Page 1


PROPINSI DKI JAKARTA

Layanan Jemput

Badan Amil Zakat

Zakat Infaq Shadaqah Anda Telepon

g n a t a D i m a K HOTLINE SERVICE

390.1367 - 638. 66719

Kalau Anda Butuh Informasi Seputar PROPINSI DKI JAKARTA

Badan Amil Zakat

Infaq dan Shadaqah

Klik....www.bazisdki.go.id

Infaq dan Shadaqah


Tak Akan Disiksa Hari Kiamat 1. Orang yang menyayangi anak yatim. 2. Orang yang ramah bicaranya 3. Orang yang tidak sombong pada tetangganya ( HR. Imam Thabrani )


Dari Redaksi Ditolong Orang Miskin

S

ebahagian orang, punya cara pandang dan cara berfikir, bahwa orang miskin itu cuma jadi beban, menyusahkan, membuat orang lain terganggu.Tiidak sedap dipandang mata karena tak pernah ke salon, tidak enak dijadikan teman karena tak pernah pakai parfum. Dan mereka hanya melulu minta tolong. Cara berfikir seperti ini justru keliru, karena hakikinya orang miskin atau kaum dhuafa sebenarnya adalah penolong bagi siapa saja, menjadi ladang keberuntungan, baik bagi pejabat, bagi orang-orang kaya dan orang-orang yang memahami posisi mereka. Secara kasat mata, di dunia saja, bisa dibayangkan bagaimana kalau orang miskin tidak ada. Apa yang bisa dilakukan tanpa mereka. Bagaimana pengusaha pemilik pabrik mendapatkan karyawan, karena semua orang di dunia ini orang kaya. Bagaimana mencari pembantu untuk mengurusi rumah-rumah besar yang mewah dan seterusnya. Dalam kerangka berfikir ukhrowi, orang miskin adalah pembuka jalan untuk bisa bertemu Rasulullah SAW di Surga, seperti yang disebutkan dalam banyak hadist. Caranya dengan menyayangi mereka, memberi bantuan apa yang mereka butuhkan sesuai dengan kemampuan kita masing–masing. Dan bahkan dalam sebuah hadist disebutkan, siapa yang menyayangi orang miskin dan anak yatim,’’Nanti akan berada di surga bersama saya begini ‘’ ( sambil Rasulullah SAW merapatkan jari telunjuk dan jari tengahnya ). Orang miskin juga merupakan sarana atau jalan untuk mendapat ridha dan pertolongan Allah, sarana untuk mendapatkan rezeki. Karena dengan membantu mereka, memberi mereka makanan, pakaian, Allah akan melimpahkan rezeki kepada si pemberi yang bahkan dia sendiri tidak menduga datangnya dari mana. Karena itulah mengapa Islam menganjurkan pada semua umatnya untuk berbuat baik dan menyayangi orang miskin , membagi sebahagian harta kepada mereka. “Kalian akan mendapat pertolongan dan rezeki karena adanya orang-orang lemah dari kalangan kalian”.(Bukhari No.2896). Jadi jangan berfikir bahwa orang-orang miskin, kaum dhuafa sebagai beban yang memberatkan. Dan kalau anda berfikir seperti itu, berarti anda yakin dengan cara berfikir yang dikembangkan oleh kaum kapitalis materialis. Islam secara tegas menolak cara pandang dan cara berfikir seperti itu, sebab “Orang yang membiayai kehidupan para janda dan orangorang miskin, bagaikan orang yang berjihad fii sabiilillaah.” (-Bukhari No. 5353 dan Muslim No. 2982). ( H.Embai Suhaimi )

PEDULI

UMAT Zakat is my Life

Alamat Redaksi: Gedung Prasada Sasana Karya – Lt.3 Jl. Suryo Pranoto No : 8 Jakarta Pusat Telp. (021) -3901367 – 63866719 Website : www.bazisdki.go.id

Dari Pembaca Shadaqah Motor Assalamu’alaikum wr Wb Yth Bazis DKI Nama saya Rully, domisili di Jakarta Selatan. Saya mau tanya mengenai shadaqah harta benda. Saya berniat men-shadaqah-kan harta benda saya berupa 1 (satu) unit sepeda motor saya merk Honda Supra X Tahun 2003, karena harta itu satu-satunya yang berharga yang saya miliki. Saya percaya BAZIS amanah, sehingga dapat mengelola shadaqah yang saya berikan. Bagaimana caranya. Terima kasih. Rully 0857-8218XXXX Waalaikum salam wr wb. Pertama sekali kami ucapkan terima kasih, dan dengan segera anda akan kami hubungi untuk penjelasan lebih lanjut.Insya Allah BAZIS DKI Jakarta bisa tetap amanah seperti juga harapan semua muzakki yang menunaikan zakat, infaq shadaqah-nya di lembaga ini.

Mahasiswi Bertanya

Assalamualaikum Wb Wb Admin bazis. saya mau bertanya. Saya saat ini baru lulus SMK, dan baru keterima di salah satu Perguruan Tinggi Swasta. Apa bisa saya mendaftar menjadi calon penerima beasiswa dari Bazis DKI ini ? karena persyaratannya harus sudah di semester II. Bagaimana? trimakasih Laila Nur Jamil – Jakarta Walaikum salam wr wb. Secara prinsip semua pelajar dan mahasiswa di DKI Jakarta, bisa mendapatkan beasiswa dari BAZIS DKI Jakarta, asalkan memenuhi persyaratan. Dan pembagian beasiswa selalu dilakukan menjelang tahun ajaran baru setiap tahunnya.Cukup jelas ya.(*)

Penanggung Jawab : Kepala Bazis DKI Jakarta, Pemimpin Redaksi : H Embai Suhaimi, Dewan Redaksi: H Ale Abdullah, HM Zainuddin, H Much Habib, HR Djumhana, H Wahyu Hermana, Redaktur Pelaksana: Kusairi Hasyim , Zoel Fauzi Lubis, Staf Redaksi : HJ. Aan Endawati, Sukiyana, HJ. Siti Urfiah Astuti, H. Dedi Santosa, H.Syamsu Alam, Yudiono.Distribusi : Hj.Dewi Insiah, Erwanto, TU/ Keuangan : Nanang Achmad, Penerbit : Bazis Provinsi DKI Jakarta, Media Consultant: Zoel Fauzi Lubis PROPINSI DKI JAKARTA

Majalah ini Diterbitkan Oleh: Bazis Provinsi DKI Jakarta Badan Amil Zakat

4 PEDULI UMAT No.52/Th. XIII/Edisi: Nov - Des 2012

Infaq dan Shadaqah


LAPORAN UTAMA

Kesenjangan

Kaya & Miskin

Majalah ekonomi dunia Forbes Edisi Jumat, 19 Oktober 2012 merilis daftar orang terkaya di seluruh dunia, dan sepuluh dari 400 orang terkaya di dunia, adalah orang Indonesia yang memiliki kekayaan puluhan triliun rupiah. Dalam Global Wealth Report yang dilansir Credit Suisse, mencatat Indonesia memiliki 104 ribu orang kaya per 2012 kelasnya berada dibawah posisi para pemilik harta puluhan triliun yang sudah disebut diatas. Ada lagi sekitar 60 ribu orang di Indonesia diurutan berikutnya , yang punya kekayaan triliunan rupiah. Dan yang cukup mencengangkan kekayaan orang-orang kaya di Indonesia justru meningkat lima kali lipat dalam sepuluh tahun terakhir. Riset lainnya dilakukan oleh Standard Chartered Bank mencatat adalagi orang-orang kelas tersendiri di Indonesia berdasarkan yang dihitung berdasarkan penghasilan mereka. Ada sekitar 4 juta orang Indonesia punya penghasilan Rp.500 juta setahun. Dan Indonesia menempati urutan ketiga di Asia setelah China dan India. Di Malaysia jumlah orang di kelas ini hanya sekitar 1,6 juta orang , di Korea 3,2 juta orang dan Singapura 700 ribu orang. Sementara Wakil Menteri Keuangan Mahendra Siregar, mengutip data dari Mc Kinsey, menyatakan, ada sekitar 95 juta orang kaya baru (OKB) pada tahun 2030 mendatang. Itu bisa terjadi jika pertumbuhan ekonomi Indonesia stabil 6 persen per tahun. “Jika perekonomian Indonesia bisa tumbuh 5-6 persen per tahun atau kalau

bisa 7 persen per tahun, maka di tahun 2030 akan ada 95 juta orang kaya baru di Indonesia. Itu angka minimal. Syukursyukur bisa menjadi 125 juta orang,” kata Mahendra saat memberikan sambutan pembukaan IFEF di Jakarta Convention Center Jakarta, Jumat (5/10/2012). Menurut Mahendra, saat ini sekitar 55 persen dari total masyarakat Indonesia melakukan pengeluaran untuk konsumsi. Apalagi pengeluaran APBN pemerintah dan investasinya lebih diarahkan ke 65 persen di sektor domestik. Apalagi dari sisi pendapatan, orang kaya baru tersebut juga memiliki pendapatan sebesar 2-20 dollar AS per hari atau sekitar 60700 dollar AS per bulan. Ketua Financial Planning Standards Board Tri Djoko Santoso menyebutkan, tahun lalu jumlah orang kaya di Indonesia mencapai 37.400 orang. Indikator kaya yang digunakannya adalah mempunyai harta di atas USD 1 juta, di luar rumah yang dimilikinya. Jika ditotal, jumlah harta orang kaya di Indonesia sangat fantastis. “Dana keseluruhan dari 37.400 orang kaya ini mencapai USD 241 miliar. Dan uang kekayaannya itu aset yang bisa diinvestasikan USD 16,6 miliar,” ungkap Djoko di Hotel Four Seasons, Jakarta, Selasa (23/10). Ke depan, makin banyak orang kaya

baru di Indonesia. Hasil penelitiannya menyebutkan. dalam kurun waktu empat tahun mendatang, akan ada 83.400 orang kaya. Ketua DPD RI Irman Gusman mengatakan pertumbuhan ekonomi yang terjadi di Indonesia hanya melahirkan segelintir orang super kaya dan membuat kesenjangan sosial ekonomi di negara ini semakin besar. “Pertanyaannya apakah potensi pertumbuhan ekonomi yang besar bisa melahirkan pertumbuhan yang merata, adil, dan berkelanjutan? Faktanya justru kesenjangan sosial ekonomi makin menganga,” kata Irman dalam acara Seminar Nasional “Mewujudkan Pertumbuhan yang Berkeadilan dan Berkelanjutan” di Jakarta. Padahal, menurut data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah penduduk miskin Indonesia masih cukup tinggi walaupun telah berkurang dari 2011. Pada Maret 2012 penduduk miskin Indonesia berjumlah 29,13 juta orang atau sebanyak 11,96 persen dari jumlah seluruh penduduk Indonesia. “Paradoks ini menunjukkan ada kesalahan paradigmatik yang cukup fatal dalam mendesain pertumbuhan. Orientasi kita bagaimana mengejar pertumbuhan angka makro, tanpa melihat apakan pertumbuhan makro sudah sejalan dengan konstitusi,” kata Irman.(*)

PEDULI UMAT No.52/Th. XIII/Edisi: Nov - Des 2012

5


LAPORAN UTAMA

Yang Takut Miskin

Justru Miskin Beneran

Dari zaman sebelum Rasulullah SAW diutus,orang-orang yang taku miskin sudah ada, dan hingga sekarang ini masih cukup banyak orang yang takut miskin,karena itu mereka memilih menjadi,pelit,kikir bakhil, tak suka memberi kepada yang kekurangan meskipun mereka punya kelebihan harta, uang atau makanan.

Karena itu beberapa ayat di dalam Al-Qur’an sudah menjelaskan.’’ Dan janganlah kamu membunuh anakanakmu karena takut kemiskinan. Kami-lah yang akan memberi rizqi kepada mereka dan juga kepadamu. Sesungguhnya membunuh mereka adalah suatu dosa yang besar. [QS:17:31] Kemudian pada ayat yang lain lagi.’’ “Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat buruk (kikir); sedang Allah menjanjikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui” (Qs Al-Baqarah 268). Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla -lah yang memberi keluasan rizqi kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya sebagai ujian baginya, apakah dia mensyukurinya atau bahkan mengkufurinya? Dia juga yang menyempitkan rizqi bagi siapa saja yang dikehendaki-Nya, sebagai cobaan pula baginya, apakah dia bersabar atau tidak? itu semua merupakan pengetahuan dan kebijaksanaan Allah Azza wa Jalla atas hamba-Nya. Ibnu Katsir dalam tafsirnya

6 PEDULI UMAT No.52/Th. XIII/Edisi: Nov - Des 2012

menjelaskan bahwa makna ayat “Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan”, maksudnya: setan menakut-nakuti kalian dengan kefakiran supaya kalian tetap menggenggam tangan kalian, sehingga tidak menginfakkanya dalam keridhaan Allah. Salah satu pekerjaan setan adalah membisiki manusia dan menakut-nakuti manusia dengan kemiskinan, sehingga manusia akan mempertahankan harta yang ada padanya serta enggan menginfaqkannya untuk mencari keridhaan Allah. Ia juga menyuruh manusia agar bersifat pelit , dengan membisiki larangan bahwa berinfaqakan membuatmu jatuh miskin. Jangan takut menjadi miskin,karena itu bisikan setan.Dan jangan takut pula menjadi kaya, sebab dengan kekayaan akan banyak amal kebaikan yang bisa dilakukan. Dan Rasulullah SAW menegaskan tentang pentingnya harta. ”Pada akhir zaman kelak manusia harus menyediakan harta untuk menegakkan urusan agama dan urusan dunianya.” (Riwayat Ath-Thabrani) Jadi,bila seseorang takut miskin,seperti yang terjadi pada zaman jahiliyah,mereka memunuh anak karena takut miskin, atau pada zaman sekarang tidak mau berinfaq shadaqah karena takut miskin, justru mereka akan benar-benar menjadi miskin,sebab rasa takut miskin itu adalah bisikan setan. Dalam sebuah riwayatnya, Rasulullah SAW bersabda :“Barangsiapa yang menjadikan dunia ambisinya, niscaya Allah cerai-beraikan urusannya dan dijadikan kefakiran (kemiskinan) menghantui kedua matanya dan Allah tidak memberinya harta dunia kecuali apa yang telah ditetapkan untuknya.” (HR Ibnu Majah 4095). Pilihan hanya da dua,tinggal memilih,mengikuti bisikan setan atau mengikuti apa yang telah digariskan oleh Allah SWT dan Rasulullah SAW, dan masing-masing konsekwensinya sudah jelas, baik untuk kehidupan di dunia ataupun di akhirat.(*)


LAPORAN UTAMA

Mengantri Sekerat Daging Seorang teman yang tinggal di kawasan Menteng Jakarta bercerita ,bahwa setiap hari dia menyuruh pembantunya membeli dua kilo gram daging segar untuk makanan sejumlah hewan peliharaannya.Saat bercerita tak ada perubahan ekspressi pada wajahnya, atau dengan kata lain dia menganggap hal itu wajar dan lumrah saja dia lakukan.

Di tempat lain di halaman masjid Istiqlal Jakarta misalnya, saat Idul Adha, ratusan pria, wanita, bahkan anak-anak dari dalam dan luar kota Jakarta sejak subuh sudah rela antri untuk mendapatkan sekantong daging kurban .Meskipun pembagiannya baru dilakukan pada sore hingga malam hari. Bahkan sebagian dari mereka ada yang telah menginap malam sebelumnya . Para pengantri, satu orang dapat jatah satu, beratnya sekitarsatu kilogram.Karena setelah mereka mengambil kupon, jari tangannya dicelupkan ke tinta seperti saat pemilu, lalu mereka menerima daging kurban, dan tidakbisaikut antri lagi Halaman Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, juga punya pemandangan yang hampir sama. Meskipun panitia baru akan membagikan daging kurban pada sore hari, namun antrian warga sudah berlangsung sejak siang. Beberapa orang diantara mereka yang mengantri itu mengaku,mengapa dia tetap ngotot mendapatkan satu kilo daging tersebut , karena Idul Adha seperti inilah saatnya dia punya kesempatan memasak daging di rumahnya,sebab sepanjang tahun dia nyaris tak pernah memasak daging.

Itulah sekelumit faktayang ada di lapangan,itulah realitas.Mungkin karena melihat realitas itupula Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama tidak mau menelan bulat-bulat data Badan Pusat Statistik (BPS) terkait jumlah penduduk miskin di Ibu Kota. Bahkan ketika rapat dengan BPS DKI Jakarta di Balai Kota DKI Jakarta 22 Nopember 2012, dia menambah jumlahorang miskin di Jakarta. Beliau menghendaki kebutuhan hidup layak (KHL) untuk menghitung standar kemiskinan, sementara kita berdasarkan standar internasional (per kalori),� kata Kepala BPS DKI Jakarta Nyoto Widodo. Jika menggunakan data BPS, maka jumlah penduduk miskin di DKI Jakarta hanya sebesar 362 ribu jiwa, dan Gubernur serta Wakil Gubernur DKI Jakarta sepakat menaikkan jumlah penduduk miskin di Jakarta menjadi 4,7 juta jiwa. Itulah realitas Jakarta, ada orang yang dengan enteng tanpa mikir membeli dua kilo daging tiap hari hanya untuk makanan hewan,ada orang yang rela mengantri sehari semalam untuk mendapatkan sekilo daging. Ada angka kemiskinan menurut data,ada kemiskinan dalam realita.(*) PEDULI UMAT No.52/Th. XIII/Edisi: Nov - Des 2012

7


LAPORAN UTAMA

Kata yatim disebutkan dalam Al-Qur’an sebanyak dua puluh dua kali, dan ayat tersebut bisa dibagi menjadi tiga kategori. Pertama dianjurkan agar mengasihi dan merawat mereka.

8

20 Kali Kata Yatim Disebut Al-Qur’an Seorang anak yatim, walaupun kehilangan figur seorang ayah yang menanggung segala kebutuhan, dan juga kehilangan kasih sayang, perlindungan serta dekapan hangat seorang ayah, akan tetapi tidak kehilangan kasih sayang dari sebagaimana yang telah tercakup dalam syariat. Allah berfirman,“Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukanNya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapak, karib-kerabat, anak-anak yatim, orangorang miskin….” (QS. an-Nisa: 36) Merawat, memelihara dan mendidik anak yatim,tidak hanya ada di syariat Islam, tapi juga terdapat pada syariatt terdahulu. Allah berfirman “Dan (ingatlah), ketika Kami mengambil janji dari Bani Israil (yaitu): Janganlah kamu menyembah selain Allah, dan berbuat kebaikanlah kepada ibu bapak, kaum kerabat, anak-anak yatim, dan orang-orang miskin, serta ucapkanlah kata-kata yang baik kepada manusia, dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat. Kemudian kamu tidak memenuhi janji itu, kecuali sebahagian kecil daripada kamu, dan kamu selalu berpaling.”(QS. alBaqarah: 83). Kedua. Al-Qur’an juga mensyariatkan agar menanggung semua kebutuhan anak yatim, bersikap lemah lembut dan kasih sayang, serta memberikan pendidikan yang baik, sehingga menjadi pribadi yang shalih, dan tidak terlihat hidup sebatangkara. Nabi Muhammad hidup dan tumbuh sebagai yatim, kemudian Allah menjelaskan bahwa Dialah yang memberi nikmat dan menanggungnya serta memberinya karunia, seperti firman Allah “Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungimu?. Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung, lalu Dia memberikan petunjuk. Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan, lalu Dia memberikan kecukupan.”(QS. ad-Dhuha 6-8)

PEDULI UMAT No.52/Th. XIII/Edisi: Nov - Des 2012

Dari ayat di atas dapat diambil kesimpulan, bahwa untuk memelihara serta mendidik anak yatim supaya tumbuh menjadi pribadi yang baik, bermanfaat bagi umat maka mereka harus menyediakan tempat tinggal yang aman, kebutuhan yang cukup serta pendidikan yang layak, dan hal itu baru bisa terwujud dengan adanya yayasan-yayasan sosial, serta panti asuhan., “Sebab itu, terhadap anak yatim janganlah kamu berlaku sewenang-wenang”(QS. ad-Dhuha: 9) Sebaliknya Allah telah menghinakan orang-orang yang menghina dan menganggap rendah anak yatim, karena hal itu bukanlah sikap seorang mukmin. “Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?. Itulah orang yang menghardik anak yatim, dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin” (QS. al-Ma’un: 1-3) Ketiga Memelihara hak-hak harta mereka.Al-Qur’an telah memberikan perhatian begitu besar dalam menjaga hak-hak anak yatim termasuk hartanya, sehingga tidak diselewengkan, dan disalahgunakan pemanfaatannya. “Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anakanak yatim, orang-orang miskin,”(QS. al-Baqarah 177), dan beberapa ayat lain yang menjelaskan bahwa mereka juga berhak mendapatkan bagian dari ghanimah (harta rampasan yang diperoleh dari musuh setelah terjadi pertempuran), fai’ (harta rampasan yang diperoleh dari musuh tanpa terjadinya pertempuran), bahkan harta warisan kalau seandainya mereka hadir di sana. Allah berfirman, artinya, “Dan apabila sewaktu pembagian itu hadir kerabat, anak yatim dan orang miskin, maka berilah mereka dari harta itu (sekadarnya) dan ucapkanlah kepada vmereka perkataan yang baik” (QS. anNisa: 8) Siapakah yang ingin menyia-nyiakan, menghinakan, serta menghardik mereka sungguh ia merugi, Rasulullah menjanjikan Surga bagi orang yang merawat dan menanggung anak yatim?


Anak Yatim

ARTIKEL

Bukan Mustahik

Siapa sih yang disebut sebagai anak yatim. Secara umum ada yang berpendapat bahwa anak yatim adalah anak yang kehilangan salah satu orang tuanya. Dan secara umum pula mereka dianggap sebagai mustahik yang berhak mendapatkan zakat infaq shadaqah. Pendapat umum seperti itu tak seluruhnya benar dan tidak juga sepenuhnya salah.

Dari beberapa hadist dan salah satunya yang diriwayatkan Muslim, serta dalam kitab Al-Yatim karya As-Suhaibani disebutkan bahwa anak yatim adalah mereka yang ditinggal wafat ayahnya. Adapun mereka yang ditinggal wafat ibu atau anggota keluarganya yang lain, mereka tidak dapat dikatakan yatim. Dan itu pun usia si anak harus pada usia belum balig, kalau sudah balig, juga tidak dapat dikatakan anak yatim. Anak yang ditinggal bercerai oleh ayah ibunya, tidak bisa disebut sebagai anak yatim , meskipun mereka masih dalam usia belum balig ,apalagi yang sudah balig.Dan predikat yatim masih tetap melekat pada seorang anak lelaki atau perempuan sepanjang mereka belum balig. Berdasarkan Al-Qur’an surah At-Taubah ayat 60, anak yatim tidak termasuk ke dalam kelompok yang berhak menerima zakat, karena ada anak yatim yang sebenarnya berkecukupan atau punya harta warisan yang memadai. Rasulullah SAW sendiri pernah menyuruh seorang wali (yang mengurus harta anak yatim) untuk mengelola harta anak yatim menjadi lebih produktif, agar harta itu tidak sampai habis karena zakatnya dibayarkan. Ini artinya, anak yatim yang punya harta warisan juga wajib membayar zakat, bukan menerima zakat. Syaikh ‘Abdul

‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz -Mufti kerajaan Saudi Arabia pada masa lalu,pernah ditanya, “Apakah merawat anak yatim berarti kita sudah menyalurkan zakat.?”. Beliau menjawab, “Jika yatim itu fakir (miskin), maka dia termasuk orang yang berhak menerima zakat, ia masuk dalam golongan fakir dan miskin. Jika anak itu hidup dalam kondisi fakir ,dan belum ada orang tua pengganti untuk dia, semacam ayah tiri, dan belum ada yang menyantuninya dan tidak ada yang memberinya belanja sehari-hari , maka dia harus diberi zakat. Tapi kalau sudah ada yang menafkahinya, maka dia tidak berhak menerima zakat.( Majmu’ Fatawa Ibnu ‘Utsaimin, 18: 307) Yatim tidak menjadi patokan bagi seseorang sehingga dianggap atau menjadi berhak menerima zakat, tapi patokannya adalah fakir atau miskin.Kalau mereka yatim dan sekaligus fakir atau miskin, itulah yang berhak menerima zakat. Kalau mereka yatim kaya dan berkecukupan, tidak berhak.Dalam Al Qur’an Surat At Taubah: 60, tak ada secara khusus disebut anak yatim berhak menerima zakat . “Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk (1) orang-orang fakir, (2) orang-orang miskin, (3) amil zakat, (4) para mu’allaf yang dibujuk hatinya, (5) untuk (memerdekakan) budak, (6) orang-orang yang terlilit utang, (7) untuk jalan Allah dan (8) untuk mereka yang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana” . Ayat ini dengan jelas menggunakan kata “innama” yang memberi makna hashr (pembatasan). Ini menunjukkan bahwa zakat hanya diberikan untuk delapan golongan tersebut.Dan diluar dari yang delapan ini ,mereka tidak berhak menerima zakat, termasuk anak yang berstatus yatim. (*)

PEDULI UMAT No.52/Th. XIII/Edisi: Nov - Des 2012

9


MUSTAHIK

Bantuan Pendidikan Rp.519,8 Juta Walikota Jakarta Barat menyerahkan bantuan biaya pendidikan kepada 1.513 orang siswa SD, SMP dan guru honorer di sekolah negeri Jakarta Barat senilai Rp 519,8 juta sebagai pendayagunaan hasil pengumpulan zakat, infaq dan Shadaqah Jakarta Barat tahun 2011. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Jakarta Barat H Burhanuddin didampingi Askesmas H Darma Sembiring, di Masjid Assahara komplek kantor wali kota Jakarta Barat, Selasa 11 September 2012 Kepala Kantor Bazis Jakarta Barat H Jamhuri menyebutkan 1.513 penerima bantuan pendidikan ini siswa SD, masing-masing menerima Rp 300.000, SMP Rp 420.000. Sedangkan 275 orang guru honorer SD, 18 guru honorer SMP dan 78 guru honorer SMA, masing-masing menerima Rp 400.000.

Bedah Rumah Bazis Jakbar Walikota Jakarta Barat H Burhanudin, menyerahkan bantuan renovasi rumah sebesar Rp 15.000.000,-kepada 15 orang mustahik. Penyerahan tersebut dilakukan pada apel Senin 5 Nopember 2012 di halaman kantor Walikota Jakarta Barat.

10 PEDULI UMAT No.52/Th. XIII/Edisi: Nov - Des 2012


MUSTAHIK

Bazis Jakbar Selenggarakan Kursus Menjahit Asisten Kesmas Sekko Jakarta Barat, H.Dharma Sembiring mewakili Walikota Jakarta Barat menyematkan tanda peserta bantuan keterampilan menjahit tahun 2012. Acara ini dilangsungkan di Gedung Serbaguna Masjid Assahara kantor Walikota Jakarta Barat awal september 2012 lalu. Program bantuan keterampilan menjahit 2012 ini merupakan program lanjutan yang sudah dilaksanakan tahun sebelumnya.

Bazis Jakbar Bantu Musholla Tanah Sereal yang Terbakar Kepala BAZIS Jakarta Barat,H Jamhuri menyerahkan bantuanRp.15 juta kepada ketua panitia pembangunan Musholla A l- Muslimin korban musibah kebakaran di Tanah Sereal disaksikan oleh Wakil Lurah Tanah Sereal Penyerahan bantuan tersebut dilangsungkan Kantor Kelurahan Tanah Sereal 17 oktober 2012 lalu.

PEDULI UMAT No.52/Th. XIII/Edisi: Nov - Des 2012 11


MUSTAHIK

in d u r a m o K k u t n U a d o R i Kurs Komarudin, pria kelahiran Pandeglang 17 Oktober 1985, sejak usia 5 tahun sudah menderita cacat fisik akibat suntik polio yang keliru. Sehari-hari Komarudin bekerja serabutan, dagang keliling menjajakan

kripik, kue atau apa saja. Dan selama ini dia kesulitan menjajakan dagangannya. Karena itulah BAZIS DKI Jakarta memberikan bantuan satu set kursi roda. Bantuan diserahkan Wakil Kepala

uda H l ru u N id sj a M si a v o n e R n a tu n a B

12 PEDULI UMAT No.52/Th. XIII/Edisi: Nov - Des 2012

BAZISDKI Jakarta HM Zainudin Yusuf kepada Komarudin yang didampingi istrinya 13 Desember 2012. Dan saat ini mereka tinggal di rumah kontrakan di Kelurahan Cengkareng Jakarta Barat.

Masjid Nurul Huda Jl. W ,RT 06/17 Kelurahan Penjagalan, Kec Penjaringan Jakarta Utara mendapat bantuan Rp.15 juta, yang akan digunakan untuk merenovasi masjid yang kondisinya memang sudah harus direnovasi, agar dapat digunakan lebih nyaman untuk melakukan ibadah. Bantuan tersebut diserahkan Kepala Bidang Pendayaagunaan BAZIS Provinsi DKI Jakarta H Muchamad Chabib kepada Pengurus masjid H. Djarkasih 23 Juli 2012 lalu di kantor BAZIS Provinsi DKI Jakarta. Segenap jamaah melalui pengurus, mengucapkan rasa syukur atas bantuan yang diberikan BAZIS ini, mudahmudahan amal ibadah dari para donatur mendapat pahala yang setimpal, dan berharap BAZIS tetap konsen terhadap kegiatan keagamaan dan pembangunan tempat ibadah di DKI Jakarta. (*)


MUSTAHIK

BAZIS Jakpus Bantu 2000 Pelajar SD/SMP Kurang Mampu Sebanyak 2000 pelajar SD dan SLTP mendapatkan bantuan dari BAZIS Jakarta Pusat, masing-masing Rp 250.000. Total dana untuk santunan anak didik kurang mampu ini sebesar Rp 500 juta, dan dibagikan dalam empat hari mulai 10 hingga 15 Oktober 2012. Walaupun jenjang SD dan SLTP sudah gratis, bahkan hingga tingkat SLTA, namun tidak semua wali murid mampu memenuhi kebutuhan sekolah lainnya seperti pembelian pembelian sepatu, tas, buku, dan seragam sekolah. Secara simbolik, bantuan tersebut diserahkan oleh H. Ass’ad Ahmad, M.Si

kepada siswa-siswi di sekolah masing-masing. Bantuan ini dilaksanakan di delapan Dikdas Kecamatan Kota Administrasi Jakarta Pusat. Dimana masingmasing Dikdas terdapat kurang lebih 30 sekolahan. H. Ass’ad Ahmad berharap, bantuan yang disalurkan ini dapat meringankan beban orang tua murid.”Program ini juga bertujuan agar bantuan langsung tepat pada sasaran dan dapat disaksikan seluruh

guru. Ini perlu, karena seluruh guru (PNS, Red.) Jakarta Pusat membayar ZIS melalui BAZIS Jakarta Pusat,” terangnya. (*)

SPP 6 Orang Siswa Ditalangin Enam orang siswa “SMK Pluit Raya” yang dikelola Yayasan Al-Muhlisin Jl Jembatan Tiga No 1 Penjaringan Jakarta Utara SPP nya yang menunggak dibebaskan oleh BAZIS DKI Jakarta. Keenam siswa tersebut adalah Ninda,Rias Susilawi,Nur Fitri,Ria Febriayni,M Fahmi Rizki, dan M Farhan.Bantuan diserahkan oleh Kepala Bidang

Pendayagunaan, H. Muh Chabib kepada keenam siswa dan disaksikan pihak sekolah, Ibu Sri Yanti (28) di Kantor BAZIS DKI Jakarta,Jalan Suryo Pranoto No 8 Jakarta Pusat, 18 Oktober 2012 . Mengapa uang SPP mereka menunggak,karena selain merekan anak yatim dan piatu, juga penghasilan orang tua mereka tidak memadai ,rata-rata hanya Rp.200.000 / minggu.(*)

PEDULI UMAT No.52/Th. XIII/Edisi: Nov - Des 2012 13


MUSTAHIK

Rp.200 Juta Untuk Nurul Wihdah Madrasah Nurul Wihdah mendapat bantuan monumental sebesar Rp. 200 juta dari Bazis Jakarta Barat untuk mengembangkan lembaga pendidikannya.

Bantuan ini diserahkan langsung oleh Kepala Bazis Jakarta Barat H,Jamhuri di kantor Bazis Jakarta Barat 24 September 2012 lalu.

Diharapkan dengan bantuan ini Madrasah Nurul Wihdah dapat mengembangkan diri menjadi lembaga pendidikan yang lebih baik lagi.

Rp. 20 Juta Untuk Masjid Nurul Islam Masjid yang kondisinya sudah tidak memadai ,dan juga bangunan masjid yang sudah tidak layak, memang menjadi perhatian BAZIS DKI Jakarta untuk diberikan bantuan biaya renovasi. Masjid Nurul Islam di Jl.Tanah Pasir RT 01/07 Kel Penjaringan Kec.. Penjaringan, Jakarta Utara salah satunya, yang mendapat bantuan Rp.20 juta. Bantuan tersebut diserahkan Kepala Bidang Pendayagunaan H. Muh Chabib kepada pengurus DKM HM Djasura, di Gedung Prasada Sasana Karya Jakarta 23 Juli 2012 lalu.Diharapkan bantuan ini dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.(*)

14 PEDULI UMAT No.52/Th. XIII/Edisi: Nov - Des 2012


AKTIVITAS

Bazis Jakarta Timur

Targetkan Perolehan Rp 14,3 M Jelang tutup tahun 2012, Badan Amil Zakat Infaq dan Sadaqah (BAZIS) Jakarta Timur terus mengoptimalkan hasil pengumpulan ZIS guna mempertahankan peringkat pertama terbanyak di tahun 2012. Seperti di ketahui BAZIS Jakarta Timur selama tiga tahun berturutturut selalu mendapat peringkat satu pengumpulan ZIS terbanyak se-DKI Jakarta yaitu di tahun 2009, 2010 dan 2011. Menurut Kepala Bazis Jakarta Timur,Dwi Busara mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan upaya penarikan dana ZIS yg telah terkumpul di setiap Kecamatan dan Kelurahan.

“Hingga oktober 2012 sudah masuk dana sebesar 11,8 Milliar, sedangkan target kita hingga Desember 2012 sebesar 14,3 Miliar,” kata Dwi pada licom di Gedung D lantai 11 Kantor Walikota Jakarta Timur, Selasa (23/10/2012). Dwi menjelaskan, dana yang telah terkumpul tersebut berasal dari masyarakat, PNS, Pejabat dan Pengusaha yang mengeluarkan zakat.“Apabila zakat profesi sudah masuk semua hingga Desember pihaknya optimis target tersebut akan tercapai bahkan lebih besar,”jelas Dwi. Lebih lanjut Dwi,untuk zakat profesi tiap tahunnya diwajibkan bagi pejabat

di jajaran Pemkot Jakarta Timur yang diantaranya Walikota menyerahkan ZIS sebesar 10 juta,wakil walikota 7,5 juta,Sekertaris kota 5 juta,asisten 3,5 juta,Kasudin 3 Juta,Camat 3 juta dan Kasie 500 ribu rupiah.“Jika salah satu dari mereka belum bayar zakat profesi maka akan dibacakan saat Rakor tahunan nanti,” tuturnya. Ia menambahkan, BAZIS Jaktim pada bulan Muharam bertepatan dengan Hari Raya Anak Yatim pihaknya akan memberikan santunan kepada 3000 anak yatim se-Jakarta Timur.“Iya, bantuan tersebut kita salurkan lewat sekolah-sekolah yang ada di Jaktim,” katanya. (*)

Kepala BAZIS DKI Jakarta, Drs Ale Abdullah bersama Kepala BAZIS Jakarta Timur, Drs Dwi Busara.(tengah).

Bazis Jaksel Sudah Melampaui Target Kepala Bidang Pengumpulan BAZIS Provinsi DKI Jakarta HR Djumhana, SE menjelaskan hingga September2012 , perolehan ZIS Wilayah Jakarta Selatan sudah mencapai Rp10,19 miliar dari Rp10,5 miliar, artinya sudah melampaui target yang ditetapkan. Sedang Jakarta Timur yang pada tahun lalu tercatat sebagai pengumpul

terbesar, hingga September baru bisa mengumpulkan Rp9,21 miliar dari Rp14,3 miliar yang ditargetkan. Jakarta Barat baru mengumpulkan Rp6,9 miliar dari Rp11,1 miliar yang ditargetkan. Jakarta Pusat baru mengumpulkan Rp6,0 miliar dari Rp8,9 miliar yang ditargetkan. Jakarta Utara baru mengumpulkan Rp4,4 miliar dari

Rp6,42 miliar yang ditargetkan. Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu baru mengumpulkan Rp197 juta dari Rp375juta yang ditargetkan. Djumhana memaparkan, pada tahun 2011, BAZIS DKI Jakarta berhasil mengumpulkan ZIS sebesar Rp64,78 miliar. Sedangkan target perolehan tahun 2012 ini sebesar Rp67,5 miliar. PEDULI UMAT No.52/Th. XIII/Edisi: Nov - Des 2012 15


REFLEKTSI

Jamiatul Khair

Lembaga Pendidikan Islam Tertua di Jakarta Organisasi sosial yang berperan dalam melakukan perubahan sistem atau lembaga pendidikan Islam terutama di Jakarta. Lengkapnya Al-Jamiatul Khairiyah. Merupakan organisasi pendidikan Islam tertua di Jakarta, didirikan tahun 1901 dengan peran besar para ulama asal Arab Hadramaut dan juga pemuda Alawiyyin, seperti Habib Abubakar bin Ali bin Abubakar bin Umar Shahab, Sayid Muhammad Al-Fakir Ibn. Abn. Al Rahman Al Mansyur, Idrus bin Ahmad Shahab, Ali bin Ahmad Shahab, Abubakar bin Abdullah Alatas, Muhammad bin Abdurrahman Shahab, Abubakar bin Muhammad Alhabsyi dan Syechan bin Ahmad Shahab. Di tangan ulama-ulama inilah Jamiatul Khair tumbuh pesat. Sebenarnya pada tahun 1901 Jamiatul Khair belum mendapat izin dari pemerintah Belanda. Tujuan organisasi adalah mengembangkan pendidikan agama Islam dan bahasa Arab. Oleh karena perhimpunan tersebut kekurangan tenaga guru, maka pada konggresnya tahun 1911, diantara satu keputusannya adalah memasukkan guru-guru agama dan Bahasa Arab dari luar negeri. Kemajuan Jamiatul Khair tersebut menambah kepercayaan masyarakat Islam di Jakarta (dan Jawa umumnya) serta daerah sekitarnya. Organisasi Pembaharuan Islam ini berkantor di daerah Pekojan di Tanjung Priok (Jakarta). Oleh karena perkembangannya dari waktu ke waktu semakin pesat, maka pusat organisasi ini dipindahkan dari Pekojan ke Jl. Karet, Tanah Abang. Organisasi ini dikenal banyak melahirkan tokoh-tokoh Islam, terdiri dari tokoh-tokoh gerakan pembaharuan agama Islam antara 16 PEDULI UMAT No.52/Th. XIII/Edisi: Nov - Des 2012

Test  

beritabekasi digital newspaper and magazine