Issuu on Google+

Berlangganan atau Pasang Iklan di

Koran Mingguan Terbit Setiap Hari Senin

website : www.bisnissurabaya.net

Hubungi :

031-5633456

ECERAN Rp 2.500, HARGA LANGGANAN Rp 10.000

TELEPON : Iklan/Redaksi/Sirkulasi 031-5633456, 5668432 Faksimile : 031 - 5675240

EDISI 45/TAHUN 01, 2 - 8 APRIL 2012

BI Perketat Kredit Konsumtif P.055

DP Motor Minimal Rp 2,5 Juta

Surabaya, BS - Bank Indonesia (BI) akhirnya mengatur batas minimal uang muka atau down payment (DP) kredit kendaraan bermotor. Besaran uang muka yang kini harus dibayar masyarakat untuk kredit sepeda motor adalah 25 persen, roda empat 30 persen, dan roda empat atau lebih untuk keperluan produktif 20 persen. Dengan asumsi harga motor baru minimal Rp10 juta, konsumen kini harus menyediakan uang muka minimal sebesar Rp2,5 juta. Padahal, selama ini, masyarakat kelas bawah biasanya bisa memperoleh motor baru hanya dengan uang muka sebesar Rp 500 ribu. Tak hanya kendaraan, BI juga mengatur besaran loan to value (LTV) untuk kredit kepemilikan rumah (KPR) maksimal sebesar 70 persen. Artinya, bank hanya boleh memberikan pinjaman sebesar 70 persen dari nilai objek. Ketetapan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Bank Indonesia Nomor 14/10/DPNP tanggal 15 Maret 2012 tentang Penerapan Manajemen Risiko pada Bank yang Melakukan Pemberian Kredit Pemilikan Rumah dan Kredit KendTujuan BI juga araan Bermotor. ingin mendorong Dalam keteranpertumbuhan Bank gan tertulis yang diterima Bisnis Syariah di masa Surabaya, Jumat, mendatang” 16 Maret 2012 disebutkan, ruang lingkup KPR itu meliputi kredit konsumsi kepemilikan rumah tinggal, termasuk rumah susun atau apartemen, namun tidak termasuk rumah kantor dan rumah toko, dengan tipe bangunan lebih dari 70 m2 (tujuh puluh meter persegi). Pengaturan mengenai LTV dikecualikan terhadap KPR dalam rangka pelaksanaan program perumahan pemerintah. Sementara itu, untuk batas minimal uang muka kendaraan bermotor roda empat atau lebih untuk keperluan produktif, BI mensyaratkan bahwa kendaraan angkutan orang atau barang memiliki izin yang dikeluarkan oleh pihak berwenang untuk melakukan kegiatan usaha tertentu.

Syariah Pede, Finance Optimis

Mewah-Salah satu jenis kendaraan mewah yang penjualannya diyakini tak terpengaruh regulasi BI terkait DP minimal.

BS/dinie

Rencana pemberlakuan regulasi BI terkait dirurunkannya LTV juga mendapat sambutan positif juga datang dari PT Bank Muamalat Tbk Area Jatim Bali dan Nusa Tenggara. Bahkan pihaknya, bersiap menggenjot penyaluran pembiayaan huniah syariah (sejenis KPR) padatahun 2012 ini. Manager Bank Muamalat Area Jatim, Bali dan Nusa Tenggara Rustien Hartati mengatakan pihaknya bersiap menggenjot pembiayaan hunian syariah setelah Bank Indonesia (BI) menerapkan aturan uang muka (Down Payment/DP) minimal 30 persen untuk KPR Bank konvensional. “Pada dasarnya kami siap menerima

limpahan KPR dari bank konvensional yang terkena aturan DP 30 persen.  Disamping itu juga, kami tahun ini akan fokus mengembangkan pembiayaan ke sektor ritel dimana penyumbang terbesarnya masih dari sektor pembiayaan hunian syariah,” katanya Bank Muamalat area Jatim, Bali dan Nusa Tenggara tahun lalu mencatat penyaluran pembiayaan mencapai Rp 2,37 triliun,naik sekitar 60,1 persen dari posisi akhir 2010 yang tercatat Rp 1,48 triliun. Dari jumlah terebut pembiayaan hunian syariah berkontribusi sekitar Rp 1,012 triliun. Sementara aset pada akhir 2011 tercatat Rp 2,58 triliun atau naik 45,8 persen dari Rp 1,77 triliun pada ahir 2010. Hingga akhir 2011, nilai DPK di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya meningkat 50 persen menjadi Rp 2,34 triliun dibanding periode yang sama pada 2010 yang mencapai Rp 1,56 triliun.

Otomotif Diprediksi Stagnan

Kody Lamahayu

Sesuaikan Tarif

H

arga BBM yang fluktuatif memberikan pengaruh signifikan terhadap kelangsungan usaha angkutan darat. Termasuk pelaku usaha di Pelabuhan Tanjung Perak. Kenaikan BBM diprediksi Ketua Dewan Pengurus Cabang/DPC Organda khusus Tanjung Perak, Kody Lamahayu Freddy, semakin membuat pengusaha angkutan pusing. “Selama ini, sekitar 70 persen beaya operasional perusahaan angkutan digunakan untuk membeli bahan bakar. Sehingga, mau tidak mau kami harus menaikkan tarif agar tetap bisa beroperasi,” kata Kody, kepada Bisnis Surabaya, pekan lalu. Ia mengatakan, kenaikan tarif 40 persen telah mendapat persetujuan dari pengguna jasa angkutan Pelabuhan Tanjung Perak dan para anggota Organda Pelabuhan Tanjung Perak. Berbeda dengan para pelaku usaha retail yang melakukan kenaikan bertahap, Organda Perak justru menaikkan besaran tarif angkutan langsung. “Kami akan menghitung dulu berapa besaran kenaikan, sehingga kenaikan tidak bisa dilakukan secara bertahap. Namun, langsung kami tambahkan setelah BBM naik,” paparnya. Meski akan menaikkan tarif angkutan, dia mengeluhkan, dampak kenaikan BBM terhadap harga penjualan suku cadang kendaraan. Karena itu, Organda Perak berharap agar mendapat subsidi dari pemerintah. “Kami berharap, bisa mendapat subsidi secara menyeluruh. Sehingga imbas kenaikan BBM tidak membuat pengusaha angkutan merugi banyak,” tambahnya. Disisi lain, ia berharap agar infrastruktur jalan di Jatim segera dilakukan perbaikan. Sehingga kerugian akibat jalan yang rusak bisa diminimalisir. Sebelumnya pada September 2011 lalu, Organda Perak juga telah menaikkan tarif jasa angkutan barang sebesar 25 persen. Kenaikan tarif ini lantaran sejak 2005 silam, Organda Perak belum pernah menaikkan tarif.(ptr)

Surabaya, BS - Kebijakan Bank Indonesia (BI) dan Peraturan Kementrian Keuangan (PMK) tentang batas minimum down payment (DP) kredit kendaraan bermotor, mendapat reaksi dari pelaku usaha otomotif. “Memang aturan itu akan mempengaruhi penjualan namun kami tetap optimis mengingat produk kami di segmen premium dan merupakan second car yang dimiliki oleh pelanggan,” ungkap Alun Supervisior Fortune Dunia Motor. Ditambahkan Alun, sejauh ini

pihaknya menyerahkan urusan DP kepada Bank atau Leasing yang menjaminkan kredit pada pembeli. “Kami hanya show unit saja, 65 persen pembeli Ford sendiri selalu cash dalam bertransaksi,” tambahnya. Ford sendiri kembali meluncurkan produk terbarunya Fiesta sedan dengan Voice Command yang memastikan pengemudi dan penumpang bisa berinteraktif dengan kendaraan. Berbagai tanggapan memang muncul dari kalangan Sales, Suviervisor,

Kepala Cabang Show Room terkait aturan baru yang mengatur DP minmal tersebut. Fery, Konsultan Bisnis dari BMW misalnya, menilai bahwa regulasi dari BI yang mengatur soal DP pengambilan mobil harus 30 persen tidak akan mempengaruhi jumblah pembelian mobil BMW. “Adanya aturan sebesar 30 persen tidak akan mempengaruhi jumlah pembelian mobil. Selama ini kita tahu bahwa konsumen yang membeli mobil BMW adalah orang berduit. Jadi adanya DP

30 persen atau tidak sama sekali tidak menjadi masalah, orang-orang berduit tersebut malah akan kerepotan jika DP terlalu kecil karena bunga mereka akan lebih besar, ” terang pria tambun tersebut. Berbeda lagi dengan Sales KIA Agus. Ia menilai, kenaikan DP mempunyai hal positif maupun negative. “Dari segi positif uang masuk ke show akan lebih besar dan angsuran bagi konsumen pun akan jadi lebih kecil.

Pemprov Tarik Anggaran Pemberdayaan

Dialihkah untuk Penyertaan Modal di Bank Jatim Surabaya, BS – Permintahan tam-

bahan modal Bank Jatim senilai Rp 287 miliar kepada Pemprov Jatim bukan hanya dikritisi dewan saja. Sejumlah pengamat ekonomi menyorot kebijakan Pemprov Jatim, karena kabarnya, dampak dari persetujuan tersebut Pemprov mengambil pos pemberdayaan ekonomi masyarakat pada APBD 2012. Hal tersebut dilakukan karena APBD Jatim 2012 sudah didok. Akibatnya, anggaran yang mestinya dikelola sejumlah SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) sebagai salah satu penopang penanganan kemiskinan di Jatim terpaksa dialihfungsikan. Informasi Bisnis Surabaya di lingkungan Pemprov juga me-

Bank Jatim saat melakukan RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) tahun 2012

nyebut, sejumlah petinggi SKPD membenarkan bila sejumlah dana bergulir program pemberdayaan ekonomi dan dana bagi hasil bakal ditarik untuk menambah modal Bank Jatim. Pro-Kontra pun terjadi di sejumlah SKPD Pemprov Jatim, khawatir anggarannya dirampas untuk Bank berplat merah itu. Bank Jatim sendiri, pada malam (19/3) lalu menggelar rapat pra RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) dengan mengundang semua bupati dan walikota dari 38 kabupaten/kota se Jatim. Pertemuan yang diagendakan di Hotel Bumi Surabaya itu kabarnya memang sengaja dirahasiakan.

Kenaikan BBM, Benar-benar Multiefek

Harga Saling Intip, Roda Ekonomi Sulit Ditebak

K

ebijakan terkait harga BBM benar-benar multi efek. Arus jalan tersumbat ribuan orang demo, sementara harga-harga mulai mengintip. Belum lagi sejumlah dampak lain jelas segera mengikuti. Bagi pelaku bisnis, otak harus makin diputar karena iklim investasi makin ditebak. Lihat saja gerakan pasar modal yang langsung bergerak positif, sementara sektor ritel mengalami stagnasi bahkan penurunan. Untuk dampak awal saja, mayoritas pelaku usaha memilih menutup usahanya. Terutama di jalan-jalan protocol yang dilaD.109

BS/dinie

Pagar Betis-Ratusan polisi disiagakan untuk menghalau pengunjukrasa yang menyasar Stasiun Gubeng.

lui konvoi massa. Misalnya, di sekitar Grahadi mulai Tunjungan, Yos Sudarso dan Pemuda di tutup total. Sebanyak 8 ribu personil polisi disiapkan untuk mengamankan daerah itu dari aksi orasi simpatisan PDIP, buruh, mahasiswa, dan gabungan LSM dan Ormas. Sementara pada indeks saham dan rupiah bergerak naikturun meski mampu mempertahankan zona hijau. Sementara, harga kebutuhan pokok melonjak naik meski saat itu belum diberlakukan kenaikan harga BBM.

Kesuksesan dapat di raih apabila kita mau belajar dari setiap kekecewaan dan keberhasilan yang kita dapat agar dapat lebih bersyukur dan menghargai hal-hal kecil.  (Tony Robbins)


PARIWISATA & EKONOMI KOTA EDISI 45/TAHUN 01, 2 - 8 APRIL 2012

Segel Resto Rusak Satpol PP tak Tahu Surabaya, BS - Penutupan restoran Bumbu Desa di Jalan Kartini 59 oleh pihak Satuan Polisi Pamong Praja kota Surabaya beberapa waktu yang lalu, menuai pertanyaan. Pasalnya penertiban yang mengacu pada Perda nomor 2 tahun 2008 pasal 76 ayat 1 tentang izin perdagangan dan pariwisata tersebut dilakukan secara sembunyi-sembunyi.

Seluruh Hotel Padamkan Lampu

Hasilnya pun juga sembunyi-

sumbunyi. Terbukti, tiba-tiba segel yang ditempel sebagai tanda penghentian aktifitas tersebut terbuka. Dikonfirmasi soal dibukanya segel tersebut salah satu  pegawai restoran menuturkan bahwa restoran yang dimiliki oleh pengusaha dari Bandung tersebut mengaku masih dalam proses renovasi. Mereka juga mengaku tidak tahu menahu tentang siapa yang membuka segel tersebut. “Ini dalam masa renovasi mas, coba tanya pemiliknya saja, saya tidak tahu, “ terangnya. Sayangnya, hingga berita ini ditulis, sang pemilik tidak belum dapat dikonfirmasi. Sementara itu pihak Satpol PP kota ketika dikonfirmasi melalui kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Irvan Widiyanto menuturkan bahwa tidak ada pembukaan segel hanya ditutupi dengan banner saja. Namun, pernyataan Irvan tersebut berbanding terbalik dengan

Untuk Meriahkan Earth Hour

Disegel Kembali - foto setelah mendapatkan laporan bahwa segel resto terbuka disegel kembali oleh satpol PP.

kondisi dilapangan yang terang-terang pintu yang terbuat dari kaca  yang disegel tersebut terbuka. “Tidak ada pembukaan segel itu,” tuturnya melalui ponsel salah satu wartawan. Kemudian Irvan menambahkan pihaknya akan melakukan kroscek dan sehari berikutnya pihak satpol menyegel kembali tempat tersebut. Padahal, berdasarkan pasal 232 KUHP ayat 1 menerangkan bahwa barang siapa den-

gan sengaja memutus, membuang atau merusak penyegelan (Versegeling) diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. Salah satu sumber dilingkungan Satpol PP kota Surabaya menuturkan bahwa untuk membuka segel sebenarnya bisa dilakukan akan tetapi harus melalui prosedur diantaranya mengajukan pembukaan segel kepada pihak satpol kemudian dikeluarkan

BAP pembukaan segel. Seperti diberitakan bahwa Satpol PP kota Surabaya beberapa waktu lalu menutup restoran Bumbu Desa dan depot 369 di jalan Imam Bonjol dimana kedua-duanya belum mengantongi  izin dan tidak hanya itu saja Satpol PP juga telah menutup sebanyak 33 RHU diantaranya Game Online, Rumah Makan, Café, Resto dan Panti Pijat.(hdi)

CCCL Di-SK-kan jadi Cagar Budaya

Cagar Budaya - Gedung CCCL kini resmi menjadi salah satu Gedung Cagar Budaya setelah diSK-kan Walikota pekan lalu.

Surabaya, BS - Tepat dibukanya Pameran terakhir di Pusat Kebudayaan Prancis Surabaya 27 Maret lalu, Konsul Perancis Christian Gaujac selaku director CCCL menerima SK Walikota Surabaya bahwa Bangunan dan Lingkungan Jalan Darmokali no.10 ditetapkan sebagai Bangunan Cagar Budaya. Berdasarkan keputusan walikota No 188.45/53/436.1.2/2012 rumah yang berasitektur  kolonial itu

2

Sedih memang harus meninggalkan tempat ini namun kita harus meninggalkannya karena kontraknya sudah habis,”

adalah rumah kedua bagi para seniman, pegiat seni dan budaya. Bangu-

nan itu sendiri menjadi saksi sejarah selama 45 tahun terjadinya hubungan persahabatan yang baik antara Prancis dan Surabaya. Bangunan yang diaresitekin Fritz Josephh Pinedo tahun 1914 merupakan bangunan cagar budaya ke 190. Direktur Sjarikat Poesaka Soerabaia (Surabaya Heritage Society), Freddy H. Istanto mengaku lega dengan keluarnya SK tersebut. “Sempat terjadi

kekhawatiran kalau gedung ex-CCCL Surabaya tersebut beralih fungsi atau bahkan dihancurkan oleh pemilik barunya,” kata Freddy. Namun sayangnya pusat kebudayaan Prancis yang berganti nama IFI tidak lagi menempati gedung ini. Atase Pers IFI Surabaya, Pramenda Krishna, Kamis (22/30) mengatakan, selama ini kantor di Jl Darmokali dikenal sebagai Konsulat Perancis, sebagian lagi dikenal sebagai tempat belajar bahasa Perancis, dan sebagian lagi merujuk sebagai salah satu aktivitas seni budaya dari Perancis dan Indonesia di Surabaya yang terbuka untuk siapa saja. “Sedih memang harus meninggalkan tempat ini namun kita harus meninggalkannya karena kontraknya sudah habis,” tandas Pramenda. Dalam pameran Cccl tempoe doloe yang digelar selama sepekan lalu, menampilkan koleksi karya yang dihadiahkan kawan-kawan seniman terutama pada tahun terakhir yang mereka berikan usai pameran. Tak hanya itu berbagai dokumentasi dan barang lain seperti piala, cinderamata, dan arsip tua juga sudah tertata rapi. Dua buah arsip bertulis Consulat de France rilisan tahun 1915 menjadi perhatian para pengunjung. Lembaran kusam arsip konsulat Prancis itu tertulis dengan tinta hitam berbahasa Belanda dan Prancis. (dne)

Cahaya lilin dan lampu petromax menerangi public area di Somerset Hotel Surabaya. Tak hanya itu, penghunipun diajak untuk menyalakan 147 lilin yang membentuk tulisan “earth hour” sementara lampu dipadamkan. Langkah ini merupakan dukungan terhadap gerakan yang juga diikuti segenap jutaan orang di belahan dunia setiap tanggal 31 Maret. Marketing Communication Executive Levina Inggita mengungkapkan kali ini pihaknya mengajak seluruh penghuni hotel dan apartment untuk berpartisipasi dalam gerakan memadamkan lampu secara serentak. “Bila pada umumnya kampanye ini dilakukan selama 1 jam saja, tetapi Somerset Surabaya memadamkan lampu di public area selama 10 jam,” ungkapnya. Tak hanya Somerset Surabaya, Sheraton Surabaya Hotel & Towers dan Pakuwon Golf & Family Club juga mematikan lampu sebagai wujud keikutsertaan acara Earth Hour yang sadar dan peduli akan lingkungan. Public Relation Manager Sheraton Surabaya Hotel & Towers Etty Soraya menjelaskan hal ini dilakukan untuk menekan dedikasi Starwood Hotels & Resorts seluruh dunia terhadap kelestarian lingkungan. “Kami hanya mematikan lampu di area public, kalau untuk penghuni kami hanya menyarakan mereka untuk berpartisipasi,” jelasnya. Acara ini diadakan oleh WWF dan diberlakukan ke seluruh dunia. Tahun 2011 lalu, Earth Hour menjadi acara Earth Hour terbesar. Tercatat 135 negara dan teritori tergabung dalam aksi global ini. Gedung-gedung dan perkantoran dari Asia Pasifik, Eropa, Afrika, dan Amerika akan serentak mematikan lampu. Tak hanya itu saja, warga pun secara bersamasama mematikan lampu untuk merayakan dan merefleksikan satu tujuan bersama yaitu Bumi kita.(dne/diy)

Jamsostek akan Bangun Apartemen

Surabaya, BS - PT Jamsostek akan menjajaki untuk membangun satu apartemen di Surabaya guna memperkuat penetrasi pasar ke kalangan pekerja kelas menengah ke atas. Diungkapkan Kepala Kanwil VI Jamsostek, Junaedi hal ini untuk memenuhi tuntutan dari segmen pekerja kelas menengah ke atas, perusahaan pelat merah ini tengah . “Ini masih dalam penjajakan. Masih sedang kami bicarakan. Tapi langkah ini sebenarnya untuk menjawab pertanyaan dari kalangan pekerja menengah ke atas yang menganggap kita selalu mengutamakan pekerja kelas menengah bawah,” ungkapnya seusai acara Coffee Break yang digelar Bisnis Surabaya dan kabarbisnis.com di Black Canyon Coffee, Surabaya Town Square, Kamis (29/3). Sekali lagi ini akan menjawab keinginan peserta Jamsostek dari kalangan menengah atas yang saat ini jumlahnya mencapai sekitar 20 persen dari 1,3 juta peserta aktif kita,” imbuhnya. Junaidi mengatakan, kebutuhan apartemen di Surabaya untuk pekerja kelas menengah atas memang sudah semakin besar. Seiring dengan tingkat pertumbuhan ekonomi yang terus membaik, kesejahteraan pekerja kelas menengah ke atas juga semakin terkerek. Gaya hidup mereka juga berubah dan menginginkan tempat tinggal yang praktis seperti apartemen. “Sekali lagi ini akan menjawab keinginan peserta Jamsostek dari kalangan menengah atas yang saat ini jumlahnya mencapai sekitar 20 persen dari 1,3 juta peserta aktif kita,” jelasnya. Untuk merealisasikan pembangunan apartemen itu, Jamsostek akan bekerja sama dengan PT Bank Bukopin Tbk. Nantinya, pekerja yang telah menjadi peserta Jamsostek bisa memanfaatkan skema pembiayaan khusus untuk membeli apartemen tersebut. “Target kami sih akan terealisasi di tahun ini. Kalau lokasinya akan kami lakukan survei, tapi kami menginginkan di daerah Lingkar Timur Surabaya,” ujarnya. Untuk harga jual, menurut Junaedi masih akan dibicarakan, diperkirakan akan berada di kisaran Rp200 juta ke atas. (dne)

Akhirnya, Kemenhut Restui Pemkot Kelola KBS

Syaratnya, Didukung Dewan dan Izin Gubernur

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memberikan lampu hijau kepada Pemkot Surabaya guna pengelolaan Kebun Binatang Surabaya. Dalam surat bernomor S.94/IVKKH/ 2012 yang dikirim ke DPRD Surabaya dan Pemprov Jatim itu, Kemenhut menyatakan akan memberikan izin pengelolaan KBS secara penuh kepada Pemkot. Kendati demikian, pemberian hak tersebut tetap disertai syarat. Yakni, Pemkot harus mendapat restu dari Ketua DPRD Kota Surabaya dan Gubernur Jawa Timur. “Pemkot harus memenuhi persyaratan yang diberikan Kemenhut bila ingin mengambil alih pengelolaan KBS. Seperti syarat administrasi serta adanya jaminan finansial guna menjamin kelangsungan pengelolaan dalam jangka waktu yang lama,” petikan surat tersebut. Kemenhut juga meminta pemkot

memenuhi persyaratan yang telah ditentukan. Mulai dari persyaratan teknis hingga izin dari balai besar konservasi yang memperbolehkan pemkot mengelola KBS secara mandiri. Kemenhut mengancam apabila kelak pemkot terbukti tidak mampu mengelola KBS secara maksimal, maka kementerian akan merelokasi satwa milik negara ke lokasi yang representatitif. Ketua Tim Pengelola Sementara (TPS) Kebun Binatang Surabaya Hadi Prasetyo legowo bila KBS dikelola Pemkot Surabaya. Dengan catatan Kementerian Kehutanan telah menetapkan pengelola devinitif KBS. “Saya malah senang bila TPS ini segera bubar. Tapi ya itu tadi penegelola KBS harus benar benar siap,” ungkapnya. Saat ini Pemkot Surabaya merevisi kembali nama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Taman Sat-

Saya malah senang bila TPS ini segera bubar. Tapi ya itu tadi penegelola KBS harus benar benar siap,” Hadi Prasetyo legowo Ketua Tim Pengelola Sementara (TPS) Kebun Binatang Surabaya

Kurus - Keadaan Harimau Sumatra yang terlihat tak terawat.

wa Surya Sejahtera yang akan membawai KBS. Izin Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menyebutkan perusahaan daerah tersebut harus bernama BUMD KBS. Asisten II Muhlas Udin menuturkan, pihaknya

tak memiliki pilihan lain selain mengikuti ketentuan dari Kemenhut. Nama rancangan peraturan daerah (raperda) BUMD yang diajukan ke dewan harus diubah. ”Ya memakai nama raperda BUMD KBS,” ujar

Muhlas. BUMD nanti pemkot juga didesak untuk memberikan penyertaan modal. “Tapi juga diminta penyertaan modal berupa uang tunai,bukan hanya tanah saja,” ungkapnya. Kucuran dana untuk penyertaan modal nanti tetap melalui persetujuan dewan. Pemkot juga sudah menyosialisasi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang BUMD KBS ke

stakeholder, pecintan satwa, kepolisian, lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan lainnya. Raperda ini akan dikirim ke DPRD Surabaya untuk diadakan pembahasan dengan wakil rakyat di sana. Dalam, sosialisasi tersebut diungkapkan jika Pemkot tetap akan menggunakan Sumber Daya Manusia (SDM) KBS lama. Sosialiasi masalah hukumnya beserta aturan perundangannya dibuat Bagian Hukum, sedangkan sosialisasi mengenai masalah pengelolaan satwa dilakukan Dinas Pertanian (Dispertan). Sosialisasi masalah tata kelola KBS, lanjutnya, nantinya BUMD KBS akan diisi orang-orang yang mampu dan mumpuni duduk di lembaga tersebut. Sedangkan soal tenaga kerjanya tetap akan memperdayakan karyawan KBS saat ini. Para karyawan ini akan ditata kembali dan diharapkan tidak ada yang diberhentikan. (dne)


EDISI 45 /TAHUN 01, 2 - 8 APRIL 2012

Diancam Pecat, Bambang DH tak Gubris

Menteri Dalam Negeri Gamawan gunakan sebagai dasar putusan pengadilan

Fauzi menyatakan kepala daerah yang menolak keputusan pemerintah pusat seperti kenaikan harga bahan bakar minyak bisa dikenai sanksi pemberhentian karena tak mentaati system. Selain tidak taat terhadap undang-undang, kepala daerah/ wakil kepala daerah bisa diberhentikan. Namun hal ini mendapat pertentangan yang sengit dari kalangan politisi dan akademisi yang menilai Mendagri tidak memahami asas ‘Contrarius actus’. Gamawan Fauzi, menilai kepala daerah menolak beberapa keputusan pusat yang sesuai Undang-Undang Anggaran Pendapatan Belanja Negara. Wajar, kata Gamawan, penolakan datang dari masyarakat atau partai politik. Namun, jika kepala daerah yang memimpin langsung penolakan, hal tersebut sebagai bentuk pelanggaran terhadap undang-undang. Namun, Bambang Dwi Hartono yang juga wakil walikota Surabaya mengaku siap dipecat oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) atas sikapnya. Orasi penolakan kenaikan harga BBM masa PDIP di Kota Pahlawan dipimpin langsung Bambang DH. Ia mengaku tak mau menjadi pelacur politik dan pejabat yang oportunis. Dirinya yang saat ini juga menjadi Wakil Ketua DPD PDIP Jatim merasa terpanggil untuk ikut dalam aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM. Saat ini dia memang dihadapkan pada dua pilihan. Pertama sebagai Wawali dan kedua sebagai kader PDIP. Kenaikan harga BBM membuatnya terpanggil untuk memilih menolak dan ikut unjuk rasa ke pemerintah. “Silahkan kalau Mendagri mau memecat saya akan saya tunggu putusan itu,“ tantang Bambang, disela-sela aksinya. Bahkan mantan orang nomer satu di Surabaya ini, mempersilakan bila mendagri memberi sanksi pemecatan. ”Silakan Mendagri menghukum saya atau memecat saya, saya tunggu putusan itu siang ini juga,” katanya lantang. Dirinya sebagai kader partai hanya mengaspirasi keinginan rakyat untuk menolak kenaikan harga BBM. Karena partai politik mempunyai hak beraspirasi untuk menyampaikan pendapat. Sebagai kader PDIP, kata dia, dirinya memilih menjalankan misi partai membantu kepentingan masyarakat. Partai, baginya menjadi tempat mengartikulasi kepentingan publik dibanding sekedar menjadi wakil eksekutif. “Ini pilihan yang saya ambil. Saya tak mau jadi pejabat yang oportunis. Kenaikan BBM tak bisa ditoleransi lagi, banyak warga yang dirugikan,” terangnya Politisi PDIP lainnya, Baktiono, mengatakan larangan Mendagri, tak berdasar serta tidak memahami asas Contrarius actus. Sebab kepala daerah maupun wakilnya itu bukan dipilih Mendagri, melainkan dipilih rakyat langsung. ”Dasarnya apa Mendagri memecat kepala daerah yang ikut orasi menolak kenaikan harga BBM,” kilah, Baktiono yang juga menjabat Ketua Komisi D DPRD Surabaya. Seperti diketahui Contrarius actus dalam hukum administrasi negara adalah asas yang menyatakan badan atau pejabat tata usaha negara yang menerbitkan keputusan tata usaha negara dengan sendirinya juga berwenang untuk membatalkannya. Asas ini berlaku meskipun dalam keputusan tata usaha negara tersebut tidak ada klausula pengaman yang lazim: Apabila dikemudian hari ternyata ada kekeliruan atau kehilafan maka keputusan ini akan ditinjau kembali. Asas contrarius actus ini berlaku tidak hanya untuk keputusan administrasi negara, namun juga asas peraturan perundangundangan. Yang berhak mencabut adalah pembentuknya itu sendiri dan tidak dapat dilakukan oleh peraturan atau lembaga yang lebih rendah. Asas ini juga sering di-

tidak dapat mencabut dan membatalkan berlaku mengikatnya sebuah peraturan perundang-undangan. Asas ini dahulu digunakan dasar Mahkamah Agung dalam pengujian peraturan di bawah undang-undang (UU) hanya berwenang menyatakan tidak sah, sedangkan yang berwenang mencabut dan membatalkannya adalah pembentuknya sendiri. UU 5 Tahun 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara menyatakan jika gugatan dikabulkan, pengadilan dapat menetapkan kewajiban yang harus dilakukan badan atau pejabat Tata Usaha Negara (TUN) untuk mencabut Keputusan TUN tersebut dan

menerbitkan Keputusan TUN yang baru. Pengamat politik Airlangga Surabaya, Sam Suharto, mengatakan, tidak masalah wali kota ataupun wakil wali kota, yang terikat dengan partai oposisi, ikut terlibat dalam demo menolak kenaikan BBM. Pasalnya, tidak ada aturan khusus yang menolak hal itu dilakukan. “Ketentuan itu belum jelas bahkan peraturan hirarkisnya sendiri belum diketahui. Jadi, saya rasa sah sah saja,” katanya. Dia menambahkan keikutsertaan wali kota ataupun wakilnya dalam unjuk rasa yang bertentangan dengan kebijakan pemerintah tidak bisa dilarang. Sebab, keikutsertaan tersebut tidak lebih dari sekedar bentuk ekspresi pendapat mereka. Hal itu juga bentuk solidaritas kepada masyarakat, jika mayoritas masyarakat menentang kebijakan pemerintah. Sudah sewajarnya aspirasi mereka didengarkan ataupun didukung. terlebih, wali kota dan wakilnya boleh ikut terlibat dalam demo menolak kenaikkan BBM. Ia menambahkan, mereka tetap bertanggung jawab terhadap tugasnya dan mencoba menghadirkan solusi untuk masalah-masalah yang menimpa masyarakat dalam penolakan kenaikan harga BBM ini. “Jadi jangan sekedar memanfaatkan moment untuk pencitraan politik dengan sentimen rakyat, mereka juga harus menghadirkan solusi soal pasokan ataupun harga BBM di daerah kepada pemerintah pusat,” ujarnya. Dari segi etika, misalnya keterlibatan pejabat dalam unjuk rasa anti kenaikan BBM tidak bisa dianggap tidak etis. Karena hanya berupa bentuk meluapkan ekspresi atau pendapat. Soal potensi konflik antara pemerintah pusat dan daerah, Sam Suharto menilai potensinya kecil. Sehingga lingkup permasalahan BBM ini lebih sederhana dari pada mempermasalah daerah keistimewaan suatau daerah yang berujung pada perombakan menimbulkan polemic yang lebih besar lagi. dengan masalah status keistimewaan Jogjakarta.(ton)

Kolom Surabaya TV

Siap Dicopot

Mantan Walikota Surabaya dari PDI Perjuangan itu, menantang dan siap dicopot dari jabatannya demi membantu aspirasi dan kepentingan publik. Karena itu, Wakil Ketua DPD PDIP Jatim ini tetap memimpin aksi turun jalan 89.000 massa yang menolak kenaikan harga BBM. Masyarakat beranggapan kenaikan BBM tidak realistis. Bambang DH, tidak ingin mempertahankan posisinya sebagai wakil kepala daerah, jika aspirasi ditingkat bawah menolak adanya kenaikan BBM. Untuk itu, dirinya siap mengawal agar kebijakan yang akan digulirkan pemerintah pada april mendatang tidak terealisasi. Termasuk menggalang massa dari PDI-P. Terkait itu Bambang DH, siap menerima segala konsekwensi apapun dari Mendagri termasuk pemecatan. Ia menambahkan,  dirinya tak ingin disebut sebagai oportunis, yang hanya mempertahankan sebuah jabatan saja. Namun, sebagai tempat mengartikulasi kepentingan publik. Sementara itu, PDI-P menerjunkan 20.000 massa dan disebar dibeberapa titik. Wawali Surabaya, Bambang DH, menghimbau para pendemo yang melakukan unjukrasa penolakan kenaikan BBM tetap  dalam situasi damai. (nyoman bona)

Ketika Oposisi Menolak Kebijakan Pemerintah Menaikkan BBM

3

Wakil Walikota-pun Pimpin Unjukrasa K

ebijakan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) mengundang reaksi penolakan. Tidak hanya dari masyarakat umum, mulai sopir bemo/ bus, petani, mahasiswa, LSM, tetapi pihak oposisi yang dimotori Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDIP) ikut menolak. Untuk mewujudkan keberpihakan dengan wong cilik, sekitar 72 ribu lebih massa yang tergabung dari unsur partai politik/parpol, buruh dan mahasiswa turun ke jalan

Selasa, (27/3). Tak tanggungtanggung, Wakil Walikota Surabaya Bambang Dwi Hartono/DH, yang menjabat Wakil Ketua DPD PDIP Jawa Timur/Jatim langsung memimpin sebagai koordinator aksi ribuan massa yang menolak kenaikan BBM mulai 1 April ini. Aksi turun jalan di Surabaya yang dimotori PDIP Jatim yang dipimpin langsung Bambang DH, dengan lantang menolak kenaikan harga BBM. Bahkan dengan gamblang Bambang DH, yang juga mantan Walikota Surabaya itu menyebut mantan anak buahnya yang kini menjabat Walikota Surabaya Tri Rismaharini, tidak mendengarkan aspiarasi rakyat kecil. Walikota juga enggan menyatakan dukungannya terhadap rencana penolakan kenaikan BBM. Pembangkangan yang dilakukan Walikota ini membuat DPC PDIP melaporkan Tri Rismaharini, kepada Ketua Umum PDI Perjuangan

Megawati Soekarnoputri. Sebab yang menjadikan Tri Rismaharini, hingga menjadi walikota karena diusung partai berlambang kepala banteng moncong putih ini. Atas dasar itu membuat DPC PDIP geram sehingga melaporkannya kepada Megawati Soekarnoputri. Meski menurut pemerintah sendiri menunda kenaikan harga bahan bakar minyak bisa menjadi bom waktu. Harga minyak dunia terus melonjak naik, angka subsidi BBMpun membengkak. Tahun lalu besar subsidi hanya Rp 129 triliun, tahun ini diperkirakan akan melonjak menjadi Rp 137 triliun (bila harga BBM dinaikkan) atau menjadi Rp 178 triliun bila harga BBM tak dinaikkan. Bambang DH, menilai pembatalan paripurna akan semakin memperjelas ketidakberpihakannya kepada rakyat kecil. “Sebagai pemimpin dalam situasi saat ini rakyatnya kesulitan, mestinya berada ditengah rakyatnya. Ini-kan seperti anak ayam kehilangan induknya,” Sindir Bambang DH, saat memimpin aksi massa PDIP. Terhadap hal ini rakyat nanti yang menilai sikap Risma tersebut.”Saya disini sebagai kader partai hanya beraspirasi atas kemauan rakyat dan juga sikap dari partai saya PDIP,” imbuhnya. Ketua DPC PDI Perjuangan, Wisnu Sakti Bhuana, mengaku heran dengan sikap Walikota Surabaya Tri Rismaharini, yang enggan memberikan dukungan atas penolakan kenaikan BBM. Padahal garis partai sudah cukup jelas menolak kenaikan BBM. ”Perlu diingat, Risma, diusung oleh PDIP. Tapi malah kebijakannya tidak mendukung PDIP. Saya tak mengerti apa maksud Risma,’’ kata Wisnu, keheranan. Sejak awal partai, lanjut Wisnu, sudah memberikan data, fakta, dan berbagai alasan mengapa menolak kenaikan BBM. Itu-pun sudah disosialisasikan kepada massa PDIP. Dengan

sosialisasi itu, massa PDIP benarbenar memahami bahwa kenaikan BBM itu bukan menguntungkan rakyat, tapi justru menyengsarakan rakyat kecil.

na. “Saya tidak ikut campur dalam hal ini. Yang pasti rapat badan musyawarah tadi menetapkan tidak ada paripurna,” kilah WW ini. Informasi yang dihimpun Bisnis Surabaya di DPRD menyebutkan, agenda rapat paripurna sebelumnya sudah terjadwalkan selasa (27/3). Namun, politisi Partai Demokrat itu buruburu menegaskan bahwa jadwal yang sudah ada itu sifatnya tentatif. “Yang resmi memutuskan itu banmus. Selain itu tidak ada undangan-kan. Kalau

”Sekali lagi Ini bukan pencitraan politik, tapi memang kebijakan kenaikan BBM tidak menguntungkan rakyat,” papar putra tokoh PDIP Jatim alm Sucipto, ini. Atas logika itu, mestinya walikota juga memahami mengenai gejolak yang ada dalam masyarakat. Jangan meredam sejumlah pihak agar tidak mengikuti aksi. Termasuk membatalkan sidang paripurna selasa (27/3). “Kami sangat menyesalkan. Walikota justru menelpon Ketua DPRD (Wisnu Wardhana/WW) untuk membatalkan paripurna,” kesal Wisnu, yang juga Wakil Ketua DPRD Surabaya ini. Saat dikonfirmasi Ketua DPRD Surabaya, Wishnu Wardhana, membantah tudingan itu yang dianggap menjegal rencana PDI Perjuangan yang bakal mengerahkan massanya turun ke jalan. Sebab PDI Perjuangan sebelumnya meminta fraksinya untuk meloloskan tuntutannya diparipur-

ada undangan itu baru jadwal resmi,” sambung Wisnu. Wisnu tidak menanggapi kabar yang beredar bahwa Walikota Tri Rismaharini, yang meminta membatalkan sidang paripurna. “Wah tidak itu gak benar. Sudahlah mas,” tepis Wisnu menolak memberikan penjelasan tentang telepon dari walikota Tri Rismaharini. Tak pelak WW dihujat demonstran yang membanjiri jalan Yos Sudarso itu dengan kata-kata kotor. Saat WW keluar dari gedung itu dan menyambut para demontran diatas truk dirinya mendukung aksi mereka dengan merekomendasikan aspirasi pendemo menolak kenaikan BBM pada pemerintah pusat. Namun dia tidak melakukan tandatangan pernyataan menolak kenaikan harga BBM. Dari sini massa merasa geram atas sikap WW, sehingga menghujat pimpinan DPRD Kota Surabaya tersebut.(ton)

Menunda kenaikan yak 25 persen. Sedangkan juta dengan asumsi (1 $ =

harga bahan bakar minyak (BBM) bisa menjadi bom waktu. Harga minyak dunia terus merangkak naik, angka subsidi BBM membengkak. 2011 subsidi Rp 129 triliun, dan tahun ini diperkirakan menjadi Rp 137 triliun (bila harga BBM dinaikkan) atau menjadi Rp 178 triliun bila harga BBM tak dinaikkan. Namun, hal ini mendapat anggapan berbeda dari Anggota DPRD Jatim Ali Mudji. Ia menilai data dari Bank Dunia, 64 persen pemakai premium bersubsidi adalah pengendara sepeda motor. “Ini artinya, mereka adalah rakyat kecil,,” katanya. Untuk kendaraan roda empat 36 persen. Sebagian besar mobil dikisaran harga Rp 100-200 juta, yang diketahui sebagai kelompok kelas menengah Indonesia. Sedangkan data BPS menyebutkan, sebanyak 65 persen pemakaian BBM bersubsidi dikonsumsi rakyat miskin, menengah dan bawah. Dari segi kelompok lapisan kaya tertinggi hanya 8 persen. “Hal ini bertolakbelakang dengan dalih pemerintah, yang mengatakan, subsidi BBM adalah salah sasaran. Pemerintah menyebut 77 persen penikmat BBM bersubsidi adalah lapisan kaya tertinggi seban-

menurut data PDI Perjuangan, data itu tidak memiliki akurasi yang jelas,” kilahnya. Kenaikan harga BBM, kata Ali, pasti akan menaikkan angka kemiskinan. Orang miskin diperkirakan akan tambah 1,5 persen. Saat ini, di Jatim tercatat angka kemiskinan mencapai 5,222 juta jiwa. Jika harga BBM naik, diprediksi akan bertambah 78.400 jiwa masyarakt miskin baru, yang pasti akan membebani keuangan negara. Sementara data hitungan PDIP dari hasil tambang minyak per hari mencapai 930.000 barel (1 barel = 159 liter) = 147.870.000 liter bila dihitung per tahun 147.870.000 liter x 365 hari mencapai 53.972.550.000 liter. Sedangkan beaya produksi meliputi (pengangkatan, pengilangan dan transportasi) sebesar Rp 566 / liter x 53.972.550.000 liter mencapai Rp 30,564 miliar / tahun. Dengan catatan harga mentah minyak dunia USD 105 / barel. Sedangkan pendapatan minyak mentah Indonesia per tahun 930.000 barel/ hari x 365 hari mampu meraih 339,450 juta barel. Pendapatan minyak mentah 339,450 juta barel x USD 105 / barel = USD 35,685

Rp 9.000) maka dapat dihitung dengan total pendapat minyak Indonesia USD 35,658juta x Rp 9.000 = Rp 320,9 triliun / tahun dikurangi biaya biaya produksi (Rp30,564 miliar / tahun ) = 320,6 triliun. Selain hak pemerintah Indonesia 70 persen dari total pendapatan yakni mencapai Rp 224,42 triliun. Padahal konsumsi BBM Indonesia per tahun mencapai 63 miliar / liter = 396,226 juta barel / tahun dengan total kebutuhan 396,226 juta barel x Rp 73,1 triliun = Rp 41,4 triliun atau total Rp 114,5 kekurangan yang harus di impor. Dari penjualan pemerintah ke Pertamina sebesar Rp 224,2 triliun, jika pemerintah tiap tahun mensubsidi rakyat sebesar Rp 114,5 triliun, maka dapat dilihat pemerintah masih memiliki keuntungan (Rp 224,2 triliun - Rp 114,5 triliun = Rp 109,92 triliun) hal ini tentunya bila dicermati APBN tidak mengalami kebocoran. Sebelumnya Menteri Keuangan Agus Martowardoyo, meminta DPR

tidak membatasi upaya pemerintah untuk menyehatkan anggaran negara. Ia meminta pasal 7 ayat 6 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2011 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2012 dicabut, karena akan menyebabkan defisit lebih dari batas sehat anggaran, yakni 3 persen. Agar pemerintah leluasa menyesuaikan harga minyak. “Dengan penyesuaian harga BBM sebesar Rp 1.500 per liter, defisit hanya 2,23 per liter, ditambah APBD (anggaran pendapatan dan belanja daerah) maksimal 0,5 persen,” kata Agus, belum lama ini. Karena itu pemerintah menyesuaikan harga BBM menjadi Rp 6.000 per liter yang diusulkan pemerintah terkendala pasal 7 ayat 6 UU APBN.

Sebab pasal itu menyebut tidak ada kenaikan harga BBM bersubsidi untuk masyarakat. “Sekarang ini harga minyak dunia sudah melonjak tinggi,” ujar Agus. Disatu sisi bila penyesuaian harga BBM bersubsidi tak bisa dihindarkan. Dengan tidak dicabutnya pasal itu, pemerintah tak berdaya mengendalikan konsumsi minyak saat ini. “Harga BBM subsidi Rp 4.500, yang tak disubsidi sebesar Rp 9.000, sedangkan harga di beberapa negara sudah mencapai Rp 12.000,” imbuhnya. Praktis jika tidak dinaikkannya harga BBM, pengeluaran negara untuk subsidi minyak lebih besar. Hal ini bisa menyebabkan anggaran Negara tidak sehat bila tidak menaikan harga BBM.(ton)


PENDIDIKAN EDISI 45 /TAHUN 01, 2 - 8 APRIL 2012

Sapu Angin 6 Tembus 2.000 Km/liter Surabaya, BS - Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya kembali meluncurkan mobil hemat energi “Sapu Angin 6″ dengan target konsumsi energi 2.000 kilometer per liter Rabu (28/03). Mobil dengan konsep hemat bahan bakar dan ramah lingkungan buatan Tim Sapu Angin (SA) ITS kembali akan berlaga di Shell Eco marathon Asia (SEM) 2012. “Kami merancang tiga mobil untuk ajang ‘Shell Eco Marathon’ (SEM) tingkat Asia di Sirkuit Sepang, Kuala Lumpur, Malaysia pada 4-7 Juli mendatang, tapi dalam peluncuran kali ini masih dua mobil yang selesai yakni Sapu

Angin 6 dan 7,” kata Manajer Umum Tim ITS ‘Sapu Angin 2012′, Yoga Dwi Widagdo. Yoga menargetkan mobil Sapu Angin 6 yang berbahan bakar bensin dan berlaga di kelas prototipe itu dapat menjadi juara Asia.“Untuk mobil Sapu Angin 7 yang berbahan bakar biodiesel (Fame) dan berlaga di kelas ‘urban concept’ itu, kami menargetkan dapat memecahkan rekor dunia yang diraih AS dengan 270 kilometer per liter,” paparnya. Berbeda dengan mobil prototipe dan biodiesel/Fame serupa pada tahun 2011, Yoga menjelaskan di kelas prototipe berupa rangka lebih aerodinamis, warna hitam,

Mantap-Sapu Angi 6 yang diyakini mampu tembus 2000km/liter.

ban diletakkan di bagian dalam, sistem transmisi terbuat dari “belt”, bukan rantai, dan mesin dengan 65 cc. “Warna hitam untuk me-

nyesuaikan dengan bodi yang mirip ikan paus orca atau paus pembunuh, sedangkan ban diletakkan di bagian dalam untuk mendukung sistem

yang lebih aerodinamis. Modifikasi itu merupakan pelajaran dari pengalaman sebelumnya,” jelasnya. Dalam peluncuran yang

dihadiri Kepala Biro Litbang Pemprov Jatim Abdul Hamid, Asisten IV Sekkota Surabaya Eko Harianto, dan Pembantu Rektor I ITS Prof Ir Herman Sasongko, Sekretaris Jurusan Teknik Mesin ITS Dr Wawan Aries Widodo ST MT menjelaskan tahun ini merupakan tahun ketiga partisipasi ITS dalam SEM Asia. “Belajar dari pengalaman sebelumnya yang menyebabkan kendala di tingkat Bea dan Cukai, maka pengiriman mobil untuk tahun 2012 akan diupayakan melalui seleksi biro jasa pengiriman barang yang tidak bermasalah, serta memenuhi saran pihak penyelenggara dan Bea dan Cukai,” tutur Pembina Tim ITS

Pameran Pendidikan Amerika Digelar Surabaya, BS - Education USA kembali menggelar Pameran Pendidikan Amerika terbesar 27 Maret  lalu. Pameran ini menghadirkan 37 sekolah dari seluruh wilayah Amerika Serikat untuk menjadi tuan rumah dalam seminar sehari dan konseling pendidikan yang terbuka untuk umum. Konsul Jenderal AS Surabaya, Kristen F Bauer mengungkapkan dalam pameran kali ini, para peserta pameran 3 kali lebih besar dari tahun sebelumnya. Setidaknya program ini menarik minat 1000 anggota masyarakat. “Kami sudah beberapa tahun ini menggelar pameran pendidikan, tapi kali ini merupakan pameran

terbesar,” katanya. Menurut dia, pelajar dan mahasiswa dari Indonesia yang belajar ke AS sebenarnya sudah banyak, tapi jumlahnya belum sebanyak prediksi yang diharapkan. “Hingga kini tercatat 7.000an pelajar dan mahasiswa yang belajar di sejumlah universitas di AS, kami mengharapkan jumlahnya dua kali lipat tahun ini,” katanya. Ditambahkan Kristen pemerintah AS berkomitmen memberikan 165 juta dolar AS untuk berbagai program pendidikan, termasuk beasiswa. “2011 ada 96 persen aplikasi visa pelajar dari Indonesia ke AS yang diter-

bitkan untuk tujuan belajar di AS. Pelajar dan mahasiswa dari Jatim sendiri cukup banyak di AS,” katanya. Sementara itu, perwakilan AMINEF Surabaya, Ratna Wijaya, mengatakan pameran pendidikan dibuka dengan workshop tentang sistem pendidikan di AS. “Selain itu juga ada workshop visa pelajar, beasiswa, dan menulis esai yang baik,” katanya. Ke-38 universitas dan “community college” (CC) yang mengikuti pameran pendidikan antara lain Florida Institute of Technology, San Francisco State University, University of California, University of Kentucky,

Beri Penjelasan-Petugas dari Education USA saat menjelaskan kepada salah satu pengunjung pameran.

University of Missouri, Iowa State University, The George

Washington University, Cascadia CC, dan sebagainya. (dne)

Campus France Bekali Calon Mahasiswa Surabaya, BS – Hadirnya Campus France di Surabaya dapat memberi warna jelas dalam belajar bahasa Prancis. Bahkan, diharapkan dpat memperlanjar upaya belajar di perguruan tinggi Perancis. Sebab, pihak kampus juga menyediakan diri untuk memberi pembekalan, baik kebahasaan maupun beberapa hal terkait kehidupan di Perancis. Menurut penanggung jawab Campus France Surabaya, Siska Martina, kursus ini merupakan bekal untuk menempuh

Surabaya, BS - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tidak menyediakan soal cadangan, oleh karena itu Distribusi naskah soal Ujian Nasional (UN) harus tepat. Berdasar Permendikbud No 59/2011 dan Peraturan Ketua Badan Standar Nasional No 0011/ P/ BSNP/XII/2011 tentang Prosedur Operasi Standar Ujian Nasional SMP/MTs, SMPLB, SMA/MA, dan SMK tahun 2011/2012. Kepala Dindik Jatim Harun menegaskan sudah mengantisipasi adanya kekhawatiran soal rusak, robek, dan lain sebagainya. “Antisipasi jika ter-

perguruan tinggi di Perancis. “Awalnya, mereka harus mampu

berbahasa Perancis. Minimal menguasai basicnya, pokoknya yang dasar-dasar dulu. Baru selan-

jutnya pembelajaran sesuai program studi yang ditempuhnya,” tandasnya. Untuk melakukan kursus pendididkan Perancis ini dilakukan ujian bahasa atau yang disebut delf. Ujian ini dilakukan untuk studi S1 dan S2. Studi Teknik dan Ekonomi merupakan jurusan yang banyak peminatnya. Meski beberapa jurusan lainnya seperti desain, fashion, film, balap, juga jurusan lainnya ada yang memilih.

“Sampai saai ini, Paris tetap jadi lokasi favorit. Namun karena biaya hidup di Paris sangat mahal, banyak yang mulai mengarahkan tujuan di luar Paris. Seluruh kampus di Prancis sudah tersebar pelajar dari Indonesia. Karena memang semua memiliki kualitas yang sama bagusnya. Sehingga hampir merata,“ ujarnya. Campus France tidak hanya membantu pelajar untuk menempuh pendidikan di Perancis. Namun banyak kerjasama yang dilakukan. Di antaranya pertukaran pelajar dan pertukaran dosen. Juga dilakukan kerjasama di Indonesia bagian timur.

Kerjasama yang sudah dilakukan sampai tahun ini tentunya cukup sukses. “Meski pengiriman pelajar masih jauh diatas target, namun kami tetap optimis untuk bisa mencapai target,” paparnya. Target yang ingin dicapai adalah 1000 pelajar yang dikirim, namun untuk sementara ini masih sekitar 400 pelajar yang diberangkatkan. Optimisme tetap ada di Campus France untuk tetap bisa mengirim pelajar ke Perancis. “Kalau disini (Surabaya) baru jadi masih dalam masa pengenalan. Untuk promonya,kami mengadakan seminar-seminar di beberapa sekolahan,” ungkapnya. (diy/dne)

“Sapu Angin 2012″ itu. Pada SEM Asia tahun 2010, mobil Sapu Angin 2 menyabet dua penghargaan yakni “Combustion Grand Prize” dan “Gasoline Fuel Award”, sedangkan untuk kelas “urban concept” mampu menempuh jarak 237,8 kilometer per liter, lalu pada tahun 2011 juga menyabet dua gelar yang sama dengan kelas “urban concept” menempuh jarak 149,8 kilometer per liter. SEM Asia adalah kompetisi bagi para mahasiswa di Asia untuk membuat kendaraan yang dapat menempuh jarak terjauh dengan bahan bakar se-efisien mungkin. Kompetisi rutin ini telah dis-

tinggi,” katanya. Naskah soal harus disimpan di Polres untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Selain itu, kotak berisi naskah soal harus terkunci minimal dua buah gembok. “Pengawas harus jeli, teliti dan cermat. Persoalan-persoalan kecil harus dikoordinasikan dengan baik,”katanya. Tercatat sebanyak 103.335 siswa mulai tingkat SD hingga SMA di Kota Surabaya dipastikan akan mengikuti Ujian Nasional (UN) tahun ini. Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Surabaya Ikhsan mengatakan jumlah peserta UN tersebut tergolong banyak, sehingga aloka-

si dana yang dikucurkan dari pemerintah pusat pun besar yakni Rp2,639 miliar. “Dana subsidi untuk UN ini akan diberikan kepada siswa mulai tingkat SD/ MI/SDLB, SMP/SMPLB,dan SMA/SMALB serta SMK,” katanya Saat ini dana UN belum cair. Namun jika sudah cair akan langsung diberikan kepada sekolah penyelenggara secara langsung. Dindik tidak akan menahan apalagi mempersulit proses pencairan dana UN. ”Dana ujian adalah hak siswa, pasti kita akan berikan langsung,” jelas Ikhsan. Dalam UN kali ini masing-masing siswa

Surabaya, BS - Meski masih jauh dengan tahun ajaran baru, Komisi D kembali memperingatkan agar pihak sekolah tidak mewajibkan murid-muridnya membeli buku pelajaran dari sekolah. “Untuk buku pelajaran, pihak sekolah harus kembali pada aturan dengan tidak mewajibkan murid membeli buku pelajaran dari sekolah, utamanya buku penunjang. Untuk buku rujukan utama pemerintah sudah menyediakan langsung ke sekolah , tidak ada pembelian lagi,” ujar anggota Komisi D, masduki Toha. Menurut Masduki, ada sinyalemen saat ini masih banyak sekolah khususnya sekolah negeri, terutama di wilayah Surabaya pinggir yang mencoba mewajibkan murid untuk membeli buku penunjang pada pihak sekolah. Padahal, lanjut Masduki, pihak sekolah ahnya berkewajiban menunjukkan buku-buku penunjang yang harus dimiliki oleh murid. “Untuk pembeliannya tiap murid dipersilahkan mencari sendiri apakah itu membeli atau pinjam tidak ada paksaan,” imbuh Masduki. Sementara untuk buku pelajaran wajib, lanjut Masduki, tiap sekolah negeri sudah disediakan oleh pemerintah pusat. Buku tersebut bisa dipinjamkan kepada murid sesuai dengan kebutuhan. “Kalau buku wajib pelajaran kan sudah disediakan, tidak lagi ada kewajiban membeli,” tegasnya. Mengenai sinyalemen masih banyaknya sekolah di wilayah pinggir yang mencoba mewajibkan pembelian buku bagi muridnya, Masduki meminta agar Dinas pendidikan kota Surabaya untuk melakukan pengawasan lebih ketat. Menurutnya upaya sekolah semacam ini sangat terkait dengan kondisi ekonomi guru dan kemampuan guru untuk mengerti aturan yang ditetapkan pemerintah. “Kalau Dinas pendidikan melakukan pengawasan dan penerangan kepada sekolah dengan optimal, maka percobaan mencari keuntungan dari pembelian buku dapat diminimalisir,” tegasnya. Untuk itu, lanjut Masduki, komisi D membuka pintu bagi pelaporan setiap kasus yang terkait pendidikan di Surabaya. “Silahkan lapor ke kami kalau ada kasus yang merugikan siswa sekolah apapun itu,”terangnya.(ton)

Siap Unas-Siswa-siswa salah satu SMA di Surabaya memantapkan persiapan UN.

mendapat alokasi subsidi dana antara Rp25.000-Rp28.000. Sementara itu, dana UN untuk total Jawa Timur sendiri mencapai Rp 39.666.190.000. Kepala Dindik Jawa Timur

elenggarakan di Eropa sejak 1985 dan di Amerika sejak 2007, sedangkan di Asia digelar untuk pertama kalinya pada 2010 di Sirkuit Internasional Sepang, Kuala Lumpur, Malaysia. Untuk tahun 2012, SEM Asia diikuti 146 tim dari 17 negara. Dari Indonesia ada 18 tim yang terdaftar yakni ITB dengan empat tim, USU dengan satu tim, ITS tiga tim, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dengan dua tim, UI tiga tim, Politeknik Negeri Jakarta dengan satu tim, Politeknik Negeri Pontianak (PolNep) dengan dua tim, UGM satu tim, dan Politeknik Manufaktur Negeri (POLMAN) Bandung satu tim. (dne)

DPRD Pelototi Tarikan Buku

UN Tak Sediakan Soal Cadangan

jadi kekurangan soal bisa di fotocopy pada paket soal yang kurang dengan dikawal kepolisian atau mengambil kelebihan soal di sekolah terdekat. Begitu juga dengan lembar jawaban ujian nasional (LJUN), jika ditemukan rusak atau kurang maka siswa bisa mengerjakan dengan kertas lain, dan panitia UN mengambil kelebihan LJUN di sekolah terdekat kemudian siswa memindahkan ke LJUN yang resmi,” kata Harun. Harun mengaku masih rentan adanya kebocoran soal UN. “Saya rasa kalau potensi kebocoran 0,001 persen. Sekarang akurasinya sudah sangat

4

Harun menjelaskan dana akan dialokasikan untuk pengadaan naskah UN, penggandaan ijazah, dan biaya operasional lain. “Tidak boleh lagi ada tarikan ke siswa. Sebab semua kan

sudah disediakan oleh negara,” terangnya. UN akan dimulai pertengahan April 2012 mendatang. Rencananya untuk jenjang SMA/ MA akan dilaksanakan pada 1619 April dan ujian susulan pada 23-26 April. Sedangkan untuk SMALB dijalankan 16-18 April dan ujian susulan padan 23-25 April 2012. Jadwal SMALB sama dengan SMK se-Indonesia. Untuk percetakan soal UN di jenjang SMA tahun ini diambil alih oleh Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Sedangkan Dindik Jatim hanya menyiapkan siswa yang akan mengikuti UN saja. (dne)

Surat Pembaca ..

Terganggu Demo BBM

Saya bekerja disalah satu perusahaan swasta di Surabaya. Kebetulan setiap hari bekerja saya melewati jl. Gubenur Suryo yang sekarang ditempati untuk demo akibat kenaikan BBM. Perjalanan saya menjadi terganggu. Saya hanya berharap semoga secepatnya pemerintah menyelesaikan dan membuat kebijakan baru untuk kesejahtraan masyarakat. Karena dengan adanya demo, seringkali telat dikantor dan waktu habis diperjalanan.

Kecewa Servis Center Ponsel

Febuari belum setahun garansi, ponsel saya rusak. Kerusakan terjadi pada lubang untuk mencharger baterai. Karena saya sangat membutuhkannya maka bermaksud menyervisnya di servis center jalan ambengan Setelah di servis center, ponsel rusak saya tidak diterima, karena tidak bisa menunjukan kwitansi pembayaran. Memang kwitansi pembelian saya hilang tetapi saya kecewa meski ada garansi satu tahun karena ponsel tersebut hanya awet tujuh bulan.

Saya membeli ponsel Nexian bulan juli 2011. Pada bulan

Desi Yuanti, Surabaya

Untuk para pemdemo, saya sebagai masyarakat Surabaya ingin agar demo yang tertib dan tidak menganggu aktifitas orang lain. Fitri Aryani, Surabaya

Pemimpim umum : ABG Satria Naradha, Penanggungjawab : Suryawan, Pemimpin Perusahaan : Nyoman Sudapet, Redaktur Pelaksana : Bambang Wiliarto, Redaktur : Edy Joko Pranoto, Sekretaris Redaksi : Suci Laraswati, Anggota Redaksi : Antonius Andhika, Dinie Pravita MD., Diyah Khoirunnisa, M. Nafan Hadi, Putri Rahayu, Prawita Hutajulu, Sidoarjo : Rino Tutuko, Malang : Teguh Windarto, Iklan/Marketing : Noor NH, Andika Purnomo, Sirkulasi : Kasnoto, Desain Grafis : Iwan Budi Hartanto, M. Hadi Widjaja, Alamat Redaksi/Iklan/Sirkulasi : Permata Darmo Bintoro 22 -23 Jalan Ketampon Surabaya, Telp. 031 5668432, 5633456. Fax. 031 5675240. Email : editor_bisnis@yahoo.co.id, Perwakilan : Jalan Kepiting 100 X , Telp.0333 1417578 Banyuwangi, Jalan Kepundung 67 A, Telp. 0361 225764, 225765. Fax. 0361 227418 Denpasar, Jalan Palmerah Barat 21 F, Telp. 021 5357602. Fax. 021 5357605 Jakarta. Penerbit PT Tarukan Media Dharma. Iklan Peluang Emas Tarif Iklan Mini/Baris : Rp 11.000 (30 Karakter) minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Iklan Display B/W : Rp 10.000/mmk, Iklan Display Full Colour : Rp 15.000/mmk, Advertorial B/W : Rp 5.000/mmk, Advertorial Colour : Rp 10.000/mmk, Iklan Keluarga/ Sosial : Rp 5.000/mmk. Informasi dan Pemasangan Iklan Hubungi : 031 5668432/5633456, Fax. 031 5675240 • WARTAWAN BISNIS SURABAYA SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL , DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APAPUN DARI NARASUMBER


JAWA TIMUR EDISI 45/TAHUN 01, 2 - 8 APRIL 2012

Disperindag Perketat Meteran SPBU Surabaya, BS - Kenaikan Bahan Bakar Minyak/ BBM bersubsidi, memicu sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum/SPBU di Jawa Timur/Jatim melakukan kecurangan agar mendapatkan keuntungan. Karena itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan/Disperindag Jatim semakin memperketat pengawasan. “Sejak dua pekan lalu, kami minta tim metrologi lebih intensif memeriksa, bagaimana takaran tera meter ditiap SPBU di Jatim agar kondisinya masih sesuai standar,” kata Kepala Disperindag Jatim, Budi Setiawan kepada Bisnis Surabaya, pekan lalu. Menurut dia, Disperindag Jatim akan menyegel sejumlah SPBU nakal yang terbukti melakukan penyimpangan. Sejauh ini, Disperindag Jatim hanya menemukan satu SPBU yang terbukti melanggar. Yaitu, di wilayah Pandaan Pasuruan. Itu-pun hanya dilakukan oknum petugas SPBU yang bersangkutan. Ia menyatakan, pengawasan terhadap tera meter SPBU dilakukan secara periodik. Apalagi, ada kenaikan harga bahan bakar minyak sehingga pihaknya meningkatkan pengawasan ke SPBU di seluruh Wilayah Jatim. “Peningkatan pengawasan tersebut lebih difokuskan kepada pompa BBM yang tersedia di sejumlah SPBU di Jatim. Upaya itu dilakukan dengan mengerahkan tim metrologi. Mereka melakukan berbagai kecurangan demi keuntungan besar,” tandasnya. Selama ini,

Ketat - Mengantisipasi kemungkinan curang pengelola SPBU, Disperindag secara intensif melakukan pemeriksaan meteran.

ada laporan jika ada SPBU yang diduga telah melakukan kenakalan dengan mengubah standar tekanan tera meter di Jatim. Mengenai potensi kenakalan SPBU di jatim, kata dia, sesuai keberadaan tim metrologi yang di tempatkan dienam titik di Jatim. Pihaknya, belum menemukan daerah mana yang berpeluang melakukan kecurangan. “Apalagi, kami menerapkan pemeriksaan ke masing-masing SPBU. Bahkan, jadwalnya telah diatur tim metrologi Disperindag Jatim yang berada ditingkat Kabupaten/Kota seperti di Bojonegoro, Malang, Jember, Madiun, Kediri, dan Surabaya,” ujarnya. Pengalaman pengawasan pada tahun sebelumnya, Tim Metrologi Disperindag Jatim telah menemukan SPBU nakal. “Ketika terbukti melakukan tindakan itu, kami tak segan untuk menyegelnya. Tapi jumlahnya tidak banyak,” tandasnya. Jika dibandingkan pada hari normal, tingkat kenakalan pengusaha SPBU

lebih tinggi dibandingkan, saat ini seiring rencana kenaikan harga BBM bersubsidi dari Rp 4.500 menjadi Rp 6.000 perliter. Karena saat itu, mereka lebih untung,” katanya. Disisi lain, konsumen tetap membeli BBM bersubsidi sesuai kebutuhan normal. Jangan panik, dengan adanya isu kenaikkan harga komoditas tersebut karena “panic buying” justru mengganggu ketersediaan stok,” imbuhnya. Terkait naiknya harga kebutuhan pokok, dia mengatakan, harganya masih relative stabil. Hal ini karena Pemerintah Provinsi Jatim menyediakan beaya subsidi angkut sebesar Rp 5 miliar. Subsidi tersebut akan dibagikan kepada 38 kabupaten/kota diseluruh Jatim. Pihaknya, juga mengadakan operasi pasar guna meredam gejolak harga di pasaran. Ia menyebut, beberapa komoditas seperti beras yang disubsidi oleh pemerintah. Sehingga harganya lebih murah Rp 7.300 per kg. Padahal di pasaran harganya mencapai Rp 8.500 per kg. (ptr)

Dari Cooffebreak Bisnis Surabaya Bersama Kabarbisnis

5

Diversifikasi Investasi Lebih Menguntungkan

Diversifikasi instrumen investasi diperlukan untuk menyebar resiko sekaligus memperoleh gain atau keuntungan finansial yang lebih tinggi. Inilah salah satu kesimpulan yang didapat dalam diskusi Coffeebreak dengan tema pengelolaan dan perencanaan keuangan yang diselenggarakan kabarbisnis.com bersama Bisnis Surabaya, di Black Canyon Cafe Surabaya Town Square, Kamis (29/3/2012). Perencana Keuangan Fadjar Hutomo menjelaskan, dengan memecah investasi pada beberapa instrumen, diharapkan hasil akhir sekaligus gain yang diperoleh pada akhir masa investasi bisa lebih tinggi. “Dengan investasi awal Rp 100 juta jika dimasukkan dalam instrumen deposito dengan return maksimal 13 persen dalam 20 tahun, hasil akhir yang bisa didapat berkisar Rp 1,15 miliar,” jelasnya. Kepala Kanwil VI pt Jam-

Direktur Utama Jatim Ventura, Fadjar Hutomo (kiri) dan Kepala Kanwil VI pt Jamsostek Junaedi (kanan).

sostek Junaedi yang juga hadir sebagai pembicara dalam acara yang sama mengingatkan kepada perusahaan betapa pentingnya mengauransikan karyawannya. “Ini penting mengingat resiko kecelakaan kerja dan penyiapan dana pension yang tidak sedikit,” katanya. Fajar menggambarkan, berbeda halnya jika investasi tersebut ditanamkan dalam beberapa instrumen, misalnya reksadana, saham, dan usaha riil. “Jika in-

vestasinya dipecah misalnya menjadi 5 instrumen dengan imbal hasil yang berbeda-beda, misalnya dengna return tahunan 17 persen, 15 persen,12,5 persen dan 11 persen serta sisanya digunakan utnuk keperluan usaha, maka hasil yang didapat bisa mencapai Rp 1,16 miliar. Itupun dengan asumsi usaha yang dilakukan gagal total dan investasinya hilang,” ujarnya. Dalam diskusi tersebut, pria yang saat ini menjabat Direk-

tur Utama Jatim Ventura tersebut mengatakan, perencanaan keuangan harus dilakukan sejak dini. Jika perencanaan sejak dini dilakukan, tentu saja return yang didaapt akan lebih tinggi dibanding jika investasi dilakukan belakangan. Fajar juga mengilustrasikan jika seseorang berinvestasi pada umur 25 tahun selama 10 tahun dengan uang Rp 300 ribu tiap bulan,dengan asumsi tingkat imbal hasil 10 persen per tahun, maka pada usia 65 tahun, dana investasi yang didaapt mencapai Rp 1,2 miliar. Berbeda halnya jika investasi dilakukan mulai usia 35 tahun dengna imbal hasil sama, pada usia 65 tahun, maka hasil akhir yang didapat pada usia 65tahun hanya Rp 450 juta. “Ini menunjukkan bahwa investasi harus dimulai sedini mungkin. Investasi juga harus dilakukan untuk mengantisipasi resiko hidup yang kerap tidak diketahui ujungnya,” tandasnya. (dne)

Tanah Dicaplok, Hasyim Tunggu Keadilan Sidoarjo, BS Hasyim Ali Mas’ud warga Desa Sarirogo secara resmi mengadukan H.M Sulton warga Jl Taruna Wage dan H.M Partoyo wardga Desa Wage, Kecamatan Taman, Sidoarjo, Ke Mapolres Sidoarjo tertanggal 17 Januari 2012. Anehnya, hingga kini Hasyim Ali Mas’ud masih belum menerima perkembangannya dari hasil pengaduannya. Pengaduan terhadap dua orang tersebut dilakukan karena ada dugaan perbuatan yang melanggar hukum yang di lakukan

H.M Sulton dan H.M Pratoyo dari manageman PT Prasetyo Jaya Makmur. Diuraikan Hasyim, H.M Sulton sebelumnya tercatat sebagai kuasa hukumnnya, ketika terjadinya pembatalan atas jual beli tanah sawah antara Bu Tiyar yang nota bane sebagai Ibu Kandung Hasyim dengan H.M Pratoyo. “Dengan adanya pembatalan jual beli tanah, akhirnya Notaris PPAT Rini Widoawati, mengembalikan sertifikat no Hak Milik No 2.80 atas nama Bu Tiyar seluas 940 M2 , Tertanggal 15 Desember 2010. Setelah diserahkan sertifikat tersebut, orang tua saya tidak pernah melakukan penjualan

tanah lagi. Anehnya bapak H.M Sulton seolah bekerjasam dengan Partoyo untuk mengusai tanah milik Ibu Kami dan saat ini di lokasi tanah kami sudah berdiri bangunan sebagai kantor pemasaran,” tandasnya Lebih lanjut, Hasyim menjelaskan, bahwa setelah sertifikat di kembalikan oleh Notaris, H.M Sulton menghubungi Hasyim, untuk meminjam sertifikat. Katanya dengan tujuan untuk melaporkan ke Kejaksaan. “Kami orang bodoh, akhirnya sertifikat kami kasihkan dan masih belum di kembalikan. Anehnya tanah kami sudah berdiri bangunan PT Prasetyo Jaya Makmur.

Kami berharap Pihak Kepolisian segera menindak pelanggaran hukum yang di lakukan oleh H.M Sulton dan H.M Partoyo,” jelasnya Hasyim Berharap ada respon positif dari penegak hukum untuk melakukan pengusutan secara tuntas terkait tanahnya yang kini sudah berdiri bangunan. Padahal Jual beli sudah ada pembatalan. “Kami berharap tanah kami di kembalikan, dan memproses perbuatan melawan hukum yang di di duga di lakukan oleh dua oknum tersebut. Kami mintak keadilan yang seadil-adilnya,” ungkapnya.(rin)


IPTEK & TELEKOMUNIKASI EDISI 45/TAHUN 01, 2 - 8 APRIL 2012

Muhammad Jumadi

Perkembangan teknologi telekomunikasi dan informasi dewasa ini telah memberikan berbagai kemudahan layanan terutama bagi pengguna jasa dan sarana telekomunikasi. Masih sedikit yang memahami dibalik berbagai fasilitas layanan terdapat berbagai permasalahan yang menimbulkan dampak kurang baik bagi pengguna. Dampak tersebut apabila tidak segera diantisipasi dapat merugi- kan pengguna, mengingat sebagian besar belum memahami seluk-beluk dunia telekomunikasi. Hal inilah yang memotivasi Muhammad Jumadi (40) bergabung bersama IDTUG (Indonesia Telecomunications User Group). Wajah pria yang sekarang menjabat sebagai Sekertaris Jendral IDTUG tidak asing lagi. Karena kerap muncul dibeberapa media  internet  dan televisi saat mencuatnya kasus penyedotan pulsa.  IDTUG didirikan 18 Agustus 2004. Saat itu, ia mengatakan, untuk menjadi anggota harus membayar beaya keanggotaan yang terbilang cukup besar. Tetapi, karena motivasinya untuk mengedukasi pengguna agar mengerti penggunaan jasa dan sarana telekomunikasi secara benar dan beretika, serta memahami hak-hak dan kewajiban penggunaan jasa dan sarana telekomunikasi. Jumadi, merasa senang jika apa yang diperjuangkan menghasilkan. Dia bercerita waktu terjadi sms terkirim tiga kali di Jakarta, padahal hanya bermaksud mengirim sekali. Itu terjadi pada operator seluler Indosat. Kemudian karena yayasan kami melaporkan, maka beberapa hari kemudian pulsanya dikembalikan. Hal itu yang menjadi kepuasan bagi pria yang juga hobi olahraga. Kadang sebagai orang yang bekerja di yayasan ada juga kecurigaan negatif dari luar tentang dana. Jumadi, berpengalaman sebagai dosen teknik informatika. Selama enam tahun (1999-2004) di Sistimik Swadarma Bandung dan ST Inten. Karena kesibukannya bekerja sebagai Sekjen di IDTUG dan Senior Business Development Manager di France Telecom Grup, Jumadi, mengurangi jam ngajarnya sebagai dosen. “Tugas kita para dosen bukan hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, namun kita harus juga memotivasi mereka untuk menghargai ilmu pengetahuan sehingga mereka akan menjadi pembelajar mandiri. Tugas kita juga adalah mengawal dan mendukung mereka mencapai cita-citanya seperti yang orang tua mereka harapkan,” kata Jumadi. Dalam pekerjaan, tugas yang membuat pria lulusan S2 manajemen keuangan merasa cepat lelah adalah tugas-tugas yang mengharuskan saya berkomunikasi, berkoordinasi, dan bernegosiasi dengan orang lain. Realitanya, kegiatan itulah yang cukup mewarnai sebagian hari-hari Jumadi. ‘’Pekerjaan yang hampir setiap waktu mengharuskan saya peduli terhadap pengguna teknologi informasi dan telekomunikasi agar tidak dirugikan,’’ katanya sambil menambahkan meski lelah, dia tidak akan berhenti. Jumadi akan berhenti ketika apa yang perjuangkannya telah selesai. (prw)

Kampanye Internet Sehat

Pemerintah terus berupaya mendorong pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) maksimal untuk tujuan positif. Kampanye pemanfaatan internet sehat-pun diselenggarakan di berbagai kota. Menkominfo, Tifatul Sembiring, mengatakan, perkembangan internet sangat pesat membawa dampak positif dan negatif. Untuk itu Depkominfo bersama sejumlah pihak, termasuk XL mendorong dan mengimbau orangtua, operator selular, sekolah dan semua pihak untuk menjaga anak-anak dari hal-hal yang negatif. Salah satu solusinya mendorong internet sehat. “Kami melakukan roadshow keseluruh Indonesia mendorong internet sehat ini,” katanya. Menkominfo mengajak siswa tidak menggunakan internet untuk tujuan yang dilarang UU No 11/2008 tentang ITE. Karena ancaman hukumannya cukup berat. Selain juga melanggar aturan kesusilaan yang dianut masyarakat Indonesia. Dia menegaskan, UU itu menyatakan secara jelas bahwa mengirimkan pornografi lewat HP, email, website, twitter, facebook dan alat lainnya diancam hukuman 12 tahun penjara. Vice President PT XL Axiata Tbk Regional Sumatra, Bambang Parikesit, mengatakan program internet sehat aman bagi masyarakat, khususnya bagi kalangan pelajar mulai dari SD, SMP, SMA dan perguruan tinggi. Hal ini dilakukan sebagai bukti XL peduli dengan kemajuan teknologi dikalangan generasi muda.  “XL tak sekedar bisnis semata, tetapi XL juga ikut mendidik generasi muda untuk mahir dan pintar dibidang informasi, komunikasi dan teknologi. Bahkan XL ikut mengkampanyekan cara berinternet sehat dan aman,” tegas Bambang. Sejak 6 tahun silam, bersama ICT Watch, XL telah mengkampanyekan pemanfaatan internet secara sehat dan positif bagi seluruh kalangan masyarakat, terutama pelajar. Kampanye dilakukan baik melalui pelatihan, maupun juga penerbitan buku panduan bagi pelajar dan orang tua. Buku ini bahkan terus diupdate agar tetap relevan dengan perkembangan dan kemajuan teknologi informasi sangat cepat. (prw)

IDTUG: Sedot Pulsa masih Terjadi

T

eknologi seluler makin berkembang di Indonesia, dengan jumlah pengguna saat ini melebihi 200 juta orang.  Pasar seluler bukan hanya di kota saja, tapi juga mencakup pedesaan, yang masyarakatnya cukup terbelakang dan hanya minim informasi. Terutama teknologi informasi dan telekomunikasi. Seluler menjadi kekuatan yang tak bisa dihindari karena globalisasi teknologi. Hal ini belum diimbangi dengan tingkat pemahaman publik atas penggunaan produk. Operator dengan gencar memperkenalkan ber-

bagai value added service, mulai yang dibutuhkan publik sampai tawaran layanan yang tidak penting. Munculnya SMS premium yang menawarkan berbagai layanan konten menggiurkan kurang diantisipasi. Bahkan, hal-hal yang sangat mendasar, berupa sosialisasi kepada masyarakat mengenai produk yang ditawarkan. Selama ini pengguna umumnya tidak tahu bahwa dalam sebuah layanan konten premium, ada penyedia jasanya, yaitu Content Provider (CP). Bahkan operator telekomunikasi maupun CP memberikan layanan konten tanpa memperhatikan hak konsumen. Hal itu diungkapkan oleh Secretary General IDTUG, Muhammad Jumadi, kepada Bisnis Surabaya,

pekan lalu. Menurut dia, aksi sedot pulsa ternyata masih berjalan, walau tak seheboh sebelumnya. Hal itu disebabkan, oknum CP banyak yang hanya mendaftarkan sebagian konten barunya. Sedangkan yang lain tak terdaftar. “Kondisi ini diakui Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI), ada ratusan pemilik konten yang sengaja tak mendaftarkan diri ke BRTI. Sehingga lolos dari pantauan. Satu pemilik bisa memiliki 2-10 CP,” kata Jumadi. Menurut dia, hal ini menunjukkan konten yang tidak didaftarkan sengaja digunakan untuk melakukan aksi sedot pulsa. ‘’Sayangnya BRTI tak punya sanksi yang tegas dan keras bagi pemilik konten yang ketahuan tak mendaftarkan konten mereka ke

6

BRTI,” ujarnya. Meski sudah ada tersangka dalam kasus sedot pulsa, IDTUG masih berharap BRTI maupun kepolisian mengusut tuntas masalah ini dan menutup semua konten yang terbukti tak mendaftarkan diri di BRTI. Serta, menindak penyedia konten nakal yang melakukan sedot pulsa berupa sanksi denda hingga pencabutan izin operasi. Sehingga kasus sedot pulsa tak terjadi lagi. ‘’Jika BRTI masih kecolongan, kami sebagai konsumen ingin pulsa yang sudah disedot dikembalikan dalam bentuk pulsa lagi. Jika BRTI mau lebih bertaring, mereka harus mengambil kebijakan yang tegas. Disaat seperti ini, penggantian kepengurusan BRTI, tak sibuk dengan pemilihan pengurus saja,”. (prw)

Telkom Fokus Industri Satu Komunitas Program kemitraan Telkom 2012, ini difokuskan pada industri dalam satu komunitas atau cluster atau sentra industri. Selain bisa menstandarisasi produk yang dibuat, industri yang berada dalam satu cluster/komunitas bisa memenuhi order dalam jumlah banyak. Jika individu dan sudah dikenalkan online marketing, ketika order banyak, seiring kesulitan untuk memenuhinya. Namun dengan mitra binaan dalam satu komunitas atau cluster, maka order yang datang dalam jumlah besar bisa dibagi merata. Manager Community Development Center Telkom area Jatim, Nur Endah Rini, mengatakan, salah satu komitmen Telkom dalam menjalankan peran Good Corporate Citizenship (GCC) melalui penyelenggaraan Program Kemitraan dengan usaha kecil. “Program Kemitraan yang merupakan salah satu fokus program CSR Telkom selain Bina Lingkungan, tambahnya, bertujuan untuk mendorong pertumbuhan perekonomian, terciptanya lapangan

Mendata - Manager Community Development Center Telkom area Jatim, Nur Endah Rini, (kanan) saat melakukan pendaftaan untuk Program Kemitraan dengan usaha kecil.

kerja serta kesempatan berusaha untuk masyarakat. Sedangkan Program Bina Lingkungan mempunyai tujuan untuk memberdayakan dan mengembangkan kondisi sosial masyarakat dan lingkungan di sekitar wilayah usaha Perusahaan,” katanya. Menurut dia, Telkom menyalurkan dana program kemitraan triwulan I/2012 kepada 265 mitra binaan di

Jawa Timur/Jatim. Dengan bertambahnya 265 mitra binaan baru ini, sampai saat ini jumlah mitra binaan Telkom mencapai 11.000. Pada triwulan 1/2012 ini, jumlah dana yang disalurkan mencapai Rp 9 Milyar, yang akan didistribusikan kesektor industri, jasa, perdagangan, peternakan, perikanan, pertanian, perkebunan dan jasa lainnya. Hingga akhir 2012, tar-

get penyaluran dana Rp 36 milyar. Disamping memberikan bantuan pinjaman, mitra binaan Telkom mendapat pembinaan melalui program pelatihan, pemagangan/ pendampingan dan promosi/pameran. Program kemitraan digulirkan Telkom sejak tahun 2001. Sampai dengan akhir 2011, dana kemitraan yang digulirkan di Jatim mencapai Rp 169 Milyar dengan jumlah mitra binaan sebesar 11.000 mitra binaan. Tahun 2012 ini, Telkom melakukan penyempurnaan bagi kenyamanan dan kemudahan para pelaku Usaha Mikro Kecil (UMK) yang ingin bergabung bersama menjadi Mitra Binaan Telkom. “Sinergi kami dengan anak Perusahaan PT Infomedia Nusantara semakin memberi kemudahan dan simplify dalam prosedur pengajuan permohonan pinjaman modal usaha bagi para pelaku UMK, cukup hanya mengisikan data kedalam form aplikasi permohonan yang sangat ringkas serta mudah” tambah Rini. (bw/prw)

Fitur Multimedia, jadi Daya Tarik Keberadaan tablet di pasaran semakin booming dengan teknologinya yang berkembang pesat. Smartphone dengan Android menjadi daya tarik bagi kalangan remaja hingga pebisnis menengah keatas. Pengelola gerai penjualan smartphone, Fera mengatakan, smartphone dengan Android yang banyak diminati saat ini masih Galaxy Tab 7.0 buatan Samsung. Tablet ini banyak diminati karena fitur yang dimiliki lebih banyak mengarah kemultimedia. “Fitur multimedia yang ada pada Galaxy Tab sangat disukai masyarakat. Fitur multimedia lebih lengkap yang belum dimiliki smartphone dan tablet lain, ” ka-

tanya. Apalagi, dengan fitur lengkap dengan teknologi Android membuat Galaxy Tab 7.0 lebih disukai pasar. Fitur multimedia yang terdapat pada tablet tersebut

dapat membuat musik, video, edit video sendiri, serta memiliki kamera berkualitas dengan 16 juta warna. Keunggulan utama bisa update secara otomatis dan download lebih banyak aplikasi dengan gratis. Aplikasi yang ditawarkan komplit seperti aplikasi berbasis sosial, pendidikan dan lainnya “Smartphone Android model tablet makin digemari, menyukai aplikasi dan fitur yang bisa di- download dengan gratis melalui market yang ada di internet,” ujarnya. Harga jual yang terjangkau dan fitur terlengkap saat ini membuat penjualan Galaxy Tab cukup berkembang baik. Smartphone Android model tablet merek lainnya belum bisa menandingi karena fitur multimedianya masih jauh di bawah. Harga mulai Rp 5 jutaan per unit. (prw)

Alat Penghemat BBM Beberapa mahasiswa anggota Lab sistem & otomasi industri jurusan teknik mesin di Institut Sepuluh November Surabaya (ITS) menciptakan alat pengontrol bahan bakar yang bisa menghemat penggunaan BBM hingga 30 persen. Penelitian alat penghemat BBM itu dimulai akhir 2010 dan tidak ada kaitannya dengan rencana pemerintah menaikkan harga BBM mulai 1 April ini. Alat pengontrol bahan bakar yang berbentuk kotak itu diberi nama di IQUTech-e. IQUTech-e terdiri dari dua kata dalam bahasa jawa “iki uteke” yang artinya ini otaknya. IQUTech-e adalah kreasi lima mahasiswa yang menyelesaikan tugas akhir. Diantaranya, Welly Yuli P, Galih Priyo A, Lukman Hasyim P. Faizal Fahmi dan Huda Rencana P, serta dosen pembimb-

ing Dr M. Nur Yuniarto. Anggota tim, Welly, mengatakan, beberapa kali mengikuti lomba Cell ECO Marathon di Sepang Malaysia pada 2010. Dari lomba itu mereka terinspirasi menciptakan alat hemat energi. Ia menjelaskan, IQUTech-e bisa mengkontrol penggunaan BBM lebih maksimal. Tidak ada istilah ada BBM yang tidak terbakar. ”Pembakarannya sempurna. Hemat 30 persen dibandingkan menggunakan kaburator biasa,” kata Welly. Selama ini, pemakaian BBM boros karena pembakaran mesin di mesin empat tak tidak maksimal. Alat ini juga membuat emisi kendaraan lebih baik sehingga polutan berkurang. Terdiri dari mikroprosessor yang diprogram oleh komputer. IQUTech-e, merupakan sistem

Hemat BBM - Welly menunjukkan IQUTech-e, yakni pengontrol bahan bakar yang bisa menghemat penggunaan BBM hingga 30 persen.

pengapian CDI  (capacitor discharge ignition ) dan komputer kendaraan atau ECU (electronic control

unit). Manfaat utama digunakannya ECU dan Sistem Injeksi Bahan Bakar pada mesin sepeda motor atau

mobil adalah untuk meningkatkan performa dan menghemat konsumsi BBM. ”Itu karena ECU akan menakar campuran udara dan bahan bakar sesuai dengan kebutuhan tenaga yang diinginkan oleh sepeda motor atau mobil. Istilahnya, ada bahan bakar yang tidak terbakar (incomplete combustion) akan hilang dengan ECU,” katanya. Secara teoritis, penggunaan ECU dan Sistem Injeksi menghemat bahan bakar sampai 30 persen. “Tapi, secara dinamis, persentase penghematan akan diketahui setelah diujicobakan pada mesin mobil Esemka 1,5 Liter. ECU akan dapat meningkatkan performa dan efisiensi mobil Esemka,” katanya. Tentang pemasangan alat itu, dipasang dekat mesin kendaraan. Alat semacam itu sebenarnya bu-

kan hal baru. Karena buatan luar negeri ada sejak 1970-an. Namun, harganya mencapai Rp10 jutaan per unit. Sedangkan IQUTech-e hanya Rp 2 juta hingga Rp 3 juta untuk sepeda, Rp 4 juta sampai Rp 6 juta untuk mobil, yang rencananya akan dipasarkan bulan juni 2012. Dosen Jurusan Teknik Mesin FTI ITS Surabaya Dr Muhammad Nur Yuniarto ST, mengatakan, dalam sebulan baru 10 unit IQUTech-e yang dihasilkan. Selain faktor permodalan, pihaknya tak bisa memproduksi massal dengan jumlah besar karena menunggu keluarnya izin. Dana awal pembuatan ECU IQUTech-e sekitar Rp 25 juta. Ini diambilkan dari dana laboratorium. Uji coba sudah pernah dilakukan di beberapa kendaraan, termasuk motor skuter matic. (prw)


WIRAUSAHA EDISI 45/TAHUN 01, 2 - 8 APRIL 2012

Ida Widyastuti

Mekar Bersama Kripik Mekarsari Bagi kebanyakan orang pisang hanya akan berakir sebagai kudapan seusai makan, gorengan ataupun kripik. Namun ditangan Ida Widyastuti, khususnya pisang tanduk dapat diolah dengan berbagai inovasi makanan ringan, diantaranya opak pisang. Nama Mekarsari Snack sudah bukan hal asing lagi. Berawal dari usaha emping melinjo pada 2001 usaha Ida saat ini menjadi jujugan dan oleholeh bagi mereka yang berkunjung ke Sidoarjo atau Surabaya.

7

Ratusan Pemuda Dilatih Wirausaha

Meski masih terbilang diajak bekerja sama, UKM yang guan dari mereka atas pasar

skala kecil menengah, namun Mekarsari Snack boleh dibilang mampu bersaing dengan produk makanan ringan (camilan) lain yang sudah besar. Ragam jenis produk, rasa, kualitas dan harga yang terjangkau menjadi daya tarik tersendiri. “Waktu itu saya jualan berkeliling menawarkan emping ke pasar-pasar tradisional di Sidoarjo. Terkadang saya naik becak sambil menggendong anak pertama saya, hingga sempat dijuluki Ida Bakul Emping oleh para pedagang toko,” cerita ibu dari Nabil Hilmi Dafa yang saat itu berumur 6 bulan. Dagangan istri dari M. Haris Setiawan (37), ternyata banyak diminati konsumen, Sejumlah toko dan pasar tradisional di Jatim bahkan telah menjadi pelanggannya. Hingga ditahun 2003 sang suami memutuskan untuk bergabung membantu membesarkan usaha milik istrinya. Dengan merek awal ‘Kawanku’, Produk ini menguasai pasar hingga ke Kalimantan. “Dari situlah, muncul ide saya untuk mencari jajan-jajan tradisional yang bisa dikembangkan. Kamipun mulai berburu ke pelosok-pelosok desa, mencari orang yang tepat untuk

masih kecil dan belum tersentuh secara maksimal. Menemukan mereka, memberikan modal kerja, melakukan pendampingan hingga bisa menghasilkan sebuah produk yang layak jual, itu membutuhkan ketelatenan yang luar biasa, juga kesabaran,” lanjut Ida. UD Mekarsari terbentuk pada 2005, Produk-produknya termasuk karya UKM binaannya mampu menembus sejumlah provinsi. Ditahun itu juga ia menemukan sebuah daerah di Trenggalek, dimana sebetulnya daerah itu potensi untuk ditanami pisang, namun selama ini masyarakatnya kurang tertarik untuk membudidayakannya karena tidak bisa mengolah menjadi sebuah produk bernilai jual serta tidak punya pasar. Dengan melibatkan warga sekitar, Ida menyewa lahan untuk ditanami pisang dan memdirikan pabrik keripik pisang. Tak mudah memberdayakan UKM dan petani. Keluhan klasik dari para petani adalah modal kerja, dan itu ia jawab dengan memberikan support dana untuk pembibitan awal dan juga pupuk yang dibutuhkan selama masa tumbuh, yang pengembaliannya dipotong saat panen. “Bahkan sempat ada kera-

hasil panen pisangnya. namun untuk menunjukkan keseriusan kami, kamipun membuat perjanjian secara tertulis tentang hal itu,” lanjut ibu dua anak ini. “Untuk packingnya dibikin di mekarsari, dari ukmnya setor grosiran,” tambahnya. Sementara untuk lebih mengenalkan produknya ke masyarakat untuk pasaran ritel, sekitar tahun 2009 Ida mendirikan Roemah Snack Mekarsari di kawasan Pondok Jati Sidoarjo. Di toko ini, ada ratusan item camilan bisa dijumpai. Sukses membuka outlet di Sidoarjo, Ida kembali membuka cabang di Krian. Dengan jumlah karyawan mencapai 150 orang, Mekarsari snack memiliki 200 varian item dan UKM mitra sebanyak 50 se Jawa. “Kami kan terus meningkatkan kualitas, terutama Supervisi dan market baik melalui training sdm, bahan baku juga pemasarannya,” terang Ida. Sejauh ini Ida juga memasarkan produknya dalam pameran yang diselenggarakan pemprov ataupun distan baik di dalam maupun luar negeri. “Mulai awal 2012 Mekarsari sanack akan mulai masuk pasar modern di Jatim,” ungkapnya.(dne)

UKM Corner Manisnya Keuntungan Usaha Gysum

Achmad Ismontoyo (kiri) bersama Karyawannya.

sama sekali tidak mempunyai basik membuat gysum. Ide membuka usaha gysumdatang dari salah seorang temannya. “Ketika itu, saya menawari modal pada teman saya yang dapat membuat gysum. Saya katakan kenapa tidak mencoba membuat gysum sendiri padahalkan kamu sudah bisa membuat dendiri,” ujarnya. Dan saat itu pula Achmad mulai membuka usahanya. Beberapa usahanya yang dirintisnya pun rela Achmad tinggalkan lantaran tergiur oleh pesatnya dan keuntungan yang cukup menggiurkan dari usaha gysum. “Saya kebetulan juga membuka usaha

Surabaya, BS - Keseriusan pemerintah kota Surabaya dalam memberdayakan pemuda-pemuda di kota pahlawan ini benar-benar nyata. Pasalnya sekitar 130 pemuda dari berbagai wilayah di kota Surabaya pekan kemarin mendapatkan pelatihan mengenai wirausaha. Para pemuda yang berasal dari berbagai kalangan di antaranya karang taruna dan organisasi masyarakat lainnya pekan kemarin selama tiga hari mereka mendapatkan pelatihan tentang pemahaman masalah dunia wirausaha yang digelar oleh Dinas Pemuda dan Olahraga kota Surabaya di Kapaskrampung Plaza. Menurut Kasie wawasan dan kreatifitas Dinas Pemuda dan Olahraga, Dra. Mariya Yuliani M.Si menuturkan bah-

wa kegiatan tersebut merupakan program dari Dispora untuk mendidik pemuda agar mampu mandiri dengan dibekali skill dan pengetahuan. “Kegiatan ini merupakan kegiatan dari Dispora yang memiliki tujuan mendidik para pemuda Surabaya agar mampu madiri dengan bekal skill dan pengetahuan sehingga mereka nanti jika terjun ketengah masyarakat sudah memiliki bekal “ terang Mariya. Ditambahkan oleh Kasie Kepeloporan, Kepemimpinan dan Kewirausahaan Dinas Pemuda dan Olahraga, Ir. Uji Wiyono MM, menjelaskan, kegitan ini tidak hanya itu saja, ia menjelaskan bahwa nantinya selain dibekali dengan hard skill mereka juga dibekali soft skill juga, diantaranya

kemampuan manajemen dan kemampuan bagaimana memiliki member jika nanti mereka sudah terjun keduan usaha dengan kemampuan yang mereka miliki. “Kami juga memberikan kemampuan, berwirausaha, manajemen, kemampuan mengembangkan usaha dan kemampuan menarik pelanggang,” imbuhnya. Sementara itu dikonfirmasi secara terpisah diruan kerjanya Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga kota Surabaya Sigit Sugiharsono, mengatakan bahwa pemuda saat ini jangan hanya mengharapkan pekerjaan dari pemerintah dan swasta saja, sehingga kami mengharapkan para pemuda di kota Surabaya ini mampu menciptakan lapangan kerja sendiri. “ Kami mengaharapkan

para pemuda di Surabaya ini tidak mengharapkan pekerjaan dari pemerintah maupun swasta saja namun mereka mampu menciptakan lapangan pekerjaan sendiri” terang Sigit pada Bisnis Surabaya ketika ditanya soal tujuan dari pelatihan kewirausahaan tersebut diruang kerjanya. Sigit menambahkan bahwa kesempatan untuk Wirausaha dikota Surabaya ini sangat berpotensi pasalnya, tingkat konsumsi warga kota Surabaya ini sangat tinggi sehingga pemuda yang mendapatkan pelatihan Wirausaha mampu mengambil peluang ini. “Warga kota Surabaya memiliki tingkat konsumsi yang tinggi sehingga untuk berwirausaha sangat berpotensi sekali ” tuturnya. (hdi)

Sukses di Pasuruan, Rambah Surabaya

Achmad Ismontoyo

Semakin cepat dan pesatnya pembangunan perumahan membawa dampak tersendiri bagi para lakon usaha yang bergelut dan berkutat di bidang perumahan. Manisnya, keuntungan dari bisnis properti juga dirasakan oleh Achmad Ismontoyo yang berusaha di bidang gysum. Pria berumur 42 tahun ini, baru memulai usaha properti pada tahun 2010, tepatnya Oktober 2010. Meski demikian, usaha Achmad panggilan akrab Achmad Ismantoyo dengan cepat dan pesat dapat tumbuh bersamaan dengan pesatnya pertumbuhan perumahan. Padahal, biasanya setiap orang yang mencoba berwirausaha pasti mengalami kesulitan pada saat memulai atau membuka usaha untuk pertama kalinya. Namun tidak demikian dengan Achmad. “Ketika saya membuka usaha gysum untuk pertama kalinya saya tidak perlu repot untuk mencari pelanggan. Banyaknya perumahan baru dibangun membuat usaha saya lancar tanpa kesulitan memasarkan,” ungkapnya. Meski demikian, usaha tetap mempunyai kendala. Menurut cerita Achmad, saat pertama memutuskan untuk membuka usaha gysum ia

Jadi Wirausaha - Ratusan pemuda kota Surabaya memperoleh pelatihan mengenai wirausaha di Plaza Kapaskrampung.

peternakan ayam potong. Namun intensitas pekerjaan peterbakan ayam begitu besar dan membuat saya berfikir ulanguntuk meninggalkannya,” akunya. Lebih dalam, tak hanya itu usaha yang telah lama dilakoninya yang menjadi penopang hidupnya selama ini yakni kacamata optik pun rela dikurangi intensitasnya demi kemajuan usaha gysum yang baru ia buka. “ Saya memang tidak menghentiksn usaha optik saya seperti usaha ayam. Saya pun tetap mengeluti usaha tersebut meski tidak seperti dulu,” terangnya.(ndk)

Surabaya, BS - Rizal Muhammad Zakaria (32) merantau dari kampung halamannya dari pulau kecil di ujung pulau Sumatra, pulau yang mengarah kearah paling barat di Indonesia Yakni, pulau Sabang untuk mencari pengalaman di tempat lain dan berharap mendapatkan penghidupan yang lebih baik. Salah satu motivasi utama Rizal MZ, sapaan akrab Rizal Muhammad Zakaria, meninggalkan kampung halamannya yang indah, lantaran ia tergiur oleh manisnya kesuksesan dari beberapa orang yang telah sukses menjalani hidup ditempat rantauan mereka. “Saya tertarik untuk bisa meraih kesuksesan seperti orang-orang yang sukses dan kembali ke kampung saya. Rasanya akan sangat hebat jika saya dapat melakukan seperti yang orang-orang tersebut lakukan,” ungkapnya. Rizal MZ pun memilih Kota Pahawan sebagai kota tempatnya untuk meraih mimpi kecilnya. Tidak ada spesifikasi khusus kenapa Rizal MZ memilih Surabaya. Ia hanya menjalani kehidupan kemana kakinya menuntun. Lebih lanjut, Rizal MZ pun mendapatkan pekerjaan dari sesama perantau dari Sumatra yang telah sukses menjadi pengusaha pengobatan herbal di Surabaya. Ia pun langsung menetapkan hati untuk belajar pengobatan herbal dan berniat menjadikan usaha herbal sebagai usaha yang akan ia geluti nantinya. Namun demikian, tidak-

lah mudah untuk mendapatkan pekerjaan di pengobatan herbal yang dikelola oleh sesama orang Sumatra. Rizal MZ harus berkompetisi dengan pelamar kerja lainnya yang ingin belajar pengobatan herbal. “Kompetisinya itu, menerapkan teknik terapi yang sudah dipraktekkan oleh pengajar dan para pelamar kerja mempraktekkan kembali teknik tersebut. Tentunya, teknik tersebut diraktekkan pada pengajar,” jelasnya. Rizal MZ pun terpilih sebagai salah satu pelamar kerja yang sukses dalam berkompetisi. Dengan tekun ia mempelajari berbagai macam ilmu pengobatan yang sudah dilaluinya untuk mengobati pasien dan tidak terasa sepuluh tahun pun berlalu sembari ia belajar pengobatan herbal. “Saya keluar dari pekerjaan, kemudian saya mulai minitih jalan menuju impian saya yakni mendirikan sendiri klinik pengobatan herbal. Untuk itu, saya pun harus memenuhi berbagai persyaratan untuk mendirikan pengobatan herbal yaitu menerima lisensi pengobatan herbal

dan terapi belum lagi diterima diperkumpulan pengobatan herbal,” paparnya. Akhirnya, upaya Rizal MZ pun berhasil ia pun membuka tempat pengobatan herbalnya di Pasuran dan mengembangkan ilmu yang didapatkannya dari pengobatan herbal selama sepu-

luh tahun dan pertemuan perkumpulan pengobatan herbal Indonesia di Jawa Tengah. Rizal MZ pun dengan cepat sukses menjalankan karirnya di Pasuruan dengan pengobatan herbal dan terapi akupuntur elektrik yakni (gurem), nama Rizal MZ pun dengan cepat begitu terkenal dan banyak pasienya berasal dari Surabaya. “Karena selama tiga tahun saya mendirikan pengobatan herbal di Pasuruan banyak pasien yang berasal dari Surabaya. Saya pun memutuskan untuk membuka cabang baru di Surabaya,” jelasnya. Hingga kini, sudah dua tahun Rizal MZ membuka pengobatan herbal bernama Mutiara Sehat di Jalan Menanggal A Yani. (ndk)


INDUSTRI & PERBANKAN

EDISI 45 /TAHUN 01, 2 - 8 APRIL 2012

Bung Sam :

Cetak Wirausaha Mandiri Tak mudah mengubah paradigma masyarakat Indonesia yang mayoritas lebih menyukai menjadi pegawai daripada Wirausaha. Namun, optimisme Kamar Dagang dan Industri /Kadin Jawa Timur/ Jatim untuk membuka kesadaran jiwa entrepreneur dengan program pendidikan dan pelatihan. Payung organisasi para pengusaha tersebut memfasilitasi para pengusaha muda dan calon pengusaha untuk mengetahui potensi jiwa wirausaha dalam diri mereka. Kadin Institute diarahkan untuk menumbuhkan iklim kewirausahaan. Direktur Utama/ Dirut Kadin Institute, Prof. Dr. Sam Abede Pareno, MM, MH mengungkapkan, tempatnya lembaga belajar non formal yang dikhususkan bagi mereka yang ingin mandiri. Ia mengatakan, Kadin Institute dibentuk oleh Kadin Jatim atas prakarsa Ketua Kadin Jatim, La Nyalla Mattaliti. Untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dunia usaha di Jatim, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah/UMKM. Selama ini, masih banyak wirausahawan di Jatim yang kurang memahami teknis bisnis secara modern. Baik itu dalam pengelolaan keuangan, teknologi, produksi, maupun riset pasar. Sam Abede Pareno, yang akrab disapa Bung Sam, menambahkan, ada tahapan yang harus dilalui calon wirausaha yang hendak belajar di Kadin Institute. Tes kelayakan merupakan langkah pertama dimana setiap calon wirausaha mengikuti tes psikologi untuk memetakan potensi jiwa wirausaha dari para peserta yang mengikutinya. “Tidak semua manusia dilahirkan menjadi entrepreneur. Oleh karenanya, melalui tes ini kita bisa mengetahui apakah mereka berbakat untuk menjadi Wirausaha,” kata mantan wartawan ini. Dalam tes, calon wirausaha bisa mundur atau tetap melanjutkan program belajar yang hendak dipelajari. Untuk program belajar, Kadin Institute membuka 11 program. Antara lain, tata boga, agen asuransi, bursa efek dan keahlian lain yang membutuhkan jiwa entrepreneur tinggi. Guru Besar Fikom Universitas Dr. Sutomo/Unitomo Surabaya ini menyatakan,, hambatan yang lazim dialami oleh wirausaha pemula adalah kepribadian dan cara berpikir tentang dunia usaha. Selain itu, penampilan, sikap dan tingkah laku sangat mempengaruhi kesuksesan yang dicapai. “Seorang agen asuransi bisa

menjadi contoh bagaimana seorang wirausaha harus memiliki tekad kuat, keuletan, dan daya kreativitas tinggi. Termasuk wartawan juga harus memiliki inovasi saat melakukan investigasi,” paparnya. Setelah menempuh program pendidikan, pihaknya juga memfasilitasi calon wirausaha untuk bisa mengakses keindustri perbankan.

Hingga kini, Bank Jatim dan perusahaan Badan Usaha Milik Negara/BUMN yang menjadi mitra Kadin Institute. Menurut Sam, program yang ditawarkan oleh Kadin Institute diperuntukkan untuk para karyawan perusahaan, pensiunan, wartawan, dan lembaga baik pemerintah atau swasta. “Umumnya perusahaan ingin mengetahui jiwa wirausaha para karyawannya. Karena itu, pihaknya hanya membantu mengetes bakat wirausaha dalam diri mereka,” tandasnya. Kadin Institute yang akan menjembatani kendala yang selama ini telah menghambat kemajuan wirausaha. Melalui pendidikan dan pelatihan secara kontinyu/terus-menerus sesuai dengan program yang telah ditetapkan. Kadin Institute akan melakukan berbagai macam riset terapan yang bisa diaplikasikan oleh dunia usaha di Jatim. Riset itu diharapkan bisa semakin memacu pengembangan dunia usaha. “Kehadiran Kadin Institute diharapkan menggairahkan iklim usaha di Jatim. Dimana Kadin Institute akan melahirkan wirausahawan-wirausahawan handal yang mampu membuka lapangan kerja baru. Sehingga mengurangi pengangguran dan kemiskinan. Ini sesuai tujuan awal kami mencerdaskan para pengusaha dan calon pengusaha,” imbuhnya. Sistem edukasi maupun metodologi yang diterapkan bersifat lentur dan kenyal. Artinya, proses penjaringan peserta lewat seminar dan loka karya melalui penyaringan. (putri rahayu)

8

Asing, Ancam Industri Kretek Nasional Kondisi industri kretek nasional terpuruk. Bukan hanya kebijakan pemerintah yang merugikan, namun akusisi asing yang disinyalir akan membuat perusahaan kretek yang ada di Indonesia terutama skala kecil punah. Terlebih, masuknya industri rokok asing memicu membanjirnya tembakau dan rokok impor ke Indonesia. Hasilnya, nasib 30,5 juta penduduk yang terlibat dalam mata rantai industri kretek terancam mata pencariannya. Ketua Koordinator Komunitas Kretek wilayah Surabaya, Aryo Yudhanto, mengatakan, kebijakan pemerintah yang mempersulit perkembangan industri kretek nasional akan mematikan petani dan pelaku usaha kretek. Padahal, kretek merupakan industri yang tahan banting, karena 90 persen bahan bakunya berasal dari dalam negeri. Sehingga saat krisis menghantam Indonesia, industri ini tetap survive. “Banyak peraturan daerah yang merugikan industri kretek, seperti yang dilakukan Pemda DKI melalui pergub yang melakukan penghapusan kawasan tanpa rokok. Ini secara langsung memukul penjualan rokok tingkat pengecer dan ujung-ujungnya berpengaruh terhadap perusahaan rokok, terutama kelas dua dan tiga,” katanya.

Menurut dia, Jawa Timur/Jatim sebagai provinsi yang memiliki banyak perusahaan kretek paling terkena imbasnya. Seperti yang terjadi pada salah satu perusahaan kretek di Sidoarjo terpaksa melakukan pemutusan hubungan kerja/PHK kepada ratusan karyawannya pada Januari 2012. Hal ini lantaran pemilik perusahaan tak sanggup lagi menggaji karyawan. Karena beban yang harus ditanggung semakin naik seiring terus meroketnya tarif cukai. “Untuk efisiensi, perusahaan rokok kelas dua tersebut melakukan PHK dan mengganti tenaga kerja manusia dengan mesin,” kilahnya. Tak hanya itu,

sekitar 17 perusahaan kretek yang tergolong kecil dan home industri di wilayah Batu, Malang tinggal tersisa dua perusahaan, karena gulung tikar. Ironisnya, kata dia, kendali atas perputaran uang triliunan rupiah yang selama ini didapat dari industri kretek terancam diambil alih asing dan dinikmati negara lain. Terbukti, beberapa industri kretek besar nasional telah diakusisi perusahaan asing. Sebut saja, Sampoerna yang berhasil diambil alih Philip Morris pada 2005, disusul British American Tobacco yang sukses mengakusisi 87 persen saham perusahaan rokok Bentoel pada 2009 silam.

Keberhasilan Korean Tobaco & Ginseng menguasai 80 persen saham perusahaan kretek TPM di Pandaan, Pasuruan. “Hilangnya insustri kretek disinyalir akan membuat bangsa ini tidak punya produk budaya yang mampu menyokong perekonomian rakyat dan negara,” imbuh Aryo. Disisi lain, industri kretek juga merupakan salah satu industri nasional yang berdikari. Dari hulu ke hilir di Indonesia, industri ini memiliki konten impor yang sangat kecil, hanya sekitar empat persen dan memiliki market share sebesar 93 persen di pasaran Indonesia. Kontribusi cukai kretek juga tinggi.

Seperti pada 2011, dimana industri ini mampu menyumbang pendapatan negara sebesar Rp 60 triliun. Ia berharap pemerintah bisa melihat kretek sebagai asset bangsa yang memiliki nilai. Berbagai peraturan yang merugikan dan mengancam industry kretek harus diminimalisir, termasuk melindungi dari lembaga internasional yang bertujuan menghapus kretek sebagai komoditas unggulan Bangsa Indonesia. Pada dasarnya, kata dia, kretek berbeda dengan rokok putih, karena secara kebudayaan kretek adalah hasil kreativitas yang tinggi harganya. Tidak ada bangsa di dunia ini yang mengklaim kretek sebagai miliknya, kecuali Indonesia. “Bisa dikatakan kretek adalah warisan budaya Bangsa Indonesia yang sama nilainya dengan keris atau batik. Para penghayat budaya kretek, termasuk didalamnya pelaku industri kretek dari hulu ke hilir, konsumen kretek, pemerhati kretek, kalangan akademisi, dan pecinta budaya kretek lainnya adalah bagian dari kebudayaan kretek di Indonesia,” tandasnya. Senada dengan Aryo, Peneliti dari Lembaga Penelitian Peluruhan Radikal Bebas, Profesor Sutiman menyebut, hasil riset selama ini yang ditemukan para ahli riset terkait bahaya tembakau belum final.(ptr)

Deposito masih Dilirik Nasabah Meski banyak produk investasi bermunculan, deposito perbankan masih menjadi investasi yang menjanjikan sepanjang 2012 ini. Masyarakat masih memilih deposito untuk berinvestasi, karena tingkat keamanannya jauh lebih baik dibandingkan investasi lainnya. Penegasan itu dikemukakan, Deputi Pemimpin Bank Indonesia Surabaya, Sarwanto, kepada Bisnis Surabaya, pekan lalu. Menurut dia, deposito masih menjadi andalan industri perbankan untuk menghimpun dana nasabah. Terbukti,

selama tiga tahun terakhir ini pertumbuhan deposito di seluruh perbankan di Jatim cukup bagus. Walau pilihan investasi terus bermunculan. “Pada 2011, kontribusi besaran deposito yang meru-

pakan penghimpunan dana pihak ketiga di bank yang ada menempati posisi kedua setelah tabungan dengan nilai Rp 111,70 triliun. Sebanyak Rp 40,99 triliun disumbang dari giro,” katanya. Pada 2010 lalu, kontribusi deposito menempati urutan kedua dari seluruh DPK perbankan di Jatim dengan nilai Rp 90,87 triliun. Sedangkan tabungan masih diposisi pertama dengan nilai Rp 92,02 triliun. Ia menambahkan, investasi dalam bentuk deposito masih diminati masyarakat kedepan. Meski,

mengakui ada penurunan keuntunggan bagi nasabah, karena bunga deposito yang merosot setiap tahun. “Melihat harga emas yang melambung tinggi, apalagi melihat pergerakan harga dolar tentu menarik minat masyarakat untuk berinvestasi. Tapi, keuntungannya tidak pasti seperti suku bunga deposito,” katanya. Meski banyak produk investasi bermunculan, namun BI Surabaya mencatat secara keseluruhan asset perbankan umum di Jatim per Januari 2012 lalu mengalami pertumbuhan. Data

BI Surabaya menyebutkan, total asset perbankan umum sebesar Rp 286,27 triliun, naik 16,03 persen menjadi Rp 246,72 triliun. DPK juga tumbuh 14,35 persen mejadi Rp 242,13 triliun dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 211,74 triliun. Rinciannya, tabungan sebesar Rp 105,62 triliun, tumbuh 18,46 persen dari sebelumnya sebesar Rp 89,15 triliun. Sementara, Giro tumbuh 11,06 persen menjadi Rp 39,27 triliun dari periode sama tahun lalu sebesar Rp 35,36 triliun. (ptr)

Diduga ‘Ambil’ Dana APBD untuk Menutup tambahan Modal

A

Dewan Desak BPK Audit Bank Jatim

da dugaan Pemprov Jatim mengambil dana APBD untuk menutupi tambahan modal Rp 287 miliar ke Bank Jatim diambil dari pos anggaran pemberdayaan ekonomi masyarakat’. Terkait penambahan modal Bank Jatim senilai Rp 350 miliar dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) dalam kebijakan Intial Public offering (IPO) mendapat protes keras dari kalangan anggota DPRD Jatim, dan pakar perbankan. Bahkan publik ikut bersuara atas itu. Sehingga mereka mendesak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk mengaudit secara eksternal Bank Jatim untuk mengetahui kongkrit laporan keuangannya . Desakan ini dilakukan karena selama ini perolehan laba bersih sepanjang 2011 sebesar Rp 860 miliar atau meningkat hanya Rp 10 miliar dari 2010 lalu yang mencapai Rp 850 miliar. “Saya setuju bila BPK mengaudit Bank Jatim, agar bisa diketahui pengelolaan keuangan yang sudah disetorkan sebagai saham. Karena selama ini kontribusi PAD dari Bank Jatim kurang maksimal,” kata Nizar, anggota badan anggaran DPRD Jatim ini. Sebagai kontrol, DPRD juga lembaga pengawas pengelolaan APBD berhak mengetahui atas

aliran dana yang sudah dikucurkan ke Bank Jatim. Ia menambahkan, permintaan tambahan modal Rp 287 miliar dari Pemprov Jatim dianggap terlalu besar. “Harusnya Bank jatim tidak demikian. Prediksi kebutuhan modal pemprov agar mencukupi 51 persen seharusnya sudah dapat diketahui jauh sebelumnya. Bukan meminta tambahan modal mendadak seperti ini,” ujar Nizar. Hanya selisih sedikit dengan kontribusi Bank Jatim terhadap PAD di Pemprov Jatim. Normalnya, kata dia, bank dikatakan sehat dan tidak sehatnya menurut Bank Indonesia adalah bank yang dapat menjaga dan memelihara kepercayaan masyarakat. Dapat menjalankan fungsi intermediasi, dapat membantu kelancaran lalu-lintas pembayaran serta dapat digunakan pemerintah dalam melaksanakan berbagai kebijakannya. Terutama kebijakan moneter. Dengan menjalankan fungsi-fungsi tersebut, diharapkan dapat memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat serta bermanfaat bagi pereko-

nomian secara keseluruhan. Jika kemudian, Bank Jatim memaksa meminta tambahan modal untuk alasan IPO yang berakibat Pemprov Jatim kelabakan mencarikan dana, Nizar menganggap hal itu tidak tepat. “Jangan memaksakan dengan mengambil modal dari APBD yang sudah disahkan. Jika ini terjadi jelas merugikan masyarakat Jawa Timur/ Jatim. Kalau sudah merugikan masyarakat berarti bank itu bisa disebut tidak sehat,” ungkapnya. Sebelumya, Bank Jatim (19/3) melakukan RUPS bersama seluruh pemegang saham (kepala daerah di Jatim). Dalam RUPS itu PT Bank Jatim menjadi perusahaan terbuka (Tbk), yang kemudian diimbangi dengan keputusan melakukan IPO untuk menjual saham ke publik guna menggaet dana masyarakat sebanyak Rp 1 triliun. Menanggapi tudingan dewan tersebut, Direktur Operasional Bank Jatim, Eko Antono, menepis anggapan jika kinerja Bank Jatim turun. Buktinya, dari tiga kriteria yang ditetapkan Bank Indonesia, bank plat merah milik

Pemprov Jatim ini memenuhi unsur sebagai bank sehat. Sedangkan berdasarkan RUPS lalu, Bank Jatim resmi bertitel Tbk atau perusahaan terbuka. “Guna meningkatkan kinerja Bank Jatim di luar IPO, maka 2012 ini perlu suntikan modal sebesar Rp 350 miliar,” terang Eko. Dasar permintaan tambahan modal agar pemprov Jatim mencarikan dana Rp 287 miliar agar menjadi pemilik saham mayoritas. Sisanya ditopang dari daerah lain. “Kita tidak ikut campur darimana asal dana untuk penyertaan modal, yang penting kami membutuhkan tambahan untuk mengembangkan Bank Jatim ini, untuk membangun 25 kantor cabang di Jatim agar lebih dekat dengan masyarakat,” tambah Eko, yang juga juru bicara Bank jatim ini. Informasi yang dihimpun Bisnis Surabaya saat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Bank Jatim Senin (29/3)pekan lalu, berlangsung cukup tegang. Sejumlah kepala daerah pemegang saham keberatan atas ambisi direksi yang akan melakukan go publik atau penjualan saham Bank Jatim ke masyarakat, tahun ini. BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) terbesar di Jatim itu, dinilai kalangan DPRD Jatim

kinerja Bank Jatim masih ‘compang camping’. Bahkan sosok Direktur Utama, Hadi Sukrianto, dituding oleh anggota dewan sebagai orang malas melakukan inovasi untuk kemajuan Bank Pemilik pemerintah itu. Kritikan senada juga dilontarkan Wakil Ketua Komisi C DPRD Jatim Renville Antonio beranggapan keterpaksaan Pemprov Jatim mencairkan anggaran Rp 287 miliar untuk penyertaan modal di Bank Jatim akibat kelalaian Dirut Bank Jatim, Hadi Sukrianto. Sebab, setiap Kantor Cabang Bank Jatim diberi keleluasaan untuk menghimpun dana sebesar-besarnya kepada kabupaten/kota se-Jatim. Sementara ia menilai Dirut sendiri tidak memantau kinerja cabangcabang itu. “Dampaknya kabupaten/ kota berlomba-lomba menambah modal ke Bank Jatim yang membuat Pemprov terpuruk dan nyaris tidak memegang saham mayoritas,” terang politisi Partai demokrat ini.Dia menambahkan bila mengacu amanah di Perda nomor 1/1999 jika Pemprov memegang saham mayoritas sebesar 51 persen. “Kita dari komisi C setuju tambahan itu untuk modal Bank Jatim senilai Rp 287 miliar,” imbuhnya. Tak ketinggalan suara publik

pun angkat bicara akan hal ini Direktur LSM Penegak Keadilan Bambang A.Y, merasa terheran dengan data kinerja Bank Jatim sejak dipimpin Hadi Sukrianto sebagai Direktur Utama (Dirut) itu . Padahal perolehan laba bersih sepanjang tahun 2011 sebesar Rp 860 miliar atau meningkat hanya Rp 10 miliar dari tahun 2010 lalu yang mencapai Rp 850 miliar. Ia menilai, direksi Bank Jatim tidak mengelola keuangan untuk tujuan profit. ”Kalau peningkatannya hanya Rp 10 miliar, apa kerja seorang direktur utama. Berarti direktur utamanya tidur, wong nasabah dan setoran dana dari pemda sudah jelas,” katanya lewat email pribadinya. Namun, dana Bank Jatim itu, kata Bambang, disimpan melalui SBI (Sertifikat Bank Indonesia). Sehingga bisa memperoleh laba seperti sekarang ini. Ironisnya, Bank Jatim saat RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham), Senin lalu, sikap nekat bakal melakukan penawaran saham ke publik (IPO) yang ujungujungnya malah minta tambahan modal dari para pemilik saham. Dengan alasan, untuk memenuhi rasio kecukupan modal atau CAR (capital adequacy ratio), Bank Jatim meminta tambahan modal Rp 350 miliar dari

para pemegang saham. Terutama kepada Pemprov Jatim diminta dana Rp 287 miliar agar segera disetor paling lambat tanggal 31 Maret 2011. Padahal, tahun 2011 lalu Bank Jatim hanya mampu memberikan kontribusi deviden (bagi hasil) ke pemprov Rp 346 miliar saja. “Berarti ini ada yang tidak beres dalam pengelolaan keuangan Bank Jatim. Untuk itu kami mendesak agar BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) melakukan audit Bank Jatim agar pengelolaan keuangannya terbuka dan transparan,” tegas Bambang. Permintaan BPK melakukan audit kepada Bank Jatim itu cukup masuk akal. Hal itu sesuai dengan UU No 15 tahun 2004 tentang Pemeriksaan, Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara. Sebab, di dalam PT Bank Jatim terdapat setoran modal dari pemerintah daerah yang bersumber dari uang negara/APBD. Aturan tersebut diperkuat dengan landasan UU No 17 tahun 2003 tentang keuangan negara yang di dalamnya tentang penggunaan uang negara untuk perusahaan daerah. “Dengan audit yang terbuka, maka kinerja Bank Jatim sebagai BUMD yang kurang di tahuntahun kemarin bisa diperbaiki,” sebut Bambang.(ton)


UMUM

EDISI 45 /TAHUN 01, 2 - 8 APRIL 2012

Proyek Molor, Kontraktor NK Didenda Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Pemantau Aset Rakyat (Gepar) mempersoalkan addendum pengerjaan pembangunan gedung auditorium Politeknik Kesehatan/ Poltekkes Surabaya. Mereka mendesak agar pemberian tambahan waktu yang diberikan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Poltekkes Surabaya kepada PT (Pesero) Nindya Karya agar ditindaklanjuti pihak kepolisian dan kejaksaan karena dianggap menyalahi Perpres No 54/2010 tentang Pengadaaan Barang dan Jasa yang seharusnya berprinsip efisien, efektif, transparan dan adil atau tidak diskriminatif juga akuntabel. “Harusnya proyek itu di cut off dan pelaksananya di black list bukan sebaliknya, malahan diberikan tambahan waktu,” kata Hartanto, ketua LSM Gepar, kepada Bisnis Surabaya, pekan lalu.

Ia menambahkan, setiap addendum harus melalui prosedur dan syarat-syarat sesuai aturan yang berlaku. Jika suatu proyek di addendum dan tidak memenuhi syarat serta ketentuan maka dapat dikategorikan pelanggaran. “Sebagai perusahaan plat merah, PT Nindya Karya harusnya professional dan sudah mempersiapkannya dari awal. Kalau perencanaan pengerjaanya matang, otomatis pekerjaan molor waktu tidak akan terjadi,” sambunganya. Penggiat anti korupsi yang tinggal Sidoarjo itu mencurigai kemungkinan adanya konspirasi yang menjamin PT (Pesero) Nindya Karya, sebagai kontraktor pelaksana tidak dirugikan meskipun sudah cidera janji. Kejanggalan pekerjaan, yang dibeayai uang rakyat miliaran rupiah itu diketahui setelah dirinya melihat terjun ke lapangan dan melihat

Gedung Auditorium yang pengerjaannya tidak sesuai rencana.

kenyataan bahwa proyek yang seharusnya selesai sejak 15 November tahun lalu tetapi sampai detik ini belum tuntas. Ironisnya, meskipun PT Nindya Karya sudah wanprestasi dari perjanjian kontrak, ternyata tetap dipercaya melanjutkan pekerjaannya tanpa ada tender ulang. “Prinsip akuntabel dalam Perpres No. 54/2010 pasal 120 yang mengatur denda keterlambatan bagi penyedia barang/jasa sebanyak 1/1000 dari harga kontrak. Harus benar-benar

diperhatikan oleh PPKnya,” ujarnya. Dari catatan LSM Gepar Auditorium Poltekkes Jatim yang dibeayai DIPA APBN 2011 sebesar Rp 11,5 miliar. Pengerjaan pembangunan Auditorium gedung kesehatan di jalan Pucang Jajar Surabaya itu seharusnya tuntas empat bulan lalu. Namun dengan alasan kondisi cuaca PT Nindya Karya mengajukan tambahan waktu penyelesaian sampai 3 Desember 2011. Tetapi, belum selesai juga. Maka awal

Februari lalu pekerjaan itu dilanjutkan dengan alasan Permenkeu No 25/ PMK/05/2012 Pasal 7 ayat 1. Menjawab tudingan LSM Gepar, Koordinator Umum Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya Putut Suhendro SH, mewakili Direktur sekaligus PPK Poltekes Surabaya mengatakan, tudingan adanya addendum terhadap proyek itu tidak benar. Yang benar adalah penghentian pekerjaan sejak tanggal 31 Desember 2011 silam. Sehingga PT (Pesero) Nindya Karya diberikan tambahan waktu untuk menyelesaikan pekerjaannya selama 50 hari kerja. Karena dianggap punya kemampuan dan itikad baik. Hal itu sesuai rekomendasi dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah No. B-324/LKPP/DIV.3/1/2012 tertanggal

27 Januari 2012 juga Permenkeu No 25/ PMK/05/2012 pasal 7 ayat 1. Kontraktor yang masa baktinya berakhir pada anggaran 2011, diberi jangka waktu perpanjangan sisa pekerjaannya selama 50 hari kerja. ”Selain masih punya kemampuan dan itikad baik, PT NK juga didenda Rp 11 juta perhari,” ujarnya. Ia menambahkan, proyek auditorium Poltekkes Kemenkes Surabaya mulai dikerjakan 12 Oktober 2011 dan harus selesai selama 80 hari kerja atau pada 30 Desember 2011. “Nafas Perpres 54/2010 itu mensyaratkan bahwa setiap pembangunan gedung harus jadi. Makanya diberlakukan adanya jaminan pelaksana, jaminan uang muka, penyedia Barang/Jasa wajib membayar denda termasuk juga siap dimasukkan daftar hitam, apabila cidera janji,” pangkasnya.(ton)

Kasus Gratifikasi Rp 720 Juta

‘Masuk’ Bui, Wakil Ketua DPRD Surabaya akan Direcall

Wakil pimpinan DPRD Surabaya Musyakak Rouf, yang divonis Mahkamah Agung/MA 1,5 tahun, segera dieksekusi. Dipastikan, mantan Ketua DPRD Surabaya yang terlibat kasus gratifikasi uang jasa pungut/japung senilai Rp 720 juta dalam waktu dekat menjadi narapidana dan menghuni salah satu sel di Lembaga Pemasyarakatan/ Lapas Medaeng Sidoarjo. Namun putusan itu dirasa berat. Sebab putusan MA itu dinilai tidak sesuai dan bertentangan dengan pasal 159 KUHAP. Terpidana, Musyafak Rouf, keberatan atas putusan MakamahAgung (MA) yang bakal memenjarakan dirinya atas dugaan kasus gratifikasi uang jasa pungut dari Pemerintah Kota (Pemkot) ke DPRD Surabaya. Hingga pekan lalu proses eksekusi terhadap Wakil Ketua DPRD Surabaya, Musyafak Rouf, belum jelas. Selain itu Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya belum memastikan kapan pemanggilan pertama terhadap terpidana dilakukan. Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Surabaya, Nur Cahyo Jungkung Madyo, mengatakan, dalam proses eksekusi Musyafak, pihaknya harus melaksanakan sesuai prosedur yang berlaku. “Yang pertama kita lakukan melayangkan panggilan terlebih dahulu kepada terpidana. Hal itu agar Musyafak, datang sendiri ke kantor Kejari Surabaya secara rukarela untuk menjalani masa hukuman,” katanya. Dalam proses pemanggilan, kata dia, prosedur pemanggilannya akan dilakukan sebanyak tiga kali. “Kami tidak akan gegabah. Harus melalui prosedur pemanggilan secara patut terlebih dahulu sebelum melakukan eksekusi,” tambahnya. Ia berjanji akan menuntaskan kasus ini secepatnya. Ia menjelaskan, saat ini pihaknya

masih dalam proses pembuatan sejumlah persiapan. Diantaranya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) masih dalam proses menyusun laporan bahwa telah menerima putusan Mahkamah Agung (MA). “Mulai dari isi laporan itu tentang rincinya kasus gratifikasi yang menjerat mantan Ketua DPRD Surabaya itu. Mulai dakwaan, tuntutan, vonis di pengadilan tingkat pertama, hingga putusan kasasi,” kilahnya. Meski sebelumnya kuasa hukumnya Musyafak, Saiful Ma’arif, telah mengajukan surat keberatan tentang pelaksanaan eksekusi dengan alasan cacat hukum dalam vonis MA 1,5 tahun penjara. Tak ingin dikatakan ‘mlempem’ pihaknya membuktikan dengan menyusun jawaban atas Peninjauan Kembali (PK) Musyafak. “Saat ini kami tengah mempersiapkan administrasi pelaksanaan eksekusi. Sebab ada beberapa prosedur yang harus dilengkapi. Yakni, upaya hukum PK tak bisa menunda eksekusi,” kilahnya. Lantas bagaimana dengan nasib ketiga terdakwa lainnya, yakni, Sukamto Hadi (Sekretaris Kota), dr Mukhlas Udin (Asisten II) dan Purwito (mantan Kabag Keuangan) dalam kasus grti-

fikasi itu. Ketika dikonfirmasi terkait salinan putusan tiga terdakwa lainnya yang tak kunjung turun ke Pengadilan Negeri Surabaya Ketua Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Heru Pramono, menyatakan, hingga saat ini pihaknya belum menerima salinan putusan ketiga terdakwa tersebut. Seperti diketahui, Musyafak bersama Sukamto Hadi, Mukhlas Udin, dan Purwito, diputus bebas murni oleh PN Surabaya atas dugaan gratifikasi uang jasa pungut pajak senilai Rp 720 juta. Atas putusan itu, JPU langsung mengajukan kasasi. Putusannya, MA menyatakan Musyafak, bersalah dan divonis 18 bulan penjara. Sementara itu, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB meminta Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Jatim segera melakukan Pergantian Antarwaktu (PAW) terhadap kader partai yang tersangkut kasus tersebut. Sekretaris Jenderal DPP PKB, Imam Nahrawi, minta agar Musyafak kooperatif. Kalau memang sudah ada putusan MA, mestinya Musyafak harus legowo, tanpa harus menunggu penjemputan paksa untuk eksekusi. “Jangan sampai dijemput paksa oleh kejaksaan. Sebagai warga negara yang baik harus taat hukum,” tegasnya. Dia meminta agar DPW Jatim segera memecat Musyafak, dari jabatannya sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Surabaya. Selain itu, dia juga meminta DPW Jatim segera menyusun langkah untuk melakukan Pergantian Antarwaktu (PAW) terhadap posisi Musyafak sebagai Wakil Ketua DPRD Surabaya. “Kami menunggu laporan dari DPW, yang jelas sampai sekarang kami belum menerima laporan tersebut. Jika memang sudah berkekuatan hukum

tetap, kader yang menduduki posisi strategis harus legowo mengundurkan diri,” imbuhnya. Menanggapi putusan MA ini Musyafak Rouf, enggan berkomentar soal putusan itu. Kepala Kejaksaan Negeri Surabaya, Mukri, menyatakan surat keberatan yang diajukan pengacara Musyafak, masih mempelajari salinan putusan MA yang menjatuhkan vonis 18 bulan kepada terdakwa Musyafak. Menurut dia, putusan tersebut tidak sesuai pasal 159 KUHAP. Didalam pasal 159 KUHAP ayat 1 menyatakan hakim ketua sidang meneliti apakah semua saksi yang dipanggil telah hadir dan memberi perintah untuk mencegah jangan sampai saksi berhubungan satu dengan yang lain sebelum memberi keterangan di sidang. Sementara di ayat 2 menyebut, dalam hal saksi tidak hadir, meskipun telah dipanggil dengan sah dan hakim ketua sidang  mempunyai cukup alasan untuk menyangka bahwa saksi itu tidak akan mau hadir, maka hakim ketua sidang dapat memerintahkan supaya saksi tersebut dihadapkan ke persidangan. “Kalau Pak Musyafak keberatan dengan alasan putusan MA bertentangan dengan Pasal 159 KUHP itu, kami akan mencari apanya yang bertentangan. Baru, selanjutnya, kami akan membahasnya di PN,” tandasnya. Dalam kasus ini, Musyafak, dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman selama 18 bulan penjara, ditambah denda Rp 50 juta, dan jika denda tidak dibayar maka akan diganti dengan lima bulan kurungan. Namun dari informasi yang berhasil dikumpulkan, ketiga terdakwa lainnya juga diganjar dengan hukuman yang sama seperti Musyafak, yakni selama 18 bulan penjara.(ton)

Kolom Olah Raga..

Gelora 10 November Dirombak

Setelah mendapat sorotan, Gelora 10 November akan dirombak. “Kami berencanan akan merombak stadion tersebut karena untuk mempersiapkan ASEAN Games pada 2019. Karena salah satu kegiatan olahraga digelar di Surabaya dan Sidoarjo, yang memenuhi syarat. Diantaranya Gelora Delta dan di Stadion 10

November dan Gelora Bung Tomo,” Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga kota Surabaya, Sigit Sugiharsono, kepada Binis Surabaya. Kapan perombakan dilakukan?. Ia meyatakankan, pihaknya akan mengusulkan anggarannya kewalikota pada tahun mendatang. ‘’Kami akan minta anggaran ke

wali kota tahun depan dengan mempertimbangkan APBD kota Surabaya. Dengan demikian akan ada alokasi dana,’’ tambahnya. Tentang kegiatan pengecatan yang saat ini sedang dilakukan di Gelora 10 November, menjelaskan kegiatan tersebut merupakan kegiatan pengecatan rutin. Untuk proses perombakankan

Bambang DH

untuk menggelar ASEAN Games. Kekurangan Gelora Tambaksari hanya pada lampu. Tahun ini pemerintah kota akan merombak lapangan hoki dan softball di Jalan Dharmawangsa dan sudah masuk proses lelang. Yang segera dirombak adalah lapangan hoki dan softball. Proyek itu seBS/mn nilaihadi Rp 6,6 M. (hdi)

Arief Budiman, S.S, S.IP, MBA

9

Sering Menerima Teror

Bangga bisa menjadi pemantau dan penyelenggara pemilihan umum/Pemilu. Itulah kesan, Arief Budiman, anggota Komisi Pelihan Umum Daerah/KPUD Jatim yang terpilih menjadi anggota KPU pusat periode 2012 – 2017 yang akan dilantik 7 April mendatang bersama enam anggota terpilih lainnya oleh Presiden Susilo Bambang Yudoyudho/SBY. Menjadi seorang penyelenggara pemilu merupakan keinginan Areif Budiman. Sejak masih mahasiswa Universitas 17 Agustus Surabaya jurusan sastra Inggris dan hubungan internasional, Arif, sudah mulai menggeluti dunia politik. Arief, hobby menjadi pemantau pemilu sejak 2004. Bahkan, dia menjadi koordinator olahraga ini sudah University Network For Free And Fair Election – Jawa Timur (UNFREL Jatim), Pemantau Pemilu 1999. Kala itu, ia berstatus sebagai mahasiswa. “Saya sempat menjadi pemantau pemilu legislatif di Taiwan, juga ke Amerika. Semuanya undangan, dari kantor pemerintahan. Jadi Pemilu bukan hal baru buat saya untuk pekerjaan ini,” kata Arief, kepada Bisnis Surabaya, pekan lalu. Sebagai anggota KPU, tentunya tidak mudah untuk membagi waktu dan mengatur konflik. “Awal kali saya menjadi anggota pemilu, sering diteror lewat telepon. Jika tidak ngefek, sasarannya sama keluarga. Ini yang membuat saya harus mengatur agar konflik tidak masuk kepada keluarga,” tambahnya. Menghadapi masalah, ia tak cepat menyerah. Semuanya dihadapi dengan penuh keberanian. Baginya, ketika ia merasa benar harus berani. Tak pernah menghindari masalah, terror dan gangguan. Semuanya ia hadapi. Bagaimana cara membagi waktu antara pekerjaan dan keluarga? Ia menyatakan, semuanya masih dapat dibagi rata. Namun, saat sibuk baik

menjelang pemilu dan sesudahnya, kata dia, untuk pulang ke rumah dirinya tidak sempat. Namun, hal itu tak membuat pria kelahiran Maret 1974 ini menyerah. Bagi dia, segala sesuatu harus dihadapi. “Saya tetap senang dengan pekerjaan ini. Selain saya bisa berkunjung sebagian besar kota di Indonesia, juga mempunyai banyak teman dan kerabat,” akunya. Suatu kebanggaan tersendiri apabila bisa mensukseskan pemilu. Tentunya, harus didasari pada dua hal. Yakni, professional, integritas dan moral. “Kita harus punya komitmen dan konsistensi terhadap apa yang harus dilakukan. Tentunya, harus didasari kejujuran dan moral yang baik agar dapat dipercaya orang lain,” terang pria penyuka tenis dan sepak bola ini. Ia mengatakan, pelaksanaan pemilu harus independen dan bisa memperlakukan semua peserta dengan adil. Itulah motto pemilu. Sehingga sampai sekarang dia masih menjadi anggota KPU. Suami Imawati, ini sangat menikmati pekerjaannya. Meski citacitanya ingin menjadi seorang pengusaha, namun bekerja tetap menjadi kesehariannya. “Saya memang bekerja, tetapi istri saya seorang pengusaha. Istri pertama saya memiliki usaha penjualan busana muslim di Pasar Turi. Keuntungannya lumayan. Begitu juga dengan istri saya yang sekarang ini, dia bisa dibilang pengusaha makanan di Tuban,” kata pria yang suka makan tahu tek ini. (diy)

Pakde Tampung Aspirasi Desakan ribuan pengunjukrasa membuat Gubernur Jatim Soekarwo, berjanji menyampaikan aspirasi para pendemo kepada pemerintah pusat, terkait penolakan kenaikan harga BBM. Sebab Soekarwo, yang akrab dipanggil Pakde ini tidak berhak memutuskan. Tetapi, hanya berfungsi sebagai penyalur aspirasi dari para pendemo. ‘’Aspirasi dari teman-teman PDIP dan Pak Bambang DH, serta masyarakat Surabaya sudah kami terima bersama Kapolda Jatim. Selanjutnya kami antar ke Jakarta. Kami bicara ini dengan sebenarnya,” kata Pakde saat menemui perwakilan massa pengunjukrasa yang menolak kenaikan harga BBM di Grahadi, pekan lalu. Keputusan kenaikan harga BBM, menurut Pakde Karwo, merupakan keputusan pemerintah pusat dan DPR RI. Karena itu, Pemprov Jatim mengaku tidak bisa menolak keputusan tersebut. Terkait fasilitas yang diberikan pemprov, pihaknya akan memberikan transportasi kepada aksi massa demonstran sebanyak 15 orang untuk berangkat ke Jakarta bila ingin melakukan orasinya ke pusat dengan menggunakan bus maupun naik kereta api. “Kalau keputusan pemerintah di Jatim saya yang akan memutuskan, tapi pemerintah pusat tidak bisa mengubah dan menolak kenaikan BBM. Karena keputusan tersebut ditangan DPR dan Pemerintah pusat,” katanya kepada demontran. Sesekali Pakde mendapat hujatan dari pengunjukrasa yang menolak BBM yang tidak memihak pada masyarakat miskin. Pakde Karwo, menyatakan, pemprov juga melakukan antisipasi terkait kenaikan BBM di Jatim. Yakni dengan menyiapkan dana Rp 5 miliar untuk subsidi distribusi ongkos angkut antisipasi kenaikan bahan pokok dampak kebijakan rencana pemerintah menaikan harga BBM awal April ini. “Pemprov sudah mengantisipasi itu dengan menghapus pajak ongkos dari angkot, dengan pemberian subsidi ini diharapkan sembako tidak naik dan tarif angkut tetap normal,” tandasnya. Sementara itu Kapolda Jatim Irjen Pol Hadiatmoko, saat di Grahadi menyatakan kondisi demo menolak kenaikan BBM di Jatim berjalan kondusif dan tidak ada kericuhan. “Saya sudah memerintahkan kapolres dan kepala daerah 38 kab/kota di Jatim agar dapat menemui para pendemo dan menerima tuntutan para demontran, sehingga demontrasi yang berjalan di Jatim dapat berjalan kondusif tanpa anarkis,” ujarnya. Sebelumnya Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya Kompol Suparti, mengatakan untuk pengamanan demo, pihaknya menyiapkan 4.742 personel gabungan dari Polri, TNI dan Linmas Pemkot Surabaya. Elemen yang menggelar demo adalah PDIP yang akan mengerahkan massa sebanyak 10 - 15 ribu orang. Para simpatisan PDIP akan berkumpul di Monkasel dan kantor ranting untuk kemudian bersamasama menuju ke Grahadi. Selanjutnya BEM ITS mengerahkan 100 mahasiswa. Dari Jalan Basuki rahmat, mahasiswa akan melakukan longmarch menuju gedung DPRD Jatim. Kelompok Cipayung Jatim dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Organisasi Ekstra Kampus (Amoek) mengerahkan 500 orang. Dari elemen LSM Surabaya Menggugat yang terdiri dari LMND, Sakerah, Kontras, Seniman Surabaya dan lain-lain akan mengerahkan 5.000 anggotanya. 10 ribu anggota DPC Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) juga akan mendemo kenaikan harga BBM. Sisanya puluhan ribu anggotanya akan melakukan long march dari perusahaan masing-masing. “Untuk simpatisan PDIP setelah ketemu di depan grahadi mereka akan bergeser ke DPRD Kota Surabaya dan Pemkot Surabaya,” kata Kompol Suparti saat dihubungi.(ton)


LifeStyle10

EDISI 45/TAHUN 01, 2 - 8 APRIL 2012

Resident Manager Prime Royal Surabaya, Patria Tandiana

Cinta Hotel Saat Tugas Praktek

S

PA Strawberry banyak manfaatnya. Selain untuk konsumsi, strawberry ternyata dapat dipakai untuk mempercantik wanita. Yaaa...., strawberry selain biasa dinikmati sebagai buah yang mengandung banyak manfaat, ternyata strawberry dijadikan lambang cinta oleh orang Yunani Kuno. Karena menurut mereka, warna, rasa dan manfaatnya sangat bayak. Terutama untuk kesehatan dan kecantikan. Kandungan vitamin B1, B2, C dan Provitamin A pada strawberry, dapat menghaluskan kulit dan membuat warna kulit lebih cerah, bersih serta dapat mencegah terjadinya keriput atau memperlambat proses penuaan. PromotionSupportHotelIbis,RizaAyuningtyas, menyatakan, promo SPA Strawberry ini untuk tamu maupun masyarakat umum yang ingin mencoba khasiatnya. ”SPA Strawberry adalah SPA yang paling baru. Storawbarry banyak loh manfaatnya,” kata Riza, yang akran disapa Icha, kepada Bisnis Surabaya, dengan manja. Treatment strawberry ini tidak meng- gunakan buah segar, karena tingkat PH kulit manusia tidak sama.

Hal ini sangat berpengaruh terhadap kulit yang sensitif akan terjadi iritasi atau alergi pada kulit. Supervisor Club Arena Spa and Fitness Centre Hotel ibis, Danie, menambahkan, buah yang digunakan bukan buah segar.

Pihaknya sudah meraciknya menjadi beberapa bentuk. Seperti bubuk untuk spa, minyak untuk massage dan tentunya minuman juice. Semuanya itu menggunakan buah strawberry. Waktu yang dibutuhkan untuk sekali treatment 2 jam. Cukup lama?. Hal ini dilakukan untuk membuat zat bermanfaat yang terkandung meresap pada kulit. Lagkah pertama yang dilakukan adalah dengan melakukan relexing massage selama 60 menit dengan menggunakan minyak strawberry. Kemudian body scrub yang dilakukan selama 30 menit yang menggunakan bubuk strawbery. Dilanjutkan dengan masker badan yang juga menggunakan bahan dari racikan strawberry selama 30 menit. Setelah semua selesai, disajikan drink strawberry yang biasanya berupa juice. ”SPA ini fungsinya cukup banyak. Selain dapat menghaluskan kulit, juga kulit akan terlihat lebih cerah. Bisa juga untuk mencegah kriput dan penuaan dini serta meningkatkan elastisitas kulit,” ujarnya. Treatment strawberry ini sebaiknya dilakukan dua minggu sekali. ”Jangan terlalu cepat ataupun lama, dua minggu adalah waktu yang cukup untuk melakukannya kembali,”. (diy)

Jangan berharap pada satu hal, karena dunia semakin berkembang. Itulah kata yang menjadi motivasi Patricia Tandiana, yang sudah 12 tahun malang melintang bekerja di dunia perhotelan.

M

eski bukan lulusan perhotelan, wanita kelahiran 1976 ini mengaku senang bekerja diperhotelan. Berawal dari tugas praktek saat masih kuliah dulu, Patricia kepincut dengan industri perhotelan. “Bagi saya, bukan sebuah permasalahan bekerja di hotel. Meski, saya jurusan teknik industriTI, tidak menutup kemungkinan bekerja di hotel,” kata Resident Manager Prime Royal Surabaya, Patricia Tandiana, kepada Bisnis Surabaya, pekan lalu. Ia menyatakan, saat kuliah dijurusan TI Ubaya ini ketika praktek terdiri dari dua bidang. Manufaktur dan management. “Nah, pada saat praktek management inilah saya masuk perhotelan,” ungkapnya kalem. Sebenarnya, ia tak pernah berfikit menggeluti pekerjaan di perhotelan. Namun, entah mengapa hingga puluhan tahun betah bekerja di hotel. Meski berpindah-pindah dari hotel satu ke hotel lainnya, tak membuat kariernya turun. Bahkan, wanita yang hobbynya memasak ini menjabat Resident Manager. Semua pengalaman yang didapat selalu disimpan dan dipelajari untuk meluangkan pada pekerjaan selanjutnya yang sedang dijalani. Wanita yang bercita-cita menjadi owner ini mengaku tak merasa susah dengan pekerjaannya. Dengan bermodalkan communication dan open maind, yang selalu berkomunikasi dengan rekan kerja serta, para tamu hotel dan beberapa orang yang berhubungan dengannya. Selain itu, membuka wawasan dan menghadapi ilmu baru, mencari sumber dan teori baru yang disesuaikan dengan keadaan saat ini. “Saya tidak mau berharap satu hal, karena dunia ini semakin berkembang. Bisa jadi sekarang saya bekerja di hotel dan menjadi Resident Manager, belum tentu ini selamanya,” ujarnya. Bagi dia, yang terpenting adalah bagaimana menjalani pekerjaannya saat ini serta bagaimana memeliharanya untuk tetap bertahan dan semakin meningkat. (diy)

Ingin Majukan Musik Indonesia

Pernak-pernik Zipper Pakaian pernak-pernik Zipper, membuat kreasi baru. Saat ini, Zipper tak hanya digunakan untuk resleting, hiasan pakaian, sehingga menjadi menarik saat digunakan.

Banyak benda yang dijadikan hiasan pakaian. Seperti renda, monte, dan zipper. Zipper tak hanya dipakai untuk resleting celana ataupun baju. Tetapi, juga digunakan sebagai hiasan pakaian. Dengan aneka ragam bentuk dan variasi, hiasan zipper mampu membangun karakter serta menciptakan model baru. Seperti yang ditampilkan desainer Yunita Kosasih. Perancang busana ini menampilkan empat rancangannya yang dikemas dalam fashion show mini yang sebelumnya telah ditampilkan pada event Indonesia Fashion Week 2012 di Jakarta. Director Arva School of Fashion, Aryani Widagdo, menyatakan, koleksi tersebut dipadukan dengan aksesoris zipper karya tim R & D Arte School of Fashion. “Peserta dengan dress code terbaiklah yang akan menjadi pemenang,“ katanya. Tak hanya itu, beberapa peserta juga unjuk kebolehan. “Acara ini merupakan acara tahunan. Nantinya juga ada fashion game. Yaitu permainan berkelompok, dimana peserta harus menghias pakaian yang sudah disiapkan dengan zipper dalam waktu 15 menit,“ katanya.

Pendatang Baru - Grup Band Winner saat mengisi acara konser musik karnaval di Sidoarjo.

Alunan suara musik selalu menghibur tidak langsung akan memajukan musik Indo-

Peserta dituntut untuk menciptakan kreasi baru. Mereka bisa membuat aksesoris zipper yang bermacam-macam. “Tujuan dari permainan ini adalah siswa diharapkan akan terlatih untuk berfikir secara cepat guna menghasilkan suatu karya yang istimewa. Kami ingin menampilkan sesuatu yang beda. Tahun lalu ada-

lah celemek. Sekarang zipper,” tandasnya. Karena zipper bisa dibuat menjadi aksesoris yang bermacam-macam yang bisa dibuat menjadi sebuah karya seni. Dengan membuat secara fungsional, bukan sesuatu yang dikatakan diatas meja, namun sesuatu yang bisa dikreasikan. (diy)

masyarakat. Apalagi bagi mereka yang tergabung dalam penggemar musik. Winner, salah satu band mengusung musik rock sebagai penghibur masyarakat. Sajian musik selalu melekat dihati masyarakat Indonesia. Beberapa kali acara musik baik on air maupun off air dipertontonkan di seluruh Indonesia. Dengan menampilkan band-band ternama seperti Armada, Triad, Dewa 19, Wali, JRock, Melinda, Juliette, Triad, Last Child, Anang dan Ashanty serta Aurel dan beberapa band lainnya. Tentunya juga sederet band pendatang baru ikut memeriahkan sajian musik. Killing Me Inside, Last Child, Winner dan beberapa band lainnya. Bagi mereka, Sidoarjo dan Surabaya merupakan masyarakat pecinta musik. Direktur Program dan Produksi SCTV, Harsiwi Achmad, mengatakan, konser musik ini diharapkan dapat memperkenalkan band baru dan menciptakan kemeriahan untuk masyarakat. Tentunya secara

nesia. Roadshow yang digelar diseluruh Indonesia ini merupakan yang ketujuh kalinya. Sementara kota yang dipilih merupakan kota yang tepat untuk menggelar acara musik. “Sidoarjo merupakan salah kota yang selalu menjadi kota rangkaian Roadshow karnaval sejak 2005 dan musik rock merupakan kecintaan masyarakat Surabaya,” ujarnya. Winner yang sudah pernah bernyanyi di Surabaya dan Sidoarjo ini mengaku cukup senang bisa hadir kembali di Sidoarjo. “Kami senang bernyanyi disini, selain disini pecinta music rock, juga banyak masyarakat yang sangat antusias dengan pagelaran music,” kata Posan, salah satu personil Winner saat ditemui di Surabaya Plaza Hotel Surabaya. Ia berharap, dengan adanya musik ini dunia akan semakin berwarna. Masyarakat semakin maju dan Berjaya dengan hadirnya band-band baru. “Saya berharap, dunia permusikan semakin berkembang. Banyak karya-karya baru yang disumbangsihkan untuk permusikan tanah air,”. (diy)

Makanan khas Jepang, mungkin tidak semua orang pernah merasakan. Meski menu masakan Jepang adalah makanan mentah, ternyata cocok untuk lidah orang Indonesia.

Meski mentah, namun makanan yang berasal dari Jepang ini sangat disukai banyak orang. Lihat saja, semakin banyak orang yang datang dan memakan makanan Jepang dibeberapa restoran di Indonesia. Berbagai makanan banyak diminati, diantaranya sushi. Kali ini, hotel bintang lima Surabaya sengaja mendatangkan seorang chef asal Jepang, Masahiko Saito, untuk menyajikan aneka sushi yang menggugah selera. “Kami sengaja mengundang Chef Masahiko Saito,

Mentah - Sushi salah satu makanan Jepang yang menjadi Favorit di Indonesia.

untuk menyajikan keaslian citarasa sushi,” kata Public Relation Manager Sheraton Surabaya Hotel & Towers Etty Soraya. Sushi terdiri dari nasi yang

dibentuk bersama lauk (neta) berupa makanan laut, daging, sayuran mentah atau sudah dimasak. Nasi sushi, mempunyai rasa masam yang lembut karena dibumbui campuran cuka beras, garam, dan gula. Ada beragam jenis sushi. Diantaranya, Nigirizushi makanan laut segar (biasanya mentah) diletakkan diatas nasi yang dikepal. Makizushi Sushi berupa gulungan nasi berisi potongan mentimun, tamagoyaki dan neta lain yang dibungkus lembaran nori. Chirashizushi nasi sushi yang dimakan bersama neta berupa makanan laut dan sayur-sayuran yang dipotong kecil-kecil. Oshizushi Nasi disusun bersama neta yang dipres untuk sementara waktu. Hal ini dimaksudkan untuk memadatkan nasi agar sushi yang dihasilkan berbentuk persegi panjang lalu dipotong-potong agar mudah dinikmati. (diy)


EDISI 45 /TAHUN 01, 2 - 8 APRIL 2012

BI Perketat.........

(dari Hal 1)

Untuk Menyehatkan Perbankan Syarat kedua adalah kendaraan diajukan oleh perorangan atau badan hukum yang memiliki izin usaha tertentu yang dikeluarkan oleh pihak berwenang dan digunakan untuk mendukung kegiatan operasional dari usaha yang dimiliki. Penetapan uang muka lebih rendah untuk kendaraan bermotor yang bersifat produktif bertujuan untuk mewujudkan keberpihakan

kepada pihak-pihak yang memanfaatkan kredit kendaraan bermotor yang secara resmi digunakan untuk kegiatan produktif, namun tetap mempertimbangkan aspek prudensial. BI menegaskan pemberlakuan aturan baru ini akan dilaksanakan setelah masa transisi ketentuan selama tiga bulan. Waktu tersebut dianggap memadai bagi bank untuk melakukan

Syariah Pede.........

penyesuaian prosedur standar operasional (SOP), sosialisasi, serta penyesuaian pelaporan ke BI. “Setelah masa transisi, seluruh KPR dan KKB harus diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Direktur Direktorat Perencanaan Strategis dan Hubungan Masyarakat BI, Dody Budi Waluyo. Diharapkan, regulasi ini bisa membuat perusahaan

(dari Hal 1)

Properti Yakin Tumbuh 20 Persen Dengan adanya kebijakan tersebut Branch Manager Bank Artha Graha Cabang Kertajaya, S Parulin Pardede optimis, sektor properti tahun ini akan mengalami pertumbuhan.  “Selama ini segmen pasar kita adalah rumah menengah ke atas. Kalau kebijakan dari Bank Indonesia melonggar, kita bisa menyasar ke segmen bawah atau rumah tipe kecil non Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP),” katanya. Setelah BI menurunkan suku bunga kredit kepemilikan rumah (KPR) mencapai 10,62 persen, Pardede menegaskan, pihaknya sudah mematok suku bunga KPR sesuai dengan ketentuan BI, yakni 9 persen fixed selama setahun. “Tenornya bisa 5 hingga 15 tahun. Dan pengembang bisa mendapatkan kredit kontruksi dan infrastruktur sampai 70 persen dari nilai proyek. Dalam merealisasikan kredit itu, kami menggandeng REI karena mereka sudah paham tentang pembiyaan KPR,” tambahnya. Tahun lalu secara nasional pihaknya berhasil merealisasikan kredit termasuk di dalamnya KPR sebesar Rp 14 triliun. Dan

pertumbuhan aset sebesar Rp 20,3 triliun dengan Loan Deposit Ratio (LDR) sebesar 81,27 persen. Presiden PT Pakuwon Group, Richard Adisastra pun meyakini sektor properti tahun ini tumbuh sekitar 30 persen. Kondisi itu didorong oleh suku bunga KPR rendah, sementara angka deadlock masih tinggi. “Selain sebagai tempat tinggal, investasi properti sangat menjanjikan. Saya yakin tahun ini bisa tumbuh di atas 30 persen dari tahun lalu,” ungkapnya. Menurutnya, permintaan properti di Surabaya cukup tinggi. Meski terjadi kenaikan harga, namun kondisi tersebut tidak mengurangi permintaan masyarakat dalam memiiki dan menjadikan properti sebagai investasi. “Jawa Timur tahun lalu pertumbuhan ekonominya 7 persen melebihi nasional yang 6,5 persen. Sesuai dengan pertumbuhan ekonomi, maka daya beli masyarakat akan tumbuh dan mendorong pertumbuhan permintaan properti,” katanya. Pakuwon Grup mulai gencar mempromosikan produk propertinya menyusul rencana pemberlakuan

Dialihkan.........

aturan besaran uang muka atau down payment (DP) 30 persen oleh Bank Indonesia (BI).  “Kami optimistis bahwa,pasar properti masih tumbuh di kisaran 20 hingga 30 persen. Bahkan, target transaksi dalam pameran ini juga akan tercapai. Sebab, dalam pameranpameran sebelum-nya, target selalu tercapai,” tandas Sutandi. Sementara itu, Kepala Cabang Wilayah Surabaya, Mandiri Tunas Finance (MTF), Idhar Basuki, berpendapat bahwa aturan tersebut tidak banyak mempengaruhi kepada perusahaan pembiayaan yang sudah terafiliasi dengan perbankan. Namun menurut dia, kondisi berbeda akan dirasakan oleh perusahaan yang tidak terafiliasi. “Aturan menaikkan DP bagi kredit kendaraan itu sudah direncanakan sejak 1 tahun lalu. Bagi perusahaan pembiayaan dampaknya berbeda. Dan bagi kami tidak banyak pengaruhnya karena kami merupakan perusahaan afiliasi dari Perbankan,” katanya. MTF merevisi target pembiyaan secara nasional dari awalnya Rp 8,9 triliun menjadi Rp 10,3 triliun. Pasar otomotif, perkemban-

(dari Hal 1)

Korbankan Kepentingan Rakyat Kuat dugaan, rapat itu bertujuan mengkondisikan seluruh Bupati dan Walikota, agar tidak menolak rencana Bank Jatim yang akan go public dengan menjual sahamnya ke masyarakat melalui IPO (Initial public Offering). Pengamat ekonomi dan perbankan Unair Surabaya, Sri Kusreni menyatakan sangat menyayangkan jika hanya untuk memenuhi kepemilikan saham mayoritas di Bank Jatim, Pemprov Jatim harus mengorbankan dana bergulir yang sangat dibutuhkan oleh Usaha Mikro Kecil dan Menegah (UMKM) di Jatim. “Mestinya program ekonomi kerakyatan tidak dikalahkan untuk kepentingan dari Bank Jatim,” terang Reni ketika dimintai tanggapannya. Untuk bisa menjadi pemilik saham mayoritas dalam sebuah Perseroan Terbatas (PT) seperti Bank Jatim, lanjut Reni, pemprov tidak memaksakan harus memiliki kepemilikan saham 51 persen. Apalagi jika diprioritaskan agar bisa menempatkan direksi atau komisaris sesusai dengan keinginan pemilik saham mayoritas di Bank Jatim. Ia mencontohkan kinerja Bank Mandiri sebuah Bank milik BUMN yang bisa dikendalikan oleh pemerintah kendati kepemilikan saham pemerintah hanya 30 persen. “Hal seperti inilah pemprov mestinya memiliki

blue print yang jelas terkait kepemilikan saham maupun pengelolaan, sehingga semua kebutuhan atas Bank Jatim bisa disiapkan jauh hari sebelumnya tidak mendadak seperti ini apalagi pos alokasi anggaran sudah ditentukan bahkan sudah disahkan D P R D Jatim,” ujarnya. Niat y a n g d i a m bil Dirut Bank Jatim Hadi dengan memaksa pemprov supaya memenuhi penambahan modal dalam rentang waktu yang sangat mendadak ini dengan pelaksanaan RUPS, kata Reni, sebagai bentuk kegagalan pengelolaan manajemen Bank Jatim sendiri. “Dengan kinerja seperti ini sudah sepatutnya Dirut Bank Jatim yang sekarang perlu diganti,” ujarnya.. Sudah menjadi suatu kewajiban bila manajemen perbankan memberikan laporan rutin baik terkait komposisi kepemilikan saham maupun modal yang disetor kepada pemilik modal. “Mestinya ada laporan posisi saham, jika sudah mulai menurun ya segera ditindaklanjuti. Jangan kalau sudah ketinggalan jauh baru dilaporkan. Angka Rp 287 miliar itu sangat besar untuk ukuran saham di bank,” tegasnya.

Meski saat ini memang komposisi saham milik pemprov terhadap Bank Jatim hanya berjumlah 48%. Sedangkan pemda dari 38 kabupaten/kota menguasai 52% saham. Dengan posisi itu, pemprov kebagian deviden dari Bank Jatim sebanyak Rp 349 miliar pada tahun 2011 dan Rp 300 miliar dari tahun buku 2010. Pemprov berdalih ingin mengembalikan saham di Bank Jatim sebesar 51% sesuai amanat Perda No 1/1999 tentang pembentukan Bank Jatim. Jika modal ditambah, Bank Jatim menjanjikan deviden yang didapat akan lebih meningkat dari sebelumnya. Hal ini akhirnya membuat sebagian anggota DPRD Jatim menyetujui meski terpaksa. “Kebijakan Bank Jatim terlalu berlebihan. Saya gak tahu itu menjelang IPO, atau agar Pemprov tetap bisa menjadi pengendali Bank Jatim karena sahamnya kembali mayoritas,” kata salah seorang dinas dilingkungan pemprov yangenggan disebutkan nama ini. Praktis rencana pemprov dengan menambahkan modalnya ke pemprov membuat internal Pemprov Jatim mengeluh karena program yang sudah dianggar-

pembiayaan lebih selektif dalam memberikan kredit kepada konsumen. Hal itu juga diharapkan akan membuat penerapan manajemen risiko yang lebih baik. “Nanti ujung-ujungnya kena ke bank. Penerapannya ngaco, seenaknya, tidak melihat siapa, risiko orang yang menerima kredit bagaimana, kolateralnya bagaimana,” ujarnya. Ia menilai, menilai usul BI menaikkan uang muka kredit motor lebih diarahkan untuk menjaga tingkat kehati-hatian (prudent) dari perusahaan pembiayaan

yang mendapatkan dana pinjaman dari bank. Selama ini, ujarnya, seluruh aspek penilaian terhadap konsumen penerima kredit kendaraan bermotor diserahkan kepada perusahaan pembiayaan sendiri. Beruntung, untuk pembiayaan dalam nilai besar, perusahaan masih menerapkan manajemen risiko lebih baik. Untuk itu, kebijakan BI menaikkan uang muka hendaknya juga diikuti dengan penelaahan bank sentral dalam menjaring nasabah penerima pinjaman. Dody optimistis, kebijakan

gannya akan semakin menanjak seiring dengan penurunan BBNKB tahun 2012. “Tahun lalu memang kinerja kami sempat dipengaruhi oleh kenaikan BBNKB di Jatim, sehingga banyak masyarakat membeli mobil ke luar Jatim,” tuturnya. Branch Manager CIMB Niaga Auto Finance, Agus Firmansyah menuturkan, pihaknya akan melakukan serangkaian strategi pasar untuk menyiasati dampak dari aturan yang diberlakukan pemerintah. “Tentu kami akan mengubah strategi pasar karena masing-masing pembiayaan antara roda 2 dengan roda 4 berbeda. Pembiyaan roda 2 selama ini lebih cepat. Selama ini kami mematok DP untuk Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) CIMB sebesar 10 persen,” katanya. Dengan demikian, kenaikan DP kredit kendaraan bermotor dikhawatirkan membuat daya beli masyarakat menurun. Namun, kekhawatiran Agus tidak berlebihan karena selama ini pihaknya selalu bisa menjaga Non Performing Loan (NPL) dikisaran 0,4 persen. “Kami selektif dalam memilih debitur. Selama tahun 2011 total pembiyaan kami sebesar Rp 1,3 triliun dan tahun ini target kami sebesar Rp 1,55 triliun,” jelasnya.(dne)

Otomotif.........

kan jadi amburadul semua. “Bank Jatim ini jadi meresahkan internal pemprov, seharusnya tambahan modal tidak diambilkan dari APBD yang sudah berjalan, atau IPO ditunda dulu kalau tidak siap sekarang,” kesalnya. Sementara itu, Ketua FKNU DPRD Jatim, H Anwar Sadad menyarankan agar Perda No1/1999 tentang Bank Jatim direvisi, khususnya menyangkut pasal kewajiban kepemilikan saham pemprov di Bank Jatim minimal 51 persen. Pasalnya untuk menjadi pengendali sebuah PT (Perseroan Terbatas), seperti Bank Jatim tidak harus memiliki saham minimal 51 persen. Sadad menjelaskan 38 Kab/Kota yang konon menguasai lebih dari 51 persen saham Bank Jatim tidak mungkin bisa melawan Pemprov Jatim. Karena masing-masing pemda itu cuma punya sedikit. “Untuk melawan Pemprov mereka harus mengkonsolidasikan kekuatan agar bisa menguasai RUPS. Dsengan demikian mungkin tidaknya dapat diketahui,” katanya DPRD Jatim menurutnya, sebenarnya tidak keberatan menambah modal setor pemprov di Bank Jatim. Asal penambahan modal yang diminta itu feasible. Sebanding dengan target keuntungan (deviden) yang akan diperoleh Pemprov dari Bank Jatim. “Sayangnya hingga saat ini berapa penghasilan / deviden yang diperoleh pemprov dengan penambahan modal sebesar Rp 287 miliar,” kata anggota Komisi B DPRD Jatim.(ton)

yang dikeluarkan BI tidak akan berpengaruh banyak pada tingkat konsumsi masyarakat. Malahan, kebijakan ini akan membuat perusahaan pembiayaan yang beroperasi adalah perusahaan yang sehat. Deputi Pemimpin Kantor Bank Indonesia/KBI Surabaya Bidang Pengawasan Perbankan, Sarwanto, mengungkapkan, kebijakan LTV yang akan diterapkan Juni mendatang bertujuan untuk menggerakkan industri perbankan syariah. Adanya pengalihan KKB dan KPR dari Bank

umum ke Bank Syariah dinilai Sarwantyo justru bagus. “Tujuan BI juga ingin mendorong pertumbuhan bank syariah dimasa mendatang,” katanya. Ia menambahkan, industri perbankan syariah saat ini sedang tumbuh signifikan. Jika nantinya ada limpahan kredit dari bank umum, Sarwanto memperkirakan perbankan syariah juga masih sanggup mengelolanya. Secara umum menurutnya, kebijakan penurunan LTV bukan untuk membatasi pertumbuhan industri properti. Malalui kebijakan

(dari Hal 1)

Mobil Berkelas tak Terpengaruh Namun, dari sisi negatif pembelian mobil dari rental yang biasanya memakai DP kecil akan terkena dampak,” jelasnya. Lain halnya dengan pendapat Fery Setiawan Kepala Cabang Chevrolet. “Segmen pasar sudah di bagi-bagi. Tapi, kami tidak akan terpengaruh adanya aturan yang mengatur pembelian harus DP 30 persen, kami produsen mobil untuk orang berpunya jadi pengaruhnya sedikit, yang paling terpengaruh mungkin produsen mobil di bawah harga Rp 200 juta,” tegasnya. Sayangnya, para sales mobil dari merek kenamaan yang mengincar pasar kelas menengah kebawah seperti Toyota Avanza dan produkproduk di bawah harga Rp 200 juta engan untuk memberi komentar. “Kita lihat saja nanti mas. Kita kan juga tidak tahu bahkan aturan tersebut pun belum keluar. Jadi kita lihat saja nanti,” papar salah seorang sales Avanza. Ditemui dalam Codymaxx Auto Show Trade Fair 2012Director PT Kedaung Satrya Motor Authorized Marcedez Benz Dealer, Patrick Honggo Hidajatno menuturkan sejauh ini sekitar 90 persen penjualan berasal dari kredit dari berbagai leasing dengan uang muka (DP) antara 15-20 persen. Apalagi, pangsa pasar mobil premium berbeda dengan kelas menengah ke bawah.“Kebijakan BI

Harga Saling.........

Terdampak-Regulasi BI tentang minimal DP diyakini berpengaruh terhadap penjualan KPR.

dan Kemenku itu baik untuk menghidari kredit macet. Tetapi, akan mengurangi angka penjualan karena DP untuk mobil premium 30 persen paling banyak,” tuturnya. Patrick optimis proyeksi penjualan tahun ini secara keseluruhan bisa tercapai bila melihat tren pasar otomotif tahun ini yang cukup bagus. “Mobil segmen premium masih bagus. Meski terjadi kenaikan BBM tidak akan terpengaruh terhadap karena selama ini sudah menggunakan BBM non subsidi,” ujarnya. Operation Manager Area Jatim PT Asco Prima Mobilindo selaku dealer Daihatsu Sulianto, belum bisa menjelaskan secara pasti mengenai dampak perubahan DP. “Mengenai dampaknya kita masih belum bisa memprediksi banyak, mengingat masih diberlakukan Juni nanti,” katanya. Namun secara umum, Sulianto mengakui kebijakan

ini akan membuat pasar otomotif menjadi stagnan. “Setiap merk di segmen customer berbeda dalam menerapkan DP antara 25-30 persen. Pasar akan stagnan, dan itu tidak hanya dialami oleh Daihatsu saja,” tambahnya. Managing Director Cody Enterprises selaku penyelenggara pameran, Patricia Setyadjie mengatakan, pameran yang sudah menjadi agenda tahunan tersebut diikuti oleh 150 perusahaan yang bergerak di bidang otomotif, serta 20 APM besar. “Peserta berlomba memberikan kemudahan kepada konsumen. Mereka berasalan, saat ini adalah waktu yang tepat untuk memiliki atau ganti kendaraan sebelum aturan BI diberlakukan pada Juni 2012 mendatang. Beberapa merek bahkan memberikan promo uang muka 0 persen,” ungkapnya. Sementara itu, perusahaan leasing belum mau mengambil keputusan terkait kebijakan tersebut. Regional

11

ini, BI berharap bisa meningkatkan kualitas kredit perbankan umum dimana pertumbuhan kredit properti di perbankan umum mencapai 90 persen. Pertumbuhan yang tinggi juga riskan terhadap resiko sehingga menyebabkan bubble. “Bila kualitasnya membaik, bank tidak perlu lagi menambahkan biaya untuk pencadangan risiko kredit macet sehingga pada akhirnya konsumen juga yang diuntungkan karena bunga kreditnya secara keseluruhan bisa diturunkan,” jelasnya. .(jpr/ptr/dne)

Manager Area Jatim Adira Finance bidang otomotif, Mohammad Syahrir, mengaku bahwa pihak manamejen masih mempelajari sejauh mana kebijakan tersebut mempengaruhi pembiayaan. “Karena ini baru diputuskan, kami masih mempelajari dulu. Tentu strateginya akan diambil nantinya setelah diberlakukan,” katanya. Syahrir menaksir pertumbuhan pembiayaan kendaraan roda 2 hanya 10 persen atau tumbuh Rp 100 miliar dari realisasi secara keseluruhan tahun 2011 yang mencapai Rp 1 triliun. Dari realisasi itu, sekitar 60 persen merupakan kontribusi pembiayaan dari roda 2.  Sementara rasio kredit bermasalah/Non Performing Loan (NPL) sekitar 1,3 persen. Tahun lalu jumlah nasabah aktif nasabah Adira Finance untuk segmen otomotif berkisar lebih dari 250 ribu nasabah. Senada diungkapkan Area Manager Astra Credit Companies (ACC) area Jatim, Bali, Lombok, NTT dan NTB, R Andre Pinontoan. Ia mengatakan untuk saat ini perusahaan belum bisa memberikan keterangan tentang pengaruh kebijakan Pemerintah terhadap pembiyaannya. “Aturan ini baru keluar, kita belum menyikapinya,” katanya. Meski demikian ia menyambut positif kebijakan tersebut, karena akan mengurangi beban risiko pembiayaan. Hanya saja hal itu masih menunggu market yang lebih baik. “Itu positif sekali, akan mengurangi kredit macet. (dne)

(dari Hal 1)

Pasar Modal Positif, Harga-harga Naik Bahkan ada yang sudah menenbus 50 persen. Pengamat ekonomi nasional Abdul Mongid melihat, kesalahan pemerintah adalah tidak memasukkan kebijakan sosial marketing atau sosialisasi publik secara strategis dalam kebijakan penyesuaian harga BBM. “Kesalahan kedua adalah wacana sangat ramai sehingga ini memicu efek psikologi sosial. Tidak ada di dunia harga barang naik pakai pengumuman. Naiknya itu bila langka,” terangnya.  Saat berita ini saja ditulis, harga sudah mendahului kenaikan BBM. Hari ini harga minyak goreng maupun gula naik sudah sepekan lalu dari Rp 9500/ kg menjadi Rp 10.300/kg bahkan kenaikan harga gula diprediksi akan naik hingga Rp 1.000,- lebih. Kondisi serupa juga terjadi kenaikan pada minyak goreng di pasaran dari Rp 10.000 menjadi Rp 11.000 bahkan lebih tergantung situasi pasar.”Ya Mas, harga bahan pokok sudah alami kenaikan sepekan lalu meski pemerintah belum berlakukan harga kenaikan harga BBM harga pokok sudah naik duluan gak tau lagi kalau harga BBM jadi naik secara otomatis harga bahan pokok,” kata Antok salah satu pedagang di pasar DTC Surabaya. Kemudian sayur mayor juga mulai naik. “Naik terus minggu ini mas, Turunnya juga tidak tentu,” kata penjual sayuran di pasar keputran, Lastri Eka Sari , Selasa (27/3). Sayuran yang mengalami kenaikan paling signifikan yakni cabai. Jenis rawit hijau yang biasa dijual Rp 20.000/kg kini merangkak menjadi Rp 32.000/kg. “Sedangkan bawang putih juga naik. Dari biasanya Rp 10.000/kg sekarang Rp 16.000/kg,” ujar Susi.

Pedagang itu pun kecewa dengan kebijakan pemerintah yang berancang-ancang menaikkan harga BBM bersubsidi. “Ini saja baru rencana, semua sudah pada naik! Bagaimana nanti harga BBM jadi naik?,” gerutunya. Disisi pasar modal, indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) tak terpengaruh demo pada pembukaan pagi pada (27/3). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat di posisi 4.032,33 pada awal perdagangan Selasa 27 Maret 2012, naik 13,64 poin atau 0,33 persen ke level 4.045,34. Sedangkan nilai tukar mata uang rupiah pada transaksi antar bank di Jakarta dan Jatim menguat sebesar 20 poin. Rupiah kini berada pada Rp 9.170 per dolar AS. Sebelumnya, nilai rupiah Rp 9.190 per dolar AS, selasa (27/3) lalu. Sementara dari data yang berhasil Bisnis Surabaya gali dari PDIP dari hasil tambang minyak per hari mencapai 930.000 barel (1 barel = 159 liter) = 147.870.000 liter bila dihitung per tahun 147.870.000 liter x 365 hari mencapai 53.972.550.000 liter. Sedangkan beaya produksi meliputi (pengangkatan, pengilangan dan transportasi) sebesar Rp 566 / liter x 53.972.550.000 liter mencapai Rp 30,564 miliar / tahun. Dengan catatan harga mentah minyak dunia USD 105 / barel. Sedangkan pendapatan minyak mentah Indonesia per tahun 930.000 barel/hari x 365 hari mampu meraih 339,450 juta barel. Pendapatan minyak mentah 339,450 juta barel x USD 105 / barel = USD 35,685 juta dengan asumsi (1 $ = Rp 9.000) maka

dapat dihitung dengan total pendapat minyak Indonesia USD 35,658juta x Rp 9.000 = Rp 320,9 triliun / tahun dikurangi biaya biaya produksi (Rp30,564 miliar / tahun ) = 320,6 triliun. Selain hak pemerintah Indonesia 70 persen dari total pendapatan yakni mencapai Rp 224,42 triliun. Padahal konsumsi BBM Indonesia per tahun mencapai 63 miliar / liter = 396,226 juta barel / tahun dengan total kebutuhan 396,226 juta barel x Rp 73,1 triliun = Rp 41,4 triliun atau total Rp 114,5 kekurangan yang harus di impor. Akan hal ini pemerintah melakukan pemotongan anggaran yang memboroskan dan tidak memberikan potensi pemasukan bagi negara. “Mudah-mudahan efisiensi tersebut bisa menutup defisit 2,6 persen tadi,” sambung pengamat ekonomi nasional Abdul Mongoid. “Jika ternyata efisiensi masih kurang untuk menutup defisit tersebut, baru BBM dinaikkan. Jadi BBM naik harganya, bukan tidak mungkin, tapi akan lebih indah jika sebagai opsi terakhir dalam menyelamatkan anggaran negara,” imbuhnya Meski demikian jika masih ada masyarakat yang berdemonstrasi, Sofjan tetap menghargainya. “Tetapi kita imbau jangan menggangu jalan. Karena kalau jalur distribusi terhambat, harga-harga akan naik, padahal BBM baru akan naik 1 April mendatang. Akibatnya, rakyat banyak yang menderita,” katanya.  pengusaha juga tidak ingin harga BBM naik. Namun, pilihan saat ini cukup sulit dan harus diambil pemerintah karena harga minyak dunia terus melambung.(antonius andika)


Koran Mingguan

Berlangganan atau Pasang Iklan

Terbit Setiap Hari Senin

di

E-mail : webmail.bisnis-surabaya.com ECERAN Rp 2.500 HARGA LANGGANAN Rp 10.000

031-5633456

TELEPON : Iklan/Redaksi/Sirkulasi 031-5668432, 5633456 Faksimile : 031 - 5675240

EDISI 45/TAHUN 01, 2 - 8 APRIL 2012

BBM Naik Menakertrans Cegah PHK

Surabaya, BS Dampak kenaikan BBM membuat Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar meminta Gubernur/Bupati/ Walikota di seluruh Indonesia agar menghimbau dan memberi pemahaman kepada pengusaha di wilayahnya masing-masing untuk berusaha semaksimal mungkin tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap buruh. Bahkan Muhaimin Iskandar mengeluarkan Surat Edaran (SE) Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor SE.03/MEN/III/2012 tertanggal 22 Maret 2012 tentang Pencegahan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). SE ini ditembuskan kepada Presiden dan Wakil Presiden RI, para Menteri Kabinet Indonesia Bersatu, Ketua APINDO dan Ketua Serikat Pekerja/Serikat

Buruh di tingkat nasional. Muhaimin dalam surat edarannya, mengatakan langkah-langkah antisipasi tersebut antara lain dengan meminta kepada perusahaan-perusahaan untuk melakukan efisiensi biaya produksi, termasuk overhead perusahaan. “Efisiensi biaya produksi ini diharapkan dapat menghindarkan adanya kemungkinan PHK bagi pekerja/buruh tanpa mengganggu proses produksi dan kinerja perusahaan, “terang Muhaimin di dalam situs resminya.Muhaimin pun meminta para kepala daerah itu agar secara intensif dan berkesinambungan melakukan upayaupaya untuk menjaga kondisi hubungan industrial di wilayahnya masing-masing sehingga tetap kondusif. Menakertrans Muhaimin Iskandar menyatakan rencana kenaikan harga bahan bakar

Demo BBM - Kenaikan BBM diyakini berdampak menggelembungnya pengangguran.

lesaikan perselisihan hubungan industrial secara damai sehingga tidak merugikan kedua belah pihak ataupun pihak – pihak terkait lainnya,“ tambahnya. Apabila langkah-langkah antisipasi telah dilakukan, namun ancaman PHK tidak dapat dihindari dan pengusaha terpaksa melakukan PHK, maka PHK harus dilakukan sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. Namun Muhaimin optimistis dan tetap berharap rencana kenaikan harga BBM tidak akan menyebabkan terjadinya PHK terhadap buruh. Apalagi sebelumnya Muhaimin telah melakukan pertemuan dan konsolidasi dengan kalangan pengusaha, baik Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia) maupun Kadin (Kamar Dagang dan Industri) Indonesia.(ton)

Prime Royal tetap Andalkan Desain

Serangan Tomcat Semakin Meluas Bukan hanya warga bisa yang terserang wabah tomcat. Pengamat dan pakar Herry S.W yang biasa dipanggil Herry juga tak luput dari serangan serangga tersebut. “Tahu-tahu ada bercak merah di lengan kiri, dada kiri, dan perut disertai rasa gatal maupun panas,” kata pengamat telekomunikasi ini. Herry melanjutkan, awalnya ia tak terpikir kalau serangga yang menempel di tangannya itu dan berlendir adalah Tomcat yang awalnya dipikir hanya semut. “Saya tak mencuci seperti yang disarankan kalau terkena serangga ini. Hingga bercak bercak merah timbul, gatal dan panas rasanya,” ungkap Herry. Kemudian Herry mengobatinya dengan salep Inerson. Herry mengaku tiga hari luka bekas tomcat sudah mengering. Tinggal menanti bekasnya hilang total yang diestimasikan 2-4 minggu. Secara keseluruhan korban yang terkena serangga tomcat jenis Paederus tidak ada yang dirawat inap. Saat ini mereka hanya menjalani rawat jalan. Secara keseluruhan keberadaan mereka membaik dalam waktu 3-4 hari pasca terapi. Gangguan serangga tomcat jenis Paederus menyebabkan Dermatitis Contact Irritant, yang diakibatkan oleh racun paederin (C25H45O9N) di badan serangga tomcat, terkecuali dibagian sayap. Umumnya cairan serangga Paederus menyebabkan gatalgatal, luka dibagian tertentu, serta tubuh dan lengan yang terasa panas akibat cairan beracun serangga Tomcat.

minyak (BBM) memang akan memberikan dampak yang dirasakan oleh para buruh. Oleh karena itu, pemerintah di tingkat pusat dan daerah telah mempersiapkan langkah-langkah antisipasi terkait hal tersebut. Selain itu, para kepala daerah diminta mendorong perusahaan agar dapat menaikkan biaya makan dan biaya transportasi kepada para pekerjanya, sesuai dengan kemampuan perusahaan yang bersangkutan. “Yang paling penting, pihak pengusaha dan buruh yang diwakili serikat buruh harus mengedepankan dialog di perusahaan masing-masing dengan mengefektifkan forum bipartit (LKS Bipartit),“ Ujar Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa ini. “Dengan komunikasi dan dialog yang dipadukan dengan niat baik, dibutuhkan dalam menye-

Bersaing- Prime Royal Hotel Surabaya siap bersaing menjaring konsumen.

Saya tak mencuci seperti yang disarankan kalau terkena serangga ini. Hingga bercakbercak merah timbul, gatal dan panas rasanya,”

“Berdasarkan hasil investigasi ke lapangan, semua kasus kontak dengan serangga Paederus tidak ada yang dirawat inap, hanya menjalani rawat jalan,” kata Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (PP dan PL) Tjandra Yoga Aditama  yang dikutip dari Pusat Komunikasi Publik, Kemenkes RI,  Jumat (23/3). Adapun untuk melakukan pencegahan dini, masyarakat dianjurkan melakukan personal protection menggunakan insektisida formulasi aerosol yang dijual bebas di pasaran. Insektisida pada populasi yang sedikit terbukti efektif mampu mencegah Paederus, asalkan penyemprotannya terkena langsung pada Paederus. Kementerian Kesehatan telah mengirimkan tim untuk

meninjau langsung ke lapangan terdiri dari ahli surveilans epidemiologi, entomologi. Pada saat mengirim petugas di lapangan ditemukan bahwa tiap lokasi dalam kepadatan yang rendah hanya ditemukan 10-20 ekor serangga. “Hasil investigasi menemukan, tiap lokasi hanya ditemukan 10-20 ekor”, kata Tjandra. Serangan serangga  Paederus awalnya diketahui  13 Maret 2012,  saat seorang penghuni apartemen Eastcoast Pakuwon City Surabaya Jawa Timur yang mengalami gatalgatal, luka si bagian wajah, serta tubuh dan lengan yang terasa panas akibat cairan beracun serangga Tomcat. Kemudian Tomcat juga menyerang kawasan sekolah di wilayah Kenjeran dan Wonorejo Surabaya. (prw)

D.097

Surabaya, BS - Maraknya hotel baru tentu membuat pelaku bisnis di industri perhotelan semakin gencar membuat sesuatu yang beda. Beberapa langkah dilakukan untuk menarik minat para tamu, diantaranya Hotel Prime Royal Surabaya. Menurut Resident Manager Hotel Prime Royal Surabaya, Patricia, disamping letaknya yang cukup strategis, dekat dengan pusat perbelanjaan, Prime Royal juga menjual desain dan suasana. Kesan tradisional seperti dengan adanya musik alunan jawa, tentunya membuat para tamu merasa berada dalam suasana

pedesaan yang nyaman. Suasana minimalais tapi tidak meninggalkan unsur budaya Indonesia. “Kami ingin tetap menampilkan unsur tradisional,” katanya. Tidak hanya itu, hotel yang berada di Surabaya utara ini membuat 78 kamar yang ada dengan desain interior yang berbeda. “Semuanya beda interior, kami memang sengaja membuat beda. Ini merupakan inovasi dari kami,“ ujar Patricia Resident Manager saat ditemui diulang tahun Pime Royal yang pertama beberapa pekan yang lalu. Patricia menjelaskan, hotel yang berkembang baru tentunya berbeda dengan hotel yang sudah

lama berdiri. Namun harus tetap membuat inovasi dan maintenance karena itu sangat penting untuk memulai bisnis di industry perhotelan. “Kami punya cara tersendiri untuk menarik tamu yang belum pernah ada dilakukan dan yang sudah ada di maintenance,” terangnya. Dari 72 kamar rata-rata pada setiap harinya terisi sekitar 65 sampai 75 persen. “Untuk perkembangan kedepan, kami belajar menjadi lebih mandiri, kami juga harus sejalan dengan perindustrian, karena Surabaya merupakan kota industri. Jadi harus dimaanfaatkan betul-betul itu,” katanya. (diy)

D.108


Edisi 45 (2 - 8 April 2012)