Issuu on Google+

INTERNET DI BPK PENABUR CIMAHI Tidak salah kalau Ketua BPK PENABUR Jakarta, Pak Christian Handoyo menghimbau untuk membantu BPK PENABUR daerah. Hari Jumat, tanggal 14 November 2003, Kepala SDK 2, Ibu Lukman melaporkan mendapat surat resmi No. 69/BPK/Cmi/S/XI/2003 dari pengurus BPK PENABUR Cimahi dengan tanda tangan Ketua: Joshua Hendarto Chiptadaya, SH dan Sekretaris: Ir. Arda R Lukitobudi, M.Eng. mengucapkan selamat atas prestasi MERCIA WIJAYA dan EDWARD LEEANSYAH pada ASEAN PRIMARY SCHOOL MATHEMATICS AND SCIENCE OLYMPIAD 2003. Surat resmi yang dikirimkan via kantor pos tidak mahal tetapi hasilnya Ibu Lukman surprise dan terharu. Kini surat resmi tsb telah dipasang di http://prestasi.penabur.org mendampingi ucapan selamat lainnya. Pada http://www.bpkpenabur.or.id ada fasilitas untuk BPK PENABUR Cimahi sehingga bisa upload dengan cara yang mudah dan sederhana mengenai berita atau pengumuman atau prestasi yang berhubungan dengan sekolah-sekolah BPK PENABUR Cimahi. Karena sudah ada e-mail atau internet di BPK PENABUR Cimahi maka bimbingan bisa dilaksanakan jarak jauh. At 09:17 AM 12/5/2003 +0700, BPK PENABUR Cimahi wrote: Salam Sejahtera, Terima kasih atas informasi yang telah diberikan kepada kami mengenai fasilitas di internet yang bisa kami pakai. Sekolah - sekolah di BPK PENABUR Cimahi belum terpasang internet, yang sudah hanya di kantor sekretariat saja, dan pengetahuan yang kami punya ( staf sekretariat ) hanya sedikit sekali. Untuk itu kami sangat senang sekali apabila Bp. Bambang Gunawan bersedia membimbing kami untuk lebih dalam belajar mengenai program ini, walaupun dengan jarak yang jauh. Salam manis buat teman- teman yang ada disini untuk Ibu Shinta, Maureen, Mulyono, Budiono dan yang lainnya yang saya belum kenal. Tuhan memberkati. Hermin H.S BG: OK, coba masuk ke alamat ini: http://www.bpkpenabur.or.id/center/ Kemudian tuliskan pada: Username: cimahi Password: ****** Lalu klik: submit Maka akan keluar fasilitas yang dinamakan BPK PENABUR Admin Center, mungkin coba lebih dahulu klik: submit news Kini silakan tuliskan pada Judul: PERAYAAN NATAL BPK PENABUR CIMAHI kemudian pada kolom Berita: (silakan dituliskan hari, tanggal, tempat, dll tentang Perayaan Natal tsb).


Untuk melihat hasil yang sudah dikerjakan, harus masuk ke: http://www.bpkpenabur.or.id Tolong, kalau sudah selesai kabarkan ke saya agar saya bisa lanjutkan dengan pelajaran yang lain. At 02:08 PM 12/8/2003 +0700, BPK PENABUR Cimahi wrote: Pak Bambang , Saya sudah coba mengikuti langkah - langkah yg diberikan mulai masuk ke alamat, tulis username dan password, klik submit dan ketik isi berita habis itu klik logout khan ? Sudah coba lihat di http://www.bpkpenabur.or.id baik yang umum maupun yang Cimahi. Tapi kok nggak ada yach ? Tolong apakah ada yang salah ? ttd Hermin H.S BG: Sebelum klik logout harus klik: submit lebih dulu yang ada di bawah berita. Saya sudah coba bisa tuh. Kini coba klik "show news" lalu edit berita yang saya sudah masukan tsb. Jangan putus asa, coba terus. At 01:58 PM 12/9/2003 +0700, BPK PENABUR Cimahi wrote: Pak Bambang yang baik, sekarang saya sudah bisa mengisi kolom berita. BG: Selamat!!! Saya sudah lihat, bagus !!!!! Tapi ada yang mesti dirubah dalam websitenya Cimahi bahwa kepsek TKK yg sekarang bukan Ibu Dede Susilawati sudah diganti dengan Ibu Tri Yuwani. BG: Untuk ganti nama kasek TKK, kini klik: show schools Lalu klik: " edit " pada baris pertama dengan ID Sekolah = 123 kemudian nama Dede Susilawati silakan diganti dengan Tri Yuwani Tidak sulit, silakan dicoba dan mohon kabar kalau sudah selesai. Terus kemarin ada rekan kami guru tetap SLTPK BPK PENABUR Cimahi yang dipanggil Tuhan pada tgl. 03 Des 03 Sdr. Trisnaning Dyah Mumpuni, gimana caranya? Tolong bantuin yach! Terima kasih. Hermin H BG: Dibuatkan berita duka cita saja, jadi "submit news" lagi sekalian latihan untuk buat berita. Tolong dituliskan yang lengkap umur berapa dan dikebumikan di mana. Nanti datanya saya ambil untuk dipasang di http://www1.bpkpenabur.or.id/tiada/ Punya fotonya? Kalau punya scanner, bisa discan dan kirim via e-mail supaya bisa dipasang sekalian. Selamat kepada BPK PENABUR Cimahi yang bisa pasang BERITA ! Silakan coba terus, "bisa karena biasa". At 01:34 PM 12/10/2003 +0700, BPK PENABUR Cimahi wrote: Pak Bambang,


Sayang sekali kita nggak punya scaner jadi fotonya nggak bisa dipasang. Sudah bisa masuk ke pelajaran selanjutnya nggak? Kita di Cimahi seneng lho belajar membuat berita2 yang terbaru di website BPK PENABUR khususnya Cimahi. Jangan bosan yach ajarin kami. Terima kasih.GBU BG: Bagus, saya sudah lihat ada penambahan pada BERITA. Juga sudah diganti nama kepala TKK, jadi tidak sulit ya? Sebaiknya judul berita semuanya dibuat pakai huruf besar, supaya lebih jelas, jadi untuk judul dituliskan: BERITA DUKA CITA bukan Berita Duka Cita OK, kini lihat menu pada frame kiri lalu klik: prestasi Setelah muncul frame kanan, lalu klik: "Prestasi Baru" maka akan keluar 3 kolom yaitu untuk "Prestasi", untuk "Tanggal" dan untuk "Nama" "Prestasi" adalah untuk jenis lombanya, misalnya Paduan Suara, Puisi, Menggambar dll juga sekalian dituliskan tingkatannya, hanya tingkat sekolah saja, atau tingkat kelurahan, kecamatan dll "Tanggal" adalah untuk tanggal diadakannya lomba tersebut. Karena sort descending pada tanggal jadi sebaiknya ditulisan sbb: 2003.12.10 (tahun, bulan dan hari, jadi dituliskan terbalik) "Nama" adalah nama siswa yang berprestasi, kalau lebih dari satu dituliskan semuanya. Nama ini punya efek psikologis karena siswa tsb pasti bangga karenanya masuk ke internet. Silakan dicoba dan mohon kabar kalau sudah.

Tahun Baru = Kebiasaan Baru From: "christian" Date: Wed, 19 Nov 2003 15:47:50 +0700 Subject: [milis-ksmuk] Re: Dari Kasek SMUK 7 (1) Bu Endang yang baik, Ada statement yang mengatakan "tidak kenal maka tidak sayang" dan ada lagi yang mengatakan "bisa karena biasa" dua hal tersebut yang sedang ibu Endang lakukan yaitu sedang lebih mengenal manfaat dari internet dengan membiasakan menggunakannya. BG: Menarik sekali e-mail dari Pak Christian di atas. Kebetulan saya dapat tugas untuk membantu para Kasek memanfaatkan internet khususnya e-mail.


Kemarin saya coba meneliti mailbox dari Kasek TKK, ternyata sebagian besar belum diganti passwordnya sehingga saya bisa ngintip isi mailbox dan tahu masih berapa banyak e-mail yang belum dibaca. Tetapi jenjang lain yaitu SDK, SLTPK, SMUK dan Kejuruan lebih banyak yang tidak bisa saya lihat isi mailbox karena passwordnya sudah diganti. Mohon konfirmasi, saya merasakan dan menduga bahwa sudah cukup banyak Kasek rajin baca e-mail tetapi untuk kirim e-mail masih sedikit. Betul demikian? Secara psikologis, saya akui tidak semua orang suka nulis, maka saya tidak mau maksa. Tetapi juga benar apa yang ditulis Pak Christian di atas yaitu "bisa karena biasa". Tiba-tiba timbul ide dan ingin mengusulkan untuk tahun 2004 yang sudah dihadapan kita, "Tahun Baru = Kebiasaan Baru".

Kemungkinan 1: Setiap minggu Kasek melaporkan via e-mail ke milis jenjang keadaan sekolahnya seminggu sebelumnya. Kalau berjalan lancar, tentu dilaporkan saja semua berjalan lancar dan tidak ada persoalan. Jadi e-mailnya cukup singkat saja. Kalau ada persoalan mungkin e-mailnya bisa lebih panjang, diceritakan persoalannya apa dan solusinya apa. Kalau belum ada solusinya juga dilaporkan, siapa tahu ada yang tergugah untuk membantu.

Kemungkinan 2: Kalau seminggu sekali terlalu berat, bagaimana kalau sebulan sekali? Misalnya: minggu pertama, Kasek TKK melaporkan, minggu ke-dua, Kasek SDK yang melaporkan, minggu ke-tiga, Kasek SLTPK yang melaporkan, minggu ke-empat, Kasek SMUK dan Kejuruan yang melaporkan. Ingin pilih yang mana? Bambang Gunawan, 5 Desember 2003 From: "CHRISANTY BUDI SANTOSO" Subject: Re: Tahun Baru = Kebiasaan Baru Date: Fri, 05 Dec 2003 01:58:14 GMT SMF pilih kemungkinan kedua


From: "Endang" Subject: Re: [pjbstruk] Tahun Baru = Kebiasaan Baru Date: Mon, 8 Dec 2003 13:55:32 +0700 Selamat siang Pak Bambang, Jenjang SMUK melalui kajeng setiap tanggal 5 awal bulan memberikan laporan mutasi keluar dan mutasi masuk. Gimana kalau buat pemula laporan itu saja dikirim ke kajeng melalui e-mail. sekalian kalau memberi informasi yang lain. Jadi belajar mengirimkan data juga, karena kalau tidak dibiasakan, ya lupa lagi caranya. salam, Endang (SMUK7)

PRESTASI IRWAN HADI Date: Wed, 20 Aug 2003 19:28:03 -0600 From: Irwan Hadi Hari ini baru pass ujian untuk mendapat sertifikat security+. Berarti saat ini namanya jadi:

Irwan Hadi, MCSE (Win2K+Security), MCSA (Win2K+Security), Security+, Linux+ Dalam waktu dekat akan ambil CCNA (Cisco Certified Network Administrator).

Sertifikat CCNA di atas saya terima dari Irwan Hadi pada hari Sabtu, tanggal 1 November 2003 sedangkan tanggal pada sertifikat tersebut tertulis "Date: 10/31/2003 3:48:22 PM" berarti kemungkinan begitu terima sertifikat Irwan Hadi langsung mengirimkannya. Tanggal 20 Agustus 2003 yang lalu, begitu terima e-mail dari Irwan Hadi di atas, saya langsung mengucapkan selamat kepada orang tua Irwan Hadi yang tinggal di Jakarta. Pasti setiap orang tua bangga dengan prestasi anaknya. Sayang maksud baik ini menjadi bumerang karena dua hari kemudian Irwan Hadi menulis bahwa maminya uring-uringan tentang ucapan selamat dari saya, sebab Irwan Hadi belum lapor ke maminya pada tanggal 20 Agustus 2003 tersebut. Karena pengalaman di atas, pada tanggal 1 November 2003 saya lebih hati-hati, baru setelah satu minggu saya telepon seperti dilaporkan di bawah ini.


Date: Sat, 08 Nov 2003 07:56:04 +0700 Subject: Telepon Mami Irwan Pagi ini saya telah telepon Mami Irwan Hadi untuk mengucapkan selamat karena Irwan berhasil memperoleh CCNA. Sempat ngobrol cukup lama. Ternyata benar rupanya saya terlalu cepat mengucapkan selamat kepada Mami Irwan ketika Irwan dapat certifikat Linux dan Microsoft. Mami Irwan bilang: "Benar, saya marah sama Irwan karena yang bayarin Irwan sekolah siapa, kenapa kamu lapor ke BPK PENABUR lebih dulu". Maka kali ini saya lebih berhati-hati, ketika Sabtu yang lalu terima kabar bahwa Irwan dapat CCNA langsung saya tanya: "Mami sudah tahu?". Belum, tunggu seminggu. Karena itu hari ini saya telepon Dr. Elly Yahya. Pak Uripto kalau ketemu Dr. Elly Yahya di HUSADA tolong sempatkan untuk mengucapkan selamat atas prestasi yang telah dicapai oleh Irwan. Ingat bawa buku CCNA yang begitu tebal dari Singapore berkat usulan dari Irwan?

KENAL IRWAN HADI Ada hal yang menarik yaitu maminya Irwan Hadi tanya: "Pak Bambang kenal Irwan Hadi di mana karena Pak Bambang tidak pernah ngajar di SMUK 3 ?" Wah, bingung juga jawabnya. Kalau tidak salah kenalnya melalui internet ketika Irwan Hadi masih sekolah di SMUK 3 BPK PENABUR Jakarta. Irwan Hadi waktu di SMUK 3 sudah terkenal jago komputer, jadi kalau ada masalah dengan komputer di SMUK 3 biasanya minta tolong ke Irwan Hadi. Seingat saya karena Irwan Hadi membaca tulisan tentang AKSES INTERNET AMAT SANGAT MURAH pada tahun 1996 di web BPK PENABUR, lalu kirim email. Sejak itulah selalu komunikasi via e-mail. Hubungan tambah baik ketika ada tulisan Irwan Hadi yang dimuat di majalah Berita PENABUR Jakarta dan saya mengantarkan sendiri honornya ke SMUK 3, tidak besar, sekedar untuk makan bakmi, baca: PEMASANGAN INTERNET DI SEKOLAH Setelah lulus dari SMUK 3, Irwan Hadi melanjutkan ke UNIKA ATMA JAYA. Karena internet di UNIKA ATMA JAYA cukup maju maka Irwan Hadi mengusulkan agar saya meninjaunya pada tanggal 1 Februari 2000, baca laporan: MELIHAT INTERNET ATMA JAYA Hubungan tambah baik ketika Irwan Hadi mendapat tugas untuk setup server BPK PENABUR yang co-location di Bitnet agar berfungsi sebagai WEB SERVER dan MAIL SERVER. Baca laporan: SERVER BARU BPK PENABUR JAKARTA Ketika CERAMAH INTERNET DI GKJ BEKASI, F.L. Wahidin, Direktur Teknik BITNET, setelah mendengar cerita tentang prestasi Irwan Hadi setup server BPK PENABUR berkata: "BITNET siap menerima Irwan Hadi kalau mau kerja di BITNET". Hal yang sama juga dikemukakan oleh Direktur PT UNIPRO, Hogan Kusnadi. Kalau sampai dua orang berbicara yang sama berarti bukan sekedar "kebetulan"atau "basa-basi".


Irwan Hadi juga memperjuangkan agar SMKK 2 (STMK) bisa beli BUKU CCNA dengan harga murah. Baca laporan BUKU TODD LAMMLE, harga resmi buku CCNA, Cisco Certified Network Associate, Study Guide by Todd Lammle adalah U.S. $49.99. Khusus untuk BPK PENABUR hanya: US$18.50 Ada cerita lucu ketika: PRESENTASI PADA IN-COUNTRY TRAINING ON MULTIMEDIA NETWORKING FOR DISTANCE LEARNING hari Selasa, 11 April 2000 di PUSTEKKOM DEPDIKNAS, Ciputat. Waktu mau diperkenalkan ternyata Irwan Hadi hilang dari ruang ceramah, malu. Tetapi ketika komputer macet segera Irwan Hadi maju memperbaiki dan pada acara tanya jawab, banyak pertanyaan ditujukan kepada Irwan Hadi. Entahlah mau menguji atau hanya sekedar ingin tahu. Tetapi syukurlah Irwan dapat menjawab dengan baik sekali walaupun yang bertanya dengan latar belakang pendidikan S2. Tidak salah kalau Pak Guana Tanjung dari Universitas Kristen Petra Surabaya menyatakan kagum dengan BPK PENABUR yang banyak dibantu oleh alumninya. Bukan hanya waktu, tenaga dan pikiran yang disumbangkan kepada BPK PENABUR tetapi juga uang dari kantongnya. Tanggal 15 Desember 2000 Irwan Hadi melaporkan sbb: "Akhirnya saya daftar saja satu domain, penabur.org, dan kebetulan di iaregistry biayanya lagi cukup murah, hanya $9.95, jadi lebih murah ketimbang di joker.com" Sejak 15 Desember 2001 domain "penabur.org" telah diperpanjang lagi sampai 5 (lima) tahun juga dari uang kantong Irwan Hadi.

PANDANGAN ORANG TUA IRWAN HADI Pada tahun 2000 Irwan sudah ditegur oleh cicinya agar jangan membantu ngurus server BPK PENABUR, tetapi tidak digubris. Kini maminya Irwan yang keberatan, tanggal 27 Agustus 2003 Irwan Hadi menulis sbb: "Well, ada dilema nih. Dari pihak ortu mereka rada keberatan kalau saya terus maintain server PENABUR, berhubung sebentar lagi akan lulus, dan sudah saatnya PENABUR untuk mandiri dan maintain servernya sendiri." Date: Mon, 25 Aug 2003 18:55:19 -0700 From: "Elly C. Jahja" Subject: Mengenai Irwan Pak Bambang yth., Setelah membaca surat2 pak Bambang dan pak Uripto kepada saya dan setelah berunding dgn suami saya, mungkin ada baiknya saya kemukakan pandangan kami sebagai orang tua Irwan: Begini, kami kirimkan Irwan dulu ke USA dengan harapan agar anak ini bisa mendapat pendidikan yang lebih baik dan juga lebih sesuai dengan kemampuannya, terutama di bidang computer karena Amerika adalah negara darimana ilmu computer berasal dan kalau dia memang mau memperdalam soal itu, maka disanalah negerinya untuk mempelajarinya secara maksimal. Sampai saat ini dia tidak mengecewakan kami meskipun GPAnya (IP) belum setinggi yang kami harapkan. Saya kira, kalau dia lebih tekun lagi belajar maka pasti GPA-nya masih bisa ditingkatkan tapi karena dia juga ada kesibukan kerja on-campus yang menyita sebagian waktunya untuk belajar,


maka hasil ujian2nya nggak bisa maksimal. Kami sangat mengharapkan bahwa kelak Irwan juga bisa mendapat pekerjaan di USA spt cici-nya. Untuk itu kami selalu berdoa dan memberikan support kepada Irwan. Bahwa dia ingin mengambil sertifikat2 dr Microsoft dan Linux kami dukung sepenuhnya meskipun biayanya juga tidak sedikit untuk ikut begitu banyak ujian2. Sekarang mengenai usaha Irwan untuk membantu bagian IT dr BPK PENABUR. Selama itu tidak mempengaruhi pelajarannya di sekolah dan hasil2 ujiannya, it's okay tapi jangan sampai dia begitu antusias menolong sehingga akhirnya prestasinya di sekolah menurun. Soalnya, untuk mendapat pekerjaan di USA pada saat ini adalah sangat2 susah, terlebih bagi orang asing. Orang Amerika sendiri masih banyak yang menganggur, jadi orang asing seperti Irwan harus luar biasa excellent performancenya secara akademis agar bisa dipertimbangkan untuk diterima kerja disana. Maka itu kami selalu mewajibkan dia untuk meraih prestasi akademis setinggi mungkin. Sampai sekarang, kami juga tidak tahu seberapa banyak dia membantu BPK PENABUR karena Irwan tidak terlalu banyak cerita mengenai ini tapi kami duga bahwa dia banyak menolong sebab kalau tidak, pak Bambang dan pak Uripto juga tidak begitu antusias mengenai dia. Dia juga punya banyak idee untuk mengembangkan IT BPK PENABUR. Kami akui bahwa bakat dia mengenai komputer memang cukup unik, itu adalah berkat dari Tuhan, tapi tolonglah, berikan Irwan kesempatan untuk berkembang sendiri tanpa terlalu ada pressure atas dirinya untuk mencapai target tertentu untuk BPK PENABUR. Dia tetap bisa menolong BPK PENABUR dari sana yang mana dia juga sudah lakukan selama ini tapi kalau dia terlalu di-push untuk mengembangkan idee2 tertentu untuk BPK PENABUR maka otomatis konsentrasi belajarnya akan terpecah. Seandainya pak Bambang berada di dalam situasi seperti saya, saya kira pak Bambang juga akan meminta untuk mendahulukan kepentingan anaknya ,ya kan? Irwan adalah anak yang baik, kadang2 susah menolak permintaan meskipun itu berarti mengorbankan kepentingannya sendiri. Kalau itu terjadi sesekali dan untuk waktu yg pendek, tidak menjadi masalah, tapi kalau itu sudah menjadi seperti tanggung jawab dia, maka itu juga berat dong pak. Kami juga tidak melarang dia untuk berbakti untuk BPK PENABUR asal jangan sampai mengganggu pelajarannya. Itu saja. Mungkin selama ini pak Bambang tidak tahu pendapat kami soal ini tapi dengan uraian tsb di atas, saya harap semua sudah menjadi jelas. Kalau pak Bambang mau ikut pak Uripto untuk ketemu saya di Husada, it's okay. Paling2 nanti tinggal di-calling oleh sekretaris lantai 9 karena saya biasanya mondar mandir di RS dalam melakukan tugas saya. Mungkin lebih baik kalau mau ketemu saya sebelum jam 12 siang karena kami biasanya ada meeting intern mulai jam 12 siang. Sekian dan terima kasih atas perhatian bapak. Salam dari dr. Elly. Tanggal 30 November 2003, Irwan menulis sbb: "Lagi super sibuk dalam 2 minggu mendatang karena menjelang final dengan tugas + project yang segunung." Tanggal 1 Desember 2003 ketika saya melaporkan bahwa Pak Teguh sudah buatkan e-mail @a07jkt.bpkpenabur.or.id untuk tiap siswa di SMUK 7 dengan menggunakan server di Indonet. Untuk masuk ke webmailnya, hari ini saya coba pasang juga di www.bpkpenabur.or.id Satu jam kemudian, Irwan Hadi tanpa diminta menulis sbb:


"Frame targetnya nggak betul tuh...". Juga tanpa diminta, ini bukti dari proaktif dari Irwan Hadi. From: Irwan Hadi Subject: [AVA] Hard drive SCSI Date: 06 Dec 2003 22:52:44 -0700 Berhubung hard drive di server PENABUR yang di Bitnet sudah 4 tahun umurnya (relatif sudah sekitar 60 - 70 tahun kalau diumpamakan dengan umur manusia), dan kelihatannya servernya rada sulit untuk diganti/diupgrade dalam waktu dekat, saya ada ide sbb: Bagaimana kalau misalnya saya beli hard drive SCSI di USA sini, saya isi dengan O/S dan program, dan disetup sedemikian, sehingga sistek tinggal ganti hard drive yang sekarang dengan yang baru, dan systemnya relatif siap untuk dipergunakan. Kalau misalnya sistek mau install sendiri hard drivenya bisa juga. Saya lagi lihat lihat harga, pada dasarnya untuk hard drive SCSI Ultra 320, dengan kapasitas 36 GB itu sekitar $180 - $200. Untuk ongkos kirim dengan EMS ke Indonesia untuk 3 pound itu $28, sedang 4 pound = $32 (kalau mau tambah asuransi itu $1.00 (ada baiknya ditambah dengan asuransi karena kalau hard drivenya sampai hilang, atau rusak di pos ya akan diganti nilainya + ongkos kirimnya oleh pos. Selain itu kalau diasuransi biasanya nggak terlalu dimacam macami oleh petugas bea cukai, karena kalau bungkus paketnya rusak, dan barang hilang, berarti mereka yang repot) Kalau di kurs ya berarti 36 GB hard drive itu total sekitar $232 X Rp. 9.000 = Rp. 2.088.000,Ada niat? Date: Sun, 21 Dec 2003 20:34:15 -0800 (PST) From: Martin Panggabean Aduh, Sebagai pengurus, saya benar-benar merasa malu. Malu kepada penabur dan ya malu kepada diri sendiri. Malu kepada penabur, koq kita masih pada level seperti itu ya. Maksudnya, penanganan IT itu mustinya jadi suatu konsep dengan implementasi yang menyeluruh dan bukan jadi tambal sulam (seperti yang saya tangkap selama ini. Mudah-mudahan kesan saya salah). masakan ganti server dan hard-disk saja harus jadi masalah? Malu juga kepada diri sendiri bahwa ada anak muda yang begitu selfless. Inilah visi saya tentang lulusan penabur. Kita sangat kurang tentang volunteerism. Semua serba self-centered. Ini juga yang membedakan pendidikan di Amerika dan Singapura: isyu volunteerism dan materialism. FYI, saya punya cerita kecil tentang IT. Bank Mandiri tempat saya bekerja kan bukan tempat yang terkenal dengan IT. Orang berlomba ke BCA karena kemudahannya (yang notabene karena IT). Kemarin istri saya ke Bank Mandiri untuk suatu transaksi, dan dia SANGAT impressed (biasanya sih dia ngritik terus karena Mandiri lamban, birokratis, ORLA, dan buang uang untuk Who Wants To Be A Millionaire). Tapi itu bisa terjadi, dan citra Mandiri bisa berubah, karena kita spend USD200juta dollar untuk membangun infrastruktur yang mampu bersaing secara regional (bukan cuma nasional).


Kalau ditarik balik, paling tidak rekan-rekan staff harus memperjuangkan sistem IT yang baik dan terpakai untuk masa depan. Untuk visi, jangan ngomong biaya dulu deh... kita kan pengen mimpi. Nanti baru kita lihat pragmatisme biaya. Saya juga melihat, dan ini musti diantisipasi, agar otak-otak seperti Pak Irwan Hadi ini harus menjadi satu dari beberapa narasumber kita untuk pemikiran. Untuk konsultasi. Kita musti memperluas pool pemikir. Untuk Joke, memang SMUK 3 hebat. Ada Pak Irwan Hadi, dan konon katanya ada juga pak T....... W....... ya...? Martin Panggabean Irwan Hadi sedang setup server baru BPK PENABUR Jakarta di Bitnet pada tahun 2000. Inilah wajah Irwan Hadi yang malu-malu ketika mau difoto.

Inilah wajah Irwan Hadi pada tahun 2002.

Bambang Gunawan, 9 November 2003

SEMOGA INTERNET di BPK PENABUR Jakarta BANGKIT KEMBALI From: "kajengtkjkt" Date: Fri, 14 Nov 2003 03:49:35 GMT Yth. Bapak Christian Handoyo Kami menyambut baik anjuran Bapak agar para pimpinan sekolah membiasakan diri untuk mengirim e-mail dari sekolah masing-masing per Januari 2004. Namun yang perlu menjadi perhatian adalah fasilitas dan sarana internet di sekolah-sekolah jenjang TK belum semuanya ada/rusak dan bahkan ada yang perangkatnya belum dipasang oleh Bagian Umum (Spt.TKK 6, TK Cikarang Baru,TK 11 Sunrise Garden). Kami sangat berharap sebelum Januari 2004 semua sekolah sudah siap dengan internetnya/dapat dioperasikan dengan baik. Masalah " Reward " atau ...... bagi yang rajin menggunakan atau tidak menggunakan internet rasanya masih perlu dikaji lagi, sebab menurut kami sudah selayaknya di era globalisasi ini setiap pendidik terbiasa


menggunakan fasilitas internet, terutama untuk mendapat informasi tentang perkembangan pendidikan. Terima kasih atas perhatian Bapak. Salam , Sianny Dewi Jenjang TKK From: "christian" Date: Fri, 14 Nov 2003 15:53:46 +0700 Ibu Sianny yang baik, Terima kasih ya Bu, atas respon dan pendapat Ibu mengenai himbauan saya mengenai pemanfaatan email, mudah-mudahan ini langkah awal kita bisa berkomunikasi dengan Ibu melalui email ini secara intensif. Sesungguhnya saya sangat senang sekali apabila semua insan penabur khususnya semua pejabat struktural dapat dengan sendirinya tanpa harus dimotivasi dengan program-program motivasi utk memafaatkan fasilitas yang ada khususnya komunikasi via internet. Mengenai ada beberapa tempat yang belum bisa akses disebabkan masalah teknis, saya hanya mau berkomentar sbb : hal ini pernah saya himbau pada saat saat awal kira-kira bln feb/maret 03, utk benar-benar diselesaikan hal / kendala teknisnya, saya tidak tahu dimana masalahnya dan saya juga tidak perlu cari tahu siapa yang salah utk masalah ini. Cuma mulai saat ini ada hal yang ingin saya sampaikan dan tekankan dengan sungguh-sungguh bahwa kesimpulan saya sbb : A. KURANG RESPONSIF DAN TUNTAS : Bagian yang mempunyai tugas menyelesaikan masalah teknis tidak tuntas, jika tidak diminta tidak jalan. Menurut saya tidak ada masalah teknis yang tidak bisa diselesaikan. ( yg penting basic requirement dulu yaitu bisa akses internet ). B. TIDAK PROAKTIF TAPI REAKTIF : ini kecenderungan budaya kita yaitu seringkali menyalahkan bagian lain atau bagian lain dijadikan alasan kegagalan kita. Jadi maksud saya harusnya kalau memang user di Sunrise / Cikarang / Kelapa Gading belum bisa karena ada masalah teknis tolong proaktif memfollow up bagian yang harusnya bertanggung jawab utk menyelesaikannya, jangan diam saja. Bu Sianny, mohon maaf ya bu kalau ada tulisan saya yang tidak enak dibaca, tapi bagaimana ya...dengan sangat terpaksa saya harus mengemukakan apa yang menjadi pendapat saya, dan ini semua semata-mata utk perbaikan kita bersama. Nggak apaapa ya email ini saya cc kan kebagian lain agar bagian lain juga tahu. Sekali lagi terima kasih Ibu . salam, CH From: Fajar Priyanto Date: Fri, 14 Nov 2003 22:01:53 +0700 Dear All, Dalam rangka PSB, kami dari Sistek akan menginstall server Linux di sekolahsekolah bekerja sama dengan bagian Umum. Saat ini kompleks yang sudah adalah Sekretariat, Kelapa Gading, dan yang sedang dikerjakan SMUK1. Server Linux ini meliputi fungsi:


1. 2. 3. 4.

Gateway dan firewall = untuk sharing internet Proxy = caching untuk mempercepat akses internet Web filter = untuk menyaring website-website porno dll Web dan database server = untuk menjalankan aplikasi PSB

Juga dalam rangka memudahkan aktivitas email, akan kami bantu pula para pejabat sekolah untuk mendownload emailnya memakai program seperti Outlook Express. Jadi tidak perlu lagi membaca di web. Saat ini yang sudah adalah di Sekretariat. Target date kami sebelum Januari 2004 harus sudah selesai. Thanks dan mohon maklum adanya. Fajar. PS. : Untuk ke depannya kami juga akan menaruh program nilai di dalam server Linux sehingga kendala yang sekarang ini ada dengan server Novell yang rentan kerusakan akan dapat di eliminir. Date: Sat, 15 Nov 2003 09:37:03 +0700 From: Tjutju (BAGIAN UMUM) Rasanya perlu diklarifikasi pendapat yang menyatakan ada sekolah yang belum ada perangkatnya (belum dipasang oleh Bagian Umum) untuk internet. Apakah sudah benar-benar dicek tidak ada perangkatnya atau tidak dapat memanfaatkan perangkat yang ada ? Saya berharap setiap rekan kerja bisa mengerti situasi dan kondisi yang aktual sebelum membuat pernyataan yang dikonsumsi oleh banyak orang. Sebagai informasi pemasangan internet untuk dimanfaatkan oleh seluruh pejabat struktural pada awalnya di'lead' langsung oleh Bp. Jimmy dan kami telah memiliki data secara lengkap pemasangan fasilitas internet untuk pejabat struktural yang diserahkan dari Bagian Sistek kepada Bagian Umum. Diakui tidak seluruhnya bisa memanfaatkan fasilitas internet dengan sangat nyaman tetapi paling tidak dapat mengakses internet tsb, salah satu masalah adalah line telepon yang masih memanfaatkan line telepon yang ada karena belum bisa menambah line telepon khusus untuk internet. Rasanya perlu diketahui bahwa bekerja lebih nyaman, jika koordinasi dilakukan terlebih dulu sebelum mengatakan ada masalah kepada banyak orang. Apalagi dalam rapat koordinasi kemarin telah ditegaskan bahwa sampai akhir tahun ini akan didata ulang seluruh kesulitan pemanfaatan fasilitas internet di sekolah-sekolah, dan pada rapat tersebut bukankah Ibu Sianny juga hadir? Demikian penjelasan kami. Apa yang sudah dilakukan oleh bagian Umum sudah cukup baik. Minggu yang lalu Ibu Lisia, Kepala SDK 10, melaporkan bahwa Pak Riant sudah datang untuk setup Outlook Express sehingga dia menjadi lebih mudah untuk terima dan kirim e-mail. Ada baiknya diteruskan ke SDK 11 karena Ibu Linda juga membutuhkannya. Sebelumnya Pak Andreas beberapa kali telepon saya menceritakan sedang uji coba pakai internet melalui PABX di SLTPK 3. Bagaimana hasilnya?


Masalah yang sama juga di Cikarang yang tidak bisa akses internet sejak pasang PABX. Awal tahun 2003 Pak CH sudah mewajibkan agar semua Kepsek pakai e-mail. Menurut saya ini sudah suatu kemajuan besar. Sebenarnya saya sudah bermimpi lama sekali, kapan Ketua BPK PENABUR Jakarta seperti Pak Gatot, Direktur DIKMENJUR, yang mewajibkan semua SMK di Indonesia membuat laporan pakai e-mail. Awal tahun 2003 ketika Pak Jimmy meminta saya bikin milis untuk Kepala TK dan Kepala SD, saya sempat kaget, benar nih? Akhir tahun 2003, Pak CH mengingatkan kembali tekadnya mewajibkan kasek pakai e-mail. Berarti tetap konsisten dan serius. Awal tahun 1996 Ketika Pak Suwandi sebagai Ketua PPPK Petra Surabaya, berkunjung ke Jakarta sempat berjanji bahwa sekembalinya ke Surabaya semua SMUK dan STMK di PPPK Petra Surabaya dapat internet. Terus terang waktu itu saya tidak optimis janjinya tercapai sebab kemudian dengar Pak Suwandi masuk rumah sakit karena stroke. Tetapi awal 1997 tiba-tiba dapat e-mail dari Surabaya yang melaporkan semua SMUK di PPPK Petra Surabaya sudah dilengkapi dengan internet. Saat itu, awal tahun 1997, belum ada satupun SMUK BPK PENABUR Jakarta yang punya akses internet. Saya sempat berkata dalam hati: "Kapan ya Ketua BPK PENABUR Jakarta seperti Pak Suwandi?". Tahun 2003 barulah Tuhan mengirimkan Pak CH sebagai Ketua BPK PENABUR Jakarta lengkap dengan gebrakannya mewajibkan semua kasek pakai e-mail. Thanks God! Ketika akhir tahun 2003 Pak CH menginstruksikan kembali mengenai tekadnya mewajibkan kasek pakai e-mail. Hasilnya sungguh luar biasa. Ibu Lukman, Kepala SDK 2, pada tanggal 28 Oktober 2003 mengirimkan laporan tentang siswa SDK 2 yang Juara Nasional pakai tulisan tangan via fax. ( Silakan klik memo tsb agar terlihat lebih besar )


Tanggal 14 November 2003 setelah keluar instruksi dari Pak CH langsung Ibu Lukman bisa kirim e-mail. Ini buktinya. From: "Kepala SDK 2 BPK PENABUR Jakarta" Subject: Re: email bpk penabur cimahi Date: Fri, 14 Nov 2003 03:49:20 GMT Pak Bambang, alamat email BPK PENABUR Cimahi yang Bapak berikan kepada saya itu ternyata ngga bisa saya pakai. Email yang sudah saya kirim ke alamat cimahi@bpkpenabur.or.id mental lagi ke tempat saya. Akhirnya karena penasaran, saya cari tahu lagi. Ternyata alamatnya di bpkcmh@bdg.centrin.net.id Semoga alamat ini juga bisa berguna buat semua. Ibu Lukman Tidak salah kalau ada usul atau ide bahwa Ibu Lukman mau di-"cloning". Tanggal 14 November 2003 Kepala SMFK datang ke saya meminta diaktifkannya kembali e-mailnya. Masalah selalu ada dalam hidup ini. Yang penting jangan putus asa. Terus terang saat ini internet di BPK PENABUR Jakarta sudah banyak tertinggal. UKRIDA saat ini sudah selesai membuat network di seluruh lantai gedung A dan E terus ke Kampus Baru di Jalan Arjuna pakai wireless. Sedangkan pelopor internet di UKRIDA adalah staf BPK PENABUR. SMK Jawis II dekat SMUK 7 Cipinang sudah pasang HOTSPOT sehingga dari tempat parkir kalau pakai PDA atau laptop tetap bisa akses internet. Semoga dengan ada Pak CH maka internet di BPK PENABUR Jakarta bisa bangkit kembali. Tentu saja lebih baik lagi kalau Pak CH mau menggunakan e-mail @bpkpenabur.or.id untuk komunikasi di lingungan BPK PENABUR. Pak RR sudah memberikan contoh dengan e-mailnya yaitu ketum@bpkpenabur.or.id Ada cerita menarik tentang e-mail @bpkpenabur.or.id. Pak Heryanto yang kini menjadi Pembantu Rektor II UK PETRA SBY dan Wakil Ketua PPPK PETRA SBY, pada tahun 2000 ketika masih dosen UKRIDA datang menanyakan: "Benar


semua guru BPK PENABUR Jakarta dapat e-mail?". Karena tidak percaya dan sebagai bukti segera dibuatkan e-mail: heryanto@bpkpenabur.or.id Sejak itu Pak Heryanto selalu pakai e-mail tsb dengan bangga. Kalau Pak Heryanto bangga pakai e-mail @bpkpenabur.or.id tentu ............ juga harus lebih bangga. Semoga internet di BPK PENABUR Jakarta bangkit kembali. Bambang Gunawan, 17 November 2003

LAPORAN TEGUH S. DARI SINGAPURA Date: Wed, 5 Nov 2003 18:33:41 -0800 (PST) From: paula canisia Subject: Hebat ya anda itu Salam dari Surabaya, Saya melihat email anda di bpk penabur, wah baru dari Nanyang ya. Ceritain dong dalam rangka apa, kok bisa dapat kesempatan ke situ! Bikin kita jadi iri saja Oh ya Bu Devi baru kedatangan tamu dari Sorong ya, dia juga kewalahan engga duga, sekolahnya bisa dikunjungin tamu. Kami disini masih tetap seperti dulu, katanya Kepala Sekolah SMUK mau study banding ke Srby dan Malang ya. Kasih kabar ya. Salam deh buat semua, Bu Paula From: "Teguh S" Subject: Hasil workshop 1.5 jam RELC (Nov.3) Date: Mon, 03 Nov 2003 09:37:50 GMT E-LEARNING FOR SOFTWARE DEVELOPING E-ASSESSMENT WITH XML FOR LANGUAGE TEACHING BY Tse Kwok Keung, Foreign Language Centre Nanyang Polytechnic, Singapore Types of test: Grouping Cloze-Passage Matching (TERLAMPIR: teguh-xml-relc.zip ==> click file HTML: exo_launcher) BG: Maaf, file-file tsb belum diupload. XML = eXtensible Markup Language Untuk lebih bisa mengerti program XML ini, akan lebih muda jika sudah tahu tentang Transformational Generative Grammar (TGG). Wah, sir nggak tahu apa ini. Tapi di catatan untuk session workshop ini, tidak diperlukan adanya background spesial komputer untuk kita-kita.


XML lebih universal daripada HTM(L) yang mesti dibuka dg. browser. "HOT POTATOES" programme to create your own programme. It has a drawback: need to be uploded again and again. According to Chomsky, there are deep structure and surface structure. But the XML programme needs only the surface structure. Sources of XML: 1. http://www.xml.com 2. http://msdn.microsoft.com 3. TEXTBOOK: Elliotte Rusty Harold and W. Scott Means, 2001. XML in a Nutshell, Sebastopol, CA: O'Reilly & Associates, Inc. Contohnya dari Mr. Tse of Nanyang Polytechnic ini sbb. ==> sudah ada format-nya. Katanya sih kagak perlu pusing dengan copyright-nya, khan untuk pendidikan. Nah, sudah saya ganti dengan soal- soal untuk anak SDK, kelas 1 dan 2 SMUK 7. Coba dah. file ZIP yang saya kirim ini dengan nama: teguh-xml-relc.zip BG: Maaf, belum diupload, tunggu Pak Teguh kembali ke Indonesia Teguh Santoso, S.Pd. Date: Sun, 2 Nov 2003 19:32:30 -0800 (PST) From: "Teguh Santoso, S.Pd." Sudah diterimakan penghargaan / Award SEAMEO RELC untuk Virtual Forum for Language Teachers oleh Minister (Secretary) of Education of the Republic of the Phillippines, His Excellency Dr. Edilberto C. de Jesus. Sekalian diumumkan juga untuk kategori siswa, juara Best Magazine diraih Republic of the Phillippines, sementara Brunei Darussalam meraih kembali Best Supporting country. Isi envelope-nya: Congratulations from Deputy Director RELC, Dr. Thomas Khng, dated Nov. 3rd, 2003. Sewaktu lagi coffee break, Dr. Thomas Khng becanda / serius yang terjemahannya kira-kira begini: "Mbok dikasih kesempatan peserta negara lain untuk naik ke podium. Ini terakhir kalinya anda juara (tahun 2002 lalu juga saya dapat Award), tetapi anda tetap terus menulis, lho." Well, let 's see next year. Lomba VFLT untuk ketiga kalinya sudah dimulai Maret 2003 lalu dan akan berakhir Februari 2004. Entah dah apakah bakal menang lagi dan mewakili BPK PENABUR di tingkat ASEAN utk. kategori guru. Untuk 2 hari ke depan, sudah saya pilih 6 sessions untuk diikuti termasuk workshop XML untuk online learning sore ini pukul 16.000-17.30.


From: "Anne Lies Ranti" Date: Mon, 3 Nov 2003 09:15:48 +0100 Pak Teguh, SELAMAT- dari Belanda saya mengikuti perjalanan Anda. Dapat tantangan lagi tuh tahun depan tampil lagi dong. Sayangnya team siswa Indonesia tidak meraih kejuaraan, mungkin perlu koordinasi yang lebih baik untuk tahun y.a.d. Koordinasi para pembina , dan dukungan sepenuhnya dari sekolah dan orang tua kepada para siswa. Pengalaman dulu, orang tua dan siswa benar-benar harus didekati dan diberikan penjelasan, diajak bercakap dan berdiskusi. Menumbuhkan rasa dan semangat memiliki dan kerja keras tidak mudah memang. Saya ikut bangga - walaupun tidak berada dalam lingkungan BPK PENABUR Jakarta lagi - dengan keberhasilan Anda. Kapan bikin gebrakan baru dalam kegiatan belajar mengajar? Kalau saya boleh usul, buat program belajar mandiri Bahasa Inggris melalui komputer (latihan di sekolah) untuk siswa SMUK 7. Jadi siswa mendapat daftar /kartu praktikum program pilihan dari guru, yang harus dia latih sendiri di lab komputer. Langsung ada skor yang harus di print-out dan merupakan laporan kepada guru. Misalnya mengenai : apostrof, interpunctie dll (saya tidak tahu mengenai bahasa Inggris). Hal ini mungkin akan sangat bermanfaat untuk siswa yang lemah dalam dasar-dasar kebahasaan. Pak Bambang kelihatannya tidak perlu kuatir soal duduk di pesawat terbang, rupanya masih banyak orang berbadan ektra large di dunia yang naik pesawat terbang. Salam, Anne. From: "Ibu Kiki" Date: Tue, 4 Nov 2003 07:49:52 +0700 Kalau saja semua guru (juga guru bhs Inggris) punya semangat seperti Pak Teguh, BPK PENABUR akan lebih berjaya. Tentunya juga siswanya, dengan bimbingan guru-guru yg punya semangat tinggi. Date: Tue, 4 Nov 2003 05:43:24 +0000 (GMT) From: Rina Arlianti Dear Pak Teguh & All, Sama seperti Ibu Anne, saya mengucapkan selamat kepada Pak Teguh atas keberhasilan Anda. Lebih mudah meraih Award tersebut dari pada mempertahankannya. Makanya tantangan Mr Khng harus ditanggapi serius. Ikut itu apakah kemauan Pak Teguh sendiri atau diundang/ditugasi? Sebaiknya guru2 di Indonesia lebih banyak ikut kegiatan internasional seperti ini agar bisa mengukur kemampuannya/benchmarking dengan guru di negara lain. Mungkin ini tugas Biro Kerslugri dan Direktorat2 untuk lebih mempromosikan event2


internasional dan mendorong guru2 lain untuk ikut serta. Salam dari Brunei, Rina From: Rinna Setiawan Date: Tue, 04 Nov 2003 06:25:15 GMT Yth. Pak Bambang Wah memang cari orang seperti Sir Teguh tak ada duanya yah, hebatnya dengan prestasinya, gesitnya and energiknya. Pokoknya " Selamat " deh, semoga tidak kendor dan tentunya ini pun membawa harum nama SMUK 7. Sayang kalau peserta siswa tidak menang tapi harap selanjutnya akan dapat meraih ketidak berhasilan yang sekarang. Sir Teguh kira2 masih ingat ga bawain oleh2 buat Rinna yang dulu setidaknya kita pernah sama-sama urusan SEAMEO dibawah asuhan Pak Bambang juga .Ha 3x Salam, Rinna Setiawan From: "Uripto Widjaja" Date: Tue, 4 Nov 2003 18:44:46 +0700 Dear Teguh dan kawan2, Saya dukung usaha kalian didalam doa, ketekunan disamping kecerdikan didalam usaha menguber cita2 sangat dibutuhkan, semogah Tuhan memberkati usaha kalian,syalom,Uwidjaja.

SIR TEGUH KE SINGAPURA Pada hari Minggu, tanggal 2 November 2003, Teguh Santoso S.Pd., Wakasek SMUK 7 BPK PENABUR Jakarta, berangkat ke Singapura untuk kedua kali setelah tahun lalu juga mendapat penghargaan yang sama, baca REPORT FROM RELC SEMINAR pada alamat: http://www1.bpkpenabur.or.id/relc1.htm Ada pepata berkata: "Mempertahankan jauh lebih sulit dari pada merebut", telah dibuktikan oleh Sir Teguh. Sir Teguh ini adalah makluk yang unik. Kalau melihat badannya yang gemuk dengan berat 135 kg sudah bisa ditebak hobby utamanya. Pertama kali diajak pakai e-mail atau internet, dijawab: "Emoh, takut kestrom". Kini, tiada hari tanpa e-mail dari Sir Teguh. Seharusnya berangkat ke Singapura bulan Mei 2003 tetapi karena ada wabah S.A.R.S ditunda. Tiket pulang pergi serta akomodasi disediakan oleh pemerintah Singapura. Terima kasih harus diucapkan kepada Sir Teguh yang telah berhasil mengharumkan nama BPK PENABUR di tingkat internasional, minimal ASEAN. Memang ada yang tidak senang dengan Sir Teguh karena bawel, ceriwis, mau tahu


saja dan ngurus yang bukan urusannya. Emosinyapun sering uncontrol, sama seperti dia tidak bisa kontrol terhadap makanan enak. Jangan heran terjadi konflik kalau berhubungan dengan yang namanya Sir Teguh tsb. Sebelum pesawat GIA take off, saya kirim SMS sbb: "Safety belt bisa?". Karena perutnya terlalu gendut saya kuatir safety belt yang disediakan untuk penumpang kurang panjang. Dijawab sbb: "Asem dah Pak BG. Becandain mulu. Uang 2 juta untuk fiskal + uang saku belum cair." Kerikil kecil selalu ada dalam hidup ini, tetapi kalau tidak dikelola dengan baik, bisa membunuh minat berprestasi dari guru-guru hanya gara-gara uang fiskal dan uang saku. Mungkin khusus kasus Sir Teguh ini memang sengaja ialah agar Sir Teguh diet. Kalau ini tujuannya, memang sudah berhasil, inilah SMS dari Sir Teguh tanggal 2 November 2003, Pk. 14:17. "Laporan: 1. Garuda delay 20 menit. 2. Safety belt kendor 5 cm. 3. Lapar neh, belum lunch.". Betul, itu tujuannya? Bambang Gunawan, 3 November 2003 Date: Sun, 2 Nov 2003 21:32:17 -0800 (PST) From: "Teguh Santoso, S.Pd." Waduh, moga-moga nggak ada yang tersinggung. BG: Suatu kemajuan kalau Pak Teguh S. sudah bisa mikir dan berkata "mogamoga nggak ada yang tersinggung" sebab ini ciri khas dari seseorang yang "mature personality".

TAMU DARI YAYASAN PENDIDIKAN KRISTEN di SORONG, PAPUA BARAT Terima kasih Tuhan telah mengirimkan Yayasan Pendidikan Kristen di Sorong, Papua Barat, ke SMUK 2 BPK PENABUR Jakarta pada hari Kamis, tanggal 30 Oktober 2003

Pada hari Kamis, tanggal 30 Oktober 2003, telah berkunjung untuk studi banding Yayasan Pendidikan Kristen dari Sorong, Papua Barat ke SMUK 2 BPK PENABUR Jakarta.


Saya sempat heran, koq ke SMUK 2 karena biasanya ke SMUK 1 atau SMUK 7. Ternyata Kepala SMUK 2 juga bertanya demikian. Jawaban dari Yayasan Pendidikan Kristen dari Sorong, Papua Barat: "TUHAN yang menentukan". Memang tidak salah, karena SMUK 2 kini telah lain. Saya terkejut karena pertemuan diadakan di Ruang Multi Media yang terkesan cukup mewah walaupun masih menggunakan LCD Projector Proxima tahun 1997 yang disediakan untuk program CAI. Juga ada ruang khusus yang kedap suara untuk latihan band. Dari luar ruangan hanya terdengar sayup-sayup tetapi begitu masuk ke ruangan, kuping saya tidak tahan karena suara yang keras dari siswa-siswa yang sedang latihan band. Studi banding berjalan dengan lancar dan kelihatannya telah dipersiapkan dengan matang dan sistimatis. Tidak heran kalau Dr. Agus pernah memuji ketika vaksinasi di SMUK 2 yang cepat dan lancar, berbeda dengan tempat lain yang kadangkadang lebih lama nunggunya dari suntiknya. Kalau sekolah BPK PENABUR berada di 4 propinsi jumlahnya sekitar 100 maka SD Kristen di Sorong saja jumlahnya ada 102. Luar biasa!! Foto-foto ini dibuat pakai camera digital milik SMUK 2 hadiah dari program ACEN, Korea Selatan. Inipun membuat saya surprise. Selesai makan siang dan foto bersama, saya sudah bisa copy ke USB Flash Disk 128 MB. Ini berkat kegesitan dari Pak Sunaryo, guru Fisika SMUK 2. Terima kasih Pak Sunaryo. Bambang Gunawan, 31 Oktober 2003

Pertemuan diadakan di ruang Multi Media, dipimpin oleh Ibu Devi Tanumihardja, Kepala SMUK 2 BPK PENABUR Jakarta (ke-2 dari kiri)

Dra. Elika Dwi Murwani sebagai Kepala Jenjang SMUK ikut hadir dan memberikan sambutan


Drs. Bambang Gunawan dari Humas BPK PENABUR Jakarta mengajak terus komunikasi melalui internet

Dua siswi SMUK 2 BPK PENABUR Jakarta membantu menghangatkan pertemuan dengan lagulagu dan nyanyiannya

Pertemuan berjalan lancar dipandu oleh Ibu Retno dan Pak Dinar sebagai pengarah acara

Foto-foto lain selama di SMUK 2 BPK PENABUR Jakarta


MAAF SERVER BPK PENABUR MATI


PERTAMA Mohon maaf kalau pada hari Rabu, tanggal 22 Oktober 2003, server penabur tidak bisa diakses (mati). Pak Arifin Jos (Mantan Kajeng SMU) telepon menanyakan hal ini. Rabu, 22 Oktober 2003, 14:38, diperoleh SMS dari Shindu (Manajer Teknik Bitnet) sbb: "Kelihatannya mati Pak. Nanti kita cek di lokasi". Lokasi server penabur ada di Kelapa Gading sedang kantor Shindu ada di Gondangdia, Menteng. Rabu, 22 Oktober 2003, 16:45, ada SMS dari Shindu sbb: "Server tadi mati, sudah saya restart, sekarang kelihatannya sudah normal, bisa tolong dicek lagi?". Keunikan dari server penabur kalau mati maka untuk menghidupkannya kembali harus secara manual tidak bisa remote jarak jauh. Ketika Kelapa Gading banjir beberapa waktu yang lalu dan listrik mati maka terpaksa Shindu kirim stafnya naik motor menembus banjir dan sempat motornya mogok. Ketika ditanyakan apakah karena listrik mati di Kelapa Gading? Shindu menjawab sbb: "Nggak mati, server penabur aja yang mati sendiri, mungkin juga power supply mau mati". Dua tahun yang lalu power supply dari server penabur ini pernah mati dan beberapa hari server penabur tidak bisa diakses. Kini, usia server penabur ini sudah mendekati 4 (empat) tahun hidup non-stop 24 jam sehari melayani keluarga besar BPK PENABUR. Normalnya, setiap 3 (tiga) tahun harus ganti yang baru. Saat ini sedang dan terus diperjuangkan oleh bagian sistek. Beban server penabur semakin hari semakin berat. Minggu ini harus diupload pengumuman pemenang lomba Kompetisi Paduan Suara pada alamat http://kps.penabur.org Kalau tahun-tahun yang lalu pengumuman Penerimaan Siswa Baru juga ada di web penabur, kini sedang disiapkan pendaftaran juga bisa online. Sekali lagi mohon maaf kalau server penabur tidak bisa diakses.

KEDUA Mohon maaf lagi karena server penabur kembali mati pada hari Sabtu, tanggal 25 Okotber 2003.


Akibatnya Elan tidak bisa upload pemenang Kompetisi Paduan Suara, saya juga tidak bisa upload kliping Kompas tentang ASEAN PRIMARY SCHOOL MATHEMATICS AND SCIENCE OLYMPIAD 2003. Berikut ini laporan dari Shindu. Shindu, 25 Okt. 2003, 07:29, "Maaf saya sedang tidak bisa cek, kalau benar mati lagi mungkin ada problem di power supplynya seperti kemarin lagi." Shindu, 25 Okt. 2003, 13:33, "Pak server penabur tadi mati lagi seperti yang kemarin, sudah direstart, sekarang sudah jalan lagi." Hari Sabtu, kantor Bitnet tutup jadi Shindu libur. Luar biasa Shindu mau ke Kelapa Gading dari rumahnya di Citra untuk menghidupkan server penabur. Kemudian ditambahkan sbb: Shindu, 25 Okt. 2003, 13:48, "Kelihatannya power supplynya kurang bagus sehingga mati dan untuk restartnya mesti dicabut dulu kabel listriknya." Dalam waktu satu minggu sudah 2 (dua) kali mati yaitu hari Rabu, 22 Okt. 2003 dan hari Sabtu, 25 Okt. 2003. Puji Tuhan yang masalah hanya power supply karena kalau hard disk yang rusak dan semua data hilang, solusinya lebih sulit, lebih lama dan tentu lebih mahal. Terima kasih Tuhan, rupanya masih sayang dengan BPK PENABUR. Backup yang saya punya hanya web penabur versi lama, versi baru yang menggunakan PHP & MySQL saya tidak punya. Begitu juga program-program yang sudah diinstall dan mailbox e-mail tidak ada backupnya. Usul: 1. Untuk sementara ganti power supply. Jangan tunggu sampai mati untuk ke tiga kali karena hal ini akan mengganggu CITRA BPK PENABUR. 2. Tentu lebih baik seluruh unit diganti karena sudah hampir 4 (empat) tahun digunakan. Kalau pasang iklan di KOMPAS senilai Rp. 29.400.000,--. bisa cepat dilaksanakan, tentu ganti server yang harganya lebih murah, teoritis juga bisa cepat. Sekali lagi mohon maaf kalau e-mail ini ada yang tidak berkenan atau tersinggung.

KOMENTAR From: "prsjkt" Date: Mon, 27 Oct 2003 00:51:02 GMT Kiki : Seharusnya tidak ada yg tersinggung, ini kan mengingatkan yg baik. Pak Fajar sebaiknya segera bertindak utk bikin proposal penggantian power supply tsb. Kalau


kita ada dikalan yg betul jangan gampang tersinggung. Iklan dan Power Suplly sama pentingnya utk mengangkat citra kita. Salam, Kiki. Date: Sun, 26 Oct 2003 17:52:18 -0700 From: Irwan Hadi Mudah mudahan nggak terlalu sering. Kalau keseringan bisa dicharge oleh Bitnet. Di USA saja, kalau server mati, dan perlu direstart manual oleh teknisi, itu bisa suru bayar $100 - $200 per jam, dengan pembulatan ke jam berikutnya. Jadi biar kata pencet tombol reset hanya 1 detik, tapi tetap bisa kena charge ratusan $$$. Kalau ini ya perlu beli UPS dan juga power supply yang bermerek serta power yang lebih besar (mis sekarang hanya 250 watt, ya beli yang 400 watt, atau 300 watt tapi branded). Date: Sun, 26 Oct 2003 18:03:58 -0800 (PST) From: Martin Panggabean Dear All, Kita semua yang membaca e-mail ini adalah orang-orang yang mendapat manfaat dari internet. Seperti kesehatan, jangan sampai sakit dahulu baru kemudian menjaga kesehatan. Demikian pula, jangan sampai internet-nya putus baru kita menggerutu, ngomel, dan (amit-amit) cari kambing hitam. Rasanya usia 4 tahun untuk server itu sudah cukup lama. 4 tahun yang lalu kita baru pakai windows 98, sekarang sudah XP. Dulu linux belum apa-apa, sekarang sudah bikin bill gates susah tidur. Pengalaman saya di kantor: begitu crash, maka biayanya bisa ratusan juta. Kesimpulannya sederhana: Up grade system kita. Kalau nggak bisa 100% ya 50%. Masakan tidak ada anggaran dan tidak ada dalam planning, pak Bambang? (2) Pak Bambang, kenapa musti mohon maaf sampai 2 kali? Ini kan bukan untuk kepentingan pak Bambang... Martin From: Fajar Priyanto Date: Mon, 27 Oct 2003 08:36:10 +0700 Akan saya belikan dulu power supply 400watt untuk potong kompas birokrasi. Hari Senin ini karena hari pertama puasa jadi banyak yang libur, semoga besok/lusa sudah bisa dapat appointment dari Bitnet utk pasang. Terima kasih untuk Pak Shindu, mohon maaf kita selalu merepotkan Bapak. Fajar http://linux.arinet.org From: "Sutadi" Date: Mon, 27 Oct 2003 09:57:52 +0700 Pak Fajar, Saya usulkan supaya tanyakan kepada Ibu Shinta (Keuangan) mengenai prosedur pembayaran biaya untuk kebutuhan URGENT (Penting dan Mendesak), barangkali ada. Atau prosedur pembelian kebutuhan URGENT kepada Pak Muljono (Sarpras). Jelaskan saja mengenai kebutuhan penggantian Power Supply dan kerugian yang timbul (contoh kejadian downnya Website dan Email BPK PENABUR Jakarta hari Sabtu, 25-10-2003). Apabila hal tersebut terjadi lagi, dan bukan disebabkan karena Power Supply nya saja yang mati, maka dapat dibayangkan bahwa Website BPK PENABUR bukan hanya yang Jakarta saja tapi seluruh www.bpkpenabur.or.id tinggal


jadi cerita. Beritahukan juga kerugian kita yang lain akibat tidak memiliki Server Backup. Kalau mungkin buat Memo yang paling tidak diketahui oleh Pak Jimmy/Pak Hartojo mengenai hal ini, jadi paling tidak pembelian dengan uang sendiri diketahui oleh mereka. Salam, Sutadi From: "Teguh S" Date: Mon, 27 Oct 2003 11:36:28 GMT TEGUH: Pelatihan internet dari SMUK 7 sebagai wujud pelayanan I.T. jadi GAGAL memanfaatkan email ...@bpkpenabur.or.id untuk lebih dari 30 guru yang mendaftar (seluruh SLTPK datang, kecuali 2 SLTPK, serta SDK dan SMUK Cipinang, tapi TKK Cipinang ada workshop dari diklat). Padahal, undangan pelatihan yang dikirimkan ke para Kasek SLTPK menyebutkan hal tersebut. Untungnya pagi-pagi (pukul 6.30 sudah saya ketahui hal ini), sehingga sudah contact pak Adi (instructor) dan akhirnya diputuskan membukakan guru account di Yahoo! saja. Search materi online via www.bpkpenabur.or.id juga jadi tidak diteruskan. Yang dipakai search engine: http://www.google.com dan terima kasih kepada pak Adi karena menambahkan feature "chatting" untuk bisa conference di akhir training. P.S. Yah, kita tunggu saja dah ... memang mesti sabar. Thanks kepada pak Fajar atas inisiatifnya talangin beli power supply 400 Watt sambil menunggu dibelikannya computer server. Teguh Santoso, S.Pd. From: Fajar Priyanto Date: Wed, 29 Oct 2003 09:16:58 +0700 Dengan hormat, Bersama ini kami informasikan bahwa akan dilakukan maintenance server Penabur pada hari ini (29 Oktober 2003) Pukul 10.00 s/d sekitar 13.00 Selama maintenance ini dilakukan maka website dan email Penabur tidak dapat diakses. Demikianlah pemberitahuan ini, mohon dimaklumi. Terima kasih. Fajar Priyanto Sistek From: Fajar Priyanto Date: Wed, 29 Oct 2003 10:12:50 +0700 Dengan hormat, Bersama ini diberitahukan bahwa maintenance server yang direncanakan akan berlangsung dari pukul 10.00 s/d 13.00 telah selesai dilakukan pada pukul 10.15 Dengan demikian aktivitas web dan email telah dapat dilakukan kembali. Terima kasih, Fajar Priyanto Sistek

AKREDITASI 2003 Banyak cerita menarik ketika membantu sekolah-sekolah yang diakreditasi. Berkat pengalaman tanggal 19 Mei 1996 ketika Forum Komunikasi di Jakarta Fair ( klik:


http://www1.bpkpenabur.or.id/kps-jkt/psb/fk1996.htm ) maka metode pakai camera digital untuk memberikan kesan pertama yang positif terus digunakan. Sayang Dra. Hj. Endah Sudiharti M.Pd. yang menjadi ketua tim akreditasi pada tanggal 9 Oktober 2003 di TKK 2 juga telah ikut pada tanggal 13 November 2002 di TKK 11, sehingga sudah tahu rahasianya. Kalau tim akreditasi tidak surprise maka kini yang surprise ialah satpam yang ikut kena potret karena mengantarkan tim akreditasi. Lihat foto kanan. Selesai presentasi, tim akreditasi meninjau ke ruang kelas. Kesempatan ini digunakan oleh satpam tsb menanyakan kapan motretnya sehingga dia bisa ikutan ada di layar besar. Kekagumannya ternyata belum hilang sampai siang hari. Ketika hendak pulang dan membantu saya untuk mengeluarkan mobil, satpam tsb masih menyatakan kagum dan memuji. Sebagai bonus dan sambil menerangkan proses kerjanya, foto kiri dibuatkan khusus. Kalau di TKK 2 Pembangunan yang surprise adalah satpam maka di TKK 1 Samanhudi yang surprise adalah guru tari. "Kalau tahu mau dipotret, saya akan berdiri di dekat anak-anak", komentarnya. Tanggal 16 Oktober 2003 di SLTPK 7 Surya Gardenia, lain lagi ceritanya. Drs. Mastur (paling kiri) juga menjadi tim akreditasi pada tanggal 1 Desember 2001 di SLTPK 3. Ketika ketemu penulis, langsung bilang: "Rasanya kita telah pernah ketemu ya?". Langsung foto-foto waktu akreditasi di SLTPK 3 yang sudah diprint dengan printer warna diperlihatkan. Ketika ditawarkan untuk print foto-foto pada tanggal 3 Desember 2001 waktu Drs. Mastur juga tim akreditasi di SLTPK 1, dijawab: "Tidak perlu karena sudah percaya dengan PENABUR". Pada waktu akreditasi tanggal 9 Oktober 2003 di TKK 2, tim akreditasi ada meminta alamat e-mail TKK 2 sehingga terpaksa guru TKK 2 harus menyalin dari monitor komputer. Pada tanggal 13 Oktober 2003 di TKK 1, tiba-tiba timbul ide untuk print identitas sekolah dan dibagikan kepada tim akreditasi sehingga tidak perlu repot lagi menyalin alamat e-mail dari monitor. Sebelum berpisah semua foto dokumentasi akreditasi di TKK 1 juga diprint dan diberikan kepada tim akreditasi sebagai oleh-oleh. Hanya sayang masih hitam putih.


Tiga hari kemudian yaitu tanggal 16 Oktober 2003 ketika akreditasi di SLTPK 7 foto-foto dokumentasi bisa diprint dengan printer warna. Alangkah baiknya kalau semua sekolah memiliki printer warna. Lebih baik lagi kalau semua sekolah juga sudah disediakan LCD Projector. Terima kasih kepada Pak Rizal yang telah mensetup semua peralatan, khususnya printer warna dan LCD Projector pada tanggal 14 Oktober 2003, saat penulis tidak bisa datang karena sakit. Bambang Gunawan, 23 Oktober 2003

PERPISAHAN DENGAN VITRIYANI PRYADARSINA Hati Senin, tanggal 4 Agustus 2003 di lantai 5 PT Galva, Jalan Hayam Wuruk 27 Jakarta Pusat, (dari kiri ke kanan) Daisy Imelda, Seminari, Vitri, Lolok, Uripto Widjaja, Bambang Gunawan, Anne L. Ranti, Biretni, Andre Matondong dan Yohana.

Menarik sekali mengikuti malam perpisahan Vitriyani Pryadarsina pada hari Kamis. tanggal 31 Juli 2003 di lantai 7 Gedung SMUK 1 BPK PENABUR Jakarta. Saya tidak menduga demikian cepat Vitri keluar dari BPK PENABUR Jakarta. Terakhir yang saya dengar ialah hanya ingin satu tahun saja sebagai Kepala Bagian Akademik (dulu Bagian Pendidikan), tetapi koq mendadak keluar. Ada apa? Kebetulan secara berturut-turut dalam beberapa bulan pada tahun 2003 telah keluar Ibu Tresna Purnama (Mantan Pokja Naza, redaksi Berita Penabur dan Wydiawarta), Ibu Endang Setiowati (Bidang BK) dan kini Ibu Vitri (Kabag Pendidikan/Akademik). Yang menjadi beban buat saya ialah banyak yang bertanya kepada saya karena saya telah bekerja di BPK PENABUR Jakarta selama 33 tahun beda 20 tahun kalau dibandingkan dengan Vitri, jadi dianggap lebih tahu dan banyak tahu. Akibatnya tanpa saya sadar pada hari Senin ketika ke Dokter Agus tensi saya langsung menjadi 160/100 padalah telah cukup lama selalu normal pada 130/80. Sedangkan ketika istri saya masuk rumah sakit tensi saya hanya naik menjadi 140/90 saja.


Syukurlah saya berhasil membujuk Ibu Vitri untuk ketemu dengan Ibu Anne dan Pak Uripto, lihat foto di atas. Dengan demikian beban saya menjadi banyak berkurang. Bekerja di suatu tempat atau berhenti bekerja adalah hak seseorang. Saya juga bingung kenapa bisa bertahan sampai 33 tahun. Peluang untuk keluar dari BPK PENABUR Jakarta pada tahun 1984 adalah sangat besar karena waktu itu saya dengan pengurus saat itu terjadi konflik. Kalau saya keluar, pihak sponsor sudah siap untuk nampung saya bekerja di perusahaannya. Jadi saya tidak akan jadi penganguran. Mungkin karena ada pesan dari sponsor (bukan dari pihak BPK PENABUR): "Bambang Gunawan dikirim bukan untuk jalan-jalan, tetapi diharapkan dapat memetik sesuatu untuk kemajuan BPK PENABUR Jakarta". Baca http://bg.penabur.org/eropa/ Akibatnya kembali dari Eropa yang terpikir hanyalah membuat laporan untuk Majalah BERITA KPS JAKARTA (waktu itu namanya demikian) sebagai bukti bahwa pendapat pengurus adalah salah. Bukan berpikir untuk berhenti dari BPK PENABUR Jakarta. Syukurlah, laporan tersebut tidak sia-sia karena banyak yang kagum karena BPK PENABUR sangat memperhatikan SDM-nya bahkan ada yang bilang baca laporan tersebut seperti baca cerita silat karena menarik. Tetapi yang paling penting ialah pihak sponsor menyatakan bahwa tidak kecewa mengirim Bambang Gunawan ke Eropa setelah baca laporannya. Setiap orang adalah unik, setiap orang adalah berbeda. Kalau saya ke Eropa tidak pakai uang BPK PENABUR tetapi Vitri memperoleh S2 karena tugas belajar dari BPK PENABUR berarti uang BPK PENABUR. Saya tidak bilang salah memilih Vitri untuk tugas belajar karena Vitri adalah orang yang tepat untuk tugas tersebut. Wajib kerja setelah tugas belajar juga telah selesai jadi secara hukum tidak bisa dituntut. Moga-moga saja walaupun Vitri telah tidak di BPK PENABUR tetapi tetap selalu ingat dengan BPK PENABUR karena di belakang namanya ada gelar M.Pd. yang diperoleh dari BPK PENABUR. Amin. Bambang Gunawan, 5 Agustus 2003 From: Maman Surahman Date: 06 Aug 2003 10:08:09 +0700 Subject: Re: [AVA] Perpisahan dengan Vitri Pak Bambang, kalau masih boleh ikut berkomentar... Sayang waktu perpisahan Vitri dengan pengurus di Bagian Pendidikan saya tidak bisa ikut hadir. Sewaktu pembentukan humas, saya sempat sedikit berdialog dengan Vitri, sehubungan dengan keinginan Pak Bambang yang mau mengajak saya bergabung di


dalamnya. Terus terang waktu itu teman-teman di media pembelajaran merasa keberatan juga kalau saya harus bergabung di humas. Formasi bagian pendidikan sendiri bagaimana? Masih saya ingat waktu itu Vitri berjanji masih akan menjabat di bagian pendidikan paling tidak satu tahun lagi, artinya masih banyak hal yang bisa dilakukannya. Tapi kemudian keluarnya Vitri yang mendadak, terus terang bagi saya masih banyak menyisakan pertanyaan. Rasanya sama seperti yang Pak Bambang kemukakan juga. Keberadaan saya sendiri di BPK PENABUR adalah atas ajakan Vitri. Saya masih ingat sewaktu Vitri dan Ibu Deborah meminta saya untuk ikut bergabung di bidang media pendidikan.Juga alasan apa yang melatar belakangi Vitri mengajak saya. Padahal yang saya tahu masih banyak teman-teman seangkatan Vitri di Teknologi Pendidikan. Kenapa harus saya yang dicari waktu itu, sedangkan kuliah sayapun belum selesai. Ya, Vitri adalah seorang pemandu bakat yang pandai. Jujur aja, sebelumnya masih ada kebanggaan saya, sewaktu di bagian pendidikan masih banyak orang-orang teknologi pendidikan. Terus terang sejak Ibu Anne sudah tidak lagi di BPK PENABUR, harapan dan kebanggaan saya tertumpu pada Vitri. Tetapi yang terjadi sekarang, apakah saya masih mempunyai kebanggaan itu? Pak Bambang, mungkin tulisan saya ini tidak lebih dari curhat saja. Juga ada pesan terakhir Vitri buat saya, yang dituliskannya di selembar kartu nama. "Maman, terimakasih atas kerjasama dan kebersamaan yang telah terjalin selama ini. Dukung terus Bidang Sumber Belajar agar dapat bermanfaat bagi sekolah". Salam, Maman Surahman From: "Rizal A. Tandrio" Date: Tue, 12 Aug 2003 21:55:35 +0700 Subject: [AVA] Perpisahan dengan Vitri versi Rizal Ya saya juga mau mengutarakan sedikit perasaan saya mengenai perpisahan dengan Ibu Vitry, walaupun dirasakan agak telat & basi tapi saya ingin menyampaikannya dan baru hari ini sempat menulisnya, soalnya kalau menulis mengenai kesan harus dengan perasaan tenang, kalo ngak pasti kesannya jadi lain, hehehe ...... Ya seperti kata pepatah : "Gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang, manusia mati meninggalkan nama .................." tentunya dengan hengkangnya Ibu Vitry memberikan kesan dan pertanyaan besar bagi kami semua staf-nya yang masih di BPK PENABUR, terutama saya! Saya agak terkejut ketika benar2 mengetahui bahwa Ibu Vitry tidak akan bersama2 kami lagi per Agustus ini, walaupun rumor mengenai hal ini sudah ada sejak 2 minggu sebelumnya, pertama kali saya masih tidak percaya (karena saya orangnya memang tidak percayaan kalau belum dibuktikan dengan mata-kepala sendiri), ah masak iya ibu Vitry dengan posisinya sebagai KABAG. AKADEMIK dan sudah lama di BPK PENABUR bisa mengundurkan diri, apalagi saya donk? pastilah beliau punya pertimbangan sendiri yang sampai hari ini pun saya tidak mengetahuinya, mengapa tiba2 Ibu Vitry membuat keputusan ini. Pertama-tama saya mengungkapkan perasaan sedih saya karena Ibu Vitry sudah tidak di BPK PENABUR lagi sekaligus kecewa! mungkin saya termasuk barisan yang 'kurang menyetujui' kepindahan Ibu Vitry dan mengapa kecewa? Saya juga kecewa


karena saya sendiri belum lagi genap setahun membantu di Unit Kesenian, saya masih banyak perlu mendapatkan bimbingan & arahan dari Ibu Vitry, eh malah sekarang ditinggal sendiri. Walaupun belum genap setahun, setidaknya saya punya kenangan tersendiri tentang ibu Vitry yaitu gaya kepemimpinan & sifat keibuan Ibu Vitry, jujur saja saya yang orangnya keras ini sangatlah cocok dengan cara Ibu Vitry membimbing saya walaupun kadangkala saya masih juga keras kepala tapi Ibu Vitry punya trik jitu untuk mengatasinya, istilah kerennya : 'win-win solutions', dia juga berusaha untuk tidak menghambat kreatifitas staf yang dipimpimpinnya, menyinggung perasaan serta mengarahkan kalau sudah mulai keluar dari arah dan yang terakhir : SANGAT FRIENDLY, pokoknya berkesanlah selama 9 bulan saya menjadi stafnya Ibu Vitry. Kesan lainnya adalah ketika saya sempat sakit gejala tipus lagi pada bulan Desember 2002 yang lalu, Ibu Vitry langsung menghubungi Ibu Maria untuk mengecek kondisi saya karena beliau tau kalau saya seorang diri di Jakarta ini dan tidak ada yang mengurusi di rumah. Jujur saja saya agak kaget ketika pertama kali ditawarkan oleh Ibu Vitry untuk membantu di Unit Kesenian, tawaran ini bukanlah suatu hal yang saya impikan, ambisikan atau saya kejar, seperti yang diketahui saya lebih tertarik pada dunia musik, khususnya paduan suara & orkestra kalau tidak mau dikatakan musik secara global ya : MUSIK KLASIK! Saya bukanlah termasuk orang yang 'penurut' selama bekerja di BPK PENABUR, sejak tahun 1998 saya sudah langsung ditempatkan di SLTPK 7 tentu sudah banyak sekali banyak cerita mengenai 'keburukkan' saya (termasuk hobi 'ngambek' dan 'marah2' saya kalau permintaan saya ngak dituruti!), hehehe .............. dan saya rasa ibu Vitry mengetahui akan hal ini, terbukti pada setiap kali beliau mengunjungi SLTPK 7 ataupun pada setiap kesempatan bertemu dengan saya, pesan beliau yang selalu saya ingat sampai hari ini : "Zal kurangi sifat emosialnya, jangan marah2 terus, ngak baik bagi kesehatan kamu dan kasihan juga anak2 dan orang lain yang tidak bersalah jadi korban", hehehe ................ Tapi rupanya Ibu Vitry punya pertimbangan & penilaian lain mengenai saya, yang akhirnya belakangan baru saya sadari ketika acara malam perpisahan yang dihadiri oleh pak Gunawan (mantan wali SLTPK 7 & ketua kompartemen pendidikan), saya agak heran juga kok bisa2nya ya Ibu Vitry mengetahui semua aktifitas, sepak terjang sampai sifat2 jelek saya? rasa keheranan saya akhirnya terjawab juga! Pak Gunawan selama menjadi wali SLTPK 7 sangatlah rajin hadir pada setiap acara yang diadakan SLTPK 7 termasuk pada saat rapat setiap cawu (waktu itu), ataupun acara2 lainnya, tentunya juga hampir di setiap kesempatan acara dan rapat di SLTPK 7 saya selalu bertemu dengan Pak Gunawan, entah benar atau sekedar analisa saya saja (dan kalau memang benar, saya sangatlah berterima kasih kepada Pak Gunawan selaku mantan ketua kompartemen pendidikan) bahwa setidaknya pak Gunawan menceritakan 'aktifitas' saya, 'sepak-terjang' saya ataupun 'kebandelan' saya selama mengajar di SLTPK 7 ke Ibu Vitry, atau bisa jadi juga mungkin seperti Pak Jimmy (dir-pel) yang juga anaknya pernah merasakan 'didikan keras' saya juga, hehehe ................... So, ya sekarang saya rasanya seperti ditinggal 'mami' saja, walaupun saya belum bisa menunjukkan hasil kinerja sesuai dengan harapan ibu Vitry, saya akan berusaha semaksimal mungkin berusaha tidak mengecewakan beliau, seperti yang dituliskan pak Maman dibawah ini, memang benar ibu Vitry adalah pemandu bakat yang pandai,


SAYA SANGAT SETUJU SEKALI! Rupanya Ibu Vitry sangatlah jeli memilih staf-nya, terutama yang 'bandel' seperti saya, hehehe ..................... Saya memang baru bergabung sebagai salah staf di bagian Akademik, belum lagi genap setahun, kalau Pak Maman yang lebih senior dari saya bisa mengatakan : " Jujur aja, sebelumnya masih ada kebanggaan saya, sewaktu di bagian pendidikan masih banyak orangorang teknologi pendidikan. Terus terang sejak Ibu Anne sudah tidak lagi di BPK PENABUR, harapan dan kebanggaan saya tertumpu pada Vitri. Tetapi yang terjadi sekarang, apakah saya masih mempunyai kebanggaan itu? " Apalagi saya yang merasakan seperti "anak ayam kehilangan induk" (ihik ihik ihik) Dan ternyata saya dan Pak Maman pun mendapatkan pesan yang sama dari Ibu Vitry yang dituliskan dibelakang selembar helai kartu namanya (waaaaaaaaahhhhhh ketahuan sama-nya nih, hehehe ......) "Rizal, terimakasih atas dukungan dan kerjasama yang telah diberikan selama ini. Semoga Kompetisi PS & Choir Olympicsnya berlangsung sesuai harapan kamu" RIZAL A. TANDRIO ARTS DIVISION of BPK PENABUR JAKARTA http://www.penaburchorus.org "I BELIEVE IN TRUSTING GOD, TO HELP ME MAKE DREAMS COME TRUE" (JOHN RUTTER) Foto-foto di bawah ini adalah suasana pada hari Kamis, tanggal 31 Agustus 2003.


KARTU AJAIB: ID CARD BPK PENABUR JAKARTA

Tanggal 10 Juli 2003 saat akan kembali ke rumah. Foto kiri, Ibu Nita bersama Dr. Henry. Foto tengah, Ibu Nita bersama para perawat di Gedung RN Lantai 6. Foto kanan: Ibu Nita bersama Dr. B.I. Bunde.


Foto di atas dibuat hari Kamis, tanggal 3 Juli 2003 oleh Sir Teguh. Sakit memang tidak enak. Lebih tidak enak lagi kalau harus masuk rumah sakit. Untuk rawat inap tiap rumah sakit mengharuskan bayar uang muka lebih dahulu yang besarnya jutaan. Kalau belum tersedia uangnya, bagaikan berhadapan dengan pintu neraka. Hal ini saya alami di pagi buta tanggal 1 Juli 2003 ketika mendadak istri saya pingsan maka mau tidak mau harus dibawa ke rumah sakit. Tetapi syukurlah berkat punya Id Card dari BPK PENABUR Jakarta yang bisa berfungsi sebagai KARTU AJAIB maka tidak dibutuhkan uang muka untuk dirawat di Rumah Sakit Sumber Waras. Ada 4 (empat) rumah sakit yang sudah kerja sama dengan BPK PENABUR Jakarta yaitu: 1. 2. 3. 4.

Rumah Sakit HUSADA Rumah Sakit SUMBER WARAS Rumah Sakit ST. CAROLUS Rumah Sakit PERTAMINA

Banyak pengalaman menarik sejak hari Selasa tanggal 1 Juli 2003 di Rumah Sakit Sumber Waras. Mula-mula ditempatkan di kelas 2 non-ac karena saya kuatir istri saya yaitu ibu Nita tidak kuat AC, takut menggigil lagi. Tetapi karena tidak tahan banyak nyamuk dan tidak boleh ditunggu di dalam kamar terpaksa dipindah ke kelas 1. Proses pindahan ini juga tidak perlu pakai uang muka lagi, cukup tanda tangan saja atas kesediaan untuk bayar sendiri selisih biaya kelas 1 dan kelas 2 yang akan ditanggung oleh BPK PENABUR Jakarta. Ada cerita menarik sebelum operasi usus buntu yang dilakukan pukul 17:00 hari Jumat tanggal 4 Juli 2003. Sekitar pukul 14:00 saya dapat telepon dari anak saya bahwa menurut perawat, saya harus ke Bagian Keuangan, sebelumnya diberitahukan bahwa biaya operasi usus buntu adalah 4,2 juta. Pukul 16:00 ketika saya sudah siap ke Bagian Keuangan, ada perawat bilang bahwa saya tidak perlu ke Bagian Keuangan karena ada telepon dari Bagian Keuangan bahwa operasi boleh dilaksanakan. PUJI TUHAN!!!! LUAR BIASA!!!!! Jadi sampai hari ke 4 saya belum mengeluarkan uang satu senpun untuk RS Sumber Waras. Hari Kamis, tanggal 10 Juli 2003 Ibu Nita telah keluar dari RS Sumber Waras. Sebenarnya dokter internis minta satu hari lagi karena hari Rabu, tanggal 9 Juli 2003 masih ada sedikit panas dan tidak tahu dari mana asalnya. Jadi kemarin terpaksa mengisi surat pernyataan pulang atas permintaan sendiri. Hari Rabu, tanggal 9 Juli 2003 dokter bedah sudah mengijinkan ibu Nita untuk pulang tetapi


karena masih ada obat anti biotik yang harus dimasukan jadi belum boleh meninggalkan rumah sakit. Ada cerita menarik lagi. Sesuai dengan perjanjian antara RS Sumber Waras dan BPK PENABUR Jakarta bahwa kalau pasien dari BPK PENABUR menggunakan lebih tinggi dari kelas II maka waktu pulang harus melunasi selisih biaya. Saya membayar Rp. 3.392.500,- selisih biaya tersebut. Ketika kwitansi-kwitansi diperiksa oleh perawat, ada perawat yang bilang bahwa ada kwitansi sebesar Rp. 44.000,untuk pemeriksaan Hematologi yang tidak dilakukan jadi boleh diminta kembali dari Bagian Keuangan. Benar uang sebesar Rp. 44.000,- dikembalikan oleh Bagian Keuangan RS Sumber Waras. Terus terang kalau perawat tsb tidak memberitahu, saya sendiri tidak tahu. Jumlahnya tidak besar tetapi kejadian di atas benar-benar menimbulkan rasa simpatik yang cukup dalam terhadap RS Sumber Waras. Total biaya seluruhnya sekitar 13,9 juta, jadi kira-kira sekitar 10,5 juta akan ditagih oleh RS Sumber Waras kepada BPK PENABUR Jakarta. Tentu saja sesuai dengan peraturan penggantian biaya rumah sakit, ada batas tertentu yang ditanggung oleh BPK PENABUR Jakarta dan sisanya bisa dicicil oleh pasien. Suatu yang mengharukan terjadi karena Ricky ( http://nita.penabur.org/ricky ) yang telah menjadi anggota USAF ( United State Air Force ) menyisikan sebagian gajinya ( US$ 200 ) dan dikirimkan ke Ibu Nita. Terima kasih kepada Ricky. Terima kasih kepada para perintis yang telah mengusahakan kerja sama sehingga menghasilkan 4 (empat) rumah sakit sebagai rumah sakit rujukan untuk karyawan BPK PENABUR Jakarta. Saya telah memanfaatkannya. Semoga tidak ada lagi guru atau karyawan yang berkata: "Saya tidak tahu bahwa Id Card BPK PENABUR Jakarta bisa dipakai untuk rawat inap tanpa uang muka, bahkan Id Card saya juga tidak tahu ada di mana". Ingat sakit bisa datang setiap saat dan sifatnya mendadak. Bambang Gunawan Terima kasih diucapkan untuk yang telah mengirimkan e-mail di bawah ini. From: "Andre Matondang" Date: Tue, 1 Jul 2003 17:24:01 +0700 Subject: [milis-uw] doakan Nita Gunawan Kepada semua yang kenal sama Bambang Gunawan dan Nita, Dukunglah Nita (isteri Bambang Gunawan) yang saat ini sedang dirawat di Pav. NILA - Rumah Sakit Sumber Waras. Masuk rumah sakit Selasa pagi tanggal 1 Juli 2003, bertepatan dengan ulang tahun dari Nita. Jam bezoek pukul 17.00-19.00; kalau pagi belum tahu jam berapa. Buat Albert, tolong alumni angkatan berapa saya engga ingat, bilangin teman-teman semua; khususnya yang reuni di Kelapa Gading tahun 2000. Mursosan, tolong juga masukin ke berita di milis wap, aku kehilangan alamatnya. Soalnya biasanya Mr. Bambang yang atur semua, kali ini beliau lagi jaga di Sumber


Waras; jadi bingung nih saya. Atau Mr. Teguh juga bisa tolong kali. Terima kasih. Salam, Andre T.S.M. Matondang From: "Anne Lies Ranti" Date: Tue, 1 Jul 2003 12:57:07 +0200 Hoi Andre, Saya doakan keadaan Nita cepat baik kembali, memperoleh perlindungan dari Tuhan. Juga untuk keluarganya. Apa permasalahannya? Selamat Ulang Tahunnya juga, Tuhan berkati. Salam, Anne. From: "David Darmahkasih" Subject: Semoga lekas sembuh Date: Wed, 02 Jul 2003 08:19:50 +0700 Yth Bapak Bambang Gunawan, Salam dalam kasih Tuhan Yesus Kristus Saya mendapat informasi bahwa istri bapak masuk rumah sakit, bagaimana keadaanya sekarang. Apakah sudah jauh membaik. Wah bila saya ada di Jakarta, saya ingin sekali menjenguknya. Saya hanya bisa bantu dalam doa dari sini. Kami sekeluarga juga baik2 di Amerika. Anak2 sedang libur musim panas dan akan kembali ke sekolah akhir Agustus. Mereka mendapatkan nilai A untuk semua mata pelajaran, dengan rata2 102. Mereka selalu teringat dengan sekolah mereka di SD II Pembangunan dan rindu kesana dengan memakai baju seragam merah putih beserta dasinya, dan bertemu dengan teman2 dan guru mereka. Cuma saya agak sedikit kecewa, mereka berdua jarang sekali menggunakan bahasa Indonesia, kecuali berbicara dengan saya. Dan mereka gunakan bahasa mandarin dengan ibunya. Bagaimana dengan kegiatan belajar mengajar di Jakarta dengan adanya RUU pendidikan itu. Apakah bapak mempunyai alamat email pribadi karena terkadang saya mempunyai pertanyaan yang cukup confidential. OK, salam untuk ibu semoga cepat sembuh, doa saya menyertai, TUHAN memberkati David Darmahkasih Date: Wed, 02 Jul 2003 05:57:17 +0700 From: "Fam. Purba" Kami sekeluarga turut mendoakan Nita, memperoleh kekuatan dari Tuhan kita dan seluruh keluarga dilindungi Tuhan. Jhan & Lily Purba From: "Teguh S" Date: Wed, 02 Jul 2003 02:45:14 GMT TEGUH: Happy Birthday to Ms. Nita and get well soon. Kapan tgl. birthday-nya? We miss your siew mai ! ;-) Thanks, Ms. Biretni, for spreading the info about the room and visit hour. I 've just returned from my vacation. P.S. Room NI 2 = NITWO -->


mirip dengan nama ibu NITA, ya? Just an intermezzo, Teguh Santoso, S.Pd. From: "Biretni" Date: Wed, 2 Jul 2003 09:47:47 +0700 BSW: Ibu Nita Gunawan isteri dari Drs. Bambang Gunawan -(Panitia Buku UW) pada hari Selasa, 1 Juli 2003 masuk RS. Sumber Waras (Kelas 1 Lantai 6 Kamar RN 12). Mohon dukungan doa . Oh iya, tepat di HUT Ibu Nita . "Mat Ulang Tahun Ibu Nita." Semoga bahagia selalu dan yakinlah bahwa Allah terlibat di saat-saat ini . Selamat merenungkan anugerah TUHAN. Immanuel. Mazmur 104:33 "Aku hendak menyanyi bagi TUHAN selama aku hidup. Aku hendak bermazmur bagi Allahku selagi aku ada. (Tersirat di dalamnya bahwa: walaupun kita sibuk, kita senantiasa harus tetap ingat kepada-Nya dan bersyukur). salam dan doa. Jam bezoek : Pagi : pukul 10.00 - 12.00 Sore: 17.00 - 19.00 From: "Singgih D. Gunarsa" Date: Wed, 2 Jul 2003 20:54:45 +0700 Kami sekeluaarga ikut mendoakan Nita agar cepat sembuh dan kembali aktif seperti semula. Juga selamat Ultah semoga selalu mendapat berkat, bimbingan dan perlindungan dari Tuhan. Kel. Singgih D. Date: Wed, 2 Jul 2003 19:24:12 -0700 (PDT) From: Hetty Paskah Yth Bambang Gunawan, Sorry saya baru kembali dari vacation kanget juga buka e-mail dan membaca Nita dirawat di RS, Bagaimana keadaannya sekarang ?? Apakah sudah agak membaik. Semoga lekas sembuh dan dapat kembali bekerja dan tak lupa juga kami sekeluarga mengucapkan selamat ulta kiranya Tuhan menyertai Nita selalu.Kami sekeluarga ikut mendoakan Nita agar cepat sembuh . Salam juga untuk anak-anak. Hetty (USA) Date: Wed, 2 Jul 2003 22:19:51 -0700 (PDT) From: Anthony Hardy Dear Bambang, Saya baru baca e-mail ini dan terkejut dengan keadaan Nita. Saya percaya akan kekuatan doa dan mendoakan pada Bapak kita, agar Nita lekas sembuh dan sehat kembali seperti semula. Amin. Teriring doa dan salam manis dari Vancouver, magda - anton hardy Date: Thu, 03 Jul 2003 04:39:08 +0700 From: Bambang Gunawan Kepada rekan-rekan yang baik dan peduli, Terima kasih banyak untuk dukungan doanya. Hari ke 2 sudah banyak kemajuan, tensi sudah normal dan gula darah juga sudah normal. Yang jadi masalah masih diare, tetapi Rabu pagi ada perawat minta izin untuk memberikan antibiotik seharga


Rp. 300.000,- karena cukup mahal maka dia minta persetujuan. Mari kita doakan saja di hari ke 3 sudah lebih baik lagi. Yang sangat menegangkan ialah tanggal 1 Juli 2003 menjelang dini hari. Setelah malamnya panas dan menggigil, paginya ibu Nita pingsan. Saya masih tidak sadar dan percaya akan situasi ini. Karena badan ibu Nita basah maka saya minta dia ganti baju tetapi ketika dipanggil dan dibangunkan tidak ada reaksi sama sekali jadi kesadarannya sudah rendah sekali. Segera saya bangunkan Alvina, puteri pertama. Melihat situasi maminya demikian langsung Alvina bilang kita harus bawa ke rumah sakit. Adiknya Sophia dan pembantu juga dibangunkan. Pagi itu ada telepon dari Dr Agus yang juga menganjurkan agar dibawa ke rumah sakit. Karena RS terdekat adalah Sumber Waras diputuskan dibawa. Semula mau digendong, tetapi syukurlah Sophia, puteri ke 2, mengusulkan dudukan di kursi dan digotong berempat dari loteng ke lantai dasar terus ke mobil. Sampai di gawat darurat, menurut Dr Liman kemungkinan karena gula darah yang rendah sekali segera disuntik. Syukurlah bertahap mulai sadar dan di tes dengan pertanyaan. Salah satu yang menarik ialah "Hari ini ulang tahun ke berapa?", kata Dr. Liman. Ibu Nita menjawab" "Banyak". Entahlah karena kesadaran belum pulih sehingga tidak bisa menghitung atau faktor psikologis karena wanita biasanya merahasiakan umurnya. Puji Tuhan, masa kritis sudah lewat dan selanjutnya Dr. Liman menganjurkan dirawat. Ternyata berkat ID CARD BPK PENABUR tidak perlu bayar uang muka. Mula-mula ditempatkan ke kelas 2 non-ac karena saya kuatir ibu Nita tidak kuat AC, takut menggigil lagi. Tetapi karena tidak tahan banyak nyamuk dan tidak boleh ditunggu di dalam kamar terpaksa dipindah ke kelas 1. Proses pindahan ini juga tidak perlu pakai uang muka lagi, cukup tanda tangan saja atas kesedian untuk bayar sendiri selisih biaya kelas 1 dan kelas 2 yang akan ditanggung oleh BPK PENABUR. Kebetulan baru seminggu yang lalu ngobrol dengan Pak Uripto Widjaja, Pak Uripto punya ide untuk bikin yayasan untuk bantu guru-guru NON-BPK PENABUR kalau mau masuk Rumah Sakit tidak perlu repot harus menyediakan dana lebih dahulu. Berbahagialah guru BPK PENABUR yang sudah tidak perlu pusing untuk hal ini. Saya tidak pernah bosan memberi nasehat kepada SIR TEGUH kalau nabung lebih baik ke bank bukan ke perut sehingga berat badan jadi 135 kg. Ibu Nita bisa memanfaatkan kelas 1 karena sadar akan hal ini. Kepada Pak Christian, apakah bisa minta Tabloit Penabur Jakarta yang baru terbit k.l 50 exp. untuk dibagikan kepada yang bezoek Ibu Nita sekalian promosi BPK PENABUR dan kebetulan ada foto ibu Nita berdampingan dengan Dr Agus pada rubrik konsultasi. Terima kasih sebelumnya. BG From: suryanti.winata@gsk.com Date: Thu, 3 Jul 2003 08:55:52 +0800 Dear Pak Bambang Mungkin bapak tidak kenal saya, saya adik dari Suzanna Winata, sesama psikolog dulu dengan Bapak di KPS. Saya berdoa dari sini semoga Ibu cepat sembuh dan keluarga diberi kesabaran, kesehatan dan kekuatan dalam merawat beliau. Seandainya ada yg bisa saya bantu dari Singapore, tolong beri tahu, atau kalau ada kemungkinan berobat ke sini, tolong saya dihubungi, mungkin kami bisa membantu.


Teriring salam & doa Yanti From: "Paulus Irawan" Date: Thu, 3 Jul 2003 10:12:31 +0900 Dear Pak Bambang, Saya senang mendengar ibu Nita berangsur-angsur normal keadaannya. Puji Tuhan untuk hal ini. Salam untuk ibu Nita dan kami sekeluarga. Salam, Paulus, Yeny dan Phoebe NTU, Singapore From: "Giok Hartono" Date: Thu, 3 Jul 2003 10:02:25 +0700 Bp. B. Gunawan, Semoga isteri anda cepat sembuh. Salam, Giok Hartono From: "Andre Matondang" Date: Thu, 3 Jul 2003 12:11:55 +0700 Bang, Nita sudah boleh minum "Martini" engga? Itu bagus buat menaikkan sedikit tekanan darah dan juga gula darah. Tetapi jangan banyak-anya, setiap kali satu sloki saja. Nanti saya kirimkan, sekarang saya juga sibuk dengan kakak iparku yang sakit di Bandung. Thank you. Andre From: "Anne Lies Ranti" Date: Thu, 3 Jul 2003 08:07:48 +0200 Bang, salam untuk Nita kita doakan agar cepat sehat kembali. Tentu sudah diperiksa permasalahannya, semoga tidak "berat" dan dapat aktif kembali. Banyak lho yang kehilangan ! Juga Anda sendiri, jaga kesehatan - belum mantu, urusan masih banyak. Salam, Anne. Date: Thu, 03 Jul 2003 13:08:32 +0700 From: Sutadi Pak Bambang, Saya dan istri mendoakan semoga Ibu Nita cepat sembuh. "Kita tahu sekarang bahwa ALLAH bekerja dalam segala hal untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi DIA". "... dan oleh bilur-bilurNYA kamu telah sembuh." 1 Petrus 2:24 "ALLAHku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaanNya di dalam YESUS KRISTUS TUHAN." Filipi 4:19 TUHAN YESUS Memberkati Pak Bambang sekeluarga.


From: "Tina Widjaja" Date: Thu, 3 Jul 2003 14:42:52 +0700 Dear Pak Bambang, Baru tau bahwa Nita masuk RS! Gimana kabarnya sekarang? Saya turut mendoakan agar Nita cepat sembuh dan bisa segera berkumpul lagi dengan keluarga di rumah. Koq bisa-bisanya sih bikin kejutan yang bener2 mengejutkan di hari ulang tahunnya sendiri?! Jangan lagi-lagi yah! He3.......... Pokoknya get well very soon deh! Salam, Tina Widjaja From: "Suzanna Winata" Date: Thu, 3 Jul 2003 17:03:57 +0700 Pak Bambang Yth, Bagaimana kabar bu Nita? Kami mendoakan semoga cepat sembuh dan kembali bersama keluarga. Salam, Suzanna Winata & fam. Date: Thu, 3 Jul 2003 07:52:26 -0400 (EDT) From: J Rufinus Pak Bambang, Saya dan istri turut mendoakan agar ibu Nita cepat sembuh, dan juga mendoakan agar pak Bambang dan anak-anak diberi kesehatan selalu. Juga, selamat ulang tahun buat ibu Nita! salam, jeff rufinus From: "Hemawarman, Johanes" Date: Thu, 3 Jul 2003 13:45:35 -0500 Pak Bambang, Kami sangat terkejut mendengar berita Ibu Nita yang sedang berbaring di Rumah Sakit saat ini dan kami semua turut mendoakan agar kesehatan Ibu Nita cepat pulih kembali dan boleh berada ditengah keluarga yang tercinta dalam waktu dekat. Semakin banyak yang berdoa untuk Ibu Nita dan menaruh harapan padaNya, kami yakin Tuhan yang maha pengasih pasti mendengarkan doa-doa kita sekalian. Saya akan sampaikan kepada Ricky berita ini dan pada minggu ketiga di bulan Juli ini Anthony sendirian akan berada di Jakarta selama 4 minggu dan dia memang berencana untuk mengunjungi anda sekeluarga. Nanti setibanya di Jakarta dia akan telpon anda kapan sebaiknya waktu untuk menjenguk Ibu Nita. Salam dari kami sekeluarga untuk Ibu Nita khususnya dan Ricky juga akan berdoa khusus untuk Ibu Nita setiap malam agar proses pemulihan kesehatan Ibu Nita berjalan dengan lancar karena tangan Tuhan Yesus Kristus yang turut bekerja secara heran dan ajaib. Johanes, Rina, Ricky dan Anthony dan Oma From: Tres Marjoedi Date: Thu, 3 Jul 2003 13:28:27 -0700 Dear Beng,


I am sorry to hear about Nita. I prey to God for her speedy recovery and wish you well to the whole family. Take care, Tres Marjoedi From: "Lawrentia Kosasih" Date: Fri, 4 Jul 2003 02:22:22 +0700 Dear Pak Bambang, Bagaimana keadaan bu Nita sekarang? Saya sekeluarga turut mendoakan semoga bu Nita cepat sembuh ya. Sorry belum sempat besuk bu Nita. Terima kasih juga saya masih diberi informasi mengenai keluarga besar Penabur. Salam, Lawrentia Date: Thu, 03 Jul 2003 15:38:59 -0500 From: hedgehog@indosat.net.id Hallo Pak Bambang, Saya turut gembira dgn kemajuan yg dialami bu Nita, setelah dirawat bebrap hari, semoga cepat pulih dan bisa keluar secepatnya dr RS yah! bagian dari email pa Bambang yg menceritakan bahwa pa Bambang tau ID card BPK penabur bisa dipakai untuk masuk ke RS dan tidak perlu bayar uang muka setelah di beritahu oelh pa Teguh, amat membuat saya terharu. Pada saat saya masih baru di penabur bersama dgn bu Indri, bu Kiki dan pa Slamet kami mendatangi RS lain selain RS Husada yg memang sudah menjadi RS rujukan yi RS Pertamina, RS Carolus dan RS Sumber Waras dan kemudian diteruskan oleh dr Agus merintis di RS Honoris , tapi bagaimana berita selanjutnya saya engga ngikutin lagi. saya merasa ikut bersalah kalo sampai pa Bambang sebagai salah seorg yg banyak memberitakan info mengenai keadaan dan situasi Penabur engga tau persoalan ini dari SDM ( dulu saya Personalia) maaf yah!! Semoga dgn peristiwa ini membawa hikmah bagi seluruh karyawan di penabur dan mengetahui kegunaan ID card yg bukan saja dapat digunakan seperti biasanya tapi dapat juga dipakai sebagai kartu pengenal masuk RS. tapi dulu kita pertama nya masih pakai Form, baru kemudian pakai ID card . Sekali lagi maaf yah dan semoga bu Nita cepat sembuh! Salam dari Indianapolis, Farida. ( mantan pengurus penabur Jakarta) Date: Fri, 04 Jul 2003 02:37:45 +0700 From: Bambang Gunawan Terima kasih untuk dukungan doa yang terus menerus dari dalam dan luar negeri. Pada hari ke 3 kondisi ibu Nita sudah jauh lebih baik, diare sudah mulai berkurang dan kondisi lain juga sudah normal. Pagi hari dokter internis bilang ada 2 kemungkinan USUS BUNTU atau TIPUS maka dia minta untuk di USG. Sore hari sempat tanya perawat mengenai hasil USG dan diperlihatkan hasilnya tetapi perawatnya bilang lebih baik besok pagi saja tanya ke dokter karena hal ini bukan wewenangnya. Terima kasih untuk kiriman 50 exp Tabloit Penabur Jakarta. Kini setiap yang bezoek Ibu Nita pulangnya dapat oleh-oleh 1 exp Tabloit Penabur Jakarta. Saya telah berikan Tabloit Penabur Jakarta ke Bagian Keuangan RS Sumber Waras


agar lebih kenal dengan BPK PENABUR sehingga kalau ada pasien lain dari BPK PENABUR banyak kemudahan bisa diperoleh. Ibu Anna dari Bagian Keuangan RS Sumber Waras cerita bahwa tiap bulan ada pasien dari BPK PENABUR. "Tidak ada birokrasi kan", kata Ibu Anna. Ada baiknya Bagian SDM menuliskan di Tabloit Penabur Jakarta fasilitas ini karena saya tahu pertama kali bahwa ID CARD BPK PENABUR bisa dipakai kalau mendadak butuh rawat inap di rumah sakit bukan dari Bagian SDM tetapi dari SIR TEGUH. Mungkin juga bisa disebutkan RS mana saja yang sudah menjalin kerja sama demikian dengan BPK PENABUR. Kata ibu Anna dari Bagian Keuangan RS Sumber Waras bahwa setiap tahun perjanjian kerja sama diperbarui. Yang saya ingin tahu ialah bagaimana dengan BPK PENABUR di daerah, juga punya kemudahan seperti ini? Bagaimana juga di PPPK Petra Surabaya? Ada yang tahu? Sekali lagi terima kasih untuk dukungan doanya. From: "prsjkt" Date: Fri, 04 Jul 2003 01:48:50 GMT Pak Bambang, 1. Saya turut mendoakan ibu Nita agar lekas sembuh, sebab banyak yang butuh bantuan ibu Nita untuk keahliannya menangani anak2 yang punya kekurangan tertentu. Semoga Tuhan mendengar seluruh doa yang disampaikan orang2 yang mengasihi ibu Nita. Rencananya kemarin mau tengokin ibu Nita bersama George (anak saya yg waktu TK dibantu oleh ibu Nita, juga Noel waktu kls. 3 SD), tetapi siang hari suhu badan saya panas (flu)dan agak pusing, hidung mbeler, sudah minum obat tapi belum sembuh. Maka enggak berani tengokin. Dari jauh saya mendoakan kesembuhan ibu Nita. 2. Terkejut juga saya mengetahui Pak Bambang tidak tahu ttg rumah sakit rujukan dan prosedur masuk rumah sakit tsb. Rumah sakit rujukan sudah lama ada (sekitar 1996 sudah ada ikatan kerjasama). Ada 4 rumah sakit rujukan yang bekerja sama dengan BPK PENABUR Jakarta. Rumah sakit tersebut yaitu : RS Sumber Waras, RS Husada, RS Carollus, RS Pertamina. Pemberitahuan ke seluruh pegawai pada waktu itu sudah dilakukan melalui Kabag dan Kasek yang wajib memberitahukannya kesemua staf (karyawan) dan guru. Per-Mei 2003, pegawai PH PENABUR sudah didaftarkan juga (melalui BPK PENABUR Jakarta) ke rumah sakit rujukan tersebut agar dapat dilayani sebagaimana pegawai BPK PENABUR Jakarta. Pegawai BPK PENABUR setempat saya tidak tahu apakah mengadakan kerjasama dengan rumah sakit setempat juga atau tidak. 3. Sebelum diberlakukannya ID Card, pegawai dapat menggunakan kartu kesehatan (dulu pernah dikeluarkan) atau kartu tanda penduduk ybs (KTP) ini hanya dalam keadaan mendesak. Dalam waktu 2 x 24 jam harus meminta surat jaminan dari BPK PENABUR Jakarta agar pembayaran dapat ditagihkan langsung ke BPK PENABUR Jakarta. Tanpa surat jaminan, pegawai harus membayar dengan uangnya sendiri dulu. Setelahnya dapat diklaim untuk penggantian biaya pengobatan ke BPK PENABUR Jakarta. 4. Semua keterangan ini dapat di baca di peraturan kerja atau pada juklaknya. Kami akan mengadakan pembekalan kepada semua pejabat struktural sekretariat dan sekolah pada tanggal 18 Juli yad, ttg. semua (termasuk penggantian biaya pengobatan dan rumah sakit ) yang menjadi kompetensi SDM, mudah2an tidak ada lagi pegawai yang tidak tahu adanya kemudahan2 bagi kesejahteraan pegawai dan keluarganya.


Terima kasih atas infonya Pak Bambang, kalau tidak saya tidak akan pernah tahu bahwa ada pegawai yang tidak tahu hal tsb (salahnya/miss-nya komunikasi penting ini dimana yah?) Padahal semua informasi seharusnya sudah sampai ditangan yang berkepentingan di Sekretariat maupun Sekolah. Pak Bambang, sampaikan salam saya utk ibu Nita dan doa saya semoga cepat sembuh. Salam, Kiki. From: "eddyJP" Date: Fri, 4 Jul 2003 13:11:11 +0700 Semoga cepat sembuh tantenya. eddyJP Date: Sat, 05 Jul 2003 03:25:02 +0700 Subject: [INFO BPK PENABUR] Ibu Nita operasi usus buntu di RS Sumber Waras Ada cerita menarik sebelum operasi usus buntu yang dilakukan pukul 17:00 Sekitar pukul 14:00 saya dapat telepon dari anak saya bahwa menurut perawat, saya harus ke Bagian Keuangan, sebelumnya diberitahukan bahwa biaya operasi usus buntu adalah 4,2 juta. Pukul 16:00 ketika saya sudah siap ke Bagian Keuangan, ada perawat bilang bahwa saya tidak perlu ke Bagian Keuangan karena ada telepon dari Bagian Keuangan bahwa operasi boleh dilaksanakan. PUJI TUHAN!!!! LUAR BIASA!!!!! Jadi sampai hari ke 4 saya belum mengeluarkan uang satu senpun untuk RS Sumber Waras. Kemarin saya telah berikan Tabloit Penabur Jakarta ke Bagian Pendaftaran RS Sumber Waras sambil titip pesan kalau ada yang bawa ID CARD BPK PENABUR tolong diberikan kemudahan. Juga Tabloit Penabur Jakarta saya berikan kepada Dr Liman di Unit Gawat Darurat karena kebetulan Dr Liman adalah teman sekelas dengan Dr Agus di FK Trisakti. Ada kemungkinan Dr Liman mau memasukan anaknya di TKK Gading Serpong. Ada baiknya pengalaman Ibu Nita di RS Sumber Waras dimuat di Tabloit Penabur Jakarta yang akan datang agar siswa dan orang tua siswa tahu bahwa uang mereka juga dipakai untuk biaya rumah sakit untuk guru-gurunya. Terima kasih untuk doanya, semoga Ibu Nita cepat sembuh setelah operasi usus buntu ini. Saya usul agar setiap terbit, Tabloit Penabur Jakarta selalu dikirimkan ke Unit Gawat Darurat, Bagian Pendaftaran dan Bagian Keuangan dari 4 (empat) rumah sakit yang disebutkan oleh Ibu Kiki di atas. Tidak kenal maka tidak sayang. Semoga kalau ada guru (pegawai) BPK PENABUR Jakarta yang mendadak butuh seperti Ibu Nita dapat diberikan pelayanan yang lebih baik. From: Tomas M.K. (PPPK Petra Surabaya) Date: Sat, 5 Jul 2003 11:16:53 +0700 Yth. Bapak Bambang Gunawan Bpk. Bambang, bagaimana kabarnya istri Bapak setelah operasi usus buntu? Saya doakan cepat sembuh. Saya mendapat informasi ini kemarin siang dari Bpk. J. Heryanto saat di bandara Juanda. Salam saya, Tomas M.K.


From: Sumaikuy@aol.com Date: Sat, 5 Jul 2003 12:42:24 EDT Pak Bambang yth.: Wah, saya mohon maaf yang sebesar besarnya nih. Maklum sudah mulai uzur. Kan yang namanya Nita tidak satu orang, jadi saya kuatir salah tafsir. Saya harap Ibu Nita sekarang sudah sehat walafiat dan sudah ada dirumah. salam hormat, Yohan & Lanny Date: Sat, 5 Jul 2003 23:34:59 -0700 (PDT) From: Ricky Hemawarman Pak Bambang, Dari San Angelo, Texas....Ricky turut berdoa untuk Ibu Nita yang sekarang ini sedang di rumah sakit. Biar Tuhan memberkati dokter dan obat-obat yang diminum dan Ibu Nita boleh pulang ke rumah dalam keadaan sehat dan berkumpul bersama keluarga lagi. Mudah-mudahan Anthony nanti dapat bertemu dengan Ibu Nita dan Pak Bambang selama dia berada di Jakarta dari tanggal 24 Juli s/d 22 Agustus. Ricky dan Anthony terakhir ke Jakarta tahun 1996. Salam rindu untuk Ibu Nita, Ricky Date: Sun, 06 Jul 2003 01:59:44 +0700 From: Bambang Gunawan Terima kasih kepada Pak Tomas M.K. dari PPPK PETRA Surabaya yang ikut bantu dengan doa. Saya ikut bantu dengan doa untuk Ir. Suwandi (Mantan Ketua PPPK PETRA Surabaya) yang tidak lama lagi akan operasi jantung ke Singapore. Tolong hal ini disampaikan ke Pak Suwandi karena saya pernah sms tetapi tidak mendapat jawaban. Keadaan istri saya, Ibu Nita, di hari ke 5 kelihatannya lebih banyak istirahat. Waktu jam kunjungan Pk. 10:00 s.d 12:00 juga dipakainya untuk tidur. Mohon maaf untuk yang datang pada jam tsb. Saya gembira sekali ketika waktu kunjungan sore Pk. 17:00 s.d 19:00 datang Pak Sujadi, mantan dosen Ibu Nita di IKIP Jakarta, walaupun sudah tidak pernah ketemu cukup lama tetapi Ibu Nita masih kenalin. Berarti memory dari Ibu Nita tidak terganggu karena menurut dokter dengan kadar gula darah yang rendah bahkan sampai pingsan kalau terlalu lama bisa merusak cel-cel di otak. Terima kasih untuk mereka yang terus menerus berdoa untuk Ibu Nita, semoga bisa cepat pulang ke rumah dan bertugas melayani di GKI Samanhudi serta ditunggu oleh siswa-siswanya yang kebanyakan adalah anak-anak yang bermasalah. Tomas, apakah di PPPK PETRA Surabaya punya fasilitas untuk pegawai dan guru pada keadaan darurat cukup memperlihatkan ID CARD sehingga bisa rawat inap tanpa bayar uang muka ? Bagaimana dengan UKRIDA dan Tirta Marta BPK PENABUR juga punya fasilitas yang sama ? Ada yang tahu ? Terima kasih untuk para perintis sehingga BPK PENABUR Jakarta memiliki 4 rumah sakit rujukan untuk keadaan darurat bagi karyawannya. Menurut Dr Agus masih sedang diperjuangkan 2 (dua) rumah sakit lagi yaitu satu di daerah Tanggerang dan satu lagi di daerah Bekasi.


Date: Mon, 7 Jul 2003 18:14:00 -0700 (PDT) From: Martin Panggabean Subject: Hari ke 7: Syukurlah Pak Bambang, Dengan penuh keprihatinan saya mengikuti perkembangan hari demi hari. Syukurlah bahwa semuanya menjadi semakin baik. Mohon maaf kalau saya tidak bisa menjenguk karena saya kebanyakan berada di luar kota. Sampaikan salam saya untuk Ibu Nita. Hati dan pikiran saya untuk Bapak Sekeluarga. From: "Diana Hannivoort" Date: Mon, 07 Jul 2003 13:43:27 +0200 Sorry baru sekarang saya menulis mengenai kesehatan Ibu Nita. Saya bersyukur yang sekarang keadaan Ibu sudah lebih baik lagi. Semoga Nita bisa cepat pulang kerumah lagi. Harus banyak istirahat juga dirumah. Salam dari kami sekeluarga. Diana. From: "Ruddy Koesnadi" Date: Mon, 07 Jul 2003 06:56:37 +0000 Wah ketinggalan nih, sudah beberapa hari absen membuka e-mail. Pak Bambang, Kami sekeluarga ikut mendoakan ibu Nita agar cepat sembuh dan kembali aktif seperti semula. Unik memang, ulang tahun harus dirayakan di rumah sakit. Bagaimanapun, selamat ulang tahun dan syukur kepada Tuhan, karena kita percaya Tuhan mempunyai maksud lain mengapa hal ini terjadi. Semoga berkat dan pertolongan Tuhan menyertai ibu, bapak & keluarga, dan pengobatan yang sedang dilakukan dapat berjalan dengan baik sesuai kehendakNya. Salam dan sorry telat. Ruddy Koesnadi Martin From: "Ongkie & Jennie Hananto" Subject: Kamar berapa Date: Tue, 8 Jul 2003 09:47:10 +0700 Dear Bambang, Kami sekeluarga baru kembali tadi malam dari Australia, dan dengar kabar Nita. Harap keadaannya baik, dan segera sembuh. Tuhan tolong. Kamar berapa di Sumber Waras? Salam, otty. From: "J. Heryanto" Date: Tue, 8 Jul 2003 11:09:38 +0700 Pak Bambang Gunawan, Karena saya rupanya masuk dalam list.bpkpenabur, maka saya ikut memberi masukan. Di UK Petra mulai sejak awal semester yl, seluruh pegawai (akademik maupun non akademik) termasuk keluarganya (Isteri dan max 2 anak) diikutkan ke ASKES.


Sebagai contoh dengan menunjukan Kartu Keanggotaan Askes pegawai kami & kel dapat masuk RKZ dengan gratis. Kalau ke Dokter (tanpa rawat inap) juga gratis, ke Apotik juga gratis. Setiap semester kami evaluasi servicenya, tapi kayaknya dalam semester yad akan kami perpanjang kontraknya. Walaupun kami tidak mempunyai Fak Kedokteran, kami punya poliklinik (umum dan gigi) untuk kepentingan mahasiswa dan penduduk sekitar (pengabdian masyarakat). Dokter-2 dan Drg-nya pegawai tetap Univ. Saat ini di gedung Fak Ekonomi yang sedang dibangun (diperkirakan selesai Sep 2003) juga sedang dibangun Gd Poliklinik yang baru. Pak Bambang, untuk kepentingan komputerisasi, Gd yang baru tersebut dihubungkan dengan serat optik ke Gd lama. Mengenai broadband, kami sewa bandwidth yang langsung ke satelit. Ini semua sebetulnya saya banyak belajar dari Pak Bambang Gunawan. Salam, Heryanto From: "Ichsan Gunawan" Date: Wed, 9 Jul 2003 11:55:49 +0700 Dear Bambang, Saya baru pulang dari Amrik kemarin sore. Disana kebanyakan jalan, jadi gak sempat buka pc lama2. Saya cukup prihatin mengetahui sakitnya Ibu Nita, bagaimana keadaannya sekarang ? Saya hanya dapat ikut mendoakan semoga lekas sembuh kembali. Bagaimana dengan buku Babe ? kapan acaranya? Salam dan doa, Ichsan Gunawan From: "Yudy Himawan" Date: Thu, 10 Jul 2003 02:43:41 +0700 Pak Bambang, Saya baru dengar bahwa Ibu Nita sakit, dan sedang dirawat di RS. Sakit apa? Bagaimana keadaannya? Semoga cepat sembuh, dan semoga segala usaha penyembuhan berjalan dengan baik, dan Ibu Nita bisa kembali ke tengah keluarga secepatnya, dan bekerja, berkarya dan melayani seperti sebelumnya. Salam, yudy Date: Thu, 10 Jul 2003 07:43:05 +0700 (WIT) From: sn@a02jkt.bpkpenabur.or.id Selamat pagi Pak Bambang, Bagaimana khabar ibu Nita, sudah sehat kembali? Kami doakan Semoga Tuhan cepat memberikan kesembuhan dan kesehatan kembali, sehingga cepat kembali berbahagia bersama keluarga. From: J Rufinus Date: Thu, 10 Jul 2003 16:11:33 -0400 (EDT) Bagaimana keadaan Ibu? Walaupun akhir2 ini saya jarang membuka dan membaca email, kali ini saya baca sekaligus semua kiriman email dari pak Bambang mengenai keadaan Ibu Nita di RS. Doa kami disini tetap untuk ibu, pak Bambang dan keluarga


semua. jr From: "Sanya" Date: Thu, 10 Jul 2003 17:40:32 +0700 In the world ye shall tribulation, but be of good cheer, I have overcome the world. John 16:33. You're in God's care... that you'll soon be well again. We miss your smiling face, Irianto, Sanya, Michael & Gaby Date: Thu, 10 Jul 2003 02:21:22 +0100 (BST) From: Rina Arlianti Dear Pak Bambang, Dalam salah satu email Pak Teguh pernah menyebutkan kalau isteri Pak Bambang sedang di rumah sakit. Mudah-mudahan pada saat ini sudah pulang. Sakit apa? Saya ikut mendoakan supaya segera diberi kesembuhan. Salam, Rina Date: Thu, 10 Jul 2003 20:22:53 -0700 (PDT) From: "Yvonne S. Mulyati" Pak, Senang saya dapet kabar ini, dan salam buat ci Nita, saya pengen ketemu, nanti kita buat janji deh ya From: "Jeanny Yuniarti Bachtiar" Date: Thu, 10 Jul 2003 03:18:19 GMT Yth Bp Bambang Maaf saya ketinggalan berita, sudah lama tk buka email, maklum libur. Bagaimana Bu Nita ? saya harap bisa segera sembuh dan aktif lagi, banyak yg kehilangan BU Nita beberapa hari ini tentunya. Oh ya Selamat HUT u/ Ibu , kali ini dapat hadiah istimewa ya, pengalaman unik ultah di RS, pasti banyak hikmahnya. Semoga berkat Tuhan selalu menyertai Bapak dan keluarga. salam hormat Jeany SMF Date: Fri, 11 Jul 2003 09:55:07 +0700 From: Bambang Gunawan Subject: [INFO BPK PENABUR] Ibu Nita sudah sembuh Terima kasih banyak untuk bantuan doa dan perhatiannya terhadap istri saya: ibu Nita. Hari Kamis, tanggal 10 Juli 2003 Ibu Nita telah keluar dari RS Sumber Waras. Sebenarnya dokter internis minta satu hari lagi karena hari Rabu, tanggal 9 Juli 2003 masih ada panas sedikit dan tidak tahu dari mana asalnya. Jadi kemarin terpaksa mengisi surat pernyataan pulang atas permintaan sendiri. Hari Rabu, tanggal 9 Juli 2003 dokter bedah sudah mengijinkan ibu Nita untuk pulang tetapi karena masih ada obat anti biotik yang harus dimasukan jadi belum boleh meninggalkan rumah sakit.


Ada cerita menarik kemarin. Sesuai dengan perjanjian antara RS Sumber Waras dan BPK PENABUR Jakarta bahwa kalau pasien dari BPK PENABUR menggunakan lebih tinggi dari kelas II maka waktu pulang harus melunasi selisih biaya. Kemarin saya membayar Rp. 3.392.500,- selisih biaya tersebut. Ketika kwitansi-kwitansi diperiksa oleh perawat, ada perawat yang bilang bahwa ada kwitansi sebesar Rp. 44.000,- untuk pemeriksaan Hematologi yang tidak dilakukan jadi boleh diminta kembali dari Bagian Keuangan. Benar uang sebesar Rp. 44.000,dikembalikan oleh Bagian Keuangan RS Sumber Waras. Terus terang kalau perawat tsb tidak memberitahu, saya sendiri tidak tahu. Jumlahnya tidak besar tetapi kejadian di atas benar-benar menimbulkan rasa simpatik yang cukup dalam terhadap RS Sumber Waras. Total biaya seluruhnya sekitar 13,9 juta, jadi kira-kira sekitar 10,5 juta akan ditagih oleh RS Sumber Waras kepada BPK PENABUR Jakarta. Tentu saja sesuai dengan peraturan penggantian biaya rumah sakit, ada batas tertentu yang ditanggung oleh BPK PENABUR Jakarta dan sisanya bisa dicicil oleh pasien. Terima kasih kepada para perintis yang telah mengusahakan kerja sama sehingga menghasilkan 4 (empat) rumah sakit sebagai rumah sakit rujukan untuk karyawan BPK PENABUR Jakarta. Saya telah memanfaatkannya. Ada yang menarik lagi yaitu Pak Uripto Widjaja kirim sms sbb: "Usul Nita istirahat beberapa hari di Pondok Remaja PGI, saya sediakan bungalow Perkutut, OK?". Wah, terima kasih sekali Pak Uripto. Tetapi yang lebih penting ialah pada hari Sabtu, tanggal 26 Juli 2003, pukul 10:00, bertempat di Aula UKRIDA Lantai 7 Gedung E, Jalan Tanjung Duren Raya No. 4, Jakarta Barat, ada acara peluncuran buku: "INSPIRASI DARI SEORANG URIPTO WIDJAJA". Bagi yang belum dapat undangan, mohon reply e-mail ini serta menuliskan alamat lengkap agar bisa dikirimkan undangannya. Buku tersebut diterbitkan dan dipersembahkan kepada BPK PENABUR dan UKRIDA. From: Dinah T Date: Fri, 11 Jul 2003 22:28:51 +0700 Yth.Pak Bambang, Sampaikan salam saya untuk Ibu Nita. doa saya agar ibu Nita cepat sembuh, kembali kerumah dan berkumpul kembali dgn. keluarga. Salam, Dinah T From: "Monica" Date: Fri, 11 Jul 2003 22:03:25 +0700 Dear Pak Bambang, Mohon maaf saya baru mengirimkan note saat ini untuk istri Bapak, ibu Nita. Syukur kepada Tuhan beliau sudah pulih dan sehat kembali. Salam saya untuk Ibu Nita dan Bapak sekeluarga. Ibu Monica D From: "Giok Hartono" Date: Fri, 11 Jul 2003 18:18:42 +0700 Syukur ibu Nita sudah sembuh dan mudah-mudahan cepat kuat kembali.


Salam, Giok Hartono From: Hotben Date: Fri, 11 Jul 2003 06:52:20 GMT Puji Tuhan dan kiranya ibu Nita serta keluarga dipakai Tuhan lebih besar lagi sebagai saluran berkatnya dalam pelayanan BPK Penabur Salam hormat kami Hotben Date: Sat, 12 Jul 2003 18:25:32 -0700 (PDT) From: Anthony Hardy Dear Bambang, SELAMAT atas kesembuhan IBU NITA. Semoga tetap sehat dan bahagia. Salam hangat dari Vancouver, magda - anton From: "Hosea Tanutama" Date: Sat, 12 Jul 2003 19:22:46 +0700 Pak Bambang, Saya ikut bersyukur sudah ke luar dari rumah sakit. Hanya saja, saya minta maaf karena belum sempat menengok, karena beberapa hari ini saya berada di luar kota dan baru kembali hari Senin. Semoga segera sehat kembali. Trims, Hosea From: Tomas M.K. Date: Sun, 13 Jul 2003 17:42:20 +0700 Yth. Bapak Bambang Gunawan Bpk. Bambang, puji syukur kepada Tuhan karna istri Bapak sudah sembuh dan keluar dari rumah sakit. Bpk. Bambang, Petra belum mempunyai fasilitas seperti BPK Penabur yaitu dalam keadaan darurat cukup memperlihatkan ID Card sehingga pegawai dapat rawat inap tanpa harus membayar uang muka. Bpk. Suwandi akan berangkat ke Singapura untuk menjalani operasi jantung pada tanggal 16 Juli 2003, Bpk. Suwandi dapat dihubungi melalui e-mail suwanditanudjaja@yahoo.com. Salam saya, Tomas M.K. Date: Tue, 15 Jul 2003 09:49:44 +0700 (WIT) From: Myrna Pak Bambang dan keluarga yang baik, Mohon ma'af kalau saya baru bereaksi hari ini. Alamat e-mail saya yang ini, seperti dapat Bapak lihat, adalah alamat di UI yang sukar diakses dari luar UI. Dari dalam lingkungan UI saja suka sering trouble. Oleh karena itu, saya sangat jarang


membukanya. Saya lebih sering menggunakan alamat e-mail yang lain, yaitu myrna0501@yahoo.com. Sangat lega hati saya membaca laporan harian perkembangan kesehatan bu Nita. Praise the Lord! Alumni SMPK2-1975 lumayan sering saling kontak. Oleh karena itu, beberapa dari kami sempat melayat ibunda Pak Friets. Kami sedang berdoa tanpa henti untuk kesembuhan teman kami, Andre Sutisna, yang menderita kanker paru-paru. Penyakit ini ditemukan bulan April 2003 tetapi menurut dokter sudah ada beberapa tahun yang lalu. Namun, keajaiban Tuhan bekerja di dalam diri Andre. Minggu lalu ketika kami membezuknya, kami diberitahukan bahwa Andre telah 85% sembuh. Salam untuk seluruh keluarga dari keluarga Laksman. Myrna Date: Wed, 23 Jul 2003 20:13:33 -0700 (PDT) From: Ricky Hemawarman Subject: Sedikit titipan dari Ricky Pak Bambang dan Ibu Nita yang terkasih, Apakabar dengan Ibu Nita?? Ricky turut gembira mendengar bahwa Ibu Nita sudah sembuh dan sayang dalam kesempatan ini Ricky belum mendapat kesempatan untuk berlibur dan mengunjungi Anda sekeluarga. Melalui perantaraan Anthony yang malam ini berangkat menuju Jakarta, Ricky ada menitip uang sebesar $200 sekedar untuk meringankan biaya pengobatan Ibu Nita dan sebagai tanda bahwa Ricky tidak melupakan semua kebaikan dan bimbingan Ibu Nita selama Ricky masih menjadi murid di Kelas khusus. Papa, mama dan Anthony baru saja kembali dari Acapulco, Mexico dan ada sedikit oleh-oleh dari Meksiko. Acapulco terkenal dengan cliff diving-nya, di mana para penyelam terjun dari atas batu dengan ketinggian 120 kaki. Nanti papa kirimin fotofotonya. Sampai disini dulu yah...pak Bambang dan Ibu Nita, dan suatu saat kita akan jumpa kembali, kalau tidak di Indonesia di Amerika ya??? Ricky senantiasa berdoa agar pak Bambang dan Ibu Nita sekeluarga selalu dalam perlindungan Tuhan. Salam dari San Angelo, Texas. Ricky Hemawarman From: "Vilma Gunadi" Date: Tue, 22 Jul 2003 01:15:28 +0700 Dear Pak Bambang, Praise the Lord that Ibu Nita had been treated and has been recovering. I believe that she will be completely healed as the Great Physician has truly been in charge. throughout the treatment process. Please, extend my get-well wishes to her. With prayers for her and you, Shalom, Vilma K. Gunadi


WORKSHOP WWW.E-DUKASI.NET 2224 MEI 2003 Pusat Teknologi Komunikasi dan Informasi Depdiknas kembali mengadakan Workshop, kali ini untuk mempersiapkan peluncuran dari www.e-dukasi.net dengan jalan membuat Buku Pedoman www.e-dukasi.net pada hari Kamis s.d Sabtu, tanggal 22 s.d 24 Mei 2003, di Hotel Griya Astoeti, Jalan Raya Puncak Km. 79,3, Casarua, Bogor. Kegiatan yang lalu bisa klik: 1. SEMINAR E-LEARNING ( http://bg.penabur.org/2002/ ) pada hari Selasa tanggal 2 Juli 2002 2. WORKSHOP E-LEARNING ( http://bg.penabur.org/e-learning/ ) pada tanggal 22 & 23 Juli 2002 3. WORKSHOP PENYUSUNAN RANCANGAN PEMBELAJARAN BERBASIS INTERNET ( http://bg.penabur.org/e-du ) pada tanggal 17 s.d 20 Desember 2002 Selain kegiatan di atas, guru-guru bidang studi telah beberapa kali mengadakan workshop penulisan naskah. Dari BPK PENABUR Jakarta ikut partisipasi Pak Jacobus, guru SMUK 3 untuk bidang studi Kimia dan Pak Hari Nugroho, guru SMUK 1 untuk bidang studi Fisika. Mohon masukan mengenai www.e-dukasi.net disampaikan pada alamat: http://forum.penabur.org/viewforum.php?f=63 Berikut ini suasana waktu workshop tanggal 22-24 Mei 2003. Sedang hasil workshop bisa dilihat pada file e-dukasi.doc dan untuk menjadi buku pedoman akan diperbaiki dan disempurnakan oleh tim dari PUSTEKKOM.


Bambang Gunawan, 26 Mei 2003

UPDATE SERVER PENABUR 2003 Pada tahun 2003 berarti genap 3 (tiga) tahun server penabur di Bitnet melayani keluarga besar BPK PENABUR. Berikut ini laporan yang disampaikan oleh Irwan Hadi pada awal April 2003. At 02:06 07/04/03 -0600, Irwan Hadi wrote: Berikut adalah beberapa update mengenai server Penabur: 1. Servernya saat ini sudah mencapai 203 hari uptime non stop tanpa reboot sama sekali. [root@server root]# uptime 2:36pm up 203 days, 16:34, 2 users, load average: 0.70, 0.22, 0.06 Berarti sudah kira kira 6 bulan nyala non stop dan tanpa reboot.


2. Utilisasi hard drive: [root@server root]# df Filesystem Size Used Avail Use% Mounted on /dev/sda1 7.5G 5.4G 1.8G 75% / /dev/sdb1 8.7G 1.7G 6.5G 20% /vpopmail /dev/sdb5 8.2G 1.2G 6.5G 15% /web Di sini kita bisa lihat total space yang digunakan hanya untuk email saja sudah sekitar 1.7 GB (directory /vpopmail). 3. Sudah ada sekitar 1420 user yang bergantung pada server ini: [root@server domains]# foreach i ( `ls -d *id*` ) foreach? cat $i/vpasswd >> /tmp/dd foreach? end [root@server domains]# cat /tmp/dd | wc -l 1453 [root@server domains]# rm /tmp/dd rm: remove `/tmp/dd'? Saya katakan 1420 karena setiap domain ada user "postmaster" yang secara default memang harus ada. Bayangkan kalau servernya crash, 1420 orang kehilangan email dan kontak, apa yang harus dikatakan bagian Sistek dari Penabur? Hanya "oups, sorry"? 4. Saya sudah update laporan terbaru mengenai pengakses web Penabur di http://report.penabur.org/cgibin/awstats.pl?month=04&year=2003&output=main&config=report.penabur.org Coba diperhatikan angka berikut:


jumlahnya jelas menunjukkan kalau ada peningkatan dari waktu ke waktu. 5. Saya belum memonitor arus trafik email, tapi saya bisa duga kalau jumlahnya juga meningkat terus. 6. Untuk domain penabur.org seperti yang dikatakan Pak Bambang, saya perhatikan belakangan ini jalannya cukup "flaky". Misal www.penabur.org kadang bisa diakses, kadang tidak bisa diakses. Ini dikarenakan sbb: domain penabur.org untuk DNS nya dihandel oleh: server.bpkpenabur.or.id (primary) ns1.regex.com (secondary) ns2.regex.com (secondary) Belakangan baru saya ketahui kalau baik ns1.regex.com dan ns2.regex.com sudah pindah IP address, dan saya masih menggunakan record yang lama, yang kemudian saya perbaiki. Oleh karena ini orang yang ingin mengakses semua subdomain yang dibawah .penabur.org kadang bisa akses, kadang tidak bisa, karena hanya 1 DNS server yang tersedia yaitu server.bpkpenabur.or.id. Perlu diketahui DNS adalah salah satu hal yang sangat PENTING untuk mewujudkan keberadaan suatu server di Internet, selain misalnya IP address, bandwidth, dsb. Jika DNS servernya jalannya flaky, maka sekalipun kita punya 100 web server, tetap saja web kita akan sulit diakses oleh orang orang di Internet. Maka sudah merupakan sesuatu yang *wajib* hukumnya suatu domain untuk mempunyai paling tidak 2 DNS server, kalau bisa 3 atau lebih maka akan lebih baik. Contoh yahoo.com punya 5 DNS server: [phxby@phxby phxby]$ host -t ns yahoo.com yahoo.com name server ns1.yahoo.com. yahoo.com name server ns2.yahoo.com. yahoo.com name server ns3.yahoo.com. yahoo.com name server ns4.yahoo.com. yahoo.com name server ns5.yahoo.com. hotmail.com punya 4 DNS server: [phxby@phxby phxby]$ host -t ns hotmail.com hotmail.com name server ns3.hotmail.com. hotmail.com name server ns4.hotmail.com. hotmail.com name server ns1.hotmail.com. hotmail.com name server ns2.hotmail.com. Microsoft.com punya 5 DNS server: [phxby@phxby phxby]$ host -t ns microsoft.com microsoft.com name server dns1.sj.msft.net. microsoft.com name server dns1.tk.msft.net. microsoft.com name server dns3.uk.msft.net.


microsoft.com name server dns1.cp.msft.net. microsoft.com name server dns1.dc.msft.net. Perlu diingat untuk domain di atas, macam yahoo.com, hotmail.com, microsoft.com mereka punya server yang khusus didedikasikan untuk DNS, dan server ini adalah server "gede", misal dengan memory beberapa giga bytes, dengan segala macam fitur redundancy. Semenjak minggu lalu saya bayar worldwidedns.net untuk menjadi tambahan secondary DNS server bagi Penabur.org sebanyak $10.00 per tahun. Sekarang ini maka domain penabur.org dihandle oleh: [phxby@phxby phxby]$ host -t ns penabur.org penabur.org name server ns1.regex.com. penabur.org name server ns1.worldwidedns.net. penabur.org name server ns2.regex.com. penabur.org name server ns2.worldwidedns.net. penabur.org name server ns3.worldwidedns.net. penabur.org name server server.bpkpenabur.or.id. Kemudian kalau kita lihat lebih lanjut mengenai statistik domain penabur.org di worldwidedns.net: Untuk bulan April 2003: Hits per day (Min 0, Max 295, Average 214.8) Tuesday 1 295 Wednesday 2 227 Thursday 3 244 Friday 4 281 Saturday 5 242 Kita bisa lihat kalau domain penabur.org itu diquery setiap hari sekitar 215 kali, dan ini hanya berdasarkan data yang dari worldwidedns.net. Tentunya kalau data dari regex.com dan server.bpkpenabur.or.id digabungkan jadi satu, jumlahnya maka akan jauh lebih besar. Maka dari itu sudah jelas berdasarkan informasi di atas kalau sebaiknya Penabur memiliki lebih dari 1 server, karena load yang perlu dihandel oleh server ini terus bertambah. Dan satu lagi yang perlu diingat adalah saya akan selesai dengan masa kuliah pada Summer tahun 2004. Perlu dipikirkan bagaimana dengan nasib server Penabur, domain penabur.org, DNS, dsb., apakah kita mau semuanya kemudian hilang tak berbekas? Kita saja sekarang dari segi infrastruktur sudah mulai kalah dengan beberapa sekolah Negeri. Yang membedakan kita saat ini dengan sekolah lain adalah kita sudah punya co-location server sendiri, dan systemnya ada yang memaintain dengan baik walau masih sukarela sifatnya.


Terima kasih diucapkan kepada Irwan Hadi untuk bantuannya selama tiga tahun non stop, semoga tidak kapok dan masih bersedia membantu. Bambang Gunawan

KERJA SAMA YAYASAN SEKOLAH2000 DAN BPK PENABUR

Tanggal 15 April 2004 co-location server kerja sama BPK PENABUR dengan SEKOLAH2000 di ruang server INDONET. Klik foto BG sedang pegang server dan tanda terima dari Indonet.

Bantuan Yayasan Sekolah2000 kepada BPK PENABUR telah banyak dirasakan. Berkat Yayasan Sekolah2000, BPK PENABUR hanya bayar Rp. 220.000,- untuk pemakaian internet 724.38 OLHR pada bulan Agustus 2001 dan dapat Rp. 42.900.000,- dari Dikmenjur untuk bantuan peralatan Cisco. Sejak Oktober 2001 diperoleh domain sch.id untuk 15 (lima belas) kota sekolah-sekolah BPK PENABUR, baca di http://bg.penabur.org/sch.htm Pada bulan Maret 2003 telah terbentuk kerja sama baru antara Yayasan Sekolah2000 dan BPK PENABUR dengan ditandatangani MOU Penempatan Server oleh Ir. Christian Handoyo dan Jahja Widjaja, dari BPK PENABUR Jakarta dan Ir. Heru Nugroho, dari Yayasan Sekolah2000. Naskah lengkapnya bisa dibaca DISINI Sedangkan pasal-pasal yang menarik sbb: Pasal 3 BIAYA LAYANAN PENEMPATAN SERVER


1. Pihak Pertama tidak mengenakan biaya kepada Pihak Kedua untuk pengadaan layanan koneksi internet sesuai pasal 1, dengan pertimbangan BPK PENABUR merupakan institusi pendidikan. 2. Sebagai imbal jasa layanan koneksi internet dari Pihak Pertama kepada Pihak Kedua, disepakati dan disetujui sebagai berikut : 1. Pihak pertama dapat mengunakan server tersebut baik untuk kepentingan Sekolah 2000 dengan tujuan mencerdaskan anak bangsa dalam bidang internet. 2. Pihak Kedua sepakat dan setuju memberikan satu buah hard disk 30 GB IDE kepada Pihak Pertama untuk keperluan Sekolah 2000. 3. Pihak Kedua sepakat dan setuju memberikan satu buah lagi hard disk 30 GB IDE kepada Pihak Pertama yang akan dipakai sebagai mirror dari data hard disk 30 GB IDE pertama, dalam waktu 6 (enam) bulan setelah server tersebut dimanfaatkan. 4. Pihak Kedua sepakat dan setuju apabila perjanjian kerjasama ini berlanjut tanpa terputus selama 3 (tiga) tahun berturut-turut, akan memberikan server milik Pihak Kedua kepada Pihak Pertama . Pasal 4 JANGKA WAKTU PERJANJIAN 1. Kontrak perjanjian ini berlaku selama 1 (satu) tahun, terhitung sejak ditandatanganinya Perjanjian Kerjasama Penempatan Server (Layanan Colocation Server) dan Layanan Koneksi Internet. 2. Pihak Pertama menjamin Pihak Kedua mengenai layanan collocation server secara gratis dari PT. Indo Internet berlaku selama jangka waktu 1 (satu) tahun sebagaimana tersebut pada ayat 1 pasal ini. 3. Apabila PT. Indo Internet menghentikan secara sepihak layanan collocation server pada pihak Pertama dalam jangka waktu 1 (satu) tahun berjalannya perjanjian kerjasama ini, maka seluruh atau sebagian klausul perjanjian kerjasama ini perlu disepakati kembali oleh Kedua Belah Pihak. 4. Apabila tidak terjadi kesepakatan antara Kedua Belah Pihak terutama mengenai biaya penempatan (collocation server) maka perjanjian kerjasama ini terputus secara otomatis dan pasal 2 ayat 2.2. s.d. 2.3. secara otomatis juga gugur. Pihak Pertama wajib mengembalikan barang-barang tersebut kepada Pihak Kedua. 5. Apabila salah satu dari kedua belah pihak tidak mengajukan surat permohonan tertulis untuk mengakhiri perjanjian, paling lambat 30 (tigapuluh) hari sebelum kontrak berakhir, maka kontrak perjanjian secara otomatis dapat diperpanjang untuk 1 (satu) tahun berikutnya dengan klausul sama. 6. Perubahan (penambahan atau pengurangan) klausul pada perjanjian kerjasama ini yang terjadi selama periode kontrak dimungkinkan atas kesepakatan Kedua Belah Pihak sebagai addendum dari perjanjian kerjasama ini dan merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dari perjanjian kerjasama ini.


Pasal 6 KEWAJIBAN MASING-MASING PIHAK 1. Pihak Kedua tidak akan melakukan perluasan penggunaan atau mengambil manfaat dari layanan yang tersedia untuk dilimpahkan kepada Pihak Ketiga. 2. Pihak Kedua tidak diizinkan memodifikasikan layanan yang diberikan oleh Pihak Pertama. 3. Pihak Pertama mengoperasikan dan memelihara layanan sesuai dengan spesifikasi dan kondisi layanan yang diberikan oleh penyelenggara jasa collocation server dalam hal ini PT. Indo Internet. 4. Pihak Pertama wajib melakukan reparasi atau tindakan-tindakan lain yang diperlukan sesegera mungkin, apabila layanan tidak dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya. 5. Pihak Kedua wajib mengganti hardware/server bila ada kerusakan yang timbul akibat gangguan hardware seperti kerusakan CPU, harddisk, RAM dan peripheral lainnya. MOU lengkap bisa dilihat di bawah ini:

Bambang Gunawan, 27 Maret 2003

ONNO W. PURBO DI SMUK 7


Pada hari Sabtu, tanggal 15 Maret 2003, Dr. Onno W. Purbo, pakar internet, memberikan ceramah di SMUK 7 BPK PENABUR Jakarta dalam rangka IT CAMP SMUK 7 yang berlangsung selama dua hari. Karena digabung dengan pengambilan rapor mid semester maka banyak sekali orang tua yang hadir.


Di baris belakang juga para siswa ikut serta, sehingga pesertanya heterogen sekali serta berjumlah ratusan.


Siswa sekolah non BPK PENABUR juga ikut serta.

Ceramah Kang Onno juga diselingi dengan modern dance serta band.

Selesai ceramah dari Pk. 9:00 s.d 11:00 acara berikutnya dilakukan di perpustakaan SMUK 7. Sambil makan siang, sambil copy file dari notebook Pak Onno terjadi diskusi masalah Wireless LAN dan VOIP dalam kelompok kecil yang terdiri dari Pak Hotben, Kepala SMKK 2 (STMK), Pak Sutadi dari PPE (Mantan


Kabag Sistek), Pak Maman dari Media Pembelajaran, Pak Basuki dari PLN dan ikut memberikan ceramah setelah Pak Onno mengenai kemungkinan menggunakan kabel listrik untuk akses internet. Selain saya sendiri juga ikut serta orang tua murid yang berminat masalah ini. Hanya sayang staf Sistek tidak ada yang hadir.


Acara ke dua di perpustakaan SMUK 7 yang berlangsung sampai pk. 16:00 jadi k.l. 5 (lima) jam, nyata benar bedanya dengan ceramah di Aula yang hanya 2 (jam) serta diselingi dengan sambutan, dansa dan band. Mula-mula Pak Onno menjelaskan mengenai Wireless LAN baru kemudian mengenai VOIP. Kalau waktu pelatihan VOIP di Dikmenjur Pak Onno tidak sempat menceritakan mengenai teknik menggunakan nomor telepon TELKOM oleh VOIP maka di sini dibeberkannya. Jadi bisa tetap menggunakan nomor telepon TELKOM seperti yang sudah kita kenal sekarang tetapi tidak mencuri pulsa karena pakai akses internet. Tentu syarat utama ialah harus punya akses internet yang 24 jam lebih dahulu. Menarik sekali pembicaraan di perpustakaan SMUK 7 tersebut, tentu tidak lupa diucapkan terima kasih kepada Ibu Endang, Kepala SMUK 7 yang telah menyediakan makan siang serta Pak Teguh yang juga menyediakan sate dan bubur pada pk. 15:00. Juga tidak lupa ucapan terima kasih kepada Pak Andreas yang telah meminjamkan external hard disk untuk copy ilmunya Pak Onno. Memang Pak Onno tidak pelit ilmu. Untuk copy hanya butuh waktu 2 (dua) jam tetapi mempelajarinya butuh waktu lebih lama. Untuk menerapkannya di BPK PENABUR selain faktor waktu juga faktor dukungan dari bagian-bagian lain karena proyek demikian tidak bisa dikerjakan oleh satu dua orang saja. Makin banyak yang terlibat dan sadar lebih baik karena tidak hanya meningkatkan citra tetapi berguna untuk efisiensi dan penghematan. Setelah copy ilmunya Kang Onno ke komputer penulis di rumah, mulailah ditelusuri file-file yang jumlahnya ribuan tersebut. Lalu ketemu tulisan dengan judul: "Perjuangan Membangun Infrastruktur Telekomunikasi Rakyat" kemudian ada kalimat menarik sbb: "Basis utama teknologi infrastruktur telekomunikasi rakyat ini adalah komputer (PC), teknologi Local Area Network (LAN), teknologi internet wireless & internet telephony. Secara hukum, infrastruktur telekomunikasi rakyat, seperti RT/RW-net, Mall-net, Perkantoran-Net, Kecamatan-Net, PendidikanNet merupakan infrastruktur telekomunikasi paling bebas tidak tergantung Telkom & tidak perlu ijin penguasa." Tentu masih banyak artikel lain yang menarik. Ingin punya? Ingin baca? Ingin copy? Silakan hubungi penulis. Karena saya dapat tugas mengantarkan pulang Pak Onno maka kesempatan tidak disia-siakan untuk membuat foto di depan rumah Pak Onno, foto antena di atas rumah Pak Onno dan foto suasana ruang kerjanya, seperti terlihat di bawah ini.


Foto-foto di bawah ini suana di aula ketika seminar.


Bambang Gunawan, 16 Maret 2003

HATI-HATI JAWAB TELEPON TO ERR IS HUMAN. Berbuat kesalahan adalah manusiawi. Kalau semua sadar akan hal ini alangkah indahnya hidup ini. Ada kejadian menarik pada hari Selasa tanggal 11 Maret 2003. Secara psikologis sebenarnya hanya sederhana yaitu ada dua anak manusia yang saling emosi, hanya itu saja sebenarnya. Ada calon orang tua murid SDK 3 telepon dan kepala SDK 3 terpancing sehingga terjadi konflik kecil. Ibu "EW", nama calon orang tua murid tersebut, lalu menceritakan pengalamannya di Guest Book BPK PENABUR. Tulisannya bisa dibaca di bagian bawah dari artikel ini. Karena tulisan tersebut tidak berkenan di hati saya segera tidak ditampilkan dan saya langsung telepon ke Kepala SDK 3 untuk menanyakan situasi sebenarnya. Memang diakui bahwa Ibu Effy ikut terpancing. Kepada Ibu "EW" langsung saya kirimkan e-mail permohonan maaf. Rupanya posting Ibu "EW" ketahuan tidak ditampilkan maka secara berturut-turut pada pukul 14:08, 14:37, 14:39, 14:41, 14:43, 14:44, 14:47, 15:14, berusaha mempertahankan postingnya. Kemudian saya pertahankan sebagian dan menambahkan tulisan di bawah ini. Ibu "EW" yang baik, Posting ibu tetap disimpan di arsip, memang tidak ditampilkan karena secara psikologis mengendalikan emosi jauh lebih baik dari pada menuruti dorongan emosi. Jadi mohon maaf kalau tersinggung, baik oleh Ibu Effy maupun oleh webmaster. Terima kasih banyak sudah meluangkan waktu untuk memberikan masukan yang berharga karena tidak ada manusia yang sempurna jadi masih banyak yang harus diperbaiki.


Tetapi syukurlah pada pukul 15:22 situasi sudah sedikit mereda. Baca posting di bawah ini dan jawaban dari saya. At 15:22 03/11/2003 +0700, "EW" wrote: Dear Bapak Bambang Gunawan, Terima kasih atas jawabannya terhadap email saya. *I really appreciate that* Saya setuju tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini termasuk saya. Namun adalah bijak bila sso yang sudah menyinggung dan menyakiti perasaan org lain meminta maaf atau mengeluarkan kata-kata yang dapat menyejukkan perasaan org tsb. Sedangkan yang dilakukan ibu Effy adalah NOTHING! Saya sudah menelepon 2 kali ke BPK, Gunung Sahari namun dia tidak ada minta maaf atau apa pun. Kesannya dia itu bener dan gak perlu orang lain. Arogan sekali! BG: Kadang-kadang butuh waktu untuk sadar. Saya sudah telepon Ibu Effy dan menegurnya karena kebetulan saya lebih tua umurnya. Saya menelepon juga meluangkan waktu krn ingin memperoleh informasi penting. Kok malah seenaknya nyuruh saya datang ke sekolah hanya utk menanyakan jumlah uang masuk sekolah SD. Yg benar saja! Buat apa BPK pasang nomor telp kalo apa2 suruh orang datang? Trus yg konyolnya, kok malah lebih rela ributin soal panggilan "mbak" daripada menjawab pertanyaan saya. Mau duit apa enggak sih? Kalo gak butuh siswa, tutup aza sekolahnya. Kan udah hebat, sampe soal panggilan saja mesti diributkan. Lagian "mbak" itu kan sopan artinya. Apa dipikir sama si Effy itu panggilan utk seorang pembantu kali yah. Waduh... pengurus aza kok gak ngerti bhs Indonesia. Piye toh! BG: Sekali lagi saya lebih dahulu memohon maaf untuk Ibu Effy. Saya akan membicarakan agar Ibu Effy juga meminta maaf kepada Ibu "EW". Ps. Saya kira gunanya forum "kontak" adalah menampung semua postingan, baik yg bernada positif maupun negatif, dari semua kalangan. Itulah gunanya room tsb, untuk bercermin diri pak! Jadi tindakan Anda meng-hide (or whatsoever) postingan saya adalah tidak bijaksana. Saya posting tulisan saya di situs Anda karena saya MEMANG ingin para netter membacanya, dan Anda tidak berhak menyembunyikan fakta tsb dari siapa pun. Peace out, EWny BG: Mohon maaf kalau dinilai tidak bijaksana. Saya sebagai psikolog justru ingin melindungi Ibu "EW" karena dalam kondisi emosionil biasanya kata-kata kita tidak terkendalikan dan sering kita menjadi malu kalau membacanya lagi di waktu yang lain. Terima kasih banyak untuk masukannya dan sekali lagi mohon maaf baik untuk Ibu Effy, baik untuk Webmaster maupun untuk tindakan tidak bijaksana karena tidak menampilkan posting Ibu "EW". Saya akan tampilkan lagi tetapi dalam kondisi yang lain. Selamat sore Ibu "EW" dan semoga Ibu "EW"


menjadi lebih tenang dan saya mengharapkan kejadian hari ini bisa diselesaikan dengan manis. Sore hari sampai di rumah sekitar pukul 17:00 saya coba cek e-mail dan guest book. Syukurlah tidak ada kelanjutannya. Berikut ini posting Ibu "EW" yang selalu tidak ditampilkan. Date: Tue, 11 Mar 2003 14:53:14 +0700 From: "EW" Subject: complain atas perlakuan kurang ajar dari pengurus BPK Gunung Sahari bernama Evi Pada tgl 11 Maret 2003, pukul 12 siang, saya menelepon ke BPK PENABUR cabang Gunung Sahari di nomor telepon 421-4824 dan diterima oleh wanita tua, yang kemudian saya ketahui bernama Evy (atau Evi). ‘Beliau’ sangat tidak sopan dan ketus sewaktu melayani saya yang menanyakan berapa biaya masuk untuk kelas SD. Selain menolak untuk menjawab, wanita ini juga menuntut agar saya tidak memanggil dia dengan sebutan “mbak”, tapi harus memanggil dengan sebutan “ibu”. Saya sama sekali tidak mengetahui adanya peraturan demikian di sekolah Anda karena menurut saya arti dari kata “mbak” adalah “kakak”, dan itu adalah panggilan umum yang sopan dan dapat dipergunakan dalam komunikasi sehari-hari. Yang mengherankan saya, Evy menolak membantu saya (waktu saya menanyakan apakah saya bisa memperoleh keringanan dan bila ada, bagaimana caranya) mencarikan solusi thdp masalah yang saya hadapi, tetapi malah lebih RELA membuang2 waktu saya dengan meributkan soal “panggilan” tersebut. Kenapa sekolah sebesar BPK PENABUR dapat mempekerjakan seorang manusia yang tidak mempunyai etika, tata krama dan sopan santun dalam menjawab telepon?? Manusia seperti Evy sepertinya haus kekuasaan dan gila hormat. Sorry to say, but that’s the fact! Lagi pula, apa susahnya sih menjawab jumlah admission fee di telepon?! Kok malah nyuruh orang datang hanya untuk mendengarkan “jumlah yang mengagetkan” secara langsung dari mulut seorang wanita bernama Evy. Kok senang amat mempersulit orang dengan birokrasi yang tidak masuk akal?! Buat apa ada telepon kalau apa2 nyuruh orang datang. Jika memang ini peraturan resmi BPK, tulis sekalian di situs Anda: “TIDAK MELAYANI TANYA-JAWAB VIA TELEPON. PARA ORTU MURID WAJIB DATANG KE CABANG SEKOLAH YANG DIMINATI”. Oh ya, jangan lupa cantumkan pula tata tertib bertelepon, bahwa ORTU MURID WAJIB MEMANGGIL PARA PENGURUS DENGAN SEBUTAN BAPAK/IBU. Rupanya bukan hanya pejabat politik saja yang gila dan haus kehormatan, bahkan pengurus (yg saya asumsikan beragama Kristen) sekolah spt BPK pun gak mau ketinggalan!!! Pada saat itu pula, karena kecewa dan marah diperlakukan demikian, saya posting complain ke situs BPK sebanyak 2 kali. Eh pada jam 14.00 saya liat postingan saya itu sudah di-delete oleh webmaster situs BPK. Apakah begini cara kerja BPK dalam menghadapi complain dari customer?? Tindakan yang bertanggung jawab dan dewasa adalah menjawab postingan saya, bukan malah men-delete-nya!!! Dengan tindakan pengecut seperti itu, image saya thdp BPK PENABUR semakin buruk. Sekolah macam apa ini yang tidak bisa menghargai orang tua murid! Bukankah ilmu dengan


sopan santun harusnya sama2 sejalan? Percuma saja mengajarkan intelektualitas tapi para pengurusnya tidak bisa bersopan santun dan tidak mempunyai etika sama sekali terhadap orang lain. Jangan mentang-mentang sekolah bagus lantas meremehkan para ortu murid. Anda pikir saya mau mengemis dan merendahkan martabat saya hanya karena dipersulit untuk memperoleh informasi? Hoho‌ tunggu dulu ya. Masih banyak sekolah lain yang bersedia menjawab telepon saya dengan sopan dan nicely. Semoga cerita ini bisa menjadi masukan bagi para ortu murid lainnya utk berpikirpikir dulu dalam memilih BPK sebagai sekolah putra-putrinya. Toh masih banyak sekolah lain yang tidak kalah bagusnya daripada BPK. Buat apa bayar mahal2 kalau diperlakukan seperti sampah oleh pengurus BPK yang pengecut dan tidak bertanggung jawab!!! Saya sungguh kecewa dengan sikap BPK PENABUR. "EW" Ps. Postingan saya terus di-delete oleh webmaster BPK. Saya barusan posting lagi di website Anda, dan di-delete kembali oleh webmaster BPK. Apakah ini tindakan terpuji?? Tolong dijawab!!! Bila Anda mau main keras, saya juga tidak akan ragu lagi akan mem-forward email saya ini ke seluruh milis di internet, dan email saya akan saya kirim ke surat kabar KOMPAS. Dengan ada kata-kata dari Ibu "EW" sbb: "Sori yah kalau kata2 saya di situs BPK gak berkenan di hati bapak" dan ada kesediaan dari Ibu Effy untuk kirim e-mail permohonan maaf maka selesailah peristiwa di atas. Tetapi peristiwa ini perlu menjadi bahan introspeksi agar selalu hati-hati kalau jawab telepon. Semoga peristiwa demikian tidak terulang kembali. Amin. Bambang Gunawan, 12 Maret 2003 From: "yongky.hartono" Date: Wed, 12 Mar 2003 15:25:40 +0700 Pak Bambang, Infonya sangat bermanfaat bagi kita semua, baik guru, kepala sekolah, pejabat struktural dan juga pengurus (karena nama "pengurus" disebut-sebut). Rasanya memang jauh lebih bijaksana "menghadapi" apapun permasalahan yang timbul, daripada berusaha untuk menghindari, menunda, apalagi melupakannya. Kita semua dapat belajar dari kasus ini, yang mudah-mudahan mengingatkan kembali kita semua bahwa kita berada dalam lingkungan pelayanan pendidikan, yang berada di tengah masyarakat yang majemuk, yang seringkali menuntut kita untuk bertindak tanpa kesalahan sedikitpun. Apakah perlu dipertimbangkan untuk membuat guidelines dalam standard berkomunikasi (khususnya lewat telepon), dimana umumnya pertanyaan dari orangtua seringkali muncul pada masa-masa PSB, sehingga dapat disusun semacam panduan (Q & A ) terhadap hal-hal yang seringkali ditanyakan oleh orangtua murid. Salam, Yongky Hartono


From: "christian" Date: Wed, 12 Mar 2003 15:56:49 +0700 Mendengar dan membaca kisah dibawah ini saya sangat sedih dan bercampur kecewa kalau ini memang benar-benar terjadi ditengah-tengah usaha kita untuk merubah citra kita selaku sekolah kristen. Kepada Ibu Effy, Kita harus bisa belajar meminta maaf kalau memang itu kesalahan kita. Saya mohon Ibu segera meminta maaf kepada ybs ( terlepas dari argumentasi kita salah atau benar )...!! Kepada seluruh Pejabat struktural ( terutama yang berhubungan langsung dengan siswa / orang tua siswa ), saya MOHON DENGAN SANGAT AGAR KITA BENARBENAR BISA MENUNJUKAN 3S ( SENYUM, SAPA, SANTUN ). Terima kasih atas pengertian Bapak Ibu sekalian . Salam, CH From: "Kepala SDK 3 BPK PENABUR Jakarta" Date: Thu, 13 Mar 2003 02:14:51 GMT Subject: [pjbstruk] Permohonan Maaf Kepada Ibu "EW" yang saya hormati Dengan sangat menyesal saya telah menyakiti hati Ibu pada hari Selasa, 11 Maret 2003 jam 12.00 dengan menjawab telepon dengan kata-kata/ungkapan emosional. Untuk itu dengan kerendahan hati saya meminta maaf. Dari Effy Kepala SD K 3 Gunung Sahari Date: Thu, 13 Mar 2003 10:11:55 +0700 From: "EW" Subject: RE: Permohonan Maaf Terima kasih atas atensi yang diberikan atas complain saya. Permohonan maaf Ibu Effy saya terima dengan tulus. Dengan demikian, permasalahan di antara saya dengan Ibu Effy sudah selesai dan sampai di sini saja. Regards, "EW" From: "Robert R." To: "'Martin Hartono S.'" Subject: RE: Pengurus BPK PENABUR mengecewakan Date: Fri, 14 Mar 2003 18:19:49 +0700 Martin yang dikasihi Kristus, Terima kasih atas forward nya. Venorisa yang saya hormati, Tentu sangat menjengkelkan ketika kita memerlukan sesuatu mendapat perlakuan yang saya juga setuju kalau memang benar seperti itu, kurang layak tingkah lakunya. Ada beberapa hal yang harus diklarifikasi, kami di BPK PENABUR mengenal beberapa istilah, yaitu : komunitas atau insane PENABUR, ini adalah semua komunitas di PENABUR yang terdiri dari : siswa, orang tua murid, guru, karyawan dan pengurus. Pengurus adalah orang yang duduk sebagai pengurus di Yayasan BPK


PENABUR sebagai penyelenggara pendidikan, mereka adalah pekerja social. Komunitas PENABUR saat ini berjumlah lebih dari 42.000 orang. Nah, hampir pasti ibu Evi yang anda hubungi itu di sekolah Gunung Sahari bukanlah salah satu anggota pengurus. Tapi tetap saja, saya sebagai pengurus juga merasa prihatin atas kejadian yang menimpa anda. Dengan jumlah sebanyak itu, tentu saja ada saja yang memang perbuatan kurang terpuji. Saya men cc khan email ini ke orang terkait dengan email anda. Anda juga bisa menghubungi mereka secara langsung. Saya sebagai pengurus PENABUR hendak memohon maaf atas kejadian yang menimpa anda. Kami akan melakukan berbagai corrective actions, namun tentu saya tidak bisa menggaransi bahwa semuanya akan menjadi baik. Kini, kalau ada sesuatu hal yang anda butuhkan tentang BPK PENABUR, silahkan mengontak kami, seperti yang saya tembuskan di email address pada header. Salam, Robert Robianto From: "Robert R." Subject: RE: Pengurus BPK PENABUR mengecewakan Date: Mon, 17 Mar 2003 09:12:10 +0700 Pak Bambang, You have done a good job! Keep it up and thanks a bunch! Salam dan sekali lagi thanks, Robert Robianto From: "Kepala SDK Cikarang BPK PENABUR Jakarta" Date: Thu, 20 Mar 2003 07:14:59 GMT Bp. Bambang G, Yth. Hari ini Kamis, 20 Maret 2003 pk. 13.00 (sepulang pengarahan dari Bidang Kerohanian) saya belajar internet di SDK 9 bersama Ibu Iriani (Waktu pelatihan y.l. saya tdk bisa hadir, karena ada urusan dengan Depdiknas Bekasi). Ada 2 hal yang perlu saya sampaikan ke Bapak : 1). Saya juga baca beberapa surat Bapak, khususnya tentang 'Hati-hati Jawab Telepon'. Saya senang membaca surat Bapak. Sangat arif dan bijaksana. Dan saya berharap masing-masing tidak ada yg merasa dimenangkan atau dikalahkan. Saya juga ingin belajar bijak seperti Bapak. Seolah mampu tetap tenang dan menahan diri dalam menghadapi masalah. Bisa rendah hati dan mampu menguasai diri. 2). Saya ingin banyak membaca surat-surat yg lain, serta menggunakan fasilitas internet spt sekolah lain, tetapi sayang di SDKCKB belum bisa online, meskipun sudah ada modem-nya. Bapak pasti bisa membantu saya? Demikian 'nyobain'-nya, ternyata 'uenak' juga bila di sekolah ada fasilitas internet. Thanks. Suwarno SDK CK

IBU TRESNA DAN MAJALAH


Saya kenal Ibu Tresna pertama kali sebagai pengurus BPK PENABUR Sukabumi k.l. 22 tahun yang lalu. Kemudian 20 tahun yang lalu atas rekomendasi dari D.A Peransi (alm), saya mengusulkan agar Ibu Tresna menjadi karyawan di BPK PENABUR Jakarta dan membantu saya sebagai redaksi Majalah Berita KPS Jakarta yang kemudian ganti nama Berita PENABUR Jakarta seperti yang kita kenal sekarang ini. Tahap berikutnya Majalah Berita PENABUR Jakarta tersebut dipimpin oleh Ibu Tresna sedang saya hanya menyumbangkan tulisan sekali-sekali. Kemudian terbit Majalah Widyawarta untuk konsumsi siswa dan orang tua, kelihatannya ini adalah kreasi dari Ibu Tresna dengan stafnya karena saya sudah mempercayakan sepenuhnya kepada Ibu Tresna. Tanggal 31 Maret 2003 Ibu Tresna akan keluar dari BPK PENABUR Jakarta, terus terang saya agak terkejut karena kebetulan usia Ibu Tresna dan saya adalah sama yaitu akan berusia 59 tahun pada tahun 2003 ini. Jadi masih ada waktu satu tahun sebelum menikmati pensiun. Ibu Tresna telah mengajukan permohonan berhenti Januari 2003 yang lalu tetapi karena kemudian tahu bahwa pada Juli 2003 akan genap 20 tahun kerja di BPK PENABUR Jakarta dan berhak untuk bonus 20 tahun maka minta direvisi untuk mengundurkan diri bulan Juli 2003 yang akan datang. Tetapi sayang sudah diputuskan bahwa Ibu Tresna mengundurkan diri 31 Maret 2003. Buat saya pribadi tentu lebih senang kalau Ibu Tresna mengundurkan diri bulan Juli 2003, kenapa? Karena ada keputusan untuk tidak meneruskan Majalah Berita PENABUR Jakarta serta Widyawarta dan diganti dengan Tabloit PENABUR Jakarta yang akan dicetak sebanyak 25.000 exp. untuk dibagikan gratis kepada seluruh siswa, orang tua dan gereja. Terbitan perdana bulan Juli 2003 dan selanjutnya akan terbit tiga bulan sekali. Ibu Tresna bisa memanfaatkan Tabloit PENABUR Jakarta sebagai karya terakhirnya sebelum keluar dari BPK PENABUR Jakarta. Untuk saya saat ini, mengerjakan majalah dalam bentuk cetakan sudah BOSAN. Tahun 1960-an sebagai mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Indonesia saya dengan Arief Budiman yang kini jadi guru besar di Australia serta teman-teman mahasiswa yang lain menerbitkan Majalah Senat Mahasiswa Fakultas Psikoligi UI. Dalam buku "50 TAHUN PERJALANAN EMAS PENDIDIKAN PSIKOLOGI UI, DARI YANG PERTAMA KE YANG UTAMA" yang diluncurkan di F Psi UI, Depok pada tanggal 1 Maret 2003 dengan jumlah halaman 200, ukuran kertas A4 dan dicetak 3.000 exp. ada satu bab dengan judul "DARI GEMA PSIKOLOGI, ANEKA KEGIATAN KEMAHASISWAAN" pada halaman 180 s.d 197 berisi kutipan dari majalah yang hampir punah ini. Bagaimana ceritanya bisa masuk dalam buku emas tersebut ? Idenya baru timbul ketika Prof. Dr. Sarlito Wirawan Sarwono (Mas Ito) kirim email pada tanggal 24 Januari 2003 sbb: "mBang, terimakasih banget foto-foto lamanya, sangat diperlukan untuk masukan 'Buku Emas' F.Psi UI." Segera ditawarkan bahwa saya masih simpan arsip Majalah Gema Psychologi tahun 1960an ( lihat: http://bg.penabur.org/psy/gema.htm ). Berkat pertolongan Dra. Maria Theresia Sudarminah dari Terapi Edukatif BPK PENABUR Jakarta yang juga


dosen di Fakultas Psikologi UI sampailah di tangan Mas Ito. Langsung dapat e-mail pada tanggal 29 Januari 2003 sbb: "Luar biasa mBang. You're a miracle. Musium hidup. bye, sws". Kemudian tanggal 31 Januari 2003 dapat e-mail lagi dengan komentar sbb: "Saya sekarang sedang sibuk membacai Gema Psikologi, lucu-lucu ya...". Tahun 1970 - 1973, ketika menjadi guru SMPK V ( kini SLTPK 5 ) saya bersama siswa SMPK V menerbitkan majalah OSIS namanya IKAWA. Sayang saya sudah tidak punya arsipnya lagi. Dengan alasan untuk majalah ini Ketua KPS Jakarta waktu itu yaitu Pak Uripto Widjaja memberikan mesin stencil. Tahun 1974 ketika pindah ke yayasan (sekretariat), sayalah yang memulai menerbitkan Majalah Berita PENABUR Jakarta yang waktu itu masih bernama Berita KPS Jakarta. Selanjutnya pekerjaan ini saya serahkan kepada Ibu Tresna. Saat ini saya lebih berminat mengerjakan dan mempelajari "produk untuk masa yang akan datang" seperti LINUX dan VOIP karena saya yakin akan dibutuhkan oleh BPK PENABUR. Sama seperti keyakinan saya ketika mulai belajar INTERNET pada tahun 1995. Waktu itu tidak ada yang dukung bahkan Pak Jimmy pernah berkata (hal ini tidak akan saya lupa seumur hidup) kepada saya sbb: "Tidak melihat manfaatnya internet sehingga tidak bisa memperjuangkan kepada pengurus". Saat itu baru dimulai program CAI sehingga semua SMUK dapat LCD projector yang harganya cukup mahal. Lucunya yang memperkenalkan saya dan memberikan fasilitas akses internet gratis sampai dua tahun adalah adik Pak Jimmy sendiri yaitu Alwin (Franky) Sadikin. ( Lihat laporannya pada: http://bg.penabur.org/1995/ ). Tetapi syukurlah kini Pak Jimmy sudah berubah. Saya berterima kasih, kini dipercayakan menjadi staf humas karena ini bukan pekerjaan baru untuk saya, hal ini dikemukakan oleh Ibu Anne L. Ranti (mantan Staf Ahli dan mantan Kepala Bagian Pendidikan) dari Belanda pada tanggal 2 Maret 2003 sbb: "Menurut saya Pak Bambang sudah jadi humas tidak resmi selama ini. Khususnya dalam bidang TI dari BPK Penabur sehingga dikenal pemerintah, sekolah dan yayasan pendidikan lainnya. Ayo Bang, ajak yang lainnya jadi humas juga. Salam, Anne." Tentu saya akan lebih berterima kasih lagi kalau Ibu Tresna bisa diberikan kesempatan untuk berkarya di BPK PENABUR Jakarta sampai dengan bulan Juli 2003 yang akan datang dan diberikan kesempatan untuk membantu melahirkan Tabloit PENABUR Jakarta sebagai karyanya yang terakhir sebelum meninggalkan BPK PENABUR Jakarta juga agar Ibu Tresna punya KENANGAN MANIS di saatsaat terakhir di BPK PENABUR Jakarta. Inilah permohonan saya. Amin. Bambang Gunawan, 9 Maret 2003

PELATIHAN INTERNET UNTUK KEPALA SLTPK


Pada hari Kamis, tanggal 20 Februari 2003, Kepala SLTPK BPK PENABUR Jakarta telah mengikuti pelatihan penggunaan internet. Diharapkan dengan adanya pelatihan ini dapat mengirimkan e-mail untuk komunikasi serta dapat memasang pengumuman dan prestasi sekolah di web sekolah masing-masing. Dari Tirta Marta BPK PENABUR juga ikut 2 (dua) peserta. From: Kepala SLTPK KM BPK PENABUR Jakarta Sent: Thursday, February 20, 2003 8:54 AM Subject: [milis-ksltpk] kasek sedang belajar internet Yth,Bpk Christian Terimakasih ,untuk kesempaspatan yang diberikan kepada kami untuk belajar menggunakan internet untuk mengirimkan surat kawat kepada orang2 yang kami kenal secara cepat dan canggih,cuma sayangnya teganggan listrik di PML sampai saat ini tidak memungkinkan kami menggunakan komputer karena selalu dibawah 200V ,semoga kendala yang kami hadapi dapat cepat terselesaikan supaya pelajaran ini tidak mubazir srisutjiati ----------SLTPK PENABUR Kota Modern From: "christian" Date: Thu, 20 Feb 2003 14:44:43 +0700 Selamat latihan dan mencoba Ibu Sutji. Masalah Ibu akan saya sampaikan kebagian terkait untuk segera dicari solusinya. Pak.Jimmy/Tju Tju/Mulyono, Apakah sudah dicek permsalahan diatas dan bagaimana solusinya ? mohon laporan segera..


Thanks, CH From: Kepala SLTPK KM BPK PENABUR Jakarta Sent: Thursday, February 20, 2003 9:45 AM Subject: [milis-ksltpk] undangan lomba pml Hallo, semua rekan-rekan Kasek yang terkasih Bangga dong ya, kita sekarang udah tidak oon sekali menggunakan email u/ saling berkomunikasi, cuma biasanya dari pada kita menulis email, kita lebih senang menggunakan telpon genggam yang bapak ibu miliki, karena memang lebih praktis ketimbang harus ngetik-ngetik lagi, tapi ini akan bermanfaat kalau kita berada di tempat yang jauh. Saat ini saya mau mengundang semua siswa ditempat Bapak/Ibu bertugas untuk mendukung acara kami dengan mengikuti lomba-lomba yang kami adakan: a.l: lomba menggambar, majalah dinding dan modern dance. Pelaksaan lomba pada tanggal : 4 April 2003 Undangan serta kriteria lomba akan kami kirimkan minggu ini. Kami siap menunggu keikutsertaan anda. srisutjiati ----------SLTPK PENABUR Kota Modern From: "christian" Date: Thu, 20 Feb 2003 14:09:35 +0700 Subject: Re: [milis-ksltpk] undangan lomba pml Ibu saya menunggu kiriman informasi selanjutnya salam, CH From: "Kepala SLTPK 1 BPK PENABUR Jakarta" Sent: Thursday, February 20, 2003 9:07 AM Subject: [milis-ksltpk] Pelatihan internet Kasek SLTPK di Lab.Cisco Tanjung Duren Jakarta Kepada Yth. Bapak Christian H. Selamat pagi, pak. Saya sedang latihan kirim e-mail bersama dengan kasek SLTPK yang lain. Terima kasih atas fasilitas e-mail ini, sehingga lebih memudahkan komunikasi, praktis dan ekonomis. Mudah-mudahan fasilitas ini tetap terus dapat dipergunakan dengan baik dan lancar(server proxy dipelihara dengan baik). --SURADI BUNTORO KEPALA SLTPK 1 PENABUR JAKARTA From: "christian" Date: Thu, 20 Feb 2003 14:04:47 +0700 Pak Suradi, Selamat menggunakan email ya Pak, betul kita akan usahakan agar fasilitas ini benar-benar bisa kita manfaatkan sebagai sarana komunikasi diantara kita. Selamat


... Pada kesempatan ini sekaligus saya ingin memanfaatkan sarana ini untuk memberitahukan rencana kami pengurus untuk mengadakan kunjungan secara periodik kesekolah-sekolah. Terlampir saya kirimkan file untuk diketahui. Nanti waktu kami kesana nggak usah repot-repot menyediakan macam-macam cukup dikasih minum aqua gelas saja. Terima kasih. Salam, CH Bambang Gunawan, 20-2-2003 From: "Kepala SLTPK 6 BPK PENABUR Jakarta" Sent: Thursday, February 20, 2003 9:07 AM Subject: [milis-ksltpk] latihan internet kepada yth bpk cristian ditempat salam sejahtera selamat pagi pak cris, kami sedang latihan internet. terimakasih atas dukungan yg diberikan. semoga latihan ini berjalan dg baik dan lancar. --Ester Junianti Ka SLTPK 6 BPK PENABUR JKT From: "christian" Date: Thu, 20 Feb 2003 13:48:50 +0700 Ibu Ester, wah saya jadi senang kalau semuanya sudah bisa menggunakan internet. Terus belajar ya Bu supaya tambah pengetahuannya. salam, CH From: "Kasek SLTPK 7 BPK PENABUR Jakarta" Sent: Thursday, February 20, 2003 8:59 AM Subject: [milis-ksltpk] test email Yth. Bpk Christian , Apa kabar? Mudah-mudahan baik semua. Hari ini kepala sekolah sedang belajar internet terima kasih ya untuk kesempatan ini. Besok pengurus datang ke GS ya. See you tomorrow , bye . Ester Lesmana Kepala SLTP Kristen 7 Penabur From: "christian" Date: Thu, 20 Feb 2003 14:40:53 +0700 Bu Ester Lesmana, Rencananya sekolah Sunrise, GS, Kelapa Gading, dan Cipinang akan diberikan program khusus. jadinya pimpinan sekolahnya harus canggih dong...Selamat belajar ya ... Ok besok GS dapat giliran pertama kunjungan pengurus, nggak usah repot-repot...see


you salam, CH From: "Kepala SLTPK 4 BPK PENABUR Jakarta" Sent: Thursday, February 20, 2003 8:59 AM Subject: [milis-ksltpk] latihan internet Kepada Yth. Bapak Christian H Selamat pagi, maaf saya mengganggu Saya lagi latihan internet. Thanks --THOMAS SUSANTO Kepala SLTPK 4 PENABUR JAKARTA From: "christian" Date: Thu, 20 Feb 2003 14:37:06 +0700 Gimana Pak.Thomas, nggak susah kan, semuanya bisa karena biasa. Sekarang segala macam informasi dan saran dapat segera sampaikan kekami secara langsung dengan cepat dan tepat. Thanks. salam, CH From: "p08jkt" Sent: Thursday, February 20, 2003 9:04 AM Subject: [milis-ksltpk] belajar internet Kepada Yth: Bp. Christian Terima kasih untuk perhatian Bapak buat sekolah kami. Sekarang ini para orang tua di Bintaro sedang merasa sangat lega dan gembira tentunya membaca surat edaran yang telah dibagikan. Kiranya rencana yang sudah baik ini berlangsung lancar,sehingga kompleks sekolah Bintaro menjadi kompleks yang setara dengan lingkungannya, iya kan Pak Chris? Tapi bagus juga kalau di kompleks yang baru di bangun juga pendopo. Soalnya selain sebagai aula yang multi fungsi, juga sebagai kelangsungan ciri khusus seperti yang sekarang ada. Selamat pagi Pak Chris, selamat berkarya. --NURSHINTA BERLIANA SLTPK-8 BPK PENABUR JAKARTA From: "christian" Date: Thu, 20 Feb 2003 14:33:03 +0700 Ibu Nur, Semuanya ini berkat kerja keras dan dukungan dari Ibu juga dan teman-teman guru disana. Sekarang yang penting : kita terus doakan agar segala rencana yang sudah disiapkan oleh tim Bintaro yang diketuai oleh Pak The Soemarto dapat berjalan dengan lancar tidak ada gangguan. Kepada Ibu Nur tolong dihimbau rekan-rekan guru dan para orang tua siswa Bintaro agar dapat terus mendukungnya didalam doa khususnya : Agar Pihak jasamarga dan walikota mau memberikan waktu kepada kita untuk pindah paling lambat awal tahun ajaran 2004/2005.


Agar ditempat yang baru dimana kita akan bangun tidak mendapat pertentangan dari warga sekitar. Agar Tim Bintaro dapat diberikan kekuatan dari Tuhan. Kepada seluruh Pimpinan sekolah/staff/pengurus : Mari kita semua mendukung saudara kita dibintaro didalam setiap doa-doa kita. Tuhan memberkati pelayanan kita semua. terima kasih. salam, CH

PELATIHAN VOIP MERDEKA DI DIKMENJUR Pada hari Selasa, tanggal 18 Februari 2003 telah diadakan Pelatihan VOIP Merdeka di Dikmenjur, Gedung E Depdiknas, Lantai 13, Senayan, oleh Dr. Onno W. Purbo. Mula-mula diterangkan teorinya lebih dahulu, kemudian diperkenalkan softwaresoftware yang digunakan, cara modifikasi software tsb dan alat-alat yang digunakan seperti PABX dan Internet Telephony Gateway. Sayang sekali tidak bawa notebook. Mereka yang membawa notebook bisa langsung copy software dan artikel-artikel lain mengenai VOIP yang besarnya 7 GB dari notebook Pak Onno. Karena yang diterangkan masalah yang sangat teknis sekali, sebenarnya yang cocok ikut pelatihan ini adalah staf dari Bagian Sistek bukan saya dan Pak Maman dari Bagian Pendidikan. Pak Onno ada mengusulkan agar BPK PENABUR minta nomor "kode area" yang khusus karena sekolah BPK PENABUR lebih dari 100 dan menyebar di 15 kota. Pada VOIP sebenarnya sudah tidak dikenal lagi "kode area" seperti Jakarta = 021 atau Surabaya = 031 karena tidak dibutuhkan lagi biaya lokal, biaya interlokal bahkan biaya SLI (Sambungan Langsung Internasional), jadi lebih cocok dinamakan "KODE IDENTITAS". Telepon dengan menggunakan VOIP adalah sama seperti menggunakan INTERCOM tetapi bukan di dalam SATU GEDUNG melainkan dalam SATU DUNIA (SEDUNIA). DIKMENJUR sudah punya kode area sendiri utk VoIP yaitu 6288122 Untuk sekolah / unit di Jakarta - 628812221xxxxx Bandung - 628812222xxxxx Bogor - 6288122251xxxx Jogya - 6288122274xxxx Surabaya - 628812231xxxxx Selanjutnya Pak Onno juga menerangkan bahwa VOIP bukan saingan dari TELKOM karena dengan menggunakan VOIP kita punya TELKOM sendiri alias tidak butuh lagi TELKOM, juga tidak perlu keluar biaya ke TELKOM yang


tarifnya akan terus dinaikan. Hal ini tentu analog dengan pengunaan e-mail untuk kirim surat sehingga tidak butuh lagi beli perangko dan harus ke Kantor Pos untuk kirim surat tersebut. Kalau menggunakan E-MAIL (SURAT) tidak butuh KANTOR POS maka kalau menggunakan VOIP (TELEPON) tidak butuh TELKOM. Bagi yang ingin tahu lebih lanjut mengenai VOIP ini, Pak Onno akan ceramah di SMUK 7 Cipinang Indah, pada tanggal 15 Maret 2003, Pukul 9:00 -11:00. Silakan datang. Semoga dengan menggunakan VOIP ini kita menjadi "MERDEKA" terhadap biaya telepon yang akan terus membengkak. Penghematan! Mau? Bambang Gunawan, 19 Feb. 2003


PELATIHAN INTERNET UNTUK KEPALA SDK Pada hari Kamis, tanggal 13 Feb. 2003, telah dilaksanakan penataran internet untuk Kepala SDK BPK PENABUR Jakarta. Sayang karena malam harinya Jakarta turun hujan lebat dan banyak daerah yang banjir, hanya ada 3 (tiga) Kepala SDK BPK PENABUR Jakarta yang hadir. Pertama hadir adalah Ibu Bungah, Kepala SDK 8 (Cawang). Berhubung waktu sudah lewat pukul 8:00 pagi walaupun hanya satu tetapi pelatihan tetap dilaksanakan. Tahap pertama Ibu Bungah diajarkan kirim e-mail ke Pak Christian, Ketua BPK PENABUR Jakarta. Inilah e-mailnya: Kepada yth. Bpk. Christian Saya Ka SDK 8 Cawang mengucapkan terima kasih atas pemberian modem. Sekarang sedang belajar kirim email diajari oleh Bpk.Bambang Gunawan. Apakah Bpk.Christian bisa terima? --BUNGAH M.LASTARI SDK 8 BPK PENABUR JAKARTA Kepala SDK ke dua yang hadir ialah Kepala SDK 7 (Bintaro), inilah e-mailnya kepada Pak Christian.


Pak Christian, saya dari SDK 7 Bintaro sedang belajar internet, meskipun hujan dan banjir di Tanjung Duren kami tetap datang untuk belajar. Terimakasih atas perhatian dan dukungan doa dan sarananya. Yunianti Rahardjo ----------------SDK 7 BPK PENABUR Jakarta Ibu Lydia dari SDK Kota Modern adalah kepala SDK ke tiga yang hadir, inilah emailnya: Yth Bapak Christian Saat ini saya sudah sampai di pelatihan, walaupun hujan deras dan harus jalan kaki dari Hero Tomang sampai Tanjung Duren. Sampai di pelatihan juara ke 3, karena sebelumnya ada Ibu Bungah dan Ibu Yuni, teman-teman yang lain rasanya terjebak macet jadi sampai jam 11 juga belum ada yang kelihatan. Lidia Astuty SD Kristen Kota Modern BPK PENABUR JAKARTA Pada pukul 11:55:19 Pak Christian Handoyo, Ketua BPK PENABUR Jakarta, langsung memberikan jawaban sbb: Ibu Lidia .. GOOD Ketekunan dan keinginan Ibu untuk belajar saya sangat menghargai selamat belajar ya..... salam, CH Ibu Yuni......GOOD saya sangat menghargai keinginan dan ketekunan Ibu selamat belajar terus.... salam, CH Ibu Bungah, GOOD ...walaupun untuk mencapai tanjung duren cukup merepotkan tapi Ibu terus maju untuk belajar...teruskan ..selamat belajar salam CH Saat ini kalau kita klik http://www.bpkpenabur.or.id kemudian pilih lokasi: JAKARTA, maka pada SDK 7, SDK 8 dan SDK ML telah bisa dibaca BERITA dan PRESTASI dari masing-masing sekolah yang terbaru. Semoga Kepala SDK yang lain tidak lama lagi juga memiliki kemampuan yang sama. Bambang Gunawan, 15 Feb. 2003

Server ke dua di Bitnet


Bulan Februari 2003, persiapan dilakukan untuk memasang server ke dua di Bitnet. Irwan Hadi yang berada di Amerika Serikat, nun jauh di sana, masih tetap terus mau membantu. Inilah usulan dan pemikirannya. At 23:57 07/02/03 -0700, Irwan Hadi wrote: Saya baru test antara Linux Debian 3.0 dan FreeBSD 5.0 di komputer lab di sini. Terus terang sih kalau bagi saya FreeBSD 5.0 lebih mudah di setup dibanding Debian 3.0. Pada dasarnya kalau bagi yang belum pernah pengalaman megang server, install FreeBSD 5.0 paling cukup dilakukan 2 - 3 X sebelum sempurna, sedang install Debian bisa 3 - 4 X baru sempurna. Kalau saya pikir tergantung sistek saja mau pakai FreeBSD atau Debian. 2 2 nya relatif sama. Kalau servernya sudah siap saya pikir Pak Bambang install ICQ saja di komputer Pak Bambang (http://www.icq.com), terus sambil servernya diinstall kita sambil ngechat juga, sehingga saya bisa beri step by step instructionnya secara online, dan kalau ada masalah bisa ditanya secara langsung. Untuk masalah servernya sendiri kalau bisa saya sarankan lebih baik punya 2 Ethernet card, ini karena hal berikut:

Anggap tape drive ada di [Server 2]. Nah kalau [Server 1] ingin dibackup tentu hasil dump(8) terhadap filesystem di Server 1 perlu dikirim ke [Server 2]. Nanti setelah itu [Server 2] akan menyimpan datanya ke tape yang ada di [Server 2]. Berhubung data yang ada di [Server 1] bisa saja mencapai order beberapa giga bytes, maka kalau kita tidak mempunyai network interface ke dua, yang menghubungkan ke 2 server ini khusus untuk backup, data dari Server 1 perlu dikirim ke Server 2 melalui switch Bitnet. Ini dapat mengacaukan perhitungan penggunaan bandwidthnya Bitnet, dimana Bitnet mungkin saja mencharge kita untuk pemakaian bandwidth ini, walau sebenarnya trafiknya hanya antara server kita saja. Kalau kita punya interface khusus untuk backup, maka data beberapa giga bytes tersebut tidak perlu lewat switch nya Bitnet karena bisa lewat interface ke dua tersebut (tentunya perlu dikonfigurasi dulu). Nanti kalau Ukrida pasang server juga, maka posisinya bisa dibuat seperti ini:


Untuk IP address untuk interface backup tersebut bisa diberi misalnya 192.168.0.1/255.255.255.0 untuk server 1, terus 192.168.0.2/255.255.255.0 untuk server 2, dan 192.168.0.3/255.255.255.0 untuk server Ukrida. Tiba-tiba masuk usulan dari Pak Adi (sistek) sbb: Date: Mon, 05 Jan 1998 09:47:26 +0700 From: adi Saya usul bagaimana kalao di bitnet servernya satu saja nanti ditambahkan / diupgrade dengan unit baru yang full dengan tape backupnya. Sayang kalau 2 kita di charge 2 unit X 1,600.000 sebulan , kalau satahun berarti 19,2 juta bila tambah 1 server khan sayang. Gimana Irwan dan Pa Bambang, ini usul aja lho. salam adi Usulan di atas dijawab oleh Irwan Hadi sbb:

Masalah server server.bpkpenabur.or.id (untuk selanjutnya disebut server Penabur) semakin lama peran dan fungsinya semakin kritis. Contoh, jika pada tahun 2000 server ini tidak beroperasi, ya tidak masalah. Toh untuk email @bpkpenabur.or.id masih bisa dikembalikan dihost di Bitnet. Untuk www.bpkpenabur.or.id juga bisa dikembalikan di host di Bitnet. Tapi sekarang ini, setelah servernya sudah 3 tahun berfungsi, fungsi dan peranannya juga semakin meningkat. Sekarang ini, kalau seandainya servernya crash, maka bisa dikatakan satu BPK PENABUR akan shutdown. Tidak ada email yang bisa dikirim ke @bpkpenabur.or.id, tidak ada orang yang bisa akses informasi mengenai BPK Penabur, dsb. Dalam 3 tahun mendatang, atau mungkin 5 tahun mendatang, fungsi dan peranan server ini akan terus semakin meningkat, misalnya kalau on-line based course mulai diterapkan. Misalnya siswa bisa mengirim pekerjaan rumahnya melalui e-mail ke gurunya, dsb. Jadi pada dasarnya fungsi, nilai dan peranan server itu terus semakin meningkat sejalan dengan waktu, dan tidak mungkin bagi kita untuk mundur.


Sekarang kalau dilihat dari fungsi dan peranan server ini, sudah saatnya kita butuh minimal 2 server, sehingga kalau salah satu server mengalami downtime, maka tidak seluruh BPK Penabur akan shutdown juga. Dengan kata lain maka load servernya dibuat setengah setengah, misal 1 server menghandle web, email untuk d01jkt-d05jkt, p01jkt-p03jkt, a01jkt-a03jkt, dan server kedua menghandle sisanya. Mungkin dalam beberapa tahun mendatang, kita bisa butuh 3 server jika loadnya semakin meningkat.

Masalah co-location Ide untuk co-locate servernya di bitnet, dan satu lagi di commerce.net memang baik, hanya ada masalah, dimana: 1. Suatu server yang peranannnya kritikal, wajib hukumnya untuk mempunyai backup, karena jika server itu crash, informasi yang hilang bisa dikembalikan. 2. Harga tape drive itu lumayan mahal. Untuk model server Penabur kemungkinan dibutuhkan tape entah DDS-4 (DAT / Digital Audio Tape), atau DLT (Digital Linear Tape). Satu tape drive itu harganya berkisar antara $800 (DAT) sampai $2000 (DLT). (DLT lebih reliable, makanya harganya lebih mahal). 3. Ide untuk tiap server punya tape drivenya sendiri sendiri rada non-sense, karena 1 tape drive sebetulnya bisa saja melayani beberapa server. Nah anggap kita hanya ingin beli 1 tape drive saja, dan dipasang di 1 server, sedang tape drive ini direncanakan untuk bisa membackup 2 atau lebih server. Maka yang jelas perlu dilakukan adalah kedua server ini letaknya harus berdekatan, atau dengan kata lain terhubung ke hub/switch yang sama. Ini diperlukan, karena servernya kita itu di-colocate di ISP. Karena servernya di-colocate di ISP, maka pihak ISP menghitung penggunaan bandwidth server itu dengan me-monitor switch port server tersebut. Kalau servernya letaknya berjauhan, maka data dari satu server yang tidak memiliki tape drive perlu di dump via network, dan ini berarti kita harus bayar bandwidthnya. Sekalipun trafiknya itu hanya antara servernya kita sendiri, tapi tetap kalau dilihat dari pihak ISP itu maka setiap bit yang melewati switch port ISP akan dihitung, dan kita tentu tidak mau bayar extra untuk bandwidth untuk trafik backup ini.

Masalah biaya Masalah biaya untuk co-locate memang akan terus meningkat sejalan dengan jumlah server yang dihost. Jadi semakin banyak server yang di-colocate ya, biaya bulanannya juga akan semakin tinggi. Jika kita sudah punya beberapa server, dan biaya co-locate dirasa meningkat, maka ada baiknya dipikirkan jika servernya dicolocate di tempat sendiri saja (alias di Tanjung Duren/TD).


Ada baiknya dipikirkan biaya untuk networkisasi Tanjung Duren yang sudah dari tahun 2000 didengungkan tapi nggak ada realisasinya sampai saat ini ditambah dengan biaya sewa leased line ke ISP, apakah lebih murah atau tidak dengan biaya untuk co-locate servernya. Jadi dengan kata lain kita bisa seperti Atma Jaya yang di tahun 1999 sudah punya 12 server, tapi semua di-colocate di tempat sendiri saja. Perhitungan yang perlu dihitung itu adalah sbb: [Biaya colocate setiap bulan+ biaya telepon untuk line internet di TD setiap bulan + biaya tagihan Internet di TD] apakah lebih besar, sama, atau lebih kecil dengan [Networkisasi Tanjung Duren + sewa leased line + biaya tagihan Internet]. Kalau kita sudah punya beberapa server yang perlu di-colocate + Ukrida juga, saya pikir biaya Networkisasi Tanjung Duren + sewa leased line + biaya tagihan Internet jatuhnya bisa lebih murah dibanding ngotot co-locate di ISP. Juga yang perlu diingat adalah kita bisa punya penghasilan tambahan dari faktor X, misalnya: 1. Dengan TD dinetworkisasi, dan memiliki link internet yang cepat maka siswa yang sekolah di TD, entah itu SMUK 1, SMEAK, STMK, SMFK, dsb. mungkin tidak akan keberatan untuk membayar biaya Rp. 5.000,- per bulan untuk Internet. Kalau kita punya total 2000 siswa, total penghasilan adalah Rp. 10,000,000.-Saya pikir asal aksesnya cukup cepat, siswa juga tidak keberatan. 2. Kita bisa menjadi semacam ISP juga, jadi seperti Atma Jaya dan Binus yang bisa memberikan akses Internet khusus untuk staf dan siswa. 3. Kita juga akan mempunyai nama baik juga, sebagai lembaga pendidikan yang memiliki jaringan network yang baik. Terima kasih kepada Irwan Hadi dan Pak Adi untuk usulan dan pemikirannya. Semua ini perlu diabadikan karena berguna sebagai pedoman bagi mereka yang belum tahu dan ingin tahu. Bambang Gunawan, 10 Februari 2003

CERAMAH INTERNET PADA PEMBINAAN PENGURUS BPK PENABUR Pada tanggal 25 Januari 2003, hari Sabtu, telah diadakan ceramah Internet sebagai Media Pembelajaran kepada seluruh pengurus BPK PENABUR dari 15 kota. Karena ada serangan virus sempat senewen.


Pagi hari akses internet dari Grand Hotel Lembang berjalan mulus dan sempat mengajarkan Pak Adam Martani dari Bandung untuk create admin dari tiap-tiap sekolah BPK PENABUR Bandung pada Website BPK PENABUR yang baru. Siang hari ketika presentasi mengenai internet harus dimulai, tidak bisa akses ke Website BPK PENABUR yang baru. Terpaksa Ibu Itta The memperlihatkan Web TKK 3 BPK PENABUR Jakarta hasil kreasinya secara offline. Selesai Ibu Itta The, Pak Rizal Tandrio cerita pengalamannya memanfaatkan internet untuk paduan suaranya juga secara offline. Untunglah ketika Pak Teguh Santoso presentasi, sekitar pukul 14:30 akses ke Web BPK PENABUR bisa dilakukan. Kebetulan sekali info masuk dari Bandar Lampung, ada kiriman file renungan malam melalui e-mail. Segera e-mailnya dibuka pada layar lebar dan dibaca bersama seluruh peserta. Ini benar-benar surprise! Semoga dengan bukti e-mail dari Bandar Lampung ini lebih dirasakan manfaat dari internet. Bambang Gunawan, 4 Februari 2003 Pak Elan Saragih dari Bagian Sistek sedang menerangkan fungsi Student Center yang terdapat di Website BPK PENABUR yang baru.

Pak Rizal Tandrio sedang cerita pengalamannya memanfaatkan internet untuk paduan suaranya.

Ibu Itta The sedang menerangkan website TKK 3 BPK PENABUR Jakarta kreasinya.


Pdt. Kuntadi sedang membahas masalah spiritualitas.

Pak Robert Robianto sebagai Ketua Umum BPK PENABUR sedang memberikan kata sambutan.

Pdt. Ellisabeth Hasikin saat Kebaktian Pembukaan.

Ir. Beng Sugiharto memberikan kata sambutan sebagai Ketua Panitia.


Ibu Lilis Tanumihardja sebagai MC pada awal acara.

Foto-foto para peserta Pembinaan Pengurus BPK PENABUR:


Foto-foto di bawah ini dari camera SMUK 7 BPK PENABUR Jakarta


Foto-foto di bawah ini dari camera BPK PENABUR Bandung


INTERNET di TKK & SDK BPK PENABUR Jakarta Pada tanggal 17 Desember 2002, pagi, Ir. Jimmy Sadikin, Direktur Pelaksana BPK PENABUR Jakarta meminta tolong agar dibuatkan milis setiap jenjang termasuk TKK & SDK. Segera dijawab oleh penulis: "Buat apa karena TKK dan SDK BPK PENABUR Jakarta belum punya akses internet". Langsung Pak Jmmy berkata dengan penuh keyakinan: "Februari 2003 semua TKK dan SDK BPK PENABUR Jakarta dapat internet". Dengan penuh rasa penasaran penulis berkata: "Benar nih?".


Kini pupus sudah rasa penasaran tersebut dengan adanya e-mail dari Ir. Christian Handoyo, Ketua BPK PENABUR Jakarta sbb: From: "Christian Handoyo" Date: Thu, 30 Jan 2003 12:48:50 +0700 Kepada seluruh jajaran Pimpinan sekolah/Sekretariat yang saya kasihi, Selamat datang didunia komunikasi kita yang baru, marilah kita semua memulai suatu budaya dan kebiasaan baru dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan menggunakan dan memanfaatkan internet sebagai sarana untuk : berkomunikasi, sharing informasi, menggali informasi, karena banyak sekali manfaat yang dapat kita rasakan seperti : 1. CEPAT / INSTANT ; informasi dapat disajikan dengan cepat tanpa dibatasi dengan birokrasi ekspedisi 2. AKURAT ; informasi yang sampai benar-benar akurat dan benar 3. EFISIEN ; meminimalisasi biaya ekspedisi, kertas, dan waktu dan banyak lagi manfaat yang lain. Saya sudah mencanangkan forum komunikasi by internet ini dapat berjalan secara maksimal efektif paling lambat akhir Pebruari 2003 ( lebih cepat lebih baik dan itu merupakan prestasi bagian sistek selaku penanggung jawab tugas ini ), oleh karena itu saya mengharapkan dukungan dan partisipasi dari Bapak / Ibu sekalian seperti : • • •

Segera laporkan kesistek jika ada dari Bapak/Ibu yang belum terpasang infrastrukturnya ( komputer,modem dlsbnya ) Segera luangkan waktu untuk memulai walau dengan penuh keterbatasan ( BISA KARENA BIASA ) Biasakan mendown-load email minimal 3 x ( pagi waktu masuk kerja, siang saat istirahat makan, dan sore sebelum pulang ) agar tidak ketinggalan berita / informasi. Jawablah setiap email yang membutuhkan respon jawaban

Untuk Pak. Jimmy dan Sutadi, Segera selesaikan seluruh infrastruktur yang belum terpasang. Segera diatur waktu untuk memberikan training singkat kepada Kepala Sekolah. Segera buatkan manual cara penggunaan yang simple dan mudah dipelajari. Buatkan hotline service untuk berbagai pertanyaan yang mungkin ada. Pak. Bambang, Agar diatur dan diorganisasikan dengan baik adminstrasi trafiknya. Buatkan atau informasikan hal-hal yang berguna buat Bapak dan Ibu kepala sekolah. Sekali lagi saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas partisipasi dan kontribusi bapak dan ibu sekalian. Salam dari seluruh pengurus,Tuhan memberkati jerih payah bapak ibu sekalian.


salam, Christian H Dr. Jos Luhukay, pada tahun 1996 ( baca http://www.bpkpenabur.or.id/kwiyata/76/laporan6.htm ) telah mengemukakan sbb: "Salah satu manfaat Internet adalah dalam menggalang komunikasi antar-sejawat (yang biasanya sangat "gawat"). Tantangannya adalah bagaimana meningkatkan komunikasi ini tanpa harus mengeluarkan dana berlebihan." Semoga harapan di atas cepat tercapai. Bambang Gunawan, 2 Februari 2003

IT ITU MASA KINI Pengurus BPK PENABUR Jakarta, Pak Martin PH Panggabean, Ph.D. menulis sbb: Date: Mon, 20 Jan 2003 16:50:24 -0800 (PST) From: Martin Panggabean IT itu masa kini. Jadi kalau kita sekarang tidak bisa IT, itu kita hidup di dunia kemarin. Yang mesti kita pikirkan di Komdik malah trend masa depan (apakah masih ITU) yang harus kita antisipasi karena anak-anak kita akan masuk cari kerja 8 tahun lagi. Menarik sekali pernyataan Pak Martin Panggabean, pengurus BPK PENABUR Jakarta di atas. Sebelumnya saya ada terima pernyataan di bawah ini dari Ketua Umum BPK PENABUR. From: "Robert R." Date: Thu, 12 Dec 2002 09:19:34 +0700 Saya ada statistik yang mengatakan bahwa by 2010 setiap orang di dunia akan menjadikan internet on demand sebagai utility ke 5, setelah air, listrik, gas, telepon. Beberapa tahun yang lalu Pak Antonius Tanan di depan orang tua murid telah memberikan pernyataan bahwa penemuan internet telah dapat disejajarkan dengan penemuan listrik. Ada yang bisa memberikan masukan yang lain? Menarik sekali perubahan visi dari Microsoft. Kalau dulu bersemboyan: "a computer on every desk and in every home" (komputer di setiap rumah dan meja) maka kini berubah menjadi: "empowering people through great software, anytime, any place and on any device" (memudahkan akses informasi kapan saja, di mana saja, dan alat apa saja).


Bagaimana dengan BPK PENABUR ? Dengan adanya workshop pembelajaran berbasis internet ( http://bg.penabur.org/e-du/ ) maka bisa dibuatkan visi sbb: "Memudahkan belajar kapan saja, di mana saja dan guru siapa saja". Bisa ? Mungkin ? Bambang Gunawan, 22 Januari 2003

LEBIH KENAL PSKD DARI PADA BPK PENABUR Harus diakui kalau masyarakat lebih mengenal PSKD karena Direktur Pelaksana PSKD yaitu Pak Tunggul Siagian sering masuk koran dengan pendapat dan pernyataannya mengenai masalah pendidikan di Indonesia. E-mail di bawah ini yang berasal dari Prof. Dr. Sarlito Wirawan Sarwono, Dekan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia menjadi bukti nyata. Date: Fri, 17 Jan 2003 12:38:46 +0700 (WIT) From: sarwono@sarlito.com mBang, kamu pernah jadi psikolognya sekolah-sekolah PSKD kan? Sekarang di Ukrida ya?? Datang ya tanggal 1 Maret, di kampus. Dan jangan lupa kirim e-mail ke liputanpsi@yahoogroups untuk join milis alumni untuk memonitor setiap perkembangan kegiatan Dies. sarlito Saya kerja di BPK PENABUR sejak tahun 1970, tidak pernah berhenti dan tidak pernah pindah. Koq, dibilang "jadi psikolog sekolah-sekolah PSKD?". Interpretasi saya ialah Prof. Sarlito lebih kenal PSKD dari pada BPK PENABUR. E-mail berikut saya terima lagi dari Prof. Sarlito sbb: Date: Tue, 21 Jan 2003 12:16:48 +0700 (WIT) From: sarwono@sarlito.com mBang, tambahan ceritamu very good. Mudah2an masih keburu aku susulin ke seksi buku (Magda Wenas). Oh ya, jangan lupa join milis: liputanpsi@yahoogroups, untuk mengikuti perkembangan acara dies. sarlito Semula saya hanya nulis alinea pertama saja tetapi karena dapat laporan dari Amerika Serikat mengenai Ricky yang baru wisuda di USAF (United State Air Force) segera ditambahkan seperti di bawah ini. Kesan & pesan tentang F.Psi UI :


Saya masuk ke Fak. Psikologi tanpa minat. Waktu itu tujuannya hanya pengantarkan teman yang berminat sekali ingin masuk ke Fak.Psi.UI. Sejak SMA dia sudah banyak baca buku psikologi. Karena tidak punya pilihan untuk mendaftar di Fakultas lain di UI jadi ikut-ikutan beli formulir Fak.Psi.UI Selesai seleksi saya yang diterima dan teman saya tsb tidak diterima. Dia sempat marah-marah dan bilang: "Saya tidak percaya lagi dengan tes psikologi". Prof. Slamet Imam Santoso sering berkata bahwa kalau dokter salah diagnose maka pasien akan mati, tetapi kalau psikolog salah diagnose maka pasien akan menderita seumur hidup. Begitu juga kebalikannya kalau psikolog berhasil maka akan dikenang seumur hidup. Tahun 1988 ada yang minta tolong untuk meneliti secara psikologis kelemahan dari calon murid TKK karena kepala sekolah ragu-ragu untuk menerima. Segera serangkaian pemeriksaan psikologis dilakukan. Diperoleh kesimpulan bahwa situasi inteligensi anak cukup baik tetapi banyak kelemahan dalam segi senso-motorik (tulisannya jelek sekali) dan ada sedikit emosional problem. Untuk memperbaikinya diperlukan program latihan yang cukup intensif dan disarankan mengikuti di bagian Terapi Edukatif. Tahun 2003 diperoleh laporan bahwa anak yang hampir tidak diterima di TKK tsb baru saja ikut Wisuda USAF. Setiap tahun selalu memberikan laporan. Cerita lengkapnya bisa dibaca pada situs: http://nita.penabur.org/ricky/ Moga-moga kalau cerita di atas masuk dalam buku Dies Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, bukan saja Prof. Sarlito, tetapi masyarakat lebih mengenal BPK PENABUR. Mohon dukungan doa. Bambang Gunawan, 22 Januari 2003 Terima kasih untuk doanya ketika info tentang: LEBIH KENAL PSKD DARI PADA BPK PENABUR disampaikan dan banyak response seperti di bawah ini.

Tanggal 1 Maret 2003 buku dengan judul "50 TAHUN PERJALANAN EMAS PENDIDIKAN PSIKOLOGI UI, DARI YANG PERTAMA KE YANG UTAMA" diluncurkan di F Psi UI, Depok, pada halaman 165 & 166 dapat dibaca nama PENABUR. Jumlah halaman buku tsb 200, ukuran kertas A4 dan dicetak 3.000 exp. (BG)


From: "Fajar Priyanto" Date: Wed, 22 Jan 2003 16:05:55 +0700 Wah terima kasih atas info sharingnya Pak Bambang. Saya sangat kagum atas prestasi Ricky yang berhasil lulus masuk USAF. Mungkin nanti setelah email mengenai 2 keajaiban yang Tuhan telah berikan atas Ricky telah ada, saya ingin sekali membacanya. Saat ini perusahaan tempat saya bekerja sedang melakukan efisiensi, dan saya termasuk salah satu yang akan terkena dalam bulan Februari ini. Mohon dukungan doa dari rekan-rekan milis. Date: Wed, 22 Jan 2003 16:25:26 +0700 From: Ardian Elkana Saya rasa nggak demikian pak Bambang. Dari orang2 yg saya temui. Mereka lebih mengenal BPK PENABUR daripada PSKD dan mengakui kualitasnya. Don't worry lah. ardian From: "prsjkt" Date: Thu, 23 Jan 2003 00:50:14 GMT Pak Bambang, saya setuju bahwa BPK PENABUR kurang dikenal masyarakat, yang saya tahu seringkali orang diluar PENABUR masih menyebut sekolah "KPS". atau lebih konyol lagi bahwa PENABUR identik dengan "SMAK Pintu Air". Sudah waktunya BPK PENABUR harus memperkenalkan diri lebih luas lagi. Harapan Pak Bambang tentunya harus direspon oleh semua pihak (warga BPK PENABUR). Perlu upaya untuk memperkenalkan BPK PENABUR disamping tentunya dukungan doa yang diminta Pak Bambang. Mungkin dari bagian saya melalui pemasangan iklan rekrutmen yang menyebutkan nama BPK PENABUR Jakarta dengan lengkap, tidak lagi hanya PO Box saja. Kiki. Date: Thu, 23 Jan 2003 13:27:21 +0800 From: Paulus Irawan Dear Pak Bambang, Jangan terlalu gelisah. Di NTU nama BPK PENABUR jauh lebih dikenal dari pada PSKD. :-) Salam hangat, Paulus Irawan From: "christian" Date: Thu, 23 Jan 2003 12:55:34 +0700 to : Pak Jimmy dan Rekan pengurus yang disekretaris/humas, Coba dipikirkan dan direspon dalam bentuk program yang dapat memperkenalkan penabur keluar. Pak.Robert : apakah ada ide dari sisi PH untuk memperkenalkan penabur secara keseluruhan Penabur termasuk didaerah juga. Thanks. salam, CH


Dear all, Maaf baru memberikan masukkan sekarang, krn baru bisa buka Pak Chris & Pak Robert Ada banyak sarana yang kita bisa pakai untuk memperkenalkan BPK Penabur, seperti POR kemarin kalau kita buat tidak hanya u/PENABUR tetapi untuk pelajar se DKI atau se Jawa Barat, atau tahun ilmiah, dengan lomba karya ilmiah pelajar & guru skala nasional, bekerja sama dengan LIPI. Untuk tulisan di koran, biasanya pada hari Jumat di Kompas ada kolom Ilmiah untuk bidang IPA, mungkin Guru-guru ahli kita bisa mengirimkan tulisan ke sana (Pak Nugroho K,Matematika, Pak Eka Susanto, Matematika). Atau mungkin kita bisa ikut program ISO, selain untuk meningkatkan mutu, juga sebagai sarana promosi. Untuk pelatihan jurnalistik akan menjadi program Diklat BPK PENABUR Jakarta, tahun depan. Namun tahun inipun dalam rangka tahun ilmiah telah diselenggarakan pelatihan membuat artikel bagi guru dan siswa. Salam, Ida Fitri Diklat From: "carnelia" Date: Mon, 27 Jan 2003 02:20:49 GMT Met pagi Pak Bambang ! saya udah baca tulisan Bapak,mungkin di PSKD kepengurusan tidak berganti-ganti dan direkturnya concern beneran dengan pendidikan serta memang ada waktu untuk menulis/berceramah dan mengikuti kegiatan ilmiah yang lainnya. Tapi biarlah demikian adanya agar kita tidak sombong karena ada yayasan lain yang ada segi positifnya dan kitapun tidak semua baik kan ?! Salam, Endang S From: "Anne Lies Ranti" Date: Sun, 2 Mar 2003 16:42:34 +0100 Pak Bambang, Sudah lama saya tidak baca-baca melalui e-mail berita mengenai BPK Penabur. Kita ucapkan terimakasih untuk "pengisi" sejarah Pendidikan Psikologi UI sehingga BPK Penabur juga dicantumkan. Saya hanya bisa menduga beliau yang banyak berjasa untuk itu tentu sesepuh kita, sesepuh bidang psikologi di BPK Penabur Jakarta. (BG: Pasti yang dimaksud Ibu Anne ini ialah Prof. Dr. Singgih D. Gunarsa). Apakah ada tokoh-tokoh seperti itu pada saat ini, dari semua tingkat / jajaran dan bidang di BPK Penabur ?. Atas judul menantang dari Pak Bambang ternyata ada tanggapan yang cukup menyentil, ada tanggapan yang menjelaskan kegiatan / usaha yang ada, ada juga tanggapan minta tindakan. Gambaran bahwa tingkat kekuatiran yang ada cukup tinggi dan belum mantapnya "humas" yang ada. Apakah sudah dibaca dan dievaluasi dengan baik hal peta "kepopuleran" sekolah dan yayasan pendidikan di Indonesia ? Apa ukurannya ?. Apakah sudah disusun rencana kerja terpadu untuk tetap selangkah lebih dikenal dari yang lainnya ?. Humas, sebagai sarana penggerak dan bekerja untuk "lebih dikenal" rupanya telah amat diperlukan saat ini. Terutama


karena dikenal dan kepopuleran rupanya menjadi salah satu penentu in-put bagi sekolah atau yayasan pendidikan. Menurut saya Pak Bambang sudah jadi humas tidak resmi selama ini. Khususnya dalam bidang TI dari BPK Penabur sehingga dikenal pemerintah, sekolah dan yayasan pendidikan lainnya. Ayo Bang, ajak yang lainnya jadi humas juga . Salam, Anne. From: "Dinah Tanuatmadja" Date: Mon, 03 Mar 2003 10:20:40 +0000 Mau ikutan kasih masukan. Hari Jumat dan Sabtu kemarin saya (bersama Ibu Ima dan Pak Hendro S) ikut persiapan pelaksanaan akreditasi yang dilakukan oleh BMPS (Badan musyawarah perguruan swasta) se DKI. Keikutsertaan kami yang mendadak ini (diberi tugas Kamis sore pk. 15.00) mudah-mudahan dapat memberikan kontribusi PENABUR bisa lebih dikenal di kalangan masyarakat. Dalam kegiatan 2 hari ini, memang tampak bahwa PSKD lebih dikenal dan dekat dengan kalangan birokrat di Subdinas Depdiknas DKI, karena Pak Toenggoel S dan Pak Simorangkir (yang kita sudah tahu kalau beliau berdua memang punya concern dengan pendidikan dari dulu) sebagai orang yang punya hajatan kegiatan. Saya merasakan adanya anggapan bahwa ukuran terkenal kalau sering disebut-sebut oleh kalangan pemerintahan secara formal, misal pada saat peluncuran buku di UI atau seperti kegiatan yang dilakukan oleh BMPS dengan motornya pak Toenggoel dari PSKD itu. Padahal terkenal bisa saja melalui berbagai cara, misal berprestasi di luar negeri dll. seperti masukan yang sudah diberikan melalui milis. Tapi bagaimanapun juga saya setuju kalau ada kebijakan dari yayasan untuk memikirkan ini. Saya jadi teringat dengan ibu Hetty yang dulu sangat dekat dengan kalangan birokrat. Apakah beliau masih terlibat dengan PENABUR? Saya ingat waktu itu diminta beliau sebagai nara sumber untuk memberi masukan tentang buku paket yang dipakai di sekolah kejuruan.Saya juga teringat kalau mesin CNC bantuan untuk STM sumbangan pemerintah melalui masukan dari ibu Hetty, yang waktu itu duduk sebagai salah satu pengurus BMPS. Saya pikir PENABUR memerlukan orang-orang yang bisa melobi ke birokrat dan bergaul disitu dengan luwes, melalui BMPS. Maju terus BPK PENABUR. Saya yakin dan percaya banyak SDM yang mampu untuk mengharumkan BPK PENABUR di masa yad.

WEBSITE PONDOK REMAJA PGI Pada hari Jumat, tanggal 10 Januari 2003 Pondok Remaja PGI telah diresmikan. Dengan biaya 5,2 milyar rupiah kini telah berdiri dengan megah dan indah bangunan utama serta cottage yang dapat menampung sekitar 200 tamu. Yang


menarik fasilitas internet dan website juga tersedia. Kalau kita klik: http://infopuncak.com/pondokremaja/ maka akan terlihat gambar kiri atas. Untuk punya website di atas diperlukan dana Rp. 100.000,- setiap bulan. Bagaimana kalau ingin ditambahkan isi (content) dari website tsb? Perlu biaya tambahan, makin banyak makin mahal karena http://infopuncak.com adalah lembaga komersial. Sejak tahun 1999 sudah ada website dengan alamat http://www.pgi.or.id seperti terlihat pada gambar di bawah ini. Hanya sayang tertulis Last Update: 24 Maret 1999. Berarti sudah cukup lama tidak pernah diupdate.

Dengan adanya domain atau website http://www.pgi.or.id sedangkan Pondok Remaja ada di bawah PGI, berarti bisa dibuatkan subdomain http://pondokremaja.pgi.or.id atau http://pr.pgi.or.id Sayang karena http://www.pgi.or.id sampai saat tulisan ini dibuat masih numpang di server Bitnet dan gratis maka diperlukan pendekatan khusus untuk realisasinya. Bagaimana solusinya? 1. Yang paling baik adalah kalau http://www.pgi.or.id memiliki server sendiri dan ada tim pengelolanya seperti yang sudah dilakukan oleh BPK PENABUR. 2. Kemungkinan lain ialah UKRIDA membantu karena di UKRIDA ada Fakultas Teknologi Informasi yang pasti memiliki pakar-pakar dalam pengembangan server dan website. 3. Bila kedua faktor di atas belum memungkinan bisa diujicoba di server BPK PENABUR dengan alamat http://pr-pgi.penabur.org tentu ini hanya untuk sementara waktu saja. Mau pilih yang mana? Bambang Gunawan, 14 Januari 2003

SEKOLAH NEGERI CEPAT MAJU


Internet di BPK PENABUR dimulai tahun1995 berkat diperolehnya akses internet gratis dari alumni. Laporannya dapat dibaca pada alamat: http://bg.penabur.org/1995/ Sekolah BPK PENABUR memanfaatkan internet tahun 1997 dimulai dari SLTPK 2 BPK PENABUR Jakarta sebagai hadiah karena memiliki NEM tertinggi se-DKI Jakarta. Depdikbud (kini Depdiknas) langsung mendaftarkan SLTPK 2 BPK PENABUR Jakarta bersama SMU NEGERI Denpasar mewakili Indonesia dalam kegiatan di SEAMEO Regional School Internet Project yang diselenggarakan oleh SEAMEO RELC Singapore. Laporannya bisa dibaca pada alamat: http://bg.penabur.org/1997/ Kegiatan SEAMEO Regional School Internet Project (SEAMEO RSIP) dilaksanakan pada tahun 1998 dengan datangnya guru dari Singapore untuk mengajar siswa BPK PENABUR. Laporannya bisa dibaca pada alamat: http://seameo1.bpkpenabur.or.id Karena SMU NEGERI Denpasar tidak aktif, pada tahun 1998 hanya BPK PENABUR sendirilah yang mewakili INDONESIA. Tahun 1999 SMK NEGERI 6 Jakarta ditunjuk membantu BPK PENABUR dan berhasil keluar sebagai JUARA ASEAN. Lihat: http://seameo2.bpkpenabur.or.id Kalau pada tahun 1999 yang dominan masih BPK PENABUR tetapi tahun-tahun berikutnya SMK NEGERI 6 Jakarta terus bertambah aktif. Pada tanggal 20 Desember 2002 ketika kembali dari Workshop Pembelajaran Berbasis Internet di Cisarua, saya mampir di SMK NEGERI 6. Saya kaget bertemu siswa SMUK7, segera tanya, ngapain? Mau upload file SEAMEO 5, jawabnya. Sungguh sedih melihat siswa BPK PENABUR harus ke SEKOLAH NEGERI hanya untuk upload file? Saya juga buktikan sendiri dalam hal internet SMK Negeri 6 telah beberapa langkah di depan BPK PENABUR. Kebetulan di SMK NEGERI 6 ada workshop di mana Pak Sunaryo, guru SMUK 2 BPK PENABUR Jakarta ikut serta. Pasti Pak Sunaryo sependapat dengan saya. Berikut ini bukti e-mail dari siswa SMUK 7, kebetulan John saya tugaskan untuk backup SEAMEO 4 yang lalu ke server penabur. From: "John McKillop" Date: Tue, 17 Dec 2002 17:42:51 +0700 Pak Bambang, saya udah mencoba upload kemarin hari senin .. tapi malahan saat lagi list file2 di server PEELLLAAAANNN banget .. nggak tau kenapa.. jadi saya nggak bisa upload, FTP Commander minta list dulu baru mau upload .. entah kenapa .. jadi tidak saya upload, maybe besok pas di SMKN6 .. selagi internet juga cepat :-) Sir


teguh aja dulu juga upload dari sana buat update a07 nya [^_^] .. sorry bgt pak. saya upload besok :-) J_McKillop From: "John McKillop" Date: Wed, 18 Dec 2002 09:12:39 +0700 Pak .. Udah beres!! (SEAMEO IV) thanks Pak :-) regards, John McKillop Semoga kejadian di atas bukan hanya menjadi bahan diskusi yang menarik tetapi harus cepat diputuskan bagaimana reaksi dan aksi kita demi hari depan BPK PENABUR. Bambang Gunawan, 8 Januari 2003

WAJAH BARU WEB BPK PENABUR KOMENTAR UNTUK DESAIN WEB YANG BARU Mulai tanggal 1 Desember 2002 kalau klik: http://www.bpkpenabur.or.id telah tampil desain yang baru. Berikut ini komentar yang masuk. Nama: Ratih kusumawardani (203.130.222.191) Tanggal: 4.01.2003 20:36:03 haiiiiii...... aku alumni sltp bpk penabur bogor tahun 2001! aku seneng dengan adanya website BPK PENABUR bagus loh! Terusin yang perkembangan website ini aku ngedukung terus dan untuk guru - guru BPK PENABUR bogor tetep semangat ngajar yang oc! salam untuk semua siswa - siswi BPK PENABUR! Syallom Nama: Fajar P. (alumni SMAK I thn 89) (202.137.12.24) Tanggal: 2.01.2003 08:13:40 Akses website BPK Penabur cepet juga :) Semoga kemudahan akses ini dapat lebih mendorong para alumni utk terus mengikuti perkembangan almamater tercinta. Komentar saya mengenai tampilan layar yang harus digeser terus menerus menggunakan kursor, itu mungkin karena resolusi monitor anda di setel 640x480 atau 800x600. Sebaiknya disetel menjadi 1024x768 sehingga tampilan menjadi maksimal tanpa harus geser mouse terus menerus. Maju terus BPK!


Nama: Anna Widia (202.59.206.56l) Tanggal: 31.12.2002 18:56:07 Hallo, team BPK! Sukses untuk web-nya dan BPK sendiri. Awalnya saya hanya buka web ini karena cari artikel utk tugas kuliah. Tp kmd saya jadi pengen tau ttg metode pengajaran bahasa asing yg diterapkan di BPK, terutama utk anak2. Mohon saya dikirim beberapa artikel terkait mll email dan apakah di BPK dipelajari Bhs Perancis? Mohon info juga. Terima kasih.. Nama: Erika Tanggal: 17 Desember 2002 Komentar saya tentang BPK PENABUR sangat bagus sekali. Nama: Gabriel Sebastian W Tanggal: 14 Desember 2002 Sangat bagus sekali...................... Nama: Azallea Lesmana Tanggal: 13 Desember 2002 Saya cukup kaget melihat perkembangan website BPK PENABUR. Saya memang sering online dan surf website dan pernah sekali melihat website BPK PENABUR yang lama, (itu pun dulu sekali beberapa tahun yang lalu) dan dibandingkan yang sekarang nampaknya lebih bagus. Lebih keren dan apa ya...high class.. hehe, untuk masalah teknis sih saya tidak begitu ngerti ya.. Dan baru sekarang saya sempat melihat komentar2 yang terpampang disini, banyak yang dari kawan2 angkatan \'96 SMUK V Kelapa Gading. Nama: Denny Lie Tanggal: 13 Desember 2002 Hi! Saya cuma mau komentar tentang sebuah feature penting yg tidak tersedia di website baru ini (juga tidak ada di website versi lama). Dimana option buat \"search\" sesuatu? Saya baru saja mau mencari berita tentang P-321 dari website ini dan menyadari bahwa saya tidak bisa \"search\" di website ini. Saran saya agar feature ini bisa dimasukkan. Thanks! Nama: Eric King (147.251.53.148) Tanggal: 12.12.2002 21:49:07 Pretty good site, well designed & informative, one of best Nama: Robert R (Ketua Umum BPK PENABUR) Tanggal: 07 Desember 2002 Yang paling terasa bahwa kini dapat lebih dijadikan sebagai websitenya seluruh BPK PENABUR, walau tak bisa dihindari sangat kental ke Jakartaannya. Tantangannya adalah bagaimana website ini juga dapat dirasakan dan membantu BPK PENABUR setempat yang belum \'semaju\' Jakarta Nama: bengd (Alumni SMUK 1 BPK PENABUR Jakarta) Tanggal: 07 Desember 2002 Saya baru coba buka web nya BPK PENABUR jadi saya ingin memberikan masukan


kalau bisa yang BPK PENABUR Jakarta terus masuk berita dan ditingkatkan tapi yang daerah ini juga rasanya cepat cepat juga dimasukin supaya informasi dari daerah dapat juga terserap di Jakarta dan yang daerah supaya belajar dari Jakarta supaya tambah maju. Teriring salam & doa Nama: "Winoto" Tanggal: Thu, 5 Dec 2002 01:30:33 -0800 Wah, website PENABUR jadi kelihatan lebih bagus. Lebih modern dan profesional ^^ Tapi bar bagian bawah yg ttg student center sama cek email apa tidak terlalu besar? halaman tengahnya jadi kelihatan sedikit sempit... lalu tombol yg tentang visi kami dll, bukankah akan lebih bagus kalo lambangnya adalah perisai PENABUR? bukan hanya tanda V. Tapi saya senang koq dengan web PENABUR yg baru ini, ada kesan sejuk dan damai... begitu ^^ Tanggal: Tue, 3 Dec 2002 22:51:26 -0800 (PST) Nama: "Yvonne S. Mulyati" (Mantan Guru BK SMUK 1 BPK PENABUR Jakarta) Aku masih belum biasa jadi rasanya enak yang lama, tapi mungkin nanti kalo sudah biasa lain ya. Nama: "Chrysanty Iskandar" (Alumni SMUK 1) Tanggal: Wed, 04 Dec 2002 05:03:42 +0700 Yth Pak Bambang, Selamat untuk "wajah baru" web BPK PENABUR! Sayang sekali saya tak bisa kirim ulang komentar persis seperti komentar pertama yang cuma sepotong masuknya itu, sebab tak ada copy nya, saya hanya mengisi dari kolom "kontak info" yang setelah dikirim langsung menghilang tulisannya. Tapi baiklah saya kirim komentar baru saja: 1. Mengapa kok komentar yang dikirim dari kontak info, hanya masuk kata penyapanya saja? Internet error kali ya? 2. Web baru lebih bagus, kesannya keren, modern, warnanya sejuk buat mata. 3. Tapi kok bagian yang bisa bergeraknya rasanya sempit sekali, maksud saya bagian tengah yang menampilkan informasi dan gambar-gambar itu, tingginya kurang dari separuh tinggi layar monitor walaupun lebar dari kiri ke kanan nya full sepenuh monitor, jadi hanya berupa ruang sempit yang memanjang, akibatnya tulisan, tabel-tabel, foto-foto jadi terpotong dan kurang enak dilihatnya, terpaksa harus geser-geser mouse terus untuk menggulung layar, agar bisa melihat keseluruhan informasi yang ditampilkan. Sekedar usul: apakah tidak sebaiknya bagian yang "mati"/tetap/tidak bergerak di atas dan di bawah itu diperkecil, terutama yang di bawah, atau dipindah ke kiri atau ke kanan sehingga ruang tengahnya lebih tinggi, lebih lega, dan bisa melihat foto tanpa terpotong. Bagian atas dan bawah monitor kan sudah terbuang oleh menu-menu window dan internet explorer nya sendiri, kalau ditambah terbuang oleh menu-menu website lagi, tentu saja makin sempit kan.


Maaf, bukan saya sok ngritik dan tidak menghargai jerih payah membuat web yang sudah bagus ini dan pasti sudah melalui proses pemikiran, pertimbangan, waktu dan kerja yang tidak sedikit, tapi itu hanya pendapat saya saja. Secara umum, web baru ini bagus kok! Semoga Tuhan memberkati Pak Bambang dan segenap staf nya yang membantu pembuatan web ini sehingga kita sekalian ikut menikmati hasilnya. Sekian dan terima kasih. Salam hormat: Chrysanty Nama: "dwenno" (Sukabumi) Tanggal: Tue, 03 Dec 2002 07:54:37 GMT Selamat bp. Bambang, Semoga berita tentang BPK PENABUR bisa diperbaharui terus, sehingga kami bisa mengikuti perkembangannya. Misalnya peneguhan tentang pengurus setempat 20022006. salam dari Wenno Tanggal: 2 Dec 2002 20:21:04 +0700 Nama: Yunardo Semoga sekolah ini bisa terus ditingkatkan mutunya. Yeahhh!!!!!! Tanggal: Mon, 02 Dec 2002 04:45:10 -0700 Nama: Irwan Hadi (Alumni SMUK 3 BPK PENABUR Jakarta) Link ke guestbook dan forum di web BPK PENABUR yang baru kok nggak kelihatan ya ? BTW yang mau inputtin data satu per satu untuk kemudian satu web BPK PENABUR disimpan dalam format database itu siapa juga ya ? :) Nama: "suryacom" (Alumni SMUK 1 BPK PENABUR Jakarta) Tanggal: Mon, 2 Dec 2002 18:15:47 -0800 Yth. Pak Bambang Ganti dong servernya pak. Dan belinya sama Suryacom ... :=) Salam, Surya Lesmana Tanggal: Mon, 02 Dec 2002 09:48:43 +0700 Nama: Atina Osmara (Mantan Pengurus BPK PENABUR Jakarta) Yth. Pak Bambang, Terima kasih, selalu meng-update / upgrade website BPK PENABUR. Mungkin setelah saya tidak di BPK PENABUR Jakarta lagi, saya akan lebih sering mengunjunginya untuk memperoleh info. Maaf, akhir-akhir ini saya tidak banyak waktu senggang untuk mengunjungi websites. Tapi teruslah berkarya / berupaya. Rasanya banyak pengunjung website yang tidak berkirim kabar / memberi feed-back. Tuhan memberkati Pak Bambang sekeluarga. salam, tina


Nama: Heidi (Tirta Marta BPK PENABUR) Tanggal: Mon, 2 Dec 2002 07:44:44 +0700 Memang bagus web design nya....kalau model dulu, kan cari sekolah TM, ada dalam daftar sekolah BPK PENABUR di Jakarta, kalau sekarang si TM ini ada dimana?.....Trima kasih ya, jangan sampai kelupaan ya.....bye... thanks again.... Tanggal: 2 Dec 2002 07:07:46 +0700 Nama: Adi (sistek) Bagus tapi bagaimana di tengah tidak menggunakan frame terbatas jadi panjang aja Nama: "Teguh S." (Wakasek SMUK 7 BPK PENABUR Jakarta) Tanggal: Sun, 01 Dec 2002 23:41:15 GMT 1st Comment untuk web BARU BPK PENABUR, 2 Des., 2002: Cool juga dg. warna violet lembut dan penempatan Mailbox, Berita dan Accessories yang lumayan OK banget. Sedikit feedback: Begitu buka browser, kok keluar iklan di browser terpisah? Ini copy-annya: Try NETFLIX for FREE today! No commitments! Cancel anytime. Kalau dimanfaatkan untuk "IKLAN" berita terbaru dari Yayasan / pretasi dan info sekolah BPK PENABUR manapun seIndonesia nah, ini baru OK. Nama: "Jonathan Haniman" Tanggal: Sun, 1 Dec 2002 18:46:23 +0700 Pak, itu yg bagian student sectionnya gimana loginnnya? username/passnya apa? udah jalan belom pak? isinya apa aja? sorry byk pertanyaan :) Tanggal: 17:52 01/12/02 +0700, Nama: HMI (Pesantren Annida) Bagus! Selamat pak Bambang! Interface-nya juga bagus. Bikin sendiri, atau pake yang sudah lazim (seperti PhpNuke, PostNuke,dsb)? Untuk tambahan fasilitas, coba cek www.hotscripts.com , banyak sekali scripts gratis di sana. salam, hmi Tanggal: Sun, 01 Dec 2002 12:59:55 +0700 Subject: [INFO BPK PENABUR] Desain web yang baru Mulai tanggal 1 Desember 2002 bila Anda klik: http://www.bpkpenabur.or.id akan tampil desain web yang baru. Terima kasih kepada yang telah ikut partisipasi memilih desain web yang baru ini melalui voting beberapa waktu yang lalu.


Semoga menjadi Hadiah Natal bagi BPK PENABUR. Desain web telah diremajakan, hanya sayang servernya belum dilaksanakan peremajaannya. Servernya telah mengabdi kepada BPK PENABUR selama 3 (tiga) tahun terus menerus, 24 jam sehari tanpa istirahat. Mohon maaf kalau desain web yang baru tsb tiba-tiba tidak bisa diakses karena servernya rusak.

ADMIN NASIONAL Keunikan dari web yang baru ini dibuat memakai program PHP dan MySQL. PHP (atau resminya PHP: Hypertext Preprocessor) adalah skrip bersifat serversside yang ditambahkan ke dalam HTML. PHP sendiri merupakan singkatan dari Personal Home Page tools. Skrip ini akan membuat suatu aplikasi dapat diintegrasikan ke dalam HTML sehingga suatu halaman web tidak lagi bersifat statis, namun menjadi bersifat dinamis. Sifat servers-side berarti pengerjaan skrip akan dilakukan di server, baru kemudian hasilnya dikirimkan ke browser. MySQL adalah perangkat lunak pengolah database yang sangat populer, terutama di kalangan sistem operasi berbasis Unix dan merupakan perangkat lunak yang bersifat open source. Sesuai dengan namanya, bahasa standar yang digunakan oleh MySQL adalah SQL (singkatan dari Structured Query Language). SQL merupakan bahasa standar untuk pengolahan database, mulai dikembangkan pada akhir tahu 70-an di laboratorium IBM, San Jose, California. Pada web BPK PENABUR yang baru dibutuhkan 3 (tiga) jenis admin untuk membantu agar selalu informatif dan baru, yaitu: 1. Admin National 2. Admin Kota (Setempat) 3. Admin Sekolah Setiap admin akan diberikan USERNAME dan PASSWORD yang harus dituliskan pada formulir login sbb:


Formulir login tsb dapat diperoleh pada alamat: http://www.bpkpenabur.or.id/center/ Alamat di atas tidak dipublikasikan karena hanya petugas admin saja yang membutuhkannya. Admin Nasional adalah admin tertinggi maka fasilitas yang dimiliki juga paling banyak yaitu home, change password, email information, add user, show user, user management, add kota, show kota, add school, show schools, submit news, show news, prestasi, links, Options, logout Keistimewaan dari Admin Nasional ialah memiliki fasilitas untuk menghapus (delete) bila ada news (berita) yang tidak dibutuhkan atau tidak diperkenankan yang telah diisi oleh Admin Kota (Setempat) atau Admin Sekolah.

ADMIN KOTA (SETEMPAT) Admin Kota (Setempat) memiliki fasilitas sbb: home, change password, email information, informasi, pengurus, add school, show schools, links, prestasi, submit news, show news, logout Berhubung sekolah-sekolah BPK PENABUR tersebar pada 15 (lima belas) kota maka dibutuhkan 15 (lima belas) tenaga yang bersedia menjadi admin dari masingmasing kota.

Khusus untuk Tirta Marta BPK PENABUR kalau pada web yang lama termasuk dalam struktur BPK PENABUR Jakarta maka dalam web yang baru ini ditingkatkan menjadi setaraf "kota" sehingga dibutuhkan juga tenaga untuk Admin Kota.


ADMIN SEKOLAH Admin Sekolah memiliki fasilitas sbb: home, change password, email information, sekolah, links, prestasi, submit news, show news, logout

Kelebihan dari web yang baru ini staf admin yang bertugas untuk update atau upgrade isi (content) dari Web BPK PENABUR tidak perlu menguasai bahasa HTML dan belajar program FTP untuk upload file ke server BPK PENABUR. Asal punya akses internet, bahkan dari warnet di mana saja, bisa dilaksanakan. Semoga Web BPK PENABUR yang baru ini bisa terus meningkatkan CITRA BPK PENABUR. Bambang Gunawan, 1 Januari 2003


(2003) PDF: TULISAN BG 2003