Issuu on Google+

Koran Mingguan

Terbit Setiap Senin, website : www.bisnissurabaya.net

ECERAN Rp 2.500, HARGA LANGGANAN Rp 10.000

TELEPON : Iklan/Redaksi/Sirkulasi 031-5633456, 5668432 Faksimile : 031 - 5675240

EDISI 90/TAHUN 02, 11 - 17 FEBRUARI 2013 P.055

Harga Rumah Naik

Hambat Pelaku Bisnis Properti Soekowardojo

BS/dok.

Survei Bank Indonesia terhadap harga properti residensial di Jawa Timur/Jatim pada triwulan IV 2012, menunjukkan kenaikkan dibanding triwulan sebelumnya. Kenaikan tersebut, dipengaruhi harga tanah dan bahan bangunan. Sehingga, memicu harga properti melambung. Angka Indeks Harga Properti Resi-

densial (IHPR) triwulan IV 2012, tercatat 4,5 persen naik dibanding sebelumnya. Harga rumah tipe besar dan menengah, menyumbang kenaikan 6,2 persen dan 5,1 persen. Untuk rumah tipe kecil mengalami kenaikan 2,2 persen. Secara tahunan harga rumah mengalami kenaikan 13,5

persen. Rumah tipe besar dan menengah menjadi penyumbang kenaikan tertinggi hingga 15,0 persen dan 14,9 persen, disusul rumah tipe kecil naik hingga 10,5 persen. “Kenaikan harga bahan bangunan masih menjadi penyembab kenaikan harga perumahan mencapai 72,7 persen. Baca hal 11 Ada...

Jalan-jalan ke Mall Heboh. Yaa..., itulah kesan singkat yang ditangkap pengunjung mall. Ada apa. Ternyata, ratu sejagad atau yang biasa disebut Miss Universe 2012, Olivia Culpo, dan Putri Indonesia 2012, Wulandary Herman, sedang jalan-jalan di mall Surabaya. Wah, tentunya membuat heboh pengunjung yang saat itu sedang berbelanja di malll itu. Tentunya, kesempatan langka itu tak disia-siakan warga Surabaya yang berada di mall kawasan Bunguran itu. Tak ayal, kedatangan cewek-cewek cantik sejagad ini dimanfaatkan anak-anak muda untuk berdialog. Bahkan sebagian pengunjung berebut mendekat, untuk sekedar mencuri pose bersama dengan nona Olivia Culpo, untuk foto bersama. Namun, ketatnya pengamanan membuat pengunjung kecewa.

BS/adit

Jatim Tingkatkan Kompetensi SDM Prospek Bisnis UKM Tergantung Pemerintah

P

emerintah Jawa Timur/Jatim memperkuat diri dalam menghadapi era perdagangan bebas, khususnya ditingkat Asia. Hal itu, dilakukan untuk men-

ciptakan kondisi yang baik guna memperkuat produk dalam negeri. Serta meningkatkan skill dan kompetensi keahlian tenaga kerja agar mampu menghadapi persaingan era perdagangan bebas seperti saat ini. “Jatim memiliki potensi pasar yang besar dengan penduduk 37 juta jiwa. Ini merupakan potensi dengan cara mencintai dan meningkatkan produk dalam negeri,” kata Wakil

Gubernur Jatim Saifullah Yusuf, belum lama ini. Faktor penting lainnya dalam menghadapi perdagangan bebas, kata dia, dengan meningkatkan keahlian dan keterampilan. Karena menghadapi pasar bebas yang produk barang atau jasa bisa bebas keluar masuk. Sumberdaya manusia harus ditambah dengan keahlian yang baik.

PDRB Jatim Rp 1.001,72 Triliun

D.235

Tamu Bisnis

Terseret Impor TERSERETNYA mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera/PKS, Luthfi Hasan Ishaaq, dalam kasus, dugaan pemberian rekomendasi impor daging sapi mengingatkan kita bahwa pangan merupakan persoalan krusial yang perlu mendapat perhatian. Selama negara tidak berkemampuan mewujudkan kemandirian pangan, impor akan tetap menjadi persoalan permanen yang potensial menyeret siapa saja untuk masuk keperangkapnya. Harga lebih murah dan kualitas lebih baik selalu menjadi alasan dibalik desain kebijakan impor. Dalam tata kelola negara yang belum terlalu baik, para pengambil kebijakan dengan mudahnya didikte para pemburu rente (rent seekers) melalui pengalokasian sebagian manfaat ekonomi yang bakal diraupnya dari aktivitas impor. Tidak mengherankan, kalau impor pangan selalu disambut gegap gempita. Kadangkala tidak peduli, apakah tindakan tersebut merugikan petani produsen komoditas serupa yang tengah panen raya atau tidak. Impor secara berlebihan tidak saja mematikan kreativitas lokal, tetapi juga hancurnya semangat petani untuk meningkatkan daya saing. Tengok saja, bagaimana reaksi publik terhadap larangan impor 13 jenis produk hortikultura yang mengundang reaksi pro dan kontra. Pihak-pihak pro larangan impor menilai, keputusan pemerintah sangat tepat untuk melindungi petani dan produsen hortikultura dari serbuan impor ditengah ketidakpastian ekonomi. Baca hal 11 Belum...

Sepanjang 2012 kondisi perekonomian Jawa Timur/Jatim membaik. Hal ini terbukti dengan pencapaian Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai Rp 1.001,72 triliun. Bukan hanya itu, pertumbuhan ekonomi Jatim pada triwulan IV/2012 mencapai 7,27 persen melampaui nasional yang hanya 6,23 persen pada periode sama. Kondisi ekonomi Jatim ini membaik empat tahun terakhir menunjukkan pertumbuhan signifikan. Bila mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim pada 2009, ekonomi Jatim hanya tumbuh 5,01 persen. Lalu, meningkat menjadi 6,68 persen pada 2010 dan 2011 naik menjadi 7,22 persen. Sedangkan, kinerja 2012 angka pertumbuhan ekonomi Jatim 7,27 persen, merupakan pertumbuhan terbaik di Pulau Jawa hingga di Indonesia saat ini. Sedangkan, harga konstan 2000, PDRB Jatim hanya Rp 393,67 triliun. Dengan demikian, jumlah penduduk Jatim mencapai 38.052.950 jiwa, maka PDRB per kapita di provinsi ini atas dasar harga berlaku sebesar Rp 26,32 juta. “Tapi, kalau sesuai harga konstan 2000, maka PDRB Jatim hanya Rp 393,67 triliun,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, Irlan Indrocahyo, kepada Bisnis Surabaya, pekan lalu. Namun, angka tersebut

Baca hal 11 Disambut...

Baca hal 11 Lingkungan...

meningkat 12,16 persen dibandingkan periode sama 2011. PDRB Jatim triwulan IV/2012 turun 0,60 persen bila dibandingkan triwulan III/2012. Akan tetapi, mayoritas sektor ekonomi di Jatim tumbuh positif, kecuali sektor pertanian yang tumbuh negatif atau turun 21,18 persen. Bila dibandingkan dengan triwulan IV/2011 (year on year), PDRB Jatim triwulan IV/2012 mencatat pertumbuhan 7,09 persen. Bahkan, semua sektor mengalami pertumbuhan positif. “Pencapaian pertumbuhan tertinggi itu terjadi disektor perdagangan, hotel, dan restoran sebesar 10,13 persen. Kemudian pertumbuhan terendah disektor pertambangan dan penggalian 1,11 persen,” ujarnya. Besaran PDRB Jatim selama triwulan IV/2012 atas dasar harga berlaku mencapai Rp 259,44 triliun. Kinerja itu, nilai PDRB triwulan tertinggi dibandingkan triwulan lain. “Tapi, berdasarkan harga konstan 2000, maka PDRB Jatim selama triwulan IV/2012 mencapai Rp 99,82 triliun atau lebih kecil dibandingkan triwulan III/2012 mencapai Rp 100,43 triliun,” tambahnya. Baca hal 11 Didominasi...

Perangko Imlek 2564 Ada kado istimewa saat Imlek. PT Pos Indonesia member hadiah khusus dengan mengeluarkan perangko baru terkait pergantian Tahun Baru Cina. Yakni, perangko series, Souvenir Sheet (SS), Mini Sheet (MS), Simpul Hari Pertama (SHP) SS dan SHP perangko.

Perangko keluaran edisi Imlek 2564 tahun ular air

Perangko yang dikeluarkan saat Imlek ini hanya beberapa keping untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Terutama Filateli (penghobi koleksi perangko). Perangko ini dikeluarkan diseluruh Indonesia. Staf Filateli Kantor Pos Kebonrojo Surabaya, Widodo, mengatakan setiap tahun menjelang pergantian tahun Cina PT Pos Indonesia men-

geluarkan seri baru. Meliputi perangko series, SS, MS, SHP SS dan SHP perangko. “Untuk SHP SS ini, kantor pos mengeluarkan 10.000 lembar. SHP Perangko juga 10.000 lembar diseluruh Indonesia. Sementara untuk Surabaya sendiri kebagian 200 lembar untuk SHP SS dan 1000 lembar SHP perangko,” kata Widodo, kepada Bisnis Surabaya, pekan lalu.

Sementara, perangko sendiri di Surabaya tersedia 4000 keping. Untuk SS dan SM masing-masing 1000 untuk Surabaya. Gambarnya berpatok pada tahun ular air. Imlek kali ini merupakan Imlek 2564 di tahun ular air. “Yang paling banyak diminati adalah SS dan MS yang dikeluarkan saat hari H. Jika kita mengeluarkan sebelumnya, akan kena sanksi. Ratarata yang membeli kebanyakan filateli,” terangnya. Beberapaperangkolimited edition sengaja dikeluarkan sebagai salah satu upaya PT Pos Indonesia dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Harganya-pun sangat bervarian untuk keluaran seri Imlek. “Perangko limited edition ini banyak peminatnya, karena jumlah yang dikeluarkan termasuk sedikit. Karena itu, harganya lebih mahal dibandingkan dengan perangko lainnya,”. (diy)

YLPK Jatim :

Eksepsi PT SMC Tidak Sah Eksepsi dan jawaban tergugat II (PT Suraya Megah Cemerlang/ SMC) produsen air bersih yang diajukan dimuka persidangan Pengadilan Negeri (PN) Surabaya pada 28 Januari 2013 adalah Tidak Sah. Karena tidak ditandatangani Kuasa Hukumnya, Ali Antonius, SH.MH.

K

adiv Advokasi YLPK Jatim, Zainal Arifin, SH., ketika menyerahkan repliknya terhadap eksepsi dan jawaban para tergugat termasuk tergugat II

Karena tidak sah maka tergugat II kami anggap tidak mengajukan eksepsi dan jawaban,” Zainal Arifin, SH

Kadiv Advokasi YLPK Jatim

yang   tidak ditandatangani kuasa hukumnya. “Karena tidak sah maka tergugat II kami anggap tidak mengajukan eksepsi dan jawaban,” kata Zainal, kepada Bisnis Surabaya, pekan lalu.

Tidak itu saja, Zainal Arifin, yang didampingi Ketua YLPK Jatim, M. Said Sutomo, di PN Surabaya, Senin (4/2), mengatakan, tergugat II yang dianggap tidak menyerahkan eksepsi dan jawa-

bannya itu berarti tergugat II telah mengakui dan setuju terhadap semua kebenaran dalil-dalil yang dikemukakan penggugat yaitu YLPK Jatim. Selanjutnya ditegaskan, jika YLPK Jatim selaku penggugat menanggapi eksepsi dan jawaban tergugat II bukan karena alasan hukum dan bukan karena tergugat II telah membuat dan mengajukan eksepsi dan jawaban. Tapi Penggugat menanggapinya hanya sekedar argumentasi ilmiah dan analisis hukum terhadap sebuah permasalahan hukum (perkara a quo). Bahwa, tanggapan semua para tergugat dalam eksepsi

dan jawabannya menyatakan tidak ada konsumen yang dirugikan oleh air produksi tergugat I dan tergugat II, maka bagi YLPK Jatim adalah sangat tidak berdasar dan tidak punya hati nurani kepada konsumen secara luas. Baik bagi para ABK kapal dan penumpang yang mengkonsumsi air yang didistribusikan ke kapal-kapal di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. YLPK Jatim dalam gugatannya menjelaskan bahwa air yang didistribusikan ke kapal-kapal mengandung detergent terlalu tinggi yang sangat membahayakan bagi kesehatan konsumen. Baca hal 11 Harus...

Jatim Tingkatkan Kompetensi SDM *Harus memperkuat diri menghadapi era perdagangan bebas Miss Universe jalan-jalan di mall *Jadi pemandangan menarik yang tidak setiap hari kita lihat


SURABAYA RAYA EDISI 90 /TAHUN 02, 11 - 17 FEBRUARI 2013

Reklame Liar “Subur” di Kecamatan Sambikereb

M

emiliki tugas sebagai pengawas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan, ternyata memang memiliki tanggung jawab yang besar terhadap wilayahnya, namun apabila sang pengawas wilayah tidak tegas dan cekatan maka yang terjadi banyak sekali pelangaran-pelangaran yang terjadi diwilayah tersebut. Seperti yang terjadi diwilayah kecamatan Sambikerep Surabaya, wilayah yang berada disisi Barat kota Surabaya tersebut banyak sekali pelanggaran yang ditemukan diantaranya reklame-reklame liar yang sangat mengganggu estetika dari wilayah tersebut dan

Liar-sederet reklame liar yang berada dijalan Kuwukan yang lepas dari pengawasan Satpol PP

hal tersebut tidak selaras dengan apa yang diinginkan walikota

Surabaya untuk menjadikan kota Surabaya sebagai kota yang in-

dah dan bersih dan mengisyaratkan bahwa wilayah tersebut seolah-olah menjadi Surga bagi reklame liar. Ironisnya lagi, temuan Bisnis Surabaya (lihat foto, foto diambil pada 7/2:Red) disepanjang jalan Kuwukan terdapat banyak sekali reklame-reklame liar yang berada dipohon yang pemasangannya dengan cara ditancapkan dibatang pohon dengan cara dipaku. Tidak hanya itu saja banyak sekali reklame yang juga disangsikan ijinnya, lantaran jika dilihat dari penempatan reklame dan cara pemasangannya reklame tersebut diduga tak berijin, seperti yang berada di pertigaan Jalan

Jelidro disana berdiri sebuah papan reklame produk rokok berukuran kurang lebih 2 meter persegi, begitu juga yang berada disepanjang jalan Lontar disana juga terdapat banyak sekali reklame-reklame liar misalnya di ada sebuah reklame yang menjorok kejalan bahkan ada juga yang menempatkan body mobil sebagai reklame. Sayangnya hingga berita ini ditulis kepala Satpol PP kecamatan Sambikerep, Dwi belum dapat dikonfirmasi soal reklame tersebut, ketika Bisnis Surabaya bertandang kekantor kecamatan Sambikerep Kasie Trantib tidak berada ditempat.(hdi)

2

Jalan jadi Tempat Sampah - seorang pengendara melintasi kondisi jalan yang rusak parah dan gunungan sampah yang tidak enak dipandang jalan yang menghubungkan antara kelurahan Lontar dan Lidah kulon ini kondisi jalan yang rusak parah ditambah lagi alih fungsi menjadi tempat pembuangan Sampah, nampak pula aktivitas pembuangan sampah.

Wali Kota Serahkan DP4 ke KPU

Sisi Kota

Satu Peleton Satpol PP Sterilkan Jalur Margomulyo Nampaknya niatan pemkot Surabaya untuk meminimalisir kemacetan dikota pahlawan benar-benar menjadi prioritas. Baru-baru ini pemkot Surabaya melakukan sterilisasi jalur-jalur yang menjadi pusat kemacetan. Pekan kemarin pemkot Surabaya melalui satuan Polisi Pamong Praja melakukan sterilasi jalan Margomulyo, dimana jalur yang menghubungkan Surabaya dengan Gresik tersebut kemarin dibersikan dari warung-warung yang berdiri dipinggir jalan. Kasi Pengawasan Satpol PP Kota Surabaya Joko Wiyono, mengatakan bahwa bahwa saat ini pemkot Surabaya semakin getol mensterilkan jalur margomulyo lantaran jalur tersebut sering macet karena disebabkan ban-

yaknya truk-truk besar yang parkir. “kami membersihkan lapak-lapak liar yang ada disepanjang margomulyo karena lapaklapak tersebut menyebabkan banyak truk-truk besar tersebut parkir karena berhenti untuk makan dan lainlain”ujar Joko. Joko menambahkan sementara ini hasil penertiban dititibkan dikecamatan Tandes, sebagai tempat sementara karena jika dibawah ke penampungan di Tambaksari rutenya sangat jauh sehingga dapat menhambat kinerja. “sementara ini kita taruh dulu disini karena jaraknya terlalu jauh, nantinya akan tetap kita bawa ke penampungan, Sedikitnya ada satu pelton anggota satpol PP yang bertugas”tuturnya. (hdi)

Wali Kota Surabaya secara resmi menyerahkan Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya. Bersamaan dengan itu juga dilakukan penandatanganan berita acara serah terima antara Wali Kota Tri Rismaharini dan Ketua KPU Surabaya Eko Sasmito di balai kota, pekan kemarin. Data itulah yang akan diproses lebih lanjut oleh KPU menjadi daftar pemilih sementara (DPS) dan daftar pemilih tetap (DPT) untuk pemilu DPR, DPD dan DPRD pada 2014. Sesuai amanat UU No.8 Tahun 2012 menyebutkan bahwa DP4 harus diserahkan dalam waktu bersamaan oleh pemerintah dan pemerintah daerah (pemda) paling lambat 14 bulan sebelum hari pemungutan suara. Dari data yang diserahkan pemkot, diketahui jumlah penduduk Surabaya yang masuk

DP4 sebanyak 2.125.173 jiwa. Wali kota yang mengutip sambutan Mendagri mengatakan, penyerahan DP4 merupakan bagian tahapan yang sangat penting dan strategis dalam penyelenggaraan pemilu 2014. Untuk itu, pemda telah berupaya mempersiapkan data kependudukan yang jauh lebih akurat. “Itu adalah bentuk perwujudan akuntabilitas dan aktualisasi dari kewajiban dan tanggung jawab moral pemerintah dalam memperbaiki kualitas penyelenggaraan pemilu,” kata wali kota yang akrab disapa Risma ini. Lanjut Risma, dalam rangka mempersiapkan data kependudukan yang akurat, pemerintah bersama pemda telah mempersiapkan melalui tiga program strategis yang meliputi pemutakhiran data, penerbitan nomor induk kependudukan

Serah terima DP4

(NIK), dan penerapan e-KTP secara massal. “Dengan pemanfaatan SIAK yang didukung oleh perekaman sidik jari dan iris mata dalam e-KTP, secara efektif dapat mengidentifikasi data ganda penduduk,” paparnya. Ketua KPU Surabaya Eko Sasmito menjelaskan, dari DP4

ini pihaknya akan menyusun DPS. Dalam proses penyusunan tersebut KPU akan melibatkan semua komponen masyarakat yang terkait, termasuk partai politik dan panwaslu. “Nanti akan ada proses pemutakhiran. Dari situ kemudian baru menjadi DPT untuk pemilu 2014,” ujarnya.(hdi)

Festival Makanan, Kenalkan Makanan Olahan UMKM Pemerintah Kota Surabaya sangat serius untuk meningkatkan kesejahteraan Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM) di Surabaya. Salah satu upaya yang dilakukan yakni mengelar Festival Makanan Rakyat, Minggu (3/2), di Jalan Tanjung Anom. Festival ini diikuti kurang lebih 50 UMKM yang merupakan binaan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Surabaya. Dinas Koperasi dan UMKM kedepan tidak hanya akan menggelar festival makanan saja. Akan banyak festival rakyat yang akan digelar, misalnya festival kerajinan dan bazar kebutuhan pokok. Rencananya festival ini akan diselenggarakan satu bulan sekali. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Hadi Mulyono menjelaskan bahwa kegiatan ini untuk membantu para UMKM di Surabaya mengenalkan produk mereka kepada masyarakat. “Festival di Tanjung Anom ini banyak mengenalkan makanan khas Surabaya. Biasanya para UMKM ini hanya menjajakan kue atau makanan di sekitar

kampung mereka. Maka itu, kami ajak mereka ikut festival, supaya lebih dikenal lagi oleh masyarakat Surabaya. Kalau, rasa dan harganya sesuai, bukan tidak mungkin akan dipesan dalam jumlah besar. Terjadinya transaksai inilah yang menjadi target kami,” jelasnya. Ia juga menambahkan lokasi festival tidak hanya di Tanjung Anom. Melainkan tidak menutup kemungkinan festival ini juga akan diselenggarakan di wilayah lain. Rencananya, sekitar akhir Maret akan digelar bazar kebutuhan pokok dengan harga murah. “Tujuannya, yakni memberikan akses kepada warga miskin untuk dapat membeli kebutuhan pokok, seperti minyak goreng, gula, beras, dan lainnya dengan harga murah,” terangnya. Sementara itu, Wali Kota Tri Rismaharini menyambut baik upaya yang dilakukan Dinas Koperasi dan UMKM. Menurutnya, kegiatan semacam ini untuk sering dilakukan, karena sangat membantu sekali bagi UMKM. Sepengatahuan, Risma, masih banyak UMKM di Surabaya

Salah satu peserta festival makanan rakyat

yang mengalami kendala dalam memasarkan produk mereka. “Makanan merupakan salah satu produk yang paling dicari. Sebab, warga luar kota yang datang ke Surabaya pasti akan membeli makanan atau kue khas Surabaya. Maka itu, selaku UMKM harus

selalu meningkatkan kualitas produknya, seperti rasa dan kemasan yang cantik supaya orang mau untuk membeli,” imbuhnya. Masih kata Risma, untuk meningkatkan kualitas produk, Pemkot Surabaya siap memberikan pelatihan. Para UMKM bisa

mendaftarkan untuk menjadi UMKM binaan Dinas terkait. Sebab, makanan bisa laku kalau rasanya enak. “Apabila para UMKM ini banyak mendapatkan pesanan pendapatan mereka secara otomatis meningkat,” pungkasnya. (hdi)

D.252

Ajak Camat dan Lurah Diskusikan Soal Raskin Pemkot Surabaya mulai mensosialisasikan pendistribusian beras miskin (raskin) kepada para camat dan lurah. Mereka dikumpulkan di Graha Sawunggaling, Kamis pekan kemarin, guna mendiskusikan permasalahan-permasalahan yang mungkin terjadi dalam pembagian raskin. Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten IV Sekretariat Kota (Sekkota) Surabaya Eko Haryanto. Pada kesempatan itu, Eko menyampaikan bahwa kuota penerima raskin Kota Surabaya mengalami penurunan. Pada 2012, pagu raskin yang ditetapkan pemerintah pusat 78.869 RTS-PM (rumah tangga sasaran-pener-

Eko Haryanto saat membuka sosialisasi raskin

ima manfaat). Sedangkan tahun ini, Kota Pahlawan hanya

mendapat jatah 65.991 RTSPM. “Jadi ada selisih 12.878

RTS-PM kalau dibandingkan dengan tahun sebelumnya,” ujarnya. Dikatakan Eko, informasi inilah yang perlu disampaikan kepada masyarakat. Lurah mengemban tugas, disamping mendistribusikan, juga memberikan pemahaman kepada warga. Terlebih, bahwa penentuan siapa saja penerima raskin ini adalah murni kewenangan pemerintah pusat. “Data sepenuhnya ditentukan pusat, pemkot hanya menerima CD yang didalamnya berisi nama-nama dan alamat penerima raskin,” kata mantan Kepala Dinas Sosial Surabaya ini. Dalam sosialisasi itu juga

dibahas apa saja batasan kewenangan lurah. Eko menyebut, lurah tidak mempunyai kuasa untuk menambah kuota, serta tidak boleh memberikan jatah raskin kepada mereka yang tidak tercantum dalam data yang diberikan oleh pemerintah pusat. Apabila ada penerima raskin yang meninggal, lurah juga tidak bisa serta merta melakukan eksekusi dengan langsung memberikan raskin kepada ahli warisnya. Oleh sebab itu, menurut Eko, tugas lurah disini sangat berat mengingat ujung tombak pelayanan pemerintah ini berkewajiban melakukan distribusi, memberi penjelasan, dan memverifikasi data tetapi

tidak punya kewenangan untuk mengubah data. Soal kualitas beras, Eko menyatakan telah menekankan kepada para lurah agar melakukan pengecekan begitu beras tiba di titik distribusi. Pengecekan meliputi jumlahnya, apakah sesuai dengan kuota atau tidak, dan kualitas beras. “Ketika dijumpai ada ketidaksesuaian, baik masalah jumlah maupun kualitasnya, langsung hari itu juga lurah bisa melakukan klaim ke bulog agar beras tersebut diganti,” papar pejabat kelahiran Jember ini. Berdasar perkiraan, dua minggu lagi pemkot mulai mendistribusikan raskin. Taha-

pannya, minggu depan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan KB (Bapemas KB) Surabaya menetapkan SPA (surat permohonan alokasi)-nya. Kemudian sepekan kemudian, raskin sudah bisa dibagikan. Eko juga menyampaikan pesan wali kota yang mengingatkan seluruh jajaran pemkot agar tidak menerima, mengambil, atau melakukan segala bentuk pungutan. Sebab, semua biaya operasional pendistribusian raskin ini sudah ditanggung oleh pemkot. Ini pesan dari wali kota, beliau tidak akan segan memberikan sanksi bagi siapapun yang melanggar,” pungkasnya.(hdi)


HOBI & USAHA

EDISI 90 /TAHUN 02, 11 - 17 FEBRUARI 2013

Dari Usaha Warisan Hingga Pertahankan Rasa Gaet Pelanggan sampai Buat tergila-gila

K

uliner yang satu ini memang sudah dikenal banyak orang, khususnya warga Surabaya yaitu sate kelapa. Memang banyak penjual sate kelapa di Surabaya, akan tetapi tidak semua memiliki rasa yang nikmat dan khas. Salah satu pedagang sate kelapa yang cukup lama berjualan dikawasan Rungkut itu tak lain adalah Nur Aini (40). Berangkat dari usaha yang dikembangkan Nur ini dari warisan dari orang tuanya yang sudah lama meninggal. “Saya melanjutkan usaha yang didirikan orang tua saya . sejak dulu hingga kini dibantu oleh kedua anak saya” ujar Nur kepada Bisnis Surabaya pekan lalu. Bermodalkan ilmu yang didapat dari kedua orang tuanya, dirinya berusaha mempertahankan kualitas rasa agar pelanggan tetap orang tuan sebelumnya tidak pindah kelain hati. Terlebih, makanan yang terbuat dari daging sapi dan dibalut oleh parutan kelapa ini memang menjadi favorit masyarakat sekitar. Bahkan ada pelanggannya yang jauh-jauh datang dari luar

kota. Seperti Dwika misalnya salah satunya pelanggan sate kelapa ini. Pemuda asal kota Malang ini pernah kuliah di Universitas di daerah rungkut dan merupakan pelanggan tetap sate kelapa ibu Nur tersebut. Setiap kali datang ke Surabaya, Ia menyempatkan mampir untuk sekedar melepas rindu akan kenikmatan rasa sate kelapa. “Setiap kali saya berkunjung kerumah teman di Surabaya, pasti saya sempatkan mampir ke warung ini. Biasanya saya juga mengajak teman-teman saya,”terangnya kepada Bisnis Surabaya. Harga yang disuguhkan pun tidak terlalu mahal bahkan terbilang ekonomis. Untuk satu porsi sate kelapa dengan lontong dan segelas teh hangat, Nur mematok harga Rp.15.000. Dengan rasa yang khas dan nikmat, harga terseut sangat terjangkau oleh semua masyarakat umum hingga mahasiswa. Hal inilah yang menjadikan sate kelapa Nur menjadi salah satu pilihan untuk sarapan pagi ataupun makan malam. Dari usahanya ini, Nur

mampu menyekolahkan kedua anaknya dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. Salah satu anaknya yang duduk dibangku SMA juga membantu Nur berjualan setiap malamnya. “Saya berjualan setiap hari dari pagi sampai siang terus dilanjutkan setelah magrib sampai dini hari. Dibantu anak saya yang SMA kalau malam karena paginya dia masih sekolah,”lanjut Nur. Perjalanan hidup sebagai pedagang sate kelapa tidak selalu berjalan mulus. Pernah warung yang Nur dirikan dipinggir jalan digusur oleh petugas. Menyadari kesalahannya, Nur tetap tidak patah semangat dengan cara menyewa tempat. Beruntung

ada salah satu pelanggan yang memiliki tanah yang kemudian disewakan untuk tempat usaha. “Dulu pernah digusur, tapi ada pelanggan saya yang membantu mencarikan tempat. Akhirnya saya menyewa sampai sekarang sudah lebih dari 10 tahun,” tambahnya. Lebih dari itu, Nur berharap usahanya ini bisa berkembang dan lebih dikenal banyak orang. Dia ingin membuka cabang yang akan dikelola oleh anaknya ketika anaknya lulus sekolah nanti. “Anak saya sangat mendukung usaha saya dan sempat meminta untuk meluasakan usaha saya,” ujar ibu beranak dua ini. (hjy)

Menyambut Momen CHING BING di Tahun Ular

nyebar dari Sabang sampai Merauke. Selain produksi batu nisan khas Tiongkok (bongpay). Suwanto juga menerima pesanan desain taman untuk bongpay, foto porselin, juga konsultasi gratis mengenai tata cara mengatur huruf/ukuran menurut fengsui dan mengatur hari baik.(aris)

ya harus ditambal/diperbaiki. Apalagi kalau batu bongpay rusak harus segera diganti, karena berdampak buruk terhadap hongsui dan keluarga karena menurut kepercayaan orang Tionghoa kalau kita berbakti kepada orang tua atau leluhur, rejeki kita akan lancar”,ujar bapak Suwanto, penerus usaha

Hilangnya Pulsa Smartfren

Konsultasi:

Perusahaan Batu Bongpay TJWAN TIK SING (Nisan Prayolo)

Bagi masyarakat Tionghoa, mendoakan dan merawat makam keluarga/orang tercinta yang sudah meninggal adalah suatu kewajiban sebagai bentuk wujud kasih. Momen Ching Bing, adalah tahun barunya orang yang sudah meninggal dunia. Biasanya, dimanfaatkan masyarakat Tionghoa untuk berdoa dan memperbaiki makam orang tua atau pun keluarga tercinta. Tahun ini, Ching Bing akan jatuh pada tanggal 4 April 2013. Umumnya, perayaan tahunan ini dilakukan pada 10 hari sebelum dan sesudahnya. Dalam rentang waktu ini masyarakat Tionghoa setiap hari bisa berdoa,merawat dan memperbaiki makam tanpa harus tergantung waktu, jam dan hari yang bagus. Menyikapi perayaan ini, perusahaan Batu Bongpay TJWAN TIK SING (Nisan Prayolo) yang sudah eksis sejak 1937 dan yang beralamat di Jl. Bunguran 91 Surabaya siap menerima layanan konsultasi maupun upaya renovasi untuk memperbaiki makam nenek moyang/keluarga masyarakat tionghoa. “intinya memperbaiki makam itu layaknya seperti memperbaiki rumah, kalau ada yang retak atau bocor,

Forum KONTAK (Komunitas Konsumen)

3

keluarga saat ditemui Bisnis Surabaya di kantornya, selasa (5/2). Sebagai perusahaan perintis Batu Bongpay yang sudah eksis sejak zaman Belanda, saat ini pelanggan Bongpay TJWAN TIK SING (Nisan Praloyo) tidak hanya di wilayah Surabaya dan Jawa Timur, tetapi sudah me-

Informasi lebih lanjut, Hubungi : TJWAN TIK SING (nisan praloyo) di Jl.Bunguran 91 Surabaya. Telpon/fax: (031) 3551497 Contact Person: 0816535127 03170501558 email: tjwantiksing@yahoo.com website: www.bongpay.com.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Tifatul Sembiring, mengatakan bahwa pihaknya bersama para operator telekomunikasi seluler di Indonesia telah sepakat untuk membasmi praktik pencurian pulsa dari layanan konten premium. Pertemuan dilaksanakan di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, dipimpin Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemenkominfo, Gatot S. Dewa Broto, didampingi perwakilan BRTI, Danrivanto Budhijanto. Operator telekomunikasi yang beroperasi di Indonesia meliputi Telkom, Telkomsel, XL Axiata, Indosat, Bakrie, Axis, Smart, Hunchington, dan lain-lain mengirimkan perwakilannya untuk membahas persoalan tersebut. Kisah kehilangan pulsa. Pada tanggal 17 Desember 2012 sekitar pukul 23.00 saya beli pulsa Rp 5.000. Keesokan harinya tanggal 18 Desember 2012 sekitar pukul 06.00 WIB, saya beli lagi pulsa Rp 50.000, dari Yazid Cell, jadi total pulsa yang saya miliki Rp 55.000. Pukul 17.06 WIB pada tanggal 18 Desember 2012 saya menggunakan layanan Smartfren dengan quota Volume Based 20MB dengan biaya Rp 1.000, pulsa tersisa Rp 54.000. Adapun nomer Smartfren saya 088217214825. MODUS HILANGNYA PULSA SMARTFREN Tidak adanya informasi yang jelas mengenai penggunaan internet oleh operator. Saya menggunakan layanan Smartfren dengan quota Volume Based 20 MB dengan biaya Rp 1.000. Yang membuat saya kecewa adalah tidak ada peringatan dari operator Smartfren bahwa layanan 20 MB yang saya langgani sudah habis. Saya baru mendapat peringatan dari Smartfren ketika pulsa saya sudah habis ( Rp 0). Jadi pada hari itu saya menghabiskan seluruh pulsa saya (Rp 54.000), ditambah quota 20MB (Rp.1000), total Rp 55.000. Durasi penggunaan kurang lebih 00:40:29 total 75422,593KB, dengan tidak adanya pemberitahuan/peringatan dari operator Smartfren quota sudah habis. Padahal saya masih dipaket quota 20MB pulsa saya habis semua. Akhirnya saya memutuskan untuk menghubungi Customer Care Smartfren dan saya terhubung dengan ibu Jesi, saya disuruh menunggu 3x24 jam tapi ternyata pihak Smartfren belum menghubungi saya. Kemudian saya memutuskan untuk menghubungi costumer care lagi saya bicara dengan ibu Silvi. Beberapa jam kemudian saya dihubungi pihak IT Smartfren (laki-laki saya lupa namanya), lalu dia mengatakan bahwa wajar saja saya kehabisan pulsa karena pemakaiannya berdurasi 00:40:29 total 75422,593KB tanpa mau mengetahui bahwa saya telah membeli paket quota 20MB. Saya jelaskan detail dan dia memahami. Lantas saya disuruh menunggu lagi untuk dihubungi. Satu bulan saya tunggu tidak ada yang menghubungi dari pihak Smartfren. Pada tanggal 17 Januari 2013 Juma’at pagi sekitar pukul 09.00 WIB, saya coba kembali menghubungi costumer care dan berbicara dengan ibu Nila, lagi-lagi saya disuruh menunggu 3x24jam. Saya bersabar dan ternyata setelah 3x24jam saya tidak dihubungi, akhirnya saya memutuskan untuk menghubungi costumer care lagi. Saya berbicara dengab Ibu Ara, karena pulsa saya habis (saya tidak memakai 888 dari nomer Smartfren tapi saya pake nomer esia ke 08811223344) pembicaraan dengan ibu Ara, tidak tuntas. Beberapa saat kemudian saya pinjam modem teman dan hubungi 888 lalu saya bicara dengan Ibu Mega, seperti biasa saya disuruh menunggu. Pada 20 Januari 2013 hari Minggu sampai saya menulis kisah ini ternyata pihak Smartfren belum juga menghubungi saya. Ibu Mega, Ibu Silvi, Ibu Jesi, Ibu Nila, Ibu Ara dalam sebulan saya telah berbicara dengan 5 orang ini tambah laki-laki dari IT (saya lupa lagi namanya), tapi tetap keluhan saya tidak digubris. Dari situs resmi Smartfren di www.Smartfren.com tidak dijelaskan kalau layanan paket data yang saya daftarkan diperpanjang secara otomatis ketika quota sudah habis. Saya baru mengetahui informasi tersebut setelah menghubungi operator di 888 yang memberitahukan kalau tidak ada pemberitahuan dari Smartfren saat quota (batas access kami habis ) dan layanan dikenai tarif. Andai saja management Smartfren mau terbuka dan memberikan informasi bahwa tidak ada pemberitahuan jika quota habis dan diperpanjang secara otomatis dan dikenai biaya kemungkinan besar saya akan mengambil paket 1 hari atau 30 hari yang unlimited. Dari situs resmi Smartfren saya merasa tertipu oleh iklan yang ada. Akan berbeda jika pihak Smartfren memberikan informasi yang jelas terutama dari media-media yang resmi seperti website resminya Smartfren di www.Smartfren.com. Kepada management Smartfren silahkan anda beriklan dengan tinggi tetapi jangan lupakan informasi yang penting untuk kenyamanan pelanggan. Informasi yang detail dibutuhkan oleh pelanggan terutama pelanggan pemula (baru). Pelanggan lama mereka tahu karena mereka sudah mengalami benturan dari sistem yang diterapkan oleh Smartfren. Kepada para pelanggan Smartfren silahkan anda mencoba dan mengamatinya sendiri, coba anda beli pulsa yang Rp 5000,-  atau Rp.50.000,-, lalu beli paket quota Volume Based 20MB Rp.1000,- caranya hubungi *123*3*1*20, atau quota 100MB Rp.3000,- caranya *123*3*1*100 dimodem anda, dan perhatikan setelah beberapa saat total pulsa yang tidak termasuk quota-pun habis (Rp0), sisa pulsa Rp 49.000,atau Rp 47.000, ikut habis tanpa adanya peringatan quota 20MB habis. Padahal masih dipaket data quota 20MB atau 100MB. Operator Smartfren menawarkan 2 pilihan paket internet :1.Paket Internet Smartfren Prabayar True Unlimited 2.Volume Based.    Demikian saya alami kisah hilangnya pulsa tanpa ada peringatan dari operator Smartfren bahwa quota telah habis.Terima kasih. Dani Iskandar <esa_joe@ymail.com>

Jawab: Dani Iskandar ysh. Membaca surat pengaduan anda tentang dugaan praktik pencurian pulsa, maka kami menyarankan: 1. Sebaiknya hal ini dijadikan gerakan class action tapi kita harus mengkoordinasikan minimal 5 orang konsumen yang memiliki pengalaman sama. 2. YLPK Jatim akan memfasilitasi dari sisi kelembagaan untuk mendaftarkan gugatan ke Pengadilan Negeri/PN Surabaya. 3. Para konsumen tersebut harus memiliki mental yang tidak mudah menyerah oleh tekanan dan bujuk rayu operator sehingga tidak mudah dipatahkan ditengah jalan karena upaya hukum semacam ini butuh pengorbanan waktu dan tenaga. Jadi gerakan kita pada awalnya sebagai gerakan hukum keperdataan. Selanjutnya jika terbukti dalam keperdataan adanya pencurian pulsa maka kita lanjutkan ketingkat pidananya. Langkah-langkah semacam ini perlu untuk menggugat pihak operator dan regulator. Namun, jika anda keberatan maka pengaduan anda akan kami sampaikan kepada operator yang bersangkutan dan regulator yang berkewajiban memberikan terguran. Salam YLPK Jatim, Jatim Expo lantai dasar jalan A Yani 99 Surabaya, saidsutomo, www.ylpkjatim. com

Direktori

LA.29

LA.28

LA.27

LA.22

LA.24

LA.30

LA.31

LA.32

LA.25

LA.26

LA.35

LA.34

LA.33

LA.23

LA.21


OPINI EDISI 90 /TAHUN 02, 11 - 17 FEBRUARI 2013

Upaya Pengembangan Usaha dalam Mendorong UKM Diera Perdagangan Bebas Prospek bisnis usaha kecil menengah (UKM) dalam era perdagangan bebas dan otonomi daerah sangat tergantung pada upaya yang ditempuh oleh pemerintah dalam mengembangkan bisnis UKM. Salah satu upaya kunci yang perlu dilakukan adalah bagaimana mengembangkan iklim usaha yang kondusif bagi UKM. Untuk mencapai iklim usaha yang kondusif ini, diperlukan penciptaan lingkungan kebijakan yang kondusif bagi UKM. Kebijakan yang kondusif dimaksud dapat diartikan sebagai lingkungan kebijakan yang transparan dan tidak membebani UKM secara finansial bicara berlebihan. Ini berarti berbagai campur tangan pemerintah yang berlebihan, baik pada tingkat pusat maupun daerah harus dihapuskan, khususnya penghapusan berbagai peraturan dan persyaratan administratif yang rumit dan menghambat kegiatan UKM. Suatu faktor penting di beberapa daerah yang sangat mengurangi daya saing UKM adalah pungutan liar (pungli) atau sumbangan wajib yang dikenakan pejabat aparat pemerintah. Pungli liar ini tentu saja akan meningkatkan biaya operasi UKM sehingga mengurangi daya saing mereka. Dengan demikian, pungutan liar maupun beban fiskal yang memberatkan perkemban-

Surabaya,BS-

Oleh : Sri Kusreni

Pakar Ekonomi Unair Surabaya gan UKM di daerah harus dihapuskan. Selain penciptaan lingkungan bisnis yang kondusif, program-program pengembangan UKM yang diarahkan pada supply driven strategy sebaiknya mulai ditinggalkan, sebagai pengganti dari arah program ini yakni pengembangan program UKM yang berorientasi pasaryang didasarkan atas pertimbangan efisiensi dan kebutuhan riel UKM (market oriented, demand driven programs). Fokus dari program ini yakni pertumbuhan UKM yang efisien ditentukan oleh pertumbuhan produktivitas UKM yang berkelanjutan, dan pada gilirannya akan mendorong pertumbuhan UKM yang berkelanjutan. Secara lebih spesisfik The Asia Foundation membagi fokus pengembangan UKM baru yang berorientasi pasar tersebut dalam empat unsur pokok, yakni pertama pengembangan lingkungan bisnis yang kondusif bagi selanjutnya, pengembangan lembagalembaga finansial yang bisa memberikan akses kredit yang lebih mudah kepada UKM atas dasar transparansi kemudian pelayanan jasa-jasa pengembangan bisnis non-finansial kepada UKM yang lebih efektif serta, pembentukan aliansi strategis antara UKM dan UKM lainnya atau dengan usaha besar di In-

donesia atau di luar negeri. Untuk pengembangan lembaga-lembaga finansial yang memberikan akses kredit kepada UKM atas dasar terbuka dan transparan diperlukan pengembangan lembaga-lembaga finansial yang sehat di daerah. Berbeda dengan kredit-kredit yang wajib diberikan oleh bankbank komersial kepada UKM dalam rangka skim KUK atau skim kredit likuiditas yang disalurkan kepada UKM oleh BRI (Bank Rakyat Indonesia) dan BTN (Bank Tabungan Negara), maka dalam skim baru ini lembaga- lembaga finansial wajib memudahkan akses kredit kepada U KM atas dasar terbuka dan transparan. Pengalaman dengan berbagai skim kredit untuk UKM telah menunjukkan, bahwa akses yang mudah ke berbagai sumber pendanaan jauh lebih efektif dalam membantu operasi UKM daripada suku bunga kredit. Dalam hubungan ini, maka peran pemerintah daerah adalah menyediakan kerangka perundang-undangan dan peraturanperaturan baru yang memungkinkan mekanisme pasar dapat berfungsi dengan baik. Dalam hubungan ini diperlukan suatu standar pengawasan dan standar akutansi baru untuk bank-bank dagang (commercials Bank) dan

bank-bank perkreditan (BPR) agar mereka tidak melakukan diskriminasi yang tidak perlu dalam pemberian kredit kepada UKM. Dalam pemberian kredit kepada UKM, juga diperlukan suatu mekanisme transparansi berupa pemberian laporan bank-bank dagang yang benar tentang kredit yang telah diberikan kepada UKM. Peraturan-peraturan ini tentu saja harus dilaksanakan secara konsisten dan konsekuen. Selanjutnya, upaya pengembangan jasa- jasa non-finansial melalui program bantuan tehnis (technical assistance programs) yang sebelumnya diberikan oleh pemerintah atau pejabat pemerintah, pada saat ini dan mendatang harus segera diserahkan pada pihak-pihak yang mempunyai kompetensi tinggi di bidangnya. Hal ini dimaksudkan agar bantuan tehnis yang diberikan kepada UKM dapat sesuai dengan kebutuhan riil yang diharapkan oleh pasar (market oriented dan demand driven programs). Dengan demikian tenagatenaga penyuluh UKM yang bertugas membantu UKM adalah mereka yang benar- benar terampil dan berwenang serta memahami kebutuhan UKM. Dalam hubungan ini, maka sektor swasta perlu menjadi alternatif dalam pelaksanaan program ini. Selain itu, peran instansi-instansi yang terlalu berlebihan dan tumpang tindih dalam program jasa pengembangan bisnis UKM sebaiknya dikurangi secara bertahap, terutama program yang ternyata

kurang efektif dan efisien, sehingga dapat diganti program pengembangan bisnis UKM yang dilaksanakan pihak swasta. Pembentukan aliansi strategis antara UKM dengan usaha-usaha aging merupakan mekanisme yang paling penting dan efektif untuk alih informasi bisnis, teknologi, kemampuan manajerial serta organisatoris, serta akses ke pasar ekspor bagi UKM daripada bantuan yang diberikan oleh instansi pemerintah. Aliansi strategis ini berbeda dengan program kemitraan dan keterkaitan Bapak angkat dan mitra usaha yang kita kenai selama ini. Ini karena kemitraan dan keterkaitan cenderung didasarkan atas dorongan, kadang-kadang paksaan pemerintah, dan bukan atas kehendak kedua belah pihak, sehingga pengalaman menujukkan program ini tidak efektif. Dalam aliansi ini, maka UKM dan usaha lain, baik usaha besar atau UKM lainnya, ataupun usaha aging atau usaha domestik melakukan kerjasama yang didasarkan atas kemauan dan kepentingan bersama. Dengan demikian dalam aliansi ini tidak terjadi paksaan yang tidak perlu. Keberhasilan model aliansi strategis ini telah pula dibuktikan manfaatnya bagi pengembangan UKM di Indonesia.

Hadapi Perdagangan Bebas, UKM agar Mampu Bersaing

P

rospek bisnis UKM di Indonesia masih menghadapi ujian berat, walaupun dari sisi potensi jumlah dan kemampuan menyerap tenaga kerja, UKM memiliki keunggulan mutlak. Ujian berat yang dihadapi UKM masih berkutat dalam hal peningkatan kemampuan internalnya sendiri, maupun juga permasalahan eksternal lainnya. Kondisi UKM yang belum baik ini, jika tidak diperbaiki segera akan menjadi bertambah terpuruk dengan adanya perdagangan be bas dan otonomi daerah. Oleh karena itu, untuk mengatasi kemelut yang dihadapi UKM, maka tidak lain kebijakan yang mendorong langsung perkembangan UKM pada masa kini dan di masa datang sangat diperlukan. Kebijakan langsung dimaksud bukan hanya dalam hal penyediaan faktor-faktor produksi dan lingkungan bisnis yang sangat diperlukan UKM, melainkan juga (bila diperlukan) kebijakan proteksi terhadap UKM tertentu. Kebijakan proteksi ini jangan ditafsirkan bahwa kita harus segera menghentikan komitmen kita terhadap semangat liberalisasi dan globalisasi yang telah kita setujui, namun lebih dimaksudkan sebagai upaya untuk menseleksi kegiatan-kegiatan ekonomi yang masih harus dilindungi, terutama UKM yang baru tumbuh (infant industries) maupun UKM Singkat kata, prospek bisnis UKM kini dan mendatang dalam menghadapi perdagangan bebas dan otonomi daerah sangat tergantung tidak hanya pada upaya kita dalam meningkatkan daya saing UKM, melainkan juga pada komitmen nasional untuk secara serius mengembangkan kegiatan usaha ini. Tanpa ini semua, perdagangan bebas dan otonomi daerah hanya akan menjadi malapetaka dahsyat bagi kelangsungan pembangunan Indonesia kini dan mendatang. Redaksi -

BLK Jatim Luncurkan SPBU Mobile

 Unit Pelakasana Teknis Balai Latihan Kerja (UPT-BLK) Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Kependudukan (Disnakertransduk) Jawa Timur meluncurkan salah satu produk unggulan Production Training Center (PTC) berupa pompa besin (BBM) berjalan atau SPBU Mobile yang diperuntukan khusus kendaraan roda dua (R2) “SPBU mobile ini bisa begerak ke mana-mana. Bisa menjangkau ke daerah terpencil yang sulit dijangkau (SPBU permanen),” ujar

Kadisnakertrasnduk Provinsi Jatim Dr Hary Soegiri MBA M.Si, di Surabaya, Rabu (06/02/2013) Dia menjelaskan, SPBU mobile ini dibuat dari mobil truk tangki yang bisa menampung bahan bakar minyak (BBM) sekitar 1000-1500 liter. Di dalam truk juga dilengkapi dengan mesin pompa BBM. Selain produk SPBU mobile, BLK juga membuat produk SPBU khusus kendaraan bermotor roda dua. Pompa ukur BBM PU-10 ini mempunyai akurasi lebih tepat dibandingkan dengan mesin pompa lainnya. Pompa ini

Surat Pembaca ..

Jalan di pasar genteng ruwet

saya sebagai warga di sekitar pasar genteng kali sangat kesal apabila lewat di jalan pasar genteng tepatnya di sisi utara jl.genteng besar,karena pasti terjebak macet yang sangat lama itu disebabkan banyaknya orang memarkir kendaraan sembarangan,terutama

juga mempunyai batas maksimal pengisian 10 liter. Ketika ditanya berapa biaya produksinya, Hary tidak menjawabnya secara pasti mengenai besaran biaya produksi mesin SPBU mobile dan khusus sepeda motor yang menggunakan dana APBD dan APBN ini. “Belum kita hitung, karena masih perlu proses lainnya,” katanya. Pompa bensin bergerak itu, direncanakan juga akan dipasarkan ke luar pulau, diantaranya di daerah yang sulit dijangkau SPBU biasa, seperti Kalimantan dan Sulawesi. 

SPBU Mobile yang akan diluncurkan tahun ini.

“Diharapkan tahun ini, rencana pemasaran ke luar pulau itu sudah bisa direalisasi, sambil menunggu

mobil yang sempit itu.saya berharap pihak pasar atau dari pihak yang terkait segera mencari solusi nya seperti menyediakan lahan parkir sendiri atau dengan cara lain. ahmad-gentengkali Tertipu pedagang di pasar burung kupang

bentuk kerjasama yang akan dilakukan BLK Surabaya dengan beberapa pihak ketiga, yang akan

membiayai proses produksinya,” terang Hary. Sementara itu, Kepala Jurusan Mesin Produksi BLK Soewandhi mengatakan, ada banyak keunggulannya mesin pompa khusus kendaraan bermotor roda dua dibandingkan dengan pompa untuk mobil. “Seperti, kalau pengisiannya menggunakan pompa yang biasa digunakan untuk mobil, maka bisa terjadi loss. Kalau sampai terjadi loss, yang rugi (pengusaha) SPBU,” ujarnya. Produk buatan anak bangsa ini mendapatkan respon positif dari Wakil Gubernur Jawa Timur Saif-

ini pengalaman saya sendiri sewaktu membeli burung di pasar burung kupang yang terletak di jl.diponegoro barat GIANT, pada waktu itu saya ditawari pedagang untuk membeli burung beo dan pada saat ditawari saya tertarik dan memutuskan untuk membeli karena sangat suka akan suara burung beo yang sangat merdu,tapi anehnya dan membuat saya

Redaksi Bisnis Surabaya menerima kiriman artikel masalah perekonomian dan pengaduan dari pembaca terkait masalah pelayanan publik, keluhan-keluhan dari masyarakat baik dari institusi pemerintah/Swasta. Baik melalui post maupun e-mail dengan disertai fotocopy identitas dan alamat yang lengkap.

4

fulah Yusuf atau yang akrab dipanggil dengan sebutan Gus Ipul. “Untuk pompa BBM yang mobile dari produk buatan BLK Surabaya Disnakertransduk Jatim ini produk buatan anak bangsa sendiri ini cukup cermelang karena dinilai efisien dalam memberikan kemudahan kepada konsumen,” ujarnya. Karena itu, katanya, Pemprov Jatim akan mendukung kegiatan ini “Rencananya akan dibuatkan model serta dipraktekkan di beberapa tempat. Kalau ini berhasil maka kita akan memperjuangkan produk ini ke pertamina,” katanya.(nik)

kecewa ketika sampai di rumah ternyata burung tersebut tidak bisa bersuara dan saya baru sadar sudah tertipu,oleh karena itu saya menghimbau agar para pembeli hati hati jika ber transaksi jual beli di pasar burung kupang di jl.Diponegoro. tardi-perak

Kirim ke Redaksi Mingguan Bisnis Surabaya d/a Ruko Permata Darmo Bintoro kav 22 – 23 Jln. Ketampon Surabaya. Fax (031) 5675240 atau editor_bisnis@yahoo.co.id

Pemimpim umum : Nyoman Sudapet, Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Bambang Wiliarto, Redaktur : Samudera Ghozuwan, Asisten Redaksi : Antonius Andhika, M. Nafan Hadi, Sekretaris Redaksi : Suci Laraswati, Anggota Redaksi : Ardhia Tri Andani Putri, Diyah Khoirunnisa, Prawita Hutajulu, Fotografer : Ardita Eka, Gresik : Samudera Ghozuwan, Sidoarjo : Rino Tutuko, Lamongan : Samudra, H. Budi Achmad, Marcomm : Noor NH, Aris Budiono, Dinda Anggradani, Sirkulasi : Kasnoto, Desain Grafis : Iwan Budi Hartanto, M. Hadi Widjaja, Alamat Redaksi/Iklan/Sirkulasi : Permata Darmo Bintoro 22 -23 Jalan Ketampon Surabaya, Telp. 031 5668432, 5633456. Fax. 031 5675240. Email : editor_bisnis@yahoo.co.id, Perwakilan : Jalan Kepiting 100 X , Telp.0333 1417578 Banyuwangi, Jalan Kepundung 67 A, Telp. 0361 225764, 225765. Fax. 0361 227418 Denpasar, Jalan Palmerah Barat 21 F, Telp. 021 5357602. Fax. 021 5357605 Jakarta. Penerbit PT Tarukan Media Dharma. Iklan Peluang Emas Tarif Iklan Mini/Baris : Rp 11.000 (30 Karakter) minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Iklan Display B/W : Rp 10.000/mmk, Iklan Display Full Colour : Rp 15.000/mmk, Advertorial B/W : Rp 5.000/mmk, Advertorial Colour : Rp 10.000/mmk, Iklan Keluarga/Sosial : Rp 5.000/mmk. Informasi dan Pemasangan Iklan Hubungi : 031 5668432/5633456, Fax. 031 5675240 • WARTAWAN BISNIS SURABAYA SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL , DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APAPUN DARI NARASUMBER


GERBANG JATIM EDISI 90 /TAHUN 02, 11 - 17 FEBRUARI 2013

Waduk Gondang Lamongan Segera Dibuatkan RTD Antisipasi Runtuhnya Bendungan Tidak ingin kejadian jebolnya bendungan Situ Gintung Tangerang Selatan 2009 lalu yang menelan setidaknya 100 korban jiwa meninggal terulang, Kementerian Pekerjaan Umum menetapkan 35 bendungan agar membuat Rencana Tindak Darurat (RTD). Salah satunya adalah Waduk Gondang di Lamongan yang sudah berusia 26 tahun sejak diresmikan Presiden Suharto pada 1987. Hal tersebut diungkapkan Direktur Bina Operasi dan Pemeliharaan Dirjen Sumber Daya Alam Kementerian Pekerjaan Umum RI, Hartanto. Menurut dia, konsepsi RTD ini jamak dilakukan semua negara modern. Selain itu, penyusunan RTD merupakan amanat PP No. 37 tahun 2010 tentang Bendungan. “Bukan karena bendungannya yang dibuatkan RTD akan runtuh, tapi sebagai langkah antisipasi segala kemungkinan

terburuk yang tentunya tidak diinginkan terjadi. Konsepsi ini dibuat untuk meningkatkan opsi dan keamanan terhadap 35 bendungan di Indonesia, “ ujarnya saat Konsultasi RTD Bendungan Gondang di Ruang Sasana Nayaka Pemkab Lamongan, Selasa (5/2). Pembangunan bendungan, lanjut dia, mempunyai resiko tinggi berupa kemungkinan terjadinya kegagalan bendungan, yakni keruntuhan sebagian atau seluruh tanggul bendungan. Keruntuhan ini menurutnya dapat disebabkan oleh kegagalan struktur seperti terjadinya longsoran, peluapan air, kegagalan operasi dan terjadinya rembesan yang dapat mengganggu kestabilan bendungan. Dia kemudian menyebutkan tiga kejadian runtuhnya bendungan yang pernah terjadi di Indonesia. Mulai dari peristiwa jebolnya Bendungan Sempor di Kabupaten Kebumen pada

Suasana pembahasan rencana Tindak Darurat (RTD) Waduk Gondang di kantor Pemkab Lamongan.

27 November 1967 yang berakibat hilangnya 127 nyawa. Kemudian Bendungan Lodan di Grobokan dan Bendungan Situ Gintung yang jebol pada 17 Maret 2009. “Dampak dari jebolnya

Kegiatan Pramuka Disesuaikan Perkembangan Zaman

bendungan Situ Gintung, 100 korban kehilangan nyawanya. Padahal kapasitas Situ Gintung waktu itu sekitar 500 ribu meter kubik. Bayangkan jika Waduk Gondang yang berkapasitas 21 juta meter kubik mengalami

kerusakan tanpa ada kesiapan dari sisi penyelamatan, operasi dan pemeliharaan bendungan dalam kedaruratan ? “ urainya membayangkan.   Kegiatan konsultasi pagi itu menghadirkan sejumlah

pihak terkait keberadaan Waduk Gondang. Yakni Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWS), Dinas PU Pengairan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan tujuh kecamatan terdampak. Yakni Kecamatan Sugio,   Kedungpring, Kembangbahu, Babat, Sukodadi, Modo dan Kecamatan Lamongan. Sementara itu Kepala Balai Bendungan Tri Bayu Adji saat memberi paparan terkait penyusunan RTD menyebutkan konsepsi itu setidaknya memuat delapan pedoman. Diantaranya terkait pedoman untuk mengenali keadaan darurat, mengkaji akibatnya dan menguraikan tindakan pencegahannya. Kemudian pedoman alur komunikasi jika terjadi keadaan darurat, menyiapkan peta genangan akibat keruntuhan bendungan dan menyiapkan rencana pengungsian (evakuasi). Waduk Gondang sendiri sejak diresmikan tahun 1987 oleh Presiden Suharto sampai saat ini belum pernah dikeruk.

5

Sehingga volume kantong lumpurnya mencapai 2,9 juta meter kubik. Volume air maksimalnya mencapai 36 juta meter kubik. Sementara volume air dalam kondisi normal mencapai 26 juta meter kubik dan volume yang efektif bisa digunakan mencapai 23 juta meter kubik. Waduk ini seharusnya hanya untuk menyuplai kebutuhan areal sekitar 6.767 hektar. Namun saat ini digunakan untuk mengairi lahan seluas sekitar 10.651 hektar yang berada di 62 desa di tujuh kecamatan. Sementara panjang jaringan irigasi Waduk Gondang baik primer, sekunder maupun tersier yang mencapai 80.075 meter, yang dalam kondisi baik hanya 65 persen. Benduangn Gondang sendiri bertipe tanah urugan homogen dengan tinggi di atas dasar waduk mencapai 16 meter, panjang puncak 903 meter dan lebar puncak 7 meter. kemudian elevasi puncaknya El. 42.00 meter dan volume tubuh bendungan mencapai 589.000 meter kubik.(sam)

Jumlah Pemilih Pilgub Lebih Besar Dibanding Pileg 2014 Gresik,BS-

Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Lamongan Yuhronur Efendi sedang memberi pengarahan.

Lamongan,BSPramuka sampai saat ini masih terkesan ketinggalan zaman, jadul. Karena itu diperlukan inovasi agar pramuka kembali dilirik generasi muda. Gerakan Pramuka harus bisa menyesuaikan diri dengan berkembangnya zaman. Pernyataan tersebut dilontarkan Ketua Kwartir Cabang (Kakwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Lamongan Yuhronur Efendi saat membuka Rapat Kerja Cabang (Rakercab) di Sanggar Pramuka setempat, Kamis (7/2). Dalam kepramukaan, Yuhronur Efendi menyebutkan memang harus diajarkan kegiatan bersenang-senang, penuh

suka dan gembira. Karena esensi dari kebahagiaan menurutnya adalah senang dan gembira. “Tanpa kebahagiaan, hidup akan penuh tekanan dan produktifitas kerja akan rendah, “ ujar Yuhronur yang juga Sekkab Lamongan tersebut. “Sudah menjadi tugas kita bersama, melalui pramuka, untuk menyiapkan generasi mendatang yang diliputi kebahagiaan. Terutama di tengah kenakalan remaja, dekadensi moral dan menipisnya nasionalisme akibat kurangnya media pembelajaran yang menarik bagi generasi muda, “ imbuh bapak yang asli dari Karanggeneng ini. Sementara masalah men-

dasar terkait revitalisasi gerakan Pramuka di Lamongan menurut Yuhronur adalah kurangnya pembina pramuka yang berpengalaman. Saat ini, baru sekitar 25 persen Pembina yang telah mengikuti Kursus Pelatih Pembina Pramuka Tingkat Dasar (KPD). Terkait itu, sudah ada dukungan dari APBD agar lebih banyak pelatih yang bersertifikat dan bisa membawa generasi muda di kota soto ini ke arah yang lebih baik. Kegiatan selama sehari untuk menyusun agenda pramuka tahun 2013 itu diikuti perwakilan dari 27 Kwartir Cabang. Juga utusan dari Kwartir Ranting, Majelis Pembimbing Ranting dan Ketua Dewan Kerja Ranting.(sam)

Jumlah pemilih Pemilihan Umum Legislatif tahun   2014 di kabupaten Gresik sebanyak 950.759 pemilih. Jumlah ini lebih kecil dibanding jumlah pemilih Pilkada Gubernur (Pilgub) yang akan berlangsung pada Agustus 2013 sebanyak 972.316 pemilih. Kenyataan ini terungkap saat berlangsung penyerahan Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) dari Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Gresik, Sumarno mewakili Bupati kepada Ketua KPU Gresik, Alimin   yang berlangsung di kantor Bupati Gresik, Kamis (7/2).Selain berupa cetakan dan buku, Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) juga dikemas dalam bentuk disk berisi data pemilih Kabupaten Gresik. Menurut Ketua KPU Gresik, data tersebut nantinya akan dijadikan untuk menyusun Data Pemilih Sementara (DPS) maupun Data Pemilih Tetap (DPT). Alimin berjanji akan mengawal dan menjaga data ini agar seluruh masyarakat Gresik yang mempunyai hak pilih bisa terakomodasi. “Satu saja pemilih

Ketua KPU Kabupaten Gresik Alimin menerima data pemilih dari Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Gresik, Sumarno.

yang tidak terakomodasi kemuadian dia menggugat ke Mahkamah Konstitusi (MK) maka akan menjadi masalah,” kata Alimin mengingatkan. Dalam penyerahan itu Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Gresik Sumarno siap membantu KPU apabila diperlukan. Dalam sambutannya Sumarno yang membacakan amanat Menteri Dalam Negeri menyatakan pemerintah siap membantu tugas KPU selama dibutuhkan. Dengan catatan pihak KPU harus membuat surat permohonan. Hal ini agar tidak terjadi kesalahpahaman akan

campur tangan pemerintah pada pelaksanaan Pemilu. Lebih lanjut Sumarno menyatakan DP4 ini terintegrasi dengan Sistim Informasi dan Administrasi Kependudukan (SIAK) dan e KTP. Pendataan DP4 ini mengalami sampai 4 kali pembersihan data ganda. Adanya perbedaan jumlah antara pemilih Pemilu Legislatif 2014 dan Pilgub 2013, karena pendataan jumlah pemilih Pemilu Legislatif 2014 dihitung sampai 5 Januari 2013. Sedangkan pendataan data Pilkada Gubernur dihitung sampai pada 25 Maret 2013. Sehingga dalam rentang waktu tersebut ada

penambahan jumlah pemilih. Adapun Data Potensiap Pemilih Pemilu 2014 se Kabupaten Gresik terhitung sampai tanggal 5 Januari 2013 sebanyak 950.759 terbagi dari masing-masing kecamatan yaitu, Kecamatan Dukun 51.340, Balongpanggang 44.821, Panceng 38.995, Benjeng 49.311, Duduksampeyan 38.336, Wringinanom 53.289, Ujungpangkah 37.520, Kedamean 46.963, Sidayu 31.760, Manyar 76.382, Cerme 57.544, Bungah 49.372, Menganti 84.975, Kebomas 71.449, Driyorejo 69.949, Gresik 65.609, Sangkapura 54.116 dan Tambak 29.028. (sam)

Brondong Punya Gedung PPDI

Baru 30 Persen Produksi Ikan yang Diolah Produksi ikan dari perikanan tangkap dan perairan umum Lamongan pada tahun 2012 kemarin mencapai 72.212,8 ton. Sementara total produksi ikan, termasuk perikanan budidaya mencapai 109.511,97 ton. Namun dari puluhan ribu ton produksi perikanan laut itu, baru 30 persen saja yang mempunyai nilai tambah dengan diolah menjadi produk menarik Data tersebut terungkap saat kunjungan Gubernur Jatim Soekarwo dalam tasyakuran Tutup Playang bersama nelayan Brondong di Pusat Pemasaran dan Distribusi Ikan (PPDI) Kecamatan Brondong, Rabu (6/2). “Berdasar laporan Bapak Bupati Lamongan tadi, dari sekitar 300 ton produksi ikan Lamongan setiap harinya, baru 100 ton yang diolah. Atau baru 30 persen saja yang diberi nilai tambah, “ ujar Soekarwo. Lebih lanjut Pakde panggilan akrab Gubernur Jawa Timur mengatakan, tadi baru saja diserahkan bantuan satu unit mesin pengolah ikan menjadi tepung

kepada KUD Tani Bahari, Paciran. Menurut Soekarwo, dengan mesin pengolah tepung ikan tersebut akan bisa memberi nilai tambah terhadap ikan tangkapan nelayan hingga 40 persen. “Jika bantuan mesin ini berjalan bagus, nanti akan ada bantuan lagi   hibah bagi nelayan, “ kata dia. Pemberian bantaun mesin tersebut merupakan satu dari enam upaya seperti disebutkan Soekarwo untuk membantu petani dan nelayan di Jatim. Upaya lainnya adalah dengan membuka akses untuk pinjaman dengan bunga rendah bekerja sama dengan BPR yang sehat

Gubernur Soekarwo sedang memberi bantuan kepada Koperasi Wanita sebesar Rp 25 juta.

dan mengaktifkan KUD (Koperasi Unit Desa). Kemudian dilanjutkan dengan penyelesaian semua TPI agar ada kantor kas perbankan sehingga menghindarkan nelayan dari bank titil (rentenir) yang bunga pinjamannya mencekik, hingga 120 persen pertahun. Soekarwo juga akan menambah bantuan bagi koperasi wanita (Kopwan), koperasi pondok pesantren (Kopentren) dan LMDH. “Nelayan juga harus mulai mencari ikan lebih jauh. Jangan sampai menggunakan jaring troll di laut dengan kedalaman kurang dari 10 meter yang akan ikut membunuh benih ikan. Yang terakhir adalah dengan mengundang investor bidang pertanian perikanan. Ini yang sudah bagus dilakukan Lamongan karena selama ini daerah ini sangat memberi kemudahan pada investor baru, “ puji Pakde. Selain mesin pembuat tepung

ikan, pada kesempatan itu juga diserahkan bantuan 4 ribu paket sembako yang setiap paketnya senilai Rp 100 ribu berisi beras, minyak goreng, gula dan kecap. Juga diberikan bantuan kepada 10 Kopwan masing-masing sebesar Rp 25 juta dan 10 unit alat global positioning system (GPS) untuk nelayan. Dalam kesempatan tersebut bupati Fadeli menyebut produksi perikanan Lamongan yang mencapai 109.511,97 ton itu bernilai Rp 1,5 triliun lebih. Yang terbesar dari perikanan tangkap sebesar 69.216 ton dengan nilai Rp 809,5 juta. Kemudian dari air tawar 31.793,44 ton senilai Rp 518,6 juta. PPDI di Brondong sendiri dikerjakan sejak tahun 2010 di areal seluas 8 hektar. Dengan bangunan mencapai 4.500 meter persegi, gedung ini dimaksudkan untuk mengoptimalkan pelelangan dan distribusi ikan di Lamongan.(sam)


IPTEK & TELEKOMUNIKASI EDISI 90 /TAHUN 02, 11 - 17 FEBRUARI 2013

Bidik Tiga Besar Pasar Tablet Nasional T

ingginya permintaan konsumen Indonesia termasuk Surabaya, terhadap perangkat mobile computing menjadi tantangan sekaligus kesempatan bagi PT. Acer Indonesia. Mereka menghadirkan Iconia B1-A71 sebagai rangkaian dari tablet Iconia. Dengan langkah taktis tersebut PT. Acer Indonesia berharap dapat membawa Acer menjadi pemain tiga besar di industri tablet Indonesia. Target tersebut diutarakan oleh Marketing Director Acer Indonesia, Daniel Rustandi yang begitu optimis bahwa perusahaan teknologi informasi tersebut tahun ini bakal mampu mencapai tiga besar dijajaran pemain produk tablet, ia begitu optimis lantaran beracuan pada penguasaan pangsa pasar yang menyentuh kisaran angka 20 persen dari potensi pasar tablet yang diperkirakan 3 juta unit. “Tahun lalu penjualan tablet kami kurang menggembirakan, tapi tahun ini kami  memproyek-

sikan penjualan sekitar 600.000 unit dengan meluncurkan produk baru Iconia B1-A71 untuk pengguna pemula atau remaja,” kata Daniel. Daniel menambahkan pasar Jawa timur dapat diandalkan untuk mencapai target penjualan tablet Iconia seri terbaru, mengingat permintaan konsumen di Jawa Timur cukup besar. “Kami tidak memiliki data pertumbuhan pengguna tablet, tetapi mal-mal di Surabaya semakin banyak menyediakan produk tablet yang mengindikasikan besarnya permintaan konsumen, Surabaya merupakan kota kedua yang dijadikan peluncuran tablet Iconia B1A71.”paparnya Ia lantas menegaskan bahwa pengguna baru tablet yang disasar Acer adalah para remaja, terutama siswa sekolah menengah. Untuk itu, Acer menyiapkan tim khusus edukasi pasar untuk membidik para pelajar. “ Sebagai pemimpin pasar, kami siap mempertahankan

kepemimpinan di Indonesia dengan memperkuat portfolio di kategori tablet, selain kategori PC dan Notebook. Dengan prestasi dan reputasi yang sudah terbukti selama ini, kami telah mengambil langkah-langkah yang diperlukan dalam menyediakan solusi bagi seluruh segmen di Indonesia,” tambah Daniel Rustandi. Sementara itu, Head of Product Management, Acer Indonesia Riko Gunawan menambahkan, selain menghadirkan serangkaian perangkat yang mampu memenuhi kebutuhan beragam segmen pasar, Acer juga memperkuat jejaknya di Indonesia dengan menghadirkan layanan konsumen dan kantor cabang yang terbesar di berbagai

wilayah. “Dengan jaringan layanan purnajual Acer berkomitmen mendekatkan diri dengan layanan konsumen untuk lebih memahami serta memenuhi kebutuhan akan teknologi dan layanan terbaik bagi para penggunanya. (prw)

Ajak Masyarakat Indonesia Membuat Konten Lokal Sekitar 70% efek dari pertumbuhan Internet Indonesia (yang penetrasinya baru mencapai 23%) ternyata dinikmati oleh konten asing. 8 dari 10 konten yang paling sering diakses oleh pengguna Internet Indonesia adalah konten asing. Jika ini dibiarkan maka Industri Internet Indonesia akan tidak bermanfaat untuk kemandirian ekonomi Indonesia. Sedikitnya Rp 1,5 triliun devisa nasional disedot ke luar negeri, karena pembuatan konten asing. Untuk itu konten lokal terus digenjot untuk menguasai trafik internet agar jumlah devisa yang melayang keluar negeri bisa ditekan. Menanggapi hal tersebut Ketua Umum Klik Indonesia, Henri K Soemartono, mengatakan deklarasi ini merupakan bukti keseriusan Klik Indonesia guna mewujudkan gerakan anti konten asing di Indonesia. Ini adalah wujud dari gerakan mengajak masyarakat agar membuat konten lokal. “Secara rata-rata setiap tahun, sedikitnya Rp 1,5 triliun devisa nasional disedot ke luar negeri, karena pembuatan konten asing. Kalau jumlah itu bisa dikurangi dengan memanfaatkan konten lokal, tentu akan lebih banyak manfaatnya bagi masyarakat kita (Indonesia). Jika mimpi Klik Indonesia ini bisa diwujudkan, maka biaya pengeluaran akan lebih bisa ditekan termasuk pendapatan dari sisi iklan yang lebih banyak terserap ke luar negeri,” ungkap Henri saat Deklarasi Klik Indonesia di Surabaya, minggu lalu.

Deklarasi klik

Henri menambahkan, butuh waktu sekitar 3 tahun untuk bisa mengembangkan konten lokal. Konten lokal akan menjadi tuan rumah atau bisa dikatakan sukses di tanah air butuh waktu sekitar 10 tahun. Diakui Henri, memang tidak mudah membuat konten lokal. Namun dari konten lokal yang sudah ada, sebenarnya dari sisi kualitas tidak kalah dengan konten luar negeri. “Klik Indonesia bertujuan mendorong para pembuat konten lokal untuk terus berkarya. Di sisi lain, kami juga ingin menumbuhkan para calon pembuat konten lokal terutama pada siswa SMK. Dari sisi bisnis konten, belum semua masyarakat mengetahui seberapa besar potensinya,”ujarnya. KlikIndonesia adalah gerakan untuk membuat konten lokal menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Gerakan ini digagas oleh sekumpulan komunitas dari berbagai perusahaan dan asosiasi yang peduli den-

gan konten lokal. Agenda KlikIndonesia selain melakukan pemeringkatan konten, akan menggelar workshop yang melibatkan para kreator konten Indonesia, penyediaan sarana bagi konten pemula hingga pendanaan. Sampai saat ini, sejak sebulan diluncurkan pada 1212-2012 lalu sudah 1600 lebih situs yang mendaftarkan diri ke KlikIndonesia.or.id. Aktivitas pendaftar juga mulai menggeliat, karena dari data trafik  di pemeringkatan alexa.com, KlikIndonesia saat ini masuk 500 besar. Padahal sejak dimulai, posisinya di angka 5000-an peringkat Indonesia. Henri menambahkan,  KlikIndonesia   mendapatkan banyak email dari berbagai perguruan tinggi di berbagai daerah Indonesia. Ada yang dari Manado, Makassar, Medan, Aceh, Pontianak dan lainlain. Senada dengan Henri, CEO & Executive Creative

Director Hoteline Advertising, Subiyakto Priosoedarsono mengatakankan, deklarasi Klik Indonesia ini berangkat dari keprihatinan kita sebagai masyarakat pengguna konten lokal. “Bayangkan, di Indonesia ada sekitar 80 persen konten luar negeri, sementara sisanya dari lokal. Dengan jumlah itu, akhirnya bandwidth lebih banyak dinikmati asing. Di Indonesia yang masih menggunakan konten lokal, salah satunya Kaskus,” jelas Subiyakto. Dia juga optimis acara Klik Indonesia ini, untuk ke depan bisa lebih sukses.”Optimis itu harus, jika kita berhasil mengajak para user menggunakan konten lokal, tentu kita bisa mengalahkan konten asing. Tentu, aplikasi kita juga harus bagus, agar user tidak kecewa dengan konten lokal. Nah, untuk itu, Klik Indonesia harus berkolaborasi dengan kontenkonten lokal,” tegas dia. Sementara itu, sebelum acara diakhiri, dilakukan penandatanganan atau MoU antara Klik Indonesia dengan beberapa peserta, seperti Senior Partnership and Project PT Indosat, Yudi Asianto, Intel Indonesia Firstman R Marpaung (MoU aplikasi dan server untuk Klik Indonesia), Kadin Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur, yang diwakili Kabid IATT Drajad, dan Direktur Pembinaan SMK Kemendikbud RI, Anang Cahyono. Tak hanya itu, para peserta juga membubuhkan tanda tangan di wall tandatangan yang disediakan oleh panitia acara. (prw)

6

XL Permudah TKI Kirim Uang ke Kampung Halaman PT XL Axiata Tbk (XL) terus memperkaya fitur manfaat layanan xl tunai. Fitur terbaru yang bisa dinikmati pelanggan adalah layanan xl tunai international remittance. Melalui layanan ini, pelanggan bisa menerima kiriman uang dari luar negeri, khususnya dari Malaysia dan Arab Saudi serta lebih dari 110 negara lainnya di dunia. Layanan yang bisa dinikmati mulai Februari 2013 ini merupakan hasil kerjasama XL dengan Western Union dan Celcom Axiata (Air Cash). Direktur Teknologi, konten, dan New Business XL, Dian Siswarini, mengatakan, layanan ini sangat membantu tenaga kerja Indonesia/TKI yang bekerja di luar negeri, terutama di Malaysia dan Arab Saudi. Mereka bisa mengirimkan uang kepada keluarga di kampung halaman secara cepat, aman dan mudah. Tarifnya sangat murah dibandingkan dengan layanan sejenis lainnya. ‘’Kami akan terus memperkaya manfaat XL TUNAI sehingga akan mampu menjadi menjawab kebutuhan masyarakat atas layanan e-money di masa kini dan mendatang,” kata Dian, kepada Bisnis Surabaya, pekan lalu. Saat ini, kata dia, layanan xl tunai international remittance baru berupa layanan penerimaan uang dari luar negeri dan belum memberlakukan layanan pengiriman uang ke luar negeri. Pengiriman melalui Western Union bisa dilakukan dari Malaysia, Arab Saudi, Hong Kong, Singapura, dan lebih dari 100 negara lainnya yang disupport Agen Western Union. Sedangkan pengiriman melalui Celcom Axiata (Air Cash) bisa dilakukan dari pelanggan Celcom di Malaysia. Penerima kiriman uang bisa siapa saja, selama kartu xl yang dimilikinya aktif dan dapat menerima SMS. Penerima kiriman uang akan mendapatkan notifikasi berupa SMS yang menginformasikan bahwa telah menerima kiriman uang dalam bentuk saldo xl tunai. Cara melakukan cek saldo xl tunai jika menerima kiriman uang adalah dengan mengakses *123*120#. Untuk bisa menerima dan menarik uang melalui layanan xl tunai international remittance, pelanggan harus memiliki akun terdaftar xl tunai. Penarikan uang bisa dilakukan melalui XL Center diseluruh Indonesia, kantor dealer resmi xl, agen xl tunai atau retail outlet xl yang bertanda khusus dan segera akan dapat dilakukan di toko Alfamart seluruh Indonesia. Pelanggan juga bisa melakukan penarikan secara Cash On Delivery atau layanan antar uang  yang telah berlaku dibeberapa kota di Jawa oleh petugas xl (Pak

Tunai), antara lain, Jakarta, Cirebon, Tegal, Indramayu, Sumenep, Jember, dan beberapa kota lainnya, dengan perjanjian terlebih dahulu di lokasi yang disepakati oleh pelanggan dan Pak Tunai. Untuk pengiriman uang dari luar negeri ini, konversi mata uang dilakukan di agen pengirim di luar negeri, dan xl menerima dalam rupiah disaldo xl tunai. Penerima uang tidak dikenakan biaya. Hanya pengirim yang dikenai biaya transaksi (sesuai tarif yang berlaku di Western Union dan Celcom Air Cash). Sementara itu, untuk melakukan penarikan uang, pelanggan dikenai biaya Rp 5.000 bila penarikan dibawah Rp 200.000 dan Rp 10.000 bila penarikan diatas Rp 200.000 s/d maksimal Rp 5.000.000. Untuk penarikan uang di agen/XL Centre, penerima harus membawa SMS dengan kode penarikan dan kartu identitas (KTP/SIM/Passport) yang sah dan harus diambil sebelum 14 hari sejak permintaan penarikan uang. Jika lebih dari 14 hari uang tidak diambil, maka secara otomatis uang tersebut akan dikembalikan kesaldo xl tunai pelanggan dipotong biaya penarikan. Notifikasi pengingat berupa SMS akan dikirimkan ke penerima/pelanggan pada H+0, H+7 dan H+12. penerima bisa meminta pengiriman ulang SMS kepada XL via 817. Saat ini sebanyak 250.000 pelanggan XL telah memanfaatkan XL Tunai. Sebanyak hampir 10 ribu agen di seluruh Indonesia telah siap melayani pendaftaran/pembukaan akun XL TUNAI dan setoran maupun penarikan uang. XL TUNAI juga telah bisa dimanfaatkan untuk bertransaksi di hampir 7 ribu merchant atara lain restoran dan toko retail, termasuk belanja online di Multiply. com, Blibli.com, belanja di Alfamart. Selain itu pelanggan juga bisa memanfaatkan layanan ini untuk melakukan pembayaran layanan PLN dan pembelian tiket Lion Air, dan Garuda Indonesia. (prw)

Hadirkan Lini Produk Setelah menuai sukses dari seri andromax sebelumnya, nampaknya tak membuat inovasi terhenti, kali ini Smartfren kembali mempersembahkan lini produk terbaru dari Andromax, yakni Smartfren Andromax U yang dilengkapi dengan fitur dan teknologi terkini dengan harga terjangkau, sehingga bukan saja memberikan kemudahan akses mobile data bagi pelanggan, serta menjadi teman dalam gaya hidup mobile masyarakat. Regional Head Smartfren East Java, Bali, Nusa Tenggara, FJ. Arinto Utama, mengatakan, melanjutkan kesuksesan seri sebelumnya, kali ini Smartfren Andromax U memberikan penampang layar yang lebih besar dengan layar One Glass Solution seluas 4.5” wide screen dengan IPS display 540x960 pixel.

Produk Smartfren yang dilengkapi dengan fitur dan teknologi terkini dengan harga terjangkau

Tidak hanya itu, Smartfren Andromax U juga dilengkapi dengan beragam keunggulan multifungsi dan teknologi terdepan serta harga yang terjangkau. “Pengguna dapat menikmati beragam fungsi dalam

satu unit mulai dari beragam aplikasi di Google play store, WiFi Hotspot bersama 5 pengguna, GPS, hingga merekam video. Ponsel ini tersedia dalam warna hitam, putih, dan biru,” kata Arinto. (prw)

‘Saya Pengen Seperti Pak Habibie’ Saat ini, bagi anak-anak, robot bukan lagi teknologi yang tidak bisa dipelajari. Mereka malah antusias ketika diajari tentang menciptakan robot. Apalagi manfaatnya, bisa membuat anak-anak itu melek dan cinta teknologi, ajang kreatifits, dan mendapatkan sikap positif untuk mencari jalan keluar hingga bersabar menghadapi rintangan. Sedikitnya 400 pelajar dari berbagai kota di Jawa dan Bali mengikuti ‘Regional Robot Olympiad 2013’(RRO) di Grand City Surabaya minggu lalu. Robot yang ditampilkan diantaranya, Prerobot IA dan Prerobot IB untuk tim pelajar TK. Prerobot 2, Prerobot 3, dan Prerobot 4 untuk siswa SD mu-

lai kelas 1 hingga kelas 4. Kemudian Robot Programming untuk siswa SD kelas 4 hingga 6, SMP dan SMA. Yuliana Yenny dari Center Manager Robokidz sebagai penyelenggara lomba, menyebutkan RRO adalah kegiatan tahunan bagi para pelajar yang memiliki hobi dan kemampuan dalam membuat dan mengoperasikan robot. Di ajang lomba tersebut, pesertanya datang dari berbagai daerah. Diantaranya Surabaya, Sidoarjo, Malang, Semarang, Solo, Bali, Kediri, dan Bogor. “Setiap tahun para peserta yang mengikuti kegiatan ini selalu meningkat. Apalagi, tahun lalu total pesertanya mencapai 380 anak,” kata Yuliana Yenny. Menurut dia, pada agen-

danya yang memasuki tahun keenam ini pada umumnya para peserta berasal dari sejumlah wilayah di Jawa Timur seperti Surabaya, Malang, dan Kediri. “Bahkan, ada beberapa peserta lomba yang datang dari Semarang, Solo, dan Bali,” ujarnya. Dengan besarnya minat dari para peserta, ia menilai, kondisi tersebut membuktikan bahwa kemampuan merakit dan pemrograman robot kian berkembang di Tanah Air, termasuk di Surabaya. “Selain itu, sejumlah anak yang beruntung memiliki bakat dan mendapatkan dukungan sangat besar dari orang tua mampu mempunyai softskill yang makin bertambah.Apalagi, selama ini banyak seko-

lah favorit di sejumlah daerah memiliki ekstra kurikuler merakit dan memprogram robot ,” ucapnya Ia optimis, kegiatan yang ideal ditekuni tiap anak sejak usia tiga tahun tersebut dapat membantu mereka untuk belajar membuat robot. Bahkan, membangun wawasan berpikirnya agar tidak menjadi individu yang mudah menyerah dengan segala tantangan hidup. “Ke depan, dengan keahlian tersebut mereka mudah mencari solusi terhadap masalah yang dihadapi,” katanya. Sindagi (10) tampak sibuk mengutak-atik robot yang dia beri nama Mindstroms di atas lintasan. Siswa kelas 4 SD Mujahidin 1 Surabaya di Perak itu merasa lega, robot berwarna

biru hasil rancangannya berhasil melampaui tantangan labirin. Robot Mindstroms mampu mendeteksi halangan di depan lintasan, dan bisa melewati labirin dengan lancar sampai garis finish. ”Alhamdulillah, dapat poin penuh,”tuturnya girang. Sindagi mengaku tertarik dengan dunia robot sejak ada ekstrakurikuler robotika di sekolahnya. Setiap hari dia mengikuti berbagai pelatihan untuk mengenal lebih detail tentang robot. Dia banyak belajar mengenai komponen hingga program terbaru untuk meningkatkan kompetensinya. Kelak, pengagum Dr Ir BJ Habibie ini berharap bisa menciptakan pesawat tempur. “Saya ingin seperti pak Habibie yang bisa bikin pesawat. Tapi saya ingin bikin

Ratusan Anak Ikuti Regional Robot Olympiad 2013

pesawat tempur,” ungkapnya. Lain halnya dengan Steffani (13) asal malang. Siswi kelas VIII ini tampil di katagori robot programming. Dia menjalankan robot jenis Sokoban yang telah disediakan panitia. Kendati tidak berhasil sampai garis finish, ia tetap sangat senang bertemu dengan temanteman penyuka robot. Meskip-

un perempuan, Steffani ingin membuktikan tidak kalah hebat dengan laki-laki. Hampir setahun penuh dia mengikuti ekstrakulikuler robotika di sekolahnya. Kegiatan itu membuatnya tidak gaptek (gagap teknologi) dan melek teknologi. “Jadi sangat banyak manfaatnya. Tidak main-main saja,” katanya. (prw)


PELABUHAN EDISI 90 /TAHUN 02, 11 - 17 FEBRUARI 2013

7

Relokasi Pipa Gas di APBS Terancam Molor OP akan Beri Sanksi

Relokasi pipa gas yang direncanakan pada bulan Maret 2013 belum ada tanda-tanda dikerjakan. Belum adanya kepastian relokasi pipa gas yang melintang di bawah Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS) bukan hanya menyusahkan banyak pengusaha dibidang pelayaran, namun juga intstansi terkait lainnya.. Instansi terkait itu seperti kantor Otoritas Pelabuhan (OP) ikut mempertanyakan relokasi pipa milik PT Pertamina Hulu Energi West Madura Ofshore (PHE WMO). Kepala Otoritas Pelabuhan III Tanjung Perak Surabaya Nyoman Gede Saputra menilai belum adanya keseriusan dari

PHE WMO untuk memperdalam lokasi pipa tersebut. Padahal sebelumnya relokasi dijanjikan pada Maret 2013 ini. Kalau memang tidak ada kepastian waktu relokasi, pihaknya akan menjatuhkan pinalti atau sanksi. Karena dinilai menyalahi kesepakatan. “Tetapi bentuk pinalti itu akan kita koordinasikan dulu dengan Dirjen Perhubungan Laut yang memberi ijin,” ujar Nyoman. Memang dalam hal ini kantor OP memiliki wewenang untuk mengamati masalah pipa ini. Paling tidak untuk menanyakan keseriusan relokasi pipa yang dijanjikan PHE WMO. Sayangnya Nyoman masih enggan menyebutkan bentuk

Alur pelayaran memerlukan kedalaman yang cukup sehingga kapal-kapal bisa masuk dengan aman.

penalti yang diberikan bila nanti relokasi benar-benar molor dari jadwal. Nyoman mengakui relokasi

pipa dibawah APBS itu butuh waktu misalnya melalui tahap menunggu proses lelang. Hanya saja sejauh ini belum ada tanda-

tanda pemberitahuan tentang proses lelang, jumlah peserta lelang, maupun pengumuman pemenang tender pemindahan

lokasi pipa tersebut. Demikian juga belum terlihat tanda-tanda aktivitas atau persiapan lain yang dilakukan PHE WMO di sekitar APBS. Seperti menyiapkan pipa pengganti atau kelengkapan lain. Kekhawatiran senada juga diungkapkan kalangan pengusaha pelayaran maupun Badan Usaha Pelabuhan (BUP) yang dikelola PT Pelindo III. Seperti yang dialami PT Terminal Peti Kemas Surabaya, akibat pipa belum direlokasi kedalaman alur hanya 7,5 – 8 meter, kapal-kapal besar tidak bisa membawa muatan dengan maksimal. Karena kapal harus menyesuaikan dengan kedalaman alur yang ada. Kekhawatiran lain dengan belum direlokasinya pipa terse-

but adalah dermaga multipurpose Teluk Lamong. Dermaga ini juga membutuhkan kedalaman alur yang cukup, sehingga kapal-kapal besar bisa masuk. “Ya kita tunggu sampai Maretlah bagaimana iktikad dari pemilik pipa,“ tambah Nyoman. Diharapkan PHE WMO melaksanakan yang telah dijanjikan, syukur-syukur lagi kalau pada kahir bulan Februari ini sudah ada tanda-tanda mulai dikerjakan. Nyoman menilai pemtingnya relokasi tersebut. Secara umum APBS diharapakan bisa menopang perekonomian Jawa Timur. Dengan alur yang dalam kapal-kapal yang berkunjung ke Tanjung Perak juga bisa maksimal. Sehingga mampu turut mengatrol perekonomian. (sam)

Melonjak Arus Peti Kemas Reefer di TPS Pada tahun-tahun terdahulu, kenaikan total throughput di Terminal Petikemas Surabaya (TPS) biasanya hanya berkisar antara 3 hingga 5 persen saja, pada tahun 2012 lalu terjadi peningkatan sampai 7 persen. Dari catatan realisasi bongkar muat petikemas untuk periode bulan Januari 2012 hingga Desember 2012, dapat dicapai 1.364.045 Teus. Sedang pada periode yang sama tahun 2011 baru dicapai 1.278.786 Teus” ungkap Direktur Utama PT Terminal Petikemas Surabaya M. Zaini belum lama ini. Selanjutnya dijelaskan bahwa meskipun kenaikan signifikan terjadi pada arus petikemas domestik, tetapi total throughput di TPS masih didominasi oleh petikemas internasional. Peningkatan arus petikemas domestik memang cukup mencolok, yaitu mencapai 15 persen bila dibanding tahun sebelumnya. Menurut Dirut TPS, kenaikan luar bisa terjadi pada arus reefer, yaitu sebesar 26 persen, kalau pada tahun  2011 baru tercatat 66.692 Teus maka tahun 2012 dicapai 83.980 Teus. Tentang hal tesebut, M. Zaini

menjelaskan bahwa terjadinya lonjakan kenaikan penggunaan petikemas reefer ini terkait dengan kebijakan pemerintah dalam upaya mengalihkan pintu impor hortikultura dari Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta ke Tanjung Perak Surabaya. “Mencermati fenomena yang terjadi akhir-akhir ini, kami telah melakukan kajian untuk meningkatkan target throughput tahun 2013 ini menjadi 1.401.000 TEU’s. Namun dengan catatan, selama iklim perdagangan internasional, regional dan domestik tak mengalami gejolak yang bisa memicu krisis,” tambahnya. Dirut TPS M. Zaini yang didampingi Support Manager Operational Rumaji dan Kahumas TPS Muhammad Sholeh menjelaskan bahwa dibanding tahun sebelumnya arus kapal yang mengunjungi TPS terjadi penurunan dalam unit. Namun penurunan tersebut diimbangi dengan

Kegiatan handling peti kemas di TPS.

terjadinya peningkatan dalam Gross Ratio Tonnage (GRT). Fenomena ini menjadi bukti  perusahaan-perusahaan pelayaran asing yang masih mendominasi angkutan komoditas ekspor/impor mulai mengoperasikan kapal-kapal dengan volume yang lebih besar.

Menurut Rumaji untuk kapal-kapal berbendera asing jumlahnya mencapai sekitar 80 call per bulan. Sedangkan untuk angkutan komoditas antarpulau, yang keseluruhannya dilakukan menggunakan kapal-kapal berbendera Indonesia setiap bulan mencapai sekitar 55 call.

Awal 2013, Ekspor Pasir Besi Lewat Tanjung Intan Meningkat Arus barang ekspor jenis pasir besi yang melalui Pelabuhan Tanjung Intan Cilacap mengalami tren peningkatan pada awal tahun 2013. Sebagaimana diketahui jenis barang pasir besi termasuk salah satu komoditas andalan yang melalui Pelabuhan Tanjung Intan Cilacap.

S

elain pasir besi, jenis barang lainnya yang dominan untuk dibongkar dan muat di Pelabuhan Tanjung Intan yaitu diantaranya klinker, semen, bijih gandum, raw sugar, pupuk dan batubara. “Selain peningkatan komoditas biji besi dilain pihak juga terlihat peningkatan kegiatan bongkar muat pada jenis barang lainnya seperti klinker dan batubara,” kata Abdul Rofid Fanani, General Manajer PT Pelindo III Cabang Tanjung Intan belum lama ini. Pasca dikeluarkannya Peraturan Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) nomor : 07 tahun 2012 tentang peningkatan nilai tambah mineral dan larangan eksport produk-produk pertambangan jenis tertentu dalam kondisi mentah (raw material), sejak medio tahun 2012 ekspor pasir besi yang melalui Pelabuhan Tanjung Intan Cilacap sempat menunjukkan penurunan, khususnya setelah bulan Mei 2012, bahkan pada bulan Juni dan Juli 2012 terjadi nihil ekspor pasir besi. Dalam ketetentuan tersebut diberikan pengecualian, artinya pasir besi masih bisa diekspor dengan persyaratan tertentu. Persyaratan tersebut diantaranya eksportir harus memiliki CNC (clear and clear), eksportir juga harus memiliki lahan khusus yang ditambang, selain itu juga memiliki ijin eksporter terdaftar serta memiliki surat ijin perusahaan eksportir .

Pasir besi yang akan diekspor melalui Pelabuhan Tanjung Intan, Cilacap.

Berdasarkan data peningkatan arus barang jenis pasir besi melalui Pelabuhan Tanjung Intan disimpulkan bahwa sejak akhir tahun 2012 lalu para eksportir mulai memenuhi persyaratan agar dapat mengekspor pasir besi lagi. Sementara itu Kepala Humas PT Pelindo III, Edi Priyanto mengatakan berdasarkan data internal PT Pelindo III, realisasi ekspor pasir besi pada tahun 2011 di Pelabuhan Tanjung Intan Cilacap mencapai 1.457.069 ton, sedangkan pada tahun 2012 realisasi ekspor pasir besi tercatat 1.394.590.458 ton. Selama Januari 2013 ekspor pasir besi yang melalui Pelabuhan Tanjung Intan Cilacap mencapai 139.739.120 ton, peningkatan ekspor pasir besi sudah menunjukkan peningkatan sejak Nopember 2012 lalu tercatat 87.190.720 ton dan pada bulan Desember 2012 meningkat lagi mencapai 132.194.526 ton. Dalam Peraturan Menteri ESDM ini, disebutkan setiap jenis komoditas tambang mineral logam tertentu wajib diolah dan atau dimurnikan sesuai dengan batasan minimal pengolahan dan atau pemurnian. Setiap jenis komoditas tambang mineral bukan logam tertentu juga wajib diolah sesuai dengan batasan minimum pengolahan. Sementara itu jumlah kunjungan kapal di Pelabuhan Tanjung Intan, re-

alisasi kunjungan kapal tahun 2012 tercatat 1.923 unit atau setara 21.735 Gross Tonage (GT). Sementara realisasi tahun 2011 sebelumnya tercatat arus kunjungan kapal yang melalui Pelabuhan Tanjung Intan sebanyak 2.043 unit atau setara dengan 23.797.819 GT. Adapun realisasi arus barang yang melalui Pelabuhan Tanjung Intan pada tahun 2012 tercatat 5.796.216 ton dan 21.049.834 ton/liter. Tidak hanya pasir besi yang mengalami penurunan, sapi impor yang berasal dari Australia dan Selandia Baru juga mengalami penurunan sejak 3 (tiga) tahun terakhir. Berdasarkan data yang dihimpun dari PT Pelindo III Cabang Tanjung Intan, realisasi import sapi pada Januari 2013 tercatat hanya 2.002 ekor, sedangkan pada tahun 2012 tercatat 18.085 ekor, sementara pada tahun 2011 terealisasi 18.302 ekor sapi. Padahal sebelumnya pada tahun 2010 impor sapi cukup tinggi yaitu mencapai 26.098 ekor sapi. Seperti yang diketahui sebelumnya, banyak pengusaha yang menggunakan fasilitas pelabuhan Tanjung Intan Cilacap sebagai karantina hewan khususnya impor jenis sapi. Para importer kebanyakan dari Jawa Barat, rata-rata sapi impor yang didatangkan ke Jawa Barat melalui Pelabuhan Tanjung Intan Cilacap mencapai 2.000 ekor setiap bulannya.(sam)

Pada kesempatan tersebut, Dirut PT TPS menjelaskan pula, kendati pada saat ini Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS) belum lagi dapat difungsikan sebagai akses pendekat ke Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, tetapi pada tahun 2012 yang baru lalu, telah terjadi pertumbuhan

arus petikemas di semua terminal yang ada di pelabuhan terbesar kedua di Indonesia dan gerbang utama Kawasan Timur Indonesia (KTI) ini. Pada akhir penjelasannya, Dirut TPS mengatakan dalam rangka peningkatan kinerja terminal yang dipimpinnya, saat

ini anak perusahaan Pelindo III tersebut sudah mulai melakukan studi pendalaman kolam guna mengantisipasi pengoperasian APBS. Selain itu juga tengah dilakukan penggantian beberapa fender di dermaga, guna mendukung pelayanan kunjungan kapal-kapal yang lebih besar. (sam)


EKONOMI & BISNIS

EDISI 90 /TAHUN 02, 11 -17 FEBRUARI 2013

8

Mengapa Baru Sekarang? AKHIRNYA, Menteri Pertanian menyatakan, bahwa mulai April nanti, sebuah kapal pengangkut khusus untuk daging bakal beroperasi. Tujuannya, mengangkut daging atau ternak dari daerah-daerah yang ‘memproduksi’ ternak sapi/kerbau ke kota-kota besar, terutama Jakarta. Atau mungkin juga mengambil daging atau ternak (sapi) dari negara-negara pengekspornya, antara lain Australia. Pernyataan pengadaan kapal itu keluar, akibat urusan impor daging sapi yang sebenarnya untuk urusan dapur, menjadi urusan korupsi yang diusut KPK. Juga dampak munculnya pemberitaan, bahwa harga daging sapi di Indonesia kita ini termahal di dunia. Tak usah jauh-jauh, dengan Malaysia dan Singapore saja, harga daging sapi kita 3-4 kali lipat harga tingginya. Sehingga hanya tersedia bagi mereka yang berduit cukup. Jadi, idaman bahwa rakyat secara meluas agar mengkonsumsi daging demi kesehatan dan kecerdasan, tak

mungkin terjangkau. Tak salah, kalau ada orang-orang yang membuat bakso terdiri dari campuran dengan daging babi-hutan dan dulu malahan dibuat dari daging tikus! Mengapa Kementerian Pertanian yang ditugasi menjaga kondisi dan keberadaan daging (sapi) didalam negeri kita itu lalu buru-buru menyiapkan “kapal-daging”? Itu masalahnya ? Kinerja Kementerian Pertanian disorot tajam, termasuk pribadi menterinya, Ir Suswono, yang juga anggota Partai Keadilan Sejahtera (PKS) disangka terlibat dalam kasus skandal suap impor daging sapi. Maklum, Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq, yang juga anggota DPR-RI, tiba-tiba ditangkap KPK karena didakwa korupsi dengan menerima suap dari pimpinan perusahaan pengimpor daging sapi, PT Indogama Utama, sebesar Rp 1 milyar. Bersamaan dengannya juga ditangkap seorang anggota PKS dan dua orang pimpinan PT tersebut. Sehingga menjadikan pra-

hara ditubuh partai politik yang seringkali membanggakan sebagai ‘partai yang bersih’. Akan diusut, sejauhmana permainan PT penyuap itu, yang kemudian juga terbongkar kecurangannya karena mengimpor daging sapi Australia tanpa izin dan rencananya dimasukkan gudangnya. Namun, keburu terbongkar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Kasus yang menjadikan Luthfi, meletakkan jabatan sebagai Presiden PKS dan keluar dari DPR-RI itu juga mengarah kepada Mentan, karena dia dan kementeriannya yang berwenang dalam memberi izin mengenai kuota seberapa ton atau kuintal daging boleh diimpor. Nah, kalau baru sekarang secara buru-buru kementerian tersebut menyiapkan ‘kapal-daging’ itu, kentara bukannya bertujuan untuk memecahkan kekurangan daging (kebutuhan 5000 ton/ bulan) dan melonjaknya harga daging. Akan tetapi berusaha menutup celah kemungkinan pak Menteri itu terseret ke KPK.

Bukannya mengunggulkan pemerintahan kalau semasa Presiden Suharto, sewaktu itu mungkin juga terjadi kekurangan daging, hanya tak terungkap di media massa. Tetapi, justru pemerintah cepat-cepat melakukan impor sapi pedaging dan sebagian biri-biri asal Australia. Yang hebat, punya rencana jangka panjang pengadaan sapi pedaging yang dihasilkan oleh para petani. Untuk itu dibuatlah Inpres mengenai sapi pedaging melalui program ‘Bantuan Presiden” (Banpres), dengan membagikan secara cuma-cuma sapi-sapi pilihan kepada rakyat diseluruh Jawa dan beberapa daerah luar Jawa. Programnya model sapi-kereman, sapi banpres dan macam-macam. Para petani itu mengembangkannya, dan bila beranak akan dibagikan kepada petani lainnya. Sehingga berkembang biaklah peternakan sapi-sapi di daerah yang dulu menerima bantuan tersebut hingga kini. Suharto yang sangat memperhatikan pertanian atau

kehidupan pedesaan, memberikan contoh dengan peternakan sapi unggulan asal Australia di ranch-nya di Tapos, Bogor. Meskipun kemudian dituduh, ranch itu adalah demi kekayaan keluarganya. Lagi pula tak seorangpun anaknya berminat seperti ayahnya itu. Namun, upayanya itu diam-diam dikembangkan oleh beberapa peternak sapi. Di Flores (NTT)-pun dikembangkan peternakan burung onta asal Afrika dan Australia demi gizi telurnya, meskipun tidak berhasil karena bukan peternakan rakyat. Namun, milik anaknya, tidak disetujui rakyat sekitar yang tanah dan penghasilan mereka dijadikan milik peternakan itu. Karena era demokrasi, tak ada presiden atau menteri berani bertindak seperti mendiang Presiden Suharto. Takut dituduh “orang Orde Baru” dan “menyontek program Orde Baru” ataupun tuduhan proyek demikian hanya dijadikan ladang korupsi. Maklum, era sekarang adalah era-korupsi yang ditandai

peningkatan jumlah kasusnya, jumlah pelakunya dan besaran duitnya. Bagaimana peranan ‘kapal pengangkut daging’? Pertanyaannya: mengapa baru sekarang berusaha bertindak dalam urusan pengadaan dan menekan harga daging? Mungkin jawabnya: itu menunjukkan kurang profesionalnya kinerja Kementerian Pertanian yang seolah tak mampu memprediksi kebutuhan daging dalam kurun waktu sekurangkurangnya lima tahun ke depan, atau bagaimana menanggapi kondisi yang bakal terjadi. Den-

gan demikian, krisis tersedia dan tingginya harga daging seperti sekarang ini, bisa dihindarkan. Ataukah memang sengaja menunggu datangnya krisis pengadaan daging dan harganya yang melonjak, agar ada kesempatan pengadaan mendadak yang bias menguntungkan pengimpor dan adanya uang suap mereka kepada tokoh-tokoh partai dan di Kementerian Pertanian dikorup atau menerima suap pengimpor? Salah satu jawabannya kini berada dari hasil tindakan dan pemeriksaan KPK sekarang dan mendatang.

Asuransi Kendaraan Bermotor Kontribusi Terbesar Meningkatnya kesadaran masyarakat akan perlindungan kesehatan dianggap peluang yang harus ditangkap perusahaan asuransi. Karena itu, Malacca Trust Insurance, menawarkan produk dan layanan yang belum pernah ditawarkan perusahaan asuransi lainnya. Hal ini menunjukan tren pertumbuhan industri asuransi meningkat. Misalnya, kecelakaan, pencurian dan bencana alam. Vice President Business Operation Malacca Trust Insurance, Satyo Gutomo, mengatakan pada 2012 perseroan mencatatkan pendapatan premi di Surabaya sebesar Rp 10 miliar. Secara nasional, kata Satyo, perseroan menargetkan pertumbuhan pendapatan premi 2013 ini sebesar 300 persen. Tahun sebelumnya hanya Rp 50 miliar.  Dengan demikian, kata dia, Surabaya diharapkan berkontribusi 12,5 persen terhadap total pendapatan premi Malaca Trust Insurance. “Tahun ini kami targetkan pendapatan premi dari Surabaya Rp 25 miliar. Jum-

lah ini, naik 150 persen dari pendapatan premi 2012. ‘’Kami berharap kenaikan itu sejalan dengan target kenaikan 15.000 nasabah dari tahun lalu yang hanya 5.000 nasabah,” kata Satya Gutomo, kepada Bisnis Surabaya, pekan lalu. Presiden Direktur Asuransi Mallaca Trust, Hendra Lukman, menambahkan, asuransi ini menawarkan beberapa keunggulan dibanding produk sejenis yang ditawarkan perusahaan asuransi lain. Misalnya, adanya penggantian kendaraan ketika kendaraan yang diasuransikan sedang diperbaiki. Ada juga pelayanan darurat didalam kota dan perbaikan kilat. Hingga saat ini, kontribusi terbesar pendapatan perseroan didapat dari asuransi kendaraan bermotor baik mobil maupun sepeda motor. “Paling besar memang dari kendaraan bermotor bisa mencapai 50 persen dan 50 persen sisanya dari asuransi properti, personal accident, hingga marine cargo ” ujarnya. Melihat potensi pasar yang menggairahkan ini, perusahaan

asuransi ini memperluas jaringan pemasaran dengan menambah delapan kantor cabang baru hingga akhir 2013. Pada 2014, diharapkan mencapai 24 kantor cabang. Pembukaan kantor

Sementara itu, CEO & President Director Malacca Trust Insurance, Hendra Lukman menjelaskan, pihaknya fokus pada ritel insurance yang memiliki misi menjadi asuransi pilihan disemua distribusi dengan mempunyai keunggulan adalah hal mudah urusan, tanggap dan bersahabat serta tidak ribet. “Untuk beberapa cabang ini kami berupaya memberikan kemudahan bagi masyarakat saat mereka mendapatkan musibah. Kami juga menargetkan rupiah pada beberapa kantor yang ada. Untuk Malang sendiri, menargetkan Rp 8 Milyar hingga akhir 2013,” kata Hendra Lukman, kepada Bisnis Surabaya, di Malang pekan lalu. Sementara itu, Head of Malang

Suasana pameran Ertiga di Ciputra World Surabaya

pakai aksesoris tambahan, sekarang sudah natural tapi tampil mewah,” katanya. Ia berharap, tipe baru ini target penjualan untuk seluruh varian sebanyak 17.260 unit. Target lebih tinggi 2 kali lipat dibandingkan tahun lalu yang sebesar 9.800 unit. ‘’Sampai penutupan pameran sudah 175 unit terjual. Padahal target di pameran hanya 100 unit. Ternyata, pada hari pertama sudah melebihi target yang

antaranya di Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, Yogyakarta, Solo, dan Malang. Tahun ini, selain di Surabaya, perseroan akan menambah kantor cabang di Malang, Palembang, Makas-

sar, Denpasar, Samarinda, Balikpapan, Manado dan dua kantor cabang baru di Jakarta. Branch Manager Malacca Trust Insurance Surabaya, Mochamad Sofwanto, mengatakan,

tahun ini pihaknya akan tetap fokus menyasar nasabah perorangan dengan menawarkan produk-produk unggulan. Seperti Malacca Speed untuk asuransi kendaraan bermotor.(prw)

Malang Ditarget Rp 8 Milyar

Peminat Ertiga Doble Blower Lampaui Target Sejak dikeluarkannya Ertiga single blower 2010 lalu, PT United Motors Centre (UMC) terus berinovasi. Yakni, Ertiga doble blower dengan keunggulan AC yang merata tanpa ada perubahan kompresor. Hal ini dimaksudkan merespon konsumen yang menghendaki. Marketing Manager PT UMC Jatim, Yunita Christanti, mengatakan, Ertiga tahun lalu menyumbangkan penjualan terbanyak. Yakni, 50 persen dibandingkan tipe lainnya. Karena itu, pada 2013 ini pihaknya membuat inovasi. Khususnya Ertiga tipe GL dan GX yang semakin canggih. “Ertiga doble blower ini dinginnya merata. Kompresornya tetap sama. Tambahan AC double blower hanya untuk tipe GL dan GX. Sementara tipe GA tetap single blower. Perbedaannya, ada pada body. Yakni sekikit grill diganti chrome dan bagasi. Tampilannya lebih mewah. Dulu

cabang, kata Hendra, perseroan menginvestasikan sekitar Rp 1 miliar. Tahun 2012 lalu, perseroan sudah mempunyai 8 kantor cabang di seluruh Indonesia. Di-

diperkirakan. Kami tentunya berharap pada 2013 ini Ertiga sendiri dapat membantu melampaui target,” paparnya. Untuk fitur keselamatan dan keamanan juga tidak mengalami perubahan. Karena Ertiga sudah memiliki fitur yang mumpuni dikelasnya. Seperti Dual SRS Airbag untuk tipe GX, Anti Lock Braking System pada tipe GX, Side Impact Beam, dan Immobilizer Key (tipe GL,GX). (diy)

Office, Herry Kristianto, mengaku, optimis target tersebut dapat tercapai melihat dari perkembangan otomotif malang yang semakin hari makin bertambah masyarakat yang memiliki kendaraan bermotor. ”Saya yakin target tersebut akan tercapai. Disamping kota Malang sangat signifikan dalam pertumbuhan otomotif, kami juga sudah memiliki 25 agency yang akan membantu kita dalam memenuhi target tersebut, “ ungkapnya. Head of Motor Business & Claim, Dian Primandaru, menam- Suasana pembukaan kantor cabang Malacca Trust Insurance di Malang bahkan, untuk produk claim yang memiliki prosentase tertinggi ada- Karena itu, pada tahun ini akan “Kami lebih mengkhususlah kendaraan bermotor mencapai merambah pada kendaraan roda 2 kan untuk kendaraan bermotor 80 persen dibanding produk lain. yang sudah berjalan di Jakarta. tahun ini pada roda 2 dari semua

Masyarakat Kurang Mengerti Listrik yang Aman

Sosialisasi tentang kelistrikkan sangat dibutuhkan masyarakat. Hal itu disebabkan karena, masyarakat kurang mengetahui bagaimana listrik yang aman. Sebagai salah satu perusahaan listrik yang bisa dikatakan berbahaya, tetapi berguna ini Perusahaan Listrik Negara (PLN) Distribusi Jawa Timur (Jatim) membuat program ‘Nangkring Bareng’ yang intinya mensosialisasikan listrik kepada masyakarat. Sejauh ini, ternyata masyarakat kurang mengerti akan bahaya, fungsi dan tata cara pemasangan komponen yang berhubungan dengan listrik. Manager Komunikasi Hukum dan Administrasi PLN Distribusi Jatim, Noerdajanto, mengatakan, kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan informasi kepada masyarakat akan listrik. Karena listrik ini merupakan alat yang berbahaya namun berguna bagi semuanya. “Program ini baru dilakukan akhir 2012 diseluruh kota metropolis. Target 2013 program ini sudah terealisasi diseluruh Jatim. ini merupakan bagian dari upaya kami kepada masyarakat untuk mensosialisasikan tentang listrik. Karena, kenyataannya masyarakat kurang mengetahui,” kata Noerdajanto, kepada Bisnis Surabaya, pekan lalu. Menurut dia, ke-18 kota metropolis di Jatim diantaranya, Surabaya, Sidoarjo, Madura dan beberapa kota lainnya. Mereka tidak mengetahui cara menangani kebocoran listrik. Mereka belum mengetahui tentang cara menjaga kebersihan dan keamanan. Serta tata cara pemasangan listrik baru. Disitulah masyarakat dapat sharing dan bertanya-tanya apa yang mereka belum ketahui. “Rata-rata masyarakat diseluruh wilayah tidak begitu mengetahui tentang listrik yang aman, bahaya dan kegunaan listrik secara mendalam. Bahkan, untuk pasang listrik baru saja mereka tidak tahu harganya. Disitulah kita jelaskan lebih lanjut,” paparnya. (diy)

cc. Dan salah satu produk unggulan dari Malacca Trust Insurance, adalah Malacca Speed. Yakni, solusi layanan asuransi kendaraan menyeluruh. Bukan hanya bagi kendaraan itu sendiri, juga pemilik kendaraan dengan memberikan layanan mobil pengganti,” katanya. Vice President Head of Business Operation Malacca Turst Insurance, Satya Gutomo, secara keseluruhan MTI pada 2012 mencapai Rp 50 Miliar. Hal ini luar biasa karena lonjakannya 90 persen dari 2012. Untuk 2012 sendiri belum terlalu banyak antara Rp 10 miliar sampai Rp 12 miliar. MTI mengeluarkan modal awalnya Rp 77 miliar dari delapan cabang MTI diseluruh Indonesia. (diy)

UKM Binaan Serap 68.000 Naker PT Semen Indonesia (Persero) Tbk terus berupaya memperkuat kapasitas dan daya saing pengusaha skala kecil dan menengah (UKM). Sebab, UKM merupakan salah satu pilar penting dalam perekonomian nasional. “Jika diibaratkan, 80 persen dari jumlah UKM, kinerjanya baik dan setiap tahunnya menambah satu orang tenaga keja, maka dalam satu tahun UKM binaan BUMN di Jatim bisa membuka lapangan pekerjaan baru bagi 68.000 orang,’’ kata Direktur Utama PT Semen Indonesia, Dwi Soetjipto, kepada Bisnis Surabaya, pekan lalu. Saat ini, kata dia, UKM yang menjadi binaan BUMN di Jatim sekitar 85.000 usaha. Jumlah ini cukup banyak, sehingga pihaknya terus mendorong pemerintah serta BUMN lain untuk terus memberikan dukungan kepada UKMUKM yang ada guna meningkatkan penyerapan tenaga kerja dan menggerakkan perekonomian

nasional. Hadir dalam acara semen UKM Award ini, Deputi VI Bidang Rekonstruksi dan Pengembangan Usaha Dr Ir Chairul Jamhari, yang sekaligus menyerahkan penghargaan kepada UKM berprestasi. Dwi menambahkan, UKM tidak boleh dipandang sebelah mata. Kehadiran UKM sering kali menjadi sabuk pengaman (safety belt) bagi perekonomian nasional dalam hal pengurangan pengangguran dan pengentasan kemiskinan. Semen Indonesia terus melakukan penguatan kapasitas UKM mitra binaannya. Perseroan ini mempunyai 12.000 mitra binaan dengan omset sekitar Rp 800 Milliar dibidang usaha mulai dari perdagangan, kuliner, agribisnis, industri kreatif, hingga berbagai sektor industri kecil lainnya. Mitra binaan tersebut tersebar diberbagai daerah. Terutama dibasis usaha perseroan, yaitu di Gresik dan Tuban.(sam) Lowongan Kerja Kami mengajak generasi muda Jawa Timur bergabung di perusahaan kami sebagai: 1.Staf Akutansi : pendidikan Diploma / Sarjana Akutansi IPK min 2,75 2. Staf Marketing : pendidikan Diploma / S1 semua jurusan, menyukai tugas lapangan, IPK min 2,75 3. Public Relations : Diploma / S1 komunikasi / Marketing, pintar berkomunikasi. 4. Tenaga IT : pendidikan Diploma / S1 Teknologi Informasi • Untuk Programmer, menguasai VB Net, PHP, HTML5, CSS3, Java, Oracle, mySQL, Xcode, JQuery. Diutamakan yang pernah mengerjakan website. • Untuk Desain Grafis dan Animasi, menguasai HTML5 dan CSS3, Software, 3D, Flash, Adobe Illustrator, Adobe Photoshop. Syarat umum : umur maksimal 25 tahun dan belum menikah. Lamaran lengkap + CV dikirim ke Surabaya TV, Puncak Permai Square Jl. Raya Darmo Permai III Kav. A5-A8 Surabaya (Pada amplop tulis bidang yang dipilih)

G.175

G.174

G.173

G.198


IMLEK EDISI 90 /TAHUN 02, 11 - 17 FEBRUARI 2013

9

Tahun Baru Imlek, Saatnya Warga Tionghoa Berkumpul Keluarga

Romansa Tahun Ular di Lung Yuan Chinese Restaurant

T

ahun Baru Imlek, waktu yang tepat untuk berkumpul dengan keluarga. Terutama bagi warga Tionghoa. Romansa tahun ular ini lebih terasa jika bisa digelar di Lung Yuan Chinese Restaurant. Rumah makan yang terletak di Hotel Sheraton ini punya sajian spesial untuk menemani jamuan makan malam bersama keluarga menyambut pergantian tahun baru Imlek. Menu -menu tersebut hasil olahan Chef Ben Lim yang bisa dinikmati tamu saat merayakan Imlek bersama keluarga, sahabat atau rekan kerja. Diantara menu spesial yang lazim disajikan saat Imlek adalah Sticky Fish Cake, Buddha Jumps Over The Wall Soup dan Tumis Teripang dengan Sea Moss dan Jamur Hitam. Sticky Fish Cake merupakan kue kranjang berbentuk sepasang ikan koi

paduan warna merah atau orange dan putih yang dipercaya masyarakat China membawa kemakmuran dan keberuntungan. “Kue ini, biasanya dijadikan sebagai hantaran untuk kerabat, sahabat atau rekan kerja,” kata Chef, Ben Lim, kepada Bisnis Surabaya, pekan lalu. Ia menjelaskan, rasa manis dan lengket memiliki filosofi mempererat hubungan dengan orang yang diberi hantaran. Serta mengandung harapan agar tahun yang akan dijalani berjalan manis dan lancar. Sticky Fish Cake terbuat dari tepung ketan, tepung beras dan tepung tan mien, juga minyak sayur, santan, gula dan air. Cara membuatnya mudah. Campurkan semua bahan lalu aduk hingga merata. Diamkan sekitar 30 menit. Tambahkan pewarna makanan dan bentuk sesuai kreasi, misalnya bentuk ikan koi. Masak dalam steam sekitar 2 jam. Tiriskan lalu

siap disajikan. Sedangkan, Buddha Jumps Over The Wall Soup dinamai demikian karena kelezatannya. Konon, dahulu ketika juru masak istana sedang mengolah sup, aromanya tercium hingga ke kuil. Aromanya begitu menggoda selera. Bahkan, saking menggodanya sampai ada seorang bhiksu melompati tembok karena ingin mencicipi sup tersebut. Bahan sup tersebut adalah ikan maw, abalon, kerang kering, jamur hitam, teripang, ayam, bei qi (sejenis herbal), dang gui, kaldu ayam, gula, garam dan air. Cara membuatnya membutuhkan waktu lama. Semua bahan dibersihkan, kemudian dikukus 4 jam hingga empuk. Rebus kaldu ayam hingga mendidih. Campur semua bumbu dan kaldu ayam kedalam mangkuk. Kukus selama 3 jam agar rasanya lezat. Sup siap disantap.

Untuk bahan Tumis Teripang dengan Sea Moss dan Jamur Hitam adalah teripang, jamu hitam, sea moss, brokoli, pati kentang, minyak goreng, saus tiram, gula dan garam. Rebus teripang, jamur hitam dan kaldu ayam dengan api kecil sekitar 10 menit. Masukkan pati kentang lalu tiriskan. Rebus kaldu ayam dan bumbu lainnya lalu tambahkan sea moss. Panaskan sekitar 2 menit. Setelah matang, tuangkan bumbu diatas teripang. Kemudian rebus air hingga mendidih. Masukkan brokoli sekitar 3 menit lalu tiriskan. Sajikan semua bahan dan bumbu di mangkuk. Selain sajian makanan, Sheraton juga menampilkan pertunjukan barongsai dan musik Guzheng, dewa uang show dan kids corner dengan badut dan pesulap untuk menghibur anak -anak. (prw)

Rayakan Imlek dengan Keprihatinan

Ritual Mandikan Patung Dewa

Warga Kampung Pecinan Khawatir Rumahnya Digusur Bagi warga Kampung Tambak Bayan Tengah, Kelurahan Alun-alun contong, Kecamatan Bubutan, perayaan Imlek dirayakan dengan keprihatinan. Bukan karena kondisi ekonomi mereka yang lemah, karena memang mereka rata-rata bermatapencaharian sebagai tukang kayu dan penjahit. Apalagi, sewaktu-waktu terancam penggusuran karena sengketa tanah. Salah satu warga Kampung Tambak Bayan Tengah atau Kampung Pecinan, Go Sok Yong, mengatakan, warga disini merupakan satu komunitas etnis Tionghoa yang saat ini masih ada di Surabaya. Kedatangan nenek moyang mereka sudah sejak 1930-an, kemudian mendiami bangunan bekas kandang kuda milik Belanda. “Dulu rumah-rumah petak itu kandang kuda, sekarang sudah ada yang di tembok (dibangun dengan semen), tapi masih ada yang menggunakan bangunan aslinya dari kayu,” kata Go Sok Yong, yang akrab dipanggil Gunawan, ini. Laki-laki 68 tahun ini, menyatakan, kampung Cina ini dulu dipadati oleh etnis Tionghoa dari suku Kanton. Awalnya, kampung ini hanya didatangi beberapa marga saja. Seperti marga ayahnya, Go, yang merupakan orang pertama yang datang dari Cina. Beberapa marga yang datang pertama di daerah tersebut, seperti marga Tjio, Go, Lin, Lie dan huwang, yang terus mengajak sanak famili untuk hijrah ke Indonesia dan menempati daerah Tambak Bayan Tengah ini. Di kampung kecil ini, sejumlah kepala keluarga (KK) yang masih keturunan dari daratan Cina asli, menjadi bukti sejarah kedatangan penduduk Cina pada zaman Belanda. Mereka, berkembang hingga 80 KK, dan

Dulu rumah-rumah petak itu kandang kuda, sekarang sudah ada yang di tembok (dibangun dengan semen), tapi masih ada yang menggunakan bangunan aslinya dari kayu,”

Go Sok Yong

sudah membaur dengan penduduk Jawa. Gunawan menjelaskan, jika pada perayaan Imlek seperti tahun ini, warga kampung Tambak Bayan Tengah juga tetap merayakannya. Biasanya, pada malam Tahun Baru Imlek, akan ada pertunjukkan barongsai yang berkeliling kampung, dan ritual sembahyang pada leluhur (bagi pemeluk Kong hu cu), dan pemasangan lampion serta pembagian angpao keesokan harinya.

“Meski secara ekonomi pas-pas-an, kami tetap merayakan Imlek. Pembagian angpao juga diberikan pada anak-anak hingga usia dewasa. Terutama bagi yang belum menikah. Tradisi ini wajib dan sudah turun temurun. Karena bagi-bagi angpao ini merupakan simbol, yang melambangkan membagikan berkat, “ jelas Gunawan. Di kampung yang rumahnya hanya sepetak ini (karena bekas kandang kuda), masyarakat etnis Tionghoa masih memegang

Chef Lung Yuan Chinese Restaurant menunjukkan makanan saat Imlek

teguh tradisi mereka. Ornamen Cina, masih terasa, meski tak begitu kentara. Bahkan, jika memasuki gang di lorong rumah, musik klasik Cina juga kerap terdengar. Di rumah petak tersebut, warga keturunan ketiga dari penduduk asli Cina hingga kini masih terus menjaga tradisi, meski ada kekhawatiran tempat tinggalnya atau rumahnya akan digusur. Perlu diketahui, lahan tersebut saat ini menjadi sengketa antara warga dengan pemilik Hotel V3 yang berdiri bersebelahan dengan Kampung Pecinan. Sebelumnya, warga telah mendiami daerah tersebut sejak 1930-an, turun-temurun dari orang tua mereka. Mereka juga rutin membayar uang sewa bangunan setiap bulannya, pada Koperindo sebesar Rp 20.000 - Rp 60000 per bulan. Namun pada 2008, mereka tak lagi membayar sewa bangunan, dan harus menghadapi persoalan dengan V3, yang akan menggusur daerah tersebut, untuk dikuasai Hotel V3. Saat ini mereka hanya bisa menunggu dengan kekhawatiran tentang nasib mereka. “Harapan kami, pada Tahun Baru Imlek¸ kampung ini tidak akan tergerus zaman. Karena disinilah sejarah perkembangan masyarakat Tionghoa berada. Kalau sudah digusur, sudah tidak ada lagi daerah Pecinan atau sejarah nenek moyang kami,”. (nik)

Perayaan pergantian tahun China atau Imlek 10 Februari disejumlah kelenteng di Surabaya tampak meriah. Mulai yang bersifat ritual hingga sosial. Salah satu kegiatan yang menjadi agenda setahun sekali di Kelenteng, Hong San Ko Tee atau yang biasa disebut Kelenteng Cokro ini adalah ritual memandikan rupang dewa yang ada di lingkungan kelenteng. Pengurus Kelenteng Cokro, Juliani Pudjiastuti,

dengan pengurus dan diawasi pemimpin kelenteng. Setelah dibersihkan dengan menggunakan air bunga mawar merah, rupang dilap sampai bersih dan kering. Kemudian kembali dimasukkan dalam lemari kaca, yang berada dibagian altar persembahyangan. Ada satu syarat yang harus dilakukan umat yang ingin ikut memandikan atau mensucikan rupang. Mereka terlebih dulu mensucikan diri masing-mas-

mengatakan, ritual memandikan rupang dewa atau patung dewa ini dilakukan sebelum pelaksanaan sembahyang perayaan Imlek. Karena membersihkan atau memandikan rupang dewa menjadi bagian penting menjelang Imlek. Setelah diawali dengan doa bersama, puluhan umat kemudian mengambil perlengkapan untuk ritual. “Seperti halnya manusia, kalau bersih akan terlihat lebih segar. Demikian juga dengan membersihkan rupang dewa dengan harapan juga terlihat bersih setelah dimandikan,” kata Juliani, kepada Bisnis Surabaya, pekan lalu. Satu persatu, rupang atau patung dengan berbagai ukuran yang berbeda-beda itu kemudian diturunkan atau dikeluarkan dari altar persembahyangan, yang dilengkapi kotak lemari terbuat dari kaca. Kemudian, diletakkan diatas meja, dengan susunan yang tidak boleh berbeda dengan posisi saat rupang berada didalam kotak kaca. “Posisinya memang harus sama persis seperti sebelum dikeluarkan dari lemari kaca di altar,” tambahnya. Setiap rupang akan disucikan dengan cara dimandikan hingga bersih oleh umat bersama

ing. Cuci rambut, mandi. Jika tidak melakukan hal itu, umat dilarang ikut memandikan rupang. Dari ratusan rupang yang ada di Kelenteng Cokro, rupang atau Patung Dewa Kong Tee Tjoen Ong adalah yang tertua. “Menurut cerita leluhur kami, rupang Kong Tee Tjoen Ong itulah yang menjaga tempat ibadah ini,” tambah Yuliani. Selain ritual memandikan rupang atau patung dewa, kelenteng yang didirikan pada era Hindia Belanda ini juga mengadakan kegiatan sosial berupa pembagian 500 bingkisan yang berisi sembako pada hari selasa 29 Januari 2013. Seluruh bingkisan waktu itu kami bagikan kepada warga masyarakat, merupakan sumbangan dari umat. Dan secara khusus dibagikan menjelang Imlek. Sebelumnya sekitar 500 kupon telah dibagikan kepada warga masyarakat sekitar kelenteng untuk ditukarkan dengan bingkisan sembako yang memang sudah disiapkan. “Kami ingin mengajak seluruh umat kelenteng untuk berbagi dengan sesama yang kurang beruntung. Karena pada dasarnya, seluruh agama di bumi ini mengajarkan untuk saling mengasihi pada sesama,”. (hjy)

Properti Tour & Travel Sarana promosi, Rupa - rupa mempertahankan, memperluas pasar Otomotif serta meningkatkan citra perusahaan, Jasa paling efektif, mini biaya, maksimal Lowongan hasilnya.

Tour & Travel

AC

TUJUH STRATA Tour & Travel

“AB TEHNIK” Menerima Panggilan Service AC, Kulkas dll.

Kantor : Komplek Pasar Wisata Blok G/5A, Sedati Juanda Sidoarjo Telp. 031. 8682 777 031 867 2360 Fax. 031. 867 2365

PEG.07

Nuke Koko Ferdianto, ST 0811 344 5829 / 0852 823 66618

Office : Jl. Pagesangan Asri VI/1 Jambangan Surabaya 60233 Telp. / Fax. : 031-8291478 pembangunan.indo@gmail.com PEG.11

PEG.12

Agung Bintoro Hp. 081.93102681 Flexi. (031) 81522796 Home : Jl. Griya Kebraon Utara III Blok AG 25 Karang Pilang Telp. 031 - 7661194, Surabaya 60222

PEG.10

PEG.01


LifeStyle10

EDISI 90 /TAHUN 02, 11 - 17 FEBRUARI 2013

Valentine Day, yang lebih dikenal sebagai hari kasih sayang sangat berarti untuk dilewatkan. Karena itu, bagi mereka yang mengerti arti kasih sayang sangat memanfaatkannya dengan perawatan istimewa Body Bliss Spa yang menggunakan ekstrak buah Strowbery.

Hadapi Persaingan Hotel

Konsep Minimalis Penuh Warna

D

isamping itu, ada juga yang memanjakan diri sejenak untuk melepas kepenatan setelah seharian bekerja. Hari penuh cinta yang dikenal dengan Valentine Day ini, tak salah bila kaum hawa, khususnya muda-mudi memilih perawatan Body Bliss Spa bila ingin tampil cantik. Apalagi bila merayakan valentine bersama pasangan. Ten Eleven Spa and Fitness Hotel Santika Pandigiling Surabaya, menawarkan kaum hawa untuk bermanja-manja saat hari kasih sayang tiba. Sales & Media Communication, Lisa Lestari, mengatakan, perawatan Body Bliss Spa dapat dinikmati selama Februari. Paket ini menggunakan ekstrak buah Strowbery. “Perawatan pertamanya, dimulai dengan foot ritual untuk membersihkan kuman dan memberikan kesan rileks pada kaki selama 10 hingga 15 menit,

Persaingan hotel di Surabaya semakin ketat. Karena itu, pelaku usaha perhotelan harus jeli dengan gebrakan baru. Misalnya, hotel dengan segmen bugjet yang beroperasi di Sidoarjo salah satu yang memberi alternative untuk beristirahan nyaman untuk melepas kepenatan setelah pulang kerja. General Manager Hotel Halogen, Misbahul Munir, mengatakan, konsep hotel ini merupakan konsep minimalis. Hotel yang memiliki 105 kamar dengan tiga tipe kamar full colour/penuh warna yang didominasi warna orange. “Kami buat konsep minimalis full colour. Dengan mengandalkan lokasi strategis yakni dekat Bandara Juanda ini, kami berupaya

Perawatan Body Bliss Spa yang menggunakan ekstrak buah Strowbery.

dilanjutkan dengan tradisional massage selama 60 menit. Selanjutnya body scrub dan terakhir masker wajah. Seletah perawatan selesai disajikan jus Strowbery,” kata Lisa, kepada Bisnis Surabaya, pekan lalu. Setelah melakukan perawatan, dipastikan tubuh menjadi lebih fresh dan siap menikmati hari kasih saying dengan penuh kasih. Karena body scrubnya sendiri berfungsi untuk mengangkat selsel kulit mati dan menghaluskan kulit. Untuk body scrub-nya berfungsi menutup pori-pori sekali-

gus mengencangkan kulit. “Semuamenggunakan buah strowbery. Sebab diyakini buah yang berwarna merah ini mengandung anti oksidan dan vitamin C yang tinggi untuk menjaga kelembaban kulit, serta berfungsi untuk merevitalisasikan sel kulit baru,”. (diy)

memberikan yang terbaik. Kami targetkan okupansi pertama hanya 60 persen. Hal ini karena kami sedang membangun tahap kedua,” kata Misbahul, kepada Bisnis Surabaya, pekan lalu. Warna cerah, seperti orange, hijau dan lainnya bisa dilihat pada kamar hotel. Bahkan, toilet sengaja dicat lebih dari satu warna atau perpaduan dari beberapa warna. Saat ini, pihaknya menawarkan potongan harga 50 persen hingga 6 bulan kedepan. Hal ini sebagai upaya untuk menarik tamu hotel serta memperkenalkan hotel bersegment budget tersebut. Untuk tipe smart harganya Rp 584.000, standard Rp 633.000 dan superior Rp 757.000. ‘’Karena sedang promo harganya jadi Rp 350.000 smart room Rp 380.000 untuk standard. Sedangkan superior hanya Rp 450.000,” ujarnya.

Hotel seluas 5000 hektar ini berada di by pass tidak jauh dari Bandara Juanda memiliki tiga lantai jadi pendatang baru di dunia perhotelan. “Failitas kami hanya kamar hotel saja. Kami tidak menyediakan fasilitas kolam renang dan sebagainya. Tetapi, hanya kamar hotel dan café shop yang berada di lantai dasar. Fasilitas pendukung lainnya semua kamar kami sediakan wifi,” tambahnya. Hotel ini, kata dia, harus memiliki wifi karena hotel bisnis yang bersegmen bisnis seperti travel agen ataupun airland. Meski demikian, tidak menutup kemungkinan masyarakat individu dapat tetap singgah di hotel berkonsep warna orange ini. “Kami juga menyediakan ruang meeting room dan ruang teathet sebagai pendukung,”. (diy)

Imlek, Momentum Padukan Dua Budaya Tahun Baru Imlek mengilhami seseorang untuk berkreasi. Salah satunya busana karya designer, Annyta Purnomo. Dalam karya busana itu memadukan budaya China dan Indonesia, untuk memeriahkan Imlek. Warna merah dan emas, memberi kesan elegan dan eksklusif bagi si-pemakai busana.

T

iga rancangan barunya ini selain untuk perayaan Imlek, juga digunakan saat malam Natal sebagai gaun malam. Tiga karyanya ini dipamerkan dengan tajuk ‘Redefining Peranakan’ di Rotundo V-Walk Ciputra World Surabaya, pekan lalu. Sang Designer Anita Purnomo,menjelaskan, warna batik merah dipadu dengan bahan lace dan bordir. Model kerah

Shanghai atau cheongsam, dihiasi kancing China, bagian punggung terbuka,  model korset dengan pundak terbuka. Ini, kata dia, busana pesta yang cocok digunakan saat merayakan Tahun Baru Imlek. Perpaduan kerah cheongsam sebagai salah satu cirri khas budaya China. Sementara batiknya merupakan khas Indonesia. Keduanya dipadukan sehingga membentuk busana yang cocok dipakai saat Imlek tiba. “Saya merancang 3 de-

sign selama 5 hari dengan warna dominan merah dan emas. Merah ini merupakan warna elegan serta menunjukkan keberanian. Merah ini juga sebagai warna wajib. Sementra gold sebagai warna keberuntungan,” katanya. Meski dipersiapkan dengan singkat,   rancangan Annyta, tampak anggun dan elegan. Meski demikian, ia mengaku, rancangan ini memiliki kesulitan dalam menyelaraskan motif batik dan bahan lain. “Batiknya ini saya menggunakan batik printing. Gaun ini cocok juga ditambahi dengan beberapa aksesoris hiasan kepala berbentuk bordir bunga-bunga piony merah keemasan. Gaun ini sendiri memang khusus untuk imlek yang dipakai untuk makan malam,”. (diy)

Tiga rancangan baru yang memadukan dua budaya yang bisa digunakan saat imlek dan malam Natal.

Gong Xi Fa Cai

Ada tradisi Tahun Baru Imlek, masyarakat Tionghoa di Indonesia yang dipertahankan. Yakni, menyantap salad yee sang atau yusheng. Tradisi ini, memiliki filosofi yang dipercaya sebagai simbol kegembiraan dan kemakmuran bagi orang yang menyantapnya. Hidangan tersebut terdiri dari irisan ikan, lobak dan wortel yang diberi saus. Konsumen bisa menuangkan sendiri saus yang dibuat dari campuran minyak, cuka dan gula.

K

ini hidangan yee sang versi modern diciptakan pada 1964  di Rumah Makan Lai Wah, Singapura. Penciptanya, empat  juru masak  bernama Lau Yeok Pui, Tham Yui Kai, Sin Leong dan Hooi Kok Wai. Mereka rekan sekerja di dapur Rumah Makan Cathay di Gedung Cathay, Singapura.

Warga Tionghoa Makan Salad Yee Sang menyajikan di meja, ada ucapan Gong Xi Fa Cai dan Wan Shi Ru Yi. Penyajian diiringi mantra pengharapan dalam Bahasa Mandarin. Misalnya, saat meletakkan irisan ikan disertai ucapan Nian Nian You You yang artinya berkelimpahan sepanjang tahun.

Pada saat menambahkan jeruk lemon disertai ucapan Da Ji Da Li. Demikian seterusnya sampai bahan terakhir. Cara menyantap yee sang dengan mencampur semua bahan salad yang berarti kita siap mengalami berbagai keadaan dalam menjalani hidup. Masing-mas-

ing mengambil salad dengan sumpit. Kemudian mengangkat tinggi-tinggi sambil mengucapkan selamat tahun baru Imlek bersama-sama. “Makin tinggi dipercaya makin baik pula peruntungan pada tahun baru. Ritual ini disebut Lo Hei,”. (diy)

Menu Imlek Garden Palace Hotel

Humas Garden Palace Hotel, Igga Mone, menjelaskan, yee sang terdiri 17 jenis bahan segar yang diracik dan disantap bersama keluarga. Isinya berupa irisan salmon, jelly fish atau tuna, yang sudah direndam dalam campuran minyak wijen, minyak goreng dan merica. Juga ada irisan wortel, lobak, jahe putih, jahe merah, manisan

kulit jeruk, jeruk Bali, jamur enoki, biji wijen, irisan kulit pangsit atau kentang goreng. “Bahan-bahan ini memberikan rasa yang ramai. Ada manis, pahit, asam dan asin seperti kehidupan yang memberikan bermacam rasa dan pengalaman. Untuk sausnya, dibuat dari campuran minyak goreng dan minyak wijen den-

gan tambahan saus buah prem, gula pasir dan bubuk  kayu manis. Saus disajikan terpisah dan dicampur sendiri dengan  sumpit  oleh mereka yang akan menyantapnya,” kata Igga, kepada Bisnis Surabaya, pekan lalu. Yee sang, disajikan dalam wadah besar yang bisa disantap untuk 6-8 orang. Pada saat G.197


11

EDISI 90 /TAHUN 02, 11 - 17 FEBRUARI 2013

Jatim...

Kerja Menanggal Surabaya. Dirinya juga telah menemui siswasiswa BLK yang sedang bekerja membuat serta merancang hasil karya produk dalam negeri. Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Kependudukan Jatim, Hary Soegiri mengatakan, pusat uji kompetensi mempunyai tugas pokok dan fungsi melakukan koordinasi dan sosialisasi agar pelayanan yang diberikan kemasyarakat yang melaksanakan sertifikasi bisa berlangsung cepat, tepat dan berkualitas. “Pusat uji kompetensi yang diresmikan ini merupakan pertama kalinya dibentuk di Indonesia. Semoga berdampak positif dan kami tetap berusaha berbuat yang terbaik demi

menciptakan keahlian dan keterampilan membuat produk lokal,” tandasnya. Dorong UKM Pengamat Ekonomi Unair Surabaya Sri Kusreni, mengatakan, prospek bisnis Usaha Kecil Menengah (UKM) dalam era perdagangan bebas dan otonomi daerah sangat tergantung pada upaya yang ditempuh pemerintah dalam mengembangkan bisnis UKM. Salah satu upaya kunci yang perlu dilakukan adalah bagaimana mengembangkan iklim usaha yang kondusif bagi UKM. Untuk mencapai iklim usaha yang kondusif ini, diperlukan penciptaan lingkungan kebijakan yang kondusif bagi UKM. Menurut dia, kebijakan yang kondusif dimaksud dapat diartikan sebagai lingkungan kebijakan yang transparan dan tidak membebani UKM secara finansial bicara berlebihan. Ini

ingkatan pembangunan rumah tipe besar yang mencapai 114,6 persen, disusul peningkatan pembangunan rumah tipe menengah 76,7 persen dan rumah tipe kecil 24,5 persen. “Tingginya penjualan rumah tipe besar, rata-rata naik hingga 80,2 persen disusul rumah tipe menengah 23,3 persen. Sementara penjualan rumah tipe kecil justru menurun 19,3 persen,” tandasnya. Karena itulah, pertumbuhan Kredit Pemilik Rumah (KPR) yang disalurkan bank umum per Desember 2012 stabil.

Sebab, pertumbuhan penyaluran kredit tertinggi ada pada KPR rumah bertipe besar (diatas tipe 70) mencapai 68,0 persen, KPR rumah tipe menengah pertumbuhannya mencapai 6,0 persen. Sementara untuk rumah tipe kecil mengalami penurunan. “Suku bunga KPR 60,0 persen saat ini masih menjadi penghambat utama bagi bisnis property walaupun tren suku bunga terus mengalami penurunan. Kenaikan harga bahan bangunan mencapai 49,1 persen. Kenaikan uang muka (down payment) pembelian rumah 43,6 persen dan besarnya pajak perumahan 32,7 persen membuat penghambat bagi pelaku pebisnis property di Jatim,”. (nik)

yang mencapai 7,22 prsen diatas pertumbuhan ekonomi nasional yang hanya 6,29 persen. Jika dibanding daerah lain seperti DKI Jakarta yang hanya sebesar 6,31 persen, Jabar dan Jateng dikisaran 6,3 persen capaian perekonomian Jatim masih unggul. “Tentunya, prestasi ini layak diapresiasi, termasuk peran serta perbankan. Dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan stabil akan memberikan kontribusi penurunan angka kemiskinan,” tandas dia. Inflasi di Jatim sampai dengan November 2012, masih dalam batas tengah sasaran inflasi nasional sebesar 4,5 persen. Sebagai wilayah dengan pertumbuhan ekonomi jauh melampaui pertumbuhan ekonomi nasional, angka inflasi tersebut masih ter-

bilang sangat ideal. “Kami berharap, perbankan umum di Jatim bisa meningkatkan penyaluran linkage dengan Bank Perkreditan Rakyat/BPR ini yang nantinya mendorong peningkatan UMKM (kredit usaha mikro kecil dan menengah-red) dalam penurunan suku bunga,” paparnya. Meningkatnya perekonomian di Jatim, terang dia, banyak dipengaruhi serta dukungan dari berbagai sektor. Dukungan tersebut adalah dengan berdirinya perbankan seperti Jamkrida, Apex BPR, Linkage Bank Umum dan BPR serta program sertifikasi tanah yang dikaitkan dengan kredit UMKM. “Apalagi, krisis ekonomi global yang belum pulih di Eropa tidak berpengaruh pada perekonomian nasional, khususnya di Jatim,” ujar Ishak. Peran sektor perbankan maupun industri mulai Oktober 2012 mengalami pertumbuhan kredit mencapai 26,0 persen/tahun (YoY).

(dari Hal 1)

Lingkungan Kebijakan Meski saat ini dunia kerja telah berubah seiring dengan perubahan zaman dan waktu. Dibidang kedokteran, jika dahulu penyakit jantung bisa ditangani oleh dokter jantung saja. Saat ini, sudah ada dokter jantung spesialis bilik kiri bagian atas. Artinya, segala kompetensi dan tenaga ahli sudah memiliki kemampuan berbeda. Ia berharap, sebagai pasar yang besar diharapkan masyarakat pekerja harus meningkatkan kompetensi dan keahliannya. Untuk memperkuat diri dalam menghadapi perdagangan bebas, khususnya ditingkat Asia, harus dengan menciptakan suasana kondusif. Mantan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal tersebut men-

Hambat...

gungkapkan, pemerintah harus menciptakan suasana kondusif dan stabil agar investor mau masuk ke Jatim untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) disektor tersebut. a mencontohkan, Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) yang selalu menjadi persoalan setiap tahunnya, sehingga para buruh unjuk rasa. Selama sistemnya tidak diperbaiki, maka setiap tahun pasti muncul masalah. Ini karena buruh dan pengusaha mempunyai ukuran sendiri dalam menentukan besaran UMK. Dalam kunjungannya itu, pria yang akrab disapa Gus Ipul, tersebut berkesempatan meresmikan pusat uji kompetensi Jatim di UPT Balai Latihan (dari Hal 1)

Ada Kenaikan Harga Disamping itu, adanya kenaikan upah pekerja 41,8 persen dan mahalnya biaya perizinan hingga mencapai 21,8 persen. Belum lagi ditambah fasilitas umum mencapai 18,2 persen,” kata Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah IV jatim, Soekowardojo, kepada Bisnis Surabaya, pekan lalu. Ia   memprediksikan, triwulan I/2013 ini, harga rumah mengalami kenaikan 5,3 persen dibandingkan triwulan IV 2012. Kenaikan itu terutama disumbang oleh harga rumah tipe kecil

PDRB...

sebesar 8,3  persen, tipe besar 4,2 persen  dan tipe menengah 3,6 persen. “Tingginya kenaikan harga rumah ini  disebabkan adanya kenaikan harga bahan bangunan dan upah pekerja. Sedangkan permintaan perumahan diperkirakan mengalami penurunan,” tambahnya. Disisi lain, penjualan dan pembangunan property residental pada triwulan IV 2012 justru mengalami perkembangan. Secara tahunan, pembangunan rumah 2012 mengalami kenaikan 63,2 persen. Ini disumbang pen(dari Hal 1)

Didominasi Tiga Sektor Pertumbuhan itu, didominasi tiga sektor. Diantaranya, perdagangan, hotel, dan restoran dengan kontribusi 30,40 persen. Kemudian sektor industri pengolahan dan sektor pertanian masing-masing 27,11 persen dan 15,42 persen. Terlebih, pertumbuhan ekonomi Jatim mencapai 7,27 persen selama triwulan IV/2012 atau melebihi realisasi nasional hanya 6,23 persen pada periode sama. Menurut dia, pada 2009 ekonomi Jatim hanya tumbuh 5,01 persen. Lalu, meningkat menjadi 6,68 persen pada tahun 2010 dan tahun 2011 naik menjadi 7,22 persen. “Kinerja 2012, kami yakin angka pertumbuhan ekonomi Jatim 7,27 persen merupakan pertumbuhan terbaik di Pulau Jawa hingga di penjuru Tanah Air,” ujarnya.

Eksepsi...

Pencapaian ekonomi Jatim, kata dia, disebabkan besaran inflasi Jatim pada 2012 yang terjaga dan terealisasi diposisi 4,50 persen. Hal tersebut ikut mengurangi angka kemiskinan di provinsi ini. “Kemiskinan di Jatim turun dari 14,23 persen per Juni 2011 menjadi 13 persen per September 2012,” jelasnya. Dimana angka pengangguran juga turun dari 4,18 persen per Februari 2011 menjadi 4,12 persen per Agustus 2012. “Dengan indikator itulah yang menjadikan tolak ukur Jatim kian baik, khususnya dari sisi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya. Pimpinan Bank Indonesia (BI) Wilayah IV Jatim, Muhamad Ishak, beranggapan pertumbuhan ekonomi di Jatim mencatatkan prestasi gemilang (dari Hal 1)

Harus Ada Standar Kesehatan Karenanya, pada pokok perkara No 16 dalam gugatan YLPK Jatim, kata dia, dijelaskan mengenai bahaya detergent, bahkan bahaya yang sangat menakutkan bagi semua manusia yaitu RESIKO KANKER (karsiogenik). Sebagai argumentasinya, Zainal Arifin, yang memperoleh mandat penuh pengurus YLPK Jatim itu mengungkapkan dasar hukumnya bahwa didalam pasal 111 ayat (1) Undang -undang No. 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan disebutkan: Makanan dan minuman yang dipergunakan untuk masyarakat harus didasarkan pada standar dan/ atau persyaratan kesehatan. Hal itu dikuatkan dalam pasal 111 ayat (6) UU No. 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan disebutkan bahwa Makanan dan Minuman yang tidak memenuhi ketentuan standar, persyaratan kesehatan, dan/atau membahayakan kesehatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilarang untuk diedarkan, ditarik dari peredaran, dicabut izin edar dan disita untuk dimusnahkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Selanjutnya menurut Zainal, jika argumentasi hukum itu dihubungkan dengan hak-hak konsumen maka kita akan menemukan hak normatif konsumen yang wajib dipenuhi adalah hak konsumen atas kenyamanan, keamanan, dan

keselamatan dalam mengkonsumsi barang dan/atau jasa (vide pasal 4 huruf a Undang – undang No 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen). Air yang diproduksi tergugat I dan tergugat II yang didistribusikan ke kapal – kapal itu adalah digunakan untuk kebutuhan makanan dan minuman selama konsumen berada diatas kapal. Sedangkan kualitasnya tidak memenuhi standar/atau persyaratan kesehatan dan membahayakan. “Sehingga harus ditarik dari peredaran, dicabut izin, dan dimusnahkan,” timpal Said Sutomo, bersemangat yang menurutnya adalah amanah undangundang. Oleh karenanya, Zainal Arifin, pemegang mandat dari induk organisasinya YLPK Jatim untuk beradvokasi di PN Surabaya yang selalu diikuti dan diamati oleh Ketuanya M. Said Sutomo itu menegaskan dimana hati nurani para tergugat terutama tergugat yang berasal dari unsur pemerintah dan BUMN yang bertujuan untuk melayani seluruh Warga Negara Indonesia dengan baik dan untuk kesejahteraan dan pemenuhan Hajat Hidup Rakyat Indonesia”. Untuk membuka hati nurani para tergugat maka YLPK Jatim dalam gugatannya mengutip pasal 46 Ayat (1) huruf  d  Undang – undang No. 8 Tahun 1999

pal membahayakan kesehatan bagi orang yang mengkonsumsinya? Selain itu YLPK Jatim sebagai penggugat menegaskan, bahwa dalam proses gugatannya tidak Tentang Perlindungan Konsumen bertindak untuk dan atas nama yang menyebutkan: Gugatan atas PDAM dan ALAS yang keduanya pelanggaran pelaku usaha da- merupakan pesaing para tergugat pat dilakukan oleh: d. pemerintah yang rupanya sangat ditakuti kardan/atau instansi terkait apabila ena mampu menawarkan kualitas barang dan/atau jasa yang dikon- barang dan harga kompetitif. Tapisumsi atau dimanfaatkan men- YLPK Jatim sebagai penggugat gakibatkan kerugian materi yang bertujuan memperjuangkan hak besar dan/atau korban yang tidak konsumen untuk memilih barang sedikit. dan/ jasa berupa kebutuhan air miMengingat penyediaan dan num di Pelabuhan Tanjung Perak. pendistribusian air di Pelabuhan Pasal (4) angka 2 Undang – Tanjung Perak Surabaya tidak undang No. 8 Tahun 1999 Tentang sehat dan beresiko atau memba- Perlindungan Konsumen  dengan hayakan kesehatan, menurut Said Tegas dan jelas menyebutkan Sutomo, untuk pencerahan para Hak Konsumen adalah :  hak untergugat, YLPK Jatim dalam gu- tuk memilih barang dan/atau jasa gatannya menguraikan hubungan serta mendapatkan barang dan/ antara pasal 90 ayat (3) huruf  b atau jasa tersebut sesuai dengan Undang – undang No. 17 Tahun nilai tukar dan kondisi serta jami2008 dengan pasal pasal 117 Ayat nan yang dijanjikan. Pasal tersebut (2) huruf e  Undang – Undang No. menurut Zainal Arifin, dengan 17 Tahun 2008 Tentang Pelayaran, tegas dan jelas menyebutkan hak pasal 111 ayat (1) dan ayat (6) Un- konsumen untuk memilih barang dang –undang No. 36 Tahun 2009 dan / atau jasa. Tentang Kesehatan serta pasal  Sedangkan sistem penyediaan pasal 4 Undang – undang  No. 8 dan pendistribusian air di PelabuTahun 1999 Tentang Perlindungan han Tanjung Perak Surabaya samkonsumen. pai sekarang tidak memberi ruang Sehingga YLPK Jatim menu- bagi konsumen untuk mendapatliskan pertanyaan dalam gugatan- kan hak memilih seperti yang dianya: Bagaimana kesehatan para manatkan dalam Undang-undang penumpang kapal (Pasal 117 Ayat Perlindungan Konsumen. Bahkan (2) huruf e) dan hak keamanan pengoplosan air pada reservoir dan keselamatannya (pasal 4 huruf dengan komposisi yang tidak a Undang – undang No 8 Tahun seimbang sehingga melanggar 1999) akan dapat terpenuhi jika air hak konsumen yang diamanatkan. yang didistribusikan ke kapal-ka- (bw)

berarti berbagai campur tangan pemerintah yang berlebihan, baik pada tingkat pusat maupun daerah harus dihapuskan. Khususnya, penghapusan berbagai peraturan dan persyaratan administratif yang rumit dan menghambat kegiatan UKM. Faktor penting dibeberapa daerah yang sangat mengurangi daya saing UKM adalah pungutan liar (pungli) atau sumbangan wajib yang dikenakan pejabat pemerintah. Pungli ini, akan meningkatkan biaya operasi UKM, sehingga mengurangi daya saing mereka. Dengan demikian, pungutan liar maupun beban fiskal yang memberatkan perkembangan UKM di daerah harus dihapuskan. “Penciptaan lingkungan bisnis yang kondusif, program pengembangan UKM yang diarahkan pada supply driven strategy sebaiknya mulai ditinggalkan. Sebagai pengganti arah

Jalan-jalan...

program ini, yakni pengembangan program UKM yang berorientasi pasar yang didasarkan atas pertimbangan efisiensi dan kebutuhan riel UKM (market oriented, demand driven programs,” ujarnya . Sehingga, kata dia, ditengah perdagangan bebas pertumbuhan UKM yang efisien ditentukan pertumbuhan produktivitas UKM yang berkelanjutan. Dan pada gilirannya akan mendorong pertumbuhan UKM yang berkelanjutan. Secara lebih spesifik membagi fokus pengembangan UKM baru yang berorientasi pasar tersebut. Untuk memenuhi itu, tambah dia, dalam menghadapai perdagangan bebas yakni empat unsur pokok, diantaranya pengembangan lingkungan bisnis yang kondusif bagi UKM, pengembangan lembaga finansial yang bisa memberikan akses kredit yang lebih mudah

kepada UKM atas dasar transparansi. Selanjutnya, pelayanan jasa pengembangan bisnis nonfinansial kepada UKM yang lebih efektif, serta pembentukan aliansi strategis antara UKM dan UKM lainnya atau dengan usaha besar di Indonesia atau di luar negeri. Tentunya, untuk menompang sektor itu perlu dukungan berubah dana. Artinya, pemerintah harus melibatkan pihak bank untuk mengucurkan kredit pada usaha UKM itu. “Lembaga finansial wajib memudahkan akses kredit kepada UKM atas dasar terbuka dan transparan,” ujarnya. Sebaliknya, peran pemerintah daerah adalah menyediakan kerangka perundang-undangan dan peraturan baru yang memungkinkan mekanisme pasar dapat berfungsi dengan baik. (ton/nik)

(dari Hal 1)

Disambut Meriah Kedatangan perempuan paling cantik sejagad selama 2012 ini kesalah satu mall di kawasan Bunguran Surabaya, pekan lalu disambut meriah ratusan pengunjung mall. Hal ini membuat pengunjung saling berebut mendekat untuk foto bersama.  Namun, kekecewaan yang didapat sebagian besar perempuan ini. Kedatangan ratu belia asal Amerika Serikat, Olivia Culpo ke Surabaya ini untuk mengenal lebih dekat tentang   aneka ragam budaya Indonesia. Dalam kesempatan ini Miss Universe 2012, dan Putri Indonesia, Wulandary Herman, juga diminta untuk melihat perhiasan emas putih disalah satu stand di Pasar Atom Surabaya. (Htersebut sangat melampaui diatas pertumbuhan perekonomian 2011 yang hanya 22,1 persen. “Sedangkan pertumbuhan kredit investasi mencapai 37,7 persen,” urainya. Menurut Ishak, kondisi ini menjadi prestasi gemilang, khususnya tingkat perekonomian Jatim. Dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan stabil ini, memberikan kontribusi besar pada penurunan angka kemiskinan. “Dari data terakhir penurunan angka kemiskinan di Jatim mencapai 5,070,980 jiwa

Terseret...

 Sementara itu, Putri Indonesia 2013, Wulandary Herman, mengatakan   dengan kedatangan Miss Olivia Culpo, ke Indonesia ini, dirinya akan mengenalkan budaya Indonesia yang beraneka ragam, sang ratu. Sehingga, Indonesia  akan lebih dikenal di manca negara .   Olivia Culpo, mengenakan pakaian atau dresscode kombinasi warna putih dan hitam yang merupakan pakaian trend tahun ini serta mahkota kebesarannya. Disamping perhiasan emas putih yang melilit dileher mulus nan putih sang ratu menambah anggunya ratu sejagad saat tampil di depan pengunjung mall Surabaya ini. Miss Universe 2011, Leila Lopes, dan sebelumnya juga sempat mengunjungi indahnya kota Surabaya. (bona/stv)

atau telah menyumbang 30,4 persen angka kemiskinan nasional,” bebernya. Dalam pemaparan perbankan di Jatim, Ishak, mengatakan, indikator yang bisa menjadi sudut pandang adalah indikator pertumbuhan ekonomi Jatim. Pertumbuhan perekonomian Jatim membawa pendapatan per kapita melebihi 3 juta US$. “Indikator mikro lainnya, perkembangan harga-harga masih dalam batas wajar,” ulasnya. Dengan demikian, sektor rasio Loan to Deposit (LDR)

menjadi 82,9 persen apabila dibandingkan Desember 2011 lalu, yang hanya 77,0 persen. Sedangkan, rasio biaya operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO), mengalami penurunan dari 74,8 persen Desember 2011 menjadi 63,7 persen pada Oktober 2012 lalu. Dalam hal ini, peran BPR akan terus didorong dalam sistem pembayaran melalui Jatim Electronic Transfer System atau JETS. Ini merupakan inovasi terbaru dalam sistenm pembayaran perbankan. (ton/nik)

(dari Hal 1)

Belum Mampu Jamin Pasokan Sedangkan yang kontra beralasan hingga sekarang pemerintah belum mampu menjamin pasokan barang kebutuhan masyarakat. Sehingga dikhawatirkan bila tanpa pasokan dari impor bakal menyulut kelangkaan dan naiknya harga secara tidak terkendali. Larangan bisa menimbulkan aksi balasan dari negara asal impor dan berdampak sistemik terhadap kinerja ekspor Indonesia secara keseluruhan. Pengaduan sejumlah negara ke Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) atas perlakuan impor Indonesia dalam kurun waktu belakangan mengindikasikan besarnya kepentingan mereka akan pentingnya Indonesia sebagai pasar yang berkembang secara dinamis. Publik memahami bahwa liberalisasi perdagangan sebagai doktrin global yang diskenariokan dapat meningkatkan kesejahteraan manusia sejagad melalui arus masuk barang dari satu negara ke negara dengan tanpa hambatan apapun. Pada kenyataan faktualnya hanyalah slogan belaka. Tampaknya liberalisasi hanya berlaku untuk produk negara-negara industri maju berdaya saing kuat yang hendak dipasarkan ke negara-negara miskin dan berkembang. Bahkan, sebagian produk tersebut merupakan sampah karena tidak diminati konsumen dalam negerinya. Perlakuan diskriminatif justru datang dari negara-negara maju terhadap arus masuk produk negara berkembang yang sebagian besar berbasis sumber daya alam seperti produk pertanian primer dan kehutanan. Berbagai perintang diberlakukan. Mulai besaran tarif bea masuk terlalu tinggi hingga hambatan non-tarif berkedok bio-security. Tengok bagaimana kampanye anti minyak sawit yang dilakukan secara besar-besaran. Bahkan, dimulai dari pembukaan lahan untuk pembangunan kebun yang dinilai mengancam ekosistem hutan tropika basah dan menghilangkan habitat orang utan. Atas dua kubu tersebut, barangkali kita perlu melihatnya secara jernih, arif, dan mengedepankan kepentingan nasional sambil melakukan introspeksi mengenai sejumlah kekurangan atas kebijakan yang belum dapat mewujudkan kemandirian pangan. Memang larangan impor sendiri bukanlah tindakan populer dalam perdagangan internasional. Kalaupun sebuah negara bermaksud me-

lindungi petani, bisa saja hambatan masuk arus barang dari luar negeri diberlakukan. Bea masuk merupakan instrumen paling populer digunakan sejumlah negara dengan pemberlakuan secara fleksibel mengikuti perkembangan harga komoditas di pasar global dan nilai tukar mata uang. Harapan yang ingin dicapai, produk lokal mampu bersaing terhadap barang impor. Tindakan lain adalah hambatan non-tarif. Seperti pembatasan impor secara ketat, tidak dilakukan saat panen raya tiba, dan seleksi importer dengan kualifikasi tertentu. Misalnya produsen, dengan tujuan produk tersebut tidak menyerbu pasar secara leluasa. Pengendalian impor sudah dilakukan untuk gula dengan besaran tarif Rp 550 per kg untuk raw sugar dan Rp 790 untuk gula kristal putih. Walaupun demikian, kebijakan tersebut seringkali digugat para petani tebu yang merasa bea masuk terlalu rendah. Khususnya saat harga gula dunia turun hingga dibawah USD 500 per ton FOB (harga di negara asal, belum termasuk biaya pengapalan dan premium). Masalahnya, kedaulatan negara dalam pengaturan perdagangan internasional nyaris tergantikan kesepakatan multilateral yang bersifat mengikat. Larangan bisa saja menuai complaint dan tindakan balasan yang berakibat terhentinya sebagian aktivitas ekspor. Jalan tengah yang perlu dilakukan demi kepentingan nasional berjangka panjang adalah selama masa transisi pembatasan impor tetap harus dilakukan secara ketat. Sambil tindakan protektif tadi dilakukan, pembenahan secara menyeluruh menuju peningkatan daya saing produk dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan hingga saat liberalisasi perdagangan diterapkan secara menyeluruh semanya sudah siap. Penelitian, diseminasi teknologi hasil-hasilnya, dan penerapannya dalam praktek budidaya terbaik (best agricultural practices) menjadi kunci. Liberalisasi perdagangan memang kejam, tetapi semuanya harus dihadapi dengan upaya serius meningkatkan keunggulan kompetitif. Rasanya, kalau produk lokal sudah dapat disediakan kapan saja, kualitas prima, dan harga bersaing, konsumen pasti memilih yang lokal.


Berlangganan atau Pasang Iklan

031-5633456 TELEPON : Iklan/Redaksi/Sirkulasi 031-5668432, 5633456 Faksimile : 031 - 5675240

EDISI 90 /TAHUN 02, 11 - 17 FEBRUARI 2013

Aprisindo Himbau Perusahaan Sepatu lebih Efisiensi Sambil Tunggu Keputusan Gubernur Surabaya, BS-

Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) Jawa Timur menunggu kepastian audiensi dengan Gubernur Jatim terkait keberatan terhadap kenaikan upah minimum kabupatenkota (UMK). Sambil menunggu kepastian dari Gubernur pihaknya mengimbau kepada pengusaha sepatu di Jatim untuk melakukan efisiensi. Sekretaris Aprisindo Jatim, Ali Mas’ud, mengata-

kan, efisiensi tersebut lantaran kondisi eksternal. Kenaikan UMK, TDL dan rencana kenaikan BBM serta kurs rupiah terhadap merupakan faktor eksternal pengusaha sepatu lokal di Jatim untuk meningkatkan produksi. “Kita sudah sepakat terkait UMK karyawan dibayar sesuai kesepakatan karena industri sepatu masuk dalam kategori padat karya,” kata Ali Mas’ud beberapa hari lalu.

Menurutnya, permintaan audiensi juga terkait terbitnya Surat Edaran Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Nomor 248/Men/ PHIJSK-PJS/XII/2012 terkait mengantisipasi dampak kelangsungan usaha industri padat karya. Ditegaskan, dalam hal ini, industri persepatuan di Indonesia termasuk salah satu industri padat karya. Olehnya, dalam pengoperasian usaha ini, pemilik usaha tidak wajib membayarkan upah karyawannya sesuai UMK. Disebutkan, ada empat komoditi yang termasuk jenis

usaha padat karya, yakni Garmen, Textil, Alas kaki, dan Mainan anak. “Ya pengusaha akhirnya melakukan kesepakatan dengan karyawan terkait pengupahan mereka sesuai dengan kemampuan perusahaan. Selain efisiensi kami juga terus meningkatkan produktifitas,” tandasnya.  Sementara itu, pasca penetapan UMK 2013 oleh Gubernur Jatim, para pengusaha terus mengajukan protes, karena merasa keberatan. Sebanyak 91 perusahaan dari tujuh kabupaten-kota, yaitu Surabaya,

Gresik, Pasuruan, Mojokerto, Probolinggo, Sidoarjo, dan Malang mengajukan penangguhan UMK melalui Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Kependudukan (Disnakertransduk) Jatim. “Sebenarnya ada 103 perusahaan, tapi ada yang datanya dobel, jadi hanya 91 yang mengajukan. Yang lolos verifikasi penangguhan hanya 24 perusahaan saja,” kata Kepala Bidang Hubungan Industri dan Tenaga Kerja Disnakertransduk Jatim, Totok Nurhandajanto. Ia mengatakan, dari 103 perusahaan yang menangguhkan

UMK sebanyak 31 diajukan oleh masing-masing perusahaan, 40 difasilitasi Apindo, dan 32 difasilitasi Apresindo. Dari hasil verifikasi, penangguhan lewat Apindo yang masuk verifikasi hanya empat perusahaan. Dari Apresindo data yang lengkap hanya lima perusahaan. Sedangkan perusahaan yang mencabut penangguhan ada lima karena berubah pikiran dan akan bayar sesuai UMK 2013. Total keseluruhan yang ajukan penangguhan dengan syarat lengkap hanya 35 perusahaan. Setelah diproses, Disnakertrans-

duk Jatim menolak 11 perusahaan. Sehingga yang disetujui hanya 24 perusahaan. ”Pertimbangan persetujuan penangguhan melihat dari kondisi perusahaan dan jumlah karyawan juga prospek perusahaan ke depan,” katanya. Sementara itu, 11 prusahaan yang ditolak sudah tidak akan bisa maju lagi karena verifikasi ini terakhir. Kecuali, kalau ada pertimbangan khusus dari kesepakatan bersama dengan dewan pengupahan provinsi. ”Bagi perusahaan yang ditolak, mereka harus bayar gaji karyawan mulai Januari ini,” tukasnya. (nik)

Penyegaran, Dispenda Jatim Lakukan Rotasi Ka Adpel Surabaya, BSGerbong rotasi di lingkungn Dinas Pendapatan (Dipenda) Provinsi Jawa Timur resmi bergulir. Ini dilakukan untuk penyegaran pejabat di lingkungan kantor bersama samsat se-Jatim Berdasarkan rilis yang dikeluarkan Humas Dipenda Jatim tertanggal 01 Pebruari 2013, tercatat setidaknya ada 19 kepala Admininstrator Pelayanan PKB dan BBNKB di Kantor Bersama Samsat di Jawa Timur yang diro-

tasi. RR Setyo Hoetami SH dipercaya menduduki jabatan baru sebagai Admintistrator Pelayanan PKB dan BBNKB KB Samsat pada unit pelaksana teknis dinas pendapatan daerah propinsi Jawa Timur Madiun Kota. Dra Sri Amim yang sebelumnya menempati kursi jabatan sebagai Ka Adpel KB Samsat Surabaya Barat dipercaya Anak Agung Gde Raka Wija Kadispenda Jatim menduduki kursi baru sebagai Ka

Adpel pada KB Samsat Krian. Sri Amim menggantikan posisi yang ditinggalkan Dra Erlin yang melanjutkan tugasnya ke UPTD KB Samsat Surabaya Barat. Sedangkan untuk kursi yang ditinggalkan Sri Amim di Samsat Surabaya Barat selanjutnya diduduki oleh Tri Sosialis Dianto S.sos.Ka Adpel PKB dan BBNKB KB Samsat Pare Kabupaten Kediri ditempati Bambang Heru Suwanto SH. Sujianto SH dipercaya men-

duduki jabatan baru sebagi Adpel PKB dan BBNKB di KB Samsat Kediri kota.Iwan Parathon SE dipercaya Kadispenda Jatim menempati pos barunya sebagai Ka Adpel PKB dan BBNKB KB Samsat Trenggalek. Sedangkan, Panrimo SH yang selama ini menduduki jabatan sebagai Ka Adpel PKB dan BBNK di Samsat Surabaya Selatan diangkat dalam jabatan baru sebagai Ka Adpel KB Samsat Sidoarjo Kota.

SD MUHAMMADIYAH 4 SURABAYA Sekolah Teladan Nasional - Terakreditasi A - ISO 9001 - SDSN

TERDEPAN DALAM KOMITMEN KUALITAS PENDIDIKAN TERBAIK Memberikan layanan pendidikan dan pembelajaran terbaik bidang pendidikan tingkat Sekolah Dasar dalam rangka mencetak lulusan lulusan unggulan, berprestasi dan berbudi pekerti islami, merupakan komitmen yang selalu menjadi prioritas utama SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya. Sejak berdirinya(1963), sekolah ini berhasil mencetak siswa siswa handal baik secara akademik maupun prestasi spektakuler bidang penelusuran minat dan bakat di tingkat provinsi, nasional maupun internasional. Sebagai sekolah yang menjadi gudangnya murid murid berprestasi, SD Muhammadiyah 4, Surabaya adalah Sekolah Dasar yang memiliki Akreditasi A dan Ber ISO 9001: 2008. Siswa dicetak tidak saja unggul secara akademik, memiliki dasar pendidikan agama optimal, menguasai IPTEK dan menjadi insan yang handal hard Skill serta soft skillnya, tetapi insan yang memiliki kualitas personal yang islami. Mencetak generasi handal yang mampu beradaptasi dengan dinamika perubahan dan tuntutan zaman dengan baik. Sebagai sekolah yang ditetapkan Sekolah Muhammadiyah Percontohan Jawa Timur oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah(2003) dan Sekolah Teladan Nasional oleh Diknas Pusat bersama Depag dan LIPI(2004), SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya terus menerus berbenah diri, berdedikasi untuk mewujutkan sekolah yang mampu menghasilkan generasi terbaik yang berkompetisi secara global.

M. Sholihin, S.Ag., M.PSDM.

Itu artinya, tidak cukup optimalisasi pengetahuan IPTEK tapi harus didukung kemampuan berwacana dan berwawasan global, memiliki pribadi, ahlak dan etika yang berakhlaqul karimah serta bertaqwa kepada Allah SWT. Tantangan akan kebutuhan generasi generasi masa depan yang handal yang mampu berkompetisi dengan baik dalam rangka memenangkan persaingan global juga menjadi tarjet utama SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya. Dengan pengkayaan kemampuan diri siswa agar cakap, percaya diri, memiliki jiwa nasionalisme tinggi serta bermanfaat bagi masyarakat dan negara serta memiliki kemandirian tinggi. Berbagai prestasi tingkat Jatim, Nasional dan Internasional berhasil diraih siswa SD Muhammadiyah 4, Pucang. Adalah, Dhia Fairuz Shabrina yang berhasil meraih 3 medali sekaligus, (1 emas, 1 perak, dan 1 perunggu) pada olimpiade matematika Wizmics 2011 di City Montessori School RSDO Campus, Lucknow, INDIA. Juga, Annisa Danya Pitaloka yang peraih prediket Siswa Berprestasi

di Bidang Seni Musik tingkat Jawa Timur 2011. Sementara Sharfina Putri meraih juara 2 di ajang Lomba Presenter Cilik tingkat Jatim yang dihelat IJTi (Ikatan Jurnalis Televisi) Jatim. Juga Villa,( Savilla Thifania Mahadewi) yang namanya cukup dikenal di ajang Da’i Cilik ANTV 2011 karena berhasil menyabet juara 4. Tidak hanya siswa yang berprestasi spektakuler, SD Muhammadiyah memiliki tim guru dan pendidik yang mumpuni di bidangnya. Terbukti, karya sain Imam Suharso, Guru IPA kelas 6 yang berjudul “Pengaruh gaya kognitif siswa dalam penggunaan media diagram ASTI AP3 terhadap hasil belajar siswa Bab operasi hitungan bilangan akar pangkat 3 kelas VI SD Muhammadiyah 4 Surabaya”, berhasih meraih Juara 1 Lomba Kreativitas Guru Tingkat Nasional 2012 . Karya ilmiah ini sukses mengalahkan 722 karya guru seIndonesia dan berhasil terpilih menjadi 70 finalis dari jenjang SD, SMP, SMA dan SLB (bidang sain/non sain) Kemendikbud, 25-29 November 2012. Dengan aplikasi sistim KBK (Kurikulum Berbasis Kompetensi) yang disempurnakan dengan KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan), tarjetnya, peserta didik mampu mengoptimalisasi potensi diri meliputi SQ (Spiritual Quotion), IQ (Intelegent Quotion) dan EQ (Emotion Quotion). Selain kegiatan penelitian di laboratorium, tutor sebaya, juga pembelajaran di alam terbuka (di luar kelas). Ditunjang sarana pendidikan lengkap seperti: Pembelajaran ISMUBA (Al Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bhs. Arab), pembinaan TPA( baca tulis Al Quran), Praktek sholat

berjamaah intensif yang juga bimbingan pendisiplinan di rumah melalui buku penghubung sebagai jembatan komunikasi antara orang tua dengan guru. “Proses belajar siswa juga ditunjang fasilitas laboratorium bahasa, IPA, komputer, studio musik dan galeri karya peserta didik sebagai salah satu sarana aplikasi. Selain mengoptimalisasi bakat dan minat peserta didik juga pemetaan peserta didik agar mampu mencapai kemampuan maksimal”, tutur Kepsek SD Muhammadiyah 4 Pucang, Surabaya, M. Sholihin, S.Ag., M.PSDM. Tadarus Al Quran secara rutin serta doa-doa harian, KULTUM, pra-sholat Dhuhur diharapkan mampu memperkokoh ahlak islami dan rasa percara diri siswa. Pembinaan selama Ramadhan berupa kegiatan Darul Arqom bagi kelas I-V serta Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) bagi kelas V, merupakan proses pembentukan karakter unggulan bagi peserta didik.(nora/ adv)

Info Pendaftaran hubungi:

SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya Jl. Pucang Anom 93, Surabaya 60282 Telp: 031-5037648 Fax: 031-5037646 Email : sdm4pucang@yahoo.com Web : www.sdm4sby.com

Adapun jabatan yang ditinggalkan Panrimo selanjutnya digantikan oleh Ainur Holis SE. Endy Alim Abdi Nusa Sip dipercaya Kadispenda Jatim AA Gde Raka Wija dengan jabatan baru sebagai Ka Adpel KB Samsat Malang Selatan, Drs Agus Siswanto menjadi Ka Adpel KB Samsat Banyuwangi Kota. Totok Raharjo SE menduduki jabatan baru sebagai Ka Adpel KB Samsat Ponorogo. Tri Eko Junaidi SE Ka Adpel KB Samsat Nganjuk, Edi Purnomo Ssos menduduki jabatan baru sebagai Ka Adpel KB Samsat Ngawi, Hertiwi SE menempati kursi sebagai Ka Adpel KB Samsat Bojonegoro. Darsono SH sebagai Ka Adpel KB Samsat Kraksaan Kabupeten Probolinggo. Syamsul Noerhajati Ssos dipercaya menjadi Ka Adpel KB Samsat Bangil Kabupeten

Pasuruan. Liek Titik Listianingsih SE melanjutkan tugas yang ditinggalkan M Ichwan sebagai Ka Adpel KB Samsat Surabaya Utara. Eddy Soetrisno Johaedi dipercaya menjabat sebagai Ka Adpel KB Samsat Sampang. Dra Ec Nanik Nurfiati menduduki jabatan baru sebagai Ka Adpel KB Samsat Pamekasan. Saat ditemui di kantornya senin (05/2) Ka Adpel Surabaya Selatan Ainur Holis merasa bersyukur atas kepercayaan yang telah diamanatkan olehnya untuk memperbaiki kinerja kantor pelayanan PKB ini yang sebelumnya sudah tersistem diantara mendongkrak peningkatan PAD dengan operasi bersama dengan menggandeng Polsek-polsek setempat di wilayah Surabaya.” Kami tetap berkomitmen memberikan pelayanan yang baik

D.242

kepada masyarakat wajib pajak tanpa mempersulit masyarakat saat membayar kewajibannya. Yang kini hanya membawa KTP asli sudah dapat membayar pajak tanpa harus melampirkan/ membawa BPKB,” katanya Disatu sisi, hal itu dilakukan oleh pihaknya guna mendongkrak PAD daerah, selain itu pihaknya juga giat dalam mendatangi rumah warga yang telah nunggak pajak agar segara mungkin untuk di selasaikan. Tentunya petugas tersebut telah dibekali tingkat SDM yang baik, ramah, serta santun terhadap masyarakat. Semantara Kepala UPT PKB Surabaya Selatan Heru Purnomo mengatakan sejak di tambahkan wilayah dua kecamatan di wilayah hukumnya saat ini potensi pajak mengalami peningkatan sekitar 15 persen. Ini karena UPT Surabaya Selatan sebelumnya telah melakukan sosialisasi kepada warga dengan menyebarkan spanduk dan brosur di Surabaya selatan tersebut. Alhasil, kenaikan itu cukup signifikan serta antusias masyarakat wajib pajak pun jadi meningkat dari tahun sebelmnya.”Dari penambahan wilayah dua kecamatan itu, berpengaruh pada kenaikan potensi pajak yang saat ini sudah mengalami kenaikan sekitar 15 persen,” ujarnya Heru Penambahan dua wilayah kecamatan tersebut, kata Heru, diambil dari satu dari wilayah Utara dan satu dari timur.”Mudah-mudahan dari penambahan dua wilayah itu kedepannya akan memberikan kontribusi yang besar pula bagi pemerintah yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat sendiri,” pungkasnya (ton)


edisi 90 (11-17 Februari 2013)