Issuu on Google+

Koran Mingguan Terbit Setiap Hari Senin

E-mail : webmail.bisnis-surabaya.com

ECERAN Rp 2.500, HARGA LANGGANAN Rp 10.000

EDISI 43/TAHUN 01, 19 - 25 MARET 2012 P.055

TELEPON : Iklan/Redaksi/Sirkulasi 031-5633456, 5668432 Faksimile : 031 - 5675240

Arteri, Gairah Baru Investasi

D.086

Kenaikan BBM untuk Hindari Kebangkrutan Presiden Kumpulkan Koalisi di Cikeas Jakarta, BS - Presiden

Susilo Bambang Yudhoyono angkat bicara mengenai rencana kebijakan pemerintah untuk menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM). SBY menyebut kenaikan harga BBM bukan hanya untuk menyelamatkan APBN, tetapi juga untuk kegiatan perekonomian masyarakat yang sehat. Kenaikan harga BBM perlu dilakukan untuk menghindari kebangkrutan. “Pertemuan berlangsung konstruktif. Di samping saya menjelaskan mengenai perekonomian terkini, serta juga mengapa dilakukan kebijakan kenaikan harga BBM sebagai respon terhadap kondisi terkini, termasuk kaitannya dengan APBNP,” tutur SBY dalam jumpa pers di kediamannya di Cikeas, semalam. SBY menyampaikan hal tersebut usai bertemu dengan pimpinan partai politik koalisi dan juga Wapres Boediono. Di antaranya yang hadir adalah Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie yang menjabat sebagai Ketua Harian Setgab Koalisi, Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali, Ketua Umum DPP PAN Hatta Rajasa, dan Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Umum DPP PD Anas Urbaningrum, dan Ketua FPD DPR M Ja’far Hafzah. Bersambung hal 11

Pariwisata Optimistis Meningkat

Lancar - Pembukaan jalur Arteri Porong memberi dampak yang signifikan dalam tatakelola lalu lintas di Prong. Diharapkan, kelancaran arus lalu lintas ini juga membawa dampak pada pertumbuhan ekonomi Jatim yang selama e tahun tersumbat lumpur Lapindo di Desa Siring, Kecamatan Porong, Sidoarjo. Tampak beberapa pekerja masih terus melakukan pekerjaan penyempurnaan di beberapa titik jalur.

Porong, BS - Meski masih berstatus ujicoba, pembukaan jalur Arteri Porong baru hari Kamis (15/3) pekan lalu jelas memberi angin segar pada perekonomian Jatim. Dari sudut pariwisata, pembukaan tersebut akan berdampak signifikan karena selama jalur Porong macet, tingkat kunjungan pariwisata di beberapa wilayah Jatim juga ikut tersumbat. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim, Dr.H.Jarianto M.Si bahkan menyebut, pengoperasian jalur arteri tersebut merupakan penyelamat ekonomi Jatim. “Selama ini kemacetan yang terjadi di jalur Porong sangat mengganggu peningkatan perekonomian Jatim. Tentu, dengan lancarnya transportasi di Porong juga akan berdampak pada peningkatan dan pertumbuhan ekonomi Jatim khususnya di Malang Raya dan di daerah kabupaten kota mulai dari Pasuruan, Probolinggo hingga Banyuwangi,” katanya. Bersambung hal 11

Didemo Warga, Gubernur Kecewa

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Soekarwo sangat kecewa dengan warga yang memblokir jalan Raya Porong apalagi saat peresmian jalan arteri Porong yang dibuka mulai hari ini. Akibatnya sejumlah acara yang telah disiapkan jadi amburadul karena seluruh kendaraan berat sudah masuk arteri Porong dan macet mulai pintu masuk. Padahal arteri Porong ini hanya dikususkan untuk kendaraan kecil saja. “Saya benar benar kecewa sekali dengan sikap korban lumpur yg melakukan pemblokiran jalan Raya Porong yang menyusahkan orang banyak. Apa gak kasihan pada pengguna jalan. Padahal semuanya sudah saya fasilitasi. Apalagi ditutup saat ada peresmian. “Sangat Kecewa sekali pokoknya!”. Bersambung hal 11

Pakuwon Siapkan Mega Proyek TP5

P

akuwon Jati sebagai pioneer pengembangan superblok terus melengkapi superblok Tunjungan City yang dikelolanya. Superblok Tunjungan City saat ini adalah yang terbesar di Indonesia Timur dengan luas area sewa 113.000 Kita melihat m2. Guna melengperkembangan kapi pasar premium di Surabaya, pengembang ini, dengan menyiapkan ini siap mengoperasikan sebuah superblok di TP mega proyek Tunjungan 5 yang terdiri dari pusat Plaza 5 pada akhir tahun perbelanjaan, perkantoran, 2014 serta apartemen kelas Direktur Pakuwon premium yang akan Group, Sutandi Purnomosidi mengatakan, menjadi sebuah bangunan Surabaya telah menprestisius di Surabaya jelma menjadi sebuah bahkan Indonesia Timur,” kota metropolitan yang menyamai Jakarta.

Ivone Handayani

Mengelola Mimpi Bukan hanya pekerjaan yang harus

diatur. Mimpi pun juga harus diatur dengan skala prioritas. Prinsip itu pula yang dipegang erat oleh Ivone Handayani. Bagi Public Relation PT Telkom Divre Jatim itu, pendidikan S2 merupakan hal terberat yang harus dilalui. Meski demikian, mimpi itu harus digapai. “Sewaktu saya mengambil S2 bukan untuk sekedar gayagayaan kebetulan saya ini hiperaktif dan masih mempunyai banyak waktu jadi saya memutuskan untuk kembali belajar. Kemudian untuk mewujudkan mimpi saya, saya harus menyelesaikan kuliah saya,” terangnya seusai wisuda Magister Manajemen Industri ITS pekan lalu. Bersambung hal 11

Bersambung hal 11

Pemkot Kaji Ulang Retribusi IMB DCKTR : Kita Berkomitmen Membangun Kota Surabaya Surabaya, BS - Niat pemerintah kota (Pemkot) Surabaya untuk menaikan pajak retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) guna mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang bersumber dari sektor pajak retribusi itu mendapat tekanan dari kalangan pengusaha dan wakil rakyat. Bahkan Pemkot seakan tak berkutik melawan derasnya tekanan itu hingga terpaksa akan mengkaji ulang besaran kenaikan retribusi IMB yang

telah dikirim ke DPRD Surabaya. Alasannya, Pemkot mengaku tak mau salah langkah dalam menetapkan besaran retribusi IMB. Pasalnya, saat ini Pemkot berusaha menciptakan iklim investasi yang lebih baik di Kota Pahlawan. ”Untuk itu, kami tak mau jika dikatakan pengajuan itu lebih tinggi daripada Jakarta. Makanya kami mau bila mengkaji ulang kenaikan retribusi IMB,” kata Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR)

Surabaya Agus Imam Sonhaji. Meski saat ini pihaknya pengajuan retribusi IMB memang sudah di meja dewan.Pihaknya tinggal menunggu keputusan DPRD untuk menyetujui usulan pemkot ini ”Kami itu tak ingin dikatakan menolak investasi. Kami tetap pro pada mereka (investor),” sambungnya. Sebagai langkah lanjutan, katanya, pemkot akan ketemu dengan DPRD untuk memastikan kembali besaran retribusi IMB. Bersambung hal 11

Satwa Sakit Parah Diusulkan Euthanasia

Kelola KBS, TPS II Gandeng BUMN-BUMD Derita satwa-satwa Kebun Binatang Surabaya seolah tiada habisnya. Kali ini seekor Banteng Jawa, Bos Javanicus bernama Leo mengalami patah kaki akibat berkelahi dengan sesamanya dan terjatuh dalam parit. Belum lagi kondisi salah satu Beruang yang terserang penyakit kulit parah dan Harimau Sumatra yang terluka.

D.109

Keprihatinan ini berujung pada permintaan euthanasia yang dalam dunia kedokteran disebut hak untuk mati demi menghentikan penderitaan. Dalam pesan blackberrynya, pengamat satwa Sinky Soewadji menilai sudah selayaknya euthanasia dilakukan terhadap dua hewan (Banteng Jawa dan Beruang) tersebut, untuk menghentikan penderitaan dan sesuai dengan ketentuan internasional IUCN

(International Union for Conservation of Natur). “Kasihan karena akan menderita sampai mati dan tidak akan lama hidupnya,” ungkap Singky saat dikonfirmasi mengenai permintaannya tersebut. Sementara itu dalam kunjungan Pemprov Jatim bersama BUMN,BUMD dan para pengusaha, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Rasiyo yang mewakili Gubernur Jatim Soekarwo meminta dukun-

Peduli KBS - Demi menyelamatkan satwa-satwa KBS, sejumlah relawan melakukan sweeping terhadap pengunjung yang membawa tas kresek yang selama ini menjadi penyebab kematian satwa.

gan pada BUMD dan pihakpihak lainnya guna membantu KBS. “Sebagai satu diantara ikon wisata Surabaya maupun provinsi Jawa Timur, KBS memang sangat menarik. Kon-

disi itu seharusnya memang mendapat dukungan sepenuhnya dari berbagai instansi termasuk BUMD dan pihak lainnya,” kata Rasiyo. Bersambung hal 11

”Setiap kemenangan tentunya membutuhkan proses yang tidak mudah dan resiko yang sangat besar. Namun seorang pemenang mau mengikuti setiap prosesnya, berani mempertanggungjawabkan setiap resiko, dan mau belajar dari setiap kesalahan.”

(John W. Holt)


2 Bisnis Hotel Terus Adu Konsep PARIWISATA & EKONOMI KOTA

EDISI 43 /TAHUN 01, 19 - 25 MARET 2012

Novotel Tampil Wah, Midtown Andalkan Minimalis

Surabaya, BS-Beragam inovasi dilakukan pelaku bisnis perhotelan untuk meningkatkan okupansinya. Mulai dari jurus paket, hingga even. Ada juga yang menawarkan konsep baru kepada tamu yang menginap seperti yang dilakukan Novotel Hotel Surabaya. Menurut Christiaan F Jones, manager hotel berbintang empat tersebut, Next Novotel merupakan design terbaru dari jaringan Novotel. “Di Indonesia konsep ini baru ada di Surabaya dan Novotel Bangka,” ungkapnya. Sebagai hotel berbintang 4, Novotel menjadi pilihan tamu asing yang menginap. “Sekitar 10-15 persen tamu kami warga negara asing, itu cukup besar untuk hotel berbintang 4 di Surabaya,” jelas Christian. Diakuinya sebagian besar tamu yang menginap merupakan repeat guest. “Kalau weekend banyak keluarga yang memilih menginap di sini, namun tidak menutup kemungkinan dari perusahaan yang mengadakan acara di sini sekaligus menginap,” paparnya pada Bisnis Surabaya. Konsep Priemier room memberi kesan luas dengan memasang dinding transparan sebagai pembatas antara kamar tidur dan kamar mandi. “Untuk renovasi saja, kami membutuhkan 140 juta rupiah per kamar dan saat ini sudah ada 48 room dari 209 room di Novotel Surabaya yang siap dengan

Transparan-seolah tanpa penyekat kaca sebagai pemisah ruang tidur dan kamar mandi.

konsep terbaru ini,” lanjutnya. Sales Sekretary Novotel Hotel, Dewi Palupi menambahkan, sejak diluncurkan July tahun 2011, 24 buah kamar awal di sayap kiri mendapat respon yang bagus dari pengunjung. “Banyak tamu yang suka dengan room

Pameran Seni

Gambarkan Manusia melalui Botol Surabaya, BS-

Botol tak hanya sekedar tempat untuk menyimpan air. Botolbotol karya seniman keramik kelahiran Bukittinggi Nuzurlis Koto memiliki makna dan filosofi beragam. Nuzurlis menjelaskan pemilihan membentuk botol dari bahan baku tanah liat dikarenakan perjalanan hidup manusia juga bisa dilihat dari pembentukan sebuah botol. “Botol dengan bahan yang berbeda bisa menghasilkan bentuk yang beda. Kalaupun menggunakan bahan sama tapi proses penempaan sampai hasilnya belum tentu sama,” katanya dalam pameran seni keramik kontemporer bertajuk “Aku dan Botol” Secara fisik, jelas dia, antara manusia dan botol sama-sama mempunyai kepala, leher, dan badan. Bahkan, dalam beberapa bentuk seni keramik kontemporer maka botol juga memiliki tangan dan kaki. Uniknya dalam karyanya kali ini Nuzurlis menggunakan bahan baku yang tidak biasa, diantaranya adalah abu Gunung Merapi, Semeru dan Galunggung. “Material abu dari beragam gunung berapi tersebut berbeda sehingga setelah froses pembakaran akan menghasilkan guratan yang beragam,” jelasnya. Salah satunya “Botol Pipih Meninggi” yang menggunakan abu Gunung Galunggung dan menghasilkan serat berwarna keemasan. Ia mencontohkan sebuah mangkuk yang diberi dua lapisan abu yang berbeda. “Yang bagian luar saya beri abu merapi sehingga warnanya lebih muda sedangkan bagian dalam abu bromo warnanaya lebih pekat,” terangnya. (dne)

ini. Apalagi kamar ini memiliki tiga view berbeda yaitu poolview, garden view dan pool terrace. Kami menargetkan 2013 keseluruhan kamar akan memakai konsep ini,” tambah Dewi. Saat ini, persaingan hotel memang makin menajam. Jika Novotel jualan

konsep kamar, sebuah hotel di tengah kota Surabaya siap merebut pangsa pasar pebisnis juga dengan konsep. Tapi, konsep yang ditawarkan adalah konsep hotel minimalis. Dengan konsep minimalis modern, hotel ini memiliki 16 lantai dengan 17

kamar di setiap lantai. Total 200 kamar dengan jenis kamar Cool, Groovy, Splendid, Fabulous, dan Marvelous. Serta pilihan type kamar, yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Ditunjang fasilitas yang melengkapi seperti, LCD TV, white board, serta flip chart. General Manager Donny Manuarva mengungkapkan, pihaknya berharap sejak beroperasi 24 Februari 2012 lalu, sampai dengan pertengahan tahun ini, target okupansi sebesar 80%. “Untuk target okupansi dari soft launching untuk 100 kamar pertama ini kita optimis 80% dapat tercapai. Faktor lokasi dan kemudahan-kemudahan kita untuk mencapai tempat-tempat bisnis mereka, kita sediakan seattle service, kemanan,” Ungkap Donny Manuarva, di Surabaya. Midtown menjadi salah satu hotel bintang tiga di Surabaya, sehingga harus bisa memberikan penawaran yang berbeda dari hotel bintang tiga lainnya yang sebelumnya ada. Melihat banyaknya pilihan bagi para pebisnis untuk melakukan kerjasama dengan relasi, terlebih ditengah kota. Dengan harga yang relatif kompetitif antara Rp 350 ribu sampai Rp 700 ribu sama halnya dengan hotel bintang tiga lainnya. Namun harga tersebut, menurut Tiara Alsita, PR & Sales Executive Midtown Hotel akan mengalami kenaikan mulai pertengah-

an tahun ini, namun pihaknya melihat animo okupansi. Menurut Donny, pembangunan hotel ini memakan waktu selama 1,5 tahun. Luas lahan digunakan sekitar 1.000 meter persegi. “Midtown hotel dibuka memenuhi permintaan pelaku bisnis dalam melakukan kegiatan MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) terpenuhi secara tempat maupun pelayanan Sasaran pengunjung hotel kami adalah kalangan pebisnis. Untuk okupansi, kami targetkan sebesar 80 persen,dari total kamar yang tersedia,” terangnya.“Lokasi kami berada di segitiga emas yang memudahkan akses menuju gedung perkantoran, pusat perbelanjaan dan juga Bandara Internasional Juanda,” tandasnya. Mengenai meeting room, Midtown menyediakan Midtown Hall yang berjumlah lima ruangan. Ruangan ini bisa digunakan sebagai sarana pertemuan bisnis informal. Dari BPS Jatim menunjukkan, okupansi hotel bintang lima selama 2010 sebesar 58 persen, bintang empat 78 persen dan bintang tiga 75 persen. Rata-rata okupansi 69 persen. Sedangkan di tahun 2011,okupansi bintang lima turun menjadi 48 persen, bintang empat turun menjadi 69 persen dan bintang tiga turun 71 persen. Rata-rata okupansi 63 persen. (dne/prw)

Pejabat Baru Tandatangani Kontrak Kinerja Susulan

Pekan kemarin sebanyak 29 kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Kota Surabaya yang terdiri dari 19 kepala dinas dan dirut RSUD serta 10 camat, menandatangani kontrak kinerja tahun anggaran 2012 di ruang sidang wali kota. Draft kontrak juga ditandatangani Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini disaksikan Sekretaris Daerah Soekamto Hadi. Penandatanganan serupa sejatinya sudah dilaksanakan pada 9 Februari 2012 lalu. Bedanya, kali ini yang meneken hanya para kepala SKPD yang menempati pos barunya per 1 Maret 2012. Beberapa diantaranya

draft kontrak. “Setelah menandatangani kontrak, itu artinya secara legalitas kita punya tanggung jawab kepada masyarakat,” kata Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Mantan Kepala Bappeko ini juga menggarisbawahi pentingnya kerjasama dalam menjalankan tugas sebab menurutnya akan sangat susah jika masing-masing bekerja sendiri-sendiri. “Jika menemui kendala tolong jangan malu untuk bertanya dan saling koordinasi satu sama lain. Saya pun kalau kesulitan juga tak segan untuk bertanya,” pesannya usai penandatanganan kontrak.(hdi)

Antiek Sugiharti (Kabapemas), Musdiq Ali Suhudi (Kepala Badan Lingkungan Hidup), Chandra Oratmangun (Kepala Dinas Kebakaran), Supomo (Kepala Dinas Sosial), Suharto Wardoyo (Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil) dan sejumlah pejabat lainnya. Dengan demikian, secara legalitas, ke 29 kepala SKPD tersebut terikat kontrak dan wajib menyelesaikan tanggung jawabnya sebagaimana tertulis dalam

Pemkot Beri Jatah Makan 6.014 Lansia Surabaya, BS - Pemkot Surabaya berkomitmen menjadikan kota yang layak ditinggali semua kalangan, tak terkecuali kaum lansia. Salah satu upayanya yakni dengan menggagas program pemberian makanan tambahan gratis bagi lansia kurang mampu. Hal tersebut diutarakan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Surabaya Supomo ketika menghadiri acara Pembinaan Karang Werda di Graha Sawunggaling Gedung Pemkot Surabaya. Supomo menjelaskan, yang menjadi sasaran program ini sebanyak 6.014 lansia miskin di Surabaya. Mereka akan diberi bantuan makanan dengan jatah satu kali setiap harinya. Mekanismenya, Dinsos akan menyerahkan bantuan terse-

BS/mn hadi

Lantik- Eko Haryanto memberi ucapan selamat kepada pengurus YGA yang baru saja dilantik

but kepada karang werda di tingkat kelurahan untuk selanjutnya didistribusikan kepada yang berhak. “Kalau tidak ada halangan, program ini sudah mulai berjalan pada bulan April

mendatang. Saat ini Perwalinya sedang digodok,” ujarnya. Selain pemberian makanan tambahan, Dinsos juga tengah menyiapkan sebuah panti jompo di kawasan Rungkut.

Panti tersebut akan difungsikan untuk menampung para lansia kurang mampu yang tidak memiliki keluarga. “Saat ini masih dalam tahap pembangunan, doakan jika sesuai rencana akan diresmikan tahun ini,” papar Supomo. Pembinaan karang werda sendiri dihadiri oleh 160 orang pengurus karang werda tingkat kelurahan. Supomo mengatakan, selama dua hari, yakni pada Kamis (15/3) dan Jumat (16/3), mereka mendapatkan beberapa pembekalan diantaranya tentang pemberdayaan lansia ditinjau dari perspektif hukum, upaya-upaya menuju karang werda berprestasi, pemahaman tentang kesehatan lansia, peningkatan kesejahteraan lansia melalui kewirausa-

haan, dan kebijakan pemerintah terhadap pembinaan karang werda. “Melalui pembinaan ini, diharapkan dapat tercipta organisasi karang werda yang mandiri dalam membantu menangani permasalahan sosial yang terjadi di masyarakat, khususnya dilingkungn para lansia,” tutur mantan Camat Kenjeran ini. Pada kesempatan itu juga dilaksanakan pengukuhan pengurus Yayasan Gerontologi Abiyoso (YGA) masa bakti 2011-2015 oleh Asisten IV Eko Haryanto yang mewakili Wali Kota Surabaya. YGA merupakan yayasan independen yang dibina oleh Dinsos yang salah satu fungsinya memotivasi para lansia agar lebih bersemangat menjalani hari tuanya.(hdi)

Walidha Tanjung Files, Ukir Rekor di Festival LanFang

Mainkan 11 Instrumen, 11 Jam Non Stop

Badan nggak capek. Tapi jari rasanya aneh. Jawaban itu diberikan oleh pemilik nama lengkap Walidha Tanjung Files seusai

mengiringi 250an orang membaca puisi dalam Puncak Festival LanFang pekan lalu. Memainkan 11 instrumen seorang diri selama hampir 11 jam merupakan pemecahan rekor pribadinya. “Ukurannya agak sedikit besar. Mungkin ini yang dinamakan bengkak,” jawabnya. F i l e s k y, panggilan akrabnya pada acara itu memainkan 11 alat musik yang terdiri dari bio-

la, cello, piano, gitar, perkusi, dan berbagai alat musik tiup seperti saluang, suling Sunda, suling Bali, flute Irlandia, khlui Thailand serta recorder. Filesky pun seakan tak percaya akan rekor pribadi yang dipecahkannya tersebut, karena ia menikmati setiap waktu pada saat memainkan 11 alat musiknya selama 11 jam tanpa henti. “Awalnya saya tertantang oleh tawaran dari Ketua Umum pelaksana Festival Lan Fang, Dr. Ananto Sidohutomo untuk berkolaborasi dengan seluruh pembaca puisi selama acara berlangsung, dan saya menyanggupi dengan penuh antusias,” ungkap Filesky. Filesky memainkan

alat musik tersebut satu per satu sesuai jenis puisi yang dibacakan para peserta. Apabila puisi itu berisi muatan emosional yang kelam dan mencekam, maka Filesky mengiringinya menggunakan alat musik cello dengan gesekan yang memacu emosi para penonton. Sedangkan apabila puisi tersebut mengekspresikan kesedihan, maka tiupan suling dan gesekan biola Filesky tak kalah mirisnya hingga membuat beberapa penonton meneteskan air mata. “Saya bisa bertahan,karena terbawa suasana haru biru dari para sahabat LanFang yang dengan gegap membacakan puisi,

saya berusaha menyelami ekspresi mereka, menyerap kata demi kata yang terlontar, lalu meresponnya dengan nada-nada dari instrument musik,” ceritanya yang tak sadar ikut menangis ketika Evita, seorang gadis berkursi roda yang membacakan puisi berjudul Bunda. “Aku kaget tuts pianoku basah. Ternyata airmataku menetes saat dia baca puisi,” aku pemilik karya surat untuk SBY dari SBY. Pemuda yang sebagian besar mempelajari alat music secara otodidak ini mengaku tidak dekat dengan sosok LanFang, namun semangatnya mampu mengispirasi Filesky dalam berkarya. “Biola tanpa kata adalah karya saya yang ter-

ispirasi LanFang. Itu sebuah pertunjukan teater gerak dan komposisi musik. Aku yang nulis naskahnya dan aku juga yang nulis komposisi musiknya,” kata mahasiswa Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatikta /STKW smester akhir itu. Ketua Umum pelaksana Festival Lan Fang, Dr. Ananto Sidohutomo mengatakan pembacaan puisi yang bertema Mom..please don’t die ini merupakan puncak rangkaian acara yang digelar sejak awal January 2012 lalu. “Acara ini digagas untuk mengali serta mengapresiasi nilai kemanusiaan dan sastra juga mengingatkan khususnya kaum ibu untuk tidak

menyerah atas penyakit,” katanya. Dalam acara ini juga di launching tiga karya terbaru LanFang yaitu Imlek Tanpa Gus Dur, Sonata Musim Kelima dan Ghirah Gatha. Ketiga buah hati Lan Fang, si kembar Vajra Yeshie Kusala,Vajra Virya Kusala dan Vajra Vidya Kusala yang turut hadir diwakili oleh Janet Gautama, adik kandung LanFang mengungkapkan terharu dengan perhatian pengagas festival ini. “Saat memasukiareainisayamerasa  LanFang ada di ruangan ini. Saya berterima kasih atas perhatian dan apresiasi masyarakat terhadap kakak saya,” ungkapnya. (dne)


EDISI 43/TAHUN 01, 19 - 25 MARET 2012

Bidik Investor Muda Instrumen investasi di Indonesia beragam jumlah dan bentuknya. Salah satu yang menjadi perhatian adalah penerbitan Sukuk Negara Ritel/Sukri yang menjadi incaran para investor muda dan baru melakukan investasi. Minimnya, resiko menjadi faktor Sukri banyak diminati dan adanya pendapatan tetap setiap bulan.

Financial Planner PT BRI Syariah, Ahmad Gozali, mengungkapkan, Sukri merupakan salah satu produk investasi yang memiliki nol persen resiko. Bahkan, Sukri memiliki keunggulan seperti adanya capital gain dan cashflow bagi para investor. Karena minim resiko investor Sukri merupakan para pemula yang memilih untuk bermain aman dan tidak ingin memiliki kerugian. Sukri, membidik para pensiunan yang mengharapkan nafkah rutin secara bulanan. Selain itu, wanita karier juga bisa memiliki investasi Sukri. Karena, lazimnya para wanita menghindari investasi dengan resiko tinggi seperti di bursa saham. Ia menyatakan, usia 30 keatas menjadi bidikan penjualan Sukri karena investasi ini merupakan investasi jarak menengah dengan renta waktu 3,5 tahun dan bunga 6,25 persen pa. “Pada usia ini, banyak hal yang ingin dicapai seseorang. Seperti memiliki rumah atau kebutuhan yang tidak mendesak,” ujarnya. Bahkan, BRI Syariah sendiri membidik 60 persen pangsa diusia ini. Selain itu, nilai investasi juga tergolong bisa dijangkau dengan Rp 1 juta perlembar dengan minimal membeli lima lembar. Dibandingkan investasi lain, Sukri memiliki keistimewaan. Antara lain, penerbitannya sesuai prinsip syariah dan telah mendapatkan fatwa serta opini syariah dari Dewan Syariah Nasional dan Majelis Ulama Indonesia/MUI. Aman karena pembayaran pokok dan imbalan sampai jatuh tempo dijamin negara. “Sukri bisa menjadi asset liquid bagi perbankan syariah karena dapat diperdagangkan, berpotensi memperoleh capital gain, dan dapat dijadikan agunan,” ungkapnya. Tak hanya itu, Sukri juga mengandung unsur adil karena adanya imbalan sukuk ritel sesuai imbalan pasar. Tingkat bunga Sukri juga lebih tinggi dari deposito Bank BUMN. Tingkat imbalan/ kupon tetap sampai jatuh tempo setiap bulan dengan ajak yang lebih rendah dibandingkan pajak deposito. Kehadiran Sukri sendiri setidaknya juga

Sukri bisa menjadi asset liquid bagi perbankan syariah karena dapat diperdagangkan, berpotensi memperoleh capital gain, dan dapat dijadikan agunan,” membawa manfaat bagi industri perbankan syariah. Salah satu manfaat yang bisa diambil adalah edukasi masyarakat, akan keberadaan bank syariah sebagai salah satu lembaga keuangan sesuai syariat. Ketua Asosiasi Perbankan Syariah Jawa Timur/Jatim, Ersyam Fansuri, menambahkan, meski menjadi agen penjualan Sukri 004, bank-bank syariah tidak mendapatkan pengaruh signifikan. Namun, Perbankan syariah bisa mengedukasi masyarakat lewat penjualan Sukri. “Dengan menjadi agen setidaknya, minimal perbankan syariah bisa memperkenalkan produk perbankan,” katanya. (ptr)

Alternatif Pilihan Investasi bagi Masyarakat

3

Sukri, Untungkan Industri Perbankan Syariah

Sabar - Petugas menjelaskan hal-hal penting terkait peluncuran program sukri kepada nasabah.

Ditunjuknya perbankan syariah men- luang bagi industri perbankan syariah dimasa akan dijual kembali dan dimasukkan tabun-

jadi agen penjualan Sukuk Negara Ritel/Sukri merupakan langkah positif untuk mengembangkan industri perbankan syariah. Hal ini tak lepas dari resiko nol yang harus ditanggung pihak perbankan syariah yang hanya sebagai agen penjualan saja. Bahkan, Sukri maupun jenis obligasi lain yang diterbitkan pemerintah diharapkan mampu menggantikan peran Surat Berharga Bank Indonesia/ SBI. Deputy Bidang Perbankan Kantor Bank Indonesia/KBI Surabaya, Sarwanto mengatakan, tidak ada peraturan khusus dari BI terkait dengan keikutsertaan perbankan syariah dalam penjualan Sukri yang memasuki seri 004 pada 2012 ini. Menurut dia, Sukri merupakan surat hutang pemerintah kepada masyarakat melalui penjualan di agen-agen yang ditunjuk oleh Departemen Keuangan/Depkeu setelah melalui seleksi dan syarat tertentu. Ikutnya perbankan syariah dalam penjualan Sukri, kata dia, merupakan suatu pe-

datang. Apalagi sebagai agen penjualan Sukri, perbankan syariah tidak menanggung kerugian sama sekali. “Mereka hanya sebagai penghubung antara pembeli dan penjual saja. Sehingga, bisa dikatakan nol resiko,” kata Sarwanto, kepada Bisnis Surabaya, beberapa waktu lalu. Selama ini, semakin kompleksnya kebutuhan dalam masyarakat turut mendorong industri perbankan menyediakan produk perbankan yang beraneka ragam. Termasuk Sukri yang diterbitkan pemerintah sebagai salah satu instrument investasi jangka pendek. Manfaat Sukri tidak hanya diterima masyarakat, tetapi keseluruhan akan berdampak pada pengembangan ekonomi syariah secara luas. Ia menambahkan, meski ada kecenderungan dana nasabah beralih ke Sukri. Kondisi ini tidak memiliki dampak negatif terhadap pertumbuhan perbankan syariah. “Memang ada potensi kearah sana, tetapi hal itu tidak berlangsung lama karena ada kemungkinan

gan kembali,” ujarnya. Hal ini terjadi lantaran, setiap orang memiliki karekter berbeda-beda dalam memilih produk investasinya. Meski tidak ada peraturan khusus BI terkait kegiatan jual beli Sukri, namun Sarwanto, menyatakan, setiap bank telah membuat laporan tersendiri terkait kegiatannya menjual Sukri. “Bank Umum, memang telah diatur bagaimana syarat dan ketentuan terkait obligasi. Sementara Bank Syariah masih akan disusun,” kilahnya. Keberadaan Sukri diharapkan mampu menjadi alat likuiditas bagi perbankan syariah. Sehingga, semua dana tidak terpusat pada satu titik pembiayaan. Sukri juga bisa menjadi sarana alternatif bagi perbankan untuk berinvestasi. “Kami berharap kehadiran Sukri maupun obligasi lainnya bisa menggantikan SBI yang selama ini juga berperan sebagai alat utang pemerintah. Sehingga jumlahnya bisa berkurang,” katanya. (ptr)

Resiko Nol, Aman bagi Investor Kondisi ekonomi global yang tidak menentu mendorong para investor berburu instrument investasi yang aman dan minim resiko. Nominal Sukuk Negara Ritel/Sukri yang relaif murah hanya Rp 5 juta menjadi alternatif pilihan investasi bagi masyarakat. Hal ini lantaran Sukri yang terkenal minim resiko.

Pakar Ekonomi Syariah dari Univesitas Airlangga/Unair Surabaya, Imron Mawardi, mengatakan, Sukri merupakan surat berharga yang diterbitkan Negara, sehingga memiliki resiko nol. Melihat adanya penurunan suku bunga Sukri dari 12 persen saat pertama kali ditawarkan hingga menjadi 6,25 persen merupakan indikasi program pemerintah tersebut sukses. “Program ini cukup sukses terbukti dari besarnya antusias masyarakat dan tampak dari bunga pengembalian pemerintah yang awalnya 12 persen menurun menjadi 6,25 persen,” kata Imron, kepada Bisnis Surabaya, pekan lalu. Hal ini menjadi catatan sendiri bagi pemerintah karena program Sukri ternyata mendapat sambutan dari masyarakat. Faktor lain yang membuat produk Sukri laris di pasaran adalah harganya yang relatif terjangkau Rp 5 juta. Sementara awalnya, harga mencapai Rp 5 miliar perlembar. Melihat kondisi ekonomi global yang kurang

baik, ada yang memberikan imbas pada perubahan ekonomi. Sebagai salah satu investasi yang memberikan pendapatan tetap setiap bulannya bisa menjadi instrument investasi berbasis syariah. Sehingga, merasa aman bila melakukan investasi, terutama bagi investor baru yang biasanya lebih memilih investasi aman dan minim resiko. Menurut Imron, kehadiran Sukri diharapkan mampu mendongkrak dominasi investor besar karena selama ini mereka yang lebih banyak mendulang keuntungan dari terbitnya surat berharga negara. “Selama ini, hanya sebagian kecil masyarakat golongan menengah yang terjun di investasi. Dengan hadirnya Sukri, masyarakat mendapat alternatif untuk mencari instrumen investasi lain seperti emas. Ini tak lepas dari harga Sukri sangat terjangkau sebesar Rp 1 juta perlembar dan masyarakat bisa membeli minimal Rp 5 juta. Sebenarnya, masyarakat menengah juga telah melakukan investasi walau kecil-

Kolom Surabaya TV

Aset Bank Syariah Rp 1 Triliun

P

ertumbuhan Bank Syariah di Jawa Timur/Jatim, saat ini cukup menggembirakan. Pasalnya, dari semua unit usaha syariah yang dulu masih bergantung pada bank induknya, mayoritas telah berdiri menjadi bank syariah. Seiring dengan semakin berkembangnya Bank Syariah di Jatim, ternyata berdampak pada aset bank syariah. Kini aset mereka, telah mencapai Rp 1Trliun. Tingginya aset Bank Syariah di Jatim, tidak semata-mata terjadi dengan sendirinya. Namun, berkat usaha kemandirian para unit usaha syariah di Jatim, yang semakin terus berkembang menjadi Bank Syariah. Sehingga, mengalami peningkatan yang begitu pesat. Hal itu dikemukakan Consumer Marketing Manager BRI Syariah, Eric Kurniawan. Menurut dia, perkembangan Bank Syariah di Jatim, kian pesat dari tahun ke tahun. Dimana, pada penghujung tahun 2009, aset perbankan syariah sekitar Rp 50 milyar. Namun, pada 2012 ini, peningkatan aset tersebut sangat signifikan. Yakni hingga Rp 1 triliun. Ia menambahkan, kedepan pertumbuhan Bank Syariah di Jatim, diperkirakan lebih pesat dari yang ada saat ini. Hal ini dikarenakan, mayoritas bank syariah di Jatim telah bersinergidengan bank-bank konvensional.(dedy tri)

Indikator - Panel komputer untuk melihat sejauh mana pelaksanaan program Sukri.

kecilan. Dengan adanya Sukri diharapkan mereka akan lebih aktif dan bisa menikmati keuntungan yang diberikan pemerintah. “Ini karena siapa saja boleh membeli,” tandasnya. Apalagi, kata Imron, menabung diperbankan juga tak menarik lagi. Karena hanya nasabah dengan nominal tertentu yang mendapat bunga tabungan. Bunga deposito sendiri juga mengalami penuruanan menjadi 5,5 persen. Ia menambahkan, Sukri yang beredar di masyarakat saat ini berada di secondary market. Sehingga, belum ada wadah yang mempertemukan secara langsung antara pembeli dengan penjual. Kecenderungan, masyarakat yang ingin menjual kembali Sukri bisa menghubungi agennya untuk dijualkan. Kodisi ini bisa memberikan capital gain bagi industri perbankan syariah. Selain itu, keberadaan Sukri juga mendorong perbankan syariah untuk lebih jeli menempatkan dananya. Bila memungkinkan, bisa menempatkan dananya untuk berinvestasi syariah. Meski di Indonesia terjadinya capital gain masih kecil kemungkinannya. Sukri, kata Imron, diharapkan semakin menggairahkan industri perbankan syariah. Karena nilai yang dikeluarkan pemerintah cukup besar. Misalnya saja Sukri 004 dimana pemerintah menawarkan sebesar

Imron Mawardi Pakar Ekonomi Syariah dari Unair Surabaya

Selama ini, hanya sebagian kecil masyarakat golongan menengah yang terjun di investasi. Dengan hadirnya Sukri, masyarakat mendapat alternatif untuk mencari instrumen investasi lain seperti emas.

Rp 11 triliun kepada masyarakat. Terkait bergesernya dana nasabah perbankan syariah untuk dialihkan di Sukri, Imron menilai, mungkin saja hal itu terjadi. Namun, menurut dia, setiap nasabah perbankan mempunyai karakter dan kebutuhan yang berbeda-beda terhadap produk yang ditawarkan. “Lazimnya, dana yang digunakan masyarakat untuk investasi benar-benar dana yang menganggur sehingga tidak digunakan dalam waktu dekat,” jelasnya. Ia mengungkapkan bila dimasa mendatang produk Sukri tetap diterbitkan oleh pemerintah untuk menutup deficit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara/APBN. Selama pemerintah belum mampu mencukupi kebutuhan anggarannya lewat pajak, maka sukuk ini akan tetap menjadi pilihan pemerintah untuk menghimpun dana dari masyarakat. Hanya saja dia menyesalkan, seandainya dana sukri yang masuk ke kas negara digunakan untuk menambal sulam hutang pemerintah yang mencapai triliunan dollar. “Pemerintah harus bisa menjaga prinsip syariah, kehati-hatian. Jangan sampai karena tidak diatur secara transparan bisa menyebabkan hukumnya menjadi riba,” katanya. Karena itu, dana Sukri diharapkan dapat menjadi salah satu sumber dana pemerintah untuk pembiayaan di sektor riil. (ptr)


PENDIDIKAN EDISI 43 /TAHUN 01, 19 - 25 MARET 2012

Hip Hop

Pemkot Latih 4.450 Perempuan Gakin Surabaya, BS-Setelah dinobatkan sebagai Kota Peduli Perempuan pada 18 Januari lalu, Surabaya makin gencar merealisasikan program-program yang mampu memberdayakan perempuan. Sebanyak 4.550 perempuan keluarga miskin di Kota Surabaya berkesempatan mendapatkan pelatihan keterampilan yang diselenggarakan oleh Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapemas) Kota Surabaya. Mereka akan dilatih beberapa jenis keterampilan selama dua hari. Kabapemas Antiek Sugiharti mengatakan, keterampilan yang akan diajarkan antara lain membuat kue kering, mengolah masakan, menjahit, tata rias, aneka usaha peralatan dan produk rumah tangga, menjahit kreatif, hingga pembuatan berbagai handycraft (kerajinan tangan). “Sebanyak 62 kelas pelatihan dilaksanakan di 19 kecamatan. Rangkaian kegiatannya dimulai 13 Maret sampai 25 April 2012,” ujarnya. Pelatihan ini, lanjut Antiek merupakan lanjutan dari pelatihan dasar yang telah digelar tahun lalu yang diberikan kepada 14.000 perempuan keluarga miskin. Dari sana terbentuk 560

Hiasan- Para Peserta menunjukkan hiasan jilbab hasil karya pelatihan

kelompok swadaya masyarakat (KSM) yang terdiri dari 163 KSM makanan, 40 KSM menjahit dasar, 73 KSM tata rias dan salon, 66 KSM peralatan dan produk rumah tangga, 61 KSM menjahit kreatif, 54 KSM handycraft media kain, 46 KSM handycraft daur ulang dan 57 KSM handycraft manik-manik. Saat ini, salah satu pelatihan yang sudah berjalan yakni pelatihan manik-manik yang dilaksanakan di pendopo Keca-

matan Tambaksari pada Rabu (14/3). Tak kurang dari 104 perempuan terlihat asik berkutat dengan hiasan bros dan gelang hasil karyanya sendiri. Para peserta yang hadir saat itu datang dari lima kecamatan diantaranya Rungkut, Sukolilo, Gubeng, Tenggilis, dan Tambaksari. Menurut Oky Mia Octaviany selaku pemberi materi, para peserta sangat bersemangat dan memiliki potensi untuk berkembang. Ia mengajarkan tips dan

tata cara membuat hiasan manik-manik, selanjutnya para peserta mengembangkan sendiri idenya dengan desain ciptaanya sendiri. “Beberapa peserta bahkan sudah ada yang menunjukkan ke saya inovasinya sendiri, padahal saya hanya memberi materi dasarnya saja. Ini jelas sesuatu yang sangat positif,” tutur pengarang buku “Cantik dengan Rangkaian Manik dan Batu” ini.

4

Banyak Adopsi Tarian Daerah

Manfaat pelatihan ini dirasakan oleh Sri Utami (44) salah seorang peserta. Melalui program ini, ia mengaku mendapatkan tambahan ilmu sehingga bisa lebih berkreasi dalam membuat aneka hiasan manik-manik. Sri sebenarnya sudah menggeluti usaha manik-manik kecil-kecilan sejak ia mengikuti pelatihan serupa tahun lalu. Beberapa produk yang dihasilkannya antara lain gelang, kalung, bros, dan hiasan jilbab. Namun, skalanya masih produksi berdasarkan pesanan. “Saya hanya produksi kalau ada orang yang pesan. Kedepan saya ingin mengembangkan usaha, makanya saya ikut pelatihan ini agar modelnya lebih variatif sehingga orang lain bisa tertarik,” tukas ibu 1 anak ini. Antiek menambahkan, setelah pelatihan KSM_KSM tersebut juga mendapatkan pendampingan selama tiga bulan serta bantuan peralatan kerja dan fasilitasi pemasaran. “Lebih lanjut, perlu pembinaan bagi KSM-KSM guna memenuhi persyaratan perkembangan usahanya, seperti perizinan usaha, keamanan dan desain kemasan produk,teknologi tepat guna dan sebagainya,” pungkasnya.(hdi)

Perkembangan Hip Hop di Indonesia saat ini tak hanya milik kalangan tertentu saja. Tak hanya remaja bahkan sejak usia anakanak banyak yang sudah mempelajarinya. Sebut saja Brandon de Angelo, pentolan Indonesia Mencari Bakat (IMB) yang sukses berkat tarian hip hop. Namun sayangnya penari hip hop masih tidak dihargai. Menurut pemilik sekolah tari G-center Ferdinand Jonas walau asalnya dari Amerika, hip hop Indonesia memiliki ciri khas sendiri. “Contohnya saja gerakan yang dibawakan Brandon, banyak yang diadaptasi dari tarian daerah. Bahkan Micheal Jacksonpun pernah membawakan hip hop dengan mengadopsi gerakan tari Indonesia dalam lagu remember the time,” katanya. Selain itu, permasalah juga timbul karena penari itu sendiri tidak menghargai dirinya sendiri. “Banyak penari yang kurang menghargai dirinya sendiri, mereka memilih menurunkan harga jualnya agar mendapatkan job,” lanjutnya. Didasari hal tersebut, G center school of creative menyelenggarakan Heroes Dance camp yang bertujuan mengumpulkan penari seluruh Indonesia dan membekali mereka tak hanya skill namun juga kepribadian. “Dalam camp ini kami sengaja mengundang koreografer internsional dari Jepang, Singapura dan Malaysia. Tak hanya mereka, namun juga ada personality development Reginald Solaiman dari Jakarta,” terangnya. “Boleh aja menari hanya sekedar hobi namun kenapa tidak nantinya menjadi profesi,” lanjut pembimbing Pembimbing Last minute itu. Oleh karena itu Ferdinand ingin para penari khususnya hip hop dapat memiliki skill yang tinggi, mepunyai karekter dan etika kerja yang baik, serta dapat menghargai dirinya.“Selain itu saya ingin para penari dapat meningkatkan kapasitas masing-masing dan meningkatkan level mereka,” tandasnya.(dne)

Pekerja dan Pejuang Keras Wisudawan Stiba-ABA

Selalu Ada Jalan jika Mau Berusaha Siapa bilang bekerja menjadi halangan untuk juga belajar. Setidaknya tiga lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Asing Satya Widya ini berpendapat sama. Firdaus Ratna Putra sejatinya sudah bekerja sebagai Surabaya Respresentative, Marketing and operasional manager sebuah perusahaan swasta. Namun ayah dua anak ini ingin memperluas wawasannya dengan belajar lagi. “Menurut saya bahasa Inggris merupakan bidang ilmu yang sangat luas. Karena komunikasi dalam bahasa Inggris penting dalam dunia kerja,” ungkapnya yang mengaku walau berat namun harus pintar membagi waktu antara keluarga, pekerjaan dan kuliah. “Mengawali dengan berat dan mengakhiri penuh syukur,” ungkapnya selepas di wisuda. Dalam wisuda ke 27 kali ini, Stiba Satya Widya meluluskan 58 mahasiswa dengan empat diantaranya meraih cumlaude. Ketua Stiba Satya Widya Dra Chatarini SNL, M.Pd dalam sambutannya mengajak para lulusan harus mampu mengaplikasikan ilmunya dengan diimbangi dengan tehnologi. “Saat ini tehnologi dan bahasa tidak dapat dipisahkan, sebagai contoh aplikasi blackberry dan smarphone lainnya pasti menggunakan bahasa inggris oleh karena itu keduanya harus jalan berimbang,” katanya. Saat ini 75 persen mahasiswa Stiba Satya Widya adalah pekerja yang

mengambil kuliah malam. “Ditempat kami memang memberikan pilihan kepada mahasiswanya untuk belajar, selama mata kuliah dan dosennya sama mereka dapat ikut kelas pagi atau malam,” lanjut Chatarini. Romy Subiono (33), dan Diana Misesani (35) adalah contoh lain yang mempertegas citra Stiba-ABA sebagai kampus fleksibel. Romy sendiri harus menunggu 13 tahun untuk mendapatkan gelar sarjana karena menunggu kesempatan. Sementara Diana malah 15 tahun. Karena itu, ia merasa beruntung karena Stiba Satya Widya memberi solusi tepat bagi para siswa yang kuliah sembari bekerja. Romy maupun Diana merupakan terlihat sumringah saat di temui di acara wisuda Satya Widya STIBA-ABA di Hotel Novotel. Kebahagian jelas terpancar dari raut wajah mereka. Menurut cerita Romy, ia telah telah cukup lama menanti hal ini lantaran ia terpaksa harus berhenti kuliah di semester tujuh di tahun 1998 karena sang Ayah yang selama ini menjadi penopang hidup keluarga meninggal. Hal tersebut pun menyebabkan Romy harus berhenti kuliah untuk menghidupi dirinya sendiri. “Saya terpaksa harus menanggalkan perkuliahan saya dan mencari pekerjaan. Pikir saya saat itu harus bertahan hidup dulu baru kemudian melanjutkan kuliah kembali. Apalagi tempat saya kuliah sangat membantu bagi siswa yang bekerja, ” akunya.

Surat Pembaca ..

Penguna Jalan Yang Kecewa

Sudah tak terhitung banyaknya saya melewati jalan yang ada di kawasan Ruko-ruko Pertokoan yang ada di Kawasan Rungkut Mega Raya. Kawasan dengan banyak kendaraan bermotor yang entah berapa jumlannya yang telah melewatinya. Tapi kerusakan yang ada tepat di tengah jalan perempatan membuat tidak nyaman. Seringkali pengendara yang lewat dari arah Nginden harus terkena jalan yang bolong dan tidak nyaman. Apalagi, jalanan yang rusak tersebut sulit dihindari lantaran merupakan tikungan yang cukup tajam tidak seperti jalanan lurus yang jika ada yang rusak kita mudah untuk menghindarinya.

Cumlaude-Lulusan terbaik Stiba Satya Widya

Lebih lanjut, Romy pun mengawali pekerjaannya sebagai Kepala Perpustakaan di Sekolah Dasar (SD) Alam Insan Mulia di Kawasan Medoan. Tahun demi-tahun pun dilewati oleh Romy yang semakin tinggi jabatannya. “Setelah sekian lama saya akhirnya dapat menjabat Wakil Kepala Sekolah (Wakasek). Saya pun memutuskan untuk melanjutkan kuliah saya yang tertunda sekian lama,” paparnya. Hari-hari yang berat yakni bekerja dan kuliah pun dilalui Romy agar impinya menjadi sarjana yang selama

ini tertuda dapat ia wujudkan. Rutinitas yang padat dan waktu yang sangat mepet menjadi kegiatan sehari harinya. “ Saya memulai rutinitas pekerjaan setiap harinya pukul 06.30-17.00. Kemudian, saya harus bersiap berangkat kuliah pada pukul 18.00. Dengan waktu yang serba terbatas saya terkadang harus mandi di Sekolah. Dari jam 18.00- 21.00 saya selesai. Kemudian tak berhenti disitu saya harus mengerjakan tugas pekerjaan dan tugas kuliah terkadang hingga jam 00.00. Saya pun hanya bisa tidur beberapa jam saja ka-

Saya berharap jalanan tersebut cepat di perbaiki. Terlebih mengingat kejadian teman saya yang terpleset di sekitar jalan rusak beberapa waktu lalu. Nur Arifin, Warga Rungkut Damri

Risih Pelanggan Warnet dan Game Online Sebagai warga kampung yang tahu akan sopan santun, saya merasa terganggu dan risih terhadap warnet dan game online yang ada di dekat rumah saya. Bagaimana tidak, setiap hari terlihat banyak sekali anak-anak seko-

dang dalam satu hari saya hanya tidur 3 jam,” akunya. “Namun, hal tersebut tidaklah siasia. Akhirnya, saya mendapatkan apa yang selama ini saya inginkan. Saya percaya selalu ada jalan jika kita mau berusaha, sesulit apa pun pasti ada jalannya. Dan keberhasilan saya ini tidak lepas dari dukungan Ibu saya, Universitas saya dan Istri saya. Kini saya harus mengejar impian saya lainnya yakni mendirikan Sekolah sendiri,” paparnya. Nah hal yang berbeda dialami oleh

Diana, salah satu sarjana starata StibaAba lainnya, setelah merantau ke Surabaya dari tempat asalnya Jember ia berencana untuk bekerja sembari Sekolah di Kota Pahlawan. Namun, Diana sadar hal tersebut tidak dapat dia lakukan untuk saat itu. Menurut cerita Diana, Sesungguhnya ia pernah di tawari orang tuanya untuk kuliah di jurusan ekonomi di Universitas Jember. Namun Diana menolak karena jurusan tersebut tidak ia sesuai dengan keinginannya. Diana pun memutuskan untuk merantau ke Kota Pahlawan. Setibanya di Surabaya diana pun harus mencari kerja untuk menghidupi kehidupannya di Surabaya. Namun lantaran kerjanya sibuk dan sulit mencari waktu luang untuk meneruskan kuliah. Diana pun memutuskan untuk menunda keinginannya untuk kuliah. Baru pada tahun 2006 ia bisa meneruskan kuliah kembali. “Saya baru bisa kuliah di tahun 2006 karena pada tahun itu saya mendapat pekerjaan yang sedikit lebiah baik yaitu penjaga Perpustakaan dan waktu yang cukup untuk mengambil kuliah malam dan saya mengambil jurusan yang selama ini saya inginkan yaitu academi bahas asing,” terang salah satu penyandang ip terbaik di wisuda itu. Lebih dalam, meski dalam keadaan yang super sibuk akhirnya Diana dapat menyelesaikan kuliahnya. Dengan menyandang salah satu pemilik nilai terbaik di jurusannya.(dne/ndk)

lah yang bergerombol di tempat itu dengan masih menggunakan seragam sekolah. yang paling mengecewakan lagi mereka datang di saat jam-jam sekolah. Apakah sekolah tidak mengecek murid-murid nya, apa ada yang membolos atau tidak. Karena tidak jarang saya melihat mereka sedang merokok atau minum minuman keras di tempat terbuka. Mohon tanggapan dari pihak yang berwajib untuk merespon masalah ini. Pak Jon, warga Jetis

Pemimpim umum : ABG Satria Naradha, Penanggungjawab : Suryawan, Pemimpin Perusahaan : Nyoman Sudapet, Redaktur Pelaksana : Bambang Wiliarto, Redaktur : Edy Joko Pranoto, Sekretaris Redaksi : Suci Laraswati, Anggota Redaksi : Antonius Andhika, Dinie Pravita MD., Diyah Khoirunnisa, M. Nafan Hadi, Putri Rahayu, Prawita Hutajulu, Sidoarjo : Rino Tutuko, Malang : Teguh Windarto, Iklan/Marketing : Noor NH, Andika Purnomo, Sirkulasi : Kasnoto, Desain Grafis : Iwan Budi Hartanto, M. Hadi Widjaja, Alamat Redaksi/Iklan/Sirkulasi : Permata Darmo Bintoro 22 -23 Jalan Ketampon Surabaya, Telp. 031 5668432, 5633456. Fax. 031 5675240. Email : editor_bisnis@yahoo.co.id, Perwakilan : Jalan Kepiting 100 X , Telp.0333 1417578 Banyuwangi, Jalan Kepundung 67 A, Telp. 0361 225764, 225765. Fax. 0361 227418 Denpasar, Jalan Palmerah Barat 21 F, Telp. 021 5357602. Fax. 021 5357605 Jakarta. Penerbit PT Tarukan Media Dharma. Iklan Peluang Emas Tarif Iklan Mini/Baris : Rp 11.000 (30 Karakter) minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Iklan Display B/W : Rp 10.000/mmk, Iklan Display Full Colour : Rp 15.000/mmk, Advertorial B/W : Rp 5.000/mmk, Advertorial Colour : Rp 10.000/mmk, Iklan Keluarga/ Sosial : Rp 5.000/mmk. Informasi dan Pemasangan Iklan Hubungi : 031 5668432/5633456, Fax. 031 5675240 • WARTAWAN BISNIS SURABAYA SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL , DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APAPUN DARI NARASUMBER


JAWA TIMUR EDISI 43 /TAHUN 01, 19 - 25 MARET 2012

5

Ekspor Jatim Tumbuh Signifikan Roda perekonomian Indonesia terus berputar meski krisis Eropa-Amerika terus menghantui. Perlahan namun pasti harapan pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini ada di sektor Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Semenjak di pegang oleh Dahlan Iskan, perubahan dan perkembangan sektor ini sangat segnifikan.Terbukti infrastruktur transportasi, kelistrikan, dan ketersediaan gas mulai berbenah, meski akselerasi pembangunan infrastruktur, pembenahan birokrasi, dan pemberantasan korupsi yang konsisten, pertumbuhan ekonomi Indonesia dinilai oleh pengamat Ekonomi dan Politik tidak akan pernah beranjak dari 6- 6,5 persen. Sedangkan di Jatim, berdasarkan data BPS Jatim edisi Februari 2012 secara akumulatif, nilai ekspor Januari-Desember 2011 mencapai USD 19.029,06 juta atau naik sebesar 35,18 persen dibanding ekspor periode yang sama tahun 2010 yang mencapai USD 14.076,48 juta. Ekspor migas Jatim mencapai USD 1.627,84 juta atau naik 6,05 persen dibanding ekspor migas periode yang sama tahun 2010 yang mencapai USD 1.534,93 juta. Sedangkan ekspor non migas Jatim mencapai USD 17.401,23  juta atau naik sebesar 38,75 persen dibanding tahun 2010

yang mencapai USD 12.541,55 juta. Selama 2011, tembaga merupakan komoditas ekspor non migas terbesar diikuti bahan kimia organik, dan kertas/karton. Sedangkan negara tujuannya ekspor non migas Jatim 2011 terbesar ke Jepang, kemudian China, Amerika Serikat, Malaysia, dan Afrika Selatan. Sedangkan menurut sektor, ekspor hasil pertanian serta hasil pertambangan dan lainnya periode Januari-Desember 2011, nilai ekspor hasil pertanian sebesar USD 1.118,24 juta atau naik 17,74 persen, hasil industri sebesar  USD 16.243,04 juta atau naik 40,51 persen dan hasil pertambangan dan lainnya sebesar USD 39,94 juta atau naik 24,17 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Dari angka tersebut menunjukan bahwa sektor impor indonesia masih sangat dominan meski perlu suatu pembenahan di sektor lain seperti BUMN. Bangsa ini telah lama menantikan kehadiran BUMN sebagai pelopor pembangunan. Tentnya berharap BUMN bisa menjadi garda terdepan perekonomian negeri ini. Namun, hal itu terwujud bila para politikus, pejabat negara, dan pengelola BUMN memiliki sifat kenegarawanan yang baik agar bisa mewujudkan itu. BUMN tidak boleh lagi menjadi sapi perah untuk

memupuk kekayaan pribadi dan kelompok bila ingin mewujudkanya guna mengaet pebisnis menginvestorkan saham di negeri ini untuk menyerap banyak tenaga kerja. Sehingga pemimpin yang mampu membangkitkan optimisme masyarakat, terutama generasi muda. Dengan keteladanan, kita berharap munculnya wirausahawan muda yang kuat dalam iklim usaha yang kondusif. “Jangan sampai perekonomian negeri ini justru menurun akibat pengelolaan yang tidak berkualitas yang justru menghambat roda ekonomi negeri ini Artinya kinerja ekonomi negeri ini sangat bergantung kepada kualitas pelaku usaha dan pembuat kebijakan. Sebagai pemegang kebijakan, pemerintah harus mengelola pembangunan dengan melihat berbagai sisi, seperti politik, ekonomi, sosial, dan budaya. Pemerintah harus menetapkan sumber daya manusia yang tepat untuk menangani bidang strategis, bidang kritis, dan bidang operasional. Sehingga diperlukanya pemimpin dan pejabat yang visioner. Bangsa ini tidak membutuhkan orang-orang instan yang gagap dalam mengelola negara. Pengamat Ekonomi Politik Unair Surabaya Sri Kusreni memaparkan, Bangsa ini perlu lebih serius mengembangkan sistem distribusi yang me-

Kantor Dinsosnaker Bakal Dipindah

 Sidoarjo, BS - Pasca insiden pengerusakan kantor Dinsosnaker di Jalan Raya Jati, pihak aparat Kepolisian Resort Sidoarjo masih belum menetapkan tersangka. Padahal, puluhan buruh sudah diperiksa intensif. “Masih belum ada penetapan tersangka dan penetapan penahanan, kami masih lakukan pemeriksaan mendalam” ujar Kapolres Sidoarjo AKBP Marjuki saat di konfirmaasi pekan lalu. Sementara itu, terpisah, Bupati Sidoarjo H. Siafulillah mengatakan, pihaknya berencana memindahkan kantor Dinsosnaker dari Jalan Raya Jati, ketempat yang lebih aman. “Kami

akan memindahkan kantor Dinsosnaker di lokasi yang dekat dengan kantor polisi, namun untuk lokasinya yang tepat kami masih fikirkan. Yang jelas kantornya akan kita pindahkan ke lokasi y a n g aman, sebagai bentuk antisipasi demo susulan,” paparnya. M e nyikapi soal tuntutan buruh untuk meniadakan outsorching, pemerintah daerah tidak bisa berbuat banyak dan tidak ada kewenangan untuk membubarkan outsorching. “Untuk outsorching itu haknya perusahaan, kami tidak punya kewenangan,” ujarnya usai tatap muka

dengan beberapa Kepala Dinas di Pendopo. Sementra Jamaludin, Wakil sekertaris Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Sidoarjo, menegaskan bahwa aksi anarkis buruh yang kemarin dilakukan, dipicu rasa kecewa buruh outsourching kepada aparat Dinsosnaker Sidoarjo. Pasalnya, berulang kali buruh meminta nota hasil pemeriksaan terkait pengaduannya terkait pelanggran outsorcing dan pelanggaran normative lainnya, tetapi tidak ada kejelasan.   Seolah Dinsosnaker melegalkan outsourching. Sesuai ketetapan MA no 27 tahun 2011 bahwa outsourching bertentangan dengan UUD 1945. Ucap dia, nota hasil pemeriksaan pelanggaran yang pernah dilaporkan, juga tak pernah ada., Tidak seperti Dinsosnaker daerah lainnya, be-

gitu ada laporan, ditindak lanjuti. “Masa kami kerja sudah puluhan tahun, tetap saja jadi outsourching, tidak diangkat jadi karyawan. Laporan pelanggaran juga tak direspon oleh dinsosnaker. Kami akan melaporkan masalah ini ke Komnas HAM,” terang Jamal.  Lebih jauh, Jamaludin mengatakan, dengan adanya perusahaan Outsorching ini, nasib para buruh kebanyakan tidak jelas. Sistem outsourcing juga mengakibatkan buruh mudah dipecat,   sulit berserikat,   berupah murah dan tidak ada jaminan social. “Terlebih lagi, nampak kelihatan pegawai   dinsosnaker sidoarjo cenderung membela pengusaha dibandingkan memperjuangkan nasib buruh, kami berencana akan menggelar demo besar-besaran,” tandasnya (Rin)

madai. Tentunya berharap Kementerian BUMN bisa merealisasikan janjinya untuk menyelesaikan permasalahan infrastruktur transportasi, kelistrikan, dan ketersediaan gas. Tanpa adanya akselerasi pembangunan infrastruktur, pembenahan birokrasi, dan pemberantasan korupsi yang konsisten, pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak akan pernah beranjak dari 6- 6,5%. Tentunya hal yang terpenting adalah perubahan sikap mental kalangan birokrasi di negeri ini, baik di pusat maupun di daerah. Saat ini, birokrasi di negeri ini masih menjadi momok bagi para pebisnis. Berdasarkan informasi yang berhasil Bisnis Surabaya himpun, peringkat kemudahan berbisnis Indonesia jauh tertinggal dibandingkan dengan negara-negara Asia Tenggara. Di antara 178 negara, posisi Indonesia berada di urutan ke- 126. Asumsinya semua komponen bangsa membangun semangat untuk mencapai tujuan bersama. Untuk itu, pemerintah harus bisa menciptakan arah pembangunan yang jelas. “Indonesia harus mampu menuntaskan tiga masalah mendasar yang membebani langkah negeri ini, yakni masalah infrastruktur, birokrasi, dan korupsi,” papar dosen fakultas Ekonomi ini. Sebab jika ketiga masalah utama itu teratasi, menurutnya yakin negara

ini mampu menaikkan penerimaan pajak sekaligus meningkatkan kesejahteraan rakyat yang terefleksikan melalui tingkat pendapatan per kapita yang tinggi. Kendati demikian, nyatanya sampai saat ini justru sektor UKM yang banyak memberikan kontribusi devisi negeri ini.”Kita lihat saja Kinerja ekspor Jatim kini tidak lepas dari kerja keras dan inovasi para pelaku usaha dan UKM sebagai pahlawandevisa,” katanya Oleh karena itu, sambung wanita ini, sebagai bentuk apresiasi Pemprov Jatim memberikan penghargaan kepada para eksportir yang telah berprestasi menyumbangkan devisa bagi Jatim sekaligus memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi di Jatim. Bahkan Gubernur Soekarwo sendiri menargetkan, pada tahun 2012 nanti perekonomian Jatim akan tumbuh 7,5 persen. Optimisme itu bukan hanya sekedar target. Tetapi karena Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) yang tetap tinggi di tengah hempasan gelombang krisis utang Eropa. Kondisi itu mengindikasikan pembangunan Jatim melaju cepat pada jalurnya (on the track). “Sejalan dengan peningkatan investasi, industri pengolahan juga terindikasi terus melaju dengan ke-

cepatan tumbuh yang semakin besar. Ekspansi pada industri pengolahan ini sangat membesarkan hati karena akan disertai penyerapan angkatan kerja di sektor formal” kata Gubernur Jatim Soekarwo belum lama ini. Dengan torehan pertumbuhan ekonomi Provinsi Jatim 2011 silam merupakan cermin hasil sinergitas kinerja dari berbagai program kegiatan pada beberapa subagenda antara lain revitalisasi pertanian dan pengembangan agroindustri/agrobisnis, kemudian pemberdayaan koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), peningkatan investasi, ekspor, nonmigas dan pedagangan dalam negeri, serta terakhir peningkatan daya saing industri manufaktur. Dengan dibuktikan meningkatkan akses pasar bagi produk pertanian dan menekan margin atau selisih harga produk pertanian di tingkat petani dengan harga di tingkat konsumen, pada bulan Juli 2010 Pemprov Jatim telah meresmikan  Pasar Induk Agribisnis Puspa Agro yang berlokasi di Kecamatan Jemundo, Kabupaten Sidoarjo. Dengan nilai transaksi rata-rata per hari mencapai sekitar Rp 2,5 miliar dengan jumlah pengunjung rata-rata 7.000 orang/hari dan pada hari libur bisa mencapai 12.000 orang pengunjung.(ton).

Revitalisasi Pasar Taman, Jangan Bebani Pedagang Sidoarjo, BS - Keberadaan Pasar Taman di Kabupaten Sidoarjo mulai dilirik Investor, pasar tradisoanal yang dicap banyak kalangan dengan kondisi semrawut tersebut, menjadi incaran CV Bangun Persada untuk merevitalisasi menjadi kawasan plaza, dengan peningkatan status pasar tradisional yang moderen. Sedikitnya ada tiga poin sasaran revitalisasi yang  di paparkan manajeman CV Bangun Persada, di depan pimpinan daerah, anggota DPRD Sidoarjo, SKPD terkait, Jum’at (9/3) di Pendopo Delta Wibowo. Diantaranya, revitalisasi Terminal Transit Terpadu, revitalisasi Pasar Burung yang usia bangunannya sudah mencapai 20 tahun serta mengoptimalkan daya tampung, dan merelokasi TK Dharmawanita Persatuan Taman yang saat ini letaknya dekat jalan. Direktur CV Bangun Persada, Moch Nasuchah, dalam pemaparannya mengatakan konsep pembangunan revitalisasi dan pembangunan terminal terpadu ini, sebagai bentuk penataan kawasan Taman menjadi kawasan bisnis yang mengabungkan pasar tradisional, terminal angkutan kota dan pasar semi modern. “Diharapkan Plaza Taman menjadi   icon

Kabupaten Sidoarjo, ” terang Nasuchan. Wakil Bupati Sidoarjo, MG Hadi Sutjipto mengakui jika kondisi pasar taman memang semrawut, pihaknya merasa tergugah adanya Inisiator dari Investor untuk menyulap Pasar Taman jauh lebih indah. “Kami akan selalu mendukung inisiatif yang mengarah ke positf,” paparnya. Sementara itu ketua Himpunan Pedagang Pasar Taman Syafa’at, pihaknya akan selalu mendukung untuk proses revitalisasi, Namun dengan catatan tidak sampai memberatkan para pedagang lama. “Meskipun menjadi Plaza Taman, diharapkan pedangan tidak menangung beban pembayaran mahal dan sesuai dengan kemampuan,” tandasnya. Hal senada Juga di utarakan, Ketua Komisi B, Agil Efendi, yang akan mensuport rencana revitalisasi Pasar Taman tersebut, asalkan tidak ada pelanggaran regulasi dan tidak memberatkan pedagang. “Dari hasil study banding dan evaluasi kami selama ini, rata-rata revitalisasi pasar kebanyakan memberatkan pedagang lama, akhirnya tidak mampu membayar cukup mahal sehingga menjadi tersingkir, ” jelasnya.(Rin)

Aburizal Bagi Tips Sukses untuk UKM Malang, BS - Rakornas satu tujuannya adalah memu- positif. “Ya.. mungkin Juni gent’s Park Kota Malang,”

UKM dan Koperasi DPP Golkar di Malang Kamis akhir pekan lalu menelorkan beberapa poin penting. Salah satunya adalah, desakan DPD I-DPD II mempercepat Rapimnas. Tentu saja, salah

tuskan calon RI I untuk diadu di Pilpres 2014 mendatang. Wasekjen DPP Golkar Leo Nababan kepada Bisnis Surabaya mengungkapkan, atas desakan itu DPP merespon

sudah kita laksanakan. Kalau pun telat, Juli akhir. Pokoknya sebelum ramadhan harus dilaksanakan,” kata Leo diselasela acara Rakornas di Hotel Regent’s Park Kota Malang. Lantas, apakah Partai Golkar sudah punya jago? “Pastinya ARB. Cuma, secara mekanisme kan harus diputuskan di Rapimnas,” kata Leo. Abu Rizal sendiri hadir dalam rakornas setelah sehari sebelumnya batal hadir karena ada pertemuan dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Cekias, Kamis (15/3/2012), Abu Rizal Bakrie positif hadir ke Malang, untuk membuka Rakornas bagian UKM dan Koperasi DPP Partai Golkar. “Kemarin (Rabu,) memang batal ke Malang, karena mendadak ada pertemuan di Cikeas bersama Presiden SBY. Pak Ical (Abu Rizal Bakrie), tetapi Kamis bisa hadir untuk membuka Rakornas UKM dan Koperasi di Hotel Re-

jelas Ketua DPD Golkar Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, Kamis (15/3/2012). Menurut politisi yang juga wakil Ketua DPRD Kota Malang itu, selain akan membuka Rakornas UKM, Ical akan menggelar Road Show bersama peserta Rakornas UKM yang terdiri dari tiga daerah. Yakni, dari Jawa Timur, Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Usai membukan rakornas, jelas Edi, Ical akan melanjutkan perjalanannya ke daerah kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, untuk meresmikan kantor baru DPD Golkar Kabupaten Malang. Selanjutnya, Ical juga mengagendakan kunjungannya ke pabrik rokok Sampoerna SKT. “Selesai kunjungan ke PR Sampoerna SKT, acara akan dilanjutkan dengan menjadi pembicara utama di hadapan mahasiswa UIN Maliki Malang,” katanya. Terakhir beber Edi, Ical masih melanjutkan acanya terakhirnya mengunjungi kawasan sentra industri tempe di Sanan, Kota Malang. “Di kawasan sentra industri tempe itu, pak Ical akan bagi-bagi ilmu sukses menjadi pengusaha bersama pengsaha tempe,” ucap Edi yang sudah mulai kampanye untuk menjadi calon Walikota Malang pada 2013 mendatang.(tgh)

G.080


IPTEK & TELEKOMUNIKASI EDISI 43 /TAHUN 01, 19 - 25 MARET 2012

Tak dipungkiri ponsel berbasis Android makin booming. Antusias konsumen terhadap smartphone kian meningkat. Tampaknya, konsumen banyak yang belum paham, seperti apa sebenarnyaOS Android itu. Sejumlah p e bisnis ponsel yang ditemui Bisnis Surabaya mengatakan, antusiasme konsumen terhadap ponsel ber-OS Android kian meningkat. Bahkan, banyak dari mereka beralih dari smartphone non-Android ke Android. Ditambah lagi, makin banyak produsen lokal dan luar mengeluarkan smart-

terkenal, ” kata pebisnis ponsel, Rudy. Saat ini, masih ban-

phone ini. “Kelebihan OS Android membuat smartphone kian diburu. Permintaannya-pun kian menyaingi smartphone

yak pengguna yang belum pakai Android dan awam terhadap sistem Android itu sendiri. Menu-

rut dia, Android adalah sistem operasi untuk telepon selular yang berbasis Linux. Android, menyediakan platform terbuka bagi para pengembang untukmenciptakan aplikasi dan digunakan bermacam piranti bergerak. Android adalah sistem operasi milik Google. Terdapat dua jenis distributor sistem operasi Android. Pertama, yang mendapat dukungan penuh dari Google atau Google Mail Services (GMS). Kedua adalah yang bebas distribusinya tanpa dukungan langsung Google atau dikenal sebagai open handset distribution (OHD). Sistem operasi Google Android di Ponsel, terbil-

Bantu UKM Manfaatkan Teknologi Informasi Penyedia jasa telekomunikasi PT Indosat Mega Media (IM2) memiliki komitmen membantu pebisnis Usaha Kecil Menengah (UKM) untuk memanfaatkan teknologi informasi komunikasi (TIK). Alasannya, karena kemampuan UKM menerapkan teknologi masih terbatas. Direktur Operasional PT IM2, Suharso W Sulistyo, mengatakan, pemanfaatan TIK dibidang produktifitas bagi UKM dinilai belum optimal. Sehingga, belum dirasakan manfaatnya oleh UKM. Padahal, pemanfaatan TIK yang tepat akan membantu bisnis UKM, sehingga berkembang menjadi perusahaan besar. “Keberadaan UKM menghadapi tantangan dan ancaman. Baik internal UKM, seperti keahlian SDM, pemanfaatan teknologi dan permodalan. Maupun eksternal, seperti masuknya produk murah melalui ACFTA (Asian China Free Trade Area). Karena itu IM2 berharap melalui program ini dapat membantu mengoptimalkan TIK dan daya saing,” kata Suharso W . Sulistyo. Pada tahap awal, program pendampingan ini akan diberikan kepada 40 UKM terpilih. Empat puluh UKM tersebut, mewakili delapan kota yang dijadikan target sebagai pilot project dari program itu dimana setiap kota mewakili lima UKM. Dengan program pendampingan, Indosat Group memberikan konsultasi kepada UKM dalam hal optimalisasi pemanfaatan aplikasi online. Seperti i-Koperasi, iCRM, toko online, dan jasa Im2 lainnya. Bahkan, kata dia, perusahaan juga memberikan modem dan akses internet gratis kepada UKM terpilih. Lalu, mereka akan dibimbing oleh ahli dari IM2

yang disediakan khusus hanya untuk mendampingi UKM, ketika mengalami masalah atau membutuhkan informasi terkait layanan aplikasi. “Program pendampingan ini merupakan pilot project menuju e-UKM. Dengan produk dan jasa yang khusus dikembangkan Indosat Group. Diharapkan dalam waktu relative singkat, pelaku UKM dapat melakukan kegiatan bisnisnya secara online untuk kegiatan pemasaran, transaksi perdagangan dan customer relationship management (CRM). Secara khusus mendorong koperasi skala besar Indonesia menerapkan TIK dalam mengelola system informasi keuangan simpan pinjam,” ujarnya. Untuk berpartisipasi dalam program pendampingan ini, menurut dia, UKM harus memenuhi persyaratan. Yakni, sudah mempunyai SIUP dan NPWP, mengoperasikan minimal 3 unit computer sebagai sarana pendukung usaha, sudah menggunakan internet namun belum memiliki website untuk memasarkan produk, membutuhkan layanan SMS, suara dan komunikasi data untuk mendukung produktifitas serta belum pernah mendapatkan pendampingan dan membutuhkan pendampingan. Seperti yang dilakukan di Solo. Mereka adalah UKM yang bergerak dibidang agrobisnis budidaya jamur, kerajinan tangan, dan batik. “Kami akan membantu UKM-UKM terpilih untuk memasuki bisnis online yang mudah, murah, menguntungkan dan mendunia. Demikian juga kami akan melakukan hal yang sama di Jawa Timur,” tambah Priagung Utomo, Division Head SME Project.(prw)

ang baru, tetapi sistem operasi Android mengalami perkembangan yang pesat.

Diciptakan sebagai tandingan iOS, Android menunjukkan grafik perkemban-

Ponsel berbasis Android di pasaran sedang booming . Tak heran berbagai jenis dan merek ponsel berteknologi Android menjadi incaran konsumen. Tak terkecuali ponsel Android dengan merek ternama meski dengan harga jual yang mahal. “Penjualan ponsel Android belakangan ini sangat menggembirakan. Ponsel Android menjadi varian yang paling dicari diantara jajaran ponsel pintar lain,” kata Sales Marketing toko ponsel di Surabaya, Hartono. Ponsel Android merupakan ponsel dengan teknologi terbaru. Sebenarnya, teknologi Android tidak jauh berbeda dengan teknologi ponsel pintar lainnya. Namun, karena sedang tren akhirnya banyak yang membeli produk ponsel berteknologi Android. Menurut dia, ponsel Android dibanderol dengan harga paling murah. Mulai Rp 800.000 hingga Rp 8 juta per unit, tergantung mereknya. Kalau merek ternama seperti Samsung

gan yang signifikan. Hal itu tidak lepas dari dukungan pabrikan ponsel besar yang

dan sejenisnya harganya Rp 1,2 jutaan hingga Rp 8 jutaan. Ponsel Android merek Cina dijual mulai Rp 800.000 per unit. Meski mahal, tetapi tidak sedikit konsumen yang menyasar ponsel Android bermerek karena sudah jelas kualitasnya.“Sebulan ada 10 hingga 17 unit ponsel Android bermerek yang laku terjual. Sementara ponsel Android merek Cina dan sejenisnya juga cukup laku karena harganya lebih murah, tetapi permintaan pasar relatif sedikit,” katanya. Pengelola usaha sejenis, Widi, mengatakan, ponsel Android menjadi incaran banyak konsumen. Android, diprediksi bisa mengalahkan ponsel BlackBerry yang sebelumnya boom-

6

juga ikut andil menghadirkan ponsel bersistem operasi Android. (prw)

ing di pasaran. Pilihan ponsel Android di pasaran, cukup banyak. Salah satunya banyak dicari konsumen terutama jenis tipe ponsel lokal . Misalnya, S Nexian Xtreme NX-A899 dengan dilengkapi dual SIM dual Kamera dan 3,5 G. S Nexian XtremeA899 ponsel pintar dengan desain tipis. Selain itu, memiliki layar sentuh berukuran 4.0 inci, Android 2.3 (Gingerbread) serta memiliki dual kamera beresolusi 5 mega pixel. Satu hal yang tidak terlepas dari produk buatan Cina, yakni fitur dual sim on yang selalu melekat disana. Selain sebagai ciri khas, fitur ini merupakan kelebihan yang belum bisa didapat pada produk buatan vendor besar. (prw)

Rangkul Pengembang Games Lokal Para pengembang games asal Indonesia memiliki potensi yang tidak kalah dibandingkan pengembang asing. Fakta tersebut mendorong PT XL Axiata Tbk (XL) tidak ragu merangkul dan membantu memaksimalkan potensi. Sehingga mampu menikmati kejayaan industri kreatif yang diprediksi terus meningkat. Ada lima pengembang games lokal yang bekerjasama dengan XL. Direktur Teknologi, Content, & New Business XL, Dian Siswarini mengatakan, XL melihat peluang yang besar pada bisnis layanan games. Setidaknya di Indonesia terdapat 40 juta pengguna Facebook, 20 juta FB gamers, belum lagi mobile game dan online game. ‘’Disisi lain, kami juga melihat besarnya potensi yang ada pada para pengembang lokal Indonesia, yang banyak di antaranya prestasinya cukup dikenal di luar negeri,’’ katanya.   Ia menambahkan, XL membuka diri untuk bekerjasama dengan sebanyak mungkin pengembang games lokal yang potensial. XL akan membantu mereka me-monetize karya mereka dengan memanfaatkan jaringan XL, termasuk juga menjembatani transaksi antara publisher/ CP dengan pengguna games/on line games.  Saat ini, partner layanan Games yang bekerjasama dengan XL, antara lain 3 top game publisher yaitu EA, Gameloft, dan Squarenix. Sementara itu, partner

lokal, antara lain Toge Production, Agathe, Gamemachi, dan Credoland. Ada ratusan games yang merupakan produk/

karya pada pengembang lokal tersebut yang tidak lama lagi akan bisa didapatkan pelanggan XL. Toge Production memiliki Necronator 2, Planetaryconflict, NFECTONATOR yang mendapat award international), Agathe (al. Football Saga, dan Nyanyi Yuk - banyak meraih penghargaan), Gamemachi (al. WAP game GameMachi), dan Credoland (al. games anak Credoland).   XL juga meluncurkan KotaGames, yaitu Social Games berbasis WAP yang di dalamnya terdapat banyak Games seperti Monster Fight, Club Wars, dsb. Disebut sebagai Social Games karena pengguna bisa bermain dengan pemain lain dan mengupdate ke account Facebook atau Twitter. Saat ini ada 6 games di KotaGames dan terus akan bertambah. Untuk mengakses layanan ini, pelanggan cu-

kup mengakses http://m.kotagames.com melalui browser hape atau melalui code akses khusus pengguna XL dengan ketik *123*5888#.   Untuk menikmati KotaGames, pelanggan cukup membayar Rp 550 (sudah termasuk PPN) selama 24 jam sehari dan sudah termasuk akan mendapatkan akses free GPRS saat mengakses KotaGames, plus mendapatkan 1000 KGold. KGold adalah mata uang (virtual credits) yang ada di dalam KotaGames yang berguna untuk membeli virtual items untuk pengembangan karakter/tokoh yang dimainkan. Layanan KotaGames dapat diakses melalui Operator lain, namun fitur seperti penukaran pulsa telpon dengan KGold atau virtual credit dan tarif Rp 550 hanya tersedia bagi pelanggan XL. Tarif yang dikenakan bukan merupakan tarif berlangganan.   Sejak 2 Februari 2012, pelanggan mulai bisa mengakses KotaGames. Sudah ada lebih dari 50 ribu pelanggan XL yang memainkannya. KotaGames memang menghadirkan kemudahan bagi pelanggan untuk bermain games karena tidak memerlukan download ataupun instalasi apapun. Karena KotaGames tidak mengenakan mekanisme berlangganan, maka tidak perlu melakukan UNREG apabila tidak ingin menikmati layanan ini lagi. Syarat dan ketentuan mengenai layanan ini bisa didapatkan melalui http://m.kotagames.com. (prw)

Perlindungan untuk Perangkat Lunak Banyak orang saat ini memiliki perangkat PC, Mac, smartphone dan tablet, yang semuanya membutuhkan keamanan sendiri-sendiri agar terlindungi dari ancaman online, kehilangan data, kehilangan perangkat serta pencurian yang diakibatkan oleh virus. Salah satu cara untuk melindungi perangkat komputer dari serangan virus bahkan membersihkan virus yang terlanjur masuk adalah dengan memberikan anti virus. Norton merupakan satu diantara beragam jenis anti virus yang beredar di pasaran. Kali ini, Norton mengeluarkan Norton 360 versi 6.0 di Surabaya. Surabaya menjadi kota pertama untuk sosialisasi Norton 360 versi 6.0 tersebut, karena kota ini dinilai memiliki

pangsa pasar yang bagus. Business Manager PT Astrindo Starvision (Distributor Produk Norton di Indonesia) Erwin Yovitanto mengatakan, dibanding versi sebelumnya, Norton 360 versi 6.0 hampir memiliki kesamaan dengan Norton Internet Security 2012, yang mendukung untuk sistem operasi Windows 8 tetapi dengan penambahan backup, sistem tune up tools, fitur Identity Safe, Norton Management dan peningkatan navigasi untuk backup serta mode error recovery secara otomatis. Selain itu, software ini juga bisa melakukan remote atau mengatur PCnya melalui cloud seperti mengelola produk Norton terpilih dari jarak jauh untuk kemudahan dan kontrol yang lebih baik, serta men-

galami peningkatan fitur Download Insight yang bisa memberikan informasi mengenai kehandalan, kestabilan, dan keamanan program. Norton 360 versi 6.0, tidak hanya untuk sistem operasi Windows 8. Dengan menggunakan lisensi multi-user, perangkat lunak keamanan tersebut juga bisa diadopsi sistem operasi lain, seperti Mac dan Android. Perangkat lunak itu akan terdiri dari Norton 360 Premier untuk Windows, Norton Internet Security untuk Mac, dan Norton Mobile Security untuk platform Android (bukan iOS). Consumer Sales Manager Symantec, Rita Nurtika mengatakan, guna memacu penjulan, pihaknya menyiapkan beragam program. Termasuk penyediaan

BS/prawita

Perlindungan Kuat- Norton merupakan satu diantara beragam jenis anti virus yang beredar di pasaran yang mampu melindungi perangkat komputer dari serangan virus.

Support Center yang bisa menangani langsung keluhan pengguna. ‘’Selain menjajaki kerjasama untuk

penyediaan paket-paket bundling. Kami sudah ada pembicaraan untuk paket bundling termasuk untuk

produk tablet, tetapi saat ini masih tahap progress lebih lanjut,” ujar Rita. Penjualan di daerah

menjadi target utama, mengingat 60 persen dari total penjualan produk di Indonesia berada di luar Jakarta. Erwin Yovitanto mengatakan, Astrindo saat ini memiliki sembilan cabang utama untuk distribusi secara nasional. Cabang utama itu lebih banyak di kota besar, seperti Jakarta, Surabaya, dan Makasar Di samping cabang utama, distribusi dan penjualan produk digalakkan dengan menggandeng partner atau rekanan yang jumlahnya mencapai 5000 diseluruh Indonesia. Untuk Jatim tercatat ada 1.500 rekanan yang terdiri dari toko perangkat komputer yang diandalkan untuk melayani penjualan produk. “Jatim dan khususnya Surabaya menjadi daerah yang paling besar peng-

gunanya jika dibandingkan daerah lain. Karena itu kami memilih Surabaya sebagai kota pertama untuk pengenalan produk terbaru ini,” ujar Erwin. Di pasar, harga ritel untuk Norton 360 versi 6.0 Rp 489.000 untuk edisi standart. Harga termasuk ruang penyimpanan online 2 GB, lisensi 3 PC, Langganan satu tahun dan update terus perlindungan dari Symantec. Selain bisa beli secara ritel Norton terbaru bisa didapat di toko online Norton http://store.norton.com/ id/en. “Semua pengguna dengan langganan produk yang sah berhak mengunduh dan menggunakan seluruh produk versi terbaru dan update produk yag dirilis selama masa berlangganan,” tambah Erwin. (prw)


WIRAUSAHA EDISI 43/TAHUN 01, 19 - 25 MARET 2012

Widhiono

Sukses yang Tak Terduga Rejeki memang tidak kemana. Widhiono (43) adalah contoh nyata dari kuasa Tuhan tersebut. Bayangkan, dari pedagang kain rajutan keliling, ia menjadi pengusaha jasa servis komputer. Padahal, awalnya sama sekali tak memiliki dasar dibidang teknologi tersebut.

Surabaya, BS - Menurut Wiwid, kesuksesan usahanya saat ini terbentuk secara tidak sengaja. Wiwid muda yang telah lulus Sekolah Menengah Atas (SMA) bingung lantaran belum mempunyai pekerjaan. Beberapa kali Wiwid mencoba melamar kerja, namun tetap saja hasilnya nihil. Walhasil, Wiwid terpaksa bekerja seadanya demi melangsungkan hidup di Kota baru setelah ia pergi meninggalkan kampung halamannya Magetan. Namun nyatanya, di Kota Pahlawan Wiwid hanya bekerja sebagai penjual kain rajutan keliling yang diajarkan oleh sang Paman. Yang lebih berat lagi Wiwid harus keliling antara Jawa Timur (Jatim) dan Jawa Tengah (Jateng) untuk menjual barang dagangannya dengan dana perjalanan yang tak pantas. Oleh karena itu, untuk menghemat keuangan Wiwid tidur di Mushola di sepanjang perjalanan.

Namun, pekerjaan tersebut dilakoni Wiwid hanya satu tahun. “Saya mendapatkan pekerjaan yang lebih baik di bidang elektronik servis komputer yang ditawari oleh teman kos saya yang bekerja di tempat tersebut saya pun mulai mempelajari servis komputer sekitar tahun 1989,” ujarnya. Lebih dalam, pekerjaan Wiwid sebagai servis komputer pun ia jalani hingga tahun 1998. “Ketika itu saya tidak dibutuhkan lagi ditempat itu dan saya terpaksa harus diberhentikan kerja. Saya pun mencoba usaha baru yakni usaha penjualan VCD dan menjalaninya hingga tiga tahun. Tapi sayangnya penjualannya semakin merosot lantaran tertekan teknologi yang baru dan semakin maju, saya pun meninggalkan bisnis saya tersebut,” ungkap bapak satu anak tersebut. “Nah ketika itu, secara kebetulan pelanggan-pelanggan yang dulu pernah saya servis

komputernya saat saya masih bekerja meminta saya untuk memperbaiki komputer mereka. Mereka senang dengan servis saya, selain itu tempat saya bekerja dulu tidak lagi melayani servis Komputer melainkan usahanya beralih menjadi suplai barang elektronik,” terangnya. “Tidak disangka - sangka saya pun langsung kebanjiran order servis komputer dari pelanggan yang dulu pernah saya tangani di tempat kerja saya yang lama. Pekerjaan tersebut pun saya lakukan dari tahun 2002-2006. Terlebih saat itu saya belum mempunyai toko atau pun tempat untuk servis. Baru pada tahun 2007 dari hasil uang yang saya kumpulkan saya dapat membeli toko untuk menjalankan usaha jasa servis komputer. Yang paling membuat saya bahagia, adalah saya dapat berguna bagi orang lain dan dapat mempekerjakan beberapa karyawan,” paparnya. (ndk)

7

Dispora Kota Bekali Pemuda Massage Sport

Dibekali - Para pemuda dibekali kemampuan Massage Sport.

Masalah perekonomian masyarakat memang tak bisa lepas dari perang serta pemerintah. Karena itu, pemerintah diharuskan mampu memberikan solusi bagi masyarakat yang mengalami masalah perekonomian. Salah satunya dengan memberikan bekal keterampilan yang dapat dikembangkan sebagai mata pencaharian. Seperti halnya yang dilakukan oleh pemerintah kota Surabaya melalui dinas Pemuda dan Olahraga yang memberikan pelatihan kepada sekitar seratus pemuda di seluruh wilayah kota Surabaya. Pekan kemarin, Dispora bersama Himatora (Himpunan Maisure dan Therapis Olahraga) memberikan kemampuan kepada para pemuda tentang Massage Sport yang

digelar di gedung wanita. “Kami memberikan kemampuan kepada para pemuda tentang Massage sport agar mereka mampu memiliki kemampuan sehingga mereka bisa mengembangkan kemampuannya sendiri dikemudian hari,” terang Djunaidi ketua Himatora kepada Bisnis Surabaya. Sementara itu, Mariyana dari pihak Dispora menuturkan bahwa kegiatan tersebut merupakan program dari Dispora untuk mendidik pemuda agar mampu mapdiri dengan dibekali skill dan pengetahuan. “Kegiatan ini merupakan kegiatan dari Dispora yang memiliki tujuan mendidik para pemuda Surabaya agar mampu madiri dengan bekal skill dan pengetahuan sehingga mereka nanti

jika terjun ketengah masyarakat sudah memiliki bekal,“ terang Mariyana. Lebih lanjut Mariyana menuturkan bahwa kegitan ini tidak hanya itu saja, ia menjelaskan bahwa nantinya selain dibekali dengan hard skill mereka juga dibekali soft skill juga. Diantaranya kemampuan manajemen dan kemampuan bagaimana memiliki member jika nanti mereka sudah terjun keduan usaha dengan kemampuan yang mereka miliki. “Kami juga memberikan kemampuan, berwirausaha, manajemen, kemampuan mengembangkan usaha dan kemampuan menarik pelanggang,” imbuhnya. Sementara itu para peserta yang sudah mengikuti kegiatan ini nantinya akan mendapat

sertifikat keahlihan sehingga bagi pihak yang ingin menggunakan jasa mereka tidak perlu lagi khawatir. Dimana peserta akan memperoleh sertifikat sesuai dengan tingkatannya yakni tingkat dasar yang menguasai tentang Sport massage (kebugaran), tingkatan menengahmenguasai tentang Reposisi dan yang ketika tingkatan Adpen yakn I menguasai kedua kemampuan tersebut. “Para peserta ini nanti akan memperoleh sertifikat sesuai dengan tingkatannya dan sertifikat tersebut dari para ahli sehingga masyarakat atau pihak yang ingin menggunakan jasa mereka tidak perlu lagi ragu terhadap kemampuan mereka” pungkas wanita berjilbab tersebut.(hdi)

seantero Kota Surabaya. Hingga timbul ide cemerlang, membuat resep makanan dan mengembangkannya sehingga muncul siomay yang menurut Pandu lahir dari keprihatinnya melihat keberadaan siomay-siomay yang ada di Kota Pahlawan berbeda jauh dengan kota asal siomay. “Mbak bisa mencoba sendiri rasanya memang berbeda. Setelah saya tanya sana-sini ternyata bahan bakunya bukan berasal dari ikan tengiri asli, kata pedagang ikan banyak yang menggunakan ikan payus dan ikan barcade,” jelasnya. Melihat kondisi ini, semangat Pandu untuk mengembalikan cita rasa siomay Bandung semakin terlecut. Meski mematok harga diatas harga pedagang siomay lain, Pandu tetap optimis usahanya bisa diterima masyarakat. Apalagi bila dibanding dengan harga siomay asli di Kota Kembang yang mencapai Rp 24 ribu per porsi, lelaki yang lahir dari pasangan Anton Budi Permana

dan Indiah Dwi Lestari ini mengaku harga siomaynya masih bisa terjangkau. Kini, entrepreneur lajang ini berharap bisa menggadeng mitra untuk bisa mengembangkan gerainya menjadi 15 outlet hingga akhir tahun ini. Dengan modal awal Rp 1 juta, Pandu berharap sistem mitra yang diterapkannya mampu melebarkan usahanya sehingga produknya bisa lebih cepat dikenal oleh masyarakat. Untuk terus bisa survive, Pandu berusaha untuk tetap tegar menghadapi berbagai hambatan dan tantangan. Selain restu orang tua yang tak kunjung didapat, celaan dan anggapan miring dari masyarakat dan rekan karib menjadi motivator agar tak mudah berputus asa. Menjamurnya Kompetitor yang lebih dulu menggeluti usaha ini juga tak menyurutkan mimpi Pandu untuk bisa memiliki restoran yang khusus menyediakan menu siomay.(ptr)

Pandu Budi Permana

Surabaya, BS-Usia muda tak menjadi hambatan bagi pemuda asli Surabaya ini menjadi salah satu wirausaha di usia yang baru menginjak 19 tahun. Meski niat berwirausaha mendapat tantangan dari orang tua, namun tekad kuat untuk hidup mandiri mendorong Pandu Budi Permana, akrab disapa Pandu untuk mulai merintis usaha siomay, salah satu makanan khas Kota Kembang yang banyak digemari masyarakat Surabaya. Terlebih, melihat cita rasa siomay di Kota Pahlawan yang tak lagi seperti dari kota asalnya, Bandung Merintis usaha bisa dilakukan kapan saja, tanpa memandang usia. Seperti yang dilakukan Pandu yang jeli menangkap peluang bisnis hingga membuatnya tekun menggeluti usaha siomay sejak enam bulan lalu. Keinginan Pandu untuk bisa mandiri lewat usaha siomay memang tidak semudah membalikkan tangan. Perjalanan dalam menjalankan

Target Buka 15 Gerai Siomay usaha dimulai mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional/ UPN Veteran, Surabaya ini dengan berjualan siomay secara keliling di kawasan perumahan di Surabaya Timur. Tanpa terduga, respon masyarakat terhadap siomay racikannya mendapat sambutan positif. “Pertama kali berjualan, banyak yang respon siomay saya sehingga ludes dibeli pembeli,” paparnya kepada Bisnis Surabaya, beberapa waktu lalu. Empat bulan berkeliling menjajakan siomay dan melihat besarnya antusias masyarakat membuat Pandu menemukan ide untuk membuat gerai tetap. Kawasan Gayungsari pun dipilih lelaki yang terbiasa mandiri sejak duduk dijenjang Sekolah Menengah Umum/SMU karena kedua orang tuanya yang menetap di Palu, Sulawesi Selatan. “Sejak kecil memang sudah ikut nenek, sementara orang tua bekerja di Palu. Baru setelah kuliah saya memutuskan kos sendiri,” aku

Bangga - Pandu Budi di depan gerai siomaynya.

lelaki yang kini telah mengontrak rumah sendiri. Mahasiswa jurusan manajemen bisnis ini mengatakan wirausaha merupakan jalan yang menjadi keinginannya sejak masih

belia. Walaupun kedua orang tuanya melarangnya berjualan lantaran merasa ‘malu’, Pandu tetap bertekad dan optimis usahanya akan bisa berkembang. Harapannya, orang tuanya yang tergolong

mampu itu bisa menghargai pilihannya menjadi seorang entrepreneur. Hobi kuliner pun dimanfaatkan untuk bisa mencicipi beragam menu makanan yang tersebar di

Mie Pangsit dan Bakso Warno

Sekali Coba, Pelanggan Sulit Lupa Rasanya Surabaya, BS - Jangan remehkan tempatnya yang sederhana. Jangan pula remehkan penampilan masakannya yang bisa dibilang sederhana. Siapa sangka ketika masuk kedalam mulut rasa yang enak dengan kelembutan Mie Pangsit dan Bakso Warno akan sulit dilupakan oleh lidah pengunjung. Bagaimana tidak dahsyat, masakan yang sederhana dari warung sederhana tersebut di racik sendiri oleh mantan chef hotel yang telah pensiun dari jabatannya. Ya, warung makan sederhana yang terletak di Jalan Nginden Intan Timur A7 No 32 adalah milik chef yang

Nikmat - Mie ayam dan Bakso Pak warno yang nikmat rasanya.

telah pensiun. Dengan harga terjangkau yang relative murah kita dapat

merasakan masakan yang dibuat sendiri oleh mantan chef. Cukup dengan mengeluarkan uang di

kantong sekitar Rp 7.000 kita dapat merasakan Mie Pangsit General yang terasa lebih lembut dari mie lainnya yang rasanya meleleh di lidah dan bakso yang daging sapi yang merupakan andalan Warno panggilan akrab Suwarno dapat mengaet para pelangan yang datang ke waqrung sedrhana miliknya. Warung yang dinamai dengan nama Warung mie pangsit dan bakso pakno Sido Mampir tersebut tidak hanya dinikmati oleh orang asli Pribumi. Warga keturunan Tiongkok pun yang terkenal amat memilih makanan ikut singgah lantaran kepincut

rasa yang sulit dilupakan. Lebih dalam, warung milik Warno ini menyediakan berbagai macam mie dan bakso yang berbeda. Dari bakso General, Bakso Lontong, Mie Ayam General, dan Bakso General. “Jadi, jika ingin menikmati masakan kelas hotel anda tidak perlu datang ke Hotel dan membayar mahal masakan Hotel anda hanya perlu datang ke tempat saya dengan harga terjangkau anda akan mendapat rasa yang sama dengan masakan kelas hotel cukup hubungi 083854995401, atau 085257826481,” terangnya.(adv) D.112


INDUSTRI & PERBANKAN

EDISI 43 /TAHUN 01, 19 - 25 MARET 2012

Ishak Suyitno :

Kerja Keras dan Ikhlas

Siapa yang tak ingin memiliki penghasilan ratusan juta rupiah setiap bulan hingga mampu berselancar keluar negeri. Bahkan, mungkin tak terbayangkan sebelumnya oleh Ishak Suyitno, menjadi agen asuransi disalah satu perusahaan asuransi akan mampu mengubah alur hidupnya. Terlebih, profesi ini sempat membuatnya ragu, sehingga sempat beralih ke pekerjaan lain. Kesuksesan karir Ishak, tidak datang begitu saja. Ia mengaku meniti karir dari bawah dan mendapat banyak pengalaman yang membuatnya mencapai keberhasilan seperti sekarang. Proses panjang mewarnai kehidupan suami dari Ripka Netty Herawaty, hingga sukses menjadi Area Manager di Wilayah Tarakan, Kalimantan Timur/Kaltim. Semangat ingin maju dan kerja kerasnya dalam menjaga hubungan baik dengan relasi membuat Ishak, yang dibantu Ripka, tetap bisa bertahan dan membuat nasabah semakin bertambah. “Untuk mencapai keberhasilan, kita harus mempunyai impian. Ucapan positif, dan tindakan,” kata pria yang mengaku 90 persen nasabahnya merupakan kalangan pengusaha Etnis Tionghoa. Tak hanya itu, bekerja perlu dengan tindakan tegas, secara cerdas, dan ikhlas. Sebagai agen, Ishak, tak lupa senantiasa berbagi dengan para nasabah yang menjadi mitranya tersebut. Awalnya, profesi sebagai agen asurani tidak berjalan mulus. Ishak, merintis sebagai agen asuransi sejak 1984. Namun, profesinya tidak membawa perubahan berarti. Ayah lima putra ini beralih keperusahaan kosmetik, sebagai marketing pada 1994. Pekerjaan yang dipilihnya juga tak berbuah manis sehingga pada 1997, Ishak, memutuskan kembali menjadi agen asuransi. Kondisi yang memprihatinkan pada 1998, memaksa Ishak mencoba pekerjaan sambilan sebagai sopir pribadi.

“Pada 1998 lalu, Indonesia terkena krismon, sehingga saya kesulitan memasarkan produk asuransi. Saat itu, saya menerima order sebagai sopir salah satu pengusaha dari Samarinda,” kenang kakek lima cucu kepada Bisnis Surabaya beberapa waktu lalu di Surabaya. Melalui saudagar dari Samarinda inilah, Ishak, memberanikan diri untuk pergi ke pulau yang terkenal dengan tambangnya pada 2002. Saat itu, pengusaha itu menawari dirinya untuk pindah ke Samarinda. Lelaki asli Sidoarjo, Jawa Timur/Jatim ini-pun memboyong seluruh keluarganya ikut pindah. Melihat adanya peluang yang potensial, karena minimnya masyarakat Kaltim yang menggunakan produk asuransi. “Saat itu, potensi pasarnya masih terbuka lebar sehingga saya tertarik untuk menawari masyarakat produk asuransi dan mereka terlihat antusias,” ujarnya. Perlahan-lahan pria ramah ini bisa merasakan kerja kerasnya dengan menjadi unit manager pada 2003 dan menduduki posisi area manager untuk Wilayah Tarakan, Kaltim pada 2008 hingga sekarang. Karir Ishak, tak lepas dari hasil yang dicapainya dalam menghimpun premi sebesar Rp 5 miliar dari produk link sebesar 90 persen dan saving hanya 10 persen. “Tahun ini optimis bisa melampaui tahun lalu,” tandasnya. Profesi agen asuransi rentan dengan keputus asaan. Karena itu, Ishak, menuturkan untuk menjadi seorang agen diperlukan sikap tahan banting dan selalu melakukan inovasi tiada henti. “Intinya, kita harus mau berbagi keuntungan dengan para nasabah sehingga mereka merasa puas dan tidak kecewa,” katanya. (ptr)

Jaring Nasabah Baru lewat Fans MU Penggemar berat sepak bola tim papan atas Liga Primiere Inggris bisa berbangga, lantaran Bank Danamon membuat salah satu tim atas negeri Ratu Elizabeth, Machester United/MU menjadi ikon kartu debet/ATM (Anjungan Tunai Mandiri). Sebelumnya, MU juga dipilih menjadi ikon kartu kreditnya. Dari kartu debet MU ini, Bank Danamon menargetkan mampu menjaring 200.000 nasabah baru, baik lewat kartu kredit maupun kartu debet. Consumer Banking Director Bank Danamon, Michellina Triwardhany, mengatakan, fenomena fans sepak bola yang membanjir di wilayah Indonesia yang bisa menjadi peluang bisnis yang menjanjikan bagi industri perbankan di Indonesia. Hal itu tak lepas dari besarnya fans fanatik tim sepak bola Eropa di Indonesia. “Kami melihat fenomena sepak bola yang tidak pernah surut di Indonesia. MU di Indonesia memiliki sekitar 30 juta fans. Karena itu, untuk menjaring lebih banyak nasabah dan lebih menyasar banyak kalangan, kami meluncurkan kartu debit MU ini,” katanya. Sementara itu, Retail Banking Product Management Head Bank Danamon, Sonny Wahyubrata menambahkan, melihat an-

tusias masyarakat terhadap kartu kredit MU beberapa waktu lalu, Bank Danamon menargetkan 100.000 kartu debet bisa diterbitkan. “Target kami memang lebih besar dari kartu kredit yang diterbitkan 70.000 kartu. Sementara untuk kartu debet ini merupakan bagian dari tabungan yang menjadi investasi dan kebutuhan orang saat ini sehingga kami optimis target bisa terlampaui,” tambahnya. Ia menambahkan, Bank Danamon menawarkan banyak reward untuk pengguna kartu debit ini, termasuk datang langsung ke Old Trafford, markas besar MU di Inggris. Sonny mengharapkan, kartu debit MU ini dapat menjaring 200 ribu nasabah baru secara nasional. Sampai akhir 2011, aset Bank Danamon lebih dari Rp 65 triliun dengan 3000 kantor cabang diseluruh Indonesia. Sementara, jumlah nasabah secara nasional berjumlah 1,4 juta nasabah, khusus Wilayah Indonesia Timur lebih dari 300.000 nasabah. “Saya melihat antusiasme para fans MU di Indonesia sangat luar biasa. Ini berpeluang untuk menjaring banyak fans MU lewat kartu ini,” ujar Associate Relationship Director Manchester United Football Club, David Callan. (ptr)

8

Cuaca Ekstrim, Harga Kebutuhan Pokok Melambung Meski belum mengalami kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) memicu meroketnya harga sejumlah kebutuhan pokok dibeberapa pasar tradisional di Surabaya. Pekan lalu harga-harga mengalami lonjakan signifikan. Namun, Dinas Perindustrian dan Perdagangan/Disperindag Jawa Timur/Jatim justru menepis lonjakan kebutuhan pokok karena adanya isu kenaikan BBM. Sebaliknya, Disperindag menganggap hal itu karena menurunnya stok di pasaran. Kepala Bidang/Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Jatim, Arifin T Hariadi mengatakan, melonjakya harga kebutuhan, khususnya cabai disebabkan karena stoknya yang kurang di pasaran. Kondisi ini telah mengerek harga cabe naik signifikan dari Rp 15.000 per kilogram menjadi Rp 25.000 per kilogram. “Kenaikan ini, bukan karena adaya isu BBM naik. Karena hal itu belum terjadi. Sehingga tidak bisa menjadi patokan kenaikan,” katanya. Menurut dia, dampak kenaikan BBM baru terasa

Naik-Harga kebuttuhan pokok dibeberapa pasar tradisional meroke seiring stok yang menurun akibat cuaca yang buruk

setelah BBM mengalami kenaikan. Sehingga menambah beaya transportasi. Meski begitu, Arifin berharap agar para pedagang tidak berlaku semena-mena dengan menaikkan harga lebih dulu sebelum adanya kepastian kenaikan BBM. Ia menambahkan, kebutuhan pokok seperti sayur mayur cenderung naik. Namun, berdasarkan pantauan,

kenaikan masih relatif wajar, karena kondisi stok yang menurun di pasar. Karena itu, Disperindag Jatim belum berniat mengadakan sidak ke lapangan terkait dengan lonjakan harga ini. Pada awal Maret, beberapa harga kebutuhan bahan pokok masih stabil. Tetapi, memasuki Minggu kedua Maret harga stagnan. Ada yang naik dan

ada yang turun. Yang naik termasuk daging sapi, cabe, bawang merah dan bawang putih. Yang harganya tetap telur ayam, minyak goreng curah, sedangkan yang turun beras. Harga kebutuhan pokok khususnya bahan pokok segar seperti cabe pada Maret ini terus merangkak naik lagi. Kenaikan tersebut karena dipengaruhi iklim yang

terus berubah-ubah atau cuaca yang menyebabkan produktivitas menurun. Hal berbeda dituturkan Supiyah, pedagang sayur di Pasar Pucang Surabaya. Menurut dia, selain pasokan dari petani juga sudah naik, beberapa pedagang terpaksa menaikkan harga kebutuhan untuk mengantisipasi naiknya BBM yang rencananya April mendatang. “Kalau tidak dinaikkan, takut tidak bisa beli sayur nanti,” katanya. Meski begitu, dia mengaku akan menaikkan bertahap agar tidak terlalu memberatkan pelanggannya. Sementara itu, kabar gembira datang dari Paguyuban Pedagang Beras Pasar Beras Bendul Merisi, Surabaya, Sudarno. Ia mengatakan, kenaikan harga BBM tidak sampai mempengaruhi harga beras. Hal ini dikarenakan pada saat pemerintah menaikkan harga BBM bersamaan dengan panen raya di berbagai daerah di Indonesia khusunya di Jatim. Sehingga harga beras tetap stabil bahkan cenderung turun. (ptr)

Penjualan Elektronik Low Watt Kuasai Pasar Kenaikan tarif dasar listrik/TDL yang direncanakan sesudah naiknya Bahan Bakar Minyak/BBM mendorong masyarakat berpikir cermat. Salah satunya mencari produk elektronik dengan konsumsi listrik rendah (low watt). Tak heran beberapa gerai elektronik mengalami lonjakan permintaan produk berdaya listrik rendah tersebut. Apalagi harga elektronik juga terancam naik bila pemerintah memastikan menaikkan harga BBM April ini. Kebijakan pemerintah yang cenderung menaikkan TDL hampir setiap tahun membuat masyarakat memilih menghemat penggunaan listrik melalui produk elekronik yang setiap harinya memakan daya listrik. Supervisor Area United Fashion Outlet/UFO Electronic, Mastohar mengatakan, produk elektronik kini bukan lagi merupakan barang sekunder atau mewah. Tetapi, sudah menjadi kebutuhan pokok. Ironisnya, frekuensi pemakaian yang relatif padat membuat konsumen lebih jeli dalam memilih produk yang dirasa memiliki keunggulan dan tidak terlalu menyedot energi besar. “Peningkatan penjualan produk elektronik low watt digandrungi konsumen. Tidak hanya dimi-

nati masyarakat Surabaya, juga Indonesia Timur,” kata Tohar, kepada Bisnis Surabaya, pekan lalu. Produk elektronik low watt ini menguasai penjualan elektronik di UFO sebesar 60 persen. Produk elektronik law watt terus mengalami ke-

pakan produk elektronik yang menjadi pelopor lahirnya produk elektronik berdaya hemat. “Saat itu, AC yang semula berdaya 600 watt bisa hemat hingga 320 watt. Disusul lemari es satu pintu dari 148 watt menjadi 50 watt,” tambah lelaki yang bekerja sejak

yang banyak memiliki pilihan tipe dan merek di segmen ini. Apalagi, Mastohari, yakin produk low watt kian mendominasi penjualan. Apalagi dalam waktu dekat pemerintah akan menaikkan TDL. Soal harga, produk low

naikan signifikan sebesar 40 persen sejak elektronik berdaya listrik rendah ini ada di pasaran. Dalam beberapa tahun terakhir konsumen banyak yang memburu produk elektronik hemat energy. Menurut Mastohari, Air Condition/AC meru-

sembilan tahun lalu itu. Kondisi itu juga dipengaruhi membanjirnya produk dan pabrikan yang bermain di pasar elektronik low watt. Sehingga, konsumen memiliki banyak pilihan. Selan AC dan lemari es, mesin cuci juga menjadi produk elektronik

watt cenderung lebih mahal atau ada selisih 10 persen sampai 20 persen dibanding produk konvensional. Terkait penjualan elektronik, ia mengakui ada penurunan tipis bila dibanding bulan lalu. Meski begitu, dia tetap optimistis kondisi ini akan

kembali beberapa bulan kedepan setelah ada kepastian kenaikan BBM. Senada dengan Mastohari, Area Store Manager PT Chandra Elc, Yuli mengungkapkan, masyarakat memang sedang gandrung terhadap produk –produk yang mempunyai spesialisasi pada produk hemat energy. “Meski harganya relatif lebih mahal, selisih antara 10 persen sampai 20 persen dari harga produk biasa, tetapi masyarakat cenderung menyukai produk hemat energi,” katanya. Yuli menambahkan, dengan memakai produk hemat energi masyarakat dapat menghemat listrik sekitar 60 persen. Contohnya, pada pemakaian AC. Konsumsi listrik yang digunakan 700 watt, sekarang dengan teknologi inverter konsumsi listrik bisa dihemat hingga 100 persen. “Meski begitu, ada dua tipe elektronik hemat energi, berdaya rendah dan memakai inverter,” kata Yuli. Ia menambahkan, kalau memakai inverter daya listrik tergantung dari beban yang ada, seperti mesin cuci tergantung banyaknya baju yang dimasukkan ke mesin cuci. “Begitu juga lemari es yang memakai converter, sangat tergantung isi yang ada,” tambahnya. (ptr)

Peran BI Dibutuhkan Atasi Money Laundry Maraknya pencucian uang atau money laundry yang melibatkan uang secara tunai/cash mendorong Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) membatasi transaksi tunai dalam masyarakat. Rencana ini, mendapat dukungan banyak pihak. Salah satunya, pengacara kondang Todung Mulya Lubis. Menurut dia, selama ini tindakan korupsi dan money laundry banyak melibatkan transaksi tunai. Sehingsa sulit dilacak darimana uang tersebut berasal. Ia mengungkapkan, pembatasan transaksi tunai tidak bisa dilakukan secara langsung, tetapi bertahap. Melihat kondisi masyarakat Indonesia saat ini seharusnya kebijakan tersebut dilakukan

bertahap. Pada tahun pertama, transaksi tunai diperbolehkan hingga batas Rp 500 juta. Bertahap di tahun kedua menjadi Rp 400 juta, Rp 300 juta, Rp 250 juta hingga Rp100 juta sesuai rencana PPATK.   “Kebijakan ini, tidak bisa dilakukan dalam waktu dekat. Setidaknya butuh waktu sepuluh tahun,” katanya. Pria yang juga Ketua International Crisis Group Indonesia ini mengatakan, masyarakat utamanya di pedesaan masih sulit jika dipaksakan mengikuti kebijakan dalam waktu dekat. Karena masih banyak penduduk Indonesia yang belum mempunyai rekening di perbankan.  “Kalau petani mau jual sawahnya untuk naik haji

kan susah. Perlu diingat lebih dari 50 persen penduduk Indonesia belum punya rekening di bank,” kilahnya.   Untuk bisa mendorong pencapaian target, Todung menyatakan, peran Bank Indonesia/BI sangat diperlukan. BI dan bank-bank harus terus sosialisasi dan memberikan edukasi agar mulai menabung di bank, tidak lagi dibawah bantal. Khusus BI, Todung menyadari masih menghadapi kesulitan berkaitan masalah politis. Terutama anggota DPR yang tidak suka dengan rencana pembatasan transaksi tunai. Hal ini tak lepas dari masalah mafia hukum di Indonesia, termasuk di gedung

dewan tersebut yang terus menjadi sorotan. Terkait penegakkan hukum di Indonesia, ia menunjukkan hasil survey yang menyatakan 75 persen responden tidak puas terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi/KPK. “Publik, semakin tidak percaya dengan aparat penegak hukum untuk memberantas korupsi.   Dan ketidakpuasan lebih tinggi ditujukan ke lembaga penegak hukum seperti Polisi, hakim dan jaksa. Angkanya sampai 82,30 persen,” katanya. Hasil survey, merupakan suatu tantangan untuk mengembalikan kepercayaan public. Ia menyatakan, menguatnya public trust dan confidence terhadap pengadilan merupakan indikator berhasil-

nya kerja pengadilan dalam menegakkan hukum dan menjamin kepastian hukum.   Rendahnya tingkat kepercayaan masyarakat ini, menurut dia, karena mekanisme pengawasan dan pengadilan berlangsung terlalu lama. “Belum lagi, adanya rivalitas tidak sehat antar lembaga penegak hukum dan upaya pengerdilan KPK melalui keterbatasan terhadap langkah KPK,” tambahnya.   Meski begitu, ia optimis mafia hukum bisa diberantas. Kuncinya, sistem pemerintahan yang transparan, akuntabel, good governance, good corporate governance, menghapus sistem yang memungkinkan orang untuk korupsi dan pembatasan transaksi tunai.  (ptr)


UMUM EDISI 43 /TAHUN 01, 19 - 25 MARET 2012

9

Takut Dituding Melepas Tanah Ijo

Dewan Bimbang, Pemkot Bakal Kehilangan Aset Daerah

Fenomena surat hijau di Surabaya terus mengundang polemik. Berbagai cara hingga isu pembebasan surat ijo dari para calon legislatif sebelum duduk di kursi wakil rakyat yang mengumbar janji memeberikan solusi pembebasan surat ijo bagi warga. Untuk itu, pemerintah kota/ Pemkot Surabaya mengajukan Rancangan Peratuaran Daerah (Raperda) untuk menyelamatkan aset daerah. Namun, kepastian yang dinanti warga ternyata masih belum ada sinyal harapan. Kepastian, apakah aset pemkot yang berhak mengolah serta memiliki tanah. Sebaliknya warga berhak mendapat pengesahan tanah hunian dari surat ijo menjadi sertivikat rumah. Pembuatan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pengelolaan Aset Daerah batal, karena kalangan dewan meyakini sulit diwujudkan. Meski Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tetap menginginkan Peraturan Daerah (Perda) tetap ada demi menyelamatkan aset daerah. Tetapi keinginan itu masih belum terwujud. Ketua Panus, Sudirjo mengatakan, aset tanah dan bangunan milik pemkot sejumlah 5.338 petak yang bersertivikat baru, 125 petak dan 300 petak dalam proses sertivikat. Sedangkan sisanya sama sekali tidak berserivikat. Artinya, selama ini Pemkot mengelola aset daerah bukan miliknya. Karena aset tanah yang dikelolanya belum bersertivikat atas nama Pemkot. Sedangkan perda pengelolaan aset daerah

lum bersertivikat. ”Kami ingin mencarikan solusi. Makanya, saat ini kita hanya menunggu hasil yang dibahas dewan,” katanya. Anggota Pansus lainya Reny Astuti, menambahkan, tanah surat ijo yang diklaim Pemkot Surabaya yang bertahun-tahun disewakan kepada ribuan warga kota masih jadi tarik ulur dalam

dikuasainya itu. “Sertivikat kepemilikan aset daerah yang dimaksud dalam draf raperda dan sesuai undangundang di atasnya adalah sertivikat yang dikeluarkan Badan Pertanahan Nasional (BPN). Namun, kenyataannya tanah surat ijo milik Pemkot belum ada yang bersertifikat dari BPN,” bebernya.(ton)

Kehilangan PAD Rp 13,75 Miliar

IMB-Kawasan Embong Malang yang padat papan reklame hingga saat ini persoalan tarif IMB masih belum di putuskan oleh dewan.

ini akan mengelola aset kota, yang salah satunya berupa tanah yang dikuasai Pemkot. Status tanah surat ijo menjadi hal yang pelik. Tanah surat ijo yang dikelola Pemkot dan disewakan kewarga statusnya Hak Pengelolaan Lahan (HPL). disamping Pemkot tidak memiliki sertivikat atas tanah surat ijo itu. Selain tanah HPL, tambah Sudirjo, tidak boleh disewakan oleh Pemkot kepada pihak manapun. Termasuk kepada masyarakat yang sekarang menempatinya. “Ya, dari sinilah tarik ulurnya kenapa Raperda Aset Pengelolaan Daerah ini menjadi rumit,” katanya. Anggota Panitia Khusus (Pansus) pembahasan raperda

pengelolaan aset daerah, Sachiroel Alim, menambahkan, saat ini pihaknya kesulitan untuk bisa menjelaskan atau menjabarkan isi Raperda Pengelolaan Aset Daerah karena menurut kami bila diwujudkan malah Pemkot bakal kehilangan banyak aset daerah. Sebab ketentuan perda nanti demikian, sementara semua aset daerah yang dikelola Pemkot harus bersertifikat, sedangkan aset kota berupa tanah saja masih banyak yang belum bersertifikat, ini kendalanya. Pansus berkesimpulan jika memaksakan raperda itu menjadi perda, kata dia, dikhawatirkan dewan dituding ikut melepas aset tanah kota yang belum berstivikat ketika ada aset tanah

kota ada yang hilang. Sehingga dengan melihat kondisi demikian ini, dewan belum bisa memastikan kapan raperda ini bisa disahkan menjadi perda. Menyangkut persoalan ini dewan masih terus mencari solusi guna menyelesaikan permasalahannya. “Kami tidak bermaksud menghentikan pengesahan Perda pengelolaan aset daerah itu, tapi ini juga untuk menyelamatkan aset negara,” jelas politisi partai demokrat asal pamekasan ini. Kepala Dinas Pengelolaan Tanah dan Bangunan (DPTB) Pemkot Surabaya, Djumaji mengatakan, Pemkot masih menunggu hasil pembahasan di dewan. Terutama pengelolaan tanah surat ijo dan aset kota yang be-

Warga Perak Utara Resah

Menetap Sejak 1950, Rumah terancam Gusur Resah akan digusur lima Rukun Warga (RW) yang ada di kelurahan Perak Utara mendatangi di DPRD Surabaya. Rumah dan tanah mereka diklaim milik PT Kereta Api/KA dan Pelabuhan Indonesia/Pelindo III. Dalam aksinya, warga membuktikan sejak 1988 memiliki bukti Iuran Pembangunan Daerah (IPEDA) dan sudah menepati rumah puluhan tahun. Atas desakan warga Perak Utara, yang mengharap DPRD Surabaya mendukung mereka dengan menolak jalur angkutan kereta api (KA) menuju pelabuhan. Alasannya, rencana pembukaan jalur itu akan menggusur rumah mereka yang sudah ditempatinya bertahun-tahun. Salah seorang warga Perak Utara, Marsono mengatakan, PT KA dan Pelabuhan III akan menggusur warga yang dilewati jalur itu. ”Kami tentu tidak bisa meneriman,” katanya. Sedikitnya, ada lima RW yang bakal terkena dampak pembangunan jalur KA itu. Diantaranya, RW 1, RW 2, RW 5, RW 6 dan RW 9. Sedangkan, warga Kelurahan Perak Utara lainnya Hendro Susilo, mengungkapkan, warga akan tetap bertahan diatas tanah tersebut sampai titik darah

pembahasan raperda. Karena, kata wanita berjilbab ini, berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) 26/2006 tentang pengelolaan aset daerah disebutkan semua aset daerah yang dikelola pemerintah daerah harus yang disertai tanda bukti kepemilikan, yakni sertivikat. Sedangkan sampai saat ini Pemkot tidak memiliki sertivikat tanah surat ijo yang

penghabisan. Sebab mereka juga merasa berhak atas tanah tersebut lantaran memiliki pembayaran IPEDA. “Tidak mungkin kami pindah, wong itu tanah warga kok,’’ kilahnya. Selama ini, warga yang menghuni kawasan tersebut sudah memiliki Kartu Tandak Penduduk (KTP). Artinya apa?. Status kependudukan warga telah diakui secara legal sebagai penghuni atas tanah tersebut. ”Dengan demikian kami yang berdomisili di kawasan tersebut sudah memiliki KTP. Jadi kami legal menempati tanah itu,”tandasnya. Rencananya tahap pertama, penggusuran akan dilakukan di RT 6 RW 1 sebanyak 27 rumah dan RT 23 RW 9 sebanyak 43 rumah. Juru bicara warga Perak Utara, Warsono menyatakan, kedatangan warga ke dewan saat itu untuk menanyakan status tanah yang diklaim milik PT Kereta Api Indoensoa

Kolom Olah Raga..

(KAI) dan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo). Sebab, kata dia, Pelindo

memiliki bukti kepemilikan tanah berupa hak penguasaan lahan (HPL) dan PT KAI memiliki hak guna bangunan (HGB). Sedangkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) waktu itu menerangkan tanah itu (Perak Utara, red) milik warga yang ada di

sekitar Kali Mas. Ia menambahkan warga menempati lahan itu sejak 1950. Disamping itu, warga memiliki  bukti Iuran Pembangunan Daerah (IPEDA) sejak tahun 1988. Manager Humas PT KAI Daerah Operasional (Daops) VIII, Sri Winarto, mengaku, sampai sekarang pihaknya belum berencana melakukan penggusuran terhadap tanah warga. “Kami belum berencana melakukan penggusuran rumah warga kalimas baru itu,” jelasnya. Sementara itu, Ketua DPRD Surabaya Wishnu Wardhana, mengatakan jika melihat penjelasan warga telah menempati sejak 1950 dan didukung adanya bukti IPEDA, maka warga sudah berhak menempati lahan tersebut. ”Harusnya itu sudah benar. Saya akan minta Komisi A untuk menindaklanjuti hal itu untuk memanggil pihak-pihak terkait. Biar nanti ada kejelasannya,” terangnya. (ton)

Masih alotnya Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di Surabaya berpotensi kehilangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 13,75 miliar selama tiga bulan ini. Tetapi, juga memicu persoalan baru. Dari data di DPRD Surabaya, sudah ada 500 berkas pemohon yang menumpuk dan mangkrak di Kantor Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota (DCKTR)  Surabaya yang mengajukan IMB tak bisa terselesaikan karena tidak ada payung hukum yang jelas. “Saat ini saya sudah mendapatkan data sekitar 500 pemohon IMB yang mangkrak di meja kepala DCKTR. Berkas permohonan yang mangkrak itu tidak hanya dari tahun 2012, tapi juga ada yang mulai Desember 2011 sejak era Sri Mulyono,” kata Ketua Komisi B, Macmud, kepada Bisnis Surabaya, pekan lalu. Kondisi ini tidak bisa dibiarkan. Sebab akan berdampak pada kerugian masyarakat. Selain itu, macetnya pelayanan IMB ini terjadi sejak awal Januari hingga sekarang. Ironisnya, alotnya pengesahan Raperda IMB itu hingga kamis, (15/3) masih belum jelas ketentuannya. Praktis, belum disahkan raperda retribusi IMB, DCKTR harus tetap memproses permohonan IMB dengan tidak memungut retribusi/beaya. Ini merupakan konsekuensi agar pelayanan publik masyarakat tetap jalan. Anehnya, kata Machmud, permohonan IMB dari masyarakat ini akan dikeluarkan jika raperda IMB sudah disahkan. Tentunya tarif yang dikenakan lebih

mahal karena dalam raperda IMB yang baru ini mengalami kenaikan. Mantan Ketua Panitia Khusus (Pansus) raperda retribusi IMB DPRD Surabaya, Camilia Habibah, mengaku tugasnya sebagai Ketua Pansus sudah selesai. Ia menegaskan, saat ini kebijakkan ada ditangan pimpinan dewan. Tetapi, pimpinan belum mengesahkan melalui sidang paripurna. Ia mengingatkan, raperda itu mestinya bisa diajukan  setahun lalu bersamaan dengan keluarnya UU Nomor 28 tahun 2009 tentang UU pajak daerah dan retribusi. “Akhirnya ya seperti sekarang ini,” sambungnya. Menurut Machmud ,  saat Sri Mulyono, menjabat sebagai kepala DCKTR, dirinya tidak mau menandatangani permohonan IMB. Alasannya karena raperda IMB belum digedok dewan,  “Makanya, kami meminta Pak Agus Sonhaji, sebagai Kepala DCKTR yang baru segera menyelesaikan permohonan IMB masyarakat. Dan raperda itu tak berlarut-larut. Artinya  yang dikenakan retribusi IMB yang baru hanya mereka yang mengajukan setelah  Maret. Sedangkan antara Januri-Februari tidak dikenakan tarif retribusi,” ujarnya. Target pemkot dari sumber pendapatan IMB 2012 sebesar Rp 55 miliar. Padahal penghasilan tersebut minus selama tiga bulan ini sekitar Rp 13,75 miliar. Sedangkan torehan pemkot disektor ini pada tahun sebelumnya mencapai Rp 35 miliar. (ton)

Pelabuhan Tanjung Perak latih Puluhan tenaga Pandu Sebanyak 57 siswa pandu angkatan XXXIV yang berasal dari PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I-IV, BP Migas, Pertamina Plaju dan PT Barito Kuala Mandiri akhirnya menyelesaikan tugas praktek pemanduan di Pelabuhan TanjungPerak.  Mereka telah melaksanakan praktek pemanduan selama tiga bulan dan siap melaksanakan tugasnya di tempat masingmasing. Kepala K a n tor Syahbandar Kelas Utama Tanjung Perak, Chris P. Wanda, secara resmi menyerahkan 57 siswa pandu angkatan XXXIV kepada Ketua Penyelenggara Pelatihan Pandu Dirjen Hubla, Surono. Secara simbolik Syahbandar kelas utama Tanjung Perak menyerahkan hasil ujian praktek pandu kepada Surono, dan sekaligus menyerahkan sertivikat praktek pandu yang diserahkan kepada salah satu siswa pandu. “Saya mengharapkan agar siswa pandu angkatan XXXIV setelah mengikuti kegiatan praktek pandu dapat selalu berpedoman pada standar keselamatan pelayaran dalam melakukan tugas, tanpa mengenal kompromi, karena di pundak saudara lahtugas dan tanggung jawab serta

nama baik negara Republik Indonesia dititipkan,” kata Direktur Pelabuhan & Pengerukan Dirjen Hubla, Kemal Heryandri yang diwakili oleh Surono. Menurut dia, perairan wajib pandu di Pelabuhan Ta n j u n g Perak sangat menunjang kegiatan praktek siswa pandu karena memiliki alur pelayaran yang cukup panjang dan cukup sempit. Sehingga memiliki tingkat kesulitan yang tinggi. Memandu di alur pelayaran pelabuhan Tanjung Perak dibutuhkan ketelitian, keakuratan dan konsentrasi yang tinggi. Dalam pelatihan praktek siswa pandu kali ini, PT Pelindo III (Persero) Cabang Tanjung Perak mengharapkan dengan pelatihan praktek memandu di alur pelayaran Pelabuhan Tanjung Perak dengan medan yang sulit dapat memberikan pengalaman yang berharga dan mengasah keterampilan yang tinggi dalam kegiatan memandu pagi para siswa pandu. Serta dapat melahirkan para pandu yang cakap dan terampil dalam memandu kapal di medan pelayaran tempat dinas mereka nantinya. (ton)

PSSI Jatim Gelar Kepelatihan Kiper

Pengurus Provinsi/ Pengprov Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Jawa Timur/ Jatim memperbanyak pelatih kiper berlisensi nasional dengan menggelar kursus kepelatihan penjaga gawang di Malang. Ketua panitia yang juga menjabat PSSI Jatim, Haris Tofli, menga-

takan, penyelenggaraan kursus pelatih penjaga gawang kali pertama di Jatim. “Kami gelar kursus bagi pelatih penjaga gawang karena menyikapi krisis penjaga gawang berkualitas di Jatim,” kata Haris, kepada Bisnis Surabaya, pekan lalu. Ia mengatakan,

kursus pelatih penjaga gawang berlangsung di kompleks Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Kota Malang. “Kami merasa perlu mengadakan kursus, karena pelatih penjaga gawang berkualitas di Jatim jarang ada di klub-klub dan sekolah sepak bola Jatim,” tambahnya.

Kursus Jaga GawangPara peserta pelatihan penjaga gawang yang diadakan PSSI Jatim.

BS/mn hadi

Bambang DH

BS/ist

Karena itu, keberadaan pelatih penjaga gawang berkualitas sangat dibutuhkan dan sangat berperan dalam mencetak penjaga gawang terbaik pada masa mendatang. Kursus pelatih ini diikuti 30 peserta dari beberapa klub yang ada di Indonesia. Ia menyebutkan, di Malang

terdapat lebih dari 200 sekolah sepak bola. Tetapi, belum ada yang menyediakan khusus pelatih penjaga gawang. “Kami harapkan setelah mengikuti pelatihan ini bermunculan pelatih kiper yang bisa mencetak bibit penjaga gawang andal,”. (hdi)


LifeStyle10

EDISI 43/TAHUN 01, 19 - 25 MARET 2012

Penikmat Jazz Nikmati Konser TRIBA Konser musik jazz asal Belanda yang dimotori Richard Pattiselanno, Nancy van Hek dan Rick van Hek yang tergabung dalam TRIBA Band, disambut penikmat jazz tatkala mereka tampil dan beraksi diatas panggung. Kombinasi jazz-fusion yang mereka suguhkan tak terlampau berat untuk dicerna dan diapresiasi oleh penikmat musik dari lapisan tua maupun muda. TRIBA Band yang dimotori oleh Richard Pattiselanno (gitar), Nancy van Hek (lead vocal), Rick van Hek (piano ) dengan didukung Franklin Caesar Breeveld (tenor sax/flute), Michael Simon (trompet/flugelhorn), Taco Gorter (drums), Andy Pormers (pecussion), Daniȅl Lottersberge (bass), Stella Makadoere (backing Vocals)

dan Miles Lee Pattiselanni (backing vocals) , malam itu menghadirkan tak kurang 12 komposisi musik jazz-fusion. Apresiasi terhadap sang maestro jazz Surabaya Bubi Chen, yang meninggal tampak hadir dikomposisi lagu keempat di konser musik jazz TRIBA yang diprakarsai Pusat Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia-Belanda di Surabaya. Ricard Pattiselanno dengan TRIBA Bandnya mengawali konsernya dengan komposisi Summer Breeze yang seolah mengajak penonton bersamasama menikmati racikan musik jazz-fusion yang mereka suguhkan diatas panggung. Konser musik jazz yang dimulai pukul 20.00 itu semakin menghangat tatkala Richard Pattisellano, dan rekan-rekannya menghadir-

Memukau - TRIBA Band dkk disambut penuh kehangatan oleh penikmat jazz tatkala mereka tampil dan beraksi di atas panggung.

kan komposisi Chicks Move, selepas Fishing in The Night.

Ramuan jazz-fasion yang tak terlampau berat dinikmati, itu

tak pelak membuat penikmatnya kian akrab dengan sen-

Relaks Tubuh dengan Insomnia Facial

Perawatan wajah - Insomnia yang dilakukan dengan batu crystal ternyata dapat merelakskan tubuh kita.

Wajah wanita, tidak hanya dipoles agar nampak cantik dan berseri. Namun, wajah juga harus beristirahat. Untuk itu, bisa melakukan pemulihan kebugaran tubuh dengan melakukan spa. Tetapi, cenderung lupa dengan wajah yang juga membutuhkan penyegaran. Wajah yang kembali segar dan tubuh yang nyaman akan membuat semangat menjalani aktivitas lagi. Saat mengalami kesulitan tidur pada malam hari sehingga wajah jadi kusam dan kuyu. Keadaan ini berdampak pada mood sese-

orang. Sehingga dapat mempengaruhi aktivitas sehari-hari, termasuk pekerjaan dan hubungan dengan orang disekelilingnya. Karena itu, Ageless Aesthetic Clinic menawarkan solusi Insomnia Facial With Crystal. Dengan menggunakan teknik akupresur pada titik diwajah, leher dan dada. Memakai Wild Indigo Extract yang mengandung hormon endorfin yang merangsang tubuh untuk menimbulkan rasa tenang dan nyaman setelah seminggu penuh berkutat dengan kesibukan, yang

biasanya mengalami kepenatan fisik maupun psikis. Aries Ambarsari dari Biodroga Institut, mengatakan, Insomnia Facial With Crystal memiliki banyak manfaat. “Efek setelah perawatan, kulit menjadi cerah, kerutan memudar, menenangkan kulit yang stres juga sebagai anti-aging (memperlambat penuaan). Ini dapat membantu anda dapat tidur nyenyak,” terangnya. Ia menjelaskan, Insomnia Facial With Crystal menggunakan Wild Indigo Extract yang mengandung hormon endorfin yang merangsang tubuh untuk menimbulkan rasa harmonis, tenang dan nyaman. Dengan menggunakan media batu Quartz transparan yang tidak berwarna. Crystal Quartz yang terbentuk dari silikon, oksigen dan air yang dapat mentransfer getaran energi dengan frekuensi tinggi dan konstan. Sementara itu, Quartz digunakan karena tubuh manusia terdiri dari jumlah elemen yang sama dengan elemen Quartz serta bergetar pada level energi dan frekuensi yang sama dalam keadaan sehat dan seimbang. Jika kita kehilangan keseimbangan karena sakit fisik atau psikis, Crystal Quartz dapat mengembalikan keseimbangan. “Idealnya, terapi ini dilakukan minimal sebulan sekali untuk ‘me-recharge’ kondisi tubuh agar kembali bugar. Antara 60 hingga 90 menit lamanya setiap melakukan terapi, bergantung kondisi tubuh,” paparnya. Setelah menjalani terapi, kulit akan terasa relaks, cerah, lembut, serta membuat tubuh nyaman. (diy)

Cara Menjaga Kesehatan

Konsumsi Jus Sebelum Terapi

Kehidupan masyarakat modern yang super sibuk, membuat mereka lalai dalam menjaga dan merawat kesehatan. Bahkan, tak jarang yang mengabaikan kesehatannya. Apalagi, ada kebiasaan buruk dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung zat berbahaya. Misalnya, dengan minum-minuman beralkohol, merokok, kurang tidur dan lupa berolahraga. Gaya hidup seperti itu berpengaruh terhadap kesehatan dan usia. Anti Aging and Wellness Consultant Miracle Aesthetic Clinic & Anti Aging Center, dr. Yurika Litamos, menyatakan, pola makan harus seseorang harus dijaga. “Jika tidak, masalah kesehatan yang disebabkan oleh makanan akan menumpuk. Hasil penelitian menunjukkan, kurangnya serat dalam makanan dan tidak cukup cairan akan memperlama waktu transit kotoran dalam usus dan meningkatkan pembusukan diusus besar,” katanya. Apalagi ketika hal ini berlangsung lama. Sebagian kotoran akan menumpuk di lapisan usus besar yang mengakibatkan peradangan, pelebaran pori-pori usus dan autointoksikasi (penyerapan kembali racun dari usus besar ke

Sehat - konsumsi jus buah dan sayur untuk menyehatkan kulit, juga untuk dikonsumsi sebelum melakukan terapi.

tuhan musik jazz yang dipersembahkan TRIBA Band. Keriangan musik ala Triba ini mendadak berubah ketika Richard Pattiselanno, mulai memetik instrumen The Many Colour of Bubi Chen. Ia memainkan chord gitar dengan tangan gemetar sambil terus mengusap air mata. Rupanya, rasa haru Richard tak tertahankan saat memainkan instrument yang dikenalkan musisi jazz legendaris Indonesia, Bubi Chen, yang meninggal pada 16 Februari lalu. “Meski saya ada di Belanda. Saya dan Bubi Chen sama-sama arek Suroboyo. Dia sahabat dan musisi jazz yang hebat,” puji Richard Pattiselanno, yang kelahiran Surabaya ini. Selepas itu, sang vokalis Nancy van Hek, mengajak penonton untuk menikmati lagu makan lele dan penonton-

pun menyambutnya dengan penuh kehangatan dan applaus meriah. Bintang tamu yang hadir, Tesa Idol, yang juga masih bersaudara dengan Richard Pattiselanno, menyanyikan lagu tersiksa lagi dalam irama jazz. Lagu tersiksa lagi itu, pernah dipopulerkan oleh Utha Likumahua. TRIBA Band mengakhiri sajiannya dengan membawakan lagu yang kedua kalinya komposisi makan lele. Komposisi Makan lele itu menjadi penutup konser. Diakhir konser, Nancy, mengaku cukup senang bisa berkeliling Indonesia untuk bermain musik jazz. “Luar biasa, penggemar musik jazz disini sangat banyak dan menyenangkan,” aku Nancy. (prw)

Riza Ayuningtyas

Raih Cita-cita

T

idak ada yang tidak mungkin bila mau mencoba. Karena itu, mencintai pekerjaan sama halnya mencintai dirinya sendiri. Menjadi seorang pekerja di lingkungan perhotelan sudah mendarah daging bagi Riza Ayuningtyas, yang akrab dipanggil Icha. Meski baru bekerja beberapa bulan, tetapi semuanya dirasakan enjoy dan menyenangkan.

Bukan hanya itu, alumnus jurusan Teknik Informatika Universitas Surabaya/Ubaya ini mengaku pekerjaannya saat ini berbeda dengan apa yang didapat semasa duduk dibangku kuliah. Namun, dengan kemauan yang tinggi, pekerjaan menumpuk mampu diselesaikannya tanpa ada kesusahan sedikitpun. “Ini adalah pekerjaan public relation, yang selalu berkaitan dengan orang dan event. Sedang pendidikan saya berkaitan dengan multimedia. Tapi tidak lama untuk beradaptasi,” kata Riza Ayuningtyas, Promotion Support Hotel Ibis, kepada Bisnis Surabaya, pekan lalu. Tidak salah, ternyata pekerjaan yang berhubungan dengan event ini membuatnya bekerja untuk membuat publikasi seperti banner. Sejak kecil, Icha memiliki keinginan untuk bekerja diperhotelan. Gadis, kelahiran November 1985 ini mengaku saat usianya 10 tahun, melihat Hotel Ibis yang merupakan salah satu cagar budaya di Surabaya tersebut, sangat dikaguminya. Berangkat dari sini, keinginannya untuk bekerja di hotel semakin kuat. Saat memasukki perguruan tingga, nampaknya orang tuanya berbeda pendapat dengan keinginan. Orang tuanya, memilih jurusan teknik informatika sebagai bidang studi yang harus ditekuni. “Saya ikuti aja kemauan orang tua, apa salahnya,” kilahnya. Kuliah sambil kerja, itulah dilakukan Icha. Ia bekerja dibidang Event Organizer, selama beberapa tahun. Namun, pekerjaan itu bukan cikal bakal. Akhirnya, wanita keturunan India itu diterima di perhotelan. “Bagi saya, tidak ada yang tidak mungkin. Asal mau mencoba dan berusaha, akan berhasil. Perlu diingat, apapun pekerjaan yang kita lakukan, meski tidak suka ataupun tidak nyaman tetap saja harus kita jalani,” tandasnya. “Karena itu, cintailah pekerjaan kamu seperti kamu mencintai dirimu sendiri. Maka kita akan senang dalam mengerjakannya,” lanjut wanita yang suka film-film misteri ini. (diy) dalam pembuluh darah). Hal ini menimbulkan sembelit (susah BAB) dan penyakit usus tertentu seperti diverticulitis, radang usus besar, Leaky Gut Syndrome dan kanker usus besar. Untuk itu, seharusnya mengubah pemahaman bahwa hidup bukan untuk makan, melainkan makan untuk hidup. Dengan pemahaman ini, hidup akan sehat, berkualitas dan panjang umur. Untuk mengkonsumsi makanan yang bersifat basah seperti sayur-sayuran dan buah – buahan yang bebas dari zat kimia, dibandingkan

makanan yang bersifat asam seperti gorenggorengan. Jika ini dilakukan secara konsisten, pencernaan akan sehat. Ia juga menyarankan untuk mengkonsumsi jus. Selain jus buah atau sayur menyehatkan, jus disarankan untuk dikonsumsi saat akan melakukan terapy dua hari sebelumnya. Setelah menjalani Colon Detox Therapy, sebaiknaya hindari alkohol, makanan gorengan dan yang diawetkan serta kurangi kafein dan gula. Dianjurkan untuk memilih madu dan teh hijau. (diy)

Ayam Bagong, Empuk dan Lezat Mau makanan yang lezat?. Tak ada salahnya mencoba sajian makanan baru, Ayam Bagong yang empuk dan lezat di Kemangi Restaurant Hotel Santika Pandigiling Surabaya.

Dengan mengambil nama salah satu tokoh pewayangan yang bernama Bagong yang memiliki tubuh bulat dan jenaka, Kemangi Restaurant yang ada di Hotel Santika memuat menu baru yang bernama Ayam Bagong. Executive Chef Hotel Santika Pandegiling Surabaya, Umar Saichan, menyatakan, teknik memasak dilakukan dengan cara dibakar dengan ‘godhong’. Cara tersebut membuat ayam mempunyai cita rasa tersendiri. Adapun, bahan bakunya ayam buras muda dengan berat

700 hingga 800 gram. Ayam dibumbui rempah lengkap kemudian ‘diukep’ selama dua jam agar empuk dan bumbu meresap. Selanjutnya, ayam dibakar dengan dibungkus daun selama 15 menit. Sajian ayam bagong ini semakin lezat bila dipadukan dengan sambal. Sambal dibuat dari bahan yang segar dan fresh. Tetapi, dibiarkan mentah. “Kecuali cabenya dikukus, ini untuk menjaga pencernaan mereka yang tak tahan dengan cabe mentah. Lalapannya berupa dedaunan seperti kemangi, kubis, selada, kacang panjang, mentimun dan tomat,” katanya. Lauk berbahan ayam ini merupakan makanan yang biasa dihidangkan sehari-hari. Tetapi, menu ini perlu dicoba karena rasanya beda. Ayam Bagong hasil olahan Umar, ini cocok dinikmati saat makan siang maupun

malam. Nasi yang hangat, ayam yang gurih dan agak manis disertai lalapan yang pedas, agak asin dan agak manis plus lalapan akan menggoda selera untuk segera menyantapnya. Untuk menemani hidangan

ayam bagong yang cocok, kata dia, bisa minuman segar ataupun hangat. Pada siang yang gerah, tentu pas dengan minuman segar seperti es teh. Saat malam hari, lebih enak dengan teh hangat atau minuman sehat misalnya sinom atau beras kencur. Humas Santika Pandegiling, Lisa Lestari, menambahkan, ayam Bagong akan menjadi ikon Restoran Kemangi, “Kami ingin restoran ini dikenal. Sehingga, jika ada yang menyebut menu ini selalu akan langsung teringat dengan resto di Santika Pandegiling,’’ ujarnya. Karena menu ayam Bagong ayamnya besar, dapat dinikmati tiga hingga empat orang. Ayamnya, empuk dengan aroma sambal yang hemmmmmmm, menggugah selera anda tentunya. (diy)


11

EDISI 43/TAHUN 01, 19 - 25 MARET 2012

Pakuwon Siapkan..........

Arteri, Gairah..........

(dari Hal 1)

Dibangun melalui Beberapa Fase

Megah - Salah satu mal yang sangat megah di Jalan Mayjen Sungkono Surabaya.

“Kita melihat perkembangan ini, dengan menyiapkan sebuah superblok di TP 5 yang terdiri dari pusat perbelanjaan, perkantoran, serta apartemen kelas premium yang akan menjadi sebuah bangunan prestisius di Surabaya bahkan Indonesia Timur,” katanya. Superblok Tunjungan City sendiri, dibangun melalui beberapa fase yang diawali dengan pembangunan Tunjungan Plaza 1 pada tahun 1986. Kesuksesan Tunjungan Plaza 1 yang merupakan mall modern pertama di Indonesia Timur ini, diikuti dengan pemban-

gunan Tunjungan Plaza 2 berikut office tower Menara Mandiri pada tahun 1991. Keberhasilan dari Tunjungan Plaza 1 dan 2 telah membawa nama Pakuwon menjadi masuk ke era Superblok dengan Pembangunan yang massif pada tahun 1996, dengan diresmikan Tunjungan Plaza 3, Sheraton Hotel dan Kondominium Regency, dan kemudian disusul dengan kehadiran TP 4 yang diresmikan pada tahun 2001. TP 5 merupakan bangunan prestisius di atas lahan seluas 7.000 meter persegi yang

Kenaikan BBM..........

Uji Coba Berlangsung Sukses

akan dibangun pusat perbelanjaan kelas premium yang dinamai The Gallery. Mal ini akan menyatu dengan TP 4 di lantai dasar. “Untuk The Gallery, sudah banyak tenant yang inden, baik tenant baru maupun mereka yang sudah ada di Tunjungan Plaza. Perlu diketahui, sebagian besar tenant yang masuk sudah waiting list sejak dua tahun lalu,” ungkap Sutandi didampingi Syane Loekito, Assistant Finance Director Pakuwon Darma. Di atasnya ditempatkan perkantoran bernama Pakuwon Center setinggi 20 lantai yang dilengkapi acces card modern. Sementara apartemen The Peak akan menempati 19 lantai di atas Pakuwon Center. Konsep bangunan ini adalah green building, didesain oleh Aedas Architect yang mendesain Marina Bay Sands Singapura. “Untuk The Peak, rencananya akan dibangun 190 unit dari luas 1.700 meter persegi di setiap lantainya

hanya terdiri 10 unit yang luasannya 73-164 meter persegi. Dengan harga mulai Rp 1,8 miliar per unit, fasilitas di The Peak diantaranya 4 unit private lift, infinity pool, juga sky lobby,” papar Sutandi. Sutandi optimistis dengan kelebihan yang dimiliki oleh ketiga proyek yang menelan dana hingga Rp 800 miliar tersebut, minat konsumen maupun tenant cukup tinggi. Terbukti, saat ini saja apartemen The Peak sudah terjual sekitar 50 persen, sedang Pakuwon Center sudah terpesan tiga lantai. Luas area TP 5 sendiri mencapai 23.000 meter persegi sehingga dengan penambahan mal itu maka total luas superblok Tunjungan City menjadi 148.000 meter persegi. Ke depan, Pakuwon juga akan membangun hotel bintang empat yang melengkapi hotel bintang lima Sheraton Hotel and Towers yang sebelumnya berada di kompleks tersebut. (dne)

(dari Hal 1)

Pemerintah Siapkan Kompensasi Rp 5 Triliun SBYmengatakan, pertemuan dengan Wapres dan para pimpinan Parpol ini diperlukan untuk mematangkan terkait keputusan pemerintah yang akan dipanggil dalam waktu dekat. “Sesuatu yang diperlukan untuk pengambilan keputusan yang paling baik, maka dilakukan pertemuan konsultasi pada tingkat pimpinan pusat partai politik dengan saya serta wapres,” papar SBY. Khusus untuk rencana untuk menaikkan harga BBM, sang kepala negara mengatakan hal itu diperlukan tidak hanya untuk kepentingan fiskal semata. “Banyak yang berpandangan, seolaholah yang kita selamatkan ini hanya urusal fiskal, APBN semata. Tapi bukan. Ini juga untuk kegiatan perekonomian rakyat. Yang kita lihat adalah kegiatan ekonomi nasional. Manakala

Pemkot Kaji..........

harga BBM disesuaikan untuk menyelamatkan perekonomian kita sekali lagi keputusan tidak pada forum ini tapi pada konstitusi dan Undang-undang yang belaku,” ujar SBY. SBY menegaskan bahwa forum malam ini bukanlah forum untuk menggantikan forum di DPR RI yang untuk membahas APBN P. Menurutnya forum di DPR RI lah yang berdasarkan UUD. “Jadi keputusan tetap pada forum yang di DPR RI. Tapi karena saya dan Pak Boediono diusung koalisi parpol, maka tidak ada salahnya kita bicarakan bersama, untuk nantinya mendapat masukan dan dikawal agar berjalan dengan baik,” kata SBY. Seusai pertemuan tersebut Ketua Umum DPP PAN Hatta Radjasa menegaskan bahwa da-

lam pertemuan masukan dan saran pimpinan parpol sangat konstruktif. Sehingga dirinya yakin tidak ada masalah yang berarti saat pemerintah melaksanakan kebijakan menaikkan harga BBM bersubsidi dan APBN P. “Jalannya pertemuan dan masukan serta saran, semuanya konstruktif. Tidak ada yang mempersulit pembahasan,” kata Hatta yang juga Menko Perekonomian tersebut. Ketika ditanya sikap Fraksi PKS di parlemen yang cenderung menentang kebijakan menaikkan harga BBM bersubsidi, Hatta balik bertanya. “Seharusnya saudara tanya ke Pak Lutfi (Hasan Ishaq-Presiden PKS) jangan kepada saya,” kata Hatta. Sementara itu Lutfi tidak memberikan komentar yang jelas saat ditanya bagaimana

sikap partainya terhadap kebijakan menaikkan harga BBM bersubsidi.

Kompensasi

Di tempat terpisah sebelumnya, Menteri PPN/ Kepala Bappenas Armida Alisjahbana mengatakan, pemerintah menyediakan dana sebesar Rp 5 triliun untuk kompensasi pada angkutan umum, bila harga BBM bersubsidi jadi dinaikkan April mendatang. Dana kompensasi ini berupa pembebasan pajak kendaraan bermotor selama satu tahun. “Dana kompensasi Rp 5 triliun ini sedang dibicarakan, tapi nanti finalisasinya kan di  DPR,” kata  Armida usai rakor BBM di Jakarta, Rabu (14/3).(jpr)

(dari Hal 1)

Setiap Tiga Tahun akan Dievaluasi Dalam pertemuan itu pemkot tak keberatan jika merevisi besaran kenaikan retribusi. ”Kami tidak keberatan dengan merevisi usulan yang sudah kami kirim ke dewan. Ini salah satu komitmen kami untuk membangun Kota Surabaya,” imbuhnya. Selama ini, menurutnya, Pemkot tak serta merta menaikan besaran retribusi. Sebab,setiap kali menaikan retribusi, pihaknya juga melihat kenaikan retribusi di beberapa kota di Indonesia, termasuk Jakarta. Ditambahkan mantan Kabag Bina Program itu melanjutkan, pihaknya tetap berkeinginan usulan yang akan disetujui dewan nanti pro-investasi. Sehingga ada kemudahan bagi pengusaha yang ingin berinvestasi di Surabaya. Namun mengenai besaran kenaikan retribusi IMB, dirinya menjelaskan bila semua itu tetap bisa disesuaikan ketika ada di lapangan. Bagi bangunan kecil dan besar, kata dia, ada pembedaan besaran retribusi. Dari perhitungan besaran retribusi ini juga akan memudahkan investor untuk datang ke Surabaya. ”Kami selalu ada di bawah Ja-

Kelola KBS..........

karta.Perkembangan di beberapa kota maju sebagai pedoman kami untuk membuat aturan,” terangnya Ketua Bidang Reklame Out Door dalam Perhimpunan Perusahaan Perkilanan Indonesia (P3I) Agus Winoto melontarkankan, saat ini pemasangan reklame memang memiliki bidang yang cukup banyak. Mulai dari model reklame bilboard out door, di koran, di televisi, di tembok rumah warga dan juga bisa di angkutan kota (angkot). ”Namun, tetap efektifitas tak bisa dijanjikan. Ada pertimbangan lain yang bisa dijadikan tolak ukuran keberhasilan dalam penyampaian reklame ini,” tandas Agus. Sebab, menurutnya perusahaan pemasang iklan belum tentu mau memilih beriklan di angkot. Mereka tentu banyak pertimbangan dan alasan tertentu soal itu.Termasuk di antaranya efektivitas dari beriklan di media tersebut. Memang bila dihitung-hitung beriklan di angkot boleh dibilang murah. Tapi jangka waktu dan perawatan media iklannya belum tentu mudah dijamin tetap aman dalam kurun tahunan. ”Yang jelas pemasang iklan

tetap bisa menilai, kalau iklan di angkot maupun di bangunan rumah warga tak seefektif reklame di pinggir jalan,” katanya. Dalam pembahasan raperda retribusi IMB itu, Pemkot dan Pansus sudah menyepakati ada kenaikan harga satuan bangunan gedung (HSBG). Sebelumnya retribusi IMB Rp 9.000/ m2, dan sekarang menjadi Rp 15.000 dengan syarat setiap tiga tahun ke depan dievaluasi kembali. Praktis atas terundanya pengesahan ini, berdampak Pemkot akan kehilangan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 13,75 miliar selama tiga bulan ini. selain masyarakat tidak akan bisa terlayani jika raperda itu belum disahkan. “Hali ini jelas akan mengganggu PAD Surabaya 2012. Paripurna hari ini, jum’at (8/3) pekan lalu sebenarnya merupakan kesempatan satusatunya, pekan depan anggota DPRD melakukan reses. Dua pekan depannya ada rapat Adeksi di Banjarmasin,” kata salah astu anggota DPRD Surabaya Habiba. Sementara itu, kalau ke-

naikan retribusi IMB tak bisa ditekan lagi,para investor yang ingin mengembangkan bisnis bisa melirik pemasangan reklame tak hanya di wilayah luar. Tentunya nanti berhubungan dengan besaran yang akan dikeluarkan sesuai media yang dipakai. Kepala Dinas Pengelolaan Pendapatan dan Keuangan (DPPK) Pemkot Surabaya Suhartoyo mengatakan, semua proses aturan tentang kenaikan retribusi IMB belum ditetapkan oleh dewan. Pihaknya hanya bisa menunggu kabar persetujuan dari DPRD untuk menerapkan aturan baru tentang kenaikan retribusi IMB. ”Saat ini berjalan semua seperti biasa, tinggal tunggu saja nanti,” jelasnya. Namun, saat ditanya tentang pilihan iklan di berbagai media lain,pemkot mempersilahkan hal itu. Ia menuturkan pemasangan iklan seperti di angkot atau di mana saja sah dilakukan. Tapi, kembali tetap harus mengikuti ketentuannya, salah satunya pembayaran pajaknya.”Semua aturan kan sudah ada.Tinggal menjalankan aturan yang ada saja,”pangkasnya.(ton)

(dari Hal 1)

Pengunjung Diminta tak Memberi Makan Sembarangan Ketua I Tim Pengelola Sementara (TPS) II Hadi Prasetyo mengatakan bersyukur atas dukungan yang diberikan jajaran pemerintahan dan pengusaha tersebut. “Alhamdulilah Pemprov mau membantu,” katanya. Dalam hal ini Tim TPS meminta bantuan berupa pembangunan untuk kandang satwa. Tim TPS II dan Pemkot akan

mendesain ulang KBS, Hadi tidak menginginkan nantinya desain bangunan tidak sesuai dengan harapan Pemkot Surabaya sebab nantinya KBS akan diserahkan ke Pemkot. “Kami berharap bantuan dapat langsung berupa kandang tuntas untuk para satwa, mengingat keterbatasan kandang yang ada,” ungkap Hadi yang tidak ingin pihaknya

menerima bantuan berupa uang tunai karena takut terjadi kerancuan. Permohonan awal yang akan diajukan adalah bantuan cool storage untuk penyimpanan makanan. Cool storage yang saat ini dimiliki KBS sudah rusak. Suhu yang dihasilkan hanya minus 1,9 derajat Celsius, sedangkan kebutuhan

(dari Hal 1)

untuk menyimpan makanan binatang ini harus minus 18 derajat celcius seharga Rp 600 juta. “Kami mengharapkan bantuan itu dalam bentuk hibah, sehingga tidak ada kewajiban mengembalikan,” harap Hadi. Tercatat sejumlah perwakilan PTPN X, PTPN XI , PTPN XII, Petrokimia, PT Semen Gresik,PT Panca

Jarianto pun berharap, dengan dioperasionalkannya Arteri Porong  maka perekonomian untuk Malang Raya dan Ijen ke Timur provinsi ini kian meningkat dibandingkan saat pertama kali jalur itu terkena lumpur. “Kami perkirakan Arteri Porong dapat meningkatkan angka kunjungan wisatawan asing dan domestik ke Jatim 10 persen daripada kinerja tahun 2011,” lanjutnya. Ia pun mengutip data dari BPS bahwa jumlah Wisatawan Manca Negara (Wisman) yang mengunjungi Jatim pada 2010 sekitar 200.388 orang meningkat menjadi 224.000 lebih. Sementara Wisatawan Nusantara (Wisnu) yang berkunjung ke Jatim pada 2010 sekitar 25 juta lebih naik menjadi 27 juta lebih atau 7,82 persen. Pada 2011 pertumbuhan ekonomi Jatim 7,22 persen sektor perdagangan, hotel, dan restoran yang memberikan sumber pertumbuhan tertinggi 3,04 persen dengan kontribusi tumbuh sebesar 9,81 persen. Sedangkan Produk Regional Bruto ( PDRB) Jatim pada 2011 mencapai Rp 884,14 triliun dari jumlah tersebut sektor pariwisata memberi sumbangan Rp 56 triliun lebih atau meningkat dari pada 2010 yang hanya Rp 48 triliun dan 2009 Rp 39 triliun. Tetapi, bagi Pengamat Ekonomi Universitas Airlangga,

Tjuk Sukiadi, pembukaan tersebut tidak serta-merta memberikan pengaruh signifikan terhadap roda prekonomian di Jawa Timur. Menurutnya Pemerintah Propinsi Jatim terlalu tanggung dalam membangun infrastruktur jalan untuk menggantikan Jalan Tol Porong yang terkena terjangan lumpur Sidoarjo. Menurut Tjuk, keberadaan jalan arteri ini hanya akan menambah tingkat kemacetan di sepanjang jalan Porong yang selama ini memang sudah macet parah. “Seharusnya jalannya diperlebar dan putar balik kendaraan harus lebih ke Barat sehingga tidak menimbulkan kemacetan di sekitar Japanan,” katanya. Labih lanjut, Tjuk mengatakan seharusnya ada perencanaan sehingga pembangunan jalan ini bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Meski begitu, Tjuk tak manampik jika pembangunan jalan arteri Porong tersebut setidaknya akan bisa mangurai kemacetan di sekitar Jalan Raya Porong. Tanggapan Tjuk juga merujuk pernyataan Kadishub Jatim, Wahid Wahyudi. Ia menilai, uji coba berlangsung sukses. “Untuk mengurangi titik temu disini (arteri baru), jadi pengaturannya adalah kendaraan-kendaraan kecil yang dari Malang atau Pasuruan yang mau mengarah ke Surabaya langsung belok kiri lurus, sampai keluar tol menuju

Didemo Warga..........

ke Surabaya,” katanya kepada wartawan. Setelah diresmikan, untuk sementara jalur arteri baru hanya dapat dilewati kendaraan kecil. “Kendaraan besar yang dari Malang, Pasuruan belum diperkenankan untuk lewat arteri baru ini, tetap lewat arteri lama. Tetapi, harus tetap memutar ke U-Turn yang ada di sisi Kejapanan,” imbuhnya. Wahid membantah tudingan DPRD Jawa Timur, jika uji coba dipaksakan karena pembangunan arteri Porong belum sempurna. “Oh tidak dipaksakan. Artinya, kalau kendaraan kecil lewat sini tentu bisa mengurangi cukup banyak yang berada di jalan arteri lama. Intinya, kelancaran meningkat,” ungkapnya. Menurut dia, fasilitas kelengkapan jalan di arteri baru, baik itu rambu maupun penerangan jalan, saat ini masih mencapai sekitar 70 persen. “Terus dikebut, sambil uji coba ini terus dilaksanakan dan insya Allah beberapa hari bisa terpasang semua,” tuturnya. Ia mengaku, kendaraan besar akan diperbolehkan melewati arteri baru jika proses pembangunannya mencapai sempurna. “Sampai kapan, tergantung pekerjaan fisik itu selesainya kapan. Kalau misalnya, betonnya 2 minggu, saya rasa sudah bisa semuanya,” tandasnya.(dne/ton/ptr)

(dari Hal 1)

Masih Perlu Banyak Pembenahan Sejumlah Muspida Pemprov Jatim juga hadir dalam peresmian ini Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Murdjito, Kapolda Jatim Irjen Pol Hadiatmoko, Bupati Sidoarjo Saiful Illah dan Bupati Pasuruan Dade Angga. Pakde bersama sejumlah jajaran Muspida Pemprov Jatim langsung melakukan sidak arteri Porong sepanjang 7,2 Km. “Arteri ini akan dibuka hingga seterusnya, sampai menunggu pembenahan di seperti pemasangan penerangan jalan dan ramburambu lalu lintas,” kata Pakde Karwo. Sementara itu Gubernur meminta korban lumpur yang melakukan pemblokiran di jalan Raya Porong untuk segera menghentikan aksinya. “Saya meminta perwakilan menemui siang ini untuk memecahkan persoalan ini,” kata Gubernur. Bersamaan dengan peresmian akhir pekan lalu, ratusan warga korban lumpur dari Pagar Rekontrak (Paguyuban Warga Renokenongo Menolak Kontrak) memang nekad menggelar aksi. Merela tak hanya memblokade Jalan Raya Porong arah Malang dan Surabaya namun juga memblokir jalur rel KA yang ada didepan pintu masuk tanggul Siring. Para warga duduk-duduk disepanjang rel kereta yang ada dibawah persis tanggul Siring tersebut. Warga tidak bersedia beranjak dari Jalan Raya Porong

dan jalur rel KA, sebelum tuntutan pelunasan ganti rugi diberikan secara kontan. “Kami tidak akan menghentikan aksi ini, sebelum ada kejelasan pelunasan ganti rugi secara kontan, bukan dengan cara mengangsur,” ucap H Sunarto kordinator aksi. Dia juga meminta kepada Gubernur Jatim H Soekarwo yang akan meresmikan Arteri Porong, untuk juga bersedia meresmikan pelunasan korban lumpur dalam peta terdampak yang sudah enam tahun merana. “Kalau Lapindo Brantas Inc tak bisa atau tak sanggup membayar pelunasan, silakang dihandle pemerintah. Warga Pagar Rekontrak juga ingin dianak emaskan seperti korban lumpur luar peta (Besuki, Pejarakan dan Kedungcangkring Jabon) yang ganti ruginya sudah dilunasi dengan APBN,” tutur dia. Akibat aksi warga, rekayasa lalin dilakukan dengan menggunakan jalan arteri baru malah memicu kemacetan hingga 6,2 kilometer, mulai KM 36 pintu masuk tol Surabaya-Sidoarjo hingga Gempol. Artinya kemacetan terjadi sepanjang arteri baru. Bahkan, sebelumnya sebuah truk menjadi korban pertama pembukaan arteri pagi tadi. Truk terperosok di wilayah Japanan, 200 meter sebelum pintu masuk jalan arteri sisi Gempol. “Meski banyak kekurangan, tapi tak ada kendala berarti. Nantinya, akan

Mengelola Mimpi..........

dibenahi secara bertahap,” sambung Gubernur Jatim, Soekarwo disela meresmikan Arteri Porong baru. Kadishub Jatim Wachid Wahyudi memaparkan beberapa masalah itu antara lain, belum tuntasnya pengerasan beton pada ruas 325 meter di Ramp 3 Desa Kalisampurno, Tanggulangin arah Surabaya. Kondisi ini dipastikan membuat bottle neck jelang masuk tol Porong yang berpotensi menimbulkan antrean. Selain lampu penerangan jalan umum (PJU) belum seluruhnya dipasang. Dari 378 lampu PJU, baru terpasang sekitar 70% kebanyakan di ruas jalan arteri baru arah ke Malang. Sedangkan arah ke Surabaya, terutama di ramp 3 jelang tol masih belum terpasang, padahal ada tikungan lumayan tajam di sana dan badan jalan dengan beton selisih dalam lebih dari 30 cm. Jika pengendara tidak hati-hati, kendaraan bisa terguling keluar jalan. Setidaknya ada 8 titik persimpangan, lanjut Wachid, mulai dari desa Kalisampurno, Tanggulangin sampai jembatan Kali Porong yang ramai lalu lalang masyarakat. Hanya dipasang 2 traffic ligt di sana, yakni di persimpangan Juwet Kenongo dan Pamotan. Ini berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas terutama di persimpangan yang tidak dipasang traffic light.(jpr/ ton/rin)

(dari Hal 1)

Banyak Terinspirasi LanFang Ibunda dari Anthony Kevin dan Alexandra farelia itu percaya bahwa setiap orang bisa mewujudkan mimpi. “You are what you think, kalau kita berpikir bisa maka tidak ada yang tidak mungkin,” kata Ivone, seusai membaca sebuah puisi dalam festival LanFang pekan lalu. Perempuan yang tak hanya ingin dikenal sebagai humas Telkom ini menuturkan dimasa

mendatang dia ingin dikenal secara pribadi. “Saya harus membuktikan saya bukan hanya seorang Ivone Humas Telkom, namun Ivone yang mempunyai prestasi. Oleh karena itu, saya harus menunjukkan saya bisa mewujudkan impian saya,” papar Ivone yang juga sedang merintis usaha itu. Menurutnya, LanFang adalah salah satu sosok yang mengispirasinya berkarya.

“Memang saya tidak mengenal beliau namun karya dia banyak mengispirasi, dan saya juga ingin dikenal seperti itu. Contoh lain Andrea Hirarta, karyanya mampu mengubah masyarakat kepri (Kepulauan Seribu,red). Kita jangan jadi generasi medioker, asal ada terima jadi harus berusaha,” lanjutnya yang jadi aware terhadap kesehatan setelah meninggalnya LanFang. (dne)

Wira Usaha (PWU),PT Petrogas Jatim Utama (PJU), PT Jatim Graha Utama (JGU),BPR Jatim serta Bank Jatim mengunjung KBS Rabu (14/03) lalu. Perwakilan Nesle, The Hong Peng menyatakan siap mendukung langkah pemprov tersebut. Terkait kematian jerapah dan ditemukannya plastic dalam lambungnya, sejumlah aktivis

lingkungan hidup berpartisipasi melakukan aksi rampok tas kresek Minggu (11/03), diantaranya Komunitas Nol Sampah, Komunitas Jurnalis Peduli Lingkungan - KJPL Indonesia, Bonek Garis Hijau, Paguyuban Cak dan Ning Suroboyo, Blogger Tugu Pahlawan, Ngowes, Kophi Surabaya, dan Kelingan. Menurut Wawan Some, Koordinator Komunitas Nol

Sampah, aksi tersebut merupakan aksi keprihatinan terhadap kasus ditemukannya plastik yang ada di dalam tubuh ‘Kliwon’ Jerapah di KBS, yang tewas beberapa waktu lalu. “Kami ingin mengingatkan pengunjung untuk tidak sembarangan memberi makan satwa yg ada dan berbahayanya bahan plastic untuk lingkungan,” ungkap Wawan.(dne) 


Koran Mingguan

Berlangganan atau Pasang Iklan

Terbit Setiap Hari Senin

di

E-mail : webmail.bisnis-surabaya.com ECERAN Rp 2.500 HARGA LANGGANAN Rp 10.000

031-5633456

TELEPON : Iklan/Redaksi/Sirkulasi 031-5668432, 5633456 Faksimile : 031 - 5675240

EDISI 43/TAHUN 01, 19 - 25 MARET 2012

STESIA Launching POJOK BEI Kampus

Sambutan pembukaan oleh Ketua STESIA, Dr Achmad Riduwan, SE,M.S.A,Ak.

Penandatanganan MOU Sinergi 3 in 1 (STESIA, PT BEI dan PT Reliance Securities Surabaya.)

BS/dok. STESIA

Pengguntingan Pita oleh Direktur BEI, Supandi menandai launching Pojok BEI STESIA.

Direktur PT Reliance Securities, Hosea Nicky Hogan memberikan wacana progresif tentang pasar modal.

“Kami tidak mengejar target kuantitas tapi tanggung jawab moral mengedukasi masyarakat”, tutur Direktur BEI, Supandi.

Suasana seminar yang berlangsung interaktif.

Menjelang HUT ke 40(20/4), STESIA mendapat kado istimewa berupa launching POJOK BEI STESIA(15/3). Wahana layanan bisnis tersebut terwujud berkat sinergi strategis 3 in 1 antara STESIA, PT BEI dan PT Reliance Securities Surabaya. Launching dikemas dalam seminar pembuka bertajuk, “Memasyarakatkan Pasar Modal di Lingkungan Kampus: Tujuan dan Harapan” yang digelar di Convention Hall Graha Widya Bhakti, STESIA, Surabaya. Menghadirkan 2 narasumber pakar di bidangnya, Supandi, Direktur BEI dan Hosea Nicky Hogan, Direktur PT Reliance Securities, Surabaya, seminar dihadiri 500 undangan terdiri dari jajaran perpendiknas, dosen, mahasiswa dan struktural di lingkungan STESIA. Terasa suasana gayeng dan interaktif dalam seminar berdurasi 3 jam ini. “ Ini mimpi indah yang tertunda, karena obsesi ini sudah kita rintis sejak

lama,namun baru terealisasikan hari ini” kata Ketua STESIA, Dr Achmad Riduwan, SE,M.S.A,Ak dalam sambutannya. Usai seminar dilanjutkan dengan proses pengguntingan pita oleh Direktur BEI, Indonesia, Supandi sebagai tanda dibukanya Pojok BEI STESIA secara resmi., Pusat Riset Mahasiswa Sesuai harapan dan fungsi awal, Pojok BEI ini menjadi pusat pendidikan pembelajaran bagi mahasiswa/dosen. Diharapkan, mahasiswa tidak melulu dijejali teori fully textbook semata,tapi aplikasi keilmuan langsung. Mahasiswa belajar mengenali transaksi tidak langsung di pasar modal, di mana harus ada lembaga intermediasi yang mempertemukan pemilik dana(investor) dan pengguna dana (masyarakat, perusahaan2). Juga mengenal instrument di pasar modal, mulai saham, obligasi reksa dana dan lain lain.

Kronologisnya, pemahaman praktik pengenalan surat surat berharga, pembelajaran tata cara dan proses transaksi melalui pojok BEI, serta monitoring pasar investasi. Tujuan tak kalah pentingnya, mahasiswa dan lulusan STESIA, mampu menjadi pemodal handal. Di Pojok BEI STESIA inilah wahana memperkaya wawasan teori, up date kondisi pasar modal, bagaimana praktik efisiensi pasar modal,dan strategi transaksi investasi di pasar modal langsung. “Pojok BEI STESIA ini merupakan yg ke 13 setelah Sumatra, Sulawesi dll. Kami tidak mengejar tarjet kuantiti, tapi lebih pada tanggung jawab moral dalam ikut mengedukasi masyarakat agar faham proses proses investasi dan tata cara bertransaksi di pasar modal,” tutur Hosea Nicky Hogan, Dirut PT RELIANCE SECURITIES Surabaya dalam sambutannnya. Sementara Supandi, Direktur BEJ Indonesia,

lebih banyak mengemukakan harapannya agar Pojok BEI Stesia ini mampu mengarahkan mahasiswa bekerja lebih profesional, memahami perekonomian global lebih baik, mengikuti perkembangan2 dan manfaat pasar modal. Selain menyediakan sumber pembiayaan jangka panjang dan optimal. Juga wahana investasi bg invertor memungkinkan upaya diversifikasi namun tak kalah pentingnya, memungkinkannya penyebaran kepemilikan perusahaan sampai lapisan masyarakat menengah. Keterbukaan dan profesionlisme di pasar modal, yang menciptakan iklim usaha yang sehat,sehingga membuka peluang kerja dan profesi menarik. Pojok BEI nantinya juga bisa menjadi pusat riset pasar modal Indonesia bagi mahasiswa dan masyarakat umum. Itulah perlunya, agar wahana riset ini bisa dikelola dan dimanfaatkan dengan baik, tuturnya menutup perbincangan.(nora*)

Pemberian cinderamata oleh Ketua STESIA kepada Pembicara.

Struktural STESIA dan para narasumber seminar berpose usai seminar

Jajaran Sinergi 3 in 1 di ruang Pojok BEI STESIA

UPN Veteran Segera Melaunching Lab Teknologi Tepat Guna Mempertahankan rekor sebagai Perguruan Tinggi terbaik di Jatim, selama 5 tahun terakhir, bukan hal mudah. Admosfir progresif dunia pendidikan selalu ditekankan Rektor UPN Veteran Jatim Prof. Dr. Ir. H. Teguh Soedarto. Upaya tak kalah pentingnya, sistim pemberdayaan masyarakat, pola pola meningkatkan bentuk kerjasama dalam bidang akademik dan non akademik baik dengan Perguruan Tinggi lain, pemerintah maupun Swasta terus digalakkan. Karena itu, UPN Jatim tak henti melakukan pembenahan mengikuti dinamika perkembangan tehnologi terkini. “ Sebagai Perguruan Tinggi terbaik di lingkungan Kopertis VII, kami ingin menjadikan UPNV Jatim sebagai pusat riset dan leader bidang pengembangan tehnologi,” tuturnya pada BS saat ditemui di ruang kerjanya. Untuk itu, pembenahan inovatis baik tehnik yang menyangkut pemberdayaan masyarakat maupun sosial rekayasa ekonomi seperti training2 untuk UKM yang intinya menuju kesejahteraan masyarakat menyeluruh, menjadi program berkesinambungan. Puncaknya, berbagai bentuk pengembangan tehnology ini akan terkoordinasi lebih centralized dengan diwujutkannya laboratorium, pusat riset Tehnologi Tepat Guna di UPNV Jatim pada 21 April ini. Realisasi lab bernilai sangat besar itu saat ini sudah mencapai 70 % dan dibangun dari anggaran swadaya UPNV Jatim, sehingga diharapkan mampu berfungsi maksimal baik sebagai program pembelajaran mahasiswa dan dosen, maupun masyarakat umum. UPNV Jatim selama ini juga melakukan berbagai bentuk kerja sama langsung dari pemerintah pusat, mulai program kerja sama terpadu dengan Kementerian PTDT (Percepatan Pembangunan

Daerah Tertinggal) dalam bentuk2 pelatihan langsung di daerah terpencil, pemberdayaan desa desa pasif menjadi produktif juga beberapa sinergy aktifitas berskala nasional. Berbagai sumbangan dana, seperti dana hibah bersaing lebih banyak dialokasikan program2 pemberdayaan yang bisa diserap masyarakat secara langsung. Seperti bantuan bantuan alat tehnologi untuk pertanian, , pengembangan tehnologi Bio Etanol(minyak dari tumbuhan) juga alat alat pertanian. Terobosan bidang akademis, mata kuliah Belanegara yang menjadi ikon UPN “Veteran” Jawa Timur serta untuk kurikulum Tahun Akademik 2012/2013 terus dimatangkan. 32 orang calon Dosen Pendidikan Bela negara dari seluruh Fakultas baik dosen senior maupun dosen muda mengikuti “Training of Trainer” (TOT). Menurut, Teguh Soedarto, kegiatan ini dimaksudkan program pembekalan awal kepada para calon Dosen Pendidikan Belanegara khususnya dalam mengembangkan nilai-nilai belanegara dalam bentuk outbound training(praktikum). Selain itu kegiatan KKN UPN “Veteran” juga diarahkan agar mampu menghasilan tehnologi Tepat Guna yang berdaya guna bagi masyarakat. Dengan menekankan pentingnya dampak kemajuan bagi masyarkat setempat, utamanya dalam  meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat. Sebagai stimulant agar masyarakat bisa bersaing dalam membangun dan berswadaya di desanya.(nora).

eran” Cabang Jawa Timur. Namun praktis penyelenggaraaan PT swasta secara mandiri baru dimulai 1994/1995. Mendapatkan status terakreditasi penuh untuk

semua jurusan No. 001/BAN-PT/ Ak-1/VIII/1998 padal 11 Agustus 1998.Sejak Desember 2007, dengan disatukannya beberapa yayasan di bawah Departemen

Pertahanan RI, maka pembinaan UPN “Veteran” Jawa Timur beralih di bawah Yayasan Kesejahteraan Pendidikan dan Perumahan (YKPP).(Nora)

Rektor UPN Veteran Jatim Prof. Dr. Ir. H. Teguh Soedarto mendampingi mahasiswa KKN pemberdayaan desa.

Perusahaan “Veteran” Cabang Surabaya(1965). Lalu, Perguruan Tinggi Pembangunan Nasional (PTPN) “Veteran” Cab.Jatim. (1968). Lalu, 1976-1994 status PTPN “Veteran” Ca-

bang Jawa Timur sebagai Perguruan Tinggi Kedinasan dibawah Departemen Pertahanan Keamanan RI. Pada 1977, PTPN “Veteran” , menjadi Universitas Pembangunan Nasional “Vet-

Sekilas UPNV Jatim

Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, lembaga pendidikan tinggi swasta yang sudah berumur 53 tahun berdiri( 5 Juli 1959). Mengalami berbagai perubahan, awalnya, Akademi Administrasi D.097

D.108


edisi 43 (19 - 25 Maret 2012)