Page 1

BREAKTHROUGH TO BREMEN From: "Uripto Widjaja" Date: Tue, 24 Feb 2004 20:50:56 +0700 Pada permainan sepak bola ada through passes, pemain belakang kepada pemain depan sering menciptakan gol-gol yang cantik dan menarik. BPK PENABUR pada masa lalu mencapai banyak kemajuan-kemajuan sehingga menjadi sekolah favorit karena berani melakukan beberapa BREAKTHROUGH. Kita berani mengambil resiko dimaki orang dengan mulai memungut sumbangan (sebelumnya tidak ada) untuk memperbaiki gaji guru dan perbaikan gedung sekolah yang sudah usang, kita berani mendirikan INSPEKTORAT SEKOLAH yang kemudian menjadi P4 yang sangat besar perannya di dalam usaha menjalankan pendidikan yang up to date dan bermutu bukan hanya di sekolah-sekolah kita sendiri tetapi juga sampai di luar pagar BPK PENABUR. Sdr. Bambang Gunawan berani mengambil resiko dipecat untuk berangkat ke Jerman dan kini kita bisa melihat sekolah-sekolah kita menggunakan alat-alat audio-visual dan komputerisasi di sekolah BPK PENABUR dengan baik yang diprakarsai si BG yang mampu dan berani mengambil tindakan BREAKTHROUGH. Hari ini kita memiliki seorang lain yang bernama Rizal A Tandrio dengan BREAKTHROUGH yang saya anggap sangat berani, membawa nama BPK PENABUR go global untuk ambil bagian di suatu event internasional di Olympic Paduan Suara di Bremen, Jerman. Ia pasti mengetahui membawa 80 anak-anak untuk bertanding di arena internasional ini sangat besar resikonya, persiapannya sudah tentu bukan easy job. Pendekatan kepada atasannya, para pengurus, para orang tua, meyakinkan mereka untuk menyetujui gagasannya. Tentu Rizal tidak menjanjikan keberhasilan menjadi juara, tetapi ia memastikan akan mempersiapkan anak-anak asuhannya sebaik-baiknya supaya dapat tampil terbaik. Mari kita doakan supaya si pemberani yang bernama RizaL A Tandrio ini diberikan Tuhan kesanggupan dan pimpinan serta berkat dalam melakukan BREAKTHROUH membawa BPK PENABUR ke hari depan yang cerah.


Kepada yang setuju saya menyeruhkan MARI KITA BERIKAN DUKUNGAN sepenuhnya!!! Kepada yang tidak setuju saya mohon BERIKANLAH IA KESEMPATAN!!! Dunia maupun negara yang kita cintai Indonesia ini begitu juga BPK PENABUR dan Ukrida membutuhkan pahlawan-pahlawan BREAKTHROUGH untuk mencapai hari depan yang lebih baik dan lebih cemerlang! Siapa menyusul ? Syalom, Uwidjaja From: "Andre Matondang" Date: Wed, 25 Feb 2004 18:04:03 +0700 Boro-boro bawa 80 anak murid, bawa 2 orang ke Eropa saja sudah sulit. Tetapi ini harus kita hadapi, makanya kesatuan dan persatuan di antara penghantar, team inti dan supporter itu perlu. Penonton yang sekarang "lihat angin", coba deh dukung dalam moriel. Jangan sekarang mengumpat, kalau berhasil malahan nomor satu menyanjung. Marilah segala potensi yang ada kita kerahkan untuk memberikan dukungan kepada mereka, paling tidak dalam dukungan moriel. Menurut oom Uripto, berilah ia kesempatan; janganlah mengupat kalau kurang setuju dengan keberangkatan mereka. Berhasil atau pun tidak, kita sudah mulai mencoba menembus acara internasional dan nama kita ada dalam deretan internasional. Selamat berjuang!!!! Andre T.S.M. Matondang


Date: Thu, 26 Feb 2004 15:12:37 +0700 From: atina osmara Thanks untuk info ini Pak Bambang. Saya terkesan akan semangat Pak Uripto. Bukan main ya! salam, tina From: Sumaikuy@.......... Date: Thu, 26 Feb 2004 16:23:27 EST Untuk Pak Rizal Tandrio Dari Yohan Sumaiku Saya salut atas keberanian anda melakukan tindakan BREAKTHROUGH. Saya akan tetap dukung didalam doa semoga berhasil didalam medan kompetisi internasional. Motto BPK PENABUR yaitu ORA ET LABORA, jadi disamping berdoa kita juga bekerja keras sekali, dan usaha keras dari Pak Tandrio sudah pasti akan ada hasilnya. Saya percaya itu. Ada ilmuwan yang mengatakan (saya lupa nama ilmuwan tsb.) Inspiration 1% and perspiration 99%. Jadi, kerja keras itu harus dilakukan supaya membawa hasil. Kalau seandainya kita gagal, kita tidak usah merasa kecewa atau malu, sebab kita sudah usaha kerja keras, dilain waktu kita akan coba lagi sampai berhasil. Thomas Alva Edison mengatakan "I have not failed, I have just found 10000 ways that will not work!" Jadi, yang kita perlukan ialah semangat Pantang Mundur, Pantang Menyerah. Maju terus BPK PENABUR! salam sejahtera dari Golden, Yohan Sumaiku From: "Anne Lies Ranti" Date: Thu, 26 Feb 2004 09:50:16 +0100 Salam, Terus terang saya juga salut dengan keberanian Rizal - dan mendukung kegiatannya. Setiap masa memiliki seorang pemberani untuk mengeluarkan dan menjalankan gagasannya. Tanggung jawabnya sangat berat, semoga ada yang bisa menjadi 'feed-back' dan 'sparing' person yang positif dalam karya ini. Namun yang amat diperlukan adalah 'tulang punggung' yang kuat. Dari jauh saya kurang tahu persoalan yang ada, dan menyesal kurang bisa membantu secara operasional karena baru disini dan keterbatasan lainnya. Kalau temannya Rizal di Eindhoven - saya belum kenal, memerlukan, sebisanya saya akan membantunya.


Tuhan melindungi dan memberkati anakNya. Anne. Date: Thu, 26 Feb 2004 04:00:52 -0800 (PST) From: Ryan Gunawan Well, terlepas dari kontroversi. Good on ya' BPK PENABUR ! That's certainly a one step forward ! Cheers ! Ryan From: Hilda Pelawi Date: Fri, 27 Feb 2004 10:34:17 +0700 Sebuah surat himbauan yang sangat bernas. Saya pikir ini sebuah dukungan yang memberi jiwa dalam sebuah keberanian seorang pembaharu yang berani melakukan breakthrough. Semoga BPK PENABUR membawa panji kesaksian dan pelayanannya terus menapaki sejarah jaman. dari Hilda Pelawi Setelah diucapkan terima kasih, Ibu Hilda Pelawi menjawab lagi: From: Hilda Pelawi Date: Mon, 1 Mar 2004 11:05:51 +0700 Sekali-kali bisa tergugah juga untuk nimbrung di email heee, heee, heee. Selamat bekerja dan melayani Pa.


DARI URIPTO WIDJAJA From Uripto Widjaja Sat Feb 28 12:58:39 2004 Dear Bambang, Terima kasih kepada teman-teman yang mendukung secara materiil maupun doa kepada Rizal si pemberani itu, biar kecil tapi cabe rawit dia itu! Dunia kita tidak akan seperti sekarang majunya, tidak akan senyaman ini jika tidak ada mareka yang berani mempertaruhkan diri, berani mencoba untuk menciptakan ide baru dan barang baru, engga ada listrik, engga ada kereta api, engga ada komputer, engga ada radio, engga ada televisi, engga ada BPK PENABUR, engga ada UKRIDA, engga ada Republik Indonesia! Saya dengar Rizal mau jual rumahnya untuk ongkos PCC ke Bremen, terharu sungguh aku! Syalom, Uwidjaja. DARI RIZAL A. TANDRIO From: "Rizal A. Tandrio" Date: Sat, 28 Feb 2004 22:13:56 +0700 Saya jadi terharu untuk semua dukungan yang diberikan, saya tidak menjadi besar kepala, justru saya semakin khawatir akan lebih banyak orang yang tidak senang kepada saya, makanya saya tulis di email dibawah ini kalo saya takut akan menjadi rame. Saya sih mengerti strateginya Pak Bambang memasukkan tulisan opa di milis, tapi ya sudahlah seperti pesan Ibu Nita, bahwa segala sesuatunya pasti ada pro dan kontra. Ya sekali lagi banyak terima kasih untuk dukungan semuanya, GOD BLESS YOU! At 03:47 PM 2/26/2004 +0700, Rizal A. Tandrio wrote: Waduh Pak Bambang masukin tulisannya ke milis info bpkpenabur ya? gawat deh, nanti pada rame lagi nih, ntar disangka saya mau cari muka lagi.


01 PCC TO BREMEN BREAKTHROUGH  

01 PCC TO BREMEN BREAKTHROUGH.pdf

Advertisement
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you