Issuu on Google+

Koran Mingguan Terbit Setiap Hari Senin

website : www.bisnissurabaya.net

ECERAN Rp 2.500, HARGA LANGGANAN Rp 10.000

TELEPON : Iklan/Redaksi/Sirkulasi 031-5633456, 5668432 Faksimile : 031 - 5675240

EDISI 74 /TAHUN 02, 22 - 28 OKTOBER 2012

D.161

P.055

PT Pos Indonesia

Menuju Lembaga Keuangan Komprehensif Santernya arus globalisasi yang berimplikasi munculnya pola kinerja bisnis yang mengarah lebih praktis, efektif dan efisiensi. Selain pola sinergi hubungan antar divisi yang terkoordinasi dan bersinergi dengan baik, juga pembenahan-pembenahan dan inovasi menuju terca-

painya layanan kerja yang lebih baik. Itu pula yang selama ini dilakukan oleh PT Pos Indonesia selama 5 tahun terakhir. Kemajuan pesat tampak nyata dibawah komando Dr I Ketut Mardjana, Direktur Utama PT Pos Indonesia. “Persepsi underestimate orang terhadap PT

Pos Indonesia selama ini sangat salah. Kalau peran kemajuan tehnologi informasi justru berdampak terhadap turunnya jasa layanan pos di negara lain. Kalau di Indonesia, justru mengarah peningkatan signifikan. Kami sangat optimis mampu meraup target transaksi Rp 3,4 Tri-

lyun pada tahun ini,” kata Dr I Ketut Mardjana, di Surabaya Kamis (18/10) kemarin. Seperti diketahui, selama ini PT Pos mengalami kerugian cukup fatal selama beberapa tahun sebelumnya. Langkah perdana dengan program Orenisasi efektif melembagakan

eksistensi identitas PT Pos Indonesia, kepada masyarakat luas. Dengan tehnis layanan yang mayoritas wajah baru dan muda, menciptakan kesan PT Pos lebih open, friendly dan aplikatif terhadap kebutuhan pelanggan. Baca hal 11 Hadir dengan...

Persepsi underestimate orang terhadap PT Pos Indonesia selama ini sangat salah.”

Dirut PT. POS Indonesia Dr. I Ketut Mardjana ketika memberikan keterangan kepada wartawan

Tolak Kenaikan TDL R

encana pemerintah menaikkan Tarif dasar listrik (TDL) sebesar 13 persen mendapat penolakkan. Mulai dari elemen masyarakat, pengusaha maupun elit politik sepakat menolak tentang rencana kenaikan listrik itu. Forum Komunikasi Asosiasi Nasional (Forkan) misalnya menolak rencana kenaikan tarif tenaga listrik (TTL) sebesar 15 persen tahun depan. Forkan beralasan, kenaikan TTL menyebabkan biaya produksi melonjak dan menyebabkan daya saing produk lokal turun. Baca hal 11 Listrik...

Inggris Lirik Potensi Lamongan

Bupati Lamongan saat menerima perwakilan dari Oxford Business Group (OBG), Danielle Peterson.

VOX Band

Sepakat Solid

Realisasi Perda Tata Ruang Baru 40 Persen

Lamongan, BSIngin mendalami potensi Kabupaten Lamongan, Oxford Business Group (OBG) dari Inggris mengadakan kunjungan ke kota soto ini. Dalam kunjungan yang diwakili Danielle Peterson, staf dari OBG, dia bermaksud melakukan riset prospek investasi di Lamongan. Mereka terlebih dulu audiensi dengan Bupati Lamongan Fadeli, di kantor Pemkab Senin lalu. Didampingi seorang penterjemah, warga negara Amerika Serikat itu menyampaikan, OBG adalah  lembaga independen dengan fokus kegiatan pada penelitian, penerbitan dan jasa konsultasi. Selama ini, mereka melakukan riset peluang investasi lebih dari 30 negara. Sejak 2005, kata dia, OBG berkerjasam dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). OBG sendiri telah meneliti Indonesia selama tujuh tahun terakhir.

Baca hal 11 Perkembangan...

Kewajiban seluruh kabupaten/kota se-Indonesia yang tertuang dalam Undang-Undang No. 26 tahun 2007 tentang Tata Ruang untuk memiliki peraturan daerah (Perda) ternyata masih jauh dari harapan. Sebab, masih terserap 40 persen daerah yang memiliki perda tata ruang yang salah satunya kekurangan tenaga ahli yang memahami kelola tata ruang. Pakar Tata Ruang Perkotaan Institut Teknologi Bandung (ITB) Roos Akbar, mengatakan, seluruh kabupaten/kota yang ada di Indonesia diwajibkan UU No 26 tahun 2007 mempunyai perda mengenai tata ruang. Realisasinya, sampai saat ini baru 40 persen yang menjalankannya. Persiapan Daerah untuk implementasi Perda Tata Ruang,

Pengerjaan konstruksi bangunan di Surabaya

menurut dia, UU Tata Ruang tersebut telah diatur mengenai batas waktu pembuatan yang mewajibkan provinsi menyelesaikan pada dua tahun ke depan. Kabupaten kota dalam tiga tahun sejak peraturan tersebut berlaku. “Mestinya, paling lambat

2010 perda tata ruang tersebut dibuat diseluruh Indonesia,” ujarnya. Hal ini tidak bisa terpenuhi, karena kurangnya personil ahli perencana tata ruang di Indonesia yang bersertifikat. Disamping masih sedikit sekali dari total keseluruhan yang

dibutuhkan. Selain kurangnya ahli tata ruang, juga menjadi penyebab konsep tata ruang yang ditawarkan ke pusat dibuat menjadi seadanya. Padahal perda tata ruang ini sangat penting bagi para pelaku usaha. Pemerintah, kata dia, harus konsisten menjalankan program tata ruang ini. “Hingga saat ini banyak peraturan yang tidak pro pada pengusaha. Bahkan, banyak implementasi dari peraturan yang ada justru mempersulit para pengusaha,” tukasnya. Penataan ruang ini, tak hanya untuk kepentingan. Sebab, nantinya pengusaha lokal pada setiap daerah untuk menarik investasi dari pengusaha nasional bahkan internasional. Baca hal 11 Pertumbuhan...

Kampung Lontong di Bukid Lor

Beromzet Rp 1,5 Miliar perbulan Perform - VOX saat manggung disalah satu café di Surabaya

L

agu-lagu era 70-an dengan sentuhan musik rock yang merakyat mengilhami group band VOX. Group band asal Surabaya beraliran rock ini mengidolakan Iwan Fals dan kawan-kawan. Musisi yang menyanyikan lagu-lagu sosial, merakyat dengan sindiran yang sangat menyentuh. Group band yang lahir pada 2006 ini sempat vakum beberapa tahun. VOX kini, dinakhodai Yoseph Sudira, sebagai bas, Donnie (kyboard), Gabriel Mayo Ribeu (drum) dan Vega Antares sebagai gitar. Keempat personilnya ini juga sekaligus bertindak sebagai vokal. Merekapun berstatus sebagai karyawan perusahaan. Misalnya, Yoseph, tercatat sebagai karyawan migas dan Donnie, staf pengajar disebuah SMA di Surabaya. Baca hal 11 Jadikan...

Lontong bisa disebut pengganti nasi. Tanpa lontong, maka tidak banyak makanan tradisional tercipta. Misalnya, gado-gado, lontong balap, lontong kupang, rujak cingur, lontong mie, lontong kikil, lontong lodeh, lontong sayur, lontong cap gomeh dan banyak makanan lain yang menggunakan lontong. Penasaran. Dimanakah lontong dibuat. Yaaa, ternyata di daerah Banyu Urip (Bukid) . Disinilah, ada satu kampung di Surabaya, yang warganya menggeluti usaha pembuatan lontong sejak dari leluhur mereka. Dari sebuah gang kecil, tepatnya di Kampung Banyu Urip Lor ini merupakan gerbang utama untuk masuk ke kampung lontong. Disebut demikian karena hampir sebagian besar warganya sebagai pembuat lontong. Sekitar sepuluh meter dari gerbang tersebut, terdapat gerbang dengan bertulisan Banyu Urip Lor gang III. Baca hal 11 Memiliki...

Tarif Dasar Listrik (TDL) akan naik lagi *Jangan naik lagi dong. Listrik sudah menjadi kebutuhan utama masyarakat lho. Kampung Lontong Beromzet Rp 1.5 Miliar/bulan *Bisa menghidupi seluruh warga kampung tuh, luar biasa.

Slamet, salah satu dari 90 pembuat lontong dari kampong lontong Banyuurip lor gang X

2 ISNU Cetuskan Tiga Rekomendasi KOTA

EDISI 74 /TAHUN 02, 22 - 28 OKTOBER 2012

Pemkot Awasi Hewan Qurban Menyambut Hari Raya Idul Adha 1433 H yang jatuh pada 26 Oktober mendatang, Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Pertanian (Distan) mulai melakukan pengawasan terhadap hewan qurban. Hal tersebut diutarakan Kepala Distan Samsul Arifin.

Ketua Umum PP ISNU Pusat, Ali Masykur Musa (dua dari kanan) saat seminar untuk menyelesaikan permasalahan lingkungan hidup dan resiko bencana alam.

Surabaya, BS-

“B

iasanya kami mulai melaksanakan monitoring pada H-7, namun informasinya kemarin (17/10) hewan qurban sudah mulai berdatangan. Jadi pengawasan juga sudah berjalan sejak kemarin,” katanya. Samsul menjelaskan, Distan Surabaya bekerja sama dengan Dinas Peternakan Jatim, FKH Universitas Airlangga, FKH Universitas Wijaya Kusuma, dan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) menerjunkan total 105 petugas. Disamping itu, Distan juga menyiagakan penyuluh pertanian lapangan (PPL) dan mantri yang bersertifikat di setiap kecamatan. Tujuannya, untuk membantu pengawasan di seluruh wilayah Surabaya. “Mereka akan segera melapor dan berkoordinasi jika

Dalam menyambut hari raya Idul Adha Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Pertanian mulai melakukan pengawasan hewan qurban.

menjumpai adanya permasalahan di lapangan,” ujarnya. Samsul menjelaskan, hal pertama yang akan dilakukan petugas adalah menanyakan asal-usul hewan serta mengecek kelengkapan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH). Surat tersebut sangat penting karena dari situ bisa diketahui kondisi kesehatan ternak dan daerah asal hewan tersebut. Ia mengatakan, kalau tidak ada SKKH-nya, ada kemung-

kinan hewan qurban tidak sehat atau bahkan bisa jadi hewan curian. “Kalau sudah urusan pidana ya kami laporkan ke pihak kepolisian,” tandasnya. Setelah pemeriksaan dokumen, petugas akan lanjut membuka mulut hewan guna mengecek struktur giginya. Hal ini untuk memantau umur dan kondisi fisik ternak. Beberapa syarat hewan yang akan diqurbankan yakni harus jantan dan tidak cacat fisik. Kemudian proses akan ber-

Kembangkan Metode Panen Garam Dinas Pertanian (Distan) Kota Surabaya menyelenggarakan panen garam di Ngendong, Kelurahan Romokalisari, Kecamatan Benowo pekan kemarin. Menariknya, panen di hadiri Walikota Tri Rismaharini ini adalah yang pertama dengan sistem teknologi tepat guna (TTG).

M

etode yang dimaksud yakni sistem Terpal Ulir Filter dan Destilator Tenaga Surya. Dengan cara baru itu, garam yang dihasilkan lebih berkualitas dan warnanya lebih putih. “Ini bisa dilihat sendiri. Dari warnanya sudah kelihatan berbeda, garam dengan metode Terpal Ulir warnanya lebih putih dibandingkan dengan yang menggunakan cara tradisional,” kata Kadistan Samsul Arifin sambil menunjukkan sampel garam di Kantor Humas Pemkot Surabaya. Garam yang dihasilkan dengan metode tersebut termasuk golongan kualitas II (kw II) yang harga pasarannya Rp 560 per kg. Sebagai perbandingan, garam kw I saat ini berkisar Rp 750 sedangkan garam metode tradisional dengan kategori kw

IV seharga Rp 260. Terkait teknis metodenya, Samsul menjelaskan, lahan tambak mulanya dilapisi dengan terpal. Fungsinya untuk menjaga agar air tetap bersih. Kemudian air laut di filter terlebih dahulu sebelum kemudian dialirkan masuk ke tambak dengan pompa, dengan begitu air dalam tambak akan terus berputar. “Kalau cara tradisional air laut langsung dimasukkan ke tambak dan diendapkan begitu saja sehingga memungkinkan ada kotoran yang masuk. Itu bisa berpengaruh terhadap kualitas garam yang dihasilkan,” ungkapnya. Metode Terpal Ulir Filter membutuhkan proses 20 hari namun bisa lebih cepat. Pasalnya, berdasarkan pantauan dengan viskositas (tingkat kekentalan) air 12% saja sudah mampu me-

munculkan bunga-bunga garam. Berbeda denga metode tradisional yang membutuhkan viskositas 20%. Dengan demikian, produktifitas garam bisa lebih baik. “Kegiatan panen garam ini merupakan momentum untuk meningkatkan kualitas garam di Surabaya. Semoga kedepan metode ini bisa lebih berkembang,” tandas Samsul. Untuk diketahui, panen garam tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN). Peringatan HCPSN akan ditandai dengan penanaman pohon dan pelepasan 550 burung di hutan kota pakal. Menurut Samsul, apa yang dilakukan terhadap puspa dan satwa akan berpengaruh kepada alam. Ia lantas mencontohkan, fenomena wabah ulat bulu dan tomcat yang pernah melanda beberapa daerah termasuk Surabaya. Hal tersebut terjadi karena maraknya penembakan burung, yang merupakan predator ulat bulu dan tomcat.(hdi)

lanjut ke cek mata. Menurut Samsul, mata hewan qurban yang baik adalah yang tidak redup atau sayu. “Kalau hewan ternak diglonggong air itu cirinya pasti matanya redup. Nah, untuk mengantisipasi ternak glonggongan kami akan cek matanya,” ungkap Samsul. Ia menghimbau bagi masyarakat yang menjumpai masalah terkait hewan qurban dapat segera melaporkannya ke Dinas Pertanian Kota Surabaya.(hdi)

S

Pencetusan tiga rekomendasi agar lingkungan hidup di Indonesia tetap terjaga oleh Ikatan Sarjana Nahdatul Ulama (ISNU) yang bekerjasama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dengan mengadakan seminar guna meyelesaikan permasalahan lingkungan hidup dan resiko bencana alam tersebut. Kadang masyarakat kurang menyadari akan pentingnya menjaga dan merawat lingkungan. Padahal Indonesia sangat kaya akan Sumber Daya Alam, namun masyarakat kurang bisa menjaganya. Bahkan mereka kadang merusaknya untuk mencari keuntungan tersendiri ataupun rusak akibat mencana alam. Karena itu, diharapkan dengan adanya tiga ekomendasi ini dapat menjaga pelestarian lingkungan. Menurut Ketua Umum PP ISNU Pusat, Ali Masykur Musa, Yang didampingi Wakil Ketua Umum PBNU, Kepala BNPB Syamsul Maarif, menjelaskan akan pentingnya tiga rekomendasi. Ini meliputi, penataan tata ruang antara pusat dan daerah, pengajuan dan perpanjngan izin usaha, seperti

pertambangan atau perkebunan, harus ada clear, clean and green, dan tumpang tindih regulasi harus dikembalikan pada kekuasan negara. “Dalam penerapan tiga tahapan yang dilakukan untuk mengantisipasi bencana alam, yakni menggelar seminar yang dibarengi dengan adanya pelatihan tentang sistem rehabilitasi dan pendampingan. Seminar nasional (semnas) ini merupakan tahapan awal terpenting yang diikuti dari berbagai elemen lingkungan hidup,” katanya disela-sela seminar yang diadakan di Hotel Shangri-La Surabaya pekan lalu. Dalam semnas ini, ada tiga hal yang perlu jadi strong rekomendation pada pihak terkait dan pemerintah. Rekomendasi itu bisa jadi pikiran segar untuk rekomendasi bagi deforestifikasi dan sedimentasi. Sementara itu, dikatakan pula bahwa kerusakan bumi akibar beberapa faktor ini sangat banyak terjadi. “Kerusakan bumi akibat eksploitasi sumber daya alam di Indonesia semakin hari semakin bertambah parah. Untuk mengantisipasi dampak bencana lebih luas, harus ada upaya penyelamatan, ini juga merupakan jihad

agama. Karena itu, Sarjana NU harus siap bekerjasama dengan setiap elemen bangsa dan dunia untuk penyelamatan lingkungan hidup dan penanggulangan bencana alam,” ujarnya. Karena Indonesia merupakan salah satu negara yang paling rawan bencana di dunia. Berdasarkan data yang dirilis oleh BNPB, bencana hidrometeorologi merupakan yang dominan dibandingkan dengan bencana jenis lainnya. Bencana hidrometeorologi lebih banyak disebabkan oleh faktor lingkungan seperti perubahan iklim global, degradasi lingkungan, kemiskinan dan bertambahnya jumlah penduduk. Sepanjang tahun 2011 saja sebanyak 1.598 kali bencana hidrometeorologi. 70 persen dari bencana merupakan bencana hidrometeorologi. Bencana hidrometeorologi ini lebih banyak disebabkan oleh faktor manusia. Ia berharap, dengan adanya seminar ini dapat tersosialisasinya program penanganan masalah lingkungan hidup dan resiko bencana alamkepada masyarakat luas. Serta terwujudnya kebersamaan dari seluruh komponen stakeholder dengan masyarakat dan tentunya mendapatkan masukan yang aplikatif. (diy)

SGA Gaungkan Kesetaraan Gender

uasana lantai dasar Ciputra World mendadak riuh setelah panitia menyebutkan satu per satu pemenang Surabaya Gender Award (SGA) 2012, Senin (15/10). Ya, saat itu bertepatan dengan puncak rangkaian acara SGA sekaligus launching Posdaya (Pos Pemberdayaan Keluarga). Ratusan peserta yang berasal dari 31 Kecamatan se-Surabaya tampil habis-habisan dengan dandanan yang unik. Mereka kerap memekikkan yel-yel yang mengandung pesan kesetaraan gender. “Dua anak cukup. Laki-laki atau perempuan sama saja,” demikian kalimat yang terlontar secara bersamaan. Kepala Bapemas dan KB Antiek Sugiharti menyatakan, SGA merupakan penghargaan bagi kader-kader posdaya yang telah bekerja keras mensosialisasikan kesetaraan gender. “Tema umumnya adalah persamaan hak baik laki-laki maupun perempuan. Namun, untuk tahun ini tema khususnya adalah Pemberantasan

penyerahan hadiah kepada para pemenang Surabaya Gender Award (SGA) 2012 yang bertepatan puncak acara SGA.

Trafficking,” katanya. Sedangkan Posdaya, lanjut Antiek, adalah wadah bagi keluarga untuk mengembangkan diri di bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan lingkungan dengan semangat kegotong-royongan. “Saat ini sudah terbentuk 160 Posdaya di Surabaya,” tutur mantan Kabag Kerjasama ini. SGA sendiri dikemas dalam

bentuk kompetisi antar kecamatan dengan format atraktif dan interaktif. Beberapa lomba diantaranya lomba kuis gender yang dimenangkan oleh Kecamatan Tandes serta Peserta Debat Terbaik dari Kecamatan Simokerto. Tak hanya itu, Kecamatan yang dipimpin Henni Indriaty juga menyabet Kecamatan dengan performa terbaik.

Sedangkan yel-yel terbaik diraih Kecamatan Pakal, Mading Responsive Gender terbaik oleh Kecamatan Bubutan. Selain tim, SGA juga mempertandingkan kategori perorangan yakni Duta Gender Terbaik oleh Riza (Kecamatan Jambangan) dan Duta Gender dengan Responden Terbanyak oleh Fifie H. Jefriati (Kecamatan Tegalsari).(hdi)

Uji Emisi untuk Pertahankan Kwalitas udara Sebagai salah satu upaya untuk menjaga kualitas udara kota Surabaya, Pemerintah kota Surabaya bersama beberapa stakeholder gelar uji emisi selama tiga hari. Kegiatan yang rutin digelar tersebut dibuka oleh M. Taswin, Asisten Administrasi Umum Sekda Kota Surabaya, beberapa waktu lalu di Halaman Taman Surya.

K

epala Badan Lingkungan Hidup Surabaya, Musdiq Ali Suhudi mengatakan bahwa kegiatan hari ini merupakan rangkaian kegiatan yang akan dilakukan selama tiga hari kedepan. “Hari pertama, dilaksanakan hari ini di Taman Surya. Ia menuturkan, selain menjadi agenda rutin yang digelar Badan Lingkungan Hidup dan Dinas Perhubungan Kota Surabaya, kegiatan ini juga merupakan rangkaian kegiatan untuk menilai status udara di beberapa kota di Surabaya yang nantinya menjadi komponen penilaiaannya ke dalam penilaian Adipura Kencana.

Sementara itu, Didin Chairudin, Kepala Bidang Transportasi, Perkeretaapian dan Angkutan Berat, Asisten Deputi Emisi Sumber Bergerak Deputi II Kementerian Lingkungan Hidup menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi tingginya terhadap dukungan dan kerjasama yang telah diberikan oleh Pemkot Surabaya dan stakeholder yang kerap bekerja sama melaksanakan kegiatan ini. “Kegiatan ini dalam rangka mengevaluasi kualitas udara di perkotaan. Kegiatan mengevaluasi udara ini kami lakukan di 45 kota di seluruh Indonesia. Tahun 2011 di 26 kota, dan 2012 meningkat menjadi 45 kota,” ucapnya.

Salah kendaraan yang sedang melakukan uji emisi.

Didin menjelaskan untuk Jawa Timur diwakili oleh dua kota yakni Surabaya dan Malang. Di kota Surabaya hari ini dimulai dengan uji emisi, traffic counting, proses monitoring dan

juga sampling kualitas bahan bakar yang semuanya merupakan komponen dari penilaian dalam program evaluasi kualitas udara yang nilaianya 10% akan diintegrasikan kedalam penilaian

adipura. “Dapat kita ketahui bersama jika kota Surabaya terus-terusan mendapatkan peringkat dan terus menerus meraih penghargaan. Dan mudah-mudahan kali

ini pun juga mendapat kualitas udara, sehingga mendapat mempertahankan peringkat penghargaan kembali,” tuturnya. Bagaimanapun, lanjutnya, dapat melihat kota Surabaya sangat baik dari sisi penataan kotanya, untuk kategori kota metropolitan lalu lintas cukup lancar tidak ada kemacetan, banyak penghijauan dan juga kendaraan di Surabaya tidak menimbulkan polusi udara. Hal tersebut juga menjadi faktor penting dalam menurunkan kadar pencemaran dari emisi gas buang. “Harapan kami kota Surabaya memiliki kualitas udara yang tetap terjaga, nyaman sebagai tempat tinggal, teduh sehingga warganya hidup sehat sejahtera dan kota semakin berwawasan lingkungan,” pungkasnya. Hal senada juga diungkapkan M. Taswin, Asisten Administrasi Umum yang menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang digelar Pemkot Suraba-

ya untuk menjaga kualitas udara di kota Surabaya. Ia menjelaskan bahwa dengan adanya uji emisi ini dapat diketahui sejauh mana implementasi pemilik kendaraan dalam merawat kendaraan. Dengan kondisi seperti ini dari awal kualitas udara dapat kita ketahui dan untuk kita lakukan impelmentasi di masing-masing SKPD di Surabaya agar kualitas udara dapat dijaga dan ditingkatkan lagi dari tahun-tahun sebelumnya. “Disisi lain, kita juga perlu memikirkan tentang pertumbuhan kendaraan roda empat dan roda dua yang memiliki kemungkinan mengganggu kualitas udara. Disisi tersebut Pemkot akan melakukan program kegiatan yang dapat meminimalisir kondisi pencemaran udara, ada solusi untuk meningkatkan kualitas udara baik dari sisi moda transportasi atau mengurangi kemacetan arus lalu lintas dan lain sebagainya,” katanya.(hdi)

HOBI & USAHA

EDISI 74 /TAHUN 02, 22 - 28 OKTOBER 2012

Keuntungan Berlimpah Dari Lontong Surabaya,BS-

Berawal dari kejelian kerja keras adalah produk dari kapasitas pemikiran manusia meski hal tersebut memerlukan perjuangan namun di tangan Slamet (66) begitu cekatan menusukan lidi ke satu ujung selongsong daun pisang berisi beras yang dibiarkan terbuka.Lalu menatanya dalam satu keranjang penuh isi 80 hingga 90 daun pisang berisi beras yang siap dimasak jadi lontong. Sejak pukul 08.00, Slamet bersama dua orang anak dan menantunya sudah mulai bekerja membuat lontong. Sepintas prosesnya terlihat mudah. Namun ternyata membuat lontong yang enak tak mudah. Perlu keterampilan khusus dan kesabaran, karena memasak lontong butuh waktu lama, sekitar delapan himgga sembilan jam. Untuk merebus ratusan lontong dibutuhkan empat buah dandang. Ia dan keluarganya juga harus memastikan agar air untuk merebus tak habis dan selalu penuh. Uniknya, dia membuat selongsong lontong dengan daun terbalik. Bagian luar daun yang berwarna hijau tua justru berada di dalam. Dia menuturkan, usaha membuat lontong dirintis pada tahun 1997 di rumah yang hingga kini dihuninya di Jl Banyuurip Lor X. Setelah pensiun dari Pabrik Gula, Slamet yang kala itu berumur 55 tahun, mencoba berwirausaha mem-

Sejak jam 8 pagi, Slamet bersama anak sudah mulai bekerja membuat lontong.

buat lontong. Tiap harinya, dia menghabiskan 75-80 kg beras untuk 15001650 buah lontong. Pembelinya, rata-rata adalah pelanggan tetap di pasar Mangga dua Surabaya. Untuk konsumsi gas tiap hari, Slamet menghabiskan 4 tabung elpiji tiga kilogram dengan harga Rp 62.000. Tidak hanya gas, tiap hari juga Slamet mengelurakan biaya untuk 1 Kilogram

tusukan Rp 9000. Daun pisang 12 lembar seharga Ro 165.000. Kantong plastiK Rp 8.000, Ia juga membayar Rp 2.500. untuk satu gelangsing beras yang terbuang. Transport ke pasar sehari Rp 10.000. Sewa stan di pasar Rp 13.500. Biaya masuk pasar mangga dua Jagir empat kali Rp 4.000. Menurutnya pekerjaan ini banyak menyerap tenaga kerja

borongan, karena jika pekerjaan menggulung daun pisang yang jumlahnya 1.500 tentu sangat melelahkan. Maka untuk meringankan pekerjaan, ia melempar pekerjaan menggulung daun pisang ke tetangganya sebanyak 20 keranjang dengan membayar Rp 40.000 per hari. Daun pisang yang sudah diisi beras, di taruh dalam keranjang. Kemudian dimasak selama 8 hingga 9 jam. Satu keranjang lontong besar berisi 80 lontong dijual Rp 600. Kalau ada 14 keranjang besar maka menurut perhitungan hasil yang didapat selama satu hari Rp 672.000. Untuk 6 keranjang lontong kecil ada 90 lontong yang dijual Rp 500. Jadi total penjualan lontong kecil Rp 270.000.Slamet mengatakan jika bukan pelanggan maka satu lontong yang dijual Rp 800.Setiap hari Slamet bisa mendapat keuntungan Rp 200.000-Rp 250.000 Menurut slamet, kesulitan selama 15 tahun membuat lontong adalah harga beras yang tidak stabil. “Dulu jaman pak Harto beras selalu murah,”kenang Slamet. Meski harga beras mahal, Slamet tetap berjualan, meski untung yang didapat tidak sebanyak dulu. Yang terutama adalah bisa menyekolahkan ketiga anaknya hingga sarjana. (prw)

Bangkitkan Wirausaha Dikalangan Muda Surabaya, BS-

Kebangkita sukses adalah orang yang belajar membuat diri mereka melakukan hal yang harus dikerjakan di saat yang seharusnya, terlepas dari mereka menyukai hal tersebut atau tidak. Kata yang mengandung motivasi hidup ini memiliki makna bahwa orang yang sukses mau melakukan hal apa pun untuk kesuksesannya. Walaupun hal itu tidak disenanginya. Namun kesuksesan tidak pilah- pilih dalam melakukan sesuatu yang berbakat untuk sukses adalah yang penuh semangat dan giat dalam bekerja. Demikian pula dengan wirausaha bersama kalangan muda yang memiliki bakat dan kemauan yang tinggi dengan kompetisi Wirausaha Muda Mandiri (WMM) yang pada tahun ini di ikuti oleh 20 perguruan tinggi se-Jatim. Kegiatan berwirausaha tak

hanya berlagu bagi orang dewasa. Banyak masyarakat yang muda ataupun pelajar yang sudah melakukannya dan terbukti berhasil. Beberapa pejar dari Institut Sepuluh November mencoba melakukan peluang bisnis dengan mengikuti kompetisi wirausaha yang diselenggarakan PT Bank Mandiri Tbk dan mensosialisasikannya ke Perguruan Tinggi se Jatim. Sebanyak 20 perguruan tinggi se Jawa Timur (Jatim) ikut dalam kompetisi Wirausaha Muda Mandiri (WMM) 2012 yang salah satunya adalah ITS. Hal ini menandakan bahwa generasi muda sekarang ini aktif dalam menghadapi persaingan ketat didunia usaha. WMM sendiri merupakan sebuah kompetisi kewirausahaan yang ditujukan untuk mencetak wirausaha muda Indonesia. Selain itu, juga ada kompetisi lain yang diperun-

Direktori

tukkan technopreneur muda Indonesia bernama Mandiri Young Technopreneur Award (MYTA). Menurut salah satu pemateri sosialisasi yang juga pembina kewirausahaan ITS, Ir Lantip Trisunarno MT mengatakan, kompetisi ini merupakan upaya untuk membangkitkan kalangan muda bahwa seorang wirausaha bukan hanpa bagi mereka yang sudah berumur. Sosialisasi ini akan terus dilakukan di 20 perguruan tinggi. Dan kunci untuk menjadi seorang wirausahawan adalah berjiwa yang pantang menyerah. Karena kesuksesan adalah berdasarkan spirit entrepreneur. Mulai dari semangat berbisnis, kerja keras, dan berani ambil resiko. “Seorang wirausahawan juga harus mampu membangun jaringan bisnis. Hal tersebut dapat dilakukan melalui kerjasama kemitraan dengan instansi lain

maupun mengikuti berbagai kompetisi kewirausahaan. “Kompetisi ini salah satu jalannya,” ujar Ir Lantip Trisunarno MT Dosen Jurusan Teknik Industri ITS. Salah satu finalis MYTA 2011 dari ITS, Ahmad Ferdiansyah Pradana Putra ST MT, perlunya ada inovasi teknologi untuk menciptakan teknologi baru yang tentunya dibutuhkan oleh masyarakat. Karena untuk bisa mejadi juara dalam ajang MYTA tak perlu menciptakan teknologi baru. Namun perlu ditekankan bahwa sebelum menciptakan sesuatu harus melihat kebutuhan pasar dulu. Ia juga menyarankan agar mahasiswa yang berminat mengikuti MYTA sebaiknya membuat teknologi yang sekali pakai guna melancarkan strategi

CRESI

3

Reptile Makhluk Exotic

CRESI - Anggota Komunitas Reptile Sidoarjo saat bersama binatang peliharaan mereka.

Surabaya, BS-

Kebahagiaan tak harus kita dapatkan dari orang yg kita sayangi, namun juga bisa dari orang yang menyayangi kita tak pelak hidup adalah kegelapan jika tanpa hasrat dan keinginan. Seperti halnya menyayangi Reptle sama halnya menyayangi diri sendir. karena reptile itu bukan musuh yang menakutkan, justru sebaliknya makhluk yang exotic. Sekarang ini, banyak perempuan yang berani dan tidak takut dengan binatang. Ternyata banyak perempuan yang memiliki keberanian untuk memegang segala jenis binatang, bahkan mereka merawat binatang peliharaannya dengan penuh semangat dan penuh kasih sayang. Tidak ada ketakutan sedikitpun, bahkan dibawa kemana saja mereka berada seperti layaknya anak. Bagi seorang pecinta binatang, semua binatang itu bisa dijinakkan asal kita sayang dan merawatnya dengan baik. Frekuensi komunikasi dan latihan lebih sering dilakukan supaya binatang peliharaan menyayangi juga dengan sang pemilik. Hal ini dikatakan oleh Yuni sebagai pecinta dan ketua CRESI.

untuk membantu mengembangkan bisnis mereka setelah selesai mengikuti MYTA nanti. Mahendra Ega H, juara favorit WMM 2011 juga angkat bicara, sebagai orang baru dalam dunia usaha, wajib mempunyai strategi khusus untuk menarik konsumen. Entah itu dengan promo, tempat yang menarik dan nyaman ataupun segala sesuatu yang membuat konsumen datang kembali. (diy)

“Saya tidak takut dengan semua jenis binatang yang menakutkan sekalipun, binatang itu lucu loooo. Kalau koleksi dirumah saya aja ada sekitar 20 binatang, dan semua itu saya rawat dengan baik,” katanya. Binatang berjumlah 20 ini beraneka jenis reptile diantaranya ular, iguana dan lainnya ternyata tidak hanya dirawat oleh Yuni, saat bosan atau ada yang menginginkan iapun bisa menjualnya. Untuk binatang reptile harga jualnya bervariasi bergantung kesepakatan. Semakin lucu dan menarik, makan harga jualnya tinggi hingga tak terhingga. Semua perawatannya cukup mudah, hanya memberiskan kandangnya setiap hari. Kemudian membersihkannya sudah cukup. Namun yang paling utama adalah memberi makan guna untuk membuatnya tetap hidup dan selalu melakukan komunikasi sesering mungkin yakni dengan cara selalu melatihnya melakukan kegiatan seperti melompat, berjalan atau lainnya. “Inilah yang akan membuat binatang kita jinak, frekuensi kebersamaan dengan binatang. Dan semuanya tidak ada masalah buat saya. Namun, beberapa binatang yang mengkonsumsi makanan yang susah dicari ini terkadang

yang membuat saya kelimpukan. Seperti reptile piton jenis Albertici, makananya susah,” ujarnya. Yuni yang juga beberapa pekan lalu ini memenangkan juara ketiga pada lomba fashion iguana ini mengaku hobi dengan binatang-binatang ini sudah mengurusi komunitas selatah setahun belakangan dengan jumlah anggota 13 orang. Perempuan asal Sidoarjo ini nampaknya tida takut sama sekali, ia berani membawa ular piton seperi menggendong anak kecil. Bayangkan saja berapa berat ulanr piton yang paling besar, ia tidak merasa kesusahan karena memang sudah terbiasa. Jika bisanya, binatang peliharaan seperti itu tentunya bisa racunnya sudah diambil. “Untuk mengetahui jinak atau tidaknya, biasanya kami mencoba melakukannya dengan cara menutup mulutnya. Kalau masih belum bisa tertutup berarti mereka belum jinak. Ini bisa sampai 3 harian tapi tergantung binatangnya itu sendiri,” tandasnya. Ia berharap, bahwa sebagai manusia harus menyayangi binatang. “Kami ingin menunjukkan bahwa binatang ini tidak berbahaya dan menakuttkan,” kata perempuan yang sudah dua tahun memelihara reptile. (diy)

Forum KONTAK (Komunitas Konsumen)

Konsultasi: Istri saya Erni Puspitasari, mengambil kredit  Honda BEAT di OTTO Pamekasan dengan Nomor Kontrak 20.126.11.01944 atas nama Erni Puspitasari. Setelah nunggak 2 kali, debt collector ke rumah dengan perkataan SEPEDA MOTOR HANYA DITITIPKAN DAN KALAU SDH ADA UANG BAYAR SATU CICILAN SAJA BISA DIAMBIL. Karena perkataan tersebut maka istri saya menandatangani penarikan sepeda motor. Ternyata setelah di komplain dan mau bayar dua cicilan sepeda motor tidak bisa diambil kembali dengan alasan sudah ada perintah dari pusat dan harus melunasi semua sisa pertanggungan kira-kira Rp11 juta. Mohon tanggapannya, atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terima kasih. samsul arifin <lusmas3567@gmail.com> Jawab: Bpk Samsul Arifin ysh. Hati-hati trik baru dari lembaga pembiayaan konsumen tentang pengambilan kredit kendaraan bermotor yang bermasalah. Semula dengan cara kasar tapi belakangan dengan cara halus seperti yang dialami oleh istri anda. Karena menarik sepeda motor atau kendaraan bermotor dengan cara lama “merampas” di jalanan melanggar peraturan perundang-undangan. Seharusnya sepeda motor jangan diserahkan dulu, tapi sampaikan bahwa istri anda masih punya itikad baik membayar. Tapi karena istri anda telah menandatangani penyerahan sepeda motor, posisi hukumnya menjadi rumit. Saran saya, kalau masih ingin memiliki sepeda motor tersebut anda harus mengecek pernyataan petugas itu tertulis atau hanya disampaikan dalam ucapan saja?. Jika hanya disampaikan dengan ucapan saja sulit untuk diminta pertanggungjawabannya. Sekarang saran kami, atas nama kuasa istri anda sebaiknya anda segera berkirim surat ke lembaga pembiayaan yang memberikan kredit sepeda motor. Sampaikan, saja apa keinginan anda dengan tembusan kepimpinannya di pusat dan ke kami YLPK Jatim Jl. Manunggal Kebonsari No. 7 Surabaya dengan melampirkan semua bukti-bukti yang ada. Dari surat tembusan anda itu kami akan berusaha membantu untuk melakukan klarifikasi. saidsutomo, www.ylpkjatim.com

PENDIDIKAN EDISI 74 /TAHUN 02, 22 - 28 OKTOBER 2012

4

Kurikulum 2013:

Semoga Tas Anak-anak Tak Tambah Berat PARA orang tua yang masih punya anak bersekolah di Sekolah Dasar (SD), dalam hatinya merasa kasihan. Karena setiap hari bahu atau pundak anaknya bisa miring posisinya karena menyandang tas sekolah berisi berbagai macam buku pelajaran, buku tulis. Terkadang ada yang membawa laptop. Belum lagi botol tempat air minum ataupun makanan untuk makan siang di sekolah. Banyak para orang tua yang disaat bersekolah di SD dulunya, seumur-umur belum pernah setiap harinya harus bawa buku begitu banyak ke sekolah. Kalau sianak ditanya mengapa hampir semua buku pelajaran dibawanya, jawabnya bakal sama. Semua buku itu untuk pelajaran hari itu. Asumsi, tentang hasil wajib bawa buku sebanyak-banyaknya itu. Semestinya, para siswa itu semua bakal lulus sebagai anak yang pandai atau cerdas. Namun, tidak begitu kenyataannya. Yang jelas, bahu atau pundak mereka cukup payah. Urusan, jumlah buku yang harus dibawa (teru-

tama di SD di kota-red), tidak lepas hubungannya dengan susunan kurikulum, pola pelajaran dan pengajarannya. Hasil ambisi para penggede di Kementerian Pendikkan Nasional/Kemdiknas (dulu Depdikbud) dan sampai jajaran dibawahnya. Ambisinya, dengan menerapkan kurikulum yang bisa “menginternasionalisasikan” sekolah-sekolah sejak SD. Yang pasti, anggaran bisa bertambah, proyek-pun bertambah memberi harapan. Mereka menerapkan “kira-kira apa ilmu pengetahuan yang pantas untuk dijejalkan dalam otak para siswa melalui kurikulum yang diterapkan”. Dengan anggapan anak-anak itu harus mampu menerima ‘penjejalan’ tersebut. Kritik para pendidik dan psikolog. Kehidupan bersantai masa kanak-kanak direnggut habis. Hasil keluaran (output) dari kurikulum yang setiap ganti menteri boleh dikata ganti kurikulum (jangan dicurigai hal itu berkaitan dengan anggaran negara yang ‘dimakan’ untuk itu,

meskipun kenyataannya benar!). Dengan alasan, banyak siswa yang berprestasi dalam lomba-lomba internasional. Tetapi kalaulah, anda perbandingkan yang berprestasi dengan yang umum-umum saja. Barangkali 10.000 : 1 orang siswa, dan terbanyak dari sekolah-sekolah berbiaya mahal. Kalau ditinjau dari aspek perkembangan pembangunan, bersukurlah bagi mereka yang berprestasi itu bisa dikata ‘tinggal landas’. Namun, yang dalam jumlah yang terbesar adalah mereka yang ‘tinggal di landasan’. Mungkin, salah satu mata pelajaran yang ‘berbau internasional’ adalah bahasa Inggris, yang sekarang sudah diberikan sejak di kelas 1 atau 2 SD. Memang baik, tapi amat pentingkah?. Mungkin, pemikirnya di Kemdiknas mau mencontoh pola pendidikan Hindia Belanda dalam pelajaran bahasa Belanda untuk anakanak pribumi sejak sekolah dasar?. Kok ingat-ingat zaman penjajahan Hindia Belanda, ketika saya mengalami bersekolah HIS

(Hollands Inlandse School). Mulai kelas I (1938-1942) sudah diajar bahasa Belanda dengan bacaan ‘Joes en Roes’ dan pelajaran melalui nyanyian tentang seekor kera lucu yang main sirkus. Seingat saya, sampai dengan kelas lima, kurikulum tidak sepadat bagi siswa kelas 5 SD sekarang. Seolah otak anak-anak masa kini dijadikan keranjang sampah untuk ilmu melalui bukubuku yang kadangkala tak pantas jadi bacaan anakanak. Memang, jadinya lebih banyak istilah sehari-hari diucapkan dalam bahasa Inggris, sekurang-kurangnya dari kata yes sampai dengan I love you!. Sayang disayang, banyak lulusan SD itu justru berantakan menerapkan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Hingga berlanjut ketika di sekolah lanjutannya dan menjadi mahasiswa. Bisa dinilai sendirilah apa artinya. Sebab, bahasa adalah jiwa kebangsaan. Dengan mencuatnya tindakan-tindakan tawuran siswa dan mahasiswa,

sampai beberapa nyawa melayang. Karenanya, beberapa harta milik dirusak atau dibakar. Belum lagi dendam kesumat berkepanjangan, kenyataan belum bisa ditemukan kurikulum yang ampuh, mengharamkan tawuran!. Pertikaian terbuka ataupun teredam yang bisa suatu saat ‘meledak’, pada akhirnya bakal sangat menggerogoti khazanah budaya dan nasionalisme bangsa kita, dikarenakan rapuhnya ideologi atau idealisme kader bangsa. Jelas, SDM yang ‘rusak’ dan pasti merugikan bangsa dan negara. Apakah ditinjau dari idealisme kebangsaan kita maupun semangat kinerjanya kelak. Menurut Dr. Alfian (alm,1992), ideologi itu perlu mengandung cita-cita yang ingin dicapai dalam berbagai bidang kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Idealisme atau cita-cita tersebut seyogyanya berisi harapanharapan yang masuk akal. Bukanlah, lambungan angan-angan yang sama sekali tidak mungkin direalisasi-

kan. Jadi, para petinggi Kemdiknas yang bakal menyusun kurikulum baru pendidikan sejak SD hingga Sekolah Menengah Atas (SMA)/Sekolah Menengah Kejuruan. Apakah memasukkan unsur penghayatan makna ideologi atau idealisme bangsa kita?. Sebab, penekanannya pada aspek budaya atau budi pekerti bangsa kita. Boleh saja intinya memacu anak-anak untuk menjadi pandai ataupun cerdas. Sebab, dimasa mendatang penting bagi dirinya dan pembangunan bangsa. Akan tetapi, bagaimana bila kemampuannya itu tidak mengandung budi pekerti sebagai manusia Indonesia?. Jadi, kalau masalah itu masuk kurikulum baru dengan pola pengajarannya bisa gampang dan diminati siswa-siswinya. Jangan berarti menambah beban jumlah kurikulum. Jangan sampai isi tas para siswa-siswi ditambahi buku pelajaran baru. Sehingga kecil-kecil sudah belajar menjadi pengangkut beban! Saya berpendapat, ada-

lah penting ditekankan ajaran Pancasila (yang bukan bertujuan kepentingan politis pemerintah atau golongan seperti dulu) yang ditinjau dari aspek ideologi atau idealisme bangsa kita. Dengan mengangkat aspek idealnya, berarti menyangkut apa yang disebut berwawasan dan berkebangsaan Indonesia. Meskipun, situasi dan kondisi sosialnya tidak lepas dari perkembangan kemajuan zaman. Anomie dalam proses reformasi dari kehidupan menurut adat menjadi kehidupan modern (alm. Prof. Selo Sumardjan, 1992) dapat dilihat pola kehidupan di alam pedesaan (gotong royong, sambat-sinambat dan lainlain). Meskipun budaya di perkotaan hal itu ‘tidak berlaku lagi’. Diera kemajuan teknologi dan sains, berpengaruh kuat terhadap budi pekerti dan adat istiadat. Antara lain dulu peng-

hormatan ditujukan kepada mereka yang berusia lanjut. Tapi, kini banyak berubah. Yakni penghormatan itu diberikan kepada mereka yang punya jabatan tinggi, yang berkuasa dan yang berduit banyak. Sampaipun dulu para guru mendapat penghormatan tinggi dari muridnya. Kini tidak jarang yang justru menjadi bahan olok-olokan. Terkadang, beberapa kelompok siswa lebih menghormati siswa yang ‘berkuasa’ dalam kelompok itu, ketimbang pada gurunya. Dari merosotnya kewibawaan guru itulah salah satu sumber timbulnya tawuran antar siswa atau antar siswa dari sekolahan lain. ***

25 Mahasiswa Indonesia Peroleh Beasiswa dari Rusia Sebanyak 25 mahasiswa Indonesia memperoleh beasiswa pemerintah Rusia tahun ajaran 2012/2013. Mereka akan menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi Rusia. Suhu udara di bawah 10 derajat Celsius yang sudah memasuki musim dingin di Moskow menyambut serombongan mahasiswa baru yang berjumlah 15 orang ketika menginjakkan kakinya di airport internasional Domodedovo. “Dingin sekali, tidak seperti di Jakarta”, ujar Herru Anggian-

tama, salah seorang mahasiswa baru yang akan mengambil jurusan minyak dan gas program S-1 di Universitas Teknik Negeri Astrakhan, sekitar 1350 km ke arah selatan Moskow. Herru yang merupakan lulusan SMA Titian Teras Jambi ini mengatakan setibanya di Rusia ingin cepat bisa berbahasa Rusia agar dapat berkomunikasi dengan orang setempat. Melihat jumlah mahasiswa Indonesia di Rusia yang masih belum banyak, dia berharap akan terdapat peningkatan lagi di masa

mendatang. “Semoga jumlah mahasiswa kita di Rusia tidak dalam hitungan ratus lagi, tetapi ke depannya sudah dalam hitungan ribu, seperti mahasiswa dari Malaysia”, ujar Herru. Selain Herru, beberapa mahasiswa lainnya yang telah tiba adalah Gading Ahmad Mikail, Henri Enrico Tobing dan Faizal Fahreza yang juga studi di Astrakhan, Raja Agung Hasudungan dan Harmen di Krasnodar, Zha Zha Amahoru, Novalia Idayanti, Stanislaus Bwarlele dan Rizky Iskandar di Moskow,

dan Rakhman Rifan Hidayatullah di Lipetsk. Sebelumnya telah tiba di Rusia 8 orang mahasiswa baru dari Indonesia dan dalam waktu dekat akan datang 2 orang lainnya. Kedatangan mereka dibantu dan difasilitasi oleh KBRI Moskow dan Persatuan Mahasiswa Indonesia di Rusia (PERMIRA). Ketua PERMIRA Farohaji Kurniawan, mahasiswa Universitas Negeri Tula dari luar Moskow secara khusus datang ke Moskow untuk bertemu den-

gan mahasiswa baru. “Mereka terlihat sangat bersemangat saat tiba di Rusia”, kata Farohaji. Saat ini secara keseluruhan jumlah mahasiswa Indonesia di Rusia sekitar 130 orang yang sebagian besar adalah penerima beasiswa dari pemerintah Rusia. Mereka belajar di berbagai kota, seperti Moskow, St. Petersburg, Rostov on Don, Kazan, Yekaterinburg, Tomsk, Krasnodar, Irkutsk dan Ufa. Jurusan yang dipilih antara lain bahasa dan sastra Rusia, ekonomi,

Karya - Pameran dengan 5 jenis hadir di Surabaya hingga 31 Oktober mendatang

Ny J Wenas dan diikuti 13 art lovers Surabaya.

Surat Pembaca .. Macetnya Pasar Kembang Sejak dimulainya proyek flyover Pasar Kembang, saya menduga pasti bakal terjadi kemacetan di jalan yang setiap

Ada sekitar 56 karya dipamerkan masing-masing seniman. Di antaranya, Henky Kurniadi, Henry Najoan,

Freddy H Istanto, Irawan Hadikusumo, Soebagio Widjaja, F Hartati Tjahjono, Go Soetik Wan, Christine Chandra, Ny Swat, Sulistyo Sidhi, Ny Tjitra dan Ny J Wenas. Beberapa nama, bahkan pemilik dan pengelolah gallery seperti Soebagio Wijaja yang mengelolah AJBS Gallery, Geo Soetik wan yang menjadi owner Go Art Space atau Christine Candra yang memiliki gallery di Jakarta serta nama-nama lain yang selama ini menjadi pecinta berat seni rupa juga ikut berpartisipasi. “Karena itu, pameran kali ini kami beri nama Bukan Biasa. Tak hanya itu saja, bahkan seniman yang masih hidup ataupun sudah almarhum kary-

hari saya lewati tersebut. Dan hal tersebut memang terjadi, ditambah lagi dengan perilaku masyarakat sekitar yang tidak peduli dengan orang-orang yang terganggu dengan adanya proyek ini. Seperti parkir di pinggir jalan

anya ikut serta dalam pameran ini,” ujarnya. Sementara itu, Muit Arsa yang juga salah satu panitia menambahkan bahwa pameran ini dilakukan di ruang terbuka dengan tujuan untuk melakukan proses pembelajaran dengan memanfaatkan ruang outdoor. Ia juga menjelaskan, pameran kali ini sebagai alternative pembelajaran untuk para seniman supaya tidak hanya melakukan pameran di gallery saya. “Kami akan tetap menyemangati para perupa supaya tetap berkarya. Dan karyakarya yang ada dipameran ini murni bukan palsu yang sekarang ini banyak beredar pemalsuan karya seni,” pungkasnya. (diy)

Lebih kurang 40 guru dan kepala sekolah dari 12 SMP/SMA pada 15 provinsi se-Indonesia mengikuti workshop wirausaha yang digelar perusahaan agribisnis Wilmar Grup bersama Universitas Ciputra Entrepreneurship Center (UCEC) di Surabaya. Para pendidik itupun merasa senang mengikuti kegiatan yang digelar pada tanggal 2 sampai dengan 11 Oktober lalu. Usai kegiatan, Kepala Sekolah SMAN I Gresik, Suswanto, mengatakan, merasa senang karena karena worshop kali ini bukan hanya belajar teori. “Tapi belajar bagaimana mengimplementasikan teori, misalnya inovasi itu diajarkan bagaimana menggali inovasi itu,” ujarnya. Hal senada juga diungkapkan Ernani dari MA Muhammadiyah I Medan. Dia menuturkan, kewirausahaan itu bukan mata pelajaran baru, tapi kami akan memasukkan dalam ekstra kurikuler dan beberapa topik pada pelajaran tertentu. Direktur UCEC Surabaya, Dwisunu Februanto, menjelaskan metode pembelajaran kewirausahaan juga bisa dimasukkan dalam mata pelajaran IPA, yakni pada topik interaksi sosial. “Prinsipnya adalah mengubah dari paradigma belajar ‘apa’ menjadi belajar ‘bagaimana’. Caranya juga sederhana yakni pengenalan inovasi atau kreasi dan pengenalan kebutuhan orang lain atau pasar. Tapi, hal itu tidak mudah, karena kurikulum kita sudah terbiasa saintis, karena itu kami berharap pada guru,”. Sementara itu, Kepala ‘CSR’ Wilmar Indonesia, Budi Harsono, mengatakan, tujuan kami hanya satu yakni bagaimana generasi muda Indonesia bisa mandiri dan guru merupakan resources yang strategis untuk mewujudkan tujuan itu. (nik)

yang membuat jalan semakin sempit, berkendara melawan arus, banyak pedagang kaki lima yang berdagang hingga menutup hampir setengah badan jalan. Dan lebih parahnya, ketika semua itu terjadi, sering tidak ada petugas terkait

Redaksi Bisnis Surabaya menerima kiriman artikel masalah perekonomian dan pengaduan dari pembaca terkait masalah pelayanan publik, keluhan-keluhan dari masyarakat baik dari institusi pemerintah/Swasta. Baik melalui post maupun e-mail dengan disertai fotocopy identitas dan alamat yang lengkap.

sebagai duta b a n g s a yang dapat membawa nama baik dan memperkenalkan Indonesia di Rusia. (nik)

Puluhan Guru ikuti Workshop Wirausaha

“Bukan Biasa” Pamerkan Lima Jenis Seni Rupa Pameran bertajuk “Bukan Biasa” di gren & grow galer gallery Surabaya yang digelar mulai 13 sampai dengan 31 Oktober 2012 akan memamerkan lima jenis seni rupa. Di antaranya patung,seni keramik, instalasi, fotografi dan lukis, 56 karya dari 55 perupa. Ketua Pelaksana acara pameran seni rupa ‘Bukan Biasa’, Hetty Palestina, mengatakan, hal ini merupakan ruang alternatif dan sebagai sarana komunikasi bagi para seniman berbagai bidang, seperti seni patung, keramik, grafis, instalasi, video art dan fotografi. Ini merupakan pameran ketiga di galerry alam milik

hukum, kedokteran, teknik, junalistik, minyak dan gas, d a n ilmui l m u eksakta. K u a s a Usaha Ad Interim (KUAI) KBRI Moskow Moenir Ari Soenanda mengatakan, selain tugas utamanya adalah studi, mahasiswamahasiswa Indonesia ini juga

yang mengatur keberadaan masalah tersebut. Mohon tanggapan pihak terkait supaya masalah kemacetan ini dapat segera teratasi. Rany Noor-Warga Kranggan, Surabaya

Kirim ke Redaksi Mingguan Bisnis Surabaya d/a Ruko Permata Darmo Bintoro kav 22 – 23 Jln. Ketampon Surabaya. Fax (031) 5675240 atau editor_bisnis@yahoo.co.id

Pemimpim umum : Nyoman Sudapet, Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Bambang Wiliarto, Asisten Redaksi : Antonius Andhika, Iskandar Pribowo, M. Nafan Hadi, Samudera Ghozuwan Sekretaris Redaksi : Suci Laraswati, Anggota Redaksi : Ardhia Tri Andani Putri, Diyah Khoirunnisa, Prawita Hutajulu, Gresik : Samudera Ghozuwan, Sidoarjo : Rino Tutuko, Malang : Teguh Windarto, Lamongan : Samudra, Marcomm : Noor NH, Sirkulasi : Kasnoto, Desain Grafis : Iwan Budi Hartanto, M. Hadi Widjaja, Alamat Redaksi/Iklan/Sirkulasi : Permata Darmo Bintoro 22 -23 Jalan Ketampon Surabaya, Telp. 031 5668432, 5633456. Fax. 031 5675240. Email : editor_bisnis@yahoo.co.id, Perwakilan : Jalan Kepiting 100 X , Telp.0333 1417578 Banyuwangi, Jalan Kepundung 67 A, Telp. 0361 225764, 225765. Fax. 0361 227418 Denpasar, Jalan Palmerah Barat 21 F, Telp. 021 5357602. Fax. 021 5357605 Jakarta. Penerbit PT Tarukan Media Dharma. Iklan Peluang Emas Tarif Iklan Mini/Baris : Rp 11.000 (30 Karakter) minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Iklan Display B/W : Rp 10.000/mmk, Iklan Display Full Colour : Rp 15.000/mmk, Advertorial B/W : Rp 5.000/mmk, Advertorial Colour : Rp 10.000/mmk, Iklan Keluarga/Sosial : Rp 5.000/mmk. Informasi dan Pemasangan Iklan Hubungi : 031 5668432/5633456, Fax. 031 5675240 • WARTAWAN BISNIS SURABAYA SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL , DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APAPUN DARI NARASUMBER

JAWA TIMUR EDISI 74 /TAHUN 02, 22 - 28 OKTOBER 2012

Sejumlah Tokoh Menolak Pergantian Nama Semen Gresik Faiq : Yang Berubah Nama Holdingnya

T

erkait rencana perubahan nama Semen Gresik (SG) menjadi Semen Indonesia pada Desember 2012, sejumlah tokoh masyarakat Gresik bereaksi. Mereka keberatan kalau nama SG diganti dengan nama lain karena memiliki riwayat tersendiri. Tokoh-tokoh Gresik itu diterima oleh Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto dan Wakil Bupati Gresik Mohammad Qosuim, di ruang rapat bupati Kamis lalu. Mereka yang datang yaitu KH. Masyur Shodiq dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gresik , Mohammad In’am Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik, Dr. Soetanto Soepiadhy, SH. MH Ketua Program Study Doktor Ilmu Hukum Universitas 17 Agustus (Untag) Surabaya yang juga orang Gresik,   Hadi Subianto dan H. Misbach dari Yayasan Makam Sunan Giri.   Kendati tidak hadir, Perwakilan dari Nahdhlatul Ulama menyampaikan statemennya melalui surat. Dalam suratnya yang ditandatangani oleh Mochammad Toha ini NU meminta agar pergantian nama itu untuk dipertimbangkan dan direnungkan kembali. Karena menurut Toha sama halnya mengingkari sejarah, mengabaikan legenda, dan melukai masyarakat yang membesarkannya.   Toha mengatakan, berangkat dari  fenomena legendaris dan tercatat dalam sejarah Sunan Giri dibekali segenggam tanah oleh Maulana Ishak yang

kemudian menjadi lokasi Giri Kedaton yang merupakan lokasi penggalian bahan Semen Gresik. Menurut Toha, “segenggam tanah berarti perekat nasional yang terimplementasi dengan terbangunnya gedung DPR RI, Monas, Masjid Istiqlal, jembatan Semanggi dan restorasi Borobudur. Toha yang juga ahli sejarah ini menjlentrehkan seputar penamaan Semen Gresik oleh Presiden Soekarno. “Kenapa Presiden Soekarno dulu memberikan nama semen Gresik (SG) tidak Semen Indonesia ?” ungkapnya. Padahal diperiode yang sama Presiden Soekarno juga menasionalisasikan perusahaan lain, yaitu  perusahaan lain misalnya Pelayaran Nasional (Pelni), Perusahaan Tjat Nasional  (Patna). Hal ini karena Semen Gresik merupakan kebanggaan Nasional. Selain dari Nahdhlatul Ulama, Mohammad In’am PDM Muhammadiya Gresik juga sangat tidak setuju dengan penggantian nama Semen Gresik. “Bukan saja tidak setuju, tapi perubahan itu merupakan pengkhianatan. Sekali lagi pengkhianatan “ujar In’am diulang-ulang.   Selain In’am  Umar Zainuddin yang mewakili Masyarakat Pecinta Sejarah Gresik (Mataseger) juga menyatakan tidak setuju. Cak Nut demikian biasa dipanggil menyatakan,” Tentu ini sudah menyalahi sejarah, mengingat nama itu diberikan presiden pertama Republik

Suasana peresmian pabrik Semen Gresik di Tuban.

Indonesia pada saat peresmian pabrik Semen Gresik pada, 7 Agustus 1957. Pecinta sejarah Gresik yang terbilang Senior ini juga menceriterakan betapa masyarakat Gresik terutama di sekitar daerah Pegiren (area Sunan Giri) sangat mendukung berdirinya Semen Gresik kala itu. “Saya masih ingat betul waktu Semen Gresik berdiri, beberapa masyarakat rela pindah dengan bergotong royong memikul rumah-rumah yang berada dilokasi pagrik semen untuk berpindah ke lain tempat. Sampai disitulah kecintaan masyarakat masyarakat Gresik terhadap Semen Gresik,” tandasnya. Nada keberatan juga disampaikan oleh pakar hukum, Dr. Soetanto Soepiadhy, SH. MH. Doktor yang aktif sebagai Ketua Program Study Doktor Ilmu Hukum Untag Surabaya ini sangat menyayangkan wacana perubahan nama Semen Gresik. “Secara konsep hukum, Semen Gresik

sangat kuat karena di dalamnya mengandung kekuatan konsep hukum ’living law’. Kekuatan hukum ini menyangkut norma moral dan norma Agama. Living law tidak bisa dikalahkan oleh political preasure,” jelasnya. Masih menurut Soetanto, adapun apabila ada antinomi (konflik norma) antara living law dan state law, kenyataan ini harus dimenangkan state law. “Apalagi wacana ini masih berupa keinginan yang bakal diundangkan. Yang menurut kami masih bersifat keinginan perseorangan,” ujar pakar hukum kelahiran Gresik ini. Melihat kenyataan ini, Bupati dan Wakil Bupati Gresik menyatakan siap menampung aspirasi masyarakat. “Kami hanya bisa menampung aspirasi ini. Prinsipnya saya mendukung apabila masyarakat setuju dan menginginkan,” ujar bupati Sambari sambil menenangkan masyarakat yang hadir. Sementara itu secara terpisah

M. Faiq Miyazi Kepala Pemberitaan PT Semen Gresik mengatakan pihaknya memahami keberatan para tokoh masyarakat dan pakar itu. Ini merupakan sebuah dinamika yang berkembang di masyarakat. Namun lanjutnya, perlu diingat perubahan ini tidak lain dimaksudkan agar Semen Gresik menjadi lebih besar lagi. Artinya bisa lebih diterima di dunia perdagangan internasional. Dia menekankan, yang akan berubah nanti nama holding atau grupnya bukan Semen Gresiknya. Memang selama ini nama grup yang menaungi tiga perusahaan semen itu adalah Semen Gresik. Anggota grup meliputi Semen Gresik sendiri, Semen Padang dan Semen Tonasa. “Perubahan nama itu tidak merubah nama Semen Gresik dan tidak menghilangkan entitas bisnis di bawahnya,” kata bapak yang juga Asli Gresik ini. Entitas bisnis di bawahnya tetap dengan nama masingmasing yaitu Semen Gresik, Semen Padang dan Semen Tonasa. Diakui, nama Semen Gresik telah memiliki segmen pelanggan yang luas. Dan ini merupakan brand yang harus dipertahankan. Karena masyarakat yang menggunakan telah mempercayakan kualitas pada merek ini. “Nama yang sudah dikenal masyarakat ini tidak mungkin akan diganti,” pungkasnya. (sam)

PAD 2013 Ditarget Naik Rp 12 Miliar Lamongan,BS-

Pemkab Lamongan bersama DPRD setempat mulai membahas APBD tahun 2013. Agenda pertama pembahasan tersebut diawali dengan penyampaian laporan pembahasan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) oleh Badan Anggaran (Banggar). Pendapatan asli daerah (PAD) pada tahun 2013 diproyeksikan naik sebesar 11,41 persen atau Rp 12,3 miliar. Yakni dari sebelumnya yang sebesar Rp 108,6 miliar menjadi sebesar Rp 121 miliar. Demikian disampaikan juru bicara Banggar DPRD Lamongan Fadholi, di gedungnya, Kamis lalu. Sementara secara umum, struktur APBD 2013 untuk komponen pendapatan daerah diproyeksikan sebesar Rp 1.455.561.750.340. Ini berarti mengalami kenaikan sebesar Rp 73.710.242.470 atau sebesar 5,33 persen dibanding pendapatan daerah tahun 2012 yang

Suasana penandatanganan kesepahaman usai pembahasan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran.

sebesar Rp 1.381.851.507.870. Kemudian komponen belanja daerah diproyeksikan sebesar Rp 1.433.961.750.340. sehingga mengalami kenaikan sebesar Rp 1.355.939.224 atau 0,09 persen dibanding belanja daerah tahun 2012 yang sebesar Rp 1.432.605.811.116. Selanjutnya pembiayan daerah diproyeksikan sebesar Rp 24.900.000.000. Jumlah ini men-

galami penurunan sebesar Rp 71.370.234.000 atau 74,14 persen jika dibandingkan penerimaan pembiayaan tahun 2012 yang sebesar Rp 96.270.234.000. Terkait infrastruktur, Banggar menilai penerapan sistem CBC atau rabat beton dalam pembangunan jalan di Lamongan kualitasnya kurang baik. Untuk itu Banggar meminta agar pemerintah daerah melakukan

evaluasi dan kajian terhadap penggunaan sistem CBC. “Hal ini karena  kami nilai sistem CBC belum bisa menghasilkan kualitas jalan yang baik. Bahkan perawatannya juga sulit. Namun pada struktur tanah tertentu, Banggar bisa memahami penggunaan sistem CBC sehingga penggunaannya harus kondisional, “ ujar Fadholi. Sedangkan Bupati Fadeli da-

lam sambutannya menyebutkan, selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) lamongan tahun 2010 – 2015, serta Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) tahun 2013, KUA dan PPAS tahun 2013 diarahkan pada 10 prioritas pembangunan. Yaitu peningkatan mutu pendidikan, peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat dan kualitas lingkungan hidup, pembangunan dan peningkatan infrastruktur serta peningkatan kualitas tenaga kerja dan mendorong pengembangan dunia usaha. Kemudian prioritas lain adalah peningkatan produktivitas pertanian dan perikanan serta pengamanan ketahanan pangan, peningkatan pelayanan kepemerintahan, peningkatan keamanan dan ketertiban serta kerukunan beragama, peran serta perempuan dalam pembangunan, bidang pemuda dan prestasi olahraga, dan terakhir peningkatan kualitas hidup masyarakat. (sam)

5

Duta SD NU 1 Trate dan Muhammadiyah Manyar Berlaga di IMSO

Dua duta Gresik bersama pembimbing ketika pamit Wabup M. Qosim.

Gresik, BS-

Ada rasa bangga saat melihat 2 duta Gresik yang akan berlaga International Mathematic and Science Olympiad (IMSO). Dua duta ini adalah Renata Safa Swandari dari SD NU 1 Trate Gresik dan Nurul Ainun Nuha dari SD Muhammadiyah Manyar. Mereka menunggu sejenak kehadiran wakil Bupati yang akan melepas keberangkatannya di ruang Graita Eka Praja, Selasa lalu . Keduanya tampak asyik membuka internet melalui gadget yang dibawanya. Mereka seakan tak mau melepas  setiap waktu begitu saja berlalu. Renata Safa Swandari merupakan siswa kelas 5 ICP di Sekolah Dasar Nahdhlatul Ulama (SDNU) 1 Trate Gresik puteri psangan Yusuf Mardiana dan Anna Yuliastuti tampak begitu ceria. Gadis manis yang akrab dipanggil Tata tampak begitu percaya diri dan siap berlaga di International Mathematic and Science Olympiad (IMSO) untuk bidang science di India pada 28 Oktober – 1 November 2012 mendatang. Seperti yang disampaikan oleh Yusuf Mardiana ayah Tata, perilaku Tata di rumah memang begitu. Selain cuek dan tidak suka bermain. Tata juga jaTata selain rang nonton TV. Sukan- ya hanya membaca buku berbakat di dan mencari informasi bidang science, dia di internet. ”Kalaupun juga mahir berbahasa nonton tv paling yang diInggris. Saat masih tonton hanya acara yang mengandung informasi kelas 1 SD saja Tata semacam hot spot yang telah menjuarai ditayangkan Trans 7,” bahasa Inggris se ujar Yusuf. Gerbangkertasusila. Pengakuan ini juga disampaikan oleh SuyTata bahkan anto guru pembimbmengalahkan siswa lain ingnya. “Tata memang yang sudah duduk di unik dan berbakat. Saat kelas 6. masuk bimbingan, setiap seminggu saya kan memberikan bimbingan dengan memberikan materi berupa buku untuk dibaca dirumah. Setiap buku saya beri alokasi waktu seminggu. Tapi hanya dalam waktu 2 hari  Tata sudah mengembalikan buku itu. Setelah saya uji dari materi buku tersebut, ternyata dia sudah menguasai. Padahal buku-buku itu kebanyakan berbahasa Inggris,” ujar Suyanto agak heran. Tata selain berbakat di bidang science, dia juga mahir berbahasa Inggris. Saat masih kelas 1 SD saja Tata telah menjuarai bahasa Inggris se Gerbangkertasusila. Tata bahkan mengalahkan siswa lain yang sudah duduk di kelas 6. “Dengan hobbynya berselancar di internet serta membaca, maka Tata banyak tahu, ilmu pengetahuannya luas. Bahkan teman-temannya menyebut Renata Safa Swandari dengan sebutan Miss Google,” tambahnya.     Saat itu Tata juga ditemani siswa lain yaitu Nurul Ainun Nuha siswi kelas 6 SD Muhammadiyah Manyar yang akan mengikuti International Mathematic and Science Olympiad (IMSO) untuk bidang Word Creatinity Festival yang berlaga di Korea pada 25 – 29 Oktober 2012. Seperti halnya Tata, keberadaan Nurul Ainun Nuha atau yang akrab dipanggil Nuha ini juga didampingi kedua orang tuanya yaitu Nurul Mukhid dan Yety Yunita. Selain itu, keduanya juga didampingi oleh guru pembimbing, Kepala Sekolah serta Kepala Dinas Pendidikan Gresik, Nadhlif. Dalam pesannya, Wakil Bupati Gresik, Mohammad Qosim menyatakan bangga atas prestasi keduanya. Kami akan selalu mendukung prestasi kalian. “Tolong beritahu kami setiap perkembangan yang terjadi saat pelaksanaan lomba nanti,” pinta Qosim. Wabup juga menyampaikan terima kasih kepada para Guru Pembimbing dan orang tua keduanya dan berharap semoga prestasi ini akan membuka prestasi lain yang lebih tinggi pada event selanjutnya. (sam)

Penghasilan Lampaui UMK Lamongan

Tawangrejo, Desa Penghasil Produk Itik dan Telur Asin Penghasilan peternak itik atau bebek di Desa Tawangrejo Kecamatan Turi bisa melebihi upah minimum kabupaten (UMK) Lamongan yang tahun depan direncanakan naik menjadi Rp 1.025.000. Estimasi jika masing-masing peternak memiliki 100 ekor itik, penghasilan mereka perbulan bisa mencapai Rp 1,3 juta perbulan.

P

enghasilan itu belum termasuk jika peternak juga menjual DO Dug atau bibit itik dari peternakannya sendiri. Penghasilan dari telur itik yang baru menetas yang berkelamin jantan dihargai Rp 4 ribu sedangkan yang betina Rp 8 ribu. Lumayan besar hasilnya, bila punya penetas yang kapasitasnya 1000 telur tinggal mengalikan saja hasilnya, karena harga telur bebek yang akan ditetaskan hanya Rp 1.250 perbiji. Dan di desa ini banyak peternak yang

memiliki mesin penetas sampai berkapasitas 8 ribu telur. Hal tersebut disampaikan Bupati Fadeli saat menerima rombongan tim juri Lomba Kelompok Agribisnis Peternakan yang dipimpin Albert Tangkawaro dari Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI di Desa Tawangrejo, Selasa lalu. Empat orang juri itu selanjutnya melakukan penilaian lapangan pada unit usaha peternakan milik Kelompok Wanita Ternak

Produk telur asin dan abon hasil kelompok wanita Sumber Rejeki.

Sumber Rejeki yang masuk nominasi nasional Lomba Kelompok Agribisnis Peternakan tahun 2012. “Dari 8 propinsi yang masuk seleksi awal lomba ini, kini hanya tersisa 4 propinsi. Termasuk di

dalamnya Kabupaten Lamongan yang sudah lolos seleksi administrasi, “ ujar Albert tanpa merinci peserta dari propinsi lain. Lomba ini diharapkan merangsang dan memotivasi produktifitas ternak serta meningkatkan pendapatan

para peternak. Ketua Kelompok Wanita Ternak Sumber Rejeki Musyarofah saat menyambut tim juri mengatakan, populasi ternak itik di bawah binaan kelompoknya terus meningkat dari tahun ke tahun. Yakni dari hanya 17.425 ekor pada tahun 2009, naik menjadi 24.570 ekor pada tahun 2010 kemudian naik menjadi 33.294 ekor. Sejak tahun 2009 pula, ungkap Musyarofah, berbagai bantuan diterima kelompoknya dari pemerintah daerah. Seperti pengolahan pakan, mesin penetas dan bantuan itik serta pembinaan melalui Program Gemerlap pada tahun 2011. Kepada tim penilai, Fadeli mengungkapkan berbagai prestasi nasional yang telah diukir kelompok wanita ini. Sehingga menun-

jukkan eksistensi kelompok ini diakui oleh berbagai pihak. Mulai dari mengantarkan Lamongan meraih penghargaan nasional berupa Investment Government Award (IGA) tahun 2011, hingga yang terakhir mengantarkan Lamongan meraih Otonomi Award tahun 2012 kategori khusus pemberdayaan ekonomi lokal (perempuan produktif) dari The Jawa Pos Institute of Pro Otonomi (JPIP). Kelompok Wanita Ternak Sumber Rejeki merupakan kelompok kelas madya dengan jumlah anggota sebanyak 120 orang yang semuanya ibu-ibu. Sedangkan produksi tahun 2011, untuk telur mencapai 138.861 kg, daging 16.791 kg dan DO Dug sebanyak 17.700 ekor. Kemudian telur asin sebanyak 20.762 butir serta tepung ikan (abon bebek)

sejumlah 3.500 kg. Keuntungan ternak itik di daerah yang dikelilingi tambak dan sungai seperti Tawangrejo adalah mereka tidak kesulitan pakan jika harga pakan pabrik sedang naik. Karena wilayah ini, banyak genangan air yang memproduksi pakan itik secara alamiah. Seperti cepret (anakan ikan/ikan kecil), besusul (keong) dan sejenis ganggang yang oleh masyarakat setempat disebut lepok. Selain di Kecamatan Turi yang memiliki populasi ternak itik terbesar di Lamongan, ternak hewan penyuka air ini tersebar di seluruh wilayah Lamongan. Yang terbesar selanjutnya di Pucuk ada 28.363 ekor, Brondong 14.201 ekor, Kedungpring 12.407 ekor dan Maduran 9.855 ekor. (sam)

IPTEK & TELEKOMUNIKASI

EDISI 74 /TAHUN 02, 22 - 28 OKTOBER 2012

6

Smartphone Beradu Teknologi

Produk kamera jenis Digital Single Lens Reflex (DSLR) makin canggih. Salah satu pengembangan teknologinya adalah penyematan tiga prosesor sebagai otaknya, sehingga mampu membuat kamera mengolah gambar hingga 17 kali lebih cepat. Seperti halnya yang dilakukan pabrikan Canon dengan Canon EOS-1D X terbarunya. Produk ini adalah senjata baru Canon yang diperkenalkan ke publik Oktober 2011. Di Indonesia, kamera ini mulai beredar sejak awal tahun ini. Kamera ini dipersenjatai dengan sensor CMOS sebesar 18 megapiksel full-frame. Canon melengkapi EOS-1D X ini  dengan tiga buah prosesor. Prosesor yang ada di dalam kamera ini terdiri dari sepasang Digic 5+ dan sebuah Digic 4. Dua prosesor Digic 5+ digunakan untuk pengolahan gambar

yang lebih cepat. Canon mengklaim dengan penggunaan dua prosesor tersebut, kamera DSLR ini mampu mengolah gambar 17 kali lebih cepat dibandingkan dengan menggunakan Digic 4. Sementara satu prosesor lainnya, Digic 4, yang tertanam di kamera ini digunakan khusus untuk kontrol AF dan metering. Selain untuk mengolah gambar yang lebih cepat, kedua prosesor Digic 5+ yang mempersenjatai kamera ini juga berfungsi untuk menolong feature-feature seperti rentang ISO yang mencapai 204.000 (51.200 natif), zona sistem metering 252, burst mode yang mencapai 14 fps JPEG atau 12 fps untuk RAW, sistem AF 61 point, built in wired gigabit LAN, remote shooting dan transfer gambar. Untuk membantu pengguna dalam me-review gambar yang sudah

Canon EOS-1D X

diambil, Canon melengkapi EOS-1D X dengan layar sebesar 3.2 inci den-

gan 1.040.000 dot. Canon EOS-1D X juga dilengkapi dengan kemampuan

mengambil gambar dengan resolusi Full-HD (1080p). (prw)

Internet Gratis hingga Akhir 2013 Axis memberikan akses internet yang mudah, berkecepatan tinggi, dan terjangkau bagi semua pengguna internet di Indonesia gratis sampai akhir 2013. Program Axis Internet Big Sale mulai Senin pekan kemarin hingga 31 Desember 2012. Pelanggan yang mengaktifkan kartu SIM Axis selama periode tersebut akan secara otomatis dapat berpartisipasi dalam program. Daniel Horan, mengatakan, penawaran yang diluncurkan sebelumnya benar-benar merupakan terobosan bagi Indonesia. Siapa saja yang mulai menggunakan Axis hari ini hingga akhir tahun 2012 akan menikmati gratis internet hingga akhir tahun 2013. “Setiap kali pelanggan melakukan isi pulsa Rp5000, mereka akan menerima gratis internet 5MB. Semakin banyak

Daniel Horan, Chief Marketing Officer AXIS saat memberikan penjelasan dalam peluncuran ‘AXIS Internet Big Sale

isi pulsa, semakin banyak internet gratis yang akan diperoleh, ”ujarnya. Axis Internet Big Sale memberikan gratis internet 5MB pada pelanggan yang melakukan isi pulsa Rp5000 atau lebih, baik melalui pulsa elektronik maupun voucher fisik. Bonus internet gratis akan dikirim beberapa saat setelah isi pulsa. Bonus internet berlaku 7 hari. Didukung jaringan HSPA Axis, para pelanggan Axis dapat terus terhubung dengan situs favorit mereka, mengirim dan menerima e-mail, chatting, browsing, dan aktivitas internet lainnya dengan kecepatan tinggi melalui perangkat komunikasi seluler yang mereka miliki. Paket harian SMS dan Paket Harian Internet ini ditawarkan hanya Rp1000 per paket per hari dan berlaku mulai 12 Oktober 2012. (prw)

Persaingan ponsel kian gencar berlangsung di pasaran saat ini. Masingmasing vendor bersaing menawarkan produk unggulannya. Termasuk Nokia yang menawarkan produk dengan sarat teknologi tinggi. “Nokia kendati tidak segencar Samsung mengeluarkan smartphone yang menguasai pasar, namun memiliki seri yang disukai pasar seperti Lumia 900. Ponsel ini menawarkan teknologi tinggi dengan fitur yang lengkap,” kata Erwin, pengelola gerai ponsel di Surabaya. Menurut dia, Samsung termasuk produk yang menguasai pasaran smartphone. Meski demikian, Nokia yang lebih dahulu dikenal masyarakat tetap memiliki penggemarnya tersendiri berkat seri Lumia mulai 610, 710, dan 800. Apalagi ada produk baru seri Lumia 900 tidak kalah canggih dengan seri sebelumnya. “Sebagai seri terbaru, smartphone ini juga mendapatkkan tambahan beberapa fitur. Inilah yang banyak diminati pengguna saat ini, meski pasar masih terbatas karena harga yang relatif,” ujarnya. Aplikasi yang ditawarkan ponsel canggih ini mulai sistem operasi Windows Phone yang dilengkapi dengan People Hub, Nokia Maps, Nokia Drive, maupun XBOX Live. Aplikasi lainnya yang menjadi daya tarik ponsel tak lain adalah Facebook, Twitter dan WhatsApp. Selain itu Lumia

900 dapat digunakan untuk menjelajahi secara cepat dengan prosesor andal dan Internet Explorer 9 yang mendukung

HTML5. Ciri khas Lumia 900 yaitu memliki layar berukuran 4,3 inci touchscreen kapasitif dengan resolusi 800 x 480 piksel yang menggunakan lapisan Corning Gorilla Glass. Memiliki kamera dengan resolusi 8 megapiksel dengan lensa Carl-Zeiss, mampu menghasilkan gambar dengan resolusi 3264 x 2448 piksel. Ia mengakui, keberadaan smartphone masih jadi daya tarik tersendiri di dunia informasi. Pangsa pasar merata dari kalangan remaja hingga pebisnis muda. Harga yang bervariasi tergantung merek dan teknologi membuat persaingan ponsel kian ketat. Produk Nokia memang tidak sebooming Samsung, namun adanya seri Lumia cukup mengangkat keberadaan ponsel pintar. (prw)

Bagikan TV ke Outlet Banyak cara yang dilakukan untuk tetap menjadi idola dari para pelanggan, seperti halnya yang dilakukan oleh Esia, salah satu produk dari telekomunikasi PT. Bakrie Telecom, Tbk.  Yang melakukan penyerahan hadiah TV kepada outlet peserta program “ Lebaran bersama Esia Max-D”. Total ada 4 outlet kategori Diamond yang mendapatkan TV LED 32” yaitu A Note, Central, Citra Era & Sakinah Supermarket. Sedangkan yang mendapatkan TV LED 22” berjumlah 13 outlet Platinum yaitu ABC Cell, Cibakom, Daytona, Gondrong Cell, Hacom, Hero Broadband, Nifsu Comm, Player V, Puskrip Dharmawangsa, RC Cell, Terminal, Terminal HP 1 dan Top Laptop. Regional Head East Java and East of Indonesia, M. Prasetyo dan tim dari Esia menda-

Bagi Hadiah- Esia melakukan penyerahan hadiah TV kepada outlet peserta program “ Lebaran bersama Esia Max-D”

tangi langsung outlet yang memenuhi persyaratan penjualan Esia Max-d dalam jumlah yang ditentukan untuk mendapatkan hadiah TV. Ada 4 kategori dlam program ini yaitu Diamond, Platinum, Gold dan Silver. “Program ini merupakan pembuktian slogan Esia-

“Untung Pake Esia”, Esia selalu memberikan keuntungan yang lebih dibanding operator lain. Program ini sebagai wujud penghargaan kepada outlet yang telah membantu memasarkan Esia Max-d dan ternyata disambut luar biasa oleh para pemilik outlet.(prw)

Memanfaatkan Teknologi Digital untuk Kebaikan

Adhi Surya Putera dari Jakarta (kedua dari kiri) meraih hadiah Rp 100 juta setelah memenangi kompetisi XmarPlan For Life yang diselenggarakan oleh XL. Hadiah diserahkan oleh Manager Digital Activation & Social Media XL - Jasmina Dewi Jashya (kedua dari kanan)

T

eknologi pada saat ini mengalami kemajuan yang sangat pesat terutama di bidang industri otomotif, banyak inovasi dihadirkan untuk memberikan keamanan dan kenyamanan. Banyak hal yang dahulu dianggap hanya sebatas mimpi dan hanya ada di film fiksi semacam Knight Rider yang bisa berbicara, hingga di film James bond ( Agen 007 ) yang mana setiap beraksi selalu mengendarai mobil yang di lengkapi dengan teknologi muktahir. Di indonesia, kehadiran mobil hybrid sedang menjadi perbincangan di kalangan industri otomotif sebagai mobil masa depan. Produsen mobil Toyota salah satunya yang berambisi menjadikan mobil hybrid menjadi mobil yang pal-

Dunia digital semakin menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Penetrasi layanan seluler-pun semakin memperluas jangkauan layanan digital ke masyarakat yang lebih luas lagi. Bahkan hingga kepelosok daerah. Banyak manfaat yang bisa diraih masyarakat melalui dunia digital. Demi menjaring ide-ide cemerlang yang bermanfaat bagi masyarakat luas dan bisa diterapkan

melalui dunia digital. Senior VP Marketing Brand & Communication XL Tommy Wattimena, mengatakan, teknologi digital yang memungkinkan terhubungnya masyarakat dunia secara simultan dan mengatasi hambatan ruang dan waktu juga membuka kesempatan bagi setiap orang untuk memanfaatkannya demi tujuan-tujuan baik. “XmartPlan For Life” mendorong masyarakat,

terutama generasi muda, untuk mewujudkan ide-ide bertujuan baik itu melalui dunia digital.” Ia menambahkan, program ini telah dibuka bagi masyarakat sejak Juni 2012. Peserta diminta untuk mengajukan rencana atau ide-idenya. Hingga ditutup tanggal 30 September 2012, terjaring lebih dari 700 ide. Juri untuk kompetisi ini adalah Dondi Hananto (CEO of PT Kinara Indonesia), Dian

Noeh Abubakar (Co-Founder and CEO of Kennedy, Voice & Berliner PR Firm), Nanda Ivens (COO of XM Gravity, a digital Agency), dan Tommy Wattimena (SVP Marketing Brand and Communication XL). Dari 700 ide yang masuk, telah diseleksi di tahap kedua yang menyisakan 50 ide terbaik dan memungkinkan untuk diwujudkan. Sedangkan pada fase ketiga seleksi, dewan juri yang ter-

diri dari penggerak muda di bidang bisnis dan internet itu akhirnya memilih 5 orang finalis yang akan bersaing memperebutkan hadiah utama di babak final. XL berharap, kelima orang ini tidak berhenti berjuang untuk membuat ide-ide inovatif mereka jadi kenyataan, dan senantiasa memupuk semangat penggerak muda yang akan membawa Indonesia Xlangkah lebih maju. (prw)

Mobil Hybrid Diramalkan Booming ing laris di Indonesia, dengan tujuan dapat menjaring tenaga kerja dan memiliki efek positif yakni berkurangnya emisi karbon dan penghematan bahan bakar.

Tapi itu semua bukan tanpa kendala. Menurut Pemilik showroom mobil mandiri 77, Syarif Toha, belum

adanya regulasi dan pajak pertambahan nilai dan barang mewah (PPnBM) masih harus terus dibicarakan antara produsen mobil dan pemerintah. Dan sepertinya pengemban-

gan mobil hybrid belum terlalu mendesak dan sulit diimplementasikan dalam waktu dekat ini, butuh waktu 2 sampai 3 tahun lagi untuk lokalisasi, selain itu karena harga BBM yang masih terjangkau, lain halnya apabila BBM dinaikan secara signifikan tentunya masyarakat akan berpikir ulang dengan membeli mobil hybrid. Kalau bicara mobil hybrid sudah pasti kita akan berbicara teknologi muktahir yang ada di mobil tersebut dan pastinya harganya pun tidak murah. Dalam artian teknologi dan infrastruktur sebuah mobil hybrid tergolong mahal. Banyak hal yang mesti diperhatikan bila mobil tersebut jadi dikembangkan di Indonesia, salah satu contohnya

volume pasarnya yang masih sangat kecil. Masih banyak teknologi yang bisa di terapkan jika ingin mereduksi emisi karbon. Syarif mengatakan, tidak hanya mobil hybrid, masih ada cara lain jika ingin mereduksi emisi karbon misalkan electric car, advance diesel dan juga biodiesel. Selain itu Indonesia juga mempunyai CNG ( Gas ) yang banyak, coba kalau di manfaatkan sebaik mungkin itu juga bisa menjadi solusi untuk dapat menekan subsidi BBM. Mobil hybrid memang terdengar keren, padahal kalau mau jujur secara cost, mobil hybrid tidak lebih murah dibandingkan mobil biasa karena punya dua mesin dan costnya keluar untuk kedua mesin tersebut. Akan tetapi di balik

harganya yang terbilang mahal mobil ini menggabungkan sistem pemakaian listrik dan bahan bakar, dengan penggabungan tenaga listrik akan berimbas pada penggunaan bahan bakar yang lebih irit sehingga menghasilkan emisi gas buang yang jauh lebih sedikit. Semoga dengan adanya mobil hybrid di Indonesia, dapat meningkatkan kualitas hidup dan masa depan yang lebih baik lagi. Mobil hybrid dipilih karena bisa menekan emisi karbon sampai 26 juta ton bila dibandingkan mesin mobil biasa. Sebuah teknologi revolusioner yang difokuskan untuk mengurangi polusi, menjaga sumber daya alam yang sangat berharga dan memberikan kenyamanan didalam berkendara. (prw)

TRANSPORTASI EDISI 74 /TAHUN 02, 22 - 28 OKTOBER 2012

Menurun, Ekspor Pasir Besi Melalui Tanjung Intan Dipicu Permen ESDM

A

rus barang ekspor jenis pasir besi melalui pelabuhan Tanjung Intan Cilacap mengalami tren penurunan. Padahal jenis barang pasir besi sebelumnya termasuk salah satu komoditas andalan melalui Pelabuhan Tanjung Intan Cilacap. Selain pasir besi, jenis barang lainnya yang dominan untuk dibongkar dan muat di pelabuhan Tanjung Intan yaitu diantaranya klinker, semen, bijih gandum, raw sugar, pupuk dan batubara. “Meski terjadi penurunan komoditas bijih besi tetapi dilain pihak terlihat peningkatan kegiatan bongkar muat pada jenis barang lainnya,” ungkap I Putu Sukadana Manajer Operasi dan Komersial PT Pelindo III Cabang Tanjung Intan Selasa lalu.

Pasca dikeluarkannya Peraturan Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) Nomor 07 tahun 2012 tentang peningkatan nilai tambah mineral dan larangan eksport produkproduk pertambangan jenis tertentu dalam kondisi mentah (raw material) berimbas pada kegiatan ekspor pasir besi yang melalui Pelabuhan Tanjung Intan Cilacap. Ekspor dalam tahun 2012 menunjukkan penurunan, khususnya setelah bulan Mei 2012, bahkan pada bulan Juni dan Juli 2012 nihil ekspor pasir besi amat terasa penurunannya. Padahal realisasi ekspor pasir besi pada tahun 2011 mencapai 1.457.069 ton, sedangkan pada awal tahun 2012 realisasi ekspor pasir besi sempat mencapai kisaran angka 200 sd 300-an ribu ton

Kegiatan ekspor pasir besi di Pelabuhan Tanjung Intan Cilacap.

per bulan, tetapi kini hanya 30an ribu/bulan.”Jadi sangat terasa sangat signifikan mas turunnya,” ujar bapak kelahiran pulau De-

wata itu. Realisasi ekspor pasir besi hingga September 2012 baru tercatat 1.251.925 ton sedangkan

Pelindo Tanjung Perak Salurkan Dana PKBL Rp 1,1 Miliar

target yang ditetapkan pada tahun 2012 ini sebanyak 1.760.000 ton sehingga diperkirakan tidak akan mencapai target yang ditetap-

kan. Dalam Peraturan Menteri ESDM ini, disebutkan setiap jenis komoditas tambang mineral logam tertentu wajib diolah dan atau dimurnikan sesuai dengan batasan minimal pengolahan dan atau pemurnian. Setiap jenis komoditas tambang mineral bukan logam tertentu juga wajib diolah sesuai dengan batasan minimum pengolahan. Sementara itu jumlah kunjungan kapal di Pelabuhan Tanjung Intan, realisasi kunjungan kapal sampai dengan September 2012 tercapai 1.363 unit atau setara 16.157.544 gros tonage (GT). Sementara realisasi tahun 2011 sebelumnya tercatat arus kunjungan kapal yang melalui pelabuhan Tanjung Intan sebanyak 2.043 unit atau setara dengan 23.797.819 GT. Tidak hanya pasir besi yang mengalami penurunan, sapi impor yang berasal dari Australia

7

dan Selandia juga mengalami penurunan sejak 3 (tiga) tahun terakhir, bahkan penurunannya mencapai angka 60 persen. Berdasarkan data yang dihimpun dari PT Pelindo III Cabang Tanjung Intan, sampai dengan September 2012 sapi impor tercapai 15.573 ekor, sementara pada tahun 2011 terealisasi 18.302 ekor sapi. Sebelumnya pada tahun 2010 impor sapi cukup tinggi yaitu mencapai 26.098 ekor sapi “ Dari data tersebut dapat diketahui bahwa trend impor sapi terus menurun,” tambahnya.. Namun demikian masih banyak pengusaha yang menggunakan fasilitas pelabuhan Tanjung Intan sebagai karantina hewan khususnya impor jenis sapi, khususnya para importir dari Jawa Barat. Rata-rata sapi impor yang didatangkan ke Jawa Barat melalui Pelabuhan Tanjung Intan Cilacap mencapai 2.000 ekor setiap bulannya. (sam)

Surabaya Terancam tak Peroleh Armada Kemenhub

P

T Pelindo III (Persero) Cabang Tanjung Perak menyalurkan dana Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) tahap II/2012 sejumlah Rp 1.137.500.000. Dana PKBL tersebut diberikan kepada 47 Mitra Binaan di wilayah Surabaya dan Jawa Timur setelah melalui survey dan proses seleksi ketat. Sasaran penyaluran dana kemitraan tahap II/2012 menurut wilayah penyalurannya meliputi 21 Mitra Binaan Surabaya sebesar Rp 447,5 juta, 1 Mitra Binaan Gresik Rp 25 juta, 7 Mitra Binaan Sidoarjo sejumlah Rp 180 juta, 1 Mitra Binaan Nganjuk Rp 40 juta, 7 Mitra Binaan Jombang Rp 175 juta, 1 Mitra Binaan Bojonegoro Rp 40 juta, 1 Mitra Binaan Magetan Rp 35 juta, 1 Mitra Binaan Blitar Rp 15 juta, 1 Mitra Binaan Tulungagung Rp 40 juta, 2 Mitra Binaan Kediri Rp 45 juta, 2 Mitra Binaan Mojokerto Rp 70 juta, 1 Mitra Binaan Sumenep Rp 15 juta, dan 1 Mitra Binaan Bangkalan Rp 10 juta. Sedangkan sasaran penyalurannya menurut sektor usaha meliputi 25 Mitra Binaan di sektor perdagangan sejumlah 602,5 juta, 17 Mitra Binaan di sektor perindustrian sejumlah 400 juta, 4 Mitra Binaan di sektor jasa sejumlah 95 juta, dan 1 Mitra Binaan di sektor peternakan sejumlah 40 juta. Secara total sejak tahun 2003 hingga saat ini, Pelindo III Cabang Tanjung Perak telah menyalurkan pinjaman lunak dana kemitraan sejumlah Rp 28.563.500.000 kepada 1.258 Mitra Binaan. Untuk mempermudah proses pembayaran angsuran oleh mitra binaan, yang sekaligus sebagai monitoring dan evaluasi piutang mitra binaan, maka

Salah satu bentuk armada monorel.

Kementerian Perhubungan akan membantu armada untuk operasional ke 15 kota besar di Indonesia. Armada ini dimaksudkan untuk membantu kelancaran aktifitas transportasi di kota yang dibantu.  

GM Pelindo Tanjung Perak sedang menandatangani perjanjian akad kredit.

PKBL Pelindo III Tanjung Perak bekerja sama dengan Bank Jatim Cabang Perak dalam pembukaan rekening simpeda kepada masing-masing mitra binaan. Pada kesempatan yang sama PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) juga menyalurkan dana Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) kepada Direktur Keuangan PT Garam (Persero), Pudji Sugiarni. Dimana PT Garam (persero) dalam hal ini sebagai afalis petani garam di wilayah Madura. General Manager PT Pelindo III (Persero) Cabang Tanjung Perak, Rismarture, mengatakan, penyaluran pinjaman lunak ini merupakan bagian dari Corporate Social Responsibility dan wujud dari kepedulian. “Pelindo III Cabang Tanjung Perak akan menyalurkan pinjaman kemitraan sebesar Rp 1.137.500.000,- kepada 47 calon mitra binaan di wilayah Surabaya dan Jawa Timur. Perlu diingat bahwa pinjaman yanng diberikan ini bukan bersifat bantuan, tetapi

ada kewajiban dari calon mitra binaan agar tidak melupakan kewajibannya untuk mengangsur pinjamannya tepat waktu sesuai perjanjian yang telah disepakati. Dan perlu menjadi perhatian bagi semua mitra binaan agar selalu melakukan bisnis dengan cara yang jujur, disiplin, dan menepati janji dalam pengembalian angsurannya,” kata Rismarture. “Pesan saya kepada para mitra binaan yang telah menerima pinjaman, pergunakanlah pinjaman tersebut dengan baik. Tolong pada saatnya mengangsur, angsurlah dengan baik, dan berdaganglah dengan baik dan amanah. Paling terakhir, Managemen Pelindo III tidak akan segan-segan mengikutkan para mitra binaan di pameran baik dalam negeri maupun luar negeri apabila memang anda berbisnis dengan baik, maju dan meningkat produksinya,” kata Direktur Keuangan PT Pelabuhan Indonesia III (Persero), Wahyu Suparyono. Ia menyatakan, penyalu-

ran dana kemitraan kepada PT Garam (Persero) yang merupakan afalis dari petani garam di wilayah Madura ini adalah salah satu bagian dari sinergi BUMN dan sebagai bentuk kepedulian PT Pelindo III (Persero) terhadap petani garam. Harapannya melalui penyaluran dana PKBL ini, PT Pelindo III (Persero) Cabang Tanjung Perak dapat membantu pengembangan usaha bagi para pengusaha kecil. Dan semoga PT Pelindo III (Persero) Cabang Tanjung Perak dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat, dapat memberikan pelayanan dalam menjalankan usahanya, sehingga dapat terus memperoleh peningkatan laba, karena dengan laba tersebut Pelindo III Tanjung Perak dapat membantu pengembangan usaha bagi para pengusaha kecil melalui penyaluran pinjaman lunak tersebut. (sam)

N

amun demikian Surabaya terancam tidak akan mendapatkan bantuan mobil armada operasional Kementerian Perhubungan RI tersebut. Penegasan tersebut disampaikan Direktur Jendral Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI Soerojo Ali Muso yang ditermui di Sheraton hotel usai membuka Rakernas II Organda Selasa malam. Menurut Soerojo, yang hadir mewakili Menhub, bantuan armada opersional itu diberikan pada 15 kota se Indonesia diantaranya Surabaya, Solo dan Jogjakarta. Namun untuk Surabaya ke-

mungkinan besar tidak akan mendapatkan alasannya karena walikotanya sudah akan membangun monorel. Jadi dengan demikian maka Kemenhub akan mengalihkan bantuan tersebut ke kota lain. Kota mana yang akan menerima rejeki tersebut Soerojo mengaku belum tahu.  Yang jelas tujuan armada ini adalah untuk membantu kota bersangkutan agar lebih mudah dalam bertransportasi.”Insya Allah akan sangat banyak manfaat yang didapatkan,” tegasnya.  Disinggung soal Rakernas Organda, Dirjen mengatakan sangat penting karena persoalan transportasi lalu  lintas saat ini menjadi problem yang cukup pelik terutama yang ada di kota kota besar seperti Jakarta dan Surabaya. Hasil Rakernas ini sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat dengan harapan agar membawa manfaat. Soerojo sangat berharap agar Rakernas menelorkan keputusan yang berharga untuk kepentingan masyarakat banyak. Ketua umum DPP Organda Ekasari Lorena yang ditemui secara terpisah pada kesempatan

yang sama  membenarkan bahwa tujuan Rakernas ini adalah untuk mencari solusi terhadap problem yang ada saat ini terutama terkait dengan kemacetan yang terjadi. “ Dulu saya pikir kemacetan itu hanya di Jakarta saja ternyata Surabaya sudah menyusul ya, “ ungkapnya. Pihaknya sangat yakin kemacetan ini akan berlangsung terus selama kendaraan umum pribadi terus bertambah apalagi didapatnya dengan sangat mudah, baik yang membeli secara cash mapun kredit  dengan bunga pinjaman yang rendah pula. Seharusnya tambah dia, bunga kredit kendaraan umum untuk angkutan transportasi lebih murah dan mudah, seraya disebutkan di Indonesia bunga kredit kendaraan umum angkutan berkisar 15 persen hingga 25 persen. Padahal kalau di Jepang untuk kendaraan angkutan umum bunganya hanya 3 persen saja, untuk itu sudah waktunya Indonesia memberikan kemudahan dengan bunga ringan pada angkutan umum agar masyarakat mencintai naik kendaraan umum dari pada berkendaraan pribadi. (sam)

Organda Minta Revitalisasi Angkutan Umum Untuk menjamin layanan transportasi umum yang lebih baik dan nyaman bagi masyarakat, perlu ada revitalisasi semua kendaraan angkutan umum. Kebijakan ini akan jadi satu diantara rekomendasi yang dihasilkan dalam Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) II Organda di Surabaya.

K

etua Umum DPP Organda Ekasari Lorena Surbakti, mengatakan, selain revitalisasi kendaraan, kedepan harus ada revitalisasi rute-rute kendaraan angkutan umum, agar lebih dekat dengan rumah warga. Harus ada perubahan rute, agar masyarakat

tidak lagi mengeluarkan double cost. Artinya, tidak bayar untuk 2 kali supaya bisa sampai. Seperti ketika naik bemo eh ternyata harus naik ojek lagi untuk masuk kedalam perumahannya. ‘’Nah, revitalisasi ini nantinya menyangkut rute. Jadi rute angkutan harus mendekati

Ekasari Lorana Surbakti (paling kiri) saat pembukaan Mukernas II Organda di Surabaya.

perumahan warga. Dengan kondisi itu masyarakat akan lebih mudah mendapat akses kendaraan umum sesudah keluar dari rumah mereka,” katanya. Selain revitalisasi kendaraan dan rutenya, kata dia, jaminan keamanan pengguna angkutan umum juga jadi perhatian serius para pengusaha angkutan. Sementara dalam Mukernas II Organda, juga akan disepakati rencana kenaikan tarif angkutan. Karena sudah empat tahun terakhir tidak ada kenaikan tarif angkutan. Ini memberatkan pengusaha angkutan. “Gimana mau aman dan nya-

man kalau ongkos angkutannya masih Rp 2000,” lanjut Ekasari. Dia menilai, saat ini kondisi angkutan umum yang ada dijalan raya sangat memprihatinkan,. “Kopaja belinya saja Rp 400 juta, sementara ongkos penumpang masih Rp 2000 perak,” Ujarnya. Mukernas II Organda ini juga akan minta pada pemerintah untuk memberi insentif dan keringanan bunga kredit kendaraan angkutan. Sehingga tidak memberatkan pengusaha yang akan menambah armada baru, serta untuk memberi jaminan layanan pada pengguna transportasi umum. (nik)

EKONOMI & BISNIS

EDISI 74 /TAHUN 02, 22 - 28 OKTOBER 2012

Tak Penuhi Target, Perolehan Transaksi JF Rp 43,3 Milyar Perolehan transaksi Jatim Fair (JF) 2012 mencapai Rp 43,3 miliar. Meski tidak memenuhi target Rp 50 milyar, tetapi perolehan itu melampaui tahun lalu. “Hasil target transaksi JF 2012 sudah melampaui 2011 lalu . Disamping itu event ini bisa menjadi ikon Jatim untuk mendongkrak perekonomian. Diharapkan, target tahun ini bisa lebih ditingkatkan lagi pada tahun mendatang,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Jatim, Dr H Rasiyo, selaku Ketua Penyelenggara Jatim Fair 2012, pekan lalu. Penyebab tidak memenuhi target, kata dia, karena dari 200.000 orang yang diprediksi menghadiri pameran, penjualan tiket diiketahui hanya 181.000 pengunjung. Jumlah penjualan tiket tersebut meningkat sedikit dari event serupa tahun lalu yakni sebanyak 170.000 orang Direktur PT Debindo Mitra Tama, Dadan Kush-

BS/ist

Paviliun Jatim salah satu stan yang ada di Jatim Fair 2012

endarman, selaku penyelenggara Jatim Fair 2012 mengatakan, event tahun ini pencapaian transaksi tersebut hasil dari beberapa produk. Namun, Jumlah yang dihasilkan dari pameran terbesar di Indonesia Timur tersebut melebihi capaian dibanding perolehan transaksi JF 2010 yakni Rp33 miliar dan JF 2011 sebesar Rp 40 miliar.

“Transaksi yang paling besar adalah Agro Food nomer dua diraih otomotif disusul produk garmen. Peningkatan dalam transaksi mencapai 30 persen jika dibandingakan tahun lalu hanya 20 persen,” ujar Dadan. Dia berharap , penyelenggaraan Jatim Fair 2012 bisa menjadi evalusi besar bagi penyelenggara

(PT Debindo Mitra Tama) untuk bisa meningkatkan kembali. “Meningkatnya capaian transaksi selama pameran ini salah satunya dikarenakan dari perhitungan jumlah stan yang juga bertambah. Tahun ini stan yang tersedia sebanyak 562 dari 241 instansi dan perusahaan baik dari Jatim, provinsi lain, dan dari luar negeri, seperti Belanda,

Stok Beras Jatim Aman

Amerika Serikat, Jepang, dan Polandia,” paparnya. Selama 10 hari pelaksanaan Jatim Fair (JF) 2012 sejak 5 Oktober hingga kemarin, Minggu (14/10) pukul 17.00 WIB, telah menghasilkan transaksi sebesar Rp 43,3 miliar. Sebelumnya, JF yang digelar di Grand City Surabaya Mall Convex menarget transaksi sekitar Rp 50 miliar. Target tersebut naik dari realisasi transaksi Jatim Fair 2011 yang mencapai Rp 45 miliar. Sedangkan transaksi 2010 sebesar Rp 33 miliar. Direktur Utama PT Debindo Mitra Tama, Dadan Kushendarman, mengatakan, melihat banyaknya peserta dan antusiasme masyarakat tahun lalu, 2012 ini pihaknya optimistis pendapatan akan naik. “Kami targetkan, transaksi pameran selama sepuluh hari nanti bakal menyentuh angka Rp 50 miliar,” kata Dadan, ketika itu. (isp/nik)

8

Disnak Jatim, Bentuk Tim Pemantau Hewan Qurban Dinas Peternakan Jawa Timur (Disnak Jatim) meminta seluruh kabupaten/kota di Jatim membentuk tim pemantau terhadap hewan kurban, sapi dan kambing. Hal ini dilakukan untuk keamanan serta kelancaran penyembelihan hewan kurban. Tim itu melibatkan orang-orang yang memiliki disiplin ilmu kedokteran hewan, petugas peternakan dan perwakilan Disnak kabupaten/kota. Selain itu, Disnak juga bekerjasama dengan berbagai universitas seperti Unair, Wijaya Kusuma dan Universitas Brawijaya. Kepala Dinas Peternakan Jatim, Maskur, mengatakan, tim dan pihak akademisi akan bertugas melakukan pengawalan dan pengawasan ternak yang disiapkan untuk qurban. Mulai dari sebelum ternak dipotong hingga setelah dipotong Disnak Jatim juga bekerjasama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk memberikan pembekalan dan pelatihan pada 200 orang juru sembelih diseluruh masjid di Jatim. Langkah ini dilakukan karena sesuai dengan aturan yang ada. Sebenarnya penyembelihan hewan harus

dilakukan di rumah potong hewan (RPH) ruminansia yang telah ada. “Sementara pada saat Idul Adha, penyembelihan dilakukan diberbagai tempat dan lokasi. Sehingga membutuhkan pengawasan agar daging yang dihasilkan dari

penyembelihan layak dikonsumsi. Karenanya, mulai tahun ini kami memberikan pembekalan bagi 200 juru sembelih. Harapan kami, juru sembelih akan menularkan ilmu yang didapat kepada juru sembelih yang lain,” tuturnya. Pada saat penyembelihan, lanjut dia, kami menurunkan Tim Pengawas yang telah dibentuk disetiap kabupaten/kota untuk melakukan pemeriksaan. Apakah hewan tersebut berpenyakit atau sehat dan layak konsumsi. (isp)

2016, Produksi Cat Jotun 100 Juta liter Produsen cat PT Jotun Indonesia merilis dua produk baru ke pasaran. Yakni, Jotashield AntiFade dan New Jotaroof. Diharapkan kedua produk tersebut menargetkan market share naik. “Dengan produk baru ini, kami menargetkan market share naik hingga 30-35 persen,” kata President Director PT Jotun Indonesia Eric Mallace, pekan lalu.

Saat ini, kata dia, pangsa pasar cat dekoratif makin besar di Indonesia dan cat dekoratif bukan lagi produk premium yang diutamakan untuk mendukung keindahan bangunan. “Cat jenis ini baik untuk eksterior maupun interior. Saat ini, sudah menjadi kebutuhan perlindungan investasi properti,” ujarnya. Jotashiled AntiFade dan New Jotaroof merupakan produk

premium dengan harga masingmasing sekitar Rp 230.000 dan Rp 130.000 per kaleng 2,5 liter itu dikhususkan bagi pengguna di negara yang tingkat kelembaban dan polusinya tinggi. Seperti di Indonesia, Malaysia, serta negara Asia Tenggara lainnya. Jotun Indonesia menargetkan penjualan 3 juta liter produk Jotashield dan New Jotaroof atau senilai Rp 120 miliar hing-

ga akhir 2012. Pihaknya juga berencana menambah investasi dengan nilai total sekitar US$ 30 juta hingga 2016 untuk penambahan tangki kapasitas produksi, pembelian lahan untuk ekspansi pabrik dan perluasan fasilitas seperti pergudangan. Pada 2016, ditargetkan kapasitas produksinya naik dari 45 juta liter saat ini menjadi 100 juta liter. (isp)

Evaldo Desfarillo :

Permintaan tamu Hotel tak Sama BS/ist

Para pekerja di gudang beras Bulog. Jatim optimis penyerapan beras meningkat karena potensi panen disejumlah daerah sangat besar.

Bulog Divisi Regional Jawa Timur (Jatim) optimis penyerapan beras meningkat 3.000 ton. Pada periode sebelumnya, sekitar 994.313 ton menjadi 997.313 ton. Humas Bulog Divisi Regional Jatim, Julia Hermawati, mengatakan, keyakinan itu karena potensi panen disejumlah daerah di Jatim sangat besar. Ia menjelaskan, dari besaran penyerapan beras sebanyak

997.313 ton maka Bojonegoro memberikan kontribusi terbesar atau mencapai 183.934 ton. Menurut dia, posisi penyerapan terbesar kedua saat ini disumbang Probolinggo 92.925 ton. Peringkat ketiga, Surabaya Selatan yaitu 90.578 ton. Hingga akhir, 2012 dapat melampaui prognosa awal sebesar 1.036.350 ton. “Itu juga didukung oleh besarnya potensi panen dibeberapa daer-

ah disebelah Barat Provinsi Jawa Timur seperti Jember, Lumajang, dan Banyuwangi,” ujarnya. Sementara itu, mengenai stok beras di Jatim, hingga saat ini ketersediaannya aman atau berada diposisi 524.338 ton. Volume beras tersebut ditargetkan dapat memenuhi permintaan komoditas bahan pokok itu bagi masyarakat Jatim. (isp)

Nama hotel terkadang memiliki arti tersendiri. Misalnya, Kagum Hotel memiliki beberapa nama unik dengan konsep yang berbeda pada setiap hotelnya. Grup hotel yang satu ini memiliki nama tersendiri pada semua hotel yang tergabung dalam Kagum Hotel. Nama-nama juga memiliki kepanjangan yang cukup lucu. Communication Director Kagum Hotels, Evaldo Desfarillo, mengatakan, kehadiran Kagum Hotel merupakan upaya untuk mengakomodir semua permintaan tamu yang tidak sama. Dengan memberikan nama yang unik dan mempunyai kepanjangan serta konsep yang berbeda pada setiap hotel,

Strategi - Kagum Hotels miliki nama-nama unik

diharapkan masyarakat dapat memilih sesuai dengan tingkat kebutuhannya.

‘’Saat ini kami menggarap zodiak hotel bintang 2 yang rencananya akan tersebar diseluruh

Indonesia. Mulai Bandung, Yogyakarta, Surabaya dan Bali,’’ katanya. Beberapa nama hotel bintang 3 seperti Grand Serela yang mempunyai kepanjangan Semoga Rejeki Lancar. Dengan konsep butik yang diharapkan mampu menarik tamu hotel yang berada di Bandung. Grand Seriti (Semoga Rejeki Tinggi) dan Hotel Malaka (Maju Lancar kaya) yang konsepnya seperti negeri tetangga. “Juga hotel bintang 4 yakni Amaroosa yang mengandung arti bunga mawar. Karena sang pemilik menyukai bunga mawar. Juga pada bulan lalu yang telah dibuka hotel Gino Ferici yakni bintang 4 dengan konsep Italy,” ujarnya.(diy)

Penggunaan Dana CSR Astra

Bencana Alam harus Diutamakan Rp 320 Milyar, namun dana tersebut bisa berubah pengalokasiannya saat adanya Project Emergensi Respons. Seperti bencana alam yang lebih harus diutamakan. Beragam hiburan dan kegiatan edukatif bagi keluarga Indonesia di Jelajah Dunia Astra di Surabaya. Ini merupakan upaya untuk mengembangkan Corporate Social Responsibility (CSR). PT Astra Internasional Tbk, tak hanya melayani masyarakat dalam penjualan otomotif saja. Tetapi, berbagai kegiatan dalam bidang pendidikan, kesehatan, UKM dan lingkungan juga menjadi bagian dari perjalanannya selama 55 tahun. ‘’Meski perusahaan otomotif, bukan berarti melulu otomotif,’’ kata Head Of Public Relation Division, PT Astra Internasional, Yulian Warman, pekan lalu. Menurut dia, CSR merupakan kegiatan sosial yang diharapkan dapat menghibur dan membantu masyarakat. Seperti yang

dilakukan baru-baru ini dengan membuka kesempatan bagi masyarakat umum secara gratis untuk mengikuti Jelajahi Dunia Astra. Kegiatan ini digelar mulai 19 – 21 Oktober 2012 di Grand City Surabaya. “Saat ini, kami fokus pada program CSR. Karena ini merupakan program sosial untuk masyarakat. Sehingga bisa berbagi kepada masyarakat,” katanya. Head of CSR PT Astra Internasional, Riza Deliansyah, menambahkan, alokasi dana bukan berdasarkan target pengunjung. Karena dana CSR yang disiapkan berdasarkan program yang disasarkan. “Untuk tahun lalu, dana dari program CSR yang dikeluarkan Rp 294 Milyar. Dana sebesar itu, 70 persen dialokasikan untuk pendidikan. Tahun ini ditarget Rp 320 Milyar. Tetapi, dana tersebut bisa berubah pengalokasiannya saat ada Project Emergensi Respons. Seperti bencana alam yang lebih harus diutamakan,’’

Optimis - (Dari kiri) Head Of Public Relation Division, Yulian Warman, Head Of CSR, Riza Deliansyah, Ketua panitia program Jelajahi Dunia Astra, Denny Suharja, ketua panitia HUT 55, Aloysius Budi Santosa dan Kordinator Wilayah grop Astra Surabaya, Yogi Hartomo yakin program CSR jelajah dunia Astra akan sukses.

tambahnya. Untuk program Jelajahi Dunia Astra tidak disebutkan nomi-

nalnya, namun pengalokasian dana tetap berdasarkan program kegiatan itu sendiri. Ketua pani-

tia program Jelajahi Dunia Astra, Denny Suharja, mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud

apresiasi terhadap stakholders yang telah memberikan kontribusinya. “Disini, para pengunjung bisa mendapatkan informasi terkait Astra. Juga ada fasilitas permainan bagi anak-anak serta kegiatan sosial seperti donor darah dan berbagai kegiatan lainnya,” kata Denny. Mereka dapat berkeliling di area pameran untuk melihat berbagai informasi terkait Astra dan perjalanannya selama 55 tahun ini. Informasi terkait masalah Astra yang masuk dalam 6 lini bisnis yakni Otomotif, Jasa Keuangan, Alat berat dan pertambangan, Agribisnis, Infrastruktur dan logistik serta teknologi informasi. “Kami juga menyuguhkan hiburan musik, dengan menghadirkan beberapa band penghibur. Salah satunya adalah NAIF,” ujarnya. Untuk ragam permainan di Zona Anak Astra seperti istana bola, mandi bola, funny ballons dan Astrazania. Serta lomba yakni festival band, lomba foto

momen terbaik. Serta berbagai makanan khas Surabaya seperti lontong balap dan lainnya. Tak lupa aksi kepedulian sosial dengan melakukan donor darah dan penanaman bibit pohon di Kebun Bibit Surabaya. Kegiatan ini, sebenarnya hanya untuk berbagi saja dan mendekatkan pada masyarakat. Ada 5 kota salah satunya adalah Surabaya dan 4 kota sebelum Surabaya ini sudah 213.000 pengunjung yang datang pada kegiatan ini. Masing-masing Jakarta 150.000 pengunjung, Medan 25.000 pengunjung, Balikpapan 22.000 pengujung dan Makasar 16.000 pengunjung. Koordinator Wilayah Group Astra Surabaya, Yogi Hartomo, menambahkan, kegiatan di Surabaya ini merupakan akhir dari rangkaian dari kegiatan HUT ke-55 ini diharapkan mampu menarik pengunjung lebih dari 37.000. “Namun tidak ada target secara resmi, hanya kami punya target sendiri,”. (diy)

9

EDISI 74 /TAHUN 02, 22 - 28 OKTOBER 2012

Dari Rapat Kerja Nasional II PDI-P di Surabaya

Konsolidasi Partai, Tegakkan Koordinasi Aparat Hukum

Rapat Kerja Nasional II PDI Perjuangan (12-14/10) menghasilakan 17 rekomendasi berkaitan dengan agenda perjuangan politik untuk mewujudkan Trisakti. Ke-17 rekomendasi tersebut salah satunya menolak revisi Undang-undang KPK, serta mendesak KPK mengoptimalkan pelaksanaan fungsi dan tugasnya dengan memprioritaskan penanganan kasus-kasus besar. Seperti, kasus Bank Century, Mafia Pajak, Wisma Atlet, Kasus Hambalang, dan Kasus Mafia Anggaran. Dan meminta agar pemerintah untuk tidak meneruskan politik tebang pilih dalam pemberantasan korupsi.

D

isamping itu, Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnopoetri, minta seluruh kader PDI Perjuangan yang menduduki jabatan eksekutif maupun legislatif ditingkat nasional, provinsi dan kabupaten/kota segera mendorong kebijakan demi memberdayakan kekuatan ekonomi rakyat dan membangun kemandirian ekonomi nasional. Sektor pertanian, perikanan, pariwisata, industri rumah tangga, dan jasa yang berbasis masyarakat harus menjadi sokoguru pembangunan ekono-

Sementara itu, Ketua Bidang Pemuda, Mahasiswa dan Olahraga DPP PDIP, Maruarar Sirait, mengatakan sosial media saat ini sangat efektif dalam pergerakan politik. Hal ini dilakukan agar masyarakat mudah dan dapat dengan cepat mengakses berbagai informasi secara digital atau internet. Dengan demikian sosial media disamping kuat konsolidasi struktur PDIP saat ini juga sangat berpengaruh terhadap perkembangan dunia politik di Indonesia.

“P

entingnya pengaruh sosial media berbasis informasi seperti internet dan kuatnya konsolidasi struktur partai PDIP saat ini menjadi salah satu fokus kami membahas pemenangan PDIP dalam Pemilu 2014 nanti,” kata Maruarar Sirait, kepada Bisnis Surabaya, pekan lalu. Menurut dia, dengan kon-

mi nasional. Selain itu, Megawati, juga menyentil perilaku sejumlah kadernya yang bermain politik mau menang sendiri.  “Kita perlu mengoreksi bersama perilaku patologis sejumlah kader. Perilaku dan mentalitas politik ‘pokok e’ mau menang sendiri, feodal, dan mengerasnya kecenderungan pembatasan rekrutmen jabatan politik hanya pada orang terdekat, terus terjadi diberbagai daerah,” kata Megawati, dihadapan 1.500 kader peserta Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II PDIP di Surabaya, pekan lalu. Ia menegaskan, PDIP harus

Megawati saat memberikan pidato didepan ribuan kader PDI-P saat Rakernas II di Surabaya.

punya jawaban atas macetnya pola hubungan sinergis dalam kemitraan tiga pilar eksekutif, legislatif, dan struktural partai, yang pernah dicanangkan beberapa waktu lalu. “Kondisi itu penting untuk segera dipecahkan sebelum memasuki Pemilu 2014 agar saat pemilu tidak terjerumus menjadi sekadar alat

konsolidasi penyakit politik yang justru ingin disembuhkan,” ujarnya. Putri proklamator RI juga mengimbau agar partai memiliki strategi, metode, teknik kampanye, dan aturan bermain dalam menghadapi Pemilu 2014. “Kita perlu memahami dengan sebaikbaiknya alat ukur dan aturan

main mengenai seleksi calon anggota legislatif,” tandasnya. Dalam ranah politik, Megawati, menekankan kepada seluruh kadernya untuk menganut hukum paling sederhana, yaitu persatuan. “Setiap perjuangan politik, apakah melalui jalan pemilu atau jalan revolusi, punya hukum sendiri-sendiri. Proklamator kita, Bung Karno menekankan adanya hukum paling sederhana, yakni persatuan.” Karena itu, Megawati mengingatkan, jika kader mulai tidak solid, setengah kekalahan sudah berada didalam genggaman. Politik, jelas Megawati, adalah soal kolektivitas, soal kebersamaan, dan bukan soal individu. “Tidak ada satupun individu yang cukup besar, dan cukup digdaya untuk bisa melaksanakan politik seorang diri. Tidak juga seorang pemimpin. Karenanya, politik mesti dikerjakan secara gotong-royong. Politik mesti dicapai secara bermusyawarah. Politik mesti dialirkan melalui organisasi dan jaringan,” tegas Megawati.

Sosial Media

banteng kekar moncong putih itu semakin optimis menatap pemilu legislatif  (Pileg) 2014. Ini menyusul semakin lengkapnya struktur partai. Salah satunya, akan membentuk ‘badan pemenang pemilu’. Mulai dari pusat hingga tingkat kabupaten / kota. “Meski partai kami (PDIP) sudah sangat siap menghadapi pemilu, kami belum berani menyatakan apakah bisa menang atau tidak,” sambung Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPP PDIP Arif Wibowo. Saat ini, lanjut dia, konsolidasi struktural yang dilakukan PDIP sudah tuntas dengan terbentuknya struktur partai hingga

Kemudian , ada sejumlah rekomendasi partai berlogo banteng tersebut yang dibacakan Ketua Departemen Bidang Politik dan Hubungan Antar Lembaga DPP PDI Perjuangan Puan Maharani. Kelambanan rezim SBY merupakan rekomendasi dalam hal penguatan bidang politik. Ia menjelaskan, PDI Perjuangan selaku partai oposisi menyatakan prihatin atas menurunnya kualitas penegakkan hukum. PDI Perjuangan juga kecewa atas pemberantasan korupsi sebagai akibat melemahnya kapasitas kepemimpinan nasional. “Kepemimpinan nasional dan seluruh jajaran penegak hukum agar segera meningkatkan kapasitas kelembagaan dan kualitas koordinasi dalam rangka penegakan hukum dan keadilan serta perlawanan terhadap korupsi,” kata Puan yang juga Ketua Panitia Rakernas II ini. Rakernas kali ini juga menyerukan agar seluruh kader PDI Perjuangan tidak melibatkan diri dalam praktik korupsi. Khusus untuk anggotanya di DPR RI,

lanjut dia, Rakernas II menginstruksikan agar menolak upaya revisi UU Komisi Pemberantasan Korupai (KPK). Selain itu, mendesak KPK mengoptimalkan kinerja untuk menuntaskan kasus besar dan mengingatkan pemerimtah agar tidak melakukan politik tebang pilih dalam penanganan kasus korupsi. Rapat Kerja Nasional DPP PDI Perjuangan yang telah dilaksanakan tangggal 12-14 November 2014 di Pakuwon Imperial Ballroom, Surabaya, Jawa Timur, ditujukan sebagai forum politik untuk mengevaluasi sejumlah rekomendasi Rakernas I, memeriksa tingkat kesiapan Partai memasuki 2013, menyelesaikan persoalan internal partai, dan mempertajam agenda-agenda strategis bangsa. Rakernas II DPP PDI Perjuangan sendiri berhasil mengeluarkan sejumlah rekomendasi yang berkaitan dengan agenda dan perjuangan politik demi membangkitkan kembali Trisakti berbangsa dibidang politik, ekonomi dan budaya.(ton/nik)

anak ranting atau tingkat rukun warga (RW). Dengan struktur itu mulai dari pusat hingga yang paling bawah, partainya semakin optimis dan sangat siap menyongsong pemilu 2014, baik Pileg maupun Pilpres nanti. “Sekitar Januari 2013 nanti Badan Pemenangan Pemilu

(Bapilu) mulai berjalan. Setelah terbentuknya Bapilu ini diharapakan menjadi tulang punggung partai yang tugasnya berkoordinasi dengan KPU untuk mengawal setiap jenjang proses penyelenggaraan pemilu disetiap perhitungan suara dalam memantau rekapitulasi,’’. (ton/nik)

Lowongan Kerja solidasi struktur partai yang sudah tercipta dan juga dikuatkan dengan akses sosial media itu, masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan bermanfaat. Setiap informasi yang akan disampaikan oleh partai melalui sosial media internet, disamping materinya harus benar-benar diseleksi sedemikian rupa. “Melalui sosial media itu, jangan sampai memberikan informasi yang salah atau biasa kepada masyarakat,” papar Ara, panggilan Maruarar Sirait, yang juga Anggota Komisi XI DPR

RI ini. Disamping itu PDI-P juga telah memantabkan konsolidasi

struktur yang telah tercipta itu, kini partai berlambang kepala

Kami mengajak generasi muda Jawa Timur bergabung di perusahaan kami sebagai: 1.Staf Akutansi : pendidikan Diploma / Sarjana Akutansi IPK min 2,75

G.174

2. Staf Marketing : pendidikan Diploma / S1 semua jurusan, menyukai tugas lapangan, IPK min 2,75 3. Public Relations : Diploma / S1 komunikasi / Marketing, pintar berkomunikasi. 4. Tenaga IT : pendidikan Diploma / S1 Teknologi Informasi • Untuk Programmer, menguasai VB Net, PHP, HTML5, CSS3, Java, Oracle, mySQL, Xcode, JQuery. Diutamakan yang pernah mengerjakan website. • Untuk Desain Grafis dan Animasi, menguasai HTML5 dan CSS3, Software, 3D, Flash, Adobe Illustrator, Adobe Photoshop. Syarat umum : umur maksimal 25 tahun dan belum menikah. Lamaran lengkap + CV dikirim ke Surabaya TV, Puncak Permai Square Jl. Raya Darmo Permai III Kav. A5-A8 Surabaya (Pada amplop tulis bidang yang dipilih)

G.173

G.198

G.175

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya. Properti

Tour & Travel

Rupa - rupa

Otomotif

Jasa

Lowongan

Tour & Travel

AC “AB TEHNIK”

TUJUH STRATA Tour & Travel

Menerima Panggilan Service AC, Kulkas dll.

Kantor : Komplek Pasar Wisata Blok G/5A, Sedati Juanda Sidoarjo Telp. 031. 8682 777 031 867 2360 Fax. 031. 867 2365

PE.07 PE.22

Nuke Koko Ferdianto, ST 0811 344 5829 / 0852 823 66618

Office : Jl. Pagesangan Asri VI/1 Jambangan Surabaya 60233 Telp. / Fax. : 031-8291478 pembangunan.indo@gmail.com PE.11

PE.12

Agung Bintoro Hp. 081.93102681 Flexi. (031) 81522796 Home : Jl. Griya Kebraon Utara III Blok AG 25 Karang Pilang Telp. 031 - 7661194, Surabaya 60222

PE.10

G.167

LifeStyle10

EDISI 74 /TAHUN 02, 22 - 28 OKTOBER 2012

Contoh Luar Negeri

Peringati HUT ke-19

Rumah Sakit Sediakan Paket Wisata Rumah Sakit di Indonesia tak kalah dengan luar neggri. Sebab, ada rumah sakit yang menyediakan paket wisata untuk pasien dan keluarganya. Terutama, pasien yang datang dari luar Surabaya. Tidak hanya itu, pihak rumah sakit juga memberikan fasilitas pelayanan serta memberikan informasi dan konsultasi.

K

enapa masyarakat selalu pergi ke luar negeri untuk menyembuhkan penyakit?. Selain mereka percaya dengan dokter ahlinya, sebenarnya sangan menyenangi pelayanan yang diberikan pihak rumah sakit di luar negeri. Hal ini dikemukakan Direktur Utama Rumah Sakit Bedah Surabaya (RSBS), dr Widyorini Soenarjo, MARS, disela perayaan ulang tahun ke-2 Rumah Sakit Bedah Surabaya (RSBS). Menurut dia, pasien berikut keluarganya membutuhkan pelayanan yang baik dari rumah sakit. Keduanya sangat perlu informasi dan konsultasi. Kecenderungan RS di Indonesia ini hanya melakukan pelayanan terhadap pasien saja. Sedangkan untuk keluaga pasien kurang diperhatikan. ‘’Padahal informasi itu sangat perlu untuk menunjang keseharian keluarga pasien saat menjaga,’’ katanya. Beberapa RS di luar negeri,

Banyak masyarakat tak berfikir melakukan persiapan dalam menghadapi sesuatu yang akan terjadi. Sebagian besar mereka baru bertindak ketika sudah terjadi. Mengantisipasi hal tersebut, sebaiknya menyediakan P3K yang selalu dibawa kemana saja. Satu lagi, produk Nutrimoist yang merupakan produk dari PT Citra Nusa Insan Cemerlang (CNI) cabang Surabaya. Krim yang multiguna ini bermanfaat sebagai pertolongan pertama bagi keluarga. Dengan menggunakan bahan alami, sehingga aman untuk dipakai. Head of Branch PT CNI Cabang Surabaya, Yudi Setiawan, mengatakan, keinginannya untuk merefresh kembali produk multiguna yang terbuat dari bahan tumbuh-tumbuhan. Ia menjelas-

SPH Gratiskan Nasgor Jancuk

Menarik - Nasi goreng jancuk dan mie jemblung di taruh didepan hotel untuk dibagi-bagikan pada masyarakat.

B

Hadir tahun kedua - Beri Paket wisata untuk pasien dan keluarga yang ingin berkeliling Surabaya.

sudah menerapkan standar pelayanan yang baik. Karena itu, pihaknya ingin mencoba untuk melakukan hal terbaik untuk pasien berikut keluarganya. Yakni, dengan pelayanan individu 24 jam oleh dokter yang bersangkutan. Serta untuk keluarga pasien dengan hadirnya paket wisata. Baik untuk pasien dan keluarganya yang ingin melakukan perjalanan wisata sesuai dengan keinginan mereka. Ia mengakui, di Indonesia saat ini masih jarang yang menawarkan paket berobat sekaligus wisata seperti halnya RS di luar negeri. Adanya keinginan pasien dan keluarganya untuk keliling kebeberapa tempat di Surabaya. Mereka mengakui Surabaya memiliki potensi berobat sekaligus wisata. “Kalau dari segi keahl-

ian dokter dan fasilitas serta pelayanan RS, Indonesia tidak kalah. Kami mencoba untuk menyenangkan pasien dan keluarganya. ‘’Keluarga pasien ingin kemana, kami bisa antar. Bahkan kami juga memiliki paket penjemputan untuk pasien,” katanya. Sehingga, kata dia, jika pasien yang mungkin sudah sembuh dan ingin berjalan-jalan sejenak sebelum pulang, atau keluarga pasien yang berasal dari luar kota Surabaya ataupun luar pulau dan bahkan yang berasal dari negara lain, pihaknya menyediakan untuk mengantar dan membantu memberikan informasi tempat wisata yang ingin mereka kunjungi. Owner RSBS, dr Abdul Razak, menambahkan, pihaknya menyediakan kamar bagi keluarga pasien yang berasal dari luar

Surabaya. Juga fasilitas café dan kantin yang beroperasi hingga waktu makan malam. Adanya beberapa fasilitas ini merupakan langkah untuk memberikan layanan kepada pasien dan keluarga karena sebagai RS tipe B, banyak pasien yang berasal dari luar kota hingga luar pulau. Bahkan ada pasien dari luar negeri, seperti Singapura, Malaysia, dan Australia. Meski jumlahnya kecil dan tidak sebanding dengan jumlah pasien Indonesia yang keluar negeri. Rasa syukur RSBS ini juga dilakukan dengan berbagai aksi sosial. Salah satunya dengan menggelar pengobatan gratis bagi warga Manyar Pumpungan Surabaya hingga operasi bibir sumbing gratis bagi warga yang tak mampu. (diy)

anyak cara untuk memperingati Hari jadi. Misalnya Surabaya Plaza Hotel/ SPH yang berulang tahun ke-19 membagi-bagikan nasi goreng/Nasgor Jancuk dan Mie Jemblung gratis pada masyarakat yang melintas disekitar hotel. Disamping itu, karyawan menggelar pertunjukan drama. Ibarat umur seorang gadis, SPH ingin berbagi kepada masyarakat dengan memberikan Nasgor Jancuk yang merupakan icon dari SPH dan Mie Jemblung. Kedua menu ini diberikan kepada masyarakat disekeliling hotel. General Manager (GM) SPH, Yusak Anshori, mengatakan ikut senang bisa berbagi dengan masyarakat sekitarnya. Sebab, baik Nasgor Jancuk dan Mie Jemblung merupakan icon SPH ini sengaja dibagikan secara gratis, supaya masyarakat bisa merasakan menu tersebut. Jadi tidak hanya bisa dirasakan tamu hotel saja.

“Kami selalu mencoba menampilkan acara yang istimewa setiap merayakan hari ulang tahun. Semoga dengan suguhan Nasgor Jancuk dan mie Jemblung, masyarakat dapat mengenal kami sebagai hotel yang yang memiliki banyak pilihan menu makanan. Salah satunya nasi goreng super pedas ini,” kata Yusak, kepada Bisnis Surabaya, pekan lalu. Banyak warga yang berada disekitar hotel. Sebab, SPH terletak di depan WTC dan disebelah pusat perbelanjaan Plaza Surabaya. Tentunya, banyak orang yang melintas dan berjalan di depan hotel. Jelas mereka tertarik dan berhenti untuk mengambil makanan tersebut. Beberapa dari mereka tidak tahu sepedas apa nasgor yang dibagikannya itu. Tak hanya pembagian kedua makanan tersebut, pihak SPH juga menyajikan teaterikal yang dimainkan karyawan hotel. Drama digelar di lobi dengan lakon Trisno ing Jowo. Mereka berkostum ala wayang orang. Sedang-

Antisipasi Kecelakaan, Sediakan P3K

kan, Nutrimoist terbukti membantu menyembuhkan luka atau infeksi pada kulit dan secara efektif dapat mempertahankan kelembaban dan memenuhi zat-zat gizi yang diperlukan kulit. Jika sel-sel kulit kita rusak, proses pertumbuhan sel barunya bisa berlangsung lebih cepat dengan Nutrimoist, serta aman jika tertelan. Namun, tidak baik jika dikonsumsi. “Banyak kesaksian konsumen yang mengaku puas setelah menggunakan Nutrimoist yang mampu bekerja menyerap panas pada kulit akibat luka. Dan mampu mencegah terjadinya pengelupasan kulit atau kulit terbakar. Hanya dengan memberikan krim sesering mungkin, akan mempercepat proses penyembuhan,” katanya. Dari pengungkapan kon-

Demo yang dilakukan salah satu orang untuk membuktikan keampuhan nutrimoist.

sumen kepada CNI, rata-rata mereka bisa sembuh sekitar 2 minggu. Namun, semuanya bergantung pada luka masing-masing orang. Karena tidak seorangpun bisa tahu dan mencegah terjadinya musibah. Misalnya, tersayat pisau, tersiram air panas atau minyak panas, maupun digigit serangga. Semua luka akibat musibah tersebut bisa berdampak jika tidak ditanggulangi dengan tepat dan cepat. Head of Personal Care & Cosmetic Dept, Angela Kurniawan, menambahkan, Nutrimoist menjadi momentum bagi anggota CNI untuk menginformasikan dan mengedukasi semua konsumennya terkait manfaat yang terkandung dalam Nutrimoist. Sedangkan tata cara pe-

kan narator berbusana adat Jawa. Trisno ing Jowo mengisahkan seorang putri cantik bernama Suketi yang diperebutkan dua pemuda. Sang putri lalu meminta mereka untuk membuat prasasti. Yang prasastinya istimewa akan memperoleh cintanya. Namun ternyata tak satupun dari mereka yang mampu memenuhi harapan itu. Sehingga cinta mereka ditolak. Sang putri kemudian memberikan cintanya kepada pujaan hatinya sendiri. Drama ditutup dengan mengarak wadah kayu berbentuk hati yang berisi nasgor dan mie Jemblung ke halaman untuk dinikmati masyarakat. Makanan ini langsung diserbu orang-orang yang lewat. Pada usia ke-19 tahun ini, ia berharap SPH semakin dikenal masyarakat dan memiliki kwalitas dalam industri jasa. Bagaimana komitmen, kreativitas dan inovasi perusahaan tersebut harus terus digalakkan tanpa henti dan berupaya untuk selalu melakukan perubahan positif. (diy)

makaiannya. Yakni, saat tangan atau anggota tubuh lainnya luka, bersihkan dulu dengan air bersih bilas dan berikan obat krim nutrimoist pada aera luka. Tunggu satu hingga dua jam lalu bersihkan dengan air. Dalam proses menunggu tersebut, krim yang dioleskan akan semakin meleleh. Ini berarti ada reaksi. Jika, ingin segera sembuh, lakukan sesering mungkin maksimal 2 jam antara pemakaian pertama. Selanjutnya, sebanyak mungkin memberikan krim. Ia berharapkan, dengan adanya demo produk dan adanya produk yang sangat berkualitas seperti Nutrimoist ini bisa menjadi komoditi yang bagus bagi anggota CNI untuk ditawarkan kepada masyarakat dan mendongkrak penjualan. (diy)

Aiola Eatery

Tempat nongkrong di Surabaya semakin banyak pilihan. Misalnya, Aiola Eatery, dengan mengusung design ECO and Heritage Building, dipastikan mampu menemani kawula muda saat nongkrong, melakukan aktivitas social maupun saat mengerjakan tugasnya sambil hangout. Apalagi juga tersedia WiFi, TV maupun berbagai buku layaknya perpustakaan. Dengan konsep design interior menggunakan kayu-kayuan tanpa mengubah bangunan lama, kini café yang berada di kawasan SMA komplek-Grand City ini mengajak remaja dan semua kalangan untuk mencicipi aneka makanan dan minuman untuk menemani saat senggang untuk nongkrong. Manager Aiola Eatery, Zefany Cahyo, mengatakan, café yang baru dibuka ini merupakan tempat makan sekaligus tempat hangout dengan konsep eco design dan heritage building yang dipilih lantaran bangunan sudah terlebih dulu ada sejak 1893 silam, den-

Alternatif Tempat Nongkrong Kawula Muda gan. Berbagai menu Indonesian dan Western Food siap dicicipi tanpa harus menguras dompet. Tersedia juga fasilitas untuk pengunjung. Bisa berinternet ria di zona wi-fi yang disediakan, ada

televisi untuk hiburan dan beberapa bacaan seperti perpustakaan mini. Selain menyajikan kuliner cafe, tempat ini juga peduli terhadap kegiatan sosial. Diantaranya, bakti sosial dengan mendonasikan

uang sekian persen dari omzet untuk disumbangkan setiap bulan sekali ke WWF (World Wild Foundation) komunitas pecinta binatang dan peduli lingkungan Surabaya. (diy)

Ajak Remaja -Café Aiola hadir dengan ECO Design dengan memanfaatkan barang bekas.

gan tidak merubah aslinya. Hanya saja, menambahkan sisi sentuhan art desain didalamnya. Menyatukan tiga pilihan berbeda dalam satu tempat yakni café, kantin sekaligus food court. “Untuk kantinnya sendiri be-

rada diluar yang dibuka sekitar pukul 09.00 hingga pukul 18.00 WIB. Ada enam pedagang yang ada di kantin. Pedagangnya dulunya PKL yang berjualan di depan. Sementara yang didalam kami buat untuk café,” kata Zefany, ke-

pada Bisnis Surabaya, pekan lalu. Tatanan interior ruangannya menggunakan barang-barang bekas seperti botol, krat botol, telenan, kayu jati Belanda, disertai desain yang unik. Ini menandakan bentuk kreasi yang ramah lingkunG.197

11

EDISI 74 /TAHUN 02, 22 - 28 OKTOBER 2012

Tolak.........

(dari Hal 1)

Listrik Jadi Kebutuhan Utama Masyarakat Forum asosiasi itu merupakan Pemilik Merek Lokal Indonesia (AMIN) yakni Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (Gapmmi), Gabungan Elektronika (Gabel), Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), Asosiasi Mebel Indonesia (Asmindo), The Indonesian Iron and Steel Industry Associations (IISIA) dan Asosiasi Industri Sarung Tangan Karet Industri, Asosiasi Kaca Lembaran dan Pengaman (AKLP).

PT Pos.........

Asosiasi Industri Kemasan, Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo), Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), serta Forum Industri Pengguna Gula (FIPG). “Pengaruh menaikkan TTL sekitar 15 persen terhadap industri kosmetika dan jamu menyebabkan kenaikan biaya sebesar 14,54 persen. Akibatnya, harga pokok penjualan (HPP) naik sebesar 14,75 persen. Asumsinya, akan memacu kenaikan harga bahan

baku juga,” kata Ketua Umum AMIN, Putri K Wardani. Sekjen Gapmmi, Franky Sibarani, menilai, industri makanan dan minuman terus akan mengalami tekanan selama tahun ini. Mulai dari kenaikan harga bahan baku, seperti gandum, kedelai, dan gula. Disamping ada kenaikan upah minimum regional (UMR) lebih dari 20–26 persen di wilayah Banten, kenaikan harga gas industri sekitar 35 persen per September 2012 dan 15 persen

(dari Hal 1)

Hadir dengan Layanan lebih Modern PT Pos Indonesia juga tidak lagi berkutat di mail (surat menyurat) belaka, tetapi ada tambahan-tambahan layanan yang lebih terintegrasi dengan jasa perbankan. Kesan yang muncul saat ini adalah, PT Pos, sudah mampu hadir dengan layanan lebih modern, praktis dan strategis. Pola perbaikan layanan dengan meningkatkan utilisasi, terutama untuk aset-aset rendah dengan tingkat produksi rendah. Layanan PT Pos Indonesia yang dulunya terbatas di kota besar dan tingkat daerah kabupaten, sekarang sudah mampu menjangkau pedesaan, dan desa-desa terpencil di pelosok Indonesia. Target kedepan, terbinanya UKM-UKM di daerah, yang berimbas terhadap tingginya produktifitas/omset, terserapnya tenaga kerja dan bermuara kepada kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. Dengan sinergi layanan perbankan dalam satu paket, Bank Mandiri dan PT Pos Indonesia, setidaknya mampu memutus mata rantai yang tersambung antara masyarakat dengan kelompok rentenir di pedesaan. Dengan

Pemkab.........

hadirnya Bank Mandiri yang terpola kerja sama ‘pengelolaan bersama’, menyatukan berbagai bentuk kebutuhan layanan pos dan perbankan yang terintegrasi dalam satu paket. Selain menabung, juga bisa menyalurkan kredit lewat kantor pos diseluruh Indonesia. Tentu saja target pertumbuhan jumlah traksaksi PT Pos Indonesia ini tidak datang begitu saja. Tetapi ada banyak terobosan dan strategi yang diupayakan. Baik diversifikasi usaha, pengembangan layanan jasa, kemitraan dengan lembaga-lembaga perbankan, multifinance, yang tujuannya, memenuhi kebutuhan dan keinginan pelanggan. Revitalisasi bisnis perusahaan sudah dilakukan sejak 2009 terbukti ampuh mendongkrak kinerja keuangan setelah beberapa tahun merugi. Sejumlah inovasi diusung managemen yang dipimpin Dr. I Ketut Mardjana untuk memperkuat bisnis ini. Antara lain dengan pengembangan Direct Mail, paket dan layanan logistik dan meningkatkan kerjasama dengan institusi lainnya. Implementasi Rencana Jang-

ka Panjang 5 tahun (2012-2016) dimulai tahun ini. Sesuai tahapan program revitalisasi Pos Indonesia strategi perusahaan tahun 2012 ini adalah fix the basic dalam meningkatkan efisiensi dan peningkatan kwalitas. Penerapan Sistem Kontrol Operasi (OCS) merupakan bagian dari strategi managemen untuk meningkatkan kwalitas operasi Pos Indonesia dalam pengelolaan proses operasi indoor maupun outdoor yang meliputi Collection, Process, Transport serta Delivery (C-P-T-D) pada setiap unit operasi. Yang tentunya membutuhkan kerjasama seluruh karyawan untuk mengawal dan menjaga kualitas operasi. Dalam tahun ini hingga Agustus 2012 yang lalu perusahaan mampu membukukan pendapatan sebesar Rp 2.139 triliun dan laba sebelum pajak Rp 211,040 miliar. Bila Dibandingkan dengan Rencana Kerja Anggaran (RKA) perolehan pendapatan perusahaan melebihi target, realisasinya mencapai 100 persen. Tahun sebelumnya, 2011, dari sisi pendapatan mengalami kenaikan 14,74 persen. Yakni

(dari Hal 1)

Pertumbuhan Ekonomi Diharapkan Meningkat “Ini penting untuk mengarahkan investasi dan arus modal suatu daerah,” katanya. Kondisi dunia saat ini, bisa mengambil keuntungan. Pertumbuhan ekonomi yang diharapkan meningkat hingga empat kali lipat dengan kondisi saat ini, berdasarkan asumsi Produk Domestik Bruto (PDB). Di Surabaya, pengesahan perda tata ruang yang alot. Sehingga pembangunan di Surabaya tampaknya bakal makin minim pada 2013 mendatang. Hal ini dikarenakan gara-gara mencetak rekor sebagai kota terlama (3,5 tahun) yang tidak memiliki Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), Kota Pahlawan terancam tak dapat suntikan dana dari pusat. Sedikitnya Rp 262 miliar Dana Alokasi Umum (DAU) bisa ditahan tahun depan. “Kendala belum adanya RTRW karena Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bandel tak mau menuruti Rencana Tata Ruang Nasional (RTRN) terkait jalan tol. Jalan keluarnya hingga kini masih nihil. Jadi sangat mungkin pusat menahan DAU,” kata Wakil Ketua Komisi C DPRD Suraba-

Sepakat.........

ya, Simon Lekatompessy, pekan lalu. Sehingga Badan Koordinasi Penataan Ruang Nasional (BKPRN) belum sepakat. Hasilnya, Perda tersebut bak menjadi ‘hiasan’ dikertas. Masalahnya tetap klasik. Yakni, tuntutan agar Pemkot mencantumkan jalur bebas hambatan atau tol dari WaruWonokormo-Perak. Sayangnya, Pemkot tetap ngotot, tak ingin mencantumkan jalan bebas hambatan. Tetapi rutenya dari Menanggal-Perak. Selain itu, konsultasi anggota panitia khusus (Pansus) pembahas Raperda RTRW dengan Dirjen Pekerjaan Umum (PU), disebutkan program tol tengah kota Surabaya adalah produk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Bila itu terjadi, pembangunan di Surabaya dipastikan akan semrawut. Sebab, DAU dari pemerintah pusat terancam dikurangi atau malah distop. Disisi lain, pendapatan asli daerah (PAD) Surabaya terus merosot. Indikasinya, target rertibusi izin mendirikan bangunan (IMB) tidak tercapai. Bila berkaca pada anggaran pembangunan dari DAU pada 2012 sekitar Rp 262 miliar. Se-

mentara, penarikan retribusi IMB dengan mengacu pada perda terbaru No. 12/2012 yang resmi diberlakukan sejak 23 Mei lalu terancam gagal. Dengan target semula yang ditetapkan bersama antara pemerintah kota (pemkot) dengan DPRD Surabaya sekitar Rp 55 miliar. Namun sampai akhir September ini baru tercapai sekitar 46 persen atau sekitar Rp 25,3 miliar. Kondisi ini, dapat dipastikan Pemkot banyak kehilangan potensi pendapatan asli daerah sebesar Rp 13,7 miliar pada tahun anggaran 2012 ini. “Hal seperti inilah yang bisa dikatakan gagal total dan PAD Surabaya 2012 jelas mengalami penurunan,” tukasnya. Padahal produk pemerintah pusat tersebut mengakomodir usulan Pemkot Surabaya dan Gubernur Jatim sesuai Perda No.3/2007 tentang RTRW Surabaya. Dalam Perda tersebut disebutkan ada program tol tengah kota dengan rute Waru-Wonokromo- Perak. “Tol tengah kota bisa dilintasi sekitar Sungai Kalimas. Jalurnya mengikuti alur sungai Kalimas dan tidak membelah kota Suraba-

(dari Hal 1)

Jadikan Musik sebagai Hiburan dan Hobi “Sebagai musisi, pendidikan mereka rata-rata sarjana dan ada yang S2. Sekarang bagaimana kita membagi waktu saja. Dan kita juga menghimbau kalau bermusik bisa menghasilkan uang. Tapi jangan jadikan musik sebagai ladang mencari uang,” kata Donnie, salah satu personil VOX, kepada Bisnis Surabaya, pekan lalu. “Jika kita harus memiliki pekerjaan lain jangan menjadikan musik sebagai pekerjaan. Tetapi, jadikan sebagai hiburan dan hobby. Meski demikian kita harus tetap fokus bermusik dalam

keadaan santai,” tambah Vega. Empat sekawan yang lahir di Surabaya ini sepakat untuk tidak berganti-ganti personil. “Kalau salah satu dari kita keluar berarti bubar. Itu perjanjiannya. Bahkan kami berupaya sebisa mungkin manggung harus hadir semua,” kata Mayo. Karena keempat pesonil ini tinggal di kota yang berbeda. Tiga personil tinggal di Jakarta dan Donnie, yang menetap di Surabaya. Mereka susah menyamakan jadwal. Bagi mereka, jarak tak bisa memisahkan untuk berkumpul dan berkarya.

Kalau salah satu dari kita keluar berarti bubar. Itu perjanjiannya. Bahkan kami berupaya sebisa mungkin manggung harus hadir semua,”

“Pokoknya, kami satu bulan sekali berusaha untuk kumpul. Kalau tidak bisa ya saat manggung atau waktu latihan,” terang Yoseph. Tentang konsep musiknya, mereka mengambil thema yang tidak jauh dari sosial atau lagu rakyat yang ngerock. Lagu-la-

pada awal April 2013. Yang memberatkan industri makanan dan minuman belum teratasi. Yakni, bunga bank yang tinggi,biaya logistik yang mahal, pungutan liar, dan infrastruktur yang buruk. Sebelumnya, PDIP juga menyatakan komitmennya untuk terus berjuang dan menyerukan kesemua elemen masyarakat, dalam melakukan penolakan terhadap rencana pemerintah yang akan menaikan TDL di Indonesia. Selain menjadi instruksi DPP PDIP, kenaikan TDL dinilai sangat memberatkan dan akan menjadi beban hidup masyarakat Indonesia. ‘’Tekad dari Rp 2,683 triliun pada 2010 menjadi Rp 3,078 triliun pada 2011. Lalu laba bersih setelah pajak yang berhasil dibukukan juga meningkat dengan pesat yakni tumbuh sebesar 220 persen. Pada 2010 laba bersih tercatat Rp 45,318 miliar, tahun lalu laba bersih melonjak menjadi Rp 144,98 miliar. Tidak hanya dari sisi laba, sebab tingkat kesehatan perusahaan pada tahun 2011- pun turut meningkat, dengan Skor 75 (Sehat A), dari posisi tahun sebelumnya hanya dengan skor 58. Perubahan-perubahan kearah yang lebih baik terus dilakukan menyesuaikan dengan visi, misi, langkah strategi dan aksi perencanaan suatu organisasi. Tidak hanya disitu, managemen terus mengembangkan jaringan kerjasama baik dalam skala nasional maupun internasional. Dalam skala nasional managemen telah mengembangkan jaringan kerjasama dengan beberapa BUMN. Seperti aliansi dan sinergi dengan Bank Mandiri, Garuda Indonesia dan BUMN lainnya yang tergabung dalam BUMN Marketeers Club binaan Menteri BUMN. Dalam skala Internasional managemen telah membuka jaringan dengan UPS Cardig International, DHL, Post Malaysia. Pelayanan pos di Indonesia ya. Tapi, masih mengalami tarik ulur,” imbuhnya. Sebelumnya, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya, Hendro Gunawan, tetap berpendapat, dalam percepatan pembangunan nasional, tidak ada dokumen yang mengatakan tentang tol tengah kota. Yang ada hanya jalan bebas hambatan. Dengan dibangunya jalur lingkar luar timur dan barat sudah mampu mengurai kemacetan yang terjadi di Surabaya. “Jika pembangunan jalur lingkar luar timur dan barat selesai masyarakat akan diuntungkan dari pada jika harus pakai tol. Sebab masyakat tidak perlu susah susah membayar ongkos buat masuk. Jalan tersebut juga bebas dilalui berbagai macam kendaraan,” kata Hendro. Ketua Komisi B DPRD Surabaya, Moch Machmud mengatakan  tidak adanya Perda RTRW bisa membuat Surabaya tambah ruwet dalam masalah anggaran pembangunannya. Sebab, belakangan Surabaya tidak hanya penarikan retribusi yang terancam gagal, tapi pencapaian target Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) juga terancam tak tercapai. Pasalnya, dari 692.000 wajib PBB ternyata  baru sekitar 4.000 yang sudah membayar PBB. Sisanya yang 292.000 belum ada kepastian.(ton) gunya musik rock era 60-70-an. VOX telah mengeluarkan dua album. Pada album pertamanya berjudul Selatan yang dirilis tahun 2007 dengan single berjudul ‘lebih baik’. Album kedua akan dirilis November mendatang dengan andalan lagu berjudul ‘Pada Awalnya’. Personil VOX berharap goup musik ini tetap eksis di dunia musik meskipun jarak tinggal mereka berjauhan. Karena itu, mereka memberikan semangat pada generasi muda dan menunjukkan kepada orang tua bahwa meski bermusik tetap bisa belajar dan menuntut ilmu. Serta himbauan kepada anak muda, jangan jadikan band sebagai pencari uang tetapi lebih pada hiburan saja. (diy)

PDIP terhadap penolakkan rencana kenaikan TDL ini, sudah kita serukan sejak bergulirnya rencana kenaikan oleh pemerintah. Kita sudah serukan sejak dua bulan lalu. Bukan hanya spanduk himbauan saja, tetapi secara terstruktur mulai dari tingkat ranting sampai DPP,” ujar Politisi PDI-P Rieke Diah Pitaloka. Menurut dia, saat ini listrik sudah menjadi kebutuhan utama masyarakat. Sehingga, rencana kenaikan TDL semakin membuat masyarakat susah. Apalagi, tingkat kesejahteraan masyarakat sejauh ini belum ada kenaikan yang signifikan. “Jadi, PDIP menolak dengan

No Tahun 1 2003 2 2004 3 2005 4 2006 5 2007 6 2008 7 2009 8 2010 9 2011 10 Agustus 2012

Pendapatan 1.254 1.410 1.396 1.665 1.803 2.325 2.487 2.678 3.078 2.139

yang tahun ini genap berusia 266 tahun telah mempersiapkan diri untuk memberikan pelayanan terbaik kepada setiap masyarakat dimanapun berada. Managemen Pos Indonesia berharap kegiatan ini dapat memberikan informasi secara langsung kepada anak negeri calon penerus bangsa Indonesia mengenai perjuangan keberadaan pelayanan pos, serta begitu penting peran Pos Indonesia dalam penyampaian informasi. Dizaman sekarang teknologi semakin berkembang pesat, tapi Pos Indonesia mampu terus bertahan. Bahkan terus berusaha mengembalikan situasi ke zaman keemasan. Hal tersebut terbukti perusahaan sejak tahun 2009

Inggris.........

tegas rencana kebijakkan pemerintah untuk menaikkan TDL ini,” tambahnya. Ia menjelaskan, penolakan rencana kenaikan TDL ini, PDIP yang menjadi motornya. Selanjutnya, bersama masyarakat dan disuarakan melalui Fraksi PDIP di DPR RI terus mendorong secara aktif penolakkan rencana kenaikan TDL tersebut ke pemerintah pusat. “Penolakkan ini secara konsisten akan terus kita perjuangkan untuk kepentingan rakyat. Kami mengajak pada seluruh elemen masyarakat untuk monolak kenaikan TDL ini,” pintanya. Selain itu, ala-

Biaya 1.251 1.645 1.541 1.796 1.826 2.396 2.389 2.633 2.922 1.928

mampu membukukan laba. Pola-pola efisiensi, menuju layanan yang lebih praktis dan modern tentunya akan banyak merombak pola baku yang selama bertahun-tahun menjadi ciri khas PT Pos Indonesia. Termasuk mengganti karyawan-karyawan tua dengan yang lebih muda. Tidak dipungkiri akan berimplikasi terhadap keberlangsungan karyawannya. “Ya tentu saja nantinya akan ada pola-pola efisiensi. Tetapi dengan 28.000 karyawan yang kita miliki saat ini, kita masih membutuhkan banyak tambahan karyawan lagi. Tapi jangan kwatir, kita tidak akan menerapkan lay off karyawan begitu

san lain, gagal menghemat biaya bahan bakar pembangkit listrik. Pada 2009 sebesar Rp17,9 triliun dan tahun berikutnya 2010 menjadi Rp19,7 triliun. PDI Perjuangan menilai PLN gagal memenuhi kebutuhan batu bara sebagai pembangkit listrik sesuai dengan target. Terutama PLTU percepatan 10.000 megawatt. Disamping PLN gagal memenuhi kebutuhan panas bumi untuk listrik sesuai dengan target. Operasional PLN boros, gagal dalam misi PLTU 10.000 megawatt, BPK mencatat terdapat 45 kasus kesalahan operasional PLN yang mengindikasikan PLN inefisien alias boros. (ton)

Laba/Rugi 2.779 (253,460) (145,027) (131,593) (23,672) (70,749) 98,266 45,022 156,648 211.040 saja. Ada pola transfer, mutasi atau promosi ke-sub bidang bisnis dibawah induk PT Pos Indonesia,” tuturnya. Dengan program Five Years Bussiness plan-nya, Pos Indonesia mampu terus bersaing dengan para city kurir yang terus bermunculan. Hingga bulan Agustus 2012 ini saja Pos Indonesia mampu membukukan Laba Rp 211 Milyar. Dengan usaha dan kerja sama antara managemen dan karyawan Pos Indonesia terus bangkit dan maju untuk mencapai misinya menjadi pemimpin pasar di Indonesia dan menjadikan PT Pos Indonesia menuju Lembaga Keuangan yang komprehensif. (adv)

(dari Hal 1)

Perkembangan Ekonomi Jatim Signifikan Jawa Timur merupakan provinsi pertama yang diteliti OBG pada 2012. Dengan tujuan mendeskripsikan lebih dekat Jatim yang menurut OBG perkembangan ekonomi bisnisnya sangat signifikan dalam situasi krisis dunia saat ini. Ia menjelaskan, riset ini meliputi aspek politik, ekonomi, perbankan, capital market, energi, infrastruktur, dan sebagainya, yang akan dibukukan untuk hasil penelitian 2013.  Setiap tahunnya, OBG membuat buku

Beromzet.........

penelitian tentang Indonesia berikut provinsi-provinsinya. Bupati Fadeli, menyebutkan, industri Lamongan saat ini berpusat di wilayah pantura yang memiliki garis pantai sepanjang 47 kilometer. Di wilayah ini, telah berdiri sejumlah fasilitas industri. Mulai dari pelabuhan, perbaikan kapal besar, wisata bahari, hingga cold storage dan industri pengolahan bahan tambang. Belum lagi rencana beroperasinya dermaga penyeberangan ASDP 2013.

Keungulan Lamongan, menurut dia, adalah semua investor akan diberi jaminan kemudahan perizinan. “Perizinan di Lamongan sudah satu atap. Dengan pelayanan yang memberikan jaminan jangka waktu penyelesaian dan biaya perizinan yang jelas,“ ungkap Bupati saat didampingi Kepala Bappeda R Yulianto, Kabag Perekonomian M Faiz Junaedi, Kabag Humas dan Infokom M Zamroni dan Direktur WBL Aris Wibawa. (sam)

(dari Hal 1)

Miliki Ciri Khas Tersendiri Gang ini tidak terlalu lebar. Ada jembatan kecil, disepanjang sungai inilah, dapat dilihat aktifitas masyarakat Banyu Urip Lor gang V, gang X dan gang XI, yang kesehariannya berkutat dengan tumpukkan daun pisang, dan berkarung-karung beras untuk membuat lontong. Perkampungan nan padat ini hanya bisa dilewati dengan sepeda roda dua. Itu-pun ada beberapa gang yang tidak boleh dikendarai, karena ada himbauan untuk menuntun. Lumayan jauh jalannya. Setelah melewati jembatan kecil, ada pemandangan eksotis. Hampir seluruh pelataran rumah bahkan pinggiran jalan, berjajar gulungan daun pisang yang dijemur. Melongok kedalam rumah, ruang tamu penduduk disini ibarat lautan daun pisang. Tumpukkan daun pisang terlihat disegala sudut. Lontong buatan Banyu Urip Lor ini memiliki ciri khas tersendiri yakni lontongnya berwarna kehijau-kehijauan. Hal ini karena pada awal mengemas, daun yang berwarna hijau tua berada di dalam. Sedangkan yang berwarna hijau muda di luar kemudian digulung. Sehingga

ketika sudah masak, lontongnya menjadi kehijau-hijauan. Lontong Banyu Urip punya tekstur yang lebih padat, dengan permukaan lontong yang halus mengkilap. Rasa dan aroma lontong Banyu Urip juga lebih sedap. Bagi masyarakat awam, lontong terlihat sederhana, nyatanya perlu kesabaran tinggi untuk membuatnya. Beras yang dibersihkan dari kotoran, sebelumnya sudah dicuci, lalu dikeringkan. Proses pematangan beras menjadi lontong ternyata membutuhkan waktu 8-10 jam. Proses memasaknya dimulai pukul empat sore hingga pukul dua belas malam. “Kalau ingin lontongnya punel, dan bagus harus benar-benar masak,” kata Slamet, kepada Bisnis Surabaya, yang memproduksi lontong sejak 1997. Tidak semua beras bisa dijadikan bahan untuk membuat lontong. Beras yang digunakan adalah beras yang bisa mekar. Tapi itu bukan jaminan bakal jadi. Karena jika beras terlalu mekar, lontong bisa pecah. Kalau tidak matang benar, lontong tidak terasa empuk. Lontong yang dijual ada

beberapa ukuran, dan harganya juga bervariasi. Untuk lontong berukuran kecil dijual Rp 500, sedangkan ukuran besar Rp 600. Kalau bukan pelanggan biasa dijual Rp 800 sampai Rp 1000. Pembuat lontong di kampung ini tidak pernah berhenti membuat lontong. Hari libur maupun hari besar aktivitas pembuat lontong di Kampung Banyu Urip berjalan seperti biasa. Bahkan Hari Raya merupakan momen yang ditunggu-tunggu. Bukan karena sekedar ingin merayakan tapi disaat inilah mereka panen, dan harganya bisa menjadi tiga kali lipat. Ketua Paguyuban Pedagang Lontong Mandiri, Ari Siswanto (35), mengatakan dari hasil lontong, warga di kampung itu bisa meraup omzet hingga Rp 1,5 miliar per bulannya. Ada 90 kepala keluarga (KK) yang sehari-hari membuat lontong sebagai lapangan usaha mereka. Dalam seminggu, kebutuhan beras untuk produksi lontong ini berkisar 10 hingga 15 ton. Kebutuhan beras rata-rata per kepala keluarga perhari 80 hingga 100 kilogram yang menghasilkan sekitar 1.500 hingga 1.800 lontong. (prw)

Berlangganan atau Pasang Iklan di

031-5633456

TELEPON : Iklan/Redaksi/Sirkulasi 031-5668432, 5633456 Faksimile : 031 - 5675240

EDISI 74 /TAHUN 02, 22 - 28 OKTOBER 2012

Pemkot Menyoal Reklame di Ruang Terbuka Hijau

B

enang kusut permasalahan reklame seakan menjadi buah bibir bahkan sudah menjadi sebuah kisah klasik permasalahan merusak estetika tata kota di Surabaya, namun hal ini apakah sudah menjadi tradisi bagi pengusaha reklame atau biro periklanan reklame yang ingin mengais keuntungan dalam bisnis tanpa melihat dampak dari merusaknya tata kota ini dengan benyaknya menjamurnya ratusan reklame. Ironisnya lagi, reklame lair yang tak dilengkapi surat ijin pendirian reklame (SIPR), tunggaan pajak yang berpotensi merugikan keuangan Negara belum lagi, pe-

L

antas bagaimana dengan sistem safety regulator pada reklame yang melanggar jalur hijau seperti di kawasan bundaran jalan Mayjen Songkono misalnya apalagi saat ini jelang musim hujan tiba? Yang rawan roboh pada papan reklame. Kondisi tersebut akan terus terulang, pemicunya tak lepas dari banyaknya permasalahan reklame di Surabaya. Mulai ‘kenakalan’ para pengusaha di biro reklame, lemahnya pengawasan hingga keterbatasan dana dan masalah pembongkarannya banyak kendala menaungi masalah ini. Indikasi nakalnya biro reklame itu terlihat saat mereka memasang konstruksi di luar ketentuan Perda Reklame No.6/2008. Para biro memasang pondasi reklame kurang dari sepertiga tiang reklame yang dipasangnya. Padahal  dalam peraturan walikota No. 85/2009 sebagai penjabaran Perda Reklame, pondasi konstruksi tiang reklame harus sepertiga dari tiang reklame yang dipasang. Pelanggaran ini menjadikan kontruksi reklame rawan roboh. Karena beban di bagian atas reklame tidak bisa ditahan pondasi reklame tersebut. Biasanya, masalah ini baru diketahui setelah reklame itu roboh diterjang angin.  Saat itulah yang dijadikan kambing hitam adalah alam yang tidak bersahabat. Selain itu lemahnya pengawasan pemasangan reklame menambah deretan masalah atas kenakalan yang dilakukan para biro reklame tersebut. Tim reklame tidak mampu mengawasi secara detil saat konstruksi reklame dipasang. Bahkan, saat reklame sudah berdiri juga banyak yang lepas dari pengawasan. Mereka selalu menyatakan tidak memiliki tenaga pengawas yang memadai, sementara jumlah titik reklame di Surabaya mulai dari yang kecil hingga besar sekitar 2 ribu titik. Pihak petugas kecamatan yang diminta membantu melakukan pengawasan juga tidak melakukan pengawasan tersebut. Mereka cenderung sibuk dengan pekerjaannya di kantor masing-masing. Buntutnya saat masalah terjadi muncul saling lempar tanggung jawab. Saat tim reklame yang diketuai Asisten I Sekkota memastikan agar reklame bermasalah ditebang, kerap Satpol PP tak sependapat.dampaknya

Setuju Atau Apatis ? langgaran rumija dan jalur hijau padahal tujuan utama kawasan hijau itu oleh pemkot dibuat pertamanan kota, rekreasi,permakaman, dan pertanian. Selain itu, atas liarnya reklame tersebut banyak kehilangan pendapatan asli daerah (PAD) menguap sebesar Rp 400 miliar salah satu objek itu yakni dari banyaknya reklame liar yang tak berijin. diperkirakan setiap tahunnya poensi pajak yan gmenguap mencapai sekitar Rp400 miliar.Asumsinya, ada delapan objek pajak yang setiap tahunya diperkirakan kehilangan potensi pajaknya sekitar Rp50 miliar. Salah satunya seperti perolehan pajak re-

klame. Sampai akhir tahun anggaran 2011, perolehan pajaknya jauh dari harapan. Pada 2011 kemarin baru Rp76 miliar, padahal target yang diberikan dewan sebesar Rp126 miliar. Kepala Dinas Pengelolaan Pajak dan Keuangan (DPPK) Pemkot Surabaya Suhartoyo mengakui kalau pemkot kehilangan potensi pajak. Banyak persoalan yang menghambat pemenuhan target perolehan pajak reklame di Surabaya ini. Larangan pemasangan reklame di daerah milik jalan (damija) menjadi salah satu faktor penghambat. Selama ini, kata dia, merekomendasi penarikan reklame kepada DPPK ter-

Itu salah satu kendala yang ada di lapangan, padahal potensi pajaknya sangat besar,” hadap pemasangan reklame di atas damija.”Itu salah satu kendala yang ada di lapangan, padahal potensi pajaknya sangat besar,” ujar Suhartoyo, kemarin. Disinggung soal banyaknya potensi pajak yang hilang,dia tidak memungkirinya.sebab, pengawasan di bidang pajak belum maksimal. Selain petu-

Salah satu Reklame yang berdiri di jalur / ruang terbuka hijau dikawasan bundaran Mayjen Sungkono selain merusak ruang terbuka hijau juga merusak estetika kota.

gasnya yang kurang, juga karena kesadaran membayar pajak dari wajib pajak masih rendah. Ketua Komisi B DPRD Surabaya M Machmud mengatakan, belum tercapainya target perolehan pajak di Surabaya karena banyak potensi pajak yang menguap. Berdasarkan kajian DPRD Surabaya, ada tujuh objek pa-jak lain selain pajak reklame yang juga rawan menguap. Yakni, hotel, restoran, hiburan, parkir, sarang burung walet,air bawah tanah, pajak penerangan jalan (PPJ). ”Ini harus segera diperbaiki, jangan sampai pemasukan untuk PAD berkurang,”katanya.(ton)

Reklame Hantam Ruang Terbuka Hijau pembongkaran tidak kompak bahkan adanya dugaan konspirasi yang bermain dalam reklame ini. Entah ada apa dengan Satpol PP. Tapi terakhir Satpol PP selalu beralasan tidak memiliki dana pembongkaran yang cukup. Padahal biro reklame sudah menyerahkan dana pembongkaran ke pemkot saat pengurusan izin reklame. Ternyata Satpol PP bilang tidak pernah tahu soal dana pembongkaran dari biro reklame itu. ”Ini sebuah realitas. Di satu sisi pemkot ingin baik dalam penataan reklame, namun faktanya kinerja tim reklame pemkot tidak pernah bagus. Dari dulu hingga sekarang kondisinya tetap saja tidak berubah. Padahal masalahnya. Hampir sama meski rekom titik reklame sudah ,” kata Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Sachirul Alim belum lama ini. Terlebih, pembiaran reklame juga telah melanggar perda dan undang-undang sehingga pengaturan pemasangan reklame sudah jelas diatur dalam Perda No. 6/2008 tentang Penyelenggaraan Reklame. Namun, baik pengusaha reklame dan tim reklame tidak memiliki inisiatif untuk memperbaiki kondisi periklanan di kota ini.pemasangannya yang semrawut sehingga mengganggu estetika kota dan mengurangi ruang terbuka hijau, pemasangannya cenderung mengutamakan keuntungan pengusaha reklame. Ketua Komisi A (Bidang Hukum) DPRD Surabaya Armudji menilai selama ini Satpol PP tebang pilih dalam menegakan perda yang hanya bertindak tegas kepada orang kecil saja seperti Pedagang Kaki Lima (PKL) namun tidak berani bertindas tegas terhadap pengusaha reklame yang nakal yang banyak papan reklame tak memiliki ijin bahkan tidak membayar pajak yang merugikan keuangan Negara. Bahkan, kata Armudji, menambahkan diduga adanya konspirasi permainan Satpol PP menerima upeti sehingga tidak menertibkan baik reklame liar maupun mini market bodong.”Saya sering kali menyoroti kinerja Satpol PP sebagai aparat menegakan perda ini yang hanya tebang pilih bertindak tegas pada kalangan orang kecil saja, namun setengah hati bila menertibakan reklame liar apalagi mini market yang tak miliki izin

itu,” katanya saat dijumpai wartawan saat Rakernas II PDIP di Imperial Pakuwon Trade Center Surabaya. Lebih dari itu, politisi Partai PDIP ini mengang-

diduga atas konspirasi pemkot Surabaya sendiri dalam hal ini instansi terkait dengan pengusaha reklame. Tentunya hal ini juga menjadi tanggung jawab dari kepoli-

gap dalam penertiban terkesan tebang pilih keapada orang kecil saja. Padahal bila dibanding persoalan lain yang lebih besar bahkan berpotensi merugikan keuangan Negara di sektor pajak seperti reklame liar dan mini market bodong seolah setengah hati bahkan terkesan adanya pembiaran dengan alasan belum adanya rekomendasi dari Dinas Cipta Karya dan Tata ruang kota (DCKTR)”Kalau hanya tegas terhadap orang kecil berarti Sat Pol PP sakit, padahal sudah didepan mata ratusan minimarket dan reklame liar telah dibiarkan oleh pemkot hal ini mestinya yang perlu ditindak tegas karena dari penyimpangan reklame dan minimarket itu telah merugikan keuangan Negara dari sektor pajak reklame dan pajak izin pendirian Minimarket,” tegasnya. Sedangkan Transparasi Reformasi Indonesia (TRI) menganggap mangkraknya reklame liar itu yang patut

sian dan kejaksaan mestinya akan hal mereka (kepolisian dan kejaksaan ,red) juga memiliki kewenangan untuk melakukan investigasi dalam persoalan itu. Yang patut diduga adanya konspirasi permainan dinas terkait termasuk dilakukan oleh oknum-oknum di tubuh Sat Pol PP Surabaya apalagi menyangkut Reklame liar dan minimarket bodong.”Polisi dan kejaksaan harus menyelidiki itu sebab jelas telah merugikan keuangan Negara. Apalagi keberadaannya (Reklame liar dan Minimarket bodong saat ini juga menjadi sorotan publik) karena adanya pembiaran itu,” tegas Herry Irawan Aktivis TRI ini mengingatkan. UndangUndang nomor 18 /1997 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Peraturan Daerah Kota Surabaya 7/ 2002 tentang Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau bila dibisa menjadi proses penyelidikan bagi aparat ke-

G.206

polisian maupun kejaksaan. Selain dapat dituntut dengan melanggar Undang-Undang (UU) No 38/2004 tentang Jalan. Balai Besar Jalan Kementerian Pekerjaan Umum Padahal Pasal 7 Izin untuk menyelenggarakan reklame dapat diterbitkan apabila pajak terutang dan retribusi terutang telah dilunasi oleh Penyelenggara Reklame. “Jaminan Biaya Bongkar adalah biaya yang dibayarkan olehpenyelenggara reklame kepada Pemerintah Daerah yangdipergunakan oleh Pemerintah Daerah untuk membongkarreklame dan untuk pemulihan/perbaikan kembali lokasi/tempatbekas diselenggarakannya reklame, apabila lokasi/tempat tersebut merupakan milik atau yang dikuasai oleh Pemer-

intahDaerah.” Imbuh pria lulusan hukum unair ini. Meski belum lama ini pihak Sat Pol PP gembar gembor akan menertibakan baik reklame liar yang tak berijin dan tak membayar pajak serta keberadaan minimarket bodong yang tidak memiliki izin tersebut. Namun terlepas itu, menurutnya, meski nantinya telah ditertibkan.” Bagaimana dengan tundakan atau utang pajak yang bertahun-tahun tidak dibayar lantas ditanggungkan kepada siapa utang pajak tersebut? Tak lain nantinya dibebankan kepada masyarakat,” imbuhnya. Sementara Satpol PP telah menyatakan sudah melakukan 99 persen pembongkaran reklame liar berdasarkan hasil dari ketua tim reklame dinas cipta karya tata ruang (DCKTR) Surabaya, namun realisas-

inya masih banyak bertenggernya reklame di kota ini. Setidaknya ada beberapa reklame yang telah melanggar perda 8/2006 namun tidak ditertibkan oleh Satpol PP seperti diMayjen Songkono, kutai dan Aditywarman padahal reklamereklame tersebut telah ditandai dengan tanda (X) oleh pemkot Surabaya. Ketika dikonfirmasi Kabid Pengembangan Kapasitas Denny Christupel membantah telah melakukan pembiaran terhadap reklame liar dikota ini. Sebab pihaknya telah melakukan penertiban reklame liar sebesar 99 persen berdasarkan rekomendasi dari ketua tim reklame Surabaya Dinas Cipta Karya. Namun, mengenai tundakan pajak yang belum terbayar oleh pengusaha reklame, pihaknya saat ini

telah menerima rekomendasi dari dispenda Surabaya yang telah ditanda tangani oleh ketua tim reklame yakni kepala Dinas Cipta Karya Agus Imam Sonhaji bahkan rekom tersebut sudah disampaikan ke pihak SatPol PP yang jumlahnya ada 200 titik reklame yang masuk daftar bongkar.”Kami secepatnya akan membongkar reklame liar yang telah direkom dispenda yakni ada 200 titik reklame liar yang segara kami bongkar,” ujarnya Terlebih, kata dia, pihaknya berjanji tidak akan toleransi pada reklame nakal yang tak berijin namun mendirinkan kembali disamping setiap hari pihaknya telah melakukan operasi sambil mengawasi akan keberadaan reklame yang telah merusak estetika kota ini.(ton)

D.207


edisi74 (22-28 Oktober 2012)