Issuu on Google+

Harga Eceran Rp 3500,Luar Daerah + Ongkos Kirim

B

30 JULI-6 AGUSTUS 2012| EDISI 324| THN KE-VII

Pattiro : Dana BOS Dijadikan Ajang Bisnis

Banda Aceh, BN Hingga kini banyak Sekolah di Kabupaten Aceh Besar, belum terbuka dan transparan dalam mengelola dan menggunakan Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Selain itu, keterlibatan komite sekolah sebagai representatif masyarakat atau orang tua siswa dalam pengawasan dana BOS juga masih minim, sehingga sangat rentan terjadi bersa penyalahgunakan. Alhasil yang ke halammbuanng muncul dalam benak masyarakat bahwa pengelolaan dana BOS kini dikomersilkan atau dibisniskan.

11

PARIPURNA GAGAL, KETUA BERANG Proyek PNPM 2012 berupa kegiatan pembangunan parit semen di Desa Majanggut I, Kecamatan Kerajaan, Kabupaten Pakpak Bharat yang dinilai tidak berpihak kepada masyarakat. (BN/IST)

Proyek PNPM Desa Majanggut I Dipertanyakan Pakpak Bharat, BN Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) secara umum bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kesempatan kerja kepada masyarakat miskin secara mandiri, Program yang berasal dari Pemerintah Pusat dalam mengatasi Kemiskinan yang berbasis pada Pemberdayaan Masyarakat, baik secara individu maupun kelompok, untuk memecahkan berbagai persoalan terkait bersambung upaya, peningkatan Kualitas serta Hidup, ke halaman Kemandirian dan Kesejateraan Masyarakat.

PUASA, DEWAN MALAS NGANTOR Wakil rakyat seharusnya merakyat. Jangan tidur, waktu sidang soal rakyat. Wakil rakyat bukan paduan suara. Hanya tahu nyanyian lagu ’setuju’.

P Sidimpuan, BN Sebait lirik lagu tersebut dinyanyikan Iwan Fals dengan judul ”Surat Buat Wakil Rakyat”. Lagu sindiran terhadap wakil rakyat itu diluncurkan sang balada pada tahun 1987. Tak urung, akibat lagu yang menyayat hati para wakil rakyat tersebut, sampai-sampai Iwan Fals pun kerap dihujani kritikan. Namun demikian, si fenomenal dengan rambut keriting itu mendapat pembelaan dari rakyat Indonesia.

Kosong Melompong

Lagu ”Surat Buat Wakil Rakyat” tersebut kini mengarah ke anggota DPRD Padangsidimpuan. Agenda paripurna GEDUNG peripurna tempat sidang dewan, kosong melompong. Sejumlah telah ditetapkan, namun wakil rakyat meja dan kursi, seolah enggan untuk diduduki. Pastinya, dengan dalih puasa mangkir. Imbasnya, pembahasan soal Ramadhan, membuat wakil rakyat terhormat ini malas ngantor. Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Padahal, yang namanya wakil rakyat, harus membeli kepentingan rakyat. Pemeriksa Keuangan Republik InNamun nyatanya, wakil rakyat malah bermalas-malasan. Ironinya lagi, donesia (LHP-BPK RI) atas imbauan Ketua DPRD Psp, seakan disepelekan. Kondisi ini memperburuk citra bersambung anggota dewan yang notabene menyuarakan aspirasi rakyatnya sendiri. Laporan Keuangan Pemko Padangsidimpuan TA ke halaman Bahkan diketahui, tidak ada alasan anggota dewan tidak hadir pada agenda 2011, terpaksa diskor rapat paripurna, hanya karena puasa. Malah, dewan pun seharusnya lebih hingga Jumat, pekan giat, bukan sebaliknya melempem di bulan puasa. (KS02)

11

11 Peraturan RSUD Dr Djoelham Tumpang Tindih

Binjai, BN Tokoh Masyarakat kota Binjai HT Indra Bungsu SH menilai peraturan operasional Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr RM Djoelham Binjai saat ini pelaksanaannya tumpang tindih. Akibatnya, Direktur RSUD Dr.RM.Djoelaham Binjai Dr Mahim Sitegar dalam melaksanakan tugasnya ekstra hatihati. Pasalnya dengan peraturan tumpang tindih itu bisa saja nantinya dia bersam ke halambuanng ditetapkan sebagai tersangka seperti kasus tiga mantan direktur RSUD Dr RM Djeolham yang lalu.

11

Galon BUMD BLJ Bengkalis Kehabisan Stok BBM, Warga Pusing Tujuh Keliling

BBM LANGKA DI BENGKALIS

“Sudah Antrian, Tak Taunya Habis”

Bengkalis, BN (bensin). Bahkan untuk mengisi preWarga masyarakat Bengkalis dalam mium di BUMD BLJ Bengkalis harus tiga pekan terakhir ini mengeluhkan antrian puluhan jam lamanya. be bung sulitnya mendapatkan bahan bakar ke rshaam laman Sayangnya, sudah ditunggu berjam-jam, minyak (BBM) jenis premium pengendara malah kecewa.

11

Kasus ‘Mesuji II’ di Sungai Sembilan Riau, BN Kasus sengketa lahan di Sungai Sembilan, bakal menjadi ‘Mesuji II’. Bahkan, akibat sengketa lahan tersebut di Bulu Hala dan Sinepis serta Teluk Dalam, Kelurahan Batu Teritip, Kecamatan Sungai Sembilan, Dumai telah menelan korban jiwa. Ini akibat konflik antara kelompok warga dengan perusahaan HPHHTI PT SG dan PT RUJ. Memang, target mafia tanah itu khususnya di tiga kelurahan yang selama ini banyak bertamengkan kelompok

tani dan koperasi yang berpotensi merugikan lahan mendapat pelarangan dari petugas Securty PT RUJ. Selain itu teman korban mendapatkan negara serta masyarakat. Supratmin, begitulah nama si korban yang perlakuan yang sama dan berhasil ditangkap tewas, imbas dari konflik tersebut. Kondisi korban petugas Securty. Sementara korban lari meninggalkan lokasi karena perusahaan saat ditemukan sangat mengenaskan. Sekujur mengklaim lahan yang dibersihkan adalah tubuh memar dan lebam oleh warga, dua pekan areal HPH HTI. lalu di dalam parit. Dikabarkan bahwa korban bung Ironisnya setelah berselang satu hari disebut-sebut bekerja membersihkan lahan kebershaam laman korban di temukan warga tewas. Diduga yang dianggap miliknya. kuat, akibat dirinya tewas akibat dianiaya. Tetapi bersama rekannya membersihkan

11

„ Buyung, Si Pria Cacat Yatim Piatu

Berharap Recehan Rupiah di Pintu Terminal Ayah dan ibunya sudah tiada. Tubuhnya cacat, dia hanya bisa terbaring di salah satu sudut terminal terpadu Kota Subulussalam. Memang, si pria berusia 20 tahun punya adik, tapi sayangnya sang adik pun meninggalkannya.

LIPUTAN : RAHMIN BANCIN

UNTUK memenuhi kehidupan sehari-hari, pria kurus berambut ikal ini terpaksa mengharapkan bantuan dari pemberian orang lain. Penasaran akan kondisi pria tersebut, akhirnya BN berusaha menghampirinya. “Namaku Buyung, Bang,” singkatnya kepada BN. “Aku hidup sebatang kara. Ayah dan ibuku telah tiada,” bersambung imbuhnya lagi kepada BN, belum lama ini. k Walau cacat, namun Buyung masih sanggup e halaman bercerita. Meski terbata-bata, tapi kalimat yang dikatakan Buyung masih bisa dimengerti.

11

Buyung cacat sejak lahir saat berada di pintu masuk terminal untuk meminta pertolongan warga yang datang.

KANTOR REDAKSI Jl. Flamboyan Raya/Raharja No. 37 Medan Telp (061) 8213786, HP. 081375395392 - 08163134392 Fax (061) 8215552 Email:bongkarnews@gmail.com - indrabongkarnews@gmail.com


30 JULI - 6 AGUSTUS 2012 | EDISI 324 | THN KE-VII

CV. BONGKAR PERS NEWS Badan Hukum: Akte Notaris Hermaini,SH No.4 Tanggal 10 Agustus 2009 Pengesahan PN Medan No: 1520/CV/PEND/2009 NPWP: 02.996.694.2-121.000 Pembina

Pemimpin Umum/ Pemred/Penjab

: Drs. H. Kasim Siyo MSi Drs. Hendra DS HMK Aldian Pinem, SH, MH Uli Tobing Benny Soetedjo Eben Pegagan Manik : Sunardi Bonang

Wakil Pemred I/ Wakil Penjab : ESP Parindoery Wakil Pemred II/ Wakil Penjab : A. Sani Simbolon Wakil Pemimpin Umum I Wakil Pemimpin Umum II

: Johnesly Meliala : Irwansyah B

Pimpinan Perusahaan

: Muhammad Ridwan

Redaktur Pelaksana

: Drs. Alfindo Amir Hamzah Siregar, SH Pendi Hariyono

Dewan Redaksi

: Mangatur Silaban Drs. Edward Pakpahan H.Zulkarnain Abidin Rudi Sirait EPP Ringo-ringo, SE Muhammad Siregar Hotman Marbun Juni Asian Tampubolon SP

Koordinator Liputan Koordinator Daerah

: Jakfar : Indrawan Sukma Antoni Sagala : Sudari,SH (Kabag) Leonard Hutasoit : Supriadi : Nurmahadi Darmawan, SH Mardianto Situmeang, SH Rosmawati, SH : Toni Purwadi, SH : Rini Alamsyah SPd

Litbang/Iklan Fotografer/Teknisi Penasehat Hukum Sekretaris Redaksi Keuangan

KONTAK PERSON IKLAN/SIRKULASI HP. 0816 3134 392/0813 7539 5392 IKLAN DISPLAY/UMUM RP 6.000/MM FULL COLOUR RP 21.000/MM KANTOR REDAKSI JL. FLAMBOYAN RAYA/RAHARJA NO. 37 MEDAN TELP (061) 8213786, FAX (061) 8215552 NO. REKENING: 5310 - 01 - 004167 - 53 - 5 AN. SUNARDI, BANK BRI UNIT TANJUNG SARI MEDAN PERCETAKAN/PRA CETAK : PT. SELECTA UTAMA (Isi Diluar Tanggung Jawab Pra Cetak/Percetakan)

Wisuda Bersama Akbid, Akper Helvetia dan Akbid Delima Medan, BN Merupakan suatu kebahagiaan di dalam membangun anak-anak yang berkualitas tinggi. "Pada 3 tahun yang lalu, anak-anak ini Bapak berikan kepada kami untuk dapat dididik dan anak-anak tersebut sudah kami didik dengan landasan spiritual yang tinggi, imajinasi yang tinggi, serta kami juga telah mendidik anak-anak Bapak dengan intelegensi yang tinggi juga, sehingga setelah selesai nantinya, anak-anak kita ini sudah dapat mandiri, maka dalam hal ini, merupakan suatu kebahagiaan bagi kami dalam membangun anak yang berkualitas pada bidangnya," jelas Dr. Hj. Razia B. Suroyo, M.Sc, M.Kes, Ketua Yayasan Sosial Helvetia, Medan dalam sambutannya pada acara wisuda bersama Akbid, Akper Helvetia dan Akbid Delima Tahun Ajaran 2011-2012, baru-baru ini di Selecta Convention Hall Medan. Dr. Hj. Razia B. Suroyo, M.Sc, M.Kes mengatakan bahwa untuk tahap awal ini, intelegensi itu merupakan pisau yang perlu diasah untuk setiap waktu dan bila anak-anak tidak belajar, maka asahan tadi akanlah tumpul, oleh karena itu, dengan intelegensi tersebut, anak-anak haruslah mempertinggi ilmunya. "Ibu merasakan apa yang telah Ibu lakukan kepada anak-anak, dan hal itu merupakan awal untuk memotivasi anak-anak dalam membangun pendidikan yang tinggi," jelasnya. Spiritual dan religius yang tinggi tersebut, lanjut Hj. Razia, ajarlah tetap dikerjakan serta untuk bermasyarakat anak-anak harus menjunjung tinggi kejujuran, loyalitas karena tanpa loyalitas yang tinggi maka anak-anak akan tergeser. "Bagi anak-anak kita yang mendapat belajar serta berprestasi maka kita akan ambil sebagai pelayan di Akbid, Akper Helveetia dan dari hasil IPK yang didapat pada hari ini, kita mendapatkan kualitas yang diharapkan, itu merupakan intelegensi anak-anak yang didapat pada saat ini," jelasnya. Sementara itu, Ketua IBI Prov. Sumut Idau Ginting mengharaplan agar para wisudawan/wati menjadi bidan yang profesional, berakhlak dan beriman serta berdedikasi tinggi. Adapun jumlah wisudawan / wati Akbid, Akper Helvetia dan Akbid Delima, tahun ajaran 2011 - 2012 sebanyak : 350 orang wisudawan / wati yang terdiri dari : 50 orang wisudawan akper, 300 orang Akbid Helvetia serta Akbid Delima, Medan dan dalam kesempatan tersebut diberikan penghargaan kepada wisudawan/wati yang berprestasi dari Akbid / Akper Helvetia dan Akbid Delima yakni : Akper Helvetia, Juara I : Rano dengan IPK : 3,17, Juara II : Agus Surya Bakti dengan IPK 3,61, Juara III : Anisa dengan IPK : 3,56. Akbid Helvetia Juara I : Anisa dengan IPK : 3,64, Juara II : Indrasari dengan IPK : 3,61, Juara III : Deskina Maulita dengan IPK : 3,56. Juara harapan I : MOI dengan IPK : 3,54, Harapan II : Retno Handayani dengan IPK : 3,52, Harapan III : Nurbaiti, dengan IPK 3,50, Harapan IV : Nona Rosnaida dengan IPK: 3,50, Akbid Delima : Juara I : Anisa Batubara dengan IPK : 3,65, Juara II : Siti Rafika Ujung dengan IPK : 3,43, Juara III : Tuti Lestari dengan IPK : 3,35. Hadir dan memberikan kata sambutan pada wisuda bersama Akper, Akbid Helvetia, Akbid Delima antara lain : Ketua APTISI : H. Bahdin Nur Tanjung, Ketua IBI Propsu : Idau Ginting, Ketua PPNI Sumut, ketua Yayasan Sosial Helvetia: Dr. Hj. Razia B. Suroyo, MSc, M.Kes Direktur Akbid : Hj. Mey Elisa Safitri, SKM, Akbid Delima, Sri Utami, SKM serta undangan lainnya.(AHS)

Walikota Medan: Ramadhan Fair Bersifat Misi Sosial Marelan, BN Ribuan warga Kota Medan memadati arena Ramadhan Fair IX 2012 di Lapangan Sepak Bola Rengas Pulau Jl kapten Rahmad Budin Kecamatan Medan Marelan, Kamis (26) Malam. Saat membuka even tahunan ini Pelaksana tugas Gubernur Sumatera Utara (Plt Gubsu) H Gatot Pujo Nugroho ST mengimbau kemeriahan Ramadhan Fair juga dibarengi peningkatan keimanan selama Ramadhan. Setiap muslim, diminta menaburi diri dan keluarga mereka dengan nilai-nilai keimanan, dan nilai-nilai ketaqwaan yang terus didapatkan dari berbagai aktifitas bulan Ramadhan. "Untuk itu saya mengajak kepada kita semua di tengah kegiatan kita berpuasa untuk memperbanyak doa-doa yang kita lantunkan sehari-hari," ajak Gatot. Menyitir motto Kota Medan "Hari ini harus lebih baik dari hari kemarin dan hari esok harus lebih cerah dari hari ini", Gatot mengajak umat Islam yang hadir di Ramadhan Fair tersebut untuk menjadikan Ramadhan tahun 2012 ini lebih baik dari Ramadhan tahun sebelumnya. Dan ibadah puasa setiap hari terus meningkat. Selain Ramadhan Fair 2012, Pemko Medan juga memberikan berbagai program yang berpihak kepada masyarakat selama Ramadhan dengan mengucurkan subsidi sebesar Rp 5, 8 miliar lewat Pasar Murah. "Kita tahu bahwa Ramadhan ini berbarengan dengan tahun ajaran baru dan Idul Fitri. Dan pastinya kebutuhan masyarakat menja-

di sangat tinggi. Karena kondisi inilah Pemko Medan lalu menghadirkan program seperti Pasar Murah dan Ramadhan Fair. Saya apresiasi ini,� tegas Gatot. Di tempat yang sama, Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap MM menjelaskan, Ramadhan Fair hadir bukan sekadar untuk menyemarakkan suasana bulan puasa, tapi juga punya misi sosial meningkatkan kesejahteraan warga dan mengisinya dengan sejumlah kegiatan berbau dakwah. Rahudman menambahkan, untuk antisipasi kenaikan sejumlah bahan pokok selama Ramadhan Pemko Medan juga menggelar Pasar Murah dengan menggandeng stakeholder terkait. Tak kurang dari 151 titik Pasar

Murah digelar di 21 kecamatan. Angka ini meningkat disbanding jumlah titik Pasar Murah 2011 yang hanya sebanyak 134 titik. Di depan Plt Gubernur Sumut, Rahudman mengakui, untuk pelaksanaan Pasar Murah ini Pemko Medan menyubsidi Rp 5,8 miliar untuk melayani berbagai kebutuhan pokok masyarakat, khususnya kelompok menengah ke bawah. "Dapat kami laporkan Pasar murah yang telah berlangsung beberapa hari ini mendapat respon cukup baik dari masyarakat dengan tingkat kunjungan 45.300 orang setiap harinya dan cenderung terus meningkat. Dan dalam 12 hari pelaksanaan pasar murah terjadi transaksi sebesar sekitar Rp 9 miliar den-

gan tingkat penjualan bahan pokok mencapai 56 ton per harinya," beber Rahudman di depan Gatot. Ketua Panitia Ramadhan Fair yang juga Sekretaris Daerah Kota Medan, Syaiful Bahri mengatakan, kegiatan Ramadhan Fair bertujuan untuk meningkatkan ukhuwah Islamiyah, syiar Islam, media promosi bagi UMKM. "Kegiatn juga diisi dengan bazar UMKM, tausyiah, tadarus, tabliq akbar perlombaan religius seperti kaligrafi, azan, dan busana muslim dan lomba beduk,"imbuh Syaiful. Pembukaan Ramadhan Fair IX 2012 diawali dengan pembacaan Ayat suci Al-Quran oleh Juara MTQ tingkat nasional katagori Dewasa Putri yakni Nurjannah dengan sari tilawah Ahmad Husaen Spdi dan pembacaan doa oleh Ketua MUI Kota Medan Prof. Dr. H M. Hatta dan diakhiri dengan penampilan apik artis ibukota Haddad Alwi yang melantunkan lagu-lagu andalannya. Pembukaan Ramadhan Fair IX tahun 2012 ini dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumut Hj Sutias Handayani Gatot Pujo Nugroho, Kanwil Kemenag Sumut, Drs.H.Abd. Rahim, M.Hum Wakil Walikota Medan Drs H Dzulmi Eldin MSi, Wakil Ketua DPRD Kota Medan Ikrimah Hamidy, Mantan walikota Medan Drs. H. Abdillah, SE, Ak, MBA mantan Pj Walikota Drs Afifuddin Lubis, Ketua Komisi VII DPRRI, Ir Sutan Bhatoegana Siregar, Forum Komunikasi Pimpinan Dareha Kota Medan, para camat dan Lurah serta Tokoh agama dan masyarakat. (Ndo/San)

Fun Famillionaire Carnival Salah Satu Program Apresiasi Permata Bank Medan, BN Dalam upaya untuk dapat meningkatkan jumlah nasabah serta simpanan dana masyarakat, Permata Bank senantiasa mengembangkan berbagai program dan kegiatan menarik yang sesuai dengan kebutuhan para nasabah. Salah satu program apresiasi dari Permata Bank yang dipersembahkan kepada nasabah maupun calon nasabah yakni, dengan mengadakan program Famillionaire Permata Bank, Medan dan kegiatan Famillionare "kali ini mengusung thema : "Untuk anda serta keluarga", dipelataran parker Permata Bank, Medan baru-baru ini. Program Familionaire yang dirancang secara nasional ini menawarkan 3 program yang menarik sekaligus yaitu : Undian + Bonus Bunga / bagi hasil + hadiah langsung dengan total undian yang diberikan kepada program ini sebesar Rp. 2 Milyar untuk setiap bulannya ditambah dengan bonus bunga tabungan dan giro serta ditambah lagi dengan hadiah langsung yang menarik. Program ini berlaku untuk nasabah baru maupun nasabah yang ada (Axisting) serta dapat dinikmati oleh nasabah Conventional maupun Syariah. Dan untuk mendukung serta untuk mendekatkan program Famillionaire ini kepada nasabah, Permata Bank Medan menyelenggarakan acara Fun Famillionaire Carnival, yang acaran-

ya berformat "Weekend Banking" serta dengan konsep Fun Carnava. Fun Carnaval ini berisikan beragam kompetisi dan perlombaan mewarnai, melukis, band remaja, Fashionshow, Skater, BMX Freestyle serta lainnya dan Fun Carnaval ini juga diikuti oleh beragam bazaar yang dihadirkan dari Mitra Permata Bank serta stand Banking promo Permata Bank yang menikmati seluruh layanan Permata Bank. Pada kesempatan tersebut : Ruslan Tano, Head Region 4 Network menyatakan bahwa di Permata Bank memberikan perhatian yang besar terhadap nasabah dan keluarganya karena keluarga sangat berarti bagi nasabah maka apa yang dilakukan saat ini menjadikan hubungan antar Permata Bank dengan nasabah tidak lagi hanya sebatas hubungan Transisional belaka. Di Permata Bank, kami sangat memberikan perhatian yang besar terhadap nasabah dan keluarganya, karena kami sangat memahami bahwa keluarga sangat berarti bagi nasabah, serta apa yang kami lakukan saat ini menjadikan hubungan antar Permata Bank dengan nasabah tidak lagi hanya sebatas hubungan Transisional belaka, namun lebih dari itu kami menginginkan hubungan yang lebih emosional, oleh karena itu dengan menempatkan nasabah dan keluarganya didalam fikiran, hati serta pusat keg-

iatan kami, maka kami berharap berbagai produk, layanan program yang kami berikan dapat memenuhi kebutuhan nasabah serta keluarganya" jelasnya. Lebih lanjut Ruslan Tano menyatakan bahwa program Permata Familionaire saat ini diselenggarakan merupakan tanggung jawab terhadap kebutuhan masyarakat yang menginginkan produk layanan yang dapat memberikan berbagai manfaat serta kemudahan bagi nasabah dan keluarganya. Animo yang sangat besar dari masyarakat menjadi salah satu pertimbangan kami untuk melanjutkan program ini sehingga kedepan berbagai produk layanan dan program yang kami buat serta kembangkan agar senantiasa konsisten menempatkan nasabah dan keluarga sebagai aspek utama" jelas Lauren. Dalam program Famillionaire ini, total hadiah uang tunai Rp. 2 Milyar dibagikan kepada total 1.008 pemenang setiap bulannya yang dengan perincian hadiah sebagai berikut: 1 orang pemenang 1.000.000.000, 2 orang pemenang 100.000.000, 5 orang pemenang 10.000.000, 500 orang pemenang 1.000.000, 500 orang pemenang 500.000 Selain itu, program famillionaire memberikan kepada para nasabah untuk mendapatkan bonus bunga hingga 4% PA, sedangkan hadiah langsung diberikan Travelbag. (AHS)

UPMI Bersama Ketua DPRD Batubara Tanam 500 Bibit Pohon Medan, BN Program peduli lingkungan yang digelar mahasiswa Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia (UPMI) terus berlanjut. Kali ini, UPMI melalui Langkah Mahasiswa Pecinta Alam dan Lingkungan (LAMPALIN-UPMI) menanam 500 batang bibit pohon mahoni di seputar Jalan Protokol Desa Benteng Jaya, Kecamatan Sei Balai, dan Jalan Lintas Sumatera Kabupaten Batubara sepanjang 3 kilometer di ruas kiri dan kanan jalan baru-baru ini. Sebelumnya, UPMI juga telah menanam ratusan batang pohon di beberapa tempat, mulai dari Kampus UPMI, Dusun I Desa Marindal II Kecamatan Patumbak dan Lapangan Sepak Bola Pasar XII, Desa Marindal II, bersama masyarakat.

Penanaman pohon secara simbolis dilakukan Rektor UMI, Drs. H. Ali Mukti Tanjung, SH, MM, bersama Ketua DPRD Batubara, Selamat Arifin, SE, M.Si, Dekan Fakultas Hukum UPMI, AlUmry, SH, M.Hum, Camat Sei Balai, Hanafi, SH, Ketua Partai Golkar Kecamatan Sei Balai, Amir Mukti Atmaza dan disaksikan kader Partai Golkar Sei Balai, Karang Taruna Desa Benteng Jaya, Mahasiswa dan LAMPALIN UPMI. Rektor UPMI, Drs. H. Ali Mukti Tanjung, SH, MM mengatakan, program peduli lingkungan yang dilakukan LAMPALIN UPMI ini sangat bermanfaat bagi generasi mendatang sekaligus dapat mencegah bahaya angin putting beliung yang sering melanda pemukiman warga saat ini. Selain itu, kata Rektor UPMI, penanaman pohon ini bisa juga membuat sua-

sana lingkungan menjadi asri dan sejuk. "Bibit pohon mahoni itu berasal dari pemberian pihak Dinas Kehutanan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dan bantuan dari Bapak Alex Ketaren," katanya. Ketua DPRD Batubara, Selamat Arifin, SE, M.Si berharap, ke depan kegiatan mahasiswa dan LAMPALIN UPMI ini terus eksis di berbagai tempat. Apalagi, penanaman pohon atau penghijauan ini sangat diperlukan sebagai wujud pengabdian mahasiswa ke masyarakat. Selain itu, dia berharap, mahasiswa UPMI juga harus peduli terhadap permasalahan social lainnya seperti bakti sosial kemasyarakatan di bidang kesehatan seperti pengobatan gratis, sunatan missal, operasi bibir sumbing dan operasi katarak.( AHS)

Direktur Telkom dan Telkomsel Komitmen Bangun Ekosistem DNA Yang Sehat Medan, BN Utama Telkom Indonesia Arief Yahya bersama Direktur Utama Telkomsel Alex Sinaga menyatakan bahwa Telkom Group siap membangun ekosistem Device-Network-Application (DNA) yang sehat guna menghadirkan teknologi broadband dengan kualitas terbaik di Indonesia. Komitmen ini merupakan bentuk keseriusan Telkom Group untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara yang maju dalam bidang industri telekomunikasi. Pernyataan tersebut disampaikan saat executive meeting dengan Co-Founder Apple Steve Wozniak di Jakarta, Rabu (18/7). Selama hampir 2 jam, Steve Wozniak membahas tentang perkembangan industri teknologi komunikasi dan informasi di dunia. "Kreasi device saat ini begitu mencengangkan, mulai dari pengoperasian dengan indra pengelihatan, indra peraba, hingga yang akan datang, yakni pengoperasian melalui indra penciuman." Ekosistem DNA di Indonesia saat ini sedang dalam tahap pengembangan dan masih membutuhkan investasi besar agar dapat terealisasi secara ideal. Sedangkan untuk di negara maju, ekosistem DNA sudah terbentuk karena mereka telah menginvestasikannya sejak lama. Menurut Arief Yahya, "Telkom Group optimis mampu mewujudkan ekosistem DNA yang seimbang guna mewujudkan tatanan teknologi komunikasi terdepan dan berkualitas bagi bangsa Indonesia. Untuk membawa Indonesia sebagai negara maju di dunia, maka penerapan teknologi broadband dalam skala besar menjadi pilihan terbaik buat indonesia dan Telkom Group siap selalu menjadi yang terdepan." Elemen Device-Network-Application di Indonesia saat ini belum menunjukkan keseimbangan. Di satu sisi, kondisi network yang ada masih memerlukan pembenahan agar lebih optimal. Sedangkan di sisi lain, aspek device dan application sudah semakin berkembang ke arah penerapan teknologi yang lebih maju. "Ekosistem DNA yang sehat dan seimbang akan mampu menghadirkan peradaban teknologi bangsa yang maju, yang berdampak secara langsung bagi kemajuan negara Indonesia," ujar Alex Sinaga pada kesempatan yang sama. Telkom Group, termasuk Telkomsel di dalamnya, yakin pembangunan ekosistem teknologi broadband yang sehat akan mampu terwujud karena telah memiliki fondasi infrastruktur yang kuat. Telkomsel sendiri memiliki visi ke depan untuk membangun 100 broadband city di Indonesia hingga akhir tahun 2012 dan 340 broadband city hingga akhir tahun 2014. (AHS)

Kartu As Gratis 100 x Lipat

MENGHIASI bulan suci ramadhan Telkomsel menggelar promo Kartu As yang memberikan gratis pulsa 100 kali lipat. Pelanggan baru Kartu As

dapat menikmati gratis menelepon dan SMS kepelanggan Kartu As, simPATI, dan kartu HALO serta internetan untuk browsing, chatting, dan downloading, cukup dengan memilih "Gratis 100Xlipat" pada menu akses *100#. Head of Sales & Customer Care Region Sumbagut Division Telkomsel - Filin Yulia mengatakan, " Pulsa gratis 100 kali lipat dapat diperoleh, setelah pelanggan melakukan panggilan telpon atau SMS ke sesama pelanggan Telkomsel hingga mencapai jumlah total pemakaian pulsa mulai dari Rp 500 yang

berlaku pada periode waktu yang ditentukan sepanjang hari selama 24 jam". Program ini dipersembahkan special bagi pelanggan Kartu As agar bisa dimanfaatkan untuk menyambung tali silaturahmi menjelang Ramadhan hingga Lebaran yang akan datang. "Kini pelanggan Kartu As dapat menikmati tariff telepon dan SMS yang sangat murah untuk dapat berkomunikasi dengan keluarga dan kerabat dengan lancar",lanjut Filin Sebagai contoh, pelanggan Kartu As yang melakukan percakapan telepon atau

mengirim SMS kesesama pelanggan Telkomsel senilai Rp 500 pada pukul 00:00 hingga pukul 05:59 akan mendapatkan pulsa gratis sebesar Rp 50.000 atau 100 kali lipat yang bisa digunakan untuk menelepon dan SMS kesesama pelanggan Telkomsel, serta browsing, chatting, dan downloading pada periode waktu yang sama. Jika pulsa gratis sebesar Rp 50.000 tersebut habis dan pelanggan kembali melakukan penggunaan senilai Rp 500, maka pelanggan tersebut akan kembali mendapatkan pulsa gratis senilai Rp 50.000. "Jadi gratis pulsa 100

kali lipat Kartu As bisa didapat berulang kali," jelas Filin. Pelanggan dapat memeriksa bonus pulsa yang didapat dengan menghubungi *889# langsung dari ponsel. Informasi lengkap mengenai promo "Gratis 100 Kali Lipat" dapat diperoleh dengan menghubungi call center 155. Selain "Gratis 100 Kali Lipat", pelanggan Kartu As juga tetap bisa menikmati promo paket murah lainnya dengan menghubungi *100#.Untuk registrasi promo Kartu As gratis 100X Lipat, cukup dilakukan sekali dengan minimum pulsa tersedia sebelum registrasi Rp2,000,- (AHS)

Perwakilan Jakarta: Suryadi, Lukman Nyak Abas. Medan: Heru Indrabudi, Darta Lubis, Andi Utama Nasution, SE, Wiryanto Hadi, Friyadi, Fernando Meliala, Brav Shandy Meliala, Sri Yuanita. Biro Belawan: Jakfar Latif, Suriono. Sub Biro Medan Utara: Ahmad Muhajir, M. Saleh, Ismail Ahmad, M. Yakup. Sub Biro Amplas : Saulus Panjaitan. Binjai/Langkat: Munir Rangkuti (Ka.Biro), Sabar Gurusinga, Sulaiman, Mimpin Sitepu, M. Hayat, Ruslan AG, Dedi Nupita Sitepu, Samsul Bukit, Hendera Ginting, T. Zulfikardin, Jumadi, Grensi Ginting. Langkat Hilir: Irfan Nasirin ST (Ka.Biro), Rusdi, Imanuddin. Deli Serdang: Juni Asian Tampubolon SP (Ka.Biro), Sofian Syukri Lubis (Waka Biro), Rukun Tarigan, SH, . Tanah Karo: Farhan Parinduri (Ka. Biro), Aman Harahap Sub.Biro Pancur Batu: Friyadi, Amd. M Rizal Effendi Bako,SPdi, . Serdang Bedagai: Ibnu As (Ka.Biro), Raman Adjiman, Suherman, Abdul Rahman. Tebingtinggi: Dirlan Effendi Ritonga (Ka.Biro). P Siantar/Simalungun: Drs Edward Pakpahan (Ka.Biro), Erikson Pakpahan, Drs. Kaliderman Siregar. Batubara: Jamilah (Ka. Biro), Eko, S (Waka Biro), Sunaryo Wijaya, Parlin Tampubolon. Asahan/Tanjungbalai: Sunaryo Wijaya, Wahidun. Labuhanbatu: Ihsanul Siddik Daulay, SH (Ka. Biro). Kotapinang/Labusel: Syamsul Siregar, Firman Hasibuan. Aek Kanopan/Labura: Sriwaty Sinuraya (Ka. Biro), L. Parulian Simarmata, SE. Sumbagut: Mhd Syahrul Hasibuan SH, Sutardi, Supendi. Dairi: Mangisi Lumban Gaol (Ka.Biro), Jiki Sagala (Waka Biro), Loedeik Simamora, Meslin Br Sigalingging, Duat Sianturi. Pakpak Bharat: Yusuf Manik (Ka.Biro). P Sidimpuan/Tapsel/Paluta: Sugiono SP (Koordinator), Safruddin Pulungan (Ka. Biro), Muhammad Srg, Baun Aritonang, Hasanuddin Siregar, Ibnu Saad Harahap, Unggul Fahmi Hasibuan. Kotanopan/Madina: -. Padang Lawas Selatan: Ali Akbar (Ka. Biro).Humbang Hasundutan: Mangatur Silaban (Koordinator), Rikardo Simamora (Ka. Biro), Chuharto Simamora, Pardomuan Silaban. Biro Taput: Mangatur Silaban (Ka. Biro) .Biro Tobasa: Risman Siboro (Ka. Biro), Donny Sinabutar Biro Tapteng/Sibolga/Nias: - Perwakilan Riau/Kepri: EPP. Ringo-ringo, SE. Korwil Riau/Kepri: Rudi Sirait. Pekanbaru: Jaraya Garingging, S.Sos. Siak: Jaraya Garingging, S.Sos. Pelalawan/Pkl.Kerinci: EPP. Siringoringo (Ka.Biro), Ryan Ade Liany, ST, Andi Usman, Lingkon S. Dumai: Albekri, Tengku Kamaruddin, Belwiyono, MG, Suhartono, Elias G.S.M Sidabutar. Bengkalis: Mahir Ritonga, Misron Tarihoran, Parulian Manurung, Novalis P. Hutahaen, Irwansyah Nasution, Alwi. Rokan Hilir (Rohil): Juminan (Ka.Biro), Basri M Noer, Supryanti, Julientri. Biro Rokan Hulu: -. Biro Kampar: -. Perwakilan Aceh: T Muktarruddin US - . Biro Banda Aceh/Aceh Besar: T Muktarruddin US (Ka. Biro), Ibrahim Yusuf, Chandra, Afrizal. Biro Pidie/Pidie Jaya: Mahdi Aziz, SHi. Biro Langsa/Aceh Timur: Mustafa M. Adami, Syamsudin Arsyad. Aceh Tamiang: Rudi Kurniawan, Baihaki Ahyat, ST, Ir Fadly-. Biro Aceh Singkil/ Subulussalam: Rahmin Banchin (Ka. Biro), Henri, B,SE, Bolon. Biro Aceh Jaya: Syarkawi. Biro Kutacane: . Lhokseumawe: M Fauzi, Jamaluddin, S.Sos. Aceh Utara: M Suud, Ramli, Sayed Fauzi. Biro Blangkejeren/Gayo Lues: Antoni Nasipul. (WARTAWAN BONGKAR NEWS DILENGKAPI IDENTITAS DAN NAMANYA TERCANTUM DALAM BOKS REDAKSI)


30 JULI-6 AGUSTUS 2012 | EDISI 324| THN KE-VII

Polisi Temukan Pasangan Selingkuh di Sejumlah Hotel Pangkalan Kerinci , BN Aneh tapi nyata ini lah yang terjadi di pangkalan kerinci tingkat kebiadapan para pecinta seks komersil dan perselingkuhan meningkat tajam dalam tahun ini, baik dalam kasus pelaporan masyarakat terhadap polisi kembali dari pantauan dan hasil tangkapan Tim Polsek Pangkalan Kerinci kembali melakukan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat), Rabu (27/7) malam. Dari operasi tersebut, polisi kembali mengamankan empat pasangan kekasih yang di duga sedang melakukan perbuatan mesum di kamar hotel riand. sementara polisi baru usai melakukan rajia pada mlm tgl 25 melakukan razia di sejumlah tempat sehingga di perkirkan tingkat kemaksiatan di kab,pelalalwan semakin tajam meningkat di bandingkan tahun kemarin terbukti hampir sudah ratusan orang di temukan melakukan sek,di di sejumlah tempat dalam bulan ramadhn ini apa lgi tidak di bulan ramadhn. ironisnya,kedua pasangan lalu pun di lepaskan,dan pasangan kali ini juaga yang di temukan empat pasang mesum di hotel riand turut di lepaskan Saat digerebek, pasangan tanpa ikatan perkawinan ini tengah tidur dalam satu kamar.. Operasi ini dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Pangkalan Kerinci, Iptu Syahrul dan Kanit Lantas, Iptu Juli Afdhal dengan jumlah personil 12 orang yang merupakan gabungan dari unit Reskrim, Intelkam, Sabhara, Lantas dan Provost Polsek Pkl Kerinci. jumat kemarin (27/7) pada malam harinya kita telah melaksanakan giat rutin Operasi Pekat dan berhasil mengamankan dua pasangan lanjut usia tanpa ikatan resmi pernikahan. Saat kita tangkap, keduanya tidak dapat menunjukkan surat nikah masing-masing," terang Kapolres Pelalawan, AKBP Guntur Aryo Tejo SIK melalui Kapolsek Pangkalan Kerinci, Kompol RR Sagala didampingi Kanit Raskrim, Ipda Syahrul pada wartawan, Kamis (26/7). Syahrul menjelaskan, sasaran operasi tersebut adalah kafe atau warung remangremang, kedai tuak, panti pijat, serta pengunjung kafe yang tidak memiliki identitas. Tak hanya itu, pada operasi ini juga pihaknya melakukan penertiban petasan atau mercon serta pengecekan izin edar kembang api.(RI)

Bulan Ramadhan Sebanyak 22 Mesjid Terima Bantuan dan Rp 264 Juta PANGKALAN KERINCI,BN Sebanyak 22 masjid yang ada di Kabupaten Pelalawan menerima bantuan dari pemerintah daerah dengan total dana Rp 264 juta. Bantuan ratusan juta rupiah itu diserahkan langsung ke pengurus masjid dalam rangkaian Safari Ramadhan 1433 H. "Masing-masing masjid menerima Rp 12 juta," kata Sekdakab Pelalawan, Drs Zardewan,M.Si melalui Kabag Kesra H Zulkifli,S.Ag, Jumat (27/7/12) di Pangkalan Kerinci. Dijelaskan Zulkifli, dalam agenda Safari Ramadhan Pemkab Pelalawan tahun ini ada 22 masjid yang akan dikunjungi rombongan."Jadinya dari 22 masjid total bantuannya Rp 264 juta," jelasnya. Zulkifli menambahkan, dana bantuan sosial yang diperuntukkan rumah ibadah itu, dibawa langsung oleh tim safari Ramadhan yang sudah mulai melakukan perjalanannya mulai 25 Juli lalu hingga beberapa hari kedepan dan diserahkan langsung pada pengurus masjid setempat. "Ya diharapkan bantuan dari pemerintah itu bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk masjid, tentunya guna menunjang pembangunan masjid tersebut," papar Zulkifli. Selain bantuan dana masjid sebut Kabag Kesra lagi, bisa jadi Bupati Pelalawan atau ketua rombongan dalam tim safari yang sudah dibentuk memberikan bantuannya untuk masjid secara pribadi. "Kan ada juga rombongan yang menyerahkan bantuan secara pribadi atau ada bantuan dari anggaran lain yang diserahkan pada saat yang sama, seperti Pak Bupati menyerahkan bantuan Rp 100 juta untuk Ponpes Al Muslimun Kecamatan Bandar Seikijang. Itu dana hibah yang langsung dikelola Satker terkait namun diserahkan pada saat safari Ramadhan," tutup Zulkifli(RI)

Usai Lebaran, 6 Tersangka Islamic Centre Akan Ditahan PANGKALAN KERINCI, BN Satuan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, akan menahan beberapa orang dari 6 tersangka dugaan korupsi pembangunan gedung Islamic Centre Pelalawan, menurut sumber yang tidak mau disebutkan namanya, penahanan ini bakal dilakukan setelah seminggu lebaran 19 Agustus 2012 mendatang, namun sumber ini tidak merinci siapa saja yang akan ditahan terlebih dahulu. "Kalau saya nilai, Tipikor memberikan kesempatan berlebaran terlebih dahulu kepada tersangka," Tukasnya, kepada beberapa media (27/7/12). Tersangka ini akan ditahan terkait dugaan korupsi proyek pembangunan gedung Islamic Centre Pelalawan, yang menghabiskan dana hampir 10 Milyard. Sebelumnya Tim Tipikor Kejati Riau ini, telah menetapkan 6 orang tersangka, namun sampai detik ini belum pernah satupun dari 6 tersangka ini yang ditahan. Penyidik Satuan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, Andri Ridwan. SH, ketika dihubungi membenarkan penahanan akan dilakukan dalam waktu dekat jika data nya sudah rangkum ungkapnya dikatakannya kini Tipikor sedang melengkapi adimistrasi syarat penahanan tersangka, setelah selesai beliau memastikan melakukan penahanan. "Dalam waktu dekat akan dilakukan penahanan," Ujarnya melalui telpon (RI)

Panitia Dinas Kelautan Pelalawan Diduga Main Mata Dengan Kontraktor? Pelalawan,BN Di nilai Terkesan tidak propesional Terkait pelaksanaan kegiatan Lelang Paket proyek tahun 2012 di Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Pelalawan oleh Panitia Lelang dalam penyelenggaraan Diskanlut Kabupaten Pelalawan, dinilai tidak profesional dan bermain dengan Perusahaan pemenang tender. Dugaan pihak Panitia Lelang Disnaklut ini bermain dengan Rekanan Kontraktor, berkaitan dengan diumumkannya pemenang tender tanggal 29 Juni 2012 lalu, seluruhnya Paket tersebut, dimenangkan perusahaan yang hanya turun Penawarannya sebesar 0,1 sampai 0,2 Persen dari harga Pagu Dana proyek. Demikian dikatakan salah seorang Rekanan Kontraktor yang tidak mau menyebutkan identitasnya kepada Riausidik dihalaman Kantor Bupati Pelalawan Senin baru baru ini di Pangkalan Kerinci. Menurutnya, dengan permainan Panitia Lelang ini, bisa dikategorikan, mafia proyek di Dinas Perikanan dan Kelautan, karena pemenang seluruh Paket yang dilelangnya, Perusahaan yang diduga mempunyai hubungan emosional terhadap pihak Panitia. Ditambahkannya, Panitian pelaksanaan lelang ini, benar-benar menyimpang dari peraturan Presiden No. 54 tahun 2010, sehingga hal sedemikian menurut sumber, perlu dilaporkan kepada pihak Penegak Hukum termasuk Kejaksaan Pangkalan Kerinci, karena dari jumlah Paket proyek yang di Lelang di Dinas tersebut, dimenangkan perusahaan yang menawar senilai Rp. 0,1 sampai 0,2 Persen, dari harga Pagu dana Proyek. Padahal, Pemerintah RI, menyarankan kepada masingmasing satker yang melakukan kegiatan lelang di Satkernya, untuk dapat merekrut PAD sekian persen dari dana APBD yang dialokasikan dalam pelaksanaan pembangunan fisik di daerahnya, sesuai yang diterapkan

dalam Peraturan Presiden No. 54, Katanya. Ungkapnya, Penyelenggaraan Unit Pelaksana Teknis Diskanlut, pekerjaan Paket I (satu) yang bernilai pagu dana Rp. 169,350,000, menimal 0,2 Persen keatas yang perlu diverifikasi atau dimenangkan oleh Panitia lelang, tidak dengan harga penawaran 0,1 Persen, terkecuali perusahaan yang ikut tender di masing-masing Paket tersebut, penawarannya sama nilainya, Katanya. Kemudian Paket 2 (Dua) belanja bantuan pakan Pokdakan Kolam dengan harga Pagu dana Rp239,890,000 (dua ratus tiga puluh sembilan juta delapan ratus sembilan Puluh ribu rupiah), turun sebanyak 0,2 Persen saja dari harga nilai HPS oleh perusahaan pemenangnya. Selanjutnya Paket 3 (Tiga) dengan kegiatan pekerjaan pengadaan pakan ternak untuk pokdakan Dinas Peternakan dan Kelautan (Diskanlut) Pelalawan, tidak diatas 0,2 persen, sehingga kasus ini, pihak Panitia, disinyalir tidak profesional atau bermain, Katanya. Saat dikonfirmasikan kepada Arizal selaku Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Pelalawan, tentang pelaksanaan proses Lelang di Dinasnya Selasa diruangan kerjanya di kawasan Perkantoran Bhakti Praja Pangkalan Kerinci. Terkait permasalahan yang berkaitan denga urusan tender didinas Perikanan dan Kelautan tahun 2012 itu, "kepada rekan-rekan Pers tanyakkan langsung kepada pihak Panitia, Saya tidak campur tangan dengan masalah itu," jawab Arizal singkat. Berangkat dari arahan Kadis, kemudian media ini mencoba menjumpai Ir. Mukhlis Yahfis selaku Ketua Panitia Lelang di kantor Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Pelalawan, salah seorang staf di Dinas tersebut, memberitahukan bahwa Ketua Panitia, sedang dalam duka, "Ia, abangnya meninggal dunia" cetus staf itu(RI)

Para pejabat Sibuk Berlomba Safari Ramadhan PELALAWAN, BN Wabup safari ramadhan ke teluk meranti bersama timnya Pada Ramadan kali ini umat muslim berlomba-lomba mencari amal dengan melaksanakan ibadah sebanyak mungkin agar ampunan menyertai semua muslim yang melaksanakan ibadah puasa. Berbagai cara untuk menuju jalan pengampunan dosa yakni dengan meningkatkan tali silaturahmi antara sesama disamping berbuasa,taraweh, tadarus,infak serta sodakoh. Demikian disampaikan Wakil Bupati Pelalawan, H.Marwan Ibarahim saat memimpin rombongan Tim Safari Ramadan 1433 H ke Masjid Al- Khohar Kecamatan Teluk Meranti, Kamis(26/7/12) kemarin. Ikut dalam Rombongan tersebut Wakil Ketua PKK Pelalawan Hj. Asnidar Marwan, Kepala BKPD H.Mulyono, Kepala BPBD Raja Alkaf, Sekretaris Bappeda Syarul, Sekretaris BKP Edi Surya, Sekretaris Kehutanan H.Ellyas, Kabag Pembangunan Andi serta bagian sosial dan humas. "Mari kita tingkatkan tali silaturahmi antara kita dalam keluarga,sesama warga dan antara warga dengan Pemerintah Kab.Pelalawan,agar hubungan yang terjalin menjadi harmonis sehingga roda pembangunan dapat berjalan dengan lancar," tegas Wabup. Lanjut Marwan, pemerintah Kabupaten Pelalawan dewasa ini sedang giat-giatnya melaksanakan

pembanguan guna mencapai masyarakat Pelalawan yang adil dan sejahtera dengan berbagai program unggulan antara lain Pariwisata Bono, Teknopolitan, MP3EI serta mengatasi krisis listrik di seluruh Kecamatan di Pelalawan. Untuk itu diperlukan peran serta masyarakat Kab.Pelalawan agar Program Program tersebut dapat berjalan dengan baik. Momentum Ramadan ini merupakan hal yang baik dalam membina tali silaturahmi antara warga dengan Pemerintah sehingga berjalan harmonis. "Salah satu tujuan Safari Ramadan Tim Pemerintah Kabupaten Pelalawan di Seluruh Kecamatan di Pelalawan yakni untuk menyerap aspirasi masyarakat serta memupuk tali silaturahmi dengan masyarakat agar terjalin hubungan baik yang mendukung dalam program progam Pembangunan Pemerintah Daerah Kabupaten Pelalawan.Dengan baiknya hubungan silaturahmi antara masyarakat dengan Pemerintah segala persoalan pembangunan yang kita laksanakan dapat berjalan dengan baik sehingga tujuan masyarakat Kab.Pelalawan menuju masyarakat adil sejahtera dapat kita wujudkan," papar Wakil Bupati. Acara safari Ramadan 1433H Tim Pemdakab Pelalawan di akhiri dengan siraman Rohani dari ustad H.Eddi Amran Lc.MA yang mengambil tema meningkatkan kualitas Iman di bulan Ramada.,(RI)

Arisman Halawa Korban Pengeroyokan,saat di suang inap RSUD

Niat Melerai, Malah Jadi Korban Penganiayaan Preman Pelalawan, BN Sekitar pukul 02:30 Wib Rabu baru baru ini sekitar subuh, Arisman Halawa menjadi korban penganiayaan para pelaku berkisar 10 orang, korban terpaksa dirawat intensif di RSUD Selasih Pelalawan dan setelah melapor, selanjutnya kini pihak Polsek Pangkalan kerinci masih dalam pengejaran pelaku. "Laporan korban penganiyaan ini sudah kita terima dengan nomor: STPL/77/VII/2012/PLLWN/ SEK.PKL.KERINCI, dan Nomor LP / /VII/2012/RIAU/ PLLWN, SEK, PKL, KERINCI, Rabu tanggal 25 Juli sekitar pukul 10:03 Wib," Demikian keterangan Kanit Serse Polsek Pangkalan Kerinci Ipda Syahrul saat dikonfirmasikan media ini tidak lama usai laporan. Dijelaskanya, setelah menerima laporan kasus penganiyaan ini, langsung kita gerakkan personil atau anggota untuk mencari pelakunya dimana korban dianiya, namun tidak membuahkan hasil kerena para pelaku sudah tidak berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP), karena tidak menemukan para pelaku, sesuai keterangan saksi yang merupakan pemilik kedai tuak, anggota kita langsung mencari alamat salah satu pelaku yang bernama Tober beralamat di jalan seminai. "Disana kita temukan hanya orang tua dari pada Tober, kemudian keterangan dari orang tua pelaku kalau yang bersangkutan (pelaku) sudah 1 bulan tidak pulang kerumah, meski demikian sebagai aparat penegak hukum tetap berupaya agar pelakunya segera tertangkap," janji Kanit. Peristiwa ini sesuai keterangan korban kepada media ini, berawal dari kekecewaan para pelaku 10 orang yang datang secara tiba-tiba dengan mengendarai dua jenis mobil yakni Merk Avanza hitam dan Kijang Kapsul merah, rombongan ini saat mereka memesan tuak, namun jawab pemilik kedai tua bernama Ama Yuna beralamat terletak di Simpang 4 Lampu Merah Pangkalan Kerinci, Pelalawan, percis di Km. 1 Pangkalan Kerinci yang berdampingan dengan kedaei tuak marsada musik, mengatakan kalau tuak sudah habis dan mau tutup sebab sudah larut malam (subuh). Mendengar penjelasan pemilik kedai tuak, segerombolan kelompok ini secara spontan marah dengan memecahkan sejumlah gelas diatas meja dan menarek pelayan yang bernama Ayuna dengan memegang tangan sambil merangkul tampak terlihat

kasar. Arisman Halawa (korban) yang kebetulan berada ditempat yang sama, mengamati tindakan 10 orang ini diluar batas kewajaran kemudian menyarankan dengan kata ramah terhadap pelaku untuk tidak kasar. Kemudian kami-pun yang sejumlah 4 orang ini, bergegas keluar dari dalam kedai tuak untuk menghindari amarah pelaku bisa merembes pada kami. Selanjutnya kami memilih pulang kerumah masingmasing, tanpa angin tanpa hujan, 10 orang pelaku tadi malah mengejar kami keluar dengan menggunakan botol langsung mengarahkan di kepala saya hingga pecahan botol tersebut melukai kepala saya, kemudian teman-temannya dengan menggunakan benda kayu (broti) memukul di bagian lutut dan mata sebelah kiri saya. Dijelaskannya, diantara 10 orang pelaku ini ada yang saya kenal, hanya saja namanya saya lupa, bila ketemu dengan mereka pasti masih bisa saya tandai wajahnya. Sebab, para pelaku ini, sebagian suka main Billyard di Jalan Seminai dan sekaligus tinggal disekitar itu, bahkan salah satunya pemilik Billyard, kata korban yang mengaku sebagai Wartawan disalah satu koran mingguan lokal di riau. "Bingung kejadian yang menimpa saya ini, jujur sama sekali tidak tahu unjung pangkal permasalahan-nya, bahkan saya merasa tidak ada musuh terhadap mereka itu, namun dari tindakan mereka, sepertinya sudah direncanakan sebelumnya. Perlu diketahui bahwa selama saya menjadi wartawan di Pelalawan ini, tidak ada pernah tampilkan tulisan maupun publikasi berita tentang hal miring menyangkut orang-orang kita Batak dipelalawan ini, untuk itu harapan saya kepada Aparat untuk segera mengungkap kasus ini sehingga tahu latar belakang dan modusnya seperti apa, harap korban mengakhiri. Sementara itu, salah seorang teman korban Gusu dan didampingi Eli W dan Anu Telaumbanua menerangkan, pengeroyokan Arisman Halawa yang dilakukan para pelaku, secara spontan terlihat membabi buta dengan memakai botol dan kayu balok broti, hingga korban pingsan ditempat karena korban mengeluarkan banyak dara segar, untuk memberikan pertolongan, langsung kami bawa kerumah sakit RSUD selasih pangkalan kerinci demi mendapatkan pertolongan, ungkap teman korba singkat(RI/net)

Pemkab Pelalawan Diminta Perhatikan Sampah PANGKALAN KERINCI Pemerintah Daerah Kabupaten Pelalawan diminta untuk lebih serius menangani permasalahan sampah. Mulai dari melakukan sosialisasi hingga menyediakan tempat penampungan dan armada sampah. Pasalnya, masalah sampah harus segera diatasi sebelum menjadi masalah besar. "Pemerintah jangan memandang enteng terhadap sampah yang tiap hari nampak berserakan dimana-mana. Sebelum menjadi masalah besar, mestinya pemerintah harus segera melakukan upaya sejak dini," tegas seorang warga di Pangkalan Kerinci, Jum’at (27/7/12). Lanjut Yanto, dibeberapa titik di kota Pangkalan Kerinci tiap sore hingga pagi hari terlihat tumpukan sampah yang membludak kejalan dan berbau tidak sedap, hal ini sangat mengganggu kenyamanan warga dan dikhawatirkan juga akan berdampak buruk bagi kesehatan. Yanto, menjelaskan bahwa sampah sangat erat sekali hubungannya dengan kesehatan, keindahan. Karena itu, jika mengabaikannya maka akan memperburuk lingkungan

dan sangat dekat dengan penyakit. "Lihat saja, sekarang sampah berserakan hampir kejalan, menyumbat parit dan lainnya. Ini tak semata salah masyarakat yang dinilai memang belum sepenuhnya menyadari soal kebersihan lingkungan, tapi juga pemerintah yang masih mengabaikan banyak hal," ungkapnya mencontohkan beberapa titik tumpukan sampah, salah satunya ditempat pengumpulan sampah di Jalan Pemda gan Muslim Pangkalan Kerinci.

Seharusnya, Pemkab Pelalawan gencar melakukan sosialisasi bersama masyarakat soal bahaya sampah serta menyediakan fasilitas pendukung seperti bak dan armada sampah. Apalagi saat ini Pemkab Pelalawan tengah gencargencarnya bersosialisasi soal Gerakan Pelalawan Sehat. "Tapi coba lihat, sepanjang Jalan Pemda saja misalnya hanya ada satu bak penampung sampah. Karena masyarakat yang belum sadar akan kebersihan membuang sampah bukan dalam bak hingga meluber ke jalan," ungkapnya.

Hal yang sama disampaikan juga oleh Johanes warga Pangkalan Kerinci lainya mengatakan, minimnya tempat penampungan sampah sementara di lingkungan menyebabkan hampir sepanjang jalan ada saja kantong sampah yang berserakan. "Kalau Pemda tak mampu maka berikan wewenang kepada lingkungan langsung yang mengelola sampah di lingkungan tersebut. Apalagi kita ini berada di ibu kota kabupaten kan sangat ironis jika sampah kurang diperhatikan dan bisa ditemukan dimana-mana," ujarnya. Ditambahkannya, tak itu saja, dirinya juga mengharapkan ketegasan Pemda Pelalawan terkait semrautnya wajah kota Pangkalan Kerinci, banyaknya gerobak pedagang yang ditinggal di depan ruko dan bangunan liar. "Belum lagi lapak pedagang lainnya hingga sampai ke toko bangunan yang menambah bangunan lain di depan ruko. Ya wajah kota Pangkalan Kerinci sangat perlu dibenah lagi. Sebenarnya ini tanggungjawab semua pihak, namun kewenangan mengatur tentu ada di Pemda," pungkasnya.(RI)


30 JULI - 6 AGUSTUS 2012 | EDISI 324 | THN KE-VII

Mantan Pjs Kabag Rumah Tangga Biro Umum Ditahan Medan, BN Penyidik Subdit Tindak Pidana Korupsi[Tipikor] Direktorat Reserse Kriminal Khusus Poldasu memeriksa mantan pejabat sementara[Pjs] Kepala Bagian Rumah Tangga Biro Umum Sekertariat Daerah Pemerintah Propinsi Sumatera Utara Neman Sitepu dalam kasus di Biro Umum ahkirn-

ya ditahan Jumat[27/7] sore. Sebelum ditahan, Neman yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi anggaran di Biro Umum Setda Propsu itu diperiksa penyidik di Mapoldasu Jalan Sisingamangaraja Km 10,5 Medan didampingi pengacaranya Ramli Sembiring SH. Tersangka dijebloskan ke dalam Rutan Direktorat Tahanan dan

Dua Proyektil Senpi dari Tewasnya Zulfan Diuji Balastik Medan, BN Terkait penembakan yang menewaskan Ketua Karang Teruna Deli Serdang Zulfan warga Jalan Dagang,Desa Lama Kecamatan Pancur Batu Deli Serdang, dua proyektil senjata api[senpi] yang diketemukan dimana peluru pertama tinggal dtubuh korban dan satu butir lagi berada di dalam mobil Opel Blazer, diuji balastik di Laboratorium Forensik Poldasu. "Dua proyektil sudah kami terima.Kami sudah mulai melakukan uji balastik hari ini.Itu dilakukan untuk megetahui jenis senjata api yang digunakan",ujar Kalabfor Poldasu Kombes Pol Agus Irianto, Kamis[26/7] siang. Agus mengatakan, uji balastik diperkirakan selesai dalam satu dua hari ke depan dan hasilnya akan diserahkan langsung ke Polresta Medan. Sebelumnya Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Raden Heru Prakoso mengatakan kepolisian membentuk enam tim untuk memburu pelaku penembak Zulfan Surbakti[60] alias Upeng. Keenam tim itu, tiga tim dari Polresta Medan dan tiga tim dari Poldasu. Sementra informasi yang diterima dari Kapolresta Medan Kombes Pol Monang Situmorang, pihaknya saat ini sedang mendalami keterangan para saksi untuk megungkap kronologis kejadian peristiwa modus atau motif serta para pelaku. Diutarakannya dengan tidak ditemukannya selonsong peluru di tempat kejadian perkara[TKP] diduga pelaku menggunakan senpi jenis yang tidak mengeluarkan atau membuang selonsong peluru mirip dengan senjata api jenis Revolver. Korban ditembak usai membesuk keluarganya disalah satu lembaga permasyarakatan[LP]. Sedangkan terkait cirri dan jumlah pelaku,Kapolresta Medan mengutarakan pihaknya masih menugaskan Sat Reskrim melakukan penyidikan.Juga sejauh ini belum diketahui motif pembunuhan ini dan tidak ada hubungannya dengan bentrokan OKP beberapa waktu lalu. [HZA]

Anggota DPRD Labuhan Batu Diperiksa Dalam Kasus Narkoba Medan, BN Anggota DPRD Labuhan Batu dari Partai Bintang Keadilan Rudi Hartono diperiksa Subdit II Ditresnarkoba Poldasu,Kamis[26/7]. Hal ini menindak lanjuti keterangan tersangka Hidayat Hasibuan anggota DPRD Labuhan Batu yang ditangkap Direktorat Narkoba Poldasu di Mes Pemda Labuhan Batu Jalan HM Jhoni Medan dalam kasus narkoba. Menurut Direktur Narkoba Poldasu Kombes Pol Andjar Dewanto, Rudi Hartono diperiksa sebagai saksi kasua penyalahgunaan narkoba dengan barang bukti sabu sabu seberat 0,35 gram. Selain Hidayat Hasibuan yang anggota DPRD dari Partai Hanura, polisi juga menangkap ketua salah satu LSM, Andi Siagian. "Dalam pengembangan penyidikan,Hidayat Hasibuan mengaku menggunakan narkoba bersama Rudi Hartono, namun saat penggerebekan Rudi Hartono sudah tidak ada ditempat. Dan Rudi Hartono kita periksa setelah mendapat izin dari Gubernur",ujar Andjar. Hanya saja lanjutnya, berbeda dengan keteranagn tersangka Andi Siagian, dia tidak ada mengaku menggunakan narkoba bersama Rdi Hartono di Mes Pemkab Lbuhan Batu Medan. Karenanya, untuk mendapatkan petunjuk, urine Rudi Hartono diambil diperiksa di Labfor dan statusnya dikoordinasikan dengan Jaksa setelah hasil tes keluar. Ïzin Gubernur sudah turun 17 Juli"2012. Rudi Hartono diperiksa sebagai saksi.Kita gelar dulu perkaranya,baru statusnya ditingkatkan,apakah direhablitasi atau tidak. Hasil tes urine hanya untuk petunjuk melanjutkan penyidikan. Kita tetap profersional",jelas Andjar. Sebelumnya diberitakan, Kamis[17/5] sore Ditresrnarkoba Poldasu menangkap dua tesangka pemakai sabu sabu di kamar 8 Mes Pemda Labuhan Batu di Jalan HM Jhoni Medan. Salah seorang diantaranya Hidayat Hasibuan yang merupakan anggota DPRD Labuhan Batu dari Partai Hanura. Selain sabu sabu sebanyak 0,35 gram dalam penggerebekan itu polisi juga menyita alat pengisap[bong],mancis, lilin yang berserakan dilantai kamar. Sementara itu Rudi Hartono kepada wartawan menyatakan dia diperiksa karena kamar yang dipakai Hdayat Hasibuan dan Andi Siagian sebelumnya juga ditempati Rudi Hartono. Namun menurutnya,mendengar kabar pamannya Darwin Siregar meninggal dunia setelah dirawat di Rumah Sakit Elizabet Medan, dia langsung pulang ke Labuhan Batu. [HZA]

&

TRAGIS

Titipan[Dit Tahti] Poldasu. Direktur Ditreskrimsus Poldasu Kombes Pol Sadono Budi Nugroho menjelaskan tersangka diperiksa dan langsung ditahan. Dalam kasus ini,pihaknya akan memanggil trsangka lainnya Suweno.Namun tidak dijelaskan keterlibannya dalam kasus ini. "Pemeriksaan dan penetapan ter-

sangka Namen Sitepu berdasarkan audit BPKP dan bukti itu dibunyikan atas keterangan Aminuddin mantan Bendahara Biro Umum Setda Propsu yang sudah kita tahan",katanya. Ramli Sembiring SH mengatakan pemeriksaan terhadap kliennya dalam kapasitasnya sebagai Pjs Kabag Rumah Tangga Tahun 2010 ahkir dimana hanya lima bulan saja

menjabat. Hanya menjalankan perintah pimpinan,jelas Ramli. Dikatakan Ramli,kwitasi yang ditandatangani Namen Sitepu hanya dua. Keduanya diteken atas perintah Kepala Biro Umum. Dan puluhan kwitansi lainnya bukan klien kami yang menandatanganinya, tapi atasannya waktu itu Rajali SSos. Dan jumlahnya bermacam macam, kata Ramli. [HZA]

Fatimah Akui Ada Menandatangani Lima Kwitansi Senilai Rp150 Juta Medan, BN Fatimah Habibi [isteri Gubsu Syamsul Arifin/Non aktif ]datang memenuhi panggilan penyidik Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut di Mapoldasu Jalan Sisingamangaraja Km 10,5 Medan,Kamis[26/7]. Ia memenuhi panggilan penyidik sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi anggaran di Biro Umum Setda Propsu dengan tersangkanya Aminuddin,mantan Bendahara di Biro Umum dengan mengakui bahwa ada menandatangani lima kwitansi sebesar Rp.150 juta. Dan diakuinya semua uang tersebut sudah digunakan sesuai peruntukan. Hal ini disampaikan Direktur Ditreskrimsus Poldasu Kombes Pol Sadono Budi Nugroho kepada wartawan. Disinggung untuk apa saja uang tersebut digunakan dan kemana mengalir, Sadono mengaku tidak mengetahui sedetail itu. Saat ditanya kembali apakah pihaknya akan melakukan pengecekan sampai kelapangan kemana saja peruntukan uang tersebut, Sadono menjawab nggak sampai kesana. Yang begitu ada, tapi untuk kasus lain lagi. Sadono menjelaskan, Fatimah diperiksa dari pukul 09.00 - 12.00 WIB. Ada 12 pertanyaan yang diajukan penyidik kepadanya. Salah satunya soal tandatangan pada lima kwitansi. Sementara itu,Sutyas Handayani [isteri Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho] yang absen pada panggilan pertama,Rabu[25/7] dikarenakan dinas mengikuti suaminya ke Jakarta, memastikan akan memenuhi panggilan kedua nantinya juga sebagai saksi dalam kasus yang sama dengan Fatimah Habibi. Sutyas merasa shock ketika mendengar ada kwitansi yang diatndatanganinya senilai Rp.60 juta. Karena menurutnya penghidupannya selama dirumah dinas tetap biasa biasa saja dan tidak ada yang berlebihan hingga menghabiskan dana anggaran Rp.60 juta. Dia juga heran karena dalam

beberapa hari terahkir terus dikejar wartawan, padahal sejak awal dia mengaku tidak pernah tahu menahu soal kasus di Biro Umum. 'Ada apa sih sebenarnya kok jadi saya ya yang dikejar kejar.Maunya saya ini harus bagaimana?" tanyanya. Sutyas berharap agar kasus ini secepatnya selesai karena tidak ada niatnya menunda panggilan polisi. Dan dia juga sudah mengirim surat permohonan maaf tidak bias hadir memenuhi panggilan itu. "Secepatnya saya harap. Saya siap, biar bias lega",ujarnya Menurut Kapoldasu Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro,kasus dugaan korupsi di Biro Umum itu persoalan serius.Karena itu dia membantah jika pengusutan kasus terkait politik. Ia pun minta persoalan ini tidak dibawa bawa keranah politik. Menurutnya pemanggilan tersebut sebagai bukti keseriusan polisi menangani kasus korupsi di propinsi ini. Direktur Reskrimsus Tidak Yakin Sutyas dan Fatimah Terlibat Direktur Direktorat Reserse Kriminal Khusus[Ditreskrimsus] Poldasu Kombes Pol Sadono Budi Nugroho mengaku tidak yakin kedua isteri pejabat Gubernur Sumatera Utara yakni Sutyas Handayani [isteri Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho] dan Fatimah Habibi [isteri Syamsul Arifin] terlibat dalam dugaan korupsi di Biro Umum Sekertariat Daerah Pemerintah Sumatera Utara[Setda Pemprovsu]. "Poldasu telah menyiapkan 15 pertanyaan. Dan berangkat dari sana, bisa saja pertaanyaan berkembang untuk melengkapi penyidikan duagaan korupsi di Biro Umum Setda Pemprovsu",kata Sadono kepada wartawan di Mapoldasu Jalan Sisingamangaraja Km 10,5 Medan,Selasa[24/7]. Sadono jufga mengatakan belum bias dipastikan keduanya dijadikan tersangka.Pasalanya menurut dia, untuk sekelas ibu pejabat pemerintahan anggaran yang hanya sedikit itu tidak mungkin dilakukan keduanya..

"Ini ada yang memerankan agar anggaran tersebut keluar. Kalau Sutyas dan Fatimah tidak mungkin. Berapa kali la jumlah segitu. Ini pasti ada orang yang membutuhkan uang yang jumlahnya segitu",jelas Sadono tanpa merinci jumlah uang tersebut. Pihaknya, katanya mencurigai oknum asisten pribadi dan antek antek di Biro Umum yang membutuhkan uang. "Ini pasti terungkap setelah keduanya memberi keterangan untuk klarifikasi. Surat pemanggilan yang kita kirim sudah diterima dan ada paraf. Siapapun yang terima surat itu, yang jelas parafnya ada tanda terima yang tinggal dirumah keduanya. Jika tidak memenuhi panggilan, kita siarati lagi dengan pemanggilan kedua",papar Sadono. Ditanya kemungkinan penyidik Ditreskrimsus Poldasu memeriksa Sutyas Handayani dan Fatimah Habibi di luar lingkungan Poldasu, menurut Sadono hal itu tidak bias dilakukan. Setiap pemanggilan, katanya, yang bersangkutan wajib dating. "Kalau penyidik yang dating, tidak mungkin.Yang dipanggil harus dating ke penyidik di Poldasu",ujar Sadono. Juga dikatakannya, pemeriksaan bias saja dimajukan atau diundurkan sesuai permintaan pihak bersangkutan, namun sejauh ini kepolisian belum ada menerima konfirmasi dari yang bersangkutan. Sementara itu berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan[BPKP] dalam dugaan korupsi itu ditemukan ketekoran Kas Biro Umum Setda Pemprovsu senilai Rp.13.044.826.065 dari total perhitungan beberapa pos senilai Rp.15.862.062.067. Diantaranya dipakai untuk SPJ Poredes[pengawalan] 1 Januari 2010 sebesar Rp.150 juta, makan minum Rp.2 miliar, listrik Rp.1 miliar lebih, SPJ 1 Januari-30 Juni 2010 pada belanja sehari-hari dirumah dinas Rp.50 juta. Dana itu berasal dari APBD 2010, namun dibayarkan pada APBD 2011. [HZA]

BAP Mantan Kadis PU Palas Segera Dilimpahkan Medan, BN Berita Acara Pemeriksaan [BAP] atas nama Chairul Windu [mantan Kadis PU Kabupaten Padang Lawas/Palas] segera dilimpahkan ke Kejaksaan oleh penyidik Polres Tapanuli Selatan [Tapsel]. "Berkasnya sudah lengkap. Setelah pelimpahan BAP mantan Kadis PU Palas Chairul Windu, penyidikan tersangka mantan Bupati Palas Basyrah Lubis, dan Ketua DPRD Palas HM Ridho langsung kita tangani",jelas Direktur Reserse Kriminal Khusus [Ditreskrimsusu] Poldasu Kombes Pol Sadono Budi Nugroho kepada wartawan di Mapoldasu Jalan Sisingamangaraja Km 10,5 Medan,

Selasa[24/7]. Menurut Sadono, tersangka Basyrah Lubis dan HM Ridho ditangani Poldasu mengingat situasi dan kondisi di wilayah hukum Polres Tapsel banyak kepentingan politik, karena baik dari DPRD Palas dan Pemkab setempat ada terlibat dugaan korupsi dana alokasi khusus dan alokasi umum [DAK/ DAU] tahun anggaran 2009. Dia kemudian menjelaskan, dugaan korupsi pembangunan prasarana perkantoran [proyek Multi years] diatas lahan seluas lima hektar itu berdasarkan audit Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan[BPKP] menumbulkan kerugian terhadap Negara

sebesar Rp.6.048.827.227,73 dari DAK/DAU. Selain itu pembayaran alat berat untuk proyek tersebut juga masih menunggak. Sedangkan Basyrah Lubis,kata Sadono sudah dilayangkan pemanggilan pertama untuk diperiksa, namun yang bersangkutan tidak memenuhi panggilan tersebut. Terkait dugaan korupsi itu, lima orang ditetapkan sebagai tersangka terdiri dari Basyarah Lubis [mantan Bupati Palas], HM Ridho Harahap[Ketua DPRD Palas], Chairul Windu[mantan Kadis PU Palas], Abdul Hamid Nasution [pejabat pembuat komitmen/PPK] dan Paruhum Daulay[bendahara umum daerah]. (HZA)

Lakalantas di Serdang Bedagai 3 Tewas 2 Kritis

Sergai, BN Peristiwa kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di dua lokasi berbeda dijalan lintas Tebing Tinggi - Dolok Masihul yang mengakibatkan dua orang tewas, dua lainnya kritis.Sementara lakalantas di Jalinsum Desa Suka Dame Kec. Sei Bamban merenggut nyawa satu orang tewas dilokasi kejadian. Peristiwa lakalantas pertama terjadi di jalan lintas Tebing Tinggi- Dolok Masihul tepatnya di Blok IX Perkebunan PT. Socfindo Bangun Bandar Desa Bantan Kec. Dolok Masihul Kab. Serdang Bedagai Sabtu (14/712) malam. Informasi Bongkar News peroleh saat itu sepeda motor Yamaha Mio BK 3223

LF dikendarai Chairiwansyah (14) tahun warga Lingk.VI Kampung Sidorejo Kel. Pekan Dolok Masihul berboncengan dengan Diki (15) tahun warga Lingk. I Pekan Dolok Masihul.Keduanya warga Kec. Dolok Masihul tubrukan dengan sepeda motor Yamaha Jupiter Z yang dikendarai Sugianto Siahaan (19) tahun berboncengan dengan Frisnando Simanjuntak (17) tahun. Keduanya warga Desa Kampung Kristen Kecamatan Bintang Bayu. Sepeda motor yang dikendarai Sugianto Siahaan dari arah Tebing Tinggi menuju Desa Pekan Dolok Masihul dengan kecepatan tinggi, sesampainya dilokasi kejadian mengambil

kekanan bermaksud mendahului sebuah Truk, namun di saat bersamaan dari arah berlawanan muncul kendaraan yang dikendarai Chairiwansyah, putra ketua PWI Cabang Serdang Bedagai,yaitu Bapak Chairuddin sehingga tubrukan tidak dapat dihindarkan. Akibat peristiwa itu, Sugianto Siahaan dan dan Chairiwansyah tewas diperjalanan menuju Rumah Sakit, dan dua korban lainnya kritis. Petugas Polantas Dolok Masihul dibantu warga sekitar yang turun ke TKP mengevaluasi para korban ke RSU Kumpulan Pane Kota Tebing Tinggi, korban Diki dirujuk ke Rumah Sakit Medistra Lubuk

Pakam,Frismando Simanjuntak dirujuk ke RSU Sri Pamela Tebing Tinggi.Korban kritis Frismando Simanjuntak ditemani ibunya Rosmaita (45), ketika ditemui wartawan diruang IX Tusam, Kamar IV, RSU Sri Pamela Minggu (15/712) mengatakan, dia dibonceng teman sedesanya Toga Siahaan dari Desa Pekan Kamis bermaksud pulang, namun sebelum sampai dirumah keduanya mengalami kecelakaan. Sementara kecelakaan kedua terjadi Minggu (15/7-12) dinihari di Jalinsum KM 68-69 Dusun I Desa Suka Dame Kec. Sei Bamban Kab. Serdang Bedagai, antara sepeda motor Kanzen tanpa plat dikendarai

Wahyudi (13) warga Dusun II Desa Mangga Dua Kec. Tanjung Beringin dengan mobil Pick Up L-300 BK 8522 ZE dikendarai Hendi Caniago (25) warga Desa Sambosar Raya Kec. Kahean Kabupaten Simalungun. Akibat kecelakaan itu, Wahyudi tewas dilokasi kejadian. Sumber di Kepolisian, peristiwa terjadi akibat korban Wahyudi yang dari arah Tebing Tinggi menuju Medan melakukan balapan liar dengan kecepatan tinggi, sesampainya dilokasi kejadian mengambil jalur terlalu ke kanan sehingga menabrak depan Pick Up Kasat Lantas Polres Sergai AKP Hasan Basri ketika dihubungi wartawan, membenarkan kedua kecelakaan itu. (IBNU)

Sidang Prapid Atas Kapolres Belawan, PN Medan Dikabulkan Medan, BN Sidang pra-peradilan (Prapid) di Pengadilan Negeri (PN) Medan, yang dilakukan warga Batang Kilat, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan, atas Kapolres Belawan, terkait prosedur penangkapan yang tidak jelas, dikabulkan majelis hakim PN Medan, Jum’at (27/7). Andri Mahyar SH, MH, selaku penerima kuasa hukum warga, menyatakan hal itu kepada sejumlah wartawan, usai menghadiri sidang di PN Medan, selanjutnya atas permohonan dan keputusan hakim, dua warga yang sempat ditahan yakni Joni Iskandar dan Ssangkot Panjaitan, segera dibebaskan. "Ke-dua warga diduga tersangka, atas keputusan hakim, yang memenangkan gugatan kuasa hukum, pada kesempatan tersebut, segera di dibebaskan, sementara seorangnya lagi Tumpak Hidayat, segera menyusul'" ucap Andri. Seperti diketahui di prapidkanya Kapolres Belawan AKBP Endro Kiswanto, melalui PN Medan, karena petugas Sat Reskrim, melakukan penagkapan dan penahanan terhdap ke tiga warga, tanpa prosedur dan ketentuan hukum, yang termaktup dalam KUHAP. “Proses penangkapan dan penahanan yang dilakukan petugas Polres Pelabuhan Belawan, tidak sesuai KUHAP. Dimana, petugas tidak pernah mengeluarkan surat pemberitahuan penangkapan dan penahanan ketiga tersangka kepada keluarga dan kami selaku kuasanya,” tegas Andri. Dalam permohonan prapid sebelumnya, yang disampaikan warga melalui Andri Mahyar SH,MH, meminta agar PN Medan, memerintahkan Kapolres Belawan, untuk membebaskan Sangkot Panjaitan, Taufik Hidayat dan Joni Iskandar yang ditangkap pasca kerusuhan antar warga Batang Kilat dengan PT MML, Juni 2012 lalu. Selain itu, lanjutnya, penangkapan dan penahanan terhadap ketiga warga (Sangkot Cs) yang dituduh sebagai pelaku pengrusakan dan penganiayaan hingga mengakibatkan seorang karyawan PT MML tewas juga dinyatakannya tidak berdasar. “Karena ketiganya tidak ikut-ikutan dan berada jauh dari TKP. Keanehan juga ada pada surat perpanjangan penahanan yang tidak pernah sampai ke tangan saya maupun ke keluarga mereka (Sangkot Cs) masing-masing” terang Andri.(San)

Operasi Yustisia Pemkab Sergai Jaring 19 Wanita dan Pria Sei Rampah, BN Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan, Pemkab Serdang Bedagai bekerja sama dengan Polres Sergai dan Polresta Tebing Tinggi dan Polisi Militer Kota Tebing Tinggi menggelar razia Justisia selasa (17/ 7) malam sekira pukul 22.00 wib hingga Rabu (18/7) berhasil menjaring 19 wanita malam dan bersama pria kencannya. Dalam operasi, tim berbagi 4 bagian menyisir warung remang remang dan café serta sejumlah hotel. Dari 19 orang yang terjaring, 13 orang wanita malam, 2 pria pasangan kencannya serta 4 orang waria. Kadis Sosnakerkop Sergai, H. Karno Siregar, SH didampingi Staf Ahli Bupati Sergai Bidang Hukum Hotman Hutajulu, Kabag Hukum Jupri Eddy, SH Kasat POL PP Sergai Drs. Purba Siregar, dihadapan belasan wanita dan pria yang terjaring mengatakan Operasi Yustisia digelar untuk menertibkan penyakit masyarakat terutama pada Bulan Suci Ramadhan. Setelah mendapat pengarahan, para wanita dan pria membuat pernyataan serta jaminan dari pihak keluarganya untuk tidak mengulangi perbuatan yang sama,dan mereka pun dipulangkan. (IBNU)

Ganja Seberat 228 Gram Kembali Di Temukan di LP. Tebing Tinggi Tebing Tinggi, BN Sedikitnya 228,9 gram ganja kering siap edar kembali ditemukan di lembaga permasyarakatan ( LP ) jalan pusara perjuangan Tebing Tinggi, di depan kamar sel No. 8 Blok 8, Jumat (14/7) pagi sekira pukul, 08:30 WIB. Barang haram tersebut diperkirakan dimasukkan dengan cara dilempar dari luar LP, setelah adanya pembicaraan antara seorang yang memesan dari dalam LP dengan seseorang diluar LP. Guna proses penyidikan, 2 paket ganja ukuran besar dan kecil tersebut selanjutnya dibawa keruang sat Narkoba Polres Tebing Tinggi. Temuan ganja tak bertuan di dalam PL ini sudah sering terjadi. Diduga pemiliknya adalah penghuni LP, namun saat kejadian belum sempat mengambilnya barang tersebut , hingga akhirnya di temukan petugas lapas bersama seorang napi ketika sedang membersihkan lokasi LP. " Kasus ini sedang di selidiki, Sejumlah saksi tengah dimintai keterangan untuk mengetahui siapa milik barang tersebut," ucap Kapolres Tebing Tinggi, AKBP Drs. Andi Rian Djajadi, Sik melalui kasubbag Humas Polres AKP Ngemet Surbakti. Sampai saat sekarang ini sudah empat kali ditemukan bungkusan ganja tak bertuan di dalam LP, satu kasus sudah tertangkap pemiliknya. Kepada petugas LP, Humas Polres menghimbau agarlebih jeli memantau peredaran barang haram itu, agar tidak mudah masuk ke LP," karena LP bukan wilayah kerjanya Polres Tebing Tinggi, kita tidak bisa langsung membasminya, tapi melalui kerja sama dengan KPLP, atau Ka lapas, ucap Humas UKP Ngemat Surbakti. ( IBNU )

Sat Narkoba Polres Sergai Ringkus Pengedar Narkoba Sergai, BN Petugas Sat Narkoba Polres Serdang Bedagai Minggu (22/7/12) malam tepatnya pukul 23.30 WIB meringkus pengedar sabu-sabu di dusun 3 desa Mangga 2 Kecamatan Tanjung Beringin Kabupaten Sergai tepatnya di Warnet milik Dayat. Tersangka Rizal Gunawan (29) tahun warga dusun 3 desa Mangga 2 Kec. Tanjung Beringin. Dari tangan tersangka petugas menyita barang bukti berupa 2 paket narkoba, jenis sabu-sabu dikemas dalam plastik tembus pandang, 1 unit Hp merk Nokia, 1 buah kotak plastik bekas tempat sikat gigi. Pada hari Minggu tanggal 22 Juli pukul 21.00 WIB, anggota Resmod Tebing Tinggi bersama Satnarkoba sedang melakukan under cover boy kepada tersangka sekitar pukul 23.30 WIB, tersangka datang membawa shabu-shabu pesanan sebanyak 2 paket ke dusun 3 desa Mangga 2, tepatnya di warnet miliknya Dayat. Ketika tersangka akan menyerahkan barbuk tersangka di tangkap. Dari keterangan tersangka shabu tersebut diambilnya dari saudara Saleh (30) tahun warga dusun 1 Desa Nagur Kec. Tanjung Beringin. Dari hasil penjualan itu tersangka dijanjikan mendapat upah Rp. 20.000. Saat ini tersangka dan barang bukti diamankan Sat Narkoba Polres Sergai guna penyelidikan dan pengembangan. Ditempat terpisah, telah ditangkap tersangka dan pengedar narkoba pada hari Selasa (24/7/12) sekitar pukul 13.00 WIB di lingkungan dua Pekan Dolok Masihul Kec. Dolok Masihul Kab. Sergei. Tersangka Ahmad Yani Hasibuan (26) tahun diringkus di depan rumahnya, dusun 2 pekan DOLMAS Kec. Dolok Masihul. Dari tangan tersangka Yani petugas menyita barang bukti 8 paket narkoba jenis shabu-shabu, 60 helai plastik tembus pandang, 1 buah kaca tetes kuping, 1 unit Hp. Merk lexus, 3 buah pipet plastik, 1 buah sarung Hp. Pada hari Selasa tanggal (24/9/12), anggota Resmob Tebing Tinggi yang dipimpin oleh Bripka Hani Ahmad mendapat info dari masyarakat bahwa tersangka adalah pengedar dan sekaligus pemakai narkoba jenis shabu-shabu. Atas info tersebut ditindak lanjuti, langsung petugas menjumpai tersangka dirumahnya, ketika petugas berjumpa, tersangka membuang sarung Hp. Setelah diperiksa didalam sarung hp tersebut petugas mendapatkan 2 paket shabu-shabu. Selanjutnya petugas melakukan penggeledahan dan ditemukan di dalam lemari lipatan kain 6 paket shabu-shabu yang diakui tersangka barang itu miliknya. Saat ini tersangka dan barang buktinya diamankan Sat Narkoba Sergai guna pengembangan. Kasubbag Humas Polres AKP. ZN. Siregar membenarkan penangkapan tersebut. (Ibnu)


30 JULI - 6 AGUSTUS 2012 | EDISI 324 | THN KE-VII

Pengurus Karang Taruna Tebingtinggi Dilantik Tebingtinggi. BN Walikota Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan melantik Pengurus Karang Taruna Kota Tebingtinggi periode 2012-2017, Rabu (18/7) petang, di gedung Balai Pertemuan Kartini, Kota Tebingtinggi. Tampak hadir antara lain, Ketua DPRD Tebingtinggi H Syahrial Malik, Ketua Karang Taruna Sumatera Utara Solahuddin Nasution SE, Wakapolres Kompol I Made Ary Pradana, Ketua MUI Tebingtinggi, Kadis Sosial dan Tenaga Kerja, H Hasanuddin Siregar, mantan Ketua Demisioner Karang Taruna sekaligus Kadisporabudpar Kota Tebingtinggi H Azhar Efendi Lubis, para Ketua Karang Taruna se Sumatera Utara dan ratusan kader Karang Taruna se Kota Tebingtinggi. Walikota Tebingtinggi dalam arahannya meminta agar Karang Taruna ke depan bisa menjadi garda terdepan untuk bisa mengatasi permasalahan sosial yang terjadi di Kota Tebingtinggi. Dikatakan bahwa Karang Taruna adalah organisasi sosial mitra pemerintah dan harus bisa bekerjasama serta saling mendukung untuk program-program kerja Pemerintah Kota Tebingtinggi. “Kepada kepengurusan Karang Taruna yang baru dilantik, diminta harus berjiwa sosial dan punya kemandirian dalam membangun karang taruna kedepan dengan kekaryaan ditengah-tengah masyarakat”, pinta Umar Hasibuan. Ketua Karang Taruna Sumut, Solahuddin Nasution SE meminta kepada pengurus Karang Taruna Kota Tebingtinggi yang baru dilantik di bawah kepemimpinan Emila Zola harus bisa memberdayakan pengurusnya untuk bisa diterima di tengah-tengah masyarakat Kota Tebingtinggi untuk bisa mendukung program pemerintah setempat. Ketua Karang Taruna Kota Tebingtinggi terpilih, Emila Zola mengaku akan mendukung program kerja Walikota Tebingtinggi kedepan dari semua bidang dan program Karang Taruna ini adalah mitranya pemerintah.(DER)

Anggota DPD RI Drs Rudolf M Pardede Kunker ke Sergai :

Sumut Butuh Perbaikan Pengelolaan Keuangan

Sei Rampah, BN Untuk mencapai predikat terbaik dalam penyelenggaraan pelayanan umum maupun pengelolaan keuangan maka Pemerintah Daerah Sumatera Utara (Sumut) serta kabupaten/kota harus memperbaiki segala kekurangan melalui pengawasan penyelenggaraan pemerintahan. Hal itu disampaikan DPD RI Daerah Pemilihan Sumatera Utara (Dapil Sumut) Drs Rudolf M Pardede dalam Rapat Kunjungan Kerja ke Kabu-

paten Serdang Bedagai, belum lama ini di ruang rapat Tengku Rizal Nurdin Sei Rampah. Kunjungan itu diterima Bupati Sergai Ir HT Erry Nuradi MSi didampingi Sekretaris Daerah Drs H Harris Fadillah MSi dan sejumlah pejabat Pemkab Sergai. Disampaikan Rudolf kunjungan kerja ini merupakan wujud rasa kepedulian sekaligus agar Sumut memperoleh predikat terbaik di tingkat pusat mengingat permasalahan di tiap daerah

itu adalah masalah pengelolaan keuangan dan administrasinya. Karena Sumut juga merupakan salah satu daerah terkorup. Oleh karena itu diharapkan pemerintah daerah dapat melakukan peningkatan kinerja sekaligus menyelesaikan permasalahan yang ada. "Seluruh Kepala SKPD Pemkab Segai untuk dapat menindaklanjuti permasalahan yang ada di satuan masing-masing agar jangan sampai terjadi hal yang tidak diinginkan.

FKUB Lakukan Kaderisasi Kerukunan Beragama

Pemkab Asahan Sidak Pasar Tradisional Kisaran,BN Terkait naiknya harga pada beberapa bahan sembako jelang bulan Ramadan dipasar-pasar tradisional di Kota Kisaran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan melakukan sidak kepasar untuk mengecek secara langsung kenaikan terebut. Sidak yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Asahan, H Surya Bsc didampingi oleh sejumlah pejabat, diantaranya, Sekretaris Daerah (Sekda), H sofyan, Asisten II, Syarifuddin Tarigan, dan sejumlah SKPD terkait. Wakil Bupati melakukan wawancara dengan para pedagang pasar tradisional, mulai dari pedagang daging lembu, ayam, bumbu dapur, hingga pedagang sembako.Dan ditemukan hampir semua kebutuhan mengalami kenaikan harga. Wakil Bupati Asahan menjelaskan bahwa hampir semua kebutuhan pokok mengalami kenaikan, namun kenaikan dinilai masih dibatas kewajaran, tetapi setelah Ramadhan dijalani harga akan kembali normal. Artinya kenaikan harga hanya menjelang bulan Ramadhan dan menjelang Hari Raya. Dari pantauan harga daging lembu kini mencapai Rp 85 ribu perkilogram, sebelumnya Rp 75 Ribu, Ayam putih mencapai Rp 20 ribu perkilogram sbelumnya hanya Rp 19 ribu, harga telur kini masih Rp 900 perbutir. Harga tersebut hampir sama disetiap pasar, baik itu dipasar tradisional Jalan Kartini dan pasar tradisional Jalan Diponegoro, Kamis, 19 Juli 2012. Sementara itu salah satu pedangan daging lembu pasar Kartini menjelaskan bahwa kenaikan harga menjelang Ramdahan merupakan hal yang biasa, namun pada bulan Ramdahan harga akan kembali normal. Dan menjelang hari raya harga daging kembali mengalami kenaikan. " Saya pikir bukan daging aja yang naik hampir semua bahan ikut naik, hal ini sudah hukum pasar, " kata pedagang saat berbincang dengan Wakil Bupati Asahan.(SN)

Bupati Terima Kunjungan Kerja Dapil IV DPRD Sumut Batubara, BN Bantuan Daerah Bawahan (BDB) merupakan program yang sangat diharapkan demi kelangsungan pembangunan daerah untuk terwujudnya masyarakat yang sejahtera berjaya. Demikian dikatakan Bupati Kab Batubara H.OK Arya Zulkarnain SH,MM yang diwakili Sekda Erwin SE di Aula Kantor Bupati, belum lama ini. Ditambahkan Sekda program tersebut meliputi pembenahan diantaranya perbaikan fasilitas pendidikan,kesehatan dan proyek infrastruktur yang lain. Anggaran Bantuan Daerah Bawahan (BDB) Kab Batubara Tahun 2011 sekitar,Rp 18 Milyar dan Tahun 2012 meningkat menjadi dua kali lipat sekitar Rp 45 Milyar. Bupati Kab Batubara H.OK Arya Zulkarnain SH,MM berharap kunjungan kerja Dapil IV DPRD Sumut dapat membantu kelancaran proses anggaran dan bisa bekerjasama secara positif. Acara dihadiri Ketua Dapil IV Mustofawiyah Sitompul SE,beserta anggota dan Fraksi Partai Amanat Nasional Muslim Simbolon serta Fraksi Partai Persatuan Pembangunan Bustami HS dan Dinas Pendapatan dan Aset Daerah Kab Batubara Syaiful Anwar.(naryo)

Tim Safari Ramadhan Kunjungi 202 Desa dan Kelurahan Kisaran,BN Tim Safari Ramadhan Pemerintah kabupaten (Pemkab) Asahan rencananya akan mengujungi 202 Desa yang berada di 25 Kecamatan se-Kabupaten Asahan. Kegiatan tim safari Ramadhan tersebut dilakukan dalam rangka silaturahmi dan dakwah kepada masjid di 202 Desa yang rencanannya akan dikunjungi dibulan Ramadhan 1433 H, pada tanggal 24 hingga 25 Juli 2012, sehingga selama dua hari kunjungan tersebut tuntas dilaksanakan. Kepala Bagian sosial Setdakab Asahan, Syamsuddin menjelaskan setiap masjid yang dikunjungi akan mendapat bantuan dari Pemkab Asahan sebesar Rp 1 juta ditambah dengan pemberian bingkisan serta tausyiah yang disampiakan ustadz yang telah dibawa oleh tim. Syamsuddin kembali mengatakan, dihari pertama, tim safari Ramadhan akan mengujungi 101masjid/ musholla, kemudian untuk dihari kedua mengunjungi 101 masjid/musholla. " Setiap tim memiliki ketua dan diketuai oleh seluruh pejabat dan SKPD. " kata Syamsuddin, Senin, 23 Juli 2012. Dari ratusan tim tersebut, Syamsuddin mengatakan bahwa Bupati Asahan, Drs H Taufan Gama Simatupang MAP akan mengunjungi dua masjid, yakni dihari pertama akan mengujungi masjid yang berada di Kecamatan Air Joman dan dihari kedua di Kecamatan Air Batu. Sedangkan wakil Bupati Asahan, Surya Bsc juga akan mengujungi dua daerah yakni kecamatan Bandar Pasir Mandoge dan Kecamatan Teluk Dalam. (SN )

"Sementara Bupati Sergai Ir HT Erry Nuradi menyampaikan terima kasih kepada anggota DPD Rudolf Pardede yang telah turut memperjuangkan Sumut khususnya Sergai. Menanggapi paparan itu, Kadis PPKA Sergai H Agus Tripriyono SE MSi Ak mengatakan terkait pengelolaan keuangan di Sergai sejauh ini tetap diupayakan agar dapat lebih baik dan senantiasa dilakukan ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku. (IBNU)

Ketua Terpilih Safaruddin Pulungan : Pembentukan FKKT ini untuk memotivasi para kepling untuk lebih menjalin kebersamaan dalam mewujudkan tali silaturahmi secara positif

Forum Komunikasi Kepling se-Tebingtinggi Dikukuhkan

Tebingtinggi,BN Walikota Tebingtinggi, Ir H Umar Zunaidi Hasibuan secara resmi mengukuhkan sekaligus melantik pengurus Forum Komunikasi Kepala Lingkungan se Tebingtinggi (FKKT) periode 2012-2015, Kamis (12/7) di Gedung Balai Pertemuan Kartini. FKKT dipimpin masing-masing Ketua Safaruddin Pulungan, Bendahara Buyung Damanik dan Sekretaris Ridwan, Walikota Tebingtinggi, H Umar Zunaidi Hasibuan mengatakan bahwa kepling adalah unjung tombak terdepan pemerintah dalam memberikan pelayanan di tengah-tengah masyarakat. “Kepling adalah perpanjangan tangan pemerintah hingga bisa menyentuh

langsung kepada lapisan masyarakat paling bawah,” kata Umar Hasibuan. Menurut Umar, sebagai perpanjangan tangan pemerintah, maka kepling adalah pewarna citra pelayanan masyarakat dan pada etalase pemerintahan, kepling sangat mendukung dalam program kerja dan kebersamaan pemerintah setempat. “Tindak keberhasilan suatu pemerintahan daerah adanya peran andil kepala lingkungan sangat dibutuhkan”, kata Umar Zunaedi. Ketua FKKT terpilih, Safaruddin Pulungan mengatakan, pembentukan FKKT ini untuk memotivasi para kepling untuk lebih menjalin kebersamaan dalam mewujudkan tali silatuhrami secara positif, etos kerja dan men-

jadi ujung tombak kerja pemerintah daerah dalam mendukung program kerja. “Kepling ke depan harus mendapatkan bimbingan teknis (bimtek) dan FKKT ini untuk mempersatukan kepling sekota Tebingtinggi yang dahulu tidak saling mengenal kini menjadi saling kenal,” kata Safaruddin. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Walikota Tebingtinggi H Irham Taufik SH MAP, Kapolres Tebingtinggi AKBP Andi Rian Djajadi, Ketua Koni H Muhammad Daniel Sultan SE, Pimca PT Bank Sumut Tebingtinggi H Khairil Anwar, para tokoh masyarakat serta 187 Kepala Lingkungan (Kepling) se Kota Tebingtinggi. (DER)

Usut Penggunaan Dana BOS 2010 di SD Negeri 040449 Kabanjahe Kabanjahe,BN Wali murid SD Negeri 040449 Kabanjahe, Kabupaten Tanah Karo yang enggan menyebutkan namanya kini merasa resah dengan kondisi sekolah. Penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SD tersebut diduga keras terjadi penyelewengan. Hal tersebut yang disampaikannya kepada wartawan Bongkar news menyikapi keresahan dikalangan wali murid ,Rabu (25/7). Disebutkannya dari tahun 2010-2011 sekolah tersebut menerima dana BOS dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan maupun kondisi sekolah sehingga anak didik nyaman di dalam menuntut ilmu. "Dana BOS harus didasarkan pada kesepakatan dan keputusan bersama antara Tim Manajemen BOS Sekolah, Dewan Guru dan Komite Sekolah. Dana BOS harus didaftar sebagai salah satu sumber pengiriman dalam kas/RAPBS, di samping dana yang diperoleh dari Pemda atau sumber lain yang sah ", ujarnya. Saat wartawan Bongkar turun ke lapangan memang tidak terlihat kemajuan yang berarti sehingga tidak setimpal dengan alokasi dana BOS untuk perawatan yang dianggarkan sebesar 10 persen . Saat hendak dikonfirmasi perihal di atas Kepala Sekolah, N Br. Sinulingga tidak di tem-

pat dan diterima salah seorang guru Br. Karo-karo. " Kepala sekolah sedang ada rapat dengan dinas pendidikan dan menyatakan jumlah murid sebanyak 257 orang ", ujar Br Karo-karo. Berdasarkan buku Panduan Penggunaan Dana BOS diuraikan dari jumlah murid sekolah tersebut bisa melakukan perbaikan ataupun perawatan dari dana BOS dimana jumlah murid di tahun 2010 sehingga 257 x Rp. 397.000 = Rp 102. 029.000 pertahun, Kemudian Rp102.029.000 : 4 = Rp

25.507.250 pertriwulan, berarti 25.507.250 : 3 = Rp 8.502.416 perbulan. Sehingga dari perhitungan dana BOS tahun ke tahun sebetulnya sekolah sudah mampu memperbaiki bangku yang rusak , asbes maupun kamar mandi tapi kenyataan di lapangan kondisi sekolah seperti tidak terawat. Dengan kondisi tersebut orang tua wali murid berharap Dinas Pendidikan Tanah Karo lebih proaktif lagi mengecek ke lapangan sehingga dana BOS dapat dipergunakan demi kemajuan pendidikan.(Farhan Parinduri)

Tebingtinggi.BN Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kota Tebingtinggi melakukan kaderisasi dalam rangka membina kerukunan umat beragama di wilayah Tebingtinggi. Kaderisasi itu dengan menghadirkan Pengurus Bidang Instruktur Kader Kerukunan FKUB Sumatera Utara, Drs Sarwo Edi MA, Selasa (17/7) di Aula Pondok Bagelen Jalan Deblod Sundoro Kota Tebingtinggi. Tampak hadir dalam kegiatan kaderisasi FKUB Kota Tebingtinggi itu antara lain, Wakil Walikota Tebingtinggi H Irham Taufik SH MAP, Kapolres AKBP Andi Rian Djajadi SIk, Ketua FKUB Tebingtinggi Abu Hasyim Siregar SH bersama unsur pengurus seperti Samsuddin Harahap, Rimpun Sihombing, Badan Kerjasama Antar Gereja (BKAG) Pdt Loster Munthe, Parisada Hindu Indonesia (PHDI), Ketua MUI Drs H Ahmad Dalil Harahap, Pendeta Katolik Pastor Haris, Majelis Tinggi Agama Konghucu, Amin dan Majelis Budha Indonesia (MBI) Sutrisno SPd. Wakil Walikota Tebingtinggi, H Irham Taufik meminta kepada seluruh kader kerukunan umat beragama agar bisa menciptakan suasana kondusif di tengah-tengah kehidupan beragama. “Utamakan saling memiliki rasa keterbukaan terhadap sesama pemeluk agama. Kerjasama yang baik, bisa mencerminkan kehidupan kerukunan agama, dan dengan menerapkan akidah terjamin maka kerukunan akan terjalin,” ujar Irham Taufik. Sedangkan FKUB Sumut melalui Ketua Instruktur Kader Kerukanan, Drs Sarwo Edi MA mengatakan, dalam menerapkan kader kerukanan umat beragama didalam kehidupan sehari-hari harus mendalami agamanya masingmasing karena itu bisa meningkatkan hubungan baik antar sesama agama. “Ciri-ciri sebagai kader adalah bertanggung jawab dan terbuka, tidak radikalis dan saling menjunjung tinggi agamanya masing-masing,” ungkap Sarwo. Sementara itu, Ketua FKUB Kota Tebingtinggi H Abu Hasyim Siregar SH menyebutkan bahwa untuk meningkatkan pemahaman agama di Kota Tebingtinggi dituntut peran serta umat beragama dalam membina kerukunan. “Dengan bertambah banyaknya kader kerukunan, maka diharapkan kader kerukunan akan lebih baik dan lebih mengutamakan semangat akidah terjamin maka kerukunan akan terjalin,” harap Hasyim.(DER)

Safari Ramadhan Tebingtinggi Kunjungi 21 Masjid Tebingtinggi.BN Memasuki bulan suci Ramadhan 1433 Hijriyah, Tim Safari Ramadhan Pemko Tebingtinggi akan mengunjungi 21 masjid dan musholla yang tersebar di lima wilayah kecamatan di kota itu dimulai tanggal 24 Juli hingga 13 Agustus 2012. Kabag Humasy Pemko Tebingtinggi, Ahdi Sucipto SH kepada wartawan, Senin (23/7) di ruang kerjanya, menjelaskan bahwa Tim Safari Ramadhan Pemko Tebingtinggi akan dibagi dalam 3 tim yang terdiri dari Walikota Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan, Wakil Walikota H Irham Taufik Umri SH MAP, Ketua DPRD H Syahrial Malik dan Wakil Ketua DPRD,

unsur muspida serta para pimpinan SKPD sejajaran Pemko Tebingtinggi. Lebih jauh disampaikan Ahdi Sucipto bahwa dalam setiap kunjungan ke masjid dan musholla, Tim Safari Ramadhan Pemko Tebingtinggi akan memberikan bantuan uang tunai Rp 2 juta kepada setiap Badan Kenaziran Masjid (BKM), lima potong kain sarung serta uang tali asih sebesar Rp 50.000 kepada anak yatim untuk 25 orang di setiap kelurahan. Selain itu, dalam bulan suci Ramadhan tahun ini, Pemerintah Kota Tebingtinggi juga memberikan bantuan kepada 117 masjid dan 80 mushola yakni berupa 6 kilogram gula putih, 2 kilogram bubuk kopi, 3 pak

bubuk teh dan 4 kaleng susu. “Semua bantuan tersebut telah diserahkan kepada pengurus badan kenaziran masjid/musholla melalui kantor lurah pada tanggal 16 Juli 2012 lalu,” terangnya. Walikota Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM melalui Kabag Humasy mengharapkan semua masjid dan mushola akan mendapatkan kunjungan Tim Safari Ramadhan secara bergantian yang telah disesuaikan dengan jadwal kunjungan tim setiap tahunnya. “Kepada warga kota yang melaksanakan ibadah puasa, walikota mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1433 Hijriyah,” kata Ahdi Sucipto.(DER)

Kadisdik Sergai Lantik 7 KCD

KADISDIK Drs. H. Rifai Bakri Tanjung, MAP menyaksikan Nasruddin, KCD Teluk Mengkudu menandatangani naskah berita acara pelantikan di Kec. Tebing Syahbandar.

Sei Rampah, BN Bupati Serdang Bedagai Ir.HT. Erry Nuradi, M. Si diwakili Kadisdik Drs. H. Rifai Bakri Tanjung, MAP melantik tujuh Kepada Cabang Dinas ( KCD ) di Lingkungan Disdik Kab. Serdang Bedagai, di Kec. Tebing Syahbandar, baru - baru ini. Ke tujuh KCD yang dilantik masing masing Drs. Jon Lukman, MM menjadi KCD Kec. Sisipis, Sunaruddin menjadi KCD Kec. Dolok Masihul, Bahtiar Ritonga menjadi KCD. Kec. Bintang Bayu, Julu Sirait KCD Kec. Bandar Khalifah. Dame Napitupulu Menjadi KCD Kec. Teluk Mengkudu dan Norman Saragih KCD Kec. Kotarih. Dari tujuh KCD yang dilantik tiga di antaranya wajah baru, yakni Bahtiar Ritonga Julu Sirait dan Norman Saragih. Kadisdik Kab. Serdang Bedagai Drs. H. Rifai Bakri Tanjung, MAP berterimakasih kepada KCD yang telah lama mengabdi dan mendapat tugas baru, dan mengucapkan selamat bertugas kepada KCD yang baru dilantik. Kadisdik juga menyarankan KCD

yang baru dilantik rajin bertanya kepada KCD senior bila ada hal - hal kurang dimengerti. Kadisdik akan menilai kinerja KCD baru tiga bulan ke depan. Bila presetasinya tidak baik pihaknya akan melakukan evaluasi kembali. Pada kesempatan itu Kadisdik juga menyebutkan, aka nada pelantikan kepada sekolah SD dan SMP usai lebaran. Sebab menurut laporan ada kepala SD dan SMP kurang baik melaksanakan tugas. " Saya sangat mengaharapkan para kepala sekolah sebagai pimpinan bisa melakasanakan tiga hal, yaitu disiplin, loyalitas dan berprestasi. Bila ketiga hal ini itu tidak bias dilaksanakan saya evaluasi kembali," tegasnya. Selain itu, Kadisdik menjanjikan merehab seluruh sekolah bila masih ada yang kurang bagus, sebab harus meningkatkan prestasi dan mutu pendidikan." Bupati sangat peduli membangun semua sektor yang dibutuhkan masyarakat Kab. Serdang Bedagai," katanya. ( IBNU )


30 JULI-6 AGUSTUS 2012 | EDISI 324| THN KE-VII

Pemkab Simalungun Ambil alih Lahan eks PT Goodyear

Drs Gidion Purba Resmi Jabat Sekda Kabupaten Simalungun Bupati : “Jabatan Merupakan Amanah Yang Harus Diemban” Simalungun, BN Bertempat di lapangan upacara Kantor Bupati Simalungun Pamatang Raya. Rabu, (25/07), Bupati simalungun DR JR Saragih SH MM atas nama Gubernur Sumatera Utara melantik Drs Gidion Purba sebagai Sekretaris Daerah (Sekda). Pelantikan Sekda tersebut bersamaan dengan apel gabungan PNS dijajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab)

Simalungun. Saat melantik Sekda, Bupati simalungun DR JR Saragih SH MM dalam bimbingan dan arahannya mengatakan bahwa, jabatan sekretaris daerah merupakan jabatan struktural yang sangat strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan di daerah. “Seorang sekretaris daerah, secara umum berperan sebagai sentral administrasi dalam membantu kepala daerah untuk menyusun kebijakan daerah dan mengkoordinasikan dinas daerah serta lembaga teknis daerah”, kata Bupati Selanjutnya Bupati menyampaikan bahwa sekretaris daerah juga dituntut memiliki kemampuan dalam melaksanakan kebijakan, program dan

kegiatan pemerintahan serta berkoordinasi maupun berkomunikasi yang baik dan memiliki wawasan yang luas mengenai pemerintahan dan birokrasi. Apalagi jabatan sebagai sekretaris daerah merupakan jabatan tertinggi yang dapat diraih sebagai seorang PNS didaerah. “Jabatan yang dipercayakan kepada saudara merupakan amanah yang harus diemban, untuk dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab”, tandas Bupati sembari mengucapkan kepada Drs Gidion Purba selamat melaksanakan tugas sebagai Sekretaris Daerah di bumi Habonaron Do Bona. Sebelumnya Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Dra Anna Julinar Girsang membacakan surat keputusan Gubernur

Sumatera Utara Nomor : 821.23/3255/ 2012, tanggal 20 juli 2012 tentang pengangkatan Sekretaris Daerah Kabupaten Simalungun. Sebagai saksi dalam pelantikan sekda tersebut yaitu Drs Wilson Simanihuruk (Kadis Pendapatan pengelolaan keuangan dan aset), Drs Zannas Malau (Asisten ekonomi dan pembangunan) serta rohaniwan kristen protestan. Turut serta menyaksikan pelantikan Drs Gidion Purba sebagai Sekda Simalungun yang sebelumnya menjabat sebagai Plt Sekda Simalungun yaitu forum komunikasi pimpinan daerah, staf ahli bupati, para asisten, kadis, kepala badan, kakan, kabag, camat, dan PNS dijajaran pemerintah kabupaten simalungun. (ps 01)

Simalungun,BN Lahan eks PT Goodyear seluas 200 hektare (ha) di Sinaksak, Nagori Purba Ganda, Kecamatan Tapian Dolok, Simalungun, tepatnya di jalan besar Siantar-Medan Km 12, diambil-alih pemkab. Namun sempat terjadi ricuh saat dilakukan penertiban. Para petani penggarap menolak tanaman ubi mereka di atas lahan itu ditraktor. Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PKAD) Pemkab Simalungun Wilson Manihuruk saat ditemui di lokasi Jumat (27/7), menuturkan, sebelum dilakukan penertiban pihaknya sudah berulangkali melayangkan surat pemerintaan pengosongan lahan terhadap para petani penggarap. Namun tidak indahkan petani. “Kami sudah mengingatkan agar segera dikosongkan. Ini sudah yang kesekian kali,” ujar Wilson, saat memantau proses pembongkaran ubi milik petani penggarap. Dia menegaskan seluruh ubi berumur 0-3 bulan, seluruhnya dibongkar. Kecuali tanaman ubi yang sudah berumur tiga bulan ke atas, masih diberi toleransi. “Kita akan sabar menunggu sampai dipanen oleh para petani penggarap,” ujarnya. Tapi untuk kedepannya lanjut Wilson, petani dilarang menanam kembali. “Surat ini ditulis tangan langsung oleh Bupati dan dihadiri Ketua DPRD Simalungun Binton Tindaon, Dandim 0207 Letkol Edy Setiawan, Kapolres Simalungun AKBP Agus Fajar, Kasi Pidsus Kajari Simalungun Edmond Purba, Ketua Komisi III Johalim Purba, Sekretaris Daerah Simalungun Gidion Purba, mewakili Danrem Budi P, dan mewakili Wakil Komandan POM Toni T. Dikatakan, PD Agro Madear akan men-

gambil-alih pengolahan lahan tersebut. Wilson menyebutkan, PD Agro Madear diberi target untuk memberikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp500 juta.“Soal petani mengaku mampu menyetor PAD dengan jumlah serupa, saya tidak bisa mengomentarinya. Saya hanya menjalankan perintah Bupati supaya lokasi ini dikosongkan. Untuk tanaman yang masih ada, kami beri batas waktu paling lama enam bulan setelah hari ini,” tegasnya. Tapi herannya pihak PD Agromadear sendiri, belum memiliki program mau dijadikan apa lahan tersebut. “Kehadiran saya hanya ingin menyaksikan pengosongan ini atas diperintah pimpinan,” kata Staf Produksi PD Agromadear J Simbolon. Masih di lokasi eks lahan PT Goodyear, Ketua FKMATA J Simanjuntak mengatakan sangat kecewa atas tindakan Pemkab Simalungun yang melakukan pembongkaran tanaman ubi mereka. “Dulu lahan ini semak belukar, banyak ular di sini. Lalu setelah kami usahai dan kami bersihkan Pemkab Simalungun mengambil alih kawasan ini. Padahal untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari–hari kami memungut hasil dari kebun ubi ini,” katanya. Dia menyebutkan, ada sekitar 500 kepala keluarga (KK) yang mengusahai lahan eks PT Goodyear itu. Rata-rata mereka memiliki 3 rante. Hasil panen ubi selama ini digunakan untuk memenuhi kebutuhan mereka. Sehingga jika mereka digusur khawatir akan kesulitan memenuhi kebutuhan hidupnya. “Kami tak akan tinggal diam, kami akan laporkan masalah ini ke Kementrian Kesejahteraan Sosial di Jakarta, supaya semua tahu,” ancamnya. (ps 01)

LINTAS SUMATERA -LINTAS SUMATERA - LINTAS SUMATERA -LINTAS SUMATERA - LINTAS SUMATERA -LINTAS SUMATERA

Mendukung Terwujudnya Visi Dumai Sehat 2015 Diskes Dumai Gelar Layanan Berobat Gratis Dumai:BN Warga masyarakat di Kecamatan Bukit Kapur baru baru ini mendapatkan layanan untuk berobat geratis kegiatan pengobatan secara geratis tersebut di lakukan Dinas Kesehatan Kota Dumai bekerja sama dengan TIM Penggerak PKK yang di pusatkan di Bukit Kapur pada kamis 12/07 lalu Keterangan yang diperoleh,bahwa pengobatan secara geratis ini adalah untuk,masyarakat mendapat layanan Kesehatan,yang mana bagi warga yang mengeluh sakit langsung diperiksa oleh Dokter yang di datangkan oleh Panitia,selain itu para warga juga mendapat layanan untuk Cek Darah,Kolestrol dan AsamUrat. Pelayanan pemeriksaan

dilakukan oleh Dokter yang di datangkan TP PKK dan Dinas Kesehatan dari Kota dan di bantu Petugas Puskesmas Bukit Kapur Penjelasan di rangkum Media ini dalam rangka pelaksanaan gelar pengobatan geratis bagi ratusan warga khusus nya dari Desa Murini Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Bukit Kapur berlangsung sukses.dengan layanan kesehatan yang di adakan DISKES Kota Dumai bekerjasama dengan TP PKK Kota Dumai dapat di nikmati warga Bukit Kapur dan tentunya hal ini menggembirakan masyarakat.dengan terlaksananya gelar layanan kesehatan bagi warga Bukit Kapur ujar beberapa anggota warga murini menjelaskan

pada wartawan Media ini. Saat acara pembukaan pelayanan pengobatan geratis ini Ketua TP PKK Hj Nefi Agustina Khairul memaparkan bahwa kegiatan pelayanan kesehatan ini merupakan satu dari program pokok PKK Kota Dumai karna itu kita bekerja sama dengan DISKES Kota Dumai melaksanakan layanan pengobatan geratis bagi warga masyarakat jelas Ketua TP PKK Dumai itu.sementara kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai Marjoko dalam sanbutan singkat nya pada pembukaan acara tersebut mengatakan,kegiatan pengobatan geratis ini adalah mendukung terwujud nya Visi Dumai Sehat 2015 ujar nya mengakhiri (RDS/Tengku)

Aparat Kecamatan Bukit Kapur Pusing Banyak Warga Mengaku Miliki Lahan Dengan Legalisasi Surat Tanah Tak Jelas Dumai,BN Aparat kecamatan Bukit Kapur Dumai dan Kelurahan Kayu Kapur baru-baru ini jadi pusing akibat ulah segelintir oknum warga yang mengaku-ngaku memiliki lahan hanya dengan mengandalkan berupa surat tanah yang di duga Tidak Jelas bahkan tumpah tindih. Amburadulnya Surat – Surat Tanah yang tidak jelas ke absahan nya selama ini menjadi pemicu timbulnya persoalan konflik lahan dan berbuntut pengancaman dan terror terhadap warga Pemilik Surat-surat tanah yang resmi di keluarkan kecamatan Bukit Kapur hal ini membuat pemilik lahan sebenarnya merasa di rugikan. seperti yang terjadi baru baru ini yang mana Amrin merupakan salah satu pemilik lahan yang terletak di RT 20 Kelurahan Kayu Kapur harus melapor pada pihak berwajib akibat lahan tanah miliknya di caplok pihak lain. Berdasarkan keterangan di peroleh media ini bahwa lahan seluas 121 Ha yang terletak di RT 20 sejak tahun 1995 di beli Amrin yang mana saat pembelian tersebut ada surat pernyataan dari pihak penjual tidak bersengketa . Dan surat pernyataan di tanda tangani oleh Kepala Desa RT dan saksi saksi ujar pihak keluarga Amrin menerangkan pada Media ini kamis 26/ 7 kemarin lalu. Di sebutkan surat atas lahan seluas 121 Ha tersebut ada 61 surat yang di keluarkan Kecamatan Bukit Kapur Dumai. Surat tersebut semua nya jelas dan di tanda tangani kepala Desa Bukit Kapur Ramhuddin dan di tanda tangani camat Bukit Kapur Drs. Zamhur selain itu juga di tanda tangani Ketua RT Dahlan yang juga merupakan pihak yang mengetahui kronologis lahan tersebut ujar Lubis dan Pak Juntak selaku pendamping Amrin saat di

konfirmasi. Di katakan dalam satu pekan ini ada beberapa anggota warga datang mengaku memiliki lahan di atas lahan Amrin namun ketika di Tanya surat atas tanahnya justru tidak bisa di jelaskan serta tidak bisa menunjukkan surat asli sebut Pihak Amrin menjelaskan, bahkan warga yang mengaku memiiki lahan di atas lahan Amrin tidak mau memberikan Foto Copy Surat Tanahnya padahal Pihak Kecamatan dan Kelurahan Kayu Kapur mengharapkan agar keberadaan surat tersebut dapat di pelajari. “di duga kuat surat yang di pegang warga tersebut ada rahasia nya” sehingga warga tadi tidak berani memberikan foto copy suratnya ujar P. Lubis SH selaku kuasa Hukum Amrin saat di hubungi Media ini. Dari pantauan media ini beberapa warga datang ke lokasi membawa bibit sawit dan karet untuk di tanam di atas lahan milik Amrin sehingga menimbulkan reaksi di lapangan dan terjadi adu argumentasi yang berbuntut terjadinya pelaporan ke Polsek Bukit Kapur dan camat Bukit Kapur. Karena warga tadi sepertinya terus ngotot dan terkesan menantang pihak pekerja lapangan yang di suruh Amrin. Selain itu di lokasi beberapa pendamping Amrin jadi merasa kesal akibat ulah oknum warga tadi yang mengaku memiliki lahan di di dalam areal lahan tanah yang di kerjakan (lahan milik Amrin-red). Karena itulah masalah ini sudah menjadi perhatian serius bagi kepolisian dan pemerintah kecamatan Bukit Kapur. yang tentunya di harapkan agar aparat pemerintah Kecamatan Bukit Kapur dapat segera mengambil langkah untuk mendapatkan penyelesaiaan terhadap bentuk surat-surat tanah yang di duga tidak jelas kebenarannya. (RDS)


30 JULI - 6 AGUSTUS 2012 | EDISI 324 | THN KE-VII

Pemkab Asahan Siap Jalankan Kesepakatan dengan BPK Pengalungan bunga kehormatan pada Kapten Marinir Yon8 T. Lagan Bapak Beny oleh Asisten II Kab. Langkat Dr. Indra Salahuddin.

Pelepasan Napak Tilas Pkl. Susu, BN Pelepasan acara Napak Tilas dilapangan Bola Pkl. Susu yang diikuti lebih kurang 600 peserta Putra – Putri pelajar SMA dan SMP serta regu dari masyarakat berjalan lancar dan tertib. Ketua Panitia Bapak Beny Kapten Marinir YON 8 T. Lagan menyatakan Napak Tilas Bumi Hangus Pkl. Brandan untuk menghayati nilai – nilai perjuangan pahlawan kita untuk mempertahankan NKRI yang kita cintai dan memberi masukan pada generasi penerus untuk menghargai perjuangan serta menghormati para pahlawan kita untuk masa mendatang. Hadir dalam acara pelepas Napak Tilas Unsur Muspika Se- Teloek – Haroe. Dan rombongan Pemkab Lngkat yang mewakili Bupati Langkat yang tidak dapat hadir , beliau rapat di Medan. Pidato Bupati Langkat diwakili Asisten II Dr. Indra Salahuddin mengharapkan pada peserta peringatan Bumi Hangus ini bukan untuk ajang berhura-hura tetapi untuk menghayati nilai – nilai perjuangan bangsa kita dan untuk mempertahankan perjuangan itu . Finish Napak Tilas berakhir dilapangan bola kaki Kp. Baru Pkl. Brandan. Acara puncak Peringatan Bumi Hangus Pkl. Brandan 17/6/2012 Di Pkl. Brandan diadakan Carnaval yang diikuti 900 peserta dari tingkat TK, SD, SMP, SMU, SMK SeTeluk Haru. Serta pengalungan bunga diwakili Asisten II Dr. Indra Salahuddin kepada Kapten Marinir YON 8 T. Lagan Bapak Beny beserta yang mewakili peserta Napak Tilas. ( Imanuddin )

Tim Safari Ramadhan Tebingtinggi Santuni Anak Yatim Tebingtinggi. BN Kunjungan Tim Safari Ramadhan Pemerintah Kota (Pemko) Tebingtinggi yang dipimpin Walikota Tebingtinggi, Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM di Masjid Al Jihad di Jalan Gunung Arjuna, Kelurahan Mekar Sentosa, Kecamatan Rambutan, Selasa (24/7) malam, diwarnai dengan pemberian santunan kepada 20 anak yatim piatu serta bantuan pembangunan masjid sebesar Rp 2 juta. Turut serta dalam rombongan Tim Safari Ramadhan tersebut unsur muspida plus antara lain, Wakapolres Kompol I Made Pradana, Komandan CPM dan Kaden Brimob Detasemen B Tebingtinggi serta Kakan Kemenag Kota Tebingtinggi, Drs H Hasful Husnain yang sekaligus memberikan taushiyah Ramadhan. H Umar Zunaidi Hasibuan dalam arahannya mengajak seluruh umat Islam untuk dapat meningkatkan amal ibadah di bulan suci Ramadhan dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah SWT. “Kiranya dalam kunjungan Safari Ramadhan ini juga dapat menjalin hubungan persaudaraan yang lebih kokoh antara umaro (pemerintah), ulama, umat dan unsur pimpinan di Kota Tebingtinggi,” imbuh walikota. Pada kesempatan itu, Umar Hasibuan juga mengajak umat Muslim untuk lebih menyayangi anak yatim. “Menyantuni anak-anak yatim adalah tugas dan tanggung jawab kita bersama, mari kita sayangi anak-anak yatim yang ada disekitar kita, bila mereka kelaparan di luar sana maka semua kita semua yang akan menanggung dosanya. Rasulullah SAW sangat cinta kepada umatnya yang peduli dengan anak yatim,” pesan Umar Hasibuan. Sementara itu, Kakan Kemenag Kota Tebingtinggi Drs H Hasful Husnain dalam taushiyah-nya mengatakan, kiranya umat Islam di Kota Tebingtinggi dapat meningkatkan silatuhrahmi di tengah-tengah masyarakat dan keluarga agar terwujud Ukhuwah Islamiyah di antara sesama muslim. “Berpuasa juga dapat menahan emosional serta dapat meningkatkan keimanan bagi umat Islam,” katanya.(DER)

Walikota Tebingtinggi Sidak ke Pasar Tebingtinggi. BN Sehari menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1433 Hijriah, Pemerintah Kota Tebingtinggi dipimpin langsung oleh Walikota Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke berbagi pasar swalayan dan super market di kota itu, Jumat (20/7). Sidak rutin dalam rangka menjelang hari besar keagamaan itu sekaligus dalam rangka melakukan monitoring terhadap persediaan bahan kebutuhan pokok warga. Selain itu juga sebagai antisipasi peredaran barang kadaluarsa, sebab kuat dugaan menjelang puasa ini para pedagang masih ada yang menjual barang kadaluarsa. Dalam sidak tersebut, Walikota H Umar Zunaidi Hasibuan didampingi Asisten Pemerintahan H Agus Salim Purba, Kadis Kouperindag H Asmali dan Kabag Humas Pemko Ahdi Sucipto SH, antaralain mengunjungi Ramayana Dept Store, di Jalan Jend Sudirman Tebingtinggi. Di Ramayana Dept Store, walikota bersama rombongan langsung melihat tanggal kadaluarsa barang-barang atau bahan kebutuhan yang sering diserbu warga ketika datangnya bulan suci Ramadhan, seperti minuman kemasan syrup, roti, susu dan lainnya. Dalam sidak tersebut, walikota tidak menemukan adanya barang kadaluarsa yang di perjual belikan, kuat dugaan rencana sidak tersebut sudah bocor terlebih dulu. Menurut Umar Hasibuan, yang perlu dijaga saat ini adalah stabilitas bahan pokok agar tidak terlalu melonjak drastis, yang kedua adalah melihat stock (ketersediaan) barang cukup dan tidak terjadi spekulasi harga. "Hingga saat ini kondisi seperti itulah yang sedang kami cermati agar kebutuhan dan kenyamanan masyarakat selama Bulan Ramadhan tetap terjaga," sebutnya. Pada kesempatan itu, walikota berharap agar para pedagang jangan mengambil kesempatan dengan meraup keuntungan lebih tinggi tanpa mengindahkan segi keamanan dan kesehatan konsumen. Apalagi, katanya, saat ini warga banyak membutuhkan barang seperti gula dan beras. Walikota juga berpesan agar saat membeli barang terlebih dahulu mempertimbangkan dari aspek kebutuhan daripada keinginan. Sementara itu, Stock Manager Ramayana Dept Store Cabang Tebingtinggi, Ridho Sirait mengatakan, pihaknya akan tetap mengupayakan harga supaya tidak mengalami kenaikan, walaupun dalam minggu-minggu ini diakui jumlah pembeli mengalami kenaikan. "Meskipun jumlah konsumen relatif cukup tinggi menjelang bulan suci Ramadhan, tapi kami tetap berusaha agar harga-harga tetap murah dan stabil," katanya(DER)

Kisaran,BN Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan menyatakan siap menjalankan nota kesepakatan bersama Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) terkait pengelolaan keuangan negara. Kepala Inspektorat Kabupaten Asahan, Syarifuddin Nasution menyatakan bahwa Pemkab Asahan telah melakukan kesepakatan dengan PBK RI Sumatera Utara tentang

pengembangan dan pengelolaan system informasi untuk akses data pada Pemkab Asahan dalam rangka pemeriksaan pengelolaan dan tanggungjawab keuangan Negara. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Asahan kata Syarifuddin telah menandatangani nota kesepakatan . Artinya Pemkab Asahan sudah siap untuk menjalankan aturan main dalam nota kesepakatan, " Pak Bupati sudah menandatangi nota itu, " kata Kepala Inpek-

torat Asahan, Selasa, 17 Juli 2012. Untuk menjalankan kesepakatan nota itu, Inspektorat menyebutkan bahwa Pemkab Asahan masih menunggu pelaksanaan teknis dari BPK RI, pasalnya dalam pelaporan pengelolaan keuangan Negara kedepan akan melalui media elektronik, sehingga kegiatan ini dapat mengefesienkan BPK untuk memeriksa pengelolaan keuangan didaerah tanpa harus berkunjung ke daerah, namun bila

UPT Disdik Air Putih Zikir Akbar Batubara, BN Menjelang Bulan suci Ramadhan Tahun 1433 Hijriyah, Jajaran UPT Disdik Kecamatan Air Putih menggelar kegiatan Zikir Akbar di Desa Tanah Merah Kecamatan Air Putih, Minggu (15/7) yang dihadiri Oleh Bupati Batu Bara H. OK Arya Zulkarnain, SH.MM dan Ketua TP PKK Kabupaten Batu Bara Ny.Khadijah Arya Zulkarnain di Kediaman Kepala UPT Disdik Kecamatan Air Putih Latifah Fauziah, S.Pd.M. Si di Jalinsum Desa Tanah Merah . Acara tersebut dirangkai dengan peringatan 100 hari Alm. Handoko Astaman bin Astaman yang merupakan putra dari Ka.UPT Disdik Air Putih Latifah Fauziah, S.Pd.M.Si. Acara di mulai dengan Pembacaan Kitab Suci Al Quran oleh Burhanuddin Lubis, S. Pd dan dilanjutkan dengan Zikir Akbar serta Tausiyah yang diikuti ratusan jamaah yang dipandu langsung oleh Al Ustadz H.Miarmin. Dalam sambutan Bupati Batu Bara H.OK Arya Zulkarnain, SH.MM merasa antusias

dengan kegiatan yang di laksanakan oleh jajaran UPT Kecamatan Air Putih. Bupati mengatakan Seiring dengan berkembangnya Zaman kegiatan peningkatan iman dan taqwa serta Syiar Islam seperti ini harus terus di tingkatkan di kalangan masyarakat termasuk di kalangan dunia pendidikan yang diharapkan memberikan semangat dalam membangun Kabupaten Batu Bara menuju masyarakat

Batu Bara yang Sejahtera Berjaya. Bupati mengatakan baru saja menyaksikan langsung wisuda Putra dan Putri terbaik Kabupaten Batu Bara di Akademi Perikanan Sidoarjo dengan meraih hasil yang memuaskan. Bupati mengucapkan terima kasih kepada bapak dan ibu guru di lingkungan Dinas Pendidikan yang sebelumnya telah berhasil mendidik Putra Putri Batu Bara hingga kini mereka berhasil mewisuda dengan predikat yang memuaskan. Untuk saat ini mereka telah ditampung oleh pihak Dinas Kelautan dan Perikanan Pusat untuk bekerja secara magang di institusi tersebut. Dan sekembalinya nanti ke Kabupaten Batu Bara mereka akan langsung terjun mengabdi di Kabupaten yang kita cintai ini. Hadir pada acara tersebut Kapolsek Indrapura AKP.MA.Ritonga, Para Kepala UPT se- Kabupaten Batu Bara, Perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara dan Juga Kepala Sekolah/Guru dilingkungan UPT Disdik Kecamatan Air Putih. . (mila/Naryo)

Pemkab Supiori Papua Studi Banding ke Asahan

Rombongan pemkab supiori papua fose bersama Bupati Asahan beserta Sekdakab Asahan Kisaran,BN Untuk menambah pengetahuan tentang pengolahan potensi laut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Supiori melakukan study banding ke Kabupaten Asahan. Kedatang rombongan Pemkab Supiori yang berasal dari provinsi Papua disambut langsung oleh Wakil Bupati Asahan, H Surya Bsc didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) H Sofyan, Asisten II Pemkab Asahan, Syarifuddin Tarigan, Kepala Dinas Kelautan Asahan, M Syarief SH di Aula Melati Pemkab Asahan, Kamis, 19 Juli 2012. Wakil Bupati dalam sambutnya menjelaskan bahwa melalui visi dan misi

Pemkab Asahan dalam mewujudkan masyarakat Asahan yang religius, sehat, cerdas dan mandiri berbagi progam dilakukan, diantaranya adalah melakukan pemberdayaan istri para nelayan untuk dapat beraktifitas dan dapat menambah penghasilan keluarga nelayan yang selama ini kurang diberdayakan. Program ini tidak hanya di bebankan kepada dinas perikanan dan kelautan, namun seluruh stakeholder yang ada ikut terlibat" Kita berharap dengan memberdayakan istri nelayan dapat peningkatan kapasitas sumberdaya manusia melalui pemanfaatan waktu, penyediaan peluang kerja, kemudahan akses ekonomi dan menambah pendapatan

keluarga nelayan, " demikan kata Wakil Bupati Asahan dihadapan rombongan Pemkab Supiori. Wakil Bupati Asahan mengatakan bahwa Pemkab Asahan sangat berbahagia karena dipercaya dan dipilih oleh Pemkab Supiori untuk menjadi lokasi kunjungan kerja dan study banding tentang pengolahan ikan laut, khusunya ikan asin dan pembuatan terasi. " Semoga selama di Asahan pihak Pemkab Supiori mendaptkan hal yang baik yang nantinya menjadi modal pengetahuan bagi masyarakat nelayan di Supiori. Dan saya berharap Pemkab dapat mengambil hal-hal yang baik dan tinggalkan hal yang buruknya, " kata Wakil Bupati Asahan. Sementara itu, rombongan dari Pemkab Supiori yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati, Yan Imbab didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) MPP Dairi Manulang, Ketua DPRD Hulda Ida Wanggober, para dinas terkait dan para nelayan menilai bahwa potensi kelautan Asahan sangat bagus, apalagi tentang pengolahan ikan laut, sehingga ilmu tersebut sangat dibutuhkan oleh para nelayan yang ada di Supiori. Wakil Bupati Supiori mengakui bahwa pihaknya sangat membutuhkan pengetahuan pengolahan potensi laut, sebab pihaknya masih minim untuk pengetahuan tersebut, sehingga dilakukan study banding ke daerah Asahan ini. Sedangkan Sekda, Dairi Manulang mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Asahan yang sudah meleungkan waktunya kepada Pemkab Supiori yang memiliki 168 pulau untuk dapat menimbah ilmu di daerah Asahan ini.( SN)

Festival Pesona Budaya Melayu Batu Bara Ditutup

Batubara, BN Mengambil tempat di Lapangan Bola Volly Desa Simpang Dolok, Kecamatan Lima Puluh, Sabtu (14/7) malam, Batu Bara H.OK Arya Zulkarnain, SH. MM dalam kata sambutan yang di wakili Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kabupaten Batu Bara H. Iskandar Lubis , SH mengatakan bahwa saat ini Kabupaten Batu Bara tengah gencar gencarnya membangun yang tentunya bertujuan agar terciptanya masyarakat Batu Bara yang Sejahtera Berjaya. " Saat ini

pemerintah pusat tengah mencanangkan Program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia atau yang lebih di kenal dengan sebutan MP3EI koridor Sumatera menempatkan Kabupaten Batu Bara sebagai inti kegiatan karena dekat dengan proyek pembangunan Kawasan Industri Sei Mangkei (KISM). Pembangunan besar yang tengah berlansung saat ini adalah pembangunan badan jalan Rel Kereta api yang menghubungkan Bandar Tinggi dan pelabuhan Kuala Tanjung. Sedangkan

Pembangunan Pelabuhan internasional akan di mulai pembangunannya pada Tahun 2013 seiring dengan telah keluarnya Keputusan Presiden RI No 26 Tahun 2012 yang menjadi kepastian dan kekuatan hukum yang tetap sebagai landasan pembangunan pelabuhan yang akan di kerjakan. Namun tak kalah pentingnya pembangunan Budaya karena Kebudayaan Batu Bara dapat dimanfaatkan sebagai upaya penggunaan kebudayaan nasional untuk kepentingan Pendidikan Agama, Ekonomi, Ilmu Pengetahuan dan lain lain serta demi kemajuan Budaya itu sendiri. Penutupan Festival Pesona Budaya Melayu Kabupaten Batu Bara Keluar sebagai juara I dan berhak meraih hadiah utama sepeda motor yakni M.Aldi Maudud yang berasal dari Desa Simpang Dolok, Suasana penutupan tersebut dihadiri oleh Artis yakni Edy Silitonga, Tety Rosalina Hutapea, Nadya Hutagalung, Zulham Jais Group, Edy Kelana dan juga dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Batu Bara Ny.Khadijah Arya Zulkarnain, Kaban BPMD Budi Iswan Sinaga,SSTP. Kabag Humasy Radyansyah F.Lubis S.Sos,Camat,Kepala Desa Simpang Dolok OK Suhaimi, SH, Ka.KUA Lima Puluh dan Mewakili Kapolsek Lima Puluh, Tokoh Masyarakat, OKP dan undangan lainnya. (mila/Naryo)

ada hal yang penting BPK tetap melakukan turun kedaerah.. Inspektorat menyebutkan bahwa penandatangan nota kesepakatan juga dilakukan oleh seluruh kepala daerah di Sumatera Utara, termasuk Gubernur Sumatera Utara." Kita siap menjalankan nota kesepakatan ini, demi kebaikan pengelolaan keuangan daerah yang bersih, " kata Inspektorat. (SN)

Sambut HUT RI ke- 67, Pemkab Asahan Gelar Jalan Santai Kisaran,BN Sambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI ) Ke-6, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan menggelar kegiatan jalan santai yang dikuti oleh ribuan peserta. Wakil Bupati Asahan, H Surya Bsc dalam melepas kegiatan jalan santai mengatakan bahwa Pemkab Asahan senantiasa menyambut baik kegiatan ini, sehingga diharapkan dapat menanamkan semangat dan kecintaan masyarakat terhadap rasa patriotisme dan nasionalisme dilingkungan masyarakat Melalui kegiatan jalan santai dalam rangka HUT RI kiranya masyarakat dapat membentuk watak, mental dan kepribadian generasi muda Indonesia yang memliki semangat bela Negara dan menjadikan kegiatan sebagai perekat bangsa." Atas nama Pemkab Asahan, saya mengucapkan terimakasih kepada semua komponen. Sementara itu, Kepala Bagian Sosial Setdakab Asahan, Syamsuddin menjelaskan bahwa kegiatan dilakukan bertujuan untuk menyambut HUT RI. Jalan santai tersebut dimulai dari halaman kantor Bupati dan selesai di lapangan Parasamya Kisaran, selain Pemkab Asahan menyediakan ratusan hadiah luky draw. Kemudian tersebut sengaja dipercepat, karena dalam waktu dekat akan masuk bulan Ramadhan, sebab saat bulan Ramadhan tidak ada kegaiatan ataupun perlombaan menyambut HUT, kecuali upacara nasional.( SN)

Pemkab Batu Bara Apel Gabungan Hari Kesadaran Nasional Batubara, BN Pemkab Batubara adakan apel gabungan hari kesadaran nasional di halaman kantor Bupati di Limapuluh, Selasa (17/7). Bupati Batu Bara H. OK. Arya Zulkarnain, SH, MM dalam pidato kata sambutan yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Batu Bara Erwin, SE mengatakan Inspektorat Daerah sebagai salah satu instrumen perangkat daerah dan sebagai aparat pengawas internal pemerintah daerah memiliki peran dan posisi yang sangat strategis baik ditinjau dari aspek fungsi - fungi manajemen maupun dari segi visi dan misi serta program program pemerintah. Inspektorat daerah menjadi pilar yang bertugas sebagai pengawas sekaligus pengawal dalam pelaksanaan program yang tertuang dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah. Mengingat semakin gencarnya tuntutan atas penyelenggaraan pemerintah darah yang bersih, transparan dan akuntabel maka sudah saatnya peran pengawasan internal agar ditingkatkan dan diberdayakan sehingga penyelenggaraan pemerintah yang bersih transparan dan akuntabel tidak hanya sebatas wacana dan cita - cita saja, akan tetapi sungguh - sungguh terwujud guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat Batu Bara Berjaya. Bupati menginstruksikan kepada seluruh pimpinan SKPD dan jajarannya agar berpartisipatif aktif dalam upaya mewujudkan tata kelola keuangan yang baik. Bupati juga mengatakan beberapa hari lagi kita akan memasuki bulan suci Ramadhan 1433H, bulan yang penuh dengan rahmat dan ampunan Allah SWT, Bupati mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa bagi umat islam dan bagi yang tidak melaksanakan ibadah puasa marilah kita sama - sama saling menghargai dan menghormatinya. (mila/Naryo)

Silaturahmi dengan Kader PG dan Masyarakat Medang Deras Batubara, BN Bertempat di Desa Pematang Cengkring Kecamatan Medang Deras, Senin (16/7), Bupati Batu Bara H.OK. Arya Zulkarnain, SH.MM hadiri Silaturahmi dengan Kader Partai Golkar dan Masyarakat Kecamatan Medang Deras di Desa Pematang Cengkering, pada acara tersebut Bupati menyerahkan bantuan kepada Anak Yatim dan Kaum Duafa sebanyak 20 orang dan menyerahkan bantuan seperangkat komputer dan printer sebanyak 3 (tiga) unit kepada pimpinan Kecamatan PK. Partai Golkar untuk Kecamatan Air Putih, Kecamatan Medang Deras dan Kecamatan Sei Suka. Bupati Batu Bara dalam kata sambutan mengajak seluruh jajaran Pengurus Golkar mulai dari Pengurus Daerah s/d Desa dan Kelurahan untuk bersatu mempertahankan suara Partai Golkar pada Pemilu yang akan datang supaya lebih baik dari sebelumnya dan unutk pengurus Golkar agar selalu mengabdikan diri kepada masyarakat Kabupaten Batu Bara. Hadir pada acara tersebut Sekretaris DPD Partai Golkar Selamat Arifin, SE,M.Si, Kepala BPMPD Kab. Batu Bara Budi Iswan Sinaga, S. STP, Kapolsek Medang Deras, Camat Air Putih,Camat Medang Deras dan Camat Sei Suka, Kader/Simpatisan Golkar dan masyarakat Kecamatan Medang Deras. . (mila)

Bupati Batubara Hadiri Pengambilan Sumpah PNS Angkatan II

BUPATI Batu Bara H. OK. Arya Zulkarnain, SH, MM dalam pengambilan sumpah janji PNS angkatan II Tahun 2012 di lingkungan Pemkab Batubara, Senin (16/7)

di lapangan kantor Bupati mengatakan bahwa setiap pengangkatan menjadi Pegawai Negeri Sipil wajib mengucapkan sumpah/janji yang diucapkannya dengan sebaik - baiknya dan tidak melanggar sumpah/janji tersebut selama masih berkedudukan sebagai PNS sesuai dengan Pasal 26 ayat 1 Undang undang Nomor 4 Tahun 1999 tentang Pokok - Pokok Kepagawaian, Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 1975 tentang Sumpah Janji Pegawai Negeri Sipil, Pasal 3 Ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 Tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil; dan apabila tidak mengikuti sumpah janji jabatan maka akan dikenakan hukuman

disiplin sesuai dengan pasal 3 ayat 1 PP No. 53 Tahun 2010. Bupati berpesan kepada yang baru dilantik dan diangkat sumpah janji jabatannya berpesan : Melalui sumpah yang saudara lakukan tersebut, hendaknya saudara lebih profesional dalam melaksanakan tugas dan lebih tanggap, cermat, cerdas serta bijaksana untuk menyikapi segenap permasalahan yang ada baik dalam lingkungan pekerjaan kedinasan maupun permasalahan yang timbul dimasyarakat. Bagi saudara yang bertempat tinggal diluar Kabupaten Batu Bara, mulai Tahun 2012 ini diharapkan seluruh PNS Pemkab

Batu Bara bertempat tinggal di Batu Bara dan menjadi penduduk batu bara, hal ini dimaksudkan supaya kita lebih fokus lagi melaksanakan tugas - tugas kedinasan serta lebih merasa ikut bertanggung jawab dalam upaya menggapai cita - cita masyarakat Batu Bara yaitu : " Masyarakat Sejahtera dan Berjaya ". Jumlah Pegawai Negeri Sipil yang dilantik Golongan III 51 orang, Gol II 99 orang, Guru 95 orang,Kesehatan 7 orang, Teknis 48 orang. Hadir pada acara tersebut para Asisten, Kepala BKD Kab. Batu Bara Saut Siahaan, SE, Pimpinan SKPD, dan undangan lainnya. (mila/Naryo)


30 JULI-6 AGUSTUS 2012 | EDISI 324| THN KE-VII

Camat Padangsidimpuan Selatan Disenangi Masyarakat Padangsidimpuan,BN CamatPadangsidimpuanSelatan,Paruhuman Harahap S.Sos,MM yang tidak asing lagi bagi kita khususnyadiPemerintahKotaPadangsidimpuanyang telahmenjabatmulaidariLurahdulunyasampai menjadiCamatPadangsidimpuanAngkolaJuludan TerakhirJabatanSekarangCamatPadangsidimpuan SelatanyangdikenalKecamatanyangbanyak Penduduknya. ParuhumanHarahapdinilaisejumlahmasyarakat selaludekatdenganwarganyadantidakpilihkasihdan latarbelakangseseorangitutetapdilayani semuanya.Camat dimata masyarakat khususnya Kec.PadangsidimpuanSelatanKotaPadangsdiimpuan. Terbuktidimanaadaacarasiriaondansilulutonselalu adaditengahtengahmasyarakattidakpandangbulu miskin atau kaya. Hal ini disampaikan beberapaWarga Kec.Psp Selatan Kepada BN baru baru ini. Disampaikan,"wargamasyarakatmenginginkan Camatnyamempunyaisifatyangsepertiini,karena kami selaku warga merindukan watak Camat yang merakyatdandicintaimasyarakat.Kamiwarga selalu melihatCamatselaluantusiasmemperhatikan warganya. Kitatidakbicaraanganangannamunitulah kenyataanyangterjadiditengahtengahmasyarakat, karena penilaian kami Pelayanan Camat kepada masyarakat cukup prima sesuai apa yang disampaikan Walikota Padangsidimpuan kepada seluruh PNS saat baik pada sat upacara hari Kesadaran Nasional agar memberikanpelayananyangprimakepada masyarakat. SementaraCamatPspSelatan,Paruhuman Harahap.S.Sos,MMbaru-baruiniketikadihubungi mengatakan sebagai PNS abdi masyarakat kita siap sebagai pelayan masyarakat. Sesuai hak dan kewajibannyamasyarakatyangberurusankepada KantorCamatpihaknyatidakpernahmempersulit. Pihaknyamenghimbaukepadamasyarakatagar setiapyangberurusanagarterlebihdahulumengurus Pajak. Karena hal tersebut merupakan kewajiban setiap warga negara," Ujarnya. KetikadisinggungKomentarwargamasyarakat bahwa Camat adalah merakyat," Camat mengatakan ituadalahhaksetiaporanguntukmenilaiorang, namun saya secara pribadi dan secara Pemerintahan sesuai tupoksi saya salah satu Pembinaan kemasyarakatan tetap saya jalankan. Kita memang tidakpandangbulubaikyangdanmiskinselalukita hadiri baik pada saat acara siriaon ( pesta ) bila ada undangandanacarasiluluton(meninggal)teruskita hadiri.Karenahalinimerupakanprinsipsaya memberikan yang terbaik bagi masyarakat," Ujar Camat. Pihaknya berharap kepada masyarakat marilah kita menjalinkerjasamadidalamsegalasektoralagarsetiap kendala yang dihadapi dapat kita kerjakan bersama. (KS-04)

Safari Ramadhan Dapat Membentuk Karakter Masyarakat Beriman Palas BN Safari Ramadhan sudah menjadi agenda tahunan bagi pemerintah Kabupaten Padang Lawas(Palas) untuk setiap kali datangnya bulan suci ramadhan. Seperti ramadhan tahun ini 1433 Hijiriah,Plt Sekretaris daerah Ir.Irfan Suoduon Hasibuan selaku ketua tim safari ramadhan sengaja mendatangi Kecamatan Sosa yang berjarak sekitar 30 km dari Ibu kota Padang Lawas dalam safari perdananya pada tahun ini. Seperti lajimnya acara safari ramadhan diawali dengan buka bersama di rumah dinas camat Sosa dan sekaligus sholat magrib berjama'ah serta makan malam menunggu tibanya waktu sholat is'ya dan tarawih bersama masyarakat. Selanjutnya acara dilaksanakan di masjid Nurul Jannah Pasar Ujung Batu ibu kota Kecamatan Sosa,dan usai sholat tarawih bersama dilanjutkan dengan mendengarkan bimbingan dan arahan Plt Bupati Padang Lawas dalam hal tersebut diwakili oleh Plt Setda Kab Ir.Irfan Suoduon Hasibuan dalam arahannya mengatakan,safari ramadhan yang dilaksanakan pemerintah Kab Palas merupakan agenda tetap dalam bidang keagamaan dan kiranya dapat membentuk kekuatan karakter masyarakat yang penuh keimanan.Dan kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan ukhwuah islamiyah antara umaro dengan ulama serta seluruh ummat. Seterusnya beliau mengajak dan menyerukan agar kaum muslimin yang berada di Padang Lawas melaksanakan ibadah dengan rasa iman dan penuh keikhlasan serta dapat memanfaatkan momentum ramadhan supaya kerjasama antara para ulama dengan masyarakat dapat menyatu dan memantabkan keakraban,dengan demikian jarak antara masyarakat dengan ulamanya akan lebih dekat dan begitu juga antara masyarakat,ulama serta pemerinta menjadi suatu kekuatan yang tumbuh dan berkembang dalam segala hal kemajuan. Acara tersebut di akhiri dengan penyerahan 200 examplar buku suroh Yassin,5 unit permadani sejadah ukuran sepuluh orang dan menyantuni puluhan anak yatim yang berasal dari berbagai desa di kecmatan Sosa. Turt hadir dalam acara tersebut Ka kan kesbang Linmas Panguhum Nasution,Kadis Pertanian,Kaban Perijinan,Asisten 1,II,dan III,Kabag Ekonomi,Kadis PU,Kadis Pendidikan,Kadis Perindakop Drs.Tobing Hasibuan,Kabag Hukum,Tomas,Kapolsek Sosa,dan ribuan jamaah tarawih .

Kayu Tak Bertuan Disita Polisi Pakpak Bharat, BN Polres Pakpak Bharat berhasil mengamankan puluhan ton kayu tak bertuan jenis Meranti Batu yang diduga hasil olahan perambahan hutan di Delleng Raja yang akhir-akhir ini marak terjadi, Rabu (25/7) pekan lalu, sekira pukul 18.30 waktu setempat. Dari lokasi ditemukan kayu yang telah diolah tersebut menjadi balok tim dengan berbagai ukuran yang siap diangkut, tepatnya dipinggir jalan menuju perumahandiDesaBinangaBoangKecamatanSalak KabupatenPakpakBharat. Kapolres Pakpak Bharat AKBP. Giuessepe

Reinhard Gultom, SIK melalui Wakapolres Kompol. Drs. Soepriatmono, SH, MH, ketika dikonfirmasi BN diruang kerjanya, Kamis (26/7) mengatakan, keberadaan kayu tersebut diketahui berkat laporan dari masyarakat yang melihat kayu jenis Meranti Batu banyak terletak dipinggir jalan yang telah diolah dengan berbagai ukuran. Mendapat laporan dari masyarakat tentang keberadaan kayu tersebut, saya langsung siapkan anggota saya untuk menuju lokasi yang dilaporkan masyarakat, ternyata laporan masyarakat tersebut benar adanya, ”Dari lokasi kita menemukan puluhan ton kayu jenis

Meranti Batu dengan berbagai ukuran yang telah diolah, sementara barang bukti tersebut telah kita amankan ke Mapolres”, ujar Wakapolres. Menurutnya, kayu tersebut sudah diolah dengan berbagai ukuran, sedang pelakunya masih dalam penyelidikan, namun kata Wakapolres, identitasnya sudah dapat di diketahui hanya saja, masih perlu pendalaman dan menunggu perintah Pak Kapolres untuk segera menangkap pelakunya, sebutnya. “Begitu ada perintah Kapolres, langsung kita tangkap dan kita masukkan ke dalam sel”, tegas Wakapolres kepada sejumlah wartawan. Ketika

Bhayangkara Menangkan Gerak Jalan HUT Ke-9 Humbang Hasundutan

Poskesdes Desa Aornakan Pakpak Bharat Ditelantarkan Pakpak Bharat, BN Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) di Desa Aornakan Kecamatan Pergetteng-getteng Sengkut (PGGS) Kabupaten Pakpak Bharat yang dibangun pada tahun 2009 melalui dana APBD senilai ratusan juta rupiah, hingga saat ini bangunan yang direncanakan akan melayani masyarakat yang saki, ditelantarkan begitu saja, berbagai elemen masyarakat mempertanyakan kinerja dinas terkait. Menurut salah seorang warga Aornakan R Manik kepada wartawan beberapa pekan lalu, hingga sekarang bangunan Poskesdes yang menghabiskan dana ratusan juta tersebut masih belum difungsikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pakpak Bharat, sementara warga sangat berharap gedung tersebut secepatnya dipergunakan dan diisi oleh tenaga medis. “Pembangunan gedung tersebut terkesan tanpa perencanaan dan mubazir, sampai saat ini bangunan tersebut belum juga melayani masyarakat”, ujar Manik. Hal senada juga diungkapkan salah seorang warga, yang namanya tidak ingin dipublikasikan mengatakan, bangunan Poskesdes tersebut terkesan asal dibangun tanpa memperhatikan lokasi bangunan yang berdekatan dengan makam warga, meskipun nantinya bangunan tersebut akan dipergunakan, warga akan enggan berobat ke Poskesdes tersebut mengingat lokasinya yang berdampingan dengan makam, “Buat apa Poskesdes ini dibangun kalau tanpa perencanaan yang matang,

akhirnya tidak bermanfaat kepada masyarakat dan hanya menghabiskan anggaran, apa ini bukan pemborosan anggaran namanya”, ungkapnya kesal. Pantauan wartawan dilapangan, bangunan Poskesdes yang dibangun Tahun 2009 menghabiskan anggaran hingga ratusan juta rupiah terkesan ditelantarkan serta

tidak terurus, seperti akses jalan menuju lokasi Poskesdes tidak dikerjakan, jaringan listrik tidak terpasang, instalasi air bersih juga tidak tersedia, sehingga bangunan milik Pemkab Pakpak Bharat tersebut terkesan dibangun tanpa perencanaan yang matang, sehingga bangunan tersebut terkesan mubajir dan pemborosan. (pb.007)

Tim Safarai Ramadhan Pemko P.Sidimpuan Serahkan Bantuan ke 18 Mesjid di 6 Kecamatan P.Sidimpuan BN Pemerintah Kota Padangsidimpuan (Pemko Psp) memberikan bantuan kepada pengurus mesjid di tiap kecamatan yang ada di Pemko Psp, dimana tiap kecamatan menerima bantuan masing masing 3 mesjid. Bantuan ini di peruntukkan untuk memakmurkan mesjid tersebut dan pengelolaannya di serahkan kepada Badan Kesejahteraan Mesjid (BKM). Hal ini di sampaikan Wakil Walikota Pemko P.Sidimpuan H.Maragunung Hrp,SE.MM saat menyerahkan bantuan kepada pengurus BKM Mesjid Sirotol Mustaqim Kec.Psp Batu, Rabu (25/7) saat mewakili Pemko Psp di acara Safari Ramahdan di mesjid tersebut. Di jelaskannya “Safari Ramadhan ini adalah forum silaturrahmi antara Pemko Psp dengan masyarakat Psp, tim Safari Ramadhan tahun 1433 H/ 2012 M melibatkan unsur Muspida plus, Instansi Pemerintah dan BUMN. Tim Safari Ramadhan ini ada 6 tim yang akan mengunjungi seluruh Kecamatan yang ada di Pemko Psp, tiap tim akan menjambangi 3 mesjid tiap kecamatan yang telah ditentukan sebagai tempat pelaksanaannya. Mengenai bantuan ini kiranya dapat di pergunakan untuk kemakmuran mesjid ini “ ujar H.Maragunung. Ia juga menerangkan bahwa tim dipimpin masing masing oleh Walikota, Wakil Walikota, Ketua DPRD, Ketua Pengadilan Negeri Psp, Dan Dim 0212/Ts dan Kapolresta Psp. Di dalamnya turut serta Sekda, Asisten, Staf Ahli, Kadis, Kakan. Ka Badan, Dir Rumkit Psp. Kabag, Camat, KUA. Begitu juga dari BUMD/BUMN seperti Pimpinan PT.Bank Sumut Cabang Psp, BRI (Persero) Cab Psp. PT.Bank Sumut Syariah , PT.Bank Syariah Mandiri Cabang Psp. PT.Bank Muamalat Cabang Psp PT.Bank Danamon Cabang Psp. Setiap Tim akan di dampingi seorang penceramah atau Ustad yang akan memberikan ceramah.

Doloksanggul, BN Menjelang perayaan HUT Ke- 9 Kabupaten Hasundutan diramaikan dengan perlombaan gerak jalan dan lomba baris berbaris (PBB ), yang diikuti oleh para Darma wanita Se Kabupaten Humbang Hasundutan, Perlombaan gerak jalan dan peraturan baris berbaris (PBB) start dari kantor DPPKD Tano Tubu jam 09.00 Wib, yang dimulai dengan pelepasan Kontingen Pertama oleh Wakil Bupati Drs. Marganti Manullang berlangsung Rabu 18 juli 2012, dan finish di tanah lapang Merdeka Doloksanggu .l Peserta gerak jalan diikuti sebanyak dua puluh enam peserta ,yang terdiri dari lima belas orang yaitu satu orang Danton dan empat belas orang anggota. Juara satu dalam perlombaan gerak jalan didapat oleh Kontingen Bayangkara , juara II Kontingen Sekdakab , juara III Kontingen Disnakertrans. Tampil sebagai juara harapan satu sampai harapan tiga masing- masing diraih oleh Darma Wanita DPPKD, Kantor Pora dan KB, serta Bappeda. Perlombaan gerak jalan dan baris- berbaris dinilai oleh panitia dari Kanpora , TNI , dan Polisi . sebelum pengumuman lomba acara disemarakkan dengan pemberian hadiah Lukydrow bagi para peserta yang ikut menyaksikan dengan mengambil undian , yang disponsori oleh Bank Sumut dengan beberapa soupenir dan hadiah utama berupa Televisi 21 inci. Ikut hadir dalam perlombaan tersebut antara lain , Wakil Bupati Humbang Hasundutan Drs. Marganti Manullang, Kapolres Humbang Hasundutan AKBP Verdy Kalele, Dandim 0210 / TU Letkol Inf. Viktor Tampu Bolon, Kajari Humbang Hasundutan Herus Batubara SH, Sekdakab Martuaman Silalahi SH,Para Asisten, SKPD jajaran Pemkab Humbang Hasundutan dan khalayak Masyarakat . ( Rikardo, S )

Wakil Walikota Pemko P.Sidimpuan H.Maragunung Hrp,SE.MM saat menyerahkan bantuan kepada pengurus BKM Mesjid Sirotol Mustaqim Kec.Psp Batu, Rabu (25/7)

Kemudian H.Maragunung Hrp,SE.MM memperkenalkan rombongan yang hadir kepada jamaah Mesjid Sirotol Mustaqim : Sekda H.Sarmadan Hsb.MM Asisten I, Kadis PU, Kadis Pertanian dan Kehutanan, Ka Badan RSU, PT.PLN, PDAM Tirtanadi, Pimpinan PT BRI, Kabag Hukum Setda Kota Psp, Pimpinan PT.POS Indonesia Cab.Psp, Staf Bag Perekonomian, Camat Psp Batu Nadua Riswan Nagabe Lubis MM, Ka.KUA dan staf lainnya. Bantuan dari Pemko Psp tersebut di H.Maragunung Hrp,SE.MM di dampingi Sekda H.Sarmadan Hsb.MM yang terima oleh BKM Sirotol Mustaqim di saksikan ratusan jamaah yang hadir. Sementara itu bertindak sebagai penceramah Ustad Drs.Zul Anwar A. M.Ag. Dosen dari STAIN yang menjelaskan

mengenai Istiqomah dalam beragama serta menjalankan ibadah harus sesuai aturan dan ada dasar hukum yang jelas sehingga ibadah yang di kerjakan tidak sia sia atau tidak sesat. Ditempat terpisah, Kabag Humas dan Arsip Setda Kota Psp Saeful Bahri mengatakan “Seperti tahun-tahun sebelumnya, sepanjang Ramadhan 1433 H ini sejumlah jadwal kegiatan Safari Ramadhan Pemko Psp, Muspida plus beserta jajarannya sudah dipersiapkan. Hal ini agenda rutin tahunan sebagai ajang silaturahmi jajaran pejabat pemkot bersama masyarakat, khususnya melalui kegiatan shalat Isya dan Tarawih berjamaah. Ada 18 mesjid yang akan di kunjungi selama bulan Ramadhan ini” ucap (KS.02)

DPP FKM Tabagsel Minta Kajari Tuntaskan KKN di Pemko Padangsidimpuan P.Sidimpuan,BN BELASAN mahasiswa yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Pusat Forum Komunikasi Mahasiswa (DPP FKM) Tabagsel melakukan aksi demo ke kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Padangsidimpuan (Psp), Kamis (26/7) menuntut instansi penegak hukum itu menuntaskan dugaan kasus korupsi, kolusi dan nepostisme (KKN) di lingkungan Pemko Psp. Mereka tiba di halaman luar kantor Kejari sekira pukul 11.30 WIB dan berorasi diluar pagar kantor itu dengan pengawalan sejumlah personil Polresta Psp. Melalui pengeras suara ketua DPP FKM Rahmad Kurniawan berorasi supaya Kejari kembali mengusut dugaan KKN di lingkungan Pemko Padangsidimpuan yang selama ini terkesan ditutup-tutupi. "Periksa walikota dan sekdakota yang kami duga terlibat KKN dan tangkap semua penjahat APBD," teriak Rahmad Kurniawan dalam orasinya. Selain itu Rahmat meminta Kejari mengusut PAPBD TA 2007 Pemko Padangsidimpuan yang didalamnya diduga terjadi penyelahgunaan anggaran di dalam mengalola tim sepakbola kota Padangsidimpuan PS Sidimpuan. "Kenapa kacung-kacungnya saja yang diproses hukum sementara bos-bosnya tidak tersentuh," tanya Rahmad. Dalam pernyataan sikapnya DPP FKM menilai dalam laporan pertanggungjawaban tahun 2007, pada pelaksanaan MTQ di kota Psp telah menghabiskan dana sebesar Rp. 965.598.000, namun diduga tidak jelas pengeluarannya. "Maka dari itu kami menduga adanya KKN," tuding DPP FKM dalam pernyataan sikapnya yang dibagikan kepada wartawan. Masih dalam pernyataan sikap DPP FKM menyebutkan dari hasil Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia atas laporan keuangan Pemko Padangsidimpuan untuk TA 2007 di Padangsidimpuan dengan nomor :/S/ XVII.MDN/12/2008, bahwa pengelolaan keuangan

disinggung tentang issu adanya dugaan keterlibatan anggotanya dalam hal bermain kayu, Wakapolres mengatakan, belum mengetahui tentang dugaan adanya keterlibatan anggotanya, namun beliau tetap komit akan menindak anggotanya jika ada yang terlibat dalam hal ini, "Sampai saat ini, anggota Intel Polres Pakpak Bharat sedang mendalami serta melakukan penyelidikan siapa-siapa anggota yang diduga ada terlibat dalam hal keberadaan kayu tersebut, Pimpinan akan mengambil tindakan tegas”, pungkasnya. (pb.007)

Pengunjuraksa DPP FKM mendengarkan penjelasan Kasi Pidsus Kejari P.Sidimpuan Yudha Putra Utama, SH didampingi Kasat Bimas AKP Ali Nurman dan Ipda Sihaloho di luar pagar kantor Kejari, P.Sidimpuan, Kamis (26/7).

pemerintah kota Psp tidak tertib dan pengeluaraan sebesar Rp. 17.266.669.399.00 belum bisa diyakini kewajarannya karena bukti-bukti pengeluarannya tidak bisa diberikan pada tim BPK-RI di Medan. "Untuk itu kami selaku mahasiswa menilai adanya dugaan korupsi yang dilakukan Pemko Padangsidimpuan," tulis pernyatan sikap tersebut. Mereka juga mengungkit kasus PSKPS (PS Sidimpuan) yang tdiak jelas statusnya, apakah kasusnya sudah diusut tuntas atau tidak karena tidak transparan kepada masyarakat. Pendemo yang ditemui Kajari diwakilkan Kasi Pidsus Yudha Utama Putra, SH menyampaikan pernyataan

sikapnya dan satu set data dugaan KKN Pemko Psp yang mereka kumpulkan selama ini untuk segera ditindaklanjuti oleh Kejari Padangsidimpuan. "Apabila tidak segera direspons Kejari Padangsidimpuan, kami akan teruskan ke Kejatisu dan apabila juga tidak direspon Kejatisu akan kami lanjutkan ke KPK," janji mahasiswa. Kasi Pidsus Yudha Putra Utama berjanji akan menyampaikan pernyataan sikap dan data DPP FKM kepada atasannya. Sebelum membubarkan diri hampir saja terjadi kesalahpahaman antara DPP FKM dengan Kasi Pidsus namun akhirnya dapat diredakan oleh Kasat Bimas Polresta Psp AKP Ali Nurman didampingi Ipda Sihaloho yang berada di lokasi unjukrasa. (KS-04).

Pedagang Pasar Pabukoan P.Sidimpuan Mengeluh Sepi Pembeli P.Sidimpuan BN Pedagang makanan dan minuman Pasar pabukoan yang disediakan Pemko P.Sidimpuan melalui Dinas Perindag Pasar dan UKM di sekitar Pasar Sagumpal Bonang Kota Padangsidimpuan (Psp), hingga Selasa (24/ 7) sore masih sepi. Tak banyak pengunjung yang datang untuk berbelanja, mugkin akibat hujan yang selalu turun pada sore selama beberapa hari ini atau memang kondisi ekonomi masyarakat yang sedang turun. Pasar pabukoan yang lokasinya cukup strategis ini sebenarnya sangat menguntungkan bagi pedagang musiman, namun kondisi yang di rasakan para pedagang di awal Ramadhan tahun ini sangat berbeda. Hal ini sangat di keluhkan oleh para pedagang di pasar pabukoan tersebut. Irma, ibu-ibu pedagang lauk-pauk di pasar pabukoan ini mengaku rugi ratusan ribu rupiah karena dagangannya banyak tersisa, sementara Emmy Br Nasution, pedagang cendol dan es buah terpaksa "nyengir" karena separohpun es buah dagangannya tidak laku. " Mana ada orang yang mau beli es kalau sudah hujan begini," tutur Emmy tersenyum getir. Meski mengalami banyak kerugian, namun pedagang mengaku sudah resiko berdagang dan mereka akan terus berjualan keesokan harinya " Kalau cuaca masih mendung, dagangan terpaksa dikurangi agar tidak rugi terlalu banyak," ucap Madan, pedagang ikan bakar di pasar yang sama. Kepala Dinas Perindag Pasar dan UKM Psp Islahuddin Nasution mengatakan,kehadiran Pasar Pabukoan dirasakan sangat membantu masyarakat saat bulan puasa. Banyak pilihan aneka makanan dan minuman ringan serta lauk pauk yang sudah dimasak disediakan para pedagang. Banyak jenis makanan dan minuman segar yang bisa didapatkan di pasar pabukoaan itu. Bagi ibu-ibu rumah tangga yang super sibuk atau tidak sempat memasak untuk berbuka puasa bisa mendapatkan menu yang dinginkannya di sini.“Lebih baik mampir saja ke sini. Dari pada nanti tidak sempat lagi memasak sesampai di rumah. Apalagi sepulang bekerja kita sudah sangat capai dan letih,” ungkapnya. Ia juga mengatakan ” sepinya pembeli bisa saja karena ini tahun ajaran baru, sehingga besarnya keperluan sekolah mempengaruhi daya beli masyarakat ” ujar pria yang hobi bernyanyi ini.(KS.02)


30 JULI - 6 AGUSTUS 2012 | EDISI 324 | THN KE-VII

DPRD Sumut Pertanyakan Pencairan BDB di Sejumlah Daerah Medan,BN Kepala Biro Keuangan Setdaprov Sumut, Baharuddin Siagian mengakui pencarian dana BDB memang belum dilakukan. Hal ini disebabkan ada revisi atas Peraturan Gubernur (Pergub) No 60/2010 tentang Pedoman dan Tata Cara Pengelolaan Dana Bagi Hasil dan Dana BDB. Hal tersebut yang disampaikan Baharuddin menanggapi pernyataan beberapa anggota DPRD Sumut terkait terkendalanya pencairan Bantuan Daerah Bawahan (BDB) di kabupaten/kota di Sumut usai rapat paripurna ,kemarin. “Revisinya sudah selesai minggu lalu dengan keluarnya Pergub No 27/ 2012.Perubahan dalam Pergub tersebut, terutama terkait besaran dalam tahapan pencairan anggaran. Selama

ini, pencairan dibagi menjadi tiga tahap yakni,tahap I 20%,tahap II 30% dan tahap III 50%.Tapi dengan revisi ini, pencairan menjadi 30% - 40% - 30%. ,” katanya. Dirinya berharap dengan tahapan seperti ini akan memudahkan pembangunan daerah dan memperkirakan dalam beberapa hari ini BDB akan dicairkan, tidak ada masalah. Sebelumnya beberapa anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut segera mengucurkan dana bantuan daerah bawahan (BDB) dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2012 untuk kabupaten/ kota di Sumut. Anggota DPRD Sumut asal daerah pemilihan (dapil) Tobasa, Rooslynda Marpaung (foto) menya-

Ketua DPRDSU: Bulan Ramadhan Wahana Koreksi Diri Medan,BN Ketua DPRD Sumut H Saleh Bangun meminta kepada semua pihak untuk menjadikan bulan Ramadhan sebagai wahana untuk mengoreksi diri. “Mari kita membangun kesucian bulan Ramadhan dengan kesungguhan kita memperbaiki dan mengoreksi diri sendiri,” kata Saleh Bangun dalam acara buka puasa bersama di rumah dinas Ketua DPRD Sumut di Jalan Abdul Haris Nasution, Rabu (25/7). Berbuka puasa kali ini berbeda dalam jumlah kuantitas, karena sebagian besar anggota DPRDSU melakukan tugas ke luar provinsi secara bersamaan. Dan menarik, karena acara ini dihadiri Sutan Bhatugana, ketua DPP Demokrat yang juga bakal calon Gubsu. Di hadapan wartawan yang mengerubunginya sejak awal hingga menjelang salat tawarih, Bhatugana tak lepas mengumbar senyum, sambil melepaskan kata “Mantap, barang tuh.” Di bagian lain sambutannya, Ketua DPRD Sumut H Saleh Bangun juga mengajak seluruh anggota dewan untuk menjalankan Ramadhan dengan berbagai kegiatan positif dan bersatu untuk membangun Sumut. Kemudian, menjauhkan segala perkataan fitnah maupun gunjingan yang bisa membawa malapetaka bagi umat. “Mari kita isi Ramadhan dengan melaksanakan kegiatan yang positif, melaksanakan tugas dengan baik, sesuai semangat bulan suci Ramadhan,” ujar Saleh Bangun. Benahi Diri Dalam acara berbuka puasa bersama yang dihadiri Kapoldasu, Sekdapropsu, Kadis Kominfo, Kajatisu, pimpinan fraksi dan anggota DPRD Sumut, Saleh mengatakan, selama Ramadhan kita secara maksimal membenahi diri dan menjauhi perbuatan yang haram. Karena itu, Saleh Bangun mengajak seluruh umat Islam meningkatkan ilmu dan amal ibadah dan memperteguh tali silaturahmi sesama umat, sehingga ikatan persaudaraan semakin erat. Saleh Bangun yang juga politisi Partai Demokrat ini menyatakan sebagai umat Islam kita juga harus mampu memahami hikmah Ramadhan dengan jujur, dan mengimplementasikannya dalam menjalan tugas sehari-hari. Acara buka puasa itu juga dirangkai dengan ceramah agama disampaikan Al-Ustadz, yang menyatakan ada 5 perkara yang membatalkan puasa yakni berbohong, menyebut aib dan kekurangan orang lain. Menyebutkan kata-kata yang bisa menimbulkan perseteruan, mempertontonkan dan melihat aurat, serta mengucapkan sumpah palsu. Acara juga dirangkai shalat magrib dan shalat isya berjamaah, dan dilanjutkan dengan shalat tarawih berjamaah.(r)

takan saat mereka melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), pemerintah daerah setempat mengaku belum menerima dana BDB sebesar Rp 66,6 miliar dari Pemprov Samosir.Padahal, sejumlah proyek dari BDB sudah berjalan. “Pemkab Tobasa mengaku sudah mengirimkan permintaan pencairan dana BDB/BKP 2012 lewat surat No 900/1521/- DPPKKD/2012 tanggal 20 April 2012 sebesar Rp11,3 miliar, tapi dananya belum dicairkan,” papar Ketua tim Dapil VIII Dipaparkannya beberapa anggaran BDB dalam APBD 2012 yang diterima Kabupaten Tobasa yakni, untuk Dinas Pendidikan Rp 11,3 miliar,Dinas Pekerjaan Umum Rp 8,1 miliar,Dinas Tata Ruang dan Permukiman Rp 12,3 miliar, Dinas Kese-

hatan Rp 8 miliar, Dinas Pendapatan Rp 800 juta, Dinas Pertanian Rp 15,6 miliar, Dinas Perhubungan Rp 4,2 miliar, Kantor Ketahanan Pangan (Ketapang) Rp 1,6 miliar, Dinas Pariwisata Rp4,2 miliar, dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Rp 400 juta. Terkait BDB (Bantuan Daerah Bawahan) di dapil VIII, ungkap Rooslynda, masih terendah dibanding Dapil lainnya di Sumut. Padahal Dapil VIII termasuk kategori daerah miskin. Untuk itu, diminta Pempropsu lebih serius terhadap daerah-daerah tergolong miskin dengan memberikan BDB lebih besar. Politikus Partai PPRN ini juga berharap belum cairnya anggaran BDB 2012 untuk Tobasa ini tidak mengganggu program yang sudah dibuat untuk pembangunan daerah.

" Karena itu, Pemprov Sumut diharapkan bisa menyegerakan pencairan dana BDB untuk Kabupaten Tobasa",ujar Rossylinda. (ndo)

Dibutuhkan Dedikasi & Totalitas Aparatur Untuk Keberhasilan Pembangunan Medan,BN Ada beberapa tantangan berat pembangunan Kota Medan yang harus dihadapi dan menjadi prioritas untuk lebih cepat diatas pada masa yang akan datang yakni penanganan banjir atau masalah genangan air. Kemudian, mewujudkan lalu lintas yang semakin nyaman, mengurangi kesenjangan antar wilayah, menciptakan lapangan kerja serta mengurangi kemiskinan secara terpadu dan terintegrasi. Di samping itu harus terus mengembangkan ICT, sebagai salah satu ciri kota metropolitan. “Untuk mengatasi semua tangangan itu, sekaligus mewujudkan keberhasilan pembangunan yang lebih besar, kita butuh dedikasi dan totalitas sebagai apratur yang melayani bagi masyarakat,” kata Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM dalam rapat sekaligus memperingati dua tahun kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan di Gedung Dharma Wanita Medan, Kamis (26/7). Karenanya, Wali Kota ingin seluruh pejabatnya memiliki dedikasi yang tinggi. Artinya, bekerja dengan ikhlas dan penuh totalitas terhadap tupoksi yang telah diberikan sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Jika hal ini dilakukan, orang nomor satu di Pemko Medan ini yakin dapat lari 75 untuk membangun ibukota provinsi Sumatera Utara. “Masalah pembangunan pasti tidak semakin ringan dan semakin berat. Karenanya, motivasi membangun kapasitas kita juga harus semakin baik agar dapat berlari lebih cepat. Kita harus lari 75 dari sebelumnya hanya 50. Saya pastikan akan tetap bersama-sama satu nahkoda dengan saya, sebagai satu keluarga besar

dalam membangun kota ini,” ungkapnya. Menurut Wali Kota, tanpa terasa kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota genap berusia dua tahun, persisnya Kamis (26/7). Tentunya usia dua tahun ini bisa dimaknai lama sekali atau cepat sekali. Terlepas apakah berhasil atau kurang berhasil, dia mengajak semuanya untuk sepantasnya mengucapkan Alhamdulillah. Sebab, Allah SWT masih memberikan kekuatan, kesempatan untuk mengabdi dan mendharmabaktikan hidup untuk pembangunan kota. Selama dua tahun kepemimpinannya, Wali Kota memiliki beberapa catatan pokok yang mendorong berhasil ataupun kurang berhasil maupun kurang berprestasi. Adapun catatan pokok itu, pertama, Pemko Medan menurutnya memiliki legitimasi yang kuat sehingga memberikan power untuk mengelola pemerintahan daerah dan pembangunan kota secara efektif. Kedua, lanjut dia, masyarakat meyakini pemerintah saat ini bersungguh-sungguh sedang membangun kota yang secara langsung atau tidak langsung dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian dapat dirasakan apa yang dilakukan itu mendapat dukungan penuh dari seluruh pemangku kepentingan, khususnya dari seluruh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah sehingga dapat bergandeng erat untuk membangun semua sisi kehidupan masyarakat. Sedangkan yang ketiga, tambahnya, Pemko Medan punya visi sebagai arah pembangunan kota. “Karenanya kita mampu mengelola manajemen pemerintahan daerah yang relatif baik. Baik itu sisi perencanaan, pelaksanaan, maupun pen-

gendalian pembangunan kota,” paparnya. Kemudian, Wali Kota mengungkapkan kunci sukses yang diraih dalam dua tahun terakhir berkat seluruh apratur kokoh, kompak dan bekerja bersama-sama. Artinya, tidak sendiri dalam membangun kota sehingga memunculkan kreasi dan keindahan dalam membangun kota sehingga pembangunan yang dijalankan tidak kaku maupun monoton. Keberhasilan yang diraih, jelasnya, secara fisik mampu meningkatkan kuantitas dan kualitas infrastruktur dasar kota yang semakin baik sehingga mampu mewadahi seluruh aktifitas social ekonomi masyararakat. Dengan begitu masyarakat bisa bekerja lebih leluasa, efisien dan efektif. Di bidang ekonomi, mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang semakin progresif (di atas 7,5 persen) sehingga mam menciptakan lapangan kerja yang semakin luas. Sedangkan secara social budaya, mampu meningkatkan akses dan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat sekaligus menciptakan tertib social dan harmonisasi social yang semakin kokoh. Lalu dalam rapat yang dihadiri Wakil Walikota Drs H Dzulmi Eldin MSi, Sekda Ir Syaiful Bahri, asisten, pimpinan SKPD, camat dan sekretaris dinas dan kecamatan, Wali Kota mengingatkan semua bahwasannya akan memasuki tahun ketiga sampai kelima kepemimpinannya pada 2015. Untuk itu diharapkan harus mengenali dan memaknai dengan lebih baik setiap tantangan pembangunan kota pada masa yang akan datang. Hal itu penting dalam upaya untuk mengoptimalkan perwujudan visi kota yaitu kota metropolitan yang berdaya saing, nyaman, peduli dan sejahtera.(r)

Penarikan Piutang Pajak Dioptimalkan PEMERINTAH Kota (Pemko) Medan akan terus mengoptimalkan upaya intensifikasi perpajakan untuk memaksimalkan pencapaian pendapatan daerah dan sekaligus mengurangi saldo piutang pajak yang cukup tinggi. Berdasarkan dokumen laporan keuangan Pemko Medan tahun 2011, piutang pajak tercatat sebesar Rp14,537 miliar.Dari jumlah itu,hanya Rp1,256 juta yang bisa tertagih. Wakil Wali Kota Medan Dzulmi Eldin mengatakan, pihaknya akan menagih piutang pajak daerah ke lapangan. Untuk mengoptimalkan pengurangan piutang pajak daerah, Pemko telah membentuk tim verifikasi pajak daerah. Tim terdiri dari unsur SKPD Pemko Medan, instansi vertikal dan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP). “Tim bekerja mulai Juli hingga Desember 2012,” katanya pada paripurna penyampaian Nota Jawaban Wali

Kota Medan atas Pemandangan Umum DPRD Medan tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2011 di kantor sementara DPRD Medan Jalan Gunung Krakatau Medan,kemarin,Senin (23/7). Seluruh anggota tim, lanjut dia, akan melakukan upaya-upaya intensifikasi perpajakan yang diperlukan untuk mengoptimalkan pencapaian pendapatan daerah. Sebab pada 2011, realisasi pendapatan hanya tercapai sebesar 89,11% dari target. Dia menyebutkan,retribusi pelayanan dari sisi kesehatan kota misalnya,hanya mencapai 63,98% dari target pendapatan. Kemudian, realisasi retribusi pelayanan persampahan atau kebersihan hanya 56,40% dari target. Begitu juga dengan retribusi lainnya yang belum terealisasi sesuai target.Belum optimalnya kesadaran perpajakan terutama dari wajib pa-

jak, menjadi kendala masih minimnya realisasi pajak. “Kami akan mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku khususnya UU No 28 tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD),”ujarnya. Selanjutnya mengenai realisasi belanja daerah dan masih adanya program kerja yang tidak dapat direalisasikan,Eldin menjelaskan bahwa pihaknya sudah melaksanakan sesuai ketentuan yang ditetapkan sehingga dapat diidentifikasi berbagai kebutuhan, tuntutan dan kepentingan masyarakat. Ketua DPRD Medan Amiruddin mengatakan piutang pajak sudah seharusnya bisa ditagih oleh Pemko agar bisa sinkron dengan target yang ditetapkan pada awal tahun. Dengan begitu, laporan keuangan yang tercipta pada akhir tahun baik.Ke depan,Pemko diminta tidak

hanya menargetkan tetapi juga harus bisa merealisasikannya dengan program yang terarah dan terperinci. Seluruh anggota tim, lanjut dia, akan melakukan upaya-upaya intensifikasi perpajakan yang diperlukan untuk mengoptimalkan pencapaian pendapatan daerah. Sebab pada 2011, realisasi pendapatan hanya tercapai sebesar 89,11% dari target. Dia menyebutkan,retribusi pelayanan dari sisi kesehatan kota misalnya,hanya mencapai 63,98% dari target pendapatan. Kemudian, realisasi retribusi pelayanan persampahan atau kebersihan hanya 56,40% dari target.Begitu juga dengan retribusi lainnya yang belum terealisasi sesuai target. Belum optimalnya kesadaran perpajakan terutama dari wajib pajak, menjadi kendala masih minimnya realisasi pajak. “Kami akan mengacu pada peraturan perundang-undangan yang

berlaku khususnya UU No 28 tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD),”ujarnya. Selanjutnya mengenai realisasi belanja daerah dan masih adanya program kerja yang tidak dapat direalisasikan,Eldin menjelaskan bahwa pihaknya sudah melaksanakan sesuai ketentuan yang ditetapkan sehingga dapat diidentifikasi berbagai kebutuhan, tuntutan dan kepentingan masyarakat. Ketua DPRD Medan Amiruddin mengatakan piutang pajak sudah seharusnya bisa ditagih oleh Pemko agar bisa sinkron dengan target yang ditetapkan pada awal tahun. Dengan begitu, laporan keuangan yang tercipta pada akhir tahun baik.Ke depan,Pemko diminta tidak hanya menargetkan tetapi juga harus bisa merealisasikannya dengan program yang terarah dan terperinci. (ndo)

Anggota DPRDSU Bantu Korban Kebakaran Jalan Kartini Stabat KEPEDULIAN terhadap sesama ditunjukkan 2 orang anggota DPRD Sumut yakni , H Yan Syahrin (foto) dari Partai Gerindra dan H Raudin Purba dari PKS memberikan bantuan kepada warga yang menjadi korban kebakaran Jalan Kartini, Lingkungan V Asrama, Kelurahan Kwala Bingei, yang ditempati karyawan PTPN 2 Kebun Kwala Bingei, Stabat, Langkat, belum lama ini. “Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban korban yang tertimpa musibah kebakaran,” ujar H Yan Syahrin, usai menyerahkan bantuan yang diterima perwakilan masyarakat, Lily Suheri di posko

bantuan yang berlokasi tak jauh dari lokasi kebakaran. Politisi Gerindra dari Dapem XI Binjai-Langkat itu menambahkan, masyarakat yang tertimpa musibah hendaknya diberi ketabahan dan kesabaran. “Terus terang saya sedih dan terharu mengetahui musibah ini. Karenanya, begitu mendengar ada kebakaran, saya menyempatkan diri ke sini saat melakukan kunjungan kerja bersama rekan-rekan dari Dapil XI Binjai-Langkat,” ujarnya. Bersamaan, anggota DPRD Sumut, Raudin Purba yang juga sedang menggelar kunker juga memberikan bantuan berupa

material bangunan yang dibutuhkan masyarakat di sana. Informasi yang dihimpun wartawan, kebakaran, terjadi Rabu (18/7) sekitar pukul 09.30 WIB, mengakibatkan 10 rumah warga di musnah terbakar dan 12 kepala keluarga kini kehilangan tempat tinggal. Menurut keterangan warga di tempat kejadian, api diduga berasal dari rumah salah seorang warga, lalu api membesar dan merembet ke 10 rumah warga lainnya yang letaknya berdempetan. Histeris Dari pantauan langsung di lokasi kejadian, beberapa orang warga

yang menjadi korban tampak histeris melihat rumahnya habis dimakan api. Mereka sangat terpukul dengan kejadian ini, terlebih bulan puasa tinggal beberapa hari lagi. Api baru bisa dipadamkan 2 jam kemudian atau setelah para petugas bersama satu unit mobil pemadam kebakaran dari P2K Kesbang Pol Linmas Kabupaten Langkat datang dan langsung bekerja memadamkan api. Menurut keterangan Kapolsek Stabat AKP Zulkarnaen beberapa jam setelah api berhasil dipadamkan, dari hasil penyelidikan pihak kepolisian, api diduga berasal

dari dapur rumah Miskun. Saat itu istri Miskun sedang menggoreng peyek, tiba-tiba api menyambar bensin yang ada di dapur itu. Api pun langsung membesar dan merembet sehingga menghanguskan sepuluh rumah yang letaknya berdempetan. Kesepuluh rumah itu adalah milik Miskun, Tupon, Angga, Herman, Anto, S Sembiring, Udin, Ani, Nek Empuk, dan Suwito. “Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun, kerugian materi diperkirakan mencapai Rp300 juta lebih dan hal ini sudah kami laporkan kepada Kapolres Langkat,” ujarnya lagi. (r/ndo)

B & D Transformer Your Energy Partner Berikan Pelayanan Purna Jual dan Layanan Tepat Waktu Medan, BN PT. Bambang Djaja (B & D) didirikan pada tahun 1984 pada areal industry seluas 18.000m2 didaerah Surabaya - Indonesia dan sejak didirikan, B & D telah berkecimpung dalam bidang desain serta memproduksi berbagai jenis Transformator distribusi kelas kecil, menengah dan atas. Demikian dikemukakan Yenni Chan, Branch Manager Northern Sumatera dalam Company Profil PT. Bambang Djaja (B&D) pada acara pembukaan kantor cabang B&D, Jl. Brigjend Katamso No. 37 - P Medan. Yenni Chan Branch Manager Northern Sumatera mengatakan bahwa beroperasi B&D telah mengikuti alur kerja yang dituangkan dalam Standar Operating Procedure (SOP) perusahan yang telah dibekukan dalam dokumen ISO, hal tersebut dilakukan untuk menjamin terciptanya produk dengan kualitas yang konsisten serta tepat waktu. Kami di B&D ini telah menerapkan dan memiliki sertifikat untuk ISO 9001 : 2008, ISO, 1400 1, OHSAS 1800 1, produk kami telah dibuat sesuai dengan sertifikasi IEC (International Electronical Communition) ANSI (American National Standard Institute), NEMA (National Electrical Manufacture Association), SPW (Standard PLN) dan produk kami juga telah mendapatan sertifikat dari BP Migas untuk suplai kepada perusahaan minyak yang beroperasi di Indonesia serta suplai daripada pabrik kami B&D di Surabaya sangatlah banyak sehingga kami dalam hal ini mengembangkan sayap kedaerah Sumatera Utara yakni dengan membuka kantor cabang yang ketiga setelah Surabaya (pabrik), cabang Jakarta (Office) "jelas Yenni Chan. Dalam hal pemasaran trafo saat ini, lanjut Jenni Chan sangatlah bersaing dalam produk B&D sudah banyak di ekspor ke Negara ASEAN serta Timur Tengah. Pertumbuhan daripada perekonomian saat ini cukuplah tinggi sehingga gedung - gedung yang memerlukan trafo sangatlah banyak dan segmen pasar dari kita semua masuk yakni : perumahan, infrastruktur, gedung dan areal komersial, pengeboran minyak, pertambangan, pabrik peleburan besi baja, pembangkit mikro dan mini baik itu PLTD (Diesel / Solar), PLTU (Uap), PLTA (Air), PLTG (Gas), Gedung bertingkat, Hotel, Mall, dengan ruang terbatas guna menekan resiko kebakaran instalasi perumahan, gedung atau industry yang menggunakan kabel tanah serta memiliki keterbatasan ruang" jelasnya seraya mengharapkan dengan dibukanya kantor cabang di Sumatera Utara ini, B&D kiranya bisa lebih dekat dengan konsumen didalam memenuhi permintaan kebutuhan trafo merk B&D. (AHS)

Kapolres Tebingtinggi Himbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan Tebingtinggi,BN Kapolres Tebingtinggi AKBP Andi Rian Djayadi mengimbau warga masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap gangguan kamtibmas khususnya selama bulan suci Ramadhan 1433 Hijriyah. “Polresta Tebingtinggi beserta seluruh jajaran kapolsek dan personil Bhabin Kamtimbas yang bertugas di berbagai kelurahan selalu siap mengamankan jalannya bulan suci Ramadhan, untuk itu diharapkan dukungan seluruh elemen masyarakat agar dapat bersama-sama menciptakan keamanan di Kota Tebingtinggi”, demikian imbuh Kapolres Tebingtinggi saat melakukan Safari Ramadhan Pemko Tebingtinggi, Kamis malam (26/ 7) di Mesjid Al Hasanah Jalan Karya Kelurahan Karya Jaya Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi. Tim III Safari Ramadhan Pemko Tebingtinggi yang dipimpin Kapolres bersama Plt Sekdako Drs Johan Samose Harahap itu juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim serta penyerahan bantuan pembangunan masjid sebesar Rp 2 juta. Bertindak sebagai Imam sholat teraweh H Fadlansyah Putra serta taushiyah agama disampaikan oleh Al Ustadz H Zainul Arifin SH. Lebih jauh disampaikan Kapolres bahwa grafik dan angka statistik aksi kejahatan selalu terjadi kapan saja dan dimana saja. Hal itu katanya, terjadi karena adanya kebutuhan yang diperoleh melalui jalan yang tidak sewajarnya. “Tingginya tingkat kebutuhan terhadap kebutuhan Ramadhan mengharuskan kita untuk menjaga diri dan harta benda guna mempersempit kesempatan bagi para pelaku kejahatan untuk melakukan tindak pidana kepada kita”, imbuh Kapolres Tebingtinggi. Sementara Al Ustadz H Zainul Arifin SH dalam taushiyahnya memaparkan, krisis iman terjadi dimana-mana sehingga menciptakan akhlak yang tercela. “Rendahnya akhlak serta krisis keimanan manusia menjadi penyebab terjadinya berbagai tindak kejahatan yang terjadi saat ini. Penyebab rendahnya iman, diantaranya akibat minimnya ajaran iman dari orang tua kepada anak-anak dan orang tua juga harus memiliki bekal keimanan”, papar Ustadz Zainul Arifin. Diakui bahwa tingkat keimanan tidak bisa diwariskan dan orang tua perlu melakukan bimbingan dan arahan untuk meningkatkan keimanan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa, karena tingkat keimanan anak tidak serta merta mengikut dengan iman orang tuanya.(DER)


JULI-6 AGUSTUS 30 DES 2011 - 6 JAN 2012 2012 || EDISI EDISI 324| 296| THN THN KE-VII KE-VII

Pedoman Dana BOS Juknis dan Juklak Jantho,BN Kepala Dinas Pendidikan Aceh Besar, Fadlan mengatakan dana BOS tak mungkin di selewengkan, karena tata cara penggunaannya telah di atur dalam petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan penggunaan BOS. Bahkan kepala sekolah akan dianggap berhasil bila mampu menjalankan juknis dan juklak tersebut. "Sekarang tak mungkin lagi dana BOS dikelola secara gelap-gelapan, karena harus dikelola secara terang-terangan dan akuntabel sesuai juknis dan juklak," tegasnya kepada bongkarnews.com, Jum'at (20/7). Penegasan sang bekas sekretaris di dinas yang mengelola dana sektor pendidikan itu bukan tanpa sebab. Baru-baru ini LSM Pattiro menilai penggunaan dan pengelolaan dana BOS di Aceh Besar masih belum transparan alias gelap-gelapan. Anehnya, sang kadis sangat yakin dengan juklak dan juknis mampu mencegah semua penileb dana BOS. "Keberhasilan kepala sekolah juga di ukur dari kemampuan menjalankan juknis dan juklak dana BOS," katanya. Meski LSM tersebut menemukan berbagai keganjilan dalam hal penggunaan dana BOS di sekolah-sekolah di Aceh Besar, pihak otoritas dana tersebut enggan mengambil tindakan tegas.Tindakan yang akan diambil oleh petinggi di dinas tersebut seperti diakui Fadlan, paling-paling hanya menasehati saja. "Bila terdapat sekolah yang belum optimal mengelola dana BOS, kita akan melakukan pembinaan secara terus menerus," janjinya tanpa menyebut pembinaan dalam bentuk apa.(TM)

Gaji Gubernur Rp.8,4 Juta Wagub Rp.6,72 juta. Banda Aceh,BN Gaji Gubernur Aceh, Zaini Abdullah ternyata tak begitu besar hanya Rp.8,4 juta saja. Tapi "bawaan" nya itu lo, seperti Jatah pungut pajak yang mencapai 6 kali gaji perbulan, dan belum lain-lainnya, seperti TPK sebagainya. Terlepas dari yang tak jelas, gaji seorang gubernur bila mengacu pada Keputusan Presiden No.68 tahun 2001 tentang Tunjangan Jabatan Bagi Pejabat Negara Tertentu, gaji pokok kepala daerah tingkat I atau Gubernur hanya Rp 3 juta. Sementara untuk tunjangan jabatan yang diatur melalui Keppres No.59 tahun 2003 tentang Tunjangan Jabatan Bagi Pejabat Negara di Lingkungan Lembaga Tertinggi/ Tinggi Negara, tunjangan jabatan seorang Gubernur sekitar Rp 5,4 juta. Dengan demikian, total gaji yang diterima seorang Gubernur Rp 8,4 juta.Sedangkan untuk gaji pokok Wakil Gubernur sekitar Rp 2,4 juta. Tunjangan untuk Wakil Gubernur hanya Rp 4,32 juta. Dengan demikian, total gaji yang diterima Wakil Gubernur setiap bulan hanya Rp 6,72 juta. Selain gaji, para kepala daerah ternyata masih memiliki pendapatan lain di luar gaji yang diterima setiap bulan. Kepala daerah berhak mendapat insentif pajak yang diatur dalam Peraturan Pemerintah No.69 tahun 2010 tentang Tata Cara Pemberian dan Pemanfaatan Insentif Pemungutan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Insentif pajak bagi kepala daerah diberikan memperhitungkan kinerja dalam menggenjot penerimaan negara dan daerah, khususnya dari sektor pajak. Semakin tinggi penerimaan pajak dan retribusi daerah, maka kepala daerah berhak mendapat insentif yang nilainya juga cukup besar. Kepala daerah berhak mendapat insentif sebesar 6 kali gaji, jika realisasi penerimaan pajak di bawah Rp 1 triliun. Sedangkan jika penerimaan pajak daerah di kisaran Rp 1-2,5 triliun, kepala daerah berhak mendapat insentif 7 kali gaji. Ketentuan tersebut diatur dalam Pasal 7 PP No.69 tahun 2010.(TM)

Sidang Paripurna PJ APBK 2011

Anggota DPRK Walk Out Subulussalam. BN Sidang paripurna DPRK untuk mendengarkan penyampai laporan pertanggungjawaban keuangan APBD tahun 2011 pada hari kamis (26/7) bertempat di gedung DPRK jalan pertemuan Subulussalam diwarnai dengan warlkout dan instrupsi oleh anggota dewan. Bahtiar memprotes agar sidang paripurna dihentikan karena salinan Pj APBD tidak dibagikan kepada anggota Dewan peserta sidang sebelum dibacakan, sehingga pimpinan sidang ketua DPRK Pianti Mala terpaksa menskor sidang sebelum salinan Pj dibagikan. Slain Bahtiar giliran Netap Ginting menyampaikan protes karena dalam sidang tersebut walikota subulusalam Merah Sakti, SH tidak hadir hanya dihadiri wakil walikota H. Affan Alfian Bintang, SE walaupun sebelumnya pimpinan sidang ketua DPRK Pianti Mala telah menyampaikan bahwa Walikota berhalangan hadir berhubung karena keluarganya terkena musibah di luar Daerah, namun Netap Ginting dari Komisi B tetap dalam pendiriannya, sehingga meninggalkan ruangan sidang walkout. Walaupun demikian sidang terus dilanjutkan untuk mendengarkan Pj APBK 2011 sesuai agenda. Wakil Walikota H. Affan Alfian Bintang, SE saat melaporkan pertanggung jawaban APBK 2011 juga menyinggung bahwa walikota Merah Sakti memang ada halangan karena keluarga terkena musibah dan juga mengatakan kalau Wakil tidak bisa menggantikan Walikota

dalam setiap tugas, apabila Walikota berhalangan untuk apa dibuat Wakil dalam setiap Pemilukada, karena walikota dan wakil walikota adalah sama ucap Bintang memprotes sikap anggota Dwan yang Walkout tersebut dan dilanjutkan penyampaian Pj APBK 2011 antara lain APBK ditetapkan sebesar Rp. 272.180.016.000, perubahan anggaran naik menjadi Rp. 320.816.206.092 berasal dari pendapatan Asli

Daerah, dana perimbanan, transfer pemerintah provinsi dan pemerintah pusat. Untuk belanja operasi tahun 2011 direncanakan sebesar Rp. 206.817.480.481,03 direalisasikan sebesar Rp. 205.075.659.718,22 (99,16%). Erdiri dari belanja barang, belanja bunga di Bank Aceh, hibah, banuan sosial, belanja modal, tanah, peralatan, gedung, jalan, irigasi, bantuan

Bupati Buka Baksos di Simpang Tiga KOTA JANTHO,BN Bupati Aceh Besar Mukhlis Basyah membuka pelaksanaan bakti sosial (Baksos) kesehatan dan peluncuran Program Jumat Bersih yang dipusatkan di Puskesmas Kecamatan Simpang Tiga, Aceh Besar, Jumat (27/7). Kegiatan tersebut merupakan prakarsa dari pengurus Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat (IAKMI) Cabang Aceh Besar. Hadir dalam kesempatan itu, para para asisten Setdakab, kepala SKPK, unsur Muspika, kepala puskesmas se-Aceh Besar, tenaga kesehatan, para geusyik, imuem mukim, dan tokoh masyarakat Kecamatan Simpang Tiga. Dalam sambutannya, Mukhlis Basyah mengemukakan, Gerakan Jumat Bersih dan sehat merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran kepada individu, keluarga, dan masyarakat guna diaplikasikan perilaku hidup sehat dan bersih dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan Baksos dan peluncuran Program Jumat Bersih merupakan momentum yang sangat penting, terlebih lagi dilaksanakan di bulan Ramadhan. Mudahmudahan kegiatan ini dapat dilaksanakan terusmenerus. Yaitu setiap Jumat dan dapat dilaksanakan gotong-royong kebersihan lingkungan di semua Puskesmas, Puskesmas Pembantu, dan Polindes "Sehingga tempat pelayanan kesehatan masyarakat menjadi contoh bagi masyarakat di sekitarnya," katanya. Dalam kesempatan itu, Bupati Aceh Besar secara simbolis juga menyerahkan Surat Keputusan Kadis Kesehatan Aceh Besar kepada tenaga fungsional penyuluh kesehatan masyarakat sebagai penanggung jawab atau penggerak kegiatan Jumat Bersih dan sehat. Hal tersebut merupakan tugas pokok dan fungsi

tenaga penyuluh kesehatan yang harus dilaksanakan secara teratur dan profesional. Ketua pelaksana, Lukman MKes menjelaskan, kegiatan yang dilaksanakan antara lain meliputi sunat massal gratis untuk 50 anak kurang mampu dari Kecamatan Simpang Tiga, Sukamakmur, Darul Kamal, serta 3 muallaf dari Kecamatan Kota

Jantho, pemeriksaan kadar gula gratis, penyuluhan kesehatan dengan tema Narkoba (NAPZA), perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta peluncuran gerakan Jumat Bersih dan sehat di seluruh tempat pelayanan kesehatan dalam Kabupaten Aceh Besar.(HAB)

keuangan dan lain-lain. Sidang paripurna setelah ditutup oleh Ketua DPRK diakhiri dengan penyerahan Pj APBK 2011 secara simbolis oleh wakil Walikota H. Affan Alfian Bintang, SE kepada Ketua DPRK Pianti Mala disaksikan oleh Wakil Ketua Siti Ansari Bancin, SE dan Karlinus serta anggota DPRK yang hadir bersama para Kepala SKPK. (RB).

Salut Melihat Perkembangan Kota Subulussalam Subulussalam. BN Ucapantersebutdiatasselaludilontarkanparatamu-tamudari luar Daerah saat berkunjung ke Pemko Subulussalam seperti tamu pejabat dari Pusat/Provinsi, para ust dan alim ulama, antara lain Menko Kesra RI Agung Laksono saat meresmikan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) pada tahun 2011, Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Mulyono saat meninjau Pembangunan Makodim TNI di Kecamatan MERAH SAKTI, SH Penanggalan Subulussalam Gubernur Aceh Drh. Irwandi Yusuf saat peletakan batu pertama Mesjid Agung tahun 2011, Kasubbag Biro Hukum / Humas Seta Provinsi Aceh, Kabag Humas Harian waspada Drs. Erwan Efendi, MA dari Medan dan Ust. Dr. Ahyar Zain, M. Ag juga dari Medan Sumut. Mereka mengatakan Kota Subulussalam dengan usia baru setahunjagungsetelahmekardariKabupatenIndukAcehSingkil dipimpinWalikota Merah Sakti, SH danWakilWalikota H. Affan AlfianBintang,SEmenjalanitigatahunempatbulan, perekmbanganKotaSubulussalamsangatpesatsehingga mereka selalu mengatakan dalam kata-kata pembukaan sambutannya salut kepadaWalikota Merah Sakti atas kinerjanya untukmembangundisegalasektorKotaSubulussalamKotasada kata, bahkan Ust. Dr. Ahyar Zain, M.Ag saat berceramah di RundingdalamacarawiridakbarmenjelangbulanRamadhanlalu mengatakansangattekrejutmelihatperkembanganKota Subulussalamdibandingkanduatahunlalusaatdirinyamelintas menujutapaktuanAcehselatanbahkandiamenghimbaukepada masyarakat Kota Subulussalam agar jangan terpropokasi, karena Walikota Merah Sakti sering ke luar daerah seperti Banda Aceh dan Jakarta, karena kata Ust tanpa ada kebijaksanaan pemimpin untukmengadakanlobi-lobiuntukpembangunanketingkat provinsi/pusat daerah tidak akan maju karena kata Ust pusat mauupnprovinsibanyakdaerahyangakandipikirkansedangkan anggaransudahtertentu,sambilmengajakmasyarakatKota SubulusalamuntukmendukungkepemimpinanMerahSakti jangankitamelihatNegatifnyakataUst.AhyarZain. Subulussalamkotayangmemiliki5Kecamatan74Kampong pada tahun 2011 menduduki peringkat ke III terbaik Kota pemekaranseluruhIndonesia.Padatahun2013dipercaya menjadituanrumahuntukMTQkeXXXItingkatProvinsidanjuga pada tanggal 18 Juli 2012 walikota Subulussalam Merah Sakti, SH mendapatpenghargaandariPresidenRIkarenaberhasil memproduksiberasnasionallebihdari5%. Keberhasilan itu semua sudah barang tentu atas kerja keras walikota/wakilwalikotadidukungparaKepalaDinas/Jabatan sertaperanlegislatif(DPRK)untukmembangunKota Subulussalam agar masyarakat dapat makmur, sejahtra dan bermartabat.(RB).

Langkah Zaini-Muzakir Dipuji Bu Menteri Banda Aceh,BN-Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Menkes-RI) Dr.Nafsiah Mboi, Sp.A, MPH, memberikan apresiasi larangan merokok dilingkungan perkantoran yang diterapkan oleh pemerintahan Zaini Abdullah-Muzakir Manaf, yang dilantik 25 Juni lalu oleh Mendagri. Menurut Menkes Nafsiah, larangan merokok bagi PNS maupun tamu, perlu dijadikan contoh provinsi lainnya ditanah air. Lantaran, merokok, sebut Menkes Nafsiah, sangat berbahaya dan bisa mengindap penyakit kanker. “Jadi perlu dukungan oleh semua komponen terkait kebijakan yang telah diambil oleh Pemerintahan Zikir. Apalagi, Pak Gubernur Aceh sekarang ini berlatar belakang seorang dokter,” ujarnya saat memberikan arahannya pada Pembukaan Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) Aceh 2012 Rabu (25/7) di Hermes Palace. Dikatakan, selama ini upaya yang telah dilakukan oleh Pemerintah Aceh dalam bidang kesehatan, banyak mengalami kemajuan terutama dalam meningkatkan taraf kesehatan masyarakat Aceh. “Apa lagi dengan adanya Jaminan Kesehatan Aceh yang menggratiskan pengobatan bisa membantu pencapaian pembangunan bidang kesehatan,” katanya. Secara Nasional, terang dia, selama beberapa dasawarsa telah menunjukkan keberhasilan dalam bidang kesehatan. Hal ini ditunjukkan dengan membaiknya angka usia harapan hidup, menurunnya angka kematian ibu melahirkan dan angka kematian bayi. Meskipun ada banyak persoalan

kesehatan yang harus terus diperhatikan. “Sesuai Riset Kesehatan Dasar (Riskedas) tahun 2007 Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat (IPKM) 0.4 dan pada tahun 2010 menjadi 0.55, dan juga masih ada persoalan lain menyangkut dengan gizi buruk yang akan terus diperhatikan untuk perbaikannya,” jelas Nafsiah. Ia menyebutkan, dalam bidang kesehatan, Aceh sudah memiliki prestasi yang begitu bagus. Ada banyak peningkatan dalam bidang kesehatan, seperti, Prevalensi Gizi Buruk turun dari 25.51% tahun 2007 menjadi 23.70% pada tahun 2010. Demikian juga cakupan persalinan dengan tenaga kesehatan meningkat dari 76.9% tahun 2007 menjadi 91.70% pada tahun 2010. Kemudian sanitasi pada tahun 2007 33.06% meningkat menjadi 52.1%. “Kesehatan di Aceh relatif ada peningkatan dalam pembangunan kesehatan, terutama seluruh persalinan di Aceh sudah ditangani oleh Medis. Namun, dari keberhasilan tersebut masih ada beberapa hal yang perlu mendapatkan perhatian dari Pemerintah Aceh. Ini harus diperhatikan khusus daerah-daerah yang bermasalah kesehatan,” sebutnya lagi. Pada prinsipnya, ada sekitar 13 Kabupaten/Kota yang bermasalah dengan kesehatan di Aceh, ini butuh perhatian Pemerintah Aceh, terutama Gayo Luwes peringkat kesehatan di 439, Aceh Jaya 410 dan Aceh Barat 404. “Selain itu, Provinsi Aceh masih merupakan daerah endemis Kusta dengan prevalensi tahun 2011 adalah 1,2/

10.000 penduduk. Penyakit kusta di Aceh masih diatas target nasional yaitu <1/10.000 penduduk,” pungkasnya. Untuk mengatasi dan meningkatkan pembangunan kesehatan di Aceh, pada tahun 2012 Kementerian Kesehatan telah mengalolasikan dana yang besar. Anggaran tersebut untuk mendukung upaya pembangunan kesehatan di Aceh. “Tahun 2012 ini, Kementerian Kesehatan telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 242.568.506.000, untuk Provinsi Aceh. Rinciannya, Dana Tugas Pembantu Bidang Kesehatan sebesar Rp. 99.129.900.00, Dana Dekosentrasi Bidang Kesehatan sebesar Rp. 27.346.296.00 dan yang terakhir Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp. 116.092.310.00,” imbuhnya menyebutkan. Menkes Nafsiah Buka Rakerkesda Aceh Menteri Kesehatan RI Dr. Nafsiah Mboi, SpA, MPH (foto)membuka Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) Aceh 2012, yang berlangsung sejak Rabu-Kamis kemarin, di Hotel Hermes Banda Aceh. Anggota Kabinet Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Jilid II itu disambut langsung Gubernur Aceh, Dr. Zaini Abdullah dan unsur Muspida Aceh. Sejumlah undangan sudah memadati hotel berbintang dikawasan Lampineung. Rakerkesda Aceh 2012 tersebut bertajuk memperkuat senergitas program kesehatan Pemerintah Pusat dan daerah untuk percepatan target MAGs 2015. Dalam agenda tersebut Menkes Nafsiah juga melakukan dialog dan kunjungan ke

Posyandu Gampung Alue Deah Teungoh dan peresmian Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular Menteri Nafsiah. Turut hadir dalam pembukaan rapat kerja itu Direktur Utama PT Asuransi Kesehatan I Gede Subawa, Dirjen Bina Kesehatan Supriantoro, Dirjen Bina Kesehatan Gizi Slamet Riyadi, Dirjen Bina Farmasi Linda, Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Zahari Siregar, Wakil Ketua DPR Aceh Amir Helmi, Kajati Aceh TM Syahrizal, dan Wakil Wali Kota Banda Aceh Illiza Saaduddin Djamal. Dalam kesempatan itu, Menkes Nafsiah, memberikan penghargaan kepada 10 perempuan Aceh sebagai Kader Lestari terbaik untuk tahun 2012. Ke 10 orang tersebut berasal dari lima kabupaten kota yaitu Banda Aceh, Aceh Besar, Pidie, Pidie Jaya dan Bireun. Dalam acara tersebut Nafsiah Mboi mengharapkan agar kader yang telah mendapatkan penghargaan tersebut bisa menjadi contoh bagi yang lain. “Dengan demikian kader kesehatan Aceh bisa menjadi contoh bagi daerah lain,” ujarnya. Mereka yang diberikan penghargaan rata-rata sudah mengabdi selama 11 hingga 28 tahun di posyandu. Dari Banda Aceh penghargaan tersebut diberikan kepada Nurhanifah dan Ria Hanum, di Aceh Besar kepada Nur Ismiati dan Darmawati, di Pidie kepada Marliah dan Nurasiah, di Pidie Jaya kepada Yusra Mahmud dan Yusnidar Hasbi sedangkan di Bireun diberikan kepada Husna Idris dan Yusnidar.

Sementara Gubernur Aceh Zaini Abdullah, mengatakan, Pemerintah Aceh yang baru bertekad mewujudkan program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) dan terus memperbaiki berbagai kelemahan yang ada. “Pemerintah yang baru, tidak menampik adanya beberapa persoalan kesehatan yang harus terus mendapat perhatian serius dari pemerintah. Ada empat indikator yang mempengaruhi pembangunan kesehatan di Aceh,” katanya. Ia menyebutkan, masih tingginya perbedaan status kesehatan masyarakat antara di desa dan di kota, antara daerah maju dan tertinggal dan antara kelompok miskin dan kelompok yang mampu. “Angka kesakitan dan kematian karena penyakit infeksi masih tinggi, dilain pihak angka kesakitan penyakit degeneratif mulai meningkat dan ini menjadi beban ganda pemerintah dalam pembangunan kesehatan,” sebut Gubernur Zaini Abdullah. Ia menambahkan, perilaku masyarakat yang belum sepenuhnya mendukung pembangunan kesehatan. Dan terakhir pemerataan dan keterjangkauan atau akses pelayanan kesehatan yang bermutu dan berkualitas masih kurang.“Melalui raker daerah ini kita minta semua yang hadir berkenan mencurahkan perhatian dan melontarkan ide kreatif untuk melaksanakan kesehatan yang lebih baik,”ujar tambahnya. (Af)


30 JULI-6 AGUSTUS 2012 | EDISI 324| THN KE-VII

Stok Gula Hanya 60 Persen Medan, BN Produksi gula Indonesia untuk konsumsi hanya 2,1 juta ton per tahun, jauh dari target yang mencapai tiga juta ton per tahun. Saat ini, konsumsi gula konsumen Indonesia 12 kilogram per kapita. Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perdagangan Distribusi dan Logistik, Natsir Mansyur, mengungkapkan produksi gula konsumsi PTPN hanya mampu memenuhi 2,1 juta ton per tahun. Artinya, gula lokal hanya mampu menutup 60 persen konsumsi gula 120 juta penduduk Indonesia. "Penduduk Indonesia yang mengkonsumsi

gula mencapai 200 juta ton pertahun. Ini berarti ada ketidakseimbangan produksi dan konsumsi (supplay demand)," ungkapnya, kemarin. Menurut Natsir, walaupun berbagai upaya dilakukan untuk mendongkrak produksi gula konsumsi mulai dari program revitalisasi mesin pabrik gula yang sudah tua hingga perbaikan kebun tebu, namun masih jauh dari harapan untuk memenuhi kebutuhan gula konsumsi untuk konsumen Indonesia mulai dari sabang sampai merauke. "Jadi wajarlah propinsi di luar Jawa tidak mendapat distribusi gula PTPN, sehingga selalu

menimbulkan masalah harga yang tinggi, distribusi yang tidak merata dsb. Namun mau sampai kapan kondisi ini terus berulang,” ungkapnya. Dengan perhitungan angka tersebut, lanjut Natsir, maka PTPN gula hanya mampu memenuhi konsumen gula yang ada di pulau Jawa, sehingga kesulitan untuk memenuhi kebutuhan yang berada di luar Jawa. Menurut Natsir, stakeholder harus realistis melihat kondisi sekarang ini, bukan waktunya lagi mempertahankan egoisme sektoral bahwa kebutuhan gula konsumsi dapat dipenuhi PTPN

gula, karena hal itu membuat stakeholder terjebak dengan persoalan dan polemik harga, distribusi, serta tuding menuding kelangkaan gula konsumsi dari tahun ke tahun. Karena permasalahan gula yang masih kusut, Kadin meminta Pemerintah bersama dunia usaha membuat roadmap manajemen pergulaan produksi, distribusi, perdagangan agar cepat dibuat. "Untuk Kawasan Timur dan Kalimantan, Kemenprin dan BKPM perlu membuka izin baru industri gula rafinasi agar dapat mendorong industri makanan dan minuman," jelas Natsir. (NET/DNA)

Walikota Tebing Tinggi Hadiri Musda II Paguyuban Pujakesuma Tebingtinggi. BN Hasil Musyawarah Daerah (Musda) II Paguyuban Keluarga Besar Putra Jawa Kelahiran Sumatera (Pujakesuma) Kota Tebingtinggi Tahun 2012, Minggu (15/7) di Balai Kartini Kota Tebingtinggi, terpilih dr H Nanang Fitra Aulia menjadi Ketua DPD Paguyuban Pujakesuma Kota Tebingtinggi masa bakti 2012-2016. H Nanang Fitra Aulia yang juga menjabat sebagai Direktur RSU dr Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi itu menggantikan ketua lama Drs H Suryo Santoso. Sebelum digelar Muscab II Pujakesuma Kota Tebingtinggi, H Suryo Santoso mengaku di hadapan undangan dan pengurus, bahwa sudah saatnya regenerasi diperlukan untuk memperbesar Paguyuban Pujakesuma di masa yang akan datang. “Saya sudah tua, dan tak mungkin Pujakesuma tetap tak gendong ke mana-mana,” spontan saja seluruh undangan dan Walikota Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM tepuk tangan dan

tertawa lebar. H Umar Zunaidi Hasibuan MM mengatakan, diadat (etnis) Batak dirinya boru Pjakesuma. “Di adat Batak, aku boru Pujakesuma, sebab istri tercinta asli keturunan Jawa, begitu juga kakek saya Jawa. Oleh sebab itu, saya siap membantu membesarkan Pujakesuma untuk masa depan”, janji Umar Hasibuan. Ketua DPW Pujakesuma Sumut, Kol Inf A Asmadi MHum saat membuka Muscab II meminta agar pengurus yang terpilih harus menjadi contoh, bukan untuk diajari ataupun untuk diurus. “Sebab di sini (Paguyuban Pujakesuma) dituntut untuk rela berkorban, bukan untuk mencari keuntungan pribadi”, imbuhnnya. Ketua terpilih dr H Nanang Fitra Aulia mengatakan bahwa ia siap membesarkan Paguyuban Pujakesuma bersama pengurus lainnya dengan bergandengan tangan. “Jauhkan perbedaan dengan mempersatukan persamaan untuk kemajuan wong Jawa.(DER)

Tebingtinggi Jadi Ikon Profil Kelurahan se-Sumut TTinggi.,BN KotaTebingtinggiditunjuksebagaisalahsatuikon (contoh)dalampenyusunanProfilKelurahandiPropinsi SumateraUtara.WalikotaTebingtinggimeminta kepada petugaspenyusunprofilagarmenjalankantugasnya denganbaik,sebabhampirseluruhpandangan kabupaten/kotayangadadiSumuttertujuke Tebingtinggi. “TentunyadaerahlaindiSumutakanmenantikanhasil dariapayangkitakerjakan,jangansampaiTebingtinggi menjadipembicaraannegatifdiSumateraUtara. Saya tekankan kepada BPMK sebagai leading sector, camatdanlurahsebagaipemimpindilokasipilotproject agar bekerja sebaik-baiknya,”tegasWalikota TebingtinggiIrHUmarZunaidiHasibuanpadakegiatan SosialisasidanPelatihanPenyusunanProfilKelurahan, Senin(16/7)digedungBalaiPertemuanKartiniJalan ImamBonjol,Tebingtinggi. KepadaKepalaBadanPemberdayaanMasyarakat Kelurahan(BPMK)KotaTebingtinggiDrsHNizarRangkuti,

paracamatdanlurahseKotaTebingtinggisertaanggota lembagakemasyarakatanyangbertindaksebagai petugas survei lapangan, walikota berpesan agar benarbenarmencurahkantenagadanpengabdiannyademi suksesnyakegiatanpenyusunanprofilkelurahandikota itu.“Marikitabersama-samamengenalidanmenggali potensi yang ada pada diri dan masyarakat kita. Saya yakin dan percaya saudara sekalian akan bekerja dengan sepenuhhatidantanggungjawabpenuhinisematamatauntukkemajuanKotaTebingtinggitercintaini,” imbuhwalikota. KepalaBPMKKotaTebingtinggi,DrsHNizarRangkuti mengatakanbahwapenyusunanprofilkelurahan bertujuanuntuklebihmengenalimasing-masingpotensi yangadadikelurahan.“Denganmengenalipotensiyang adadiwilayahkitamasing-masing,makaakanbisadigali dan dimanfaatkan serta dikembangkan potensi daerah denganseluas-luasnyasekaligusmenginventarisir masalah-masalahyangadadilingkungannya,” katanya.(DER)

Puasa depan. Aneh tapi nyata, tapi itulah kenyataan di negeri beribu pulau ini. Akibat mangkirnya sejumlah anggota dewan, membuat Ketua DPRD Psp H Aswar Syamsi Lubis, SE, MM, berang. Dia sempat menggelengkan kepalanya, kenapa sampai anggota dewan tidak hadir pada sidang yang telah diangendakan. ”Acara ini telah kita agendakan sejak beberapa hari lalu dan undangan pun sudah disampaikan kepada yang bersangkutan (anggota DPRD) sebelum acara digelar. Karena tak cukup qourum, terpaksa sidang kita undur,” imbuhnya. Dijelaskan Aswar, sesuai ketentuan dan peraturan yang berlaku, sidang paripurna dapat dilaksanakan, apabila jumlah anggota DPRD yang hadir setengah tambah satu. ”Mengingat hanya 12 orang anggota dewan, saya skors hingga Jum'at tanggal 27 Juli 2012 yang akan datang," kesal Aswar Syamsi sembari

menutup sidang paripurna setelah sebelumnya menskors persidangan selama dua kali berturut-turut sambil mengetuk palu, belum lama ini. Menanggapi penundaan rapat paripurna ini, Ketua Badan Kehormatan DPRD Psp menyatakan kekesalannya. H Marataman Siregar menyebut anggota dewan mestinya memikul tanggungjawab moral sebagai apresiasi kepada rakyat yang sudah memilih. Sebagai Ketua BK, H Marataman sebelumnya telah meminta Ketua DPRD Psp agar persidangan hari ini di ekspos media, karena sidang paripurna ini sipatnya terbuka. “Sebagai ketua Badan Kehormatan saya mengimbau kepada semua anggota dewan agar hadir pada sidang yang akan datang serta menunjukkan pertanggungjawaban moral kita kepada rakyat. Kalau perlu kita sampaikan nama-nama anggota dewan yang tidak hadir untuk dipublish kepada masyarakat,” tukas

politikus dari dari Partai Buruh ini. Ketua DPRD turut menimpali apa yang disampaikan Ketua Badan Kehormatan yang menganjurkan para wartawan atau LSM yang menyaksikan kejadian ini untuk memberikan penilaiannya atas perilaku wakil rakyat yang demikian. "Saya berharap rekanrekan wartawan menulis di media secara objektif supaya rakyat Kota Psp mengetahui bahwa sebagian besar wakilnya di DPRD ini tidak peduli nasib rakyat," imbaunya. Rapat Paripurna DPRD Psp yang mengagendakan pembahasan LHP BPK ini dihadiri Sekretaris Daerah Kota P Sidimpuan H.Sarmadan Hasibuan, Asisten dan sejumlah kepala SKPD di Pemko Psp Serta Camat yang menunggu sengan setia kehadiran para anggota dewan tersebut. Ketika kampanye slogannya ” Amat Peduli Pada Rakyat”, sekarang slogannya ”Peduli Amat Pada Rakyat”.(KS02)

bisa di bilang situasi sulitnya mendapat BBM bagaikan dalam kondisi perang,” ujar beberapa warga mengeluhkan karena hilangnya BBM. Menyikapi masalah kelangkaan BBM, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bengkalis kepada beberapa wartawan baru-baru ini memaparkan untuk mengantisipasi kelangkaan premium di Bengkalis. Dikatakan, Disperindag terus berupaya untuk mengantisipasi kelangkaan yang terjadi, bahkan berupaya meminta tambahan kuato dari PT Pertamina. Hanya saja

ternyata pihak PT Pertamina telah menambah pasokan BBM ke Bengkalis sebanyak 50 KL. Selain mengusahakan tambahan pasokan, lanjutnya pihak Desperindag juga membatas jumlah pembelian oleh warga yang mengisi BBM, dengan maksimal Rp15 ribu untuk kendaraan roda dua , dan Rp100 ribu untuk kendaraan roda empat. “Kita juga melakukan pengecekan ke setiap AMPS yang ada, dan meletakkan kamera pemantau CCTV di setiap tempat pengisi BBM hal itu kita lakukan untuk mempermudah pemantauan,” ujarnya . (SIRAIT/RITONGA)

Sudah Antrian.. “Sudah antrinya lama, pas giliran sudah habis,” sesal salah seorang pengendara kepada BN, belum lama ini. Kelangkaan minyak BBM ini membuat warga pusing tujuh keliling karena minyak BBM terkadang kosong. Sehingga pemilik kendaraan bermotor kewalahan untuk mencari bensin. “Kami nunggu terkadang sampai 12 jam hingga 20 jam lamanya, baru dapat mengisi bensin. Itu pun hanya sebanyak 2 liter saja,” beber pengendara. Pemerintah Bengkalis harus mencari solusi agar BBM untuk kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.“Jangan seperti sekarang,

Pattiro . Demikian diungkapkan Direktur Lembaga Pusat Telaah dan Informasi Regional (Patttiro) Aceh, Teuku Zulyadi, kepada wartawan dalam konferensi pers di Aula Muharram Journalism Collage (MJC), kawasan Beurawe, Banda Aceh, belum lama ini. Dikatakan, berdasarkan temuan Pattiro Aceh, ditemukan beberapa fakta yang menjadi masalah dalam sistim penggunaan dana BOS tersebut, pasalnya, menurut dia, seharusnya persoalan itu segera ditindak lanjuti dan diselesaikan oleh instansi terkait, ujarnya. Ia menyebutkan, berdasarkan data triwulan II 2012 dari Dinas Pendidikan Provinsi Aceh, total dana BOS yang disalurkan di Aceh Besar mencapai Rp5.659.215.000. Masingmasing untuk jenjang pendidikan SD senilai Rp3.892.380.000 dan SMP senilai Rp1.766.835.000. Jumlah SD penerima dana BOS sebanyak 204 unit sekolah dengan jumlah siswa mencapai 26.844 orang. Sedangkan SMP sebanyak 64 sekolah dengan total siswa 9.954 orang. “Ironisnya, meski itu dana publik, masih banyak sekolah yang belum terbuka dalam pengelolaan dan penggunaan dana BOS. Seharusnya informasi penggunaan dana itu harus transparan dan mudah diakses,” sebut Zulyadi penuh curiga. Masih katanya, Pattiro sempat menguji akses informasi dana BOS di enam SD dan SMP dalam Kecamatan Darussalam. Hasilnya ditemukan tiga sekolah enggan memperlihatkan laporan penggunaan dana BOS, dengan alasan harus ada surat rekomendasi dari Dinas Pendidikan Aceh Besar untuk mengetahuinya. “Sedangkan tiga sekolah lainnya memberikan secara terbuka dan dibolehkan untuk diperbanyak tanpa harus mengantongi surat izin,” kata Zulyadi. Dari enam sekolah itu, lanjut Zulyadi, satu diantaranya masih menempel informasi penggunaan dana BOS tahun ajaran 2009 didinding pengumuman. Bahkan satu sekolah lainnya sama sekali tak ditemukan adanya pengumuman informasi dana BOS, yang bisa diakses dimasyarakat. “Dalam fokus group diskusi (FGD) diadakan Pattiro pada 2425 April 2012 di sebuah hotel di Banda Aceh, terungkap, ada sekolah yang menggunakan dana BOS di luar petunjuk teknis, untuk menutupi kebutuhan mendesak. Seperti membiaya pengobatan siswa yang mengalami kecelakaan dan membeli minum para tamu,” lanjutnya. Menurut dia, keterlibatan komite sekolah dalam membuat Rancangan Kegiatan Anggaran Sekolah (RKAS) juga masih

sangat minim. Banyak sekolah hanya memanfaatkan komite sekolah sebagai legalitas tanda tangan RKAS yang sudah disiapkan pihak sekolah. Bahkan dalam pembentukan Forum Komite Sekolah (FKS) Kecamatan Darussalam, pada Mei 2012, terkesan fungsi komite sekolah asal melengkapi administrasi semata, tidak mempertimbangkan aspek efektivitas kepengurusan. “Bagaimana forum komite sekolah mau produktif, ketua komite sekolah saja ada yang berusia 60 tahun bahkan 70 tahun. Kondisi usia lanjut ini tentu berakibat pada kurangnya kinerja komite sekolah,” ucapnya lagi. Pattiro juga menilai pengawasan masyarakat terhadap BOS masih lemah, hal ini disebabkan terbatasnya informasi teknis serta aturan terkait dana BOS. Disamping belum adanya unit pengaduan representatif yang mudah dijangkau, sehingga masyarakat tak mengetahui tata cara melaporkan dugaan penyimpangan, imbuhnya. Atas temuan-temuan tersebut, Pattiro merekomendasikan agar instansi terkait, yaitu, pertama, melakukan maping dan pembinaan sekolah-sekolah yang belum menerapkan transparansi, serta memberikan penghargaan dan hukuman (reward and punishment) terhadap pengelolaan dana BOS. Kedua, Dinas juga harus menyosialisasikan kepada masyarakat tentang pentingnya partisipasi public dalam penyaluran dan pengelolaan dana BOS, ketiga, Pemerintah Pusat perlu mengevaluasi metode pembagian dana BOS yang berdasarkan dengan jumlah siswa, faktanya kendati jumlah siswa sedikit kebutuhan sekolah rata-rata sama. Keempat, perlu adanya pengawasan dan pembinaan secara intens oleh dinas terkait dan menegur sekolah-sekolah yang belum menempel laporan informasi penggunaan dana BOS secara terbuka. Kelima, Dinas Pendidikan harus membentuk unit pengaduan dana BOS yang mudah diakses masyarakat dan tanpa bisa diintervensi pihak manapun, serta mengoptimalkan fungsi dan peran petugas yang menangani pengaduan dan keenam, meningkatkan fungsi dan peran komite sekolah, pungkasnya. Sesalkan Sikap LSM Sementara Kadis Pendidikan Aceh Besar, Drs.Fadlan sangat menyesalkan publikasi sepihak LSM Pattiro ke media massa.Akibat publikasi tersebut, pihak Disdik Aceh Besar mengaku tersudutkan.

"Saya sangat keberatan dengan publikasi Pattiro, karena terdapat beberapa kelemahan yang merugikan pihak kami. Seharusnya mereka konfirmasi dengan kami," ungkap Kadis Pendidikan Aceh Besar, Drs.Fadlan, kepada Bongkarnews.com, via pesan singkat, Selasa (24/7). Kekesalan orang nomor satu di dunia pendidikan Aceh Besar itu bukan tanpa alasan. Tanpa sepengetahuan dia, LSM Pattiro menggelar temu pers, dan akhirnya jadilah berita besar seputar pengelolaan dana BOS di Aceh Besar. Kekecewaannya tentu pemberitaan lebih menyudutkannya dan dinilai olehnya berat sebelah karena tanpa uji ulang alias check and recheck. "Sebaiknya kita merujuk kepada hasil audit,atau kita kunjungi sekolah juga untuk mendapatkan informasi yang berimbang," sarannya dengan penus sesal. Sementara itu, meski LSM Pattiro rutin memantau pengelolaan dana BOS disekolah-sekolah terutama di Aceh Besar,dan menemukan beragam ketimpangan di lapangan, namun hal tersebut tak akan berujung ke tangan penegak hukum, kenapa?. "Kita lebih memilih memperbaiki sistem," jawab T.Zulyadi, penanggungjawab LSM Pattiro Aceh,kepada Bongkarnews, ketika ditanyakan apakah temuan mereka akan dilaporkan ke pihak penegak hukum atau tidak. Pihak LSM tersebut menyadari, posisi mereka adalah diluar sistem. Namun mereka tak akan merubah gaya mereka selama ini yang condong ke pembinaan. "Ya, (kita) diluar (sistem). Sudah jadi gaya advokasi Pattiro dengan perbaikan sistem dengan pendampingan," terangnya dengan mengajak Bongkarnews.com untuk bertatap muka, agar dia dapat menjelaskan lebih lanjut seputar visi dan misi LSM itu. Beberapa informasi yang di peroleh Bongkarnews.com dari internal pengelola dana BOS menuturkan, mereka tidak mau ada pihak mengusik dan mencari-cari tahu seputar dana tersebut. "Tidak semua yang kita kerjakan boleh diketahui media dan LSM," kata sumber dengan mengutip kata-kata oknum pengelola dana BOS di Aceh Besar. Selanjutnya sumber tersebut membeberkan, kebiasaan para pengempang dan penileb dana BOS beraksi dengan memalsukanjumlahsiswa."Biasanyamenambahjumlahsiswa,namun sekarangparakepalasekolahmulairesah,karenasetiapsiswaharusjelas KK (kartu keluarga) nya. Jadi siswa "siluman" tentu kebingungan di cari KK," ujar sumber tanpa mau disebut namanya. (AF/TM)

Proyek PNPM

Dari Halaman 1

Namun sangat disayangkan, Program PNPM Tahun 2012 yang dilaksanakan di Desa Majanggut I Kecamatan Kerajaan Kabupaten Pakpak Bharat, proyek kegiatan PNPM di desa dimaksud kurang berpihak kepada masyarakat. Menurut pengakuan salah seorang tokoh masyarakat, Asmen Solin, kepada wartawan beberapa pekan lalu mengatakan, bahwa Program PNPM untuk Tahun 2012 yang dananya ± Rp. 300 Juta dirasakannya kurang berpihak kepada masyarakat, justru lebih berpihak kepada Pemerintah, pasalnya. “Seharusnya dana PNPM yang dipergunakan untuk pembangunan parit semen sepanjang 1000 meter yang sedang dilaksanakan mulai dari Dusun Kuta Rih hingga Desa Kuta Delleng Kecamatan Kerajaan Kabupaten Pakpak Bharat yang berlokasi sepanjang Jalan Lintas Kabupaten. Sementara pembangunan parit semen tersebut seharusnya dinas terkait yang mengerjakan, bukannya dana PNPM yang dipakai untuk membangun kegiatan tersebut,”sesalnya. Lokasi kegiatan tersebut masuk ke jalan Kabupaten yang anggarannya telah ditampung dinas terkait, seharusnya dana tersebut untuk membangun parit semen di jalan desa, bukannya malahan dana tersebut dipergunakan membangun parit semen untuk jalan Kabupaten. “Kami masyarakat di desa ini jadi bingung apa sebenarnya manfaat dari PNPM tersebut,” akhirinya. (PB007)

Peraturan

Dari Halaman 1

Untuk itu tokoh masyarakat kota Binjai ini meminta perlu adanya kejelasan peraturan yang tumpang tindih oleh penegak hukum agar direktur yang melaksanakan operasional rumah sakit ini tidak mudah ditetapkan sebagai tersangka. “Perlu dibuat penyuluhan hukum oleh para penegak hukum terutama Polisi dan Jaksa dan tentunya dibawah kordinasi Walikota Binjai sebagai pimpinan daerah,” ujarnya kepada BN menanggapi amburadulnya pelayanan kesehatan di rumah sakit Dr.RM Djoelham Binjai, belum lama ini. Menurutnya akibat ketidakjelasan peraturan tersebut, pelayanan kesehatan di rumah sakit itu sangat memprihatinkan. Dikatakannya janji kampanye walikota untuk memperbaiki dan meningkatkan pelayanan kesehatan di kota Binjai hanya isapan jempol alias life service (Pemanis Bibir), bahkan kemampuan dan Skill walikota untuk mengurai kesehatan di kota Binjai ini dipertanyakkan. Selama ini, kata Indra Bungsu kekecewaan masyarakat terutama menyangkut pelayanan kesehatan tidak pernah ditanggapi,walikotanya masa bodoh seolah-olah tidak melihat dan mengetahui apa yang terjadi pada pelayanan kesehatan di Binjai,karena itu sebaiknya Walikota Binjai mengundurkan diri dan itu lebih terhormat sebelum rakyat memaksa mundur kerena ketidak mampuannya. TAk Terjamah Hukum Masih terkait RSUD Dr Djoelham Binjai, tiga mantan direktur di rumah sakit pemerintahan itu yakni, Sri Hartati, Dr T Murad El Fuad SpA dan Drg Susyanto yang telah ditetapkan sebagai tersangka, sepertinya tidak terjamah hukum Padahal ketiga tersangka sudah berulangkali diperiksa di Mapolres Binjai, namun belum juga dilakukan penahanan sehingga menjadi buah bibir dikalangan masyarakat kota Binjai. “Jadi intinya, masyarakat menilai pengungkapan kasus korupsi ini setengah hati,” tegas Ketua LSM OPAS Indonesia Kota Binjai, Zulkifli. Dalam kasus korupsi anggaran dana jamkesmas ini pihak Mapolres Binjai sudah memeriksa beberapa saksi termasuk sejumlah PNS RSUD Dr Djoelham Binjai, tapi sampai sekarang tidak ada kepastian hukumnya. Proses penyidikan perkara penyalahgunaan dana Jamkesmas ini oleh Polres Binjai telah memakan waktu satu tahun. Hasilnya hanya mampu menetapkan tiga mantan Direktur RSUD Dr Djoelham Binjai sebagai tersangka terbukti telah merugikan Negara sebesar Rp.843 juta. “Karenanya masyarakat Kota Binjai kecewa dan kesal terhadap kinerja aparat kepolisian,” ujarnya. (MR/MSTP )

Kasus

Dari Halaman 1

Sejumlah informasi dan keterangan dirangkum media ini, korban mendapatkan lahan tanah dari pihak pemain tanah yang berkedok kelompok tani dan koperasi. Korban menebas pohon akasia sehingga terjadi incident di lapangan berhadapan dengan petugas Securty PT.SG dan PTRUJ yang mengusirnya. Tidak jelas diketahui secara pasti, berapa orang pelaku yang menghajar korban dan rekanny. Tetapi masyarakat setempat menduga, karena pihak perusahaan menggangap lokasi lahan tersebut areal kawasan kerjanya. Maka terjadi konflik. Kasus ini masih dalam pengusutan pihak Kepolisian Polresta Dumai. Hingga kini tiga orang rekan korban telah ditahan di dalam sel Polresta Dumai, setelah diserahkan Securty PT RUJ dan PT SG ke polisi. Akibat peristiwa itu yang menjadi catatan sejarah Sungai Sembilan Dumai rawan tanah konflik loahan tanah memakan korban jiwa. (RDS)

Berharap

Dari Halaman 1

Buyung, warga Penuntungan, Kecamatan Penanggalan Pemko Subulussalam, ini mengalami cacat sejak lahir. Semuanya dilakukan Buyung dengan cara berbaring. Tubuhnya tak sanggup digerakkan lagi. Dan, Buyung pun hanya bisa pasrah. Setiap hari dirinya menegadahkan tangan kepada orang yang melintas untuk menghiba rupiah. Warga yang berdomisili di lokasi Buyung tergeletak sambi meminta uluran tangan para warga yang datang berbelanja ke pajak terminal mengatakan sangat prihatin melihat kondisi Buyung karena mulai dari pagi sampai malam hanya tergeletak di atas plastik tidur pun di bawah kolong tangga terminal tanpa mengenakan tikar dan tidak pernah mandi. Kalau mau makan dan minum minta pertolongan kepada warga. “Kalau mau pindah tempat, aku terpaksa guling-guling, Bang,” sebutnya. Sementara itu, pada saat wartawan menanyai Buyung seorang warga dari Aceh Tamiang bernama Abdullah hendak berkunjung ke Tapaktuan berketepatan singgah di terminal mengatakan, sangat sedih melihat kondisi Buyung yang cacat. Seharusnya, katanya lagi, Pemko Subulussalam mengambil sikap tegas untuk menanggulangi Buyung. “Kalau memang pemerintah di sini tahu, kenapa tidak ada perhatian. Kan kasihan, apalagi lokasi ini tempat dia tergeletak adalah sentral semua orang melihat, termasuk orang pendatang dari luar Aceh, tentu kita malu,” tandas Abdullah. (*)


CMY K

CMY K

30 JULI - 6 AGUSTUS 2012 | EDISI 324 | THN KE-VII

Pria Berpistol Rampas HP Siswa Harsen ketika melaporkan kejadian yang menimpa dirinya ke sekolahnya yang langsung ditanggapi oleh kepala sekolah SMK Parulian III(S Panja)

Medan, BN Sungguh malang nasib Harsen Ramos Panjaitan (16), pelajar kelas II SMK Parulian 3 jurusan Otomotif jalan SM Raja Medan. Sepulang sekolah jam 6 sore menuju rumahnya jalan pertahanan Patumbak dirinya dihadang oleh pria berbadan tinggi tegap memakai jaket kulit berwarna hitam persis didepan Bank BRI Amplas dengan mengendarai motor jenis RX King warna hitam Ber No Pol, BK 6726 HG, langsung menodongkan senjata jenis pistol warna perak" diam kau cepat naik, ikut kekantor saya kau satu orangnya yang keroyok adikku kan ? cepat naik kutembak kau nanti"ujar Harsen menirukan perlakuan yang dilakukan pria berpistol itu. Di atas motor pria itu terus mengancam Harsen untuk mengakui tindakan kriminal yang dituduhkan kepada Harsen kepada adiknya sambil membawa Harsen ke depan rumah seseorang warga dijalan bajak V, pria bersenpi itu langsung menggeledah seluruh badan harsen beserta tas sekolah yang disandangnya lalu mengambil Hp merek Samsung yang ada di dalam tas Harsen. Setelah berhasil memperdaya Harsen pria tersebut langsung meninggalkan harsen begitu saja, Harsen yang kalut sempat terdiam sesaat dan dengan berjalan kaki Harsen menuju ke kantor polisi Sektor Patumbak untuk membuat pengaduan. Laporan Harsen langsung diterima oleh Polsek Patumbak dengan surat pengaduan No STPL / 682/VII/2012/SU/Polresta Medan/Sek Patumbak.tertanggal 24 Juli dengan perkara pidana pemerasan pasal 368 KUHP.(S Panja)

CMY K

CMY K


edisi 324