Issuu on Google+

Harga Eceran Rp 3500,Luar Daerah + Ongkos Kirim

B

14-21 JANUARI 2013| EDISI 342| THN KE-VIII

KANTOR REDAKSI Jl. Flamboyan Raya/Raharja No. 37 Medan Telp (061) 8213786, HP. 081375395392 - 08163134392 Fax (061) 8215552 Email:bongkarnews@gmail.com indrabongkarnews@gmail.com

RSU Delima Martubung Kutip Uang Pasien Jamkesmas Dinkes Medan Diminta Turun Tangan Medan, BN Pasien pemegang Kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) kembali tersakiti. Pasalnya, walau memegang kartu Jamkesmas,

namun masih juga dipungut bayaran. Peristiwa sedih ini menimpa Nuraisah (58) yang dirawat di RSU Delima Martubung selama lima hari. Kepada BN, Nuraisah yang saat itu menderita kecelakaan lalulintas dan dibawa ke RSU Delima Martubung. Karena kondisi jari kaki kanannya BACA RSU DELIMA HAL..2

KUALANAMU DIPUJI, KUALANAMU DINANTI

Dua moment dinanti warga Sumatera Utara (Sumut) pada Maret 2013 ini. Pengoperasioan Bandara Kualanamu Internasional Airport dan Pemilihan Gubernur Sumut. Akankah penantian ini jadi kenyataan!

PANTAI LABU, BN Pengoperasian Bandara Kualanamu Internasional Airport (KIA) telah dua kali tertunda (2011-2012). Untuk ketiga kalinya, pemerintah memastikan bandara termegah di Indonesia ini pun diyakini berfungsi pada Maret 2013. Data diperoleh proyek multiyers tersebut telah menyerap anggaran Rp5,5 triliun, dengan sumber dananya Rp3,5 triliun dari

RSBI Dibatalkan, Ortu Tuntut Pengembalian Uang BATAM, BN Dinilai bertentangan dengan UUD 1945 dan mendorong liberaslisasi pendidikan, Mahkamah Konstitusi membatalkan pasal tentang Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI)/Sekolah Bertaraf Internasional (SBI). Pembatalan ini pun berimbas pada semua ketentuan yang melekat pada kedua jenis sekolah tersebut. Seperti halnya yang terjadi belum lama ini di SD 006 Sekupang Kota Batam, Kepulauan Riau. Orangtua murid SD tersebut menuntut pengembalian uang Rp 2,5 juta yang sempat disetorkan ke pihak sekolah SD 006 bertaraf RSBI di Kota Batam tersebut. “Uang pangkal yang dibayarkan di depan sebesar Rp 2,5 juta itu seharusnya dikembalikan, ya minimal Rp 2 juta, karena baru satu semester berjalan,” ungkap salah seorang wali murid ketika dikonfirmasi wartawan. Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Muslim Bidin mengatakan seharusnya begitu dijatuhkan oleh MK bahwa RSBI sudah tidak ada lagi. Maka segala ketentuan di sekolah eks-RSBI itu kembalikan ke sekolah regular biasa. “Statmen Mendikbud M Nuh mungkin diberi kebebasa 1-2 bulan ini. Tetapi kemarin putusan MK berlaku, maka tidak ada lagi

APBN dan Angkasa Pura II Rp2 triliun. Kualanamu yang dulunya hanya desa terpencil di wilayah Deliserdang, kini jadi sorotan. Bahkan dikabarkan proyek Tol Kualanamu bakal digarap investor dari negeri China. Pujian kemegahan Bandara Kualanamu BACA MENAGIH HAL..2

Silangit Diusulkan ke Presiden TAPUT, BN Upaya pembenahan infrastruktur di daerah-daerah terisolasi terus digiatkan. Salah satunya di daerah Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Melihat potensi wisata

yang ada, bandara perintis peninggalan Jepang di daerah tersebut, Silangit, bakal dikembangkan menjadi bandara internasional. BACA SILANGIT HAL..2

Terkait Dilepaskannya Kadis PU DS

Muslim: KY Diminta Periksa Status Hakim MEDAN, BN Ketua Umum Pusat Studi Hukum dan Pembaharuan (PUSHPA), Muslim Muis, meminta agar Komisi Yudisial (KY) segera memeriksa Majelis Hakim dalam kasus dilepaskannya dua terdakwa kasus dugaan korupsi di Dinas PU Deliserdang yakni Kadis PU Deliserdang Faisal dan Bendahara Pengeluaran Dinas PU Deliserdang Elvian, yang menjadi tahanan rumah. Muslim Muis menegaskan tidak ada alasan apapun yang membuat seseorang menjadi tahanan rumah. “Jika begini Pengadilan Tipikor tidak Konsisten dalam mengalihkan tahanan terdakwa korupsi, ini menjadi tren baru dalam

pemeriksaan terdakwa korupsi sehingga menimbulkan preseden buruk dalam memberantas perkara korupsi,” tegas Muslim, kemarin Tidak hanya itu, Muslim mendesak Komisi Yudisial harus segera memeriksa Majelis Hakim, yang membebaskan terdakwa tipikor miliaran rupiah. Hingga pembatantaran bisa berakhir di ranjang empuk terdakwa yakni dirumahnya sendiri. “Memang orang sakit tidak bisa diperiksa. Akan tetapi pembantaran itu harusnya bukan dirumah pribadi, melainkan di rumah sakit,” jelasnya. Ketua LBH Medan, Surya Adinata menilai BACA MUSLIM HAL..2

Uang Pembangunan dari Utang

Gedung Magnet School Terlantar PEUREULAK, BN Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Cakra Donya Propinsi Aceh mempertanyakan belum difungsikannya gedung sekolah Magnet School atau sekolah unggul sistem boarding school di Desa Balee Buya Dama Tutong

BACA RSBI HAL..2

Peureulak Kota. Padahal, dalam pernyataan di media massa tahun lalu, Sekda Aceh Timur Syaifannur menyatakan Magnet School menerima baru. BACA GEDUNG HAL..2

Nadia Vega Menangis Lihat Kondisi Pendidikan Pulo Aceh BANDA ACEH,BN~"Bagus banget, aku tersentuh dan tergerak untuk berbuat lebih untuk pendidikan di Pulo Aceh", demikian ungkapan haru Nadia Vega Aktris Film Keumala saat menyaksikan Dokumenter "+ 1 (satu) Menit di Belakang Nol Kilometer" yang diselenggarakan Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Pulo Aceh (IPPELMAPA) Bersama Generasi Kuneng Aceh (Gen-KA) Social Community dalam rangka Roadshow dan Pengalangan Bantuan untuk Pendidikan Pulo Aceh, Sabtu (12/1) di Auditorium IAIN ArRaniry, Aula FISIP Unsyiah dan Grand Aceh Cafee. Dokumenter menceritakan kisah

perjuangan seorang guru dan masyarakat Pulo Aceh untuk menghidupkan sekolah demi anak-anaknya. masyarakat disana harus membiayai semua kebutuhan sekolah tersebut dan termasuk gaji guru. Bahkan karena keterbatasan tenaga pengajar sang guru harus menggabungkan ruangan Kegiatan ini merupakan wujud nyata yang ingin diberikan kepada masyarakat Pulo Aceh dan kepedulian kami terhadap adik-adik kami di Pulo, mereka masih kekurangan tenaga pendidik, dan berharap perhatian dari masyarakat Aceh di daratan dan Pemerintah Aceh khususnya Hal senada di ungkapkan Sofyan pembantu

Rektor tiga IAIN Ar-Raniry dalam sambutannya kegiatan ini menjadi tinda emas dalam catatan Rektorat, Karena semestinya perguruan tinggi tidak di bangun terpisah dari masyarakat, tapi harus berbaur, karena kita akan terjun dengan masyarakat. Semua pihak terkait agar dapat terangsang untuk mengadakan kegiatan sosial yang pro terhadap daerah terpencil , seperti Baksos di Pulau Aceh, harapnya Acara dimeriahkan oleh performance Amoba Band, dan Santavi Band serta didukung oleh Komunitas Audio Visual Aneuk Nanggroe (KAVAN), PEMA IAIN Ar-Raniry, FISIP Unsyiah, Indo Print. (SAFRIZAL/TM)

FOTO: INT

14-21 JANUARI 2013 | EDISI 342| THN KE-VIII

2

Lawan AS dengan Pertumbuhan Ekonomi Medan, BN Negara raksasa yang mendominasi dunia, Amerika Serikat hanya bisa dilawan dengan pembangunan ekonomi. Karenanya, Indonesia harus lebih meningkatkan perekomian di segala sektor. Hal tersebut disampaikan Penasehat

Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono, Tiopan Bernhard Silalahi (TB Silalahi) dalam acara temu ramah Menteri BUMN dengan pengusaha di Sumut di Medan. “Menjadi bangsa besar itu sangat diharapkan dan dibutuhkan. Namun

masalah yang di Kota Medan, ada maindset kalau bisa dipersulit kenapa dipermudah,” ucapnya di hadapan puluhan undangan pada acara temu ramah antara Menteri BUMN dengan pelaku bisnis di Kota Medan, kemarin malam. Senada dengan hal di atas,

Menteri BUMN RI Dahlan Iskan mengatakan, Indonesia, saat ini merupakan negara dengan pertumbuhan ekonomi paling besar di Asia Tenggara. “Sumber daya di Indonesia banyak. Jadi kita bisa menang. Terlebih saat ini perkembangan ekonomi kita lebih tinggi

dibanding Belanda,” ungkapnya. Dahlan pun melanjutkan, ia memiliki harapan besar perekonomian Indonesia bisa melebihi perekonomian negara Spanyol. “Malam ini saya sangat bahagia dan senang sekali karena acara ini sangat meriah sekali. Harapan, kerjasama kita dapat terus terjalin agar kita bisa jadi

Realisasi BJ di Pegadaian Meningkat MEDAN, BN RealisasiMarhunBarangJaminan(BJ)bulanNopember 2012 PT Pegadaian (Persero) Kanwil I Medan sebesar 41.401 potong atau 36,41% dari target bulan Nopember 2012 sebanyak 113.700 potong. Pencapaian sampai dengan bulan Nopember 2012 sebesar 433.008potongatautercapai30,88%daritargettahun 2012 sebanyak 1.402.263 potong.Tingkat pertumbuhan naik sebesar 26.18% dari pencapaian sampai dengan bulan Nopember 2011. Pimpinan PT Pegadaian (Persero)KanwilIMedan,AgusPriyambodo,dikantornyaJalanPegadaianMedankemarin.

“Untuk jumlah outlet Syariah sampai dengan September 2012 sebanyak 86 outlet yang terdiri dari kantor cabang 21 outlet dan UPC 65 outlet. Jumlah outlet mengalami penambahan sebanyak 13 outlet dibanding tahun 2011 sebanyak 73 outlet,”kata Agus Priyambodo. AgusPriyambodomenjelaskanrealisasipencapaian MarhunBihUP(UangPinjaman)bulanNopember2012 sebesar Rp.171.603.792.000,- atau 92.74% dari target bulan Nopember 2012 sebesar Rp.185.027.644.000,-. Omset sampai dengan bulan Nopember 2012 sebesar Rp.1.956.766.256.000,- ter-

capai 88,13% dari target tahun 2012 sebesar Rp.2.220.331.767.000,-. Tingkat pertumbuhan naik 54,59% dari pencapaian sampai dengan Nopember 2011. DiamengungkapkanrealisasipencapaianRahin(Nasabah)sampaidenganbulanNopember2012sebanyak 326.252 orang atau tercapai 97,77% dari target tahun 2012 sebesar 333.693 orang. “Sedangkanpertumbuhanmengalamipeningkatan sebesar25,96%dibandingkanjumlahnasabahsampai dengan bulan Nopember 2011,” tegas Agus Priyambodo.

DiamenambahkanrealisasipencapaianIjarohbulan Nopember2012sebesarRp.8.391.383.900,-atausebesar 95,08% dari target bulan Nopember 2012 sebesar Rp.8.825.483.500-. Pencapaian sampai dengan bulan Nopember 2012 sebesar Rp.102.900.704.500,- atau sebesar 97,16% dari target tahun 2012 Rp.105.905.786.000. “Jumlah UPS yang pencapaian omzetnya pada bulan Nopember 2012 dibawah 500 juta rupiah ada 13 unit, omzet antara Rp. 500 juta sampai dengan Rp. 1 milyardada15unit,SedangkanyangsudahdiatasRp1 milyard 37 unit,”tambahnya. (LB)

Penangkapan Tersangka Penggelapan Ikan Salahi Prosedur MEDAN,BN PenangkapanhinggadiselkanyaAliMT,yangdiduga pelakupenggelapanikanlele,milikHerianto,berlokasi di pasar VII, Desa Manunggal, Kec. Labuhandeli, Kab, Deliserdang,beberapawaktulalu,disinyalirmenyalahi prosedur hukum. HalitudisampaikanolehpihakkeluargaAli,kepada WartawanSabtu(12/1),dandiharapkanpihakPolsekta MedanLabuhan,segeramembebaskanya,karenatidak memenuhisyaratmaterilberupaalatbukti,sesuaitertera pada KUHAP. Dikatakankeluargakorbanlagibahwa,selainsyarat materil,jugapadasaatpenangkapan,petugasPolsekta

Medan Labuhan, tidak segera menyerahkan surat tangkap kepada keluarga korban, juga tidak berkoordinasipihakpemerintahandesa(KepalaDusun) setempat. DisebutdemikiankatakeluargaAli,sebelumakhirnya diserahkankepadapetugasPolsektaMedanLabuhan, Sabtu (22/12) sekitar pukul 02.00WIB dini hari, Ali ada dijemput paksa oleh Pa (oknum TNI), bersama dua temanya,darilokasiusahaikanmilikHerianto,dimana Ali dipercayakan sebagai pekerja. Alasan dibawanya Ali itu, karena tidak mengakui perbuatanya mencuri ikan lele, karena tidak diakui, Ali dipaksa sembari dipukul dan diseret, untuk kemudian

dinaikankekenderaan,selanjutnyadibawakekawasan Medan Marelan, setelah menjalani penyiksaan, Ali diserahkankepadapetugasPolsektaMedanLabuhan, pada Sabtu sore harinya. Bersamaan dengan diserahkanya korban, dalam keadaanluka,pemilikikankemudianmembuatlaporan polisi, atas kehilangan sejumlah ratusan Kg ikan lele, dilanjutkan dengan diperiksanya Ali, hingga akhirnya Ali dimasukan ke sel oleh petugas, selang beberapa hari, petugas menyerahkan surat pemberitahuan kepada keluarga, yang namanya tidak sesuai dengan nama aslinya. Hal tersebut jelaslah bahwa prosedur

penangkapan terhadap Ali, menyalahi prosedur KUHAP, dan yang sangat menyedihkan pihak keluarga, Ali diperlakukan seperti penjahat besar, dengan pemberitaan media cetak dan elektronik, didampingi Pa serta Herianto. Kami selaku pihak keluarga Ali, menyesalkan sikap oknum Pa juga pemilik ikan, serta petugas Polsekta Medan Labuhan, tanpa prosedur KUHAP melakukan penangkapan terhadap rakyat kecil, begitupun kita berharap melalui media ini, para penegak hukum lainya, membuka mata dan telinga, atas peristiwa tersebut, kemudian keadilan ditegakan, tegas keluarga Ali.(San)

RSU Delima.... tak bisa lagi diupayakan pihak rumah sakit, akhirnya mengambil jalan diamputasi. Namunapayangterjadi,sudahlahNuraisahkehilanganduajari kaki kanannya, malah diminta sejumlah uang oleh pihak RSU Delima, Martubung.Alasannyacukupriskan,yaituuntukbiayaperawatandanobatobatan selama dirinya dirawat di rumah sakit swasta tersebut. “Padahal aku dan keluargaku tahu kalau RSU Delima kan merupakan rumah sakit rujukan pemerintah pemegang kartu Jamkesmas. Dan yang ngakhabispikir,sudahlahakumenderita,malahdisusahkanlagiolehpihak rumah sakit dengan kewajiban membayar biaya perobatan. Ini kan sudah menyalahi aturan yang telah diterbitkan pemerintah,”sesalnya, Sabtu (12/ 1) di rumahnya Jalan Sepat Lk IX, Belawan Bahagia. Korban sendiri diketahui pasien pemegang kartu Jamkesmas Nomor 00000342972472yangkemudiandirujukRSUDelimakeRSUHAdamMalik pada 31 Desember 2012. Rujukan dilakukan RSU Delima karena korban selain kedua jari kanannya diamputasi juga mengalami indikasi penyakit tumor di perut. Menurutpihakkeluarga,apayangtelahdilakukanRSUDelimasangatlah

tidak wajar dan tidak dapat diterima. Sebab, segala biaya perobatan pemegang kartu Jamkesmas tidak dapat ditagih karena telah ditanggung oleh dana APBN.“Apa pun alasannya pungutan biaya yang dilakukan RSU Delimasamasajadenganpungutanliar,”tegasNardiyangtaklainadikkorban. Disamping itu, Nardi menambahkan agar RSU Delima diberi sanksi oleh DinasKesehatanKotaMedan.“KanRSUDelimasebagaipenyelenggarapasien Jamkesmas,kokberanimemintauangbiayaperobatan.Sayamintakepada DinasKesehatanKotaMedanmenindaktegaspihakRSUDelimadansegera mengembalikan uang yang diambil dari keluarga Nursiah,” tukas Nardi sembari menambahkan apabila kasus ini tidak segera diselesaikan, pihak keluarga akan mengadukan hal tersebut ke DPRD Medan.. Seperti diketahui, uang yang dibayar Nursiah kepada RSU Delima Martubung yang diterima Julia Safitri sebesar Rp 1 juta. Menyahuti pengutipan uang Rp 1 juta kepada pasien Jamkesmas oleh RSU Delima Martubung,sangatdisesalkananggotaTimJPKMSDinasKesehatanMedan, Dr Indra Gunawan dan H Burhanuddin. Dikatakan keduanya, bagi rumah sakit diharamkan mengutip atau

meminta biaya perobatan dan penggunaan ambulance kepada seluruh pemegang kartu Jamkesmas. “Apalagi pasien dirujuk ke rumah sakit pemerintah. Dalam waktu dekat ini kami akan menindaklanjuti laporan korban ke RSU Delima Martubung,”tandasnya. Kesalahan fatal dilakukan pihak RSU Delima Martubung telah nyata melanggarUUD1945Pasal34yaitu:Orangmiskindanterlantarditanggung Negara.SelainitumelanggarSKMenteriKesehatanRINomor686/Menkes/ SK/VI/2010(BabIVbutir10)yangmenyebutkan,statuskepersertakanpasien Jamkesmas sudah ditetapkan sejak awal. Dan tidak boleh dikenakan biaya denganalasanapapun. Segera Diusut Di tempat terpisah, penanggung jawab RSU Delima, Hj Delima kepada BNmengatakanpihaknyaakanmengusutsiapadalangyangmemintauang kepadapasienpemegangkartuJamkesmas.“Terusterangsayabelumtahu, daniniterjaditanpasepegetahuansaya.Siapapunpelakunyaakankitausut. Saya minta pasien bersabar dan atas segalanya kita selesaikan secara kekeluargaan,”akhiri Delima. (SAN/AS)

berpikir ada dua pilihan untuk mengembangkan daerah itu. Pertama membangun jalan tol tapi karena itu membutuhkan waktu yang lama jadi yang lebih memungkinkan pilihan kedua yaitu mengembangkan Bandara Silangit," terangnya. Untuk itu sejak tahun lalu pengembangan bandara terus dilakukan. Landasan atau runaway telah diperpanjang dan diperlebar. Saat ini panjang landasannya 2400 meter dan lebar 30 meter. Dengan kondisi demikian, lintasan itu sudah siap untuk pesawat berbadan besar. Bahkan November lalu, pesawat Boeing 737-500 sudah mendarat di sini. Dahlan menyadari dengan dialihkannya pengelolaan bandara ini ke Angkasa Pura II, akan membebani perusahaan penerbangan pelat merah tersebut. Karena Bandara ini dalam 3-5 tahun ke depan tak mungkin mendatangkan keuntungan. Namun Dahlan percaya, PT Angkasa Pura II bisa melaksanakan tanggung jawab tersebut. "Laba Angkasa Pura tahun lalu mencapai 1,2 triliun. Jadi kalau tiap tahun dipajaki untuk Bandara Silangit saya rasa bisa," ucapnya. Direktur Utama PT Angkasa Pura II Tri S Sunoto mengatakan tahun ini pihaknya telah menyiapkan anggaran sekitar Rp 50 milyar. Perbaikan bandara tersebut masuk dalam program kerja tiga tahun mendatang. Tahun ini yang bakal dibenahi yaitu perluasan landasan, perluasan parkir, aksesibilitas kargo,

pemasangan pagar perimeter, dan perlengkapan radar. "Ini merupakan satu peluang bagi kami untuk mengoptimalkan aksesibilitas di sini. Sehingga kawasan sekitar Danau Toba lebih banyak didatangi oleh wisatawan baik asing maupun domestik," ujarnya. Tri yakin dengan aksesibilitas yang mudah dan pengelolaan tempat wisata yang baik bandara ini bisa menjadi ujung tombak perekonomian daerah. Sementara itu, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Herry Bakti S Gumay mengatakan jika dilihat dari jumlah penumpang di Bandara Silangit terus naik. Pada 2010 penumpang sekitar 3500 orang, lalu pada 2011 melonjak menjadi 6 ribu orang, dan tahun lalu mencapai 7 ribu orang. Sedangkan untuk frekuensi penerbangan, saat ini di Bandara Silangit dalam seminggu ada 13 penerbangan. Rute Silangit-Medan sehari sekali, rute Silangit Batam 2 kali seminggu, Silangit-Nias 2 kali seminggu dan Silangit - Pekanbaru dua kali seminggu. "Dengan dikelolanya bandara oleh Angkasa Pura II didukung oleh Pemda dan pihak swata kami yakin Silangit dapat berkembang lebih cepat," katanya. Jika dipegang oleh Kementerian Perhubungan, lanjutnya, pembangunan bakal akan lambat. Sebab dana pengembangan tergantung oleh APBN. (MB)

luar Bandara ketika dilakukan keberangkatan, kalau hujan bisa tempias. Tapi sedang diusahakan (perbaikan)," sindir Dahlan.

"Saya bingung. Ternyata saya yang salah. Karena naik keretanya jam 05.30 . Ini bagus sekali untuk mendisiplinkan penumpang agar tepat waktu dan jadwal," ucap Dahlan. Selama perjalanan, Dahlan menilai pelayanan tiket stasiun di sana sama dengan pelayanan di Beijing. "Stasiun kereta api di Medan mungkin yang terbaik di Indonesia jika sudah selesai finishingnya. Saya lihat mulai pelayanan tiketnya sangat cepat, sudah seperti di Beijing saja," terang Dahlan. Untuk itu, Mantan Dirut PLN ini memberi kelonggaran waktu untuk melakukan finishing stasiun kereta api di Medan, agar semakin baik dan maksimal. Pasalnya kereta api ini nantinya akan mampu mengangkut 3000 penumpang sekali jalan. "Menurut saya khusus tentang kereta api jika belum selesai Maret jangan dipaksakan, tapi harus diselesaikan dulu dengan baik, agar maksimal hasilnya. Sisanya harus ada penyelesaiannya," akhirinya. Seperti diketahui pembangunan Bandara Kualanamu mulai pada 2007 memiliki luas area 1.365 hektare, area terminal 118.930 meter persegi, kapasitas terminal 8.1 juta penumpang per tahun, luas area parkir 50.820 meter persegi, gudang kargo seluas 13.000 meter persegi, dan kapasitas parkir, 407 taksi, 55 bus dan 908 mobil. Bandara International Kuala Namu yang didesain modern serta dirancang untuk memiliki akses kereta api memiliki landasan pacu (runway) sepanjang 4.540 meter dengan lebar 45 meter ini dengan paralel dua "taxi way" masing-masing berukuran 3.750 x 30 meter, dan berukuran 2.000 x 30 meter. (DOER)

Silangit Langkah awal yang dilakukan untuk memaksimalkan pengembangan bandara tersebut, kemarin secara pengelolaan Bandara Silangit secara resmi beralih dari Kementerian Perhubungan ke PT Angkasa Pura II. Prosesi tersebut disaksikan oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan. "Salah satu investasi yang paling murah adalah pariwisata, bukan membangun pabrik. Pariwisata bisa menyerap banyak tenaga kerja dan penyerapan ekonominya lebih bagus," ujar Menteri Dahlan Iskan dalam Acara Serah Terima dan Peresmian Pengalihan Operasional Bandara Silangit di Siborong-Borong, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, kemarin. Berdasarkan pengalaman, Dahlan melihat wilayah Tapanuli Utara pertumbuhan ekonominya lambat bahkan di beberapa daerah menurun. Padahal di sini banyak yang bisa digali, potensi wisatanya besar. Namun sayangnya kurang terolah dengan baik karena terisolasi. Dari Medan ke Tapanuli Utara jika ditempuh dengan perjalanan darat jangkau sekitar enam jam. "Jadi saya langsung mengusulkan pengembangan bandara ini ke Presiden," ujar Dahlan yang dalam acara juga menerima upacara adat Bulang-Bulang dari tokoh adat Tapanuli Utara. BulangBulang merupakan acara adat yang dilakukan untuk tokoh yang dianggap berjasa bagi masyarakat. Dahlan melanjutkan, saat melihat keadaan Tapanuli Utara, ia

Menagih Internasioanl Airport terlontar dari mulut Menteri BUMN Dahlan Iskan. Satu persatu ruangan yang berada di bandara pengganti Bandara Polonia itu ditongkrongi sang menteri. Tak hanya itu, toilet juga menjadi sasaran empuk mantan Direktur PLN tersebut. Kata dia, toilet di Bandara Kualanamu Internasional lebih mewah dibanding toilet di Bandara Shanghai, China. Sebelumnya Dahlan mendapat informasi bahwa toilet wanita di Bandara Kualanamu sangat bagus. Rasa penasaran itu akhirnya terjawab. Kata Dahlan, wajar kalau toilet wanita telah bagus, sebab wanita butuh berias dengan perlengkapan kosmetiknya. “Wanita itu perlu berhias, makanya saya mendukung toilet wanita lebih baik dibanding toilet pria. Dan saya harap pelayanan dan fasilitas yang diberikan ditingkatkan di Bandara Kualanamu ini,” harap Dahlan. Dahlan juga mengakui lokasi bandara pengganti Polonia ini sangat tepat. Pasalnya, dari sisi ketinggian bangunan, tata letak dan lain-lain sangat mumpuni. “Kalau Bandara telah selesai dikerjakan akan mengalahkan beberapa bandara di Indonesia, lantaran finishing bandara yang dikerjakan ini sangat bagus,” ucapnya. Untuk tower, navigasi, radar pun sudah berfungsi. Re feul juga sudah selesai, sehingga kalau mengisi bahan bakar, tidak perlu lagi mobil pertamina muncul di dekat pesawat. “Jika bandara ini selesai, maka bisa mengalahkan Makassar, bahkan Jakarta sekarang termasuk Surabaya," urai Dahlan. Meski begitu, pria yang kerap mengenakan sepatu kets ini tak menampik bila Bandara ini masih mempunyai kekurangan. "Di

Tak ‘Dianggap’ di Stasiun KA Medan Kunjungan Menteri BUMN Dahlan Iskan ke Medan salah satunya melihat perkembangan dan kemajuan pembangunan Bandara Kualanamu di Desa Beringin, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deliserdang. Selama dua hari pula Dahlan Iskan berada di Sumut, dengan sejumlah agenda termasuk tatap muka bersama pengusaha setempat. Sayangnya, keberadaan Dahlan di Stasiun Kereta Api (KA) seolah tak ‘dianggap’. Walau dirinya tak ‘dianggap’, namun Dahlan malah memberikan pujian kepada petugas KA Medan. Sebab Dahlan berpikir jabatan seorang Menteri tak bisa juga seenaknya memerintah. Kejadian tak ‘dianggap’nya Dahlan Iskan di Stasiun KA ketika dia mau berangkat ke Bandara Kualanamu Internasional Airport, kemarin. Entah karena ingin melakukan inspeksi mendadak, atau memang penasaran ingin melihat Bandara Kualanamu, Dahlan pun beranjak dari hotel tempat dia menginap. Tepat pukul 05.00 WIB, sang Menteri yang baru saja tabrakan ini mendatangi Stasiun KA di depan Lapangan Merdeka, Medan. Sampai di tempat, Dahlan masuk ke areal keberangkatan KA. Namun ketika dia masuk KA, rupanya dilarang petugas. Dengan alasan masih kepagian dan KA diberangkatkan ke Stasiun Aras Kabu pada pukul 05.30 WIB. Akhirnya, Dahlan pun menunggu beberapa menit di seputaran Stasiun KA.

negara yang besar,” ujar beliau. Dalam kesempatan tersebut Dahlan juga mengatakan, bahwa saat ini PT Telkomsel telah membangun Base Transceiver System (BTS) di Myanmar. Itu dalam rangka ekspansi bisnis dan memberikan pelayanan jangkauan luas. (LB)

RSBI... pembayaran-pembayaran. Bahkan anggaran APBN harus dialihkan segera, kalau tidak itu dianggap korupsi,” ucapnya. Memang, salah satu alasan pembatalan Pasal 50 ayat 3 UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (SIsdiknas) tersebut adalah peluang diskriminasi dan menjadi penyebab terjadinya penggolongan dalam bidang pendidikan. Dengan sistem ini hanya siswa dari keluarga kaya yang bisa mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan pendidikan di RSBI atau SBI. Sebaliknya, sekolah RSBI dan SBI menutup peluang bagi diterimanya siswa dari keluarga tidak mampu. Putusan MK untuk membubarkan RSBI dan SBI dibacakan Ketua MK Mahfud MD kemarin setelah mendengarkan keterangan penggugat yang mengajukan uji materi Pasal 50 ayat 3 Undang- Undang (UU) Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Menurut Mahfud, Pasal 50 ayat (3) UU No 20 Tahun 2003 bertentangan dengan UUD 1945. Adapun bunyi pasal yang dibatalkan adalah, "Pemerintah dan/atau pemerintah daerah menyelenggarakan sekurang- kurangnya satu satuan pendidikan pada semua jenjang pendidikan untuk dikembangkan menjadi satuan pendidikan yang bertaraf internasional." Uji materi Pasal 50 ayat(3) ini diajukan sejumlah orang tua murid dan aktivis pendidikan. Para pemohon tersebut adalah Andi Akbar Fitriyadi, Nadia Masykuria, Milang Tauhida (orang tua murid), Juwono, Lodewijk F Paat, Bambang Wisudo, Febri Antoni Arif (aktivis pendidikan). Para pemohon merasa dirugikan hak konstitusionalnya karena pada praktiknya terjadi diskriminasi serta sangat sulit dan mahal untuk menyekolahkan anak-anak di RSBI dan SBI. Salah satu pemohon Febri Hendri mengatakan pemerintah harus segera menghentikan anggaran untuk RSBI. Jika sudah ada transfer juga harus dihentikan karena tidak ada lagi dasar hukumnya. (RO/RLS)

Muslim... adanya keganjilan atas dilepaskannya dua terdakwa korupsi sekaligus oleh Hakim atas dasar surat penetapan. Ini terkesan ada konspirasi antara penegak hukum dan terdakwa kasus dugaan korupsi. Alasan sakit yang digunakan hakim dalam menetapkan pengalihan status tahanan rutan menjadi tahanan rumah sangat ganjil dan tidak masuk akal. “Di sini keganjilan pertama, dia (kedua terdakwa,red) saat ini sedang diadili di Pengadilan Tipikor Medan, dengan jumlah kerugian negara ratusan miliar rupiah. Kenapa bisa dibiarkan melenggang keluar dari rutan. Dan selanjutnya, jika alasannya karena sakit ya bantarkan di rumah sakit hingga sembuh dan kembali ke rutan,” ucapnya. Sebelumnya kedua terdakwa Faisal Cs ditahan di sel Rumah Tahanan (Rutan) Tanjung Gusta Medan. Menurut Kepala Rutan Tanjung Gusta, Tony Nainggolan, Kedua terdakwa dijemput langsung oleh perwakilan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Lubukpakam Rabu, 9 Januari 2013, atas perintah hakim berdasarkan penetapan menjadi tahanan rumah. Dalam dakwaan yang dibacakan JPU, dihadapan Majelis Hakim diketuai Denny L Tobing yang beranggotakan hakim Sugiyanto, Jonner Manik, Kemas Ahmad Jauhari dan Denny Iskandar, disebutkan bahwa Faisal melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dengan Elvian selaku Bendahara Pengeluaran Dinas PU Deliserdang dan Agus Sumantri selaku Bendahara Umum Daerah (BUD) Deliserdang, yang merugikan negara sebesar Rp105,83 miliar yang berasal dari anggaran tahun 2010 sebesar Rp178 miliar. (INT)

Gedung .... Sofyan Shury,S Sos, Ketua LSM Cakra Donya mengatkan, sekarang kondisi dalam gedung sekolah itu sangat memprihantinkan. “Semua flafon di gedung utama sudah jebol dan ini disinyalir dilakukan oleh orang tidak bertanggung jawab,” tukasnya, belum lama ini. Tak hanya itu, sermua kabel listrik dicuri lalu dibakar dalam gedung untuk diambil kawat tembaganya,pintu gedung juga tidak terkunci sehingga memudahkan orang masuk merusak fasilitas gedung seperti jendela dan lampu listrik dan lainnya. Bangunan tersebut adalah milik pemkab, di mana utang pemkab untuk itu Rp 40 miliar dan harus dicicil selama empat tahun. “Jika pemerintah Aceh Timur tidak mau mencicil akan dipotong oleh pemerintah pusat dari Dan alokasi Umum (DAU) untuk kabupten Aceh Timur, walau prosesnya tetap melalui DPRK. Direncanakan Bangunan tersebut nantinya akan berada di bawah Kementerian Agama karena pada tahun 2010 lalu telah ditandatangani naskah kerjasama antara Bupati Aceh Timur dengan Kantor Kementerian Agama Aceh Timur,” urainya. Namun kenyataan di lapangan, hingga pertengahan Januari 2013 ini gedung yang terbilang cukup megah itu tak juga kunjung difungsikan. Dan saat ini kondisi bangunan mulai rusak pada bagian tertentu termasuk pengecatan. Ironisnya lagi, lokasi bangunan gedung Magnet School dan halamannya pada malam hari menjadi arena tempat berbuat maksiat,dan pada siang hari jadi lokasi penggembalaan ternak milik masyarakat, seperti sapi dan kerbau. "Sangat disayangkan, bangunan yang cukup megah dan bernilai puluhan miliar itu dibiarkan rusak,” tegas Sofyan shury. Sofyan Shury mendesak kepada Pemerintahan Kabupaten Aceh Timur supaya gedung tersebut dijaga dengan baik karena dana pembangunanya mengunakan uang rakyat Aceh Timur. “Kita mengimbau Bupati Hasballah.M.Thaib supaya segera memfungsikan gedung tersebut dengan alasan apapun,kita akan malu. Kalau meminta ke pemerintah pusat selalu mendesak dengan lasan kepentingan masyarakat begitu diberikan kita sia-siakan,bahkan kita biarkan hancur,” akhirinya. (MUS)

14-21 JANUARI 2013 | EDISI 342| THN KE-VIII

Soerya Respationo’’Kalau Mau Gugat Ya Silahkan’’

Wagub Kepri Meminta Jangan Buat Prediksi Terus Terhadap UMK KEPRI, BN Meski dari para pengusaha yang bergabung dalam Kadin dan Apindo ke PTUN menyatakan telah melakukan gugatan terkait kebenaran penetapan Upah Minimun Kabupaten/kota (UMK) beberapa waktu lalu, namun hingga saat ini Pemerintah Propinsi Kepri belum menerima adanya pemanggilan dari pengadilan terkait. Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Gubernur (Wagub) Kepri HM Soerya Respationo kepada wartawan, beberapa waktu lalu. Lebih lanjut, wagub juga mengatakan pihaknya masih menunggu dan belum menerima panggilan.’’Saya sudah tau dari media mengenai hal tersebut, kalau ada gugatan masuk tentunya kita akan dipanggil oleh pengadilan toh dan pastinya akan kita hadapi. Namun, hingga saat ini belum ada.’’Ungkapnya. Ketika disinggung-singgung wartawan, apa-apa saja yang dipersiapkan oleh Pemprov Kepri guna menghadapi gugatan tersebut jika ada, dengan lembut Soerya mengatakan sebelum pengambilan keputusan penetapan UMK sama dengan Rp.2,040 juta, pihaknya sudah mempersiapkan diri menghadapi jika adanya gugatan di kemudian hari.’’Sebelum mengambil keputusan lalu, kami yakin pasti akan terjadi gugatan seperti ini. Makanya telah kami persiapkan semua, jikalau ada gugatan di kemudian

harinya.’’Ucap wagub. Persiapan yang dimaksud, masih Soerya menjelaskan antara lain menginventarisasi samua dokumen, surat-surat, berita dan notulen rapat serta hal-hal yang berkaitan dengan pembicaraan dan pembahasan masalah UMK tersebut. Seperti contohnya surat usulan Bupati/Walikota kepada Gubernur, hasil rapat dan berita acara dengan dewan pengupahan, surat keputusan (SK) Gubernur yang memutuskan UMK tersebut, dasar-dasar hokum diterbitkannya dan dokumen lainnya.’’Yang jelas, semuanya sudah kita siapkan dan sangat optimis’’Jelasnya lagi. Ditambahkannya lagi, mengenai adanya prediksi terkait penetapan UMK 2013 yang marak di media massa yang dilontarkan sejumlah pengusaha, dengan jelas Soerya mengajak seluruh lapisan masyarakat dan pengusaha untuk samasama menciptakan situasi yang kondusif, mungkin dengan tidak menciptakan berbagai prediksi yang pada akhirnya menimbulkan keresahan dan ketidak nyamanan para pekerja dan buruh.’’Jangan selalu prediksi terus, kalau mengajukan gugatan ya silahkan saja. Jika prediksi terus akan membuat masyarakat resah, jadi silahkan saja kalau mau gugat secara hukum ya gugat saja.’’Paparnya dengan tegas.(Ro/Rls)

Polres Pelalawan Patroli Bersepeda PELALAWAN:BN Kegiatan yang diikuti puluhan bahkan ratusan personel Polres dan jajarannya itu dilaksanakan tiap Jumat pagi. Bahkan, pejabat nomor satu di lingkungan Polres, AKBP Guntur Aryo Tejo SIk juga rutin memimpin kegiatan mengayuh sepeda bersama tersebut. ”Rutin olah raga agar sehat dan bugar untuk menjaga stamina yang prima,’’ terang Kapolres Pelalawan AKBP Guntur Aryo Tejo kepada BN, usai bersepeda Jumat (11/1) pagi bersama lebih kurang 50 personelnya termasuk tokoh agama Buya H Abdul Somad. Karena kegiatan olahraga termasuk bersepeda adalah bagian dari pembinaan personel. ‘’Bersepeda juga merupakan bagian pembinaan personel,’’ papar Guntur yang tampak menggunakan atribut lengkap bersepeda, seperti helm, sarung tangan dan lainnya juga sejumlah Kasat ikut pada kegiatan itu. Selain bersepeda yang telah dilakukan sejak kepemimpinannya sebut Guntur, pembinaan terhadap fisik personel juga dilakukan berupa latihan taekwondo yang dilakukan rutin Rabu sore. ‘’Tak hanya pembinaan fisik, tapi juga dilaksanakan pembinaan kerohanian secara rutin di lingkungan Polres. Tiap hari Kamis pagi ada kegiatan rohani bagi Muslim di masjid dan umat nasrani di aula Teluk Meranti Polres,’’ paparnya seraya menyebutkan ada pula pembinaan di bidang kesenian yakni musik band tiap hari Rabu sore. ‘’Itu semua upaya kita menjadikan polisi-polisi yang baik, sehat jasmani dan rohani bermoral dan siap melayani, melindungi masyarakatnya,’’ jelas Kapolres. Dalam rangkaian bersepeda, Kapolres bersama puluhan personelnya dengan rute tidak ditentukan. Beberapa gang dan jalan yang bisa dilalui, terus dilewatinya. Kegiatan polisi bersepeda ini juga menarik perhatian masyarakat di ruas jalan yang dilaluinya. Aktivitas jajaran Polres dilaksanakan pukul 06.30-09.00 WIB. Tidak hanya itu, Polres Pelalawan juga menerapkan program pengurusan (diet) dengan melaksanakan lari setiap siang harinya selama sebulan sebelum Salat Zuhur. Program ini telah diterapkan pada 27 personel Polres dan 45 personel Polsek se-Kabupaten Pelalawan hingga sebulan ke depan. ‘’Dengan tubuh yang prima, maka pelayanan pihak kepolisian kepada masyarakat akan lebih mudah dilakukan dengan cepat,’’ tutup Kapolres. Beberapa warga pun mengomentari positif kegiatan yang dilaksanakan bersepeda komunitas Polres Pelalawan. ‘’Ya kegiatan mantap sekali, kalau bisa bergabung saya juga mau, apalagi sudah punya sepeda,’’ kata Jefri (30) warga Pangkalankerinci seraya menyebutkan kegiatan bersepeda merupakan kegiatan positif dan sangat baik untuk kesehatan(RI)

Warga Harapkan Jalan Sri Pulau Diperbaiki Pemko Dumai dan Pertamina DUMAI- BN Ruas jalan Sri Pulau yang menembus ke pemukiman warga RT 12 Kel. Tanjung Palas kec.dumai timur,dinyatakan bukan untuk jalan umum, sesuai keterangan diperoleh media ini bahwa jalan tersebut adalah tanah milik CeVron dan Pertamina bukan milik Pemko Dumai. Namun ruas jalan sri pulau tersebut di manfaatkan warga dan para guru pengajar SD N 028 yang hendak keluar menuju ke kota Dumai. Pertamina yang berada di Jalan Putri Tujuh Dumai ketika dikonfirmasi wartawan, dimana Kabag Humas Pertamina Yefrizon yang di dampingi kuasa hukum nya menjelaskan ” Ruas Jalan Sri Pulau itu bukan jalan umum, melainkan tanah itu milik CeVron dan Pertamina,untuk itu kami dari pihak pertamina tidak mengizinkan Pemko Dumai untuk memperbaiki ruas jalan tersebut, karena ruas jalan itu nantinya akan menjadi

daerah BAFERZON bandara Skala Internasional ” ujarnya. Terkait adanya peristiwa tentang kejadian terjatuh nya seorang guru wanita SD N 028 yang sedang hamil tergelincir saat melintasi jalan tersebut dengan kondisi jalan rusak parah saat hujan turun, korban mengalami ke guguran. Hal itu merupakan resiko pengguna jalan tersebut seharusnya warga masyarakat harus ekstra hati-hati karena kondisi jalan tersebut rusak parah. Lagi pula jalan tersebut bukanlah merupakan sarana akses bagi masyarakat umum, sebut sumber Koran ini di Kantor Pertamina Dumai yang minta namanya untuk tidak ditulis. Jadi bila jalan tersebut digunakan menembus ke areal sekolah yach itu resiko para pengguna jalan. “Sudah tau jalan itu sulit di lewati saat hujan tiba kenapa di lewati juga,kan masih ada jalan lain yang menembus ke sekolah itu, dari Bagan Besar Gang Assalam,kenapa gak

melewati jalan itu saja,ruas jalannya cukup lumayan bagus kok “ ungkap sumber itu menjawab BN. Secara terpisah kepada BN, guru-guru pengajar SDN 028 RT 12 Kel.Tanjung Palas Kec.Dumai Timur mengeluhkan, parah nya kondisi ruas Jalan Sri Pulau ,sehingga mengakibat kan seorang guru pengajar wanita yang enggan di sebut nama nya,menjadi korban ke guguran,tergelincir saat melintasi ruas jalan tersebut ujar guru itu dengan nada sedih. “ kami para pengajar SDN 028 yang datang nya dari Dumai Kota merasa kejauhan kalau kami melewati ruas jalan bagan besar Gang Assalam,karena adanya ruas jalan sri pulau yang dekat menuju ke sekolah ini,maka nya kami lewat situ” ungkap para guru tersebut. Menanggapi hal ini pemantau tingkat wilayah tim investigasi,lembaga pemantau penyelenggara negara Republik Indonesia (

LPPN RI ) Kota Dumai Maulana Ishak menghimbau kepada pihak Pertamina Dumai untuk memberi izin Pemko Dumai melalui Dinas Pu,agar memperbaiki ruas jalan Sri Pulau yang rusak parah,karena sudah banyak kejadian warga yang melintasi ruas jalan tersebut sering terjatuh,bahkan ada seorang guru pengajar SDN 028 yang datang nya dari Dumai Kota yang sedang hamil terjatuh,sehingga mengakibatkan keguguran. Masalah ruas jalan sri pulau yang akan menjadi BAFERZON Bandara Internasional di Dumai merupakan hal yang memajukan Dumai. Tetapi demi kepentingan warga dilingkungan perusahaan Pertamina perlu juga ada perhatian sehingga masyarakat Dumai dapat menikmati kepedulian Perusahaan Pertamina yang sejalan dengan pemerintah Dumai dalam membangun negeri ini lebih baik kedepan, ujarnya mengakhiri.(RDS)

Program Sekolah Gratis Dimulai Tahun 2013 PELALAWAN (BN) Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Pelalawan MD Rizal MPd minta para komite di setiap sekolah yang ada di jajaran Disdik Pelalawan agar dapat melakukan pengawasan pelaksanaan sekolah gratis yang telah diprogram Pemkab Pelalawan. Pasalnya, pada tahun ini pelaksanaan sekolah gratis mulai dilaksankan secara serentak di seluruh sekolah yang di daerah Negeri Seiya Sekata ini. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Pelalawan MD Rizal kepada BN Ahad (12/01) di Pangkalankerinci. Menurut MD Rizal, pelaksanaan sekolah gratis di setiap sekolah mulai dari sekolah tingkat SD, SLTP dan SLTA yang ada di jajaran Disdik kabupaten Pelalawan akan dilakukan pada 2013 ini, namun, jika tidak diawasi oleh pihak komite sekolah maka pelaksanaanya akan sia-sia. ‘’Untuk itu kita minta pada setiap komite sekolah supaya turun tangan ikut memantau dan mengawasi pelaksanaan sekolah gratis yang diterapkan di setiap sekolah secara serentak mulai tahun ini. Saya juga berharap kepada wartwan dan lsm yang ada agar bersama sama Jika ada temuan penyimpangan dari pelaksanaan sekolah

gratis yang dilakukan di setiap sekolah maka pihak komite sekolah terkait supaya membuat surat rekomendasi untuk melaporkan terjadi penyimpangan tersebut ke pihak Disdik untuk diproses dan ditindaklanjuti nantinya,’’terang MD Rizal. Diungkapkannya, pihak komite punya hak untuk melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap sekolah gratis diterapkan di setiap sekolah di daerah ini. Hal tersebut dikarenakan komite adalah tim independen. Karena independennya status pihak komite itu pihak Disdik minta bantuannya untuk membantu memantau dan mengawasi pelaksanaan sekolah gratis tersebut. Jadi tidak ada salahnya para komite dan organisasi lainnya untuk melakukan pengawasan langsung pada pelaksanaan sekolah gratis tersebut. ‘’Komite sekolah ini merupakan tim independen sehingga punya kewenangan untuk melakukan pengawasan pada pelaksanaan sekolah gratis di lapangan. Kalau ada temuan terjadi penyimpangan dilakukan pihak sekolah dalam pelaksanaan sekolah gratis tersebut nantinya maka pihak komite sekolah harus melaporkannya ke Disdik Pelalawan. Dari laporkan pihak komite

tersebut akan secepatnya kami proses dan ditindaklanjuti hasil temuan pihak komite tersebut kesekolah terkait nantinya. Karena pelaksanaan sekolah gratis perlu dilakukan pengawalan secara ketat terhadap setiap sekolah yang melaksanakan sekolah gratis dilapangan supaya jangan ada para siswa merasa dirugikan nantinya,’’ beber MD Rizal. Saat ini, sebut Kadisdik, ada sekitar 11 ribu siswa miskin dari 36 ribu yang tersebar di setiap sekolah di jajaran Disdik Pelalawan. Untuk menerbitkan para siswa miskin di setiap sekolah tersebut langsung di-SK-kan oleh Kepala sekolah di sekolah bersangkutan. Masing-masing kepala sekolah diberikan kewenangan untuk meng SK-kan pada setiap siswa miskin di setiap sekolahnya itu karena adanya otonomi sekolah yang diberlakukan oleh Disdik Pelalawan. ‘’Jadi bagi setiap miskin full gratis semua biaya sekolahnya mulai dari pakaian, SPP dan biaya buku pelajarannya. Sedangkan bagi para siswa yang orang tuanya mampu secara ekonomi maka yang digratiskan hanya SPP dan biaya pembelian buku pelajaran serta biaya pembanguan infrastruktur lainnya. Karena itu para kepala sekolah diminta jangan ada para siswa miskin yang tercecer disekolahnya untuk di-SK-kan dan

dilaporkan ke Disdik Pelalawan terkait bantuan sekolah gratis tersebut,’’ paparnya. Ditambahkan Kadisdik, saat ini terkait pelaksanaan sekolah gratis sedang dilakukan revisi Perbup-nya di Bagian Hukum di Kantor Bupati. Setelah selesai dilakukan revisi itu nantinya, baru diajukan kepada Bupati Pelalawan untuk ditandatangani nantinya. ‘’Diperkirakan dalam waktu dekat ini sudah tuntas dilakukan revisi draf Perbup sekolah gratis tersebut. Setelah selesai revisi serta ditekennya draf sekolah oleh Bupati, maka tidak ada kendala lagi dalam pelaksanaan sekolah gartis yang diterapkan disetiap sekolah yang ada dijajaran Disdik Pelalawan.(RI)

Perampok Gaji Guru Diburu Polisi DUMAI,BN Beberapa hari lalu Bendahara SMK Negeri 2 Dumai, Sri (38) mengalami kejadian perampokan saat mengambil uang gaji guru dari Bank Riau Kepri sebanyak Rp90 juta di depan Dinas Pendidikan Jalan Tanjung Jati Kecamatan Dumai. Atas kejadian itu sendiri, Polres Dumai saat ini sedang memburu pelaku dan mengumpulkan sejumlah saksi yang mengetahui awal mulanya aksi perampokan tersebut.

Kapolres Dumai AKBP Ristiawan Bulkaini SH ketika dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim AKP Taufik membenarkan bahwa saat ini pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap pelaku perampokan yang menimpa seorang bendahara SMK Negeri 2 Dumai. Dimana korban mengalami kehilangan sejumlah uang gaji guru yang diambil dari Bank Riau Kepri sebanyak Rp90 juta tersebut. Kendati para pelaku rampok belum teri-

dentifikasi pihak kepolisian, namun sejumlah saksi dalam perkara ini telah diambil keterangan guna secepatnya mengungkap para pelaku kejahatan yang kondisinya sudah mulai meresahkan masyarakat Dumai. "Kita masih selidiki kasus ini, beberapa orang saksi telah kita mintai keterangannya guna mengejar para pelaku perampokan tersebut," kata Kasat Reskrim Polres Dumai. Dugaan sementara dalam aksi peram-

pokan ini, kata Taufik, para pelaku sebelum menjalankan aksinya sudah mengetahui keberadaan uang milik korbannya. Dengan menguasai kondisi lapangan, para pelaku rampok menjalankan aksinya dengan cara membocorkan ban mobil milik korbannya. Pasalnya, dalam aksi perampokan itu mobil yang ditumpangi korbannya mengalami bocor ban di depan Dinas Pendidikan. "Dalam aksinya, para pelaku diduga ter-

lebih dahulu mengincar korban sejak di bank, tempat korban bersama seorang rekannya mengambil uang. Setelah selesai membawa uang dengan jumlah banyak itu, mobil korban diketahui masuk ke Jalan Tanjung Jati, dan disini pelaku beraksi dengan modus membocorkan ban mobil korban," jelas mantan Kapolsek Bukit Kapur ini memberikan keterangan soal kasus perampokan. Pada kejadian perampokan itu, pel-

aku akhirnya berhasil mengambil tas berusikan uang yang ada di belakang mobil, saat korban lengah atau sibuk mengganti ban yang diduga dibocorkan oleh para pelaku rampok tersebut. Bahkan dari keterangan korban sendiri, kondisi pintu dalam keadaan terbuka. Sehingga kesempatan inilah yang dimanfaatkan pelaku untuk mengambil sejumlah uang gaji guru yang diambil dari Bank Riau-Kepri tersebut.***(rda)

14-21 JANUARI 2013 | EDISI 342| THN KE-VIII

Ditabrak Mobil Kijang Kapsul, Dua Remaja Tewas Sai Bamban,BN Telah terjadi kecelakaan lau lintas antara mobil Kijang kapsul kontra Honda Astera Grand yang merenggut dua nyawa remaja terjadi di Jalinsum Medan-Tebing Tinggi Km 69-70, tepatnya di depan SPBU Desa Suka Damai Kecamatan Sai Bamban Kab.Serdang Bedagai, Minggu (6/1-13) sekira jam 04.30 Wib. Korban tewas, yakni Surya Pratama (14) tahun warga Dusun 12 Desa Suka Damai berboncengan bersama Hariaji (15) tahun warga Dusun 12 Desa Suka Damai, keduanya pelajar. Sang supir Kijang kapsul kabur dengan meninggalkan mobilnya. Informasi Bongkar diperoleh, tabrakan terjadi ketika mobil Kijang kapsul BK 1393 EC yang membawa 60 orang penumpang datang dari Tebing Tinggi menuju Medan melaju dengan kecepatan tinggi berusaha mendahului kendaraan didepannya. Pada saat bersamaan dari arah berlawanan meluncur sepeda motor Honda Astera Grand BK 6026 NF. Dikendarai kedua korban sehingga tabrakanpun tidak terhindarkan. Kedua korban tewas dilokasi kejadian, Petugas Sat Lantas Polres Serdangn Bedagai yang tiba dilokasi dibantu warga sekitar langsung mengevakuasi kedua korban ke RSU Melati Desa Pon. Salah seorang penumpang mobil, Isah(49)tahun warga Aek Kanopan mengatakan, kalau mereka sekeluarga bermaksud mengantarkan kakaknya ke Bandara Polonia dengan yujuan Jakarta. Isah mengaku, saat peristiwa terjadi, penumpang tengah tertidur. Kasat Lantas Polres Sergai AKP Hasan Basri melalui Kapos Lantas Sai Bamban, Brigadir M.Sitompul membenarkan peristiwa yang menewaskan dua pengendara sepeda motor tersebut.(Ibnu)

Jadi Jurtul Togel Petani Kecantol, BB 246ribu SERGAI.BN Berdalih penghasilan bertani tidak mencukupi untuk kebutuhan keluarganya, sabam pakpahan (31) tahun , warga dusun 3, desa Tebing Tinggi Kec. Tanjung Beringin Sergai Banting stir memilih menjadi juru tulis ( jurtul ) togel. Karena keputusannya itu, bapak dua anak ini diringkus petugas unit Reskrim Mapolsek Tanjung Beringin tepatnya senin ( 9/1-13) sekitar pukul 21.00 wib. Informasi di peroleh dari masyarakat menyebutkan, Sabam ditangkap di warung kopi yang tak jauh dari rumahnya. Saat Sabam di ringkus, polisi menemukan barang bukti berupa uang kontan RP 246ribu, ! buah hp merek nokia dan kertas rekapan tebakan nomor togel. Sabam kemudian di boyong petugas ke Mapolsek Tanjung Beringin untuk mempertanggung jawabkan pro[esi pekerjaannya itu. Saat di periksa, selasa (8/1-13), Sabam mengaku, kalau dia sudah dua bulan menekuni bisnis illegal tersebut, dan setiap harinya, ia menerima upah 15 persen dari omset yang di dapatnya. “Aku juga enggak tahu siapa bandarnya. Tapi, si wanlah yang mengambil rekapan togelnya dariku. Aku kayak begini, sekalian mencari tambahan untuk keluargaku.” Ucap Sabam Kasubbag Humas Polres Sergai, Akp. ZN. Siregar Kepada wartawan mengatakan, pihaknya masih melakukan pengembangan.(IBNU).

Taxi Puskopau Dirampok PANGKALAN KERINCI-BN Pihak kepolisian Resot Pelalawan masih terus mengejar dan memburu pelaku tindak perampokan dengan kekerasan terhadap sopir Taxi Puskopau, di KM 15 jalan Ring Road PT. RAPP dekat Ponton penyeberangan Langgam. Kasus ini ditangani oleh Polsek Pangkalan Kerinci. Korban Suharianto, yang merupakan sopir taxi Puskopau Polsek Pangkalan Kerinci Masih Memburu Pelaku Kekerasan dan Perampokan Supir Taxi Puskopau BM 1272 QU, ditemukan kritis di lakosi tersebut. Kanit Reskrim Polsek Pangkalan Kerinci, IPDA Syahrul menuturkan, pihaknya sudah melakukan pelacakan ditiga titik. “Pelacakan sudah kita lakukan ditiga titik, yakni Bandara tempat korban menaikan penumpang, kemudian KM 15 tempat korban ditemukan kritis. Dan di Tembilahan, tepatnya di Polsek Kempas, tempat taxi tersebut dutemukan,” terang Syahrul. Bahkan, kata Syahrul, pihaknya bukan hanya melacak dan menyelidiki ditiga lokasi tersebut. “Kita juga telah meminta keterangan Surosa, rekan korban yang dihubungi korban setelah kejadian. Namun saksi kunci kita hanya korban Saharianto, yang kini sedang dirawat di Rumah sakit Santa Maria Pekanbaru, “ kata Syahrul. Hingga saat ini, korban Suharianto masih kritis dan belum bisa memberikan keterangan kepada penyidik. “Dia masih kritis dan belum bisa memberikan keterangan, dan diapun satu-satunya saksi kunci kita, “ ungkap Syahrul. Kejadian yang membuat korban Suharianto sopir Taxi Puskopau BM 1272 Qu bernomor lambung 015 ini kritis, berawal pada pada Selasa (8/1) sekitar pukul 21.00 WIB, berangkat dari Bandara Simpang Tiga Pekanbaru menuju Pangkalan Kerinci, dengan membawa tiga orang penumpang. Namun pada pukul 00.30 WIB, Suroso, rekan korban sesama sopir taxi, dihubungi korban yang mengatakan, korban mau dirampok dan dibunuh di jalan Langgam. Mendapat informasi tersebut, Suroso menghubungi keluarga korban. Selanjutnya ia bersama keluarga korban dan beberapa sopir taxi lainnya, subuh itu juga menuju lokasi yang disebutkan korban. Namun baru sekitar pukul 12.00 WIB Rabu (9/1), upaya pihak kepolisian menyisi jalan Langgam berhasil. Korban ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri, dengan luka parah, luka sabetan senjata tajam dibagian leher, luka tusuk diatas dada, luka di bagian bawah lutut kaki kanan, luka senjata tajam dikepala dan luka dibagian muka. “Sementara itu mobil taxi yang dikendarai korban ditemukan di Polsek Kempas Inhil, “ papar Syahrul. Selain menunggu korban pulih, dan bisa memberikan keterangan, Syahrul berjanji pihaknya akan tetap memburu dan menangkap pelaku. “Kita berharap tersangka dapat segera ditangkap “,ujar Syahrul(RI)

Teman Karib Dibunuh dan Dikuburkan Dibelakang Rumah DOLOK MASIHUL,BN Setelah menghilang selama 3 minggu, Marsudin (56) tahun akhirnya ditemukan sudah terkubur dibelakang rumahnya Baharuddin alias Buyung (38) tahun merupakan teman karib pelaku yang menghabisi nyawa Marsudin. Motifnya, perampokan lantaran pelaku membutuhkan uang untuk melamar kekasihnya. Data yang dihimpun, awalnya dari pihak keluarga pada bingung melihat Marsudin tiba-tiba menghilang dari Desanya di Dusun 1 Kampung Mangga, Desa Kota Tengah Kec,Dolok Masihul Kab.Serdang Bedagai, hari rabu (12/122012) lalu. Sepulang bekerja sebagai petugas jaga malam di sebuh Showroom sepeda motor dekat rumahnya di Kelurahan Pekan Dolok Masihul, dan korban tidak kelihatan lagi bersama sepeda motor Honda Revo BK 4436 NAB, meski telah dilakukan pencarian, namun Marsudin tidak juga ditemukan oleh keluarganya, hilangnya penjaga malam sebuah

Showroom itupun dilaporkan ke MApolsek Dolok Masihul. Walaupun sudah dilaporkan ke Polisi namun pihak keluarga belum puas, dan terus berupaya melakukan pencarian. Kemarin Rasyid (51) tahun adik kandung Marsudin ada melihat Hp milik abangnya yang dipakai tetangganya. Rasyid curiga dengan Hp itu, Rasyid mencoba menanyakan darimana Hp tersebut dibeli. Dari situlah diketahui bahwasanya Hp itu dibeli tetangganya dari Baharuddin alias Buyung seharga 200 ribu. Berbekal dari Hp tersebutlah akhirnya Polisi kembali mengamankan Baharuddin sekira pukul 20.00Wib, anehnya Baharuddin membantah telah menjual Hp korban bahkan Baharuddin berkilah kalau dirinya tidak mengetahui keberadaan korban sejak beberapa hari. Dari pemeriksaan secara marathon selama 5 jam, dan akhirnya Baharuddin mengaku kalau dirinya telah membunuh korban lantaran pelaku tergiur dengan uang korban hasil

pembagian harta warisan dan kereta Honda Revo BK 4436 NAB. Namun setelah didesak dengan berbagai cara, akhirnya pelaku mengaku, sabtu(5/1-13) siang. Bebekal keterangan pelaku, Polisi akhirnya menemukan mayat korban dengan kondisi mulai mebusuk di sebuah lubang sedalam sekitar satu meter lebih dengan posisi bagian kepala dibawah, berikiut pakaian dan perlengkapan kerja korban. Dengan temuan itu, sontak membuat warga geger. Mereka tak menyangka kalau Baharuddin alias Buyung tega menghabisi teman akrabnya sendiri. Pengakuan pelaku kepada Polisi, aksi biadabnya itu dipicu lantaran butuh uang untuk melangsungkan pernikahan dengan pacaranya, warga Kisaran, akhir Januari 2013, sementara gajinya sebagai buruh bangunan tidak mencukupi. Dijelaskan pelaku aksinya dilakukan saat korban tengah tertidur dirumahnya. Dengan menggunakan kampak,

pelaku menghantam kepala korban hingga tewas. Usai mengeksekusi korbannya, mayat korban diseret dan dikubur di lubang bekas safety tank (WC) rabu(12/12-2012) pukul 20.00Wib. penguburan untuk upaya menghilangkan jejak itu berakhir hingga pukul 05.00Wib. dan siang harinya, pelaku langsung menjual sepeda motornya kepada penadah di Wilayah Kabupaten Simalungun seharga Rp.2,5 Juta dan Hp korban dijual seharga Rp.200 ribu. Sementara itu, Polsek Kapolsek Dolok Masihul AKP Zuhairi saat dikonfirmasi wartawan Bongkar di ruang tugasnya membenarkan peristiwa tersebut, sejak awal, pihaknya sudah mencurigai pelaku. Berhubung belum ada bukti yang akurat petugas tidak bisa menahan tersangka. Perbuatan tersangka dijerat Pasal 338 KUHP tentang sengaja menghilangkan nyawa orang lain.” Ucap Kapolsek.(Ibnu)

Perampas Tanah Warga Tidak Segan Membacok dan Menembak Korbannya PALAS BN Sang perampas tanah warga yang diduga pemilik senjata api rakitan jenis Locot ahirnya berurusan dengan pihak berwajib serta masuk sel tahanan Polsek Barumun. . apolres Tapanuli Selatan Resort Barumun AKP Bosar Harahap SH,melaui Kanit Reskrim Iptu Dodi Pratama saat dikonfirmasi Jum’at( 11/ 1) mengatakan,Peristiwa tersebut bermula dari adanya laporan korban Bintang Hasibuan (40) penduduk Desa Sayur Matua Kecamatan Barumun Selatan kepada Polsek Barumun pada hari Minggu (06/1).Mendapat laporan tersebut Kapolsek Barumun AKP Bosar Harahap langsung perintahkan unit operasional melakukan pelacakan terhadap pelaku,selang berapa jam kemudian timnya berhasil mengamankan tersangka di rumah Pelaku RM ( 21 ) Adalah warga Penuntungan Kecamatan Penanggalan mempunyai seorang istri berasal dari Aceh Timur dan dikarunia 2 orang anak, Sedangkan korban Risma Cibro adalah anak pertama dari keluarga cibro warga subulussalam di culik saat menyaksikan MTQ ke III kepala Desa Hutarimbaru setelah sebelumnya mendatangi rumah Tingkat Pemko Subulussalam di Desa Lae Mbersih Penanggalan. ( RB ) tersangka,tersangka mengakui perbuatannya saat di tangkap dan tidak melakukan perlawanan apapun,selanjutnya pihak kepolisian lansung memboyong dan menjebloskannya ke sel tahanan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. sehingga warga yang menyaksikan menghindari hal – hal yang tidak SUBULUSSALAM,BN Dalam pemeriksaan tersangka tidak sabar untuk meluapkan emosi diinginkan seperti emosional dari Polres Aceh Singkil/Subulussalam mengakui perbuatannya dan pihak keluarga korban melihat pelaku sambil berteriak “bunuh”..Pelaku dan melaksanakan Reka ulang atas mengatakan,pada hari Minggu sekitar sebagian mau mengejar pelaku pembunuhan sadis tersebut. kejadian pembunuhana sadis yang jam 8’30 tersangka Ruslin Pasaribu namun rencana tersebut, digagalkan Pada pelaksanaan Reka Ulang dilakukan RM terhadap Risma ( 21 ) berangkat ke ladang dengan membawa pihak kepolisian yang sudah siap terlihat korban pertama diperkosa pada bulan oktober 2012 lalu sebilah parang di sebelah sisi siaga mengawal pelaksanaan reka dibanjiri pengunjung mencapai 2000 secara bergantian oleh tiga orang kirinya,setengah jam kemudian ulang oleh pelaku ( RM, 21 ), pelaku bertempat disisik naga orang untuk menyaksikan keluarga korban yakni H.Drajat sehingga dalam Reka ulang tersebut motong, dan selanjutnya dibawa ke pembunuhan/pemerkosaan yang Nasution( 57 )ayah,Bintang Boru berjalan dengan tertib. Lae Petal Suro juga diperkosa secara dilakukan RM ( 21 ) bersama dua Hasibuan(40) istri,Khoirudin Nasution Sebagaimanayangpernahdiberitakan orang temannya, bertempat di areal bergantian dan seterusnya dibawa ke (36)anak menuju ladang yang Koran BN ini pada edisi 353, pelaku RM areal perkebunan sawit, di areal kabun sawit Desa Suro Kabupaten bersebelahan dengan tersangka. perkebunan tersebut tepatnya dalam ditangkap di AcehTimur pada malam senin Aceh Singkil pada hari Senin ( 7/1). Setibanya di tempat kejadian tanggal 11/11-2012 bersama barang bukti gubuk korban lagi – lagi diperkosa Dalam pelaksanaan Reka Ulang keluarga tersebut melihat tersangka berupa sepeda motor,hp korban dan setelah puas lalu di gubuk tersebut selai ndihadiri ribuan sedang mengorek paret di ladang selanjutnya pelaku diboyong ke Aceh tersebut dibunuh dengan mencekik [engunjung dari pihak keluarga korban,melihat perbuatan tersangka Singkil. Hukuman yang akan dikenakan leher korban lalu mayatnya dibuang korban juga di kawal ratusan dari khoruddin mencoba menegur supaya di areal kebun sawit Kecamatan Suro adalah pasal berlapis KUHP 340, 338, pihak kepolisian /Brimob dan tersangka menghentikan 365, dengan hukuman Penjara Aceh Singkil. anggota Satpol PP Pemko pekerjaanya,mendengar kata larangan Seumur Hidup.( RB ) Melihat adegan sadis tersebut Subulussalam dan aceh Singkil, untuk tersebut tersangka lansung marah dan mencungkan parang yang berada di sebelah kirinya kepada Khoiruddin,melihat sang anak dalam keadaan terancam ibu korban Bintang ditemukan barang bukti, dan Kasat narkoba AKP Hendra, bahwa Tnjung Beringin, BN Hasibuan datang melerai,naas ahirnya menurut pengakuan tersangka shabu- sang ibu yang terkena hujaman parang tersangka sebagai Bandar narkoba. Satuan Petugas Buser Polres Kemudian Kasat memerintahjkan KBO shabu tersebut diperoleh dari Serdang Bedagai meringkus Bandar di bagian punggung tangan kanan narkoba IPDA A.Haidir Harahap,S.Sos temannya tersangka yang berinisial narkoba pada hari jum’at (11/1-13) sepanjang empat jahitan. Adek di simpang Amplas Medan. Dan bersama Busernya untuk menindak sekira jam 16.00Wib di Desa Nagur Tambah Kanit,setelah insiden saat ini tersangka bersama barang lanjutiinformasi tersebut. Setelah Kec.Tanjung Beringin Kab.Serdang tersebut terjadi tersangka lansung bukti diamankan Sat Narkoba Polres meninggalkan lokasi dan menuju ke diselidiki dengan melakukan Bedagai. penyamaran dan Under Cover Buy dan Serdang Bedagai guna proses Tersangka Hari ( 34) tahun warga ladangnya sendiri,melihat situasi penyidikan dan pengembangan. tindakan yang jelas demi hukum, Dusun 5 Desa Nagur Kec.Tanjung sudah reda keluarga korban Kapolres Sergai AKBP Arif Beringin, barang bukti berupa 1 paket kemudian tehadap tersangka melanjutkan pekerjaan.Namun setelah Budiman,Sik.MH melalui Kasubbag dilakukan penangkapan dan shabu-shabu seharga Rp.400 ribu. beberapa saat kemudian terdengar Humas AKP ZN.Siregar membenarkan suara letusan senjata api rakitan jenis penggeledahan. Menurut sumber, setelah menerima penangkapan tersebut.(Ibnu) Setelah ditangkap dan diintrogasi informasi dari masyarakat kepada locot dari arah tersangka.

Polres Aceh Singkil/Subulussalam Reka Ulang Kasus Pembunuhan

Polres Sergai Tangkap Bandar Narkoba

Hingga berita ini di turunkan tersangka belum mengakui kepemilikan locot tersebut,namun senpi dan sajam sudah diamankan untuk dijadikan barang bukti. Lanjut Kanit,senjata locot tersebut di dadapat digubuk ladang tersangka yang berjarak sekitar 40 meter dari kejadian,dan saat ini pelaku di diancam dengan UU Darurat no 12 tahun 1951 pasal 1 jungto pasal 351 KUHP. Sebelumnya Keluarga Korban saat di jumpai dirumahnya Bintang Boru Hasibuan mengtakan,hari sebelumnya tidak pernah punya pirast akan terjadi hal yang menimpa keluarganya ,sehingga dirinya sangat marah dan melaporkan hal tersebut ke pihak berwajib. Kemarahannya semakin meluap setelah mengetahui selama ini tersangka adalah berpropesi perampas tanah warga dengan menggunakan sajam dan senpi rakitan(Locot) bermodus sengaja membuat jalan di ladang warga dan kemudian mengurus segala jenis surat untuk dapat mengusir warga dan menjual lahan ke pada pihak lain. Dengan peristiwa tersebut keluarga dan beberapa petani lainnya yakni, Yahya Lubis, Ir.Saat Hsb, dan juga Edy yang tanah perkebunannya ikut dirampas oleh tersangka berharap supaya pihak pemerintah Padang Lawas dan pihak berwajib melalui Polsek Barumun dapat memberikan hukuman yang setimpal bagi tersangka supaya jera untuk meneruskan peropesinya di masa yang akan datang(Ali)

14-21 JANUARI 2013 | EDISI 342| THN KE-VIII

Pemkab Sergai Giat Kembangkan Sektor UMKM PERBAUNGAN,BN Menginjak usianya yang ke-9, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) dengan berbagai potensi daerah yang dimiliki dari sektor pertanian, pariwisata, budaya, perkebunan dan perikanan laut maupun budidaya semakin bergiat melakukan upayaupaya pengembangan dari waktu ke waktu. Salah satunya adalah dengan menggelar pameran (expo) untuk memperkenalkan berbagai potensi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang mengolah berbagai sumber daya alam daerah. Hal ini diungkapkan Bupati Sergai Ir. H.T. Erry Nuradi MSi dalam arahannya sekaligus menutup secara resmi pameran pembangunan dalam rangka semarak hari jadi ke-9 Kabupaten Sergai yang berlangsung di alun-alun Replika Istana Sultan Serdang lokasi eks MTQ Perbaungan, Rabu (9/1). Turut hadir pada acara penutupan pameran tersebut Ny. Hj. Evi Diana Erry, Sekdakab Sergai Drs. H. Haris Fadillah MSi, Para Asisten dan Staf Ahli Bupati dan Kepala SKPD Sergai beserta seluruh penanggung jawab stand pameran. Lebih lanjut Bupati Erry Nuradi mengucapkan terimakasih kepada seluruh SKPD Sergai, BUMN/BUMD dan para pelaku UMKM yang telah ikut serta dalam pameran pembangunan yang dibuka oleh Ketua TP PKK Provsu Ny. Hj. Sutiyas Handayani Senin, (7/1) dalam rangka menyemarakkan hari jadi ke-9 Kabupaten Sergai. Kepada para pelaku UMKM yang menjadi peserta pameran ini diharapkan dapat mengekspansi (meluaskan) pemasaran produkproduknya secara lebih luas dan mengembangkan produk-produk turunan secara kreatif untuk meningkatkan daya saing, himbau Bupati.

Kepada para pelaku UMKM di Sergai Erry Nuradi menghimbau untuk rajin mempromosikan produkproduknya salah satunya melalui pameran dan expo sejenis ini sekaligus untuk meluaskan jaringan pemasaran dan mengundang para investor. Pameran ini juga sebagai alat pemasaran dan sosialisasi produk juga sekaligus sebagai wadah interaksi sesama pelaku UMKM dalam berbagi informasi dan tukar pengetahuan. Sebelumnya dilaporkan Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Koperasi H. Karno SH, MAP pameran pembangunan yang berlangsung selama 3 hari sejak 7 Januari lalu ini diikuti sebanyak 102 peserta yakni 25 peserta dari SKPD Sergai, BUMN/ BUMD, Dekranasda, GOPTKI dan DWP Sergai. Kemudian 5 peserta dari BUMN/BUMD, 1 peserta dari Perguruan Tinggi, 10 peserta dari Koperasi dan 60 UMKM Sergai serta peserta pameran dari Polres Sergai. Dalam kesempatan yang sama diumumkan para pemenang stand terbaik dan stand favorit berdasarkan kritetia penilain juri yakni Stand Terbaik I diraih Stand Dinas Kesehatan, Terbaik II Dekranasda Sergai dan Terbaik III Dinas Pendidikan. Sementara Stand terfavorit diraih RSU Sultan Sulaiman, terfavorit II Stand Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sergai dan terfavorit III Dinas Perikanan Kelautan Sergai. Bupati Erry Nuradi didampingi Ketua TP PKK Sergai Ny. Hj. Evi Diana Erry, Sekdakab Drs. H. Haris Fadillah, MSi serta para kepala SKPD berkesempatan mengunjungi standstand UMKM dan beberapa stand lainnya sambil berbelanja jajanan khas Sergai sekaligus berdialog serta photo bersama dengan para pelaku UMKM dan masyarakat.(Ibnu)

Replika Istana Sultan Serdang Jadi Pusat Pengembangan Budaya

PIAGAM PENGHARGAAN : Bupati Sergai Ir. H.T. Erry Nuradi MSi didampingi Sekdakab Drs. H. Haris Fadillah MSi menyerahkan piagam penghargaan kepada para pemenang stand terbaik dan terfavorit pada pameran pembangunan Kabupaten Sergai dalam rangka Semarak Hari Jadi ke-9 Kabupaten Serdang Bedagai tahun 2013 di alun-alun Replika Istana Sultan Serdang eks lokasi MTQ Perbaungan, Kamis (10/1).

Ngogesa Sitepu, SH , Hari Jadi Langkat Milik Masyarakat Langkat, (BN) Peringatan Hari Jadi Langkat ke-263 (17 Januari 1750 – 17 Januari 2013) akan dimeriahkan dengan pagelaran lintas etnis dan pelaksanaan zikir akbar yang akan menghadirkan ustadz kondang dari Jakarta. “Sebagaimana harapan Bapak Bupati, kita yang terlibat agar memaksimalkan persiapan dengan sebaik-baiknya”, kata Sekda. Kab.Langkat Surya Djahisa menyampaikan pesan Bupati Ngogesa saat ditemui

diruang kerjanya, Senin (7/1) Lebih lanjut Surya mengatakan Bupati berharap hari Jadi Langkat tahun ini benar-benar milik masyarakat karena mempunyai makna penting sejarah berdirinya Kabupaten Langkat yang diawali dari pembangunan istana dengan membuka hutan oleh Raja Kahar keturunan Dewa Syahdan yang berdasarkan penelitian sejarah bertepatan tanggal 17 Januari 1750. Ditempat terpisah Kabag

Kessos Sujarno yang juga Sekretaris Panitia menjelaskan beberapa kegiatan selain zikir akbar dan haflah Quran bagi 7.000 santri TPQ juga akan dilaksanakan pagelaran lintas etnis, festival kuda kepang, lomba karya tulis, festival lagu pop Melayu, festival lomba pop Batak, pestival lagu pop Karo, lomba baca puisi T.Amir Hamzah, lomba Tata Upaca dan Selawat Badar Selainjutnya pameran pembangunan dan bazaar

selama seminggu , Pemberian santunan kepada anak yatim, dan lomba sepeda hias. Puncak peringatan Hari Jadi Langkat akan diawali dengan sidang paripurna digedung dewan yang dihadiri para tokoh dan mantan bupati, mantan wakil bupati, mantan ketua DPRD, serta mengundang Gubsu dan beberapa kepala daerah tetangga yang dilanjutkan dengan resepesi di alun-alun T. Amir Hamzah. (MR)

Bupati Sergai Serahkan 2.026 Paket Sembako Kepada Warga SEI RAMPAH,BN Sebagai bentuk kepedulian dan meringankan beban masyarakat pasca musibah banjir beberapa waktu lalu yang terjadi di wilayah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Pemerintah Kabupaten Sergai (Pemkab Sergai) melalui Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Sergai kembali menyalurkan bantuan berupa paket sembako bagi masyarakat Kecamatan Sei Rampah yang warganya mengalami musibah banjir paling banyak. BantuaninidiserahkanBupatiSergaiIr. H.T. Erry Nuradi, M.Si didampingi Wabup Ir.H.Soekirmanyangdilaksanakandihalaman Kantor Camat Sei Rampah Desa Firdaus,Selasa(8/1)danturutdihadiriPelaksanaKepalaBPBDSergaiDrs.JoniWalkerManikMM,KepalaBadanPemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD)H.Ifdal,S.Sos,M.AP,CamatSeiRampah Drs. Fajar Simbolon, Sekcam Sei RampahDrs.AndiMa’arif,paraKadesdanribuan masyarakatpenerimabantuan. Penyerahan bantuan untuk Kecamatan Sei Rampah berupa 2.026 paket sembako untuk 6 desa se-Kecamatan Sei Rampah yakni untuk Desa Sei Rampah sebanyak 1.356 KK, 226 KK untuk Desa Pematang Ganjang, Desa Cempedak Lobang sejumlah 260 KK. Kemudian untuk Desa Sei Rejo sebanyak 108 KK, Silau Rakyat sebanyak 36 KK dan Desa Firdaus sejumlah 40 KK. Dalam setiap paket bantuan yang diserahkan terdiri dari 10 kg beras, 4 kg gula pasir dan 4 liter minyak goreng kemasan. Bupati Erry Nuradi dalam sambutannya menjelaskan ada lima tindakan yang dilakukan pemerintah menangani musibah banjir tersebut yakni SAR (Search and Rescue) yaitu dicari dan selamatkan dulu korban, kemudian tanggap darurat dengan menyediakan dapur umum, air bersih, selimut dan tenda serta pemberian obat-obatan/pemeriksaan kesehatan secara gratis kepada korban. Sedangkan tindakan yang ketiga adalah rehabilitasi adalah mempercepat perbaikan kembali sarana maupun prasarana yang rusak akibat banjir, kemudian tindakan keempat yaitu rekonstruksi (membangun kembali) terhadap sarana maupun prasarana yang rusak. Dan tindakan kelima yakni coun-

selling dengan memberikan penguatan berupa bimbingan dan penyuluhan bagi korban banjir, agar tegar menjalani kehidupannya secara normal di tengah-tengah masyarakat, papar Bupati Erry Nuradi. Lebih lanjut Bupati Sergai Erry Nuradi mengungkapkan khusus bencana banjir yang menimpa beberapa rumah penduduk bahwa tindakan SAR sudah dilakukan Pemkab Sergai bersama oleh jajaran TNI dan Kepolisian dibantu masyarakat setempat. Demikian juga halnya dengan tindakan tanggap darurat, sejak peristiwa banjir Pemkab Sergai dan beberapa yayasan sosial maupun warga masyarakat yang peduli telah memberikan bantuan berupa makanan, air bersih layak konsumsi, pendirian tenda-tenda tempat penampungan sementara korban. Untuk tindakan rehabilitasi bagi sarana maupun prasarana yang rusak menurutnya, sedikit memakan waktu dalam pencegahan musibah banjir datang kembali dintaranya tindakan normalisasi Sungai Sei Rampah berupa pelebaran sungai, peninggian tebing dan memperdalam sungai (pengerukan), jelas Bupati Erry Nuradi. Selain itu Bupati Erry Nuradi menghimbau kepada warga untuk tidak melupakan budaya gotongroyong, bekerja bakti membersihkan lingkungan termasuk membersihkan saluran air dari sampah ketika menghadapi musim penghujan. Kegiatan gotong-royong menurut Bupati Erry Nuradi memang sifatnya sederhana tetapi manfaatnya luar biasa, sesuai visi Kecamatan Sei Rampah Bersih dapat terwujud, ungkap Bupati Erry Nuradi. Sebelumnya Pelaksana Kaban BPBD Sergai Drs. Joni Walker Manik menjelaskan bahwa penyerahan kembali bantuan pasca banjir kepada masyarakat Kecamatan Sei Rampah ini merupakan program pemerintah pusat terhadap pemulihan daerah yang dilanda bencana alam. Disela-sela acara penyerahan bantuan ini Bupati HT Erry Nuradi didampingi Wabup Ir. H. Soekirman menandatangani prasasti program PNPM-MPd tahun anggaran 2012 berupa kegiatan perkerasan jalan telford di Desa Silau Rakyat Kecamatan Sei Rampah.(Ibnu)

Walikota Binjai Menyerahkan Peralatan Usaha Untuk UMKM BINJAI, (BN) Binjai, Selasa 8 januari 2013, Walikota Binjai H.M. Idaham, SH, M.Si, menyerahkan bantuan Peralatan Usaha untuk Kelompok Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kantor Dinas Koperasi, UKM, dan Perindag Jalan Gatot Subroto Binjai. Walikota dalam sambutannya mengatakan bahwa, peralatan yang telah diberikan ini agar dapat dipergunakan dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, dijaga dan dirawat. Pemberian bantuan ini merupakan hibah dan gratis dari Pemko Binjai . Dengan harapan agar peralatan ini dapat memberikan kontribusi sekaliguss membantu para pengusaha kecil untuk dapat bersaing, meningkatkan produksi, sekaligus meningkatkan pendapatan perkapita yang pada akhirnya meningkatkan perekonomian Kota Binjai. Lanjut Walikota agar para pengusaha UMKM tetap menjalin hubungan dengan Pemko Binjai khususnya pada Dinas

Koperasi, UKM, dan Perindag untuk mendapatkan pembinaan dan bantuan. Segala keluhan dan hambatan dapat disampaikan kepada Pemko Binjai.Untuk melindungi usaha kecilWalikota tidak akan memberikan izin berdirinya toko penjualan seperti indomaret yang sangat merugikan Umkm. Perlindungan ini memang telah diatur oleh undang-undang. Perkembangan Kota Binjai akan pesat sejalan dengan dampak multiflier efek atas ditemukannya ladang minyak di kabupaten Langkat dan sangat berdekatan dengan kota Binjai serta akan dibangunnnya jalan Tol Binjai- Medan tahun ini sehingga arus tranfortasi akan cepat dilalui. Hal ini akan berdampak ekonomis, putaran perekonomian akan terjadi baik langsung maupun tidak langsung bagi Kota Binjai. Sebagai kota jasa dan retail Binjai akan berkembang dan pesat atas pengaruh Minyak dan jalan Tol. Ini harus dapat dimanfaatkan seluas-luasnya oleh

masyarakat kota Binjai. Pemko sedang dan akan membangun fasilitas perekonomian dengan membangun dan merehab pasar yang ada sehingga peningkatan perekonomian dapat terwujud. Walikota berjanji akan membantu pelaku usaha kecil dan akan meningkatkan bantuan dimasa akan datang. Komunikasi dan silaturrahim akan tetap dibangun sehingga tercapai sinerjisitas untuk pembangunan Kota Binjai. Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perindag, Drs. M. Tulen, M.AP dalam laporannya mengatakan bahwa bantuan ini merupakan bersumber dari APBD 2012. Adapun peralatan usaha ini diberikan kepada 2 kelompok usaha, 94 UMKM dengan bantuan berupa : steling jualan 20 unit, mesin jahit 14 unit, mesin bordir 14 unit, mesin obras 2 unit, mesin penggulung benang 2 unit, alat tenun bukan mesin 2 unit, steling sepatu 14 unit, kompresor 13 unit, mesin sablon 1 unit seluruhnya 82 unit peralatan. (MR)

PPAKB Tebingtinggi Peduli Lansia Tebingtinggi .BN Minimnya perhatian yang diberikan pemerintah maupun elemen masyarakat kepada warga lansia (lanjut usia) merupakan realita, tanpa tindakan responsif, diprediski persoalan kesehatan mental Lansia akan semakin menggurita dilevel masyarakat terendah. Untuk mengantisipasi hal itu, Kantor Pemberdayaan Perempuan, Anak dan Keluarga Berencana (PPAKB) Kota Tebingtinggi membentuk Lembaga Pemberdayaan Perempuan Lanjut Usia (LPPLU). Pembentukan Kelompok LPPLU yang dihadiri sekitar 40 orang perempuan lansia yang tergabung dalam 14 organisasi se Kota Tebingtinggi di Aula Kantor PPAKB Jalan KL Yos Sudarso Tebingtinggi, Selasa (8/1) itu dibuka Ketua TP PKK Kota Tebingtinggi Ny Hj Sri Kurnianingsih Umar Zunaidi Hasibuan didampingi Kakan PPAKB drg Dina Kamarina serta Wakil Ketua II TP PKK Ny Hj Ellyuna Irham Taufik dan pengurus lainnya. Kakan PPAKB Tebingtinggi drg Dina Kama-

rina mengatakan strategi pembentukan komunitas LPPLU akan dibentuk dari tingkat Kelurahan, Kecamatan hingga ke level kota. "Peningkatan jumlah Lansia serta minimnya perhatian kepada perempuan Lansia menjadi motivator untuk membentuk kelompok Lansia perempuan ini, kita juga melibatkan berbagai etnis, suku, agama dan berbagai organisasi tanpa melihat status para Lansia agar dapat bersama memberikan pelayanan terbaik kepada perempuan Lansia di Tebingtinggi", ujar Dina Kamarina. Menurut Dina, pembentukan KPPLU mengacu pada pasal 27 ayat 2 dan 34 UUD 1945. Keberadaan UUD No: 6/1974 tentang ketentuan pokok kesejahteraan sosial dan Peraturan Pemerintah (PP) No 42/1982 tentang pelayanan sosial bagi fakir miskin serta UU No 4/ 1997 menjadi faktor lain yang mendukung program tersebut. "Pembentukan itu juga dipelopori oleh UU No: 13/1998 tentang kesejahteaan sosial lanjut usia. Dan PP No : 43/2004 tentang pelaksanaan upaya peningkatan kese-

jahteraan lanjut usia", terang Dina Kamarina. Sementara itu, Hj Sri Kurnianingsih Umar Zunaidi mengatakan, populasi perempuan lanjut usia lebih besar dibandingkan Lansia laki-laki. Faktanya bahwa usia harapan hidup perempuan ternyata relatif lebih tinggi dibandingkan dengan laki-laki, "Pemerintah telah melakukan ikhtiar dan upaya pembinaan dan pemberdayaan lanjut usia, namun pelayanan kepada Lansia belum maksimal dan terlantarkan", aku Sri Kurnianingsih. Ditambahkan bahwa upaya penanggulangan ini dapat dilakukan dengan membentuk lembaga khusus menyangkut Lembaga Pemberdayaan Perempuan Lanjut Usia (LPPLU) Tingkat Kota Tebingtinggi. "Saya mengharapkan agar perempuan Lansia lebih berdaya guna baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat umum, dan Kantor PPAKB dapat membina keberadaan lembaga supaya dapat dirasakan oleh anggota, pengurus maupun pemerintah khususnya masyarakat Kota Tebingtinggi", harap Sri.(DER)

SERDANG BEDAGAI, BN Bupati Serdang bedagai yang juga sebagai Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sumatera Utara (Sumut), Tengku Erry berharap, replika istana Sultan Serdang di jadikan pusat pengembangan budaya Melayu di dunia. Harapan tersebut di sanpaikan Tengku Erry usai membuka Festival Pantun Telangkai II, Ikatan Telangkai Adat Melayu (ITAMA) di Replika Istana Sultan Serdang, Jalan Lintas sumatera-Perbaungan, Kamis(3/1). Replika Istana Sultan Serdang yang di bangun berdasarkan ide Sultan Serdang Allahyarham Tuanku Luckman Sinar Basarshah II SH, potensial menjadi lokasi pusat kegiatan pengembangan kebudayaan dan adat istiadat Melayu. “Silahkan isi ruangan yang ada di gedung Replika Istana Sultan Serdang dengan berbagai peninggalan sejarah Melayu. Apakah itu barang, benda pusaka ataupun photo yang memiliki sejarah. Dengan begitu , Generasi mendatang dapat mengetahui sejarah zaman keemasan Melayu, Khususnya eksistensi kerajaan Serdang di masa lalu,’’ kata Erry. Menurut Erry, lingkungan Istana Sultan Serdang dapat dijadikan pusat pengembangan budaya Melayu terbesar di Pulau Sumatera dan dunia. “Pantun adalah salah satu budaya Melayu yang masih lestari hingga saat ini. Tetepi tarian serampang XII sangat sedikit dikuasai generasi muda Melayu saat ini. “Resam Melayu iyu tersebar di berbagai penjuru belahan dunia, sahabat semua suku dan semua agama. Bahkan bahasa Nasional kita berasal dari bahasa Melayu. Hingga tak keliru Peribahasa Takkan Melayu Lekang Dibumi. Karenanya saya mengajak maeilah kita semua pihak mengembangkan seni budaya adat istiadat Melayu,’’ Sebut Erry. Sementara itu Pangeran Serdang Bedagai Tengku Achmad Syafei gelar tengku Pangeran Nara Kelana mengatakan, pihaknya akan menyusun program dan kegiatan secara berkesinambungan di lingkungan Replika Istana Sultan Serdang. “Harkat dan martabat harus dijaga, sekali layar terkembang surut kita berpantang. Harapan Tengku Erry wajib dilaksanakan. Jika tidak, itu akan menjadi hutang,” ujar Syafei. Syafei juga menjelaskan, dalam acara Festival Pantun Telangkai II, Khusus pantun Hempang Pelaminan dan Hempang Kipas dimaksudkan melestarikan Budaya Melayu di nusantara. Acara Festival Pantun Telangkai II juga merupakan rangkaian kegiatan memeriahkan HUT sergai kr (, memperebutkan Trophy bergilir Tengku Erry Nurady Selaku Bupati Sergai.(IBNU)

Sambut HUT RS Sultan Sulaiman 255 Anak Ikut Lomba Mewarnai SEI RAMPAH, BN Dalamrangka menyambut HUT ke-5 RSUD Sultan Sulaiman Sergai dan hari jadi Kabupaten sergai ke-9. RSUD Sultan Sulaiman melaksanakan lomba mewarnai yang di ikuti 255 anak usia dini, acaea tersebut digekar dikomplek RSUD, Sabtu (5/1) jam 11.00 wib. “Kita melaksanakan Kegiatan ini dengan tujuan e\agar anak-anak yang mempunyai hobby menggambar dan melukis dapat menyalurkan dan menuangkan aspirasinya di atas kertas yang di sediakan oleh panitiaa,” Demikian dikatakan Direktur RSUD Sultan Sulaiman dr Ahmad Ghaidir. Dikatakannya, selain lomba mewarnai bagi anak usia dini Panitia juga melaksanakan kegiatan bakti sosial, kegiatan ini akan di gelar dalam menyambut HUT ke-5 RSUD Sultan Sulaiman, sehingga dapat menyentuh ke masyarakat bawah. “Dengan kegiatan yang di laksanakan ini masyarakat bisa lebih dekat dan melihat langsung kondid RSUD Sultan Sulaiman serta pelayanan yang di berikan kepada masyarakat,” terang dr Ahmad Ghaidir. Yanti(34) orang tua dari salah seorang pesrta saat ditemui wartawan mengatakan, lomba mewarnai yang di laksanakan RSUD Sultan Sulaiman sangat baik dan dirinya sangat di dukung, di harapkan untuk kedepannya pihak rumah sakit lebih meningkatkannya. “ Jarang ada kegiatan yang melibatkan anak-anak, kiranya apa yang telah di lakukan pihak RSUD Sultan Sulaiman dapat di contoh oleh instansi lainnyam” ujar Yanti saat mendampingi anaknya ikuti perlombaan.(IBNU)

14-21 JANUARI 2013 | EDISI 342| THN KE-VIII

Pangdam I/BB, Wali Kota dan Danlanud Suwondo Medan Ikut Serta

Kapoldasu Lepas 521 Peserta MVTA 2013 Medan (BN) Kapoldasu Irjen Pol Drs Wisjnu Amat Sastro melepas 521 peserta Visit Medan Trail Adventure 2013 yang berasal dari 20 provinsi di Indonesia untuk melakukan touring dari Lapangan Merdeka menuju Bukit Lawang, Sabtu (11/1). Selain diikuti crosser dari Australia dan Malaysia, even wisata otomotif ini juga diikuti Pangdam I/ BB Mayjen TNI Lodewijk F Paulus, Kasdam I/ BB Brigjen TNI I Gede Sumerta, Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM dan Danlanud Suwondo Kol Pnb SM Handoko SIP MAP Di samping itu even pertama kali yang digelar di Sumatera Utara ini juga diikuti Bupati Kabupaten Sragen Agus Faturahman, Bupati Ngawi Ir Budi Sulistyono, sejumlah pimpinan SKPD di lingkungan Pemko Medan dan camat se-Kota Medan. Mereka touring selama dua hari 12 dan 13 Januari . Hari pertama start di Lapangan Merdeka Medan dan finish di kawasan wisata Bukit Lawang dengan jarak tempuh lebih kurang 130 kilometer. Sedangkan hari kedua start dari Bukit Lawang, sedangkan finish di Lapangan Cadika Pramuka Jalan Karya Wisata Medan dengan jarak tempuh sekitar 110 kilometer. Berhubung perserta cukup banyak, pelepasan dilakukan 5 kali dan Wali Kota bersama Pangdam I/BB, Kasdam I/BB, Danlanud Suwondo Medan, serta usur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Tingkat Suamtera Utara dan Kota Medan, pimpinan SKPD dan camat se-Kota Medan menempati yang start terakhir. Selanjutnya mereka bersama ratusan crosser lainnya memulai touring

dengan rute Jalan Pulau Pinang, Jalan Balai kota, Jalan Putri Hijau, Jalan Gatot Subroto, Jalan Ringroad, Simpang Melati, Tanjung Selamat dan selanjutnya mulai menelusuri track yang cukup menantang di kawasan Deli Serdang, Binjai dan Langkat. Setelah melewati rute yang cukup berat, seluruh peserta beristirahat untuk melepas lelah sekaligus makan siang bersama di lokasi wisata Namo Sira-Sira, Kabupaten Langkat. Usai makan siang, para peserta selanjutnya melanjutkan touring menuju Desa Telaga, Kabupaten Langkat untuk check point dan kemudian melanjutkan perjalanan untuk akhirnya mencapai finish di Rindu Alam Resort Bukit Lawang. Sebelum melepas seluruh peserta VMTA 2013, Kapoldasu Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro sangat mengapresiasi digelarnya even wisata otomotif ini. Sebab, even ini tidak hanya mempromosikan Kota Medan tetapi juga daerah interland lainnya yang turut dilalui seperti Kabupaten Deli Serdang, Kota Binjai dan Kabupaten Langkat. Hanya saja Kapoldasu sangat menyayangkan pada hari yang bersamaan digelar dua even besar yang sama. Untuk itu dia berharap agar even inji disatukan sehingga gaungnya bisa lebih besar lagi dalam upaya mempromosikan Kota Medan dan Sumatera Utara baik untuk tingkat nasional maupun internasional. Tak lupa Kapoldasu mengingatkan dan menghimbau kepada seluruh peserta untuk menjaga keselamatan selama dalam perjalan. “Jangan ugal-ugalan, hidupkan lampu dan patuhi peraturan lalu-lintas. Di samping itu kosentrasi penuh selama berk-

Waka Poldasu Minta Agar Satpam Tetap Konsisten Medan[BN] Waka Poldasu Brigjen Pol Cornelis Hutagaol mengingatkan dari satpam agar tetap mampu menjaga komitmen serta disiplin sebagai pengemban fungsi kepolisian terbatas.. Hal ini disampaikannya dalam amanatnya pada perayaan Hari Ulang Tahun ke 32 Satuan Pengaman[Satpam] ,Rabu[9/1] di halaman SPN Sampali yang dihadiri oleh ratusan Satpam dan juga Kapolresta Medan Kombes Pol Monang Situmorang serta sejumlah perwira dijajarannya. Seluruh satpam diharapkan dapat memantapkan komitmen moral dan disiplin secara konsisten sebagai pengemban fungsi kepolisian terbatas dan garda terdepan dalam penyelenggaraan swkarsa.”Itu yang menjadi harapan kita semua”,kata Cornelis. Di usia yang bertambah ini,kata Cornelis , Satpam harus terus meningkatkan integritas ,kualitas dan pengetahuan agar dapat mendukung pelaksanaan tugas yang optimal. “Peka dan waspada terhadap setiap kejadian agar dapat menjaga citra baik penegak ketertiban dan pencegah gangguan keamanan”,kata Conelis.Juga mengatakan upaya upaya yang lebih kontruktif dan mengeleminir gangguan kamtibmas melalui tindakan preventif yang tepat. “Apabila dibutuhkan setiap satpam harus mampu melakukan tindakan pengakan hokum terbatas yang professional dan proporsional”,katanya. Tetap mengutamakan aspek legilitas dan perlindungan HAM, dan sangat berguna untuk menghindari terjadinya tindakan kontraproduktif. Dalam perayaan HUT Stpam ini juga diberikan penghargaan kepada sejumlah satpam yang dianggap berperestasi. [HZA]

Pemain dan Kasir Judi Jackpot Ditangkap Medan[BN] Penggerebekan tempat bermain judi jackpot dikampung kubur oleh Ditreskrimum Polda Sumut dibantu personel dari Brimob, Kamis[10/1]. Dan berhasil menangkap lima orang yang sedang bermain serta seorang kasirnya.Wakil Direktur Reskrimum Polda Sumut AKBP Wawan Munawar kepada wartawan mengatakan mesin ditaruh dilorong lorong kampung dan telah diamati kepolisian selama beberapa hari “TKP didua tempat yakni di Jalan Taruma dan Jalan Zainul Arifin kampong kubur Medan. Dari lorong lorong dikedua tempat itu ditangkap lima orang yang sedang bermain, satu orang penyedia judi jackpot, dan Sembilan mesin judi jackpot masih aktif”,kata Wawan. Selain itu,sebagai barang bukti disita koint jackpot sebanyak 100 keping, uang dari kasir Rp.127.000 serta koint bernilai Rp.1.000. Wawan mengatakan juga, masih banyak juga tempat lain yang masih belum tersentuh. Untuk itu pihaknya akan tetap melakukan pembersihan judi yang juga merupakan atensi pimpinan Polri. Wawan mengatakan pihaknya merasa perlu bekerjasama dengan Brimob dalam penggerebekan kali ini. “Itu antisipasi siapa tahu disana mereka ada yang membackingnya”,ungkapnya.Walaupun kampong kubur terkenal dengan sarang narkoba dan dia hanya focus pada pembersihan judi. Pemain yang ditangkap yakni Riz, Yun, Ron[penarik becak], Ram[pedagang], Ded[satpam] Dan penyedia lahan jackpot berinisial Rn. Dan saat ditanya wartawan kepada Rn, yang mengaku hanya sebagai kasir yang bekerja dari pukul 08.00-22.00 WIB dengan gaji Rp.50 ribu per harinya. Rn mengatakan bahwa pemilik mesin adalah Raj yang sampai saat ini belum berhasil ditangkap polisi. [HZA]

enderaan, saya berdoa semoga seluruh peserta selamat sampai tujuan,” kata Kapoldasu. Sementara itu Pangdam I/BB Mayjen TNI Lodwijk F Paulus menilai VMTA 2013 merupakan suatu upaya pembentukan komunitas baru dari seluruh Indonesia sekaligus mempromiskan Kota Medan dan Sumatera Utara di mata nasional dan internasional. Untuk itu dia berharap agar program-program seperti ini ke depan semakin meningkat sehingga peserta yang hadir tidak

321 peserta lagi tetapi semakin berlipat ganda. “Dengan demikian pariwisata di Kota Medan dan Sumatera Utara akan semakin berkembang,” harap Pangdam. Sebelumnya Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasinya kepada seluruh peserta yang mengikuti VMTA 2013. Tingginya animo peserta mengikuti even ini tentunya menunjukkan perhatian yang sangat besar terhadap perkembangan otomotif, termasuk pariwisata daerah.

Dijelaskan Wali kota, VMTA 2013 menjadi salah satu bentuk kesinambungan membangun olahraga otomotif sekaligus pariwisata daerah. Tentunya even ini sangat berarti bagi Kota Medan sebagai kota tujuan MICE (Meeting, Incentif, Convention Exhibition). “Alhamdulillah, sampai saat ini Kota medan telah bayak dipercaya untuk menjadi tuan rumah berbagai even besar baik tingkat nasional maupun internasinal, termasuk nanti menjadi salah satu tuan rumah penyelenggara Konfrensi Tingkat Ting-

Bandar Togel Sergai dan Tebing Tinggi Ditangkap Unit Judi Ditreskrimum Poldasu MEDAN[BN] Petugas Unit Judi Subdit III Umum Direktorat Reserse Kriminal Umum[Ditreskrimum] Poldasu menangkap dua orang tersangka Bandar judi toto gelap[Togel] yang kerap beraksi d kabupaten Serdang Bedagei[Sergei] dan kota Tebing Tinggi., Senin[7/1] malam. Suliong alias Sunlong[67] ditangkap di Jalan Sungairejo lorong 5 Kecamatan Sei Rampah Kabupaten Sergei sekitar pukul 20.00 WIB. Polisi menyita barang bukti sebuah HP, buku tafsir mimpi, selembar kertas pemasangan angka nomor, dua lembar angka catatan nomor togel yang keluar dan uang Rp.760.000.

Kemudian sekitar pukul 23.00 WIB ditangkap pula tersangka Bandar togel Linda alias Aling[27] dan pekerja nya Rudi alias Aho[19] saat menghitung omzet di Jalan Brohol Setia Budi No.5 A kecamatan Bajenis Tebing Tinggi. Dari tersangka disita sebagai barang bukti berupa tujuh unit HP, buku berisi omzet empat buah yang berasal dari sub agen, tiga buku tabungan, dua kalkulator, satu notes berisi catatan omset, 131 potongan kertas catatan togel dan uang Rp.4.050.000. Menurut Kanit Judi Sudit III Umum Ditreskrimum Poldasu, Kompol Saptono, sebelum melakukan penangkapan pihaknya menerima

laporan dari masyarakat. “Sekitar satu minggu dilakukan penyelidikan dan ternyata benar ,dengan bukti pendukung, tersangka ditangkap”,ujarnya kepada kepada wartawan, Selasa[8/ 1]. Ditambahkannnya bahwa menurut pengakuan tersangka dia mendapat fee melalui transfer di bank dari Bandar besar dari Pekan Baru bemana Fani. Sementara menurut Linda, dia tidak pernah ketemu Fani dan yang mengenalkannya Ahok warga Negara Malaysia. Omzetnya Rp.2 juta per hari,fee yang diberikan Fani 5 persen dari omzet penjualan Pembayaran transfer melalui bank. [HZA]

Tahun Ini Pasar Induk Tuntungan Diresmikan Jadi Urat Nadi Perekonomian Kota Medan Medan (BN) Pasar Induk Tuntungan tinggal menunggu waktu saja untuk dioperasikan. Seluruh bangunan maupun fasilitas pendukung telah rampung dikerjakan. Hanya tinggal infrastruktur jalan yang belum sepenuhnya bisa tembus sampai Simpang Selayang. Meski demikian apabila jalan menuju pintu masuk bisa diperlebar, maka pasar induk terbesar di Pulau Sumatera ini sudah dapat dioperasikan tahun ini. Diharapkan pasar induk ini akan menjadi urat nadi perekonomian di ibukota provinsi Sumatera Utara. Demikian hasil peninjauan yang dilakukan Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM ketika meninjau Pasar Induk Tuntungan di Jalan Bunga Turi Kelurahan Lau Cih, Kecamatan Medan Tuntungan, Rabu (9/1) pagi. Kawasan yang dulunya semak belukar itu kini seperti disulap dan menjelma menjadi pasar induk modern bertaraf nasional. Menurut Wali Kota, bangunan Pasar Induk Tuntungan ini merupakan hasil perpaduan Pasar Induk Depok dengan Pasar Induk Tanggerang yang ada di Pulau Jawa. Karenanya, dia meyakini Pasar Induk Tuntungan yang memiliki lahan seluas lebih kurang 12 hektar ini akan lebih baik lagi dibandingkan dengan kedua pasar induk tersebut. “Setelah diresmikan, pengelolaan Pasar Induk Tuntungan akan kita serahkan kepada Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Medan untuk dikelola secara profesional sehingga menjadi urat nadi perekonomian di Kota Medan,” kata Wali Kota. Dari peninjauan yang dilakukan Wali Kota yang didampingi Sekda Ir Syaiful Bahri MM, Ketua Dewan Kota Drs H Afifuddin Lubis, serta sejumlah pimpinan SKPD di lingkungan Pemko Medan seperti Plt Kadis Perumahan dan Permukiman (Perkim) Ir Rizal Zulkarnain,

Kadis Bina Marga Ir Gunawan Surya, Kadis Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB) Ir Syampurno Pohan, Kabag Umum M Husni SE, Kabag Humasy Budi Hariono SSTP MAP dan Camat Medan Tuntungan Gelora Ginting, Pasar Induk Tuntungan ternyata sangat lengkap. Selain memiliki bangunan induk untuk grosir dan subgrosir, pasar induk yang dibangun sejak 2010 ini juga dilengkapi dengan bangunan untuk perkantoran bagi pengusaha ekspor, kantin, tempat berjual buah, masjid, tempat beristirahat supir dan dilengkapi dengan sarana perbengkelan yang lengkap. Di samping itu Pasar Induk Tuntungan ini juga dilengkapi dengan fasilitas air bersih yang mampu menghasilkan 10 liter perdetik dan mesin listrik sendiori dengan daya 125 KVA. “Jika jalan menuju pintu masuk bisa diperlebar, mungkin dalam waktu singkat Pasar Induk Tuntungan ini kita resmikan sambil menyelesaikan jalan tembus menuju Simpang Selayang. Sebab, seluruh bangunan dan fasilitas pendukungnya sudah sangat representatif dan bertaraf nasional. Kita harapkan per-

tumbuhan ekonomi di Kota Medan akan tumbuh dari sini,” ungkapnya optimis. Selanjutnya, jelas Wali Kota, pembangunan Pasar Induk Tuntungan yang memiliki 1.150 grosir dan sub grosir ini telah menggunakan dana sekitar Rp.59 miliar. Kehadiran pasar induk ini dipastikannya sangat membantu masyarakat. Meski grosir dan sub grosir disewakan namun nilainya terjangkau masyarakat karena sistemnya berbeda dengan konsep revitalisasi pasar tradisional. Setelah diresmikan, lanjutnya, maka seluruh pedagang sayur dan buah yang selama ini beraktifitas jual-beli di Pasar Sentral akan dipindahkan ke pasar induk. Dengan demikian 75 persen sampah hasil sayuran dan buah akan tertinggal di pasar induk. Sampah itu selanjutnya akan ditempatkan di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang ada di lokasi pasar induk dan langsung diolah menjadi pupuk organik. Wali Kota kemudian menambahkan, bangunan pasar induk dan seluruh fasilitas pendukungnya dibangun di atas lahan seluas lebih

kurang 8,5 hektar. Karenanya sisa lahan yang dimiliki akan digunakan untuk membangunan terminal bis, persis di depan pintu masuk Pasar Induk Tuntungan dan tempat pendinginan sayur maupun buah untuk ekspor serta bangunan pendukung lainnya sehingga Pasar Induk Tuntungan benar-benar menjadi pusat perekonomian. Selain itu Wali Kota pun optimis, kehadiran Pasar Induk Tuntungan akan mempercepat pembangunan di sekitar kawasan tersebut. Terbukti, lahan kosong di sekitar kawasan itu telah laku pesat meskipun nilainya naik sangat tinggi dibandingkan harga jual tanah sebelum bangunan Pasar Induk Tuntungan didirikan dan beberapa lokasi pun telah memulai proses pembangunan. Sementara itu Plt Kadis Perkim Kota Medan Ir Rizal Zulkarnain menjelaskan, pihaknya untuk tahun anggaran 2013 menganggarkan dana sekitar Rp.200 juta untuk finishing Pasar Induk Tuntungan. Dia membenarkan apa yang disampaikan Wali Kota, pembangunan Pasar Induk Tuntungan telah menggunakan dana sekitar Rp.59 miliar. (H)

gi (KTT) APEC 2013,” ungkapnya. Menurut Wali Kota, menjadi tuan rumah yang baik tidak mudah. Namun berkat dukungan sepenuhnya dari unsure Forum Koordinasi Pimpinan Daerah serta kesadaran dan kebanggaan masyarakat Kota Medan terhadap kotanya dengan terus menjaga iklim yang kondusif sekaligus menjadi warga kota yang ramah, terbuka, serta santun kepada para pendatang, Medan akan selalu dipercaya. Karena itulah Wali Kota sangat mendukung rencana digelarnya even serupa memperebutkan Piala Pangdam I/BB pada Maret mendatang dan Pemko Medan siap mendukungnya. Sebab, para peserta akan start dari Kota Medan sehingga akan menjadi citra bagi ibukota provinsi Sumatera Utara. Kegiatan itu akan diisi dengan bakti sosial dan penanaman pohon dalam rangka mendukung program Go Green. Sedangkan Fariz H Hutagalung SSTP MSi selaku ketua panitia VMTA 2013 menjelaskan, even ini terselenggara berkat dukungan penuh Pemko Medan serta pemerintahan daerah yang wilayahnya masuk dalam rute yang dilalui seperti Pemkab Deliserdang, Pemko Binjai dan Pemkab Langkat. Selain itu juga didukung Pangdam I/BB, Kapoldasu, Kapolresta Medan, Kapolresta Binjai dan Polres Langkat serta seluruh pihak yang terleibat dalam even ini. Karenanya, dia mengucapkan terima kasih atas kejasama dan dukungan yang telah diberikan sehingga VMTA 20-13 dapat berjalan dengan lancar. (H)

FKUB Harus Jaga Independensi Medan (BN) Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM minta agar Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Medan untuk tetap menjaga independensinya. Artinya, FKUB jangan terlibat dalam politik praktis dan harus focus menjadiorganisasikeagamaanyangbertugasmembantu pemerintahdalammenjagakerukunanumatberagama agar tetap harmonis. “FKUB Kota Medan harus independen dan tidak terlibat dalam politik praktis. Dengan demikian FKUB akan tetap dicintai seluruh umat,”kataWali Kota ketika membuka acara Refleksi AkhirTahun dan Rapat Kerja Daerah FKUB Kota Medan di Garuda Plaza Hotel, Senin (7/1) malam. DijelaskanWali Kota, situasi politik di Kota Medan jelang pelaksanaan Pilgubsu 2013 semakin memanas sehingga perlu disikapi, termasuk FKUB Kota Medan. Untuk setiap terjadinya gesekan kecil yang terjadi di tengah masyarakat harus secepatnya diselesaikan agar tidak berkembang sehingga mengganggu kondisi kantibmas. “Jadi FKUB harus netral,” ujarnya. Menurut Wali Kota, dirinya dan seluruh unsure Forum Koordinasi Pemerintah Daerah (FKPD) Kota Medan telah bersinergi untuk mencegah terjadinya gesekan-gesekan maupun konflik horizontal di tengah masyarakat karena semakin tingginya suhu politik menjelang dan pasca Pilgubsu 2013. Hal itu dilakukan untuk memberikan rasa aman dan kondusif bagi seluruh masyarakat. Dalam acara yang turut dihadiri Wakil Wali Kota Drs H Rahudman Harahap MM, Sekda Ir Syaiful Bahri, Ketua MUI Kota Medan Prof Dr M Hatta, Ketua FKUB Kota Medan Drs Palit Muda Harahap, Kepala Kementrian Agama Kota Medan Iwan Zulhami, unsure Badan kerjasama Antar Gereja (BKAG) Kota Medan, Walubi Medan, Keuskupan Agung, parisada Hindu dharma Indonesia dan majelis Tinggi agama Konghucu Indonesia Kota Medan, Wali Kota berharap agar FKUB dapat menjadi mitra pemerintah dalam rangka membangun kebersamaan dan kerukunan di tengah kota yang multikulturalisme ini. “Kita harus bangun satu harmonisasi hubungan antar agama di kota ini, termasuk antar agama itu sendiri dan antar umat beragama. Untuk itulah Pemko Medan mendorongumatberagamadanmajelis-majelisagama untuk membangun silaturahmi guna melihat hal-hal apa saja yang harus dilakukan, terutama dalam rangka menjalin keharmonisan dan saling hormat menghormati antar umat beragama di Kota Medan,”ungkapnya. Selanjutnya,Wali Kota mengapresiasi sejumlah kegiatan yang telah dilakukan FKUB Kota Medan sepanjang 2012 seperti dialog kerukunan siswa SLTA lintas agama, dialog kerukunan dengan tokoh-tokoh lintas agama, dialog kerukunan dengan tokoh-tokoh pemuda lintasagamasertadialogkerukunandengankepala lingkungan. Apa yang dilakukan itu dinilai sangat menyentuh akar rumput dalam upaya untuk terus membangunkebersamaandankerukunan. Ketua FKUB Kota Medan Drs Palit Muda Harahap menjelaskan,kegiatanyangdilakukaninidalamrangka mengevaluasiseluruhkegiatanyangtelahdilakukan sekaligusmerenungkannya untukmengetahuiapakah kegiatan yang telah dilakukan tersebut berhasil atau tidak. “Dari hasil evaluasi dan perenungan yang dilakukan, kita ingin meningkatkannya lagi. Hal ini kitab lakukan semata-mata dalam rangka merajut kerukunan umat beragama di Kota Medan,” jelas Palit. Menyikapi permintaan Wali Kota agar FKUB tetap menjaga idenpendensinya, Palit mengaku seluruh pengurus FKUB telah sepakat untuk netral dalam Pilgubsu 2013. “Kami sepakat tidak ikut dalam politik praktis dalam rangka Pilgubsu 2013. Jadi kita netral dan independen sajalah,”tegasnya. (H)

14-21 JANUARI 2013 | EDISI 342| THN KE-VIII

Temukan Bangunan di Jalan M Yamin Abaikan Estetika Kota CV. BONGKAR PERS NEWS Badan Hukum: Akte Notaris Hermaini,SH No.4 Tanggal 10 Agustus 2009 Pengesahan PN Medan No: 1520/CV/PEND/ 2009 Pembina NPWP: 02.996.694.2-121.000 : Drs. H. Kasim Siyo MSi

Drs. Hendra DS HMK Aldian Pinem, SH, MH Uli Tobing Benny Soetedjo Eben Pegagan Manik

Pemimpin Umum/ Pemred/Penjab

: Sunardi Bonang

Wakil Pemred I/ Wakil Penjab : ESP Parindoery Wakil Pemred II/ Wakil Penjab : A. Sani Simbolon Wakil Pemimpin Umum I Wakil Pemimpin Umum II

: Johnesly Meliala : Irwansyah B

Pimpinan Perusahaan

: Muhammad Ridwan

Redaktur Pelaksana

: Drs. Alfindo Amir Hamzah Siregar, SH Pendi Hariyono

Dewan Redaksi

: Mangatur Silaban Drs. Edward Pakpahan H.Zulkarnain Abidin Rudi Sirait EPP Ringo-ringo, SE Muhammad Siregar

Koordinator Liputan Koordinator Daerah

: Jakfar : Indrawan Sukma Antoni Sagala : Sudari,SH (Kabag) Leonard Hutasoit : Supriadi : Nurmahadi Darmawan, SH Mardianto Situmeang, SH Rosmawati, SH : Toni Purwadi, SH : Rini Alamsyah SPd

Litbang/Iklan Fotografer/Teknisi Penasehat Hukum Sekretaris Redaksi Keuangan

KONTAK PERSON IKLAN/SIRKULASI HP. 0816 3134 392/0813 7539 5392 IKLAN DISPLAY/UMUM RP 6.000/MM FULL COLOUR RP 21.000/MM KANTOR REDAKSI JL. FLAMBOYAN RAYA/RAHARJA NO. 37 MEDAN TELP (061) 8213786, FAX (061) 8215552 NO. REKENING: 5310 - 01 - 004167 - 53 - 5 AN. SUNARDI, BANK BRI UNIT TANJUNG SARI MEDAN PERCETAKAN/PRA CETAK : PT MEDAN GRAINDO (Isi Diluar Tanggung Jawab Pra Cetak/Percetakan)

Bulan ini Kios Penampungan

Pedagang Buku Selesai Dibangun Medan (BN) Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM optimis pembangunan 180 kios penampungan di Jalan Pegadaian Medan akan rampung dalam bulan ini. Dengan demikian seluruh pedagang buku yang selama ini berjualan di sekitar Lapangan Merdeka Medan segera pindah dan menempatinya. Selanjutnya kawasan itu akan dilengkapi dengan fasilitas lampu jalan sehingga para pedagang bisa menjajakan bukunya sampai malam. Rasa optimis ini disampaikan Wali kota ketika meninjau lokasi pembangunan kios penampungan, Selasa (8/1). Sebagian kios tinggal tahapfinishing akhir, sedangkan sebagian kios lagi dalam proses pembangunan. Didampingi sejumlah pimpinan SKPD, Wali Kota pun memeriksa kontsruksi bangunan dan rak-rak buku yang telah selesai dibuat. “Januari ini seluruh kios penampungan sudah selesai dibangun. Untuk itu kita berharap semua saudara-saudara kita yang ada di Lapangan Merdeka akan pindah kemari. Semaunya akan kita lengkapi, termasuk fasilitas rak-rak buku. Selain itu lokasi juga akan dilengkapi dengan fasilitas jalan dan lampu penerang jalan agar pedagang dapat berjualan sampai malam,” kata Wali Kota. Menurut Wali Kota, pemberian fasilitas itu dilakukan agar warga semakin tertarik mengunjungi lokasi tersebut. Apalagi tempat itu tidak hanya untuk berjualan buku saja tetapi juga menjual makanan dan minuman. Untuk itu dia berharap kepada pihak ketiga supaya secepatnya menyelesaikan pembangunan kios penampungan sementara. Jika kios penampunan selesai dibangun, Wali kota menginginkan agar kawasan itu menjadi salah satu ikon tempat menjual buku Kota Medan mengingat belum ada tempat berjualan buku seperti itu. Tentunya tempat penampunan ini dapat dimanfaatkan para pelajar maupun mahasiswa untuk membeli buku dengan harga yang relatif terjangkau. “Untuk itu kita minta kepada pihak ketiga agar secepatnya menyelesaikan kios penampungan ini,” ungkapnya. Pada kesempatan itu Wali Kota berencana akan memberikan bantuan kepada para pedagang buku untuk mengembangkan usahanya. Salah satunya dengan memberikan bantuan bergulir maupun dalam bentuk koperasi. “Kita sedang mengupayakan untuk memberikan bantuan kepada para pedagang buku setelah mereka menempati kios penampungan ini,” jelasnya. Seperti diketahui para pedagang buku terpaksa dipindahkan dari kawasan Lapangan Merdeka akibat pembangunan Sky Bridge (jembatan penghubung) antara Lapangan Merdeka dengan Stasiun Kereta Api. Apalagi di Lapangan Merdeka akan dibangun City Airport Terminal (CAT) atau taman parker dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah pusat menyusul pengoperasian Bandara Kuala Namu. (H)

Wali Kota Marah Besar Medan (BN ) Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM marah besar ketika melakukan peninjauan di Jalan Prof H M Yamin Medan, Jumat (11/1). Dia mendapati 4 unit bangunan rumah toko (ruko) berlantai tiga yang sedang dalam proses pembangunan mengabaikan estetika kota. Selain dipagar seng yang sudah ringsek dan mau tumbang, material bangunan berupa timbunan tanah bekas hasil korekan dan potong-potongan kayu dibiarkan berserak di atas trotoar sehingga menyebabkan sekitar bangunan tampak kumuh dan jorok. Sontak orang nomor satu di Pemko Medan tersebut didampingi Kadis Bina Marga Ir Gunawan, Kadis Pertamanan Drs Erwin Lubis serta Kabag Humas Budi hariono SSTP MAP langsung memanggil salah seorang pekerja bangunan dengan wajah tegang dan memerah. Dengan tergopoh-gopoh, pekerja tersebut langsung datang menghampiri Wali Kota. “Siapa pengawas bangunan ini?” kata Wali Kota dengan nada tinggi. “Saya minta pagar ini sekarang juga dibongkar!” tambahnya. Dengan gugup pekerja itu mengatakan pengawas berada dalam bangunan. Wali Kota langsung memerintahkannya untuk segera dipanggil. Pekerja itu langsung berlari meninggalkan Wali Kota untuk memanggil pengawas yang berada dalam bangunan. Tak sampai 5 menit, pria paroh baya dengan menggunakan kaos putih dipadu celana panjang hitam mendatangio Wali Kota. Setelah pria yang ditaksir berusia 50-an itu

mengaku sebagai pengawas bangunan, Wali Kota langsung menyuruhnya untuk membongkar pagar seng. “Tak ada perasaan kalian. Boleh dipagar seng tapi buatlah dengan baik dan dicet. Masak bangunan di inti kota, pagarnya dibuat seperti ini. Bongkar sekarang, bekas bongkarannya masukkan dalam bangunan. Begitu juga dengan timbunan tanah bekas hasil korekan dan potongan kayu tersebut,”ungkapnya. Pengawas bangunan itu langsung memanggil beberapa anggotanya. Dibantu petugas Satpol PP dan Kadis Pertamanan, mereka pun membongkar pagar seng. Hasil bongkaran dimasukkan dalam bangunan melalui pintu depan setelah seng penutupnya dibuka. Setelah itu menyusul timbunan tanah dan potongan kayu. Wali Kota baru meninggalkan bangunan itu setelah melihat bangunan itu setelah melihat sekitar bangunan mulai bersih. Dia kemudian mengecek drainase yang baru selesai di bangun dan ditutup dengan potongan beton berlubang. Diharapkannya drainase baru itu mampu mengatasi genangan air di seputaran Jalan Prof H M Yamin yang terjadi setiap kali hujan deras turun. Sekitar 15 meter melangkah, Wali Kota kembali menemukan tumpukan pasir yang dibiarkan teronggok sehingga tumpah ke badan jalan dan trotoar. Tak pelak kondisi itu sangat mengganggu kelancaran arus lalu-lintas dan para pejalan kaki. Wajah Wali Kota kembali tegang dan memerah, ia langsung membuka pintu pagar seng yang menutupi satu unit bangunan ruko berlantai tiga yang juga dalam tahap pemban-

gunan tersebut. Beberapa pekerja bangunan yang ada dalam bangunan langsung diperintahkan untuk membersihkan badan jalan dan trotoar dari tumpukan sampah. Selanjutnya, Wali Kota minta Camat Medan Timur P Pasaribu segera dipanggil lantaran kedua bangunan tersebut berada di wilayah kerjanya. Tak lama berselang Pasaribu pun datang, Wali Kota langsung mendampratnya. “Kau lihat ini, mengapa tumpukan pasir dibiarkan disini. Sudah itu kau lihat disana, mengapa pagar seng yang sudah mau roboh pun kau diamkan. Berarti kau nggak keliling, jadi apa saja kerja kau?” bentak Wali Kota dengan nada tinggi. “Tadi sudah saya suruh lurah untuk menegur pemilik bangunan, Pak” jawab Pasaribu. Wali Kota tidak mau terima dengan jawaban tersebut. Dia langsung memerintahkan Pasaribu untuk membersihkan tumpukan pasir. “Jangan sampai saya lihat tumpukan pasir ini lagi! Kau harus rajin mengawasi wilayahmu!” tegasnya. Wali Kota melanjutkan peninjauan. Diselasela peninjauan, dia menyempatkan diri berkomunikasi dan bersilaturahmi dengan sejumlah warga yang ditemui. Dari komunikasi yang dilakukan, Wali Kota ingin menyerap langsung apa yang menjadi keluhan warga guna dicarikan solusinya. Tiang Reklame Sumbat parit Sebelumnya, Wali Kota meninjau persimpangan Jalan Diponegoro/ Jalan KH Zainul Airif. Persis di sudut jalan, berdiri kokoh dua pa-

pan reklame besar (billboard). Pendirian kedua papan reklame menyebabkan parit tersumbat, sebab pondasi dasar kedua tiang billboard yang terkena parit dicor sehingga menyebabkan air parit tidak mengalir. Lama kelamaan air parit yang tidak mengalir terebut menimbulkan bau yang sangat mengganggu penciuman warga sekitarnya. “Akibat tiang billboard dicor dalam parit, maka parit tersumbat sehingga tak dapat mengalir. Coran itu sudah kita bongkar dan lumpur dalam parit sudah disedot dengan menggunakan truk tangki penghisap lumpur milik Dinas Bina Marga. Dalam beberapa hari ini, air parit sudah mengalir lagi,” ungkapnya. Untuk itu Wali Kota mengingatkan kepada pihak-pihak yang ingin menggunkan fasilitas umum sebagai lokasi pemasangan billboard harus lebih dahulu berkonsultasi. “Jangan langsung main berdiri saja, akibatnya seperti ini. Jadi tolonglah konsultasilkan dulu apakah layak billboard didirikan atau tidak. Jangan karena kepentingan pribadi, dikorbankan kepentingan masyarakat banyak,” himbaunya. Kemudian Wali Kota memerintahkan kepada Kadis Pertamanan untuk segera mengecek izin kedua billboard tersebut. Apabila izin kedua billboard tersebut sudah mati, maka izinnya tidak akan diperpanjang lagi dan harus dibongkar. Selanjutnya, Wali Kota akan menertibkan bilboard-bilboard lainnya, terutama yang keberadaannya sangat mengganggu estetika kota dan berdampak dengan kepentingan masyarakat banyak. (H)

Walikota Medan Safari Jumat di Masjid Nurul Huda MEDAN (BN) Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap MM didampingi Wakil Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi, Sekda Ir Syaiful bahri beserta rombongan terdiri dari pimpinan SKPD jajaran Pemko Medan melakukan safari Jumat di Masjid Nurul Huda Jalan Sei Serayu Medan, Jumat (11/ 1), kunjungan ke Masjid Nurul Huda ini merupakan kunjungan pertama di tahun 2013, dimana kegiatan safari Jumat merupakan program Pemko Medan. Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap MM dalam kesempatan itu mengatakan, merasa bangga karena dapat langsung bertatap muka dengan masyarakat serta para jemaah Masjid Nurul Huda di kecamatan Medan Sunggal, pertemuan dalam acara Safari Jumat ini merupakan pertama pada tahun 2013 ini, kegiatan safari Jumat ini adalah dalam rangka men-

ingkatkan ukhuwa Islamia sekaligus silaturahmi antara kita serta masyarakat dengan Pemerintah.Kegiatan ini merupakan kegiatan yang sudah menjadi agenda tahunan oleh pemerintah Kota Medan, tidak saja safari Jumat tetapi juga kegiatan lainnya seperti Safari Magrib mengaji, Safari Subuh, serta safari Ranmadhan pada waktu bulan syci ramadhan. Ini semua kita gelar dalam rangka meningkatkan silaturahmi dan kebersamaan kitasemua untuk membangun Kota yang kita cintai ini, agar lebih maju, berdaya saing dan nyaman. Menurutnya, warga seputaran wilayah ini serta para jemaah Masjid Nurul Huda merupakan masyarakat yang cukup sibuk dengan aktifitasnya sehari-hari, namun disela-sela kesibukannya, mereka juga sangat peduli dan sangat perhatian dengan perkembanagn lingkungannya, hal ini yang sangat diharapkan oleh pemer-

Wali Kota Tinjau Pasar Marelan Dibangun Jadi Pasar Induk Mini Medan (BN ) Pasar tradisional Marelan di Jalan Marelan Raya Pasar V Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan dalam waktu dekat ini akan dibangun menjadi Pasar Induk Mini Marelan. Dengan pembangunan yang dilakukan, diharapkan pasar ini mampu menampung seluruh aktifitas perekonomian masyarakat. Termasuk, menjadi sentra penampungan sayur-mayur dari seluruh pelosok di kawasan Medan bagian utara. Demikian diungkapkan Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM ketika meninjau Pasar Marelan, Selasa (8/1). Saat melakukan peninjauan Wali Kota turut didampingi Ketua Dewan Kota Drs Afifuddin Lubis, Kadis Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB) Kota Medan Ir Syampurno Pohan, Dirut PD Pasar Beni Sihotang, Kabag Umum M Husni SE, Kasatpol PP M Sofian, Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil Muslim Harahap, Kabag Aset dan Perlengkapan DI Dongoran dan Kabag Humasy Budi Kariono SSTP MAP. Para pedagang tampak ceria begitu melihat Wali Kota beserta rombongan datang. Selain sudah puluhan tahun tak pernah didatangi pejabat setingkat Wali Kota, rasa gembira itu tidak terlepas karena mereka mengetahui kedatangan orang nomor satu di Pemko Medan tersebut untuk mengecek kondisi pasar sebagai persiapan pembangunan. Tanpa mempedulikan kondisi pasar yang becek dan sempit, Wali Kota dengan berjalan cepat memasuki pasar yang pagiitutengahramai-ramainya melakukan transaksi jual beli. Para pedagang langsung menyambut dan menyalamiWali Kota seraya berharap agarpasaryangtelahpuluhantahun dijadikanlahanuntuk menghidupi keluarga secepatnya dibangun. “Kami berharap pasar ini secepatnya dibangun, Pak sehingga pembeliyangdatanglebihbanyaklagi,”katasalahseorang pedagang.

Wali Kota langsung tersenyum mendengar permintaan pedagang tersebut. “Itulah tujuan peninjauan yang dilakukan pagi ini. Kita ingin melihat kondisi pasar dulu, lalu menetapkan lokasi yang akan menjadi tempat penampungan sementara pedagang selama proses pembangunan berlangsung. Dengan demikian pembangunan tidak mengganggu aktifitas pedagang berjualan,” jawab Wali Kota. Dari hasil penelusuran yang dilakukan Wali Kota, kondisi Pasar Marelan yang merupakan milik swasta itu sangat kumuh dan sempit. Karena itulah harus secepatnya dibangun sehingga menjadi pasar tradisonal modern yang bersih dan representatif untuk tempat jual beli. “Berdasarkan hasil laporan, 90 persen pasar ini sudah dibebaskan dan telah kita bayar sesuai dengan penilaian tim apresial. Dana untuk pembangunan pasar ini sudah ada dan secepatnya segera dibangun,” jelasnya. Menurut Wali Kota, pihak ketiga saat ini sedang mempersiapkan tempat penampungan sementara pedagang. Rencananya, tempat penampungan itu akan dibangun di Jalan M Basir yang lokasinya berdekatan dengan Pasar Marelan. Setelah pedagang menempati tempat penampungan, barulah pembangunan dimulai. “Harapan kita setelah pasar ini selesai dibangun menjadi pasar tradisional modern yang bersih. Berhubung di pasar ini banyak pedagang sayurmayur, maka namanya jadi Pasar Induk Mini Marelan. Semoga pasar ini bisa menampung seluruh aktifitas perekonomian masyarakat di kawasan ini.,”harapnya. Dalam peninjauan yang dilakukan tersebut, Wali Kota melihat hampir seluruh pasar, termasuk lokasi yang akan dijadikan sebagai tempat penampungan pedagang sementara. Hal itu dilakukannya untuk memastikan apakah telah sesuai dengan maket rancangan bangunan yang telah dibuat atau tidak. (H)

intah, dimana masyarakatnmya memiliki rasa memiliki terhadap Kota Medan ini. “ Bila kita semua peduli dan mempunyai rasa memiliki terhadap Kota Medan ini, tentunya pembangunan Kota Medan dapat terlaksana sesuai dengan apa yang kita harapkan bersamasama, “ ujar Rahudman Ditambahkannya, safari Jumat hari ini di Masjid Nurul Huda Jalan Sei Serayu merupakan putaran pertama di tahun 2013, tentunya kegiatan ini selain silaturahmi didalam tatp muka tersebut ada beberapa hal yang perlu dilakukan adalah bagai mana membangun silaturahin antara pemerintah dengan masyarakat, selanjutnya mengajak masyarakat untuk merasa memiliki terhadap kota ini dan juga ikut bertanggung jawab, berpartisipasi aktif mendukung pembangunan Kota Medan. “ Kita sadar tanpa dukungan dan partisipasi

dari masyarakat program pelaksanaan pembagunan Kota Medan tidak akan berhasil sesuai dengan apa yang kita harapkan, selain kebersamaan dan doa kita berharap silaturahmi ini terbina dengan baik, baik pemerintah dengan ulama dan pemerintah dengan umarah, ini lah yang kita bangun sehingga tercipta hubungan harmonis pemerintah dengan masyarakat, “ ungkap Walikota Medan. Sebelumnya Ketua BKM Masjud Nurul Huda H M Idun Siregar melaporkan, Masjid ini baru pertama kali dikunjuingan oleh Walikota Medan, dengan kunjungan ini kami merasa bangga dan bahagia dikunjungan para pejabat dan sekligus sholat Jumat, dikatakannya, Masjid ini dibangun pada 1966, dan saat ini Masjid Nurul Huda akan membangun rumah tempat kediaman Imam dan penjaga Majid yang terletaj di belakang Madrasah Masjid Nurul Huda.(D)

Kerja Sama Pemko Medan Dengan PT PLN Tentang PPJ Ditandatangani MEDAN (BN) Perjanjian Kerja Sama antara Pemerintah Kota Medan dengan PT PLN Persero tentang Pemungutan dan Penyetoran Pajak Penerangan Jalan (PPJ) dan pembayaran rekening listrik Pemerintah Kota Medan ditanda tangani, Selasa (8/1) dibalai Kota Medan, dari pihak Pemko Medan ditanda tangani oleh Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap MM sebagi pihak pertama, dari PT PLN Persero adalah Manager PT PLN Area Medan Ir H Abdul Haris Nasution, dan Helfberd Tampubolon sebagai Manager PT PLN Area Lubuk Pakam, masing masing sabagai pihak kedua. Perjanjian kerja sama ini dimaksud sebagai dasar untuk melakukan pemungutan dan penyetoran PPJ dan pembayaran rekening listrik oleh pihak pertama, dengan tujuan menjamin kelancaran penerimaan Pendapatan Asli daerah (PAD) p;ihak pertama yang berasal dari PPJ, menjamin kelancaran pelunasan rekening listrik pihak pertama kepada pihak kedia,melakukan pengawasan dan penertiban Pajak Penerangan Umum (PJU) swadaya (illegal) dan meningkatkan efesiensi pembayaran rekening listrik pihak pertama melalui meterisasi PJU. Draf perjanjian kerja sama antara Pemerintah Kota Medan dengan PT PLN Persero Area Medan dan Area Lubuk Pakam tentang pemungutan dan penyetoran pajak penerangan jalan dan pembayaran rekening listrik Pemerintah Kota Medan ini sebanyak 7 exemplar terdiri dari 13 pasal dan juga memuat hak dan kewajiban masingmasing pihak. “ Kita lakukan kerja sama ini dalah

efesinsi pemakaian lampu penerangan jalan, selain itu di Kota Medan ada dua area yakni area Medan dan area Lubuk Pakam, bagai mana pelayanan penerangan lampu jalan ini betul-betul bisa kita laksanakan bekerja sama dengan PLN, kita sadar akhir-akhir ini banyak keluhan masyarakat tentang penerangan lampu jalan, “ ujar Rahudman. Dikatakannya, kerja sama ini juga termasuk sewaktu-waktu mati lampu, harus selalu di koordinasikan dengan pemerintah Kota Medan, selain itu juga lampu jalan itu juga harus di awasi termasuk kepala lingkungan harus berperan, karena kalau siang lampu jalan hidup tentu ini ini rigu kita, jadi nanti ada dibuat aturan agar pemakaiannya lebih efesien, dan PT PLN juga sependapat dan berbagai masukan dari Pemko termasuk penggunaan lampu hias harus dilakukan aturannya. Ditambahkannya, adanya terjadi kelebihan pembayaran dari PLN didalam pembayaran PPJ yang disetorkan ke kas Pemko Medan yang jumlahnya kurang lebih Rp 117 juta, ini akan segera dikembalikan kepada pihak PLN, jadi kelebihan yang dibayarkan PLN kita kembalikan kepada PLN, dalam hal ini tidak ada yang dirugikan, selain itu juga Pemko Medan akan menambah lokasi penerangan jalan terutama didaerah yang bebas pohon, seperti Jalan Juanda. “ Sekarang kita sedang berkoordinasi dengan pihak Balai Jalan Layang Dan Jembatan, kalau memang mereka tidak membuat Pemko siap memfasilitasinya supaya tidak gelap, padahal traponya ada tetapi kuncinya ada pada Balai Jalan Layang dan Jembatan, “ tambahnya(D)

Perwakilan Jakarta: Suryadi, Lukman Nyak Abas. Medan: Heru Indrabudi, Darta Lubis, Andi Utama Nasution, SE, Wiryanto Hadi, Friyadi, Fernando Meliala, Brav Shandy Meliala, M. Arif Thahar. Biro Belawan: Jakfar Latif, Suriono. Sub Biro Medan Utara: Ahmad Muhajir, M. Saleh, M. Yakup. Sub Biro Amplas : - . Binjai/Langkat: Munir Rangkuti (Ka.Biro), Sabar Gurusinga, Mimpin Sitepu, M. Hayat, Ruslan AG, Dedi Nupita Sitepu, Hendera Ginting, T. Zulfikardin, Jumadi, Frisca Osela, Jefriyansyah, Syalamuddin. Langkat Hilir: Irfan Nasirin ST (Ka.Biro). Langkat Hulu: Teger Bangun (Ka. Biro). Deli Serdang: - . Tanah Karo: Farhan Parinduri (Ka. Biro), Aman Harahap Sub.Biro Pancur Batu: Friyadi, Amd. M Rizal Effendi Bako,SPdi, . Serdang Bedagai: Ibnu As (Ka.Biro), Suherman, Abdul Rahman. Tebingtinggi: Dirlan Effendi Ritonga (Ka.Biro). P Siantar/Simalungun: Drs Edward Pakpahan (Ka.Biro), Erikson Pakpahan, Drs. Kaliderman Siregar. Batubara: Suyanto (Ka. Biro), Jamilah (Waka Biro), Eko, S, Sunaryo Wijaya, Parlin Tampubolon. Asahan/Tanjungbalai: Sunaryo Wijaya, Wahidun. Labuhanbatu: -. Kotapinang/Labusel: Syamsul Siregar. Aek Kanopan/Labura: Sriwaty Sinuraya (Ka. Biro), L. Parulian Simarmata, SE. Sumbagut: Mhd Syahrul Hasibuan SH, Sutardi, Supendi. Dairi: Mangisi Lumban Gaol (Ka.Biro), Jiki Sagala (Waka Biro), Loedeik Simamora, Meslin Br Sigalingging, Duat Sianturi. Pakpak Bharat: Yusuf Manik (Ka.Biro). P Sidimpuan/Tapsel/Paluta: Sugiono SP (Koordinator), Safruddin Pulungan (Ka. Biro), Muhammad Srg, Baun Aritonang, Hasanuddin Siregar, Ibnu Saad Harahap, Unggul Fahmi Hasibuan. Kotanopan/Madina: Saharman Nasution (Ka Biro)-. Padang Lawas Selatan: Ali Akbar (Ka. Biro).Humbang Hasundutan: Mangatur Silaban (Koordinator), Rikardo Simamora (Ka. Biro), Chuharto Simamora, Pardomuan Silaban. Biro Taput: Mangatur Silaban (Ka. Biro) Biro Tapteng/Sibolga/Nias: - Per wakilan Riau/Kepri: EPP. Ringo-ringo, SE. Korwil Riau/Kepri: Rudi Sirait. Pekanbaru: Jaraya Garingging, S.Sos. Siak: Jaraya Garingging, S.Sos. Pelalawan/Pkl.Kerinci: EPP. Siringoringo (Ka.Biro), Lingkon S. Dumai: Albekri, Tengku Kamaruddin, Belwiyono, MG, Suhartono, Elias G.S.M Sidabutar. Bengkalis: Mahir Ritonga, Misron Tarihoran, Parulian Manurung, Novalis P. Hutahaen, Irwansyah Nasution, Alwi. Rokan Hilir (Rohil): Juminan (Ka.Biro), Basri M Noer, Supryanti, Julientri. Biro Rokan Hulu: -. Biro Kampar: -.Perwakilan Kepri/Batam: Herman Hendro Manurung (Ka), Nelson Hutapea Perwakilan Aceh: T Muktarruddin US - . Biro Banda Aceh/Aceh Besar: T Muktarruddin US (Ka. Biro), Ibrahim Yusuf, Afrizal. Biro Pidie/ Pidie Jaya: Mahdi Aziz, SHi. Biro Langsa/Aceh Timur: Mustafa M. Adami, Syamsudin Arsyad. Aceh Tamiang: Zulherman (Ka Biro), Fori Zalmi Wandi Akbar- Biro Aceh Singkil/ Subulussalam: Rahmin Banchin (Ka. Biro), Henri, B,SE. Biro Aceh Jaya: Syarkawi. Aceh Barat: Kairul Aryadi. Biro Kutacane: . Lhokseumawe: - . Aceh Utara: Jamaluddin (Ka. Biro), M Suud, Ramli, Sayed Fauzi. Biro Blangkejeren/Gayo Lues: Antoni Nasipul. (WARTAWAN BONGKAR NEWS DILENGKAPI IDENTITAS DAN NAMANYA TERCANTUM DALAM BOKS REDAKSI)

14-21 JANUARI 2013 | EDISI 342| THN KE-VIII

Minta Relawan Tetap Kompak MEDAN, BN Cawagubsu nomor urut 1, Seokirman, meminta para relawanGusManuntuktetapkompakkarenatantanganakan semakinbesarmenjelang7Maret2013.Diamengibaratkan Pilgubsu sebagai hutan belantara yang memiliki banyak sumberkehidupanuntukmembangunSumateraUtaradan butuhkerjakerasuntukmendapatkannya. “Jadi kita ini diibaratkan sebagai pemburu dan semua harusmasukhutanitu.Kalautidakmaujadipemburu,lebih baik jangan masuk,”ujar Soekirman usai memberi mandat kepada Tim Pemenangan Gusman Kabupaten Serdang Bedagai,diRukoABC,SeiRampah,beru-beruini.Jugahadir pada kesempatan itu, Cagubsu Gus Irawan Pasaribu, Ketua Tim Pemenangan GusMan Kabupaten Sergai, M Thaib Ali dan ratusan relawan. Soekirmanmengatakan,dirinyadanGusIrawanPasaribu merupakanpasanganyangberpasangankarenaberdasarkan cinta. Ketua DPD PAN Sergai ini mengatakan mendapat mandat dari Ketua Umum DPP PAN, Hatta Rajasa, serta dukungan Ketua DPW PAN Sumut, Syah Afandin,untuk mendampingi Gus Irawan di Pilgubsu. “Jadi saya tidak dipaksa atau terpaksa mendampingi Gus. Kami sudah lama berkomunikasi dan saling melengkapi,” katanya. Sementara Cagubsu, Gus Irawan Pasaribu, dalam sambutannyamengatakan,berterimakasihkepadarelawan PemenanganGusManyangsudahbersusahpayahmendirikan poskountukmemenangkanpasangannomorurut1ini.“Kami berterimakasih untuk apa yang sudah dan akan dilakukan hingga7Maret2013.Perjuanganinimerupakanawal untuk mewujudkan Sumut yang sejahtera,”ungkapnya. Sementara,KetuaTimPemenanganGusManKabupaten Sergai, MThaib Ali, mengatakan, SergaidipastikansolidmemenangkanpasanganGusMan pada Pilgubsu 7 Maret 2013. Tim Pemenangan GusMan KabupatenSergaipunsemakinkompakuntukmemberikan pemahaman politik yang sehat. ThaibAlimengatakan,wargaSergaisudahmenetapkan hatiuntukmemilihGusdanSoekirman.“Semuaorangtahu kalau GusMan ini yang terbaik. Gus merupakan ekonom sejati,yanginginmenjadikanSumutnomorsatu.Sedangkan Soekirman, merupakan aktor di balik kesuksesan Sergai menjadisalahkabupatenhasilpemekaranterbaikdiIndonesia,” ujarnya. Petinggi Ormas NasDem ini menambahkan, pihaknyasudahmerancangstrategipemenanganGusMan di Kabupaten Sergai. Dia pun meyakini, kerja mereka tidak mudah.Apalagi,katadia,adakandidatyangtaklainadalah kepaladaerahdiSergai. “Untuk mengimbanginya, kita punya sosok Soekirman. SoekirmanituorangyangsudahberbuatuntukwargaSergai jauh sebelum kabupaten ini dimekarkan. Pompa air di KotarihdanirigasisistempompadiSeiRampahmerupakan karya Soekirman yang masih dirasakan manfaatnya oleh warga sampai saat ini,”sebut MThaib Ali. Seperti diketahui, pompa air di Kotarih dibangun Soekirman saat masih aktif di Yayasan Bina Taruna Tani (Bintarni) pada 1985. Sampai saat inipompa hydram itu masih digunakan oleh warga Desa Kotarih Pekan untuk memenuhiairbersihmereka.Sementarairigasisistempompa di Sei Rampah dibangun pada 1989. Karena itu, Soekirman mendapat penghargaan Kalpataru tingkat provinsi pada 1987 dan Pemuda Pelopor Nasional dari Presiden Soeharto pada 1990. (GMCENT)

Dukungan GusMan Terus Mengalir MEDAN, BN Dukungan kepada pasangan Cagubsu dan Cawagubsu nomor urut 1, Gus Irawan PasaribuSoekirman (GusMan) terus mengalir. Sejumlah elemen mengatasnamakan Ikatan Keluarga Jawa Marelan (IKJM), Forum Komunikasi Beca Bermotor Medan Utara (FKBMU) dan UKM Center Langkat, membulatkan tekad untuk memenangkan pasangan GusMan pada Pilgubsu 7 Maret 2013. Ikrar ketiga elemen masyarakat tersebut tercetus pada audiensi dengan Gus Irawan Pasaribu di Gus Center, Jalan Pattimura Medan, belum lama ini. Pada kesempatan itu Gus juga menandatangani kontrak moral yang disodorkan FKBMU. Pada pertemuan itu, Gus memaparkan berbagai PANTAI CERMIN, BN Kesehatan merupakan masalah utama dalam kehidupan, dengan kesehatan orang dapat berkarya, berprestasi, sehingga kesehatan mendapatkan prioritas utama untuk mencapai program Sumut Sejahtera dalam artiansejahteramasyarakatsecaraluas yangmenjadiprogramkerjautamapasanganGusMan. Demikaian Cagubsu nomor urut 1 Gus Irawan Pasaribu yang berpasangandengan Soekirman dihadapanratusan pasien pemeriksaan dan pengobatan gratis yang digelar Tim Kesehatan GusMan di Dusun II, Desa Kota Pari, Kec. Pantai Cermin, Kab. Serdang Bedagai, kemarin. Bentuk komitmen kesehatan pasangan GusMan, kata Gus Irawan, dengan membentuk tim kesehatan GusMan yangakanmenyisir40titiklokasidikabupaten/kotapesisir pantai di wilayah Sumatera Utara. Denganharapan,imbuhGusIrawan,dapatmenggugah masyarakatuntukberperilakusehat,lebihbaikmencegah daripada mengobati, kesehatan adalah nomor 1.”

program yang akan dijalankan bila kelak terpilih menjadi Sumut 1, diantaranya melanjutkan program yang ia gagas semasa menjabat sebagai Direktur Utama (Dirut) Bank Sumut, yakni pemberdayaan pelaku usaha mikro, dimana 50.000 pelaku UKM akan diberdayakan setiap tahunnya, dengan menambah skill, pemberian modal, sekaligus pendampingan. Kemudian, program pemberdayaan wirausaha muda yang bertujuan mengurangi pengangguran besar-besaran, yakni menciptakan 10.000 wirausaha muda setiap tahunnya dengan tujuan agar generasi muda tidak terus berharap bekerja sebagai pegawai negeri sipil (PNS). Dikatakan Gus, konsep Sumut Sejahtera yang

dibangunnya bertujuan menekan angka kemiskinan di Sumatera Utara. “Kalau saat ini angka kemiskinan 11 persen, dengan ridha Allah SWT, di kepemimpinan kami kelak angka kemiskinan akan di bawah lima persen dan itu baru dapat dikatakan Sumut Sejahtera,” tegas peraih People of The Year tahun 2011 versi Harian Sindo ini. Dalam kesempatan itu Gus juga mengungkapkan alasannya berpasangan dengan Soekirman. “Kami sama-sama memiliki komitmen untuk mengusung perubahan menuju Sumut Sejahtera. Basic saya sebagai ekonomkerakyatan,danberbicaramengenaiekonomitidak dapatdipisahkandaripertaniandan perikanan. Keahlian ekonomi ini akan dipadukan dengan keahlian Soekirman di bidang pertanian dan perikanan,” kata

Program Kesehatan Nomor 1 Kenapa sasaranTim Kesehatan GusMan wilayah pesisir pantai, mohon maaf karena selama ini wilayah tersebut sangatrentanterhadappermasalahkemiskinansertasarana kesehatan,ucapmantanDirekturBankSumuttigaperiode. Gus Irawan juga mengatakan kaitannya masyarakat denganSumutSejahteradalamartianmasyarakatsejahtera secara luas dengan konsep ekonomi kerakyatan, dirinya akan memprioritaskan kesejahteraan masyarakat dan berkeyakinan bersama pasangan Cawagubsu Soekirman mampu menekan angka penduduk miskin di Sumatera Utarahingga5persenyangselamainiberkutatdiatasangka tersebut bahkan tahun 2010 angka kemiskinan Sumut cenderung meningkat menjadi 11 persen. Padahal menurut Gus Irawan, sumber daya alam sumaterautaracukupberlimpah.DiakhirsambutannyaGus Irawan Pasaribu dan Soekirman berharap didoakan

masyarakat khususnya Desa Kota Pari serta mohon dimenangkan pada Pilgubsu 7 Maret mendatang untuk menjadi Gubsu dan Wagubsu periode 2013-2018. ”Insya Allah,” harapnya yang diiringi teriakan hidup GusMan, hidup nomor 1 oleh ratusan pasien pengobatan gratisTim KesehatanGusMan. Dirinyajugamengatakanbahwasatu-satunyapasangan CagubsudanCawagubsuyangsehatidandidasaridengan cinta dan tidak kawin paksa adalah pasangan GusMan, denganperpaduanduakeahlianyakniahliPerekonomian dan ahli pertanian, ucap Gus Irawan mengupamakan. Sebelumnya Tim Kesehatan GusMan menerangkan , timnyamembawaduadokterumum,masing-masingsatu dokterspesialisanak,spesialiskandungan,spesialispenyakit dalam, spesialis THT, spesialis mata, dan dokter spesialis bedah, ditambah dua bidan dan satu perawat.

ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Sumut ini yang disambut aplaus ratusan peserta audiensi. Ketua UKM Center Langkat, Rahmad Tamin, mengatakan, sosok Gus yang seorang ekonom sangat familiar di mata pelaku UKM. “UKM di Langkat sangat terbantu saat Gus menjabat sebagai Dirut Bank Sumut, sehingga peningkatan UKM di Langkat cukup signifikan. Untuk itu kita akan berupaya maksimal menyosialisasikan pasangan calon pemimpin Sumut ini,” tandas Rahmad. Ketua IKJM, Junaidi, turut mengapresiasi programprogram yang telah ditetapkan GusMan. “Sangat menakjubkan apa yang telah diikrarkan GusMan dalam menciptakan Sumut Sejahtera, dan tentunya program tersebut harus didukung,” sebutnya. (GMCENT) Selain membawa berbagai macam jenis obat-obatan TimKesehatanGusManyangmengusungmotta“Lebihbaik MencegahDariPadaMengobati,Kesehatan AdalahNomor 1”timjugamembawaalatpemeriksaankandungan(USG)dan alat endoskopi untuk dokter spesialis mata, sehingga seperti membuka rumah sakit kecil dan yang palig penting semua tindakan pelayanan pemeriksaan dan pengobatan diberikan gratis. SasaranTim Kesehatan GusMan adalah daerah-derah terpencildiwilayahSumutyangsulitmendapatkanpelayanan dokterahlidanuntukKab.Sergaikatanya,adatigaharipelayanan dengansasaranpasiendidaerahpesisirpantaidengansetiaphari layanansebanyak500pasien Ngatinem, 76, dan Jumariah, 82, pasien penderita reumatikwargaDusunII,DesaKotaPari,kec.PantaiCermin kepada Waspada mengaku sangat bersyukur dengan adanya pengobatan dan pemeriksaan gratis dari tim kesehatanGusMan.”SemogapasanganGusManmenang pada pemilihan nanti,” doa kedua nenek tersebut. (GMCENT)

Komit Dukung UMKM MEDAN,BN Calon Gubernur Effendi MS Simbolon menunjukkan komitmennyamendukungpengembanganusahamikro kecil dan menengah. Komitmen itu ditunjukkan dengan membagikan gerobak jualan bagi pedagang di kawasan pasar Melati di Jalan Flamboyan Medan. Kepada para pedagang, Effendi berharap gerobak yang diberikan bisa membantu para pedagang mendapatkan penghasilan sehinggabisamemenuhikebutuhanrumahtangga. "Kalaudilihatdaribantuanyangkamiberikan,memang nilainyatidakseberapa,bahkanbisadibilangkecil,tapikami berharap,bantuaniniakanmendorongsemangatibu-mau pun bapak untuk berjualan sehingga bisa memperoleh penghasilan yang lumayan",ujar Effendi kepada para pedagangyangmenerimagerobaksecarasimbolis,kemarin. Lebih lanjut Effendi Simbolon yang menyerahkan bantuan didampingi wakil ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara bidang UKM dr.Sofyan Tan juga mengatakan,persoalanyangdihadapimasyarakatSumatera Utara saat ini adalah minimnya lapangan pekerjaan yang tersedia.Dan ini diperparah dengan kurangnya upaya pemerintahan yang sekarang dalam menyediakan lapangan pekerjaan, Sehingga masyarakat yang dituntut untukmenyediakanlapanganpekerjaanitusendiri.UMKM menurutEffendimenjadisalahsatusolusiyangterbaik. "Kesulitan kita saat ini adalah minimnya lapangan pekerjaan,dan pemerintah sendiri kurang berupaya menyediakanlapanganpekerjaan.Jadimasyarakatlahyang dipaksa untuk bisa menciptakan lapangan pekerjaan sendiri.UMKM jadi salah satu solusi yang cerdas",imbuh Effendi.Wakil ketua DPD PDI-Perjuangan Sumatera Utara yang juga ketua tim pemenangan Effendi MS SimbolonJumiranAbdimenambahkan,kawasanpasarMelatiyang masuk dalam kawasan Medan Tuntungan merupakan pendukungutamanyaketikamajusebagaiwalikotamedan. Karenaituiatidakmaumelupakandukunganyangdiberikan denganmengajakcalongubernurEffendiSimbolonuntuk datangdanbertemulangsungdenganparapedagang. "Jujur,sayaberharap,dukunganyangsamabisadiberikan keEffendiSimbolon,karenasayatahu,Effendijugamemiliki komitmen yang sama dengan saya untuk memajukan UMKM",ujar SofyanTan. Takhanyamembagikangerobak,dipasaryangmayoritas menjualpakaianbekastersebut,EffendiMSSimbolonjuga menyempatkanmemborongkemejaputihyanglangsung membagi-bagikan ke tim yang mendampingi dan juga masyarakatyangadadisekelilingnya.Kemejaputihmenurut EffendiMSSimbolonmensimbolkanperjuangannyauntuk mendorong terciptanya pemerintahan yang jujur dan bersih.(EJCENT)

ESJA Kunjungi Nelayan Pantai Labu PANTAI LABU, BN Banyak faktor yang menyebabkan kehidupan nelayan masih dari jauh dari sejahtera, faktor penyebabnya antara lain tingkat pendidikan, masih minimnya bantuan dari pemerintah serta keserakahan manusia dalam menjalankan profesinya sebagai nelayan. Menurut calon gubernur Effendi MS Simbolon, keserakahan manusia itu bisa dilihat dari masih beroperasinya pukat harimau (pukat trawl). Akibatnya banyak nelayan tradisional yang harus kehilangan tangkapan ikan karena kalah bersaing dengan pukat. "Kenapa pukat harimau itu tetap diperbolehkan beroperasi? Ini harus ada ketegasan dari pemerintah mau pun pihak berwenang termasuk polisi perairan untuk melarang beroperasinya pukat harimau ini.

Perilaku ini jelas melanggar undang-undang,? kata Effendi ketika berkunjung ke perkampungan nelayan Pantai Labu, Deli Serdang. Dengan beroperasinya pukat harimau ini, lanjut Effendi yang juga Anggota DPR RI akan menyedot penggunaan solar bersubsidi yang harusnya dikonsumsi nelayan tradisional. Karena itu, pihaknya akan mempertanyakan permasalahan distribusi minyak untuk nelayan ini ke PT Pertamina. "Bukan tidak mungkin solar yang harusnya diperuntukkan bagi nelayan tradisional justru dimanfaatkan oleh pukat harimau,? tandas Effendi MS Simbolon. Selain menyoroti pengoperasian pukat harimau, Effendi Simbolon juga menyoroti kerusakan hutan bakau yang sudah mencapai 90 persen, yang dirilis Badan Lingkungan Hidup

Sumatera Utara sekitar dua tahun lalu. Padahal menurut Effendi, selain bermanfaat bagi tempat kehidupan biota laut seperti ikan, kepiting, udang mau pun kerang, bakau juga berfungsi sebagai benteng terakhir untuk menahan terjadinya abrasi. "Kebanyakan kawasan hutan bakau beralih fungsi menjadi perkebunan kelapa sawit. Ini bisa berbahaya kalau terus dibiarkan, karena tanaman kelapa sawit tidak akan mampu menahan abrasi dan daunnya tidak menyerap cahaya tapi memantulkan cahaya. Ini yang akhirnya akan memperparah kerusakan lingkungan dan memicu pemanasan global,? tegasnya. Salah seorang tokoh nelayan di Pantai Labu Pranata mengatakan, selain kesulitan mendapatkan ikan, kehidupan nelayan semakin diperparah dengan beredarnya ikan impor di

Sumatera Utara, akibatnya harga ikan yang susah payah mereka dapatkan menjadi murah. "Ikan impor sekarang banyak masuk ke Sumatera Utara pak, kami jadi susah menjual ikan hasil tangkapan kami,? papar Pranata. Effendi yang berkunjung ke kawasan Pantai Labu bersama ketua tim kampanye ESJA, Ruben Tarigan juga mendapat kehormatan dipasangkan baju adat Melayu oleh perwakilan nelayan. Bersama nelayan dan penduduk pantai labu Effendi-pun bernyanyi dan joget bersama. Pemberian baju adat melayu oleh nelayan menjadi bentuk dukungan para nelayan terhadap Effendi agar menjadi Gubernur Sumatera Utara, sehingga bisa membantu kehidupan nelayan di seluruh Sumatera Utara. (EJCENT)

Harga Eceran Rp 3500,Luar Daerah + Ongkos Kirim

B

14-21 JANUARI 2013| EDISI 342| THN KE-VIII

9

Gedung Baru DPRK Banda Aceh Butuh Dana Rp. 50 Miliar BANDA ACEH, BNPembangunan gedung baru kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, yang terletak di Jalan Abu Lam‘U, Kota Banda Aceh, membutuhkan dana yang lumayan besar yaitu mencapai Rp50 Miliar. Demikian diungkapkan Ketua DPRK Banda Aceh, Yudi Kurnia, kepada Bongkarnews, baru-baru ini, seraya mengatakan, pendanaan pembangunan gedung baru itu satu-satunya bersumber dari dana insentif daerah APBK setempat. “Satu-satunya anggaran yang ada adalah melalui APBK. Karena, memang tidak ada anggaran lain yang tersedia untuk pembangunan gedung tersebut, meskipun kebutuhannya sangat mendesak,” ungkap Yudi Kurnia. Dijelaskan Yudi, proyek yang dibangun sejak tahun 2009 itu, kini telah memasuki tahun kelima. Tahun 2011, Pemerintah Kota

(Pemko) Banda Aceh, mengalokasikan dana sekitar Rp6 Miliaran, selanjutnya ditahun 2012 lalu sekitar Rp8 miliaran. “Kemudian dalam APBK 2013 ini, Pemko mengalokasikan sekitar Rp14 miliaran. Akibat terbatasnya anggaran yang tersedia, kami tidak dapat memastikan gedung ini akan rampung,” terangnya. Menurutnya, gedung tersebut untuk menampung sebanyak 45 hingga 50 orang anggota DPRK Banda Aceh. Meskipun saat ini jumlah anggota legeslatif hanya sekitar 30 orang. Namun, ketika ada penambahan anggota legeslatif, gedung tersebut mampu menampunya hingga 50 orang wakil rakyat. “Soal penambahan anggota DPRK itu-kan berdasarkan meningkatnya jumlah penduduk. Nah, ketika nantinya jumlah penduduk kota Banda Aceh meningkat, dan pe

Fauzi Husin Definitifkan Pejabat BPKS AGAR koordinasi dan komunikasi didalam manajemen Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS), dapat berjalan lancar. Kepala BPKS, Ir. Fauzi Husin, Selasa, pekan lalu, melantik sekitar 37 pejabat untuk didefinitifkan. Suasana gedung bertingkat itu tak ada yang istimewa bak hari-hari biasanya. Padahal, hari itu sejumlah pejabat sudah bersiap-siap untuk diambil sumpahkan. Saat itu juga tidak terlihat satu papan bunga ucapan selamat atas pelantikan para manajemen yang didefinitifkan. Jarum jam kian bergerak meninggalkan pergantian waktu yang terus berlalu. Fauzi Husin, sedang disibukkan dengan aktifitasnya untuk melantik pejabat dilembaga swasta bentukan pemerintah pusat itu. BACA FAUZI HUSIN HAL..10

BACA GEDUNG HAL..10

Bupati Mukhlish Ganti Sejumlah Pejabat Aceh Besar,BN Bupati Aceh Besar Mukhlis Basyah, Senin (7/1) melantik 7 pejabat baru, pelantikan dengan mengambil tempat di Aula T Bachtiar Panglima Polem atau lantai II kantor Bupati setempat turut dihadiri Wakil bupati Aceh Besar Drs. Syamsulrizal M Kes, Ketua DPRK Aceh Besar Saifuddin, Sekdakab Drs Zukifli Ahmad, MM, sejumlah kepala SKPK Aceh Besar dan beberapa undangan lainnya. Dalam mutasi pejabat yang memang sudah lama menjadi pembicaraan para pejabat maupun PNS lainnya di Kota Jantho dan sekaligus menjawab sebahagian tanda tanya itu, Bupati Mukhlis Basyah melantik enam orang pejabat eselon II.b dan satu orang pejabat eselon III.a. Akibat pelantikan pejabat yang diangkat melalui Keputusan Bupati Aceh Besar Nomor : PEG.821.23/36/2012, tanggal 27 Desember 2012 Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil Dalam Jabatan Struktural, sebanyak empat mantan pejabat eselon II.b dan satu orang mantan pejabat eselon III.a dibangku panjangkan (Diperbantukan pada Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Besar). Bupati Aceh Besar Mukhlis Basyah dalam arahannya pada upacara pelantikan mengatakan, Pelantikan pejabat struktural merupakan suatu kebutuhan dan merupakan

hal yang lumrah atau lazim dilaksanakan dalam suatu organisasi dan juga dalam sistim pemerintahan untuk penyegaran. Para pejabat yang dilantik merupakan aparatur pilihan yang dinilai telah memenuhi berbagai syarat untuk menduduki suatu jabatan yang dilakukan melalui mekanisme yang dilakukan oleh Baperjakat. Dalam kesempatan itu, Bupati, juga mengingatkan kepada pejabat yang telah dilantik agar dapat bekerja maksimal, sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku, profesional, komitmen yang tinggi dan bertanggung jawab. Begitu pula kepada pejabat yang lama Bupati menyampaikan terimakasih yang tidak terhingga atas darma bakti yang telah diberikan kepada daerah. Sementara pejabat yang mendapat pelantikan adalah Drs. Mukhtar, M.Si dilantik menjadi Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Besar dari sebelumnya staf pada Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Besar, Drs. Burhanuddin MS, MM menjadi Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Besar dari jabatan sebelumnya Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Kabupaten Aceh Besar . Drs.Marhaban dari jabatan sebelumnya

Kepala Sekolah SD 060969 Ainun Mardiah,S.Pd

Diduga, Bantuan Dana Siswa Miskin Disunat Kepala Sekolah

Zaini: Aceh Tanpa Korupsi BANDA ACEH, BN Pemerintah Aceh bersama Pemerintah Kabupaten/ Kota mencanangkan mulai 2013 dan seterusnya menjadi daerah (zona) bebas (tanpa) korupsi dan mewujudkan birokrasi bersih dan baik dalam melayani masyarakat.

BACABupati HAL..10

Pencanangan Aceh sebagai Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi yang Bersih dan Melayani (WBKWBBM) berlangsung di Gedung Serbaguna Setda Aceh di Banda Aceh, Jumat (11/1). BACA ZAINI HAL..10

Belawan, BN Sungguh memalukan sekali oknum kepala sekolah SD Negeri 060969 berinisial AM, SPd beralamat jalan Cimanuk Kelurahan Belawan II Kecamatan Medan Belawan. Oknum kepala sekolah tersebut telah mencoreng citra pendidikan yang berazaskan tut wuri handayani. Tindak kejahatan dan perilaku tersebut terkuak oleh sejumlah BACA BANTUAN DANA HAL..10

Satpam Penjual Kantong Plastik Bercita-cita Jadi PNS Nama lengkapnya Ferikurniadi, terhitung sejak awal Januari lalu Ia dipanggil petinggi PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk, Sabang, untuk menduduki jabatan sebagai Satuan Pengamanan (Satpam). Pria lajang kelahiran Gaseu, Kecamatan Sungaimas 16 April 1985, mempunyai cita-cita ingin menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). BANYAK asam garam dirasakan adik dari Mislayani, yang kini sudah menjadi seorang guru di Kota Banda Aceh. Usai menamatkan bangku Sekolah Menengah Atas (SMA) di Samatiga, Kabupaten Aceh Barat, tahun 2000 Ia meninggalkan tanah kelahirannya dan menuju Pasar Minggu Jakarta Selatan. Niatnya ke Kota Administrasi itu ingin merubah nasib sebagai salah seorang penganggur. Semangat kian menggebu-gebu anak muda yang satu ini.

Disana Ia berprofesi sebagai seorang penjual lembaran kantong plastik. “Hanya Allah dan Malaikat-Malaikat yang menjaga saya yang ada, artinya tidak ada manusia atau kerabat bersama saya dalam mencari pekerjaan dikota itu,”ucap Ferikurniadi, mengenang kenangan pahitnya kepada Bongkarnews.com, di Sabang. Tak bertahan lama atau hanya berkisar satu tahun, Ia pun kembali kekampung halamannya. Pengalaman pahit itupun menghantuinya lagi, menganggur dan menganggur. Berselang satu tahun atau tepatnya pada tahun 2003 hingga 2004, Ia berjualan Compac Disk (CD) kaset yang beragam lagu dan film. Sambil berjualan kaset tersebut, Ia juga bekerja sebagai buruh sepuh emas dibumi Teuku Umar, Kotanya Tasawuf. Profesi itupun tidak membuatnya berubah nasib, dan Ia pun memutuskan untuk menuju pusat Ibukota Provinsi di Kota Banda Aceh tahun 2005.

Di Banda Aceh Ia bekerja diperusahaan nasional yaitu PT Qustned Linited, PT CNI dan TNC. Pria yang pernah berprofesi sebagai tukang pangkas di Kota Meulaboh yaitu Fajar Pangkas (2007) dan Setia Kawan Pangkas(2009-2010), tak

bosan-bosan untuk dapat menjadi orang yangb berguna bagi kedua orangtuanya. Bahkan, ditahun yang sama (2010) Ia pernah menjadi sebagai pencatat pengunjung yang menggunakan skoci di Sungai Musi Palembang.

Meskipun hanya berjalan dua bulan, Ia kembali kebumi Syariat. Tahun 2011 hingga 2012 lalu, Ia hijrah ke kota Banda Aceh, dipusat Ibukota itu, Ia berprofesi sebagai penjaga barang di Kolam Renang Milik Pemerintah Aceh, Tirta Raya, yang terletak dipusat Kota Banda Aceh. Kesabaran dan ketaqwaannya, kini Ia memperoleh pekerjaan baru di PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk, di Kota Sabang. Sejak awal Januari 2013, Ia mendapat panggilan resmi perusahaan berskala nasional tersebut. Meski demikian, Ia masih terus ingin mewujudkan cita-citanya sebagai PNS. Kepada Pemerintah, Ia sangat mendabakan agar dapat menerimanya. Kejujurannya pun dimuntahkan kepada Media ini. Katanya Ia bercita-cita menjadi PNS sejak Ia menamatkan bangku sekolah SMP. (AFRIZAL)

14-21 JANUARI 2013 | EDISI 342| THN KE-VIII

Warung Remang-remang Menjamur PANGKALANKERINCI (BN) Keberadaan kafe remang-remang yang berada di Jalan Lintas Timur tidak jauh dari Polres Pelalawan kembali beroperasi dan melakukan aktifitasnya.dan bukan hanya disitu saja tepatnya di jln langgam KM 2 yang berdekatan dengan pemukiman warga secara terang terangan di siang bolong para pekerja sexs komersil tidak segan segan memanggil para pengendara sepeda motor sehingga dengan aksi itu para pengguna sepeda motor merasa terganggu dan sebagian ada yang terpancing Ironisnya seperti yang ditutur kan

wati,(45)baru baru ini ia melintasi jalan lintas timur dirinya menuturkan kepada BN, pernah bertengkar di atas sepeda motor dengan suaminya akibat tergoda dengan sexsinya para pekerja sexs ini saat suaminya melihat pekerja tersebut,dan saat itu sepeda motornya sampai menabbrak jalan berlobang. Dentuman suara speaker dari kafe sepanjang jalan dengan musiknya serta tidak ketinggalan para pelayan kafe yang sengaja duduk di kursi di samping sisi jalan seperti di sepanjang lima kilo meter jalan lintas timur riau,sangat di sayangkan

tidak jauh dari kantor polres pelalawan Demikian hal ini disampaikan RHIO (37) masyarakat setempat pangkalan kerinci, kepada BN, sabtu (12/1) di nihari di Pangkalankerinci. Menurutnya, bahwa memang sebulan ini aktivitas kafe remang remang semakin marak. Kakan Satpol PP Pelalawan Nifto Anin saat dikonfirmasi wartawan terkait soal ini melalui hp selulernya menyatakan belum mengetahui adanya informasi tersebut dan baru mengetahuinya dari wartawan. ‘’Kita akan mengambil langkah cepat untuk meminimalisir praktik-praktik maksiat di

sini,’’ terangnya. Dikatakan Nifto Anin, pihaknya tidak menampik keberadaan kafe remang-remang remang tersebut menjadi tempat praktek maksiat, mengingat pada razia-razia sebelumnya layanan plus juga disajikan di kafe-kafe yang dimaksud. ‘’Tempat maksiat ini harus segera kita tutup. Kita akan koordinasi dengan pihak kepolisian dan aparat untuk mengambil tindakan dan dalam waktu dekat akan kita lakukan razia,’’ ujarnya. Pihaknya berharap agar seluruh masyarakat ikut mendukung.(RI)

Kekompakan dan Kebersamaan Merupakan Energi Positif bagi Pembangunan Sei Rampah,BN Dalam rangkaian semarak peringatan Hari Jadi ke-9, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serdang Bedagai (Sergai) melaksanakan upacara yang berlangsung khitmad diikuti sedikitnya 5000 PNS bertempat di lapangan sepak bola Erry-Soekirman Desa Firdaus Kecamatan Sei Rampah, Senin (7/1). Bertindak sebagai Pembina upacara Bupati Sergai Ir. H. T. Erry Nuradi, M.Si dan pimpinan upacara M. Syafransyah Putra NST, SSTP serta turut dihadiri Wakil Bupati Ir. H. Soekirman, Sekdakab Drs. H. Haris Fadillah M.Si, para Staf Ahli Bupati dan Asisten, Kepala Dinas, Kepala Badan, Kepala Kantor, Kepala Bagian, para Camat, Lurah dan Kepala Desa, para Kepala sekolah dan guru se-Sergai serta seluruh PNS jajaran Pemkab Sergai. Bupati Ir. H. T. Erry Nuradi, M.Si dalam arahannya mengharapkan agar tema peringatan hari jadi yakni “Dengan Hari Jadi ke- 9 Kabupaten Serdaang Bedagai Kita Pererat Kekompakan Untuk Menyukseskan Pemilukada Sumatera Utara tahun 2013” ini dapat diimplementasikan dalam tatanan kehidupan masyarakat dan pemerintah di Kabupaten Sergai. Dalam momentum peringatan Hari Jadi ke-9 tahun pada tahun 2013 ini hendaknya dijadikan sebagai momentum untuk mensyukuri prestasi telah dicapai selama 9 tahun sejak Kabupaten ini dimekarkan pada 7 Januari 2004 melalui payung hukum UU Nomor 36 tahun 2003 tentang pembentukan Kabupaten Sergai dan Kabupaten Samosir. Bersamaan dengan itu, momentum itu juga harus dijadikan refleksi dan evaluasi atas segala upaya yang telah kita lakukan untuk ke-

majuan Kabupaten ini sehingga dapat melakukan perubahan di tahun-tahun mendatang. Berkat kebersamaan dan kekompakan yang telah terjalin dengan indah di daerah ini baik secara vertikal maupun horizontal, telah membawa Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat ini kepada pencapaian prestasi sebagai salah satu kabupaten terbaik di Indonesia. Oleh karenanya kekompakan dan kebersamaan ini perlu semakin dipererat lagi sebab akan menjadi energi positif dalam terus mengembangkan dan membangun daerah yang kita cintai ini serta diorientasikan dalam menyukseskan Pilgubsu Maret 2013 mendatang, harap Bupati.

Dalam memberikan kontribusi terbaik bagi kesejahteraan masyarakat daerah ini, teori manajemen menjelaskan Prinsip 5M yang harus dipedomani yakni man atau sumber daya manusia, materials yakni bahan baku atau sumber daya alam, machines atau teknologi yg digunakan, methods atau tata cara kerja dan money atau pengelolaan anggaran. Mengakhiri sambutannya, Bupati berpesan 5 hal kepada seluruh jajarannya yaitu meningkatkan etos kerja, memprioritaskan kepentingan masyarakat, mempererat kekompakan dan kebersamaan, mensukseskan Pilgubsu 2013 dan mempraktikkan teori manajamen yg ada.

Dalam kesempatan yang sama Bupati Sergai Ir. H. T. Erry Nuradi didampingi Wabup Ir. H. Soekirman dan Sekdakab Sergai Drs. H. Haris Fadillah, M.Si menandatangani prasasti peresmian lapangan Sepak Bola Erry Soekirman yg baru rampung pengerjaannya. Dibanjiri Berbagai Penghargaan Usai melaksanakan upacara peringatan Hari Jadi ke-9 Kabupaten Sergai, Bupati Ir. H. T. Erry Nuradi, M.Si menyerahkan Piagam Penghargaan kepada 14 PNS terbaik diantaranya Mottaqien Hasrimy SSTP Kasubbag Tata Usaha dan Keprotokolan, Asniwati Br. Karo Kasie PMD Kantor Camat Perbaungan dan Suwargianto staf Bagian Humas Setdakab Sergai. Selain itu juga turut diserahkan Piagam Penghargaan kepada 6 Kecamatan terbaik tingkat Kabupaten Sergai antara lain terbaik I Kecamatan Dolok Merawan, terbaik II Dolok Masihul dan terbaik III Kecamatan Sei Rampah. Bupati Erry Nuradi juga menyerahkan berbagai piala dan hadiah bagi pemenang berbagai perlombaan yang telah digelar untuk menyemarakkan peringatan Hari Jadi Kabupaten Sergai yang ke-9 ini dan penyerahan hadiah bagi kecamatan penyalur raskin terbaik serta realisasi PBB P2 terbaik tingkat desa. Kemeriahan perayaan hari jadi Kabupaten Sergai ke 9 tahun 2012 ini dilanjutkan dengan sidang paripurna istimewa DPRD Kabupaten Sergai dilanjutkan dengan puncak acara Gebyar Hari Jadi Kabupaten Sergai yang diisi tausiyah al-Ustadz Muhammad Nur Maulana di alun-alun lokasi Eks MTQ di Kelurahan Melati Kebun Kecamatan Pegajahan yang digelar di hari yg sama.(Ibnu)

Ustadz Maulana Semarakkan Gebyar Hari Jadi Ke-9 Sergai

Masyarakat Antusias Saksikan Ceramah Agama

Pegajahan,BN Gebyar Hari Jadi Sergai ke-9 Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) disemarakkan dengan ceramah agama oleh Da’i kondang Alustadz H. M. Nur Maulana (Ustadz jamaah) yang dengan antusias dihadiri oleh 15000an masyarakat Sergai dalam menyambut hari jadi tanah bertuah negeri beradat ini di alun-alun eks lokasi MTQ Kelurahan Melati Kebun Kecamatan Pegajahan, Senin sore (7/1). Hadir dalam acara ceramah agama yang didahului resepsi syukuran ini Plt. Gubsu H. Gatot Pujo Nugroho ST, Konjen Malaysia Ahmad Rozian, Pangkosek Hanudnas III Kol (Pnb) Sungkono, mewakili Pandam I/BB Kol Budi Hariyanto, Wabup Sergai Ir. H. Soekirman, Ketua TP PKK Sumut Hj. Sutias Handayani Gatot, anggota DPRD Sumut sekaligus TP PKK Sergai Ny. H. Evi Diana Erry, Walikota Tebing Tinggi Ir. H. Umar Junaidi Hasibuan, Sekdakab Sergai Drs. H. Haris Fadillah MSi, Sekdakab Batubara Erwin SH, Asisten Ekbang Provsu Ir. H. Djaili Azwar MSi, jajaran Provsu, unsur FKPD Sergai, Ketua DPC GOPTKI Sergai Ny. Hj. Marliah Soekirman, Ketua DWP Sergai Ny. Hj. Imas Haris Fadillah, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala SKPD, Camat, Lurah dan Kades se-Sergai. Dalam tausiyahnya Ustadz Nur Maulana mengatakan bahwa hidup adalah perjuangan

dan ini dapat dilihat dari perbuatan amal ibadah yang kita lakukan. Manusia itu pasti melalui lima alam yakni alam roh, alam rahim, alam dunia, alam barzah dan sesudah alam barzah. Jika ingin masuk surga juga harus melewati alam itu, ungkap ustadz. Selain itu ustadz Nur Maulana mengemukakan manfaat mengucapkan pujipujian kepada Allah SWT dalam 5 waktu shalat yakni waktu subhu akan dimurahkan rezekinya, waktu dzuhur diterima amal ibadahnya, waktu ashar diberkahi hidupnya, waktu magrib ampunan dosanya dan waktu isya syukur nikmat. Untuk itu ustad Maulana mengingatkan kepada seluruh masyarakat Sergai agar selalu beragama bila ingin hidupnya bahagia. Banyaklah bersyukur atas nikmat yang dirasakan di dalam hidup karena ini merupakan kunci kebahagian, himbau ustadz. Penandatanganan Prasasti Pada puncak acara Gebyar Hari Jadi ke-9 Kabupaten Sergai, Plt. Gubsu H. Gatot Pujo Nugroho ST menyampaikan apresiasi dan kekaguman atas kekompakan dan kebersamaan yang dibina secara solid oleh Bupati Sergai Ir. H. T. Erry Nuradi, M.Si dan Wabup Ir. H. Soekirman yang telah bersama memimpin darah ini secara solid sampai dengan dua periode. Begitu juga dengan kekompakan

semua elemen masyarakat Kabupaten Sergai yang dapat dilihat dari suasana kondusif yang selalu terjaga, ujar Plt. Gubsu. Lebih lanjut Plt. Gubsu Gatot menjelaskan bahwa Kabupaten Sergai merupakan daerah otonomi pemekaran yang telah dibanjiri prestasi baik di tingkat provinsi maupun secara nasional, untuk itu dihimbau agar terus melakukan upaya terbaik dalam mencapai visi dan misi daerah ini untuk menjadi Kabupaten terbaik di nusantara tercinta. Pembangunan yang diilhami dari kearifan lokal menurut Gatot harus dimulai dari membangun hati nurani karena hati nurani yang suci serta dilandasi ajaran agama dari setiap pelaku pembangunan akan mendukung terealisasinya program-program dengan hasil yang optimal. Oleh karenanya seluruh jajaran pemerintahan di daerah ini diminta untuk terus mengamalkan ajaran agama untuk memurnikan hati demi menjadi pelaksanapelaksana pembangunan yang bertanggungjawab, tegas Plt. Gubsu. Disela-sela acara Plt. Gubsu H. Gatot Pujo Nugroho ST didampingi Bupati Sergai Ir. H. T. Erry Nuradi, M.Si dan Wabup Ir. H. Soekirman menandatangani beberapa prasasti diantaranya yakni prasasti peresmian Gedung Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal, Gedung Kantor

Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi, Gedung Replika Istana Sultan Serdang, Gedung SMK N 1 Teluk Mengkudu, Gedung Perpustakaan SDN 104260 Desa Melati Kecamatan Perbaungan, Gedung PAUD KBPT Teratai Desa Sei Bamban Kecamatan Sei Bamban. Di tempat yang sama juga digelar Pameran dari SKPD, UKM, BUMN/BUMD Sergai yang mendirikan lebih dari 70 stand sejak tanggal 79 Januari 2013 serta live music. Sebelumnya seluruh anggota DPRD Sergai juga mengadakan Sidang Paripurna yang dipimpin langsung Ketua DPRD H. Yuli Azmi Sitorus SH, M.SP khusus mendengarkan pidato sambutan Sergai Ir. H. T. Erry Nuradi, M.Si dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-9 Kabupaten Sergai. Pada sidang paripurna istimewa itu, hadir juga unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) yakni Dandim 0204/DS yang baru Letkol Arh Wawik Dwinanto S.Sos, M.Si, Kapolres Sergai AKBP Arif Budiman SIK, Kajari Sei Rampah Erwin Panjaitan SH, Wabup Sergai Ir. H. Soekirman, Sekdakab Sergai Drs. H. Haris Fadillah M.Si, para pimpinan SKPD, Camat, Lurah, Kepala Desa se-Sergai, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, ormas dan pimpinan parpol.(Ibnu)

Gedung Baru nambahan anggota dewan bertambah, maka tidak begitu merepotkan lagi Pemko,”paparnya. Ia menerangkan lagi, proses tender proyek pembangunan gedung wakil rakyat itu dilaksanakan oleh tim teknis Pemko Banda Aceh, dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum setempat. “Tendernya dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum Kota Banda Aceh, prosesnya sesuai kualifikasi dan tidak ada diskriminasi dari pihak Sekretariat DPRK Banda Aceh, untuk memenang-

kan sebuah perusahaan,” terangnya lagi. Ia menyatakan, mendesaknya kebutuhan gedung tersebut dapat diperbandingkan ketika adanya kegiatan yang berlangsung di gedung DPRK saat ini. Sampai-sampai belakangan ini pihaknya harus menyediakan tenda didepan gedung itu, untuk melaksanakan kegiatan. “Bayangkan, setiap adanya proses pelantikan, didepan kantor DPRK harus kita sediakan tenda, hal ini dikarenakan ruangan ge-

dung sangat sempit dan tidak sanggup menampung tamu didalam gedung,” katanya. Informasi diperoleh Bongkarnews, pembangunan lanjutan gedung Sekretariat DPRK Banda Aceh, tahun 2012 berhasil dimenangkan PT Mita Rezeki, dengan pagu anggaran Rp 8.295.168.000,00 dan HPS sebesar Rp 8.291.489.000,00. Proyek tersebut juga diikuti oleh 28 perusahaan kontruksi, namun hanya PT Mita Rezeki, yang berhasil dimenangkan oleh panitia pelelangan tersebut.(AFRIZAL)

bekerja atau tanda mata, melainkan jabatan yang diemban jauh lebih berat dan bertanggungjawab dari sebelum, menjadi pimpinan dibidangnya masing-masing. Dan, apabila tugas yang diembankan nantinya disia-siakan atau tidak dilaksanakan dengan baik akan dilakukan evaluasi kembali,”katanya. Menurutnya, semakin tingginya jabatan semakin tinggi pula tanggangjawab dan kerja kerasnya. Maka yang diharapkan dengan struktur baru manajemen baru BPKS harus lebih baik dari sebelumnya. “Maka itu, kita harapkan bagi pejabat yang mendapat kenaikan peringkat juga jangan bersenang hati, karena tanggungjawabnya semakin besar pula,” paparnya. Ia menegaskan, dalam pelantikan manajemen level menengah itu tidak ada istilah mutasi, melainkan semua posisi yang selama ini dijabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) didefinitifkan.

“Tidak ada mutasi, yang ada hanya didefinitifkan saja. Hal ini berdasarkan hasil evaluasi beberapa waktu lalu yang kami anggap sudah mampu, maka kita definitifkan hari ini. Kemudian, beberapa posisi yang selama ini kosong, juga sudah kami isi, agar koordinasi dan komunikasi didalam BPKS berjalan lancar,”tegasnya. Ia menambahkan, selain itu juga menetapkan beberapa pengaturan secara internal. Untuk pelantikan itu, Ia menyatakan tidak ada unsur politik dalam penetapan pejabat baru ditubuh BPKS, siapapun yang dilantik bukan bekerja untuk Fauzi Husin, melainkan untuk BPKS. “Sebelumnya, memang ada yang bisik macam-macam kepada saya. Tapi, kami tetap berpegang sesuai dengan pengaturan yang telah disepakati secara internal. Ini dilakukan agar pengembangan BPKS dapat terwujud dengan sempurna,” tambah Fauzi Husin. (AFRIZAL

Fauzi Husin “Sebentar lagi atau tepatnya pukul 11.00 WIB, akan kita lantik beberapa pejabat,” ucapnya dalam pesan singkat yang dikirim ke handphone seluler reporter Bongkarnews, Afrizal, yang ikut menghadiri proses pelantikan tersebut atas undangan Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) itu. Turut hadir dalam pelantikan itu, Walikota Sabang, Zulkifli H Adam, Wakil Kepala BPKS Irwan Faisal dan sejumlah pejabat lainnya. Diantara pejabat yang dilantik masih terlihat sejumlah wajah lama dan masuk dalam barisan pengambilan sumpah jabatan. Dalam sambutannya, Kepala BPKS Ir.Fauzi Husin, mengatakan pelantikan dan penyumpahan pejabat yang dilatik, bukan sebagai kegiatan perombakan struktur semata tetapi dalam rangka mengembangkan kawasan Free Port Sabang. Untuk itu diminta kepada pejabat yang baru mendapat jabatan agar bekerja sesuai fungsinya. “Jabatan yang diberikan bukan sebagai hadiah dari lamanya

10

Bupati ... sebagai Inspektur Pembantu Wilayah III Inspektorat Kabupaten Aceh Besar dilantik menjadi Inspektur Kabupaten Aceh Besar, Ahmad Tarmizi, SP,MM dilantik menjadi Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Aceh Besar dari jabatan sebelumnya Kapala bidang Agribisnis Peternakan Dinas Peternakan Kabupaten Aceh Besar. Selanjutnya M. Ali, S Sos, M.Si dari jabatan lama sebagai Camat Sekretariat Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar dipromosikan menjadi Pj. Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Aceh Besar. Cut Umran, SH, M Si, dari jabatan sebelumnya sebagai Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan Kabupaten Aceh Besar dilantik menjadi Kepala Badan Lingkungan Hidup, Pertamanan dan Kebersihan Kabupaten Aceh Besar. Untuk pejabat setingkat eselon III.a adalah Ir. Bustami dilantik menjadi Pj. Kepala Kantor Pembinaan Pendidikan Dayah Kabupaten Aceh Besar dari jabatan lama sebagai Kepala bidang Kepemudaan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Aceh Besar. Pejabat yang tidak lagi menduduki jabatan dan diperbantukan pada Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Besar adalah Abubakar HS, SH dari jabatan Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Besar, M. Syatsari, SH,MM dari jabatan lama Inspektur Inspektorat Kabupaten Aceh Besar, Yusran Sabi, SH, M.Si dari jabatan Kepala Badan Lingkungan Hidup, Pertamanan dan Kebersihan Kabupaten Aceh Besar, Drs. H. Rusli M. Ali, MM dari jabatan Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Aceh Besar dan Mukhtar, S. Kom dari jabatan sebelumnya sebagai Kepala Kantor Pembinaan Pendidikan Dayah Kabupaten Aceh Besar. (TM)

Bantuan Dana .... orang tua wali murid yang dapat memperoleh dana bantuan siswa miskin dari pemerintah sebesar Rp. 360.000 per murid. Namun oknum kepala sekolah tersebut nekat menyunati sejumlah murid yang dapat menerima bantuan siswa miskin (BSM) sebesar Rp.60.000 per murid Dugaan penyunatan yang dilakukan oknum kepala sekolah berinisial AM, ketiak saat dikomfirmasi wartawan BN dikantornya rabu 9/1 sekitar pukul 14.00 wib, mengatakan ini pasti abang wartawan ini disuruh oleh SG, dengan arogannya oknum kepala sekolah merampas HP wartawan dan mengancam ini akan saya laporkan kalian kepolisi. Padahal wartawan koran ini mau komfirmasi kebenaran sumber data terjadinya penyunatan massal dana bantuan siswa miskin dari pemerintah tahun anggaran 2012 kemarin. Sementara sumber lain mengatakan pemotongan Rp. 60.000 tersebut untuk guru-guru. Namun sejumlah guru-guru kelas membantah tidak ada menerima uang pemotongan bantuan siswa miskin dari kepala sekolah. Bahkan pengambilan pencairan dana bantuan siswa miskin itu diambil dari kantor pos dan selanjutnya sejumlah orang tua murid dipanggil kesekolah untuk memperoleh dana sebesar Rp.360.000 dalam keterangan kertas untuk ditanda terimakan namun pemberian dilakukan dipotong sebesar Rp. 60.000 per murid diperkirakan ada 27 orang lebih wali murid. Atas adanya ernyataan dana bantuan siswa miskin diperkirakan oknum kepala sekolah raup puluhan juta rupiah. Dan perbuatannya telah melakukan tindakan pidana korupsi selain merusak citra pendidikan ditanah air. Dambaan sejumlah wali murid mengharapkan pada instansi terkait agar perbuatan oknum kepala sekolah SDN 060969 berinisial AM,SPd dicopot dan diadili dimeja hijau jelas sumber-sumber atas seringnya menyunati bantuan yang ada dan mark up data miskin yang diduga tidak disalurkan(Muhajir/Jafar)

Zaini..... Pencanangan WBK-WBBM itu ditandai penandatanganan pakta integritas oleh Gubernur Zaini Abdullah, Sekda Aceh, tujuh perwakilan SKPA, dan 23 bupati/wali kota se-Aceh di hadapan Menteri Pemberdayaan Aparatur Pemerintah dan Reformasi Birokrasi (Menpan dan RB) Azwar Abubakar, pejabat BPK, Kejati, Kapolda, Ketua DPRA, dan Pangdam IM. Prosesi itu juga disaksikan Hj Azlaini Agus selaku Wakil Ketua Ombudsman (pejabat negara yang mempunyai kewenangan mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik). Gubernur Zaini Abdullah mengatakan, pencanangan Aceh jadi zona atau wilayah bebas korupsi itu didasari keinginan seluruh kepala pemerintahan Aceh yang baru, mulai di tingkat provinsi sampai kabupaten/kota. Gubernur Zaini juga menyatakan malu dan mengobarkan perang terhadap korupsi, kolusi, dan nepotisme. Gubernur Aceh mendatangi KPK dan BPK RI agar dibantu penanganan pencegahan korupsi. “KPK dan BPK telah menandatangani kerja sama untuk itu dan penanganannya secara hukum jika ada yang melakukan korupsi,” kata Zaini. Bukan seremonial Gubernur Zaini Abdullah mengatakan, pencanangan zona bebas korupsi di Aceh bersama 23 bupati/wali kota bukan sekadar seremonial belaka. Semua pihak, termasuk dirinya yang telah menandatangani pakta integritas Aceh bebas korupsi, wajib melaksanakan dengan serius dan sungguhsungguh. Zaini mengakui upaya pemberantasan korupsi di negeri ini bukan hal yang mudah. Korupsi ibarat fenomena gunung es, hanya sebagian kecil tampak di permukaan, bahagian besar lainnya tenggelam di bawah permukaan air. “Kendati demikian kita jangan berputus asa. Kita harus optimistis untuk dapat menyelesaikan permasalahan korupsi di negeri ini agar Indonesia bisa masuk sebagai negara dengan tingkat korupsi yang rendah,” kata Zaini Abdullah. Zaini juga mengatakan, “Kita harus siap menerima kritikan dan saran yang disampaikan masyarakat. Kita juga harus membuka pos pengaduaan masyarakat. Semua itu diharapkan jadi barometar apakah tugas yang telah kita lakukan itu sudah tepat dan memuaskan masyarakat.” Perubahan ke arah yang lebih baik, kata Gubernur Zaini harus terus dilakukan, sebagai bentuk pengabdian untuk bangsa dan negara serta kepada rakyat. Perubahan itu, harus dimulai dari atas, yaitu dari kepala pemerintahan, wakil kepala pemerintahan, Sekda, Kepala SKPA, dan jajaran di bawahnya.(int)

14-21 JANUARI 30 DES 2011 - 6 JAN 2013 2012 | |EDISI EDISI342| 296|THN THNKE-VIII KE-VII

11

Bupati Survey Lokasi Jalan Pintas ACEH TIMUR,BN Bupati Aceh Timur, Hasballah Bin. M. Thaib beserta kepala BAPPEDA, Ir. Husni Thamrin, Kadis PU, M. YUsuf Adam, ST beserta rombongan dan masyarakat pada Senin, (07/01) meninjau langsung lokasi rencana pembukaan jalan elak kota Idi yang pembangunanya jalan elak tersebut diawali dari dari Gampong dama Pulo hingga kantor camat peudawa. survey untuk calon lokasi jalan elak ini langsung dilakukan oleh bupati Aceh Timur beserta rombongan dengan melewati jalan setapak dan pematang sawah milik masyarakat. bahkan tidak jarang melalui

perbukitan yang berada di sekitar lokasi jalan elak tersebut. menurut Bupati Aceh Timur, Hasballah Bin M. Thaib, pembangunan jalan elak idi ini merupakan dana hibah dari pemerintah provinsi aceh sebesar 15 miliar rupiah dan ini merupakan dana untuk pembebasan lahan milik masyarakat yang terkena lokasi pekerjaan elak, sedangkan untuk pekerjaannya kita akan mempergunakan alat-alat berat milik pemerintah daerah, seperti pemangkasan bukit dan penimbunan "ujarnya.(@Mus)

Sekretaris Daerah Diganti ACEH TIMUR,BN Bupati Aceh Timur, Hasballah Bin M. Thaib seusai melantik Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Timur, Drs. Bahrumsyah, M.M., menggantikan pejabat lama, Syaifannur, S.H., M.M., di Aula Setdakab Aceh Timur, selasa (8/1/13). Bupati mengatakan agar pergantian Pejabat Sekretaris Daerah ini jangan di tafsirkan bermacam-macam, " momentum hari ini hendaknya harus dilihat secara positif untuk kepentingan yang

lebih besar ditengah usaha kita semua mengangkat Aceh Timur lebih maju", ktanya. Bupati pada kesempatan itu meminta kepada seluruh PNS untuk melakukan perubahan kearah yang lebih baik dalam meningkatkan pelayanan dan kinerja organisasi. Pejabat Sekda lama, Syaifannur, S.H., M.M., sendiri dilantik sebagai Sekda Kabupaten Aceh Timur pada 11 Oktober 2009 lalu dan telah bekerja dengan tiga Bupati, yakni masa Bupati

Muslim Hasballah, Pj. Bupati Ir. Nasrullah Muhammad, M.Si dan yang Bupati Hasballah Bin M. Thaib, sementara itu Pejabat Sekretaris Daerah yang baru dilantik, Drs. Bahrumsyah, M.M. berkarier di Departemen Dalam Negeri dan lama berkarier di Lingkungan Jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Pada kesempatan itu Bupati atas nama pemerintah setempat menyampaikan penghargaan dan

Sekda Aceh Timur Drs Bahrumsyah MM Pimpin Apel Pagi

Tekankan Lima Poin Penting Untuk PNS

Bupati Aceh Tamiang Tinjau Pasar Pagi Aceh Tamiang BN Bupati Aceh Tamiang H. Hamdan Sati ST dalam kerja perdananya turun langsung kelapangan menijau keadaan Pasar pagi kualsimpang . Haamdan Sati beserta rombongan yang di dampingi Muspika plus serta Instansi Dinas terkait, juga masuk pasar ayam, pasar ikan, serta meninjau rumah potong lembu di kecamatan Karang Baru Kabupaten aceh Tamiang Rabu ( (9/ 1-2013 ) kemrin. Pada kesempatan itu Bupati menjelaskan kepada BN Pemkab aceh Tamiang akan membenahi dekorasi pasar yang selama ini masih dianggab perlu pembenahan terutama dalam pembuangan air limbah pemotongan ayam dan pasar ikan . Hamdan juga mengatakan, Pemerintah kabupaten aceh Tamiang dalam waktu dekat ini akan menertipkan pemotongan ternak yang selama ini ,di duga masih di ragukan kehalalannya dalam pemotongan ternak, sesuai dengan aturan syari,at islam yang

berlaku. Pada kesempatan itu menurut Hamdan Sati dalam tahun ini juga kita akan merehab pasar ikan kedai bawah dan rumah potong lembu di Kecamatan Karang Baru itu Di sela sela rombongan bupati yang didampingi Kadis Pertanian M Yunus SP,daan Perindagkop Abdul Muin serta dinas Kebersihan Drs Amirudin Y. pada saat meninjau rumah potong lembu masa peninggalan kabupten aceh timur itu , Kadis Pertanian M. Yunus mengatakan selama ini rumah potong lembu kurang di mampaat kan oleh masyarakat para pedagang daging lembu yang selama ini sesuka hati nya memotong lembu di kampungnya masing masing, menuruttnya, mungkin ini di sebabkan minimnya traansportasi ,dengan jauhnya rumah pemotongan lembu dari tempat tinggal mereka ,jadi untuk kedepan kita akan membenahi dan menertibkan serta memampaatkan rumah potong ini katanya.( zul )

PGRI Minta DPRA Kawal Anggaran Pendidikan BANDA ACEH, BN Ketua PGRI Aceh, Drs Ramli Rasyid MSi meminta Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) mengawal penggunaan anggaran pendidikan Aceh tahun 2013, agar benar-benar dimanfaatkan untuk peningkatan mutu. Hal itu dikatakan Ramli Rasyid sehubungan adanya informasi bahwa penggunaan dana Pendidikan Aceh tahun 2013 masih banyak yang berorientasi pada pembangunan fisik, termasuk tingginya angka yang diplotkan untuk pembangunan pagar sekolah hingga mencapai Rp 46 miliar. “Kalau ini yang terjadi, apa yang diharapkan Kepala Pemerintahan Aceh, Zaini Abdullah dan Muzakir Manaf dipastikan tidak akan tercapai. Pemerintah Aceh saat ini sedang berusaha meningkatkan mutu guru, tapi yang dibangun pagar sekolah,” ujarnya. Menurut dia, jika Pemerintah Aceh serius untuk meningkatkan mutu pendidikan, harus dimulai dengan meningkatkan kualitas guru dengan menyediakan anggaran

yang cukup untuk mengadakan pelatihan guru. Ditambahkannya, upaya peningkatan kualitas guru, di samping bisa dilakukan lewat bimbingan teman sejawat seperti MGMP, juga harus dilakukan pelatihan lewat Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) atau lewat Pusat Pengembangan Mutu Guru (PPMG) yang tersebar di seluruh Aceh. Sedangkan dana pelatihan guru yang diplot dalam APBA tahun 2013 ini dinilai masih sangat kurang. “Kita berharap, dana yang telah diplot untuk pembangunan pagar bisa dialihkan untuk pembangunan fisik lainnya, misalnya untuk pembangunan ruang kerja guru,” katanya. Selama ini, tambah mantan kepala Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh, sebagian besar ruang guru hanya satu ruang kelas yang dibagi dua dengan ruang kerja kepala sekolah. “Ini sangat tidak nyaman bagi guru, terutama saat-saat mereka memeriksa pekerjaan dan tugas-tugas siswa,” katanya

ACEH TIMUR,BN Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Timur Drs Bahrumsyah MM saat pelaksanaan apel pagi di lingkungan Sekretariat Daerah (Setdakab) Aceh Timur di Idi, Kamis (10/1),mengatakan " Hilangkan rasa agkuh dan kepercayaan diri berlebihan sebagai seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS). Kita harus melihat serta instropeksi diri dari mana kita berada. Kita ( PNS-red ) ada dan bisa seperti ini mengabdi sebagai abdi negara, masyarakat dan pemerintah karena masyarakat. Tanpa masyarakat, kita tak ada apa apanya. Selaku pegawai negeri sipil (PNS), kita sudah sepantasnya bersyukur kepada Allah SWT dan terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat daerah ini, daerah kita tercinta Kabupaten Aceh Timur, nusa dan bangsa. Kita telah diberi amanah dan kepercayaan oleh masyarakat, karenanya janganlah di sia siakan kepercayaan dan amanah tersebut. Apel pagi ini juga merupakan yang perdana bagi Sekda pasca dilantik oleh Bupati Aceh Timur Hasballah Bin M

Thaib,Selasa(8/01) lalu. Lanjut Sekda, saat ini ,ada lima poin penting yang segera kita bangun dan perbaiki secara bersama sama yakni pertama penataan sistem dan organisasi di lingkup Pemkab Aceh Timur, dimana kita akan mengedepankan The Right Man and The Right Place, penempatan pejabat dan PNS sesuai dengan keahlian dan kemampuannya. "Tentu riak pasti ada, namun harus kita pahami bahwa semua itu adalah demi perbaikan kita ke arah yang lebih baik lagi. Kita juga dituntut untuk terus belajar dan belajar sehingga akan berdampak pada peningkatan SDM kita selaku PNS,abdi negara, pemerintah dan masyarakat. Poin kedua lanjut Sekda adalah penataan Sumber Daya Manusia (SDM) PNS. "Jangan pernah ada yang mengatakan bahwa kita orang Aceh bodoh atau SDM nya masih rendah, karena pada kenyataan dan realitas dilapangan banyak orang orang Aceh yang sukses dan berhasil di luar daerah bahkan hingga mancanegara. Saat ini, yang terjadi kita cenderung

kurang memahami tupoksi kita masing masing serta pelaksanaan reward and punishment yang masih sangat kurang,'sebut Sekda. Selanjutnya poin ketiga ,penataan anggaran.Dalam hal ini, uang yang kecil, namun kita manfaatkan seefisien dan seefektif mungkin, poin ke empat sarana dan prasarana yang masih sangat minim, dan untuk mengakalinya kita harus memanfaatkan sistem lingkungan kita. " Kalau ada pekerjaan yang bisa kita selesaikan hari ini, jangan kita tunda tunda hingga besok dan seterusnya . Selanjutnya poin ke lima adalah pemberdayaan masyarakat. "Insya Allah jika lima poin penting ini kita laksanakan, maka prestasi akan menyertai kita, prestise akan datang dan value (nilai) akan menghampiri kita,"tegas Sekda. Karenanya marilah kita memacu prestasi ,jangan sampai ada penyesalan di kemudian hari"Mudah mudahan ini tidak terjadi bagi kita, pemimpin,pejabat dan PNS di daerah kita tercinta ini,'tutup sekda.(@Mus)

Prodi Matematika IAIN Gelar Seminar BANDA ACEH , BN Program Pendidikan (prodi) Matematika Fakultas Tarbiyah IAIN ArRaniry, Banda Aceh, menggelar seminar nasional, di aula kampus setempat, Kamis (10/1). Seminar bertema “Melalui Seminar dan Workshop Diagnostik Kesulitan Belajar, Kita Tingkatkan Hasil Belajar Peserta Didik”, diikuti mahasiswa, kalangan pendidikan dan dosen. Hadir sebagai pemateri, Prof Kumaidi PHd (Pakar Dignostik Pembelajaran dari Universitas Muhammadiyah Surakarta), Drs Salasi R MPd (Pembantu Dekan Bidang Akademik FKIP Unsyiah) dan Drs

M Duskri MKes (Ketua Prodi Matematika Fakultas Tarbiyah IAIN Ar-Raniry). Menurut Salasi dalam proses belajar mengajar guru sering menjumpai siswa yang mengalami kesulitan dalam mengikuti pelajaran, sehingga pada akhir pelajaran ada sejumlah siswa yang belum tuntas dalam menguasai bahan belajarnya. “Bagi siswa yang memperoleh nilai baik berarti mereka telah menguasi bahan pelajaran yang disajikan oleh guru. Sebaliknya siswa yang memperoleh nilai kurang atau jelek berarti mereka belum menguasai sehingga perlu mendapat

perhatian khusus dari guru,” jelasnya. Menurut Salasi ada beberapa ciri siswa yang mengalami kesulitan belajar, yaitu menunjukkan adanya hasil belajar yang rendah, hasil yang dicapai tidak sesuai dengan usaha yang dilakukan, lambat dalam melakukan tugas kegiatan belajar dan menunjukkan perilaku yang berkelainan. “Siswa-siswa seperti ini perlu mendapat perhatian dari guru. Sehingga apa yang mereka alami dapat dipecahkan sedini mungkin,” ujar Salasi. Kegiatan seminar juga dirangkai dengan tanya jawab dari peserta kepada pemateri.(int)

terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Syaifannur, S.H., M.M. atas kinerja dan pengabdiannya yang dianggap telah banyak berbuat untuk kemajuan daerah tersebut, dan juga mengucapkan selamat menjalankan tugas kepada Sekretaris Daerah yang baru dengan harapan dapat melanjutkan program yang telah di buat oleh pejabat lama dan melaksanakan perubahan ke arah yang lebih baik.(@Mus)

KNPI Atim Gelar Raker Tahunan Aceh Timur,BN Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD-KNPI) Kabupaten Aceh Timur, Sabtu (5/01) menggelar rapat kerja tahunan untuk merumuskan kebijakan dan program setahun akan datang yang terukur dan rasional,Dan juga menggagas pembangunan gedung pemuda (Young Center) Ketua DPD KNPI Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky SHI, didampingi Sekretarisnya Bustami di sela-sela raker di Aula Dinkes Aceh Timur di Idi Rayeuk mengatakan, Raker Kerja Tahunan digelar untuk memantapkan langkah dan sasaran yang sama sesama pengurus untuk terus merekontruksi pembangunan pemuda. "Raker kita diikuti oleh pengurus DPD. Nanti akan dirumuskan program dan tanggungjawab kerja kedepan," kata AlFarlaky. Sementara untuk mewujudkan gedung pemuda sebagai sarana sentral kegiatan kepemudaan kedepan sangat membutuhkan dukungan dari pemerintah. Dengan ada Young Center, kata Iskandar yang diiyakan Bustami akan memfokuskan sarana kegiatan kepemudaan dan OKP yang bernaung di bawah KNPI. "'Kita sangat berharap impian ini akan terwujud," kata Iskandar. Iskandar berharap, raker tahunan ini akan melahirkan ide- ide yang kreatif dan inovatif untuk melakukan programprogram terbaik kedepan. Ia juga mengemukan pada raker tersebut menghadirkan pemateri mantan Ketua KNPI Kota Langsa, Sayid Abdurrahman yang juga Kepala Renbang PTPN 1 Langsa. "Raker ini kita usung thema optimalisasi peran pemuda dalam pembangunan. Sekaligus juga untuk evaluasi internal, se demikian Iskandar Usman Al-Farlaky. (@Mus)

Belasan Hektar Tanaman Padi Diserang Hama BLANGPIDIE,BN Belasan hektar tanaman padi di areal persawahan di Desa Sejahtera dan Desa Blang Manggeng, Kecamatan Manggeng, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) terancam gagalpanen.Pasalnya,tanamanpadimilikpetani yang sedang bunting itu kini diserang hama wereng. Keuchik Sejahtera, Muhammad, Jumat (11/1) mengatakan, sebagian besar petani di daerahnyapadamusimtahuninimengalamigagal panen. Serangan hama tersebut terjadi saat

tanaman padi sedang bunting. Meskitelah dilakukan pembasmian dengan melakukan penyemprotan dengan racun hama, namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Karena binantang berwarna coklat dan hitam yang lazim disebut wereng hanya pindah sesaat Tanaman padi terserang hama wereng itu terlihat menguning yang mengakibatkan pembuahan tidak normal. Bahkan ketika diperiksa pada bulir gabah itu banyak yang

mengempes alias kosong. Peristiwa itu bukan hanya terjadi di Desa Sejahtera, namun serangan hama wereng itu juga terjadi di Desa Blang Manggeng, desa bertetangga. Menurut Muhammad, serangan hama yang sporadic, artinya serangan hama tidak mengumpul dalam satu tempat melainkan berpencar-pencar itu terjadi diakibatkan karena penanaman tidak serentak. Buktinya tanaman padi yang penanamannya lebih

cepat, yakni serentak dengan desa lain tidak diganggu oleh hama wereng. “Tanaman padi yang diserang umumnya yang telat tanam,” katanya. Untuk menangkal hama kian meluas, pihaknya berharap dinas terkait untuk secepatnya memberantas hama wereng tersebut. “Kalau tidak segera diberantas, seluruh tanaman padi milik petani yang sedang bunting dan akan berbuah itu juga ikut terserang,” katanya (int)

Dana PNPM 47 Desa Terancam Mati LHOKSUKON - Dana PNPM Mandiri dari APBN senilai Rp 3 miliar dan dana Bantuan Keuangan Pemakmue Gampong (BKPG) dari APBA Rp 1,6 miliar yang diperuntukan untuk 47 desa di Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, terancam mati. Hingga Januari 2013, warga belum bisa memanfaatkan dana tersebut, karena belum selesainya permasalahan pengelolaan dana tahun 2011.

“Berdasarkan rekomendasi pihak provinsi, dana itu tidak bisa digunakan masyarakat di 47 desa, sebelum persoalan pengerjaan pembangunan saluran di Desa Teupin Gajah diselesaikan. Juga sebelum UPK yang bermasalah di kecamatan tersebut diganti,” kata sumbe, Kamis (10/1). Sumber lainnya menyebutkan, dana BKPG Rp 1,6 miliar itu diperuntukan untuk 47 desa. Masing-masing desa mendapatkan

Rp 69 juta untuk pembangunan fisik dan juga Simpan Pinjam Perempuan (SPP). Sedangkan dana PNPM Mandiri Rp 3 miliar diberikan dalam jumlah bervariasi sesuai dengan perangkingan, mulai Rp 130 juta sampai 200 juta. DanaitusudahdicairkandariprovinsikerekeningtiapdesapadaSeptember2012.Namun,sampai sekarang dana itu belum juga bisa digunakan warga karena ada persoalan di DesaTeupin Gajah

dan juga persoalan di Unit Pengelola Kegiatan (UPK) di kecamatan tersebut. Keuchik Ulee Gle M Hasan kepada Serambi kemarin menyebutkan, bukan hanya desanya yang belum bisa menerima dana BKPG dan PNM Mandiri, tapi juga desa lain. “Harapan kita pihak berkompeten segera menyelesaikan persoalan tersebut dalam waktu dekat, sehingga tidak menjadi persoalan lagi,” kata Hasan. (int)

14-21 JANUARI 30 DES 2011 - 6 JAN 2013 2012 | |EDISI EDISI342| 296|THN THNKE-VIII KE-VII

12

DPRK Subulussalam Konsultasi ke KIP Aceh Subulussalam,BN Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Subulussalam berkonsultasi ke Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh, Kamis (10/1). Konsultasi dimaksudkan terkait dengan akan berjalannya tahapan pilkada di Subulussalam sementara pada saat hampir bersamaan masa kerja anggota KIP setempat juga akan berakhir. Rombongan DPRK Subulussalam diterima Wakil Ketua KIP, Ilham Saputra dan dua anggota komisioner yaitu Yarwin Adi Dharma dan Zainal Abidin.

Partisipasi Masyarakat Tentukan Kualitas Pemilu BANDA ACEH -BN Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menilai keterlibatan kelompok masyarakat dalam pengawasan tahapan pemilu menjadi faktor strategis guna meciptakan pemilu yang domokratis dan akuntabel. “Kualitas pemilu sangat ditentukan sejauh mana kelompok-kelompok masyarakat dapat ikut terlibat dan berpartisipatif dalam pengawasan. Tanpa ada pengawasan masyarakat, maka pemilu tidak akan berkualitas,” ujar anggota Bawaslu Pusat Daniel Zuchron saat menutup Forum Group Diskusi (FGD) Penyusunan Grand Design Pengawasn Partisipatif di Hotel Oasis, Jumat (14/ 12). Kegiatan FGD yang difasiltasi UNDP dalam proyek Election Multi Donor Programme (EMDP) ini dikuti sejumlah peserta dari KIP, mantan anggota Panwas, LMS, akademisi, dan jurnalis. Menurut Daniel rancangan besar (grand design) pengawasan pemilu yang saat ini digodok Bawaslu lebih di titik beratkan pada keterlibatan kelompok masyarakat secara aktif. Selain itu, Bawaslu juga perlu melihat dan menyerap pandangan dari para pemangku kepentingan. Menurutnya proses penyusunan grand design itu juga untuk menegaskan kembali posisi Bawaslu sebagai pengawas Pemilu sesuai peraturan perundang-undangan. “Penyelanggaraan pemilu yang tertib tidak terlepas dari adanya pengawasan partisipatif masyarakat. Kalau pemilu tidak mendapat sentuhan masyarakat, maka praktis urusan pemilu hanya menjadi kepentingan tiga pihak saja; penyelenggara, peserta dan pengawas,” tegasnya. Daniel menyebutkan melalui FGD ini diharapkan dapat menemukan satu rancangan pengawasan partisipatif masyarakat terhadap penyelenggaraan pemilu 2014 mendatang. Dalam FGD kemarin, para peserta juga membagi pengetahuan (transfer knowledge) dengan memberi sejumlah masukan, ide, gagasan dan agenda kerja yang terfokus pada pengawasan yang lebih konprehensif dalam kaitannya melakukan tugas-tugas pengawasan pemilu. Turut juga diidentifikasi target kelompok yang berkepentingan langsung melakukan pengawasan. Seperti kelompok perempuan, peserta (kandidat) pemilu, mahasiswa, kelompok profesi, serta kelompok disable. Sedangkan ruang lingkup pengawasan meliputi tahapan persiapan, pendaftaran, kampanye, pemungutan suara hingga penetapan hasil.(r/rb)

Menurut Yarwin DPRK Subulussalam mempertanyakan apakah dimungkinkan untuk melakukan perekrutan anggota KIP baru atau tidak. Sedangkan tahapan pilkada setempat akan dimulai pada Februari mendatang dan hari pencoblosan pada 3 Oktober 2013. Sementara masa tugas KIP Subulussalam akan berakhir pada Mei 2013. “Karena masa dimulainya tahapan dan masa berakhirnya tugas KIP Subulussalam ini hampir bersamaan, maka membuat DPRK setempat mempertanyakan kepada KIP Aceh seperti apa

pertimbangannya, untuk mereka bisa mengambil kebijakan nanti,” ujar Yarwin. Menurut Yarwin berdasarkan Pasal 2 UU Nomor 15/2011 tentang Penyelenggaraan Pemilihan Umum menyebutkan dalam hal keanggotaan KPU Kabupaten/Kota berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum berakhir masa tugasnya pada saat berlangsungnya tahapan penyelenggaraan Pemilihan bupati/walikota, masa keanggotaannya diperpanjang sampai dengan pelantikan bupati/

walikota terpilih dan pembentukan tim seleksinya dilaksanakan paling lambat 2 (dua) bulan setelah pelantikan bupati/walikota terpilih. Yarwin menyebutkan, terkait hal itu juga dipertegas kembali pada Pasal 123 yang menyebutkan ketentuan dalam Undang-Undang ini berlaku juga bagi Penyelenggara Pemilu di provinsi yang bersifat khusus atau bersifat istimewa sepanjang tidak diatur lain dalam undang-undang tersendiri. Tapi, kata Yarwin, memang ditemukan sedikit

Wakil Wali Kota Lepas Sanggar Beutari Langsa LANGSA - BN Wakil Wali Kota Langsa, Drs Marzuki Hamid MM, melepas keberangkatan rombongan Sanggar Banda Beutari Kota Langsa, menuju Kota Banda Aceh guna mengikuti Festival Teulueng yang akan berlangsung di Taman Budaya Aceh pada tanggal 5-6 Januari 2013. Marzuki Hamid berpesan kepada para anggota Sanggar Banda Beutari Kota Langsa agar berusaha semaksimal mungkin agar mampu mendulang atau meraih prestasi terbaik. Namun Marzuki Hamid juga mengingatkan paling utama mereka harus tetap menjaga nama baik Kota

Langsa yang kini sedang giat-giatnya melakukan penegakan Syariat Islam, baik dalam berperilaku maupun berpakaian sesuai syariat, dan hal lainnya. “Jangan pula di sini kita giat menegakkan Syariat Islam, tiba-tiba di Banda Aceh anggota Sanggar Beutari ditangkap WH. Hal ini jangan sampai terjadi,”katanya. Wakil Wali Kota menambahkan, harus dan perlu dipahami agama Islam tidak pernah membatasi manusia untuk berkreasi dan beraktifitas. Tetapi asalkan para pelakunya selalu berperilaku sesuai nilai-nilai agama, apalagi pesan-pesan sosial budaya Aceh yang digali tidak

jauh dari ajaran agama Islam. “Masyarakat jangan salah mengartikan proses penegakan syariat Islam, karena apa yang dilakukan itu hanya semata-mata untuk mengajak masyarakat kembali kepada yang benar, serta meninggalkan segala hal yang bertentangan dengan ajaran Islam,” katanya. Pelatih musik Sanggar Banda Beutari Kota Langsa, Budi H Aswad SE melaporkan Sanggar Banda Beutari akan menampilkan satu jenis tarian saja, yaitu Tarian Keprok yang menjadi salah satu tarian khas Sanggar Banda Beutari Langsa.(int)

Pemkab Diminta Galakkan Gampong Mandiri TAPAKTUAN - BN Ketua Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPI) Cabang Aceh Selatan, May Fendri SE, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Selatan lebih serius dalam menggalakkan program gampong (Desa) mandiri dengan cara menggali dan mengembangkan potensi yang ada di masing-masing gampong. Dengan demikian gampong-gampong yang ada di Kabupaten Aceh Selatan ke depan bisa lebih mandiri tanpa harus lagi mengharapkan bantuan pendanaan dari pemerintah, karena dari hasil pengelolaan potensi tersebut sudah ada sumber Pendapatan Asli Gampong (PAG) bagi masing-masing gampong dimaksud. Dikatakannya program gampong mandiri akan berjalan sukses jika Dinas terkait benarbenar berkeinginan mengelola dan mengembangkan sumber/potensi yang ada di masing-masing gampong yang ada dalam kabupaten Aceh Selatan, karena seluruh

gampong di Aceh Selatan punya potensi yang bisa dikembangkan sebagai sumber PAG. Contohnya jika di kawasan pertanian maka harus diprogramkan lahan untuk Gampong yang menjadi sumber PAG bagi gampong tersebut. “Semisal, di kawasan Kecamatan Pasie Raja, di sana banyak bantaran jalan menuju perkebunan rakyat yang kosong, padahal jika pinggir bantaran jalan tersebut ditanami batang pinang selain dapat memperkokoh bantaran jalan juga dapat mendatangkan PAG bagi gampong. Sebab penanaman pohon pinang di pinggir bandataran jalan itu tidak mengganggu tanah warga, melainkan akan lebih memperkokoh bantaran jalan dari longsor,” paparnya. Sedangkan di Kecamatan lain yang penghasilannya lebih condong dibidang perikanan, Pemkab Aceh Selatan harus membantu penyediaan satu unit boat sebagai aset gampong yang pengelolaannya diserahkan

langsung kepada gampong dimaksud. “Untuk gampong yang punya opjek wisata Pemkab harus membentuk koperasi yang dikelola oleh gampong tersebut, uang dari koperasi itu nantinya akan menjadi bagian dari PAG gampong selain pemasukan dari uang restribusi menuju kawasan wisata,” ulas May Fendri. Diyakininya, jika program gampong mandiri tersebut benar-benar dicanangkan, dikelola dan di kembangkan dengan baik dia yakin tiga tahun ke depan gampong-gampong yang ada di Aceh Selatan akan lebih mandiri, sehingga setiap ada event ditingkat gampong mereka tidak perlu lagi melayangkan proposal bantuan, karena sudah ada dana tersendiri bagi mereka dalam melaksanakan kegiatannya. “Jika program gampong mandiri seperti ini benar-benar dipikirkan oleh Pemkab saya yakini gampong-gampong di Aceh Selatan akan menjadi contoh bagi daerah lain,” pungkasnya.(int)

IPM Gelar Muswil ke-15 SINGKIL Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Aceh menggelar musyawarah wilayah ke-15, di gedung Madrasah Aliyah Muhammaddiyah Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil. Kegiatan yang diikuti utusan dari 22 kabupaten/kota itu, dibuka Prof DR H Alyasa’ Abubakar, MA, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Propinsi Aceh. Dalam sambutannya Prof Alyasa’ menyatakan, acara tersebut merupakan wahan latihan berorganisasi serta menujukan kratipitas. Sebutnya, banyak

manfaat positif yang bisa dipetik dari berorganisasi. Ia menganjurkan orang tua mendorong anak-anaknya aktif berorganisasi sejak remaja. “Saya sarankan para orang tua menganjurkan anak-anaknya berorganisasi sejak usia SMP dan SMA, karena berorganisasi sangat penting untuk menunjang kreatipitas anakanak,” ujarnya. Menurut Prof Alyasa’ organisasi yang diikuti boleh apa saja, asalkan membawa nilai positif dalam perkembangan generasi muda kedepan. “Bukan hanya IPM masih banyak

organisasi yang lain, seperti PPI dan lainnya. Penting diperhatikan organisasi yang diikuti, harus bisa membina dan mendekatkan anak-anak ke agama Islam,” jelasnya. Musyawarah wilayah ke-15 IPM diikuti, sekitar 150 peserta utusan dari 22 kabupaten kota, di Propinsi Aceh. Musyawarah yang digelar selama lima hari ini, diisi dengan aneka macam kegiatan seperti pawai dan tausiah. “Puncaknya yaitu pemilihan ketua umum IPM periode 20132015,” ujar Hendrik Syahputra, Ketua Umum IPM Propinsi Aceh.(int)

Melirik Potensi Wisata Kota Subulussalam SEBAGAI-daerah baru, Kota Subulussalam dapat dikatakan masih tertinggal dalam hal akselerasi atau percepatan perkembangan sektor kepariwisataan dibandingkan sejumlah kabupaten di Aceh. Padahal, walaupun bumi Syekh Hamzah Fansury ini tidak punya objek wisata yang “secemerlang” daerah lain namun ada sejumlah potensi yang dapat diasah untuk dikembangkan. “Banyak sebenarnya lokasi wisata yang bisa dikembangkan untuk menghasilkan PAD tapi sejauh ini belum sepenuhnya dikelola secara baik,” kata Sapri Tinambunan, pemerhati sosial budaya Kota Subulussalam kepada Serambi, Kamis (10/1). Menurut Sapri, sebenarnya, di Subulussalam, banyak objek wisata yang menarik dan indah. Sayangnya, kata Sapri, meski memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan sebagai objek wisata, namun lokasinya terkesan terisolasi. Di sisi lain, minimnya informasi tentang lokasilokasi objek wisata pun membuat banyaknya potensi wisata di kota hasil pemekaran Aceh Singkil seolah tidak diketahui keberadaannya. Padahal, Kota Subulussalam sedikit berbeda dengan kota lainnya, sebab daerah ini didominasi oleh hutan alam yang dibelah aliran-aliran sungai sehingga bila ditata akan sangat menarik. Sapri mencontohkan keberadaan makam Syekh Hamzah Fansury misalnya, selama ini belum tersentuh untuk dikembangkan sebagai salah satu objek wisata ziarah atau sipiritual. Padahal, objek wisata ziarah macam ini cukup potensial untuk dikembangkan seintensif objek-objek wisata alam lainnya. Namun, sejauh ini pengelolaannya belum optimal. Padahal dilihat dari letak serta kemasyhuran sang ulama tersebut cukup menarik untuk dikunjungi. Hanya saja tentu butuh pembenahan. Ya, paling tidak menjaga kebersihan perkarangan dan penataan lainnya sehingga dapat dimanfaatkan

masalah dimana KIP lahir berdasarkan UU Nomor 11/ 2006. “Sehingga menurut DPRK mereka berwenang untuk merekrut anggota KIP yang baru. Maka itu konsultasi kami kira masih perlu ditindaklanjuti ke pihak lainnya, termasuk ke KPU Pusat,”jelasnya. Akan tetapi, menurut Yarwin, terkait tidak diaturnya perpanjanganmasatugasanggotaKIPdalamUUNomor11/ 2006, maka berlaku UU Nomor 15/2011 dimana sesuai dengan yang ditegaskan dalam Pasal 123.“Ini pemahaman yang kami sampaikan kepada DPRK Subulussalam,” ujar Yarwin. (int)

sebagai lokasi untuk bersantai yang memikat pengunjung. “Apalagi tahun ini mau digelar MTQ tingkat provinsi, ini kesempatan untuk mempromosikan lokasi wisata yang menarik untuk dikunjungi oleh para tamu dari luar Subulussalam,” ujar Sapri. Berdasarkan catatan Serambi, masih banyak lokasi wisata yang berpotensi untuk dikembangkan. Katakan saja sungai Sarkea di Desa Namo Buaya, Kecamatan Sultan Daulat. Letaknya yang hanya sekitar dua kilometer dari

pusat kota Subulussalam ini mudah dikunjungi. Rasanya dengan mengembangkan potensi Lae Sarkea sebagai lokasi tempat bersantai sambil menikmati aliran sungai yang cukup tenang dengan lika-likunya, bisa membuat keberadaan kota “Sada Kata” ini menjadi menarik. Tetapi, tentu tidak sesederhana itu, berbagai faktor penunjang serta keselamatan akan ancaman arus sungai yang tidak stabil tentu perlu diperhitungkan pula. Secara kasat mata, keberadaan Lae Sarkea

yang kini dijuluki Objek Wisata Alam Indah memang menyimpan sebuah potensi besar untuk dimanfaatkan sebagai sarana rekreasi. Tetapi lagi-lagi, kawasan itu sangat butuh jamahan dari pemerintah setempat. Tak hanya itu, air terjun SKPC dan Pemandian Penuntungan di Kecamatan Penanggalan sebagai salah satu objek wisata unggulan di daerah ini. Potensi lainnya, hutan cagar alam di sepanjang Lae Ikan (kedabuhen), Kecamatan Penanggalan. Kawasan ini sangat potensial untuk dikembangkan apalagi letaknya yang sangat strategis dan dengan mudah menjadi persinggahan bagi para pelancong atau wisatawan yang melewati kawasan tersebut layaknya objek wisata Penatapan di Sumatera Utara. Apalagi bila di sana dibangun tamantaman, tentu keberadaan sungai di bawah jalan itu akan menambah daya tarik warga untuk sekedar duduk-duduk di alam terbuka tersebut. Ini adalah sebagian dari lokasi yang dapat dijadikan sebagai kawasan wisata. Dari sejumlah potensi wisata, pemerintah sudah semestinya memfokuskan pengembangannya dengan meningkatkan kesediaan sarana dan prasarana di samping kapasitas dan kualitas sumber daya manusia (SDM) bidang pariwisata sungai, hutan maupun ziarah. Khusus untuk penginapan daerah ini terbilang memadai termasuk bagi kalangan menengah atas karena di sana telah banyak hotel bahkan berbintang tiga. Namun, ini belum lah cukup, pemerintah perlu mengembangkan sistem informasi, promosi yang lengkap dengan memanfaatkan teknologi terkini sehingga menarik perhatian kalangan investor untuk menanamkan modalnya. Tapi semua itu tentunya harus pula menjaga kelestarian alam dan budaya masyarakat setempat. (*/int)

PKS Tanjung Seumantoh Santuni Yatim KUALASIMPANG –BN Pabrik Kelapa Sawit dan Pabrik Inti Sawit (PKS & PIS) Tanjung Seumantoh, Aceh Tamiang, menyantuni anak yatim di sekitar pabrik. Selain itu, juga diberikan penghargaan untuk 13 karyawan yang mempunyai kinerja terbaik. PKS Seumantoh merupakan salah satu Unit Produksi PTP Nusantara I adalah pilot projek PKS-PKS lain yang ada di BUMN Perkebunan terbesar di Aceh saat ini. Manejer di PKS Tanjung Seumantoh, Ir H Bakhtiar Basyah mengatakan, lokasi pabrik yang terletak di dalam Kecamatan Karang Baru sangat strategis letaknya. Ia menambahkan, bahan baku dekat dengan pabrik, sehingga dapat menghemat biaya pengangkutan Tandan Buah Segar (TBS) dan pengolahan dapat dilakukan dengan baik dengan akhirnya produksi berjalan optimal, begitu juga dengan sumber air yang berasal dari sungai Tamiang yang berjarak 1 Km dari lokasi pabrik. Dikatakan, tahun 2012 lalu kinerjanya jauh lebih baik dibandingkan tahun 2011 lalu.(int)

Warga harapkan Perbaikan Jembatan Alur Mas TAPAKTUAN - BN Warga Gampong Alur Mas, Kecamatan Kluet Utara, Kabupaten Aceh Selatan kecewa kepada Pemkab setempat yang hingga kini belum membangun jembatan penghubung yang rusak akibat banjir luapan yang terjadi dua tahun lalu di gampong mereka. “Sudah dua tahun lebih masyarakat Gampong Alur Mas mengaharapkan pembangunan jembatan penghubung dari Gampong Alur Mas dengan sejumlah Gampong lainnya di kawasan tersebut. Namun hingga kini jembatan yang turut menghubungkan antara Gampong tersebut dengan Ibukota Kecamata Kluet Utara ini belum juga kunjung dibangun.” Kata M Syarif salah seorang pemuda Kluet Utara yang juga pengurus DPD KNPI Aceh Selata ini. Dikatakannya, jembatan penghubung itu rusak akibat diterjang banjir dua tahun yang lalu. Pascakerusakan itu warga sekitar terpaksa membangun jembatan darurat dari kayu yang hanya bisa dilintasi kendaraan roda dua. “Jembatan darurat itu dibangun dengan dana swadaya masyarakat, dan hanya bisa dilewati kendaraan roda dua. Oleh karenanya warga sangat berharap bisa segera dibangun jembatan permanen untuk memudahkan masyarakat dalam mengangkut hasil pertaniannya,” papar M Syarif. Dikatakan Syarif, jika dilihat dari kondisinya sudah sepantasnya Pemkab Aceh Selatan memprioritaskan pembangunan jalan tersebut, sebab selain sebagai akses penghubung antar desa jalan tersebut juga dimanfaatkan masyarakat untuk mengangkut hasil pertaniannya. “Pasca rusaknya jembatan tersebut masyarakat terpaksa harus melansir hasil pertaniannya dengan kendaraan roda dua,” ungkapnya. Ketua Pemuda Alur Mas, Yusuf Abadi yang dikonfirmasi Serambi membenarkan kondisi tersebut, menurutnya saat ini sudah mulai dibangun jembatan permanen ukuran 5 X 6 dengan cara swakelola. Namun dana yang dudah dianggarkan melalui Dinas PU Aceh Selatan itu belum juga kunjung dicairkan. “Jembatannya sudah mulai dibangun, cuma terhambat karena dananya belum cair, untuk itu kita meminta supaya dana tersebut bisa segera di cairkan,” pintanya sembari mengakhiri.(int)

14-21 JANUARI 2013 | EDISI 342| THN KE-VIII

13

Bupati Simalungun Lantik Pejabat Eselon II, III dan IV bag, sekretaris Satpol PP dan Staf pada Staf Ahli Bupati Simalungun. “Selain untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, pelantikan ini juga untuk meningkatkan kinerja para Pegawai Negeri Sipil (PNS) dijajaran Pemkab Simalungun, sehingga kedepan kegiatan yang telah diprogramkan dapat berjalan dengan baik”, ungkap Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM dalam bimbingan dan arahannya dihadapan para pejabat yang dilantik. Selain itu, Bupati berharap kepada para pejabat yang dilantik untuk tetap mengacu kepada peraturan dan perundang-undangan dalam melaksanakan program kerja. Kepada para camat Bupati menekankan untuk lebih meningkatkan kinerjanya, jalin kerjasama dengan kompenen masyarakat yang ada diwilayah kerja masing-masing.“Tingkatkan wawasan dan pengalaman maupun kinerja sehingga tuntutan perubahan yang seseuai dengan visi dan daerah ini dapat tercapai dan pelantikan ini jangan dijadikan beban, tetapi dijadikan menjadi suatu pengalaman yang baru untuk kemajuan dan pengalaman kerja yang lebih baik. Karena pelantikan ini berdasarkan masukan dari baperjakat dan tidak ada diluar itu”, tandas Bupati. Diakhir bimbingan dan arahannya, Bupati kembali menekankan kepada para camat untuk membuka kantor 24 jam mulai tahun 2013 sehingga masyarakat yang membutuhkan dapat segera dilayani setiap saat. (ps-01)

SIMALUNGUN, BN -Dalam rangka peningkatakan pelayanan kepada masyarakat, bertempat di lapangan upacara, Bupati Simalungun melantik pejabat struktural eselon II, III dan IV, Kamis, 10/01/ 2013. Pelantikan tersebut beradarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Simalungun Nomor : 821/0010/BKD/2013 tanggal 5 Januari 2013 dan Nomor : 821/0012/BKD/ 2013 tanggal 9 Januari 2013. Sebagai saksi dalam pelantikan pejabat tersebut Ir Amran Sinaga (Kadis Perkebunan), dr Saberina Tarigan MARS (Kadis Kesehatan) serta rohaniwan Islam, Kristen Protestan dan Katolik , dihadiri oleh Sekda Drs Gidion Purba MSi, Staf Ahli Bupati, para Asisten Setkab dan para pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) serta para staf dijajaran Pemkab Simalungun. Para pejabat yang dilantik diantaranya Eka Hendra SSos menjadi Asisiten Pemerintah dan Kesra, Johanes SP menjadi Asisiten Ekbang, Rizal EP Saragih SP MSi menjadi Asisten Adm dan Umum, Ir Jan Wanner Saragih MSi menjadi Kadis Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset (PPKA), Mixnon Andreas Simamora SIP menjadi Kadishubkominfo, Asimar Dongoran SSos menjadi Kaban Lingkungan Hidup, Ir Ramadhani Purba Kadis Tarukim, Ir Topot Saragih MH Kadis Bina Marga, Drs Karshell Sitanggang menjadi Kadis Kebudayaan dan Pariwisata, Ir Anthonius Damanik Kadis PSDA, Drs Ludin Purba menjadi Kadis Perindag, Ir Jon Sabiden Purba MUM menjadi Kepala BKD, Drs Wilson Simanuhuruk Ke-

JR: Saya Pemimpin, Semua Harus Tunduk

SIMALUNGUN,BN “Sampaikan salam hormat saya, sampaikan salamhormatsamaibuwakilatassemuaisikomentarnya koran itu. Asallah benar-benar itu yang dia bilangdantidakdibuat-buat.Karenasuatusaatsaya akan panggil dia. Bukantidakbisasayaadilisiapasajadisini,karenasayapemimpindisini,”kataBupatiSimalungun JR Saragih di hadapan puluhan wartawan serta Kepala SKPD saat acara silaturahmi tahun baru di pala Bappeda, Drs Jand Sardion Purba Ka- menjadi Camat Pamatang Silimahuta, Ju- Camat Dolok Batu Nanggar, Drs Dominikus rumah dinas, Kamis (10/1). rist L Saragih SSTP MSi menjadi Camat Do- Sinaga menjadi Camat Haranggaol Horisan, ban Penanggulangan Bencana Daerah. HalitudisampaikanJRSaragihterkaitkomentar Sementara itu, Drs Garinsen Saragih lok Silou, Drs Malem Ukur Barus menjadi Drs Candra Susiswa menjadi Camat Ujung Wakil Bupati Hj Nuriaty Damanik yang mengaku menjadi Kaban Kesbangpol, Drs Jon Suka Camat Panei, Dra Rediana Naibaho menja- Padang, Drs Willy Amer Saragih menjadi bahwa bupati jarang melibatkannya dalam penJaya Purba menjadi Kaban Pananaman di Camat Dolok Pardamean, Bakhtiar Sina- Camat Jorlang Hataran, dan M Iqbal SSTP empatanpejabat. JRSaragihmenegaskan,diatidak Modal dan Pelayanan Perijinan Terpadu (PM ga SH menjadi Camat Tanah Jawa, Suyati MSP menjadi Camat Pamatang Sidamanik. bermusuhandenganWakilBupati.NamunJRmeKemudian Drs Mudahalam Purba dan PPT), Drs Valentinus menjadi Siagian Damanik SSos menjadi Camat Sidamanik, minta agar Wakil tunduk kepadanya termasuk Kadis Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Manaor Silalahi menjadi Camat Huta menjadi Kabag Humas Pimpinan dan Keprobawahannyayanglain.MenurutnyadiKabupaten Ir Raja Sianipar menjadi Kadis Tamben, Drs Bayuraja, Sardiaman Saragih Amd Plt Ca- tokolan, Benri BS Sipayung ST MT menjadi Simalungun dia adalah pemimpin. Sehinga bagi Marolop Silalahi menjadi Kasatpol PP, Jarin- mat Hatonduhan, Dikman Purba Plt Camat Kabag Adm Pembangunan, Farida NA Sijayangtidakmautunduktidakakandiajakberdiskusen Saragih SPd menjadi Staf Ahli Bupati Gunung Maligas, Rihat Sihotang menjadi bat SSTP MSi menjadi Kabag Adm Perekosi. Bid.Kemasyarakatan dan SDM, Drs Zannas Camat Bandar, M Thoha Sinaga SAg menja- nomian dan SDA, Irwan Prawira SH menja“Tulis itu, mudah-mudahan dimasukkan ke Malau menjadi Staf Ahli Bupati Bid. Pem- di Camat Pamatang Bandar, Jan Chrisdo di Kakan Perputakaan, Arsip dan Dokumendalam koran. Mudah-mudahan, karena biasanya bangunan dan Drs Poltak Marulitua Dam- Damanik SSTP MA menjadi Camat Purba, tasi, 14 orang menjadi Kepala Bidang, 2 kalauyangdisuruhtidakdimasukkankedalamkoanik menjadi Staf Ahli Bupati Bid. Pemerin- Riando P Purba, SSos, MAP menjadi Camat orang manjadi Sekretaris Badan, 2 orang ran,” ujarnya lagi disambut tawa para wartawan Gunung Malela, Armainah menjadi Camat menjadi Sekretaris Dinas, 3 orang menjadi tahan. termasukkepalaSKPD. Selanjutnya, Drs Fendy Raya Girsang Tapian Dolok, Dra Sri Parmita Dormauli Kepala UPTD dan selebihnya menjadi KasubPada awal di tahun baru 2013, JR berharap supayasemuanyaberjalandenganbaik,dapatberkomunikasiduaarahuntukprogrampembangunan Simalungun. Dengan acara silaturahmi tersebut kita masih melakukan pemerikasaan lebih dari 20 saksi Penetapan tersebut sesuai hasil pemeriksaan sesuai SIANTAR , BN program dapat terlaksana. Disebutkannya, kalau Setelah Kejari Siantar menetapkan, Bendahara Rutin maupun tersangka. Mengenai hal ini, kita targetkan perintah Kejari dengan nomor surat penyidikan nomor: memang tidak mau silahkan kembali dan jangan Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup Siantar M SSos, selama sebulan pemeriksaan sudah selesai dan berkas 01/ N.2.12/Fd.1/01/2013 dan nomor 02/N.2.12/Fd.1/ berkoar-koar di koran. 01/2013 pada Senin (7/1) lalu. sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi BBM akan naik ke pengadilan,” ujar Mukharom. “Jangan dipancing harimau yang sedang tidur. Mukharom menjelaskan, dalam pemeriksaan Menangani kasus tersebut, Kejari mengutus tiga (bahan bakar minyak) solar senilai Rp657.677.000 Sayajugasiapfrontal,tembak-tembakansayajuga anggaran tahun 2007, pihaknya menargetkan mampu penyidik yakni Kasi Pidus Mukharom SH, Kasi PTUN Siti ditemukan bukti kuat bahwa mantan Kadis dan siap. Jadi lebih baik mundur dan lebih terhormat, menaikkan kasus tersebut ke pengadilan sebulan ini. Mariti Manulang SH dan Jaksa Heri Santoso, yang Kasubdis tersebut bersama-sama melakukan korupsi dari pada bekoar-koar di koran,” ujar JR lagi.Dia Kajari Siantar Rudi H Pamenan SH melalui Kasi Pidsus diharapkan dapat mengungkap dan menyelesaikannya. hingga mengakibatkan kerugian negara mengatkaan,wakilitutidakbisamembuatkebija“Untuk mencapai target sebulan itu, kita Rp657.677.000. Mukharom SH MH menjelaskan, tidak menutup kan dan yang membuat kebijakan itu adalah BuMereka dinilai melanggar Undang-undang nomor kemungkinan akan ada tersangka baru setelah dua menggunakan tiga penyidik yang diharapkan dapat pati. Itu alasanya sehingga dia tidak mau menjadi 31 tahun 1999 jo Undang-undang nomor 20 tahun tersangka yang telah ditetapkan. Dia juga bekerja semaksimal mungkin,” tambah Mukharom. wakil bupati. Beberapa waktu lalu, Kejari kembali menetapkan dua 2001 tentang tindak pidana korupsi. menambahkan Kejari akan bekerja secara cepat dengan “Pemimpin itu ya Bupati, makanya saya tidak Dia menambahkan, Kejari akan memanggil saksi- dinas terkait mengenai mekanisme pembelanjaan BBM. tersangka lain, yakni mantan Kadis Kebersihan dan target satu bulan. mau menjadi wakil bupati,”katanya. Terkait lapo“Kita masih melakukan pengembangan. Sejauh ini Lingkungan Hidup JS dan Kasubdis Kebersihan RM. saksi yang berkaitan dengan kasus ini, khususnya dari (int/ps01) ran ke KPK atas tuduhan korupsi, Bupati Simalungun mengatakan bahwa dia tidak takut. Karena menurutnya,diatidakpernahkorupsiataupuntanda tangan soal pencairan dana. Sehingga dengan Diberitakan sebelumnya, delapan anggota Satpol PP masuknya ke dalam televisi, dia mengaku sangat “Jenis teguran itu adalah ringan dengan tindakan, pelanggaran fatal. Di mana mereka menyalahgunakan SIMALUNGUN, BN Delapan orang anggota Satpol PP dan secara lisan dan tulisan. Sementara penindakan sedang, jabatan dan wewenang, sampai menggunakan kantor dan Kesbanglinmas ditangkap Satuan Reskrim Polres senang karena seluruh Indonesia menjadi tahu. Siantar, saat bermain judi leng di kantor Satpol PP Kesbangpolinmas Kota Siantar yang ditangkap tangan penundaan gaji berkala untuk paling lama 1 tahun, sebagai tempat berjudi. “Tapikalausayasalah,barusayaharusmalu.Tapi “Kalau benar-benar peraturan itu dijalankan, ke-8 Jalan Adam Malik, Kelurahan Proklamasi, kalau itu tidak benar kenapa sayaharus takut,”katmain leng di kantor Satpol PP, terancam diberhentikan penurunan gaji sebesar satu kali gaji berkala untuk palsecara tidak hormat. Itu tertuang dalam Peraturan ing lama 1 tahun dan penundaan kenaikan pangkat PNS itu seharusnya sudah dipecat. Pemecatannya Kecamatan Siantar Barat, Selasa (8/1) pukul 17.00 anya. Pemerintah nomor 30 tahun 1980 tentang disiplin PNS. paling lama 1 tahun. Kalau untuk pelanggaran berat dilakukan setelah ada keputusan yang berkekuatan WIB. Sebelumnya,WakilBupatiHjNurhayatiDamanDelapan PNS itu terdiri dari Satpol PP dan ikmemberikanketeranganbeberapaharilalubahPenasehat LSM Lembaga Pemantau Kinerja Aparatur atau fatal, dikenakan sanksi penurunan pangkat hukum yang menyatakan mereka terbukti ditangkap Negara DA Romumba Saragih mengatakan, setingkat paling lama 1 tahun, pembebasan dari tangan bermain judi,” tegasnya. Masih kata Romumba, Kesbanglingmas, yakni Hotman Sitanggang (48), wadiatidakpernahdilibatkandalamsetiapkebijasebagaimana diatur dalam PP nomor 30 PNS yang tidak jabatan dan pemberhentian secara tidak hormat dari kalau tidak ada tindakan tegas kepada ke-8 PNS itu, Berton Hutagalung (41), Herianto (39), Tunggul kan yang diputuskan oleh Bupati termasuk soal dikhawatirkan PNS lainnya menjadi ikut-ikutan. Sebab Pasaribu (39), Irwanta Ginting (35), Herman mutasipejabat.WakilBupatimengakutidakmengedisiplin dan menyalahgunakan wewenang dikenakan PNS,” paparnya. Menurutnya, tindakan yang dilakukan oleh 8 PNS mereka akan tidak takut, karena tidak ada dibuat Tambunan (40), Philemon Purba (43) dan Raul tahuinyadanhanyamendengarinformasidariluar sanksi. Dan kalau pelanggaran yang dilakukan PNS Silalahi (53). (ps-01) tersebut fatal, bisa diberhentikan secara tidak hormat. Satpol PP dan Kesbangpolinmas tersebut merupakan tindakan tegas. saja. (int/ps-01)

Korupsi BBM Bendahara Dinas Kebersihan Ditargetkan Tuntas Sebulan

Main Leng, Anggota Satpol PP Terancam Diberhentikan

Bantuan Siswa Miskin Rawan Penyelewengan

SIANTAR,BN Penyaluran Biaya Pribadi Siswa Miskin (BBPSM), yang bersumber dari APBD Provinsi Sumatera Utara, tak kunjung disalurkan kepada siswa yang berhak menerimanya. Padahal, tahun anggaran 2012 sudah berakhir dan dana tersebut masih ‘parkir’ di PT Kantor POS. Permasalahan ini sudah berulang-ulang dan jika tidak segera dituntaskan, akan menimbulkan asumsi yang tidak baik. Demikian diungkapkan anggota DPRD Siantar Rudel Sipayung SPd di ruangan Fraksi PDI-P, didampingi Tenaga Ahli Fraksi Rindu Marpaung, Selasa( 8/1). Menurut Rudel, salah satu faktor dominan penyebab siswa putus sekolah atau tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, adalah faktor kemiskinan, sehingga orangtua tidak mampu memenuhi biaya anaknya untuk sekolah. Kata dia, jangan sampai program tersebut disalahgunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab. “Pemko Siantar seharusnya melakukan pengawasan terhadapBBPSM.Memberikanbantuantersebutkepadasiswa yangmemangmembutuhkannya,”tegasnya.Biayasiswamiskin diperuntukkanbagikebutuhanbiayapribadisiswamiskinyang akandimanfaatkanolehsiswauntukkebutuhanperongkosan dari rumah menuju sekolah dan sebaliknya. Kemudian biaya pembelian sepatu, seragam, tas sekolah atau biaya pembelian alat dan buku tulis. Sesuai juklak-juknis yang diterbitkan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, rincian BBPSM mulai Rp360 ribu untuk siswa SD, SMP Rp560 ribu, SMA Rp 780 ribu, dan SMK Rp780 ribu per tahun. Kata dia, laporan masyarakat yang disampaikan kepada Fraksi PDI-P, modus permasalahan, adanya pemotongan yang dilakukan oleh oknum guru dan para wali kelas tidak selektif dalam mendata siswa yang layak menerima. Untuk itu, kata Rudel, Walikota Siantar harus proaktif meninjau dan mengevaluasi, apakah program tersebut tepat sasaran. “Tega benar orang yang memotong bantuan siswa miskin itu. Dalam hal ini Walikota Siantar harus tegas menindak pejabatnya tersebut,” tegasnya. Sementara Kadis Pendidikan Siantar Setia Siagian saat dikonfirmasi tidak berada di kantornya. Demikian dengan telepon selulernya yang dihubungi pun tidak aktif. (ps01/int)

Air Danau Toba Dipastikan Tercemar

Puluhan Tahun Rasakan Jalan Rusak Warga Tanam Pohon di Lubang Jalan UJUNG PADANG, BN Sejumlah warga Nagori Dusun Ulu Kecamatan Ujung Padang, Simalungun, melakukan aksi menanam pohon pisang di badan jalan, Rabu (9/ 1) pagi. Aksi itu dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kondisi jalan rusak dan berlubang yang mereka rasakan selama puluhan tahun. Pada aksi itu, warga meminta agar truk over tonase milik PTPN III Dusun Ulu Tinjoan tidak lagi melintas dari jalan tersebut. Sebab kehadiran truktruk itu dianggap sebagai pemicu rusaknya jalan. Tak tanggung-tanggung, sepanjang tiga kilometer Jalan Umum Nagori Dusun Ulu yang berlubang, ditanami pohon pisang untuk setiap lubangnya. Salah seorang warga Juriaman (45), warga Nagori Dusun Ulu yang ditemui , Rabu (9/1) menyebutkan, selama ini warga sudah berulangkali meminta manajer PTPN III Dusun Ulu untuk mengalihkan truk pengangkut kelapa

sawit ke jalur Pasar Baru. Namun, permintaan mereka diabaikan hingga memicu reaksi dari warga. ”Sebenarnya, kami juga tidak ingin berdemo seperti ini. Tetapi karena sudah keterlaluan, sekalian saja kami tanami pohon pisang,” ujarnya yang diamini puluhan warga lain di lokasi. Ia menambahkan, selama ini ada puluhan truk pengangkut kelapa sawit yang bebas melintas mulai dari pagi sampai petang. Masing-masing truk setiap harinya membawa delapan hingga sembilan ton buah sawit dari perkebunan menuju pabrik kelapa sawit (PKS) Sei Mangkei. Tetapi berdalih untuk menghemat waktu, pihak perkebunan meminta supir melintas dari jalur Dusun Ulu. ”Sepanjang jalan kampung kami ini, tidak ada lagi jalan yang tidak berlubang. Bahkan, banyak anak muda kampung ini yang kecelakaan karena menabrak lubang. Tak hanya

itu, buah kelapa sawit milik kebun itu juga sering terjatuh dari bak hingga nyaris mencelakai pengendara di belakangnya,” ujarnya lagi. Pangulu Dusun Ulu Asmidah ketika ditemui , Rabu (9/1), mengaku kecewa dengan pihak kebun. Bahkan menurutnya, pimpinan perkebunan sempat melontarkan perkataan tak sedap saat aksi pertama mereka, Selasa (8/ 1). Saat itu, manajer kebun sempat marah-marah dan mencabuti semua pohon pisang yang ditanam warga. Bahkan sempat terjadi keributan antara warga dengan manajer kebun. Namun, semuanya menjadi reda setelah mereka pergi meninggalkan lokasi. ”Padahal niat kami baik, supaya antara pihak perkebunan dengan masyarakat terjalin hubungan baik. Seharusnya keberadaan perkebunan

di nagori kami ini bisa menjadi tolak ukur kemajuan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan kami. Tetapi faktanya, mereka justru memberikan kepulan debu ketika kemarau dan jalan berlubang tergenang air ketika musim hujan,” katanya. Rencananya, pihak nagori akan mensomasi pihak perkebunan sekaligus menyampaikan surat keluhan warga secara langsung. Upaya ini dilakukan agar pihak perkebunan segera merealisasikan semua permintaan warga untuk perbaikan jalan. Terpisah, Manajer Kebun H Tarigan yang hendak ditemui di kantor dan di kediamanya, tidak berada di tempat. Menurut salah seorang petugas keamanan di sana, manajer pergi ke Kebun Sei Mangkei untuk menghadiri acara satpam. ”Pak manajer sedang pergi ke Sei Mangkei, jadi pulangnya kemungkinan malam hari,” katanya. (ps-01)

PARAPAT,BN Hasil penelitian yang dilakukan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Sumatera Utara menunjukkan, saat ini air Danau Toba berada dalam kondisi "cemar sedang" sehingga diharapkan adanya upaya-upaya penyelamatan agar tingkat pencemaran tidak semakin parah. "Hasil identifikasi terhadap lebih 20 parameter yang diteliti menunjukkan, telah terjadi pencemaran sedang terhadap air di lokasi pariwisata Danau Toba," kata Kepala BLH Sumatera Utara, Hidayati di Parapat, Kabupaten Simalungun. Dikatakan, kondisi "cemar sedang" terjadi pada beberapa daerah yang terletak di pinggiran danau, sementara beberapa lokasi lainnya belum mengalami pencemaran. Penyebab terjadinya pencemaran pada Danau yang terletak di bagian tengah provinsi Sumatera Utara itu, diduga akibat pembuangan limbah domestik, hotel, pertanian, serta berbagai limbah lainnya di atas baku mutu yang diperbolehkan. Sebab, kata dia, selain menjadi objek wisata, kini danau vulkanik terbesar di Asia Tenggara tersebut digunakan juga sebagai tempat budidaya ikan oleh beberapa masyarakat dan sejumlah perusahaan dengan sistem keramba. Menurut dia, peringatan terhadap semua perusahaan yang memanfaatkan Danau Toba perlu diberikan, agar mereka menunjukkan tanggungjawabnya dalam melakukan pemulihan, sehingga air Danau tersebut bisa diselamatkan. Danau Toba merupakan satu dari 15 danau yang menjadi target penyelamatan oleh Pemerintah Republik Indonesia, melalui Kementerian Lingkungan Hidup, mengingat Danau terluas di Asia Tenggara tersebut sudah cukup terkenal dalam dunia internasional.(ps-01)

14-21 JANUARI 2013 | EDISI 342| THN KE-VIII

14

Usai Pesta Adat, Dua Marga Bentrok SIDIKALANG, BN Marga Sagala dan Capah di Dairi terlibat bentrok hebat pada Selasa (8/1) malam usai pesta adat yang mereka gelar. Akibatnya, seorang warga luka parah dan satu unit rumah kepala desa dibakar. Bentrok itu ditengarai karena perebutan tanah ulayat Peristiwa ini terjadi di Desa Lae Nuaha, Kecamatan Siempatnempu Hulu, Kabupaten Dairi. Pantauan di lokasi kejadian usai kejadian, Selasa (8/1) malam, ratusan massa dari marga Sagala masih terlihat berjaga-jaga di sekitar lokasi kejadian. Mereka menenteng berbagai macam senjata tajam maupun senjata tumpul berupa kayu beroti.

Informasinya, mereka akan melakukan penyerangan ke kubu Marga Capah. Agar tak terjadi bentrok susulan, aparat keamanan dari Polres Dairi dipimpin Waka Polres Kompol Yafao Harefa dan Kodim 0206 Dairi yang dipimpin langsung Dandim Letkol Inf Beny Satria terlihat melakukan pengamanan di sepanjang jalan lintas. Tepatnya di lokasi pertengahan antara Desa Marga Capah dengan Marga Sagala. Sebelumnya, seorang warga Sikerbo, Edis Ujung (60), mengalami luka bacok di bagian pipi kanan dan dagu terkena sabetan benda tajam. Sementara rumah milik Kepala Desa lae Nuaha, Wahyu Sagala (36) dibakar orang tak dikenal.

Bupati Madina Ciptakan Madina Bersih Madina, BN Dalam rangka mengupayakan Madina bersih sehat lingkungan, Bupati Madina H.M.Hidayat Batubara turun langsung ke lapangan bersama rombongan dari instransi pemkab. Madina yakni kepala badan lingkungan hidup kebersihan dan pertamanan Drs.Ahmad Ansari Nasution, Kepala Dinas Perindakop UKM dan pasar, Drs.Lysmul Yadi Nasution MM, Kabid Kebersihan dan pertamanan Rahmadsyah Lubis, dan rombongan lainnya. Wujud kepeduliaan terhadap lingkungan Bupati Madina H.M.Hidayat Batubara, turun langsung kelapangan bergotong royong membersihkan parit jalan di Pasar Baru Panyabungan, membersihkan sampah yang terbuah sembarangan ke derainase yang menyebabkan banjir di Pasar Baru Panyabungan pada (08/1). Dalam hal ini BupatiMadina H.M.Hidayat Batubara menghimbau pada masyarakat yang tinggal dipinggir jalan protokol juga para para pedagang di pasar supaya tidak membuang sampah sembarangan dan membuatnya pada tempat sampah yang di sediakan. Bupati Madina H.M.Hidayat Batubara mengatakan pada wartawan, keikutsertaannya bergotong royong dalam rangka kepedulian terhadap lingkungan yang mana selama ini di komplek pasar baru sering kali terjadi banjir dikarenakan banyaknya sampah yang terbuang di parit jalan tersebut yang mengakibatkan luapan air terjadi pada jalan protokol di pasar baru Panyabungan. Bupati Madina juga mengatakan kedatangan beliau itu bukan hanya itu saja tapi sekaligus bersilaturrahmi dengan masyarakat dipasar baru.

juga turun ke lokasi untuk pengamanan dan mendamaikan kedua belah pihak. Tapi kelihatanya konflik masalah tanah ulayat ini menjadi berkepanjangan,” papar Harefa. Terkait pembakaran rumah milik Kepala Desa Lae Naha Wahyu Sagala, Harefa belum dapat memastikan siapa pelaku pembakaran tersebut. Pihaknya masih melakukan penyelidikan dan pengembangan dari saksi-saksi yang berada di lokasi saat kejadian. Guna mengantisipasi bentrok susulan antara Marga Sagala dan Marga Capah yang masih memanas itu, Waka Polres Dairi telah berkordinasi dengan Dandim 0206

Dairi dalam hal penambahan pasukan. Informasinya, personel Kompi Yonif 125 Simbisa pun akan diturunkan. Hingga Rabu (9/1), pihak keamanan, baik dari Polres Dairi, maupun dari Kodim 0206/D, termasuk satu pleton personel Brimob Polda Sumut, tampak masih berjaga-jaga di lokasi kejadian. Sementara tim Labfor Polda Sumut, masih melakukan olah TKP dan pengumpulan sejumlah barang bukti dipuing rumah milik Kepala Desa Lae Nuaha, yang sengaja dibakar oleh OTK. Ketua Umum Ikatan Keluarga Pemuda Pakpak Indonesia (IKPPI) Kabupaten Dairi, Ir Ahmad Padang, mengatakan, hal tersebut harusnya tidak perlu terjadi.

Pasalnya, kedua belah pihak masih saudara dekat, satu kampung. “Hanya masalah tanah mereka bisa terpecah belah seperti itu. Itu sangat kita sayangkan,” ungkap Ahmad. Ahmad Padang berharap, kedua belah pihak yang bertikai agar dapat menahan diri, sehingga tidak terjadi lagi bentrok susulan yang dapat merugikan kedua belah pihak. Ahmad Padang berjanji, selaku ketua IKPPI Kabupaten Dairi akan bekerja sama dengan beberapa tokoh adat dan masyarakat dan berupaya mendudukkan kedua belah pihak dalam rangka melakukan penyelesaian konflik tanah yang menjadi penyebab bentrok tersebut. (int)

Gojali Lubis Akui Tidak Tahu Lahan Warga yang Diperjualbelikannya PALAS BN Berdasarkan hasil keputusan pertemuan warga dengan Gojali Lubis mantan Lurah Sibuhuan dan Kades Kutarimbaru di ruangan Asisten I Bupati Padang Lawas pada tgl (26/12) akan diadakan survey lokasi tanah yang di perjual belikan mantan lurah Gojali Lubis dengan konconya Masputra Pas oleh pihak Dinas Kehutanan Padang Lawas. Pada hari Rabu (9/1) pihak yang terkait yakni,Dinas kehutanan,Camat ,Warga ,dan beberapa wartawan pendamping adakan survey kelokasi perkebuan hutan Rumunan .Namun sangat di sayangkan ternyata suvey tersebut tidak mengahsilkan apa-apa alias’’ Nihil’’ karena mantan lurah Gojali Lubis tidak dapat menunjukkan lokasi yang di

perjual belikannya selama ini. Sedangkan sang konco Masputra yang sehari sebelumnya di kabari akan ada survey tidak berani menunjukkan batang hidungnya di hadapan para team survey,an ehnya sekitar setengah jam sebelum team sampai dilokasi mas putra sempat di telephon oleh Gojali supaya hadir di lokasi,namun setelah tiba dilokasi yang hendak di survey handphonnya sudah tidak dapat dihubungi lagi alias menghilang. Turnip selaku koordinator survey dari dinas kehutanan Padang Lawas di lokasi mengatakan,apa yang di kerjakan hari ini adalah sia-sia karena Gojali sang penjual yang melibatkan istri dan Masputra tidak dapat menunjukkan tanah yang sudah di

jualkannya selama ini,yang diketahuinya adalah kapan terima uang pembayarannya. Ketua Persatuan wartawan mingguan (PERWAMMI) Padang Lawas Iwan Lubis kepada Bongkar News mengatakan,perbuatan yang dilakukan oleh Gojali yang seharusnya pengayom bagi warga adalah perbuatan yang sangat keji dan tidak berprikemanusiaan,kenapa tidak karena dengan mudahnya dia menerbitkan surat jual beli lahan warga dengan bertanggal, bulan dan tahun mundur untuk memuluskan niatnya menjual ladang yang sudah sekian tahun di kelola oleh warganya sendiri. Untuk itu Kata Iwan ‘’supaya pihak pemerintah Kabupaten Padang Lawas serta

pihak berwajib dapat menuntaskan hal tersebut dengan secepatnya,sebab kami melihat sangat rentan akan terjadi hal yang tidak diinginkan di daerah teresbut. Karena emosional warga tentunya semakin hari semakin memanas,apalgi melihat Gojali yang notabene seorang PNS dan terkesan tidak tersentuh oleh hukum yang berlaku di pemerintahan negara Republik Indonesia .Dan sangat tidak beralasan kalau pemerintah tidak bisa mengadilinya dari sejumlah kasus yang telah di lakukannya selama menjadi pegawai negeri sipil,dan kami dari organisasi dan LSM Perwammi akan terus ikuti perkembangan kasus ini . pungkasnya (Ali)

Keterlambatan Proyek TA 2012 Bisa Dilanjutkan 2013 Kedatangan beliau disambut baik masyarakat secara terbuka masyarakat menyampaikan keluhan-keluhan termasuk seringnya luapan air dijalan protokol yang tepatnya didepan SPBU pasar baru. Menanggapi keluhan masyarakat Bupati Madina mengatakan akan memperbaiki drenase di sepanjang jalan protokol mana yang tersumbat. Hal ini akan kita perbaiki dalam tahun ini juga, kata beliau. Perbaikan yang akan dilakukan dinas PU nanti di harapkan sangat pada masyarakat yang berada di pinggir jalan protokol dan pasar baru supaya masing-masing turut peduli kebersihan lingkungan karena kebersihan itu terdapat jiwa yang sehat. Oleh karena itu budayakan hidup bersih sehat dan indah sehingga nantinya kita di Kab.Mandailing Natal menjadi madina yang sejuk dan nyaman, mari kita wujudkan bersama lingkungan bersih dan sehat, Kata beliau. (Saharman Nst)

KPU Tetapkan DPT di Humbahas dan Paluta Dolok Sanggul, BN Komisi Pemilihan Umum (KPU) Humbang Hasundutan (Humbahas) menetapkan total jumlah pemilih yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Humbahas sebanyak 121.055 pemilih di sepuluh kecamatan. Sekretaris KPU Humbahas Tagor Manullang kepada wartawan Jumat (11/ 1) mengatakan, bahwa jumlah tersebut merupakan hasil akhir dari pemutakhiran data dilakukan KPU. Serta jumlah tersebut sudah ditetapkan bersama 348 jumlah TPS yang akan digunakan dalam pemungutan suara untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2013 ini. Manullang juga menambahkan, dari pemutakhiran yang dilakukan oleh petugas disepuluh kecamatan menunjukkan adanya peningkatan jumlah pemilih sekitar 10% dari jumlah pemilihan pada Pilkada Humbahas yang lalu. "Peningkatan itu ada namun hanya sekitar 10%," terangnya. Dari jumlah tersebut, untuk Kecamatan Tarabintang pemilih terdaftar 5.283 dengan 15 TPS, Kecamatan Pakkat pemilih terdaftar 17.029 dengan 48 TPS, Kecamatan Pollung pemilih terdaftar 12.237 dengan 36 TPS, Kecamatan Baktiraja pemilih terdaftar 5129 dengan 13 TPS, Kecamatan Paranginan pemilih terdaftar 8051 dengan 25 TPS, Kecamatan Onanganjang pemilih terdaftar 7195 dengan 22 TPS, Kecamatan Dolok Sanggul pemilih terdaftar 29.214 dengan 77 TPS, Kecamatan Lintongnihuta pemilih terdaftar 19.875 dengan 56 TPS, Kecamatan Parlilitan pemilih terdaftar 13.275 dengan 42 TPS dan Kecamatan Sijama Polang pemilih terdaftar 3767 dengan 14 TPS. "Kemungkinan jumlah dapat berkurang dan bertambah, pengurangan dapat terjadi akibat perpindahan dan meninggal dunia, sementara untuk pertambahan kemungkinan bisa ada akibat perpindahan kependudukan," jelasnya.

Dari informasi yang didapat Waka Polres Dairi Kompol Yafao Harefa, bentrok tersebut berawal dari Pesta Adat Marga Sagala di Desa Sikerbo. Sekira pukul 19.00 WIB usai melaksanakan pesta, terlihat beberapa orang pemuda melakukan penyerangan hingga Edis Ujung jadi korban. Pesta Adat tersebut diselengarakan oleh pihak marga Sagala dan dihadiri oleh Marga Ujung sebagai penengah dalam hal penyerahan Tanah Ulayat yang diklaim Marga Capah sebagai milik mereka. “Sebelumnya beberapa waktu lalu mereka (Capah dan Sagala, Red) ini sudah pernah ribut juga masalah tanah lokasi gereja. Saat itu, kita dari pihak keamanan

DPT di Paluta 151.754 Sementara itu Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 151.754 dalam pelaksanaan pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sumatera Utara yang akan digelar pada 7 Maret 2013 mendatang. "Kita sudah tetapkan daftar pemilihan tetap (DPT) Pilgubsu, Sabtu (5/2) lalu di Aula Puskesmas Gunung Tua, Kecamatan Padang Bolak," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah Kabupaten Paluta, M Ali Ansor, S.Ag di Kantor KPU Paluta, Jalan Bangau, Kelurahan Pasar Gunung Tua, Kecamatan Padang Bolak, kemarin. Ansor mengungkapkan, jumlah DPT itu ditetapkan berdasarkan rapat pleno terbuka yang dilakukan dihadiri para utusan dari masing-masing tim sukses calon gubernur dan wakil gubernur, Panwaslu dan PPK dan penyelenggar pemilu se-Paluta. Adapun pemilih yang mempergunakan hak pilihnya nanti terdiri dari pemilih laki-laki 75.574 orang dan 76.180 pemilih perempuan dengan jumlahTPS sebanyak 588 yang tersebar di 9 kecamatan. Adapun rincian jumlah DPT setiap kecamatan di wilayah Paluta yakni, Kecamatan Batang Onang 8.726 pemilih ( 41 TPS), Kecamatan Hulu Sihapas 2.768 pemilih (14 TPS), Kecamatan Padang Bolak Julu 6.963 pemilih (29 TPS), Kecamatan Padang Bolak 41.223 pemilih (131 TPS), Kecamatan Portibi 17.569 pemilih (53 TPS), lalu Kecamatan Halongonan 20.153 pemilih (66TPS), Kecamatan Simangambat 29.800 pemilih (117 TPS), Kecamatan Dolok 14.571 pemilih (86 TPS) dan Kecamatan Dolok Sigompulon 9.981 pemilih (51 TPS). Selanjutnya hasil penetapan tersebut telah dibawa ke Komisi Pemilihan Umum provinsi Sumatera Utara di Medan, untuk penetapan jumlah pemilih tingkat provinsi.( ks/ms)

Padangsidimpuan,BN Meski pekerjaan proyek fisik Tahun Anggaran 2012 tidak selesai dikerjakan namun tetap masih bisa dilanjutkan pekerjaannya di Tahun 2013,hal ini berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan No 25 Tahun 2012 tentang pelaksanaan sisa pekerjaan Tahun Anggaran berkenaan yang dibebankan pada DIPA Tahun Anggaran berikutnya. Hal ini dijelaskan Kadis PU Kota Padangsidimpuan,Ardan Noor melalui Ka-

bid Pengairan,Zalman Lubis kepada BN belum lama ini diruang kerjanya, Katanya, meski dapat dilanjutkan pekerjaan tanpa harus melakukan PK (Pemutusan Kontrak) namun harus dilakukan addendum atau denda keterlambatan sesuai dengan peraturan perundang-undangan ”Ujarnya. Katanya lagi,jangka waktu penyelesaian sisa pekerjaan pada Tahun berikutnya, paling lama 50 hari kalender terhitung sejak masa kontrak berakhir namun apabila sam-

pai dengan batas waktu pekerjaan masih belum dapat diselesaikan,pekerjaan tersebut dihentikan dan/atau penyedia barang jasa dikenakan denda maksimum keterlambatan penyelesaian pekerjaan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Untuk Kota Padangsidimpuan bangunan fisik yang dikerjakan oleh Dinas PU masih ada yang belum siap dikerjakan pada Tahun Anggaran 2012 namun tetap bisa dilanjutkan dengan berpedoman kepada Per-

menkeu No 25 Tahun 2012 sehingga masih bisa dilanjutkan tanpa harus melalui pemutusan Kontrak”Ujar Zalman Lubis. Ditegaskan Zalman Lubis dengan berpedoman kepada peraturan tersebut kita tidak berani melakukan PK justru sebaliknya kalau kita lakukan PK terhadap rekanan maka kita yang akan dituntut” Ucapnya. Diakuinya pelaksanaan beberapa bangunan yang terlambat karena dananya ditampung PAPBD Tahun 2012.(KS-04)

SMP N 10 Kota Padangsidimpuan Dapat Bantuan Rehabilitasi Ruang Kelas PADANGSIDIMPUAN,BN Kepala Sekolah SMP N 10 Kota Padangsidimpuan Muslim Harahap,S.Pd bersyukur atas mendapatkan bantuan dari pemerintah untuk merehabilitasi ruang kelas yang bersumber dari Dana alokasi khusus (DAK) Tahun 2012. Dengan direhabnya ruang kelas memotivasi untuk meningkatkan dalam proses kegiatan belajar mengajar (KBM).

“direhabnya ruang kelas menjadi motivasi para pengajar (guru-red), untuk lebih bisa meningkatkan dalam memberikan pelajar terhadap para siswa dan sebaliknya para siswa semangat dalam belajar,” ujarnya. Alhamdulilah tahun ini pemerintah memberikan bantuan untuk merehab ruang kelas dan mudah-mudahan sudah selesai dikerjakan,” katanya.Untuk

menciptakan suatu prestasi memang diperlukan sarana dan prasarana pendukung yang bisa menciptakan suasana kenyamanan dalam kegiatan belajar mengajar. Dijumpai diruangannya,Jum’at (11/1) Muslim Harahap S.Pd menuturkan,pihaknya merasa bersyukur atas kepercayaan yang diberikan oleh Pemerintah untuk mengelola dana tersebut.Dalam pekerjaannya,pihak sekolah

melibatkan peran serta masyarakat,dalam hal ini Komite sekolah dalam susunan panitia pembangunan sesui petunjuk Juknis bantuan ini dikerjakan secara swakelola. Ditambahkannya,setiap Tahunnya diperkirakan akan bertambah jumlah murid yang akan mendaftar sehingga mudah-mudahan kita bisa menampungnya sesuai dengan daya tampung ruangan yang ada.(KS-04)

Kemenag P.Sidimpuan Terapkan Tarif Nikah dan Rujuk PADANGSIDIMPUAN,BN Kementerian Agama Kantor Kota Padangsidimpuan menerapkan tarif biaya pencatatan peristiwa nikah dan rujuk sesuai standar pelayanan sebesar Rp 30.000. "Penerapan itu efektif mulai 8 Januari 2013 sesuai surat edaran Ka. Kemenag kantor P. Sidimpuan nomor :Kd.02.20/2/ PW.00/021/2013 tentang biaya pencatatan nikah dan rujuk pada Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan se-Kota P. Sidimpuan," ujar Ka. Kemenag kantor kota P. Sidimpuan Drs H.Efri Hamdan Harahap dihadapan para kepala seksi dan penyuluh serta Ka.KUA dalam konfrensi pers di Kemenag kantor P. Sidimpuan, Kamis (10/1). Dikatakan, surat edaran itu juga sekaligus menindaklanjuti instruksi menteri agama nomor 1 tahun 2012 tanggal 26 Desember 2012 tentang pelaksanaan pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi dan wilayah birokrasi bersih dan melayani di lingkungan kementerian agama. Selain itu, memupus pandangan negatif masyarakat ke KUA dan Kemenag terkait biaya pencatatan peristiwa nikah

yang telah ada sejak tahun 1946 silam. "Kemarin, salah satu televisi swasta menayangkan debat masalah biaya nikah, kita cukup terpukul akan itu , makanya Kemenag Kota P. Sidimpuan mencoba bergerak cepat melangkah mencegah praktek gratifikasi, mohon kawan-kawan pers turut mengawasi, silahkan beritakan dan laporkan jika ada yang petugas yang membebankan biaya pencatatan nikah melebihi Rp 30 ribu," imbuhnya. Efri menghimbau, agar para KUA maupun Penyuluh menjalankan surat edaran itu dengan tidak memungut biaya nikah melebihi Rp 30 ribu sembari bersabar menunggu kebijakan pusat terkait intensif. "Kita akan berikan sanksi tegas bagi petugas nikah yang memungut melebihi Rp 30 ribu, pungutan biaya nikah diluar ketentuan PP nomor 47 tahun 2004 dianggap gratifikasi dan dapat dikenakan sanksi disiplin," tegasnya sembari menyebut jika dulu ada istilah bedolan (biaya tambahan) yang disahkan Gubsu namun sekarang tidak berlaku lagi. Pada kesempatan itu, Efri mengungkapkan untuk pelaksanaan akad nikah diharuskan dilaksanakan di kantor

KUA (balai nikah) sesuai pasal 21 ayat 1 nomor 11 tahun 2007. "Kita akan coba rubah kebiasaan (tradisi) tempat menikah dirumah menjadi di kantor KUA (balai nikah) meski tidak menafikan adanya aturan yang membolehkan menikah diluar KUA atas dasar persetujuan Pegawai Pencatat Nikah (PPN) sesuai pasal 21 ayat 2 PMA nomor 11 tahun 2007, " katanya. Disinggung apakah penerapan itu nantinya tidak akan menimbulkan gejolak di masyarakat, Efri dengan tegas mengatakan, jika tidak dimulai sekarang, pandangan yang menyematkan menikah di kantor KUA hanya pasangan ketangkap hansip bakal sulit dihapuskan. Ditambahkan, pihaknya juga akan mencantumkan tarif biaya nikah dan standar pelayanan nikah pada tempat yang mudah diketahui oleh umum guna meningkatkan transparansi biaya pencatatan nikah. Meningkatkan dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dalam melaksanakan pelayanan pencatatan nikah dan rujuk dengan berpedoman kepada hukum Islam serta peraturan perundang-undangan yang berlaku. "Surat edaran ini nantinya akan

kita sebarluaskan kepada masyarakat dan pihak-pihak terkait," terangnya. Libur Efri mengatakan, pelaksanaan akad nikah akan disesuaikan dengan hari kerja sehingga dianjurkan para calon pengantin telah menyerahkan berkas admintrasi 10 hari sebelum akad nikah dilakukan. "Akad nikah akan kita lakukan setiap hari kerja dengan artian sabtu-minggu (hari libur) tidak ada akad nikah, " katanya. Diharapkannya, kebijakan terakit pernikahan itu dapat berjalan efektif sehingga pandangan negatif masyarakat ke KUA dapat terkikis habis. "Semoga kebijakan yang tertuang dalam surat edaran itu nantinya dapat berjalan efektif sehingga stigma negatif kepada KUA maupun Kemenag yang terpatri selama ini dihati masyarakat bisa pupus," harapnya. Turut hadir dalam acara itu, TU Kemenag Kota P. Sidimpuan Drs Lukman Hakim, Kasi Urais Basrah, Kasi Mapenda Drs H Lontung, Kasi Pontren Iswardin serta staf Muhammad Asroi Hasibuan. (r/ ks)

PAD Humbahas Naik 41,58 Persen DOLOK SANGGUL, BN Pendapatan Asli Daerah (PAD) Humbang Hasundutan (Humbahas) mengalami kenaikan 41,58 persen atau sekitar 4,46 miliar dari sebelumnya yanbg hanya Rp 10,745 miliar menjadi Rp 15,212 miliar. Kenaikan ini dipicu membaiknya perekonomian kerakyatan di daerah kususnya dari sektor pertanian. Sekretaris Daerah (Sekda) Humbahas Saul Situmorang kepada Analisa (7/1) mengatakan, naiknya PAD untuk tahun 2013 umumnya terjadi dari sektor pajak dan perijinan. Sehingga tingkat

pertumbuhan ekonomi di daerah dari tahun ke tahun dapat dikatakan mengalami peningkatan. Ke depan pemkab akan berusaha memaksimalkan berbagai sektor untuk peningkatan pembangunan ekonomi kerakyatakan yang berkontribusi untuk daerah. "Untuk APBD kita tahun ini sebenarnya bukan hanya dari seKtor PAD saja kita meningkat, sebab dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi kusus (DAK) kita juga meningkat," jelasnya. Menurut Saul PAD adalah sumber pendapatan yang diperoleh dari dalam

daerah yang mana pemungutan dan pengelolaannya merupakan kewenangan pemerintah daerah. Besar kecilnya potensi PAD pada suatu daerah dipengaruhi oleh perkembangan ekonomi daerah yang bersangkutan, terutama pada sektor industri dan jasa. Sebab kedua sektor tersebut merupakan basis PAD yang sangat dominan. "Jadi PAD juga dapat dijadikan sebagai tolok ukur untuk memunculkan asumsi pertumbuhan ekonomi daerah," katanya. Untuk APBD Humbahas mengalami

peningkatan mencapai 27,37 persen atau sekitar Rp 140,409 miliar dari tahun 2012 yang hanya Rp 506,335 miliar menjadi Rp 646,744 miliar. Selain dari seKtor PAD yang mengalami peningkatan 41,58 persen, peningkatan APBD juga didukung naiknya DAU dari tahun 2012 sebesar Rp 376,8 miliar menjadi Rp 440,92 miliar untuk tahun 2013 atau sekitar 17 persen. Sementara untuk DAK dari tahun 2012 sebesar Rp 28,97 miliar menjadi Rp 50,78 miliar untuk 2013 atau naik sebesar 75,29 persen.(r/ms)

14-21 JANUARI 2013 | EDISI 342| THN KE-VIII

Pimpinan Tim Honda Kita Racing Syabra Buana pembeli pertama Honda CB150R Street Fire untuk wilayah Sumut

Syabra Buana, Pembeli Pertama Honda CB150R Streetfire di Sumut Medan, BN Daya tarik Honda CB150R StreetFire ternyata tidak kuasa dilawan oleh para pecinta Motor Sport Sumatera Utara, terutama oleh mantan Pembalap ternama Sumut, Syabra Buana yang langsung jatuh hati hingga akhirnya tercatat sebagai pembeli pertama Sang Raja Jalanan Honda untuk wilayah Sumut. Alasan kuat pimpinan Tim Honda KitaKita Racing ini menjatuhkan pilihannya kepada Honda CB150R StreetFire tidak lain karena kualitas yang dimiliki sport terbaru Honda ini, bukan semata-mata karena kedekatan yang selama ini terjalin sebagai keluarga besar Honda. “ Pertama kali melihat Honda CB150R StreetFire, saya langsung Jatuh hati. Semua keunggulan yang dimilikinya seperti Model yang didesain dengan menggunakan rangka inovatif tipe tralis yang ringan namun memiliki kekuatan yang tinggi, performanya yang juara dengan berbasis CBR150R, dan terutama harganya yang sangat kompetitif dengan teknologi yang ditawarkan semakin menambah keyakinan saya bahwa CB150R bukan motor sport biasa. Keistimewaan CB150R membuat saya tidak perlu berfikir dua kali untuk memilikinya “, ujar Syabra. Pria yang kesahariannya selalu menggunakan sepeda motor ini juga sangat menyukai motor yang responsif dan bertenaga, karenanya tidak heran jika sosoknya tertarik dan memilih Honda CB150R sebagai partnernya dalam beraktivitas sehari-hari. Syabra yang juga merupakan Racing Commite ajang balapan bergengsi “StreetFire Championship City On Fire” yang berlangsung Minggu lalu ini juga mengaku sudah tidak asing lagi dengan yang namanya Honda CB. Kenangan 35 tahun yang lalu diantar ke sekolah oleh sang ayah saat duduk di kelas 1 SD pastinya menjadi kenangan manis bagi ayah dua anak ini. “Masih ingat nostalgia bersama ayah saya, setiap pagi beliau selalu mengantarkan saya ke sekolah menggunakan Honda CB100, dan kenagan itu ingin saya ulang dengan mengantarkan anak saya sekolah dengan Honda CB150R StreetFire ini, pastinya akan lebih keren. “ujar Syabra Honda CB150R StreetFire sendiri mengusung desain “Speedy Shape” berkarakter tajam, berkesan ramping dan ringan sebagai cerminan dari motor sport berpeforma tinggi yang membangkitkan aura kecepatan. Sang Raja Jalanan ini juga dibekali mesin 150cc, 4-Langkah, DOHC, 4Katup, 6-Kecepatan, berbasis Honda CBR150R yang merupakan flagship Honda di segmen motor sport dengan model full fairing. Leo Wijaya, Marketing Manager CV. Indako Trading Co, selaku main dealer Honda di wilayah Sumut mengungkapkan sejak diluncurkan di Jakarta pada Desember tahun lalu, pihaknya sudah meyakini bahwa kehadiran Honda CB150R StreetFire di Sumut juga akan disambut baik oleh masyarakat, khususnya para pecinta motor sport. AHS

Plt Gubernur Buka Mice Expo 2013 Legacy Polmed MEDAN, BN Pelaksana tugas Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugrogo membuka secara resmi pelaksanaan MICE EXPO 2013 Legacy yang digelar Politeknik Negeri Medan (Polmed) jurusan MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhebition), Senin baru-baru ini di Gedung Serba Guna Politeknik Negeri Medan, Jalan Almamater No 1, Kampus USU. Dalam arahannya, Gatot mengapresiasi Politeknik Negeri Medan yang telah membuka program study MICE dan secara rutin menggelar MICE Expo. Tahun ini expo diselenggarakan para mahasiswa MICE angkatan 2010. Jurusan MICE saat ini baru ada tiga yakni di Bali, Jakarta dan Medan. Karenanya, Gatot mengapresiasi Politeknik Negeri Medan yang telah membuka program MICE yang memiliki prospek bagus di masa datang. "Mahasiswa MICE ini dalam harus diajarkan mandi-

ri, menciptakan lapangan pekerjaan baru. Kemandirian identik dalam jurusan ini. Tentu sekali lagi saya infokan Medan, Binjai, Deliserdang dan Karo akan menjadi sebuah kawasan yang tumbuh dengan maju pesat," tegasnya. Medan dan Sumut pada 10 tahun kedepan diprediksi akan menjadi kawasan megapolitan yang besar."Saya berharap MICE merupakan bagian dari mata kuliah jurusan yang dikapitalisasi proses pembelajaran sehingga adik-adik mahasiswa punya gambaran apa dan bagaimana yang harus dilakukan setelah keluar dari Polmed nantinya," ujarnya. Direktur Polmed M Syahruddin ST, MT berterimakasih atas kedatangan Plt Gubsu yang mau membuka secara resmi MICE Expo yang digelar mahasiswanya. "Dengan banyaknya kesibukan beliau, mau datang untuk menghadiri kegiatan kami ini layak diapresiasi," kata Syahruddin.

Sementara itu kepala program study MICE Dra. Ratna Dewi M. Hum menagatakan bahwa program study MICE ini adalah program study meeting incentive, convention, exbhibition yang salah satu mata kuliahnya pelaksanaan pameran. MICE ini pertama kali berdiri di Jakarta yakni Politeknik Negeri Jakarta dan Politeknik Negeri Medan, jadi baru 2 program studi MICE yang ada, oleh karena itu sangatlah dibutuhkan dukungan dari berbagai pihak yakni, dari meeting govermant yang bertujuan untuk mengatasi persaingan gelobal. Kegiatan MICE expo 2013 ini dilaksanakan oleh para masasiwa semester 5 jadi anak-anak praktek untuk bagaimana merangkul pameran itu yang dinilai dari UKM (usaha kecil menengah) serta merupakan bagian pembelajaran mereka, kemudian mereka juga belajar menseting work lalu mereka juga belajar bagaimana mengundang

Djohar Arifin Resmikan SSB di Gunung Pamela Medan, BN Menjadi pemain sepak bola yang tangguh, memiliki dedikasi, berdisiplin tinggi, punya reputasi tingkat nasional bahkan internasional dan menjadi kebanggaan tanah air adalah salah satu mimpi besar rakyat Indonesia. Pendek kata punya tim hebat dengan pemain yang hebat bukan hal yang mustahil. Hal ini diutarakan oleh Djohar Arifin, Ketua Umum PSSI yang menghadiri peresmian SSB (Sekolah Sepak Bola) yang difasilitasi sepenuhnya oleh PT Perkebunan Nusantara III, BUMN Perkebunan yang beroperasi di propinsi Sumatera Utara. SSB ini dipusatkan di Distrik Deli Serdang I di kebun Gunung Pamela pads hari Senin, 7 Januari 2013. Megananda Daryono, Direktur Utama PTPN III usai menandatangani prasasti SSB PTPN III Gunung Pamela, Deli Serdang pads saat itu dengan penuh keyakinan mengatakan bahwa SSB yang didukung sepenuhnya oleh PTPN III diharapkan dapat memberi motivasi yang besar bagi kelahiran pemain-pemain unggulan di tanah air. "Pendidikan sepak bola di usia dini ini diharapkan akan memberi kontribusi besar dan nyata bagi perkembangan sepak bola di tanah air. Saya harap adik-adik tidak menyianyiakan kesempatan ini, teruslah berlatih dan yakinlah Anda semua pasti bisa menjadi pemain-pemain terbaik di tanah air bahkan bisa benmain di tingkat internasional," katanya penuh keyakinan. Pada kenyataannya upaya yang dilakukan PTPN III dalam membentuk dan

melahirkan pemain-pemain usia dini diharapkan dalam lima tahun ke depan akan mampu menjadi pemain tingkat nasional di PSSI. Ia juga mengatakan bahwa tim pelatih yang ada dan pemain lama di sepak bola PTPN III akan terus di up date kemampuan dan pengetahuannya sehingga memiliki sertifikasi yang reputable. Djohar Arifin kembali bercecrita, pelatih khusus untuk usia dial akan didatangkan dan Belanda untuk menemukan talenta-talenta baru. la menjelaskan ada 600 gerakan yang dihasilkan dari sepak bola dan bila satu pemain mampu melahirkan gerak hingga 20 macam saja itu sudah luar biasa. Dengan adanya upaya nyata dari PTPN III akan merangsang BUMN lain di tanah air berpartisipasi dan berbuat hal yang serupa demi kebangkitan sepak bola di masa mendatang, harapnya dengan penuh keyakinan. la sangat mengapresiasi setinggi-tingginya upaya yang dilakukan PTPN III mencetak pemain-pemain di usia dini. PTPN III sendiri telah mengklasifikasi para pemain untuk kategori U12 sebanyak 30 orang, U14 sebanyak 32 orang dan U20 sebanyak 44 orang yang disaring dari 218 orang talon pesepakbola dari kalangan internal yang merupakan anak-anak karyawan dan masyarakat sekitar. Seleksi telah dilakukan sejak tanggal 8 Juni 2012 - 23 September 2012. Rachmat PK, Direktur SDM yang sekaligus menjabat sebagai Ketua Umum

PT As¬tra Honda Motor (AHM) men¬donasikan 20 unit sepeda mo¬tor dan 10 unit engine untuk 10 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di wilayah Sumatera Utara

PS PTPN III mengptakan, PTPN III menyediakan segala kebutuhan untuk para pemain sepak bola junior dan mulai kesehatan, gizi yang baik, sekolah, pendidikan agama hingga belajar tambahan bahasa Inggris. "Kita tidak ingin para pemain di usia muda ini hanya mampu bermain di tingkat nasional namun tingkat internasional dengan tidak lupa memberikan pendidikan yang terbaik bagi mereka, dimana selain pendidikan formal juga pendidikan tambahan usai berlatih sepak bola," katanya. Usai peresmian yang ditandatangani Megananda Daryono dan pembukaan selubung plang SSB oleh Djohar Arifin, acara dilanjutkan dengan menyaksikan pertandingan uji cobs antara SSB PTPN III melawan SSB Mabar Putra Medan di lapangan sepak bola Gunung Pamela, Deli Serdang AHS

Warga Desa Kendit Bangun Kantor Desa Bahorok,BN Warga Desa Kendit Kecamatan Bahorok secara bergotong royong mampu mampu membangun kantor desa yang letaknya di Jln. Kopi tak jauh dari jalan besar. “ Dana yang dipergunakan merupakan dana dari ADD tahun 2012”, ujar Kepala Desa Kendit,Awal saat memberikan keterangan usai peresmian kantor desa,Senin (7/1). Lebih jauh lagi bangunan berukuran 8 x 18 m dan berbentuk joglo sehingga mampu memberikan nilai artistik yang lebih indah. “Warga sangat berterima kasih kepada Bupati Langkat dengan disalurkannya ADD ke desa mereka sehingga dapat dipergunakan sebagaimana mestinya”,ujarnya lagi. Menurutnya penggunaan dana ADD bagi pembangunan kantor desa merupakan kesepakatan masyarakat karena selama ini desa kendit tidak mempunyai kantor desa.(tim)

stakeholder untuk berpartisipasi didalam kegiatan mereka dan dalam MICE Expo 2013 ini salah satu alumni yaitu Bpak Revil Saragih yang telah sukses membuka satu travel jelas Ratna Dewi, M.Hum. Dra. Ratna Dewi M. Hum mengatakan bahwa kegiatan MICE Expo 2013 dilaksanakan bertujuan agar anak-anak dapat bertanggung jawab dan melatih soft skill mereka supaya bila mereka pada semester 7 pastilah mereka akan terjun melaksanakan PKL dapat memahaminya, jelasnya. Acara tahunan yang digelar selama empat hari mulai tanggal 7 Januari sampai 10 Januari 2013 ini menampilkan berbagai lomba. Antara lain pameran (exhibition), futsal competition, karaoke, game android, modern dance dan cheerleaders, photo contest, coaching clinic, colouring, fashion show dan debate competition. AHS

Pengunjung Bukit Lawang Keluhkan Pungli Bukit lawang,BN Ribuan pengunjung Bukit Lawang pada libur akhir tahun mengeluh akibat aksi pungli yang dilakukan petugas parkir di Bukit Lawang. Keluhan para pengunjung yang memadati kawasan objek wisata itu, karena banyak kutipan yang dibebankan pada mereka. “Selain dikenakan retribusi objek wisata, setiap pengunjung juga akan dikenakan retribusi parkir bagi yang memiliki kendaraan. Meskipun telah dikenakan retribusi parkir pengunjung yang memiliki kendaraan juga akan dikenakan kutipan lain, berupa upah jaga kendaraan oleh masayarakat setempat”, ujar salah seorang pengunjung ,Ani

kepada awak Koran ini. Padahal, menurut mereka berdasarkan Perda Langkat No. 1 tahun 2012 tentang jasa retribusi umum ditetapkan roda dua Rp 2000/unit serta roda empat Rp 4000/ unit dan disebutkanya, hingga saat ini belum ada perubahan tentang perda itu. Dia mengkuatirkan dengan aksi pungli di objek wisata yang terkenal hingga ke manca negara itu, akan ditinggalkan para pengunjungnya. Sebab, lanjut Ani pungli yang terjadi akan menjadi preseden buruk bagi pengunjung karena sangat merugikan para wisatawan lokal. “ Imbas aksi pungli terhadap menurunnya jumlah kunjungan wisatawan lokal ke Bukit Lawang bukan

tanpa alasan, sebab aksi pungli yang dilakukan akan menyebabkan pengunjung kurang merasa nyaman lagi saat berada di lokasi objek wisata itu”, ujar salah seorang pengurus LSM NASA. Disampaikannya kehadiran wisatawan ke Bukit Lawang untuk mendapatkan rasa nyaman. Namun, kenyamanan yang mereka harapkan tidak terpenuhi dan mereka akan hengkang mencari objek wisata lain yang dapat memberikan rasanyaman dan ketentraman. Mereka berharap Bupati Langkat,H Ngogesa Sitepu melalui dinas pariwisata mampu menertibkan pungli yang sudah meresahkan para pengunjung.(tim)

AHM Sumbangkan 20 Unit Sepeda Motor Untuk SMK di Sumut Medan, BN Untuk Inendukung pengembangan keterampilan otomotif di kalangan generasi muda, PT As¬tra Honda Motor (AHM) men¬donasikan 20 unit sepeda mo¬tor dan 10 unit engine untuk 10 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di wilayah Sumatera Utara (Sumut). Penyerahan bantuan ini dila¬kukan bertepatan dengan hari ulang tahun kota Serdang Beda¬gai ke-9 yang jatuh pada Senin. 7 Januari 2012. Acara yang ber¬langsung di areal Lapangan Eks MTQ, Desa Melati 1, Kecamatan Pegajahan ini dihadiri oleh Pit Gubsu H Gatot Pujo Nugroho ST, Bupati Serdang Bedagai Ir H. Tengku Erry Nuradi MSi serta ja¬jaran manajemen AHM dan CV IndakoTrading Co, selaku main dealer Honda wilayah Sumut. Head of Corporate Communi¬cation AHM Kristanto menga¬takan penverahan bantuan unit engine dan sepeda motor ini merupakansalahsatebagiandari dukungan perusahaan ter¬hadap kemajuan dunia pendidi¬kan yang dilakukanmelaluipengembangan KurikulumTek¬nik Sepeda Motor Honda (KT¬SM Honda) untuk SMK. Pengembangan KTSM Hon¬da ini merupakan bagian dari upaya AHM dalam mendukungimplementasi kebijakan peme¬rintah tentang adanya kerja¬sama SMK dengan Dunia Usa¬ha dan Industri (DUDI) seperti yang tertuang dalam Keputusan Mendikbud Nomor 0490/1992. Dengan kurikulum ini, perusa¬haan berharap dapat berkon¬tribusi meningkatkan kesesuai¬an program SMK dengan kebu¬tuhan dunia kerja (link and ma¬tch program). "Kami berharap bantuan ini akan bermanfaat untuk meclu¬kung pelaksanaan praktik KT¬SM Honda di setiap SMK se¬hingga generasi muda Indone¬sia dapat menunjukkan kom¬petensinya di dunia usaha, khu¬susnya di industri otomotif coda

dua," ujarnya. KTSM Honda ini dirumuskan dengan memadukan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar (SK-KD) yang di¬keluarkan Dinas Pendidikan de¬ngan materi Technical Training Level 1 (TTL-1) Honda yang ju¬ga menjadi materi pelatihan dan uji kompetensi mekanik di bengkel Astra Honda Authori-zed Service Station (AHASS). Dengan materi KTSNI Honda ini, diharapkan pembelajaran tentang teknik sepeda motor terhadap siswa SMK yang me¬nerapkan kurikulum ini akan lebih terarah sebagai mekanik yang berkualitas. Secara nasional, pengemba¬ngan KTSM Honda untuk SMK ini memasuki tahun ketiga. Sebelumnya, program ini diterap¬kan di beberapa SMK di wiIavah di Jakarta, Baudung, Tangerang, Bekasi, Kuningan, Bukit Tinggi, Payakumbuh, Banjar Baru, Pinrang, Surabaya, Aceh, Batam, Kudus, Semarang, Jaya¬pura, Yogyakarta dan Lampung. Untuk mendukung imple¬mentasi program ini di Wilayah Sumut, CV Indako Trading Co te¬lahmelakukan beberapa pro¬gram seperti pelatihan umuk Gu¬ru-guru SMK dan sinkronisasi kurikulum teknik sepeda motor Honda. Main dealer Honda untuk kawasan Sumut ini juga mempersiapkan siswa magang di AHASS, membantu merenovasi tempat praktek siswa, dan mem¬berikan perlengkapan perbeng¬kelan sesuai standar minimal AHASS, dan buku pedoman reparasi dan Parts Catalog. "Kami berusaha dapat me¬ngantarkan generasi muda un¬tuk mewujudkan mimpi mereka di bidang teknik otomotif ini berharap bantuan ini dapatme¬nambahsemangatparapelajar dalammelakukanpraktektek¬niksepeda motor Honda di se¬kolahnya," ujar Min Hian,Tech¬nical Service Manager CV In¬dako Trading Co. AHS

CMY K

CMY K

14-21 JANUARI 2013 | EDISI 342 | THN KE-VIII

Bank Sumut Syari’ah Cabang S Parman dan Indo Mentari MoU Bangun KPR MEDAN, BN Indo Mentari dan Bank Sumut Syari’ah Cabang S Parman Medan telah menandatangani MoU (Memorandun of Understanding) atau kerjasama dibidang real estate melakukan investasi pembangunan Kredit Perumahan Rakyat (KPR) dibeberapa kabupaten/kota di Sumut. Penandatanganan kerjasama atau MoU tersebut dila-kukan Kepala cabang Bank Sumut Syariah S Parman Me-dan H Amin Lubis SE dan pihak Developer Direktris Indo Mentari Hj Zuraidah Ghina SE disaksikan Notaris H Ikhsan Lubis SH, baaru-baru ini di Kantor Bank Sumut Syari’ah Cabang S Parman Medan. Menurut Zuraidah, dari kerjasama yang dijalin dengan pihak Bank Sumut Syari’ah, akan memudahkan masyarakat yang belum memiliki rumah melalui kredit, karena pihak bank bersedia mengkafer semua yang dibutuhkan pihak perusahaan. Wanita kelahiranTanjungbalai itu mengatakan, investasi membangun perumahan yang dfilakukan Indo Mentari tidak hanya di Deliserdang, tapi juga direncanakan menginvestasi di Medan persisnya kawasan jalan Ngumban Surbakti MedanTuntungan dan di Tanjungbalai dalam rangka membangun kampong sendiri. Untuk investasi awal, kata Zuarida, akan dibangun peru-mahan Alfath Residence di Jalan Bustamam Pasa 10Tem-bung Kabupaten Deliserdang sebanyak 19 unit KPR dengan berbagai type mulai type 45, 54 dan ruko (rumah toko). "Masyarakat yang berminat juga dapat menggunakan kredit melalui bank, perusahaan akan membantu pengurusan proses kredit, terutama dengan pihak Bank Sumut Syari’ah Cabang S Parman sesuai MoU yang sudah ditandatangani bersama," ujar politisi PAN Sumut itu. Menutu Zuraidah yang juga memiliki bisnis/ usaha kontraktor, jasa, café Rencana pengembangan selanjutnya akan di Medan Tuntutangan persisnya di kawasan Jalan Ngumban Surbakti Medan dan direncanakan mengembangkan perumahan KPR di Tanjungbalai sebanyak 100 unit. AHS

MEDAN, BN Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Organda Kota Medan sudah menetapkan usulan kenaikan tariff angkutan kota (Angkot) di Kota Medan bagi penumpang umum untuk perestafetnya sebesar Rp5 ribu dan pelajar Rp3 ribu. Keputusan ini berdasarkan hasil rapat internal, belum lama ini. "Kita sudah menetapkan usulan kenaikan tarif angkot, berdasarkan hasil rapat internal. Hasilnya, tetap mengusulkan tarif teratas tanpa melihat persen kenaikan tarif angkot dalam pengusulan tarif," kata Ketua DPC Organda Kota Medan, Mont Gomery Munthe. Menurutnya, usulan tersebut tidak akan langsung ditanggapi Pemerintah Kota (Pemko) Medan. "Dipastikan, Wali Kota Medan, Rahudman Harahap tidak akan langsung mengesahkan usulan yang sudah kita usulkan ke Pemko Medan. Itu akan dilakukan pembahasan melalui rapat, hingga hasilnya pasti

akan mengalami penurunan dari usulan tersebut," jelasnya. Dikatakannya, kenaikkan tarif bukan dikarenakan dengan rencana kenaikkan harga BBM. "Memang saat ini BBM tidak naik, namun harga sembako dan kebutuhan hidup terus merangkak naik. Hal ini yang menjadi barometer kenaikkan tarif angkot, dengan perbandingan harga sembako dan suku cadangan kendaraan yang terus merangkak naik. Dengan begitu, bagaimana kita memikirkan kesejahteraan supir kita, kalau tidak dinaikan tarif angkot," cetusnya. Saat disinggung dengan waktu pengusulan kenaikkan tarif angkot kepada Wali Kota Medan, Gomery memastikan pihaknya akan menyampaikannya pekan depan. "Minggu depan akan disampaikan kepada Wali Kota Medan, lagipula surat pengusulan ini masih kita buat dan akan kita sampaikan kepada Wali Kota Med-

an," ungkapnya. Diharapkannya, pengusulan tarif angkot tersebut dapat memperhatikan nasib dan kesejahteraan hidup para supir. Di mana, tarif angkot tahun 2009 per estafetnya untuk pelajar Rp1.600 perestafet, sedangkan penumpang umum Rp2.600. "Diakui tarif saat ini, merupakan tarif lama pada tahun 2009. Lagipula sudah sekitar 3 tahun, tarif angkot tidak naik termasuk zaman kepemimpinan Rahudman di Kota Medan belum ada juga kenaikkan tarif angkot," katanya. Diakuinya, dengan kenaikan tarif angkot tersebut bisa meningkatkan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat agar bisa merasa nyaman dan aman selama menggunakan fasilitas angkot. "Naik tarif angkot untuk meningkatkan pelayanan bagi penumpang," cetusnya. Kemudian, lanjutnya, omset penghasilan supir perharinya cukup memprihatinkan dengan kisaran

Warga Pekanbaru Resah Orang Gila Berkeliaran

Medan Banjir Durian MEDAN, BN Kala malam tiba, kawasan pinggir jalan Marelan Raya mulai dari Pasar 1 hingga Pasar 5 Marelan kerap ditemui bisnis durian apalagi saat ini di luar daerah memang lagi musim durian dan ternyata buah lezat berduri ini akrab nongkrong membanjiri pingir jalan dengan harga bervariasi mulai dari Rp10 ribu/buah hingga Rp30 ribu/buahnya. Kemarin malam, tampak sepanjang pinggir jalan berjejer bisnis penjualan buah durian yang berasal dari berbagai daerah bahkan durian asal Aceh, Dairi, Siantar turut meramaikan pasaran buah durian di Medan, selain itu ada juga buah durian asal kawasan Sidikalang dan Stabat. Banyak orang bilang buah durian yang lezat itu terkenal asal luar daerah yakni asal dari Siantar terkenal dengan buah durian jantung, ada juga yang bilang buah durian yang paling enak itu asal dari Aceh katanya daging buahnya tebal dan bijinya kecil. Namun lain halnya dengan pendapat pedagang buah durian yang sudah pangsa pasar ekspor sampai ke Amerika ini, dialah bang Iwan (38) wargaYP Hijau Kelurahan Labuhan Deli Marelan. bang Iwan yang sudah hampir 20 tahun mengeluti bisnis durian menegaskan bahwasannya buah durian yang paling enak di dunia itu taktergantungdaerahnyamelainkanasal"takmentah dan busuk". Kalau buah durian itu lezat dan gurih bisa ditandai denganaromanya,makanyabanyakorangmemilih buah durian dengan cara dicium tapi awas durinya jangan sampai ke hidung sebab bisa-bisa hidungnya berdarah, kata bang Iwan sembari menyodorkan buah durian untuk disantap pada malam ini. Tak sekedar pedagang buah durian biasa, bagi bang Iwan berbisnis buah durian belajar dari orangtuanya dan hingga kini meneruskan usaha orang tuanya untuk terus berbisnis buah durian hingga diperkirakan ribuan buah durian setiap harinya bertumpu pada grosir buah durian bang Iwan yang kerap mangkal di pinggir jalan Marelan Raya persisnya dekat lapangan bola kaki pasar 1 Marelan. "Buah Durian dari saya juga dikirim ke Jakarta bahkan sampai ke luar negeri terutama ke Amerika, tapi tanpa durinya,hingga orang luar negeri kagum pada buah durian asal Indonesia kwalitas nomor satu,"tutur bang Iwan. (DNA/NET)

PEKANBARU-BN Keberadaan orang gila dan terlantar merupakan sepenuhnya tanggung jawab pemerintah, seperti yang sudah tertera dalam UU dasar 1945. Namun saat ini keberadaan orang gila dan terlantar nyaris tidak ada perhatian dari Pemerintah. Akibatnya sering mengganggu kenyamanan masyarakat karena seringkali keberadaan mereka yang tanpa aturan tersebut sembarangan tidur didepan rumah warga dan tempat umum. Seperti yang dirasakan sejumlah masyarakat di Jalan HR Soebrantas Panam beberapa bulan terakhir, orang gila yang berkeliaran itu selalu meresahkan warga, selain tidur disembarang tempat rumah warga, orang gila ini juga sering tidur ditempat umum seperti mesjid, mushalla dan sekolah-sekolah yang tidak memiliki pagar. Reza (32) warga Jalan Soebrantas ini mengaku jika rumahnya yang berada dipinggir jalan tersebut sering menjadi tempat tidur kaum terlantar ini. Setiap paginya dia mendapati orang gila tersebut di teras rumahnya. "Setiap pagi seringkali jumpai mereka (orang gila) diteras rumah, memang tidak mengganggu tapi nggak nyaman juga lihat mereka tidur dikedai kami,"ujar Reza kepada BN Jumat (11/1).

Menurut Reza orang gila yang berkeliaran tersebut tidak hanya tidur di teras rumah sejumlah warga, namun seringkali juga tidur diteras mesjid dan mushalla yang berada di pinggir jalan. "Kadang dia dimesjid di sekolah-sekolah juga seringkali orang gila itu tidur,"ujarnya. Keberadaan orang gila ini sebenarnya sudah menjadi keluhan seorang penjaga mesjid di Jalan HR Soebrantas. Menurut penjaga mesjid tersebut setiap hari dirinya mengusir orang gila tersebut namun selalu kembali pada malam harinya. "Hampir setiap hari orang gilanya tidur diteras mesjid. Kadang mau masuk kedalam mesjid untung saja kalau malam pintunya dikunci. pagi diusir malamnya balik lagi,"ujar Usman penjaga mesjid di Jalan Soebrantas. Keberadaan orang gila ini tidak hanya berkeliaran di Jalan HR Soebrantas, namun di jalan Kapling Gobah keberadaan orang gila ini juga sering mengganggu kenyamanan warga setempat. Jika di Jalan HR Soebrantas, orang gila itu hanya tidur dirumah warga, berbeda dengan yang dirasakan warga Jalan Kapling. Orang gila yang selalu berdiri didepan Rumah Sakit PMC ini sering mengganggu kenyamanan pengendara

yang melintas. "Kadang orang gilanya berdiri dijalan jadi sering ganggu orang lewat. Kadang dia juga ngamuk sama orang yang lewat,"ujar Amri warga Jalan Kapling kepada BN Menanggapi permasalahan tersebut, Kabid Rehabilitasi Dinas Sosial dan Pemakaman Kota Pekanbaru Elifarsyah mengatakan, sejauh ini pihaknya selalu melakukan pemantauan dilapangan mengenai keberadaan orang gila terlantar dan gelandang pengemis tersebut. "Kita tetap melakukan pemantauan dilapangan. Bagi yang kita temui dilapangan langsung kita amankan. Bagi orang gila akan diserahkan ke pihak RSJ dan bagi Gepeng akan dibina dan dikembalikan ke kampung halamannya,"ujar Elifarsyah kepada BN. Elifarsyah menambahkan, selama tahun 2012 silam pihaknya sudah mengamankan sekitar kurang lebih 10 orang gila yang berkeliaran di jalanan Pekanbaru. Orang gila ini kemudian sudah diserahkan ke Pihak berwenang yakni RSJ. "Untuk itu, jika memang ada warga yang menemukan dilapangan dan dijalanan maka segera laporkan kepihak berwenang, maka kami akan langsung turun,"akhirnya (lingkon)

minat investor untuk menanamkan modalnya untuk itu diharapkan dengan sosialisasi ini nantinya akan berdampak positif terhadap percepatan pembangunan daerah dan dapat mendorong pertumbuhan serta penyerapan tenaga kerja guna mempercepat laju pertumbuhan perekonomian daerah yang merupakan bagian dari perekonomian nasioanl. Plt Gubsu mengharapkan agar IPPAT Sumatera Utara memiliki peran yang penting

dan strategis dalam upaya menyukseskan pembangunan terutama penyelesaian masalah tanah sesuai dengan tugas pokok dan kewenangan PPAT yang tertuang dalam pasal 2 Peraturan Pemerintah Nomor 37/1998. Peserta Sosialisasi diperkirakan sekitar 200 orang berasal dari Wilayah Nanggroe Aceh Darussalam, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Jambi, Bengkulu dan Sumatera Selatan.(NDO)

Pemprovsu Gelar Sosialisasi TPA dan PPAT MEDAN, BN Teknis maupun administrasi pendaftaran pertanahan dalam kapasitas sebagai Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dan Calon PPAT sesuai dengan Peraturan Kepala Badan Pertanahan Nasional (PERKABAN) Nomor 08/ 2012 yang ditandatangani pada tanggal 27 Desember 2012 sebagai perubahan atas PERKABAN Nomor 3/1997 adalah merupakan suatu terobosan baru. Hal ini selama ini diperjuangkan oleh Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) sehingga PPAT diberikan kewenangan membuat dan mempersiapkan aktanya sendiri terhitung tanggal 1 Januari 2013 yang selama ini PPAT memakai blangko akta dari Negara yang didistribusi oleh Kantor Pertanahan Kabupaten/ Kota. Hal tersebut dikatakan oleh Pelaksana Tugas Gubernur Sumatera Utara (Plt Gubsu) H Gatot Pujo Nugroho ST pada Acara Sosialisasi Teknis Pembuatan Akta (TPA) dan Pembinaan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Se- Sumatera diwakili Kepala Biro Hukum Setdaprovsu Abd Djalil SH di Balai Raya Hotel Tiara Convention Centre Medan , Jumat (11/1). Menurut Gatot masalah tanah/ lahan masih menjadi urusan yang pelik baik lingkup nasional maupun daerah sehingga mengganggu

antara Rp25 ribu hingga Rp40 ribu per hari. "Supir angkot kita sangat kecil penghasilan perharinya, kemudian dikalikan sebulan, di bawah UMK kota Medan saat inilah Rp.1.650.000," ungkap Gomery. Sementara itu, anggota DPRD Kota Medan, Parlaungan Simangunsong menyarankan kepada pihak Organda Kota Medan jangan terlalu cepat mengusulkan kenaikan tarif angkot, tanpa melihat kebutuhan masyarakat. "Janganlah langsung dinaikkan dulu. Kita lihat dulu kebutuhan masyarakat yang terus mengalami kenaikan terhadap harga, kalau bisa ditunda dululah," ucap Parlaungan Dikatakannya, pemicu rendahnya penghasilan supir dikarenakan banyaknya armada angkot di Kota Medan. "Untuk itu, solusinya perlu melakukan revisi trayek dan peremajaan angkot yang sudah tidak layak beroperasi. Sementara penumpang tidak mengalami penambahan," jelasnya. (TDC)

DPRD Medan Minta Disperindag Awasi Barang Oplosan MEDAN,BN Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Medan untuk lebih maksimal melakukan pengawasan peredaran barang, khususnya barangbarang kebutuhan pokok di Kota Medan guna menghindari terjadinya penjualan barang oplosan di pasaran. “Disperindag harus bisa memastikan kalau barang yang dijual di pasaran benar-benar baik, agar masyarakat selaku konsumen juga benar-benar mendapatkan barang kebutuhan pokok yang baik untuk dikonsumsi,” ujar Ketua Komisi C DPRD Kota Medan, A Hie SH, menyikapi ditemukannya gudang pengoplosan beras di wilayah Kayu Putih, Kecamatan Medan Deli. Politisi Partai Demokrat ini menilai, ditemukannya gudang pengoplosan beras itu menjadi bukti lemahnya kinerja pengawasan Disperindag terhadap peredaran barang. “Ini membuktikan kinerja Disperindag “tidur”, apalagi usaha tersebut sudah dilakukan selama 35 tahun. Jadi, apa yang dilakukan Disperindag selama ini, kenapa sampai begitu lama usaha itu beroperasi. Atau ada oknum di instansi tersebut yang melindungi pengusahanya,” ujar Bendahara Fraksi Partai Demokrat ini mempertanyakan. Menurut anggota DPRD dari Dapil V ini, bukan tidak banyak produk seperti itu yang dilakukan pengusaha, begitu juga barang ilegal tanpa label halal dan kadaluarsa banyak beredar di pasaran tanpa pengawasan. “Seharusnya, Disperindag selaku intansi pengawas harus melakukan pengawasan peredaran barang, khususnya barang-barang kebutuhan pokok secara kontiniu. Bisa dilakukan per tiga bulan ataupun per enam bulan, sehingga barang yang beredar di pasaran benar-benar barang yang baik,” ungkap A Hie menyarankan. Seharusnya, lanjut A Hie, temuan tepung terigu oplosan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1433 H lalu menjadi pengalaman sekaligus pelajaran bagi Disperindag untuk lebih memaksimalkan pengawasannya. “Apalagi ini barang kebutuhan pokok, seharusnya itu tidak boleh terjadi,” pungkasnya.(r/ndo)


koran bongkar news edisi 342