Pekan Sawah dan Desa Tanjung Gunung. Namun dalam kenyataannya janji kampanye H.Ngogesa Sitepu,SH merupakan akal bulus untuk memenagkan dirinya dalam menarik perhatian mendapatkan suara pemilih, yang hingga kini di ujung masa kepemimpinan nya janji tersebut tidak kunjung terlaksana. Hal senada juga dikatakan oleh Karina Tarigan. “Kita tidak menyangka kalau Ngogesa Sitepu yang awalnya datang kemari berharap dukungan masyarakat dengan berjanji melakukan perubahan, ternyata janji tinggal janji pembangunan jalan tidak kunjung terlaksana di Desa ini, Dan pantasnya H Ngogesa Sitepu, SH menjadi penyanyi dengan lirik lagu janji tinggal janji,” papar Karina. Sedangkan Soksi Ginting dalam keluhannya memaparkan kalau seseorang pemimpin yang hanya pandai menghumbar janji itu ibarat “Musang berbulu Domba”. “Coba bayangkan saja, tahun demi tahun kami menantikan pembangunan jalan di desa ini yang penuh harapan sesuai janji H.Ngogesa Sitepu,SH semasa kampanye politik nya tempo hari, namun hingga kini janji tersebut hanya menjadi kenagan pahit dan getir yang kami rasakan,” kesalnya. Sementara itu, lanjut Soksi , Ngogesa Sitepu dalam memanfaatkan jabatannya, malah membuat pembangunan jalan di areal rumah pribadi tempat tinggal keluarganya dengan membangun jalan hotmix.“Sedangkan kami selaku warga yang taat akan membayar pajak hingga kini terlupakan, apa begitu cara seorang pemimpin yang arif dan bijaksana? Dan kalau cara itu benar menurut H Ngogesa Sitepu,SH biar Tuhan yang membalas janjijanji palsunya itu,”tandasnya. \Menanggapi keluhan masyarakat Desa Pekan Sawah dan Desa Tanjung Gunung, Mimpin Sitepu,SH mengharapkan kepada Bupati Langkat H.Ngogesa Sitepu,SH agar dapat mengingat kembali akan janji kampanye politik kepada pendukungnya. “Sebab dalam perbuatan lah hidup kita bisa dikenang oleh masyarakat, baik itu dalam perilaku perbuatan baik atau perbuatan buruk, dan itu akan menjadi catatan sejarah bagi masyarakat sendiri. Apalagi perbuatan janji yang pernah di lontarkan dan tidak terlaksana dengan baik, maka tidak salah kalau masyarakat nanti mengadu kepada Allah SWT dengan Do’ado’a yang ada di dalam hati mereka, dan kita sebagai manusia harus mengingat hukum alam dan hukum Tuhan,” akhiri Mimpin. (***)


10-17 JUNI 2013 | EDISI 362| THN KE-VIII

BAZ Salurkan Zakat di Kecamatan Sabak Auh Siak,BN BAZ Kabupaten Siak untuk terakhir kalinya ditahap I tahun 2012 ini mendistribusikan zakat pola konsumtif dan pola usaha produktif, ketua BAZ Kabupaten Siak Drs Alfedri bersama BAZ Kecamatan Sabak Auh menyerahkan zakat Pola Konsumtif kepada 81 KK sebanyak 32. 400.000 rupiah masingmasing mendapatkan 400.000 rupiah perkepala, adapun untuk zakat pola usaha produktif diberikan kepada 30 orang sebesar 75.000.000 rupiah berupa ternak kambing sebanyak 28 ekor sisanya seperti usaha pembuatan anyaman tikar, jualan kelontong, jualan kue, dan ikan asin. Sama halnya dengan kecamatan Koto Gasib, kecamatan Sabak Auh tepatnya di desa Sungai Tengah juga menerima bantuan zakat dari BAZ propinsi Riau sejumlah 50 juta untuk sepuluh orang masing-masing mendapatkan 5 juta perorang, khusus untuk desa Sei Tengah dijadikan sebagai desa Binaan langsung dari BAZ Kabupaten Siak, di desa ini diberikan zakat untuk usaha ternak kambing, menjahit, anyaman dan dagang harian, Sehingga total zakat yang disalurkan BAZ Kabupaten Siak berjumlah Rp.159.800.000. Dalam sambutannya Alfedri mengharapkan kepada penerima zakat, khususnya pola usaha produktif untuk memanfaatkan dengan sebaikbaiknya dari zakat yang telah diberikan, mungkin bisa mencontoh seorang mustahik yang juga seorang mu'allaf di Kecamatan Sei Mandau bernama Moris Sembiring yang dibantu modal sebesar Rp 5.000.000, ia memulai dengan menanam semangka, walhasil selama tiga bulan ia bisa memperoleh hasil sebasar 26 juta rupiah, seperti itulah yang diharapkan dari BAZ minimal mampu besedekah dan berinfak dikemudian hari. zakat yang dibagikan ini lanjutnya, merupakan zakat yang dikumpulkan dari PNS dan alhamdullillah sekarang bukan hanya PNS yang berzakat tapi sudah mulai dari Polres Siak, dan Kejaksaan Negeri Siak, bahkan dari zakat yang dikumpul khusus Sei Tengah merupakan desa yang turut memberikan zakat cukup besar, oleh karenanya desa Sei Tengah ini dijadikan desa percontohan BAZ Kabupaten Siak. Menurutnya zakat sama halnya dengan sholat, haji dan puasa, sama-sama wajib untuk ditunaikan, kenapa mesti diingatkan oleh pemimpin? Karena memang perintah zakat ini tanggung jawab pemimpin untuk mengingatkan masyarakat, karena di akhirat kelak akan dimintai pertanggung jawabannya. Makanya Bupati dan Wakil Bupati sangat inten dalam hal menyantuni orang miskin, justru dengan adanya BAZ Pemda Siak merasa terbantu, karena bantuan dari Pemda hanya satu kali dalam setahun, namun dengan adanya BAZ yang menyalurkan sebanyak 3 kali dalam satahun masyarakat mendapatkan bantuan sebanyak 4 kali dalam setahun. Zakat juga bukan hanya dari profesi namun juga dari perkebunan sawit, karet, rental mobil, rumah sewa dan lain sebagainya, dalam kesempatan itu juga diberikan kesempatan kepada kepala desa Sei Tengah Safwan untuk menyampaikan trik-trik dalam mengumpulkan zakat di UPZ desanya, mengingat besarnya pengumpulan yang diserahkan oleh desa Sei Tengah dalam waktu tiga bulan saja bisa mengumpulkan zakat sebesar 31.000.000 rupiah sehingga mampu mendongkrak pengumpulan di Kecamatan Sabak Auh(pherton/ABB)

Kadis Pendidikan Pelalawan Drs Md. Rizal :

Jangan Nodai Program Pendidikan Gratis PANGKALAN KERINCI-BN Dinas Pendidikan (Disdik) kabupaten Pelalawan, mengingatkan semua sekolah, terutama sekolah menengah atas dan kejuruan, agar dalam penerimaan siswa baru (PSB), tahun pelajaran 20132014, untuk tidak melakukan pungutan dalam bentuk apapun. Demikian diungkapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Pelalawan, MD. Rizal, saat di konfirmasi di ruang kerjanya baru baru ini (05/06). "Tidak diperbolehkan ada pungutan dalam PSB, terutama untuk SMAN dan SMKN," tegas MD Rizal. Dikatakannya, anggaran PSB bagi SMAN/SMKN sudah dianggarkan dalam APBD-P Pelalawan tahun 2013. "PSB sudah dianggarkan dalam APBD-P, jadi tidak ada lagi pungutan-pungutan bagi siswa baru. Kalau ada juga nantinya yang berbuat, akan kita berikan sanksi tegas," ucap MD. Rizal. MD. Rizal juga menerangkan, untuk anggaran biaya PSB tingkat SDN, MI, SMPN, MTs dan sederajat sudah ada anggarannya melalui Dana BOS. "Untuk SMAN/SMKN sederajat yang tidak ditanggung hanya untuk tes urine dan baju kaos untuk orientasi sekolah. Untuk kedua hal ini, ditetapkan oleh panitia PSB, namun harus dengan kewajaran," terang Kadis MD. Rizal. Untuk hal ini, kata MD. Rizal, pihak sekolah harus berkoordinasi dengan seluruh pihak-pihak sekolah, agar kesepakatan itu dapat dipertanggungjawabkan. MD. Rizal minta semua lapisan masyarakat, wali murid, dan komite sekolah untuk memantau PSB ini. "Jika ada sekolah yang melakukan pungutan liar seperti uang pembangunan, laboratorim, praktek ini dan itu, agar segera melaporkan ke Dinas Pendidikan, dan kita akan proses," tegasnya. Ia juga mengingatkan, tidak ada istilah pemanfaatan peluang untuk mencari keuntungan. "Mulai tahun pelajaran baru ini, program pendidikan gratis kita mulai berjalan. Jangan nodai program ini, dengan pungutan-pungutan liar. Penerimaan siswa baru ini, sudah masuk dalam program pendidikan gratis kita," kata MD. Rizal(RI)

Persolan Sampah Belum Usai Pemerintah Pelalawan Perlu Sikapi Dengan Serius PANGKALAN KERINCI-BN Sejak farhan kepala dinas cipta karya menjadi tersanka,atas kasus yang menimpanya mengenai islamic center pengangkutan / armda tidak disiplin sampah semakin sembaraut ,mengena gena di mana ma semakin hari semakin menjadi masalah ketika di konfirmasi BN baru baru ini kepda dinas PU menyebutkan adalah tupoksi dari cipta karya sungguh memprihatinkan ..? Saban hari sabtu dan minggu, yang nota bone adalah hari libur pegawai pemkab Pelalawan, dipastikan kota Pangkalan Kerinci,

akan semberawut dan dipenuhi tumpukan sampah. Semua titik di kota ini, baik disepanjang jalan-jalan besar, seperti Lintas Timur dan Jalan Akasia,lingkungan perumahan perumahan terutama di perumahan seperti didesa makmur sampai gang-gang, tumpukan sampah menggunung, bahkan sudah berserakan hingga ketengah badan jalan. Akibatnya, sudah pasti, selain mengganggu pemandangan dan keindangan kota, juga menyebarkan aroma yang sangat tidak sedap. Bahkan parahnya lagi, akibat tumpukan sampah-sampah yang tidak diangkat ini, terus menggunung, menyebabkan sebagaian sampah berserakan hingga ketengah badan jalan. Sang sopir komentar ada 2 hal pemicu konflik sampah Belum lama ini keterangan supir kepada warga yang menjadi gendala mobil yang dipakai untuk mengangkut sampah sebutnya sering rusak rusak itu persoalan,dan pemicu-

nya adalah intensif atau gaji dari tukang sampah tidak mencukupi sehingga karyawan pengangkut berkurang semangatnya mengenai uang dari waraga yang di kutip seperti di sejumlah perumahan perumahan sebesar 10.ribu/kk itu menurut sang sopir dan karyawan itu tidak cukup dan uang itu bukanlah di gaji berdua tau bertiga melainkan rame rame.belum lagi uang kedip mata keterangan uang kedip mataini ketika di perjelas media ini sang karyawan enggan menyebutakan artinya bahkan namanya alasan nya takut di pecat oleh atsannya “Sejak dahulu kala, setiap hari sabtu dan minggu, sampah-sampah pasti menumpuk dan berserakan di kota Pangkalan Kerinci,” papar Tarmizi SE, warga Pangkalan Kerinci. Penyebabnya, kata Tarmizi, tidak beroperasinya armada pengangkut sampah milik pemkab Pelalawan, yang berada pada dinas Pertamanan dan Tata Kota kabupaten Pelalawan.

Ibu Ketua Mahkamah Agung Berkunjung ke Kabupaten Siak SIAK,BN Wakil Bupati Siak Drs H Alfedri MSi bersama Ketua Tim Penggerak PKK kabupaten Siak Hj Misnarni Syamsuar menerima kunjungan Ibu Ketua Mahkamah Agung RI Ny. Roosdiati Hatta Ali beserta rombongan, Selasa, (28/5). Ikut bersama rombongan antara lain Ketua Pengadilan Tinggi Riau Nommy HT Siahan, Ketua Pengadilan negeri Siak Irfanuddin SH MH serta ibu-ibu pejabat dilingkup Pengadilan Tinggi Riau. Istana Siak menjadi tujuan utama Kunjungan wisata para istri pejabat MA ini. Sebagai salah satu dari bukti perjalanan panjang kerajaan Siak, Istana Siak merupakan monumen sekaligus bukti kejayaan Siak tempo dulu yang masih berdiri megah hingga saat ini. Hal ini secara nyata mengundang wisatawan dari berbagai kalangan untuk sejenak mengetahui, melihat atau bahkan mempelajari sejarah kerajaan yang mewarisi 12 tahta kesultanan tersebut.

Bahkan decak kagum dan terpesona juga kerap kali menghiasi imajinasi para tetamu yang datang berkunjung. Hal itu pula yang tampak dari raut wajah rombongan ibu-ibu istri pejabat dan Ketua MA. Didampingi langsung Wakil Bupati Siak, Hj Misnarni Syamsuar serta ibu-ibu dharma wanita lainnya, para ibu-ibu ini terlihat serius dan kagum dengan penjelasan-penjelasan tentang Kesultanan Siak yang diberikan oleh Wakil Bupati maupun guide istana. Ketua Pengadilan Tinggi Riau Nommy HT Siahan usai santap siang bersama di kediaman Bupati Siak mengungkapkan bahwa rombongan merasa sangat bahagia bisa berkunjungan ke Siak terutama mengunjungi istana Asserayah Hasyimiah. Wakil Bupati Siak Drs H Alfedri dalam kesempatan sama mengungkapkan penghargaan setinggi-tingginya atas kunjungan yang telah dilakukan. Ia

berpendapat bahwa kunjungan ini tentunya diharapkan sebagai salah satu jalan untuk mempromosikan Siak sebagai salah satu tujuan wisata di Riau. "Sebagai daerah yang memiliki wisata sejarah, kami tentu harus bisa mempromosikan daerah ini sebaik mungkin. Makan kunjungan ini kami harapkan juga bisa memberikan dampak terhadap promosi Siak kedepannya," ujar Wakil Bupati. "Kami sangat bahagia sekali atas kunjungan seraya mengharapkan negeri ini semakin mendapat kebahagian dan rombongan juga diberikan rahmat. Kami juga mendo'akan agar bapak ibu selamat tiba ke tujuan," ungkap Alfedri. Istana Asserayah Hasyimiahyangdibangunpada1889inimemang menjadi salah satu tujuan wisata andalan bagi kabupaten Siak. Istana yang terletak dipusat Kota Siak ini selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan dari berbagai kalangan. (ABB)

4 Kecamatan Dari 12 Kecamatan Belum Mendapat Anggaran Pemerataan Pembanguanan Multiyears PANGKALAN KERINCI-BN Lima Fraksi DPRD Pelalawan, menilai Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) kabupaten Pelalawan tentang Peningkatan Anggaran Kegiatan Tahun Jamak 2013 – 2016, tidak memenuhi prinsip pemerataan dan berkeadilan. Kelima Fraksi tersebut adalah, Fraksi Hanura Sejahtera, Fraksi Partai Amanat Nasional, FraksiPDIPdanFraksiPelalawanBersatusertaFraksi Demokratpembangunan. Lima Fraksi DPRD Pelalawan ini menilai, dari Ranperda Multiyears yang diajukan pemerintah daerah Pelalawan tersebut, yang bernilai Rp. 875 Milyar, hampir separuhnya dialokasikan di dua kecamatan,yakniPangkalanKerincidankecamatan Langgam.“Padahaldalamprinsippembangunan, jelas harus memenuhi unsur berkeadilan dan pemerataan,” sebut juru bicara Fraksi Hanura Sejahtera Markirius Anwar. Kelima Fraksi ini juga menilai, dengan anggran Multiyears yang besar tersebut, yang sementara hanya terfokus pada dua kecamatan saja, ditakutkanakanmenimbulkankecemnuruansosial di masyarakat kabupaten Pelalawan. “Ada 4 kecamatanyangsamasekalitidakmendapatporsi dalamanggarantahunjamakini.Yaknikecamatan Teluk Meranti, kecamatan Pangkalan Kuras, Kecamatan Bandar Petalangan dan Kecamatan Ukui,” sebut Fraksi PAN yang disampaiakan oleh HabibiHapri. Untuk pembangunan gedung dan kantor, terutamauntukpembangunanperkantorandinas dan badan, kelima fraksi ini juga meminta pemerintah daerah untuk mempertimbangkan

kembali dan menundanya. Dalam Ranperda Multiyearsini,adabeberapakantordinasdanbadan yang dilakukan pembangunan baru.Yakni, kantor Dinas PU, Dinas Pendidikan, Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan, Dinas Perikanan, Dinas KehutanandanPerkebunan.Semuadinasdanbadan tersebut,direncanakanakandibangunkantoryang barudanberlantaiduadanberlantaitiga. SementarasebutkelimaFraksiini,kantor-kantor yangselamainidigunakandinasdanbadantersebut, masihlayakdalammemberikanpelayanankepada masyarakat.Ditambahlagisetiaptahunnya,biaya pemeliharan terhadap bangunan kantor tersebut tetapdianggarkan. “Selain pembangunan kantor PU dan kantor Dispenda kabupaten Pelalawan, Fraksi PAN jelas akan menolaknya,” tegas ketua Fraksi PAN Nazarudin Arnaz usai paripurna. Sementara untuk pembangunan Istana Sayap Pelalawan, semua Fraksi DPRD Pelalawan menyetujui dan menilai sudah merupakan kebutuhan yang mendesak. Sementara Fraksi Partai Golkar menilai, usulan kegiatantahunjamakinimerupakanbagianupaya pemerintah dalam percepatan pembangunan kabupaten Pelalawan. “Pembangunan jalan merupakan sarana kebutuhan dasar masyarakat. Sementara pembangunan kantor dan gedung, merupakan upaya pemerintah dalam mengoptimalkan dan meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat,”papar Abdul Muzakir, juru bicara fraksi Golkar DPRD Pelalawan. Untuksarandanmasukan,keenamfraksiDPRD Pelalawan, sepakat agar pembangunan jalan dari Bandar Petalangan ke Pangkalan Lesung,

pembangunanjalanduajalur4KMdisorekPangkalan Kuras, dan 2 KM di Ukui, agar dimasukan dalam anggarantahunjamakini.“Kamijuga menilai, Teluk Meranti, harus diperhatikan pembangunannya, seperti pembangunan jalan, jembatan serta penataan rumah-rumah penduduk dengan bermotifkan melayu, sebagai penunjang pengembangan wisata Bono, yang sudah menjadi ikon kita,” sebut Indra Kampe, juru bicara Fraksi Pelalawan Bersatu. Untuk pembangunan Sekolah Tinggi Teknologi Pelalawan (STTP), semua fraksi mendukung dan mengapresiasi. Namun ada beberapa catatan yang diberikan fraksi-fraksi DPRD Pelalawan ini. Diantaranya, lokasi STTP sebaiknya berada di ibukota kabupaten, serta masalah lahan dan status STTP tersebut, apakah berada dibawa yayasan atau berstatus negeri.“Agar tidak menjadi masalah hukum dikemudian hari,” sebut fraksi-fraksi DPRD Pelalawan ini. Sementara kehadiran anggota DPRD Pelalawan, juga patut dipertanyakan saat paripurna ini. Dari 30 anggota DPRD Pelalawan, hanya ada 19 orang anggota termasuk dua pimpinan DPRD Pelalawan yang hadir. Artinya ada 10 anggota DPRD Pelalawan lainnya yang tidak hadir dalam paripurna ini. Demikian juga dengan kepala dinas dan badan dilingkungan pemkab Pelalawan, hampir semua kepala dinas, tidak hadir, hanya terlihat sekitar 4 kelapa dinas dan badan yang hadir (lingkon)

“Hari sabtu dan minggu memang hari libur pegawai, mungkin armada pengangkat sampah juga libur,” sebut Tarmizi. Namun jika memang hal tersebut terjadi, masyarakat kata Tarmizi, tentu akan kecewa dan menyayangkannya. Harusnya, armada pengangkat sampah jangan sampai diliburkan total pada hari sabtu dan minggu itu. “Mestinya tidak sampai libur total, misalnya kalau kita memiliki armada lima unit truck pengangkat sampai, ya minimal 2 unit masih terus jalan untuk hari sabtu dan minggu itu,” sebut bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg) Partai Golkar dapil Pangkalan Kerinci, Bandar seikijang dan Langgam ini. Disisi lain katanya lagi, kurangnya tempattempat atau tong-tong sampah, penyebab utama sampah berserakan hingga ketangah badan Jalan. Pak De, warga Jalan Pemda Pangkalan Kerinci Kota, juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap kondisi ini. “Sabtu dan Minggu, sudah pastilah kami

menikmati bau tak sedap dari sampah-sampah yang menumpuk itu,”sebut Pak De, sambil menunjuk tempat pengumpulan sampah yang sudah menggunung di simpang Jalan Sejahtera. Pak De juga meminta agar, pemkab Pelalawan tidak mengistirahatkan total armada pengangkut sampahnya pada hari sabtu dan minggu. Selain meras terganggu dengan bau dari sampah-sampah yang menumpuk tersebut, Pak De juga mengaku khawatir penyakit akan bisa benyebar dari sampah-sampah itu. “Lihatlah lalatnya sangat banyak, lalat itu juga beterbangan kerumah-rumah warga,”sebut pak De. “Kita minta Pemerintah, dalam hal ini Dinas Pertamanan dan Tata Kota, agar tidak mengistirahatkan secara total armada pengangkat sampahnya pada hari sabtu dan minggu itu. Ya minimal liburkan separuh, dan separuhnya tetap beroperasi,” Harap Tarmiz(RI)

Disnakertrans Kurang Tenaga Ahli Perusahaan Tidak Dapat Dikontrol Yang Mempekerjakan Anak Dibawah Umur PANGKALAN KERINCI-BN Kabupaten pelalawan( Riau) menurut data disduk capil tahun2013 terdiri masih tetap 12 kecamatan dan seratus delapan belas desa,ironisnya di daerah kabupaten ini banyak diminati perusahaan sebab peluang bisnis terbentang luas daerah ini bisa disebut sangat bagus buat bisnis perusahaan besar bahkan di daerah ini salah satu perusahaan terbesar di tingkat asia pasifik ada tepat di kota pangkalan kerinci aneh tapi nyata membuat jadi tanda tanya ada apa dengan pihak dewan perwakilan rakyat daerah di kabupaten ini,kok mesti tahun ini baru baru ini mulai di bangkar dan terbongkar sementara hal ini sudah berkali kali media cetak yang ada di pelalawan menyampaikan persolan yang sama ini lewat pemberitaan kurun waktu tiga/empat tahun ini. puluhan perusahaan yang beroprasi ternyata banyak ditemui persoalan mulai dari jamsostek askes dan upah minumum karyawan bahkan memepekerjakan anak dibawah umur.dan samapai hari ini pihak disnakertrans maupun aparat belum mampu membuktikan gawenya dalam hal pengawasan bahwah tenaga kerja dari luar daerah banyak berdatangan tanpa identitas di duga kuat di seludupkan lewat tarasnportasi kapal air/laut mereke yang berdatangan tenaga kerja ini lewat salah satu pelabuahan terbesar di asiapasifik ini dan masih belum dapat di tangkap pihak terkait Komisi A DPRD Pelalawan memanggil dan melakukan rapat dengar pendapat dengan PT. Arara Abadi, terkait dugaan terjadinya perbudakan buruh dan mempekerjakan anak dibawah umur oleh salah satu perusahaan kontraktornya. Persoalan itu, sudah menjadi pemberitaan di beberapa media massa belakangan ini. Dalam rapat dengar pendapat kali ini, pihak perusahaan langsung dihadiri managemen dari Perawang. Selain perusahaan, komisi A juga mengundang Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi kabupaten Pelalawan. Komisi A menilai kejadian yang menghebohkan tersebut, merupakan sebuah kecolangan bagi pemerintah daerah kabupaten Pelalawan. Sementara Disnaktran kabupaten Pelalawan mengakui, pihaknya masih

kekurangan tenaga pengawas. Dengan luas dan banyaknya perusahaan yang beroperasi di kabupaten Pelalawan, sementara Disnakertrans hanya memiliki 2 tenaga pengawas. Pihak Disnakertrans sudah bertahun-tahun mengajukan pegawainya untuk diikutkan dalam pelatihan tenaga pengawas oleh Kemenakertrans. Namun hingga saat ini, pihak Kemenakertrans belum mengakomodir permintaan Disnakertrans Pelalawan tersebut. Komisi A DPRD Pelalawan meminta Disnakertrans untuk turun kelapangan serta melakukan pengumpulan data, terkait persoalan tersebut. "Secepatnya turun kelapangan. Sementara persoalan hukumnya, sekarang masih dalam penyidikan Polres Pelalawan, " sebut Ketua Komisi A DPRD Pelalawan Nasarudin, SH. Nazar mengaku, pihaknya belum bisa menentukan sikap dan rekomendasi. "Kita tunggu hasil penyidikan polisi. Yang jelas perusahaan harus bertanggung jawab," tegas Nasar. PT. Arara Abadi membantah telah terjadikan perbukan buruh oleh salah satu kontraktornya CV. Nauli Basa. "Sekarang sudah ditangani penyidik Polres Pelalawan. Namun tak ada perbudakan, yang disidik itu, adalah dugaan memperkerjakan naker di bawah umur," terang Humas PT. Arara Abadi Herwansyah. Herwansyah juga menegaskan perusahaan sudah berkomitmen akan memberikan sanksi tegas terhadap kontraktornya tersebut, jika nanti terbukti mempekerja naker dibawah. Ia juga membantah, perusahaannya tidak melakukan pengawasan langsung dilapangan terhadap kontraktornya. "Namun memang kontraktor kita punya hak untuk merekrut karyawannya, tanpa harus persetujuan kita," sebutnya. "Jika terbukti nantinya, bisa saja kita akan melakukan pembatalan kerjsama atau kontraktor kita ini," katanya lagi. Perusahaan, katanya juga, akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap semua kontraktor di PT. Arara Abadi. Kapolres Pelalawan beberapa hari yang lalu juga menegaskan, pihaknya sedang melakukan penyidikan terkait hal ini. Namun Kapoplres Guntur Aryo Tedjo membantahadanyaperbudakandalamkasus ini. "Yang sedang kita lakukan penyidikan ini, adalahdugaanmempekerjakannakerdibawah umurolehsalahsatukontraktorPT.AraraAbadi," terangKapolresGuntur.(RI)


10 - 17 JUNI 2013 | EDISI 362 | THN KE-VIII

LSM EMPRO: Polres Binjai Diminta Jangan Ada Keberpihakan Dalam Penegakan Hukum LANGKAT, BN. Kapolres Binjai AKBPMusa Tampubolon bersama Kasat Reskrimnya AKP. Revi Nurvaleni yang telah menetapkan Wakil Bupati Langkat Budiono,SE sebagai tersangka kasus perusajkan gambar Baleho perbuatan tidak menyenangkan dinilai sejumlah Elemen Masyarakat dan Praktisi Hukum telah bekerja secara “Serampangan” yang terkesan tebang pilih dalam penyidikan. Keterangan yang di himpun BN dari Koordinator LSM Ekonomi dan Produktifitas Binjai – Langkat Drs Wahyu Pranata soal Bupati Langkat Budiono, SE di tetapkan menjadi tersangka di tuding merusak Baleho menyebutkan ,”bahwa penetapan Budiono, SE sebagai tersangka oleh pihak Polres Binjai dinilai terlalu dipaksakan, sehingga menimbulkan tanda-tanya besar, ada apa di balik masalah ini ? Karena sejak adanya pristiwa tersebut yang dinilai penuh rekayasa, Budiono, SE selaku Wakil Bupati Langkat yang masih aktif ini tidak pernah menerima Surat Panggilan dari pihak Reskrim Polres Binjai, karena pemanggilan dirinya melalui Surat Resmi yang dilayangkan kepada Bupati Langkat secara resmi, untuk menghadirkan dirinya namun tidak pernah ada permintaan bagi dirinya untuk menghadiri Panggilan Penyidik Polres Binjai, namun dirinya tetap koperaktif dalam masalah ini, ungkap sumber. Dan hal yang juga terasa rada aneh dalam proses kasus tindak

Pidana ringan ( delik Aduan ) ini, adanya upaya ‘ setengah Preman ‘ oleh pihak Penyidik Polres Binjai yang langsung dipimpin oleh Kasat Reskrim AKP Revi Nurvelani dan juga terlihat Penyidik Bripka Relapang Sitepu, Cs untuk melakukan penyitaan terhadap Mobil Dinas Wakil Bupati Langkat di rumah pribadinya di Desa Sambirejo, kec. Binjai dengan membawa surat penetapan sita dari Pengadilan, namun mobil yang hendak disita berbeda dengan yang ada di rumah tersebut dengan nopol BK 1532 NR, sehingga tidak sesuai dengan nopol di surat penyitaan yakni BK 9532 NR, namun Mobil Dinas tersebut sudah diserahkan kepada pihak bagian Reskrim Polres Binjai yang datang ke rumah pribadi Wakil Bupati Langkat, Budiono, SE, pungkas sumber lagi. Sehingga terkait dengan tudingan tersebut, pihak Polres Binjai dinilai telah melampaui kewenangan, serta bertindak arogan. Padahal dalam pristiwa tersebut dinilai banyak kejanggalan, apalagi pada saat kejadian yang disebutkan mobil dinas Budiono, SE dikemudikan oleh supir, sedangkan Baliho yang dimaksud tetap tegak berdiri tanpa ada yang rusak parah, dan dicabut oleh pihak Polisi lalu dibawa ke Mapolres Binjai sebagai Barang Bukti ( BB ). Diharapkan dalam persoalan ini, pihak Penyidik Polres Binjai atau Kapolres Binjai AKBP Musa Tampubolon, harus profesional,dan adil dari sisi penegakan Hukum, sehingga tidak membingungkan masyarakat, apalagi

KPK Geledah Rumah SP dan RS Boloni Medan MEDAN, BN Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi[KPK] menggeledah sebuah rumah di Jalan KH Ahmad Dahlan No.9 Lingkungan I,Kelurahan Jati Kecamatan Medan Maimun milik Surung Panjaitan, dan juga Rumah Sakit [RS] Prof Boloni Jalan Mangonsidi Medan yang merupakan milik keluarga Surung Panjaitan[SP] dan isterinya, dr Blondina Marpaung. Surung Panjaitan merupakan tersangka kasus dugaan suap kepada Bupati Mandailing Natal[Madina] Hidayat Batubara. SP, Hidayat Batubara dan Plt Kadis PU Madina Khairil Anwar Daulay ditangkap KPK beberapa waktu lalu terkait pemberian fee sebsar Rp.1 miliar untuk proyek di Madina yang dananya bersumber dari Bantuan Daerah Bawahan[BDB] Provinsi Sumut. Petugas KPK tiba dirumah mewah berlantai II milik SP sekitar pukul.10.30 WIB dengan menegndarai dua mobil Inova BK 1525 QF dan BK 1487 QW dengan jumlah mereka 8 orang yang juga dilibatkannya Kepala Lingkungan I,Kelurahan Jati, Hisar Sitanggang melihat saat penggeledahan berlangsung. Dan mereka keluar pukul.14.30 WIB dan tidak berkomentar hanya mengatakan Tanya saja sama pak Johan Budi. Keterangan yang diperoleh dari Kepala Lingkungan I, Kelurahan Jati, Hisar mengatakan bahwa benar dia melihat penggeledahan dikamar isteri SP ,diruang kerjanya,kamar kamar pembanu juga diperiksa. Dari berkas acara penggeledahan yang diperlihatkan kepada Hisar, petugas membawa sejumlah barang berupa dua lembar surat proyek dan sebuah blackberry. Hisar juga mengaku diperlihatkan daftar agenda KPK dalam melakukan penggeledahan di Medan.Selain dari rumah yang baru dibeli SP sekitar 2 tahun lalu itu, petugas juga melakukan penggeledahan di RSU Prof Boloni, rumah SP dan juga dirumah Baupati Madina di Jalan Asahan Medan. Penggeledahan di RSU Boloni dibenarkan salah seorang petugas RSU tersebut. "I ya sudah siap[penggeledahan] . Yang saya lihat ada dua orang petugas memakai baju rompi KPK ",kata pria yang mengatarkan mertua SP kerumah yang digeledah tersebut. Mertua SP yang saat keluar setelah petugas KPK pergi,saat wartawan mau menanyainya soal penggeledahan itu, dia berkata jangan ajak aku bicara, aku lagi darah tinggi, dan berlalu meninggalkan para wartawan. (HZA)

Baliho gambar Wakil Bupati Budiono, SE ditutupi dengan sengaja oleh pekerja yang memasang Baliho salah satu Parpol di kec. Binjai, yang menyulut persoalan. Diabadikan setelah beberapa Jam kejadian terlihat di TKP tanpa ada kerusakan seperti yang dituduhkan.(Foto/Dok=Parida)

diduga terkait dengan menjelang Pilkada Langkat 2013, dimana Budiono, SE juga maju sebagai Balon Bupati Langkat priode 20142019.papar nya. Menagapi kasus tersebut Wahyu Pranata sangat menyayangkan adanya peristiwa tentang tuduhan pengerusakan baleho yang diarahkan kepada Wakil Bupati Langkat Budiono, SE, yang masih aktif ini, kejadian ini disinyalir telah ditunggangi oknum-oknum tertentu dalam kepentingan tertentu. Menurut Wahyu ,”dengan adanya kejadiian ini kita melihat bahwa

Polisi selaku penyidik telah di tunggangi, sehingga Budiono di tetapkan sebagai tersangka, hal ini tentunya dalam kepentingan menjelang Pilkada Langkat yang akan dilaksanakan di bulan Oktober 2013 untuk mmenagkan Balon Bupati Langkat priode 2014-2019 yang akan datang. Penyidik Polres Binjai yang menagani kasus ini seharus nya Pro Aktif dalam menjalankan tugas Negara yang tidak hanya mengambil keterangan dari sepihak saja, sebab terjadi nya persoalan tersebut yang kita terima informasi bahwa adanya sekelompok Oknum

Dana BOS Dialihkan untuk Kegiatan Lain MEDAN, BN Kabid Perbendaharaan Biro Keuangan Setdaprovsu,Ilyas, selaku kuasa penguna anggaran[KPA] menandatangani surat perintah pencairan dana [SP2D, namun tidak mencairkan dana Bantuan Operasional Sekolah[BOS] triwulan III dan IVyang diajukan Disdik Sumut pada 26 Desember 2012, malah mengalihkan dana itu untuk kegiatan lainnya. Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Raden Heru Prakoso , mengemukakan itu kepada wartawan,Jumat[31/5]. "Dana Rp.14,9 miliar itu, oleh Kabid Perbendaharaan selaku kuasa bendahara umum daerah menandatangani SP2D tidak dic-

airkan dan duduga dana BOS itu dialihkan kegiatan lain yang tidak sesuai dengan peruntukannya",ujarnya. Menurutnya Subdit III/Tipikor Ditreskrimsus Poldasu sudah memeriksa 27 saksi,menyita dokumen maupun surat sebagai barang bukti dalam kasus itu, serta memeriksa saksi ahli dari Kementerian Keuangan ,Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. "Dalam kasus itusudah dilakukan gelar perkara dan telah dilakukan penahanan terhadap Kabid Perbendaharaan Setdaprovsu, Ilyas , sejak 2 Mei 2013 . Penyidik juga telah berkoordinasi dengan jak-

Dugaan Pencucian Uang Bandar Narkoba Diselidik MEDAN, BN Direktorat Reserse Narkoba [Diresnarkoba] Poldasu sedang menyelidiki dugaan tindak pidana pencucian uang [TPPU] oleh Bandar dan kurir narkoba. Hal in dikatakan Direktur Reserse Narkoba Poldasu Kombes Pol Toga Habinsaran Panjaitan kepada wartawan, Senin[3/6] di Mapoldasu Jalan Sisingamangaraja Km 10,5 Medan. "Saat in ada tiga yang kita selidiki untuk mengungkap TPPU yang dilakukan Bandar dan kurir narkoba di Sumut. Bandar dan kurir itu akan dikenakan UU No.15 tahun 2002 pasal 1 ayat 7 dan pasal 2. Kami akan telusuri asset serta aliran dana mereka. Berdasarkan informasi yang dihim-

pun, Ditresnarkoba Poldasu menyelidiki kemungkinan TPPU oleh jaringan narkoba jenis shabu sabu di Medan, Yusuf [40] yang tidak berhasil dibekuk petugas di Jalan H Zainul Arifin Medan yang dikenal kampung kubur. Terkait itu Ditresnarkoba Poldasu menyegel rumah kediaman Zakir Husin adik kandung Yusuf yang juga target operasi,serta menyita sebuah mobil Fortuner warna putih BK 42 NA. Penyegelan juga dilakukan terhadap rumah kediaman Icang Jalan Sering medan Tembng dan rumah kediaman Roy Caniago di Jalan Flamboyan/Raharja Pondok Bantuan Gang Tape Kelurahan Tanjung Sari Kecamatan Medan Selayang Medan. [HZA]

& Dinilai Pelayanan RS Djoelham Binjai Bobrok

TRAGIS

yang sengaja menutupi baleho Wakil Bupati Langkat Budiono,SE dengan sengaja yang Kami nilai sengaja memanjing suatu kerusuhan. Kasus tersebut harus di Pul Up kembali di lapangan tentang kebenara nya, dan jangan tebang pilih dalam penegakan supermasi Hukum, selain itu juga penyidik Polres Binjai dalam melakukan penyidikan harus Profisional untuk penegakan Hukum yang benar, kalau itu tidak terlaksana di harapkan Kapolres Binjai AKBP Musa Tampuboln bersama Kasat Reskrim AKP Revi Nurvelani di copot dari jabatan nya untuk di gantikan kepada Orang yang mampu menjabat sebagai Kapolres di Kota Binjai, Pinta Wahyu. Sedangkan Budiono, SE ketika dikonfirmas BN terkait dengan masalah yang sedang ditangani pihak Polres Binjai ini, menilainya secara positif. Namun dirinya mengakui dalam masalah ini, dirinya merasa didzolimi, atau difitnah diduga dengan tujuan tertentu., dan dirinya tetap berprinsip dalam masalah ini tak akan terlepas adanya Keadilan dari Allah SWT, dan biarlah Tuhan yang tahu segalanya dalam permasalahan tersebut. Dsini tentu nya masyarakat juga bisa memberikan penilaian yang sebenarnya terhadap masalah ini, apalagi hal ini terkait dengan pengerusakan Baliho Partai yang juga di ketahui milik ketua Partai, dan manalah mungkin saya berani berbuat macam-macam, apalagi saya selaku bawahan, papar Budiono dengan nada merendah.(Par).

sa penuntut umum",kata Heru. Lebih lanjut dikemukakannya ,penyidik terus mendalami kasus ini terkait dana aliran BOS yang dilaihkan untuk kegiatan lainnya, dan Kabiro Keuangan Setdaprovsu , Baharuddin Siagian, telah dua kali diperiksa. Sedangkan Setdaprovsu , Nurdin Lubis, tidak terlibat kasus ini karena pengalihan dana BOS terjadi sebelum dia menempati jabtan itu. Informasi lainnya yang diterima menyebutkan penyidik Subdit III/Tipikor Ditreskrimsus Poldasu akan menggeledah ruang Biro Keuangan Setdaprovsu untuk menyita dokumen dugaan korupsi pengalihan dana BOS dimana Baharuddin Siagian ikut menandatangani. Meski sudah dua kali diperiksa dan ditemukan adanya bukti mengetahui serta ikut menandatangani laporan pengeluaran anggaran dana BOS , namun dalam kasus pengalihan dana BOS untuk kegiatan lain itu Baharuddin Siagian belum ditetapkan sebagai tersangka. Sebelumnya diberitakan, Kabid Perbendaharaan Biro Keuangan Setdaprovsu , Ilyas, ditahan atas dugaan mengalihkan dana BOS triwulan III dan IV tahun 2012 sebesar Rp.14,9 miliar yang bersumber dari dana APBN kerekening Pemprovsu untuk kegiatan lainnya. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara dana BOS itu sengaja tidak ditransfer ke rekening sekolah penerima setelah verifikasi sekolah penerima bantuan dikirim ke Disdik Sumut kepada Biro Keuangan Setdaprovsu. [HZA]

Bayi Meninggal Dunia,Orang Tua Korban Ngadu pada Wakil Rakyat

Ibu kandung korban saat memberikan penjelasan. (FOTO/DOK=PARIDA).

DINILAI bobrok nya pelayanan dari Rumah Sakit Umum dr,Djoelham Binjai terhadap pelayanan kepada pasien, Syuhada Syahira Usia 11 Bulan anak pasangan Suami Istri Dodi Iswanto (30) dan Neni Sri Wahyuni (26) warga Jalan Jamin Ginting, Lingkungan IV, Kelurahan Rambung Dalam, Kecamatan Binjai Selatan penguna kartu Jamkesda meninggal dunia krena pelayanan yang tidak maksimal pada pasien nya. Informasi yang di peroleh BN dari Ibu kandung korban menyebutkan ,”Bahwa meninggal nya Syuhada Syahira kurang nya perhatian dala pelayanan bagi pasien seprti yang di alami oleh anak Kami, sebab dokter jaga tidak kunjung datang dalam memeriksa kondisi kesehatan yang memburuk, sementara Syuhada Syahira

sendiri malah menjadi bahan peraktek bagi dokter muda (koas-red) yang sedang menjalani praktek pendidikan di rumah sakit ini. Akirnya Bayi Kami Syuhada Syahira jadi bahan praktek dokter muda di rumah sakit Umum dr,Djoelham Binjai yang akir nya meninggal dunia tampa ada nya penyelamatan berarti, papar Dodi Iswanto yang di temani saat membuat pengaduan terhadap nasib anak yang meninggal akibat pelayanan bobrok pada RSU dr Djoelham Binjai Selasa, (04/6) siang sekitar pukul 11.00 Wib ke Komisi “B” DPRD Binjai. Dalam pengaduan Dodi kepada pihak DPRD Kota Binjai diterima Ismail Hasan seorang anggota DPRD dari Komisi B DPRD Binjai sambil menceritakan kronologis kejadian dan kekecewaan nya pada pelayanan Rumah Sakit Umum dr,Djoelham Binjai yang bobrok higgga anak bunsu usia 11 bulan meninggal dunia Penjelasa keterangan yang di sampaikan Dodi terungkap rasa kesal dan kecewa atas kejadian tersebut, bahkan dalam pengakuan Dodi sendiri hingga kini dirinya bersama istri tidak mengetahui apa penyakit yang menyebabkan kematian anaknya, dan menurut nya hingga kini mereka belum pernah sedikit pun mendengar keterangan dari dokter yang mengakibatkan anak nya meninggal dunia, terang nya. Lebih jauh Dody meceritakan kekesala nya ,”Anak Saya masuk ke rumah sakit umum dr Djoelham Binjai pada Tanggal

15 Mei sekitar pukul 15.00 WIB mengalami suhu badan panas dan bersama mencere, begitu sampai di rumah sakit tersebut, dan Syuhada Syahira sempat di rawat di ruang IGD ruangan Melati yang berada di lantai dua rumah sakit dr Djoelham dengan mengunakan Jamkesda yang konon menjalani perarawatan bersama pasien yang memegang kartu jamkesma dan Jamkesda lainya. Setiap kali nya Kami mempertanyakan kondisi perkembangan Syuhada Syahira, dokter jaga bersama perawat dan juga dokter koas yang bertugas merawatnya hanya mengatakan “Bersabar” sedangkan dokter jaga yang seharusnya memperhatikan dalam merawat Anak Saya terlihat hanya bisa memerintahkan dokter koas untuk melakukan monitor perawatan hanya melalui telepon seluler dan menurut Kami Syuhada Syahira seakan menjadi bahan peraktek. Sebab dokter koas yang bertugas dalam melakukan perawatan hanya berdasarkan perintah dari dokter jaga helaui telepon seluler, dan kalau ada perintah dokter jaga terlihat para Dokter muda Koas datang berbondong-bondong mendatangi Anak Kami yang lagi terbaring di pembaringan Anak Kami saat di rawat bagai kelinci percobaan, “Bayangkan saja para perawat ketika menusukan jarum infusnya tidak dapat sekali untuk mencari urat di bahagian kaki Syuhada Syahira, bahkan merka melakukan tusukan jarum infus sampai lima kali

bagaikan tak memiliki pri kemanusiaan, dan kalau memang para koas belum mampu seharus nya dokter lah yang melakukan nya. Namun setelah anak Saya mendapat perawatan selama beberapa hari keada nya semangkin tambah buruk yang akinya anak Ku Syuhada Syahira meninggal dunia akibat perawatan yang bobrok dan sembrono dalam menjalani tugas kemanusiaan ini, maka dari itu Kami keluarga Syuhada Syahira tidak menerima dengan pelakuan pihak rumah sakit dr Djoelham Binjai. Namun demikian dari kedatangan Kami untuk mengadukan persoalan kepada Wakil Rakyat Kami di DPRD Binjaiagar kira nya tidak ada lagi korban-korban lainya seprti yang di alami anak Kami terutama pada masyarakat miskin yang mengunakan kartu Jamkesmas dan Jamkesda, Tandas nya. Setelah mendengarkan keterangan dan keluhan dari ayah kandung korban Syuhada Syahira tersebut, Ismail Hasan berjanji akan membicarakan persoalan terseut kepada Ketua Komisi “B” bersama Fraksi lain nya yang selanjut nya untuk di lakukan pembahasan da segera akan memanggil pihak RSU dr,Djoelham Binjai sa dengan tegas mengatakan ,“ Kita pasti akan panggil pihak RS Djoelham dan mempertanyakan tentang pelayanan di rumah sakit milik Pemko Binjai terkait meninggal nya pasien Syuhada Syahira dalam masa perawatan, Kata Ismail.(Parida)

Anak yang Dijadikan Tersangka Polsek Medan Timur Mengadu ke Propam Poldasu MEDAN, BN Anak kelas 6 SD yang dijadikan tersangka oleh Polsek Medan Timur, BA, didampingi oleh Sekertaris Komisi Nasional Perlindungan Anak Kelompok Kerja Medan, Jhoni Antoni Teguh Harahap, Selasa[4/ 6] mengadu ke Bidang Profesi dan Pengamanan[Bid Propam] Poldasu Namun pengaduan mereka tidak ditindak lanjuti dalam bentuk laporan resmi. Bidang Propam Poldasu hanya menerbitkan surat Wasdik yang ditujukan kepada Polsek Medan Timur. "Laporannya tidak diterima. Bidang Propam hanya menerbitkan surat Wasdik dan menyerahkan copynya kepada kita",kata Jhoni. Sesuai isis surat Wasdik itu, Bid Propam member waktu sepekan kepada Polsek Medan Timur untuk memperoses dan menyelesaikan kasus itu sesuai prosudur yang benar. "Jika nanti prosudurnya tidak benar, maka kami diminta kembali ke Propam agar mereka diproses",jelas Jhoni. Dengan adanya tindak lanjut dari Propam ini,kata Jhoni, Komnas Perlindungan Anak Kelompok Kerja Medan berharap kebenaran akan terungkap. Selain itu kriminalisasi terhadap anak tidak terjadi lagi. "Semoga laporan ini memberikan jalan terbaik atas kasus in",tandas Jhoni Smentara itu ketika dikonfirmasi kepada Kapolsek Medan Timur AKP Efianto melalui telepon selulernya hanya mengatakan lagi sibuk dan tidak ada mendapatkan jawaban lagi. Seperti diketahui BA dijadikan tersangka dalam kasus penganiayaan terhadap anak lainnya. Dia dijadikan tersangka sejak 13 Februari 2013. BA tinggal di Jalan HM Yamin Gang Hadir Medan, itu dituduh menganiaya MI ,anak lainnya pada Rabu 19 Desember 2012 . Padahal berdasarkan pengakuan keluarganya, dihari yang sama sekitar pukul 16.00 WIB , BA justru dipukuli orang tua MI berinisial AA ,warga Jalan Perjuangan Medan. Sementara itu Lembaga Bnatuan Hukum[LBH] Medan menyatakan protes terhadap Polsek Medan Timur yang menetapkan sejumlah anak dibawah umur sebagai tersangka diantaranya dua bersaudara IR[12] yang masih duduk di kelas VI SD dan abangnya D[14] pelajar kelas I SLTP. LBH menilai penyidik Polsek Medan Timur melanggar ketentuan pasal 42 ayat 2 UU No.3 Tahun 1977 tentang Peradialn Anak, dimana dijelaskan dalam melakukan penyidikan terhadap anak nakal penyidik wajib meminta pertimbangan atau saran dari pembimbing kemasyarakatan, dan apabila perlu juga dapat meminta pertimbangan atau saran dri ahli pendidikan jiwa,ahli agama atau petuga kemasyarakatan lainnya. "Namun pihak kepolisian tidak melaksanakan ketentuan tersebut dan langsung menetapkan tersangka terhadap keduanya",ujar Kepala Devisi Buruh, Permpuan dan Anak LBH Medan, Yurika N SH Kepada wartawan, Jumat[7/6].. Dikatakan Yurika, sebagai lembaga yang konsern terhadap penegakan hokum dan hak ahak anak, LBH Medan meminta penyidik kepolisian di Sumut khususnya Polsek Medan Timur lebih hati hati dalam melakukan penyidkan terhadap anak.. [HZA]

Kuli Bangunan Konsumsi Sabu-sabu Berdalih Untuk Kuat Kerja Dibekuk Polisi BINJAI,BN. Seorang kuli bangunan berinisial Su alias Ardi (33) Warga Jalan Arif Rahman Hakim, Kelurahan Nangka, Kecamatan Binjai Utara terpaksa di amankan pihak Sat-Narkoba Polres Binjai kena kedapatan memilki Narkoba jenis sabu-sabu tanpa mengantung izin dari instansi terkait Jalan Arif Rahman Hakim, Kelurahan Nangka, Kecamatan Binjai Utara Tersangka di tangkap petugas Senin (3/6) malam kemarin dengan barang bukti satu paket sabu-sabu harga 100 ribu rupiah usai membeli barang terlaran tersebut dari salah satu kenala nya yang masih di lingkungan tempat tinggal nya. Keterangan yang di peroleh BN dari Mapolres Binjai menyebutkan ,”kalau tersangka di tangkap berdasarkan ada nya laporan informasi dari Warga sekitar kalau tersangka selama ini kerab megkonsumsi narkoba jenis sabu-sabu. Laporan tersebut langsung di tindak lanjuti dengan mengikuti gerakgerik tersangka dalam melakukan pengintaian, namun ketika tersangka kembali usai membelu barang terlarang tersebut, polisi langsung menyergab Ardi dan melakukan pengeledahan di seluruh badan. Dalam pengeledahan, Petugas berhasil menemukan sabu-sabu dalam bungkusan plastik transparan dengan paket seharga 100 ribu rupiah dari dalam saku celana tersangka, selanjut nya tersangka pun di gelandang ke komando untuk di lakukan pemeriksaan secara intensif. Sedangkan dalam pengakuan tersangka kepada BN saat di temui di sel tahanan Mapolres Binjai mengatakan ,” Saya pakai sabu-sabu agar kuat bekerja, dan baru beberapa bulan ini aku memakai sabusabu ini dan Itu pun kalau badanku lagi ngederop, kalau badan lagi fit aku tidak perlu pakai sabu,Kata nya sambil tertunduk. Kasat Naroba Polres Binjai AKP Achiruddin Hasibuan ketika di konfirmasi BN melalui Via Ponsel nya membenarkan pihak nya telah melakukan penagkapan sorang pemilik paket sabu-sabu, menurut keterangan nya ,”Tersangka sendiri masih dalam pemeriksaan penyidik dan kita mintai keterangan dan tersangka akan di jerat dengan pasal 112 tentang narkoba sesuai undang-undang nomor 35 tahun 2009, dengan ancaman maksimal 5 tahun kurungan penjara,"terang Achiruddin.(007/Fris).

Gelapkan Pupuk Jagung, 4 Pekerja Tani Diamankan Polisi BINJAI,BN. Aina alias Mery (55) warga Jalan Gajah Mada Kelurahan Tunggurono Kecamatan Binjai Timur terpaksa melaporkan 4 Orang buruh pekerjan nya terkait kasus dugaan pengelapan 7 karung pupuk milik majikan nya yang seharus nya di gunakan pada lahan pertanian tanaman jagung di lokasi Kelurahan Sukaramai Kecamatan Binjai Barat. Keterangan yang di peroleh BN di Kepolisian, para pelaku empat pelaku pekerja tani tersebut yang telah di tuduhkan atas penggelapan 7 karung pupuk milik majikan nya di antara nya berinisial Dar alias Wawan (27), Har alias Bawon (42), Sur alias Oon (45) dan Pon (35) yang ke seluruhnya merupakan warga Jalan Gajah Mada Lingkungan XII Kelurahan Tunggurono Kecamatan Binjai Timur. Ke-empat pekerjanya tersebut di tugaskan menaburkan 10 karung pupuk dengan berat 5 kwintal di lahan pertanian milik pertanian majikan nya yang berlokasi di Kelurahan Sukaramai Kecamatan Binjai Barat. Majikan nya merasa curiga kalau keseluruhan pupuk sedah di gunakan di lahan pertanian, majikan nya pun mempertanyakan pada pekerja lainnya tentang pengunaan pupuk yang sudah ada yang selanjut nya kemudian memintai keterangan bagi para tersangka yang juga melakukan pemriksaan di masing-masing rumah tersangka utuk memastikan kebenaran. Dari hasil pemeriksaan ke masing-masing rumah tersangka akirnya terbukti dari kecurigaan si korban, majikan tersebutmendapatkan 5 karung pupuk yang sengaja disimpan di salah satu rumah tersangka, hingga menimbulkan perasaan kesal dan tidak senang, dan korban bersama beberapa pekerja lainnya pun langsung melaporkan kasus pengelapan tersebut ke pihak kepolisian yang akirnya ke empat pelaku diamankan Polisi Mapolsek Binjai Barat. Kepada BN Kapolsek Binjai Barat AKP Man Purba melaui Kanit Reskrim Ipda IS Ginting, melalui Via Ponsel nya Rabu (5/6) siang, menjelaskan ,”bahwa penangkapan keempat tersangka bermula ketika Aina sang majikan merasa curiga saat menyadari sebagian besar lahan tanaman jagung miliknya tidak terpupuk secara merata. Korban telah membuat pengaduan, dan berdasarkan pengaduan bersama dari keterangan saksi-saksi maka para tersangka kita lakukan pemeriksaan, dan dari hasil pemeriksaan ada bukti kuat mereka di tetapkan menjadi tersangka, dan tersangka sudah kita periksa dan kini di tahan untuk mempertanggung jawabakan atas perbuatan nya. Sedangkan para tersangka kepada petugas penyidik saat di periksa mengatakan ,”para tersangka telah mengakui melakukan penggelapkan terhadap 7 karung pupuk, sedangkan 2 karung telah dijual mereka seharga Rp 1 juta, sedangkan 5 karung sisanya sengaja mereka simpan untuk dijual kemudian. Terang Ginting.(007/Fris).


10 - 17 JUNI 2013 | EDISI 362 | THN KE-VIII

Kepala sekolah Sry Rosmawati Spd didampingi para dewan guru diabadikan setelah acara perpisahan SD N 055985 Kel. Pekan Selesai.

Perpisahan SD Negeri 055985 Kec. Selesai Meriah LANGKAT BN Siswa SD N 055985 Kel. Pekan Selesai Kec. Selesai Kab.Langkat yang jumlah muridnya 84 orang untuk putra 53 siswa dan putri 31. Yang dibagi 3 kelas untuk TP 2012/2013. Acara perpisahan SD N 055985 selesai diadakan 8 Juni 2013 yang dihadiri langsung oleh kepala sekolah Ibu Sry Rosmawati Spd dan ketua komite sekolah Abdul Rahman beserta para dewan guru dan orang tua siswa. Kepala sekolah dalam bimbingannya mengharapkan agar para orang tua siswa tetap menjaga dan membimbing para siswa yang masih labil sifatnya, karena anak-anak ini masih terlalu muda sehingga gampang terpengaruh lingkungan, tetapi kalau para orang tua dibantu para guru sering membimbing dan mengarahkannya maka kesempatan untuk terpengaruh kepada hal-hal yang negative akan dapat terisolir. Sry Rosmawati Spd kepala sekolah SD N 055985 yang rendah hati ini mengharapkan agar para siswa tetap tekun dalam belajar dan pilihlah sekolah yang sesuai dengan keinginan hati dan yang direstui orang tua tambah Sry Rosmawati. Dan tak lupa Sry menyampaikan rasa terimakasih kepada orang tua siswa yang selama ini telah memberikan kepercayaan kepada sekolah ini untuk mendidik dan membimbing anak-anaknya. Tak lupa rasa terimakasih disampaikan kepada para dewan guru dan para wali kelas yang dengan tekun dan sabar mendidik juga membina para siswa sehingga dapat lulus dengan baik seperti sekarang ini.Acara perpisahan ini juga dimeriahkan dengan hiburan tari-tarian, puisi dan nyanyian perpisahan dari para siswa kelas VI yang terasa syahdu dan acara ditutup dengan do'a yang dipimpin oleh ketua komite sekolah Abdul Rahman. (Jf)

Sambut HAN Tahun 2013, GOPTKI Sergai Gelar Lomba Kreativitas dan Pentas Seni PANTAI CERMIN,BN Menyambut peringatan Hari Anak (HAN) tahun 2013, Dewan Pimpinan Cabang GOPTKI Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) menyelenggarakan perlombaan kreativitas dan pentas seni sekaligus pelepasan ribuan anak-anak Taman Kanak-Kanak (TK) dan Raudhatul Athfal (RA) se-Kabupaten Sergai. Lomba kreativitas dan perpisahaan dengan anak-anak itu digelar di open stage kawasan wisata bahari Theme Park Pantai Cermin, Rabu (5/6) dihadiri Wakil Bupati Sergai Ir. H. Soekirman, Ketua DPC GOPTKI Sergai Ny. Hj. Marliah Soekirman, Ketua Dharma Wanita Persatuan sekaligus Ketua Pelaksana Kegiatan Ny. Hj. Imas Haris Fadillah, sejumlah Camat dan Ketua TP PKK kecamatan, Sekcam, para guru serta 5.000-an anak-anak TK/RA dari 17 kecamatan se-Kabupaten Sergai. Kehadiran ribuan anak-anak yang didampingi orangtua dan para pendidiknya dari seluruh kecamatan di daerah ini menciptakan suasana ceria dan sukacita karena suara anak-anak yang memadati berbagai tempat permainan di kawasan Theme Park Pantai Cermin. Wabup Sergai H. Soekirman di sela-sela acara pelepasan wisudawan TK/RA dan lomba kreativitas anak itu dalam arahannya mengatakan bahwa anak-anak yang dilepas dari jenjang pra sekolah memasuki jenjang pendidikan dasar telah menjalani satu fase perubahan yang harus dilewati anak dalam pertumbuhannya. Diharapkan para orang tua dapat menyikapi perubahan demi perubahan dalam diri anak saat menjalani fase demi fase pendidikan yang dilalui. Pendidikan pra sekolah yang telah dijalani anak-anak merupakan upaya mempersiapkan anak didik untuk dapat lebih matang secara psikologis dan sosial sehingga dengan kematangan yang optimal anak dapat berkembang maksimal di jenjang pendidikan SD maupun Madrasah Ibtidaiyah, jelas Wabup Soekirman. Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPC GOPTKI Ny. Hj. Marliah Soekirman menyampaikan bahwa kegiatan lomba kreativitas ini dilakukan untuk meningkatkan ketajaman daya nalar anak didik dan memperkenalkan dunia kompetisi kepada anak. Sehingga di masa yang akan datang, anak didik terbiasa dengan kompetisi dan memiliki daya saing yang tinggi. Diharapkan melalui kegiatan pendidikan usia dini baik TK maupun RA selama ini dapat memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perkembangan anak sehingga menghasilkan perubahan yang spektakuler dalam diri anak. Ketua panitia Ny. Hj. Imas Haris Fadillah melaporkan bahwa kegiatan lomba kreativitas dan perpisahaan dengan anak-anak TK/RA merupakan kegiatan tahunan yang dilaksanakan DPC GOPTKI Sergai dalam upaya mengembangkan bakat kreativitas anak-anak TK/RA se-Kabupaten Sergai serta meningkatkan tali silaturahmi sesama pengurus GOPTKI mulai dari Dewan Pengurus Ranting, Cabang sampai tingkat Kabupaten. Lomba Kreativitas meliputi perlombaan mewarnai yang diikuti 88 anak dan lomba menyanyi kategori putra dan putri yang diikuti 30 peserta. Dan untuk tahun ini perlombaan mewarnai tidak hanya diikuti oleh anak didik, namun juga diikuti para orang tua yang memiliki tugas mewarnai bersama anak. Hal ini dilakukan untuk semakin meningkatkan kebersamaan dan kekompakan antara anak dan orang tua.(Ibnu)

Walikota Baksos ke Panti Asuhan Amaliah TEBINGTINGGI, BN Walikota Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus bakti social ke Panti Asuhan Amaliah di Jalan Soekarno Hatta Kelurahan Tambangan Kecamatan Padang Hilir Kota Tebingtinggi, Selasa (4/6). Kunjungan tersebut dalam rangka menyambut Hari Jadi Kota Tebingtinggi ke 96. Bantuan paket sembako berupa beras, gula, telur, minyak goreng, mie instant serta uang tali asih sebesar Rp 2 juta yang diserahkan Walikota Tebingtinggi H Umar Zunaidi Hasibuan didampingi Kadis Sosial H Hasanuddin Siregar, mewakili Kapolresta Kasat Bimas AKP Nurul, Kadis Kesehatan dr H Vive Kananda dan Kabag Kesra Pemko Sahbana itu diterima pengelola Panti Asuhan Amaliah H Burhanuddin Harahap BA. Kepada puluhan anak-anak yatim penghuni Panti Asuhan Amaliah, Walikota Umar Zunaidi Hasibuan berpesan agar mereka tetap tabah dan bersabar menerima cobaan hidup dari Tuhan yang Maha Esa. “Orang boleh kehilangan orangtua dan keluarga tapi kita tidak boleh kehilangan Allah, Tuhan yang Maha Esa yang telah menjaga kita selama ini. Allah tidak boleh hilang dari kehidupan kita agar kita mendapat rahmat dan ridho-Nya”, pesan Umar Hasibuan. Pengurus Panti Asuhan Amaliah, H Burhanuddin Harahap mengucapkan terima kasih atas kunjungan bakti social Walikota Tebingtinggi beserta rombongan yang telah berbagi kasih dengan anak panti asuhan yang dipimpinnya, “Pemberian aneka bantuan yang dilakukan ini merupakan wujud kasih sayang sesama yang tidak ternilai harganya”, ujarnya.(DER)

Wabup DS: PAD Jadi Andalan Utama Dalam Percepatan Pembangunan SUNGGAL , -BN. Wakil Bupati Deli Serdang H Zainuddin Mars menegaskan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) sesungguhnya menjadi andalan utama dalam melakukan percepatan pembangunan daerah,karenanya harus menjadi perhatian kita bersama untuk berusaha meningkatkan pencapaian PAD dimaksud , termasuk menggali potensi daerah yang dimiliki. Hal itu ditegaskan Wakil Bupati H Zainuddin Mars pada pembekalan dan evaluasi pencapaian target PBB kepada para Kepala Desa /Lurah dan Kepala Dusun se Kecamatan Sunggal, di aula Kantor Camat Sunggal, Rabu (5/6). yang turut didampingi Asisten III Redwin SH, Pl Kadis Pengelola Keuangan Daerah(PKD) Drs Agus Ginting MSi,Kadis Infokom Drs Neken Ketaren , Camat Sunggal Dedy Maswardi SSos MSi bersama Muspika dan Kepala Unit Bank Sumut Kecamatan Sunggal. Kata Wabup, saat ini APBD kita telah mencapai 2,3 triliun, namun dirasakan masih sangat sedikit untuk menyahuti tuntutan kebutuhan masyarakat yang kian

berkembang, apalagi dari sektor PAD hanya mampu mendukung Rp 300 miliar, itu dirasakan terlalu kecil bagi sebuah kabupaten, seperti Kabupaten Deli Serdang yang memiliki potensi yang cukup besar ini. Kita memang menyadari bahwa kemampuan pemerintah yang sedikit, tidak akan mampu melakukan percepatan pembangunan tanpa kebersamaan sebagaimana yang selama ini kita lakukan dengan bersinerginya pemerintah yang didukung pihak swasta dan partisipasi masyarakat. Karenanya kita harus melakukan gerak langkah bersama saling bergandeng tangan bahu-membahu untuk melakukan gerakan peningkatan pencapaian PAD, demikian juga kepada pejabat yang ditugaskan harus bersungguh-sungguh karena sema ini dinilai masih berleha-leha. Khusus kepada Kepala Desa dan Lurah diharapkan untuk terus giat turun ke tengah-tengah masyarakat mendengarkan permasalahan yang menyangkut pajak maupun PBB diwilayahnya. Sementara PL Kadis Pengelola Keauangan Daerah Drs Agus Ginting MSi didampingi Kabid Pendapatan Hamarlan Ritonga

mengatakan khusus Kecamatan Sunggal yang memiliki 17 Desa sejak tahun 2009 hingga 2012 masih memiliki tunggakan PBB sebesar Rp 16.778.519.167. karenanya perlu dilakukan penagihan dengan sungguh-sungguh, demikian juga SPPT( Surat Pemberitahuan Pajak Terutang ) supaya segera disampaikan kepada wajib pajak. Pada pembekalan dan evaluasi penca-

Dalam Rangka Hari Jadi Kota Tebingtinggi ke 96 dan HUT Bhayangkari ke 67

Pemko Serahkan Dana Hibah Rp35 juta ke Bala Dewa TEBINGTINGGI, BN Dalam rangka hari jadi Kota Tebingtinggi ke-96 dan HUT Hari Bhayangkara ke67 tahun 2013,pemerintah kota menggelar kegiatan bhakti sosial yakni menyalurkan bantuan dana hibah sebesar Rp35 juta ke Bala Dewa (Tempat penampungan para tuna netra) yang berlokasi di Jalan Soekarno –Hatta,Kel.Tambangan Hilir, Kec.Padang Hilir,Selasa (4/6) siang Selain menyerahkan bantuan dana hibah,pemerintah kota juga memberikan bantuan berupa 10 kotak mie instan,50 kg beras,5 kg migor,6 saset kecap manis,5 kotak sari wangi dan kain sarung yang diserahkan langsung Wali Kota Ir.H.Umar Zunaidi Hasibuan,MM dan Kapolres AKB.Andi Rian Djadjkadi,SIK didampin-

gi Kadis Sosnaker Drs.H.Hasanuddin Siregar kepada kepala UPTD.Bala Dewa,H.Muhammad Imran,SH,M.Si Turut hadir Kapolsek Padang Hilir,AKP.Watso Nasution,Camat Padang Hilir ,Fery FernandoLubis,Kadis Kesehatan dr.H.Vive Kananda,Sp.THT,Kabag Kesra Sahbana Hasibuan,MM dan Lurah Keluraha Tambangan. Pada kesempatan itu,Kapolres Tebingtinggi AKBP.Andi Rian Djadjadi,SIK dalam sambutannya mengatakan,tujuan anjangsana ipemerintah kota dan Mapolresta Tebingtinggi ke Bala Dewa adalah untukmendekatkan antara pemerintah dengan masyarakat khususnya kepada para tuna netra yang bernaung di Bala dan sekaligus dalam rangka hari jadi Kota Tebingtinggi ke-

96 dan HUT Hari Bhayangkara ke-67 Hal yang sama juga disampaikan Wali Kota Ir.H.Umar Zunaidi Hasibuan,anjang sana bakti sosial untukkepedulian kesehatan,”Hari ini juga ada pemeriksaan kesehatan untuk warga tuna netra yang dilakukan oleh pemerintah kota Tebingtinggi “ kata Umar Zunaidi Wali Kota menyarankan agar para tuna netra yang bernaung di Bala Dewa untuk tidak keluar sembarangan dan dapat bertaqwa pada Allah danharus tetap menigkatkan keahlian di bidang yakni mengusuk (massage),”Bagi yang telah berusia diatas 17 tahun harus mengurus KTP dikantor Camat setempat”pinta Umar Zunaidi kepada warga tuna netra Bala Dewa. (DER)

Sambut Hari Anak Nasional, DPC GOPTKI Deli Serdang Gelar Lomba Antar TK/RA

LUBUK PAKAM , -BN; Dalam rangka menyambut Hari Anak Nasional tahun 2013, DPC GOPTKI ( Gabungan Organisasi Penyelenggara Taman Kanak-Kanak Indonesia) Kabupaten Deli Serdang menggelar perlombaan antar TK / RA se Kabupaten Deli Serdang , berupa lomba senam yang dimenangkan Kecamatan Percut Sei Tuan, menggambar dan mewarnai Kecamatan Batang Kuis ,menyususun Fazle Kecamatan Lubuk Pakam ,berkhotbah Kecamatan Tanjung morawa serta Dai cilik (Dacil ) dimenangkan Kecamatan Hamparan Perak . Acara lomba antar TK/RA yang dibuka secara resmi Bupati Deli Serdang Drs H Amri Tambunan diwakili PL Kaban KB

dan Pemberdayaan Perempuan Dra Hj Rabiyatul Adawiyah Lubis, senin (4/6) di balirung Pemkab Deli Serdang, Lubuk Pakam, dihadiri Ketua DPC GOPTKI Deli Serdang Ny Hj Asdiana Zainuddin, para Camat dan Ketua TP PKK Kecamatan serta pimpinan / guru TK se Kabupaten Deli Serdang. Bupati Deli Serdang dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Pl Kaban KB dan Pemberdayaan Perempuan Dra Hj Rabiyatul Adawiyah Lubis , mengharapkan agar lomba ini benar-benar terlaksana dengan baik, apa yang menjadi tujuan dan harapan kita pada kegiatan ini dapat terwujud, sehingga pada gilirannya nanti akan memberi kontribusi yang berarti bagi pen-

ingkatan kwalitas Sumber Daya Manusia seiring dengan ketatnya persaingan antar bangsa sekarang ini. Dikatakan bahwa rangkaian kegiatan lomba ini merupakan bagian penting dari upaya untuk mendorong lembaga pendidikan TK dan RA lebih fokus lagi untuk memajukan dunia pendidikan di daerah ini dengan bergandeng tangan , bahu membahu melangkah bersama untuk bekerja lebih keras lagi meningkatkan kualitas pendidikan disekolahnya masing-masing, terutama dalam upaya menanamkan ajaran moral dan etika akhlaq budi pekerti pada anak didik. Sebelumnya Ketua DPC GOPTKI Kabupaten Deli Serdang Ny Asdiana Zainuddin dal;am sambutannya menyatakan, rasa gembira berkumpul bersama anakanak yang kita sayangi , dicintai dan dibanggakan sebagi putra-putri harapan kita bersama dan harapan bangsa dimasa depan, yang saat ini sedang berada pada tingkat pendidikan pra sekolah TK namun telah mampu menunjukkan keterampilannya diberbagai kegiatan perlombaan, yang tentu akan bermanfaat bagi memempersiapkan diri untuk kelak memasuki pendidikan formal yaitu pada jenjeng Sekolah Dasar. Oleh karena itu, tugas kita khususnya para guru dan seluruh kaum ibu adalah mempersiapkan anak-anak kita dengan sebaikbaiknya, agar mereka siap menghadapi tantangan yang ditimbulkan oleh suasana baru yang dasar-dasarnya telah terbangun sekarang ini.( ROMI ).

paian PBB ini sekaligus dilakukan tanya jawab , saran dan pendapat termasuk permasalahan yang dihadapi Kepala Desa khusnya di Desa pekotaan diantaranya menyatakan adanya wajib pajak yang enggan bertemu dengan aparat Desa , karena tidak bertempat tinggal di Desa atau di lokasi objek pajak, sehingga menyulitkan untuk melakukan penagihan. (ROMI)

Pemkab Sergai Gelar Sosialisasi Diseminasi HAM PANTAI CERMIN,BN Dalam rangka meningkatkan pengetahuan guru-guru SLTP dan SLTA terutama yang membidangi pelajaran Pendidikan Kewarga Negaraan(PKN) mengenai HakAzasi Manusia (HAM) di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sergai melalui Bagian Hukum menggelar sosialisasi diseminasi HAM bagi guru bertempat di aula Theme Park Resort Pantai Cermin, Selasa (4/6). Sosialisi yang dibuka Wakil Bupati (Wabup) Sergai Ir. H. Soekirman turut dihadiri narasumber Dr. Masyim Purba, SH, M.Hum dari Puslitham USU, Mazda El Muhtaj M.Hum dari Pusham Unimed, Yusrin, SH, M.Hum dari Puslitham Unimed, Camat Pantai Cermin Yasir Arafat Nasution, S.Sos, Kabag Hukum Juffri Eddy, SH, M.SP, dan para guru PKN se-Kabupaten Sergai. Wabup Sergai dalam sambutannya mengatakan sangat menyambut positif kegiatan sosialisasi ini, karena dapat menambah wawasan dan ilmu pengetahuan bagi para guru untuk kemudian disalurkan kepada anak didiknya di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggalnya. Lebih lanjut Soekirman memaparkan dalam bahasa Jawa bahwa ada 6 (enam) hal yang harus di implementasikan pada seorang pahlawan tanda jasa tersebut yang pertama, seorang guru harus bisa mengayomi (melindungi) anak didiknya, kedua harus bisa ngancani (menemani), ketiga harus bisa ngewangi (membantu) artinya guru harus dapat membantu setiap kesulitan siswa dalam menerapkan pelajaran. Sedangkan keempat, ngajeni (menghargai) artinya bukan hanya guru saja yang dihargai, akan tetapi anak didiknya juga harus dihargai privasinya, kelima ngangeni (dirindukan) sedangkan yang ke enam adalah ngimpeni (termimpi-mimpi) artinya seorang guru harus bisa menjadikan dirinya sebagai sosok yang dikagumi muridnya sehingga selalu ada dalam setiap hati anak didiknya. Pada sosialisasi diseminasi HAM kali iniyang menitikberatkan kepada guru, Soekirman berharap kepada seluruh guru-guru yang bersentuhan langsung dengan para siswa, harus dapat meneruskan nilai-nilai kemanusiaan yang terkandung di dalam HAM dan mengajarkannya secara langsung kepada siswa sehingga di pundak mereka akan dapat kita percayakan cita-cita mulia dari pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, harap Soekirman. Sebelumnya Kabag Hukum Juffri Eddy, SH,MSP melaporkan bahwa dasar dari kegiatan ini sesuai dengan Peraturan Presiden (PP) Nomor 23 Tahun 2011 dan Keputusan Bupati Sergai Nomor 208/180/Tahun 2013 tentang tim diseminasi HAM bagi guru SLTP dan SLTA se-Kabupaten Sergai. Peserta sosialisasi diseminasi HAM ini terdiri dari para guru PKN dengan jumlah lebih kurang seratus orang. Sedangkan tujuan dari kegiatan ini yang pertama selain meningkatkan pengetahuan juga untuk menyebarkan benih-benih pemenuhan HAM di tempat tugas dan di lingkungannya, kedua agar guru memahami benar tentang HAM sehingga akan menciptakan generasi penerus yang tidak saja unggul dibidang pengetahuan serta teknologi akan tetapi juga sadar betul bahwa hakikat dan kodratnya sebagai manusia dengan segala hak dan kewajibanny, ungkapnya.(Ibnu)

LSM dan Wartawan Sergai Bantu Anak Penderita Tumor Ganas

TERGABUNG dari Wartawan dan LSM Sergai kepedulian terhadap seorang bocah usia 7 tahun yang terkena penyakit yang sangat mengerikan (Tumor ganas) di bagian mata sehingga merusak wajah anak tersebut. Abdul Azid sibocah malang yang masih berusia 7 tahun putra dari bapak wagimen Penduduk Dusun I Suka Tani Desa Suka Damai Kecamatan Sei Bamban

Kabupaten Sedang Bedagai yang menderita penyakit Tumor Ganas di bagian mata.sudah sejak dari usia satu tahun Dengan kehidupan yang sangat memprihatinkan serta kekurangan biaya untuk mendapatkan perobatan sehingga penyakit tersebut telah merusak wajah Abdul Azid. Setelah mendapatkan informasi dari warga beberapa orang

wartawan lansung melihat kerumah kediaman keluarga Wagimen, setelah melihat keadaan yang sangat memprihatinkan dan perlunya penaganan bantuan uluran tangan dari sesama maka secara spontanitas dari tergabung LSM serta wartawan di serdang bedagai menggelar penggalangan dana guna meringankan beban penderitaan keluarga Wagimen, Terlaksananya kegiatan penggalangan dana ini adalah spontanitas saja atas dasar kepedulian yang terungkap dari hati dan tulus para Wartawan dan LSM dalam rangka meringankan beban orang tua Abdul Azid yang juga tergolong keluarga kurang mampu. Maka para Wartawan bersama LSM mengadakan pengutipan sumbangan suka rela pada hari kamis (30/5) berawal dari Penjabat jajaran Instansi Pemkab Serdang Bedagai dan Mapolres sergai kemudian terkumpul dana pada hari itu juga sebesar Rp. 4.000.000.- (empat juta rupiah) dan pada sore harinya dana

tersebut langsung diserahkan kepada Keluarga Wagimen. Kemudian dilanjutkan keesokan harinya Jumat (31/5) tergabung dari Solideritas LSM serta Wartawan kembali melaksanakan penggalangan dana yang di kutip dari pengguna jalan raya dari para supir-supir truk dan pengendara mobil pribadi yang ikut sumbangsih merasah terpanggil untuk memberikan sebagaian dari rezekinya. Direncanakan Solideritas Kepedulian tergabung dari LSM serta Wartawan sergai akan terus melakukan penggalangan dana, sehingga nantinya dapat membantu pengobatannya yang direncanakan ke rumah sakit yang mampu menyembuhkan penyakit Tumor Ganas dimata yang diderita sibocah malang Abdul Azid. Dengan demikian melalui pemberitaan ini juga kami dari solidaritas Wartawan dan LSM mohon bantuan baik pribadi maupun secara langsung memberikan bantuannya kepada keluarga Abdul Azid yang

beralamat tersebut diatas. Dan kami para Wartawan dan LSM tidak lupa menyampaikan rasa terima kasih kami kepada semua pihak yang turut berpartisipasi dan jika sedikit terganggu dalam perjalanan sewaktu kami melakukan pengutipan dijalan Negara Kota Sei Rampah mohon pengertian, dan tidak ada maksud lain hanyalah ketulusan hati solideritas dari para Wartawan dan LSM yang rela berjam-jam berdiri ditengah jalan dimaksud untuk mewujudkan pengobatan sibocah malang Abdul Azid sebagai tanda saling mengasihi sebagai umat beragama. Salah seorang warga Sei Rampah Sayuti Noor pengusaha Internet mengungkapkan " secara pribadi saya sangat mendukung atas solideritas partisipasi para Wartawan dan LSM yang mau meringankan beban penderita Tumor Mata. Mudah-mudahan atas partisipasinya Wartawan dan LSM bisa berlanjut tidak hanya sampai disini, Harap Sayuti. (IBNU)


10 - 17 JUNI 2013 | EDISI 362 | THN KE-VIII

Plt Walikota Akan Minta Pertanggungjawaban Pengelola Pasar Petisah MEDAN, BN Wajah Pelaksana Tugas Wali Kota Medan Drs H Dzulmi Eldin sontak berubah merah karena tak kuasa lagi menahan rasa amarahnya. Kondisi ini dipicu karena rasa kekecewaan yang sangat mendalam terhadap kinerja para petinggi di jajaran Perusahaan Daerah (PD) Pasar Medan. Sebab, mereka dinilai tidak memperhatikan nasib para pedagang yang berjualan di basement Pasar Petisah Medan. Selain banjir dan acap kali mati lampu sehingga sangat mengganggu transaksi jual beli, sampah pun berserakan dimana-mana, terutama bagian los ikan. Sudah itu kipas angin dan alat penghisap udara pun sering mati. Akibatnya basement Pasar Petisah terasa panas dan pengap disertai aroma tak sedap karena sirkulasi udara tidak berjalan semestinya. Jika ini tidak cepat ditangani, para pedagang khawatir masyarakat enggan datang untuk berbelanja.. Kemarahan Eldin ini terjadi ketika meninjau basement Pasar Petisah, Rabu (5/6) siang. Awalnya kunjungan ini dilakukan untuk mengecek harga sejumlah bahan kebutuhan pokok terkait rencana pemerintah menaikkan harga BBM. Jika sampai terjadi kenaikan harga, maka Eldin pun akan mengambil sejumlah langkah dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Medan guna menstabilkan harga tersebut. Namun begitu memasuki basement Pasar Petisah, puluhan pedagang yang sehari-harinya berjualan sayuran, buah-

buahan dan bahan kebutuhan pokok langsung mendatangi Eldin. Dengan ekspresi wajah penuh kekecewaan, merekan pun menumpahkan keluhannya. “Tolonglah kami, Pak. Di sini sering kali banjir dan mati lampu. Masalah ini sudah kami laporkan kepada pihak PD Pasar tapi tak pernah ditanggapi. Kalau begitu terus, bagaimana kami bisa berjualan?” kata salah seorang ibu paro baya dengan wajah sangat memelas. Belum sempat Eldin memberi penjelasan, ungkapan senada disampaikan para pedagang lainnya secara bergantian. Salah satunya seorang pedagang sayur yang mengaku bernama S Purba (33). Dia menjelaskan, sejak pagi tadi mulai pukul 10.00 WIB listrik padam. Sampai pukul 12.00 WIB, listrik belum hidup juga. Kondisi ini membuat para pedagang resah, sebab basement terasa panas dan pengap karena kipas angin maupun alat penghisap udara tidak hidup sehingga aroma kuramng sedap pun tercium. “Kami sudah mendatangi pihak PD Pasar yang berada di lantai tiga Pasar Petisah. Namun kantor tutup, tak seorang pun kami temui disana. Padahal inikan hari kerja. Informasi yang kami peroleh, orang-orang PD Pasar sedang outbond. Padahal mereka punya genset besar, tetapi tidak dihidupi setiap kali listrik padam. Jadi kemana lagi kami harus mengadu? Padahal kami bayar berjualan di tempat ini,” keluhnya. Ungkapan Purba kemudian ditimpali B Br Tarigan. Ibu paro baya yang

berjualan buah-buahan itu mengeluhkan banjir yang sering terjadi. Paling parah terjadi Minggu dan Senin kemarin, tinggi air sampai sebetis orang dewasa. Akibatnya mereka pun gagal menggelar dagangan dan masyarakat pun enggan datang berbelanja. Selain itu buah-buahan miliknya banyak yang berbusukan akibat terendam air. “Banjir ini terjadi akibat drainase yang ada di los ikan tersumbat. Begitu hujan deras turun, air hujan tak dapat mengalir sehingga meluap dan menggenangi lantai basement. Kalau ini tidak cepat ditangani, bagaimana mungkin kami bisa berjualan dan masyarakat pun pasti enggan datang berbelanja kemari. Tolonglah perhatikan nasib kami Pak, sebab kami ini hanya pedagang kecil,” ungkapnya sedih. Mendengar keluhan para pedagang, Eldin pun berjanji akan segera menindaklanjuti seluruh keluhan para pedagang. Akan tetapi ketika dia ingin memerintahkan instansi terkait segera menindaklanjutinya namun tak satu pun kepala dinas yang terkait hadir seperti Dinas Pertamanan terkait listrik, Dinas Bina Marga dan Dinas Perumahan dan Permukiman menyangkut drainase serta Dinas Kebersihan dan Camat Medan Petisah terkait masalah kebersihan. Begitu juga ketika minta Direktur PD Pasar untuk datang, yang bersangkutan tak kunjung datang sampai peninjauan berakhir. Itu sebabnya ketika melihat Kepala Pasar Petisah Idham Saudy Siregar datang, Eldin pun langsung memarahinya. “Kemana saja kau, mengapa ke-

ITM Buka Kelas Kuliah Malam MEDAN BN, Institut Teknologi Medan (ITM) membuka kesempatan bagi generasi muda yang sedang bekerja maupun lulusan sarjana program D3 yang berkeinginan kuliah atau melanjutkan studi guna meningkatkan kualitas diri. Hal itu diungkapkan Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Kabiro Humas) H M Vivahmi SH MSi kepada wartawan diruang kerjanya, barubaru ini. Menurutnya, program studi atau jurusan yang dibuka untuk kelas malam adalah semua program studi keteknikan yang ada di ITM, seperti teknik mesin, elektro, industri, kimia, informatika, sipil, arsitektur, perencanaan wilayah dan kota, planologi, pertambangan dan teknik geologi. Khusus kelas kuliah malam ini waktu belajarnya dimulai pukul 17.00 wib selama enam hari kerja, tambah Vivahmi pesertanya berasal dari lulusan SMA sederajat, lulusan D3 yang ingin melanjutkan ke jenjang pendidikan S1 dan pindahan S1 dari perguruan tinggi lain. Menyinggung biaya kuliah, uang SPP sebesar Rp 6 juta setiap tahun ditambah uang pembangunan Rp 1.250.000 (hanya di tahun pertama) dan sistem pembayaran uang kuliah dan uang pembangunan dicicil empat kali dengan waktu pembayaran pertermin sesuai ketentuan. Tujuan dibukanya kelas kuliah malam ini adalah

mendidik tenaga teknik madya menjadi tenaga teknik yang lebih dapat menganalisa dan mampu menyelesaikan masalah-masalah keteknikan. Selain itu untuk memberikan pemahaman kaidahkaidah yang berkembang dengan analisa dan rekayasa yang dapat menerjemahkan gagasan baru di masa mendatang. Dijelaskannya pula, perkembangan pembangunan dalam bidang industri semakin meningkat. Hal ini diikuti dengan kebutuhan akan tenaga ahli yang sangat dibutuhkan. Dalam upaya menghasilkan sarjana teknik yang memiliki dasar pengetahuan sikap dan keterampilan profesional di bidang keteknikan, sehingga mampu mengembangkan diri dan mampu beradaptasi serta mampu mengembangkan diri dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Untuk meningkatkan kualitas lulusan ITM berbagai kerjasama baik dengan perusahaan untuk penempatan alumni telah dilakukan seperti, PT Borneo Global Coal Mining Jakarta, PT Pacifik Medan Industri, PT Sika Indonesia, PT Gaga Karya Engineering Jakarta, PT Musimas, PT Cipta Kridatama, PT Surya Pratama Kreasindo, PT Panasonic Batam, PT Add Plus Technologies Indonesia, PT Evans Jakarta Indonesia, Microsoft User Group Indonesia Medan dan Asosiasi Pengusaha Pertambangan Sumut. (AHS)

PTPN III Berangkatkan Umroh 60 Orang MEDAN BN, Di tahun 2013 PT Perkebunan Nusantara III kembali memberikan penghargaan kepada karyawan-karyawannya yang memiliki keahilan khusus di bidang agama Islam seperti bilal mayit, guru madrasah di masing-masing sekolah di unit kerja perusahaan untuk pergi melaksanakan ibadah umroh ke tanah suci Mekah selama 9 hari. Perjalanan ibadah Umroh tersebut akan dimulai pada hari Selasa 4 Juni hingga 12 Juni 2013 melalui Jakarta. Pelaksanaan seleksi. Umroh telah dilakukan pada tanggal 6 - 12 Desember 2012 lalu di masing-masing distrik. Tim penyeleksi berasal dari luar yaitu para ahli di bidangnya seperti dari IAIN Sumatera Utara dan para praktisi dakwah. Menurut Aja Ibrafan, Kepala Bagian Umum sekaligus Ketua Panitia Perjalanan Umroh PTPN III tahun 2012-2013 mengatakan sebenarnya PTPN III memberangkatkan 40 orang jamaah Umroh yang dibiayai perusahaan berdasarkan hasil seleksi dan sisanya sebanyak

20 orang atas biaya pribadi. Selain itu perusahaan juga memberi saku sebanyak 500 real kepada calon jamaah umroh dan hadiah berupa baju batik serta pakaian ibadah. Rachmat Prawira Kesumah, Direktur SDM yang didampingi oleh Erwan Pelawi, Direktur Keuangan dan Balaman Tarigan Direktur Produksi dalam kesempatan itu mengharapkan agar seluruh karyawan mendoakan PTPN III dengan keihklasan hati supaya perusahaan tetap berjalan dengan baik, memperoleh keuntungan dan iklim semakin bersahabat sehingga produksi semakin meningkat. Anwar Batubara, Guru Madrasah dari Kebun Pulau Mandi yang mewakili jamaah Umroh mengucapkan terima kasih kepada manajemen yang telah konsisten memberi penghargaan kepada karyawan terpilih untak beribadah Umroh ke tanah suci. Ia sangat berharap agar program ini terus berkelanjutan dan perusahaan tentu maju dan mampu mencapai target yang telah ditetapkan. (AHS)

luhan para pedagang tidak ditanggapi. Berarti kau tidak bekerja selama ini. Seharusnya apa yang menjadi keluhan pedagang ditampung dan ditindaklanjuti,” tegas Eldin yang hanya didampingi Asisten Umum Umum Ikhwan Habibi, Kadisperindag Syahrizal Arif dan Kabag Humasy Budi hariono SSTP MAP. Idham hanya bisa tertunduk. Eldin selanjutnya memerintahkannya untuk segera menindalanjuti keluhan para pedagang. Setelah itu Eldin pun mengecek kondisi drainase di kawasan los ikan, apa yang dikeluhkan pedagang terbukti. Drainase ditemukan tersumbat sehingga air pembuangan limbah pun tidak jalan. Di samping itu dia pun menemukan sampah berserakan di sekitar los ikan. Kembali Eldin memerintahkan Idham untuk memperhatikan masalah kebersihan di tempat tersebut. Kepada wartawan, Eldin mengaku peninjauan yang dilakukannya ini sengaja dilakukan mendadak. “Tujuan awal saya untuk memantau harga kebutuhan pokok. Saya ingin memastikan apakah ada terjadi kenaikan menyusul rencana pemerintah untuk menaikkan harga BBM. Ternyata dalam peninjauan ini, saya menerima keluhan para pedagang seperti banjir, drainase yang tersumbat dan alat penghisap udara yang tidak hidup. Semua keluhan warga ini saya tampung dan secepatnya ditindaklanjuti agar para pedagang bisa tenang berjualan,” jelasnya. Eldin selanjutnya akan memanggil seluruh pimpinan instansi terkait.

“Saya akan minta pertanggung jawaban mereka. Mengapa ini bisa sampai terjadi. Terus terang saya baru mengetahui keluhan para pedagang hari ini, sebab baru kali ini saya melakukan peninjauan. Untuk drainase, saya minta Dinas Bina Marga dan Dinas Perkim segera mengatasinya hari ini. Begitu juga dengan listrik, saya minta cepat dicari solusinya,” paparnya. Ketika disinggung mengenai hasil peninjauan yang dilakukan, Eldin mengaku secara umum harga bahan kebutuhan pokok sejauh ini masih normal. Kenaikan hanya terjadi pada harga cabai merah yang kini berada di kisaran Rp.45.000 perkilogram, sebelumnya harga cabai merah hanya Rp.28.000 perkilogram. Meski demikian dia berjanji akan terus melakukan pemantauan guna mengantisipasi terjadinya kenaikan harga bersama TPID Kota Medan, termasuk menggelar operasi pasar. Sementara itu Kepala Pasar Petisah Medan Idham Saudy Siregar mengaku, pihak PD Pasar telah bekerja maksimal selama ini. Terkait listrik padam, dia mengaku bukan kesalahan PD Pasar. “Listrik padam kan dari PLN, bukan PD Pasar. Karena itu alat penyedot udara tidak dapat difungsikan. Padahal aktifitas jual beli ditempat ini harus diikuti dengan pengoperasian alat penyedot udara. Mesin genset memang ada namun kapasitasnya tidak mampu untuk menghidupkan alat penyedot udara. Artinya hanya bisa untuk menghidupkanlampu saja,” jelas Idham. (Ndo)

Mahasiswa ITM Wakili Indonesia di SCLS se Asia Pasifik MEDAN, BN Marshal Christian Simamora, mahasiswa semester VIII jurusan teknik geologi, Institut Teknologi Medan (ITM) terpilih sebagai duta Indonesia untuk mengikuti kegiatan Student Chapter Leadership Symposium (SCLS) danAmerican Association of Petroleum Geologist (AAPG) Leadership Days se Asia Pasifik yang akan dilaksanakan mulai 26-28 Juli 2013 di Tulsa, Okla-homa Amerika Serikat. Hal itu dikatakan Kepala Humas ITM M Vivahmi SH MSi didampingi Ketua Jurusan Teknik Geologi Ir Gustam Lubis MT, Ketua Jurusan Teknik Pertambangan Ir. Eka Onwardhana MT dan Marshal Christian Simamora kepada wartawan di kampus JI Gedung Area Medan, kemarin. Menurutnya, prestasi yang diraih mahasiswa ITM itu mendapatkan apresiasi dart pihak rektorat dan yayasan, karena telah menjadi duta Indonesia untuk mengikuti kegiatan bertaraf intemasional. "ITM merasa bangga karena ada

mahasiswanya satu-satunya terpilih mengikuti kegiatan SCLS dan AAPG seAsia Pasifik. Selain menjadi utusan antar negara, Marshal Christian Simamora juga merupakan satu-satunya mahasiswa yang lolos seleksi di Asia Pasifik," ujarnya. Marshal Christian di kesempatan itu mengatakan, ada dua mahasiswa yang menjadi duta di kegiatan tersebut, satunya adalah Pua Ming Heng, mahasiswa Universiti Teknologi Petronas, Malaysia. Keberhasilan dirinya mengikuti kegiatan tersebut didasarkan atas kemajuan memimpin kegiatan student chapter yang dipimpinnya di ITM mengembangkan berbagai program seperti mengadakan kuliah umum geologi/ kebumian, field trip, program kerja dukungan dosen di lapangan yang dipadukan dengan program di student chapter. "Saat ini terdapat 277 mahasiswa yang bergabung di student chapter di dunia di 15 universitas dan perguruan tinggi sedunia yang resmi untuk mengikuti even yang dilaksanakan oleh Asosiasi Geolo-

gi dan Perminyakan di Amerika. "Saya bersyukur bisa mengikuti kegiatan internasional tersebut," ujarnya. Sementara itu Kajur teknik geologi ITM Gustam Lubis menjelaskan, disamping prestasi ekstrakurikuler di luar negeri, Marshal juga memiliki prestasi akademik yang baik selama kuliah di jurusan geologi ITM. Sehingga pantaslah kalau dirinya bisa terpilih mengikuti kegiatan itu. Bahkan dari dua region se Asia Pasifik, Marshal juga dinilai mampu membawa student chapter di ITM di puncak tertinggi dan membawanya terpilih sebagai duta untuk mengikuti kegiatan SCLS dan AAPG. "Selama mengikuti program ini, seluruh biaya ditanggung oleh AAPG bagi jurusan geologi ITM, apa yang sudah diraih mahasiswanya ini perlu mendapatkan reward dan penghargaan dari institut, yayasan dan seluruh sivitas akademika," harapnya. (AHS)

Marshal Christian Simamora (tengah) diapit oleh Kajur Teknik Geologi Ir Gustam Lubis MT dan Kajur Teknik Pertambangan Ir Eka Onwardhana MT foto bersama di Kampus ITM Jl. Gedung Arca Medan.

H. Saleh Bangun: Siap Berbuat Terbaik Untuk Binjai dan Langkat

GUNA menjalin silaturahmi dengan warga masyarakat, khusunya warga masyarakat di Kecamatan Binjai Barat, Ketua DPRD Sumatra Utara H.Saleh Bangun bertatap muka khusus warga Kecamatan Binjai

Barat.Acara tatap muka sekaligus reses ketua DPRD Propinsi Sumatra Utara H.Saleh Bangun yang berasal dari daerah pemilihan Kota Binjai dan Kabupaten Langkat digelar di Sekretariat Partai Demokrat Kecamatan Binjai Barat

Selasa (4/6). Turut hadir mendampingi H. Saleh Bangun, dalam kegiatan ini diantaranya 2 anggota DPRD Kota Binjai Petrus dan Harsoyo serta Kadis Kesehatan Kota Binjai Drg.Mellyana Bangun M.Kes serta

Staf Ahli Ketua DPRD Sumut, Muhri Fauzi Hafis SE dan dihadiri Camat Binjai Barat Abdullah Rainy beserta lurah se kecamatan Binjai Barat dan ratusan warga. Kadis Kesehatan Kota Binjai, Drg Mellyana Bangun M.Kes dalam kesempatan ini menyampaikan terima kasih kepada H.Saleh Bangun yang telah memberikan perhatian serius terhadap masalah Kesehatan di Kota Binjai, serta dapat meluangkan waktu untuk bertatap muka dengan warga. Menurut Melly, saat ini warga Kota Binjai yang mendapat kartu Jamkesmas sudah mencapai lebih kurang 60 ribu kartu jaminan kesehatan, dan pihaknya akan terus berupaya memperbaiki segala bentuk pelayanan kesehatan kepada warga masyarakat. Sementara itu Camat Binjai Barat, Abdullah Rainy menyambut baik kunjungan Ketua DPRD Sumatra Utara, dirinya meminta kepada pihak DPRD Sumatra Utara agar memperhatikan sarana jalan

Umar Baki yang saat ini kondisinya mulai rusak parah, dan ini dapat dilihat saat acara reses dilaksanakan jalanan terlihat berabu ditambah setiap harinya ratusan Truck melintasi jalan ini, usul Abdullah Rainy kepada Ketua DPRD Sumut. Menanggapi usulan dan saran dari Kadis Kesehatan dan Camat Binjai Barat, Ketua DPRD Sumatra Utara akan membicarakan masalah tersebut dalam rapat paripurna DPRD Sumut, “ Kita akan bawa masalah ini kedalam siding paripurna DPRD Sumut, semua usulan dan saran yang disampaikan”.. Saleh Bangun juga menambahkan kalau dirinya akan terus memperhatikan perkembangan pembangunan di Kota Binjai dan Kabupaten Langkat, karena dirinya berasal dari Kabupaten Langkat dan Kota Binjai, kedua daerah ini merupakan kampung saya, dan saya siap berbuat yang terbaik utnk Kota Binjai dan Kabupaten Langkat, ujar Saleh Bangun disambut tepuk tangan warga.(r/ndo)

Korupsi di Indonesia Oleh: Fadli Ramadhan Mahasiswa D3 Akuntansi USU SECARA harfiah korupsi merupakan sesuatu yang busuk, jahat, dan merusak. Jika membicarakan tentang korupsi memang akan menemukan kenyataan semacam itu karena korupsi menyangkut segi-segi moral, sifat keadaan yang busuk, jabatan karena pemberian, faktor ekonomi dan politik, sera penempatan keluraga atau golongan kedalam kedinasan di bawah kekuasaan jabatannya. Selain itu korupsi juga sangat merugikan negara pada bidang keuangan. Di Indonesia saat ini korupsi seperti menjadi trend karena banyak sekali kasus korupsi terjadi di negeri ini. Kasus seperti ini menjadikan negara sulit untuk berkembang. Perkembangan negara sangatlah penting karena mempengaruhi faktor-faktor penentu perkembangan suatu negara. Seperti pendidikan, kesehatan, dan masih banyak lagi. Maka dari itu korupsi dapat menghancurkan sebuah bangsa diakibatkan tidak adanya pembangunan nasional. Pendidikan yang merupakan faktor yang terenting dalam membangun sebuah negara. Banyak anak-anak yang tidak mampu bersekolah yang memerlukan bantuan dana untuk menempuh pendidikan. Karena pada umumnya APBN negara Indonesia yang mendapat bagian paling besar adalah pendidikan. Namun angggaran yang tersedia sebagian sudah dikorupsi oleh oknumoknum yang tidak bertanggung jawab. Kasus seperti ini mengakibatkan anak-anak yang merupakan generasi penerus bangsa tidak bisa menempuh pendidikan selayaknya. Dari kasus seperti ini saja sudah bisa dipastikan bahwa ini bisa menghancurkan sebuah bangsa. Pada negara kita sekalipun dalam undangundang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi mulai dari UU No.3 tahun 1971 Jo. UU No.31 tahun 1999 Jo. UU No.20 tahun 2001 yang dalam pertimbangan UU tersebut telah menegaskan bahwa "akibat tindak pidana korupsi yang terjadi selama ini selain merugikan keuangan negara atau perekonomian negara, juga menghabat pertumbuhan dan kelangsungan pembangunan nasional yang menuntut efisiensi tinggi". namun faktanya korupsi telah mewabah kemana-mana dan telah mengganggu pembangunan nasional. Sehingga korupsi seharusnya dijadikan momok bagi rakyat karena bisa merugikan bahkan menghancurkan negara kita ini. Korupsi saat ini hanya bisa dibendung dengan kualitas pengawasan yang baik dan oknum-oknum yang bermental baik. Namun perbuatan korupsi sudah menjadi budaya di negeri ini, sementara nilai-nilai budaya itu cenderung abadi, maka dipastikan korupsi akan sulit untuk diberantas, sekalipun perangkat hukum dan perundang-undangan tentang pemberantasan korupsi sudah begitu lengkap, namun korupsi tetap saja terjadi. Hanya dengan ketegasan hukum dan memberikan hukuman setimpal yang dapat menjert oknum-oknum dibalik kasus korupsi yang sering terjadi. Tetapi masih saja ada celah bagi para koruptor untuk meminimalkan hukuman yang akan dijalaninya, sehingga masyarakat sering menganggap hukum di Indonesia bisa dibeli. Bahkan di Indonesia baru-baru ini seorang Perwira Kepolisian yang seharusnya menegakkan hukum, malah melakukan tindakan korupsi yang menyebabkannya menjadi seorang tersangka. Masyarakat sudah geram dengan pemberitaan-pemberitaan soal kasus korusi yang kerap terjadi di Indonesia. Meraka menginginkan hukuman yang setimpal terhadap para koruptor. Masyarakat menginginkan agar para koruptor disita semua asetnya dan dimiskinkan. Bahkan ada yang menginginkan agar para koruptor dihukum mati. Keinginan masyarakat ini menunjukkan bahwa tidak adanya lagi kepercayaan kepada lembaga pemerintah di Indonesia. Tetapi walau bagaimanapun, negara ini adalah negara hukum. Ada Undang-undang yang mengatur semua kasus hukum dan memiliki mekanismenya masing-masing. Dalam upaya pemberantasan korupsi, diperlukan kerja sama semua pihak maupun semua elemen masyarakat, tidak hanya institusi terkait saja. Beberapa institusi yang diberi kewenangan untuk memberantas korupsi, antara lain KPK, Kepolisian, Indonesia Corruption Watch (ICW), Kejaksaan. Walaupun sempat ada perselisihan antara KPK dengan Kepolisian, tetapi semua dapat diatasi. Karena institusi-institusi itu saling melengkapi dalam menuntaskan kasus korusi. Dengan adanya intitusi-institusi ini diharapkan dapat meminimalkan kasus-kasus korupsi di Indonesia. Akan tetapi karena terlalu memprioritaskan pemberantasan korupsi kita jangan lupa untuk melanjutkan pembangunan negara ini. Pembangunan ditingkatkan dan korupsi diberantas sehingga berdampak pada pembangunan yang bekelanjutan dan negara ini menjadi negara yang maju. Indonesia pun akan menjadi negara yang sejahtera.***

UPMI Menambah Program Studi MEDAN, BN Pada tahun akademik 2013-2014, Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia (UPMI) Medan menambah program studi baru pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), yaitu program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi jenjang Studi Strata 1 (SI). Rektor UPMI Medan Drs. H. Ali Mukti Tanjung, SH, MM mengatakan kepada wartawan di kampus UPMI Jl. Teladan Medan, barubaru ini. Tujuan diselenggarakannya program studi ini adalah untuk membangun profesionalisme Sumber Daya Manusia (SDM) bidang ilmu pendidikan jasmani dan kesehatan yang unggul dalam menguasai ilmu pengetahuan, keterampilan di bidang kegunaan dan ilmu pendidikan. Untuk menunjang program studi pendidikan ini, UPMI sedang menyiapkan semua fasilitas yang berkenaan dengan program studi pendidikan jasmani kesehatan dan rekreasi yang semuanya berlokasi di Kampus 2 UPMI Medan. (AHS)


10 - 17 JUNI 2013 | EDISI 362 | THN KE-VIII

CV. BONGKAR PERS NEWS Badan Hukum: Akte Notaris Hermaini,SH No.4 Tanggal 10 Agustus 2009 Pengesahan PN Medan No: 1520/CV/PEND/2009 NPWP: 02.996.694.2-121.000 Pembina

: Drs. H. Kasim Siyo MSi Drs. Hendra DS HMK Aldian Pinem, SH, MH Uli Tobing Benny Soetedjo Eben Pegagan Manik

Pemimpin Umum

: Muhammad Ridwan

Pemred/Penjab

: Sunardi Bonang

Wakil Pemred I/ Wakil Penjab : ESP Parindoery Wakil Pemred II/ Wakil Penjab : A. Sani Simbolon Wakil Pemimpin Umum I Wakil Pemimpin Umum II

: Johnesly Meliala : Irwansyah B

Pimpinan Perusahaan

: Pendi Hariyono

Redaktur Pelaksana

: Drs. Alfindo Amir Hamzah Siregar, SH

Dewan Redaksi

: Mangatur Silaban Drs. Edward Pakpahan H.Zulkarnain Abidin Rudi Sirait EPP Ringo-ringo, SE Muhammad Siregar

Koordinator Liputan

: Jakfar Margiono

Koordinator Daerah

: Indrawan Sukma

Litbang/ SDM

: Sudari,SH (Kabag) Leonard Hutasoit Erviyanto, SE Jamal Thahir

Pemasaran/Iklan

: Jamaluddin Salmahadi

Fotografer/Teknisi

: Supriadi

Penasehat Hukum

: Nurmahadi Darmawan, SH Mardianto Situmeang, SH Rosmawati, SH

Sekretaris Redaksi

: Toni Purwadi, SH

Keuangan

: Rini Alamsyah SPd

Situs Kota Cina Ingin Dijadikan Destinisasi Wisata Sejarah & Budaya MEDAN, BN Pemko Medan berencana ingin menjadikan Situs Kota Cina yang berlokasi di Jalan Kota Cina Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan akan dijadikan sebagai kawasan destinasi wisata sejarah dan budaya di Kota Medan. Sebab, kawasan tersebut sangat kaya akan artefak peninggalan dari abad 12 sampai 16 masehi sehingga menjadi salah satu situs berkelas dunia. Demikian disampaikan Pelaksana Tugas Wali Kota Medan Drs H Dzulmi Eldin MSi ketika membuka acara Temu Diskusi Pembangunan Kota `dengan mengusuing tema Situs Kota Cina Medan Abad 12-16 Masehi Bukti Sejarah, Perlindungan dan Pengembangannya di Hotel Soechi International Medan, Rabu (5/ 6). “Untuk mewujudkan keinginan itu, salah satu upaya yang dilakukan dengan menggelar acara temu diskusi ini,” kata Eldin. Eldin berharap melalui seminar ini akan diperoleh masukan-masukan konstruktif dan bernas guna pelestasian serta pemanfaatan kawasan Siktus Kota Cina sebagai kawasan destinasi wisata dan budaya handalan Kota Medan. Selain

itu dapat juga melahirkan formulasi kebijakan dan penelitian lebih lanjut terhadap Situs Kota Cina, serta kawasan bersejarah lainnya untuk disumbangkan kepada Pemko Medan dan stakeholders. Apalagi, imbuh Eldin, sesuai dengan amanat Undang Undang No.11 tahun 2010 tentang cagar budaya bahwa cagar budaya merupakan kekayaan budaya bangsa sebagai wujud pemikiran dan perilaku kehidupan manusia yang penting artinya bagi pemahaman dan pengembangan sejarah, ilmu pengetahuan dan kebudayaan. Untuk itu diamanatkan, cagar budaya perlu dilestarikan dan dikelola secara tepat melalui upaya perlindungan, pengembangan dan pemanfaatan dalam rangka memajukan kebudayaan nasional. “Jadi saya menganggap kita masih perlu meningkatkan pemahaman yang sama guna menjaga dan melestarikan kawasan maupun benda-benda yang bernilai sejarah dan kepurbakalaan. Jika tidak ada perhatian dari berbagai pihak, maka benda-benda berlinai sejarah itu kemungkinan besar akan punah,” ungkapnya.

Menurut Eldin, Pemko Medan melalui Perda No.2 tahun 2012 juga berusaha untuk tetap menjaga dan melestarikan kawasan dan bendabenda yang bernilai bersejarah dan kepurbakalaan. Perda ini juga menjadi dasar dalam perencanaan pembangunan kota sebagai kota metropolitan yang tidak melupakan sejarah. Meski telah memiliki Perda ini, Eldin mengatakan pemko Medan akan terus meningkatkan peran serta masyarakat untuk melindungi, mengembangkan dan memanfaatkan cagar budaya. Selain itu, tambahnya lagi, Pemko Medan juga akan melakukan MoU sebagai salah satu kota pusaka dari 26 kabupaten/kota yang mengikuti Program Penataan dan Pelestarian Kota Puasaka (P3KP) sebagai wujud komitmen daerah. Untuk itu Pemko Medan perlu bkerjasama dxengan komunitas pusaka dunia, dunia usaha, perguruan tinggi dan seluruh stakeholders lainnya. Kita akan terus berkomitmen menyatupadukan potensi masa lalu, dimana landmark yang unik serta nafas tradisional harus tetap dipertahankan menjadi ruhnya kemudian ditransformasikan di era

Bupati Sergai Resmikan Loket Pelayanan PBB

KONTAK PERSON IKLAN/SIRKULASI HP. 0816 3134 392/0813 7539 5392 IKLAN DISPLAY/UMUM RP 6.000/MM FULL COLOUR RP 21.000/MM KANTOR REDAKSI JL. FLAMBOYAN RAYA/RAHARJA NO. 37 MEDAN TELP (061) 8213786, FAX (061) 8215552 NO. REKENING: 5310 - 01 - 004167 - 53 - 5 AN. SUNARDI, BANK BRI UNIT TANJUNG SARI MEDAN PERCETAKAN/PRA CETAK : PT MEDAN GRAINDO (Isi Diluar Tanggung Jawab Pra Cetak/Percetakan)

Walikota Sambut Nilai AKIP Kota Tebingtinggi ‘Berpredikat C’ TEBINGTINGGI, BN Hasil evaluasi penilaian terhadap laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) yang dilakukan pemerintah pusat melalui Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Kota Tebingtinggi memperoleh Nilai Predikat C. “Peningkatan nilai AKIP Kota Tebingtinggi dari sebelumnya 30 (tahun 2012) menjadi 46,64 (Predikat C) harus bisa ditingkatkan lagi dengan melakukan sinkronisasi dokumen perencanaan pada RPJMD, renstra SKPD dan dengan RKPD setiap tahunnya”, hal itu disampaikan Walikota Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan pada Sosialisasi Penyusunan Rencana Strategi SKPD tahun 2011-2016 dan Rencana Kerja SKPD, Senin (3/6) di gedung Hj Sawiyah Nasution Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi. Kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari dan di ikuti oleh seluruh unsure SKPD di lingkungan Pemerintahan Kota Tebingtinggi itu turut dihadiri Sekdako H Johan Samose Harahap dan Kepala Bappeda Tebingtinggi Gulbakhri Siregar serta menghadirkan narasumber B Markos Purba dari Perwakilan BPKP (Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan) Propinsi Sumatera Utara. Lebih lanjut walikota meminta kepada setiap SKPD agar rencana strategi dan rencana kerja yang telah disusun tetap konsisten dengan dokumen-dokumen perencanaan sebelumnya. “Saya menekankan, dalam mengevaluasi dan mengukur akuntabilitas kinerja instansi pemerintah nantinya, semua kegiatan harus berawal dan bermula dari perencanaan yang baik dan bukan merencanakan kegagalan”, tegas walikota. Pada kesempatan itu, walikota juga mengingatkan Bappeda setempat untuk melakukan verifikasi dan melaporkan hasil monitoring dan evaluasi kegiatan seluruh SKPD kepada walikota. “Jangan ada lagi kegiatan yang muncul secara tiba-tiba tanpa melalui suatu perencanaan, evaluasi dan monitoring yang dilakukan secara terus menerus oleh semua SKPD akan menghasilkan suatu kelengkapan data yang up to date”, imbuhnya. Narasumber dari BPKP Propinsi Sumut, B Markos Purba yang memaparkan seputar ‘Akuntabilitas Kinerja’ menyampaikan, Sistem AKIP merupakan sistem yang membentuk suatu siklus yang dimulai dari proses penetapan visi misi, tujuan dan sasaran organisasi yang akan dicapai, yang tercantum dalam perencanaan strategi organisasi, yang dijabarkan dalam rencana kinerja tahunan serta menggunakan data kinerja untuk memperbaiki kinerja organisasi pada priode berikutnya. “Informasi AKIP memiliki dua fungsi utama, yakni informasi kinerja yang disampaikan kepada publik sebagai bagian dari pertanggungjawaban penerima amanat kepada pemberi amanat, serta informasi kinerja yang dihasilkan dapat digunakan oleh public maupun penerima amanat untuk perbaikan kinerja pemerintah”, paparnya. (DER)

sekarang,” paparnya. Sementara itu Kepala Bappeda Kota Medan Drs Zulkarnain MSi menjelaskan, pihaknya akan lebih mensosialisasikan, lebih memasyarakatkan keberadaan, fungsi dari Situs Kota Cina yang sebenarnya suatu kawasan bersejarah berkelas dunia bernilai sangat tinggi. Kemudian, memiliki program kerja yang sistemik dalam rangka pelestarian, pemanfaatan Situs Kota Cina ini sebagai destinasi wisata sejarah yang akan lebih baik dimasa yang akan datang. “Dengan seminar ini diharapkan kita bisa berkolaborasi untuk melestarikan kawasan dan benda-benda bersejarah di Kota Medan. Keberadaan Situs Kota Cina diidentifikasi secara sistemik dan terstruktur baru yang berada di kawasan Marelan. Kita sangat berterima kasih kepada lembga penelitian yang berada di Pusat Studi Unimed, sebab mereka merupakan inisiator dan bekerja terus menerus melakukan kajian dan pemeliharaan,” kata Zulkarnain. Sebelumnya Fariz H Hutagalung SSTP MSi selaku ketua pelaksana kegiatan dalam laporannya menga-

SEI RAMPAH, BN Dengan pelayanan aparatur Pemerintah Daerah yang terbaik tentu akan menimbulkan kesan yang baik dari seluruh stakeholders yang pada akhirnya dapat menghasilkan energi yang positif dalam kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat untuk pencapaian visi dan misi Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai). Demikian disampaikan Bupati Sergai Ir. H. T. Erry Nuradi, M.Si dalam arahannya sekaligus meresmikan gedung dan loket pelayanan Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset (PPKA) serta penyerahan mobil layanan PBB dan Larasita di halaman Kantor Dinas PPKA komplek kantor Bupati di Sei Rampah, Jumat (7/6). Hadir dalam acara peresmian tersebut Wakil Ketua DPRD Drs.Sayuti Nur MPd, Wabup Ir. H. Soekirman, Sekdakab Drs. H. Haris Fadillah M.Si, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Sergai Rosma Magdalena SH, para Asisten dan staf Ahli Bupati, para Kepala SKPD Sergai , sejumlah Camat dan para Kepala Bank BUMN cabang Sei Rampah, TebingTinggi dan Lubuk Pakam beserta jajarannya. Lebih lanjut disampaikan Bupati Erry Nuradi se-

bagaimana amanat Undang - Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sergai sendiri telah berkomitmen untuk menerima pengalihan dan melaksanakan pengelolaan PBB sektor perdesaan/ perkotaan pada tahun anggaran 2013 ini. Sehingga sejak tahun ini menjadi tonggak sejarah pengelolaan PBB bagi Kabupaten Sergai, ungkap Bupati Sergai. Selain mendirikan loket khusus yang melayani dan menanganin urusan pajak daerah, keuangan dan aset, hari ini juga akan diserahkan mobil unit pelayanan PBB keliling kepada Dinas PPKA serta PT Bank SUMUT selaku bank tempat pembayaran PBB. Dengan peresmian gedung dan loket pelayanan dinas PPKA serta 2 (dua) unit mobil operasional pelayananPajakBumidanBangunan(PBB)kelilingkepada Dinas PPKA diharapkan lebih meningkatkan kinerja Pemkab Sergai dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat khususnya layanan pembayaran pajak. Pada kesempatan yang sama Bupati Sergai juga menyerahkan 1 (satu) unit mobil operasional Pelayanan Rakyat untuk Sertifikat Tanah (Larasita) kepada Kantor Pertanahan Kabupaten Sergai untuk

menambah sarana mobil Larasita yang selama ini sudah beroperasional sehingga dapat meningkatkan kinerja Kantor Pertanahan Kabupaten Sergai dimasa yang akan datang. Bupati Erry Nuradi menghimbau kepada jajaran pegawai di dinas PPKA untuk menjaga dan memelihara bangunan gedung dan loket pelayanan yang tersedia serta bekerja secara maksimal dalam mengelola keuangan daerah. Dan kepada masyarakat wajib pajak dan pihak lainnya agar dapat memanfaatkan loket pelayanan ini dengan sebaik - baiknya. Diminta kepada Kantor Pertanahan Kabupaten Sergai agar dapat mempergunakan fasilitas mobil Larasita demi kepentingan pelayanan kepada masyarakat. Dengan adanya mobil pelayanan ini diharapkan akan memperluas jangkauan pelayanan administrasi pertanahan di daerah ini. Kepada Dinas PPKA dan PT Bank SUMUT Cabang Sei Rampah yang akan mengoperasionalkan 2 (dua) unit mobil pelayanan PBB perdesaan dan perkotaan agar benar - benar mempergunakan mobil tersebut untuk melayani masyarakat wajib PBB yang jauh dari tempat pembayaran PBB, mengingat saat ini Bank SUMUT yang ditunjuk sebagai tempat pembayaran PBB hanya ada di empat Kecamatan. Pada kesempatan yang sama Kadis PPKA H. Agus Tripriyono, SE. MSi. Ak melaporkan bahwa loket pelayanan terpadu Dinas PPKA Sergai didirikan demi mempermudah wajib pajak dalam melunasi kewajiban perpajakan serta mempermudah urusan keungan dan aset bagi seluruh SKPD se Kabupaten Sergai. Acara peresmian gedung dan loket pelayanan terpadu Dinas PPKA ditandai dengan penandatangan prasasti oleh Bupati Ir. H. T. Erry Nuradi MSi, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan kunci mobil operasional Larasita kepada Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Sergai Rosma Magdalena, SH serta penyerahan kunci mobil operasional pelayanan PBB kepada Sekretaris Dinas PPKA Sergai H. Husnul Fatta SH, S.IP dan Kabid BHP dan PLL Drs. Bambang Sumantri.(Ibnu)

takan, maksud kegiatan ini digelar sebagai sarana untuk mensosialisasikan penemuan Situs Kota Cina yang merupakan salah satu penemuan bersejarah kelas dunia yang dapat dijadikan sebagai kawasan destinasi wisata sejarah dan budaya di Kota Medan. Sedangkan tujuannya untuk meningkatkan komitmen, peran serta dan hubungan kerjasdama antara pemerintah kota dengan para perguruan tinggi, stakeholders terkait, ilmuwan, kademisi dan masyarakat. Dijelaskan fariz, diskusi ini diikuti sekitar 250 orang yang berasal dari berbagai unsure seperti pemerhati pembangunan, pemerhati sejarah dan warisan budaya, Balai Arkeologi Kota Medan, Asosiasi Museum Negeri Sumut, Badan Warisan Sumatera, Asosiasi perhotelan, Asosiasi perhipunan Pariwisata, perguruan tinggi, SKPD serta stakeholders pembangunan kota yang relevan. Sebagai narasumber DR Phil Ichwan Azhari MSi dari Pusat Studi Unimed, DR Edward Edmund Mc.Kinon (arkeologis dari Inggris) dan Hedy Surachman dari Pusat Arkeologis Nasional. (Ndo)

Telkomsel Mulai Bidik Segmen Digital MEDAN, BN Telkomsel mulai membidik segtnen digital khususnya kaum muda yang hobi menggunakan data sekarang sudah menjadi lifestyle. Karena di era digital penggunaan data lebih menonjol dibanding voice (percakapan). Herry Setiawan - Head of Area Sumatera Group berbicara dengan wartawan baru-baru ini sekaitan HUT Telkomsel Ke-18. Didampingi Fled Bertus Budiariyanto-Brand Manager Medan serta Hadi Sucipto Manager Corporate Communication menyebutkan, segmen anak muda pengguna internet menjadi perhatian serius pihaknya. Berkaitan HUT Telkomsel Ke-18 disebutkannya, banyak kegiatan dilakukan diantaranya donor darah, mengedukasi kalangan anak muda nuilai murid SD sampai SMA tentang penggunaan internet yang sehat sambil terus meningkatkan layanan purna jual. Dengan tema Hut Muda Berbagi dan Paling Indonesia dia menambahkan, sekarang ini Telkomsel menjadi operator nomor satu Indonesia dengan 125 juta pelanggannya tentu tidak mudah menjaganya, karena banyak tantangan harus dihadapi. Berkaitan usia semakin dewasa, Telkomsel terus meningkatkan jaringannya terutama diwilayah Sumatera yang sekarang memiliki 122 kantor layanan dan dalam waktu dekat juga bakal diluncurkan program grapari mobile yang wilayah kerjanya sampai kepelosok desa. Herry Setiawan menyatakan, ke depannya bisnis selular ini bakal didominasi penggunaan data, karena percakapan sudah tidak bisa diharapkan lagi. Karena itu, Telkomsel terus membangun Base-Transceiver Station (BTS) yang paling banyak dibangun di wilayah Sumatera. Sekarang ini Telkomsel telah mampu menjangkau hampir seluruh pelosok tanah air serta melayani 95 person populasi penduduk di Indonesia. Tahun ini juga pembangunan jaringan terutama 3G terus dilakukan dalam rangka menopang era bisnis seluler digital. (AHS)

Wabup DS: Pembangunan SangatTergantung Dana Guna MenjawabTuntutan Masyarakat

JIKA kita ingin membangun daerah Deliserdang sekaligus melakukan percepatan pembangunan maka kuncinya adalah ketersediaan dukungan dana yang cukup untuk menunjang berbagai program pembagunan yang dimaksud. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Deliserdang H.Zainuddin Mars, Selasa (4/6) saat memberi arahan dan pembekalan pencapaian target PBB di Kabupaten Deliserdang kepada para KepalaDesa/Lurah dan

Kepala Dusun se Kecamatan Percut Seituan yang berlangsung di Aula Kantor Camat tersebut. Acara itu selain dihadiri sejumlah Kepala Desa/Lurah, Kepala dusun, juga turut dihadiri Asisten II Setdakab Drs Agus,MSi, yang juga Pl.Kepala Dinas Pengelola Keuangan Daerah, Asisten III Redwin,SH dan Camat Percut Seituan Darwin Zein,S.Sos Lebih lanjut Wabup mengatakan, saat ini APBD Deliserdang berjumlah 2,3 T yang

merupakan angka terbesar kedua di Sumatera Utara setelah Kotamadya Medan. Namun angka sebesar itu menurutnya belumlah sebanding dan mencukupi dengan sejumlah tuntutan kebutuhan masyarakat, tuntutan pelayanan infrastuktur yang dibutuhkan oleh masyarakat. “Angka itu tidak berarti apa-apa bila dibanding dengan tuntutan masyarakat kita” kata H.Zainuddin. Dari angka 2,3 T dana APBD Deliserdang, pedapat Asli Daerah kita hanya 300 M dimana angka itu merupakan angka yang sangat ironis untuk sebuah kabupaten yang memiliki potensi yang cukup besar berpenduduk 2 juta jiwa ini. Angka 300 Milyar itu menurut wabup merupakan angka yang cukupluar biasa. Bukan luar biasa besarnya melainkan luar biasa kecilnya bila dibanding dengan kabupaten yang ada. Dengan angka itu, apa sesungguhnya yang dapat dilakukan untuk membangun kabupten ini ke depan. Padahal, bila dilihat dari komposisi jumlah APBD 53% itu digunakan untuk belanja langsung

untuk pembangunan.Namun harus diakui bahwa kondisi itu tidak cukup untuk menjawab berbagai tuntutan dan tantangan itu. Oleh karenanya, ia selalu menekankan kepada para pejabat pemerintah untuk berusaha meningkatkan jumlah PAD yang selama ini menurutnya selalu berleha-leha untuk mengejar pendapat asli daerah kita. Jika semua pihak mau bekerja keras melakukan hal itu, maka dirinya yakin pendapatan KabupatenDeliserdang akan meraih pendapatan yang cukup untuk melaksanakan berbagai program pembangunan di kabupaten Deliserdang karena hal itu merupakan hal yang paling utama. Kepala Bidang Pendapatan H.Amarian Ritonga dalam kesempatan itu menyebutkan bahwa untuk tahun 2013, target pendapatan yang berasal dari pajak berjumlah 155 Milyar atau mengalami penibgkatan dari tahun sebelumnya yakni 130 Milyar.Dari jumlah itu, sampai dengan tanggal 4 Juni 2013 baru terealisasi sebanyak 8,6 Milyar (5,5%) saja.Khusus untuk

Kecamatan Percut Seituan target PBB yang harus dicapai berjumlah 33,3 Milyar dengan jumlah SPPT sebanyak 355.807 lembar. Untuk itu diharapkan kepada para Kepala Desa/Lurah untuk lebih giat melakukan penagihan kepada sejumlah warga masyarakat yang sudah terdaftar sebagai wajib pajakguna melakukan pembayaran terhdap pajak yang dimaksudkan untuk mmperlancar progam pembangunan di Kabupaten Deliserdang. Sedangkan Camat Percut Seituan Darwin Zein,S.Sos dalam kesempatan itu meminta kepada pemerintah Kabupaten Deliserdang agar memberi kemudahan penetapan SPPT. Disamping itu agar di daerah itu dilakukan penambahan loket/bank sebagai tempat membayar mengingat waktu yang sangat terbatas, dan juga kepada para Kepala Desa/Lurah agar diberikan STTS (Surat Tanda Setor Sementara) sehingga para Kepala Desa/Lurah dapat melakukan penagihan kepada setiap warga masyarakat. ( ROMI ).

Perwakilan Jakarta: Suryadi, Lukman Nyak Abas. Medan: Heru Indrabudi, Darta Lubis, Andi Utama Nasution, SE, Wiryanto Hadi, Fernando Meliala, Brav Shandy Meliala, M. Arif Thahar. Biro Belawan: Jakfar Latif, Suriono. Sub Biro Medan Utara: Ahmad Muhajir, M. Saleh, M. Yakup. Sub Biro Amplas : Saulus Panjaitan, SH . Binjai/Langkat: Munir Rangkuti (Ka.Biro), Sabar Gurusinga, Mimpin Sitepu, M. Hayat, Ruslan AG, Hendera Ginting, T. Zulfikardin, Frisca Osela, Jefriyansyah, Syalamuddin, Parida, Grensi Ginting, Dedi Sitepu. Langkat Hilir: Irfan Nasirin ST (Ka.Biro) Langkat Hulu: Teger Bangun (Ka. Biro), Riduan Sitepu, Irwansah, Tinggi Ginting. Deli Serdang: Romi Heripanti Nasution (Ka. Biro), Indrawan S (Waka Biro), Suhendra. Tanah Karo: Farhan Parinduri (Ka. Biro), Dedy Jasana Barus (Waka Biro), Aman Harahap Sub.Biro Pancur Batu: M Rizal Effendi Bako,SPdi, . Serdang Bedagai: Ibnu As (Ka.Biro), Suherman, Abdul Rahman, Herman, Samsuar Jambak. Tebingtinggi: Dirlan Effendi Ritonga (Ka.Biro). P Siantar/Simalungun: Drs Edward Pakpahan (Ka.Biro), Erikson Pakpahan, Drs. Kaliderman Siregar. Batubara: Suyanto (Ka. Biro), Feri Saputra. Asahan/Tanjungbalai: Hamdan Samosir (Ka. Biro), Sulijon Hutapea, Wahidun, Dedi Hidayat, Rahmat P Ritonga, Suhendri. Labuhanbatu: -. Kotapinang/Labusel: Syamsul Siregar. Aek Kanopan/Labura: Sriwaty Sinuraya (Ka. Biro), L. Parulian Simarmata, SE. Sumbagut: Mhd Syahrul Hasibuan SH, Sutardi, Supendi. Dairi: - Pakpak Bharat: Yusuf Manik (Ka.Biro). P Sidimpuan/Tapsel/Paluta: Sugiono SP (Koordinator), Safruddin Pulungan (Ka. Biro), Muhammad Srg, Baun Aritonang, Hasanuddin Siregar, Ibnu Saad Harahap, Unggul Fahmi Hasibuan. Kotanopan/Madina: Saharman Nasution (Ka Biro)-. Padang Lawas Selatan: Ali Akbar (Ka. Biro).Humbang Hasundutan: Mangatur Silaban (Koordinator), Rikardo Simamora (Ka. Biro), Chuharto Simamora, Pardomuan Silaban. Biro Taput: Mangatur Silaban (Ka. Biro) Biro Tapteng/Sibolga/Nias: - Perwakilan Riau/Kepri: EPP. Ringo-ringo, SE. Korwil Riau/Kepri: Rudi Sirait. Pekanbaru: Jaraya Garingging, S.Sos. Siak: Awaluddin Butar-butar Pelalawan/Pkl.Kerinci: EPP. Siringoringo (Ka.Biro), Lingkon S. Dumai: Albekri, Tengku Kamaruddin, Belwiyono, MG, Suhartono, Elias G.S.M Sidabutar. Bengkalis: Mahir Ritonga, Misron Tarihoran, Parulian Manurung, Novalis P. Hutahaen, Irwansyah Nasution, Alwi. Rokan Hilir (Rohil): Juminan (Ka.Biro), Basri M Noer, Supryanti, Julientri. Biro Rokan Hulu: -. Biro Kampar: -.Perwakilan Kepri/Batam: Herman Hendro Manurung (Ka Biro), Nelson Hutapea Perwakilan Aceh: T Muktarruddin US - . Biro Banda Aceh/Aceh Besar: T Muktarruddin US (Ka. Biro), Ibrahim Yusuf, Afrizal. Biro Pidie/Pidie Jaya: Mahdi Aziz, SHi. Biro Langsa/Aceh Timur: -. Aceh Tamiang: Zulherman (Ka Biro), Fori Zalmi Wandi Akbar, Ros Muliana, Bahaki Ahyat, ST.MT, Ir. Fadly,Galuh Cipta Murni, - Biro Aceh Singkil/ Subulussalam: Rahmin Banchin (Ka. Biro), Henri, B,SE. Biro Aceh Jaya: Syarkawi. Aceh Barat: Kairul Aryadi. Biro Kutacane: . Lhokseumawe: - . Aceh Utara: Jamaluddin (Ka. Biro), M Suud, Ramli, Sayed Fauzi, Zulfikar. Biro Blangkejeren/Gayo Lues: Antoni Nasipul. Biro Aceh Tengah/Bener Meriah: Al Muzaini (Ka Biro), Sabri, Pujianto (WARTAWAN BONGKAR NEWS DILENGKAPI IDENTITAS DAN NAMANYA TERCANTUM DALAM BOKS REDAKSI)


10 - 17 JUNI 2013 | EDISI 362 | THN KE-VIII

R

EALISASI per subround periode januari sampai dengan desember tahun 2012-2013 hasil panen dan produksi tanaman pangan semakin tahunsemakin meningkat dengan adanya bantuan dana APBD dan bantuan APBN untuk usaha unit pengolahan jasa asistan yang disebut UPJA dinas pertanian mendatangkan 10 unit alat bantu buat petani demi menanmabah hasil produksi pangan di abupaten pelalawan seperti halnya di jelaskan kepala dinas pertanian dan tanaman panganan ADMONADI di jelaskan di ruang kerjanya 30/05/2013 pihaknya segera menurunkan alat hendtractor jenis pengolahan dan jenis alat pengolahan panen yang disebut mesin perontok padi =kontresor alat yang akan diturunkan ini di harapkan mampu mendokrak hasil padi di tahun 2013 di daerah daerah tingkat kecamatan dan desa misalnya salah satu penghasil padi terbesar di kabupaten pelalawan adalah desa/ kecamatan teluk meranti terutama di dua desa di teluk meranti desa sorok dan desa upit karna dianggap kedua desa ini sungai kampar salah satu daerah padi/ penghasil tanaman padi terbesar di kabupaten pelalalawan ini terang ADMONADI ketika ditemui di ruang kerjanya. Para petani binaan dari dinas pertanian kurun waktu lima tahun ini cukup berhasil dan presentasenya meningkat tajam kalau tidak ada halanangan untuk tahun 2013 ungkap Atmonadi di teluk meranti salah satu percontohan padi kita mencapai hampir lima puluh ribu ton pertahun dengan keberhasilan ini tentunya satu kecamatan saja mencukupi dan tidak harus mendatangkan beras dari luar daerah sementara jumlah penduduk di teluk meranti terbilang cukup banayak dan hal ini memang tidak terlepas kejrasama antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat kita sangat di support terlebih bupati pelelawan H. M. Harris dan Drs. Marwan Ibrahaim sebagai bukti semangat dari pemerintah daerah kita Harris bahkan mau turun langgsung ke desadesa dan berupaya memberikan semangat dan penerapan yang positif dalam peningkatan produksi pangan kita di bidang pertanian dan kita berharap petani semakin canggih, potensial dalam bercocok tanam.

Kepala Dinas Pertanian kabupaten pelelawan Drs. H. Atmonadi MM

SIAP MENINGKATAN HASIL PRODUKSI Demi meningkatkan hasil produksi gabah di kuala kampar dinas pertanian tak tangung tanggung mendapatkan bantuan dana dari APBN sebanyak 28 unit jenis hentraktor dengan adanya alat hentractor ini kiranya jumlah produksi kita mendatang akan semakin lebih baik kita sangat menyadari ungkap Atmonadi daerah bercocok tanam untuk daerah sawah itu strategisnya, daerah teluk meranti dan dari dana APBD kita mampu mendatangkan 4 unit mesin hentraktor maka untuk tahun mendatang peluang kita untuk menyuplai beras bukan lagi hanya di nikmati masyarakat teluk meranti saja apalagi bibit padi yang kita gunakan bukanlah bibit sembarangan melainkan pilihan dan tentunya kita bangga menggunakan bibit padi lokal jaminan mutunya tentu lebih baik sebab kita belajar dari pengalaman di tahun lalu dapat kita buktikan dari hasi produksi panen padi kita. Dinas pertanian coba merubah pola cocok tanam yang kompesional Lokasi lahan padi untuk tahun ini pemerintah kabupaten pelalawan menambah 20 hektar sawah yang di sebut hibah pemda namun untuk secara keseluruhannya petani kita belum mampu untuk mengelolanya kemungkinan hanya 5 hektar dulu yang mampu di kerjakan dan yang sudah tersedia lahan padi sebanyak 10,hektar siap tanam dan sedikit menjadi gendala kita tenaga petani kita kurang mampu dalam pengerjaan secara keseluruhannya PRODUKSI TANAMAN PANGAN Dinas pertanian kabupaten pelalawan juga tidak hanya meningkatkan di bidang tanaman padi melainkan tanaman pangan saat ini pihak pertanian berupaya menciptakan lahan tanaman pangan seperti halnya lahan tanaman pohon manggis di perkirakan tidak lama lagi daerah yang kita cintai ini akan mampu menghasilkan buah manggis dan masyarakat pelalawan tidak akan kewalahan lagi untuk membeli buah,seluas 129 hektar saat ini tinggal menunggu panen,rencana maupun program yang sudah dimiliki tinggal hanya menunggu waktu dan yang paling utama adalah situasi cuaca yang terkadang kurang pasti,kita hanya sedikit hawatir ketika musim hujan namun para petani lokal ini pada umumnya petani hafal tentang situasi dan perkiraa cuaca pada saat untuk memulai penanaman ucap Drs. H. Atmonadi, MM Visi dinas pertanian tanaman pangan kabupaten pelelawan untuk jangka menengah 2011 2016-2019 sangat jelas pemabruan menuju kemandirian pangan dan kesejahteraan petani. Misi pertama yang harus kita laksanakan yaitu terwujudnya kualitas kinerja dan pelayanan aparatur yang amanah dan profesional Misi kedua yaitu terwujudnya pencapaian produksi pertanian tanaman pangan menuju suasembada danoptimalisasi untuk hortikultura dan mampu mewujudkan sarana dan prasarana pembangunan pertanian yang memihak dengan masyarakat, dengan teknologi tepat guna menjadikan petani dan kelompok tani yang kreatif, inovative,untuk bisa meningkatkan kesejahteraannya, mengamankan plasma nutfa dan pemanfaatannya untuk mendukung ketahanan pangan, dan salah satu vaktor pendukung keberhasilan adalah perawatan namun agar produksi para petani misalnya seperti padi yang sudah kita contohkan beberapa tahun ini terutama di daerah teluk meranti jumla produksi semankin meningkat

Keberhasilan produksi tanaman pangan tahun tahun 2012 Daerah pelelawan asembada luas panen dan produksi tanaman pangan pada tahun 2011 sangat meningkat dan pada itu peralatan kita masih minim peralatan seperti hentraktor belum seberapa jumlahnya seperti halnya komoditipadidi tahun 2011 dengan produksi beras 37.784,00 ton dan di tahun 2012 jumlah hasil produksi beras kita mencapai 40.898,22 ton dan ini adalah total dapat di pastikan peningkatan, termasuk total panen terbanyak dari kuala kampar dan kedua daerah teluk meranti dan ketiga adalah bunut. Skala produksi tonsbagai bahan perbandingan kecamatan pangkalan kuras mampu menghasilkan sebanyak 398, 00 ton dan kedua menyusul kecamatan bunut mampu menghasilka sebanyak 645, 61 ton tahun 2012 dan kecamatan bandar petalangan memang daerah terkecil penghasil padi tetapi mampu menhasilkan 198, 44 ton tahun 2012 dan sekala produksi terbanyak di tahun 2012 adalah kecamatan kuala kampar sebanyak 38, 088, 55 ton. daerah pengahasil kedua kecamatan teluk meranti sebanyak 1. 309,72 ton, kecamatan pangkalan kuras memiliki 72 hektar luas panen padi, kecamatan pangkalan lesung memiliki luas panen 45 hektar dan kecamatan ukui, kecamatan bunut 111 hektar, kecamatan bandar petalangan 322 hektar, kecamatan kuala kampar 8.768 hektar, kecamatan kerumutan 323 hektar, kecamatan teluk mernti 584 hektar dan jumlah luas panen sebanyak 10. 669 hektar dari 10 kecamatan

Bupati Pelelawan H. M. Harris saat musim panen padi

pangkalan kerinci dan kecamatan sekijang tidak menghasilkan panen sebab tidak memiliki lahan pertanian dari jumlah luas panen mampu menhasilkan produksi seperti halnya kecamatan pangkalan kuras 72 hektar sama dengan hasil 30,50 ton, beras. kecamatan bunut 111 hektar sama dengan 24,24 ton, beras. kecamatan bandar petalangan 332 hektar sama dengan 26,83 ton, beras. Kecamatan kuala kampar luas panen 87.768 sama dengan 35,96 produktivitas kecamatan kerumutan 323 luas panen (hektar) sama dengan 25,60 ton, beras. Dan kecamatan teluk meranti 584 hektar luas panen sama dengan mampu menghasilkan produktivitas 22,75 jumlah ini merupakan bandingan keberhasilan di bidang asembada produksi tanaman pangan. (advertorial)

Bupati Pelalawan dengan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pelalawan pada saat berbincang musim panen padi.

MILIKI VISI DAN MISI DALAM PENENCAPAIAN KEBERHASILAN Dinas Pertanian tanaman pangan Kabupaten Pelalawan mempunyai kewajiban membina dan mengembangkan para petani dalam mengelolah lahannya sehingga dapat tercapai masyarakat petani yang sejahtera. Dalam Menentukan Program kegiatan yang tepat sasaran, diperlukan informasi yanglengkap dan menyeluruh yang meliputi 1. Potensi Pertanian tanaman pangan Lahan 2. Kelembagaan Pertanian 3. Peta Penyebaran Tanaman Pangan 4. Rumah Tangga Petani Dinas Pertanian Tanaman Pangan mempunyai Visi dan Misi Jangka Panjang yaitu : VISI - Menjadi Fasilitator penggerak pembangunan pertanian tanaman pangan dan holtikultura yang unggul menuju masyarakat maju dan sejahtera tahun 2030. MISI - Mewujudkan pelayanan prima untuk internal organisasi maupun pelayanan publik - Mewujudkan pemberdayaan petani dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kemampuan kelembagaan ekonomi kerakyatan - Mewujudkan mekanisme pertanian tanaman pangan dan hortikultura menuju pertanian unggul. Dinas Pertanian Tanaman Pangan mempunyai Visi dan Misi VISI - Terwujudnya pertanian unggul untuk pemantapan ketahanan pangan menuju swasembada beras dan berkembangnya sentra produksi hortikultura. -

Kantor Dinas Pertanian Tanaman Pangan

MISI Mewujudkan pelayanan prima baik internal organisasi maupun kepada pelayanan public Mewujudkan ketahanan pangan melalui peningkatan produksi menuju swasembada beras berkelanjutan Mewujudkan sentra pengembangan hortikultura unggula dan lokal Meningkatkan Sarana Prasarana pertanian yang memadai dengan teknologi tepat guna Berkembangnya kelembagaan pertanian serta optimalnya pelaksanaan perlindungan tanaman.

Agar tergapai potensi pertanian pelallawan diperlukan kerja exstra serta kerjasama antar petani,hal ini sangat kita prioritaskan dimana yang disebut sejahtra apa bila petani itu memiliki keberhasilan namum tanpa adanya kerja extra dan kerjasama antar petani dan pihak dinas pertanian bagaimana mungkin disebut sejahtara,sebab keberhasilan itu tidak gampang di butuhkan jua doa karna semua adalah merupakan kehendak sang pencipta ungkap kadis pertanian baru baru ini di ruang kerjanya.(ADVERTORIAL)


CMYK

Harga Eceran Rp 3500,Luar Daerah + Ongkos Kirim

B

PROFIL CAMAT NURUSSALAM: Nama : Zainuddin, S.Sos.I TTL : Kuta Baroe (Idi) 31 Desember 1960 Pendidikan : Sarjana (S1) STAIN Zawyah Cot Kala, Langsa. Alamat : Dusun Amirruddin, Gampong Tanoh Anoe, Kecamatan Idi Rayeuk Istri : Kasmiyati Anak : 1. Fajri Mirzana 2. Muhammad Yanis 3. Meyliza Adistya

10-17 JUNI 2013| EDISI 362| THN KE-VIII

MENGGALANG KEHARMONISAN MEMBANGUN NURUSSALAM Sekilas Tentang Kecamatan Nurussalam Kecamatan Nurussalam Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, didirikan saat Bupati Aceh Timur dijabat oleh Bupati Aiyyub. Proses lahirnya Kecamatan Nurussalam tak lepas dari peran besar tokoh setempat, yakni Teuku Ismail Bardan. Setelah beberapa desa/gampong berpisah dan membentuk kecamatan baru, yakni Kecamatan Darul Falah, kini Kecamatan Nurussalam, Aceh Timur hanya terdiri dari 4 Kemukiman dan 31 Desa/Gampong, yakni: „Kemukiman Kuta Bagok, terdiri dari 8 gampong/desa, dan sekarang sedang dipimpin oleh M.Husin. Kedelapan gampong/desa tersebut adalah; 1. Keude Bagok Sa 2. Keudee Bagok 3. Asan Tanjong 4. Bantayan 5. Matang Seuleumak 6. Teupin Pukat 7. Matang Neuheun 8. Kuala Bagok „Kemukiman Bugeng, terdiri dari 6 gampong/desa, dan sekarang sedang dipimpin oleh Tgk.Hasanuddin. Keenam gampong/desa tersebut adalah; 1. Meunasah Teungoh 2. Meudang Ara 3. Peulawi 4. Baroh Bugeng 5. Seumatang Aron 6. Blang Panjou „ Kemukiman Matang Panyang, terdiri dari 7 gampong/ desa, dan sekarang sedang dipimpin oleh Tgk. Ibnu Hasyem. Ketujuh gampong/desa tersebut adalah; 1. Pulo’U 2. Cot Asan 3. Paya Enjee

4. 5. 6. 7.

Seuleumak Muda Matang Panyang Meunasah Hagu Matang Kunyet

„Kemukiman Ulee Glee, terdiri dari 11 gampong/desa, dan sekarang sedang dipimpin olehTgk. Dliauddin. Keenam gampong/desa tersebut adalah; 1. Buket Panjou 2. Buket Panyang 3. Buket Merak 4. Seuneubok Dalam 5. Gampong Mesjid 6. Alue Siwah 7. Gampong Lhee 8. Beurandang 9. Gampong Jalan 10. Seuneubok Rambong Kecamatan dengan luas mencapai 134.57 KM itu kini sedang dipimpin oleh Camat Zainuddin, S.Sos.I. Meski termasuk kecamatan yang luas, namun penduduknya masih tergolong jarang yakni 17.984 Jiwa. Terdiri dari 8.976 laki-laki dan 9.008 perempuan. Kecamatan Nurussalam berada dijalur pantai timur, sebelah utara berbatasan langsung dengan Selat Malaka, sebelah selatan berbatasan dengan Kecamatan Bandar Alam, sedangkan sebelah timur berbatasan dengan Kecamatan Darul Aman, dan barat dengan Kecamatan Julok dan Indra Makmur. Mata pencaharian penduduk lebih dominan disektor pertanian, perdagangan, perkebunan, perikanan dan kelautan. Sisanya lebih memilih bekerja disektor pemerintahan dan lainnya. Lahan pertanian juga tersedia lahan yang luas. Sawah-sawah telah dialiri irigasi teknis, dan hanya sedikit sawah tadah hujan yang tersisa. Beberapa tahun lalu pemerintah telah menanganinya melalui persediaan air bor bawah tanah. Tanah yang subur, menyebabkan penduduk lebih

melakukan investasi disektor perkebunan. Terutama perkebunan sawit, karet , pinang dan cocklat serta jenis kebun lainnya. Perkebunan sawit lebih mendominasi dengan luas mencapai ribuan hektar. Rata-rata kebun-kebun tersebut dimiliki oleh penduduk setempat, meski ada juga yang dimiliki oleh orang luar. Selain sektor perkebunan, sektor perikanan juga memberi prospek yang cerah untuk dikembangkan. Dengan garis pantai Selat Malaka yang memanjang sepanjang utara Kecamatan Nurussalam, member peluang kepada penduduk untuk mengembangan sektor perikanan, sebagai andalan hidup masyarakat setempat. Tak heran, bila melintas Jalan Medan-Banda Aceh, dan memasuki Kecamatan Nurussalam, maka akan terlihat pemandangan tambak-tambak penduduk terhampar luas, dan sangat menjanjikan secara ekonomis. Rata-rata masyarakat mengembangkan ikan bandeng dan udang windu. Selain disektor tersebut, masyarakat juga memiliki peluang menambah penghasilan mereka melalui sektor kelautan. Seperti menjadi nelayan dan juga membuka usaha disektor tangkap ikan di laut lepas. Pada tahun 2012/2013, pihak kecamatan menargetkan Pendapatan Asli Daerah atau sering disebut PAD sebesar Rp. 97.000.000,-. Fasilitas Pendidikan: Sejak beberapa tahun terakhir, fasilitas pendidikan di Kecamatan Nurussalam, Aceh Timur terus bertambah dan berkualitas. Untuk jenjang pendidikan menengah atas telah terdapat satu SMA Negeri. SLTP telah dibangun 3 unit, 2 SMP Negeri dan 1 unit MTs swasta. Sedangkan sekolah dasar, TK, PAUD hamper tersebar diseluruh pelosok desa. “Hampir seluruh pelosok telah terdapat lembaga pendidikan terutama PAUD/TK. Sekarang, masyarakat kami, tidak memiliki kendala dalam mengakses pendidikan,”terang Camat Zainuddin, S.Sos.I. Selain lembaga pendidikan umum, di Kecamatan Nurussalam juga terdapat belasan lembaga pendidikan agama, seperti dayah dan balai-balai.

Keharmonisan Modal Utama Agar pembangunan berjalan seperti diharapkan, beberapa langkah telah ditempuh oleh camat yang telah bertugas sejak 13 januari 2012 ini. Menurutnya, merangkul semua kalangan adalah kunci sukses dalam meraih keberhasilan. Ada 3 elemen penting yang perlu diperhatikan dalam menjalankan tugas seorang pemimpin. Pertama Ulama/tokoh masyarakat/KPA, kedua para pemuda dan ketiga adalah kaum wanita. “Bila ketiga kalangan tersebut mendukung, maka seluruh program pembangunan gampang dilaksanakan,”ujar sarjana dakwah ini. ” Setiap ada persoalan dan kegiatan maka saya selalu mengutamakan musyawarah dengan seluruh elemen masyarakat,” tambahnya. Bukan itu saja, dalam menjaga keharmonisan antar penduduk dan unsur pemerintahan gampong, setiap kegiatan camat selalu disertakan imum mukim.“Kalu saya diundang oleh Imum Mukim Bugeng, maka Imum Mukim Matang Panyang saya ikut sertakan,”terangnya. Ada beberapa program pemerintah yang telah dirasakan bermanfaat oleh masyarakat, seperti BKPG, PNPM, Program Keluarga Harapan dan Posyandu Plus. “Saya juga sering mendata keluarga-keluarga yang benarbenar miskin untuk diberi bantuan secara langsung,”urai birokrat kelahiran Kuta Baroe (Idi) ini. Bidang Keagamaan Dalam mewujudkan masyarakat yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT, pihak kecamatan rutin melaksanakan pengajian-pengajian, baik dipusat kecamatan maupun digampong-gampong. Banyak fasilitas keagamaan telah dibangun, seperti Mesjid, Meunasah dan balai-balai pegajian lainnya. “Kami juga sering merayakan hari-hari besar Islam meski sederhana,”urainya. Agar kegiatan keagamaan berjalan lancar, pihak pemerintah akan memberikan fasilitas kenderaan kepada Imum Chiek Mesjid, dan jerih payah kepada Tengku Khatib. “Ini program Pemerintahan Bupati Hasballah M Thaib,” tambahnya. (*)

KANTOR REDAKSI : Jl. Flamboyan Raya/Raharja No. 37 Medan Telp (061) 8213786, HP. 081375395392 - 08163134392 Fax (061) 8215552 Email:bongkarnews@gmail.com - indrabongkarnews@gmail.com

CMYK

9


10-17 JUNI 2013 | EDISI 362| THN KE-VIII

Lahan Eks HGU PTPN2 Jadi Rebutan Koptan DELISERDANG, BN Tidak tegas dan tidak maksimalnya kinerja pemerintah, dalam menangani kasus agraria di Sumatera Utara, khususnya di Kab.Deliserdang, berakibat lahan eks HGU PTPN2 Kebun Helvetia, menjadi ajang rebutan kelompok masyarakat, yang bernaung dalam kelompok tani (Koptan). Akibatnya, suasana disekitar lahan eks HGU PTPN2 Kebun Helvetia, yang berada di Desa Helvetia- Desa Manunggal, Kec. Labuhandeli, kerukunan dan ketenangan warga disana menjadi terusik, rentan dengan keributan, bahkan sampai korban nyawa, berebut lahan eks HGU dimaksud. Keterangan dari beberapa kalangan masyarakat, berdomisili di Kec. Labuhandeli, menyebutkan sebelum situasi lebih parah terjadi, pemerintah segera menyelsaikan dan harus tegas memberi status lahan, sampai kepada tapal batas, mana yang disebut HGU dan eks HGU, pada akhirnya sudah ratusan bangunan dibangun, dilahan Negara itu. Disebutkan warga disana lagi, permasalahn rebutan lahan eks HGU, yang terdapat lahan produktif (tanaman tebu dan sawit), sejak belasan tahun terus berlanjut hingga saat ini, bahkan Kantor Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) tahun 2012 lalu, bersama unsur Pemprov Sumut, BPN, PTPN 2, Kementerian BUMN, dan Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA).namun tidak teralisasi. Dijelaskan kalangan warga, untuk areal-areal yang hendak diselesaikan, membutuhkan surat pelepasan asset dari menteri BUMN. Juga diperlukan

tim untuk memeriksa kondisi lapangan usulan pelepasan asset secara benar, untuk memastikan proses ini tepat sasaran, sebut warga berusia ujur itu. Berdasarkan data tahun 2000, PTPTN2 telah diberikan HGU oleh Kepala BPN berdasarkan SK.HGU No. 51/HGU/BPN/2000, No. 52/HGU/BPN/2000, 53/HGU/BPN/2000, 57/HGU/BPN/2000 dan No.58/HGU/BPN/2000 atas tanah seluruhnya 38.611,19 Ha berlokasi di Kab. Deliserdang dan Langkat. Terkait dengan penerbitan HGU tersebut, BPN-RI ada mengecualian tanah seluas 17.062,1562 Ha, dari pemberian HGU tersebut, dam berdasarkan pada risalah Panitia B Plus yang memandang terdapat permasalahan, diantaranya ada klaim masyarakat petani, yang mempunyai hak, setara dengan hak milik. Setelah pengecekan dan evaluasi, terhadap lahan yang dikecualikan tersebut, sayangnya hasil evaluasi tidak dapat diakses publik secara baik. Sebab sebagian lahan yang disebut kepala BPN masa itu bermasalah, sekarang telah diterbitkan HGUnya oleh BPN dan sekitar 5000an hektar belum bisa diterbitkan HGU-nya oleh BPN. Tidak tegasnya pihak pemerintah itu, setiap saat dapat menyulut akan konflik horizontal, baik antara karyawan dengan masyarakat, masyarakat dengan masyarakat (Koptan), juga belum ada upaya sungguh-sungguh dari BPN, memeriksa dokumen pihak berkonflik, atau merevisi dan mengevaluasi, bersama proses terbitnya HGU. Demikian juga upaya Polisi danJaksa untuk memeriksa bagaimana HGU bisa terbit, juga masyarakat yang bertikai.(San)

10


10-17 30 DES 2011 - 6JUNI JAN 2013 2012 | |EDISI EDISI362| 296|THN THNKE-VIII KE-VII

11

Warga Peserta KPR Akan Mendatangi Rumah Pendata / Panitia SUBULUSSALAM ,BN Warga Kota Subulussalam yang mencapai 1.000 orang yang di daftar untuk mendapat rumah dengan ukuran 5 x 7 meter permanen berlantai keramik dengan cicilan Rp. 300.000,00-/bulan tanpa DP sangat kecewa. Pasalnya rumah tersebut dijanjikan akan dibangun pada bulan mei 2013 ternyata ini sudah bulan juni namun tanda-tanda untuk dibangun tidak ada kata mereka seperti yang disampaikan warga Kecamatan Penanggalan dan Kampong Suka Makmur karena mereka belum memiliki tanah, mereka sangat bersemangat sekali begitu datang pendata. Karena cicilan murah lagipula tidak mempunyai DP sehingga mengkredit tapak murah dengan harga mahal untuk tapak mewah yang di janjikan dan memenuhi semua persyaratan yang diminta, serta uang administrasi Rp. 150.000 tapi ternyata janji sudah lewat membuat kami kecewa dan kami berencana akan mendatangi rumah pendata untuk meminta uang administrasi sebesar Rp.150.000,00 dikembalikan serta denda karena bohong ucap mereka kepada BN yang enggan ditulis namanya. Sementara itu petugas lapangan dari Kecamatan Penanggalan saat ditanyai membenarkan apa yang disebut peserta bahwa dijanjikan bulan Mei 2013 rumah akan dibangun, tapi yang buat janji adalah dari ketua Hasbi BM kami hanya menyampaikan ucapnya. Kalau mereka datang kerumah, kami petugas juga akan menggiring mereka kerumah ketua yaitu kepada Kesbang, Pol/Linmas, Hasbi BM, sebab janji tersebut adalah dari ketua bukan kami, kami adalah sebagai suruhan terang mereka, juga minta untuk tidak ditulis namanya. Sedangkan Hasbi BM saat ditanyai melalui SMS ke telepon genggamnya, menanyakan kapan rumah tersebut jadi dibangun, dijawab dengan singkat ” belum ada kabar “ ( RB )

Camat Baiturrahman Gagas Saweue Warkop Banda Aceh|BNajaran Muspika bersama para keuchik dalam Kecamatan Baiturrahman Kota Banda Aceh menggagas kegiatan saweu warkop. Pertemuan pertama kegiatan yang digagas oleh Camat Baiturrahman Ria Jelmanita, S.Sos ini digelar Rabu (5/ 6) di warkop taufik kupi taman sari dengan tuan rumah Camat Baiturrahman Ria Jelmanita S.sos beserta jajaran. Camat Baiturrahman Ria Jelmanita S.sos yang didampingi Sekcam M Rizal, S.STp mengatakan pada pertemuan awal ini disepakati untuk digilir setiap bulannya sebagai tuan rumah. Jajaran muspika yang hadir antara lain Camat, Kapolsek, Danramil, Kepala Kuakec, kepala Puskesmas, dan para keuchik dalam wilayah Kecamatan Baiturrahman yang tergabung dalam Asosiasi Keuchik Baiturrahman (ASOKEBAI). "Banyak manfaat yang bisa diambil dalam pertemuan ini diantaranya untuk meningkatkan silaturrahim antara sesama anggota Muspika dan antara anggota Muspika dengan para keuchik dalam wilayahnya," kata Sekcam Baiturrahman, M Rizal, S.STp Dikatakannya, dengan pertemuan ini banyak informasi awal yang didapat terkait perkembangan pemerintahan gampong antara lain kamtibmas gampong dan adat istiadat gampong. (Mahdi)

Distamben Aceh : Hanya Velcan Yang Serius Bangun PLTM Banda Aceh|BN Pemerintah Aceh, melalui Dinas pertambangan dan Energi setempat, menyatakan, hanya Velcan, satu-satunya investor dari Prancis yang serius membangun Pembangkit Listrik Tenaga Mini/Hidro [PLTM/ H]. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Aceh, Ir. Said Ikhsan, M.Si, melalui Kabid Migas, Listrik dan Pemamfaatan Energi, Ir. T. Syakur, kepada Bongkarnews.com, Selasa, 4 Mei 2013, di Banda Aceh. Dikatakan dia, Pembangkit Listrik Mini Hidro dengan daya tampung 10 Mega Watt itu bakal menelalan biaya sebesar Rp.1,2 Triliun, dan telah dilakukan join studi (studi literature) dilokasi tersebut, dengan menggunakan alat canggih dan menelan waktu selama satu hingga dua tahun kedepan. "Sejauh ini, khusus untuk sektor Migas, Listrik dan Pemamfaatan Energi, hanya Velcan yang sangat serius untuk membangun pembangkit listrik tersebut dan diperkirakan sudah mencapai greet sekitar 70 persen," katanya. Dia menilai, keseriusan Velcan, juga dapat dilihat dari proses pengurusan Amdal. Pasalnya, belakangan belum ada investor yang sampai ketahap pengurusan itu. Pengurusannya menelan biaya yang sangat besar. "Belum ada perusahaan atau investor listrik yang mau membuang dana miliaran rupiah untuk mengurus Amdal. Selain itu sudah ada perjanjian dengan pihak PLN terkait nilai jualbeli energi, yang lain belum ada satupun," pungkasnya. Ini karena, sambung dia, apabila seorang pengusaha pembangkit listrik, tanpa adanya jaminan dibeli oleh PLN, akan menkadi sia-sia belaka. Jadi, hingga saat ini hanya Velcan yang sudah terlihat serius untuk membangun Pembangkit Listrik Mini Hidro, sambung dia. [Afrizal Wela]

Pemko Adakan Lepas Sambut Dandim 0109 Subulussalam. BN. Pemko Subulussalam adakan Acara Lepas Sambut Dandim 0109 Aceh Singkil Subulussalam bertempat di Hotel Hermes One Jl. T. Umar Kota Subulussalam pada hari Rabu (5/6). Acara tersebut diawali dengan pesijuk kepada Dandim yang baru Letkol INF. Puguh Binawanto didampingi istri pesijuk dilakukan oleh Walikota Merah Sakti, SH bersama istri. Dilanjutkan oleh Ketua DPRK Subulussalam

Pianti Mala dan Ketua MPU H. Qaharuddin Kombih.S.Ag. selanjutnya penyerahan cendera mata dari Walikota kepada Dandim yang lama Letkol INF Apson. R. Sirait juga dari Apson R. Sirait kepada Walikota Merah Sakti, SH. Walikota Merah Sakti, SH dalam sambutannya mengharapkan kepada Dandim yang baru agar dapat meneruskan/ mempertahankan apa yang telah dibuat oleh Dandim yang lama selama ini dan juga

meminta untuk turut membantu keamanan demi suksesnya dua Agenda Nasional dalam tahun ini di Kota Subulussalam yaitu Pelaksanaan MTQ XXXI tingkat Provinsi pada bulan Juni 2013 dan Pemilukada bulan Oktober 2013 selanjutnya Merah Sakti, SH mengucapkan terima kasih kepada Dandim yang lama Letkol INF Apson. R. Sirait atas kerja sama yang cukup baik selama ini juga atas kerja kerasnya untuk menciptakan Kota Subulussalam sangat aman dan konduktif.

Sedangkan Dandim yang baru Letkol INF Puguh Binawarto menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemko Subulussalam atas sambutan yang diberikan dan juga berjanji siap mendukung pelaksanaan dua Agenda tersebut agar dapat sukses sekaligus meminta kepada Pemko Subulussalam agar memberi teguran apabila ada kesilafan yang dilakukan beserta jajarannya karena sebagai manusia biasa tidak luput dari kesalahan ucapnya.

Sementara itu, Dandim yang lama Letkol INF Apson. R. Sirait menyampaikan permohonan maaf kepada Pemko/ masyarakat Subulussalam apabila selama bertugas di Subulussalam lebih kurang 2 tahun 2 bulan ada melakukan kesalahan baik dalam tugas maupun pribadi sekaligus mendo’akan dalam Pilkada nanti Merah Sakti, SH dapat terpilih kembali menjadi Walikota agar pembangunan di Subulussalam dapat semakin maju dan berkembang. (RB).

Pangdam Iskandar Muda “ Mayjend Zahari Siregar “ Wajib Militer Perlu Diberlakukan Aceh Tamiang – BN Pangdam Iskandar Muda Mayjend Zahari Siregar berkunjung ke Kabupaten Aceh Tamiang dalam rangka meresmikan peletakan batu pertama rencana pembangunan Asrama dan kantor Kodim di Aceh Tamiang di Kecamatan Kejuruan Jumat ( 7/6 ) kemarin . Usai acara peletakan batu pertama Kantor Kodim Atam , Pangadam di undang ke pendopo Bupati Aceh Tamiang di Karang Baru yang di sambut langsung oleh Bupati H.Hamdan Sati serta muspida plus , para tokoh Masyarakat , dan unsur pemuda .

Dalam kata sambutannya Mayjend Zahari Siregar menyebutkan tujuannya ke Aceh Tamiang di samping melaksanakan kunjungan kerja , juga ingin bersiraturahmi dengan masyrakat di Aceh Tamiang . Zahari juga mengatakan dalam pidatonya wajib militer perlu di lakukan untuk menjaga keutuhan NKRI, termasuk rong-rongan dari dalam dan luar dari kelompok-kelompk bersenjata. Kelompok bersenjata tak menginginkan aceh ini dalam kondisi damai. Kita akui gangguan bersenjata masih ada, meski eskalasinya sekian persen saja.

"Saya mengajak seluruh elemen dan kekuatan civil society, untuk menjaga dan menghambat jaringan yang ingin mengganggu keutuhan NKRI" tegas Pangdam Iskandar Muda,Mayjend Zahari Siregar. Zahari menegaskan, seluruh jajaran militer, tanpa didukung oleh kelompok dan elemen masyarakat, kekuatan militer tak berarti apa-apa, sebab militer dibentuk dan dibesar terlahir dari masyarakat. Untuk itu, Pangdam mengajak, secara bersama-sama untuk membangun kesatuan dan persatuan, dalam mendukung Aceh damai, dalam bingkai NKRI. (zul )

TP. PKK Kecamatan Peureulak Juara Memasak Aceh Timur,BN Lima Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP. PKK) dari wilayah sentra produksi perikanan dalam Kabupaten Aceh Timur yaitu, TP. PKK Kecamatan Sungai Raya, Peureulak, Julok, Idi Rayeuk dan Simpang Ulim saling berebut menjadi yang terbaik dalam lomba masak serba ikan Tingkat Kabupaten, kamis (6/6) di gedung serbaguna Setdakab Aceh Timur. Lomba yang mengambil tema, “Melalui lomba masak serba ikan tingkat kabupaten kita dukung industri udang daerah”, dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Timur, Drs. Bahrumsyah, M.M. pada kesempatannya Sekda mengatakan kegiatan ini sangat positif dengan harapan dapat meningkatkan minat masyarakat untuk mengkonsumsi ikan, dengan adanya lomba ini kita mengajak masyarakat untuk meningkatkan konsumsi ikan/udang dengan demikian akan mendorong permintaan produksi perikanan yang lebih banyak dan mampu menyerap pasar sehingga mendongkrak perekonomian masyarakat” ujarnya. Beliau juga menambahkan bahwa daging

ikan mengandung rendah lemak dan tinggi protein, namun perlu juga diperhatikan dalam mengolah ikan sehingga menghasilkan protein bagi tubuh kita.”perlu diperhatikan dalam mengolah ikan sehingga menjadi hal yang positif bagi kesehatan bila dikonsumsi, ikan itu jangan di goreng atau dibakar namun lebih baik bila di kukus atau dimakan mentahmentah”, tambahnya. Sementara menurut Ketua Panitia Pelaksana Lomba Memasak ini, Ny. Nuraini, SP, bertujuan untuk memotivasi masyarakat untuk lebih variatif menciptkan menu keluarga serba ikan/udang dan meningkatkan kreatifitas Tim Penggerak PKK Kecamatan dalam mensosialisasi gemar ikan guna

meningkatkan kecerdasan. Dia juga menambahkan bahwa salah satu peserta lomba di diskualifikasi dari perlombaan, “TP PKK Kecamatan Sungai Raya setelah kita tunggu kehadirannya namun sampai waktu tiba belum juga hadir maka dari itu kami mendiskualifikasi mereka dari lomba ini,” tegasnya. Dari hasil penilaian dewan juri yang meliputi, kreatifitas, penyajian, cita rasa, higeinis, nilai gizi dan keterampilan akhirnya mereka sepakat memberikan juara I pada lomba tersebut kepada TP. PKK Kecamatan Peureulak, juara II, Idi Rayeuk, juara III, Simpang Ulim dan TP. PKK Kecamatan Julok harus puas berada pada juara Harapan I. (@Mus)

KIA Ingatkan Temuan BBPOM tentang Makanan Berpengawet Harus Ada Tindak lanjut Banda Aceh|BN Komisi Informasi Aceh mengingatkan agar ada tindaklanjut dari pihak terkait terhadap temuan adanya bahan berpengawet berbahaya padamakananyangdikosumsimasyarakatdiBanda Aceh dan seluruh Aceh. Hal tersebut disampaikan melaluirilisyangdikirimkeredaksibongkarnews.com, Jum`at06Juni2013. "Masyarakat Aceh untuk sekian kalinya dikejutkan oleh pemberitaan masih maraknya para pedagang makanan/jajanan yang menggunakan pengawet . hal tersebut sesuai temuan BBPOM Banda Aceh melalui analisa laboratorium pada sejumlah sampel jajanan di seputar Blang Padang," urai H.Hamdan Nurdin, Komisioner KIA. Temuan tersebut juga mengagetkan Dr. H. Zaini Abdullah selaku Gubernur Aceh sehingga menginstruksikan kepada BBPOM Banda Aceh untuk memperluas pemeriksaan pada ikan

yang berformalin. Kegelisahan dan kekhawatiran Gubernur sangat beralasan, karena saat ini banyaknya jenis makanan, jajanan dan minuman yang dijual mengabaikan sisi kesehatan masyarakat dengan memberi pengawet (formalin atau boraks), pemanis atau perasa sehingga produsen atau pedagang hanya berorientasi pada keuntungan. "Bahwa kondisi ini harus ada rencana aksi yang jelas, terprogram dan terencana, sehingga secara berkala BBPOM dan lintas sektor terkait dapat melakukan monitoring dan evaluasi bersama untuk melihat kepatuhan para produsen dan pedagang yang selama ini memasukkan zt-zat yang berbahaya yang berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan masyarakat," pintanya. Informasi dari BBPOM yang disampaikan kepada masyarakat, terkait makanan yang

berpengawet perlu diapresiasi bersama. "Informasi tersebut merupakan bentuk inforrmasi serta merta yang harus diumumkan kepada masyarakat, karena menyangkut hajat hidup orang banyak dan potensi bahaya terhadap kesehatan masyarakat kedepan," jelasnya. Lebih lanjut KIA akan mendorong para pihak untuk keterbukaan informasi semacam ini, demi kemaslahatan bersama. "Transparansi informasi Publik di Aceh perlu kita dorong terus. Badan Publik yang menguasai informasi diluar informasi yang dirahasiakan/dikecualikan, wajib mengumumkan ke masyarakat dan justru ini bentuk lain dari Pejabat Publik untuk membuktikan kinerjanya kepada masyarakat. Hal yang tak kalah penting juga bentuk tindak lanjut sesudah informasi disampaikan," ujar Komisioner KIA yang membidangi bidang Edukasi,Sosialisasi dan Advokasi KIA.[ril|TM]

Tgk. Imran Bungkah: Isra Mi’raj, Perintah Melaksanakan Shalat Aceh Timur,BN Peringatan Isra Mi’raj merupakan sejarah besar bagi umat islam, karena dalam peristiwa tersebut Nabi Muhammad SAW menerima perintah untuk melaksanakan shalat kepada umatnya, hal tersebut dikatakanTgk. Imran Bungkah pada saat memberikan tausiah dihadapan ratusan PNS dan pejabat serta unsur muspida dalam lingkungan Pemkab Aceh Timur dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Rabu (5/06) di halaman gedung Setdakab setempat. Pada kesempatan tersebut Tgk. Imran Bungkah yang berasal dari Aceh Utara juga mengupas sejarah isra mi’raj Nabi Muhammad SAW yang diabadikan Allah dalam Alqur’an dalam surat Al-isra. Dengan harapan umat Islam dapat mengambil hikmah dan faedah dari kejadian yang luar biasa itu, “Isra Mi’raj merupakan peristiwa dimana rasulullah SAW diperjalankan dari masjidil haram ke masjidil aqsha hingga ke siratul muntaha untuk menerima perintah shalat lima waktu sehari-semalam. Untuk itu mari kita shalat tepat waktu, karena shalat merupakan ibadah dan

amalan yang teristimewa diantara ibadah lain,” himbau nya. Beliau juga meminta umat Islam dan jamaah yang hadir untuk membersihkan hati dan jiwa menjelang datangnya bulan Suci Ramadhan yang sudah diambang pintu. “Bersihkan jiwa dan mari kita sambut bulan yang penuh ampunan ini dengan memperbanyak amalan kepada Allah SWT, jangan biarkan penyakit hati memakan segala amalan kebaikan kita., dari itu mari kita bersihkan hati dan jaga lidah dengan baik,” ujarnya. Sebelumnya Bupati Aceh Timur, Hasballah Bin M. Thaib berkesempatan memberikan sambutan pada kegiatan tersebut yang intinya mengajak seluruh jajaran Pegawai Negeri Sipil dilingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur untuk meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT, dengan harapan aparatur negara dapat menjadi contoh bagi masyarakat. Hadir juga dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Aceh Timur, Syahrul Bin Syama’un, Sekretaris Daerah, Drs. T. Bahrumsyah, M.M., Unsur Muspida Plus, Kepala SKPK, para Camat serta PNS di lingkungan Setdakab tersebut. (ariel/mad)

Zaini Copot Jabatan Profesor Husani Banda Aceh|BN Pergantian dan pelantikan pejabat dijajaran Pemerintahan Zani kembali makan korban. Nama Profesor DR Ir. Husaini, MT benar-benar "hilang" alias dikembalikan ketempat semula, Kampus Unsyiah. Gubernur Zaini menyerahkan Jabatan Kadis Dinas Perhubungan dan Komintel Aceh, Jum`at 07 Juni 2013 kepada Drs.Said Rasul. Birokrat asal barat-selatan Aceh itu menggantikan sang "profesor doktor". Dalam pidato pelantikan pejabat yang berlangsung sore di Aula Gedung Serba Guna Setda Aceh, Gubernur Zaini mengatakan bahwa pergantian dalam lingkungan pemerintahan adalah hal biasa. Semua tergantung kebijakan pemerintah. Ada beberapa pejabat yang tergolong beruntung dipelantikan tersebut, mereka adalah Drs. Nasir Zalba, dari non job dipercayakan menjadi Kepala Badan Kesbangpol Linmas Aceh, jabatan eselon II/a. kemudiandisusulolehDrs.BustamiHamzah,dia kembalijadipejabat,setelahsebelumnyadicopot darikursiSekretarisDPKKAceh.KinidiajadiKepala SekretariatBaitulMalAceh,sebuahjabataneselon II/b. Hal yang menggembirakan juga dirasakan Bukhari, AKs, mantan Kabiro Kesra dan kepala BPM Aceh era Gubernur Irwandi, kembali dipercayakan Zaini untuk mengelola Dinas Olahraga dan Pemuda Aceh, tentu eselonnya II/a juga. Bukan Bukhari saja pejabat era Irwandi yang berhasil "merebut" kembali hati Gubernur Zaini dan Wagub Muzakir Manaf, juga ada nama Rizal Aswandi, dia dipercayakan jadi Staf Ahli Gubernur bidang Pembangunan dan Hubungan Luar Negri, juga jabatan eselon II/a.

Hamid Zein, pejabat yang pernah diperiksa oleh penegak hukum gara-gara penggunaan dana bantuan hukum terhadap bekas gubernur Aceh kala itu yakni Abdullah Puteh, kini mendapat promosi jabatan, dari Karo jadi Sekwan. Sebuah jabatan prestisius dan strategis. Tentu eselonnya lebih tinggi dari eselon yang dinikmatinya selama ini, Dari II/b jadi II/a. Selanjutnya Gubernur Zaini juga melantik Ridwan Hasan menjadi staf ahli gubernur Aceh bidang hukum dan politik, Ir. Zulkifli menjadi Kadis Mobduk, Dr M Yani menjadi staf ahli gubernur Aceh bidang keistimewaan dan sumber daya manusia, Dr Taqwallah memangku jabatan Kadis Kesehatan, Drs Bustami Usman kembali ke kursi semula yakni kepala Badan Pembinaan Pendidikan Dayah, Drs Samidan Angkasa di pindahkan jadi staf ahli gubrnur bidang ekonomi dan keungan. terus, Syahrul Badaruddin jadi Inspektur Aceh, Drs Muhammad diangkat jadi Kadis Pendapatan dan Kekayaan Aceh, Drs Zulkifli Ahmad menggantikan Marwan Sufi sebagai staf ahli gubernur Aceh bidang pemerintahan, Kamaruddin Andalah menjadi Karo Tata Pemerintahan Aceh.Drs Muhammad Raudhi dilantik jadi Kepala Biro Ekonomi menggantikan T. Sofyan. terakhir Rusdi Husin menjadi kepala sekretariat DPP KORPRI Aceh Sedangkan Drs Paradis turun kelas, dari Kadis DPKA (eselon II/a) jadi Kepala Sekretariat MAA (eselon II/b). Nasib Paradis tak sendiri, Ir Rusmiady juga alamai hal serupa, dari Kaban BPPD Aceh (eselon II/a) diturunkan pangkat jadi eselon II/b dengan jabatan Kepala Sekretariat Majelis Pendidikan Aceh.(TM)


15 -10-17 22 APRIL JUNI2013 2013| 355 |THN THNKE-VIII KE-VIII | EDISI 362|

Infrastruktur Bukit Timah Memprihatinkan Dumai : BN Ruas jalan lintas Bukit timah kini rusak berat.kendati kondsi jalan tersebut ada perbaikan i yang dilakukan oleh pemerintah kota dumai, tetapi kerusakan jalan tersebut hanya sebentar saja tampaktelahmulus,namuntidaklamakemudianruasjalanbukit timah sudah kopak kapik. Kerusakan ruas jalan mulai dari Depan terminal AKP hingga sampaibukittimahsangatdikeluhkanpara supirbus,yangkerap membawa angkutan Dumai-Sumbar-Sumut dan sebagainya. Kondusi jalan tersebut cukup parah dan membahayakan Kalau muatan penuh, kalau tidak hati hati begitu melewati jalan yang berlubang maka akan fatal artinya bisa terbalik, ujar beberapa supir,rabu(6/6)saat bertemuBN diloketBintangutaraDekatterminal AKAP Dumai. Parahnya kerusakan jalan bukit timah tersebut terdapat beberapatitikkondisinya penuhlobangdanbanyakyangsudah kupakkapik.Terlebihpadawaktru malamhari kondisijalansangat gelap,kondisi ini sangat berbahaya. Apalagi kini jalur lintas bukit timahtidakadalampupeneranganjalan Tidakhanyaitubahkan bagipenggunarodaduaapabilatidakberhatihatibanyakilubang yang menganga bisa jadi menimbulkan mala petaka bagi pengguna jalan tersebut.sudah waktu7nya jalan itu diperbaiki lagi.darip[antauanBNhinggakinibelumadaperhatianpemerintah terlihat untuk memperbaiki jalan tersebut.banyaknya lobang di sepanjangjalanyangrusakitu,jugadikeluhkanpara penumpang bus. Jadi tidak hanaya awak sopir saja yang resah, untuk itu berharap kepada Pemerintah Kota Dumai untuk segera memperbaiki kerusakan jalan tersebut. Artinya “ janganlah berpangku tangan“atau menunggu ada korbasn maut sebut beberpasopirbusdanpengenderamotorrodaduapadaKoranini kemarinlaludilokasijalanyangrusaktersebut.(RDS/Tenk)

Disnakertrans Kota Dumai Adakan Pelatihan Pencaker Dumai, BN DinasTenagaKerja danTransmigrasi(Disnkertrans)kotaDumai gelarpelatihanpuluhanpesertabagiparapencarikerjapada,selasa (4/6)digedungserbagunakantorDisnakertrans jalankesehatan. PelatihantersebutmerupakanwujudnyatakinerjaDisnakertrans Kota Dumai dalam memenuhi kebutuhan perusahaan yang mengharapkantenagakerjayangSkill. Disnakertrans kotaDumaitetapmaksimalmenciptakanpara pencaraikerjabisamemilkikeahlian.Sehinggaperusahaanyang beroperasi dikota dumai tidak lagi selalu membelakangi naker tempatandenganalasan nakertempatanyangadadiDumaitidak memenuhipersyaratandanyaqngadahanyamempunyaiskillyang lemah.masalah ini diyakini dalam waktu yang tidak lama Dianakertrans kota Dumai Siap menciptakan Naker atau para pencari kerja yang Skill.Untuk menggapai hal itu kini Disnakertrans kota dumai yang menggelar pelatihan calon naker asal Dumai. Mereka nantinya akan mengisi lowongan kerja diperusahaan dikota Dumai . Pelatihan yang dilakukan adalah 2 katagori teknik pelatihan. Keduanya yakni pelatihan boyler dan pelatihan alat angkat kerja berat. JOB ini merupakan yang dibutuhkan perusahaan industri. Sementara di Dumai puluhan pabrik yasng menampung tenaga kerja, tetapi selama ini , perusahaan irtu banyak merekrut tenaga kerja dari luar daerah. Kertika Wartawan menemui Kepala Dinaskertrasn kota dumai Amiruddin mengatakan, tujuan dilaksanakan pelatihan calon naker ini bermaskud memberikan bimbingan dan pedoman pencaker yang ada dikota dumai. Agar nantinya dapat memahami teknik kerja dilapangan ataupun dipihak perusahaan ujar Amiruddin. dalam kegiatan ini Dinaskertrans Dumai mengucapkan terimakasih kepada pihak perusahaan yang mendukung pelaksanaan ini seperti perusahaan Inti Benua Perkasa, PT. Sari Dumai Sejati, PT.Indopalm Oil dan PT. Dumai Sari Cipta Abadi. Amiruddin berharap nantinya setelah pelaksaan pelatihan selesai. Peserta pelatihan dapat keluar menjadi tenaga kerja yang terampil dengan skil dan pola kerja yang dibutuhkan perusahaan. Selain itu, puluhan peserta diklat calon tenaga kerja tersebutjugadiberikansertifikatyangbergunasebagainilaitambah bagicalonpekerjadiperusahaannantinya paparKadisNakertrans KotaDumaiitumengahiri(,Sirait)

Pelantikan Pengurus IKMBD di Lapangan Terbuka Bukit Gelanggang Dumai: BN Rapat Panitia pelantikan pengurus IKMBD yang telah dilangsungkan pada selasa 4/6 lalu bertempat di kantor IKMBD jalan Pulau Payung (jalan diponegoro ) no 78 Dumai.ada tiga alternative pelaksanaan untuk tempat pelantikan .dalam rapat panitia pelantikan itu mayoritas peserta rapat mengajukan agar Pelantikan diadakan dilapangan Bukit Gelanggang .hal itu7 dinilai sangat efektif dan hiburan dapat dinikmati segenap pengunjung yang diprediksi mencapai 2 ribuan orang. Keterangan di peroleh wartawan BN, bahwa rapat panitia tahap ke dua yang di langsungkan pada jumat (7/6) bertempat di secretariat IKMBD jalan diponegoro no 78 , bahwa panitia pelantikan memastikan tempat pelantikan pengurus IKMBD Periode 2013—2016 akan diadakan pada jumat tanggal 28 juni . dan tempat pelantikan di lapangan terbuka Bukit Gelanggang jalan sudirman dumaidi depan Ramayana. untuk melengkapi segala sesuatu yang diperlukan panitia ,seksi –seksi bidang perlengkapan, dokumentasi dan seksi lainnya telah merampungkan rencana tugasnya masing masing. Selanjutnya rencana rapat berikutnya juga akan dilakukan pembahasan lebih baik lagi. Pengurus secretariat IKMBD Kota Dumai M Simanungkalit SE ketika di konfirmasi sabtu 8/6 menjelaskan bahwa rapat panitia pelantikan untuk berikutnya segera dilaksanakan . hal itu demi lancar nya serta terwujudnya tugas panitia dalam pelaksanaan pelantikan pengurus IKMBD Periode 2013_2016.nantinya acara pengukuhan atau pelantikan itu diharapkan berlangsung dengan baik serta terkendali ujar M. Simanungkalit SE .sementara pak Sihite seksi yang akan mengurusi Artis dari ibukota Jakarta kepada Wartawan BN mengatakan , pihaknya tengah melakukan kordinasi langsung dengan artis papan atas penyanyi Trio“,yang berada di Jakarta. dan tidak tertutup kemungkinan artis yang nan Cantik Belia dari Ibu kota akan diupayakan hadir menghibur khalayak bangso Batak dikota Dumai ini katanya serius dengan cahaya rawud wajahnya yang senyum manis itu menjawab wartawan media ini.(sirait)

Pelaku Curanmor Dihakimi Massa DUMAI,BN Kejahatan pencurian motor roda dua belakangan ini membuat wareaga Dumai was was . namun Satu dari pelaku Curanmor berinisial H warga rimba sekampung. Maling motor ini ketangkap saat beraksi diperumahan bukit datuk. Naas pun tidak terelakkan ahirnya pelaku dihakimi massa sampai bonyok digibal warga. Pelaku ketika beraksi kepewrgok warga, satu dari dua

pelaku lari lintang pukang sehingga tidak dapat ditangkap waraga.Sementara H setelah digibali massa langsung l diamankan petugas security dan diserawhkan ke Polres Dumai. Selain tersangka turut diamankan satu unit kunci T yang digunakan tersangka untuk melancarkan aksinya . diperoleh keterangan pelaku ini telah melakukan aksinyamencuri kenderaan motor roda dua sebanyak 2 kali, yakni ditaman bukit gelanggang dengan curian satu

unit Yamaha Jupiter Z dan di Mesjid Almubin komplek bukit datuk berupa satu unit motor merek Supra X 125 Pelaku yang tertangkap warga ini kini telah diamankan di polres Dumai.sementara aksi Curanmor didumai terahir ini kian marak. Bukan saja di lokasi keramaian . tetapi dihalaman rumah ibadah pun dan dimana pun kenderaan roda dua diparkair bila tidak hati hati sekejab saja bisa lenyap.dari catatan BN Aksi Curanmor sudah jadi

meresahkan kan warga.karena itu dengan tertangkapnya pelaku ini berbagai kalangan yang telah mengetahuinya setelah tersebar berita di surat kabar, waraga minta pihak kepolsian agar serius mengembangkan kasus curanmor tersebut. Para pemerhati kasus curanmor ini pada BN mengatakan , pihak kepolisian harus berani tegas memberantas kejahatan yang sudah meresahkan masyarakat itu. ( RDS/Tenk)

Rangkaian Acara Silaturrahmi dan Perpisahan Bupati Erry Nuradi Dengan Masyarakat di Tingkat Kecamatan

Bupati Sergai Minta Jaga Kekompakan dan Kerjasama Yang Baik Dolok Merawan,BN Untuk mewujudkan keberhasilan pembangunan, pemerintahan daerah memiliki tugas dan tanggung jawab yang harus dijalankan. Tugas dan tanggung jawab tersebut adalah demi peningkatan kesejahteraan masyarakat, pelayanan publik yang semakin maksimal dan strategi pembangunan untuk menjadi daerah maju di masa depannya. Keberhasilan dan prestasi yang telah dicapai Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) yang telah menginjak di usia yang ke-9 tahun ini, tidak terlepas dari hasil kerja keras, kerja cerdas maupun kekompakan dan kerjasama dari seluruh lapisan masyarakat meskipun dari latar belakang suku, etnis maupun agama yang berbeda di daerah ini. Ajakan itu diungkapkan Bupati Sergai Ir. H. T. Erry Nuradi M.Si didampingi Ketua TP. PKK Sergai Ny. Hj. Evi Diana Erry, saat menghadiri rangkaian acara silahturrahmi dan perpisahan dengan jajaran pemerintahan maupun masyarakat tingkat kecamatan yang ada dilaksanakan di halaman Kantor Camat Dolok Merawan, Senin sore (3/6). Acara silaturrahmi sekaligus perpisahan ini dirangkaikan

dengan acara syukuran atas pelaksanaan pemilu Gubsu yang aman dan lancar dan terpilihnya Bupati Erry Nuradi menjadi Wagubsu masa periode 2013 – 2018. Kunjungan silahturahmi yang disambut hangat oleh masyarakat ini turut dihadiri Camat Dolok Merawan M. Syafransyah P. Nasution, S. STP, Kabag Humas Dra. Indah Dwi Kumala, Forum Pimpinan Kecamatan, Manager PTPN III Kebun Gunung Para, Para Pengurus TP. PKK Kecamatan, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Kades se-Kecamatan Dolok Merawan. Dikemukakan Bupati Erry Nuradi wilayah Kecamatan Dolok Merawan sebagai daerah paling ujung dari Ibukota Kabupaten Sergai terdiri dari 17 desa yakni 10 desa perkebunan, 2 desa campuran dan desa murni, selama kepemimpinan Erry – Soekirman yang hampir sewindu telah banyak perubahan pembangunan sejak Kabupaten Sergai dimekarkan dari kabupaten induk. Keberhasilan itu terlihat dari Kecamatan Dolok Merawan menjadi salah satu kecamatan terbaik di Kabupaten Sergai. Perhatian Pemkab Sergai dalam upaya pemerataan pembangunan dan penyejahter-

aan masyarakatnya dilakukan dalam segala bidang baik dalam bidang sosial maupun ekonomi serta bidang pendidikan. Hal ini terlihat dengan semakin banyaknya program kerja di masing-masing kecamatan yang diperuntukkan untuk kepentingan masyarakat sehingga program kerja pembangunan diharapkan dapat terlaksana secara merata dan efektif, jelas Bupati Erry Nuradi. Selain itu Bupati Erry Nuradi mengungkapkan menyikapi desakan masyarakat yang sudah lama menanti-nantikan kepada aparat pemerintah untuk mempercepat proses pembangunan sarana fundamental, khususnya agar terealisasinya pembangunan kantor Camat Dolok Merawan yang sampai sekarang masih bangunan lama dan pembangunan gedung sekolah SMK Negeri. Sebagai bentuk perhatian tersebut Pemkab Sergai telah merealisasikan apa yang menjadi kebutuhan maupun keinginan masyarakat ini, dengan menyiapkan lahan pembangunan dan diharapkan pada akhir tahun 2013 ini sudah dapat dipergunakan, jelas Bupati Erry.

Bupati Erry Nuradi juga meminta kepada para Kades maupun Camat untuk dapat memberikan informasi yang jelas sekaligus mengajak masyarakat berfikir rasional karena proses membangun tidak dapat dilakukan secara singkat tapi harus didukung dengan anggaran yang cukup. Oleh karenanya untuk mempercepat proses pembangunan yang ada di pedesaan, Bupati berharap melalui aparat pemerintahan desa maupun kecamatan dapat mengajak masyarakatnya untuk turut serta memberikan sumbangan pemikiran yang positif maupun partisipasi membangun desa masing-masing. Diakhir sambutannya, Bupati Erry Nuradi menyampaikan ucapan terimakasih atas dukungan dan masukan yang telah diberikan semua lapisan masyarakat selama ini yang telah mensosialisasikan program-program pemerintahan serta permohonan maaf kepada seluruh masyarakat atas segala khilaf dan kekurangan selama memimpin daerah ini. Selain itu Pemkab Sergai akan terus memperhatikan dan memberikan pelayanan publik secara maksimal di daerah ini diantaranya membehani berbagai sarana maupun prasa-

Anggota DPRDSU Fraksi PD Reses I di Kec. Labuhandeli LABUHANDELI, BN Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, dari Fraksi Partai Deokrat Guntur Manurung SE, melakukan Reses II Tahun Sidang IV 2012-2013, Kamis (6/6) lalu, di halaman kantor Desa Manunggal. Kec. Labuhandeli. Kab. Deliserdang. Pantauan BNews, Guntur, tampak disambut ratusan konstituenya, baik tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pendidikan, pemuda dan remaja masjid desa setempat, selanjutnya melakukan dialog, dipandu oleh pengurus DPC PD Deliserdang. Terkait adanya permasalahan lahan eks HGU PTPN 2

Kebun Helvetia, yang digarap oleh kelompok petani, ormas dan orpol, juga terjadinya perselisihan paham, akibat perebutan lahan hingga jatuhnya korban, ditanggapi oleh Guntur. SetatuslahangarapaneksHGU,jugaakibatyangditimbulkan atas permasalahanya, jauh hari sudah menjadi agenda di DPRDSU,“ Kita dari Fraksi PD, sudah mengagendakanya agar cepat teralisasi, sehingga tidak menjadi permasalahan yang berlarut-larut“tegasGuntur. Demikian juga untuk kegiatan para remaja masjid, yang meminta perhatian serius, dalam rangka kegiatan untuk menyelamatkan generasi muda, agar tidak

terjerumus dari perbuatan negative, mengisinya dengan kegiatan positif. “ Dalam waktu dekat kita akan mengundang para generasi muda (remaja masjid) ke DPRDSU, untuk tukar menukar informasi, selanjutnya mencari jalan keluar, untuk membantu dana kegiatan membantu dalam kegiatan fositif mereka “ tegas Guntur. Tampak hadir dalam kegiatan reses, Sugiadi selaku pengurus PAC PD Labuhandeli, Dalimunthe dari unsur pengurus DPC PD DS, Kades Manunggal Misgiat S Sos. Acara ditutup dengan do’a, serta makan bersama dan pemberian biaya akomodasi.(San)

Usai Merampok Sembunyi di Kandang Bebek

Warga Kelurahan Nangka Babak Belur Dihajar Massa Binjai,BN. PihakPolsekBinjaiTimurterpaksamengamankanElfaSetia (40) yang tertangkap dalam kasus perampokan tas sandang terhadapkorbanSulastri(39)wargaPasarVIDesaSeiSemayang KecamatanSunggalKabupatenDeliSerdangdiJalanDanauLaut TawarKelurahanSumberKaryaKecamatanBinjaiTimurJumat (7/6) sekira pukul 16.00 Wib kemarin. PelakuyangdiketahuiwargaKelurahanNangkaKecamatan BinjaiUtarababakbelurbalbalmassasaatmelakukanksinekat nyauntukmeampok,dankeberuntunganmasihberpihakpada Elfa Setia yang mana nyawanya dapat diselamatkan setelah petugaskepolisianyangmendapatinformasiadakejadiancepat turunkeTKPdanmengamankanpelakudariaksianarkiswarga. KeteranganyangdiperolehdarikorbanSulastrisaatberadadi MapolsekBinjaiTimurmenjelaskan,”bahwaperampokansaat SayabersamaRosdianatemanSaya(40)sedangberboncengan mengendarai sepedamotorYamaha XEON hitam BK 6913 dari arah Kota Binjai menuju Kota Medanhendak pulang setelah berbelanjadipusatperbelanjaandiKotaBinjai. Ketikakamimelintasdilokasikejadian,tiba-tibaKamidiselib oleh pelaku dengan mengunakan sepeda motorYamaha Mio hitam yang berboncengan dengan teman nya dan langsung merampas tas dari gengaman tangan Sulastri, begitu perampasan terjadi, maka Kami langsung berteriak meminta

pertolongan agar warga melakuka pengejaran pada pelaku. Untung saja teriakan mintak tolong Kami di dengarWarga sehinggabeberapawargayangadasegeradibantuyanglangsung melakukanpengejaranterhadapkeduapelakuyangtelahkabur berusahamelarikandirimenujuarahJalanBaruKotaBinjaidengan membuntutilajukendaraankeduapelaku,yangakirnyadalam aksi kejar-kejaran dengan warga salah satu pelaku di tarik dari sepedamotornyahinggaterjatuh. Setelahpelakuterjatunamuntetabberusahamelarikandiri darikejaranWarga,hingga berlari dan berupaya bersembunyi di kandang bebek milikWarga di Jalan LautTawar Kelurahan Sumber Karya, namun hilang nya jejak pelaku membuat Warga semangkin geram dan terus melakukan pencarian hingga menemukan pelaku di dalam kandang bebek sedang bersembunyi. Dari persembunyian nya pelaku pun di seret keluar dari kandang bebek dan langsung di hajar higga babakbelur hingga nyaris tewas, namun untung saja aksi anarkis itu dapat dihentikan setelah petugas kepolisian dengan cepat datang ke lokasi amuk massa yang langsung mengiringnya ke Kantor Polisidengankondisipenuhlukadisekujurbadannya. Papar korban. Sedangkan keterangan yang di peroleh BN dari Kepolisian menyebutkan,”BahwapihakMapolsekBinjaiTimurmendapat

informasi kalau ada kejadian perampokan oleh dengan mengunakansepedamotor,yangmanaanggotalangsungturun keTKP,sedangkanpelakuditemukandalamkondisibabakbelur akibatdihajarmassa,danmengingatkondisilukapelakuyang cukup parah maka petugas harus membawa korban ke klinik pengobatanterdekatuntukmenjalaniperawatanmedissebelum menjalaniprosespemeriksaanlebihlanjut. SeangkanpelakuElfasaatditemuidiruanganjuperMapolsek Binjai Timur mengatakan ,’Saya terjepit dengan keadaan ekonomi, dan perbutan ini Ku lakukan untuk biaya keperluan anaknyayangminggudepanmenghadapiujiankenaikankelas, sedangkanAkungakpunyakerjaantetabdanperlubiayahingga nekat menjamret untuk biaya sekolah anaku, terang Efa yang telah di tetapkan sebagai tersangka. SedangkanKapolsekBinjaiTimurAKPIsmuikepadaWartawan membenarkankejadiantersebut,dalampenjelasanyaKapolsek jugamenghimbaukepadaseluruhmasyarakatkhususnyapara pengendara sepedamotor agar lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaannya terhadap aksi kejahatan di jalan, terutama dengan tidak menggunakan barang atau perhiasanmencolokyangdapatmengundangaksikejahatan. Ini mengingat dalam sebulan terakhir, pihaknyakan kejadisn tersebuttelahmencatattigakaliaksikejahatanserupadanterjadi di lokasi yang sama.(007/Fris).

Mafia Tanah Sungai Sembilan Gigit Jari Investor Gagal Lakukan Pembayaran, Diduga Legalisasi Lahan Sei Sinepis Berbau Rekayasa DUMAI : BN DaerahkecamatansungaiSembilanDumaihinggasaat inimasihsaja jadiajangkejahatanmafiatanahmenggerogoti lahan hutanNegara.PerbuatanmelawanHukumitu,bukan halyangbarutetapimalahtelahberlangsungcukuplama. Permainan mafiatanahdiwilayahitu,dengandalihberkedok KelompoktanidanKoperasi,ujungujungnyalahan Hutan Negarayangdigarapluasnyasampai ribuan Hektare cara ilegal dilego pada perusahaan maupun toke toke berduit dari Jakarta , Sumut dan Malaysia. Strategi jahat mafia tanah di sei Sembilan cukup licin. Banyak waraga dari luar daerah yang tertipu. Uangnya sudah diterima tetapi lahannya bermasalah.konon permainan busuk yang menipu warga itu kerap terjadi di wilayah kelurahan batuteritip, bangsal aceh dan di basilam baru.sehingga mafia tanah disana ketika hendak transaksi pembayaran dengan pembeli atau Investor sering terjadi mengalami kegagalan menjual lahan garapan yang tidak procedura itu.hal serupa terjadi pula belum lama ini karena surat surat atau legalisasi lahan di Sei Sinepis kelurahan Batuteritp disinyalir berbau rekayasa,Investor dari Jakarta jadi Mundur teratrur balik kanan membawa uangnya puluhan miliar rupiah pulang ke Jakarta. Impormasi baru baru ini diperoleh BN, tiga Investor dari Jakarta gagal membeli lahan seluas 1500 haktare diSei Nepis kelurahan batuteritip.konon sesuai keterangan dirangkumWartawan koran ini dilapangan , kawanan para pemain tanah itu jadi gigit jari ,karena

tidak bisa lolos lahan Hutan Negara itu dijual pada investor.permainan Busuk mafia tanah yang berkedok Kelompok tani maupun koperasi itu keberu bocor diketahui investor tersebut ujar sumber yang layak dipercaya membeberkan kegagalan maling tanah Negara disungai sembi8lan Dumai itu pada Koran ini jumat (7/6) ketika bertemu di jalan sukajadi Dumai dikedai MISSIU . . Diduga kuat selama ini banyak lahan yang diserobot diperjual belikan dengan dasar surat Blok dan SKT”, permainan menjual lahan hutan Negara ini, disinyalir ada konspirasi jahat pihak oknum tertentu dari instansi kelurahan dan Kecamatan, diduga ada main mata dengan mafia tanah , atau kemungkinan selama ini oknum nakal itu menciptakan surat untuk legalisasi lahan hutan Negara yang digarap cara tidak procedural .ironisnya kejahatan ini tidak disikapi aparat kehutanan Riau dan Kehutanan Dumai,terkesan mandul memberantas kejahatan yang menyerobot lahan kawasan hutan Negara di Kecamatan Sei Sembilan Dumai. Ada Apa ? ini semua ! Berdasarkan keterangan dihimpun awak media ini, gerakan menguras lahan Hutan Negara maupun lahan kawasan hutan Negara dikelurahan batu teritip sudah berlangsung sejak tahun 2002 hingga sekarang . bahkan lahan untuk transmigrasi di Tiangjong kelurahan batuteritip juga jadi sasaran mafia tanah itu , ada yang diserobot lalu dijual kepada pengusahakebunsawit.terkaitmasalahiniketika dimintaiKoranini tanggapanbeberapaLSMpeduli masyarakatdidumai,seperti DPC CGkotaDumai,LPPNRIkotaDumaidanLMBKOTADumaidanLSM FIPPR,LSMDPDKPFIRIkotaDumaimemintaMenterikehutananRI .dan juga Menteri NAKER TRANS RI segera turun tangan untuk menuntaskan kasus kejahatan mafia tanah dikecamatan sungai sembilan Dumai seperti dikelurahan batu teritip dan dikelurahan Bangsal Aceh seperti di RT.10 , yang selama ini sudah merugikan Negara karena diduga memperjual belikan lahan Hutan Negara dan lahan kawasan Hutan Negara berkedok kelompok tani dan koperasi.Termasukmelegosebagiankahantransmigarasitiangjong .kasusinijugadiharapkanagarKPK dapatmengusutnya.untukitu

kita minta Kasus lahan transmigarasi yang sudah sampai kekeJaksaan negeri Dumai supaya KEJARI Dumai menuntaskan proses Hukumnya. Seret sesuai Hukum yang berlaku Mafia tanah itu,sampaikepersidangandiPengadilanNegeri Dumaitegas aktivis itu. Kejahatan atau borok borok mafia tanah yang berlangsung di kecamatan seiSembilanDumasitermasukdiperbatasanMumugo bukit timah dengan wilayah Rohil sudah lama berlangsung tetapi tidak ada tindakan aparat berkompeten, alias masih tutup mata saja..KetikahalinidikonfirmasikanWartawanBN padakepalaDinas Pertanian, perkebunan kehutanan (Dis Tan BunHut) kota Dumai Suryantobelumlamaini mengatakanuntukmemberantasaksimafia tanahitutidakmungkinhanyadinaskehutananDumaitetapiharus bersama sama dengan pihak terkait yang ada di Dumai ujarnya .impormasi terahir diperoleh BN, Investor dari Jakarta baru baru ini gagalmembelilahan seluasribuanHa. lahangarapanmafiatanah diSeiSinepisituberada dekatpantaidikelurahanbatuteritip.investor tersebutmerasadikibuli,”disinyalirlegalisasilahantersebutberbau rekayasa“membuatinvestor berpaling.uangpuluhanmiliarrupiah yangtelahdipersiapkan pembelinyatidakjadiberpindahketangan pemiliklahan. Investoritu bersaldariJakarta,sempatnginapdiHotelGrandZuri dan Hotel Comport Dumai . al hasil kelompok mafia tanah itupun bernasib apess ahirnya gigit jari. permainan jahat mafia tanah ini sudahseringkenabatunya,namuntidakadajera.Kejahatanmafia tanahdiseiSembilanitudidugaberkerjasamadengan oknumaparat tertentu menerbitkanlegaglisasilahangarapantidakproceduralitu. hingga kini belum ada yang ditangkap pihak berwajib.”mungkin diduga dilindungi dan dibeking oknum tertentu ,kenyataan banyak oknum pemain tanah meskipun kerjanya melawan Hukum terapi tidak ada aparatur Hukum mengusutnya.,mafia tanahitu kayamendadak,bangunrumahdan banyakyangtambah bini”.MafiatanahinitetapamantidaktersentuhHukum.iniluarbiasa, karenaitu, kasusiniterusdimonitorBeberapa LSMdidumai,seperti LPPNRI,CG.dan FIPPR,KPFIRI, LPSH RI, dan LMB.serta LSM FPPMR. (RDS)

rana infrastruktur maupun fasilitas-failitas umum yang ada di Kecamatan Dolok Merawan. Apresiasi juga disampaikan Camat Dolok Merawan M. Syafransyah P. Nasution, S. STP dengan mengemukakan ucapan terimakasih atas buah pikirandanjerihpayahBupatiSergaiIr.H.T.ErryNuradi selama memimpin daerah tanah bertuah negeri beradat banyak membawa kemajuan pembangunanyangtelahdinikmatimasyarakatKabupaten ini pada dua periode kepemimpinan Erry-Soekirman. M. Syafransyah P. Nst, S. STP juga mengatakan dalam upaya meningkatkan pelayanan publik secara optimal kepada masyarakat, kantor Camat Dolok Merawan telah menerapkan sistem buku tamu elektronik (e-book) bagi setiap tamu yang berkunjung di kantor camat, surat elektronik (email) untuk dikoordinasikan kepada pemerintahan desa di Kecamatan Dolok Merawan. Suasana silaturrahmi dan perpisahan ini juga ditandai dengan peluncuran program PATEN Kecamatan Dolok Merawan. Selain itu Bupati Erry Nuradi juga memberikan santunan kepada kaum duafa dan anak yatim.(Ibnu)

Asklin Sergai Telah Terbentuk SEIRAMPAH,BN Untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, PemerintahKabupatenSerdangBedagai(PemkabSergai)bekerja sama dengan Asosiasi Klinik Indonesia (Asklin) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) secara resmi melantik pengurus Komisariat Asklin Kabupaten Sergai yang dirangkaikan dengan seminar kesehatan ibudananakbertempatdiaulaSultanSerdangKomplekkantorBupati Sergai, Rabu (5/6). Acara yang diikuti ratusan para bidan dari klinik se-Kabupaten Sergai,turutdihadiriBupatiSergaiIr.H.T.ErryNuradi,M.Siyangdiwakili Sekdakab Drs. H Haris Fadillah, M.Si,Wakil Ketua Asklin Sumut Drg. WahidKhusyairi,KadisKesehatanSergaidrgZaniyarM.AP,KetuaIBI Sergai, Ketua PMI, serta para dokter se-Kabupaten Sergai. Bupati Sergai Ir. H.T.Erry Nuradi M.Si dalam sambutannyayang diwakili Sekdakab Drs. H. Haris Fadillah M.Si menyambut positif pembentukan Asklin di Kabupaten Sergai serta mengucapkan selamatkepadapengurusKomisariatAsklinperiode2013-1016yang barusajadilantik. Lebih lanjut Erry Nuradi mengemukakan bahwa Asklin adalah wadah untuk menghimpun klinik dan bentuk kepedulian terhadap kesehatan dengan tujuan untuk meningkatkan derajat pelayanan kesehatan kepada masyarakat khususnya di Kabupaten tanah bertuah negeri beradat ini. Asklin mempunyai tugas penting yaitu untuk mempertahankan dan menjaga kualitas pelayanan bersama-sama demi tercapainya masyarakat Indonesia yang sehat. Bupati Erry juga mengharapkan kepada pengurus Asklin Provinsi Sumut agar tak bosan-bosannya memberikan bimbingan dan arahan kepada pengurus Asklin Sergai yang baru saja dilantik, mengenai hal-hal yang belum banyak diketahui oleh pengurus Komisariat di Kabupaten ini. Sudah sepantasnya kita masyarakat Sergai merasa bangga terutama di bidang kesehatan, karena Kabupaten Sergai merupakan Kabupaten pertama di Provinsi Sumut yang membentuk dan melantik Komisariat Asklin. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi para pengurusnya untuk memajukan Asklin ini dimasa yang akan datang, ungkap Bupati Erry. Sebelumnya Wakil Ketua Asklin Provinsi Sumut Drg. Wahid Khusyairi dalam sambutannya mengatakan Asklin dapat menjadi sumber masukan bagi peningkatan pembangunan, khususnya di bidang pelayanan kesehatan masyarakat, untuk itu Wahid mengajak kepada seluruh pengurus dan anggota Asklin di Provinsi sumut khususnya di Kabupaten Sergai untuk sama-samameningkatkankinerjadalammemberikanpelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat. WahidKhusyairijugamenghimbaukepadaseluruhanggotadan pengurus Asklin yang hadir pada acara pelantikan tersebut untuk lebihmemperioritaskanpengabdiandanprofesionalismekerjadalam memberikan pelayanan terbaik bagi peningkatan kesehatan masyarakatkhususnyamasyarakatyangtinggaldipelosokpedesaan. Dalam kesempatan yang sama Ketua Asklin Sergai yang baru dilantikdr.T.Hanafidalampaparannyamengucapkansyukurkarena KomisariatAsklintelahterbentuk,ituartinyaAsklinSergaisudahharus mengembantugassesuaidenganvisimisinya.(Ibnu)


10-17 JUNI 2013 | EDISI 362| THN KE-VIII

13

Layanan KB Gratis SIMALUNGUN,BN Pemerintah Kabupaten Simlungun melalui Badan Keluarga Berencana (KB) memberikan pelayanan KB kepada masyarakat secara gratis. Pemberian layanan KB tersebut di pusatkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tuan Rondahaim Saragih Pamatang Raya, Selasa, 04/06/ 2013. Menurut Kepala Badan KB, dr Jan Maurindo Purba, didampingi Kabid KB dan Kesejahteraan, Rasta SH mengatakan bahwa, palaksanaan layanan KB bagi masyarakat tersebut merupakan program dari instansinya yang dilaksanakan sekali dalam setiap bulan. “Selain ini memang program dari Badan KB Simalungun, juga dalam rangka pelaksanaan safari KB Provinsi Sumatera Utara dan juga TMKK (TNI Manunggal KB Kesehatan), yang bekerjasama dengan instansi terkait, seperti IBI, TNI, Dinas Kesehatan melalui bidan desa, para kader-kader kita yang ada di desa-desa dan juga dengan para Petugas Pembantu KB Desa (PPKBD),” jelas dr Jan Maurindo yang gemar guyon itu disela-sela pelaksanaan layanan KB gratis dihadapan wartawan dari berbagai media cetak yang meliput acara tersebut. Dikatakan, pelaksanaan pelayanan KB bagi masyarakat juga dalam rangka meningkatkan kesehatan masyarakat sekaligus dalam pengendalian pertumbuhan jumlah penduduk. “Pelaksanaan layanan KB gratis ini juga dalam rangka meningkatkan kesehatan masyarakat sekaligus dalam pengendalian pertumbuhan jumlah penduduk dan ini yang pertama kita laksanakan di RSUD ini dan untuk semua masyarakat selama satu hari dengan jumlah akseptor yang sudah mendaftar untuk dilayani sudah mencapai tujuh puluhan akseptor. Jumlah ini tidak tertutup kemungkinan akan bertambah,” ujar Jan Maurisdo yang juga didampingi oleh dirut RSUD Tuan Rondahaim Saragih, dr Dame br Saragih. Menyinggung tentang kontrasepsi yang akan diberikan, Jan Maurisdo mengatakan bahwa, dalam layanan KB tersebut semua jenis kontrasepsi akan dilayani tergantung permintaan para peserta KB. “Semua jenis kontrsepsi akan dilayani, tergantung permintaan para peserta. Hanya saja pada saat ini yang mendaftar kebanyakan mengikuti Kontrasepsi Mantap (Kontap),”katanya. Lebih lanjut, dr Jan Maurisdo Purba, mengatakan bahwa, dalam pelaksanaan layanan KB tersebut pihak bekerjasama dengan tim medis dari RSU Bethesda Saribudolok dan RSUD Tuan Rondahaim Saragih. Dia juga mejelaskan bahwa pihaknya, pada tahun 2012 yang telah memberikan layanan KB gratis bagi masyarakat untuk semua jenis kontrasepsi sebanyak 20.047 akseptor Peserta Baru (PA) dan untuk Peserta Aktif (PA) sebanyak 103.156 akseptor dan untuk tahun 2013 hingga bulan Mei PA telah mencapai 105.741 Akseptor. “Kita berharap jumlah ini akan terus meningkat, sehingga kesehatan dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat di Kabupaten Simalungun,”ungkapnya. Sementara itu, salah seorang peserta KB, Rusmaya br Nababan dari Kecamatan Siantar didampingi dua orang peserta lainnya yaitu Widia br Siregar dan Rustika, yang harus antri dalam menerima layanan tersebut mangucapkan terima kasih kepada Pamkab Simalungun yang melaksanakan layanan KB secara gratis bagi masyarakat. “Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Simalungun yang memberikan layanan ini bagi kami secara gratis,”kata Rusmaya (39 tahun) sembari menjelaskan bahwa tujuannya mengikuti KB ini untuk menjaga kesehatannya. Pelaksanaan layanan KB gratis tersebut, secara langsung ditinjau oleh Ketua TP PKK Kabupaten Simalungun, Ny Erunita JR Saragih, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), Ny Ruth Gidion Purba, serta para pengurus TP PKK dan DWP Kabupaten Simalungun didampingi Kepala Badan KB, Kadis Kesehatan, dr Saberina Tarigan MARS, serta dari Sekretaris BKKBN Prov. Sumut, Drs Datang Sembiring MPHR dan dirut RSUD Tuan Rondahaim Saragih. Saat meninjau para peserta KB yang telah selesai menerima layanan KB, Ny Erunita JR Saragih memberikan motivasi kepada para peserta untuk tetap menjaga kesehatannya. Hingga selesai pelaksanaan layanan KB gratis tersebut, diketahui jumlah peserta dengan Kontap sebanyak 76 akseptor, melalui kontrasepsi IUD sebanyak 6 akseptor dan Implan sebanyak 19 akseptor. Tampak hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala BPMPN, Kepala BP4K, Kadis Sosial dan para bidan, kader KB, PPLKBD dan para sanak keluarga peserta KB..(ps-01)

Nagori Sondi Raya Mulai Melakukan Pemutakhiran Data Pemilih Tahun 2014 mendatang, rakyat di Negeri tercinta ini, akan melaksanakan pesta demokrasi yaitu melaksanakan Pemilihan Umum (Pemilu) untuk memilih wakil rakyat yang akan didudukan pada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) baik untuk tingkat Pusat, Provinsi dan Kabupaten/ Kota serta Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Dalam rangka persiapan Pemilu tahun 2014 mendatang itu, Petugas Pendaftar Pemilih (Pantarlih) Nagori Sondi Raya Kecamatan Raya mulai melaksanakan tugasnya yaitu melakukan pemutakhiran data dengan mendatangi rumah warga. Untuk pertama kalinya Pantarlih melakukan tugas di rumah Dinas Bupati Simalungun yang berada di kompleks SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) di Pamatang Raya, Senin 03/06/2013. Kedatangan petugas Pantarlih yaitu Darwin Purba didampingi Camat, Raya Sutini Saragih AmPd, disambut dengan ramah oleh Bupati Simalungun, DR JR Saragih SH MM yang saat itu didampingi Sekda, Drs Gidion Purba MSi. Sebelum melakukan tugas pendaftar pemilih, Darwin Purba menyampaikan maksud kedatangan pihaknya ke kediaman Bupati Simalungun itu adalah untuk melakukan pemutakhiran data bagi warga yang telah masuk sebagai wajib memilih dengan memberikan formulir pemutakhiran data pemilih Pemilu 2014 untuk diisi. Dikesempatan itu, Bupati Simalungun, DR JR Saragih SH MM berharap kepada petugas agar melaksanakan tugasnya dengan penuh tanggung jawab, sehingga pasa saat pemilihan berlangsung nantinya tidak ada warga masyarakat yang telah berhak untuk memilih tidak mengikutinya. “Silahkan langsung mendatangi rumah masing-masing penduduk, agar data yang dihasilkan benar-benar valid,” kata bupati..(ps-01)

Kehadiran PAUD Merupakan Cerminan Kondisi Masa Depan Bangsa SIMALUNGUN,BN Usia Anak marupakan masa keemasan (the golden age) bagi pertumbuhan dan perkembangan manusia. Pada fase tersebut perkembangan otak anak mencapai 80 %, sehingga sangat dibutuhkan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang terarah agar dapat membantu mengembangkan seluruh potensi anak. “Pemberian pendidikan untuk anak sejak usia dini sangat penting kita berikan, baik potensi fisik, intelektual, emosional, moral dan agama secara optimal, sehingga mereka kedepan dapat lebih baik. Oleh karena itu, kehadiran PAUD merupakan cerminan kondisi generasi dimasa yang akan dating, certa cerminan kondisi masa depan bangsa,”kata Ny Erunita JR Saragih, Selaku Bunda PAUD Kabupaten Simalungun dalam bimbingannya, dihadapan sekitar tigaratusan orang penilik dan pengelola PAUD pada rapat pengelolaan PAUD yang berlangsung di

Aula SMK Swasta GKPS Pematangsiantar, 05/06/2013. Menurutnya, dalam penyelenggaran PAUD ada emat hal yang harus difokuskan dalam melakukan pengelolaannya, yang pertama, penataan lembaga PAUD. Penguatan organisasi penyelenggara dan kelembagaan PAUD hendaknya dilakukan dengan cara menyamakan persepsi dan konsep tentang PAUD bagi semua pihak, sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) penyelenggaraan masing-maisng PAUD. “Ada empat juknis yang harus dilaksanakan sesuai dengan masing-masing PAUD, yaitu Juknis taman kanakkanak (TK), juknis kelompok bermain, taman penitipan anak dan satuan PAUD sejenis (SPS), sehingga dalam pelaksanaannya tepat sasaran,”kata Erunita yang saat itu didampingi oleh Ketua Gabungan Organisasi Pendidikan Taman Kanak-kanak Indonesia (GOPTKI) Ny Ruth Gidion Purba.

Yang kedua, Erunita melanjutkan, dalam peyelenggaraan PAUD sangat dibutuhkan pendidik. Seperti yang tercantum dalam UU No. 14 tahun 2005 antara lain menyebutkan bahwa ada 4 kompetensi yang harus dikuasai oleh guru yaitu pedagogic, kompetensi kepribadian, kompetensi social dan kompetensi professional. “Semua kompetensi tersebut sudah sesuai untuk menjadi guru PAUD yang profeional serta berkarakter kuat dan cerdas,” katanya. Kemudian yang ketiga, lanjut Erunita, yaitu kurikulum pembelajaran PAUD. Kurikulum dalam pembelajaran PAUD harus mengacu pada standar PAUD Permendiknas No 58 tahun 2009, dan yang keempat yaitu pembiasaan budaya antri dan bersih. “Menanamkan budaya antri mulai usia dini sangat penting, hal ini juga merupakan pesan dari bapak Presiden RI Susilo Bambang Yudhyono, ini pesan yang sangat bagus

sekali. Karena hal ini merupakan persoalan kita sejak lama, anak yang berantri dalam kegiatan dan hidup bersih merupakan salah satu pengembangan karakter anak,”kata Erunita mengakhiri. Sebelumnya, Tua Dasius Stanggang selaku Kabid (Kepala Bidang) Pendidikan Non Formal (PNF) pada Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Simalungun menjelaskan bahwa rapat tersebut dilaksanakan untuk menyatukan presepsi para penilik dan pengelola PAUD di Kabupaten SImalungun, sekaligus untuk menambah wawasan bagi para tenaga pendidik dalam pengelolaan PAUD. Tamapk hadir dalam rapata tersebut, pengurus IGTKI, HIMPUDI, TPM PKK dalam hal ini pokja 2 yang membidangi pendidikan serta pengurus Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Simalungun, serta tenaga pendidik PAUD.(ps-01)

Berkas Pemekaran Disampaikan ke Komisi II DPR RI

Peletakan Batu Pertama Pastoran dan Kantor Paroki Santo Stefanus Martir SIMALUNGUN,BN Bupati Simalungun, DR JR Saragih SH MM, bersama Uskup Agung Medan, Mgr AB Sinaga OFM Cap, melakukan peletakan batupertamapembangunanPastorandanKantorParoki Santo Stefanus Martir Pamatang Raya, Minggu, 02/06/2013. Mengawali pelaksanaan peletakan batu pertama tersebut, diadakanibadahminggujemaatkatolikyangdipimpinolehUskup agungmedan. “Hariinimerupakanhariyangsangatberbahagiabagijajaran PemkabSimalungun.Dimanadalamwaktuyangberbeda,saya sudah yang kedua kali ini melakukan peletakan batu pertama dalam mengangungkan nama Tuhan. Tadi pagi sebelum ketempat ini, saya terlebih dahulu melakukan peletakan batu pertamapembangunanataurenovasiMesjidAr-Rahmanyang juga berdomisili di Pamatang Raya”, kata Bupati dalam sambutannya. Oleh karenanya, diharapkan melalui pembangunangedungPastorandanKantorParokiSantoStefanus Martir ini dapat menaikkan marwah warga Simalungun. “MengapademikiantanyaBupati,jawabnyakarenaPastordan SusterakanbertambahdiPamatangRayadanakanmembawa perubahan”,ujarnya. Selanjutnya Bupati mengatakan, dengan adanya pembangunantersebutdiharapkandapatmenjadikristaldalam mewujudkan perubahan di simalungun sekaligus untuk memberikan bimbingan kepada anak-anak, sebagai generasi penerus bangsa. “Sebagai bentuk partisipasi kami dari Pemkab Simalungun memberikanbantuanRp.300jutapadaAPBD2014mendatang”, kataBupati.SedangkanatasnamapribadidankeluarganyaDR JRSaragihSHMMmenyumbangkanRp50juta. Usaimemberikansambutan,kemudianBupatiSimalungun didampingiSekdaDrsGidionPurbaMSimenyerahkansuratijin bangunan(IMB)PastorandanKantorParoki SantoStefanusMartir PamatangRayayangditerimaolehUskupAgungMgrABSinaga OFM Cap. Sebelumnya,Ketuapanitiapembangunan,ArthurBatubara, dalamlaporannyamengatakanbahwapembangunanPastoran danKantorParokiSantoStefanusMartirPamatangRayatersebut membutuhkanbiayaRp2,6milyardandirencanakanpadatahun mendatanggedunginisudahrampung.Selanjutnyadilokasiini jugaakandibangungedungSusteran. “SaatinijemaatKatolikParokiPamatangRayaberjumlah2.364 jiwa.Sayaoptimisdengankebersamaan,pembangunangedung PastorandanKantorParokiakanselesaisesuaidenganyangtelah direncanakan”,ujarArthursembarimenyampaikanterimakasih kepada seluruh panitia, atas segala daya dan usaha yang telah dilakukansehinggaacarapeletakanbatupertamahariinidapat berjalandenganlancar,kataArthur. Selanjutnya sebagai rasa ungkapan terima kasih atas partisipasiyangtelahdiberikanpihakPemkabSimalungun,Uskup AgungMgrABSinagaOFMCapmemberikanseperangkatpakaian adatSimalungunkepadabupati. Sementaraitu,tokohmasyarakatKatolik,IrJhonHugoSilalahi MM,yangjugasebagaianggotaDPRDSumutdidampingianggota DPD RI, Parlindungan Purba SH, Ketua Pemuda Katolik Sumut, OloanSimbolonST,dalamkesempatantersebutmenyampaikan

terimakasih kepada Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM besertajajarannyatelahberpartisipasimemberikanbantuandana untukpembangunanPastorandanKantorParoki SantoStefanus Martir Pamatang Raya.”Untuk itu mari kita doakan agar Bupati Simalungundiberikankesehatan,kekuatandankebijaksanaan didalammemimpinkabupaten ini kearah yang lebih baik lagi”, ajak Hugo. Mengakhiri sambutannya untuk membantu panitia pembangunan, Ir Jhon Hugo Silalahi MM memberikan bantuan Rp 10 juta, Parlindungan Purba SH memberikan bantuan Rp 10 juta, mantan MenteriTenaga Kerja Dr Cosmas Batubara diwakili Vincet Sihombing memberikan bantuan Rp 25 juta. Sedangkan dari Keukupan Medan disampaikan Uskup Agung Mgr AB Sinaga OFM Cap memberikan bantuan Rp 400 juta. Pelaksanaan peletakan batu pertama tersebut dihadiri sekitar dua ribu jemaat katolik dan juga Sekda, Drs Gidion Purba MSi, anggota DPRD Sumut Ir Jhon Hugo Silalahi MM, anggota DPD RI Parlindungan Purba SH, Ketua Pemuda Katolik Sumut Oloan Simbolon ST, Kajari Simalungun, Polin O Sitanggang SH MH MM, para Kepala Dinas dan undangan..(ps-01)

SIMALUNGUN,BN PEMKAB (Pemerintah Kabupaten) Simalungun diwakili Asisiten Administrasi dan Umum, Rizal AP Saragih AP MSi bersama Kadis pendidikan dan Pengajaran, Resman Saragih SSos serta beberapa tokoh masyarakat yaitu Drs Johalim Purba, Mansur Purba SE, Mangapul Purba SE, Dodi Lukman BcIP, menyerahkan kelengkapan berkas pemerkaran Kabupaten Simalungun ke Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Rabu, 05/06/2013. Dalam penyampaian berkas kelengkapan tentang Pemerkaran Kabupaten Simalungun tersebut, rombongan Pemkab Simalungun dan tokoh masyarakat juga didampingi tokoh masyarakat Simalungun lainnya yaitu, Jonni Buyung Saragih SH MH yang juga sebagai anggota DPR RI Komisi VI. “Berkas pemekaran Kabupaten Simalungun kita sampaikan ke Komisi II DPR RI bersama beberapa tokoh masyarakat, sambil menunggu terbitnya persetujuan Gubernur dan DPRD Sumut yang saat ini sedang diproses. Seluruh berkas pemekaran Kabupaten Simalungun sudah dilengkapi Pemkab Simalungun sesuai dengan PP No 78 tahun 2007 tentang tata cara pembentukan daerah,” kata Rizal seusai menyerahkan berkas pemekaran tersebut. Dalam kesempatan itu, anggota DPR RI, Jonni Buyung Saragih SH MH, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas komitmen Bupati Simalungun, DR JR Saragih SH MM, yang sungguh-sungguh melengkapi berkas pemekaran dan siap mendukung. “Bahkan beliau (Bupati Simalungun) turut menjembatani komunikasi dengan Komisi II DPRRI, yang khusus nantinya membahas pemekaran daerah,”ungkapnya. Lebih lanjut, Jonni Buyung Saragih, menyampaika bahwa seluruh aspek pemekaran daerah Simalungun sudah sangat layak untuk dimekarkan dalam rangka percepatan pembangunan. “Tahun ini juga pemekaran diharapkan sudah terealisasi,”tandasnya. Disamping itu, sembari berbincang-bincang dengan rombongan Pemkab Simalungun, Jonni Buyung Saragih mengatakan bahwa dirinya turut bertanggungjawab untuk merealisasikan Pemekaran

Simalungun, apalagi daerah tersebut merupakan kampung halamannya. Beliau juga mengaku bahwa telah melakukan komunikasi dengan Komisi II DPR RI secara lintas partai, terutama yang berasal dari Sumatera Utara. “Pada umumnya mereka sangat mendukung sepenuhnya agar tuntas tahun ini (Pemekaran Kabupaten Simalungun), sehingga tahun depan dapat dioperasionalisasikan pamarintahan di Simalungun Hataran,”pungkasnya. Nadya, Staf Komisi II DPR RI, ketika menerima berkas mengatakan bahwa, berkas Pemekaran Simalungun sebenarnya sudah lama disampaikan. Namun katanya, sejak perubahan Peraturan Pemerintah (PP) No 129 tahun 2000 menjadi PP 78 tahun 2007 tidak dilengkapi sebagaimana mestinya. Selain itu juga belum ada disampaikan pemprov sumut. “SaatiniparaanggotakomisiIIDPRRIsedangberkunjung ke daerah, namun dalam waktu dekat dipastikan akan dibahasditingkatinternalkomisiIIuntukdiproses,diperifikasi dandimutahirkansebagaibahandalampengajuanhakinisiatif DPR RI, untuk pengajuan pembahasan pemekaran daerah,”kataNadyasembarimengharapkanagar Pemkab Simalunguntetapberkoordinasidengankementiandalam negeri. Dalam menyikapi hal-hal yang disampaikan oleh staf Komisi II DPR RI itu, Rizal Saragih, menyampaikan bahwa Pemkab Simalungun Siap untuk memenuhi kelengkapan berkas, apabila dalam penilaian Komisi II DPR RI masih memerlukan penyempurnaan. Sementara itu, Sekdaprovsu, H Nurdin Lubis SH MM, Selasa, 04/06/2013 seusai melakukan pertemuan dengan para pimpinan DPRD Simalungun di ruang Beringin Lantai VIII Kantor Gubernur di Medan, dalam pembahasan DBH (Dana Bagi Hasil) dan soal Pemekaran Simalungun menyampaikan bahwa, pihaknya akan segera mengirim berkas Pemekaran Kabupaten Simalungun ke Mendagri. “Dalam bulan ini juga berkas pemekaran Kabupaten Simalungun akan dikirim ke Menteri Dalam Negeri untuk diproses lebih lanjut, jika surat persetujuan sudah didapat dari DPRD Sumatera Utara,”kata Sekdaprovsu H Nurdin Lubis SH MM..(ps-01)

Bupati Simalungun, DR JR Saragih SH MM:

Kepekaan dan Kecermatan Sangat Diperlukan dalam Memberikan Pelayanan Kepada Masyarakat SIMALUNGUN,BN Sebanyak 54 orang pejabat eselon III dan IV dijajaran Pemerin tah Kabupaten (Pemkab) Simalungun diambil sumpah jabatan dan dilantik oleh Bupati Simalungun yang diwakili Kepala Badan Kepegawai Daerah (BKD), Ir John Sabiden Purba MUM di ruang harungguan Kantor Bupati Simalungun, Jum’at, 07/06/2013. Pelantikan pejabat tersebut dilaksanakan sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Bupati Simalungun Nomor, 021/2515/BKD/2013, tanggal 31 Mei 2013 dan sebagai saksi dalam pelantikan itu, Ir Amran Sinaga (Kadis Perkebunan) dan Drs Jonni Kardos Saragih (Kadis Tenaga Kerja) dan rohaniwan Islam, Kristen Protestan dan Katolik. Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM dalam sambutan tertulisnya yang bacakan oleh Kepala BKD, Ir John Sabiden Purba MUM mengatakan bahwa, pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam satu jabatan dilaksanakan berdasarkan prinsip prifesionalisme sesuai dengan kompetensi jabatan adn jenjang kepangkatan yang ditetapkan serta persyaratan objektif lainnya tanpa membedakan jenis kelamin, suku, agama, rasa tau golongan. Pelantikan tersebut juga dilakukan untuk mengisi jabatan-jabatan yang kosong terutama pada jabatan eselon empat di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di jajaran Pemkab Simalungun.

Dikatakan, pengangkatan jabatan struktural antara lain dimaksudkan untuk membina karier PNS dalam menduduki jabatan dan kepangkatan, sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta meningkatkan kinerja PNS dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Selanjutnya dikatakan, pengangkatan PNS dalam menduduki jabatan juga dilakukan melalui pertimbangan dan penilaian oleh baperjakat (Badan Pertimbangan dan Kepangkatan) berdasarkan criteria sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Oleh karena itu, dihimbau agar hal tersebut tidak dipolemikkan, karena dapat mengganggu kinerja pegawai yang bersangkutan dalam melaksanakan tugasnya. “Saya mengucapkan selamat kepada saudara yang dilantik, bertanggungjawablah atas tugas dan amanah yang diemban dan perlu dikatahui bahwa amanah atau kepercayaan yang diberikan oleh pimpinan sewaktuwaktu dapat ditarik dan digantikan oleh orang pejabat lain. Oleh sebab itu, saudara semua dituntut harus mampu melaksanakan tugas dengan baik, jujur dan bertanggung jawab serta sangat diperlukan kepekaan dan kecermatan dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada

masyarakat,”tandas Bupati dalam sambutan tertulis itu. Para pejabat yang dilantik antara lain untuk eselon III yaitu Henry Tampubolon SH sebagai Kepala Bagian Hukum, Bernhard PJ Purba SP MSi sebagai Sekretaris Bappeda, Frengky Fernandus Purba SH MH sebagai Sekretaris Kecamatan Raya, Edward Frist Hamonangan SSTP sebagai Kabid (Kepala Bidang) Bina Usaha Koperasi pada Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah serta Drs Tunggul Sipayung sebagai Kabid Penanggulan Hutan pada Dinas Kehutanan. Sementara itu, untuk eselon IV yang dilantik antara lain dr Andreas Purba sebagai Kepala Unit Pelaksana Teknis (Ka.UPT) Dinas Kesehatan Raja Maligas Kecamatan Huta Bayuraja, dr Lydia Rayawati Saragih sebagai Ka. UPTD Dinas Kesehatan Panombeian Pane, dr Henry Jimmy Gultom sebagai Ka. UPTD Dinas Kesehatan Ujung Padang, dr Anita Rosmelina Simarmata, drg Laila Suci Hapsari Siawa sebagai Ka. UPTD Dinas Kesehatan Gunung Maligas, dr Bima Barus sebagai Ka. UPTD Dinas Kesehatan Negeri Dolok, dr Novi Silva Vera sebagai Ka. UPTD Dinas Kesehatan Purba, Yuniar Pohan SH sebagai Lurah Aman Sari Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Samsiah Pohan sebagai Kasie Pemerintahan pada Kelurahan Aman Sari dan Goksan Malau sebagai Kasie Pembangunan pada Kelurahan Aman Sari..(ps-01)


10-17 JUNI 2013 | EDISI 362| THN KE-VIII

Kesbangpol Linmas Kota Padangsidimpuan Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Miras PADANGSIDIMPUAN,BN Jumlah Peredaran/ penggunaan minuman keras dan narkoba di masyarakat mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Kemudahan dalam memperoleh minuman keras dan narkoba sangat meresahkan dan menimbulkan banyak dampak negatif dimasyarakat, sehingga pemerintah Kota Padangsidimpuan perlu mengambil langkah strategis dalam memutus mata rantai peredaran minuman keras dan narkoba. Melalui Kesbangpol dan Linmas bekerjasama dengan pihak kepolisian, melalui Kasat Narkoba Polres Kota, melakukan tindakan preventif/pencegahan. Dengan demikian Kantor Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat Kota Padangsidimpuan menggelar Sosialisasi Penyuluhan,pemberantasan penyalahgunaan peredaran gelap minuman keras dan Narkoba bagi ibu-ibu TP PKK se Kecamatan Padangsidimpuan Selatan dalam minggu ini.Kakan Kesbangpol Linmas,Alfian Pane S.Sos ”mengatakan. Acara ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan umum tentang bahaya narkoba dan miras kepada masyarakat desa Satak agar masyarakat mengerti tentang bahaya dari narkoba dan juga minuman keras. Penyuluhan tersebut membahas mengenai pengenalan jenis-jenis minuman keras dan Narkoba, bahaya minuman keras dan Narkoba terhadap generasi muda, serta pencegahan peredaran minuman keras dan Narkoba. Nara Sumber yang menyampaikan materi adalah Kepala Kesbangpol dan Linmas,Alfian Pane S.Sos,Kualo Pardosi, dan dari pihak kepolisian Dari Dinas Kesehatan,dan Dewan Pendidikan . Narkotika adalah bahan/ zat yang dapat mempengaruhi kejiwaan/ psikologis seseorang (pikiran, perasaan, dan perilaku) serta dapat menimbulkan ketergantungan fisik dan psikologis. Menurut penjelasan dari Pihak Polres Kota Padangsidimpuan faktor penyebab penyalahgunaan narkoba dapat berasal dari diri sendiri ataupun dari lingkungan. Selain itu terdapat faktor pendorong seperti: pengendalian diri yang lemah, mengalami gangguan perilaku, prestasi sekolah yang rendah, mengenal narkoba sejak usia dini tanpa mengetahui dampak/akibat narkoba, serta berteman dengan pemakai narkoba.dampak penggunaan narkotika bagi diri sendiri, dan ancaman hukuman bagi pengguna dan pengedar narkoba sesuai dengan UU No 35 Tentang Narkoba. Kakan Kesbangpol Linmas,Alfian Pane S.Sos dan Kualo Pardosi memberikan materi tentang pengaruh dan pencegahan peredaran minuman keras.ditegaskannya,Oleh karena itu diperlukan pemahaman yang jelas tentang bahaya miras baik bagi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar. Bagi diri sendiri, miras dapat merusak sistem syaraf dan organ vital pada tubuh manusia.Kegiatan ini juga bertema,dengan sosialisasi ini mari kita selamatkan generasi muda dari minuman keras dan Narkoba agar Sehat,Maju dan Sejahtera. Disela-sela kegiatan ini kepada BN Kualo Pardosi berharap Setelah mendapat penjelasan dari nara sumber, diharapkan pengetahuan tentang bahaya minuman keras dan narkoba menjadi bertambah. Para Ibu-ibu PKK yang telah mendapatkan pelatihan ini, dapat menyebarluaskan informasi kepada masyarakat sehingga pencegahan peredaran/penggunaan minuman keras dan narkoba dapat dilakukan dengan baik. (SAAD)

126 Siswa MAN Panyabungan Diterima Diberbagai PTN di Indonesia PANYABUNGAN, “BN” Sebanyak 126 siswa/i Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal berhasil lulus melalui seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) tahun 2013. Hal itu dikatakan kepala sekolah MAN Panyabungan Irpansyah, S.Pd MA yang dikonfirmasi wartawan di kantornya, Rabu (5/6) mengatakan kalau dibandingkan dengan tahun sebelumnya siswa yang diterima di PTN meningkat secara signifikan dimana pada tahun sebelumnya sebanyak 69 orang dan tahun 2013 ini berhasil lulus sebanyak 126 orang diberbagai perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia. Tentu ini merupakan prestasi yang gemilang dan keberhasilan kita bersama dalam menjalankan tugas sebagai guru untuk masa depan anak didik. Dari 126 siswa MAN Panyabungan yang diterima di PTN didominasi Universitas Sumatera Utara (USU) dengan jumlah yang diterima sebanyak 60 orang jelas Irpansyah melanjutkan. Selain itu dengan perincian IAIN Sumatera Utara melalui jalur SPMB–AI sebanyak 22 orang, UNIMED 15 Orang, POLTEKES 10 orang, Politeknik UNAND melalui jalur undangan sebanyak 3 orang, UNP sebanyak 3 orang, UNIV Bengkulu 2 orang, POLMED 2 orang, UIN Jakarta 1 orang, STTN Yogyakarta 1 orang, UNRI 1 Orang, IAIN Bengkulu 1 orang, UIN Sunan Gunung Jati Bandung 1 orang, STAIN Padangsidimpuan 1 orang, UIN Syarif Kasim Riau 1 orang dan UNIV Bengkulu 1 orang. Bagi siswa yang diterima di PTN kiranya peka terhadap informasi penerimaan mahasiswa baru diperguruan tinggi karena sebahagian besar informasi tersebut dipublikasikan lewat media internet katanya seraya berharap kepada seluruh siswa yang diterima di perguruan tinggi agar dapat mengikutinya sehingga tidak berdampak pada sekolah kita. Karena saya tidak ingin citra sekolah MAN Panyabungan rusak dimata masyarakat dan perlu diketahui dari 299 peserta yang mengikuti UN TP 2012/2013 lulus 100% dan diterima di PTN sebanyak 126 orang. Sementara itu kakan kemenag Madina Drs.Muksin Batubara MPd melalui kasi Mapenda Drs.M.Saman SH mendengarkan kabar tersebut memberikan apresiasi kepada dewan guru MAN Panyabungan. Keberhasilan itu menunjukkan proses pendidikan madina semakin baik dari tahun ke tahun “saya berikan apresiasi kepada dewan guru dan siswa yang tekun belajar dan mengajar dengan harapan kepada pemerintah setempat dapat memberikan perhatian Sirius kepada siswa yang lulus terutama para siswa kurang mampu yang diterima di berbagai PTN. (Saharman)

Masyarakat Tidak Butuh Janji Tetapi Fakta HUMBAHAS, BN Menjelang pemilihan umum (Pemilu) yang dilaksanakan 9/4/2014 arena perpolitikan di semarakkan banyak partai politik yang bertarung menarik suara memperebutkan kursi legislatif di tingkat pusat, propisi, maupun Kabupaten kota. Para Caleg mengumbar berbagai macam janji melalui striker, spanduk, maupun masi kampanye untuk menarik simpati dari masyarakat agar dirinya terpilih sebagai wakil rakyat lima tahun kedepan, namun janji tersebut tidak jaminan untuk memberikan perubahan, karena pemilu sudah berulang kali dilaksanakan di Indonesia dengan janji yang sama. Hal ini dikatakan Sahat Silaban (Op. Ranggas) di Silaban 26/5/2013 dari Partai Nasdem, ia mengatakan masyarakat sekarang ini sudah tidak butuh janji tetapi butuh fakta, karena sudah muak dengan janjijanji yang tidak pernah terwujud setelah beliau

terpilih jadi legislatif, jadi jangan terpengaruh dengan janji-janji, masyarakat harus benarbenar setiap memilih para waklinya yang akan duduk di legislatif agar benar-benar memperjuangkannasib rakyat kedepan, masyarakat harus belajar dari pengalaman yang sudah-sudah. Pencalonannya Caleg DPR-RI, dari Daerah Pemilihan Sumatera Utara II antara lain, Toba Samosir, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Samsosir, Kota Sibolga, Tapanuli tengah, labuh Batu selatan, labuhan batu utara, labuhan batu, tapanuli selatan, mandailing natal, padang lawas, padang lawas utara, kota sidempuan, nias, nias utara, nias selatan, nias barat, kota Gung sitoli berawal dari pengalaman betapa penderitaannya kehidupan rakyat yang tidak pernah bisa diperjuangkan para wakilnya yang duduk di Legislatif, pada hal pada saat pencalonannya selalu menjanjikan akan

memperjuangkan nasib rakyat setelah terpilih sama sekali tidak peduli, dengan seribu macam bahasa yang pada akhirnya masyarakat muak dengan Partai Politik dan sulit untuk mengembalikan kepercayaan. Op. Ranggas (Sahat Silaban) mengakui dengan pengalaman yang ada di benak masyarakat, dan dengan banyaknya partai politik para caleg harus bekerja ekstra mengembalikan kepercayaan masyarakat, agar rakyat menentukan sikap demi kemajuan di beberapa kota secara khusus kedepan, dan kemajuan bangsa Indonesia pada umumnya, karena untuk mencapai ke keberhasilanharusadapengorbannya,tentuwakil rakyat yang akan terpilih harus berbuat dengan Pemerintahdandidukungolehrakyat. Lanjutnya sahat Silaban walaupun dirinya sebagai Caleg urutan No 2 DPR-RI, dari Daerah Pemilihan Sumatera Utara II antara lain, Toba Samosir, Tapanuli Utara, Humbang

Hasundutan, Samsosir, Kota Sibolga, Tapanuli tengah, labuh Batu selatan, labuhan batu utara, labuhan batu, tapanuli selatan, mandailing natal, padang lawas, padang lawas utara, kota sidempuan, nias, nias utara, nias selatan, nias barat, kota Gung sitoli dari partai Nasdem dia yakin pengabdiannya kepada Borsak Jungjungan bekerja keras untuk sebagai Parhobas supaya Borsak Jungjungan semakin bergandengan tangan dalam kasih, masyarakat akan memberikan dukungan pada dirinya. Ia telah menggelar berbagai kegiatan yang langsung menyentuh masyarakat untuk tebar bakti, Menuai, Simpati, seperti mengadakan Taklim keliling, menyentuni anak yatim piatu memperhatikan kaum duafa. Selain itu Op. Ranggas (sahat silaban) dengan pengurus borsak jungjungan se-Indonesia dan tokoh adat di Bona pasogit supaya membuat peletakan batu pertama di

pertanda Borsak jungjungan di Dolok Margu perbatasan Kecamatan Doloksanggul ke Kecamatan Lintongnihuta Kabupaten Humbang Hasundutan. Dengan pencalonannya dia meminta doa restu 26/5 di kampungnya sendiri di Sigaranggarang Silaban, dia memohon pada doa restu itu seluruh lapisan masyarakat semoga apa yang dicita-citakan oleh Sahat Silaban supaya mendapatkan puji dan syukur dari Tuhan Yang Maha Kuasa . nanti pada hari H masyarakat daribeberapa kabupaten/kota memberikan dukungan padanya melalui program motto yang sudah Simpati, melalaui apa yang telah diperbuat selama ini dia berharap dukungan dari masyarakat kepada Sahat Silaban. beserta keluarga besarnya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas dukungannya pada di hari H tanggal 9/4/2014 pemilihan legislatif yang mendatang (Mangatur Silaban)

Kabid Dikdas “Tingkatkan Profesionalisme Guru”

Drs. Hailullah Harahap, MM Jabat Plt. Sekda Paluta PALUTA, BN Wakil Bupati Padang Lawas Utara (Paluta) H. Riskon Hasibuan saksikan serah terima jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Paluta dari pejabat lama Husni Afgani Hutasuhut, SE kepada Drs. Hailullah Harahap, MM yang dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Paluta, Rabu (05/06) lalu. Acara tersebut dihadiri Ketua DPRD Paluta, Danramil, Danki Senapan , Kapolsek Gunung Tua, Para Kepala Badan, Dinas dan Kantor serta undangan yang berkesempatan hadir. Dalam bimbingan dan arahan Bupati Paluta yang disampaikan Wakil Bupati bahwa pengangkatan Drs. Hailullah Harahap, MM selaku Asisten III menjadi Plt.Sekda Kabupaten Paluta berdasarkan kepada surat

perintah Gubernur Sumatera Utara Nomor : 800/12163/BKD/III/2013 tertanggal 28 Mei 2013. Untuk itu, Bupati mengharapkan kepada Plt. Sekda agar dapat menjalankan tugas yang diamanhkan kepadanya dengan baik, sehingga laju roda pemerintahan kedepannya tetap terkendali dengan baik dan dinamis. Sedangkan untuk Plt. Sekda yang lama, Bupati menyampaikan penghargaan yang setinggi- tingginya atas partisipasi dan pengabdiannya yang tulus demi jalannya roda Pemerintahan dan pembangunan sosial kemasyarakatan selama ianya mengemban tugas selaku Plt. Sekda. Bupati meminta seluruh jajaran pemerintahan di Kabupaten Paluta, dengan ditetapkannya Drs.Hailullah Harahap, MM

selaku Plt. Sekda Paluta kiranya dapat tetap bersinergi dan bahu membahu untuk melanjutkan Visi dan Misi Kabupaten Padang Lawas Utara kedepan. Drs. Hailullah Harahap, MM dalam kesempatan itu menyampaikan kepada seluruh yang hadir, bahwa amanah yang diberikan kepadanya itu merupakan tanggung jawab yang sangat besar dan didalamnya terdapat peran serta dari seluruh elemen pemerintahan. Untuk itu Hailullah Harahap sangat mengharapkan dukungan dan peran serta yang sungguhsungguh dari seluruh elemen pemerintahan itu demi menunjang gerak langkah lancarnya roda pemerintahan untuk pencapaian Visi dan Misi Kabupaten Padang Lawas Utara dimaksud. (KS.03/02)

PLN Cabang Sibolga Ranting Doloksanggul Terus Hidup Mati Humbang, BN PT (Persero) Perusahaan Listrik (PLN) Cabang Sibolga Ranting Doloksanggul Humbang Hasundutan terus membuat ulah di wilayah humbahas. Listrik hidup mati hampir setiap hari, pelanggan di daerah humbahas sudah kesal. Karena secara tibatiba tanpa pemberitahuan menghentikan arus listrik ke sejumlah pelanggan secara berulang, seperti yang terjadi di kurun waktu beberapa hari ini hingga senin 3/6. Apa-apaan PLN ini tiap hari dan malam terus listrik hidup mati tanpa pemberitahuan keluh beberapa pengusaha foto copy dan operator internet di Kota Humbang Hasundutan, sejak selasa 4/6 siang dan malam PLN di Saitnihuta Kecamatan Doloksanggul telah berulang kali kematian listrik tanpa pemberitahuan sehingga pelanggan dan pengusaha di daerah itu sangat kesal, setiap rumah tangga terpaksa membuang nasi karena sudah basi, masyarakat sudah hampir semua memasak di Magiccom antara lain Op. Saulto tepat dia memasak nasi pagi beberapa Magiccom karena ada kawannya memotong padi di

ladangnya dia memasak pagi, sesudah Op. Saulto pulang dari ladang dilihatnya arus listrik padam sehingga dilihat nasinya sudah basi, terpaksa dia membuang nasi yang dimasak pagi. Op. Saulto 67 tahun mengatakan saya jujur akibat kondisi seringnya listrik hidup mati telah membuat kami yang sudah tua bingung dan tidak makan lagi, karena kami sudah capek pulang dari ladang, sebegitu juga pengusaha-Pengusaha internet akibat kondisi sehingga listrik mati jelas telah mengurangi penghasilan / omset kami ungkap beberapa pengusaha di Humbang Hasundutan. Okelah bagi rumah tangga sudah begitu susah seperti nenek-nenek yang dikampung, sudah permasalahan besar bagaimana hal ini ? menyebabkan kerugian besar bagi kalangan masyarakat apalagi pengusaha yang setiap hari menggunakan jasa PLN katanya lagi. Pada hal persoalan ini sangat erat dengan program peningkatan perekonomian masyarakat, baik ekonomi masyarakat lemah, dan kuat, karena tidak terlepas dari kebutuhan Listrik yang

dipergunakan setiap hari. Kenapa saya katakan demikian, industri kecil dan besarkan dominan memanfaatkan listrik bagi pengembangan usahanya, kalau kebutuhan listrik saya tidak terpenuhi dengan baik, bagaimana usaha bisa berkembang? Sebab listrik sendiri termasuk kebutuhan dasar, selain pangan memang petani entah bagaimana! Selaku ada masalah yang tak pernah terselesaikan dengan baik seperti kondisi kelistrikan ini. Di tempat terpisah ketua LSM KompPTKAS Andi di humbahas di mengatakan kepada media bongkar news dia juga menyesal karena ulah pemadaman listrik di humbang ini sudah berumur saya 48 tahun belum pernah begini namanya listrik hidup mati lampu di setiap harinya, tutur LSM kepada media Bongkar News baru-baru ini pada prinsipnya kalau sudah begitu lampu di Indonesia duluan dibuat aba-aba supaya masyarakat menyediakan lampu teplok yang dibuat dari minyak solar karena minyak lampu sudah menghilang di Indonesia ini tutur Ketua LSM, KomPTKAS. (MSIL)

Warga Gunung tua Raya Harapkan Pembangunan Jembatan Gantung Panyabungan, “BN” Paska hanyutnya jembatan rambin akibat dari banjir bandang bulan pebruari(14/2) kemarin,yang mengakibatkan putusnya hubungan Desa Gunungtua Jae dengan Gunung tua Lumban Pasir warga saat ini sangat ini sangat mengharapkan pembangunan jembatan tersebut. Demikian di ungkapkan Ketua BPD Gunungtua Jae Edi Junaidy kepada wartawan di Desanya Senin,(3/6).Jembatan Gantung yang menghubungkan Desa Gunugtua Jae dengan Gunungtua Lumban Pasir di Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal(Madina)rubuh dan hanyut akibat deranya arus luapan sungai Rantopuran saat itu. Kondisi jembatan gantung yang menghubungkan dua desa tersebut saat ini tidak dapat dipergunaakan lagi.Warga yang mau munuju Desa Gunungtua jae dari Desa

Gunungtua lumban pasir atau sebaliknya harus memutar melalui jembatan Aek rantopuran dan Gunugtua tonga selain jarak tempuh yang bertambah jauh juga memakan waktu lebih lama. Pantauan dilapangan jembatan gantung yang selama ini dipergunakan warga enam desa saat ini tidak ada lagi.Ketua BPD Gunugtua jae Edi Junaidy bersama warga lainnya mengatakan jembatan gantung ini baru selesai direnofasi pada bulan Desember Tahun 2012 kemarin sudah hanyut dibawa arus banjir.Jembatan ini merupakan akses menuju sentra produksi pertanian dan perkebunan,juga merupakan jalur alternative bagi warga di Gunungtua raya.Selain itu jembatan gantung ini merupakan akses jalan anakanak sekolah. Disebutkan”Jembatan gantung ini dilalui ribuan warga dari enam desa di Gunungtu

raya setiap harinya.Bahkan pada banjir bandang 26 pebruari 2012 kemarin pada saat jembatan aek rantopuran rubuh dihantam banjir,jembatan gantung ini berfungsi sebagai akses satu-satunya yang dipergunakan warga gunungtua raya dan warga berbagai daerah sebagia akses jalan pengganti jembatan aek rantopuran,”sebut Edi junaidy. Mereka berharap agar pemerintah segera memperbaiki jembatan gantung yang menjadi tumpuan harapan warga desa Gunungtua raya tersebut.”Jika pemerintah tidak segera memperbaiki jembatan gantung ini,maka kegiatan warga desa gunungtua raya akan terganggu.Kita berharap agar pemerintah segera dapat mengalokasikan dana untuk mengganti jembatan rambin yang hanyut agar aktifitas dan perekonomian warga tidak terganggu”sebut Edi junaidy berharap. (Saharman)

Panyabungan, “BN” Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di tingkat dasar, Kabid Dikdas Kab.Mandailing Natal (Madina) M.Akub Rangkuti mengharapkan pada semua jajaran UPT Dinas Pendidikan di Kab.Mandailing Natal supaya dapat memantau dan memberikan pembenahan terhadap dewan guru pendidik yang berada diwilayhnya masing-masing katanya pada wartawan (7/6). Dengan demikian pula bagi guru yang memiliki sertifikasi supaya lebih efektif menjalankan tugas sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Demikian dikatakan Kabid Dikdas Madina. Berkaitan dalam hal ini juga M.Akub Rangkuti menambahkan sertifikasi dan profesionalisme guru menurut UU RI No.14 Tahun 2005 sertifikasi adalah pemberian sertifikasi pendidik pada guru dan dosen sebagai tenaga professional. Menurut permendiknas No.18 tahun 2007 sertifikasi adalah proses pemberian sertifikasi untuk guru sertifikasi bagi guru dalam jabatan dilakukan oleh lembaga pendidik tenaga kependidikan (LPTK) yang terakreditas yang ditetapkan pemerintah.

Maka dalam hal ini para guru tingkat sekolah dasar supaya lebih memahami sertifikasi bertujuan meningkatkan mutu pendidikan dengan mengantarkan guru menuju seorang guru pfofesional secara umum bertujuan untuk menentukan kelayakan guru dalam melaksanakan tugas sebagai penyampaian pembelajaran dan mewujudkan tujuan pendidikan nasional meningkatkan proses dan mutu hasil pendidikan, meningkatkan martabat guru, meningkatkan profesionalitas, meningkatkan kesejahteraan guru. Sedangkan manfaat sertifikasi itu adalah melindungi profesi gur dari praktek yang tidak komptensi yang dapat merusak citra dan profesi guru melindungi masyarakat dari praktek-praktek yang tidak berkualitas dan tidak professional. Oleh karenanya mari kita tingkatkan harkat dan martabat sebagai guru yang mulia yang menghantarkan para peserta didik menjadi generasi penerus yang memiliki ilmu, punya jati diri yang tinggi. Karena guru pemangku jabatan yang dipercayakan pemerintah untuk mendidik dan menyampaikan pembelajaran sesuai bidang masing-masing, ungkapnya (Saharman)

Dinas Pendidikan Kota Padangsidimpuan Sosialisasikan Program BOS Tahun 2013 PADANGSIDIMPUAN,BN Ratusan Kepala Sekolah SD, SMP, didampingi bendahara masing-masing sekolah se-Kota Padangsidimpuan menghadiri Sosialisasi Program Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Pendidikan Gratis 2013. Kegiatan tersebut digelar di aula SMK Negeri 1 Kota Padangsidimpuan dalam minggu ini. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan manajerial Kepala sekolah dan bendahara dalam mengelola Bantuan Operasional Sekolah ( BOS).Kepala Dinas Pendidikan, Daerah Kota Padangsidimpuan,Drs Abdul Rosad mengatakan,Pada tahun 2013 ini, mekanisme penyaluran dana BOS dari pemerintah pusat disalurkan ke pemerintah provinsi, kemudian langsung ke sekolah SAMA SEPERTI Tahun yang lalu. Hal tersebut dimaksudkan agar penyaluran dana BOS menjadi lebih cepat karena dalam bentuk Hibah (LS),lebih mudah mengontrol apabila terjadi masalah dan prinsip manajerial berbasis sekolah (MBS). Tambahnya,terkait dengan program BOS Tahun 2013 adalah satuan biaya yang kini sudah mencapai seratus persen kebutuhan operasional sekolah,untuk pemenuhan seratus persen kebutuhan BOS Tahun 2013 dinaikkan dengan besaran yang sama,baik Kota maupun Kabupaten, dengan kenaikan dana BOS sebagian konsekwensi wajib belajar 9 Tahun oleh Pemerintah,seluruh sekolah SD/SDLB dan SMP Negeri dan swasta tidak lagi menarik biaya untuk kebutuhan operasional sekolah”Ucapnya. BOS adalah program Pemerintah

bertujuan untuk meringankan beban masyarakat terhadap pembiayaan pendidikan dalam rangka wajib belajar 9 Tahun yang bermutu,Sosialisasi ini merujuk pada sistim penjaminan mutu,khususnya standar pelayanan minimal untuk pendidikan dasar dan standar Nasional Pendidikan. Sementara itu Kasi Program dan Perencanaan,Drs Rasman Hasibuan yang juga sebagai salah satu penyelenggara sosialisasi ini disela-sela kegiatan kepada BN mengatakan, sosialisasi ini penting, pasalnya penyaluran dana BOS ini rentan permasalahan, makanya perlu duduk bersama untuk menghindari adanya perbedaan persepsi tentang maksud dan sasaran program. "Kita harus duduk bersama dan menyatukan persepsi dengan menyusun indikator sasaran dan target program secara transparan berdasarkan tingkat kebutuhan sehingga program ini dapat bermanfaat, dan tidak menimbulkan polemik," kata Rasman. Kegiatan ini juga sebagai penajaman terhadap Kepala sekolah dan Bendahara dalam pengelolaan dana BOS, katanya, untuk triwulan pertama pencairan dana BOS Tahun 2013 sudah dikirim langsung kerekening Sekolah dan pengambilan dana BOS sesuai dengan kebutuhan sekolah”Ucapnya. Kali ini Sosialisasi dengan tema,melalui sosialisasi BOS kita mantapkan tuntaskan program wajib belajar pendidikan dasar yang bermutu dan merata.(SAAD)

Lubuk Larangan Tingkatkan Pendapatan Desa PANYABUNGAN, “BN” Potensi kekayaan alam wilayah Batang Natal Kabupaten Mandailing Natal yang sangat menjanjikan salah satunya sungai Batang Natal yang dapat dimanfaatkan masyarakat daerah itu dalam budidaya ikan seperti pembudidayaan ikan jurung. Demikian diungkapkan kepala desa Bangkelang Kecamatan Batang Natal Ahmad Sulmi pada pembukaan lubuk larangan budidaya ikan jurung diwilayah itu baru-baru ini mengatakan bahwa kegiatan pembuatan lubuk larangan telah puluhan tahun dilakukan di samping diminati masyarakat juga dapat meningkatkan pendapatan desa. Dan hasil dari lubuk larangan tersebut

dipergunakan untuk pembangunan desa antara lain pembangunan Madrasyah, pembangunan mesjid dan untuk membantu anak yatim, sebut kades melanjutkankalaukitamelihathampirsemua desa di Kecamatan Batang Natal membuat kegiatan lubuk larangan ikan jurung. Karena itu diharapkan kepada pemerintah daerah agar ikut berperan aktif dalam pembudidayaan ikan jurung di Desa Batang Natal maupun di daerah kecamatan lainnya di Madina. Mengingat sungai merupakan pemanfaatan kearifan local tentu dengan adanya peran pemerintah pembudidayaan ikan jurung akan semakin terjaga kelestariannya. (Saharman)


10 - 17 JUNI 2013 | EDISI 362 | THN KE-VIII

Wabup Deliserdang H Zainuddin Mars saat menemui sejumlah warga yang lagi antri untuk melakukan perekaman e-KTP di kantor Camat Percut Sei Tuan di Tembung, Selasa (4/6).-

Wabup H Zainuddin Mars Temui Warga Antri Urus e-KTP LUBUK PAKAM, BN Wakil Bupati Deliserdang H Zainuddin Mars memberi pengarahan dan pembekalan menyangkut pencapaian target Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kabupaten Deliserdang Tahun 2013 khususnya di Kecamatan Percut Sei Tuan, kepada Kepala Desa/Lurah dan Kepala Dusun daerah iti, di Balai pertemuan kecamatan Jalan MedanBatangkuis Desa Pekan Tembung, Selasa (4/6). “Pak Zai” sapaan akrab Wakil Bupati Deliserdang ini, didampingi Asisten II Setdakab yang juga Pl Kepala Dinas Pengelola Keuangan Daerah Drs Agus Ginting MSi, Asisten III Setdakab Redwin SH dan Camat Percut Sei Tuan Darwin Zen S.Sos meluangkan waktunya menemui sejumlah warga masyarakat di wilayah itu yang sedang antri untuk perekaman e-KTP yang dilaksanakan di kantor Kecamatan Percut Sei di Tembung. Beberapa warga umumnya kaum ibu yang lagi duduk antri menunggu panggilan, begitu “disambangi” orang nomor dua di Kabupaten Deliserdang ini, nampak senang dan gembira dan langsung menyodorkan tangan untuk bersalaman.Meski sebelumnya sempat terkejut dan tidak menyangka jika hari itu mereka bisa bertemu dengan Wakil Bupati Deliserdang. Dalam kesempatan berbincang-bincang, Pak Zai menyapa “Apa kabar Ibu, sudah lama menunggunya” ? kepada seorang ibu yang datang bersama anaknya.Tanpa rasa sungkan sang Ibu menjawab “Baik Pak,saya baru datang. Sebentar lagi juga sudah di panggil untuk melakukan perekaman e-KTP” jawab ibu tersebut. Ketika ditanya bagaimana proses perekamannya, sang Ibu menjawab cukup mudah.Mendapat penjelasan itu, Pak Zai merasa puas karena menilai pelayanan yang diberikan aparat kantor kecamatan kepada warga telah berjalan sesuai yang diharapkan. Usai berbincang-bincang dengan sejumlah warga masyarakat yang antri menunggu panggilan, Pak Zai menekankan seluruh pegawai kantor kecamatan Percut Sei Tuan agar memberikan pelayanan yang terbaik bagi setiap warga yang datang. Demikian juga dalam hal perekaman e-KTP bagi seluruh warga,diharapkan dapat selesai pada akhir Juli 2013 sehingga diakhir tahun 2013, seluruh warga di kabupaten Deliserdang telah memiliki e-KTP yang merupakan program nasional.( ROMI )

Kades dan Sekdes Mekar Mulyo Pimpin Jumat Bersih SEI BALE, BN Kepala desa dan Sekretaris Desa Mekar Mulyo memimpin gotong royong Jum'at bersih yang dilaksankan di lima desa ,belum lama ini. Dimana gotong royong ini dipusatkan pada pengerjaan seperti Dusun I membuat irigasi,Dusun II membuat jalan,Dusun III irigasi parit pembuangan, Dusun IV membuat jalan dan Dusun V membuat jalan. Kegiatan diatas diikuti seluruh masyarakat yang secara bersama-sama telah membersihkan desa mulai jam 08.00 hungga pukul 11.00 siang. Ini dilakukan demi terciptanya lingkungan yang bersih .(YS)

PT. KPPN Abaikan UU NO 32Tahun 2009 danTerkesan Kebal Hukum LANGKAT BN Perusahaan galian C PT.KPPN merupakan perusahaan ternama di Kec. Selesai yang terletak di Desa Perhiasan Kab. Langkat, namun dampak ketidakpeduliannya kepada masyarakat makin menjadi-jadi, dimana dengan sesuka hatinya mengorek daratan aliran sungai (DAS) yang merupakan pengrusakan lingkungan, hal ini dapat kita lihat dari kelebaran permukaan sungai yang semakin meluas dari waktu ke waktu, praktek ini dapat kita indikasikan melanggar UU NO 32 Tahun 2009 tentang lingkungan hidup hal ini diungkapkan oleh beberapa masyarakat kepada wartawan Koran ini. Ditambahkan oleh warga bahwa yang memiliki lahan pertanian di dekat lokasi perusahaan itu takut lahan pertaniannya ikut amblas akibat pengorekan darat yang terus dilaksanakan terus-menerus sepanjang hari hal ini disampaikan oleh tokok masyarakat sebagai sikap keprihatinan atas kondisi yang terus berlarutlarut tanpa ada pengawasan yang berarti untuk menjaga kepentingan umum, begitu juga wartawan Koran ini yang tahu betul tentang kejadian ini tentang pengorekan PT.KPPN juga berkomisili di dekat perusahaan tersebut. Dalam pemberitaan terdahulu juga pernah kami singgung tentang pengorekan darat PT.KPPN ini dan sudah beberapa kali diperingatkan oleh dinas lingkungan hidup Kab. Langkat dan mengapa PT.KPPN ini masih berani melakukan hal ini ! masih menjadi tanda Tanya ? , dan hal ini juga pernah dilaporkan wartawan Koran ini kepada Kabid tekhnologi tetapi sampai saat ini belum ada tanggapan. Untuk itu diminta bupati langkat agar menegur dinas yang terkait untuk meninjau ulang perusahaan galian C PT.KPPN yang secara jelas melanggar peraturan dari UU No 32 tahun 2009 tentang lingkungan hidup dan apabila perlu cabut saja ijin IUP nya ( Izin Usaha Pertambangan). (JF)

Polresta Binjai Terkesan Dingin Sikapi Kasus SMA Negeri 7 BINJAI, BN Meskipun para guru dan siswa SMA negeri 7 Binjai sudah menyuarakan melalui media cetak dan media elektronik maupun laporan pengaduan secara langsung kepada Kapolresta Binjai AKBP Musa Tampubolon ,terkait hamba hukum Polresta Binjai masih tetap adem adem ayem terkesan suara para guru dan siswa SMA Negri 7 dianggap tidak berarti dan terkesan pengaduan langsung itu diduga masuk tong sampah Aktivis LSM, Pemerhati Pendid-

ikan kota Binjai kembali mempertanyakkan keseriusan Kapolresta Binjai AKBP Musa Tampubolon terkait penanganan kasus tindak pidana korupsi yang melibatkan Kepsek SMA Negri 7 Khaidir Nasution SPd yang saat ini dinilai sudah mulai mendingin dan tidak diketahui lagi bagaimana kelanjutannya Pemerhati Pendidikan kota Binjai BI.Sembiring ,Kalangan LSM ,Praktisi hukum menduga kasus tersebut sangat rentan terhadap infiltrasi beberapa pihak yang memiliki kepentingan sehingga kasus yang

sudah ditangani oleh Mapolresta Binjai berakhir dengan " Ending Happy " Saat ini masyarakat kota Binjai mulai mempertanyakkan ada apa dengan Polresta Binjai ,kok terkesan dingin dan diam karena kasus sudah berjalan 2 bulan lamanya dan sebelumnya pihak Polres Binjai sudah memanggil dan memeriksa Ketua Komite Sekolah Saniman Hidayat dan puluhan guru SMA Negri 7 Binjai ,jangan sampai kasus ini berakhir dengan kebahagian bagi pelakunya (Ending Happy ) ," un-

gkap Pemerhati Pendidikan IB.Sembiring kepada BN selasa lalu Seluruh saksi sudah dipanggil dan diperiksa ,bahkan Kepala Sekolahnya berdasarkan pengakuan Kapolresta Binjai AKBP Musa Tampulon sudah 2 kali dipanggil ,namun hingga kini kasus ini masih mengambang dan belum diketahui bagaimana nasibnya," Kepsek, Ketua Komite Sekolah ,guru dan PNS pengelola administrasi keuangan juga sudah diperiksa sebagai saksi kok belum ada tersangkanya kita berharap pihak kepolisian benar-

Mahasiswa UISU Tolak Kenaikan BBM dan Blokir Jalan MEDAN, BN Persatuan Mahasiswa Universitas Islam Sumatera Utara[PEMAS-UISU] melakukan aksi menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak[BBM] , dengan memblokir Jalan Sisingamangaraja Medan didepan kampus UISU Medan dan membakar ban, Jumat[7/ 6] pagi sehingga memacetkan lalulintas. Pemblokiran jalan itu bentuk protes menolak kenaikan harga BBM 17 Juni 2013. Sebelumnya mahsiswa melakukan aksi penaolakan kenaikan harga BBM didepan stasiun pengisian bahan bakar umum[SPBU]

Jalan Sisingamangaraja Medan dan mengakibatkan arus lalullintas macet hingga tiga kilometer. Menurut massa. Dengan dinaikkannya harga BBM sangat berdapak kepada semua aspek. "Juga dapat berdampak kepada tingkat kriminalitas yang semakin meningkat, karena akan semakin kerasnya tekanan hidup yang dihadapi masyarakat",teriak Dina coordinator aksi. Massa menyebut pemerintah seharsunya memberantas mafia hutan dan mafia mafia sumber daya alam dan koruptor yang terus

merajalela, daripada memikirkan menaikkan harga BBM. "Pemerintah seharusnya mensejahterakan masyarakat dengan cara memperbanyak dan meningkatkan jaminan bagi buruh, tani, pedagang tradisional dan masyarakat kecil lainnya",ujarDina. Sambil terus berorasi, massa kemudian memberikan selebaran menolak kenaikan harga BBM ,kepada pengendara yang elntas. Akibat pemblokiran jalan tersebut, kendaraan yang keluar dari simpang Turi dialihkan ke Jalan Pelangi. [HZA]

Eldin Dukung Pembangunan Museum Medan Zoo MEDAN, BN Launching penggalian kuburan gajah merupakan momentum penting bagi Pemko Medan melalui Perusahaan Daerah (PD) Pembangunan, sektor swasta serta masyarakat luas akan pengtingnya mengkampanyekan penyelamatan sumber daya genetik di Indonesia. Di samping itu penggalian ini juga dilakukan dalam rangka pembangunan Museum Medan Zoo. “Selain itu penggalian kuburan gajah ini akan merangsang penelitian-penelitian yang lainnya untuk lebih menggali lagi pengetahuan-pengetahuan yang dapat bermanfaat dalam membentuk masyarakat Kota Medan yang cerdas, berkarakter dan bermartabat,” kata Pelaksana Tugas Wali kota Medan Drs H Dzulmi Eldin MSi ketika menyaksikan penggalian kuburan gajah di Medan Zoo Jalan Bunga Rampai IV Kelurahan Simalingkar B, Kecamatan Medan Tuntungan, Jumat (7/6). Bagi Medan Zoo, jelas Eldin, penggalian kuburan Gajah Sumatera (Elephans Maximus Sumateranus) ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas Medan Zoo tidak hanya tempat rekreasi semata tetapi juga sebagai wahana kepentingan riset, penelitian dan edukasi bagi para pelajar. “ Jadi tulang belulang gajah ini akan

dikumpulkan dan disatukan kembali. Setelah itu akan ditempatkan dalam Museum Medan Zoo yang akan segera dibangun di areal Medan Zoo ini. Tentunya kehadiran museum ini dapat dijadikan sebagai tempat riset, penelitian dan edukasi. Tentunya ini bisa dijadikan sebagai momentum pengembangan Medan Zoo,” jelasnya. Dihadapan Sekda Ir Syaoiful Bahri Lubis, Dirut PD Pembangunan H.M Harmen Ginting S.Sos, pimpinan SKPD di lingkungan Pemko Medan, camat, Ketua Tim Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof Ani Maria Astuti, Prof DR Rosichan Ubaidillah, Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Provinsi Sumatera Utara Ir Istanto MM, Kacab Bank Syariah mandiri Cabang Medan Indra Kesuma Yuzar yang juga ikut menyaksikan penggalian, Eldin berharap agar penggalian ini menjadi pintu masuk bagi semua agar mengenal lebih dekat kekayaan alam margasatwa. “Apalagi negara kita disebut sebagai negara Mega Biodiversity. Artinya, memiliki keanekaragaman sumber daya alam hayati yang luar biasa. Tercatat negara kita memiliki 90 tipe ekosistem dan 40.000 spesies tumbuhan serta sekitar 300.000 spesies hewan yang tersebar di seluruh nusantara. Jadi sudah selayaknya anugerah dari Tuhan ini kita syukuri, kelola dan manfaatkan secara

Oknum Karyawan PT Sopindo Diduga Gagahi Gadis LIMA PULUH, BN Seorang oknum karyawan lapangan PT Sopindo yang berinial S (40 tahun) yang telah berkeluarga dan mempunyai 2 orang anak diduga telah menggagahi seorang gadis,TN (21) pekerja di salah satu rumah makan milik saudaranya. Awalnya S dan TN merupakan pasangan kekasih yang sedang memadu kasih.Sebagai kekasih oknum S selalu berjanji akan menikahi TN apabila mau menuruti kehendaknya untuk melakukan hubungan suami istri. "Oknum S telah menggagahi dirinya dengan janji untuk dinikahi". ujar TN kepada awak koran ini belum lama ini.Setelah mereka melakukan hubungan suami istri di salah satu hotel, oknum S menyewakan rumah di Desa Mangke,lanjutnya.

Namun,lanjutnya setelah disewakan runah batang hidung S tidak nampak lagi sejak bulan Januari hingga saat ini .Saat dicari S ditemukan di rumah orang tuanya. "Dia telah mengakui kesalahannya dan berjanji akan bertanggung jawab dengan menikahinya ", tutur si korban. Disebutkan oknum S akan datang ke tempat orang tuanya di Tanjung balai sembari menghantarkan duit sebesar Rp 2 juta sebagai uang lamaran. Tapi apa lacur, sampai saat ini oknum S tidak datang sementara keluarga di Tanjung balai telah memepersiapka segalanya dengan mengundang sanak family."Kita akan laporkan iknum S ke pada pihak perusahaan, agar diambil tindakan tegas", ujar orang tua TN, Marlin Sirait.(YS)

bijaksana, sebaik-baik dan sebesar-besarnya,” ungkapnya. Terkait dengan rencana pembangunan Museum Medan Zoo, Eldin mengatakan Pemko Medan sangat mendukungnya. Anggaran pembangunannya akan disiapkan tahun depan dalam bentuk dana penyertaan modal. Ketika disinggung berapa besarnya anggaran yang akan disediakan, Eldin mengatakan teragntung berapa besar proposal yang diajukan PD Pembangunan. Sementara itu menurut Dirut PD Pembangunan HM Harmen Ginting Ssos, Medan Zoo selama ini dikesankan hanya sebagai tempat hiburan saja. Padahal Medan Zoo sebagai Lembaga Konservasi punya tujuan mulia yakni sebagai tempat penelitian, riset dan edukasi. “Sesungguhnya kebun binatang ini museum hidup, tetapi sebagai museum hidup akan susah bagi kami melengkapinya dengan seluruh hewan. Karenanya, museum hidup ini harus dilengkapi dengan museum. Dengan demikian jika ada satwa-satwa yang tidak kita miliki, bisa kita minta di tempat lain sehingga antara kjebun binatang dengan museum saling melengkapi,” jelas Harmen. Atas dasar itulah Harmen mengaku, pihaknya ingin membangun museum di Medan Zoo. “Untuk mengisi museum itu, kita sudah memikirkan antara lain mengisinya dengan kerangka gajah. Makanya hari ini kita menggali kuburan gajah yang telah dikubur sekitar 5 tahun lalu. Selanjutnya kerangka gajah hasil galian itu kita niatkan untuk edukasi mengisi museum tersebut,” paparnya. Menurut Harmen, penggalian kuburan gajah ini didukung sepenuhnya oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonsia (LIPPI). Sebab, kegiatan ini tidak hanya untuk edukasi saja tetapi juga sebagai sarana penelitian. Di samping itu pihaknya juga telah melaunching Satwa Masuk Sekolah (SMS). Secara bertahap, setiap sekolah akan mereka kunjungi sehingga seluruh siswa dekat dengan satwa. “Antara satwa, tumbuhan dan manusia merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Selama ini satwa masih dianggap musuh. Contohnya jika orang melihat ular, kalimat yang keluar hanya pukul atau bunuh. Mindset ini yang ingin dirubah di tengah masyarakat kita, sebab satwa ini merupakan bagian dari kita. Artinya, kita harus bisa hidup berdampingan,” harapnya. (NDO)

benar serius menuntaskan kasus ini ," pungkas Munir Rangkuti Kapolres Binjai AKBP Musa Tampubolon saat ditemui BN jum'at (17/5) disela -sela peringatan HUT kota Binjai membenarkan adanya kasus ini dan mengaku sudah melakukan pemanggilan terhadap Kepsek SMA Negri 7 Binjai Khaidir SPd sebanyak 2 kali ," Kasus ini belum kita hentikan dan kita masih mengumpulkan keterangan tambahan ,jika ada temuan baru kita akan tingkatkan pemeriksaaanya ," Kata Musa Tampubolan kepada BN (MR/MSTP)

ITM Akan Wisuda 129 Lulusan Sarjana MEDAN, BN Sebanyak 219 orang lulusan Institut Teknologi Medan (ITM) akan mengikuti kegiatan wisuda sarjana ke 47 periode pertama tahun 2013 yang akan dilaksanakan pada 10 Juni 2013 di Selekta Convention Hall Jl. Listrik Medan. Kepala Humas ITM M Vivahmi SH MSi kepada wartawan di kampus JI Gedung Area Medan, menjelaskan, jumlah wisudawan tersebut berasal dari mhasiswa lulusan di tiga fakultas, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) terdiri dari program studi teknik sipil, teknik arsitektur serta teknik perencanaan wilayah dan kota (planologi). Selanjutnya, Fakultas Teknologi lndustri (FTM) meliputi program studi teknik mesin, teknik elektro, teknik industri, teknik kimia dan teknik informatika. Fakultas Teknologi Mineral (FTM) terdiri dari program studi teknik pertambangan dan teknik geologi yang telah menyelesaikan studinya selama delapan semester. Dalam wisuda tersebut direncanakan akan dihadiri Koordinator Kopertis Wilayah I Sumut-Aceh Prof Dr Dian Armanto MA, Ketua Yayasan Pendidikan dan Sosial Drs H Syamsuddin Djamin MM, Rektor ITM Prof Dr Ilmi Abdullah MSc, para pembantu rekton, dekan, ketua jurusan, dosen, staf dan serta akademika serta undarngan lainnya. Lebih lanjut dikatakan Vivahmi yang juga Kepala Biro Administrasi Umum (Badum) ini dalam kiprahnya selama 53 tahun, kini memiliki 4.985 lebih mahasiswa aktif dan telah menghasilkan 9.867 alumni yang tersebar di seluruh Indonesia. Jumlah tersebut belum termasuk lulusan yang diwisuda ke 47 periode pertama talrn 2013 ini. Sesuai visi misinya, ITS dalam penyelenggaraan pendidikan teknik yang unggul bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa mandiri berdasarkan ilmu pengetahuan dan teknologi, berkemampuan akademik, profesional, berwawasan luas, memiliki jiwa wirausaha yang berlandaskan pada iman dan taqwa. Disamping itu untuk memenuhi dan mengantisipasi kebutuhan sumber daya manusia (SDM) bagi industri kecil, menengah dan besar serta kemungkinan studi lanjut ke jenjang pendidikan S2 maupun S3 dan untuk menghasilkan lulusan berkualitas telah mampu berdaya saing secara kompetitif. ITM adalah salah satu perguruan. tinggi yang konsisten bergerak di bidang keahlian teknik untuk memenuhi kebutuhan tenaga ahli dalam bidang pembangunan, diharapkan para alumni dengan disiplin ilmu dan fasilitas yang dimilikinya akan dapat berperan dalam pengelolaan sumber daya mineral. Menyinggung target jumlah penerimaan mahasiswa barn tahun ini, Vivahmi mengatakan. tidak mentargetkan jumlah, namun diharapkan bisa meningkat jumlahnya dibanding tahun tahun yang mampu menerima 1.200 mahasiswa baru. (AHS)

Erry Nuradi Buka Kompetisi Antara Perkumpulan Pengcab PSSI Sergai Tahun 2013

BUPATI Serga Ir.H.T. Erry Nuradi meresmikan pembukaan kompetisi antar perkumpulan pengcab PSSI, Selasa (28/5) sekitar pukul 16.00 Wib di Desa Kota Tengah Kec. Dolok Masihul Kab. Serdang Bedagai. Dalam acara ini dihadiri Drs. Joni Walker Manik, Ketua Pengcab Serga Syaprul Hayadi, dan Ramil 16, Wagub H.Soekirman, H.Fuadi Pasaribu (DPRD), Drs.Dimas Kurnianto Camat Dolok Masihul, Kapolsek Darwin Kataren beserta anggota, Kepala-kepala Desa, Tokoh masyarakat dan para undangan lainnya. Acara dibuka dengan do'a oleh

H.Nijar Piliang, S.Ag, dilanjutkan kata sambutan dari Ketua Umum SSB Tunas Muda sekaligus Ketua Pelaksana Bung Amir Hasan mengatakan, kami atas nama masyarakat Desa Kota Tengah Kec. Dolok Masihul mengucapkan selamat datang Bapak Bupati H.T.Erry Nuradi dan Wagub H.Soekirman beserta rombongan, dan selamat atas terpilihnya Bapak Buradi sebagai Wakil Gubernur Sumatera Utara. Mudah-mudahan Allah SWT memberika Taufik dan Hidayahnya kepada Bapak, sehingga Bapak dapat memimpin Sumatera Utara ini lebih baik lagi.

Bapak-bapak hadiri yang kami hormati, di sini kami ucapkan terima kasih kepada Pengcab Serdang Bedagai yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk melaksanakan tournament ini. Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati, disini perlu kami sampaikan kepada Bapak, disini dalam pembinaan olahraga di tempat kami ini. Kami sudah berupaya mempelasitasi untuk membenahi lapangan bola yang ada di hadapan kita bersama. Disini juga perlu kami sampaikan kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati, kami dengan swadaya masyarakat telah membuat pengerukan lapangan, tidak lain maksud dan tujuan adalah untuk membenahi lapangan, dengan ini kami bermohon kepada Bapak Bupati agar dapat membantu program ini, agar kedepannya dapat lebih baik lagi." Ujar Amir Hasan. Dilanjutkan kata sambutan dan arahan dari Bapak Bupati Ir.H.T.Erry Nuradi, dalam arahannya mengatakan, pada kesempatan ini mari kita

panjatkan Puji Syukur Kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena di sore yang bahagia ini kita masih dapat berkumpul dalam rangka kompetisi antar club sepak bola divisi 1 dan divisi 2 sekabupaten Serdang Bedagai tahun 2013 ini. Ini olahraga merupakan bahagian kehidupan manusia, berolahraga menjadi sangat penting, artinya dalam menjaga tingkat kesehatan dan tingkat kebugaran serta melatih keterampilan. Dunia olahraga sudah sering kita lakoni sejak kita masih berusia kanak-kanak. Segala aktivitas yang dilakukan di segala bentuk di dalam berolahraga, tidak luput dari kehidupan pada masa itu. Dan selanjutnya semasa remaja dan dewasa dimana pengenalan menjadi terfokus memilih dan menetapkan cabang olahraga pilihan yang tepat. Berkaitan dengan itu, kompetisi yang berlangsung hari ini, menurut hemat saya merupakan suatu langkah yang tepat untuk meningkatkan prestasi bagi masyarakat, khususnya cabang

olahraga sepak bola memberikan peluang menuju prestasi. Hadirin sekalian, sebagaimana kita ketahui, sepak bola merupakan salah satu cabang olahraga yang cukup populer di dunia, ini tanah air Indonesia, khususnya di Kabupaten yang kita cintai ini, dan digemari sepanjang masa, dan tidak dapat dipungkiri Negara-negara yang maju telah menjadikan sepak bola sebagai industry, dan menjadi rutinitas publik yang secara tidak langsung akan menjadi nilai sebagian komersil. Oleh karena itu diharapkan sebagian kompetisi ini akan melahirkan pemain boal yang handal, untuk mengikuti kompetisi lokal maupun kompetisi regional. Seperti saat ini dimana Kabupaten Serdang Bedagai sudah mengikuti liga PPSI untuk mengangkat nama baik Kab.Serdang Bedagai ini, untuk tingkat Provinsi maupaun Nasional. Sejalan dengan itu Pemerintah Kab. Serdang Bedagai sangat mendukung digelarnya kompetisi ini, untuk membawa PS Sergai ini lebih baik lagi.(Ibnu)


CMY K

CMY K

10 - 17 JUNI 2013 | EDISI 362 | THN KE-VIII

PRIBADI YANG SEDERHANA DAN PRINSIPIL

MELIHAT kiprah serta sosok seorang Budiono, SE yang lahir di Desa Sambirejo kec. Binjai tanggal 05 Juni 1962, yang kini menjabat sebagai Wakil Bupati Langkat priode 2009-2014, dan sebagai mantan anggota DPRD Langkat selama 2 priode dari Partai PDI Perjuangan, dan sebagai kader militan pria yang selalu sederhana dan bersahaja ini, terkesan ramah serta suka melakukan aksi turun langsung ke lapangan, sehingga anak dari pasangan Alm Samingin dan Ibu Alm Bonem ini, selalu berpihak kepada rakyat kecil atau ' Wong Cilik. 'Demikian juga selama menjadi anggota DPRD Langkat, dalam kapasitasnya sebagai wakil rakyat, selalu meperjuangkan kaum petani,khususnya di wilayah pemilihannya serta kab. Langkat pada umumnya, seperti di areal persawahan ( Pertanian ) tadah hujan, agar mampu mendapat aliran air yang cukup, tentunya untuk tujuan mensejahterakan kaum Petani, yang perlu diperhatikan. Disamping dikenal selalu mempunyai prinsip atau prinsipil di dalam menjalankan tugasnya, disamping selalu ingin membela kepentingan masyarakat umumnya, termasuk kaum Tani, Pedagang, Buruh, dan juga Nelayan agar para rakyat ini tidak menjadi ajang ' permainan ' pihak-pihak yang tidak bertanggung-jawab, termasuk masalah ketersediaan air bagi Petani dan pupuk, dan

secara umum membela kepentingan ' Wong Cilik ' secara umum di kab. Langkat. Semasa menjabat sebagai Wakil Bupati Langkat, kiprahnya dan posisinya tetap disadarinya sebegai wakil, namun dalam menjalankan tugasnya untuk kepentingan Negara dan Rakyat Langkat khususnya, tentunya dirinya ingin mengabdikan dirinya bagi Rakyat Langkat yang telah ikut memberikan kepercayaan untuk memilihnya sebagai Wakil Bupati, seperti dalam rangka kembali menghidupkan budaya gotong royong di tengahtengah masyarakat, dan budaya disiplin khususnya di lingkungan Birokrat dengan melakukan aksi sidaknya, walau tidak diterima oleh sebagian orang yang tidak ingin terciptanya disiplin di lingkungan Birokrat Langkat. Namun niat baik tersebut, dalam memperbaiki aparatur Pemerintahan, dan kehidupan masyarakat yang sejahtera, banyak mendapat tantangan dari beberapa pihak, namun baginya halnya tersebut

adalah cobaan dalam menjalankan amanah rakyat yang telah memilihnya sebagai Wakil Bupati dalam Pilkada 4,5 tahun yang lalu. Sosok Budiono, SE juga mampu bersikeras dalam membela kepentingan masyarakat dan tetap menempatkan diri dalam posisi yang netral untuk menyelesaikan sesuatu masalah, namun pripinsilnya juga dapat dipertahankannya tentunya sebagai bentuk edealismenya, baik di Partai PDI Perjuangan sebagai kader, di tengahtengah masyarakat dan di lingkungan Birokrat kab. Langkat khususnya, sehingga akan menjadi perhitungan sendiri baik bagi kawan maupun lawan. Tentunya sebagai kiprahnya selaku Politisi sejati dan Birokrasi yang bersih dari segala praktek KKN ( Korupsi, Kolusi dan Nepotisme ). Ketika ditemui Wartawan di kediaman pribadinya yang sederhana di Desa Sambirejo kec. Binjai, kab. Langkat, baru-baru ini, bahwa sosok Budiono, SE yang ramah didampingi keluarga

dekatnya, terkesan tulus, jujur dalam menghadapi realita, dan selalu tegar dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan, dan tidak banyak berbicara, namun mempunyai strategi, sistematis dan terarah dalam mencapai suatu tujuan, setelah mendapatkan berbagai masukan dari berbagai pihak, dalam memberikan putusan. Salah satu bentuk dukungan dan rasa simpati kepada Budiono, SE juga disampaikan oleh Ketua LSM ENPRO Binjai/Langkat Drs. Wahyu Pranata bahwa kiprah Budiono, SE selama ini selaku Wakil Rakyat dan Wakil Bupati Langkat, tetap berkomitmen membela kepentingan masyarakat khususnya menengah ke bawah, dalam rangka mewujudkan Kesejahteraan masyarakat melalui sektor Pertanian, Perdagangan dan Kelautan. Hal ini adalah menjadi salah satu acuan dan pendapat ahir LSM ENPRO, mendukung segala langkah serta tujuan Budiono, SE dalam membela kepentingan masyarakat Langkat pada

umumnya. Juga terkait dengan banyaknya dukungan dari berbagai kalangan masyarakat Kab. Langkat pada umumnya, Budiono, SE juga menjadi sebuah symbol harapan masyarakat Langkat untuk maju sebagai Bupati Langkat priode 20142019, dalam Pemilihan secara langsung ( Pilkada ) Bupati/Wakil Bupati Langkat yang dijadwalkan oleh KPU Langkat berlangsung di Bulan Oktober 2013 ini. Oleh karenanya dirinya memohon do'a dan dukungan dari masyarakat kab. Langkat, dengan slogan " Wes Wayae, Insya Allah Ora Korupsi Lan Ora Ngapusi " tentunya mempunyai arti sebuah kejujuran baginya selaku ' orang Jawa ' yang sadar, mengerti, bertata-krama, serta sederhana serta tidak melupakan jasa kebaikan orang lain, dalam bingkai keikhlasan dan kejujuran, dengan slogan BEJO ( Bersih, Eling, Jujur dan Ojodumeh ), Semoga Pak Budi ( Budiono, SE ) mendapat simpati Rakyat Langkat. (MR)

SUPM Negeri Ladong Kembali Wisuda Lulusan

Pidato Kepala Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan

SEKOLAH Usaha Perikanan Menengah Negeri Ladong kembali mewisuda 96 siswa/i lulusan Tahun Ajaran 2012/2013 Angkatan XXVII. Kelulusan tersebut ditetapkan Kepala Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan Nomor KEP .34/ BPSDMKP.02/V/2013 tanggal 14 Mei 2013. Lulusan SUPM Negeri Ladong dan Keumalahayati sampai saat ini sudah mencapai 2040 orang. Tingkat kelulusan pada tahun ini mencapai 100 persen. Mereka terdiri dari 3 jurusan keahlian, yakni Program keahlian Budidaya Perikanan sebanyak 61 orang, Program keahlian Nautika Perikanan laut sebanyak 22 orang dan Program

Keahlian Teknika Perikanan Laut 13 orang. Para lulusan berasal dari kabupaten/kota di Aceh, Sumut dan Riau, dengan rincian jumlah; Sabang 1 orang, Banda Aceh 3 orang, Aceh Besar 28 orang, Pidie 5 orang, Pidie Jaya 1 orang, Bireun 5 orang, Aceh Utara 4 orang, Lhokseumawe 3 orang, Aceh Timur 5 orang, Kota Langsa 5 orang, Aceh Tamiang 7 orang, Aceh Tenggara 3 orang, Aceh Tengah 4 orang, Bener Meriah 5 orang, Singkil 1 orang, Aceh Barat 3 orang, Nagan Raya 6 orang, Aceh Jaya 3 orang, Sumatera Utara 3 orang dan Riau 1 orang. "Satu hal lagi yang perlu kami sampaikan bahwa dengan telah diterbitkannya surat keputusan Ka BPSDM KP tentang pembukaan program keahlian Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan (TPHP), maka pada tahun ajaran baru nanti yaitu tahun ajaran 2013/2014 SUPM Negeri Ladong sudah siap menerima siswa kedalam 4 program keahlian yaitu NPL,TBP, TPL dan TPHP yang kesemuanya diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang kompeten untuk mendukung kebijakan industrialisasi dan blue economy dari Kementrian Kelautan dan Perikanan" tegas Kepala SUPMN Ladong, T Mudasyah, dalam pidato wisuda lulusan, belum lama ini. Acara wisuda tersebut turut di hadiri Kepala Badan Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan diwakili oleh Kapus Pendidikan KP RI, Dr.Ir. I Nyoman Suyasa,M.S, Asisten I Setda Aceh DR. Iskandar A Gani, Anggota Komisi E DPR A, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Aceh diwakili oleh Ir. T.Diauddini, Kabid Dikmen, Laisani, mewakili Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Aceh, Camat, DanRamil, Kapolsek Kecamatan Mesjid Raya, Ketua Hukum Adat Laut Provinsi Aceh, panglima -panglima laot kabupaten dan lhok, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten/Kota dalam wilayah Provinsi Aceh, ketua YPMAN Provinsi Aceh, tokoh masyarakat dalam wilayah kecamatan Mesjid Raya, para undangan beserta orang tua /wali lulusan. (Adv)

Laporan Penyelenggaraan Wisuda

Tamu Undangan Wisuda

Wisuda Lulusan SUPM Negeri Ladong Aceh Akt XXVII

CMY K

Sehari sebelum wisuda di laksanakan Unit produksi tambak SUPM negeri ladong aceh memanenkan udang di tambak yang disaksikan oleh KA PUSDIK KP

Sebelum Wisuda Terlebih dahulu dilakukan peresmian out let SUPM Negeri ladong aceh yang memamerkan dan menjual produk hasil unit produksi siswa

Kincir air hemat energi

CMY K


BONGKARNEWS EDISI 362