Page 1

B

6-13 FEBRUARI 2012| EDISI 301| THN

KANTOR REDAKSI Raya/Raharja KE-VII Jl. FlamboyanNo. 37 Medan Telp (061) 8213786, HP. 081375395392 - 08163134392 Fax (061) 8215552

Harga Eceran Rp 3500,Luar Daerah + Ongkos Kirim

Dumai Pintu Masuk Barang Eks Negeri Jiran

Riau, BN Barang eks negeri jiran Malaysia dan Singapura, bebas masuk ke Riau. Selanjutnya, barang-barang illegal itu diperjualbelikan di seluruh provinsi di negeri seribu pulau ini. Harganya pun cukup terjangkau, tak seperti harga yang ditawarkan di took-toko. Hanya saja, barang diperdagangkan perlu dipertanyakan. Pasalnya, barang yang masuk itu tanpa bea (pajak), sehingga mengakibatkan kerugian negara puluhan miliaran rupiah. Lagi-lagi, pintu masuk barang illegal seperti barang elektronik tersebut melalui pelabuhan tikus di Dumai. Hasil investigasi lembaga LPPNRI, masuknya barang illegal via pelabuhan Sungai Mesjid, Sungai Kemeli dan dari

Bersambung HAL 11

PIMPRO SEMENISASI DILAPOR KE PUSAT

Proyek Tak Bertuan Marak di Pelalawan Nominal Anggaran Ditutupi Plank tak dipasang, anggaran ditutupi, apa jadinya negera ini. Padahal pembangunan proyek sendiri diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Tahun 2011. Sayangnya, Pimpinan Proyek (Pimpro) malah tak terbuka ke publik. Pelalawan, BN Indikasi mencurigakan proyek semenisasi bersumber dari APBN 2011 ini ditemukan anggota DPRD Pelalawan bekerjasama dengan Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI). Bahkan, wakil rakyat Pelalawan ini sempat tercegang melihat proyek semenisasi siluman di wilayah

perumahan BTN Mutiara Solarindo Sp 6 Desa Makmur. Mungkin, awalnya dewan ini tak yakin, namun setelah melihat langsung barulah anggota DPRD Pelalawan sedikit gerah. “Ya, kita menemukan proyek tak bertuan dan salah satunya di

Perbaungan, BN Aksi blokir pedagang asongan di lintasan kereta api selama tiga hari ini ternyata berakhir. Tak jarang, sejumlah pedagang terlihat sumringah setelah adanya kesepakatan antara PT KAI Divre Sumut dengan para pedagang. Isi kesepakatan tersebut antara lain, jumlah pedagang asongan tidak boleh melebihi 45 orang untuk setiap wilayah. Tarif ongkos yang dikenakan kepada pengasong pulang-pergi sebesar Rp 6.500. Kereta api yang boleh dinaiki pengasong Puri Deli dan Siantar Ekspres. Hanya saja, kesepakatan berlangsung uji coba selama tiga bulan, dan Ikatan Pedagang Asongan (IPA) diminta menjamin keselamatan kereta api yang melintas di wilayah Perbaungan. Kata salah seorang pedagang, Nur mengatakan, dengan adanya kesepakatan ini, IPA sedikit lega. Walau sekedar uji coba selama tiga bulan, namun IPA akan mengikutinya. “Ini juga demi kelangsungan hidup kami. Jadi kami pun harus mengikuti kesepakatan ini,” ujarnya kepada BN, kemarin.

Bersambung HAL 11

Kadis Dituding Bunuh Karakter Binjai, BN Sejumlah Kepala Sekolah (Kepsek) menuding tindakan Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan Drs H Dwi Anang Wibowo, MPd melakukan mutasi besar-besaran, sarat kepentingan. Tak hanya itu, korban ‘tsunami’ mutasi itu dengan tegas menyatakan bahwa sang Kadis telah melakukan aksi pembunuhan karakter

terhadap mereka. Menurut para Kepsek, pengangkatan Kepala Sekolah SDN 024758, Abdullah Yus menggantikan Nureda br Ginting Am Pd tidak memenuhi unsur persyaratan yang ada. Seperti pengalaman mengajar dan standarisasi calon kepala sekolah.

Bersambung HAL 11

Babak Baru Sidang Dugaan Korupsi Swakelola

Ramses Menghitung Hari diterima Ramses. Bukan apa-apa, tinggal sehari lagi Ramses bersama Ir Warnita Evaroza, Ahmad Napitupulu BA dan sejumlah lainnya, akan menjadi saksi di Pengadilan

Bersambung HAL 11

PU PSP DIDUGA ‘MAIN MATA’

Pemutusan Kontrak Janggal Padangsidimpuan, BN Aroma tak sedap menerpa Dinas Pekerjaan Umum Kota Padangsidimpuan (PSP) Bidang Bina Marga Tahun Anggaran 2011. Salah satunya penyimpangan pemutusan kontrak kerja dengan rekanan. Dari 76 paket proyek dengan total Rp 39,5 miliar, seharusnya jumlah paket yang diputus kontraknya lebih dari 28 paket. Namun paket proyek yang diputus kontraknya kurang dari 28 paket. “Ini salah satu penyimpangan. Kalau memang tak sesuai dengan pengerjaannya, kenapa masih dipertahankan,”tegas Yayasan Kompak dan Socpade-RI Tabagsel (Social Control Penggunaan

Bersambung HAL 11

Warga Pulau Padang Kibarkan Bendera Setengah Tiang Pekanbaru, BN Warga Pulau Padang mengibarkan bendera Merah Putih. Aksi itu sebagai ungkapan keluarnya putusan Menhut yang mempertahankan HTI untuk PT RAPP di Pulau Padang. Masyarakat Pulau Padang, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, kemarin, mengibarkan bendara Merah Putih setengah tiang. Aksi itu sebagai bentuk ungkapan berduka atas keluarnya keputusan Menteri Kehutanan (Menhut) Zulkifli Hasan yang memastikan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) boleh

Pedagang Asongan Sumringah

Bersambung HAL 11

KORBAN ‘TSUNAMI’ MUTASI MERADANG

Binjai, BN Ir Ramses Danu Harahap, selaku pimpinan proyek jalan dan jembatan terkait kasus dugaan korupsi swakelela APBD 2010, tinggal menghitung hari. Memang kayak lantunan lagu Krisdayanti, tapi itu lah kenyataan yang bakal

AKSI BLOKIR BERAKHIR

beroperasi di daerah itu. Koordinasi Aksi Warga Pulau Padang, Muhammad Ridwan melalui pesan SMS yang dikirimkan kepada wartawan menyatakan, hasil rapat mendadak Forum Komunikasi Masyarakat Pulau Padang telah menghasilkan lima kesepakatan. Pertama, mengecam sikap Menhut Zulkifli Hasan dengan mengibarkan bendera Merah Putih setengah tiang di Pulau Padang. Kedua melayangkan surat mosi tidak percaya kepada DPP Partai-partai Politik yang Kader-kadernya, baik di daerah, wilayah dan pusat yang dinilai tidak pro

website: www.bongkarnews.com

rakyat. “Selain itu kan akan melakukan aksi pendudukan massal di kantor Bupati Kepulau Meranti, Senin (6/2). Tindakan ini kami lakukan guna mendesak Surat Rokomendasi (SK) revisi SK 327,” terangnya. Ridwan menambahkan, Forum Komunikasi Masyarakat Pulau Padang juga mendesak kepada Tim Mediasi mengambil sikap atas pernyataan Menhut tersebut. Warga juga menyatakan sikap siap mempertahankan Pulau Padang hingga titik darah penghabisan. (TIM)

Email:bongkarnews@gmail.com - indrabongkarnews@gmail.com

Ketua Umum KIMP3 TABAGSEL, Ahmad Muda Hsb, SP

Sekretaris Umum KIMP3 TABAGSEL, Ali Asrun Pulungan

KIMP3: Tak Sanggup Independen, Mundur Saja Padangsidimpuan,BN Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) dan Panitia Pengawas (Panwas) harus melaksanakan tugas sesuai aturan dan peraturan yang berlaku. Sayangnya, sejumlah anggota KPUD dan Panwas disinyalir saat ini meleceng dari aturan. Seperti halnya ketidaknetralan anggota

Bersambung HAL 11


6 - 13 FEBRUARI 2012 | EDISI 301 | THN KE-VII

CV. BONGKAR PERS NEWS Badan Hukum: Akte Notaris Hermaini,SH No.4 Tanggal 10 Agustus 2009 Pengesahan PN Medan No: 1520/CV/PEND/2009 NPWP: 02.996.694.2-121.000 Pembina

Pemimpin Umum/ Pemred/Penjab

: Drs. H. Kasim Siyo MSi HMK Aldian Pinem, SH, MH Uli Tobing Benny Soetedjo Eben Pegagan Manik : Sunardi Bonang

Wakil Pemred I/ Wakil Penjab : ESP Parindoery Wakil Pemred II/ Wakil Penjab : A. Sani Simbolon Wakil Pemimpin Umum I Wakil Pemimpin Umum II

: Johnesly Meliala : Irwansyah B

Pimpinan Perusahaan

: Laini Gustina

Wakil Pimpinan Perusahaan : Riswansyah Pasaribu Redaktur Pelaksana

Dewan Redaksi

Koordinator Liputan Koordinator Daerah Litbang/Iklan Fotografer/Teknisi Penasehat Hukum Sekretaris Redaksi Keuangan

: Drs. Alfindo Amir Hamzah Siregar, SH Pendi Hariyono Mangatur Silaban : Drs. Edward Pakpahan H.Zulkarnain Abidin Rudi Sirait EPP Ringo-ringo, SE Muhammad Siregar Hotman Marbun Amran Effendi Hsb Juni Asian Tampubolon SP : Jakfar : Indrawan Sukma Antoni Sagala : Sudari,SH (Kabag) Leonard Hutasoit : Reflin Ginting Sigit Gunawan : Nurmahadi Darmawan, SH Mardianto Situmeang, SH Rosmawati, SH : Toni Purwadi, SH : Rini Alamsyah SPd

KONTAK PERSON IKLAN/SIRKULASI HP. 0816 3134 392/0813 7539 5392 IKLAN DISPLAY/UMUM RP 6.000/MM FULL COLOUR RP 21.000/MM KANTOR REDAKSI JL. FLAMBOYAN RAYA/RAHARJA NO. 37 MEDAN TELP (061) 8213786, FAX (061) 8215552 NO. REKENING: 5310 - 01 - 004167 - 53 - 5 AN. SUNARDI, BANK BRI UNIT TANJUNG SARI MEDAN PERCETAKAN/PRA CETAK : PT. SELECTA UTAMA (Isi Diluar Tanggung Jawab Pra Cetak/Percetakan)

Mahasiswa Program Kesehatan Wajib Ikut Uji Kompetensi Medan, BN Uji kompetensi wajib diikuti mahasiswa program kesehatan sebelum mereka lulus dari institusi pendidikannya. Hal ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam hal pembinaan dan pengawasan kualitas tenaga kesehatan di Indonesia. Demikian disampaikan Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Mutiara Indonesia Dr. Dra. Ivan Elisabeth Purba, M. Kes ketika membuka seminar nasional bertopik Menyiasati Sukses Uji Kompetensi serta Bagaimana Pengurusan Surat Tanda Registrasi (STR) yang digelar sekolah kesehatan tersebut, di Griya Dome Convention Center Medan, Sabtu. Seminar ini diikuti 1.150 peserta meliputi dosen keperawatan/ kebidanan, mahasiswa keperawatan/kebidanan dan tenaga kesehatan. Hadir pada seminar itu Ketua Yayasan Sari Mutiara Drs W Purba, Ketua Badan Pengurus Harian Yayasan Sari Mutiara Medan Parlindungan Purba, SH, MM yang juga anggota DPD RI, Ketua Majelis Tenaga Kesehatan Indonesia Prof. Faiq Bahfen, SH. Tampil sebagai pembicara Ketua Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI) Prof. Elly Nurachman, D.N.Sc; Tim Teknis Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Indonesia (AIPKIND) Ani Kusumas Tuti; Liesion Officers Uji Kompetensi Ners DIKTI I Made Kariasa, S.Kp, MM, M,Kep, Sp.KMB; dan staf dari Majelis Tenaga Kesehatan Indonesia (MTKI) Harif Fadillah, SKp, SH. Ivan Elisabeth menyebutkan, Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor : 1796/Menkes/Per/VIII2001 mensyaratkan setiap tenaga kesehatan yang akan menjalankan pekerjaannya wajib memiliki STR (Surat Tanda Registrasi). "Surat Tanda Registrasi adalah bukti tertulis yang diberikan oleh pemerintah kepada tenaga kesehatan yang telah memiliki sertifikat kompetensi. Selanjutnya tenaga kesehatan yang telah memiliki sertifikat kompetensi dan telah mempunyai kualifikasi tertentu lainnya, diakui secara hukum untuk menjalankan praktik atau pekerjaan profesinya," kata Ivan. Sementara itu, Ketua Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI) Prof. Elly Nurachman, D.N.Sc, memaparkan tentang peningkatan kualitas perguruan tinggi dan lulusannya melalui uji kompetensi. Menurut Elly, prioritas utama adalah meningkatkan penerapan sistem penjaminan mutu internal perguruan tinggi melalui peningkatan kualifikasi SDM dosen, peralatan dan fasilitas serta sistem belajar yang memungkinkan peserta didik berkompetensi. Hal itu sejalan dengan kebijakan Kemdiknas untuk pendidikan kesehatan yakni penguatan sistem uji kompetensi perawat. Sedangkan Harif Fadillah, SKp, SH dari Majelis Tenaga Kesehatan Indonesia (MTI) menjelaskan, berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) No 161/2010 tentang Registrasi Tenaga Kesehatan, pelaksanaan uji kompetensi dapat dilakukan Majelis Tenaga Kesehatan Provinsi (MTKP) maupun Majelis Tenaga Kesehatan Indonesia (MTKI) tingkat pusat. MTKP dan MTKI inilah yang akan memberikan pengakuan terhadap hasil kompetensi seorang analis kesehatan, apakah dapat menjalankan praktik sesuai standar atau tidak. Melalui hasil uji kompetensi tersebut mereka akan mendapatkan STR serta Surat Izin Kerja (SIK). "Sertifikat kompetensi tersebut berlaku di seluruh Indonesia dan sebagai dasar untuk mendapatkan STR," ujarnya seraya menambahkan, masa berlaku sertifikat selama lima tahun dan perpanjangan dilakukan dengan mengumpulkan satuan kredit profesi. Sebelumnya, Liesion Officers Uji Kompetensi Ners DIKTI I Made Kariasa, S.Kp menegaskan mobilisasi tenaga perawat sangat besar dan mengharuskan uji kompetensi berlaku secara nasional. Setiap tenaga kesehatan yang akan menjalankan pekerjaannya, wajib memiliki STR. "Untuk memperoleh STR, tenaga kesehatan harus memiliki ijazah dan sertifikat uji kompetensi," demikian I Made Kariasa. (AHS)

Saatnya Hijrah ke Sistem Ekonomi Syariah Medan,BN Konsep ekonomi syariah harus terus disosialisasikan di tengah masyarakat. Sebab sistem ekonomi syariah ini dilandasi spirit moral dan etika, dengan prinsip transaksi yang ril dan perilaku bisnis yang jujur, berkeadilan serta bertanggungjawab pada Allah SWT. "Karena itu sudah saatnya kita hijrah, ke sistem ekonomi syariah,"ungkap Dirut Bank Sumut, H Gus Irawan Irawan Pasaribu ketika melakukan silaturahmi dengan ratusan jamaah Masjid Raya Pusat Pasar Medan yang juga merupakan Pedagang Pusat Pasar Medan, Jumat (3/2) usai salat Jumat di Masjid Raya Pusat Pasar Medan. Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Sumut ini mengungkapkan sistem ekonomi kapitalisme dan liberalisme yang selama ini diterapkan masyarakat dunia, ternyata penyebab dari krisis keuangan dan keterpurukan ekonomi global, termasuk keterpurukan ekonomi Amerika Serikat yang menganggap dirinya negara super power, pengusung neo liberalisme. Gus Irawan mengungkapkan

pihaknya telah memiliki Bank Sumut Syariah dan terus mensosialisasikan keberadaaan operasional transaksi perbankan syariah ini kepada masyarakat, termasuk para pedagang yang tergabung dalam Persatuan Pedagang Pasar Tradisional Sumatera Utara (P3TSU). Di hadapan ratusan jamaah Masjid Raya Pusat Pasar yang merupakan pedagang pusat pasar, Gus Irawan mengakui belum seluruhnya masyarakat mengetahui bagaimana sistem ekonomi syariah, padahal jika sudah dipahami dan tersosialisasikan, sistem ekonomi syariah ini sangat menguntungkan, dan jauh dari riba. Ketinggalan Lebih lanjut, dikatakannya sistem ekonomi syariah juga salah satu solusi pengentasan kemiskinan di masyarakat karena transaksi yang dilakukan dengan prinsip jujur dan berkeadilan tanpa merugikan semua pihak. "Indonesia masih ketinggalan dengan Malaysia dalam perkembangan ekonomi syariah, padahal Indonesia umat Islam terbesar di dunia yang semestinya sebagai negara terdepan memasyarakatkan ekonomi syariah,"

Dirut Bank Sumut, H Gus Irawan Irawan Pasaribu ketika melakukan silaturahmi dengan ratusan jamaah Masjid Raya Pusat Pasar Medan

ujar Gus Irawan. Pada kesempatan itu, Gus Irawan menyebutkan, Bank Sumut memiliki Lembaga Amil Zakat (LAZ). Zakat yang terhimpun dari seluruh pegawai muslim Bank Sumut itu kemudian disalurkan

Pasar Sepeda Motor Honda Skutik Meningkat 22,9 Persen Medan, BN Pasar sepeda motor skutik masih terus meningkat. Pada tahun lalu, penjualan sepeda motor skutik di pasar domestik tercatat 4.150.614 unit atau naik 22,9% dibanding tahun sebelumnya yang hanya 3.376.541 unit. Honda tercatat meraih pertumbuhan penjualan yang lebih besar yaitu sebesar 53,5% dari 1.551.386 unit pada tahun 2010 menjadi 2.381.926 unit pada tahun lalu. Hasil penjualan ini semakin mengukuhkan posisi Honda sebagai raja motor skutik dengan pangsa pasar 57,4%, atau naik cukup signifikan dibanding tahun 2010 dengan pangsa pasar hanya 45,9%. Pencapaian luar biasa itu disumbangkan oleh Honda BeAT dengan angka penjualan 1.033.928 unit atau berkontribusi sebanyak 43,4% dari total penjualan skutik Honda pada tahun 2011. Meski mengalami kendala keterbatasan kapasitas, penjualan Honda BeAT pun terus meningkat setiap tahun dari 208.490 unit pada tahun 2008, 426.935 unit pada tahun 2009, 712.007 unit pada tahun 2010, dan 1.033.928 unit pada tahun 2011. Di tahun 2012 ini, Honda BeAT diharapkan dapat meraih puncak penjualannya. "Konsumsi bahan bakar yang irit dan ukuran desain body compact yang sesuai dengan profil tu-

buh rata-rata masyarakat Indonesia membuat Honda BeAT disukai konsumen. Penjualannya yang terus tumbuh setiap tahun ini semakin menegaskan posisinya sebagai trendsetter skutik di kalangan remaja," ujar Leo Wijaya Marketing Manager CV Indako Trading Co, main dealer Honda di Sumatera Utara, di kantornya, Jalan Pemuda Medan. Untuk mempertahankan keberadaannya sebagai trendsetter skutik di kalangan remaja, di awal tahun ini Honda menambah dua warna baru yaitu white blue danwhite green serta mengubah tampilan stripe sehingga penampilannya lebih stylish, dynamic, dan colorful. Sementara itu, Honda juga tetap mempertahankan warna merah, hitam, dan putih untuk memberikan pilihan yang lebih luas untuk konsumen dan semakin memperkuat posisi Honda di segmen skutik low price. Honda BeAT juga dilengkapi dengan mesin berkapasitas 110 cc berpendingin udara serta beberapa fitur keamanan yang hanya dimiliki Honda yakni seperti standar samping otomatis (Side Stand Switch) di mana mesin tidak dapat dinyalakan apabila dalam posisi turun dan Brake Lock yang berfungsi untuk mencegah motor loncat saat dinyalakan. Selain itu juga dilengkapi beberapa fitur unggulan

seperti pengaman kunci bermagnet (Magnetic Key Shutter) yang efektif mencegah pencurian dan Autochoke untuk memudahkan menghidupkan mesin tanpa harus menggeser tuas secara manual. Dengan beragam fitur tersebut, pada awal kehadirannya Honda BeAT diterima dengan baik di kalangan remaja. Dalam perkembangannya, orang dewasa yang berjiwa muda juga mulai tertarik untuk menggunakannya. "Kami berharap penambahan warna baru dan stripe baru ini dapat memenuhi keinginan remaja dan juga orang dewasa yang berjiwa muda," ujar Leo. (AHS)

menjadi zakat produktif untuk pengentasan kemiskinan di tengah masyarakat dan penyaluran zakat konsumtif. Usai menjelaskan konsep ekonomi syariah pada jamaah masjid, Gus Irawan menyerahkan

zakat sebesar Rp 10 juta kepada Masjid Raya Pusat Pasar Medan dan selanjutnya mengunjungi sekaligus bersilaturahmi dengan para Pedagang Pusat Pasar Medan yang sedang menggelar daganganya. (r/ndo)

Proposal Hibah PKM dan Peneliti Dosen ITM Lulus Dikti Medan, BN Sebanyak 20 proposal judul limbah penelitian bagi mahasiswa dan penelitian dosen ITM dinyatakan lulus seleksi di Dikti Kemendikbud di tahan. 2012 terdiri dari 10 judul proposal program kreativitas mahasiswa (PKM) mahasiswa dan 10 judul penelitian hibah bersaing dosen. Hal itu dikatakan Wakil Rektor I Bidang Akademik Institut Teknologi Medan (ITM) Kuswandi, ST, MT didampingi Kahumas M Vivahmi Manafsyah SH MSi kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu kemarin. Dijelaskan Kuswandi, dari 21 judul proposal yang dikirimkan ke Dikti, 10 proposal judul hibah PKM untuk tugas akhir 2012 dinyatakan lulus seleksi dan dari 13 judul proposal hibah ber-saing penelitian dosen yang diajukan sebanyak 10 judul proposal juga dinyatakan lolos seleksi. "Kita telah mengajukan proposal judul hibah PKM dan hibah bersaing. penelitian dosen ITM sejak Nopember 2011 lalu. Ini berarti, Dikti akan menyalurkan bantuan hibah berkisai ratarata Rp 10 juta sampa 20 juta per judul akar diberikan kepada tiap proposal, sedangkan untuk hibah bersaing penelitian dosen akan mendapatkar Rp 100 juta per judulnya, ujar Kuswandi. Salah satu terobosan yang akan dilakukan kedepanya bagi ITM un tuk merangsang minat dan memotivasi mahasiswa maupun dosen agar lebih aktif dan giat melakukan penelitian ad alahn dengan mengembangkan lembaga penelitian (LP) yang mau dikon-

sentrasikan menjadi pri madona ITM mencari dana untuk melakukan penelitian dosen dan mahasiswa bagaimana mempersiapkan proposal yang lebih baik lagi. Lembaga Penelitiau dan Pengabdian pada Masyarakat, (LPPM) yang selama ini menyatu akan dipisahkan yakni, lembaga penelitian (LP) berdiri sendiri dan memisahkan lembaga pengabdian masyarakat (LPM) yang bertujuan untuk mengatasi minimnya mahasiswa mau pun dosen melakukan penelitian jurnal ilmiah dan karya tulis mahasiswa dan dosen. "Lembaga penelitian akan tertugas melakukan pembinaan dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta melaksanakan penelitian dengan berpedoman pada ketentuan yang ditetapkan ITM," kata mantan Ketua Jurusan Program Studi Teknik Sipil ITM ini. Ditambahkannya pula selama ini kiprah ITM dalam memenangkan program hibah sudah mencapai prestasi seperti memenangkan program TPSDP (technology and profesional skill developments project) sebesar Rp. 5,9 miliar. Bantuan yang diterima3 sejak tahun 2003 itu didapat setelah mengajukan proposal TPSDP yang dikompetisikan antara perguruan tinggi, sedangkan proyek yang senilai Rp 5,9 miliar ini bertujuan untuk meningkatkan manajemen jurusan dan mutu kelulusan sehingga mampu berkompetisi di dunia pasar industri. (AHS)

Tingkatkan Pendidikan Indonesia

PT. Telkom Gelar Olimpiade Speedy Cerdas Tingkat Pelajar 2012 Medan, BN PT Telekomunikasi Indonesia menggelar Olimpiade Speedy Cerdas bagi siswa-siswa SD, SMP, SMU maupun SMK. Kegiatan yang dilaksanakan mulai 23 Januari s.d. 3 April 2012 ini dimaksudkan agar para siswa tersebut memiliki pengalaman dan kesiapan ketika menghadapi soal-soal ujian pada saat ingin memasuki jenjang sekolah yang lebih tinggi. Kepala Telkom Sumatra, Overlis bersama Manager Marketing Regional 1 Sumatra, Mochammad Ma'rufin menjelaskan, bahwa ketidaksiapan siswa terhadap bentuk-bentuk soal yang disajikan dalam ujian memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap kemampuan mereka menjawab soalsoal, apalagi dengan waktu yang begitu terbatas. Melalui Olimpiade Speedy Cerdas inilah, kata Overlis, para siswa nantinya

akan diajak untuk memasuki suasana ujian seperti yang sesungguhnya, sehingga mereka lebih memiliki kesiapan mental dan teknik menjawab soal-soal secara baik, sehingga diharapkan akan mendapatkan hasil yang maksimal. Dijelaskannya lebih lanjut, Olimpiade Speedy Cerdas ini diperuntukkan bagi siswa siswa yang saat ini berada dikelas 5 dan 6 (SD), kelas 8 dan 9 (SMP) serta kelas 11 dan 12 (SMU/ SMK). Untuk mengikuti Olimpiade Speedy Cerdas ini, para siswa diwajibkan melakukan registrasi secara gratis dengan mengisi form yang tersedia di http://www.speedycerdas.com. Babak penyisihan Olimpiade Speedy Cerdas akan dilaksanakan mulai tanggal 23 Januari s.d 3 April 2012 dan soal-soal berikut menjawab soal-soal ujian bisa diakses di http://www.speedycerdas.com. Pada babak ini terbagi dalamn 5 (lima)

periode dan setiap periode hanya dapat mengerjakan soal sebanyak 1 (satu) kali. Siswa yang memiliki nilai tertinggi dapat maju ke babak berikutnya. Sementara itu, Babak Semifinal akan dilaksanakan pada 12 s.d 14 Maret 2012. Seperti halnya pada Babak Penyisihan, siswa dapat mengerjakan soal-soal di lokasi masing-masing dengan mengakses ke alamat web http:// www.speedycerdas.com. Sedangkan pada Babak Final yang rencananya dilaksanakan pada 3 April 2012, para siswa terbaik akan diminta mengakses dan menjawab soal-soal ujian dari kantor - kantor Telkom yang terdekat. Overlis mengungkapkan, dari pengalaman penyelenggaraan sebelumnya, animo masyarakat terhadap penyelenggaraan Olimpiade Speedy Cerdas selama ini sangat luar biasa. Apalagi dalam penyelenggaraan kali ini Telkom telah menyediakan beragam

hadiah-hadiah yang menarik. Misalnya, untuk terbaik 1,2 dan 3 (SD,SMP,SMU/ SMK) tingkat regional akan diberikan hadiah berupa uang tunai + HP Flexi. Untuk terbaik 1,2,3 (SD,SMP,SMU/ SMK) tingkat nasional telah disediakan hadiah berupa uang tunai + HP Flexi Android. Total hadiah yang disediakan sebesar Rp 90 juta. Lanjutnya Overlis meski pada penyelenggaraan Olimpiade Speedy Cerdas sebelumnya pesertanya membludak, namun syukur Alhamdulillah, para siswa nampaknya tidak mengalami kendala apapun pada saat melakukan akses melalui layanan Speedy . Oleh karena itu, kata Overlis, ajang Olimpiade Speedy Cerdas 2012 ini sekaligus juga menjadi pembuktian kepada seluruh masyarakat bahwa Akses Internet Speedy sangat stabil meski diakses banyak orang dalam waktu bersamaan.(AHS)

Perwakilan Jakarta: Suryadi, Medan: Heru Indrabudi, Darta Lubis, Andi Utama Nasution, SE, Wiryanto Hadi, Friyadi, Fernando Meliala. Biro Belawan: Jakfar Latif, Herry Susanto Sitepu, Suriono, Ahmad Muhajir, M. Saleh. Sub Biro Amplas : Saulus Panjaitan. Binjai/Langkat: Munir Rangkuti (Ka.Biro), Sabar Gurusinga, Sulaiman, Mimpin Sitepu, M. Hayat, Ruslan AG, Dedi Nupita Sitepu, Samsul Bukit, Hendera Ginting, T. Zulfikardin, Jumadi, Grensi Ginting. Deli Serdang: Juni Asian Tampubolon SP (Ka.Biro), Sofian Syukri Lubis (Waka Biro), Rukun Tarigan, SH, . Tanah Karo: Farhan Parinduri (Ka. Biro) Sub.Biro Pancur Batu: Friyadi, Amd. M Rizal Effendi Bako,SPdi, . Serdang Bedagai: Ibnu As (Ka.Biro), Raman Adjiman, Suherman. Tebingtinggi: Dirlan Effendi Ritonga (Ka.Biro). P Siantar/Simalungun: Drs Edward Pakpahan (Ka.Biro), Erikson Pakpahan, Drs. Kaliderman Siregar. Batubara:Dasri Tanjung, Eko, S. Asahan/Tanjungbalai: Hamdan Samosir (Ka. Biro), Hariadi, Wahidun. Labuhanbatu: Ihsanul Siddik Daulay, SH (Ka. Biro). Kotapinang/Labusel: Syamsul Siregar, Firman Hasibuan. Aek Kanopan/Labura: Sriwaty Sinuraya (Ka. Biro), L. Parulian Simarmata, SE. Sumbagut: Mhd Syahrul Hasibuan SH, Sutardi, Supendi, M. Syafi’i. Dairi: Mangisi Lumban Gaol (Ka.Biro), Jiki Sagala (Waka Biro), Loedeik Simamora, Meslin Br Sigalingging. Pakpak Bharat: Yusuf Manik (Ka.Biro). P Sidimpuan/Tapsel/Paluta: Sugiono SP (Koordinator), Safruddin Pulungan (Ka. Biro), Muhammad Srg, Baun Aritonang, Hasanuddin Siregar, Ibnu Saad Harahap, Unggul Fahmi Hasibuan. Kotanopan/Madina: -. Padang Lawas Selatan: Ali Akbar (Ka. Biro).Humbang Hasundutan: Mangatur Silaban (Koordinator), Rikardo Simamora (Ka. Biro), Chuharto Simamora, Pardomuan Silaban .Biro Taput: Mangatur Silaban (Ka. Biro) .Biro Tapteng/Sibolga/Nias: - Perwakilan Riau/ Kepri: EPP. Ringo-ringo, SE. Korwil Riau/Kepri: Rudi Sirait. Pekanbaru: Jaraya Garingging, S.Sos. Siak: Nujum Sitepu (Ka.Biro), Jansen Hutahaean, Jaraya Garingging, S.Sos. Pelalawan/Pkl.Kerinci: EPP. Siringoringo (Ka.Biro), Rasiman, Ryan Ade Liany, ST, Andi Usman, Lingkon S. Dumai: Albekri, Tengku Kamaruddin, Belwiyono, MG, Suhartono. Bengkalis: Mahir Ritonga, Misron Tarihoran, Parulian Manurung, Novalis P. Hutahaen, Irwansyah Nasution, Alwi. Rokan Hilir (Rohil): Juminan (Ka.Biro), Basri M Noer, Supryanti, Julientri. Biro Rokan Hulu: -. Biro Kampar: -. Perwakilan Aceh: T Muktarruddin US - . Biro Banda Aceh/Aceh Besar: T Muktarruddin US (Ka. Biro), Ibrahim Yusuf, Afrizal. Biro Pidie/Pidie Jaya: Mahdi Aziz, SHi. Biro Langsa/Aceh Timur: Mustafa M. Adami, Syamsudin Arsyad. Aceh Tamiang: Rudi Kurniawan (Ka Biro), Baihaki Ahyat ST, Ir. Fadly. Biro Aceh Singkil/ Subulussalam: Rahmin Banchin (Ka. Biro), Henri, B,SE, Bolon. Biro Aceh Jaya: Syarkawi. Biro Kutacane: -. Lhokseumawe/Aceh Utara: Abdul Rani, S.Pd, M Suud, Ramli, Sayed Fauzi, Zulkhair - . Biro Blangkejeren/Gayo Lues: Antoni Nasipul. (WARTAWAN BONGKAR NEWS DILENGKAPI IDENTITAS DAN NAMANYA TERCANTUM DALAM BOKS REDAKSI)


6-13 FEBRUARI 2012 | EDISI 301| THN KE-VII

Disinyalir Penegakan Hukum Tentang Kehutanan Sarat KKN PELALAWAN,BN Sejalan dengan menguatnya isu pemanasan global dan perubahan iklim di era kesejagatan dewasa ini, sektor kehutanan –termasuk di Riau khususnya Kabupaten Pelalawan- dituntut untuk tetap mampu menjaga kelestarian hutan sekaligus mempertahankan fungsi konservasi tanah dan air. Di sisi lain, seiring penerapan desentralisasi dan otonomi daerah serta pemekaran wilayah, sektor kehutanan juga harus tetap mampu memberikan kontribusi bagi pengembangan wilayah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sebuah bisnis paradoks karena menghadapkan tuntutan optimalisasi manfaat ekonomi, namun sekaligus juga keberlanjutan manfaat ekologi bagi keseimbangan ekosistem secara lintas generasi. Untuk itu, diperlukan kelembagaan bisnis kehutanan yang adaptif, profesional dan kredibel dalam merumuskan visi dan misi bisnis kehutanan di masa depan. Tak ada upaya lain yang lebih tepat selain melakukan reposisi dan modernisasi bagi penguatan kelembagaan bisnis kehutanan. Kesadaran akan menjaga kelestarian lingkungan dan alam khususnya hutan tidak pernah muncul dari setiap pelaku pengusaha hutan itu, kecenderungan untuk mengeruk keuntungan pribadi dengan tujuan untuk memperkaya diri telah sanggup mengorbankan nasib masyarakat

yang sebenarnya lebih berhak untuk mendafkan hasil dari hutan yang luas tersebut. Kondisi Riau khususnya Kabupaten Pelalawan pada saat mungkin dengan masa yang akan datang telah kehilangan hutan dan kekayaannya karena sudah habis terkikis oleh keserakahan manusia atau okmum yang tidak bertanggung jawab. Bencana yang maha dasyat akan datang sewaktu-waktu pada negeri ini kalau tidak diantisipasi dari sekarang, sebab mengesploitasi hutan yang berlebihan akan mengakibatkan bencana alam seperti pemanasan global akibat hutan gambut sudah hilang, bencana banjir ataupun longsor akibat hutan sudah gundul dan kehidupan flora maupun fauna yang terancam punah sehingga masyarakat sering diresahkan oleh serangan binatang buas. ‘’Hal ini diungkapkan oleh P. Simangunsong, S.Si salah seorang pengurus DPD LSM Pemantau Korupsi dan Penyelamat Harta Negara (Perlahan) Kabupaten Pelalawan kepada wartawan beberapa waktu lalu di Pangkalan Kerinci. Lebih lanjut, P. Simangunsong. S.Si mengungkapkan dalam rangka mendorong bergeraknya sektor Kehutanan dengan dukungan ekonomi rakyat/ masyarakat, perlu pengakuan perlindungan dan tata tertip peredaran hasil hutan dari hutan milik masyarakat di Kabupaten

Pelalawan. Sebab, selama ini masyarakat yang mengolah kayu alam hanya menjadi kambing hitam (sasaran oknum tertentu) tanpa ada kepastian hukum dalam mengolah kayu alam untuk kebutuhan masyarakat dari instansi terkait. ‘’Seperti temuan puluhan kubik kayu olahan yang diduga tanpa dokumen yang baru-baru ini kami laporkan kepada kapolres pelalawan di Desa Makmur Sp.6 Kecamatan Pangkalan Kerinci tepatnya ditimbun dibelakang pengetaman Babussalam, berdasarkan hasil lidik dari Polres Pelalawan bahwa sesuai hasil pemeriksaan mereka kepada pemilik pemilik kayu olahan tersebut memiliki perizinan yang lengkap tanpa berkoordinasi dahulu kepada Dinas Kehutanan Kabupaten Pelalawan. Tapi anehnya, ketika kita beberapa kali untuk berkoordinasi dan konfirmasi baik secara lisan maupun tulisan tidak pernah memperoleh jawaban dari pemilik pengetaman babussalam ataupun pemilik puluhan kubik kayu olahan tersebut, menurut para pekerjanya pengetaman tersebut pemilik usaha pak haji yang sering berada di Pekanbaru.’’Ungkapnya. Memang penting, masih pengurus DPD LSM Perlahan menjelaskan masyarakat sangat membutuhkan kayu olahan untuk pembangunan di daerah Kabupaten Pelalawan. Namun, perlu

pengakuan dan tata cara peredaran hasil hutan kepada masyarakat. Selama ini hanya perusahaan yang dapat perizinan untuk mengexsploitasi hutan alam, itupun sering disalah gunakan untuk mengeruk keuntungan yang serak akan indikasi KKN.’’Mengapa sesuai informasi yang kami himpun didaerah lain seperti Kabupaten Meranti dapat mengolah kayu alam dengan perizinan tata cara peredaran hasil hutan kepada masyarakat, mengapa dikabupaten pelalawan ini perizinan tata cara peredaran hasil hutan alam tersebut tidak dapat dilakukan. Bukankah banyak perusahaan yang mendapat perizinan seperti PT.Rapp Sementara itu Kapolres Pelalawan AKBP Guntur Aryo Tejo, SH.Sik ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan untuk laporan dari rekanrekan DPD LSM Perlahan Kab. Pelalawan mengenai pengetaman Babussalam yang diduga memiliki kayu olahan yang diduga tanpa dokumen sedang dalam lidik.’’Berdasarkan hasil lidik yang kami lakukan kepada pemilik pengetaman tersebut mempunyai surat izin usaha dan kayu sudah lengkap, sementara waktu ini akan diadakan pemantauan kalau yang bersangkutan menggunakan kayu yang illegal baru akan disita sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.’’Paparnya melalui telpon selulernya ketika dikonfirmasi.

Ketika tanya bentuk dan copian surat izin ataupun dokumen puluhan kubik kayu olahan pengetaman babussalam, AKBP Guntur Aryo Tejo, SH. Sik mengungkapkan bahwa Polres Pelalawan mempunyai kewenangan untuk mengecek kayu tersebut tanpa harus dari intansi seperti Dinas Kehutanan Kabupaten Pelalawan.’’Selama instansi yang memiliki otoritas tersebut syah saja untuk melakukan pengecekan kayu.’’Ungkap Kapores Pelalawan. Ditempat terpisah, Kadis Kehutanan Kabupaten Pelalawan Ir. Hambali ketika dikonfirmasi beberapa kali dikantornya tidak pernah berhasil ditemui wartawan. Meskipun kepala dinas tersebut mempunyai bagian-bagian, bahkan pak kadis berjanji melalui telpon selulernya untuk memberikan klarifikasi tentang laporan dugaan puluhan kayu olahan di pengetaman Babussalasm. Namun kenyataannya tidak seorangpun yang dapat memberi keterangan termasuk Kabid PHKA H. Martias, S. HK diruang kerjanya tidak bersedia memberikan tanggapan dan komentarnya, padahal laporan dari DPD LSM Perlahan sudah sampai dimeja kerjanya.’’Disinyalir dinas kehutanan Kabupaten Pelalawan tutup mata, ataupun para cukongcukong kayu illegal mempunyai setoran yang serat akan indikasi KKN’(’rasiman)

Mengaku Ketua Kelompok Tani Ternyata Jual Lahan

Pengurus dan Ketua Kelompok dari anggota POKTAN LKMD saat berangkat menuju desa sei nepis kelurahan batu teritip kecamatan sungai Sembilan

Pengurus dan Sejumlah Ketua Kelompok Lakukan Acara Semah di Areal Lahan Kelompok Tani LKMD DUMAI,BN Sejumlah ketua kelompok dari anggota Kelompok Tani (POKTAN) beserta pengurus di lingkup POKTAN Lembaga Keamanan Masyarakat Desa (LKMD) batu teritip Kecamatan Sungai Sembilan melangsungkan program Peninjauaan lokasi lahan yang terletak di Rt. 04 Kelurahan Batu Teritip kecamatan Sungai Sembilan Dumai baru-baru ini telah terwujud. Dan selanjutnya segera membangun beberapa barak untuk tempat para anggota Kelompok Tani dalam mengerjakan areal lahan. Sesuai program Poktan LKMD bahwa tahapan kelangsungan pembenahan kesiapan sarana barak segera di bangun minggu depan ini. Hal itu merupakan fasilitas dalam kelangsungan langkahlangkah maju para petani di Poktan LKMD ujar coordinator lapangan Erwan Susilo pada BN di lokasi lahan saat di temui BN baru-baru ini. Sementara itu tahap awal sekarang puluhan anggota telah melakukan kerja Gotong Royong membersihkan areal tempat Pembangunan Barak-barak sesuai yang di rencanakan ujar Erwan. Keterangan di rangkum Media ini, bahwa pengerjaan lokasi dengan membersihkan kawasan jalan masuk lokasi lahan sudah di mulai sejak Sabtu 28-012012. sementara unuk keperluan Semah Lokasi lahan Poktan LKMD dengan satu ekor kambing dan ayam serta sejumlah kelengkapan Ritual Semah itu telah terpenuhi. Dan pelaksanaan Menyemah di Lokasi lahan tersebut sudah di laksanakan pada Jum’at 27-01-2012 hal iry di sampaikan Rudy DS Humas Umum Poktan LKMD menjawab Media ini saat di temui di Kantor Forum Petani dan Kelompok Tani LKMD jln. Sewulawah Bumi Ayu Dumai kemarin lalu. Lebih lanjut Humas LKMD itu menjelaskan dalam beberapa hari kedepan pembangunan barak di lokasi lahan segera berjalan dan sekalian melakukan pembersihan di sekitar jalan masuk lokasi lahan dan tempat pembangunan barak tersebut, untuk itu di harapkan agar para pengurus Khususnya Ketua kelompok dari anggota kelompok Tani LKMD dapat bergandengan tangan secara bersama-sama mengerjakan segala sesuatu di lokasi lahan sesuai Program yang di tentukan ujar Humas LKMD itu. Secara terpisah menurut Ketua Umum Poktan LKMD Ir. M. Gultom Suhartono saat di konfirmasi Media ini mengatakan bahwa para kelompok dan angota yang turun ke lokasi meninjau lahan telah berangkat pada kamis 26-01-2012. dimana para Ketua kelompok yang meninjau lokasi lahan bersama anggota di antaranya adalah: 1.Pengurus kelompok Delima Jepri Karnova, 2.Pengurus kelompok Coklat Hasan Basri, 3. Pengurus kelompok Anggur Agus Syahbudi, 4. pengurus kelompok Nanas Jicky Zulkarnaen, 5. Pengurus kelompok Sirsak Azizah, 6. Pengurus kelompok Jeruk Januar, 7. Pengurus Kelompok Gandum Abisai Lubis, 8. Pengurus kelompok Mangga Said Adlan, 9. Pengurus kelompok Pepaya Ningsih, 10.pengurus kelompok Apel H. Sutomo, 11. pengurus kelompok Manggis Ramdoni dan Pengurus Kelompok Rambutan Syafarudin serta pengurus kelompok Buah Naga Abdulah. Keseluruhan yang berangkat tahap awal meninjau lokasi lahan sekali gus untuk bekerja Gotong Royong sebamyak 57 orang sebut Ketua Poktan LKMD itu didampingi sekretaris Novita Husni, SH, MH mengakhiri. (RDS/ Tengku)

M. Rahim Lubis Ketika Mempertanyakan Hal Pelanggaran Perda

Ketua Dprd Dumai (Zainal Effendi) Ketika Menerima Warga Rt 10 Yang Keberatan

Lurah Bangsal Aceh Dumai, Bela Ketua RT DUMAI, BONGKAR Menyikapi berita edisi BN yang lalu, tentang puluhan warga RT 10 Bangsal Aceh Kec. Sei Sembilan Kota Dumai, menolak Ketua RT nya yang berinisial “SOPIAN” dengan menyurati Walikota Dumai belum di respon dan tidak ada pemberitahuan kepada warga secara tertulis dalam proses yang diambil sebagai keputusan maupun jawaban. Hal ini menurut tokoh masyarakat M. Rahim Lubis mengakui masalah yang dipermasalahkan masih dalam tingkat kecil (kelas rendahan dalam kepemerintahan) namun pihak yang berkompeten di nilai sangat lamban mengambil suatu keputusan ataupun tindakan. Dalam persoalan kecil saja tidak tanggap dan bagaimana pula kalau pemerintah menghadapi kasus yang besar, ujar M. Rahim Lubis. Sudah jelas secara fakta bahwa Ketua RT 10 menurut acuan Perda No. 04 Tahun 2007 melanggar Undang-Undang namun pihak Lurah mencoba mempertahankan “Sopian” sebagai Ketua RT dengan alasan berbagai macam. Menurut keterangan Kabag administrasi Pemerintahan Dumai, Novian Indra Putra N kepada wartawan, surat dari warga RT 10 Bangsal Aceh sudah turun ketangannya, namun persoalan ini akan saya ajukan lagi ke atasan saya pada Asisten I mengambil keputusannya. Beliau tidak dapat bertindak sendiri karena adanya masuk surat tanggapan dari masyarakat. Dalam surat tanggapan bahwa tanda tangan warga di kutip bukan untuk surat keberatan tetapi untuk pemohon pemasangan instalasi listrik kepada pihak instalator. Tampak dalam permasalahan ini lari dari jalur,

sejumlah warga melaporkan ada Pelanggaran Perda namun tanda tangan pelapor di permasalahkan. M. Rahim Lubis juga menyampaikan rasa ketakutannya kepada Pak Novi bahwa beliau sewaktu menemui Lurah Bangsal Aceh M. Nor B di kantornya sangat arogan terhadap masyarakat. Dimana Lurah tersebut mengintimidasi sambil mengatakan kepada M. Rahim Lubis, kata-kata yang tidak pantas di dengar sehingga M. Rahim Lubis terganggu kesehatannya. Di himbau kiranya pihak yang bekompeten agar bertindak / bersandar kepada Hukum karena Undang-Undang yang ada sudah diatur menurut Perda (daerah otonomi). Kabag administrasi Pemerintahan Dumai, Novian Indra Putra N juga menegaskan bahwa yang melanggar Hukum adalah cacat hukum, dan semua surat diperbuat yang ada kaitannya dengan hukum itu adalah menjadi cacat hukum, semuanya itu ada konsekwensinya tutur beliau, Jumat pagi kemarin di ruang kerjanya di lantai II Kantor Walikota Dumai. Dalam kesempatan itu Ketua DPRD Kota Dumai Zainal Efendi juga menyikapi hal pelanggaran Perda No. 04 Tahun 2007, beliau merasa heran ketika menerima surat tembusan keberatan warga RT 10 Kelurahan Bangsal Aceh Kenapa pihak Ketua LPMK meloloskan berkas para kandidat yang mencalon RT diterima sementara belum ada 3 tahun berdomisili di tempat. Ketua DPRD Kota Dumai Zainal Effendi saat menerima M. Rahim Lubis di dampingi Elfi Kurniawati di ruang kerjanya mengatakan hal ini akan saya sampaikan kepada Camat yang bersangkutan agar permasalahan sekecil apapun harus di selesaikan. (dor).

Pembangunan Pendidikan dan Sarana Jalan di Desa Tiangjung Minim DUMAI ,BN Dunia pendidikan di Desa Tianjung Kel. Batu Teritip sampai sekarang masih memperhatinkan. Dimana formasi anak mau masuk sekolah setiap ajaran Baru membludak sementara sarana sekolah didaerah ini masih terbatas. Dimana sekolah tingkat SD seperti SD 017 jarak jauh di desa Tiangjung masih kekurangan ruang belajar sehingga murid kelas 2 dan kelas 3 terpaksa masuk siang belajar karna faktor kekurangan ruang local belajar. Sementara itu bagi murid yang sudah menamatkan belajar dari SD hendak menyambung melanjut kesekolah Menengah Pertama (SMP) saat ini yang ada SMP Swadaya Masyarakat yang kondisinya masih memperhatinkan. Seperti keterangan dirangkum media ini didesa Tiangjung mengatakan untuk setiap Tahun Tamatan SD mencapai 40 Orang Murid namun untuk melanjutkan pendidikan sangat sulit hal itu dikarenakan keterbatasan sekolah (SMP) yang belum memadai ujar beberapa warga pada BN secara terpisah ketua komite SD 017 jarak jauh desa Tiangjung (syarial) saat di konfirmasi wartawan BN sabtu, 04 februari 2012 terkait kondisi sarana sekolahan didesa Tiangjung, menurutnya untuk tingkat SD dalam tahun ini telah berjalan dengan baik. Yakni SD 017 jarak jauh para tenaga pengajar (Guru) telah terpenuhi hanya saja sekolah ini kekurangan local belajar dan kantor sekolah. Untuk itu kita mengharapkan perhatian PEMKO Dumai agar dapat mendorong dan membantu pembngunan pendidikan di daerah Tiangjung ujar Syahrial. Kodisi sekolahan tingkat menengah pertama (SMP) didesa Tiangjung sangat memperhatinkan. Dimana saat ini seperti SMP Swadaya masyarakat Muridnya sebanyak 40 Orang dan ruangan sarana belajar hanya 3 lokal itupun sangat memperihatinkan karena lokal

ruangan belajar belom lengkap semua pakai dinding sehingga ruangan belajar menganga memelototi alam dunia. Bahkan banyak kekurangan kelengkapan untuk belajar seperti papan tulis juga tidak ada maka para murid – murid tidak dapat maksimal belajar. Hal inilah yang menyebabkan murid – murid mau melanjut ke SMP mendapat kendala karena keberadaan SMP Swadaya masyarakat Desa Tiangjung tidak memadai sementara pemerintahan Dumai maupun kecamatan sungai Sembilan dan kelurahan batu teritip diduga kurang ada perhatian terhadap pembangunan pendidikan di daerah ini ujar pajar dan beberapa warga lainnya yang ada di desa Tiangjung dan warga di RT.04 Kel. Batu Teritip mengeluh minimnya pembangunan pendidikan didesa Tiangjung yang mohon Namanya tidak mau di tulis di Koran. Selain minimnya pembangunan sarana pendidikan warga juga mengeluhkan banyaknya jembatan yang rusak sampai saat ini belum ada bantuan pemerintah untuk memperbaikinya membuat daerah Tiangjung sepertinya terisolir. Untuk menempuh kekota Dumai pada musim hujan tidak bisa lewat darat dan harus melalui jalur laut. Hal ini sangat mempengaruhi akses mobilisasi perekonomian rakyat dan anak – anak sekolah sulit menempuh jalur hubungan ke kota. Karena itu berbagai kalangan di masyarakat desa tianjung kelurahan batu teritip menghimbau walikota dumai agar memperhatikan dan dapat membangun masyarakat desa tiangjung sesuai visi misi PEMKO Dumai melalui program prorayat strategi 5 sehat yakni sehat masyarakat sehat ekonomi sehat pendidikan sehat pembangunan dan sehat pemerintahan. Harapan masyarakat Tiangjung jangan ada pilih kasih pembangunan papar warga disana dan sejumlah pengamat dan peduli pembangunan di Sungai Sembilan Dumai. Menjelaskan pada BN.(Sirait/Tengk)

DUMAI, BONGKAR Kehadiran seseorang lelaki di Bukit Timah yang berinisial “Y Sitepu alias karo-karo” berasal dari Tanah karo, mengaku sebagai Ketua Kelompok Tani “Usaha Bersama” jualin lahan di kawasan Jln. Raya Bukit Timah Dumai KM 20 tepatnya di RT 10 Kel. Bangsal Aceh Kota Dumai. Menurut informasi yang layak di percaya “Y Sitepu” dari sejak tahun 1996 menjual puluhan hektar lahan kepada sejumlah Karyawan PKS (Pabrik Kelapa Sawit) Meranti Bagan Batu. Setelah berhasil merauk uang jutaan rupiah dari karyawan PKS Meranti beliau menghilang dalam hitungan lebih kurang 15 tahun. Karena merasa dirinya telah aman, Ketua Kelompok Usaha Bersama ini tiba-tiba muncul kembali di Dumai dan kembali menggelar aksinya jual lahan berkedok Kelompok tani, dengan dasar dokumen surat kelompok tani hanya fhoto copy tok. Keterangan yang diperoleh BN dilapangan, seorang wanita yang dalam pengakuannya menjabat sebagai Sekretaris Kelompok tani Usaha Bersama mengaku pada waktu itu dijanjikan satu pancang lahan (2 ha) kepada Elfi Kurniawati (32 Tahun) namun Y sitepu tidak menepati janjinya sampai dengan saat ini. Elfi kurniawati juga menyampaikan bahwa kegiatan kelompok tani Usaha Bersama, dari awalnya sama sekali tidak ada kegiatan dan di nilainya fiktif.juga beliau mengakui bahwa dokumen Kelompok Tani usaha Bersama tidak pernah dilihatnya secara resmi. Yang ada menurut beliau hanya fhoto copy doang. Kegiatan yang dipantau oleh BN dilapangan saat ini Ketua Kelompok Tani “Usaha Bersama”

Sekretaris Kelompok Tani Usaha Bersama Elfi Kurniawati Ketika Memberi Keterangan Kepada Bongkar Di Dumai

Y Sitepu sekarang bekerja sama dengan ketua RT 10 “Sopian” kembali menjuali lahan tersebut dan di duga ada mengurus surat suparadik dari Lurah Bangsal Aceh tanpa ada dasar hukum atau alas hak yang sah. Dihimbau kepada Camat Sei Sembilan agar dapat mencermati kinerja dari Lurah dan Ketua RT yang dinilai nantinya akan timbul tumpang tindih pemilik lahan dan menjadi polemik di kemudian hari. (dor).

Kades yang terpilih di lantik Bupati Bengkalis Kanan fhoto Kades Lubuk Gaung Armaini bersama istri pada acara pelantikan Belum lama ini di Desa Lubuk Gaung Kecamatan Siak Kecil

Armaini Kades Lubuk Gaung Siak Kecil

BENGKALIS:BN Tertundanya beberapa bulan pelantikan kepala desa (KADES) Lubuk Gaung kecamatan Siak Kecil kini terjawab sudah. Dimana kepala Desa Armaini terpilih dengan suara terbanyak pada pemilihan Kepala Desa tiga bulan yang lalu itu ,akhirnya resmi sudah di lantik Bupati Bengkalis Herliyan Saleh selasa 24-01-2012 pekan lalu.Armaini sebagai Calon Incumbent itu selama kepemimpinannya 1 periode telah berlalu kini masih di percaya masyarakat memimpin Desa Lubuk Gaung. Sejumlah keterangan di rangkum bahwa kepemimpinan armaini selama ini cukup memberi perhatian terhadap pembangunan desa Lubuk Gaung dan ternyata pada pesta Demokrasi Pilkades (Pemilihan Kepala Desa) Desa Lubuk Gaung 3 Bulan lalu Armaini unggul mendapat suara terbanyak dan mengalahkan 4 Kandidat lainnya yang bertaung merebut pemimpin Desa Lubuk Gaung Periode 2012-2016 mendatang . atas terpilihnya Armaini warga mengharapkan agar pembangunan kesejahtraan masyarakat semakin maju ujar beberapa warga itu menjawab BN. Pelantikan Kades terpilih Armaini untuk Periode 2012-2016 di langsungkan bertempat di halaman Sekolah (SD) Desa Lubuk Gaung. Akan halnya Seperti

di jelaskan Sumber Media ini usai pelantikan Kades, bahwa sejak selesai Pemilihan Kepala Desa 3 Bulan yang lalu sempat tertunda-tunda Pelantikannya karena Faktor ProKontra antara Kelompok warga Desa Lubuk Gaung Kecamatan Siak Kecil Kabupaten Bengkalis. “Maklum lah Kondisi Desa yang sedang pesat berkembang, memang Penuh dengan tantangan yang harus di hadapi” sehigga pelantkan Kepala Desa Tertunda selama dua Bulan lebih sebut beberapa anggota masyarakat itu yang meminta tidak di sebutkan namanya di berita. Pada pelantikan tersebut turut hadir seluruh Kepaa Desa Siak Kecil dan aparat kecamatan di antaranya Kapolsek Siak Kecil AKP Arifin. Serta Bupati dan rombongan selain itu hadir sejumlah undangan serta beberapa Tokoh masyarakat Desa Lubuk Gaung, dalam pada itu Bupati Bengkalis Herliyan Saleh mengharapkan , agar Kades Terpilih tetap Koordinasi Dengan DPD selaku pendamping. Bahwa DPD berperan mengawasi seluruh aktifitas perdesaan. Di tegaskan Bupati lagi, Kades harus Extra Hati-hati dan teliti dalam mengeluarkan Surat-surat Tanah agar jangan ada permasalahan di belakang hari tegas Bupati Bengkalis itu. (Sirait / Ritonga)

Warga Minta Perhatian dan Bantuan Pada Pemkab Bengkalis Benahi Sekolah Desa Tengayun BENGKALIS:BN Kondisi Gedung serba guna Taman Kanak-kanak Islam di desa Tengayun Kecamatan Bukit Batu sampai kini cukup memprihatinkan karena Kondisi bangunan banyak yang lapuk dan belum ada perbaikan karena itu di harapkan adanya bantuaan Pemkab Bengkalis ujar Rusli pengurus Taman Khatam Al Qur’an (TKQ) barubaru ini pada BN. Jika di perhatikan kondisi gedung serba guna Sekolah TKKI , TKQ dan TPQ Nurul Hidayah harus di rehab total karena kondisi bangunan tergolong Tua dan sudah tidak memadai ujar pengurus Sekolah TKQ dan TPQ NH itu pada BN. Karena itu bahwa proposal TPA Nurul Hidayah mengharapkan adanya bantuaan dari Pemkab Bengkalis untuk dapat merehab bangunan yang ada yang besarnya ukuran 7 meter X 18 Meter tetapi proposal tersebut belum ada tanggapan dan realisasi sebut Rusli pada BN. Untuk pembangunan Sekolah TKKI , TKQ dan TPQ NH seyogianya untuk Tahun 2012 ini dapat terwujud. Sebab salah satuny agedung serba guna TKKI (Sekolah Taman Kanak-kanak islam) Desa Tengayun Kecamatan Bukit Batu bangunannya sudah lapuk maka kami mengharapkan perhatian Bupati Herliyan Saleh dapat membangun Infrastruktur Pendidikan ini demi kebutuhan anak-anak Kecamatan Bukit Batu khususnya

desa Tengayun. Kata Rusli di dampingi beberapa warga di kediamannya saat menjelaskan pada BN, sebab bangunana yang lama ini sejak berdiri 1996 lalu adalah berdasarkan swadaya masyarakat Deas Tengayun Kecamatan Bukit Batu sebutnya. Sesuai kondisi gedung serba guna TKQ dan TPQ NH sudah tidak layak lagi dan harus di lakukan pembangunan gedung yang lebih besar menjadi 10 meter X 20 meter . sebab bangunan lama sega guna TKQ dan TPQ NH ini sekaligus kantor majelis guru yang di bangun 15 Tahun yang lalu sejak tahun 1996 kini tidak memadai lagi karena tingginya angka anak-anak didik yang masuk Sekolah ini ungkap Nurida S Ag selaku pendiri dan penggagas TKKI di Tengayun. Di jelaskan sebab berdirinya TKQ dan TPQ tahun 1996 sampai tahun 2010 saja jumlah santri yang tamat sudah 620 orang ujarnya.Pada saat ini jumlah murid sudah 180 orang santri dan guru mengajar12orangdimanaHonorGuru-Guruinibersumber dari bantuaan para wali-wali santri untuk kelangsungan Santri-santri belajar di Sekolah TKQ dan TPQ NH Desa Tenggayun Kecamatan Bukit Batu ini ujar Sumber BN menjelaskan.sementara kondisi bangunan Gedung yang selama ini di gunakan Santri seharusnya dapat di bangun dandiperbesarkarenasangatmembutuhkanRuanganbelajar dan ruangan majelis guru sebut pengurus TKKI Desa Tengayun itu megakhiri . (Sirait)


6 - 13 FEBRUARI 2012 | EDISI 301 | THN KE-VII

Terkait Pencurian Minyak di SPBU Nomor 142031103

Orang Dalam Disinyalir Berperan Batangkuis, BN Maraknya pencurian minyak bersubsidi Jenis Bahan-bakar minyak Tertentu (JBT) di SPBU diduga libatkan sejumlah orang dalam. Seperti terjadi pada SPBU Nomor : 142031103 Jalan Medan-Batangkuis, Desa Bintang Meria, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deliserdang,diduga sekitar 4 ton digelapkan. Informasi yang dihimpun BN di lapangan, modus pencurian minyak bersubsidi di SPBU 142031103 yang dikenal SPBU Digantara berawal dari pembongkaran ke tangki timbun SPBU. Saat kejadian, mobil tangki BK 8778 CM dengan muatan 24 ton bensin bergerak dari depot Pertamina Labuhan Deli menuju SPBU Dirgantara. Senin (30/ 01/2012). Sampai di tempat tujuan, mobil tangki yang semula dibawa (sopir-red) Jahiddin yang didampingi kernetnya Abdi tersebut diterima pihak SPBU Darmawan (supervisor), anehnya sopir mobil tangki tersebut sudah berobah, mobil tangki tak

lagi dibawa Jahiddin melainkan Misran. Setelah dilakukan proses di SPBU, muatan mobil tangki dibongkar ke tangki timbun milik SPBU yang berada di dasar tanah. Saat pembongkaran berlangsung, mulanya Supervisor SPBU Dirgantara Darmawan melakukan pengawasan sebagaimana mestinya. Anehnya ketika muatan mobil tangki tinggal mencapai sekitar 5 ton, Supervisor SPBU tersebut sengaja meninggalkan pembongkaran yang sedang berlangsung, yang kemudian sopir dan kernet mobil tangki tersebut langsung meninggalkan lokasi SPBU sekitar jam 12.30 Wib. Untuk menutupi kejahatannya, supervisor SPBU Darmawan melalui telepon selularnya mencoba konflin ke PT EP Medan, namun tidak ditanggapi. "Sebenarnya saya sudah curiga dengan gerak gerik mereka (sopir dan kernet-red), karena lagi sibuk mengurus karyawan yang mau pertukaran sif dan serah terima setoran, maka pembongkaran minyak saya tinggal. Setelah selesai sopir dan kernet

Kasubdis Disperindagsu Diperiksa Kembali di Mapoldasu Medan, BN Tim penyidik Subdit III Dit Reskrimsus Poldasu telah memeriksa Kasubdis Perdagangan Luar Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumatera Utara[Disperindagsu] Elly Silalahi,terkait kasus dugaan korupsi subsidi minyak goreng[migor] di Kabupaten Batubara dari P-APBN 2008 dengan kerugian Negara Rp.847,4 juta dan Kabupaten Langkat Rp 1,3 miliar. Informasi yang diperoleh di Mapoldasu bahwa Elly diperiksa mulai pukul 10.00 hingga pukul 15.30 WIB. Menurut Kasubdit III Tipikor Poldasu Kompol Judo Syahputra,Rabu[1/2] bahwa benar Kasubdis Perdagangan Luar Negeri Dinas Perdagangan dan Perindustrian Sumut,Elly Silalahi telah kita panggil untuk diperiksa dan ini untuk yang kedua kalinya. Menurut Judo Syahputra, Elly Silalahi diperiksa untuk melengkapi sajakarena masih banyak yang ketinggalan."Beliau masih sebagai saksi dalam dugaan korupsi subsidi minyak goring di Kabupaten Batubara dan Kabupaten Langkat",katanya. Sementara itu Elly Silalahi ketika dikonfirmasi membantah dirinya dipanggil untuk diperiksa. :Saya kesana bukan dipanggil tapi karena ada kordinasi kegiatan dinas yang akan dilaksanakan. (HZA)

Kapoldasu Meninjau Lokasi Bentrok di Tapanuli Selatan Medan, BN Kapoldasu Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro usai acara sertijab Waka Poldasu Jumat[3/2] langsung berangkat ke Tapanuli Selatan untuk melihat kejadian bentrok antara Desa Batang Kumuh Kematan Sosa Kabupaten Tapsel dengan karyawan PT Majuma Agro Indonesia[PT MAI] yang terjadi Kamis[2/2]. Sebelum berangkat meninjau lokasi bentrok,Kapoldasu akan menjenguk korban dan langsung memantau situasi pasca bentrok tersebut."Sebelumnya saya sudah perintahkan Komandan Brimobdasu, Direskrimum dan Kabid Propam Poldasu untuk melakukan penyelidikan atau peristiwa yang terjadi",jelas Kapoldasu. Dijelaskannya bahwa akibat bentrok itu korban sebanyak 11 orang, 5 berasal dari warga Desa Batang Kumuh mengalami luka tembak, 2 Satpam PT MAI luka bacok,dan 4 personil Brimob Detasemen C Sipirok yang terkena bacok dan lemparan batu, hingga saat ini dirawat di rumah sakit. Seperti diketahui bahwa peristiwa bentrok antara karyawan PT MAI dengan warga Batang Kumuh itu, diawali saling klaim kepemilikan lahan seluas 6.000 Ha di Desa Batang Kumuh,Kecamatan Sosa Tapanuli Selatan. Dimana sebelumnya karyawan PT MAI yang sedang bekerja didatangi 200 warga yang berujung bentrok. Meski situasi sudah berangsur kondusif namun kini kepolisian masih berjaga amengantisipasi bentrok susulan. (HZA)

langsung pergi dengan mobil tangki tanpa terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan, ternyata minyak yang dibongkar ke tangki timbun berkurang sekitar 4 ton". Elak Darmawan. Menanggapi hal itu, Ketua umum DPP LSM Pengamat Pejabat Pemerintah Indonesia Yang Korupsi melalui Kabid. Humas Abd. Rahman pada BN menduga masalah tersebut permainan. "Dari keterangan yang diberikan pihak SPBU itu, kita menduga adanya permainan. Seharusnya Supervisor SPBU tidak meninggalkan tugasnya untuk mengawasi pembongkaran minyak yang sedang berlangsung, dan bisa saja dia dituding terlibat". Kata Rahman. Jika alasannya pertukaran sif lanjut Rahman, itu tidak logika. Setahu saya pertukaran sif di SPBU mulai dari pagi hingga sampai pukul 14.00 wib. Nah, kejadiannya berlangsung sekitar pukul 12.30 wib, ada waktu sekitar 1,5 jam lagi. Kemudian mengawasi pembongkaran minyak yang rawan terbakar itu jauh lebih penting dari pertukaran antar shift, jelas ini terindikasi

Dermawan Supervisor SPBU 142031103 jalan Medan Desa Bintang Meria, kecamatan Batangkuis.

modus belaka. Tegasnya. Ditanya dapat menimbulkan kerugian negara, Rahman menjawab lihat dari prosedur penggantian minyak yang susut. "Jika pihak Pertamina yang melakukan penggantian kerugian minyak yang susut itu jelas merugikan keuangan negara, karena minyak yang dipasok ke SPBU itu adalah jenis minyak yang disubsidi pemerintah". Kata Rahman.

Lebih jauh dijelaskannya, pihak Pertamina maupun perusahaan rekanan (PT EP Medanred), jangan ambil pusing atas kejadian tersebut, apalagi menggantinya. Namun sebaliknya karyawan yang terlibat dalam masalah itu harus segera dikeluarkan dari perusahaan alias dipecat dengan tidak hormat, jika perlu dilaporkan ke Polisi untuk ditangkap dan dipenjarakan. Saran Rahman. (AHMAD M)

Mantan Kadispora Sumut Ditahan di Mapoldasu Medan, BN Pihak penyidik Subdit III/ Tipikor Dit Reskrimsus Poldasu ahkirnya menahan mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga[Kadispora] Sumut AM, Senin[30/1] setelah tujuh bulan melakukan penyelidikan dan ahkirnya ditetapkan sebagai tersangka. Sebelum dilakukan penahanan, AM diperiksa sejak Kamis dan Jumat[26-27/1] dengan status tersangka dan kemudian dilanjutkan pemeriksaan Senin[30/1] hingga dilakukan penahanan. AM ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengerjaan 11 paket proyek kegiatan pemeliharaan rutin atau berkala gedung kantor dan asrama Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar[PPLP] di Jalan Sekolah Pembangunan Medan

Sunggal tahun anggaran 2008 dan kerugian Negara ditaksir Rp.450 juta lebih. Dalam proyek itu AM bertindak sebagai kuasa pengguna anggaran [KPA] merangkap pejabat pembuat komitmen [PPK]. Surat penahan juga sudah ditandatangani Direktur Reskrimsus Poldasu Kombes Pol Sadono Budi Nugroho. Menurut Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Raden Heru Prakoso, selain AM bakal ada lagi tersangka yang ditahan, antara lain kontraktor berinisial Ap dan IN,tegas Heru. Dalam kasus ini Tipikor Poldasu sudah memeriksa JH, IN, AM, R dan YR. Modus yang dilakukan dengan cara mengurangi volume paket pengerjaan, yakni dana yang dianggarkan tidak sesuai dengan realisasi dana sebenarnya atau tidak di-

gunakan semuanya. Kasus terungkap berdasarkan laporan LSM Republik Corruption Watch[RCW] dan Forum Transparansi Rakyat Indonesia [FTRI] Sumut ke Poldasu pada 23 Februari 2011. Dalam laporan itu dibeberkan ada proyek pemeliharaan rutin atau berkala gedung kantor dan pembangunan asrama PPLP di Jalan Serkolah Pembangunan Medan Sunggal. Dana yang dianggarkan Rp.1.292.370.000, direalisasikan Rp.1.217.278.900. AM diduga memecah proyek itu menjadi 19 item. Namun pada kenyataannya hanya 11 item terjadi pengurangan volume pekerjaan masing masing antara Rp 10 juta- Rp.100 juta. Berdasarkan hasil penyelidikan BPKP ditemukan kerugian Negara Rp.404.062.011. (HZA)

Kurang Bukti, Kasus Dugaan Korupsi IAIN Terhenti Medan, BN Kasus dugaan korupsi di IAIN Sumut dalam tahun anggaran 2010 senilai Rp.72 miliar macet atau terhenti penyelidikannya dikarenakan kurangnya bukti untuk meningkatkannya ke penyidikan. Hal ini disampaikan Direktur Direktorat Reserse Kriminal Khusus[Ditreskrimsus] Poldasu Kombes Pol Sadono Budi Nugroho kepada wartawan,Rabu[1/ 2] sore. Pihaknya,kata Sadono sudah memeriksa beberapa orang yang diduga mengetahui proyek itu,namun kurangnya bukti menyebabkan penyelidikan terhenti. "Tapi tidak SP3 karena belum proses penyidikan dan sekarang kita masih mencari bukti baru",tegasnya. Selain itu menu-

rutnya pihaknya sudah melakukan gelar perkara dengan pihak pelapor dan dalam gelar perkara itu diungkapkan hasil sementara dari penyelidikan,kemudian pelapor diminta ikut membantu dengan memberikan bukti baru. "Jadi si pelapor ditanya apakah memiliki bukti baru. Kalau ada serahkan kepada kita agar ditindak lanjuti. Kurangnya alat bukti proses penyelidikan membuat kasus itu harus menunggu adanya bukti baru. Andainya ada bukti baru,penyelidikan dilanjutkan", tandas Sadono. Adapun rician dugaan korupsi di IAIN Sumut itu berkenaan penyelenggaraan operasional dan pemeliharaan perkantoran Rp.1,4 miliar,belanja keperluan perkantoran Rp.55 juta, perawatan gedung kantor Rp.140 juta, operasional perkantoran dan

pimpinan Rp.540.980.000, pelayanan public atau birokrasi Rp.3,1 miliar. Kemudian pendidikan dan pelatihan tehnis Rp.971.150. 000, pelatihan di institute Rp.342 juta, pelatihan difakultas syariah Rp.136.800.000, belanja barang non operasional dan biaya hidup S2 dan S3 serta tunjangan studi Rp.478,4 juta, akreditasi prodi fakultas Rp 104 juta, belanja barang non operasional fakultas syariah Rp.15 juta, berbagai pelatihan Rp.205, 2 juta, berbagai seminar Rp.22,3 juta, pengecatan pagar diduga fiktif Rp.760 juta. Selanjutnya belanja sarana dan prasarana pendidikan dengan kode anggaran 3417 Rp.16 miliar diduga fiktif dan pengadaan buku pedoman praktikum Rp. 150 juta. (HZA)

& & CPNS Menyerahkan Diri ke Polda Jabar Penipu Ratusan TRAGIS

KANIT III/Umum Direskrimum Poldasu Kompol Mardani menjelaskan kepada wartawan,Rabu[1/2] bahwa tiga orang anggota sindikat penipu calon pegawai negeri sipil[CPNS] di jajaran Pemprovsu menyerahkan diri ke Polda Jawa Barat[Jabar] Selasa[1/2] dan selanjutnya diserahkan ke Polda Sumut.. Ketiga orang tersebut dua diantaranya pegawai dinas pemerintahan dan satu pegawai swasta yaitu JS[30] warga Berastagi pegawai Dinas Pendidikan Kaban Jahe, DH[40] warga Jalan Bakti Luhur Kecamatan Helvetia,pegawai Dinas Kesehatan Medan dan RS[38] warga Kecamatan Medan Perjuangan,pegawai swasta. Menurut Kompol Mardani bahwa ketiga orang yang menyerahkan diri

ke Polda Jabar merupakan pelaku rangkaian kasus penipuan CPNS dengan tersangka D boru Situmorang yang ditangkap beberapa waktu lalu. "Ketiganya merupakan bagian dari sindikat penipuan.Mereka beroperasi sejak 2009 dengan korban mencapai 400an dan kita kejar sejak dua bulan lalu. Dari hasil tersebut setiap pelaku mendapat Rp.10 juta",kata Mardani. Salah seorang pelaku DH mengatakan mereka menyerahkan diri ke Polda Jabar setelah mencari PP selaku aktor intelektual penipuan ratusan CPNS . Kami tidak berani menyerahkan diri ke Poldasu kalau tidak ada pengawalan,Rabu[2/2] di Mapoldasu. Sedangkan dirinya sendiri

berhasil mengumpulkan 49 orang yang ingin menjadi CPNS formasi 2009 dan 2010. Kepada mereka dijanjikan diterima menjadi CPNS diberbagai instansi di jajaran Pemprovsu dengan syarat Rp.100 juta sampai Rp.120 juta. "Uang itu saya storkan kepada PP secara bertahap, enam kali saya stor sama dia.Isterinya juga terlibat",ungkap DH. Kepadanya kata DH, PP dekat dengan pegawai Pemprovsu bernama N yang bisa meluluskan seseorang menjadi CPNS.Nyatanya mereka yang telah menyerahkan uang tidak kunjung menjadi CPNS hingga ahkirnya menagih janji padanya. Menghadapi itu, lanjutnya DH menanyakan kepada PP ,namun

jawaban PP yang memiliki usaha ekspedisi di Belawan itu tidak pasti, sampai ahkirnya tidak bisa lagi dihubungi dan melarikan diri ke Jawa."Sudah kami cari dia ke Bandung, Surabaya, Bogor tapi tidak ketemu. Nomot HP juga tidak aktif lagi",kata DH Untuk menghadapi kasus ini Kanit III/Umum Direskrimum Kompol Murdani mengatakan pihaknya akan memburu PP yang diperkirakan berumur 50 tahun dan masih berada di Pulau Jawa. Informasi terahkir dari Kasubdit III Ditreskrimum AKBP Andry Setiawan bahwa kedua pelaku DH dan JS dipulangkan Rabu[1/2] malam dikarenakan tidak adanya laporan korban. Meski demikian jika ada laporan dari korban maka mereka akan ditahan. [HZA]

Polisi Ramai-ramai Tangkap Penulis Togel Sergai, BN Polres Serdang Bedagai berhasil menciduk tersangka penulis judi togel / kim pada hari Sabtu tanggal (28/1-12) pukul 13.00 wib di Dusun 2 Desa Tarean Kec. Silindak Kab. Serdang Bedagai. Tersangka Dermawan Saragih (38) tahun, barang bukti 3 buah pulpen, 2 buah kertas rekap yang berisikan nomor 2 tebakan judi togel, 2 blok kecil berisi angka 3. tebakan, 1 lembar karbon kecil, uang tunai Rp.132.000. tersangka juga sudah lama dimonitor sebagai penulis judi togel, kemudian kanit judi AIPTU SUBONO memimpin opsnalnya menuju silindak, setelah diselidiki beberapa saat dan info yang positif, langsung dilakukan pengrebekan terhadap tersangka, dan ditemukan barang bukti dari tangan tersangka dengan modus sedang merekap dan menunggu pemasang atau pembeli judi. Saat ini tersangka dan barang bukti diamankan Sat Reskrim Polres Serdang Bedagai guna proses penyidikan dan pengembangan kebandarnya. Kapolres menghimbau warga / masyarakat Sergai untuk tidak turut campur dengan kegiatan perjudian, karena polres Sergai sudah sangat banyak menangkap permasalahan judi. Kasubbag Humas Sergai AKP. ZN Siregar membenarkan penangkapan tersebut. Polsek Kotarih Permainan judi togel marak ibarat seperti menjual kacang goreng saja, sepertinya mereka tidak takut akan resikonya. Didusun 1 Desa Bandar Magodang Kec. Bintang Bayu Sergai, hari Rabu tanggal (1/2-12) pukul 15.30 wib menangkap seorang tersangka penulis judi togel yang berinisial (AR) 53 tahun. Barang bukti uang tunai Rp. 575.000, 1 buah buku tafsiran (mimpi), 1 unit HP Nokia, 3 lembar 1 kertas rekap yang bertulisan angka tebakan, 1 buah pulpen merek Tecno. Berkat informasi masyarakat kepada Polsek bahwa tersangka sebagai penulis judi togel, kemudian kanit reskrim Polsek Kotarih AIPTU B. Manurung bersama busernya melakukan penyelidikan. Setelah cukup matang informasinya, kemudian dilakukan penggrebekan, pengeledahan dan penangkapan. Benar ditemukan barang bukti dari tangan tersangka, kemudian tersangka dibawa ke Polsek. Saat ini tersangka dan barang bukti diamankan Sat Reskrim Polsek Kotarih guna penyidikan perkaranya dan pengembangan kebandarnya. Kasubbag Humas Polres Serdang Bedagai AKP. ZN Siregar membenarkan penangkapan tersebut. (Ibnu)

Polsek Firdaus Ringkus Bandar Narkoba Firdaus, BN Anggota buser narkoba Polsek Firdaus belum lama ini meringkus dua tersangka Bandar Narkoba di Dusun 4 Desa Sai Rejo Kec. Sei Rampah Kab. Serdang Bedagai. Kini kedua tersangka Nova Herdianto (26) tahun penduduk Dusun 5 Desa Pematang Pelintahan Kec. Sei Rampah, Herianto alias heri alias Anto Sihot (38) tahun penduduk Dusun 5 Desa Pematah Pelintahan Kec. Sei Rampah. Barang bukti 20 plastik tembus pandang yang berisikan, diduga narkoba seberat 8,5 gram, 1 buah kaleng warna kuning yang tadinya diduga tempat narkoba. Keterangan yang dikumpulkan berkat informasi masyarakat yang anti narkoba kepada Kanit Reskrim Polsek Firdaus IPDA Hendri Surbakti langsung turun bersama buser melakukan penyelidikan dan penyamaran, setelah menyelidiki sekian lama, barulah didapat info yang cukup positif, selanjutnya dilakukan pengerebekan dan ditemukan dari tangan kedua tersangka barang bukti. Saat kedua tersangka dan barang bukti diamankan Sat Narkoba Polres Serdang Bedagai guna pengembangan kasusnya, Kasubbag Humas Sergai AKP. ZN Siregar membenarkan penangkapan tersebut. (Ibnu)

LSM dan Petani Sesalkan Pungli di Kantor Disperindag Langkat Stabat, BN Aktivis LSM dan Kaum Tani menyayangkan aksi pengutan liar di kantor Perindustrian dan Perdagangan kabupaten Langkat yang terjadi beberapa waktu, hal ini disampaikan aktivis LSM Laskar Merah Putih dan warga petani kecamatan Sei Bingei kabupaten Langkat kepada BN kemarin, aksi pungli yang diduga dilakukan Kadis Perindag Langkat Tengku Milwan dalam hal pengurusan surat rekomendasi sebagai distributor pupuk urea bersubsidi,terhadap calon peserta Distributor untuk wilayah kabupaten langkat ,adalah kegiatan yang diharamkan dalam kepemimpinan Bupati Ngogesa Sitepu ,sebab tindakan ini memperburuk citra dan kinerja Bupati Langkat dalam hal pelayan publik Seharusnya pungli terhadap pengurusan surat rekomendasi sebagai distributor pupuk urea bersubsidi tidak perlu terjadi, tindakan illegal seperti ini harus dilenyapkan dari bumi Langkat, oleh karena itu diminta Bupati Langkat segera melakukan pembenahan dan menindak tegas Kadis Perindag Langkat yang ditenggarai terjadi dalam hal mengurus berkas surat rekomendasi sebagai distributor pupuk urea bersubsidi diwilayah kabupaten Langkat Dengan demikian pelayanan publik tidak terganggu ,peserta calon distributor juga tidak khwatir harus mengeluakan uang sebesar Rp.4 juta sampai dengan Rp.8 juta untuk mengurus surat rekomendasi sebagai distributor pupuk urea bersubsidi yang diterbitkan Disperindag Langkat Menurut salah seorang calon Distributor yang enggan disebut namanya mengungkapkan aksi pungli yang terjadi di Disperindag Langkat akan menjadi agenda penting Bupati Langkat karena persoalan ini menyangkut salah satu program Presiden SBY untuk sektor pertanian di Republik Indonesia Sebab ,kebijakan Kadis Perindag Langkat ini kata sejumlah calon distributor sangat memberatkan operasional usaha mereka karena menambah cost (biaya) pada musim tanam setiap tahunnya , padahal dalam SK Peraturan Mentri Pertanian Nomor: 06/ Permentan/SR.130/2/2011,SK Peraturan Mentri Perdagangan Nomor:07/M-DAG/PER/2010 dan SK Gubernur Nomor : 12 Tahun 2011 ketentuan kebijakan tersebut tidak ada alias nihil Kadis Perindag kabupaten Langkat Tengku Milwan saat dikonfirmasi wartawan tidak berada di tempat ,karena sibuk menghadiri rapat Pemkab , ketika dikonfirmasi melalui surat tertulis ,Kadis tidak mau menjawab dan memberi keterangan ( MR/MSTP )

Disuruh Nikah, Oknum RW Malah Ngelak B Jaya Kota, BN Ketua RW Balai Sempurna, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), berinitial Si, diduga melakukan hubungan diluar nikah (kumpul kebo) dengan salah seorang wanita warga turunan tionghoa. Menurut RT 06, Narno, kepada BN beberapa waktu lalu, perbuatan yang dilakukan oknum RW disalah satu tempat komteraan KM 39, sebenarnya oknum RW sudah dipanggil Lurah, untuk dimintai pertanggung jawabannya menikahi, namun selalu mengelak dan bahkan pindah rumah. Selain hal tersebut oknum RW, juga bersikap arogan, ketika ditemui juga diberikan saran terbaik guna pemcahan masalahnya, oleh beberapa tokoh masyarakat dan agama. " Jangan ikut campur urusan saya berzina tidak dengan suami orang " jelasnya. Atas peristiwa dan sikap oknum RW itu, warga Balai Jaya Kota, minta kepada pihak pemerintahan terkait untuk mengeluarkanya dari warga setempat, karena tidak selayaknya perbuatan itu dilakukan, oleh seorang pengayom.(Jum)


6 - 13 FEBRUARI 2012 | EDISI 301 | THN KE-VII

9 Pejabat Disdikpora Deli Serdang Dilantik Lubuk Pakam,BN Sembilan pejabat eselon IV Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Deli Serdang, Selasa (31/1) dilantik dan diambil sumpah/janjinya oleh Sekda Drs H Azwar S MSi, di gedung balairung Pemkab, yang dihadiri Kadis Dikpora Hj Saadah Lubis SPd, MAP, Kaban Kepegawaian Daerah Sahnan SH, sejumlah pejabat, para Kepala Sekolah dan Kacabdis. Kesembilan pejabat eselon IV yang dilantik masing-masing Dwi Indrawati, M.Pd dilantik sebagai Kasi bina keolahragaan, Dra Hj Norma Keliat sebagai Kasi penyelenggara Pendidikan luar sekolah, Antonius Surbakti SE, MSi Kasi pengadaan sarana pendidikan, Drs Alman Juntri Pasaribu MPd Kasi rehabilitasi dan pemeliharaan, M Aspendi Lubis SE Kasi Kesiswaan pada bidang pendidikan dasar menengah dan kejuruan, Suparno S.Sos Kasubag Keuangan, Yusnaldi MPd Kasubag Program, Drs Saur MT Situmeang Kasi Pembinaan dan Pemberdayaan Masyarakat dan Sabar Purba BAKasi Inventarisasi sarana Pendidikan. Bupati Deli Serdang Drs H Amri Tambunan dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan Sekretari Daerah Drs H Azwar S MSi mengatakan bahwa pejabat eselon IV akan dituntut memiliki kemampuan manajerial yang komprehensip, juga harus memiliki skill yang dibarengi dengan kejujuran dan integritas yang tinggi bagi pencapaian sasaran visi misi pembangunan daerah yang telah ditetapkan. Karenanya diminta untuk benar-benar memahami tugas pokok dan fungsi yang diemban, sebab dinas pendidikan pemuda dan olahraga ini memiliki beban tugas yang sangat berat yakni tugas untuk mencerdaskan kehidupan bangsa melalui berbagai lembaga pendidikan, baik yang bersifat formal maupun non formal. Untuk itu segera mempelajari tupoksinya, jika hal ini dilakukan maka akan dapat member kontribusi diunit kerjanya, salah satu diantaranya adalah peningkatan kwalitas pendidikan kita, sejalan dengan tekad dari seluruh komponen masyarakat di daerah ini yang telah kita awali sejak beberapa awal tahun yang lalu melalui konsep “CERDAS”, upaya percepatan rehabilitas dan apresiasi terhadap Sekolah. Kita tidak ingin mendengar adanya keluhan para guru, anak didik dan warga masyarakat karena melakukan sesuatu hal yang tidak didasarkan kepada ketentuan yang telah di tetapkan”tegas Sekda”.(sof)

Bupati DS Lantik Kades Pilihan Rakyat Labuhandeli, BN Bupati Deliserdang Drs H Amri Tambunan, diwakili Camat Labuhandeli, Dedy Maswardi S Sos, MAP, mengambil sumpah sekaligus melantik Supriono, Kepala Desa (Kades) Pematang Johar, pilihan rakyat untuk periode 2012-2018, pekan lalu. Pengambilan sumpah dan pelantikan berdasarkan SK Bupati DS no 088-2012 tertanggal 26 Januari itu,disaksikan oleh anggota DPRD DS, H Saidin Daulay, Ka KUA Kecamatan Labuhandeli,Fachri Siregar, dan segenap unsur Muspika setempat. Bupati DS dalam kata sambutanya yang dibacakan Camat Labuhandeli, antara lain mengatakan dengan dilantiknya Kades pilihan rakyat yang dilaksanakan November 2011 itu, diharapkan roda pemerintahan di pedesaan berjalan sebagaimana mestinya. Kades merupakan garis terdepan dan merupakan ujung tombak dalam tujuan tugas pokok pemerintahan, kemudian juga pemegang kunci pelaksanaan pembangunan daerah, juga merupakan penanggung jawab akhir. Untuk hal itu selaku Kades pilihan langsung rakyat, harus memiliki kepekaan dan kordinasi disegenap lapisan masyarakat yang ada, agar tidak menimbulkan penilaian negative, dan Kades dituntut dalam pelayanan prima, sesuai dengan otonomi daerah. Usai pengambilan sumpah dan pelantikan, juga dilakukan penyerahan jabatan dari Pjs Kades terdahulu Indrawan Syah Harahap SE, kepada Kades yang baru.Hadir pada kesempatan acara Danramil 12-HP Peltu TNI-AD Hassan S, Kapolsekta Medan Labuhan, tamu dan undangan lainya.(San)

Ketua DPRD DS Resmikan Mesin Pengolahan Limbah Labuhandeli, BN Ketua DPRD Deliserdang Hj Fatmawati T, meresmikan pengoperasian masin pengolahan limbah sampah penduduk, berlokasi di Dusun V-5 Desa Manungal, Kecamatan Labuhandeli, Kab. Deliserdang (DS), pekan lalu. Hj Fatmawati, usai meresmikan pengoperasian itu, menyatakan salut atas usaha pihak pemerintahan, bekerjasama dengan Petugas Kebersihan Desa Manunggal (PKDM), setempat yang mampu menanggulangi sampah. Dengan beroperasinya mesin itu nantinya, selain dapat dijadikan pemasukan kas desa dan penambah penghasilaan warga setempat, juga diharapkan dapat dijadikan contoh oleh pihak desa lainya di Deliserdang. Sementara Kepala Desa Manunggal Misgiat S Sos, pada kesempatan yang sama berharap pada pihak pemerintahan kabupaten Deliserdang, agar memperhatikan dan menyediakan lahan guna pengembangan serta pengoperasian usaha itu kedepan. Lahan untuk penumpukan sampah dan mesin pengolahan saat ini berlokasi di areal eks HGU PTPN II, seluas 28 x 100 M2, untuk itu diharapkan pihak Pemkab Deliserdang, dapat lebih serius menyediakan lahan demi kelanjutan usaha dimaksud, kata Misgiat Menurut Petugas Kebersihan Desa Manunggal (PKDM), Arianto, Zulkarnain dan Suratman, mesin pengolahan limbah sampah yang dapat dijadikan pupuk kompos itu, dalam satu hari bisa menghasilkan sejumlah 20 ton.(San)

Poldasu Diimbau Lidik Proyek Lingkungan Sehat Perumahan Binjai–BN Element masyarakat dan aktivis LSM kota Binjai meminta Kapoldasu Irjen Pol.Drs,Wisjnu Amat Sastro segera melakukan lidik dugaan penyimpangan dan korupsi proyek pembangunan lingkungan sehat perumahan berbiaya Rp.5,9 miliar ” Pak Kapoldasu tolong dilidik informasi mengenai proyek pembangunan lingkungan sehat PAPBD Tahun 2011 yang di kelola

Kepala Dinas Tata Ruang, Perumahan dan Pemukiman (Distarukim) kota Binjai, sumber dananya sebesar Rp.5,9 miliar diaudit total ,” pinta element masyarakat dan aktivis LSM kota Binjai Sebagai langkah awal kata aktivis LSM Kapoldasu diminta untuk mendapatkan kontrak kerja proyek /bestek dan dokumen perkembangan realisasi fisik proyek pembangunan lingkungan sehat perumahan,itu dulu yang harus

perbaikan kenerja kedepan Pak Kapoldasu harus lidik Dinas Tarukim Binjai,karena beredar isu bahwa Distarukim Binjai jadi ATM nya Walikota Binjai, selain itu Kapoldasu juga diminta mengkoreksi kinerja Kadis Tarukim Binjai Nahfullah Daulah SSTP ,agar tidak sesuka hati bekerja dan menggunakan uang rakyat ,” tegas warga Binjai Informasi yang disampaikan kepada Kapoldasu bahwa proyek

pembangunan lingkungan sehat telah dianggarkan didalam P-APBD tahun 2011 sebesar Rp.5,9 miliar ,namun fakta yang terlihat dilapangan hasil kerjanya amburadul akibat curang dikerjakan pihak rekanan ,karena itu masyarakat kota Binjai minta Kapoldasu mengaudit dana anggaran tersebut ,karena kita menilai proyek tersebut sarat dengan aroma KKN (Korupsi,Kolusi dan Nepotisme) ujar warga kota Binjai ( MSTP/MR )

Bupati Sergai Diminta Tinjau Jalan Blok Nol Jangga Tebing Tinggi, BN Kondisi Jalan di Dusun Blok Nol Jangga Desa Juhar Kecamatan Bandar Khalifah Kabupaten Serdang Bedagai dewasa ini benar-benar ,emprihatinkan. Sepanjang Sekitar 1,5 Km Jalan alternatif yang dapat menghubungkan Kabupaten Serdang Bedagai dengan Kabupaten Batubara ini di keluhkan oleh masyarakat sekitar sarat berlobang dimana mana. Padahal jalan ini adalah satu satunya jalan alternatif yang menghubungkan dua kabupaten yang bertetangga ini. Sejak sekitar tahun 2008, baru pada tahun 2010 pernah dilakukan pengerasan jalan ini oleh pemerintah kabupaten serdang be-

dagai dibawah kepemimpinan Bupati Ir H Tengku Erry Nuradi Msi bersama H Soekirman selaku wakilnya. Namun kini kondisi jalan ini sudah kembali sangat memprihatinkan, hampir sepanjang permukaan jalan ini dipenuhi lobang lobang sehingga dirasakan sangat menyulitkan masyarakat pengguna jalan tersebut disana. Menurut kalangan masyarakat setempat kepada wartawan koran ini, mereka sangat berharap kondisi memprihatinkan di dusun blok nol jangga desa juhar kecamatan bandar khalifah ini hendaknya tidak tebiarkan berlarut larut hingga mencapai titik kerusakan yang semakin parah

lagi. Hal yang senada juga dikemukakan oleh Oloan Simbolon belum lama ini. Menurutnya, fungsi jalan alternatif ini sangat besar manfaatnya bagi warga masyarakat setempat. " Itu sebabnya kami mohon dan sangat berharap adanya atensi serius dari pemerintah kabupaten serdang bedagai di bawah kepemimpinan bapak bupati Ir H Tengku Erry Nuradi MSi untuk menormalisasikan kembali jalan tersebut dari ancaman kondisi yang lebih memburuk lagi", pungkas oloan simbolon didampingi sejumlah warga masyarakat setempat lainnya. (der)

Kapoldasu Buka Pelatihan Pemuda Mitra Kamtibmas se-Sumatera Utara Lubuk Pakam,BN Kapolda Sumatera Utara Irjen Wisjnu Amat Sastro membuka acara pelatihan 100 kader Pemuda Mitra Kamtibmas ( PMK ) se Sumatera Utara Angkatan V Tahun 2012, ditandai dengan penyematan tanda peserta, Senin (30/1) di Gedung Cadika Lubuk Pakam. Acara pembukaan Pelatihan Kader PMK se Sumut ini dihadiri Wabup H Zainuddin Mars, Kapolres Deli Serdang AKBP Wawan Munawar Sik MSi, Dandim 0204/DS Letkol Arh Wawik Dwinanto, Anggota DPRD Sumut dan Deli Serdang, Para SKPD Deli Serdang, Ketua PMK Sumut Rajamin Sirait SE, para Ketua OKP. Kapolda Sumatera Utara Irjen Wisjnu Amat Sastro mengajak kader PMK untuk menjadi kader yang brermoral dan berakhlak, karena diyakini kader PMK akan menjadi pemimpin dimasa mendatang, tidak harus orang- orang yang punya otak yang pintar saja, karena kedepan banyak permasalahan yang harus kita hadapi, seperti masih tingginya angka kemiskinan dan pengangguran yang membuat meningkatnya masalah kamtibmas, untuk mengatasi ini tentu perlu dicari

jalan keluar dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat serta menjaga lingkungan seperti tidak terjadi pembabatan hutan. Karenanya PMK harus mampu bersinerji dengan seluruh aparatur pemerintah termasuk TNI, POLRI maupun Pemerintah daerah, Kapolda juga menginstruksikan kepada masingmasing Kapolres untuk menggelar pertemuan rutin minimal 1 kali satu bulan sehingga dapat mengetahui perkembangan Kamtibmas di daerahnya, apalagi dengan program Polri dengan mewujudkan 1 Desa 1 Polisi sehingga masalah-masalah yang kecil dapat di eleminir. Yang dikhawatirkan sekarang ini di Sumatera utara “kata Kapolda” adalah konflik terhadap masalah tanah garapan Ex HGU PTPN II , yang tidak gampang untuk menyelesaikannya, tentu diharapkan tidak terpropokasi dengan orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Demikian juga dengan pengaruh Narkoba yang penyalurannya berjalan secara struktur memasuki bangsa ini masih banyak lagi hala-hal yang menghgagu kamtibmas seperti Geng motor yang sangat meresahkan warga.

Walikota Apresiasi Karya Tata Busana SMKN 3 T Tinggi Tebingtinggi, BN Walikota Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM memberikan apresiasi atas hasil karya Tata Busana yang ditampilkan siswa-siswi SMK Negeri 3 Tebingtinggi. Dia berharap sekolah kejuruan kerumah-tanggaan satu-satunya dikota Tebingtinggi itu agar terus meningkatkan kreatifitas dan inovasi dalam mengembangkan produk local. “Saya mengharapkan kepada ibu kepala sekolah dan para guru-guru untuk lebih memacu kreatifitas inovasi bagi peserta anak didik serta melaksanakan lomba kreatifitas tingkat sekolah supaya dapat mengikuti perlombaan sampai ketingkat kota. Nanti saya akan beri hadiah kepada siswi yang berprestasi di kejuaraan itu”, demikian janji Walikota Umar Hasibuan, Senin (30/1) saat melakukan kunjungan kerja ke SMK Negeri 3 Kota Tebingtinggi. Turut mendampingi Walikota antara lain, Ketua Pengadilan Agama Drs H Nandang Hasanuddin SH, Kaban Kesbang Pol Linmas Drs Zulkifli Siregar dan Kasek SMK Negeri 3 Tebingtinggi Dra Hj Ummi Kalsum. Menurut Walikota Tebingtinggi ini, SMK Negeri 3 Tebingtinggi yang khusus menyajikan pendidikan berbasis teknologi kerumahtanggaan sangat bermanfaat dalam membimbing keterampilan siswa dan bisa lebih mandiri bila telah menamatkan pendidikannya. “Umumnya siswi lulusan sekolah kejuruan seperti ini bisa tampil mandiri karena telah dibekali oleh pelajaran yang berbasis keterampilan. Untuk itu, perlu terus ditingkatkan daya imajinasi, kreatifitas serta inovasi agar bisa terjun langsung ditengah-tengah masyarakat”, imbuh walikota. Pada kesempatan itu, Kepala sekolah SMK Negeri 3 Dra Hj Ummi Kalsum mengucapkan terima kasih atas kunjungan rombongan Walikota serta memberikan laporan tentang kondisi jumlah siswa/i dan hasil karya yang telah diperoleh. Ummi Kalsum berjanji akan terus memotivasi kreativitas siswi untuk meningkatkan pengetahuan mereka.(DER)

dipelajari dan dievaluasi sesuai dengan peraturan dan undang – undang yang berlaku,” ujar aktivis LSM kota Binjai G. Sukirman SH Langkah penyelidikan proyek pembangunan lingkungan sehat itu, sebagai upaya untuk mengkoreksi kinerja Kadis Tarukim Binjai dalam menjalankan roda pembangunan di kota Binjai ,audit kontrol untuk mencegah kerugian negara sangat diperlukan untuk

Sementara Wakil Bupati Deli Serdang H Zainuddin Mars menyampaikan bahwa kondisi kamtibmas di Deli Serdang secara umum telah tercipta dengan baik, berkat dukungan kerjasama dengan seluruh jajaran polres yang ada di daerah ini, yakni Polres Deli Serdang, Polresta Medan dan Polres Pelabuhan Belawan, disamping unsure Muspida Plus Deli Serdang, sehingga pelaksanaan pembangunan dapat berjalan sebagaimana target sasaran yang diharapkan. Pola pembangunan yang telah dicanangkan di daerah ini adalah dengan membangun sinerjitas dalam kekuatan tiga pilar pembangunan yaitu antara pemerintah, partisipasi masyarakat dan peran sector swasta, dengan melalui pola kebersamaan ini berbagai capaian hasil pembangunan yang dilaksanakan telah diperoleh dengan sangat mengembirakan antara lain dibidang pendidikan, kesehatan dan infrastruktur jalan yang menjadi skala prioritas visimisi pembangunan disamping sector pembangunan lainnya. Ketua Panitia pelaksana Drs Tuangkus Harianja,MM yang juga Ketua PMK Kabupaten Deli Serdang menjelaskan kegiatan ini berlagsung 2 hari penuh dengan menghadirkan penceramah Dirlantas Poldasu tentang fungsi Kepolisian RI bidang Lalu lintas, Dirreskrim Poldasu tentang fungsi Bidang Reskrim, Dir Narkoba tentang pencegahan Narkoba. Ceramah mengenai P4GN oleh BNN Sumut, Ceramah Kajati, ceramah Pangdam I/BB dan Instruktur Prana jaya ST tentang teknik berkomunikasi, kepemimpinan, management dan out bond/ Sar.(sof)

Jalan Dusun Blok Nol Jangga desa Juhar Kecamatan Bandar Khalifah Kabupaten serdang Bedagai memprihatinkan.

Nyonya Hj. Evi Diana Erry Resmikan Dua Gedung PAUD Sergai Sei Rampah, BN Ketua forum PAUD Kab. Serdang Bedagai, Hj. Evi Diana Meresmikan pemakaian dua gedung kelompok belajar PAUD terpadu (KBPT) Lestari, di Desa Kesatuan Kec. Perbaungan dan KBPT Sri Asih di Desa Pegajahan Kec. Pengajahan baru-baru ini. Dalam acara ini hadir DWP Sergai Ny. Hj. Imas Haris Fadillah, Camat Perbaungan Drs. Akmal, Camat Pergajahan Misran SE, pengurus forum PAUD Kecamatan, Tim Penggerak PKK Desa, Tutor PAUD serta para orang tua dan Kelurahan anak didik PAUD di Kelompok bermain dari Desa Kesatuan Kec. Perbaungan dan Kec. Pegajahan. Ketua forum PAUD Serdang Bedagai Ny. Hj. Evi Diana yang juga ketua TP PKK Sergai memberi apresiasi atas keberhasilan dan kerjasama antara pemerintahan Desa dengan Pemkab Sergai, sehingga pembangunan gedung PAUD tersebut selesai dibangun dengan baik.” Dengan adanya pembangunan gedung tersebut sekarang anak didik PAUD sudah memiliki ruang belajar dan bermain sendiri, dimana selama ini memakai salah satu ruang di kantor kepala desa. “ Ucap Evi Diana. Tak lupa juga Ny. Hj. Evi Diana mengucapkan terima kasihnya kepada masyarakat yang telah menyediakan lokasi untuk pembangunan gedung belajar PAUD serta Pemkab Sergai yang membantu dana demi terlaksananya pembangunan ini. Ny. Hj. Evi Diana mengatakan peresmian gedung belajar ini akan dilanjutkan untuk 15 kecamatan lainnya dengan jumlah 15 gedung KBPT se Kabupaten Serdang Bedagai pada tahun 2012. Disela peresmian, Camat Perbaungan dan Camat Pegajahan, Kepala Desa dan tokoh masyarakat berterima kasih kepada Bupati Sergai Ir. HT. Erry Nuradi, M.Si dan ketua forum PAUD Ny. Evi Diana Erry, yang telah memberi perhatian dan membantu sepenuhnya terhadap pembangunan gedung KBPT. (Ibnu)

Walikota Layat Wafatnya Ibunda Ketua DPRD T Tinggi Tebing Tinggi,BN Walikota Tebingtinggi Ir.H.Umar Junaidi Hasibuan,MM bersama rombongan unsur Muspida dan sejumlah SKPD. Senin (30/1) melayat langsung wafatnya Ibunda tercinta ketua DPRD H.Syahrial Malik. Ibunda tercinta ketua DPRD yakni Ibu Hj Halizah tutup usia 88 tahun dikediamannya jalan Deblot Sundoro Tebingtinggi. Dalam kesempatan itu Wakil ketua DPRD H.Amril Harahap meminta kepada kalangan keluarga yang ditinggalkan untuk dapat bersabar, sebab kematian se-seorang umat adalah ketentuan dari Allah,Swt, semua akan berpulang kepadanya, untuk itu jangan lupakan jasa orang tua terhadap kita, berikanlah doa safaat baginya. Sedangkan Walikota Ir.H.Umar Junaidi Hasibuan, MM dalam sambutan takziahnya mengatakan” sebagai hamba Allah ,” kita patut bersyukur dapat bersama sama menjalankan pardu kifayah bagi ibunda kita, atas nama pemerintah kota “ saya mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalam atas berpulang kerahmatullah orang tua/ ibunda Hj Halizah dari H.Syahrial Malik. (Der)

Sekolah Rayon 027 Adakan Turnamen Kutalimbaru BN Menjelang untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Mei mendatang, sekolah setingkat SMP Rayon 027 Kutalimbaru mengadakan turnamen olahraga di SMP Negeri 1 Kutalimbaru yang beralamat Jl. Lintas Kutalimbaru, kegiatan ini diadakan mulai dari tanggal 30 Januari sampai dengan tanggal 4 Februari 2012. Kegiatan ini langsung dipimpin oleh KCD Kutalimbaru Hidayat, S.Pd sekaligus beliau sebagai Pembina dalam acara ini, memberikan kata sambutan dalam membuka kegiatan ini: anak didik kami semua, harapan kami semoga bisa menjadi olahragawan yang baik dan membawa harum nama baik Kutalimbaru di tingkat kabupaten dalam rangka

memperingati Hardiknas, dan mari kita semua galang persatuan dan kesatuan untuk ukhuwah kebersamaan untuk menyatukan visi dan misi dan mengembangkan potensi generasi muda pelajar, dan untuk memajukan karier dan membudayakan olahraga. Dan sebagai kepedulian kita terhadap dunia pendidikan. Adapun yang diperlombakan dalam kegiatan ini yaitu: turnamen sepak bola, voli, catur, cerdas cermat dan atlet, dan adapun yang ikut serta dalam turnamen ini yaitu: SMP Negeri 1 Kutalimbaru, Kepala Sekolahnya Drs. Musimin, SMP Negeri 2 Kutalimbaru, Kepala Sekolahnya Drs. Bambang, SMP Swasta Harapan Kita, Kepala Sekolahnya SAKSI SITEPU, S.Pd, SMP Swasta

Pembina, Kepala Sekolahnya Drs. Musa Sembiring, dan SMP Terbuka Mencirim. Dan tampil sebagai pemenang juara yaitu: Sepakbola juara 1 SMP Negeri 2 Kutalimbaru, juara 2 SMP Negeri 1 Kutalimbaru, juara 3 SMP Swasta Pembina. Voli putra, juara 1 SMP Negeri 1 Kutalimbaru, juara 2 SMP Swasta Pembina, juara 3 SMP Swasta Harapan Kita. Voli putrid, juara 1 SMP Negeri 2 Kutalimbaru, juara 2 SMP Negeri 1 Kutalimbaru, juara 3 SMP Swasta Pembina. Catur putra, juara 1 SMP Swasta Pembina, juara 2 SMP Negeri 1 Kutalimbaru, juara 3 SMP Negeri 2 Kutalimbaru. Catur putrid, juara 1 SMP Negeri 1 Kutalimbaru, juara SMP Negeri 2 Kutalimbaru, juara 3 SMP Swasta Pembina. Cerdas

cermat, juara 1 SMP Negeri 2 Kutalimbaru, juara 2 SMP Negeri 2 Kutalimbaru, juara 3 SMP Swasta Harapan Kita. Atletik putra, juara 1 SMP Swasta Harapan Kita, juara 2 SMP Negeri 1 Kutalimbaru, juara 3 SMP Negeri 2 Kutalimbaru. Atletik putrid, juara 1 SMP Negeri 2 Kutalimbaru, juara 2 SMP Negeri 1 Kutalimbaru, juara 3 SMP Swasta Harapan Kita. Adapun tujuan turnamen ini diadakan demi untuk menyeleksi bibit-bibit olahragawan yang berprestasi untuk dikirim ke kabupaten dalam menjelang Hardiknas tingkat Kabupaten Deli Serdang. Dan adapun struktur kepanitiaan dalam kegiatan tersebut yaitu: Penasehat KCD Kutalimbaru, Hidayat, S.Pd, Pembina Drs. MUSIMIN (Kepala Sekolah

SMP Negeri 1 Kutalimbaru), Ketua Drs. Bambang (Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Kutalimbaru), Sekretaris H. Simanjuntak, S.Pd (Guru SMP Negeri 1 Kutalimbaru), Bendahara (Saksi Sitepu, S.Pd (Kepala Sekolah SMP Swasta Harapan Kita), dan sebagai panitia pelaksana pertandingan Drs. P. Simbolon (Guru SMP Negeri 1 Kutalimbaru). Kegiatan ini berjalan dengan lancer mulai dari awal sampai akhir, dan dari salah seorang murid sebagai pemain R. Surbakti, siswa SMP Negeri 2 Kutalimbaru mengatakan: sangat bangga dan senang sekali diadakannya kegiatan seperti ini karena bisa menyalurkan bakat, dan berharap juga bisa menang di kabupaten nantinya, ucapnya mengakhiri (BAKO)


6-13 FEBRUARI 2012 | EDISI 301| THN KE-VII

60 orang Pejabat Struktural Eselon III dan IV di Jajaran Pemkab Simalungun Dilantik SIMALUNGUN, BN Sebanyak 60 orang pejabat struktural seselon III dan IV dijajaran Pemerintah Kabupaten Simalungun dilantik. Pelantikan para pejabat tersebut dilaksanakan pada tiga tempat yaitu di Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset, Rabu, 02/01/2012. Pelaksanaan pelantikan para pejabat struktural itu berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Simalungun Nomor 821/ 0120/BKD/2012 tanggal 6 Januari 2012, SK Bupati Simalungun Nomor 821/0459/BKD/2012 tanggal 27 Januari 2012 dan SK Bupati Simalungun Nomor 821/0473/BKD/2012 tanggal 30 Januari 2012 . Dari 60 orang pejabat yang dilantik 49 orang diantaranya pajabat di dinas pendidikan yaitu 32 orang Kasek Sekolah Dasar (SD), 7 orang Kasek Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan 2 orang Kasek Sekolah Menengah Atas (SMA), 1 orang Kasek Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), 1 orang kepala Sanggar Belajar Kecamatan Raya, 1 orang pengawas Taman Kanak-kanan (TK) / SD di Unit Pelaksana Tekhnis Dinas (UPTD) Pendidikan Kecamatan Siantar, 1 orang penilik luar sekolah di UPTD Pendidikan Pematang Bandar, 3 orang kepala UPTD Pendidikan (UPTD Pendidikan Kecamatan Pematang Bandar, Siantar dan Dolok Pardamean) . Para Kasek ini secara langsung dilantik Kadis Pendidikan Albert Sinaga SPd MPd dan disaksikan oleh rohaniwan Islam, Kristen Protestan dan Katholik serta 2 orang pejabat eselon III di Dinas Pendidikan. Para kepala sekolah yang dilantik diantaranya Dra Anita MPd sebagai Kasek SMK Negeri 1 Bandar Masilam, Anton Sinaga SPd MPd sebagai Kasek SMA Negeri 1 Dolok Silou, Drs Eden Purba sebagai Kasek SMA Negeri 1 Sidamanik, Arimbi SPd sebagai Kasek SMP Negeri 1 Dolok Batu Nanggar, Bungaran Sihombing SPd sebagai Kasek SMP Negeri 1 Pamatang Sidamanik, Nicolas Manunllang SPd sebagai Kasek SMP Negeri 1 Sidamanik, Bahtiar Manik A, Ma.Pd sebagai Kasek SD Negeri Nomor 091450 Tongguran, Ernawati Sirait SPd sebagai Kasek SD Negeri Nomor 091709 Afd II Tinjowan, Fransiska Purba SPd sebagai Kasek SD Negeri Nomor 091391 Dolok Silou, Raudur sebagai Kasek SD Negeri Nomor 091419 Afd II Bah Birong Ulu, Agustina Sianturi sebagai Kasek SD Negeri Nomor 095247 Naga Jaya dan Joraidah Saragih SPd sebagai Kasek SD Negeri Nomor 097378 Siboro. Sementara itu sebanyak 4 orang pejabat struktural eselon III dilantik di Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset (PPKA) oleh Bupati Simalungun diwakili Asisten Administrasi Umum Drs Wilson Simanihuruk, disaksikan oleh rohaniwan masing-masing agama dan 2 orang pejabat di Dinas tersebut. Ke 4 pjabat yang dilantik itu adalah Basaia Samosir SH sebagai Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Sosial Budaya Masyarakat pada Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Nagori (BPMPN, Janchrisdo Damanik SSTP MA sebagai Kabid Aset pada Dinas PPKA, Ronal Anderson Silalahi SE MSi sebagai Kabid Keuangan pada Dinas PPKA dan Jhonri Wilson Purba SH sebagai Kabid Pendapatan pada Dinas PPKA. Di Dinas Kesehatan pejabat strukturan eselon III dan IV dilantik oleh Kadis Kesehatan dr Saberina Tarigan MARS mewakili Bupati Simalungun. Pelantikan pejabat ini juga di saksikan oleh para rohaniwan dari masing-masing agama dan 2 orang pejabat eselon III di dinas tersebut. Ke 7 orang pejabat tersebut adalah dr Binar Simangunsong sebagai Kabid Pengendalian Masalah Kesehatan pada dinas Kesehatan, Herlina Purba SSIT Mkes sebagai Kabid Pengembangan SDM Kesehatan pada dinas Kesehatan, dr Sorta Tinambunan sebagai kepala UPTD Kesehatan Serbelawan, Luse Sinaga sebagai kepala seksi Pendidikan dan Pelatihan pada dinas Kesehatan, Hamonangan sebagai Kasubbag Tata Usaha dan Umum pada dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Rosman Saragih SKM sebagai Kasubbag Tata Usaha dan Umum pada dinas Kesehatan, Suzanna Evy Rosmery Damanik sebagai Kasubbag Bagian Umum dan Kepegawaian pada Rumah Sakit Umum Perdagangan. (ps-01)

Bupati Simalungun Tinjau Bangunan Sekolah di Pamatang Raya SIMALUNGUN, BN Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM didampingi Sekda Drs Ismail Ginting MSi, dan beberapa pimpinan SKPD seperti Kadis Pendidikan Albert Sinaga SPd MPd, Kadis PU Ir Jhon Sabiden Purba, Kadis Perkimbangwil Ir Topot Saragih, Asisten I Jonni Saragih, Asisten III Drs Wilson Manihuruk, Ka. Badan Penanggulangan Bencana Ir Subur Tambun meninjau gedung sekolah SD,SMP dan SMA yang baru selesai dibangun di Pamatang Raya, Selasa (31/1). Ketika meninjau bangunan sekolah SD, SMP dan SMA, Bupati berharap kepada pihak Sekolah agar segera memfungsikan bangunan yang telah selesai dibangun yakni dengan menempatkan para siswa/I untuk

digunakan sebagai ruang belajar. Hal tersebut dilakukan agar gedung tersebut tidak rusak. namun sebelumnya dilaksanakan dulu serah terima sehingga gedung sekolah ini segera ditempati. Sedangkan untuk kelanjutan pembangunan gedung sekolah lantai 2, tahun ini juga kita telah menyiapkan dana sebesar Rp 1,9 milyar yakni dana dari pemerintah provinsi. Oleh karena itu, Bupati meminta kepada pihak sekolah untuk menata bangunan disekitar kompleks sekolah untuk memperindah pemandangan. Menyinggung tetnatng bangunanbangunan lama yang berada disekitar sekolah , Bupati memerintah kepada instansi terkait agar dilakukan penataan kembali sehingga gedung-gedung sekolah yang telah selesai dibangun

tampak indah dan rapi bila dipandang. sementara itu, Kadis Pendidikan Albert Sinaga SPd MPd disela peninjauan tersebut mengatakan ,dengan selesainya dibangun gedung sekolah SD, SMP dan SMA sesuai dengan petunjuk dari Bupati Simalungun agar segera digunakan. "Ini untuk menghindari terjadinya kerusakan, maka mudah-mudahan bulan 2 ini gedung tersebut sudah dapat digunakan oleh para siswa/I untuk proses belajar mengajar", katanya. Albert menambahkan bahwa pada prinsipnya Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun mendukung dan akan segera sampaikan kepada pihak sekolah. "Kitapun tidak menginginkan kalau bangunan tersebut berlama-lama tidak difungsikan",ungkapnya

menambahkan. sebelumnya Bupati Simalungun bersama rombongan yang juga di dampingi oleh KAbag Humas Pimpinan dan Keprotokolan Mixnon Andreas Simamora SIP, Plt Kakan Satpol PP Frans Saragih SSTP melakukan kunjungan ke beberapa kantor SKPD (Satuan Kerja Perangkat daerah) yang berada di jajaranya. Saat melakukan kunjungan tersebut Bupati meminta kepada seluruh SKPD agar tetap menjaga kebersihan dan keindahan tempat kerja masing-masing, sehingga tampak lebih asri. Dalam menindaklanjuti hal ini Bupati memerintah Sekda untuk segera memberikan surat himbaun kepada masing-masing SKPD untuk melakukan gotong royong dalam melaksanakan kebersihan di tempat kerja masing-masing.(ps-01)

LINTAS DAERAH - LINTAS DAERAH - LINTAS DAERAH - LINTAS DAERAH - LINTAS DAERAH

Gugur Jadi Cagub, Fakhrulsyah Ancam Somasi KIP Aceh BANDA ACEH, BN Putusan akhir KIP Aceh dalam penyampaian berita acara bernomor 41/BA/I/2012, yang menggugurkan pasangan Calon Gubernur/Wakil Gubernur, Fakhrulsyah Mega berpasangan dengan Zulfinar, yang akan bertarung dalam pesta demokrasi Pemilukada Aceh 2012, ditanggapi serius kandidat itu. Bahkan, setelah dinyatakan gugur, pasangan itu mengancam akan mengajukan somasi KIP Aceh ke Mahkamah Konstitusi (MK). “Dalam keputusan akhir dijelaskan, kepada calon yang mendaftar diberikan kesempatan untuk melengkapi persyararatan pendaftarannya atau yang berkaitan dengan itu,” kata Fakhrulsyah Mega, saat temu pers dengan sejumlah wartawan, di 3 In 1 Caffe, Banda Aceh, Selasa (31/1). Ia menilai adanya kejanggalan administratif yang dilakukan KIP Aceh, sebab, menurutnya, tahapan demi tahapan diizinkan oleh KIP Aceh, seperti tes baca al-qur’an dan pemeriksaan kesehatan. “Kalau memang kami tidak memenuhi syarat, kenapa tahapan itu justeru diperbolehkan oleh

KIP Aceh, apalagi, kami juga telah menyerahkan 220 ribu KTP. Karena, itu kami akan mengajukan somasi ke MK dalam waktu dekat ini,” ujarnya. Fakhrulsyah, menceritakan kronologis prosesi pendaftarannya ke KIP Aceh, katanya, ia mendaftar satu jam menjelang penutupan pada 24 Januari 2012 dengan membawa 220 ribu lembar bukti dukungan berupa fotokopi KTP. Namun, KIP mempersoalkan tidak adanya rekapitulasi bukti dukungan mendetail dari tingkat desa hingga provinsi. KIP pun meminta mereka menyelesaikan rekap dukungan paling lambat pukul 9 pagi keesokan harinya. Menurut Fakhrul, keesokan harinya ia telah berada di KIP Aceh pukul 08.45. Hari itu juga ia bersama timnya bekerja di KIP Aceh untuk menyelesaikan rekapitulasi dukungan. Namun, kata dia, tidak ada seorang pun komisioner KIP di kantornya. “Pada tanggal 26 kami datang lagi, juga tidak ada Komisioner KIP di kantor,” ujarnya. Pada tanggal 27 Januari, bertepatan dengan sidang putusan akhir Mahkamah Konstitusi, Fakhrul mengaku menyerahkan rekap dukungan berkas tersebut kepada staf KIP Aceh. “Tapi

mereka tidak mau menerima, dengan alasan tidak ada komisioner KIP karena semua mengikuti sidang MK,” katanya. Padahal, Fakhrul menambahkan, KIP Aceh telah berjanji untuk menerima rekap dukungan dirinya. “Sebenarnya kami bukan tidak mau menyerahkan tapi tidak ada yang menerima,’ ujarnya. Rencananya, kata Fakhrul, ia akan kembali ke KIP untuk menyerahkan rekapitulasi pada Senin, 29 Januari 2012. Namun, pada hari Minggu, Fakhrul mendapat kabar dirinya dinyatakan gugur. Sebagaimana diketahui, Fakhrul Mega adalah kandidat calon gubernur dari jalur perseorangan. Berpasangan dengan Zulfinar, ia mendaftar satu jam menjelang penutupan pada 24 Januari 2012 dengan membawa 220 ribu lembar bukti dukungan berupa fotokopi KTP. KIP Aceh Dituding Permainkan Putusan Sela MK Sementara itu, Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh, dituding telah mempermainkan putusan sela Mahkamah Konstitusi (MK) terkait pembukaan pendaftaran kembali terhadap

PDIP Aceh : Pecat Ketua KIP BANDA ACEH,BN Ketua PDIP Aceh, Karimun Usman, meminta KPU Pusat untuk memecat Ketua KIPAceh,Salam Poroh. Tindakan pemecatan di anggap layak karena Ketua KIPAceh di nilai tidak mampu menjalankan tugas. "Dua kali putusan MK, dua kali KIP Aceh kalah. Berarti dia tidak becus dalam menjalankan tugas sesuai dengan aturan yang berlaku," kata mantan anggota DPR RI dari fraksi PDIP Perjuangan, sabtu(28/1) di sekretariat PWI Aceh, kepada wartawan. Dikatakan, akibat KIPAceh terlalu terburu-buru dalam menetapkan jadwal Pilkada Aceh tanpa mempertimbangkan kondisi,situasi dan aturan, telah berakibat pada terganggunya ketentraman di Aceh. "Akhirnya terjadi konflik regulasi antara Pemerintah dan DPR Aceh, karena apa? karena KIP terlalu memaksa kehendak," urainya. Bukan sekedar itu, Karimun juga menilai bahwa KIPAceh adalah sumber dari seluruh konflik Pilkada di Aceh.Maka katanya, DPR Aceh pun turut mengusulkan pergantian pimpinan KIP ke KPU dan Mendagri. "Karena sumber konflik di pimpinan KIP, yang

Karena itu, Ia berniat secepat mungkin akan mesomasikan KIP Aceh ke MK, dan melaporkan segala indikasi ketidak beresan administrasi yang dijalankan oleh KIP Aceh itu. Seperti, indikasi pemalsuan tanda tangan dokumen (berkas KTP). “Bahkan, sejauh ini pihaknya belum pernah bertemu langsung dengan ketua KIP Aceh. Melainkan, pasangannya gagal diterima dari KIP juga melalui media masa,” ungkap dia. Ditambahkan dia, dalam putusan akhir yang diterima dan dibubuhi sekitar 6 komisioner KIP Aceh itu, diperoleh berita acara dengan nomor 41/BA/I/2012, tertanggal pada hari Sabtu 28 Januari 2012, pukul 08.00 Wib, bertempat diruang KIP setempat. “Dalam surat itu disebutkan bahwa, hari tersebut rapat tidak mencapai forum, maka rapat-pun dilanjutkan kembali pada hari Minggu, 29 Januari 2012, pukul 10.30. Rapat pleno memutuskan pasangan calon tidak memenuhi syarat sebagai peserta dalam pemilihan gubernur/wakil gubernur tahun 2012 yaitu dua pasangan, yakni kami dan Hendra Fadli berduet dengan Yuli Zuardi Rais,” tambahnya.(Afrizal)

Tahun Ini, Aceh Butuh Investasi PMDN Senilai Rp 90 Miliar

Ketua PDIP Aceh, H.Karimun Usman (berkacamata) di dampingi Ketua PWI Aceh, Tarmilin Usman, Sabtu(28/1), sedang berbincang-bincang dengan wartawan seputar pemilukada di Aceh di sekretariat PWI Aceh, Simpang 5, Banda Aceh.(foto:BNC)

kerjanya hanya membela kepentingan tertentu, maka Salam Cs lupa bahwa KIP adalah komisi independen pemilihan,"jelasnya. Diapun menegaskan,"KPU dan Mendagri wajib mengganti pimpinan KIPAceh sesuai usulan DPR Aceh, agar Aceh kedepan tak larut dalam konflik semacam ini,"pinta ketua Presidium Forum Lintas PartaiAceh itu penuh semangat sambil menantang wartawan agar memberitakan pernyataannya itu.

Ketua KIP Aceh : Hebat Benar Dia Ya? Ketua KIP Aceh,Salam poroh, Sabtu(28/ 1)siang,terlihat tenang dan sedikitpun tak goyang terkait desakan politisi kawakan Aceh dari PDIP, Karimun Usman,agar KPU dan Mendagri menindak lanjuti usulan DPR Aceh tentang pergantian Pimpinan KIPAceh."O begitu, hebat benar dia ya? silahkan saja," tantangnya saat di konfirmasi wartawan melalui ponselnya..(TM)

Irwandi Resmikan Proyek Strategis APBN dan APBA BANDA ACEH,BN GubernurAceh Irwandi Yusuf hari ini, 30 Januari 2012 mendatangani serah terima 5 lokasi proyek strategis yang bersumber dari APBN dan APBA tahun 2008 - 2011. Irwandi Menyatakan. sebelumnya, secara estafet.Irwandi telah meresmikan sejumlah proyek yang juga bersumber dariAPBN danAPBAdi empat lokasi lainnya: di tangse (pidie), kota lhokseumawe, idi (aceh timur), dan gayo lues. "Disejumlah lokasi tersebut, saya mendapatkan antusiasme masyarakat yang luar biasa terhadap berbagai kebijakan pro rakyat yang selama lima tahun terakhir ini dijalankan PemerintahAceh. Dengan jujur dan sikap apa adanya masyarakat mengapresiasikan

peserta Pemilukada Aceh tahun ini. Tudingan itu diungkapkan pasangan Calon Gubernur/Wakil Gubernur, dari jalur perseorangan (independen), Fakhrulsyah Mega/ Zulfinar, atas digagalkannya kandidat itu oleh KIP Aceh, yang dinilai tidak memenuhi persyaratan sebagai peserta dalam pemilukada Aceh. Padahal, pasangan itu telah menjalani tahapan pemilukada sebagaimana yang sebelumnya ditetapkan oleh KIP Aceh. Ironisnya lagi, KIP tidak memberitahukan kepada kandidat Gubernur/wakil Gubernur itu. Dalam temu pers yang digelar di 3 in 1 Caffe, di Banda Aceh, Fakhrulsyah Mega, menilai adanya kejanggalan yang dilakukan oleh KIP Aceh, selaku lembaga pelaksana pemilihan yang independen itu. “Kalau memang kami tidak memenuhi syarat, untuk apa kami diperbolehkan melaksanakan tahapan selanjutnya yaitu tes baca alqur’an dan pemeriksaan kesehatan.dan pengumpulan 220 ribu KTP. Initinya, secara administratif, apa yang kami lakukan sudah memenuhi syarat,malahan melebihi” kata Fakhrulsyah.

sejumlah kemajuan pembangunan yang telah kita capai selama ini, dan di saat yang bersamaan mereka juga mengharapkan adanya perbaikan terhadap halhal yang belum sempurna, sekaligus mereka meminta agar berbagai kebijakan pembangunan yang selama ini telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat tetap dilanjutkan," katanya. Menurutnya, inilah sebenarnya sikap sejati masyarakat Aceh, sikap sportif dan gentleman. Artinya, sikap seperti ini pula seharusnya yang menjadi praktek keseharian semua pihak, baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun kehidupan sosial politik. "PemerintahAceh di bawah kepemimpinan kami bukanlah pemerintahan yang yang anti kritik.

pembangunan aceh yang selama ini kita jalankan adalah milik rakyat sekaligus untuk kepentingan rakyat. karena itu, sudah pada tempatnya bila pemerintah aceh menerima dengan baik dan seksama berbagai kritik dan masukan dari pemilik dan pemangku kepentingan pembangunan aceh itu sendiri.kita yakin setiap kritik dan saran dari rakyat, adalah benar berangkat dari kebeningan hati dan kearifan pikiran rakyat," ungkapnya. Ditambahkan dia, pembangunan aceh bukanlah hanya untuk daerah tertentu dan lokasi tertentu saja. kebijakan pembangunan yang mengabaikan keseimbangan wilayah, potensi sumberdaya alam, historis dan psikologis harus segera di akhiri, tambahnya.(Af)

BANDA ACEH,BN Pemerintah Aceh masih saja mengejar kebutuhan investasi Pasar Modal Dalam Negeri (PMDN), bahkan pada tahun 2012 ini targetnya diperkirakan senilai Rp. 90 Miliyar, dari investor nusantara maupun manca Negara. “Terhitung sejak tahun 2006 sampai 2011 lalu, mengalami peningkatan, namun tidak berarti kami cukup sampai disana saja finalisasinya,” kata Kepala Badan Investasi dan Promosi (Bainprom) Aceh, Ir. Anwar Muhammad, kepada BN, Rabu, (1/2) di Banda Aceh. Kata dia, prospek provinsi Aceh yang dikelilingi oleh 23 Kabupaten/Kota, dengan kekayaan alam membuat pihaknya tidak pernah berhenti melakukan promosi ke negara-negara maju, untuk menggaet investor menanamkan modalnya di provinsi paling ujung bagian sumatera itu. “Kekayaan alam ini, harus kita mamfaatkan dengan baik dan mampu kita persembahkan kepada tamu nusantara maupun manca negara,” ungkapnya. Kata dia, hingga tahun 2011, para investor manca negara masih mengandalkan sektor pertambangan dan perkebunan di Provinsi Aceh. Pasalnya, keuntungan dari sektor itu jauh lebih besar daripada sektor lainnya. Demikian diungkapkan, Kepala Badan Investasi dan Promosi (Bainprom) Aceh, Ir. Anwar Muhammad, didampingi Sekretarisnya, Fakhrizal, kepada The Atjeh Post yang ditemui diruang kerjanya. Terkait perkembangan investasi yang saat ini masih menjadi lirikan investor asing di provinsi Aceh. Kata dia, provinsi Aceh akan menjadi salah satu tujuan investasi asing terbesar dibanding provinsi lainnya di Sumatera. Dalam tiga tahun terakhir, sedikitnya ada 90 perusahaan asing telah berencana menanamkan modalnya di Aceh dengan total komitmen diatas Rp 50 triliun lebih.

“Nah, untuk sektor pertambangan prosesnya lebih mudah dibandingkan dengan sektor lainnya. Maka, sektor tersebut tidak perlu lagi dilakukan promosi.Seperti gadis cantk. bayak pria yang melirik. begitulah pertambangan” kata Anwar seraya mencontohkan Di bidang pertambangan, kata Anwar, Aceh juga berusaha untuk mengutamakan kelestarian alam. Di bawah pimpinan gubernur Irwandi. Tambahnya, Aceh mempunyai program Aceh Green Vision untuk melestarikan alam. Disebutkan, sejauh ini pihaknya terus melakukan promosi terhadap potensi Aceh kebeberapa negara maju, seperti, Malaysia, Denmark, dan sejumlah Negara-negara berkembang lainnya. dengan tujuan agar investor asing dapat menanamkan modalnya di provinsi Aceh. “Kami terus membuka lebar-lebar kepada investor nusantara dan manca negara dalam menanamkan modalnya di Aceh. Dalam hal ini tentunya membutuhkan kondisi Aceh yang damai, sehingga investor-pun tidak ragu-ragu menanamkan modalnya di daerah kita ini,” sebutnya. Menurutnya, Aceh ingin mempromosikan kawasan itu kepada dunia sector perikaznan, pertanian dan agrobisnis, yang kaya dengan kopi Aceh sudah menjadi bahan baku kopi Starbucks. Selain itu Aceh juga menghasilkan bahan baku coklat, yang sudah diekspor ke luar negeri. "Itu yang diekspor baik ke Malaysia dan negara-negara Eropa itu juga berasal dari Aceh”Katanya. Ditambahkan dia, perkembangan dan realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) di Aceh sejak tahun 2007 sampai 2011, yang dilaksanakan oleh 25 perusahaan sekitar Rp 98.345.603.449. sedangkan kebutuhan investasi PMDN pada tahun 2012 sebesar Rp 90 Miliyar.“Kita harapkan kebutuhan itu dapat tercapai 100 persen, apabila kondisi Aceh berlangsung kondusif,” katanya(AF)


6 - 13 FEBRUARI 2012 | EDISI 301 | THN KE-VII

Dana Tabungan Martabe Bank Sumut Meningkat 30.3 Persen Medan, BN Direktur Utama. PT. Bank Sumut, Gus Irawan Pasaribu mengatakan hingga 31Desember 2011, dana masyarakat yang dihimpun Bank Sumut melalui Tabungan Martabe mencapai Rp 4,3 triliun atau tumbuh 30,3 persen dibandingkan akhir Desember 2010 yang hanya Rp 3,3 triliun atauu mengalami kenaikan sebesar Rp 1 triliun. Ungkapan itu disampaikan pada acara penarikan undian Tabungan Martabe Periode II tahun 2011 untuk wilayah III meliputi, Tanjungbalai, Rantau Prapat, Pematang Siantar dan Kisaran, berlangsung di restaurant Sari Laut Tanjungbalai, Senin. Dikatakannya untuk wilayah III, total dana yang dihimpun pada posisi 31 Desember 2011 mencapai Rp 844 miliar atau sekitar 19,62 persen dari total konsolidasi dana masyarakat pada Tabungan Martabe. Produk Tabungan Martabe Bank Sumut, lanjutnya, senantiasa terus melakukan penyempurnaan, dari segi fitur untuk dapat memuaskan kebutuhan masyarakat sehingga diharapkan nantinya semakin banyak masyarakat yang menggunakan tabungan martabe, sebagai alternative penyimpanan uang dan juga investasi. "Untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khusunya pada nasabah, sampai dengan saat ini mesin ATM Bank Sumut berjumlah 227 unit yang tersebar di seluruh daerah Provinsi Sumut, bahkan juga terdapat di DKI Jakarta dan terkoneksi langsung dengan jaringan mesin ATM bersama yang berjumlah 30.802 unit serta jaringan mesin ATM Bankcard di Malaysia guna jumlah 7,538 unit," katanya. Walikota, Drs.H.Thamrin Munthe, M.Hum, dalam sambutannya mengatakan masyarakat Tanjungbalai secara langsung dapat merasakan kepentingannya di Bank Sumut, sebab Bank itu ril dar transparan. Masyarakat kota ini, juga berterima kasih kepada Gus Irawan, yang telah membawa prestasi Bank Sumut kedunia Internasional secara berulang-ulang. Mewakili nasabah, HM Kosasih mengatakan pelayanan Bank Sumut di Tanjung Balai sangat memuaskan dari segala urusan tidak pernah terkendala baik dalam urusan kredit dan lainnya. la berharap, setelah Gus Irawan memimpin Bank Sumut, hendaknya maju. sebagai caIon Gubernur Sumatera Utara di tahun 2013. Dalam acara itu. hadiah utama berupa satu unit mobil Toyota Avanza diraih pemegang nomor rekening 211.0204.0042801 yang tercatat sebagai nasabah PT. Bank Sumut capem I Aek Kanopan. Sedangkan untuk 4 unit Honda scopy dimenangkan pemegang rekening nomor 260.0204.0027266 (Kisaran), 220.0204.0109760 (Pematang Siantar), 211.0204.0059306 (Rantau Prapat) dan 332.0204.0021500 (Tanjungbalai). Penarikan undian ini disaksikan, Dirut Bank Sumut Gus Irawan, Kepolisian, Notaris dan Dinas Sosial Pemprovsu serta Kepala Cabang, Bank Sumut sewilayah III. Hadir dalam acara itu, Walikota Tanjungbalai Drs. Thamrin Munthe, Wakil Walikota Rolel Harahap, Ketua DPRD Romay Noor, Kajari Edi Winarto SH, Kepala Cabang Bank Sumut Tanjungbalai Rudy Awan dan, Kacab Bank Sumut sewilayah III serta para nasabah. (AHS)

Perangkat e-KTP Disikat Maling Subulussalam BN Walikota Subulussalam Merah sakti, SH sampaikan Laporan tertulis kepada Menteri Dalam Negeri c/q Direktur Jendral Kependudukan dan Pencatatan Sipil di Jakarta Perihal hilangnya Perangkat E-KTP di Dua Kecamatan Wilayah Pemko Subulussalam yaitu Kecamatan Penanggalan dan Rundeng sekaligus mengeluarkan penggantinya untuk kelancaran perekaman E.KTP selanjutnya. Laporan tersebut disampaikan setelah menerima telaah staf dari Kadis Kepandudukan dan Pencatatan Sipil Subulussalam Nomor : 470/032/2012 Perihal Kehilangan Perangkat E- KTP di Kecamatan Penanggalan dan Rundeng pada tanggal 26/1-2012. Kadis Kependudukan / Capil Syatrianda, S.Hut.MM menyatakan pihaknya menerima laporan dari staf Kantor Camat Penanggalan Tarmizi, bahwa Kantor Camat di bobol maling dan mengambil barang - barang peralatan E - KTP antara lain CPU 2 unit, PC Monitor 3 Unit, Camera Canon 2 Unit Scanner Digital 1 Unit, Smart Rider 2 Unit, Charger Batrey Camera 2 Unit dan pada hari yang sama ucap Syarfrianda pihaknya juga menerima laporan dari staf kantor Camat Rundeng bahwa secara bersamaan Kantor Camat Rundeng juga dibobol maling dan mengambil peralatan E - KTP yaitu Server 1 Unit PC Monitor 3 Unit, CPU 2 Unit Camera Canon 2 Unit Sound System Aktif 1 Unit Charger Batray 2 Unit, mendengar laporan tersebut saya jadi terkejut karena hilangnya barang -barang dalam waktu bersamaan sepertinya adanya usaha tertentu untuk menggagalkan / menglambatkan program kita yang sedang berjalan ucap Syafrianda. Sedangkan kejadian hilangnya peralatan E - KTP di Dua Kecamatan pada saat itu juga sudah dilaporkan kepada Kepolisian. Polsek Kecamatan Penanggalan dan Rundeng namun sampai berita ini di turunkan barang yang hilang belum ada ditemukan. Disisi lain banyak pihak masyarakat berandai-andai akibat hilangnya perangkangkat E-KP pada saat bersamaan pasalnya di dua Kecamatan tersebut Camatnya adalah camat yag baru setelah di lantik Walikota Merah Sakti pada tanggal 20/1-2012 lalu. Apa ada hubungannya pungkas mereka karna selama ini belum pernah kehilangan dari kantor Camat masing - masing. (RB ).

Brigjen Pol Drs Cornelis Hutagaol Waka Polda Sumut Baru Medan, BN Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara[Kapoldasu] Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro memimpin upacara serah terima jabatan Waka Polda Sumut dari Brigjen Pol Drs Sahala Allagan kepada Brigjen Pol Drs Cornelis Hutagaol, Jumat[3/2] pagi di Mapoldasu Jalan SM Raja Km 10,5 Medan. Dalam sambutannya Kapoldasu mengatakan bahwa pergantian jabatan merupakan hal yang wajar dan merupakan bagian dari proses manajerial dalam suatu organisasi sekaligus penyegaran, agar kontiunitas dan sefektifitas

kinerja Polri tetap terjaga. Polri sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, pemelihara kamtibmas dan penegak hukum yang professional dengan tetap menjunjung tinggi HAM dan supremasi hokum. Oleh karena itu bayak hal yang harus dibenahi guna memberikan pelayan prima kepada masyarakat. Dalam tahun 2011 dicanangkan reformasi birokrasi Polri kedua yang berlangsung dari 2011 - 2014 sebagai upaya berkelanjutan reformasi yang pertama. Dimana dalam RBP tahap kedua telah diarahkan kepada 9 program yang mencakup pengua-

tan organisasi,tata kelola dan sumber daya manusia. Dan tahun 2012 kita secara bersama bekerja keras untuk melanjutkan reformasi birokrasi yang mantap dalam rangka mensukseskan pembangunan nasional secara umum. Situasi kamtibmas saat ini diwilayah Sumut masih terkendali dan kondusif. Tantangan kedepan semakin berat baik eksternal maupun internal. Dan kita bersama untuk benar-benar melaksanakan tugas sesuai dengan tupoksinya secara professional dan proporsional "Kita pahami semua hasil

Inteligen Negara Sumatera Utara dapat dengan cepat menguasai tugas sebagai Waka Polda, karena Waka Polda adalah pembantu utama mengendalikan tugas staf dan seluruh satuan organisasi dalam jajaran Polda dan dapat dioptimalkan semaksimal mungkin melalui berbagai inovasi dan dalam batas kewenangannya memimpin Polda apabila Kapolda berhalangan serta melaksankan tugas lain sebagai perintah Kapolda. Apa yang telah pernah dilaksnakan oleh pejabat lama dadipertahankan dan dilanjutkan untuk terobosan baru dalam membina mekanisme kerja staf. [HZA]

Info Buat Walikota Medan

Ketua LPM Tanah Enam Ratus Berhentikan Pengurus dan Gunakan Stempel Ganda Medan, BN Bermula dari ketidakharmonisan personil kepengurusan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan, berujung pemberhentian dua personil pengurus, yakni Ketua II, Ahyar Suwito dan Sekretaris Umum, Legimin. Ahyar Suwito dan Legimin belum merasa sah atas pemberhentiannya. Oleh sebab itu setempel organisasi di kelurahan itu belum dikembalikan oleh Legimin. Oleh karena itu Ketua Umum dan Sekretaris LPM Drs Sujadi dan Syafrizal Lubis, sudah menggunakan setempel LPM baru seperti yang tertera pada surat undangan bernomor 05/SU/

/B/LPM/II/2012 tanpa tanggal pengeluaran surat. Sebut Legimin belum lama ini di Kantor Lurah Tanah Enam Ratus. Sekretaris Repren Kota Medan, Buyung di Kantor Lurah Tanah Enam Ratus ketika dimintai tanggapannya menegaskan sebaiknya LPM Tanah Enam Ratus dibekukan saja. Dengan demikian LPM Tanah Enam Ratus tidak ada lagi kubu-kubuan dan tidak ada yang kalah dan menang. Kemudian, dalam kurun waktu yang tidak lama harus dibentuk kembali kepengurusan LPM baru yang mampu bekerja sama dan sama-sama bekerja dalam dan untuk membangun Kelurahan Tanah Enam Ratus ke depan yang lebih baik.Terkait

Motto Kota Medan : "Medan hari ini lebih baik dari hari kemarin dan hari esok lebih cerah dari hari ini". Polemik LPM Kelurahan Tanah Enam Ratus itu kiranya disahuti dengan pernyataan sikap dari para Kepala Lingkungan (Kepling) kelurahan itu tertanggal 18 Nopember 2012. Juga diikuti pernyataan sikap dari Warga utusan lingkungan kelurahan itu yang ditembuskan kepada Kasi PMK Medan Marelan, Camat Medan Marelan dan Asosiasi LPM Kecamatan Medan Marelan. Sayangnya Ketua LPM Tanah Enam Ratus, Drs Sujadi belum berhasil dihubungi guna dimintai keterangannya perihal polemik di tubuh LPM yang dipimpinnya itu. (M Saleh)

PT Asdal Prima Lestari dan Masyarakat Tandatangani Kesepakatan Subulussalam,BN Perkebunan Kelapa Sawit PT. Asdal Prima Lestari yang berlokasi di Lae Langge Kecamatan Sultan Daulat Kota Subulussalam akhirnya sengketa dengan Masyarakat setempat. Setelah ditandatangani kesepakatan bersama pada hari Kamis ( 2 / 2 ) bertempat di Kantor Camat Sultan Daulat. Kesepakatan tersebut difasilitasi oleh Walikota Subulussalam Merah Sakti berserta Kapolres Aceh Singkil / Subulussalam, Dandim 01.09 Aceh Singkil / Subulussalam dan DPRK Subulussalam menghasilkan 10 Butir

berita acara yang harus dipenuhi PT. Asdal Prima Lestari sesuai tuntutan yang disampaikan masyarakat pada saat demontrasi di perkebunan PT. Asdal pada tanggal 25 Januari 2012 lalu. Keputusan rapat mediasi sengketa masyarakat dengan Pihak PT. Asdal Prima Lestari antara lain menyangkut inventaris batas HGU PT. Prima Lestari. pengangkutan buah sawit, pengembalian uang masyarakat yang digunakan perusahaan ,memberikan bantuan pembangunan mesjid baik dalam bentuk tunai maupun material,mendaftarkan seluruh karyawan ke Jamsostek,

memberikan gaji karyawan sesuai dengan UMK yang berlaku, peningkatan sarana kesehatan, membangun kebun plasma bagi masyarakat sekitar, kemudian memberikan bantuan CSR bagi kemajuan masyarakat di lingkungan kebun. Hasil kesepakatan ditanda tangani oleh Pemilik Perusahaan PT. Asdal Prima Lestari Edison diketahui oleh Walikota Merah Sakti SH, Anggota DPRK H. Netap Bintang, Kabag. Ops Polres Aceh Singkil AKP.Sutan Siregar, SH Pabung Kodim 0109 Mayor Inf. M Saing serta Muspika Sultan Daulat dan Perwakilan LSM ( RB )

Walikota Subulussalam Merah Sakti didampingi Sekdako H. Damhuri SP. MM saat menandatangani berita acara serah terima Camat Simpang Kiri

Camat Simpang Kiri Diserah Terimakan Subulussalam BN Walikota Subulussalam Merah Saati SH adakan serah terima jabatan Camat Simpang Kiri dari Ramlan Berutu SP kepada penggantinya Camat yang baru Mustoliq, S.PdI pada hari Jum'at ( 3/2-2012 ) bertempat di halaman Kantor Camat Simpang Kiri Jln. Teuku Umar Subulussalam. Merah Sakti menyampaikan ucapan terima kasih kepada Camat yang lama atas kerja keras dalam melaksanakan tugas-tugas dengan baik dapat merangkul semua Kepala kampung di Wilayah Simpang Kiri dan mengucapkan selamat bertugas kepada Camat yang baru agar dapat bekerja semaksimal mungkin mengemban amanat masyarakat mengabdi serta bertanggung jawab mengedepankan semangat kerja loyalitas, dedikasi, disiplin, dan keterampilan serta menghidupan Jum'at Bersih dan selanjutnya Merah Sakti meminta kepada Camat yang baru agar menindaklanjuti Komunikasi dan kerja sama yang baik bersama Muspika dengan Kepala Mukim dan seluruh Kepala Kampong. Ciptakan dan buat Program atau kegiatan yang baik Pro Rakyat, serta pembinaan disiplin PNS di Lingkungan Kantor Camat. Sedangkan Camat Lama Ramlan Berutu, SP menyampaikan terima kasih kepada Walikota Merah Sakti atas kepercayaan yang diberikan menjadi Camat Simpang Kiri selama 2 Tahun 8 Bulan dan juga minta maaf kepada Masyarakan Simpang Kiri apabila selama ini ada tidak terayomi dan tidak dapat diselesaikan dengan baik segala keluhan dan masalah yang di sampaikan ke Kantor Camat. Sementara itu Camat baru Mustaliq, S.PdI mengatakan Amanah dan tanggung jawab yang diberikan harus saya pertanggung kawabkan kepada pimpinan, masyarakat dan kepada Allah SWT, dan apabila saya salah tolong ditegur ucap Mustaliq. Dalam acara itu juga Walikota Merah Sakti menyerahkan bantuan kepada nyak-nyak sebanyak 93 orang dan juga bantuan kepada Meunasah, bantuan tersebut berasal dari bantuan Gubernur Aceh Drh. Irwandi Yusuf. Acara serah terima Jabatan Camat Simpang Kiri di hadiri Anggota DPRK Pabung Dandim 0109 Co Polres, Pero Kepala Dinas / Jabatan, Kepala Mukim serta Kepala Kampong wilayah Simpang Kiri ( RB )

Kampung Axis di Pameran ICT Expo 2012

Perusahaan Dihimbau Berikan Hak Pekerja Sesuai UMP Banda Aceh, BN Ketua Serikat Pekerja Aceh (SPA) DPW Kota Banda Aceh, Agussalim Kamis (2/2) di Banda Aceh mengatakan bahwa sehubungan telah ditetapkannya Peraturan Gubernur Aceh Nomor 76 Tahun 2011 Tentang Upah Minimum Provinsi Aceh Tahun 2012, maka ia menghimbau semua manajemen perusahaan di daerah itu agar memberikan hak kepada para tenaga kerja dengan mematuhi pemberian Upah Minimum Provinsi 2012. Dikatakannya, Upah Minimum adalah suatu standar minimum yang digunakan oleh para pengusaha atau pelaku industri untuk memberikan upah kepada pekerja di dalam lingkungan usaha atau kerjanya. Karena pemenuhan kebutuhan yang layak di setiap propinsi berbeda-beda, maka disebut Upah Minimum Propinsi. Ditambahkannya, menurut Permen no.1 Th. 1999 Pasal 1 ayat 1, Upah Minimum adalah upah bulanan terendah yang terdiri dari upah pokok termasuk tunjangan tetap. Upah ini berlaku bagi mereka yang lajang dan memiliki pengalaman kerja 0-1 tahun, berfungsi sebagai jaring pengaman, ditetapkan melalui Keputusan Gubernur berdasarkan rekomendasi dari Dewan Pengupahan dan berlaku selama 1 tahun berjalan. Apabila kita merujuk ke Pasal 94 Undang-Undang (UU) no.13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, katanya, komponen upah terdiri dari upah pokok dan tunjangan tetap, maka besarnya upah pokok sedikit-dikitnya 75 % dari jumlah upah pokok dan tunjangan tetap. Definisi tunjangan tetap disini adalah tunjangan yang pembayarannya dilakukan secara teratur dan tidak dikaitkan dengan kehadiran atau pencapaian prestasi kerja contohnya: tunjangan jabatan, tunjangan komunikasi, tunjangan keluarga, tunjangan keahlian/profesi. Beda halnya dengan tunjangan makan dan transportasi, tunjangan itu bersifat tidak tetap karena penghitungannya berdasarkan kehadiran atau performa kerja. "Jadi UMP pada prinsipnya memiliki standar yang terdiri dari upah pokok sebesar 75 persen dan 25 persen tunjangan tetap dan UMP Aceh diberlakukan sejak Januari 2012 dengan nominal Rp1.400.000,-" katanya. (Mahdi Andela)

Rapim terutama satu polisi satu desa, kesiapan Dalmas dan antisipasi kerawanan potensi unras,anarkis dan wujudkan 10 poin komitmen bersama anggota Polri",tegas Wisjnu. Brigjen Pol Drs Sahala Allagan telah bertugas selama 1 tahun 4 bulan sebagai Waka Poldasu dan telah membina kedisiplinan anggota melalui ketauladanan dan menggerakkan staf guna mendukung secara maksimal dan kebijakan yang telah digariskan oleh pimpinan Polri. Selanjutnya kepada Brigjen Pol Drs Cornelis Hutagaol yang pernah bertugas sebagai Badan

Walikota Subulussalam Merah Sakti berfoto bersama dengan Muspika Plus dan Pemilik Perkebunan PT. Asdal Prima Lestari Edison setelah selesai menandatangani perjanjian

Banda Aceh, BN Pameran Komputer & Handphone ICT EXPO 2012 yang akan berlangsung dari tanggal 5 sd 9 Februari 2012 di Gedung AAC DAYAN DAWOOD Darussalam sudah memasuki Final Touch (Persiapan Akhir), dimana semua stand sudah sold out, disamping perizinan dan publikasi yang dapat dikatakan on schedule. Hal tersebut dikemukakan Ketua Panitia Pelaksana ICT EXPO 2012, Munzir Al Munir didampingi Area Sales Maneger AXIS Aceh, Rizalsyah di Banda Aceh, Rabu (1/2). Dikatakannya, Pameran ini sendiri diharapkan dikunjungi oleh lebih dari 35 ribu pengunjung. Dilihat dari data pengunjung ICT EXPO 2011 lalu, yang berjumlah lebih dari 46 ribu pengunjung. Panitia berkeyakinan akan kesuksesan pameran ini terlebih momentum pergeseran jadwal Pilkada dan Awal masa perkuliahan Universitas Syiah Kuala. Munzir Al Munir menambahkan, hal menarik dan baru pertama sekali dalam pameran IT Aceh adalah adanya KAMPUNG AXIS di Arena ICT EXPO 2012. Di KAMPUNG AXIS ini sendiri terkonsentrasi puluhan toko handphone yang akan menjajakan berbagai merek handphone seperti BLACKBERRY, NOKIA, SAMSUNG, iCHERRY, NEXIAN dan juga acessories handphone. AXIS yang merupakan salah satu operator papan atas di bisnis telekomunikasi Indonesia juga menawarkan paket �GRATIS NELPON KE LUAR NEGERI“ di KAMPUNG AXIS sebagai komitment untuk pelayanan terbaik. Sementara di computer section, brand2 besar seperti ACER, HP, TOSHIBA, LENOVO, AXIOO, EPSON, CANON, BEN Q, ASUS, SAMSUNG, DELL akan ditransaksikan untuk menjawab kebutuhan pasar yang semakin meningkat. (Mahdi Andela)

Tiga FK USU Dapat Gelar Keahlian Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Medan, BN Program pendidikan dokter spesialis kardiologi dan kedokteran vaskuler yang dilakukan secara mandiri oleh FK USU dalam pandangan kami, masih muda, sebelumnya pendidikan spesialis kardiologi dan kedokteran vaskuler USU masih dilakukan di Universitas Indonesia Jakarta. Berdasarkan Mou Kardiologi FK USU dengan FK UI pada tanggal 21 Maret 2003. Setelah melalui usaha dan proses yang panjang, maka pada tahun 2008 FK USU mendapat izin untuk membuka dan melaksanakan program studi Kardiologi dan kedok-

teran vaskuler mandiri berdasarkan SK Dirjen Dikti Nomor : 2118/D/T/ 2008 tanggal 11 Juli 2008, demikian dalam sambutan yang dibacakan dekan FK USU Prof. dr. Gontar A. Siregar, SpPD - KGEH pada acara pemberian gelar keahlian spesialis jantung dan pembuluh darah. Departemen kardiologi dan kedokteran vaskuler di Grand Swiss Bell Hotel Emerald Ball Room Medan. Senin. Selanjutnya Gontar A Siregar mengatakan kemajuan ilmu pengetahuan membawa perubahan yang revolusioner terhadap segala aspek kehidupan manusia dan menembus batasbatas geografis dan budaya. Peruba-

han ini memberikan kemudahan sekaligus tantangan dalam bidang kesehatan termasuk bidang kardiologi dan kedokteran vaskuler. Keahlian spesialis kardiolgi dan kedokteran vaskuler saat ini sangat dibutuhkan, karena skil dan pengetahuan dokter kardiologi dan kedokteran vaskuler yang sangat khusus kata Gontar. Gontar menambahkan, ketiga dokter yang baru dilantik sebagai dokter spesialis jantung dan pembuluh darah yaitu DR. Henry Dermawan Panjaitan, Sp.Jp, DR. Alinafiah Nasution, Sp.Jp DR Cut Ayfa Andra Sp.Jp merupakan sebagai dokter spesialis kardiologi dan kedokteran

vaskuler dituntut untuk mempunyai pengetahuan yang luas dan berkompetensi, sehingga dapat memberikan pelayanan kardiologi dan kedokteran vaskuler secara personal. Menurut Gontar A. Siregar di era globalisasi ini dokter spesialis kardiologi dan kedokteran vaskuler dituntut memberikan layanan yang berkualitas tinggi yang memenuhi standar internasional. Pelayanan yang diberikan menggunakan pola kedokteran berbasis bukti (evidence base medicine) untuk ini diperlukan dokter spesialis kardiologi dan kedokteran vaskuler yang tidak hanya memiliki kemampuan spesialitik saja

namun juga memiliki kompetensi dasar, jelasnya. Direktur RSUP H. Adam Malik Aswan Hakmi Lubis mengatakan saudara-saudara yang baru diberikan gelar keahlian spesialis jantung dan pembuluh darah saya mengucapkan terima kasih karena saudara-saudara sudah banyak membantu kami di RS Adam Malik di bidang kardiologi. Aswan menambahkan tenaga terampil dan professional yang dapat memberikan pelayanan kardiologi dan kedokteran vaskuler yang berkualitas tinggi, berbudaya dan bertanggung jawab berdasarkan pada etika luhur kedokteran. (AHS)


6-13 FEBRUARI 2012 | EDISI 301| THN KE-VII

Pakpak Bharat Adakan Sosialisasi Gerakan Bangkit Pertaki Pakpak Bharat, BN Kegiatan sosialisasi gerakan bangkit Pertaki merupakan upaya masyarakat Pakpak Bharat untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera, berbudaya dan Agamais. Tujuan gerakan bangkit Pertaki adalah mengangkat kembali tradisi leluhur yang begitu bermakna dan bermartabat pada dahulu kala di dalam kehidupan masyarakat Pakpak. Dalam rangka mensukseskan program Pemerintah Pakpak Bharat menuju masyarakat yang sejahtera (Nduma) tersebut, yang salah satunya membangkitkan kembali seni budaya

suku Pakpak, dengan ini Gerakan Bangkit Pertaki (Pertanian Tangguh Komersil Industri) dengan tujuan merubah cara pikir masyarakat Pakpak Bharat untuk mengenal budaya suku sendiri dengan diiringi pertanian yang tangguh komersil dan industri. Acara bangkit Pertaki ini dibuat dan digagasi dari kepala BP4K Kabupaten Pakpak Bharat Makner Banurea yang diselenggarakan di lapangan bola kaki Tinada Kecamatan Tinada pada Rabu (1/2) lalu. Makner Banurea menyampaikan, melalui simbol Pertaki ini mari suku Pakpak kita bangkit

untuk semakin lebih baik, sejahtera/nduma, bangkit melalui pertanian yang tangguh yang mengangkat budaya suku Pakpak yang berkareakter pemberani, tangguh dan siap berperang melawan zaman, berperang dari keterpurukan. Dalam acara tersebut, tokoh adat, agama dan masyarakat sebanyak lima orang yaitu Mustri Solin, Gayus Sinamo, Budi Arti Solin, Marison Solin (Kades Tinada), S. Lian Sinamo (Camat Tinada) memberikan cendramata berupa kain sarung yang dalam adat pakpak satu lembar Oles kepada Pemerintah Pakpak Bharat dalam hal ini

Judi, Miras Merajalela

Bupati Antar Kontingen Persatuan Sepak Bola Pakpak Bharat Pakpak Bharat, BN Bupati Pakpak Bharat Remigo Y Berutu lepas kontingen PSPB (Persatuan Sepak Bola Pakpak Bharat) pada Kamis (2/2) bertempat di Halaman Kantor Bupati, dalam rangka keikutsertaan Persatuan Sepak Bola Pakpak Bharat dalam kompetisi PSSI divisi III Wilayah Sumatera Utara, yang berlangsung pada tanggal 3-5 Februari 2012, bertempat di Lapangan sepak Bola T.D. Pardede dan PPLP Medan. Bupati resmi memberangkatkan tim Sepak Bola Pakpak Bharat (PSPB) U-19 dengan jumlah pemain sebanyak 20 orang serta official sebanyak 6 orang. Dalam sambutannya Bupati menyampaikan, melalui sepak bola ini disamping sebagai hobby juga menambah wawasan dan pengalaman dengan melihat kemampuan serta tehnik pemain tim lain, beliau

merasa bangga dengan diberangkatkannya tim ini. “Untuk itu ke depannya perlu para pemain harus digembleng dan diasah, agar kelak menjadi pemain dalam tim yang tangguh dan mampu membawa harum nama Pakpak Bharat. Akhirnya beliau juga berpesan jadilah menjadi pemain yang sejati, profesional serta sportif dan beliau mendoakan agar pemain tetap sehat dan bugar sehingga sepulangnya nanti mudah-mudahan meraih prestasi yang gemilang. Dalam kjesempatan tersebut turut hadir Asisten Tata Pemerintahan, Asisten Administrasi dan Pembangunan, Kadis PU, Kepala BKD , Ketua KONI Kab. Pakpak Bharat, Ketua Pengurus Cabang PSSI Kabupaten Pakpak Bharat serta tim kesebelasan PSPB U-19 Kabupaten Pakpak Bharat dan Oficial. (pb.007/humas)

Tampak dalam gambar Ketua PNPM Mandiri Sungai Raya, Parsaoran Sinaga di dampingi Kepala Sekolah SMP N 3 W. Tambunan, serta rekan wartawan saat diabadikan di depan sekolah SMP N 3 Sinehu.

PNPM Mandiri Sungai Raya Bangun Ruang Kelas Baru Di SMP N 3 Sinehu Sidikalang, BN Pembangunan 3 (tiga) ruang kelas baru di SMP N 3 Satu Atap Kecamatan Siempat Nempu Hulu sudah memasuki tahap Penyelesaian. Penjelasan ini disampaikan ketua PNPM Mandiri Desa Sungai Raya Kecamatan Siempat Nempu Hulu Parsaoran Sinaga kepada wartawan Kamis (9/2) saat mengunjungi pembangunan ruang kelas baru tersebut. Dijelaskannya dalam pengerjaan bangunan ini kita akan usahakan tepat waktu dan tepat guna mengingat ruang belajar SMP N 3 Satu Atap belum memadai saat ini. Sumber Dana Pembangunan 3 (tiga) ruang kelas baru ini berasal dari PNPM Mandiri Anggaran 2011 dengan besar

dana Rp. 336.624.200,- bentuk ruangan dirancang untuk multifungsi yaitu pembatasan ruangan dalam bisa dibuka untuk kegiatan rapat yang dapat menampung ratusan orang. Dalam pantauan wartawan ruang kelas baru SMP N 3 ini sangat tepat guna dari segi kenyamanan belajar bagi siswa, sebab ruang belajar ini yang berukuran 8 m x 9 m memang sangat dibutuhkan saat ini. Kepala Sekolah SMP N 3 Sinehu W. Tambunan sangat mengucapkan terimakasih kepada semua pihak terkait atas penambahan RKB ini dan mengharapkan agar semua pihak terutama warga pengguna dapat memelihara dan merawatnya. (LS)

Kepala sekolah SD 030314 Rela Tarigan didampingi bendahara BOS saat memimpin rapat orang tua siswa dan komite sekolah.

Kasek SD 030314 Bukit Karo Ajak Orang Tua Siswa Tingkatkan Pengawasan Terhadap Anak Sidikalang, BN Rela Tarigan kepala sekolah SD 030314 Bukit Karo Kecamatan Gunung Sitember mengharapkan agar orang tua siswa dapat memberi perhatian lebih terhadap anak dirumah harapan ini diungkapkannya kepada orang tua siswa saat mengadakan rapat orang tua siswa, komite sekolah, dan dewan guru baru-baru ini. Ditambahkannya anak didik kita ini disekolah Cuma 5 jam jadi waktunya lebih banyak di bawah pengawasan orang tua sehingga sangat mengharapkan dukungan dari orang tua agar siswa dapat meningkatkan tingkat pembelajaran dirumah. Dalam kegiatan rapat ini Rela Tarigan juga membeberkan kegiatan sekolah dalam pengelolaan

Dana BOS sehingga orang tua siswa SD 030314 lebih mengetahui penggunaannya dan dapat mengawasinya. Begitu juga wali kelas masing-masing memberi usulan apa-apa saja yang dibutuhkan di kelas masingmasing dan juga kegaitan rapat ini, pihak sekolah membahas Les sore terhadap siswa kelas 6 mengingat ujian nasional sudah di depan mata. Setelah semua usulan dan tanya jawab rampung peserta rapat dapat menerima semua hasil rapat, pantauan langsung wartawan dalam kegiatan ini sangat mengesankan mengingat Bukit Karo salah satu Desa di Ujung Kabupaten Dairi sangat mengutamakan kebersamaan dalam setiap kegiatan salah satunya pendidikan, (LS).

AEKKANOPAN, BONGKAR Judi kopyok yang sering dilakukan pada waktu pesta-pesta pernikahan, sunatan dan lain-lain meresahkan ibu-ibu perwiritan di desa sukarame lama. Hal ini diungkapkan oleh ibu wati penduduk desa sukarame pada waktu dijumpai wartawan sehubungan dengan maraknya judi kopyok didesa mereka. Karena mengurangi uang belanja dirumah, karena seringnya suaminya pulang kerumah sampai larut malam. Judi kopyok sudah berlangsung bertahun-tahun tanpa ada sentuhan dari penegak hukum. Mungkin diduga dibekingi oknum penegak hukum. Hal ini terungkap sewaktu wartawan menghadiri pesta perkawinan judi kopyok dengan peralatannya seperti lilin, dadu secara terang-terangan melakukan kegiatannya pada para undangan yang telah selesai hajatan. Dan diawasi dari jauh oleh oknum-oknum polisi sehingga kegiatan itu dapat berjalan mulus. Hal ini menyebabkan ketagihan dari masyarakat untuk melakukan judi tersebut. Sementara SS (sabu-sabu) dapat dipejualbelikan dimana saja dengan sembunyi-sembunyi dan mungkin dengan terang-terangan antara si penjual dan si pembeli. Sementara miras dapat dibeli dimana kedai menyediakannya. Sehubungan dengan hal ini salah seorang pemerhati sosial SM pendudukn desa sukarame mengatakan supaya polisi bekerja sama dengan ulama, pendeta, OKP dan tokoh masyarakat untuk memberantas kegiatan tersebut, karena mungkin dapat merusak masa depan generasi muda yang akan datang dan akan menimbulkan kejahatan lainnya seperti halnya polisi membiarkan kegiatan tersebut karena mungkin dapat setoran dari bandar-bandarnya sehingga akan mencoreng institusi kepolisian. Untuk itulah kita harus mencegah kegiatan haram tersebut agar jangan terulang lagi di desa tersebut. MUI Labura harus berperan aktif mensosialisasikan agar kegiatan tersebut dapat ditekan seminimal mungkin. Untuk itulah bupati dan perangkatnya harus menekankan kepada kepala desa sukarame dan camat kualuh hulu untuk menekan kegiatan tersebut supaya labura bersih dari kegiatan haram tersebut./ (PS)

Jelang UN, Siswa SMA N 1 Batangtoru Akan Mengadakan Tambahan Sore Padangsidimpuan,BN Dalam rangka untuk menghadapi UN (Ujian Nasional) Tahun ini diharapkan peran serta orangtua agar memberikan penguatan mental kepada siswa demi menumbuhkan rasa percaya diri. Hal ini dibutuhkan siswa untuk mengerjakan soal ujian dengan optimis. "Selain latihan penguasaan materi, penguatan mental ini diperlukan untuk memberikan semangat dan motivasi kepada siswa," ujar Kepala SMA Negeri 1 Batangtoru Drs.Mhd.Zuhdi Pulungan,SH kepada BN baru baru ini. Untuk itu, beliau mengimbau, kepada orangtua siswa meluangkan waktu untuk memberikan semangat kepada anaknya yang akan bergelut dengan UN. "Hal ini memberikan kontribusi positif bagi siswa agar bisa lulus ujian," Ujarnya. Selain kepada orangtua,juga dihimbau kepada siswa untuk menjaga ketahanan fisiknya agar tidak sakit pada hari pelaksanaan ujian. Kesiapan siswa/I tahun ini pihak Komite Sekolah yang diketahui Kepala Sekolah bertekad akan menjajadikan siswa/i SMA Negeri 1 Batangtoru yang akan menghadapi UN lulus 100 peresen. Sehingga kerjasama pihak sekolah dengan Ketua Komite Sekolah OK.Azmi Siregar diyakini pelaksanaan tamabahan sore bisa berlangsung dengan baik.. Hal ini bertujuan untuk persiapan siswa/i pada saat pelaksanaan UN tidak canggung. Sedangkan materi try out adalah adalah sasaran yang dihadapi pada saat UN sesuai sesuai standar kelulusan yang dikeluarkan BNSP. Sedangkan tambahan sore dilaksanakan sebelum melaksanakan UN," Ujar Harahap. Sementara tahun tahun yang lewat siswa/i kita banyak yang masuk ke Perguruan Tinggi Negeri dan diharapkan tahun ini juga bisa lebih meningkar sehingga para alumni kita nantinya bisa berhasil mengejar cita citanya. Kita berharap dengan adanya kerjasama dengan seluruh elemen masyarakat Sekolah ini menghasilkan siswa/I yang bisa siap meningkatkan sekolahnya ke jenjang yang lebih tinggi.(Ks-04)

Bupati Pakpak Bharat Remigo Y Berutu, Wakil Bupati Maju Illyas Padang, Dandim 0206 dan salah satu anggota DPRD Pakpak Bharat. Bupati Pakpak Bharat Remigo Y Berutu menyampaikan, “hari ini kita berkumpul untuk menyajikan apa itu “Pertaki” didalam kebudayaan Pakpak, saya bangga dengan budaya Pakpak, ucapnya, dimana jaman dahulu Pertaki itu adalah orang-orang yang tangguh, seorang yang mau berkorban untuk orang-orang yang ada disekelilingnya, juga panutan, tegas dan berani mengambil keputusan. Inilah nilai dari pada Pertaki tersebut, tegas Bupati. Oleh karena itu, tambahnya,

marilah kita hidupkan kembali nilai-nilai dari Pertaki ini, jangan ada iri dan dengki sesama kita. Mari kita menumbuh kembangkan jiwa kita seperti Pertaki, kata Bupati. Kegiatan dihadiri Bupati Remigo Yolando Berutu, Wakil Bupati Maju Ilyas Padang, Anggota DPRD Midun Angkat, Asisten II Sustra Ginting, para pimpinan SKPD Pakpak Bharat dan peserta dari lima Kecamatan (Tinada, Siempat Rube, Kerajaan, STTU Jehe dan Pagindar), juga hadir dari Tokoh Agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pemuda tani, tokoh perempuan serta cendikiawan. (pb.007/tim)

Kapitalisasi Dalam Pendidikan Drs Wisler Sianturi, Kepala Dinas Pendidikan : “BerhematHemat Perekonomian Dalam Hal Apapun Kecuali Untuk Pendidikan” Dolok Sanggul BN Bagi pemimpin komunis hemat biaya keuangan dalam segala hal adalah keharusan , tapi dengan pendidikan ada pengecualian? Barangkali ini bukan tokoh komunis saja yangmempercayai aliran ini , bagaimana pentingnya pendidikan dalam kehidupan ini . Harus dimengerti bahwa pendidikan adalah satu bidang yang paling penting bagi proses kemajuan memajukan itikad dan martabat manusia,karena mungkin saja Negara kita ini tidak bisa merdeka pada tahun 1945 jika tidak dipimpin oleh tokoh-tokoh terdidik , sebab bagaimanapun perlawanan terhadap kolonialisme Belanda tidak mungkin hanya mengadalkan fisik saja . Bagi kita yang mengerti faktor kemenangan kaum pribumi hingga yang dipimpin pemuda-pemuda seperti Soekarno , Tan Malaka , Hatta dan kaawan-kawan , perjuangan diplomatic sangat menentukan . Bagaimanapun juga pertandingan diplomatic pada konferensi meja bundar , mau tidak mau harus dimenangkan melalui kecanggihan otak-otak terdidik para diploma untuk beradu argument yang kemudian memenangkan sidang bagi penentuan kemerdekaan Republik Indonesia . Jika pada dasarnya kemenangan Indonesia atas Kolonial tak cukup dengan perjuangan fisik maka perjuangan diplomasi mengedepankan kecerdasan pilar pemikiran menjadi keharusan .Dalam konteks inilah kemudian kita mengaitkan betapa pentingnya pendidikan generasi muda angkatan 1990 an secara kwantitatif tentu saja jauh lebih maju dari angkatan 1945 – 1956 atau generasi tahun 1980 an , ini karena berbagi institusi pendidikan tidak banyak bertaburan di hampir seluruh pelosok generasi . Bukan hanya pemerintah yang punya perhatian terhadap perkembangan pendidikan , bahkan para praktisi pendidikan swastapun turut berperan menyemarakan ragam pendidikan sekilas mengenal perkembangan pendidikan ini. Memang terasa menggembirakan sebab pendidikan yang pada hakikatnya memiliki tujuan manusiawi bagi sumber pengembangan manusia di Negara kita juga mendapatkan tempat. Mamun benarkah pendidikan kita benar-benar berdiri dijalan yang benar sesuai dengan misi kemanusian itu sendiri ?.. beranjak dari pertanyaan inilah yang membuat kita harus kembalikan hakikat pendidikan , sebab pendidikan yang semarak berkembang saat ini sesungguhnya bukan berdiri sendiri pendidikan yang kini tumbuh kembang tentu saja akan terkait dengan kondisi sosial ekonomi yang sedang berkembang. Bahkan jika sedikit kritis pendidikan juga bisa dilihat sebagai bidang yang akan terkait dengan perkembangan ideology , atau jika tidak , kemudian maka dapat kita katakana bahwa pendidikan juga akan terkait dengan kepentingan-kepentingan politik,ekonomi , para pedagang kekuasaan Negara pendidikan termasuk didalamnya adalah perguruan tinggi ,merupakan kunci bagi suatu bangsa untuk meningkatkan kwalitas sumberdaya manusia dan sekaligus kwalitas bangsanya .Jika dalam masa kolonial bangsa kita membutuhkan pendidikan yang berkwalitas bagaimana beban para pemimpin Negara ini jika mengabaikan pentingnya

pendidikan ?benarkah pendidikan kita baik pemerintah dan para petinggi mengenai zaman informasi ini? mungkin saja pengabaian tidak terjadi secara vulgar seperti misalnya ,membubarkan sekolah dan mendirikan kantor-kantor partai yang mewah untuk tempat mengumpulkan massa pemilu , namun jika melihat dari mahalnya biaya pendidikan maka wujud pengabaian dari pendidikan tersebut bisa dibuktikan .hal itu terbukti ketika ternyata masa krisis yang belum usai biaya pendidikan perguruan tinggi kian melangit , pantas muncul Undang-undang otonomi daerah yang didalamnya membuat kebijakan otonomi kampus berbagai perguruan tinggi kemudian tidak lagi disubsidi pemerintah. Ada beberapa perguruan tinggi yang terkena kebijakan ini dengan model pengelolaan Badan Hukum Milik Negara (BHMN) perguruan tinggi ini tidak lagi memperoleh subsidi , karena itu para rector dituntut untuk mecari biaya sendiri dengan cara masing-masing. Dari konteks inilah kemudian otak para pengelola pendidikan dituntut kreatif untuk menghasilkan sumbersumber dana , beberapa kreatifitas itu itu adalah menjual beberapa asset menodong alumni ,terutama alumni yang pernah mendapat beasiswa dari perguruan tinggi tempat dirinya menimba ilmu. Hal yang paling menarik untuk dibicarakan adalah bahwa dalam rangka menghasilkan biaya tersebut pihak rector tidak segan segan menawarkan bangku sekolahnya dengan tariff yang tinggi , komersialisasi bangku kuliah dengan tarif sederhana sebagai syarat masuk mahasiswa seperti ini bukan isu asing lagi. Sekalipun beberapa rector menepis anggapan adanya komersialisasi , namun fakta telah menunjukan banyak kasus calon siswa yang berani mengisi formulir bengan biaya sumbangan uang gedung diatas rata-rata dipastikan diterima menjadi siswa dan mereka yang mencantumkan sumbangan dibawah perhitungan finalis perguruan tinggi tidak akan bisa masuk perguruan tinggi.memang bisa saja pihak perguruan tinggi memberikan konfensasi bagi siswa yang telah diterima memberikan jaminan layanan pendidikan yang bermutu , pendidikan fasilitas baru , pengembangan perpustakaan , riset biaya study banding , dan lainlain.Tapi bagaimanapun konpensasi ini tidak dapat memberikan kemurnian pendidikan sebagai salah satu bidang yang memang menjadi hak setiap orang hidup , sebab dengan demikian yang dapat menikmati pendidikan unggulan hanyalah mereka anak-anak orang kaya saja. Lalu bagaimana mereka anak-anak muda yang cerdas , berdedikasi tinggi , berkemauan keras dan punya segudang bakat tapi tak bisa melanjutkan kuliahnya karena tidak punya uang? Yang demikian inilah persoalan klasik yang menimpa pendidikan dinegara kita ini ,belum lagi secara kwalitas sarana mutu pendidikan standart globalisasi terpenuhi,anak-anak muda kita harus menelan pil pahit untuk terpaksa berhenti kuliah di usia produktif . Pendidikan memang tidak berdiri sendiri ia terkait dengan berbagai kepentingan dominan , terutama para pemegang kekuasaan politik dan kekuasan model terutama dalam keterkaitanya dengan industri alisasi kepentingan kapitalisme dalam dunia pendidikan telah bisa bisa kita saksikan semenjak tahun 1970 an sejak itulah bersamaan tegaknya pilar ideology pembangunan (Developmentalisme) yang dibawa oleh pemerintahan orde baru . Pendidikan kita mulai kehilangan fungsinya sebagai salah satu pilar peningkatan SDM yang mempunyai kemanusiaan di bawah payung pembangunan inilah pendidikan kita hingga sekarang dimana situasi meliberalisme tegak berdiri , nasib pendidikan hanya penyangga industerialisasi apa yang disebut dengan pendidikan model Link and Match mungkin tepat memberikan label pendidikan yang tidak murni. (MANGATUR SILABAN)

Camat Batangtoru Tinjau Rumah Kumuh di Kecamatan Batangtoru Tapsel,BN Camat Batangtoru Drs.A.Raja Nasution, M.Si sangat mampu menterjemahkan visi misi Bupati / Wakil Bupati Tapanuli Selatan Kabupaten Tapanuli Selatan H.Syahrul.M. Pasaribu bersama Wakil Bupati Ir.Alidinz Rapolo Siregar dimana Camat Batangtoru melakukan pendataan terhadap rumah kumuh yang tidak layak huni pada hari Kamis ( 26/01 ). Hal ini disampaikan Camat Batangtoru Drs.A.Raja Nasution kepada Wartawan Kamis ( 26/ 1 ) di ruang kerjanya. Disampaikan,'" hasil tinjauan kita nantinya kan kita sampaikan kepada instansi terkait dan pihaknya bermohon agar rumah kumuh yang tidak layak huni bisa dibantu oleh Pemerintah sehingga penderitaan

masyarakat bisa dikurangi. Pihaknya mendata 19 desa ditambah 4 Kelurahan sehingga jumlahnya seluruhnya 23 desa/kelurahan dengan tidak pandang bulu. Dan beliau berharap seluruh yang kita usulkan nantinya bisa ditanggapi oleh Bapak Bupati Kabupaten Tapanuli Selatan. Sementara Ketua Fraksi Golkar Suyatmo siregar,SE mendukung kinerja Camat Batangtoru yang bisa meringankan beban warga, sehingga beliau siap membantu apabila dibutuhkan pihak Kecamatan. Kita sudah banyak membantu warga yang membutuhkan biaya perobatan di Kecamatan Batangtoru seperti menjembatani pihak yang brekepntingan kepada Bupati Tapanuli selatan. (Ks04)

Desa Aek Tuhul Berhasil Menetaskan 60 ribu Lele Sangkuriang Padangsidimpuan,BN Pemberian Induk Lele Sangkuriang oleh Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan daerah Kota Padangsidimpuan disahuti oleh Desa Aek Tuhul Kec.Psp Batunadua Kota Padangsidimpuan berhasil menetaskan 60 ribu Lele Sangkuriang. Kita sangat berbangga hati karena pertama kali Desa Aek tuhul di Kota Padangsidimpuan bisa menetaskannya dibawah Ketua Kelompok Tani Amran Hasibuan. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Daerah Kota Padangsidimpuan Marhan,SP,MM melalui Kabid Perikanan Fatimah Siregar,SP kepada wartawan baru baru ini. Disampaikan," setelah ditetaskan pihaknya langsung turun kelapangan untuk melihat langsung sekaligus untuk memberikan pembinaan kepada

Warga yang mendapat bantuan sehingga bantuan Pemerintah ini diharapkan nantinya bisa memberikan atau meningkatkan Pendapatan Asli Daerah ( PAD ) ujar Fatimah. Ditambahkan," Kelompok Tani yang mendapat bantuan juga diharapkan bisa menetaskannya sehingga peningkatan kesejahteraan masyarakat sesuai harapan kita bersama dapat tercapai," Ujarnya. Sementara Ketua Kelompok Tani Sejahtera Amran Hasibuan mengatakan bahwa pihaknya merasa bersykur dan berterimakasih atas pemberian Induk Ikan/Calon Induk Ikan yang diberikan oleh Pemerintah kiranya Bantuan ini dapat kami manfaatkan dengan sebaik baiknya sehingga bermanfaat bagi masyarakat khususnya desa Aek Tuhul dan umumnya warga Kota Padangsidimpuan. (K-04 )


6 - 13 FEBRUARI 2012 | EDISI 301 | THN KE-VII

Tuntutan Penarik Betor Direkomendasikan Medan,BN Para penarik beca bermotor kini dapat bernafas lega.Setelah dua hari melakukan aksi unjuk rasa ke gedung dewan akhirnya DPRD Sumut merekomendasikan mereka dapat membayar pajak kendaraan mereka tanpa harus disertai rekomendasi atau izin dari yayasan atau koperasi tempat abang beca itu bernaung. Dalam rapat yang digelar dengan Kadispenda Sumut,H Syafaruddin,SH,MM didampingi Ka.UPT Medan Utara,Bahar Siagian ,Dinas Perhubungan kota Medan,Satlantas Poldasu dan perwakilan penarik beca bermotor (betor) di ruang dewan, Kamis (2/2). ,DPRD Sumut mela-

lui Komisi C merekomendasikan kepada penarik betor dapat membayarkan pajak kendaraan tahunan kepada Dispenda Sumut, tanpa harus menyertakan izin atau akte yayasan. “ Komisi C DPRD Sumut merekomendasikan kepada penarik betor dapat membayarkan pajak kendaraan tahunan kepada Dispenda Sumut, tanpa harus menyertakan izin atau akte yayasan “,kata Ketua Komisi C Marasal Hutasoit Hal ini tentu saja mengakhiri aksi demo para penarik betor di DPRD Sumut, yang menuntut dihapuskannya aturan yang mengharuskan mereka membayar pajak kendaraan disertai salinan

Kepala Kemenag Medan: Pasangan Pengantin Baru Wajib Tanam Pohon Medan,BN Pasangan pengantin baru di Medan bakal dikenai kewajiban menanam pohon sebagai salah satu bentuk dukungan menjadikan daerah ini kota hijau. "Setiap pengantin yang akan melangsungkan pernikahan nantinya diwajibkan menanam dua pohon," kata Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kota Medan H Iwan Zulhami SH MAP saat beraudensi dengan Wali Kota Medan, Rahudman Harahap, kemarin. Dijelaskannya, program wajib menanam pohon bagi pasangan yang ingin melangsungkan pernikahan merupakan tindak lanjut penandatanganan kerja sama Kementerian Agama Kota Medan dengan Dinas Pertamanan dan Dinas Kehutanan. Kerja sama dimaksud, lanjutnya, dalam rangka menyukseskan Gerakan Satu Miliar Pohon. Langkah ini juga dalam upaya mendukung program Wali Kota Medan untuk menjadikan Kota Medan Hijau. "Dalam setiap bulan, ada sekitar 1.000 pasang calon pengantin yang akan menikah. Artinya, jika setiap pasangan calon pengantin menanam dua pohon maka akan sangat besar artinya bagi lingkungan," katanya. Selain program menanam pohon untuk calon pengantin, Kemenag Kota Medan juga akan melakukan gerakkan bayar zakat. "Kita pun akan melaksanakan pencanangan Gerakan Gemar Berzakat, Infak dan Sedekah (Gema ZIS) bagi masyarakat Kota Medan," jelas mantan Kakan Kemenag Langkat ini. Pencanangan ini akan ditandai dengan penyerahan 21 unit kenderaan roda dua kepada pengumpul zakat (amil zakat) kecamatabn se-Kota Medan. Rencananya, penyerahan kenderaan roda dua ini akan dilaksanakan pada Hari Jadi Kota Medan ke-422. Sebelum pencanangan Gema ZIS, Zulhami berharap wali kota menindaklanjuti pertemuan dengan para wajib zakat dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), instansi vertikal, BUMN, pengusaha, pengusaha rumah makan/retoran untuk mewajibkan membayar zakat profesinya secara rutin. (r/ndo)

Pergantian Kepala Kantor Wilayah PT Asuransi Jiwasraya Disambut Baik Medan,BN Walikota Medan Rahudman Harahap menyambut baik pergantian kepala wilayah pihak PT Asuransi Jiwasraya Persero Sumut-Aceh. Kepala Kantor Wilayah PT Asuransi Jiwasraya yang baru, Nyonya Rotua Pasaribu didampingi sejumlah direksi antara lain Edwar Ritonga, Ahmad Syukur Haraharap dan lainnya mengatakan, kunjungan ini merupakan silaturahmi dan perkenalan diri dimana dirinya adalah pejabat yang baru, sebelumnya menjabat sebagai Kepala Cabang PT Asuransi Jiwasraya di Pekan Baru. “Kunjungan ini merupakan silaturami sekaligus memperkenalkan diri sebagai Kepala kantor wilayah yang baru, dan sebelumnya saya bertugas sebagai kepala Cabang di Pekan Baru, “ ujar Rotua Pasaribu. Dikatakannya, Kota Medan sebagai salah satu Kota terbesar di Indoensesia menjadi fokus pengembangan program PT Asuransi Jiwasraya, selain kota yang maju juga banyak memiliki nasabah. “Pada masa Pak Hasan Basri Kepala Dinas pendidikan, kita telah melakukan kerja sama dan kini kerja sama itu akan kita tindak lanjuti kepada Kadis yang baru dalam bentuk Asuransi kecelakaan kumpulan siswa, selain itu kita akan melakukan kerja sama dengan Dinas Kependudukan dalan bentuk setiap warga yang memegang KTP bila terjadi kecelakaan akan menerima asuransi, “ jelas Rotua. Walikota Medan Rahudman Harahap mengatakan, pemerintah Kota Medan tetap memberikan perhatian kepada Badan Usaha yang ada di lingkungan wilayah kerja Pemerintah Kota Medan. Pemko terus berupaya memberikan peluang-peluang pengembangan, dan realisasinya semua tergantung kepada PT Asuransi jiwasraya itu sendiri. “Kita tetap memperhatikan Badan Usaha dan terus berupaya memberikan peluang-peluang, dan realisasinya semua tergantung dari para pegawai PT Asusransi, “ ujar Rahudman.(.ndo)

akte yayasan atau koperasi. Sementara itu Ketua Komunitas Betor Sumut, Boasa Simanjuntak mengunngkapkan, jumlah penarik betor di Kota Medan yang tercatat 152 ribu orang. “Selama empat tahun mereka tidak dapat membayarkan pajak karena terhalang UU No 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, yang mewajibkan setiap kendaraan umum dilindungi oleh yayasan atau koperasi,” katanya. Akibatnya, pendapatan para penarik betor menurun, sehingga mengganggu setoran mereka ke rumah. Akibat undang-undang itu, lebih dari Rp100 miliar Pendapatan Asli Daerah (PAD) gagal dis-

etorkan ke Dispenda Sumut, karena selama empat tahun para parbetor tidak dapat menyetor pajak tahunan mereka,” ujar Boasa. “Pajak yang disetorkan Rp210 ribu setahun, yang kalau dikalikan 152 ribu parbetor, maka akan terhimpuin PAD Rp100 miliar. Dengan rekomendasi ini, kita harapkan parbetor menyetor PAD sekitar Rp31 miliar per tahun,” jelasnya. Anggota DPRD Sumut Effendy Napitupulu dalam rapat mendesak Walikota Medan untuk mencopot Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Amansyah Lubis, karena diduga telah melakukan kebijakan yang menghalangi para penarik beca motor

menyetorkan Pendapatan Asli Daerah (PAD)sehingga mengganggu percepatan pembangunan di Sumut. . “Saya minta Kadishub Kota Medan dicopot, karena disinyalir mempersulit para parbetor menyerahkan pajak kendaraan mereka,” kata anggota dewan dari Fraksi PDI-P Sumut itu, Salah seorang penarik betor mengatakan, pihaknya mengaku sangat senang dengan rekomendasi yang dikeluarkan Komisi C DPRD Sumut. Selama ini, setiap penarik becak ketika hendak membayar pajak kendaraan becak bermotor plat kuning dipersulit, karena memang terkesan sengaja dipersulit oleh koperasi. (ndo)

Plt.Gubsu Apresiasi Penggunaan Aset Dinas Kehutanan Medan,BN Pelaksana Tugas Gubernur Sumatera Utara, H Gatot Pujo Nugroho memerintahkan seluruh pimpinan Satuan Perangkat Kerja (SKPD) di lingkungan Pemprov Sumut untuk menertibkan penggunaan aset kendaraan dinas roda empat di jajaran masing-masing dalam waktu dua minggu ke depan, atau tepatnya saat apel tanggal 17 Februari 2012. Dalam pelaksanaannya, Plt Gubsu juga memerintahkan Biro Perlengkapan dan Aset untuk ikut melakukan tugas penertiban. "Saya perintahkan seluruh pimpinan SKPD untuk menarik kendaraan dinas roda empat yang bukan hak pemakaianya. Karena saya mendapati ada satu SKPD yang seyogyanya hanya memiliki sembilan kendaraan dinas, tetapi dalam prakteknya, justru memakai 18 kendaraan dinas. Ini jelas mubazir. Karena, pada realitanya, ternyata masih cukup banyak pegawai yang sebenarnya memiliki hak untuk menggunakan kendaraan dinas, tetapi tak mendapatkan fasilitas," ucap Gatot ketika melakukan inspeksi terpadu kendaraan dinas roda empat di halaman upacara Dinas Tata Ruang dan Pemukiman Sumut, Jalan Willem Iskandar Medan, Rabu (2/2). Inspeksi Terpadu Kendaraan Dinas roda empat di lingkungan Pemprov Sumut itu dilakukan kepada 12 SKPD. Dari 171 unit kendaraan dinas roda empat yang menjadi target inspeksi, hadir sebanyak 143 unit kendaraan, dan sebanyak 28 unit sisanya tak bisa dihadirkan karena berbagai macam alasan dan kondisi. Berbagai macam alasan dan kondisi kendaraan dinas yang tak bisa dihadirkan itu antara lain ada yang tak laik pakai, tetapi masih dimasukkan ke dalam daftar aset SKPD. Demikian pula, ada pimpinan SKPD yang memakai kendaraan dinas roda empat, tetapi yang bersangkutan sudah tidak lagi bertugas di SKPD tempat aset tersebut tercatat. Bahkan, ada PNS eselon IV yang sebenarnya tak berhak memakai kendaraan dinas, karena yang berhak memakai adalah PNS golongan III ke atas, tetapi justru mendapat, dan ada lagi PNS yang sudah pensiun, namun kendaraan dinasnya belum dikembalikan ke SKPD. "Kondisi pemakaian aset ken-

daraan dinas roda empat seperti ini, harus segera ditertibkan. Karena ini jelas-jelas tidak menunjukkan efisiensi dalam penggunaan aset negara. Karena itu, untuk optimalisasinya, saya perintahkan penggunaan aset kendaraan dinas roda empat yang dipakai Plt Gubsu pun, agar ikut ditertibkan," tegas Gatot. Ketegasan Gatot soal efisiensi kendaraan dinas roda empat ini, juga menerapkan kepada pelarangan seluruh SKPD untuk melakukan pembelian kendaraan dinas di setiap tahun anggaran, kecuali pengusulan pembelian telah mendapat evaluasi dari SKPD berkompeten, dan pengusulannya dilakukan dengan menyertakan alasan yang sangat jelas dan terukur. Inspeksi terpadu kendaraan dinas roda empat pada 12 SKPD di jajaran Pemprov Sumut itu dilakukan atas kerja sama Biro Perlengkapan dan Aset Setdaprov Sumut dengan Dinas Tata Ruang dan Pemukiman Sumut. Plt Gubsu yang melakukan inspeksi sejak pukul 14.30 dan berakhir sekitar pukul 15.30 mendapati, ada beberapa SKPD yang berlebihan memakai kendaraan dinas roda empat, dan sebaliknya ada SKPD yang justru kekurangan kendaraan dinas roda empat. Dari 12 SKPD yang menghadirkan kendaraan dinas roda empatnya untuk diinspeksi, Dinas Kehutanan Sumut merupakan salah satu pengguna barang yang mendapat apresiasi Plt Gubsu. "Jadi, sekali lagi saya berharap kepada Kepala Biro Perlengkapan dan Aset Setdaprov Sumut, Syafruddin untuk melakukan penertiban, termasuk melakukan penertiban ken-

daraan dinas yang masih terdata sebagai aset, namun barangnya sudah tidak mungkin digunakan," ujar Gatot. Terhadap kendaraan dinas roda empat yang tak laik pakai itu, Gatot meminta untuk dicarikan solusinya untuk perlakuan penghapusan daftar aset. Solusinya yang diharapkan Gatot itu dimaksudkan untuk tidak lagi membebani managemen aset yang dikerjakan pengelolan barang dan aset di SKPD, termasuk di Biro Perlengkapan dan Aset Setdaprov Sumut. Di kesempatan itu, Gatot juga menginstruksikan, agar aset yang ditinjau dari sisi regulasi yang memungkinkan untuk dilakukan pelelangan, agar disegerakan. "Aset-aset kendaraan dinas roda empat yang dimungkinkan untuk di DUM (lelang), saya perintahkan untuk secepatnya dibentuk panitia lelang. Kemudian, jika pengusulan lelang itu diajukan atau diusulkan oleh kepada pejabat yang telah pensiun, dan karena regulasi mendukung, maka jika itu sebagai keputusan yang bijaksana, maka saya minta hal itu untuk diprioritaskan," tegas Gatot. Usai melakukan inspeksi terpadu kendaraan dinas roda empat di lingkungan Pemprov Sumut, Gatot didampingi Kepala Dinas Tata Ruang dan Pemukiman, Khairul Anwar dan beberapa pejabat lainnya melakukan peninjau Gedung Serba Guna. Dalam peninjauan itu, Khairul Anwar melaporkan bahwa akhir Februari 2012, Gedung Serba Guna tersebut sudah bisa dioperasionalkan secara utuh.(ndo)

KPPI Wadah Perjuangan Perempuan di Partai Politik

Medan,BN Plt Gubsu H Gatot Pujo Nugroho, ST mengungkapkan kesetaraan gender belum teraplikasi sepenuhnya dalam keterwakilan perempuan di bidang politik secara signifikan. Meskipun jumlah perempuan di parlemen mengalami peningkatan, namun masih jauh dari angka 30% sebagaimana amanat undang-undang No 12 Tahun 2003 tentang Pemilihan Umum. Hal tersebut disampaikan PLt

Gubsu melalui sambutannya yang dibacakan Sekda Provsu Nurdin Lubis, SH, MM pada acara pelantikan Pengurus Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) periode 20112015 di Aula Martabe Kantor Gubsu, Jumat (03/02). Dalam acara yang dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Ny. Sutias Handayani Gatot Pujo Nugroho, Sekjen KPPI Pusat Ratu Dian Hatifah, Kepala Biro Pemberdayaan Perempuan

Musrenbang Kelurahan Belawan I Sukses Belawan BN Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) yang diadakan di kelurahan Belawan I pada Senin (30/1) berlangsung sukses ,acara di mulai pukul 14:30 WIB dihadiri seluruh unsur Muspika serta seluruh kepala lingkungan se-Kelurahan Belawan I , tokoh masyarakat tokoh agama dan pemuda. Pada acara tersebut Lurah Belawan I ,M Hamidi Jamhur Lubis mengatakan rencana pembangunan lingkungan harus sudah masuk dikelurahan sebelum tanggal 13 Februari 2012. Juga disampaikan oleh warga lingkungan 15 , Puad mengatakan Jalan Pahlawan sekitar 700 Meter mohon diaspal beton karena kondisi jalan tersebut sangat memprihatinkan. Dalam musyawarah tersebut masyarakat juga memberikan aspirasi seperti yang disampaikan oleh warga Lingkungan 7 dan 8 , Sodikun yang mana daerah pemukiman mereka saat ini rumahnya berada diatas parit dan mohon perhatian. Demikian pula disampaikan oleh seluruh warga lingkungan Belawan I ,agar aspirasi dapat ditanggapi .(AHMAD M)

Wakil Walikota Medan Minta Awasi Penyaluran Raskin

Ketua KPPI Sumut, Nurhasanah, SSos: Anak dan Keluarga Berencana Drg Iis Faizah Hanum, MKes tersebut, Nurhasanah, S.Sos dilantik sebagai Ketua KPPI Sumut. Keterwakilan perempuan di bidang politik menurut Plt. Gubsu sebenarnya sudah menjadi amanat Undang-udang No 31 Tahun 2002 tentang Partai Politik dan Undangundang No 12 Tahun 2003 tentang Pemilihan Umum, dimana ditegaskan bahwa setiap partai politik peserta pemilu dapat megajukan calon anggota DPR di setiap tingkatan dengan memperhatikan keterwakilan perempuan sekurang-kurangnya 30 persen. Namun realitas yang terjadi, lanjut Plt. Gubsu, ternyata keterwakilan perempuan di partai politik belum sesuai harapan.Meskipun harus diakui, jumlah perempuan di parlemen mengalami peningkatan yaitu dari 11,3 persen pada pemilu

Lurah Belawan I memimpin Musrembang di Aula Kelurahan Belawan I

2004 menjadi 18% pada pemilu 2009. Tetapi angka ini masih jauh dari yang dicita-citakan yakni 30 persen. Rendahnya partisipasi perempuan dalam kancah politik di Indonesia salah satunya menurut Plt. Gubsu disebabkan faktor konstruksi sosial yang menempatkan perempuan pada posisi subjek yang kurang representatif. "Karenanya, melalui agenda pelantikan pengurus KPPI Sumut ini, saya berharap partisipasi perempuan dalam kancah politik dapat lebih ditingkatkan," imbuh Gatot. Sementara itu, Ketua KPPI Sumut Nurhasanah ,SSos mengatakan KPPI Sumut ini merupakan wadah para perempuan yang berkecimpung di partai politik. Melalui organisasi KPPI Sumut ini pihaknya akan memperjuangkan keterwakilan politik perempuan di partai politik dan mensosialisasikan berbagai persepektif perempuan

di partai politik. "Ini adalah wadah berkumpul, belajar, bersatu para poltikus perempuan. Wadah memperjuangkan peran politik perempuan dan memperjuangkan hak-hak perempuan di tengah masyarakat," ujar Nurhasanah yang juga anggota DPRD Sumut. Dalam acara tersebut, sebanyak 38 pengurus yang dilantik diambil sumpahnya oleh Sekjen KPPI Pusat Ratu Dian Hatifah. Ratu mengatakan bahwa hingga kini keberadaan KPPI masih sangat diperlukan, demi memperjuangkan keterwakilan perempuan di parlemen. Sejak berdiri pada tahun 2000, keterwakilan perempuan di parlemen baru 18 persen dan mengalami pasang surut di setiap pemilu. Pada 2009 ada 110 anggota KPPI yang duduk di DPR Ri, sedangkan di tingkat kabupaten dan propinsi jumlahnya beragam.(ndo)

Medan, BN Penyaluran beras miskin (raskin) Kota Medan 2012 masih menggunakan sisa anggaran atau pagu 2011. Dari hasil pendataan 2008, penyaluran raskin untuk lima bulan kedepan di tahun 2012 dimulai Januari sampai Mei, sedangkan penyaluran raskin untuk bulan selanjutnya menggunakan kebijakan baru dari pusat dengan hasil pendataan BPS tahun 2011. Hal ini terungkap ketika rapat koordinasi Tim Raskin Kota Medan bersama para Lurah dan Camat dipimpin Wakil Walikota Medan Dzulmi Eldin. Ditegaskan Eldin, "Panyaluran raskin untuk Kota Medan dengan pagu 2011 ini merupakan hasil pendataan BPS 2008, dengan jumlah 79.136 Rumah Tangga Sasaran (RTS), masing-masing rumah tangga sasaran mendapat 15 kg/RTS perbulan dengan harga Rp1.600/kg. Sedangkan penyalurannya raskin dimulai pada Senin (6/2), untuk minggu pertama penyaluran untuk Januari dan minggu kedua penyaluran untuk Februari," jelas Eldin hari ini. Wakil Walikota Medan juga meminta kepada para Lurah dan Camat untuk mengawasi penyaluran raskin agar tepat sasaran. "Jangan terdengar ada yang memainkan raskin, bila hal ini dilakukan jabatan Camat dan Lurah akan dipertaruhkan," tegasnya. Raskin adalah subsidi dari APBN, beras yang disalurkan merupaklan kualitas medium dengan harga pasaran Rp 6.800,/kg namun untuk masyarakat miskin kita menyalurkannya dengan harga Rp 1.600/kg. "Saya minta penyaluran ini tepat sasaran, bila ada yang memainkannya akan ditindak tegas berupa pencopotan jabatan, " tegasnya.(r/ndo)

Tahun 2012 Prodi ITM Sudah Terakeditasi Medan, BN Salah satu kebanggaan Institut Teknologi Medan (ITM) sudah terakreditasi seluruh program studinya oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Hal, ini patut dibanggakan bagi perguruan tinggi swasta dan merupakan suatu prestasi akademis yang dinanti-nanti karena tidak mudah untuk dapat meraihnya. Rektor ITM Prof Ilmi Abdullah MSc melalui Wakil Rektor I Bidang Akademik Kuswandi ST MT dan Kahumas, M Vivahmi Manafsyah SH MSi di ruang kerjanya, Rabu kemarin menjelaskan sekira 50 persen prodinya sudah mencapai akreditasi B. Dalam perjalanannya itu, ITM kini telah memiliki sepuluh program studi yang dikelompokkan dalam tiga fakultas, yaitu, Fakultas Teknik Sipil. dan Perencanaan (FTSP) terdiri dari program studi teknik sipil, teknik arsitektur serta teknik perencanaan wilayah dan kota (planologi). Selanjutnya, Fakultas Teknologi Industri (FTM) meliputi program studi teknik mesin, teknik elektro, teknik industri, teknik kimia dan teknik informatika dan Fakultas Teknologi Mineral (FTM) terdiri dari program studi teknik pertambangan dan teknik geologi. Seperti prodi elektro telah mendapatkan akreditasi B, menyusul prodi mesin, geologi, pertambangan, perencanaan wilayah perkotaan (PWK) bulan Maret 2012 ini yang semula berakreditri C akan naik grade menjadi akreditasi B, sedangkan untuk prodi sipil di Nopember 2012 juga akan mendapatkan akreditasi B. Untuk dapat memberikan pendidikan yang optimal bagi para mahasiswa, ITM dewasa ini memiliki 188 orang tenaga pengajar profesional dengan komposisi 53,73 persen berlatar belakang pendidikan S2 dan 30,86 persen berpendidikan S1 serta sisanya, sedang mengikuti pendidikan S3. Menyikapi era persaingan kompetitif bagl PTN maupun PTS, ITM adalah salah satu perguruan tinggi yang konsisten bergerak di bidang keahlian teknik untuk memenuhi kebutuhan tenaga ahli dalam bidang pembangunan.; "Kini ITM memiliki 4.985 lebih mahasiswa aktif dan telah menghasilkan 9.867 alumni," tambahnya. Disamping itu untuk memenuhi dan mengantisipasi kebutuhan sumber daya manusia (SDM) bagi industri kecil, menengah dan besar serta kemungkinan studi lanjut ke jenjang pendidikan S2 maupun S3 dan untuk menghasilkan lulusan berkualitas, berkemampuan akademik, profesional, berwawasan luas, mampu mandiri, berkembang dilandasi iman dan taqwa. Menyahuti kebutuhan pasar kerja lulusan ITM terus menyesuaikan dengar permintaan dunia usaha dan industri dengan meningkatkan kompetensi unggulan sehingga alumni bisa diterima dan dibutuhkan pangsa pasar baik regional maupun internasional. (AHS)


6-132011 FEBRUARI 30 DES - 6 JAN 2012 2012 || EDISI EDISI 301| 296| THN THN KE-VII KE-VII

Sejak 2007 Pemko Sudah Libatkan Perempuan Dalam Pembangunan Banda Aceh, BN Wakil Walikota Hj Illiza Sa’aduddin Djamal SE mengatakan bahwa sejak tahun 2007 Pemerintah Kota Banda Aceh telah melibatkan kaum perempuan dalam pembangunan Kota Banda Aceh. Hal tersebut dikemukakan Illiza Rabu (1/2) saat membuka Musyawarah Balee Inong Gampong Lampaseh Aceh, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh. “Pembangunan yang berbasis partisipasi

perempuan, sebenarnya sudah kita mulai sejak tahun 2007, yakni di awal saya jadi Wakil Walikota ” ujar Illiza. Menurutnnya, sebagai kaum mayoritas dari jumlah penduduk kota, perempuan Kota Banda Aceh harus mampu mengambil porsi lebih dalam pembangunan. “ Selama ini saya melihat peran perempuan sudah sangat baik, namun perlu di tingkatkan lagi! “ pinta Illiza seraya menambahkan bahwa perempuan Banda Aceh sangat beruntung

memiliki sosok seorang Walikota yang mengerti perempuan, sehingga mampu menyerap aspirasi perempuan kota Banda Aceh dan selalu mendukung setiap program yang berbasis partisipasi perempuan. “ Pak Wali, walaupun beliau seorang laki-laki, tapi sangat mengerti perempuan “ katanya lagi. Pada acara yang turut di hadiri Kepala Kantor Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (PPKB) Kota Banda Aceh

Badrunnisa, Keucik Lampaseh Aceh dan tokoh masyarakat Lampaseh Aceh, Illiza juga menyerahkan bantuan berupa perlengkapan anak dan perlengkapan untuk keperluan Balee Inong Gampong Lampaseh Aceh. Bantuan dari PPKB ini diterima langsung oleh ketua balee Inong gampong Lampaseh Aceh. “ Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya ” harap Wakil Walikota. (Mahdi Andela)

Illiza: Perempuan Punya Peran Penting Dalam Pembangunan KAUM perempuan mempunyai peranan penting dalam pembangunan di suatu daerah, karena perempuan mampu melakukan kegiatan yang belum tentu dapat di lakukan oleh kaum laki-laki. Demikian disampaikan Wakil Walikota Banda Aceh Hj Illiza Sa’aduddin Djamal SE pada acara Musyawarah Balee Inong Tingkat kecamatan Lueng Bata, Rabu(1/2) di Gedung Balee Inong gampong Pante Riek, Lueng Bata Banda Aceh. Menurut Illiza, salah-satu peran perempuan yang tidak mampu dilakukan oleh laki-laki adalah mengasuh anak di rumah pada masa pra sekolah yang merupakan

DRS.H.SALMANISHAK,M.Si&H.SAIFUDDIN HARUN,SE,M.Si (PasanganCalonBupati&WabupPidie) MENGUCAPKAN SELAMAT

pendidikan pertama yang diterima sang anak dalam kehidupannya. “ inilah peran yang tidak sanggup di lakukan oleh laki-laki” jelas Illiza. Dikatakannya lagi, sebagai seorang Wakil Walikota dirinya merasakan partisipasi kaum perempuan dalam pembangunan Kota Banda Aceh semakin meningkat dari tahun ke tahun. “Acara Musyawarah Balee Inong ini merupakan salah-satu indikator partisipasi perempuan kota sudah meningkat” ujarnya. Pada kesempatan tersebut, Illiza berharap

musyawarah ini dapat menyusun perencanaan yang matang dalam rangka mengusulkan pembangunan yang berbasis partisifasi perempuan nantinya. Lebih lanjut Illiza juga berpesan agar program yang disusun dalam musyawarah ini harus berdasarkan perencanaan yang matang. Acara ini turut di hadiri oleh anggota DPRK dari Partai Keadilan Sejahtera, Surya Mutiara, Keuchik Gampong Pante Riek, Teungku Imum Gampong Pante Riek, tokoh perempuan serta para peserta musyawarah. (Mahdi Andela)

Berharap Aceh Institute Jadi Mitra Kerja Pemko SEBAGAI lembaga riset independen yang didirikan dengan semangat untuk meningkatkan kontribusi kalangan intelektual dalam usaha meningkatkan pembangunan dan kualitas hidup dan kehidupan masyarakat Aceh, Aceh Institute (AI) di harapkan dapat menjadi mitra kerja Pemerintah Kota Banda Aceh dalam proses perencanaan pembangunan. Demikiaan harapan Wakil Walikota Banda Aceh saat meresmikan kantor Aceh Institute, Rabu (1/2) di Jalan Lingkar kampus Gampong Limpok Aceh Besar, tepatnya di belakang Fakultas Kedokteran Universitas syiah Kuala. Pada Acara yang juga di hadiri oleh Rektor IAIN Prof Dr Farid wajidi MA, para anggota Dewan Dakwah Kota Banda Aceh, para Akedemisi IAIN dan Unsyiah dan Keuchik gampong Limpok, lebih lanjut Illiza

menyampaikan rasa terimakasih dan apresiasi tinggi kepada Aceh Institute yang selama ini telah banyak membantu Pemerintah kota Banda Aceh, terutama pada project musrenbang. Pada kesempatan tersebut, Illiza berharap kepada Lembaga Riset, yang salah satu misinya meningkatan peran akademisi dalam penguatan institusi pemerintah dengan cara mendorong penyusunan kebijakan berbasis riset, dan konsultansi intelektual ini untuk dapat mendiskusikan masalah perluasan Kota Banda Aceh yang dirasakan sangat kecil wilayahnya untuk sebuah ibukota Provinsi. “ Untuk ukuran Ibukota Provinsi, saya rasa sangat kecil lokasi Banda Aceh ini, tolonglah teman-teman di Aceh Institute mendiskusikan hal ini sehingga bisa mencari solusinya” pinta Illiza.

Sementara itu, DR Nazamuddin MA selaku Pembina Aceh Institue mengatakan Lembaga Riset Aceh Institute ini merupakan lembaga riset yang telah mendunia. Adapun kegiatan yang dilakukan oleh AI adalah Penelitian, Survey, Assesment, Penguatan Kebijakan Pemerintah Berbasis Riset, Penerbitan dan Diseminasi Pemikiran, Diskusi Rutin, Kajian, Seminar dan Konfrensi, Penyediaan Data dan Kepustakaan serta Penyediaan Wadah dan Peningkatan Kapasitas Intelektual. Dikatkannya lagi, Aceh Institue juga mempunyai cafee yang dinamai Lingka Kupi dan juga menyediakan perpustakaan. “Dengan adanya perpustakaan dan cafee, pengunjung bisa menikmati kopi sambil membaca dan menulis” ujar Nazamuddin yang juga akademisi Fakultas Ekonomi Unsyiah ini. (Mahdi Andela)

Sidang Gugatan Hutan Rawa Tripa

PT Kalista Alam Menolak Penghentian Land Clearing

“Pers Merdeka, Rakyat Punya Suara”

Banda Aceh, BN Pada sidang yang mendengarkan tanggapan (duplik) atas replik yang disampaikan WALHI Aceh dalam gugatan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Banda Aceh terungkap bahwa PT Kalista Alam menolak penghentian aktivitas land clearing di hutan Rawa Tripa. Sementara itu pihak pemerintah yang merupakan tergugat I ternyata pada saat sidang belum menyiapkan materi duplik. Sidang yang dilaksanakan pada hari Rabu (1/2) berlangsung mulai pukul 14.00 dan dihadiri oleh pengacara kedua belah pihak. Agenda persidangan adalah mendengarkan duplik dari tergugat II intervensi dalam kasus WALHI Aceh menggugat Gubernur Aceh karena dianggap melawan hukum dengan mengeluarkan Surat Izin Gubernur Aceh No. 525/BP2T/5322/2011 tanggal 25 Agustus 2011 tentang Izin Usaha Perkebunan Budidaya

kepada PT. Kalista Alam di Desa Pulo Kruet Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya Provinsi Aceh dengan luas areal +1.605 Ha. Dalam dupliknya setebal 11 halaman, PT Kalista Alam terang-terangan menolak pemberhentian kegiatan sementara aktivitas perusahaan di lahan sengketa. Padahal dalam surat yang dikeluarkan oleh Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T) nomor: 525/BP2T/1295.2/ 2011 tanggal 25 November 2011 perihal pemberhentian kegiatan sementara jelas-jelas disebutkan perusahaan diminta menghentikan untuk sementara kegiatan apapun di lapangan sambil menunggu pengkajian dan evaluasi dilakukan oleh pemerintah Aceh. PT Kalista Alam berdalih surat BP2T ini bertentangan dengan surat izin Gubernur Aceh nomor: 525/BP2T/5322/2011 tanggal 25 Agustus 2011. Menurut WALHI Aceh hal ini sangatlah aneh karena

Komisaris, Direksi dan Karyawan

surat tersebut merupakan surat yang dikeluarkan oleh lembaga yang berwenang dan harusnya dipatuhi. WALHI Aceh sebenarnya juga sudah menerima laporan dari masyarakat bahwa PT Kalista Alam tetap saja membabat hutan (land clearing) di lokasi sengketa tanpa peduli dengan surat pemberhentian aktivitas. Sidang berlangsung sekitar 20 menit, selanjutnya hakim memutuskan untuk melanjutkan sidang pada tanggal 8 Februari 2012 dengan agenda penyerahan duplik tergugat I (Pemerintah Aceh) dan penyerahan bukti-bukti dokumen oleh semua pihak.WALHI Aceh sendiri telah menyiapkan bukti-bukti yang akan memperkuat gugatan dan juga saksi-saksi yang berkompeten. Sebenarnya WALHI Aceh menyarankan kepada hakim agar agenda sidang tanggal 8 Februari tersebut disertai dengan pemeriksaan para saksi namun hakim menolak dengan alasan agenda sidang terlalu padat. (Mahdi Andela)

LEMBAGA PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN NANGGROE ACEH DARUSSALAM MENGUCAPKAN SELAMAT

MENGUCAPKAN SELAMAT

MENGUCAPKAN SELAMAT

“Pers Merdeka, Rakyat Punya Suara”

“Pers Merdeka, Rakyat Punya Suara” Tertanda

“Pers Merdeka, Tertanda Rakyat Punya Suara”

Drs. H. Makmun Ibrahim, MM. Kepala

Ampon Bit Dirut

IR. H.T. MACHSALMINA ALI, MM KEPALA DINAS

Tertanda

PT.SELAWAH BETON

KELUARGA BESAR DINAS TENAGA KERJA DAN MOBILITAS PENDUDUK

KELUARGA BESAR

KELUARGA BESAR

DINAS PERHUBUNGAN, KOMUNIKASI, IMFORMASI DAN TELEMATIKA

DINAS PENGELOLA KEUANGAN DAN KEKAYAAN ACEH

MENGUCAPKAN SELAMAT

MENGUCAPKAN SELAMAT

MENGUCAPKAN SELAMAT

“Pers Merdeka, Rakyat Punya Suara”

“Pers Merdeka, Rakyat Punya Suara”

“Pers Merdeka, Rakyat Punya Suara”

Tertanda

Tertanda

Tertanda

JAJARAN DINAS PEKERJAAN UMUM PIDIE JAYA

Ir. Hanief Ibrahim Kepala Dinas

Prof. DR. Ir. Yuwaldi Away, M.Sc Kepala Dinas


6-13 FEBRUARI 2012 | EDISI 301| THN KE-VII

Isu Miring Sama Sekali Tak Benar

Pemilihan Ketua Komite Berjalan Lancar perangkat desa. “Dengan terpilihnya Siti Fatimah sebagai Ketua Komite Sekolah tahun ajaran 2012-2014 menggantikan Alamsyah Surbakti sangatlah kita harapkan. Ini dapat memacu sekolah menjadi lebih baik dan adanya kerjasama dalam pembuatan RAPBS setiap tahunnya,” sahut Muliana. Seperti diketahui, salah seorang orangtua murid yang tak ingin menyebutkan namanya mengatakan kepada wartawan BN, pada saat pemilihan Ketua Komite terjadi isu miring. Namun demikian, Muliana menampik isu tersebut dan meyakini pemilihan berjalan lancar dan tidak ada gangguan apapun. “Yang kita mau, dengan terpilihnya Ketua Komite baru ini bisa saling kerjasama demi kemajuan pendidikan di sekolah ini. Membangun hubungan dengan masyarakat khususnya orangtua murid dan segala hal yang terkait,”akhirinya. (FRI)

Medan, BN Kepala Sekolah SD Negeri 10749 Sampecita Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deliserdang, Muliana Br Ginting menyatakan, segala tindaktanduk soal kondisi sekolah telah dijalankan sesuai peraturan dan aturan dari pemerintah. Malah, dia menegaskan, dirinya siap bertanggung jawab, apabila ditemukan adanya keganjilan dalam penyaluran dana BOS. “Aktivitas belajar mengajar berjalan seperti biasanya. Jadi, isu yang menerpa sekolah ini sama sekali tidak benar,” ungkap Muliana Br Ginting kepada BN, kemarin. Dia menjelaskan, pihaknya senantiasa membantu pelaksanaan program struktur Ketua Komite dan Penyaluran Penggunaan Dana BOS. Bahkan, terangnya, untuk pemilihan Ketua Komiti juga dilangsung secara terbuka dihadiri perwakilan dari Kepala Cabang Dinas, orangtua murid dan duru-guru serta

Umar Hasibuan Sampaikan Apresiasi Bagi Lurah Lampaui Target Pajak Tebingtinggi,BN Walikota Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada lurah yang berhasil melampaui target pemungutan wajib pajak masyarakat. Apresiasi itu disampaikan walikota saat melakukan kunjungan kerja, Jum’at (27/1) ke Kelurahan Durian Kecamatan Bajenis Kota Tebingtinggi. Kunjungan kerja walikota ke kantor-kantor kelurahan pada setiap hari Jum’at yang diawali di Kelurahan Durian Kecamatan Bajenis Tebingtinggi itu, Umar Zunaidi Hasibuan yang turut didampingi Camat Bajenis Sahdama, Lurah Durian Aguswan Khan, Kabag Humasy Pemko Ahdi Sucipto dan para pimpinan SKPD melakukan dialog dengan warga sekaligus meninjau kerajinan UKM serta menyerahkan bantuan peralatan nasyid. “Kunjungan kerja ini akan saya lakukan setiap Jumat ke seluruh kelurahan untuk jeput bola langsung terhadap keluhan masyarakat selama ini. Saya berikan penghargaan setinggi-tingginya terhadap lurah yang berhasil melampaui target dalam pemungutan wajib pajak masyarakat. Dan saya juga ucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah melaksanakan

kewajibannnya membayar pajak”, ujar Walikota Tebingtinggi. Pada kesempatan itu, walikota menilai masalah pendataan warga perlu dilakukan sinkronisasi antara pihak kelurahan kecamatan dengan catatan sipil (capil). “Segera lakukan sinkronisasi data antara capil dan kelurahan kecamatan seluruhnya, sebab kita lihat data di Kecamatan Bajenis ini saja menunjukkan perbedaan yang sangat jauh, mencapai seribuan orang perbedaan data-nya. Kedepan kita tidak dapat lagi untuk memanipulasi data, karena BPS telah mendata dan data dapat diketahui langsung secara online”, ungkapnya. Umar Zunaidi Hasibuan yang baru memimpin sekitar lima bulan ini juga berjanji akan menjamin seluruh warga-nya dengan Jamkesda, “Jumlah penduduk miskin kita mencapai 18.900 jiwa dari 166.000 jiwa jumlah keseluruhan warga Tebingtinggi atau sekitar 12 persen, di tahun 2013 kita akan jamin seluruh warga Tebingtinggi dengan Jamkesda”, katanya. Terkait mengatasi jumlah pengangguran yang cukup tinggi sekitar 13.800 jiwa atau 9,54 % dari jumlah penduduk Kota Tebingtinggi, Umar Hasibuan mengaku

akan menumbuhkan ekonomi kreatif di kota itu, “Untuk mengatasi pengangguran kita akan adakan dan aktifkan secara efektif BLK (Balai Latihan Kerja) yang ada di Dinas Sosial serta menumbuh kembangkan ekonomi kreatif dengan memanfaatkan keterampilan dan memanfaatkan lahan pekarangan dengan menanam tanaman yang produktif”, katanya lagi. Disamping itu, walikota juga berharap produk UMKM di Tebingtinggi mampu bersaing dipasaran seiring dengan perkembangan pembangunan Sumatera Utara, “Pusat pemasaran hasil UMKM akan kita bangun dikawasan Terminal Bandar Kajum, untuk itu diharapkan produk UMKM kita mampu bersaing dipasaran. Kepada Dinas Kouperindag diharapkan mampu melakukan pembinaan kepada para pelaku UMKM kita agar mampu bersaing dengan daerah lain”, imbuh Umar Hasibuan. Usai melakukan dialog dan tanya jawab, Walikota Umar Hasibuan menyerahkan bantuan 1 unit alat untuk kelompok nasyid dan satu set alat bola voly kepada kelompok remaja di Kelurahan Durian. Pada kesempatan itu, walikota juga meninjau kerajinan bordir disekitar kantor kelurahan dan melakukan sholat Jumat di Masjid Asy-Syafaah Kelurahan Durian.(DER)

kapal berlabuh diatur pada malam hari dan para buruh bongkar muat telah disiagakan. Selanjutnya barang ilegal itu langsung masuk dalam mobil truk dan tancap gas kabur. Cara –cara ini memang sudah hal biasa dilakukan namun aparat berwajib tidak pernah berhasil menangkap cukong penyeludup tersebut. Hal senada juga di laporkan oleh pengurus bidang tim investigasi LSM lembaga relawan anti korupsi Clean Governance (CG) kota Dumai. Dalam tahun 2012 ini barang seludupan produk luar itu telah berulang kali dibongkar di pelabuhan Sungai Kemeli dan pelabuhan tikus Sungai Beruang Selingsing. Lebih lanjut lembaga peduli masyarakat ini menyoroti dan memperotes keras instansi berkompeten

terhadap penyeludupan itu yang selama ini diduga kuat tidak bernyali menegakkan aturan dan undang-undang yang berlaku terhadap penyeludupan tersebut. “Kita imbau Badan Intelijen RI untuk membongkar borok permainan mafia penyelundupan di Dumai,”ungkap tim dari LSM Badan Investigasi Nasional (BIN) dan LSM Topan RI didampingi pengurus inti LSM DPD KPFI RI. Sementara beberapa informasi dirangkum media ini bahwa barang kotak – kotak seludupan itu umumnya adalah barang-barang elektronik produk luar negeri setelah sampai di pelabuhan Dumai dan dibongkar. Selanjutnya ditumpuk di beberapa gudang berlokasi di jalan lintas Bagan Besar – Bukit Kapur yang hingga kini tidak ada pemeriksaan. (RDS)

Dumai Pintu ... pelabuhan tikus daerah Selingsing. Yang dikesalnya, walau telah berlangsung lama, namun Bea Cukai (BC) Dumai dan aparat terkait seolah tutup mata. Kuat dugaan, masuknya barang eks Malaysia dan Singapura itu juga peran aktif para petugas. Tak jarang pula disinyalir petugas-petugas bertanggung jawab tersebut merupakan pembbeking cukong berduit sehingga barang yang dikemas dalam kotak-kota itu dengan gampangnya ‘merebak’ di tanah air. Selain elektronik, barang lainnya seperti karpet dan kain bal. Walau segelintir ‘pemain’ telah diketahui nomor platnya, tapi petugas tak bisa berbicara. Modus permainan penyeludupan itu dengan cara-cara tidak lazim. Di mana

Makanya kita mempertanyakan hal ini, kenapa sampai terjadi,”tukasnya. Adapun isi kedua surat yang sama nomornya tersebut menyatakan bahwa penghentian kontrak CV. D yaitu tanggal 25 Desember 2011 akan tetapi satu surat tertanggal 25 desember 2011 dan satunya lagi 27 Desember 2011. Ada juga surat yang disampaikan kepada sejumlah rekanan lainnya yang tidak dapat menyelesaikan pekerjaannya sesuai dengan kontrak. Isi surat tersebut menyatakan bahwa penghentian kontrak pada tanggal 27 Desembr 2011, padahal seharusnya menurut

kalender kerja kontrak berakhir pada tanggal 24 Desember 2011. Berdasarkan pada fakta- fakta yang ditemukan oleh Yayasan Kompak dan Socpade diduga telah terjadi manipulasi data oleh Dinas PUD Kota Padangsidimpuan dengan pihak rekanan dan ini merupakan indikasi adanya praktek mafia proyek di dinas tersebut serta adanya persekongkolan jahat yang merugikan negara. “Kita sudah menyusun laporan yang akan disampaikan kepada Kejaksaan tinggi Sumatera Utara menyangkut permasalahan tersebut dan dalam waktu dekat laporan tersebut akan kita sampaikan” ucapnya. (KS-03)

Kadis Dituding .... Terbukti, kata mereka, Abdullah Yus saat ini masih golongan III/B masa kerja kurang lebih 4 tahun. Informasi diperoleh para kepsek, sejak Abdul Yus dilantik menjadi kepala sekolah pada 5 Agustus 2011, hingga kini tidak pernah masuk kerja. “Kalau pun masuk hanya memantau sekilas saja dan langsung meninggalkan sekolah tersebut,” sesal para kepsek kepada BN, kemarin. Sejak Dinas Pendidikan Kota Binjai dijabat oleh pejabat import dunia pendidikan, dinilai mengalami kemunduran. “Seharusnya Kadis H.Dwi Anang Wibowo melakukan

mutasi jangan semena-mena dan menjurus kepada sistem Like and Dislike (suka dan tak suka) secara personal terhadap calon kepsek tertentu,” imbuh mereka lagi. “Inikan suatu bukti nyata bahwa kinerja Anang Wibowo selaku penjabat import yang melakukan mutasi besar –besaran dilingkungan Dinas Pendidikan kota Binjai cacat hukum ,meskipun ada upaya banding dari Pihak Pemko Binjai dan ini juga bukti nyata bahwa hasil kerja Anang Wibowo selama ini tidak professional,” ungkap kepsek yang jadi korban ‘tsunami’ mutasi.

Kepala Dinas Pendidikan kota Binjai H.Anang Wibowo melalui Kabid Tendik Syahri Ginting saat di konfirmasi BN diruang kerjanya membenarkan mutasi tersebut. Tendik juga berjanji akan memanggil Kepsek 024758 Abdullah Yus sekaligus untuk menidaklanjuti permasalahan tersebut. Kegundahan terhadap mutasi besar-besaran juga disuarakan pengurus LSM PHP Kota Binjai. Menurut para pengusur, tak selayaknya Kadis Drs H Dwi Anang Wibowo, MPd memutasi kepsek yang potensial. “Makanya kita menilai bahwa mutasi ini sarat kepentingan semata,”akhirinya. (MSTP/MR)

BN, kemarin. Sementara itu, keluarga korban mengharapkan kiranya Majelis Hakim dapat bekerja profesional dan pro aktif serta jeli dalam mendengarkan pembacaan dakwaan JPU untuk kedua terdakwa. Sebab banyak BAP yang dibuat penyidik sebelumnya direkayasa untuk mengorbankan Z dan AB sebagai pelakunya. “Sedangkan pimpro dan Dirtek serta pengawas terlepas dari jerat hukum,”sesal pihak keluarga kepada BN, Minggu (5/2). Seperti diberitakan sebelumnya, kasus dugaan korupsi proyek swakelola Cipta Karya dan Pengairan di Dinas PU Binjai bersumber APBD 2010 yang telah merugikan kas keuangan negara mencapai miliaran rupiah. Bahkan, salah seorang terdakwa telah memiliki bukti keterlibatan Ir Ramses Danu Harahap selaku pimpro jalan dan jembatan, kemudian Ir Warnita Evaroza selaku pimpro sub gedung-gedung bersama Ahmad Napitupulu BA selaku pelaksana proyek swakelola Cipta Karya dan Pengairan.

Dari keterangan yang diperoleh,bahwa semua anggaran yang diterima Ir Warnita Evaroza dari Bendahara Z untuk beberapa item pekerjaan proyek swakelola Cipta Karya dan Pengairan bersumber APBD 2010 kuat dugaan tidak dikerjakan alias fiktip. Sedangkan Ir Ramses Danu Harahap selaku pimpro Jalan dan Jembatan telah mengambil uang dari Bendahara berinisian Z pada Tanggal 29 April 2010 sebesar Rp,100,000,000,- yang disinyalir pengunaan anggaranya tak jelas digunakan. Hanya saja, data hasil lidik hingga penyidikkan, pihak Kejari Binjai sesuai surat pelimpahan perkara acara pemeriksaan biasa yang ditandatangani oleh Kepala Kejaksaan Negri Binjai Bacruddin,SH dengan kode surat (P-31) tersebut kuat dugaan telah di rekayasa penyidik untuk melepas beberapa orang pimpro pelaksanaan proyek Swakelola Cipta Karya dan Pengairan bersumber APBD 2010 lalu. Anehnya, Z dan AB selaku bendahara pengeluaran di Dinas PU Binjai mengatakan mereka berdua dijadikan tumbal. (MR/M STP)

manual, tanpa mesin molen. Seharusnya, pengadukan semen mestinya rata. “Nah, proyek yang kita temukan ini cuma di atasnya saja yang nampak semennyam,” imbuh Aidil. Dijelaskan LCKI, temuan proyek berada di tiga titik, mulai dari perumahan Mutiara/Solarindo, perumahan Graha Sp 6 Desa Makmur hingga perumahan Lingkar Mas Kecamatan Pangkalan Kerinci. Tak hanya itu, untuk pembangunan perumahan di tiga titik khusus daerah Kabupaten Pelalawan sama sekali tidak melibatkan pihak daerah. Ketika kasus ini ditanyakan ke Kadis Cipta Karya, Farhan mengatakan, pihaknya juga tak mengetahui besaran anggaran. Dia pun memberikan isyarat kepada LCKI untuk menanyakan anggaran pembangunan proyek semenisasi PU Provinis. Namun demikian, Farhan tak menampik proyek pengerjaan semenisasi terkesan asal. “Silahkan tanya ke PU Provinsi, kita tak tahu besaran anggarannya,” tukas Farhan, Jumat (3/2). Tak Sesuai Keppres No 54 Sementara itu, Ketua LCKI Kabupaten Pelalawan, Apul Nababan, Minggu (4/2) mengatakan, hasil temuan pihaknya, pimpro semenisasi telah melanggar Keppres Nomor 54 tentang Pengadaan Barang/Jasa.Apalagi banyak ditemukan pimpro tak memampangkan plank pengerjaan. “Publik perlu tahu, berapa anggaran pembangunan proyek semenisasi, siapa yang mengerjaan, dan janga waktu pengerjaan. Saat ini kita lihat sendiri pengerjaan proyek seolah

ditutupi, ini perlu dipertanyakan,” sahutnya. Dikatakan Apul, diperkirakan dana yang dikucurkan dari APBN 2011 untuk proyek semenisasi mencapai puluhan miliaran rupiah. Sedangkan diketahui, menurut dewan Pelalawan sajapembangunan proyek tak mencapai puluhan miliar rupiah, tapi sekedar Rp 2 miliar. “Ini sungguh-sungguh menyimpang dari yang ditetapkan. Kuat dugaan terjadi korupsi di proyek semenisasi ini,” imbuhnya. Sebenarnya sejak dua minggu lalu, tambah Apul, pihaknya sudah berkali-kali bertanya dan menyampaikan pesan kepada pekerja proyek agar pemilik proyek, pelaksana dan konsultan menjelaskan rincian pagu pengerjaan. “Tapi ketika ditanyakan, pihak pekerja proyek seminisasi menjawab dengan sikap arogan dan mereka selalu menghindar. Sampai sekarang pun kita tak tahu berapa anggaran. Seluruh pengerjaan semenisasi tak amburadul, jalan yang dikerjakan tak rata, adukan semen dibuat jauh dari takarannya,”jelas Apul. Kejanggalan lain, ungkap Apul, proyek semenisasi juga tidak menggunakan plastik dan besi. Ada pun plastik dan besi yang ditumpuk hanya modus agar masyarakat dan sosial kontrol tidak curiga. Informasi dari warga diperoleh, proyek semenisasi jauh dari harapan. Pelaksana proyek tanpa melakukan survey terlebih dahulu. “Mestinya sistim pembangunan ini terarah,” ucap warga, Arif warga perumahan Graha. (Ringo)

Ramses ..... Kebijakan Kadis Perindag Langkat ini kata sejumlah calon distri Ramses Negeri (PN) Medan, Selasa (7/2). Ketar-ketir keriuhan ruang sidang pun bakal menghantui ketiganya. Pada sidang mendatang dengan agenda pembacaan nota keberatan atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum atas pembacaan dakwaan JPU dari Kejaksaan Negeri Binjai. Menanggapi persidangan dalam kasus dugaan korupsi pelaksana proyek Swakelola Cipta Karya dan Pengairan bersumber APBD 2010, Sofiansyah, SH selaku kuasa hukum terdakwa Z mengungkapkan, pihaknya bersama Ketua Majelis Hakim Suhartanto,SH,MH dan Hakim Anggota telah mengikuti jalannya sidang perdana dan mendengarkan pembacaan dakwaan dari JPU. “Untuk persidangan lanjutan, kita selaku kuasa hukum akan membacakan pemengajuan nota keberatan kepada Majelis Hakim atas dakwaan JPU dari Kejaksaan Negeri Binjai. Dan kita menunggu langkah-langkah sidang selanjutnya,”ujar Sofiansyah,SH kepada

Proyek... perumahan BTN Mutiara Solarindo,”kata Ketua Komisi C DPRD Pelalawan, Supriyanto kepada BN, kemarin. Tak hanya di BTN Mutiara Solarindo, tapi juga di dua titik lagi dan kemungkinan besar pengerjaanya sama, begitu juga dengan pimpinan proyeknya. “Kalau kita melihat dari proyek ini paling rendah menghabiskan anggaran Rp 2 miliar. Ini sama sekali tidak sesuai bestek. Persoalan ini tak akan kita biarkan dan tetap kita tindaklanjuti,” tegas Supriyanto. Diakui Supriyanto, proyek semenisasi merupakan kucuran APBN 2011 melalui Menteri Perumahan Rakyat. “Yang dipergunakan ini uang rakyat, jadi kita tak bisa diam begitu saja,”ujarnya. Dia menambahkan, temuan LSM LCKI ini memiliki bukti otentik. “Kita sebagai perwakilan rakyat akan mencari siapa konsultan dan pemilik proyek,”tukas Supriyanto memastikan. Sekretaris LCKI Kabupaten Pelalawan, Aidil Makmur mengungkapkan, sejak awal proyek semenisasi di sejumlah wilayah di Pelalawan, menimbulkan tanda tanya. Menurut Aidil, dalam waktu dekat ini pihaknya akan ke Jakarta (Pusat-red) guna melaporkan temuan tersebut ke Menteri Perumahan Rakyat. “Pastinya, temuan ini memiliki bukti. Selain melaporkan ke Menteri Perumahan Rakyat, kita juga melaporkan temuan ke penegak hukum agar pimpro diselidiki,” ungkapnya. Parahnya lagi, lanjut pria yang dikenal vokal ini, pengerjaanya

Tebingtinggi,BN Pemerintah Kota Tebingtinggi melalui Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) setempat menggelar Bimbingan Teknis Penatausahaan Keuangan Daerah yang dibuka Walikota Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan, Selasa (31/1) di gedung Hj Sawiyah Nasution Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi. Bimbingan tekis yang diikuti oleh sekitar 86 pejabat keuangan, bendahara dan tata usaha tersebut menghadirkan lima orang narasumber dari BPKP masing-masing, Drs Agus Badri MM, Anthur Pasaribu Ak MM, Drs Ramli Lubis, Brayen Markos Purba dan Muhammad Ali Akbar SE. Walikota Tebingtinggi H Umar Zunaidi Hasibuan mengatakan, masih ada bendahara yang belum menjalankan amanahnya sekitar 20 % dari jumlah bendahara yang ada. “Semua itu diketahui dengan bukti masih ada SPJ yang tidak tepat waktu, juga laporan keuangan yang tidak tepat waktu. Jadi dengan diadakannya bimtek ini diharapkan seluruh pengelola keuangan daerah bisa lebih memahami dalam menjalankan tugasnya”, harap walikota. Pada kesempatan itu, Walikota juga mengingatkan para pengelola keuangan agar tidak berhati-hati dalam menjalankan amanah keuangan, “Jangan sampai PNS terlibat dengan masalah hokum, dan bila sudah terkena masalah akhirnya di pengadilan saling melihat, satu jadi saksi dan satu jadi terdakwa. Untuk itu, jangan sia-siakan kegiatan ini, sebab sangat penting dan berharga bagi peserta dalam peningkatan SDM”, imbuhnya. Umar Hasibuan juga berpesan, bagi tenaga tehnik, kalau ada rekanan minta uang di muka harus mempunyai jaminan. Dan PPK harus memverifikasi setiap surat yang hendak di tandatangani, “Jangan asal teken saja, semua jabatan ada resikonya, namun bila sesuai prosedur dan ketentuan semua akan berjalan lancar. Kepada peserta harus pro aktif dan berikan pertanyaan sesuai apa yang di hadapi selama ini, sehingga menemukan solusinya”, pesan Umar Hasibuan. Sebelumnya, Kepala BKPP Kota Tebingtinggi Erwin Suheri Damanik menyampaikan, kegiatan itu bertujuan agar bendaharawan SKPD dapat meneliti dan mempertanggungjawabkan pengeluaran keuangan sesuai ketentuan yang berlaku. “Kegiatan Bimtek ini diikuti oleh 86 peserta terdiri dari kasubbag keuangan 21 orang, kepala tata usaha 6 orang, bendahara pengeluaran 39 orang, bendahara penerima 10 orang, pembantu bendahara penerima pembayaran 2 orang, bendahara pembantu 4 orang, kasubbag umum 2 orang serta sekretaris BNPB dan lector kepala Akbid masing-masing 1 orang”, paparnya.(DER)

Pedagang

Pemutusan... Anggaran Daerah) kepada BN, kemarin. Temuan ini, lanjut kedua lembaga ini diketahui atas hasil investigas pihaknya selama beberapa minggu belakangan ini. Masaruddin Panggabean, Direktur Eksekutif Socpade mencontohkan, salah satu surat pemutusan kontrak yang disampaikan Dinas PU Kota Padangsidimpuan dalam hal ini PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) kepada rekanan CV D dengan nomor surat 620/025/PPK/2011 ditemukan kejanggalan. “Sebab ada Dua surat yang ditujukan kepada CV D dengan nomor yang sama, namun tanggal pembuatan surat berbeda.

BKPP T.Tinggi Gelar Bimtek Penatausahaan Keuangan Daerah

Dari Halaman 1

Sebelumnya diketahui, aksi ini sempat melumpuhkan arus transportasi kereta api dan melukai masinis akibat terkena lemparan dari pedagang-pedagang tersebut. Aksi secara serentak dilakukan pedagang asongan di tiga daerah, Deli Serdang, Serdang Bedagai dan Tebing Tinggi. Di stasiun Perbaungan, LK Tempel, Kel Simpang Tiga Pekan, pedagang asongan melakukan aksi sambil membawa keluarganya. Mereka membentang berbagai poster kecamatan terhadap PT Kareta Api Indonesia (KAI) Sumut. Aksi ini sempat melumpuhkan transportasi jurusan Medan dan sebaliknya. Ratusan pedagang asongan yang kecewa berusaha menghentikan KA, hingga berakhir kepada aksi pelemparan terhadap KA penumpang U14 Putra Deli, jurusan MedanTanjung Balai yang melintas, mengakibatkan asissten masinis, mengalami luka, sejumlah petugas juga terkena lemparan batu, bahkan beberapa bagian kaca gerbang pecah. Pembina pedagang asongan masa Khairul (Lolom) didampingi penasehat pedagang asongan, M Yamin Nasution dan Wakil Ketua pedagang Hery, kepada BN distasiun KA Perbaungan mengatakan, aksi ini karena mereka menolak keputusan menjelang kepada Divre PT. KAI yang membatasi jumlah pedagang yang berjualan di atas kereta api. (Ibnu)

KIMP3

Dari Halaman 1

komisi pemilihan dan Panwas dalam menjalankan tugasnya. Kesan tidak independen ini bakal menjadi boomerang bagi pihak terkait. “KPUD dan Panwas harus independen, kalau memang tak sanggup bersikap independen, lebih baik mundur saja,” tegas Ketua Umum Komonitas Independen Masyarakat Peduli Pemilu dan Pemilukada Tapsel (KIMP3 Tabagsel), Ahmad Muda, Hsb, SP kepada BN, kemarin. KPUD dan Panwas juga diimbau agar melibatkan semua elemen masyarakat yang peduli terhadap pelaksanaan Pemilukada di setiap daerah, terutama daerah yang berada di wilayah Tapanuli Bahagian Selatan dan khususnya di kota Padangsidimpuan yang akan digelar tahun ini. “Khususnya pelaksanaan Pemilukada di kota kita tercinta ini yang tidak lama lagi akan digelar, mari kita ikuti dan kawal semua tahapannya serta kita ajak seluruh lapisan masyarakat untuk berpolitik yang santun guna. Ini membuktikan bahwa masyarakat Kota Padangsidimpuan sudah lebih dewasa dalam berpolitik dan mari kita ciptakan sistem demokrasi kekeluargaan yang adil di daerah kita ini. Sebab sistem demokrasi kompetitif yang selama ini terjadi terkadang membuat ketidakharmonisan di antara masyarakat pasca pelaksanaan Pemilukada,” ajak Muda Hsb didampingi Sekretaris Umum Ali Asrun Pulungan dan Bendahara Umum, Haposan. Lebih lanjut, Muda juga mengungkapkan bahwa sistem demokrasi kekeluargaan yang adil dimaksud adalah bisa dilakukan pada masa sosialisasi para calon Kepala Daerah (Kdh-red). “Setelah calon Kdh ditetapkan, KPUD kota Padangsidimpuan perlu membuat terobosan baru dengan menciptakan sistim demokrasi kekeluargaan yang adil yaitu dengan mengarahkan para calon untuk bersama-sama dalam membuat berbagai macam alat peraga sosialisasi. Misalnya pembuatan baliho, spanduk, brosur dan lainnya agar saling memasukkan gambar para calon KDH sekaligus, selain pemerataan alat peraga sosialisasi juga lebih hemat biaya,” terang Muda lagi. Ditambahkan, pada raker kali ini telah menghasilkan banyak masukan dari peserta. “Intinya lembaga kita akan terus mengikuti, mencermati, mengkritisi serta mengoreksi seluruh rangkain kegiatan KPUD, Kita juga akan terus memantau gerakgerik Tim Sukses (TS) pasangan calon Kdh agar jangan sampai melakukan pelanggaran terhadap Peraturan dan Perundangundangan yang berlaku di negeri ini,” pungkansya. (KS-04)


CMY K

CMY K

6 - 13 FEBRUARI 2012 | EDISI 301 | THN KE-VII

Pemerintah Aceh Serius Tangani Pendidikan Banda Aceh,BN Pemerintah Aceh, menyatakan serius menangani pengembangan kualitas pendidikan diprovinsi itu. Buktinya, setiap tahun Pemerintah Aceh menaikkan pagu anggaran dana untuk sektor pendidikan dan dayah. Hal itu disampaikan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, pada wisuda adat penerima beasiswa Pemerintah Aceh, yang berlangsung di Anjong Mon Mata, Banda Aceh belum lama ini, dihadiri 137 penerima beasiswa tahun 2011 dari totalnya sekitar 173 orang. Kata Irwandi, pada tahun 2006, Pemerintah Aceh menyediakan dana untuk sektor pendidikan dan dayah sebanyak Rp19,4 miliar, sementara pada tahun 2007, anggaran pendidikan meningkat menjadi 32,7 miliar, tahun 2008, jumlah itu naik tiga kali lipat dari sebelumnya, yakni Rp105,9 miliar. sedangkan pada tahun 2009, anggaran untuk sektor pendidikan menjadi lebih besar lagi, yakni 120 miliar. "Dari data ini jelas sekali membuktikan, kalau Pemerintah Aceh memberi perhatian yang semakin serius untuk pengembangan pendidikan di daerah ini. Tingginya perhatian Pemerintah Aceh kepada pendidikan tidak lain, dikarenakan kita bertekad untuk memajukan berbagai sektor unggulan di daerah ini," ungkapnya. Dikatakan, dengan pendidikan yang baik, Ia berharap Aceh memiliki sumberdaya manusia yang lebih baik pula. Untuk itu, Pemerintah Aceh menyediakan beasiswa cuk-

CMY K

up besar, guna mendanai putra-putri terbaik Aceh untuk mendalami berbagai bidang strategis. "Disamping itu, Pemerintah Aceh juga menyediakan dana bagi program guru untuk daerah-daerah terpencil, guru-guru tesebut, merupakan putra-putri daerah yang berasal dari daerah terpencil. Ini dimaksudkan agar, mereka siap untuk tinggal dan mengabdi di daerah terpencil," katanya. Ia menyebutkan, saat ini bisa dikatakan rasio jumlah guru dan murid di Aceh merupakan yang tertinggi di indonesia. Secara nasional perbandingan guru dan murid berkisar 1:25, maka di Aceh, perbandingan jumlah guru dan murid sudah mencapai 1:10. "Pemerintah Aceh juga memberi perhatian serius untuk perkembangan pendidikan dayah atau pesantren. Untuk mengembangkan dayah modern, profesional dan memiliki wawasan intelektual, pemerintah aceh telah membentuk badan pembinaan dan pendidikan dayah," sebut dia. Masih kata dia, pemerintah juga telah mengalokasikan dana cukup besar untuk disalurkan kepada dayah-dayah di wilayah Aceh. Sebagai gambaran, pada tahun 2010 saja, ada sebanyak 817 dayah di aceh yang mendapat bantuan dari Pemerintah Aceh sebesar Rp60,7 miliar. "Pada hari ini kita telah menyaksikan kepulangan kembali beberapa orang mahasiswa dan mahasiswi yang belajar di dalam negeri dan luar negeri yang dibiayai secara penuh

oleh Pemerintah Aceh," sambung dia. Menurutnya, pengiriman mahasiswa dan mahasiswi oleh Pemerintah Aceh, dikarenakan pihaknya berkeyakinan bahwa membangun sumberdaya manusia yang jauh lebih bermanfaat dari pada membangun gedunggedung besar. "Dinegara yang sedang berkembang, biasanya mayoritas sumberdaya manusia adalah kaum pekerja (labors), sementara sumberdaya manusia yang merupakan problem solvers atau kaum intelektual jumlahnya relatif sedikit. Hal ini mengakibatkan banyak program-program strategis pemerintah terhambat karena dominasi pekerja lebih banyak ketimbang pemikir," paparnya. Sementara DR. Qismullah, Pengurus LPSDM Aceh kepada wartawan mengatakan, pihaknya belum berencana meniru model pemberian beasiswa seperti di Kerajaan Malaysia. Dimana disana para penerima beasiswa diwajibkan mengembalikan pinjaman beasiswa setelah yang bersangkutan memiliki pekerjaan."O..tidak, kita tidak seperti itu. Malahan nanti mereka ini kita usahakan lagi jadi PNS," kata dosen FKIP Unsyiah ini. Dia juga mengutarakan, para alumni penerima beasiswa Pemerintah Aceh ini tidak akan diberi hukuman apapun bila ingkar janjinya."Mereka hanya diwajibkan melapor bila mau kemana-mana," bebernya usai acara wisuda adat dan hanya dihadiri oleh beberapa bekas penerima beasiswa saja. (TM/Afrizal)

CMY K

Koran bongkar NEws edisi 301  

Koran bongkar NEws edisi 301, beredar di sumatera utara, aceh, riau,dan sekitarnya membongkar kasus sampai tuntas media terpaercaya di sumut

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you