Issuu on Google+

BANTEN POS Inspirasi dan Semangat Baru Banten

SENIN 10 JUNI 2013

Jawa Pos Group

HARGA ECERAN Rp 2.000

Nenek & Cucu Dihabisi Dendam Gara-gara Urusan Hutang

CILELES, BP - Warga Kampung Cikole, Desa Kujangsari, Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak geger. Menyusul tewasnya seorang nenek, Eni (67) dan cucunya Siska binti Marsidik (16), dalam kondisi mengenaskan di kamar mandi rumahnya, Sabtu (8/6). Korban tewas dalam

kondisi tubuh penuh luka, diduga akibat pukulan benda tumpul. Diduga pembunuhan sadis itu berlatarbelakang dendam seorang tetangganya, terkait urusan hutang piutang. Dari informasi yang berhasil dihimpun BANTEN POS kemarin, kasus pembunuhan yang menggemparkan itu terungkap ketika salah seorang anak korban, Ede Kona’an, menjenguk ibunya tersebut, Sabtu (8/6) sekitar pukul 09.00 WIB. Setibanya di lokasi kejadian,

PEMBUNUHAN DI CILELES 1

Sabtu (8/6) pukul 09.00 WIB Ede mengetuk pintu dan memanggil ibunya, namun tidak ada jawaban. Betapa terkejutnya ia melihat Eni (67) ibunya dan Siska (16) keponakannya tak bernyawa di kamar mandi.

BACA NENEK... HAL 7

2

Ridwan (6) cucu korban yang ikut disekap memberikan ciri-ciri pelaku saat olah TKP. Dan pada saat bersamaan, tersangka Eman (26) terlihat di antara kerumunan warga.

3

Setelah Eman (26) di tangkap dan introgasi, ia mengakui membunuh keduanya pada Jum'at (7/6) pukul 21.30 WIB dengan cara memukul. Tidak puas, tersangka menenggelamkan keduanya hingga tewas. Tersangka sakit hati kepada korban karena tidak dipinjami uang.

TB. FUAD TOFANNI/BANTEN POS

OLEH: Dahlan Iskan Menteri Negara BUMN

MANUFACTURING HOPE

Sang Pilar yang Teman Semua Orang ”BELIAU itu amalnya banyak,” gumam lirih Menko Perekonomian Hatta Radjasa saat jenazah Dr H Taufik Kiemas, ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), diturunkan ke liang lahad di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata kemarin. Suasana hening saat itu membuat suara selirih itu pun bisa terdengar jelas. Apalagi saya memang berada di dekat tokoh yang sekampung dengan almarhum itu. “Kita pun kelak akan pulang ke rumah masa depan itu,” komentar lirih Ir Abu Rizal Bakrie, ketua umum Golkar, setelah mendengar suara lirih Hatta itu. ARB (d/h Ical) kelihatan paling siap menghadapi cuaca panas kemarin itu. Dia mengenakan baju koko putih tipis dan tangannya selalu memegang benda modern kecil berwarna biru muda. Itulah kipas angin mini. Sebelum BACA SANG... HAL 7

MUSTAFA RAMLI/JAWA POS

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengiringi peti jenazah almarhum Ketua MPR, Taufiq Kiemas saat memasuki Taman Makam Pahlawan Kalibata, Minggu (9/6)di Jakarta. Ketua MPR, Taufiq Kiemas meninggal di rumah sakit General Hospital Singapura karena komplikasi kesehatan di usianya yang ke-70 tahun.

Tembakan Salvo & Adzan Iringi Taufiq Kiemas

www.

BANTENPOS NEWS .com

JAKARTA, BP - Prosesi pemakaman Taufik Kiemas di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, dilakukan dengan upacara militer. Prosesi dimulai dengan

pembacaan riwayat hidup almarhum yang di kahir hayatnya menjabat sebagai Ketua MPR-RI itu. Setelah itu Presiden Susilo Bambang

Yudhoyono (SBY) yang menjadi inspektur upacara juga menyampaikan pidato sambutan atas nama negara. “Atas nama negara dan bangsa Indonesia, de-

Nyaris Seribu Siswa SD Tidak Ikut UN

Dirjen pembina Pelatihan dan Produktivitas (Binalattas) Abdul Wahab Bangkona menyapa sejumlah pekerja anak saat menghadiri acara Pemberian Paket Peralatan Sekolah oleh Menakertrans kepada kepada pekerja anak di KP3B, Minggu (9/6).

SERANG, BP - Nyaris seribu siswa Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Provinsi Banten pada tahun pelajaran 2012-2013 tidak mengikuti pelaksanaan Ujian Nasional (UN). Mereka tidak mengikuti UN Utama maupun susulan yang telah diselenggarakan pada tanggal 6 sampai 8 Mei, dan tanggal 13 sampai 15 Mei lalu.

UJIAN NASIONAL

BACA NYARIS... HAL 7 EDO DWI/BANTEN POS

Eksploitasi Anak Masih Tinggi SERANG, BP - Jumlah pekerja anak yang menjadi tulang pungung keluarga di Provinsi Banten cukup tinggi. Berdasarkan pendataan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), di Kabupaten Pandeglang, Serang, Lebak dan Tange-

24 – 32ºC 24 – 32ºC Berawan/ Berawan/ Hujan Ringan Hujan Ringan 0,4 – 1,25 mtr/ Selatan

24 – 32ºC Berawan/ Hujan Ringan 1,0 – 3,0 mtr / Selatan

24 – 32ºC Berawan/ Hujan Ringan

24 – 32ºC Berawan/ Hujan Ringan

1,0 – 3,0 mtr / Selatan

SUMBER: BMKG STASIUN METEOROLOGI KELAS III SERANG, BERLAKU 10 JUNI 2013

INSPIRASI

- Merr Merryy Riana -

Amyra Jessica

Jadi Tuna Susila BERPERAN sebagai wanita tuna susila di film Cinta Dari Wamena, aktris Amyra Jessica Richter merasa tak terlalu sulit. Pasalnya ia pernah berperan untuk karakter yang sama di film sebelumnya, Jamila Dan Sang Presiden. “Kebetulan di film Jamila Dan SangPresiden harus berperan seperti itu, jadi sudah enggak terlalu kaku. Ya lebih luwes 

BACA JADI... HAL 7

BACA EKSPLOITASI... HAL 7

Dapat Ilmu & Lihat Proses Pra Cetak BANTEN POS Setelah dua hari melaksanakan pelatihan jurnalistik di Markas PMI Cilegon, Minggu (9/6) sore kemarin, para peserta pelatihan jurnalistik yang kesemuanya adalah relawan PMI, diajak melihat dari dekat proses pra cetak BANTEN POS. Berikut laporannya.

IFFAN GONDRONG Serang SORE sekitar pukul 16.50, rombongan dari PMI Cilegon tiba di Green Office BANTEN POS, Tembong Jaya, Kota Serang. Mereka diterima langsung oleh

Pemimpin Redaksi (Pemred) BANTEN POS, Adam Adhariyudin, Redaktur Pelaksana (Redpel) BANTEN POS, Iffan Gondrong, dan beberapa redaktur lainnya. Obrolan tentang segala hal yang berbau jurnaslitik pun mengalir. Beberapa gelas teh manis dan kopi panas ikut mewarnai obrolan santai di bawah rimbunnya pohon di Green Office. Gaya penuturan khas Pemred BANTEN POS membuat tawa dari peserta pelatihan jurnalistik yang umumnya adalah relawan PMI itu terus berderai. Kocak, hangat, bersahabat, santai, dan serius, begitu kira-kira gambar yang terekam BACA DAPAT... HAL 7

EDO DWI/BANTEN POS

Tak ada pelangi kalau tidak didahului hujan. Jangan menyerah. Saat yang luar biasa sulit dalam perjuangan adalah pertanda bahwa kesuksesan sudah mendekat.

penerima manfaat program pengurangan pekerja anak untuk mendukung program keluarga harapan (PPA PKH) di Provinsi Banten, Minggu (8/6) mengatakan, pihaknya berhasil menarik 570 pekerja

BACA TEMBAKAN... HAL 7

Dari Kunjungan Peserta Pelatihan Jurnalistik Relawan PMI Cilegon

PRAKIRAAN CUACA HARI INI SERANG CILEGON PANDEGLANG LEBAK TANGERANG

rang, ada 570 pekerja anak yang bekerja di home industri, perkebunan dan pertanian. Kepala Disnakertrans Banten, Erik Syehabudin usai menghadiri acara penyerahan paket peralatan sekolah dari Menakertrans kepada

ngan ini mempersembahkan ke persada, jenazah almarhum Dr H Taufiq Kiemas,” kata SBY di TMP Kalibata.

Pimpinan Redaksi BANTEN POS Adam Adhari memberi penjelasan tentang cara kerja tim redaksi kepada anggota Palang Merah Indonesia (PMI) cabang Cilegon saat mengunjungi Green Office Banten Pos, Minggu (9/6).


PRO BANTEN

BANTEN POS SENIN 10 JUNI 2013

2

Pangkat 2 PNS DPPKD Diturunkan SERANG, BP - Dua orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bertugas sebagai staf di Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Daerah (DPPKD) Pemprov Banten dikenai sanksi disiplin berat. Kedua PNS tersebut melanggar Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 45 Tahun 1990 tentang

Perubahan Atas PP Nomor 10 Tahun 1983 tentang Izin Perkawinan dan Perceraian bagi PNS. Mereka terbukti telah melakukan perceraian tanpa prosedur dan memiliki istri lebih dari satu. Sanksi disiplin berat dimaksud, sebagaimana diatur dalam PP Nomor 53

tahun 2010 tentang Disiplin PNS adalah berupa hukuman penurunan pangkat selama tiga tahun. Kini, mereka turun golongan menjadi 3a, dari 3b sebelumnya. Kepada keduanya juga di-warning untuk tidak mengulangi pelanggaran yang sama, serta melakukan pe-

langgaraan-pelanggaran lainya sebagai PNS. Jika pelanggaran diulang, atau terjadi pelanggaran lainnya, keduanya akan dipecat sebagai PNS secara tidak hormat. Kepala DPPKD, Zaenal Mutaqin, saat dikonfirmasi, Minggu (8/ 6), mengakui telah dijatuhkannya “LOMPAT PAGAR”. Ketua DPRD Kota Tangerang Selatan Bambang P Rachmadi berbicara dalam konfrensi pers seputar PAW (pergantian antar waktu) anggota DPRD Tangsel, Sabtu (8/6). Menghadapi Pemilu 2014, sejumlah anggota DPRD/DPR banyak yang mengalami PAW karena “lompat pagar” mencalonkan diri melalui partai berbeda dimana mereka menjadi anggota DPRD/DPR saat ini.

sanksi berat tersebut kepada dua orang staf di SKPD yang dipimpinnya itu. “Iya ada di UPTD, tapi saya lupa lagi namanya,” kata Zaenal. Selaku kepala SKPD, kata Zaenal, dirinya telah melakukan pembinaan kepada seluruh pegawainya. “Setiap pagi, seluruh pegawai DPPKD diwajibkan untuk apel, dan itu kami lakukan setiap hari kerja. dan setiap apel pagi saya selalu memberikan pembinaan dan pencerahan kepada semua pegawai di DPPKD,” katanya. Selain melakukan pembinaan secara langsung seperti saat apel itu, Zaenal juga menjelaskan, pembinaan di DPPKD dilakukan secara berjenjang. “Pembinan berjenjang kami

lakukan setiap satu minggu sekali dan satu bulan sekali. Saya melakukan pembinaan kepada pejabat eselon III, begitupun pejabat eselon III melakukan pembinaan kepada seluruh pejabat eselon IV, dan seterusnya,” katanya. Tak hanya itu saja, Zaenal juga mewajibkan seluruh pegawai DPPKD, termasuk pemungut pajak yang tersebar di delapan kabupaten/kota, melakukan pengajian rutin. “Di DPPKD kami melakukan pengajian rutin setiap dua minggu sekali. Kenapa saya wajibkan ikut pengajian terhadap 980 pegawai di DPPKD, karena biar ingat dan tidak lupa kepada Allah SWT. Kalau selalu ingat, mau belok-belok sedikit tidak akan terjadi,” terangnya.(RUS/IDM)

IRAWAN A / TANGSEL POS

Pejabat KPU Kota Serang Diadukan SERANG, BP - Pejabat Sekretariat KPU Kota Serang, AR, diadukan telah melakukan perbuatan asusila terhadap bawahannya, Lu. Pengaduan dilakukan Ar, suami Lu, melalui surat resmi bermaterai kepada Sekretaris KPU Kota Serang Yoyo Wicahyono.

Dalam suratnya, Ar, menuding AR telah melakukan perbuatan asusila terhadap istrinya pada 9 Januari lalu. Perbuatan asusila dilakukan di tempat tinggal salah seorang staf Sekretariat KPU Kota Serang. Lu diminta AR datang ke rumah tersebut dengan

BANTEN POS Inspirasi dan Semangat Baru Banten KOMISARIS UTAMA/PEMBINA H Margiono DIREKTUR Rizal Maulana Malik PT BANTEN BERITA MERDEKA Green Office : Jl. Raya Pandeglang KM 3,5 Calincing No. 66 Tembong Jaya, Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten Telp : (0254) 250 481, 250 487 Fax : (0254) 250 487 No. Rek. : Bank BCA : 2454 061 704 No. Rek. : Bank Permata : 0701345134 a/n Margiono

alasan hendak membicarakan masalah surat keputusan (SK) pengangkatan Lu sebagai bendahara, yang tidak bisa dibicarakan di kantor. Sesampainya Lu di rumah tersebut, penghuni rumah justru pergi meninggalkan Lu berdua de-

ngan AR. Ketika hanya berdua itu, AR lantas mengunci pintu dan merayu serta meminta Lu “melayaninya”, dengan iming-iming Lu akan diangkat sebagai bendahara. Meski awalnya melakukan penolakan, namun karena tidak menemukan jalan keluar dari rumah tersebut, serta terus menerus mendapat tekanan, akhirnya Lu terpaksa “melayani” AR. Tidak berhenti disitu, AR selanjutnya menjadikan peristiwa tersebut sebagai senjata setiap kali ingin “dilayani” Lu. AR mengancam Lu, akan melaporkan perbuatannya itu kepada Ar jika menolak “melayani”. Kemarin, Ar, saat dikonfirmasi membenarkan perihal pengaduannya tersebut. Menurut Ar, karena merasa berdosa dan terus-menerus diteror oleh AR, pada 20 Maret akhirnya Lu menceritakan semua perlakuan pejabat tersebut, seraya meminta maaf atas kesalahannya. “Tentu saja saya sangat shock mendengar pengakuan istri saya. Sebagai suami, saya sangat tidak terima atas perlakuan pejabat tersebut terhadap istri saya,” ujarnya. Sementara itu, Sekretaris KPU Kota Serang Yoyo Wicahyono, mengaku belum menerima surat pengaduan tersebut. “Saya belum terima,” katany singkat saat dihubungi ponselnya tadi malam. AR sendiri tidak berhasil dihubungi untuk dimintai konfirmasinya, hingga berita ini diturunkan.(ENK)

PEMIMPIN REDAKSI/PENANGGUNGJAWAB: H. Adam Adhariyudin REDAKTUR PELAKSANA: Iffan Gondrong, KOORDINATOR LIPUTAN: Chandra Magga REDAKTUR: Rukman Nurhalim Mamora, Arifudin, Idham Gofur, Dodi Fitriadi REDAKTUR KHUSUS: Zaki Mubarok, Rere Fatihin REPORTER: Sobar Rohmat, Imam Jayanegara, Yayat Rismunadi, Asep Alibuni, Apipi Al Bantany, Arif Hamdi, Rizal Fauzi, Ari Supriadi, Tusnedi REPORTER BISNIS: Diki Supardika FOTOGRAFER: Edo Dwi, Ronald Ricardo Siagian. SEKRETARIS REDAKSI: Tri Sulistyanti, PRA CETAK & PERWAJAHAN: Supriyadi (Manager), Ahmad Bukhori, M Syaifuddin Ian Sangadji, Fauzi Sandi, Badarully GRAFIS: Tb. Fuad Tofanni TEKNOLOGI INFORMASI: Hafid Rahadian MANAGER IKLAN: Muanis HS MANAGER EVENT/PEMASARAN: Lukman Nul Hakim PERWAKILAN JAKARTA: Wawan Sumbogo PERWAKILAN CILEGON: Iffan Gondrong PERWAKILAN LEBAK: Yayat Rismunadi (koordinator) PERWAKILAN TANGERANG: Bintang Terang Siregar (koordinator), Azhar Fedian, A Malik Mughni, Achmad Syarif KEUANGAN: Lina Riskaningsih INKASO IKLAN: Zulfa Nadhira INKASO PEMASARAN: Meiti Purwanti PEMASARAN: Muhammad Hanafi KOORDINATOR TANGERANG: Takdir Saputra

TA R I F

PERWAKILAN JAKARTA: Gedung Graha Pena Lt.5 Jalan Kebayoran Lama No.12, Jakarta Selatan Telp/Fax: 021 - 53699624

PERCETAKAN : PT. TEMPRINA MEDIA GRAFIKA

TARIF IKLAN Hitam Putih (BW) Warna (FC) Hitam Putih Hal. 1 Warna Hal. 1

: : : :

Rp. Rp. Rp. Rp.

28.500/mm 42.000/mm 55.000/mm 81.000/mm

kolom kolom kolom kolom

I K L A N

ADVERTORIAL Hitam Putih (BW) Warna (FC)

: Rp. 16.500/mm kolom : Rp. 31.000/mm kolom

SOSIAL/KELUARGA Hitam Putih (BW) : Rp. 18.000/mm kolom Warna (FC) : Rp. 33.000/mm kolom

IKLAN CILIK/BARIS Iklan Cilik/Baris: Rp. 14.500/baris (Min 3 baris Maks 7 baris)

WARTAWAN BANTEN POS SELALU DIBEKALI TANDA PENGENAL DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APAPUN DARI NARASUMBER


BANTEN POS SENIN 10 JUNI 2013

EKONOMI & BISNIS

3

TRANSPORTASI Replika Monorel “Diparkir” di Monas KERETA contoh untuk moda transportasi monorel siap dipamerkan di hadapan warga ibu kota. Replika kereta monorel yang dibuat di China itu sudah “diparkir” di kawasan Monumen Nasional (Monas). Kereta contoh ini dipersembahkan oleh PT Jakarta Monorail (JM), perusahaan kontraktor yang akan menangani pembangunan proyek monorel. Direktur PT JM, Bovanantoo mengatakan bahwa kereta tiba di Jakarta beberapa hari lalu. “Sejak awal Juni, kereta contoh monerel sudah tiba di Jakarta, sekarang masih dalam penyelesaian agar memudahkan warga Jakarta menikmati kereta contoh ini,” kata Bovanantoo di Jakarta, Minggu (9/6). Bovanantoo menjelaskan, kapasitas per gerbong kereta mencapai 200 penumpang duduk dan berdiri. Gerbong monorel juga akan dilengkapi baris untuk penumpang dengan kursi roda (handicap) untuk para penyandang cacat. Kereta contoh monorel ini bisa disaksikan warga pada perayaan HUT Jakarta ke-486 pada tanggal 22 Juni mendatang. Menurut Bonavantoo, kehadiran kereta contoh membuktikan bahwa PT JM sangat serius untuk melayani kebutuhan transportasi warga Jakarta. Keseriusan juga ditunjukkan dengan dipenuhinya berbagai dokumen yang diperlukan oleh pemerintah Jakarta. “Selain kami bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan dokumen-dokumen yang diperlukan oleh pemerintah, kami juga menghadirkan kereta contoh yang nantinya akan melayani warga Jakarta,” ujarnya. Ia menambahkan, investor PT JM yakni Ortus Holdings juga telah melunasi pembelian saham PT Adhi Karya Tbk di JM. Kedua perusahaan juga sudah mencapai kesepakatan untuk mekanisme dan tata cara pembayarannya. Namun, pembayaran masih menunggu status free and clear sebagaimana yang telah disepakati kedua belah pihak.(DIL/JPNN)

AMIN/BANTEN POS

Pengunjung mengamati beragam sepatu Bata yang dipajang di gerai Kalibata City, Jakarta, Sabtu (8/6) lalu. Bata semakin fokus untuk memberikan kepuasan pada konsumen.

Targetkan Kepuasan Pelanggan Grand Opening Store Bata Shoes JAKARTA, BP - Dengan posisi yang sangat strategis di dekat pintu masuk pertama Kalibata City, Bata kembali membuka gerainya yang telah direnovasi, Sabtu (8/6). Desain interior dari

toko ini dibagi menjadi tiga bagian terpisah, dengan memberikan karakter unik untuk masing-masing kategori produk yang berbeda. Direktur Utama PT. Sepatu Bata Tbk, Imran Malik mengatakan, pengembangan toko ini dirancang oleh Bata Store Concept Develoment di Singapura, dengan

mengkombinasikan panel-panel kayu dan besi di area penjualan. Konsep ini bertujuan untuk menciptakan pengalaman belanja yang tak bisa terlupakan bagi para pelanggan yang berkunjung. “Saya berharap dengan perubahan ini bisa menjadi tujuan utama untuk berbelanja bagi masyarakat sekitar Kalibata khu-

TELEKOMUNIKASI

door. Untuk bagian tengahnya ditampilkan sandal dan sepatu wanita, dan sebelah kiri dirancang untuk anak-anak. “Dengan konsep family dan semua kebutuhan tersedia dari bayi sampai orang dewasa, kami yakin akan memberikan layanan terbaik untuk memenuhi kepuasan pelanggan,” tandasnya.(AMN)

Tarif Angkutan Umum Naik Selektif

Indonesia Akan Kalah Sidang Arbitrase ANGGOTA Komisi I DPR, Tantowi Yahya menilai wacana untuk membawa kasus dugaan korupsi frekuensi 2,1 Ghz atau 3G oleh PT Indosat-IM2 ke Arbitrase Internasional akan sangat memukul wajah hukum dan investasi di Indonesia. Menurut Tantowi, nama Indonesia akan dipermalukan di mata internasional karena dalam kasus tersebut dirinya sangat yakin Indonesia akan kalah. “Itu pasti akan merugikan kita, karena pengalaman yang sudah-sudah itu, 90 persen kasus arbitrase itu dimenangkan oleh negara-negara kaya investor,” kata Tantowi Yahya kepada wartawan, Minggu (9/6). Dikatakan Tantowi, keyakinannya itu semakin besar karena langkah arbitrase tersebut dilatarbelakangi pada ketidakpercayaan para pihak terhadap sistem hukum dan praktek penyelesaian sengketa di pengadilan di Tanah Air. Yaitu, jaksa yang dalam kasus dugaan korupsi bidang telekomunikasi, namun dalam pemeriksaannya sama sekali tidak mengacu ke UU Telekomunikasi. Santer terdengar Qatar Telecom, selaku pemegang saham mayoritas PT Indosat pernah menyurati Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ihwal kasus ini. Kuat dugaan, surat tersebut adalah dorongan Qatar untuk menyelesaikan perkara di luar pengadilan yakni melalui arbitrase. Qatar kecewa, proses pemeriksaan pengadilan di Indonesia yang tidak adil.(FUZ/JPNN)

susnya dan Jakarta pada umumnya,” ujar Imran. Sementara Operation Manager Jabodetabek, Heru Hartanto menjelaskan, bagian pertama di sisi kanan toko didedikasikan untuk pria dengan menyediakan berbagai macam pilihan sandal dan sepatu untuk bekerja, pesta, santai ataupun beraktivitas out-

Pasar Tunggu Kepastian Kenaikan Harga BBM JAKARTA, BP - Pelaku pasar terus mencermati rencana pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Kepala Riset PT Trust Securities, Reza Priyambada menuturkan, porsi subsidi yang terlalu besar dalam jangka panjang akan memberatkan sekaligus menghambat akselerasi ekonomi. “Akibat subsidi beban APBN yang ditanggung semakin berat, bisa memengaruhi laju neraca perdagangan maupun neraca pembayaran,” tegasnya kepada war-

tawan di Jakarta, Minggu (9/6). Menurut dia, investor yang hendak menanamkan modalnya ke suatu negara juga melihat kondisi kesehatan fiskalnya. Selama ini investor menilai porsi subsidi yang terlalu besar sebagai sesuatu yang tak bagus. “Investor menilai jika terlalu banyak subsidi memberatkan perekonomian akan datang,” ujar dia. Investor sendiri, sambung Reza, saat ini tetap melihat Indonesia sangat positif dengan jumlah penduduk besar seka-

ISTIMEWA

ligus punya banyak sumber daya ekonomi. Namun jika porsi APBN subsidi perlahan tidak dikurangi, akan banyak hambatan yang mengganggu perekonomian jika dari sisi APBN terlalu banyak subsidi. “Jika subsidi memberatkan APBN maka daya saing berkurang. Jika dikurangi bisa lebih akselerasi,” ujarnya. Reza menambahkan, kenaikan BBM sebenarnya ditunggu pelaku pasar. Sebab, lembaga pemeringkat juga ingin mengetahui kepastian tentang rencana menaikkan harga BBM. Di luar kepastian harga BBM, investor juga ingin melihat keseriusan pemerintah dalam mengatasi masalah-masalah lain seperti korupsi dan birokrasi. “Outlook mereka terhadap Indonesia masih positif kok, hanya mereka melihat dalam penanganan APBN belum terlihat kemajuan, “ pungkasnya.(ESY/JPNN)

JAKARTA, BP - Kenaikan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi diakui bakal pasti berimbas pada sektor transportasi umum darat. Lantaran itu, saat ini Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tengah menggodok formulasi kenaikan tarif angkutan umum secara selektif. Langkah tersebut dilakukan agar sektor perhubungan dapat menekan dampak inflasi yang tinggi akibat pemangkasan subsidi BBM. Kasubag Humas Perhubungan Darat Kemenhub, Zainal Arifin mengatakan, pihaknya mengupayakan kenaikan tarif angkutan umum darat diberlakukan secara selektif, supaya tidak memberatkan perekonomian masyarakat di lapisan menengah ke bawah. Zainal memberi gambaran formulasi kenaikan tarif angkutan umum darat, saat Pemerintah sempat menaikkan harga BBM bersubsidi pada 2009 silam. Ia menyebutkan, kala itu angkutan kelas ekonomi diupayakan tidak mengalami kenaikan tarif. Sebaliknya, tarif naik justru terjadi pada angkutan umum yang harga barunya ditentukan oleh pasar. Dalam hal ini pembentukannya dipatok oleh asosiasi. “Yang bergerak naik justru untuk angkutan yang diberikan tarif pasar, seperti kelas eksekutif. Jadi (kenaikan BBM) tidak terlalu signifikan (untuk kelas ekonomi),” ungkapnya, Sabtu (8/6). Kendati demikian, Zainal masih enggan membeberkan secara terperinci perhitungan Kemenhub mengenai kenaikan tarif ini lebih awal. Pasalnya, ia mengaku, Kemenhub baru akan mengambil keputusan setelah harga BBM ber-

subsidi benar-benar dinaikkan. “Kami tengah berkoordinasi hitung-hitungannya dengan Kementerian Keuangan. Lagipula sekarang kenaikan BBM belum begitu jelas. Kalau memang dinaikkan, ya tarif akan dinaikkan secara komprehensif,” paparnya. Sebelumnya Menteri Perhubungan, EE Mangindaan memaparkan, kalaupun ada kenaikan tarif angkutan darat, batas atasnya sebesar 35 persen. “Yang kita hitung kilometer per penumpang. Sehingga ada yang naik 11 persen, ada yang 18 persen. Kita buat seperti itu biar kenaikannya tidak terlalu besar. Misalnya naik Rp25. Kalau 100 kilometer kan hanya Rp2.500. Ada batas atas, ada batas minimal. Semua tidak boleh lewat dari 35 persen. Apalagi kenaikan premium belum diumumkan,” terangnya. Secara spesifik Mangindaan memaparkan, besaran tarif itu tidak termasuk truk dan peti kemas. Di tempat terpisah, Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kiagus Ahmad Badaruddin mengatakan, keputusan besaran kenaikan tarif angkutan umum, sepenuhnya diserahkan kepada Kemenhub sebagai kementerian teknis. Kendati demikian, ia mengharapkan kenaikan tarif angkutan umum tidak terlalu berlebihan. Hal ini supaya asumsi angka inflasi sebesar 7,2 persen tetap terjaga. Merujuk asumsi Kemenkeu, kenaikan harga BBM bersubsidi akan memberikan tambahan inflasi sebesar 2,46 persen sepanjang 2013. Kontribusi inflasi yang terbesar dari kenaikan harga premium sebesar 1,22 persen dan solar hanya 0,01 persen. Kenaikan itu pun secara tak langsung mengerek beban transportasi umum sebesar 20 persen. “Kontribusi inflasi angkutan memang beragam. Angkutan antarkota sekitar 0,12 persen, dalam kota 0,68 persen, taksi 0,02 persen,” paparnya. Lantaran itu, Kiagus mengaku pihaknya tetap akan mempertimbangkan adanya insentif terhadap angkutan umum. “Kami masih mengkaji (insentif). Karena PSO (public service obligation), pembayaran pajak kendaraan, maupun subsidi bunga belum ada dalam RAPBN-P tahun ini. Sepertinya insentifnya baru tahun depan,” jelasnya. Namun, Kiagus menilai perlu ada terobosan insentif angkutan umum ke depannya. Artinya insentif yang tidak lagi bersifat insidental, namun lebih permanen. Misalnya melalui pemberian insentif penggunaan energi alternatif, dibandingkan kompensasi langsung. “Angkutan umum harus diberikan peluang kepada akses terhadap bahan bakar yang lebih terjangkau, tetapi non-BBM,” ujarnya.(gal/JPNN)


TANGERANG RAYA Kabupaten Tangerang

SENIN 10 JUNI 2013

BANTEN POS

4

Buruh Tewas Ditembak Pria Misterius CIKUPA, BP - Nasib tragis dialami Subhan Nurhardiansyah (35). Buruh PT Aditek Cakrawiyasa Quantum di kawasan Industri Jatake, Kota Tangerang itu, tewas ditembak pria misterius sata melintas di Jalan Raya Serang Km.14,4. Desa Dukuh, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, , Minggu (9/6) dinihari. Saat itu, korban usai pulang kerja hendak pulang ke rumahnya Desa Talaga Sari, Kecamatan Cikupa. Korban tewas dengan luka tembak pada bagian pipi kanan tembus kepala dan paha kiri. Sejauh ini, petugas Polsek Cikupa masih menyelidiki penembak mkisterius tersebut. Kapolsek Cikupa Kompol Bresman Daniel mengungkapkan, korban tewas sekitar pukul 6.30 WIB di Ciputra Hospital, Citra Raya. “Saat dibawa ke rumah sakit kon-

disi korban kritis. Korban meninggal pagi tadi, (kemarin-red),” kata Daniel seraya mengakui peristiwa penembakan tersebut. Daniel menyebut, peristiwa penembakan terjadi sekitar pukul 00.15 WIB. Saat itu, usai bertugas shift II di pabrik produksi kompor tempatnya bekerja, korban pulang mengendarai Kawasaki Ninja merah Nomor Polisi B 6824 GCL. Tiba di Jalan Raya Serang Km 14,4 Desa Dukuh, Kecamatan Cikupa, korban dihadang pengendara motor lain. Keduanya kemudian terlibat cekcok mulut. Namun tiba- tiba, pria misterius yang juga mengendarai Kawasaki Ninja langsung menembak korban. Saat menembak, pelaku masih menggunakan helm dan jaket. “Dari sejumlah saksi, kala itu terdengar dua kali tembakan dan

korban langsung terkapar,” jelas Daniel. Usai menembak korban, pelaku dengan tenangnya langsung melarikan diri dengan mengendari motornya. Warga yang mengetahui peristiwa tersebut langsung melapor ke Mapolsek Cikupa. Petugas kemudian melarikan korban ke Ciputra Hospital dalam kondisi kritis. “Kami langsung lakukan olah TKP (tempat kejadian perkara-red). Kami mengamankan barang bukti 1 unit sepeda motor korban, 2 pecahan proyektil peluru, 1 ID Card karyawan milik korban,” kata Daniel seray mengaku pihaknya tidak menemukan selonsong peluru. Dia menduga pelaku menggunakan senjata rakitan. “Dilihat dari pelurunya, senjata yang digunakan jenis revolver. Kami masih periksa lebih lanjut. Kami belum memastikan pelaku war-

ga biasa atau aparat. Tidak ada motif perampokan, msih dalam penyelidikan,” tandasnya. Sementara suasana duka terlihat di rumah korban Desa Talaga Sari. Istri korban Suwanti (23) tidak henti-hentinya menangis memanggil nama suaminya yang tewas ditembak pria tak dikenal. Nuning (51), mertua korban hanya pasrah melihat anaknya yang terus menanggis. Dia tidak menyangka menantu yang menikahi anaknya 2004 lalu itu, tewas dengan cara tragis. “Dia anak baik, tidak punya musuh. Anaknya pendiam,” kata Nuning. Nuning tidak tahu persis penyebab menantunya ditembak orang tak dikenal. Jika perampokan, kenapa motor Kawasaki Ninja korban yang masih baru, tidak dibawa kabur pelaku. “Mungkin ada yang dendam atau dendam dengan anak saya tapi dilampiaskan

Hijaukan Makam Pahlawan Arya Wangsakara

LINKUNGAN Warga Balaraja Terusik Bau Sampah WARGA Kampung Bakung, Kelurahan Balaraja, Kecamatan Balaraja, mengeluhkan gunung sampah yang menumpuk di pinggir jalan. Selain menimbulkan bau tak sedap, tumpukan sampah juga merusak tata kota. Saprudin, warga setempat mengatakan, timbunan sampah di pinggir jalan menuju kantor kelurahan itu, sudah ada sejak beberapa hari belakangan ini. Dia tidak mengatahui persis sampah di pinggir jalan begitu cepat menumpuk. Padahal, armada Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) Kabupaten Tangerang selalu rutin mengangkut sampah-sampah itu. Dia menduga petugas DKPP kewalahan mengatasi sampah. “Sampahnya yang bertambah atau petugas dinas kebersihannya yang lambat mengangkut. Tidak biasanya sampah sampai menumpuk tinggi,” Kami khawatir papar Saprudin. gunungan sampah Gunungan sampah mengitu menimbulkan penyakit.Sampahnya undang banyak lalat. “Kami yang bertambah khawatir gunuatau petugas dinas ngan sampah kebersihannya yang itu menimbullambat kan penyakit,” mengangkut. Tidak imbuhnya. Selain menbiasanya sampah sampai menumpuk yebabkan datangnya ribuan tinggi lalat ke lokasi itu, bau yang diSaprudin timbulkan gunungan sampah itu WARGA Kampung juga sangat meBakung ngganggu kenyamanan warga. Terlebih saat pagi hari, aroma tidak sedap merebak ke pemukiman warga. “Baunya bikin tidak nyaman,” katanya. Romly, karyawan PT Adis mengaku setiap kali melintas di jalan alternatif tersebut dari rumahnya di Sukamulya ke Balaraja, selalu menutup hidung menggunakan masker. “Biasanya tidak setinggi itu, kali ini sampai menggunung. Baunya tidak tahan,” keluhnya. Kasie Pemerintahan Kecamatan Balaraja, Juniarto mengaku belum mengetahui menggunungnya sampah di jalan alternatif tersebut. Pihaknya berjanji akan berkoordinasi dengan pihak terkait. “Kaami akan berkoordinasi dengan DKPP untuk segera mengangkut sampah itu, jangan sampai lebih menggunung,” janjinya.(ODI)

ke suaminya. Dulu pernah anak saya membantu menagih utang, apakah ada kaitannya, saya tidak tahu,” paparnya lirih. Sebelum berangkat bekerja, menurut Suwantini, suaminya terlihat seperti orang bingung. “Dia bolak balik saja di dalam rumah, saya tanya dia bilang nyari sepatu. Saya bilang sepatu di kolong meja depan rumah. Dia balik lagi, nyari jaket dan tas, padahal jaket dan tasnya ngegantung di dekatnya,” imbuhnya seraya tidak menyangka prilaku aneh suaminya itu menjadi pertanda peristiwa tragis tersebut. Korban meninggalkan istri dan tiga anak yang masih kecil. Rencananya, korban akan dimakamkan di kampung halamannya, Kuningan, Jawa Barat.Mustakim, teman korban mengatakan, Subhan dikenal baik di tempatnya bekerja. Dia bekerja pada bagian operator mekanik. “Dia rajin masuk kerja,” imbuhnya.(DIT/ODI/BNN)

Festival Hijau BSD ke 10 di Pagedangan

AZHAR FERDIAN/BANTEN POS

Bupati Ahmed Zaki Iskandar (kanan) menanam pohon di lahan Taman Makam Pahlawan Arya Wasangkara, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang pada Festival Hijau BSD Minggu (9/6).

PAGEDANGAN, BP - Sinar Mas Land melalui PT Bumi Serpong Damai (BSD) Tbk bersama Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, menggelar aksi tanam pohon di Taman Makam Pahlawan (TMP) Arya Wangsakara, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Minggu (9/6). Aksi tanam pohon merupakan rangkaian Festival Hijau BSD City ke-10 dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup se dunia. Direktur Sinar Mas Land, Syukur Lawigena mengatakan, konsistensi cinta lingkungan dari Sinar Mas Land melalui PT BSD Tbk diwujudkan dengan beragam realisasi action for green life atau penanaman dan pembagian ribuan bibit pohon. Salah satunya melalui program Cinta Lingkungan Festival Hijau BSD City 10 di TMP Arya Wangsakara. “Program penghijauan rutin kami gelar setiap tahun. Ini sebagai upaya menjaga lingkungan, tidak hanya di dalam tapi juga di luar kawasan seperti di TMP,” ungkap Syukur seraya mengakui, semakin banyak pohon ditanam akan menghasilkan udara segar bagi masyarakat sekitarnya. Gerakan penanaman dan pemberian bibit pohon, kata dia, tidak hanya dilakukan ke sejumlah instansi tapi juga kepada komunitas warga setempat. Dalam festival hijau itu sekitar 3.000 bibit pohon ditanam dan

diberikan ke instansi dan komunitas. Saat ini, ada sekitar 2.000 hektar total lahan BSD yang terbangun di Kota Tangsel dan Kabupaten Tangerang. “Untuk di Kabupaten Tangerang, 500 hektar lahan yang sudah dibangun. Dari total lahan yang sudah dibangun, 20 persen ruang terbuka hijau dan 50 persen sarana dan prasarana umum,” ujarnya. Bupati Zaki Iskandar mendukung program penghijauan di luar kawasan yang dilakukan PT BSD Tbk. Dia mengajak seluruh instansi, komunitas dan masyarakat untuk melestarikan lingkungan. “Komposisi dalam pembangunan daerah juga diperlukan penghijauan lingkungan,” katanya seraya menilai PT BSD Tbk konsisten dalam upaya pelestarian lingkungan. Untuk itu, kata dia, program festival hijau patut ditiru pengembang lainnya yang berada di Tangerang, terutama yang berinvestasi di Kabupaten Tangerang. “Pelestarian lingkungan dan pola hidup sehat harus menjadi tradisi masyarakat modern. Kami harap pohon yang ditanam dijaga dan dirawat,” imbuhnya. Zaki mengakui, dampak positif penghijauan dapat meminimalisir bencana banjir yang kerap menerjang wilayah Kabupaten Tangerang. “Wilayah kami selalu kebagian banjir kiriman dari Bogor. Mudahmudahan pola hidup berwawasan lingkungan dapat meminimalisir banjir,” katanya.(AZH/ODI)

Tebus e-KTP, Warga Buniayu Ngaku Bayar Rp5000 SUKAMULYA, BP - Kartu Penduduk Elektronik (E-KTP) di Kabupaten Tangerang mulai didistribusikan awal bulan ini. Namun, untuk mendapatkan kartu identitas tersebut, warga dikenai biaya Rp5000 per orang. Sontak, pungutan itu mendapat protes dari warga penerima e-KTP di Desa Buniayu, Kecamatan Sukamulya. Warga mengaku diminta pengurus RT setempat sebesar

Rp5000 untuk biaya penembusan e-KTP. “Saya heran kenapa dipungut biaya, bukannya gratis?” tanya Wahyudi, salah satu warga Desa Buniayu kepada wartawan, Minggu (9/6). Senada diungkapkan Astawi. Warga RT 02/02 itu mengaku mendapatkan e-KTP setelah membayar uang Rp5000 kepada pengurus RT. Itupun dibayarkan seorang temannya karena dia tidak

memiliki uang. Sedangkan e-KTP atas nama istrinya, kata dia, masih tertahan di RT setempat karena belum memberikan uang tebusan. “Saya tidak berani ngambil karena belum punya duit untuk nebusnya,” papar Astawi. Informasi yang didapatkan wartawan, ada empat RT di RW 02 Desa Buniayu yang memungut biaya distribusi e-KTP kepada warga. Mereka berharap pihak-pihak

terkait memberikan penjelasan mengenai biaya pendistribusian eKTP yang dipungut pengurus TRT maupun RW. Tokoh pemuda setempat, Hamdani mengaku heran adanya pungutan uang kepada warga untuk mengambil e-KTP. “Harus ditindak tegas jika memang ada pungli. Warga e-KTP kan hak warga,” ujarnya. Sekretaris Desa Buniayu, Keca-

matan Sukamulya, Edi Sumarna mengaku tidak mengetahui adanya dugaan pungutan biaya pengambilan e-KTP yang dilakukan pengurus RT dan RW. “Kami juga tidak melakukan pungutan, distribusi e-KTP dari desa langsung diserahkan ke RW dan RT,” tegasnya seraya tidak membenarkan ada pungutan pengambilan e-KTP. “Kami akan telusuri kebenarnya,” janji Edi.(DIT/ODI/BNN)


TANGERANG METROPOLIS

SENIN 10 JUNI 2013

BANTEN POS

Kota Tangerang - Kota Tangerang Selatan KAMPUS

ISTIMEWA BANTEN POS

5

Warga Tolak Relokasi Makam SERPONG, BP - Warga RT 4/5 Kelurahan Rawamekar Jaya, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), menolak rencana pengembang apartemen memindahkan pemakaman. Warga menuding lurah setempat menjadi makelar tanah. Pengembang apartemen rencananya menukar tanah wakaf seluas 900 meter persegi dengan lahan 1.400 meter persegi. Warga menolak lantaran pada lahan yang akan ditukar terdapat makam. “Tanah wakaf luasnya 3.900 me-

ter persegi, pengembang mau menukar yang sudah jadi pemakaman,” ungkap Sadar Bin Jumin (37) Minggu (9/6). Penolakan warga tidak digubris pengembang. Buktinya, pengembang memasang patok merah pada lahan yang diinginkan. Tindakan itu menyusul pertemuan warga dengan Lurah Rawamekar Jaya, Jamaludin. “Ada 25 warga diajak pertemuan sama pak lurah,” ungkap Sadar seraya menyesalkan warga yang diundang tidak memiliki

makam keluarga di lahan tersebut. Lurah, kata dia, mengundang warga RT 05/04, bukan yang tidak memiliki makam keluarga atau kerabat. “Ada apa ini?” tanyanya. Dalam pertemuan tersebut, kata Sadar, lurah membagikan uang Rp800 ribu per orang. Sadar menuding agar warga menyetujui relokasi makam. Ketua RT 05/04, Kelurahan Rawamekar Jaya, Ursad (64) mengakui diundang lurah di rumah salah seorang warga, Marudin. Pertemuan membicarakan pertukaran

lahan pemakaman dengan pengembang. Ursad menyebut tanah yang ditukar tidak terdapat makam. “Makam warga tidak dipindahkan, hanya lahan sebelah selatan,” akunya seraya mengakui pada pertemuan tersebut, warga yang datang menandatangani daftar hadir tidak menandatangani persetujuan apapun. Pantauan BANTEN POS di lokasi pemakaman, terdapat patok batas lahan milik pengembang. Dari patok yang dipasang

pengembang, beberapa makam warga terkena pemindahan jika terjadi tukar guling. Kasi Pemakaman, Dinas Kebersihan, Pemakaman dan Pertamanan (DKPP) Kota Tangsel, Nazmudin menjelaskan, lahan wakaf pemakaman yang tidak diserahkan kepada pemerintah daerah, masih menjadi hak pemilik. Sedangkan Lurah Rawamekar Jaya, Jamaludin belum bisa dikonfirmasi wartawan. Pesan singkat dan telepon yang dikirim melalui telpon selulernya tidak dijawab.(AZH/ODI)

Humas dan PR Manager UBL, Linda Islami memberikan cinderamata kepada Mihcel Yo pada even Creatival Budi Luhur.

Creatival Budi Luhur Mencetak Kreativitas Mahasiswa MENGUTIP pernyataan seorang fotografer ternama, David Bailey yang menyebut, perilaku positif akan mewujudkan mimpi menjadi kenyataan. Salah satunya dapat direalisasikan dengan melakukan kegiatan positif untuk mengembangkan potensi diri. CREATIVAL Budi Luhur 2013 menjadi salah satu pilihan menarik untuk mengembangkan potensi diri melalui ajang kreatif dan positif. Creative Festival (CREATIVAL) Budi Luhur 2013 bertema lifestyle, education and art digelar Mahasiswa Universitas Budi Luhur (UBL) kelas Event Management. Pada even yang digelar Rabu (5/6) lalu di Auditorium Universitas Budi Luhur Jakarta, turut diramaikan dengan program acara seminar Entrepreneurship, drama musikal, live entertainment, games and prize, Bazzar, stand up comedy dan community perform. Humas dan PR Manager UBL, Linda Islami mengatakan, CREATIVAL Budi Luhur merupakan kegiatan mahasiswa yang tergabung dari berbagai fakultas dengan tujuan memberikan motivasi dan menggali potensi kreativitas mahasiswa dalam menemukan passion. “Acara diawali seminar entrepreneurship yang menghadirkan Michael Yo sebagai narasumber. Yo memberikan motivasi kepada mahasiswa mengenai creative entrepreneurship. Lalu dilanjutkan penampilan drama musical dari mahasiswa,” katanya. Drama musical, kata dia, merupakan ajang kreatif mahasiswa untuk menyalurkan aspirasinya melalui kesenian terhadap berbagai bentuk korupsi yang terjadi di negeri ini. Program berikutnya, kata dia, talkshow interaktif dengan menghadirkan Merry Riana, motivator yang turut memberikan motivasi kepada mahasiswa untuk menemukan potensi kreativitasnya. Selenjutnya acara ini turut menampilkan live music dari Experina Band, Ladia Band, SOS Pop Punk dan Simple Grace Band serta dance performance dari Wild dance. Untuk program acara Community Perform, menghadirkan Sketsaku, Pecinta Buku, Save Street Child dan Indonesian Chiptunes.(AMN/ODI)

Diantar ribuan pendukungnya, Pasangan Abdul Syukur-Hilmi Fuad mendaftar dan sekaligus mengembalikan formulir pendaftaran Balon Walikota-Wakil Walikota kepada KPU Kota Tangerang, Sabtu (8/6). Pasangan SyukurHilmi diusung Partai Golkar, PKS, PBB dan partai non parlemen PKPB.

RUSYANDI BANTEN POS

Syukur-Hilmi Usai Deklarasi, HMZ-Iskandar Terakhir 5 Pasang Balon Walikota-Walikota Daftar ke KPU TANGERANG, BP - Sampai batas akhir pendaftaran pukul 00.00 WIB, atau Minggu (9/6) dinihari, sudah lima pasangan bakal calon (Balon) Walikota dan Wakil Walikota Tangerang periode 20132018 yang tercatat di KPU Kota Tangerang. Pasangan terakhir yang mendaftar, Harry Mulya Zein-Iskandar Zulkarnain. Sedangkan sebelumnya, pa-

sangan Balon Walikota dan Wakil Walikota Tangerang, Abdul Syukur dan Hilmi Fuad mendaftar ke KPU usai deklarasi di Lapangan Ahmad Yani, Sabtu (8/6). Pasangan Syukur-Hilmi mendaftar dengan membawa surat rekomendasi dari Partai Golkar, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Bulan Bintan (PBB) dan partai non parlemen PKPB. Pasangan Syukur-Hilmi pada deklrasi sedikitnya mengerahkan 1.000 pendukung. Konvoi kendaraan para pendukung pasangan itu, memenuhi Jalan Jalan KH Has-

hyim Ashari dan Jalan Sudirman saat menuju Lapangan Ahmad Yani. Terjadi kemacetan pada kedua ruas jalan protokol tersebut. Deklarasi pasangan Syukur Hilmi dihadiri Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Banten Hikmat Tomet yang juga suami Gubernur Ratu Atut Chosiyah. Nampak juga mantan Menteri Luar Negeri (Menlu) Hasan Wirayuda yang juga kakak kandung Abdul Syukur. Keduanya ikut berorasi untuk mensosialisasikan pasangan Syukur-Hilmi pada Pilkada 31 Agustus nanti. Sedangkan Walikota Wahidin

Halim yang juga kakak kandung Abdul Syukur, tidak turut hadir lantaran terbentur patsun partai. Wahidin diketahui merupakan Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Banten. Dalam Pilkada Kota Tangerang, Demokrat mengusung pasangan Arief R Wismansyah-Sachrudin. Dalam orasinya, Hasan Wirayuda menyatakan optimis Syukur-Hilmi mampu memimpin Kota Tangerang lima tahun ke depan. “Adik saya ini akan bisa lebih baik dari kakaknya,” ujar Hasan.

Sedangkan Abdul Syukur mengaku bersama pasangannya Hilmi Fuad, yakin bisa membawa masyarakat Kota Tangerang lebih maju dan sejahtera. Sebelumnya, santer disebutsebut HMZ bakal berpasangan dengan Abdul Syukur. Terlebih Balon walikota itu telah mendapat rekomendasi dari Partai Gerindra, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), PKNU dan PKB. Belakangan, HMZ malah mendaftar terakhir ke KPU bersama pasangannya Iskandar Zulkarnain.(K-14/ODI)

Ahli Waris Jual Puing Sepekan Duduki Kantor Lurah Karang Tengah TANGERANG, BP - Keluarga Ahmad Sanusi sudah sepekan menduduki Kantor Kelurahan Karang Tengah. Mereka berbekal mie instan dan kopi hitam untuk berjaga selama 24 jam agar kantor tersebut tidak disusupi pihak-pihak lain. “Ya sudah seminggu kami bertahan menuntut hak atas lahan kelurahan ini,” ujar Djamarullah, perwakilan ahli waris kepada wartawan Minggu (9/6). Perlengkapan yang digunakan untuk menginap juga seadanya. Hanya satu unit kompor minyak dan matras yang diguna-

kan sebagai alas beristirahat. Bahkan, pihak keluarga ahli waris memanfaatkan sisa puing untuk membuat bangku. “Kita manfaatkan kayu buat bikin bangku, lumayan buat rebahan,” aku Djamarul. Sebagian puing bangunan kantor kelurahan yang sedang direnovasi itu, mulai dirapihkan. Dengan alasan keindahan, mereka menjual puing kepada pengepul. “Kami berusaha bikin suasana. Puing atau sisa kayu sudah dijual atau diminta orang,”katanya. Bahkan pihaknya mengaku pernah ditawari bantuan logistik dari pihak kelurahan, namun entah kenapa bantuan tersebut belum juga direalisasikan. “Waktu itu ada staf kelurahan ke sini. Katanya mau bawa nasi bungkus dan air. Tapi sampai sekarang belum ada.kami mempersilahkan kalau ada yang mau kasih bantuan,” kata Djamarul. Hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan konfirmasi ulang terkait rencana renovasi kantor Kelurahan Karang Tengah yang menjadi sengketa. Namun, beberapa hari lalu ahli waris kembali menegaskan kepada kelurahan untuk tidak segera merobohkan bangunan sebelum urusan sengketa lahan tersebut usai.

EKY FAJRIN/SATELIT NEWS/BNN

Seorang ahli waris Alm Ahmad Sanusi, menuliskan larangan membangun di lahan Kantor Kelurahan Karang Tengah pada aksi menduduki kantor tersebut kemarin.

“Kami akan terus bertahan. Masih mengupayakan negosiasi, biar tercipta winwin solution. Kalau nanti ada Satpol PP membongkar paksa, kami akan hadapi. Pokoknya harus tuntas,” tegas Djamarul.

Sebelumnya, Camat Karang Tengah Herman Suwarman mengaku sudah membicarakan solusi dari sengketa lahan kantor kelurahan itu. “Kami mengacu putusan pengadilan tahun 2009,” jelasnya.(KIKI/ODI/BNN)


BANTEN POS SENIN 10 JUNI 2013

TOTAL SPORT

6

Menuju Kebangkitan Olahraga Banten

Tulisa Contostavlos

SPORTSELEB

Hentikan Gugatan Video Seks MANTAN kekasih bek Newcastle United Danny Simpson, Tulisa Contostavlos, mencabut gugatan hak pendapatan video seks. Soalnya, Tulisa justru dirugikan dengan tagihan pengacara yang mencapai 270 ribu euro (setara Rp4 Miliar). Pada Juli 2012 lalu, Tulisa melayangkan gugatan ke pengadilan terhadap mantan kekasihnya, Justin Edwards, yang menyebarluaskan video seks mereka berdua melalui internet. Video seks Tulisa dengan Edwards bisa diunggah sejak Maret 2012 dengan harga 3,96 euro (setara Rp59 ribu). Sayang, hingga kini hanya ada enam orang yang mengunggah video seks tersebut. Total Edwards hanya mendapat pemasukan 23 euro (Rp346 ribu) dari video itu. The Sun melansir, video seks itu ternyata sudah bocor terlebih dulu. Semula, Tulisa menuntut hak pendapatan dari video seks itu sebesar 100 ribu euro (setara Rp1,5 Miliar). Kini mantan juri X Factor Inggris itu sudah mencabut gugatannya. Hal itu dikarenakan biaya pengacara Tulisa yang sudah menembus 270 ribu euro (setara Rp4 miliar). Biaya pengacara Tulisa mencapai 425 euro (setara Rp6,4 juta) per jam. Tulisa sendiri saat ini sedang dihadapkan masalah narkoba. Mantan personel girl band N-Dubz itu diduga terlibat pengedaran narkoba. Kepolisian London, Scotland Yard, melakukan penangkapan terhadap Tulisa menyusul pemberitaan The Sun. Awal pekan ini, The Sun memberitakan bahwa Tulisa terlibat pengedaran narkoba. Salah satu wartawan The Sun menjebak Tulisa dengan berpura-pura sebagai calon pembeli. Secara mengejutkan, Tulisa menjadi perantara wartawan The Sun tersebut dengan bandar narkoba bernama Mike GLC.(CMT/ENK/NET)

TRANSFER

ARIF HAMDI/BANTEN POS

Aksi pesepakbola Serag Jaya (kanan), berusaha merebut bola dari lawannya saat ujicoba di Stadion Krakatau Steel, Sabtu (8/7). Kini, para pemain tengah bingung terkait honor yang mereka dapat dari Serang Jaya untuk mengarungi kompetisi Divisi I Liga Indonesia, musim ini. Soalnya, hingga kini belum ada kejelasan apapun.

Status Honor Pemain Tidak Jelas Jelang Divisi I Liga Indonesia

SERANG, BP - Mengarungi kompetisi Divisi I Liga Indonesia musim ini, para pemain kesebelasan Serang Jaya mengeluhkan masalah status pembayaran honor mereka. Soalnya, hingga saat ini, pihak manajemen, belum memberitahukan kejelasan perihal honor tersebut. Hal itu diungkapkan salah satu pemain Serang Jaya, yang enggan disebutkan namanya. Kata dia, setelah berlatih hampir satu

pekan lebih, belum ada kejelasan sama sekali soal honor. Padahal, mereka berlatih dua kali dalam satu hari, yakni pagi dan sore. Bahkan, ia mengakui, sejak diajak bergabung, pengurus juga tidak gamblang memberitahukan permasalahan honor. “Yang saya tahu, hanya dijanjikan pembayaran seperti bermain sepakbola tarkam,” ucapnya kepada BANTEN POS. Ia mengambarkan, maksud pengurus adalah, dalam lima kali pertandingan di kompetisi Divisi I nanti, setiap pemain hanya dibayar dua sampai tiga juta rupiah. Tapi, itupun belum keputusan final dari pengurus karena masih

dalam tahap pembahasan. “Saya berharap, pengurus segera memberitahu soal honor kepada pemain, agar kami bisa latihan dengan maksimal dan tidak terkatung-katung seperti ini,” ucapnya. Hal senada diucapkan pemain lainnya yang juga tidak mau disebutkan namanya. Bahkan, ia mengancam tidak akan membela Serang Jaya bila kejelasan honor tidak segera diungkapkan. “Buat apa saya berlatih habis-habisan bila pengurus hanya ingin memeras keringat saya. Lebih baik saya bermain untuk tim lain saja atau main tarkam saja yang lebih jelas ada uangnya,” ketusnya.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Umum Serang Jaya, Akhmad Nahyudin menjelaskan, memang hingga saat ini pengurus belum menetapkan perihal honor kepada seluruh pemain. Pasalnya, masih dalam pengodokan. Tapi yang jelas, Nahyudin menyampaikan, bila pembayaran sistem seperti tarkam, itu tidak akan terjadi. Manajer Serang Jaya, Ratu Lilis Karyawati telah menetapkan, bahwa setiap pemain akan ada honor bulanannya. “Namun, berapa jumlah yangakan diterima pemain belum ditentukan,” kata Nahyudin. Sementara itu, dalam persiapan

menjelang Divisi, Serang Jaya ditahan imbang oleh penghuni Divisi II Nasional, Cilegon United. Pasalnya, pada laga uji coba yang berlangsung di Stadion Krakatau Steel, Kota Cilegon, Sabtu (8/6), berkesudahan 0-0 untuk kedua tim. Pelatih Kepala Serang Jaya, Jaja Mulyana mengaku tidak puas dengan penampilan anak asuhnya. Soalnya, para oemain Serang Jaya kerap kali kehilangan bola. Selain itu sentuhan akhir pemain depan juga dinilai belum baik. “Oleh karena itu, kami akan segera memperbaikinya. Bila tidak, kita bisa babak belur di putaran pertama nanti,” tuturnya.(CMT/ENK)

Ivanovic Sudah Enggak Sabar Dipoles Jose Mourinho LONDON,BP - Kedatangan Jose Mourinho sudah ditunggu semua pemain Chelsea. Wajar saja, karena saat menangani The Blues 2004 lalu, tangan dinginnya berbuah manis dengan memberikan banyak gelar bergengsi. De Javu seperti itulah yang diharapkan Klub milik Roman Abramovic itu. Bek asal Serbia, Branislav Ivanovic mengaku sudah tidak sabar ingin merasakan polesan pelatih asal Portugal tersebut. Dia sangat ingin merasakan metode latihan yang dimiliki Mou (sapaan Mou), karena Ivanovic bergabung ke Cheslea, setelah delapan bulan Mou meninggalkan London dan memutuskan untuk melatih Inter Milan.

Rekam jejak The Only One selama menjalani karier sebagai pelatih juga menjadi daya tarik mengapa dia sangat ingin dilatih oleh pelatih kontroversial itu. “Saya sangat senang dia kembali, karena itu adalah kenikmatan untuk bekerja dengan salah satu pelatih terbaik dan paling sukses manajer di dunia. Saya tahu itu akan sulit tapi saya senang,” kata Ivanovic kepada Chelsea TV. Apalagi. Lanjutnya, dia orang yang sangat bisa diharapkan bagi klub ini. Semua pecinta Chelsea sangat menginginkannya sejak lama dan sangat antusias melihatnya kembali. Fans juga diyakini sangat senang. Selain itu, kembalinya Jose Mourinho ke Chelsea, bisa menjadi titik terang bagi

penyerang yang musim lalu dipinjamkan ke West Bromwich Albion, Romelu Lukaku untuk mampu meraih satu tempat di skuad utama The Blues. Pasalnya, pemain asal Belgia itu menyampaikan, bahwa dia telah melakukan kontak dengan The Only One dan dijanjikan akan mendapat tempat di skuad utama Chelsea. Hal tersebut membuatnya menjadi semringah untuk menjalani musim depan bersama The Roman Emperor. “Saya akan bermain bersama Chelsea musim depan, saya sangat siap. Saya juga telah berbicara dengan Jose Mourinho dan dia mengatakan akan memberikan saya tempat di skuadnya,” aku Lukaku, sebagaimana dikutipThe Sun, Minggu (9/6).

Selama dipinjamkan ke West Brom, pemain berpostur 191 Cm itu mampu tampil impresif. 17 gol mampu dicetaknya dari 30 pertandingan di Premier League. Dengan kesuburannya dalam menceploskan si kulit bundar, mengingatkan kita pada sosok eks penyerang Chelsea, Didier Drogba karena memiliki kemiripan dari gaya permainannya. Dia pun senang bisa disejajarkan dengan Drogba yang notabene adalah idolanya. “Banyak orang yang membandingkan saya dengan Didier Drogba, dan saya senang karena dia adalah idola saya. Kami memiliki kesamaan tipikal dalam bermain. Tapi saya berusaha akan mampu lebih baik darinya,” cetus Lukaku.(CMT/ENK/NET)

Banten Berpeluang Kirim Dua Perwakilan ke SEA Games

NET

Moyes Incar Fabregas DEMI memperkuat bagian tengah Manchester United, suksesor Sir Alex Ferguson, David Moyes berusaha mendatangkan Cesc Fabregas dari Barcelona musim panas ini. Seperti dilansir dalam The Sun, Minggu (9/6), eks bos Everton itu siap memberikan tawaran sekira Rp597 Miliar agar eks kapten Arsenal itu bisa berada di Old Trafford musim panas ini. Memang, pemain asal Spanyol itu telah mengatakan bahwa ia ingin tetap tinggal di Nou Camp untuk memperjuangkan tempatnya walaupun Barcelona telah medatangkan wonderkid Brazil, Neymar. Tapi, Moyes siap menguji kesetiaan Fabregas dengan tawaran bermain di jantung permainan Setan Merah yang sedang dibangunnya. Keinginan Moyes ini dikarenakan, sektor tengah United perlu mendapatkan perhatian segera. Apalagi dengan pensiunnya Paul Scholes, peran Michael Carrick dan Tom Cleverley memiliki beban yang besar. United memiliki Anderson dan Shinji Kagawa di sektor tengah yang mampu membuat angka. Namun, tidak dalam kelas yang sama seperti Fabregas. Sekedar diketahui, selain United, Arsenal juga sangat ingin memboyong kembali bintang Spanyol itu, apalagi di musim 2012-2013, peran Fabregas di Barcelona menurun.(CMT/ENK/JPNN)

SERANG, BP - Pada pelaksanaan SEA Games di Myanmar yang akan berlangsung tahun ini, Pengurus Provinsi Federasi Hoki Indonesia (Pengprov FHI) berpeluang menerjunkan perwakilannya. Kepastian itu didapat, setelah dua orang atlet Banten, dipanggil masuk pemusatan latihan nasional (pelatnas). Hal itu disampaikan Sekretaris Umum Pengprov FHI Banten, Pepep Muhammad Syafei. Kata dia, berdasarkan kabar yang didapat pe-

ngurus, dua atlet hoki putri Banten, yakni Wiwit Mushofihah dan Ani Noviani, masuk program pelatnas. “Itu sangat luar biasa sekali buat kami. Membuktikan, pembinaan yang telah kami lakukan, membuahkan hasil maksimal,” papar Pepep kepada BANTEN POS, Minggu (9/7). Apalagi, menurut dirinya, keduanya memang layak masuk tim SEA Games. Mereka merupakan atlet putri terbaik yang dimiliki Banten saat ini, terutama Ani. Ia

merupakan pemegang top skor pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) III Banten di Kabupaten Lebak 2010 lalu dan Kejurda Hoki Banten 2011 lalu di Kota Cilegon. “Saya hanya berharap, hal ter-

sebut, jadi langkah awal yang membanggakan bagi kemajua prestasi olahraga hoki kita,” ucapnya. Hanya saja, Pepep menerangkan, kepastiannya belum resmi. Soalnya, pengurus baru mendapatkan kabar secara lisan Itupun, langsung dari pelatih hoki Indonesia. Informasi dan surat resmi dari Pengurus Pusat (PP) FHI belum didapatkan.Untuk itu, Pepep menjelaskan, akan segera melakukan koordinasi dengan PP FHI, mengenai kabar terse-

but. Besar harapan, kabar yang telah didapat, benar adanya. Hal senada disampaikan Ketua Umum FHI Banten, Saepudin. Ia akan segera mengubungi pengurus PP FHI agar semuanya jelas. Bila memang keduanya masuk program pelatnas SEA Games, maka ia meminta surat resmi dikirimkan ke pengurus di Banten, agar segela persiapan untuk menuju pelatnas bisa diurus. “Jangan sampai, kejelasannya tidak ada,” terangnya.(CMT/ENK)

Bantu Korban Banjir, Bayern & Dortmund Gelar Laga Amal MUENCHEN,BP - Kesebelasan Bayern Muenchen tidak hanya mengejar prestasi maksimal pada musim ini. Namun, klub raksasa Jerman mereka juga menaruh simpati pada musibah banjir di negaranya. Itu tergambar jelas, dengan rencana Bayern yang akan memulai persiapan kompetisi musim 2013-2014 dengan menggelar laga amal di regionalnya sendiri. Laga itu digelar Bayern untuk menggalang dana bagi korban banjir di sebagian wilayah Jerman baru-baru ini. Sebab, negara bagian Bavaria tempat klub berjuluk FC Hollywood bermarkas juga ikut terendam air bah. Banjir tersebut, termasuk dalam mu-

sibah terburuk di Jerman. Lawan yang dipilih untuk laga amal itu sendiri bukanlah klub besar Jerman atau Eropa lainnya. Bayern hanya akan menjajal tim regional di Passau, salah satu kota di negara bagian Bavaria. Rencananya, berapa pun hasil dari pemasukan tiket penonton pertandingan itu akan disumbangkan kepada korban banjir. CEO Bayern, Karl-Heinz Rummenigge bersama dengan kepala negara bagian Bavaria Horst Seehofer sudah melakukan pembicaraan terkait rencana laga amal itu. Hanya saja, hingga berita ini dirilis, masih belum ada kepastian tanggal digelarnya pertandingan tersebut.

“Tim kami sudah diuntungkan dengan banyaknya dukungan dari masyarakat Bavaria di beberapa pekan dan bulan terakhir. Mengingat begitu besarnya bencana tersebut, maka kami berniat untuk memberikan timbal balik ke mereka dengan pertandingan amal,” ujar Rummenigge dikutip dari Goal. Bukan hanya Bayern saja yang menggelar laga amal di negara bagiannya, Bavaria. Klub finalis Liga Champions, Borussia Dortmund, juga melakukan pertandingan serupa. Die Borussen (julukan Dortmund) dalam pernyataan resminya di situs klub berniat menyumbangkan minimal Rp1,2 Miliar keuntungan dari pertandingan amal itu.(CMT/ENK/JPNN)

NET


BANTEN POS SENIN 10 JUNI 2013

BERITA UTAMA

7

Pelaku Ikut Menyaksikan Olah TKP NENEK Sambungan dari Halaman 1

Ede berulangkali mengetuk pintu seraya mengucapkan salam, namun

tak kunjung mendapat jawaban. Pintu rumah saat itu dalam keadaan terkunci, namun salah satu jendela rumahnya terbuka. Ede pun merasa heran, terlebih lampu dida-

Megawati Tak Kuasa Bendung Air Mata TEMBAKAN Sambungan dari Halaman 1

Presiden SBY juga memberi ucapan belasungkawa kepada keluarga. “Semoga Arwah diterima di sisiNya dan keluarga diberikan ketabahan,” ucap SBY. Sebelum dimasukkan ke liang lahat, 10 anggota TNI melakukan penghormatan dengan melakukaan tembakan salvo. Suara adzan juga bergema saat prosesi pemakaman memasuki pembacaan doa. Menteri Agama Suryadharma Ali memimpin doa pada acara pemakaman itu. Prosesi pemakaman ditutup dengan pemberian penghormatan terakhir kepada Taufik Kiemas yang dipimpin komandan upacara. Saat pemberian penghormatan terakhir, pelayat diminta untuk berdiri, membuka kaca mata hitam dan menutup payung. Hanya beberapa saat setelah pemberian penghormatan terakhir tersebut inspekstur upacara Presiden SBY meninggalkan lokasi. Sementara, istri Taufik Kiemas, mantan Presiden RI, Megawati Soekarnoputri menitikkan airmata tatkala mendekati makam suaminya Taufiq Kiemas di Taman Makam Pahlawan Kalibata. Ia sudah terlihat muram sejak jenazah Taufiq disiapkan untuk penguburan. Di samping Mega, putrinya Puan Maharani pun tampak tak kuasa menahan tangis. Ibu dan anak itu tertunduk, di makam Taufik ketika Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dan rombongan pejabat

pergi meninggalkan TMP Kalibata. Guruh Soekarnoputra, ipar Taufiq mengatakan keluarga sangat kehilangan sosok Taufik. Apalagi, Taufiq dikenal sebagai ayah yang bijaksana di antara keluarganya. “Beliau konsisten dengan apa yang dijalaninya. Jiwanya adalah seorang pejuang sampai akhir hayatnya. Lazimnya di umur sekian mestinya sudah istirahat tapi Pak Taufiq masih aktif,” ungkap Guruh. Terpisah, sejak sore hingga malam tadi sejumlah tokoh dan pejabat tinggi negara masih terus berdatangan ke kediaman mendiang Taufiq Kiemas di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Minggu, (9/11). Kedatangan para tokoh ini untuk menghadiri acara tahlilan. Di dalam kediaman telah hadir keluarga besar Megawati Soekarnoputri dan Taufiq, serta Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Sekjen PDIP, Tjahjo Kumolo mengatakan, tahlilan digelar setiap malam usai maghrib selama tujuh hari. “Pemimpin tahlilannya berganti-ganti, ada KH Said Aqil (Ketua Umum PBNU), Din Syamsuddin (Ketua PP Muhammadiyah) dan Jalaluddin Rahmat,” ujar Tjahjo. Tahlilan malam ini dipimpin oleh Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj. Hadir juga Wapres RI Boediono dan rombongan serta Ketua DPR RI Marzuki Alie. Selain politisi dan pejabat, juga hadir perwakilan dari kedutaan besar sejumlah negara sahabat. Tahlilan itu juga terbuka bagi masyarakat umum.(FLO/ABU/ENK/JPNN)

570 Pekerja Anak Kembali ke Sekolah EKSPLOITASI Sambungan dari Halaman 1

anak itu kembali ke sekolah. “Pekerja anak yang berhasil kami kembalikan ke sekolah itu, dari Kabupaten Lebak sebanyak 180 orang, Kabupaten Tangerang 120 orang, Kabupaten Pandeglang 180 orang dan di Kabupaten Serang sebanyak 90 anak,” katanya. Sementara untuk di empat kota lainnya, seperti Kota Cilegon, Serang, Tangerang dan Tangerang Selatan (Tangsel), belum dilakukan penyisiran. “Banten memang baru tahun ini mendapatkan program PPA PKH dari pusat, tahun-tahun sebelumnya tidak ada,” katanya. Masih menurut Erik, upaya untuk mengurangi pekerja anak di Provinsi Banten selama pendataan yang dilakukan oleh kabupaten/kota mengalami hambatan dan kendala dari keluarga dan orangtua. “Ketika petugas dari Disnakaretrans kabupaten/kota melakukan pendataan dan meminta kepada orangtua agar anak kembali ke sekolah, mereka menolak, dengan alasan anaknya bekerja untuk membiayai adik-adiknya,” ungkapnya. Kepala Bidang Pengawasan pada Disnakertrans Kabupaten Tangerang, Deni Rohdiani mengatakan, dari 120 pekerja anak yang berhasil dikembalikan ke sekolah dan mendapatkan program dari pemerintah pusat itu berasal dari empat kecamatan yakni Mauk, Kronjo, Pasar Kemis dan Sepatan. “Yang kami data baru empat kecamatan, kecamatan-kecamatan lainnya belum,” terangnya. Banyak kendala yang dihadapi oleh Disnakertarans Kabupaten Tangerang dalam melakukan penyisiran dan pendataan terahadap pekerja anak yang bekerja di sektor informal seperti tukang tambal ban, pemulung maupun di home indutri. “Kendala yang kami hadapi umumnya anak itu bekerja karena dorongan dan keinginan dari orangtuanya, dengan alasan membantu ekonomi, disebabkan orangtuanya sedang sakit atau penghasilannya kurang mencukupi,” katanya. Sebagai contoh yang dihadapi

dan ditemukan tim di lapangan adalah tentang seorang anak yang duduk di bangku kelas satu SMP, yang terpaksa putus sekolah lantaran orangtuanya sedang sakit dan tidak bisa bekerja sebagai tukang tambal ban. “Anak tersebut terpaksa harus menggantikan posisi bapaknya sebagai tukang tambal ban, karena bapaknya sakit hernia. Ketika kami datangi orangtuanya, dengan bermaksud mengajak si anak agar mengikuti progarm PPA-PKH langsung dilarang. Padahal anaknya sangat ingin sekali sekolah, bahkan sampai menangis supaya bisa ikut dan mendapatkan bantuan dari program PPA-PKH,” terangnya. Sementara, Dirjen Pembina Pelatihan dan Produktivitas (Binalattas) Kementerian Tenaga Kerja, Abdul Wahab Bangkona mengakui, jumlah pekerja anak di Indonesia masih tinggi. Karena itu, pihaknya bersamasama sejumlah kementerian berupaya untuk menarik kembali anak tersebut ke sekolah. “Sebanyak 570 pekerja anak di Provinsi Banten yang berhasil dikembalikan sekolah mendapatkan bantuan selama empat bulan, dan satu anak mendapatkan uang sebesar Rp250 ribu per bulan,” kata Wahab. Pemerintah akan menindak tegas perusahaan yang masih mempekerjakan anak dibawah umur. “Kami akan memberikan sangsi teguran, perdata hingga pidana bagi pengusaha yang mempekerjakan anak-anak,” ujarnya. Perusahaan yang melakukan dan mempekerjakan pekerja anak yang terjadi di Indonesia adalah perusahaan padat karya dan usaha kecil menengah. “Bagi perusahaan padat karya akan kami lakukan pembinaan. Sebisa mungkin mereka tidak boleh lagi mempekerjakan pekerja anak,” ujarnya. “Kami telah melakukan pendekatan khusus untuk melarang anak usai sekolah bekerja. Pengusaha dan orangtua tidak boleh memaksakan anak bekerja apalagi dengan resiko kehilangan nyawa,” ungkapnya. Para pengusaha dan orangtua harus tahu bahwa dalam UU Perlindungan Anak mempekerjakan anak dibawah umur itu dilarang. Pendekatan persuasif ini juga akan diikuti penindakan hukum.(RUS/IGO)

Jadi Tuna Susila Sambungan dari Halaman 1

lah,” kata Amyra seraya tersenyum saat ditemui di Kawasan Epicentrum Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (7/6). Bedanya di film teranyarnya ini, karakter yang diperankan lebih menceritakan kegiatan yang cenderung mengungkapkan peran yang sedang dilakoninya. Ada kesulitan tersendiri yang ia rasakan dibanding

film sebelumnya. “Di Jamila lebih ke adegan desperate-nya. Kalau di sini lebih banyak menonjolkan kegiatan saya sebagai apa. Ada kesulitan sendiri di Cinta Dari Wamena,” imbuhnya. Meski berbeda, dara kelahiran Denpasar 15 juni 1992 itu sangat piawai berperan sebagai Endah, seorang remaja yang bekerja sebagai wanita tuna susila. “Melihatnya sendiri enggak terlalu kaku juga,” tandasnya.(ENK/ DKA/KPL)

lam rumah masih menyala. Dengan penuh penasaran Ede masuk melalui jendela yang terbuka itu. Di dalam, ia terus mencari dan memanggil ibunya. Betapa terkejutnya ia saat melihat ibu dan keponakannya sudah tak bernyawa di kamar mandi. Ede langsung berteriak minta tolong. Warga pun berhamburan mendatangi tempat kejadian. Oleh warga, kedua korban dievakuasi ke tempat yang layak. Sekitar pukul 11.00 WIB, Ede langsung melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Cileles. “Begitu mendapatkan laporan, kita langsung terjunkan anggota ke

tempat kejadian perkara. Terungkap ciri-ciri pelaku dari keterangan salah seorang cucu korban bernama Ridwan yang berusia enam tahun. Ridwan mengaku sempat disekap dalam kamar mandi,” kata AKP Idat Satya Mursid, Kapolsek Cileles kepada BANTEN POS. Setelah mengantongi ciri-ciri pelaku, polisi pun langsung melakukan pencarian. Menariknya, pelaku yang tengah dalam pencarian ternyata ikut menyaksikan olah TKP. Menurut Idat, saat pihaknya melakukan olah TKP hari itu juga, warga banyak yang ingin menyak-

sikan. Pada saat bersamaan, tersangka juga melihat diantara kerumunan warga. “Setelah anggota kami melihat ada tersangka, kami mencoba menangkapnya dengan hati-hati, sebab kalau warga tahu yang didekatnya itu adalah pelakunya, pasti amuk massa tidak akan terelakan lagi,” ujar Kapolsek. Jajaran Polsek Cileles pun tak kesulitan meringkus Eman (26), seorang buruh yang merupakan tetangga korban. Setelah ditangkap dan introgasi, pelaku mengakui membunuh kedua-

nya pada Jumat (7/6) sekitar pukul 21.30 WIB dengan cara memukul beberapa kali kepala dan tubuh korban menggunakan kayu dan batu. Tidak puas, tersangka membawa korban ke kamar mandi dan menenggelamkan keduanya hingga tewas. Dikatakan Idat, motif pembunuhan ini diduga karena dendam, tersangka merasa sakit hati kepada korban karena tidak dipinjami uang. “Tersangka langsung kita serahkan ke Polres Lebak. Dia terancam Pasal 338 jo 340 jo 365 KUHP dengan ancaman hukuman seumur hidup atau hukuman mati,” terangnya.(K-2/RIS/IGO/ADH)

Terus Meluruskan yang Mulai Bengkok SANG Sambungan dari Halaman 1

jenazah tiba, beberapa menteri terlihat mencoba alat itu dengan komentar yang sama: enak juga ada AC di udara seperti ini. “Akhirnya, kita memang hanya akan menempati rumah 1 x 2 meter,” sambung Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan yang juga salah seorang ketua Partai Amanat Nasional. Begitulah. Tuhan pasti memberikan apa yang tidak pernah diminta manusia: kematian. “Beliau itu teman semua orang,” ujar tokoh PDI Perjuangan yang juga Wakil Ketua DPR Pramono Anung yang berada di sebelah saya. Mas Pram “begitu panggilannya” masih mengenakan celana jeans karena memang baru tiba dari Singapura mengawal jenazah almarhum kembali ke Tanah Air. Tentu, semua orang sepakat dengan kesimpulan Pramono Anung itu: teman semua orang. Ucapanucapan beliau selalu menyenangkan. Beberapa kali saya dipanggil menghadap beliau dan beberapa kali ditelepon beliau, tidak sekali pun membuat saya susah. Katakatanya selalu memberikan semangat, memberikan dukungan, dan membesarkan hati. Bahkan, kata-kata beliau yang paling pedas pun (“SBY itu kekanakkanakan”) justru dinilai merupakan kata-kata yang sangat menyenangkan Pak SBY pada akhirnya. Katakata itulah, yang membuat Pak SBY mendapat simpati luas saat itu dan akhirnya dinilai menjadi salah satu faktor yang membuat Pak SBY terpilih sebagai presiden pertama hasil pemilihan langsung oleh rakyat. Pak SBY sangat kelihatan menghormati Pak TK, sapaan akrab almarhum. Dalam setiap acara pemerintah, Pak SBY selalu menghampiri Pak TK sebelum menempati kursi kepresidenan. Selalu pula ada

kata-kata yang diucapkan pada saatsaat seperti itu. Maka, tak ayal bila Pak SBY sendiri yang memimpin rapat persiapan negara untuk pemakaman almarhum. Pak SBY sendiri yang menjemput jenazah di Bandara Halim Perdanakusuma. Pak SBY sendiri juga yang menjadi inspektur upacara di TMP. Hubungan Pak TK dengan Pak SBY seperti itu sebenarnya sudah semestinya. Tapi, hubungan khusus tersebut menjadi menonjol karena dinginnya hubungan antara Pak SBY dan Ibu Mega. Pak TK seperti bisa memerankan diri agar suasana dingin itu tidak sampai menjadi beku. Tak ayal bila peristiwa pemakaman Pak TK ini penuh dengan harap-harap cemas. Berharap agar tercipta suasana yang lebih cair. Cemas lantaran benarkah semudah itu mencairkannya. Tentu, semua orang lega ketika Pak SBY menyambut kedatangan jenazah. Ini berarti sudah ada pembicaraan yang mendalam antara negara dan Ibu Mega. Namun, orang tetap penuh perhatian apa yang akan terjadi di taman makam pahlawan. Orang pun menahan napas ketika pihak keluarga diagendakan tabur bunga pertama ke liang lahad, bukan Ibu Mega yang melakukannya melainkan putranya, Rizki Pratama. Tahan napas kian dalam ketika wakil keluarga berikutnya yang memasukkan tanah ke liang lahad masih bukan Ibu Mega, melainkan putrinya, Puan Maharani. Saya sudah sering mendengar nama Rizki Pratama, tapi baru sekali ini melihatnya. Rasanya benar kata orang, inilah keturunan Bung Karno yang paling mirip Bung Karno. Saya memperhatikannya dari segala sudut: benar-benar persis Bung Karno. Telinganya sekalipun. Rizki yang kini berumur 42 tahun memang tidak banyak beredar karena hanya menekuni bisnis. Konon, Pak TK keberatan kalau Rizki terjun ke

politik. Tapi, akhirnya semua lega ketika ternyata Ibu Mega tampil di agenda puncak: meletakkan karangan bunga di atas pusara. Apalagi acara itu dilakukan setelah inspektur upacara, Pak SBY, meletakkan karangan bunga untuk yang pertama. Lebih lega lagi ketika di akhir acara Pak SBY berjalan dari tempatnya menjadi inspektur upacara menuju tenda tempat seluruh keluarga almarhum berada. Terlihat Ibu Mega berdiri menyambut dari tempatnya duduk dan menerima jabat tangan Pak SBY. Memang tidak sempat ada baku-kata, tapi jabat tangan berikutnya antara Ibu Any Yudhoyono dan Ibu Mega juga terjadi dengan tingkat kewajaran yang tanpa pengecualian. Saya yang hanya berjarak dua meter dari bakujabat ini mengembuskan napas yang sangat panjang. Di saat hidupnya Pak TK memang bisa menjadi seperti penyejuk suasana setiap kali hubungan pemerintah dengan PDI Perjuangan terasa renggang. “PDI Perjuangan itu bukan partai oposisi,” ujar Pak TK di beberapa kesempatan. “PDI Perjuangan itu partai penyeimbang,” tambahnya. Bisa saja, ada orang yang menilai ucapan itu sebagai permainan katakata. Tapi, tidak bagi Pak TK. Perbedaan antara “oposisi” dan “penyeimbang” itu, bagi beliau, sangat prinsip. “Dalam konstitusi kita tidak mengenal istilah oposisi,” ujarnya. “Jadi, siapa yang menamakan dirinya partai oposisi dia melanggar konstitusi.” Seringnya kata-kata oposisi dipakai di negeri ini menandakan mulai bengkoknya sistem bernegara kita. Beliau ingin terus meluruskan apa yang beliau anggap mulai bengkok. Karena itu, beliau sangat ngotot menyosialisasikan “Empat Pilar” yang tidak boleh hilang dari negara kita: Pancasila, UUD 45, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika. Bahkan, beliau sampai meme-

rintahkan membuka kamus bahasa Indonesia agar tidak ada yang menyalahartikan pengertian “Empat Pilar”. Terutama ketika ada tokoh nasional yang mempersoalkannya dengan kata-kata “Pancasila mestinya tidak sekadar dijadikan pilar”. Nah, setelah kamus dibuka, Pak TK lega. Tidak ada yang salah dengan istilah “Empat Pilar”. Menurut kamus itu, “pilar” berarti fondasi. Bukan seperti yang dibayangkan sejumlah orang bahwa pilar itu seperti tiang rumah. Tentu, ada alasan kuat mengapa Pak TK getol dengan sosialisasi “Empat Pilar” itu. Tidak mungkin beliau segetol itu kalau tidak melihat gejala yang membahayakan empat fondasi kenegaraan kita itu. Terutama menggejalanya politik aliran yang berkembang ke memudarnya toleransi. Bukan saja antaraliran, bahkan di dalam aliran itu sendiri. Tentu, banyak pertanyaan ini: mengapa jenazah almarhum tidak disemayamkan dulu di kediaman. Mengapa pula tidak disinggahkan di gedung MPR. Mengapa tiba dari Singapura di Halim Perdanakusuma disemayamkan di situ satu jam untuk langsung dimakamkan di TMP Kalibata. Macam-macam spekulasi yang dibicarakan secara bisik-bisik di masyarakat. Tentu, saya sendiri juga penasaran. Karena itu, langsung saja saya tanyakan ke pihak keluarga. Kebetulan, saya memang berada di arah belakang Ibu Mega dan Mbak Puan. “Ibu Mega menghendaki agar pemakaman ini sudah harus selesai sebelum waktu duhur,” ujar Pramono Anung. Jelaslah bahwa Ibu Mega ternyata sangat mendalam memperhitungkan hukum agama di bidang tata cara pemakaman. Dan betul. Begitu Menteri Agama Suryadharma Ali membacakan doa, suara azan duhur terdengar bersahut-sahutan dari berbagai masjid di sekitar TMP.(*/C1)

Rata-rata Nilai UN Bahasa Indonesia Menurun NYARIS Sambungan dari Halaman 1

Berdasarkan data di Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Banten, 992 siswa atau 0,46 persen dari total peserta 217.669 UN tingkat SD/MI tidak mengikuti UN tanpa keterangan. Adapun 216.667 atau 99,54 persen yang mengikuti UN, semuanya dinyatakan lulus. Dari 992 siswa peserta UN tingkat SD/MI yang tidak mengikuti pelaksanaan UN tersebut meliputi siswa SD sebanyak 798 siswa dan siswa MI sebanyak 194 siswa, yang tersebar di delapan kabupaten/kota. Siswa SD yang tidak mengikuti pelaksanaan UN terbanyak di Kabupaten Tangerang yakni, ada 302 dari jumlah peserta 54.636 siswa. Disusul Kabupaten Pandeglang sebanyak 187 siswa dari total 28.436 siswa, Kabupaten Lebak sebanyak 170 siswa dari 29.313 siswa, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sebanyak 127 siswa dari total 22.038 siswa, Kabupaten Serang sebanyak 107 siswa dari total 32.466 peserta,

Kota Serang sebanyak 68 siswa dari total 12.680 peserta, Kota Cilegon sebanyak 22 peserta dari total 7.852 peserta dan Kota Tangerang sebanyak 9 orang dari total peserta sebanyak 30.248 siswa. Kepala Dindik Provinsi Banten Hudaya Latuconsina ketika dihubungi pada Minggu (9/6) mengatakan, ketidakikutsertaan ratusan siswa SD/MI dalam pelaksanaan UN tersebut hingga saat ini belum diketahui kejelasannya. “Kami dari provinsi telah meminta penjelasan kepada kabupaten/kota, kenapa banyak siswa SD tidak ikut UN. Tapi sampai sekarang kami belum pernah mendapatkan penjelasan apapun dari Dindik kabupaten/kota,” katanya. Hudaya menyesalkan banyaknya siswa SD yang tidak mengikuti UN. Meskipun siswa-siswa tersebut telah didaftarkan pihak sekolah, namun pada faktanya mereka tidak hadir dan tidak mengikuti penyelenggaraan UN. “Kami mendorong pihak sekolah agar dapat mencari siswa-siswa itu

untuk diikutsertakan dalam ujian paket A pada Juli mendatang,” desaknya. Dia menjelaskan, kondisi semacam ini sebenarnya terus terjadi secara rutin dari tahun ke tahun. Bahkan, angka ketidakikutsertaan peserta UN tingkat SD/MI pada tahun sebelumnya cenderung lebih tinggi dibandingkan tahun 2013. “Pada pelaksanaan UN tahun pelajaran 2011/2012 tercatat sebanyak 1.104 siswa yang tidak ikut UN dari total peserta sebanyak 228.258 siswa meliputi 942 siswa SD dan 162 siswa MI. Kondisi ini terjadi hampir setiap tahun, tahun ini justru sedikit berkurang,” ujarnya. Atas hal tersebut, kata Hudaya, pihaknya meminta kepada pemerintah kabupaten/kota untuk segera melakukan evaluasi terhadap masih tingginya siswa peserta UN SD/MI yang tidak ikut berpartisipasi. “Terutama melakukan upayaupaya antisipasi pada pelaksanaan UN kedepan. Karena kami melihat terdapat persoalan-persoalan lain yang menjadi penghambat para sis-

wa untuk mengikuti pelaksanaan UN secara teknis,” jelasnya. Sementara itu, Sekretaris Dindik Provinsi Banten Teddy Rukman mengungkapkan, beberapa penyebab yang membuat ratusan siswa di Banten tidak bisa mengikuti UN di antaranya adalah sakit, dan pindah sekolah namun hal tersebut belum terkonfirmasi hingga alasan-alasan yang belum diketahui kejelasannya “Problem siswa SD yang tidak ikut ujian, mungkin dikarenakan sakit atau pindah sekolah. Tapi untuk alasan itu, kami masih menunggu penjelasan resmi dari kabupaten// kota,” katanya. Namun demikian, pihaknya memastikan bahwa seluruh siswa SD/ MI yang mengikuti pelaksanaan UN tahun 2013 dinyatakan lulus 100 persen. “Peserta yang ikut semuanya lulus, tapi memang ada penurunan nilai rata-rata hasil UN SD/MI untuk mata ujian Bahasa Indonesia Ini akan menjadi salah satu evaluasi dalam pelaksanaan UN tahun depan,” katanya.(RUS/ENK)

Makin Tertarik dan Ada yang Ingin Jadi Wartawan DAPAT Sambungan dari Halaman 1

dalam obrolan sore menjelang magrib tiba itu. Para peserta bertanya apa saja tentang jurnalistik dan proses pra cetak. Pertanyaan itu dibalas dengan penjelasan yang tidak mjelimet, tapi dengan bahasa yang mudah dan mengalir. Di antara mereka pun ada yang menyampaikan kekagumannya tentang Konsep Green Office BANTEN POS. Obrolan yang dikemas secara santai itupun harus dihentikan sementara, karena Adzan Magrib terdengar menyentuh telinga, seolah memberi isyarat agar obrolan sore itu dihentikan untuk sementara waktu. Satu persatu mulai berwudhu, dan kemudian dilanjutkan dengan salat berjamaah di ruang terbuka Green Office. Obrolan sesi kedua lebih menjurus pada bagaimana seseorang bisa menjadi reporter atau wartawan.

Pertanyaan berkali-kali diucapkan. Mulai dari cara menulis, ingin membuat tulisan dan dibaca orang, hingga niat menjadi wartawan. Semuanya dijawab dengan lugas dan tegas oleh Pemred BANTEN POS. Tapi tetap dengan gayanya yang khas dan mengundang tawa. Sekretaris PMI Cilegon, Ujang Syamsul yang mendampingi peserta menuturkan, PMI ingin agar kegiatan yang dilakukan relawan bisa diketahui publik. Karenanya, PMI bertekad mempersiapkan relawan yang nantinya bertugas menyampaika informasi ke publik melalui media massa yang ada. “Selama ini kita kerja, tapi kadang jarang orang yang tahu. Karena itu, kita menilai perlu melakukan pelatihan seperti ini agar kedepan ada relawan yang bertugas menyampaikan informasi yang dilakukan PMI ke publik melalui media,” ujarnya. Sesi ketiga atau sesi yang terakhir, peserta langsung diajak masuk

ruang redaksi dan melihat alur sirkulasi berita, layout, hingga proses pra cetak. Relawan yang berjumlah hampir 15 orang itupun dengan antusias langsung memenuhi dapur redaksi dan melihat detil demi detil proses pra cetak itu. Mereka bahkan mendapatkan banyak informasi dari layouter BANTEN POS, Ahmad Bukhori, tentang proses perwajahan sebuah media khususnya BANTEN POS. Sama seperti sesi-sesi sebelumnya, mereka pun bertanya banyak tentang hal itu, dan tentu saja dijawab dengan lugas dan tegas. Ahmad Baydowi, salah seorang peserta mengaku puas dengan kunjungan ke Kantor Redaksi BANTEN POS, terlebih mereka mendapatkan berbagai ilmu yang berhubungan dengan jurnalistik. “Puas pokoknya. Saya jadi tahu banyak tentang proses bagaimana koran terbit esok hari,” kata pria yang biasa disapa Owi itu. Pengurus PMI Provinsi Banten

itupun mengakui ketertarikannya untuk menjadi sorang reporter, meski sebelumnya sempat mendapatkan shock theraphy dari Pemred BANTEN POS tentang susahnya menjadi seorang wartawan yang baik. “Saya semakin tertarik menjadi seorang wartawan. Insya Allah saya akan berusaha menjadi wartawan yang baik,” katanya seraya tersenyum. Setelah sekitar 30 menit melihat proses pra cetak, para peserta kemudian kembali ke tempat semula. Teh manis dan kopinya ternyata sudah habis diteguk. Waktu untuk pamit pun datang. Dengan segala kepuasannya, mereka menyampaikan terima kasih atas ilmu yang diberikan. Seperti tak mau menyia-nyiakan kesempatan, para peserta pun meminta untuk berfoto bersama. Pelatihan jurnalistik selama dua dan kunjungan ke Green Office BANTEN POS pun ditutup dengan segala keceriaan. Selamat bertugas kembali para calon penulis baru!*


Kreatif& Berani Beda

@GenB_BantenPos

Comic @StandUpBSC

Beli Dua Bungkus SELAIN doyan ngobrol, Al yang juga announcer di Prima FM Serang ini, ternyata juga doyan jajan. Nah lho? Hahaha, jajan jajanan waktu kecil dong maksudnya, hee. Emang apa jajanan lo waktu kecil bray? Weeh, itu mah udah gak ada lawannya deh. Gue tuh suka banget lidi-lidian pas kecil dulu. Pedes semriwing gitu deh rasanya, haha. Emang iya gitu bro? Jajan di sekolah tuh? Iya, gue kan dulu sekolah SD-nya di SD Cibeber II, di Cilegon. Nah gue dikasih nyokap jajan tuh gopek. Harga lidi-lidian kan dua ratus tuh. Gue beli dua deh pas istirahat tuh. Yang cepeknya gue beliin orson :D

HALAMAN

@GenB_BantenPos

keknya huruf “N”-nya gak pernah nemu deh… Hahah. Nah, selain jajanan produksi pabrik yang udah kita bahas tadi, sebenernya, kita yang kecil tahun 90-an juga akrab banget sama jajanan produksi rumahan. Kek Tri (@triiastutii_) yang Piksi Input Serang nih. Dia bilang, waktu kecil tuh dia seneng banget jajan lidi-lidian. “Iya aku tuh suka banget sama lidi-lidian. Dulu harganya 100 perak. Inget kan? Yang kek sistik, bentuknya panjang ada bumbu bumbu pedes, dibungkus plastic gitu?!” cerita Tri semangat, sambil meragain kalo dia suka jilatin bagian dalem plastiknya kalo lidi-lidiannya udah abis. *eww :p Lagi, keknya Tri ini ratu jajan deh dulu kecilnya. Bayangin aja B-ders, dia sampe ngabsen tuh jajanan kesukaan dia pas kecil. Mulai dari es lilin, es goyang, es serut, gulali sampe rambut nenek. Nah lho, gak sekalian rambut kakeknya mbak?! Wekekek. Ngomongin soal jajan waktu kecil, pastinya bukan monopoli yang cewek-cewek aja ya B-ders. Anak cowok juga pas kecil mah pasti doyan jajan juga. Ade Iwa Wiwaha yang juga anak Piksi Input Serang adalah salah satu saksi hidupnya. :D Dia bilang nih, lagi kecil, dia suka banget jajan donat. “Cuma bukan kek donat sekarang kek Dunkin atau Moko. Donut dulu mah yang didagangin sama babang-babang keliling komplek gitu, buatan rumah, hahaha,” curhat dia. Namanya anak-anak ya Bders, Iwa juga gak cukup kalo Cuma dikasih jajan donat sama mamahnya. Jadi deh dia tiap harinya itu memamah biak jajanan favoritnya, dari telor gulung sampe kue cucur. Sebagai penutup, Iwa gak pernah lupa ngebilas tenggorokannya pake orson. Aaarrrggghh, segeeerrrr…!! :D

Model:

Fitria Lutfi @V3a_lutfi

SMK Kesehatan Husada Pratama

Lokasi:

Green Office Banten Pos Jl. Raya Pandeglang KM 3,5 Calincing No. 66 Tembong Jaya, Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten

Whats Happening @DJ_Crimp Inget ga sih lo dulu ada anak” ayam yg di cat warna warni gitu trus ada jajanan permen rokok”an gitu

8

@dhety Jajanan Favorite gue dulu Anak Mas rasa Ayam Bawang :D

@GiandraH23 Beuh, jajanan waktu sekolah dulu. ga hanya rasa yang muncul saat mengunyahnya, tapi jg kenangan masa lalu

Layouter: @hafiderman

Terus sekarang lo kangen gak bray sama jajanan lo waktu kecil itu? Ya kangen lah. Cuma kan sebenernya lidilidian sekarang juga masih banyak. Emang harganya udah dua ribu sekarang. Tapi ya, whorted lah. Kalo lagi pengen y ague sengaja beli, hehe.

Gen-b Bantenpos

Writer: @rizkirikiaziz, @uni3_n4y, @dickaa23, @ridhokuchell & @sipasipeng

@KangAlSutizna

Genb_bantenpos@yahoo.com

Editor: @idhamgofur

Al Sutizna

B-DERS…! Apa coba yang paling kita tunggu-tunggu dari jam istirahat di sekolah SD dulu? Muehehe… Pacaran?! Husss! Hahaha. Bukan dong.. Parah banget, masa SD udah pacaran! :D Yup, yang bener adalah JAJAAAANNNN…. J-A, JA; JA-N, JOJON. Halah! Kok jadi nama pelawak, wekekekek. Bener tuh B-ders, kangen gak sih sama jajanan kita waktu kecil dulu? Kalo Gen-B sih jujur kangen banget. Dulu tuh Gen-B pas kecil gitu, jajannya pizza, mmm…, burger… Hahaha, udah kayak kecilnya di Amrik aja, heu. Kalo dipukul rata nih B-ders, kita yang sekarang jadi remaja gahol ini kan, kecilnya kira-kira pas era tahun 90-an gitu yah. Nah, tahun segitu tuh, cung! Siapa coba yang masih inget sama ciki? Iyah, ciki, kayak yang merek CHIKI BALL & FRIENDS. Inget kan?! Bihh, itu mah kalo udah jajan ciki, sampe makan aja males deh tuh kita tuh yah. Yoh, tarohan! Pasti banyak deh, diantara kita yang sampe harus dicubit atau dipelototin sama si mamah, saking susahnya disuruh makan, behahaha.. Selain ciki yang dibungkusnya suka ditulis rasa ayam atau coklat, trus tahun segitu tuh, sebagian besar dari kita juga doyan banget jajan wafer, hee. Macem-macem lah mereknya. Ada yang bungkusnya gambar Superman terbang. Mereknya kalo gak salah WAFER SUPERSTAR. Itu tuh keknya salah satu wafer yang terkenal jaman itu, haha. Permen! Nah, kalo permen, dulu itu ada yang paling terkenal banget, namanya PERMEN KARET YOSAN! Hahaha, inget kan kita ngumpulin bungkusnya yang ada huruf-hurufnya, supaya jadi kata Y-O-S-A-N, biar dapet hadiah sepeda. Anehnya,

SENIN 1 0 JUNI 20 13 10 201

CREW

HUWAAAARRRGGHH. Udah hari Senin lagi B-ders. Bidiih, serada males gimana gitu ya. Beda kalo sama dulu pas kecil. Kayaknya kalo pas hari Senin tuh semangat banget. Bawaanya pengen sekolah aja gitu. Hahaha, iya kangen jajan di babang-babang pedagang di sekolahan yah? Hahahaha...

Check This Out!!!


SENIN 10 JUNI 2013

METRO SERANG

9

Inspirasi dan Semangat Baru Serang

KUPON LOMBA FOTO BUSANA MUSLIM ADDE ROSI Nama Peserta

: ................................................

Nama Pengirim : ................................................ ................................................ Nomor Telepon

: ................................................ ................................................

Kirim kupon ini via pos atau masukan langsung ke kotak Lomba Foto Busana Muslim Adde Rosi di Kantor Banten Pos

TOTAL HADIAH RP15 JUTA, TROPHY DAN PIAGAM

KETERANGAN LENGKAP BACA HAL-8

POLITIK PBR Dukung Pasangan Jaman - Sulhi PARTAI Bintang Reformasi (PBR) secara resmi mengusung pasangan Haerul Jaman-Sulhi Choir pada Pilkada Kota Serang mendatang. PBR menilai pasangan Jaman-Sulhi sebagai pasangan yang serasi dan sudah teruji. Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PBR Kota Serang, Abdurrahman mengatakan, Jaman adalah politisi yang berpengalaman, sedangkan Sulhi adalah figur birokrat tulen. Sebagai seorang birokrat, katanya, Sulhi bisa mengisi kekurangan Jaman. “Untuk itu, PBR secara resmi mengusung Jaman-Sulhi,” kata Abdurahman di Serang, Minggu (9/6). Dikatakan Abdurrahman, pengusungan terhadap pasangan Jaman-Sulhi tertuang dalam surat dari DPP PBR dengan nomor 1206/A/DPP-PBR/ V/2013, dengan perihal rekomendasi calon Walikota Serang. Surat tersebut ditandatangani 14 Mei 2013 lalu. “Dari hasil pleno pengurus DPC PBR Kota Serang, semua aspirasi dukungannya mengarah ke Jaman. Selain itu, PBR ingin menjadi partai setia,” ujarnya. BACA PBR... HAL 10

Orok Dipateni POLSEK Ciruas membongkar praktek aborsi ilegal di klinik Mulya Medika, yang terletak di Bumi Ciruas Permai, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Selasa (4/6) lalu. Polisi berhasil menemukan 4 janin hasil aborsi yang telah dikubur. Aparat masih memburu RW, dokter pemilik klinik tersebut yang melarikan diri.

‘’

Udu doktere bae sing diburu, para ibu sing mateni oroke kudu melu diusut

EDO DWI/BANTEN POS

PAKAI HANDPHONE. Seorang pengendara tengah mengoperasikan handphone saat berhenti di Lampu Merah Perempatan Ciceri, Kota Serang, Minggu (9/6). Mengoperasikan handphone saat berkendara dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain.

3 Pengendara Mio Tewas SERANG, BP - Tiga pengendara motor Mio tewas akibat kecelakaan lalu lintas di tiga lokasi berbeda. Dua kecelakaan terjadi di Jalan Raya Serang-Jakarta, sedangkan kecelakaan lalulintas lainnya terjadi di Jalan Raya Serang-Pandeglang.

Kecelakaan pertama terjadi di jalan raya Serang-Jakarta, tepatnya di Kampung Pengulah, Kelurahan Kepuren, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, pada Jumat (7/6) malam. Korban bernama Aris Adi Saputra (22), warga Kampung/Desa Pelawad, Ke-

camatan Ciruas, Kabupaten Serang, yang berstatus sebagai mahasiswa sebuah perguruan tinggi di Kota Serang. Aris yang mengendarai Yamaha Mio A 4540 FX tewas di RSUD Serang setelah motor yang dikendarainya bertabrakan dengan sepeda mo-

Kasus Klinik Aborsi Dilimpahkan ke Polres CIRUAS, BP - Hingga sepekan berlangsung, jajaran Polsek Ciruas belum berhasil menemukan titik terang dalam upaya pengejaran pelaku utama kasus aborsi sekaligus pemilik Klinik Mulya Medika (KMM) Ciruas, RW. Karena minimnya jaringan dan jumlah personil, Polsek Ciruas akhirnya melimpahkan kasus tersebut ke Satreskrim Polres Serang. Kanit Reskrim Polsek Ciruas, AKP R. Moch Sofyan saat dihubungi BANTEN POS, Minggu (9/6) mengungkapkan, pihaknya saat ini sudah melimpahkan kasus tersebut ke Satreskrim Polres Serang, karena kasus tersebut tergolong kasus besar dan memerlukan banyak personil. “Kami sudah melimpahkan kasus ini ke tingkat Polres, karena ada beberapa kesulitan yang kami hadapi,” terang Sofyan. Kaur Reskrim Polres Serang, Iptu Rensa Aktafidia saat dikonfirmasi terkait pelim-

tor yang identitasnya belum diketahui karena melarikan diri, sekitar pukul 18:30 WIB. Aris sempat sadar dan menghubungi keluarganya, namun sesampainya di rumah sakit nyawa Aris tak dapat tertolong lantaran luka dalam yang dialaminya.

Kecelakaan berikutnya terjadi di jalur jalan yang sama tepatnya di sekitar Pasar Tambak, Desa Tambak, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, sekitar pukul 22:30 WIB. Korban bernama Kusen (36), warga Kampung BACA 3 PENGENDARA... HAL 10 BACA PENDAFTARAN... HAL 10

pahan kasus aborsi tersebut membenarkan jika kasus tersebut dilimpahkan ke Satreskrim Polres Serang. “Ya betul, kemarin ada pelimpahan kasus aborsi yang di Ciruas,” terang Rensa. Hal senada diakui Kanit PPA Satreskrim Polres Serang, Aiptu Iim, yang mengaku sudah menerima berkas pelimpahan. “Kemarin kami dapat berkasnya, saat ini kami sudah melakukan pengejaran terhadap RW,” katanya saat ditemui di kantornya. Sebelumnya, jajaran Polsek Ciruas berhasil membongkar praktek aborsi ilegal di sebuah klinik yang terletak di Bumi Ciruas Permai (BCP), Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Selasa (4/6). Empat orang yang diduga kuat terlibat dalam praktek terlarang tersebut berhasil diamankan. Polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku utama aborsi sekaligus pemilik klinik KKM, berinisial RW.(NED/RIF)

Pemalsu Dukungan Terancam Pidana

SERANG, BP - Dua pelaku dugaan pemalsuan bukti dukungan berupa fotokopi KTP dan tandatangan warga untuk Bakal Calon (Balon) Walikota Serang dari jalur independen, Agus Irawan Hasbulloh-Harto, terancam dipidana. Pasalnya, Panwaslu akan menyerahkan kasus tersebut Polres Serang untuk selanjutnya diproses secara pidana. Hal tersebut dibenarkan Ketua Panwaslu Kota Serang, Rohman saat dihubungi melalui selularnya, Minggu (9/6). Rohman menjelaskan, kedua pelaku yakni Dul Karim sebagai pihak yang meminta fotokopi warga, dan Penjabat Lurah Kuranji, Aji Ashadi. Sementara nasib tiga penjabat Lurah lainnya yakni Penjabat Lurak Karanganyar, Sayar, dan Pancur, bergantung pada pengembangan di kepolisian. Menurut Rohman, Panwaslu hanya merekomendasikan dua nama itu, pasalnya hanya nama-nama itu yang dilaporkan ke Panwaslu. “Kami sudah melakukan rapat pleno, dan sudah ada kajian sebeBACA PEMALSU... HAL 10


BANTEN POS SENIN 10 JUNI 2013

SERANG RAYA

10

KABUPATEN & KOTA

Hasil ATT Honorer K1 Belum Jelas SERANG, BP - Kepastian lolos atau tidaknya 685 honorer Kategori 1 (K1) di Kabupaten Serang pada Audit Tujuan Tertentu (AAT) beberapa waktu lalu dinilai belum jelas. Pasalnya, hingga saat ini Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Serang belum mendapat tembusan nasib ratusan honorer K1 tersebut untuk diangkat menjadi CPNS

dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB). Kepala BKD Kabupaten Serang, Rif’ah Maftuty mengatakan, pihaknya sudah menempuh mekanisme ATT terhadap 685 honorer K1 beberapa waktu lalu. Namun hingga saat ini pengumuman hasil ATT yang

dijanjikan akan diketahui pada awal Juni belum diterima pihaknya. “Meski sudah termasuk MK dan dilakukannya verifikasi ATT yang direncanakan akan diumumkan pada Juni ini, namun belum ada kejelasannya,” ujar Rif’ah. Rif’ah menambahkan, dengan belum adanya informasi lanjutan tersebut, pihaknya saat ini hanya dapat

menunggu dan sesekali melayangkan pertanyaan langsung ke BKN dan KemenPAN-RB mengenai hal tersebut. “Meski belum ada kejelasan, kami selalu aktif meminta kejelasan, mudah-mudahan pada bulan ini adanya pengumumannya,” katanya. Rif’ah berharap kepada 685 honorer K1 untuk dapat bersabar dan tidak gampang percaya oleh kabar

angin tentang pengumuman hasil ATT. Pasalnya, pengumuman resmi hasil ATT tersebut akan diumumkan oleh BKD. “Rekan-rekan honorer K1 dimohon untuk bersabar dan tidak mudah percaya dengan kabar angin,” ungkapnya. Senada dikatakan Kepala Sub Bidang (Kasubid) Data dan Informasi Bidang Administrasi BKD Kabu-

paten Serang, Ade Ifan Munasya. Ia mengatakan, pihaknya mengklaim hasil ATT untuk 685 honorer K1 di Kabupaten Serang sudah diserahkan KemenPAN-RB. “Sudah diserahkan namun pada dasarnya belum ada kejelasan. Jadi kami (BKD, red) tidak bisa menjelaskan kepada para honorer K1 untuk keterangan lebih lanjutnya,” katanya.(DWA/RIF)

LITERASI Menulis Bentuk Penyaluran Intelektual MENULIS adalah bentuk penyaluran intelektual seseorang, dari apa yang ada dalam pikirannya ke dalam sebuah tulisan. Sehingga hasilnya dapat dibaca dan dimanfaatkan oleh masyarakat yang membacanya. Hal itu diungkapkan Dekan Fakultas Hukum Untirta, Muhyi Mohas saat bedah buku Sokrates atawa Telunjuk Miring di Kening karya Toto ST Radik, di Taman Budaya Rumah Dunia (TBRD), Minggu (9/6). Muhyi memaparkan, menulis itu adalah urusan bakat yang ditempa dengan kreativitas. Menurutnya, Toto membuktikan dirinya tidak ada di satu tempat, tapi sebagai manusia yang memang harus menulis, karena menulis adalah merawat jiwa agar tetap sehat. “Menulis adalah bakat yang tidak banyak orang bisa melakukannya, Toto menyalurkan keintelektualannya ke dalam cerita, karena menulis adalah penyaluran intelektual,” tutur Muhyi. Muhyi juga menjelaskan, penulis itu membaca pengalaman. Dengan pengalamannya yang kemudian dituangkan dalam cerita, maka cerita itu akan membekas di hati si pembaca. Ia menambahkan, penulis itu dapat membuat si pembaca tertawa, bersedih, marah, merenung, bahagia dan lain sebagainya.(ZAL)

Penulis Buku Sokrates atawa Telunjuk Miring di Kening, Toto ST Radik (kiri) sedang memerankan Sokrates, di Taman Budaya Rumah Dunia, Minggu (9/6). Sementara yang menjadi pembicara pada diskusi tersebut adalah Dekan Fakultas Hukum Universitas SUltan Ageng Tirtayasa, Muhyi Mohas (kanan).

RIZAL FAUZI/BANTEN POS

Langgar Pasal 115 Ayat 8 Kecamatan Belum Penuhi Target Serapan Raskin 3 dan 6 UU Pemda PEMALSUAN Sambungan dari Halaman 9

lumnya. Dan hasilnya adalah melimpahkan kasus ini ke Polres Serang. Karena ada bentuk tindak pidana yakni pemalsuan dokumen,” kata Rohman. Untuk itu, lanjut Rohman, Panwaslu akan menggelar pleno penandatanganan berita acara. Panwaslu juga telah menyiapkan berkas-berkas yang akan direkomendasikan ke

Polres Serang. “Pemalsuan dukungan ini berkenaan dengan pasal 115 ayat 3 dan ayat 6 UU Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah,” kata Rohman. Diberitakan sebelumnya, kasus pemalsuan dukungan berupa 1.004 fotokopi KTP warga ini terungkap setelah warga Kelurahan Kuranji, melapor ke polisi karena merasa identitasnya dipalsukan untuk bukti dukungan pasangan balon Walikota Serang.(APP/RIF)

Kombinasi PolitisiBirokrat Dinilai Tepat PBR Sambungan dari Halaman 9

Menurutnya, selama Jaman menjabat sebagai Walikota Serang, pembangunan di Kota Serang banyak mengalami kemajuan. Sudah banyak pembangunan yang dilakukan Jaman, terutama di sektor pendidikan. PBR menilai pembangunan di sektor pendidikan sangat signifikan dampaknya bagi pembangunan Kota Serang kedepan. “Apalagi jika berdampingan dengan Sulhi. Dengan birokrat murni yang memiliki banyak pengalaman dan wawasan, kami berharap ke depannya program Kota Serang bisa lebih baik lagi,” ujarnya. Ditempat yang sama, Sekretaris

DPC PBR Kota Serang, Furtasan Ali Yusuf menuturkan, sebenarnya setiap kepemimpinan tidak ada yang sempurna, termasuk saat kepemimpinan Jaman. Ia mencontohkan, dalam bidang transportasi, pengelolaan becak, dan K3 masih menjadi PR yang mesti diselesaikan oleh Jaman. Tapi, lanjutnya, setidaknya Jaman sudah berpengalaman dan sudah memiliki konsep yang jelas. Untuk diketahui, sampai saat ini sudah sembilan partai yang menyatakan dukungannya terhadap Jaman. Partai tersebut adalah Partai Golkar dengan 7 kursi, Partai Demokrat 7 kursi, PKPI 1 kursi, Partai Gerindra 3 kursi, PKS 3 kursi, PPP 2 kursi, PBR 2 kursi, Republikan 1 kursi dan PKB 1 kursi.(APP/RIF)

SERANG, BP - Wakil Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah memberikan peringatan kepada delapan kecamatan di Kabupaten Serang dengan penyerapan beras rakyat miskin (Raskin) rendah untuk segera memperbaiki penyerapannya. Pasalnya, hingga Juni 2013 penyerapan Raskin di delapan kecamatan tersebut belum mencapai 100 persen. Hal tersebut dinilai telah melenceng dari target Pemkab Serang yang menargetkan penyerapan Raskin di seluruh Kabupaten Serang mencapai 100 persen pada bulan kelima atau Mei lalu. “Pada bulan kelima ini masih terdapat beberapa kecamatan dengan

penyerapan Raskin yang belum 100 persen. Ini harus segera diperbaiki karena seharusnya pada bulan kelima penyerapan Raskin harus sudah 100 persen,” ujar Tatu saat digelar rapat dinas seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di ruang Aula Setda II, akhir pekan kemarin. Tatu menjelaskan, delapan kecamatan yang penyerapan Raskinnya masih rendah yakni Kecamatan Mancak 63,70 persen, Kibin 62,73 persen, Gunungsari 59,39 persen, Jawilan 61,99 persen, Cinangka 58,77 persen, Binuang 53 persen, Kopo 39,80 persen serta Puloampel 31,95 persen. “Delapan kecamatan tersebut belum memenuhi target penyerapan

Raskin dan Kecamatan Puloampel adalah yang terendah,” katanya. Menurut Tatu, masih rendahnya penyerapan Raskin tersebut harus segera diselesaikan agar kelak tidak memengaruhi kinerja Pemkab Serang secara keseluruhan. Selain itu, Tatu berharap disamping membenahi serapan Raskin, pihak kecamatan yang bersangkutan harus mampu meminimalisasi praktek penyelewengan Raskin. “Penyelewengan Raskin juga harus dapat diminimalisir jangan sampai Raskin ini menjadi sesuatu yang dapat membebani pihak-pihak yang bersangkutan dalam pendistribusian Raskin,” ungkapnya. Sebelumnya Camat Puloampel,

Wawan Setiawan menyatakan, rendahnya penyerapan Raskin di daerahnya selain ditenggarai karena berkurangnya jatah Raskin di 2013, juga berkaitan digelarnya Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di tiga desa di Kecamatan Puloampel. Dengan alasan Pilkades, pihak pemerintah desa enggan membagikan Raskin karena khawatir dijadikan alat kampanye calon Kades. “Pemerintah desa di Kecamatan Puloampel menunda sementara pembagian Raskin karena takut dijadikan alat kampanye. Mungkin setelah Pilkades selesai, distribusi Raskin akan kembali normal,” tuturnya.(DWA/RIF)

4 Bus Terbakar Saat Perawatan di Bengkel KRAMATWATU, BP - Sebanyak 4 unit bus yang sedang menjalani perawatan di bengkel milik PT Hibaindo Armada Motor yang terletak di Desa Serdang, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, ludes dilalap sijago merah, Minggu (9/6). Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08:30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian diperkirakan menca-

pai Rp1,5 miliar. Berdasarkan informasi yang dihimpun BANTEN POS, kebakaran itu berawal dari sebuah bus Asli Prima bernomor polisi A 7529 KL yang sedang diperbaiki mengalami korsleting listrik dan mengeluarkan percikan api. Percikan api tersebut terkena bahan yang mudah terbakar. Akibatnya tiga mobil yang berada di dekat bus Asli Pri-

ma ikut dilalap api, yaitu bus Berdikari nopol B 7226 YU, Murni Jaya nopol A 7608 KB dan Laju Prima nopol B 79 43 XA. Tim pemadam kebakaran (Damkar) yang datang dari Kota Cilegon dan Serang kesulitan memadamkan api lantaran kondisi angin yang cukup kencang. Kapolsek Kramatwatu, Kompol Idrus Madaris membenarkan peris-

tiwa tersebut. Menurutnya, pihaknya mendapatkan laporan dari warga dan langsung meluncur ke TKP. Idrus mengatakan, penyebab kebakaran saat ini masih belum dapat dipastikan, karena masih dalam tahap penyelidikan. “Belum dapat dipastikan penyebab dari kebakaran tersebut, kami masih mendalami penyebabnya,” tandasnya.(NED/RIF)

Infrastruktur Pelayanan Pajak Harus Dioptimalkan KOMISI I DPRD Banten meminta Pemprov B a n t e n mengoptimalkan infrastruktur pelayanan pajak di sejumlah Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) yang berada sejumah kabupaten/kota. Bahkan Pemprov didorong untuk menambah kendaraan Sistem Administarsi Manunggal Satu Atap (Samsat) dari jumlah yang ada saat ini. Anggota Komisi I DPRD Banten, Rahmad Syahputra mengungkapkan, hasil kunjungan Komisi I ke sejumlah UPTD Samsat se-Provinsi Banten dalam rangka pembinaaan pegawai dan pelayanan masyarakat dalam hal pembayaran pajak menemukan sejumlah kekurangan sarana prasarana yang harus ditingkatkan. Antara lain, harus dilakukannya perbaikan sarana dan prasarana kan-

tor Samsat Cikande, Kabupaten Serang, Lebak dan Pandeglang. “Terutama sarana bangunan di tiga kabupaten itu. Masih kurang memberikan kenyamanan terhadap para wajib pajak harus dimanjakan. Mereka ini para pembayar pajak, harus mendapatkan kenyamanan maksimal,” ujar politisi Partai Golkar ini, kemarin. Selain itu, Rahmad juga mendukung upaya inovatif yang telah dilakukan Pemprov Banten dalam system jemput bola, untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sector pajak dan retribusi. Karena itu, menurut Rahmad, jumlah mobil pemungut pajak keliling jumlahnya harus ditambah. “Jumlah kendaraan semakin hari semakin banyak. Mobil Samsat keliling itu sangat bagus untuk memberikan kemudahan para wajib pajak, terutama mereka yang berada di pelosok-pelosok,” ujar Rahmad lagi. Sebagaimana diketahui, Pem-

prov Banten meluncurkan Mobil Samsat Kelililing pada tahun 2008 silam, bekerjasama dengan Polda Banten dan perusahaan asuransi kecelakaan Jasa Raharja cabang Banten. Upaya inovatif itu dilakukan dalam rangka memberikan kemudahan dalam meningkatkan pelaya-

nan kepada masyarakat. Tak hanya itu, invasi lainnya, Pemprov Banten juga meluncurkan Gerai Samsat disejumlah mall dan titiktitik strategis. Kini Banten juga menjadi salah satu provinsi yang telah bisa melakukan pembayaran pajak kendaraan secara on line.(ADH/ILM)

Aktifitas pembayaran pajak kendaraan di gerai Samsat Mall Serang

Pengendara Diminta Lebih Berhati-hati 3 PENGENDARA Sambungan dari Halaman 9

Tambak Pasir, Desa Tambak, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang. Kusen yang mengendarai Yamaha Mio A 6024 FO tewas mengenaskan setelah dilindas kendaraan dump truck B 9671 KK yang dikemudikan Katiman (51), warga

Desa/Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Kecelakaan maut ketiga terjadi Sabtu (8/6) dini hari sekitar pukul 01:00 WIB di jalan raya Serang-Pandeglang, tepatnya di Kampung Sawah, Desa Sukamanah, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang. Korban bernama Nur Afifah (14), seorang pelajar SMP warga Kampung Kema-

nisan Rt 04/02, Kelurahan Sukawana, Kecamatan Curug, Kota Serang. Korban tewas dalam perawatan di RSUD Serang setelah motor Yamaha Mio A 5223 GJ yang ditumpanginya diterjang mobil yang tidak diketahui identitasnya saat keluar dari gang dan hendak menyebrang jalan. Kasat Lantas Polres Serang, AKP Warsono melalui Kanit Lakalantas,

Iptu Indah Sari membenarkan terjadinya tiga peristiwa kecelakaan yang merenggut tiga nyawa pengendara motor di tiga lokasi terpisah tersebut. “Betul, kasusnya sedang kita tangani berikut kendaraannya sudah kita amankan untuk proses penyelidikan,” kata Indah, Minggu (8/ 6).(NED/RIF)


SENIN 10 JUNI 2013

Rsy291112

Jl130513

Rsy180113

DW170513

RUMAH DIJUAL DIJUAL 1 BUAH RUMAH ditengah kota, lokasi bagus pingir jalan. 120m2 harga Rp 250 Jt alamat Komp. Pemda Kaligandu belakang stadion Serang Hub. 081321216600/081282151598 (030613)

RUMAH DIKONTRAKAN DIKONTRAKAN RUMAH Jl.Cilegon Kramatwatu Perum Metropolis (dpn Pejaten Mas)Blok H1,kamar utama AC,Kamar tidur 4, Kamar mandi 2,tralis, garasi mobil L 84/ 194 m2, Hub. H. Pahrul 087778577017

Rsy060313

Dw280313

Rsy060313

Rsy201112

Rsy011112

Rsy231112

Ti090213

Rsy060213

Rsy060213

uting / injeksi beton. Weter proping & membrand. Hub.081379796179/087771736168 (udin) g a r a n s i 4 b u l a n (261112)

KURSUS RAJANYA KURSUS BAHASA. Inggris, Korea, Jepang, Mandarin dan Arab. Pengambilan 3 kursus sekaligus, gratis belajar komputer, mengemudi atau menjahit. LKP SHAF INSTITUTE, lantai basemen gd Cilegon Plasa Mandiri (CPM), gedung eks matahari lama, Jl. SA Tirtayasa No 2, Cilegon, HP: 0878 71139747 email : hasanudin_fadil @ y a h o o . c o m

(160413)

TANAH DIJUAL Jual BU Kebun Albasia ada 3000 btg +Pohon duren LS 40.000 m) SHM. Saketi Pandeglang.Terletak di jalan hotmix hrg hanya 1,4 M Hub. Hj Elly 081288165017 (160313)

Jual BU LT 600 m di Dranggong, dekat Unsera cocok u kos2an Inves prospek bagus jual dibawah pasaran hanya Rp 100 juta Hub Hj. Elly 081288165017 (160313) Dijual sebidang tanah di Jl. Lingkar Selatan Luas 913m2 di Kel. Kalitimbang Kec.Cibeber berminat Hub.087771230398/085921518043 (260213)

RUKO DIJUAL Dijual 1 unit ruko di Rawu LT 56 m 2 /2 Lt BU Hub. 0811127577 (280313) 2

1

LAIN-LAIN DIJUAL : PARTISI BEKAS Berbahan aluminium warna biru lengkap dengan kaca, dan gypsum kondisi masih bagus baru. Hub. 081911119919 (300413) KRIPIK SINGKONG PEDAS BALAREA Kualitas ekspor, membuka peluang usaha TANPA MODAL untung hingga jutaan per bln cocok utk anak sekolah/mhswi/ibu rmh tangga & karyawan Hub.081911119919, 081283184988 (090413) SERVICE MOBIL TRINITY BOSCH CAR SERVICE terima cuci mobil dan salon mobil Jl. Mayor Syafe’i Kepandean dpn Suzuki Mahkota Serang (030413) Toko Elektronik BANTEN AGUNG jual macam2 elektronik Jl.KH.Abdul Latif Pasar Rau Serang Telp:0254-224049, harga bersaing (btr040213/3)

JASA Anda sulit mengatasi kebocoran seperti: Dak,Talang,Karps,basment,kamar mandi,lantai atas/bawah,bak beton, kami siap melayani, dengan tenaga ahli yang berpengalaman,dikerjakan dengan sistem gra-

DAFTAR KURSUS KOMPUTER,Dapat Gra tis Belajar BHS Inggris Percakapan (sebaliknya sama). Office, Auto CAD, Graphic Design, Web Design, Programmer Internet, Hacker, Teknisi dan Akutansi K o m p u t e r . L K P S H A F I N S T I TU T E , l antai b a semen gedung Cilegon Plasa Mandiri (CPM), gedung eks matahari lama, Jl. SA Tirtayasa No 2, Cilegon, HP: 0878 71139747 email: hasanudin_fadil @ yahoo.com

130213

LOWONGAN Dibutuhkan :Mekanik roda 2 penglmn max 35th, jujur & kreatif gaji negotiable, Baja MX - Asep Jl. Ciwaduk Raya (samping alfamart) BBS 3 Kel.Ciwaduk Kota Cilegon 42415 HP.08176069090 (030613)

Dk080613

Perusahaan Swasta PT Mitra UG di Tangerang butuh ADM, HRD, KEU, Umum. SMU/K S1, 18 - 38 th pengalaman/non. inc: 1,8 -3,5 jt/bln + 40 rb/hr, jamsostek, tdk kontrak lulus persyaratan langsung kerja, SMS data (nama, usia pendidikan, alamat) ke : 0896 3335 2041, Imam Saputra. Interview +tes di Tangerang, bukan sales! (240513) Dibutuhkan Karyawan/ti Syarat : Lulusan SMA/Sederajat Hub.Toko Mumbay, Simpang Tiga Cilegon, Posisi Sales & Kasir, Hub 081806102030 (Dw110513) Ada Kerja di Rumah Bagian Lem Benang Teh Celup P/W Anda Berminat/Siap di Proses 10 Menit di Jamin Langsung Bawa Pulang Kerja di rumah 1 Box 70 rb 100 box 7 Jt + Bonus bulanan 50-600 rb datang ke cabang baru Tangerang Ampera Jl. Ry Daan Mogot KM 19 Ruko Smart Market Blok F/15 Depan Jembatan penyeberangan Ampera (samping pom bensin lama ampera) Kel. Kebon Besar Kec. Batu Ceper Kota Tangerang bertemu Ibu Andini Telp/sms 087889251172 (30413/3)

KEHILANGAN Telah Hilang BPKB & STNK Spd mtr No.Pol :B 6009 CQH, No.Sin: 4D7418307 No.Rak: MH34D70027J418288, No.BPKB:E5068519G, a.n Marrina Suka Sari, Tangerang (010613)

Yat170513

Luk210513

Dk150413


BANTEN POS SENIN 10 JUNI 2013

PANDEGLANG

12

Bupati Teken PAW Edwin & Toha PANDEGLANG, BP - Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Pandeglang, Ebi Santibi mendesak DPRD Kabupaten Pandeglang segera memparipurnakan Pergantian Antar Waktu (PAW) atas nama M Toha Alamsyah Natakusumah. Sebab, menurut Ebi, proses PAW M Toha sudah diajukan setahun lalu, dan hingga kini belum kunjung rampung. “Pengganti M Toha itu Iyok Junaedi. Karena PDI Perjuangan sudah duluan mengajukan PAW, maka jangan ditunda-tunda,” ujar Ebi ketika dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (9/6). Ia menjelaskan, surat-surat pernyataan keabsahaan dokumen PAW langsung dilayangkan DPP PDI Perjuangan ke DPRD Pandeglang, tanpa melalui DPC PDI Perjuangan. “PAW ini yang bertanggung jawab langsung adalah DPP PDI Perjuangan, jadi jangan diperlambat,” tegasnya. Sementara, Kepala Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Kabupaten Pandeglang, Iskandar mengatakan, berkas (PAW) dua anggota DPRD Pandeglang atas nama M Toha Alamsyah Natakusumah dari Fraksi PDI Perjuangan dan Edwin Juniarsah dari Fraksi PBB sudah ditandatangani Bupati Pandeglang. Rencananya, kata dia, setelah ditandatangani Bupati Pandeglang berkas PAW akan segera dikirim ke Gubernur Banten. Sementara itu, berkas PAW beberapa anggota dewan lainnya masih menunggul kelengkapan administrasi.

ARI SUPRIADI/BANTEN POS

Sekretaris Fraksi PKS, Maman Lukman membacakan pandangan fraksi dalam Rapat Paripurna Pandangan Fraksi Terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2012, di Gedung DPRD Pandeglang, Jumat (7/6) lalu. Buntut kekecewaan kepada kinerja Pemkab Pandeglang, Fraksi PKS akhirnya menginisiasi penggunaan hak angket.

Tiga Fraksi akan Gunakan Hak Angket PANDEGLANG, BP - Tiga dari delapan fraksi di DPRD Pandeglang diindikasikan akan menggunakan hak angket atas Raperda Pertanggungjawaban APBD Kabupaten Pandeglang Tahun Anggaran (TA) 2012. Pengggunaan hak angket ini mengemuka dalam Rapat Paripurna Pandangan Fraksi Terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2012 di Gedung DPRD Pandeglang, Jumat (7/6) lalu. Ketiga fraksi itu yakni, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Fraksi Persatuan Pembangunan (PPP) dan Fraksi Hanura Plus. Da-

lam pandangan umumnya Fraksi PKS yang dibacakan Sekretaris Fraksi, Maman Lukman menilai, dokumen Rencana Pembangunan Jangka Pendek Daerah (RPJPD) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tidak sesuai dengan pelaksanaan prioritas pembangunan. Sambung dia, kekecewaan yang tidak bisa disembunyikan yakni memblenya kinerja Pemkab Pandeglang dalam mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD). Fraksi PKS mencatat selama 2010, 2011, dan 2012 capaian PAD tidak pernah sesuai.

“Terbuka kemungkinan Fraksi PKS akan menginisiasi hak angket untuk menyikapi permasalahan ini, dan kami cukup membutuhkan dua suara lagi untuk membuat hak angket atas Raperda pertanggungjawaban APBD. Agar semuanya terang benderang, apakah penyebab tidak berhasilnya pemerintah daerah dalam mencapai target PAD tiga tahun terakhir,” pungkasnya. Sementara LHP BPK RI menyebutkan, komponen PAD terdiri dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, dan lain-lain PAD yang sah, dengan uraian realisasi tahun

anggaran 2012 sesuai dengan LHP BPK RI atas laporan keuangan daerah Kabupaten Pandeglang tahun 2012 sebagai berikut, pajak daerah tercapai sebesar 108,92 persen. Sementara retribusi daerah tercapai sebesar 57,28 persen, hasil pengelolaan kekayaan daerah tercapai sebesar 99,11 persen dan lainlain PAD yang sah tercapai sebesar 93,05 persen. Dari data realisasi tersebut di atas terlihat bahwa PAD 2012 sumbangsih terbesar penerimaan berasal dari pajak daerah dan terkecil dari retribusi daerah sebesar 57,28 persen.(ARI/MOR)

“Berkas PAW Edwin dan Toha sudah ditandatangani Pak Bupati (Erwan Kurtubi, red). Setelah itu berkasnya akan dikembalikan ke dewan,” kata Iskandar saat ditemui seusai cara pelantikan pegawai di Pendopo Pemkab Pandeglang, Jumat (7/6) lalu. Iskandar menjelaskan, proses PAW untuk Rangga Nurkusumah dari Fraksi PBB masih menunggu penggantinya. “Untuk Pak Rangga masih menunggu siapa penggantinya,” ujarnya. Sebelumnya Sekretaris DPRD Pandeglang, Ferri Hasanudin mengungkapkan, ada empat anggota dewan yang mengundurkan diri dan satu orang di-PAW. Dia menjelaskan, anggota dewan yang mengundurkan diri itu adalah Sulaeman Sarwan dan Merlyn Verona pada 22 Mei lalu. Kemudian Rangga Nurkusumah P dan Edwin Juniarsyah yang menyerahkan surat pengunduran diri belum lama ini. Selanjutnya, ada penambahan pemberhentian anggota dewan dari PDI Perjuangan yakni RD M Toha Alamsyah Natakusumah. Sekadar diketahui, Edwin dan Rangga mengundurkan diri dari keanggotaan DPRD Pandeglang lantaran memilih mencalonkan diri dari partai lain di Kota Tangerang Selatan. Dua nama anggota dewan lainnya seperti Sulaeman Sarwan Fraksi PPRN dan Merlyn Verona Fraksi PPI proses PAW masih berlangsung. Keduanya memilih pindah partai lantaran partai mereka gagal menjadi peserta Pemilu 2014.(ARI/MOR)

Mutasi Dinilai Sarat Kepentingan PANDEGLANG, BP - Proses mutasi, promosi dan demosi 167 pegawai eselen II, III, dan IV yang dilakukan Pemkab Pandeglang, Jumat (7/6) lalu, dinilai sarat dengan kepentingan politik. Pasalnya, beberapa pegawai ‘dipaksa’ pindah dari jabatan lama untuk kepentingan politik kepala daerah, dan bukan atas dasar hasil

penilaian kinerja atau kebutuhan organisasi pemerintah. Ketua Fraksi Partai Demokrat, Rain Fachrudin mengungkapkan, kebijakan Bupati Pandeglang dalam melakukan mutasi, promosi, rotasi dan demosi pegawai tidak melihat kebutuhan, melainkan lebih pada kepentingan politik. “Soal rotasi, promosi, dan mu-

Lembaga Kursus & Pelatihan

R I TA

Menerima Kursus : - Tata Rias Pengantin - Menjahit - Tata Rias Rambut - Tata Boga - Baki Hantara Menerima Pelayanan : - Rias Pengantin - Dokumentasi Photo & Video - Menjahit Pakaian Wanita

HUB.087772951221 - 081384170552

tasi seharusnya Bupati Erwan melihat kebutuhan bukan kepentingan politik. Fraksi Demokrat selalu mendorong arah pembanganunan di Kabupaten Pandeglang,” terang Rain, Minggu (9/6). Tidak hanya menyoal mutasi yang sarat kepentingan politik menjelang Pemilu 2014, Rain juga menilai, mutasi juga diduga telah bocor dan sudah diketahui oleh para pegawai yang akan dilantik. Sementara informasi yang berhasil dihimpun BANTEN POS, sehari sebelum pelantikan, beredar kabar jika para pegawai sudah mengetahui posisi baru yang akan ditempati. Ditemui seusai pelantikan, Ketua Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Pandeglang, Dodo Djuanda membantah jika informasi mutasi sudah bocor ke kalangan pegawai. Kata dia, Baperjakat menjamin tidak pernah menginformasikan posisi yang akan diduduki pegawai sebelum pelantikan. “Baperjakat tidak pernah memberitahukan posisi yang akan ditempati pegawai. Kemungkinan bocor bisa saja terjadi, tetapi bukan bersumber dari Baperjakat,” sanggah Dodo Djuanda. Sementara Bupati Pandeglang Erwan Kurtubi dalam sambutannya mengatakan, mutasi, promosi, demosi dan rotasi pegawai merupakan hal biasa terjadi dalam organisasi pemerintahaan. Bupati Erwan menilai, hal ini justru dilakukan untuk pengembangan karir para pegawai. “Parameter yang diambil dalam mutasi ini sudah sesuai aturan. Mutasi, rotasi dan promosi bertujuan untuk menciptakan pemerintahaan yang lebih baik, dan pelayanan terhadap masyarakat terus meningkat,” ungkap bupati yang punya pengalaman menjadi camat selama 16 tahun ini.(ARI/MOR)


LEBAK POS

BANTEN POS SENIN 10 JUNI 2013

13

Nama Warga Banyak Dicatut

JAWARA Eka Rosiana

Peduli Lingkungan

Berkas Dukungan Balonbup Janggal

LINGKUNGAN adalah salah satu wahana tempat di mana kita beraktifitas dan berpijak. Kelestarian serta kualitas lingkungan harus tetap terjaga. Sebab kualitas sebuah kehidupan tergantung pada baik dan tidaknya lingkungan. Hal inilah yang menginspirasi Ketua Sahabat Muda Pendukung Pembangunan (SMPP) Kabupaten Lebak, Eka Rosiana. Dia tak bosan mengajak kepada masyarakat agar selalu menjaga kelestarian alam serta lingkungan. “Sekecil apapun pembangunan berbanding lurus dengan kerusakan lingkungan,” ujar mantan Ketua Kumala DKI Jakarta ini. Menurutnya, proses pembangunan hendaknya tidak melupakan dan tidak mengesampingkan unsur lingkungan di sekitarnya, apalagi sampai mengabaikannya. “Walaupun niatan awalnya semata untuk kesejahtraan masyarakat, namun jika tidak arif maka bukannya kemakmuran yang didapat melainkan kesengsaraan,” katanya. Yang harus diperhatikan dalam setiap pembangunan, lanjut dia, perlu kiranya ada kajian analis terlebih dulu mengenai dampak lingkungan (Amdal) jika akan membangun atau merekayasa alam.(K-2/RIS/MOR)

MALINGPING, BP - Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Malingping menemukan kejanggalan data dukungan terhadap salah satu pasangan calon kepala daerah dari jalur perseorangan atau independen. PPK Malinging menemukan data dukungan untuk pasangan

Pepep Faisaludin-Aang Rasidi tidak sah, karena saat diverifikasi ternyata warga menyatakan tidak pernah memberikan dukungan berupa KTP. Informasi yang didapat BANTEN POS dari PPK Malingping, dari total 1.405 jumlah dukungan KTP untuk pasangan PepepAang, sebanyak 877 warga menolak menyatakan mendukunga sedang sisanya 528 warga dianggap resmi mendukung. Ketua PPK Kecamatan Malingping, Aa Kustaman kepada wartawan di ruang kerjanya akhir pekan lalu mengatakan, data itu diperoleh setelah dilakukan

verifikasi data faktual di 14 PPS se-Kecamatan Malingping. “Setelah data dari PPS diperiksa kembali di PPK, terdapat banyak kekeliruan,” ujar Aa Kustaman. Dia menjelaskan, banyak warga yang tidak mengetahui KTPnya digunakan sebagai bukti dukungan terhadap calon perseorangan ini. Banyak juga warga yang mengaku tidak pernah menandatangani surat pernyataan mendukung, namun KTP dan tanda tangannya ada dalam lampiran dukungan. “Saya heran KTP dan tanda tangan dukungannya ada dan dilampirkan, tapi

warga banyak yang tidak mengetahui kalau itu dijadikan sebagai dukungan untuk calon perseorangan,” katanya. Aa Kustaman juga mengungkapkan, banyak alamat pendukung yang tidak sesuai antara alamat asli dengan alamat yang ada di dalam data dukungan calon itu. “Dari data itu, jelas 877 KTP warga itu kami anggap tidak memenuhi syarat dukungan. Dan hasil itu semunya sudah kita laporkan dalam berita acara yang ditujukan ke KPU Kabupaten Lebak,” pungkasnya. Terpisah, anggota Panwascam Malingping Bidang Pengawasan,

Ebiet Setiawan membenarkan tentang hasil temuan verifikasi yang dilakukan PPK Malingping. Namun menurutnya, sejauh ini Panwascam belum bisa melakukan tindakan, sejauh belum ada pengaduan resmi dari warga yang namanya dicatut itu. Dijelaskan Ebiet, sejauh ini Panwascam masih menunggu laporan verifikasi dari PPK yang nanti akan dijadikan tolak ukur hukumnya. “Sementara ini kami belum menerima pengaduan resmi dari yang merasa dicatut namanya. Kalau memang benar ditemukan data dukungan bodong, ya coret aja,” tegasnya.(K-9/MOR)

Alumni Ponpes Nurul Madany Dididik Mandiri

MULTATULI Rumah UPT Dimaling RUMAH Kepala UPT Dinas Pendidikan Sajira, Toyani dibobol maling, Sabtu (8/ 6) lalu. Ratusan gram emaspun raib dan berpindah tangan. Akibatnya korban menderita kerugian ratusan juta rupiah. Informasi yang berhasil dihimpun BANTEN POS, pencurian yang menimpa warga Kampung Sidowaras RT 01/04, Desa Pasarkeong, Kecamatan Cibadak ini terjadi sekira pukul 09.00 WIB ketika penghuni sedang berada di luar rumah. Toyani mengaku, dirinya kehilangan emas murni sebanyak 228 gram dan 32 gram emas singapur serta uang sebesar Rp15 juta. “Saya sudah melaporkan kejadian ini kepada Polsek Cibadak, dan saya minta kepada pedagang emas mohon bila ada yang menjual emas tanpa surat jangan diterima,” pintanya.(K-6/SEP/MOR)

CIPANAS, BP - Pengurus Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Madany Kampung Babakan Pedes, Desa Cipayung, Kecamatan Cipanas mengadakan ulang tahun atau milad XVI Yayasan Podium, milad XIV Pesantren Nurul Madany sekaligus mewisuda santri kelas VI angkatan ke-IX tahun ajaran 2012/2013, Sabtu (8/6) lalu. Dalam kata sambutannya Ketua Yayasan Ponpes Nurul Madany, Agus Sutisna meminta pada wisudawan dan wisudawati agar setelah lulus bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dan bisa menjaga nama baik almaternya. “Saya berharap, kepada para lulusan Ponpes Nurul Madany jangan pernah merasa puas dengan apa yang telah dicapai, namun sebaliknya harus mandiri, mampu menunjukkan kualitas dan terus menggali ilmu serta bisa membawa diri di lingkungan ataupun masyarakat,” ujar Agus. Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Lebak, Asep Komar Hidayat dalam sambutannya meminta para lulusan Ponpes Nurul Madany bisa menjaga nama baik sekolah dan menjaga almamater serta membawa nama baik keluarga dan bermanfaat bagi umat. “Saya berharap, para lulusan Ponpes Nurul Madany bisa meneruskan pendidikan ke perguruan tinggi. Kami juga berharap, para lulusan Ponpes Nurul Madany mampu mengabdikan diri di tengah masyarakat serta ikut terlibat dalam proses pembangunan bangsa,” katanya. Diketahui, Ponpes Nurul Madany sendiri yang berlokasi di Kecamatan Cipa-

ADE SUPARDI/BANTEN POS

Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Lebak, Asep Komar Hidayat menyerahkan ijazah kepada salah seorang santri Ponpes Nurul Madany yang lulus, Sabtu (8/6) lalu.

nas tidak tinggal diam dalam berperanserta membangun masyarakat. Pendidikan formal SD, SMP, SMA yang terintegrasi dengan sistem pendidikan pesantren, keterampilan social dan teknologi

menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan dalam program pengembangan Ponpes. Program integrasi ini mendapat dukungan dari banyak pihak. Di Nurul Ma-

dany juga dikembangkan budidaya tanaman palawija untuk mendukung program ketahanan pangan. Kami saat ini bisa memenuhi pasokan sayuran-sayuran ke sejumlah pasar di Kabupaten Lebak.(ADE/RIS/MOR)

Putra Bupati JB, Hasby Assidiqi Jayabaya menyerahkan bantuan.

Sekda Lebak, Dede Jaelani memberikan bantuan.

PERINGATAN Isra Mi’raj yang selalu diadakan setiap tahun hendaknya tidak dijadikan acara seremonial, namun lebih dari itu harus dijadikan ajang untuk merefleksikan hikmah dan makna yang terkandung di dalamnya. Hal itu dikatakan Bupati Lebak, Mulyadi Jayabaya (JB) dalam sambutannya ketika menghadiri peringatan Isra Mi’raj bersama ratusan jamaah Kampung Lebak Saninten dan Kalimati RW 02, Kelurahan Muhara Ciujung Barat (MCB), Kecamatan Rangkasbitung, Jumat (7/6) malam lalu. “Saya berharap, acara ini selain menjadi ajang silaturahmi dan memperkuat ukuwah islamiyah diantara kita, juga hikmah yang terkandung di dalamnya kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya Bupati JB. Selain itu kata JB, pengajian di surau-surau harus dihidupkan kembali dan pesantren salafi yang ada di kampung-kampung juga harus dilestarikan. Karena lanjut JB, jika ilmu pengetahuan umum tidak diimbangi ilmu agama akan membuat orang tersesat dan berjalan tanpa arah. “Pemkab Lebak sudah menge-

luarkan Perda Wajib Mengaji, dimana dalam Perda tersebut masyarakat tidak boleh menyalakan televisi pada pukul 18.00 sampai habis waktu Maghrib. Dalam waktu tersebut diharapkan anakanak kita pergi ke surau atau di rumahnya masing-masing untuk belajar Al-Quran atau mengaji,” katanya. Ketua pelaksana PHBI, Agus Sumantri yang juga tokoh masyarakat Lebak Saninten mengucap-

kan terima kasih kepada Bupati JB yang telah datang dan menghadiri peringatan Isra Mi’raj. Pada peringatan kali ini, sambung Agus, merupakan PHBI yang pertama kalinya diadakan secara bersama dalam satu RW dan di dalamnya terdapat lima RT. Tujuannya, adalah ingin mempererat kesatuan dan persatuan untuk mendukung estapet kepemimpinan Bupati Lebak oleh putri sulungnya, Iti Octavia Jayabaya.(K-2/RIS)

Group qosidah ibu-ibu Majelis Taklim Assyuro Kampung Lebak Saninten.

Ketua panitia Isra Miraj, Agus Sumantri duduk mendampingi penceramah KH Khurtubi dan Asda 1 Pemkab Lebak, Robet Candra.

Bupati Lebak, Mulyadi Jayabaya memberikan sambutan.

Ketua PHBI, Agus Sumantri memberikan sambutan.


BANTEN POS SENIN 10 JUNI 2013

RUANG PUBLIK

14

Khilafah dan Demokrasi Terpimpin (2 habis) BUNG Karno pun akhirnya secara tegas mengumadangkan garis-pemisah antara kekuatan baik dan jahat. Maka perang bintang pun semakin tergelar. Agitasi dan propaganda semakin terbuka dari kedua belah pihak. Bung Karno pun menawarkan pilihan kepada rakyat yang saling berseberangan, bahwa kemandirian dan kesedarhanaan jauh lebih baik daripada ketergantungan yang menjajah harga-diri dan martabat bangsa. Maka kebingungan identitas dan jati-diri bangsa diarahkan melalui pidato-pidato yang menghibur asas kesabaran dan semangat akan harapan masadepan yang gemilang. Hingga pro-kontra di kalangan rakyat sendiri semakin meruncing. Mereka yang memihak Bung Karno terpaksa harus berhadap-hadapan dengan mereka yang mendengki dan memusuhinya, baik secara terbuka maupun sembunyisembunyi. Propaganda buruk, kampanye hitam dan pembunuhan karakter semakin menjadi-jadi. Bung Karno dituduh sebagai pemimpin diktator di satu sisi, sedangkan di sisi lain justru menganggap Bung Karno sebagai orang loyo, plin-plan dan gampang kom-

promi. Pada situasi yang paling menentukan, gong demokrasi terpimpin berkumandang. Dekrit presiden dibacakan pada tanggal 5 Juli 1959, DPR suka atau tak suka harus dibubarkan. Seleksi alam terbentuk, identitas keindonesiaan harus mengkristal dengan baik. Bahkan Bung Karno cukup jelas menorehkan garis antara kawan dengan lawan. Mana yang berani menegakkan keadilan, dan mana yang senang menjadikan ketidakadilan sebagai motor perjuangannya. Bagi Bung Karno, mereka yang hatinya sakit masih mungkin ditoleransi dan direhabilitasi, tapi bagi yang hatinya mati dan membeku (munafik) tak bisa ditoleransi lagi, karena yang menjadi roh perjuangannya sangat jelas: mereka berani berkorban dengan harta dan jiwanya, justru untuk menegakkan kejahatan dan kebatilan, serta menghalang-halangi manusia dari nilai-nilai kebaikan dan perbaikan. Di antara mereka tak sedikit yang berpretensi seakanakan merekalah yang mengadakan pembangunan, sedangkan Bung Karno dituduh sebagai tukang onar dan koar-koar yang mengusik ketentraman warga.

CATATAN: Hafis Azhari Dari Penulis buku 100 Tahun Bung Karno (Liber Amicorum) dan novel Perasaan Orang Banten.

Hal itu disadari betul oleh Bung Karno bahwa inilah konsekuensi logis dari perjuangan revolusi bangsa, dan boleh jadi konsep konflik pun harus dikedepankan selagi ia berfungsi demi tegaknya kebenaran dan keadilan bagi segenap rakyat. Masalah ekonomi akhirnya menjadi perkara serius bagi pihak penjajah, hingga “politik pemiskinan� pun dikerahkan. Hak berusaha dan mencari nafkah semakin direcoki, perdagangan dan perkebunan semakin diusik dan diganggu, pungutan pajak dan upeti semakin menjadi-jadi. Bung Kano mengadakan inspeksi ke penjuru negeri, bahkan mengumumkan secara blak-blakan tentang ketimpangan antara upah buruh-petani daripada hasil-hasil usaha dan jerih-

payah mereka. Eksploitasi dan monopoli oleh penguasa dalam negeri pun dipersoalkan secara serius pula. Seketika itu Bung Karno mencoba untuk mundur selangkah. Setelah diasingkan di beberapa tempat, dan dalam keheningan dan kesendiriannya, Bung Karno duduk termenung, kemudian sesekali berbaring dengan pandangan menerawang memikirkan suatu rencana besar, bahwa cita-cita dan perjuangan kita harus berhaluan dan satu tujuan dengan kehendak dan rencana Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Perkasa. Dan akhirnya tak ada yang sia-sia dalam hidup ini. Setiap jengkal peristiwa mempunyai makna. Setiap persoalan mengandung tanda-tanda yang dirancang dalam skenario manusia sekaligus kehendak Tuhan. Bung Karno sudah menunjukkan teladan bapak-bangsa yang mencoba untuk terus melangkah dalam perjuangan, sepahit apapun. Niatnya sudah kukuh diluruskan, dan ikhtiar sudah dioptimalkan. Meskipun hasilnya berlapis-lapis kekeliruan dan betumpuk-tumpuk kegagalan, namun ia mencoba untuk bangkit dan bangkit lagi.

Bolehlah sesekali ia menemui kekalahan, namun tak pernah ia mengenal kata menyerah, sebab kalah dan menyerah adalah dua persoalan yang berbeda. Tiap kali batu besar itu diangkatnya agar mencapai bukit, tiba-tiba ia terjatuh dan tersungkur lagi, hingga kemudian ia singsingkan lengan baju untuk kembali mengangkanya hingga berhasil mencapai ketinggian bukit yang paling puncak. Dan kini Bung Karno dan para sahabatnya telah memberi teladan yang baik bagi cita-cita manusia Indonesia dan dunia, di mana perjalanan hidup dan perjuangan mereka telah tercatat dalam sejarah dan memori kolektif kita semua. Kemerdekaan telah kita raih, dan kita harus terus mewujudkannya hingga mencapai kematangan dan kedewasaannya. Mereka telah memberi pelajaran yang baik dan universal, bahwa bila kita menanam kebaikan pastilah akan memetik kebaikan pula, dan bagi mereka yang menanam kejahatan dan keburukan, mereka pun akan mendapat balasan dari apa-apa yang telah mereka usahakan. Selamat berjuang! ***

Bagaimana Tanggapan Anda? FACEBOOK BANTEN POS

Hampir seluruh pejabat eselon II pemimpin SKPD Pemprov Banten yang seluruhnya berjumlah 41 orang, menggelar rapat kerja di Kota Malang, Jawa Timur. Kepala Bidang Disiplin dan Kesejahteraan Pegawai pada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemprov Banten, Tubagus Faisal, membenarkan perihal tersebut dan mengatakan sepertinya mereka sedang membahas perihal anggaran untuk APBD Perubahan.

banten_pos@yahoo.co.id

Sekalian Saja di Arab, Pulang Jadi TKI YULI ROSYIDAH AL Semoga hasil rapatnya tdk sia2 dan lbh mengutamakan yg di prioritaskan

WONG CILEGON Apa di Kantor Dinas Provinsi Banten, ngga ada ruangan untuk rapat yah? Sampai jauh-jauh ke Malang?..

ARIFIN NOER LA GALIGO Wawwwww, dikira mereka warga gak bakal tahu yah..??

IIE SULASDIAH Huuuhhh lebbay, Rapat bae geh kudu ka malang,.. malang benar nasib mu pak pejabat, ternyata pada gak tau kota malang,,

BANA-PUTRA CLIBERS SELALUADA Ngapain jauh-jauh kekota malang.begitulah pejabat sekarang.buang-buang duit Anggaran habis buat ongkos kekota malang...

JANUAR RISDIANTO Baru menjadi pejabat daerah saja sudah jalan2,apalagi menjabat anggota DPR...bisa habis duit rakyat...

INDRA WIGUNA Dalam rangka penghabisan anggaran perjalanan dinas...

JI HANS SALMA SALSABILLA Kontek ahh,rekan rekan media di Malang biar pantau kegiatan SKPD Pemprov Banten yg berjumlah 41 org,agar tidak ada dusta diantara kita.

PALGUNADI SUWONDO Masalahnya bukan pada tempat rapat dimana, itu tidak penting, tapi yang jauh lebih penting adalah kualitas hasil rapat yang membahas Anggaran Perubahan untuk masyakat Banten yang

KOMUNITAS-JJS BAYAH-BANTEN Selatan-Full Ngabisin APBD/uang rakyat tuh jalan2 dinas,kalau rapat kenapa gak di kantor dinas terkait aja yg mewah2.

LIEM INDEVENDENCE Inget carita dibuku "Maling yang Malang"... Ulah sok Su'udon bae barudak.... Eta mah lain rapat, tapi keur repot, jadi ngungsi ka Malang....i

YUDHIE BUSTER Lain skalian bae di arab,balik2 pan jd TKI,hahaaa

lebih sejahtera...

DENI SOFYAN MANCUNIAN Ko Rapat'a jauh buanget...sampai nyampe ke Kota Malang?semoga z Anggaran Perubahan terealisasi dengan benar terutama Perihal Anggaran Tunjangan Daerah dan Jamkesda tuk Non PNS amiiin....

IDEY HIDAYAT Emang gak ada tempat lain? Uang rakyat di habiskan untuk berpoya-poya doang,sebesar apapun APBD gak ada nilai tambah buat masyarakat,KPK harus mempunyai cabang di provinsi banten,agar korupsi di banten dan kab/kota bisa di minimalisir

NOPIAR MAKAWARU Ciri khas pejabat kita adalah mengabaikan persoalan rakyatnya dan memuaskan kepentingan pribadinya. Tidak mengherankan bila mayoritas pejabat menganut aji mumpung, mumpung berkuasa dan mumpung ada kesempatan mengakali anggaran.

KAMAL MONTANA Pusing..... udah tahu dari thn jebot kelakuan pimpinan di Banten kayak gini....tapi rakyat..pilih lagi....pilih lagi....!!! Dah ngga usah ada yg protes....kan udah pada dibeli suaranya waktu pilkada.....yg boleh protes kubu lawan waktu mncalonkan Gubernur aja....!!!

BANTEN POS menerima tulisan berupa opini, surat pembaca, atau informasi apapun baik terkait kebijakan, infrastruktur, kejadian di daerah anda dan lain sebagainya. Opini ditulis sekitar 5.000 karakter tidak memuat materi cabul dan SARA. Sertakan foto dan biodata diri kirimkan ke bantenpos@gmail.com atau di inbox facebook Banten Pos


BANTEN POS SENIN 10 JUNI 2013

METRO CILEGON

15

Waspadai Calo Tanah di Rawaarum Rencana Pembangunan Kantung Parkir Pelabuhan GROGOL, BP - Rencana pembangunan kantung parkir Pelabuhan Merak milik PT Angkutan Sungai Danau dan Penyebrangan (ASDP) yang terletak di Kelurahan Rawaarum Kecamatan Grogol Kota Cilegon mengundang banyak spekulan atau calo tanah. Bahkan beredarnya calo tanah itu sudah berlangsung sejak lama. Masyarakat diminta hati-hati menjual tanahnya kepada mereka karena dibawah harga standar. Salah seorang warga yang menjadi korban spekulan, Husein Saidan mengaku tanahnya dijual ke David yang diduga menjadi spekulan tanah. Saat ini tanah yang dijualnya sedang diuruk oleh pihak David. “Saya sangat menyesal menjual

tanah saya ke spekulan, karena awalnya spekulan itu berkomitmen untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan kajian terhadap pembangunan shelter karena bagaimanapun pembangunannya harus ada kejelasan terhadap dampak lingkungan yang ditimbulkan,” jelas Husein. Menurut Husein, David saat ini sudah membebaskan tanah sebanyak 4 hektare dari 10 hektar yang direncanakan. Termasuk juga tanah miliknya seluas 848 meter persegi yang dijual dengan harga dibawah standar. “Saya jual tanah saya yang 324 meter dengan harga Rp170 ribu dan 524 meter dengan harga Rp135 ribu permeter,” terang Husein. Tokoh masyarakat Grogol yang juga Ketua Komisi I DPRD Kota Cilegon, Rebudin memaparkan, meski kabar kantung parkir pelabuhan Merak sudah didengarnya sejak lama, namun sampai kini belum ada pemberitahuan secara resmi dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Kabar yang ia peroleh hanya

dari mulut ke mulut dan media. “Saya tahu dari temen-temen media, kalau PT ASDP kembali membidik Rawaarum untuk dijadikan kantung parkirnya,” kata Rebudin.

Sementara itu Bagian Humas PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Utama Merak, Mario S Oetomo, mengaku segala kewenangan proyek pembangunan kantung parkir saat ini

langsung ditangani oleh PT ASDP pusat, sehingga pihaknya sama sekali tidak mengetahui sampai sejauh mana tahapan rencana pembangunannya. “Memang ada rencana pembangunan

kantong parkir untuk Pelabuhan Merak, namun pelaksanaannya langsung dipegang pusat, sehingga kami yang ada di cabang tidak mengetahuinya,” jelas Mario. (NED/ZAL/IGO)

Disperindagkop Segera Lakukan Koordinasi ANGGARAN Sambungan dari Halaman 16

ada tapi tidak memiliki bangunan, dan pasar ada relokasi dan lahannya sudah siap. “Biaya yang kami siapakan hanya untuk komponen fisik saja,” jelasnya. Di tempat yang sama, Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Pasar pada Disperindagkop Kota Cilegon, Muhammad Satiri menyatakan, pihaknya akan kembali melakukan koordinasi dengan semua pihak

untuk menyelesaikan segala yang menjadi ganjalan. Satiri optimis, revitalisasi Pasar Bunder akan segera terwujud. “Dengan adanya Pasar Bunder yang lebih baik, diharapkan dapat meningkatkan perekonomian warga sekitar,” kata Satiri. Lurah Tegal Bunder, Mahdum mengatakan, kondisi Pasar Bunder yang luasnya kurang dari 1000 meter tidak cukup menampung banyak orang. “Masyarakat justru yang meminta agar Pasar Bunder dialihkan,” kata Mahdum. (K-15/ZAL/IGO)

Berikan Motivasi Sambungan dari Halaman 16

perjalanannya, Helldy tidak segansegan untuk berbagi cerita. Tidak hanya dengan sesama pengusaha, tapi juga dengan mahasiswa. Kemarin, ia juga baru pulang setelah memberikan motivasi untuk Himpunan Mahasiswa Akuntansi (Himaka)

Universitas Pancasila Jakarta. Helldy mengungkapkan rasa syukur dan cerita perjalanan hidupnya dari salesman hingga saat ini.“Betapa beratnya kuliah sambil kerja, namun dengan cita-cita yang kuat semuanya menjadi ringan. Ternyata tidak ada yang tidak mungkin jika dilakukan dengan sungguh-sungguh,” jelasnya. (NED/ZAL/IGO)

RONALD SIAGIAN / BANTEN POS

PERSEMIAN PORT LINK. Kapal Port Link milik PT. ASDP Ferry Cabang Merak akan diresmikan hari ini oleh Dua Menteri, Menteri Perhubungan, E.E. Mangindaan, dan Menteri BUMN, Dahlan Iskan di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Minggu (9/6). Selain peresmian Kapal asal Inggris buatan tahun 1980 ini, akan dilakukan juga sembilan penandatanganan MoU kerjasaman antara perusahaan-perusahaan BUMN, salah satunya pembukaan 500 cabang PT Jamsostek di seluruh Indonesia.

Orangtua Diimbau Lebih Perhatikan Anak CILEGON, BP - Orang tua diharapkan lebih memperhatikan anak-anaknya karena penyalahgunaan teknologi saat ini sudah semakin mengkhawatirkan. Situs-situs dewasa tidak hanya dapat diakses lewat komputer saja, tapi juga telepon genggam. Demikian dinyatakan Direktur Lembaga Pengembangan dan Pendidikan Taman Kanak-kanak AlQuran/ Badan Koordinasi Pemuda Remaja Mesjid Indonesia (LPPTKA/BKPRMI) Pusat, Mahmudin dalam acara wisuda santri ke-22 LPPTKA di Hotel Royale Krakatau Minggu (9/6). Lebih jauh diungkapkan Mahmudin, pendidikan agama merupakan

kebutuhan pokok bagi anak-anak. Tanpa pendidikan agama yang benar yang diberikan sejak dini maka orang tua akan didurhakai oleh anaknya. Dia juga mengharapkan agar untuk dapat masuk sekolah lanjutan agar ada tes baca Al-Quran agar setiap siswa muslim yang telah lulus sekolah dasar telah menguasai baca tulis Al-Quran. Sementara itu Direktur daerah LPPTKA Kota Cilegon, Bayu Panatagama mengungkapkan, wisuda kali ini merupakan wisuda dengan jumlah wisudawan yang cukup besar. Sebanyak 850 santri berhasil diwisuda dan diharapkan akan menjadi calon penerus bangsa yang ber-

basis pendidikan agama kuat. Dia juga mengharapkan agar seusai acara wisuda perhatian guru akan terus dilanjutkan orang tua di rumah dalam memantau perilaku putra putrinya. Tanpa bantuan orang tua, usaha para ustazd dalam membentuk generasi Qurani akan sia-sia. “Orang tua diharapkan selalu memantau apakah anaknya salat tepat waktu dan membaca Al-Quran setiap hari,” tutur Bayu. Bayu juga menilai perhatian pemerintah pada lembaga yang dipimpinnya tersebut masih jauh dari harapan. “Dulu ada wacana bahwa ijazah yang diterima santri usai menyelesaikan pendidikan di TPA akan

dapat digunakan untuk masuk sekolah lanjutan negeri. Tetapi setelah ada Peraturan daerah yang mengatur hal tersebut pun yakni Perda No. 1 tahun 2006 tentang Pendidikan Diniyah dan Perda No. 44 tahun 2012 yang mengatur hal yang sama ternyata belum juga terealisir. “Kami menunggu kejelasan hal tersebut sehingga semangat kami untuk tetap mendidik santri di lembaga ini dapat berguna secara nyata,” tutur Bayu. Bayu juga menjelaskan bahwa setelah berkirah selama 26 tahun, LPPTKA telah memiliki sekitar 10.820 santri dengan 1.102 pengajar yang mengajar di 163 unit yang tersebar di delapan kecamatan.(K10/ZAL/IGO)

Iman: Pertemuan ini Sinyal Positif Bagi Buruh 4 TUNTUTAN Sambungan dari Halaman 16

ratusan buruh outsorsing (alih daya, red) yang tergabung dalam Federasi Serikat Buruh Krakatau Steel (FSBKS) berujukrasa di gedung Administrasi Bulding (ADB) PT KS, Senin (3/6). Aksi yang dipimpin Sanudin itu merupakan aksi kepedulian terhadap rekan-rekan buruh yang terancam kehilangan pekerjaan, menyusul rencana efisiensi yang dilakukan PT KS. Demo ter-

sebut kemudian berlanjut ke kantor Walikota Cilegon, TB Iman Ariyadi. Ketua FSBKS, Sanudin menyebutkan, empat poin yang disetujui PT KS tersebut yakni buruh outsourcing seluruhnya dialihkan ke vendor baru, tidak ada penururnan kesejahteraan pada vendor baru, ada jaminan pesangon dari perusahaan lama, dan adanya jaminan hak berserikat para buruh di perusahaan baru. “Semuanya berlaku ketika kontrak dengan perusahaan berakhir tahun ini,” ungkapnya usai pertemuan.

Mengenai teknis pelaksanaan, kata Sanudin, masih akan dibicarakan lebih lanjut ditingkat direktorat. Sementara untuk poin lainnya yang banyak dituntut buruh adalah sisi kemanusiaannya. “Tinggal PT KS saja yang perduli atau tidaknya nanti,” jelasnya. Sementara itu, Walikota Cilegon, Tb Iman Ariyadi mengungkapkan, pertemuan ini merupakan hal yang positif sehingga memberikan kepastian kepada buruh. Hanya saja, lanjut Iman, beberapa persoalan seharusnya

dikomunikasikan dahulu dengan pemkot, salah satunya adalah terkait persepsi pesangon. “Intinya apa yang diharapkan buruh outsourcing sudah diselesaikan,” kata Iman. Manajemen PT KS Belum dapat memberikan pernyataan terkait dikabulkannya empat poin tuntutan buruh tersebut. Direksi Sumber daya Masyarakat (SDM) PT KS, Dadang Danusuri khawatir mengeluarkan pernyataan yang tidak sesuai. “Nanti kita keluarkan pers realease terhadap persoalan ini,” kata Dadang.(K-15/ZAL/IGO)

Kerja Relawan PMI Harus Terpublikasi PMI Sambungan dari Halaman 16

PMI Cilegon secara baik dan benar, yang pada akhirnya nanti pesan yang disampaikan itu sampai ke publik dan dipahami,” tegas Nurwata. Lebih jauh pria yang juga mantan seorang watawan itu mengungkapkan bahwa PMI Cilegon berniat mengelola sebuah situs berita yang

berkenaan dengan kegiatan PMI setempat. “Nah untuk mencapai tujuan itu tentu kita perlu mempersiapkan SDM-nya terlebih dahulu. Karena itulah kegiatan ini (pelatihan jurnalistik, red) kami selenggarakan,” urainya. Pada bagian lain, Sekretaris PMI Cilegon, Ujang Syamsul saat berkunjung ke Kantor Redaksi BANTEN POS, Minggu (9/6) menegas-

kan, sebagai garda terdepan, relawan PMI dan tim penyelamat kerap berada di lokasi kejadian jauh sebelum masyarakat lain tiba, namun kerja sosial yang dilakukan relawan PMI kadang tidak tampil ke permukaan dan kurang diketahui publik. “Karena itu, kita ingin agar kader dan relawan PMI bisa menulis peristiwa dan kerja relawan sehingga publik tahu apa yang dilakukan re-

lawan. Untuk itulah pelatihan jurnalistik ini kita lakukan,” tandasnya. Pelatihan jurnalistik itu sendiri menghadirkan Redaktur Pelaksana (Redpel) BANTEN POS, Iffan Gondrong sebagai pemateri terkait dengan dasar-dasar jurnalistik dan teknik menulis berita. Selain itu, ada juga materi teknik foto jurnalistik yang disampaikan Ronald Siagian, Fotografer BANTEN POS.(IGO)


CILEGON POS

FIGUR

4 Tuntutan Buruh Disetujui PT KS Walikota dan Kapolres Jadi Mediator

CILEGON, BP - Empat tuntutan

Helldy Agustian

16

Gerbang Kota Masa Depan

BANTEN POS SENIN 10 JUNI 2013

buruh outsourcing yang tergabung dalam Federasi Serikat Buruh Krakatau Steel (FSBKS) akhirnya dikabulkan PT Krakatau Steel. Hal itu terungkap saat rapat bersama perwakilan buruh dan manajemen PT KS di Hotel Grand Mangku Putra,

Empat poin yang disetujui PT KS 1

Buruh outsourcing seluruhnya dialihkan ke vendor baru

2

Tidak ada penururnan kesejahteraan pada vendor baru

Minggu (9/6). Hadir dalam perundingan tersebut sebagai mediator, Walikota Cilegon, Tb Iman Ariyadi dan Kapolres Cilegon, AKBP Defrian Donimando. Sekadar diketahui, sebelumnya

3

Ada jaminan pesangon dari

4

Adanya jaminan BACAhak 33....HAL 15

perusahaan lama

berserikat para buruh di perusahaan baru.

BACA 4 TUNTUTAN....HAL 15

Berikan Motivasi Setiap perjuangan tidak pernah sia-sia. Apalagi dalam memperjuangkan kehidupan sehingga dapat menggapai tangga kesuksesan seperti saat ini. Hal itu dirasakan betul oleh Kepala Cabang Tunas Toyota Cilegon, Helldy Agustian. Agar orang lain dapat mengambil hikmah dari BACA BERIKAN MOTIVASI....HAL 15

SUDUT.KOTA

RONALD SIAGIAN / BANTEN POS

PERTUNJUKAN MUSIK. Salah satu band tengah menghibur pengunjung di Mal Ramayana, Kota Cilegon, Minggu (9/6). Suguhan hiburan musik di mal ini menjadi salah satu kebutuhan masyarakat perkotaan saat ini. Tak hanya itu, munculnya panggung-panggung musik juga memberikan kesempatan kepada anak-anak muda di kota ini untuk menunjukan kreatifitasnya. RONALD SIAGIAN / BANTEN POS

AGEN BBM. Salah satu Kapal agen Bahan Bakar Minyak dengan latar depan pengunjung pantai terparkir di Pantai Merak, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Minggu (9/6). Agen Kapal seperti itu biasanya menyediakan bahan bakar minyak bagi kapal yang tengah beraktivitas di sekitar perairan Selat Sunda.

Anggaran Revitalisasi Pasar Bunder Rp900 Juta PURWAKARTA, BP - Pasar Bunder yang berada di Kelurahan Tegal Bunder Kecamatan Purwakarta Kota Cilegon

segera direvitalisasi. Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) sudah menyiapkan anggaran Rp900 juta untuk proyek tersebut. Hal itu diungkapkan Asisten Deputi Sarana dan Prasarana Jaringan Usaha pada Kementerian Koperasi dan UKM, Nyaudin saat meninjau lokasi Pasar Bunder, Sabtu (8/4). Peninjauan tersebut terkait dengan pengajuan proposal

revitalisasi pasar oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koprasi (Disperindagkop) Kota Cilegon. “Secara administrasi dalam proposal sudah baik, tinggal konfirmasi dari proposal dengan lapangan untuk tindak lanjutnya,” kata Nyaudin kepada BANTEN POS, Sabtu (8/4). Saat peninjauan, ia mendapatkan kondisi Pasar Bunder masih dimiliki pribadi, bukan desa. Berdasarkan peroposal, revitalisasi pasar Bunder nantinya akan dialih tempatkan ke tanah bekong milik desa Tegal Bunder. Nyau-

din menegaskan, kondisi tersebut dikhawatirkan menjadi maslah dikemudian hari. Untuk itu Nyaudin menghimbau kepada seluruh pihak terkait dari tingkat kelurahan hingga pemerintah kota untuk menyelesaikan terlebih dahulu persoalan itu. “Tidak mungkin nantinya ada dua pasar, khawatir terjadi persaingan yang tidak sehat,” jelasnya. Adapun tiga persyaratan pasar traditional yang layak mendapatkan program tersebut yakni pasar sudah ada bangunan tapi tidak layak, pasar sudah BACA ANGGARAN....HAL 15

PMI Cilegon Asah Kemampuan Gandeng PWI Cabang Cilegon CILEGON, BP - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Cilegon menggandeng Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Kota Cilegon menggelar pelatihan jurnalistik selama dua hari yang dimulai pada Sabtu (8/6) hingga Minggu (9/8) kemarin. Pelatihan yang dilaksanakan di Markas PMI Kota Cilegon itu diikuti sedikitnya 15 pengurus dan relawan PMI dari berbagai wilayah di Kota Cilegon dan sekitarnya. Selain mendapatkan materi tentang jurnalistik, para peserta juga diajak melihat dari dekat proses pra cetak di Kantor Redaksi BANTEN POS, kemarin. Kepala Markas PMI Cilegon, Nurwarta Wiguna menegaskan, pelatihan digelar untuk mengasah kemampuan para relawan PMI agar suatu waktu melakukan kegiatan sosial yang berkenaan dengan tugas

RONALD SIAGIAN / BANTEN POS

Redpel BANTEN POS, Iffan Gondrong saat memberikan materi Jurnalistik

PMI, bisa menyampaikan langsung kegiatan itu melalui rilis yang disampaikan ke media lokal maupun di website dan media sosial lainnya.

“Yang terpenting tentu saja kita berharap para relawan mampu menulis sebuah peristiwa dan kegiatan BACA PMI....HAL 15


Pdf bantenpos edisi senin 10 juni 2013