Page 1


Red CorneR

Hiiiii…..teman-teman dan sahabat semua? Bagaimana kabar seluruh sahabat Media OeL? Senang kita bisa berjumpa kembali lewat Media OeL edisi 23. Kami seluruh staff redaksi mengucapkan Selamat tahun 2014 dan Happy Valentine.Tema besar Media OeL edisi 23 ini adalah “KASIH”. Kita sepakat bahwa kasih harus diwujudkan dalam kata dan tindakan nyata dalam seluruh hidup kita. Dalam Edisi 23 ini kami tim redaksi memohon maaf atas keterlambatan penerbitan edisi 22 yang lalu, dimana baru diterbitkan di akhir tahun 2013 yang sebenarnya harus terbit awal Januari 2013. Lanjutan cerita besambung (Cincin Kertas) yang dibuat oleh Aryani Devi kelas 8A SMPK OeL BSD akan dapat kita baca lanjutan kisah serunya yang membuat kita semakin penasaran bagaimana akhir cerita kisah ini. Perubahan Pengurus baru YPK ORA et LABORA juga akan dapat teman-teman ketahui, ada juga artikel mengenai SDK ORA et LABORA BSD yang diberi kepercayaan oleh Dinas Pendidikan untuk menjadi tuan rumah O2SN pada bulan Februari yang lalu Kegiatan guru dan karyawan, karya siswa , kejuaraan yang berhasil diraih oleh siswa dalam berbagai bidang, ataupun hasil karya siswa seperti puisi, English zone, gambar karikatur, dll akan tetap menghiasi Media OeL edisi 23 ini. Ayoo… buruan untuk segera membaca agar tak ketinggalan informasinya. Selamat membaca dan kami tunggu partisipasi sahabat semua dalam bentuk puisi, cerpen, gambar atau kisah perjuangan kalian di setiap lomba untuk dapat kami liput di edisi 24 dan tentunya mengharumkan nama sekolah kita untuk semakin dikenal oleh masyarakat. Bravo Sekolah ORA et LABORA.

Content

DASAR FILOSOFI Menjadi garam dan terang dunia bagi sesama ( Matius 5: 13-16 ) VISI Mendidik siswa menjadi manusia yang takut akan Tuhan, beguna bagi sesama dan berpengetahuan tinggi berdasarkan nilai-nilai Kristiani. MISI Menyelenggarakan pendidikan berkualitas dan menyenangkan untuk : * Mengembangkan iman siswa agar berperilaku seturut dengan nilai-nilai kristiani, * Mengembangkan sikap dan perilaku siswa agar saling mengasihi, menghargai, dan menghormati sesama, * Mengembangkan potensi siswa secara optimal agar menjadi manusia yang handal. MOTTO Create Stars In God’s Hand

- Cover Story - Religi Corner - Headline News - Pengurus Baru ORA et LABORA - Education and Innovation - Profil - Ir. Hermin Trihadi Aswarni - Special Event - Liputan Natal 2013 - Christmas Carol - Praise and worship SMA - Seminar Tematik Terpadu 2013 - Pelatihan Guru Sekolah Minggu - Kebaktian Staff dan Pengurus Baru - The Winner - Pamulang Corner - KBM Out door SMP - Retreat gabungan SMP Pamulang dan Polim - Kegiatan Pramuka - Retreat kelas 6 - BSD Corner - Open House TK - Porseni TK - Bulan Alkitab SD - Program Makan Sayur SD - Retreat Kelas 6 - Retreat SMP - Korfball SMA - Stella Mari CUP - Polim Corner - Cooking Day TK - Lomba Komputer TK - Retreat Gabungan SMP Polim dan Pamulang - Pramuka SD - Cerpen - Aneka Pantun - Engglish Zone - Puisi Kita - Dari dan Untuk - Keluarga Baru - Tip dan Trik - Kartun - Be Creative

SUSUNAN REDAKSI

: Pembina - Drs. Tikky Suwantikno, M.Si ; Yoa Marsidi Oko (Staff PH ), Emanuel Widhi P (Staff PH), Sukma Dessy Untari (TKK OeL Polim) B. Bambang K (SDK-SMPK OeL Polim), Saraswati (TKK OeL Pamulang), Eunike D Kristiani (SDK OeL Pamulang) Marcelina Prima Sari D (SMPK OeL Pamulang), Natalia Henderina R (TKK OeL BSD), Frannsisca Dwi Retnasari (SD OeL BSD) Widiasih (SMPK OeL BSD), Yoan Christie E J (SMPK OeL BSD), Vivi Irine PGS (SMAK OeL BSD)


Edisi 23/THN VII

3

S

ekali lagi kita boleh bersyukur dan bangga dengan prestasi yang dimilki oleh teman-teman kita. Lihat saja di halaman muka majalah, tiga teman kita yang menorehkan prestasi yang membanggakan lewat cabang olah raga yang pada saat ini dapat di katakan sebagai cabang olah raga yang baru yaitu Korfball I Gusti Agung Nino Purnama Ratu atau yang akrab dipanggil Nino, I Gusti Agung Neno Surya Mustika atau kita lebih mengenalnya dengan Neno dan Adrianus Octavianus Perdana atau Ope yang saat ini duduk di kelas X SMAK OeL BSD menjadi perwakilan tim Indonesia Muda pada Kejuaran Korlball Se Asia yang diselenggarakan pada bulan Agustus 2013 yang lalu. Berawal dari demo olah raga Korfball yang diselenggarakan ketika tiga teman kita ini masih duduk di kelas 8, kemudian sampai akhirnya beberapa siswa SMAK OeL BSD mengikuti kejurnas kelompok umur di Cimahi. Dari Kejuaran di Cimahi inilah kemudian disaring dan akhirnya Neno, Nino serta Ope diberikan kesempatan untuk ikut dalam Tim Indonesia Muda dalam Kejuaran Internasional Se Asia di Cina yang diselenggarakan pada bulan Agustus 2013 yang lalu. Walaupun belum mendapatkan prestasi di kejuaran ini, tetapi ketiga sahabat kita ini telah membuktikan kalau yang namanya mimpi itu harus di wujudkan dan jangan takut gagal. Hal yang membanggakan juga adalah setelah kejuaran ini , Adrianus Octavianus Perdana yang akrab dipanggil Ope akan mewakili tim Senior Indonesia Muda yang akan mengikuti kejuaran korlball di Hongkong pada bulan Agustus 2014. Sementara Neno dan Nino berkeinginan untuk mengincar menjadi bagian dari Tim Korfball Indonesia di kelompok umur U-18. Harapan yang besar dari Nino, Neno dan Ope untuk sekolah berkaitan dengan olah raga korfball ini adalah agar Sekolah OeL memberikan fasilitas untuk para siswa yang ingin mengembangkan hobby dan prestasi dalam bidang olah raga ini, apalagi di Indonesia korfball ini masih menjadi cabang olah raga yang baru. Bagi Neno dan Nino kemampuan bermain korfball saat ini ini hanya sebagai hobby saja , tetapi tidak menutup diri jika diberi kepercayaan untuk menjadi bagian dari Timnas Indonesia atau pekerjaan menjadi pelatih . Harapan untuk teman-teman dari Nino, Neno dan Ope adalah Jangan takut mencoba dan berusaha menunjukkan kemampuan dan jangan takut salah. Sementara itu motto hidup yang dimiliki Neno adalah “Kalau gak pernah salah, kita tidak akan pernah berhasil”. Hal senada dikatakan oleh Nino, “Kalau belum berani mencoba , kita tidak akan mendapatkan apaapa”. Jika demikian, marilah kita tunjukkan kemampuan kita . Banyak bakat dan talenta yang telah kamu miliki. Kembangkan dan tunjukkan prestasimu. Nino, Neno , dan Ope juga telah membuktikan dan menunjukkan mimpi mereka.Ayo jangan takut bermimpi dan bereprestasi untuk diri kita, orang yang kita kasihi dan tentunya Sekolah ORA et LABORA tercinta.

“Mimpi untuk hidup, bukan hidup untuk mimpi!. Wujudkanlah itu dengan kerja keras dan tidak gampang menyerah terhadap tantangan !”. Sifat tegas, cepat mengambil keputusan, dan memilki sifat kekeluargaan dan persahabatan yang kuat kepada seluruh siswanya itulah beberapa hal yang nampak yang bisa kita lihat dari sosok yang bernama lengkap Nunuk Istriani, yang telah dikarunia dua orang puteri dan telah berkarya di Sekolah ORA et LABORA sejak tahun 1986. Sempat mengajar di ORA et LABORA Pondok Indah dan pada tahun 2007 pindah ke ORA et LABORA BSD. Kepala Sekolah SMAK OeL BSD selama kurang lebih 5 tahun dan saat ini mulai bulan April 2014 dipercaya oleh Pengurus Yayasan YPK ORA et LABORA menjadi principle unit Panglima Polim. Selama memimpin SMAK OeL BSD, Ibu dua anak ini mengatakan bahwa tidak mudah dalam menjalankan tugas, karena banyak tantangan yang dihadapi. Berbagai tantangan tersebut dapat terselesaikan dengan baik karaena berkat kerjasama antara Yayasan, Kepala Sekolah, guru, karyawan dan orang tua murid. Motivasi besar terus disampaikan oleh beliau kepada para siswa untuk terus berprestasi, baik dalam bidang akademis maupun non akademis. Dengan lantang Ibu Nunuk ini menyampaikan bahwa melalui prestasi ini kita akan dapat memiliki relasi dengan banyak pihak, dan tentunya melalui relasi ini dapat menjadi media untuk mempromosikan Sekolah kita ini untuk semakin dikenal. Penekanan besar kepada para siswa adalah mereka yang ambil bagian dalam lomba harus memiliki nilai raport yang baik. Pesan yang disampaikan oleh para siswa kepada para siswa adalah “Mimpi untuk hidup, bukan hidup untuk mimpi!. Wujudkanlah itu dengan kerja keras dan tidak gampang menyerah terhadap tantangan !”. Hal kedua yang disampaikan untuk para alumni adalah , “tetap bawalah nama baik almamater Sekolah ORA et LABORA dimanapun kamu berada dan tetaplah miliki relasi yang baik dengan guru-guru”. Cinta yang besar dan menganggap Sekolah ORA et LABORA menjadi rumah kedua inilah membuat Ibu Nunuk ini masih bertahan dan tetap berkarya sampai kurang lebih 28 tahun. Keyakinan besar bahwa Tuhan telah menempatkan dan adanya rencana besar yang sudah disiapkan Tuhan menjadikan beliau menggunakan seluruh kemampuan yang dimiliki untuk memaksimal potensi demi kemajuan sekolah kita ini.”Jalankanlah setiap pekerjaan dengan tulus hati”. Demikian yang juga disampaikan oleh Ibu Nunuk Hal yang penting untuk pengembangan sekolah ini bagi Ibu Nunuk, salah satunya yang menjadi pondasi penting adalah pengembangan karakter. Ditambahkan oleh beliau, ada 18 karakter dasar yang harus dimiliki oleh siswa yang harus dikembangkan dan di ajarkan baik di sekolah maupun di rumah yang sangat berperan dalam kehidupan siswa.


Religi Corner

4

Media ORA et LABORA

ORANG PERCAYA Hidup dalam Kasih Yohanes 13:31-35 "Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi." Yohanes 13:34 Sebagai manusia kita adalah makhluk sosial, artinya kita diciptakan untuk hidup berpasangan dan berinteraksi dengan orang lain. Dalam hal ini kasih diperlukan, sebab kasih itu di butuhkan oleh semua orang yang ada di dunia ini. Tanpa kasih dunia ini akan dipenuhi oleh pergolakan, kacau-balau, bahkan diwarnai oleh pertumpahan darah, tetapi dengan kasih segala bentuk permusuhan dapat ditundukkan di bawah kaki Kristus. Bagaimana caranya hidup di dalam kasih? Pertama, saling berbagi. Kita patut mencontoh kehidupan gereja mula-mula di mana mereka hidup rukun dan sungguhsungguh mempraktekkan kasih. Jemaat saling terikat oleh kasih yang sangat mendalam sehingga rela untuk berbagi. Milik seseorang bukan lagi sebagai miliknya sendiri, tetapi milik bersama. "...segala kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama, dan selalu ada dari mereka yang menjual harta miliknya, lalu membagibagikannya kepada semua orang sesuai dengan keperluan masingmasing." (Kisah 2:44-45). Kedua, saling menolong. Kita selalu membutuhkan orang lain untuk saling menolong, menopang dan melengkapi. Karena kita tak pernah lepas dari situasi-situasi sulit, kesesakan, penderitaan, kerepotan, sakit-penyakit dan kelemahan-kelemahan lainnya, maka kita memerlukan pertolongan dari orang lain "Bertolongtolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus." (Galatia 6:2). Rasul Paulus juga menambahkan, "Tunjukkanlah kasihmu dalam hal saling membantu." (Efesus 4:2b). Sudahkah kita menunjukkan kasih kita kepada orang lain dalam wujud nyata? Ataukah kita diam saja dan sengaja menghindar ketika melihat orang lain sedang dalam kesusahan, karena takut direpotkan? Belajarlah dari kisah seorang Samaria yang baik hati, di mana ia telah menunjukkan kasihnya kepada orang lain yang sedang dalam penderitaan. "Ia pergi kepadanya lalu membalut luka-lukanya, sesudah ia menyiraminya dengan minyak dan anggur. Kemudian ia menaikkan orang itu ke atas keledai tunggangannya sendiri lalu membawanya ke tempat penginapan dan merawatnya." (Lukas 10:34). Selanjutnya, memiliki hati yang rela berkorban. Orang Samaria yang murah hati ini tanpa pamrih menolong orang lain yang sedang dalam penderitaan, meski orang yang ditolongnya itu adalah orang Israel, yang adalah seteru bangsanya; bukan dengan perkataan saja, melainkan dengan perbuatan yang nyata. "Barangsiapa mempunyai Maruarar Siraitharta duniawi dan melihat saudaranya menderita kekurangan tetapi menutup pintu hatinya terhadap saudaranya itu, bagaimanakah kasih Allah dapat tetap di dalam dirinya? Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran." (1 Yohanes 3:17-18). Pada saat orang lain tertimpa musibah, adakah hati kita tergerak memberikan pertolongan? Inilah yang disebut empati: memiliki perasaan yang sama seperti perasaan orang yang sedang mengalami penderitaan dengan tidak mempersoalkan siapa, mengapa dan di mana. Menunjukkan kasih terhadap sesama bukan dengan cara mengatakan hal-hal yang muluk-muluk atau janji-janji, tetapi harus dengan tindakan kasih yang nyata. Yang dimaksud dengan sesama manusia bukan hanya teman, atau satu suku, pendidikan sama, agama sama dan sebagainya, tetapi semua umat manusia yang Tuhan ijinkan untuk kita temui dan menjadi berkat bagi mereka, termasuk orang yang membenci kita sekalipun. Bagi orang percaya mengasihi bukanlah pilihan yang bisa ditawar, namun perbuatan yang wajib dilakukan dan harus menjadi gaya hidup kita. Acapkali kita mau mengasihi orang yang mengasihi terlebih dahulu, atau kita hanya mengasihi orang lain yang menguntungkan kita saja, jika tidak, kasih kita pun berakhir. "Dan

jikalau kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah jasamu? Karena orang-orang berdosapun mengasihi juga orangorang yang mengasihi mereka. Sebab jikalau kamu berbuat baik kepada orang yang berbuat baik kepada kamu, apakah jasamu? Orang-orang berdosapun berbuat demikian." (Lukas 6:32-34). Sebagai orang-orang percaya, mari kita mengasihi tanpa memandang orang karena sebagai orang yang percaya kepada Tuhan kita tentunya sudah tahu bahwa Allah yang kita imani, kita sembah di dalam Yesus Kristus. Adalah Allah yang penuh KASIH, karena kasihnya yang besar Dia rela menyerahkan hidup-Nya untuk disalib demi untuk menebus dosa-dosa manusia. “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal sepaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” (Yohanes 3:16) Mengapa Tuhan begitu mengasihi manusia bahkan rela mati di kayu salib untuk menebus dosa manusia, ada tiga alasan mengapa Tuhan begitu mengasihi manusia, yang pertama: karena kita berharga di mata Tuhan. (Yesaya 43: 4a) “Oleh Karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia, dan Aku ini mengasihi engkau.” Yang kedua: Karena kita adalah Umat kepunyaan Allah, (ayat 1) “janganlah takut, sebab Aku telah menebus engkau, Aku memanggil engkau dengan namamu, engkau ini kepunyaan-Ku.” Yang ketiga: karena kita ini adalah ahli waris Allah. (ayat 5) “Janganlah takut, sebab Aku ini menyertai engkau, Aku akan mendatangkan anak cucumu dari timur, dan Aku akan menghimpun engkau dari barat.” Mengasihi orang yang mengasihi kita itu biasa, sifat Manusiawi. Mengasihi orang yang membenci dan memusuhi kita itu luar biasa, itu sifat Tuhan. Yang manakah sifat kita selama ini???? “Kamu telah mendengar firman: kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu. (Matius 5:43) Tuhan menginginkan kita orang-orang yang percaya kepada-Nya melakukan seperti tertulis pada (Ayat 44) “Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.” (Lukas 6: 27) “Tetapi kepada kamu, yang mendengarkan Aku, Aku berkata: Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu.” (Lukas 6:35) “Tetapi kamu, Kasihilah musuhmu dan berbuatlah baik kepada mereka dan pinjamkan dengan tidak mengharapkan balasan, maka upahmu akan besar dan kamu akan menjadi anak-anak Allah yang Mahatinggi, sebab Ia baik terhadap orang-orang yang tidak tahu berterima kasih dan terhadap orangorang yang tidak tahu berterima kasih dan terhadap orang-orang jahat.” Hukum Tuhan Tentang Kasih: (Matius 22:37b-38) “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. (ayat 39) “Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.” Dalam ayat ini tertulis adalah “Dan hukum” artinya hukum/peraturan itu harus dipatuhi, dilaksanakan, dan dijalankan. Setiap orang yang tidak mematuhi, melaksanakan, dan menjalankan hukum/peraturan akan dikenakan sanksi/punishment. Hukum/peraturan dibuat untuk dilaksanakan, dipatuhi, dan dijalankan. Sanksi/punishmentnya. Saksinya sederhana tapi mendalam. “Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih." (1 Yohanes 4:8). Kepada kita semua yang membaca tulisan diatas, sudah berapa persen kita mengaplikasikan ayat Firmat Tuhan diatas tentang mengasihi????.. mari kita menerapkan, menjalankan Firman Tuhan dalam kehidupan kita sehari-hari. Tuhan Yesus Kristus memberkati kita semua. Amin. Materi disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 3 Oktober 2013. Http://airhidupblog.blogspot.com/2013/10/orang-percaya-hidup-dalam-kasih1.html dikembangkan lagi oleh: Yosianto.


Edisi 23/THN VII

5

HEADLINE NEWS

KEPENGURUSAN BARU SEKOLAH ORA et LABORA

Pada rapat pertemuan rutin Kepala Sekolah yang berlangsung pada awal bulan Februari yang lalu di sekolah ORA et LABORA Polim, disamping membahas hal-hal berka i t a n d e n g a n p e n g e m b a n g a n s e k o l a h , pada kesempatan tersebut, juga dihadiri oleh Pengurus Baru YPK ORA et LABORA. Terhitung mulai bulan Februari 2014, kepengurusan pusat YPK ORA et LABORA dijabat oleh Bapak Lundro Aristanto, Dipl.-Inf dari sebelumnya Bapak Husni Heron. Selain Bapak Lundro pada pertemuan tersebut juga dihadiri oleh pengurus yang lain yaitu Bapak Kristian dan Bapak Asep yang berkenan menyampaikan salam perkenalan kepada para Kepala Sekolah. Bapak Lundro Aristanto selanjutnya akan menjabat sebagai Direktur Utama Sekolah ORA et LABORA . Pada struktur Kepengurusan yang baru ini, terdapat satu jabatan baru yaitu Principle. Yang kemudian menjadi pertanyaan kita adalah, siapakah yang menjabat sebagai Principle ? dan apakah yang menjadi tugas mereka? Principle dibagi berdasarkan lokasi Sekolah. Untuk unit Polim dijabat oleh Ibu Nunuk Istriani. Unit Pamulang yang bertugas sebagai principle adalah Ibu Sri Wahyuni dan unit BSD dijabat oleh Ibu Fransisca LLH. Tanggung jawab yang dipegang oleh ketiga principle ini diantaranya adalah : - Menjamin terlaksananya kebijaksanaan Yayasan dan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan untuk dapat dilaksanakan dengan baik di semua jenjang jajaran sekolah - Menjalin hubungan baik dengan lingkungan sekitar lokasi Sekolah baik dengan Pemerintah dan masyarakat - Menjalin sinergi kerja dengan semua civitas akademika sekolah di lokasi yang menjadi tanggung jawabnya Keberhasilan penyelenggaraan pendidikan di Sekolah kita ini tentunya diperlukan kerjasama yang baik antara Pengurus, Kepala Sekolah, guru, karyawan, siswa, orang tua murid dan semua lembaga yang terkait. Kiranya kerjasama yang sudah ada boleh semakin ditingkatkan untuk mencapi visi sekolah kita Create Star in God Hand dan visi mendidik siswa yang takut akan Tuhan dengan pengembangan berbagai talenta yang dimiliki siswa. (Prast)

Principle Polim : Ibu Nunuk Istriani

Principle Pamulang : Ibu Sri Wahyuni

Principle BSD : Ibu Fransisca L L H


6

Media ORA et LABORA

Berkenalan dengan Empat Temperamen Salah satu pertanyaan yang sering diajukan pada saya sebagai orang yang mempelajari ilmu psikologi adalah “Bu, saya itu orangnya seperti apa ya?�. Pertanyaan ini tidak hanya diajukan oleh teman atau murid, saya juga sering mendapatkan pertanyaan ini dari teman-teman semasa kuliah bahkan rekanrekan guru. Hal ini sebenarnya merupakan hal yang positif, karena ini berarti kita mempunyai keinginan untuk mengenal diri kita. Mengenal diri sendiri bukanlah hal yang mudah, seringkali mengenal diri sendiri jauh lebih sulit daripada mengenal orang lain. Padahal mengenal diri sendiri adalah hal yang penting karena pengenalan yang baik mengenai diri sendiri akan memudahkan kita untuk memutuskan berbagai hal di masa mendatang. Misalnya keputusan mengenai jurusan yang akan kita ambil atau pekerjaan yang sesuai untuk kita. Seorang filsuf mengatakan “Knowing yourself is the beginning of all wisdom�. Kalimat tersebut artinya adalah pengenalan terhadap diri sendiri merupakan awal dari segala kebijaksanaan. Salah satu cara mengenal diri sendiri dapat dilakukan dengan mempelajari tipe-tipe kepribadian. Hipocrates, Bapak k e d o k t e r a n Yu n a n i m e m p e r k e n a l k a n e m p a t temperamen yang bisa menjadi salah satu panduan untuk mengenali tipe kepribadian manusia. Apakah temperamen itu? Temperamen dapat diartikan sebagai kombinasi dari sifat-sifat yang dibawa sejak lahir dan dapat mempengaruhi perilaku seseorang. Temperamen dapat mempengaruhi kebiasaan-kebiasaan seseorang baik dalam belajar, berkomunikasi ataupun cara seseorang mendisiplin dirinya. Hippocrates membagi manusia ke dalam empat kelompok temperamen. Keempat temperamen tersebut yaitu:

untuk hari ini dan optimis mengenai masa depan. - Ramah. Seorang sanguinis mudah bersosialisasi, ramah, hangat, dan responsif pada orang lain. - Ekstrovert. Banyak yang mengatakan bahwa sanguinis adalah seorang yang sangat ekstrovert. Dia banyak bicara, ramah, dan sangat antusias. Orang sanguinis cenderung mendominasi percakapan dan sangat ahli ketika berbicara di depan umum. Kelemahan tipe sanguinis: - Sulit untuk tenang. Seorang sanguinis cenderung tidak terorganisir dalam tindakannya, dia bereaksi terlalu cepat tanpa berpikir terlebih dahulu, seringkali dia bukanlah murid yang cemerlang karena hal ini. Tanpa disiplin dalam hidupnya, sebagian besar aktifitas yang dilakukannya cenderung tidak produktif, selain itu dia juga sulit berkonsentrasi dan mengarahkan tindakannya. - Kemauannya lemah. Seorang sanguinis sering tidak menyelesaikan tugasnya, dia mempunyai keinginan untu membantu dan menyenangkan orang lain namun tidak mampu/tidak dapat menuntaskannya. Dia juga sulit memenuhi janji yang telah dibuatnya. - Egois dan berpusat pada diri sendiri. Popularitas seorang sanguinis membuatnya sombong dan cenderung mendominasi. Dia juga senang berbicara mengenai dirinya. - Tidak stabil secara emosional. Seorang sanguin cepat marah namun juga cepat minta maaf. Seorang sanguinis juga seringkali merasa tidak yakin pada dirinya sendiri. Seorang sanguinis cocok menjadi aktor, MC, reporter, pembicara, bagian marketing, guru, dan posisi-posisi dimana mereka dapat berinteraksi dengan banyak orang.

2. Tipe Kolerik

Padahal mengenal diri sendiri adalah hal yang penting karena pengenalan yang baik mengenai diri sendiri akan memudahkan kita untuk memutuskan berbagai hal di masa mendatang.

1. Tipe Sanguinis Kelebihan dari tipe sanguinis diantaranya adalah: - Seorang sanguinis sangat menikmati hidup. Dia seperti tidak memiliki kekhawatiran akan masa lalu maupun masa depan. Dia mudah bergaul dan periang. - Optimis. Orang dengan temperamen sanguinis hidup

Kelebihan dari tipe kolerik: - Memiliki kemauan yang kuat. Kemauan yang kuat ini tercermin dari hidupnya yang disiplin dan terarah. Tindakan-tindakannya telah direncanakan dengan baik dan berorientasi pada tujuan. - Praktis. Setiap hal yang dilakukan oleh orang dengan tipe kepribadian kolerik selalu berguna dan bertujuan. Seorang kolerik mampu memberikan solusi praktis terhadap masalah yang diserahkan padanya. - Pemimpin. Orang dengan tipe kepribadian kolerik mempunyai kecenderungan kuat untuk menjadi pemimpin. Keinginannya yang kuat dapat mendominasi sebuah kelompok. Biasanya dia juga dapat menilai orang dengan baik. - Optimis. Dia percaya diri dan optimis, dan kemauannya yang kuat membuatnya merasa tiap pekerjaan yang dilakukannya akan berhasil. Dia juga


Edisi 23/THN VII suka mengambil resiko karena sifat optimistisnya ini. - Ekstrovert. Seorang kolerik merupakan pribadi yang ekstrovert tetapi lebih tenang daripada seorang sanguinis. Kelemahan seorang kolerik: - Mudah marah. Seorang kolerik dapat menjadi seorang yang agresif. Dia juga kurang bersimpati pada orang lain. - Kepercayaan diri dan kemandirian seorang kolerik bisa membuatnya merasa tidak membutuhkan orang lain. Sukses yang diraihnya dapat membuatnya menjadi bangga dan mendominasi. Dia juga bisa menjadi dingin dan tidak menunjukkan emosi apapun. - Seorang kolerik cenderung membuat keputusan yang terburu-buru, dia juga suka berargumentasi dan bisa sangat kaku. Profesi yang sesuai untuk tipe kepribadian kolerik diantaranya adalah pengacara, politikus, pemimpin perusahaan, entrepreneur, atlet, tentara, dan lain-lain.

3. Tipe Melankolis Kelebihan tipe melankolis: - Sensitif. Seorang melankolis mempunyai perasaan yang dalam. Dia biasannya emosional namun mengambil keputusan setelah berpikir terlebih dahulu. Seorang melankolis biasanya cerdas dan kreatif. - Perfeksionis. Orang dengan tipe kepribadian ini mempunyai standar yang tinggi dalam bekerja. Gaya berpikirnya yang analitis membuatnya memperhatikan detail. Dia disiplin dan menyukai matematika, sains, arsitektur, filsafat, dan menulis. - Teman yang setia. Seorang melankolis tidak mempunyai banyak teman, tetapi dia dekat dengan teman-teman yang dimilikinya. Dia juga merupakan orang yang sangat tergantung pada orang lain. - Mau berkorban. Dia suka bekerja di belakang layar, seorang yang idealis, dan seringkali bekerja hingga kelelahan. - Introvert. Dia tidak seintrovert seorang phlegmatik, namun dia jarang mengungkapkan ide-idenya. Kelemahan tipe melankolis: - Berpusat pada diri sendiri. Orang dengan tipe kepribadian melankolis sering melakukan perenungan, cenderung mencurigai orang lain, penyendiri, dan bukanlah pemain tim yang baik. - Pesimis. Sifat analistis dan perfeksionisnya membuatnya pesimis dan kritis, dia penuh rasa takut dan kaku. - Moddy. Suasana hatinya mudah berubah dalam jangka waktu yang pendek. Seorang melankolis perlu berhenti memikirkan dirinya sendiri dan mulai memikirkan orang lain, dia juga memiliki permasalahan dalam sosialisasi.

7 - Pendendam. Orang melankolis bisa terlihat tenang namun di dalam hatinya dia bisa menyimpan kebencian yang kuat dan dendam. Dia sering kali membiarkan perasaan ini menutupi kemampuannya untuk membuat keputusan yang baik dan logis. Dia juga kesulitan menghadapi orang yang memiliki pandangan yang berbeda dengan dirinya. Profesi yang sesuai untuk kepribadian melankolis adalah akuntan, arsitek, bankir, programer, musisi, pilot, psikiater, ilmuwan, dan lain-lain.

4. Tipe Phlegmatis Kelebihan tipe phlegmatis: - Orang dengan tipe kepribadian phlegmatis memiliki selera humor yang baik. - Dapat diandalkan. Dia dapat diandalkan dalam mengerjakan tugas dan merupakan teman yang setia. - Praktis dan efisien. - Rapi. Dia bukanlah seorang perfeksionis namun dia mempunya standar tinggi terhadap akurasi dan presisi. Dia tidak menyukai konfrontasi tetapi suka bernegosiasi. Sebenarnya dia adalah pemimpin yang baik dan dapat menggerakan orang bekerja sama dengan produktif. Kelemahan tipe phlegmatis: - Lamban dan malas. Dia kurang memiliki ambisi dan motivasi, hal ini membuatnya cenderung menjadi penonton daripada berpartisipasi. Dia juga cenderung penuh ketakutan. - Keras kepala. Dia menentang perubahan karena perubahan membutuhkan usaha. Dia cenderung egois dan melindungi dirinya sendiri. - Seorang phlegmatis cenderung menunda pekerjaan, penuh rasa kuatir, dan pesimis. Seorang phlegmatic sesuai dengan profesi perawat, guru TK, bagian administrasi, konselor, dan lain-lain. Semoga kita dapat mengenal diri kita dengan lebih baik dan dapat mengambil keputusan untuk masa depan dengan penuh keyakinan. Selamat mengenal diri sendiri. (Arrunna)


PROFIL

8

Ir. Hermin Trihadi Aswarni

( Kepala Sekolah SD ORA et LABORA Pamulang ) BERANI MENGATAKAN TIDAK UNTUK HAL YANG NEGATIF 54 tahun yang lalu, tepatnya 4 Desember 1960 di daerah Umbul Harjo Yogyakarta lahirlah seorang anak perempuan yang kemudian orang tuanya memberikan nama Hermin Trihadi Aswarni. Seorang gadis yang kemudian sekitar tahun 1979-1985 melanjutkan studi di Sekolah Tinggi Pertanian (Stiper) Yogyakarta. Banyak perjuangan yang dilakukannya selama kuliah, diantaranya untuk “biaya foto kopi dan tambahan uang saku, saya dengan suka cita mengajar anak-anak di SpbMA-Yogyakarta”. Itulah sepenggal kalimat yang diucapkannnya disela-sela awal wawancara dengan redaksi. Atas berkat Tuhan kuliahpun berhasil diselesaikannya pada tahun 1985. Selepas lulus dari STIPER Yogyakarta, mengajar di SMA Kristen di Yo g y a k a r t a s a m p a i . a k h i r t a h u n 1 9 8 7 . Perjalanan hidupnya semakin diperlengkapi saat tahun 1987, Allah yang Maha Kasih mempersatukan dengan Bapak Puguh Koestoro dalam pernikahan kudus, dan dikaruniai dua orang putera yang sekarang sudah tumbuh dewasa. Awal tahun 1988 pindah dan

Media ORA et LABORA menetap di Serpong,Tangsel,Banten. Awal tahun 1988 bekerja di bidang pertanian sebagai penyuluh pertanian lapangan (PPL). Tahun 1996 dengan kemauan hatinya melamar untuk menjadi guru di Sekolah ORA et LABORA Pondok Indah mengajar di SMA sebagai guru Biologi kemudian tahun 1997 pindah tugas mengajar di SMAK ORA et LABORA BSD. Itulah secara singkat perjalanan hidup Ir. Hermin Trihadi Aswarni yang sekarang menjadi bagian dari keluarga besar YPK ORA et LABORA, dan Tuhan memberikan kepercayaan yang besar menjadi Kepala SD ORA et LABORA unit Pamulang sejak tahun 2007/2008 sampai sekarang. Redaksi pada awal bulan Maret 2014 yang lalu melakukan wawancara singkat, dan mendokumentasikan percakapan yang penuh canda tawa berlangsung selama kurang lebih 45 menit di ruang kerja beliau. MENGANGGAP ORANG TUA SEBAGAI SAHABAT Selama lebih dari 7 tahun menjadi Kepala Sekolah, banyak hal yang dihadapi ketika bertemu dengan orang tua. “Yaa… selama ini banyak hal-hal yang disampaikan orang tua kepada saya yang intinya untuk pengembangan sekolah yang lebih baik”. Ibu Hermin juga menambahkan kita harus bisa menganggap orang tua sebagai sahabat, dan mendengarkan berbagai hal yang disampaikan. Kesediaan mau mendengarkan akan setiap hal yang disampaikan oleh orang tua, kemudian dari kedua belah pihak (sekolah dan orang tua) bersama-sama menemukan jalan keluar atau solusi menjadi kunci pokok dalam berkomunikasi dan berelasi dengan orang tua murid di lingkungan SD ORA et LABORA Pamulang. Ibu Hermin juga mengatakan bahwa empati yang berupa bantuan sekecil apapun yang diberikan oleh sekolah akan dapat dirasakan dan meringankan beban yang dihadapi oleh orang tua murid. HARAPAN UNTUK SEKOLAH Hal terpenting yang menjadi harapan Ibu Hermin untuk Sekolah ORA et LABORA ini kedepannya adalah anak-anak (siswa) memiliki nilai-nilai spiritualitas (keyakiyanan Iman) kepada Yesus Kristus dalam sepanjang kehidupannya. Alasan yang dikemukan oleh Ibu Hermin karena adanya anggapan dari masyarakat bahwa anak-anak yang bersekolah di ORA et LABORA adalah anak-anak yang kuat dan tidak gampang rapuh. Artinya bahwa jiwa anak-anak tidak gampang menyerah dengan keadaan dan memilki nilai sopan-santun. Kita sebagai guru juga berusaha untuk dapat meningkatkan tiga ranah pendidikan yaitu sikap, “ kita harus bisa menganggap orang tua sebagai sahabat “


Edisi 23/THN VII pengetahuan dan ketrampilan.Dengan modal sikap yang baik, tentu saja pengetahuan serta ketrampilan siswa dapat ditingkatkan ,untuk menyiapkan diri siswa ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Awal dari segala pengetahuan adalah takut akan Tuhan. MEMELIHARA HUBUNGAN BAIK dengan GURU dan KARYAWAN “Bekerja adalah ibadah”. Bekerjalah bagi kemuliaan namaNya bukan untuk kemegahan manusia. Demikian pernyataan Ibu Hermin ketika redaksi bertanya tentang bagaimana cara mengkomunikasikan setiap instruksi ataupun kebijakan yang dibuat oleh sekolah untuk dijalankan oleh guru dan karyawan. Disamping bekerja adalah ibadah , perlu untuk mengingatkan bahwa sekolah adalah rumah kedua. Sekolah adalah milik kita bersama. Dalam kondisi serta suasana apapun, baik suka maupun duka kita hadapi bersama. Eksistensi sekolah, gambaran dari eksistensi pemiliknya. Bagaimana mau berbagi, peduli, empati kepada siapapun di lingkungan sekolah. “Peliharalah sekolah dengan baik”!. Self of belonging sangat perlu dilakukan oleh diri kita masingmasing. SETIALAH PADA PERKARA KECIL serta BERANI MENGATAKAN TIDAK UNTUK HAL yang NEGATIF Saat redaksi bertanya mengenai motto hidup, dengan semangat Ibu yang pada tahun ini berusia 54 tahun menyatakan, “Setialah pada perkara kecil.”. Hal ini sesuai dengan Firman Tuhan yang ada dalam Lukas 16 :10. Saat kita setia pada perkara kecil, menurut beliau kita akan memilki Kristus dan hati nurani. Kita akan dapat menghargai dan bersyukur berkat Tuhan.. Sebagai contoh bagaimana kita mau menerima keberadaan setiap murid dalam kondisi apaun dengan cinta kasih Tuhan. “ Jadilah gembala yang baik “. “Saya belajar dan mengajar kepada murid untuk menumbuhkan sikap sabar,mau mengakui kesalahan, bertanggung jawab dalam hidup serta berani mengatakan tidak untuk hal yang negatif”. Itulah yang beliau sampaikan pula dengan penuh keseriusan. Dalam membangun relasi dengan guru dan karyawan, beliau selalu berusaha untuk menumbuhkan keterbukaan serta sering berkomunikasi, saling membutuhkan. Bahkan dengan kesungguhan hatinya dalam beberapa hal tertentu di luar urusan kerja, Ibu Hermin juga bersedia mendengarkan hal-hal yang dihadapi dan yang menjadi kebutuha para guru. Setiap anak yang sudah lulus dari Sekolah ORA et LABORA harus dapat mewartakan Kristus dalam hidupnya. Hal ini yang juga selalu ditekankan oleh Ibu Hermin kepada para guru untuk kemudian disampaikan juga kepada para murid melalui contoh nyata dalam bentuk perhatian kepada para siswa.

9

PROFIL “ Kita sebagai guru juga berusaha Untuk dapat meningkatkan tiga ranah pendidikan yaitu sikap, pengetahuan dan ketrampilan. Dengan modal sikap yang baik, tentu saja pengetahuan Serta ketrampilan siswa dapat ditingkatkan , Untuk menyiapkan diri siswa ke jenjang pendidikan Yang lebih tinggi. Awal dari segala pengetahuan adalah takut akan Tuhan. “

Nilai-nilai atau ajaran yang kita sampaikan kepada para siswa akan terus membekas dalam diri mereka. “Ada Kristus dalam Sekolahku haruslah sungguh-sungguh dapat dirasakan oleh semua yang ada di lingkungan sekolah tersebut”. Demikian satu kalimat yang juga ditekankan oleh Ibu Hermin pula dalam menekankan pentingnya membangun relasi yang baik di lingkungan kerja BANGUNLAH KEBERSAMAAN Bekerjalah dengan sepenuh hati dan bergandengan tangan maka kita akan memperoleh hasil yang baik. Ibu Hermin juga menyatakan bahwa akan selalu minta maaf jika berbuat salah baik kepada rekan guru, karyawan, siswa maupun orang tua murid. Sebagai bentuk kebersamaan dengan rekan guru dan karyawan, tidak jarang Ibu Hermin juga mengajak para guru dan karywan di SD ORA et LABORA Pamulang untuk rekreasi atau makan bersama.Tujuannya adalah untuk menumbuhkan kebersaman dan kepedulian dengan rekan kerja yang lain. Setiap sebulan sekali di hari Jumat diadakan kebaktian bersama untuk menumbuhan nilai spiritual dan memotivasi guru dan karyawan yang ada. Dalam kebaktian ini selain mendapatkan penyegaran iman melaui Firman Tuhan yang disampaikan oleh Pendeta, rekan-rekan guru dan karyawan bersama-sama saling mendoakan Kiranya melalui tulisan ini , kita dapat mengenal lebih dekat sosok Ibu Hermin, yang akan selalu berusaha membuat kelucuan ataupun bercanda dengan gaya khas yang dimiliki. (Prast- Redaksi Media OeL)


10

Media ORA et LABORA

LIPUTAN NATAL 2013 Ibadah dan Perayaan Natal TKK Panglima Polim “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal." (Yoh 3:16)

Jumat, 13 Desember 2013 TKK Ora et Labora Panglima Polim mengadakan acara natal bersama yang diikuti oleh guru-guru, siswa-siswi, dan para orang tua siswa TKK Ora et Labora Panglima Polim. Acara Natal bersama tersebut mengambil tema “Yesus Cinta Semua Anak”. Tema tersebut diambil dari ayat alkitab Yohanes 3 : 16 “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal." Natal tersebut bertujuan untuk memberi pengertian kepada anak bahwa kelahiran Tuhan Yesus membawa kasih bagi semua anak di seluruh dunia dan kasih Tuhan Yesus itu berlaku bagi semua orang, tanpa membedakan latar belakangnya. Pada hari tersebut, acara perayaan natal telah dilaksanakan dengan tepat waktu. Acara tersebut dimulai pada pukul 08.30 WIB. Acara tersebut dilaksanakan tepat waktu karena terdapat bebrapa sesi di dalam acara tersebut. Acara tersebut diawali dengan doa pembukaan yang dipimpin oleh Bapak Marihot A. Sitorus. Setelah itu, anak-anak ekskul tari TKK Ora et Labora Panglima Polim mempersembahkan sebuah tarian natal yang menggunakan lagu dan baju batak. S e t e l a h i t u a n a k- a n a k K B d a n T K A mempersembahkan dua buah pujian yang berjudul “Yesus T'rang Dunia” dan “Ding Dong”. Setelah itu para anak TKB pun tidak k a l a h m e m u j i Tu h a n d e n g a n mempersembahkan ensamble Setelah itu, anak-anak tersebut menyalakan lilin dan

menyanyikan lagu “Malam Kudus”. Setelah itu, anakanak menerima firman Tuhan yang dibawakan oleh kakak Lisya dengan permainan panggung bonekanya yang sangat luar biasa. Anak-anak tersebut fokus dan menikmati penampilan panggung boneka tersebut dengan ceria. Setelah itu, anak-anak menempelkan foto mereka yang berbentuk hati pada backdrop natal yang bergambarkan pulau-pulau di Indoneseia yang bertujuan untuk melukiskan bahwa anak-anak tersebut saling mengasihi antar sesama. Setelah itu anak-anak dan orang tua mempersembahkan sedikit dari berkat Tuhan untuk dana sosial bagi para satpam, cleaning service dan OB di Ora et Labora Panglima Polim. Setelah itu, para orang tua mereka pun tidak ketinggalan untuk memuji nama Tuhan. Sebelum acara selesai, para guru, orang tua dan siswa berfoto bersama. Setelah itu mereka berdoa bersama. Setelah itu anak-anak menerima goodie bag. Setelah itu mereka makan bersama. Setleah itu, anakanak pulang dengan hati yang gembira. (Written by Keyz4)


Edisi 23/THN VII

11

Perayaan Natal SD-SMP ORA et LABORA Panglima Polim Perayaan Natal SD-SMP Ora et Labora Panglima Polim 2013 berlangsung hikmat. Perayaan Natal tersebut berlangsung di GKI dan dihadiri oleh para siswa, pihak yayasan maupun undangan lainnya.Dalam sambutannya, ketua Panitia Perayaan Natal Veronica Muda mengatakan, “Perayaan Natal tahun ini adalah yang pertama kali dilaksanakan semenjak beliau menjadi guru agama Ora et Labora, sehingga ini merupakan moment special”. Di tengahtengah kesibukan mengajar serta kegiatan lain bahkan dengan berbagai persoalan yang dihadapi hadirin tetap menunjukkan sukacita dengan terlaksananya Ibadah dan Perayaan Natal ini. Terlebih lagi dengan pendanaan yang minim sekali pun, Natal tersebut tetap berlangsung hikmat dan memberi kesejukan. Pada perayaan Natal tersebut, sejumlah alumni terlihat hadir. Terlihat pula perayaan Natal yang dihadiri seratusan orang ini mengikuti ibadah dengan penuh suka cita. Sukacita Natal pun semakin lengkap dengan pesan Natal yang disampaikan oleh Pdt Lusindo Tobing, S.Th yang juga merupakan pendeta GKJNehemia.

Natal TKK Pamulang “ YESUS DATANG MEMBERI DAMAI “ Natal di TKK OeL pada tanggal 13 Desember 2014, tahun ini terlihat berbeda dengan Natal tahun sebelumnya, karena ada tamu istimewa yang datang. Anak-anak pun memulai acara Natal dengan dipenuhi sukacita serta kegembiraan dengan keseragaman pakaian yang warna-warni dan juga nuansa Nusantara. Diawali dengan gerak dan lagu dari anakanak Kelompok Bermain, mereka dengan lucunya mengerakkan tubuhnya sesuai irama lagu. Tampak para tamu undangan dan orang tua yang menghadiri Natal merespon dengan riuh tawa dan tepuk tangan. Anak-anak yang lain juga waktu menyanyikan lagulagu tema Natal terlihat semangat. Tampilan berikutnya dari TK A dengan pujian “Hari Ini Tlah Lahir Juru Selamat Dunia”, mereka pun bernyanyi dengan ceria. Anak-anak TK A dan TK B juga bergabung menampilkan tarian-tarian yang luwes dan indah sebagai persembahan untuk merayakan kelahiran Tuhan Yesus. Persembahan mengucapkan hafalan ayat Alkitab ditampilkan oleh TK B2 kemudian dilanjutkan dengan pujian yang berjudul “Penasihat Ajaib” terdengar merdu. Dalam perayaan Natal ini, pembawa Firman adalah Pendeta Horas yang membagikan kabar sukacita bagi anak-anak tentang kelahiran Juru Selamat Dunia. Anak-anak pun mendengarkan pemberitaan firman Tuhan dengan hikmat. Dan sebagai penutup dari acara natal persembahan fragmen kelahiran Tuhan Yesus di kota Betlehem dari TK B1. Saat anak-anak hendak meninggalkan ruang ibadah, Tamu istimewa itu yang adalah Santa Claus datang dengan membawa kantong yang berisi hadiah kecil yang dibagikan kepada anak-anak. Melihat kedatangan Santa Claus, beberapa anak langsung berteriak ceria menyambut dan memeluk, tapi ada juga anak-anak yang berlari bersembunyi dibalik ibu guru. Satu per satu mereka mendapatkan hadiah kecil dari Santa Claus. HO...HO...MERRY CHRISTMAS AND HAPPY NEW YEAR


12 Perayaan Natal SDK ORA et LABORA Pamulang “Sing Noel, Noel Ring the Christmas bell Ding, Dong, Ding Everybody singTo the newborn King”

Sepenggal lagu di atas yang mengiringi tarian domba yang dibawakan anak-anak kelas 2 saat drama natal. Drama Natal yang dibawakan anak-anak menceritakan tentang kado terbaik yang akan diberikan kepada Tuhan Yesus, seperti ketulusan, sukacita, tanggungjawab, kejujuran, kerajinan, dan kesopanan. Drama ini berhubungan dengan Firman Tuhan yang disampaikan oleh Pdt. Helen. Perayaan natal tahun ini bertemakan “Yesus Sang Raja Damai”. Perayaan ini dilaksanakan SDK Ora et Labora Pamulang pada hari Kamis, 20 Desember 2013. Natal tahun ini sungguh istimewa karena tidak hanya siswasiswi yang mengikuti perayaan natal ini tetapi juga dihadiri oleh orang tua murid. Acaranya pun juga menarik, di awali dengan saat teduh yang diiringi biola, penampilan asambel (angklung, pianika), penyalaan lilin yang diiringi Paduan Suara, duet nyanyi oleh Marcel dan Christie (kelas 2), drama natal singkat, Firman Tuhan, tari-tarian dan di akhiri lagu We Wish You Merry Christmas. Perayaan Natal tahun ini sangat meriah dan kita diingatkan kembali betapa besar kasih Bapa kepada kita melalui janjinya dan dinyatakan melalui kelahiran Yesus Kristus yang disebut “Raja Damai”. Hal ini meninggalkan kesan di hati setiap anak-anak, guru, dan orang tua yang hadir.

Media ORA et LABORA

Perayaan Natal SMPK Ora et Labora Pamulang “Maximum in Christ” Pada tanggal 18 Desember 2013, SMPK Ora et Labora Pamulang mengadakan ibadah dan perayaan natal. Tema yang diambil dari SMPK Ora et Labora adalah “MAXIMUM IN CHRIST” yang artinya berkelimpahan didalam Kristus. Ada berbagai macam perlombaan yang telah dipersiapkan oleh panitia dalam perayaan Natal, seperti : membuat kartu natal, lomba band dan ansambel tiap kelas, dan fashion show Santa Claus. Hal paling menarik pada perlombaan natal tahun ini adalah fashion show Santa Claus. Setiap kelas harus memilih 3 (tiga) orang temannnya untuk berperan menjadi Santa Claus dan Piet Hitam. Teman-teman yang terpilih sangat menguasai perannya sebagai Santa Claus dan Piet Hitam.

Selain itu, ada juga penampilan dari teman-teman dalam perayaan Natal, seperti : Band OeL, Tarian tamborin, Paduan Suara, Drama kelas 9, dan Cup Song. Penampilan yang menarik lagi adalah cup song. Kakak kelas kami membuat kreativitas yaitu tempat minum dibuat menjadi alat musik. Sembari mereka bernyanyi, mereka memainkan tempat minum itu dan penampilan itu sangat menarik. Sungguh, Natal tahun 2013 ini menghadirkan banyak hal-hal yang menarik di SMPK Ora et Labora Pamulang. (Oleh: Alicia Ticoalu dan Aldo Hasan kelas 8A SMPK Ora et Labora Pamulang)


Edisi 23/THN VII

13

CHRISTMAS CELEBRATION Celebrating Christmas does not always mean luxury party. Christmas on this year celebrated in simple way but still meaningful for the students, parents and teachers of TKK ORA et LABORA. The theme was The Eternal Reward. The event was carried out with wisdom as the story of Jesus be eternal reward for children delivered through the platform doll. The students of TKK ORA et LABORA permorfed Christmas songs and dances on stage. The best moment was when the teachers gave a special gift to the students. The children at first did not know that those gifts were from their parents. The teachers collected the gifts from the parents secretly. We thanked to the parents and CALVARY Ministry for celebrating Christmas with us.

NATAL

B

ulan Desember adalah bulan yang paling banyak dinanti-nantikan. Karena di bulan ini bukan hanya liburan yang ditunggu tetapi juga adanya acara memperingati kelahiran Yesus Kristus, Natal. Seluruh siswa sangat antusias menyambut Natal. Hal ini terlihat dari antusiasme mereka menghias kelas masing-masing. Berbagai macam pernak-pernik terpasang yang menambah meriah suasana natal di sekolah. Para pengisi acara juga semangat mengikuti rangkaian latihan persiapan Natal bersama. Perayaan Natal keluarga besar SD OeL BSD kali ini dilaksanakan pada tanggal 18 Desember 2013. Ibadah natal dibawakan oleh Ibu Krisnadewi, M.Th. dari GKJ Tangerang dengan tema “Datanglah Ya Raja Damai� yang diambil dari Yesaya 9:5. Firman yang dibawakan diawali dengan pemutaran film singkat tentang anak beruang yang selamat dari kejaran seekor macan tutul. Di akhir film tersebut disampaikan bahwa macan tutul tersebut lari meninggalkan anak beruang setelah mendengar auman yang sangat keras yang berasal dari beruang besar yang ternyata adalah induk dari anak beruang tersebut. Film ini menggambarkan perumpamaan bahwa di belakang kita ada Tuhan Yesus yang merupakan Bapa kita yang siap menjaga dan menyelamatkan kita dari bahaya. Film yang diputar mampu mengundang respon dari para siswa. Seperti misalnya pada saat anak beruang hampir diterkam macan tutul, serempak para siswa beserta guru berteriak. Suasana aula seperti layaknya gedung bioskop. Selain ibadah, perayaan natal juga diisi dengan pembacaan puisi dari English Club, pujian dari ekskul vokal, pujian dari beberapa kelas, Klub Musik dan balet.


14

Media ORA et LABORA

“ HARMONY OF CHRISTMAS “ SMP KRISTEN ORA et LABORA BSD Perayaan Natal keluarga SMP Kristen ORA et LABORA Bumi Serpong Danai (BSD) diselenggarakan pada hari Kamis 19 Desember 2013. Perayaan Natal dimulai pukul 08.00 sampai dengan pukul 11.00. Acara diawali dengan Kebaktian dipimpin oleh Pendeta Peter Napitupulu. Dalam khotbahnya, pendeta mengingatkan kembali , bahwa Tuhan datang membawa keselamatan bagi seluruh umat manusia tanpa memandang latar belakang mereka. Untuk itu sebagai umat yang sudah diselamatkan , kita perlu menjaga keharmonisan dan menumbuhkan cinta kasih di antara sesama. Pujian selama kebaktian Natal diiringi oleh tim musik SMPK ORA et LABORA BSD yang terdiri atas : Christopher Hosea, Peggy Abigael Seran, Hizkia Natanael Pardamean dan Kevin Haryanto. Selesai Kebaktian Natal dilanjutkan dengan Perayaan Natal yang diisi dengan berbagai penampilan siswa, yaitu : 1. Duet Vokal dan Keyboard oleh La Rintha Widhamasary dan Alberto Tristanto Setiawan 2. Band Kelas 7 dengan personal Nathanael Albert, Nasya, Dinda dkk 3. Duet Vokal dan Keyboard oleh Jeanne Moniqe dan Kezia Ardin 4. Drama singkat oleh Cherlynne Staceya Wijaya, Joshua Timothy di Imanuel, Ezra Christian Pattipeluhu, Amanda Putri, Elizabeth Christina Pattipeluhu dkk. 5. Solois Christy Simbolon 6. Dance SMPK ORA et LABORA 7. Dance Suffle oleh FX Cahyo, Mattew Nevindo Marsono, Peggy Abigael Seran, Hangry Soegeng HD 8. Band Kelas 9 (FX Cahyo dkk) 9. Acara Tukar Kado kepada teman satu kelas. Perayaan Natal 2013 ditangani oleh sebuah kepanitiaan yang diketuai Ibu Fuska Atomita Restu Arfines, S.Pd. Acara berjalan tepat waktu. Kebaktian Natal berlangsung khusuk dan lancar. Pendeta menyampaikan khotbah dengan menarik sesuai waktu yang ditentukan. Penampilan siswa dalam acara perayaan tidak mengecewakan. Selain itu, pengaturan dekorasi dirasakan sangat baik. Widiasih -

Christmas Carol SDK – SMPK ORA et LABORA Panglima Polim, 17 – 19 Desember 2013 Christmas Carol SDK – SMPK ORA et LABORA Panglima Polim yang diselenggarakan pada tanggal 17 – 19 Desember 2013 di Hotel Millennium, Jakarta. Diikuti oleh ORA et LABORA Children Choir sebagai pengisi acara Christmas Carol. Children Choir yang terdiri dari siswa – siswi SDK dan SMPK telah sukses membawakan 15 lagu natal dengan durasi acara selama 1.5 jam, yang terbagi dalam 2 sesi menyanyi. Sesi pertama acara Christmas Carol ini diawali dengan anak – anak menuruni tangga Hotel Millennium pada pukul 19.00 sambil membunyikan lonceng dengan diiringi nyanyian pembuka, setelah menyanyikan 7 lagu natal Children Choir diberikan sesi istirahat selama 30 menit, lalu dilanjutkan dengan menyanyikan 8 lagu natal yang selesai pada pukul 20.30. Pada hari terakhir Christmas Carol ini, pihak Hotel Millennium memberikan ungkapan tanda kasih 1 buah cake dan ginger cookies. Tujuan diadakannya acara ini adalah merayakan kegembiraan natal bersama dan menyalurkan bakat siswa – siswi SDK SMPK ORA et LABORA Panglima Polim.

Christmas Carol TKK – SMAK ORA et LABORA Pamulang & BSD, 13 – 14 Desember 2013 Sekolah ORA et LABORA mengajak siswa – siswi untuk turut bersukacita merayakan natal dengan memberikan persembahan pujian – pujian yang diselenggarakan di Mall Summarecon Serpong dan Mall Teraskota BSD selama 2 hari. Pada saat Event Christmas Carol hari pertama yang diselenggarakan di Mall Summarecon Serpong pada Jumat, 13 Desember 2013, siswa-siswi SMA ORA et LABORA BSD tiba di Mall Summarecon Serpong pada pukul 16.00 WIB, kegiatan diawali dengan melakukan cek sound terlebih dahulu pada pukul 16.15 – 17.05. Event Christmas Carol diawali dengan kata sambutan yang dibawakan oleh Bapak Andreas selaku perwakilan dari Sekolah SMA ORA et LABORA BSD, kemudian acara dilanjutkan dengan performance band akustik oleh siswa – siswi SMA ORA et LABORA BSD yang dimulai pada pukul 17.05 – 18.05. Band - band akustik yang melakukan performance adalah sebagai berikut : Band Frovo, The Paper, Dave and friends, dan The Donata Projects. Masing – masing band membawakan 2 lagu natal pada saat Event ini, Event Christmas Carol yang diselenggarakan di Mall Summarecon Serpong berjalan lancar dan tanpa kendala. Pada hari kedua yaitu Sabtu, 14 Desember 2014, Event Christmas Carol yang diselenggarakan di Mall Teraskota BSD, siswa – siswi TKK – SMPK ORA et LABORA Pamulang BSD tiba di Mall Teraskota BSD pada pukul 16.00. Acara Event Christmas Carol dimulai pada pukul 17.00, dan diawali dengan penampilan paduan suara TKK ORA et LABORA BSD yang membawakan 3 lagu, selanjutnya pembacaan 1 puisi oleh 1 murid TKK ORA et LABORA Pamulang, setelah itu yang tidak kalah menarik dari penampilan sebelumnya hadirlah paduan suara dari SDK ORA et LABORA BSD dan SMPK ORA et LABORA Pamulang yang masing – masing membawakan 2 lagu natal. Selanjutnya SDK ORA et LABORA Pamulang membawakan penampilan yang tidak kalah uniknya, yaitu membawakan lagu natal dengan alat musik arumba dan angklung. Penampilan terakhir dan berbeda dengan yang lainya berasal dari siswa – siswi SMPK ORA et LABORA BSD yang membawakan modern dance dan penampilan band akustik. Acara ini ditutup pada pukul 18.30 dengan menyanyi bersama dan pembagian konsumsi bersama.


15

Edisi 23/THN VII

PRAISE AND WORSHIP, ORA et LABORA HIGH SCHOOL, November 8th 2013

Pada tanggal 8 November 2013, SMAK Ora et Labora mengadakan sebuah event yang diadakan 2 tahun sekali, yaitu 'Praise and Worship'.Acara yang mengusung tema 'Growing Faith to Glorify God' ini, telah direncanakan sejak jauh hari oleh para panitia yang terdiri dari seluruh anggota OSIS dan guru – guru S M A K O r a e t L a b o r a . Tu j u a n diadakannya event ini adalah untuk mengajak siswa agar dapat memuji Tuhan dengan mulut dan hatinya sehingga dapat mengubah sikap hidupnya. Pe k e r j a a n p a n i t i a y a n g dipimpin oleh Bapak Andreas dan ketua OSIS, Lea Christty Barahama dimulai sejak bulan Oktober, mulai dari mencari tema, menentukan jalannya acara, juga mencari dana yang dibutuhkan untuk memenuhi keperluan berlangsungnya event ini. Memang waktu yang tersedia tidaklah banyak, mengingat siswa dan guru yang juga masih beraktivitas dalam rutinitas belajar dan mengajar. Namun berkat kerjasama yang luar biasa, serta campur tangan dari Tuhan, akhirnya event ini dapat terlaksana dengan lancar, tepat pada waktunya. 'The tiny seed knew that in order To grow, it needed to be dropped In dirt, covered in darkness, And struggle to reach the light'

Acara dimulai pukul 16.30 dibuka oleh pujian dan penyembahan dari tim musik, singers, tamborin, serta kedua Worship Leader, Theresa dan Enrico. Bangku – bangku yang semula kosong, mulai terisi dengan tamu – tamu yang datang dari sekolah – sekolah undangan. Diselang puji – pujian, Teater Naveena asuhan guru teater, Ibu Herlina, juga turut mengambil bagian dalam jalannya acara ini

dengan mem- persembahkan sebuah penampilan drama yang membuat hadirin memberikan tepuk tangan meriah seusai penampilannya. Setelah pujian dan penyembahan selesai dinaikkan, giliran Firman Tuhan diberitakan. Bapak Pendeta Amos Sugianto membawakan Firman Tuhan tentang bagaimana menumbuhkan iman percaya untuk memuliakan Tuhan. Acara tidak selesai hanya sampai kepada pemberitaan Firman Tuhan saja. Selanjutnya ,bintang tamu undangan, Matthew Sayersz naik keatas panggung untuk mempersembahkan pujian. Hampir 15 menit Matthew berada di atas panggung, namun para hadirin tampak tidak rela membiarkannya turun dari atas panggung. Penampilan selanjutnya adalah dari Seven Point yang beberapa anggotanya adalah alumni dari SMAK Ora et Labora. Acara belum selesai sampai disana, giliran bintang tamu kedua yang naik kepanggung. 'Calvin Jeremy, Calvin Jeremy!',pekik para hadirin memanggil nama bintang tamu yang kedua ini membahana di dalam ruangan Auditorium SMAK Ora et Labora. Pria pemilik nama lengkap Calvin Jeremy Sihombing ini membawakan tiga buah lagu pujian. Semua hadirin tentu tidak asing dengan namanya. Pelantun lagu hits 'Berdua' itu mengaku tak hanya berkecimpung dalam dunia music duniawi, tapi ia juga memanfaatkan talenta yang Tuhan berikan dengan melakukan pelayanan serta kesaksian di gereja –gereja. Calvin sangat mendukung dan senang dengan adanya acara 'Praise and Worship' di sekolah Ora et Labora karena jarang sekali ada sekolah lain yang menyelenggarakan acara seperti ini. “Tema yang diambil juga benar, bahwa kita sudah lebih dulu diberkati Tuhan, dan kita harus

bertumbuh, dan memuliakan Tuhan”, ujar Calvin. Untuk program dekat ini, Calvin akan goes to school untuk promosi albumnya yang kedua. “Untuk siswa – siswa Oel, tetap dijalanTuhan, lakukan yang terbaik, sebagai anak muda harus dekat denganTuhan”, tambahnya, menutup wawancara yang dilakukan oleh panitia. Calvin Jeremy naik ke panggung untuk memberikan kesaksian yang dilanjutkannya dengan menyanyikan lagu – lagu pujian yang diiringi oleh Donata's Project. Tepat pukul 20.00, pujian ketiga sekaligus terakhir dari Calvin Jeremy menutup acara 'Praise and Worship' malam itu.


16

Media ORA et LABORA

Seminar Pembelajaran Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Drs H.Subiyanto,MPd (Oleh : B. Koes 2014) Hal yang abadi dan akan tetap berlangsung di dunia adalah perubahan. Perubahan akan selalu terjadi karena manusianya itu sendiri ingin berkembang. Begitu pula perkembangan kurikulum pendidikan di Indonesia yang selalu berkembang dari masa ke masa. Menurut Drs H Subiyanto,MPd elemen perubahan kurikulum tahun ini adalah: 1. SKL Dalam kurikulum yang lalu tiap tiap pelajaran akan melahirkan SKL untuk kurikulum 2013 itu kebalikannya yaitu SKL akan melahirkan mata pelajaran sehingga yang ada hanya SKL SD atau SKL SMP,maka bila siswa tidak lulus mata pelajaran tertentu tidak jadi masalah karena siswa tersebut lulus SKL SD atau SMP.Jadi tidak ada lagi siswa korban SKL. 2. Standar Isi Pada kurikulum yang lalu hanya ada standar kompetensi tentang pengetahuan dan ketrampilan,pada kurikulum sekarang kompetensinya ada empat yaitu spiritual,social,pengetahuan,dan ketrampilan,kompetensi spiritual dan social tidak diajarkan secara langsung tetapi melalui keteladanan,pembiasaan serta penilaiannya dilakukan secara otentik,jadi kurikulum mengharapkan siswa pintar spiritual,akhlak bukan pintar akademiknya saja. 3. Standar Proses Pada kurikulum yang lalu ada tiga yaitu : Explorasi,elaborasi,dan konfirmasi sedang pada kurikulum sekarang ada beberapa standar yaitu : - Mengamati ( melihat,membaca,mendengar,dll ) - Bertanya ( mengajukan pertanyaan,menjawab soal,dll ) - Berexperiment ( mengumpulkan data,mencari sumber data dll ) - Beasosiasi ( menganalisis,menyimpulkan,bernalar dll) - Mengkomunikasikan ( menyampaikan hasil secara lisan,tertulis ataupun gambar ) 4. Penilaian Pada kurikulum yang lalu hanya berwawasan kognitif melalui soal saja,pada kurikulum sekarang berwawasan secara otentik ( yang bisa menggambarkan keadaan siswa yang sebenarnya,aplikatif dalam kehidupan sehari hari.Dalam penilaian kurikulum 2013 dapat dilakukan secara bergilir karena saking banyaknya item yang harus di nilai,mis per hari 2-3 siswa,dalam soal ulangan pun tidak tertera mata pelajaran tertentu tetapi di camtumkan tema / sub temanya.Untuk nilainya harus dikonversi ke huruf A,B,C Contoh konversi dengan skala tertentu .


17

Edisi 23/THN VII

Mengajar Dengan Kuasa Injil “Mengajar dengan Kuasa Injil”. Fokus utama sesi pertama ini adalah bagaimana dalam mengajar tetap memfokuskan pada Injil Kristus.

Kegiatan dan proses belajar memerlukan satu hal yang penting yaitu interaksi yang baik antara pengajar(guru) dengan siswa. Agar guru mampu mengajar dengan baik dan materi ajar dapat diterima oleh siswa maka pada tanggal 7 Desember 2013 yang lalu, Sekolah kita ORA et LABORA mengadakan pelatihan untuk guru TK-SD kelas kecil dan juga guru S e k o l a h M i n g g u . Pe l a t i h a n i n i t i d a k h a n y a diperuntukkan untuk guru-guru OeL saja, tetapi juga turut mengundang guru-guru TK-SD dan guru Sekolah Minggu di sekitar Jakarta Selatan bahkan ada dua sekolah dari sekitar BSD yang mengikuti acara ini. Total peserta dari luar Sekolah ORA et LABORA 25 peserta dan 30 peserta merupakan guru OeL. Pelatihan diadakan di Sekolah ORA et LABORA Panglima Polim Jakarta Selatan. Kegiatan diawali dengan registrasi peserta dari PUKUL 07.00-08.00 dan dilanjutkan dengan ibadah pembukaaan. Sebagai Worship Leader dalam ibadah pembukaan adalah Ibu Rini Kristianingrum. Firman Tuhan yang disampaikan oleh Ibu Nathalia H dengan tema : “Menyembah dan menceritakan KemulianNya ( 1 Tawarikh 16 :23-36). Ibu Nathalia juga menampilkan cuplikan film singkat mengenai bagaimana kita berproses dalam panggilan kita sebagai guru di sekolah maupun guru sekolah minggu dengan berbagai pergumulan yang kita hadapi Sebagai pembicara dalam pelatihan ini adalah Kak Yeni Krismawati , M.Th bersama suaminya Kak Joshua. Kedua hamba Tuhan ini sama-sama melayani di Jaringan Pelayanan Anak. Sesi pertama dimulai pukul 09.00-11.00 yang dipimpin oleh Ibu Yeni Krismawati. Selama kurang lebih 90 menit para peserta diajak untuk menggali proses pengajaran mereka sebagai guru. Tema besar sesi pertama adalah “Mengajar dengan Kuasa Injil”. Fokus utama sesi pertama ini adalah bagaimana dalam mengajar tetap memfokuskan pada Injil Kristus. Sesi 2 lebih menarik karena lebih aplikatif dengan tema “ Permainan dalam Pelayanan .Dalam menyiapkan permainan diperlukan persiapan khusus seperti materi dan juga persiapan waktu terutama jika ada permainan outdoor, demikian salah satu pesan yang disampaikan oleh Kak Joshua. Beberapa contoh permainan yang aplikatif juga dipratekkan bersama baik permainan yang sederhana, menngunakan alat perga atau menggunakan media komputer. Bahkan beberapa peserta diperbolehkan untuk mengopy contoh permainan yang dimilki oleh Kak Joshua

Makan siang selama satu jam. Dari pukul 12.30-13.30. Beberapa peserta berkesempatan untuk berkomunikasi dengan pembicara mengenai berbagai hal yang dapat meningkatkan kemampuan dalam pelayanan mereka ataupun mereka saling bertukar pengalaman mengajar Pukul 13.30 merupakan sesi workshop yang dipimpin oleh Bp Joshua Nababan. Dalam sesi ini dengan menggunakan kertas kokoru para peserta membuat hiasan natal dalam bentuk malaikat, domba, pohon natal gantung, dan Maria..Acara ditutup pukul 15.45 dengan doa penutup dan foto bersama. (Prast-redaksi)


Media ORA et LABORA 18 KEBAKTIAN BERSAMA PENGURUS YPK ORA et LABORA-GURU-STAFF dan KARYAWAN Dalam Sebuah organisasi, kebersamaan dan ikatan kuat antar anggota akan memegang peranan penting dalam keberhasilan organisasi tersebut. Demikian pula dengan keluarga besar YPK ORA et LABORA memiliki satu kegiatan yang disebut dengan kebaktian bersama yang diikuti oleh Pengurus Yaysan , Guru ,Staff dan karyawan. Kegiatan rutin ini dilaksanakan setiap dua bulan sekali Kegiatan ibadah bersama pada tanggal 28 Maret 2014 bertempat di Aula Sekolah ORA et LABORA BSD. Pada kesempatn ini Unit SMP ORA et LABORA BSD dipercaya untuk sebagai pelaksana kegiatan. Ibadah dimulai pukul 13.00 WIB. Yang bertugas sebagai liturgos adalah Ibu Dian Puji Astuti dan Firman Tuhan disampaikan oleh hambaNya Bapak Pendeta Pieter Napitupulu, M.Th. Selepas ibadah selesai para guru dan staff juga karywan mendapat pengarahan dari Pengurus Yayasan yang baru. Dalam kesempatan ini Bapak Lundro Aristanto, Dipl,-Inf menyampaikan perkenalan dan sambutan serta pengarahan mengenai sistem kerja organisasi. Tepat pada tanggal ini pula beliau berulang tahun dan diberikan hadiah secara simbolis mewakili rekan-rekan guru, staff dan karyawan yang berulang tahun dari bulan FebruariMaret 2014. Kiranya setiap kegiatan bersama yang dilaksanakan oleh para guru , staff dan karyawan akan selalu difasilitasi oleh Pengurus Yayasan yang tentunya kegiatan ini akan semakin menambah ikatan kebersamaan serta emosional yang baik diantara kita semua. (Prast_RED)


Edisi 23/THN VII

19

Tiga Orang siswa TKKOra et LaboraPolim Memborong Juara di Open House TKK Ora et Labora BSD “Anak-anak tersebut berhak memilih lomba yang mereka sukai. Masing-masing anak mengikuti Satu lomba saja”.

Jumat, 28 Februari 2014, anak-anak KB, TKA dan TKB Ora et Labora Panglima Polim mengikuti berbagai lomba dalam acara open house TKK Ora et Labora BSD. Anak-anak manis tersebut sangat berantusias mengikuti lomba yang mereka inginkan. Berbagai lomba yang mereka ikuti diantaranya adalah lomba menyusun balok, puzzle, mewarnai, menghias cup cake, menyanyi dan fashion show. Anak-anak tersebut berhak memilih lomba yang mereka sukai. Masing-masing anak mengikuti satu lomba saja. Berbagai lomba tersebut berlangsung sekitar pukul 09.00 WIB secara bersamaan. Anak-anak mengikuti lomba tersebut dengan gembira. Mereka juga didampingi oleh guru-guru dan orang tua mereka masing-masing. Kegembiraan sangat terpancar dari wajah meekaa yang tersenyum dan bercanda tawa dengan teman-teman mereka. Setelah mereka mengikuti lomba-lomba tersebut, mereka makan siang bersama. Setelah itu mereka pulang dengan gembira. Kegemberiaan tersebut masih berlangsung ketika anak-anak TKK Ora et Labora Panglima Polim tersebut telah pulang dari perlombaan tersebut. Anakanak tersebut sangat gembira ketika mereka mendengar bahwa beberapa dari temannya meraih juara. Dalam berbagai lomba tersebut, ada 3 siswa yang meraih juara. Anak-anak manis yang meraih juara tersebut adalah Somkamon Suryana (Moni), anak TKB yang telah berhasil meraih jura 1 (satu) dalam lomba menghias cup cake. Tidak hanya itu saja, ternyata Keisha, anak TKB juga telah meraih juara 3 (tiga) dalam menghias cup cake. Dari hal tersebut sudah terbukti bahwa anak-anak TKK Ora et Labora Panglima Polim itu kreatif sekali. Selain itu masih ada salah satu siswa KB (Kelompok Bermain) yang masih kecil, sangat dan cerdas yaitu Elleanor Arselya Shima yang telah meraih juara 2 (dua) lomba puzzle. Sungguh luar biasa, anak kecil pun bisa meraih juara. Anak-anak TKK Ora et Labora Panglima Polim memang hebat dan cerdas. Ayo, anak – anak Indonesia tingkatkan prestasimu! (Written by:keyz4)

The WinneR Asyik! Anak – anak TKK Ora et Labora Polim Juara 3 Paduan Suara “Mereka bisa sukses meraih juara karena kerja keras mereka”

Yeeeeee!!! Anak-anak TKK Ora et Labora Panglima Polim berhasil meraih Juara 3 Paduan Suara Anak yang diselengarkan pada tanggal 03 November 2013 di blok M Plaza. Acara lomba paduan suara anak tersebut dimulai pukul 10.00 WIB. Anak-anak TKK Ora et Labora Panglima Polim sangat berantusias dalam mengikuti lomba tersebut hingga meraih keseksesannya. Mereka bisa sukses meraih juara karena kerja keras mereka. Anak- anak manis tersebut memang giat berlatih bersama guru-gurunya menjelang lomba Paduan suara anak tersebut dilaksanakan. Anak – anak tersebut berlatih menyanyi setiap hari sepulang sekolah untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam menghadapi perlombaan tersebut. Selain itu, mereka menjaga kualitas suara mereka dengan berjanji untuk tidak makan gorengan, permen dan es menjelang lomba tersebut. Anak-anak manis tersebut memang pantas mendapatkan juara karena perjuangannya yang luar biasa itu. Ayo, maju terus anak-anak Ora et Labora! Tunjukkan prestasimu! Terus maju dan pantang menyerah! Rajin dan giat berlatih adalah kunci kesuksesan. (Keyz4)


The WinneR

20

Media ORA et LABORA

AKU BERKUNJUNG KE KANTOR DPR / MPR RI Sharon Graciella Gunawan, salah satu murid KB TKK OeL Pamulang mendapatkan Juara Pertama mewarnai tingkat Kelompok Bermain se-Tangerang Selatan. Tentu hal ini merupakan prestasi yang membanggakan, oleh karena itu pihak panitia memberikan apresiasi bagi para pemenang lomba dengan memberikan kesempatan berkunjung ke kantor DPR/MPR/DPRD RI di Senayan. Maka pada hari Senin, 3 Februari 2014 rombongan berangkat ke sana. Di kantor DPR/MPR/DRPD RI, anak-anak disambut dengan ramah oleh para staff yang ada. Rombongan di bawa ke ruang edukasi, disinilah Sharon juga bernyanyi di hadapan peserta dengan lagu Garuda Pancasila. Selesai dari ruangan edukasi, rombongan dibawa menuju museum, selanjutnya menuju geduang paripurna 1. Wahhhh ... terlihat wajah-wajah calon-calon wakil rakyat masa depan memenuhi gedung. Pada akhir acara, anak-anak diberi kesempatan bermain di salah satu sudut taman kantor DPR/MPR RI dan melihat rusa-rusa di taman tersebut. Tentu ini merupakan pengalaman yang tak akan terlupakan. Wisata parlemen ini membantu memberikan pendidikan politik sedini mungkin kepada anak bangsa. Maju terus Sharon dan juga anak-anak yang lain, Tuhan Yesus memberkati.

“Semangat Berlatih dan Menjadi Pemenang”

PORSENI SE-KECAMATAN PAMULANG

H

ari Sabtu tanggal 8 Februari 2014, adalah hari istimewa yang ditunggu-tunggu oleh anak-anak TKK OeL Pamulang yang terpilih mewakili sekolah untuk mengikuti PORSENI SEKECAMATAN PAMULANG 2014. Yang sebelumnya ibu-ibu guru telah menyeleksi semua anak TK kelompok B untuk mewakili dalam lomba tersebut. Lomba yang diikuti adalah lomba Menyanyi Bersama dengan 14 anak dan lomba Menari6 anak sebagai perwakilannya. Setelah menjalani latihan yang rutin dan juga pemberian semangat dari ibu-ibu guru, anakanakpun terlihat siap untuk mengikuti perlombaan. Hari yang ditunggu sudah tiba, dengan diiringi doa dan suport dari ibuibu guru serta para orang tua yang mendampingi anak. Anakanak dengan keceriaannya dapat mengikuti lomba dengan baik. Senyuman, kelincahan gerak, kekompokkan, keserasian kostum dengan musik pengiring (khas Kalimantan) telah diberikan yang terbaik dari anak-anak di atas panggung menari. Setelah mereka turun dari atas panggung, muncul pertanyaan dari salah satu anak “Mam, tadi aku hebat khan narinya?”. Dengan senyumnya yang lebar mama itu mengacungkan dua ibu jari kepada anaknya, sehingga anak terlihat bangga dan senang. Tidak ketinggalan, anak-anak yang mengikuti lomba Menyanyi Bersama pun menampilkan yang terbaik, kepemimpinan dirigen (kristina widyaningsih) yang dengan penuh semangat memimpin teman-temannya untuk kompak dalam mengeluarkan suara menyanyikan lagu “Taman Yang Paling Indah”(lagu wajib) dan “Bunda Piara”. Dan perlombaan yang diikuti oleh semua TKK dan PAUD di kecamatan Pamulang telah usai, tinggal menunggu hasil perlombaan. Ternyata TKK OeL Pamulang berhasil menjadi Juara Harapan 1 pada lomba Menyanyi Bersama dan Juara Harapan 2 pada lomba Menari. Terima Kasih Tuhan Yesus.... Anak-anak ibu guru bangga pada kerja keras dan semangat kalian.


Edisi 23/THN VII

HORE!!!.... JUARA I LOMBA STORY TELLING Pada tanggal 8 Maret 2014, bertempat di Sekolah Pembangunan Jaya, Bintaro, saya dan Angelinne mengikuti lomba Story Telling tingkat SD mewakili SDK Ora et Labora Pamulang. Kami telah mempersiapkan semuanya dengan baik pada hari-hari sebelumnya bersama guru Bahasa Inggris kami, Miss. Evi. Kami berlatih setiap pulang sekolah hanya 4 hari, karena sebelumnya kami Retreat.Materi cerita yang saya bawakan adalah tentang transportasi modern masa depan. Miss Evi yang membuatkan cerita itu. Pada saat menunggu urutan untuk maju, saya sempat berlatih sebentar. Tentu saja saya merasa takut, khawatir, dan sedikit gugup. Saya takut karena merasa banyak peserta lain yang lebih baik daripada saya dan cukup banyak pesertanya. Saya gugup karena kedua jurinya native speakers. Saat masuk ke dalam ruangan, tubuh saya bergetar. Tetapi, saya mengingat pesanpesan dari Miss Evi dan dari Angelinne sehingga saya merasa percaya diri kembali.Tak lupa saya berdoa. Setelah saya selesai tampil, saya merasa lega, tetapi belum terlalu puas. Jam setengah 1 siang, akhirnya diumumkanlah pemenang lomba. Pada saat pemenang lomba story telling diumumkan, saya dan Angelinne sangat berharap diantara nama kami berdua disebutkan. Saya merasa takut dan gugup. I have so many thoughts! Saat mengetahui bahwa Juara III dan Juara II bukan wakil dari sekolah kami, saya merasa putus asa. Tetapi tiba-tiba, nama saya disebutkan sebagai Juara I lomba story telling. Tentu saja saya terkejut. Saya tidak mengira akan berhasil menjadi Juara I. Segera setelah nama saya disebut, saya beranjak jalan ke panggung. Di panggung, saya diberikan sebuah medali dan beberapa hadiah. Saya merasa bangga akan prestasi saya tersebut. Saya berterima kasih kepada guru-guru dan temanteman saya yang telah mendukung saya, terlebih kepada Miss Evi yang telah melatih saya dan juga Angelinne. Angelinne sebelumnya pernah menjadi Juara 2 Story Telling, jadi saya belajar juga dari Angelinne. Saya juga mengucap syukur kepada Tuhan Yesus karena telah menolong saya saat lomba. Itulah pengalaman saya yang membanggakan saya. Semoga saya bisa terus berprestasi. Terima kasih, God bless you. (Amanda Deandra Richka SDK ORA et LABORA PAMULANG, kelas 6A)

The WinneR 21 Lomba Tingkat UPT Pendidikan Kec. Pamulang Tahun 2014 Pada hari Selasa, 18 Febuari 2014 beberapa murid SDK Ora et Labora mengikuti lomba di SDN Kedaung. Lomba ini diadakan dalam rangka lomba Tingkat UPT Pendidikan Kecamatan Pamulang. Murid-murid SDK Oel Pamulang mengikuti beberapa lomba, antara lain: ¡ Olimpiade Sains Nasional : - IPA - Matematika ¡ FLS 2 N (Festival Lomba Seni Siswa Nasional): - Cerita bergambar - Menyanyi solo vocal - Pidato berbahasa Indonesia - Cipta puisi - Cipta syair lagu - Melukis - SKJ Pemenang lomba diumumkan pada hari itu juga. SDK Ora et Labora pun meraih prestasi, sekalipun tidak semua lomba dimenangkan. Paramita Amaranggana (kelas 5A) meraih juara 2 lomba cipta lagu, Irene Kristi Vania (kelas 5B) meraih juara 2 Olimpiade Sains Nasional (IPA), Rachel Elga (4A) meraih juara harapan 2 cerita bergambar. Selamat yaa anak-anakku‌..tetap semangat dan jangan pernah putus asa untuk meraih prestasi di lomba-lomba berikutnya. (Eunike/Oel Pam)

SDK OeL Pamulang juara 2 lomba futsal di TARUNA MANDIRI


The WinneR

22

Media ORA et LABORA

SANG JUARA 1. Reinhard Michael Hutagalung (Playgroup) 2nd Winner : Foto Ceria Competition at Stella Maris School 1st Winner: Menyusun Balok Competition sponsored by Bank UOB in “EXTRAORDINARY STUDENTS” at OPEN HOUSE TKK OeL BSD 2. Nicholas Giorgio Hukom (Kindergarten 1) 1st Winner : Singing Competition sponsored by YAMAHA Music School in “EXTRAORDINARY STUDENTS” at OPEN HOUSE TKK OeL BSD 3. Afredo Salim (Playgroup) 2nd Winner : Menyusun Balok Competition sponsored by Bank UOB in “EXTRAORDINARY STUDENTS” at OPEN HOUSE TKK OeL BSD

Prestasi Siswa-Siswi SD Ora et Labora BSD

Serangkaian prestasi yang berhasil diraih oleh para siswa SD OeL BSD dalam mengikuti perlombaan yang diadakan oleh Dinas Pendidikan yaitu Olimpiade Sains Nasional (OSN) jenjang SD di kota Tangerang Selatan, diliput oleh dua media cetak yaitu Tangerang Ekspres dan I n f o S e r p o n g . Te n t u n y a keberhasilan ini bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi dari para siswa namun juga menjadi kebanggaan orang tua, guru serta sekolah. Dengan tertuangnya prestasi para siswa di media tersebut maka keberadaan sekolah Ora et Labora BSD semakin diperhitungkan dan semakin dikenal di tengah-tengah masyarakat BSD dan Tangerang Selatan. Nama harum sekolah yang mereka bawa kiranya tidak berhenti sampai di sini, namun terus menerus ada dengan adanya dukungan, peranan dan kerjasama dari pihak sekolah beserta orangtua bagi para siswa. Kiranya prestasi tersebut mampu mendorong siswa untuk semakin semangat menggapai prestasi yang lebih tinggi dan juga membentuk karakter pribadi yang rendah hati.


Edisi 23/THN VII

Kerja Keras Tim Basket SMPK Ora et Labora di Jakarta Nanyang School Berkat kerja keras dan semangat yang tinggi akhirnya tim putra basket SMP Kristen Ora et Labora BSD berhasil memenangkan lomba dan menjadi juara I dalam acara Jakarta Nanyang School Cup I. Anggota tim yang sudah berjuang adalah Gerry, Natanael, Jonathan, Yaron, Felix, Talwin, Tarwin, Niel, Evan, Gerry, dan Theo. Sedangkan tim putri mendapatkan prestasi diurutan ke-3. Anggota tim putri adalah Michele, Jeane Monique, Gaby E., Genneva, Vinka, Pradnya Tiesha, Angela, Sarah, Jessica, dan Eugene. Lomba yang diadakan pada tanggal 3-8 Februari 2014 diikuti oleh 5 tim putra dan 5 tim putri dengan system Full Competisi dari Jakarta Nanyang School, Hiscope School Bintaro (HSB), Stella Maris Gading Serpong(SMGS), Ora et Labora BSD, dan Insan Cendikia Madani (ICM). Tim Putra OeL menang setelah mengalahkan tim putra Jakarta Nanyang School, sedangkan tim putri tumbang setelah melawan tim Jakarta Nanyang School dan Hiscope School Bintaro. Walaupun tim putri hanya bisa meraih urutan ke-3, tapi tetap bersyukur. Semangat dan optimismenya tidak pernah padam. Keyakinan untuk tetap berlatih dengan giat dan semangat yang tinggi pasti dilain kesempatan dapat meraih sukses yang lebih gemilang. Tim putra yang sudah meraih prestasi tertinggi akan tetap berlatih giat agar dapat mempertahankan prestasinya di masa mendatang dan meraih sukses di ajang yang lebih tinggi lagi. - Widiasih -

PRESTASI LOMBA DAN KEGIATAN SMAK ORA ET LABORA BSD DESEMBER 2013 SAMPAI FEBRUARI 2014 1. PENAMPILAN PADUAN SUARA SMA DALAM CHRISMAST CAROL DI SUMARECON MALL OF SERPONG PADA TANGGAL 13 DESEMBER 2013 2. PENAMPILAN PADUAN SUARA SMA DALAM CHRISTMAST CAROL DI MALL OF ALAM SUTERA PADA TANGGAL 17 DESEMBER 2013 3. LOMBA MODERN DANCE DI SMA BPK PENABUR, BINTARO, PADA BULAN JANUARI 2014 DAN MEMPEROLEH JUARA I 4. LOMBA MAKET PARIWISATA YANG DISELENGGARAKAN OLEH UNIVERSITAS PRASETYA MULYA, DIADAKAN DI MUSIUM NASIONAL JAKARTA, PADA TANGGAL 25 – 25 JANUARI 2014. SISWA/I MEMPEROLEH JUARA FAVORIT 5. LOMBA BASKET PUTRI DI SMA AL-AZHAR BSD, PADA TANGGAL 8 FEBRUARI 2014 DAN MEMPEROLEH JUARA 3 6. LOMBA BASKET PUTRA DI JAKARTA NANYANG SCHOOL, PADA TANGGAL 03 – 11 FEBRUARI 2014 DAN MEMPEROLEH JUARA I

23

The WinneR OSN - FLS2N - O2SN

OSN – FLS2N – O2SN kembali diselenggarakan tahun ini. Beberapa siswa/siswi SD OeL BSD turut memeriahkan acara ini. Kemampuan, bakat dan kedisiplinan mereka terasah melalui perlombaanperlombaan yang mereka ikuti. Berbagai latihan dilakukan untuk mempersiapkan mereka mengikuti perlombaan tersebut. Dari berbagai perlombaan yang dilaksanakan mulai dari tingkat UPT, kecamatan sampai dengan propinsi beberapa siswa/siswi berhasil meraih juara dan membawa pulang piala yang menjadi kebanggaan siswa, orangtua, guru dan tentunya sekolah. Siswa-siswi berprestasi tersebut adalah : A. OSN dan FLS2N tingkat kecamatan Serpong OSN : 1. IPA : B. Yufita 5B (Juara 1) dan Johanna R. 5A (Juara 2) 2. Matematika : Christian Vieri 5B (Juara 1) FLS2N : 1. Cipta Syair : Patricia 4A (Juara 2) dan Tiara 4A (Juara 3) 2. Cipta Pantun : Olga 4B (Juara 3) 3. Melukis : Andrea Tristan 5A (Juara 3) 4. Kriya Anyam : Arnetha F. 5C (Juara 3) 5. Solo Vokal : Rivka Napitupulu 3B (Juara 1) 6. Cipta Cerpen : Ivena S. 5B (Juara 1) 7. Desain Batik : Cintya Juanita 5B (Juara 3) B. OSN tingkat kota Tangerang Selatan 1. Matematika : Christian Vieri 5B (Juara 1) 2. IPA : Johanna R. 5A (Juara 1) dan B. Yufita 5B (Juara 2) C. O2SN tingkat kecamatan Serpong 1. Bulutangkis : Evan Adyatma 5C (Juara Harapan 1) dan Tabita 4A (Juara 2 Putri) 2. Karate : Jody 4C (Juara 3) Tiga siswa yang berprestasi pada OSN yaitu Vieri, Yohana dan Yufita saat ini telah melanjutkan OSN tingkat propinsi di Anyer. Apapun nanti hasil yang mereka peroleh tentunya pengalaman ini merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi mereka dan bisa menjadi pemacu semangat untuk menggapai prestasi yang lebih tinggi lagi.


Pamulang Corner

24

Media ORA et LABORA

Kegiatan Belajar Mengajar Outdoor SMPK Ora et Labora Pamulang Oleh: Nadine Lidya, Caroline Michelle, dan Brenda Wijana (Kelas 8A SMPK Ora et Labora Pamulang)

Rabu, 12 Februari 2014 kami seluruh angkatan kelas 8 bersama Pak Antar, Bu Anna, Bu Kris, dan Bu Windri bersama–sama melakukan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Outdoor yang dilaksanakan di Pasar Tradisional Cimanggis dan Pasar Modern Carrefour yang terletak di Ciputat, Tangerang Selatan. Kami, siswa kelas 8A dan kelas 8B dibagi menjadi beberapa kelompok yang bertugas untuk mewawancarai kegiatan yang dilakukan oleh para penjual dan mengisikan hasil wawancara kami pada lembar kerja yang telah dipersiapkan oleh Bapak dan Ibu guru. Kami memulai perjalanan pukul 10.30 ke Pasar Tradisional Cimanggis dengan transpotasi angkot, dan sampai ke tempat tujuan pada pukul 10.45. Kami pun memulai tugas kami masing – masing sesuai kelompok yang sudah ditentukan oleh Bapak dan Ibu guru kami. Ada yang mewawancarai penjual sayur, penjual buah, penjual daging dan sebagainya. Penjual yang kami temui rata-rata menyambut kami dengan senang hati. Setelah kami mewawancarai penjual – penjual yang ada di pasar itu, kami menjadi tahu bahwa barang – barang yang dijual itu mereka ambil dari Pasar Induk, dan pasar tradisional itu ramai pengunjung pada saat malam hari sampai subuh. Mengapa ramai pengunjung datang pada malam hari? Dikarenakan pengunjung membeli pada saat pulang kantor. Selanjutnya, kami tak lupa membeli barang dagangan mereka. Setelah kami selesai mewawancarai para penjual di pasar tradisional pada pukul 11.45 kami berkumpul kembali untuk melanjutkan perjalanan ke pasar modern. Karena jarak yang tidak begitu jauh, kami pun berjalan kaki pergi ke Pasar Modern Carrefour. Setelah sampai, kami diberi pengarahan lebih lanjut oleh Bapak dan Ibu guru dan langsung masuk ke pasar modern dengan membawa tugas kami masing – masing. Sama halnya dengan yang kami lakukan di pasar tradisional Cimanggis, kami mewawancarai para petugas di pasar modern seperti petugas kasir, manager, SPG, dan lain – lain. Pasar modern sedikit berbeda dengan pasar tradisional yang tadi kita kunjungi karena di pasar modern ini lebih teratur. Satu hal lagi yang kami pelajari dari pasar modern ini yaitu pasar modern membuat beberapa cara untuk menarik pelanggan yaitu dengan cara memberikan discount setiap hari Jumat dan Sabtu. Melalui cara tersebut, omset yang didapatkan adalah 8 milyar perbulannya. Tak lupa, disana kami juga harus melakukan transaksi serta melampirkan struk pembelanjaan di lembar kerja kami. Setelah kami mendapatkan informasi yang dibutuhkan tentang pasar ini, kami pun berbelanja di pasar ini. Kebanyakan barang yang dibeli adalah makanan dan minuman. Kami kembali ke sekolah pukul 13.20 dan tiba di sekolah pada pukul 13.40. Sungguh menyenangkan perjalanan hari ini. Kami mendapat pengetahuan baru dan mendapat kegembiraan bersama teman – teman dan bapak/ibu guru. Meskipun harus berpanas – panasan tetapi kami tetap melakukan tugas yang diberikan kepada kami dengan penuh sukacita.


25

Edisi 23/THN VII

Pamulang Corner

Retreat Gabungan SMP Kristen Ora et Labora Panglima Polim dan Pamulang Oleh: Stanley Martin S. (Kelas 9A SMPK Ora et Labora Pamulang)

S

berbeda, serta keunikan talenta – talenta yang dimiliki oleh siswa-siswi, yang dilengkapi dengan pemandangan yang indah di Lembur Pancawati. Dari retreat ini, banyak pengalaman menarik yang kami dapatkan. Kami mendapatkan teman – teman baru yang baik, semangat baru dalam hidup, serta mendapatkan pengalaman baru yang tak terlupakan. Tak lupa, kamipun semakin yakin dalam menghadapi Ujian Nasional tahun pelajaran 2013 – 2014, karena “Bersama Tuhan, Kita Pasti Bisa!”

MP Kristen Ora et Labora Panglima Polim dan Pamulang mengadakan acara retreat bersama pada tanggal 10-12 Februari 2014 dengan lokasi Lembur Pancawati, di Desa Pancawati, Caringin – Bogor. Pada tanggal 10 Februari 2014, peserta yang merupakan siswa dan siswi SMPK Ora et Labora kelas 8 dan 9 Panglima Polim yang berjumlah 33 orang beserta 3 guru pendamping (Bu Vero, Pak Eko, dan Pak Sam) dan kelas 9 Pamulang yang berjumlah 58 orang beserta 3 guru pendamping (Bu Sri, Miss Sari, dan Bu Dida) berangkat dari unit masing – masing pada pukul 09.00 WIB dan sampai di Lembur Pancawati sekitar pukul 12.00. Disana kami langsung menerima pembagian kamar dan pembagian kelompok sesi (10 kelompok) oleh Bu Dida. Setelah makan siang, kami mengikuti ibadah pembukaan Pada sore harinya, kami memulai sesi yang pertama dengan tema “Kita adalah Gambar & Rupa Allah” yang dibawakan oleh Ibu Hanna Susanna. Malam harinya, kami mengikuti sesi kedua dengan tema “Tuhan Yesus Guru Agung-ku” yang dibawakan oleh Ibu Hanna Susanna yang berakhir pada pukul 21.30 WIB dan kami pun dipersilakan untuk beristirahat. Di hari kedua yaitu Selasa, 11 Februari 2014 kami mengawali hari dengan doa & renungan pagi bersama, dimana kami merenungkan Firman Tuhan yang dibawakan oleh Pak Eko. Setelah renungan, kami pun melakukan senam pagi bersama Setelah sarapan, kami kembali melanjutkan sesi yang ke-tiga dengan tema “Diperlengkapi Tuhan” yang dibawakan oleh Bu Vero. Sesi keempat bertemakan “Bersama Tuhan, Kita Pasti Bisa!” yang dibawakan oleh Ibu Hanna Susanna. Setelah makan siang kami bersama-sam menonton film berjudul “Grace Unplugged” dari pukul 13.00 sampai 15.00 WIB yang dilanjutkan dengan sharing tentang pelajaran apa yang kami dapatkan dari film tersebut Sore harinya, kami melanjutkan kegiatan kami dengan acara Talent Show. Kami dibagi menjadi 6 grup, yaitu 2 grup dari kelas 9A dan 2 grup dari kelas 9B SMPK OeL Pamulang, serta kelas 8 dan 9 SMPK OeL Panglima Polim. Setelah Talent Show dan makan malam, kami melanjutkan sesi kelima dengan tema “Do the Mission” dan dibawakan oleh Bu Vero. Setelah itu kami melakukan ibadah refleksi dengan tema “Komitmenku” yang kembali dibawakan oleh Bu Vero dari pukul 22.00 – 23.00 WIB. Itulah kegiatan akhir kami di Retret hari kedua. Hari terakhir, yaitu Rabu, 12 Februari 2014 kami awali dengan saat teduh, mandi dan beres – beres kamar. Setelah mandi dan packing, kami melakukan evaluasi dan mengikuti ibadah penutup. Kamipun kembali ke unit masing-masing dengan membawa pengalaman dan mendapatkan teman baru. Ada banyak hal yang menarik yang terjadi disana, baik canda tawa, kelucuan-kelucuan, kekompakan dengan teman-teman dari unit yang


Pamulang Corner

26

Media ORA et LABORA

Green Kegiatan PRAMUKA SMPK Ora et Labora Pamulang SMPK Ora( et Labora Pamulang Goes ) (Oleh: Angel Revalina Avril kelas 7A SMPK Ora et Labora Pamulang) Oleh: Michelle Regine Nathaly kelas 9A SMPK Ora et Labora Pamulang

Di sekolahku, SMPK Ora et Labora Pamulang terdapat berbagai macam kegiatan ekstrakulikuler seperti basket, bulutangkis, band, paduan suara, dsb. Saat ini, ada sebuah ekstrakulikuler baru yang wajib diikuti oleh seluruh siswa kelas 7 yaitu Praja Muda Karana yang disingkat menjadi Pramuka. Saat ini, karena kami duduk di jenjang SMP, maka kami termasuk dalam kelompok Pramuka Penggalang. Kami, siswa kelas 7, sangat antusias mengikuti kegiatan Pramuka tersebut. Saya sendiri telah menyukai Pramuka sejak saya menonton film 5 Elang. Di film itu, Pramuka terlihat seru dan menyenangkan sekali. Kita bisa mencari jejak, mengambil bendera, dsb. Saya berharap, suatu saat dapat pergi berkemah bersama teman-teman dan mencari jejak seperti yang ada di film tersebut. Betapa seru membayangkannya! Kegiatan ini diadakan setiap hari Rabu setelah jam pulang sekolah selama 1 jam 15 menit. Kegiatan Pramuka sangat menyenangkan. Kami belajar tentang sandi morse, sandi kotak, talitemali, serta baris-berbaris. Sebentar lagi kami juga akan belajar tentang menyambungkan tongkat dan juga membuat tandu bersama para kakak Pembina. Oya, di dalam ekskul Pramuka ini, kami dibimbing oleh para kakak Pembina yang juga merupakan guru kami di sekolah, yaitu Kakak Endang dan Kakak Dida untuk regu putri serta Kakak Belly dan Kakak Antar untuk regu putra. Dalam mengajar kami, para kakak Pembina tak hanya mengajarkan materi yang berkaitan dengan Pramuka. Tak jarang, para Pembina memberikan banyak permainan menarik dan itulah yang membuat kegiatan pramuka ini semakin seru. “Pramuka mengajarkan kita untuk bertanggung jawab atas tugas yang diberikan kepada kita, serta mengajarkan kita untuk menjadi individu yang disiplin dan mampu bekerja dengan cepat tanpa mengeluh. Karena jika kita suka mengeluh, kita akan tertinggal dibandingkan dengan orang lain,” begitulah pesan yang pernah disampaikan oleh kakak Pembina. Saya setuju dengan perkataan tersebut, karena setelah mengikuti kegiatan Pramuka, saya dan teman-teman yang lain bisa bekerja dengan lebih cepat dan jarang mengeluh. Kami juga menjadi lebih bertanggung jawab dalam kehidupan kami sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah. Hidup Pramuka! Pramuka… Pramuka… Praja Muda Karana!

Tepat pada hari Senin, 16 Desember 2013, OSIS SMPK Ora et Labora Pamulang mengadakan kegiatan menarik dengan tema “Go Green”. Kegiatan ini melibatkan siswa kelas 9, yaitu dengan cara membawa tanaman dalam pot untuk mengisi Green House yang ada di sekolah kami. Penggagas utama kegiatan ini adalah Ibu Kasih Anggarani yang merupakan Guru Biologi kami. Tujuan kegiatan adalah untuk mengajarkan kepada setiap siswa bahwa setiap tanaman yang ada pasti memiliki fungsinya sendiri dan kami diharapkan menjadi generasi penerus yang mau menjaga dan memelihara segala jenis tumbuh-tumbuhan yang ada. Jenis tanaman yang dibawa beragam. Ada yang berupa tanaman hias, tanaman obat-obatan, dan sebagainya. Para siswa menanggapi kegiatan ini dengan cukup positif yang ditunjukkan dengan keseriusan dalam membawa tanamannya masing-masing. Para siswa memiliki keinginan tinggi untuk memelihara tumbuhtumbuhan dengan lebih baik lagi. Apalagi, saat ini masalah Global Warming semakin parah, terutama karena makin meningkatnya polusi udara yang tidak diimbangi dengan jumlah ruang hijau terbuka yang memadai. Kami berharap kegiatan Go Green seperti ini dapat diadakan setiap tahun, dengan skala yang lebih besar yaitu dengan melibatkan seluruh warga sekolah. Menurut saya, kegiatan ini berdampak baik pada siswa, karena mampu meningkatkan kepedulian kami terhadap lingkungan sekitar dengan menciptakan ruang hijau terbuka yang dapat sedikit mengurangi polusi udara yang dapat memperparah efek Global Warming bagi kehidupan dunia.

Penyaluran Bantuan Banjir dan Ujian Praktek SMPK Pamulang 2014


Edisi 23/THN VII

RETREAT-KELAS 6 SDK ORA et LABORA PAMULANG TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Pada tanggal 26 Februari 2014, siswa-siswa kelas 6 SDK Ora et Labora Pamulang tahun pelajaran 2013/2014 pergi retreat. Acara retreat tersebut diketuai oleh Bapak Yakub Natalatan. Guru-guru yang ikut bersama kami ada Ibu Endang, Ibu Nur, Ibu Evi, Bapak Sigit, dan Bapak Andreas. Kami berangkat dari sekolah jam10.30 dan tiba kurang lebih jam 12.30. kami tinggal disebuah Villa Binawarga, Puncak,Bogor. Sesudah kami sampai, kami diberi pengarahan berupa, pembagian kamar dan pembagian kelompok kerja. Kami dibagi delapan kelompok, yaitu kelompok Ruben, Zebulon, Yehuda, Gad, Lewi, Benyamin, Simeon, dan Asyer.Sesudah diberi pengarahan, kami makan siang dan dipersilahkan untuk menuju ke kamar masing-masing untuk istirahat dan beres-beres. Sesudah kami istirahat dan beres-beres, kami berkumpul di aula untuk bermain games yang dibimbing oleh Bapak Andreas. Gamesnya antara lain, estafet bola menggunakan pipa, membawa bola menggunakan tali, dan mengumpulkan air sebanyak mungkin menggunakan spon. Saat Ibu Evi melihat ember-ember setiap kelompok yang berisi air, dengan spontan Pak Sigit menyiram Ibu Evi.Kami baru tahu kalau Ibu Evi berulang tahun pada hari itu. Sesudah kami membasahi Ibu Evi, kami menyanyikan lagu selamat ulang tahun.Karena kami terkena basah, kami harus mandi terlebih dahulu. Sesudah mandi, kami ke aula untuk mengadakan kebaktian pembukaan yang dipimpin oleh Ibu Endang dengan tema “Berubahlah oleh Pembaharuan Budimu”. Setelah itu, kami melakukan games kembali.Gamesnya ada kuis alkitab, menebak gambar, dan lainnya. Kami pun berjalan ke ruang makan setelah mengadakan games. Sesudah kami makan, kami berlanjut ke acara sesi pertama dengan tema “Who Am I?” yang dipimpin oleh Ibu Hanna Nina. Di sesi pertama tersebut, kami diajarkan untuk mengenal diri kami masing-masing, tujuan hidup kami, dan sikap kita dalam berkata-kata juga berpakaian. Kami pun berlanjut ke renungan malam dan pengarahan oleh Bapak Sigit dan sehabis itu kami istirahat. Hari selanjutnya(Kamis,27 Februari 2014), kami bangun jam 05.00 pagi dan diawali dengan renungan pagi oleh guru masing-masing. Setelah itu, kami berolah raga yang dipinpim oleh kelompok Zebulon. Kami pun mandi, lalu makan pagi, lalu melanjutkan sesi kedua. Sesi kedua dipimpin oleh Pak Pendeta Luther Samara dengan tema “Aku dalam Keluargaku”. Pesan dalam sesi tersebut adalah harus menghargai pilihan orangtua, berbakti pada orangtua, sopan dan bangga terhadap orangtua. Seteleh itu, kami makan snack terlebih dahulu, lalu games ketiga oleh Pak Yakub. Kami pun melanjutkan sesi ketiga dengan tema “Pergaulanku di Sekolah dan Masyarakat”. Yang dibawakan oleh Pendeta Luther Samara. Pesan dalam sesi ketiga adalah kita harus memilih teman yang tidak berdampak buruk. Sebelum melanjutkan sesi ke-empat, kami makan siang. Dalam sesi ke-empat kami membahas tentang “Sex Education”. Karena terdapat siswa putra dan putri, akhirnya dibagi menjadi dua bagian. Siswa putra didampingi oleh Pak Sigit, Pak Yakub, dan Pak Andreas. Siwa putri oleh Ibu Nur, Ibu Endang, dan Ibu Evi.kami mendapat banyak hal dalam sesi tersebut. Kami diajarkan tentang anatomi tubuh dan cara menjaga kebersihannya. Kami juga belajar tentang perubahanperubahan yang terjadi ketika kita menginjak masa puber. Sesi kelima pun kami lanjutkan dengan tema “Antara

31

Pamulang CORNER

Aku, Kau, dan Dia” yang dibawakan oleh Pendeta Luther Samara. Pesan dalam sesi ini adalah harus bersukacita walau banyak rintangan menghadang. Cara kita bersukacita adalah dengan hidup bersyukur, berdoa kepada Tuhan, dan berpikir hal-hal yang mulia.Sesi kelima pun selesai. Sehabis itu dilanjutkan sesi khusus. Judul dalam sesi khusus tersebut adalah “terus menerus” yang dibawakan oleh Pendeta Luther Samara. Pesan dari Pendeta Luther adalah kita bisa meraih kesuksesan yang kita inginkan yaitu dengan 3D(dipaksa, dilatih, dan dilakukan terus menerus). Kita juga bisa meniru Thomas Alva Edison yang tidak pernah putus asa dalam menciptakan suatu benda. Jika kita lakukan dengan benar dan serius, hasilnya akan luar biasa. Kami juga mengadakan api unggun dan talentt show. Dalam talent show tersebut, ada yang menampilkan bakat menyanyi, drama, pantun, dan sebagainya. Disana juga kami bernyanyi sambil menari bergembira bersama-sama. Sampailah dipuncak acara retreat kami. Yaitu di sesi terakhir atau sesi ke-enam. Guru-guru kami membuat sesi terakhir ini semenarik mungkin. Memang saat pertama kali kami masuk, kami sangat terkejut. Karena di tengah-tengah aula dibuat salib yang berada didalam hati yang dibentuk dari lilin-lilin menyala. Saat acara tersebut, banyak dari kami yang menangis. Ada yang menangis tetapi malu-malu, ada yang dibuat-buat, ada yang tidak menangis, dan tentunya ada yang menangis dengan kejujuran. Kami menangis karena kami bersyukur apa yang kami miliki, karena kami sering menyakiti hati orangtua kami, dan kami menangis karena kami telah berbuat dosa. Saat itu juga ditampilkan salah satu film Tuhan Yesus disalibkan.Kami sangat menyesal karena telah sering mendukakan hati Tuhan. Tuhan Yesus disalib karena kami. Kami pun berjanji untuk tidak mengulanginnya. Kami berjanji tidak hanya dengan kata-kata atau tangisan, tapi dengan fakta juga. Sesi ke-enam pun telah selesai. Kami pun berfoto-foto terlebih dahulu bersama Pendeta Luther. Setelah itu, kami diberi pengumuman sebelum kami beranjak istirahat. Hari terakhir pun telah tiba, yaitu tanggal 28 Februari 2014. Seperti pada hari Kamis, kami mengawalinya dengan renungan pagi oleh guru masing-masing. Kita pun berolah-raga yang dipimpin oleh kelompok Yehuda setelah renungan pagi. Setelah itu kami diperbolehkan bermain, persiapan barang-barang atau packing saat acara bebas. Sesudah itu kami mandi lalu makan pagi. Sesudah itu kami bermain game. Yaitu membuat sebuah gambar yang satu orang hanya boleh mencoret 1-2 kali. Setelah digambar, kita harus menjelaskan mengapa kita menggambar apa yang kita gambar tersebut. Akhirnya pengumuman juara telah datang. Dipengumuman juara tersebut dikategorikan menjadi juara dalam games, kelompok yang kompak, dan setiap kelompok mendapat satu hadiah. Pemenang juara 1 dalam games adalah kelompok Ruben, dan juara 2 adalah kelompok Benyamin. Kelompok yang sangat kompak adalah kelompok Benyamin. Sehabis itu satu kelompok mendapat hadiah masing-masing. Kelompok Benyamin memborong tiga hadiah dalam retreat tersebut. Kami pun melakukan kebaktian penutup oleh Ibu Evi.Pesan dari Ibu Evi adalah kita harus menggunakan bagian tubuh kita dalam hal positif, mengasihi sesama dan orangtua kita, dan kita harus mulai fokus untuk menghadapi UN. Setelah itu, kami mempersiapkan barang bawaan kami untuk dimasukkan ke bis. Sesudah itu, kami berfoto dengan membawa spanduk kami bertemakan “Berubahlah oleh Pembaharuan Budimu”.Kami pulang pada jam 11.30 dan tiba kurang lebih 13.30. Dengan retreat ini kami akan melakukan perubahan dari yang buruk menjadi baik seperti dari ulat menjadi kepompong, lalu berubah menjadi kupu-kupu. (Ruth Regina, SD Pamulang)


Pamulang CORNER

LOMBA Hari selasa, 11 – 2 – 2014, ada berbagai macam lomba. Beberapa anak dari sekolah Ora et Labora juga mengikuti beberapa jenis perlombaan yaitu adalah lomba SKJ, lomba cipta puisi,lomba cipta syair lagu, lomba OSN Matematika, menyanyi, menggambar cergam, melukis, dan OSN IPA. Anakanak Ora et Labora (OeL) yang mengikuti lomba SKJ tersebut adalah Shira, Jessica M, Nadine, Michelle, Stephanie, Cinta, Theresia, Angel, Caca, Meta dan Keysia. Sedangkan anak-anak Oel yang mengikuti lomba OSN Matematika adalah Wiellona. Selain itu, lomba OSN IPA diikuti oleh Irene. Selain itu, lomba cipta syair lagu diikuti oleh Paramitha. Tidak hanya itu, lomba cipta puasa diikuti oleh Sheli, lomba menyanyi diikuti oleh Marleva, lomba melukis diikuti oleh Simon dan lomba cergam diikuti oleh Elga. Selain itu, berbagai jenis lomba tersebut juga diikuti oleh sekolah Al – azhar, Al – Zahra, MI, dan beberapa sekolah lainnya yang ada di Pamulang. Lomba tersebut berlangsung dari pukul 09.15 – 10.45 pagi. Semua anak-anak Ora et Labora tersebut berhasil masuk semifinal tetapi beberapa dari mereka tidak masuk ke final. Setelah berlomba, beberapa dari mereka ada yang kembali ke sekolah dan ada yang masih menunggu sampai selesai. Mereka semua sangat senang walau beberapa tidak menang tapi mereka dimotivasi oleh guru pendamping mereka, “ walau tidak menang, tetapi jujur dan berani mencoba lebih baik daripada menang tapi curang “. Mereka semua merasa sudah memiliki pengalaman baru. Irene (5B)

32

Media ORA et LABORA

PASKAH – Sebuah Perenungan(Oleh : Brenda Wijana kelas 8A SMPK Ora et Labora Pamulang)

Paskah adalah hari dimana Yesus mati, dikubur, dan bangkit dari antara orang mati. Selama ini, mungkin kita menganggap hari Paskah adalah sebuah perayaan biasa dan sudah menjadi rutinitas kita sebagai orang Kristen. Namun, sebenarnya hari Paskah merupakan hari special yang memiliki makna dan patut kita syukuri. Mengapa hari raya Paskah patut kita syukuri? Karena sebenarnya hanya orang berdosalah yang layak untuk disalibkan, termasuk kita sebagai orang berdosa. Namun, karena begitu besar kasih Allah kepada manusia, Ia merelakan anak-Nya yang tunggal, yaitu Yesus Kristus untuk menggantikan posisi manusia untuk mati di kayu salib (Yohanes 3:16). Mungkin tidak bisa dibayangkan, bagaimana rasa sakit yang ditanggung Yesus ketika dicambuk da disiksa oleh tentara Romawi. Ia kemudian wafat dengan cara yang hina – dimata manusiaseolaha-olah sebagai orang berdosa, yaitu diatas kayu salib. Bayangkan, jika tanpa pengorbanan Yesus, kita harus merasakan rasa sakit yang telah Yesus Kristus tanggung bagi kita. Oleh karena itu, kita harus mengucap syukur karena Yesus, Tuhan kita, berkenan menebus segala dosa dan pelanggaran kita di atas kayu salib. Sebagai hari peringatan akan kematian Yesus, biasanya umat Kristiani mengadakan Perjamuan Kudus. Perjamuan Kudus didasari oleh perjamuan terakhir Yesus sebelum Ia ditangkap. Perjamuan Kudus juga dirayakan dengan roti tak beragi dan anggur. Roti tak beragi melambangkan tubuh Yesus sedangkan air anggur melambangkan darah Kristus. Perjamuan Kudus biasanya dilakukan di setiap awal bulan. Kemudian, pastor/pendeta mendoakan roti dan anggur tersebut, lalu dibagikan kepada seluruh jemaat. Setelah itu, masing-masing jemaat meminta ampun atas dosa-dosanya secara pribadi, lalu memakan roti dan meminum anggur tersebut. Hal tersebut merupakan perlambang penebusan dosa manusia. So, sekarang kita jangan berpikiran bahwa hari Paskah hanya sebagai perayaan dan rutinitas biasa, melainkan sebagai bukti cinta kasih Yesus pada kita semua. Selamat hari raya Paskah. Tuhan memberkati kita semua.


B S D CORNER

33

Edisi 23/THN VII

OPEN HOUSE TKK ORA et LABORA BSD

We feel, we need to reintroduce to the surrounding community, especially Kab. Tangerang Selatan and Kec. Serpong, that we are still an active presence in the world of education. Therefore, we invite all private and public schools scattered Serpong , Alam Sutera , Gading Serpong dan Pamulang to be present at our Open House . Our Open House is packaged in the form of competitions and Parenting Seminar. We also opened Bazaar and Food Festival to introduce Indonesian culture and traditional food. Open House was held in 2 days. The first day in dedicated to the competitions with the aim to train courage and daring children perform in front of many people and corporation between the children and their parents. On the second day, devoted to parenting seminar with the theme "Peran Orangtua dalam Pembentukan Karakter Anak " by Dra. Julianita Suryadjaya . Total the participants and visitors in 2 days are 300 hundred people. The event closed with the awarding prizes to the winners. Thank you to the sponsors and the owners of the Bazaar and Food Festival. See you next year in “EXTRAORDINARY STUDENTS “!

CHINESE NEW YEAR CELEBRATION Cultural Diversity is very good if early child can be introduced to the students. That's way; the child can know and appreciate the student culture there. Because of the diversity, we celebrate Chinese New Year at the school. The dress code for students in celebration child is cheongsam for girls and Samfoo for boys. The event starts with singing together in Mandarin and then listens to a story about the history of the lanterns. The Student is catwalk to show their clothes. The event closed with a potluck. A Potluck is a gathering of people where each person or groups of people contribute a dish of food prepared by the person or the group of people, to be shared among the group. Potluck coordinated by Room Mother. Thank you for join us and having fun together!

PORSENI With strong determination and desire, we dispatched 70 students to compete in the event PORSENI Kec. Serpong. Various competitions we follow, such as Menari, Senam Irama, Gerak Jalan, Mewarnai, Lomba Geometri, Bola Keranjang, etc.. Our hope is that students are actually able to appear confident and dared to perform in front of many people. Participants reached 1,300 people are come from the various schools. Although we have not got any trophy, we are proud of the courage and confident from our students. We were also touched by the cooperation of school and parents are amazing. Thank you for all the parties concerned that this PORSENI activity can work well. God bless!


34 Bulan Alkitab

B S D CORNER

Media ORA et LABORA

Sebagai sekolah yang berlandaskan pada nilai-nilai kristiani, maka perlu adanya kegiatan-kegiatan yang dapat mendukung pertumbuhan iman bagi siswa. Salah satu kegiatan tersebut diwujudkan dalam program Bulan Alkitab yang dilaksanakan di SD OeL BSD mulai 22 Februari – 22 Maret 2014 dengan tema “ Firman-Mu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku� (Mazmur 119:105). Program ini adalah program yang baru pertama kali diadakan di tahun pelajaran 2013/2014. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih siswa secara disiplin untuk membaca dan merenungkan firman Tuhan, serta guru dan orangtua dapat bekerjasama memantau perkembangan rohani siswa melalui membaca dan merenungkan firman Tuhan. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan yaitu seluruh siswa yang beragama Kristen akan membuat laporan catatan saat teduh setiap hari selama bulan Alkitab berlngsung. Bagi siswa non Kristen, mereka membuat laporan saat teduh yang dipandu oleh wali kelas masing-masing. Ada pula kegiatan-kegiatan dalam bentuk perlombaan yang dilaksanakan menjelang berakhirnya Bulan Alkitab yaitu, lomba membuat pembatas Alkitab, cerita Alkitab, puzzle, membaca Alkitab, menghafal Doa Bapa Kami, cerdas cermat dan cepat tepat buka Alkitab. Seluruh kegiatan tersebut mampu memberi warna baru bagi sekolah dan para siswa juga semakin bersemangat dalam menjalani kebiasaan-kebiasaan yang dapat meningkatkan ketekunan dalam proses pertumbuhan iman mereka. Program Bulan Alkitab ini ditutup dengan diadakannya ibadah bersama sekaligus pengumuman pemenang dari lomba-lomba yang telah diadakan pada tanggal 22 Maret 2014 yang bersamaan dengan penerimaan raport mid semester genap.

Program Makan Sayur Sayur.. Apa yang terlintas jika kamu mendengar kata tersebut? Bagi sebagian orang mungkin sayur itu berarti sesuatu yang tidak enak dan membosankan. Sehingga saat ini banyak sekali anak-anak yang lebih memilih untuk mengkonsumsi makanan cepat saji daripada mengkonsumsi aneka sayuran. Ada pula alasan lebih praktis bagi sebagian orangtua yang melatar belakangi mengapa produk makanan cepat saji lebih dipilih untuk tersedia di rumah. Namun sebenarnya banyak manfaat bagi tubuh kita yang bisa kita peroleh jika kita rutin mengkonsumsi sayuran. Bahkan manfaat yang diperoleh bukan hanya saat ini saja tetapi juga manfaat jangka panjang bagi kesehatan. Untuk mendukung kebiasaan makan sayur yang mulai terlupakan tersebut maka mulai tahun ajaran 2013/2014 SD Oel BSD menerapkan Program Wajib Makan Sayur di hari Rabu. Bagaimana program tersebut dijalankan? Setiap siswa wajib membawa sayur dalam menu makan mereka di hari Rabu. Jika siswa tersebut tidak membawa sayur maka ia diwajibkan membawa sayur di hari berikutnya. Awalnya banyak siswa yang sudah membawa sayur namun belum antusias untuk memakannya. Mereka seolah-olah sulit untuk menelannya. Para guru juga tidak henti memberikan pemahaman tentang manfaat mengkonsumsi sayur dan juga menjelaskan efek yang tidak sehat jika terus menerus mengkonsumsi makanan cepat saji. Dengan menjadikan makan sayur sebagai kebiasaan dan gaya hidup, diharapkan tubuh kita akan sehat dan mampu untuk mengurangi resiko penyakit. Yuk kita makan sayur...

Klub Musik Mengisi Pujian di Gereja-Gereja Bernyanyi dan bermain musik merupakan satu kesatuan yang tidak bisa terlepas saat kita menyembah dan memuliakan nama Tuhan. Demikian pula dengan Klub Musik, klub yang mulai diadakan tahun ini di SD OeL BSD. Setiap hari Jumat mereka berlatih bersama seusai jam sekolah. Klub Musik yang mewadahi siswa-siswi yang berpotensi dalam bidang musik dan vokal ini mulai menunjukkan keberanian tampil dengan berpartisipasi mengisi pujian di gereja-gereja. Pada tanggal 16 Maret 2014 para siswa memberi kesaksian pujian di GPDI Shekinah BSD dan dilanjutkan pada tanggal 6 April 2014 di GKI Serpong. Kegiatan ini bertujuan memotivasi siswa untuk melayani Tuhan melalui talenta suara yang sudah Tuhan anugerahkan dan mengasah keberanian siswa untuk tampil di muka umum serta untuk memperkenalkan SD Ora et Labora BSD kepada gereja-gereja yang ada di BSD dan sekitarnya. Walaupun ada jadwal mengisi pujian di pagi hari di salah satu gereja namun hal itu tidak menyurutkan semangat mereka untuk bangun lebih awal dari biasanya dan mempersiapkan diri untuk dapat tampil maksimal bagi kemuliaan nama Tuhan di tengah-tengah jemaat. Kegiatan ini akan menjadi agenda rutin bagi para siswa peserta Klub Musik. Semoga melalui kegiatan ini para siswa semakin bertumbuh di dalam pelayanan dan sekolah Ora et Labora semakin dikenal oleh masyarakat luas.


Edisi 23/THN VII

Retreat Kelas VI Retreat kelas VI SD Oel BSD dilaksanakan selama 3 hari 2 malam di Wisma Pondok Remaja PGI Cipayung pada tanggal 12-14 Februari 2014. Retreat tahun ini mengambil tema “Created in God's Image� (Kejadian 1:27), dan bertujuan agar para siswa dapat menyadari keberadaan diri dan mencintai mereka sendiri sebagai pribadi yang sempurna diciptakan dalam Kristus Yesus. Pdt. Wendy Pratama Gouw dari GKI Bandung yang menjadi pembicara dalam retreat tersebut mengemas acara tiap sesi menjadi atraktif sehingga para peserta antusias mengikutinya. Secara keseluruhan ada 5 sesi yang dikemas, yaitu Penciptaan bumi dan isinya, manusia jatuh dalam dosa, manusia hidup terpisah dari Allah, hidup kita akan sempurna di dalam Tuhan Yesus dan altar call. Hari ketiga sebelum pulang para peserta mengikuti acara Lintas Alam di mana mereka bisa menikmati keindahan alam dan situasi lingkungan di sekitar lokasi wisma PGI. Retreat yang telah diikuti oleh para siswa kelas VI ini tentunya memberikan pengalaman yang sangat bermanfaat dan meninggalkan kesan yang menyenangkan, terlebih lagi ini adalah kegiatan bersama yang terakhir mereka laksanakan sebelum mereka naik ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Melalui retreat yang sudah diikuti oleh siswa kelas VI ini diharapkan mereka mampu untuk hidup benar dan mampu menghadapi tantangan dalam hidup.

35

B S D CORNER


36 Media ORA et LABORA B S D CORNER Retreat SMP K Ora et Labora BSD - 3 Februari 2014– 5 Februari 2014 Lembur Pancawati, Sukabumi Senin, 3 Februari 2014 ruangan kelas 9A, 9B maupun 9C tidak terlihat seperti biasanya yang membawa tas penuh dengan buku pelajaran, namun membawa tas ransel maupun tas jinjing yang cukup besar. Apa yang akan kami lakukan? Yap, kami angkatan 19 SMPK Ora et Labora BSD berkumpul di ruang kelas masing-masing sejak pukul 08.00 WIB, bersiap untuk berangkat ke Lembur Pancawati di daerah Sukabumi. Tempat dimana kami akan tinggal selama 3 hari 2 malam, dari Senin, 3 Februari 2014 sampai Rabu, 5 Januari 2014 untuk melangsungkan retreat. Kegiatan ini ditujukan untuk mempersiapkan hati, mental, dan rohani kami untuk melaksanakan berbagai try out dan ujian-ujian yang akan berlangsung, terutama Ujian Nasional. Menurut rencana kami akan berangkat tepat pukul 08.00 WIB, namun bus yang mengantar kami belum juga datang, karena terjebak kemacetan dalam perjalanan menuju sekolah kami. Jadi, kami berkumpul dan diberi waktu untuk sarapan selama 30 menit, kemudian kembali lagi ke kelas masing-masing, tapi sebelum kami meninggalkan kelas, barang-barang yang kami bawa diperiksa terlebih dahulu. Sekitar pukul 09.30 WIB, bus sudah datang dan kami berkumpul di lobby untuk berdoa bersama. Jumlah kami seluruhnya 71 orang dibagi dua karena bus yang kami gunakan sebanyak dua bus. Perjalanan kurang lebih 3 jam. Kami tiba di lembur pancawati sekitar pukul 13.00 WIB, tempatnya sangat asri, dikelilingi sawah, dan kebun serta berbagai macam tumbuhan, kami dikumpulkan di ruang pertemuan untuk pembagian kamar, jurnal retreat, tugas kelompok, dan peraturan yang harus dipatuhi. Sore hari sesuai jadwal yang telah ditentukan, sesi pertama pun dimulai dengan tema “Persaudaraan Menjadi Berkat”. Pembicara sesi satu adalah Ibu Kristina Dwi Lestari, intinya Beliau menyampaikan bahwa seorang sahabat bisa menjadi berkat, berpengaruh baik, dan bermanfaat. Namun, kita harus bersifat terbuka, mau mendengar, berjiwa besar, dan saling mendukung. Setelah itu kami makan malam. Kegiatan di hari kedua telah dimulai sebelum matahari terbit. Kegiatan dimulai dengan renungan pagi dilanjutkan dengan senam pagi. Setelah membersihkan diri dan sarapan pagi, seluruh siswa mengikuti sesi dua yang dipimpin oleh pembicara Pdt. Glorius Bawengan. Pdt. Glorius Bawengan sendiri adalah pembicara yang sudah berpengalaman memimpin acara retreat sehingga ia mendapati julukan “dewa retreat” dengan gaya berbicaranya yang khas orang timur dan pembawaannya yang berjiwa muda membuat siapapun senang mendengarkan pengajarannya. Tema yang dibahas dalam sesi dua adalah “Manusia Diciptakan ke Dunia.” Manusia diciptakan ke dunia ini segambar dan serupa dengan Allah. Pdt. Glorius Bawengan menjelaskan yang dimaksud dengan manusia diciptakan segambar dan serupa dengan Allah adalah, manusia memiliki sifat yang

sama dengan Allah. Terdapat empat sifat utama Allah yang juga dimiliki oleh manusia yaitu kasih, damai, sejahtera, dan adil. Namun sejak jatuh ke dalam dosa, manusia pun memiliki sifat negatif. Sifat-sifat negatif yang terdapat dalam diri manusia tersebut bukanlah perbuatan iblis, melainkan kesalahan manusia sendiri. Sesi tiga dimulai pukul sepuluh, masih dengan pembicara Glorius Bawengan yang akan menemani sampai sesi empat. Tema sesi ketiga adalah “Tanggung Jawab Manusia.” Setiap manusia yang lahir kedunia ini pastinya mengemban tanggung jawab tertentu, salah satunya yang sudah pasti adalah menjadi penghubung antar manusia Pada sesi ke empat ini akan membahas “Relasi Manusia dengan Tuhan.” Sebelum memulai sesi ke empat, pembicara kembali menantang setiap kelompok untuk menampilkan sebuah drama singkat tanpa berbicara dengan tema memuliakan Tuhan. Dari sesi ini intinya adalah manusia berhubungan dengan Allah, tentunya secara alami manusia memiliki kelakuan yang sama dengan Allah. Sebagai mahluk yang memiliki relasi dengan Allah, sudah seharusnya manusia menggunakan pikiran Allah dalam segala hal, menjadi bintangnya Tuhan, dan memiliki bahasa Tuhan yaitu Buah Roh. Jika kita memiliki ketiga hal tersebut maka kita bisa merubah pikiran dan tidakan kita sehingga sejalan dengan kehendak Tuhan. Di akhir sesi, Glorius Bawengan kembali megajak seluruh siswa kelas sembilan untuk kembali menghadap Tuhan dan mengubah komitmen hidup untuk menjadi lebih baik. Setelah sesi empat, adalah refleksi serta penyerahan diri. Refleksi diawali dengan kebaktian singkat serta renungan singkat. Saat penyerahan diri dimulai, beberapa anak dipanggil maju kedepan dan duduk membentuk salib dan siswa lainnya duduk melingkar. Setelah itu semua lampu dimatikan dan lilin mulai dinyalakan. Setiap siswa diberikan kesempatan untuk berdoa secara pribadi dan dilanjutkan dengan pembacaan sepucuk surat dari orang tua. Air mata haru mulai mengalir diiringi alunan musik dan lagu. Membawa malam ini menjadi syahdu. Setelah penyerahan diri, setiap siswa saling berjabat tangan meminta maaf dan saling berkumpul. Hingga pukul 23.00 semua siswa masuk ke kamar dan beristirahat. Udara segar mulai membumbung naik ke permukaan. Pagi ini adalah pagi terakhir bagi siswa angkatan 19 SMPK Ora et Labora BSD di Pancawati. Memasuki acara evaluasi dan kebaktian penutup. Saat evaluasi setiap siswa menuliskan apa saja yang telah mereka dapatkan dan kiritik serta saran mereka selama kegiatan retreat ini berlangsung. Kegiatan terakhir adalah makan siang dan setelah makan siang, siswa kelas sembilan SMP K Ora et Labora BSD meninggalkan area Pancawati menuju BSD. Di mana seluruh siswa SMP K Ora et Labora BSD terbagi dalam dua rombongan. Seluruh siswa sampai di Ora et Labora BSD sekitar pukul 15.30 WIB dengan selamat. (Joshua Timoty, Jovanka, Ezra)


Edisi 23/THN VII

37

B S D CORNER

Apa itu Korfball? Bagaimana Dengan ORA et LABORA? Korfball diperkenalkan oleh Nico Broekhuysen pada tahun 1902 di Netherlands. Korfball dimainkan oleh delapan orang, terdiri dari 4 orang pria dan 4 orang wanita dalam satu tim. Korfball adalah satu-satunya olah raga di dunia yang benar-benar memadukan gender dalam sebuah tim dengan aturan yang diperlakukan sama, sehingga baik pria maupun wanita mendapat kesempatan yang setara. Korfball dimainkan oleh dua tim, 8 orang (4 laki-laki, 4 perempuan), satu tim terdiri dari 2 laki-laki dan 2. Laki-laki hanya boleh berhadapan dengan laki-laki, perempuan hanya boleh berhadapan dengan perempuan. Sebuah pertandingan korfball terdiri dari dua babak, masing-masing 30 menit, dengan istirahat 10 menit di antara babak. Setiap tim memiliki pelatih sendiri, yang bisa mengganti pemain selama pertandingan, bernegosiasi dengan wasit, membuat formasi untuk pertandingan dan menjaga semangat tim. Pada awal awal pertandingan salah satu tim memilih salah satu dari setengah lapangan. Salah satu tim akan membela zona mereka, dengan keranjang mereka' di dalamnya. Pemain membuat skor dengan melemparkan bola melalui keranjang lawan. Setelah dua gol, tim yang menyerang akan bertahan dan tim yang bertahan akan menyerang.Bola ukurannya sama dengan yang digunakan dalam sepak bola (sepak bola kaki/football/soccer) , tetapi lebih mudah dicengkram dan mental (hampir seperti bola basket). Dalam permainan ini tidak diperbolehkan men-tackle, memukul bola, atau mendrible bola (seperti basket ball, tidak diperkenankan), setelah memegang bola pemain hanya diperkenankan bergerak satu langkah. Korfball dimainkan di dalam ruangan dan luar ruangan. Ukuran lapangannya adalah 30 x 60 m (2244 yd). Lapangan dibagi menjadi dua bagian yang disebut zona. Dalam masing-masing zona tersebut terdapat tiang dengan tinggi 3,5 m (11,5 kaki) dengan keranjang di atasnya. Permainan ini pertama kali ditunjukkan di Belanda pada 1902, hanya beberapa tahun setelah James Naismith menemukan basket di Amerika Serikat. Sebuah asosiasi nasional dibentuk di Belanda pada 1903 dan segera permainan menyebar ke hampir 40 negara lain, termasuk Armenia, Australia, Belgia, Inggris, Jerman, India, Indonesia, Portugal,

Spanyol, Jepang, Taiwan dan Amerika Serikat. Federasi Internasional de Korfball dibentuk pada 1923 dan ini berubah nama menjadi Federasi Internasional Korfball pada tahun 1978. IKF ini diakui oleh Komite Olimpiade Internasional dan merupakan anggota dari ARISF dan IWGA. Sejarah Bola Keranjang ( Korfball ) Indonesia ( Pertama ) Olah raga Bola Keranjang ( Korfball ) sudah dikenal sejak jaman Pra Kemerdekaan, terlebih menjelang Sumpah Pemuda 1928 sampai dengan jaman penjajahan Jepang. Pada masa itu pemain korfball seperti Dr Azis Saleh , Prof DR Roeslan Abdulgani , R. Maladi dan kawan - kawan , menjadikan olah raga ini sebagai alat perjuangan. Olah Raga Bola Keranjang ( Korfball ) ikut membidani terselenggaranya Pekan Olah Raga Nasional ( PON ), maka tak heran jika olah raga Bola Keranjang ( Korfball ) pernah dipertandingkan secara resmi pada PON I tahun 1948 PON IV tahun 1957 di Makasar. Setelah itu Bola Keranjang ( Korfball ) mengalami pasang surut. Pada era tahun Delapan Puluhan, beberapa tokoh olahraga seperti Bapak Soerowo Abdulmanap, Bapak Partono Wignyoprojo, Bapak Idi Rasidi dan lain - lain bersusah payah menghidupkan kembali olah raga Bola Keranjang ( Korfball ) di tanah air yang sempat tenggelam. Mereka mendirikan induk organisasi yang diberi nama Persatuan Bola Keranjang Seluruh Indonesia ( PBKSI ) dan mereka mulai mengajarkan Bola Keranjang kepada generasi muda yang akhirnya berdirilah beberapa perkumpulan Bola Keranjang antara lain Indonesia Muda dan Reikos. Indonesia telah mengikuti beberapa event internasional, diantaranya mengirimkan Team Nasional untuk mengikuti Kejuaraan Dunia Korfball pada tahun 1987 ( Belanda ) dan 1991 ( Belgia ) serta kejuaraan Asian Oceania tahun 1990 di Jakarta dan 1994 di Adelaide ( Australia ). Pada tahun 1994 induk organisasi ini berganti nama yang awalnya Persatuan Bola Keranjang Seluruh Indonesia ( PBKSI ) menjadi Persatuan Korfball Seluruh Indonesia ( PKSI ). Selama induk organisasi ini berjalan, belum pernah di akui secara hukum, maka pada awal tahun 2012, Persatuan Korfball Seluruh Indonesia telah disetujui oleh Notaris dan telah menjadi resmi. Untuk pertama kalinya telah terpilih sebagai Ketua Umum PKSI adalah Bapak Boediono Kartohadiprodjo dan Sekjennya Bapak Setiawan Nasir serta Bendahara Umum Ibu Ani. Mereka akan menyelenggarakan Musyawarah Nasional dan saat itu akan dibentuk secara lengkap susunan pengurus Korfball Indonesia. Alamat Sekretariat Persatuan Korfball Seluruh Indonesia ( PKSI ) Gedung Gatra Jl Kalibata Timur IV no 15 Jakarta 12740 (www.korfballindonesia.org)


38

PESAN dan MOTIVASI Bu Nunuk

Media ORA et LABORA

Asian Korfball Championship at Tianjin China October 2013

Motivasi besar terus disampaikan oleh beliau kepada para siswa untuk terus berprestasi, baik dalam bidang akademis maupun non akademis. Dengan lantang Ibu Nunuk ini menyampaikan bahwa melalui prestasi ini kita akan dapat memiliki relasi dengan banyak pihak, dan tentunya melalui relasi ini dapat menjadi media untuk mempromosikan Sekolah kita ini untuk semakin dikenal. Penekanan besar kepada para siswa adalah mereka yang ambil bagian dalam lomba harus memiliki nilai raport yang baik. Pesan yang disampaikan oleh para siswa kepada para siswa adalah “Mimpi untuk hidup, bukan hidup untuk mimpi!. Wujudkanlah itu dengan kerja keras dan tidak gampang menyerah terhadap tantangan !”. Hal kedua yang disampaikan untuk para alumni adalah , “tetap bawalah nama baik almamater Sekolah ORA et LABORA dimanapun kamu berada dan tetaplah miliki relasi yang baik dengan guruguru”.

Indonesia Muda A vs Ikopin Sumedang

Senior High school Slawi Central Java VS Indonesia Muda


39

Edisi 23/THN VII

B S D CORNER

Menambah Pengalaman di Stella Maris Cup Senin, 10 Februari 2014 merupakan hari yang dinantikan oleh tim futsal SMPK Ora et Labora BSD. Pasalnya mereka akan mengikuti pembukaan Stella Maris Cup (Stema Cup) yang diselenggarakan oleh sekolah Stella Maris BSD City. Pertandingan Stema Cup sendiri berlangsung pada 10-14 Februari 2014. Ada 32 tim yang bergabung dalam pertandingan kali ini. SMPK Ora et Labora BSD mengirim 2 tim, yaitu tim A dan tim B. Tim A beranggotakan Henry (7A), Eben (7C), Joshua Oscar (8A), Danieli (8B), Jeremmy AH (8B), Kemuel (8B), Salomo (8B), Daniel Lamhot (8C), dan Kevin Liur (8C). Sedangkan Tim B beranggotakan Matthew (7A), Salomo Amadeus (7A), Zefanya (7A), Alexander (7B), Michael (7B), Kevin Jonathan (7B), Christo (7B), Daniel David (8A), Ryan (8A), Yoel (8A), Vander (8A), dan Gregory (8C). Pada hari pertama (11/02) Tim B berhadapan dengan Tim dari SMP Taruna Bangsa B. Namun karena tim lawan terlambat datang ke tempat pertandingan, maka panitia mendiskualifikasi dan menyatakan Tim Ora et Labora B memenangkan pertandingan. Sedangkan, Tim Ora et Labora A akan berhadapan dengan tim dari SMP Sophos. Pertandingan berjalan seru dan akhirnya dimenangkan oleh tim Ora et Labora dengan skor 7-0. Kemenangan ini menambah semangat kedua tim dalam bertanding di hari berikutnya (12/02). Tim Ora et Labora A akan menghadapi tim A dari sekolah Mather Dei. Pertandingan kembali berlangsung dengan seru. Semangat kedua tim yang bertanding begitu terlihat kala gol berhasil dicetak. Terbukti, Tim Ora et Labora kembali memenangkan pertandingan dengan skor 6-3. Sementara itu, pada hari yang sama tim Ora et Labora B akan berhadapan dengan tim B dari Sekolah Mather Dei. Semangat kedua tim untuk memenangkan pertadingan nampak jelas terlihat. Namun saat peluit akhir tanda permainan selesai dibunyikan wasit, tim B harus menerima kekalahan dengan skor 10–0. Namun meskipun kalah, tim B menunjukkan sportivitasnya dengan menerima kekalahan dan berjabat tangan dengan tim lawan. Tim Ora et Labora A masih melaju dalam pertandingan Stema Cup. Hari kamis (13/02), Tim Ora et Labora A bertanding melawan tim sekolah Stella Maris. Pukul 11.30 Tim berangkat menuju Stella Maris School didampingi Pak Arfan dan bertanding menghadapi tim dari Stella Maris B. Pertandingan berlangsung sengit dan seru. Meskipun tim Ora et Labora ketinggalan score namun semangat yang tinggi dari para pemain Ora et Labora terus ditunjukan. Wasit meniupkan peluit tanda akhir pertandingan babak pertama dengan score 1-1. Lalu wasit meniupkan babak kedua tanda pertandingan berakhir, tim OeL kalah dan memperoleh hasil kekalahan yaitu 4-1. Namun mereka tetap menunjukan sportifitas. “Kekalahan bukanlah akhir dari segalanya, tapi kekalahan merupakan awal dari kemenangan besar.� Hal itulah yang memotivasi kedua tim Ora et Labora. Walaupun mereka tidak mendapatkan juara, tim kami, Ora et Labora, pantang menyerah. Semakin serius dan disiplin dalam berlatih merupakan kunci utama agar kelak menjuarai pertandingan futsal selanjutnya. Maju terus Tim Futsal SMPK Ora et Labora BSD! Jangan Menyerah! Ora et Labora bisa! - Christofer Hosea Situmorang

-

Iklan susi


POLIM CORNER

40

Happy Cooking Day TKK OeL Polim Anak-anak TKK ORA et LABORA Panglima Polim memiliki kegiatan yang asyik. Apakah kegiatan itu? Kegiatan yang rutin dilakukan oleh anak-anak setiap sebulan sekali adalah “cooking day�. Dalam aktifitas tersebut, anak-anak belajar bagaimana cara memasak sesuatu. Menu-menu makanan yang mereka masak adalah menu makanan yang mudah. Bererapa contoh makanan yang mereka buat adalah pancake, coklat, pisang goring keju, dll. Jumat, 14 Februari 2014 siswa-siswi TKK ORA et LABORA Panglima Polim memasak masakan spesial untuk hari valentine. Anak-anak tersebut membuat coklat. Anak-anak tersebut sangat antusias untuk belajar mengetim coklat dan membentuknya menjadi berbagai macam bentuk dengan cetakan coklat. Mereka membentuk coklat mereka seperti love, keong dan lain-lain. Anak-anak tersebut sangat senang melakukan kegiatan tersebut. Setelah mencetak coklat tersebut, mereka mendinginkan coklat itu. Setelah itu mereka mengeluarkan coklat tersebut dari cetakan. Coklat-coklat tersebut sudah berbentuk menarik sesuai dengan cetakan. Setelah itu, mereka menikmati coklat tersebut dan membawanya pulang. Selain memasak coklat, pada hari Jumat, 07 Maret 2014 anak-anak TKK ORA et LABORA Panglima Polim juga belajar memasak pisang goreng keju. Dalam memasak makanan lezat tersebut, anak-anak belajar dari salah satu mama dari anakanak tersebut. Mereka belajar dari mama Joey (TKB). Anak-anak manis itu sangat antusias sekali ketika chef Louisa, mama Joey (TK B) mengajari mereka tentang tahap-tahap membuat pisang goreng keju. Chef Louisa mengajak dan melatih anak-anak untuk membuat adonan pisang goreng. Setelah itu, chef Louisa melatih anak-anak untuk mengupas dan memotong-motong pisang menjadi kecil-kecil. Setelah itu, chef Louisa mengajak anak-anak untuk menggoreng pisang. Setelah pisang goreng matang, anak-anak belajar untuk memarut keju dan menaburkannya di atas pisang goreng tersebut. setelah itu anakanak mulai menikmati hasil masakan mereka bersama chef Louisa. Ayo anak-anak Indonesia, tingkatkan bakat dan prestasimu! Belajar memasak yuk! (Written by:keyz4)

Media ORA et LABORA

Lomba Komputer Anak 2013 Pada tanggal 01 November 2013 empat orang siswa TKK Ora et Labora mengikuti lomba komputer anak di sekolah Bumda Mulia Jakarta Pusat. Anak-anak tersebut adalah Timothy, Jonathan Candra Dinata, Jonathan Kevin dan Joey. Mereka telah mempersiapkan diri sebelum lomba tersebut dilaksanakan. Mereka selalu berlatih komputer setiap hari sepulang sekolah walaupun mereka capek. Selain itu, mereka tetap giat berlatih walaupun mereka meliat teman-temannya asyik bermain. Anak-anak pintar tersebut tetap berlatih dengan sungguh-sunguh. Selama berlatih, mereka dibimbing oleh guru komputer mereka.

Setelah beberapa hari latihan, mereka mengikuti lomba komputer tersebut. Lomba tersebut dimulai pukul 09.00 WIB. Mereka berkumpul di sekolah pukul 07.00 WIB. Setelah itu, mereka berangkat ke tempat lomba bersama guru kelas mereka, Ibu Sanaria. Selama berlomba, anak – anak manis tersebut mengikuti lomba dengan penuh semangat dan kosentrasi. Setelah itu, mereka menerima hasil lomba. Dengan lapang dada, mereka ternyata belum berhasil memenangkan lomba tersebut. Namun, mereka tetap semangat dan terus berlatih agar bisa berhasil menjadi juara. Mereka tetaplah anak-anak yang hebat. Mereka berani berlomba dan terus maju. Semangat anak-anak Indonesia! ( Written by:keyz4)


Edisi 23/THN VII

Saya Kagum Kepada siswa Sekolah ORA et LABORA sudah pinter membuang sampah pada tempatnya. Terima kasih anak-anak sekolah Ora et Labora, terima kasih bapak dan ibu guru yang senantiasa telah mengajarkan anak didiknya semenjak Taman kanakkanak untuk menjaga kebersihan dan membuang sampah pada tempatnya, Saya melihat sendiri Siswa Taman kanak-kanak telah membuang sampah pada tempatnya, begitu kagumnya saya, begitu lucunya anak itu, plastic bekas makanan ringan telah dibuangnya ke tempat sampah. Saya kagum melihat siswa sekolah Dasar Ora et Labora meminjam k a i n p e l u n t u k membersihkan air bekas tumpahan minumnya sendiri, mereka tidak manja, sambil saya tersenyum dan perhatikan cara mengepelnya akhirnya saya kasih tahu juga cara mempergunakan kain pelnya supaya hasilnya bersih. Begitu pula siswa-siswinya yang di SMP, SMA mereka telah membuang sampah pada tempatnya. Mendidik anak-anak sejak usia dini tentang kebersihan dan kesehatan diri sendiri sangatlah penting, karena bila sedari dini sudah memahami arti dari kebersihan untuk kesehatan diri sendiri maka mereka akan lebih peka akan kebersihan dan kesehatan lingkungan sekitar mereka. Apabila membuang sampah pada tempatnya itu dijadikan tradisi dan juga rutinitas, maka yang kita perlu lakukan adalah menjaga dan melestarikan tradisi tersebut agar tidak punah. Bayangkan saja apabila tradisi membuang sampah pada tempatnya sudah tidak ada lagi, maka dipastikan rumah, sekolah, kantor, dan lingkungan dimana kita tinggal akan berantakan dan tidak karuan karena banyak sampah dimana-mana dan akan menimbulkan penyakit bagi orang

41

POLIM CORNER

yang menempatinya. Kami Petugas kebersihan sekolah ORA et LABORA sangat berterima kasih kepada anak-anak sekolah Ora et Labora, yang telah meringankan tugas kami yaitu membuang sampah ke tempat sampah, dan di sekolah ORA et LABORA tak ada lagi seperti kapal pecah, Petugas-petugas kebersihan kami sangat senang bekerja di sekolah ini karena anak-anak sekolahnya Cinta Kebersihan dan rajin membuang sampah pada tempatnya. Demi menjaga kebersihan area sekolah Ora et Labora untuk itu kami Petugas kebersihan sekolah berpesan “Apabila menemukan area sekolah dalam keadaan kotor segera beritahu petugas kami dan apabila area sekolah Bersih silahkan beritahu teman dan orang tua di rumah�. Terima kasih. Sedikit penjelasan untuk Membedakan sampah organik dan sampah anorganik (non organik). Untuk lebih memahami cara pembuangan sampah berikut saya jelaskan lagi bagian sampah Menurut jenisnya sendiri, sampah dapat dikelompokkan menjadi sampah organik dan sampah anorganik (non organik). Lalu apa saja perbedaan sampah organik dan non organik tersebut? Sampah organik atau sering disebut sampah basah merupakan sampah yang dapat terurai secara alami, artinya bahan sampah tersebut dapat membusuk tanpa harus di daur ulang. Sampah organik dihasilkan dari kegiatan rumah tangga seperti proses memasak, pertanian, kotoran hewan, dan sebagainya. Sampah organik ini lebih ramah terhadap lingkungan karena secara alami akan terurasi oleh bakteri. Sedangkan sampah non organik merupakan sampah hasil industry maupun hasil pengolahan bahan mineral dan minyak bumi. Sampah yang sering disebut juga dengan sampah kering ini sangat susah terurai oleh alam, sehingga kalau sampai jumlah sampah tersebut menumpuk dalam tanah maka akan mengakibatkan pencemaran tanah dan lingkungan. Contoh sampah non organik diantaranya plastik, kaleng bekas minuman, alumunium, dan sebagainya. Dalam pembuangan sampah harus dipisahkan sampah organik dan sampah non organik, karena pada proses selanjutnya sampah non organik dapat di daur ulang kembali menjadi peralatan lain yang masih dapat digunakan.


POLIM CORNER

42

Media ORA et LABORA

RETREAT SMP KRISTEN OeL PANGLIMA POLIM & PAMULANG “Bersama Tuhan, Kita Pasti Bisa!” merupakan tema retreat SMPK ORA et LABORA Panglima Polim dan Pamulang, yang dilaksanakan di Wisma Lembur Pancawati selama tiga hari dua malam, pada tanggal 10-12 Februari 2013, diikuti oleh 89 peserta dan 3 guru pendamping dari Panglima Polim serta 3 guru pendamping dari Pamulang. Retreat yang melibatkan siswa kelas IX dari Panglima Polim dan Pamulang, ditambah dengan siswa kelas VIII Panglima Polim, bertujuan untuk mempersiapkan mental spiritual siswa dalam menghadapi persiapan ujian dan kegiatan belajar-mengajar semester genap, dengan harapan bahwa bersama Tuhan tidak ada yang mustahil karena Tuhan akan memberikan mereka kekuatan dan kemampuan dalam menggapai masa depan yang telah dipersiapkan oleh Tuhan. Meskipun udara yang cukup dingin selama berada di Wisma Lembur Pancawati, tidak menghalangi para peserta untuk mengikuti rangkaian acara dalam retreat tersebut. Ibu Hanna Susanna membawakan tiga materi kepada para peserta yaitu Kita adalah Gambar dan Rupa Allah, Tuhan Yesus Guru Agungku, dan Bersama Tuhan, Kita Pasti Bisa. Sedangkan dua materi lagi dibawakan oleh Ibu Fransisca Veronica Muda yaitu Diperlengkapi Tuhan dan Do The Mission. Selain itu para peserta juga diajak untuk menyaksikan film The Grace Card dan sharing tentang film tersebut bagi kehidupan mereka. Secara garis besar, yang didapatkan oleh para peserta dari film tersebut adalah mengajak mereka untuk bersyukur atas kasih karunia yang telah Tuhan anugerahkan bagi mereka, sehingga mereka dapat belajar untuk lebih mengasihi, mengampuni, menjalin relasi yang baik dengan orang tua, dan menjalankan kehidupan seturut dengan kehendak Tuhan. Kegembiraan dan kreativitas tercipta melalui Talent Show yang disiapkan dan dipentaskan oleh para peserta dari Panglima Polim dan juga Pamulang, m dari vocal group, dance, duet, sampai beat box. Ibadah Refleksi dalam bentuk doa dan pujian merupakan kegiatan puncak bagi para peserta, untuk kembali merenungkan siapa dirinya di hadapan Tuhan, bersyukur untuk keluarga yang dimiliki dan kesempatan untuk bersekolah yang saat ini, apa yang menjadi harapan untuk masa depannya, serta komitmen untuk siap dan optimis mengikuti proses ujian Nasional, dan akhir dari semester genap ini, dengan percaya bahwa Tuhan sanggup memberikan kekuatan dan kemampuan bagi mereka, seperti Firman Tuhan yang disampaikan bagi para peserta dari Filipi 4:13 “Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.” (Pan.)


Edisi 23/THN VII

Hallo Pramuka‌‌.. Selamat Berjumpa Lagi PRAMUKA..........?bagi kebanyakan siswa , pramuka adalah suatu kegiatan yang membosankan dan melelahkan.namun tak sedikit siswa yang menyukai kegiatan tersebut.Alasan mereka adalah ingin mengetahui di dalam kegiatan tersebut banyak tersimpan hal-hal yang unik dan menarik,yang tentunya selain menambah pengalaman hidup juga bermanfaat untuk masa depan siswa nanti .Dalam pramuka banyak sekali materi-materi penting yang sangat mendukung aktifitas siswa sehari-hari khususnya dalam menjalani kehidupan diera Globalisasi ini.Meskipun sebagian siswa beranggapan bahwa PRAMUKA adalah kegiatan wong ndeso yang selalu berpihak pada alam,opini itu salah besar karena terbukti bahwa pramuka pada saat ini pramuka sudah bersifat mendunia.dan anggapan pramuka hanya berfihak pada alam itu juga kesalahan fatal karena terbukti pada program latihan di SD / SMP Ora et Labora Panglima Polim berisi tentang PBB,MATERIMATERI KEPRAMUKAAN,PENGENALAN ALAM,juga berisi tentang TEKHNOLOGI TEPATGUNA ,salah satunya adalah pembuatan telur asin dan pembuatan tape singkong.Apa lagi di dukung oleh Pembina pimbina berkualitas seperti Kak Eko P,Kak Gunawan ,dan Kak Cysca. sehingga kedepannya nanti anak-anak pramuka di Ora et Labora Panglima Polim ,baik ditingkat siaga,dan penggalang tidak hanya mengetahui keadaan alam disekitarnya serta dapat menaklukan tantangan alam disekitarnya tapi juga mampu mengetahui tekhnologi tepat guna.materi-materi dalam pramuka hendaknya tidak hanya kita ketahui dan hafalkan saja namun kita harus menerapkan nilai-nilai yang terkandung pada kegiatan pramuka itu sendiri. (By: B Koes)

43

POLIM CORNER


Cerpen

44

Media ORA et LABORA

(SAMBUNGAN)

CINCIN KERTAS Aryani Devi (8A)

Jam sudah menunjukan kalau hari sudah mulai siang. Hari itu, sang ketua OSIS, menempatkan seluruh peserta lomba yang sebagian besar perempuan, di pinggir rumah pohon di pinggir sungai, tempat ketua OSIS tidur malam. “Wishnu! Ambil toa!” perintah pertama terlontar pada Wishnu. “Dalam lomba ini, pertama, kalian harus naik ke atas rumah pohonku, dan katakan Aku cinta Ketua OSIS padaku.” Semua peserta perempuan langsung histeris mendengar apa yang diucapkan Kris. Lisa benci harus mengatakan itu pada Kris. Setelah menunggu giliran cukup lama, akhirnya giliran Lisa untuk menyatakan hal itu pada Kris. “Aku benci ketua OSIS!!” itu yang diserukan Lisa, dan membuat Wishnu jatuh jungkir balik. “Yah! Kau lulus!” ucap Kris memenangkan Lisa. Semua peserta lomba kaget, bahkan pingsan. “Baik! Lomba berikutnya, kalian di minta untuk membuat masakan enak untukku!” pengumuman kedua mulai terlontar dari mulut Kris yang nampaknya senang sekali. Semua peserta keluar dari perkemahan dan mencari bahan – bahan di kota. Semua ingin menyiapkan yang terbaik untuk Ketua OSIS pujaan mereka. sedangkan Lisa sendiri, ia mencari belut dengan Kevin di sungai. Lisa memotong – motong belut itu beserta sayuran seperti, sawi, wortel, dan sebagainya. Ia menggoreng semuanya itu bersamaan, tanpa garam, maupun kecap. Kembali, Lisa menunggu gilirannya untuk menyodorkan hasil masakannya pada Kris. “Bagaimana?” Tanya Lisa cuek. “Ini enak sekali!” Wishnu kaget setengah mati. Bagaimana bisa. “Kris, kau tidak apa – apakan? Apa perlu kuambilkan obatmu?” Wishnu mulai kawatir. Lisa mulai cemas. Apa yang ia lakukan, sangat membingungkan. Ia sedikit merasa takut, tidak bisa mendapat cincin itu kembali. Kris mulai sedikit gila dalam permainannya. “Kevin!” Kris ingin mempermainkannya. “Dari kecil, aku sangat ingin mempunyai boneka, yang bisa aku mainkan sepuasnya. Dan sekarang, aku melihat boneka lemah, yang bisa aku injak – injak sepuasnya.” Tanduk mulai keluar dari kepala Kris. Kevin disuruh mengenakan pakaian seperti boneka, dan berkeliling sungai. Saat itu sedang hujan, dan hawanya sangat dingin. “Bagaimana bisa? Di sini sangat dingin…” Kevin yang berusaha menghangatkan dirinya, namun sia – sia. Disaat Kevin menderita kedinginan, Lisa dipaksa Kris untuk minum teh bersamanya, sambil menonton Kevin mondar – mandir. “Aku bukan seorang yang mudah!” Lisa mengamuk, ia menyiram Kris dengan secangkir teh. Lisa turun dari rumah pohon itu, dan pergi ke kemahnya. Kris hendak mengejar Lisa. “Kemana ia pergi?” Kris mulai emosi. “Sepertinya, ia ada di sungai bersama Kevin…” Jawab Wishnu salah tingkah. Tanpa melihat lagi, ia langsung turun ke bawah, dan lari ke sungai untuk menemui siapapun yang ada di sungai. Ia langsung memeluk Kevin yang ia kira Lisa. “Kau jangan di sini, di sini sangat dingin.” Ucap Kris sambil terus memeluk Kevin. Melihat kejadian itu, Lisa tertawa, hingga jatuh ke tanah.

A Happy Easter Day

O

n one sunny afternoon, Anna was gathered with her family at home. They were talking about Easter day. Her sister, Catherine said, "What will we do tomorrow to celebrate Easter?". “How about going to mall after we go to church, Cath?" Anna replied. "Hmm, that sounds good! What do you think, father and mother?" said Catherine. Mother replied, "I agree with Anna. Afterwards, we can go home, play and eat together." “Yeah! We can read the Bible and praise God together,” said father. "Okay. 6 o'clock now, and I want to take a shower,” Catherine said. Then, Anna and Catherine took a bath. After that, their family had a dinner. Anna and Catherine did their homework together, and at 10 p.m. they went to bed. The next day, at 7 a.m. Anna and her family went to church. On the trip, they were stuck in traffic but Catherine pray, hoping that they could arrive at the church on time because she served as MC for the service. And finally, they arrived at the church 10 minutes before the service began. Upon arrival, Catherine got ready and she had a little time for practice. Then, they were attending services for 2 hours 30 minutes. After the service was over,


O

n one sunny afternoon, Anna was gathered with her family at home. They were talking about Easter day. Her sister, Catherine said, "What will we do tomorrow to celebrate Easter?". “How about going to mall after we go to church, Cath?" Anna replied. "Hmm, that sounds good! What do you think, father and mother?" said Catherine. Mother replied, "I agree with Anna. Afterwards, we can go home, play and eat together." “Yeah! We can read the Bible and praise God together,” said father. "Okay. 6 o'clock now, and I want to take a shower,” Catherine said. Then, Anna and Catherine took a bath. After that, their family had a dinner. Anna and Catherine did their homework together, and at 10 p.m. they went to bed. The next day, at 7 a.m. Anna and her family went to church. On the trip, they were stuck in traffic but Catherine pray, hoping that they could arrive at the church on time because she served as MC for the service. And finally, they arrived at the church 10 minutes before the service began. Upon arrival, Catherine got ready and she had a little time for practice. Then, they were attending services for 2 hours 30 minutes. After the service was over, Catherine and Anna followed an Easter contest organized by the church. They followed the race looking for the eggs and make a poem about Easter. On that day, they were both very happy because they celebrated Easter with fun filled activities. After following the contest in the church, Anna and her family went to the mall. Because of fatigue following the activities in the church, Anna and Catherine fell asleep on the way to the mall. When they arrived at the mall, mother woke up Anna and Catherine. At mall, there were a lot of Easter decorations such as rabbits, eggs, crosses, and others. They walked in the mall, and had a dinner too. Having tired because a lot of activities, they finally returned home. On the way home, Anna said to her father and mother, "Thank you mom and dad for everything. I'm very grateful to God to have good parents who has taken care of me from my birth until now." Catherine also said, "I also thank God for the best thing I've had in my life. Thank you for both of you too, mom and dad, for all you've given to me." Then, mother replied, "Your welcome, my children. On this Easter day, we commemorate the resurrection of the Lord Jesus. We should be happy because he is willing to redeem the sins of mankind with the crucified and risen up to the Heaven.” "Listen to what was said by your mother. She is right, we should be grateful that God wants to redeem our sins and willingly died on the cross, but only Him who can rises. Therefore, how to reciprocate God's love for us is to carry out the mandate of God," dad said with a smile. Catherine and Anna replied, “Yeah, dad!”. Arrived at the house, they prayed and read the Bible together for devotional night and they went to bed. That was the best Easter day in Anna's family, that the family can feel the love of Jesus Christ, the Savior, in their family. Happy Easter everyone! (Arlita Tri Pramesti kelas 7B SMPK Ora et Labora Pamulang)

45 1. Buah kedong – dong Buah rambutan Jangan jadi anak sombong Agar punya banyak teman Farel / 6a OEL Pamulang

2. Tidur di atas kasur Bermimpi dimakan buaya Kalau jadi anak jujur Pasti banyak teman Charista / 6a OEL Pamulang

3. Bunga mawar indah berpijar Bunga melati mekar di pagi hari Sejak kecil rajin belajar Kelak dewasa senanglah hati Sekar / 6a OEL Pamulang

4. Mendengar lagu barat Jangan lupa menghafalakannya Kalua mau sehat Buanglah sampah pada tempatnya Alex / 6a OEL Pamulang

5. Ada melon ada anggur Ada wortel ada tomat Rajinlah makan buah dan sayur Supaya tubuhmu sehat Nicholas/ 6a OEL Pamulang

6. Jalan – jalan tersandung batu Batunya batu bata Jika mau melakukan sesuatu Kita harus berdoa Kaisar / 6a OEL Pamulang

7. Ke Australia melihat koala Yang sedang menari –nari Kalau kita tidak rela Lebih baik tidak usah memberi Kaisar / 6a OEL Pamulang

8. Jalan – jalan melihat bunga bunganya ada di Indonesia jangan coba melawan orang tua karena mereka yang merawat kita Agnes / 6a OEL Pamulang

9. Jalan – jalan ke Amerika jangan lupa pulang ke Indonesia jika kita suka berdusta akan terkena akibatnya johanis / 6a OEL Pamulang

10.Diajak teman makan – makan Disana ketemu Tius Jika ingin melayani Tuhan Layanilah dengan tulus Edwin / 6a OEL Pamulang

11.Ibu hendak membeli manggis Sampai di rumah manggis dimakan Patuhilah lalu lintas Supaya tidak kena kecelakaan Viona / 6a OEL Pamulang

ANEKA PANTUN

Edisi 23/THN VII


46

Media ORA et LABORA

A Retreat at Lembur Pancawati;

Closer to Nature, Closer to God

I

t was sunny and bright when our bus took off from Ora et Labora BSD at 12:00 in Wednesday, February 5th noon. But when we arrived at Lembur Pancawati almost two hours later, it was raining quite heavily. It took quite some time to move our bags to our assigned rooms, and another to gather us all (still soaking wet from the unexpected downpour) at the hall. Once we were all sat down, Mr. Sam told us to relax in our seats and close our eyes. As we gradually loosened up to the sounds of the flowing music and the pouring rain outside, he guided us to clear our minds out of our daily troubles in this retreat-- to 'lock it inside of a box' and to spend those three days with our minds focused on God alone. We had to set our minds to become a better person- to change for the better in favor Of God. We were also given a retreat guidebook, which contained our retreat schedule and several blank pages for us to write down notes of our sessions. Then came snack time. The snacks were served just beyond the hall, along with hot tea and coffee. We had little time to get back to our rooms and take a shower, since we had to be back at the hall at half past five. (The break time wasn't exactly short, but our rooms only had one bathroom for 4 until 16 people, so we still had to hurry). This time, Theresa and Dhika took lead. They introduced us to the theme of the

retreat: To be closer to Jesus, to love Him more, and to be more like Him. We sang some worship songs and played a game to one of it. The game was to make groups based on There's instructions; in which the group had to have certain numbers of girls, boys, Science students, or Social students. The last round was to make a group out of 2 girls and 2 boys from Social, 2 girls and 2 boys from Science, and one additional person (of any gender and class). It turned out that that group of 9 was going to be our permanent retreat group. Each group was given a name from the New Testament. Mr. Sam told each group to choose one (or more) verse(s) from the new testament, which we had to present in any form of performance at the last day of our retreat (similar to a talent show). Ms. Kristin took photos of our groups before we left to eat our dinner. Some of my classmates said that the food was quite tasteless, but I personally think it tasted nice enough. And after all, Lembur Pancawati prided itself for not putting MSG in their foods. The first session, The Father's Heart was led by Mr. Bonnie Andreas. It was certainly interesting, since he prepared a lot of videos for us to watch; every single one of them a touching illustration/representation of parental love/ God's love. He encouraged us to have a heart alike to God's heart-loving and honest in everything we do. It was almost 10 when we went back to our rooms to sleep. Personally, I was pleased with the room arrangement. Since we chose our roommates by ourselves, most of us wouldn't sit in awkward silence at breaks and at nights, but everyone would mingle with their roommates and were chatting and having fun together. The room itself was fine; the bed comfy,

the bathroom was clean and there was hot water. But what was bothering us was the amount of various bugs that kept sprouting out of the bamboo walls every time we went back to our rooms: from the enormous mountain-ants to roaches and caterpillars. Worse; some of my classmates complained about founding mice in their rooms. And sadly, the very-thin bamboo walls didn't allow us much privacy, --nor rest. We could even hear the ruckus in the boys' rooms, which were located all the way up there across a small field and the hall. I anticipated the bug problem by asking the bellboy to lend us their bug sprayer. Thankfully, Lembur Pancawati's staffs were really diligent and eager to assist us if we had any troubles. The next morning, we woke up early and gathered at the hall for the morning prayers. We did some fun aerobics afterwards, to shake us off our sleepy haze and get ready to start the day. After our breakfast, came Session 2: Self Image, which was led by Mr. Sam. In this session we learned to view ourselves from an objective perspective: to know our own strengths and weaknesses. The session ended at 12 pm, and after a short lunch break, we sat back in the hall for the 3rd session: Self Esteem, led by Mr. Sigih Purnomo, who thought us to increase our self esteem by believing that we were made in the image of God. Half past four was gathering time. We played several games with our groups that required a lot of teamwork. The teachers weren't left out. Theresa asked Mr. Sam, Ms. Kristin, Ms. Lully, Ms. Jo and Ms. Nunuk to join us in the guessing games. In the end, my own group didn't manage to win anything, but we had big fun anyway. When we finished with the games, some of us went to take a shower, while some stayed at the hall with their groups to practice their chant and performance for the next morning. Mr. Andreas began the fourth session; Self Acceptance, shortly after dinner. We learned some valuable lessons of how to make peace with our past mistakes, our weaknesses, our imperfect families, or any other flaws that we had had in our lives. The lights were then dimmed, and Mr. Andreas called forward anyone who was struggling to accept the state of their


Edisi 23/THN VII Family --or themselves. Ms. Kristin, Mr. Sam, and other teachers helped to personally pray for all that had stepped forward. It was quite a touching experience. Some of us were crying by the end of it. But I think, since this retreat was also the last event we had together in the 12th year (aside from graduation), this dedication service should have focused more on the unfinished conflicts between teachers and students,or between friends/fellow students. It was nearly midnight when we got back to our rooms to sleep: since after the last session we had to practice for our upcoming group-performance. At the last morning of our stay, the sun was barely up when we gathered in the hall for morning-prayers and our groups' performances. Theresa called the groups' names randomly. Some of them sang, read, or adapted their verses into short dramas. As the very last performance, my own group, Thessalonians, sang the verses of 1 Thessalonians 5 : 16-22 and4:7&9. I'm pretty sure our performances weren't as interesting and exciting as the previous years' talent shows, but it was probably just because it was still way too early in the morning. All of us were still very sleepy and we didn't have any more time to prepare for our talent shows. The fried rice and sunny side ups for breakfast were served at half past seven, and at about 8, we went to our rooms to shower and pack our things. The girls took time to pile the bags in the small lobby of Gunung cottage, and also to take some last photos of ourselves in our rooms. An hour later, we were once again sat at the hall for the last gathering. Mr. Sam put on a relaxing meditative music and told us to re-open 'the box where we locked our troubles' before we go home. At the end of it all, Michael and Rikardo shared their impressions of the three-day event to us, about how it was overall good and OeL should probably lengthen the retreat time next year. I myself agree. I think the time of our stay was too short and the session schedule was too tight. We should have been given more breaks, so we would also had time to look around and do a little bit exploring in L e m b ur Panc awa t i ' s wi de gr ou n d s . Since the weather was sunny and bright, we gathered at a small grassy field with a lovely view (of both the wisma -Lembur Pancawati- and the mountains beyond it) just beside the hall, and took photos with our classes while holding the retreat banner. We then ate our early-lunch (woku chicken, seasoned tofu, and lodeh, with watermelons for dessert), then carried our bags all the way down to the bus. The journey home was a lot more silent, since most of our classmates considerably chose to sleep through it. Halfway through the trip, Ms. Lully gave us banana muffins and sweet potatoes as our snacks, and Mr. Sam asked us to submit our retreat guide-book/session-notebook. At about half past three, the two buses arrived safely at school. We might have left Lembur Pancawati (and probably wouldn't be visiting it again anytime soon) but we carry with us the changes and the lessons we've learnt from the past few days, and I'm sure that this short trip would be unforgettable for us #16's 12th year until years to come. ( Vania Lisa / XII IPA 1 )

47


48 BUDAYA INDONESIA Karya Thalia Christy / SDK Oel Pamulang

Indonesia… Terdiri dari suku bangsa Beraneka ragam budaya Yang bergabung dalam Bhineka Tunggal Ika Indonesia… Bermacam-macam rumah adat, tarian, alat musik, dan senjata Berasal dari berbagai daerah Dari Yogyakarta, Jawa, Sumatera, dan daerah lainnya Mari kita lestarikan budaya bangsa Dengan bersatu dengan semangat dan cinta Kita akan menjadi bangsa yang besar Bangsa Indonesia

KEINDAHAN LAUT

Media ORA et LABORA PAHLAWAN NEGERIKU Karya Dea Nathania Purba / SDK Oel Pamulang

Pahlawan negeri Kau yang berhati mulia Menghentikan mimpi para penjajah Untuk menguasai bumi pertiwi Kau berikan jasamu untuk melawan penjajah negeri Kau berikan tubuh dan jiwamu untuk bangsa ini Kau tetap teguh memegang bendera pusaka Untuk menghadapi para penjajah negeri ini Kau tetap teguh saat suka dan duka Kau menyelamatkan kami dari bangsa lain Kau korbankan jiwamu untuk melawan penjajah Tak kenal luka tubuh maupun luka jiwa Kau gagah dan berani melawan para penyiksa Walau rintangan penuh bahaya Kau berikan seluruh hidupmu Untuk menghadapi para pemberontak negeri

Karya Rachel / 5B / SDK Ora et Labora Pamulang

Laut… warnamu yang biru membuat mata hatiku teduh Laut… engkau begitu luas gelar alam bebas Ombak-ombak yang bekejar-kejaran Karang-karangmu yang rupawan Berkelap-kelip bagaikan bintang Sungguh menakjubkan Di saat senja langitmu kemerah-merahan Bagaikan pipi seorang perawan Selamanya menjadi kenangan

KETIKA LAUT BERDOA Stefanie Lin Carolie/6A/SDK Oel Pamulang

Laut…….. Dulu engkau indah

Kami hargai seluruh jasamu Terima kasihku atas seluruh jasamu Kami generasi penerus bangsa Kan melanjutkan tugasmu yang suci

Terhempas La Rinta Widharmasary, SMP BSD 8A

Ku tersesat Di tempat yang penuh duri Di mana tak seorang pun di sana Sepi dan gelap Ku direndahkan, ku dihina Kau buang ocehan ejek padaku Seperti tong sampah yang terbuang Betapa kotornya diriku

Airmu jernih dan bersih Banyak orang berenang di pelukanmu Namun sekarang……. Airmu menjadi hitam dan kotor Terumbu karang diambil sembarangan Manusia tidak bertanggung jawab kepadamu Angina berhembus kencang Membuat suasana menjadi tenang Namun pemandangan sangatlah kotor Membuat hati menjadi sedih

Ku diabaikan Ku dijauhi Seperti bayangan Yang tak terlihat kasat mata Dimanakah aku harus berada? Ku ingin terbang Seperti kantong plastik yang beterbangan Yang dihembus oleh angin Jatuh di tempat yang indah Sungguh pahit Sungguh tersiksa Tak tahu sampai kapan ku dapat bertahan


49

Edisi 22/THN VI

Paskah

...Kasih...

Felicia Budiman, SMP BSD 7C

Inilah hari yang suci dan mulia Hari di mana adanya kehidupan baru Engkau telah menghapus segala dosaku Dan rela mati bagiku Adanya lambang kehidupan baru Telurlah sebagai lambangnya Mengapa demikian Karena telurlah lambang hidup baru

Kasih Tuhan sangat baik Kasih setia dan baik Tuhan bagi kita semua Allah memberi Yesus untuk manusia Sebagai penebus dosa manusia Karna kasih cinta Allah yang besar By Davina – TK B1 Pamulang

Hari Paskah sangatlah suci Di mana berkat turun ke atasku Kutinggalkan hidupku yang lama Dan menempuh hidup yang baru Engkau telah mengajariku tentang kasih Sejak aku kecil hingga kini Aku akan selalu percaya padaMu Dan menjalani hidupku yang baru

Karya Andrea Alberthiene (Kelas 8B SMPK Ora et Labora Pamulang) Tuhan Yesus berjalan menuju Bukit Golgota Dengan membawa salib yang dipikulNya Salib yang begitu berat! Salib yang begitu besar!

Terima kasih atas pengorbananMu Terima kasih atas berkat yang turun ke atas umatMu Terima kasih Kau telah menyembuhkan sakitku Dan melindungiku selama aku di dunia

Terima kasih sekali lagi Untuk kehidupan yang Kau berikan padaku Terima kasih Tuhanku Yesus Kristus

KEBANGKITAN YESUS Oleh : Talita kelas 7A SMPK Ora et Labora Pamulang Pada hari pertama minggu itu Pergilah Maria Magdalena Menengok kubur Yesus Tiba – tiba… Terjadilah gempa bumi yang hebat Sebab seorang malaikat Tuhan turun dari langit Semua gentar Semua ketakutan Kata malaikat itu Janganlah kamu takut Sebab aku tahu kamu mencari Yesus yang disalibkan itu Ia telah bangkit… Ia telah bangkit dari antara orang mati Salam bagimu

Buku……. Kau sumber ilmuku Aku belajar darimu Dan kaupun mengajariku Buku pelajaran Buku cerita Komik dan majalh Itu semua berguna bagiku Kau memberiku Banyak nasihat Dan banyak ilmu Terima kasih oh buku….

Sang Penebus Dosaku

Kematian akan kulalui Semua orang takut akan hal itu Tetapi kupercaya Kau akan membangkitkanku layaknya diriMu

Terima kasih atas orang tua Yang mau merawatku hingga sekarang Terima kasih untuk teman-teman Yang mau membantuku saat aku kesusahan

BUKU Cristina Mega Putri/6A/SDK Oel Pamulang

JAKARTA Jakarta Rumahku di kota Jakarta Kotanya besar Jalannya ramai Di Jakarta, ada tugu monas Aku cinta kota Jakarta Written by Christine Valentina

Cucuran darahMu Tangisan Bunda Maria Senyum gembira dari pembenci Yesus Mewarnai perjalanan Yesus menuju Golgota Tuhan Yesus disalib Dipaku tanganNya dengan paku besar nan tajam Dipaku kedua kakiNya Mahkota duri diletakkan di kepalaNya Engkau mati, dan diletakkan di kubur batu Tiga hari kemudian Engkau bangkit dari kubur Engkau hidup kembali Oh Yesusku.. Sungguh besar kuasaMu Sungguh dahsyat kuasaMu Agunglah namaMu! Aku merasa tak layak dihadapanMu Aku tak layak menerima pengampunanMu Tubuhku berlumuran dosa Hatiku pun berlumuran dosa Namun Engkau tebus semua dosaku Kau mengampuniku Kau mengulurkan tanganMu kepadaku Kau hapus segala dosaku


50

Principle Unit Panglima Polim.

Media ORA et LABORA Dari : Vincent Untuk : Bu Asih Ucapan : Hallo Ibu?Semoga tambah lama tambah baik Dari : Rinta Untuk : Kaka kelas 9 Ucapan : Semangat ya kak, dalam menghadapi UN.Sukses ..GBU Dari : Rinta Untuk : Teman-teman kelas 8 Ucapan : Semangat ya…dalam menghadapi UTS..Janganlah malas….tetap semangat

- SMA OeL : Semoga makin sukses dan selalu terjalin bersamaan.

Dari : Vander dan Cakra Untuk : Kawan-kawan kelas 8 Ucapan : Hallo teman-teman , semangat ya..buat UTS

- SD dan SMP OeL : Selamat Menempuh Ujian dan Sukses Selalu.

Dari : Vander Untuk : Jessie Ucapan : Happy birthday..GBU Dari : Guru-guru TK OeL Pamulang Untuk : Ibu Anne Grice SDK OeL BSD Ucapan : Ikut berbagia dengan kelahiran putra kedua

- SELAMAT PASKAH bagi seluruh warga YPK ORA et LABORA, semoga kasih dan pengorbanannya menjadi suritauladan bagi perjalanan hidup kita.

Dari Untuk

Principle Unit Pamulang. - Selamat menempuh Ujian untuk kelas 6 dan 9 SEMOGA SUKSES - SELAMAT PASKAH kepada semua Sivitas YPK ORA et LABORA - SELAMAT SUKSES untuk Paduan Suara SMP Pamulang (OeL Teens Chorus) GOLD Medal dan Paduan Suara SMP BSD (GITA SVARA) SILVER Medal di PESPARAWI LPPD Provinsi Banten

Principle Unit Bumi Serpong Damai - Selamat menempuh Ujian untuk kelas 6 dan 9 TETAP SEMANGAT - SELAMAT PASKAH Seluruh Staf dan Karyawan, Siswa-siswi, Orang Tua di YPK ORA et LABORA - SELAMAT SUKSES Kepada Paduan Suara SMP Pamulang (OeL Teens Chorus) GOLD Medal dan Paduan Suara SMP BSD (GITA SVARA) SILVER Medal di PESPARAWI LPPD Provinsi Banten Tetap Semangat

:Guru-guru TK OeL Pamulang : siswa TK OeL Pamulang yang berbagai lomba di awal tahun 2014 Ucapan : Trimaksih untuk perjuangan kalian, terus berprestasi untuk hasil yang lebih baik dan tetap semangat Dari : Amel Untuk : Pak Rustam Ucapan : Pak, gak usah beli Cartridge warna..heeee Dari : Amel Untuk : Bu Vivi Ucapan : Aku selalu merindukanmu.Kalau sudah jadi eksmud, jangan lupa ma kita-kita ya……??? Dari : Amel Untuk : Sukma Ucapan : Traktir dulu sebelum ke Jogja……heeee Dari : Yoa Untuk :Sukma Ucapan :sebelum studi S2 jangan lupa kita nongkrong dulu makan ice cream Singapur Dari : Amel Untuk : Barbi Ucapan : Tetap semangat dengan bidang kerja yang baru Dari : Eman Untuk : Sukma Ucapan : krikkkkk.krriikkkk dan tetap semangat dengan tanggung jawab yang mesti harus dilakukan. Kagak bisa makan di Solaria , makan gorengan bisa dan harus terlaksana. Dari : Rustam Untuk : Lukas Kadang Ucapan : Salam kompak selalu Dari : Mas Bambang Untuk : Pak Rustam Ucapan : Yang sabar ya pak..


Edisi 23/THN VII

51

Dari : Sukma Untuk : Anak-anak TK Polim Ucapan : Selamat paskah Dari : Bu Hana dan guru-guru TK Polim Untuk : Anak-anak TK Polim Ucapan : Luar biasa untuk kegiatan berbagi kasih di Elsafan kemarin dan selamat Paskah Dari : Pak Rustam dan Mas Bambang Untuk : Pak Yakub Ucapan : Ditunggu jelajah medan lagi … NAMA : IMANUEL SIGIT H TLP : 081218954001 EMAIL : imanuelsigit@yahoo.co.id PESAN : Ambil bagian sebagai orang sukses!!! God Bless Us NAMA : FX. BELLY MARTANTO TLP : 081322504969 EMAIL : PESAN : Jadilah anak – anak yang berguna dan takut akan Tuhan NAMA : SUSI ELISABETH TLP : 082138437893 EMAIL : susielisabeth79@yahoo.co.id PESAN : Jadilah anak yang “rendah hati” dan jangan menjadi anak yang “sombong” NAMA : EUNIKE DIA KRISTIANI TLP : 08727731453 EMAIL : eulovista_imut@yahoo.com PESAN : Takut akan Tuhan adalah permulaan pengetahuan....tetap semangat untuk meraih citacita and “be your self” NAMA : ANASTASIA SRI .H TLP : 082114777782/74713727 EMAIL : anastupml@gmail.com PESAN : Teruslah berjuang meraih cita-cita, hidup makin banyak tantangan senantiasa bersandar pada Tuhan NAMA : TARCITIA TRI MULYANI TLP : 085718957804 EMAIL : t.mulya@gmail.com PESAN : semakin kritis dan optimis NAMA : RULY SYLVIA TLP : 081381163732 EMAIL : sylviaruly@gmail.com PESAN : Bertekunlah dan gapai cita-citamu dalam Tuhan Yesus Kristus NAMA : TRI KUSUMANDARI TLP : 081932596878 EMAIL : triendari@gmail.com PESAN : Jadilah remaja yang berprestasi dan membanggakan dan hadapilah dengan senyum segala tantangan.... NAMA : EVI KRISTANTI D.P TLP : 08176680697 EMAIL : evikdp@yahoo.co.id PESAN : Think big, feel strong and pray hard for a great succses

NAMA : ARI CAHYADI TLP : 021-99756456 EMAIL : PESAN : Make your dream comes true with faith in God NAMA : TRI NURAYATI TLP : 021-74635509 EMAIL : tri_aja81@yahoo.com PESAN : Belajarlah dari setiap pengalaman utuk tidak mengulangi kesalahan. Should be better NAMA : DWI AGUS SETYANINGSIH TLP : 085694743132 EMAIL : PESAN : Kamu dapat menjadi bintang pada jam ini jika kamu menjadikan setiap menitnya berarti...Andalkan Tuhan setiap waktu, rasakan kasihNYa yang senantiasa memeliharamu...Senyum, sapa, sopan, selalu. NAMA : ENDANG TRIYANI TLP : 081310919321 EMAIL : PESAN : Kembangkan kemampuanmu!! Kalian adalah anak-anak yang memiliki kemampuan dan ingatlah selalu pada Tuhan. NAMA : YAKUB NATALATAN TLP : 085691693020 EMAIL : ekscalibur_12@yahoo.com PESAN : Lebih tekun belajar untuk menjadi pribadi yang benar NAMA : ANDRIAS WINARNO TLP : 081398331846 EMAIL : wina_4ndrias@yahoo.com PESAN : to be star in everywhere... NAMA : IMMANUELIA SUHARSO TLP : 087771550113 EMAIL : immanuelia71@yahoo.co.id PESAN : “YER 29:11”. Masa mudamu harus beralaskan takut akan Tuhan NAMA : MELLY STEINHARDI TLP : 021-96437106 EMAIL : PESAN : Tingkatkan prestasimu NAMA : EICKSEN WILLEM HENDRIK KUMAYAS TLP : 081317522265 EMAIL : erick.kumyas@gmail.com PESAN : NAMA : TINTIN TRESNAWATI TLP : 081220595868 EMAIL : tintin.manintin @yahoo.com PESAN : Terbangkan sayapmu untuk meraih semua cita-cita Dari : Staf Keuangan Dan MarComm Untuk : Pengurus Ucapan : TETAP SEMANGAT dan SUKSES SELALU Dari : Yossi (staf WEB OeL) Untuk : Siswa-Siswi OeL Kelas 6 dan 9 Ucapan : Semoga Sukses Mengikuti Ujian UN


52

Media ORA et LABORA

TIPS dan TRIK BELAJAR EFEKTIF Gamaliel J. Dhio (8A) dan Jonathan P. S. (8B) SMPK Ora et Labora Pamulang Sobat OeL, mungkin banyak dari kita yang mengeluhkan nilai-nilai sekolah kita yang kurang memuaskan. Hal ini mungkin disebabkan oleh susahnya mencari cara belajar yang efektif dan efisien. Kebiasaan kita dalam belajar memiliki dampak yang besar terhadap kesuksesan hasil pembelajaran kita di sekolah. Berikut adalah 10 tips dan trik yang bisa kalian jadikan panduan belajar efektif untuk meraih prestasi akademik yang lebih baik lagi. Check this out! 1. Temukan dan tentukan gaya belajarmu. Gaya belajar dapat menentukan keefektifan hasil belajar lho, Sobat OeL. Ada tiga jenis gaya belajar, yaitu tipe visual, tipe audio, dan tipe kinestetis. Tipe visual cenderung suka membuat catatan pribadi dari pelajaran yang didapat. Sedangkan, tipe audio tidak menyukai belajar di tengah keramaian, sehingga pelajar tipe ini akan cenderung membutuhkan tempat yang sepi untuk belajar. Pelajar bertipe kinestetis menyukai metode belajar dengan mengamati atau melakukan praktek langsung. Nah, termasuk tipe manakah dirimu, Sobat OeL? 2.Buatlah rencana belajar. Selain belajar di sekolah, ada baiknya kita juga memiliki jadwal belajar di luar sekolah. Hal ini bertujuan agar kita memiliki waktu lebih untuk mengulangi kembali pelajaran yang telah kita dapat di sekolah. Namun, Sobat OeL harus ingat bahwa kita harus menepati jadwal belajar yang telah kita buat dan tidak mudah tergoda dengan kemalasan untuk belajar. 3.Tepati rencana belajar yang ada dan teruskanlah sebagai kebiasaanmu. Jadikanlah belajar sebagai kebiasaan dalam hidup, Sobat OeL. Dengan demikian, kita akan menjadi lebih berkonsentrasi dan menikmati kegiatan belajar itu sendiri. Niscaya, belajar tidak akan menjdai momok, pikiran menjadi tenang dan fresh, percaya diri akan meningkat, serta kitapun menjadi lebih produktif. 4.Miliki tujuan yang ingin dicapai di setiap kegiatan belajar. Hal ini untuk mempermudah kita dalam mempelajari materi pelajaran yang akan kita pelajari. 5.Jangan pernah menunda waktu untuk belajar. Jangan suka menunda-nunda waktu belajar! Semakin kita suka menunda semakin menumpuk materi pelajaran yang belum kita kuasai. Hal ini dapat menjadi penyebab kegagalan dalam belajar, so be careful! 6.Belajar sesuai tingkat kesulitan materi. Agar pembelajaran menjadi lebih efektif dan efisien, alangkah baiknya apabila kita belajar sesuai dengan tingkat kesulitan materi yang dimiliki. 7.Pelajari catatan yang didapatkan di sekolah. Mengulangi pelajaran yang sudah didapatkan sangatlah baik untuk membantumu dalam memahami materi KBM di sekolah. 8.Perkecil resiko gangguan dari lingkungan sekitar selama belajar. Untuk meningkatkan konsentrasi belajar, tidak ada salahnya untuk mencari tempat belajar yang tenang, aman dari gangguan. 9.Membuat kelompok belajar. Belajar kelompok dipercaya mampu meningkatkan prestasi belajar siswa. Mengapa? Karena kita dapat saling berbagi pengetahuan dengan situasi yang lebih santai bersama temanteman sekolah kita. Hal ini juga dapat mempererat persahabatan diantara anggota kelompok belajar. Namun, perlu diingat, jangan menggunakan kelompok belajar sebagai ajang bermain bersama teman seusai sekolah dengan dalih belajar. 10.Membuat learning log setiap minggu. Learning log adalah salah satu cara efektif untuk mengingat dan mengulang kembali materi apa saja yang sudah dipelajari. Selain itu, learning log juga dapat digunakan sebagai evaluasi pembelajaran, sejauh mana keberhasilan kita dalam belajar selama satu minggu sehingga kita dapat menyusun jadwal belajar yang lebih baik lagi ke depannya. Nah, Sobat OeL. Semoga tips dan trik di atas bisa berguna untuk memperbaiki cara belajar kalian dan meningkatkan prestasi kalian di sekolah, ya.


SEMANGAT.... kepada siswa-siswi kami yang mengikuti UJIAN NASIONAL semoga kalian berhasil, walaupun banyak liku-liku didalam ujian tetaplah percaya bahwa kalian itu BISA, dan jangan lupa selalu berdo'a. Sekali lagi kami segenap para dewan guru, dan Karyawan YPK ORA et LABORA Mengucapkan pada siswa-siswi kelas 6, 9, dan 12, SELAMAT SEMOGA KALIAN BERHASIL SEMUA. Tuhan Yesus Memberkati.

Juara 2 Lomba Puisi SMA


Warnai, Gunting dan Lipat

Be Creative 54

Media ORA et LABORA


Media oel edisi 23