Issuu on Google+

Harga Eceran Rp 3500,Luar Daerah + Ongkos Kirim

B

Bangun Pagar Sekolah, Siswa Dikutip Rp 50 Ribu

1 - 8 APRIL 2013| EDISI 352| THN KE-VIII

KANTOR REDAKSI Jl. Flamboyan Raya/Raharja No. 37 Medan Telp (061) 8213786, HP. 081375395392 - 08163134392 Fax (061) 8215552 Email:bongkarnews@gmail.com indrabongkarnews@gmail.com

Dana Bagi Hasil Mengendap di Pemprovsu

LANGKAT, BN Sejumlah wali murid yang anaknya mengenyam pendidikan di SMP Negeri I Kwala Begumit, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat mengeluh. Sebab, pihak sekolah melakukan pengutipan uang Rp 50 ribu dengan alasan pembangunan pagar SMPN I Kwala Begumit. Anehnya, pembangunan pagar tembok depan sekolah hanya sekadar ingin memperoleh “Mahkota Adiwiyata Mandala Lingkungan Sehat” tingkat Nasional. “Terus terang kami keberatan dengan pengutipan itu. Sekolah kan milik Negara, kok siswa juga dibebankan untuk pembangunan, apalagi ini kan sekolah negeri,” sesal wali murid, Anto kepada BN, Sabtu (30/3). Menurutnya pemerintah sudah mengucurkan Bantuan Oprasional Sekolah (BOS) untuk SD maupun SMP. Bahkan yang diketahuinya bahwa SMP Negeri harus

Dana Bagi Hasil (DBH) wajib diberikan kepada daerah. Sayangnya, meski suatu kewajiban, namun masih ditahan oleh pihak provinsi. Nah yang jadi pertanyaan, kenapa Pemerintah Provinsi Sumateta Utara (Pemprovsu) menahan dana DBH! LANGKAT, BN Sejumlah daerah mengeluh. Dana Bagi Hasil belum juga dicairkan Pemprovsu. Tak tanggung-tanggung, utang Pemprovsu kepada daerah mencapai triliunan rupiah. Ironinya, kas daerah Pemprovsu kosong, padahal dana tersebut belum dibagikan. Seyogianya DBH bisa dimanfaatkan

BACA BANGUN PAGAR HAL..2

untuk pembangunan daerah penerima dana itu. Entah karena sayang melihat banyaknya uang DBH, atau karena ‘kebutuhan’ segelintir oknum sehingga BACA GUBSU HAL..2

YAN SYAHRIN Ketua Tim Reses Dapil XI

Tak Bayar Rp 500 Ribu Ijazah Ditahan

DITUDING KERAP SINGGUNG PEJABAT DAERAH

Sekjen NasDem Humbahas Pilih Mundur

Batam, BN Sulitnya mendapatkan pekerjaan untuk mengisi kebutuhan hidup saat ini membuat masyarakat khususnya bermukim di Kota Katam menempuh segala cara. Salah satunya melamar pekerjaan dari perusahaan penyalur tenaga kerja seperti hlanya ke PT Teladan Jaya Sentosa. Namun kenyataannya, karena banyak potongon-potongan gaji termaksud kelebihan jam kerja maupun jamsostek serta banyaknya peraturan membuat karyawan tersebut tidak betah berkerja di perusahaan tersebut. Demikian dialami Sarmauli (23) warga komp Dam Muka Kuning, yang sudah bekerja di PT Teladan Jaya Sentosa sejak maret 2012 lalu. “Ya, saya memang mengundurkan diri. Tapi sampai saat ini ijazah saya masih ditahan pihak perusahaan. Ijazah bisa saya ambil kalau saya menyerahkan uang Rp 500 ribu,” sahutnya kepada BN, kemarin. Ketika ditanya potongan gaji atau upah baik kelebihan jam kerja (OT) maupun potongan jamsostek. Secara rinci memang dirinya tidak ingat betul berapa.”Namanya orang kerja, bang. Bisa kerja saja waktu itu sudah syukur. Makanya ngak terlalu saya perhatikan berapa uang potongan yang diambil PT. Teladan Jaya Sentosa waktu itu, coba tanyakan langsung kepada perusahaan tersebut,” pintanya.

Doloksanggul, BN Sekjen Partai NasDem Humbang Manganju Tampubolon Spd, dalam waktu dekat akan mengundurkan diri dari Partai NasDem DPD Humbahas. Hal itu dikatakan di kantor PWH (Persatuan Wartawan Humbang) Jalan Siborongborong KM 2.2 Doloksanggul, belum lama ini. Dijelaskan pada dasarnya Manganju sangat mencintai Partai Nasdem dengan dipimpin Surya Paloh. “Makanya hampir dua tahun kita berjuang mendirikannya di Humbang sampai lolos verifikasi dan peserta Pemilu,” sebutnya. Malah, katanya, ungkapan restorasi dan gerakan perubahan menjadi daya tarik tersendiri bagi rakyat. Namun belakangan BACA SEKJEN HAL..2

BACA TAK BAYAR HAL..2

Target Bebas Halinar

Dirjen Pemasyarakatan Pecat 60 Sipir

BATAM, BN Lembaga Pemasyarakatan (LP) menargetkan bebas dari ponsel, pungli dan narkoba (Halinar) bagi tahanan. Hanya saja, hal itu tak terlaksana dan

akhirnya Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) pecat 60 sipir sepanjang tahun 2012 lalu. BACA DIRJEN HAL..2

Lereng Pengunungan Runtuh

Puluhan Hektar Sawah Kekeringan Dampak dari tingginya curah hujan beberapa waktu lalu, membuat bangunan irigasi yang berada di lereng pegunungan di Kabupaten Pakpak Bharat runtuh. Akibatnya saluran air menjadi terputus dan areal persawahan menjadi kering. Butuh perbaikan untuk memulihkannya, tetapi anehnya Dinas PU setempat menyatakan tidak ada dana.

LIPUTAN: YUSUF MANIK SEJUMLAH saluran irigasi yang selama ini difungsikan masyarakat untuk mengairi areal persawahan mereka di Kabupaten Pakpak Bharat, beberapa bulan terakhir terputus, akibatnya website : www.bongkarnews.com

puluhan hektare tanaman warga kekeringan. Sebagaimana diketahui, mayoritas masyarakat di kabupaten tersebut menggantungkan mata pencaharian dengan bercocok tanam pada tanaman padi sawah. “Tingginya intensitas curah hujan yang terjadi beberapa bulan terakhir, sebagai salah satu faktor penyebab putusnya beberapa prasarana pengairan tersebut,” ujar Jonni Feber Solin, selaku Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pakak Bharat kepada wartawan di Salak. Secara geografis, letak kontruksi pengairan yang berada di wilayah perbukitan, berikut sifat fisik BACA PULUHAN HAL..2 Email: bongkarnews@gmail.com


1-8 APRIL 2013 | EDISI 353| THN KE-VIII

Diduga Dinas Pendidikan dan Dewan ‘Sulap’ Dana

LP & HAM Lapor ke KPK

Muliono Kandidat Balon Kepala Desa Sumber Rejo Lima Puluh,BN Kinerjanya selama menjabat sebagai anggota BPD tidak diragukan lagi karena selama menjabat banyak masyarakat yang dibantu bahkan tidak pamrih serta tidak membedakan satu golongan. Hal itu dikatakan salah satu warga Desa Sumber Rejo,Kec Lima Puluh saat Bongkar News,investigasi kelapangan,Sabtu (30/3) Menurut warga,sosok pemimpin yang akan menjabat menjadi kepala desa pilih saja Muliono,disamping orangnya jujur,bijaksana serta adil dan tidak pernah membedakan ras,suku ataupun agama. Muliono yang mempunyai istri satu dan mempunyai tiga anak,cocok dijadikan pemimpim Desa Sumber Rejo karena orangnya sangat bersahabat dan dicintai serta disenangi masyarakat setempat. Sementara itu Suyanto SH kepada Bongkar News mengatakan pilih saja Muliono karena orangnya sangat bermasyarat dan disini masyarakat harus jeli dalam memilih karena pemimpin yang bijak dapat menjadi panutan untuk masyarakat,ungkapnya.(sy)

Asahan, BN TimLembagaPemantauanHukumdanHAM(LP & HAM) melaporkan temuan dugaan penyalahgunaan anggaran Program Managemen Pelayanan Pendidikan Rp 2 miliar dengan realisasi keuangan Rp 1.933.227.400, bersumber pada PAPBD Kabupaten Asahan tahun 2007. Demikian dikatakan Ketua LSM LP & HAM, Despin Yusli Pohan kepada BN, kemarin. “Ini menyangkut atas pelaksanaan pekerjaan Jasa Konsultan dengan judul kegiatan Evaluasi Hasil Kinerja Bidang Pendidikan,”sebutnya. Dijelaskanbahwajudulkegiatanyangdisepakati oleh Bupati Asahan dan DPRD Asahan adalah Jasa Penyusunan Rencana Induk Pendidikan, anehnya diubah sendiri oleh Disdik Ijin prinsip Bupati dan DPRD menjadi Evaluasi Hasil Kinerja Bidang Pendidikan. Bahkan untuk memuluskan niat korupsinya dibuatlah sub – judul di setiap kecamatan menjadi Jasa Pembuatan Data Base GedungdanPersonaliatingkatsatuanpendidikan, SD, SMP, SLTA dan SMKsederajata. “Kegiatan dengan nilai Rp 1.933.227.400,00

seharusnyadilakukanmelaluitenderjasakonsultan dan diumumkan di koran Provinsi dan Koran Nasional serta Website, tetapi hal itu tidak dilakukan, bahkan ada upaya dengan sengaja memecah–mecahanggaranmenjadikecil–kecil di tiap kecamatan untuk menghindari tender. Pelaksanaanprosespengadaanjasakonsultanfiktip pemenangnya dihunjuk CV.Tri Darma Konsultan,” tukasnya. Hasil investigas LP & HAM, pelaksanaan pengambilandatadilapanganfiktip,pengambilan data base quisioner pendidikan / sekolah setiap tahun telah dilakukan secara rutin oleh kasi Data Subdis Litbang Dikjar. “Untuk pengolahan data base ini, Depdiknas Pusat setiap tahun memberikan dukungan dana sebesar Rp 10 – 20 juta setiap tahunnya, bahkan DisdikAsahanpadaTahun2007telahmerealisasikan dana APBD Kabupaten Asahan sebesar Rp 60 juta untukkegiatanMonitoringdanEvaluasiPelaporan Kondisi Fisik Prasarana dan Sarana Pendidikan,” katanya lagi. DespinYusli Pohan menilai kegiatan proyek tersebut tidak mungkin dapat diselesaikan per31DesemberdanfaktanyaP-APBDKabupaten

Asahan tahun 2007 baru disetujui DPRD bulan Oktober 14 (empat belas hari ) dan dievaluasi gubernur baru diperdakan bulan November. “Untuk proses pengadaan barang dan jasa memakan waktu paling cepat 30 (tiga puluh hari ) jika SPK dan 48 ( empat puluh delapan hari ) jika PL dan60(enampuluhhari)jikalelang/tender,praktis darisegiwaktuprosesinihanyasampaiprosestender oleh karena itu proyek / kegiatan ini diduga dikerjakan melewati Tahun Anggaran. Artinya seharusnyarekanandiwajibkanmembayardenda, tetapi tidak dilakukan karena berita acara selesai pekerjaandibuattanggalmunduragardanadapat dicairkan, dalam hal ini Negara telah dirugikan karena pihak rekanan tidak dikenakan sanksi/ denda,”imbuh Despin. Menurut Despin Yusli Pohan biaya umum kegiatandidugadimarkupsebesarRp100juta.Dari hasil temuan tersebut disimpulkan, perbuatan yang dilakukan oleh oknum – oknum terkait di DisdikAsahanadalahperbuatanmelawanhukum, sehingga dalam hal ini negara telah dirugikan sebesar Rp 1,8 miliar. (Sulijon Hutapea)

Walikota Tunjuk Sekretaris Dinas PU Kota Banda Aceh Jadi Plt Banda Aceh | BN Walikota Banda Aceh, Mawardy Nurdin, menilai jabatan KepalaDinas Pekerjaan Umum setempat, saat ini cukup dijabat Pelaksana Tugas (Plt).Hal ini lantaran sedang dilakukannya sejumlah tender. “Saat ini kita masihmenyelesaikan tender, dan saya kira jabatan Kadis Pekerjaan Umumitu cukup dijabat oleh Pelaksana Tugas saja dulu, karena apabila didefinitifkansegera dikhawatirkan dapat terganggunya proses tender yang sedang berlangsung,”ungkap Walikota Banda Aceh, Mawardy Nurdin, kepada Bongkarnews, disela-selakegiatan pengerukan Krueng Aceh yang bekerjasama dengan Dirjen Sumberdaya AirKementerian Pekerjaan Umum RI, Senin pekan lalu. Dikatakan Mawardy, pihaknyatelah menunjuk mantan Sekretaris Dinas Pekerjaan

Umum Kota Banda Aceh, Ridwan,sebagai Pelaksana Tugas di SKPK tersebut. Hal ini, juga menyusul pejabat lama,Zahruddin, sebelumnya telah dilantik Gubernur Aceh,Zaini Abdullah, sebagai Kepala Dinas Bina Marga Aceh, beberapa waktulalu. LakukanMoU Pengelolaan SDA Dalam kesempatanitu, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum danPemerintah Kota Banda Aceh, melakukan Penandatanganan Kesepakatan Bersamatentang Pengelolaan Sumber Daya Air di Kota tua itu. PenandatangananKesepakatan Bersama ini dilakukan langsng oleh Dirjen Sumber Daya AirKementerian Pekerjaan Umum DR Ir Mohammad Hasan, Dipl.HE dan Walikota BandaAceh Ir Mawardy Nurdin, M. Eng. Sc. Dalamsambutannya, Mawardy,

mengatakan bahwa peristiwa ini merupakan hal yangmembahagiakan karena bagi Pemko Banda Aceh ini merupakan cita-cita yang sudahsangat lama diidamkan oleh pemko untuk menata sungai Krueng Aceh. “Macetbisa teratasi kalau peran Krueng Aceh ditingkatkan sebagai sarana transportasi.Banda Aceh dibelah oleh sebuah sungai yang sangat indah.Pasca tsunami kitatelah berupaya meminta kerjasama NGO untuk membersihkan tapi sampai sekarangmasih ada sisa-sisa sampah tsunami.Sulit sekali menghidupkan transportasi airkalau belum dibersihkan dari besi-besi bekas,” kata Mawardy. Dia juga mengatakan ingin menjadikan sungai ini sebagai sumber kehidupan dan mengajakmasyarakat untuk menghargai sumber kehidupan ini.(Af)

Hakim Narkoba Coreng Peradilan Medan, BN Adanya dugaan Hakim Pengadilan Negeri (PN) Binjai terjerat narkoba telah mencoreng peradilan di Indonesia terkhusus di Sumatera Utara. Hal itu dikatakan Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan, Surya Dinata, kemarin. Surya mengatakan indikasi adanya hakim terjerat dalam pusaran narkoba bukan hanya di Sumut. "Sebelumnya kita sama-sama ketahui hakim yg bertugas ?dï Pengadilan Negeri Bekasi, Puji Wijayanto ditangkap oleh Badan Nasional Narkotika (BNN) karena diduga menkomsumsi narkoba" jelasnya. Adanya informasi dari masyarakat tentang oknum hakim PN Binjai berinisial RMGTL itu, yang dituding oleh keluarga terpidana telah meminta sejumlah uang dan narkotika jenis

sabu-sabu sebanyak 1/2 gie melalui perantara hakim tersebut, Menurut Surya harus segera di periksa oleh Badan pengawas Mahkamah Agung serta Hakim Pengawas Pengadilan Tinggi Sumut. "Badan pengawas Mahkamah Agung maupun Hakim Pengawas Pengadilan Tinggi diminta harus lebih proaktif utk dapat segera mengungkap informasi itu dengan segera memanggil keluarga terpidana kemudian menon-aktifkan dan memeriksa hakim bersangkutan,” ucap Surya. Selain itu, Dikatakannya, Test rambut terhadap hakim ini sangat diperlukan untuk diketahui apakah hakim tersebut positiv sebagai pengguna narkoba atau tidak. Kemudian menurutnya sangat penting

untuk dapat memeriksa putusan-putusan hakim yang bersangkutan dan terkhusus dalam perkara narkoba. "Karena sangat dimungkinkan putusan sebelumnya dipengaruhi oleh suap dan narkoba sehingga terhadap masyarakat miskin yang tidak dapat memberi suap diberatkan putusannya sedangkan terhadap seorang yg memberi suap ataupun seorang bandar yg seharusnya dihukum berat namun dihukum ringan dengan cara merubah pasal yg menjerat yakni dari pasal yg menjerat seorang bandar dirubah menjadi pasal yang menjerat seorang pemakai,” tuturnya kembali. Surya meminta kepada Komisi Yudisial yang berfungsi sebagai Pengawas eksternal hakim dan Badan Pengawas Mahkamah

Agung bersama-sama dengan BNN untuk fokus memberantas Narkoba yang menjerat para aparat hukum pengadilan. "Jadi kita harapkan dengan tahap awal melakukan test urine dan test rambut kepada seluruh hakim, panitera dan calon hakim terkhusus ?di Sumut,” tukasnya. Ditambahkan kepada keluarga terpidana yang diduga merupakan korban dari oknum hakim itu dapat melaporkan kejadian ke Posko Pemantau Peradilan ?dï Lembaga Bantuan Hukum Medan. "Jadi dengan keluarga terpidana yang merasa menjadi korban agar melapor ke LBH Medan, untuk dapat segera ditindak lanjuti ke Komisi Yudisial atas pelanggaran perilaku hakim dan kode etik tersebut,” akhiri Surya. (DNA/NET)

Gubsu... daerah terus menerus merengek agar Pemprovsu menyalurkan dananya. Tak senang uang kewajiban diendap di Pemprovsu, akhirnya dalam waktu dekat ini sejumlah kepala daerah (KDH) bakal melayangkan surat ke Gubsu Gatot Pudjo Nugroho guna mempertayakan keberadaan DBH. Temuan utang Pemprovsu menyangkut dana DBH diketahui melalui laporan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Disebutkan BPK dalam laporannya, untuk tahun anggaran 2011 Pemprovsu terutang sebesar Rp 22 miliar kepada Kabupaten Langkat. Dan untuk 2012 utang DBH ke Kabupaten Langkat sekira Rp 10 miliar terhitung bulan Oktober, November dan Desember 2012. “Katanya kami dengar dana itu digunakan untuk pilgubsu, dan sekarang belum dicairkan,” kata Kepala Dinas Pendapatan Langkat, Marino Singarimbun di hadapan rombongan tim reses Dapil XI Binjai-Langkat, di rumah dinas Bupati Langkat Ngogesa Sitepu, belum lama ini. Malahan, kata Marino, kas di Biro Keuangan Sumut sedang kosong. “Ketika kami tanyakan, rupanya ngak ada dana di kas. Makanya kami heran, kok bisa,” tanya Marino seolah mengadu ke anggota DPRD Sumut ketika reses ke Langkat dipimpin oleh , Ketua rombongan reses Yan Syahrin, didampingi anggota Nurul Azhar Lubis, Syahrial Harahap, Rauddin Purba, dan Ferry Tanuray Kaban. Terkait ini, Bupati Langkat Ngoses Sitepu mengatakan, pihaknya akan melayangkan surat kepada Gubsu untuk mempertanyakan dana DBH yang sesuai undang-undang harus diserahkan kepada Pemkab Langkat.

Dana tersebut, lanjut Bupati, sudah merupakan hasil audit BPK, sehingga sesuai undang-undang, harus diserahkan untuk dikelola oleh pemerintah daerah. Atas laporan nyangkutnya dana DBH, ketua tim reses Dapil XI Yan Syahrin berjanji akan menelusurinya. “Kita heran, kan sudah disahkan. Kemana itu dananya,” kata politisi Partai Gerindra ini. Selain mempertanyakan dana DBH, tim reses juga mendengarkan masukan tentang pembangunan jembatan Tanjung Pura, yang sampai saat ini masih satu yang ditangani APBD Kabupaten Langkat. Harusnya, kata Kepala Dinas PU Langkat, Bambang, ada sejumlah jembatan di jalan penghubung yang harus dikerjakan. Namun keterbatasan anggaran, infrastruktur itu terkendala. “Karenanya, kami meminta kepada DPRD Sumut agar pembangunan jembatan selanjutnya ditampung di anggaran Bantuan Daerah Bawahan (BDB),” pintanya. Di bagian lain pertemuan, anggota DPRD Sumut Syahrial Harahap mengatakan, aset-aset milik eks PTPN 2 masih banyak yang belum diaudit. Aset aset tersebut layak digunakan untuk perkantoran Pemkab Langkat. “Nanti kita panggil bupati terkait untuk membahas masalah aset ini,” ujar Syahrial, anggota Komisi A yang membidangi masalah pertanahan ini. Selanjutnya, DPRD Sumut melalui Komisi A juga akan mengajak Pemkab Langkat, Deli Serdang maupun Pemko Binjai untuk mengurus tanah tersebut ke Kementrian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) secara bersama-sama.

Ditaksir Rp 1,9 Triliun Informasi diperoleh kurun waktu empat tahun terakhir, Pemerintah Provisnsi Sumatera Utara menahan dana bagi hasil (DBH) dengan jumlah Rp1,9 triliun yang bersumber dari Pajak Daerah Provinsi. Kajian Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) menegaskan kalau pihaknya akan segera mengambil langkah lanjut dengan membawa persoalan ini ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dana yang jumlahnya sangat besar itu raib bagai ditelan bumi. Tak jelas hitung-hitungan APBD Pemprovsu untuk pengolaan DBH Pajak Daerah yang merupakan hak 12 juta masyarakat Sumut. Dan Kita mensinyalir Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugrogo menilap dana tersebut untuk kepentingan pribadi," ungkap LIPPSU, Azhari. Tunggakan DBH pajak daerah dari Pemprovsu kepada pemko Medan mulai tahun anggaran 2011 dan 2012 ada sekitar Rp295 miliar. Di antaranya, tahun anggaran 2011 sebesar Rp265 miliar dan dan tahun 2012 sebesar Rp30 miliar. Pada 2011 Pemprovsu sama sekali tidak ada mencairkan dana DBH itu kepada Pemko Medan. Sedangkan di tahun 2012 ditarget sekitar Rp180 miliar, tapi yang dicairkan hanya Rp150 miliar sehingga tetap menunggak Rp30 miliar lagi. Imbasnya jumlah tunggakan sejumlah SKPD di jajaran Pemko Medan kepada rekanan yang telah selesai mengerjakan proyek tahun anggaran 2012 ada sekitar Rp293 miliar. Namun tunggakan itu terjadi tidak semata-mata karena kas kosong, tapi ada juga akibat laporan SKPD tidak disampaikan tepat waktu. (NDO)

pagar halaman sekolah, namun merupakan pagar tembok seperti lokasi Lembaga pemasyarakatan dengan mengunakan anggaran yang berlebihan,” ujar wali murid lainnya. Sementara Kepala Sekolah SMPN I Kwala Begumit melalui Wakil bermarga Silalahi kepada BN mengatakan pengutipan uang sumbangan siswa Rp 50 ribu perorang untuk pembiayaan pembangunan pagar depan sekolah dan penimbunan halaman. “Itu bukan pengutipan, namun berbentuk sumbangan yang telah ditetapkan melalui rapat komite sekolah yang telah disetujui oleh sebagian wali murid, dan bagi setiap wali murid yang tidak hadir dalam pertemuan rapat komite berarti dianggap setuju,” sebutnya. Rapat Komite telah menetapkan pengutipan untuk pembiayaan pembangunan sebesar Rp 40 juta sehingga masingmasing siswa dikenakan biaya Rp 50 ribu. Maino selaku Ketua Komite SMPN I Kwala Begumit ketika di

hubungi melalui telepon selulerna juga menjelaskan untuk meraih juara Mahkota Adiwiyata Mandala tingkat Nasional syarat utama harus memiliki lingkungan asri dengan tanaman berbentuk taman dan pepohonan yang berbasis lingkungan sehat. Dan Sekolah SMPN I Kwala Begumit tercatat sudah mendapat prestasi untuk tingkat Provinsi. “Maka dari itu untuk meraih pada tingkat Nasional kita melakukan upaya untuk mengejar target dalam melakukan pembenahan dengan melakukan pembangunan seperti membangun pagar permanen serta penimbunan dengan menanam ruput di sekeliling sekolah,” jelasnya. Maino menambahkan biaya yang digunakan utuk pembangunan tersebut mencapai Rp 60 juta namun dana yang terkumpul dari siswa baru mencapai Rp 24 juta dan belum cukup dengan kebutuhan pembiayaan pembangunan itu. “Dansaya juga ikut menyumbang dana sebesar Rp 500 ribu,” papar Maino. (PAR)

Bangun... membebaskan siswa-siswi dari biaya Oprasional Sekolah dalam bentuk meningkatkan mutu pendidikan dasar 9 tahun. “Hanya ingin mendapat Mahkota Adiwiyata Mandala Tingkat Nasional, toh murid dan orangtua yang dibebankan. Setahu saya pemerintah telah mengucurkan dana anggaran proyek untuk pembangunan di masing-masing sekolah termaksud di sekolah ini yang pernah mendapat bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) dan dana Bansos serta bantuan lainya,” ungkapnya lagi. Pantauan di lapangan, SMPN I Kwala Begumit ini sudah memiliki pagar permanen terbuat dari besi dan kawat dengan ketinggian lebih kurang 1,5 meter. Kalau pun katanya siswa kerap melompat dari pagar, itu merupakan alasan saja agar dapat terlaksana pengutiban untuk membangun tembok pagar. “Lihat saja pagar yang di bangun dengan anggaran puluhan juta rupiah bersumber dari uang wali murid yang terlihat menjulang tinggi mencapai 3 meter itu bukan lagi berbentuk

2

Dirjen... "Tahun 2012 lalu lembaga pemasyarakatan memecat sebanyak 60 sipir karena terlibat dalam peredaran narkoba di rutan dan lapas di Indonesia," kata Dirjen Pemasyarakatan, Moch Sueb kepada wartawan, kemarin. Menurut Sueb, perbuatan yang dilakukan para sipir tersebut merupakan pelanggaran berat, sebab mereka menjadi bandar narkoba dan mengedarkannya disejumlah lapas di Indonesia serta tak mengindahkan program Halinar yang digaungkan lembaga pemasyarakatan. Tak hanya memberantas peredaran narkoba di lapas, lanjut Sueb, instansi yang dipimpinnya tersebut tak memberlakukan pungutan liar (Pungli) baik itu dilakukan para sipir kepada tahanan maupun pengunjung."Selain narkoba dan pungli, penggunaan handphone di lapas dan rutan semakin diperketat, sebab sudah seberapa banyak ponsel yang kita sita dari tahanan dalam razia yang pernah dilaksanakan," jelasnya. Menurut Sueb, dari razia ponsel yang dilakukan jajarannya di Lapas Barelang, sebanyak 97 handphone berhasil didapat dalam razia sampai bulan Maret 2013 ini. "Bukannya kami tak memberikan warga binaan berkomunikasi dengan keluarga, kita sudah menyiapkan alat komunikasi di lapas dan rutan dimana bisa digunakan kapan saja oleh mereka," jelasnya. Sueb berharap dengan program halinar tersebut dapat menekan angka kriminalitas yang terjadi di lapas dan rutan, baik yang dilakukan para warga binaan maupun orang yang berasal dari luar."Ke depan tak ada lagi tindak kejahatan yang mana ada tahanan bisa mengendalikan narkoba dari dalam lapas seperti yang sudah-sudah," harapnya. (Ro/Nelson)

Sekjen ini timbul keanehan yang sangat janggal. “Saya ditelepon Ketua Bappilu DPW Sumut Hasan Simatupang untuk mengganti posisi saya dari Sekretaris dengan alasan sering menghantam berita-berita pejabat Humbang,” katanya. Dengan legowo pula, dia langsung membuat surat klarifikasi ke DPW pada Sabtu 9/3 perihal mohon tanggapan. Namun sampai detik ini tidak ada kepastian. Berikut pesan singkat ke Sekjen DPP Pusar Rio Capella yang menandatangani Mandat . Hal itu telah diberitahukan kepada Ketua DPD Humbang Posma Otto Manalu. Anehnya dia berujar bahwa restorasi tidak benar. “Semuanya retorika karena semua punya kepentingan, DPW berhak mengganti anda, namanya politik anda harus siap diganti,” ujar Ketua seperti dibacakan Manganju. “Dulu saya yang membuat Otto masuk di kepengurusan, sekarang jadi bumerang, Malah menuduh Sekjen mengancam bila hal ini diberitakan, dari situ terbukti permainan kotor dari ketua Humbang. Terbukti ipar kandungnya dibuat menjadi Sekjen. Hal inilah keanehan di tubuh NasDem. “Saya tidak ada melanggar AD/RT Partai NasDem tetap tersingkir. Keadaan ini tentu permainan politik yang dapat mengotori visi dan misi Partai NasDem, lantas melupakan perjuangan kita,” ujar Manganju kecewa. Mempertimbangkan kondisi tersebut, alhasil Manganju mengundurkan diri. Diprediksi bila DPW dan DPP kurang tanggap masalah yang sama ditubuh NasDem, maka tidak tertutup kemungkinan NasDem kurang tertarik di hati rakyat,karena yang ada hanya gerakan perubahan pengurus . Alasan kuat pengunduran diri adalah, adanya intervensi dengan tugas pers. “Saya mengungkap dugaan kasus korupsi pejabat Humbamg karena dianggap telah bertentangan dengan aturan pemerintah dan yang kita perjuangkan adalah hak rakyat. Lantas di mana restorasi dimaksud ? Apa betul hanya retorika seperti ungkapan Ketua NasDem Humbang ? Bila memang kasus pejabat tidak dapat diekspos itu artinya Partai NasDem membela koruptor dan bukan membela rakyat,” tegasnya. (PS)

Tak Bayar Sementara, Maneger HRD PT Teladan Jaya Sentosa, Patih membenarkan karyawan yang bernama Sarmauli Mariani Simangunsong memang karyawan perusahaannya. ”Untuk pengambilan ijazah SMA yang bersangkutan harus membuat surat pengunduran diri, jika dikuasakan harus membuat surat kuasa di atas materai Rp 6 ribu, mengembalikan property milik perusahaan yang diberika sewaktu bekerja dulu dan membayar denda Rp 500 ribu karena putus kontrak,” ucap Patih di ruang kerjannya. (Ro/Nelson)

Puluhan... tanah berstruktur campur pasir memudahkan material soil tergerus oleh air. Saluran irigasi yang terbuat dari semen pun ikut amblas ke dasar jurang. Di antara kawasan pertanian bahkan kini sudah berubah. Seperti yang terjadi di Daerah Irigasi (DI) Lae Angkat, Kecamatan Siempat Rube dijumpai dua titik saluran yang terputus. Menurut petani sekitar bermarga Padang, kejadian itu telah berlangsung selama tiga bulan, akibatnyua lebih kurang 25 hektar areal persawahan di hilirnya terpaksa dialihfungsikan menjadi lahan darat. “Sawah adalah sumber mata pencaharian utama di desa. Jika tidak segera diperbaiki, stok beras akan habis, apalagi saat ini sudah menipis,” terang Padang. Demikian juga di DI Lae Simenneng, Kecamatan Si Tellu Tali Urang (STTU) Jehe dan DI Lae Silembu di Penjaraten (Kerajaan). Persawahan yang seharusnya dialiri dua DI tersebut, kini mengering dan tak diurus para petani. Didampingi Wenta Banurea SP, Jonni mengatakan, tim telah diturunkan ke beberapa pengairan guna mengkalkulasi besarnya kerusakan. Paling tidak, dibutuhkan dana sekitar Rp 615 juta untuk merekonstruksi ketiga DI dimaksud. Kendati begitu, Kadis PU Pakpak Bharat Ir Mahadi Simanjuntak ketika dihubungi via seluler menyebutkan, instansi itu tidak menyediakan anggaran untuk perbaikan irigasi tersebut. “Belum ada dana dialokasikan di tahun anggaran (TA) 2013 ini,” singkatnya. (***)


1-8 APRIL 2013 | EDISI 353| THN KE-VIII

Infrastruktur Jalan di Sungai Sembilan Segera Dibangun Dari Anggaran APBD 2013 Dumai,BN Pembangunan peningkatan infrastruktur jalan merupakan sarana dalam meningkatkan mobilisasi perekonomian masyarakat dan juga memperlancar arus lalu lintas mendorong mobilisasi perekonomian. Karena itu pemerintah kota dumai pada APBD tahun 2013 telah menganggarkan puluhan miliar rupiah untuk meningkatkan infrastruktur jalan di kecamatan sungai Sembilan kota dumai. Pemerintah kota dumai komit untuk meratakan pembangunan disemua sisi dalam upaya mendorong peningkatan kesejahtraan masyarakat. Hal itu disampaikan walikota dumai H. Khairul Anwar disela sela acara peresmian gedung sekolah baru dikelurahan basilam baru kecamatan sungai Sembilan pada senin (25/ 3) lalu, dijelaskanWako Dumai bahwa untuk pembangunan jalan di sungai Sembilan sudah dianggarkan pada APBD Dumai tahun 2013. Dimana peningkatan jalan tersebut adalah dengan melakukan pengerasan dan pengebesan ujarnya. Sesuai keterangan dirangkum media ini bahwa pembangunan infrastruktur jalan dikecamatan sungai Sembilan sebanyak 13 ruas jalan dimana tahun ini pembangunannya ditingkatkan seperti jalan simpang pule sampai buluh hala, jalan pematang duku termasuk jalan muhamad soleh, karena ituWalikota Dumai meminta kepada masyarakat khususnya masyarakat sungai Sembilan agar memaklumi kondisi yang dialami Pemko Dumai saat ini namun pemerintah kota dumai tetap berupaya maksimal meningkatkan pembangunan demi peningkatan kesejahtraan masyarakat kecamtan sungai Sembilan. Pantauan media ini wilayah kecamatan sungai Sembilan memiliki petensi yang cukup membanggakan dimana daerah ini dalam sepuluh tahun terakhir ini berkembang pesat juga merupakan daerah kawasan industri. Selain itu daerah ini salah satu wilayah yang dihuni masyarakat petani sawit . maka infrasturktur jalan adalah merupakan yang prioritas sebagai akses masyarakat dan akses mobilisasi perekonomian masyarakat kecamatan sungai Sembilan. Sesuai catatan sudah tiga kali berganti Walikota Dumai dan tahun 2013 ini pembangunan jalan yang di idam idamkan masyarakat mudah mudahan terealisasi. (Rds/ Tenk)

Peluru Senapan Angin Tembus Rusuk Warga Dilarikan Ke RSUD Pekanbaru Bengkalis,BN Salah seorang warga desa jangkang kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis memiliki senapan angin untuk digunakan menembak burung. pemilik senapan (Rd 18 tahun) pada senin 25/3 menjelang tengah hari dimana pemilik senapan ini hendak menembak burung namun tiba tiba terjatuh dan senapan meletus sehingga peluru mengenai bagian rusuk korban. Dari keterangan dan informasi dirangkum BN warga desa jangkang ini tertembak senapan anginnya sendiri dan peluru bersarang dirusuk kiri , korban akhirnya dilarikan ke RSUD Bengkalis untuk mendapatkan pertolongan mengeluarkan peluru senapan angin dari bagian rusuk korban. Namun setelah korban dibawa ke RSUD Bengkalis dokter spesialis bedah tidak ada ditempat. Warga setelah mengetahui korban cidera tertembak senapan anginnya sendiri di upayakan membawa cepat ke RSUD Bengkalis namun sayang sarana rumah sakit milik Pemkab Bengkalis seperti alat rongsen diduga rusak sehingga korban tidak bisa mendapatkan layanan pengobatan. Sementara kondisi korban cukup kritis karena peluru bersarang dibagian rusuknya dan selanjutnya Rd yang tertembak senapan angin miliknya itu dilarikan ke RSUD Pekanbaru untuk mendapatkan pertolongan untuk keselamatan korban . (Rds)

Gepeng Dan Orgil Berkeliaran di Dumai

Binsos Segera Lakukan Razia Dumai,BN Belakangan ini kehadiran gepeng(gelandangan dan pengemis) termasuk orang gila (Orgil) jumlahnya kian meningkat di kota dumai . keberadaan gepeng ini melakukan aksi dibeberapa tempat bahkan ada yang mendatangi rumah warga. Meningkatnya jumlah gepeng yang meresahkan warga itu memuat pusing Binsos kota dumai. Menjamurnya gelandangan pengemis dan Orgil menjadi perhatian serius Binsos kota dumai, maka dalam waktu dekat yakni april ini akan dilakukan razia ujar Kepala Binsos kota Dumai Dermawan Ssos pada Wartawan baru baru ini. Disebutkan bahwa dalam tahun ini akan dibangun satu unit rumah singgah buat gepeng dan orgil ujar Kadis Sos Dumai iitu Upaya menertibkan gepeng dan orgil itu Dinas Sosial Kota Dumaiakanbekerjasamadengankesatuanpolisipamongpraja (SatpolPP)dan PolresDumai.Untukefektifnyapenertibangepeng danorgilinibutuhtempattinggalsementarawaktumakapihak Binsosakanmenggunakansalahsatuwismauntuktempatinap sementarawaktu.Karenamerekaharuskitaperlakukandengan baik, mereka juga manusia yang tidak boleh diperlakukan ada kekerasan. Dan selanjutnya para gepeng dan orgil itu nantinya mereka akan dikembalikan ke daerah asalnya sebut Kadis Sos Dumai itu mengakhirinya ( Rds/Tenk)

Polhut Dan Menhut Diminta Turun Tangan

Usut Penyerobotan Lahan Hutan Negara di Sungai Sembilan Dumai,BN Persoalan konflik sengketa lahan yang selama ini belum teratasi diwilayah kecamatan sungai Sembilan kota dumai merupakkan pertanda tidak seriusnya aparat berkompeten dalam menuntaskan sengketa lahan garapan dan berbuntut timbulnya kerugian masyarakat yang merasa memiliki lahan. Hal itu terjadi karena tidak ada kejelasan dari tapal batas lahan Perusahaan pemilik HPHT . sewlain itu patok tanda batas sesuai kordinat yang ditetapkan Kehutanan diduga di cabuit dan dibusang oleh oknum mafia tanah.konflik sengketa lahan kali ini memanas dikelurahan basilam baru Seperti dikeluhkan warga basilam harus bagaikan menelan pil pahit,atas kejadian perusakan tanaman sawit dan tanaman karet milik mereka .kini berubah suda ditanami kayu Akasia oleh PT SGP. penghancuran tanaman tersebut telah kami laporkan pada DPRD Dumai pada selasa ( 19/3 2013)ujar Eko warga basilam baru yang merupakan salah satu dari pihak korban menjelaskan perusakan tanamannya pada beberapa Wartawan belum lama ini. Dalam masalah ini PT.SGP dituding yang melakukan perusakan. Sementara itu sumber media BN dari PT.SGP dan PT.RUJ pada jumat 29/03/2013 saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa perusahaan

bekerja dilahan yang diberikan pemerintah sesuai keputusan Menteri Kehutanan RI NO 71/KPTS-11/ 2001 tanggal 15-03-2001 (tentang pemberian hak pengusahaan hutan tanaman ) kepada PT.SGP dan Jelas ada titik koordinatnya ujar sumber itu pada BN. Namun masyarakat terlanjur menggarap lahan hingga memasuki areal lahan wilayah kerja Persahaan karena patok batas yang telah ditentukan sudah hilang tambah suber itu yang minta tidak ditulis namanya. Pengamatan dan berbagai informasi dirangkum BN diwilayah sungai Sembilan lahan hutan Negara banyak yang digarap oleh pihak kelompok dengan bermodalkan surat block, selain itu juga dengan cara membentuk kelompok tani dan koperasi, tetapi disinyalir hal itu hanya merupakan dalih untuk mengelak agar jangan dituding sebagai penyerobot lahan Negara jadi pihak kehutanan selama ini diduga sudah kecolongan karena ribuan Ha lahan Hutan Negara di kapling kelompok yang berkedok kelompok tani dan sebahagian betopengkan Koperasi. bila diseleksi dan ditegakkan aturan sesuai hukum yang berlaku bahwa lahan kelompok tani yang prosedural tergolong kecil , dibandingkan dengan lahan yang diserobot kelompok pemain tanah bisa sampai ribuan hectare tanpa ada legalitas atau izin pelepasannya dari pemerintah. Eraktek mafia

tanah ini selama bertahun tahun tidak pernah tersentuh Hukum menimbulkan pengusahaan lahan secara sepihak meraja lela dengan cara menyerobot atau menggarap lahan hutan Negara dengan tidak procedural.perbuatan melawan hukum itu kini timbul sengketa konflik lahan yang berkepanjangan. Tentunya karena penegakan supremasi Hukum tidak berjalan. Ada apa ya ??? Miris memang, Kejahatan ini sejak lama berlangsung karena tidak ada tindakan refresif dari pihak berkompeten bahkan terkait konflik sengketa lahan disungai Sembilan dengan PT. SGP yang terjadi pada Tahun 2012 lalu telah menorehkan potret buruk, karena oknum warga merasa memiliki lahan hingga ada makan korban. Bahkan ada anggota warga meninggal bernama Supratmin pada tahun yang lalu ,yang hingga kini tidak terungkap siapa pembunuhnya.kasus ini misterius karena diduga ada kaitannya dengan kasus lahan . Maka untuk memutuskan masalah kejahatan mafia tanah disungai Sembilan berbagai kalangan meminta POLHUT dan Menhut untuk secepatnya turun tangan. Dan terhadap kasus penggarapan liar dan penyerobotan lahan hutan Negara disungai Sembilan beberapa LSM di Dumai juga minta agar kasus lahan hutan Negara yang banyak diserobot dan diperjualakan kelompok mafia pemain tanah segera diusut tuntas sesuai

Bupati Buka Musrenbang Pelalawan Tahun 2013 PANGKALAN KERINCIBupati Pelalawan HM. Harris menyayangkan banyaknya fihak perusahaan yang beroperasi di kabupaten Pelalawan, yang tidak hadir dalam pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) kabupaten Pelalawan, Rabu (27/3). Sementara perusahaanperusahaan merupakan salah satu organ terpenting dalam proses pembangunan daerah. “Kita sayangkan, masih banyak perwakilan perusahaan yang tidak hadir yang tidak hadir dalam pembukaan Musrenbang ini. Padahal dalam Musrenbang ini, perlunya penyatuan program antara pemda dengan perusahaan. Apa dan dimana yang menjadi domain perusahaan melalui CSRnya, dan yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah,” sebut Bupati Harris dalam sambutannya, saat membuka Musrenbang kabupaten Pelalawan, di gedung Daerah Datuk Laksamana Mangkudiraja. Jika ingin menghasilkan pembangunan yang berkaulitas, kata Harris, peran serta secara aktif dunia usaha sangat diperlukan dalam mengisi dan memenuhi kebutuhan pembangunan

daerah. Tanggung jawab sosial dan lingkungan melalui CSR, merupakan strategi bisnis perusahaan agar tetap hidup dalam masyarakat. Program-program tersebut akan jauh efektif dan berdaya guna, jika disinkronkan dengan pembangunan daerah secara harmonis dan serasi. “Tak henti hentinya saya mengajak dukungan dunia usaha, yang beroperasi di wilayah Kabupaten Pelalawan, untuk secara pro aktif mensikronkan dan mensinergikan program pengembangan masyarakatnya dengan program prioritas strategis pembangunan daerah,” ungkap Bupati Harris. Disisi lain, Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) kata Harris, merupakan amanah Undang-undang, yang tahapannya dimulai dari tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten. Musrenbang juga merupakan momentum yang sangat strategis jika diukur dari proses pembangunan daerah Kabupaten Pelalawan. “Saya katakan strategis karena hasil musrembang RKPD merupakan proses

partisipatif dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan dalam penyerapan aspirasi kebutuhan pembangunan masyarakat,” kata Harris. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pelalawan M. Syahrul juga menyayangkan banyaknya pihak perusahaan yang tidak hadir dalam pembukaan Musrenbang ini. Padahal dijadwalkan siang kamis (28/3) hari ini, pemaparan program-program CSR perusahaan-perusahaan yang beroperasi di kabupaten Pelalawan. Pemerintah Daerah kabupaten Pelalawan kata Syahrul, meminta perusahaanperusahaan untuk memaparkan programprogram CSRnya, mulai yang sudah dilaksanakan pada 2012 silam, yang sedang dikerjakan pada tahun 2013 ini, hingga program-program CSR untuk tahun 2014 mendatang. “Kita harapkan besok (hari ini) semua perwakilan perusahaan yang kita undang bisa hadir, dan menyampaikan pemaparannya, tentang program-program CSRnya,” harap Syahrul. * (r/ringo)

DPRD Pelalawan Nilai CSR Perusahaan Belum Maksimal PANGKALAN KERINCIKalangan DPRD Pelalawan minta agar sejumlah perusahaan besar yang beroperasi di Kabupaten Pelalawan, seperti PT Serikat Putra, PT Musim Mas, PT Arara Abadi dan PT. Cakra Alam Sejati, untuk meningkatkan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang lebih maksimal dan tepat sasaran. Dengan CSR yang maksimal dan tepat sasaran, hubungan harmonis antara masyarakat dengan pihak swasta tersebut tetap terjalin dengan harmonis. “Jikapun terjadi gesekan, pasti akan bisa dinetralisir dengan baik, yang tidak berujung kepada konflik yang berkepanjangan, “ Demikian ditegaskan Eka Putra, Wakil Ketua Komisi C DPRD Pelalawan. Menurut Eka, dari pantauan langsung ke sejumlah perusahaandan banyaknya pengaduan masyarakat, kontribusi dari pihak perusahaan terhadap masyarakat disekitar operasionalnya masih sangat minim dan belum maksimal. Politisi Partai Golkar kabupaten Pelalawan ini menilai, program CSR sejumlah perusahaan di kabupaten Pelalawan, sejauh

ini belum efektif. Bahkan katanya, perusahaan belum jeli dan tidak respon terhadap skala prioritas yang dibutuhkan masyarakat sekitar wilayah operasi perusahaan. Hal ini salah satu pemicu terjadinya gesekan antara masyarakat setempat dengan pihak perusahaan. “ Seharusnya pihak perusahaan swasta itu lebih jeli dan respon terhadap skala prioritas yang dibutuhkan oleh masyarakat. Yang terjadi sekarang ini, jika ada gelombang aksi masyarakat terhadap perusahaan, barulah program CSR dan kepeduliannya mengalir, “ tegas Wakil Ketua DPD II Partai Golkar kabupaten Pelalawan ini. Koordinator Partai Golkar Pelalawan untuk Kecamatan Bunut, Bandar Petalangan dan Pangkalan Kuras ini mengatakan, urusan semacam pembukaan badan jalan didesa-desa, memberikan lapangan pekerjaan kepada masyarakat setempat, bisa diurus dan dilakukan oleh perusahaan jika mereka tanggap dan respon. Jika tingkat kepedulian itu diwujudkan oleh perusahaan, niscaya tidak akan terjadi yang namanya konflik maupun polemik. “Akan terasa indah, bila perusahaan dan masyarakat hidup berdampingan dengan

rukun, saling mengisi dan berperan dalam merangkai pembangunan dinegeri ini, “ tutur Eka. Demikian juga dengan program peningkatan perekonomian masyarakat. Saling bersinergi antara perusahaan dengan Pemerintah, tentunya akan meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat. Perusahaan bisa melakukan pembinaan terhadap sejumlah desa-desa disekitar operasionalnya. Misalnya, membentuk kelompok tani dengan melakukan reflanting terhadap kebun-kebun warga yang sudah tidak produktif lagi. Dibidang perikanan, memberikan bibit ikan dan terlibat langsung dalam pembinaannya. Tentunya hubungan saling menguntungkan antara masyarakat dan perusahaan tetap terjaga dengan baik. “Pasti bisa terwujud, jika perusahaan ada itikad baik dan merasa negeri ini adalah bagiannya, dan ikut bertanggung jawab atas segala aspek kehidupan masyarakat. Nah, selama ini yang terjadi, pihak perusahaan baru akan peduli atau mengucurkan program CSR nya, jika ada pressure baik dari masyarakat maupun pihak pemerintah,” tegas Eka. (int/ringo)

Kuota CPNS Tahun 2013 Belum Ditetapkan Kemenpan Pelalawan,BN Badan Kepegawaian Daerah (BKD) kabupaten Pelalawan, mengaku belum menerima dan mendapatkan ketetapan dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara (Kemenpan) tentang kouta untuk penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kabupaten Pelalawan tahun 2013 ini. Meski usulan akan kebutuhan PNS di lingkungan Pemerintah daerah kabupaten Pelalawan, sudah dilayangkan ke Kemenpan beberapa waktu lalu. Kepela BKD Pelalawan Andi Yuliandri mengungkapkan hal tersebut, Senin (25/3). Menurutnya, Badan Kepegawaian Daerah hanya sebatas mengusulkan kebutuhan pegawai dilingkungan Pemkab Pelalawan. Masalah jumlah nominal kouta penerimaan CPNS ditentukan oleh Kemenpan. “Jadi dari jumlah nominal kouta yang ditetapkan Kemenpan untuk Pelalawan itu, kita akan susun formasinya sesuai kebutuhan kita,”

terang Andi. Dikatakan Andi, usulan yang dilayangkan Pemkab Pelalawan ke Kemenpan, berdasarkan kebutuhan dan masukan dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam lingkungan pemerintah daerah kabupaten Pelalawan. “Awalnya kita surati semua SKPD tentang kebutuhan mereka akan pegawai. Dari masukan dan usulan SKPD ini lah, kita sampaikan usulan ke Kemenpan,” jelas Andi. Andi mengakui dari pengajuan yang disampaikan BKD Pelalawan, sebanyak 1.307 CPNS, didominasi oleh guru dan tenaga kesehatan. “Memang kita masih kekurangan tenaga kesehatan dan guru. Belum lagi adanya penambahan sekolah, tentu pasti ada penambahan guru. Begitu juga dengan peningkatan status Puskesmas, jika sudah menjadi Puskesmas Rawat Inap, tentu juga dibutuhkan penambahan tenaga,” papar Andi. Namun Andi meyakini, kuota yang diberikan

Kemenpan kepada Pelalawan, tidak akan jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, ketika adanya penerimaan CPNS. Kemenpan sendiri sudah mengumumkan akan menerima CPNS seluruh Indonesia sebanyak 60 ribu. “Itukan secara nasional, belum lagi dengan pengangkatan honorer yang tergabung dalam K1 dan K2, yang sudah tentu masuk dalam 60 ribu tersebut,” kata Andi. Berdasarkan pengalaman dalam penerimaan CPNS tahun-tahun sebelumnya, sebut Andi, jumlah nominal kouta untuk kabupaten kota se Indonesia akan disampaikan oleh Kemenpan, saat akan dilakukannya penerimaan CPNS. “Dari jumlah jatah kouta kita yang ditetapkan Kemanpan ini lah, akan kita susun formsasinya. Misalkan kouta kita tahun 2013 ini, sebanyak 200 CPNS, dari 200 ini kita susun untuk tenaga guru berapa, tenaga kesehatan berapa, penyuluh dan lainnya berapa,” beber mantan Kabag Pembangunan Setdakab Pelalawan ini. * (int/ringo)

hukum yang berlaku. . Untuk penanganan serius kejahatan yang mengkuras lahan hutan Negara di sei Sembilan termasuk lahan peruntukan transmigrasi dikelurahan batu teritip diduga dilego mafia tanah, ini sudah saatnya agar Menhut RI mengambil langkah tegas karena diduga selama ini aksi pencaplokan lahan hutan Negara sepertinya ada pembiaran dan diperjualbelikan mafia tanah kepada pembeli dari luar daerah Riau. Perbuatan melawan Hukum tersebut Negara telah dirugikan tetapi hingga kini tidak ada dari pelaku yang tersentuh hukum. bahkan lahan yang luasnya ratusan sampai ribuan hektare dilego pada pihak pembeli diduga tida ada legalitas yang procedural. Jika kasus ini diusut tuntas dan ada tindakan refresif , maka kejahatan oknum mafia tanah disungai sembilan bisa teratasi dengan baik, pelaku ditindak tegas sesuai Hukum yang berlaku. Nah siapa siapa saja yang terlibat menjarah lahan hutan Negara disungai Sembilan? Kini berbagai kalangan serta pemerhati Kasus ini meminta , agar aparat Hukum harus mengusutnya sampai tuntas. Jikalau tidak sampai kapanpun kejahatan yang melanggar Hukum itu tidak akan selesai.Terkecuali menunggu”sudah tibaajal” mafiatanahdisungaiSembilan itu ,mengucapkan selamat tinggal Dunia ini, mungkin barulah ada perubahan nyata , menurun kejahatan mafia tanah tersebut.. (Rds)

Pemberian Tepat Sasaran, 328 RTS Tanjung Palas Terima Raskin DUMAI,BN Walikota Dumai H.Khairul Anwar menekankan agar bantuan Raskin yang di berikan pemerintah kepada masyarakatkurangmampudapatdimanfaatkandandi gunakandenganbaik,sertaharustepatdiberikankepada RumahTanggaSasaran(RTS) Keterangan di himpun Media ini bahwa pada tahun 2013 penyerahan Raskin Perdana di lakukan langsung oleh Walikota Dumai Khairul Anwar . dimana proses penyerahan Raskin secara simbolis di laksanakan di halaman SMA N 2 Dumai pada senin (25/3) lalu. DalamkesempatantersebutWalikotaMenekankanagar bantuan Raskin yang di berikan Pemerintah harus tepat sasaran. Dimana bantuan Raskin tersebut di berikan pemerintah adalah untuk membantu Warga Kurang mampudengandemikiandenganadanyabantuanRaskin ini bermanfaat guna membantu dalam mreringankan beban keluarga yang kurang mampu (yang di Nilai Pra Sejahtra)untukitubantuaniniharustepatsasaransesuai data yang benar sehingga dalam pelaksanaan nya tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari ujar Wako Dumai. PemerintahmemberikanbantuanRaskinadalah untukmembantubebanwargayangkurangmampudan saatiniPemkoDumaiterusberupayauntukmenuntaskan kemiskinan dan juga menekankan pembangunan perekonomian rakyat sesuaiVisi Misi Dumai dapat maju dan lebih baik ke Depan dan mempreoritaskan pembanguanan ekonomikerakyatanagarkesejahteraan masyarakatDumaimeningkatdanlebihbaikpaparWako Dumai mengakhiri. (Sirait)

Gandeng LSI, DPD II Partai Golkar Pelalawan Survei Bacaleg Pelalawan,BN Untukmenentukanelektabilitasdantingkatkepatutan bakalcalonlegislatif(Bacaleg)dariPartaiGolkarPelalawan, DewanPempinanDaerah(DPD)IIPartaiGolkarPelalawan akan melakukan survei terhadap Bacaleg Golkar sesuai dengan daerah pemilihan (Dapil) nya. "Survei terhadap Bacaleg kita itu, dilakukan oleh Lembaga Survei Indonesia (LSI),"sebut Sekretaris DPD II Partai Golklar Pelalawan Marhadi MR, Rabu (27/3). MenurutMarhadi,saatinitimdariLSIsedangmelukan surveidilapangan,terhadapBacalegGolkarsesuaidengan Dapilnya. " Dalam minggu depan, hasil survey sudah kita terima, " katanya. Dari hasil surbvei LSI ini, tim sembilan DPD II Partai Golkar Pelalawan, menyusun daftar Caleg Sementara (DCS), untuk didaftarkan ke KPUD Pelalawan. Sementara tim sembilan ini, dibentuk berdasarkan keputusan DPP PartaiGolkar,untukmenyusundanmenetapkanCalegdari Partai Golkar. DPD II Partai Golkar Pelalawan sengaja menggandeng lembaga survei pimpinan Denny JA ini, karena secara nasional tingkat kepercayaan terhadap LSI sangattinggi."KetuaDPDIIyangmemintadanmelakukan kerjasama dengan LSI" ujar Marhadi. SesuaikesepakatanantaraDPDIIPartaiGolkarPelalawan dengan LSI, tidaknya hanya untuk Bacaleg saja. " Tidak sebatas Bacaleg saja kita survei. Caleg tetap (DCT) Golkar Pelalawan akan terus kita survey, untuk mengetahui peningkatan elektabilitasny, " ungkap politisi kelahiran Pangkalan Lesung ini. Minimal dua kali survei akan dilakukan LSI terhadapcalegtetap(DCT)GolkarPelalawan nantinya."BulanagustusdanNovember,LSIakanmelakukan surveiterhadapcalegtetap(DCT)kita,"ujarMarhadi.Selain untuk mengetahui tingkat elektabilitas para Caleg tetap, survei ini juga dilakukan untuk mengetahui titik-titik kelemahansertacara-carapemenanganPartaiGolkardalam Pileg 2014 mendatang. * (kpc)


1 - 8 APRIL 2013 | EDISI 353 | THN KE-VIII

Polsek Binjai Tangani Kasus Penipuan dan Penggandaan Uang Palsu BINJAI, BN Dalam persoalan kasus penipuan dan memiliki Uang Palsu oleh seorang dukun gadungan yang di tangani oleh pihak Reskrim Polsek Binjai terhadap tersangka M.S alias Busik (50) tampak nya berbuntut panjang, dalam permasalahan tersebut adanya dugaan pihak keluarga tersangka akan berupaya melepas jerat Hukum berlapis menjadi satu kasus dengan cara melakukan perdamaian terhadap pihak pelapor. Tersangka yang di ketahui Warga Jln, T.Amir Hamzah, Dsn I Desa Sabirejo, Kc Binjai, Kab Langkat ini di tangkap Polisi berdasarkan laporan korban Muzdhalifah (45) Warga Jln, T.Amir Hamzah, Dsn IV Desa Sabirejo, Kc Binjai, Kab Langkat yang telah di tipu MS alias Busik yang mengaku dapat menyembuhkan penyakit Suami korban serta mampu mengandakan uang. Dalam kasus tersebut, anak tiri tersangka berinsia R alias Diono alias Kentong (38) akirnya melakukan upaya penipuan terhadab korban Muzdhalifah dengan cara melakukan pendekatan untuk berdamai dengan cara membuat surat perdamaian yang di rekayasa untuk melepaskan tersangka dalam jerat hukum pada kasus penipuan. Dono dengan berbagai cara bujuk rayu dan bahkan sampai penekanan intimidasi kepada korban bekerja keras untuk mendapatkan tanda tangan surat untuk kepentingan sebagai persyaratan perdamaian hingga berhasil memperoleh tanda tangan korban di atas kertas berupa surat perdamaian yang sengaja di rekayasa dengan isi konsep yang

telah di bubuhin matrai 6000 rupiah. Sedangkan isi surat rekayasa perdamaian yang di bawa oleh R alias Diono alias Kentong sama sekali belum ada tanda tangan oleh tersangka M.S alias Busik maupun saksi saksi lainya, Muzdhalifah di pengaruhi dengan janji segar oleh Diono yang akan membayar segala kerugian korban oleh Diono asal mau melakukan tanda tangan terdahulu surat perdamaian tersebut. Kepada Bongkar News korban ketika di temui di rumah kediamanya bercerita bahwa dirinya di datangi oleh Diono alias Kentong saat berada di ladang dan membujuk agar melakukan tanda tangan surat perdamaian yang isinya di rekayasa dengan bunyi akan mengembalikan uang titipan yang di pegang tersangka selama ini sebesar 10 juta rupiah. Anenya lagi, korban di suruh menandatangani surat perdamaian yang telah di konsep Diono, namun uang tidak di berikan pada Korban dengan alasan uang yang di pegang Busik belum bisa di berikan secara langsung setelah surat perdamaian ini di serahkan pada tersangka yang lagi mendekam di penjara. ”surat tersebut harus di tanda tangani dulu agar pihak Polsek Binjai bisa memberikan uang yang di sita sebagai barang bukti rencana nya segera di kembalikan pada Ibu, tapi tanda tangani dulu surat perdamaian ini, masak Ibu ngak percaya sama aku, terang Korban meniru perkataan Diono. Masih dalam penjelasan korban ,”dari ucapan Diono hingga kini uang tersebut belum juga di berikan kepada Saya, padahal informasi yang Saya dengar bahwa uang Saya ada pada Polisi dan telah di berikan kepada Diono sebesar 10 Juta rupiah, dan ini kan merupakan penipuan untuk memperdaya Saya dengan cara merekayasa penerbitan surat perdamaian dalam maksut tujuan melepas perkara delik laporan pengaduan, ketus korban. Sementara itu, dalam kasus rekayasa dan penipuan surat perdamaian yang di buat oleh

Sopir Bank Mandiri Larikan Uang Rp5 M MEDAN, BN Seorang sopir Bank Mandiri berisial AAG melarikan uang milik Bank tersebut sebanyak Rp.5 miliar,dengan mobil Xenia Hitam no.pol B 1216 XZO yang akan distorkan ke Bank Mandiri Tebing Tinggi, Selasa[26/3]. Informasi yang diproleh menyebutkan kejadian bermula ketika Bank Mandiri Cabang Pembantu Tnjung Balai,Sumut, bermaksud mengirimkan uang kekantor bank yang berada di Tebing Tinggi.Dan turut didalam mobil tersebut karyawan Desliana Sianipar dan dua pengawal polsi Sabhara Polres Tanjung Balai Aiptu R Nasution dan Brigadir DA Sagala. Titik perberhentian pertama dikantor Bank Mandiri Cabang Kisaran di Jalan Cokro Aminoto Kisaran Kabupaten Asahan. "Dikantor ini petugas Bank Mandiri dan petugas polisi turun sekitar pukul 09.30 WIB. Polisi ke toilet dan karyawan Desliana sedang menyerahkan warkat ke Bank Mandiri Cabang Kisaran. Dan pada saat itulah sopir melarikan mobil tersebut yang berisi uang,"kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Asahan, AKP Fahrizal. Kasubbid Pengelola Informasi dan Dokumentasi[PID] Humas Poldasu AKBP MP Nainggolan membenarkan hal itu, kepada wartawan di Mapoldasu,Selasa[26/ 3] malam via telepon selulernya. Kini polisi sudah memintai keterangan ketiga orang yang turut dalam mobil tersebut, dan hanya sementara itu satu orang saja yaitu sopir yang dijadikan tersangkanya. Keterangan yang diperoleh dari Kapolres Asahan AKBP Yustan Alpiani via telepon selulernya mengatakan bahwa dua petugas polsi yang mengawal mobil membawa uang itu,tidak tau didalam mobil ada berisi uang sebanyak Rp.5 miliar. Karena mereka mengaku kepada penyidik ikut serta dimobil tersebut untuk mengambil uang di Bank Mandiri Cabang Tebing Tinggi. Ia juga mengatakan bahwa kedua polisi itu bukan sama masuk ke WC, tapi yang satu ke WC dan yang satu lagi berdiri dekat pintu kantor Bank Mandiri. "Pengakuan mereka juga tidak yakin sopirnya melarikan mobil berisi uang, karena sudah bekerja selama 20 tahun",ujar Yustan. Namun begitu katanya phaknya terus mendalami pelarian uang miliaran rupiah itu. "Kita belum tau keteribatan orang dalam dan juga polisinya karena tersangkanya belum tertangkap. Pihaknya sudah memeriksa empat saksi dua polisi, karyawan dan isteri sopir. Setelah dilakukan penyisiran, polisi menemukan mobil Daihatsu Xenia warna Hitam B 1216 XZO treparkir di Jalan Bakti Kisaran dalam keadaan kosong. Informasi terahkir,Rabu[27/3] mengatakan bahwa sisa uang yang dilarikan sopir didalam kotaknya masih ada utuh Rp.4,4 miliar yang ditemukan disebuah rumah yang berjarak 1 km dari mobil ditemukan berdasarkan laporan dari masyarakat tersangka ada menitipkan barang kerumah warga di Jalan Pelita. Dan kemudian diselidiki ternyata kotak masih utuh dan gemboknya tidak rusak dan dalam perhitungan jumlah uang bersisa Rp.4,4 miliar dan diserahkan ke Bank Mandiri sedangkan sisanya Rp.600 juta dibawa sopir. [HZA].

&

TRAGIS

Diono, kuat dugaan Kepala Desa Sambirejo Kusniadi terlibat memuluskan rekayasa surat perdamaian, sebab dalam surat bermasalah itu Kepala Desa turut serta menandatangani surat tersebut dalam hal mengetahui adanya perdamaian antara pihak tersangka dan korban, padahal Kusniadi sendiri tidak pernah mempertemukan tersangka bersama korban dalam perdamaian sebenarnya. Dalam persoalan itu, Kusniadi bahkan mengetahui bahwa surat perdamaian itu Diono lah sebagai dalang aktor sumber persoalan surat rekayasa untuk melakukan penipuan terhadap korban Muzdhalifah, dan Orang nomor satu di Desa Sambirejo ini juga mengetahui isi surat perdamaian bertentangan dengan kebenaran, Kusniadi mengetahui kalau korban sama sekali belum menerima uang seepeserpun dari tangan Diono setelah surat perdamaian di tanda tangani. Dalam keterangan Kusniadi selaku Kepala Desa Sambirejo saat di temui Bongkar News mengakui ,”memang uang perdamaian milik Muzdhalifah sampai saat ini belum di serahkan oleh Diono, dan saat itu Diono beralasan bahwa surat perjanjian dahulu di buat biar uang sitaan milik korban di tangan Polisi dapat di berikan, dan menurut nya surat itu sebagai awal bukti untuk pengambilan uang, namun hingga kini Saya mengetahui bahwa korban belum menerima uang dari tersangka maupun Diono sendiri. “Memang Saya akui katanya lagi ,Saya ada menandatangani surat perdamaian setelah melihat isi dalam surat tersebut ,bahwa ada nya tanda tangan tersangka dan korban serta saksi-saksi di atas matrai, maka nya walau dengan tidak menghadirkan orang yang bersangkutan Saya selaku Kepala Desa berani menanda tangani untuk mengetahui perdamaian itu, terangnya. Disamping itu juga, sebelum nya surat perdamaian yang di serahkan Dino kepada Saya sempat tertahan satu malam untuk memastikan kebenaran perdamaian itu, dan

menurut korban perdamaian itu tidak ada masalah sehingga Saya berani untuk menada tangani surat perdamaian walau korban bersama tersangka tidak hadir, terangnya. Kusniadi bahkan membeberkan ,”Dalam pengakuan Diono bahwa uang tersebut sudah di ambilnya dari pihak Polsek, namun uang tersebut belum di kembalikan kepada korban Muzdhalifah dan malah di berikan nya kepada pengacara tersangka untuk di gunakan pada biaya pengurusan pembelaan perkara nantinya, terang Kades. Dalam persoalan itu juga, tidak tertutup kemungkinan Kusniadi selaku Kepala Desa Sambirejo ikut serta terlibat dalam rekayasa pembuatan surat perdamaian, sebab Kepala Desa sendiri berani menanda tangani Surat perdamaian tampa menghadirkan tersangka dan korban bersama saksi-saksi lainya, dan surat perdamaian tersebut terindikasi akalakalan untuk memperdaya korban dalam upaya melepas tersangka dari jerat hukum dalam kasus penipuan dan pengelapan serta pengandaan uang palsu. Korban sendiri sampai saat ini belum ada menerima penyelesaian persoalan tersebut dari pihak tersangka maupun dari Diono, sedangkan persoalan tersebut telah di tangani oleh Kepala Desa bersama Polisi Masyarakat (Polmas-red) setempat, dan dalam persoalan ini pihak Korban akan segera melaporkan kasus rekayasa surat perdamaian kepada Kepolisian yang sengaja di buat R alias Diono alias Kentong dalam bentuk rekayasa penipuan. Muzdhalifah juga akan membuat surat pernyataan secara resmi untuk membatalkan surat perdamaian yang di rekayasa oleh Diono, agar surat perdamaian yang di ajukan di Kepolisian batal demi Hukum dalam perkara kasus penipuan dan pengandaan uang oleh dukun palsu M.S alias Busik, sedangkan Korban juga akan melakukkan gugatan kepada Diono selaku aktor dalang rekayasa surat perdamaian untuk diseret pangadilan.(Parida).

Sidang Perdana Cabul Anak di Bawah Umur Digelar

LPSK: Majelis Hakim dan Kuasa Hukum Dinilai Tidak Hormati Norma Persidangan BINJAI, BN Dalam proses persidangan kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur terhadap korban Bunga (bukan nama sebenarnya-red) yang di gelar di Pengadilan Negri Binjai yang menghadirkan Majelis Hakim berpakaian Toga dan juga kuasa Hukum terdakwa berpakaian Dinas loreng TNI-AD itu merupakan suatu perbuatan tidak menghormatinormadipersidanganyangdapat mengganggu kejiwaan korban yang bersetatus anak di bawah umur, demikian di katakan Lili Pintauli Siregar,SH Tim Lembaga perlindungan saksi-saksi dan korban yang datang Jakarta mengikuti persidangan Senin (25/3) kemarin kepada Bongkar News saat berada di Pengadilan Negri (PN) Binjai. Lili juga mengatakan ,” seharusnya mereka berpakaian biasa agar jiwa korban tidak terpengaruh dengan kondisi pakaian mereka itu, sedangkan Jaksa Penuntut Umum yang melihat mereka berpakaian seperti itu tidak ada menegur Majelis Hakim bersama Anggotanya dan juga Oknum Perwira TNI saat masuk persidangan, seharusnya itu juga wewenang JPU untuk melarang mereka untuk menghormati persidagan kasus anak di bawah umur, dan ini tentunya berdampak bagi korban yang masih di bawah umur. Disini kita melihat korban terbeban dalam kejiwaanya usai persidangan setelah melihat Majelis Hakim berpakaian Toga bersama Oknum perwira TNI tersebut berpakaian Dinas Loreng, dan Kita akan melakukan pemeriksaan ke Dokter Pisikater tentang terganggunya kejiwaan korban, sejauh

mana beban mental yang dialami nya. Dan Kita dari Lembaga perlindungan saksi-saksi yang didatangkan dari Jakarta akan terus mengawasi persidangan ini dan mencari tau keberadaan Oknum perwira TNI tersebut sebagai kuasa Hukum terdakwa yang hadir di persidangan dengan berpakaian dinas lengkap, sebab dalam persidangan ini tidak melibatkan Oknum TNI, namun persidangan ini merupakan sidang pencabulan anak di bawah umur yang seharusnya di hormati, papar Lili. Sedangkan dalam persidangan cabul yang menghadirkan terdakwa TW alias Bowo di buka oleh Majelis Hakim yang di ketua oleh Dwi Ana Kusumastanti, SH,MH juga di hadiri oeh Jaksa Penuntut Umumu (JPU) Linda.M Sembiring, SH,MKn dari Kejaksaan Negri Binjai bersama Penasehat Hukum tesangka dari Babinkum Kumdam I/BB Letu CHK N,SH serta penasehat Hukum korban dengan agenda pembacaan dakwaan terhadap terdakwaa yang melanggar UU perlindungan anak. Pantauan Bongkar News usai persidangan perdana kasus cabul tersebut tampak telihat Hakim ketua Dwi Ana Kusumastanti,SH,MH dan Hakim anggota Raja,M,G.L Tobing SH bersama Nurnangningsih,SH,MH memakai pakaian Toga selama di dalam peridangan, sedangkan penasehat Hukm terdakwa Oknum perwira TNI-AD berinisial Letu CHK N,SH dari Satuan Kumdam I/BB yang hadir dalam persidangan jugaberpakaianlengkapDinasjenisPDLloreng TNI yang di lengkapi dengan baret dan kelengkapan sarung pistol di pinggang.

Sementara itu, Lany selaku Loyer korban usai persidangan saat di temui Bongkar News juga merasa heran atas kehadiran Oknum perwira TNI-AD sebagai penasehat Hukum tersangka hadir dengan memakai pakaian loreng ,“Kita sudah pertanyakan langsung kepada Oknum perwira TNI-AD berinisial Letu CHK N,SH tersebut tentang keberadaanya sebagai penasehat Hukum terdakwa, namun dalam jawabanya Ianya sudah mendapat izin dari Panglima Kodam I/BB untuk mendampingi terdakwa dari keluarga purnawirawan TNI. Kita bukan menghalangi tugas mereka untuk mendampingi Klainya, namun dalam hal ini tentunya Oknum perwira TNI tersebut seharusnya menghormati persidangan, sebab ini persidangan cabul yang melibatkan korbanya di bawah umur, dan ini tentunya berpengaruh terhadap kejiwaan korban selama di persidangan. Tentunya korban bisa beranggaban pada pandangan lain dalam persidangan, mengapa Tentarahadiruntukmelakukanpembelaanpada pelaku, dan ini jelas nantinya mengganggu kejiwaan klain Saya, sedanggkan hal seupa yang di lakukan oleh Majelis Hakim bersama anggota yang memakai pakaian Toga di persidangan, jelas ini tidak menghormati aturan persidangan, papar Lani. Dalam pergelaran sidang kasus pencabulan terdakwa TW alias Bowo di gelar dengan ruangan tertutup di PN Binjai, dan turut hadir di persidangan terdakwa, korban dan sejumlah keluarga korban dan terdakwa yang berkompoten untuk di perlukan dalam persidangan.(Fris/007)

Truk Dalmas Satpol PP Terguling, 4 Orang Tewas Ditempat

Truk Dalmas Satpol PP saat setelah terjadi kecelakaan di tikungan Blok IX Desa Banten Kec.Dolok Masihul, Rabu (27/3).

EMPAT orang tewas ditempat kejadian, dan belasan lainnya luka-luka ketika satu mobil dalmas yang ditumpangi 28 orang anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) pemkab simalungun yang akan menuju ke Negeri Dolok terguling di tikungan Blok IX Desa Banten Kec.Dolok Masihul, Rabu (27/3) sekira

pukul 08.30 Wib. Korban tewas 3 anggota Satpol PP dan seorang pengendara Sepeda Motor. Jeni Manalu warga Desa Batu 10 Kec.Dolok Masihul tewas ditempat. Informasi media Bongkar News dilokasi kejadian, saat itu rombongan anggota Satpol PP tersebut rencananya akan

mengikuti apel pagi pada acara Tentara Manunggul Membangun (TMM) yang akan digelar dan akan dihadiri Bupati Simalungun Jr.Saragih di Negeri Dolok Kec.Silau Kahean Kab.Simalungun. Namun, dalam perjalanan mobil tersebut mengalami kecelakaan. Tiga orang anggota Satpol PP tewas terjepit di dalam mobil, yakni Rico Batubara (28) warga Sidamanik Kab. Simalungun, Rapi Aman Girsang (30) warga Pematang Siantar, Bernard Franciscus (25) warga Tiga Dolok, Kec.Pangaribuan. Keempat korban tewas dibawa ke RSU Kumpulan Pane Kota Tebing Tinggi untuk keperluan Visum berikut belasan anggota Satpol PP yang mengalami luka-luka. Degur Raja GukGuk (27) tahun anggota Satpol PP yang duduk di bangku depan menuturkan, mereka berangkat dari Pematang Siantar pukul 06.00 dengan menempuh rute dari Pis-pis. Namun, karena ada jembatan yang tidak dapat dilalui mobil besar, mobil Dalmas yang dikemudikan H.Raja Gukguk warga Manik Kataren, honorer Satpol PP Pemkab Simalungun, memutar arah jalan dari Tebing Tinggi. Untuk mengejar waktu apel pukul 09.00, H.Raja Gukguk memacu mobilnya dengan kecepatan tinggi. Rupanya naas

tidak dapat ditolak, setibanya di tikungan Blok IX Desa Bantan Kec.Dolok Masihul Kab.Sergai, tiba-tiba muncul sepeda motor yang dikendarai Jeni Manalu, sehingga Raja Gukguk banting stir kekiri, namun tubrukan tak dapat dihindari. "Dan, ban sebelah kiri mobil Dalmas yang kami tumpangi terangka, kemudian terguling di parit dipinggir jalan sedalam 3 meter, "Ujar Degur. Ia pun menceritakan, mobil baru bias berhebti setelah terbalik dengan semua ban keatas. "Seingat aku, sebanyak tiga kali mobil kami terguling. "Kata Degur yang masih trauma atas kejadian itu. Supir mobil Dalmas H.Raja dihadapan petugas mengakui, mobil yang dikemudikannya melaju dengan kecepatan tinggi karena memburu waktu untuk segera sampai kelokasi acara TMM. "Saat peristiwa tabrakan, saya hilang kendali, "Ucapnya di Pos Lantas Dolok Masihul. Sementara itu Kasat Lantas Polres Serdang Bedagai, AKP Hasan Basri yang didampingi sejumlah personil Polres Sergai yang turun kelokasi kejadian, langsung melakukan olah TKP, dan mengamankan kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan.(Ibnu)

Polisi Ringkus Komplotan Perampok Bersenpi MEDAN, BN Petugas Subdit III/Umum Direktorat Reserse Kriminal Umum[Ditreskrimum] Poldasu berhasil meringkus dua tersangka perampok bersenjata api[bersenpi] ditempat persembunyiannya kawasan Simpang Ambalutu Kecamatan Buntu Pane Kabupaten Asahan Sabtu[23/3]. Informasi yang diperoleh di Mapoldasu, Minggu[24/3], menyebutkan kedua tersangka yakni Hadi Supono dan Siyal merupakan bagian dari sindikat perampok yang eraksi dikawasan jalan raya Simpang Sekip Kisaran Kabupaten Asahan,Rabu[5/12/2012]. Kawanan perampok itu menjarah harta korbannya yang ditembak saat mengendarai mobil Honda CRV. "AR Simbolon[pemilik senpi FN-red], Fendi dan Kunyu sertaEdi mantan Kepala Desa Suka Dame yang beperan sebagai tukang gambar sasaran buron. Mereka merupakan DPO Poldasu, Polres Simalungun dan Polda Riau",papar Kasubdit III Umum Ditreskrimum Poldasu AKBP Adry Setiawan. Dijelaskannya, AR Simbolon, Fendi dan Kunyu merupakan eksekutor dalam aksi kawanan perampokan yang tergolong ganas dan tidak segan segan untuk melukai korbannya itu. "Sindikat ini kerap melakukan aksinya di wilayah Simalungun, Sergei, Rantau Prapat,Bagan Batu dan Pekan Baru. Tersangka mengaku hasil rampokan mereka bagi,kemudian berpisah. Jika ada sasaran, kawanan tersebut dihubungi",ujar Andry Setiawan. Kepolisian imbuhnya masih melakukan pengembangan untuk membekuk empat pelaku lainnya yang sudah diketahui identitasnya. [HZA]

Sat-Narkoba Polres Binjai Ciduk Pengedar Sabu BINJAI, BN Sat-Narkoba Polres Binjai Selasa (26/3) Sekira pukul 23:30 Wib kembali menciduk bandar Narkoba terhadab tersangka Dapot Maruli alias Dapok (28) warga jalan pasar X Tanjung Jati,Kelurahan Suka Maju,Kecamatan Binjai Barat saat membawa 5 Paket Sabu di kawasan jalan nenas 1,Kelurahan Bandar senembah,Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai. Informasi yang di peroleh Bongkar News di Kepolisian Polres Binjai menjelaskan ,”tertangkap nya tersangka berawal petugas Sat Narkpoba Polres Binjai sadang melintas di jalan Nenas di tempat kejadian perkara Bandar Senembah, terlihat tersangka saat itu sedang betengkar bersama rekannya berinisial Zol (30) hanya pesoalan kenalpot sepeda motor. Sedangkan tersangka saat itu ingin mengambil Kenalpot sepeda motor merek RX King milik miliknya yang di pinjamkan kepada Zol sebelumnya hingga terjadi pertengkaran mulut, namun saat mereka bertengkar saat itu melintas petugas dan menghapiri mereka. Namun melihat yang datang sosok seorang Polisi berpakaian pereman, Dapot langsung terlihat gugup, hingga petugas menaruh kecurigaan hingga melakukan pememeriksaan di kantong celana tersangka, dari pemeriksaan petugas saat itu di temukan 5 Paket Sabu beserta timbangan elektrik. Selanjutnya petugas mengelandang Depok ke Komando SatNarkoba Polres Binjai bersama barang buktinya untuk menjalani pemeriksaan dan pengembangan atas kepemilikan barang haram jenis sabu-sabu milik tersangka. Dalam pemeriksaan petugas, tersangka saat di periksa mengaku membeli barang haram Sabusabu tersebut dari salah seorang rekanya berinisial Ako bermukim di Tanjung Jati, Kecamatan Binjai Barat seharga 500 ribu rupiah. Selanjutanya dalam pengakuan tersangka ,”sedangkan Ako juga menyuruh salah seorang rekannya berinisial Edi warga yang sama untuk mengambil pesanan paket Sabu-sabu kepada seorang Bandarnya, dan dalam pengakuan Dapot sendiri tidak mengetahui siapa bandar sebenarnya. “Saya dapat barang dari Ako, sedangkan barang tersebut di ambil oleh rekanya Edi kepada bandar, jadi Saya ngak tau pada siapa Edi mengambil barang itu, makanya ngak tau persis siapa bandarnya, dan setelah mendapatkan barang tersebut lalu saya kerumah Zol untuk menebus Kenalpot kereta yang saya gadaikan sebelumnya. Namun Zol bertahan, bahwa kenalpot itu yang katanya sudah di jual, sehingga terjadi pertengkaran antara kami dan itu menjadi perhatian Polisi saat melintas di tempat kejadian, hingga melakukan pemeriksaan dan menemukan paket sabudi kantong celana Saya, ungkap Dapot. Dalam pengakuan Dapot juga mengakui bahwa dirinya sudah 2 Tahun belakangan ini mengkonsumsi Narkoba jenis-sabu-sabu, “Saya sudah ketagihan dengan sabu Bag, kalau ngak pake ngak enak badan, dan barang yang di beli itu untuk pake sendiri,Terangnya sambil tertunduk. Dalam kasus tersebut, Kasat Narkoba Polres Binjai AKP Achiruddin Hasibuan saat di kompirmasi Bongkar News di ruanganya menjelaskan, “pihaknnya telah melakukan pememeriksaan pada tersangka dan melakukan pengembangan mencari tahu keterlibatan orang lain yang menjual barang tersebut kepada tersangka, kini Tersangka bersama barang bukti sudah Kita amankan menunggu proses selanjutnya, tegas Achiruddin.(Fris/007)

Miliki Daun Ganja, Polsek Sei Bingai Amankan Kuli Bangunan BINJAI, BN Petugas Mapolsek Sei Bingai Jumat (29/3) pagi saat melaksanakan Razia kenderaan bermotor di depan kantor berhasil menciduk dan mengamankan seorang pemuda yang memiliki Narkoba dari kantong celana tersangka sebanyak 3Am berisikan daun ganja kering siab pakai. Tersangka yang berhasil di amankan petugas di ketahui seorang kuli bangunan berinisial JS alias Putra (20) yang bermukim di Pasar IV, Dusun Padang Cermin, Kecamatan Selsei, Kabupaten Langkat. Inpormasi yang di peroleh Bongkar News di Kepolisian Mapolsek Sei Bingai menyebutkan ,”saat itu pelaku JS hendak pergi ke pantai Namukur untuk mengisi hari liburnya di di pinggir pantai dalam acara menikmati hisapan daun ganja dengan modalkan uang pas-pasan di kantung. Tertangkapnya JS akibat tingkanya sendiri dalam bertindak memilih untuk memotong jalan menuju pantai Namukur dengan melintasi Polsek Sei Bingai, sedangkan pemuda kuli bangunan ini merasa tidak sadar terjebak saat melintas di Mapolsek Sei Bingai menemukan adanya barisan petugas Polisi yang sedang melakukan Razia. Kondisi SJ terlihat gerogi dan salah tingkah saat mengendaraan sepeda motornya yang bahkan terlihat kebingungan , dan akhirnya tersangka Nekat menerobos barisan Razia dan akirnay tertangkap. “Saat dilakuka pemeriksaan surat kenderaan tersangka terlihat kebingungan, hingga timbul kecurigaaan lalu melakukan pemeriksaan terhadab pakaian nya dan menemukan 3 Am berisikan daun ganja kering dalam kantung celana nya. Sementara itu Kapolsek Sei Bingei AKP M Sihombing ketika di kompirmasi Bongkar News melalui telepon selulernya membenarkan kejadian tersebut, dan dalam penjelasanya M.Sihmbing mengatakan ,”Saat itu Kita melaksanakan Razia sepeda motor di depan Kantor Mapolsek Sei Bingai, sedangkan tersangka saat itu menerobos blokade razia. Sedangkan ketika di stop tersangka terlihat gugp, dan saat di lakukan pemeriksaan tersangka juga terlihat kebingungan hingga menaruh curiga dan langsung melakukan pengeledahan, dan dalam kasus ini kita masih melakukan pemriksaan terhadap tersangka, dan tersangka akan kita jerat dengan pasal 112 sub 127 dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun kurungan penjara, terang M.Sihombing.(Fris/007).


1 - 8 APRIL 2013 | EDISI 353 | THN KE-VIII

Walikota Tebingtinggi: Mengembangkan Koperasi Melalui Pendekatan Masyarakat TEBINGTINGGI, BN Membangun koperasi merupakan suatu proses pembelajaran yang berkelanjutan dan tidak bisa menjadi monopoli pemerintah, sebab telah terjadi suatu perubahan pemahaman bahwa peran pemerintah sebaiknya tidak bersifat langsung dalam bentuk intervensi penyelenggaraan usaha dan organisasi koperasi. ”Hal ini tidak berarti bahwa pemerintah lepas tangan dan pemerintah tetap sangat diperlukan untuk menciptakan iklim kondusif yang dibutuhkan untuk mendorong dan mengundang partispasi positif pihak terkait dalam membangun koperasi”, hal itu disampaikan Walikota Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan pada Rapat Anggota Tahunan (RAT) 2013 Koperasi PNS Pemko Tebingtinggi, Selasa (26/3) di gedung Hj Sawiyah Nasution jalan Sutomo kota setempat. Lebih lanjut dikatakan, pendekatan pemberdayaan masyarakat menjadi prioritas didalam mengembangkan dan menumbuhkan koperasi, maka organisasi koperasi sendiri yang harus didorong untuk secara aktif membangun dirinya. “Pembangunan koperasi tergantung pada partisipasi aktif berbagai pihak, terutama dari kalangan koperasi sendiri meliputi anggota, pengurus dan pengelola serta partisipasi aktif pihak terkait baik pemerintah, dunia usaha maupun masyarakat. Sedangkan sisi yang lain belum tentu terdapat pemahaman yang sama tentang tujuan, sasaran dan pengukuran serta kriteria penilaian hasilnya”, kata walikota. Dalam rangka pencapaian rencana kerja tahun 2013, maka yang perlu menjadi perhatian adalah dukungan seluruh perangkat organisasi baik anggota, pengurus dan pengawas harus menjadi satu kesatuan yang tidak terpisah, ”Penyusunan program harus disesuaikan dengan pengalaman tahun lalu sebagai dasar acuan dan prakiraan tahun yang akan datang termasuk segala kemungkinan”, imbuh Umar Zunaidi. Dikatakan juga bahwa anggaran yang baik jika rencana realisasi tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya atau maksimum 25 persen dan memperkuat modal sendiri (equaty). Walaupun RAT adalah sebagai kegiatan rutin bagi setiap koperasi, namun mempunyai arti yang sangat penting dalam kehidupan koperasi. ”Karena keputusan-keputusan yang dihasilkan dalam RAT akan sangat menentukan maju mundurnya perkembangan koperasi dimasa mendatang. Oleh karena itu, apa yang diputuskan didalam RAT ini harus benar-benar dikaji secara teliti dan mendalam sertas mendapatkan persetujuan secara bulat oleh para anggota peserta RAT”, kata Umar Zunaidi.(DER)

Pemkab Sergai Umumkan 735 Tenaga Kerja Honorer Kategori II SEI RAMPAH,BN Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) melalui Badan Kepegawaian daerah (BKD), mengeluarkan pengumuman / uji publik daftar nama-nama tenaga honorer kategori II berjumlah 735 orang berasal dari sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkab Sergai. Hal ini berdasarkan surat pengumuman Bupati Sergai dengan nomor 18.36/800/1171/2013 tanggal 26 Maret 2013. Kepala BKD Sergai Drs.H Ahmad Zaki, MAP melalui Kabid Pengadaan dan Mutasi. Nasaruddin Nasution,S.Sos,MM mengatakan dasar hukum pengumuman / uji publik daftar nama tegana honorer Kategori II Pemkab Sergai ini adalah Peraturan Pemerintah No.48 Tahun 2005 jo. Peraturan Pemerintah No.43 Tahun 2007 jo. Peraturan Pemerintah No.56 Tahun 2012 tentang pengangkatan Tenaga Honorer menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), dan surat edaran Mentri Negara Pendayagunaan Aparatur Nagara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia No.5 Tahun 2010 tanggal 28 juni tentang pendataan Tenaga Honorer yang bekerja di lingkungan instansi Pemerintah. "Sesuai surat edaran tersebut, yang dimaksud dengan tenaga kerja honorer Kategori II adalah tenaga honorer yang penghasilannya dibiayai bukan dari Anggaran Pendapatan dan Belaja Negara (APBN) atau bukan dari Anggaran Pendapatan dan Belaja Daerah (APBD),"kata Nasaruddin Nasution di ruang kerjanya di Kompleks Kantor Bupati Sergai di Sei Rampah,Rabu (27/3). Dikatakan Nasaruddin, kriteria tegana honorer Kategori II yang dimaksud yakni diangkat oleh pejabat yang berwenang, bekerja di instansi Pemerintah, masa kerja minimal 1 tahun pada 31 Desember 2005 dan sampai saat ini masih bekerja secara terus menerus, sertya berusia sekurang-kurangnya 19 tahun dan tidak boleh lebih dari 46 tahun per 1 Januari 2006. Adapaun rekapitulasi tenaga honorer Kategori II di lingkunga Pemkab Sergai selengkapnya adalah Dinas Pendidikan sebanyak 643 orang yang terdiri dari tenaga Pendidik SD/MI 522 orang, tenaga Pendidik SLB 1 orang, tenaga Pendidik SMP 77 orang, tenaga Pendidik SMA 33 orang dan tenaga Pendidik SMK sebanyak 10 orang serta tenaga Teknis sebanyak 92 orang, ungkapnya. Dengan pengumuman / uji publik daftar nama tegana honorer Kategori II di lingkungan Pemkab Sergai, Ahmad Zaki mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait data tenaga honorer Kategori II yang tidak sesuai ketentuan dan peraturan, dapat menyampaikan pengaduan maupun snggahan atau keberatan didukung data dan fakta yang dapat dipertanggung jawabkan. Pengaduan maupun sanggahan atau keberatan yang dimaksud agar ditujukan kepada SKPD terkait dan tembusannya disampaikan kepada Bupati Sergai,c/q. Kepala BKD Sergai.(Ibnu)

Bupati Buka MTQ ke-IX dan FSN Ke-X Tingkat Kabupaten SergaiTahun 2013 PEGAJAHAN,BN Sekitar sepuluh ribu massa yang terdiri para pelajar SD sampai SMA sederajat, para guru, para kafilah dan puluhan kenderaan hias mengikuti pawai ta'aruf mengawali pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-IX dan Festival Seni Nasyid (FSN) ke-X tingkat Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) tahun 2013 yang dibuka oleh Bupati Serdang Bedagai Ir. H. T. Erry Nuradi MSi dan Wabup Ir. Soekirman dengan memukul beduk bersama di alun-alun eks lokasi MTQ, Kelurahan Melati Kebun Kecamatan Pegajahan, Senin (25/3). Pawai tersebut disambut oleh Bupati H.T. Erry Nuradi di panggung kehormatan yang didampingi Wabup H. Soekirman, unsur Forum Pimpinan Komunikasi Daerah (FKPD) dan Sekdakab Sergai Drs. H. Haris Fadillah, M.Si selaku Ketua Panitia Penyelenggara. Dalam acara pembukaan MTQ dan FSN tersebut juga terlihat hadir Ketua TP PKK Sergai Ny. Hj. Evi Diana Erry, Ketua GOPTKI Ny. Hj. Marliah Soekirman, Ketua DWP Ny. Hj. Imas Haris Fadilah, Wakil Ketua DPRD Sergai Drs. H. Abdul Rahim, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala SKPD dan Camat se-Sergai, Kakan Kemenag, Ketua MUI, Ketua LPTQ, Ketua TP PKK Kecamatan, para alim ulama dan tokoh masyarakat serta para undangan lainnya. Bupati Serdang Bedagai H.T. Erry Nuradi dalam sambutannya mengatakan sejak terbitnya fajar hingga terpancarnya cahaya Illahi ke seluruh alam kaum muslimin telah berupaya menggali dan mendalami isi Al-Qur'an, tidak terhitung banyaknya buku-buku yang diterbitkan orang sebagai hasil dari penelaahan Al-Qur'an, berbagai disiplin ilmu pun muncul dan berkembang sebagai buah dari pengkajian terhadap Al-Qur'an.. Oleh karenanya melalui kegiatan MTQ dan FSN seperti ini kita semua khususnya umat Islam akan termotivasi untuk meningkatkan pemahaman, penghayatan dan pengamalan isi kandungan Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari kata Bupati. Disamping itu juga, kegiatan ini sebagai moment yang tepat dalam upaya menyatupadukan gerak dan langkah seluruh komponen masyarakat Sergai dalam meningkatkan pembangunan dibidang keagamaan khususnya meningkatkan seni baca al-Quran dan seni nasyid sekaligus untuk meningkatkan ukhuwah islamiyah. Menurut Bupati Erry Nuradi, kalau kita cermati ada beberapa faktor yang menyebabkan kealfaan umat Islam dalam hal membaca dan memahami Al-Qur'an, antara lain kurangnya perhatian para orang tua terhadap anak-anaknya dan kurangnya rangsangan yang dapat memotivasi anak-anak tersebut. Jika kondisi ini terus berlangsung maka tidak mengherankan jika beberapa tahun yang akan datang generasi Islam semakin banyak yang buta terhadap Al-Qur'an, maka tidaklah mengherankan kalau pada gilirannya mereka akan terlibat dalam berbagai kenakalan seperti perkelahian pelajar, mabuk-mabukan, narkoba, pemerkosaan dan kejahatan dan lain-lain yang dapat memporak-porandakan persatuan dan kesatuan bangsa. Untuk itu, saatnya kita harus menanamkan nilai-nilai religius sedini mungkin, jelas Bupati Erry..(IBNU)

Terkait Pengangkatan Direktur PD Angkutan LSM Wanacakra Pertanyakan Sikap DPRD Binjai BINJAI, BN Surat LSM Wanacakra Nomor : 184/ WCR-KB/PD.A/II/2013 tentang permohonan untuk dilakukan Hearing dan Pengangkatan Direktur PD.Angkutan Perintis ternyata sampai saat ini belum disikapi Badan Pengawas (BP) PD Anggutan dan Komisi C DPRD kota Binjai Direktur LSM Wanacakra kota Binjai Gito Affandi menyatakan dua kali BP disurati belum juga disikapi ,karena itu LSM Wanacakra menggiring BP dan jajaran direksi ke DPRD Binjai untuk dilakukan Hearing (rapar dengar pendapat). Dikatakan Gito bahwa surat Nomor : 184/WCR-KB/PD.A/II/2013 tanggal 5 februari 2013 kepada Ketua DPRD dan Ketua Komisi C merupakan salah satu instrument perundang -undangan dan Peraturan Pemerintah (PP) tentang tata cara peran masyarakat dalam penyelenggaraan

Pemerintah Daerah dan bukan mengatur wakil rakyat seperti persepsi yang sering dilontarkan oknum wakil rakyat seolah LSM Wanacakra mengatur DPRD Desakan LSM Wanacakra untuk dilakukan Hearing terkait dengan penetapan dan pengakatan jabatan Direktur Perusahaan Daerah (PD) angkutan perintis sesuai dengan SK Walikota Binjai Nomor : 821.29-579/K/2012 tanggal 5-11-2012 masa periode 2012 -2016 dan management pengelolaan dengan indicator adanya dugaan penyalahgunaan Dikatakan Gito dalam surat usul dilakukan dengar pendapat LSM Wanacakta dengan komisi C DPRD kota Binjai ingin mengupas dan membedah pasal 13 ayat (1) hurup (b) Peraturan Daerah kota Binjai nomor 10 tahun 2007 yang merupakan persyarakat khusus bahwa rekomendasi pengalaman kerja yang dikeluarkan CV Tunas Baru kabupaten Deli Serdang bah-

wa oknum berinisial AA alias S adalah sebagai mandor mobil pengangkutan umum (MPU) trajek 006 jurusan Pinang BarisBinjai dan Pinang Baris Belawan selama 3 (tiga) tahun dari tanggal 22-8-2005 s/d 229-2008 dicurigai kebenarannya buktinya kalangan sopir di lingkungan terminal Pinang Baris Kampung Lalang line jurusan 006 Pinang Baris -Belawan dan Pinang Baris -Binjai pada umumnya tidak mengenal oknum AA alias S dan disebutkan bahwa Oknum AA itu sebelumnya diketahui bekerja sebagai karyawan Pabrik PT.Kedawung dan Biro Jasa Tenaga Kerja serta membantu usaha Wartel Lebih lanjut dikatakan Gito diawal kepemimpinan oknum AA selaku direksi PD Angkutan banyak masyarakat pengguna jasa angkutan perintis kerab kecewa karena rutinitas operasional sering terkendala alias terputus putus terutama pada hari

libur umum dan hari minggu hampir di setiap line minim armada pengungkutan karena lebih mengutamakan rental /carteran keluar,buktinya hari libur umu (Tgl.24/12013) armada pengangkutan dioperasikan keluar sebanyak 5 unit ke Pantai Cermin dan 6 Unit carteran ke Brastagi sedangkan dioperasikan di kota Binjai nihil armada alias semua line kosong ,mirisnya lagi pada hari sabtu -minggu tanggal 9-10 Februari 2013 8 unit armada pengangkutan PErintis dirental ke Bukit Lawang selebihnya tidak dioperasikan karena rusak ,Ujar Gito Karena itu LSM Wanacakra berharap kepada aparat penegak hokum dapat melidik penyalah gunaan dan rekayasa dokomen surat rekomendasi Oknum Direksi PD Angkutan kota Binjai ,sebagai langkah awal pihak Mapolres Binjai segera meng-agendakan pemanggilan terhadap Oknum Direksi Pd.Angkutan berinisial AA. (MR/MSTP)

Tiga Daerah TKPK Bahas Upaya Percepatan Penanggulangan Kemiskinan TEBING TINGGI,BN Pemerintah pusat melalui Kementerian Koordinator Kesejahteraan Republik Indonesia (Kemenkokesra) yang telah meluncurkan Program Strategic Alliance for Poverty Alleviation (SAPA) di seluruh kawasan Indonesia, Kota Tebing Tinggi, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) dan Kabupaten Batu Bara yang tergabung menjadi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) menjadi daerah sasaran program SAPA di kawasan Sumatera Utara. Sebagai bentuk kemitraan bagi seluruh pemangku kepentingan dalam penanggulangan kemiskinan berbasiskan kapasitas dan karakteristik kemiskinan pada masing-masing daerah, 3 Kabupaten/Kota ini mengadakan pertemuan bersama membahas dan mereview atas implementasi program SAPA yang telah dicapai dan perumusan model integrasi para pelaku penanggulangan kemiskinan. Acara ini diselenggarakan di aula Pondok Bagelen Kota Tebing Tinggi, Rabu (27/3). Dengan adanya pertemuan ini diharapkan dapat membantu kelembagaan yang dijalankan oleh pemerintah daerah dalam mempercepat dan

memperkuat upaya desentralisasi penanggulangan kemiskinan, peningkatan kesejahteraan rakyat, karena penanggulangan kemiskinan merupakan tanggung jawab seluruh elemen bangsa. Dalam kesempatan ini Wabup Sergai Ir. H. Soekirman yang menjadi Ketua TKPKD Sergai bersama Wawakot Tebing Tinggi H. Irham Taufik SH, M.AP mendapat kehormatan menjadi narasumber, yang turut dihadiri Walikota Tebing Tinggi Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan MM, Perwakilan Pemkab Batubara Kabag Humas Sergai Dra. Indah Dwi Kumala, Camat Tebing Tinggi Drs. Ramadhan Purba, Koordinator Program SAPA Fakhrulsyah Mega dan Kepala SKPD Pemko Tebing Tinggi. Kabupaten Sergai yang ditetapkan Kemenkokesra sebagai lokasi inti daerah sasaran program SAPA, dalam paparannya, Wabup Soekirman mengemukakan bahwa dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya, Pemkab Sergai telah memfokuskan berbagai kiebijakan maupun program dalam beberapa kluster. Salah satu kluster tersebut adalah program percepatan penanggulangan kemiskinan.

Menurut Koordinator Program SAPA Fakhrulsyah Mega beberapa fokus yang sudah berjalan sampai saat ini antara lain memperkuat sekaligus memberdayakan perencanaan dan penganggaran yang berpihak pada masyarakat kurang mampu dan perempuan, mengintegrasikan data dan informasi kemiskinan, memperkuat kapasitas kelembagaan pemangku kepentingan dalam penanggulangan kemiskinan serta melakukan advokasi kebijakan dan program penanggulangan kemiskinan. Untuk itu diharapkan agar aliansi dari beragam pemangku kepentingan yang mempunyai fokus dalam program dan kebijakan pengurangan serta pemberdayaan penduduk miskin, pengembangan kapasitas pemerintah daerah. Kemudian pengembangan inovasi kebijakan dan program penanggulangan kemiskinan yang dapat dilakukan secara integrasi, holistik dan konsisten yang berbasis pada masyarakat kurang mampu, ujar Fakhrulsyah. Beberapa mitra yang terlibat dalam program sapa terdiri dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta organisasi masyarakat sipil di tingkat nasional dan daerah, jelas Fakhrulsyah Mega.(Ibnu)

Boga Arfiansyah Dikukuhkan Jadi Ketua Gapokdakan Kecamatan Binjai Barat

Pengurus Gapokdakan Mandiri Jaya Kecamatan Binjai Barat Ketua Boga Arfiansyah Sekretaris Alfian SP dan Bendahara Munir Rangkuti saat dikukuhkan Kabid Perikanan kota Binjai Junaidi Tarihoran

BINJAI, BN Setelah terpilih secara aklamasi pada musyawarah Gapokdakan (Gabungan Kelompok Budidaya Perikanan) Mandiri Jaya di Saung Perikanan kelurahan Payaroba kecamatan Binjai Barat 25 Maret 2013 lalu Boga Arfiansyah dikukuhkan menjadi Ketua Gapokdakan Kecamatan Binjai Barat Acara ini dihadiri Penyuluh Perikanan Bakorluh P2K Provinsi Sumatera Utara Nasruddin Siregar,Kabid

Perikanan /UPTD BBI kota Binjai Junaidi Tarihoran,Kabid Penyuluh Dinas Pertanian dan Perikanan kota Binjai Thomas Tarigan,Kordinator PPL kecamatan Binjai Barat Pangihutan Lubis,PPL Perikanan kecamatan Binjai Barat Jamalus SPi,KetuaKetua Pokdakan Kelurahan Limau Sundai,Suka Maju dan Payaroba dan PPL Pertanian kelurahan se-Kecamatan Binjai Barat Penyuluh Perikanan Bakorluh P2K

Provinsi Sumatera Utara Nasruddin Siregar mengatakan, menyambut baik serta mendukung adanya program kerja Pembentukan dan Pengukuhan kepengurusan Gapokdakan ,namun harus di ingat setiap pembentukan Pokdakan dan Gapokdakan harus mengacu kepada Payung hukum Undang -undang Mentri Pertanian dan Mentri Perikanan dan Keluatan serta aturan dan peraturan yang berlaku Nasruddin menghimbau agar Gapokdakkan yang telah dikukuhkan sering -sering melakukan kordinasi dengan PPL untuk menumbuhkembangkan budidaya perikanan di kecamatan Binjai Barat Sementara Boga Arfiansyah dalam sambutannya meminta seluruh komponen Pokldakan agar mendukung struktur dan program kerja pengurus yang baru dilantik," Mari merapatkan barisan untuk membawa perubahan yang lebih baik ." kota Boga Disela-sela acara itu,Boga Arfiansyah berjanji akan menindak lanjuti himbauan Bokorluh P2K Provinsi Sumatera Utara dengan melakukan konsolidasi hingga ketingkat bawah. (MUNIR RANGKURI)

Wabup Sergai Ir. H. Soekirman sedang menyerahkan cenderamata kepada Wakil Walikota Tebing Tinggi H. Irham Taufik SH, M.AP usai memberikan paparan pada acara Review Implementasi Program SAPA dan Perumusan Integrasi Para Pelaku Penanggulangan Kemiskinan bertempat di aula Pondok Bagelen Kota Tebing Tinggi, Rabu (27/3).

Desa Bantan Kec. Dolok Masihul Utamakan Pembangunan Desa DOLOK MASIHUL.BN Memang menjadi seorang pemimpin di Desa bukan hal yang midah untuk mengabdi dan bersentuhan langsung dengan masyarakat serta dapat mengayomi masyarakat yang bernacam ragam latar belakan, baik itu Etnis Suku Agama dan Budaya. Apalagi Desa Bantan yang terdiri dari 9 Dusun sangatlah di maklumi jika masih banyak lagi ketidakpuasan masyarakat mengingat luasnya Desa dan banyaknya penduduk yang semuanya itu harus diperhatikan. "Ucap Kepala Desa Bantan Ishak Rismanto. SE, kepada Wartawan Bongkar News, Jum'at (29/03) saat akan meninjau rencana pembangunan jalan disalah satu Dusunnya yang dianggap sangat perlu diperhatikan. Banyak insane LSM / PERS dari berbagai media yang suka ke Desa Bantan menilai kepala Desanya sangat bermasyarakat dan mengutamakan Azas Demokrasi dalam mengambil keputusan. Berbagai macam usulan dan permohonan masyarakatnya yang perlu diperhatikan. Akan tetapi dengan kterbatasan dana pembangunan yang ada sehingga kita buat skala prioritas," ungkapnya. Dan menjelaskan, "saya berkeinginan, setelah masa jabatan saya habis, saya dapat meninggalkan kenang-kenangan pembangunan, dan kesan yang baik bagi warga saya kelak. Karena nantinya saya juga akan kembali ke masyarakat biasa". Jelasnya kepada beberapa wartawan sesuai meninjau jalan di salah satu Dusunnya yang perlu di ajukan permohonannya ke Dinas terkait. Saat dipertanyakan tentang penggunaan dana ADD Desa Bantan, Kades menjelaskan bahwa penyakluran ADD sudah dilaksanakan oleh perangkatnya sesuai fungsi dana yang diperlukan. Karena saya tidak ada memegang uang,"tegas Kades. Semua sudah dibagikan kebidangnya masing-masing, termasuk kepada LKMD sebagai pelaksana pembangunan. Pak Ishak menambahkan,"jika diperhatikan semua dari mana uang untuk membangunnya, sementara dana ADD kan disesuaikan dengan jumlah Pajak Desa yang masuk APBD." Beliau meminta agar masyarakat yang belum tersentuh permintaannya untuk tetap bersabar dan menunggu gilirannya. Menurut beberapa masyarakat ditempat dan waktu berbeda saat ditemui Wartawan Bongkar News berkomentar bahwa selama kepemimpinan Pah Ishak Rismanto ini lah banyak yang dirasakan pembangunan baik itu sarana prasarana jalan, tentang pembangunan phisik, bahkan sampai factor keamanan dan kenyamanan." Ungkap masyarakat kepada Bongkar News. Sulit di cari kepemimpinan yang bermasyarakat dan bermartabat seperti Pak Ishak ucap beberapa ibuibu yang berkumpul di salah satu rumah warga. Kalaupun ada hanya beberapa persen saja yang berkomentar negative, itupun dikarenakan mereka itu kurang memahami arti Pemerintahan Desa.(Ibnu)

Pencanangan Gemmar dan Pelantikan DMI Kota Tebingtinggi WALI KOTA Tebingtinggi Ir.H.Umar Zunaidi Hasibuan secara remsi membuka pencanangan Gerakan Masyarakat Maghrib Mengaji (Gemmar) se Kota Tebingtinggi ditandai dengan pemukulan Beduk oleh Kapolres AKBP Andi Rian Djajadi,SIK didampingi Ketua DPRD H.Syahrial Malik dan Walikota Ir.H.Umar Zunaidi Hasibuan, Selasa (26/3) digedung balai pertemuan Kartini Jalan Imam Bonjol. Selain pencanangan Gemmar,Ketua PW DMI Sumut Drs.HM.Imran Daulay,SH melantik kepengurusan Dewan Masjid Indonesia (DMI)Kota Tebingtinggi priode 2012-2017 yang dipimpin Ketua Umum (Ketum) Ir.H.Adi Surya Zein dan Sekretaris Umum (Sekum) Zulkarnaen,S.Ag. Tampak hadir Unsur Muspida Tebingtinggi,Wakil Walikota H.Irham Taufik,SH,MAP,Ketua PA,Drs.H.Bisman,M.Hi,Kakan

Menag Drs.H.Hasful Huznain,SH,Ketua PW DMI Sumut,Drs.HM.Imran Daulay,SH,Asisten I Pemerintahan,Drs.H.Agus Salim,Ketua Tim PKK dan Ketua Dhrama Wanita Persatuan Kota Tebingtinggi,Para SKPD jajaran pemerintah kota serta undangan lainnya Walikota Tebingtinggi dalam sambutannya mengatakan,gerakan masyarakat maghrib mengaji (gemmar) dicanangkan bertujuan untuk meningkatkan semangat cinta membaca, memahami, menghayati dan mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Diharapkannya,program Gemmar dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat akan fungsi dan peran Alquran bagi kehidupan manusia dan padakahirnya dapat menghiupkan kembali tradisi membacaAlquran setiap selesai shalat maghrib baikdirumah maupun dimasjid,”Jangan anakanaknya disuruh mengaji

sementara orangtuanya samasekali tidak mengaji”tegas Umar Zunaidi Dijelaskan,bahwa kegiatan gerakan masyarakat maghrib mengaji (Gemmar) dilaksanakan diMasjid danMhusholla yang didampingi oleh tenaga pengajar/ instruktur yang bertugas mengajarkan baca dan tulis Alquran. Terkait tentang telah terbentuknya DMI Kota Tebingtinggi,Umar Zunaidi mengatakan,masjid merupakan pusat peradaban,maka fungsi masjid padazaman Rasullah bukan sekedar tempat melaksanakan ibadah shalat semata,tapi lebih dariitu,masjidjuga dipergunakan sebagaimadrasah bagiumat muslim untukpembelajaran tentang islam dan berbagai persoalan diantaranya sebagai tempat bermusyawarah dalammembantu menjalankan rodapemerintahan,”Tapi sekarang

ini sangat jauh berbeda biladibandingkan pernananmasjid padazaman dahulu”kata Umar Zunaidi. Disebutkan,bahwa di kota Tebingtinggi telah tercatat secara kuantitaif padatahun 2012,jumlah masjid ada 117 dan musholla 81,tetapi dengan kuantitas yang cukupbesar ini akan menjadi tidak

bermakna apabila kita tidak mampu mendorong kualitas keberagaman masyarakat di kota Tebingtinggi,”Untuk meningkatkan fungsi masjid sangat diperlukan adanya perencanaan,pengelolaan, penataan masjid yang teroganiser dengan baik melalui manajemen masjid”imbuhnya.(DER)


1 - 8 APRIL 2013 | EDISI 353 | THN KE-VIII

Tarian Budaya Delapan Etnis Kota Medan Pukau Pengunjung PRSU MEDAN, BN Tarian Kesenian Budaya delapan etnis dari Kota Medan yang dikemas begitu apik digelar dalam suatu acara Malam Pesona Seni dan Kebudayaan Kota Medan yang ditampilkan di open Stage Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke 46, Jumat (29/9) malam, tarian ini memukau ribuan masyarakat pengunjung PRSU tidak saja dari Kota Medan juga dari Kabupaaten/Kota yang ada di Sumatera Utara. Acara malam pesona seni dan budaya yang digelar Pemko Medan ini merupakan Jadwal yang telah itetapkan oleh panitia, dan untuk mala mini Pemko Medan mengisi acara terebut, tampak hadir Wakil Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi, Sekda Ir Syaiful Bahri MM, unsure Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Medan, dan sejumlah pimpinan SKPD jajran Pemko Medan.

Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap MM dalam sambutannya mengatakan, malam mini Kota Medan mendapat kesempatan untuk menghisi hiburan kesenian di event Pekan Raya Sumatera Utara, untuk disugukan kepada masyarakat pengunjung, untuk itulah diberikan apresiasi dan terima kasih kepada Dinas Budpar Kota Medan selaku pelaksana yang telah mengkemas acara ini dengn baik. Dikataknnya, kita berharap dengan penampilan kesenian budaya delapan etnis Kota Medan yang merupakan kota multicultural, kota metropolitan yang harus kita bangun, menjadi kota metropolitan yang berbudaya dan religius. Kota Medan akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi wilayah Barat, diantarnya dengan berfungsinya Bandara Kualanamu salah satu saat ini transport yang akan menghubungkan Kota Medan ke Bandara

Gubsu Resmikan Masjid Yasmin Sunggal, Tak Jauh Dari Kediamannya

MEDAN, BN Gubsu H.Gatot Pujo Nugroho meresmikan Masjid Al-Yasmin. Jl.Wakaf No.45 Kelurahan Sunggal Medan, Jumat(29/3), tak jauh dari kediaman pribadinya. Kenduri syukuran atas berdirinya masjid dilanjutkan dengna sholat Jumat berjamaah dan makan bersama warga. Hadir Lurah Sunggal Jalaluddin Nasir Pohan, SE., Kepling XIV Sri Wahyuni, Ketua Pembangunan Masjid Drs.Saikun, tokoh Agama dan ratusan warga lainnya. Dalam sambutannya Gatot berikan apresiasi yang besar kepada Panitia Pembangunan yang mampu menyelesaikan lebih cepat dari waktu yang ditargetkan. Pembangunan yang ditargetkan selesai dalam 12 bulan mampu diselesaikan hanya dalam 10 bulan saja. Ditambahkannya cepatnya pembangunan merupakan wujud keseriusan dan semangat kerjasama warga bahu membahu mengerjakan sekaligus bantuan dana pembangunanya. Untuk itu Gatot berharap semangat yang sama kiranya untuk memakmurkan masjid yang sama dibangun. Masjid, kata Gatot adalah tempat berkumpulnya umat Muslim untuk bersilaturahim dan membentuk generasi Muda yang beri-

man dan bertaqwa. Untuk itu kembali Gatot menghimbau seluruh warga beramai memakmurkan masjid membawa anak anaknya untuk mengaji dan belajar agama di Masjid tersebut. Sementara itu Drs.Saikun Ketua Pembangunan Masjid mengucapkan rasa terikasihnya kepada Gubernur Sumatera Utara yang telah banyak membantu pembangunan masjid tersebut. Dilaporkannya bahwa pembangunan masjid sendiri memiliki bentuk bernilai filosofis seperti pintu masuk bertiang empat merupakan 4 unsur air, api, angin dan tanah. Begitu juga jumlah tangga dan ornamen masjid lainnya. Menutup sambutannya tak lupa Saikun yang mewakili warga mengucapkan selamat atas kemenangan Pasangan Ganteng pada Pilgubsu 7 Maret lalu. Dia berharap semoga kepemimpinan Ganteng semakin membawa Sumatera Utara menjadi lebih baik. Peresmian sendiri ditandai dengan pengguntingan pita yang dilanjutkan dengan berfoto dan makan bersama warga. Gubsu berbaur bersama ratusan warga yang bersuka cita atas berdirinya masjid dambaan mereka. Sebelumnya Gubsu menunaikan sholat Jumat berjamaah di masjid baru yang tidak jauh dari kediaman pribadinya tersebut. (NDO)

Kepala BPOM RI Kunjungi Universitas Sari Mutiara Indonesia MEDAN, BN Yayasan Sari Mutiara meningkatkan kerjasama dengan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) RI dalam hal berbagi keilmuan, sosial, dan, pendidikan. Kepala Badan POM RI Lucky S Slamet mengungkapkan pujiannya bahwa Yayasan Sari Mutiara memiliki visi dan tujuan yang mulia, karena bergerak dalam beberapa bidang yang bersentuhan langsung dengan masya akat yaitu rumah sakit dan lembaga pendidikan Saya pikir kerja-kerja yang dilakukan Yayasan Sari Mutiara sangat mulia. Sebab selain menyehatkan, Yayasan ini juga mendidik bangsa. Saya berharap ikrar dan semangat terus terpatri bagi segenap pendiri dan para pengelolanya," kata Lucky dalam temu ramah bersama Rektor Universitas Sari Mutiara Indonesia, Dr Dra Ivan Elisabeth, M.Kes, Ketua serta Pembina Yayasan Sari Mutiara, Drs W Purba dan Parlindungan Purba, SH, MM, Selasa kemarin, di Universitas Sari Mutiara (USM) Indonesia. Pada kesempatan ini, Lucky menyambut baik penyelenggaraan Program Studi Diploma 3 Analisa Farmasi dan Makanan

dan Program Studi Strata 1 Farmasi . Jelas Lucky. Badan POM akan tetap mendukung kedua program studi, tersebut, dengan berbagi data informasi, edukasi dan penelitian. Kerjasama, yang dapat dibangun adalah penelitian tentang pengembangan obat obatan dari bahan alam sebagai keunggulan lokal, sainstifikasi, farmakotenik dan penyuluhan yang melibatkan pakar dari perguruan tinggi. Pembinaan Yayasan Sari Mutiara Parlindungan Purba, SH, MM mengucapkan terimakasih atas kesediaan Kepala Badan POM RI berkunjung ke kampus USM Indonesia, yang menambah semangat dan motivasi bagi segenap civitas akademika. Parlin yang juga Anggota DPD RI asal Sumut ini menyampaikan bahwa saat ini mahasiswa Program Studi D3 Analis Farmasi dan Makanan sedang praktik di Balai Besar POM Medan, dan selama ini telah terbina hubungan yang harmonis.Pertemuan yang akrab dan penuh kekeluargaan itu juga dihadiri oleh Dekan Fakultas MIPA. Ketua Program Studi Farmasi Ketua Program Studi D3 Analisa Farmasi dan Makanan serta para Dosen Universitas Sari Mutiara Indonesia. (AHS)

Kualanamu adalah dengan menggunakan Kreta Api, dengan city chek in nya yang pertama di Indonesia. “ Perlu saya sampaikan juga, tahun ini kita akan mulai, dengan selesainya pembangunan jalan Yosudarso dengan empat lajur dari dua jalur, maka segera akan dioprasikan Bus masal untuk melayani masyarakat kita dari Medan ke Belawan, agar merasa aman dan nyaman, “ ujar Rahudman Lebih lanjut ditegaskannya, yang terpenting adalah bagai mana kita membangun kebersamaan dan sinergitas, kita tidak ingin di Kota Medan ini ada kepentingan-kepentingan, rakyat bertindak berutal, ugal-ugalan, kita tidak menginginkan itu, sekecil apapun permasalahan di masyarakat mari kita selesaikan secara bersamasama, dengan mencari solusi yang baik, orang yang berbudaya adalah orang yang mampu membangun sila-

turahim diantara sesama kita. “ Saya selalu mengatakan dan mengajak kepada seluruh pejabat dan warga msyarakat Kota Medan, agar terus membangun jembatan hati diantara kita, sehingga kita bisa terus melakukan berbagai langka positif untuk percepatan pembangunan Kota Medan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat, “ ungkapnya Diatambahkannya, kondisi Kota Medan saat ini aman dan kondusif, dan suasana kondusip ini harus terus terpelihara dengan baik hal ini berkat keja sama kita baik sinergitas antara pemerintah Kota Medan, Kepolisian, TNI serta semua unsure yang terlibat, termasuk masyarakat, tokoh masyrakat, tokoh pemuda, tokoh agama, semunyai membangun kebersamaan tersebut. “ Kita tidak sama dengan daerah lain, Kota Medan ini dibangun den-

gan beragam suku, budaya dan agama yang merupakan miniaturnya Indonesia, saya berharap dengan penampilan budaya delapan etnis ini para pengunjung dapat terhibur, “ imbuhnya. Sebelumnya Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Medan Drs Busral Manan melaporkan, penampilan seni budaya delapan etnis dari Kota Medan ini adalah untuk mengsisi jadwal PRSU, dimana Kota Medan mala mini diprcayakan untuk menampilkan kesenian budayanya. Dikatakannya, penampilan seni budaya delapan enis ini adalah untuk menghibur masyarakat pengunijung Kota Medan juga masyarakat pengunjung dari daerah lainnya, slain itu juga penampilan kesenian budya ini sebagai tampilan gambaran kondisi Kota Medan yang multi etnis memilik beragam budaya. (NDO)

Target Kodam I/BB dan Poldasu Warga Sumut Dapat Pengobatan Gratis MEDAN, BN Pangdam I/BB Mayjen TNI Lodewijk F Paulus bersama Kapoldasu Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro meninjau bakti sosial di tiga kecamatan yakni Medan Marelan, Medan Belawan dan Kelambir V,Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang, Kamis[28/3] Dan ini merupakan untuk pertama kalinya dlakukan serentak ditiga kecamatan yang ditargetkan puluhan ribu warga Sumut mendapatkan pengobatan gratis melalui bakti sosial Pangdam mengatakan semua pengobatan,operasi serta pemasangan alat kontrasepsi diberikan secara gratis kepada warga terutama yang urang mampu."Program ini kita buat agar TNI/POLRI dan masyarakat semakin akrab.Saya sangat senang melihat warga yang datang kesini dan langsung berbicara mengenai keluhan kesehatan mereka",ungkapnya.

Sedikitnya ada 1.500 warga yang memasang alat kontrasepsi dan berobat bahkan jika ada warga mengalami sakit berat dan butuh penanganan lebih lanjut, maka akan dirujuk ke RS Putri Hijau Medan."Jadi masyarakat tidak perlu kuatir untuk dirujuk ke RS Putri Hijau, semuanya akan ditanggung",jelas Pangdam. Agar bisa menangani ribuan warga yang berobat,Kodam I/BB bekerjasama dengan Poldasu. Dalam hal ini Poldasu mnurunkan 30 orang dokternya dari RS Bhayangkara Medan, dan Kodam I/BB menurunkan 60 orang dokter dari TNI. " Total keseluruhan 90 dokter dari berbagai ahli dan 100 perawat yang melayani pasien",tegas Pangdam I/ BB. Ditambahkannya sinergitas antara Polri dan TNI tidak semata mata diarahkan kepada tugas tugas pengamanan,tetapi juga dapat ditampilkan dalam wujud membantu masyarakat dengan melaksankan bakti

sisial TNI/Polri. Jenis pelayanan kesehatan yang dibeikan kepada masyarakat yakni pengobatan mata/katarak, operasi bibir sumbing, operasi hernia, pemeriksaan gigi, pemeriksaan darah, KB dan pengobatan lainnya. Kodam I/BB dan Polri melalukan juga pemebersihan parit disepanjang jalan Klambir Lima Kebun sampai ke Sido Rame Klumpang. Sementara itu Kapoldasu Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro mengatakan bantuan pelayanan kesehatan ini akan terus dilakukan.Dengan melakukan pengobatan gratis ini ,masyarakat juga bisa mlihat bahwa Polri dan TNI sangat akrab. Hal ini untuk menghilangkan anggapan dimasyarakat bahwa Polri dan TNI berselisih. "Sekarang bisa dilihat bagaimana kita bahu membahu membantu masyarakat dalam memberikan pelayanan kesehatan. Dan ini akan terus dilaksnakan secara berkesinambungan", kata Kapoldasu. [HZA]

Hasil Kerja Tim Terpadu Penegakan Perda Selama 2 Bulan Peroleh Rp.401.690.773

3 Tempat Usaha Terancam Ditutup MEDAN, BN Selama dua bulan melaksanakan operasi secara rutin, Tim Terpadu Penegakan Peraturan Daerah dalam rangka peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Medan tahun 2013 berhasil memperoleh pemasukan sebesar Rp.401.690.773 dari sejumlah wajib pajak yang selama ini menunggak pajak. Selain itu Tim Terpadu juga akan mengambil tindakan tegas terhadap 3 tempat usaha sesuai dengan peraturan berlaku karena terbukti tidak memiliki izin dan tidak membayar pajak selama ini Demikian disampaikan Kadis Pendapatan (Kadispenda) Kota Medan M Husni SE MSi didampingi Kasatpol PP M Sofyan dalam rapat tentang pemaparan hasil kerja Tim Terpadu Penegakan Perda yang dihadiri dari unsur Satpol PP, Dispenda, Disprindag, Dinas TRTB, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Polresta Medan dan Kodim 0201/BS di ruang rapat Insepktorat Kota Medan, Selasa (26/3). “Berkat kerja keras tim yang telah bekerja selama dua bulan, sejumlah wajib pajak telah melunasi tunggakan pajaknya. Total pelunasan tunggakan yang kita terima sebesar Rp.401.690.773,” kata Husni. Menurut Husni, pelunasan tunggakan pajak sebesar Rp.401.690.773 diperoleh dari 4 wajib pajak yakni Hotel El Bruba Jalan Perintis Kemerdekaan sebesar Rp.31.690.492, Griya Dome Jalan T Amir (Rp.33.285.614), Traveller Suite Jalan Listrik (Rp.262.327.035) dan Hotel Sakura Jalan Prof HM Yamin (Rp.74.468.632). Selain itu, lanjutnya, ada 5 wajib pajak yang telah mendatangi Kantor Dispenda Medan dan membuat pernyataan bersedia membayar tunggakan pajak dengan jalan mencicil . Adapun

kelima wajib pajak itu masing-masing Hotel Sunggal Jalan Gatot Subroto/ Pantai Barat dengan jumlah tunggakan sebesar Rp.414.888.347, Hotel Labana Jalan Abdullah Lubis (Rp.344.093.815), Hotel Royal Perintis Jalan Perintis Kemerdekaan (Rp.134.666.449), Hotel Semarak International Jalan Sisingamangaraja (Rp.972.775.154) dan R ACC Jalan Sisingamangaraja (Rp.317.938.828). Yang lebih menggembirakan lagi, ungkap Husni, sebanyak 7 perusahaan yang selama ini tidak terdaftar sebagai wajib pajak kini telah bersedia mendaftar sebagai wajib pajak setelah tempat usahanya didatangi tim. Ketujuh tempat usaha itu meliputi Rumah Makan (RM) ZamZam Jalan Sisingamangaraja, RM Kampung Halaman Jalan HM Jhoni, RM Ayam Kremes Jalan HM Jhoni, Yummy Food Court Komplek Asia Mega Mas, Waroeng Mas Anto Jalan Ring Road, Food Court Complek Medan Fair Lantai IV (mendaftar hanya KFC) dan Seribu Pulau Jalan Sekip. Selanjutnya Husni menjelaskan, meski telah didatangi tim, masih ada tiga tempat usaha yang masuk kategori membandel karena tidak memenuhi aturan-aturan yang berlaku baik dari sisi perizinan maupun tunggakan pajak. Ketiga tempat usaha itu yaknik Ayam Penyet Jogya/IGa Iga Bakso Jalan Sakti Lubis dengan jumlah tunggakan sebesar Rp.55.490.000, Paparonz Pizza Jalan Gajah Mada (Rp.87.234.857) dan Batagor Ihsan Jalan Setia Budi (Rp.98.339.293). “Berdasarkan hasil keputusan dengan melibatkan instansi terkait ditambah dengan unsure dari Denpom, Kejari Medan, Kapolresta Medan serta Kopdim 0201/BS telah sepakat untuk melakukan tindakan tegas

sesuai dengan peraturan berlaku. Landasan utama kita melakukan tindakan tegas yakni terkait masalah perizinan. Selain tidak memiliki izin, ketiga tempat usaha tersebut tidak membayar pajak,” ungkapnya. Penegasan senada juga disampaikan Kasatpol PP M Sofyan. Ketiga tempat usaha itu yakni Ayam Penyet Jogya, Paparonz Pizza dan Batagor Ihsan menurutnya termasuk kategori pelanggar Perda No.37 Tahun 2002 tentang retribusi izin usaha. “Jadi ketiga tempat usaha ini nyata-nyata telah diperingatkan melalui panggilan dan kunjungan tim ke lapangan ternyata tidak memiliki itikad baik. Karenanya sesuai dengan Perwal No.8 Tahun 2012 tentang mekanisme penegakan peraturan daerah di Kota Medan oleh Satpol PP, maka ini sudah mencukupi syarat untuk ditindak represif berupa penutupan usaha. Jadi tim telah sepakat ketiga tempat usaha ini akan ditutup!” tegas Sofyan. Dalam masa penutupan, jelas Sofyan, ketiga tempat usaha itu harus memenuhi kewajibannya untuk mengurus izin usahanya masing-masing dan membayar kewajiban pajaknya. “Sebelum kewajiban ini dipenuhi, maka ketiga tempat usaha ini tidak diperkenankan membuka usahanya. Sebaliknya jika mereka sudah melaksanakan kewajibannya, maka silahkan membuka kembali tempat usahanya,” jelasnya. Sebelum dilakukan penutusan, Sofyan mengatakan ketiga tempat usaha itu terlebih dahulu diberikan surat peringatan untuk menutup sendiri tempat usahanya. “Setelah surat peringatan untuk menutup usahanya sendiri tidak direspon, maka kita tutup. Penutupan akan dilakukan Satpol PP beserta Tim Terpadu!” tegasnya. [Ndo]

Yusuf Kalla Hadir di Munas Forum Mahasiswa Politeknik Se Indonesia GUBERNUR Sumatera Utara H Gatot Pujo Nugroho, ST membuka Musyawarah Nasional Forum Komunikasi Mahasiswa Politeknik se Indonesua (FKMPI) ke XIV yang dilaksanakan di Politeknik Negeri Medan 2530 Maret 2013. Munas yang digelar berbarengan dengan Seminar Nasional tersebut menghadirkan Jusuf Kalla sebagai pembicara. Gatot yang hadir bersama Jusuf Kalla disambut meriah dengan hentakan musik marcingband Politeknik Negeri Medan serta ratusan mahasiswa. Hadir mendampingi Jusuf Kalla, tokoh eksponen 66 Fahmi Idris, Anggota DPD RI sekaligus Ketua PMI Sumut Rahmadshah dan Wakil Ketua DPRD Sumut Chaidir Ritonga serta Direktur Polmed Medan Muhammad Syahruddin, ST, MT. Dalam acara yang diikuiti seluruh Politeknik se-Indonesia, Gubsu mengajak

para mahasiswa dari luar Sumut untuk menyempatkan diri mengunjungi Danau Toba. "Bagi mahasiswa dari luar Sumut, kami belum diakui datang ke Medan kalau belum sampai ke Danau Toba. Ada bus pemerintah provinsi yang siap memfasilitasi," kata Gatot yang disambut riuh sorak senang para mahasiswa. Gatot kemudian mengajak para mahasiswa untuk menjadikan momentum Munas untuk saling belajar dan bertukar pengalaman. Disamping itu, pelaksanaan Munas hendaknya menghasilkan berbagai solusi dan usulan konstruktif dalam meningkatkan peran mahasiswa dalam memajukan bangsa. Mantan dosen Politeknik Negeri Medan ini juga meminta keluarga Politeknik dapat berpartisipasi dalam bentuk ide dan gagasan untuk memajukan Sumut ke depan. "saya

merasa bagian dari Politeknik Teknik ini, karena itu saya mohon dukungan dan partisipasi keluarga Politeknik dan ide serta gagasan untuk membangun Sumut ke depan," ujarnya. Sementara itu, Jusuf Kalla yang menjadi pembicara utama Seminar Nasional dengan tema Peran Pemimpin dan Peran Ekonomi Kerakyatan dalam Membangun Bangsa mendapat sambutan meriah dari mahasiswa. Mantan Wapres yang juga anak ke dua dari 16 bersaudara ini dalam pidatonya mencoba memotivasi para mahasiswa untuk bersama memajukan bangsa. "Singapura negara kecil bisa maju, Cina Negara yang besar juga maju. Jadi negara besar atau kecil memeiliki peluang sama untuk maju. Jepang dan korea bisa maju meski tidak punya Sumber Daya Alam. Negara yang berusia tua ataupun muda

seperti Australia bisa maju. Yang membedakan adalah semangat bangsa untuk maju," beber Jusuf Kalla. Yang menentukan dari kemajuan suatu bangsa salah satunya adalah keberadaan para interpreneur. Jusuf Kalla juga menjelaskan soal kepemimpinan dan berbagi pengalamannya saat memimpin bangsa. "Atasan dan pemimpin itu berbeda. Atasan ditakuti tapi pemimpin diikuti. Pemimpin mempengaruhi orang, memberi ide dan visi yang benar," ujar mantan menteri perindustrian dan Menkokesra ini. Salah satu yang dicontohkan JK adalah konversi energy terbesar yang berhasil mengalihkan 50 juta pengguna bahan bakar minyak tanah menjado bahan bakar gas hanya dalam tempo 3 tahun. Gerakan yang dipelopori JK ini kemudian banyak ditiru dan dipelajari oleh Negara lain. (AHS)

Mahasiswa ITM Diberi Penjelasan Tentang Eksplorasi Emas MEDAN, BN Tambang Emas Martabe ingin memberi manfaat atas keikutsertaannya berpartisipasi di ajang Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU). Martabe pun membekali siswa SMK Negeri I Medan dan mahasiswa dari Institut Teknologi Medan (ITM) tentang seluk-beluk kegiatan eksplorasi. Superintendent Resources Development Tambang Emas Martabe, Agus Nur Kusnanto, memimpin pembekalan dalam program kelas interaktif itu kepada 23 siswa SMK Negeri 1 Medan dan 14 mahasiswa ITM, di Stan Tambang Martabe Emas PRSU, baru-baru ini. Materi yang disampaikan dalam kelas interaktif antara lain mengenai geologi, kegiatan eskplorasi, penambangan, mine geology, lingkungan hidup dan keselamatan dan kesehatan kerja di pertambangan. Agus Nur Kusnanto menjelaskan, untuk bisa mengetahui suatu wilayah mengandung mineral atau tidak, mau tidak mau kegiatan eksplorasi harus dilakukan. Caranya adalah dengan melakukan kegiatan pengeboran dengan kedalaman tertentu di sejumlah titik. Selain pengeboran dilakukan juga beberapa kegiatan lainnya seperti survei pemetaan geologi untuk mengetahui penyebaran jenis yang dicurigai mengandung bahan tambang, survei pemetaan geofisika untuk mengetahui sifat-sifat fisika batuan yang dicurigai mengundung bahan tambang, dan survei pemetaan geokimia, untuk mengetahui penyebaran unsur-unsur kimia batuan atau tanah yang dicurigai mengandung bahan tambang. Pada kegiatan itu, para siswa tampak antusias mendengar penjelasan yang diberikan. Untungnya, Staf Tambang Ernas Martabe menyampaikan penjelasan lebih mudah sehingga suasana berlangsung santai. Para pelajara usai menerima penjelasan tersebut, kebanyakan menyampaikan ketertarikannya untuk mengetahui lebih jauh soal eksplorasi, khususnya soal tambang emas, termasuk soal apa itu kegiatan penambangan secara umum. (AHS)

Akper Imelda Raih Juara Cerdas Cermat MEDAN, BN Akademi Perawat (Akper) Imelda meraih juara pertama lomba cerdas cermat tahun 2013 bidang kesehatan tingkat Sumatera Utara yang diselenggarakan oleh Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Sumut. Direktur Akper Imelda NS Sundria L Ritonga SS SKep, MPd, MM, didampingi pembantu Dekan III Yafrinal Siregar SKep, NS, Direktur Akademi Perekam Informasi Kesehatan (Apikes) Imelda dr Suheri Gultom MKes, dan Wakil Direktur Apikes Parmin MKes, di gedung kampus Akper Imelda, Senin baru-baru ini mengatakan, tim cerdas cermat Akper Imelda terdiri dari Natius Bago, Friska Tampubolon, dan Merobahmi Warowu. Menurut Sundria, Nofendi Mendrofa, mahasiswa semester 6 Akper lmelda, meraih juara III lomba vokal solo yang berhasil mengalahkan 50 orang pesaing dari 30 institusi lembaga pen-didikan kesehatan. Sementara itu, Natalius Bago dari tim cerdas cermat Akper Imelda menyebutkan, timnya berhasil mengalahkan tim cerdas cermat dari program D-III Keperawatan USU, Akper RS Elisabet, Akper Kesdam, Akper Sehat, Akper RS Haji, Akper Harapan Mama, Akper Flora, Akper RS Herna, dan program D-III Keperawatan Unpri, dengan tim penguji dari Fakultas Keperawatan (S 1) USU dan PPNI. Materi yang diujikan dalam lomba cerdas cermat bidang kesehatan antara lain modul keperawatan, modul laboratorium yang mencakup kebutuhan dasar manusia, konsep dasar keperawatan, komunikasi keperawatan, etika keperawatan, keperawatan klinis terkait dengan klinis jiwa dan klinis bedah. Kata Natalius, Akper lmelda meraih juara I dengan skor 1200 disusul program D-III keperawatan USU dan Akper RS Herna. Dalam kesempatan itu, Sundria menjelaskan, saat ini Akper Imelda mempunya 443 mahasiswa dan para mahasiswa sejak semester 1 telah diseleksi bakatnya, sehingga ketika mereka berbakat seni suara maka diarahkan ke kesenian, kalau memililki bakat olahraga juga disalurkan ke olahraga. "Jadi kita tidak hanya mengembangkan mata pelajaran ilmiah saja, akan tetapi hal-hal yang berbau kesenian dan olahraga juga ikut kita kembangkan," tutumya sembari menyebutkan konsep pendidikan keperawaan diAkper Imelda mengembangkan 50 persen teori dan 50 persen praktik. (AHS)

Ketua TP PKK Kota Medan Beri Bingkisan 2.800 Petugas Kebersihan MEDAN, BN Ketua Tim Penggerak PKK Kota Medan Hj Yusra Rahudman Harahap memberikan bingkisan kepada 2.800 petugas kebersihan baik itu pasukan melati maupun bestari yang berasal dari seluruh kecamatan di Lapangan Merdeka Medan, Kamis (28/3) siang. Bingkisan ini diberikan sebagai bentuk ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas rahmat dan nikmat yang diberikan berupa kekuatan, kesehatan dan umur yang panjang sehingga dirinya kini genap 52 tahun. Namun saat proses penyerahan bingkisan berlangsung, Hj Yusra berhalangan hadir, dirinya diwakili putranya H Roby Agusman Harahap SH. Ketika menyerahkan bingkisan berupa beras, amplop berisi uang dan nasi kotak tersebut, Roby turut didampingi Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Kota Medan Damikrot SSos, Kabag Umum Fakhruddin Harahap serta seluruh camat. Meski siang cukup terik namun proses pemberian bingkisan berlangsung aman dan lancar dengan pengawalan petugas Satpol PP. Cukup menyerahkan kupon yang telah diterima sebelumnya, petugas kebersihan langsung mendapatkan bingkisan setelah melewati sedikit antrian. Mereka selanjutnya membawa pulang bingkisan tersebut dengan wajah penuh kegembiraan. Menurut Roby, pemberian bingkisan seperti ini rutin dilakukan setiap tahunnya sebagai ungkapan rasa syukur ibundanya. “Pemberian bingkisan ini rutin dilakukan setiap hari ulang tahun ibu sebagai bentuk ungkapan rasa syukur kehadiran Allah SWT. Semoga Allah terus memberikan kesehatan, kekuatan dan umur yang panjang kepada ibu,” kata Roby. Selain ungkapan rasa syukur, jelas Roby, pemberian bingkisan kepada 2.800 petugas kebersihan ini juga sebagai wujud apresiasi ibundanya terhadap pasukan melati maupun bestari yang selama ini bekerja keras untuk menjadikan Kota Medan bersih sampah. Apalagi belakangan ini pasukan melati dan bestari tidak kenal lelah dan waktu dalam melakukan pembersihan guna mengejar penghargaan paling bergengsi Piala Adipura Kencana. “Semoga dengan bingkisan yang diberikan ini, seluruh petugas kebersihan semakin termotivasi dan penuh keihklasan dalam menjalankan tugasnya sehingga keinginan Bapak Wali Kota menjadikan Medan bersih sampah dapat twerwujud. Di samping itu pemberian bingkisan ini juga untuk mempererat tali silaturahmi dengan seluruh petugas kebersihan. Dengan terbangunnya silaturahmi, maka akan tercipa kebersamaan dan rasa memiliki terhadap kota ini,” ungkapnya. [Ndo]


1 - 8 APRIL 2013 | EDISI 353 | THN KE-VIII

CV. BONGKAR PERS NEWS Badan Hukum: Akte Notaris Hermaini,SH No.4 Tanggal 10 Agustus 2009 Pengesahan PN Medan No: 1520/CV/PEND/2009 NPWP: 02.996.694.2-121.000 Pembina

: Drs. H. Kasim Siyo MSi Drs. Hendra DS HMK Aldian Pinem, SH, MH Uli Tobing Benny Soetedjo Eben Pegagan Manik

Pemimpin Umum

: Muhammad Ridwan

Pemred/Penjab

: Sunardi Bonang

Wakil Pemred I/ Wakil Penjab : ESP Parindoery Wakil Pemred II/ Wakil Penjab : A. Sani Simbolon Wakil Pemimpin Umum I Wakil Pemimpin Umum II

: Johnesly Meliala : Irwansyah B

Pimpinan Perusahaan

: Pendi Hariyono

Redaktur Pelaksana

: Drs. Alfindo Amir Hamzah Siregar, SH

Dewan Redaksi

: Mangatur Silaban Drs. Edward Pakpahan H.Zulkarnain Abidin Rudi Sirait EPP Ringo-ringo, SE Muhammad Siregar

Koordinator Liputan

: Jakfar Margiono

Koordinator Daerah

: Indrawan Sukma Antoni Sagala

Litbang/ SDM

: Sudari,SH (Kabag) Leonard Hutasoit Erviyanto, SE Jamal Thahir

Pemasaran/Iklan

: Jamaluddin Salmahadi

Fotografer/Teknisi

: Supriadi

Penasehat Hukum

: Nurmahadi Darmawan, SH Mardianto Situmeang, SH Rosmawati, SH

Sekretaris Redaksi

: Toni Purwadi, SH

Keuangan

: Rini Alamsyah SPd

KONTAK PERSON IKLAN/SIRKULASI HP. 0816 3134 392/0813 7539 5392 IKLAN DISPLAY/UMUM RP 6.000/MM FULL COLOUR RP 21.000/MM KANTOR REDAKSI JL. FLAMBOYAN RAYA/RAHARJA NO. 37 MEDAN TELP (061) 8213786, FAX (061) 8215552 NO. REKENING: 5310 - 01 - 004167 - 53 - 5 AN. SUNARDI, BANK BRI UNIT TANJUNG SARI MEDAN PERCETAKAN/PRA CETAK : PT MEDAN GRAINDO (Isi Diluar Tanggung Jawab Pra Cetak/Percetakan)

PT. Telkom Bangunan Jaringan ICT di Lembaga Pemerintah MEDAN, BN PT. Telkom saat ini tengah memba-ngun infrastruktur jaringan ICE di lembaga pemerintah di In-donesia dengan berbasis jaring-an fiber optik pada tahun 2013 ini. Kedepan akan ada program Indonesia Digital Goverment (IndiGov). Program ini sejalan dalam kerangka besar Indonesia Digital Network (IDN) dalam mendukung Masterplan Per-cepatan dan Perluasan Pem-bangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Direktur Enterprise & Wholesale Telkom Muhamnad Awaluddin, mengatakan itu kepada wartawan, Selasa barubaru ini. Katanya IDN merupakan visi pengembangan infrastruktur true broadband Telkom secara end to end (user terminal, akses, transport dan service). Penca-paiannya dilakukan melalui pembangunan tiga infrastruktur utama, yakni Indonesia Digitas Access (ID Access), Indonesia Digital Ring (ID Ring) dan Indonesia Digital Convergence (ID Convergence). Pembangunan ketiga infrastruktur utamaTelkom itu, kata Awaluddin, didasari oleh pemikiran bahwa setiap lapisan masyarakat Indonesia berhak mengakses informasi yang sama. “ Kami meyakini kemu-dahan mengakses informasi akan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia,” katanya. Khusus untuk IndiGov sendiri, ujarAwaluddin, konsep-nya dimulai dengan pemben-tukan komunitas Goverment (GSociety) bagi 501 Pemkab dan Pemko, 33 Provinsi dan lembaga pemerintah daerah di seluruh Indonesia. IndiGovini sendiri dalam implementasinya dikenal dengan istilah G-DiSo (Goverment Digital Society), arahnya adalah penyediaan infrastruktur ICT pada sektor sektor : e-Govt Sector, ePub-lic Sector, e-Economic Sector dan kebutuhan lokal (pilihan) di masing-masing daerah (con-toh : jogja memilih budaya/ culture, bali memilih pariwisata/ tourism, bandung memilih kreatifitas digital/digital crea-tive). Selanjutnya, katanya Telkom menyediakan Gover-ment Connectivity (G-Connect) dengan detail projectnya di tahun 2013 ini adalah penarikan kabel fiber optik disejumlah 2.204 site, yang terdiri dari kantor Pemkab/Pemko, kantor LPSE Pemkab & Pemkot, kantor Polres, kantor Kodim dan juga kantor Provinsi di seluruh In-donesia. Diharapkan dalam tahun ini akan terbentuk GPipe (Govern-ment Broadband Pipe) dalam kapasitas besar. Untuk hal ini Telkom menyediakan band-width sampai dengan 50 Gbps untuk total 501 Pemkab/Pem-kot dan 33 Pemprop dengan alokasi bandwidth di masing masing Pemkab/Pemkot sebesar 100 Mbps. Tahapan berikutnya, ujar Awaluddin, adalah penyediaan Government Content yang berbasis komputasi awan dalam bentuk Goverment Cloud (G-Cloud). Layanan ini akan meniadakan investasi di Pemda dalam hal penyediaan hardware (IaaS), software (SaaS) dan plat-form (PaaS) serta termasuk dalam hal penyimpanan data. Semua hal tsb disediakan oleh Telkom. Content dan aplikasi yg dibutuhkan oleh Pemda seperti e-office, e-procurement, e-PTSP Data Center, dll disediakan secara khusus dengan berbagai kemudahannya. (AHS)

Target PBB Kota Medan 2013 Rp 433 M MEDAN,BN Pemerintah Kota Medan menetapkan target untuk penerimaan PBB tahun 2013 sebesar Rp 433 M lebih, target ini dapat tercapai bila kita secara bersama-sama saling bersinergi memanfaatkan potensi yang ada, perlu disadari pesatnya pembangunan kota sesungguhnya menciptakan bangunan baru yang nilai pajaknya juga harus kita perbaharui, untuk itu diharapkan peran aktif dari para Camat dan Lurah beserta pihak terkait, seperti para Kepala Lingkungan, para UPT di kecamatan untuk terus bekerja sama dan sama-sama bekerja guna tercapainya target penerimaan PBB tahun 2013. Hal ini dikatakan Wakil Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi, didampingi Sekda Ir Syaiful Bahri MM pada acara penyerahan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Kota Medan tahun 2013 kepada Camat se Kota Medan, Rabu (27/3) di Hotel Tiara Medan. Dikatakannya, kita menyadari bahwa pajak Bumi dan Bangunan merupakan salah satu sumber pembiayaan pembangunan kota yang cukup besar guna mendukung Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan, karenanya kesadaran

dalam melunasi kewajiban membayar PBB oleh kita semua dan segenap warga masyarakat perlu terus kita tingkatkan, agar roda pembangunan di Kota Medan dapat berjalan dengan baik. “ Hari ini disampaikan SPPT PBB melalui Camat dan Lurah untuk diserahkan kepada masyarakat, ini merupakan kewajiban masyarakat untuk membayarnya, namun peran Camat dan Lurah untuk bisa meng imbau agar tidak menunda lagi pembayarannya setelah menerima SPPT, “ ujar Dzulmi Eldin. Menurutnya, bila masyarakat sudah menerima SPPT PBB terse-

but dan dinilai sudah cocok atau sesuai dengan data yang ada di SPPT tersebut agar segera melunasinya PBB nya, dan kepada para Camat serta Lurah harus menginformasikan ini secara jelas, juga melalui Kepala Lingkungan di imbau apa bila nantinya terdapat ketidak sesuaian SPPT dengan keadaan luas lahan tanah dan kondisi bangunan dilapangan segera cepat dilaporkan kepada Dinas Pendapatan untuk segera dilakukan perubahan. Ditambahkannya, perolehan penerimaan dari sector PBB tahun 2012 yang lalu sebesar Rp 275 M atau sekitar 77,87 persen dari tar-

Inflasi Sumut 2013 Makin Naik MEDAN,BN Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Sumatera Utara memperkirakan laju inflasi di daerah ini pada bulan ke depan masih sangat tinggi, bahkan sampai Februari 2013 inflasi sudah mencapai 2,19 persen. Padahal dibulan sama 2012 inflasi hanya 0,91 dan selama satu tahun mencapai 3,86 persen. "Sekarang per dua bulan sudah mencapai 2,19 persen. Namun dengan berbagai upaya yang dilakukan TPID Sumut dan kabupaten/kota diharapkan, inflasi di daerah ini akan tetap terkendali di range 4,5 persen. Kita semua sepakat, inflasi tahun ini akan lebih tinggi dari 2012 dan tetap yakin masih di bawah 4,5+1 persen atau di bawah 5,5 persen," kata Ketua Tim Ahli TPID Sumut Hari Utomo usai melakukan Rapat Koordinasi TPID Sumut dan TPID Kota Medan, di Gedung BI Wilayah IX Sumut-Aceh, Selasa kemarin. Dalam Rapat Koordinasi TPID tersebut turut dihadiri Asisten II Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Provinsi Sumut R Sabrina selaku Wakil Ketua Tim Ahli TPID Sumut, Asisten II Ekbang Kota Medan Qamarul Fattah selaku Ketua Tim

Ahli TPID Kota Medan, Kadis Peternakan Sumut, Kadis Pertanian Sumut, Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Sumut dan lainnya. Hari Utomo menyebutkan, laju inflasi tinggi tersebut dipicu dengan kenaikan harga pada beberapa kebutuhan pangan seperti komoditas bawang, cabai, beras dan lainnya. Oleh karena itu, TPID Sumut akan terus melakukan koordinasi dengan berbagai instansi terkait dalam upaya memonitoring clan tindaklanjut pengendalian harga. "Salah satu koordinasi yang ditingkatkan adalah pemantauan perdagangan komoditas antar daerah yang berdampak terhadap inflasi daerah satu dengan daerah lain. Selain itu, yang perlu segera diperbaiki dan perlu koordinasi lebih lanjut adalah perbaikan infrastruktur jalan guna kelancaran distribusi," ujarnya. Untuk mempertahankan ketahanan pangan khususnya beras, maka Dinas PU dan Dinas Pertanian Sumut mau pun kabupaten/kota agar berkoordinasi untukperbaikan irigasi di beberapa daerah me-ngalami kerusakan. Hal ini juga merupakan upaya mencegah alih fungsi lahan padi agar tidak

beralih ke komoditas lain, mengingat selama ini pengalihan lahan oleh petani karena irigasi yang kurang mendukung. Terkait dengan diberlakukannya pembatasan impor hortikultura melalui keputusan Permentan No.60 tahun 2012 dan Permentan No.89 tahun 2011, pengawasan terhadap komoditas hortikultura khususnya terkait ketersediaan stok agar terus dilakukan oleh dinas instansi terkait termasuk kepolisian dan bea cukai. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi penimbunan, tetapi segera dijual ke pasar. Hari Utomo menyebutkan, guna memperkuat koordiriasi pengendalian inflasi antarTPID di wilayah Surnatera Bagian Utara (Sumut-Aceh) maka akan dilaksanakan Rakorwil TPID di Banda Aceh pada 10-12 April 2013, untuk membahas peningkatan peran strategis kerjasama antar daerah dalam rangka mendukung kelancaran distribusi dan kecukupan pasokan bahan pangan untuk komoditas bergai, cabai merah, bawang merah, daging sapi dan daging ayam ras. Ketua Tim Ahli TPID Kota Medan Qamarul Fattah menambahkan, tingkat inflasi yang terjadi di Kota Medan pada Februari lalu disumbang oleh mahalnya harga cabai merah. (AHS)

Hingga Desember 2012, Bank Sumut Himpun Tabungan Martabe Rp 4,8 T MEDAN, BN Bank Sumut berhasil menghimpun dana masyarakat (DPK) melalui tabungan Martabe hingga posisi 31 Desember tahun 2012 sebesar Rp 4,8 triliun. DPK tersebut mengalami peningkatan signifikan jika dibandingkan pada posisi akhir Desember tahun 2011 sebesar Rp 4,1 triliun. "Ada peningkatan sebesar Rp 700 miliar atau terjadi pertumbuhan 17,07persen," ungkap Direksi Bank Sumut, diwakili Divisi Thersury, Paro Iman Ritonga pada acara penyerahan hadiah grand prize undian tabungan Martabe, periode II 2012, Kamis di pelataran kantor Cabang Utama Bank Sumut Jalan Iman Bonjol Medan. Dijelaskannya, pertumbuhan DPK yang dihimpun itu mencerminkan meningkatnya kepercayaan dan minat masyarakat pada Bank Sumut. Seiring dengan meningkatnya kepercayaan masyarakat, Bank Sumut terus melaku-

kan penyempurnaan dari segi fitur/layanan sehingga semakin banyak masyarakat menggunakan tabungan martabe sebagai altenatif penyimpanan uang dan investasi. Lanjut Paro Iman Bank Sumut sejak 10 September 2012, telah dapat melayani masyarakat untuk transaksi devisa antara lain, giro valas, tabungan valas, deposito valas, transfer valas dan transaksi jual beli mata uang asing (bank notes). Bank Sumut juga katanya telah memiliki layana call center 14002 yang berfungsi

memberikan pelayanan terbaik khususnya dalam pemberian informasi produk dan penanggulangan masalah yang dihadapi para nasabah. Selain itu, untuk mendekatkan bank ini kepada masyarakat secara luas, Bank Sumut juga telah memiliki unit sosial media yang berfungsi untuk berbagai informasi kepada masyarakat. Peraih grand prize, periode II tahun 2012 itu diterima Yusmaningsih yang pada acara tersebut berkesempatan memberikan kata sambutan.(AHS)

get penerimaan yang ditetapkan, kita juga mengakui berbagai masalah yang timbul menjadi factor yang dapat mengurangi kesadaran masyarakat untuk membayar PBB, namun sesungguhnya kita percaya sebenarnya wajib pajak PBB Kota Medan memiliki kesadaran dan semangat yang tinggi untuk memenuhi kewajibannya, untuk itu kita perlu terus menggali kembali dan meningkatkan semangat serta kesadaran masyarakat untuk membayar PBB sebelum jatuh tempo. Lebih lanjut Wakil Walikota Medan meminta kepada perangkat kota yakni Camat, Lurah dan Kepala Lingkungan agar meninggalkan kebiasaan yang lama, saatnya kita harus merobah mindset, layanilah masyarakat baik, karena kita sudah diberikan semacam honor untuk Kepling sedangkan Lurah dan Camat diberikan operasional, mari kita layani masyarakt dengan baik, tidak banyak yang dituntut masyarakat, yang dituntut masyarakat agar pemerintah melayani masyarakat dengan baik tidak mempersulit urusan masyarakat. Kepala Dinas Pendapatan Kota Medan Muhammad Husni SE MSi mengatakan, secara factual realisasi penerimaan PBB hari ini sudah mencapai 2 persen lebih dari target yang ditetapkan, artinya masyarakat

sudah berperan aktif, untuk itulah pada hari ini secara masal kita serahkan SPPT PBB 2013 kepada masyarakat, untuk itulah diharapkan dukungan para Camat dan Lurah agar lebih memacu percepatan pembangunan dari sector penerimaan PBB ini begitu juga, kepada masyarakat diimbau agar membayar PBB ini jangan sampai jatuh tempo. “ Dengan informasi dan layanan yang akurat kepada masyarakat ini nantinya dapat mengajak masyarakat membayar PBB ini lebih cepat, sehingga akselerasi pembangunan dapat dilaksanakan, dan pencapaian target yang ditetapkan dapat tercapai, secara bersama melalui kekuatan perangkat yang ada dapat memobilisasi ini.. “ harap Husni. Menurutnya, untuk mendekatkan potensi PAD, kita tahu dilapangan banyak terjadi perubahan dimana dulunya tanah kosong sekarang ini sudah berdiri bangunan, dan SPPT nya sudah disiapkan, disamping kita terus melakukan pendataan secara maksimal, dimana terjadinya perubahanperubahan juga SPPT dilakukan perubahan, untuk itulah dimintakan kepada Camat, Lurah dan Kepling bila dilapangan ditemukan ada perubahan agar segera melaporkan ke Dinas Pendapatan untuk disesuaikan, dirubah dan di apgrad. (NDO)

EGM Telkom Barat dan GMTelkom Sumut - Barat Lakukan Pengecekan Lokasi Pencurian KabelTelkom

MEDAN, BN GM Telkom Sumut-Barat Drs Overlis MM didampingi Manager Safety & Security Erwan H Bakri menyampaikan rasa prihatinnya atas tidak amannya aset negara dari aksi pencurian. Kabel telepon yang menjadi infrastruktur kota dan kabupaten itu terus dijarah. Sejak tahun 2010 s/d 2012, telah terjadi 721 kali pencurian kabel di kawasan Medan, Binjai, Langkat dan Deli Serdang. Keprihatinan Overlis bukan saja kerugian yang sangat besar atas hilangnya kabel dan tiang telepon dibanyak lokasi tapi juga prihatin atas kerugian masyarakat baik individu, pemerintahan, layanan publik sampai telepon bisnis. "Pencurian kabel dan tiang telepon ini harus dihentikan kalau tidak kualitas infrastruktur kota yang akan menjadi megapolitan ini akan terganggu," jelas Overlis kepada wartawan, baru-baru ini. Menyangkut kerugian yang diderita Telkom, GM Telkom Sumut-Barat itu tak merinci jumlah kerugian. Namun angkanya cukup besar. Dari 721 kasus, maka di tahun 2010 terhjadi 239 kasus , tahun 2011 terjadi 370 kasus dan tahun 2012 terjadi kasus pencurian sebanyak 112 kasus. Melihat data kasus pencurian kabel telepon di kawasan Medan, Binjai, Langkat dan Deli Serdang itu, terlihat tren menaik, baik kasusnya maupun angka kerugiannya. "Kalau tidak ada upaya-upaya yang sistematis untuk menghentikan penjarahan kabel dan tiang telepon ini maka kerugiatan yang diderita Telkom dan Masyarakat akan semakin besar saja," katanya. Dari evaluasi pihak Telkom dijelaskan,

pencurian kabel selalu terjadi berulang. Satu lokasi yang baru saja direcovery (diperbaiki) sudah dicuri lagi pada dua atau tiga hari kemudian. "Telkom bukan tidak melakukan pengawalan dan pengintaian, tapi coverage yang luas dan lokasi pencurian yang sering berpindah menjadikan tim yang dibentuk menghadapi kesulitan juga," kata Overlis. Untuk itu, manajemen Telkom meminta masyarakat untuk membantu memberikan informasi bila terjadi indikasi pencurian baik kepada kepolisian mau pun tim Telkom terdekat. Proses Hukum Usaha-usaha yang dilakukan secara bersama antara Telkom dengan Kepolisian sebenarnya telah berhasil menangkap pelaku. Dari tahun 2010 s/d 2012 telah tertangkap dan diproses hukum sebanyak 45 orang pelaku termasuk 2 orang penadah. Menyangkut sebaran kasus vandalisme, Overlis mengatakan, sebarannya cukup merata. Tentu saja, kasus paling tinggi selain di Medan, adalah Binjai (terjadi 65 kasus), Langkat 93 kasus (Kuala 10 kasus, Pangkalan Brandan 38 kasus, Pangkalan Susu 5 kasus, Stabat 17 kasus dan Tanjung Pura 23 kasus). Sedangkan, Deli Serdang terjadi 90 kasus (Delitua 12 kasus, Tanjung Morawa 16 kasus, Tembung 12 kasus, Percut 24 kasus dan Lubuk Pakam 22 kasus dan Galang 4 kasus). Tingginya kasus pencurian aset negara ini tentu saja memerlukan perhatian khusus semua pihak, mulai dari kepolisian, pemerintah daerah dan masyarakat. (AHS)

Honda Nomor Satu Dikejurnas Motorprix 2013 MELALUI pembalap andalannya, Toni Rahmawan, Honda Indako NHK Telaga 7 Racing Team(T7R) berhasil meraih podium terhormat kelas MP2 Honda Bebek 110 cc Tune Up Seeded, di seri perdana Region 1 Motorprix Sumatera, di sirkuit Bangkinang, Kampar, Riau, baru-baru ini. Keberhasilan Toni Rahmawan yang menggunakan Honda Blade menunjukkan bahwa Honda telah berada pada titik yang sangat layak untuk diperhitungkan di lintasan balap.Pimpinan Honda Indako HNK T7R Martha mengungkapkan sangat bersyukur dan sangat bahagia dengan pencapaian ini, kerja keras

membawa Honda menjadi juara memang sudah menjadi target yang ingin dicapai, dan semuanya terbayarkan dengan keberhasilan Toni menjadi yang tercepat di ajang Kejurnas Motorprix. "Bersama Honda Blade, akhirnya kami bisa membuktikan bahwa Honda memang tangguh di lintasan balap. Keberhasilan ini juga tentunya tidak terlepas dari dukungan banyak pihak salah satunya CV Indako. Kedepannya kami berharap dapat kembali mencatat prestasi yang lebih membanggakan bersama Honda," ujar Martha kepada wartawan di Medan, Selasa kemarin. Tim Honda Indako NHK T7R

sendiri merupakan salah satu Tim yang didukung oleh Honda selain beberapa Tim lainnya seperti, Honda Tomat Merah Racing Team, dan Honda KitaKita Racing team. Sementara itu, pembalap muda berusia 20 tahun Toni Rahmawan mengungkapkan perasaan bahagianya dapat berestasi bersama Honda. "Bergabung bersama Tim Honda dan bisa meraih hasil terbaik, pastinya senang bangetlah," ujar Toni Rahmawan. Corporate and Marketing Communication CV Indako Trading Co, Gunarko Hartoyo, mengungkapkan pihaknya

mengucapkan terima kasih kepada Tim Honda Indako NHK T7R atas segala daya dan upayanya, serta kerja keras yang tidak kenal lelah sehingga mampu meraih prestasi gemilang dia ajang Motorprix ini. Menurutnya keberhasilan ini menjadi bukti ketangguhan tim dan pembalap Honda di lintasan balap. "Honda Blade memang motornya sang juara, karena Blade merupakan motor berdesain racing yang diinspirasi dari MotoGP yang memadukan desain sporty, fitur handal, dan mesin dengan performa tinggi," ujar Gunarko Hartoyo. (AHS)

Perwakilan Jakarta: Suryadi, Lukman Nyak Abas. Medan: Heru Indrabudi, Darta Lubis, Andi Utama Nasution, SE, Wiryanto Hadi, Fernando Meliala, Brav Shandy Meliala, M. Arif Thahar. Biro Belawan: Jakfar Latif, Suriono. Sub Biro Medan Utara: Ahmad Muhajir, M. Saleh, M. Yakup. Sub Biro Amplas : - . Binjai/Langkat: Munir Rangkuti (Ka.Biro), Sabar Gurusinga, Mimpin Sitepu, M. Hayat, Ruslan AG, Hendera Ginting, T. Zulfikardin, Frisca Osela, Jefriyansyah, Syalamuddin, Parida, Grensi Ginting, Dedi Sitepu. Langkat Hilir: Irfan Nasirin ST (Ka.Biro). Langkat Hulu: Teger Bangun (Ka. Biro). Deli Serdang: Romi Heripanti Nasution (Ka. Biro), Indrawan S (Waka Biro), Suhendra. Tanah Karo: Farhan Parinduri (Ka. Biro), Dedy Jasana Barus (Waka Biro), Aman Harahap Sub.Biro Pancur Batu: M Rizal Effendi Bako,SPdi, . Serdang Bedagai: Ibnu As (Ka.Biro), Hendra Gunawan (Waka Biro), Suherman, Abdul Rahman. Tebingtinggi: Dirlan Effendi Ritonga (Ka.Biro). P Siantar/Simalungun: Drs Edward Pakpahan (Ka.Biro), Erikson Pakpahan, Drs. Kaliderman Siregar. Batubara: Suyanto (Ka. Biro), Jamilah (Waka Biro), Eko, S, Sunaryo Wijaya, Feri Saputra. Asahan/Tanjungbalai: Hamdan Samosir (Ka. Biro), Sulijon Hutapea, Wahidun, Dedi Hidayat, Rahmat P Ritonga, Suhendri. Labuhanbatu: -. Kotapinang/Labusel: Syamsul Siregar. Aek Kanopan/Labura: Sriwaty Sinuraya (Ka. Biro), L. Parulian Simarmata, SE. Sumbagut: Mhd Syahrul Hasibuan SH, Sutardi, Supendi. Dairi: - Pakpak Bharat: Yusuf Manik (Ka.Biro). P Sidimpuan/Tapsel/Paluta: Sugiono SP (Koordinator), Safruddin Pulungan (Ka. Biro), Muhammad Srg, Baun Aritonang, Hasanuddin Siregar, Ibnu Saad Harahap, Unggul Fahmi Hasibuan. Kotanopan/Madina: Saharman Nasution (Ka Biro)-. Padang Lawas Selatan: Ali Akbar (Ka. Biro).Humbang Hasundutan: Mangatur Silaban (Koordinator), Rikardo Simamora (Ka. Biro), Chuharto Simamora, Pardomuan Silaban. Biro Taput: Mangatur Silaban (Ka. Biro) Biro Tapteng/Sibolga/Nias: - Perwakilan Riau/Kepri: EPP. Ringo-ringo, SE. Korwil Riau/Kepri: Rudi Sirait. Pekanbaru: Jaraya Garingging, S.Sos. Siak: Jaraya Garingging, S.Sos. Pelalawan/Pkl.Kerinci: EPP. Siringoringo (Ka.Biro), Lingkon S. Dumai: Albekri, Tengku Kamaruddin, Belwiyono, MG, Suhartono, Elias G.S.M Sidabutar. Bengkalis: Mahir Ritonga, Misron Tarihoran, Parulian Manurung, Novalis P. Hutahaen, Irwansyah Nasution, Alwi. Rokan Hilir (Rohil): Juminan (Ka.Biro), Basri M Noer, Supryanti, Julientri. Biro Rokan Hulu: -. Biro Kampar: -.Perwakilan Kepri/ Batam: Herman Hendro Manurung (Ka Biro), Nelson Hutapea Perwakilan Aceh: T Muktarruddin US - . Biro Banda Aceh/Aceh Besar: T Muktarruddin US (Ka. Biro), Ibrahim Yusuf, Afrizal. Biro Pidie/Pidie Jaya: Mahdi Aziz, SHi. Biro Langsa/Aceh Timur: Mustafa M. Adami, Syamsudin Arsyad. Aceh Tamiang: Zulherman (Ka Biro), Fori Zalmi Wandi Akbar, Ros Muliana, Bahaki Ahyat, ST.MT, Ir. Fadly,Galuh Cipta Murni, - Biro Aceh Singkil/ Subulussalam: Rahmin Banchin (Ka. Biro), Henri, B,SE. Biro Aceh Jaya: Syarkawi. Aceh Barat: Kairul Aryadi. Biro Kutacane: . Lhokseumawe: - . Aceh Utara: Jamaluddin (Ka. Biro), M Suud, Ramli, Sayed Fauzi. Biro Blangkejeren/Gayo Lues: Antoni Nasipul. Biro Aceh Tengah/Bener Meriah: Al Muzaini (Ka Biro), Sabri, Pujianto (WARTAWAN BONGKAR NEWS DILENGKAPI IDENTITAS DAN NAMANYA TERCANTUM DALAM BOKS REDAKSI)


1 - 8 APRIL 2013 | EDISI 353 | THN KE-VIII

BAHOROK, BN Adanya pembangunan sejumlah proyek, yang dilaksanakan pemerintah pusat, sesuai usulan masyarakat, seharusnya menjadi kebanggaan dan dapat bermanpaat, bagi kemaslahatan masyarakat. Namun hal tersebut, sangat bertentangan, dengan apa yang dirasakan masyarakat di Kecamatan Bahorok. Seperti diketahui ada sejumlah tiga proyek yang baru selesai dikerjakan di Kecamatan Bahorok, meliputi

pembangunan irigasi sepanjang 1200 meter, yang berlokasi di Desa Timbang Lawan, Dusun VIII (seperti terlihat pada gambar red), terkesan dibangun asal jadi, sehingga berimbas pada para petani, yang tidak dapat memanfaatkanya, akibat jebolnya dinding tanggul penampangnya. Demikian juga dengan proyek PNPM tahun anggaran 2009-2012, jenis proyek pembangunan jalan penghubung antar desa setempat, juga dinilai asal jadi alias amburadul, sehingga manfaatnya tidak

maksimal, bahkan menurut beberapa masyarakat setempat menyebutkan, berdampak terhadap rawanya kecelakaan lalu lintas, disebabkan jalan yang kupak kapik. Sama halnya proyek pembangunan irigasi, berlokasi di Dusun I, Desa Timbang Jaya, Kecamatan Bahorok, dari pantauan media, diketahui baru sekitar tiga bulan dikerjakan, dinding tanggul sudah pada roboh, diperkirakan proyek tersebut, tidak mematuhi aturan yang diduga pimpro

mengurangi volume bahan, dan hal ini jelas merugikan asset Negara, sehingga harus dipertanggung jawabkan. Akibat yang ditimbulkan dari sejumlah proyek tersebut, menuai protes dari kalangan masyarakat dan LSM. Salah satunya LSM NASA (Lembaga Swadaya Masyarakat-Nurani Anak Bangsa Indonesia), seperti dikatakan Amin R.PA, selaku kordinator Kec.Bahorok, sangat menyesalkan perbuatan pimpro, yang diberi keprcayaan oleh pemerintah

daerah, untuk melaksanakan proyek, namun hasilnya, alih-alih masuk kekantong prbadi, bukan untuk kemaslahatan masyarakat. Hal dugaan penyimpangan atas proyek pembangunan tersebut, pihak LSM NASA, akan segera melaporkanya kepada pihak instansi terkait, seperti BPK, guna diaudit keungannya, demikian juga kepada pihak Kejaksaan Negeri Stabat, demi tegaknya hukum. (Teger Bangun)

SKT Diterbitkan di Lahan PTPN 2 Disoalkan Petani LABUHANDELI, BN Surat keterangan tanah (SKT), yang diterbitkan oleh pihak Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan, dilahan bekas lapangan terbang, milik PTPN 2 Kebun Helvetia, berlokasi di pasar XI, Desa Manunggal, Kec. Labuhandei, Kab. Deliserdang, disoalkan oleh petani setempat. Berdasarkan data dan keterangan diperoleh BN, SKT dengan no 592.2/ SKT/ 237/ 2008, tertanggal 1 Desember 2008, atas nama AS, beralamat di Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan itu, datang dan mengaku sebagai

Warga Kecamatan Binjai Timur Curhat Dengan Ketua DPRD Sumatra Utara BINJAI, BN Berbagai ragam laporan warga Masyarakat Kota Binjai mulai dari masalah ijazah yang ditahan oleh oknum Kepsek yang tidak puas dirinya diganti sebagai kepala sekolah sampai ke masalah raskin disampaikan kepada Ketua DPRD Sumatra Utara H,Saleh Bangun saat melakukan reses di Kecamatan Binjai Timur, Selasa (27/3). Kegiatan reses H.Saleh Bangun yang dilaksanakan di Kecamatan Binjai Timur dihadiri Kadissosnaker Pemko Binjai Drs. Nani Sundari, Camat Binjai Timur Nasrullah Effendi, Lurah Mencirim dan Lurah Timbang Langkat serta ratusan warga kelurahan Mencirim yang merasa kangen dengan kehadiran Ketua DPRD Sumatra Utara ke Kelurahan mereka. Menurut H.Saleh Bangun yang keanggotaan DPRD Sumatra Utara berasal dari daerah pemilihan Kota Binjai dan Kabupaten Langkat, semua laporan warga Kota Binjai khusunya dari Kecamatan Binjai Timur nantinya akan ia sampaikan kepada pihak Pemerintahan Kota Binjai, terutama masalah tertahannya ijazah putra-putri warga yang tidak mau ditanda tangani oleh oknum Kepala Sekolah yang merasa tidak puas dengan pergantian oknum kepsek tersebut. Pada kesempatan ini, Saleh Bangun mengharapkan agar seluruh sarana kesehatan di Kota Binjai harus bisa menjadi pilot projek dari daerah lainnya di Sumatra Utara, semuanya itu dapat dicapai berkat adanya kerja sama yang baik antara pihak eksekutif bersama legeslatif didukung oleh warga masyarakat Kota Binjai, papar saleh Bangun. Menanggapi masalah sengketa lahan pertanahan di Kota Binjai, Saleh Bangun yang akrap dipanggil Bolang, mengaku salut dengan sikap warga Kota Binjai yang dinilai tertib dan santun dalam menyampaikan aspirasinya ke DPRD Sumatra Utara, ia juga menyampaikan kalau masalh lahan pertanahan yang masih bersengketa itu semuanya sudah dibicarakan di DPRD Sumatra Utara sebaiknya semua pihak harus bersabar diri dan jangan sampai menjadi korban pertikaian dalam masalah sengketa pertanahan, karena semuanya bisa diselesaikan dengan damai. ujar Saleh Bangun.(R/NDO)

Camat Selesai Ogah Huni Rumah Dinas LANGKAT BN Camai selesai Ikhsan Afriza Msi sudah satu tahun lebih bertugas di kantor camat selesai sebagai camat Kec. Selesai, belum pernah menempati rumah dinas yang disediakan oleh pemerintah Kab. Langkat demi untuk kelancaran tugas camat , yang sewaktu-waktu di perlukan oleh warga dalam pengurusan administrasi namun camat muda yang satu ini seakan-akan enggan tinggal menempati rumah dinas tersebut entah apa penyebabnya belum diketahui secara jelas. Pemerintah kabupaten langkat telah mengalokasikan dana untuk merehab rumah dinas camat selesai ratusan juta rupiah yang bersumber dari dana APBD Kab langkat tahun 2012 yang saat ini telah selesai dikerjakan karma tidak ada lagi ada para tukang yang masih bekerja dilokasi rumah dinas tersebut, namun camat belum juga menempati rumah dinas tersebut. Apakah camat telah mendapat dispensasi dari Bupati langkat tidak menempati rumah dinas belum diketahui secara jelas demikian celotehan masyarakat selesai kepada wartawan. Camat selesai Ikhsan Afriza Msi ketika hendak dikonfirmasi tentang hal tersebut tidak berada di kantor dan di hubungi melalui telepon selulernya juga tidak diangkat seolah-olah tidak mau tau karna ia menganggap ia nya orang dekat bupati sehingga seakan-akan tidak ada masalah yang dilakukannya. (UDN)

Desa Manunggal, Kec. Labuhandeli, Kab. Deliserdang, dan atas terbitnya SKT tersebut, petani minta kepada Lurah Kel. Tanah Enam Ratus, untuk membatalkanya, karena lokasi terjadi kesalahan, juga banyak kejanggalan administrasi dalam penerbitan SKT. Dengan terbitnya surat SKT, yang terindikasi menyalah tersebut, petani yang telah melayangkan surat laporanya kepada pihak instansi terkait, diminta para penegak hukum, untuk mengambil tindakan hukum, terhadap para pelaku dugaan kejahatan penipuan yang berkonsfirasi, dengan oknum pemerintahan.(San)

Petinggi Sumut dan Medan Melayat ke Rumah Duka Kapolsek Dolok Pardamean MEDAN, BN Kapoldasu Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro bersama Pangdam I/BB Mayjen TNI Lodewijk F Paulus melayat kerumah duka Kapolsek Dolok Pardamean AKP Andar Siahaan yang tewas diamuk massa di Dusun Raja Nihuta ,Desa Dolok Saribu Kecamatan Dolok Pardamean Kabupaten Simalungun di Jalan Pintu Air IV,Gang Kelapa Simalingkar B, Kecamatan Medan Johor, Kamis[28/3]. Kapoldasu bersama Pangdam I/BB mengucapkan turut berdukacita kepada keluarga atas tewasnya AKP Andar Siahaan .Dalam kasus ini,kata Kapoldasu,petugas sudah mengamankan 75 orang diduga terlibat aksi penyerangan terhadap AKP Andar Siahaan bersama tiga anggotanya saat meringkus Bandar judi togel. Sedang 16 dari 75 orang yang diamankan, dinyatakan tersangka,termasuk yang meneriakkan maling, pelaku penganiayaan, perusak mobil dan yang memaksa petugas agar melepaskan tersangka Bandar judi. Kepada wartawan Kapoldasu menjelaskan kronolis kejadian yakni sekitar pukul 20.30 WIB Rabu[27/3] ,Kapolsek menerima SMS dari masyarakat tentang adanya judi dilokasi judi di Dusun Raja Nihuta Desa Dolok Saribu Kecamatan DolokPardamean. Dan mendengar hal itu Kapolsek bersama tiga anggota Reskrim datang ke lokasi judi. Setelah melakukan pengintaian,mereka melakukan penangkapan dan membawa kedalam mobil untuk dibawa ke Mapolsek. Namun ditengah jalan,isteri tersangka berteriak teriak hingga mengundang perhatian warga dan saat itu ratusan warga mengelilingi mobil di TKP dan memaksa petugas mengeluarkan tersangka. Melihat hal itu, Kapolsek memerintahkan anak buahnya agar pergi menyelamatkan diri karena warga sudah brutal. Ada juga warga yang kenal pada Kpolsek namun sebagian warga tetap brutal dan menghakiminya hingga tewas. Hingga pukul 04.00 WIB,Kapoldasu terus memantau perkembangan setelah menerima laporan dari Kapolres Simalungun, dan memerintahkan pasukan Brimob meyisir TKP. Dari sana 75 orang diamankan, 16 orang diantaranya ditetapkan tersangka termasuk isteri tersangka. Dalam hal ini Kapoldasu mengatakan semua hal yang dialami AKP Andar merupakan resikopekerjaan. Dari satu sisi masyarakat minta penegakan hokum harus dijalankan,namun disisi lain masyarakat bertindak ain sehingga sangat menjadi resiko bagi perugas. Ketika disinggung apakah saat kejadian

Derita Si Miskin BAHOROK BNRumah kumuh tak layak huni, yang butuh perhatian pemerintah, masih ditemukan dibeberapa lokasi, diantaranya di Desa Timbang Jaya, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Seperti terlihat pada gambar, salah satu keluarga yang kondisi rumahnya, nyaris rubuh, sungguh pemandangan yang sangat memilukan. Porgram bedah rumah yang digelontorkan pemerintah Kabupaten Langkat, sepertinya tidak tepat sasaran, bukan itu saja, Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM), yang

petani penggarap, dilahan eks lapangan terbang seluas 41 Ha, berdasarkan sejumlah 24 SKT, yang diterbitkan Lurah Kel. Tanah Enam Ratus, Kec. Medan Marelan Namun, setelah dilakukan penelitian atas ke 24 SKT itu, diketahuilah ada beberapa kejanggalan, seperti berita acara pengukuran tanah dan bulan pengukuran, lembaran gambar situasi tanah nihil, artinya tidak jelas letak objek bidang tanahnya, lokasi tanah tidak ada nama jalanya, dan diduga tidak memiliki bukti tanda lunas PBB. Disebutkan lagi bahwa, setahu petani disana, tanah yang diusahai petani terletak diperladangan terletak di pasar XI,

bertujuan meningkatkan taraf hidup kesejahteraan masyarakat tergolong miskin, kearah lebih baik, seakan hanya wacana saja. Dengan ini, perlunya penanganan dan pengawasan yang tepat sasaran, dan harus dievaluasi, oleh pihak-pihak terkait, agar tidak terjadi penyimpangan, oleh pihak pelaksana, karena jika hal itu dibiarkan, maka unsur pemanpaatanya, dalam hal ini masyarakat miskin yang menjadi objek, hanya dijadikan keuntungan oleh oknum tertentu. (Teger Bangun)

mereka membawa senjata,Kapoldasu mengatakan membawa, namun apabila bertindak dikuatirkan akan terjadi seperti di Palas,dan dikatakan polisi melanggar HAM. Untuk itu Kapoldasu menghimbau masyarakat juga harus memperhatikan HAM. Kapoldasu juga mengatakan kasus ini telah dilaporkan kepada Kapolri dan kepada korban akan diberikan kenaikan pangkat satu tingkat. Dengan terbata bata sambil menitikkan air matanya rasa terharunya Kapoldasu mengatakan Kapolsek ini akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Jalan Sisingamangaraja Medan dengan upacara militer, diberikan pangkat Kompol Anumerta. Wali Kota Sangat Sedih & Terharu Mata Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM sontak memerah ketika tiba di rumah duka--tempat almarhum Kapolsek Dolok Pardamean AKP Andar Yonar Siahaan disemayamkan -- Jalan Pintu Air IV Gg Kelapa Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan, Jumat (29/3) pagi. Apalagi setelah melihat istri dan ketiga anak almarhum terduduk lemas sambil menangis di samping peti jenazah orang yang mereka cintai dengan segenap jiwa dan raga tersebut. Ditambah lagi dengan isak tangis keluarga maupun tetangga yang datang melayat untuk melihat jenazah almarhum terakhir kali sebelum dikebumikan. Pemandangan ini benar-benar membuat Wali Kota yang hadir melayat didampingi Sekda Ir Syaiful Bahri Lubis serta beberap pejabatnya, termasuk Kabag Humasy Pemko Medan Budi Hariono SSTP MAP sangat sedih dan terharu. Apalagi setelah menge-

tahui kepergian almarhum untuk selama-lamanya itu akibat penganiayaan yang dilakukan warga Dusun Rajanihuta , Nagari Buttu Bayu, Paneraja, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun ketika melaksanakan tugas mengamankan pengedar kupon judi, Rabu (23/3) malam. "Atas nama pribadi , Pemko Medan dan seluruh warga Kota Medan , saya menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa. Selanjutnya kepada istri dan anak-anak yang ditinggalkan almarhum agar kuat dan tabah menghadapi cobaan yang sangat berat ini. Saya yakin kalian akan mampu dan menerima cobaan ini, sebab semua ini telah ditentukan oleh Yang Maha Kuasa," kata Wali Kota dengan nada lirih. Selanjutnya, ungkap Wali Kota, dia mengaku sangat mengenal almarhum. Selama ini almarhum di matanya merupakan sosok seorang pekerja dan sangat disiplin setiap kali menjalankan tugas. Namun begitu Tuhan berkehendak lain. "Untuk itulah mari kita semua terus mendoakan almarhum, terutama istri anakanak dan keluarga yang ditinggalkan. Mudahmudahan Tuhan akan membuat jalan terbaik bagi beliau. Apalagi kepergian beliau saat menjalankan tugas negara," harapnya. Setelah itu Wali Kota didampingi Sekda menyerahkan uang duka kepada istri almarhum. Pemberian itu membuat Velegia Br Situmorang, istri almarhum semakin terharu. Dengan suara terbata-bata karena menahan rasa kesediahn yang sangat mendapat, dia pun mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Wali Kota.(HZA)

PN Lubuk Pakam Sidangkan Kasus Pencurian Ikan MEDAN, BN Pengadilan Negeri (PN) Lubuk Pakam, yang bersidang di Labuhandeli, mulai menyidangkan kasus pencurian ikan lele, milik korban Herianto, dengan terdakwa M Ali, yang berlokasi di pasar VII Desa Manunggal, Kec. Labuhandeli. Kab. Deliserdang, Kamis lalu. Jaksa penuntut umum (JPU) Robert SH, dalam dakwaanya antara lain menyebutkan bahwa terdakwa, pada Desember 2012 lalu, ada melakukan pencurian ikan lele, secara berulang, dikolam milik korban dan menjualkanya kepada Syaipul (DPO). Dalam dakwaan tersebut, terdakwa yang juga merupakan karyawan, ditempat usaha milik korban, akibat perbuatanya itu, korban mengalami kerugian nominal Rp 12 Juta.Atas surat dakwaan yang dibacakan JPU, terdakwa saat dimintai tanggapanya dipersidangan, oleh ketua mejelis hakim, membantahnya. Dipersidangan, juga dihadirkan 4 saksi, yakni Herianto (korban red), Sumantri, Paino, Abdul, yang masing-masing keteranganya tidak melihat langsung peristiwa yang dilakukan oleh terdakwa, seperti keterangan korban Herianto, hanya mengetahui dari Sumantri. Demikian juga Sumantri, dalam kesaksianya, hanya melihat hilir mudiknya becak dan mobil membawa tong plastik pada malam hari, namun tidak menanyakan keabsahanya, demikian juga dengan saksi Abdul. Lain halnya dengan saksi Paino, setelah mengetahui informasi dugaan pencurian, langsung menanyakanya kepada terdakwa. Atas keterangan para saksi, terdakwa yang dimintai tanggapanya oleh ketua majelis hakim, juga membantahnya. Sementara dalam persidangan, kasus pencurian ikan ini, barang bukti yang dihadirkan sebuah tangguk dan kayu. Ketua majelis hakim, atas dakwaan dan keterangan saksi, mengundurkan sidang hingga Kamis mendatang, dengan acara keterangan terdakwa.(San)


CMYK

Harga Eceran Rp 3500,Luar Daerah + Ongkos Kirim

B

9

1-8 APRIL 2013| EDISI 353| THN KE-VIII

Ditanya Soal Penyertaan Modal Perusahaan Daerah

KADIS KEUANGAN ACEH MEMBISU

Pelabuhan Belawan Harus Dimodernisasi MEDAN,BN Pelabuhan Belawan harus segera dimodernisasi sehingga menjadi pelabuhan yang baik sekaligus menjadi pengembagan koridor wilayah barat. Jika pelabuhan Belawan berhasil dikembangkan dengan baik, maka akan membantu mendorong peningkatan ekonomi masyarakat. Untuk itu seluruh instansi terkait harus bersinergi agar Pelabuhan Belawan dapat dimordernisasi Wali Medan Drs H Rahudman Harahap MM Drs H Rahudman Harahap MM menyampaikan hal itu dalam acara Coffe Morning dengan Katakan Keluarga Maritim Medan di ruang VIP Terminal Penumpang Ujung Baru Pelabuhan Belawan, Selasa (26/ 3). “Itu sebabnya saya sangat mengapresiasi sekali dilaksanakannya Coffe Morning ini,” kata Wali Kota. Menurut Wali Kota, apresiasi disampaikan karena ia menilai acara ini cukup penting dan sangat startegis terkait dengan konsep Menko Perekonomian BACA PELABUHAN BELAWAN HAL..10

Aceh Barat Sebagai Icon Investasi MEULABOH,BN Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, menggelar kegiatan Aceh Barat Business Forum (ABBF). Kegiatan yang mengajak dunia usaha atau pelaku bisnis ini berlangsung dari pagi hingga sore di Aula Sekdakab, selasa (26/3) dihadiri Bupati Aceh Barat, HT Alaidinsyah bersama pengusaha dan tokoh masyarakat. Aceh Barat Business Forum dilakukan untuk memberikan pesan penting kepada dunia usaha atau pelaku bisnis bahwa Aceh Barat sangat terbuka dan kondusif untuk berinvestasi, pemerintah Kabupaten Aceh Barat siap bekerjasama dengan semua pihak, kata H Tito. Saat ini peluang yang sudah terbuka di bidang investasi di Aceh Barat ada sekitar 12 perusahaan di bidang pertambangan, 9 perusahaan di bidang perkebunan, 6 perusahaan di bidang tambang emas, 1 perusahan karet dan 1 perusahan di bidang BACA ACEH BARAT HAL..10

BANDA ACEH | BNPemerintah Aceh, kabarnya kembali tidak melakukan penyertaan modal tahun ini terhadap PerusahaanDaerah-Bank Perkreditan Rakyat Syariah Mustaqim Sukamakmur (PD-BPRSM), yang keseluruhan sahamnyamerupakan milik Pemerintah Aceh. Saat dikonfirmasi perihal diatas ,Karo Ekonomi Setda Aceh, Teuku Sofyan,menyarankan agar

melakukan konfirmasi langsung dengan Dinas Keuangan Aceh. Namun, Kepala Dinas Keuangan Aceh, Azhari Hasan tak mau memberikan pernyataan ketika dikonfirmasi melalui SMS , baru-baru ini hingga berita ini diterbitkan. Kemudian awak Koran ini BACA KADIS HAL..10

Drs. Ibrahim Kami Akan Evaluasi Kinerja Pegawai di Pelabuhan Batam,BN. Terkait maraknya pengiriman barangbarang dipelabuhan sekupang seperti anakanak ayam dari luar kota batam, Drs. Ibrahim Kasi Pengawasan dan Penindakan (P2) Balai Karantina Pertania BACA KAMI AKAN HAL..10

Sergai Siap Dukung Swasembada Kedelai DOLOK MERAWAN,BN Untuk mencapai swasembada dan mengurangi ketergantungan impor kedelai serta mendukung gerakan tanam kedelai nasional yang dicanangkan Pemerintah Pusat Desember tahun lalu, empat kelompok tani (Poktan) Karya Jaya, Karya Bhakti, Bhina Makmur dan Karya Makmur di Desa Gunung Para Kebun Gunung Para PTPN III Kecamatan Dolok Merawan, Rabu (27/3) telah berhasil memproduksi pangan kedelai dengan hasil yang cukup memuaskan. Panen raya kedelai perdana para petani bersama dengan Bupati Sergai Ir. H. T. Erry Nuradi MSi diwakili Sekdakab Drs. H. Haris Fadillah M.Si, Dirut PTPN III Megananda Daryono yang turut dihadiri Kapolres Tebing Tinggi AKBP Andy Rian Djajadi SIK, Asisten Pemum Rudi Sitorus SH, Staf Ahli Bupati, para Kepala SKPD, Manager Kebun Gunung Para Ir Herbet D Panjaitan, Camat Dolok Merawan serta jajaran Karyawan Kebun Gunung Para. Sekdakab Sergai H. Haris Fadillah dalam sambutannya memberikan apresiasi atas usaha yang dilakukan poktan yang mampu memanfaatkan dan memberdayakan lahan yang tidak produktif seluas 25 ha menjadi lahan yang memberikan keuntungan. Usaha ini tidak terlepas dari peranan dan perhatian pihak PTPN III yang turut membantu para poktan khususnya dalam bantuan Sarana Produksi Pertanian (Saprodi) dan

Peluang Produksi Kedelai di Aceh Masih Terbuka Lebar

PANEN RAYA : Bupati Sergai Ir. H. T. Erry Nuradi, MSi diwakili Sekdakab Drs. H. Haris Fadillah M.Si, bersama Kapolres Tebing Tinggi AKBP Andy Rian Djajadi SIK, Dirut PTPN III Megananda Daryono melakukan panen raya kedelai perdana padi milik Poktan bimbingan Kebun Gunung Para PTPN III Kecamatan Dolok Merawan, Rabu (27/3)

pelatihan. Hal ini tentu saja membantu pemerintah untuk kembali mencapai swasembada pangan di Indonesia dan melepaskan ketergantungan dari pangan impor, tutur Haris Fadillah. Lebih lanjut disampaikan Haris Fadillah, dengan areal seluas puluhan hektar yang baru diuji coba dilakukan pembibitan pada bulan Desember 2012 yang lalu, kini telah

menunjukkan hasil yang cukup memuaskan sehingga nantinya diharapkan panen raya perdana ini dapat memberi nilai tambah secara ekonomi pada petani. Untuk mempertahankan dan meningkatkan hasil yang telah dicapai sebelumnya perlu dilakukan langkah strategis sehingga meningkatkan gairah petani lokal, salah BACA SERGAI HAL..10

Aceh Timur,BN Peluang peningkatan produksi kedelai didalam negeri masih terbuka lebar. Produksi kedelai maih sangat mungkin ditingkatkan melalui peningkatan produktifitas maupun perluasan areal tanam. Saat ini produktifitas nasional kedelai baru mencapai 1,3 ton/hektar dengan kisaran 0,6-2,0 t/h ditingkat petani,sedangkan ditingkat penelitian sudah mencapai 1,7-3,2 t/ha. Aceh merupakan salah satu propinsi yang diharapkan menjadi andalan produksi kedelai nasional. Propinsi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi 20 persen dari produksi nasional. Demikian Sambutan Kepala Balai Penelitian Tanaman Kacang Kacangan dan Umbi Umbian Kementerian Pertanian RI (Ka.Balitkabi) yang diwakili Kepala Seksi Pelayanan Tehnis Balitkabi, DR Yusmani Prayogo pada Lokakarya Peningkatan Produksi Kedelai Melalui Pendekatan Pengelolaan Tanaman dan Sumber Daya Terpadu (PTT) di Hotel Khalifah Idi, Aceh Timur, Sabtu (23/3) malam. BACA PELUANG PRODUKSI HAL..10

Wagub Aceh Buka ADIC 2013 Di Kuala Lumpur

Pelabuhan Krueng Geukueh Bakal Jadi Gerbang Ekspor Ke Tingkat Dunia Banda Aceh | BN Wakil Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, pekan lalu bertolak Kuala Lumpur, Malaysia. Iamewakili Pemerintah Aceh untuk menghadiri dan membuka Aceh Development International Conference 2013. Dalam arahannya, Ia mengatakan, untuk perluasan dan pengembangan pelabuhan Krueng Geukueh di Aceh Utara, Pemerintah pusat telah mengalokasikan anggaran Rp 1,25 triliun. Pelabuhan ini nantinya akan menjadi salah satu gerbang ekspor produk Aceh ke dunia internasional.

Kegiatan itu dilaksanakan oleh Academic of Islamic Studies, Universiti Malaya,International Association of Acehnese Scholars (IAAS) dan Acehnese Student Association (ASA), organisasi mahasiswa Universiti Malaya. Selain itu acara ini juga kerjasama dengan organisasi mahasiswa Aceh di Universitas-universitas di Malaysia, diantaranya, Badan Kebajikan Pendidikan Mahasiswa Aceh Universiti Kebangsaan Malaysia (Bakadma UKM), Tanah Rencong Student Acehnese (Tarsa), UIA dan Persatuan

Pelajar Aceh (PPA) UPM.Acara ini juga disokong oleh The Aceh Club Kuala Lumpur, organisasi Aceh yang dipimpin oleh Tan Sri Dato' Seri Sanusi Junid. “Sejalan dengan kehadiran program ini, perhatian terhadap sektor pertanian dan perdagangan akan kita tingkatkan.Pembangunan infrastuktur di lintas tengah akan diperbanyak,” kata Wagub, Muzakir Manaf. Dikatakan dia, selain pelabuhan Krueng Geukueh, fungsi tiga pelabuhan laut lainnya yaitu Pelabuhan Malahayati di kawasan Aceh Besar, Pelabuhan Kuala

Langsa, juga akan diperluas. “Dan, tentu saja Pelabuhan Bebas Sabang yang sampai sekarang pembangunannya masih terus berlangsung. Untuk mendukung semua itu, Pemerintah Aceh telah mengalokasikan anggaran pembangunan untuk tahun 2013 sebesar Rp 11,7 triliun,” paparnya. Menurutnya, hal itu merupakan anggaran pembangunan tahunan yang terbesar dalam sejarah BACA PELABUHAN KRUENG HAL..10

KANTOR REDAKSI : Jl. Flamboyan Raya/Raharja No. 37 Medan Telp (061) 8213786, HP. 081375395392 - 08163134392 Fax (061) 8215552 Email:bongkarnews@gmail.com - indrabongkarnews@gmail.com

CMYK


1-8 APRIL 2013 | EDISI 353| THN KE-VIII

Kepala Dinas Pertanian dan Hortikulura Aceh Timur : Ir.H.Anas Djohan,MM

Serahkan 140 Handtractor kepada kelompok Tani Aceh Timur,BN Setelah menghadiri Temu lapang dan panen kedelai di Desa Peunaron Baru Kecamatan Peunaron, Bupati Aceh Timur, Hasballah Bin M. Thaib beserta rombongan bergerak menuju Kecamatan Peureulak Barat guna menghadiri Acara Penyerahan Hand Traktor kepada Kelompok Tani, Rabu (27/03) di Gedung Balai Penyuluh Pertanian yang berada di belakang Kantor Camat Peureulak Barat di Gampong Beusa Seberang. Bupati Aceh Timur pada kesempatan tersebut menyerahkan secara simbolis hand traktor

kepada 19 Kecamatan, dan pada arahannya Bupati mengatakan bahwa bantuan dari dana sosial ini merupakan jawaban atas doa para petani dan meminta kepada para kelompok tani yang menerima bantuan ini agar dapat menggunakan dan memanfaatkannya semaksimal mungkin, “bantuan ini tolong dimanfaatkan semaksimal mungkin dan diserahkan kepada masyarakat atau petani yang membutuhkan agar tepat sasaran, kita harus bekerjasama dan saya akan berusaha bekerja keras untuk membangun daerah yang kita cintai ini sesuai dengan visi misi kami, yaitu

menjadikan Aceh Timur menjadi daerah yang lebih maju dari segala bidang”, tegasnya. Bupati juga menambahkan agar seluruh kelompok tani yang menerima bantuan ini dapat menjaga dan merawat bantuan tersebut, hal ini merupakan perhatian Menteri Pertanian kepada petani Aceh Timur dan pada tahun anggaran 2013 para petani Aceh Timur juga akan mendapat bantuan yang sama,“Insya Allah pada tahun ini juga kita akan mendapat bantuan berupa 8 unit traktor besar (4 WD) dan 2013 mendatang kita masih mendapat bantuan hand traktor,” paparnya. Kadis Pertanian dan

Hortikultura Kabupaten Aceh Timur, Ir. Anas Johan mengatakan 140 unit Hand Traktor yang akan dibagikan kepada 140 kelompok tani dan 132 Desa di Kabupaten Aceh Timur merupakan bantuan dari dana APBN Tahun Anggaran 2012 lalu, “hand traktor ini merupakan bantuan dari dana APBN Tahun Anggaran 2012 yang akan dibagikan kepada 140 kelompok tani yang ada di Kabupaten Aceh Timur,” paparnya. Beliau juga menambahkan dari 140 unit hand traktor yang akan di bagikan tersebut 39 unit lainnya akan datang bertahap selama sepuluh hari kedepan karena masih dalam perakitan di Medan.(@MF)

Orientasi Kamabigus se-Kota Banda Aceh Digelar di Jantho Jantho,BN Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kota Banda Aceh bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Banda Aceh menyelenggarakan Orientasi bagi para Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus) se Kota Banda Aceh. Kegiatan yang berlangsung selama 3 hari ini dibuka oleh Walikota Banda Aceh dalam hali ini diwakili oleh Asisten Keistimewaan Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat daerah kota Banda Aceh Drs Ramli Rasyid MSi MPd di Pusat Perkemahan Pra-

muka Pemkab Aceh Besar, Jantho Jumat (29/3). Dalam sambutannya, Ramli Rasyid mengatakan organisasi gerakan pramuka yang berlambang tunas kelapa mengandung makna bahwa gerakan pramuka merupakan kawah candra dimuka tempat mendidik, membina dan mempersiapkan tunas bangsa sebagai pemimpin dimasa depan. Melalui organisasi kepanduan ini, lanjut Ramli, dapat dibentuk kepribadian karakter dan ketrampilan. "Kegiatan seperti ini harus terus dipertahankan karena dapat membentuk karak-

ter anak bangsa" ujar Ramli. Pada kesempatan tersebut, Ramli juga meminta kepada kepala sekolah yang merupakan peserta kamabigus agar mengaktifkan kembali kegiatan kepramukaan yang intensif disekolahsekolah terhadap regu gugus. Ramli meyakini kegiatan pramuka ini dapat menjadikan pesertanya kreatif, inovatif dan produktif. "Jadi Kepala Sekolah harus mengalokasikan anggaran yang memadai untuk kegiatan ini, dan bisa diajukan di Rencana Kerja Anggaran Sekolah (RKAS)" pungkas Ramli.

Sementara itu, ketua panitia Adnan S Pd melaporkan kegiatan ini seharusnya diikuti oleh 190 Kepala Sekolah, yakni SD/MI, SMP/MTs dan SMA/ SMK dalam kota Banda Aceh selaku kamabigus, namun yang hadir sebanyak 134 orang. Orientasi dilakukan selama tiga hari, yakni dari tanggal 29 sampai dengan 31 Maret 2013. Turut hadir pada acara tersebut Wakil Ketua Knpi Kota Banda Aceh Wirzaini Usman dan kasubbag Hubungan Kelembagaan dan media center bagian Humas Sedako Banda Aceh Mahdi. (Mkk)

Bupati Aceh Timur Panen Kedelai Perdana

Hasil Pencanangan Tanam Tahun 2012 Aceh Timur,BN Peneliti dari Balai Penelitian tanaman kacangkacangan dan umbi-umbian (Balitkabi), Malang yang dipimpin oleh, Dr.Ir. Moch. Muchlis Adie, MS mengunjungi Desa Peunaron Baru, Kecamatan Peunaron Kabupaten Aceh Timur, rabu (27/03). Kunjungan rombongan ini di desa tersebut dalam rangka Temu lapang dan panen kedelai mendukung gerakan tanam kedelai Nasional. Sebagaimana diketahui pada pertengahan Desember tahun lalu Kabupaten Aceh Timur terpilih sebagai salah satu dari tujuh daerah lainnya di Indonesia sebagai pusat lokasi dimulainya penanaman perdana kedelai secara nasioanal. Dan setelah lebih kurang tiga bulan penanaman perdana kedelai yang dimulai oleh Menteri Pertanian, Gubernur Aceh, Bupati Aceh Timur dan pejabat lainnya kini telah menuai hasil untuk di petik. Sebelum acara dimulai Bupati Aceh Timur, Hasballah Bin M. Thaib didamping Kepala Balitkabi dan Kepala Dinas Pertanian dan Hortikultura Aceh Timur serta unsur Muspida setempat didaulat untuk melakukan panen perdana kedelai untuk lahan 1.000 ha yang penanamannya dimulai pada Desember 2012 lalu. Bupati Aceh Timur, Hasballah Bin M. Thaib dalam kesempatan itu mengatakan bahwa beliau merasa baru melakuan penanaman kedelai bersama Menteri Pertanian, Gubernur Aceh dan lainnya, “saya merasa kedelai ini baru saja ditanam yang saya lakukan bersama Bapak

Menteri Pertanian, Gubernur Aceh dan pejabat lainnnya dan kini sudah siap untuk di panen,” ujarnya. Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada para petani di Desa Peunaron tersebut karena telah bekerja keras dan semaksimal mungkin sehingga menghasilkan kedelai yang terbaik di Indonesia. Bupati juga menambahkan untuk tahun 2014 Kabupaten Aceh Timur akan menerima bantuan dari Menteri Pertanian berupa bibit coklat untuk 200 Ha. Untuk itu beliau berharap kepada seluruh pihak untuk bekerjasama sehingga mampu membangkitkan perekonomian rakyat dan setelah masa panen ini petani akan menanam pagi gogo, jenis ini dipilih karena bisa ditanam di darat. Dengan harapan kedepannya mampu menciptkan bibit sendiri sehingga tidak tergantung dengan daerah lain. Sementara itu Kepala Balitkabi, Dr.Ir. Moch. Muchlis Adie, MS dalam kesempatannya mengatakan keberhasilan panen kedelai ini tidak terlepas dari keinginan yang kuat dari masyarakat Aceh Timur, “Menteri Pertanian sangat merespon keinginan dari masyarakat Aceh Timur yang disampaikan oleh Bapak Bupati kepada beliau, sehingga Menteri memerintahkan jajarannya untuk bergerak secepat mungkin dan bekerja semaksimal mungkin, karena di ketahuai wilayah Aceh Timur merupakan daerah yang seubur,” paparnya. Beliau juga menambahkan bawha Menteri sangat mendukung untuk mengembalikan Aceh

sebagai kawasan swasembada kedelai di nasional. Menyikapi adanya keinginan dari Pemerintah Kabupaten Aceh Timur untuk mengembangkan lahan kedelai sebesar 18.000 Ha, Kepala Balitkabi mengatakan pada tahun ini akan melakukan survey secara menyeluruh, menurutnya hal ini dilakukan merupakan respon Menteri Pertanian terhadap keseriuasan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur agar benar-benar mampu menunjang kebangkitan kedelai yang ditargetkan dalam program nasional yaitu Tahun 2014 sebagai swasembada kedelai nasional. Staf dari Balai Penelitian tersebut, Prof. Dr. Marwoto mengatakan sangat puas dengan hasil yang dicapai para petani di Desa Peunaron, “ dari beberapa daerah yang telah saya kunjungi, hasil Kedelai di Peunaron ini merupakan yang terbaik di Indonesia, dan saya merasa bangga karena kami memberikan sosialisasi kepada para petani hanya dalam semalam saja namun mampu menghasilkan kedelai yang bagus,” ujarnya. Beliau juga menambahkan dengan pencapaian yang telah di hasilkan para petani di Peunaron tersebut diharapkan dapat menciptkan bibit benih sendiri sehingga tidak tergantung dari daerah lain, dengan demikian diharapkan swasembada kedelai 2014 di Indonesia dapat tercapai. Pada kegiatan tersebut juga dilakukan Acara Temu lapang, dimana para petani bertanya kepada Bupati prihal infrastruktur jalan yang

saat ini dirasa para petani menghambat mereka untuk membawah hasil buminya keluar dari Kecamatan tersebut, selain itu juga para petani meminta kepastian harga kedelai tetap stabil yang saat ini kisaran harga/Kg mencapai Rp. 4.000 – Rp. 6000. Menjawab pertanyaan para petani tersebut Bupati mengatakan untuk memperbaiki infrastruktur jalan saat ini telah dikirim alat berat sebanyak dua unit dan Bupati berjanji kedepannya ada empat kecamatan yaitu, Peunaron, Serbajadi, Simpang Jernih dan Pante Bidari yang menjadi prioritas beliau untuk perbaikan infrastruktur jalan dan akan mengirimkan alat berat sebanyak 20 unit. Menyikapi masalah harga jajarannya telah mensosialisasikan ke tingkat pusat dan pada panen kedelai pada lahan 18 ha nantinya diupayakan harga tetap stabil. Para petani di Peunaron lebih memilih variets anjasmoro dari beberapa Varietes Kedelai yang ada, hal ini dikarenakan varietes kedelai jenis tersebut memiliki biji yang lebih besar. Sementara staf dari Balah Penelitian Benih Padi, Didin Wahyudin dalam kesempatan menjawab pertanyaan petani perihal benih padi gogo apa yang bagus, mengingat selama ini petani disana menanam padi sawah jenis ramos dan merupakan primadona para petani. Didin mengatakan saat ini padi gogo jenis impago 6 dan 8 yang paling bagus dan padi gogo impago 8 mempunyai kemiripan lengan jenis ramos.(@MF)

Berdasarkan informasi diperoleh setelah empat tahun lalu, kini manajemen PD-BPRSM, kembali tidak mendapatkan penyertaan modal yang bersumber dana dari APBA 2013. Hal ini

sebagaimana diungkapkan Karo Ekonomi Setda Aceh, Teuku Sofyan, belum lama ini. “Sepertinya,tahun ini tidak ada penyertaan modal untuk PD-BPRSM. Kenapa, tahun ini

tidak dilakukan penyertaan modal, saya juga kurang mengetahui, karena, Biro Ekonomi tidak mengelola uang tersebut dan hanya sebagai tim koordinasinya saja,”ujarT. Sofyan. (Tim)

apalagi seperti didaerah pelabuhanpelabuhan tikus yang ada.’’Paparnya diruang tunggu kantor balai karantina batam centre, kepada wartawan media bongkar news, belum lama ini. Lebih lanjut, Ibrahim menjelaskan bahwa anak-anak ayam yang masuk itu langsung ke kandang. Dari kandang barulah diambil sampelnya, kalau pemiliknya bukan satu orang.’’Kalau tidak salah pemiliknya

pengiriman anak ayam tersebut ada 3 orang, salah satunya bernama Sudin. Tugas kami memang mencegah keluar masuknya arus penyakit sesuai tupoksi balai karantina, tetapi mereka itu lengkap semua dokumennya sesuai peraturan dan perundang-undangan yang ada.’’Jelas kasi yang baru menjabat dikota batam. Ditambahkanya lagi, mengenai pungutan yang dilakukan balai karantina

pertanian kelas 1 batam terhadap masuknya anak-anak ayam tersebut sesuai dengan PNBP.’’Kalau tidak salah 1 ekor anak ayam tersebut dikenakan biaya Rp.5 rupiah per ekornya, kalau dokter yang menanganinya itu Dr.Arif yang sekarang memang lagi dinas luar.’’Ungkapnya lagi meninggalkan wartawan karena dipanggil kepala kantor yang sedang ada tamu. (Ro/ Nelson)

menyebutkan, tingkat kemiskinan di Aceh masih berkisar19,5 persen, atau berada di atas tingkat kemiskinan Nasional yang berkisar 12,3persen. “Sedangkan angka pengangguran diAceh berada pada level atau 7,43 persen atau berkisar 148.786 orang. Angka inijuga masih di atas tingkat pengangguran nasional yang berkisar 6,14 persen,” sebutnya lagi. Dengan perbandingan data ini,dapat dipahami, jika pencapaian dalam pembangunan di Aceh masih jauh dariharapan. Itu sebabnya proses pembangunan harus terus dipacu, sehingga dalamempat tahun ke depan diperoleh hasil yang lebih positif. “Dalam upaya percepatanpembangunan itu, kita akan terus meningkatkan iklim investasi di Aceh sehinggainvestor akan semakin banyak membuka usaha di Aceh. Sampai tahun 2017,Pemerintah Aceh sudah menetapkan target investasi berkisar Rp. 48,8triliun,” terangnya. Ia menjelaskan juga, investasi dimaksuditu diharapkan dapat berkembang di empat sektor ekonomi penting, diantaranyameliputi, perkebunan, industri primer, seperti industri pengolahan sumber dayaalam, energi, manufaktur dan pengembangan sumber daya manusia. “Misalnya, peluang di sektor

perkebunan,ini sangat besar peluangnya, mengingat lahan perkebunan masih terbukaluas di Aceh. Kita berharap ada investor yang tertarik menanamkanmodalnya untuk komoditi karet, kakao, kopi, dan juga optimalisasi kelapa sawit,”jelasnya. Guna mendukung kenyamananinvestasi itu, pihaknya sudah menyiapkan berbagai infrastruktur yang memadai.Sebagai gambaran, dalam beberapa pekan ke depan, Aceh akan mendapat pasokanenergi listrik sebesar 2 x 110 Mega Watt yang dihasilkan dari PLTU Nagan Raya. “Dua sumber energi listriklainnya, yaitu Geothermal di Seulawah serta PLTA Peusangan juga sedang dalampengerjaan.Jika keduanya selesai, maka Aceh akan memiliki sumber energy listrik yang cukup besar,” sambung dia. Untuk jangka pendek yaitu hinggaakhir 2013, kata dia, Pemerintah Aceh menetapkan beberapa target, antara lain,pertumbuhan ekonomi sekitar 6 persen, angka kemiskinan turun menjadi 18 persen,dan tingkat pengangguran menjadi 7 persen. “Maka dari itu, kami mengharapkankerjasama dengan semua pihak demi pencapaian target tersebut.Rekomendasi dariforum ADIC ini juga sangat kami nantikan, sehingga penyusunan programpembangunan Aceh

lebih fokus dan terarah,” harapnya. Selainitu, Wagub Aceh juga menyampaikan sejumlah persiapan dalam upaya pembangunanAceh diera kepemimpinan Zaini-Muzakir (Zikir) hingga 2017 mendatang.Lebih dariitu, pihaknya juga menyatakan sudah menyiapkan rencana strategis yangdituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Aceh (RPJMA) 2012-2017nanti. Sedikitnyaada sekitar 10 program pembangunan yang diprioritaskan,diantaranya, Reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan, Keberlanjutanperdamaian,Dinul Islam, sosial, adat dan budaya, Ketahanan pangan dan nilai tambahpertanian, Penanggulangan kemiskinan, Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur yangterintegrasi, Sumber daya alam berkelanjutan dan Masalah lingkungan hidup dankebencanaan. “Disamping program yang disiapkanPemerintah Aceh, dalam agenda pembangunan Indonesia, Aceh juga sudahdimasukkan dalam proyek Masterplan Percepatan Dan Perluasan Pembangunan EkonomiIndonesia (MP3EI) 2011-2025, di mana Aceh diharapkan menjadi koridorpengembangan ekonomi di wilayah Sumatera,” lanjutnya. (Afrizal)

Kadis... mencoba melakukan penelusuran ke SKPA pemekaran itu, lagi-lagi salah seorang staf dinas tersebut mengarahkan ke Dinas Kekayaan dan Pendapatan Aceh.

Kami Akan.... Kelas I Batam mengucapkan bayak terima kasih atas informasi yang diberikan terkait kinerja pegawai yang ada di pelabuhan khusus didaerah sekupang.’’Kedepannya, nanti akan kami lakukan evaluasi terhadap kinerja pegawai balai karantina kelas 1 batam di pelabuhan sekupang. Memang karena minimnya tenaga pegawai kami membuat sulit mangawasi keluar masuknya tumbuhan dan hewan dikota batam,

Pelabuhan Krueng... Aceh.Mudah-mudahan dengan ketersediaan anggaran dan dengan program yang dipersiapkan,percepatan pembangunan di Aceh akan berjalan dengan lancar. “Perlu kami sampaikan pula, situasi keamanan di Aceh belakangan ini sangat menggembirakan.Situasi ini sangat mendukung berkembangnya iklim usaha di berbagai sektor.Perlahan tapi pasti, arus investasi juga sudah mulai masuk ke Aceh. Sepanjang tahun 2012, investasi yang masuk berkisar Rp 18,11 triliun. Capaian tersebut meningkat 4,04persen dibandingkan tahun 2011 yang hanya mencapai Rp 16,06 triliun,” tutur Wagub Muzakir Manaf. Sektor industri kecil, sebut dia, Provinsi Aceh mengalami perkembangan cukup pesat. Menurut data DinasPerindustrian dan Perdagangan Aceh, sektor industri kecil diAceh sampai tahun 2012 berjumlah 10.434 unit, atau naik 38,42 persen dibanding tahun 2011. “Dengan jumlah tenaga kerja yangdiserap mencapai 44.678 orang, tumbuh sebesar 69,65 persen dibanding tahunsebelumnya. Namun semua pencapaian itu belumlah memuaskan, sebab faktanya,hingga saat ini tingkat kemiskinan dan angka pengangguran di Aceh relative masih tinggi,”sebutnya. Muzakir juga menyebutkan, dataterakhir

10

Pelabuhan Belawan .. Republik Indonesia yakni Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MPEI) untuk wilayah barat. Di dalam konsep ini akan dikembangkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei dan pembangunan pelabuhan Kuala Tanjung. “Namun sebelum itu terlaksana, maka Pelabuhan Belawan harus dimodernisasi. Untuk itu sleuruh falitas pendukung dan sarana yang ada harus dibenahi. Untuk itu seluruh instansi terkait mulai Lantamal Belawan, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Syahbandar dan Pelindo harus sepakat untuk bersama-sama memodernisasi Pelabuhan Belawan,” ungkapnya. Dijelaskan Wali Kota, modernisasi Pelabuhan Belawan penting dilakukan guna menjadikan pelabuhan ini menjadi lebih baik sekaligus pengembangan koridor wilayah barat. “Itu harapan kita. Kalau modernisasi ini dilakukan dan Pelabhuhan Belawan semakin berkembang, maka dia otomatis akan mendukung peningkatan ekonomi rakyat di kawasan ini. Ini yang paling penting bagi kita,” jelasnya. Dalam kesempatan itu Wali Kota mengungkapkan, pembangunan kawasan Medan bagian Utara kini menjadi prioritas utama. Atas dasar itulah 40 persen dari APBD Kota Medan digunakan untuk membangun Medan bagian Utara. Salah satunya dengan membangun kawasan Sicanang menjadi wisata mangrove. Kemudian dilanjutkan dengan perbaikan rumah-rumah warga yang berada di pinggiran pantai. Untuk infrastruktur, Wali kota menjelaskan Pemko Medan tengah menjadikan Jalan Kol L Yos Sudarso menjadi dua jalur dan empat lajur. Selanmjutnya akan diikuti dengan pengoperasian bus massal dengan kapasitas 40 penumpang. Bus yang akan dioprasikan nanti jauh lebih baik sehingga warga yang memilihnya sebagai sarana transport akan merasa lebih aman dan nyaman. “Semua ini kita lakukan dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkapnya. Selain Wali Kota, Coffe Morning ini turut dihadiri Danlantamal I Belawan Laksamana Pertama TNI Didik Wahyudi, Kapolresta Pelabuhan Belawan AKBP Endro Kiswanto, Kajari Belawan Ranu Subroto SH, Kepala Syahbandar Belawan Benyamin Tangkuman S.Sos, Ketua Gabungan Importisr Seluruh Indonesia dan Gabungan Pengusaha Importir Indonesia Sumatera Utara (GINSI dan GPEI) Sumatyera Utara Khairul Mahali, perwakilan PT Pelindo I Cabang Belawan dan sejumlah pimpinan SKPD di lingkungan Pemko Medan, (H)

Aceh Barat... bijih besi. Pemkab Aceh Barat welcome kepada perusahaanperusahaan lain untuk berinvestasi di Aceh Barat, Tito berharap di tahun 2017 nanti Aceh Barat menjadi salah satu icon inventasi di provinsi Aceh,tambahnya . Sementara itu, Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Aceh Barat, Ir H. Said Isa kepada wartawan, tumbuh dan berkembangnya perekonomian di Aceh Barat sangat di pengaruhi dari hasil investasi yang dilakukan pelaku bisnis di Kabupaten Aceh Barat. Said Isa berharap,Pemerintah dapat proaktif untuk memfasilitasi terhadap kemajuan dunia usaha di Kabupaten Aceh Barat. Lebih lanjut, ia menegaskan, untuk mendorong majunya perekonomian di Aceh Barat, pihaknya siap melibatkan diri dalam menentukan berbagai kegiatan yang berhubungan dengan perekonomian daerah tutup Said Isa.(@rul)

Peluang Produksi.. Seperti diketahui bersama,kebutuhan kedelai di Indonesia sebanyak 2 juta ton, sedangkan produksi di dalam negeri hanya 800-900 ribu ton dan kekurangannya masih impor. Pada Tahun 1992, kita pernah swasembada kedelai dengan luas panen sekitar 1,7 juta hektar dengan produksi hingga diatas 1,7 juta ton. Untuk mencapai swasembada kedelai tahun 2014,produksi kedelai harus ditingkatkan rata rata 20,05 persen setiap tahun dari produksi tahun 2009 yang baru mencapai satu juta ton,menjadi 2,7 juta ton pada 2014. Karenanya, harap Yusmani Prayogo mari bersama sama kita sukseskan program swasembada kedelai di 2014 mendatang. Dengan lokakarya ini juga bertujuan meningkatkan SDM para penyuluh dalam menerapkan tehnologi budidaya kedelai melalui benih bekualitas,varietas unggul,pengendalian OPT,panen dan pasca panen. Lokakarya ini juga sebagai lanjutan dari gerakan launching tanam kedelai nasional yang telah dilakukan oleh Menteri Pertanian, Gubernur Aceh dan Bupati Aceh Timur 15 Desember 2012 di Desa Peunaron Baru Kecamatan Peunaron. Nantinya juga, 27 Maret 2014 akan dilakukan temu lapang petani dengan bupati Aceh Timur dilokasi yang sama. Sementara itu Wakil Bupati Aceh Timur Syahrul Bin Syama'un diwakili Kadis Pertanian dan Hortikultura ,Ir Anas Johan MM mengatakan bahwa daerah ini ,Aceh Timur sangat berpotensi bagi pengembangan kedelai baik dilahan kering maupun sawah tadah hujan. Tampil sebagai pemateri dalam kegiatan ini selain Dr Ir Yusmani P MSi, juga dari Badan Litbang Pertanian serta BPTP Aceh seperti Ir Gatut Wahyu AS MP, Ir A Taufiq MS dan lainnya.(@MF)

Sergai ... satunya dengan mutu dan harga jual yang tidak kalah saing dengan produksi import kedelai di pasaran, ungkap Sekda Sergai Sebelumnya, Dirut PTPN III dalam laporannya menyampaikan tujuannya untuk meningkatkan produksi kedelai lokal dengan cara meningkatkan luas lahan produksi, memberikan pelatihan serta dukungan bagi para petani kedelai. Diharapkan nantinya panen raya ini menjadi varietas unggulan swasembada pangan di Sergai dan mampu bersaing dengan kedelai impor yang dijual murah di pasaran.(Ibnu)


1-8 -APRIL 30 DES 2011 6 JAN 2013 2012 | |EDISI EDISI353| 296|THN THNKE-VIII KE-VII

11

Pencetakan Sawah di Kampong Lae Langge Gagal Subulussalam. BN Masyarakat Kampong Lae Langge mempertanyakan lahan mereka dalam kelompok tani seogianya telah siap dicetak menjadi sawah pada tahun 2012, namun sampai saat ini 29/32013 realisasinya nol. Hal tersebut disampaikan beberapa orang anggota kelompok tani kepada BN. Saat acara kunjungan kerja KTNA Kota ke Kampong Lae Langge tempat acara pertemuan berketepatan di lokasi areal kelompok tani yang akan dicetak menjadi persawahan. Seperti disampaikan Tudin Maha bersama kawan-kawannya. Areal persawahan yang akan dicetak melalui bantuan Dinas Pertanian Kota Subulussalam dengan anggaran tahun 2011-2012 seluas 200 HA. Sampai saat ini satu meterpun belum ada dicetak bahkan kayu-kayu besar masih berdiri di areal persawahan tersebut. Yang sangat mengherankan kata Tudin kalau ditanyakan kepada ketua kelompok dan petugas lapangan tidak pernah ada jawaban, bahkan kalau tim dari provinsi turun untuk melihat selalu dirahasiakan. Selain itu nama-nama peserta kelompokpun direkayasa serta tumbang tindih kata Tudin. Saat masalah tersebut BN untuk menanyakan kepada Kadis Pertanian subulussalam Masri tidak berhasil karena pada saat itu Kadis tidak berada di kantornya dihubungi melalui telepon selulernya juga tidak aktif. Sedangkan kepala BPP Kecamatan Sultan Daulat Muslihan saat BN hubungi melalui HP nya dia mengatakan dana untuk peruntukan sawah tersebut sudah habis tidak ada lagi. Saat ditanya kemana habisnya dijawab tidak tau tanyakan kepda Kadis kata Muslihan. Pantauan BN dilokasi rencana percetakan sawah tersebut, nampak sebagian masih hutan sebagian udah ditanami masyarakat dengan ubi kayu, jagung dan hanya parit yang telah dibuat di sekeliling areal, namun sawah yang telah dicetak belum ada. Sehingga diduga dana yang meliyaran rupiah disalah gunakan untuk kepentingan pribadi secara berjamaah. Karena walaupun dana habis realisasi Nol tidak ada dari pihak manapun untuk mempermasalahkannya tenang-tenang saja, seperitnya tidak ada masalah. (RB).

Pemkab Aceh Barat Buka Kran Berinvestasi Meulaboh | BN Ditampuk Bupati H.T Alaidinsyah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat, menyatakan telah membuka kran sebesar-besarnya lepada kalangan dunia usaha dalam berinvestasi di Bumi Teuku Umar. Bahkan, saat ini peluang yang sudah terbuka di bidang investasi di Aceh Barat ada sekitar 12 perusahaan di bidang pertambangan, 9 perusahaan di bidang perkebunan, 6 perusahaan di bidang tambang emas, 1 perusahan karet dan 1 perusahan di bidang bijih besi. Demikian diungkapkan Bupati Aceh Barat, H.T Alaidinsyah, pada kegiatan Aceh Barat Business Forum (ABBF), yang digelar di Aula Setdakab setempat, Selasa pekan lalu, dan dihadiri pengusaha dan tokoh masyarakat di Kota Tasawuf itu. Bupati Alaidinsyah, mengatakan, ABBF itu dilakukan, untuk memberikan pesan penting kepada dunia usaha atau pelaku bisnis, bahwa Aceh Barat sangat terbuka dan kondusif untuk berinvestasi. “Pemkab Aceh Barat menyatakan siap bekerjasama dengan semua pihak, dalam memajukan pembangunan investasi di daerah ini,” kata Alaidinsyah yang akrab disapa H. Tito. Pihaknya juga menyampaikan Welcome kepada perusahaan-perusahaan lain untuk berinvestasi di Aceh Barat, selain itu, Tito juga berharap di tahun 2017 nanti Aceh Barat menjadi salah satu icon inventasi di provinsi Aceh, tambahnya. Sementara itu, Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Aceh Barat, Ir H. Said Isa kepada wartawan, tumbuh dan berkembangnya perekonomian di Aceh Barat sangat di pengaruhi dari hasil investasi yang dilakukan pelaku bisnis di Kabupaten Aceh Barat. Said Isa berharap,Pemerintah dapat proaktif untuk memfasilitasi terhadap kemajuan dunia usaha di Kabupaten Aceh Barat. Lebih lanjut, ia menegaskan, untuk mendorong majunya perekonomian di Aceh Barat, pihaknya siap melibatkan diri dalam menentukan berbagai kegiatan yang berhubungan dengan perekonomian daerah tutup Said Isa.(@rul)

Hati-hati Makan Di Warung

Wakil Walikota Buka Olimpiade Bahasa Jepang Banda ACEH,BN Wakil Walikota Banda aceh Hj. Illiza Saaduddin djamal.SE membuka secara resmi olimpiade III bahasa jepang tingkat pelajar se Aceh yang dipusatkan di SMPN 6 Lampineung Kec. Kuta alam Banda aceh Minggu (24/3). Wakil Walikota yang merasa haru dan bangga melihat animo siswa siswi yang mengikuti Olimpiade bahasa jepang begitu tinggi sekaligus berharap agar olimpiade serupa bisa digelar pada tingkat nasional. "Olimpiade bahasa jepang ini merupakan olimpiade satu satunya yang dilaksanakan di kota banda aceh se- provinsi aceh. Mudah mudahan kita harapkan akan dilombakan pada tingkat nasional juga," harap Illiza. Negeri sakura atau jepang lanjutnya merupakan negara yang memiliki teknologi dan peradaban yang tinggi sehingga banyak hal bisa dipelajari disana. Dan bagi siswa

yang lulus nantinya diharapkan mampu mengedepankan iman sebagai pendamping ilmu pengetahuan itu sendiri. Satu jawaban kenapa negeri sakura disegani dunia adalah kemauan dan kemampuan rakyatnya untuk bangkit dari bencana yang begitu dahsyat. Hendaknya hal ini dapat kita contoh dan aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Dikatakannya untuk dapat menguasai dunia maka harus pula menguasai bahasa suatu bangsa. Untuk itu katanya diperlukan semangat juang yang tinggi dan memiliki sifat pantang menyerah. " Jangan pernah takut gagal, orang yang berhasil adalah orang yang tidak pernah takut gagal, teruslah maju," ajak Illiza penuh semangat. Dan pula saat ini pemerintah kota banda aceh sendiri sedang menjalin kerjasama dengan salah satu kota di jepang yakni kota higashimatsushima. Saat ini ada

dua pegawai pemko sedang berada di jepang untuk mempelajari ilmu kontruksi. Sebelumnya panitia penyelenggara olimpiade wawan wahyudi mengatakan tujuan diadakannya olimpiade bahasa jepang tersebut untuk menumbuhkan semangat mempelajari bahasa dan budaya jepang di kalangan pelajar aceh dan juga sebaai wahana kompetisi bahasa jepang ke tingkat nasional nantinya. Dijelaskannya peserta olimpiade tersebut diikuti sebanhyak 575 peserta tingkat SMP/ SMA dari Kota Banda aceh, Aceh Besar, Pidie Jaya dan aceh utara. Namun tujuan lebih jauh dari olimpiade ini adalah untuk menarik minat para pelajar Aceh agar bisa menempuh pendidikan di jepang melalui jalur beasiswa. Hadir pada aara tersebut staf ahli dan kadisdikpora kota banda aceh, kepala SMPN 6 dewan guru dan para juri.(Reza)

Usaha Pariwisata Aceh Terkalang Sumberdaya Manusia Banda Aceh | BN Provinsi Aceh melalui stake holder terkait, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (disbudpar) Aceh, bertekat menjadi tuan rumah dalam perhelatan akbar Visit Aceh Year 2013. Namun, sayangnya dalam mengembangkan usaha pariwisata masih terkalang dengan sumberdaya manusia. Demikian diungkapkan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Drs. Adami Umar, M.Pd, disela-sela pelatihan pengelolaan usaha hotel, rumah makan, restoran dan cafe, Selasa 26 pekan lalu, di Hotel Lading, Banda Aceh. “Salah satu kekurangan dalam mengembangkan usaha pariwisata adalah sumberdaya manusia yang belum profesional sesuai kompetensi yang dikuasainya. Penguasaan skill tersebut sangat diperlukan untuk mengelola usahanya agar lebih maju dan berkembang,” kata Adami. Ia menuturkan, program Visit Aceh Year bukan hanya tanggung jawab Pemerintah Aceh, dalam hal ini melalui Disbudpar Aceh.

Lebih dari itu, kata Adami, Visit Aceh Year merupakan tanggung jawab seluruh rakyat Aceh. “Karena itu, dalama menjalankan kegiatan ini, pemerintah Aceh melibatkan seluruh lapisan masyarakat Aceh, sebagai wujud kerjasama kita untuk menghadirkan citra yang baik tentang Aceh,” tutur dia. Ini artinya, menurut Kadisbudpar Aceh, semua pihak dari berbagai kalangan ikut andil sebagai tuan rumah program Visit Aceh Year 2013. Dan sudah sewajarnya memperlakukan dengan baik setiap tamu yang berkunjung ke Aceh. “Kami menyadari bahwa peran serta masyarakat dan pelaku pariwisata, sangat menunjang keberhasilan Visit Aceh Year 2013. Sebagai contoh bahwa pada beberapa hari lalu, komunitas surfing Aceh telah melakukan perlombaan surfing internasional yang diikuti oleh peselancar mancanegara dan 23 peselancar domestik,” paparnya. Rekomendasi Bersama BPD PHRI Aceh

Adami juga menyatakan, sebelumnya, Pemerintah Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh bersama BPD PHRI Aceh, beberapa waktu lalu telah melakukan pertemuan. “Ini kita lakukan, dalam upaya menjawab sejumlah tantangan terhadap pelaksanaan program Visit Aceh Year 2013, dan melahirkan beberapa rekomendasi antara Pemerintah Aceh dengan PHRI Aceh,” katanya. Ia menyebutkan, rekomendasi tersebut diantaranya, pertama, Usaha pariwisata Aceh wajib menerapkan standar mutu pelayanan, kedua, penerapan daftar menu dan harga, ketiga, pelabelan makanan halal/tidak halal, keempat, penerapan empat (S) yaitu Senyum, Sapa, Servis dan Santun, kelima, penegakan norma-norma Islam pada setiap usaha pariwisata, keenam, pagelaran aneka atraksi budaya/kesenian di usaha pariwisata.“Serta, PHRI untuk dapat menjunjung tinggi kode etik kepariwisataan di Aceh,”sebutnya. (AFRIZAL)

Jangan Porakporandakan Setdakab Aceh Timur,BN Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Aceh Timur Drs Bahrumsyah MM, Senin (25/03) pagi saat memberikan amanat pada pelaksanaan apel pagi dilingkungan Setdakab Aceh Timur kembali mengingatkan dan mengajak jajaran PNS daerah ini untuk terus memupuk kedisiplinan. "Pertahankan terus disiplin yang telah terbentuk sehingga kinerja dan pelayanan yang kita berikan kepada masyarakat juga meningkat. Jika kedisiplinan ini tidak menjadi perhatian kita bersama, maka lingkup Sekretariat Daerah akan porak poranda, dan apakah ini yang kita inginkan? tanyanya dihadapan ratusan PNS setdakab yang melaksanakan apel

pagi kemarin. Lanjut Sekda, sebagaimana disampaikan kembali oleh Kasubbag Humas Setdakab Eddyanto SST saat ditanya wartawan terkait amanat pada pelaksanaan apel pagi tersebut, apakah level kita sebagai abdi negara dan masyarakat pada tataran level ortodok, tradisional atau modern. Jika kita masih melanggar disiplin, berarti level kita belum bisa dikatakan pada level modern, karena pada level ini, PNS bekerja secara disiplin, profesional dan bertanggungjawab. Sekda juga menyayangkan masih adanya sejumlah PNS daerah ini yang masih bersifat ortodok alias belum sadar akan tanggungjawabnya selaku PNS, abdi negara dan masyarakat.

Mari kita rubah semua masa lalu yang buruk tersebut dan mari kita bangun pemerintah Aceh Timur ke arah yang lebih baik,'pesannya. Sementara itu lanjut Kasubbag Humas, seiring dengan penyelenggaraan Musrenbang RKPD Aceh Timur Tahun 2014 ini, Sekda ,Bahrumsyah MM juga mengajak segenap pejabat di Setdakab dan para Kepala Bagian (Kabag) untuk memantau dan mengikuti musrenbang ini dengan baik dan cermat,guna merumuskan program pembangunan kita tahun 2014. Musrenbang yang telah kita proses dari tahap desa, kecamatan dan kabupaten harus kita ikuti dengan baik ,ajaknya agar semua yang kita rencanakan berhasil dengan baik.(@MF)

Subulussalam. Sejalan perkembangan Kota Subulussalam begitu pesat, diikuti dengan berjamurnya rumah makan mulai dari warung sampai restoran, juga hargapun sangat bersaing mulai dari serba Rp.9000. Namun dibalik berjamurnya rumah makan , pemilik tidak peduli makanan yang disajikan, layak atau tidak, padahal kunci kemajuan/laris usaha adalah kesenangan pelanggan untuk menikmati lauk pauk yang disajikan bukan harga murah. Pasalnya ada beberapa warung makan di Kota Subulussalam menyajikan daging dipenuhi dengan ulat kepada pelanggan. Pemilik warung tersebut tidak teliti makanan yang dijual padahal resikonya sangat berat bagi pelanggan, bila dimakan menimbulkan penyakit. Hal tersebut pernah terjadi di salah satu warung makan Jalan T. Umar Penanggalan, pada saat pelanggan membeli ayam bakar sebanyak dua potong sore hari untuk dibawa ke rumah, namun setelah sampai dirumah saat mau dimakan, ternyata didalam daging ayam dipenuhi ulat, akibatnya daging ayam tersebut terpaksa dibuang kalau sempat dimakan tanpa diperiksa dikhawatirkan menjadi penyakit. Tapi yang anehnya saat diberitahukan besok harinya kepada pemilik warung malah tidak menanggapi, sepertinya tak peduli dengan pelanggan. Maka kepada warga yang sering makan / beli dari warung agar terlebih dahulu memeriksa lauk yang disajikan terlebih di warung-warung makan dan diwaktu sore/malam hari. (RB).

Ditjen SDA Kementerian PU dan Pemko Tandatangani MoU BANDA ACEH,BN Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Pemerintah Kota Banda Aceh Senin (25/3) siang bertempat di aula lantai IV gedung A Pemko Banda Aceh melakukan Penandatanganan Kesepakatan Bersama tentang Pengelolaan Sumber Daya Air Kota Banda Aceh. Penandatanganan Kesepakatan Bersama ini dilakukan langsng oleh Dirjen Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum DR Ir Mohammad Hasan, Dipl.HE dan Walikota Banda Aceh Ir Mawardy Nurdin, M.EngSc. Dalam sambutan tanpa teks, Walikota Banda Aceh Ir Mawardy Nurdin, M.EngSc mengatakan bahwa peristiwa ini merupakan hal yang membahagiakan karena bagi Pemko Banda Aceh ini merupakan cita-cita yang sudah sangat lama diidamkan oleh pemko untuk menata sungai Krueng Aceh. “Macet bisa teratasi kalau peran Krueng Aceh ditingkatkan sebagai sarana transportasi. Banda Aceh dibelah oleh sebuah sungai yang sangat indah. Pasca tsunami kita telah berupaya meminta kerjasama NGO untuk membersihkan tapi sampai sekarang masih ada sisa-sisa sampah tsunami. Sulit sekali menghidupkan transportasi air kalau belum dibersihkan dari besi-besi bekas,” kata Mawardy. Mawardy mengatakan ingin menjadikan sungai ini sebagai sumber kehidupan dan mengajak masy untuk menghargai sumber kehidupan ini. “Kita ingin mengubah pemahaman masyarakat bahwa sungai itu bukan tempat pembuangan sampah, kita sosialisasikan buang sampah di depan rumah, setiap bangunan kita ingin dihadapkan ke sungai, tidak lagi membelakangi,” tambah Mawardy. Pemko, kata Mawardy lagi, pernah bekerjasama dengan GTZ untuk mendesain lokasi-lokasi wisata, tapi terkendala dana. Dengan adanya MoU hari ini, akan dilakukan pembebasan lahan untuk membangun spot-spot lokasi wisata tepi sungai sehingga sungai ini layak dijual sebagai destinasi wisata baru di Banda Aceh. Sungai ini masih sangat asli karena tidak terkontaminasi dengan zat-zat kimia pabrik. Sementara Dirjen Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum DR Ir Mohammad Hasan mengatakan Banda Aceh telah banyak berubah pasca tsunami, dan itu harus disyukuri. Banda Aceh merupakan yang pertama di luar Jawa yang melakukan kerja sama di bidang ini. Dirjen yakin Krueng Aceh bisa jadi sebuah sungai yang indah dan menyenangkan bagi masyarakat. (*)

MIN Pantonlabu Butuh RKB Dua Tingkat PANTONLABU,BN Madrasah Ibtidayah Negeri (MIN), Pantonlabu, Aceh Utara perlu perhatian pemerintah. Sejak beberapa tahun terakhir proses belajar mengajar di madrasah tersebut dijadwalkan dua rombongan belajar (Rombel) pagi dan sore dikarenakan tidak cukup ruang kelas belajar (RKB). Kepala MIN Pantonlabu, Muhammad S.Pdi, Sabtu (22/03) kemarin mengatakan, dari jumlah siswa 1063 di madrasah itu terpaksa dijadwalkan belajarnya dalam dua rombel karena memang tidak mencukupi RKB. Sementara RKB yang tersedia di madrasah ini hanya ada 16 ruang saja, sedangkan siswa sudah dibagi dalam 26 rombel. Karena keterbatasan lahan yang tersedia di sekolah itu, Muhammad mengatakan jika pemerintah mengupayakan sedikit bantuan lebih baik dibangun RKB dua lantai saja. “Yang mendesak saat ini RKB, alangkah lebih lumayan jika pemerintah memberi bantuan untuk penambahan RKB dua tingkat. Karena lahan disekolah ini pun pas - pasan,” terang Muhammad S.Pdi saat ditemui media BongkarNews, Sabtu lalu. Dia menambahkan, selain siswa yang mencapai 1063, guru di madrasahnya itu juga mencapai 52 orang. Antaranya, 36 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan selanjutnya guru Honor dan guru bakti. (021)

Tarung Drajat Pantai Barat Selatan Aceh Lakukan Latihan Gabungan Meulaboh,BN Sebanyak60atlittarungderajatperwakilanpantaiBarat Selatan Aceh, melakukan latihan gabungan persiapan (try out) Pra Pekan Olah Raga Aceh (Pora) 2013 di Banda Aceh. Diklat tersebut dilakukan demi memantapkan teknik dan skilpertarung.Kegiatanberlansungselamaduahari,dimulai sejak tanggal 29 hingga 30 Maret 2013. Dilaksanakan di aula Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga(Disbubpora)AcehBarat,denganmenghadirkan tiga orang pelatih tarung derajat dari Provinsi Aceh, yakni, KangYanyan Rahmad, Kang Razali, dan kang Suherman. Try out tahun 2013 ini, sengaja dilakukan di Meulaboh, demimenyempurnakankekurangansertakelemahanteknik parapetarung.KadisbudporaAcehBarat,SuwantoNg,usai membuka kegiatan pelatihan gabungan tersebut,

menyatakan,TryOutPraPora2013inisematasebagaiajang uji coba atau pemanasan, yang bertujuan mengukur kesiapan para Petarung.”Jadi, dengan adanya latihan gabunganini,parapelatihdapatmemberikanpenambahan pengalaman bagi 60 pemula (junior) mereka,”harapnya. Harus dipahami, jika tarung derajat merupakan seni beladiri tahun 1960-an yang full body contact, pratis dan efektif.Senibeladirimerupakanhasilkreatifitasanakbangsa, bernama Achmad Drajat (AA Boxer), dan berhasil disebarluaskanpadasembilannegaradidunia.“Tahun1990an, seni bela diri tarung derajat ini resmi menjadi salah satu cabang olahraga, dan pada tahun 2013 ini, ditargetkan mampu mengharumkan nama Indonesia di Sea Games di Nyanmar,”urai Suwanto. Bagi 60 peserta try out Pra Pora 2013 ini, sangat

diharapkanmampumengharumkannamadaerahmasingmasing,denganmenjunjungtinggisportifitas.“Ya,bagianak tarung derajat Aceh Barat mampu menjaga nama baik daerah dengan bertarung secara maksimal,”pintanya. Secara terpisah, Ketua Harian tarung derajat Aceh Barat

Helmi Rustam, kepada Bongkarnews, menyambut baik Meulaboh dijadikan lokasi pelatihan gabungan tarung derajatSepantaiBaratSelatanAceh.Namun,darisejumlah wilayah yang telah memiliki pengurus cabang tarung derajat, hanya Aceh Jaya, Nagan Raya yang menurunkan

petarung untuk latihan bersama Boxer Aceh Barat. “Sedangkan Simeulue, Singkil, dan Subulussalam, tidak menyertakan petarung mereka,”detail Hermi. Padakegiatanlatihangabungantersebut,tambahKetua HariantarungderajatAcehBarat,kalanganpelatihmelihat kelemahandankekuranganparapetarung,sehingga,dapat diberikan penambahan teknik dan skil dalam seni bela diri tersebut. “Target Aceh Barat kedepan, jika pada Porda tahun 2010 lalu di Bireun, atlit tarung derajatnya kita meraih mendali perunggu, kini harus mampu menyabet mendali emas,” katanya Helmi Optimis. Sedangkan pengurus tarung derajat Aceh Barat, telah menyiapkan lima kelas petarung dan satu regu seni gerak pada Pora 2014 mendatang, di Banda Aceh(@rul)


1-8 APRIL 2013 | EDISI 353| THN KE-VIII

Shabu di Hang Nadim Dikendalikan Jaringan Jakarta BATAM, BN. Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepri memperkirakan jaringan sindikat narkotika internasional yang sedang diburu pihaknya bersama Polda Kepri dan Bea dan Cukai Batam atas temuan shabu seberat 5.437 gram di Kargo Bandara Hang Nadim, Senin (25/3/2013) dikendalikan dari sindikat internasional terbesar di Jakarta.

"Prediksi kita (jaringan narkotika) berpusat di Jakarta," ujar Kepala BNP Kepri, Kombes Pol Benny Setiawan, Kamis (28/3/2013). Hingga saat ini pihaknya bersama aparat terkait masih melakukan penyelusuran pemberhentian terakhir pengiriman barang tersebut. Setiap tiba di suatu daerah, sindikat ini kembali menggunakan jasa pengirman yang berbeda-beda. "Narkotika jenis shabuisabu ini dari Malaysia, dari Singapura ke Batam menggunakan jasa pengiriman barang PT BBE Exspess. Dari Batam ke Jakarta menggunakan PT Sehati Mulia Abadi," terangnya.

Setelah diserahkan Bea dan Cukai, Benny mengatakan hingga saat ini pihaknya belum memeriksa satu orang saksi, termasuk karyawan PT Sehati Mulia Abadi. PT Sehati Mulia Abadi hingga saat ini sudah dua kali kedapatan melakukan pengiriman barang yang berisikan shabu-shabu dan bahan kimia campuran pembuatan shabu. "Pastinya nantinya akan mengarah ke sana. Sekarang kita masih fokus melakukan pengembangan dengan polda dan bea cukai," katanya kembali. Sebagai mana diberitakan sebelumnya, pada saat

karyawan PT Sehati Mulia Abadi melakukan pengiriman beberapa unit speaker tujuan Jakarta, petugas Bea dan cukai dan Ditpam Bandara Hang Nadim di Kargo berhasl mendeteksi barang yang mencurigakan diatara speaker terbut melalui mesin X-Ray.

Setelah diyakini barang mencurigakan tersebut adalah narkotika petugas melakukan pembongkaran, alhasil ditemukan beberapa kemasan plastik yang berisikan shabu seberat 5.437 gram atau berkisar Rp8 miliar lebih.(Ro/ Nelson)

6 Anggota Polda Kepri Dipecat Dengan Tidak Hormat BATAM, BN Sebanyak 6 orang anggota Polri di jajaran Polda Kepri diberhentikan secara tidak hormat (PTDH) dalam upacara yang digelar pada Rabu (27/3/2013) di Mapolda Kepri. Dari enam mantan anggota polri tersebut diantaranya tiga orang tidak hadir pada upacara tersebut. Keenam anggota polri yang dipecat tidak dengan hormat diantaranya, Briptu, Ardianto merupakan anggota Ditsabhara Polda Kepri diberhentikan karena telah melanggar pasal 12 ayat 1 huruf a PP Nomor 2 tahun 2013. Briptu Dedi Rifai yang merupakan anggota Satbrimob Polda Kepri telah melanggar pasal 10 huruf a dan huruf f PERKAP No 14 tahun 2011. Selanjutnya, Briptu Iman, anggota Bidpropam Polda Kepri yang telah melanggar pasal 11 huruf b PP Nomor 2 tahun 2013. Briptu Windi merupakan anggota Yanma Polda Kepri telah melanggar pasal 14 ayat 1 huruf a PP Nomor 2 tahun 2013. Dan Brida Defrius yang juga merupakan anggota

Yanma Polda Kepri karena telah melanggar pasal 14 ayat 1 huruf a PP Nomor 1 tahun 2013. Serta Bripda Dedef Rosman Aminata/87041556 merupakan anggota Satsabhara Polres Lingga melanggar pasal 19 ayat 1 huruf c perkap nomor 14 tahun 2011 dilakukan terhadap pelangaran pasal 13 PP Nomor 2

tahun 2013. Menanggapi hal tersebut, Kabid Humas Polda Kepri AKBP Hartono mengatakan, meskipun Polda Kepri membutuhkan sebanyak 10 ribu anggota, sementara yang ada hanya sekitar 3.900 (Baru sekitar 40 %). Namun apabila ada anggota yang tidak

melaksanakan sesuai dengan ketentuan sebagai layaknya anggota Polri, pimpinan tidak akan segansegan dan tidak ragu untuk menindak. "Meskipun tindakan tersebut sebenarnya sangat berat, karena sebagai seorang pimpinan yang juga berperan sebagai orang yang dituakan atau Bapak tentunya akan sangat prihatin dan sedih, harus melakukan tindakan dan langkah yang tegas, memberihentikan dengan tidak hormat," ujarnya, Kamis (28/3/2013). "Jadi Pimpinan tidak akan membiarkan anggota Polri yang tidak bisa megikuti ketentuan-ketentuan yang telah digariskan, arogansi dan menyakiti hati rakyat tidak sesuai dengan yang digariskan yakni berperan melayani dan melindungi masyarakat," tegasnya. Adanya pemecatan ke 6 anggota Polri di Polda Kepri, Hartono meminta kepada masyarakat luas khususnya Kepri untuk memaklumi. Karena tambahnya, dari sekian ribu Polisi yang ada di Kepri masih lebih banyak yang baik. (Ro/Nelson)

Kabag Humas DPRD Batam, Dana Promosi Rp.900 Juta Setahun Batam, BN Terkait pemberitaan media bongkar news edisi sebelumnya tentang pengelolaan dana secretariat kehumasan sesuai DPA dan RKA setiap tahunya, Kabag humas DPRD kota Batam Drs. Tajuddin langsung memberikan tanggapan klarifikasi secara lisan. Menurutnya, untuk dana dibagian secretariat kehumasan setiap tahunnya tidak ada perubahan.’’ Untuk tahun 2013, dana untuk promosi seperti kontrak halaman, benner, iklan , bulletin, baleho dan geleri foto sekitar Rp.900 juta. Memang setiap tahunnya kami ajukan untuk ditambah, sebab DPRD adalah lembaga politik yang yang butuh informasi.’’Paparnya diruang kerjanya kepada wartawan, belum lama ini. Lebih lanjut, Tajuddin menjelaskan selain dana promosi tersebut, ada juga dana untuk langganan media, baik harian, mingguan dan bulanannya. Jumlah langganan media sekitar Rp.16 juta perbulannya, makanya belum semua media yang ada dikota batam bisa terdaftar menjadi langganan.’’Hingga saat ini, ada 5 media besar yang sudah MoU kontrak halaman dengan secretariat DPRD kota Batam. Memang sejak dulu sudah begitu, bukan hanya tahun

ini saja, makanya untuk dana liputan wartawan dalam kegiatan dewan tidak ada lagi. Sebab, dananya memang tidak ada lagi dianggarkan.’’Jelasnya lagi. Ditambahkannya lagi, bahwa humas DPRD berbeda dengan humas Pemko Batam dalam memberikan tanggapan dan komentar seputar kinerja dewan.’’Kalau kabag humas pemko batam seperti pak ardi memang bisa menanggapi pemberitaan setiap SKPD yang ada, tetapi jika kami dari secretariat DPRD memberikan komentar seperti kinerja dewan bisa dimarahi nantinya sama mereka. Sebag, seperti yang saya katakan tadi bahwa DRPD kota batam adalah lembaga politik.’’Ungkapnya. (Ro/Nelson)

Musrenbang Tingkat Kota Batam Tahun 2013 di Hotel Vista, Disinyalir Pemborosan Anggaran Batam, BN Dalam upaya penyususnan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) kota Batam tahun 2014, maka Pemeritah Kota Batam melaksakan Musrenbang tingkat kota Batam tahun 2013 di hotel vista mulai 25 s/ d 27 Maret 2013. Berdasarkan hasil investigasi media bongkar news di hotel vista, hampir seluruhnya SKPD yang ada di Pemko Batam datang menghadiri kegiatan tersebut. Tidak heran jika banyak kegiatan yang seharusnya memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat habis terkuras karena kegiatan tersebut, sebagian pejabat bukan focus dalam kegiatan musrenbang tersebut, ada yang merokok

dilobi hotel, ada yang berbincang-bincang direstoran hotel dan mungkin masih banyak lain kegiatan pegawai SKPD yang tidak sesuai tupoksi berada dalam acara tersebut. Menurut, Adi menejer Hotel Vista membenarkan kegiatan musrembang tingkat kota batam tahun 2013 diadakan di hotelnya mulai tanggal 25s/d 27 maret 2013. Namun, dirinya tidak dapat menjelaskan berapa jumlah anggara keseluruhan kegiatan tersebut.’’Berapa jumlah anggaran musrenbang tersebut saya gak tau, sebab ada marketingnya dalam acara tersebut. Untuk falisitas yang dipakai dalam kegiatan tersebut, seperti miting

dolroom, kopi house, 10 kamar untuk panitia termaksud kamar ketua DPRD dan mungkin sajian makan-makannyalah.’’Ungkapnya di hotel vista. Sementara, Kabag Humas Ardiwinata ketika dikonfirmasi wartawan media bongkar news di hotel vista mengatakan bahwa kegiatan musrembang tersebut sudah setiap tahunnya diadakan. ‘’Jadi salah jika anggota dewan dan masyarakat mengatakan bahwa kegiatan tersebut adalah pemborosan anggaran, tetapi kegiatan ini sangat efektif untuk RKPD tahun anggaran berikutnya.’’Ujarnya sambil mengikuti walikota batam masuk kedalam lif dengan buru-buru.(Ro)

Pembangunan Jalan Sei Harapan-Batu Aji Bisa Mengurangi Kecelakaan BATAM,BN Ruas jalan dari arah Sei Harapan menuju Batu Aji di Kota Batam akan dibangun secara bertahap oleh pemrintah Provinsi Kepri pada tahun 2013 ini. Jalan tersebut nantinya akan terdapat dua jalur dan empat lajur. Pembangunan jalan Sei Harapan ke arah Batu Aji itu guna mengurangi terjadinya kepadatan arus kendaraan dan kecelakaan lalulintas. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Batam,

Provinsi Kepri, Yumasnur mengatakan, pembangunan jalan dari Sei Harapan ke Arah Batu Aji akan dibangun bertahap. "Ini merupakan jalan provinsi, saat ini baru ada dua lajur. Nantinya jalan tersebut akan terdapat dua jalur dan empat lajur," ujar Yusmasnur, Jumat (29/3/2013). Tidak hanya jalan dari arah Sei Harapan dan Batu Aji. Namun sejumlah ruas jalan dari arah BCS, Sekupang dan Baloi yang mengalami kerusakan, pada tahun 2013 ini

akan diperbaiki. "Untuk kerusakan jalan tersebut akan diperbaiki oleh BP-Batam dan pemerintah Provinsi Kepulauan Riau," ujar Yusmasnur. Menurutnya, jalan-jalan utama yang ada di Batam tidak hanya dikelolah oleh pemerintah Kota Batam. Namun seluruh pemerintah dari Provinsi hingga pemrintah Pusat ikut memperhatikan jalan yang ada di Batam ini. "Untuk jalan nasional ada 147 Kilometer, Jalan

provinsi ada 64 Kilometer dan sisanya jalan yang dibangun dari pemerintah Kota dan BP Batam. Dan jalan di Batam ini ada 1089 Kilometer," jelasYusmasnur. Semua jalan yang ada di Batam ini tidak semuanya bisa terawat dengan baik. Hal ini karena keterbatasan anggaran dari pemerintah. "Insya Allah walaupun banyak rusak jalan di Batam, namun adanya perhatian dari kementerian PU, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kota, kedepanya bisa mengurangi kerusakakan jalan di Batam," harapnya. (int)

BP Batam Diminta Transparan Mengelola Buffer Zone Batam,BN Hampir disetiap daerah fasilitas umum (Fasum) khusus kawasan lindung buffer zone di kota batam disalah gunakan oleh oknum tertentu, yang seharusnya sesuai fungsinya kini berubah menjadi lokasi-lokasi bangunan dan tempat jualan bagi pedagang-pedagang nakal. Ada lagi, sesame perusahaan memperebutkan daerah buffer zone di kawasan MKGR batu aji. Hingga saat ini, kasus gugatan lahan tersebut masih buram diterpa waktu. Menurut Derektur PT. Jasa Usaha Bersama (JUB) Mariati, ketika dikonfirmasi wartawan media bongkar news mengatakan sesuai penunjukan lokasi (PL) seluas lebih kurang 200 meter tersebut telah mereka bayar UWTO kepada BP Batam. Namun, kenapa PT. TOS bisa diberikan PL juga dilokasi yang sama.’’Saya sudah melakukan ganti rugi kepada 2 orang yang mengelola lahan ini dulu sebesar 3 juta dan 20 juta kepada abdul lubis sekitar tahun 2002 karena waktu itu ada tanaman seperti nangka, lengkuas dan singkong.’’Ungkap mantan alumni USU tersebut. Lebih lanjut, Mariati mengatakan keberadaan sekolah seperti proses belajar sangat mengganggu anak didik dan guru yang mengajar. Sebab, seperti kemaren masalah alat berat PT.TOS yang masuk mau menggusur lahan tersebut.’’Karena keramaian antara kedua belah pihak yang bertikai, proses belajar mengajar sangat menggangu karena keributan dan suara bising waktu itu. Makanya, agar masalah lahan buffer zone ini bisa cepat selesai dan mempunyai keputusan tetap kami sepakat melalui jalur pengadilan. Memang, hingga saat ini belum ada vonis yang diberikan pengadilan siapa pemilik sah lahan tersebut.’’Paparnya lagi. Hingga saat ini, pimpinan PT. TOS dan tim terpadu belum dapat dikonfirmasi wartawan. Bahkan melalui telpon selulernya pun tidak dijawab, bahkan oknum dewan yang diduga terkait dalam masalah lahan buffer zone tersebut. Apakah memang ada permainan yang disinyalir dilakukan oknum-oknum terkait hingga saat ini belum terjawab. (Ro)


1-8 APRIL 2013 | EDISI 353| THN KE-VIII

13

Bupati Simalungun Berikan Apresiasi Kepada Guru PAUD SIMALUNGUN, BN Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM memberikan paresiasi yang tinggi terhadap para guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang telah rela melauangkan waktunya dalam memberikan pendidikan bagi anak usia dini. “Saya berterima kasih kepada para guru PAUD yang telah rela dan ikhlas memberikan waktunya untuk mendidik anak-anak usia dini. Mereka patut diberikan yang terbaik, karena tugas mereka adalah mendukung program pemerintah dalam mencerdaskan anak bangsa”, ujar Bupati dalam sambutannya dihadapan sekitar 700an guru PAUD diacara hari ulang tahun ke-8 HIMPAUDI (Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini), Senin, 25/03/2013. Dikatakan, jika dilihat dari usia yang ke-8, HIMPAUDI telah banyak yang dilakukan oleh para guru PAUD dalam membantu Kepala Daerah memberikan pendidikan kepada anak-anak. “Kalau kita lihat apa yang telah diperbuat oleh para guru PAUD mungkin tidak sebanding upah yang mereka terima. Namun demikian mereka tetap semangat”, kata Bupati. Selanjutnya Bupati menyampaikan bahwa, dalam Permendiknas (Peraturan Menteri Pendidikan Nasional) nomor 58 tahun 2009 tentang standart PAUD menekankan pada guru professional. Dimana standar PUAD terdiri dari 4 kelompok yaitu Standar tingkat pencapaian perkembangan, pendidik dan tenaga kependidikan, isi, proses dan penilaian serta sarana dan prasarana, pengelolaan maupun pembiayaan. Keempat standar ini diharapkan para guru menjalankan profesi dan mengembangkan kompetensinya. Menyinggung tentang peningkatkan kesejahteraan guru PAUD non formal sebanyak 261 lembaga dengan guru 783 orang dan siswa 4.500 orang, Bupati mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun akan terus berupaya dan berusaha. Dimana dalam tahun 2012 yang lalu Pemkab SImalungun baru mampu memberikan dana transport kepada guru PAUD non formal sebanyak 375 orang. “Saya menyadari belum semua dapat untuk dilayani, namun pada tahun 2013 ini masih diprogramkan pemberian dana transport kepada guru PAUD, tetapi jumlahnya masih terbatas. Semua ini dikarenakan keterbatasan dana APBD Simalungun”, jelas Bupati. Lebih lanjut Bupati mengatakan, pada tahun 2013 melalui HIMPAUDI, Kebupaten Simalungun melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan mengusulkan 389 orang untuk mendapat insentif guru PAUD non formal lewat dana APBN. Oleh karena itu, diharapkan kepada pengurus Wilayah HIMPAUDI Sumut dapat mendukung dan membantu agar jumlah guru yang diusulkan seluruhnya mendapat insentif. Diakhir sambutan tersebut Bupati Simalungun menyampaikan bahwa, di Kabupaten Simalungun masih ada nagori yang belum memiliki PAUD. Untuk itu diharapkan perlu kerjasama anatar pemerintah dengan HIMPAUDI sehingga pada tahun 2014 mendatang dapat terwujud 1 PAUD untuk 1 Nagori, hal ini bertujuan agar anak-anak yang ada di pelosok nagori mendapat pelayanan yang sama. Kepada para guru PAUD diharapkan dalam memberikan pendidikan kepada anakanak agar menganggap mereka sebagai anak sendiri, disamping itu lakukan komunikasi dua arah dengan orang tua anak dan berikan motivasi kepada masyarakat untuk memanfaatkan keberadaan PAUD ini. Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten SImalungun Ny Erunita JR Saragih dalam sambutannya mengatakan bahwa, masih banyak yang harus dibenani untuk anakanak PAUD antara lain sarana dan prasarana, PAUD yang sudah ada tidak berkembang bahkan tutup, jumlah PAUD belum tuntas disemua nagori, pengetahuan dan keterampilan guru PAUD masih kurang dan rendahnya honorarium guru PAUD. Oleh keran itu diharapkan kepada instansi terkait agar kendala yang dihadapi untuk anak PAUD dan gurunya agar lebih baik. Karena mereka dibina sejak dini yang diharapkan dapat menjadi generasi emas bangsa. Sebelumnya, Ketua HIMPAUDI Kabupaten Simalungun Musliah dalam sambutannya antara lain megatakan bahwa, kegiatan HIMAPUDI banyak yang bersentuhan langsung dengan program pemerintah sehingga membutuhkan dukungan dan kontribusi dari anggoat HIMPAUDI terumatama dalam meningkatkan kopetensi pendidik dan tenaga kependidikan. Oleh karena itu sengan kontribusi yang positif HIMPAUDI akan melahirkan sinergi dan turut pula membawa perubahan kerarah yang lebih baik di Kabupaten SImalungun. Acara HUT HIMPAUDI ke-8 tahun 2013 tersebut ditandai dengan pemotongan kue oleh Bunda PAUD yang selanjutnya disulangkan kepada pengurus HIMPAUDI, setelah itu, Bupati SImalungun berkenan pula memotong nasi tumpeng yang telah tersedia, kemudian diserahkan kepada guru PAUD termuda. Tampak hadir dalam kesempatan tersebut, Staf Ahli Bupati SImalungun, para Asisten, pimpinan unit kerja, camat, pengurus TP PKK Kabupaten Simalungun dan bunda PAUD serta guru PUAD se-Kabupaten Simalungun. (PS-01)

Bupati Tinjau Jalan Longsor di Pamatang Syahkuda SIMALUNGUN, BN Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM didampingi Kepala Dinas PU Bina Marga Ir Topot Saragih MH, Asisten I Eka Hendra S.Sos, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Mixnon A Simamora SIP, Kakan Satpol PP Drs Marolop Silalahi, Staf Ahli SML Simangunsong SH, Jarinsen Saragih SPd meninjau jalan longsor di jalan lintas Propinsi tepatnya di Nagori Pamatang Syahkuda Kecamatan Gunung Malela, Senin 25/03/2013. Kedatangan Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM beserta rombongan disambut

oleh Camat Gunung Malela Riando P Purba SSTP MSi, Pangulu Nagori Pamatang Syahkuda Supendi dan beberapa warga masyarakat. Salah seorang warga masyarakat Asima saat menyambut kedatangan Bupati dan rombongan mengharapkan agar jalan tersebut segera diperbaiki. “Sejak jalan ini tidak bisa dilalui kendaraan roda empat, pendapatan kami sebagai pedagang menjadi berkurang. Untuk itu kami berharap agar jalan ini segera mendapat perbaikan”, cetus Asima. Sementara Bupati Simalungun DR JR

Saragih SH MM mendengar keluhan warga, mengatakan bahwa saat ini perbaikan jalan yang mengalami kerusakan ini masih tahap tender di Propinsi.“Kita sama-sama berharap agar jalan ini segera dapat diperbaiki, sehingga dapat berfungsi kembali. Lagi pula baru-baru ini pihak Propinsi Sumatera Utara juga telah mengadakan rapat membahas kerusakan jalan Propinsi ini. Untuk itu diharapkan masyarakat untuk tetap bersabar”, harap Bupati Dikatakan, awal bulan April mendatang, pihaknya akan mengundang pihak PTPN III dan SIPEF untuk membicarakan masalah

kerusakan jalan tersebut. Bupati menambahkan bahwa untuk perbaikan jalan tersebut tentu akan menelan biaya yang cukup besar diperkirakan mencapai miliyaran rupiah karena kerusakan jalan tersebut sudah mencapai sekitar 1,7 KM. Sementara itu, disela-sela peninjauan jalan tersebut pangulu Pamatang Syahkuda menjelaskan bahwa kerusakan jalan akibat air yang melimpah saat hujan deras terjadi sekitar satu tahun yang lalu dan kerusakan tersebut sudah mencapai 1,7 KM. Dia juga berharap agar jalan tersebut segera diperbaiki.(PS-01)

Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Kabupaten Tahun 2013 SIMALUNGUN, BN Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM secara resmi membuka kegiatan musyawarah perencanaan pembangunan rencana kerja Pemerintah Kabupaten Simalungun tahun 2013 yang dilaksanakan di Aula Griya Hapoltakan, Selasa, 26/03/2013. Acara musrenbang berlangsung selama 3 hari dari hari Selasa sampai dengan Kamis mendatang. Kepala Bappeda Simalungun Drs Wilson Simanihuruk mengatakan adapun tujuan diadakan musrenbang pertama menyelaraskan prioritas dan sasaran pembangunan daerah Kabupaten dengan arah kebijakan prioritas dan sasaran pembangunan daerah provinsi, kedua, mengklarifikasi usulan program dan kegiatan yang telah disampaikan masyarakat kepada pemerintah daerah kabupaten pada musrenbang di kecamatan, ketiga mempertajam indicator kinerja program dan kegiatan prioritas daerah kabupaten, keempat, menyepakati prioritas pembangunan daerah serta program dan kegiatan prioritas daerah. Sedangkan kegiatan musrenbang dilaksanakan selama 3 hari mulai dari hari Selasa sampai dengan Kamis. Ketua DPRD Binton Tindaon SPd dalam sambutannya menyambut baik kegiatan musrenbang yang dilaksanakan pada hari ini. Untuk itu kami berharap usulan yang akan disampaikan nantinya merupakan program

skala prioritas yang akan dibangun untuk pengembangan pembangunan baik di Kecamatan maupun di Kabupaten. “Musrenbang senantiasa dilaksanakan untuk menentukan arah pembangunan yang akan dilaksanakan. Untuk itu usulan dari tingkat Nagori (Desa) hingga ke Kecamatan benar-benar merupakan program skala prioritas untuk pembangunan daerah tersebut”, ujar Binton. Sementara itu, Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM dalam bimbingan dan arahannya menyampaikan melalui forum ini para peserta musrenbang memberikan masukan berupa saran dan tanggapan pada saat diskusi kelompok, sehingga usulan rencana, program kegiatan pembangunan yang disepakati adalah skala prioritas sebagai aspirasi dan kebutuhan pembangunan di tengah-tengah masyarakat. Oleh karenanya kami mengharapkan kepada para peserta musrenbang agar memberikan sumbangsih pemikiran dan perhatian melalui dialog yang konstruktif dan inovatif pada pembahasan dan perumusan untuk menyepakati rencana program kerja dan kegiatan pembangunan tahun 2014 dengan prioritas pembangunan daerah yaitu: (1) percepatan pembangunan infrastruktur, (2) peningkatan produksi dan daya saing hasil pertanian, (3) pembenahan kota Pamatang Raya sebagai ibukota Kabupaten (4) peningkatan akses pendidikan (5) pengembangan potensi

daerah (6) mendukung sasaran program pembangunan nasional dan propinsi sumatera utara. “Melihat kondisi wilayah Kabupaten Simalungun yang begitu luas dan diberbagai Kecamatan saat kondisi jalannya sangat memprihatinkan, untuk itu melalui musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) yang dilaksanakan hari ini, saya berharap pembangunan infrastruktur jalan memjadi program prioritas yang harus dilaksanakan”, kata Bupati Simalungun Lebih lanjut dikatakan, tujuan dari pada kegiatan musrenbang adalah untuk menerima masukan dari seluruh masyarakat kemudian diusulkan kepada Pemkab menjadi bahan penyusunan program kerja yang akan dilaksanakan. itu kami mengajak kepada seluruh pihak untuk saling melakukan komunikasi 2 arah agar program yang akan dilaksanakan tepat sasaran dan masyarakat bisa merasakan dampak pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah. Hadir pada kegiatan musrenbang Ketua Pengadilan Negeri Abdul Siboro SH,MH, Kajari Polin O Sitanggang SH MH MM, Kapolres AKBP Andi Syariful SIk MSi, Dandim 0207 Letkol Inf Martin SM Turnip, tokoh agama, tokoh masyarakat, para pimpinan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah), Camat dan undangan lainnya.(PS-01)

LINTAS SUMATERA - LINTAS SUMATERA - LINTAS SUMATERA

F.KSPTI-KSPTI Aceh Timur dan Kota Langsa Yang Sah Dibawah Pimpinan Nasrul Haida,SE Langsa.BN Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kota Langsa Provinsi Aceh dinilai tidak taat hukum, terkait pengakuan kepengurusan Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia (F-SPTI) Aceh Timur-Kota Langsa. Hal ini dikatakan Ketua DPC K-SPSI Aceh Timur-Kota Langsa, Nasrul Haida,SE,kepada Bongkarnews,Kamis,(28/03) di langsa. Nasrul Haida,SE,mengatakan dengan dikeluarkannya putusan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan No.555/Pdt.G/2010/PN jkt.sel tertanggal 5 Juli 2011, jelas putusan tersebut dimenangkan Abi Sofyan sebagai Ketua Umum,

dan Sekretaris, Rel Paladi. Menurutnya, tindakan Dinsosnaker mengakuai FISPTI kubu Aiyub, jelas bertentangan dengan UU Nomor 21 Tahun 2000 Tentang Serikat Buruh Serikat Pekerja. "Aturannya menyebut tidak bisa dikeluarkan pencatatan atau pengakuan yang baru dengan lambang dan nama yang sama dengan terdahulu. Pembentuk suatu DPC (Dewan Pimpinan Cabang) F-SPTI harus terlebih dahulu minimal memiliki 5 PUK (Pimpinan Unit Kerja)," ujarnya. Nasrul Haida,SE selaku Ketua DCP F-SPTI Aceh Timur-Kota Langsa mengatakan,jika alasan Dinsosnaker kota Langsa mengakuai kepengurusan saudara Aiyub seharusnya Dinsosnaker kota

Langsa berpedoman pada surat edaran Dirjen dimana isinya untuk menghindari terjadi pencatatan ganda Serikat Buruh Serikat Pekerja, maka dihimbau supaya berpedoman pada UU Nomor 21 Tahun 2000. "Tidak ada lagi alasan Dinsosnaker untuk tidak mencabut pengakuan kubu Aiyub. Apalagi dengan keluarnya putusan PN Jakarta Selatan, jelas konflik internal SPTI sendiri telah selesai," ujarnya. Nasrul Haida,SE, mempertanyakan kenapa Kadisnasosker kota Langsa masih ragu untuk bertindak, sementara jelas acuan dan dasar hukumnya UU Nomor 21 Tahun 2000.(@MF)

Walikota Minta Kader PKK Dorong Perempuan Jadi Wirausaha Banda Aceh,BN Walikota Banda Aceh Ir Mawardy Nurdin M Eng Sc meminta kepada kader PKK Kota agar mampu mendorong masyarakat, terutama kaum perempuan untuk berwirausaha sesuai dengan keterampilan. Hal ini disampaikan Mawardy saat membuka acara pelatihan penguatan kapasitas Kader PKK Kota Banda Aceh, Selasa (26/3) di Aula Lantai IV, Gedung A, Balaikota Banda Aceh. Menurut Mawardy, kader PKK perlu mendorong dan menggerakkan kaum perempuan di gampong-gampong untuk menjadi pengusaha sesuai dengan ketrampilan yang mereka miliki sebagai upaya untuk menambah penghasilan dan membantu perekonomian keluarga walau dalam skala yang lebih kecil.

"Buat pelatihan-pelatihan untuk mereka, untuk modal usaha bisa kita bantu dari dana bergulir yang ada di Badan Pemberdayaan masyarakat Kota" ujar Mawardy. Terkait dengan pelatihan penguatan kapasitas kader PKK, Mawardy menilai kegiatan tersebut merupakan kegiatan yang positif untuk SDM kader PKK sendiri yang nantinya diharapkan bisa ditularkan ke masyarakat. "Pelatihan ini perlu bagi kader PKK, kalau kadernya tidak memiliki kapasitas, bagaimana kita mampu menggerakkan," kata Mawardy. Sementara itu, ketua panitia yang juga Kepala BPM Kota, Ridha MM dalam laporannya mengatakan pelatihan dilaksanakan selama Dua hari, yakni tanggal 26 dan 27 Maret. Peserta dibagi dalam Dua angkatan, dimana masing-masing angkatan

berjumlah 45 peserta yang berasal dari sekretaris PKK Gampong dalam wilayah kota Banda Aceh. "Satu angkatan 45 orang, jadi jumlah pesertanya semuanya 90 orang dari Dua angkatan ini" jelas Ridha. Adapun maksud dari kegiatan ini, lanjut Ridha, adalah untuk membangun persamaan persepi dalam mengimplementasikan hasil Rakernas VII PKK tahun 2010 bidang administrasi PKK. Sedangkan tujuan yang ingin dicapai adalah meningkatnya kemampuan kader PKK dalam mengelola administrasi PKK. Turut hadir pada kegiatan ini, Asisten Pemerintahan Pemko Drs Tarmizi Yahya MM, Kepala DPKAD Drs Purnama Karya, Kepala Bappeda Ir Bahagia Dipl, para camat dan sejumlah undangan lainnya. (Mkk)

Bupati Melayat ke Rumah Duka Korban Lakalantas yang Dialami Anggota Satpol PP SIMALUNGUN, BN Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM bersama Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Ir Jhon Sabiden Purba MUM, para Asisten, pimpinan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) melayat kerumahdukaAnggotaSatpolPPyangmeninggal akibat musibah kecelakaan lalulintas (Lakalantas) pada 27 Maret 2013 di Kecamatan Dolok MasiholKabupatenSerdangBedagaisaathendak mengikutipembukaankegiatanKaryaBhaktiTNI Kodim 0207 Simalungun di Kecamatan Silou Kahean , Kamis, 28/03/2013. Dalam musibah tersebut 3 orang anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dari 26 orang meninggal di lokasi kejadian dan 1 orang wargamasyarakat.KedatanganBupatiSimalungunbersamarombongandirumahdukaanggota Satpol PP yaitu Rapian Girsang beralamat di Batu VI jalan Sangnawaluh Pematangsiantar, Rycho T Butar-butar yang bertempat tinggal KelurahanSarimatondangKecamatanSidamanik dan Bernard Francis Batuara bertempat tinggal di Nagori Janggir Leto Kecamatan Pane, disambutolehkelurgakorbandenganpenuhderaianairmata.Untuksatuorangwargayangmeninggalsebelumnyajugamendapatlawatandari PemkabSimalungun. “Kami Pemerintah Kabupaten Simalungun mengucapkanturutbedukacitaatasmeninggalnyateman-temankami.Merekamerupakanputraterbaik.Apalagimerekameninggalsaatdalam tugasuntukmenghadiripembukaanKaryaBhakti TNI Kodim 0207 Simalungun di Kecamatan SilouKahean”,kataBupatisembarimenetesairmata saat melayat di rumah para korban. Dikatakan,dalammusibahyangdialamioleh 3oranganggotasatpolPPdan1wargayangturut meninggalsaatmusibah,PemerintahKabupaten Simalungun memberikan santuan santuan sebesar Rp. 50 juta diluar dari Jamsostek.“Kami sangatsedihharusberpisahdenganmerekayang masihmuda,apalagimerekasedangmelaksanakan tugas yang mulia. Oleh karenanya kedatangan kami kesini untuk memberikan penghiburankepadakeluargadanmenyampaikantaliasih, kami(PemkabSimalungun)memberikanRp.50 juta kepada korban meninggal”, ungkap Bupati. Dalam kesempatan tersebut Bupati menceritakansekilassaatmendengarkanmusibahtersebut. Bupati mengakui sangat terkejut mendengar musibah ini, yang saat itu sedang berada di Kecamatan Silou Kahean.“Saya sangat terkejut saat itu mendengar musibah ini kerana baru 10 menitkamitibadiKecamatanSilouKaheantibatiba mendengar peristiwa ini, dan selesai pembukaan kegiatan Karya Bhakti TNI Kodim 0207 Simalungun kami langsung menjenguk para korba.Kamijugatelahberusahamelakukanpertolongansemaksimalmungkin,namunapadaya merekasudahtiadasaatkejadian.Akantetapikami berterimakasihkepadaPemerintahKotaTebing Tinggi dan Sergai serta masyarakat disana yang telahmemberikanpertolonganbagiyangterluka untuk dibawa ke rumah sakit, sehingga saya bersamaWalikotadanWakilWalikotaTebingTinggi sertaWakilBupatiSergaibersama-samamenjengut mereka di sana”, papar Bupati.(PS-01)


1-8 APRIL 2013 | EDISI 353| THN KE-VIII

Peningkatan Jalan Somba Debata Padang Mandailing Bak Ombak di Lautan Tapsel, BN Peningkatan Jalan Somba Debata Padang Mandailing Kecamatan Saipar Dolok Hole yang menurut informasi dari masyarakat setempat merupakan proyek bapak Wakil Rakyat yang bernama J.HSB selain bergelombang bak Ombak dilautan juga mengalami kerusakan dibeberapa titik. Proyek yang bersumber dari dana BDB tahun 2012 dengan jumlah dananya sebesar Rp.999.000.000,- dan volume proyek paret beton 54,00 meter kubik, LPB/Telford 449,4 meter kubik, aspal lapen 7148 meter persegi tersebut, dibantah oleh J.HSB bahwa proyek tersebut bukan miliknya. “Itu bukan proyek saya, mungkin karena mobil saya yang mengangkat bahan- bahannya orang bilang proyek itu saya yang kerjakan” ucapnya kepada BN ketika dihubungi melalui Ponsel 081362451###. Kalau memang ada yang rusak tentu saja akan diperbaiki yang punya proyek, sebab pengerjaan jalan tersebut masih dalam masa perawatan, tentu saja nanti akan diperbaiki orang itu.ucapnya. “Kalau ada nama anggota DPRD yang kau tulis diberitamu, nanti kau akan dituntut karena itu” ucap J.HSB Sebelumnya, Demson mengatakan panjang peningkatan jalan tersebut 1200 meter dengan lebar 4 meter dan panjang paret beton 100 meter dan ia juga membenarkan bahwa jalan yang baru selesai tersebut bergelombang dan mengalami kerusakan dan penyebab bergelombangnya hasil peningkatan jalan tersebut karena pengerjaannya tidak ada basenya. “Pengerjaan jalan itu tidak ada basenya, namun dari telpot jadi lapen makanya bergelombang, mengenai kerusakan pada beberapa titik akan segera diperbaiki karena ini masih dalam masa perawatan “ ucap Demson. Masyarakat setempat meminta kepada Bupati Tapanuli Selatan agar kiranya dalam merencanakan pembangunan baik itu infrastruktur maupun sarana prasarana lainnya agar tepat guna “Mana ada didunia ini untuk memperlancar transportasi tapi jalannya dibuat bergelombang” ucap Siregar yang kebetulan melalui jalan itu beberapa waktu lalu. (KS.03)

Perayaan Paskah di Kota PSP Berlangsung Aman SIDIMPUAN ,BN Perayaan Paskah di seluruh gerejagereja Kota Psp dan sekitarnya berlangsung aman dan kondusif. Secara keseluruhan tidak ada satupun gangguan kamtibmas yang menonjol. Polres Psp menyiapkan 70 personil untuk perayaan Paskah ini. Dilapangan, Jumat (29/3) seperti Gereja HKBP di Jalan Serma Lian Kosong, Kota Psp. Terlihat ratusan orang berpakaian hitam memenuhi ruangan gereja. Prosesi acara pun khusuk dan khidmat. Seorang personil Satlantas Polres Kota Psp, Aipda Sahdani, yang bertugas mengamankan lalu lintas di jalan tersebut, tampak tidak terlalu sibuk. Sebab jalan terlihat lengang dan tidak macet. “Jalur lalu lintas di Jalan Serma Lian Kosong ini, tidak begitu padat, jadi sangat mudah memantaunya” ujarnya singkat. Tambahnya lagi, untuk keamanan di Geraja HKBP di Jalan Serma Lian Kosong, dari pagi sampai sore ini cukup aman dan terkendali. Terpisah Kapolres Psp AKBP Budi Hariyanto melalui Kabag Ops Kompol Edison Sitepu SH MHum menjelaskan, untuk pengamanan perayaan Paskah di Kota Psp sampai hari Minggu (31/3) ada 70 personil polisi yang disiapkan untuk mengamankan seluruh gereja yang ada di seluruh Kota Psp. Jumlah gereja di Kota Psp saat ini ada 9 gereja yang tersebar di beberapa lokasi. Tambahnya lagi, 31 personil diantaranya bertugas untuk berpatroli di seluruh wilayah hukum Polres Kota Psp. ”Sampai saat ini, untuk wilayah hukum kita yaitu kota Psp dan sekitarnya cukup aman dan terkendali,” jelasnya. Sekitar pukul 10.00 WIB, pada beberapa jalan Protokol di kota Psp, seperti Jalan Sisingamangaraja, Jalan Imam Bonjol dan Jalan Merdeka, tampak begitu lengang, karena suasana libur. Hanya beberapa kendaraan seperti becak dan sepeda motor yang terlihat menggunakan jalan.(net)

Satu April Guru Tapsel Terima Perbaikan Penghasilan TAPSEL, BN Undang-Undang Nomor 14 tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen menyatakan bahwa guru sebagaimana dosen merupakan pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Guru yang profesional harus memiliki kualifikasi akademik minimum sarjana (S-1) atau diploma empat (D-IV), menguasai kompetensi (pedagogik, profesional, sosial dan kepribadian), memiliki sertifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Sebagai bagian dari pendidik, Guru merupakan salah satu komponen esensial dalam suatu sistem pendidikan di jenjang pendidikan anak usia dini

jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Peran, tugas, dan tanggungjawab guru sangat penting dalam mewujudkan tujuan pendidikan nasional, yakni mencerdaskan kehidupan bangsa, meningkatkan kualitas manusia Indonesia, meliputi kualitas iman/taqwa, akhlak mulia, dan penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni, untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang maju, adil, makmur, dan beradab. Untuk itu, mengacu kepada Undang-undang tersebut dan aturan yang mengatur tentang perbaikan penghasilan guru, maka Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan mengeluarkan Peraturan Bupati Nomor 5 Tahun 2013 tentang pemberian tunjangan perbaikan penghasilan kepada guru PNS dan CPNS untuk Tahun 2013. Demikian disampaikan Drs. Mohd. Ikhsan Lubis, MM Kadis Pendidikan Tapanuli Selatan

kepada BN diruang kerjanya, Kamis (28/03). Menurut Ikhsan, untuk guru yang golongan IV akan menerima Rp. 170.000,- per bulan, Golongan III Rp. 150.000,- dan golongan II Rp. 140.000,- per bulannya. Tunjangan yang bersumber dari dana APBD Kabupaten Tapanuli Selatan itu akan dicairkan bersamaan dengan waktu gajian dan pencairannya setiap tiga bulan sekali, “Untuk tahap pertama ini akan kita cairkan Senin 1 April 2013” ucapnya. Selain itu, untuk guru terpencil dan sangat terpencil Bupati Tapanuli Selatan juga mengeluarkan Perbup. Nomor 200 Tahun 2013 tentang pemberian tunjangan perbaikan penghasilan kepada Guru PNS dan CPNS di Desa Terpencil dan sangat Terpencil. “Selain mendapat tunjangan sesuai Perbup Nomor 5, untuk guru terpencil dan sangat

terpencil juga mendapat tambahan tunjangan untuk guru didesa terpencil Rp.500.000,- dan sangat terpencil Rp.750.000,- per bulannya tanpa membandingkan pangkat” ucap Ikhsan. Semoga dengan adanya tambahan perbaikan penghasilan itu, para guru lebih termotivasi untuk dapat melaksanakan fungsi, peran, dan kedudukannya yang sangat strategis dalam membangun generasi yang bermartabat dan berkemampuan, ucapnya mencontohkan Bupati. “Jangan dinilai dari jumlah atau besarnya yang akan diterima, namun marilah kita manfaatkan buah dari kesungguhan dan perhatian Bupati kepada para guru di Tapanuli Selatan ini dengan ikhlas dengan harapan kedepan kiranya untuk guru tidak tetap semoga mendapat perhatian yang sama” ucap Kadis yang berperawakan tegap dan berkumis tipis tersebut. (KS.03/02)

Irjen Pol Saud Usman Nasution Gelar Try Out

Juara: Bupati Palas H Ali Sutan Harahap (TSO) saat memberikan Piala Bergilir kepada Camat batang Lubu Sutam Imran Rosidi Harahap yang menjadi juara umum MTQ Nasional VI Kab Padang Lawas dan sekaligus menjadi juara umum tiga kali berturut-turut.

Batang Lubu Sutam Tetap yang Terbaik dan Tampil Sebagi Juara Umum MTQN ke VI Palas Palas BN Kontingen Kecamatan Batang Lubu Sutam (Batam) selaku tuan rumah pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional Ke VI Kab. Padang Lawas (Palas) yang berlangsung di Desa Pinarik, Kec. Batang Lubu Sutam 22-25 Maret boleh mengsusngkan dada karena berhasil sebaagai juara umum . Hasil pertandingan dari seluruh jenis dan tingkatan yang di lombakan berdasarkan yang di bacakan Sekretaris Dewan Hakim pada penutupan MTQ oleh Bupati Palas Ali Sutan Harahap (TSO), Senin (25/3) malam, menempatkan Batang Lubu Sutam sebagai juara umum sekaligus menjadi juara umum tiga kali berturut- turut sejak 2011.

Tak terkalahkannya Batang Lubu Sutam dan tampil sebagai juara umum setelah para kafilahnya meraih prestasi terbaik I, II dan III maupun Harapan I, II dan III di hampir 60 persen jenis yang dipertandingkan dalam MTQ Ke VI tahun ini. Peringkat kedua ditempati para kontingen Kec. Barumun ,dan seterusnya Kec. Lubuk Barumun harus puas menempati urutan ke tiga dari dua belas kecamatan Kabupaten Padang Lawas. Bupati Padang Lawas Ali Sutan Harahap saat menutup kegiatan bernuansa Islami itu menegaskan, suksesnya penyelenggaran MTQ Nasional di Lubu Sutma , merupakan berkah bagi masyarakat Palas.

Lanjut TSO, MTQ N VI Kab Palas merupakan ajang saling mengenal dan diharapkan memberikan kesan indah bagi seluruh peserta untuk dibawa pulang serta disampaikan kepada masyarakat . Sedangkan kepada para pemenang kiranya semakin mengasah kemampuannya guna untuk mengikuti ajang seleksi Tilawaltil Quran pada tingakat Sumatera Utara yang akan datang. Disamping itu Bupati menekankan agar para peserta yang belum berhasil tidak kecewa tetapi harus mengambil hikmah dengan terus berlatih meningkatkan kemampuannya, sedangkan yang menang tidak larut dalam kegembiraan yang berlebihan, tetapi dapat mempersiapkan diri menghadapi jenjang yang lebih tinggi.(Ali)

SIDIMPUAN,BN Siswa-siswiKelasXIISMAN2KotaPsp,Jumat(29/3)jelang ujian nasional (UN) mengikuti pelatihan uji soal (try out). Pelatihan juga sebagai modal untuk Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Try out digelar oleh Irjen Pol Drs H Saud Usman Nasution SHMHMM,selakuKetuaUmumDewanPengurusPusatIkatan Alumni (DPP IKA) SMAN 2 Kota Psp. Demikian disampaikan Ketua Bidang Komunikasi DPP IKA SMAN 2 Kota Psp, Batara Surya Siregar kepada METRO, Jumat (29/3). Try out digelar guna melatih dan menunjang siswa-siswi siapmenghadapiUNsertadapatlulusmenghadapiSNMPTN. “Kegiatan tersebut yang telah dilaksanakan di Aula SMAN 2 yang dihadiri Irjen Pol Drs H Saud Usman Nasution SH MH MM selaku Ketum DPP IKA SMAN 2 ,”ujar Batara. Disebutkannya, try out ini merupakan bagian dari kontribusi terhadap upaya pengembangan pendidikan di Kota Psp agar putra-putri terbaik daerah dapat menembus perguruan tinggi terkemuka di tanah air. Selain itu, para alumni yang membawa serta Konsultan Bimbingan Belajar (Bimbel) dari Jakarta juga memberikan tips dan trik dalam menghadapi Un dan SNMPTN agar siswa dapatmenghadapinya. “Dalam jangka panjang, hal tersebut tentu dapat meningkatkankualitassumberdayamanusiadiwilayahini,” harap Batara. Hal ini menurutnya merupakan awal dari perintisan program peduli pendidikan yang terintegrasi dan berkelanjutan di Kota Psp. DimanakegiataninijugasebagaisalahsatuprogramDPP IKA SMAN 2 dalam memajukan kualitas mutu pendidikan bekassekolahmerekayakniSMAN2Psp.Dikatakan,IrjenPol Drs H Saud Usman Nasution SH MH MM saat ini menjabat sebagaiWakabareskrimPolri,SaudmerupakanmantanKadiv Humas Polri dan juga pernah menjabat sebagai Kepala Datasemen Khusus 88 Antiteror Polri dengan pangkat KomisarisBesar. Sementara Kepala Sekolah SMAN 2 Drs Zulbakti Siregar menyambut baik dari upaya senior yang juga alumni Saud Usman Nasution, dan Kepsek sangat berterima kasih bagi alumni yang mau membangun SMAN 2. “Sayasangatberterimakasihbagialumniyangbetul-betul maumembangunSMAN2sekaligusmemberimotivasibagi adek-adek siswa-siswi di kelas XI dan XII,“ ujar Kepsek.(int)

647 Honorer Kategori II Tobasa Diumumkan

Anggota DPRDSU,Rahmiana D Pulungan Kunjungi Desa Terisolir di Muara Batang Gadis MADINA,BN Anggota DPRD Sumut, Hj Rahmianna Delima Pulungan mengadakan reses ke kabupaten Mandailing Natal tepatnya di desa Manuncang, kecamatan Muara Batang Gadis, Kamis (27/3) kemarin. Rahmiana mengaku masih banyak desa terisolir dan memprihatinkan di Muara Batang Gadis. Kedatangan anggota dewan dari komisi E ini disambut meriah oleh ratusan masyarakat Manuncang bersama warga beberapa desa lainnya, dan sempat ditepung tawari oleh warga di rumah Khalifah Darhasan Pulungan didampingi Camat Muara Batang Gadis (MBG) Zulhan Efendi SH. Camat MBG, Zulhan Efendi SH dalam pidatonya menyampaikan apresiasi dan bangga atas kunjungan salah seorang anggota DPRD Sumut ke wilayah Banua Tonga meliputi desa Manuncang, Suka Makmur, Panunggulan, dan desa Tagilang. Kata Zulhan, kehidupan masyarakat di beberapa desa itu jauh tertinggal bila dibandingkan dengan

kehidupan masyarakat desa lainnya di kabupaten Madina, khususdi bidang pendidikan. “Masyarakat membutuhkan gedung SMA sederajat.Sebab jarak dari beberapa desa sekitar ke SMA sederajat itu tidak bisa dilalui dengan jalan kaki atau berkendaraan karena jalannya sangat rusak. Selain itu warga juga sangat berharap agar jalan menuju ke Banua Tonga dibangun. Artinya masyarakat ingin perubahan ke arah yang lebih baik.Itu saja yang sangat diharapkan masyarakat, karena selama ini masyarakat banyak yang tidak bersekolah karena jauhnya jarak yang ditempuh dan jalan yang tidak bisa dilalui,” ungkap Camat. Mendengar penyampaian Camat itu, anggota Komisi E DPRD Sumut Hj Rahmianna Pulungan mengaku terharu melihat dan mendengar keluhan dari masyarakat beberapa desa yang terisolasi dan masih tertinggal itu, bahkan ia sempat menangis saat menyapa masyarakat setempat. “Saya mengucapkan terimakasih atas kehadiran semua masyarakat saya di sini. Hanya untuk

bertemu dengan saya, warga merelakan waktu dan tidak berangkat ke tempat usaha masingmasing. Ini suatu nilai yang sangat berharga bagi saya,” kata Rahmianna. Kepada masyarakat, Rahmianna Pulungan mengatakan, semua keluhan warga itu melalui Camat akan sesegera mungkin disampaikan kepada Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho. “Saya akan sampaikan kepada Pak Gubernur, bahwa di Muara Batang Gadis ini masih ada beberapa desa terisolir dan memperihatinkan. Saya sangat terharu melihat kondisi masyarakat saya di sini.Dan aspirasi serta keinginan masyarakat, akan saya perjuangkan di DPRD Sumut, agar apa yang diinginkan berupa sekolah dan jalan dan beberapa item lain bisa direalisasikan secepatnya,”kata Rahmianna. Hj Rahmiannya juga tak lupa menziarahi makan syaih Khalifah Ismail Pulungan dan Khalifah Nasaruddin Pulungan didampingi masyarakat. (int/)

TOBASA ,BN emerintah Kabupaten Toba Samosir melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) mengumumkan data tenaga honorer Kategori II yang telah memenuhi syarat. Kepala BKD Tobasa Budiyanto Tambunan menyebutkan, sebanyak 647 tenaga honorer yang dimuat dalam daftar nominatif tersebut merupakan tenaga honorer yang memenuhiketentuansebagaimanadiaturdalamPP48Tahun 2005 jo PP 43 Tahun 2007. Adapun ke 647 tenaga honorer tersebut,terdiridaritenagateknissebanyak157orang,tenaga pendidikan sebanyak 457 orang dan tenaga kesehatan 33 orang. Sesuai ketentuan tersebut, menurutnya, tenaga honorer tersebut diangkat oleh pejabat yang berwenang dan bekerja di instansi pemerintah. Di samping itu, tenaga honorerinimerupakantenagahonoreryangmemilikimasakerja minimal 1 (satu) tahun pada 31 Desember 2005 dan sampai saatinimasihbekerjaterusmenerusdenganketentuanberusia sekurang-kurangnya 19 tahun dan tidak lebih dari 46 tahun per 1 Januari 2006. “TenagahonorerkategoriIIinimerupakantenagahonorer yang penggajiannya bukan dari APBD maupun APBN, dan telahdidatasebelumnyabeberapawaktuyanglalu,selanjutnya disampaikankepadaBKNdanKementerianPANdanRB,”jelas Budiyanto, Kamis (28/3) di Balige. Untuk mempermudah akses data atas uji publik daftar tenaga honorer kategori II ini, menurut Budiyanto, pihaknya telahmengumumkannyadimediaelektronikSistemInformasi Kepegawaian BKD serta dapat juga diakses pada website Pemerintah Kabupaten Toba Samosir dengan alamat tobasamosirkab.go.id. “Pengumumaninijugatelahdisampaikankeinstansiterkait untuk dimuat pada papan informasi masing-masing,”lanjut dia. Lebih lanjut dijelaskan Budiyanto, pengumuman ini dimaksudkan sebagai uji publik atas data tenaga honorer kategori II yang telah dikirimkan sebelumnya dengan mengacukepadaPeraturanKepalaBKNNomor09Tahun2012 tentangPedomanPelaksanaanPengadaanCPNS. “Artinya, masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan sanggahan atas kebenaran data tersebut,” tandasnya.(int/MS)


1 - 8 APRIL 2013 | EDISI 353 | THN KE-VIII

Pemungutan Pajak Galian C di Kec. Selesai Penuh Rekayasa LANGKAT BN Perusahaan galian C di dua desa di Kec. Selesai termasuk perusahaan yang berkelas, yang menghasilkan galian C berupa pasir dan batuan dari ratusan truck perharinya, sehingga kegiatan dari beberapa perusahaan ini mendapat sorotan tajam dari warga, di karenakan masyarakat hanya mendapat sebab dan akibatnya yang di timbulkan dari perusahaan tersebut, yang konon kabarnya menambah pendapatan daerah (PAD) Kab. Langkat yang diperoleh dari sector pajak mineral bukan logam dan batuan. Dari persoalan ini wartawan sempat mengkonfirmasi KUPT Dinas Pendapatan Kec. Selesai B.Sitepu di ruang kerjanya baru-baru ini yang menyebutkan yang dimaksud dalam peraturan bupati No. 3 Tahun 2011 tentang harga dasar mineral bukan logam dan batuan, tarif pajaknya 20% dari harga dasar sesuai dengan pasal 2 umpamanya : Harga pasir per m³ Rp. 10.000 x 20 %= Rp 2000 demikian juga halnya batu kerikil harga dasarnya Rp 15.000 x 20 %= Rp 3000 dan sebagainya tutur KUPT Pendapatan Kec. Selesai kepada wartawan. Namun dari kesemuanya ini hanya isapan jempol saja, karena dari cara pemungutan pajak masih terdapat kecurangan dalam pemungutannya sesuai dengan yang ditargetkan dinas pajak kec. Selesai Tahun 2013 sebesar Rp. 564.785.000, kalau kita perhitungkan dari angkutan yang dikeluarkan oleh truck yang jumlahnya 10- 12 m³. Per truck, namun diduga yang dihitung dalam pembayaran pajak 7 m³ / truck, sedangkan truck yang masuk di desa Bekulap 200 x 2 = 400 truck perhari dan desa Perhiasan 100x 2 = 200 truck / hari kalau dihitung secara kasar sesuai peraturan upatilangkat No. 3 Tahun 2011 tentang harga dasar mineral bukan logam dan batuan adalah sebagai berikut : Untuk jenis pasir / m³ Rp 10.000 x 20% = Rp 2000 jumlah truck yng ada 600 Truck x 7 = 4200 m³ x Rp 2000 = Rp 8.400.000 / hari x 30 hari = Rp 252.000.000 x 12 bulan = Rp 3.024.000.000 dengan hasil target Rp 564.785.000 = Rp 2.459.215.000 inilah sisa uang yang ditargetkan oleh dinas pendapatan untuk Kec. Selesai, jika dihitung yang dibayar 7 m³. Dikemanakan kelebihan ini ? Untuk itu diminta pihak BPK dan Inspectorat Kab. Langkat agar segera mangaudit Dinas Perpajakan Kab. Langkat (JF).

20 Tahun Lagi, Kuala Tanjung Jadi Kota Indrustri KUALA TANJUNG, BN Kuala tanjung kecamatan Sei Suka Kabupaten Batu Bara , 20 tahun lagi diperkirakan jadi sebuah kota baru berkawasan indrustri. Hal itu di ungkapkan Direktur Jenderal (Dirjen) Pengembangan Perwilayaan Indrustri (PPI) Kementerian Perindrustrian Dedy Mulyadi di gedung DPRD Batubara dalam Kunjungan Kerja. Dedy Mulyadi dalam kunkernya datang bersama anggota Komisi VI DPR H Imran Muctar, Direktur PPI wilayah I sumut, Kepala Dinas Perindag Sumut, Kepala Badan PMP Sumut, Kepala Bappeda Sumut, Manajer Kawasan Indrustri Sei Mangkei, perwakilan PT Inalum dan Otorita Asahan. Mereka disambut Bupati Batu Bara OK Arya Zulkarnain dan Ketua DPRD Batu Bara Selamat Arifin. Dedy Mulyadi mengatakan, rencana pembangunan kawasan indrustri yang akan diletakkan di Kuala Tanjung sekaligus menciptakan sebuah kota baru yang berwawasan indrustri yang ramah lingkungan. Dedy juga mengajak semua pihak terkait dengan rencana ini untuk bersinergi menyatukan visi mewujudkan program mega proyek yang bertaraf internasional yang telah ditetapkan melalui Perpres 26 Tahun 2012 tentang Sistem Logistik Nasional (Sislognas) dalam bentuk cetak biru dan program MP3EI.(fer)

Erwanto, Kepala Desa Terpilih Desa Sei Muka Periode 2013/2019 TALAWI, BN Pemilihan calon kepala desa Sei Muka Meria Kecamatan Talawi yang diadakan di Balai desa sei muka Selasa (28/3 ) berlansung aman dan tertib. Berdasarkan pantauan awak Koran ini pesta demokrasi pemilihan calon kepala desa talawi dimenangkan dengan no urut 2,yaitu Erwanto mendapat suara 750 di susul no urut 1, Marihot Sibarani ,SH dengan suara 630. Masyarakat mengharapkan kepada calon terpilih untuk memimpin desa Sei Muka nantinya dapat mengemban tugas di tengah-tengah masyarakat juga bekerja sama dengan pemerintah kabupaten dan kecamatan , Dalam pemilihan kepala desa dihadiri Camat Talawi Abdul Latif Luthfi Panjaitan,S,sos, BPMPD , TNI dan POLRI Labuhan ruku, serta sappl PP, Limas kesbang. Husnin Terpilih Menjadi Kepala Desa Titi Putih Kecamatan Lima Puluh Sementara itu dalam pemilihan calon kepala desa di Desa Titi Putih ,Kecamatan Lima puluh dengan tiga calon, pertama 1. Husnin, 2. Harunsyah, 3. Tarmizi. Ketiga nya warga desa titi putih (TIPUT) mereka bertarung untuk mendapatkan suara terbanyak yang akan memimpin menjadi pemimpin desa Titi Putih. Dalam pemilihan Sabtu (23/3)calon pemilihan kades dimenangkan no Urut 1 , HUsnin dengan suara 383 di susul no urut 2, Harunsyah jumlah suara 307 dan no urut 3, Tarmizi jumlah suara 117.(YS)

Walikota Terima Audensi Pengurus Baru K.SPSI Tebingtinggi TEBINGTINGGI, BN Walikota Tebingtinggi Ir. Umar Zunaidi Hasibuan MM didampingi Kadis Naker Drs. Hasanuddin Siregar, Kabag Kesra sos Sabana, Kabag Humas Ahdi Sucipto SH menerima audensi pengurus baru DPC. K. SPSI Kota Tebingtinggi ketua Terpilih Dirmansu Sitompul di Kantor Walikota Jalan Sutomo, Senin (25/3). Kepada pengurur K.SPSI yang beraudensi, Walikota mengatakan Konferensi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (K. SPSI) agar ketua terpilih mampu berperan memelihara keseimbangan kepentingan para pekerja/buruh dan pengusaha menjadi kondusif serta senantiasa berkordinasi dengan pihak terkait, sebab sekarang ini sudah banyak orang yang diperalat untuk membuat keributan antara antara lain membenturkan antara pekerja/buruh dengan pengusaha, membenturkan petani dengan perkebunan, untuk itujalin kerja sama dengan pemerintah khususnya di Kota Tebingtinggi. Sementara Ketua terpilh DPC. K. SPSI Kota Tebingtinggi Drs. Dirmansu Sitompuldidampingi sekretaris Drs. Safarullah, Edy Purba MA dan pengurus lainnya mengucapkan terimah kasih atas dukungan Walikota dalam hal ini Pemko Tebingtinggi yang telah membantu suksesnya penyelenggaraan Konfercab SPSI ke VII sekaligus Ulang Tahun ke 40 pada Kamis (21/3) yang lalu berlangsung di Gedung Hj. Syawiyah Kota Tebingtinggi dihadiri 400 otang seluruh anggota yang mempunyai tiga sektor diantaranya DPC. F.SPTI K.SPSI, DPC. F. SPPP K SPSI, dan DPC F.SPRTMM K. SPSI dengan wilayah mencakup Kecamatan Tebing Tinggi dan Tebing Syahbandar Kabupaten Serdang Bedagai,, jelas Sitompu (DER)

BLH Serampangan, Gerakan Menanam Pohon Tidak Tepat Sasaran BINJAI, BN Akibat ulah serampangan yang diduga dilakukan BLH (Badan Lingkungan Hidup ) kota Binjai terhadap pengerjaan proyek penataan lingkungan dan gerakan menanam pohon yang sumber dananya dari APBD tahun 2013 mengakibat Lurah kelurahan Payaroba dan Kepling VII melakukan aksi protes dan menyetop proyek tersebut Menurut Keterangan Lurah S.Lumbantoruan dan Kepling VII Rasito kepada BN selasa (26/3) mangatakan kinerja BLH dinilai semeraut dan terkesan one man show

meninggalkan pola kordinasi karenanya proyek gerakan menanam pohon di lingkungan VII sei Remban kelurahan Payaroba kecamatan Binjai Barat tidak tepat sasaran dan sarat dengan KKN Hasil investigasi warga setempat kata Rasito banyak ditemukan kejanggalan atas pekerjaan proyek yang berbiaya senilai Rp.72 juta itu dan bukti kongkrit dilapangan bibit pohon ditanam tidak beraturan mirisnya lagi pola tanam yang serampangan mengakibatkan bibit asal asalan di tanam Selain pola tanam yang ambur-

adul ditemukan juga banyak kerjanggalan,sebut aja item kerja pelangsiran bibit dan pola tanam di lapangan ternyata ditemukan bibit dilangsing asal-asalan,dengan kejadian tersebut bibit banyak ditanam di saluran air (Drainase) yang tersumbat dan tertimbun tanah Lurah kelurahan Payaroba menyebutkan,pihaknya menerima imformasi jika saat ini di lingkungan VII Payaroba terjadi pengerjaan proyek gerakan menanam pohon tanpa kordinasi dengan pihak kepling dan warga setempat ,padahal lanjut Lurah idealnya pengerjaan

proyek ini memerlukan system pola kordinasi yang terpadu karena proyek ini menggunakan uang rakyat yang telah digelontorkan pada APBD kota Binjai tahun anggaran 2013 senilai Rp.72 juta yang terdiri dari proyek penataan lingkungan Rp.53 juta dan proyek proyek gerakan menanam pohon sebesar Rp.19 juta dikerjakan tidak sesuai dengan perintah dan petunjuk Walikota Binjai sehingga hasil kerjanya sangat mengecewakan pihak Pemko Binjai Diharapkan,aparat penegak hukum dan instansi terkait segera melakukan lidik ke kelapangan ter-

Bebaskan Tersangka Tanpa Diadili

Ketua LSM LP&HAM Desak Kapoldasu Tegur Kapolres Asahan ASAHAN. BN Ketua LSM LP&HAM , Despin Yusli Pohan prihatin terhadap keluarga korban yang mengalami kekerasan terhadap anak kandungnya yang masih dibawah umur, bernama Okta Rifiananda alias Nanda yang berumur 16 Tahun dan ibu kandungnya bernama Nurbaiti Tambunan berkediaman Jln Syeh Ismail II Gang Tembok LK VII Kelurahan Teladan Kecamatan Kota Kisaran Timur Kabupaten Asahan Mereka merasa keberatan dan dirugikan akibat penganiayaan terhadap anak kandungnya dengan melaporkan saudara Wira kepada Polres Asahan dengan Tanda Bukti Lapor 02 Januari 2013.Yakni Pelanggaran HAM. Sementara waktu yang ditunggu pihak korban sudah mencapai tiga bulan

lamanya, kekecewaannya terhadap Polres Asahan yang sampai sekarang ini senin 01 April 2013 tersangka yang bernama wira belum juga di tangkap dan ditahan, padahal penangkapannya tidak terlalu rumit karena tersangka bekerja di Dinas Sosial bahkan orang tua kandungnya Pegawai Negeri Sipil juga bekerja di Pemkab Asahan. dan sampai sekarang ini tersangka masih berkeliaran di lokasi rumah tempat tinggalnya. Hal tersebut menimbulkan keprihatinan Ketua LSM LP&HAM , Despin Yusli Pohan kepada Bapak Kapoldasu bahwa kebebasan tersangka tanpa hukuman yang ditentukan dalam Undang – Undang yang berlaku di Negara Republik Indonesia. Sehingga sudah mencapai tiga bulan lamanya namun tiada reaksi kete-

gasan polres Asahan dalam menjalani Tugas dan fungsinya sebagaimana Polisi Republik Indonesia yang diatur dalam Undang – undang Nomor 2 Tahun 2002 Tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Melihat hal tersebut , Despin Yusli Pohan minta ketegasan Kapoldasu untuk segera menegur Kapolres Asahan sebagaimana tugas dan fungsinya untuk dapat menangkap pelaku kekerasan terhadap anak dibawah umur, dalam menindaklanjuti laporan pengaduan ini tentang Penegakkan Hukum Pelanggaran Hak Azasi Manusia di Negara Republik Indonesia khususnya di Wilayah Kabupaten Asahan sesuai Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.( Sulijon Hutapea )

H.OK Arya Zulkarnain SH.MM Resmikan Kantor BPP Talawi TALAWI. BN Pembangunan pertanian ke depan diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dalam rangka mengurangi kesenjangan dan memperluas kesempatan kerja serta mampu memanfaatkan semua peluang ekonomi yang terjadi sebagai dampak globalisasi dan liberialisasi perdagangan dunia Hal tersebut yang disampaikan Bupati Batubara saat peresmiam pemban-

gunan kantor BPP Talawi baru-baru ini. “Pembangunan pertanian dalam menghadapi era globalisasi adalah kenyataan bahwa pertanian Indonesia dimunisasi oleh usaha kecil yang dilaksanan oleh berjuta petani berlahan sempit, bermodal kecil memiliki produktipitas yang rendah untuk mewujudkan harapan tersebut diperluas sumber daya manusia yang berkualitas dan handal”, ujar OK Arya. Dijelaskan pembangunan gedung Bal-

ai Penyuluhan Pertanian (BPP) yang khusus diperuntukkan diwilayah kecamatan talawi, bupati batu bara menghimbau kepada penyuluh dan kelompok tani diwilayah talawi agar dapat memanfaatkan gedung dan merawatnya balai penyuluhan pertanian pada tahun ini . Hadir dalam acara peresmian kantor (BPP) kepala badan penyuluhan dan ketahan pangan, juga hadir camat talawi, kepala binjai baru dan seluruh peyuluh serta para petani. (SY)

Satpol PP Kab Batubara: Jalankan Tugas Sesuai Tupoksi LIMA PULUH, BN Satuan Polisi Pamong Praja Kab Batubara harus dapat menjalankan tugas dengan baik,sesuai dengan fungsi dan kebijakan Pemerintah Daerah,dibidang ketenteraman dan ketertiban secara baik di tengah-tengah masyarakat. Hal itu dikatakan Bupati Kab Batubara H.OK Arya Zulkarnain SH MM,yang diwakili Asissten Bidang Pemerintahan dan Kessos H.Alam

Siregar,saat melaksanakan apel di Halaman Kantor Bupati Kab Batubara,Senin (25/3) Menurutnya peran satuan polisi pamong praja (Satpol PP) sangatlah strategis karena untuk mendukung jalannya roda pembangunan serta pelaksanaan otonomi daerah. Pekerjaan tersebut bukanlah hal yang mudah karena satpol PP harus mengedepankan kemanusian di samping itu juga harus tegas,paparnya.

Disamping dalam melaksanakan tugas memakai hati nurani juga harus mengedepankan tindakan dalam menjalankan tugas agar kemitraan satpol PP dengan masyarakat tetap terjalin.Dalam hal ini Sappol PP jeli harus perlu menyusun regulasi untuk mengatur dan mengakomodasi hak dan kewajiban serta kewenangan agar dapat mengindari tindakan kekerasan dalam setiap pelaksanaan tugas serta menjunjung tinggi hak azasi manusia,jelasnya.(fer)

Bupati Batubara Serahkan Uang Lauk pauk Dokter dan Bidan PTT BATU BARA, BN Penyeahan uang lauk pauk bagi dokter dan bidan (PTT) se- Kabupaten Batubara. Seperti yang telah disampaikan sebelumnya bahwa pemkab batu bara akan terus berupaya memperhatikan keadaan dan kondisi petugas-petugas dilapangan dalam mengabdikan dirinya pada masyarakat. Adapun salahsatu bentuk perhatian tersebut dengan memberikan bantuan demi meningkatkan kwalitas hidup para petugas yang nantinya bedampak langsung terhadap pelayanan yang akan diberikan. Dewasa ini tuntunan masyarakat semakin meningkat akan mutu pelayanan khususnya dibidang kesehatan, informa-

si diterima masyarakat telah terbuka lebar tanpa batas dan sangat menambah wawasan serta pengetahuan masyarakatakan standar mutu pelayanan kesehatan

dengan demikian masyarakat tentunya telah memiliki informasi dan pengetahuan atau perbandingan tentang pelayanan yang diterimanya. Dalam sambutannya Bupati menghimbau kepada seluruh aparat pemerintah kebupaten batu bara khususnya yang bertugas selaku dokter/bidan PTT agar dapat mencermati situasi, juga dapat meningkatkan mutu pelayanan demi tercapainya kepuasaan masyarakat kita adalah pelayanan masyarakat bukan majikan masyarakat. Acara tersebut dihadirin Kepala dinas kesehatan Kabupaten Batu bara, Sekretaris dinas, Kepala bidang SDM kesehatan dinkes kabupaten Batu bara dokter dan bidan PTT se-Kabupaten Batu bara.(SY)

hadap pengerjaan proyek yang kini terus berlangsung di kota Binjai ,jika memungkin pihak aparat penegak hokum disarankan juga untuk melidik proyek ini pada APBD tahun 2012 karena diduga kuat proyek tahun 2012 sarat dengan masalah Petugas Lapangan proyek Dedy saat di konfirmasi BN melalui telepon selular sabtu (23/3) membenarkan adanya kegiatan proyek tersebut dan mengaku system komunikasinya meninggkalkan pola kordinasi,karena memburu limit waktu pekerjaan yang telah ditentukan pihak BLH kota Binjai (MR/MSTP)

Bupati Resmikan Pembukaan LPI Kabupaten Batubara LIMA PULUH, BN Bupati Batubara H.OK Arya Zulkarnain SH MM secara resmi membuka liga pendidikan indonesia (LPI) di stadion PT Lonsum Dolok Estate-Lima Puluh. Hadir pada acara tersebut Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Drs. T.M Syafii Msi, Kepala Dinas Pendidikan Drs Darwis MPd, Ketua KONI Hadi Suriyono SE.MM, Ketua Harian Pengcab PSSI Batubara Muhammad Ali Hatta S. Sos Dalam bimbingannya OK Arya mengatakan kompetisi merupakan sarana dalam mengevaluasi hasil latihan yang dilakukan selama ini, sama halnya dengan kompetisi LPI ini merupakan acuan bagi pelatih dan guru olahraga sejauh mana keberhasilan latihan yang ia berikan pada anak didiknya khususnya dalam bidang sepak bola. Sementara itu ketua panitia penyelenggara Drs TM. Syafii MPd didampingi Drs llyas Rani M.Si menegaskan kegiatan LPI ini merupakan kompetisi antar pelajar tingkat SMP, SMA/Sederajat negeri dan swasta se Batubara yang pesertanya untuk tingkat SMP/sederajat sebanyak 13 tim dan SMA/sederajat 24 tim. Kegiatan ini kerjasama antara dinas pendidikan, dinas pemuda olahraga dan PSSI Batubara yang pelaksanaannya 27/ 3 s/d 19/4. LPI bertujuan mencari bibit bibit pemain sepak bola diusia dini dan juaranya akan mewakili Kab. Batubara untuk mengikuti LPI tingkat Provinsi Sumatera Utara. Drs llyas Rani M.Si menegaskan kegiatan LPI ini merupakan kompetisi antar pelajar tingkat SMP sebanyak 13 tim dan SMA/ Sederajat negeri dan swasta sebanyak 24 tim. Kegiatan ini kerjasama antara dinas pendidikan, dinas pemuda olahraga dan PSSI Batubara,bertujuan untuk mencari bibit bibit pemain sepak bola diusia dini dan juaranya akan mewakili Kab. Batubara untuk mengikuti LPI tingkat Provinsi Sumatera Utara,jelasnya(fer)

DPRD Kab Batubara Sampaikan Ranperda Zona Tangkap LIMA PULUH, BN DPRD Batu Bara menyampaikan rancangan peraturan daerah (Ranperda) zona tangkap melalui rapat paripurna di gedung DPRD Batu Bara. Rapat di pimpin oleh ketua DPRD Batu Bara Selamat Arifin SE.M.Si dihadiri anggota DPRD Batu Bara, Bupati Batu Bara H. OK Arya Zulkarnain SH.MM diwakili sekdakab T.Erwin SE, Muspida, Asisten, Kepala dinas, Badan, Kantor, Satuan, Camat se- Batu Bara. Sementara itu Wakil Ketua DPRD Kab Batubara Asmadinata Dalimunte mengatakan bahwa draf Ranperda zona (kawasan) penangkapan ikan serta penempatan alat tangkap bantu penangkapan ikan harus sesuai degan peraturan yang ada . Pengaturan tersebut bertujuan untuk dapat menciptakan keadaan yang kondusif ditengah-tengah masyarakat terutama nelayan dan dapat memberikan perlindungan serta kepastian hukum pada masyarakat. Ranperda Kab Batu Bara telah dilakukan pengkajian secara akademis yang dilaksanakan oleh Badan Peneliti Universitas Sumatera Utara (fer).

Bupati Tutup PSBD IV Kab Batubara BATUBARA, BN Sebanyak 12 pemimpin etnis Kecamatan Air Putih yang tergabung dalam Forum Komunikasi Antar Etnis mengikrarkan 5 janji saat penutupan Pekan Seni dan Budaya Daerah (PSBD) ke- IV Kecamatan Air Putih di Lapangan Indrasakti Batu Bara. Lima butir ikrar janji yang dibacakan Suharto BA, adalah menjalin persatuan dan kesatuan antar etnis untuk mewujudkan masyarakat yang beradat berbudaya di Batu Bara, Menciptakan suasana yang kondusif dan harmonis sesama etnis, menjunjung tinggi harkat dan martabat antar etnis dalam membina dan mengembangkan seni dan budaya bangsa, menjalin kerjasama dengan pemerintah dan masyarakat untuk kesinambungan pekan seni dan budaya daerah dalam rangka membina dan mengembangkan seni dan budaya bangsa. Tokoh etnis tersebut masing- masing; Ketua Etnis Karo Karply Pinem BSc, Tokoh Etnis Aceh Idris AZ, Tokoh Etnis Banjar, Batak Toba H Kursani Sitorus, Tokoh Etnis Jawa Suharto BA, Tokoh Etnis Mandailing H Husni, Tokoh Etnis Tionghoa A Guan, Tokoh Etnis India Muhhamad Rafiq, Tokoh Etnis Simalungun Hb A Jalil Sinaga, Tokoh Etnis Nias E Harefa SE, Tokoh Etnis Melayu Zakaria dan Tokoh Etnis Minang G Piliang. Bupati Batu Bara H OK Arya Zulkarnain SH MM dalam pidatonya, mengucapkan apresiasi kepada semua pihak yang telah mensukseskan kegiatan Pekan Seni dan Budaya (PSDB) Kabupaten Batu Bara yang kita cintai ini. Ini mengisyaratkan bahwa kebudayaan masing-masing suku bangsa dalam posisi setara. (fer).

Sambut Hari Jadi, Pemkab Asahan Gelar Lomba Foto Pembangunan DALAM rangka memperingati Hari Jadi Pemerintah Kabupten (Pemkab) Asahan ke 67 yang jatuh pada 15 Maret 2013, bagian Humas Setdakab Asahan menggelar lomba foto bertemakan potret Kabupaten Asahan. Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) Setdakab Asahan Zainal Arifin mengatakan lomba tersebut dapat diikuti oleh

semua kalangan masyarakat dengan catatan peserta harus warga Asahan. dan diharapkan lomba foto Kabupaten Asahan tersebut semakin menjalin keakraban masyarakat Asahan dengan Pemkab. “ Siapa saja bisa berhak ikut serta dalam lomba foto Pemkab Asahan. Dan nantinya karya foto dimanfaatkan sebagai masukan

ataupun saran untuk pembangunan Asahan kedepan,” demikian kata Kabag Humas, Selasa 12 Maret 2013. Adapun persyaratan yang harus dipenuhi diantaranya foto harus sesuai dengan norma-norma dan peraturan yang berlaku di masyarakat, foto tidak boleh mengandung unsure SARA, pornografi, sadism dan sarkasme.

Kemudian foto merupakan hasil karya mulai 1 Januari 2012 hingga 14 MAret 2013 dan foto belum pernah dipublikasikan dan belum pernah mengikuti lomba foto serta belum pernah dimuat dimedia cetak dan beberapa syarat lainya.” Artinya foto adalah pembangunan di Asahan, soal syarat dapat dikofirmasi kepada pihak panitia yakni Humas Setdakab Asahan,”

kata Kabag Humas. Terkait hadiah, Kabag Humas menjelaskan bahwa panitia sudah menyediakan uang tunai dengan total Rp 43 Juta lebih dan karya foto nantinya pengumuman pemenang dilaksanakan pada saat pameran pembangunan Kabupaten Asahan, sekaligus karya foto akan dipamerkan panitia. (HAMS)


CMY K

CMY K

1 - 8 APRIL 2013 | EDISI 353 | THN KE-VIII

Erry Nuradi Bersama Soekirman Serahkan SPT Tahunan 2012 SEI RAMPAH,BN Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir. H. T. Erry Nuradi M.Si didampingi Wabup Ir. H. Soekirman menyerahkan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) Wajib Pajak Orang Pribadi Tahun 2012 ke Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPP) Pratama Tebing Tinggi. Dalam kesempatan tersebut Bupati Erry Nuradi bersama seluruh jajaran SKPD Pemkab Sergai memanfaatkan fasilitas drop box untuk menyerahkan SPT Tahunan PPh. Turut dihadiri Kepala KPP Pratama Tebing Tinggi Ny. Risdawati, Sekdakab Sergai Drs. H. Haris Fadillah M.Si, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, para Kepala SKPD dan Camat se-Sergai. Penyerahan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi ini merupakan rangkaian dari kegiatan Pekan Panutan Penyampaian SPT Tahunan PPh 2012, yang dilaksanakan di aula Sultan Serdang Kompleks Kantor Bupati di Sei Rampah, Selasa (26/3). Bupati Sergai Erry Nuradi dalam sambutan dan arahannya mengatakan penyerahan SPT Tahunan PPh merupakan sarana bagi wajib pajak untuk melaporkan sekaligus mempertanggungjawabkan perhitungan dan atau pembayaran pajak penghasilannya selama satu tahun ke kantor Pelayanan Pajak, ujar Bupati Erry Nuradi. Seiring dengan meningkatnya kebutuhan pembiayaan penyelenggaraan dan pelaksanaan percepatan pembangunan di daerah tanah bertuah negeri beradat ini, Erry Nuradi menjelaskan bahwa pemerintah tidak mungkin berjalan sendiri tanpa didukung oleh partisipasi masyarakat. Salah satu dukungan dan bentuk partispasi yang dapat diberikan yakni membayar pajak dengan jumlah benar dan tepat waktu. Hal ini sesuai dengan Surat Edaran

Bupati Sergai Ir. H.T. Erry Nuradi M.Si bersama Wakil Bupati H. Soekirman dan Sekdakab Sergai Drs. H. Haris Fadillah M.Si mendapat tanda terima usai menyerahkan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi 2012 dari Kepala KPP Pratama Tebing Tinggi Ny. Risdawati pada acara Pekan Panutan Penyampaian SPT Tahunan PPh Tahun 2012, yang dilaksanakan di aula Sultan Serdang Kompleks Kantor Bupati di Sei Rampah, Selasa (26/3).

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor SE-02/M.Pan/3/2009, bahwa PNS, TNI/Polri, Pejabat Negara dan Pensiunan wajib mengisi SPT Tahunan dengan benar dan jelas serta menyampaikannya tepat waktu, papar Bupati Erry Nuradi. Dalam sambutannya Kepala KPP Pratama Tebing Tinggi Risdawati mengemukakan, sejalan dengan besarnya rencana penerimaan pajak pada APBN tahun 2013 yang ditetapkan sebesar Rp.1,129,9 Triliun atau 78% dari total seluruh penerimaan APBN sebesar Rp.1,529 Triliun. Maka KPP Pratama Tebing Tinggi pada tahun 2013 mendapat target penerimaan pajak sebesar Rp. 350 Miliar dengan target penyampaian SPT Tahunan PPh 2012 sebesar 40.000 SPT Tahunan. Sesuai dengan target penyampaian SPT Tahunan PPh Orang Pribadi tahun 2012 sebesar 40.000 SPT, Risdawati mengharapkan kerjasama dari Pemkab Sergai untuk menghimbau kepada selu-

ruh lapisan masyarakatnya maupun PNS agar segera menyampaikan SPT Tahunan 2012. Dikarenakan hingga sampai tanggal 26 Maret ini baru sekitar 10.000 SPT yang disampaikan oleh Wajib Pajak atau baru terpenuhi sekitar 25%, tegas Risdawati. Kepala KPP Pratama Tebing Tinggi Risdawati berharap dengan adanya pekan panutan ini dapat membangkitkan kesadaran wajib pajak untuk patuh dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakan. Dengan diserahkannya SPT Tahunan orang pribadi miliknya lebih awal yang dilakukan Bupati Sergai Erry Nuradi bersama pejabatnya menjadi contoh baik yang nantinya dapat diikuti oleh seluruh warganya. Sehubungan pada tanggal 29 sampai dengan 31 Maret merupakan hari libur, KPP Pratama Tebing Tinggi siap memberikan pelayanan bagi Wajib Pajak menyampaikan SPT PPh-nya paling lambat tanggal 28 Maret hingga pukul 20.00 WIB, jelas Risdawati.(Ibnu)

Wisma Syariah Grand Jamee Diminati Pendatang Asal Aceh

BANYAKNYA Hotel-hotel yang berdiri dan kembang seiring pembangunan di Kota Medan saat ini, bak Jamur yang tumbuh di CMY K

musim hujan, hal ini pulalah yang menimbulkan Respon dari beberapa kalangan pengusaha hotel, salah satu lokasi Perhotelan yang berada di

Kawasan jalan Ring Road contohnya. Seperti diutarakan Ridwan YS S sos, salah satu Pengusaha Hotel

yang berada di Kawasan tersebut. Maraknya Hotel-hotel yang berdiri sekarang ini merupakan Aset kota Medan jelas-jelas banyak memberikan Devisa pendapatan Pemko Medan, juga tak luput membantu Program Pemerintah di dalam penanggulangan Pengangguran " berdirinya Hotel ikut pula menampung Tenaga Kerja dan meningkatkan sumber daya masyarakat ", ujar Ridwan YS S sos selaku Direktur Grand Jamee Hotel kepada Media di Ruang kerjanya belum lama ini. Masih menurutnya, maraknya hotel yang berkembang saat ini perlu mendapatkan perhatian yang serius dari Pemerintah guna membantu para pengusaha agar dapat berkesinambungan, tidak tertutup kemungkinan jumlah Tamu yang berkunjung mengalami penurunan disebabkan banyaknya Hotel-hotel kelas Melati yang kurang mentaati peraturan yang berlaku.Oleh sebab itu Pemerintah harus Proaktif

mendukung Program Pariwisata seperti memberikan pembinaan dan sponsor secara continue. Grand Jamee Hotel atau Wisma Syariah Grand Jamee yang teletak di Jalan Gagak Hitam RingroadMerpati No.92 Medan hadir dengan konsep penginapan syariah murni yang bergaya Rumahan. Dilengkapi dengan interior dan arsitekturnya yang membuat pengunjung merasa nyaman dan tenang. Hotel yang berpusat di

kota Medan ini melintasi jalan utama Aceh, Belawan, Berastagi sering dikunjungi Tamu-tamu asal Aceh baik dari Instansi Pemerintah maupun perorangan. Para pengunjung biasanya yang berasal dari Aceh sudah tidak asing lagi dengan namanya Grand Jamee yang sudah cukup dikenal, karena Grand Jamee selalu mengutamakan Kenyamanan dan Keamanan Tamunya.*( Liputan ROMI H NASUTION. SH / JAMAL THAHIR )

CMY K


BONGKARNEWS EDISI 353