Page 1

ECERAN ,RP.2.500 AN N A G G LAN 0,RP.60.00 /BULAN

HALAMAN

A1

EDISI 295 THN III

Memberi Nilai Lebih

KAMIS, 20 OKTOBER 2016

twitter @berita_cianjur

facebook beritacianjur.com

Klik! beritacianjur.com

email redaksi.beritacianjur@gmail.com

Calon TKI Lolos Jeratan Sponsor Ilegal Tiga Orang Berhasil Dipulangkan ke Cianjur CIANJUR – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Cianjur, akhirnya berhasil memulangkan tiga dari lima orang tenaga kerja perempuan yang diduga akan dipekerjakan di Arab Saudi dengan cara ilegal. Ketiga perempuan, dipulangkan dari tempat penampungan milik PT Putra Timur Mandiri, yang berada di sekitar daerah Condet, Jakarta Timur. Keterangan dihimpun Berita Cianjur, ketiga perempuan itu berangkat ke penampungan sekitar dua minggu lalu. Selama di penampungan, para Calon Tenaga Kerja Indonesia (CTKI) asal Cianjur dan daerah

“Jadi TKI informal ke Timur Tengah itu sudah ditutup. Kalaupun mau jadi TKI, ya lewat kami (Dinsosnakertrans), bukan lewat calo..” lainnya, sempat terkatung-katung. Nasib mereka tidak jelas, apalagi perusahaan yang hendak memberangkatkan diduga menggunakan jalur ilegal. Salah seorang tenaga kerja yang berhasil dibawa pulang, Imas binti Kosim (36) warga

Kecamatan Campaka, heran dengan rencana keberangkatannya ke negara arab saudi. Pasalnya, proses administari semua ditanggung pihak sponsor, termasuk adanya imbalan uang sebesar Rp. 6 juta rupiah. Padahal lazimnya, proses administrasi seperti medhical cek up dan proses visa, ditanggung pemohon kerja. “Saya nerima Rp 6 juta dan langsung dibawa ke Jakarta. Di tempat penampu­ngan malah saya dapat infromasi dari teman-teman yang sudah sampai ke Arab, mending saya balik saja ke Cianjur. KE HALAMAN A7

ILUSTRASI/NET

Pengembang Cluster Abaikan Fasos Fasum

Dinas Teknis dan Layanan Publik Rentan Pungli ILUSTRASI/NET

CIANJUR – Pengembang perumahan berkonsep cluster di Cianjur disinyalir banyak yang mengabaikan kepentingan umum. Pasalnya, acap kali masih ditemukan perumahan dengan sistem cluster yang tidak menyediakan Fasilitas Sosial (Fasos) dan Fasilitas Umum (Fasum).

Ketua Jaringan Intelektual Mahasiswa dan Masyarakat Tdjianjoer (JIMMAT), Lutfi Alawai mengungkapkan, saat ini keberadaan perumahan baru dengan sistem cluster di Cianjur semakin marak. KE HALAMAN A7

Luna Maya

Tinggalkan Dunia Artis? LUNA MAYA jadi salah satu selebritis yang memutuskan terjun ke dunia bisnis. Bukan hanya fashion, tapi kekasih Reino Barack ini juga mulai merambah bisnis lainnya, seperti produk bulu mata yang baru saja ia launching. Gara-gara fokus di bisnis itu pula, Luna dikira akan meninggalkan dunia artis yang selama ini sudah m e m b e s a r­k a n namanya. Su­dah tentu Lu­na punya alasan tersendiri menga­pa akhirakhir ini lebih sering mengurusi bisnisnya ketimbang tampil di layar kaca.

Segera Bentuk Satgas Berantas Oknum di Daerah

GERAKAN berantas pungutan liar alias pungli yang dicanangkan Presiden Joko Widodo, mulai, ditanggapi serius sejumlah pihak di daerah termasuk di Kabupaten Cianjur.

B

eberapa dinas teknis dan layanan publik, dianggap rentan terhadap pungli yang

merugikan masyarakat. Sepatutnya, pemerintah pusat juga segera melaksanakan koordinasi agar Daerah setingkat Provinsi, Kota dan Kabupaten

membentuk Satgas Pungli yang bisa memberantas oknum pelaku pungli. Pengamat kebijakan publik Yusep Somantri menjelaskan, pungli itu tindakan pungutan yang dilakukan oknum pegawai pemerintah terhadap masyarakat, dalam sebuah proses kegiatan pemerintahan tanpa ada dasar hukumnya. KE HALAMAN A7

Kapolres Minta Imigrasi Bangun Kantor di Cianjur CIPANAS – Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Cianjur, AKBP Asep Guntur Rahayu, mengaku khawatir dengan maraknya Warga Negara Asing (WNA) yang memukim di wilayah Cianjur Utara, terutama dari negara konflik. Diduga banyak WNA yang datang ke Cianjur tanpa memiliki dokumen resmi atau Keterangan Ijin Tinggal Terbatas (Kitas) Menurut Kapolres, minimnya data, menjadi alasan utama sulitnya melakukan pengawasan WNA di wilayah Kecamatan Cipanas dan sekitarnya. KE HAL A7

AKBP Asep Guntur Rahayu Kepolisian Resort (Kapolres) Cianjur

Kasus Mobdin Hilang Mulai Diusut Inspektorat Daerah

ILUSTRASI/NET

CIANJUR- Kepala Inspektorat Daerah (Irda) Kabupaten Cianjur, Agus Indra mengaku, pihaknya telah menerima laporan resmi dari Dinas Tata Ruang dan Pemukiman (Distarkim) Kabupaten Cianjur terkait hilangnya salah satu unit mobil dinas (mobdin) milik Distarkim Kabupaten Cianjur. Indra menuturkan, lapor-

an resmi yang dilayangkan Distarkim Kabupaten Cianjur itu juga sudah dianggap lengkap. Termasuk, laporan kehilangan dari aparat kepolisian yang menjadi syarat untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) pemegang kendaraan operasional, melaporkan kehilangan aset negara atau daerah. KE HALAMAN A7

Jadwal Salat

Wilayah Cianjur & Sekitarnya

KE HALAMAN A7

Kamis, 20 Oktober 2016 SUBUH ZUHUR ASAR MAGRIB ISYA

Kang BeCe

04:12

11:40 14:45 17:48 18:57 SUMBER: KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA

KARIKATUR/NANDANG S/BC

NET/ILUSTRASI


HALAMAN

A2

OPINI

Semua yang riil bersifat rasional dan semua yang rasional bersifat riil.” Hegel

KAMIS, 20 OKTOBER 2016

KABAR KABAR

Pangkat “Kopral” Kewenangan “Jendral”

BERBURU pangkat atau jabatan sudah lazim bagi kalangan pejabat pemerintahan. Bahkan karena berebut kursi panas itu para pejabat seringkali bertindak nekad sampai lupa daratan, ujung-ujungnya menghalalkan segala cara demi sekadar gengsi mendapat sapaan Kepala Dinas (Kadis), Kepala Bidang (Kabid) ataupun Kepala Seksi (Kasi). Tapi ada satu hal yang unik terjadi dilingkungan pemerintahan Kabupaten Cianjur. Berburu jabatan sekelas Kadis mulai tidak populis, bahkan segera ditinggalkan penghamba kekuasaan, karena jabatan Kadis saat ini cendrung sekedar simbol belaka. Sesuai aturan, Kadis seharusnya mempunyai kewenangan penuh di dinas yang di kepalainya, mulai dari pengelolaan anggaran (Kuasa Anggaran) sampai menentukan kebijakan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. Tapi yang terjadi justru sebaliknya, di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD), jabatan Kadis terkesan seperti sekor macan ompong atau kuda kosong tanpa penunanggannya. Kadis yang seharusnya mempunyai kewenangan malah terkesan terlihat kalah oleh bawahannya, bahkan lebih manut kepada bawahan karena si bawahan usut punya usut memiliki kedekatan khusus dengan elit kekuasaan. Kalau kondisinya sudah seperti itu bagaimana jadinya tata kelola pemerintahan bisa berjalan dengan baik? Publik juga bisa dipastikan akan dibuat menjadi bingung saat mengajukan pelayanan kepada pemerintah (dinas tersebut). Permainan ping pong bisa disaksikan tidak hanya diatas papan tenis meja tapi di ruang kantor tempat bekerja. Alama apa kata dunia jika seperti itu adanya. Pantas saja jika NEPOTISME tidak diperbolehkan. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, nepotisme dapat berarti (1) perilaku yang memperlihatkan kesukaan yang berlebihan kepada kerabat dekat; (2) kecenderungan untuk mengutamakan (menguntungkan) sanak saudara sendiri, terutama dalam jabatan, pangkat di lingkungan pemerintah; (3) tindakan memilih kerabat atau sanak saudara sendiri untuk memegang pemerintahan. Sedangkan menurut Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi No. 28 Tahun 1999 Pasal 1 Ayat 5, nepotisme adalah setiap perbuatan Penyelenggara Negara secara melawan hukum yang menguntungkan kepentingan keluarganya dan atau kroninya di atas kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara. Orang bijak mengatakan ”Kedekatan bisa mengakibatkan kehancuran jika disalahgunakan, tapi sebaliknya kedekatan juga bisa membawa kemakmuran jika dimanfaatkan dengan benar dan tidak disalahgunakan”. Sunguh miris jika sekelas pangkat “Kopral” tapi kewenangan ‘Jendral”. Oknum yang melakukan ini terkadang gegabah membuka “Lapak” proyek hingga mengatur jumlah “Setoran”. Widih keren bukan, jika oknum ini melebihi kapasitas seorang Kadis dan bahkan digosipkan cukup ngantor setengah hari saja, sembari ngumpet entah dimana. Kalau begini, sepertinya Bupati sebagai pemegang tongkat kekuasaan paling tinggi di pemerintahan daerah, harus segera bertindak. Janji membangun clean goverment, sudah sepantasnya dimulai dengan menyingkirkan oknum pegawai seperti itu. Ayo Pak Bupati, berantas bersama rakyat oknum demikian, apalagi katanya, oknum itu sering mengutip nama gegeeden di Cianjur. ***

Bagi Bagipembaca pembacayang yangingin inginmengirimkan mengirimkan artikel artikelopininya, opininya,silakan silakankirim kirim ke redaksi.beritacianjur@gmail.com ke newsredaksibc@gmail.com Mohon Mohondilampirkan dilampirkanfoto fotodan dandata datapribadi pribadi dengan denganpanjang panjangartikel artikelminimal minimal1000 1000kata. kata.

Memberi Nilai Lebih

BERITA MEDIA GROUP

Komisaris Utama H Ishaq Robin. | Direktur Utama Anton Ramadhan. | General Manager Gia Gusniar. | Pemimpin Redaksi Cetak Nuki Nugraha. | Wakil Pemimpin Redaksi Cetak Mustofa | Dewan Redaksi: Anton Ramadhan, Fonda Lapod, Gia Gusniar, Nuki Nugraha. | Asisten Redaktur: Angga Purwanda, Rikky Yusup, Rudi Rusmana | Sekretaris Redaksi Asri Fatimah | Reporter Cetak: Herry Febriyanto, Azmi Zahidah Mushaffa, Apip Samlawi, Zenal Mustari, Suparjo. | Divisi Online Fauzan Soleh (reporter), Rifky (Admin/IT). | Perwajahan: Ahmad Sulaeman (Koordinator), Arie Yudistira, Ziad Zed Zubaedi, Rendy Rustandi, Muhammad Faisal, Faisal Aditya Pahlefi. Grafis: Nandang S, M Yanuar Gunawan. | Manager Keuangan dan Umum Mastuti. | Manager Iklan dan Sirkulasi Budi Yahya. | Koordinator Iklan : Suparjo. | Divisi Iklan: Fajar Kurniawan (Iklan Bandung), Emma Maryani (admin). | Koordinator Sirkulasi : Iwan. | Divisi Sirkulasi: Pupung Pangestu, Dede Herlan, Erlin Sri Hartati (admin). | Divisi Keuangan: Dedi Sukmana (kolektor), Asep Ruhenda (kolektor), Siti Aisyah (admin). | Legal Officer Ebes | Divisi Umum: Ardian (IT), Jajang Solihin, Daud Yusuf, Eded, Iyus Rustandi. I Alamat Redaksi/ Iklan/Sirkulasi: Jl. KH. Hasyim Ashari No. 46B, Kelurahan Solokpandan, Kecamatan/Kabupaten Cianjur, 43214 l Telp. Kantor : (0263) 2283283 - 2283645 l Hotline Redaksi: 08562053088 l e-mail redaksi: newsredaksibc@gmail. com l website: www.beritacianjur.com l Info Layanan Pelanggan ; office: (0263) 2261814 CP: 08562053088 l Rekening: 183 097 9090 (BCA) an. Jembatan Mediatama Cianjur, PT, 006 257 498 4001 (BJB) an. Jembatan Mediatama Cianjur l Penerbit: PT Jembatan Mediatama Cianjur.

SELURUH WARTAWAN BERITA CIANJUR SELALU SELURUH WARTAWAN BERITA CIANJUR SELALU MENGENAKAN TANDA PENGENAL DAN DILENGKAPI SURAT MENGENAKAN TANDA PENGENAL DAN DILENGKAPI SURAT TUGAS SERTA TIDAK DIPERKENANKAN UNTUK MEMINTA TUGAS SERTA TIDAK DIPERKENANKAN UNTUK MEMINTA ATAU MENERIMA APAPUN DARI NARASUMBER ATAU MENERIMA APAPUN DARI NARASUMBER

BERITACIANJUR/KARIKATUR-NANDANG S

Fenomena Laporan Asal Bapak Senang (ABS) JIKA banyak data di atas kertas yang ada di tangan pemimpin pemerintahan di pusat dan di daerah berbeda dengan kenyataan yang sebenarnya, itulah bukti ada fenomena laporan asal bapak senang (ABS). Oleh :

Asmadji AS Muchtar Wakil Rektor III Universitas Sains Alquran Wonosobo Jawa Tengah

M

isalnya, data tentang wilayah rawan bencana, data logistik, data perkembangan ekonomi, dan sebagainya. Di negeri ini fenomena laporan ABS sudah dianggap klasik karena identik dengan karakter setiap pejabat bawahan kepada atasan dalam lembaga pemerintahan. Karena itu, dapat dikatakan bahwa semua pemimpin pemerintahan (sebagai atasan) pernah atau sering bicara tidak sesuai dengan keadaan yang sebenarnya gara-gara hanya merujuk pada laporan ABS yang diberikan oleh bawahan. Konkretnya, setiap pemimpin memerlukan pembantu untuk mengeluarkan pernyataan di depan publik sehingga jika pembantunya tidak jujur alias ABS, akibatnya sang pemimpin bisa dituduh berbohong kepada publik. Dengan kata lain, tidak ada satu pun pemimpin pemerintahan yang bekerja sendirian dalam mengumpulkan data-data berdasarkan fakta yang ada. Karena itu, jika dia dianggap bohong karena bicara berdasarkan data-data yang disampaikan bawahan, sebenarnya yang berbohong adalah bawahan. Lebih spesifiknya, jika misalnya Presiden dianggap suka bicara yang tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya, bisa jadi bukan berniat untuk berbohong, melainkan hanya tergelincir dalam kebohongan karena berbicara berdasarkan laporan bawahan yang ternyata ABS. Dengan demikian, jika kemudian ada pihak yang menegur atau melontarkan kritik kepada Presiden yang menganggapnya telah berbohong, seharusnya respons yang paling relevan untuk segera dilakukan Presiden adalah melakukan evaluasi terhadap semua laporan yang disampaikan kepadanya sebagai dasar untuk memperbaiki kinerja pemerintahan yang dipimpinnya. Kontraproduktif Respons Presiden dalam bentuk bantahan terhadap teguran atau kritikan yang disampaikan sejumlah pihak bisa dianggap kontraproduktif. Pasalnya, jika

Presiden tidak segera mengevaluasi laporan bawahan yang membuatnya dituduh berbohong, kinerja pemerintahan yang dipimpinnya tidak akan berubah. Artinya, jika kinerja pemerintahannya buruk, akan tetap

... kalau memang telah muncul fenomena laporan ABS, Presiden perlu didorong untuk lebih aktif blusukan lagi untuk melihat kenyataan yang sebenarnya ... buruk. Jika misalnya sejumlah pembantu atau bawahan suka memberikan laporan ABS, akan tetap memberikan laporan ABS sehingga Presiden bisa dianggap tetap suka berbohong. Selain itu, teguran atau kritikan sejumlah pihak yang disertai anggapan bahwa pemerintah telah berbohong juga kontraproduktif. Seharusnya, sebagai pihak yang peduli bangsa dan negara, dapat memilih cara yang lebih efektif dan produktif untuk ikut serta memperbaiki kinerja pemerintah. Misalnya, kalau memang telah muncul fenomena laporan ABS, Presiden perlu didorong untuk lebih aktif blusukan lagi untuk melihat kenyataan yang sebenarnya. Kalau ternyata kenyataan berbeda dengan laporan yang diterimanya dari sejumlah pejabat, langkah terbaik adalah mengganti pejabat-pejabat yang sudah nyata-nyata suka memberikan laporan ABS. Karena itu, sejumlah pihak layak mendesak Presiden untuk segera mengevaluasi kinerja pemerintahannya yang dianggap tidak sesuai dengan harapan rakyat, bahkan yang membuat Presiden sering bicara tidak sesuai dengan kenyataan yang sebenarnya. Maka itu, Presiden sebagai pemimpin tertinggi pemerintahan mau tidak mau harus

segera mengevaluasi kinerja semua pembantu dan bawahannya. Jika ternyata ada sejumlah pembantu dan bawahan yang sering memberikan laporan ABS atau laporan bohong, segera diberi sanksi yang pantas. Karena itu, perombakan pejabat mutlak diperlukan sebagai respons positif yang hasilnya untuk meningkatkan kinerja pemerintahan secara keseluruhan. Lembaga Kontrol Setelah dituduh berbicara tidak sesuai dengan keadaan yang sebenarnya (bohong), Presiden juga seharusnya segera membentuk lembaga kontrol untuk memberikan teguran dan kritikan terhadap kinerja pemerintah secara kontinu dan sejujur-jujurnya. Lembaga kontrol yang perlu dibentuk harus berisi tokoh-tokoh lintas agama dan kalangan akademisi (Forum Rektor) yang betulbetul independen dan tidak terkontaminasi kepentingan politik mana pun. Mereka pasti akan bicara jujur. Jika mereka melihat kinerja pemerintah masih buruk, akan bilang buruk sehingga upaya perbaikan segera bisa dilakukan sebelum keadaan bangsa dan negara bertambah buruk. Sebaliknya, jika Presiden kemudian misalnya membentuk lembaga kontrol yang berisi tokoh-tokoh lintas agama dan akademisi

LAYANAN SMS

yang tidak lagi independen atau telah terkontaminasi kepentingan politik tertentu, akibatnya justru bisa sangat negatif bagi citra kepemimpinannya. Sangat disayangkan, jika gara-gara dianggap berbohong, kemudian pemerintah tidak terima dengan melakukan ihwal negatif dan kontraproduktif yang tidak akan bisa memperbaiki kinerjanya sehingga keadaan bangsa dan negara semakin memburuk. Kita berharap jangan sampai muncul tindakan seperti kata pepatah: buruk muka cermin dibelah. Jangan pula Presiden mencoba mengooptasi pihak-pihak yang kritis dengan memberi jabatan sebagai satgas ini itu, namun pejabat-pejabat yang suka memberikan laporan ABS tetap dipertahankan. Untuk konteks nasional, kita pun layak berharap, sebelum terlambat, Presiden jangan ragu-ragu untuk segera mengganti pembantu dan bawahan yang selama ini suka memberikan laporan ABS yang nyata-nyata berakibat runyam dan menuai tuduhan bahwa pemerintah suka berbohong. Sedangkan untuk konteks lokal, semua kepala daerah juga perlu lebih rajin blusukan untuk mendorong bawahan untuk lebih cermat bekerja termasuk lebih cermat memberikan laporan sehingga laporannya tidak melulu ABS.**

0812 2269 7454

Sampaikan saran, keluhan, protes dan pujian terhadap berbagai persoalan dan pelayanan publik (pelayanan kesehatan, pelayanan pemerintahan / swasta dan lainnya) termasuk informasi seputar kegiatan dan peristiwa di lingkungan masyarakat.

Cantumkan nama dan alamat jelas serta lampiran fotocopy KTP atau kartu identitas yang masih berlaku dan kirimkan melalui NOMOR LAYANAN SMS 0812 2269 7454 atau ke EMAIL: newsredaksibc@gmail.com


HALAMAN

A3

GOCIPANAS! KAMIS, 20 OKTOBER 2016

Ratusan Santri dari Lima Kecamatan Antusias Ikuti Lomba

Peringatan HSN 2016, Zona V Meriah

PUTARAN terakhir lomba dakwah, musikalisasi puisi dan seni budaya Islam wilayah zona V (lima) memperingati Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2016 yang digelar di Pondok Pesantren Ar-Riyadl, Rabu (19/10) berlangsung meriah.

R

atusan peserta yang berasal dari pondok pesantren di Kecamatan Cipanas, Pacet, Sukaresmi, Cugenang dan Cikalongkulon terlihat begitu antusias mengikuti setiap kategori yang diperlombakan. Panitia Lomba HSN Tahun 2016 Zona V, KH. Pipin S Arifin mengakui jika peringatan HSN tahun ini yang diperingati setiap tanggal 22 Oktober agak berbeda dibandingkan tahun lalu. Jika tahun sebelumnya lebih kepada deklarasi dan sosiali-

sasi, namun di tahun 2016 digelar berbagai kegiatan yang diikuti para santri. “Ini merupakan gelaran pertama kegiatan peringa­tan HSN, makanya para santri begitu semangat mengikuti setiap lomba,” ujarnya kepada “BC”. Pimpinan Ponpes ArRiyadl itu, mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan ruang dan waktu bagi komunitas pesantren serta lembaga Nahdlatul Ulama (NU) untuk menggelar pe­ ringatan HSN. “Hal ini cukup menggem-

birakan bagi kami, terutama dunia pesantren dan para santri,” katanya. Menurutnya, peringatan HSN ini menjadi momentum dan perpanjangan sejarah kemerdekaan Indonesia yang mencatat peran aktif pesantren serta para santri untuk ikut berjuang membebaskan diri dari belenggu penjajahan kolonial Belanda. “Ini merupakan momentum sejarah yangs empat digelorakan sesepuh sekaligus pendiri NU KH. Hasyim Asy’ari. Salah satu yang terkenal yaitu, resolusi jihad NU,” katanya. Dijelaskannya, tidak lama Indonesia meraih kemerdekaannya, Soekarno waktu itu datang ke KH Hasyim Asy’ari untuk meminta fatwa bahwa pasukan sekutu kembali lagi untuk menjajah bangsa ini. Tiga fatwa yang diberi-

Pemerintah Diminta Lebih Perhatikan Ponpes dan Santri CIPANAS–Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Cipanas, KH. Solahudin Al Ayubi berharap peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2016, bisa menjadi momentum pemerintah untuk lebih memperhatikan keberadaan pondok pesantren dan para san­ trinya. Dirinya menilai, kebijakan pemerintah yang menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional disambut baik seluruh umat muslim khususnya para pe­ngasuh pondok pesantren dan santri. “Ketika dikumandangkan oleh Presiden Jokowi yang menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai HSN, alhamdulillah sedikit banyaknya berdampak membangkitkan kita,” ujarnya kepada “BC”, Rabu (19/10). Menurutnya, sebelum pemerintah menetapkan HSN beberapa tahun sebelumnya keberadaan pondok pesantren dan santri seperti dimarginalkan. Saat ini, kondisinya berubah dan sekarang para santri termasuk kyai

KH. Solahudin Al Ayubi Ketua (MUI) Kecamatan Cipanas

lebih bersemangat dan bahagia. “Kami ingin pemerintah kedepannya bisa lebih memperhatikan keadaan para santri,” katanya. Dirinya melihat, meski sekarang pemerintah sudah ada perhatian dan pemberdayaan untuk pondok pesantren serta santri namun dirasa belum terlalu signifikan. Perhatian yang dimaksud dan utama khususnya dari segi pembangunan pondok pesantren, karena jika dibandingkan lembaga pendidikan lain meski tidak meminta namun ditawari oleh pemerintah. “Sedangkan pesantren sendiri tidak pernah ditawari oleh pemerintah,” katanya.

Ketika dikumandangkan oleh Presiden Jokowi yang menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai HSN, alhamdulillah sedikit banyaknya berdampak membangkitkan kita.” Lebih lanjut dirinya mengungkapkan, jika dibandingkan dengan lembaga pendidikan umum lainnya kondisi pondok pesantren sangat jauh sekali. Terlebih pondok pesantren yang dibangun menggunakan modal sendiri, sehingga banyak yang belum mampu diraih. “Kondisi ponpes di Cipanas sendiri sampai saat ini belum ada perhatian, bahkan bisa dibilang berdikari dan berdiri sendiri,” ungkapnya. (cr1)

BERITACIANJUR/CR-1

LOMBA-Lomba dakwah, musikalisasi puisi dan seni budaya Islam zona V di wilayah Cipanas memperingati Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2016 yang dipusatkan di Ponpes Ar-Riyadl berlangsung meriah.

kan dan terkenal menjadi Resolusi Jihad NU itu, yakni membela tanah air dari cengkeraman penjajah itu wajib. Lalu yang mati dalam pepe­ rangan membela tanah air hukumnya syahid. Sedangkan bagi orang yang membelot mendukung penjajah

harus dihukum mati. “Para santri menjadi bahagia karena diberikan ruang dan waktu, meski sekarang tidak ada lagi penjajah dalam kutip secara fisik. Nantinya bagi yang terbaik akan ditampilkan dalam grand final di yang digelar di PC NU dan

hypermart,” katanya. Namun sambung Pipin, para santri diberikan pe­luang hasil dari mereka mengaji dan dakwah selama satu tahun di ponpes dengan diberikan forum kompetisi berupa lomba dakwah, musikalisasi puisi dan seni budaya Islam.

“Jadi mereka kembali bergairah kembali belajar dan mondok di pesantren, karena mereka percaya memiliki peran aktif untuk perjuangan bangsa ini,” ungkapnya. Pembukaan lomba, juga dihadiri Kapolres Cianjur, AKBP Asep Guntur Rahayu serta para pengurus PC NU Kabupaten Cianjur. Rencananya, hari ini kirab santri memperingati HSN Tahun 2016 yang berangkat dari Surabaya menuju Jakarta dan akan melintasi beberapa wilayah di Cianjur termasuk Cipanas. Nantinya, ribuan santri di wilayah Cianjur Utara akan menyambut rombongan kirab, dengan berbaris di sepanjang jalan dari mulai Desa Cibeureum, Kecamatan Cugenang hingga Desa Cimacan Kecamatan Cipanas. (cr1)

Lima Desa Siaga Rawan Bencana Tanah Longsor SUKARESMI–Lima desa di wilayah Kecamatan Sukaresmi, termasuk dalam daerah siaga rawan bencana tanah longsor. Diantaranya, Desa Cibanteng, Rawabelut, Kubang, Sukamahi serta Cikancana. Meski tergolong daerah rawan bencana, masyarakat yang tinggal di sekitar area tebing dengan kemiringan mencapai 40 hingga 60 derajat tetap memilih bertahan dan tidak ingin pindah ke lokasi yang lebih aman. “Warga dalam posisi dilema, jika ingin merelokasi perlu dana. Apalagi sudah menjadi budaya turun temurun dari zaman orang tua mereka, jika membangun rumah memang sengaja berada di samping tebing,” ujar Camat Sukaresmi, Badru kepada “BC”, Rabu (19/10). Badru mengaku, pihaknya selalu merasa khawatir jika sewaktu-waktu turun hujan yang cukup deras. Sebagai langkah antisipasinya, kecamatan selalu berkoordinasi dengan kepala desa untuk memantau keadaan warga. “Kami khawatir kalau turun hujan deras, langsung telpon kades untuk minta laporan kondisi warga. Soalnya kontur tanah di lima desa itu sangat labil dengan kemiringan yang cukup ting-

BERITACIANJUR/DOK

gi,” katanya. Pihak kecamatan sendiri, sudah sering menghimbau warga untuk pindah ke daerah yang lebih aman. Bahkan, hasil dari penelitian Badan Geologi memastikan bahwa lokasi yang warga tempati memang rawan bencana dan harus segera direlokasi.

“Kami belum bisa menentukan berapa banyak KK yang tinggal di daerah rawan bencana,” katanya. Diungkapkannya, kelima desa tersebut terus mendapat pantauan khusus dari pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur. Alhasil,

ketika hujan besar BPBD langsung menelpon kecamatan yang diteruskan ke kepala desa. “Bagaimana kita ingin relokasi mereka, karena terbentur dana dan sudah menjadi kebiasaan tinggal di pinggiran tebing sejak dulu,” ungkapnya. (cr1)


CIANJUR A4 MENGAJAR HALAMAN

KAMIS, 20 OKTOBER 2016

Wow Anggaran Pendidikan Rp.39,82 T JAKARTA-Komisi X De­ kolah dan 42-ribu ruang wan Perwakilan Rakyat kelas. Republik Indonesia (DPR “Nanti akan kita RI) dan Menteri Pen­ prio­ ritaskan untuk re­ didikan dan Kebudayaan hab ini adalah sekolah (Mendikbud) Muhadjir dan ruang kelas yang Effendy menyepakati rusak berat atau rusak anggaran Kemendikbud total,” ujar Mendikbud untuk tahun 2017 sebesar saat rapat kerja dengan Rp39,82 triliun. Angga­ Komisi X DPR di Gedung ran tersebut akan digu­ DPR, pada Selasa malam nakan antara lain untuk (18/10/2016). Rapat kerja pelaksanaan Program tersebut dipimpin oleh Indonesia Pintar (PIP) Wakil Ketua Komisi X dan pemba­ DPR RI, Fer­ ngunan unit diansyah. “Nanti sekolah baru Mendik­ akan kita (USB) serta bud juga me­ prioritaskan n u t u r k a n , ruang kelas baru. ebijakan untuk rehab ini kumum Anggaran peng­ Kemendikbud adalah sekolah gunaan ang­ pada tahun garan dalam dan ruang 2017 juga akan R e n c a n a kelas yang difokuskan APBN tahun pada empat 2017 terse­ rusak berat hal lainnya, but dilakukan atau rusak yaitu rehab berdasarkan total.” sekolah dan empat hal, ruang kelas, yaitu mening­ pembangunan laborato­ katkan kualitas hidup, rium sekolah dan perpus­ memperkuat restorasi takaan sekolah, pemberi­ bangsa, mendukung revo­ an tunjangan profesi guru lusi bangsa, dan mening­ non-PNS, dan pendam­ katkan akses pendidikan. pingan 74-ribu sekolah Dalam raker itu dalam pelaksanaan Kuri­ Mendikbud menyampai­ kulum 2013. kan tiga pokok pemba­ Mendikbud menga­ hasan, yaitu target dan takan, Kemendikbud realisasi penyerapan ang­ akan membangun 221 garan tahun 2016, Ren­ unit sekolah baru dan cana APBN Tahun 2017, 2.500 ruang kelas baru. dan Dana Alokasi Khu­ Kemendikbud juga akan sus (DAK) serta Bantuan melakukan rehab atau Operasional Sekolah perbaikan untuk 305 se­ (BOS). (cr7/net)

Seks Bebas Momok Menakutkan Dunia Pendidikan

PERGAULAN bebas yang menjurus ke prilaku seks diluar nikah, menjadi momok lembaga pendidikan di semua daerah di Indonesia saat ini, tidak terkecuali Kabupaten Cianjur.

P

eran guru, menjadi penting memberikan pemahaman kepada siswa terkait pergaulan bebas yang bisa mengancam masa depan mereka. Guru Bimbingan Konseling SMA Negeri 2 Cianjur Enny Budhiarsih mengungkap­ kan, siswa SMA yang berada dalam proses pemindahan prilaku dari anakanak ke remaja, sangat rentan dengan masalah pergaulan bebas termasuk sek dikalangan pelajar. Mau tidak mau,

ILUSTRASI/ NET

masa ingin tahu dan mencoba, menjadi masalah utama jika tidak dibarengi dengan pengetahuan yang baik dan benar tentang kehidupan saat ini. Menurutnya, guru sebagai peranan kunci memiliki tanggung jawab untuk menjelaskan dan membimbing serta membantu memberikan penjelasan tentang

­ b ahaya pergaulan bebas yang saat ini marak dilakukan oleh remaja. “Kita biasanya membahas di kelas tentang bahasan pencegahan narkoba kemudian free sex dan menerangkan bahwa bahaya­ nya terjun ke dalam dua hal tersebut. Kita jelaskan kepada anak jika melakukan

hal ter­sebut apa untungnya, padahal sudah jelas banyak ­madharatnya,” ungkapnya. Memang tidak dipungkiri bahwa menurutnya usia remaja rentan melakukan hal yang dibatas, wajar karena salah satu faktor yakni rasa penasaran remaja yang tinggi serta pemahaman mereka yang kurang, apalagi jika bimbingan

tidak dimaksimalkan. “Guru bimbingan konseling sebagai konselor di sekolah memberikan layanan pendidikan moral. Hal ini diharapkan dapat membentengi remaja dari penyimpangan perilaku penyimpangan yang berujung kepada pergaulan bebas di kalangan remaja,” katanya. (cr3)


KAMIS, 20 OKTOBER 2016

twitter @berita_cianjur

facebook beritacianjur.com

email redaksi.beritacianjur@gmail.com

HALAMAN

A5

2016

SIAP MAKSIMALKAN

KEKUATAN! LAGA menarik akan kembali tersaji pada pekan ke 22 lanjutan Cianjur League U-19 antara Viking PNB kontra Mandala FC di Stadion Badak Putih, Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Cianjur, hari ini (20/10) pukul 15.30 WIB.

D

alam laga itu, pelatih Mandala FC, Iim, mengaku optimis dapat meraih hasil maksimal. sejumlah persiapan matang pun sudah dijalankan demi melakoni laga itu. Meskipun skuat lawan tak bisa dianggap enteng. “Kita siap mengahapi pertandingan besok (hari ini,red) meskipun tim

lawan terbilang tangguh, karena terbukti ketika menghadapi Sunda Rasa bisa mengalahkan tim asal Warungkondang itu. Artinya tim Viking PNB cukup diperhitungkan juga di mata kita,” ujar Iim, saat dihubungi “BC”, kemarin (19/10). Iim menyebutkan,Viking PNB merupakan tim yang solid sehingga terlihat dari setiap permainannya tidak mudah benteng pertahanannya untuk ditembus. Sebab Viking PNB semakin hari semakin baik, sehingga Iim akan mencoba dengan strategi yang dipersiapkannya. “Perispan matang dari berbagai persoalan untuk nanti dilapangan. Kalau untuk kelemahan tim lawan, itu cukup lumayan yang jelas mereka tim solid, kita akan mencoba untuk menyerang secara terbuka, dan permainanannya dimaksimalkan,” tuturnya. Lanjut Iim, Viking PNB bisa dikatakan tim yang patut diacungi jempol dan diuntungkan dengan adanya jeda transfer beberapa waktu lalu, sehing-

ga ada pemain-pemain tambahan yang bisa mengancam lawan yang dihadapinya. “Jadi dia itu bisa dikatakan tim unggulan juga di CL karena ada pemain-pemain luar, jadi patut kita perhitungkan. Karena mereka pun diuntungkan dengan adanya jeda transfer kemarin, kalau kita kan hanya pemain skrining yang memang pemain asli binaan kita,” ujarnya. Iim pun telah mempersiapkan jika strateginya tidak berjalan dengan baik. Sebab Viking PNB juga pasti akan memberikan kejutan-kejutan untuk Mandala, sehingga patut diwaspadai. “Jika strategi tidak berjalan maksimal, kita akan mencoba mnyerang dengan sentuhan bola one two, atau bola soloran dari striker kanan ke kiri. Begitupun sebaliknya maka dari itu kita sudah antisipasi. Jadi penyerang dan pertahann di seimbangkan, karena kita pun perlu mewaspadai tim Viking PNB,” jelasnya. (k-1/Angga Purwanda/”BC”)***

BERITACIANJUR/ANGGA PURWANDA

0 0

JADWAL PERTANDINGAN CIANJUR LEAGUE 2016/17 ( C L ) U-19 NO. HARI/ TGL/BLN/THN

WAKTU

URT PRT.

PERTANDINGAN

1

Kamis

06 Oktober 2016

15.30 - 17.30

18

YUDISTIRA

VS MANDALA

2

Jum'at

07 Oktober 2016

15.30 - 17.30

19

RAJAWALI

VS SUNDA RASA

3

Kamis

13 Oktober 2016

15.30 - 17.30

20

INDONESIA MUDA

VS A7

4

Jum'at

14 Oktober 2016

15.30 - 17.30

21

VIKING SOCCER

VS BINA PUTRA

5

Kamis

20 Oktober 2016

15.30 - 17.30

22

PNB

VS MANDALA

6

Jum'at

21 Oktober 2016

15.30 - 17.30

23

HAWAI CIPEYEUM VS SUNDA RASA

7

Kamis

27 Oktober 2016

15.30 - 17.30

24

YUDISTIRA

VS A7

8

Jum'at

28 Oktober 2016

15.30 - 17.30

25

RAJAWALI

VS INDONESIA MUDA

KLASEMEN CIANJUR LEAGUE 2016/17 ( U-19 ) NO

CLUB

P

W

D

L

A/G PTS

1 VIKING SOCCER 4 4 0 0 18 12 2 ATEP 7 4 3 1 0 9 9 3 I M C 4 3 1 0 6 9 4 BINA PUTRA 4 2 1 1 7 7 5 SUNDA RASA 4 2 0 2 6 6 6 MANDALA 4 1 1 2 -2 4 7 PNB 4 1 1 2 -3 4 8 RAJAWALI FC 3 1 0 3 -10 3 9 YUDHISTIRA 4 0 1 3 -5 1 10 NHP Cipeyeum 4 0 0 4 -26 0

3 3

JENI. JATNIKA IMAN WILI ROBI JUNAEDI NAUFAL SAEFUL A ANGGA SUGANDA

VIKING SOCCER BINA PUTRA PNB ATEP 7 VIKING SOCCER INDONESIA MUDA ATEP 7 RAJAWALI FC VIKING SOCCER

10 5 4 4 3 3 2 2 2

BERITA CIANJUR FUTSAL LEAGUE ( BCFL ) 2016

NO. HARI/ TGL/BLN/THN WAKTU URT PRT. PERTANDINGAN

6 Minggu, 11 September 2016 15.00 - 16.00 6 PSG TOSERBA VS KUPEDES BRI 7 16.00 - 17.00 7 FC V U G VS KARYA MALIK 8 17.00 - 18.00 8 SAWARNA VS V. KENCANA MUDA 9 19.00 - 20.00 9 M M VS BJB CJR 10 20.00 - 21.00 10 SIMPEDES BRI VS AF HADI JAYA 11 Minggu, 25 September 2016 15.00 - 16.00 11 KARYA MALIK VS BJB CJR 12 16.00 - 17.00 12 SIMPEDES BRI VS PSG TOSERBA 13 17.00 - 18.00 13 V. KENCANA MUDA VS FC V U G 14 19.00 - 20.00 14 KUPEDES BRI VS M M 15 20.00 - 21.00 15 AF HADI JAYA VS SAWARNA 16 Minggu, 09 Oktober 2016 15.00 - 16.00 16 SAWARNA VS PSG TOSERBA 17 16.00 - 17.00 17 KARYA MALIK VS KUPEDES BRI 18 17.00 - 18.00 18 M M VS SIMPEDES BRI 19 19.00 - 20.00 19 BJB CJR VS FC V U G 20 20.00 - 21.00 20 V. KENCANA MUDA VS AF HADI JAYA 21 Minggu, 23 Oktober 2016 15.00 - 16.00 21 SAWARNA VS M M 22 16.00 - 17.00 22 PSG TOSERBA VS V. KENCANA MUDA 23 17.00 - 18.00 23 SIMPEDES BRI VS KARYA MALIK 24 19.00 - 20.00 24 BJB CJR VS KUPEDES BRI 25 20.00 - 21.00 25 FC V U G VS AF HADI JAYA 26 Minggu, 06 Nopember 2016 15.00 - 16.00 26 BJB CJR VS SIMPEDES BRI 27 16.00 - 17.00 27 KUPEDES BRI VS FC V U G 28 17.00 - 18.00 28 AF HADI JAYA VS PSG TOSERBA 29 19.00 - 20.00 29 KARYA MALIK VS SAWARNA 30 20.00 - 21.00 30 V. KENCANA MUDA VS M M 31 Minggu, 20 Nopember 2016 15.00 - 16.00 31 AF HADI JAYA VS M M 32 16.00 - 17.00 32 BJB CJR VS SAWARNA 33 17.00 - 18.00 33 V. KENCANA MUDA VS KARYA MALIK 34 19.00 - 20.00 34 PSG TOSERBA VS FC V U G 35 20.00 - 21.00 35 KUPEDES BRI VS SIMPEDES BRI 36 Minggu, 04 Desember 2016 15.00 - 16.00 36 SIMPEDES BRI VS FC V U G 37 16.00 - 17.00 37 BJB CJR VS V. KENCANA MUDA 38 17.00 - 18.00 38 AF HADI JAYA VS KARYA MALIK 39 19.00 - 20.00 39 SAWARNA VS KUPEDES BRI 40 20.00 - 21.00 40 M M VS PSG TOSERBA 41 Minggu, 18 Desember 2016 15.00 - 16.00 41 AF HADI JAYA VS BJB CJR 42 16.00 - 17.00 42 KUPEDES BRI VS V. KENCANA MUDA 43 17.00 - 18.00 43 KARYA MALIK VS PSG TOSERBA 44 19.00 - 20.00 44 SIMPEDES BRI VS SAWARNA 45 20.00 - 21.00 45 FC V U G VS M M

TOP SKOR SEMENTARA CIANJUR LEAGUE 2016/17 NO NAMA PEMAIN CLUB GOAL 1 2 3 4 5 6 7 8 9

JADWAL PERTANDINGAN KOMPETISI FUTSAL


HALAMAN

A6

CISEL

Rencananya hari ini (kemarin,red) proses pencarian akan dihentikan. Tetapi, atas permintaan pihak keluarga kami akan melanjutkan proses perncarian korban ini hingga hari Sabtu mendatang.” Asep Suparman Kepala BPBD Kabupaten Cianjur

KAMIS, 20 OKTOBER 2016

BPBD Cianjur Perpanjang Pencarian Korban Hanyut Sungai Cigembongan BADAN Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur memperpanjang waktu proses pencarian, Solihat (47) korban hanyut di Sungai Cigembongan, Desa Padamulya, Kecamatan Cikadu, hingga Sabtu (22/10) mendatang.

H

ingga hari ke empat, proses pencarian masih dilakukan oleh tim gabungan, yang terdiri dari BPBD Kabupaten Cianjur, BASARNAS, TNI/Polri, dan dibantu masyarakat sekitar. Camat Cikadu, Acep Junaedi, mengatakan, Tim Search and Rescue (SAR) Basarnas maupun Tim gabu­ ngan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur masih terus berusaha untuk menemukan satu lagi korban hanyut akibat terbawa arus Sungai Cigembongan, pada Sabtu (15/10) lalu. “Hingga hari ke empat Anggota BPBD, Basarnas, TNI/Polri juga warga sekitar terus melakukan usaha pencarian sesuai Standard Ope­ rating Procedures (SOP), yakni dimulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB,” kata Acep, kepada

“BC”, kemarin (19/10). Acep menyebutkan, untuk loksi pencarian korban dipusatkan di sekitar Muara Cisadea. “Penyisiran korban dilakukan dengan menggunakan perahu karet milik BPBD dan upaya pencarian pun akan terus dilakukan hingga korban ditemukan,” ucapnya. Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Suparman, pihaknya akan memperpanjang proses pencarian korban hanyut di Sungai Cisadea, hingga hari Sabtu (22/10) mendatang. “Rencananya hari ini (kemarin,red) proses pencarian akan dihentikan. Tetapi, atas permintaan pihak keluarga kami akan melanjutkan proses perncarian korban ini hingga hari Sabtu mendatang,” ujar Asep. Diberitakan sebelumnya, Tim Sar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten, Cianjur,

FOTO-FOTO: BERITA CIANJUR/ANGGA PURWANDA

Minggu (16/10) berhasil menemukan satu dari dua korban yang dilaporkan hanyut akibat terbawa arus Sungai Cigembongan, Desa Padaluyu, kecamatan Cikadu, pada sabtu (15/10). Korban hanyut atas nama Fitri (10) berhasil dite-

mukan tersangkut di ranting pohon kelapa di dasar aliran sungai, tepatnya dialiran sungai yang berada di Kampung Muara CikoNeng, Desa Muara Cikadu, Kecamatan Sindangbarang sekitar pukul 10.00 WIB atau tiga kilometer dari TKP awal. (gap/zen)

Kasus Curanmor Tinggi di Wilayah Hukum Campaka CAMAPAKA-Kepolisian Sektor (Polsek) Campaka menyebutkan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah hukum Campaka cukup tinggi. Hal itu diungkapkan, Kapolsek Campaka, AKP Tata Carnita, kepada “BC”, kemarin (19/10). Tata menyebutkan, dari periode Januari hingga September 2016 ada 15 kasus curanmor yang ditangani jajarannya. “Tingkat pelaku kriminal hingga sekarang ini, yang paling banyak dilakukan pemerikasaan dan penyidikan terhadap pelanggaran hukum itu adalah curanmor (Pencurian

Sepeda Motor) sebanyak 15 kasus,” ungkap Tata. Selain kasus curanmor, Tata menjelaskan, dalam priode itu jajarannya juga menangani kasus pencurian dengan kekerasan (curas) sebanyak tiga kasus, pencurian dengan pemberatan (curat) sebanyak dua kasus, dan pencurian biasa sebanyak dua kasus. “Sebenarnya kasuskasus lainnya juga ada seperti, penipuan, penghinaan, penggelapan dan lainnya. Tapi semua kasus itu termasuk paling sedikit sekali, bila dibandingkan dengan pelaku kejahatan lainnya yang telah diselesai-

“Tingkat pelaku kriminal hingga sekarang ini, yang paling banyak dilakukan pemerikasaan dan penyidikan terhadap pelanggaran hukum itu adalah curanmor (Pencurian Sepeda Motor) sebanyak 15 kasus.”

kan (BAP),” terangnya. Dikatakannya, diantara semua kasus yang telah selesai di BAP, adalah kasus curanmor yang paling banyak ditangani jajaran kepolisian sektor Campaka. “Memang akhir-akhir ini sering sekali terjadi pencurian sepeda motor di manamana, maka dari itu tidak mengherankan jika ranmor itu termasuk kasus kriminal yang paling mendominasi wilayah hukum Polsek Campaka. Terakhir kejadian Curanmor itu terjadi seperti di wilayah Desa Kar­ yamukti,” katanya. Sementara itu, Kanit Reserse Kriminal (Reskrim)

Polsek Camaka, Ipda Edy Dadang melalui Kasi Humas, Bripka Jhone Sinturi, mengatakan, dalam kurun waktu tujuh bulan terakhir tercatat sebanyak 34 kasus yang telah dan sedang di tangani Polsek Campaka. “Untuk rincian dari ke 34 kasus tersebut seperti, kasus penganiayaan terca­ tat ada 4 kasus, curas 3 kasus, curat 2 kasus, curanmor 15 kasus, pencurian biasa 2 kasus, pengrusakan 1 kasus, penipuan dan atau penggelapan 5 kasus, perbuatan Cabul 1 kasus, persetubuhan 1 kasus, dan UU perlindungan anak 1 kasus,” jelas Jhone. (zen)

ILUSTRASI/NET

Kecamatan Campaka Gelar Rakor Persiapan Kunker Bupati CA M PA K A -Pemerintah Kecmatan Campaka menggelar rapat koordinasi dengan seluruh muspika setempat sebagai persiapan untuk menyambut kunjungan kerja Bupati Cianjur, H Irvan Rivano Muchtar, pada 25 Oktober mendatang. Camat Campaka, M Fatah Rizal, mengatakan, kunjungan kerja bupati ke Desa Cimenteng itu dalam rangka program Cianjur ngawangun lembur. “Tak hanya melakukan pembangunan jembatan. Namun, pemberian santunan bagi 70 anak yatim, pembangunan rumah warga miskin pun bakal dilakukan,” kata Fatah, kepada “BC”, kemarin (19/10). Kepala Desa Cimenteng, Kecamatan Campaka, Madnasir, mengungkapkan, setelah mendapati informasi bahwa akan menjadi lokasi kunju­ ngan kerja bupati, pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan semua unsur berkepentingan

BC-IklaN KEHILANGAN STNK No Pol F 3527 ZI an. Bangbang No Pol F 6916 YZ an. Ai Nurhayati Bt Ceceng No Pol F 2573 ZI an. Asep Sandi Bin Rosid No Pol F 6658 ZV an. Siti Aisah No Pol F 4776 YT an. Ardi Darussalam No Pol F 6865 ZX an. Beti Sri Fatnawati No Pol F 2434 YW an. Ayi Yusup Bin Usin No Pol F 3261 YO an. Totop

DIJUAL RUMAH TP Luas Tanah 278M2 Luas Rumah 110m2 Jl Ir H Juanda, Gg Nusantara No 2D. Hub: Kusnadi 088977692584/081320202103

Mari Beriklan di.. beritacianjur.com

FOTO-FOTO: BERITA CIANJUR/ZENAL MUSTARI

yang ada di wilayah Desa Cimenteng. “Ya, supaya dalam pelaksanaannya nanti dapat berjalan sukses. Maka, de-

ngan semua unsur yang dapat membantu dalam nanti. Kami langsung melakukan berbagai persiapan,” kata Madnasir. (zen)

Contact Person5AAEB7F6

08971663866

INFO IKLAN

0877 0841 3364 / 0857 9472 4178

RIAS PENGANTIN Neng lina salon art & Weding rias pengantin,dekorasi plaminan,studio poto son sytm dll. Jl.r.Arya wiratanudatar (kramat cikundul) Rt 02/02 cijagang pangkon Tlp.087820227231/08771446486

FURNITURE

PENGOBATAN

PD SUCI JAYA FURNITURE, Jl Raya

Pengobatan Alternatif Al-Hikmah,

Cibeber Dpn ktr Desa Cipetir. Jual

membuka aura, pasang berlian, kena

kayu olahan kusen, jendela,dll. Hub:

sihir. HUB: H. Endang 085797100275

081563484182,087820345484, BB:

Kp Rawakuda 03/02 Desa Peuteuy

5B0BC8D6

Condong Cibeber.


HALAMAN

A7

NEWS+A

“Tidak ada satu pun manusia yg ingin dihina, aku juga, tetapi ktika aku ingin dipuji aku mrasa sdg mnghina diriku sndiri. “ Pidi Baiq Penulis/Musisi

KAMIS, 20 OKTOBER 2016

... Dinas Teknis dan Layanan

Publik Rentan Pungli DARI HAL A1...

Tindakan ini kerap jadi budaya pemerintahan dimana saja, ironisnya terkadang dianggap benar oleh masyarakat itu sendiri. Menurut Yusep, tindakan pungli seperti biasa diduga kuat banyak terjadi dilingkungan dinas yang bekerja lebih banyak melakukan pelayanan terhadap publik dan dinas teknis yang bekerja melaksanakan pembangunan untuk kebutuhan publik. Biasanya terjadi dalam proses administrasi, dimana oknum dinas tertentu menarget biaya tanpa dasar hukumnya. “Dulu kan banyak mencuat pungli pembuatan adminitrasi kependudukan baik itu pembuatan KTP, Kartu Keluarga, Akta Lahir, Surat Pencari Kerja, Kelakuan Baik, Pembuatan SIM, Administrasi Proyek, bahkan hingga setoran untuk mendapatkan proyek. Jelas ini pungli karena tidak ada aturannya, kalaupun ada biasanya jumlah yang harus dikeluarkan menjadi lebih besar dari ketetapannya,” kata Yosep yang ditemui di Kavling Demokrasi dalam keg-

iatan “Ngawangkong Berantas Pungli”. Pemerintah pusat imbuh Yosep, telah mengintruksikan adanya pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Pungli hingga ke tingkat daerah. Sekarang, kembali ke pemerintah daerah, apakah mau segera membentuk Satgas itu, atau justru membiarkan intruksi Presiden itu dan menganggapnya sebagai angin lalu. Yosep menegaskan, kalau pemerintah daerah berkomitmen untuk membangun pemerintahan yang clean goverment, tentu akan segera membentuk Satgas Pungli dan berkoordinasi dengan aparat kepolisian sebagai aparat penindakan. Tugasnya, sesuai dengan arahan Presiden, apapun bentuknya pungli dan siapapun pelakunya, sikat saja tanpa pandang bulu. “Jadi initinya, sekarang mau tidak pemerintah daerah melaksanakan paket kebijakan pembangunan dalam hal memberantas pungli dan makelar kasus yang digariskan Presiden sekarang. Kalau mau bentuk satgasnya, kalau tidak, tentu kembali ke komitmen pemerintah daerahnya,” ucap-

nya. Kalau mau buka-bukan sambung Yosep, saat ini masih begitu jelas tindakan dan prilaku oknum pegawai negeri sipil (PNS) yang terindaksi melakukan pungli. Namun, sepertinya tindakan itu belum tersentuh hukum dan kemungkinan berbuntut panjang karena melibatkan banyak pihak berkompeten. Senada Ketua Lembaga Bantuan Hukum Cianjur (LBHC) Erwin Rustiwa mengatakan, untuk memberantas pungli perlu adanya kerja sama semua pihak, tidak hanya aparat ataupun pemerintah tetapi masyarakat juga harus ikut berperan aktif, segera melaporkan kepada aparat berwenang bila menemukan praktik tersebut. “Sekarang kan pemerintah sudah punya sistem LAPOR, nah itu juga seharusnya bisa dimanfaaatkan masyarakat. LBHC juga tentunya siap membantu jika pelapor mendapat ancaman, intimidasi,”tegas Erwin. Erwin menambahkan, jika pemeberantasan pungli memang sudah menjadi komitmen pemerintah pusat, ten-

tunya pemerintah daerah sebagai kepanjangan tangan pusat mau tidak mau harus menindaklanjuti komitmen itu. “Harus selaras, jangan sampai bertolak belakang. Toh pemberantasan pungli ini juga manfaatnya untuk kepentingan masyarakat banyak,”tandasnya. Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo dengan tegas mendeklarasikan kebijakannya memberantas pungli didalam pemerintahannya. Bahkan Jokowi (sapaan akrab..red) turun tangan sesaat setelah Satgas melakukan tangkap tangan tindakan pungli di Kementerian Perhubungan (Kemenhub) beberapa waktu lalu. Meski duit yang berhasil dirampas Satgas relatif kecil dibanding dugaan kerugian negara yang ditemukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam kasus pengambil alihan Rumah Sakit Sumber Waras oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, namun Jokowi seperti ingin memperlihatkan kepada publik keseriuasannya dalam memberantas pungli. (cr7/nuk)

... Calon TKI Lolos Jeratan Sponsor Ilegal DARI HAL A1...

Di Arab pun mereka hanya di penampungan,” ujar Imas di kantor Dinsosnakertrans Kabupaten Cianjur, semalam. Karena curiga, Imas akhirnya mencoba melakukan komunikasi dengan suaminya Abdul Umar yang berada di Cianjur. Imas bahkan meminta, agar suaminya melaporkan semua kejadian yang menimpa dirinya ke Disnakertrans. Imas meminta agar suaminya segera melakukan upaya untuk memulangkan dirinya dari penampungan.

Selepesa ketiga CTKI yang batal berangkat datang ke kantor Dinas, Kepala Seksi Bina Lembaga Usaha Ketenagakerjaan Disnakertrans Kabupaten Cianjur, Ahmad Ubaidillah, langsung memberikan nasehat. Ketiga CTKI itu masingmasing  Imas, Mimin (27), dan Yanti (23). “Jadi TKI informal ke Timur Tengah itu sudah ditutup. Kalaupun mau jadi TKI, ya lewat kami (Dinsosnakertrans), bukan lewat calo. Kejadian ini sudah sering dan ini harus menjadi yang terakhir. Paham Anda? Saya marah

karena sayang bukan karena benci. Jadi TKI itu bayar, bukan dibayar. Kalau dibayar artinya anda dibeli untuk dijual lagi,” ujarnya. Seperti diberitakan sebelumnya, lima Calon Tenaga Kerja Wanita (CTKW) asal Cianjur dilaporkan hilang saat akan bekerja sebagai ke timur tengah melalui Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) PT.Putra Timur Mandiri yang berlamat di Jakarta Timur. Kelima perempuan itu diantaranya yakni MM (35), YN (30), EN (29), SS (34), dan SR (31) yang tercatat sebagai

warga di Kecamatan Campaka, Campaka Mulya, Pagelaran, dan Kecamatan Sindangbarang. Keterangan berhasil dihimpun Berita Cianjur menyebutkan, informasi hilangnya kelima perempuan asal Cianjur itu, berawal dari laporan yang masuk ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Cianjur. Keterangan itu menyebutkan, kemungkinan kelima perempuan akan dipekerjakan sebagai tenaga kerja wanita di sejumlah Negara di jajariah Arab. (cr7)

... Pengembang Cluster Abaikan Fasos Fasum DARI HAL A1...

Tapi sayangnya, cukup banyak juga didapati pengembang perumahan dengan tipe seperti itu yang lalai terhadap kewajibannya menyediakan fasos dan fasum. “Ini jadi pertanyaan juga, apakah aturan yang diterapkan untuk perumahan dengan sistem cluster itu berbeda dengan perumahan lainnya. Atau, apa iya memang ada perlakuan yang khusus dari intansi terkait Pemkab Cianjur,”ujar Lutfi saat dihubungi BC, Rabu (18/10). Terkait itu, pihaknya meminta aparat Pemkab Cianjur segera melakukan penertiban dan menindak tegas pengembang nakal yang didapati mengabaikan kewajibannya menyediakan Fasos Fasum. “Kalau fasos/fasumnya sudah tersedia nantinya kan bisa jadi asset pemda juga.

Tentunya ini jadi keuntungan besar buat pemda, sayangkan kalau begitu saja dibiarkan,”katanya.     Sementara itu Kepala Bidang Tata Usaha Badan Pelayanan Perijinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPPTPM) Kabupaten Cianjur, Subianto, mengkonfirmasikan, kalau seluruh perumahan baik yang sudah ada maupun sedang dibangun di Kabupaten Cianjur harus menyediakan fasos/ fasum. Menurut Subianto, aturan menyediakan fasos/fasum itu tidak bisa ditawar lagi bagi pengembang yang melaksanakan pembangunan perumahan di Kabupaten Cianjur.  Kebijakan pemerintah berlaku menyeluruh, termasuk pembangunan perumahan terbatas seperti Regency ataupun cluster.  Pemerintah telah meminta pengembang melaksanakan itu, sejak proses peri-

jinan yang dimohon pengembang untuk melaksanakan pembangunan perumahaan. “ Tidak ada istilah untuk tidak melaksanakan pembangunan fasus dan fasum, karena itu wajib dilaksanakan saat pengembang mengajukan permohonan perijinan ke pemerintah. Intinya harus semua pengembang melaksanakannya, termasuk pengadaan tempat pemakaman umum,” terangnya. Sayang ketegasan yang dilontarkan Pemerintah melalui BPPTM, masih bertolak belakang dengan sejumlah fakta di lapangan. Beberapa pembangunan perumahan yang sudah dan sedang dilaksanakan, banyak yang melanggar kebijakan menyediakan fasus dan fasum. Bahkan, ada perumahaan yang tidak memiliki sarana ibadah dan nebeng ke fasilitas milik warga disekitarnya. (cr7)

... Tinggalkan Dunia Artis? DARI HAL A1...

Ternyata, itu semua berhubungan dengan kesempatan yang datang padanya. “Mungkin awalnya karena aku lihat banyak anak baru juga, mungkin juga aku belum ada program baru. Sempat ada tawaran tapi aku tolak. Aku liat awal tahun ini, beberapa program udah abis, aku ngapain ya. Pas aku liat keluar banyak yang dateng ke aku justru banyak bisnis,” ungkapnya saat ditemui di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (19/10)

Kendati saat ini dibuat nyaman dengan bisnisnya, namun Luna menegaskan dirinya tak akan mundur dari dunia entertainment. Hanya saja sekarang ia ingin fokus di bisnis yang ia geluti. “Syuting tetap jalan sih. Kedepannya lagi mikirin mau apa lagi. Masalah timing aja nih. Kalau film oke deh, mungkin aku akan fokus ke film lagi deh karena jelas gitu 2 minggu selesai. Kalau sinetron aku mikirin sanggup apa nggak ya. Ok kalau bagus, kalau enggak kan di cut langsung. Kalau program kebetulan

belum ada yang nawarin jadi yaudah di sini aja,” lanjutnya. Tak bisa dipungkiri, terkadang Luna juga kangen syuting. “Kadang aku suka kangen syuting, tapi inget waktunya juga bisa nggak ya. Syuting tuh enak, emang hobi ya. Tapi bisnis yang sekarang aku geluti juga butuh fokus lah, karena kan kita juga investasi di sini. Ada uang kita di sini jadi kita harus fokus dan tahu nih setiap sen yang keluar tuh ke mana jadi tau kalau ruginya kenapa, kalau untungnya kenapa,” pungkasnya. (net/nuk)

Warga Tegalega Desak Pemerintah Segera Perbaiki Infrastruktur Jalan

... Kapolres Minta Imigrasi Bangun Kantor di Cianjur DARI HAL A1...

Seharsunya ada itikad pihak Imigrasi Kelas II Sukabumi membuka pelayanan di wilayah Kabupaten Cianjur. “Kami berharap di Cianjur ada kantor imigrasi, karena sekarang ada di Sukabumi dan ini jadi kekhawatiran kita. Apalagi pihak imigrasi memiliki undang-undang khusus dan terdapat personil Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS). Makanya, saya ingin di Cianjur ada kantor bersama yang diisi oleh imigrasi, kepolisian dan Pemda,” kata Kapolres saat ditemui BC, kemarin. Kapolres berharap jika masyarakat mengetahui keberadaan orang asing dan Kitas sudah lewat, bisa dibawa dan dilaporkan ke polisi yang nantinya ditindaklanjuti ke imigrasi. Bahkan, setiap ada WNA yang masuk ke wilayah Cianjur nanti harus melapor terlebih dahulu ke imigrasi. “Sekarang berapa orang jumlah WNA yang ada di Cianjur, jumlahnya aja tidak jelas karena tidak ada data yang pasti, kepolisian sendiri selalu melakukan pengawasan terkait kamtibmas. Hanya saja masih terbatas, seperti minum-minuman keras dan lainnya. Sedan-

gkan untuk mengawasi apakah WNA tersebut melakukan tindakan intelijen atau menjadi buronan, kepolisian tidak akan tahu,” tandasnya . Sementara itu, setelah aparat Kantor Imigrasi Kelas II Sukabumi mengamankan 15 Warga Negara Asing (WNA) asal Irak, suasana dua rumah yang berlokasi di kawasan Villa Intan Permai, Desa Cibadak, Kecamatan Sukaresmi terlihat lengang. Rumah yang ditempati 15 WNA asal Irak ini bisa dibilang tidak terlalu mewah dan terksesan minimalis. Saat Berita Cianjur, Rabu (19/10) menyambangi lokasi, terlihat rumah bercat biru muda di Blok A dan bercat merah muda di Blok D sudah kosong serta sepi dari aktifitas manusia. Informasi yang di terima dari pengelola Villa Intan Permai, 15 WNA asal Irak tersebut bisa menyewa villa, karena mampu menunjukkan dokumen lengkap beserta surat dari pihak United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) lembaga dibawah PBB yang khusus menangani masalah pengungsi. Bahkan salah seorang petugas keamanan Villa Intan Permai saat ditanya kemana pen-

ghuni kedua rumah tersebut, mengaku sudah kosong karena diamankan pihak imigrasi. Seperti diberitakan sebelumnya, operasi warga negara asing alias WNA yang dilaksanakan aparat Kantor Imigrasi Kelas II, Sukabumi di beberapa tempat di Cianjur. Menemukan belasan WNA asal timur tengah, yang tidak memiliki ijin tinggal resmi. Dua dari 15 WNA yang terjaring razia, harus harus dibawa ke Kantor Imigrasi di Sukabumi. Keterangan dihimpun, ada sebanyak 15 orang WNA yang diduga datang dari negara Irak yang harus berurusan dengan aparat dari Kantor Imigrasi. Para WNA itu, dibawa ditemukan di salah satu villa yang ada di kawasan Puncak, Cianjur. Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Sukabumi Filanto Akbar kepada wartawan Cianjur saat dihubungi lewat sambungan teleponnya mengungkapkan, ke 15 warga asal Irak itu dibawa karena saat ditanya tidak bisa menunjukan dokumen sama sekali. Diduga, mereka merupakan pengungsi atau imigran gelap yang masuk ke Indonesia dengan menggunakan fasilitas dari salah satu lembaga milik Persatuan

Bangsa Bangsa (PBB). Belasan WNA Irak ini terang Filianto diamankan pada pekan lalu saat berada di kawasan Vila Intan, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur. Filianto menerangkan, setelah dilakukan pemeriksaan ke-15 WN Irak tersebut tidak mampu memperlihatkan dokumen keimigrasian. Sehingga mereka langsung diamankan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Dua diantaranya diamankan di ruang detensi Imigrasi Sukabumi. Sementara 13 orang WNA Irak lainnya masih berada di Vila Intan, Cianjur di bawah pengawasan ketat petugas Imigrasi Sukabumi. Belasan WN Irak lainnya belum diamankan karena terdapat empat anak kecil. Menurut Filianto, belasan WN Irak ini datang ke Indonesia tanpa melalui tempat pemeriksaan keimigrasian dan tidak memiliki izin tinggal yang sah. Setelah ditelusuri, mereka awalnya datang dari Malaysia ke Sumatra dan akhirnya masuk ke Pulau Jawa tepatnya di kawasan Cipanas, Cianjur. ‘’Informasinya mereka sudah tiga tahun di Cianjur,’’ terang Filianto. (cr1/cr7)

... Kasus Mobdin Hilang Mulai Diusut Inspektorat Daerah DARI HAL A1...

Agus mengungkapkan, kasus pencurian di wilayah Kabupaten Cianjur dinilai cukup tinggi. Sebab itu, pihaknya mengimbau para pegawai negeri sipil (PNS) yang dipercaya untuk menggunakan kendaraan dinas agar lebih meningkatkan kewaspadaan. Sementara itu, Kabid Aset Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD)

Kabupaten Cianjur, Endan Hamdani, menjelaskan, terkait hilangnya salah satu mobil dinas milik Pemkab Cianjur (Distarkim,red) sudah masuk dalam tahap pemeriksaan khusus (riksus) oleh Irda Kabupaten Cianjur. “Kami telah menerima tembusan dari Irda, terkait hilangnya mobil dinas milik Distarkim Kabupaten Cianjur. Kini prosesnya sudah tahap pemeriksaan khusus (riksus) yang nantinya akan dijadikan

sebagai bahan sidang majelis Tuntutan Perbendaharaan dan Tuntutan Ganti Rugi (TPTGR),” jelas Endan. Terpisah, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Cianjur, AKP Benny Cahyadi, mengungkapkan, jajarannya belum menerima adanya laporan ataupun limpahan laporan terkait hilangnya salah satu mobil dinas milik Pemkab Cianjur. “Untuk laporan tersebut, laporan

atau limpahan laporannya belum pernah kami terima,” ungkap Benny. Seperti diketahui, mobil operasional Dinas Tata Ruang dan Pemukiman Pemkab Cianjur, Selasa (11/10) kemarin disikat kawaan pencuri saat sedang diparkir di sekitar kawasan Mesjid Agung Cianjur. Mobil diketahui hilang, setelah pemegang kendaraan hendak pulang usai melaksanakan sholat subuh berjamah. (gap)

BERITACIANJUR/K-1

CIANJUR–Jalan butut sepertnya memang Pekerjaan Rumah (PR) besar yang harus segera diselesaikan pemerintah anyar saat ini. Keluhan warga terkait jalan rusak, hingga saat ini terus menyeruak ke publik. Warga yang tak tahan jalannya rusak selama puluhan tahun, mengharapkan pemerintah memprioritaskan daerah mereka dalam rencana pembangunan infrastruktur tahun depan. Seperti dialami masyarakat Desa Tegalega, Kecamatan Warungkongdang, Cianjur, lebih dari sepuluh tahun lamanya, kondisi Jalan Desa Tegallega yang menghubungkan pusat Pemerintahan Kecamatan Warungkondang dengan Desa Tegalega, mengalami kerusakan yang cukup parah.  Rusaknya jalan ini jelas sangat berpengaruh bagi pengguna jalan, khususnya warga yang melintasi jalan tersebut,  selain itu, jalan tersebut merupakan akses utama masyarakat dalam melakukan aktivitas perekonomian dan akses menuju sekolah bagi para pelajar.   Rusaknya badan jalan, selain karena kurangnya perawatan dari Pemerintah Daerah, juga disebabkan oleh sistem drainase yang buruk, sehingga air sering naik ke badan jalan dan menggerus aspal. Jika

Yang sudah dibangun itu kaitannya dengan kerja nyata yakni membangun infrastuktur seperti pengerjaan jalan rambat beton yang tengah kita lakukan di Kampung Waji Kolot, jadi desa kita dalam tahap pembenahan.” musim penghujan jalan ini sulit dilewati kendaraan bermotor. Menurut Kepala Desa Tegallega, Dahlan Muslimah, pihaknya sudah pernah melakukan pengusulan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur untuk perbaikan. Namun rencananya jalan tersebut akan diperbaiki pada tahun mendatang.  “Karena jalan kabupaten saya waktu itu sudah mengusulkan, itu kan rusak semua, alhamdulillah saya sudah perbaiki sampai Cimanggu terus sekitar 2 kilo meter lagi dari Cimanggu sampai ke Tegallega, insya allah katanya saya sudah usulkan

2017 lah dibangun,” ujar Dahlan saat ditemui “BC” , Selasa (18/10). Dahlan mengakui jalan tersebut merupakan jalan kabupaten jadi pihaknya sebetulnya tidak tahu apaapa, namun Dahlan akan mendorong untuk segera ada perbaikan. Meskipun saat ini Dahlan tengah memperbaiki jalan desa. “Yang sudah dibangun itu kaitannya dengan kerja nyata yakni membangun infrastuktur seperti pengerjaan jalan rambat beton yang tengah kita lakukan di Kampung Waji Kolot, jadi desa kita dalam tahap pembenahan,” tuturnya.   Desa Tegallega merupakan salah satu desa pertama yang dikunjungi bupati dalam programnya “Syiar Saba Lembur”. Dalam kesempatan itu bupati meninjau potensi Desa Tegallega dan rencananya akan membangun objek wisata Situ Cikabuyutan pada tahun 2017 dengan menghabiskan anggaran sebesar Rp2 milyar. “Rencananya 2017 akan ada program yang diterapkan di Desa Tegallega yaitu seperti objek wisata yang potensinya adalah Situ Cikabuyutan, itu 2017 akan dibangun oleh PSDA (Pengelolaan Sumber Daya Air, red) kalau tidak salah nilai anggarannya itu mencapai 2 Milyar,” pungkasnya. (k-1)


HALAMAN

A8

BAZNAS

“Para relawan diharapkan bisa melakukan kordinasi dengan pihak UPZ Kecamatan dan kepada Instansi terkait sebelum menjalankan tugasnya. Semoga kehadiran Tim Relawan ini dapat memberikan kontribusi yang positif dalam rangka meningkatkan kualitas Baznas dalam mensucikan harta agniya dan mensejahterakan umat.” Taufik Misbahudin, Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan

KAMIS, 20 OKTOBER 2016

Tingkatkan Pengumpulan Zakat, Baznas Kab. Cianjur Bentuk Relawan UNTUK meningkatkan pemahaman masyarakat tentang tugas dan fungsi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Baznas Kabupaten Cianjur membentuk tim relawan.

baik. Oleh sebab itu Taufik menghimbau kepada seluruh masyarakat agar bisa memberikan dukungannya kepada petugas Baznas ini, agar bisa melaksanakan tugasnya dengan sukses. “Para relawan diharapkan bisa melakukan kordinasi dengan pihak UPZ Kecamatan dan kepada Instansi terkait sebelum menjalankan tugasnya. Semoga kehadiran Tim Relawan ini dapat memberikan kontribusi yang positif dalam rangka meningkatkan kualitas Baznas dalam mensucikan harta agniya dan mensejahterakan umat,” papar Taufik. ( bis/nuk)

A

danya relawan tersebut diharapkan juga bisa lebih meningkatkan pengumpulan zakat, infaq dan shodaqoh. Tim relawan yang beranggotakan 10 orang itu telah dikukuhkan pada hari Rabu 5 Oktober 2016 di Kantor Baznas Kabupaten Cianjur Jalan Raya Bandung Sadewata, Kecamatan Karangtengah. Mereka adalah Endang Supriatna, Agus Suparman, Dadan Hidatatulloh, S.Pd.I, Sani Ihsanuddin, S.Pd.I, Edy Abdillah, S.Pd, Farid Daelami, Abdul Halim, Sodikin, H. Darajat Jaenudin dan Rustiman. Ketua Baznas Kabupaen Cianjur, H. Yosep Umar AR, M.H., mengungkapkan, relawan adalah Petugas Sosialisasi Program Baznas dan sekaligus sebagai pengumpul Zakat Infaq dan Shodaqoh yang diangkat oleh Ketua Baznas Kabupaten Cianjur. Yosep mengharapkan, para relawan bisa membantu tugas Baznas dalam mensosialisasikan Undang-undang zakat, Peraturan Pemerintah tentang zakat dan Intruksi Presiden tentang pengelolaan zakat, sehingga masyarakat benarbenar bisa memahami tentang prosedur Zakat, Infaq dan Shodaqoh. “Relawan ini diberikan tugas oleh Baznas Kabupaten Cianjur untuk menerima Zakat, Infaq dan Shodaqoh bagi para Agniya/ Pengusaha Muslim yang hendak menunaikan kewajibannya yakni menitipkan Zakat, Infaq dan Shodaqoh,”

kata Yosep, Rabu (19/10). Relawan kata Yosep, juga diberikan tugas oleh Baznas Kabupaten Cianjur tidak hanya sebatas mengambil Zakat Infaq dan Shodaqoh saja, namun diharapkan memiliki kepedulian atau

keberpihakan kepada kaum lemah terutama Fakir dan Miskin dengan memfasilitasi mereka untuk meminta bantuan ke Baznas yang memang belum terjangkau oleh petugas-petugas Baznas.

Sementara Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, Taufik Misbahudin juga mengharapkan kepada seluruh relawan agar benar-benar dapat memegang amanah yang diberikan dan dapat melaksanakan tugas dengan

BERITACIANJUR/NUK


KAMIS, 20 OKTOBER 2016

twitter @berita_cianjur

facebook beritacianjur.com

Kerap Dianggap Kembarannya Raisa HALAMAN

B1

Persib Didenda Rp 50 Juta

Jika diperhatikan lebih seksama, pemain film Rebecca Tamara memiliki kemiripan dengan penyanyi terkenal Raisa Andriana. Kemiripan Rebecca itu terlihat mulai dari bentuk rambut hingga wajah.

BULAN Oktober 2016 belumlah berakhir, namun PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) terhitung sudah harus merogoh kocek sekitar Rp 50 juta karena denda dari Komisi Disiplin (Komdis) PT Gelora Trisula Semesta (PT GTS). BACA HALAMAN B5

BACA HALAMAN B4

BPD Jangan Manut, Harus Mengawasi Kades Dalam Menjalankan Pemerintahan

Lagi, Pemakai Narkoba Dibekuk

Maju Mundur Tergantung BPD

BADAN Permusyawaratan Desa (BPD) memiliki peran sentral dalam menentukan maju mundurnya Pemerintahan Desa (Pemdes).

ILUSTRASI/NET

SETELAH sebelumnya meringkus empat warga luar kota sebagai penyalahguna narkoba, kini Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) mengamankan dua orang residivis narkoba yang mengkonsumsi sabu-sabu. Kedua warga pribumi tersebut diamankan Rabu (19/10) pagi di lokasi yang berbeda. “Kita akan selalu dan selalu melakukan Pencegahan dan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Per-

edaran Gelap Narkotika (P4GN) demi terwujudnya Kabupaten Cianjur bersih dari perdaran barang haram tersebut. Dalam operasi kali ini kita mengamankan dua orang pemuda yang berinisial  SY (37) warga Kampung Pabuaran, Kelurahan Sayang, dibekuk di salah satu Kantor BUMN (Perhutani) yang berada di Jalan Rumah Sakit, sedangkan JP (25) diamankan di rumahnya di Jalan. Prof. Moch. KE HAL B7

FIGUR Tak Ingin Menjadi Desa Terbelakang

BAGI Nana S. Suryadana menduduki jabatan Kepala Desa Karangwangi Kecamatan Ciranjang

yang memilih jalan maju atau langkah mundur karena lembaganya tak optimal. Kabid Pemerintahan Desa dan Kelurahan, Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD)

Hal itu sangat keterlaluan, padahal GU tersebut kapan pun bisa dicairkan yang penting diajukan sesuai dengan kebutuhan yang ada. ...”

Cianjur, Dendi Kristanto seusai menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis di kawasan Pacet beberapa waktu lalu menegaskan terkait dengan fenomena adanya sejumlah Pemdes yang masih belum efektif menjalankan otonomi desa. Hal itu diakibatkan belum optimalnya fungsi BPD sebagai lembaga yang mengawasi kinerja Kades. KE HALAMAN B7

BERITACIANJUR/RIKKY

AWASI- Peranan BPD sangat penting dalam melakukan pengawasan berkaitan dengan kinerja Kades dalam menjalankan roda pemerintahan.

Wabup Herman Sebut Keterlaluan

Selevel Kantor Kecamatan Haurwangi Tak Mampu Bayar Tagihan Listrik WAKIL Bupati (Wabup) Cianjur, Herman Suherman sangat menyayangkan bahkan menyebut keterlaluan jika selevel kantor kedinasan Kecamatan Haurwangi tak membayar tagihan listrik sampai 3 bulan menunggak. Apalagi yang disampaikan pejabatnya terkesan sangat tidak beralasan. Bahkan kecaman juga dari sejumlah kalangan, ada tokoh masyarakat yang mengibaratkan jika Kantor Kecamatan Haurwangi setara dengan keluarga miskin. Apa pasal, karena untuk menutupi biaya tagihan listrik setiap bulannya saja yang kurang dari Rp.150 ribu tak mampu menutupinya. Padahal disaat yang bersamaan, kantor tersebut tergolong masih baru dan berada di titik strategis. Tentu saja terbilang a n e h ditengah banyaknya pegawai yang masih berkecukupan

ILUSTRASI/NET

namun gara-gara nilai uang yang tidak seberapa besar itu sampai tidak sanggup menutupi jumlah tagihan listrik. Wabup Herman mengaku geram dan tak habis pikir jika sampai kejadian pemutusan jaringan listrik di kantor dinas tersebut. Apalagi jika alasan yang disampaikan berkaitan dengan keterlambatan pencairan anggaran Ganti Uang (GU). “Hal itu sangat keterlaluan, padahal GU tersebut kapan pun bisa dicairkan yang penting diajukan sesuai dengan kebutuhan yang ada. Dalam waktu dekat ini akan memanggil pihak Kecamatan Haurwangi untuk dilakukan pembinaan, supaya kedepannya tidak terjadi lagi kejadian serupa,” ucapnya ditemui selepas melaku-

kan kunjungan kerja. Di tempat berbeda, tokoh masyarakat Haurwangi, Dadan Sungkawa menambahkan, kaget bukan kepalang jika Kantor Kecamatan Haurwangi sampai menunggak pembayaran rekening listrik selama tiga bulan. Bisa dibilang tidak wajar karena pada umumnya yang menunggak pembayaran rekening listrik seperti itu keluarga miskin. “Sangat ironis sekali karena ujung tombak suatu instansi itu berkaitan dengan kinerja kesekretariatan. Hal semacam itu tak perlu terjadi kalau saja dari sisi profesionalisme kerja sudah dijalankan dengan baik di Kantor Kecamatan Haurwangi ini,” ucapnya. KE HALAMAN B7

KE HAL B7

TAHUKAH ANDA Untung Ruginya Kecanduan Makanan ADA beberapa tanda yang mengisyarakat Anda kecanduan makanan. Pola makan yang tidak sehat dapat memicu Anda ketergantungan makanan atau biasa disebut dengan food addiction. Menurut Dr. Grace Judio - Kahl, Msc bariartic Phisician dan pendiri klinik lightHOUSE saat ditemui di acara siasati food craving dan

J

ika tindakan BPD manut saja, tak ubahnya tukang stempel maka akan membawa kearah kehancuran dan ketertinggalan wilayah tersebut. Kenyataannya BPD terbelah ada

berangkat dari keprihatinan ingin memberikan yang terbaik. Serta bertekad membuktikan sebagai desa mandiri dan mampu sejajar dengan desa lainnya. Apalagi upaya untuk mewujudkan keterbukaan dilakukan semata-mata agar masyarakat mengetahui secara jelas terkait penggunaan anggaran.Disamping itu juga terjun ke lapangan ke berbagai pelosok guna menemui tokoh masyarakat dan warga.

NANA S. SURYADANA

Klik! beritacianjur.com

email redaksi.beritacianjur@gmail.com

carbohydrate addiction Jakarta Food Editor’s Club, Jakarta, Selasa (18/10), food addiction adalah ketergantungan atau kecanduan konsumsi berlebihan pada jenis makanan yang bersifat adiktif. Jenis makanannya adalah gua, gula buatan, garam, lemak, tepung, gandung, KE HAL B7

Dongeng Sunda Cianjuran

Guaran Tatang Setiadi

Carita Budak Minggat (bag .13) HARITA kakara kaharti, naon sabab-sababna nu matak loba kuli nu cilaka. Lain tina sabab lalawora, tapi kulantaran kapaksa kudu migawe pagawean nu teu kabadanan ku dirina. Dina lebah ngaruntuhkeun kai nu sakitu galedena jeung pohara luhurna, mun teu tangginas ngejat teh, beu, lapur,matak katinggang manten. Ari kuring harita digawe teh kabeneran teu pati ditungkulan ku mandor, jadi teu sakumaha tihothatna, ngan ukur leungeun peurih, balas ngucel tambang, jeung dada barared urut naek. Kira wanti manceran, trong kohkol dititirkeun,tangara yen nu di gawe meunang ngaso jeung murak bebekelan.

Kuring sabatur-batur, tuluy ngariung handapeun kai nu iuh, brak daladaharan. Beu, pohara nikmat dadaharan di leuweung teh,turug-turug mentas di gawe sakitu capena. Harita poe pohara ngelekebna, sababna langit kasaput ku mega; atuh nu digarawe teh meh teu kadarugaeun maju deui kana gawe, paparahna mah harayangeun terus harees handapeun kai. Waktu dikohkolan kadua kalina, tanda yen kudu maraju deui kana gawe, KE HALAMAN B7

ILUSTRASI/YANUAR. G/BC


HALAMAN

B2

BERITAJABAR KAMIS, 20 OKTOBER 2016

Tim Atletik Peparnas Jabar Menambah 3 Medali Emas

NET

BANDUNG-Di hari keempat pertandingan atletik, pada Peparnas XV/2016 yang diselenggarakan di Stadion GBLA, tim atletik Jabar mampu menambah pundi-pundi medali emas. Dari pertandingan yang diselenggarakan pagi sampai siang yang memperebutkan 14 medali emas, sampai siang kemarin tim Jabar mampu menambah 3 medali emas. Menurut Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi, Nasional Para­limpic Commite Indonesia (NPCI) Jabar, Abdul Karim, dari awal laga sampai hari kemarin penampilan atlet Jabar masih sesuai yang diharapkan. “Walau memang terdapat beberapa atlet yang diprediksi meraih medali emas meleset. Tapi terganti oleh atlet yang tidak diprediksi malah mencuat dan bisa merebut medali emas,” ujar Karim, se­ usai pertandingan atletik, Rabu (19/10) siang yang

dilanjutkan pada sore harinya itu. “Untuk raihan sekarang, 3 medali emas, 4 Perak, dan 1 perunggu. Jika digabung dengan yang sudah diraih kemarin (Hari sebelumnya), raihan medali emas tim atletik Jabar, sementara mencapai 37 medali emas,” ujar Karim. Sedangkan, NPCI Jabar, kata Karim, menarget tim atletik Jabar bisa meraih 53 medali emas dari perorangan dan 60 medali emas, jika digabung dengan nomor estafet. “Mudah-mudahan bisa sesuai prediksi, karena masih sekitar le­ bih 50 medali emas yang akan diperebutkan,” ujarnya. Adapun tambahan medali untuk Jabar, diraih Deden Komarudin nomor tolak peluru F11 putra, Asri nomor lari 1500 meter T11-12 putra, dan Zaenal Aripin nomor balap kursi roda 200 meter T54 putra. (net/rus)

Data Warga Miskin Akan Diverifikasi Ulang

PUSAT Data dan Analisa Pembangunan (Pusdalisbang) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Jawa Barat (Bappeda Jabar) akan memverifikasi ulang data warga miskin di provinsi tersebut.

K

epala Pusdalisbang Bappeda Jabar, Agus Ismail mengatakan, dalam data terbaru tim Nasional Penanggulangan Kemiskinan per Juni 2015, ada sejumlah keganjilan terkait data warga miskin yang tersebar di Provinsi Jabar. “Ada data yang unik dan anehaneh, dari 4 juta warga miskin di Jabar, ada sekitar kepala rumah tangga 48 lulusan S2/S3 yang ma­ suk kategori miskin. Ini akan kami cek langsung divalidasi lagi,” ka-

BERITABANDUNG

tanya di Bappeda Jabar, Bandung, Rabu (19/10). Sementara itu, ada pula data yang lebih besar, di mana ada 1.700 kepala rumah tangga yang berprofesi sebagai PNS, anggota TNI/Polri, karyawan BUMN/BUMD bahkan anggota legislatif yang miskin. “Masa sih? Ini juga harus kami validasi lagi langsung ke lapangan untuk membuktikan benar atau tidaknya,” tuturnya. Menurut Agus, data kemiskinan di Jabar harus benar dan valid agar program-program kemiskinan bisa

ILUSTRASI/NET

tepat sasaran dan lebih terarah. “Memang, berat mendata 1.700 harus satu persatu, sementara tenaga kami terbatas. Tapi validasi ini ditargetkan selesai akhir 2016 ini,” ujarnya. Agus mengaku, tidak bisa membuka data pribadi yang ganjil tersebut karena bersifat rahasia. Namun data ini menurutnya, bisa jadi keliru karena pada saat survei yang dilakukan BPS, responden tidak teliti. “Nanti validasinya kami ambil sampel saja tidak seluruhnya,” katanya. (net/ rus)

“Perlu waktu memang untuk mengubah perkampungan kumuh menjadi area, seperti sekarang ini. Kami melakukan komunikasi selama satu tahun lebih, sebelum akhirnya penduduk setempat mau dipindahkan ke apartemen rakyat.” Oded M Danial, Wakil Wali Kota Bandung

Bandung Jadi Tempat Belajar Smart City Banjar Baru

KOTA Bandung banyak menjadi rujukan bagi kota-kota lain di Indonesia, atas pesatnya pertumbuhan pembangunan. Kali ini, kunjungan datang dari jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Banjar Baru, Kalimantan Selatan, Rabu (19/10).

ILUSTRASI/NET

Kawasan Kumuh 2019 Bakal Hilang dari Cimahi

K

unjungan tersebut dite­ rima langsung Wakil Wali Kota Bandung, Oded M Danial, di Ruang Tengah Balai Kota Bandung. Kota Banjar Baru adalah salah satu pe­ nerima hibah smart city yang sedang berkembang di usianya yang ke-17 tahun. Kota seluas 371 km2 ini dialiri Sungai Kemuning yang saat ini sedang dalam proses penataan. Berkaitan dengan hal tersebut, Wali Kota Banjar Baru, Nazmi Adhani mengaku, direkomendasikan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk melakukan studi perbandingan ke Kota Bandung. “Waktu kami berkonsultasi ke Kementerian PU, saya disarankan untuk ke Bandung, melihat bagaimana penataan sungai Cikapundung yang di Babakan Siliwangi itu,” ujar Nazmi. Pihaknya membawa jajaran dari kecamatan dan kelurahan untuk belajar tentang pengelolaan kewilayahan. Harapannya, Pemkot Banjar Baru dapat memperoleh wawasan baru.

Oded M Danial, Wakil Wali Kota Bandung

“Kami ingin membuka wawasan para fasilitator di kelurahan dan kecamatan mengenai bagaimana pesatnya pembangunan di Kota Bandung. Kami ingin ajak beliau-beliau untuk melihat dan berlajar, siapa tahu di Bandung dapat membuka wawasan, dan me­ ngaplikasikannya dengan peran serta dari masyarakat,” terang Nazmi. Nazmi dan jajaran juga menginginkan penjelasan tentang pe­ ngelolaan pariwisata dan ekonomi kreatif. Menanggapi hal tersebut, Oded mengatakan, sebagai kota yang tidak memiliki lahan perkebunan, Bandung memfokuskan diri untuk berkembang di sektor jasa. “Kami

tidak punya sumber daya alam (SDA). Maka, Kota Bandung ini jadi kota jasa karena banyak memanfaatkan sumber daya manusia (SDM). Itu sebab­ nya inovasi dan kreativitas menjadi kekuatan kami,” terang Oded. Dalam paparannya, Oded menerangkan tentang program revitalisasi BBWS Cikapundung yang menjadi tujuan utama kedatangan rombongan. Tempat yang kini menjadi destinasi wisata masyarakat itu menjadi perhatian mereka. “Perlu waktu memang untuk mengubah perkampungan kumuh menjadi area, seperti sekarang ini. Kami melakukan komunikasi selama satu tahun

lebih, sebelum akhirnya penduduk setempat mau dipindahkan ke apartemen rakyat,” kata Oded. Mengenai Program Inovasi Pemberdayaan Pembangunan Kewilayahan (PIPPK) yang menjadi unggulan Kota Bandung, dinilai telah menstimulasi partisipasi dan kreativitas masyarakat dalam me­ ngelola lingkungannya. “Regulasi kami tidak hanya mengatur, tetapi juga mengajak kepada masyarakat untuk berkolaborasi dengan regulasi itu,” ujar Oded. “Warga kami sekarang sudah mulai berani berinovasi di lingkungannya masing-masing,” imbuhnya. (net/rus)

CIMAHI-DINAS Pekerjaan Umum (PU) Kota Cimahi, menargetkan pada 2019 seluruh kawasan kumuh yang ada di Cimahi, seluas 176 ha tuntas. Perubahan SOTK baru yang melahirkan Dinas Permukiman dan Perumahan, dipercaya menjadi akseleratornya. Kepala Dinas PU Kota Cimahi, Ahmad Nur­ yana menuturkan, Pemkot Cimahi mendukung upaya Pemerintah Pusat untuk mengentaskan kawasan kumuh, sejalan dengan penyusunan Ra­perda tentang Pencegahan dan Pengendalian Kawasan Kumuh Perkotaan. Pada 2019, seluruh daerah di Indonesia, ditargetkan 100 persen mendapatkan pelayanan air bersih, 0 persen menghuni kawasan kumuh, dan 100 persen menerima pelayanan sanitasi. “Selain itu, keberadaan SOTK baru menjadi dasar

untuk menghilangkan kawasan kumuh di Cimahi. Selama ini, sebetulnya sudah ada upaya dari Pemkot, seperti penanganan banjir, sanitasi, limbah, atau sampah,” kata Ahmad kepada wartawan, Rabu (19/10). Keberadaan Perda itu, penanganan kawasan kumuh akan lebih komprehensif. Apalagi, pada tahun depan (2017) diberlakukan perubahan SOTK. Dalam SOTK yang baru, urusan permukiman menjadi kewena­ ngan Dinas Permukiman dan Perumahan. Dia menjelaskan, pe­ ngendalian kawasan kumuh yang dilakukan Pemkot, di antaranya dengan memperbaiki drainase agar suatu kawasan tidak banjir, memperbaiki jalan lingkungan, meme­ nuhi kebutuhan air bersih, membenahi sanitasi, maupun mengelola sampah dengan baik. (net/rus)


HALAMAN

B3

WOW!

d’lnfinite

“Teman sejati adalah ia yang meraih tangan anda dan menyentuh hati anda” French Proverb

BECEMUDA KAMIS, 20 OKTOBER 2016

Yuk Hidup Sehat..

Biasakan Sarapan Sebelum Berangkat Sekolah, Guys PAGI hari yang sibuk merupakan hal yang biasa dialami oleh siswa-siswi, apalagi kalau jadwal masuk sekolah seperti hari Senin yang mewajibkan murid masuk lebih awal dari biasanya karena akan upacara, guys.

Herni Aprilianti

Mengikuti Dua Ekskul Berbeda SISWI bernama Herni Aprilianti siswi kelas IX D SMP Negeri 3 Karangtengah lahir di Bandung, 1 April 2001. Herni aktif di sekolah sebagai anggota dan ketua ekstrakurikuler, guys. Ia merupakan ketua PMR dan anggota Paskibra. Mengikuti dua ekskul yang berbeda karena ia menyukai ke­ giata di lapangan, dimana ia dilatih disiplin serta kekompakan antara rekannya. Hobinya me­ nyanyi dan olahraga. Herni pun pernah ikut serta dalam perlombaan dan meraih prestasi, guys. Diantaranya juara 2 tingkat dua pramuka, mengikuti jambore nasional, dan di bidang paskibra meraih juara harapan 3 flutter games. Herni bercita-cita ingin menjadi polwan, profesi yang dilihatnya sangat berwibawa sebagai perempuan. (cr3)

A

kibatnya karena diburudiburu para siswa lupa sarapan. Gak sedikit pas upacara ada yang pusing bahkan sampai pingsan karena tu-

Karena takut kesiangan dan jika sarapan dulu nantinya telat masuk kelas dan kebiasaan.”

buhnya tidak diisi dengan nutrisi yang cukup. BTW, Bece Muda suka lupa sarapan gak sih? Dan mengapa kalian nggak sarapan? Putri Gandawangi siswi kelas IX SMP Negeri 3 Karangtengah mengatakan pernah gak sarapan ketika akan masuk sekolah. Ia pun mengakui kalau misalnya gak sarapan d a p a t membuat tubuh terasa lemas dan pusi n g , guys. “Kalau gak sarapan itu rasa­ n y a

pu-

sing dan tidak konsentrasi saat belajar. Biasanya karena faktor kesiangan bangun pagi jadi buru-buru berangkat sekolah,” ungkapnya kepada “BC” Rabu (19/10). Sebagai anggota PMR ia pun kerap menangani rekannya yang pusing saat upacara karena tidak sarapan. Hal yang ia lakukan adalah memberikan penanganan berupa memberikan obat, minuman dan tentunya mengingatkan teman agar sara- p a n terlebih dahulu sebelum pergi sekolah. Hal yang sena d a ­d i u t a r a k a n oleh Yulia Nurhatta siswi kelas IX SMP Negeri 3 Karangtengah, guys. Ia menuturkan dirinya sering sekali gak sarapan loh. Pasalnya sering tidur kemalaman dan akhirnya bangunnya kesiangan deh. ­“Karena takut kesiangan dan jika sarapan dulu nantinya telat masuk kelas dan kebiasaan,” tuturnya. Walaupun ia mengaku sering tidak sarapan, tapi Yulia mengetahui solusi supaya tidak telat sarapan lagi, guys. So, ia bilang jangan te­ lat bangun dan harus tidur teratur agar kita selalu sempat sarapan ya, yuk hidup sehat. (cr3)

ILUSTRASI: BERITACIANJUR/ M. YANUAR GUNAWAN - FOTO: DOK/ BERITACIANJUR

KULINER

Selain Mie Terbang, Ini 4 Mie Unik yang Wajib Kamu Cobain

NET

Hotel Termurah di Dunia

SEBUAH hotel di Bangladesh dicap sebagai hotel paling murah di dunia. Bagaimana tidak, harga sewa terendah kamar hotel ini dipatok sebesar 31 taka per malam atau setara dengan Rp 4.167 (kurs 1 taka: Rp 166). Dilansir dari laman liputan6. com, Rabu (19/10/2016), hotel ini dibangun di atas lima buah kapal. Diberi nama Faridpur Hotel, lokasi hotel terletak di tepi Sungai Bu­ ringaga di kota Dhaka, Bangladesh. Dengan tarif yang sangat murah, tak heran apabila tamu yang menginap pun hanya dilayani dengan fasilitas yang sangat sederhana, guys. Setiap tamu hanya difasilitasi tempat tidur, air gratis dan toilet selama mereka tinggal. Mereka juga diberikan loker kecil untuk menyimpan barang-barang bawaan mereka. (net/cr3)

SAJIAN makanan kreatif makin hari emang makin ba­ nyak, seiring dengan bertam­ bahnya tempat makan baru, guys. Nah, belakangan ini ada satu makanan yang lagi ramai jadi pembicaraan. Dikutip dari laman haionline.com Selain mie terbang, masih ada be­ berapa mie unik lain yang wa­ jib kamu cobain dan post di Instagram tentunya! Mie apa aja ya? 1. Mie mirip ­bungkusnya Musim hujan gini, menikmati seporsi mi instan menjadi kesenangan tersendiri. Apalagi kalau mi instan yang disakalon secara lengkap seperti yang ditampilkan di kemasan pembungkusnya. Mix Diner & Florist mempunyai delapan varian rasa, yakni Miemirip Goreng, Miemirip Kari Ayam, Miemirip Ayam Bawang, Miemirip Rendang, Miemirip Bakso Sapi, Miemirip Goreng Jumbo, Miemirip Bulgogi, dan Miemirip Soto Lamongan. 2. Mie pink rasa strawberry Mie Ayam Sabuke meru-

pakan mie ayam herbal yang terbuat dari sayur, buah, dan keju yang merupakan kepanjangan dari sabuke. Mie dibuat sendiri tanpa bahan pengawet dan zat pewarna. Jadi, aman untuk dikonsumsi siapa saja dan kapan saja. Selain komposisinya yang sehat, mie ini juga Instragramable. Maklum, warna-warni mie yang ditawarkan membuat mata

dan lidah begitu penasaran untuk mencicipinya. Kalau biasanya mi berwarna kuning, kini kita bisa melahap mi dengan warna pink, cokelat, oranye, hijau, merah, hingga kehitaman. Keberagaman warna itu juga menjadi identitas rasa mie. Mie dengan warna pink untuk mie dengan rasa stroberi, mie berwarna cokelat memiliki cita rasa cokelat, mie oranye terbuat dari wortel, mie hijau terbuat dari

NET

bayam, mie merah dari buah naga, dan yang agak kehitaman memiliki cita rasa kopi. Selain itu ada mie dengan cita rasa keju yang berwarna kuning. Ada juga mie dengan rasa original. 3. Mie tacos Unik banget, mie ayam ini disajikan dalam mangkuk krupuk pangsit. Ya, ini adalah salah satu menu andalan resto Cwi Mie Malang.

Dengan komposisi kerupuk pangsit bertabur gilingan ayam segar, telur puyuh, jamur merang, serta bakso, Mie Tacos menjadi salah satu menu favorit pengunjung. Dengan harga Rp 20.909, belum termasuk ppn, kamu sudah dapat menikmati satu porsi mie ayam bermangkuk pangsit dengan bakso kuah yang terpisah. Berlokasi di Jalan Raya TB Simatupang, Jakarta Selatan, tepatnya setelah pom bensin Shell yang mengarah ke Lebak Bulus, kamu akan mudah menemukan warung yang bernuansa etnik tradisional ini. Berdiri di atas tanah seluas hampir 1.000 m2, warung ini selalu ramai didatangi oleh para pengunjung, terutama pada jam makan siang dan pulang kantor. 4. Mie hijau jawara Mie ini menarik bukan cuma karena warnanya yang hijau. Mie ini juga diyakini sehat, karena dibuat dari bahan-bahan tanpa pengawet. Hal ini pula yang membawa berkah tersendiri bagi stand “Mie Jawara” yang memfokuskan menu mie hijau sebagai andalannya. Dalam sehari saja, stand ini bisa menjual lebih dari 30 porsi hingga siang ini. (net/cr3)


HALAMAN

B4

LifeStyle

+ ENTERTAINMENT KAMIS, 20 OKTOBER 2016

Pahami Terlebih Dahulu,

Sebelum Memulai Bisnis Baru

IBARAT rumah, membangun bisnis juga membutuhkan pondasi yang kuat. Tidak hanya soal modal, sumber daya manusia, dan bakat semata.

Rebecca Tamara

Kerap Disebut Kembaran Raisa JIKA diperhatikan lebih seksama, pemain film Rebecca Tamara memiliki kemiripan dengan penyanyi terkenal Raisa Andriana. Kemiripan Rebecca itu terlihat mulai dari bentuk rambut hingga wajah. Alhasil ada banyak orang yang mengira dirinya adalah pelantun lagu ‘Mantan Terindah’ itu. Menanggapi hal itu, Rebecca dengan malu-malu mengakui ada banyak yang mengungkapkan kemiripan tersebut. “Ah, anda orang ke-10 ribu yang bilang begitu (mirip denganRaisa),” ujarnya saat ditemui di acara press screening film ‘Dear Love’ di CGV Blitz Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (18/10). Dara kelahiran 11 Agustus 1994 itu menceritakan dirinya pernah disapa orang dan disangka Raisa. Ia pun berusaha menanggapi hal tersebut dengan santai. “Pernah (ada yang salah sangka) pas lagi belanja di supermarket, mbak-mbaknya yang ‘ih ada Raisa, ada Raisa’ aku sih cuma nyengir doang,” kenangnya sambil tertawa. Rebecca sendiri mengaku senang dibilang mirip dengan Raisa. Bahkan saking banyak orang yang berkata demikian, Rebecca pun menjadi penasaran ingin segera bertemu dengan Raisa. “Bangga sih, dia kan cantik, sukses tapi penasaran juga pengin ketemu langsung,” tutupnya. (net/ree)

jualan rus tetap tertuju pada pen pan dalam bisnis. idu keh . ah ran dar asa pem tor dan t fak leh, yang trepreneur.com, beriku Saat laba sudah dipero keTemukan segala cara tkan eorang pengusaha harusr faktor penting yang perlu diketuk un ut seb gka ter g nin uan me n tuk am dunia gunaka bisnis terlebih dahulu. berpotensi un mengenali faktor-fakto nali saat baru terjun dal pentingan ategi jumlah laba. kritis lainnya dalam- wirausaha. ukur Selalu temukan str tan ti Lakukan pengujian dan nya, pas g yan k memulai dan memban du ma he ng pe sal warkan pro Ta Mi tuk un ya. segala sesuatun gun bisnis. bertahan pada baru bisnis. lan dibeli. Jangan lam erja karyawan setara Banyak kasus kegagaun- produk yang kita pikir cocok un- da Saat melakukan perencanaan apakah kinah yang harus dibayaru up terjadi karena tidak tahngatasi tuk dijual saja. an pengeluar- dengan adanya. g dana, selalu lebihk dapatan. kep yan kan apa ar, pas an tuk bertindak dan me tik ee) Perha gi pen gan yang Selamat mencoba! (­ net/r saat ini. an dan kuran ma pengusaha hahambatan dan tantan uta benar-benar dibutuhkang adalah s ku Fo uan terjadi. en- Ingat, perputaran Seperti yang dilansir di

S

Kisah Cinta Komika ini Bikin Heboh Dunia Maya

NAMA Rey Utami menggemparkan pemberitaan perihal pernikahannya baru-baru ini. Presenter olahraga ini berhasil mendapatkan jodohnya lewat aplikasi pencarian jodoh, Tinder. Wow-nya lagi, wanita yang mulai merambah menjadi komika ini mendapatkan seorang pria kaya raya. Dalam kurun waktu tujuh hari saja Rey sudah berhasil dipersunting oleh Pablo Putra Benua. Beberapa kali ditanya perihal alasannya memutuskan mau menikah dengan Pablo, Rey menjelaskan jika hal itu bukan lantaran dia banyak diberikan barang-barang mewah. “Pasti saya dibilang ce-

NET

wek matre, tapi saya mau nikah bukan karena jam tangan dan mobil, tapi karena berhasil meyakin­ kan saya kalau dia sayang,” ujar Rey ketika ditemui di kawasan Kapten Tendean, Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (13/10).

Entah karena Geram atau apa disebut-sebut perempuan matre, Rey berikan klarifikasi mengejutkan di Instagramnya. “Pemberitaan tentang saya yang menikah 7 hari di aplikasi pencarian jodoh online yang katanya dibelikan mobil, dibelikan jam tangan mewah lalu pada akhirnya saya mau menikah dihari ke-7. Lalu sebagian bilang kalau saya ini matre. Saya tidak bisa memaksa orang-orang untuk membenci atau menyukai saya.” tulis Rey. “Disini saya hanya ingin menjelaskan bahwasanya saya menikah bukan karena barang-barang itu. Dihari ke empat, beliau melamar saya.. Bahkan saya bilang ‘kita sulit un-

tuk menikah karena beda agama’ setelah pernyataan saya itu beliau memutuskan untuk menjadi mualaf & karena kesungguhannya itu lah pada akhirnya saya mau menikah dihari ke-7. Dan sayapun tidak pernah memaksa beliau untuk pindah agama saya.” Jelas Wanita cantik tersebut. “Kalau jawaban beliau pada waktu itu tidak ingin berpindah agama saya juga berencana mengembalikan semua nya karena saya tidak berhak menerimanya,” aku rey. “Kata orang-orang saya matre, kalau saya matre kenapa saya mau dinikahi di hari ke-7 padahal saya punya kemampuan untuk mengulur waktu kapanpun saya mau, bisa

aja saya tahan dulu sampai beliau belikan rumah mewah, istana, candi dll. Tapi saya bukan orang yang seperti itu. Sekali lagi tak kenal maka tak sayang,” ucapnya. Pablo melamar Rey pada hari keempat sejak mereka berkenalan. Dengan segala kekurangan Pablo dan masa lalunya, Rey Utamimengakui tidak terlalu mempermasalahkan. Menurut kabar yang beredar, Pablo disebutsebut sempat terlibat sejumlah kasus hukum di kota kelahirannya, Medan Sumatera Utara. Mereka menikah pada 23 Juni 2016 lalu. (net/ ree)

Kini Tengah Siapkan Konser Terbesar ATIEK CB (53) tetap ‘urakan’ meski sudah 14 tahun meninggalkan panggung musik Indonesia untuk menetap di Belvidere, New Jersey, Amerika Serikat (AS), bersama suami dan dua anak perempuannya. Penyanyi rock kenamaan ini seolah tak berubah walau jarang bernyanyi. Senin (17/10), Atiek CB mendarat di Jakarta setelah ‘terbang’ selama 25 jam dari Bandara JF Kennedy, New York, AS. Kedatangan penyanyi kelahiran Kediri, Jawa Timur, di Jakarta tidak hanya sekadar berlibur. Ada

‘pekerjaan besar’ yang sedang disiapkan Atiek di Indonesia. “Saya sedang siapkan konser,” kata Atiek CB di Kantor Warner Music Indonesia, Jalan Ridwan Rais, Gambir, Jakarta Pusat, ­Selasa (18/10) petang. Konser yang dimaksud sebagai ‘pekerjaan besar’ Atiek CB digelar di Balai Sarbini, Gedung Veteran RI, Semanggi, 18 November 2016. Di konser eksklusif garapan promotor JR Production bekerjasama dengan Warner Music Indonesia berjudul Live Exclusive Concert Terbaik Untukmu itu

adalah konser terbesar Atiek CB sepanjang karier bernyanyinya. Atiek CB tak sendirian. Dia ditemani dua sahabatnya, Nicky Astria (49) dan Ita Purnamasari (49) di konser tersebut, serta Band Kotak. “Konser ini reuni. Sebenar­ nya dari setahun lalu saya bicarakan sama Ita dan Nicky. Tapi baru sekarang kesampaian,” kata Atiek yang tetap ‘medok’ saat bicara. Suaranya juga tetap terdengar ‘berat’ seperti ketika masih tinggal dan bernyanyi di ­Indonesia. (net/ree)

Atiek CB

O


Klik! beritacianjur.com

KAMIS, 20 OKTOBER 2016

twitter @berita_cianjur

facebook beritacianjur.com

email redaksi.beritacianjur@gmail.com

HALAMAN

B5

Diogo Jago Tenis Meja dan Atletik PESEPAKBOLA identik dengan lapangan hijau. Mereka banyak menghabiskan banyak waktu untuk berlatih mengolah si kulit bundar, namun bukan berarti mereka tak memiliki olahraga lain selain sepakbola. Diogo Ferreira misalnya, pemain belakang Persib yang juga bisa bermain sebagai gelandang bertahan ini ternyata juga ahli bermain olahraga tenis meja dan atletik. “Saya suka sekali banyak cabang olahraga, tapi diantara semuanya saya lebih suka atletik dan tenis meja,” kata Diogo, kemarin (19/10). Sama halnya dengan sepakbola, Diogo sudah menyukai pingpong dan atletik sejak kecil. Saat waktu luang kedua olahraga itu menjadi pilihannya, bahkan hingga menjadi pemain sepakbola profesional saat ini.

“Saya sudah terbiasa melakukan atletik dan bermain tenis meja sejak masih remaja. Hanya sekarang sedikit sulit. Di sini saya tak punya arena tenis meja,” ucapnya. Saat ini, sepakbola yang difokuskan olehnya sebagai olahraga, sebab permainan kesebelasan ini punya hal menarik. Kekompakan dan kerjasama tim menjadi hal yang unik di matanya. Meskipun, sesekali menambah menu latihan dengan atletik saat tim libur latihan. “Karena saya menikmati itu (sepak bola), dan saya lebih senang untuk menikmati permainan tim daripadi permainan individual,” ucapnya. (net/ pur)

Persib Didenda Rp 50 Juta

NET

BULAN Oktober 2016 belumlah berakhir, namun PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) terhitung sudah harus merogoh kocek sekitar Rp 50 juta karena denda dari Komisi Disiplin (Komdis) PT Gelora Trisula Semesta (PT GTS).

Diogo Ferreira

D

enda yang dibayarkan sebagai bentuk tanggung jawab klub atas tingkah laku penonton itu harus dibayarkan karena dua pertandingan yang berlangsung Oktober ini. Denda pertama di putaran kedua ini didapat saat menjamu Persiba Balikpapan di Stadion Wibawa Mukti Bekasi, 1 Oktober lalu. Persib didenda sebesar Rp 15 juta karena

pelemparan botol dari arah tribun suporter Maung Bandung pada menit ke-83 dan 88. Selanjutnya, denda harus dibayarkan Persib karena pelanggaran yang dilakukan suporter saat menemani Maung Bandung away melawan Madura United sepekan kemudian. Denda kali ini dua kali lipat lebih dari jumlah denda sebelumnya, yakni Rp 35 juta. Denda itu diakibatkan karena penyalaan flare di tribun Bobotoh di Gelora Bang-

kalan. Ironisnya, penyalaan flare menurut Komdis dalam suratnya bernomor KD18515102016 terjadi pada injury time, tepatnya pada menit ke-90+2. Karenanya, bersama dengan diturunkannya berita ini, Persib mengimbau agar Bobotoh tetap mendukung Maung Bandung dengan santun, tidak melempar botol ke lapangan, tidak menyalakan flare, dan tidak melakukan hal-hal yang dilarang oleh regulasi lainnya. (net/Angga Purwanda/”BC”)***

Flores Terus Gali Permainan Terbaiknya

NET

Juara Karena Kebersamaan, Bukan Instan 18 OKTOBER tahun lalu menjadi kenangan yang tak terlupakan buat semua pemain Persib, tak terkecuali Tony Sucipto. Kenangan itu membuat bek Maung Bandung ini berkeinginan memberikan prestasi kembali untuk timnya. Menurutnya, banyak pelajaran yang didapatkannya dengan momen juara Piala Presiden 2015. Selain kerjasama dan kerja keras, kekompakan menjadi salah satu kunci keberhasilan meraih kemenangan di final atas Sriwijaya FC waktu itu. "Pastinya kita banyak perjalanan setahun lalu. Kalau tim banyak dirombak be-

lum tentu bisa berprestasi. Dan waktu itu kita bisa jadi juara dengan kebersamaan pemain sekitar tiga tahun," kata Tony, kemarin (19/10). Pemain asal Surabaya ini mengatakan, kondisi timnya saat ini di TSC 2016 Presented by Indosat Ooredoo membutuhkan proses untuk adaptasi. Banyak pemain keluar masuk pasca juara tahun lalu yang menurutnya belum dapat menyatu dan mendapatkan kebersamaan. Saat ini, Maung Bandung berada di peringkat 10 dengan 33 poin pada klasemen sementara. Menurutnya, perjuangan untuk menyatukan permainan terus dilaku-

kan oleh s e m u a ny a . "Kita membutuhkan proses, dan lagi ini adalah sebuah tim bukan individu. Harus satu tujuan. M e ny a t u kan satu tujuan itu kan susah. Kita ambil pelajaran, juara itu bukan proses instan," tandasnya. (net/pur)

Marcos Flores

MARCOS Flores bertekad memperbaiki performanya bersama skuat Maung Bandung dalam waktu jeda selama 4 hari jelang laga melawan Persegres. Karena di pertandingan terakhirnya, Persib harus rela kalah 2-1 dari tuan rumah Mitra Kukar. Sebagai pemain, dirinya mengaku benci menerima hasil yang negatif. Untuk itu gelandang asal Argentina ini ingin segera menebus dosa dengan merebut kemenangan. “Saya merasa kesal karena kita tidak bermain bagus kemarin dan tanggung jawab datang dari pemain. Saya tetap percaya tim saya,

saya percaya pelatih dan staf, kita hanya perlu belajar untuk bermain bersama dan kita akan baik-baik saja,” terang Flores kepawa awak media, Senin (18/10). Sebagai pemain tidak ingin berhenti untuk mencoba meraih hasil terbaik di atas lapangan. Sebagai playmaker, dia juga punya keinginan untuk memberi banyak umpan manja atau bahkan mencetak gol ke gawang lawan. Tapi menurutnya semua itu bukan perkara mudah dan butuh waktu mendapat semua yang diinginkan. Namun pria 30 tahun itu percaya Persib tidak lama lagi akan kembali ke jalur kemenangan. “Saya percaya rekan-rekan dan saya sendiri kalau kita bisa melakukan itu, tim akan bermain dengan baik. Kita berada di klub terbesar di Indonesia, kita tahu itu dan kita selalu bermain dengan hati,” ungkapnya. Pemain terbaik liga Australia 2010 itu menegaskan dirinya sangat membenci situasi yang sedang menyelimuti Persib. Dia tidak senang ketika tim harus tertahan di papan tengah dan cukup sering menelan kekalahan. Dia menyebut Persib masih butuh waktu supaya menjadi satu klub yang solid ketika berada di atas lapangan. “Saya tidak suka kalah, saya tidak suka bermain jelek tapi untuk bermain, kami perlu bermain bersama-sama dan perlu waktu mengembangkan itu dan saya perlu waktu,” tukasnya. (net/pur)


HALAMAN

B6

BISNISLINE

KAMIS, 20 OKTOBER 2016

DAFTAR HARGA SEMBAKO DI PASAR INDUK CIANJUR (PIC) PASIR HAYAM, PADA 19 OKTOBER 2016

1. Beras: Beras KW 1

Rp. 10.000

/Kg

Beras KW 2

Rp. 9.000

/Kg

Beras KW 3

Rp. 7.700

/Kg

2. Daging: Daging Sapi

Rp. 110.000

Daging Ayam

Rp. 32.000

/Kg /Kg

3. Telur

Rp. 20.000

/Kg

Gula Pasir

Rp. 13.000

/Kg

Gula Merah

Rp. 17.000

/Kg

5. Terigu:

Rp. 8.000

/Kg

Minyak Kemasan

Rp. 12.500

/Kg

Minyak Curah

Rp. 12.000

/Kg

7. Kentang:

Rp. 12.000

/Kg

Cabai Tanjung

Rp. 80.000

/Kg

Cabai Keriting

Rp. 60.000

/Kg

Cabai TW

Rp. 50.000

/Kg

Cabai Rawit

Rp. 40.000

/Kg

Cabai Hijau

Rp. 15.000

/Kg

Bawang Merah

Rp. 27.000

/Kg

Bawang Putih

Rp. 32.000

/Kg

Bawang Daun

Rp. 20.000

/Kg

10. Wortel:

Rp. 4.000

/Kg

11. Tomat:

Rp. 6.000

/Kg

12. Kol:

Rp. 5.000

/Kg

13. Seledri:

Rp. 20.000

/Kg

BPR Cianjur Bidik Penabung Anak Sekolah

Didik Anak Menabung di BPR Cianjur, Untungnya Banyak

4. Gula:

6. Minyak:

8. Cabai:

9. Bawang:

14. Buncis:

Rp. 6.000

/Kg

15. Jengkol:

Rp. 28.000

/Kg

Kacang Kedelai

Rp. 9.000

/Kg

Kacang Hijau

Rp. 18.000

/Kg

Ikan Nila

Rp. 24.000

/Kg

Ikan Mas

Rp. 23.000

/Kg

Iakn Lele

Rp. 23.000

/Kg

Ikan Gurame

Rp. 70.000

/Kg

Ikan Cumi

Rp. 60.000

/Kg

Ikan Bandeng

Rp. 25.000

/Kg

Ikan Udang

Rp. 60.000

/Kg

Ikan Kembung

Rp. 25.000

/Kg

Ikan Gabus

Rp. 70.000

/Kg

Ikan Cumi Asin

Rp. 85.000

/Kg

Ikan Sepat

Rp. 67.000

/Kg

Ikan Teri

Rp. 85.000

/Kg

16. Kacang:

17. Ikan:

Sumber: Kantor Pusat Pelayanan Pasar (KPPP) Induk Cianjur, Pasir Hayam

Curah Hujan Pengaruhi Sadapan Getah Pinus

TINGGINYA curah hujan akhir-akhir ini, tak hanya mempengaruhi para petani sayur mayur saja dan berimbas terhadap kenaikan beberapa harga komoditi di sejumlah pasar tradisional, seperti mahalnya harga cabai hingga mencapai puluhan ribu rupiah. Namun ternyata, berpengaruh pula terhadap para penyadap pohon pinus di Wilayah Sukanagara, Cianjur bagian Selatan. Menurut Asper/KBKPH Sukanagara Selatan, Ejang Sukiman, akibat kondisi cuaca saat ini yang tak menentu membuat aktivitas para kuli sadapan pohon pinus di wilayah Perhutani KPH Cianjur, seperti di BKPH Sukanagara Selatan khususnya terjadi penurunan dari hari-hari biasanya. “Akibat faktor cuaca saat ini, seperti dengan seringnya turun hujan membuat aktivitas para pekerja sadapan pohon pinus jadi sedikit berkurang dari biasanya,” ungkapnya kepada “BC” saat disambangi di Kantor BKPH Sukanagara Selatan, Selasa (18/10) lalu. Sehingga hal itu, lanjut dirinya, mengakibatkan produksi getah pinus pun jadi menurun dari

BERITACIANJUR/ DOK

biasa­ nya karena tidak setiap hari para pekerja di wilayahnya menyadap getah pohon pinus di hutan. Namun, kata Ejang, terjadinya penurunan produksi getah pinus tersebut bukan diakibatkan karena terjadinya penurunan dari segi kua­ litas getahnya tetapi semata hanya karena jumlah produksinya saja. “Jadi, yang seharusnya dalam sebulan itu harus dapat berapa banyak jumlah getahnya. Nah, kalau cuacanya seperti sekarang malah jadi menurun, begitu,” terangnya. Kendati demikian, dirinya pun mengakui, tentu dari segi kualitas juga bakal sedikit terjadi perubahan. Namun, hal itu semata-mata karena ­faktor alam yang diakibatkan dari pengaruh cuaca. “Ya, pasti kalau perubahan kualitas tentu saja ada, dan itu tak kan bisa dihindari tentunya karena faktor alam. Kalau di harihari biasa (kemarau, red) bisa lebih bagus mi­salnya, tetapi di saat kondisi cuaca seperti sekarang yang sering turun hujan mungkin bakal terjadi sedikit perubahan tapi tidak akan banyak saya kira,” ­tutupnya. (rus)

BERITACIANJUR/ SUPARJO

RAJIN Pangkal Pandai, Hemat Pangkal Kaya. Mungkin pribahasa ini kerap didengar, meskipun pribahasa itu sangat simpel tapi sebenarnya pribahasa tersebut mengandung makna yang sangat dalam.

R

ajin-rajinlah belajar, jika anda ingin menjadi orang yang pandai dan berhematlah, jika Anda ingin menjadi orang kaya. Sebagai orang tua, tentu saja kita ingin mendidik anak untuk berperilaku hemat dan tidak boros. Hal ini mungkin terlihat sepele, tapi pendidikan untuk berhemat ini sebenarnya adalah pendidikan yang sangat penting buat bekal anak pada saat dewasa nanti. Pendidikan hemat dapat dimulai dengan mengajarkan kepada anak untuk menyisihkan uang jajan mereka

buat menabung. Bingung, harus ke bank mana Anda membuka rekeningnya, kini tak usah bingung lagi karena sekarang itu hampir semua bank mengeluarkan produk tabungan anak. Dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Cianjur yang juga merupakan salah satu perusahaan milik daerah (BUMD, red) Kabupaten Cianjur ini bisa jadi solusi bagi Anda para orang tua untuk bisa mengajarkan kepada anak menabung. Dengan produk tabu­ ngannya, yakni Tasis Plus Tabungan Siswa Plus sangat cocok untuk Anda dan anak Anda, karena memiliki berbagai keunggulan, mulai dari

setoran awal, tidak ada pemotongan biaya administrasi sehingga saldo pun tidak akan berkurang. Ditambah suku bunga sebesar 2,5 persen. Direktur Bisnis BPR Cianjur, Subadri mengatakan, produk tabungan siswa plus ini merupakan pengemba­ ngan produk dari yang sebe­ lumnya. Melalui produk Tasis Plus, orang tua bisa mengajarkan anak-anak untuk menyisihkan uang jajannya buat menabung. Syaratnya pun cukup mudah, hanya melakukan setoran awal sebesar Rp5 ribu, aman karena dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). “Tak hanya itu, produk inipun sangat menguntungkan. Karena mendapat bu­ nga simpanan yang menarik, dihitung berdasarkan saldo minimum bulanan, lebih menguntungkan dibandingkan anak Anda menyimpan uangnya di celengan atau di rumah, serta setiap anak menabung di BPR Cianjur, juga berkesempatan mendapatkan reward. Dihitung dari saldo rata-rata bulanan,”

­bebernya. Produk Tasis Plus, lanjutnya, sangat tepat bagi para orang tua yang ingin mengajarkan anaknya untuk menabung. Selain beragam keuntungan yang didapatkan nasabah, juga ditunjang jaringan BPR Cianjur yang memiliki 9 Kantor Cabang yang tersebar di Kabupaten Cianjur. “Mulai di Selatan, ada BPR Cianjur Cabang Sindang­ barang, Cabang Sukanagara, Cabang Cidaun, Cabang Kadupandak, dan Cabang Cibeber. Sedangkan untuk wilayah kota dan U ­ tara, ada BPR Cabang Ciranjang, Cabang Cikalongkulon, Cabang Pacet, Cabang Cianjur, dan Cabang Warungkondang. Jadi, warga Cianjur bisa memanfaatkan keberadaan BPR Cianjur yang tersebar di Cianjur ini,” jelasnya. Subadri mengatakan, dengan dikembangkannya produk tabungan siswa ini untuk petumbuhannya cukup signifikan. "Besar harapan masyarakat Cianjur, khu-

susnya para orang tua yang memiliki anak usia sekolah bisa memanfaatkannya untuk masa depan anak, melalui produk ini juga BPR Cianjur ikut berpartisipasi untuk gemar menabung sejak dini dan tentunya untuk memberikan pelayanan yang lebih baik. Kami pun siap jemput bola,” tegasnya. Selain produk Tabungan Siswa Plus, BPR Cianjur juga membidik masyarakat desa dengan produk yang tak kalah dari produk-produk perbankan lainnya, yakni produk Tabungan Masyarakat Desa (Tamasa). Produk ini memiliki beragam keunggulan, mulai dari setoran awal yang hanya Rp25.000 saja, suku bunga 5 persen, dan biaya admin hanya Rp1.000 per bulannya. “Jadi, bagi masyarakat yang ingin mengetahui produk tabungan ataupun kredit, lebih jelasnya bisa mengunjungi Kantor Cabang-Kantor Cabang BPR Cianjur terdekat di daerah Anda,” pungkasnya. (Supajo/"BC")***

Banyak Potensi Unggulan di Desa Jambudipa KEBERADAAN Desa Jambudipa, selain terkenal dengan kerajinan lampu genturnya hingga ke mancanegara. Ternyata, desa yang berada di Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur ini juga memiliki segudang produk unggulan industri kreatif. Potensi yang melibatkan masyarakat itupun menjadi alasan bagi pihak desa selalu membantu pemasarannya melalui berbagai kegiatan seperti bazzar yang sering diadakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) ataupun perusahaan swasta. Namun, hal itu dinilai masih belum maksimal. “Meskipun ada doro­ ngan dari Pemerintah Desa, namun untuk pemasarannya yang menjadi kendala. Karena kita merupakan ibuibu dari PKK, jadi kita juga sering bantu mereka. Selain dari mereka yang memasarkannya sendiri. Ya, kita berharap, Pemerintah Daerah (Pemda) bisa membantu,” ujar Ketua Kelompok Kerja (Pokja) 4, Oom saat ditemui

BERITACIANJUR/ K1

“BC”, ­Selasa (18/10) lalu. Oom bersama ibu-ibu yang lainnya pun ketika ada unda­ ngan bazzar, seringkali membawa produk unggulan dari Desa Jambudipa. Tak sedikit produk unggulan tersebut merupakan buatan ibu-ibu rumah tangga yang mencari penghasilan tambahan buat

membantu meringankan beban keluarganya. “Kebanyakan dari produk yang kita pasarkan itu lebih ke home industri, jadi kita pun ketika ada yang mengundang untuk mengisi bazzar, yang dibawa itu produk unggulan. Selain itu, kadang juga kita mengadakan pelatihan untuk

membuat sesuatu,” terangnya. Tak sedikit juga, kata Oom, produk unggulan dari Desa Jambudipa yang sudah tembus hingga ke pasar di luar kota. Selain itu, ibu-ibu tersebut yang bergabung bersama ibu-ibu PKK akan mendapatkan penambahan modal untuk bisa mengembangkan

produknya tersebut. “Banyak sekali produkproduk yang ada, dari mulai peci, makanan bibika, kembang goyang, lantak, simping, hiasan meronce yang terbuat dari akrilik, dan masih banyak yang lainnya. Untuk pemasarannya, ada yang ke Jakarta, Bogor, dan Bandung. Kadang juga kita membantu tambahan modal, jika sudah mandiri kita lepas,” katanya. Oom pun berharap, pihak Pemkab bisa melirik potensi yang ada di desanya sehingga bisa membantu kesejah­ teraan masyarakatnya. Karena, setidaknya jika ada bantuan dari Pemkab, semua bergotong-royong untuk bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Cianjur. “Kalau saya berharap yang membantu mereka para ibuibu, tidak hanya kita yang dari PKK saja. Tetapi Pemerintah Daerah pun membantu, jadi bergotong-royong untuk bisa mensejahterakan masyarakat. Dari segi pemasaran saja, kita berharapnya,” tutupnya. (k1)


HALAMAN

B7

NEWS+B

... Maju Mundur Tergantung BPD DARI HALAMAN B1...

Menurut Dendi, tugas BPD secara tegas dinyatakan dalam Pasal 55 Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa yang menyebutkan bahwa Badan Permusyawaratan Desa mempunyai fungsi membahas dan menyepakati Rancangan Peraturan Desa bersama Kepala Desa. Selain itu juga menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat Desa serta melakukan pengawasan kinerja Kepala Desa. “Apa yang menjadi kewajiban BPD itu sudah jelas dan tegas dinyatakan dalam Undang-undang. Sehingga kedudukannya sangat penting dalam menentukan maju mundurnya suatu Pemerintahan Desa,” katanya. Dia mencontohkan, saat dirinya bersaksi di sidang Tipikor untuk salah satu Kades yang menjadi terdakwa. Hakim bertanya tentang fungsi yang diembannya sa-

ngat berbeda jauh dengan fungsi yang dimiliki oleh BPD. “Disitukan ada fungsi BPD untuk melakukan pengawasan kinerja Kades, jadi tolok ukurnya kalau tidak beres berarti ada yang salah dengan pengawasannya dari BPD. Padahal BPD itu sendiri sudah diberikan pembinaan, peningkatan kapasitas sehingga tidak ada alasan tidak mampu mengawasinya,” imbuhnya. Dia menyebutkan ada 3 kategori yang selama ini dipetakan pasca diberlakukan otonomi desa (UU Desa) mengenai eksistensi BPD. Ada BPD yang manut alias mengikuti apa saja kebijakan Kades atau terkadang disebut tukang stempel. Lalu BPD yang menjalankan kinerjanya sesuai dengan tugas, pokok dan fungsinya sehingga roda pemerintahannya berjalan dinamis. Terakhir, ada juga BPD yang bersikap kritis tapi dimanfaatkan oknum BPD untuk

kepentingan pribadinya sehinga mekanisme pengawasan tidak berjalan efektif. “Saya tidak menyebutkan paling banyak mendominasi BPD kategori yang mana, tapi kalau BPD bisa bekerja sesuai dengan fungsinya tentu akan membawa dampak positif bagi kemajuan desa. Kalau BPD manut tentu inikan menghilangkan sikap kritisnya dalam menjalankan tugas pengawasan, begitupun dengan oknum BPD yang bekerja hanya untuk mengutamakan kepentingan pribadi sama tidak bagusnya,” bebernya. Pihaknya tetap akan terus melakukan pembinaan agar Pemdes bisa menjalankan roda pemerintahan secara optimal. Diimbangi dengan peran BPD yang mampu menjalankan fungsi kritisnya menuju perbaikan dan kemajuan. Terpisah, Ketua BPD Cipanas, Solihin menyata-

Sebelumnya diberitakan, Malu-maluin, kata itu pantas disematkan kepada Kantor Kecamatan Haurwangi yang 3 bulan belum membayar tagihan listrik. Celakanya itu sempat mengganggu kenyamanan warga yang sedang melakukan perekaman E-KTP. Beruntung petugas PLN yang hendak memutus aliran listrik dicegat warga untuk mengurungkan niatnya. Berdasarkan pantauan di lapangan, tercatat total tunggakan yang harus dibayar kantor Kecamatan Haurwangi sebesar Rp. 429 ribu untuk 3 bulan tagihan rekening listrik. Konon penyebabnya gara-gara dana bantuan dari Pemkab Cianjur belum digelontorkan. Padahal, sebagian besar PNS disana tergolong berkecupan karena ada yang memiliki mobil pribadi. Ironis juga kalau gara-gara ti-

dak ada pencairan dana tidak dicarikan dana talangan dulu untuk menutupinya. Barulah setelah ketahuan belangnya, sibuk cari sanasana uang pinjaman untuk melunasinya. Padahal dalam Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 Tentang Disiplin PNS sudah jelas dijabarkan mengenai 17 kewajiban dan 15 larangan bagi PNS yang notabene harus mengutamakan kepentingan umum diatas kepentingan pribadi. “Memang benar pembayarannya menunggak selama 3 bulan karena dana bantuan Ganti Uang (GU) dari Pemkab Cianjur belum turun. Dengan kejadian itu akan segera mencari solusi lain untuk mencari uang senilai Rp. 429 ribu untuk melunasinya tunggakan listrik, supaya tidak diputus jaringannya,” kilah Plh. Sekcam Kecamatan Haurwangi, Dadan Miharja kepada BC, kemarin (18/10).

Petugas PLN UPJ Mande, Umid mengaku jika dirinya ditugaskan untuk melakukan pemutusan jaringan listrik di Kantor Kecamatan Haurwangi. Lantaran berdasarkan data yang diterimanya diketahui jika sebagai pelanggan PLN diketahui menunggak 3 bulan. Namun setelah mendengar saran salah seorang warga bernama Iryanto (40) karena berkaitan dengan pelayanan masyarakat. Pihaknya memasang segel peringatan hingga batas waktu kamis ini (20/10), jika tidak dibayar akan tetap melakukan pemutusan jaringan listrik. “Tidak jadi memutuskan jaringan listrik, melainkan memasang segel peringatan juga sekaligus memberikan toleransi waktu sampai Kamis 20 Oktober 2016. Bila belum juga membayar tunggakan selama tiga bulan pada waktu yang telah ditentukan, maka secara

...Yamin, Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur,” ucap Kepala BNNK Cianjur, Hendrik, saat dihubungi “BC”, Rabu (19/10). Berdasarkan hasil pemeriksaan, sambung dia, kedua orang tersebut positif menggunakan narkoba jenis sabu-

sabu. Namun pihaknya masih harus melakukan pemeriksaan guna mengungkap dan mengetahui jaringan narkoba di Kabupaten Cianjur lebih jauh lagi. “Kedua orang etrsebut memang sudah positif dan kita sementara amankan untuk mengembangkan kasus tersebut, guna mengungkap

jaringan-jaringan narkoba yang beredar di Kabupaten Cianjur ini. Sehingga kita bisa terus berusaha untuk memberantasnya,” tuturnya. Dia menambahkan, apabila kedua orang residivis tersebut pengedar atau bandar barang haram tersebut maka akan diproses secara hukum. Namun jika murni

kan, jika upaya menjalankan fungsi lembaga tidak hanya mengandalkan kemampuan semata. Namun niatan baik untuk memajukan wilayah dengan berlandaskan kepada ketentuan perundangundangan. Terkait dengan 3 kategorisasi kinerja BPD, Solihin meyakini jika selama ini dalam mengemban tugas sejalan dengan yang dinyatakan sebagai fungsi dan kedudukan BPD dalam otonomi desa. “Kalau kita bekerja sesuai dengan tupoksi dan taat asas karena ini semua dilakukan untuk kepentingan yang lebih luas. Sejauh ini terus bergerak kearah peningkatan dan kemajuan wilayah dalam menjalankan tugas pengawasannya. Kemampuan saja tidaklah cukup karena harus disertai keseriusan dalam bekerja di lapangan,” ujar pria yang juga menjadi salahsatu petinggi di Asosiasi BPD Nasional (ABPEDNAS) Kabupaten Cianjur ini. (ree)

terpaksa pihaknya akan melaksanakan pemutusan jaringan listrik Kantor Kecamatan Haurwangi ini,” tegasnya. Sementara itu, Iriyanto sendiri menjelaskan jika kehadirannya ke Kantor Kecamatan Haurwangi untuk mengantar tetangganya. Tujuannya melakukan perekaman e-KTP tapi kaget begitu melihat adanya dua orang petugas PLN yang ingin memutus kabel jaringan listrik. Secara persuasif disampaikan bahwa hal itu jangan dulu dilakukan lantaran pelayanan Kantor Kecamatan Haurwangi akan terhambat karena tidak adanya aliran listrik. “Ssaya kasihan sama tetangga juga warga lainnya yang sedang antri akan melaksanakan perekaman e-KTP dan bila diputus jaringan listriknya maka pelayanan di Kantor Kecamatan Haurwangi akan terbengkalai,” tegasnya. (pip)

penyalahguna, maka akan direhabilitasi. “Kita masih melakukan pengembangan, apakah mereka tersangkut pengedar atau bandar, maka jika benar, akan kami proses hukum, akan tetapi apabila kedua residivis ini murni penyalahguna Narkoba akan kami rehabilitasi,” pungkasnya. (net/ree)

Renovasi Gedung Dewan Tunggu Pencairan Anggaran RENCANA untuk perbaikan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cianjur belum dapat dipastikan lantaran masih terhambat pencairan anggaran. Menurut Sekretaris Dewan (Sekwan), Cahyo Suprio menyebutkan, rencana perawatan dan perbaikan gedung dewan bakal dilakukan dalam waktu dekat. Namun pihaknya masih menggu pencairan dana dari Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kabupaten Cianjur. “Sudah kita rencanakan, namun tinggal menunggu pencairan dananya, segala macamnya sudah,” kata dia belum lama ini.

Memang ada beberapa bagian di gedung dewan yang sudah harus diperbaiki, tapi kan terpenting sudah ada rencana perbaikan dan perawatan. Kami pun tidak akan tinggal diam apabila ada kerusakan, sebab ini merupakan kebutuhan untuk rakyat.” Dia tidak menampik adanya beberapa bagian dari gedung dewan yang rusak. Seperti halnya yang terjadi pada lorong di depan ruang Badan Anggaran. Terlihat pada bagian plafonnya menghitam lantaran seringnnya

air bocor di sana. “Memang ada beberapa bagian di gedung dewan yang sudah harus diperbaiki, tapi kan terpenting sudah ada rencana perbaikan dan perawatan. Kami pun tidak akan tinggal diam apabila ada ke-

KAMIS, 20 OKTOBER 2016

DARI HALAMAN B1...

... Lagi, Pemakai Narkoba Dibekuk DARI HALAMAN B1...

POLISI : 0263 261110 AMBULANCE : 0263 291392

... Untung Ruginya Kecanduan Makanan

... Wabup Herman Sebut Keterlaluan DARI HALAMAN B1...

EMERGENCY!

rusakan, sebab ini merupakan kebutuhan untuk rakyat,” ucapnya. Dia menargetkan, perbaikan gedung dewan harus selesai di tahun ini, sehingga untuk awal tahun depan kondisinya sudah kembali seperti baru. Tidak ada lagi kerusakan ubin ataupun kebocoran atap yang berakibat pada rusaknya plafon. “Pekan depan rencananya dana perbaikan sudah cair, dan akan kami kebut prosesnya. Jangan sampai awal tahun depan masih terlihat rusak. Untuk nilainya berapa belum bisa disebutkan, terpenting ada perbaikan supaya kantor dewan lebih nyaman,” pungkasnya. (k-1)

...dan kafein. Hal ini sangat membahayakan tubuh manusia. ciri - ciri food addiction yang seringkali dialami masyarakat adalah ketergantungan untuk terus mengkonsumsi makanan dan memiliki kandungan karbohidrat olahan yang juga memicu asupan kadar gula, garam, dan tepung yang tinggi. Ciri lainnya adalah penyalahgunaan asupan bukan

untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dan energi, melaikan untuk mendapatkan perasaan yang menyenangkan ataupun memotivasi diri. “Sering kali orang banyak merasakan, aduh enggak ada ide nih, terus larinya ke makanan, karena di depan matanya ada martabak. Nah, ini perlu dipikir, apakah keinginan mata, otak, mulut, atau perut untuk konsumsi makanan tersebut. Sebaiknya, jika tidak ada ide, obatnya adalah mencari inspirasi, bukan konsumsi ma-

kanan yang ternyata banyak mengandung lemak dan karbohidrat,” kata Dr. Grace Judio - Kahl, Msc. Masih menurutnya, jika konsumsi makanan dihentikan atau tidak terpenuhi, para pengidap food addiction dapat mengalami gejala - gejala seperti sakit kepala, susah fokus, perubahan suasana hati, dan keinginan kuat untuk konsumsi makanan dengan kadar gula, garam, dan lemak yang tinggi secara berulang atau berlebihan. (net/ree)

... Carita Budak Minggat (bag. 13) kara oge kuring kek nyekel botol cai, ujug-ujug gantawa...kuli-kuli teh tingkaluliat ng wae mandor teh nyarekan teu buru-buru indit,malah ka kuring bari ngulang-ngusawareh mah aya nu terus lang iteukna.Kuring gancang nyumput kanu bala, nying- ngejat deui.Tapi ari dina hate kurkeun maneh rek hees. mah pohara ceurikna, watir Tapi mandor-mandorna teu kanu disiksa. nganteup,sakur kuli nu kaWaktu harita kuli-kuli panggih ngagoler dinu bala, keur jong-jong digarawe, teu antaparah deui, habek- teu kanyahoan deui langiet habek wae diperesen awakna geus angkeub, Poe nu urut ku iteuk, nepi kapepereng- sakitu panasna, kasilih kelan. ku pihujaneun nu kacida Kuli-kuli nu sejen kandelna,cacakan harita kanu narurut ka mandor- kara pukul satengah dua, tapi na, taya hiji nu semu ka- poekna sarua bae jeung pukul runya ka nu ditibanan geuneup sore, dha puguh dip a n e n g g e u l , t e h , m a l a h - jero leuweung. Te kungsi lila malah nyaleungseurikeun hiuk angin ngagelebug, ger jeung barimupuas. hujan ngagebret, kawas diciAri kuring ku sabab boga ci-cicikeun bae. sifat watiran ka jelema, teu Nu digarawe kabeh pada tega nenjo nu ditenggeulan lalumpatan, neangan tempat sabab sok ras inget kana wak keur ngiuhan, nyaeta kana sorangan. handapeun kai nu gomplok Di antara nu keuna pan- daunna. enggeul mandor harita; aya Ari mandor-mandor saurang nu terus teu kuateun ngariuhanana pangheulana, hudang deui, gawena aduh- nyaeta di elos nu beunang aduhan jeung gegeroan. ngahaja nyieun, paranti Ari sangkaan mandor ngarereb. mah pangna aduh-aduhan Kuringharita ras inget ka teh eta kuli ngan ngarah dipi- kuli nu keur ngagoler utahkarunya bae, lain ripuh-ripuh utahan handapeun kai tea, teuing. Eta kuli maksakeun gancang ku kuring di buru. maneh nangtung, tapi kakara Ka sampak teh eta kuli keur oge jung, ujug-ujug blug deui ngalungsar keneh bae, bari nangkuban bari terus utah- humarurung neueulkeun utahan. angen. Barang di teges-teges Ari mandor nenjo nu manahoreng sengke nu utah-utahan kitu teh, kalah babarengan jeung kuring te, heugngaleos bari gegeleun- Gancang ku kuring disangdeung. keh, dibawa lumpat satengah Tina pohara watirna, tu- digusur bae, da meh teu biluy eta anu keur sosongkolan saeun ngalengkah-ngalengteh ku kuring disampeurkeun, kah acan. maksud kuring rek diinuman Ku pitulung Nu Kawasa, sangkan rada jagjag. Tapi ka- kuring duaan jol datang kana DARI HALAMAN B1...

hiji lamping batu, sarta aya nu nyangkeredong, tuluy kuring ngiuhan di dinya. “Sobat,” cek kuring, “naha sampean kumawani sasarean waktu digawe? Geus bae ripuh ku paneunggeul.” “Sasarean? Ngagoler soteh kula mah, bakating ku geus teu kuat ku kasakit.” “Na nyeri naon?” “Paranas awak jeung lieur.” “Naha atuh mana teu ngomong ka mandor yen anjeun gering.” “Euweuh gunana, da moal diubaran, moal diperekeun.” “Mustahil, na ari mandor tara keuna ku geuring,kitu?” “Ih, atuh beda deui darajat mandor jeung darajat kuli mah, teu beunang di saruakeun. Lamun mandor geuring, nya tangtu dimumule, tapi ari bangsa kuli mah, saha nu pingamumuleeunana, Lamun geus ripuh ngan kari nunggu-nunggu waktu...atawa marabkeun maneh ka maung.” “Aduh, sobat ulah sasar!” “Ih, lain sasar, kuli nyarita satarabasna.” “Lamun bener kitu, mustahil kapala negara nganteup kana urusan nu sakitu gorengna.” “Ke heula sobat, ieu tikoro kula tuhureun, menta cai.....!Aduh, naha ieu sirah kula mana beurat-beurat teuing...!” Gancang ku kuring di asongan botol cai, geus kitu leguk manehna nginum. Cai satengah botol teh nepi ka teu nyesa sakeclak-keclak acan. (Nyambung)

... Tak Ingin Menjadi Desa Terbelakang DARI HALAMAN B1...

Bagi Nana S. Suryadana menduduki jabatan Kepala Desa Karangwangi Kecamatan Ciranjang berangkat dari keprihatinan ingin memberikan yang terbaik. Serta bertekad membuktikan sebagai desa mandiri dan mampu sejajar dengan desa lainnya. Apalagi upaya untuk mewujudkan keterbukaan dilakukan semata-mata agar

masyarakat mengetahui secara jelas terkait penggunaan anggaran.Disamping itu juga terjun ke lapangan ke berbagai pelosok guna menemui tokoh masyarakat dan warga. Bahkan hadir dalam pertemuan rutinan melalui pengajian Majlis talim, Posyandu, kontrol ronda malam dan tempat pertemuan lainnya. Tujuannya untuk menyerap aspirasi dan jalin kebersamaan karena ingin

terbentuk adanya persamaan persepsi. “Saya ini memperlihatkan bahwa transparansi itu penting dalam melaksanakan berbagai pembangunan. Dengan begitu, semoga wilayah ini sejajar dengan desa yang sudah dianggap maju di Kecamatan Ciranjang dan semoga tidak menjadi desa yang terbelakang, “ ucapnya kepada BC kemarin. (pip)

Tingkat Kapasitas Unsur Pemdes Melalui Pelatihan Terpadu CIRANJANG-Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Kecamatan Ciranjang mengadakan Pelatihan untuk unsur Pemerintahan Desa (Pemdes) (Perangkat desa, BPD, LPM, KPMD dan TPMD). Kegiatan tingkat kecamatan tersebut dilaksanakan di aula Desa Karangwangi, Kecamatan Ciranjang selama dua hari berturut-turut. Dalam kesempatan tersebut, Camat Ciranjang, Saepul Anwar menjelaskan, dengan dilaksanaknnya pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kerja. Selain itupun peningkatan pelayanan terhadap masyarakat di masing-masing desa. Serta mengupas tentang perencanaan pembangunan yang ada disetiap desa bermuara pada kesejahteraan seluruh warganya dan

peningkatan Indeks Desa Membangun (IDM). Dengan dilaksanakannya pelatihan tersebut, sambung mantan Camat Cibeber ini, kedepannya seluruh unsure Pemdes mampu membangun membuat administrasi yang sesuai dengan aturan yang berlaku. Sehingga nantinya akan mampu pula melaksanakan pelayanan terhadap warganya dengan baik dan teratur. “Selain itu, seluruh desa yang ada di Kecamatan Ciranjang ini kedepannya akan mampu menjadi Desa yang mandiri. Karena sekarang sudah memiliki bekal atau cikal bakal kekompakan dalam melaksanakan pembangunan antara Pemdes desa dengan seluruh warganya,” ucapnya. Dilain pihak, Ketua UPK

Kecamatan Ciranjang, Yuhda Arfachsyadz menjelaskan, acara tersebut dimaksudkan untuk mengkatkan kapasitas perencanaan pembangunan disetiap desa. Kegiatannya itu sendiri terselenggara dengan dukungan dana dari program Generasi Sehat dan Cerdas (GSC) yang diambil dari alokasi Dana Operasional Kegiatan (DOK) pelatihan masyarakat. “Nantinya mereka yang akan langsung menerapkannya pada masyarakat, baik melalui pelayanan langsung atau melalui berbagai pembanguan fisik maupun pembanguan mental terhadap seluruh masyarakat Perdesaan. Dengan tujuan untuk mensejahterakan seluruh warga yang ada disetiap desa yang ada di Kecamatan Ciranjang,” ucapnya. (pip)


KAMIS, 20 OKTOBER 2016

twitter @berita_cianjur

facebook beritacianjur.com

email redaksi.beritacianjur@gmail.com

HALAMAN

B8 Istri Seksi Luis Figo Jadi Wanita Idaman Ronaldo RONALDO mengaku bahwa dirinya terkagum dengan tubuh seksi Helen Svedin, istri mantan rekannya di Real Madrid, Luis Figo. Ronaldo mengaku Svedin merupakan wanita idamannya.

REBUT POSISI PUNCAK

PREDIKSI SUSUNAN PEMAIN

RONALDO

AS ROMA (4-2-3-1) ALISSON, JESUS, FAZIO, MANOLAS, FLORENSI, DE ROSSI, PAREDES, PEROTTI, TOTTI, SALAH, DZEKO

Baik-baik Saja PEMAIN bertahan Real Madrid, Raphael Varane tak ketinggalan memberikan komentarnya terkait banyaknya sorotan yang dialamatkan kepada Cristiano Ronaldo usai pertandingan melawan Legia Warsawa. Ronaldo sendiri disorot karena dinilai tak menampilkan performa terbaiknya pada pertandingan tersebut, bahkan namanya t a k

ada di papan skor. Los Blancos sendiri pada laga ini menang telak dengan skor 5-1. Meskipun mendapatkan banyak sorotan, Varane percaya rekan setimnya itu tak memiliki masalah apapun karena Ronaldo tetap memberikan bantuan pada tim untuk meraih kemenangan, salah satunya lewat assist kepada Alvaro Morata dan Marco Asensio. “Dia baik-baik saja, dan dia selalu membantu tim. Dia adalah ancaman bagi lawan,” ujarnya usai pertandingan. “Kami melakukannya dengan baik di penyisihan grup dan kami percaya diri. Kami harus pergi ke lapa­ngan dan bermain la­ yaknya itu pertandingan terakhir kami,” tandasnya. (net/pur)

PREDIKSI SUSUNAN PEMAIN

Real Madrid Dalam Performa Bagus

AUSTRIA WIEN (4-2-3-1) ALMER, MARTSCHINKO, FILIPOVIC, STRONATI, LARSEN, HOLZHAUSER, SERBEST, PIRES, GRUNWALD, VENUTO, KAYODE

AS Roma bersiap untuk melanjutkan tren positif mereka di ajang Liga Europa tengah pekan nanti. Kali ini mereka akan menjamu wakil Austria, Austria Wien di Olimpico Stadium pada hari Jumat (21/10) dini hari.

K

ubu Giallorossi sendiri tengah berada dalam kondisi yang apik belaka­ ngan ini. Mereka menyapu empat kemenangan di lima laga terakhir mereka, dimana mereka mengalahkan sejumlah tim besar seperti Inter Milan dan Napoli. Oleh karenanya mereka siap melanjutkan pencapaian apik mereka itu di ajang Liga Europa tengah pekan nanti. Laga kontra Austria Wien ini bisa dikatakan cukup krusial bagi Roma. Pasalnya kedua tim ini sama-sama mengumpulkan empat poin dari dua pertandingan pertama Liga Europa yang lalu. Kemenangan ini tentu akan mengokohkan posisi mereka di klasemen Grup E Liga Europa musim ini dan memperbesar pelu-

ang mereka untuk lolos ke fase knockout. Jelang laga yang menentukan ini, pelatih Luciano Spalletti memiliki sejumlah masalah dengan cedera. Ia tercatat tidak bisa memainkan Kevin Strootman, Burno Peres, Thomas Vermaelen, Abdullah Nura dan Mario Rui yang masih dalam proses pemulihan cedera. Dengan kondisi tersebut, Spalletti kemungkinan besar tidak akan melakukan perubahan yang berarti dengan susunan timnya pada laga ini. Untuk posisi kiper kemungkinan besar akan diisi oleh Alisson, yang dijaga duet bek tanggung Kostas Manolas dan Federico Fazio. Pada laga ini Francesco Totti kemungkinan akan kembali diturunkan sebagai starter, di mana ia akan

dibantu oleh Diego Perrotti dan Mohamed Salah di posisi gelandang serang. Di kubu tim tamu, pelatih Thorsten Fink tidak bisa punya masalah yang cukup berarti dengan cedera sehingga ia bisa menurunkan susunan pemain terbaiknya pada pertandingan ini. Dengan skema 4-2-31­andalannya, penyerang asal Nigeria Olerenwaju Kayode akan kembali menjadi ujung tombak mereka pada laga ini, dimana ia akan dibantu oleh dua winger cekatan dari Brasil, yaitu Lucas Venuto dan Felipe Pires. Di posisi penjaga gawang ada Robert Almer yang siap mengamankan gawang mereka dari gempuran AS Roma pada Jumat dini hari nanti. (net/Angga Purwanda/”BC”)***

ILUSTRASI/NET

GELANDANG Real Madrid, Lucas Vazquez mengaku senang bisa membantu timnya meraih kemenangan saat melawan Legia Warsawa, Rabu (19/10) dini hari tadi. Bermain sebagai pemain pengganti saat masuk menggantikan James Rodriguez pada menit ke-63, Vazquez mampu berkontribusi lewat sebuah gol. Menerima umpan cantik dari Alvaro Morata, Vazquez membobol gawang Arkadiusz Malarz hanya lima menit setelah masuk lapangan. “Ini adalah penting untuk memenangkan pertandingan ini. Kami dalam performa bagus dan bermain dengan semangat untuk

terus menyerang,” ujarnya. “Saya senang dengan kemenangan ini dan ini adalah pertandingan yang bagus, kami memiliki peluang untuk mencetak gol lebih banyak lagi,” sambungnya. “Saya ada di sini untuk memberikan yang terbaik yang saya bisa dan memaksimalkan setiap peluang setiap pelatih memainkan saya,” tandasnya. Lima gol kemenangan Real Madrid sendiri dicetak oleh Gareth Bale, bunuh diri Tomasz Jodlowiec, Marco Asensio, Lucas Vazquez dan Alvaro Morata. Sementara satu gol balasan Legia dicetak lewat penalti Miroslav Radovic. (net/pur)

BeritaCianjur-Dinas Teknis dan Layanan Publik Rentan Pungli  

Memberi Nilai Lebih

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you