Issuu on Google+

LIBRARY AND KNOWLEDGE CENTER (LKC) LKC merupakan salah satu unit di Binus University yang mempunyai dua fungsi utama, yaitu fungsi perpustakaan (library) dan juga pusat pengetahuan (knowledge center). LKC bertujuan untuk mendukung pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan juga publikasi. Dalam fungsinya sebagai perpustakaan, LKC menyediakan koleksi dan layanan berbasis ICT untuk kemudahan akses sehingga layanan dapat dinikmati di dalam maupun di luar BINUS.

Koleksi LKC seperti Buku, Skripsi, Tesis, Majalah, Koran, dan Jurnal tersedia dalam media cetak dan non-cetak. Fungsi LKC sebagai knowledge center berupa pengembangan koleksi lokal, yaitu karya ilmiah BINUSIAN dalam bentuk artikel, laporan penelitian, skripsi, tesis, dan disertasi yang merupakan gambaran kedinamisan

pengembangan ilmu dan pengetahuan, hasil dari proses belajar-mengajar, riset, dan pengabdian kepada masyarakat. Lokasi LKC sangat strategis, yaitu di lantai 1 Kampus Anggrek. Layanan LKC juga tersebar di dua kampus lain, yaitu di Kampus Kijang, The Joseph Wibowo Center for Advanced Learning (JWC). Pada awal tahun 2012, untuk memenuhi kebutuhan informasi BINUSIAN di Bridging Campus Alam Sutera dan di akhir tahun 2012 LKC menambah satu lokasi perpustakaan lagi yang terletak di FX Campus. Dengan hadirnya LKC di FX, secara total LKC memiliki lima lokasi perpustakaan.

1


Intra Library Loan Untuk mempermudah proses peminjaman koleksi dari lima lokasi perpustakaan, LKC telah menerapkan layanan Intra library loan yang memungkinkan BINUSIAN untuk dapat meminjam dan mengembalikan buku di LKC kampus terdekat.

Koleksi Koleksi Perpustakaan terdiri dari koleksi tercetak dan digital Printed Text book Periodicals Case Study Magazines Newspapers Thesis S1 Thesis S2 Dissertations

e-Collections e-Books e-Articles e-Conferences e-Info Pustaka e-Info Package e-Internships e-Journals e-Papers e-Researches

e-Thesis S1 e-Thesis S2 e-Trainings e-Clippings e-Proceedings Multimedia BINUS Gallery Jakarta Photos Architectural Designs Architectural Regulations

2


Online Journal Selain koleksi tercetak dan digital, koleksi LKC juga diperkaya dengan Online Journal Databases, yaitu kumpulan jurnal ilmiah Internasional yang dapat diakses secara lengkap.

OPAC (Online Public Access Catalog) Sarana untuk menelusur koleksi LKC adalah Online Public Access Catalog (OPAC) yang dapat diakses melalui website library di http://library.binus.ac.id. Selain dipergunakan untuk menelusur koleksi, website perpustakaan juga dapat digunakan untuk melihat sejarah peminjaman, melihat buku favorit, memperpanjang masa pinjam, minta bantuan pustakawan, pemesanan ruang diskusi di perpustakaan, permintaan kelas tutorial, dan berbagai fitur lain berbasis kebutuhan pengguna.

http://library.binus.ac.id 3


Penerapan Teknologi Informasi LKC menerapkan secara optimal berbagai bentuk teknologi guna mempermudah Binusian dalam mengakses koleksi dan fasilitas perpustakaan.

Mobile Library http://m.library.binus.ac.id Mobile library memberikan akses yang lebih mudah kepada Binusian dalam mengakses website LKC dari berbagai macam perangkat mobile. Saat ini mobile library hanya bisa digunakan untuk mengecek ketersediaan buku serta mengecek status peminjaman.

Reference Services LKC menawarkan Jasa penelusuran informasi melalui website, email, yahoo messenger, dan telepon. Selain itu, LKC juga membuka tutorial class dan kumpulan link untuk menunjang kegiatan belajar dan mengajar, dan riset, seperti OReS (Online Reference Service), LiCalls (Library Calls), Tutorial Class dan Useful Links.

4


Mobile Services (BBM,Whatsapp, SMS) LKC juga memahami kebutuhan akses user yang mobile dan fleksibel. Oleh Karena itu LKC memperluas jangkauan reference service melalui blackberry messenger dan whatsapp messenger serta SMS. Melalui service ini, user dapat dengan mudah berinteraksi dengan pustakawan menggunakan mobile devices.

Locate Shelf Fasilitas shelf locator yang terintegrasi dalam OPAC memudahkan BINUSIAN dalam mencari letak koleksi di perpustakaan.

iPad Lending Service LKC menyediakan 2 buah iPad dan 1 buah galaxy tab yang bisa dipinjam oleh pengguna LKC selama 3 jam sebagai sarana untuk mempermudah akses konten digital.

Computer and Multimedia Service LKC menyediakan beberapa komputer untuk mengakses koleksi multimedia, menelusur jurnal , dan akses internet. Komputer ini bisa digunakan oleh pengguna selama jam buka perpustakaan. Dan hanya diperuntukkan untuk kepentingan yang bersifat akademis.

5


Auto borrowing Auto borrowing adalah fasilitas peminjaman koleksi perpustakaan dengan touch screen dan interface yang user friendly. Dengan adanya mesin autoborrowing mahasiswa dapat melakukan peminjaman koleksi secara mandiri.

Wifi BINUSIAN dapat mengakses internet melalui jaringan wifi yang tersedia di seluruh area perpustakaan.

Cashless Fine System LKC menerapkan sistem denda non-tunai untuk pembayaran denda di perpustakaan. Sistem ini memudahkan Binusian dalam melakukan transaksi keuangan di perpustakaan. Sistem denda perpustakaan terintegrasi dengan sistem informasi akademik sehingga LKC dapat dengan segera menginformasikan waktu pengembalian koleksi dan informasi lain yang terkait dengan peminjaman dan denda.

CCTV Seluruh area perpustakaan dilengkapi dengan CCTV untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung dan juga koleksi perpustakaan.

Security Gate Security gate pada pintu masuk LKC berfungsi sebagai data counter dan statistik pengunjung perpustakaan. Binusian memerlukan Binus Card untuk masuk dan melakukan transaksidi perpustakaan.

Information Literacy Program Buddy Coordinator (BC) BC merupakan bagian dari Freshmen Enrichment Program (FEP). Tujuan utama FEP adalah mengenalkan mahasiswa baru terhadap lingkungan kampus. BC yang direkrut dengan kriteria akademis tertentu berperan sebagai duta Binusian dalam memperkenalkan fasilitas kampus, termasuk LKC. Untuk meningkatkan kemampuan BC dalam memperkenalkan LKC kepada mahasiswa baru, LKC memberikan pelatihan 6


Information Literacy secara komprehensif kepada BC dengan harapan agar seluruh Binusian mampu mandiri dalam memperoleh dan menggunakan informasi.

Friends of Library (FoL) Program FoL memberi kesempatan mahasiswa untuk menambah pengalaman kerja di perpustakaan. Anggota FoL akan membantu mahasiswa lain dalam menelusur informasi. Dengan menjadi bagian dari FoL, mahasiswa akan mendapat fasilitas tambahan di perpustakaan seperti, dapat meminjam buku lebih banyak, dapat meminjam majalah, discount di megastore, dan bermacam keuntungan lain.

Internship LKC juga menerima mahasiswa non-Binusian untuk melakukan praktek kerja lapangan. Mahasiswa akan melakukan berbagai kegiatan perpustakaan yang tentunya akan menambah pengalaman mereka dalam bekerja. Mahasiswa magang akan dibimbing dan diberikan pemahaman mengenai perpustakaan secara komprehensif.

Library Cooperation LKC telah melakukan kerja sama jasa silang layan, pelatihan, pertemuan ilmiah, riset, dan kegiatan lain terkait kepustakawanan dengan beberapa perpustakaan perguruan tinggi dan instansi lain seperti Universitas Pelita Harapan, Universitas Indonesia, Universitas Atmajaya, Universitas Al Azhar Indonesia, Bank Indonesia, Pusat Dokumentasi dan Informasi Ilmiah ( PDII)LIPI. Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan(BKPP)- Aceh, dan Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementrian Pertanian Republik Indonesia.

Quiet Area dan Recreation Room Untuk meningkatkan minat LKC Anggrek memiliki dua ruang baca. Ruang baca pertama disebut dengan quiet area dan yang kedua disebut dengan recreation room. Quiet area ditujukan bagi pengunjung perpustakaan yang menginginkan suasana tenang sedangkan recreation room merupakan ruangan terbuka dimana pengunjung perpustakaan dapat lebih expresif dalam berdiskusi. Keberadaan Recreation Room juga memungkinkan pengunjung untuk dapat menikmati makanan dan minuman sambil membaca buku.

7


Binus Book Fair (BBF) Binus Book Fair (BBF) merupakan kegiatan bazaar buku rutin yang dilakukan di Universitas Bina Nusantara setiap semester, bekerja sama dengan beberapa penerbit dan toko buku. Acara ini diselenggarakan sebagai sarana untuk mendukung kebutuhan belajar para binusian. BBF diselenggarakan oleh Library Knowledge Center, berkerja sama dengan bagian BM (Building Management), dan pihak luar lain seperti penerbit dan toko buku. Tema BBF berbedabeda setiap penyelenggaraannya. Selain dari bazaar buku ada kegiatan-kegiatan lain yang diselenggarakan untuk menyemarakkan BBF di antaranya adalah : Library Wallpaper Design Contest, Library Goes to School, dan Book Donation. Tujuan dan manfaat utama dari kegiatan Binus Book Fair esbagai berikut. Tujuan 1. Menyediakan buku dengan harga terjangkau bagi siswa. 2. Menjadikan kegiatan membaca sebagai kebiasaan untuk BINUSIAN. Manfaat 1. Membantu mahasiswa dalam pencarian buku dan kebutuhan referensi. 2. Memberikan kesempatan kepada siswa untuk memiliki referensi dengan harga terjangkau. 3. Siswa menjadi lebih aktif dan kreatif dalam mengembangkan pengetahuan yang mereka miliki.

8


Book Bazaar

Library Goes to School Library Goes to School adalah salah satu kegiatan dalam rangkaian kegiatan Binus Book Fair. Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat oleh Library and Knowledge Center (LKC) yang dilakukan di Sekolah Dasar yang berada di lingkungan kampus Bina Nusantara. LKC bekerja sama dengan Language Center melakukan kegiatan story telling, menonton film, serta menyumbang buku bacaan kepada muridmurid kelas 1 SD.

9


Sertifikasi Pustakawan Peran pustakawan sangat penting dalam meningkatkan layanan LKC terhadap Binusian dan pemustaka dari luar Binus. Layanan perpustakaan yang sering dilakukan guna membantu Binusian dan pemustaka dalam proses belajar dan mengajar adalah layanan referensi, penelusuran informasi, bimbingan literasi informasi, dan pemanfaatan jaringan internet untuk pencarian informasi. Demikian pula, pustakawan harus pandai mempromosikan koleksi dan layanan LKC agar semakin banyak Binusian dan pemustaka luar Binus secara langsung datang atau mengakses informasi dari kelas ataupun rumah mereka. Guna melakukan layanan tersebut dua pustakawan LKC telah mendapatkan sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk klaster Layanan Perpustakaan. Pelaksanaan uji kompetensi dilakukan di Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pustakawan, yang beralamat di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas-RI), Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Kedua pustakawan tersebut adalah :

Yogiswara Javmika Senior Reference Librarian

David Yudha Siagian Acting Readers Services Section Head

10


Lkc profile