Issuu on Google+

Yakin kita dapat menemukan paradox-paradox baru dalam pengelolaan bisnis di masa mendatang dengan memahami karakteristik pasar indonesia serta menemukenali comparative advantage yang dimiliki perusahaan.

Konsultasi Bisnis ... h. 3

Mencari Aroma Natural di L’occitane Dompet TransStudioMall ... h.16

koran mingguan

Edisi 12 - I 8 - 14 Oct 2012 Rp.2,500,-

Referensi Bisnis Anda

Sms Hotline 08113898000 info@bisnissulawesi.com www.bisnissulawesi.com BisnisSulawesi @bisnissulawesi

Petani Kakao Putus Asa Keputus-asaan kini mendera petani kakao di Kecamatan Tapalang, Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar). Petani tak mampu lagi mengembangkan kakao yang selama ini menjadi tempat mereka menggantungkan hidup. Mereka kewalahan mengendalikan serangan hama yang berlangsung terus menerus. ‘’Kami sudah putus asa. Kakao rusak dan gagal panen akibat serangan hama,’’ kata Anas, petani kakao Tapalang.

Sulbar... h. 6

QR code ini dapat di akses melalui smartphone dengan mengunduh aplikasi qr code scanner pada Market (Android), Blackberry app World, dan App Store (iphone/ipad). Dapat juga di akses melalui browser dengan alamat URL dk.balipost.com/pub dan memasukkan kode angka dibawah code

Carport yang Simpel ‘’Raja’’ Handphone KTI nan Menawan Hobi & Lifestyle... h. 9 Rumah... h. 7


Edisi 12 I 8 - 14 Oct 2012

2

Direktori Makassar Profesional Computer

Jual Beli Laptop Second ITTC Trade Center 45 Mks Lantai III F3 081343812025

Jl. Urip Sumiharjo KM 5 No. 14 Makassar

Jl. Aroepala X7 (depan mega rezki) 085227680820 - Junaedi 081353748255 - Samsul 082187737444 - Lina 0852242009030 - Reni

Jl.Urip Sumoharjo Km 5 No. 14 ITTC Lt.4 Blok M4

Mall Ratu Indah Lt. 1 (0411) 5061833 08124216638

RUDY Computer ITTC Lt.4Blok D4

Pempek Palembang Ikan Barakuda Ala Bu Hj Bu Iin M (home industri)

Tator cafe

Jl. Dirgantara no.79 082195776672

085255125182 085399181999

Jl. Landak Baru No.112A (0411) 833 284

gerbangtimurprinting@gmail.com

Alamat Pemesanan: Yayasan Perumahan Pegawai Kantor Gubernur (YPPKG) Blok K 13/23 Daya Makassar Tlp. 0411-516370/08114103065

BTN Taman Makassar Indah Blok A.11/5 Antang Makassar Cbg: Jl. Budi Utomo No.42 Timika - Papua 081344612163/085394160707 tiketingmmbc@yahoo.co.id www.birotiket-mbc.com

Jl. Kerukunan Selatan I No. 169, BTP. Makassar Mobile : +6281342337447/ +628152500455 www.makassarrentalmobil.com

Fatimah Az-zahra Kelompok Pengelola Hasil Laut

(Dra. Nuraeni-ketua) Jl.Barukang III Lr.III No.42 A (0411)2997379 081342100787

- MEETING - WI FI - VIP ROOM

Kedai Kopi Ganesha

Jl. Sungai Saddang Blok A No. 8 Komp. Latanete Plaza Makassar

Ground Floor O 10 MTC Karebosi 0411 - 3680060

Jl. Rappocini Raya No 214

08234851561/ 0411853371

Bandara Sultan Hasanuddin

(0411) 5472229 085240000729 BB : 2608880D

Jl. Minasa Upa Blok A3/II (Toko Corner) 085255853110

Malomo Bakery

TALLASA Book Store

Agen resmi Produk busana muslim merk Razha

Produk Olahan Ikan & Udang

Rumah Sekolah Cendekia

Jl. Hertasning Blok E.10 No.9

Gunting, creambath facial, make-up, dll Jl. Rajawali A 76 (asrama lompobattang) 081343938896

Jl Sultan Hasanuddin No. 24/288 0411-3630769

Jl. Sultan Hasanuddin No.32 Makassar - (0411) 3650050

Jl.Emmy Saelan 3E No.16 081353624657

Sop H. Inam

Jl. Cendrawasih No. 69 A

0411 - 4287411

Jual alat bantu dengar, softlens, dan melayani askes

Kombinasi Terapi Alami (Dinkes No.448-2/ 16-12/STPT/ DKK/V/2012)

Jl. Tidung 8 No. 213 0411-5382696 08529958345

Melayani Bekam, Gurah, Ruqyiah, Dan Herbal

Jl. Emmy Saelan No. 2 ( samping gedung PELNI) 0411 - 3650468 - Makassar

SMK Neg. 4 Makassar

Jl. Pengayoman No. 15 Panakukang Makassar 0411-2111-477

Resthu Bakery

She-Ra Shop

(Jual pakaian,tas dan aksesoris Antar Jemput Barang Jual Tiket Pesawat On-Line)

Spesialis Rangka Baja Jl. Rappocini Raya No. 4 Ringan Jl. Bandang No. 140 (0411) 2557709 Jl. A.P. Pettarani 082349930345 (0411) 334749 Ruko New Zamrud D7 08124203183

Jl.Gunung Latimojong No. 21

PT. Austasia Food Sumarni - 085241877092

Jl. Minasa Upa Blok A3/II (Toko Corner) 085255853110

email : sumarni_aafmks@yahoo.com www.greenfieldsmilk.com

Jl. Rajawali Asrama lompobattang B/62 085255905777

Warkop M Coffe

Tradisional/Profesional Hotel Surya Berlian Jl. Amanagappa No. 7 Putri 085299311357 0411 2011664 Bisa Dipanggil

082187999900, 08884220001 (0411)5012828 setia.anugrah.abadi@gmail.com

Warkop Lima Tiga

JR. Mineral

Jl. Rajawali Barak Blok B No. 16 (Depan Zipur) Makassar 089694970003

Jl. A. P. Pettarani No. 49 0852190418188 (Hamdani)

Jl. Mongisidi Baru AB 4 No.7 Telp 0411 - 453992 www.makassarpreneur.com

Jl. Sultan Alauddin Ruko No. 105 C Makassar

Pijat

Iklankan usaha anda di direktori hanya dengan berlangganan minimal 3 Bulan

Palu Jl. Setia Budi No. 53 Palu-Sulawesi Tengah 085230631675

APOTIK LATANSA

(0451) 411477 - Alex

Jl. W. Monginsidi No. 83 B Palu-Sulawesi Tengah Tlp. (0451) 429230

Jamu dan Obat-obatan Jl. Dewi Sartika No. 46 Tlp : (0451) 4938505

Okinawa Studio

HOTEL

KARTIKA

Jl. Hangtuah No.36 085241424039 Palu - Sulawesi Tengah

APOTIK YUSNA FARMA

TOKO GAYA BARU RUMAH MAKAN PALU KURING Jl. Abdul Rahman Saleh No. 33 Palu – Sulawesi Tengah TLP (0451) 4701180

Jl. Dewi Sartika No. 25 Palu – Sulawesi Tengah Tlp (0451) 484011

melayani foto & video dokumentasi, desain undangan. Jl. Tg Manimbaya No. 121 B Dewa 081341452738 Palu-Sulawesi Tengah

Karya Cipta Advertising Jl. Basuki Rahmat No.53 Palu, Sulawesi Tengah 0451 485 112 +62811458540 kcadver53@gmail.com

Parama Su Hotel Jln. Domba No.28 telp/fax (0451) 455678 Palu - Sulawesi Tengah

VICTORI VARIASI Jl. Poebongo Palu Spesialis Kaca Film (Riben) 081248889910 /255EF5C9 harmoni888.variasi@yahoo.com

JL. Pelita Air Permai No. 4 Palu- Sulawesi Tengah Tlp. (0451) 4909323/4909324 Cetak Undangan, Nota, Sablon Kaos, Gantungan Kunci dll.


Ekbis / Perbankan

Edisi 12 I 8 - 14 Oct 2012

Inflasi Akhir Tahun Diperkirakan 4,6 persen DIREKTUR Eksekutif Departemen Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter Bank Indonesia Perry Warjiyo memperkirakan laju inflasi sampai akhir 2012 mencapai 4,6 persen atau berada dalam kisaran yang ditetapkan BI 3,5-5,5 persen. ‘’Seperti yang kami perkirakan, inflasi September 2012 rendah. Karena koreksi harga setelah Lebaran. Ini menunjukkan inflasi tetap terkendali dan rendah. Akhir 2012 kami perkirakan inflasi 4,6 persen,’’ kata Perry, Selasa (2/10). Sebelumnya, BPS mengumumkan laju inflasi pada September 2012 tercatat sebesar 0,01 persen, dengan penyumbang inflasi terbesar adalah kelompok sandang mencapai 1,47 persen serta kelompok pendi-

en adalah inflasi terendah dalam lima tahun terakhir, meskipun akhir tahun diakui akan meningkat, sejalan dengan meningkatnya peredaran uang dan harihari besar keagamaan. Dengan pencapaian inflasi sebesar 0,01 persen tersebut, lanjut Hatta, pemerintah merasa optimistis target inflasi tahun ini sebesar 4,5 persen plus minus 1,0 persen dapat diwujudkan. ‘’Kalau sasaran (inflasi) kita di bawah lima persen saya yakin akan tercapai, sekarang kan baru tiga sekian persen, dan puncak kenaikan harga pangan kan sudah selesai Agustus kemarin, biasanya setelah ini akan ada periode menurun dan akan diikuti deflasi,’’ ujarnya. (bs/ant)

dikan, rekreasi dan olahraga sebesar 1,07 persen. Sementara, kelompok bahan makanan menjadi penyumbang deflasi terbesar yaitu 0,92 persen, diikuti kelompok transportasi, jasa dan sektor keuangan sebesar 0,8 persen. Inflasi pada September 2012 merupakan yang terendah pada bulan yang sama dalam lima tahun terakhir. Pada September 2007 tercatat inflasi sebesar 0,8 persen, September 2008 tercatat 0,97 persen dan September 2009 mencapai 1,05 persen. Sementara pada September 2010 inflasi mencapai 0,44 persen dan September 2011 sebesar 0,27 persen. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa menyatakan inflasi selama September 2012 yang tercatat 0,01 pers-

2 1.5 Grafik Inflasi Setiap September Sejak Tahun 2007. Inflasi September 2012, Merupakan Yang Terendah Dalam Lima Tahun Terakhir

1.05 0.8

1

0.97 0.44

2007

Tahun

2008

2009

0.27

2010

2011

0.5

Persen

2012 0.01

Kadin Diminta Aktif Ciptakan Peluang Usaha PENGUSAHA Indonesia yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) diminta aktif mencari dan menciptakan peluang usaha di negeri sendiri untuk terus dikembangkan. Bukan menjadi seperti tamu. Begitu juga pemerintah, baik pemerintah pusat maupun daerah, harus tekun mencari peluang usaha. Itu disampaikan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, saat membuka Rapat Pimpinan Nasional Kadin 2012, di Jakarta, Selasa (2/10) lalu. Prospek perekonomian Indonesia, kata dia masih sangat cerah di tahun-tahun mendatang. Ditunjukkan oleh laporan lembaga-lembaga survei dunia terkait hal itu. Presiden

mengatakan salah satu survei melaporkan, Indonesia saat ini memiliki consuming class (kelompok masyarakat yang mengkonsumsi lebih banyak) sebesar 45 juta jiwa, dan sebelum 2030 diperkirakan menjadi 135 juta jiwa. Hal ini merupakan peluang bagi pengusaha dalam negeri untuk berkiprah. Selain itu, Presiden juga mendorong pelaku usaha di Indonesia untuk mencari peluang bisnis di negara-negara lain dan mengembangkan sayapnya. ‘’Disamping kreatif dan cerdas, dalam tatanan global juga mencari peluang bisnis di negara-negara lain. Dan pelaku bisnis tidak lagi menjadi macan kandang,’’ katanya. Untuk itu, Presiden men-

egaskan, peningkatan kualitas dan sumber daya manusia mutlak dibutuhkan untuk dapat bersaing dengan negara- lain. Sebelumnya, Ketua Kadin Suryo Bambang Sulisto mengungkapkan, krisis yang melanda dunia saat ini telah membawa perubahan dimana banyak asetaset berharga di luar negeri yang dapat diakuisisi oleh Indonesia. Untuk itu, Bambang dalam kesempatan tersebut mengusulkan pada pemerintah untuk membentuk Indonesia Investment Fund guna melakukan akuisisi terhadap usaha-usaha yang memiliki prospek di luar negeri, seperti yang dilakukan Malaysia melalui Khasanah, maupun Singapura dengan Temasek. (bs/ant)

LPS Terapkan Premi Berjenjang Mulai 2015 LEMBAGA Penjamin Simpanan (LPS) akan menerapkan sistem premi berjenjang yang disesuaikan dengan tingkat kesehatan perbankan mulai 2015 mendatang. Untuk pematangan sistem ini direncakan tahun 2013, mulai 2014 diterapkan paralel atau uji coba dan baru tahun 2015 ditetapkan secara penuh, ungkap Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) C. Heru Budiargo, Senin (1/10) lalu. Heru mengatakan tingkatan premi yang akan dibayar akan

ditentukan berdasarkan kualitas dan kuantitas masing-masing bank, dalam artian bank yang sehat akan membayar premi lebih sedikit dibanding bank yang kurang sehat. Untuk kualitatif, akan dilihat kepemilikan, kualitas manajemen dan sebagainya. Sedangkan untuk kuantitatif, juga akan dilihat peringkatnya. Pihaknya akan membuka metode perhitungan yang diterapkan secara transparan sehingga bank bisa menghitung sendiri premi yang harus dibayar. ‘’Jadi, ini cukup adil dan di luar negeri

sudah banyak dilakukan seperti di Malaysia, Thailand, Singapura dan Korsel. Ini ‘’best prectise’’ agar bank memperbaiki standar pengeloaannya sehingga risiko banknya semakin kecil,’’ katanya.

Mengenai kisaran jumlah premi yang akan dibayar bank,

Heru mengatakan belum ditetapkan karena masih dikaji dengan patokan premi yang ditetapkan secara general sebesar 0,2 persen dari Dana Pihak Ketiga yang dimiliki bank. (bs/ant)

3

Konsultasi Bisnis Oleh

KETUT ARNAWA, ST, MM

Paradox Marketing (3) Apakah konsep Paradox Strategy ini merupakan ide pemikiran yang orisinil? Konsep Paradox Strategy ini belum ada yang mendefinisikan dengan baik saat ini. Paradox Strategy memiliki spektrum yang luas dan Blue Ocean Strategy merupakan salah satu bentuk dari paradox strategy. Dalam perjalanan implementasi Paradox Marketing di Setiap Perusahaan, ditemukan tiga pilar utama yang memungkinkan prinsip-prinsip paradox bisa diterapkan. Ketiga pilar ini memungkinkan kita menerapkan strategi yang unik namun relevan sehingga dapat meninggalkan pasar yang penuh sesak dengan persaingan atau “Red Ocean” dan lebih mendekati pasar yang membuat pesaing menjadi irrelevant atau “Blue Ocean”. Pilar pertama, Wholesale – Retail. Dalam pilar ini, saya bisa memilih skema yang paling pas dalam memberikan penawaran kepada pelanggan, apakah pendekatan wholesale ataukah pendekatan retail. Pendekatan wholesale membuat harga menjadi lebih murah namun volume barrier meningkat. Sebaliknya, pendekatan ritel membuat pelanggan dapat menikmati produk dalam kuantitas kecil namun dengan harga satuan lebih tinggi. Pilar kedua, Enterprise – Consumer. Dalam memberikan produk atau layanan, pelanggan membutuhkan tingkat kastemisasi berbeda-beda. Tingkat kastemisasi paling tinggi adalah solusi. Solusi diberikan kepada pelanggan korporasi (enterprise) karena mereka membutuhkan kastemisasi paling spesifik sesuai bisnis mereka. Sebaliknya tingkat paling rendah, produk biasa yang diproduksi masal bagi pelanggan perorangan. Bila sebuah perusahaan bisa menciptakan solusi yang lebih masal (mass customization), maka perusahaan akan bisa menciptakan sebuah paradox. Pilar ketiga, Private – Public. Dalam pemasaran, penyediaan produk dan layanan seringkali dipisahkan aksesibilitasnya. Sebagian layanan bisa dinikmati banyak orang namun sebagian layanan hanya dinikmati kalangan tertentu. Pembatasan ini seringkali berhubungan dengan ketersediaan sumber daya dan kesediaan pelanggan untuk membayar. Paradox bisa diciptakan dengan memutarbalikkan kebiasaan yaitu membuat layanan private menjadi publik atau layanan publik menjadi private. Dari gambar di atas bisa disimpulkan, semakin ke pusat pilar (titik 0) maka strategi yang diterapkan semakin vertikal. Semakin menjauhi titik pusat, strateginya pun semakin horisontal. Dalam konteks ini, vertikal atau horisontal bukanlah tujuan tapi cara. Masing-masing pendekatan, vertikal maupun horisontal memiliki paradox sendiri-sendiri. Yang penting, pengungkit (leverage) mana yang akan digunakan pada situasi yang tepat. Ingat, menurut Sun Tzu, tidak ada strategi yang tepat di segala tempat. Melainkan, strategi harus seperti air yang selalu mengikuti bentuk tempat dimana ia berada. Tiga pilar yang telah dijelaskan sebelumnya sebenarnya masing-masing merupakan pengungkit. Masing-masing dinamakan pengungkit harga, pengungkit akses dan pengungkit solusi. Pengungkit harga digunakan untuk menghilangkan batasan volume atau harga yang seringkali diterapkan kepada pelanggan. Pengungkit akses memberikan kesempatan kepada lebih banyak pelanggan atau sebaliknya membatasi akses hanya kepada pelanggan tertentu saja sesuai dengan kebutuhan strategi kita. Demikian juga pengungkit solusi memungkinkan perusahaan menyediakan solusi yang lebih sederhana atau lebih lengkap namun relevan. Dari ketiga pengungkit tersebut, pengungkit solusi merupakan pengungkit yang paling canggih sedangkan pengungkit harga merupakan pengungkit yang paling sederhana. Saya yakin kita dapat menemukan paradox-paradox baru dalam pengelolaan bisnis di masa mendatang dengan memahami karakteristik pasar Indonesia serta menemukenali comparative advantage yang dimiliki perusahaan. Semoga sharing yang singkat ini bisa memberikan inspirasi untuk menciptakan keseimbangan bisnis yang baru dengan menemukan paradoxparadox yang tersembunyi di sekitar kita. Referensi: Dirut Telkom Indonesia, Arief Yahya Buku Hermawan Kartajaya


Edisi 12 I 8 - 14 Oct 2012

4

Opini

Jurus Hadapi Tekanan dan Gejolak Ekonomi Eropa Oleh

Achmad Ali, S.ST., M.Agb.

Kepala Seksi Statistik Industri, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali KEKHAWATIRAN akan berlarut-larutnya krisis Eropa semakin dirasakan di setiap negara di dunia. Ancaman perlambatan ekonomi global tergambar jelas di benak pelaku pasar. Sampaisampai Direktur Dana Moneter Internasional (IMF), Christine Lagarde, mendesak pembuat kebijakan melaksanakan rencana mereka menyelamatkan Eropa. Sebab, penyelesaian atas Eropa memengaruhi masa depan perekonomian dunia. Bahkan, lembaga keuangan internasional itu memperkirakan pertumbuhan ekonomi global berada dalam tekanan cukup berat. Sebelumnya, IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi global sepanjang 2012 sekitar 3,5 persen dan 2013 sekitar 3,9 persen. Sementara, data pertumbuhan ekonomi kuartal II - 2012 yang dikeluarkan IMF memperli

hatkan perekonomian 17 negara anggota Uni Eropa terkontraksi 0,2 persen setelah pada kuartal I - 2012 mengalami pertumbuhan nol persen. Pertumbuhan ekonomi Indonesia hampir dapat dipastikan tidak akan kebal dari dampak perlambatan pertumbuhan ekonomi global dan gejolak ekonomi Eropa. Paling tidak ini terlihat dari kecenderungan melambatnya kinerja sektor perdagangan luar negeri Indonesia dengan neraca perdagangan mengalami defisit. Seperti diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat defisit neraca transaksi berjalan kian melebar. Pada kuartal II - 2012 mencapai 6,9 miliar dolar AS (sebesar 3,1% PDB) dibandingkan dengan 3,2 miliar dolar AS (sebesar 1,5% PDB) pada kuartal I - 2012. Namun, di tengah memburuknya neraca

Bisnis Sulawesi Grafik

Rupiah Terhadap Dollar AS dalam Sepekan (Senin 1 - Jumat 5 Oktober 2012) SEBELUMNYA

INDEKS

HARI

/US$

Senin

Rp 9.550

Rp 9.570

Rp 9.565

-20/-15

Selasa

Rp 9.565

Rp 9.575

Rp 9.595

-10/-30

Rabu

Rp 9.595

Rp 9.600

Rp 9.605

-5/-10

Kamis

Rp 9.605

Rp 9.610

Rp 9.585

-5/20

Jumat

Rp 9.585

Rp 9.580

Rp 9.585

5/stagnan

PAGI/US$ SORE/US$

POINT

Diolah dari berbagai sumber NILAI tukar rupiah di pasar uang spot antarbank Jakarta, secara terus menerus mengalami pelemahan sejak awal pekan lalu. Pelemahan pada wal pekan dipicu kekhawatiran pasar mengenai krisis Eropa pengamat pasar uang Bank Himpunan Saudara Ruly Nova menyebutkan, pelemahan rupiah terus terjadi karena Investor mengkhawatirkan neraca perdagangan Indonesia yang masih defisit. Kondisi itu membuat nilai tukar rupiah berada dalam area negatif .kamis (4/10) mata uang rupiah melanjutkan pelemahan sebesar lima poin terhadap dolar AS, dipicu imbas pernyataan negatif Spanyol yang menyatakantidak akan mengajukan permohonan bailout tambahan. Sempat mengalami penguatan 20 point pada Kamis (4/10) sore dan stagnan hingga akhir pekan, Jumat (5/10). Dikarenakan belum adanya sentimen positif baru membuat nilai tukar rupiah terhadap dolar AS bergerak dalam kisaran sempit dan kurang berfluktuasi, kata analis pasar uang Monex Investindo Futures Ariston Tjendra. Ia juga mengatakan, secara teknikal nilai dolar AS yang sudah cukup tinggi sehingga mendorong aksi jual dolar AS membuka peluang bagi rupiah untuk pulih. Pengamat pasar dari Samuel Sekuritas Lana Soelistianingsih menambahkan, posisi cadangan devisa yang meningkat membantu terjaganya nilai tukar rupiah dalam kisaran sekarang ini.Ia mengemukakan, posisi cadangan devisa bulan September tercatat sebesar 110,172 miliar dolar AS, naik dari posisi bulan sebelumnya sebesar 108,990 miliar dolar AS.

transaksi berjalan, surplus neraca modal meningkat menjadi 5,5 miliar dolar AS (sebesar 2,5% PDB) pada kuartal II - 2012. Kombinasi defisit perdagangan dan defisit transaksi berjalan menyebabkan depresiasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mencapai 4,6 persen sejak awal tahun 2012. Depresiasi rupiah ini tergolong paling dalam dibandingkan dengan mata uang asing lainnya di Asia Tenggara. Hal sama juga terlihat dalam postur RAPBN 2013, di mana pemerintah memprediksi rencana besaran defisit anggaran Rp 150,2 triliun a t a u 1 , 6 2 persen t e r hadap PDB. Angka ini tur u n dari defisit di APBN P e rubah a n 2 0 1 2 sebesar Rp 190,1 triliun atau 2,23 persen terhadap PDB. Pembiayaan defisit RAPBN 2013 direncanakan berasal dari sumber-sumber pembiayaan dalam negeri Rp 169,6 triliun, dan pembiayaan luar negeri (neto) sebesar minus Rp 19,5 triliun. Dengan kondisi seperti itu, Bank Indonesia bahkan telah menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga akhir tahun 2012 menjadi hanya 6,1 - 6,3 persen dari sebelumnya 6,3 - 6,5 persen. Tak kurang pula, IMF dan Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga akhir tahun 2012 di kisaran 6 persen. Kendati hingga saat ini pemerintah masih tetap optimis ekonomi Indonesia mampu tumbuh 6,5 persen. Ada empat jurus yang disiapkan pemerintah Indonesia untuk

menghadapi krisis global akibat memburuknya kondisi krisis utang di Eropa, khususnya di Yunani dan Spanyol. Pertama, Crisis Management Protocol (CMP) yang memungkinkan otoritas fiskal dan pasar keuangan bertindak cepat dan tegas dalam mencegah krisis atau meminimalkan dampak krisis. CMP merupakan indikator peringatan dini yang terbagi dalam beberapa tingkatan krisis yang dilengkapi tindak penyelamatan pada masing-masing level, sehingga bisa dioptimalkan

agar kondisi ekonomi dunia bisa dicermati dan diukur. Kedua, Bond Stabilization Framework (BSF) yang mengatur mekanisme rinci tentang pemanfaatan sumber dana dalam menstabilkan pasar obligasi dan mekanisme koordinasi antarpihak terkait, otoritas pengambilan keputusan, prosedur operasional dan mekanisme pertukaran informasi, serta time table dalam pengambilan keputusan dan tindakan yang cepat. Ketiga, prosedur pengelolaan risiko fiskal yang memberikan lebih banyak fleksibilitas bagi pemerintah untuk menyesuaikan jumlah pengeluaran atau pun pembiayaan dalam menghadapi memburuknya kondisi perekonomian. Sesuai Pasal 43 UU APBN Perubahan 2012, DPR memberikan persetujuan atas tindakan

mitigasi risiko oleh pemerintah dalam waktu 24 jam. Selain itu, berdasarkan Pasal 40 UU APBN Perubahan 2012, pemerintah dapat menggunakan Saldo Anggaran Lebih (SAL) untuk menstabilkan pasar obligasi pemerintah domestik. Keempat, pinjaman siaga atau fasilitas pembiayaan kontinjensi yang didukung mitra pembangunan internasional, di mana pemerintah dapat memanfaatkannnya jika tidak dapat memenuhi kebutuhan pembiayaan dari pasar keuangan. Menjaga Mom e n tum Dengan kesiapan pemerintah dalam menghadapi situasi buruk krisis ekonomi Eropa (global) melalui empat j u r u s atau langkah tadi, maka diharapkan momentum pertumbuhan ekonomi nasional terjaga dengan baik, asalkan pemerintah, Bank Indonesia, dan otoritas pemerintah di pusat maupun daerah, memastikan berjalannya hal berikut dengan baik dan efektif. Pertama, menjaga kestabilan inflasi agar daya beli masyarakat tetap terjaga. Kedua, menjaga fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di level yang optimal. Ketiga, pertumbuhan kredit emerging market (negara berkembang) di Asia, kecuali Mongolia dan Vietnam, telah menunjukkan adanya perkembangan yang mendekati perekonomian Cina. Keempat, mengoptimalkan efektivitas penyerapan belanja pemerintah, terutama belanja modal.

Silahkan kirim opini anda tentang segala hal yang perlu mendapat perhatian serius, utamanya yang berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi, bisnis dan keuangan ke dalam kolom “ruang umum� ini, sebagai kontrol masyarakat dalam berbagai aspek termasuk kinerja, pelayanan, kebijakan dan lain- lain.

08113898000

BisnisSulawesi

@bisnissulawesi

Pemimpin Umum /Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Bali Putra Ariawan Pemimpin Perusahaan : Ni Luh Puspa Redaktur : Andry Mardian Anggota Redaksi : Andry Mardian, Gadis Kinanti, Zulfa Syam Sulawesi Tengah : Agus Sudastra Sulawesi Utara : Yusak Imanuel Desain Grafis/ Fotografer : Sapriady Putra Alamat Redaksi /Iklan : Kompleks Gedung RRI Makassar (Gdng. Belakang Kantor RRI) Jalan Riburane No. 3 Makassar, Sulawesi Selatan, Telp. (0411) 5318686 redaksi@bisnissulawesi.com Marketing Iklan / Administrasi : Ni LUh Puspa, Dahlia (Layanan Iklan 09.30 – 16.30 Wita Setiap Hari Kerja) marketing@bisnissulawesi.com Tarif Iklan: Iklan baris Rp. 15.000/Baris (Minimum 2 Baris, Maksimun 10 Baris, Per Baris Maksimun 30 Karakter) Iklan Display BW Rp. 15,000,-/Mmk Iklan Display Full Colour Rp. 20,000,-/Mmk Advertorial BW Rp. 17,000,-/Mmk Advertorial Colour Rp.25,000,-/Mmk Iklan Keluarga/Sosial Rp. 10,000,-/Mmk iklan@bisnissulawesi.com Sirkulasi : Risma, Amna, Juna, Mahayasa(Palu-085395152206), Iksan(Manado-085299597144) Alamat Bagian Langganan : Kompleks Gedung RRI Makassar Harga Langganan : Rp. 10,000,-/Bln, Pembayaran Dimuka Harga Eceran Rp. 2,500,- sirkulasi@bisnissulawesi.com Terbit Mingguan Penerbit PT Bali Post


Sulawesi Selatan

Edisi 12 I 8 - 14 Oct 2012

5

Terkikis Perumahan dan Industri Makassar (Bisnis Sulawesi) – Lajunya pertumbungan pembangunan di Sulawesi Selatan, khususnya Makassar, berdampak terkikisnya lahan persawahan di daerah itu. Saat ini, lahan sawah di Kota Makassar tersisa sekitar 2.700 hektare atau sekitar 55 persen dari 5.000 hektare luas persawahan lima tahun silam. Itu artinya, selama lima tahun belakangan, terjadi pengikisan lahan persawahan sebanyak 2.300 hektare. ‘’Menyempitnya lahan persawahan, akiba alihan fungsi menjadi perumahan atau industry. Ini sangat memprihatinkan,’’ ungkap Ketua Kontak Tani dan Nelayan Andalan Sulsel, Rahman Daeng Tayang di Makassar, Rabu (3/10) lalu.

Data Ketahanan Pangan Kota Makassar, menunjukkan, pengurangan lahan sawah terjadi dari tahun ke tahun. Dari sisanya saat ini (2.700 hektare), itu sudah termasuk lahan basah dan lahan kering. Sementara dari produksi gabah, hanya mampu menghasilkan sekitar 5 ton per hektare, sehingga dari total produksi gabah dari luar areal sawah yang tersisa, ternyata hanya mampu memenuhi 7,74 persen kebutuhan pangan warga Kota Makassar yang berjumlah sekitar 1,3 juta jiwa. Bahkan dari 14 kecamatan di Kota Makassar, kini hanya lima kecamatan yang masih memiliki areal sawah. Kelima kecamatan tersebut adalah Biringkanaya, Manggala, Tamalate, Rappocini dan Panakkukang.

Menanggapi fenomena tersebut, Rahman menyebutkan, kondisi itu tidak hanya dialami ibukota provinsi seperti Kota Makassar, namun juga di kabupaten. ‘’Ini tidak boleh dibiar-

kan. Harus ada kebijakan dari pemerintah pusat, provinsi

atau daerah untuk menyelamatkan lahan persawahan,’’

desaknya. Kebijakan yang dapat men-

dukung sektor pertanian sangatlah penting baik bagi petani,

maupun masyarakat. Karena hal tersebut erat kaitannya dengan ketahahan pangan nasional dan lokal. Apalagi

Sulsel dengan 24 kabupaten/ kotanya, selama ini sudah menyandang status sebagai salah satu daerah penyangga pangan nasional. (bs/ant)

ilustrasi/net

TERKIKIS –Lahan persawahan di Kota Makassar terus terkikis menyusul lajunya pertumbuhan pembangunan di daerah ini. Dalam lima tahun terakhir, sedikitnya 2.300 hektare lahan persawahan terkikis dan beralih fungsi menjadi perumahan dan industri.

‘‘Celebes Fair 2012’’

Perbesar Peluang Sulsel di Pentas Nasional

Makassar (Bisnis Sulawesi) – Celebes Fair ‘’Celebes Trade Expo’’ tahun 2012 yang menjadi etalase produk dan informasi bagi seluruh masyarakat dalam upaya menciptakan peluang investasi dan pengembangan usaha, berperan mengangkat citra Sulawesi Selatan di pentas nasional. Juga mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi dengan menciptakan transaksi perdagangan selama penyelenggaraannya. Celebes Fair digelar Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Provinsi Sulawesi Selatan dan Debindo Mega Promo di Celebes Convention Center Makassar, 3-7 Oktober lalu, juga serangkaian memeriahkan peringatan Hari Jadi Sulawesi Selatan ke-343. Sekaligus mendukung program pelaksanaan tahun kunjungan di Sulawesi Selatan yaitu Visit South Sulawesi 2012 serta menjadi sarana wisata maupun hiburan bagi keluarga dan masyarakat. Dibuka Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Agus Arifin Nu’mang Peluang investasi dan pengembangan usaha itu salah satunya dimanfaatkan Kabupaten Luwu Timur (Lutim) yang tengah berupaya mempercepat pertumbuhan ekonomi dan mewujudkan visi daerah menuju kabupaten Agroindustri. Lutim memamerkan sejumlah potensi yang dimiliki diantaranya ber-

bagai komoditas unggulan disektor pertanian seperti, padi, jagung, kakao, kelapa sawit, kemudian potensi perikanan seperti rumput laut, budidaya dan tambak, sektor energi dan kelistrikan, potensi kehutananan serta potensi kepariwisataan. Kepala Bidang Penanaman Modal yang juga kordinator teknis, Reski Razak mengatakan, keikutsertaaan Kabupaten Lutim dalam pameran kali ini untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi sekaligus visi daerah menuju kabupaten Agroindustri dengan merangsang investor menanamkan modalnya di Lutim. Dari berbagai potensi yang dimiliki menurut Reski, ada satu potensi yang cukup

menjanjikan yakni potensi rumput laut “gracillaria”. Dimana ketersediaannya mencapai 5001000 ton kering setiap bulannya. ‘’Kami optimis, iklim invetasi di kabupaten Luwu Timur akan semakin baik. Pasalnya beberapa investor sudah menyatakan ketertarikan dengan potensi Lutim,’’ tandas Reski. Sementara itu, Wagub Sulsel, Agus Arifin Nu’mang menyebutkan, data ril dari Bank Indonesia menyebutkan Sulsel, tingkat pertumbuhan ekonomi tahun 2012 tertingggi di Indonesia, dengan tingkat inflasi paling rendah. Kondisi ini, kata Agus sangat baik untuk mendorong Sulawesi Selatan menjadi pilar utama pembangunan nasional.

ilustrasi/net

RUMPUT LAUT -Dari berbagai potensi yang dimiliki Luwu Timur, rumput laut menjadi salah satu potensi yang cukup menjanjikan, khususnya jenis “gracillaria”. Dimana ketersediaannya mencapai 500-1000 ton kering setiap bulannya.

Oleh karenanya, melalui pameran yang menyasar pengunjung mulai dari pejabat pemerintahan dalam dan luar negeri, duta besar dan atase perdagangan negara-negara sahabat, asosiasi industri dan perdagangan nasional dan internasional, eksekutif dan

professional, mahasiswa, pelajar dan masyarakat umum, diharapkan dapat memperkenalkan produk-produk yang ada lebih jauh sehingga iklim investasi di Sulawesi Selatan terus meningkat. (bs/ant)

Lintas Sulsel Perum Damri Siap Sediakan 150 Unit Armada Makassar (Bisnis Sulawesi) – Perum Damri siap menyediakan 150 unit armada untuk melayani penumpang di kawasan Makassar, Maros, Sungguminasa, dan Takalar (Mamminasata). Kepala Dinas Perhubungan dan Informatika Sulawesi Selatan Masykur A Sulthan mengatakan, dengan pengadaan transportasi publik itu diharapakan akses transportasi masyarakat di empat kabupaten/kota itu seperti layaknya Jabotabek, dapat terlaksana dan berjalan lancar. Berkaitan dengan hal itu, pihak Perum Damri kata dia, kini melakukan studi kelayakan, khususnya tentang jalur dan biaya yang dibutuhkan untuk mengoperasikan transportasi massal itu. ‘’Jadi selain mengadakan sarana transportasi massal monorel, juga akan didukung dengan armada angkutan Damri untuk menopang pengguna jasa trasportasi di sejumlah halte yang disiapkan,’’ katanya. Sementara itu, pemerhati masalah transportasi dari Lembaga FIK Ornop Asran Djaya mengatakan, pengadaan dan pengoperasian armada Perum Damri ataupun transportasi lainnya, harus mengindahkan Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW), baik provinsi maupun keempat kabupaten/kota (Mamminasata). Hal itu dinilai penting agar tidak menimbulkan masalah ke depan, termasuk menimbulkan konflik dengan masyarakat yang terpaksa harus merelakan lahannya untuk kepentingan umum. (bs/ant)


Sulawesi Barat

6

Edisi 12 I 8 - 14 Oct 2012

Petani Kakao Putus Asa Mamuju (Bisnis Sulawesi) – Keputus-asaan kini mendera petani kakao di Kecamatan Tapalang, Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar). Petani tak mampu lagi mengembangkan kakao yang selama ini menjadi tempat mereka menggantungkan hidup. Mereka kewalahan mengendalikan serangan hama yang berlangsung terus menerus. ‘’Kami sudah putus asa. Kakao rusak dan gagal panen akibat serangan hama,’’ kata Anas, petani kakao Tapalang.

Kondisi itu kata Anas, membuat sebagian besar petani kakao kini beralih menjadi penambang batu gunung. Dikatakan, petani di Kecamatan Tapalang sulit diselamatkan, apalagi tidak ada penanganan maksimal untuk mencegah serangan hama yang merajalela itu. ‘’Luas tanaman kakako petani di Talangan mencapai ratusan hektare. Dan, serangan hama sudah terjadi sejak dua tahun terakhir. Terutama hama penggerek batang yang paling ditakuti petani,’’ sebutnya. Serangan hama, membuat produktivitas kakao petani yang sebelumnya mencapai 2.000 hingga 3.000 kilogra hektare, turun drastis menjadi paling tinggi 50 sampai 100 kilogram per hektare. Petani kemudian beralih menjadi penambang batu karena pilihan pekerjaan itu dianggap lebih menjanjikan dibanding tetap bertahan menjadi petani kakao. Dengan menjadi penambang batu gunung, petani mampu menghasilkan uang sampai Rp150 ribu dalam waktu tiga hari dengan tiga kubik batu gunung yang dihasilkan. (bs/ant)

ilustrasi/net

RUSAK –Buah kakao menjadi rusak akibat serangan hama yang semakin tidak terkendali. Kondisi ini, menimbulkan keputusasaan petani kakao dan memaksa mereka beralih menjadi penambang batu gunung

PLTMH untuk Mendukung Era Industri Mamuju (Bisnis Sulawesi) – Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) terus diupayakan di beberapa kabupaten di Sulawesi barat (Sulbar). Guna mendukung era industri di wilayah itu. PLTMH pada dasarnya memanfaatkan energi potensial air jatuhan air. Semakin tinggi jatuhan air, semakin besar energi potensial air yang dapat diubah menjadi energi listrik. Sedikitnya, 11 permohonan izin prinsip ke pemerintah kabupaten sudah diajukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Sulawesi Barat, untuk rencana pembangunan PLTMH tersebut. Direktur BUMD Sulbar, Harri Warganegara di Mamu-

ju, pekan lalu menyebutkan, dari 11 permohonan yang diajukan, baru dua kabupaten

yang mengeluarkan izin prinsip yakni Kabupaten Mamasa dan Kabupaten Majene. Dima-

na, masing-masing kabupaten mengeluarkan dua izin. ‘’Sedangkan kabupaten lain seper-

ti Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Mamuju dan Mamuju Utara masih dalam proses penerbitan izin prinsip oleh bu-

pati masing-masing,’’ jelas Harri. Menurut Harri yang juga Sekjen Hipmi pusat, nilai investasi untuk pembangunan pembangkit listrik tenaga mikro hidro di Sulbar mencapai

ilustrasi/net

PLTMH- PLTMH pada dasarnya memanfaatkan energi potensial air jatuhan air. Semakin tinggi jatuhan air, semakin besar energi potensial air yang dapat diubah menjadi energi listrik.

Rp 17,5 miliar. Setiap titik PLTMH, menghabiskan dana hingga Rp 2,5 miliar untuk membiayai pengurusun izin prinsip dari PLN hingga terbangunannya energi listrik terbarukan ini. ‘’Energi listrik terbarukan menjadi perhatian kami karena tanpa dukungan listrik maka rencana investasi pembangunan industri tidak akan tertangani secara optimal,’’ tegasnya. (bs/net)

Kenaikkan Harga Beras Menghantui

Jelang Tiga Hari Raya Besar Majene (Bisnis Sulawesi) – Seperti biasa, setiap menjelang hari raya besar, selalu diikuti dengan kenaikan harga kebutuhan pokok masyarakat. Begitu juga menghadapi tiga hari raya besar yang berlangsung sebentar lagi seperti Idul Adha, Natal dan Tahun baru. Kenaikkan harga juga menghantui, terutama harga beras. Untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan harga beras, Bulog Sub Divre Polmas yang membawahi Kabupaten Ma-

jene, Mamasa, dan Polewali Mandar, Sulawesi Barat, sudah melakukan ancang-ancang dengan menyiapkan pengadaan beras. ‘’Menghadapi tiga hari besar hingga akhir tahun ini, kami telah menyediakan beras cadangan untuk tiga kabupaten, yaitu Majene, Mamasa, dan Polman. Itu untuk mengantisipasi kenaikan harga beras,’’ ujar Kepala Bulog Sub Divre Polmas, Laode Amijaya Kamaluddin. Jumlah beras yang disediakan sebanyak 300 ton untuk tiga

kabupaten dengan alokasi sebesar 100 ton per kabupaten. Jumlahnya disesuaikan dengan permintaan yang diajukan oleh pemkab masing-masing kabupaten. Penyaluran beras cadangan tidak langsung dilakukan sebab mekanismenya harus menunggu proses pengajuan dari pemkab sesuai kebutuhan yang diharapkan dan sesuai situasi pasar dan harga beras pada tiap kabupaten. Amijaya mengatakan, fenomena kenaikan harga beras menjelang

hari-hari besar sudah sering terjadi. Untuk itu, perlu segera diantisipasi dengan menyediakan beras cadangan kepada daerah agar dampak kenaikan harga tidak memberatkan warga. ‘’Apalagi, harga beras sering berhubungan dengan harga kebutuhan bahan pokok lainnya. Jika harga beras naik, akan berdampak pada harga kebutuhan pokok lainnya, begitu pula sebaliknya,’’ imbuhnya. Amijaya mengaku, Bulog tetap akan berupaya agar lonjakan

harga beras pada tiga hari besar tersebut tetap bisa dikontrol melalui pengawasan distribusi beras dari petani sehingga akan mengurangi potensi lonjakan harga yang dianggap sangat memberatkan warga. Selain itu, dia berharap pedagang beras tidak melakukan spekulasi harga sebab persediaan beras di tiga kabupaten itu sudah cukup memadai untuk memenuhi kebutuhan seluruh warga di Majene, Mamasa, dan Polman selama beberapa bulan ke depan. (bs/net)


Edisi 12 I 8 - 14 Oct 2012

Carport yang Simpel nan Menawan

SAAT siang maupun malam, atap carport tetap terang. Lubang di atap carport meneruskan cahaya matahari di siang hari, dan bercahaya pada malam hari. Keren!

Sebagai rumah yang diperuntukan untuk mobil tersayang tentu saja fungsi carport akan lebih efektif jika dilengkapi dengan atap, layaknya rumah pada umumnya. Saat ini desain carport semakin bervariasi. Namun sebaiknya desain carport tetap mengikuti konsep desain rumah agar terlihat seimbang dan tetap menjadi satu kesatuan bangunan. Carport yang menawan pasti akan menambah nilai tampilan rumah hunian Anda. Arsitek, Harry Krisnawan, ST, M.Si menyebutkan, carport memiliki fungsi utama sebagai tempat mobil berteduh. Namun juga bisa berfungsi untuk menambah nilai tampilan rumah. Carport terletak di sisi luar rumah. Karenanya, carport langsung terlihat dari jalanan. Desain yang menawan menjadikan carport dapat terlibat sebagai elemen yang mempercantik fasad rumah. Untuk membuat carport, tak harus memilih desain yang ribet. Simpel, asalkan sesuai dengan tampilan rumah. Yang penting juga, fungsi carport ini harus maksimal. Dikatakan Harry, bentuk atap carport yang bagus saja tidak akan cukup optimal untuk melindungi mobil dari terik matahari dan juga dari serangan air hujan. Tapi jika kita memilih untuk m e makai atap carport permanen y a n g minim a k a n pencahayaan b i s a m e m b u a t s u h u dalam carport

menjadi lembab yang pastinya tidak bagus untuk keadaan mobil. Sehingga sangat penting ketika akan membangun carport, harus diperhatikan banyaknya cahaya matahari yang masuk ke dalam carport. Memang seringkali membuat kita lebih memeras otak, karena dibingungkan antara atap carport yang befungsi secara optimal tapi tetap memiliki nilai estetika yang mampu

memeprmanis tampilan rumah secara keseluruhan. Meski tidak diperlukan sebuah perencanaan yang rumit sebagaimana ketika membangun rumah, namun carport membutuhkan perencanaan yang cermat dengan beberapa pertimbangan tertentu. ‘’Tujuannya tentu saja agar diperoleh carport yang kuat sehingga dapat mengakomodasi fungsi utamanya untuk melindungi kendaraan, mendapat bentuk yang tepat sesuai dengan yang diinginkan, serta menghasilkan tampilan yang indah untuk mendukung tampilan wajah rumah,’’ sebutnya. Untuk itu, pemilik Archway Architectural Design

masing penyangga berdiri tegak dan berjarak 1,8m. Atap terbuat dari rangka baja. Bentuk atap menggunakan pola grid, berupa kisi-kisi kayu. Nantinya kisikisi kayu akan dipenuhi dengan tanaman rambat jenis Mandevilla (sejenis Alamanda). Atap sebagai peneduh dan balkon Konstruksi yang digunakan adalah kantilever. Struktur utama rangkanya berupa delapan balok beton. Panjang masingmasing balok adalah 3m, dan disusun berjarak 35cm. Di atas jajaran balok beton, direbahkan kayu merbau seluas 15,8 meter persegi. Bagian atas carport be-

7

rada tepat di depan pintu kamar anak. Dari sana bagian atap carport diakses sebagai balkon. Jadi selain sebagai peneduh mobil, juga berfungsi sebagai balkon. Atap simpel ditarik kawat Struktur penyangga utamanya hanya sepotong besi persegi di sisi kanan atap. Sebagai penguat digunakan dua kawat baja yang dipasang bersilang. Ujung-ujung kedua kawat tertambat pada bangunan utama, dan dua titik lainnya di rangka atap bagian depan. Rangka atap hanya berupa besi hollow persegi berukuran 4cmx5cm.Struktur atap seperti ini menimbulkan kesan simpel pada bangunan. Atap datar besi hitam Struktur depan atap tidak memiliki penyangga, sehingga berkesan melayang. Sebagai ganti penyangga, digunakan dua kawat baja berukuran 12mm. Kawat-kawat tersebut ditambatkan pada bangunan utama. Bahan polikarbonat dipilih untuk menutup rangka besi hollow. Agar unik, rangka tersebut disusun dengan pola grid. Struktur sederhana menempel

Selain sebagai peneduh kendaraan, carport juga berfungsi sebagai pintu masuk. Desain yang sederhana terlihat dari strukturnya. Bagian depan disangga oleh dua balok beton. Bagian belakang menempel pada bangunan utama. Sebagai atap, dipasang kisi-kisi kayu secara melintang. Agar lebih manis, ada Alamanda, yang dibiarkan merambat ke atap. (bs/net)

Consultant Studio itu mengingatkan untuk memperhatikan beberapa hal sebelum merencanakan pembuatan carport. Dibawah ini adalah model carport yang bisa menjadi inspirasi bila anda ingin membaut area carport anda tampil lebih cantik. Melayang dengan kantilever Carport berukuran 5,8mx7,2m. Ukuran atapnya 3mx5,7m. Sistem kantilever membuat atap carport berkesan melayang. Penyangga atap hanya berupa empat batang besi baja. MasingBisnis Sulawesi/net


techno

8

Edisi 12 I 8 - 14 Oct 2012

net

Xbox Music Rilis Akhir Oktober

LAYANAN musik streaming yang akan tersedia di konsol game Xbox 360, Xbox Music, dilaporkan akan segera dirilis pada akhir bulan nanti. Dikutip dari Ubergizmo, situs teknologi The Verge yang mendapatkan info dari sumber

terpercaya menyebutkan bahwa

Xbox Music meluncur 26 Oktober 2012. Tak hanya bisa diakses melalui Xbox 360, layanan ini akan

terintegrasi secara maksimal dengan Windows 8 dan Windows Phone 8. Dengan Xbox

Music, pengguna bisa menikmati musik-musik favoritnya secara streaming maupun mengunduhnya. Soal intergrasi dengan perangkat Mobile, Microsoft nampaknya akan menggunakan

SkyDrive agar pengguna bisa

berbagi lagu dan playlist antarperangkat. Tak hanya itu, Xbox Mu-

sic juga memberi keleluasaan bagi pengguna untuk mengunggah lagu ke server Microsoft untuk bisa diakses dimanapun lewat koneksi in-

ternet.

Selain terintegrasi dengan Windows 8 dan Windows

Phone 8, Microsoft juga berencana merilis aplikasi serupa untuk iOS dan Android. (bs/net)

Mouse untuk Pecinta Game PRODUSEN aksesoris komputer, Logitech, mengumumkan ketersediaan produk mouse kelas gaming terbarunya yang bernama Logitech G600 Gaming Mouse. Mouse ini ditujukan bagi mereka yang gemar memainkan game ber-genre Massively Multiplayer Online (MMO). C600 dilengkapi dengan 20 tombol dimana 12 diantaranya berada dibagian kiri mouse, sehingga memudahkan ibu jari dari gamer dalam navigasi tanpa perlu melihat. ‘’Panel ibu jari dari mouse ini merupakan buah penelitian kami, agar mouse gaming ini dapat digunakan dengan mudah dan senyaman mungkin, dirancang secara khusus untuk mengurangi resiko salah klik, sehingga game dapat dimainkan dengan presisi,’’ kata Kurniadih Sutanto, Country Manager Logitech Indonesia. G 6 0 0

MMO Gaming Mouse juga mampu menyimpan 3 profil secara onboard, dua untuk game MMO dan satu untuk game lainnya, tanpa membutuhkan software tambahan. Seperti produk Logitech GSeries lainnya, tombol-tombol pada mouse G600 dapat diprogram untuk menjalankan akses perintah sesuai keinginan, disimpan dalam memori onboard serta dapat diakses hanya dengan satu tangan. Soal ketersediaan, Logitech G600 Gaming Mouse kini sudah dipasarkan di Indonesia. Mouse yang mendapat pengakuan dari RIFT (media online terkemuka khusus game MMO) ini dibanderol seharga US$79.99 atau sekitar Rp766 ribu. (bs/net)

Robocop SEBUAH lab robot di Florida tengah membuat sebuah ‘Robocop’ -- robot yang bisa berpindah-pindah dan melaporkan kejahatan, dan dipiloti oleh polisi yang memiliki keterbatasan fisik. Lab ini kini sedang mengembangkan dua robot yang nilainya

mencapai $500 ribu atau Rp 4,7 miliar atas pinjaman dari program militer ‘Urban Warrior’.

Ide riset di Florida International University ini adalah agar polisi-polisi difabel bisa tetap bekerja dan melayani di garis depan. Program ini juga diharapkan bisa menyerap veteran perang yang mengalami cacat fisik untuk menjadi pilot buat ‘Telebots’.

Mesin standar militer ini akan berpatroli di kawasan pelabuhan serta fasilitas nuklir, dan memung-

kinkan para petugas polisi untuk ‘melihat’ lewat kamera video.

‘Robocop’ ini adalah buah pikiran Jeremy Robbins, letnan di Angkatan Laut AS yang membiayai riset awal proyek sebesar $20 ribu atau Rp 191 juta dari uangnya sendiri. Ia juga yang meminta pinjaman dua robot standar militer dari Institute for Human and Machine Cognition (IHMC) dengan nilai Rp 4,7 miliar. Saat bertugas di Afghanistan, Robins memiliki ide untuk membantu polisi dan veteran militer yang cacat untuk bisa tetap bergabung dengan satuannya sam-

net

bil melawan kejahatan. Idenya adalah menggunakan telerobotik, kombinasi kehadiran jarak jauh serta robot, untuk memungkinkan mereka bekerja sebagai petugas patroli. “Dengan telebot, petugas polisi difabel bisa menjalani tugas dan

fungsi petugas patroli lainnya, berinteraksi dengan komunitas, mengawasi, menerima panggilan 911, dan menahan orang. Telerobotik sudah mulai ada di dunia medis, bisnis, dan militer. Menggunakannya dalam

penegakan hukum hanyalah sesuatu yang alami.” “Kita akan menggunakan teknologi agar orang dapat melakukan pekerjaan yang mungkin bi-

asanya tak bisa mereka kerjakan atau tak mungkin melakukan,” kata dia. (bs/net)


Hobi & Lifestyle

Edisi 12 I 8 - 14 Oct 2012

9

Traveling Bersama Keluarga LIBURAN adalah waktu yang paling banyak ditunggu setiap orang. Banyak hal yang bisa dilakukan, mulai dari yang sederhana sampai liburan yang memakan biaya tinggi. Tetapi, biaya tinggi bukanlah masalah sepanjang kita memfokuskan pada aspek positif liburan tersebut, terutama untuk kesehatan dan keharmonisan rumah tangga. Kegemaran berlibur, travelling atau melancong, bisa digemari oleh siapa saja, pejabat, pengusaha, pegawai negeri sipil, juga masyarakat umum. Bahkan, sebagian besar masyarakat saat ini, menjadikan travelling sebagai kebiasaan hidup. A. Irwan Bangsawan, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Kota Makassar, salah satunya. Kesibukan kerja dan tanggung jawab sebagai abdi negara, tidaklah ringan. Makanya, dia memandang perlu melakukan

refreshing, travelling atau melancong ke tempat-tempat wisata. Karena terbukti, travelling apalagi bersama keluarga tercinta, cukup ampuh untuk menghilangkan kejenuhan. Sebagaimama penggemar travelling, Singapura, Malaysia dan Prancis yang memiliki tata kota yang apik dan indah, menjadi negara yang masuk dalam daftar list kunjungannya. Selain objek-obek wisata di daerahdaerah di Indonesia. ‘’Kalau Singapura, sudah saya kunjungi tahun lalu bersama keluarga,’’ ujar Iwan seraya memuji Singapura merupakan kota yang bersih dan sangat teratur. ‘’Banyak tempat yang bisa dijadikan objek wisata di sana,’’ tambahnya. Untuk travelling, Iwan tidak melulu harus mencari waktu khusus. Disela-sela tugas pun dia bisa memenuhi hobinya tersebut. Seperti Oktober ini ke Batam untuk menghadiri pelatihan teknologi tepat guna. Di sela-sela mengikuti acara dinas

itu, suami dari Gusmi Arfani itu mengaku akan menyempatkan diri menyeberang ke Singapura. ‘’Biar bisa menikmati keindahan kota itu sekali lagi,’’ akunya. Travelling bersama keluarga, juga dilakukan karena dia sangat mencintai keluarganya. Dengan travelling, kebersamaan antaranggota keluarga bisa terjalin lebih baik. ‘’Sesibuk apapun, harus disempatkan berlibur,’’ sebutnya. Namun demikian, kendati berlibur ke luar negeri sangat menyenangkan, Iwan lebih senang berwisata dalam negeri. Karena tempat wisata di Indonesia, tidak kalah indahnya, bahkan lebih alami. Tempat yang rutin di kunjunginya adalah pulau Bali. Pulau yang terkenal sebagai tempat wisata terbaik di Indonesia ini, di kunjunginya hampir setiap tahun. Terutama saat liburan sekolah bersama saudara dan orang tuanya. Di Bali, Iwan bersama keluarga tersuguhkan pemandangan yang sangat indah

Iwan Bangsawan bersama keluarga kecil ditambah keunikan adat istiadat dan budaya lokal. ‘’Apalagi, adik saya menetap dan bekerja di Bali. Membuat saya makin sering menjadikan Bali sebagai tempat libur keluarga. Sekalian mengunjungi adik,’’ paparnya. Selain agenda tahunan ke pulau Bali, gaya hidup dengan travelling juga dijalani Iwanb setiap liburan akhir pekan. Dia men-

dok pribadi

gajak istri dan anaknya yang kini berusia 2 tahun, berakhir pekan di tempat-tempat wisata lokal yang ada di Makassar. Salah satu yang paling sering didatanginya adalah trans studio. ‘’Yang saya datangi, tentunya tempat-tempat yang menyenangkan bagi keluarga dengan fasilitas dan pelayanan yang lengkap,’’ katanya. (dis)

Manfaat Liburan Bagi Kesehatan PENELITIANtelah menunjukkan liburan ternyata sangat dianjurkan oleh para dokter karena memiliki pengaruh terhadap peningkatan kesehatan.

Hidup lebih lama

Suatu penelitian yang dilakukan terhadap 749 wanita yang berumur 45-64 tahun di Amerika menunjukkan baik ibu rumah tangga maupun wanita kerja yang mengambil liburan memiliki peningkatan signifikan dalam penurunan serangan jantung. Ibu

rumah tangga yang mengambil liburan sekali dalam enam tahun atau kurang memiliki hampir dua kali resiko timbulnya serangan jantung dibanding yang berlibur dua atau lebih per tahun.

Menjaga sel otak

James Sands dari South Coast Institute for Applied Gerontology meneliti 112 wanita yang berumur 65-92 dan menemukan ada suatu hubungan antara rutinitas hidup yang banyak dengan menurunnya fungsi intelektual. Meskipun

ada hubungan positif antara liburan dengan fungsi intelektual.

Meningkatkan hidup

kepuasan

Linda Hoopes dan John Lounsbury, peneliti Departemen Psikologi Universitas Tennessee mensurvey 128 pegawai sebelum dan sesudah liburan. Mereka menemukan ada suatu peningkatan dalam kepuasan hidup setelah liburan.

Menurunkan ketegangan

Stress eksternal dan keg-

iatan kehidupan baik di tempat kerja atau rumah dapat membuat seseorang merasa gembira atau stress. Gejala-gejalanya termasuk perasaan lelah, tidak memiliki dorongan, tidak tertarik melakukan sesuatu, tidak antusias dan bahkan perasaan takut. Peneliti dari Departemen Psikologi Universitas Tel Aviv. Mina Westman dan Dove Eden menemukan perasaan tertekan dalam 76 pegawai menurun signifikan selama liburan.

Memperbaiki

keluarga

Dilaporkan dalam An experiment in leisure (Science Journal, 1968), W.J. Kaiser menganalisa respon dari 390 pegawai pabrik baja yang melakukan liburan selama 13 minggu. Ia menemukan liburan ternyata dapat memberikan keuntungan bagi kehidupan keluarga. Para pekerja dilaporkan lebih tertarik dan berbagi kegiatan dengan pasangan dan anakanak mereka. (net)

kehidupan

Direktori Palu TOKO

REZEKI MAS Jl. Dewi Sartika No. 184 Tlp. 08164302002 Palu - Sulawesi Tengah

Jl. Sultan Hasanuddin No 28 Palu Timur Jl. Palola No 36 Palu Barat 085340803333 (Iwan)

Foto copy UD Kharisma Jl. Patimura No. 24 Jl. Cik ditiro No. 35 Palu - Sulteng 085399995999

Manado Iklankan usaha anda di direktori

Jl Raya Boulevard No. 3 08124480608 (Robi)

Griya Manager, Lily Virlanti Alamat Hotel dan Cafe: Jln. Dr Soetomo No. 4, Wenang - Manado 95123 Telp : 0431 - 855 196 Fax : 0431 - 855 101 Hp : 085256468890 Email

lily.Virlanti@sintesapeninsulahotel.com

hanya dengan berlangganan minimal 3 Bulan Kami selalu siap menyediakan tiket termurah untuk perjalan anda

081340413753 (Susanto) 081340443071 (vera)

Palu Mahayasa(085395152206) Manado Iksan(085299597144)


Usaha Kita

10

Edisi 12 I 8 - 14 Oct 2012

‘’Raja’’ Handphone KTI ‘’Ulet, kerja keras, sangat bisa membuat yang tak mungkin menjadi mungkin (kenyataan).’’ Itu menjadi semboyan Jemmy Asiku untuk meraih kesuksesannya. Kini, dia sudah sukses merajai bisnis handphone dan segala sesuatu yang berkaitan dengan teknologi informasi (TI). Bahkan, sebuah majalah bisnis melabelinya sebagai ‘’Raja Handphone Kawasan Timur Indonesia

atau KTI’’. Jemmy Asiku sukses menghadirkan Mall IT berkonsep strata litle modern pertama di Manado, kini dia mengepakkan sayap bisnisnya dengan membangun Hotel Paradise dan pusat grosir bernama M-Walk. Namun, tak banyak yang tahu bisnis besar yang dijalani sekarang, berawal dari usaha yang dibangun dengan modal Rp 10 juta. Modal yang didapatkan dari menjual mobil kesayangannya. Jemmy, membangun usahanya dari nol pada tahun 2001. Dana Rp 10 juta dari menjual mobil, dia pergunakan untuk

memodali penjualan voucher isi ulang di kawasan Bahu, Manado. Dengan kios berukuran kecil, dia mengelola usaha bersama adiknya. Tak mau nasibnya seperti ituitu saja, Jemmy memompa terus semangatnya. Ditambah bekerja dengan ulet, tekun, hingga akhirnya dia mulai menemukan perubahan. Secara perlahan tapi pasti, usahanya terus berkembang. Jumlah pelanggannya semakin banyak, mengharuskannya membuka gerai-gerai baru. Tanpa disadari, jumlah tokonya pun terus bertambah dari waktu ke waktu. ‘’Parafone’’ yang didirikan juga mampu menguasai be-

berapa kota seperti Makassar, Palu, Gorontalo, Kendari, Ternate dan Manado. Prestasinya itu membuat Telkomsel mempercayakannya sebagai perwakilan wilayah Sulawesi. Ia juga dipercaya sebagai main distributor Samsung, Blackbery dan MITO di Sulut. Tahun 2006, alumni SMA Katolik Rex Mundi ini melakukan lompatan besar membuat semacam sentra binis produk IT. Dengan keyakinan, gerai toko miliknya yang berjumlah banyak, pasti semakin berkembang jika dijadikan dalam satu tempat. ‘’Saya terinspirasi dari ITC Roxy Mas di Jakarta. Sentra IT semacam itu harus bisa saya buat,’’ kisahnya. Kebetulan, idenya bersambut setelah ada yang menawarkannya untuk membeli bangunan Center Point yang baru setengah jadi di kawasan Jalan Pierre Tendean, Boulevard. Karena melihat lokasinya yang cukup strategis, suami Jill Turangan itu pun memutuskan membeli gedung tersebut dan meneruskan pembangunannya. Gedung itu kemudian dinamakan itCenter. Memuat sedikitnya 600 kios. ‘’Saya menggabungkan konsep Roxy Mas,

Glodok dan Mangga Dua sehinggga dalam gedung ada lantai khusus handphone, elektronik dan sentra fashion,’’ tambah jebolan dari Sekolah Tinggi Tehnik Surabaya itu menjelaskan. Konsep yang ditawarkan, ternyata membuat itCenter sebagai mall dengan jumah pengunjung terbanyak. Setiap hari itCenter dikunjungi 22 ribu hingga 28 ribu orang. Sukses itu pula mengilhami ayah Bryan dan Neil ini membangun ratusan kios dengan nama M-Walk di kawasan Marina Plaza. M-Walk ini akan menjadi pusat grosir seperti Tanah Abang di Jakarta. ‘’Tak lama lagi M-Walk akan beroperasi,’’ ucap laki-laki yang duduk sebagai Wakil Ketua PMI Manado ini. Lompatan demi lompatan yang dilakukannya itu menuai pengakuan secara nasional. Majalah Bisnis Jakarta melabelinya sebagai Raja Handphone dari Indonesia Timur. Ia juga didapuk media nasional dan penggiat LSM sebagai pengusaha teladan. ‘’Orang bilang kerja Sangkuriang adalah mission immposible. Tapi, berbekal kerja keras, hal yang tak mungkin bisa menjadi kenyataan,’’ kata penghobi bersepeda itu. (cat)

Jemmy Asiku

Biodata Nama TTL Isti Anak-anak Pendidikan Hobi

: Jemmy Asiku : Manado, 13 Maret 1979 : Jill Turangan : Bryan dan Neil Asiku : SMA Kat Rex Mundi SMP Kat Don Bosco SDN Kotamobagu, Gorontalo dan Ratatotok : Bersepeda

Melakukan pemanasan sebelum menjalani hobinya bersepeda

Lowongan

Quotes In all realms of life it takes courage to stretch your limits, express your power, and fulfill your potential. It’s no different in the financial realm - Suze Orman -

dok pribadi

Mari bergabung di Mingguan Bisnis Sulawesi jika anda memenuhi syarat sbb Satpam

1.Pendidikan minimal SMA 2.Usia maksimal 25 tahun 3. Sim A 4.Tidak merokok

Design Grafis

Marketing

1.Pendidikan minimal D3 / S1 1.Menguasai aplikasi grafis (Coreldraw,InDesign, Photoshop) 2.Pria / wanita usia maksimal 25 tahun 3.Kreatif, mampu berpikir strategis, 2.Usia maksimal 25 tahun Networking luas dan pintar bersosialisasi 3.Tidak Merokok 4.Berpenampilan menarik

Kirimkan segera lamaran lengkap ke info@bisnissulawesi.com Atau hrd@bisnissulawesi.com (isi kode desain grafis, Sopir/Sirkulasi dan Marketing)


Edisi 12 I 8 - 14 Oct 2012

Investor Diperkenankan Kelola Pertambangan Gorontalo (Bisnis Sulawesi) – Investor diberi kesempatan mengelola potensi pertambangan di Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), Provinsi Gorontalo. Dalam pertemuan antara pemerintah daerah, investor pertambangan warga Desa Ilangata Barat, Kecamatan Anggrek beberapa waktu lalu, Bupati Gorut Indra Yasin menyebutkan, pengelolaan potensi pertambangan di daerahnya memang lebih tepat dilakukan investor Bupati beralasan, investor pertambangan memiliki anggaran yang sangat besar dalam pengelolaan kawasan. Khususnya pengelolaan limbah yang menjadi persyaratan utama yang harus dipenuhi pihak investor untuk mendapatkan perizinan eksplorasi dan eksploitasi. Disamping itu, Pemda memberikan jaminan kepada masyarakat sebagai pemilik lahan, jika kepemilikan tanah tidak akan berpindah tangan atau terjual kepada pihak investor. Pemda kata dia, hanya mengeluarkan izin pengelolaan. ‘’Investor hanya boleh menyewa atau mengontrak lahan sesuai batas waktu yang ditentukan,’’ sebutnya seraya mengisyaratkan, investor mempekerjakan minimal

70 persen tenaga kerja lokal dari keseluruhan tenaga kerja yang dimiliki. Khususnya penduduk yang bermukim di kawasan pertambangan. Saat ini, Pemda tengah penjajakan terkait perizinan kepada PT Dianesa Nusantara Abadi selaku investor calon pengelola, untuk melakukan survei dan eksplorasi kandungan emas di lokasi pertambangan rakyat. Dengan jaminan, kehadiran investor tidak merugikan masyarakat. Juga menjamin perlindungan kepada masyarakat, khususnya terhadap dampak kerusakan lingkungan. Kadishuttamben setempat, Hasan Hiola mengatakan, Pemda belum akan melakukan penertiban bagi para penambang liar di desa tersebut, sambil menunggu hasil pemetaan titik lokasi potensi emas yang akan dilakukan investor calon pengelola. ‘’Jika pemetaan sudah dilakukan, pemda meyakini secara perlahan para penambang rakyat akan berhenti melakukan aktivitasnya. Makanya pendekatan secara persuasif semakin intensif dilakukan, diantaranya dengan menggelar pertemuan di lokasi pertambangan,’’ Ujar Hasan. (bs/ant)

Gorontalo

11

Bisnis Sulawesi/net

SOUVENIR –beragam hasil kerajinan tangan mulai dipersiapkan untuk para peserta konferensi jagung internasional di Gorontalo. Konferensi ini diharapkan berdampak positif bagi perkembangan pariwisata dan UKM Gorontalo

Souvenir Untuk Peserta IMC Gorontalo (Bisnis Sulawesi) – Sebulan lagi, persisnya 22-24 Nopember 2012, akan berlangsung kegiatan Internasional Maize Conference (IMC) atau Konferensi Jagung Internasional di Gorontalo. Mulai saat ini, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Gorontalo sudah menyiapkan souvenir untuk peserta seperti tas anyaman, sapu tangan, kain dan kue dengan desain karawo. Apalagi, saat ini sudah 13 negara memastikan kehadirannya dalam kegiatan tersebut. Disamping perwakilan dari Food and Agriculture Organization (FAO).

Kopi Suwana

Kopi Suwawa Kian Bersaing Gorontalo (Bisnis Sulawesi) – Kopo asal Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, kian bersaing. Mampun menyaingi kopi dari Kotamobagu, Sulawesi Utara yang memang lebih dikenal sebagai penghasil kopi. Meningkatnya daya saing kopi Suwawa, terlihat dari jumlah peminatnya yang makin tinggi. Nilai jual Kopi Suwawa juga lumayan tinggi. Kendati dipatok tinggi, toh jumlah pembelinya tetap banyak. ‘’Harga kopi Suwawa sudah mampu menyaingi kopi dari Kotamobagu. Kisarannya Rp 40 ribu untuk satu kilogramnya,’’ ujar Hasna Bedipo, penjual kopi di Pasar Sentral Kota Gorontalo, Kamis (4/10) lalu.

net

Makin bersaingnya kopi Suwawa, kata Hasna yang merupakan penjual kopi mentah itu, dikarenakan rasanya yang lebih gurih, bijinya juga lebih kecil (halus). Tak jauh beda dikatakan, Jefry, penjual kopi sangria. Belakangan, peminat kopi Suwawa memang terus bertambah. Padahal, beberapa waktu sebelumnya, kopi Kotamobagu masih merajai di pasaran kopi. ‘’Rasanya (Kopi Suwawa, red) memang lebih khas,’’ ujar Jefry. Peminat kopi Suwawa juga biasanya meminta tambahan jahe kering, atau yang dikenal dengan nama lokal “Goraka” untuk membuat aroma kopi lebih harum dan lebih segar. (bs/ant)

Ketua Dekranasda Provinsi Gorontalo, Idah Syahidah, mengatakan Karawo atau kerawang merupakan kerajinan khas Gorontalo. Dibuat dengan cara disulam. Untuk membuatnya, dibutuhkan ketekunan dan ketelitian. Cendera mata tersebut diharapkan bisa menarik minat tamu-tamu dan peserta IMC yang berasal dari negara dan daerah lain. Idah Syahidah juga berharap semua pengrajin di Gorontalo dapat berpartisipasi dalam IMC. Karena dia optimistis kegiatan itu akan berdampak positif bagi sektor pariwisata dan UKM Gorontalo. ‘’Pengrajin dapat menjual hasil kerajinan-

nya, namun tetap memperhatikan kualitas dan mutu barang,’’ tegasnya. Sedangkan PKK menyiapkan menu makanan khas daerah. Sementara itu, IMC merupakan wahana komunikasi dan pemaparan informasi hasil-hasil penelitian mutakhir yang dilakukan peneliti, praktisi dan digunakan oleh pengusaha jagung. IMC nantinya akan melibatkan petani lokal Gorontalo. Keterlibatan petani jagung lokal sangat penting, karena konferensi tersebut bertujuan untuk mengembangkan jagung termasuk pengolahan pascapanen, teknologi terbaru hingga prospek bisnis oleh petani lokal.

Sedikitnya 13 negara sudah memastikan akan hadir seperti Mexico, Australia, Amerika Serikat, India, Timor Leste, Korea, Pakistan, Nepal, Iran, Filipina, Bangladesh, Kenya, dan Singapura. Dimana, negara-negara yang diundang adalah pengimpor dan penghasil jagung di dunia. Mereka akan bertemu di Gorontalo untuk membahas prospek bisnis, teknologi, maupun pengembangan jagung. IMC juga akan dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, NTB, NTT, Sumatera Barat, Aceh, dan Kalimantan Timur. (bs/net)

Saham Bertambah

Diusulkan Perubahan Nama Bank Sulut Gorontalo (Bisnis Sulawesi) – Bertambahnya pemegang saham dari daerah Gorontalo, memunculkan usulan agar Bank Sulawesi Utara (Sulut) di Gorontalo berubah nama. Usulan tersebut salah satunya dikemukakan para wakil rakyat di DPRD Provinsi Gorontalo.’’Sebaiknya Bank Sulut diubah namanya menjadi Bank Sulut-Gorontalo. Karena pemegang saham juga ada yang dari pemerintah daerah Gorontalo,’’ kata Ketua DPRD Gorontalo, Marthen Taha, Senin (1/10) lalu. Seperti diketahui, para pemegang saham Bank Sulut dianta-

ranya, Pemprov Sulut, pemerintah kabupaten dan kota se-Sulut, pemerintah kabupaten dan kota se-Gorontalo serta Pemprov Gorontalo. Pemprov Gorontalo sendiri baru menjadi pemegang saham yang baru, setelah turut menyertakan modal sekitar Rp 11 miliar dari rencana total Rp 200 miliar, yang diberikan secara bertahap. ‘’Pemprov Gorontalo masuk untuk menyertakan modal karena sudah melalui kajian. Dengan didahului pembentukan Perda No 1 Tahun 2012,’’ ujarnya. Keikutsertaan Pemprov Gorontalo menjadi pemegang

saham di Bank Sulut (BS), kata dia bisa menguntungkan daerah yang bisa didapatkan melalui deviden. ‘’Seperti pemerintah daerah lain selaku pemegang saham di Bank Pembangunan Daerah masingmasing, selalu mendapatkan deviden yang bisa digunakan pada sektor pembangunan,’’ kata Taha. Pemprov Gorontalo sendiri sudah ikut Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa Bank Sulut, di Manado, Jumat (28/9) lalu, yang diwakili Wakil Gubernur Gorontalo, Idris Rahim. (bs/ant)


12

Sulawesi Tenggara

Edisi 12 I 8 - 14 Oct 2012

GULA –Ironis, Indonesia merupakan negara kaya, memiliki lahan yang luas, namun masih mengimpor gula untuk memenuhi kebutuhan gula masyarakat. Karenanya, memenuhi kebutuhan gula, khusus kawasan timur Indonesia sebanyak 240 ribu ton per tahun, direncanakan dibangun dua unit pabrik gula di Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. ilustrasi/net

Dua Pabrik Gula Rencananya Dibangun di Konawe Selatan

Total Investasi Rp 4 Triliun

Kendari (Bisnis Sulawesi) – Dua pabrik gula rencananya dibangun di Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk mengatasi kekurangan pemenuhan kebutuhan gula di Kawasan Timur Indonesia. Kedua pabrik gula tersebut rencananya mulai dibangun akhir tahun ini dengan investasi total Rp 4 triliun oleh PT Tiran Group.

Direktur Utama Tiran, Amran Sulaiman di Kendari Selasa (2/10) lalu mengatakan, kebutuhan gula untuk kawasan timur Indonesia mencapai 240 ribu ton per tahun. Namun selama ini baru terpenuhi sekitar 40 ribu ton yang disuplai dari empat pabrik, yakni Bone, Camming, Takalar dan Gorontalo. Karena kemampuan total produksi ke-4 pabrik tersebut

hanya 40 ribu ton. Sehingga terjadi kekurangan 200 ribu ton lagi yang membuat pemerintah mengimpor gula. Ini jelas ironis, karena Indonesia merupakan Negara yang kaya, memiliki lahan yang luas, namun masih mengimpor gula. Inilah yang kemudian menjadi alasan PT Tiran membangun dua pabrik gula Konawe Selatan.

Amran mengaku pihaknya sudah memiliki izin hak guna lahan seluas 40 ribu hektare ditambah lahan warga seluas 20 ribu hektare untuk plasma. Untuk pembangunan kedua pabrik gula itu, sudah dilakukan pembebasan lahan seluas 7.000 hektare dan masih membutuhkan pembebasan 3.000 hektare lagi. ‘’Dengan dukungan semua pihak baik

masyarakat Konawe Selatan, aparat pemerintah kabupaten, camat dan desa serta pemerintah provinsi, saya yakin sebelum akhir tahun ini kita akan mulai peletakan batu pertama pembangunan pabrik,’’ katanya seraya menyebutkan, kedua pabrik tersebut akan memproduksi gula sekitar 200 ribu ton per tahun dan itulah yang akan menyuplai kebutuhan

gula Indonesia Timur. Menurutnya, kehadiran pabrik gula itu nantinya akan mengurangi jumlah pengangguran di Konawe Selatan karena merekrut sekitar 600-an tenaga kerja lokal. Selebihnya dicari tenaga-tenaga ahli dan tidak menutup kemungkinan, tenaga ahli juga tenaga atau masyarakat lokal. (bs/ant)

Volume Ekspor Sultra Menurun Kendari (Bisnis Sulawesi) Volume ekspor Sulawesi tenggara (Sultra) bulan Agustus 2012 mengalami penurunan dibanding Juli 2012. Volume ekspor Agustus hanya 554,72 ribu ton atau menurun sebesar 49,67 persen dari volume ekspor Juli 2012 yang mencapai 1.122,03 ribu ton menjadi 554,72 ribu ton. Namun, penurunan volume tersebut tidak sampai mempengaruhi nilai ekspor. Dimana, nilai ekspor Sultra pada Agustus 2012 tercatat 44,52 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau meningkat 10,88 persen dibanding ekspor Juli yang tercatat 40,15 juta dolar AS. Hal itu disampaikan Ke-

pala BPS Sultra, Wahyudin di Kendari, Senin (1/10) lalu. Ekspor Sultra pada Agustus didominasi kelompok komuditas besi dan baja, 28,69 juta dolar AS atau 64,44 persen dengan volume 7,42 ribu ton atau 1,31 persen. Selanjutnya komuditas bijih, kerak dan abu

logam tercatat 15,72 juta dolar AS atau 35,31 persen dengan volume 557,24 juta ton atau 98,68

persen. Sisanya kelompok komuditi ikan dan udang. Lima negara menjadi tujuan ekspor sultra yakni Cina, Belanda, Jepang, Thailand dan Australia. Volume ekspor terbesar, masih ke negara Cina (478,29 ribu ton dengan nilai 13,67 dolar AS, Australia

(51,10 ribu ton atau dengan nilai 0,74 juta dolar) disusul Jepang, Thailand dan Belanda Ekspor terbesar melalui pelabuhan Kendari, kemudian

pelabuhan Pomalaa dan sisanya melalui pelabuhan Haluoleo.

Resesi di Eropa yang telah berimbas ke beberapa negara, ditambah lagi kondisi Amerika Serikat belum menunjukkan tanda-tanda pemulihan serta Cina dan India yang mengala-

mi perlambatan pertumbuhan, menjadi tantanga besar ekspor ke depan secara nasional. Kondisi ekonomi global yang makin

memburuk, mengharuskan pemerintah bekerja lebih keras untuk mempertahankan nilai ekspor. (bs/ant)

Bisnis Sulawesi/net

EKSPOR - Ekspor terbesar melalui pelabuhan nusantara Kendari dengan negara tujuan Cina, belanda, Jepang, Thailand, dan Australia


Edisi 12 I 8 - 14 Oct 2012

Pemasaran tak Jelas

Sulawesi Tengah

13

Produktifitas Pengrajin Lesu Palu (Bisnis Sulawesi) – Persoalan yang dihadapi pengrajin, rupanya tidak pernah bergeser alias masih tetap di situ-situ saja. Kalau tidak masalah permodalan, ya masalah pemasaran. Persoalan ini juga dihadapi pengrajin tempurung kelapa di Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng). Kendala pemasaran, secara langsung berimbas pada lesunya produktifitas. Yadi, seorang pengrajin tempurung kelapa di Kota Palu menyebutkan, sulitnya memasarkan produk hasil kerajinan, membuat dirinya menjadi kurang produktif. Karena, ketidakpastian pasar, membuat dirinya tidak berani memproduksi barang kerajinan dalam jumlah banyak. ‘’Jika mengandalkan penjualan secara konvensional pada hari-hari biasa, penghasilan yang kami dapatkan sangatlah minim. Makanya, kami sangat bersyukur ketika ada even-even tertentu atau kegiatan pameran, karena even itu merupakan kesempatan untuk mendapatkan penjualan lebih besar,’’ aku perajin asal Kelurahan Layana itu seraya menyebutkan, beberapa even yang biasa diikuti diantaranya pameran atau festival teluk Palu. Sebetulnya menurut Yadi, jika pemasaran jelas, dia sangat yakin mampu memproduksi kerajinan dalam jumlah besar. Karena pada dasarnya, pembuatan kerajinan yang berbahan baku tempurung kelapa, tidaklah rumit. Juga, tidak membutuhkan waktu yang terlalu lama. ‘’Intinya, masalah kami dalam berproduksi ini, ya masalah

pemasaran,’’ tegasnya. Berbagai jenis produk kerajinan berbahan dasar tempurung kelapa yang dihasilkan Yadi. Seperti sendok, jam dinding, aneka gelas dan cangkir serta beragam jenis, bentuk dan ukuran lainnya. ‘’Sebagian, dibuat disesuaikan dengan keinginan pemesan,’’ tambahnya. Mengenai harga, Yadi menjelaskan itu semua tergantung bentuk dan ukuran. Untuk sendok misalnya, kisaran harganya antara Rp 7.500 hingga Rp 12 ribu. Sedangkan jam dinding antara Rp 25 ribu hingga Rp 30 ribu. Dalam sebulan, kalau hanya mengandalkan penjualan biasa, Yadi hanya mengantongi antara Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu hasil penjualan. Bahkan, kadang tidak sampai seperti itu, terutama jika kondisinya sepi. Sementara itu, untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM), Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Palu menyelenggarakan pelatihan bagi pengusaha tempurung kelapa yang ada di daerah itu. Pelatihan dilaksanakan di Kan-

Warga di Kawasan Keras Berbatu

Kesulitan Air Bersih Palu (Bisnis Sulawesi) – Pascabanjir bandang yang terjadi sebulan lalu (25 Agustus 2012) di Kelurahan Peboya, Palu, Sulawesi Tengah, warga masyarakat di daerah itu mengalami kesulitan air bersih. Hampir sebulan, warga harus rela mengantre dalam waktu cukup lama di sumur bor atau beberapa sumber air yang ada di masjid terdekat. Banjir bandang, mengakibatkan pipa saluran PDAM sepanjang 2 kilometer dari kelurahan Poboya hingga Talise terputus. ‘’Ya, sudah sebulan ini saya dan warga lain mengambil air bersih di masjid. Karena hanya di masjid ada sumur bor,’’ tutur Yusak, seorang warga.

Karena semua warga mencari air pada sumber air yang sama, mengharuskan warga antre. ‘’Jika membuat sumur bor sendiri, biayanya mahal. Apalagi karakter tanah di daerah Lagarutu, keras dan berbatu,’’ tambahnya. Yusak menyebutkan, biaya untuk pembuatan sumur bor dengan karakter tanah yang

keras, bisa mencapai Rp 20 juta bahkan lebih. Karena sebelum pipa dimasukkan, tanah harus di gali terlebih dahulu. Senada dengan Yusak, Ramel warga kelurahan Tanamodindi juga mengaku kesulitan dalam mendapatkan air bersih. Ramel mendesak PDAM secepat-

nya mencari solusi untuk mengatasi kesulitan air bersih yang dihadapi masyarakat. ‘’Sehingga, sebagai pelanggan PDAM, kami tidak mengalami kesulitan seperti ini lagi di kemudian hari,’’ harapnya.

Direktur Utama PDAM Kota Palu, Zain Mardan mengaku sudah berupaya keras mengatasi kesulitan air bersih yang melanda sebagian masyarakat

Kota Palu. Diantaranya perbaikan pipa PDAM yang rusak akibat banjir bandang di Kelurahan Poboya dan lainnya. ‘’Masalahnya, biaya perbaikan pipa itu tidak sedikit. Perbaikan pipa yang ada di sekitar sembilan titik kerusakan, dikalkulasi menghabiskan Rp 1,538 miliar,’’ katanya. Karenanya, untuk sementara masyarakat dilayani dengan mengantarkan air bersih menggunakan mobil tanki yang turun langsung ke rumah-rumah warga. ‘’Namun kami juga kewalahan karena banyaknya masyarakat yang harus kami layani. Sementara jumlah mobil tanki terbatas,’’ sebutnya. Krisis air bersih ini diprediksi berlangsung lama. Terutama melihat dari besarnya biaya yang dibutuhkan untuk melakukan perbaikan. Oleh karenanya, PDAM mengharapkan masyarakat tetap bersabar. (gus)

tor Lurah Besusu selama tiga hari, pekan lalu. ‘’Pelatihan kami selenggarakan untuk meningkatkan potensi bagi pengusaha kecil di Palu,’’ ungkap Kepala Bidang Industri Kecil Disperindagkop, Yuslam. Meski diakui jumlahnya sedikit, namun keberadaan pengrajin tempurung kelapa juga berkontribusi kepada daerah. Apalagi Palu sebagai kota teluk berbasis pariwisata, peningka-

tan kualitas pengrajin juga diharapkan dapat menambah nilai pariwisata misalkan menyiapkan hasil kerajinan sebagai oleholeh bagi wisatawan. ‘’Selain itu industri kecil ini bisa memberikan pengaruh besar terhadap daerah sehingga bisa menjadi sumber kekuatan ekonomi daerah,’’ tambahnya. Apalagi setiap tahun selalu di laksanakan festival teluk Palu, dimana pengrajin diharapkan bisa berkontribusi.

Perkembangan industri kecil ini, tambah dia, bisa memicu tum-

buhnya wirausaha-wirausaha baru. Terkait pemasaran, Yuslam menyatakan pihaknya tengah melakukan upaya-upaya untuk membantu pengrajin.

Yang jelas, kata dia, ketika kualitas hasil kerajinan terus meningkat, praktis pasar akan

datang dengan sendirinya. (gus)

Bisnis Sulawesi/net

Produk hasil kerajinan sejumlah pengrajin tempurung kelapa di kota Palu.

Kos-kosan, Bisnis Menggiurkan Palu (Bisnis Sulawesi) – Dalam beberapa tahun terakhir, rumah kos-kosan marak di bangun di Kota Palu dan sekitarnya. Peningkatan jumlah pendatang, termasuk siswa dan mahasiswa yang kuliah di Kota Palu juga terus bertambah setiap tahunnya, membuat kos-kosan menjadi lahan bisnis yang menggiurkan. Karena para pendatang, mahasiswa membutuhkan tempat tinggal, baik jangka pendek, menengah maupun dalam waktu lama. Bisnis kos-kosan akan semakin menjanjikan, jika dibangun di kawasan strategis, seperti di pusat-pusat kota, kawasan industri, kawasan pendidikan dan tempat umum lainnya.

Kos-kosan Thamrin misalnya. Kos-kosan yang yang terletak di dalam kota, persisnya di jalan Thamrin, menjadi salah satu kos-kosan yang diminati karena apalagi berdekatan dengan sekolah, juga Kampus Universitas Tadulako cabang Setia Budi (Untad Lama). Di lokasi ini, juga terdapat sejumlah pusat pendidikan lain seperti Widyaloka dan LP3I. Kos-kosan ini, menawarkan 32 unit kamar. Selalu terisi penuh dengan biaya kos antara Rp 250 ribu hingga Rp 300 ribu per bulan. ‘’Disesuaikan dengan kemampuan siswa atau mahasiswa,’’ ujar pemilik kos-kosan Thamrin, Wayan Renteg. Diakui Renteg, untuk membangun kos-

Bisnis Sulawesi/gus

MENGGIURKAN –Kos-kosan menjadi salah satu bisnis yang menggiurkan di Kota Palu dan sekitarnya. Menyusulnya bertambahnya jumlah pendatang untuk mencari penghidupan ke kota tersebut

kosan sebagai bisnis, membutuhkan modal yang tidak kecil. Apalagi ketika pembangunan dilakukan, bersamaan dengan meningkatnya harga bahan bangunan. ‘’Modal awalnya memang terbilang cukup besar, tetapi setelah berjalan, bisnis ini (koskosan) sangat menguntungkan,’’ sebut laki-laki yang sehariharinya dipanggil Opa itu. Opa membangun kos-kosannya tahun 1996. Namun, saat itu peminatnya belum sebanyak sekarang. Meski merupakan bangunan tua, kos-kosan miliknya tetap terlihat bagus karena setiap saat dilakukan perbaikan. ‘’Keuntungan yang diperoleh, bisa mencapai Rp 8

juta per bulan,’’ akunya. Ada juga kos permata di jalan Roviega, Tondo. Meski-

pun sudah di luar Kota Palu, namun prospeknya bagus. Terbukti, kos-kosan ini juga selalu penuh. Biayanya lebih mahal dibanding kos Thamrin yakni Rp 500 ribu per bulan. ‘’Hampir setiap hari, ada yang datang mencari kos. Apalagi saat tahun ajaran baru,’’ tutur Wardoyo, pemilik kos permata seraya menyebutkan, dengan biaya tersebut, dia memberi fasilitas tambahan di kamarnya seperti lantai kamar yang semuanya berkeramik, fasilitas air bersih, meja, lemari dan tempat tidur. Untuk per bulannya, Wardoyo mengaku menerima keuntungan Rp 6,5 juta dengan modal awal mendirikan kos-kosan Rp 200 juta. Modal itu diakui akan kembali dalam beberapa tahun. (gus)


Sulawesi Utara

14

Edisi 12 I 8 - 14 Oct 2012

Mendulang Devisa dari Minyak Kelapa Kasar Manado (Bisnis Sulawesi) – Minyak kelapa kasar atau crude coconut oil (CCO), kini menjadi salah satu produk turunan kelapa yang paling diunggulkan dan diharapkan mendatangkan devisa bagi Sulawesi Utara (Sulut). Mengingat, komuditas itu mampu menguasai sekitar 60-70 persen dari total ekspor Provinsi Sulut. Apalagi, sebagian besar produk turunan kelapa yang dihasilkan petani, dalam bentuk kopra. Dimana, kopra sendiri merupakan bahan baku untuk pembuatan minyak kelapa kasar. Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulut, Hanny Wajong di Manado pekan lalu menyebutkan, petani lebih tertarik mengolah kelapa menjadi kopra, lantaran sistem produksinya relatif lebih mudah. Tidak membutuhkan teknologi yang modern untuk dapat menghasilkan komoditas bernilai ekonomi tinggi tersebut. Saat ini, berdasarkan data Asosiasi Petani Kelapa Sulut (Apeksu), produksi kelapa setara kopra petani Sulut dalam beberapa tahun belakangan, berkisar 250 ribu hingga 300 ribu ton per tahun. Komoditas minyak kelapa kasar, paling banyak diekspor ke berbagai negara termasuk daratan Eropa. Selama triwu-

lan I dan II 2012, telah diekspor 151,6 ribu ton komuditas minyak kelapa kasar dengan menghasilkan devisa sebanyak 192,25 juta Dollar Amerika Serikat (AS). Minyak kelapa kasar ini sangat potensial meningkatkan kesejahteraan petani kelapa, apalagi pasar minyak kelapa kasar di luar negeri sangat banyak. Ekspor minyak kelapa kasar yang sebelumnya dikuasai Belanda dan Amerika Serikat, kini mulai mengarah ke pasar Korea. Para eksportir mengarahkan ekspor minyak kelapa kasar ke Korea, setelah melihat permintaan negara tersebut yang cenderung meningkat dari tahun ke tahun. ‘’Korea menjadi salah satu pasar potensial. Permintaan negara tersebut akan minyak kelapa kasar, menunjukkan peningkatan dari waktu ke waktu,’’ kata General Manager PT Bimoli, Stevanus Prasethio. Stevanus mengakui, sebelumnya pasar minyak kelapa kasar masih dikuasai Belanda, dan Amerika Serikat. Tetapi, sei-

ring permintaan masyarakat di Korea terus meningkat maka pengiriman ke negara tersebut juga

bertambah tajam. ‘’Perekonomian Korea yang tumbuh tinggi, menjadi faktor pemberi opti-

misme. Negara itu akan terus menjadi pasar potensial untuk minyak

kelapa kasar,’’ katanya. (cat)

ilustrasi/net

KELAPA -Minyak kelapa kasar atau crude coconut oil (CCO), kini menjadi salah satu produk turunan kelapa yang paling diunggulkan dan diharapkan mendatangkan devisa bagi Sulawesi Utara

Pengangguran, Beban Jadi Ladang Praktek illegal Fishing Pemkab Bolsel Potensi Perikanan Tahuna (Bisnis Sulawesi) Sektor perikanan dan kelautan, sangat potensial di Sulawesi utara (Sulut). Karenanya, tak heran, perairan Sulut menjadi salah satu tempat yang dianggap menguntungkan bagi pelaku illegal fishing. Terbukti, praktek illegal fishing di perairan Sulut, marak. Termasuk salah satunya di kabupaten kepulauan Sangihe. Praktek illegal fishing ini jelas merugikan Negara miliaran bahkan hingga ratusan miliar rupiah. Pelaku illegal fishing, beberapa diantaranya merupakan nelayan Filipina. Mereka kerap meneror nelayan Sangihe yang sedang menangkap ikan di sejumlah ponton di perairan Sangihe. Seperti dengan cara melempari batu. Hal itu, dirasakan sangat mengganggu. Ironisnya, nelayan Sangihe harus mengalah. Karena tahu, perahu penangkap ikan yang ditumpangi nelayan Filipina, ada yang bertuan oknum aparat. ‘’Kami sebagai nelayan asli daerah, sering diteror, dilempari batu saat saat kami menangkap ikan. Kami terpaksa mengalah, karena kami tahu persis perahu penangkap ikan yang ditumpangi para nelayan asing itu, ada yang bertuan oknum aparat,’’ ujar nelayan asal Tidore, Kecamatan Tahua Timur, Samsudin Lakoro. Atas apa yang dialami, nelayan Sangihe beberapa kali mengadu ke Pemkab Sangihe

dan meminta segera menertibkan nelayan asing tersebut. Sayang keluhan nelayan tak kunjung ditindaklanjuti. Nelayan juga meminta aparat keamanan dalam hal ini Lanal Tahuna, mengambil tindakan tegas. ‘’Kalau bisa, nelayan asing itu dipulangkan ke negaranya (Filipina),’’ harapnya. Selain mengganggu nelayan, merugikan negara hingga ratusan miliar rupiah, aksi illegal fishing juga berdampak besar terhadap kerusakan biota laut dan terumbu karang. Karena mereka biasanya melakukan penangkapan dengan menggunakan bom sianida dan potassium. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sangihe, Ir Felix Gaghaube, saat di mintai konfirmasi mengaku sudah menindaklanjuti pengaduan nelay-

an Sangihe dengan menertibkan nelayan-nelayan dari Filipina itu. Namun, untuk memulangkan nelayan asing itu, Gaghaube mengatakan bukan kewenangan DKP. ‘’Namun, kami terus berkoordinasi dengan aparat terkait,’’ katanya. Sulut sendiri, merupakan salah satu daerah dengan produksi perikanan cukup tinggi di Indonesia. Salah satu pemasarannya, melalui ekspor ke Jerman, Jepang, Amerika Serikat, Arab Saudi dan Inggris. Untuk mendorong peningkatan ekspor perikanan Sulut, dilakukan dengan mengoptimalkan perikanan tangkap dan pemberdayaan sistem budidaya. Data ekspor perikanan Sulut ke berbagai negara di dunia pada tahun 2011, tercatat 31.000 ton dan mampu mendatangkan devisa 135 juta dolar AS. (cat)

ilustrasi/net

Bolmong (Bisnis Sulawesi) – Pemerintah Kabupaten Bolmong Selatan (Bolsel), Sulawesi Utara dibawah kepemimpinan bupati Herson Mayulu, harus bekerja ekstra untuk mengurangi angka pengangguran di daerah itu. Meskipun jumlahnya tidak terlalu besar, 4,44 persen atau sekitar 2.626 dari total jumlah penduduk Bolsel sebanyak 59.000 jiwa, namun keberadaan pengangguran tetap menjadi beban daerah. Bersama jajaran terkaitnya, Bupati Herson Mayulu yang memimpin Bolsel sejak dua tahun lalu, harus secara berkesinambungan menciptakan sektor yang berpotensi sebagai lahan pekerjaan yang layak bagi masyarakatnya. Mengingat, hal semacam itu selama ini belum tersedia secara memadai di Bolsel. ‘’Kondisi ini jelas mengganggu struktur ketenagakerjaan di Bolsel. Terutama jika dikaitkan dengan ekonomi daerah,’’ ungkap Kepala Bidang Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bolsel, Nyoman Sukaryani. Bagaimanapun kata dia, pengangguran masuk dalam beban pemerintah. Sehingga pemerintah berkewajiban menciptakan peluang kerja yang lebih banyak

lagi. ‘’Memang, untuk saat ini, masih adanya pengangguran di Bolsel harus dimaklumi. Sebab daerah ini masih kekurangan sektor yang berpotensi menyerap tenaga kerja,’’ katanya. Sekretaris Dinas Sosial Tenaga kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Bolsel, Ismail Midu menambahkan, angka pengangguran yang tercatat saat ini merupakan data sementara. Karena, pihak Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi masih menurunkan beberapa tim untuk mengecek secara keseluruhan. Sehingga bisa menghasilkan data yang lebih valid. ‘’Yang jelas, penduduk Bolsel didominasi nelayan dan petani,’’ sebutnya.

Kabag Humas dan Protokoler, Ahmadi Modeong menegaskan,

Pemkab Bolsel telah melakukan program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, seperti Badan Usaha Milik Desa (Bumdes). Pemerintah secara rutin memberi bantuan kepada masyarakat agar mereka bisa memberdayakan usaha masingmasing. ‘’Kami berharap Pemprov Sulut lebih memperhatikan Bolsel dalam memberikan bantuan, mengingat Bolsel juga bagian dari Sulut,’’ katanya. (cat)

ILLEGAL FISHING –Potensi perikanan yang dimiliki, membuat Sulut tidak bisa lepas dari aksi illegal fishing yang merugikan negara dan mengganggu nelayan daerah. Tahun 2011, Sulut mengekspor 31.000 ton perikanan ke berbagai negara di dunia dan mampu mendatangkan devisa 135 juta dolar AS


Edisi 12 I 8 - 14 Oct 2012

15

Makan Siang Sehat AKTIVITAS, pekerjaan yang padat, cukup menguras energi kita sejak pagi hingga siang. Padahal, energi masih dibutuhkan untuk melanjutkan pekerjaan siang hingga sore hari atau hingga waktunya pulang kantor. Nah, banyak cara yang bisa dilakukan untuk memulihkan kembali energi yang terkuras tersebut pada saat jam makan siang. Selain menunya yang sehat, juga tempat makan yang memiliki pemandangan dan kesejukan/kesegaran tersendiri, harus menjadi pertimbangan. Salah satunya adalah menyantap ‘’Boullabaisse’’. Masakan sehat yang merupakan perpaduan makanan tradisional (kekhasan rempah-rempah yang digunakan) dengan sajian modern. Makanan ini bisa didapatkan di Bistro Djuku Wisma Kalla. Di tempat ini, selain makanan sehat, juga sekaligus dapat menikmati pemandangan berupa kolam dengan sejumlah air mancur di halaman bagian depannya yang tentunya menambah kesegaran jiwa. Bouillabaisse, lebih dikenal dengan pallumara oleh penduduk lokal di Makassar, Sulawesi Selatan. Namun, ‘’pallumara’’ yang satu ini telah diolah dengan resep ala Prancis. Bouillabaisse, kuah kuning yang campuran kunyit dan asam (biasanya, masyarakat tradisional menggunakannya untuk memasak ikan). Kuah kuning itu kemudian dimasak dalam waktu lama bersama tulang ikan, untuk menambah kelezatan kuahnya. Selanjutnya dicampur susu. Benar-benar menyehatkan. Campuran susu itu sendiri merupakan ciri khas masakan Prancis. Bouillabaisse, menjadi salah satu menu andalan yang paling digemari peminatnya di Djuku. Kelezatan Bouillabaisse ini merupakan kreasi tangan Ir-

van Kurnia, doctor chef di Bistro dengan motto ‘’classic cooking in modern way’’. Dari mottonya, bisa ditebak makanan seperti apa yang bisa dinikmati di tempat ini. Selain aneka makanan berbahan dasar ikan dengan berbagai pilihan jenis, ada juga daging sapi dan ayam sebagai varian pilihan lain. Para chef di bistro ini, menghadirkan menu menu otentik yang tidak mungkin ditemukan ditempat lain, baik soal makanan maupun minumannya. Ikan cepa yang di grilled atau dipanggang, biasanya paling pas dicampur dengan bouillabaisse untuk menu makan siang. Namun, ikan yang diolah dengan cara dikukus juga tak kalah lezat. Pilihan ikannya juga beragam, sesuai dengan kesukaan dan selera. Seperti ikan gindara, salmon, barramundi, sunu, milk fish, mackerel, chepa, tuna, barracuda dan dori. Begitu juga cara pengolahannya, bisa dipilih dengan olahan kukus atau dipanggang. Sebagai pilihan karbohidrat yang menjadi sumber utama pemenuhan kebutuhan energi dalam tubuh, bisa ditambahkan dengan kentang goreng, bubur kentang, kentang panggang, kentang spiral, kentang twist, nasi hainan, nasi putih dan nasi merah. ‘’Untuk tambahan penyedap, disediakan beragam saos, mulai yang paling tradisional hingga paling modern sep-

erti raca raca taipa, rica rica, parappe, black paper, baby que, mushroom smooth n groofy,’’ sebut doctor chef Irvan Kurnia seraya menyatakan itu semua merupakan menu utamanya. Bagaimana dengan menu penutup? Irvan Kurnia menyatakan pihaknya punya banyak pilihan. Pada siang hari, tentu paling cocok dengan yang dingin. Satu produk andalannya, coco barongko. Penduduk lokal sudah sangat mengenal menu ini yakni pisang yang dilumerkan dicampur susu kemudian dikukus dalam daun pisang. Agar rasanya lebih gurih, ditambahkan dengan kelapa muda. Untuk sentuhan dinginnya, barongko disajikan bersama esputar durian yang tentunya tidak kalah nikmat. Selain sehat, kesegaran santap siang juga makin terasa dengan tersedianya minumanminuman berupa juice untuk kesehatan seperti losari peace yaitu campuran jahe dengan nenas, jambu biji dan jeruk nipis. Ada juga tropical breeze yang terbuat dari mangga, leci, daun mint dan jeruk. Semuanya dapat dinikmati dengan harga antara Rp 25 ribu hingga Rp 30 ribu. (dis)

BB10.0012.1-BJ

Bisnis sulawesi/dis


Edisi 12 I 8 - 14 Oct 2012

16

Mencari Aroma Natural di L’occitane Siapa yang tidak ingin memiliki aroma tubuh yang wangi dan segar? Tentu saja hal ini sangat berhubungan dengan produk perfume atau wewangian yang pas dengan personal masing-masing. Kali ini Bisnis Sulawesi bekerja sama dengan L’occitane Trans Studio Mall, akan membahas banyak tentang wewangian yang menggugah rasa penasaran anda untuk mengupas lebih dalam lagi tentang jenis-jenis perfume yang pas untuk karakter dan lingkungan.

Terletak di Ground Floor Trans Studio Mall, L’occitane (baca: loksitan) En Prevence merupakan perusahaan Eropa yang menggabungkan setiap bahan dari alam dan diproses untuk difungsikan sebagai produk toilettres semacam body wash, skin treatment, wewangian, dan berbagai produk alami lainnya. Anda pasti sudah pernah mendengar istilah EDC, EDT, dan EDP? Istilah ini digunakan untuk mengkategorikan jenis wewangian. L’occitane memberikan informasi untuk anda dalam membedakan ketiga jenis wewangian ini. Eau de Cologne (EDC) Jenis wewangian ini yang paling ringan. Kadar alkoholnya paling tinggi dan hanya terdapat sekitar 5 persen campuran essence, sehingga wanginya cepat

menguap. Meski tergolong ringan, cologne tetap jadi pilihan karena memiliki aroma yang menyegarkan tubuh dan tahan hingga 2-3 jam. Cocok digunakan sehabis mandi seperti body spray dan body splash. Eau de Toilette (EDT) Jenis wewangian ini satu tingkat lebih tinggi diatas cologne. Kadar alkoholnya tidak setinggi cologne, dengan kadar essence-nya sekitar 12 persen, sehingga wanginya cukup tahan lama. Jenis ini paling banyak dicari karena aromanya ringan, tidak terlalu tajam, dan awet hingga 6-12 jam. Eau de Perfume (EDP) Wanginya tahan lama hingga 24 jam. Jenis wewangian ini memiliki kadar alkohol yang lebih sedikit, sementara kadar essence-

Produk terbaru L’occitane Trans Studio Mall

n y a berkisar 15-22 persen, sehingga aroma wanginya kuat dan tahan lama sesuai bila digunakan saat malam hari seperti saat datang ke acara-acara formal seperti pesta. Perfume Dari semua jenis wewangian, perfume paling awet dan bisa bertahan hingga 48 jam. Kadar essence-nya mencapai 22 persen tanpa campuran alkohol. Oleh kerena itu, hindari memakainya berlebihan karena wanginya cukup menyengat. Setelah mengetahui jenis-jenisnya, beberapa orang kadang masih kesulitan untuk menentukan jenis aroma yang pas dengan tubuh

Bisnis Sulawesi/ady

bahkan karakter yang ingin ditonjolkan ke lingkungan sekitar. Tenant bernu-

dengan sensualitas magnolia, dalam wewangian floral yang menakjubkan yang diakhiri dengan jejak aroma kayu. (50 ml, IDR. 690.000)

ansa eropa ini, akan membantu anda mencari dan menyesuaikan aroma yang pas.

Rose Des Champs Eau de Toilette Seperti buket mawar segar yang baru saja dipetik, Rose des Champs Eau de Toilette adalah keharuman padang rumput penuh warna. Wewangian lembut ini mengandung Ekstrak Wild Rose dari Provence, lemon, pear, dan juga bunga-bunga kecil di padang rumput. Sesuai dengan kepribadian wanita muda yang atraktif dan penuh percaya diri. (75 ml, IDR. 565.000)

Sorbet Verbena Eau de Toilette Terinspirasi dari resep tradisional dan dipadu dengan aroma Citrus yang menyegarkan dengan buket aromatik dari mint, sebagai wewangian menyegarkan di musim panas. Sangat pas untuk anda yang aktif dan berkepribadian menyenangkan. Aroma yang tahan lama membuat anda selalu segar dan percaya diri untuk bertemu dengan banyak relasi. (100 ml, IDR. 620,000) Pivoine Flora Eau de Parfum Mengandung ekstrak peony yang dipanen dari daerah Drome di Selatan Perancis. Menangkap semua intensitas dari wewangian kelopak peony. Ramuan mujarab atas feminitas, parfum ini memadukan kelembutan

Rose Des Champs Solid Perfume Charm Wewangian bebas alkohol ini cocok untuk touch up seharihari dan dibawa bepergian. Kulit terasa harum lembut dengan keharuman bunga-bunga pedesaan dan aroma mawar yang penuh warna. Masih dalam rangkaiam Rose de Champs, berbentuk unik dan mampu mengikat aroma cukup lama, perfume balm ini tergolong unik dan baru untuk rangakain produk baru L’occitane (7gr IDR. 160.000)


Bisnis Sulawesi Edisi 12