Page 1

FREE

EDISI Fotografi

November 2019

Manusia + Kamera + Obyek = Karya

Email : bertigamagazine@gmail.com Website : www.kamibertiga.com


Edisi Fotografi

Manusia+ Kamera + Obyek = Karya Oleh : Mirza Adi

“

Manusia menggunakan kameranya, berhadapan dengan obyek menghasilkan karya. Apa benar begitu realitanya, mari kita bedah bagaimana dinamikanya. “y


2

Fotografi

Seseorang mempunyai subyektifitas dalam menggunakan kamera. Ada yang berharap meningkatkan 30% ketampanan, ada yang menganggap kamera adalah suatu alat untuk supplier file di hard disk, ada yang mempercayai sebagai pengganti jimat untuk mendekati lawan jenis, sebagai properti foto selfie, sebagai syarat kelayakan menambahkan “photowork/photography� di belakang nama kita, benarkah begitu?

“Hanya si pemotret dan Tuhan yang tahu�. Pertanyaan itulah yang mestinya diajukan pada diri kita sebelum bersentuhan dengan kamera agar tahu langkah apa yang akan diambil. Kita tidak akan membahas realita di atas, kita akan berfokus kepada manusia dengan cara berpikirnya sebelum menggunakan media rekam berupa kamera.


3

Fotografi

Tugas jurnalistik dari kantor akan menghasilkan karya yang mampu memberikan informasi, permintaan dari klien memotret (fashion, product, food, company profile perusahaan) menghasilkan foto yang terkonsep dan mempunyai nilai komersial. Foto wedding dan pre wedding menghasilkan karya foto yang mempunyai nilai histori dan kenangan. Hunting foto jalanan untuk dipamerkan menghasilkan karya yang mempunyai pesan dan seterusnya itulah yang akan kita garis bawahi bahwa menggunakan kamera semestinya mempunyai tujuan, harapan, serta pesan agar fotografi yang ditakdirkan sebagai media komunikasi tetap pada kodratnya. Proses di belakang lensa semestinya diberikan porsi yang besar meskipun tidak ada angka pasti berapa persen kemampuan otak kita dimaksimalkan agar karya fotografi yang dihasilkan merupakan gambaran dari hasil pemikiran. Kamera adalah serangkaian alat elektronik yang didesain untuk dapat menangkap obyek tersinari oleh cahaya melalui lensa diterima oleh bagian sensor dan menghasilkan gambar dua dimensi.


4

Fotografi

Foto by Mirza Adi


Ketika merujuk bagaimana proses fotografi di belakang lensa, apakah kita masih mendewakan kamera dan piranti lainnya sebagai malaikat penyelamat dalam membuat karya fotografi?

“Iya dong, kamera itu penting, lensa apalagi, kalo motret model dan lensa mentok, kan kita butuh lensa wide biar obyeknya bagus dan terekam semua.� Kamera beserta perlengkapannya baik lensa, lighting tambahan itu sangat penting ketika memotret untuk kepentingan komerisal. Kamera dengan pixel yang besar itu penting didukung dengan lensalensa berkelas. Itu akan membantu kita menghasilkan gambar dengan tingkat detail dan warna yang mumpuni.


Foto by Mirza Adi


Beberapa pernyataan mengenai pentingnya alat fotografi berupa kamera sangat mungkin terjadi pada sebuah obrolan, debat maupun diskusi fotografi. Proses penciptaan karya fotografi adalah sebuah pilihan, pilihan akan ide-ide yang akan digambarkan, pilihan teknik fotografi yang tepat, pilihan perlengkapan tambahan, pilihan menu pada kamera yang digunakan dan pilihan obyek yang akan diabadikan, bukankah begitu?

“Ternyata tidak dapat kita pungkiri bahwa proses itu adalah proses yang terjadi di belakang lensa dan proses yang terjadi di dalam otak kita“ Berlanjut pada pembahasan obyek dalam karya fotografi, obyek foto adalah sebuah setting kehidupan yang didalamnya terdapat benda hidup dan benda mati yang saling berdampingan maupun berinteraksi yang bersifat statis maupun dinamis. Obyek foto merupakan bahan mentah yang belum terdokumentasikan secara fotografis. Obyek foto akan menjadi bentangan pemandangan luas saja, akan menjadi pantai saja, akan menjadi geliat pasar saja, akan menjadi orang tua yang duduk di sudut lampu merah saja ketika tidak tersentuh ide-ide dan terekam kamera.


Pemikiran akan ide-ide, pesan, makna ataupun kritik kemudian dikonversikan dengan media kamera, yang akan merubah bentangan luas obyek fotografi menjadi sebuah karya.


Foto by Mirza Adi


Kita akan lihat salah satu contoh terkadang kamera bekerja kurang dari 10 menit. Foto hamparan Candi Ratu Boko yang terletak di Yogyakarta ini menggunakan kamera seri Nikon D300 dengan lensa tokina fish eye (mata ikan) 10-17 mm. Bermodalkan sebuah ide mengenai sisi lain fenomena keindahan Candi Ratu Boko “Without Sky, Nothing� yaitu tanpa langit Candi Ratu Boko bukan apa apa. Foto Candi Ratu Boko adalah hasil pemikiran kurang lebih dua hari dengan mempertimbangkan sudah banyaknya foto-foto yang telah dibuat oleh para pemotret seperti foto sunset dan foto detail candi, ditambah memikirkan untuk menemukan sudut pandang sekitar satu jam agar sesuai yang diinginkan sambil berkeliling di area candi, melakukan metering sekitar 5 menit, menekan shutter kamera kurang dari 5 detik.

“ Ternyata tidak dapat kita pungkiri bahwa proses itu adalah proses yang terjadi dibelakang lensa dan proses yang terjadi didalam otak kita“


Disinilah kita akan semakin bijak memberikan porsi berapa persen proses yang akan kita lakukan dalam membuat karya fotografi. Apresiasi seni khususnya fotografi sudah menunggu bagi mereka yang mampu menggambaran pemikiran-pemikiran dengan keahlian mengaplikasikan teknik fotografi dengan alatnya yang bernama kamera. Tidak pernah ada garansi resmi sebuah foto akan mendapat apresiasi yang tinggi, tetapi bagaimana kita menghargai sebuah proses untuk membangun karya seni fotografilah yang dapat dilakukan pertama kali. Menghargai sebuah karya bukan saja mengatakan hebat, keren dan bagus pada sebuah karya. Menghargai karya juga dapat dilakukan dengan cara membangunnya dengan hati dan kejujuran dalam berseni, khususnya fotografi. Apesiasi seni dan prestasi adalah buah dari segala yang pernah dilakukan berulangkali, memperbaiki setiap kesalahan meningkatkan keterampilan dan kesabaran dari seorang pemotret. Sambil menunggu sebuah judul tulisan dari para ahli “Memaksimalkan otak dalam berfotografi�, kita biarkan foto yang berbicara bukan fotografernya.


Foto by Mirza Adi


Foto by Mirza Adi


Foto by Mirza Adi


Foto by Mirza Adi


Foto by Mirza Adi


Profile for bertigamagazine

Bertiga Magazine Edisi November 2019  

Bertiga Magazine Edisi November 2019  

Advertisement