Page 1

EDISI 255 THN I

Memberi Nilai Lebih

SABTU, 19 SEPTEMBER 2015

email redaksi.beritacianjur@gmail.com

facebook beritacianjur.com

twitter @berita_cianjur

Harga Eceran Rp. 2.500,-

Langganan Rp. 65.000,- / bulan

Istana Cipanas

FAKTA OTENTIK SBY 42 Kali Berkunjung Diantara enam presiden yang pernah memimpin republik ini, SBY tercatat sebagai presiden yang paling sering berkunjung ke Istana Cipanas. Dalam kurun dua kali masa jabatannya, SBY mampu menyandang predikat sebagai pemecah rekor dengan total kunjungan sebanyak 42 kali.

website www.beritacianjur.com

Eloknya Saksi Sejarah Penting

KICK OFF!

EKSPLOITASI

KELEMAHAN

PERSIB Bandung a k a n dijamu Pusama­ nia Borneo FC (PBFC) pada per­ tandingan leg pertama babak 8 besar Pi­ ala Presiden yang digelar di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (20/9), pukul 18.00 WIB. Tim tuan ru­ mah mengaku sudah me­ ngantongi kelemahan Persib. BACA HAL 9

MAKAN KONATE

2 1

ISTANA Kepresidenan Cipanas memang istimewa. Selain tercatat sebagai Istana Kepresidenan tertua di tanah air, keberadaan Istana Cipanas juga acap kali menjadi saksi sejarah momentum penting, baik dalam ruang lingkup nasional maupun internasional.

I

stana Kepresidenan Cipanas tergolong is­ tana paling tua diban­ ding dengan lima Istana Kepresidenan lainnya Istana Negara Jakarta, Is­

tana Merdeka Jakarta, Istana Bogor, Gedung Agung Yogya­ karta, dan Istana Tampaksir­ ing Bali). Salah satu peningga­ lan sejarah kebanggaan warga Cianjur ini terletak persis di

KE HALAMAN 6

FOTO-FOTO: NET

KOLAM renang menjadi salah satu fasilitas penting yang turut melengkapi keberadaan istana dalam menunjang kerja presiden.

GOL

LAGA

Jadwal Salat

Wilayah Cianjur & Sekitarnya

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

19-20 September 2015 SUBUH ZUHUR ASAR MAGRIB ISYA 04:28 04:28

11:48 15:01 17:50 18:59 11:47 15:00 17:50 18:59

Kang BeCe

kaki Gunung Gede Pangra­ngo, Jawa Barat (Jabar) dengan ke­ tinggian 1.100 meter diatas permukaan laut. Adapaun akases menuju Istana Cipanas kurang lebih 103 kilometer dari arah Ja­ karta dan 83 kilometer dari arah Bandung.

SBY saat meninjau Taman Herbalia, Istana Cipanas.

PRESIDEN SBY menggelar rapat kenegaraan di Istana Cipanas.

BAHKAN, acara kawinan putra presiden digelar di Istana Cipanas.

Istana Terbuka untuk Rakyat

... son, pasloon, bantuan uing yeuh... kasaatan............

DIBALIK lika liku sejarah dan pengambilan kebijakan penting dalam urusan kenegaraan, masih terdapat hal-hal lain yang tidak kalah menentukan, hingga mampu menempatkan Istana Cipanas sebagai bagian sejarah bangsa yang sangat istimewa.

Salah satunya, lahir keputus­ an pemerintah yang dengan tegas membuka akses berkunjung ke Is­ tana Cipanas bagi masyarakat luas. Kebijakan perluasan akses berkun­ jung ini praktis akan turut mempo­ sisikan keberadaan istana menjadi jauh lebih istimewa di mata ma­ syarakat. Sebab setelah bertandang ke istana, masyarakat setidakya di­ harapkan menjadi tahu sejumlah peristiwa penting bersejarah yang pernah terjadi di dalamnya. Menurut Kepala Sub Bagian Rumah Tangga dan Protokoler Istana Cipanas, Jajat Sudrajat SiP, Msi, kebijakan yang dikenal dengan program Istana Terbuka untuk Rakyat (ISTURA) ini sebe­ narnya sudah diprogramkan sejak jaman pemerintahan Presiden Su­ harto, persisnya tahun 1974. KE HALAMAN 6

Istana Terbuka untuk Rakyat (ISTURA) ini sebenarnya sudah diprogramkan sejak jaman pemerintahan Presiden Suharto, persisnya tahun 1974.


HALAMAN

2

OPINI

ONTOLOGI

Semua mimpi kita bisa menjadi kenyataan, bila kita memiliki keinginan untuk mengejarnya. nWalt Disney Produser film

SABTU, 19 SEPTEMBER 2015

Kang Be’ce

Emoto, Air, dan Minyak Oleh : Irfan L. Sarhindi

TERBERKAHILAH Masaru Emoto yang menulis buku The Miracle of Water. Kenapa? Karena bagi saya, selain menjelaskan betapa air itu sebetulnya hidup, buku tersebut juga menjelaskan kenapa air-doa dari almarhum kakek saya tak kalah mujarab ketimbang obat dari toko dan apotek terdekat. Atau yang lebih luas, kenapa air zamzam demikian agung. Terima kasih Pakde, bagaimanapun. Semoga engkau senantiasa bahagia. Namun begitu, menjadi menarik memerhatikan bahwa 70% porsi tubuh kita adalah air—cairan—yang mana setara juga dengan porsi air di planet Bumi tercinta. Karenanya, jika air yang masuk ke dalam tubuh tidak sehat dan/atau tidak berkristal bagus, maka cairan dalam tubuh akan ikut terbawa keruh dan tidak sehat. Karena itulah, Rasulullah mengajarkan kepada kita hal-hal elementer yang sepintas-lalu terkesan “bawel” padahal justru berefek besar, semisal keharusan membaca bismillah sebelum makan dan minum, menutupnya dengan hamdalah sebagai tanda syukur. Selain menumbuhkan kesadaran transendental, kedua ritual itu juga menebarkan energi postif kepada makanan dan minuman, yang pada akhirnya akan membentuk kristal supercantik yang ketika bersinergi dengan cairan dalam tubuh, akan membentuk kesatuan kebaikan yang holistik. Itulah kenapa wudlu dapat meredakan amarah. Namun begitu, jika engkau suka memasak, atau suka memerhatikan orang yang memasak atau suka memerhatikan orang yang memerhatikan orang yang memasak, mestinya engkau tahu fenomena yang rasa-rasanya sering terabaikan ini. Apa? Tidak, bukan soal makanan gosong. Juga bukan chef jutek di acara televisi itu. Tetapi pada hal-hal yang lebih sederhana. Yaitu ini: jika engkau memanaskan air di atas wajan, lalu menuangkan minyak ke atasnya—baik itu ketika si air masih ruamruam kuku atau bahkan ketika ia telah mendidih—maka engkau tidak akan mendapati apapun kecuali hanya bunyi normal air ketika dipanaskan, ketika mendidih. Tetapi jika minyak yang dipanaskan, lalu engkau menuangkan setitik saja air—atau memasukan benda apapun yang di dalamnya mengandung kadar air—maka minyak akan nyerocos “marah-marah” seperti ibu kost bawel. Silakan coba kalau tidak percaya. Sebentar, engkau mengerti ‘kan arah pembicaraan saya? Syukurlah, terima kasih kalau begitu. Tetapi biar lebih jelas—biar kuota jumlah-kata-minimal tulisan ini terpenuhi dan saya tidak dimarahi editor karena diangap lalai dan malas—baiklah akan saya jelaskan: pertama, jika seorang muslim mampu hidup berlandaskan karakteristik air ini—yang dalam kondisi sepanas apapun bisa tetap keep woles menyikapi perbedaan—maka kehidupan akan menjadi harmonis. (1) Perbedaan akan menjadi rahmat. Bayangkan jika air sebawel minyak saat dipanaskan! Tentu untuk mengoptimalkan rasa mie sedap kari ayam akan butuh lebih banyak perjuangan—terutama saat memasukan minyak-bumbu. Betapa repot! Demi Wings Food! (2) Dan kita juga tidak akan mudah terpicu dalam merespon sesuatu, tidak mudah senggol-bacok. Atau dalam istilah kerennya: tidak reaktif—alih-alih itu tenang, seksama, penuh-tabayyun, dan mendewasa. Kedua, jika seorang muslim justru malah berkarakteristik seperti minyak, maka, jangankan dalam kondisi “panas”, dalam tekanan masalah yang “ruam-ruam kuku” saja, cerewetnya minta ampun, nyerocosnya bisa bikin pecah perang dunia ketiga. Masih mending kalau yang dicereweti sesabar keluarga cemara, lha kalau sebaliknya? Bagaimana? Bisa-bisa kehidupan kita malah disibukkan oleh perkelahian dan perselisihan dan permusuhan yang disebabkan oleh hal-hal sepele semisal jemuran yang hilang, bekas-popok yang bikin mampet got, kucing kampung yang kabur, atau status facebook yang ditulis saat kita mengantuk. Kalau sudah begitu, bagaimana kita bisa membuka diri—open mind? Bagaimana kita bisa bersatu menghadapi tantangan dari luar jika kita malah sibuk saling menghancurkan dari dalam? Bagaimana kita bisa membangun masyarakat madani yang toleran jika hanya karena kabar-angin kita turun ke jalan mengepalkan tinju melilitkan sorban di kepala berteriak Allahu Akbar? Padahal yang dicap sesat bisa jadi jauh lebih mulia. Berkatalah Syeikh Abdul Qodir al-Jailani, “Apabila engkau bertemu dengan seseorang, hendaklah engkau memandangnya lebih utama daripada kamu, dan engkau mengatakan, ‘Mungkin dia lebih baik di sisi Allah daripada aku, dan lebih tinggi derajatnya’. Apabila dia lebih kecil, hendaklah engkau mengatakan, ‘Orang ini tidak berbuat dosa kepada Allah sedangkan aku telah berbuat dosa, maka tidak ragu lagi bahwa dia lebih baik daripada aku .” Lebih lanjut, dalam menjalani kehidupan sehari-hari, jangankan ke sesama muslim, dengan non-muslim yang berstatus dzimmi saja Allah menyuruh untuk rukun, Rasulullah memerintahkan untuk bersikap adil. Untuk menghormati hak-hak mereka, untuk menjamin pula keselamatan mereka. Dari Anas ra, Rasulullah bersabda, “Doa orang yang teraniaya dikabulkan, meski (dia) seorang kafir.” (*)

Bagi pembaca yang ingin mengirimkan artikel opininya, silakan kirim ke redaksi.beritacianjur@gmail.com Mohon dilampirkan foto dan data pribadi dengan panjang artikel minimal 1000 kata.

GEOTREK, Model Pembelajaran Pembangun Kepekaan Geologis GEOTREK Istilah ini mungkin belum banyak di kenal masyarakat. Tetapi, bagi pecinta lingkungan, atau lebi tepatnya lagi pecinta wisata geologi, akan mudah memahaminya. Geotrek adalah sebuah perjalanan, dengan maksud untuk berrekasi sambil memahami kenampakan gejala geologis di muka bumi.

I

Memberi Nilai Lebih

BERITA MEDIA GROUP

Komisaris Utama: H. Ishaq Robin l Direktur Utama/ Pimpinan Perusahaan: Anton Ramadhan l Pimpinan Redaksi: Disma M. Taryum l Redaktur Tamu: Fonda Lapod ,Raka Pramudya l Redaktur Pelaksana: Zulfah Robbania l Redaktur: Yadi Haryadi, Maharaya Akbar, l Koordinator Liputan: Nuki Nugraha I Reporter: Susi Susilawati, M. Arlan Akbar, Rikky Yusup, Angga Purwanda, Rudi Rusmana, Misbah Hidayat, R. Putra Lugina Sukma, Asri Fatimah l Kontributor: Apip Samlawi, Zenal Mustari l Sekretaris Redaksi: Mega Siti Fatimah Noor l Perwajahan: Ahmad Sulaeman (Koordinator), Arie Yudhistira, Ziad Zed Zubaedi, Rendy Rustandi, Muhammad Faisal, Faisal Aditya Pahlefi l Iklan / Sirkulasi: Jejen Junaedi (Manager), Siti Aisyah, Eneng Yustiani (Adm), Retno, Asep Ruhenda, Dedi Sukmana, Herly Faisal, Ema, Pras l Keuangan: Mastuti (Manager) I Alamat Redaksi/Iklan/Sirkulasi: Jl. KH. Hasyim Ashari No. 46B, Kelurahan Solokpandan, Kecamatan/Kabupaten Cianjur, 43214 l Telp. Kantor : (0263) 2283283 - 2283645 l Hotline Redaksi: 085793630647 l e-mail redaksi: redaksi.beritacianjur@gmail.com l website: www. beritacianjur.com l Rekening: 183 097 9090 (BCA) an. Jembatan Mediatama Cianjur, PT, 006 257 498 4001 (BJB) an. Jembatan Mediatama Cianjur l Penerbit: PT Jembatan Mediatama Cianjur.

SELURUH WARTAWAN BERITA CIANJUR SELALU MENGENAKAN TANDA PENGENAL DAN DILENGKAPI SURAT TUGAS SERTA TIDAK DIPERKENANKAN UNTUK MEMINTA ATAU MENERIMA APAPUN DARI NARASUMBER

stilah ini, saat ini, sudah mulai banyak dilakukan, dan diikuti oleh masyarakat umum, khususnya di kota Besar seperti di Bandung dan Jakarta. Terkait dengan hal ini, kita dapat memandang, agenda geotrek sebagai bentuk model pembelajaran. Betul jika dikatakan, bahwa, selama ini, kalangan pelaku geotrek pun, sudah memaknai dan memahami geotrek sebagai model pendidika, pencerahan, atau pembelajaran kepada masyarakat mengenai kenampakkan muka bumi. Tetapi, hal yang memang memprihatinkan, kesadaran ini, belum banyak dikembangkan di lembaga pendidikan. Sebagaimana diketahui bersama, hamper di setiap sekolah ada program yang disebut studi wisata, study tour, piknik, study banding, atau nama lain yang sejenisnya. Kegiatan-kegiatan tersebut sudah biasa dilakukan, dan sudah biasa diagendakan di dunia pendidikan. Sehubungan hal itu, apa bedanya antara nama kegiatan tersebut, dengan geotrek yang kini akan kita ajukan sebagai bentuk dari kegiatan pembelajaran geografik atau geologis, atau pembelajaran lingkungan ? Pertama, geotrek jelas-jelas mengandung makna hiburan atau rekreasi. Ini benar. Karena itu, meminjam makna dari konsep wisata, yang mengandung makna perjalanan ke luar rumah untuk mencari hiburan dan bersenang-senang, maka geotrek pun adalah bentuk

Oleh : Momon Sudarma

dari kegiatan wisata. Kedua, geotrek mengandung makna pendidikan, sementera dalam berwisata tidak dijadikan prioritas. Sebuah sekolah yang melakukan kunjungan wisata, lebih mengutamakan hiburannya daripada masalah pendidikannya. Karakter ini, menjadi karakter pembeda antara geotrek dengan wisata. Andaipun secara normative, ada acara study tour itu ada pembelajaran, tetapi agenda pembelajarannya lebih bersifat lokal. Misalnya, jika berwisata ke Kraton Jogjakarta, peserta wisata akan mendapatkan informasi mengenai sejarah atau seluk beluk mengenai kejogjakartaan. Sementara, dalam konteks geotrek, untuk menjelaskan istana Jogjakarta, bisa mengaitkan dengan beberapa titik kebumian yang biasa berkaitan dengan sejarah dan dinamika kehidupan Jogja, misalnya Merapi, dan dinamika geologis Jogja. Secara sederhananya, dalam wisata, lokasi tujuan menjadi utama. Sedangkan dalam geotrek, kenampakkan di sepanjang perjalanan, dan

S A U R WA R G A

Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok HARGA beras di pasaran sekarang ini cukup melonjak kondisi tersebut selain akibat dampak yang ditimbulkan oleh kenaikan nilai tukar dolar terhadap rupiah sehingga turut memicu terhadap kenaikan harga selain itu dengan kondisi para petani yang mengalami gagal panen akibat musim kemarau.

Sudah saatnya pemerintah memberikan jaminan harga kepada masyarakat dengan cara melakukan operasi pasar agar harga beras tidak terus menerus mengalami kenaikan kondisi yang ada saat ini sudah menyusahkan masyarakat Untuk itu pemerintah harus segera bertindak agar masyarakat tidak tertekan

dengan beban harga yang tinggi sehingga akhirnya berdampak pada prilaku masyarakat karena harus membeli kebutuhan hidup dengan harga mahal sedangkan pendapatan masyarakat tidak kunjung bertambah. Ida Farida Warga Kel. Solokpandan

juga di sekitar lokasi, menjadi sumber pembelajaran penting dalam menggenapkan informasi. Sehingga kita bisa memahami kenampakkan muka bumi dengan baik. Ketiga, aspek pendidikan mental-sosial. Orang berwisata cenderung ingin hidup santai, dan enak. Tinggal di hotel, duduk manis dan langsung rekreasi di lokasi wisata. Seorang pelaku geotrek, akan melakukan ragam kegiatan, termasuk melakukan perjalanan ke beberapa titik lokasi yang dianggap unik, dan perlu mendapatkan penjelasan lebih detil. Nilai penting lainnya lagi, seorang pelaku geotrek, yang melakukan perjalanan pembacaan terhadap fenomena geologis, dibangunkan kesadaran untuk peka terhadap karakter lingkungan, peduli pada lingkungan. Bahkan, dalam perjalanan geotrek ini, seorang peserta akan dikondisikan untuk bisa membangun keterampilan social (social skill) dengan teman-temannya, misalnya membantu, saling menolong, atau saling mendukung langkah dan perjalanan geotrek tersebut. Terakhir, yang ingin dikemukakan di sini, adalah pendidikan mental-spiritual. Seorang siswa yang berwisata, cenderung merasa puas dan bahagia selepas menikmati fasilitas hiburan di lokasi wisata. Sedangkan, seorang peserta geotrek akan mendapatkan kepuasan spiritual berbasis pengetahuan dan kesadaran akan lingkungannya. Dia merasakan bahagia libura di Pangandaran, sam-

bil memahami gejala geologis dan keragaman hayatinya. Sehingga dia merasa terpanggil untuk turut serta menjaga kelestariannya, bukan merusaknya. Berdasarkan pertimbangan itu, saya melihat ada beberapa hal pokok yang bisa disampaikan di sini. Pertama, perlu ada reorientasi program study tour atau study wisata yang biasa dilakukan oleh para penyelenggara pendidikan. Program itu perlu disempurnakan, bukan hanya untuk hiburan dan berliburan, apalagi sekedar untuk mendapatkan keuntungan sisabiaya-kegiatan, melainkan harus mengarah pada agenda pembelajaran. Hal penting lainnya, sudah menjadi saatnya, khusus untuk pembelajaran geografi, supaya pembelajaran itu bersifat menyeluruh, dan komprehensif, mencakup ragam pembelajaran social, budaya, ekonomi dan eksakta (geologisnya), maka model geotrek dapat dimanfaatkan sebagai pilihannya. Masalah tingginya dampak bencana, salah satu diantaranya karena kita tidak siap dengan ancaman bencana. Ketidaksiapan itu sendiri, kadang didasari oleh minimnya pengetahuan kita mengenai karakter lingkungan hidup kita. Oleh karena itu, melalui pembelajaran geografi pada umumnya, khususny geotrek diharapkan ada kesadaran geologis yang kuat, dan memiliki kepekaan lingkungan yang besar pada setiap orang. (Penulis adalah Pendidik Geografi, tinggal di Bandung). (*)

LAYANAN SMS 0857 9363 0647 0857 9363 0647

Sampaikan saran, keluhan, protes dan pujian terhadap berbagai persoalan dan pelayanan publik (pelayanan kesehatan, pelayanan pemerintahan / swasta dan lainnya) termasuk informasi seputar kegiatan dan peristiwa di lingkungan masyarakat.

Cantumkan nama dan alamat jelas serta lampiran fotocopy KTP atau kartu identitas yang masih berlaku dan kirimkan melalui NOMOR LAYANAN SMS 0815 1330 6798 atau ke EMAIL: redaksi.beritacianjur@gmail.com


HALAMAN

3

+ CIANJUR

Kalau berbicara bisa dirubuhkan, bisa iya bisa tidak. Tentunya pol pp lah kewenangannya. Seharusnya pol pp dengan adanya surat ini bisa melarang pembangunan yang tidak berizin tersebut.” Athe Adha Kusdinan Kepala Dinas PU Bina Marga Cianjur

SABTU, 19 SEPTEMBER 2015

Pengawasan Harga, Untuk Antisipasi Lonjakan

ILUSTRASI/NET

CIANJUR-Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Cianjur giat melakukan pengawasan harga. Hal itu, untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan harga menjelang perayaan Idul Adha 2015. Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Kabupaten Cianjur, Judi Adi Nugroho, mengatakan, pihaknya secara rutin me­ ngadakan pantauan harga ke sejumlah pasar yang ada di Kabupaten Cianjur. “Pemantaun harga kami lakukan setiap satu pekan sekali, namun menjelang hari raya ini (Idul Adha, red) kita maksimalkan. Untuk antisipasi terjadinya lonjakan harga di pasaran,” kata Judi, saat ditemui diruang kerjanya, kemarin (18/9). Judi menyebutkan, dari hasil pemantauan hingga saat ini sejumlah harga komoditas bahan pokok masih normal. Bahkan, kata dia, untuk harga daging yang ada di pasaran har­ganya cenderung mengalami penurunan.

“Harga daging sekarang ini berkisar Rp 100 ribu per kilogram, kondisi tersebut diakibatkan menurunnya konsumsi masyarakat terhadap daging itu sendiri,” ujarnya. Sementara itu, salah seorang pemilik warung tradisional yang berada di Kampung Bojongherang RT 02/14, Kel. Bojong­ herang, Kec. Cianjur, Fatimah (36) mengatakan, untuk beberapa jenis bahan pokok yang ada di pasaran cenderung mengalami penurunan harga. “Justru sekarang yang harganya naik di pasaran itu jenis bahan pokok beras, yang awalnya hanya mencapai Rp. 9 ribu per kilogram menjadi Rp 12 ribu per kilogram,” tutur Fatimah. Fatimah meminta, pemerintah agar rutin me­ lakukan pengawasan, baik itu harga komoditas, dan distribusi barang. Sebab, ucap dia, menjelang pe­ rayaan Idul Adha yang tinggal beberapa hari lagi bisa dipastikan akan terjadi kenaikan sejumlah komoditas pokok.(mbh)

Galian PLN Ganggu Aktivitas Masyarakat

BERITACIANJUR/DOK

Edaran Bupati Diacuhkan Warga Bangunan tak Berizin di Kawasan JLT Menjamur

SURAT edaran Bupati Cianjur, Nomor 300/726/BPPTPM/2015 terkait dengan instruksi penertiban bangunan tidak berizin yang berada di sepanjang ruas Jalan Lingkar Timur (JLT) Cianjur tak diindahkan warga. Hal itu terbukti dengan makin menjamurnya bangunan tanpa izin di wilayah itu.

S BERITACIANJUR/MISBAH HIDAYAT

GALIAN KABEL- Proyek galian kabel milik PT PLN (Persero) dinilai mengganggu aktivitas warga pejalan kaki dan pengguna kendaraan.

CIANJUR- Sejumlah pengguna jalan yang melintas di Jalan Dr ­Muwardi (Bypass) ­Cianjur mengeluhkan ­kegiatan proyek galian kabel milik PT PLN (Persero). ­ Pasalnya, proyek tersebut dinilai sangat mengganggu aktivitas warga di kawasan itu. Selain itu, tanah hasil galian itu banyak yang tumpah ke badan jalan. Sehingga, cukup membahayakan bagi para pejalan kaki dan pengendara yang melintas. Burhan (27), seorang warga Kampung Sabandar RT 02/04, Desa Sabandar, Kecamatan Karangtengah, mengaku terganggu de­ ngan keberadaan aktivitas penggalian yang berada di kawasan jalan tersebut. “Ya kami sebagai pengguna jalan merasa terganggu dengan banyaknya lubang ini,” ucap Burhan, kepada “BC”, kemarin (18/9). Burhan mengatakan, aktivitas galian kabel itu, tak jarang menjadi pemicu kemacetan dan kecelakaan para pengendaran yang melintas. “Kalau macet sih udah jelas, yang parah penggendara motor yang jatuh akibat tanah galian kabelnya turun ke badan jalan,” katanya.

Burhan meminta, agar proyek galian kabel itu dilakukan pada malam hari, sehingga dengan adanya aktivitas penggalian kabel tersebut masyarakat tidak ada yang dirugikan. “Setahu saya galian kabel ini sudah berjalan beberapa hari. Bahkan proses pengerjaanya cenderung lamban sehingga kondisi jalan terlihat kumuh,” ucapnya. Sementara itu, Rusman (40), warga Kampung Rancabali Wetan RT 04/14, Kel. Solokpandan, Kec Cianjur, memprotes kinerja para pekerja galian kabel tersebut. Pasalnya tanah bekas galian dibiarkan berserakan sehingga mengganggu pejalan kaki. “Kami harapkan supaya lebih efektif dalam bekerja, jika sudah di gali kalau bisa diperbaiki dan ditimbun kembali, agar tidak membuat jalan itu rusak. Terlebih yang saya lihat bekas galiannya dibiarkan begitu saja tidak langsung ditimbun sehingga menutupi trotoar. Memang kami akui penggalian kabel tersebut untuk keperluan masyarakat. Tapi bekerjalah dengan bijaksana sehingga tidak merugikan orang lain,” ­tutur Rusman. (mbh)

ejumlah pemilik bangunan terus membandel dengan tetap membangunan di kawasan terlarang itu. Mereka, sebagaian besar berdalih masih menunggu proses perizinan dari dinas terkait, meskipun sudah dinyatakan tidak akan dikeluarkan izin karena bangunan tersebut berada di bahu jalan milik pemerintah. Ilah (38), seorang pemilik bangunan yang berada di

wilayah Desa Sukamanah, Kecamatan Karangtengah, mengatakan, meskipun dirinya mengetahui ada aturan pemerintah terkait tidak bolehkan mendirikan bangunan di sepanjang ruas JLT. Dirinya mengaku sengaja tidak menghiraukan surat edaran tersebut. “Iya memang benar, menurut aturan seperti itu. Tapi kan ini tanah milik saya pri­ badi. Jadi saya mau bangun atau tidak itu terserah saya,”

ucap Ilah, kepada “BC”, ­kemarin (18/9). Ilah menyebutkan, ­hingga kini pihaknya sedang mengajukan pembuatan izin kepada dinas terkait. Namun, kata dia, sejauh ini tidak men­dapatkan jawaban yang sesuai dengan apa yang diharapkannya. “Dari dinas perizinan menyampaikan kepada kami bahwa untuk bangunan yang berdiri di sepanjang ruas JLT ini tidak akan dikeluarkan izin mendirikan bangunan (IMB) sebelum pembangunan jalan tersebut rampung,” ujarnya. Dikatakanya, sejauh ini pihaknya sudah membuat perjanjian dengan pihak Sat Pol PP terkait dengan izin bangunan tersebut yang masih dalam proses pembuatan. Meskipun, dia tahu perizinan tersebut tidak akan dikeluarkan. “Katanya sih setelah pem-

bangunan jalan ini selesai, izin tersebut akan dikeluarkan oleh pak bupati,” katanya. Lebih lanjut, jelas Ilah, bangunan yang dimilikinya sekarang di buat tanpa me­ libatkan kajian teknis ter­ lebih dahulu. Diakuinya, bangunan tersebut dibangun dengan cara otodidak, meskipun pihaknya mengetahui bahwa untuk mendirikan bangunan di pinggir jalan harus me­lalui proses pengkajian terlebih dahulu. “Seharusnya sih begitu, sebelum mendirikan bangunan kami harus melalui kajian teknis dari dinas tata ­ruang dan permukiman namun serangkaian proses itu kami tidak lalaui,” jelasnya. Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Cianjur, Athe Adha Kusdinan, mengatakan, terkait dengan banyaknya bangunan yang tidak berizin di ruas JLT. Seharus­

nya, tutur dia, masyarakat bisa menahan diri untuk mendirikan ba­ ngunan sehubungan belum selesainya proyek pembangunan jalan tersebut. “Kalau jalan tersebut sudah dibuat jalan pendamping otomatis bisa, sehubungan ini belum ada jalan pendamping dan belum ada jalan satunya jadi belum layak ada pemba­ ngunan,” tutur Athe. Dijelaskan Athe, dengan maraknya pembangunan di kawasan tersebut, pihaknya bisa saja melakukan tindakan dengan cara menutup sejumlah titik yang didirikan ba­ ngunan. “Kalau berbicara bisa di rubuhkan, bisa iya bisa tidak. Tentunya pol pp lah kewenangannya. Seharusnya pol pp dengan adanya surat ini bisa melarang pemba­ ngunan yang tidak berizin ter­sebut,” jelasnya. (mbh)

Warga Cianjur Kota Keluhkan Mahalnya Elpiji 3 Kg CIANJUR-Pedagang kecil dan ibu rumah tangga yang berada di wilayah Cianjur Kota keluhkan harga elpiji ukuran 3 kg yang mencapai harga Rp 20 ribu per tabung, sebelumnya hanya Rp 18 ribu per tabung. Kondisi tersebut, diduga terjadi akibat minimnya pengawasan terhadap peredaran elpiji. Seorang pedagang mie ayam, Feri Sandria (40), warga Kampung Warujajar RT 03/11, Kelurahan Solokpandan, Kecamatan Cianjur, mengeluhkan harga gas melon yang melambung. Akibatnya, ia terpaksa merogoh uang dengan jumlah lebih dari biasanya untuk mendapatkan elpiji ­ bersubsidi itu. “Biasanya harga gas pa­ ling tinggi hanya mencapai Rp 18 ribu per tabung. Sekarang ini harga yang ada ditingkat pengecer sudah mencapai Rp 20 ribu per tabung,” tutur Feri, kepada “BC”, kemarin (18/9). Pihaknya menduga, kenaikan harga elpiji di

ILUSTRASI/NET

tingkat pengecer, akibat tidak adanya pengawasan dari pemerintah sehingga

para pengecer elpji itu bisa seenaknya menjual ke konsumen dengan harga yang

tak wajar. “Seharusnya pemerintah terus melakukan pe­

ngawasan terhadap harga gas, agar masyarakat tidak dirugikan dengan harga yang melambung seperti sekarang ini,” ujarnya. Sementara itu, Ida farida (38), warga Kampung Rancabali wetan RT 04/12, Ke­lurahan Solokpandan, Kecamatan Cianjur, me­ ngatakan, sudah sepekan terakhir harga elpiji 3 kg yang dijual di tingkat pengecer mengalami kenaikan harga. “Ya, kalau hanya dijual dengan kisaran yang wajar tidak apa-apa. Nah untuk sekarang-sekarang ini sudah dikatakan tidak wajar karena sudah mencapai harga Rp 20 ribu per tabung,” ujar Ida. Ida berharap, agar pemerintah segera melakukan pengecekan harga ke setiap pangkalan. Pasalnya, kata dia, harga yang ada di tingkat pengecer biasanya mengimbangi harga yang ada di tingkat pangkalan. Sehingga secara otomatis para pengecer terpaksa menaikan harga jualnya ke­ pada masyarakat. (mbh)


HALAMAN

4

GO CIPANAS!

Selain tontonan maka diharapkan kegiatan ini menjadi tuntunan karena bisa menjaring bibit muda yang berprestasi dalam bidang keagamaan khususnya MTQ. Bagi yang sukses akan terus diikutsertakan untuk lomba tingkat Kecamatan hingga ke tingkat Kabupaten.” Ceceng Mahmud

Ketua Panitia MTQ

SABTU, 19 SEPTEMBER 2015

Pusbindik Cipanas Digasak Maling Diduga Pelaku Sedang Menelusuri Dokumen Penting KANTOR Pusat Pembinaan dan Pendidikan (Pusbindik) TK/SD Kecamatan Cipanas digasak komplotan maling. Pelaku masuk melalui atap genteng kemudian mengobrak-abrik ruangan sambil menggondol satu unit laptop milik salah seorang pegawai.

H

ingga berita ini diturunkan aksi yang mencoreng lembaga pendidikan belum bisa disimpulkan motif pencurian tersebut. Apalagi pelaku yang diperkirakan lebih dari satu orang itu hingga kini masih misterius jati dirinya. Menurut Petugas Keamanan Pusbindik, Yeyep, aksi pencurian itu baru diketahui pagi hari sekitar pukul 06.00 WIB. Dari keterangan anak kandungnya, Yeyep memastikan jika pelaku masuk melalui atas genteng lalu meloncat menuju salah satu ruangan kantor. “Kondisi ruangan sudah berantakan karena banyak dokumen yang diacak-acak oleh para pelaku. Seteleh saya rapikan ternyata ada laptop milik pegawai yang dibawa oleh mereka. Setahu saya tidak ada dokumen penting yang hilang dan itu sudah dilaporkan ke pimpinan,” katanya. Yeyep menambahkan, dirinya tertidur tepat pukul 24.00 WIB dan sempat memperhatikan kondisi si sekitar kantor. Ia tak mengira aksi pencurian tersebut karena seluruh kunci sudah terkunci dan tidak ada

ILUSTRASI

tanda-tanda yang mencurigakan. “Sudah saya kunci seluruh pintu ruangan tapi malingnya masuk melalui genteng saat saya tertidur lelap. Sebetulnya aksi pencurian ini merupakan kejadian pertama kali sehingga saya juga panik dibuatnya,” tuturnya. Sementara itu Pjs. Kapusbindik Cipanas, Deden Permana, tidak menampik jika pencuri telah mengambil laptop milik salah seorang pegawainya. Namun sejauh

ini tidak ada satupun dokumen penting yang ikut dibawa kawanan pelaku tersebut. Akibat kejadian tersebut, pihaknya mengalami kerugian sebesar Rp 3,5 juta. “Hanya laptop saja yang hilang, barang lainnya masih tetap aman. Begitupun tidak ada dokumen penting yang dibawa pencuri, hanya acak-acakan saja dan sekarang sudah di rapihkan lagi,” jawabnya melalui sambungan telepon. Orangtua murid, Kusnadi

(40), warga Kecamatan Cipanas, mengaku prihatin adanya aksi pencurian tersebut. Namun ia merasa curiga karena kawanan pelaku melacak dokumen dengan cara mengobrak-abrik ruangan. Sehingga tidak menutup kemungkinan, aksi pencurian itu dilatarbelakangi motif tertentu yang menjurus kepada institusi tersebut. “Kok rasanya ada yang tidak beres kalau pelaku mengacak-acak

Cipanas Seleksi Bibit Unggul Lewat MTQ CIPANAS-Pemerintahan Desa (Pemdes) Cipanas Kecamatan Cipanas menggelar serangkaian kegiatan untuk menyemarakan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ). Selain pawai keliling dengan berbusana gaya Islami juga enam kategori lomba untuk MTQ. Menurut Ketua Panitia MTQ, Ceceng Mahmud, kegiatan ini sempat terhenti di tahun 2007 namun dilanjutkan kembali sejak tahun 2014. Kali ini, kegiatan dipusatkan di aula balai desa Cipanas untuk banyak ditonton ­masyarakat. “Selain tontonan maka diharapkan kegiatan ini menjadi tuntunan karena bisa menjaring bibit muda yang berprestasi dalam bidang keagamaan khususnya MTQ. Bagi yang sukses akan terus diikutsertakan untuk lomba tingkat kecamatan hingga ke tingkat Kabupaten,” katanya. Sarjana agama itu menerangkan untuk menarik perhatian masyarakat dilaksanakan pawai keliling yang menampilkan sejumlah kreativitas. Dengan tidak melepaskan hakikat yang

BERITACIANJUR/ASRI FATIMAH

PAWAI - Sebelum digelar MTQ di Desa Cipanas, para peserta melalui pawai keliling untuk menarik perhatian masyarakat. Selain itu acara tersebut untuk menjadi bibit muda berprestasi dalam bidang agama.

terkandung dalam kegiatan diikuti oleh sebagian besar siswa tersebut. “Ada enam perlombaan yang diselenggaran panitia, sesuai ketentuan dari MTQ kabupaten, begitupun dengan ketentuan usia yang tiap perlombaanya berbedabeda. Hanya mulai dari usia 12 sampai 35 tahun 11 bulan,

29 hari tergantung perlombaanya. Kebanyakan untuk pesertanya itu dari kalangan pelajar,” imbuhnya. Rencananya setelah didapatkan pemenang lomba tingkat Desa maka kedepannya diberikan bimbingan khusus. Tujuannya untuk persiapan mental menghadapi lomba tingkat kecamatan dan ting-

kat kabupaten. “Untuk mempersiapkan bibit-bibit unggul dalam menghadapi lomba, maka kedepannya akan ada pembinaan khusus bagi yang berprestasi. Tujuannya supaya benar-benar matang dalam menghadapi lomba di tingkat yang lebih tinggi,” bebernya. (asr)

BERITACIANJUR/ASRI FATIMAH

KEBOBOLAN - Aksi pencurian di Kantor Pusbindik TK/SDCipanas menunjukkan sistem keamanan di lembaga pendidikan tersebut masih lemah.

dokumen jika tidak ada sesuatu yang dicarinya. Malah dengan satu laptop itu bisa saja isinya penting bukan soal nilai uangnya. Tentu

saja pihak kepolisian bisa mengungkap kasus ini agar terungkap motif pencurian tersebut,” ungkapnya. (ree/asr)

Nikah Dulu, Bukunya Belakangan SUKARESMI-Fenomena pasungan suami istri (pa­ sutri) yang belum mengantongi surat nikah resmi dari Kantor Urusan Agama (KUA) ternyata meluas hingga ke Kecamatan Sukaresmi. Pasutri akhirnya bersedia menyelesaikan administrasi setelah dihadapkan kepada kewajiban untuk memenuhi persyaratan sekolah anak-anaknya. Menurut Ketua Serikat Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA), Ade Yayat Rohayati, harus diakui banyak pasutri yang belum mempunyai buku nikah. Bahka, di wilayah Sukaresmi juga terdata banyak pasutri yang tidak mencatatkan nikahnya di Kantor Urusan Agama ­setempat. “Jangankan Kecamatan Sukaresmi, wilayah Cianjur saja banyak sekali pasutri yang tidak memiliki surat nikah. Padahal keberadaan surat

nikah itu penting untuk kedepannya seperti pembuatan akta lahir anak, yang dipergunakan untuk salah satunya kebutuhan sekolah,” katanya. Tidak sedikit pasutri yang nekad, lanjut Ade, dengan mencantumkan anak dalam akta lahir tanpa dijelaskan ayah kandungnya. Soalnya, saat mengajukan permohonan pasutri tersebut belum memiliki buku nikah sebagai p ­ersyaratan utamanya. “Bisa saja sih membuat akta lahir anak tanpa surat nikah orang tua, hanya saja nama yang tercantum dalam akta lahir anak hanyalah nama ibunya,” jelasnya saat ditemui dalam kegiatan Pendaftaran Sidang Isbat, di Desa Kawungluwuk Kecamatan Sukaresmi. “Sebenarnya kalau dibandingkan dengan yang buat akta lahir dan akta nikah, untuk surat nikah ini masih banyak warga yang

belum punya. Setiap desa bisa sampai ratusan, kalau untuk bikin isbat biayanya 100.000 dan 250.000 untuk yang tidak menyertakan SKTM,” imbuhnya. Pipih (47), Warga Kampung Nagrak, berniat mengikuti sidang isbat karena pernikahannya tidak dicatatkan di KUA. Dulunya, kata Pipih, pro­ sesi pernikahannya hanya berlandaskan syariat Islam namun tidak menghadirkan dari KUA untuk administrasinya. Walha­ sil, pernikahannya yang sudah dijalani selama 17 tahun itu tak disertai Buku Nikah meskipun sah dalam ajaran agama islam. “Saya nikah tahun 1988, waktu itu memang zamannya hanya nikah secara Islam saja jarang menggunakan surat nikah dari KUA. Tapi sekarang kalau mau bikin akta lahir saya harus punya surat nikah dulu jadi saya berniat ikut sidang i­ sbat,” ­urainya. (asr)

Hidup Sebatang Karang, Rose Meninggal di Tanah Lapang WARGA Kampung Pasekon RT 03 RW 15 Desa/Kecamatan Cipanas dikejutkan dengan temuan mayat wanita separuh baya. Nani (50) atau rose, demikian ia biasa disapa warga, meninggal dunia di tanah lapang dalam kondisi terlentang. Tidak ada tanda-tanda kekerasan di bagian tubuhnya sehingga pihak kepolisian tidak melakukan penyelidikan. Saksi mata, Zainal (24), mengaku kaget melihat sesosok tubuh tertidur di tanah di pagi hari pukul 06.30 wib, kemarin. Penasaran, Zainal mendekatinya supaya bisa menyentuhkan sekaligus membangunkan dari tidurnya. Rupanya sosok itu dikenalnya karena seminggu se-

belumnya sempat diam di warung jualannya. Bahkan, Rose pernah diberi makan karena terlihat lapar tapi tak mampu membeli. “Sudah semunggi ini Rose diam di dekat warung saya, kadang saya kasih makan. Saking kasihan, baju juga biasa di kasih oleh ibu saya karena keliatan kurang perhatian dari anggota keluarganya,” kisahnya. Zaenal tak mengira jika perempuan yang sempat dibantunya itu meninggal dalam kondisi memprihatinkan. Semasa hidupnya, Rose pernah mengeluh jika dirinya pernah digigit ular berbisa hingga tak jua sembuh hingga akhir hayatnya. “Tidak ada tanda-tanda khusus kalau dia punya penyakit, hanya BERITACIANJUR/ASRI FATIMAH saja memang dia terlihat terlantar, TRAGIS - Perempuan separu baya, Nani alias Rose ditemukan warga tewas di tanah memunguti barang bekas. Hidupnya lapang. Korban selama ini hidup sebatang kara dan mengidap kanker payudara.

tak menentu karena tak membawa apa apa, sendiri hidup di jalanan,” ungkapnya. Kematian Rose akhirnya membawa keluarganya untuk datang karena diberitahukan oleh warga. Rose selama ini mengidap penyakit kanker payudara namun hidupnya berkelana di jalan sebatang kara. Tidak ada gugatan apapun karena pihak keluarga memilih membawa mayatnya untuk dimakamkan di tempat kelahirannya. “Awal warga hanya menyangka kalau dia cuman tiduran saja, hanya pas didekati ternyata Rose sudah tak bernyawa. Warga berinisiatif memberitahukan ke pihak keluarganya karena jaraknya tidak begitu berjauhan di Pasir Kampung. Tak berapa lama akhinta mayatnya

dibawa untuk dimakamkan di kampong halamannya,” cetusnya. Petugas Linmas Cipanas, Ujang Misbahudin, menjelaskan berdasarkan keterangan sebagian warga jika kematian Nani alias Rose karena terserang penyakit. Perempuan yang selama ini mengandalkan hidup sebagai pemulung itu hidup sebatang kara. Hingga akhirnya kematian membuat pihak keluarga untuk membawa jenazahnya. “Kata warga itu karena penyakit kanker payudara yang menggerogoti tubuhnya tapi korban tidak banyak bercerita sewaktu masih hidup. Setelah meninggal ditemukan warga kemudian langsung dicari keluarganya dan keluarganya langsung membawa mayat tersebut,” imbuhnya. (Asri Fatimah/”BC”)***


HALAMAN

5

EDUKA

Jangan bilang iuran kepada siswa untuk kurban, namun lebih diberitahukan sedekah saja. Itupun bagi siswa yang mampu, jangan terlalu membebankan siswa.” M. Asep Saepurohman

Kepala Bidang SD Disdik Kabupaten Cianjur

SABTU, 19 SEPTEMBER 2015

BINTANG SEKOLAH

Berawal dari Hobi, Jadi Langganan Juara

Karina Sri Puspitasari

MENJALANI aktivitas yang disukai memang sangat menyenangkan. Terlebih apa yang dilakukan ternyata mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari orang terkasih. Hal tersebutlah yang dirasakan oleh Karina Sri Puspitasari, siswi kelas 3 di SDN Ciranjang 2. Ia tercatat sebagai atlet tenis meja. Kemampuan anak dari pasangan Tenti Supenti dan Yana Daryana ini sudah tidak diragukan. Hal ini dibuktikan dengan sejumlah raihan prestasi yang didapatnya dari cabang olahraga yang disenanginya. Diakui Karina, ia mengenal dan menyukai olahraga

ini sejak kelas 1 SD. Bakatnya bermain tenis, dikenalkan oleh sang ayah, yang juga pernah menjuarai turnamen tenis meja (juara 1) POR PGRI se-Kabupaten Cianjur, beberapa tahun silam. Yana, ayah Karina, yang berprofesi sebagai guru bahasa Inggris di SMAN 1 Ciranjang ini, mencoba untuk mengasah kemampuan anaknya, dengan memasukkan ke Family Plus Wisma Karya Cianjur. Dibawah kepelatihan Deni Sundawan, Karina mengembangkan bakat bermain tenis mejanya. Alhasil, sejumlah gelar pun ia raih, mulai dari juara II O2SN 2014 tingkat kecamatan serta kejuaraan lainnya di tingkat kabupaten. Terbaru, tepatnya pada 6 September 2015 ini, ia menyabet gelar juara 1 putri kategori SD kelas 1-3 Liga Tenis Meja II se-Jabar di PTM Voker Bandung. Dirinya berharap, dukungan terus diberikan, tidak hanya dari orang tua, sekolah, tapi juga pemerintah, agar terus bisa membawa harum Cianjur. (ist/ usi)

Disdik Himbau Sekolah tidak Lakukan Pungutan Kurban

BERITA CIANJUR / SUSI SUSILAWATI

CIANJUR-Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Cianjur menghimbau sekolah untuk tidak melakukan pungutan iuran kurban. Kepala Bidang Sekolah Dasar (SD) Disdik Kabupaten Cianjur M. Asep Saepurohman menjelaskan, kegiatan kurban merupakan masalah pribadi, sehingga jangan disangkut pautkan dengan kegiatan sekolah. “Jangan bilang iuran kepada siswa untuk kurban, namun lebih diberitahukan sedekah saja. Itupun bagi siswa yang mampu, jangan terlalu membebankan siswa,” ucapnya. Diakuinya, sejumlah sekolah dari mulai SD, SMP dan SMA/SMK ada memberlakukan iuran untuk pelaksanaan kurban. Pihaknya juga mengaku mendengar keluhan yang disampaikan orang tua murid karena dinilai memberatkan. “Makanya kita himbau kalau mau melakukan kur-

ban, jangan sampai memberatkan atau membebankan siswa dan orang tua. Lagi pula, kurban itu kan atas nama pribadi bukan satu lembaga, jadi sudah saja dibebankan kepada orang yang akan berkurban. Jangan sampai membebankan kepada orang lain. Kalau mampu laksanakan, kalau tidak sudah saja jangan,” tegasnya. Sementara itu, salah seorang orang tua murid yang merupakan warga Reza, membenarkan jika di sekolah tempat anaknya belajar melakukan iuran kurban. Diakuinya, iuran tersebut sangat memberatkan. “Iurannya Rp 20 ribu. Kami paham soal keinginan sekolah yang ingin menerapkan praktek ibadah melalui kurban ini, tapi jangan sampai membebankan kepada orang tua. Iuran yang ditetapkan sekolah tentunya sangat memberatkan bagi mereka yang kondisi ekonominya tidak mampu,” ungkapnya. (usi)

Vandalisme Rusak Fasilitas Umum

NET / ILUSTRASI

DKP Koordinasi dengan Disdik Atasi Pelaku

DINAS Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Cianjur menghimbau kepada pelajar untuk tidak melakukan aksi vandalisme atau corat-coret. Pasalnya, aksi tersebut merusak fasiltas umum (fasum) yang ada.

K

epala Seksi Pe m e l i h a r a a n dan Pembangunan Taman DKP Kabupaten Cianjur Tatang Yuda Permana mengatakan, aksi vandalisme yang terlihat di sejumlah dinding-dinding di lokasi fasum ataupun taman, diketahui banyak dilakukan oleh pelajar. “Lokasinya jadi tidak indah dan terkesan tidak terawat,” ujarnya.

Diakui Tatang, pihaknya sering melakukan penertiban dengan menghapus coret-coretan, namun tidak berhasil. Pasalnya, coretcoretan tersebut akan kembali muncul keesokannya. “Bahkan kita juga pasang seperti papan peringatan di sekitar area fasum, tapi tidak juga berhasil. Padahal, kebersihan, kerapihan taman menjadi salah satu penilaian Adipura. Kami berharap, kesadaran untuk menjaga dan

memelihara fasum juga ada pada diri masyarakat, terutama pelajar,” ungkapnya. Ditambahkannya, keindahan dan kebersihan taman tentunya akan memberikan manfaat bagi para pengunjungnya. “Ya kan kalau ada coret-coretan seperti itu, kita juga yang kesal. Karenanya, harus sama-sama menjaga,” ungkapnya. Sementara itu, Kepala DKP Kabupaten Cianjur Yeyen Rohyanda mengatakan, pihaknya bakal berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Cianjur untuk mengatasi para pelaku vandalisme dari kalangan pelajar. “Kalau saat ini memang belum, karena kita lakukan sosialisasi atau memberikan

pemahaman sendiri, salah satunya melalui kegiatan sekolah yakni pramuka atau pelajar peduli lingkungan,” terangnya. Diakuinya, informasi pelaku vandalisme dari kalangan pelajar ini, didapat dari laporan masyarakat serta hasil input dari petugas DKP yang kerap melakukan patroli. “Biasanya itu, aksinya dilakukan malam hari, biar tidak ketahuan orang lain,” ujarnya. Terpisah, Guru Produktif SMPN 1 Mande Ai mengatakan, pihaknya memberikan sanksi bagi siswa-siswi yang kedapatan atau diketahui melakukan aksi vandalisme. “Ya berupa teguran. Sebelumnya kita himbau, tidak hanya di area fasili-

Kalau saat ini memang belum, karena kita lakukan sosialisasi atau memberikan pemahaman sendiri, salah satunya melalui kegiatan sekolah yakni pramuka atau pelajar peduli lingkungan." tas umum, di sekolah pun kita himbau mereka untuk tidak melakukan aksi coratcoret,” tandasnya. (usi)

Empat Pilar Kebangsaan Perlu Digalakan CIANJUR-Kuatnya arus modernisasi saat ini, membuat pemahaman mengenai empat pilar kebangsaan perlu untuk digalakan. Pasalnya, penerapan empat pilar kebangsaan belum sepenuhnya diterapkan dalam kehidupan, terutama di kalangan pelajar. Cut Ema Mutiara, narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, menuturkan, di era modernisasi seperti sekarang ini, para generasi muda perlu dikuatkan mengenai pemahaman empat pilar kebangsaan. “Apalagi kita akan jelang Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Dimana arus informasi, budaya juga akan lebih deras ma-

BERITA CIANJUR / SUSI SUSILAWATI

suk ke Indonesia. Makanya, para pelajar ini perlu pembekalan dan penguatan mengenai pemahaman empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika,” ucap istri dari anggota DPR RI Eka Sastra ini, ketika ditemui usai acara, di SMA Terpadu Al-Ma’sum Mardiyah di Balai Bustanil Arifin, Cugenang, kemarin. Penerapan empat pilar kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari, dikatakan Ema, diharapkan bisa menyelamatkan identitas bangsa Indonesia ditengah gempuran budaya asing. “Genarasi muda Indonesia harus bangga dengan tanah kelahirannya. Bukan hanya itu, gene-

rasi muda Indonesia juga harus kreatif dan inovatif. Karenanya, sosialisasi empat pilar kebangsaan ini harus terus dilakukan,” tegasnya. Terpisah, Kepala SMA Terpadu Al-Ma’sum Mardiyah berharap, melalui kegiatan sosialisasi empat pilar kebangsaan ini, bisa memberikan tambahan wawasan bagi siswanya. “Sebetulnya, materi ini ada dalam mata pelajaran yang mereka pelajari, yakni PKN dan Sejarah. Namun, kegiatan semacam ini perlu untuk penyegaran. Seminar seperti juga cara lain yang kita lakukan, agar siswa bisa menyerap ilmu yang disampaikan,” tandasnya. (usi)

Senang Berbagi Ilmu, Bertekad Jadi Guru (Bagian 1) BAGI sebagian orang menjadi seorang guru bukanlah hal yang sulit, namun bagi Dedi Ahmad menjadi seorang guru merupakan perjuangan yang dijalaninya dari titik nol. Dedi Ahmad merupakan anak pertama dari tujuh bersaudara, pasangan Lili Ahmad (alm) dan Ukinah (ahm). Walaupun bukan dari latar belakang keluarga yang berpendidikan, semangatnya untuk mengejar cita-cita sekaligus mimpinya menjadi seorang guru tak pernah padam dengan kondisi apa pun yang dihadapinya dari setiap perjala-

nan kehidupannya. Bermula dari kesenangannya untuk bisa membagikan ilmu yang dimilikinya kepada teman-temannya, ia terus bermimpi untuk menjadi guru. Berkat kemampuannya ini pula, Dedi dikenal teman-temannya menjadi tempat untuk diminta bantuan. Terlebih untuk mata pelajaran agama. Bakat serta kemampuannya ini membuat pihak sekolah tempatnya menimba ilmu mempercayakannya untuk menjadi tenaga bantu untuk mengajar di lembaga pendidikan yang disebut sekolah agama. “Iya semacam Taman Pendidikan Al-Quran (TPA).

BERITA CIANJUR / SUSI SUSILAWATI

Kalau dulu mah bukan itu namanya. Saya kalau ketemu anak-anak itu senang sekali, dekat bersama mereka berbagai ilmu yang dimiliki,” ucapnya. Setelah lulus SMA pada 1994-1995, ia sadar jika dirinya bukan dari keluarga mampu, sehingga membuat ia berkecil hati untuk melajutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Bakat yang dimilikinya dalam tulisan Arab (kaligrafi, red) membuat ia mendapatkan rekomondasi untuk memberikan pemahaman terhadap setiap sekolah untuk bisa mempelajari kaligrafi dan mempromosikan hasil karyanya.

Memasuki 1996, saat ia masuk ke MAN Pacet untuk menjajaki jasa kaligrafinya, ia ditawari untuk menjadi seorang tenaga keamanan sekolah. Hal tersebut berjalan selama enam tahun. Dari pekerjaanya tersebut, ia mengumpulkan hasil jerih payahnya untuk bisa kuliah di Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Azhary (atau nama dulunya Al-Ianah, red). “Saya harus bagi waktu. Jam bekerja dari jam 8 sampai 2 siang. Sorenya sampai malam saya lanjut kuliah. Meski melelahkan, tapi saya waktu itu bertekad harus bisa menjalaninya dengan sabar dan ikhlas,” ucapnya. (Susi Susilawati/“BC”)***


HALAMAN

6

+ NEWS

... Istana Cipanas DARI HALAMAN 1...

Jarak yang relatif lebih mudah dijangkau dari pusat kota utama, apalagi jika situasi dan kondisi arus lalu lintas benar-benar lancar tanpa keberadaan titik-titik kemacetan di ruas jalan tertentu yang dilalui. Penggalan catatan sejarah menuliskan, Istana Cipanas dibangun jauh sebelum kemerdekaan Indonesia, persisnya pada masa kolonial Belanda (1740-1742). Istana yang terletak di ruas jalan perlintasan JakartaBandung ini dibanguan Gubernur Jendral Gustaaf William Baron Van Imhoof, yang idenya berawal dari penemuan sumber air panas besuhu 43 derajat celcius yang mengandung zat belerang dan diyakini dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Luas keseluruhan komplek istana ini mencapai 26 hektar. Dai total areal seluas itu, hingga sekarang hanya sekitar 8.000 meter persegi saja yang digunakan untuk bangunan. Selebihnya dikembangkan menjadi pa-

dang rumput, pusat tanaman hias, dan tanaman keras yang ditata sedemikian rupa sebagai miniatur hutan lindung. Maka itu, tak heran jika Istana Cipanas termasuk salah satu istana yang paling banyak dikenal dengan tanamannya, baik berupa tanaman hias maupun tanaman herbalia, yang pengembangannya mulai serius dilakukan oleh Ibu Negara Ani Yudhoyono tahun 2012 lalu. Adapun jumlah tanaman yang dibudidayakan sebanyak 433 jenis, yang tersebar diatas lahan seluas 4.161 meter persegi. Tanaman herbal yang dikembangkan di dalamnya termasuk jenis tanaman herbal paling bagus di tanah air, yang menurut hasil penelitian LIPI terdiri dari 1.334 spesimen, 171 spesies, 132 marga, dan 61 suku. Pada masa pemerintahan kolonial Belanda, Istana Cipanas banyak digunakan sebagai tempat perisitirahatan para Gubernur Jendral. Diantaranya Gustaaf William Baron Van Imhoff, Andreas Cornelis De Graaf, Bonafacius Cornelis De

Jonge, dan Tjarda Van Starkenborgh Stachouwer. Menginjak masa pemerintahan penjajahan Jepang, Istana Cipanas digunakan untuk persinggahan para pembesar Jepang yang kebetulan menempuh rute perjalanan Jakarta-Bandung atau sebaliknya. Dan setelah kemerdekaan, Istna Cipanas resmi ditetapkan sebagai salah satu Istna Kepresidenan Republik Indonesia dan difungsikan sebagai tempat peristirahatan presiden atau wakil presiden beserata keluarganya. Meski secara khusus ditetapkan sebagai tempat peristirahatan presiden maupun wakil presiden, dalam praktiknya Istana Cipanas sering kali digunakan sebagai pusat pelaksanaan kegiatan peristiwa-peristiwa besar bersejarah, baik di bidang politik, ekonomi, maupun hubungan antarbangsa. Pada 13 Desember 1965, Istana Cipanas menjadi saksi lahirnya peristiwa bersejarah di bidang ekonomi di tanah air. Saat itu,

Bila presiden datang ke daerah, berapa ribu tentara dan polisi yang mengamankan? Bisa tiga ribu personel. Kalau anggaran personel sektor pengamanan saja Rp 100 ribu, itu sudah Rp 3 miliar anggarannya. Belum lagi biaya-biaya fasilitas transportasi udara dan darat.” Bambang Haryo Soekartono Politisi Partai Gerindra

SABTU, 19 SEPTEMBER 2015

ruang sidang induk digunakan sebagai tempat Presiden Soekarno memimpin sidang kabinet guna menetapkan perubahan nilai mata uang dari Rp 1.000 menjadi Rp 1, yang dikenal dengan istilah Sanaring. Kegiatan lain yang tidak kalah penting terjadi di era pemerintahan Presiden Soeharto. Tepatnya 14-17 April 1993 atas inisiatifnya Istana Cipanas dijadikan tempat pertemuan antara kelompok yang bertikai di Filipina, yakni pemerintahan Philipina dengan kelompok Moro National Liberation Front (MNLF), pimpinan Nurmisuari. Upaya perundingan tersebut dipimpin Mentri Luar Negri RI, Ali Alatas. Diluar itu, juga masih banyak pristiwa penting lainnya. Seperti Diplomate Gathering 13 April 2013 dan rapat-rapat besar antara presiden dengan para mentrinya. Istana Cipanas juga sering dijadikan tempat penyelenggaranan even nasional, seperti even Karya Seni se-Indonesia yang dilaksanakan 12 September lalu. (Asri Fatimal/”BC”)***

... Istana Terbuka untuk Rakyat DARI HALAMAN 1...

Hanya saja, gaungnya memang baru terdengar luas pada masa pemerintahan Presiden SBY. ISTURA, lanjut Jajat, berlangsung selama hari kerja, mulai dari Senin sampai Jumat. Terkadang hari Sabtu dan Minggu juga bisa digunakan dengan catatan untuk kunjungan yang bersifat mendesak dan tentunya harus atas seizin kepala istana. Program tersebut hingga sekarang masih berlangsung dan sepertinya

akan terus berlanjut. Keberuntungan warga sekitar atas keberadaan Istana Cipanas ini antara lain terjadi saat ada tamu datang ke Cipanas, yang secara langsung turut menggerakan roda perekonomian warga. Semakin banyak tamu, roda perekonomian warga pun otomatis semakin meningkat. “Bayangkan saja jika jumlah tamu sampai ada 1.000 orang, maka kita pasti menyediakan 1.000 air minum untuk tamu. Dan itu kita belanjanya pasti di

isi UU Pemda ke Mahkamah Konstitusi. “UU Pemda berpotensi bertentangan dengan konstitusi. Pasalnya, seluruh urusan kewenangan didominasi dan diatur oleh pemerintah pusat,” tegasnya melalui keterangan persnya, Jumat (18/9). Rifqi mengatakan, UUD 1945 mencirikan Indonesia sebagai negara kesatuan yang desentralistik sebagaimana diatur didalam pasal 1 ayat (1) jo pasal 18. Semen-

Anggaran Blusukan Jokowi Rp 3 M JAKARTA-Politisi Partai Gerindra Bambang Haryo Soekartono membeberkan nominal uang yang dikeluarkan Presiden Joko Widodo alias Jokowi setiap kali blusukan ke berbagai daerah. Nilainya ternyata cukup fantastis dan mencengangkan. Sekali blusukan, Jokowi bisa menghabiskan dana miliaran. Nominal tersebut digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk didalamnya

biaya pengamanan. “Bila presiden datang ke daerah, berapa ribu tentara dan polisi yang mengamankan? Bisa tiga ribu personel. Kalau anggaran personel sektor pengamanan saja Rp 100 ribu, itu sudah Rp 3 miliar anggarannya. Belum lagi biaya-biaya fasilitas transportasi udara dan darat,” kata Bambang, Jumat (18/9). Dia menambahkan, Jokowi bisa pergi ke berbagai pen-

wilayah Cipanas, termasuk pemesanan makanan untuk para tamu,” kata Jajat Kamis (17/9). Masih menurut Jajat, khusus untuk menunjang kerja presiden dalam mengatur negeri ini, sesuai visi misi Istana Cipanas, di istana terdapt beberapa fasilitas penunjang penting. Dinataranya ada bangunan induk yang dikenal dengan sebutan gedung induk, delapan banguan paviliun dengan nama-nama tertentu, dan bangunan lainnya, seperti gedung bentol, kolam

pancing, masjid, perpustakaan, rumah bunga, gedung kantor, kolam renang, musium, taman herbalia, dan rumah pemandian air panas alami. Dianatar fasilitas tersebut, ada satu gedung yang terbilang istimewa, yakini gedung bentol. Gedung ini merupakan favorit Soekarno saat mencari inspirasi. Dianatar gedung-gedung yang ada, hanya dua gedung saja yang dibangun pasca kemerdekaan, yakni Pavilion Nakula dan Sadewa. (Asri Fatimah/”BC”)***

tara, lanjut dia, UU Pemda melalui pembagian urusan kewenangan yang diatur didalamnya, nyata-nyata menghilangkan keberadaan dan hakikat otonomi daerah. Rifqi yang juga Dewan Pakar bidang Hukum Tata Negara Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) ini menilai, UU Pemda seolah menegasikan status badan hukum pemerintah daerah. Posisi presiden sebagai pemegang kekuasan tertinggi

dalam pemerintahan ditonjolkan sangat kuat di dalam UU ini. Sehingga, daerah semata-mata dimaknai sebagai unit administratif pemerintah (pusat) di daerah semata. “Dalam konteks itulah, kami mempertimbangkan untuk melakukan uji materi ( judicial review) ke Mahkamah Konstitusi atas UU Pemerintahan Daerah tersebut,” pungkas pengajar di Universitas Lambung Mangkurat ini. (net/dmt)

JAKARTA-Standar gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang rata-rata sama, menimbulkan kecumburuan di kalangan pegawai. Pasalnya, PNS berkinerja baik merasa tidak adil bila rekannya yang pemalas gajinya juga sama. “Memang sering ada kecumburuan di kalangan PNS. PNS menerima gaji dengan nominal yang sama antara masing-masing pegawai dalam jenjang pangkat dan masa kerja yang sama. Ini pulalah yang mendorong pemerintah membuat formula penggajian yang tepat,” kata Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana dalam keterangan persnya, Jumat (18/9). Pemerintah saat ini se-

dang merumuskan sistem penggajian yang tepat bagi PNS. “Hal ini (gaji, red) memang akan diubah dalam sistem yang lebih adil. Me­nuju single salary system. Dan PNS yang performnya bagus gajinya tidak bisa disamakan dengan yang tidak perform,” terangnya. Lanjut dikatakan, ke depan bukan hanya dari segi gaji saja, segi penghargaan atau promosi juga akan diterapkan. Pegawai yang perform baik dan lebih berprestasi akan mendapatkan promosi jabatan terlebih dahulu. “Konsekuensinya bila junior yang perform, lebih berprestasi dan mendapatkan penghargaan/jabatan

NET

Sementara Sekretaris Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Bambang Hendroyono memastikan, pihaknya sudah mengantongi data siapa

saja pengusaha pemilik lahan hutan tanaman industri (HTI) dan hak pengusahaan hutan (HPH). “Semua pengusaha pemilik HTI dan HPH yang terbakar itu ada datanya di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan,” kata Bambang Hendroyono, di Pressroom DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (18/9). Oleh karena itu, menurut Bambang, Kementerian LHK mendukung upaya Polri yang telah menindak pelakunya. “Kita akan lakukan teguran tertulis, akan membekukan izin bahkan akan mencabut izinnya,” ujar

Bambang Hendroyono. Demikian juga halnya dalam rangka membangun sinergisitas dengan instansi pemerintah dan LSM pemerhati lingkungan hidup. “Kita sudah akan surati semua, akan ditindaklanjuti semua. Akhir dari semua juga akan melahirkan siapa yang harus bertanggung jawab dan diproses lewat jalur hukum,” tegasnya. Bahkan, ujarnya, Menteri LHK juga akan briefing petugas pemadan kebakaran hutan. “Jadi satunya lingkungan hidup dengan kehutanan, akan sangat mudah bagi Ibu Menteri LHK untuk melakukan yang terbaik,” imbuhnya. (net/dmt)

Soal Kapolda, Warga Riau Serbu Istana JAKARTA-Ratusan mahasiswa dan masyarakat yang tergabung dalam ‘Gerakan Melawan Asap Riau’ menggeruduk Istana Negara pada Jumat (18/9). Mereka mendesak pemerintah menindak tegas pelaku pembakar lahan dan hutan di Provinsi Riau. Dalam tuntutannya, para pengunjuk rasa meminta pemerintah tidak mengistimewakan perusahaan-perusahaan besar yang diduga terlibat melakukan pembakaran la-

hannya, antara lain PT SMG dan PT RAPP Group. Pemerintah diminta berani mencabut izinnya karena hasil citra satelit di kawasan kosesi perusahaan itu juga terdapat banyak titik api. “Kami menuntut pemerintah untuk segera melakukan penindakan hukum dan mencabut hak izin usaha semua perusahaan yang telah melakukan pembakaran lahan secara sengaja,” kata salah seorang koordinator, Muzi da-

lam orasinya di depan Istana Negara, Jakarta, Jumat (18/9). Dalam orasinya, Muzi menuntut Kapolri memimpin langsung langkah penegakan hukum agar menimbulkan efek jera. Bahkan mereka menuntut supaya Kapolri mencopot Kapolda Riau yang dinilai gagal dan tidak bersugguh-sungguh melakukan penegakan hukum di wilayah teritorial hukum yang dipimpinnya. Hadir di tengah-tengah pengunjuk rasa anggota Ko-

misi E DPRD Provinsi Riau, Ade Hartanti yang juga turut berorasi menyerukan penindakan secara tegas serta mencabut izin usaha perusahaan raksasa. “Kami datang kesini untuk menuntut hak masyarakat Riau yang telah dirampas oleh segelintir yang dijadikan untuk memperkaya diri, sehingga kami masyarakat Riau menjadi korban, hak untuk menghirup udara segar kami dirampas,” ujar Ade. (net/dmt)

maka yang senior harus mau menerimanya,” ucap Bima. Dengan sistem itu mindset PNS harus berubah seiring dengan tuntutan zaman. Selain itu pemerintah juga akan merumuskan formula untuk menghitung/ menilai perform seorang PNS. Penghitungannya diantaranya akan meliputi capaian target. Seberapa cepat dan murah target tersebut dicapai, harus dipastikan semua PNS ketika jam kerja dimulai mereka tahu apa yang akan dikerjakan dan bisa mencapai target yang telah ditetapkan. Dengan penetapan target, masing-masing pegawai akan mengadu ­prestasi untuk kemajuan organisasi. (net/dmt)

Kenaikan Tunjangan DPRD Terus Diakali

Pembakar Hutan di Kantong Kemen LHK

JA K A R TA - B e r d a sa r k a n pantau Satelit Terra dan Aqua Senin (14/9) pukul 05.00 WIB, hotspot di Sumatera sudah mencapai 1.143 titik dan di Kalimantan 266 titik.

juru tanah air atau luar negeri dua kali dalam sepekan. Intensitas yang sama juga terjadi pada para menteri yang duduk di Kabinet Kerja. “Mari kita buka berapa anggaran pemerintah untuk pergi ke luar negeri. Di kementerian, dalam satu bulan bisa lebih dari sepuluh kali ke luar negeri. Presiden dalam seminggu bisa dua kali ke luar kota atau luar negeri,” tegas Komisi VI DPR RI tersebut. (net/dmt)

Nominal Gaji Setiap PNS Berbeda

Inkonstitusional, UU Pemda Terancam Digugat JAKARTA-Pakar hukum tata negara Rifqinizamy Karsayuda menilai Undang Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Pemda) bertentangan dengan Undang Undang Dasar (UUD) 1945. Pasalnya, di dalamnya hanya mengedepankan paham negara kesatuan yang berkarakter sentralistik dengan menegasikan ruang otonomi. Karena itu, Rifqi mengaku akan menggugat

NET

NET

JAKARTA-Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi menuding, kenaikan tunjangan anggota DPR sengaja dibuat sebagai bagian dari akal bulus Sekretariat Jenderal maupun anggota DPR. Menurut data perbandingan yang dia peroleh dari slip gaji anggota DPR tahun 2010 dan tahun 2013, untuk periode 2009-2014 per-

nah dua kali terjadi kenaikan tunjangan anggota DPR dengan nilai total sebesar Rp13,4 juta. “Diam-diam anggota dewan dan Setjen DPR rupanya menaikan penghasilan anggota dewan sebesar Rp 13.4 juta/bulan,” kata Uchok di gedung DPR Jakarta, Jumat (18/9). Dia menjelaskan, merujuk slip gaji tahun 2010, para wakil rakyat itu tidak

mendapat anggaran untuk item tunjangan peningkatan fungsi pengawasan dan anggaran. Tapi pada slip gaji tahun 2013 atau sesuai SK (surat keputusan) setjen tahun 2013, tanggal 2 Januari 2013, semua anggota dewan menerima; tunjangan kegiatan peningkatan fungsi pengawasan sebesar Rp 5 juta, peningkatan fungsi legislasi sebesar Rp 5 juta dan peningkatan fungsi anggaran sebesar Rp 5 juta. “Memang kenaikan ini bukan berasal dari item gaji pokok. Gaji pokok sampai sekarang masih tetap sebesar Rp 4.2 juta/bulan. Tapi, kenaikan penghasilan anggota dewan ini, diakal-akali dengan cara membuka item baru atau penambahan nomenklatur baru seperti ­ adanya kegiatan peningkatan fungsi pengawasan, legislasi, dan anggaran,” tandasnya. (net/dmt)

Bareskrim: Tangkap Pembakar Hutan! JAKARTA-Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) sudah mengirimkan 70 penyidik terbaik yang akan bekerjasama dengan anggota Polri di wilayah dimana terjadi pembakaran lahan. Para penyidik itu tengah berada di lapangan untuk melakukan penyidikan. “Bahkan akan menangkap tangan langsung jika menemukan pembakar lahan. Ya pastilah. Kalau ada yang sedang membakar, kita tangkap di tempat,” tegas Direktur Tindak Pidana Tertentu Badan Reserse Kriminal Polri Brigadir Jenderal Yazid Fanani, Jumat (18/9). Dia menegaskan, siapapun yang membakar baik perorangan atau perusahaan akan

NET

ditangkap. Yazid mengatakan, tidak ada perbedaan pelakuan. “Korporasi besar? Memangnya ada perbedaan?” katanya. ebih lanjut, Yazid mengatakan Mabes Polri dan jajaran kepolisian di daerah menyelidiki 11 korporasi yang diduga terlibat pembakaran hutan dan

lahan. “Semuanya ada 11 perusahaan kalau sama wilayah,” kata Yazid. Dia menegaskan, pihak 11 korporasi maupun tiga yang sudah disidik Bareskrim itu sudah dipanggil untuk menjalani pemeriksaan. Menurut Yazid, di Bareskrim ada tiga perusahaan yang sudah dinaikkan ke tahap penyidikan. “Yang satu lagi masih diselidiki,” katanya. Menurutnya, nanti akan ditanyakan kepada mereka siapa yang paling bertanggungjawab atas masalah kebakaran ini. “Yang bertanggungjawab menyiapkan sarana dan prasarana siapa, cukup tidak sarana dan prasarananya,” kata dia. (net/dmt)


HALAMAN

7

BC-IKLAN

HOTLINE 0878 20444 290 MINI BARIS: (minimal 3 baris maks 7 baris Rp. 7000/baris IKLAN KOLOM WARNA (FC) (minimal 50mmk s/d 100mmk) Rp. 10.000/ mmk IKLAN KOLOM HITAM PUTIH (BW) (minimal 50mmk s/d 100mmk) Rp. 8.000/mmk IKLAN DISPLAY FC Rp. 10.000/mmk IKLAN DISPLAY BW Rp. 8.000/mmk IKLAN ADVERTORIAL FC 1/2 Halaman Rp.18.900.000 IKLAN ADVERTORIAL BW 1/2 halaman Rp. 15.120.000 IKLAN ADVERTORIAL FC 1 halaman Rp. 37.800.000 (cover belakang) IKLAN ADVERTORIAL BW 1 halaman Rp. 30.240.000 (halaman dalam) IKLAN PENGUMUMAN (minimal 100mmk s/d 330 mmk) Rp. 5.000/mmk IKLAN BANDER FC (minimal 7x30 mmk dan maksimal 7x50 mmk) Rp.22.500/mmk IKLAN BANDER BW Rp.12.500/mmk

SABTU, 19 SEPTEMBER 2015

mulai uninstall program-program yang dirasa gak penting.

TRIK SEDERHANA BIAR LAPTOP GAK LEMOT LAGI

K

etika kamu pertama beli laptop semua berjalan dengan lancar, kamu nyalain gak butuh waktu lama baginya untuk startup, kamu klik program langsung terbuka tanpa halangan. Tapi beberapa tahun kemudian laptop kamu mulai mengalami tanda-tanda penuaan, start-up yang biasanya ga nyampe 3 menit sekarang butuh waktu hampir 15 menit sendiri. Buat buka program aja butuh kesabaran ekstra. Bagaimana caranya menjaga dan mengembalikan performa laptop, tanpa harus install ulang OS. Kamu tinggal ikutin langkah-langkah dibawah ini. Oh iya, tips ini khusus buat pengguna OS Windows saja. 1. SCAN LAPTOP KAMU DULU. Setiap laptop yang pakai OS Windows pasti rentan terkena virus, nah coba kamu full scan laptop

kamu. Siapa tau ada virus dan malware yang ujung-ujungnya bikin laptop kamu makin lemot. Supaya lebih efektif kamu bisa tandem 2 antivirus satu antivirus buatan luar negeri seperti Kaspersy dan bitdefender ditambah antivirus dalam negeri seperti Smadav untuk basmi virus lokal yang kadang gak kebaca sama antivirus luar. 2. UNINSTALL PROGRAM YANG GA PENTING. Pertama coba lihat aplikasi yang ada di laptop kamu, banyak ‘kan? Coba deh di list mana yang ga perlu dan mana yang emang kritikal buat menunjang produktivitasmu. Klik “start” trus klik “control Panel”, di bagian yang program klik “uninstall program”. Nah bakalan muncul list program yang udah kamu install,

3. START-UP LEMOT? Tahap kedua ini pake MSConfig. Pertama klik “start menu”, di kotak search ketik “msconfig”, pilih tab “startup”, kemudian hilangkan tanda centang di program yang tidak mau berjalan ketika start-up, kalau kamu ada nama program yang kamu gak tahu mending dibiarin aja, siapa tahu itu program penting. 4. HAPUS DATA YANG TIDAK TERPAKAI. Kadang ada beberapa data berupa laporan maupun cache internet yang tidak terhapus. Inilah yang bisa bikin kapasitas harddisk kamu makin kecil. Langsung aja kamu Klik “start menu”, search “disk cleanup” nah kalo udah klik “Disk Cleanup”. Terus kamu pilih drive mana yang mau dibersihkan. Kemudian tinggal kamu centang aja semua kotak dia-

log dan klik OK. Untuk pengguna Windows 8 langkah-langkahnya sedikit berbeda. Pertama arahkan kursor ke ujung kanan layar, lalu klik setting, di kotak dialog pojok kanan atas ketik “administrative tool“, kemudian klik administrative tools, klik disk cleanup. Proses selanjutnya sama dengan yang diatas. 5. DEFRAG HARDDISK KAMU. Setelah delete file yang tidak penting, saatnya kamu defrag harddisk kamu. Perlu diingat proses defrag kadang memakan waktu yang cukup lama, jadi usahakan ketika akan melakukan defrag kamu sedang tidak sibuk dengan laptop. Pertama “klik start menu”. Pilih “all program”, klik “accesories”. Pilih “system tools” dan klik “Disk Defragmenter”. Untuk user Windows 8 arahkan kursor ke pojok kanan, klik “search“, sebelum mengetik kata “defrag” dibawah kotak search klik setting terlebih dahulu. Fungsi dari defrag sendiri biar file di harddisk kamu lebih rapih, sehingga bisa meningkatkan performa laptopmu. Setelah melakukan cara diatas. Jangan gunakan laptop untuk multitasking berat dan jangan install sembarang software. (hipweecom)


SABTU, 19 SEPTEMBER 2015

website www.beritacianjur.com

email redaksi.beritacianjur@gmail.com

facebook beritacianjur.com

twitter @berita_cianjur

Dari Rakyat Oleh Rakyat Untuk Rakyat

Waktu Kampanye Panjang, Matangkan Pendidikan Politik HALAMAN

8

Lepi Ali Firmansyah

DENGAN rentan waktu kampanye yang panjang saat ini, apabila dilihat dari konteks pendidikan politik tentunya sangat banyak positifnya. Selain bisa melakukan konsolidasi dengan internal partai di bawah (ranting) ini bisa dijadikan

sebagai promosi atau sosialisasi partai politik kepada masyarakat. Hal tersebut dikatakan Ketua DPC PKB Cianjur, Lepi Ali Firmansyah. Dijelaskan Lepi, dalam konteks partai, dengan panjangnya waktu kampanye

konoslidasi partai menjadi semakin hidup. Selain memastikan pemenangan paslon yang di usung, secara intens kita bisa berkoordinasi dengan ranting-ranting partai. Sehingga ranting partai yang memang sudah kurang aktif bisa diaktifkan kembali.

“Sejauh ini alhamdulliah, saat gelar kampanye pemenagan paslon nomor urut 2 yang dilakukan PKB selalu banyak dihadiri masyarakat. Pokonya PKB itu solid untuk pemenangan nomor 2,” tegasnya. (nuk)

Performa BERIMAN Menjadi Magnet Program Unggulan dan Soliditas Tim Menjadi Daya Tarik

MAKIN derasnya dukungan dari berbagai kalangan masyarakat terhadap pasangan calon nomor urut 2 (Irvan Rivano Muchtar-Herman Suherman) akhir-akhir ini, membuktikan performa pasangan dengan tagline BERIMAN semakin baik sehingga bisa menjadi magnet untuk menarik dukungan.

M

enanggapi ini, Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Lepi Ali Firmansyah mengatakan, sejauh ini dengan mengalirnya dukungan dari berbagai pihak terhadap pasangan calon nomor urut 2 kita tanggapi secara positif. Tentunya dengan adanya dukungan tersebut akan menambah energi dan semakin meningkatkan optimisme paslon yang kita usung. “Dengan mengalirnya dukungan ini, mudah mudahan bisa menambah energi untuk kesuksesan IRM-Herman dalam memenangkan Pilkada Cianjur,” ujar Lepi kepada "BC", kemarin. Menurutnya, ada berbagai faktor yang bisa menjadi ukuran kenapa paslon kita begitu banyak yang mendukung. Ar-

tinya daya tarik keduanya ini bisa saja dinilai karena figur masing-masing si calon yang memang memilki kelebihan tersendiri sehingga bisa menjadi magnet bagi keduanya. Atau bisa juga daya tarik itu karena memang program program yang ditawarkan sangat menyentuh masyarakat dan dinilai memang realistis. “Ada berbagai faktor yang menjadi tolak ukurnya. Bisa karena figur langsung calon itu sendiri, atau bisa juga karena kekompakan tim kita. Mungkin juga karena dinilai peluang kemanangan kita memang besar dibanding calon lain,” terangnya. Tetapi sambung Lepi, tentunya yang mengetahui secara pasti alasan apa yang menjadi daya tarik dari paslon kami pastinya mereka yang mau bergabung dan memberikan

dukungannya secara penuh. “Pastinya yang tahu pasti alasan itu, ya mereka sendiri yang memang berniat untuk mau bergabung,” imbuhnya. Dukungan penuh terhadap pasangan BERIMAN ini se-

perti halnya ditunjukan salah seorang kader muda dari partai politik yang sebelumnya mendukung paslon lain. Pengalihan dukungan itu ia lakukan bersama-sama dengan para kader lainnya, bahkan

dalam waktu dekat mereka akan menggelar deklarasi terbuka menyatakan dukungan kepada pasangan nomor urut 2. Ketua Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK)

DPC Partai Gerindra Cianjur Hendry Juanda mengatakan, pasca menyatakan dukungan kepada pasangan nomor urut 2 Irvan Rivano Muchtar dan Herman Suherman. Pihaknya bersama tiga pengurus par-

KOMANDO Siap Menangkan Paslon SUARA

BERIMAN: Nyunda, Nyantri, Nyakola C I A N J U R – S e r i n g k al i mengenakan pakaian dan aksesoris adat Sunda pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar dan Herman Suherman (BERIMAN), kini dikenal sebagai pasangan yang nyunda, nyantri, nyakola. Ketua Tim Pemenangan BERIMAN Ade Barkah Surahman mengatakan, label nyunda, nyantri, nyakola memang sudah terlihat dari sosok keduanya, juga visi dan program yang diusung kandidat nomor dua ini. Label tersebut, tidak hanya ada dalam sosok dan program pasangan BERIMAN, juga terhadap tujuan yang akan dibentuk nantinya, rakyat Cianjur menjadi lebih nyunda, nyantri dan nyakola. “Keduanya urang Cianjur dan besar disini, sudah jelaskan? Begitu juga dengan visi misi dan program keagamaan yang tertuang dalam Insan Rabbani Mandiri. Ini

BERITA CIANJUR / DOK

tai DPC Gerindra dan 28 PAC Gerindra akan deklarasi terbuka. Deklarasi sendiri direncanakan minggu ke depan. "Kita saat ini lagi persiapan dulu untuk deklarasi terbuka," ujar Hendry. Menurut Hendry meski deklarasi terbuka akan dilaksanakan minggu depan. Tapi saat ini pengurus Gerindra di tingkat kecamatan dan desa serta empat pengurus DPC Gerindra sudah sosialisasi kepada masyarakat untuk memenangkan pasangan Beriman (Bersama Irvan dan Herman). "Lebih khusus kita bergerak ke kantong-kantong suara Gerindra," tegas Hendry. Pihaknya optimis, kata Hendry, dengan gerakan Gerindra ditambah dengan tim Beriman yang lain pasti kemenangan berada di pihak Beriman. "Kita optimis itu," terangnya. Dia mengaku, di lapangan ternyata tim pemenangan Beriman sangat kompak. Semua tim Beriman, kata Hendry, selalu koordinasi dalam hal pemetaan dan pembagian tugas untuk memenangkan Beriman. "Dengan kekompakan tersebut membuktikan tim Beriman solid di lapangan," imbuhnya. (nuk)

adalah harapan agar nanti rakyat Cianjur terus mengangkat budaya Sunda, lebih agamis dan lebih berpendidikan untuk hidup lebih sejahtera,” kata Ade Barkah. Pasangan yang diusung dan didukung oleh Partai Golkar, PKB dan PBB ini dikatakan Ade Barkah, sebagai orang sunda, secara tidak langsung sudah menunjukkan identitas dan kepeduliannya terhadap budaya sunda saat deklarasi damai (13/9), dengan berpakaian adat Sunda. “Kita ini orang Sunda, tentu harus kita yang melestarikan dan mengangkat budaya sunda. Ini soal ruh dan jiwa kita urang sunda. Optimalisasi tiga pilar budaya Ngaos, Mamaos, Maen po, menjadi fokus. Coba bayangkan, ketika kita mendengar denting petikkan kecapi dimainkan, indah dan membuat jiwa kita tenang. Hidup penuh rasa, seperti kata orang tua kita yang mengajarkan arti filosofi Mamaos,” tutur Ade Barkah. (nuk)

CIANJUR–Dukungan bagi pasangan calon no urut 3, terus berdatangan, tak terkecuali datang dari KOMANDO yang di ketua oleh Bambang Adi S. Bahkan, mereka mengaku lebih solid dalam mendukung pasangan SUARA agar menang dalam pemilihan 9 Desember mendatang. Menurut Ketua Komando, Bambang Adi S atau yang akrab di sapa Bang Bengbeng ini mengaku bahwa kelompok yang digawanginya ini lebih kondusif dan solid mensosialisasikan pasangan SUARA ke seluruh masyarakat Cianjur. Bahkan, pihaknya menjamin kalau SUARA akan menjadi paslon pemenang pada 9 Desember mendatang. “Saya dan rekan-rekan dari komando bertekad keras untuk mendukung dan memenangkan pasangan SUARA dalam pilbup 2015 ini. Bahkan, kami yakin pasangan yang kami dukung ini menang,” tegas Bambang kepada “BC”. Bambang menjelaskan, alasan mengapa Komando mendukung pasangan calon SUARA. Menurut dia, pasangan SUARA yang me-

81

IST

mang memilki integritas, kredibilitas dan kapabilitas dinilai bisa membawa angin segar terhadap perubahan atas kondisi yang dianggap melenceng dari tata pemerintahan. “Kita dukung mereka karena kami yakin, mereka (SUARA,red) sudah bisa dipastikan akan mengusung perubahan pada Cianjur kedepan. Sehingga, kami

bangga ketika dipimpin oleh mereka,” ungkapnya. Dalam pelaksanaan pilbup ini, sambung Bambang, pihaknya akan melakukan pengupayaaan melalui penguatan jaringan dukungan di berbagai pelosok agar langsung masuk ke masyarakat. Meliputi petani, pedagang, buruh dan lain-lain. “Kami jamin akan terus melakukan penguatan ja-

ringan. Sehingga, SUARA bisa menang pada pemilihan nanti,” imbuhnya. Sementara itu, Sekretaris komando, Iwan Hermawan mengatakan, untuk perencanaan pemenangan SUARA. Dirinya akan melakukan kampanye dan sosialisasi paslon dengan cara memberikan citra baik kepada masyarakat. Selain itu, melakukan berbagai kegiatan kemanusiaan dan

keagamaan. “Nanti kita akan melakukan pengobatan gratis, tabligh akbar, jalan sehat dan blusukan ke berbagai daerah untuk memperkenalkan pasangan SUARA ke masyarakat banyak,” ungkapnya. Diadakannya hal tersebut, sambung dia, akibat kondisi yang memprihatinkan yang terjadi di Cianjur. bahkan kenyataannya di lapangan, masyarakat Cianjur terlihat sangat kurang perhatiannya sehingga tidak ada kemajuan yang sama sekali yang bisa dibanggakan Cianjur saat ini. “Sangat miris sekali dengan kondisi yang terjadi di Cianjur. bahkan, kami merasa apa yang telah dilakukan pemerintah selama ini memang tidak ada hasilnya,” tuturnya. Untuk itu, pihaknya berharap ketika Cianjur di pimpin oleh pasangan calon SUARA, pemkab Cianjur bisa memiliki kemajuan di segala bidang baik ekonomi, sosial , budaya maupun politik. Sebab, kita pun yakin, dengan tagline perubahan, Cianjur bisa berubah dan lebih maju. (pls)


SABTU, 19 SEPTEMBER 2015

website www.beritacianjur.com

email redaksi.beritacianjur@gmail.com

facebook HU Berita Cianjur

twitter @HU_BeritaCJR

HALAMAN

9

Dokter Tim Persib Khawatir Kondisi Pemain

KABUT ASAP yang melanda Kalimantan membuat dokter tim Persib Bandung, Rafi Ghani, was-was. Udara yang tercemar akan membuat stamina pemain yang bertanding cepat terkuras.

EKSPLOITASI KELEMAHAN LIMA LAGA TERAKHIR

BORNEO 08/09/15

N

ama besar dan materi pemain yang dimiliki Persib, rupanya tidak membuat Pusamania Borneo FC (PBFC) gentar. Hal tersebut diutarakan Pelatih PBFC, Iwan Setiawan, jelang pertemuan pertama babak delapan besar turnamen Piala Presiden. Dikatakan Iwan, Maung Ban­dung bukanlah tim tanpa kekurangan. Maung Bandung memiliki kelemahan yang terletak dalam mengantisipasi set-piece. Hal tersebut, ditambahkan Iwan Setiawan, merupakan salah satu kekurangan yang dapat disebutkannya. Padahal, Persib dihuni banyak

0-0 04/09/15

1-3 31/08/15

pemain bintang dan berstatus pemain tim nasional Indonesia. “Mereka lemah soal bola mati. Hal tersebut, akan kami manfaatkan sebaik mungkin,” ucap Iwan. Dalam pemaparan Iwan, PBFC akan fokus untuk memberikan penampilan maksimal. Sementara itu arsitek Persib, D­ jadjang Nurdjaman, menaggapi santai pernyataan pelatih PBFC, Iwan Setiawan, yang mengklaim telah mengantongi kelemahan Persib. Djadjang mengatakan klaim tersebut tidak beralasan, pasalnya Maung Bandung hingga fase grup Piala Presiden berakhir belum pernah kebobolan.

PERSIB 10/09/15

Djanur tak mau berkomentar lebih jauh. Ia mempersilakan Iwan untuk menggunakan catatan yang mereka pegang saat duel kedua tim nanti. “Kita lihat saja nanti di lapangan,” ungkap pelatih berusia 57 tahun ini. Sementara itu Per­ sib Bandung telah memutuskan hanya membawa 18 pemain untuk menghadapi PBFC. Total ada lima pemain yang tidak dibawa karena alasan cedera dan kebutuhan tim. Sedangkan pertemuan kedua, Persib gantian menjamu PBFC di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, kabupaten bandung, jawa barat, Sabtu (26/9). (net/Yadi Haryadi/”BC”)***

4-0 06/09/15

2-0 02/09/15

HEAD TO HEAD PUSAMANIA VS PERSIB

0-2

PUSAMANIA

05/04/15

1 KALAH

1-1

4-0

PERSIB

11/08/15

1MENANG

1

1-0

MAIN

27/08/15

2-1

0-2

LIVE

Borneo FC Vs Persib Bandung, Perempat Final Piala Presiden, Minggu 20 September 2015

Pelatih: D Nurjaman (4-3-3)

Pelatih: I Setiawan (4-4-2) Zulvin

Diego

Supardi

Lohy

Terens

Tantan

Jufriyanto

Lopicic

Galih S

Zulham Latif

Ponaryo

I Made W

Firman Vujovic

Fandy A Boaz

Hamka

Konate

Atep

Hariono

Tony

MAKAN KONATE

05/04/15

0

BOAZ SALOSSA

LIMA LAGA TERAKHIR

PERSIB Bandung akan dijamu Pusamania Borneo FC (PBFC) pada pertandingan leg pertama babak 8 besar Piala Presiden yang digelar di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (20/9), pukul 18.00 WIB. Tim tuan rumah mengaku sudah mengantongi kelemahan Persib.


HALAMAN

10

SPORT

MOTO GP

Secara Matematis, Marquez Butuh Keajaiban BARCELONA-Juara bertahan, Marc Marquez, masih berpeluang mencetak gelar juara dunia di kelas MotoGP untuk ketiga kalinya secara beruntun. Secara matematis, Marquez bisa saja melakukannya. Saat ini Marquez berada di posisi ketiga klasemen MotoGP dengan selisih 63 poin di belakang Valentino Rossi yang tengah memuncaki klasemen. Dengan lima seri tersisa musim ini, Marquez disebut masih berpeluang memenangkan gelar juara dunia. Sepanjang sejarah grand prix digelar, belum ada satu pun pembalap yang berhasil mengejar defisit poin sebesar itu walau dengan lima seri balap tersisa. Satu-satunya pembalap yang berhasil melakukannya adalah Wayne Rainey di tahun 1992. Pembalap Marlboro Roberts Yamaha itu berhasil mengejar defisit 53 poin dari Mick Doohan (Honda) yang tengah memimpin klasemen. Sementara balapan musim itu hanya tinggal menyisakan tiga seri. Doohan yang disebut-sebut akan mempertahankan gelar juara dunianya, ternyata terjatuh sehingga terpaksa menjalani tiga seri tersisa dalam keadaan cedera. Wayne Rainey mengambil kesempatan tersebut dan menyapu sisa balapan sebelum akhirnya berhasil memenangkan gelar juara dunia pada 1992 dengan selisih hanya empat poin dari Doohan. "Ini terlalu jauh, 63 poin adalah jarak yang sangat besar untuk lima balapan tersisa," kata Marquez, kemarin (18/9). MARC MARQUEZ (net/pur)

HOMELESS WORLD CUP

Perjalanan Indonesia Berlanjut ke Trophy Stage AMSTERDAM-Perjalanan Indonesia di Homeless World Cup 2015 akan berlanjut ke Trophy Stage. Setelah finis di urutan kelima babak grup fase kedua, Indonesia akan berlaga di fase perebutan juara "Amsterdam Cup". Indonesia menelan empat kekalahan sebelum akhirnya menang pada laga terakhir babak grup fase kedua. Bertemu Norwegia, tim besutan Gim-gim Sofyan itu menang lewat adu penalti. Dengan hasil tersebut, Indonesia pun dipastikan gagal melaju ke putaran perebutan piala Homeless World Cup. Indonesia akan melaju ke "Amsterdam Cup" yang akan diikuti oleh 8 tim yang menempati posisi 5-6 di klasemen akhir fase kedua. Homeless World Cup merupakan turnamen bagi mereka yang termarjinalkan. Pada setiap penyelenggaraan­nya, Homeless World Cup berusaha menawarkan semangat agar peserta yang mengikuti turnamen tersebut mengalami perubahan sekembalinya ke negara masing-masing. Rokim, misalnya. Anggota tim Indonesia berambut 'mohawk' tersebut selalu tampil energik dalam setiap pertandingan. Rokim, yang merupakan ODHA (hidup dengan HIV-AIDS), berharap bisa menunjukkan bahwa dengan mengikuti Homeless World Cup, dia bisa bertarung melewati rintangan apa pun. "Saya orang dengan HIV-AIDS dan saya bangga bisa nyanyi lagu Indonesia Raya dan Padamu Negeri di tanah yang dibangun oleh darah dan keringat nenek moyang kami, Amsterdam," ujar Rokim. (net/pur)

bantu," kata Murray. Petenis 28 tahun itu akan menyumbangkan 50 poundsterling (sekitar Rp 1,1 juta) untuk setiap pukulan ace yang dia hasilkan mulai sekarang sampai akhir tahun. Di Amerika Serikat Terbuka pekan lalu, Mur ray membuat 64 ace dari empat pertandingan. (net/pur)

SABTU, 19 SEPTEMBER 2015

GANDA PUTRI INDONESIA GREYSIA/ NITYA KE SEMIFINAL KOREA TERBUKA 2015 USAI JUNGKALKAN UNGGULAN KEEMPAT ASAL CINA

MASUK PEREMPAT FINAL

GANDA putri Indonesia, Nitya Krishinda Maheswari/ Greysia Polii memastikan tiket ke babak semifinal turnamen bulu tangkis Korea Terbuka usai menumbangkan unggulan keempat asal Cina, Wang Xiaoli/ Yu Yang, Jumat (18/9).

G

reysia/Nitya hanya membutuhkan waktu 25 menit untuk membabat lawannya dalam dua game 214, 21-18. Di semifinal, Greysia/Nitya akan menghadapi pemenang pertandingan antara pasangan Belanda, Eefje Muskens/Selena Piek melawan unggulan kedua asal Cina, Luo Ying/Luo Yu.

BERIKUT HASIL PERTANDINGAN PEBULU TANGKIS INDONESIA DI PEREMPAT FINAL TURNAMEN BULU TANGKIS KOREA TERBUKA, JUMAT (18/9/2015) PERTANDINGAN (GANDA CAMPURAN) Lu Kai/Huang Yaqiong (Cina) vs Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir 21-6, 11-21, 17-21 PERTANDINGAN 4 (GANDA PUTRA) Kim Gi Jung/Kim Sa Rang Korea (Korea Selatan) vs Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan 21-17, 21-15 PERTANDINGAN 5 (GANDA PUTRI) Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii vs Wang Xiaoli/Yu Yang (Cina) 21-4, 21-18

Sementara itu, ganda putra andalan Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan harus mengakhiri petualangannya di turnamen bulu tangkis Korea Terbuka di babak perempat final. Pada pertandingan, Jumat (18/9), Hendra/Ahsan secara mengejutkan ditumbangkan pasangan tuan rumah Kim Gi Jung/Kim Sa Rang. Diunggulkan di tempat kedua, Hendra/Ahsan

seolah tak berdaya di depan publik tuan rumah. Hanya dalam waktu kurang dari setengah jam, Hendra/Ahsan menyerah straight game 1721, 15-21. Dengan tersingkirnya Hendra/Ahsan, harapan Indonesia tinggal bertumpu kepada ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Nasir dan ganda putri, Greysia Pilii/Nitya Krishinda Maheswari.(net/pur)

Dado Yakin Persib Rombongan Persib Terbang Bawa Kabar Gembira ke Samarinda dari Samarinda

TINJU

Mayweather Jr Pensiun, Pelatih Legendaris "Syukuran" MEKSIKO-Pelatih legendaris asal Meksiko Ignacio "Nacho" Beristain senang mendengar Floyd Mayweather Jr pensiun dari olahraga tinju usai menang angka atas Andre Berto di MGM Grand pada 13 September lalu. Pria berkumis lebat itu mengatakan bahwa ia tidak pernah senang melihat gaya berMAYWEATHER JR tarung petinju yang baru saja menyamai rekor Rocky Marciano dengan 49 kemenangan tersebut. Nacho menambahkan, Mayweather sudah sejak lama memiliki gaya yang membosankan, sebab ia selalu bertarung dengan aman tanpa memuaskan penggemar tinju di dunia. Hal itulah yang membuat pelatih Oscar De La Hoya dan Juan Manuel Marquez merasa senang ketika mendengar kabar pensiun The Money. "Saya tidak suka cara dia (Mayweather) bertarung. Dia selalu melaksanakan rencananya sendiri tanpa memuaskan publik atau membuat beberapa jenis tontonan yang menarik. Saya ingin merayakan kepergian Mayweather dari olahraga tinju, karena semua orang akan melihat sesuatu yang berbeda dan lebih spektakuler," jelas Nacho, kemarin (18/9). Kendati demikian, Nacho tetap mengakui bahwa Mayweather adalah petinju yang cerdas. Sebab ayah empat anak itu selalu memiliki cara bagaimana menyelamatkan rekor tak terkalahkannya tetap aman dari serangan petinju lain. "Mayweather adalah seorang petinju yang sangat terampil, tapi ia selalu menyalahgunakan keterampilannya setiap kali bertarung. (net/pur)

Untuk Setiap Ace, Murray Sumbang Rp 1,1 Juta pada Pengungsi LONDON-Kepedulian terhadap pengungsi yang terus mendatangi banyak negara Eropa terus menyebar di kalangan atlet. Setelah banyak klub sepakbola menunjukkan kepedulian, kini Andy Murray yang ikut memberikan bantuan. "Setelah melihat gambar-gambar yang disiarkan di berita saya merasa kalau saya harus melakukan sesuatu untuk mem-

DEDI KUSNANDAR

B ANDUNG-Dedi Kusnandar tidak turut dalam rombongan Persib ke Samarinda untuk menghadapi Pusamania Borneo FC, pada pertandingan pertama b a b a k 8 Besar Piala Presiden. Pertandingan akan dimainkan di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (20/9). Dado, sapaan akrabnya, mengaku sedih karena tidak da-

pat ikut berjuang dengan rekan-rekannya. Namun, Dado percaya Atep dan kawan-kawan akan membawa kabar bahagia ke Bandung dengan poin sempurna. Ia pun akan me­ nyaksikan pertandingan melalui televisi agar bisa merasakan perjuangan bersama tim. "Nonton bareng belum tahu, belum ada rencana. Yang pasti akan menyaksikan pertandingan melalui televisi, sambil berdoa menyaksikan pertandingan, mudah-mudahan Persib menang," ucap ­ Dado. (net/pur)

BANDUNG-Rombo­ ngan Persib bertolak ke Samarinda dari Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung, Jumat (18/9). Rencananya tim Persib akan bertanding melawan Pusamania Borneo FC di babak 8 Besar, Piala Presiden,

Minggu 20/9/2015. Pelatih Persib, ­Djadjang Nurdjaman mengungkapkan, ­pasukannya berkekuatan 18 pemain yang siap tempur di Stadion Segiri Samarinda. Sementara itu, 5 pemain terpaksa ditinggal di Bandung

karena berbagai alasan, mulai dari pemulihan cedera hingga kebutuhan tim. Kelima pemain yang ditinggal di Bandung adalah Shahar Ginanjar, M. Taufiq, M. Ridwan, Rudiyana dan Dedi Kusnandar. (net/pur)

BERIKUT DAFTAR SKUAD PERSIB KE SAMARINDA : 1. I Made Wirawan (kiper) 2. Muhammad Natshir (kiper) 3. Supardi Nasir Bujang 4. Vladimir Vujovic 5. Achmad Jufriyanto 6. Abdul Rahman 7. Tony Sucipto 8. Jajang Sukmara 9. Dias Angga Putra

10. Muhammad Agung Pribadi 11. Hariono 12. Firman Utina 13. Konate Makan 14. Atep 15. Tantan 16. Ilija Spasojevic 17. Yandi Sofyan Munawar 18. Zulham Malik Zamrun

Janur Siap Manfaatkan Zulham Untuk Atasi Zulvin BANDUNG-Duel sengit akan terjadi di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (20/9) mendatang. Laga ini pun dibumbui oleh bentrokan yang akan terjadi antara mesin gol Persib, Zulham Zamrun dengan saudara kandungnya, Zulvin Zamrun. Disampaikan oleh pelatih Persib, ­ Djadjang Nurdjaman bahwa pertarungan sedarah ini akan menambah seru jalannya pertandingan. Disamping komposisi kedua tim yang

bertabur ­bintang. “Itu akan menjadi sebuah sisi menarik di pertandingan nanti. Tapi dari sisi profesionalisme saya percaya lah sama kapasitas Zulham,” ujar Djadjang , Jumat (18/9). Djanur sendiri sudah mengetahui kapasitas yang dimiliki Zulvin karena Persib pernah mengha­ dapinya di Piala Walikota Padang. Pelatih berusia 57 tahun itu pun menegaskan kemampuan sang kakak yaitu Zulham berada satu

tingkat di atas adiknya yang namanya kurang bersinar. Selain itu karakter permainan pun berbeda karena Zulham merupakan seorang winger sedangkan Zulvin merupakan full back. “Sudah tahu kemampuan dia. Ga sama lah, dan menurut saya kemampuan mereka berbeda. Dari tipikal permainan juga sudah berbeda,” lanjutnya. Perbedaan posisi itu lah yang membuat kedua saudara kembar ini akan

banyak berduel di lapangan. Situasi ini akan coba dimanfaatkan Janur lantaran Zulham yang paham betul kelemahan adiknya bisa membuat alur bola lebih mengalir. “Harusnya kita bisa memanfaatkan sisi keuntungan itu kalau dia (Zulham) jeli dan pintar,” pungkasnya. (net/pur)

ZULHAM ZAMRUN


HALAMAN

11

LIFE STYLE

Tuhan tahu, aku tidak pernah ingin membuang-buang waktu ku di cermin.” Lauren Hutton

American Model and Actress

SABTU, 19 SEPTEMBER 2015

SNEAKERS VS SKATERS

SEBAGAI alas kaki, sepatu menjadi hal penting. Selain fungsinya yang membuat kaki kita tetap nyaman saat berjalan, dalam perkembangannya sepatu juga menjadi salah satu ikon fashion.

D

ua jenis sepatu olahraga yang tak lekang dimakan zaman dan menjadi sepatu semua kalangan adalah sneakers. Sang kompetitor skaters juga tak kalah banyak punya fans. Sneakers Sneakers adalah jenis sepatu dengan sol fleksibel terbuat dari karet atau bahan sintetis dan bagian atas terbuat dari kulit atau kanvas. Tetapi, seiring perkembangan jaman sekarang banyak sneakers yang terbuat juga dari suede dan nylon. Sneakers awalnya diambil dari kata dalam bahasa Inggris, yaitu ‘sneak’ yang berarti penyelinap. Awalnya sneakers adalah sepatu olahraga dan sepatu lainnya yang digunakan untuk olahraga.

Sejarah sneakers sendiri pertama kali muncul pada tahun 1800an dengan nama ‘Plimsolls’, nama sneakers belum ada waktu itu. Pada tahun 1892 sebuah pe­ rusahaan sepatu karet, Goodyear, menciptakan suatu proses pembuatan sepatu baru dengan mencampur bahan dasar karet dengan kanvas. Hasilnya sepatu bermerk Keds muncul di pasaran. Pada tahun 1908, Converse ikut meramaikan bisnis footwear. Perusahaan milik Marquis M.Converse ini langsung menjadi booming dengan kemunculannya pada banyak pertandingan basket di Amerika. Tidak mengherankan sneakers dari Converse lalu menjadi American Icon. Pada tahun 1920 seseorang yang bernama Adi Dassler, pemilik bisnis sports-

wear dari Jerman tak lama kemudian membuat training shoes buatan tangan. Perusahaan itu kemudian terkenal dengan nama Adidas. Dan seiringnya perkembangan jaman banyak perusahaan yang berdiri untuk memproduksi sneakers seperti halnya Nike, New Balance, Vans, Asics, Puma, Reebok, dan lainnya. Sejak tahun 1990 hingga sekarang penggila sneakers menjadi semakin banyak dan bertambah, karena sneakers pada saat ini menjadi hal yang istimewa bagi penggemarnya. Sneakers tidak hanya dijual untuk dipakai tetapi juga dijadikan barang koleksi. Seperti halnya mobil, sneakers juga ada yang rare limited edition dan hanya dijual beberapa pcs di dunia ini. Sneakers bekas pun dengan

kondisi apapun jika itu barang limited pasti akan banyak dicari para kolektor di dunia. Sneakers sekarang ini menjadi hal yang wajib bagi fashion kawula muda. Tidak cuma anak muda, orang yang sudah tua pun juga tidak sedikit yang menggilai sneakers. Saat ini banyak artis di dunia juga menggunakan sneakers, di Indonesia juga banyak artis yang menggunakan sneakers seperti Raffi Ahmad, Tara Budiman, Wendy Cagur, Omesh, dsb. Dan hal ini yang membuat banyak perusahaan sneakers melirik para artis sebagai ajang promosi perusahaan tersebut. Dan inilah juga yang membuat harga sneakers saat ini melambung tinggi. Untuk perawatan sneakers sangatlah membutuhkan hal yang

ILUSTRASI

sangat istimewa, untuk membersihkan sneakers sendiri harus menggunakan cairan tertentu yang memiliki kadar keasaman yang rendah supaya tidak mudah rusak atau hancur bahannya dan menggunakan sikat khusus yang padat, kaku, dan lembut. Tidak bisa sembarangan menggunakan sabun atau deterjen untuk membersihkannya. Skaters Sepatu ini memang jika dilihat hampir sama dengan sneaker tapi lahirnya sepatu ini dimulai oleh para penggemar skateboard. Sebenarnya nama Brand Emerika Shoes gak bener-bener dimulai dengan nama itu, dan penjualan nya pun tidak mulai di amerika, semua bisa dikatakan bermula dari Brand Etnies America yang menjadi awal

mula dan dimiliki oleh Pierre André Senizergues, professional freestyle skateboarder dari France. Sebelum terbentuknya brand sepatu Emerika sebenarnya berawal dari Etnies skate shoes yang memulai lebih awal, dan sebenarnya Brand Etnies skate shoes tidak dijual di pasar Amerika melainkan di pasar Eropa dengan dibawah naungan dan hak perusahaan Rautureau Apple sebagai line Etnies Skate Shoes, tapi itu gak bertahan lama sampai Pierre André Senizergues mulai mendistribusikan produk etnies skate shoes ke Amerika Serikatdengan nama Etnies America dan menjadi merek sepatu skate pertama yang benarbenar dimiliki dan didistribusikan oleh pemain skateboard pro. (Raka Pramudya/”BC”)***

TIPS DAN TRIK

Cara Merawat Sepatu Olahraga dengan Apik SNEAKER atau yang disebut juga sepatu olahraga harus sering dibersihkan bila sering digunakan supaya menghindarkan datangnya penyakit kulit atau radang di kaki. Sebab bahan karet dan berpori pada sneaker biasanya malah sering menjadi ladang subur bagi tumbuhnya bermacam-macam jamur kulit dari yang ringan hingga berbahaya. Selain itu karena keadaan lembabnya maka juga bisa menimbulkan bau yang tak sedap yang bisa mengganggu pergaulan. Pori-pori pada bahan sintetiknya dan karetnya yang dimaksudkan sebagai tempat bernafasnya kaki bisa jadi malahan menjadi tempat bersarangnya berbagai penyakit dan jamur. Dan sungguh alangkah baiknya bila kita tidak usah meminjam-minjamkan sneaker kita ke orang lain apapun alasannya karena rawannya sepatu ini sebagai

sarang penyakit. Begitulah kira-kira alasan utamanya sehingga kita harus membiasakan diri membersihkan teratur sneaker kita. Berikut adalah langkah-langkah utamanya, 1. Buatlah air campuran deterjen atau sabun colek secara encer saja. 2. Bila sneakernya berwarna putih maka sebelum dicuci bisa disikat dulu bagian-bagian yang bernoda dengan sedikit pasta gigi putih atau odol dalam keadaan kering, kemudian diamkan sebentar sebelum dibilas dengan air. Maksudnya supaya daya kikisnya terhadap kotoran bekerja. 3. Sikatlah secara menyeluruh sepatu itu dengan air deterjen tersebut. 4. Jangan lupa sikatlah bagian sol luarnya juga supaya menjaga keawetan bahannya dari pengaruh cepat getas atau pecah-pecah karena sering kena panasnya jalan atau ke-

ILUSTRASI

keringan. Jadi bahan sol karet tersebut juga bisa cepat lelah dan hilang kelenturannya bila tidak dirawat. 5. Jangan lupa bersihkan juga pinggiran luar solnya yang biasanya terbuat dari sol berwarna cerah. Karet berwarna tersebut dimaksudkan bila kita pakai untuk jalan atau

lari pada malam hari ataupun cuaca gelap bisa memantulkan cahaya lampu mobil dengan terang dari kejauhan sehingga kita dapat terlihat dari jauh dan terhindar dari kecelakaan. Jadi dia mempunyai efek reflektor atau seperti mata kucing. Sehingga bagian ini penting untuk selalu disikat

dengan air berdeterjen supaya cerah terus. Sebab bila tidak maka warnanya akan jadi semakin suram karena menyerap lotoran lewat pori-porinya. 6. Bagian dalam sepatu sebaiknya juga dicuci. Sebab bagian ini merupakan tempat berkumpulnya keringat ke-

ring dan rontokan kulit mati dari kaki kita. Bahan-bahan tersebut merupakan makanan yang menyuburkan bagi kuman penyakit dan jamur. Oleh karena itu bukalah tali sepatunya dan lepaskanlah serta sikatlah bagian dalamnya dengan air berdeterjen. Jangan lupa biasanya sol bantalan dalam sneaker umumnya bisa dilepas supaya bisa diganti-ganti. Maka lepaskanlah bantalan pengganjal tersebut dan sikatlah juga dengan air deterjen. 7. Setelah semua bagian itu disikat maka diamkan sebentar supaya efek mengikis kotorannya dari deterjen bekerja lalu kemudian bagianbagian itu disikat lagi dengan air bersih sebanyak dua kali. Sebaiknya janganlah melakukan pembilasan air bersih denagn cara mengguyurnya karena sneaker akan jadi jenuh air dan akan lama keringnya. 8. Bila sneaker terbuat

dari bahan sintetik maka boleh dijemur setelahnya, tapi bila terbuat dari kulit lembut atau suede sebaiknya jangan dijemur. Pengeringan untuk yang berbahan kulit adalah dengan cara menganginanginkannya di depan kipas angin sambil di bagian dalam sepatu kita sumpal dengan kertas koran bekas supaya kelembabannya cepat tersedot oleh koran tersebut. Sebagai tambahan usulan, supaya sneaker kita tetap bersih dan sehat maka sebaiknya dalam penyimpanannya atau sehabis dipakai janganlah ada kaos kaki bekas pakai yang menyumpal di dalamnya. Sebaiknya lepaskan kaos kaki tersebut dan jemurlah atau angin-anginkan di tempat lain dan sepatu harus dalam keadaan terbuka dan bisa dimasuki pertukaran udara. Itu supaya mencegah tumbuhnya jamur dan kuman. (Raka Pramudya/”BC”)***


SABTU, 19 SEPTEMBER 2015

website www.beritaCianjur .com

email redaksi.beritaCianjur @gmail.com

facebook beritaCianjur .com

twitter @berita_Cianjur

PDAM Kewalahan Pasang Jaringan Air Bersih HALAMAN

12

CIRANJANG-Kemarau yang mengakibatkan mengeringnya air sumur warga, sangat berdampak pada terjadinya krisis air. Warga Kampung Pasangrahan, Desa Ciranjang, saat ini mulai meminta pemasangan jaringan PDAM untuk

memenuhi kebutuhan air bersih. Membludaknya warga yang meminta pemasangan jaringan saluran air diakui pihak Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Ciranjang cukup kewalahan, pasalnya sumber air yang dikelola

dari dari aliran Sungai Cisokan tidak mencukupi. Kepala PDAM Kecamatan Ciranjang, Dasep Setiawan, saat ditemui BC menjelaskan, calon konsumen PDAM yang mendaftar cukup banyak, hingga mencapai ribuan orang,

Sukaratu Ikuti Pembinaan APBDes Aparatur Desa Dapat Memahami Mekanisme Penggunaan Anggaran

hal ini diakibatkan terjadi karena saat ini warga mengalami krisis air. Pihaknya baru akan mampu merealisasikan sebanyak 150 calon pelanggan, dan itu pun baru dipasang untuk 31 orang calon pelanggan. (pip)

Desa Cibarengkok Bangun TPT CIB ARENGKOK-Me­ ningkatkan pembangu­ nan demi peningkatan kesejahteraan warga di­ wilayah pedesaan saat ini gencar dilakukan. Bergu­ lirnya bantuan dana desa (DD) saat ini dimanfaat­ kan ­ Pemerintah Desa Cibarengkok, Kecamatan Bojongpicung, untuk mem­ bangun berbagai fasilitas umum, seperti melaku­ kan perbaikan jalan, serta membangun tembok pe­ nyangga tanah (TPT). pemanfaatan bantuan dana desa ini diharapkan bisa lebih dimaksimal­ kan untuk membangun fasilitas umum yang bisa mendongkrak kesejahte­ raan warga sekitar, de­ ngan didukung perbaikan fasilitas yang ada. Seperti yang dilakukan Pemdes Cibarengkok, Kecama­ tan Bojongpicung, saat ini pihak desa tengah mem­ bangun dan melakukan perbaikan berbagai fasili­ tas umum, seperti perbai­ kan jalan, serta pemba­ ngunan tembok penyangga tanah (TPT). Pembangunan TPT serta perbaikan jalan sepanjang 300 meter ini, merupakan akses jalan penghubung antara Kam­ pung Pasir Simpur dengan Kampung Kulu Kulu. Pem­ bangunan ini dibiayai dari

dana desa tahap pertama anggaran tahun 2015. Seluruh kegiatan pembangunan terse­ but dikerjakan pihak tim pelaksana kegiatan yang dibantu beberapa organ­ isasi kemasyarakatan, se­ dangkan pihak pemerin­ tahan desa hanya selaku penanggung jawab sekali­ gus sebagai pengawas pem­ bangunan. Dengan dilak­ sanakannya pembangunan fasilitas umum tersebut diharapkan, dapat mening­ katkan Indek Pembangu­ nan Masusia (IPM) teru­ tama di bidang ekonomi, pendidikan dan kesehatan. Kepala Desa Cibareng­ kok, Suryana, saat ditanya mengatakan, seluruh pem­ bangunan fasilitas umum yang didanai dari dana desa merupakan hasil ke­ sepakatan bersama, antara pemerintahan desa dengan masyarakat setempat. Un­ tuk pencairan dana desa tahap dua, pemerintah desa melalui musyawarah akan membangun kantor BPD, kantor LPM, serta mushola. “Dibuatnya fasilitas umum tersebut diharap­ kan mampu mendong­ krak roda perekonomian, meningkatnya kualitas pendidikan dan kesehatan warga Desa Cibarengkok,” ucapnya. (pip)

Ratusan Warga Sukaratu Gelar Shalat Istisqa

ILUSTRASI/NET

BERITACIANJUR/APIP SAMLAWI

PENGAWASAN APBDes - Aparatur Desa Sukaratu, Kecamatan Bojongpicung, Jum’at (18/9), mengikuti pembinaan dan pengawasan APBDes.

APARATUR Desa Sukaratu, Kecamatan Bojongpicung, mengikuti pembinaan dan pengawasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), yang bertujuan untuk mengetahui ketentuan pengelolaan keuangan desa yang gencar dilakukan pemerintah kecamatan.

S

ejumlah apara­ tur Desa Sukaratu mengikuti pembi­ naan dan penga­ wasan verifikasi Alokasi Dana Desa (ADD), Dana Desa (DD), dan Ang­ garan Pendapatan dan Be­ lanja Desa (APBDes). Dengan didampingi beberapa staf pemerintahan Kecamatan Bojongpicung sebagai pem­ beri materi, acara ini juga bertujuan untuk melakukan evaluasi tentang penerapan berbagai dana bantuan yang

dikucurkan pihak Pemkab Cianjur, Pemprov Jawa Barat dan bantuan pemerintahan pusat. Tujuan dilaksanakan­ nya kegiatan dan pembinaan ini, agar aparatur desa dapat memahami mekanisme dan tahapan penyusunan angga­ ran dalam menyusun APBDes serta menyamakan persepsi antara tim verifikasi ADD di desa, Kecamatan dan BPMPD, dalam penyusunan laporan pertanggungjawaban. Anggaran Pendapatan

dan Belanja Desa (APB­ Des) merupakan rencana keuang­ an tahunan pemer­ intahan desa yang diba­ has dan disetujui bersama oleh pemerintah desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan ditetap­ kan dengan peraturan desa. Sementara untuk pemeg­ ang kekuasaan pengelolaan keuangan desa adalah kepa­ la desa yang karena jabatan­ nya mempunyai kewenan­ gan menyelenggarakan keseluruhan pengelolaan. Dikatakan PLT Camat Bojongpicung, Asep Irawan, menjelaskan, kegiatan ini di­ lakukan untuk menertibkan administrasi tentang keuan­ gan, baik cara membuat pen­ gajuan bantuan, penerapan anggaran, serta membuat laporan pertangungjawaban. Pembinaan dan pengawasan APBDes terhadap aparatur

desa di Kecamatan Bojong­ picung dilaksanakan dengan cara berkesinambungan dan berkelanjutan, dengan men­ datangi setiap pemerintahan desa yang ada di wilayah ke­ camatan. “Sekarang ini, dana yang akan diterima pihak desa cukup banyak dan besar nilainya. Dengan adanya itu maka aparatur desa wajib mengetahui aturan pasal 112 UU Nomor 6 tahun 2014 ten­ tang desa, pasal 154 PP No­ mor 43 tahun 2014 tentang peraturan pelaksanaan UU Nomor 6 tahun 2014, pasal 21 PP Nomor 19 tahun 2008 tentang kecamatan, serta Permendagri Nomor 7 tahun 2008 tentang pedoman tata­ cara pengawasan atas penye­ lenggaraan pemerintahan desa dan Permendagri No­ mor 113 tahun 2015 tentang pengelolaan keuangan desa. Seluruh materi pembinaan tersebut dilaksanakan secara bergantian dan berkelanju­ tan,” ucapnya. Pembinaan ini dilakukan sebagai bentuk tugas dan ke­ wajiban pihak kecamatan agar seluruh aparatur desa mampu mengalokasikan seluruh dana bantuan dari pemerintah sesuai dengan aturan yang

berlaku dengan administrasi pelaporan yang benar pula. Sementara itu Kepala Desa Sukaratu, Ahmad Hi­ dayat, menjelaskan, dengan dilaksanakannya program pembinaan dan pengawasan APBDes, pihaknya merasa bersyukur, karena seluruh aparatur desa menjadi meng­ etahui dan memiliki peng­ etahuan, serta wawasan dan pengalaman tentang berbagai materi pengelolaan adminis­ trasi bantuan keuangan desa, seperti halnya meng­ enai pene­ rapan dan pelaporan dana APBDes dari pemer­ intah kabupaten, Anggaran Dana Desa (ADD) dari pemer­ intah provinsi, dan Dana Desa (DD) dari pemerintah pusat. “Bisa mengetahui sistem pengelolaan keungan ini, menjadikan kami lebih bisa mengetahui penggunaan den­ gan sistem pelaporan keua­ ngan yang baik. Dan kami merasa terbantu dengan ke­ giatan yang dilakukan pihak kecamatan yang telah peduli melaksanakan pembinaan dan pengawasan APBDes pada aparatur Desa Sukaratu, semoga saja kedepannya ber­ bagai dana bantuan tersebut dapat direalisasikan dengan baik,” pungkasnya. (pip)

SUKARATU- Sedikitnya 500 warga Desa Sukaratu, Kecamatan Bojongpi­ cung, Jumat (18/9) siang, menggelar shalat istisqa, me­ nyusul kondisi kekeringan yang melanda wilayah desa. Kekeringan yang sudah ber­ langsung sekitar 4 bulan ini juga cukup membuat warga kesulitan mencari air. Shalat untuk meminta hujan ini dipusatkan di lapangan sepak bola Kam­ pung Cigadog, Desa Su­ karatu, yang dalam pelak­ sanaannya dipelopori pihak desa serta Majelis Ulama Indonesia (MUI) Desa Su­ karatu. Dalam shalat is­ tisqa yang diikuti sekitar ratusan orang dari berba­ gai lapisan masyarakat dan para pegawai ini diwarnai isak tangis para jemaah, terutama kaum ibu. Warga yang mengikuti shalat is­ tisqa baik laki-laki maupun wanita tampak khusyu me­ laksanakan shalat tersebut. Bahkan sejumlah warga me­ nangis saat khotib meman­ jatkan doa agar hujan segera turun di wilayah Kecamatan Bojongpicung. Shalat istisqa yang di­ gagas Pemerintah Desa Sukaratu ini merupakan dampak dari musim ke­ marau yang menyebabkan sejumlah wilayah desa ini

mengalami kekeringan dan kekurangan air bersih. Se­ jak empat bulan ini yang berakibat sumur warga dan sungai menjadi kering. Khotib dan Imam shalat istisqa, Ustadz Parman, saat ditanya menjelaskan, kita semua, beserta air, bumi dan langit meruapakn milik Allah SWT, maka dengan itu sudah sewajarnya kita se­ mua memohon minta ditu­ runkan hujan. “Semoga Allah SWT segera mengabulkan per­ mintaan doa seluruh warga, supaya segera diturunkan air hujan. Allah SWT akan segera mengabulkan selu­ ruh permintaan umatnya dengan berdzikir yang khusyu serta ikhlas maka Allah SWT akan segera mengabulkan permintaan kita semua,” ucapnya. Sementara itu Kepala Desa Sukaratu, Ahmad Hi­ dayat, menjelaskan, pelak­ sanaan shalat istisqa ini ber­ dasarkan hasil kesepakatan dengan pihak MUI, para alim ulama, tokoh masyarakat, dan seluruh warga desa setempat. Wilayah Desa Sukaratu sendiri sudah ke­ sulitan mencari air bersih, sumur-sumur milik warga sudah kering, hingga untuk banyak warga yang mengu­ nakan air aliran sungai. (pip)


SABTU, 19 SEPTEMBER 2015

website www.beritaCianjur .com

email redaksi.beritaCianjur @gmail.com

facebook beritaCianjur .com

twitter @berita_Cianjur

Dorong Hasil Pertanian di Cibinong CIBINONG-Camat Cibinong, Wodi Efyana mendorong ­supaya semua hasil pertanian masyarakat di wilayahnya bisa dijual dan dapat menghasilkan keuntungan. “Tidak semua hasil pertanian

HALAMAN

13

masyarakat, saat ini dapat langsung menghasilkan uang. Untuk itu kita akan berusaha buat mendorong seluruh hasil pertanian tersebut agar dapat menghasilkan keuntungan bagi masyarakat,” ujarnya kepada “BC” kemarin.

Dia mengungkapkan, salah satu alasannya karena selama ini merasa prihatin ketika melihat hasil pertanian masyarakat tersebut masih banyak yang dikonsumsi langsung, sebab tidak bisa dijual.

Wodi menambahkan, selama ini banyak masyarakat yang menanam baik sayur mayur maupun yang lainnya di halaman rumah, karena jumlahnya yang sedikit sehingga tanggung kalau langsung dijual. (rus)

ILUSTRASI/NET

Puluhan Hektar Sawah Mengalami Puso

S

Para Petani di Wilayah Cijati Menderita Kerugian

alah seorang petani asal Kampung Cibanteng RT 2 RW 2, Desa Cibodas Ke­ camatan Cijati, Mutakin (49) mengaku, tidak bisa menikmati hasil jerih payahnya se­ lama ini karena tanaman padi yang ditanamnya tidak dapat teraliri air. “Meskipun tanaman padinya sudah berbuah, namun hasilnya ter­ nyata tidak bagus karena sawahnya kekeringan,” aku Mutakin kepada “BC” saat dihubungi melalui telepon

genggamnya, Jumat (19/9). Mutakin menuturkan, dari kurang lebih 1,5 hektar sawah, bisa menghasilkan sekitar 9,5 kuintal padi basah. Namun kalau sekarang untuk mendapatkan dua kuintal saja sangat tidak mungkin. “Meski demikian, karena sa­ yang jadi saya manfaatkan saja tanaman padi tersebut untuk ­pakan ternak,” ujarnya. Dia pun menjelaskan, kalau di wilayahnya (Cijati, red) sudah

Korban Kebakaran Dapat Bantuan Pemerintah C A M PA K A M U LYA Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, mem­ berikan bantuan kepada korban kebakaran berupa ikan sarden, mie instan, ti­ kar, beras, minyak goreng, dan perlengkapan untuk bayi. Bantuan tersebut di­ serahkan langsung Camat Campakamulya, Aris Har­ yanto kepada Odin (45), warga Kampung Ciherang Girang RT 13 RW 3 Desa Cibanggala. Aris menyampaikan bela sungkawanya, atas musibah yang terjadi dan menimpa Odin. Aris pun berharap, supaya Odin dan keluarga selaku korban kebakaran agar tabah dan bertawakal dalam meneri­ ma cobaan tersebut. "Kita ambil hikmahnya saja atas kejadian kebakaran ini," ujar Aris. Kepada kepala desa, Aris meminta agar se­

nantiasa selalu mengingat­ kan warganya untuk tetap berhati-hati guna meng­ hindari kejadian serupa. "Untuk mempercepat proses, kepala desa juga harus segera melakukan pendataan dan melapor­ kan kejadian ini ke ke­ polisian. Supaya mereka (warga, red) mudah dalam me­ ngurus kembali suratsurat yang terbakar seperti KTP, KK dan surat-surat pen­ting lainya," pintanya. Dalam kesempatan yang sama, Obin pun berterima kasih kepada pemerintah baik tingkat desa, kecamatan, dan kabu­ paten. Atas perhatian dan pemberian bantuannya, sehingga bisa mengurangi atau meringankan beban­ nya saat ini. "Kami akan manfaat­ kan pemberian bantuan ini dengan sebaik-baiknya, untuk memenuhi keper­ luan hidup sehari-hari," imbuhnya. (zen)

PULUHAN hektar sawah milik para petani di Kecamatan Cijati dan sekitarnya, saat ini mengalami gagal panen. Akibat musim kemarau yang berkepanjangan, sehingga para petani pun menderita kerugian yang tidak sedikit jumlahnya. tidak turun hujan sejak tiga bu­ lan terakhir. Meski begitu dirinya masih tetap mengolah sawah, ken­

dati hanya dengan mengandalkan air dari saluran irigasi saja. “Karena saluran irigasi pada

saat ini, sudah tidak dapat lagi men­ yalurkan air. Sehingga saya pun hanya bisa pasrah dengan kondisi sawah yang kering tersebut bah­ kan tanahnya sampai me­ngalami retak-retak hingga 5 sampai 10 centimeter dan menyebabkan ga­ gal panen,” bebernya. Sementara itu sekretaris Desa Cibodas, Kecamatan Cijati, Ro­ hilah mengatakan, tercatat sudah ada 47 hektar areal persawahan di wilayahnya saat ini yang mengala­

mi gagal panen dan pihaknyapun sudah melaporkannya ke peme­ rintah kabupaten (Pemkab) mela­ lui kecamatan. “Sekitar tiga minggu yang lalu, kejadian gagal panen ini sudah kami laporkan ke pihak pemerintah. Ada­ pun beberapa lokasi sawah milik warga yang mengalami gagal panen tersebut seperti di Kampung Pogor, Cukanggaleh, Cibatu, Bikong Sari, Bumiayu, Burujul, dan di Kampung Lebak Jati,” jelasnya. (zen)

Sekarang Lahan Parkir di Sekolah Menjadi Kebutuhan SUDAH menjadi pemandangan lumrah, bila saat ini banyak anak-anak sekolah yang membawa kendaraan bermotor terutama roda dua ke sekolahnya masing-masing. Namun sayangnya, hal tersebut belum diimbangi dengan ketersediaan lahan parkir yang cukup memadai. Sehingga terpaksa, mereka pun harus mencari tempat parkir umum karena lahan parkir di sekolahnya tidak cukup menampung banyak kendaraan yang ada, meski harus menyisihkan sebagian uang jajannya un­ tuk membayar sewa parkir. Misalnya saja seperti di wilayah Campaka, ken­ dati beberapa sekolah sudah cukup baik kondisi bangu­ nannya bahkan sampai ada yang dilengkapi dengan camera CCTV demi menjaga keaman lingkungannya. Na­ mun seakan lebih tertarik untuk berlomba memba­

BERITACIANJUR/ZENAL MUSTARI

LAHAN PARKIR - Salah seorang penjaga tempat parkir umum, dengan setia menunggu kendaraan milik para siswa.

ngun ruang kelas baru (RKB) yang representatif, ketimbang menyediakan la­ han parkir yang memadai. "Bukannya tidak bagus, berlomba untuk memba­ ngun RKB yang represen­ tatif. Tetapi sangat disay­

angkan karena masih ada fasilitas lainnya sebagai sa­ rana anak-anak sekolah yang belum mendapatkan per­ hatian secara serius seperti dengan menyediakan lahan parkir," ujar Ketua Karang Taruna Kecamatan Campa­

ka, Iwan Sofyan kepada "BC" belum lama ini. Sebab sambung dirinya, kalau hal tersebut juga tak kalah pentingnya terlebih di era sekarang. Lahan parkir sudah merupakan salah satu kebutuhan juga, apalagi

bagi sekolah untuk tingkat SMA/sederajat yang nota­ bene memiliki jumlah siswa yang relatif banyak dan rata-rata hampir sebagian besar mengendarai motor ke sekolahnya. Kendati sambung Iwan, ketersediaan lahan parkir bukanlah merupakan ke­ butuhan utama di dunia pendidikan. Namun ke­ beradaannya tersebut cukup bermanfaat guna menjaga keamanan kendaraan anakanak sekolah, selain itu anak-anak sekolah pun tak perlu lagi mengeluarkan dana ekstra untuk memba­ yar parkir di tempat umum. "Minimnya fasilitas (la­ han parkir) di sekolah-se­ kolah, membuat anak-anak tidak merasa nyaman ketika mereka sedang mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM). Sebab konsentra­ sinya terbagi sambil me­ mikirkan kendaraannya dan merasa cemas kalau tiba-ti­ ba hilang dicuri," imbuhnya. (Zenal Mustari/"BC")***


HALAMAN

14

TNI & POLRI

Kami sanggup & berjanji bertempur terus sampai cita-cita kita tercapai.” I Gusti Ngurah Rai

Pahlawan Nasional Indonesia

SABTU, 19 SEPTEMBER 2015

Jadi yang orang daerah tidak perlu kembali ke daerah untuk perpanjangan SIM, bisa dilakukan di Jakarta atau di mana lokasi tugas terakhir.” Kombes Pol Unggul Sedyantoro Korlantas Polri

Polri Luncurkan Teknologi Baru ILUSTRASI

Perpanjangan SIM Via Online Berlaku Seluruh Indonesia

MULAI 27 September 2015, perpanjangan surat izin mengemudi (SIM) bisa dilakukan secara online. Seseorang bisa memperpanjang SIM di Satpas SIM seluruh Indonesia atau tak perlu kembali ke lokasi tempat membuat SIM.

K

epala Seksi Satuan Pelayanan Administrasi SIM (Satpas SIM) Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya Komisaris Kunto Wibisono mengatakan, perpanjangan SIM online itu akan diluncurkan saat car free day di kawasan Sudirman-Thamrin pada Minggu (27/9) mendatang. Juru Bicara Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Ipung Purnomo mengatakan, nantinya warga Jadetabek atau yang membuat SIM di wilayah Polda Metro Jaya

bisa melakukan perpanjangan SIM dari mana pun. “Jadi apabila sedang di luar kota dan SIM-nya habis, ya tinggal datang saja ke Satpas SIM di kota ia berada,” ucap Ipung yang menjabat Kasubdit Pendidikan dan Rekayasa Ditlantas Polda Metro Jaya. Prosedurnya, ucap Ipung, sama saja, yakni hanya perlu membawa SIM yang sudah diperpanjang dan KTP yang sudah memakai NIK E-KTP. Bahkan, kata Ipung, tak perlu juga datang ke Satpas SIM, perpanjangan online juga bisa dilakukan

di lokasi-lokasi SIM keliling. “Namun, kalau SIM-nya sudah habis, tidak bisa lagi. Harus masih berlaku. Kecuali kalau baru satu atau dua hari habis masih bolehlah. Tetapi, kalau sudah sampai tiga bulan tak berlakunya ya tak bisa perpanjangan online,” ucap Ipung. Sebelumnya, Pelayanan di Polri mengikuti perkembangan teknologi. Salah satunya soal urusan pembuatan SIM. Jadi bikin SIM sekarang bisa online, mempermudah mereka yang ada di daerah. “Kita akan permudah SIM online, bisa melakukan perpanjang-

an SIM lewat online,” urai Kabid Manajemen Operasional dan Rekayasa Lalulintas Korlantas Polri Kombes Pol Unggul Sedyantoro dalam diskusi transportasi di Jakarta, Kamis (17/9). “Jadi yang orang daerah tidak perlu kembali ke daerah untuk perpanjangan SIM, bisa dilakukan di Jakarta atau di mana lokasi tugas terakhir,” jelasnya. Kalau perpanjangan tanpa melalui ujian teori dan praktik, jadi tinggal bayar kewajiban dan akan menjadi penerimaan pemerintah bukan pajak, nanti dilihat kondisi kese-

hatannya akan diproses. Namun, pembuatan SIM baru, tetap harus di daerah asal sesuai KTP, walau sudah dilakukan secara online. “Syarat-syarat SIM online baru, pelaksanaan tetap di mana sesuai e-KTP berdomisili, tidak diproses di mana bapak ibu berada. Untuk SIM baru diproses di mana alamat sesuai KPT. SIM online ini sudah terintegrasi di e-KTP di Dukcapil sehingga kalau KTP tidak sesuai dengan kemendagri tentu identifikasi awal akan ditolak, e-KTP sebagai basis permohonan SIM,” tutupnya. (net/ree)

Kapolda Tito : Jakarta Macet Setiap Hari

Layanan Samsat Hingga Kecamatan

JAKARTA-Jakarta setiap hari dihadapkan dengan kemacetan hingga kini belum diketemukan formula ampuh mengatasinya. Selain jumlah kendaraan yang terus mengalami peningkatan, budaya masyarakat ikut mempengaruhi terjadinya kemacetan. Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian mengatakan ada dua masalah utama di Jakarta yang belum terurai, yakni banjir dan kemacetan. Menurut Tito, Gubernur Basuki Tjahaja Purnama telah mengatasi masalah banjir dengan pelbagai programnya, seperti Banjir Kanal Timur dan sodetan. “Banjir ini datang saat tertentu, tapi kalau macet hampir setiap hari,” kata dia di Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat, 18 September 2015. Tito menjelaskan kemacetan itu terjadi karena tiga hal. Pertama, kata dia, jumlah kendaraan yang meningkat setiap tahun. Kedua, infrastruktur jalan yang be-

JAKARTA-Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Tito Karnavian dan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) secara simbolis meresmikan Kantor Pelayanan Samsat Kecamatan di Kantor Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (18/9) pagi. Sebelumnya, layanan Samsat ini juga diselenggarakan di lokasi lainnya, yakni di Kantor Kecamatan Kebon Jeruk (Jakarta Barat), Kantor Kecamatan Pasar Minggu (Jakarta Selatan), Kantor Kecamatan Pulo Gadung (Jakarta Timur) dan Kantor Kecamatan Kemayoran (Jakarta Pusat). Secara simbolis, pelayanan itu di­ resmikan langsung oleh Ahok dan Tito dengan menekan tombol sirine di Halaman Parkir kantor Kecamatan. “Dengan ini, kantor pelayanan samsat kecamatan di Kantor Kecamatan Penjaringan, resmi dibuka,” ujar Ahok sambil menekan tombol sirine bersama Tito, Direktur Utama Bank DKI, Kresno Sediarsi, dan Kepala Dinas Pelayanan Pajak DKI Jakarta, Agus Bambang. Suara sirine menandakan layanan pengesahan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK) dan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor

lum memadai, dan ketiga, budaya masyarakat dalam berkendara. Akibat tiga hal itu, kata Tito, kemacetan Jakarta semakin parah dan tidak hanya terjadi di jalan protokol seperti Semanggi. “Macet sampai jalan kecil di perkampungan,” kata dia. “Macet juga terjadi di hari biasa dan akhir pekan.” Sebelumnya, Kepala Dinas Pelayanan Pajak DKI Jakarta Agus Bambang mengatakan hingga Juli 2015 ada 8.503.126 kendaraan b e r m ot o r. Angka itu terdiri atas 2.278.261 kendaraan roda empat atau le-

bih dan 6.224.865 kendaraan roda dua. (net/ree)

NET

Khusus untuk Wajib Pajak Orang Pribadi yang memiliki jatuh tempo pajak 1 (satu) tahun, ini resmi dibuka. Peresmian berlangsung mulai pukul 08.00 WIB ditandai dengan pembacaan doa dan sambutan dari Kepala Dinas Pelayanan Pajak Pem-

prov DKI Agus Bambang. S, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian yang dilanjutkan dengan penandatanganan peresmian bersama pihak yang terkait, dan terakhir ditutup sambutan gubernur sekaligus penekanan tombol sirine. (net/ree)

Irjen Tito Karnavian

Semangat Reformasi Polri Bisa Ternoda oleh Oknum Polisi Nakal OKNUM polisi tidak terpuji masih saja terjadi meskipun hal tersebut sudah diingatkan oleh petinggi Polri jauh-jauh hari agar polisi memberikan pelayanan prima terhadap masyarakat. Lagi-lagi, oknum polisi harus berurusan dengan hukum karena sangkaan pemerasan terhadap turis asing. Kejadian ini bukanlah yang pertama tapi peristiwa di Bali ini bisa menjadi cerminan untuk polisi untuk lebih berhati-hati dalam mengemban tugasnya. Kapolda Bali Irjen Pol Sugeng Priyanto mencopot Kompol Ida Bagus Deddy Januartha dari jabatan Kapolsek Kuta. Pencopotan Deddy terkait dengan dugaan

pemerasan terhadap belasan turis asal Ausralia. Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Hery Wiyanto mengatakan, Deddy kini bertugas di bagian staf Biro Operasional Polda Bali. Deddy masih menunggu pelaksanaan sidang disiplin terkait dugaan tersebut. “Dia (Deddy) dinonjobkan dulu,” kata Hery di Denpasar, Bali, Jumat (18/9). Hery menegaskan pencopotan Deddy lantaran yang bersangkutan melakukan pelanggaran. Deddy dianggap mencederai semangat reformasi Polri. “Pencopotan ini terkait dengan dugaan pemerasan itu. Walau dia tidak menerima, tetapi yang bersangkutan adalah

ILUSTRASI

Kapolsek sehingga harus bertanggung jawab atas kejadian itu. Makanya, dia dicopot meski hasil keputusan sidangnya belum ada,” ujar perwira asal Yogyakarta itu. Pencopotan Deddy berdasarkan Surat Telegram Rahasia (STR) Kapolda Bali dengan nomor 1056/IC/2015, Rabu 16 September 2015. Nama Deddy menempati nomor urut satu dalam daftar pencopotan. Sebelumnya, Kapolda telah mencopot tiga perwira lain yaitu Kanit Reskrim AKP Dewa Tagel Wijasa, Panit I Ipda Ngurah Eka Wisada dan Panit Sidik Iptu Astu Sentana. Beberapa waktu lalu, Deddy membantah tuduhan yang menyebutkan dirinya terlibat memeras 16 turis asal Australia.

Namun, hasil pemeriksaan Bidang Propam Polda Bali membuktikan mantan Kasat Reskrim Polres Dompu, Polda Nusa Tenggara Barat (NTB), itu kecipratan uang Rp20 juta. Deddy lalu membagikannya ke delapan anak buahnya dengan jumlah bervariasi. Kasus pemerasan oleh oknum petugas Polsek Kuta pertama kali mencuat di salah satu media Australia. Diawali dari penggerebekan 16 turis Australia yang sedang menggelar tarian erotis di salah satu vila di Seminyak Kuta, Februari 2015. Karena takut dengan ancaman hukuman penjara 10 tahun, mereka pun mengiyakan ketika diminta berdamai dengan membayar US$25.000 atau Rp 250 juta. (net/Rikki Yusup/”BC”)***


HALAMAN

15

EKBIS

LAPORAN PERKEMBANGAN KEBUTUHAN POKOK DAN BARANG PENTING LAINNYA DI KABUPATEN CIANJUR BULAN : SEPTEMBER 2015 HARGA ECERAN MINGGU LALU 7 SEP 2015

HARGA ECERAN MINGGU INI 14 SEP 2015

NO

JENIS BARANG

1

BERAS

Ir 64 / KW.1

kg

9.600

Ir 64 / KW.2

kg

9.000

9.000

Ketan Putih

kg

13.000

13.000

2

GULA PASIR

kg 12.000 12.000

3

MINYAK GORENG

Minyak Goreng Tanpa Merk kg

10.500

10.500

Minyak Goreng Bimoli

kg

14.000

14.000

Mentega Blue Band

kg

21.000

21.000

Mentega Simas

kg

13.000

13.000

SATUAN

10.000

Pangan Selalu Jadi Penyebab Kenaikan Inflasi JAKARTA-Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution mengatakan, kenaikan harga bahan pangan akibat dampak musim hujan dan kekeringan kerap membuat pemerintah dilema lantaran realisasi inflasi akan melonjak signifikan. "Inilah ironisnya, sebagian besar inflasi di Indonesia disebabkan harga pangan. Saya bekas Gubernur Bank Indonesia (BI),

percayalah," ucap dia saat menggelar Konferensi Pers di kantornya, Jakarta, Jumat (18/9). Penyebab utama lain, kata Darmin, inflasi yang bersumber dari harga-harga barang yang diatur pemerintah (administer prices), seperti harga bahan bakar minyak (BBM), tarif listrik, harga Elpiji dan sebagainya. (net/nuk)

SABTU, 19 SEPTEMBER 2015

Bisnis Sektor Pariwisata di Tengah Inflasi

4 SUSU

Dancow Bubuk

400 gram

-

-

Indomilk Cair / SKM

kaleng

10.500

10.500

Bendera Cair / SKM

kaleng

14.000

14.000

5 DAGING

Daging Sapi

kg

100.000

100.000

Daging Ayam

kg

35.000

30.000

1.800

6 PUPUK

Urea Pil

kg

1.800

Urea Tablet

kg

-

-

Sp 36

kg

2.000

2.000

Z A

kg

1.400

1.400

K C L

kg

-

-

22.000

20.500

2.000

2.000

7 TELOR

Telor Ayam Ras

kg

Telor Ayam Kampung

butir

8 BUMBU-BUMBU

Gula Merah

kg

13.000

13.000

Cabe Merah Kriting

kg

36.000

28.000

Cabe Merah Tanjung

kg

32.000

31.000

Cabe Rawit Daerah

kg

25.000

25.000

Cabe Rawit Merah

kg

60.000

40.000

Bawang Putih

kg

22.000

22.000

Bawang Merah

kg

14.000

14.000

Bawang Daun

kg

8.000

8.000

Tomat

kg

3.000

4.000

Wortel

kg

12.000

10.000

Kol

kg

6.000

6.000

8

TEPUNG TERIGU

kg 7.000 7.000

9

JAGUNG PIPILAN

kg 16.000 16.000

10 KACANG KEDELAI

kg 9.000 9.000

11 PAKAN TERNAK AYAM

kg 8.500 8.500

12 MINYAK TANAH

ltr 14.000 14.000

*)Sumber : DISPERINDAG KAB.CIANJUR

LINTAS PASAR

Pasar Sepeda Impor di Cianjur Lesu

BERITACIANJUR/M.ARLAN AKBAR

CIANJUR–Pasaran sepeda impor di Cianjur tengah lesu, seiring kondisi perekonomian nasional yang terus mengalami penurunan. Pasalnya, akibat melemahya nilai rupiah terhadap dollar, harga sepeda beragam jenis mengalami kenaikan hingga 10 persen. Iman (28), seorang pegawai toko sepeda yang berlokasi di Jalan Raya Hasyim Ashari Cianjur meyebutkan, khusus harga penjualan sepeda berbagai merk dan produk asal impor naik sejak awal tahun dan kembali naik di pertengahan tahun. Belum bisa dipastikan kapan harga jual akan stabil kembali. "Kisaran harga sepeda dan onderdilnya sama mengalami kenaikan. ­U mumnya sepeda yang dijual dari tipe anak atau dewasa berasal dari produk Tiongkok, Taiwan, Amerika Utara seperti Kanada, USA dan beragam merk lokal," imbuhnya kepada "BC", Jumat (18/9). Iman menuturkan, pengelola toko sendiri, untuk mensiasati peningkatan omzet selalu mengikuti tren permintan pasar musiman. Seperti penawaran sepeda dewasa jenis fixi, mtb, sepeda gunung atau bahkan replika kendaraan mainan

mobil dan motor. "Kisaran harga sepeda diantara Rp 1,3 juta hingga Rp 2,5-3 juta per unit yang paling banyak diminati konsumen," ujarnya. Sementara Meimey (52), pengelola toko sepeda Pasifik membenarkan, harga jual sepeda impor saat ini mengalami kenaikan drastis, sehingga berdampak pada penjualannya yang makin menurun saat ini. Kebanyakan yang dicari konsumen jenis sepeda anak usia balita. Musim ramai ­penjualan sepeda tiba saat memasuki tahun ajaran baru. Namun lanjut dia, konsumen yang membeli untuk jenis sepeda dewasa masih tetap ada meskipun tidak banyak. Taksiran penjualan sepeda model anak per bulan diantara 10 sampai 30 unit. Sedangkan sepeda dewasa kurang dari lima unit per bulan. "Sepeda anak pasarannya antara Rp 300-850 ribu, mainan kendaraan motor atau mobil aki dari kisaran Rp 475 ribu hingga satu juta. Sepeda dewasa berbagai merk dan tipe kisaran awal dari Rp 1,3 juta hingga mencapai Rp.12 juta per unit. Sebulan ini tidak ada peningkatan omzet," tuturnya. (mar)

KONDISI pelemahan ekonomi nasional yang mengakibatkan inflasi cukup berdampak pada pertumbuhan bisnis sektor pariwisata di Cianjur. Pasalnya, selain biaya yang harus ditanggung para pelaku usaha makin tinggi, tingkat kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara cenderung mengalami penurunan.

K

etua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Cianjur, Satyawan Hambari mengungkapkan, saat ini ongkos untuk menjalankan roda usaha yang harus dikeluarkan para pelaku usaha sektor pariwisata semakin berat, harga barang yang dibutuhkan cenderung mengalami kenaikan terus. “Kita jangan hanya lihat dari penguatan dollar

saja. Semua barang yang ada saat ini sebagian besar merupakan barang impor. Tahu tempe saja bisa naik karena bahan bakunya kan import,” ujar Satyawan kepada “BC”, kemarin. Ia menuturkan, harga berbagai komoditas bahan baku yang bisanya dibutuhkan semua mengalamai kenaikan. Untuk harga daging kambing saja saat ini sekitar Rp 80.000 sampai Rp 85.000 perkilogramnya. Lalu komoditas beras juga naik dari

BERITACIANJUR/NET

yang harganya kisaran Rp 8000 sekarang menjadi Rp 9000 perkilogramnya. “Kenaikan Rp 1000 itu sudah berapa persen?. Tapi kondisi beras yang Rp 9000 ini lebih rendah dibandingkan dengan beras yang harga Rp 8000 kemarin,” ­imbuhnya. Menurut pemilik Hotel Sindanglaya, Cipanas ini dampak penggandaan dari inflasi memang sangat besar, di bidang pariwisata hotel dan restoran apa yang tidak naik saat ini? Untuk mensiasati itu, tentunya harga dagangan yang kita jual harus mengikuti kondisi saat ini. “Tapi pada saat beban beban yang harus kita tanggung begitu tinggi, daya beli tamu atau konsumen justru menurun. Ini tidak hanya bagi wisatawan domestik saja, tapi mereka wisatawan asing pun cenderung sama, soalnya kondisi di negaranyapun tak jauh berbeda dengan negara kita,” terangnya. Seperti halnya wisata-

wan dari negara Eropa, kata Satyawan, meskipun mereka sudah dapat kemudahan dengan visa gratis, lalu nilai mata uang mereka saat ini cendurng lebih tinggi dibanding rupiah. “Meski dapat keuntungan (kemudahan), tapi daya beli mereka saat ini memang cendrung turun,” imbuhnya. Diungkapkan Satyawan, dengan terjadinya inflasi ini kenaikan pada biaya yang harus ditanggung sangat cepat, tetapi pendapatan yang diterima tidak sehebat atau secepat kenaikan biaya tersebut. “Ini yang pasti menjadi masalah bagi para pelaku usaha sektor pariwisata di Cianjur saat ini ,” ucapnya. Sementara itu Divisi Ekonomi Kerakyatan Institue Social Economic and Development (INSIDE), Hadi Dzikri Nur mengatakan, permasalahan yang harus dihadapi para pelaku ekonomi Cianjur di sektor pariwisata memang sangat komplek.

Selain akses jalur wisatawan menuju Cianjur saat ini selalu terhambat kemacetan, lokasi tujuan wisata di Cianjur saat ini cenderung kalah bersaing dengan lokasi wisata daerah lainnya yang memang lebih beragam. “Kalau ibaratnya sakit itu, penyakitnya komplikasilah. Sudah terkena dampak inflasi, wisatawan yang berkunjung juga berkurang,” ujar Hadi. Menurutnya, untuk bisa membangkitkan lagi geliat bisnis sektor pariwisata di Cianjur ini tentunya perlu dukungan semua pihak. Artinya tidak bisa hanya para pelaku usaha di bidang itu saja yang terus mendorong. “Peran pemrintah harusnya lebih dominan untuk mengatasi ini. Ini kewajiban mereka, tidak hanya sekedar memungut pajak saja, tapi harus memikirkan bagaimana mendorong agar geliat bisnis yang dikelola pelaku usaha bisa semakin meningkat juga,” tandasnya. (nuk)

Pentingnya Penataan Produk Barang Dagangan CIANJUR-Penataaan produk dinilai sangat penting dalam menarik minat pembeli. Bahkan, 60-70% minat para pembeli timbul dari kesan bagusnya penataan produk yang disajikan. Ini berlaku tidak hanya di toko modern namun begitu halnya untuk warung tradisional. Hal tersebut terungkap dalam pelatihan usaha mikro kecil dan menengah di Cianjur, Jumat (18/9) yang digelar PT Sumber Alfaria Trijaya. Kegiatan yang bertujuan untuk mendongkrak kemampuan penjualan khususnya bagi warung tradisional ini dikuti para pemilik warung tradisional. Mereka dikenalkan untuk soal penataan produk, strategi pemasaran hingga kebijakan keuangan. Pelatihan tersebut digelar sebagai bagian dari CSR perusahaan. Sedikitnya ada sekitar 500 anggota dalam pelatihan yang dilakukan secara bertahap. Branch Manajer PT Sumber Alfaria Trijaya Bandung II Daryono melalui Marketing Communication Muhamad Arfan saat pelatihan mengatakan, penataan barang dagangan menjadi

kunci peningkatan omzet. Pasalnya sejauh ini, hal itu cendrung tidak menjadi perhatian para pedagang. "Kalau saja barang dagangan tertata rapi, tentu pembeli juga akan lebih berminat untuk berbelanja. Kadang meskipun barang di warung itu harganya murah, tapi penataan tidak menarik ya percuma juga," ujarnya. Menururtnya, pembeli yang tidak niat berbelanja juga pastinya akan tertarik kalau melihat penataan barang menarik. Bukan hanya ditata saja, tapi juga dipilah produk berdasarkan jenisnya. "Ini juga penting, misalnya jangan sampe roti di sampingnya deterjen pakaian, atau makanan dengan pasta gigi misalnya. Tidak ada larangan namun food harus dibedakan dengan non food, karena kan ada unsur kimianya juga. Kadang hal itu yang belum disadari. Kemudian berbarengan dengan kadaluarsa, pajang barang dengan tanggal kadaluarsa paling dekat di depan. Istilahnya kita gunakan sistem first in first out," kata dia. Diungkapkan Arfan, pada tampilan depan warung,

utamakan produk yang dipajang yang paling banyak diminati. Warung yang bertempat di dekat sekolah, misalnya, produk unggulannya biasanya minuman dan jajanan. "Maka itu yang ditampilkan di depan. Kalau sembako ya berarti minyak dan mi egoreng yang biasanya tinggat keluar masuk barangnya banyak dan ini berbarengan dengan cash flow," kata dia. Sedangkan untuk kebijakan keuangan dan permodalan, kata dia, pedagang harus memaksimal pada barang yang paling laku. "Yang penjualan terbanyak biasanya minyak dan mie maka perbanyakan menggunakan modal untuk barang itu. Jangan sampai ada yang ­distok," kata dia. Salah seorang peserta pelatihan, Fuad (27) cukup mendapat pengetahuan tentang peningkatan penjualan. Selama ini diakui persaingan harga masih menjadi pertimbangan utama, sedangkan penataan barang tidak diperhatikan "Saya jadi tahu bagimana seharusnya barang dagangan ditata, bisa tahu juga cara membaca kode kadaluarsa," ujar Fuad. (nuk)

BERITACIANJUR/NET

Jelang Idul Adha, Harga Daging Diprediksi Turun JAKARTA-Kementrian Perdagangan menilai tren permintaan daging sapi pada Idul Adha berbeda dengan Idul Fitri. Jika pada Idul Fitri permintaan dan harga daging sapi cenderung melonjak, pada Idul Adha terjadi sebaliknya. Untuk itu, Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Srie Agustina yakin harga daging sapi selama Idul Adha bakal stabil. “Idul Adha itu agak berbeda dengan Idul Fitri, karena kalau Idul Fitri itu memang kebutuhan konsumsinya sangat tinggi. Kalau ini (Idul Adha) tinggi, tapi kan masyarakat melakukan kurban kemudian membagikannya gratis. Jadi artinya ini sosial dan kemudian itu har-

ga relatif turun,” papar Sri di Kantornya, Jumat (18/9). Lebih lanjut dia mengatakan, harga daging sapi secara nasional turun dari Rp 110 ribu per kg menjadi Rp 108 ribu per kg. Sementara untuk pasokan sapi selama Idul Adha di wilayah Jabodetabek terdapat sebanyak 270 ribu ekor sapi lokal. “Yang dijadikan kurban 170 ribu ekor, jadi akan ada stok sekitar 100 ribu ekor. Itu datangnya dari Nusa Tenggara, Jawa Tengah, kemudian Jawa Timur untuk masuk ke Jabodetabek,” sebut Srie. Di sisi lain, lanjut dia, stok kambing selama Idul Adha untuk wilayah Jabodetabek sekira 800 ribu ekor. Rencana kambing yang akan dipotong sebanyak 500 ribu ekor. (net/nuk)


SABTU, 19 SEPTEMBER 2015

website www.beritacianjur.com

HALAMAN

email redaksi.beritacianjur@gmail.com

facebook beritacianjur.com

twitter @berita_cianjur

Dan Brown

16

TIDAK ada yang lebih kreatif atau menghancurkan daripada sebuah pikiran yang cemerlang dengan suatu tujuan.

Trauma Masa Kecil Lily: Bunga Terakhirku FILM berdurasi 87 menit ini, benar-benar menawarkan suatu persembahan baru di dunia perfilman Indonesia, yang saat ini cenderung didominasi oleh film-film drama percintaan, religi, dan drama komedi.

F

ilm ini ditulis oleh Priesnanda Dwi Satria dan Ilya Sigma, dan dibintangi oleh beberapa pemain seperti Baim Wong, Wulan Guritno, Salvita Decorte, Tanta Ginting, Abdul Rahman Arif, Mike Lucock, dan Verdi Solaiman. "Lily Bunga Terakhirku memang bertujuan 'mengganggu' si penontonnya karena karakterkarakter yang kompleks dan tindakan mereka yang kadang tidak wajar. Jadi memang pengalaman

seperti itu yang ingin saya share kepada penonton, karena kegilaankegilaan disini sebenarnya cukup banyak di lingkungan kita. Walau kadang kita tidak menyadarinya," ujar Indra. Diproduseri oleh Ninin Musa dengan Produser Eksekutif Ade Sulistioputra dan Putrama Tuta, film ini siap dirilis serentak di bioskopbioskop tanggal 3 September 2015 mendatang, dan diperuntukkan bagi penontong dengan usia 21 tahun ke atas. Film ini berkisah ketika Tura kecil, ia menyaksikan peram-

pok mendatangi rumahnya dan memperkosa sang ibu dan membunuhnya. Tura menguburkan ibunya di kebun belakang rumahnya karena Ibunya sangat menyukai bunga. Tura pun mengurus diri sendiri hingga dewasa. Rasa bersalah karena tak bisa menolong Ibunya, membuat hidupnya hanya memiliki satu tujuan yaitu berdedikasi terhadap sang ibu dengan memburu para pemerkosa dan menjadikannya pupuk agar kebun sang Ibu bisa tetap terjaga indah. Ketika Tura (Baim Wong) besar, ia tetap bekerja sebagai tukang bunga. Suatu hari Tura membawa bunga-bunga ke villa pelacuran. Tura bertemu dengan Lily (Salvita Decorte), seorang pekerja seksual. Pada usia 10 tahun, Lily dijual oleh ayahnya yang brengsek dan pema-

buk kemudian bertemu dengan seorang mucikari yang dipanggil Bunda (Wulan Guritno) dan Lily dilatih untuk menjadi high-class hooker. Lily tertarik dengan bungabunga yang dibawa Tura dan mendatangi kebun bunga Tura. Ia bersikeras ingin memiliki bunga sendiri yang kemudian membawanya mengenal lebih dekat dengan Tura. Tura yang jatuh cinta dengan Lily, berusaha melindungi Lily dengan membunuh klienklien Lily dengan diam-diam, termasuk seorang anak pejabat tinggi. Mengetahui hal tersebut Lily mengalami dilema, ragu apakah Tura masih bisa diselamatkan? Dan Bunda pun mulai mencurigai apakah Tura berada dibalik kejadian hilangnya klien-kliennya? (Raka Pramudya/"BC")**

NET

Jenis Film : Romance, Thriller Produser : Ninin Musa Sutradara : Indra Birowo Penulis : Priesnanda Dwisatria, Ilya Sigma Produksi : 700 Pictures Pemain: Baim Wong, Wulan Guritno, Salvita Decorte

Belajar Bukan untuk Sekolah PEPATAH latin mengatakan "non scholae sed vitae discimus", yang artinya kita belajar bukan untuk sekolah melainkan untuk hidup. Kalau orang mengatakan tugas utama mahasiswa kuliah, saya masih bisa sependapat. Namun, tidak setuju juga bila dikatakan prestasi akademik yang tinggi otomatis menjadikan karier seseorang di tempat kerja kelak tinggi juga. Prestasi mahasiswa adalah prestasi akademik atau hard skills. Prestasi sebenarnya bukan saat di kelas, prestasi atau sukses itu setelah tamat kuliah.

Dunia karier!. Baik sebagai karyawan atau wirausaha. Sukses dunia karier tidak ditentukan ranking satu, cumlaude atau prestasi akademik, tapi 90% ditentukan oleh soft skills. Keterampilan-keterampilan yang justru minimal diajarkan di sekolah atau perguruan tinggi. Ada banyak cara yang bisa untuk memperoleh sukses. Orang sukses ada yang dengan cara alami atau ada juga dengan cara lain. Buku ini hanya bercerita tentang bagaimana sukses dengan cara yang bisa dipelajari melalui proses kematangan diri dan kematangan berorganisasi. Kematangan tidak bisa diasah dari kegiatan menghafal pelajaran. Kematangan hanya

bisa diperoleh dengan praktikpraktik nyata terutama di luar kelas, di kehidupan sosial, berorganisasi dan sebagainya. Untuk bisa menjadi manajer tidak cukup hanya mahir kemampuan teknis. Manajer harus punya kemampuan leadership, kerjasama yang 足 baik, komunikasi dan kemampuan memengaruhi orang lain atau influencing people. Buku ini memuat enam bagian yang menyatu, dari kenyataan yang ada hingga tips how to mengatasi berbagai persoalan untuk dapat lolos ke tangga prestasi. Banyak kisah nyata dan pendapat para ahli di bidangnya yang diulas dan dikritisi dalam buku ini termasuk apa

NET

yang menjadi budaya di negeri ini. Semuanya untuk mencari tahu dan membuktikan apa kunci mereka yang sukses. Bagian kedua dimulai dengan ulasan kenapa ranking 1 bukan segalanya. Pemimpin tidak mesti ranking satu, sukses karier meski bukan bidangnya, faktor soft skills dan hard skills, sistem pendidikan belum maksimal. Ranking satu tapi soft skills rendah identik dengan ketidaksuksesan. Bagian tiga membahas bagaimana menentukan jalur karier : menghalau hambatan diri, bila keliru memilih tempat kerja, menetapkan pilihan berkarier, memilih sekolah kejuruan, hingga jawaban sanggupkah saya berwirausaha.

Tuntutan dunia kerja dimuat di bagian empat. Dimulai tips bagaimana proses dan lolos seleksi kerja, tuntutan kompetensi profesi, referensi kerja, leadership dan team work, dan bagaimana penilaian prestasi dunia kerja dilakukan. Sebelum bagian enam penutup, disajikan bagaimana seharusnya yang merupakan inti how to buku ini yaitu bagian lima. Bagian diawali dengan mengubah paradigma, mengasah soft skills sewaktu sekolah atau kuliah, developt soft skills sebelum pensiun dari karyawan, menyadari kesalahan berpikir, belajar terus tanpa henti. Selama hayat masih dikandung badan. (net/ Raka Pramudya/"BC")***

Berita Cianjur - Istana Cipanas  

Memberi Nilai Lebih

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you