Page 7

Liputan

MEDIA AESCULAPIUS

JULI

MARET-APRIL 2015

7

INSTITUSI

Setengah Abad Melayani “Keluarga Besar” Indonesia “Dua anak lebih baik” sudah menjadi jargon yang tidak asing lagi terdengar di Indonesia, negara dengan penduduk terbanyak keempat di dunia. Upaya penanganan ternyata telah dimulai lebih dari lima dekade yang lalu, melalui organisasi Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI).

herlin/MA

P

ada awal berdirinya PKBI, gerakan keluarga berencana bukanlah sesuatu yang didukung oleh pemerintah. Pada saat itu, penggunaan alat kontrasepsi ditentang oleh presiden Soekarno sehingga pembagian alat kontrasepsi dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Cukup ironis mengingat pendiri dari PKBI adalah dr. R. Soeharto, tak lain dari dokter pribadi Soekarno sendiri. Setelah Soekarno tidak lagi menjadi presiden, pemerintah pun akhirnya mengakui PKBI dan mendirikan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan keluarga berencana. Organisasi yang didirikan pada tanggal 23 Desember 1957 ini sekarang diketuai oleh dr. Sarsanto Wibisono Sarwono. PKBI telah berkembang dan tersebar di 27 propinsi dan 212 kota. Kini, ranah kerja PKBI sudah lebih luas daripada sekadar keluarga berencana. Masalah-masalah seperti kesehatan reproduksi, edukasi masyarakat, hingga menangani persoalan kaum marginal merupakan pekerjaan yang dilakukan oleh PKBI. “Semenjak BKKBN berdiri kami tidak bisa lagi bergerak di bidang keluarga berencana, kita bicara tentang beyond the family planning”, jelas Sarsanto. Statusnya sebagai organisasi nonpemerintah tidak membatasi kerja

PKBI. Bagi PKBI, pemerintah merupakan mitra utama dalam menangani masalah kependudukan, kesehatan seksual, dan reproduksi. Tidak jarang PKBI dan pemerintah saling melengkapi dalam mengatasi beberapa permasalahan. Bagi Sarsanto, peran pemerintah diperlukan untuk mencakup seluruh masyarakat Indonesia, sedangkan peran PKBI lebih diutamakan pada hal-hal yang tidak terjangkau oleh pemerintah.

INFO SPESIALISTIK

Spesialisasi Mikrobiologi Klinik FKUIRSCM, Prospek Menjanjikan Sebagai Laboran Merangkap Konsultan Klinis

B

oleh jadi Program Pendidikan Dokter kajian literatur berbahasa Inggris dan Spesialis (PPDS) Mikrobiologi Klinik Indonesia, serta wawancara. Departemen FKUI-RSCM merupakan pilihan yang sudah terakreditasi A ini tidak terbaik bagi para dokter umum yang ingin mengharuskan calon peserta agar memiliki mengambil spesialistik bidang mikrobiologi keterampilan tertentu, tetapi diharapkan medis dan klinis. Pasalnya, departemen calon peserta sudah memiliki pengalaman yang berdiri sejak tahun 1994 ini merupakan mengabdi sebagai dokter. “Kemampuan departemen mikrobiologi klinik pertama berkomunikasi dengan orang lain menjadi di Indonesia. Keunggulan lainnya adalah penting, sebab nantinya lulusan dari dari segi fasilitas. “Kita memiliki teaching mikrobiologi klinik tidak hanya bekerja hospital yang merupakan rumah sakit pusat di laboratorium, tetapi punya dua tugas rujukan nasional, yaitu RSCM. lainnya yaitu sebagai pengendali infeksi dan Laboratorium mikrobiologi konsultan klinis,” tambah Amin. kita pun termasuk yang Departemen ini memiliki daya serap paling lengkap dan saat ini 8-10 peserta tiap tahunnya. Akan tetapi, sudah ditunjuk menjadi karena banyaknya calon peserta yang laboratorium rujukan WHO kurang memenuhi untuk TB,” ungkap kriteria penilaian, Ketua Program Studi departemen ini Departemen biasanya hanya Mikrobiologi menerima 5-6 Klinik FKUIorang saja. Lama RSCM, Prof. dr. pendidikan yang Amin Soebandrio, PhD, akan dijalani oleh SpMK (K). Ditambah peserta adalah 8 semester lagi, staf pengajar dan maksimal 10 semester. di departemen ini Lima semester pertama merupakan para guru digunakan metode kuliah dan besar mikrobiologi klinis praktik di laboratorium, semester dinarda/MA pertama di Indonesia yang 6-7 magang di klinik, sementara masih aktif mengajar. Dalam kualitas selama dua semester terakhir peserta lulusan, nilai ujian board nasional lulusan harus mempersiapkan tesis sebagai syarat departemen ini selalu paling unggul. kelulusan. Beberapa persyaratan pendaftaran Menurut Amin, dokter spesialis yang harus dimiliki oleh calon peserta, mikrobiologi klinis masih merupakan antara lain IPK ≥ 2,75, TOEFL ≥ 500, usia ≤ prospek kerja yang menjanjikan. “Dari 40 tahun saat pendaftaran, dan mendapat kementerian kesehatan mengharuskan surat rekomendasi dari rumah sakit tempat rumah sakit tipe A dan tipe B untuk memiliki calon peserta bekerja. Setelah memenuhi minimal 2 mikrobiologi klinis, dan itu berarti persyaratan tersebut, peserta harus menjalani jumlahnya ribuan. Sementara yang kita beberapa tes yang terdiri atas ujian tertulis, punya saat ini hanya sekitar 150 lulusan tes potensi akademik, psikotes, membuat saja,” jelasnya. rifka

Bagi PKBI, remaja merupakan kaum khusus yang membutuhkan pelayanan. Statusnya yang nomade island, tidak diakui sebagai anak maupun dewasa, membuat PKBI merasa perlu untuk membentuk layanan khusus bagi mereka. Sejak tahun 1980-an, PKBI membentuk Sahabat Remaja (kini menjadi Youth Center) dengan tujuan utamanya adalah untuk edukasi dan konseling. Sahabat Remaja ini pula yang menginspirasi BKKBN untuk membentuk

Pusat Informasi Konseling. Hal ini secara tidak langsung menjelaskan bahwa PKBI seringkali menjadi perintis jalan pemerintah untuk membentuk program bagi masyarakat. Selain itu, tak jarang dari para remaja peserta yang berakhir menjadi relawan PKBI untuk melayani masyarakat Indonesia. Selain remaja, kaum yang dianggap terpinggirkan dan membutuhkan pelayanan khusus adalah kelompok lesbian, gay, bisexual, transgender (LGBT). LGBT ini sulit mendapatkan pelayanan karena orientasi dan identitas gender yang berbeda sehingga kerap dianggap penyakit oleh masyarakat. Bahkan, dari musyawarah nasional yang diadakan Oktober 2014 lalu, masih banyak dari peserta yang menolak membela pelayanan LGBT. Sejauh ini, PKBI mendukung secara penuh hak-hak dan layanan terhadap LGBT. Hanya saja, perkara hak pernikahan sesama jenis, PKBI menyerahkan masalah tersebut kepada pemerintah. Bagi Sarsanto, kebahagiaan dan kesejahteraan keluarga akan berpengaruh besar bagi masyarakat Indonesia yang adil dan makmur. Perencenaan keluarga merupakan salah satu cara yang menunjang upaya memperbaiki kesehatan, sosial dan ekonomi keluarga. Ia berharap bahwa dengan diadakannya program-program PKBI, aspekaspek tersebut dapat terpenuhi. tommy

Vaksinasi, Sebuah Suntikan Polemik Tanpa Batas sambungan dari halaman 1 Dengan demikian, vaksin haram masih diperbolehkan dalam keadaan mendesak, misalnya penggunaan vaksin khusus polio yang masih haram, Injected Polio Vaccine (IPV) khusus anak dengan imunokompromi, masih dilakukan menimbang risiko penyakit yang lebih besar. Meluruskan Persepsi yang Menyangsikan Kontroversi vaksin tidak akan ada akhirnya. Isu haram dan KIPI mungkin akan selalu diangkat sebagai benteng tertinggi bagi komunitas yang meragukan konsumsinya. Piprim, Dirga dan Osmena percaya akan besarnya peran media dalam mengarahkan persepsi masyarakat terhadap produk kesehatan ini. Dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai produk halal, MUI menjunjung sosialisasi melalui website, majalah hingga mengadakan kegiatan ke sekolah. Peran serta lembaga kesehatan juga penting dalam membangun paham masyarakat terhadap vaksinasi. Tentunya, produksi vaksin yang aman senantiasa diharapkan. Selain itu, partisipasi tenaga kesehatan melalui wawasan terkait vaksinasi yang memadai dapat meyakinkan masyarakat agar tegas dan tepat menentukan pilihannya. Begitu banyak harapan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi dan dapat menyikapi dengan bijak tentang gerakan antivaksin. Dengan demikian, segala misinterpretasi dapat disisihkan sehingga animo terhadap vaksin tetap besar. fidi, nadia, irmapriyadi, puspa

Saya yang bertandatangan di bawah ini, Nama: Pekerjaan: Alamat Lengkap (untuk pengiriman):

FORMULIR BERLANGGANAN

Telepon/HP: Email: memohon untuk dikirimi Surat Kabar Media Aesculapius selama kurun waktu (beri tanda silang): 1. Enam edisi (GRATIS 1 edisi): Rp18.000,00 2. Dua belas edisi (GRATIS 2 edisi): Rp36.000,00 Biaya kirim ke luar pulau Jawa Rp5.000,00 per enam edisi. Cara pembayaran: 1. Wesel pos ke Redaksi MA FKUI 2. Transfer ke rekening Media Aesculapius di BNI Capem UI Depok No. 0006691592 Mohon untuk menyertakan bukti pembayaran baik bukti transfer maupun fotokopi wesel pos dengan formulir berlangganan ke MA.

( ) Nama Lengkap

SKMA Edisi Maret-April 2015  
SKMA Edisi Maret-April 2015  
Advertisement