Page 1

Batik Air JULI 2013

Inflight Magazine

Postcards from Papua

Dance with

Dolo

Arsitektur Masjid Khas di Indonesia MEMBER OF

(i)


(ii)


(1)


(2)


(3)


contents

juli 2013

03

24 ART Dance with Dolo

28 HERITAGE Nilai Selembar Batik Tulis

40 FEATURE Desain Furniture dari Dunia Otomotif

46 SPECIAL Mekkah: Tempat Mulia Untuk Bersujud

52 SPECIAL Arsitektur Masjid Khas di Indonesia

62 PHOTOGRAPHY Postcard from Papua

70 LEISURE Resort Cantik Destinasi Liburan

16 FASHION (4)

80


70

46

24

regular 06 MANAGEMENT 08

COCKPIT’S NOTE

10

SPOT DESTINATION

16 FASHION

34

34 AUTOMOTIVE BMW Grand Lusso

80

BON APPETIT Keyaki

82

BON APPETIT Crystal Jade Palace Restaurant

88

HOT STUFF

91

WELCOME ABOARD

96 ENTERTAINMENT

62 (5)


DIREKTUR UTAMA

Capt. Achmad Luthfie

DIREKTUR OPERASIONAL

Capt. Adi Widjajanto

DIREKTUR TEKNIK

Rudi Hartono

DIREKTUR KEUANGAN

Yunita Sastrasanjaya

DIREKTUR NIAGA

Achmad Hasan

DIREKTUR UMUM

Edward Sirait

GM SALES & MARKETING

Rudy Lumingkewas

COVER HIT BATIK VAN JAVA FOTO DOK. DIAN PELANGI

Batik Air Publisher & Editor In Chief

Makhfudz Sappe Editor

Ristiyono, A. Gener Wakulu, Solichin M. Awi, Priyanto Sismadi Marketing

Edy Sunarto, Fransiska Ririn Tri Astuti, G. Hardianto, Aman Sugandhi (Surabaya), Qurratu Ainie Partono (Surabaya), Fernandito Haka (Bali),Yurison Suryantara (Bali). Art Director

Gerald Manuel

Designer & Illustrator

Riman Saputra N., Richard Archie F.M., Muhammad Saleh Hanif Finance

Ade Kristanti Published By

PT Bentang Media Nusantara

CONTRIBUTORS Sukarman Mustamin Menggeluti dunia kewartawanan sejak tahun 1988 di bidang otomotif dan menjadi wartawan pertama dari Indonesia yang mendapat akreditasi peliputan F1 pada tahun 1993. Karman, sapaan akrabnya, adalah salah seorang pendiri Majalah Autocar edisi Indonesia (2000). Sekarang, lulusan Jim Russell Racing School, UK ini, aktif di dunia road safety dengan mendirikan Smart Driving Institute (SDI) pada 2007.

Advertising

Tel.: +62 (21) 98494404 Fax.: +62(21)3151668 Email: batikair.magazine@gmail.com hotline 0821 10 88 22 00

CHECK OUR DIGITAL COPY @

www.issuu.com/batikair.magazine

(6)

DARMA ISMAYANTO Darma Ismayanto menggeluti dunia kewartawanan sejak 2001 di bidang seni dan budaya. Pernah beberapa kali mengkuratori pameran seni rupa, di antaranya pameran seni rupa Urip iku Urup dan pameran Energi Bung karno.


(7)


{ COCKPIT’S NOTE }

SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA Penumpang yang berbahagia, bulan ini ada dua peristiwa penting bagi kita. Pertama, seluruh umat muslim mengawali ibadah puasa. Dimana satu bulan penuh bukan hanya menahan lapar dan dahaga, terlebih menahan hawa nafsu duniawi untuk mendapat rahmat Illahi. Dan kedua, Lion Air memasuki tahun ke 14. Sebagai penerbangan swasta nasional terbesar di Indonesia dan telah menjangkau hampir semua kotakota di Indonesia, dengan konektifitas yang tinggi menjembatani mobilitas masyarakat Indonesia dari Sabang sampai Marauke. Terimakasih atas kepercayaan Anda terbang bersama Batik Air. Meski baru seumur jagung kami melayani, ternyata kami mendapatkan sambutan yang positif dari para pengguna jasa penerbangan. Tentu ini membanggakan kami. Kami akan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan agar penumpang sekalian dapat terbang dengan nyaman, aman dan selamat sampai tujuan. Selain itu kami terus berupaya membuka rute baru serta menambah frekwensi pada rute yang sudah ada. Kami berharap dengan adanya penerbangan Batik Air dapat membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Selamat menunaikan Ibadah Puasa kepada seluruh penumpang yang menjalankannya. Kiranya di bulan yang suci ini kita semua memperoleh berkah dan ampunan dari Tuhan YME. Selamat menikmati penerbangan Anda. Salam, Capt. Achmad Luthfie

(8)


(9)


{ SPOT DESTINATION }

Semarak El Fna Square Magnet bagi wisatawan yang ke Marrakech adalah Souk dan El Fna Square. Alun-alun ini menjadi tempat berkumpul para wisatawan dan penduduk setempat. Selalu ramai baik siang apalagi malam. Saat senja tiba alun-alun ini dipenuhi penjual makanan, mulai dari makanan khas Marokko hingga makanan Eropa juga ada. Ramai suara pedagang saling bersahutan menawarkan dagangan mereka menjadikan suasana malam makin semarak. Foto Makhfudz Sappe

(10)


(11)


{ SPOT DESTINATION }

(12)


Zamrud Khatulistiwa Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar dunia. Keindahan alamnya terpancar hingga mancanegara. Kekayaan alam yang tiada tara ini sudah semestinya dilestarikan. Bak rangkaian batu permata teruntai indah sepanjang Khatulistiwa. Itulah alam Indonesia yang dikenal sebagai Zamrud Khatulistiwa. Pulau-pulau kecil nampak begitu indah dari atas ketinggian. Birunya laut mengelilinginya. Salah satunya dapat kita lihat saat lepas landas dari Labuan Bajo, Flores. Foto Ristiyono

(13)


{ SPOT DESTINATION }

(14)


Petik Laut Pesta Nelayan Banyuwangi Ritual Petik Laut dilakukan oleh para nelayan di daerah Muncar, Banyuwangi, Jawa Timur. Ritual ini merupakan rasa syukur dan memohon berkah, rezeki dan keselamatan yang telah mereka peroleh. Perahuperahu yang ikut dihias meriah dengan berbagai umbul-umbul dan bendera warna-warni . Prosesi ini adalah mengantar sesajen atau gitek ke tengah laut untuk dilarung. Foto Makhfudz Sappe

(15)


{ FASHION }

(16)


Tampil Menawan di Bulan Ramadhan

B

iasanya di bulan Ramadhan badan akan menjadi mudah lemas karena menahan lapar dan dahaga. Tapi bukan berarti harus membiarkan penampilan kita lusuh dan tak bercahaya bukan? Kita bisa selalu tampil menawan meskipun sedang menjalankan ibadah puasa. Pilihan model dan warna baju sangat berperan menjaga penampilan kita selama beraktivitas di bulan Ramadhan ini.

Dian Pelangi, dikenal sebagai desainer muda multitalenta yang membawa warna dan semangat untuk desain busana muslim baik lokal maupun internasional. Terinspirasi dari seni batik yang sebagian besar dikembangkan di pulau Jawa ini munculah desain kreatif yang bertajuk Batik van Java. Kombinasi batik Pekalongan dengan warna berani dan motif yang dipengaruhi pedagang India, Cina, dan Belanda ini nampak sangat anggun dipadukan dengan bahan sutra dan sifon dengan detail manik-manik emas yang dijahit tangan.

(17)


(18)


(19)


(20)


Kemampuan seni warga yang mengubah kayu menjadi handycraft berupa bentuk-bentuk pahatan dan ukiran perabot rumah tangga hingga aksesori atau perhiasan menjadi tahap pertama industri rumah tangga di Desa Sendangsari.

(21)


{{ ART FASHION } }

Hello Sailor Begitu Nanida Jenahara Nasution memberi title untuk koleksi baju muslimnya ini. Tampil unik, penuh warna ceria, dan terkesan modern membuat desainnya ini cocok bagi kalangan muda yang selalu ingin tampil trendy. Setiap bagian dari hasil karya desainer muda ini sangat mudah dipadupadankan sekaligus bisa menjadi referensi tepat cara berbusana selama Ramadhan.

(22)


(23)


{ ART }

Dance with

Dolo

Lewat “menari”, Dolo mengajak kita menggenggam harapan di tengah beragam problematika sosial kehidupan. Teks darma ismayanto - Foto MAKHFUDZ SAPPE

K

edua tangannya merentang, kaki merapat, kepala menoleh ke kiri. Selanjutnya, tangan kanannya menekuk ke arah dada, sedang kaki kiri sedikit terangkat, merentang membentuk sudut 90 derajat. Gerak disusul dengan posisi tangan yang kembali merentang, kaki kiri sedikit terangkat, sedang tubuh sedikit condong ke sisi kanan bawah. Walau hanya terangkum dalam seri karya patung, eksepresivitas gerak begitu terasa. Dalam “Seri Dance of Joy”, Dolorosa Sinaga memang ingin memperlihatkan, bagaimana gerak menari dalam karya, bernuansa seperti benarbenar sedang dilalukan di atas panggung. “Kalau memperhatikan seri patung saya satu persatu, memang terlihat seperti statis. Tapi di situ ada satu kesatuan gerak. Gerak dari patung ke dua misalnya, merupakan satu lanjutan dari gerak patung sebelumnya. Jadi ada jiwa yang terkandung di situ,” katanya. Bukan hanya dalam “Seri Dance of Joy” nuansa gerak itu timbul. Dalam pameran “Menarilah” (Dance Your Life) yang berlangsung di Taman Ismail Marzuki, 14-30 Juni, meski karya tidak hadir dalam pendekatan realis, ekspresivitas gerak yang ditampilkan di setiap karya cukup terasa. Tengok saja karya “Janger”, yang menampilkan sosok seorang penari dengan kepala menengadah ke atas, tangan yang memainkan selendang, dengan gerak kaki kanan terangkat 90 derajat, sedang kaki kiri sedikit menekuk ke depan. Nuansa gerak yang ditampilkan begitu hidup. Hentakan-hentakan gerak ekspresif yang terkandung dalam tari Janger, sukses dihadirkan Dolo. “Untuk gerak-gerak tari itu saya tidak melakukan riset. Kebetulan saya memang pencinta pertunjukan tari. Jadi gerak-gerak tari itu sudah begitu mengendap di kelapa saya,” kata Dolo.

(24)

Tubuh Spontan dan Rasional Sebagai seorang pematung senior yang kerap bergulat dengan persoalan “tubuh” sebagai subject matter karya, bagi Dolo persoalan anatomi sudah begitu dikuasainya. Jadi wajar, jika ketepatan membentuk gestur penari dalam karya patungnya, dapat hadir begitu proporsional dan ideal. “Tubuh sejak lama telah menjadi inspirasi saya berkarya karena melalui tubuh dapat menyatakan banyak hal. Pengenalan pertama mengenal tubuh adalah melalui pelajaran menggambar anatomi di bangku kuliah. Mula-mula belajar menggambar rangka, kemudian menggambar bagain tubuh, lengan, torso/badan, melalui pelajaran ini kami memahami bentuk dan proporsi tubuh manusia,” kata Dolo. Dalam “Menarilah”, Dolo masih setia menampilkan karya-karya patungnya dalam bentuk pipih. Pemilihan bentuk yang diakuinya terinspirasi dari bentuk wayang. Sedang untuk soal media, kali ini Dolo coba mengeksplorasi medium alumunium foil. Sesuatu yang baru? Tidak bagi Dolo. Saat studi di St Martin School of Art, London, Inggris pada 1980-1982, Dolo bergulat dengan medium kertas atau cardboaard “Ketika post graduate di St Martin, proyek kami tidak menggunakan tanah liat, tapi mengggunakan medium kertas. Tantangannya kertas, atau alumunium foil seperti yang saya gunakan saat ini, bersifat nonvolumetrik. Tapi kalau saat ini, ya seperti halnya merecalling apa yang pernah saya tekuni dulu,” katanya. Menurut Dolo, bekerja dengan menggunakan medium aluminium foil bersifat lebih spontan, karena teknik ini tidak menggunakan model. Jari jemarinyalah yang bermain secara spontan membentuk karya seperti yang diinginkan. Sedang bila menggunakan media polyester resin, yang mengharuskan penggarapan


Legong Pengosekan bronze, 2013 57 x 15 x x73 cm

(25)


model terlebih dahulu, menurutnya akan terjalin “percakapan” antara emosi dan rasionalitas dalam proses pencarian estetika di saat berkarya. “Dalam menggarap patung yang bervolume besar, yang harus menggunakan model terlebih dahulu, akan terjalin percakapan antara emosi dan rasional ketika bekerja. Akan ada beberapa hal yang akan terus saya perhatikan. Seperti, ‘oh ini kurang begini, kurang begitu’, ya seperti itulah,”. Hal tersebutlah yang kemudian menjadi pertimbangan Dolo untuk menghadirkan dua “model” patung dalam pamerannya.Yang bermedia alumunium foil dengan volume kecil, dan bermedia polyester resin bervolume besar. Jadi di pameran, Anda akan menemukan sebuah (26)

patung yang bertema sama hadir dalam dimensi dan media yang berbeda. Sebut saja karya “Jeng Sri” yang hadir dalam media alumunium foil dan polyester resin, dengan dimensi ukuran yang berbeda pula. Kerja pengulangan ini, menurut Dolo menjadi tantangan tersendiri bagi dirinya. Sejauh mana keberhasilan Dolo dalam melakukan proses kerja repetisi, dari sebuah proses kerja spontan menjadi sebuah proses kerja yang harus dilakukan dengan studi dan analisis. Akan terlihat pada patung yang hadir dalam beberapa “model” tersebut. “Audienslah yang akan jadi yang akan jadi pengujinya. Apakah patung yang berdimensi kecil itu lebih memancarkan tenaga ekspresi bila dibandingkan dengan yang besar,” katanya.


(searah jarum jam) • LENGGANG KEMAYU, polyester resin, 2013, 35 x 25 x 88cm (edisi 1/3) • Dolorosa Sinaga • Seorang anak sedang memperhatikan karya-karya Dolo

Mengangkat tema pameran, “ Menarilah” (Dance Your Life) , diakuinya karya-karya yang membentuk “gestur-gestur penari” ini tidak terlepas dari kegusarannya terhadap persoalan sosial di Indonesia belakangan. Bagi Dolo, menari adalah suatu kegiatan yang menyenangkan, kegiatan yang dapat melepaskan seluruh kepenatan tubuh dan jiwa. Sehingga di satu sisi, secara simbolik, “menari” bagi Dolo menjadi satu ajakan kepada orang lain untuk mencari jalan agar bahagia di tengah kepenatan persoalan sosial negeri. “Masih ada harapan, dan dengan ‘menarilah’ kita masih bisa menggenggam harapan. Sebab hanya dengan berbahagialah kita bisa membagi kebahagiaan pada orang lain”.

Rasinah dan Sosok Perempuan Tangguh “Menarilah”. Tema karya yang diangkat Dolo dalam pameran kali ini memang berbeda dengan yang biasa ia usung pada pameran-pameran sebelumnya. Biasanya, karya Dolo selalu sarat dengan muatan sosial politik ideologis. Dolo sendiri mengakui kalau tema pameran yang dipilihnya kali ini lebih mengarah kepada konsep celebrate.“Saya ingin orang yang datang ke pameran saya kali ini tersenyum, merasa fun, bukannya berberatberat berkerut kening,” kata Dolo. Tapi benarkah pameran Dolo kali ini hanya sekadar untuk fun semata. Tidak juga, jika mencermati, dalam “Menarilah” Dolo dengan cerdas menghadirkan tokohtokoh perempuan inspiratif, mulai dari yang imajinatif macam Dayang Sumbi, Srintil, Jeng Sri, Arimbi, Kunti hingga yang riil seperti almarhum Mimih Rasinah. Tokoh-tokoh ini menjadi gambaran simbolik sosok perempuan-perempuan tangguh. “Arimbi, dalam pewayangan itu istrinya Bima. Secara simbolik, ia menjadi gambaran karakter seorang perempuan yang kuat dan tangguh. Sedang untuk Mimih Rasinah, saya rasa ia sosok seorang perempuan yang tangguh dan dapat menjadi inspirasi perempuan lainya. Ia tidak berjuang dengan berteriak-teriak. Ia berjuang melalui kesetiaannya melestarikan seni budaya tradisional. Sosok yang memang patut untuk djadikan inspirasi,” kata Dolo. Lewat tokoh-tokoh perempuan tangguh tersebutlah sebenarnya Dolo mencoba untuk menginspirasi audiensnya. Bahwa harapan selalu ada selama kita masih berjuang. Tidak harus selalu dengan berteriak-teriak atau berbaku hantam, tapi bisa juga dengan “menari”. “Kalau dalam catur ada langkah antara, maka pameran kali ini bagi saya sebuah langkah antara”, katanya. Seraya bertutur kalau ia sedang mempersiapkan karya-karya bermuatan soasial politik ideologis yang kuat untuk pameran tunggal berikutnya Dolorosa Sinaga, perempuan pematung kelahiran Sibolga, Sumatra Utara, 31 Oktober 1952 ini merupakan alumnus Fakultas Seni Rupa, Institut Negeri Jakarta. Selain juga alumnus dari St Martin School of Art, London Inggris (1980-1982). Ia pun sempat magang di Piero’s Art Foundry, Barkeley, Amerika Serikat. Menerima penghargaan “Anugerah Seni” dari Presiden Susilo Bambang Yohoyono pada 2009, Dolo rutin menggarap pameran patung dalam skala besar dalam kurun waktu lima tahun sekali. (27)


{{ HERITAGE HERITAGE } }

Nilai Selembar

Batik Tulis Batik Tulis bukanlah sekedar kain. Ia perwujudan kreativitas sang seniman dari awal hingga akhir. Teks & Foto Teguh S.

(28)


(29)


S

aat kita membentangkan selembar kain batik tulis, mengamati motifnya, dan samar tercium aromanya yang khas, apa yang terlintas dalam pikiran kita? Kalau kita mau menelisik, mungkin akhirnya bisa saja timbul pertanyaan seperti ‘Bagaimana caranya sehingga bisa dibuat kain seperti ini?’ atau bahkan ‘Bagaimana mungkin bisa dibuat kain seperti ini?’. Jika kita benar-benar mengamati dengan seksama, pertanyaan ini bukanlah hal yang aneh. Batik memang sebuah karya seni bermutu tinggi yang sangat pantas mendapatkan apresiasi. Jika kita bertemu seorang seniman atau perajin batik, setidaknya dia memiliki tiga keahlian langka yang orang lain tidak miliki. Pertama, keahlian mencanting, yakni melukis motif atau gambar pola pada kain dengan menggunakan malam atau lilin batik. Bisa dipastikan tangannya mempunyai kecepatan, keluwesan, dan presisi tinggi dalam membuat garis-garis, bentukbentuk, dan isen-isen atau motif pengisi pada kain yang akan dibatik. (Kalau keterampilannya hanya ini saja, dia disebut pencanting, dan umumnya hanya menjadi karyawan di sebuah usaha pembatikan). Karena usaha pembatikan tidak hanya membuat batik tulis tapi juga batik cap, maka seorang seniman batik juga pasti menguasai teknik mencap kain, meski nantinya ia akan menyerahkan pekerjaan itu kepada pekerja laki-laki, karena proses mencap batik sendiri cukup berat. Kedua, keahlian menciptakan motif-motif batik. Inilah seni membuat batik yang sebenarnya, karena di sinilah dibutuhkan imajinas, daya cipta dan kreativitas, karena dia menciptakan sesuatu dari yang tidak ada sebelumnya, menjadi sebuah motif dengan warna-warna tertentu yang kemudian diwujudkan menjadi sebuah kain. Ketiga, keahlian pewarnaan atau mencelup kain ke dalam zat warna. Usaha pembatikan menggunakan dua macam zat pewarna, yakni zat warna alami yang diperoleh dari daun, akar, umbi, kulit kayu, atau batang tanaman, serta zat warna sintetis yang merupakan produk industri besar dan diimpor. Kini usaha pembatikan lebih banyak menggunakan zat warna sintetis, namun sebagian pembatik mulai beralih kembali ke pewarna alami karena harga yang lebih murah, lebih ramah lingkungan, dan juga karena permintaan konsumen. Tidak seperti pewarna alami yang dapat diketahui warna yang dihasilkan dari kenampakan bahan bakunya, pewarna sintetis tidaklah demikian. Meski bubuknya berwarna putih atau kuning, bisa saja warna yang

(30)

dihasilkan biru tua, pink, cokelat muda, merah, atau warna lain. Ini yang menimbulkan kekaguman bagi yang pertama kali melihat cara kerja pembatikan, yakni bagaimana si seniman batik tahu mana zat warna yang harus dipakai dan berapa takarannya, dari berbagai bubuk zat warna yang dia punya. Bagian pencelupan kain sudah tahu warna apa yang akan dihasilkan dari sebuah zat warna –dengan cara memberi kode-kode khusus– serta berapa takaran maupun air yang diperlukan. Namun yang lebih pintar lagi tentu si seniman batik, karena dia tahu warna apa yang perlu diaplikasikan ke kain agar hasil akhir batiknya mempunyai warna-warna yang indah. Selain tiga keahlian ini, pengetahuan tentang jenis-jenis kain, manajemen sumberdaya manusia, keuangan, serta pemasaran batik, juga diperlukan. Tiga keterampilan terakhir ini penting, karena mau tidak mau dia akan mempekerjakan orang lain, dan hasil karyanya juga perlu dijual agar kontinuitas produksi bisa berjalan dan usaha batiknya berkembang. Seni Melukis Batik Mencanting atau melukis dengan lilin batik, bagi banyak orang dilakukan dengan mengikuti garis-garis pola yang sebelumnya telah digambar bagian penggambar pola. Namun seorang seniman batik yang sudah sangat mahir dapat melukis tanpa memakai panduan pola ini. Karena sifat motif atau polanya yang lebih bebas, tidak simetris, atau tidak berulang, maka batik tulis ini benar-benar merupakan perwujudan kreasi si pembatik yang dia tuangkan pada sebuah kain. Ibarat kanvas, si pembatik adalah pelukis yang bebas menggambar apa saja yang ada dalam pikirannya. Hal ini berbeda dengan batik cap yang motifnya simetris dan atau berulang, sehingga cukup membuat satu motif kecil saja untuk kemudian diaplikasikan berulang-ulang. Meski, ide motif cap itu berasal dari seniman batik juga. Dalam perkembangannya, kedua teknik membatik ini kadang digabung menjadi satu dalam sebuah kain, sehingga batas antara batik tulis dan batik cap tidak begitu nyata. Karena hasil pembatikan digunakan untuk keperluan fashion ataupun dekorasi yang hanya perlu terlihat satu muka saja, maka pekerjaan membatik hanya dilakukan pada satu permukaan kain. Namun demikian ada sebagian pembatik yang juga (searah jarum jam) Batik Trusmi, Batik Semarang-Jembatan Mberok, Batik Semarang-Pekojan, Batik Semarang-Blekok Srondol


(31)


Seraci Batik Betawi

memproduksi kain batik dua muka, dan ini berimbas pada harga, karena proses pengerjaannya yang lebih rumit dan lebih lama. Proses pembuatan batik tulis memerlukan banyak pekerjaan dan juga waktu. Sebelum proses membatik dimulai, tentu harus sudah ada dulu motif atau pola hiasan yang akan dibatik. Ide motif ini sendiri merupakan proses kreatif yang tidak menentu seberapa cepat bisa dihasilkan, karena ini tergantung karakter masing-masing seniman batik. Ide motif kemudian dituangkan dalam secarik kertas, lalu disempurnakan lagi, lalu ditransfer menjadi ukuran riil ke dalam kertas kalkir. Para pekerja lain menyiapkan kain-kain yang akan dibatik dengan beberapa perlakuan seperti mencuci, mengetel –menghilangkan kanji dan meluweskan kain– lalu menganji ulang, kemudian menyetrika. Bagian penggambar akan menjiplak motif yang ada di kertas kalkir tadi ke atas kain ini. Pekerja yang lain mempersiapkan bahan-bahan batik seperti malam dan bahan pewarna. Malam adalah campuran dari parafin, lilin lebah, gondorukem, damar, microwax, lilin bekas, serta minyak kelapa. Dalam proses pembatikan, malam ini digunakan untuk menutup motif yang tidak ingin terkena pewarnaan saat proses pencelupan. Kemudian dimulailah proses membatik, yang terdiri dari tiga langkah dasar: Pertama, menulis atau (32)

mencanting kain dengan malam. Kedua, memberi warna kepada bagian kain yang tidak tertutup malam dengan pencelupan atau coletan, yakni mengoleskan pewarna secara langsung ke kain. Ketiga, menghilangkan lilin batik dengan cara mengerok atau melorod, yakni merebus dalam air panas sehingga lilin terlepas. Tergantung seberapa banyak warna yang akan diaplikasikan pada kain tersebut, proses pencantingan dan pelorodan ini bisa berlangsung berulang-ulang. Bagian yang sebelumnya telah diwarnai sekarang ditutup dengan malam, lalu bagian yang malamnya tadi sudah lepas kini ganti diwarnai. Begitu terus sampai selesai. Setiap daerah mempunyai variasi dalam hal teknik canting-celup-lorod ini. Ditambah dengan variasi motif yang sudah pasti berbeda, maupun sifat-sifat air di tiap daerah –mineral dalam air ikut mempengaruhi kecerahan warna– maka timbullah batik-batik tulis yang unik dari tiap daerah. Sepotong kain batik bisa membutuhkan waktu pembuatan 3 minggu hingga 6 bulan, tergantung tingkat kerumitan motif dan jumlah pewarnaan. Belum lagi jika batik itu akan dibuat dua muka. Bisa dimengerti jika konsumen yang tahu proses pembuatan batik akan berani membayar mahal kain batik yang dibelinya. Sebab yang ia beli bukan sekedar kain, melainkan sebuah masterpiece dari seniman pembuatnya.


(33)


{{ FASHION AUTOMOTIVE } }

BMW Gran Lusso Coupe

Perspektif Kemewahan Pininfarina Teks Karman Mustamin - Foto BMW

(34)


(35)


BMW dan Pininfarina, dua nama di dunia otomotif yang tak asing lagi. Inilah hasilnya bila keduanya berkolaborasi.

C

iri apa yang paling melekat pada BMW dan Pininfarina? Mereka sama-sama mengandalkan teknologi mutakhir, mengusung keunggulan style, dynamics dan tentu juga estetika pada setiap karya-karyanya. Dan itulah yang terpapar pada BMW Pininfarina Gran Lusso Coupe, yang tampil sebagai primadona di ajang Concorso d’Eleganza Villa d’Este 2013. BMW Pininfarina Gran Lusso Coupé merupakan representasi dari sebuah interpretasi eksklusif tentang sosok mewah BMW Coupe. Beginilah cara pandang Pininfarina, tentang karakter sebuah mobil yang ditasbihkan sebagai the high-end luxury class yang menjadi tipikal produk BMW. Dalam proyek kolaborasi ini, tim BMW Design meletakkan aspek kemewahan dan tampilan elegan pada Gran Lusso Coupe. Selebihnya, menjadi tugas Pininfarina mengembangkan imaji dan kreativitasnya, suatu hal yang telah menjadi spesialisasi mereka. “Target dari kolaborasi dengan Pininfarina ini, adalah tercapainya hal lain berupa cara pandang khusus dan sangat berbeda berkaitan dengan pemahaman tentang kemewahan dan eksklusivitas,” ujar Karim Habib, Head of BMW Design.

Dinamis Elegan

Daya pukau BMW Pininfarina Gran Lusso Coupe, sudah tampak mencuat dari bagian depannya. Grille-nya menonjolkan unsur dinamis yang kuat, lewat konsep double-kidney. Bagian ini, lantas diperkuat desain lampu dengan ornament twin-circular. Di saat sama, hadir elemen khas Pininfarina pada bagian moncong. Rumah desain asal Italia ini, tampak begitu cerdas menempatkan elemen yang sangat padu. Masih bicara tampilan depan, tarikan garis-garis bodi di bagian ini sesungguhnya menjadi simbol penggambaran adanya sumber tenaga dahsyat berupa mesin V12 yang tersembunyi di dalamnya. Sedangkan “kidneys” yang seakan menjuntai ke permukaan jalan, mewakili tipikal “shark nose” BMW. Desain moncong ini, sekaligus menghasilkan nuansa dynamic look, khsusnya bila dipandang dari arah samping mobil. Pada sisi atas kidney grille, membentang lekukan pada bonnet yang memanjang hingga bagian terdepan. Kontur ini, lantas mengapit emblem BMW yang menghasilkan kesan dinamis sekaligus elegan. Lampu utama yang juga tampil dengan kontur tak kalah dinamisnya, berpadu

(36)

manis dengan gaya twin-circular yang sangat klasik. Sentuhan modern, lantas ditemukan pada aplikasi teknologi LED.

Argument Sporty

Sentuhan kontemporer, makin menguat melalui berbagai ornamen di bagian eksterior samping dan belakang. Misalnya, dengan mengamati tarikan garis yang membentuk kontur tegas. Begitu pula tarikan roof line yang mengalir secara elegan hingga ke bagian buntut lalu membentuk short tail. Sementara di bawah garis bahu bodinya, juga didapati tarikan garis untuk mengimbangi bentangan roof line. Masih terdapat sederet aksentuasi yang dirancang secara detail dan bersama-sama menghadirkan aspek elegan. Sebut saja logo V12 serta rangkaian huruf membentuk kata Pininfarina pada side panel. Pilihan velg 21-inch yang juga didesain eksklusif, turut menyumbang kesempurnaan pada argument sporty yang diusung Gran Lusso Coupe ini. Bagaimana dengan tampilan belakangnya? Spektakuler, lewat racikan lampu belakangnya yang memanjang jadi satu. Desain ini membentuk gesture yang mampu menampilkan secara bersamaan visual bagian belakang dan sisi samping belakang.

Kayu Kauri

Pada aspek interior, kekuatan desain Pininfarina makin mencuat. Rumah desain Italia itu menyatukan konsep melalui pilihan warna, material hingga detil geometri khususnya di bagian pintu, konsol tengah dan dashboard. Tak pelak, coupe dengan empat tempat duduk ini berhasil menyajikan ambiens yang eksklusif kepada penumpang dan pengemudi. Semua instrumen dan peranti pengontrol, diarahkan untuk memudahkan tugas pengemudi. Tapi yang tak boleh luput dari catatan kita, pilihan material yang diaplikasi Pininfarina yang didominasi racikan tangan. Bahan kayu kauri yang menghiasi interior, dipilih dari satu pohon yang telah berusia 48.000 tahun. Bahan ini, disiapkan pihak Riva 1920 yang sangat berpengalaman di bidang pengolahan kayu. Sedangkan kulit berkualitas tinggi, merupakan keluaran pabrik kulit Foglizzo dengan dominasi kelir hitam dan coklat tembakau. Suasana penuh kehangatan dan eksklusivitas, kemudian disempurnakan oleh kehadiran black chrome yang berfungsi sebagai aksentuasi.


(37)


(38)


(39)


{ FEATURE }

DESIGN FURNITURE DARI DUNIA OTOMOTIF Produsen mobil, ternyata tak sekadar piawai merancang mobil. Mereka juga memberi perhatian pada industri lain semisal furniture. Teks Karman Mustamin - Foto Mercedes-benz & Audi AG

(40)


Dua pabrikan Eropa, Mercedes-Benz dan Audi AG, belum lama ini menggelar karya-karya desainer mereka yang berhubungan dengan produk-produk yang bisa dinikmati di dalam rumah. Kursi malas, sofa, bufet, meja makan hingga lemari pajang yang mereka persembahkan ini, mungkin saja akan memberikan inspirasi tersendiri bagi Anda yang senang akan dengan tata ruang. Dan yang pasti, masih kental dengan nuansa otomotif.

(41)


Selera Elegan Mercedes-Benz, menggandeng desainer furniture Formitalia Luxury Group. Perusahaan asal Italia ini, lantas menggubah berbagai macam produk. Antara lain sofa, kursi malas, meja makan, berbagai bentuk kursi, buffet dan rak untuk menaruh home theatre yang terintegrasi. Semua karya ini, mengacu pada selera khas Mercedes yang elegan. Penjualannya sendiri, dilakukan sejak Oktober tahun 2012 lalu di toko-toko furniture yang eksklusif, showroom, dan toko khusus interior design. Sedangkan publik bisa menyaksikan perdana produk ini, bertepatan dengan event Milan Furniture Fair, awal tahun lalu. (42)

Sebuah sofa yang didesain untuk 3 orang dengan dimensi 240 x 100 dengan tinggi 70 cm misalnya, tampil dengan bentuk elegan. Bahan kulit yang dipakai menawarkan kehangatan dan tak lekang oleh masa berkat aplikasi jahitan yang artistik. Sofa ini ditawarkan dengan dua varian warna. Yang pertama menggunakan kulit berkelir hitam dengan kaki sofa dari bahan metal. Sedangkan satu lagi memakai kulit berkelir abu-abu (pearl grey) di bagian depan dan biru gelap pada sandaran serta sisinya. Sedangkan kaki sofa mengaplikasi bahan aluminium dengan perwarnaan yang mengkilap.


(43)


Perjalanan Sejarah Sedikit berbeda dengan Mercedes-Benz, pihak Audi AG justru menyodorkan karya-karya yang mewakili sejarah desain furniture sejak abad ke-19. Wahana yang dimanfaatkan Audi, yakni dalam format ekshibisi bertajuk “Design Icons� yang digelar bertepatan dengan hajatan Audi Forum Neckarsulm, pada April lalu.

(44)


(45)


{ SPECIAL }

Mekkah

Tempat Mulia Untuk Bersujud Sejarah Masjidil Haram sebenarnya merujuk ke Ka’bah sebagai hiposentrum dari simbol keagamaan yang sama tuanya dengan pemahamaan keagamaan sejak Nabi Adam a.s. Mengapa Mekkah digelari al-Mukarramah (yang dimuliakan)? Teks A Gener Wakulu - Foto MAKHFUDZ SAPPE

“Saya pikir dulu kita pergi haji atau umrah nanti saja kalau sudah tua. Bukannya salah, tapi saya merasa beruntung bisa pergi sekarang. Ada banyak hal yang bisa saya pelajari. Ternyata belajar itu fardhu ‘ain (wajib), sangat berkait dengan amalan kita sekarang. Soal haji atau umrah ini sangat berkait dengan shalat ya..” Kalimat itu diucapkan Karim Ramli, seorang jamaah umrah dari Sulawesi Selatan. Berbaju mirip gamis yang longgar, ia berkeliling di bagian luar halaman Masjidil Haram, Mekkah, mengagumi keagungan arsitektur religi yang sarat makna sejarah bagi keyakinannya. Usai umrah, lanjutnya, ia dan rombongannya akan berziarah ke Madinah sebelum pulang ke Indonesia. Terkait dengan praktik dan amalan keyakinan, bagi umat muslim Kota Mekkah memang bagai magnet bercahaya. Mekkah juga tujuan utama dalam menunaikan rukun haji sebagai bagian dari Rukun Islam. Benarkah demikian? Tentu saja, apalagi dalam perspektif keagamaan. Nabi Muhammad SAW yang membawa agama Islam lahir di kota ini pada 571 Masehi. Tapi jika merunut sejarahnya, sebenarnya mungkin lebih luas dari itu. Mekkah dipercaya juga sebagai hiposentrum dari planet bumi ini. Kajian sejarah dan teks-teks keagamaan menempatkan Mekkah jauh lebih universal daripada yang terlihat dari luar. Sekali lagi, banyak pelajaran bersifat universal yang bisa dipahami oleh seluruh manusia di muka bumi ini. KAJIAN AGAMA DAN TEKS SEJARAH Kajian agama menempatkan Nabi Adam a.s. sebagai manusia pertama yang mengamalkan haji pada hakikatnya, atas perintah Tuhan untuk “Haji-lah kamu sebelum mati” —meski belum seperti detail yang kita kenal sekarang. Konon, Malaikat Jibril menunjukkan (46)

kepada Adam jalannya, berkali-kali memutari sebuah hiposentrum lembah di Bakkah –kelak dikenal dengan nama Mekkah. Itulah lokasi yang di kemudian hari pemeluk Islam menyebutnya Baitullah (Rumah Allah). Namun saat itu belum ada apa-apa, Ka’bah belum ada. Tentu juga Masjidil Haram secara fisik. Namun dari berkali-kali “sa’i” itu, Rumah Allah yang memang gaib itu tak jua tampak oleh Adam, hingga akhirnya beliau menjauh dari tempat itu, lalu terduduk diam di Arafah, memandangi tempat itu dari kejauhan. Tapi justru pada saat itulah “hijab”-nya terbuka. Ia dapat melihat bangunan gaib Rumah Allah dari kejauhan. Nabi-nabi kemudian silih berganti, sambungmenyambung dalam kurun yang bertaut hingga masuk pada masa Nabi Ibrahim a.s., 3.500 SM. Dari istrinya, Sarah, Ibrahim diberikan seorang putra, Ishak a.s. Sebelumnya, dari istrinya yang lain, Siti Hajar asal Mesir, Ibrahim diberi putra bernama Ismail a.s. Menurut para ulama sepuh, kelahiran Ismail inilah yang istimewa dan punya banyak catatan dalam sejarah keagamaan. Saat itu Siti Hajar hanya sendiri di lembah tandus melahirkan Ismail. Dalam keadaan masih berdarah usai persalinan, Hajar berjalan di antara dua bukit berulang-ulang, hingga akhirnya kaki Ismail terantuk batu, yang kemudian diangkatnya sehingga menyemburlah air. Air itu digunakannya untuk minum dan membasuh Ismail. Kelak, untuk menutup semburan air itu, dengan pertolongan Allah SWT, Hajar mengangkat sebuah batu besar. Saat itu ia berkata, “Zam ya Allah, zam ya Allah.” Di kemudian hari kelak orang menyebutnya sebagai air Zamzam. Adapun nama dari sumber air tersebut tidak diketahui. Kedua bukit tempat Hajar berjalan berulang kali itu kini dikenal sebagai bukit Shafa dan Marwa.


(47)


(48)


(49)


Ibrahim kemudian mendapatkan tugas dari Allah untuk membuat simbol peribadatan yang universal. Simbol itu perlu dibuat agar umat beragama yang meyakini Tuhan Semesta Alam memiliki kiblat dalam ritual peribadatan mereka. Pasalnya, Rumah Allah itu kadang gaib, kadang tampak bagi orang yang dikehendaki Tuhan, seperti yang sebelumnya terjadi pada Nabi Adam a.s. Jika tidak dibuatkan simbol, umat beragama kelak bisa bingung, mana arah kiblat peribadatan, di mana Rumah Allah itu. Maka Ibrahim membangun “simbol” itu dibantu Ismail. Pemeluk Islam di kemudian hari menyebutnya Baitullah dengan Ka’bah sebagai simbolnya. Menurut cerita, bangunan itu setinggi dagu Ibrahim. Bila diukur, dimensi struktur bangunannya lebih kurang setinggi 13,10 meter dengan lebar sisi 11,03 meter x 12,62 meter. Bangunan berbentuk kubus itu sendiri belum diberi nama. Karena Ibrahim berasal dari Suku Kaab, bangunan itu pun diberi nama Ka’bah. Secara semantik, mungkin bisa dipahami di kemudian hari dalam bahasa Inggris kita mengenal kata “cube”, lalu berbagai bahasa mengenal “kubus”, “kubik”, dan seterusnya yang berasal dari format kotak segi empat seperti Ka’bah. Sudut-sudut Ka’bah disebut sebagai “rukun”, sesuai arahnya. Seperti Rukun Iraqi, yaitu sudut yang mengarah ke Irak (utara). Sudut selatan mengarah ke Yaman, disebut Rukun Yamani. Sudut barat mengarah ke Syam/ (50)

Suriah, disebut Rukun Syami. Sedangkan sudut sebelah timur disebut Rukun Aswad. Karena jasanya membangun Ka’bah itu, maka Nabi Ibrahim a.s. menjadi satu-satunya nabi –selain Nabi Muhammad SAW– yang disebut di dalam bacaan shalat umat Islam. Berkaitan dengan keberadaan Rumah Tuhan itu pula, muncullah sebutan Makkah al-Mukarramah (Mekkah yang dimuliakan). MEKKAH DAN KA’BAH KINI Sejak dulu Mekkah telah menjadi kota persinggahan para kafilah yang mangadakan perjalanan dari Yaman di selatan menuju Palestina dan Syam (sekarang Suriah) di utara. Itu sebabnya ketika berkembang, Mekkah menjadi kota yang penting. Kajian sejarah menunjukkan bahwa bangunan fisik Masjidil Haram mulai diperluas konstruksinya pada masa Khalifah Umar bin Khattab r.a, tepatnya pada 638 M. Namun inti dari kompleks Masjidil Haram adalah Ka’bah, yang dibangun pada masa Ibrahim, 2.500 SM. Jadi seyogianya ini menghentikan perdebatan tentang masjid mana yang tertua di dunia, di mana sebagian orang menganggap Masjidil Aqsa di Palestina. Padahal Masjidil Aqsa di Palestina berawal dari kuil untuk memuja Tuhan yang dibangun oleh Nabi Sulaiman a.s. Sedangkan diketahui bahwa baik Musa a.s. (1.500 SM), Daud a.s., dan Sulaiman juga keturunan Ibrahim. Kajian sejarah menyimpulkan Sulaiman wafat pada 963 SM.


Kini Masjidil Haram berdiri megah. Banyak pintu untuk memasukinya. Tercatat ada 152 kubah kecil di masjid ini plus 589 tiang terbuat dari marmer putih atau batu granit berwarna. Di sekeliling masjid terdapat tujuh menara. Masing-masing punya nama, yakni Bab Al Umrah, Bab Al Hazurah, Bab Al Salam, Bal Al Ziadah, Bab Al Ali, Sulaimaniah, dan Kait Bai. Di kawasan itu terdapat juga dua bukit, yakni Shafa dan Marwa. Namun kini keduanya sudah menjadi bagian dari masjid setelah perluasan Masjidil Haram. Dalam rukun haji dan umrah, terdapat sa’i, yakni berlari-lari kecil sebanyak tujuh kali antara Shafa dan Marwa. Ka’bah, bagaimanapun, adalah hiposentrum. Bagi yang pertama kali datang, baik untuk umrah atau rangkaian haji, melakukan Tawaf Qudum (tawaf penghormatan), berjalan mengitari Ka’bah sebanyak tujuh putaran. Kelak bila seluruh rangkaian telah selesai dan hendak pulang ke kampung halaman masing-masing maka dilakukan Tawaf Wada (tawaf perpisahan). Lalu setelah itu ber-istilam dengan berdiri pada garis coklat di lantai. Garis coklat itu menghubungkan antara Hajar Aswad (Batu Hitam) dengan Bukit Shafa (kira-kira ke arah tenggara), tempat awal start menuju Bukit Marwa untuk prosesi sa’i. Lazim pula setelah itu mereka mengantri untuk mencium Hajar Aswad. Sekarang kita melihat Ka’bah sudah diberi kelambu kain hitam yang dihiasi ayat-ayat surat dalam Al-

Qur’an terbuat dari benang emas yang disebut kiswah. Karena pengaruh iklim gurun, kiswah cepat pucat dan pudar sehingga setiap tahun harus diganti. Di pabrik pembuatannya, 100 laki-laki bekerja sepanjang tahun untuk menyelesaikan kain ini dengan bahan 400 kilogram benang emas dan perak. Menurut hadits, satu kali shalat di Masjidil Haram sama dengan 100.000 kali shalat di masjid-masjid lain di dunia, kecuali Masjid Nabawi di Madinah. Sementara satu kali shalat di Masjid Nabawi sama dengan 1.000 kali shalat di masjid-masjid lain di dunia, kecuali Masjidil Haram. Perlu diketahui, dalam masa perjuangannya Nabi Muhammad SAW bersama umat Islam pada saat itu melakukan Hijrah dari Mekkah ke Madinah untuk melanjutkan perjuangan. Setelah melalui berbagai peperangan dan perjuangan, pada tahun ke-10 Hijriyah Nabi Muhammad SAW memimpin umat Islam menaklukkan Mekkah tanpa pertumpahan darah. Rasulullah kemudian membersihkan Ka’bah dari segala macam berhala. Selanjutnya Ka’bah diurus dan dipelihara oleh Bani Sya’ibah sebagai pemegang kuncinya. Administrasi serta pelayanan haji kemudian diatur oleh pemerintahan, termasuk oleh pemerintahan para khalifah sesudah Rasulullah. Kini pemerintah Kerajaan Arab Saudi bertindak sebagai pelayan Kota Suci Mekkah. (51)


{{ FEATURE SPECIAL}}

Arsitektur Masjid Khas Di Indonesia

Pengaruh

Matematika dan Kultural

(52)


Banyak masjid di Indonesia terlibat dalam sejarah pergerakan negeri ini. Pendekatan matematika Islam dan kearifan lokal memengaruhi penampilannya.

Islamic Center Samarinda

(53)


Masjid Raya Baiturrahman, Aceh

TEMPAT SUJUD DI SERAMBI MEKKAH Nama Masjid Raya Baiturrahman ini berasal dari Masjid Raya yang dibangun Sultan Iskandar Muda pada 1022 Hijriyah. Bila dikonversi, itu sama dengan 1612 M. Masjid ini pernah terbakar habis akibat penyerangan tentara Belanda dalam ekspedisi keduanya pada April 1873. Dalam peristiwa tersebut Mayjen J.H.R. Kohler, pimpinan pasukan Belanda, tewas. Tempat tertembaknya Kohler diabadikan pada sebuah monumen kecil di bawah pohon ketapang. Empat tahun setelah peristiwa itu, awal Maret 1877, Gubernur Jenderal Van Lansberge menyatakan akan membangun lagi Masjid Raya Baiturrahman. Hal itu diumumkan setelah permusyawaratan dengan kepalakepala negeri sekitar Banda Aceh yang menyimpulkan bahwa masjid tersebut sangat besar impresinya bagi rakyat Aceh yang seratus persen beragama Islam. Janji tersebut dilaksanakan Jenderal Mayor Vander, selaku Gubernur Militer Aceh pada waktu itu. Tepat pada Kamis, 9 Oktober 1879, diletakkan batu pertamanya yang diwakili oleh Tengku Qadhi Malikul Adil. Saat itu kubahnya hanya satu. Pada 1935, masjid ini diperluas bagian kanan dan kirinya dengan tambahan dua kubah. Perluasan selanjutnya dilakukan pada 1967 sehingga masjid memiliki lima kubah. Tahun 1981, untuk menyambut MTQ XII, masjid diperindah. Lalu antara 1991-1993 masjid kembali (54)

diperluas dan diperindah, termasuk menambah halaman, taman, dan menara. Pada renovasi terakhir ini, ruang dalam masjid berlantai marmer dari Italia seluas 4.760 meter persegi yang mampu menampung 9.000 jamaah. Sementara di bagian luar kini tampak tujuh kubah, empat menara, serta satu menara induk. Yang perlu dicatat, masjid ini sebenarnya bukan hanya melebur dalam sejarah rakyat Aceh, tetapi juga bagian dari milestone penyebaran Islam di Indonesia dan korelasinya dengan perjuangan kemerdekaan. Masjid ini sangat penting dalam catatan sejarah bangsa Indonesia. Bagi umat Islam Indonesia, Aceh merupakan Serambi Mekkah. Maka inilah masjidnya. Jadi bisa dipahami pentingnya masjid ini. MELEBIHI ISTANA MAIMUN Perlu sedikit waktu untuk meyadari bahwa masjid ini sebenarnya “fotogenik�. Hal itu kemudian bisa kita rasakan bahwa banyak orang memotretnya dari halaman dalam masjid atau berbagai sudut lainnya. Padahal, terletak di sebuah simpang jalan yang ramai di tengah Kota Medan tentu membuatnya agak sulit difoto dengan embel-embel lansekap yang clear. Begitulah. Segera kita menyadari, meski sepintas tampak sederhana, masjid ini sebenarnya indah. Inilah Masjid Raya Medan alias Masjid Raya Al Mashun. Gaya arsitekturnya campuran antara Timur Tengah, India dan


Masjid Raya Al Mashun, Medan

Spanyol dengan bentuk segi delapan plus sayap di bagian selatan, timur, utara, dan barat. Gaya arsitektur itu tampaknya senafas dengan bangunan lain, yaitu Istana Maimun yang terletak tak jauh darinya dengan atmosfer yang sama: didirikan pada masa Kesultanan Deli. Adalah Sultan Ma’mum Al Rasyid Perkasa Alam, pemegang tampuk pimpinan Kesultanan Deli yang memulai pembangunan Masjid Raya Al Mashun pada 21 Agustus 1906. Tiga tahun kemudian, 10 September 1909, shalat Jumat pertama digelar untuk menandai rampungnya pembangunan masjid ini. Keseluruhan biaya pembangunan masjid adalah 1 juta gulden (pada masa itu). Sultan berkeras menjadikan masjid ini indah dan megah, melebihi keindahan dan kemegahan istananya sendiri karena, menurutnya, masjid yang lebih utama. Konon sultan sendiri yang membiayainya. Namun banyak yang menengarai bahwa Tjong A Fie, saudagar kaya sekaligus dermawan etnis Tionghoa pada masa itu, ikut membiayainya. Pada awalnya Masjid Raya Al Mashun dirancang oleh arsitek Belanda Van Erp, yang juga merancang Istana Maimun. Namun kemudian prosesnya dikerjakan JA Tingdeman. Van Erp dipanggil ke Pulau Jawa oleh Pemerintah Hindia Belanda untuk ikut merestorasi Candi Borobudur di Jawa Tengah.

Untuk mengerjakan masjid tersebut, Tingdeman mengimpor beberapa bahan bangunan seperti marmer untuk dekorasi dari Italia dan Jerman, kaca patri dari China, serta lampu gantung dari Prancis. Nah, skema segi delapan tidak sama sisi tadi menghasilkan ruang bagian dalam yang unik, berbeda dengan masjid kebanyakan. Pada keempat penjuru masjid masing-masing diberi beranda dengan atap tinggi berkubah warna hitam, melengkapi kubah utama di atap bangunan utama masjid. Masing-masing beranda dilengkapi pintu utama dan tangga hubung antara pelataran dan lantai utama masjid yang ditinggikan, kecuali bangunan beranda di sisi mihrab. Jendela-jendela yang mengelilingi pintu beranda terbuat dari kayu dengan kaca patri yang sangat berharga, sisa peninggalan art nouveau periode 18901914, yang dipadu dengan kesenian Islam. Seperti halnya ciri art nouveau, seluruh ornamen di dalam masjid baik di dinding, plafon, tiang-tiang, dan permukaan lengkungan kaya dengan hiasan bunga dan tetumbuhan. Sedangkan kubah masjid mengikuti model Turki dengan bentuk yang patah-patah bersegi delapan. Kubah utama dikelilingi empat kubah lain di atas masing-masing beranda dengan ukuran yang lebih kecil. Bentuk kubahnya mengingatkan kita pada Masjid Raya Banda Aceh. Adapun menara masjid berhias paduan antara Mesir, Iran, dan Arab. (55)


BEDUK DARI SEBATANG POHON Petang itu Samarinda masih bermandi matahari. Sekelompok remaja baru bubar dari sebuah pertemuan di kompleks sebuah masjid. Mereka tidak langsung pulang melainkan duduk-duduk sambil melihat masjid megah yang konon terbesar dan termegah di Asia Tenggara setelah Masjid Istiqlal Jakarta itu. Masjid dimaksud adalah Masjid Islamic Center Samarinda (MICS) di Kelurahan Teluk Lerong Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Masjid ini dibangun di tepi Sungai Mahakam. Sebelumnya lokasi ini adalah lahan bekas areal penggergajian kayu milik PT Inhutani I yang kemudian dihibahkan kepada Pemprov Kalimantan Timur. Luas bangunan utama masjid ini adalah 43.500 meter persegi. Belum lagi ditambah bangunan penunjang seluas 7.115 meter persegi dan lantai basement 10.235 meter persegi. Sedangkan lantai dasar masjid adalah 10.270 meter persegi dan lantai utama seluas 8.185 meter persegi plus lantai mezzanine (balkon) seluas 5.290 meter persegi. Sepintas kita bisa membaca “matematika Islam” di sini. Secara sederhana tampak pada tujuh menara yang menjadi simbol “tujuh lapis langit”, di mana tinggi menara utamanya 99 meter. Ini simbol dari Asmaul Husna (Namanama Allah SWT). Sebenarnya menara utama tersusun dari bangunan 15 lantai yang masing-masing tingginya 6 meter. Adapun enam menara lainnya berlokasi tersebar. Empat menara setinggi masing-masing 70 meter ada di setiap sudut masjid. Sedangkan dua menara masing-masing setinggi 57 meter menjaga pintu gerbang. Enam menara merupakan simbol dari enam Rukun Iman. Desain menara MICS diilhami dari menara Masjid Nabawi di Madinah, sedangkan kubah utamanya terinspirasi Masjid Haghia Sophia di Istanbul, Turki. Hal lain, anak tangga dari lantai dasar menuju lantai utama masjid berjumlah 33 buah, sama dengan sepertiga jumlah untaian biji tasbih. Di area lobi lantai dasar masjid ini terdapat sebuah beduk berukuran besar yang terbuat dari sebatang kayu dari hutan Kalimantan, utuh berdiameter 180 cm. Diameter yang bahkan lebih tinggi dari rata-rata tinggi orang Indonesia. Batang kayu untuk beduk yang tidak bulat sempurna membuat unik tampilan beduk ini. Proses pembangunan Islamic Center Samarinda dimulai pada 5 Juli 2001 dengan pemancangan tiang pertama diresmikan oleh Presiden Megawati Soekarnoputri. Adapun peresmiannya dilakukan Presiden SBY pada 16 Juni 2008. GAYA PAGODA DI BANTEN Masjid Agung Banten terletak di kompleks bangunan masjid di Desa Banten Lama, Kecamatan Kasemen, sekitar 10 km di sebelah utara Kota Serang. Masjid ini dibangun (56)

pertama kali oleh Sultan Maulana Hasanuddin (15521570), sultan pertama Kesultanan Demak. Ia adalah putra pertama Sunan Gunung Jati. Salah satu ciri tipikal masjid ini adalah atap bangunan utama yang bertumpuk lima, mirip pagoda China. Bisa dimengerti lantaran masjid ini adalah karya arsitek China bernama Tjek Ban Tjut. Lokasi Masjid Agung Banten tidak jauh dari areal benteng keraton dan Jembatan Rante. Bangunan masjid ini masih utuh dan cukup terawat dibandingkan peninggalan-peninggalan lainnya. Dari beragam cerita, meski ketika itu berusaha keras menduduki Banten, Belanda hanya menyerang dan menghancurkan pusat


Masjid Islamic Center Samarinda

pemerintahan dan perdagangan. Bangunan peribadatan dan keagamaan dibiarkan tetap berdiri. Dalam komplek masjid terdapat beberapa bangunan lain, seperti kolam, makam, menara, istiwa (penunjuk waktu shalat berbasis waktu matahari), dan beberapa bentuk bangunan lain. Kolam di kompleks masjid berfungsi sebagai tempat bersuci (wudhu) pada zaman dulu, namun kini tidak digunakan lagi. Air kolam berasal dari kanal yang tidak jauh dari masjid. Sumber air diambil dari kanal sisi selatan, sedangkan pembuangannya melalui kanal sisi utara. Di sisi selatan masjid terdapat areal pemakaman sultan-sultan Banten dan keluarganya,

seperti Maulana Hasanuddin dengan permaisurinya; Sultan Ageng Tirtayasa, dan Sultan Abu Nashr Abdul Kahhar atau Sultan Haji. Sementara di serambi kanan terdapat makam Sultan Maulana Muhammad, Sultan Zainul Abidin, Sultan Abdul Fattah, Pangeran Aria, Sultan Mukhyi, Sultan Abdul Mufakhir, Sultan Zainul Arifin, Sultan Zainul Asikin, Sultan Syarifuddin, Ratu Salamah, Ratu Latifah, dan Ratu Masmudah. Adapun menara Masjid Agung Banten terletak di sisi timur dengan ketinggian 23 meter dari permukaan tanah. Untuk mendaki hingga bagian atas menara terdapat lorong tangga melingkar. (57)


Menara Masjid Agung Banten

(58)

Masjid Cipari, Garut


ART DECO DI CIPARI Bila melintas di Desa Cipari, mungkin tak banyak orang menyangka bahwa salah satu yang dilihatnya adalah sebuah masjid.Ya, Masjid Cipari atau Masjid A-Syuro ini memang berbeda dengan kebanyakan masjid lainnya di Indonesia lantaran bentuk bangunannya yang mirip gereja. Selain itu, masjid tertua di Garut ini mengadopsi gaya art deco yang tak lazim dipakai oleh sebuah masjid. Mungkin dari seluruh wilayah di Indonesia ini hanya Masjid Cipari dan Masjid Sumobito di Mojowarno, Jombang, Jawa Timur, yang memiliki bentuk mirip gereja. Tapi bila menyeksamai atap yang terbuat dari genting biasa dan agak mirip kubah dan menaranya, pengunjung bisa menarik kesimpulan bahwa bangunan ini punya ciri-ciri sebuah masjid. Menara beton setinggi 20 meter ini seperti simbol yang menarik perhatian siapa saja. Karena tanpa lonceng di menara, bisa dipastikan ini bukan gereja. Bahkan untuk menegaskan, terlihat simbol bulan sabit di ujung menara dan di dalamnya jelas terdapat mihrab dengan lantai berlapis pelat baja berikut ruang shalat mirip ruang kelas. Beberapa pendapat mengatakan bentuknya yang blok juga mirip sekolah atau perkantoran. Tapi yang jelas bentuknya terpengaruh art deco masa kolonial, dengan empat persegi panjang berukuran 30 meter x 10 meter. Lantainya ditinggikan 1 meter. Semuanya dari beton. Menurut cerita, masjid ini dirancang oleh R.M. Abikusno Tjokrosuyoso, keponakan HOS Tjokroaminoto. Yang meresmikan adalah Tjokroaminoto sendiri pada 1936. Letak masjid ini di Desa Cipari, Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut. Cikal bakal masjid ini sebenarnya sudah ada sejak 1895 yang didirikan oleh pendiri pesantren di situ, K.H. Harmaen. Namun ketika itu bentuknya masih sangat sederhana, belum seperti sekarang. Pada 1933, putra K.H. Harmaen, K.H. Yusuf Taudziri melanjutkan pembangunan dan pengembangan masjid dengan bantuan R.M. Abikusno sehingga muncul bentuknya seperti sekarang. Menurut catatan sejarah, Masjid Cipari ini bukan untuk shalat saja namun pernah pula menjadi markas perjuangan dan pusat pergerakan para ulama pejuang. Pada zaman kolonial digunakan sebagai tempat latihan perang dan pertahanan. Sedangkan pada era perjuangan kemerdekaan dijadikan basis latihan tentara pejuang dan dapur umum. Di zaman pemberontakan DI/TII dijadikan tempat pengungsian dan perawatan pejuang yang terluka. Pada masa ini 22 kali masjid menjadi target serangan DI/TII. Namun ketebalan dinding masjid yang 40 sentimeter membuatnya bisa bertahan tetap tegak. Lubang-lubang bekas peluru di jendela menara masjid menjadi saksi bisu serangan tersebut. Sedangkan semasa pemberontakan G30S/PKI dijadikan tempat perjuangan melawan PKI, tempat pertemuan para

ulama, pertahanan dan perlindungan, serta dapur umum. Sekarang masjid yang sarat dengan sejarah pergerakan di Indonesia berfungsi pula sebagai madrasah. PILAR 25 NABI ALA KOLOSEUM Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) yang dibangun di atas lahan 10 hektare ini terletak di Kota Semarang dan mulai dibangun pada 6 September 2002. Keberadaan bangunan masjid ini tak lepas dari Masjid Besar Kauman Semarang. Pembangunan MAJT berawal dari kembalinya tanah banda (harta) wakaf milik Masjid Besar Kauman Semarang yang telah sekian lama tak tentu rimbanya. Pemasangan tiang pancang pertama masjid ini dihadiri oleh beberapa duta besar negara sahabat, seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, Kuwait, Mesir, dan Palestina. Meski baru diresmikan pada 14 November 2006, sebenarnya masjid telah digunakan sesuai fungsinya jauh sebelum itu. Shalat Jumat pertama di masjid ini digelar pada 19 Maret 2004. MAJT dirancang dalam gaya arsitektural campuran Jawa, Islam, dan Romawi. Arsiteknya, Ir. H Ahmad Fanani adalah pemenang “Sayembara Desain MAJT” pada 2001. Bangunan utama masjid beratap limas khas bangunan Jawa. Namun di bagian ujungnya terdapat kubah besar berdiameter 20 meter ditambah empat menara masingmasing setinggi 62 meter di tiap penjuru atapnya. Sedangkan menara induk berdiri terpisah, menjulang 99 meter menusuk langit yang dinamakan Al Husna Tower. Gaya Romawi terlihat dari bangunan 25 pilar di pelataran masjid. Pilar-pilar bergaya koloseum Athena di Romawi dihiasi kaligrafi kaligrafi yang indah, menyimbolkan 25 nabi. Sedangkan pada gerbangnya dilukis dua kalimat syahadat dan pada bidang datar tertulis huruf Arab Melayu “Sucining Guno Gapuraning Gusti“. Kawasan serambi MAJT dilengkapi enam payung raksasa otomatis seperti terdapat di Masjid Nabawi. Tinggi masing-masing payung elektrik itu 20 meter dengan diameter 14 meter. Payung elektrik dibuka setiap shalat Jumat, Idul Fitri, dan Idul Adha dengan catatan kondisi angin tidak melebihi 200 knot. Jika pengunjung ingin melihat proses mengembangnya payung tersebut, bisa menghubungi pengurus masjid. MAJT memiliki koleksi Al Qur’an raksasa berukuran 145 x 95 cm yang ditulis tangan oleh Drs. Khyatudin dari Pondok Pesantren Al-Asyariyyah, Kalibeber, Mojotengah, Wonosobo. Selain itu terdapat beduk raksasa berukuran panjang 310 cm dan diameter 220 cm. Beduk ini replika beduk Pendowo Purworejo yang menggunakan kulit lembu Australia. Selain itu, tongkat khatib MAJT merupakan pemberian Sultan Hassanal Bolkiah dari Brunei Darussalam. (59)


Masjid Agung Jawa Tengah, Semarang

(60)


Masjid Merah Panjunan, Cirebon

Selain sebagai masjid, kompleks bangunan ini memang menarik sebagai wisata religi. Pada bagian dasar Al Husna Tower terdapat Studio Radio Dais (Dakwah Islam). Sedangkan di lantai 2 dan lantai 3 digunakan sebagai Museum Kebudayaan Islam, dan di lantai 18 terdapat Kafe Muslim yang dapat berputar 360 derajat. Adapun lantai 19 untuk menara pandang, dilengkapi lima teropong yang bisa melihat Kota Semarang. Sebagai situs wisata religi, masjid ini didukung penginapan dengan 23 kamar. PENDEKATAN KULTURAL PANGERAN PANJUNAN Dari semua masjid yang dipaparkan pada edisi ini, masjid inilah yang tertua. Semula Masjid Panjunan ini bernama Mushalla Al-Athya. Namun lantaran pagarnya yang terbuat dari bata merah, masjid ini justru lebih dikenal dengan sebutan Masjid Merah Panjunan. Masjid ini terletak di sebuah sudut jalan di Kampung Panjunan, kampung tempat banyak didapati pengrajin tembikar atau jun di Kota Cirebon. Awalnya masjid ini merupakan tajug atau mushalla sederhana sebagai tempat bertemunya para pedagang dari berbagai bangsa. Syarif Abdurrahman alias Pangeran Panjunan pun berinisiatif membangun mushalla tersebut menjadi masjid dengan bangunan yang memadukan budaya dan agama sejak sebelum Islam, yaitu Hindu dan Buddha. Itulah kiat beliau dengan pendekatan kultural dalam penyebaran agama. Itu terjadi pada1480. Luas bangunan yang semula

hanya 40 meter persegi itu kemudian menjadi 150 meter persegi untuk masjid. Pangeran Panjunan adalah seorang keturunan Arab yang memimpin sekelompok imigran dari Baghdad, kemudian menjadi murid Sunan Gunung Jati. Secara arsitektur, Masjid Panjunan merupakan perpaduan budaya Hindu, China, dan Islam. Sekilas masjid ini tidak seperti masjid pada umumnya karena memang bentuk bangunannya menyerupai kuil Hindu. Namun jelas terdapat mihrab yang memastikan bangunan ini adalah masjid. Juga tulisan berhuruf Arab yang melekat di dinding. Namun ada juga beberapa keramik buatan China menempel pada dinding yang konon bagian dari hadiah ketika Sunan Gunung Jati menikahi Tan Hong Tien Nio. Tampak muka masjid memang terbuat dari susunan batu bata merah yang pintu gapuranya memperlihatkan pengaruh Hindu Majapahit yang banyak bertebaran di sekitar Cirebon. Gapura yang susunan batanya berwarna merah memberikan nama tengah kepada masjid ini. Adalah Panembahan Ratu, cicit Sunan Gunung Jati, yang membangun tembok keliling bata merah setinggi 1,5 meter dan ketebalan 40 cm pada 1949. Langit-langit ruang utama masjid ditopang oleh lebih dari lima pasang tiang kayu. Bagian mihrab dihiasi keramik yang indah. Lengkung pada mihrab berbentuk paduraksa. Di masjid ini tidak terdapat mimbar karena digunakan untuk shalat sehari-hari, tidak untuk shalat Jumat atau Hari Raya. Kini Masjid Merah Panjunan telah dimasukkan sebagai benda cagar budaya. Teks Gegen - FOTO TEGUH S. (61)


{ PHOTography }

(62)


Postcards from

Papua Festival Budaya Lembah Baliem tak hanya mengenalkan budaya Papua, namun juga untuk belajar menyelami isi hati mereka. Teks & Foto Teguh S.

(63)


F

estival belum lagi dibuka, namun para pengunjung sudah berbaur untuk berfoto-foto dengan para peserta festival yang berkumpul di tanah lapang Desa Wosilimo, Distrik Kurulu, tak jauh dari kota Wamena. Seorang turis wanita bule tampaknya malah tadi sudah berfotofoto dengan kamera yang bisa mencetak foto seukuran kartupos. Ia menunjukkan kartupos yang sudah ditempel perangko dan penuh tulisan tangan itu kepada dua wanita Papua. Mereka tampak senang begitu melihat wajah mereka ada di lembaran kertas mengilat yang hendak dikirim ke Prancis itu. Di bagian lain lapangan, seorang pendeta Buddha dari Thailand tampak duduk bersila di rumput untuk berfoto dengan seorang kepala suku. Sedangkan dekat panggung para tamu, seorang wanita berjilbab berfoto dengan seorang pria dan wanita Papua yang telanjang dada. Sebuah pemandangan yang kontras, namun ‘sangat Indonesia’. Semenjak digelar pertama kali tahun 1989 dan diadakan setiap tahun, Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) memang telah menjadi magnet yang kuat bagi orang-orang di luar Papua untuk datang, melihat, dan setidaknya mengenal budaya Papua. Suku Dani, diikuti suku Yani dan Yali, merupakan penduduk asli yang mendiami lembah di Pegunungan Jaya Wijaya yang luas ini. Mereka tersebar di lebih dari 30 desa. Mengunjungi rumah mereka satu-persatu pasti bukan hal yang mudah. Dengan festival ini, di mana suku-suku dari semua desa berkumpul, maka perkenalan, persentuhan, dan pemahaman budaya itu akan lebih mudah. Banyak yang bisa dilihat dalam festival yang berlangsung dua hari ini. Selain atraksi perang-perangan antar-suku, pertunjukan tari-tarian dan musik tradisional, juga lomba karapan anak babi, lomba memanah, melempar lembing, serta tradisi bakar batu. Yakni, memanggang ubi atau babi dengan didibungkus daun dan dipendam dalam tanah, dengan batu-batuan sebagai pemanasnya. Namun saya, yang baru pertama kali ke sini, justru menemukan bahwa memotret wajah-wajah para peserta maupun penonton festival ini justru lebih menggugah perasaan saya. Wajah-wajah yang semula terasa asing, pendiam, namun kemudian terasa begitu dekat begitu saya memandangi lagi foto-foto mereka. Berbagai ekspresi yang mereka tunjukkan, senyum, lamunan, kekhawatiran, kegembiraan, seperti memberikan berbagai pertanyaan dan teka-teki yang tak mudah saya jawab atau tafsirkan. Tahun ini, FBLB akan berlangsung lagi tanggal 12-15 Agustus. Saya mendadak rindu untuk mengunjungi Wamena, memandangi lagi wajah-wajah itu, dan mengirim kartupos dari sana.

(64)


(65)


FOTO MAKHFUDZ SAPPE

(66)


(67)


(68)


(69)


{ LEISURE }

(70)


Resort Cantik Destinasi Liburan

T

idak dapat dimungkiri bahwa dalam segala rutinitas kehidupan manusia ada saatnya perlu rehat sejenak. Keluar dari hiruk pikuk kehidupan yang bisa jadi semakin berat dan membosankan. Berlibur sejenak bersama teman maupun keluarga akan menjadi penghilang rasa suntuk dan bosan yang mendera. Ya, liburan! Tentu kita semua memiliki tempat favorit untuk berlibur. Dan salah satu tempat tersebut adalah pantai. Coba bayangkan, kita berlibur di suatu tempat yang nyaman dan tenang dengan pemandangan yang indah diiringi deburan ombak serta semilir angin pantai membelai. Kali ini ada beberapa resort cantik yang siap membuat liburan kita menjadi kenangan yang tak mudah dilupakan.

(71)


Misool Eco Resort

FOTO MARIT MINERS

Destinasi pertama berada jauh terpencil di selatan kepulauan Raja Ampat, Papua. Sebuah resort dan pusat konservasi yang sangat eksklusif serta menjadi surga bagi para penyelam. Delapan cottage mewah berderet di atas perairan yang begitu jernih di sebuah laguna yang kaya akan keragaman hayati lautnya. Selain cottage mewah juga tersedia beberapa deluxe villa lengkap dengan beberapa fasilitas seperti private and suite bathroom, hot water, pendingin udara dan

(72)

hammock yang berada di teras. Setelah seharian menyelam, kita bisa beristirahat sambil menikmati aneka makanan ala Asian Fusion, dimana seluruh bahannya berasal dari bahan makanan lokal yang segar termasuk ikan segar. Selain dapat menikmati keindahan alam bawah lautnya yang luar biasa, secara langsung kita juga turut serta dalam usaha konservasi alam yang dilakukan oleh Misool Eco Resort ini.


(73)


Semara Luxury Villa Resort Resort cantik dan mewah lainnya adalah Semara yang berada di Ungasan, Bali. Resort mewah yang terdiri dari tujuh villa unik dan luas serta terdiri dari lima kamar tidur ini terhampar di lahan seluas 7,5 hektare di atas tebing indah. Dengan indahnya pemandangan panorama laut dan taman tropis yang terawat dengan sempurna, Semara Luxury Villa Resort adalah tempat yang tepat untuk berlibur bersama teman maupun keluarga. Masing-masing villa seolah menjadi surga pribadi yang eksklusif dengan halaman depan tebing pribadi seluas 30 meter dan kolam renang pribadi yang menghadap ke laut. Resort butik eksklusif ini juga memiliki Restoran Selatan di puncak tebing, dan

(74)

Finn’s Beach Club yang terletak di pantai pribadi serta beberapa fasilitas lainnya. Di sini kita juga bisa memanjakan tubuh dengan perawatan spa. Ruangan untuk perawatan manicure dan pedicure di Semara spa memiliki pemandangan samudra yang indah dan menjadi tempat favorit untuk persiapan sebelum berpesta atau hanya untuk bersantai menikmati alam. Untuk menghabiskan waktu, kita bisa naik inclinator turun ke pantai menuju Finn’s Beach Club. Di pantai ini kita bisa menghabiskan waktu dengan kegiatan air seperti bermain kayak, bereksplorasi dengan air ketika pasang, atau hanya bermalas-malasan di kursi panjang atau menikmati kelezatan makanan yang disajikan oleh Finn’s Beach Club.


(75)


{ BON APPETIT }

Karma Kandara Resort berikutnya adalah resort berbintang di atas tebing yang menghadap samudera Hindia dan memiliki salah satu pantai Bali paling indah di ujung selatan pulau dan dihubungkan oleh sebuah hilltram “Nammos�. Berlokasi di daerah Ungasan, hanya 20 menit dari bandara Internasional Ngurah Rai, resort ini menyediakan berbagai pilihan villa dengan kolam renang pribadi dan fasilitas mewah yang menyertainya mendefinisikan nuansa kelas atas. Jembatan, jalan berbatu yang sedikit berliku-liku melalui taman tropis menghubungkan 46 ekspansif villa pribadi, tempat tinggal dan fasilitas yang luar biasa. Setiap villa terdiri dari dua hingga empat kamar tidur dalam

(76)

dua gaya arsitektur, baik secara tradisional Bali yang menampilkan paviliun terpisah dengan atap alang-alang atau desain lebih tropis dengan semua fasilitas di bawah satu atap, kolam renang pribadi dan bermata kayu sirap ubin. Setiap kamar memiliki sendiri kamar mandi mewah indoor dan outdoor, sementara ruang keluarga didesain dengan konsep terbuka, terdiri dari dapur yang lengkap, lounge dan area makan. Sebagai tempat berlibur bagi keluarga, Karma Kandara mengadakan sejumlah kegiatan untuk keluarga dan acara khusus, dari sesi ‘chill out’ akhir pekan dan malam pemutaran film keluarga di Nammos Beach Club sampai gourmet makan malam dengan anggur terpilih.


(77)


W Retreat & Spa Bali Masih di daerah Bali yang terkenal dengan keindahan alam dan budayanya. Salah satu Resort yang layak dijadikan destinasi liburan adalah W Retreat & Spa yang berada di Seminyak. Ketika berada di hotel ini kita akan menjumpai sebuah tempat dimana budaya Bali berpadu dengan desain interior modern dan didukung dengan teknologi canggih.Hotel ini juga dikelilingi oleh butikbutik dari desainer ternama, galeri eklektik, restoran mewah, bar dan night club berkelas. Di sini kita bisa memilih menginap di kamar retreat yang menghadap taman dan pantai Seminyak atau di villa dengan kolam renang pribadi. Saat matahari terbenam, kita bisa

(78)

menikmati keindahannya sambil bersanding segelas cocktail ditemani live DJ di WOOBAR atau bersantai bersama teman di secret room W Lounge. Bagi pencinta wine, bersiaplah untuk terkesima dengan koleksi wine dan champagne yang ditata menjulang di cellar tower, ICE Bar. Atau kita juga bisa menyaksikan live cooking show para koki handal yang menyajikan sajian masakan pan-asian di Starfish Bloo Restaurant dan menu a la barbeque di Fire. Agar liburan menjadi kenangan yang indah dan tak terlupakan, pihak hotel selalu berusaha untuk memenuhi segala kebutuhan kita kapan saja dan apapun itu. Tentu saja selama tidak melanggar hukum.


Berburu Takjil Saat Ramadhan Inilah bulan yang dinanti semua umat Islam di muka bumi, termasuk Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Bulan yang penuh cerita dan cinta pada-Nya untuk selalu menuruti segala perintah-Nya dan menjauhi segala laranganNya. Dalam konteks keagamaan, Ramadhan adalah semacam balada kehidupan yang berjuang melawan hawa nafsu dari diri sendiri. Namun disisi lain, dalam konteks sosial muncul berbagai fenomena sosial yang menyertai puasa Ramadhan dan menjelang Idul Fitri. Salah satunya adalah munculnya pasar-pasar tradisional atau pasar kaget yang mendadak hidup menjelang buka puasa. Tentu pasar yang dimaksud adalah pasar yang menjual penganan khas untuk berbuka puasa. Salah satu pasar kaget yang cukup fenomenal selama bulan Ramadhan adalah pasar Benhil (Bendungan Hilir) Jakarta Pusat. Pada hari-hari biasa di jalanan Benhil ini banyak dijumpai lapak-lapak pembuat duplikat kunci, stempel dan sol sepatu,

namun saat bulan Ramadhan tiba sepanjang pinggir jalan tersebut akan berdiri deretan tenda yang penuh dengan para penjual penganan untuk berbuka puasa yang lazim kita sebut takjil. Mulai dari penganan kecil pembuka puasa hingga berbagai macam sayur dan lauk dapat dengan mudah ditemukan di sini. Para pedagang musiman ini kebanyak menjual makanan pebuka seperti beragam kolak, aneka jus, dan aneka kue antara lain risol, pastel, pisang goreng, onde-onde, bolu kukus, lemper, dan lain sebagainya. Selain itu tersedia juga menu utama seperti gudeg, gado-gado, pepes ikan hingga berbagai macam masakan Padang. Kita harus rela antri dan berdesakan dengan pengunjung lainnya saat berkunjung dan belanja di pasar ini. Namanya juga pasar kaget, pasti akan membuat kaget setiap orang yang baru pertama berkunjung. Bisa jadi kaget karena ramainya hingga tak jarang membuat macet. Atau kaget karena banyaknya ragam makanan yang ditawarkan. Selamat berbuka puasa (79)


{ BON APPETIT }

Citarasa Khas Jepang

M

encari restoran Jepang yang otentik? Jika Anda penikmat masakan Jepang yang mengandalkan kualitas rasa akan berusaha mencari restoran bercitarasa khas dan otentik. Salah satu yang bisa menjawab keinginan Anda tersebut adalah Keyaki Japanese Restaurant. Restoran yang berada di tengah jantung ibu kota ini berdiri sejak tahun 1976 dan terbukti masih eksis juga konsisten dalam mempertahankan kualitas, bahan-bahan makanan yang disajikan, juga kualitas rasanya patut diacungi jempol.

(80)

Berada di Sari Pan Pacific Jakarta, Keyaki Japanese Restaurant sangat cocok sebagai tempat untuk bersantap siang maupun malam bersama keluarga pun juga teman. Seperti waktu itu, kami memutuskan untuk menikmati makan siang di restoran ini. Kesan restoran yang homey dan suasana Jepang yang kental langsung terasa sejak kami masuk. Juga deretan seafood segar di Robatayaki stall yang membangkitkan selera seolah menyambut kedatangan kami. Meski ruangannya cukup besar dapat menampung 158 tamu, lengkap dengan VIP Room dan dua Tatami Room, siang itu kami lebih memilih tempat duduk di pojok ruangan. Ya, tentu saja agar kami bisa menikmati setiap makanan tanpa terusik lalu lalang tamu lainnya. Dari buku menu, ternyata Keyaki menawarkan beragam pilihan kuliner Jepang seperti Teppanyaki, Robatayaki, Sukiyaki, Yakiniku, aneka macam Sushi dan banyak lagi menu pilihan lainnya. Sementara menu


andalannya antara lain Mix Kinoko Foil, Special Salmon Salad, Jyu-Jyu Mix Steak, Keyaki Dragon Roll, Salmon Avocado Roll dan Gyu Enoki Maki. Nah, untuk menu siang itu pilihan jatuh pada Gindara Set Menu dengan bahan utama daging ikan gindara. Ada dua pilihan rasa yaitu manis atau asin. Dalam set menu ini disajikan lengkap mulai dari daging ikan gindara yang lembut, miso soup, salad, nasi putih dan tidak ketinggalan Chawanmushi sebagai menu pembuka. Saya pribadi memesan gindara dengan rasa asin. Tekstur daging ikan ini cenderung lembut dan gurih. Terasa begitu lezat saat mendarat di mulut. Rasa gurih sangat pas dalam baluran saus Robatayaki. Tak menunggu terlalu lama, semua makanan pun tandas tak tersisa. Oya, untuk minumnya kami memilih ocha dingin. Di sela-sela menikmati kelezatan menu otentik Jepang ini, sesekali mata ini menjelajah ruangan restoran. Satu yang menarik, yaitu konter Robatayaki. Konter ini selalu ramai pengunjung. Rupanya,

Robatayaki menjadi salah satu menu paling banyak peminatnya di Keyaki Japanese Restaurant ini. Setiap hari konter Robatayaki menyediakan berbagai pilihan hasil laut segar seperti aneka jenis ikan, udang, kerang, cumi – cumi ; aneka pilihan jamur; daging sapi, dan sayur buah. Bermacam jenis makanan tersebut diberi rendaman saus Jepang yang unik, kemudian dipanggang dan disajikan dengan saus special. Nah, sebagai menu penutup, tersedia berbagai menu pilihan favorit diantaranya Ogura, Macha Green Tea dan banyak lagi. Seperti namanya ‘Keyaki’ yang berarti pohon besar yang memberi keberuntungan, sepertinya siang itu kami sangat beruntung bisa menikmati makanan Jepang yang sangat otentik di restoran ini. Bon Appetit! Keyaki Japanese Restaurant, Sari Pan Pacific Jakarta Jl. MH Thamrin No. 6 Jakarta Telp. 021 29932752

(81)


{ BON APPETIT }

J Fine Dining

Crystal Jade Palace Restaurant

Mewah

a la Kanton (82)

akarta memang tidak pernah pudar menawarkan kenikmatan dunia kuliner. Selalu bergeliat memanjakan para penikmatnya. Bukan hanya soal rasa saja, para penikmat ini di sambut dengan kenyamanan, keunikan serta kemewahan desain interior yang menambah pengalaman bersantap semakin mengesankan. Nah, salah satunya adalah Crystal Jade Palace Restaurant yang berada di Grand Indonesia Shopping Town, tepatnya di East Mall lantai UG. Restoran fine dining ini menyajikan hidangan Hong Kong dengan ciri khas Kanton terpopuler dan lebih ringan rasanya. Semua masakan di restoran ini bisa dibilang sangat cocok dengan gaya hidup sehat masyarakat perkotaan. Karena semua bahan yang dipakai berkualitas tinggi dan masih segar, terutama untuk jenis


seafood nya. Sementara untuk desain interiornya, begitu masuk kita langsung disambut suasana yang elegan dan mewah. Deretan krital tergantung diatas langit-langit memancarkan cahaya indah. Ruangan di restoran ini terdiri dari Hall, Banquet Room dan VIP Room. Jika diperhatikan, ketujuh interior VIP room diseting dengan desain yang berbeda. Furniture yang indah dan lampu “chandelier� menambah kesan mewah. Tentu ini akan menjadikan pengalaman bersantap yang mengesankan. Deretan menu siap memuaskan selera para penikmat kuliner. Ya, menu-menu Hong Kong dengan ciri khas Kanton yang tidak perlu diragukan lagi kelezatannya. Dari deretan menu tersebut yang menjadi best seller nya adalah Double Boiled Seafood Soup in whole Coconut. Sup seafood dengan rasa asam pedas berisi ikan, scallop

dan udang yang disajikan di dalam sebutir utuh buah kelapa Thailand memberikan sensasi rasa yang luar biasa. Menu lainnya adalah Sauteed Prawn with Chilli Sauce in Singapore Style dan Fried Rice & Assorted Grains on Hot Stone Pot. Ini tidak seperti nasi goreng pada umumnya. Campuran dari nasi putih, nasi merah dan beberapa jenis biji-bijian membuatnya menjadi sangat spesial dan lezat. Dan menu penutupnya kita bisa menikmati Mango Cream with Sago & Pomelo yang terasa segar dan tepat sebagai pemungkas pengalaman bersantap nikmat dalam kemewahan fine dining di Crystal Jade Palace Restaurant. Bon Appetit! Grand Indonesia Shopping Town East Mall, Upper Ground Unit 01 Jl. MH. Thamrin No. 1 Jakarta 10310

(83)


(84)


(85)


a d v e r t o r i a l

PMU: Memperkecil Disparitas GAGASAN Pendidikan Menengah Universal (PMU) tahun pelajaran 2013 diimpelementasikan. Gagasan ini tidak terpisahkan dari telah berhasilnya program Wajib Belajar (Wajar) 9 Tahun, yang ditunjukan melalui capaian APK (angka partisipasi kasar) pendidikan dasar mencapai 98,2 persen.

L

aporan data Statistik World Bank 2011 dan The Global Competitiveness Report 2010-2011, menyajikan data, bahwa lama sekolah berkorelasi positif terhadap indeks pembangunan manusia (IPM) atau Human Development Indeks (HDI). Lama sekolah memiliki korelasi positif yang sangat tinggi dengan nilai PDB per kapita, dengan koefisien korelasi r = 0,93. Demikian juga lama sekolah memiliki korelasi positif yang sangat tinggi dengan nilai Global Comvetitivnes Indeks (GCI), dengan koefisien korelasi r = 0,96. Begitu juga hubungan lama sekolah dengan indeks pendidikan, memiliki korelasi positif yang juga sangat tinggi, dengan koefisien korelasi r = 0,97. Bahkan lama sekolah memiliki korelasi positif yang sangat tinggi dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dengan koefisien korelasi r = 0,99. Makna dari nilai koefisien korelasi itu adalah, tidak ada pilihan lain, selain menggagas PMU untuk menyiapkan masa depan bangsa ini.Dari sini pula, maka tidak ada alasan untuk tidak mengimplementasikan

(86)

PMU, mengingat PMU berdampak positif terhadap percepatan sekaligus memperkecil disparitas angka partisipasi kasar (APK) pendidikan menengah yang selama ini dicapai propinsi dan kabupaten/kota. Saat ini, disparitas APK di propinsi dan kabupaten/kota masih sangat besar. Sekadar menyebut contoh, APK DKI dan Jogjakarta, telah mencapai 100 persen lebih, sementara di Jawa Timur masih jauh di bawah capaian rata-rata nasional 70,53 persen. Fakta ini menunjukkan masih terdapat sekitar 28% lulusan SMP/Sederajat yang belum tertampung di SMA/ Sederajat. Upaya memperkecil disparitas sudah dilakukan, tapi dalam simulasi yang dilakukan, untuk mencapai APK 97% --jika tanpa adanya upaya percepatan melalui program pendidikan menengah universal-- baru akan tercapai di tahun 2040. Sementara melalui program pendidikan menengah universal, APK sebesar itu sudah bisa dicapai 2020, lebih cepat 20 tahun.


Tiga Alasan untuk PMU Sedikitnya ada tiga alasan perlunya PMU diimplementasikan pada tahun 2013. Pertama, berkait dengan keberhasilan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan wajar 9 tahun. Harus diakui, keberhasilan itu tidak menghentikan upaya didalam meningkatkan kualitas yang harus dilakukan terus menerus, tak kenal henti. Keberhasilan wajar 9 tahun memiliki konsekensi logis untuk memberikan akses bagi mereka yang telah lulus dijenjang pendidikan dasar untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan menengah. Ini hal wajar yang harus dilakukan, karena ditinjau dari segi kesiapan mental maupun keterampilan yang dimiliki oleh lulusan pendidikan dasar untuk memasuki dunia kerja, belumlah memadai. Demikian juga jika ditilik dari usianya, para lulusan sekolah menengah pertama (SMP) masih dikategorikan anak-anak yang tidak boleh memasuki dunia kerja, sebagai mana diatur dalam UU ketenagakerjaan.

Ditinjau dari segi kesiapan mental maupun keterampilan yang dimiliki oleh lulusan SD-SMP untuk memasuki dunia kerja, belumlah memadai. Demikian juga jika ditilik dari usianya, mereka masih dikategorikan anak-anak yang tidak boleh memasuki dunia kerja, sebagai mana diatur dalam UU ketenagakerjaan. Kedua, berkait dengan bonus demografi, yang merupakan periode emas untuk mempersiapkan generasi baru dalam memasuki tahun 2045, tahun dimana Indonesia memasuki usia satu abad kemerdekaannya. Sungguh sayang, jika pada periode emas ini tidak dilakukan investasi sumber daya manusia secara besar-besaran. Jika periode ini dilewatkan begitu saja, maka bukan bonus demografi yang diraih, tapi bencana demografi. Ketiga, adanya komitmen pemerintah didalam menganggarkan minimal 20 persen dari APBN untuk pendidikan. Dengan tiga modalitas ini, maka tepat jika tahun 2012 ini diakukan rintisan PMU, dan pada 2013 bisa diperjuangkan bersama-sama pemerintah dan DPR untuk diimpelementasikan.

Menyiapkan SDM Tangguh-Produktif Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang relatif tinggi, baik yang sudah berjalan maupun yang direncanakan, perlu didukung dengan penyiapan tenaga kerja yang memadai. Karena itulah, Kemdikbud harus mampu menciptakan SDM tangguh yang mampu menghadapi tantangan global. Upaya ini satu diantaranya berada di Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah. Itu sebabnya PMU diimpelementasikan tahun pelajaran 2013 ini. Ada beberapa alasan kenapa wajib belajar terus ditingkatkan dari 9 tahun ke 12 tahun (baca:PMU). Secara demografi, ke depan, Indonesia akan mengalami peningkatan usia produktif dengan rata-rata usia 25 tahun sampai dengan 35 tahun pada tahun 2010 sampai dengan 2035. Di satu sisi, usia produktif ini bisa mendatangkan keuntungan dan peluang untuk membangun Indonesia (baca:bonus demografi). Tapi disisi lain, jika salah dalam penanganan dan mengantisipasinya, bisa menjadi bencana (disaster demografi). Itu sebabnya, pilihan untuk mengembangkan sekolah umum dan kejuruan yang relevan dan berkualitas melalui PMU, penting sebagai salah satu cara untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi perkembangan iptek dalam era global. Peningkatan relevansi dan kualitas pendidikan tidak hanya difokuskan pada jenjang pendidikan tinggi melainkan harus sudah diawali dari jenjang pendidikan dasar dan pendidikan menengah.

Meningkatkan Daya Tampung Peraturan Presiden No. 5 Tahun 2010 tentang RPJMN 2010-2014 menegaskan, bahwa pendidikan jenjang menengah diarahkan untuk meningkatkan potensi kebekerjaan. Dalam kerangka itulah, maka meningkatkan mutu dan relevansi pendidikan menengah, termasuk didalamnya kualitas proses pembelajaran, perlu terus ditingkatkan. Jika pada tahun 2011 Bantuan Operasional Manajemen Mutu (BOMM) sebesar Rp 90 ribu per siswa per tahun dengan cakupan hanya 6,2 juta siswa atau setara dengan 76% dari populasi siswa SMA/SMK, maka dalam rintisan wajar 12 tahun tahun 2012 lalu, Kemdikbud telah mengalokasikan besarnya satuan biaya BOMM menjadi Rp120 ribu per siswa per tahun, mencakup seluruh siswa SMA/SMK yang berjumlah 7,9 juta siswa. Pemberian BOMM dapat membantu pembiayaan operasional pendidikan jenjang menengah sebagai rintisan BOS-SM. Kini pada tahun pelajaran 2013, BOS SM direalisasikan, sebagai bagian tidak terpisahkan dari PMU.

Besarnya BOS SM, yang akan diterima sekolah berdasarkan jumlah peserta didik sebesar Rp 1 juta per anak per tahun. Mekanisme pemberiannya merujuk pada BOS di jenjang pendidikan dasar SD dan SMP, diberikan per tri wulan

Pemerintah bersama DPR telah menyetujui besarnya BOS SM, yang akan diterima sekolah berdasarkan jumlah peserta didik sebesar Rp 1 juta per anak per tahun. Mekanisme pemberiannya merujuk pada BOS di jenjang pendidikan dasar SD dan SMP, per tri wulan sekali. Melalui PMU inilah akan dilakukan peningkatan daya tampung pendidikan menengah dengan melakukan pembangunan infrastruktur pendidikan, baik ruang kelas baru (RKB) pada sekolah yang sudah ada maupun membangun sekolah yang memang benar-benar baru, yang sebelumnya belum ada.

(87)


{ HOT STUFF }

Blackmagic Production Camera 4K Blackmagic Design akan merilis kamera video terbarunya, Blackmagic Production Camera pada Juli 2013. Blackmagic Production Camera mampu merekam video dengan resolusi 4K dalam format digital. Kamera ini memiliki layar sentuh LCD berukuran 5 inci di bagian belakang dan sensor 4K Super berukuran 35mm. Sensor ini didukung teknologi Global Shutter yang dapat menyempurnakan hasil video dan menghindari distorsi ketika merekam subyek yang bergerak. Untuk menjamin kualitas video yang dihasilkan, Blackmagic Production Camera 4K hadir dengan dynamic range sampai 12 stop, mendukung perekaman video tanpa kompresi dengan format CinemaDNG RAW dan Apple ProRes 422 (HQ), serta kompatibel dengan lensa EF-mount milik Canon dan ZE mount milik Carl Zeiss. Untuk ruang penyimpanannya, kamera ini dilengkapi SSD. Koneksinya juga cukup lengkap, mulai dari koneksi 6G-SDI, Thunderbolt, input-output audio, sampai LANC remote control. Blackmagic Production Camera 4K dibanderol dengan harga US$3995 dan akan tersedia bulan Juli 2013

Chanel Runway Hula Hoop Bag Hula hoop bag yang menjadi salah satu koleksi Spring/Summer 2013 terbaru dari Chanel, baru saja dipamerkan beberapa waktu lalu di Paris Fashion Week. Karl Lagerfeld, perancang dari rumah mode Chanel memanfaatkan bentuk dan ukuran hula hoop untuk mebuat tas berukuran sangat besar dengan pola jahitan khas Chanel. Dan tentu saja, tas ini menjadi eye-catching mengingat bentuknya yang menyerupai sebuah hula hoop. Salah satu selebriti yang pernah mencobanya adalah ibu dari Kim Kardashian, Kris Jenner dan ia tampak sangat tertarik dengan benda yang satu ini. Hula hoop bag ini tersedia dalam bentuk handbag dan shoulder bag. (88)


Motor Sport Touring 2013

Can-Am Spyder Sport Touring (ST) adalah kendaraan roda tiga produksi Bombardier Recreational Product (BRP). Model ST merupakan perpaduan antara model RS yang sporty dan galak dengan model RT untuk turing. Can-Am Spyder ST memiliki mesin Rotax V-Twin 998 cc dengan pengontrol elektronik (Ride-by-Wire). Fitur menarik lainnya adalah layar warna multifungsi pada setang, Digitally Encoded Security System (D.E.S.S.), bagasi 44 liter di moncong depan, tameng angin yang jaraknya bisa diatur dan pijakan kakinya lebih maju agar posisi kaki lebih nyaman.

Can-Am Spyder ST

Tipe ST-S memiliki tampilan muka lebih galak, dengan pelek dominan hitam, fender depan yang terintegrasi dengan lampu LED dan Cruise Control. Sementara model ST-Limited dilengkapi audio yang kompatibel dengan iPod, GPS Garmin Sumo 660 dan tambahan bagasi di kanan-kiri belakang. Can-Am Spyder ST dengan transmisi manual dibanderol US$ 18.899 dan US$ 20.399 untuk transmisi semi otomatis. Model ST-S manual dibanderol US$ 20.099 dan US$ 21.799 untuk semi otomatis. Sedangkan tipe ST-Limited hanya tersedia semi otomatis dengan hargaUS $ 24.599.

Hublot Masterpiece

MP-05 LaFerrari

Hublot memperkenalkan Masterpiece MP-05 LaFerrari sebagai persembahan untuk supercar unggulan Ferrari, LaFerrari, dengan mengembangkan jam tangan dari masa depan. MP-05 “LaFerrari” dengan harga mencapai $318,000 merupakan seri yang sangat istimewa, di desain dan di kembangkan seluruhnya oleh Hublot manufacture engineers dan watchmakers untuk “LaFerrari”. Dalam demonstrasi dan testimoninya telah mencatat rekor bersejarah dengan 50-day power reserve. MP-05 “LaFerrari” merupakan jam dengan komponen terbanyak yang dibuat Hublot sampai saat ini. Jam tangan ini menjadi unik karena tampilanya yang menyerupai mesin supercar unggulan Ferrari. (89)


Samsung TV 4K UHD

GJ Cleverley

The exotic single monk GJ Cleverley merilis sepatu casual, sangat ramping dan tajam dengan single monk yang semuanya terbuat dari kulit buaya. Terlihat lebih ringan daripada model double monk dan dudukan yang sempurna pada kaki. Seperti kebanyakan sepatu monk GJ Cleverley, gesper dipasang pada elastis untuk memberikan kenyamanan saat dipakai tanpa menimbulkan tekanan pada punggung kaki. Polos tanpa lubang-lubang kecil dan tetap mempertahankan garis sepatu serta pola kulit buayanya membuat true beauty sepatu ini semakin terlihat. Jika dilihat lebih detail, maka akan terlihat potongan yang dibuat guna memastikan ukuran di bagian jari kaki lebih kecil dari punggung kaki untuk mempertahankan keseimbangan desainnya.

TV 4K Samsung dengan ukuran diagonal layar 85 inci, menjadikannya yang terbesar di dunia untuk saat ini.
S9 memiliki bingkai yang dinamakan Samsung sebagai Timeless Gallery frame. Bingkai sekaligus stand (penyangga) ini menjadikannya seperti sebuah lukisan yang sedang dipamerkan. Di dalam bingkainya ini, Samsung memasukkan speaker 2.2 channel.
Selain itu, Samsung telah memasukkan prosesor quad-core untuk kinerja multitasking lebih cepat, teknologi Precision Black Pro untuk warna hitam dan putih yang lebih sempurna serta kendali suara dan gesture. Samsung S9 telah dilengkapi fitur upscaling untuk meningkatkan resolusi konten HD menjadi resolusi UHD menggunakan software. Samsung belum mematok harga jual resminya. Jika melihat harga TV 4K 84 inci yang sudah beredar, sepertinya S9 akan dijual paling murah di kisaran 200 juta rupiah.

OD-11

Stig Carlsson perancang audio asal Swedia merilis OD11 pertama kali tahun 1974. Di tahun 2013, Teenage Engineering dan Stig Carlsson Foundation “menghidupkan” kembali OD-11 dalam desain dan teknologi lebih modern. Desainnya minimalis dan elegan dengan bentuk seperti kubus 10 liter yang bersih dan bebas dari berbagai tombol. Di dalamnya tertanam amplifier 100W, subwoofer, prosesor suara, dan neodymium cone tweeter yang mampu menghasilkan suara pada frekuensi 28-24.000 Hz. Speaker ini juga dilengkapi modul Wi-Fi yang mendukung penuh fitur cloud dengan suara sempurna dan minim distorsi. Teenage Engineering merancang sebuah remote control berteknologi Bluetooth ‘Ortho Remote’ untuk mengoperasikan speaker ini.OD-11 akan tersedia sekitar kuartal kedua tahun 2013 dengan perkiraan harga US$800.

(90)


WELCOME ABOARD lion air group fleet safety information exercises route map entertainment onboard

(91)


LION AIR GROUP FLEET

Boeing 747 - 400 TOtAL 2 UNItS 506 SEAtS ECONOMY

Boeing 737 - 900 ER & 737 - 800 NG 89 UNITS IN SERVICE 737-900 ER 215 SEAtS ECONOMY 737-800 NG 189 SEAtS EcONOmy

Boeing 737 - 400 & 300 TOtAL 5 UNItS EcONOmy CLASS

Boeing 737 - 900 ER 4 UNItS IN SERVICE 152 SEAtS EcONOmy 12 SEAtS BUSINESS

Boeing 737 - 900 ER 4 UNItS IN SERVICE 156 SEAtS EcONOmy 12 SEAtS BUSINESS

ATR 72-500 & 72-600 24 UNItS 72 SEAtS

(92)


Penting Untuk Kenyamanan & Keselamatan Penerbangan Anda KARTU PETUNJUK KESELAMATAN

MATIKAN PONSEL Segera matikan ponsel sebelum memasuki pesawat terbang. Perlu diketahui bahwa untuk menjalankan beberapa fungsi pesawat modern ini banyak sekali tergantung pada gelombang radio. Termasuk diantaranya komunikasi dengan menara kontrol, navigasi dan pengaturan udara di dalam kabin. Gelombang radio yang keluar dari ponsel Anda dapat memengaruhi berbagai fungsi ini. Ponsel dapat diaktifkan kembali setelah berada gedung terminal. MEROKOK Peraturan pemerintah melarang kegiatan merokok selama dalam penerbangan. Terdapat detector asap di semua toilet dan akan dikenakan sanksi bagi yang melanggar peraturan. BARANG BERBAHAYA LAINNYA Barang-barang yang tidak bisa dibawa masuk ke kabin diantaranya senjata tajam, senjata api, korek api, petasan, tabung gas, baterai dan material lain yang mengandung magnet.

PERHATIKAN PERAGAAN PETUNJUK KESELAMATAN Ada baiknya Anda memperhatikan peragaan petunjuk keselamatan penerbangan yang dilakukan oleh cabin crew yang bertugas. Ini akan mempermudah bagi Anda untuk mengingat dan menggunakannya jika terjadi keadaan darurat. BACA KARTU PETUNJUK KESELAMATAN DENGAN CERMAT Selain memperhatikan peragaan petunjuk keselamatan oleh cabin crew, luangkan waktu barang sejenak untuk membaca dengan cermat kartu petunjuk keselamatan penerbangan yang terdapat di kantong kursi depan Anda PERANGKAT ELEKTRONIK Untuk laptop dan PDA boleh digunakan setelah lampu tanda sabuk pengaman dimatikan dan perangkat elektronik tersebut dengan menggunakan flight mode. Saat pesawat akan mendarat dan lampu tanda sabuk pengaman dinyalakan, maka semua perangkat tersebut harus dimatikan.

LAGs (Liquids, Aerosols and Gels) Ini penting untuk Anda ketahui dimana barangbarang bawaan Anda harus dibatasi jumlahnya yang bisa dibawa ke kabin. Barang-barang tersebut berupa cairan, aerosol dan gel, parfum, hairspray, pasta gigi, deodorant dan sebagainya. Sesuai standar keamanan penerbangan barangbarang tersebut boleh dibawa dengan jumlah per item 100 ml dan total seluruh item maksimal 1 liter. Semua barang tersebut harus dimasukkan ke dalam kantong plastik transparan.

BADAN KEMBALI RILEKS Saat Anda duduk dengan posisi tegak yang cukup lama tentu badan Anda akan terasa pegal dan kaku. Agar badan kembali terasa segar dan santai beberapa gerakan ini dapat Anda lakukan sambil duduk di kursi pesawat.

Jika bepergian bersama putraputri Anda yang berumur 4-10 tahun silahkan minta majalah CUBBO ke cabin crew. Majalah CUBBO adalah inflight magazine anak-anak yang akan menemani penerbangan putra-putri Anda.

DVT (Deep Vein Thrombosis) adalah bekuan darah yang terbentuk di vena dalam, biasanya di kaki bagian bawah. Ini bisa terjadi karena duduk tanpa bergerak untuk jangka waktu yang cukup lama. Pembekuan darah ini bisa berkembang dan menimbulkan kondisi yang sangat serius. Karena itu, lakukanlah gerakan-gerakan sederhana seperti yang dijelaskan di atas untuk mengurangi resiko DVT sambil duduk di kursi pesawat. Perlu diketahui juga bahwa selama penerbangan udara dalam kabin sangat kering sehingga mudah sekali menimbulkan dehidrasi. Karena itu konsumsilah air minum yang cukup banyak untuk menjaga Anda agar tidak mengalami dehidrasi.

(93)


ROUTE MAP LION GROUP

(94)


(95)


ENTERTAINMENT ONBOARD

PARKER 118 min - Action | Crime Parker, seorang pencuri dengan prinsip unik. Ia tidak akan mencuri orang-orang yang dinilainya tak bersalah. Dalam misi pencurian terbarunya, ia dihianati oleh crew nya sendiri hingga hampir mati. Dengan bantuan Leslie, Parker kemudian mencari para crew penghianatnya yang akan melakukan pencurian besarbesaran. Sutradara: Taylor Hackford Pemain: Jason Statham, Jennifer Lopez Rated: R

THE BEST EXOTIC MARIGOLD HOTEL

BOL BACHCHAN

HITCHCOCK

149 min - Drama | Comedy

98 min - Biography | Drama

Abbas memasuki desa Ranakpur dan saat ia menyelamatkan seorang anak yang terperangkap di dalam sebuah kuil, hidupnya dan seluruh warga desa berubah. Abbas harus melakukan penyamaran yang membuatnya harus tampil dengan dua kepribadian yang berbeda.

“Hitchcock� menceritakan kisah perjuangan Alfred Hitchcock dalam membuat film yang kemudian menjadi legendaris, Psycho. Waktu itu film ber-genre thriller sadis seperti itu belumlah populer dan petinggi studio Hollywood.

124 min - Comedy | Drama

Para pensiunan ini berharap bisa menikmati sisa hidup mereka dengan santai tanpa harus mengeluarkan uang terlalu banyak. Pilihan mereka jatuh pada sebuah hotel eksotik di India. Celakanya, tak semua impian bisa jadi kenyataan, termasuk impian para pensiunan ini.

(96)

Sutradara: Rohit Shetty

Sutradara: Sacha Gervasi

Sutradara: John Madden

Pemain: Ajay Devgn, Abhishek Bachchan, Asin

Pemain: Anthony Hopkins, Helen Mirren,

Pemain: Judi Dench, Tom Wilkinson, Bill Nighy

Thottumkal, Prachi Desai

Scarlett Johansson

Rated: PG-13

Rated: PG

Rated: PG


THE HOBBIT

THIS MEANS WAR

FRIENDS

97 min - Action | Comedy | Romance

TV Series - 22 min per episode Comedy | Romance

169 min - Adventure | Fantasy Menceritakan dua orang sahabat karib yang Bilbo Baggins, seorang Hobbit muda ditugaskan

keduanya berprofesi sebagai mata-mata.

Menceritakan kehidupan enam orang sahabat

oleh penyihir Gandalf untuk menemani tiga belas

Persahabatan mereka diuji manakala keduanya

yang tinggal di Kota Manhattan. Serial Friends

kurcaci yang dipimpin Thorin Oakenshield dalam

jatuh hati pada wanita yang sama. Mereka pun

menceritakan tentang persahabatan, karier,

sebuah perjalanan melintasi Middle-earth untuk

berubah menjadi saingan. Berbagai cara dilakukan

relationship, dan keluarga. Semuanya dalam satu

merebut kembali Lonely Mountain, sebuah gunung

untuk mendapatkan hati wanita yang sama-sama

kemasan.

tempat tinggal mereka dari Smaug, sang naga.

mereka sukai.

Sutradara: Peter Jackson

Sutradara: McG

Pemain: Jennifer Aniston, Courteney Cox, Lisa

Pemain: Ian McKellen, Martin Freeman,

Pemain: Reese Witherspoon, Chris Pine,

Kudrow, Matt LeBlanc, Matthew Perry, David

Richard Armitage

Tom Hardy

Schwimmer

Rated: PG-13

Rated: R

Rated: PG-13

DEAR ENEMY

GET MARRIED

TWO AND A HALF MEN

96 min - Romance | Comedy

105 min - Comedy

TV Series - 22 min per episode -

Derek, seorang managing director sebuah bank investasi, sedang sedikit cemas. Perusahaan tempat ia bekerja sekarang berencana untuk menggabungkan perusahaan B. Masalahnya adalah mantan pacarnya, Amy bekerja sebagai konsultan keuangan di perusahaan B.

Empat sahabat sejak kecil, Mae, Guntoro, Beni

Sutradara: Xu Jing-Lei

Sutradara: Hanung Bramantyo

Pemain: Xu Jing-Lei, Stanley Huang Li-Hsing, Aarif

Pemain: Nirina Zubir, Meriam Bellina,

Sutradara: Lee Aronsohn, Chuck Lorre

Lee Chi-Ting, Tan Han-Jin

Richard Kevin

Pemain: Jon Cryer, Angus T. Jones, Charlie Sheen

Rated: PG-13

Rated: PG-13

Rated: PG-13

Sutradara: David Crane, Marta Kauffman

Comedy dan Eman yang hidup di kampungnya sebagai

Komedi situasi yang bercerita tentang laki-laki,

pengangguran. Ketika orangtua Mae berniat

wanita, seks, kencan, perceraian, single parent,

menjodohkan Mae, ketiga sahabatnya pun tak

saudara, wali pengganti, uang, dan paling penting

tinggal diam untuk membantu Mae menyeleksi

adalah cinta. Khususnya, menceritakan dua orang

calonnya.

sauara kandung, seorang anak dari saudaranya dan tentang banyak wanita disekelilingnya.

(97)


(98)


(99)


(100)

BATIK JULI 2013  

Batik, dance with Dolo, Papua, Arsitektur masjid khas di Indonesia, Ramadhan, BMW, Keyaki, Batik Tulis

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you