Page 1

ECERAN RP 3.000,LANGGANAN RP 60.000,- /BULAN

EDISI 676 THN IV

Memberi Nilai Lebih twitter @berita_cianjur

KAMIS, 12 JULI 2018

facebook beritacianjurcom

email newsredaksibc@gmail.com

Klik! beritacianjur.com

Info Iklan & Berlangganan

0856-5944-7345

Masyarakat, Wakil Rakyat, Aktivis dan Pakar Hukum Menyebutkan, Kebijakan Bupati Langgar Undang-Undang

Dugaan Kuat Pelanggaran Megaproyek Campaka Bisa Langsung Ditindak Tanpa Harus Menunggu Laporan

Bukti Kuat untuk Aparat

PENGAKUAN dan penjelasan dugaan kuat pelanggaran pada Megaproyek Campaka terus bermunculan. Mulai dari masyarakat, aktivis, wakil rakyat hingga pakar hukum. Lalu, mengapa aparat penegak hukum belum bertindak?

I

tulah yang diungkapkan Ketua Serikat Perjuangan Rakyat Indonesia (SPRI) Cianjur, Rudi Agan. Menurutnya, seharusnya aparat penegak hukum bisa langsung bertindak dengan menyelidiki tanpa harus menunggu laporan terlebih dahulu. “Saya kira soal pelanggaran pada proses pemindahan ibu kota dari Kecamatan Cianjur ke Kecamatan Campaka ini bukan delik aduan. Jadi aparat seharusnya proaktif untuk menindaklanjuti tindak pidana dan dugaan pelanggaran lainnya, tanpa memandang apa dan siapa. Apalagi dugaan kuat pelanggaran pada Megaproyek Campaka ini sudah viral di media massa dan media sosial. Harusnya ini jadi bukti kuat buat aparat untuk bertindak,“ ujar Rudi kepada Berita Cianjur, Rabu (11/7/2018). KE HALAMAN BC7

Jadwal Salat

Wilayah Cianjur & Sekitarnya

KARIKATUR: NANDANG S/BC

Aher Nyatakan Siap Maju Pilpres 2019

Soal Cawapres, Ini Bocoran dari Jokowi dan Prabowo MENJELANG Pilpres 2019, Presiden Joko Widodo masih berada dalam posisi rumit. Pasalnya, posisi elektoral Jokowi lebih rendah dibandingkan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada kontestasi politik keduanya. Pada waktu itu, dalam berbagai survei, elektabilitas SBY pada periode keduanya berada di atas 60 persen.

12 JULI 2018 SUBUH ZUHUR ASAR MAGRIB ISYA 04:43

11:59 15:21 17:51 19:06

Kang BeCe

KE HALAMAN BC7

Impian Prancis di Ajang Piala Dunia 2018

Tuntaskan Misi yang Sempat Gagal

KARIKATUR: NANDANG S/BC

SELANGKAH lagi, Prancis akan bisa meraih impiannya merebut gelar Piala Dunia yang sebelumnya mereka dapatkan pada 1998. Namun hal tersebut bukan perkara mudah, karena di final mereka harus berhadapan dengan lawan tangguh antara Kroasia dan Inggris.

Jika berandai-andai Prancis bisa menang melawan Kroasia atau Inggris di babak final pada Ming­ gu (15/7/2018) mendatang, Pelatih Prancis Didier Deschamps akan menjadi sosok yang memenangi piala dunia baik sebagai pemain maupun pelatih.

Menjelang laga final, Des­ champs berkoar bahwa dirinya bertekad menuntaskan misi yang gagal diwujudkan pada Piala Eropa 2016. Seperti diketahui, Les Bleus ke final Piala Dunia 2018 setelah menang 1-0 atas Belgia pada babak semifinal KE HALAMAN BC7

Preview Perseru Serui vs Persib

Ambisi Ubah Sejarah HARI ini (12/7/2018) pukul 13.30 Wib, skuad Maung Bandung akan melakoni laga pekan ke-15 Go-Jek Liga 1 2018 kontra Perseru Serui di Stadion Marora, Serui. Targetnya kemenangan, namun Persib harus kehilangan tiga pilar pentingnya. Mereka adalah Ezchiel N’Doussel, Oh In-Kyun dan Jonathan Bauman. Ezechiel harus tinggal karena cedeera bahu, In-Kyun mendapatkan sanksi larangan bermain dari Komite Disiplin dan Bauman terkena akumulasi kartu kuning. Hilangnya mesin gol, membuat pelatih Persib, Roberto Carlos Mario Gomez harus memutar otak untuk meracik strategi. KE HALAMAN BC7


HALAMAN

BC2

OpiniWarga

KAMIS, 12 JULI 2018

Rusia dan Piala Dunia 2018 MENTERI Luar Negeri Inggris Boris Johnson mengundurkan diri dari jabatannya tiga hari menjelang laga semifinal antara Inggris melawan Kroasia. Oleh: Dinna Wisnu PhD Pengamat Hubungan Internasional

T

idak ada hubungan langsung antara pengunduran dirinya dan pertan­dingan tersebut. Ia sendiri mundur karena berselisih paham dengan Perdana Menteri Theresa May terkait masalah perbatasan dan mungkin juga ia berupaya mengincar kedudukan sebagai PM. Hubungan yang ada antara Boris Johnson dan pertandi­ngan sepak bola terbesar sejagat itu adalah seruannya untuk memboikot Piala Dunia di Rusia. Alasannya, dugaan tanpa bukti yang kuat bahwa Rusia berada di belakang upaya membunuh mantan double agent militer Rusia Sergei Skripal dan putrinya. Saat itu Johnson bahkan menyamakan Piala Dunia 2018 dengan Olimpiade 1936 di Jerman masa kepemimpinan Hitler. Saya membayangkan apabila Inggris dapat maju ke final dan bahkan mungkin menjadi juara atau bahkan kalah dalam Piala Dunia, tidakkah pernyataan itu akan menjadi objek cemooh nasional di Inggris? Perdana Menteri Inggris (1974–1976) Harold Wilson pernah mengalaminya. Sebagai PM petahana, ia kalah dalam pemilu yang

diselenggarakan empat hari setelah Inggris bertekuk lutut dari Jerman dan kala itu segala indikator politik diprediksikan berpihak padanya. Kalah dan menang mungkin bukan faktor signifikan dalam perilaku pemilih. Namun, hasil pertandingan memang membentuk perasaan subjektif masyarakat terhadap pemerintahnya, terutama di negara yang fanatik pada laga bola. Pastinya para politisi di Inggris, terutama dari pihak Konservatif, telah mengubah sikap mereka ketika Inggris masuk dalam 16 besar. Kantor Pemerintah Inggris yang dikenal dengan nama 10 Downing Street telah mengibarkan bendera St George (bendera yang mirip dengan simbol Palang Merah dengan latar belakang putih), dan menyerukan seluruh kementerian untuk melakukan hal yang serupa. Pengibaran bendera St George ini biasanya informal karena dianggap bermuatan ideologis negatif Inggris yang imperialistis. Pemerintah Inggris sendiri menyerukan agar para penonton Inggris di Piala Dunia di Rusia tidak mengibarkan bendera tersebut. Fakta bahwa bendera ini diserukan secara formal menunjukkan bahwa para politisi Konservatif ingin memanfaatkan momentum tersebut untuk mendulang perhatian, walaupun Skotlandia mengancam akan mempersoalkannya. Hubungan politik luar negeri Inggris dan Rusia sedang mengalami krisis akibat peristiwa Sergei Skripal. Inggris mengirimkan 23 diplomat Rusia pulang kampung, yang kemudian juga diikuti dengan 22 negara lain termasuk mereka yang ikut dalam Piala Dunia seperti Islandia, Jerman, atau Swedia. Delapan negara Eropa lainnya, Austria, Portugal, Bulgaria, Siprus, Malta, Slovakia, Slo-

Pilkada serentak 2018 telah selesai digelar dan terbilang sukses. Hal ini diindikasikan antara lain dengan angka partisipasi masyarakat yang tergolong antusias (73,24 %). Oleh: Mohammad Farid Fad Dosen Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Walisongo Semarang Pengurus Wilayah Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PWPergunu) Jawa Tengah

S

eperti pemilihan sebelumnya, usai TPS ditutup, dengan singkat, pasangan calon kepala daerah yang akan

terpilih bisa diterawang melalui hasil quickcount. Bagi yang “menang”, euphoria “kemenangan” diekspresikan para pendukungnya dengan varian

Harga Iklan Resmi

Harian Umum Berita Cianjur IKLAN KOLOM DISPLAY / BANNER / X BANNER - Halaman 1 Atas

:

Rp 55.000/mmk

- Halaman 1 Bawah

:

Rp 50.000/mmk

- Halaman Back Cover

:

Rp 42.500/mmk

- Halaman Full Colour

:

Rp 35.000/mmk

- Halaman Black White

:

Rp 32.500/mmk

IKLAN ADVERTORIAL - Halaman Full Colour

:

Rp 35.000/mmk

- Halaman Black White

:

Rp 30.000/mmk

IKLAN LAYANAN MASYARAKAT/ SOSIAL/ DUKACITA (OBITUARI) - Halaman Full Colour

Rp.25.000/mmk

- Halaman Black White

Rp 20.000/mmk

venia, dan Luksemburg, menolak untuk ikut-ikutan aksi pengusiran mitra mereka di Uni Eropa. Negara-negara yang melakukan pengusiran tersebut tidak mengirimkan pejabat tinggi mereka dalam upacara pembukaan dan pertandingan-pertandingan yang melibatkan kesebelasan mereka. Hal ini di luar tradisi yang selama ini dilakukan selama perhelatan Piala Dunia. Pangeran William dari Inggris juga dilarang untuk datang menghadiri pertandingan tersebut. Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) jauhjauh hari sudah mengingatkan agar tidak mengaitkan peristiwa politik apa pun dengan penyelenggaraan Piala Dunia. Kebebasan berpendapat di dalam atau di luar pertandingan sangat haram diekspresikan oleh para pemain atau anggota tim pendukung lainnya. FIFA, misalnya, telah menjatuhkan sanksi USD10.000 kepada dua pemain Swiss kelahiran Kosovo, Granit Xhaka dan Xherdan Shaqiri, yang membuat gerakan simbol Rajawali Albania yang berpotensi membakar tensi antarorang Serbia di Semenanjung Balkan. Kosovo adalah negara yang tidak diakui oleh Rusia dan Serbia. Situasi politik luar negeri yang panas itu menjadi taruhan politik terbesar bagi Rusia. Rusia sendiri sangat berkepentingan menyukseskan pertandingan ini dan bersedia mengalokasikan jutaan dolar untuk pembiayaannya. Piala Dunia 2018 diperkirakan menelan biaya Rp203 triliun (USD14,2 miliar) untuk penyelenggaraan pertandingan selama kurang lebih satu bulan. Jumlah ini agak rendah dibandingkan biaya Piala Dunia Brasil sebesar Rp214 triliun (USD15 miliar). Total dari

MENTERI Luar Negeri Inggris Boris Johnson

u a n g tersebut diinvestasikan dalam wujud infrastruktur, pembangunan stadion dan fasilitas transportasi. Murah dan mahal dalam politik luar negeri sangat relatif, terutama terkait dengan harga diri bangsa (national pride). Dalam kacamata ekonomi, biaya Piala Dunia ini mungkin akan menjadi beban anggaran Rusia. Ekonomi Rusia dalam lima tahun terakhir ini berada dalam posisi tertekan. Penerimaan negara terbesar Rusia adalah minyak bumi. Pendapatan ini menyumbang 52% (2012) APBN Rusia. Rusia adalah pengekspor minyak bumi terbesar kedua setelah Arab Saudi, dan memiliki cadangan minyak terbesar ke-8 di dunia. Kebergantungan terhadap minyak ini menyebabkan perekonomian Rusia bergantung pada harga minyak dan situasi politik di Timur Tengah.

Penurunan harga minyak bumi dari USD108 pada 2013 menjadi USD74–78 tahun ini berpengaruh negatif pula terhadap penerimaan negara. Tekanan terhadap penerimaan negara itu bertambah dengan serangkaian sanksi ekonomi yang dilakukan oleh Eropa dan Amerika pascainsiden yang terjadi di Ukraina dan Crimea. Artinya, laga Piala Dunia 2018 perlu dilihat lebih dari sekadar perhelatan olahraga. Dalam situasi politik dan ekonomi yang tertekan, tekad Rusia menginvestasikan dana jutaan dolar untuk acara Piala Dunia, membuka 11 kota di Rusia dengan para “duta olahraga dan gaya hidup sehat” di tiap kota tempat pertandingan-pertandingan tersebut diselenggarakan, patut dipertimbangkan sebagai cara Rusia untuk merebut perhatian dunia melalui diplomasi olahraga. Tidak hanya penghasilan dari turisme, penjualan ritel dan produk konsumen yang diharapkan terdongkrak melalui acara, tetapi juga pandangan masyarakat terhadap Rusia diharapkan berubah. Acara tersebut adalah pertama kalinya FIFA menyelenggarakan Piala Dunia di Eropa Timur, belahan dunia yang secara politik masih dipandang berseberangan dengan mainstream kekuatan politik global saat ini. Indonesia juga pernah mengusahakan ikut menjadi penyelenggara dalam perhelatan olahraga dunia demi meraih perhatian dunia. Untuk Piala Dunia 2018, Indonesia pun sempat mengajukan tawaran, tetapi ditolak karena tidak melengkapi persyaratan yang diminta. Untuk skala Asia, Indonesia juga sangat berharap bahwa investasi dalam penyelenggaraan Asian Games 2018 akan mendongkrak penghasilan di sejumlah sek-

Paradoks Demokrasi

cara. Tetapi tak sedikit pula yang bersikap arif menunggu pengumuman resmi realcount dari KPU. Sebaliknya, menerima kekalahan dengan legowo adalah pilihan sikap yang terbilang langka. Sebab dimanapun hampir tak pernah ada kandidat yang siap kalah. Kubu yang diterawang kalah ada yang secara gentle mengakui “kekalahannya” dan siap membantu mensukseskan kinerja pasangan yang dinyatakan “menang”. Namun ada pula yang melakukan diving-diving politik demi mencari justifikasi perihal mengapa ia bisa diprediksi “kalah”. Terlepas dari segala ingar-bingar Pilkada serentak 2018, ditengah pusaran harapan dan himpitan kepentingan, ada noktah kelam yang menodai penyelenggaraan Pilkada kemarin, yaitu tatkala ada calon pemimpin daerah yang “terpilih” namun telah lama dikuntit jejaknya oleh KPK. Puncaknya, ketika KPK menetapkan status tersangka bagi

calon Bupati Tulungagung (SM) pada 8 Juni 2018 dan calon Gubernur Maluku Utara (AHM) pada 2 Juli 2018. Seharusnya, kehendak untuk berkuasa (der Wille zur Macht), apapun alasannya, tak boleh mengalahkan bisikan nurani. Memang, sifat kekuasaan selalu mempesona (fascinosum), tetapi bila seseorang terus memperturutkan nafsu kuasanya, ia justru akan tercerabut dari martabat dan eksistensinya sebagai makhluk mulia dan menorehkan luka sosial. Selain itu, fenomena ini tentu mengundang keheranan absolut, dalam tataran realitasnya diduga terlibat skandal korupsi, namun masih terpilih juga. Dikarenakan tanpa disadari, kabar miring seperti ini turut memposisikan rakyat pemilihnya sebagai korban gara-gara terjebak dalam bingkai konstruksi realitas yang sumir. Pun, pada dasarnya rakyatlah yang menjadi aktor utama demokrasi. Bayangkan saja, andai Anda punya pemimpin daerah yang disinyalir akan

memimpin daerah tercinta ke depannya namun ditetapkan jadi tersangka kasus korupsi. Betapa aib memalukan tersebut akan ditanggung oleh keseluruhan masyarakat secara moril dalam jangka panjang. Realitas masyarakat dengan segala sistem etikanya tak boleh tunduk oleh hasrat sesaat yang bisa berakibat rusaknya image masyarakat. Beginilah pandora demokrasi. Memandatkan kuasa pada kehendak mayoritas, apapun pilihannya, walaupun pahit hasilnya harus tetap diterima. Tirani mayoritas akan selalu membayangi bila kehendak Tuhan (vox Dei) diukur hanya berdasar indikator numerikal berbasis preferensi sosial dalam sekat-sekat kepentingan yang pengap. Namun, terlepas dengan sisi paradoksnya, sistem demokrasi tetap terhitung sebagai mekanisme terbaik yang ditempuh dalam memilih pemimpin. Sekalipun bukan yang paling sempurna, demokrasi terbukti yang terbaik diantara sistem

tor seperti turisme dan ritel. Namun, satu hal yang kerap luput dari perhatian. Perhelatan akbar antarnegara sebenarnya merupakan momen yang sangat baik untuk memperkenalkan produk-produk Indonesia, terutama yang terbaik, terkini, dan tercanggih, mengedepankan sistem kerja yang efisien dan berdasarkan pada nilai-nilai toleransi yang menjunjung kemanusiaan, dan tentunya memperkenalkan keunggulan program-program kerja sama dalam bidang olahraga, gaya hidup sehat, dan pemberdayaan kaum muda. Semuanya ini sarat dengan perlunya persiapan matang yang peka akan kebutuhan diplomasi dalam bidang-bidang ini. Sayangnya, di Indonesia perhelatan olahraga akbar macam ini lebih banyak hanya dikelola oleh kementerian teknis, misalnya Kementerian Pemuda dan Olahraga serta Kementerian Komunikasi dan Informasi. Pihak Kementerian Luar Negeri hanya dilibatkan di urusan protokol dan promosi, itu pun bukan di bagian content dari materi promosi. Aktor nonnegara yang dilibatkan pun terbatas pada sektor yang terkait langsung, yakni olahraga. Kesadaran bahwa lebih banyak hasil positif yang bisa terkumpul bila undangan acara dikembangkan menjadi antusiasme terhadap Indonesia, produk-produknya, orang-orangnya, nilai-nilai yang diusungnya, dan programprogram yang diinisiasi oleh Indonesia belum cukup memadai. Di Indonesia, cara pikir efisiensi belum dipadukan dengan model-model kerja sama lintas kementerian. Diplomasi masih dipandang sebelah mata sebagai urusan membuat perjanjian dan kesepakatan internasional belaka, padahal ruang untuk mendapatkan lebih melalui diplomasi terbuka lebar di depan mata. (*)

politik yang ada, begitulah ungkapan terkenal dari Winston Churchill (1947). Sebab bagaimanapun, gejala anomali tersebut tidak bersifat global, namun hanya kebetulan terjadi di dua daerah yaitu Kabupaten Tulungagung dan Provinsi Maluku Utara. Yang urgent dilakukan justru mencari formula terbaik agar kejadian serupa tidak terjadi lagi dikemudian hari. Selain itu, dibutuhkan model berdemokrasi yang otentik, hingga rakyat sebagai pemilik kedaulatan tertinggi bisa mengartikulasikan kehendaknya secara bebas dan rasional, tanpa diintervensi siapapun. Tentu saja ini menjadi ujian sekaligus tantangan bagi demokrasi kita. Dikarenakan merawat kesehatan demokrasi butuh komitmen kuat, tak hanya bualan retoris. Saatnya berpolitik secara waras, sudah waktunya kita mentalak tiga pada praktekpraktek politik yang tercela. Percayalah, modal purba berupa isu SARA, ujaran kebencian, fitnah dan prak-

tek politik uang tak akan mampu membidani lahirnya pemimpin sejati, yang ada hanya membuahkan skema politik konfliktual nan dramatik sebab berawal dari proses persalinan yang tak sehat. Perlu diingat bersama bahwa pohon kekuasaan bila tumbuh dari akar yang membusuk, maka narasi kuasanya tak akan bertahan lama tertanam dalam memori sosial rakyat yang dipimpinnya. Momen Pilkada dan Pilpres harusnya tidak diartikan sekedar ritual demokrasi, melainkan lebih dari itu, sebagai sarana mendidik rakyat agar melek politik sekaligus ajang mencari negarawan sejati. Aras politik kebangsaan tak boleh terjebak pada rutinitas lima tahunan dengan mengabaikan aspek etika dan akal sehat, sebab bisa berakibat terjerembab dalam kubangan absurditas. Hal ini perlu dicamkan agar demokrasi kita tak hanya berhenti pada tataran prosedural, namun naik kelas menjadi demokrasi substansial. (*)

IKLAN SPREAD CENTER - Halaman Full Colour

:

Rp 35.000/mmk

- Halaman Black White

:

Rp 35.000/mmk

IKLAN SUPER SPREAD CENTER - Halaman Full Colour

:

Rp 33.000/mmk

- Halaman Black White

:

Rp 29.000/mmk

Info kerjasama/diskon: 085659447345 PT. Jembatan Mediatama Cianjur (Media Cetak,Online & Event Planner)

Komisaris Utama: H Ishaq Robin. | Direktur Utama Anton Ramadhan. | Pemred: Gia Gusniar. | Dewan Redaksi: Anton Ramadhan, Fonda Lapod, Gia Gusniar, Nuki Nugraha, T. Budiyanto | Redaktur: Mustofa, | Asisten Redaktur: Angga Purwanda. | Reporter: Apip Memberi Nilai Lebih BERITA MEDIA GROUP Samlawi. |Perwajahan: Ahmad Sulaeman (Koordinator), Arie Yudistira, Ziad Zed Zubaidi. | Grafis: Nandang S | Manager Sirkulasi & Umum: Tavip Supriatna | Kabiro Ciranjang: Nuki Nugraha | Divisi Sirkulasi & Iklan: H. Heryanto. | Adm. Keuangan: Emma Maryani. | Divisi Umum: Eded Kurniawan. ALAMAT KANTOR REDAKSI/SIRKULASI/IKLAN: Jl KH Abdullah Bin Nuh No 6 Pamoyanan, Kec. Cianjur, Kabupaten Cianjur 43211. No Tlp: 0263-2914902. | Email: newsredaksibc@gmail.com SELURUH WARTAWAN BERITA CIANJUR SELALU MENGENAKAN TANDA PENGENAL DAN DILENGKAPI SURAT TUGAS SERTA TIDAK DIPERKENANKAN UNTUK MEMINTA ATAU MENERIMA APAPUN DARI NARASUMBER


twitter @berita_cianjur HALAMAN

facebook beritacianjurcom

HOTLINE : 0263-2283130

BC3

Klik! beritacianjur.com

KAMIS, 12 JULI 2018 Serba-serbi

Polres Cianjur Gelar Upacara dan Syukuran HUT Bhayangkara ke 72

BERITACIANJUR/ ANGGA PURWANDA

KEPOLISIAN Resor (Polres) Cianjur menggelar upacara HUT Bhayangkara ke 72 di Lapangan utama Mako Polres Cianjur, Jalan KH Abdullah bin Nuh, Rabu (11/7/2018). Tahun ini, Polri mengambil tema Dengan Semangat Promoter Polri Siap Mengamankan Agenda Kamtibmas Tahun 2018 dan 2019. Selesai menggelar upacara dilanjutkan dengan syukuran yang dilaksanakan di Aula Amanah, Primkoppol Polres Cianjur. Hadir dalam kegiatan syukuran itu, Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar beserta istri, Dandim 0608 Cianjur, Letkol CZI (K) Hidayati, Danyonif Raider 300/BJW, Mayor Inf Ary Sutrisno, Ketua Pengadilan Negeri, dan sejumlah tamu undangan lainnya. Dalam acara syukuran HUT Bhayangkara ke 72, di awali dengan pembacaan ayat suci Alquran yang dibawakan oleh putra-putri dari personel Polres Cianjur. Selanjutnya acara dilanjutkan dengan pemotongan nasi tumpeng oleh Kapolres Cianjur AKBP Soliyah SIK, MH yang juga didampingi Bupati Cianjur, Dandim 0608 Cianjur, dan Ketua Pengadilan Negeri. Acara syukuran yang juga diikuti seluruh personel Polres Cianjur, para kapolsek jajaran, dan Bhayangakari itu berjalan khidmat dan penuh keakraban. Kapolres Cianjur, AKBP Soliyah SIK, MH, mengatakan, kegiatan itu merupakan bentuk rasa syukur Polri, khususnya Polres Cianjur dalam rangka HUT Bhayangkara ke 72/2018. Soliyah menyebutkan, acara syukuran itu juga menjadi puncak perayaan. Dimana sebelumnya, lanjut dia, Polres Cianjur telah melakukan berbagai kegiatan rangkaian hari jadi. Di antaranya kegiatan sosial, yaitu memberikan bantuan pembangunan rumah layak huni bagi salah seorang warga tidak mampu yang berada di lingkungan Mako Polres Cianjur. “Ini merupakan puncak perayaan, meskipun berlangsung secara sederhana. Namun, ini menjadi momentum kami untuk dapat lebih maksimal dalam memberikan pelayanan, pengamanan, dan pengayoman kepada masyarakat Cianjur,” kata Soliyah, kepada wartawan, disela-sela syukuran, Rabu (11/7/2018).(ang)

Obor Asian Games XVIII Akan Diinapkan di Pendopo Cianjur PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Cianjur siap menyambut Obor Asian Games XVIII, yang rencananya akan tiba dan diinapkan di Pendopo Kabupaten Cianjur pada 13 Agustus mendatang. Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar, mengatakan, berbagai persiapan telah dilakukan untuk menyambut parade Obor Asian Games XVIII menjelang penyelenggaraan even olahraga tingkat Asia yang akan digelar di Jakarta dan Palembang, pada 18 Agustus-2 Septemeber mendatang. “Cianjur menjadi salah satu kota yang akan dilintasi oleh parade Obor Asian Games. Ini menjadi satu kebanggaan, bahkan direnacanakan obor tersebut akan diinapkan di Pendopo Kabupaten Cianjur untuk selanjutnya dibawa ke kota selanjutnya. Rencananya akan tiba, pada 13 Agustus mendatang,” kata Irvan, kepada wartawan, Rabu (11/7/2018) Obor Asian Games sediannya akan dilaksanakan 15 Juli mendatang di India, selanjutnya obor akan tiba di Indonesia pada 17 Juli di Yogyakarta, selanjutnya dilaksanakan penyatuan api dengan Mrapen di Candi Prambanan. Setelah itu pawai obor akan dilanjutkan menuju 18 provinsi dan 49 kabupaten serta kota di Indonesia yang salah satunya akan melintasi Kabupaten Cianjur pada 13 Agsutus mendatang. Sementara itu, Kapolres Cianjur AKBP Soliyah, SIK, MH, mengungkapkan, jajarannya telah membuat rencana pengamanan, tidak hanya untuk menyambut Obor Asian Games XVIII. Tetapi juga untuk pengamanan, salah satu venue atau lokasi pelaksanaan salah satu cabang olahraga, yaitu Paralayang. “Semuanya telah disiapkan, termasuk pengamanan dari unsur TNI. Karena, Cianjur memiliki satu venue yang dijadikan lomba paralayang, di wilayah Puncak. Meskipun, tidak seluruhnya berada di wilayah Cianjur (sebagian Bogor, red). Tapi untuk pengamanan, venue tersebut tentunya menjadi prioritas kami,” ungkap Soliyah.(ang)

Pemkab Cianjur Siap Antisipasi Kekeringan

Bupati Cianjur: Sejumlah Persiapan Sudah Dimaksimalkan Sejak di Tingkat Desa PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Cianjur menyiapkan langkah antisipasi terjadinya dampak kekeringan yang diperkirakan terjadi pada Agustus mendatang.

S

ekeretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Sugeng Supriyatno, mengatakan, pemerintah tengah fokus kepada titik-titik rawan terdampak kekeringan. Sugeng menyebutkan, hingga saat ini memang belum ada laporan masuk mengenai kekeringan di Cianjur. Hal itu diduga, karena kemarau belum begitu terasa dan hujan pun masih turun meski tidak merata di beberapa titik. ”Tapi, melihat dari cuaca, Cianjur sudah masuk kemarau. Jadi, kami juga sudah siaga bencana kemarau dan kekeringan. Prediksinya, siap siaga bencana akan berlangsung sampai September,” ujar Sugeng, kepada wartawan, Rabu (11/7/2018). Sugeng menuturkan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan BPBD Provinsi Jawa Barat telah mengingatkan pihak daerah terhadap berlangsungnya kemarau. Pasalnya, memasuki Agustus, kemungkinan curah hujan akan terus berkurang dan kekeringan akan terjadi secara merata. Sugeng menjelaskan, sebulan ke depan BPBD

Cianjur harus benar-benar siaga dan terus memonitor kondisi setiap daerah. BPBD tidak hanya mengandalkan laporan dari pihak kecamatan, tapi juga memantau dan menanyakan kepada banyak pihak melalui radio secara aktif. ”Untuk titik rawan kekeringan, sejauh ini tidak banyak berubah. Melihat dari kejadian tahun lalu, daerah yang sering melapor kepada kami masih sama saja. Tiga kecamatan di utara dan juga selatan, masih jadi titik rawan terdampak,” jelasnya. Lokasi-lokasi tersebut, adalah Kecamatan Karangtengah, Mande, Sukaluyu, Leles, dan Cibinong. Sebenarnya, BPBD pun seringkali memprediksi sejumlah daerah yang kemungkinan terdampak kemarau seperti terjadinya krisis air bersih. Namun, perkiraan itu seringkali tidak terjadi dan kecamatan yang biasa melapor akhirnya tetap menjadi daerah terdampak

musim kemarau. Selain krisis air bersih, potensi terjadinya kebakaran lahan alang-alang dan hutan juga cukup besar. Menurut dia, titik rawan kebakaran sejauh ini tidak sama dan cenderung berpindah-pindah tergantung panas bumi dan angin. Walaupun sudah terbiasa mengantisipasi atau menangani musibah di musim kemarau, hingga saat ini BPBD masih mengalami sejumlah kendala. Sugeng mengungkapkan, upaya bantuan di wilayah selatan seringkali terkendala jalur dan kondisi geografis. ”Jadi memang air yang dikirim melalui tangki tidak bisa dipasok ke sana. Karena jalurnya tidak bisa dilalui. Beda dengan wilayah utara, pasokan air lebih mudah diberikan kalau bicara kondisi geografis,” ujar Sugeng. Menurut Sugeng, pasokan air untuk wilayah utara bisa didapatkan setelah berkoordinasi dengan PDAM dan Dinas Lingkungan Hidup. Keduanya, dioptimalkan dalam memberikan bantuan karena memiliki tangki untuk memasok air bersih. Secara terbuka diakui, BPBD Cianjur memang

belum memiliki tangki untuk memasok air. Oleh karena itu, proses pengiriman air pun masih membutuhkan bantuan instansi lain. Akan tetapi, kondisi tersebut telah dilaporkan kepada BNPB dan BPBD pun meminta agar pemerintah pusat dapat memenuhi kebutuhan tangki di Cianjur. Sementara itu, Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar mengatakan, hingga saat ini sejumlah persiapan sudah dimaksimalkan sejak di tingkat desa. Ia menjelaskan,

masyarakat di masingmasing desa yang tersebar telah membuat sumur bor. ”Upaya pengamanan air, pengolahan, dan penimbunan air yang diolah PDAM sudah dilakukan. Ada di beberapa daerah,” kata Irvan. Menurut dia, peta demografi terkait potensi dampak kekeringan sudah terpetakan dengan baik. Jadi, upaya sejak di tingkat desa itu pun sudah dilakukan di daerah-daerah rawan yang sesuai dengan demografi yang dimiliki pemerintah.(ang)


Klik! beritacianjur.com

KAMIS, 12 JULI 2018

twitter @berita_cianjur

facebook beritacianjurcom

email newsredaksibc@gmail.com

HALAMAN

BC 4

BOJAN MALISIC

Kami Ingin Menang

Mali Nikmati Indahnya Pantai Sarawandori BANYAK cara bagi seorang pesepakbola untuk mempersiapkan diri sebelum bertanding. Selain berlatih keras, ada ritual tersendiri bagi pemain agar tetap fight menjalani laga. Tak terkecuali dengan bek andalan Persib, Bojan Malisic. Ia ingin sejenak melepas ketegangan menjelang laga pekan ke-15 Go-jek 2018 Kamis 12 Juli 2018 esok, dengan berekreasi. Pantai merupakan pilihan favorit bagi pemain asal Serbia untuk menjaga semangat menghadapi tuan rumah Perseru di Stadion Marora, Serui. Seperti yang dilakukan pemain yang akrab disapa Mali itu siang tadi, Rabu 11 Juli 2018, Mali sengaja mengunjungi Pantai Sarawandori, salah satu pantai dengan panorama terindah di Serui yang letaknya tak jauh dari hotel tempat tim menginap. “Saya suka pantai. Tempat ini sangat bagus untuk membuat mood kita tetap positif. Pemandangan, suasana dan juga aroma dari air garam pantai membuat saya semakin bersemangat pertandingan besok,” ujar Mali sembari menikmati keindahan Pantai Sarawandori. Tak pelak, keindahan panorama Serui membuat bek bernomor punggung 4 ini merasa takjub. “Ini pengalaman pertama saya datang kemari. Luar biasa, di sini banyak sekali pemandangan bagus. Orang-orang Serui harus bersyukur karena mereka punya segala kebahagiaan,” pungkas mantan p e main klub Davao Aguilas FC. Filipina itu.(net)

PELATIH Persib, Mario Gomez menegaskan laga pekan ke-15 Go-Jek Liga 1 2018 menghadapi tuan rumah Perseru, Kamis 12 Juli 2018, merupakan salah satu laga penting bagi timnya.

O

leh sebab itu, meraih tiga poin di Stadion Marora, Serui, menjadi satu-satunya target bagi pelatih asal Argentina itu. “Kami tahu bahwa besok adalah pertandingan yang sangat penting buat kami. Dan saya pikir Perseru adalah tim yang kuat di kandang. Tapi kami ingin membawa pulang kemenangan di laga

esok. Karena itu sangat penting bagi kami,” ujarnya dalam jumpa pers menjelang pertandungan, Rabu (11/7/2018). Kendati di laga sebelumnya Perseru dipermalukan oleh Borneo FC dengan skor telak 1-5, Gomez enggan menganggap remeh tim tuan rumah. Menurut dia, setiap laga adalah laga yang berbeda. Baik dari segi komposisi pemain maupun momentum

yang didapat. “Itu momen yang berbeda, pertandingan yang berbeda, karena terkadang mungkin kalah, tapi besok mungkin akan berbeda. Begitu juga untuk kami,” jelasnya. Ia menambahkan, hilangnya tiga pilar penting di timnya juga akan sangat mempengaruhi permainan skuat Maung Bandung. Namun, dirinya mengaku telah mempersiapkan pemain pengganti yang

akan bertempur di laga esok. “Dan juga kami kehilangan beberapa pemain yang tak dapat bermain di laga esok. Seperti Ezechiel, dia tak bisa datang karena menderita cedera bahu. InKyun juga, karena dia mendapatkan sanksi larangan bermain dari Komite Disiplin dan juga Bauman yang tak bisa bermain akibat akumulasi kartu kuning,” tandas Gomez.(net)

Berharap Kembali ke Puncak Klasemen PELATIH Maung Anom, Yadi Mulyadi berharap timnya bisa kembali ke puncak klasemen Grup D kompetisi Liga 3 zona Jawa Barat. Dengan menyisakan tiga pertandingan, Yadi bertekad menyapu bersih tiga sisa laga terakhir untuk membuka peluang menjadi juara grup D kompetisi Liga 3 zona Jawa Barat. Namun demikian, Yadi mengakui peluang Maung Anom kembali ke posisi puncak tergantung hasil yang dicapai pesaing utama, PSKC. Maung Anom berpeluang menggeser PSKC Cimahi di puncak, andaikata tim asuhan

Robby Darwis itu tergelincir di sisa pertandingannya. Saat ini PSKC Cimahi bertengger di posisi teratas klasemen meraih 20 poin, satu poin lebih banyak ketimbang Maung Anom (19). “Mudah-mudahan, tim PSKC tersandung di pertandingan lainnya. Kalau mereka mendapat hasil imbang, kami pun bisa kembali ke atas,” kata Yadi. PSKC meraih 9 poin dari tiga kemenangan sebelumnya, yakni menghadapi Maung Anom , Persikab dan Cimahi Putra (9/7). Sementara Maung Anom meraih dua kali kemenangan saat mengha-

dapi Prima Con dan Fearless Rambo, dan sekali kalah atas PSKC Cimahi. Pada 3 laga terakhir, PSKC

akan menghadapi Fearless Rambo, Prima Con dan Bintang Muda. Sedangkan Maung Anom akan berhadapan den-

gan Bintang Muda, Cimahi Putra dan Persikab. “Kalau pun enggak dan kami bisa sapu bersih semua pertandingan sisa, perhitungannya kami akan menjadi runner-up,” ungkap Yadi. Untu memuluskan misi kembali ke puncak, Maung Anom saat ini akan fokus jalani setiap laga tersisa. Laga terdekat adalah menghadapi Bintang Muda di Stadion Abipraya, Kabupaten Bandung Barat, Rabu 11 Juli 2018 sore ini. “Kami enggak pikirkan dulu pertandingan yang lain, fokus saja jalani pertandingan per pertandingan,” kata Yadi. (net)


HALAMAN

BC5

Pesta Rusia

“NONTON secara langsung tuh beda. Suasana dan ketemu langsung pemain nya. Pokoknya pengalaman nggak dilupakan. Trip Rusia ini sudah di siapkan jauh hari banget. Jadi semua serba dapat tiket promo, bahkan tiket nonton bola dapat murah,” “Pandangan nya sih pada asik-asik aja tapi banyak yang liatin. Karena jarang banget di sana wanita berhijab. Banyak yang nanya asal dari mana. Banyak yang mengira gue dari Arab atau Turki. Pas jawab indonesia nggak ada yang tau. Pas sebut Bali ehh mereka pada tau.”

KAMIS, 12 JULI 2018

Warga Inggris Buat Petisi Tuntut Libur Nasional Juara Piala Dunia LEBIH dari dua ratus ribu warga Inggris menandatangani petisi dengan tuntutan tambahan hari libur. Dikutip dari MirrorUK kemarin, mereka berharap Senin usai laga final Piala Dunia nanti, pemerintah menjadikannya hari libur. Tentu dengan asumsi The Three Lions lolos ke partai puncak dan keluar sebagai juara. Skuad Gareth Southgate sendiri menghadapi Kroasia di semifinal, Kamis (12 Juli 2018) dini hari WIB. Dengan jum-

lah tanda tangan saat ini petisi yang dibuat via situs parlemen tersebut bisa dibahas anggota dewan di House of Commons. Pimpinan Partai Buruh, Jeremy Corbyn menyebut gagasan libur tambahan ini masuk akal. “Aku ingat di tahun ‘66 saat Inggris juara Piala Dunia. Luar biasa, meski aku meontonnya di TV hitam putih,” ujarnya pada reporter di Grays, Essex. Menurutnya jika Inggris juara, warga akan dilanda euforia dan merayakannya di mana-mana. “Dan

kupikir kenapa tidak memberi warga hari libur untuk merayakannya,” ujarnya. Corbyn juga menganggap libur tambahan ini menjadi bentuk apresiasi bagi para pesepak bola yang sudah berjuang di lapangan. Skuad The Three Lions juga merepresentasikan Inggris, keragaman yang bersatu dalam kepentingan bersama. Partai puncak sendiri akan digelar di Luzhniki Stadium, Moskow, Rusia pada 15 Juli mendatang. Lalu bagaimana dengan legalitas li-

bur dadakan ini? Rupanya libur dengan istilah bank holiday merupakan hal biasa sesuai regulasi UU Bank Holiday 1871 di Negeri Ratu Elizabeth. Disebut bank holiday karena di hari itu bank dipastikan tutup. Ada hari-hari yang sudah ditentukan layaknya libur nasional dan kini rupanya warga meminta satu hari tambahan. Hal lainnya, meski libur di hari yang sama tak ada potongan pekerja tetap tak mendapat potongan penghasilan. (net/bis)

KYLIAN “THE FLASH” MBAPPE

Kamera Sampai Blur Saking Cepat Tak Bisa Fokus

TAK ikut mencetak gol, Kylian Mbappe tetap mencuri perhatian di laga semifinal Piala Dunia semalam yang mempertemukan Prancis kontra Belgia.

R

emaja 19 tahun itu turut berkontribusi dalam keberhasilan tim Ayam Jantan melaju ke partai puncak dengan kemenangan 1-0 berkat lesakan Samuel Umtiti. Dikutip dari dailymail, Rabu (11 Juli 2018) penampilan impresif Mbappe menuai reaksi dari sejumlah komentator, di antaranya Gary Lineker dan Rio Ferdinand yang kini berprofesi sama. Mantan skuad Inggris itu dibuat takjub, khususnya Ferdinand yang berposisi defender. Ia menyebut Mbappe mungkin t a k melesakkan gol tapi kecepatannya membuat pertahanan lawan panik. Saking kencang Mbappe sampai dijuluki The Flash dan meme dengan foto-

foto blurnya pun bertebaran. Foto blur tadi bukan rekayasa tapi saking cepatnya pemain PSG itu sampai-sampai fotografer harus ekstra fokus. Ferdinand bahkan berseloroh Mbappe memiliki “kecepatan ilegal”. “Sebagai defender, lawan dengan kecepatan seperti ini akan selalu memicu kepanikan. Ini luar serangan balik dan tampil di Piala Dunia di usia 19 dengan kemampuan seperti Mbappe, that is huge,” katanya. Bagaimana caranya menghentikan Mbappe? “Aku hanya akan berdoa, please (God) help me,” katanya.

Tentu saja Ferdinand hanya mengungkapkan ketakjuban. Sesuatu yang juga dirasakan Gary Lineker. Keduanya sepakat jika Mbappe harus dihentikan dengan memutus aliran si kulit bundar sebelum dikuasainya. Selain komentator profesional yang mencuitkan tips teknis, tak sedikit yang nimbrung dengan meme kocak. Salah satu yang paling banyak bertebaran adalah foto-foto out of focus Mbappe yang disebut saking kencang larinya kamera pun sampai tak bisa menangkapnya. Ada pula yang menyebut efek blur tadi merupakan penampakan Mbappe di mata lawan. “Blur, that is Mbappe to opponent’s defender dan photographers.” Demikian di antara m e m e yang m e m buat geleng-geleng k e p a l a sekaligus mengundang tawa. (net/bis)

Kegagalan Prancis di Final Euro 2016 Pacu Semangat Deschamps PELATIH Prancis, Didier Deschamps mengumbar pujian untuk para pemainnya setelah sukses mencapai final Piala Dunia dengan kemenangan 1-0 atas Belgia, Rabu (11/7/2018) dini hari tadi. Ia menyebut kegagalan di final Euro 2016 masih menghantui pikirannya. Prancis ingin kembali mengangkat trofi Piala Dunia untuk kedua kalinya setelah kemenangan mereka di kandang pada 1998. “Ini luar biasa. Saya sangat senang untuk pemain saya, kami menunjukkan karakter dan mentalitas yang tepat,” kata Deschamps, yang pernah menjadi kapten Prancis pada 1998. “Dua tahun lalu, saya masih ingat apa yang terjadi dua tahun lalu,” katanya mengacu pada kekalahan 1-0 timnya oleh Portugal di Paris saat babak final Euro 2016. “Kami akan melangkah ke

final saat ini untuk memenangkannya, karena kami masih belum menyelesaikan final (2016).” Deschamps mungkin memiliki kenangan pahit dari final Euro di depan mata penonton tuan rumah, tetapi sekarang berada di ambang bergabung dengan klub elite pelatih yang pernah memenangkan Piala Dunia sebagai pelatih sekaligus pemain. Mario Zagallo asal Brazil memenangkan Piala Dunia 1958 dan 1962 sebagai pemain dan kemudian sebagai pelatih menjadi juara dunia 1970. Sementara Franz Beckenbauer menjadi kapten Jerman Barat pada 1974 dan membawa mereka meraih gelar juara dunia pada 1990 sebagai pelatih. “Saya merasa sangat bangga dengan tim saya. Kami sudah 49 hari bersama,” kata Deschamps. “Ada banyak hal, banyak hal yang sulit. Setiap orang

dapat mengambil kredit.” Pemain muda Kylian Mbappe, yang belum menjadi bagian dari tim Prancis dua tahun lalu, mengatakan bahkan dalam mimpi terliarnya dan tidak pernah membayangkan bisa mencapai final Piala Dunia. “Ini tidak bisa dipercaya. Ini adalah mimpi, impian masa depan, segalanya,” kata Mbappe. “Saya tidak memiliki katakata. Bahkan dalam mimpi saya yang paling liar sekalipun, dan saya adalah seorang pemimpi besar, akankah saya membayangkan ini,” katanya. (net/bis)


HALAMAN

BC6

Berita Jabar

KAMIS, 12 JULI 2018

Menpan RB Ingatkan Pegawai Honorer Ikuti Seleksi CPNS 2018

Satgas Citarum Harum Sektor 21 Tutup Saluran Pembuangan Limbah 13 Pabrik

NET

PEMERINTAH akan membuka kembali seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018. Adapun dalam pembukaan CPNS 2018 ini, pemerintah akan memprioritaskan tenaga pengajar alias guru. Tak tanggung-tanggung 100.000 formasi disiapkan untuk mengisi tenaga pengajar di seluruh Indonesia. Lantas bagaimanakah nasib para tenaga honorer? Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Asman Abnur mengatakan, tenaga honorer bisa mengikuti seleksi CPNS pada tahun ini. Asalkan yang bersangkutan memenuhi kualifikasi yang tertera pada persyaratan menjadi abdi negara tersebut. “Khusus untuk rekrutmen sekarang itu kan tidak bisa lagi tanpa tes nah jadi kalau yang memenuhi syarat K2 atau yang honorer itu tadi silahkan ikut tes,” ujarnya saat ditemui di ICE BSD, Tangerang, Rabu (11/7/2018). Menurut Asman, tidak ada keistimewaan yang akan didapatkan oleh tenaga honorer, sekalipun itu dengan masa baktinya sudah bertahun-tahun. Jika tenaga honorer memenuhi syarat dan lulus tes maka pemerintah akan mengangkat orang yang bersangkutan menjadi PNS. “Kemarin sudah saya jelaskan ke DPR bahwa ada skema dan teknik yang harus kita lakukan rekrutiment sekarang,” jelasnya. Sebab lanjut Asman, saat ini pihaknya belum menyediakan kuota khusus untuk tenaga honorer dengan masa jabatan yang lama. Karena sesuai dengan Undang-Undang seluruh masyarakat yang ingin menjadi abdi negara harus melalui mekanisme tes seleksi CPNS yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. “Sementara kita prioritaskan rekrutmen itu secara terbuka,” tegasnya. Sementara itu di tempat berbeda, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mengamini hal tersebut. Bagi guru honorer yang masih memenuhi syarat tetap bisa mengikuti seleksi CPNS. “Itu belum, kan gini honorer ini pernah enggak lulus kan dan angkanya jeblok banget. Oke kemanusiaan, kemanusiaan untuk siapa nih untuk honorernya atau kalau dia jadi guru

kemanusiaan untuk murid-muridnya nih. Kalau mereka tidak berkualitas yang kasian siapa sih murid-muridnya juga. Jadi kita ingin oke kita bisa menerima mereka tapi dengan kualifikasi yang betul itu jadi kalau mau silakan ikut, yang di bawah 35 silahkan ikut,” jelasnya. Sementara bagi guru honorer yang tidak memenuhi syarat seperti batasan umur maksimal 35 tahun, untuk sementara belum bisa mengikuti tes tersebut. Namun tidak menutup kemungkinan di masa mendatang, pemerintah akan menyiapkan kilat khusus bagi guru honorer yang berumur di atas 35 tahun agar bisa diangkat menjadi PNS. “Yang di atas 35 tahun belum kita belum sampai ke sana. Kecuali nanti ada perubahan regulasi. Tapi sampai sekarang belum,” kata Bima. (net/bis)

SEDIKITNYA 13 saluran pembuangan limbah pabrik di Cimahi ditutup oleh Satgas Citarum Harum Sektor 21. Tindakan tersebut dilakukan mengingat pabrik tersebut masih kedapatan membuang limbah ke aliran sungai yang bermuara ke Sungai Citarum.

D

ari 13 pabrik yang saluran air limbahnya telah ditutup, 7 pabrik diantaranya telah dibuka kembali karena telah memperbaiki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Wali Kota Cimahi, Ajay M. Priatna mengklaim pihak pabrik di Kota Cimahi yang saluran pembuangan limbahnya ditutup Satgas Citarum Sektor 21 telah menuruti instruksi dari pemerintah dan Satgas Citarum Harum untuk melakukan perbaikan IPAL-nya. Hal tersebut menunjukkan komitmen dari pabrik-pabrik tersebut untuk mengurangi dampak kerusakan lingkungan yang ditimbulkan dari pencemaran limbah.

NET

“Ketika saluran pembuangan limbahnya sudah dibuka, berarti pihak pabrik sudah melakukan hal yang benar menurut Komandan Satgas Citarum Harum sektor 21,” ujar Ajay, Rabu (11/7/2018). Sementara untuk sisa pabrik yang belum dibuka saluran pembuangan limbahnya, lanjut Ajay, Pemerintah Kota Cimahi terus melakukan pengawasan agar pihak pabrik yang lain benar-benar memperbaiki IPAL-nya. “Kami juga sudah bertemu Apindo dan terus kita imbau karena adanya penutupan saluran pem-

buangan limbah itu seharusnya tidak ada lagi kucing-kucingan,” katanya. Ajay mengatakan, pengawasan untuk pabrikpabrik tersebut, pihaknya bekerjasama dengan jajaran Polres Cimahi dan terus berkoordinasi dengan Satgas Citarum Sektor 21. “Jadi yang masih ditutup saluran pembuangannya kami awasi agar mereka memperbaik IPAL-nya, bukan ditutup permanen tanpa adanya solusi. Sampai saat ini kita komitmen mengurangi kerusakan lingkungan di Cimahi,” jelasnya. Kapolres Cimahi,

AKPB Rusdy Pramana Suryanagara, mengatakan jika pihaknya mengaku tidak bisa sendiri dalam melakukan pengawasan soal pencemaran limbah. Dibutuhkan kerjasama dengan pemerintah dan masyarakat Kota Cimahi. Atas hal tersebut, kata Rusdy, pihaknya siap menerima laporan dan pengaduan dari masyarakat terkait adanya pencemaran limbah ke aliran sungai Cimahi yang bermuara ke sungai Citarum tersebut. “Sudah ada beberapa pengaduan dari masyarakat di media so-

DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK, KELUARGA BERENCANA, PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK KABUPATEN CIANJUR

Mengucapkan

CABANG SUROSO CIANJUR

SELURUH STAF DAN KARYAWAN BANK MANDIRI CABANG SUROSO CIANJUR

Mengucapkan

Selamat Hari Jadi Cianjur ke 341 Semoga Cianjur Lebih Maju dan Agamis.

Selamat Hari Jadi Cianjur ke 341 Semoga Cianjur Lebih Maju dan Agamis.

DINAS KEPENDUDUKAN DAN CATATAN SIPIL (DISDUKCAPIL) KABUPATEN CIANJUR

KEPALA DINAS DISDUKCAPIL BESERTA STAF Mengucapkan

Selamat Hari Jadi Cianjur ke 341

Kepala Dinas ESIH SUKAESIH KARO KARO, S.IP, MM

Semoga Cianjur Lebih Maju dan Agamis. Moch. Ginanjar

sial dari masyarakat yang sudah kita tindaklanjuti. Pengawasan terhadap pabrik tentunya intens kita lakukan,” katanya. Saat disinggung mengenai adanya intimidasi terhadap warga yang melaporkan pabrik pelaku pencemaran limbah, Rusdy mengaku pihaknya tak segan untuk melakukan tindak tegas. “Kalau ada kaitannya dengan tindakan hukum, pastinya akan kita tindaklanjuti, apalagi kalau masyarakat ada yang merasa diintimidasi, silakan laporkan pada pihak kepolisian,” tandasnya. (net/bis)


HALAMAN

BC7

Cianjur News+

KAMIS, 12 JULI 2018

... Soal Cawapres, Ini Bocoran dari ... DARI HAL BC1

Itulah pernyataan Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Adjie Alfaraby di Kantor LSI, Jakarta, kemarin. Me­ nurutnya, posisi Jokowi saat ini masih di bawah 50 persen dalam berbagai survei. “SBY begitu leluasa memilih siapa cawapres di Pilpres 2009. Karena itu, kita terkejut saat muncul nama Boediono sebagai pendamping SBY. Memang poin pertama faktor elektoral membuat situasi siapa cawapres Jokowi makin rumit,” jelasnya. Adjie menjelaskan, faktor elektoral membuat posisi Jokowi yang juga merupakan petugas partai PDI-P cenderung rumit dalam penentuan cawapresnya. Sebab, calon dari partai biasanya harus mengikuti keputusan partai yang datang dari ketua umumnya, dalam hal ini Megawati Soekarnoputri. JOKOWI Meski demikian, Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, jumlah kandidat calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi­ nya dalam Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) 2019, telah mengerucut menjadi lima orang. Jumlah ini merupakan setengah dari jumlah sebelumnya. Semula, kandidat cawapres itu berjumlah 10 orang. Namun Jokowi belum bersedia menyebutkan nama kandidat cawapres tersebut dan hanya me­ ngungkapkan latar belakang para kandidat tersebut. Belum jelas apakah tokoh seperti Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi, Mahfud MD, atau nama lain masuk dalam daftar itu atau tidak.

“Bisa (orang) partai, bisa non-partai, bisa profesional, bisa sipil, bisa TNI atau Polri,” kata Jokowi seusai menghadiri acara peresmian Musabaqah Tilawatil Quran Internasional II di Istana Negara, Jakarta, Rabu (11/7/2018). Jokowi mengatakan proses pemilihan cawapres itu masih digodok atau dimatangkan. Selain itu, proses pemilihan cawapres ini, menurutnya, juga perlu dibicarakan de­ ngan partai politik yang te­lah menyatakan dukungan kepadanya. Jokowi dipastikan akan menjadi calon presiden dalam Pilpres 2019. Pendaftaran calon presiden dan wakil presiden dalam Pilpres 2019 baru akan dibuka pada 4-10 Agustus 2018. PRABOWO Sementara itu, Partai Gerindra hingga saat ini masih belum menentukan siapa calon wakil presiden yang akan mendampingi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo di Pilpres 2019. Gerindra masih menggodok beberapa nama, mulai dari Gubernur DKI Anies Baswedan, Ketua Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mantan Menko Perekonomian Chairul Tanjung hingga 9 nama kandidat PKS yang ditawarkan. “Kita sebut saja namanama cawapresnya, AHY, Anies ada, Pak CT, kita sebutkan juga yang menjadi consideration Pak Prabowo. Misalnya Aher ada, 9 nama di PKS, PAN 4 nama, jadi masyarakat juga enggak menerka-nerka, kita not­ hing to hide, kita transpa­ ran,” kata Ketua Pemena­ngan Pemilu Partai Gerindra, Sandiaga Uno di Balai Kota, Jalan Merdeka Selatan, Rabu (11/7/2018). Menurut Sandi, keter-

... Ambisi Ubah Sejarah DARI HAL BC1

Sejumlah pemain lokal dipastikan turun melawan skuat Cenderawasih Jing­ ga di laga tengah pekan itu.  Namun, ini bukan pekerjaan mudah bagi Maung Bandung. Sebab, belum ada pemain lokal yang mampu mencetak gol bagi Persib pada musim ini. Dengan kata lain, potensi pemain lokal bakal dimaksimalkan Gomez pada laga Kamis besok.  “Kita akan bermain dengan materi pemain yang berbeda. Kehilangan tiga pemain tentu bukanlah hal  menggembirakan. Tapi, yang kami cari dalam setiap pertandingan adalah kemenangan. Begitu pun saat melawan Perseru nanti.  Kita tak boleh kalah jika ingin terus mengejar posisi papan atas” kata pelatih 61 tahun itu, Rabu (11/7/2018) Di samping itu, pertandingan esok juga akan menjadi pertan­ dingan pembuktian bagi sejumlah pemain muda Persib. Mereka telah menggenggam kepercayaan penuh dari sang pelatih untuk dapat membawa pulang hasil positif. “Saya yakin, semua pemain punya misi yang sama dan siap untuk itu semua,” tegas Gomez.

Selain kehilangan tiga pemain andalannya, Per­ sib juga dihantui catatan negatif. Pasalnya, dalam dua lawatan ke daerah yang terletak di Kepulauan Yapen, Papua, Maung Bandung tak pernah mencicipi sekalipun kemena­ ngan. Melihat fakta tersebut, pelatih Persib Mario Gomez bertekad me­ ngubah sejarah dan mencatatkan hasil manis untuk pertama kalinya di kandang tim berjuluk Cenderawasih Jingga ini. Terlebih, musim lalu, tepatnya di ajang Go-Jek Traveloka Liga 1, Persib terpaksa mengakui keunggulan tim berjuluk Cenderawasih Jingga itu baik di kandang ataupun tandang. “Ya, memang kita punya cerita kurang bagus di sini. Tapi, semua harus berubah ke arah yang positif. Itu hanya catatan, pertandingan besok saya dan tim harus membuat cerita yang manis pulang dari sini (Serui),” ujar pelatih berkebangsaan Argentina tersebut. Tak hanya itu, Gomez bersama skuadnya akan berjuang sekuat tenaga demi memberikan kebahagiaan untuk para bobotoh yang berada di Kota Bandung dan sekitarnya. Terlebih, laga yang dihelat

bukaan Gerindra terkait cawapres pendamping Prabowo dilakukan agar spekulasi tidak bermunculan. Ia mengatakan tak i­ ngin seperti calon petahana, Jokowi yang sudah memiliki nama, tetap tak kunjung mengumumkan. “Saya enggak mau berspekulasi. Saya sampaikan nama-nama tersebut ada di kantong Prabowo. Kita enggak mau kayak toko sebelah ada tapi enggak mau diumumkan,” kata dia. Selain itu ada beberapa alternatif pasa­ ngan cawapres Prabowo dari nama-nama yang telah beredar sebelumnya. Sepe­ rti kombinasi caprescawapres, kata Sandi, duet Prabowo dengan Majelis Syuro PKS Salim Segaf AlJufri yang diakui sebagai salah satu kombinasi calon pertimbangan. AHMAD HERYAWAN Terpisah, mantan Gubernur Jawa Barat perio­ de 2013-2018, Ahmad Heryawan secara tegas menyatakan kesiapannya untuk maju dalam kontestasi pemilihan presiden dan wakil presiden pada 2019 mendatang. Kesiapan itu disampaikan Aher ketika ditanya wartawan di Bandung, Rabu (11/7/2018). “Saya siap maju dalam pilpres 2019 mendatang. Siap sebagai calon pre­ siden maupun calon wakil presiden,” kata Ahmad Heryawan yang bisa disapa Kang Aher. Menurut Aher, kesiapan itu tidak berdiri sendiri karena berhubungan pula dengan koalisi partai politik yang mengusung. “Sebagai kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) saya akan terus mengikuti mekanisme yang dijalankan partai sampai keputusan terakhir,” ujarnya.(bbs/net)

pukul 15.30 WIT atau 13.30 WIB itu tidak akan disiarkan secara langsung oleh stasiun televisi pemegang hak siar. “Kemenangan nanti tentunya akan sangat penting untuk bobotoh. Kita akan berusaha untuk itu semua agar bisa membuat mereka senang. Doakan perjuangan kami di sini. Saya bisa merasakan dukungan kalian selalu bersama kami,” jelasnya. Sementara itu, di kubu lawan, Perseru Serui tak boleh dipandang sebelah mata. Mereka mempunyai catatan positif setiap kali menjamu Maung Ban­ dung. Bahkan, dalam dua musim terakhir, skuat asuhan I Putu Gede itu berhasil mengalahkan Persib di Stadion Marora. Arti­ nya, tim tuan rumah akan berjuang berbekal rekor tersebut.  Tapi, sang pelatih skuat Cenderawasih Jing­ ga itu enggan terlalu berpaut pada catatan statistik. Meski menjanjikan perlawanan yang terbaik, ia tetap akan mewaspadai gempuran sejumlah   pemain muda Persib.  “Kondisi mereka harus kami waspadai. Banyak pemain muda yang dibawa akan lebih berbahaya, karena motivasi mereka berlipat,” pungkasnya.(gie)

... Bukti Kuat untuk Aparat DARI HAL BC1

Ia menegaskan, pe­ langgaran dan fenomena Megaproyek Campaka akan menjadi contoh buruk bagi masyarakat Cianjur. Betapa tidak, aturan yang seharusnya dite­gakkan pemerintah agar masyarakatnya pun tertib dan menaati aturan yang berlaku, malah dilanggar oleh pemerintah sendiri. “RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) Cianjur ini belum diubah, lalu mengapa Megaproyek Campaka tetap dikerjakan? Jelas ini melanggar aturan. Jangan sampai hukum di Cianjur ini tajam ke bawah tumpul ke atas,“ tegasnya. “Masih ingat dalam benak kita soal pembongkaran pedagang kaki lima di jalur Cipanas hingga Puncak. Lapak mereka dibongkar pemerintah tanpa ampun karena dianggap melanggar aturan. Nah sekarang giliran pemerintah yang melanggar kenapa dibiarkan?” sambung Rudi. Sementara itu, Ketua Cianjur People Movement, Ahmad Anwar kembali menegaskan bahwa pihaknya akan segera melaporkan dugaan kuat pelanggaran kebijakan Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar terkait Megaproyek Campaka. Senada dengan Ketua SPRI, pria yang karib di­ sapa Ebes ini pun menilai, seharusnya aparat pe­ negak hukum sudah bisa langsung bertindak tanpa harus menunggu laporan. Pasalnya, informasi atau pemberitaan Megaproyek Campaka sudah viral. “Harusnya tanpa ada laporan pun Megaproyek Campaka sudah bisa diselidiki oleh aparat penegak hukum. Jangan diam saja. Makanya dalam waktu dekat ini kami akan berupaya untuk melaporkannya, agar segera diusut tuntas,“ katanya kepada Berita Cianjur kemarin. Berdasarkan pe­ ngakuan dari anggota DPRD yang menjadi pansus perubahan RTRW Cianjur, sambung Ebes, sejak awal sebenarnya bupati dan pejabat Pemkab Cianjur lainnya sudah menge­ tahui bahwa Megaproyek Campaka akan terganjal

oleh aturan dan perizinan. Namun anehnya tetap saja dipaksakan. “Rekomendasi dari dewan tak didengar, instruksi dari Kemendagri dan Pemprov Jabar pun tak digubris. Padahal dari awal Megaproyek Campaka itu direkomendasikan jangan dilanjutkan jika RTRWnya belum diubah. Tapi tetap saja dipaksakan,“ terangnya. Sebelumnya, Ebes mengatakan, dugaan pe­ langgaran pada proses pemindahan ibu kota sudah sangat kuat. Bukan hanya dari aktivis dan wakil rakyat, Ebes menegaskan, pakar hukum pun mengatakan hal yang sama, bahwa Megaproyek Campaka melanggar aturan terma­ suk Undang-Undang. “Ini yang ngomong pengamat dan pakar loh. Jadi sudah jelas pe­ langgarannnya. Aparat penegak hukum harus segera bergerak, pe­ nanggung jawab dan semua yang terlibat pada Megaproyek Campaka bisa dipidanakan. Salah satu pelanggarannya sudah jelas kok, pemba­ ngunan Megaproyek Campaka tidak sesuai dengan RTRW. Ini pidana,“ bebernya. Ebes mengungkapkan, dalam prioritas penyusunan rencana rinci tata ruang yang tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Cianjur No. 17 Tahun 2012, tak ada disebutkan rencana tata ruang untuk Kecamatan Campaka. Lalu, kenapa ada Megaproyek Campaka? Ebes menjelaskan, dalam Undang-Undang RI Nomor 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang, tepatnya pada pasal 61 disebutkan, dalam pemanfaatan ruang setiap orang wajib menaati rencana tata ruang yang telah ditetapkan; memanfaatkan ruang sesuai dengan izin pemanfaatan ruang dari pejabat yang berwenang; mematuhi ketentuan yang ditetapkan dalam persyaratan izin pemanfaatan ruang; dan memberikan akses terhadap kawasan yang oleh ketentuan peraturan perundang-unda­ ngan dinyatakan sebagai milik umum. Sementara terkait ketentuan pidananya, sambung Ebes, pasal 69

(1) menyebutkan, setiap orang yang tidak menaati rencana tata ruang yang telah ditetapkan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 61 yang mengakibatkan perubahan fungsi ruang, dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun dan denda paling banyak Rp. 500.000.000,00. (2) Jika tindak pidana sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mengakibatkan kerugian terhadap harta benda atau kerusakan barang, pelaku dipidana dengan pidana penjara paling lama 8 (delapan) tahun dan denda paling banyak Rp. 1.500.000.000,00. “Pada pasal 73 (1) juga disebutkan, setiap pejabat pemerintah yang berwenang yang menerbitkan izin tidak sesuai dengan rencana tata ruang, dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp. 500.000.000,00,“ bebernya. “Lalu di ayat 2 disebutkan, selain sanksi pidana sebagaimana dimaksud pada ayat (1), pelaku dapat dikenai pidana tambahan berupa pemberhentian secara tidak dengan hormat dari jabatannya,“ sambung Ebes. Selain soal pidana, Ebes juga mengatakan, pada pasal 37, izin pemanfaatan ruang yang dikeluarkan dan/atau dipero­ leh dengan tidak melalui prosedur yang benar, batal demi hukum. Analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) perkantoran Campaka yang baru dibuat tahun ini, kata Ebes, menjadi bukti tambahan bahwa Megaproyek Campaka dipaksakan dan melabrak aturan. “Logikanya sederhana, masa pekerjaan pembangunan dan sejumlah proyek fisik di Campaka sudah dilakukan, tapi amdalnya baru dikerjakan. Ini (Megaproyek Campaka) dipaksakan dan jelas-jelas langgar aturan. Harus segera ditindak,“ pungkasnya. Diberitakan sebelumnya, JIKA benar Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Cianjur belum diubah, maka Megaproyek Campaka sudah jelas melanggar aturan termasuk undang-undang (UU). Benarkah?

Ya, itulah yang disampaikan Pengamat Ilmu Politik dan Pemerintahan dari Universitas Parahya­ ngan (Unpar) Bandung, Asep Warlan Yusuf. Me­ nurutnya, pelanggaran terkait proses pemindahan ibu kota dari Kecamatan Cianjur ke Kecamatan Campaka bisa dipidanakan. “Dalam UU tata ruang, jika ada pembangunan yang tidak sesuai dengan penataan ruang yang sudah ditetapkan, maka bisa dipidanakan,“ ujar pria berkacamata yang juga merupakan pakar hukum tata negara tersebut, saat dihubungi Berita Cianjur, Selasa (10/7/2018). Berdasarkan informasi yang dihimpun, RTRW Cianjur memang belum diubah. Pemkab Cianjur seharusnya mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Cianjur No. 17 Tahun 2012, tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Cianjur Tahun 2011-2031. Alhasil, jika mengacu pada perda tersebut, Megaproyek Campaka tak bisa dikerjakan. Setelah Megaproyek Campaka mulai disoroti publik, diketahui Pemkab Cianjur mulai berupaya untuk mengubah RTRW. Pada tahun 2016, terdapat pekerjaan penyusunan dokumen peninjauan kembali RTRW Kabupaten Cianjur senilai Rp300 juta. Sedangkan pada tahun berikutnya terdapat tiga pekerjaan yang ditenderkan, antara lain penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) revisi RTRW Kabupaten Cianjur senilai Rp200 juta, penyusunan dokumen revisi RTRW Kabupaten Cianjur senilai Rp400 juta, serta penyusunan KLHS Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Campaka. “Jika RTRW belum diubah, ini berat. Harus me­ ngubah KLHS, ada evalu­ asi dari Pemprov Jabar, pokoknya prosesnya masih sangat panjang dan belum tentu juga berhasil. Soal tindakan, ya ini sudah bisa ditindak, karena memang melanggar. Tapi yang paling penting, proses pembangunannya harus dihentikan terlebih dahulu, sambil ditelusuri berbagai pelanggarannya. Intinya, semua­ nya harus sesuai prosedur,“ tutupnya.(gie)

... Tuntaskan Misi yang Sempat Gagal DARI HAL BC1

yang berlangsung di Arena St Petersburg, Rabu (11/7/2018) dini hari WIB. Gol kemenangan Prancis dicetak Samuel Umtiti pada menit ke-51. “Partai final (Piala Dunia 2018) harus dimenangi karena kami belum me­ lakukannya saat kami kalah dua tahun lalu,” ujar Deschamps. Prancis gagal menjadi juara Piala Eropa 2016 setelah kalah 0-1 dari Portugal. Pada saat itu, Les Blues takluk akibat gol Eder pada menit ke-109. Ada beberapa pemain Prancis yang tampil di final dan kini masih bermain di Piala Dunia 2018.

Mereka adalah Hugo Lloris, Samuel Umtiti, Paul Pogba, Blaise Matuidi, Antoine Griezmann dan Oli­ vier Giroud. Membahas soal laga semifinal antara Prenacis kontra Belgia, berdasarkan data laga, sebenarnya Prancis sebenarnya kalah dalam penguasaan bola. Belum lagi, Belgia tak henti-hentinya melakukan ancaman lewat serangan berbahaya. Sejumlah fakta menarik pun mengiringi kemenangan Prancis di semifinal ini. Salah satunya Prancis tampil di final Piala Dunia dalam dua dekade terakhir. Les Bleus akan memainkan laga ketiga mereka di final dalam enam edisi terakhir Piala

Dunia, yakni pada 1998, 2006, dan 2018. Antoine Griezmann menjadi pemain kedua yang paling banyak terlibat dalam mencetak gol di Piala Dunia 2018. Dia turut andil dalam lima gol (tiga gol, dua assist) Prancis. Untuk kali pertama sejak Piala Dunia 1998, tiga pemain bertahan Prancis (Bixente Lizarazu, Laurent Blanc, dan Lilian Thuram) sukses mence­ tak gol. Kesuksesan ini diulangi Benjamin Pavard, Raphael Varane, dan Sa­ muel Umtiti. Olivier Giroud telah bermain lebih dari tujuh jam di Piala Dunia 2018 tanpa menghasilkan satu tembakan tepat sasaran. Belgia hanya bermain

di dua semifinal Piala Dunia dan seluruhnya berujung kekalahan. Sebelum kalah dari Prancis, mereka disingkirkan Argentina pada edisi 1986. Didier Deschamps menjadi pelatih pertama dalam sejarah timnas Prancis yang mencapai final dari dua turnamen besar, yakni di Piala Eropa 2016 dan Piala Dunia 2018. Fakta menarik lainnya, Blaise Matuidi berhasil memenangi enam tekel saat melawan Belgia. Pemain terakhir yang berhasil melakukan tekel lebih banyak (9 kali) di Piala Dunia adalah Didier Deschams saat menghadapi Italia pada edisi 1998. Akankah Prenacis mampu mewujudkan mimpinya? (bbs/net)


ADV.

KAMIS, 12 JULI 2018

HALAMAN

BC8

KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG/ BADAN PERTANAHAN NASIONAL Kantor Kabupaten Cianjur Jl. Raya Bandung Sadewata No. Telp. (0263) 26009, Fax. (0263) 269250 Cianjur 43281

Mengucapkan

Selamat Hari Jadi Cianjur ke 341

PT. TIRTA INVESTAMA (CIANJUR PLANT)

Mengucapkan

Selamat Hari Jadi Cianjur ke 341

“Dengan Semangat Hari Jadi Cianjur, Kita Jaga Semangat Persatuan dan Kesatuan”

Semoga Cianjur Lebih Maju dan Agamis.

Kepala LUTFI ZAKARIA, S.IP

DINAS PERTANIAN TANAMAN PANGAN DAN HOLTIKULTURA

PROVINSI JAWA BARAT Mengucapkan

Selamat Hari Jadi Cianjur ke 341 JIMMI PERKASA HAS

Ketua DPC PPP Kab.Cianjur 1. Kepala Dinas, Ir. Hendy Jatnika, MM 2. Kepala Balai Pelatihan Pertanian TPH, Ir. H Umad Muhammad MM 3. Kepala Balai Pengembangan Mekanisasi Pertanian, Ir. H. Dadan Kuswanda M.si, 4. Kepala Balai Pengembang Benih Padi Ir. Edi Mulyana

Mengucapkan

Selamat Hari Jadi Cianjur

Semoga Cianjur Lebih Maju dan Agamis.

Management Beserta Karyawan PT. PLN (Persero) Area Cianjur Mengucapkan

Selamat Hari Jadi Cianjur ke 341 DENGAN SEMANGAT HARI JADI KE-341 CIANJUR, KITA JAGA PERSATUAN DAN KESATUAN

SMKN 1 BOJONGPICUNG KABUPATEN CIANJUR

KEPALA DESA TANJUNG SARI WALDI AKBAR YAKOB BESERTA STAF

Mengucapkan

Selamat Hari Jadi Cianjur ke 341

Mengucapkan

Selamat Hari Jadi Cianjur ke 341

Semoga Cianjur Lebih Maju dan Agamis. Unang setiawan SPd, M.M.Pd kepala sekolah Danginpuri, S.H, M.H Ketua Komite

KEPALA DESA BOJONG PICUNG DIHERNAWAN BESERTA STAF Mengucapkan

Selamat Hari Jadi Cianjur ke 341 Semoga Cianjur Lebih maju dan agamis.

Semoga Cianjur Lebih maju dan agamis.

Berita Cianjur - Bukti Kuat untuk Aparat  

Memberi Nilai Lebih

Berita Cianjur - Bukti Kuat untuk Aparat  

Memberi Nilai Lebih

Advertisement