Issuu on Google+

BANTEN POS Inspirasi dan Semangat Baru Banten

KAMIS 17 OKTOBER 2013

Peserta Tes CPNS Capai 11.719 Orang SERANG, BP - Jumlah calon pegawai negeri sipil (CPNS) jalur umum tahun 2013 dari empat kabupaten/kota se-Provinsi Banten mencapai 11.719 orang. Belasan ribu CPNS tersebut dianggap telah lolos dalam proses verifikasi administrasi sebagai pelamar CPNS. Dari jumlah itu, CPNS terbanyak berasal dari Kota Tangerang Selatan (Tangsel), sementara, jumlah CPNS paling sedikit berasal dari Kota Cilegon yakni hanya 593 orang.

KPK Cekal 3 Anak Buah Wawan

Jawa Pos Group

HARGA ECERAN Rp 2.000

Kembali Diperiksa Selama 6 Jam JAKARTA, BP - Tubagus Chaeri Wardhana, tersangka kasus Pilkada Lebak kembali diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (16/10). Adik Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah itu diperiksa hampir enam jam. Wawan keluar dari gedung KPK sekitar pukul 17.00 WIB. BACA KPK... HAL 7

BACA PESERTA... HAL 7

www.

BANTENPOSNEWS .com BANTENPOSNEWSCOM

BANTENPOSNEWS

Baby Margaretha

Ganti Nama Adik SEPERTI kebanyakan artis yang tak menggunakan nama aslinya karena kurang komersil, begitu juga yang dilakukan Baby Margaretha. Ia mengganti nama adiknya, Ayu Larasati menjadi Chant Felicia. “Nama adik aku kan Ayu Larasati, trus aku ganti aja jadi Chant Felicia pas

JPNN

Tersangka kasus suap Ketua MK non aktif, Akil Mochtar, Tubagus Chaeri Wardana dicegat sejumlah wartawan usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Rabu (16/ 10). Seperti sebelumnya, pria yang kerap disapa Wawan ini tidak mengeluarkan pernyataan apapun kepada wartawan.

Foto Beredar, 3 Anggota Banggar “Menghilang” JAKARTA, BP – Beredarnya foto anggota Banggar DPRD Banten bersama tersangka kasus dugaan suap Pilkada Lebak, Tb Chaeri Wardhana alias Wawan di

 BACA GANTI... HAL 7

Singapura membuat tiga anggota Banggar DPRD yang terpampang fotonya seolah menghilang. Seperti diketahui, akhir pekan lalu

DPD Siapkan Gugatan untuk Presiden & DPR PRAKIRAAN CUACA HARI INI SERANG

CILEGON PANDEGLANG LEBAK TANGERANG

23 – 33ºC 23 – 33ºC Berawan/ Berawan/ Hujan Ringan Hujan Ringan 0,5 – 1,5 mtr/ Tenggara

23 – 33ºC Berawan/ Hujan Ringan 0,8 – 2,5 mtr / Tenggara

23 – 33ºC Berawan/ Hujan Ringan

23 – 33ºC Berawan/ Hujan Ringan

0,8 – 2,5 mtr / Tenggara

SUMBER: BMKG STASIUN METEOROLOGI KELAS III SERANG, BERLAKU UNTUK 17 OKTOBER 2013

INSPIRASI “Logika akan membawa anda dari A ke B. Imajinasi akan membawa anda kemanapun.” - Albert Einstein -

beredar foto adanya pertemuan pejabat Banten. Dalam foto itu memperlihatkan Wawan dan pejabat Banggar DPRD Banten sedang makan malam di

JAKARTA, BP - Dewan Perwakilan Daerah (DPD) tengah menyiapkan gugatan uji materi ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait kewenangan lembaga bagi para senator itu dalam penyusunan undangundang. DPD akan menggugat DPR dan presiden terkait pelaksanaan atas putusan MK tanggal 27 Maret 2013 yang mengembalikan kewenangan para

Singapura. Mereka berseragam Red Bull Racing, salah satu tim peserta balapan supercepat Formula 1. BACA FOTO... HAL 7

senator dalam pembahasan UU. Menurut anggota DPD Intsiawati Ayus, sampai saat ini DPR dan presiden masih mengabaikan putusan MK itu. “Tidak ada upaya lain bagi DPD, kecuali melakukan uji materi dan paling lambat akhir Oktober 2013 mendatang sudah didaftakan ke MK,” katanya BACA DPD... HAL 7

Nenek Pemulung Sahati Kumpulkan Uang untuk Berkurban

Demi Kendaraan ke Surga, Nabung Rp500 Selama 7 Tahun Selain berhaji, Idul Adha menjadi momentum setiap muslim untuk menyisihkan hartanya buat berkurban. Kebanyakan ibadah itu dilakukan oleh orang yang berkecukupan. Namun, Sahati, 68, tidak perlu menunggu kaya demi berkurban seekor kambing.

IKBALZAELANI/RADARSUKABUMI

MULVI MOHAMMAD NOOR Sukabumi MELIHAT pekerjaan dan usianya, tidak ada yang menyangka bahwa Sahati, warga Kampung Kuta Lebak, RT 6 RW 5,

Nenek Sahati (68) memberi makan Kambing kurbannya di Kelurahan Sriwedari, Kecamatan Gunung Puyuh, Kota Sukabumi. Selasa ( 15/10/2013).

Kelurahan Sriwidari, Kecamatan Gunung Puyuh, mampu menunaikan niatnya untuk berkurban. Hal tersebut memang beralasan. Mengingat, penghasilannya dari menjual plastik, botol, dan barang-barang bekas yang dikumpulkan tidak seberapa. ”Paling banyak Rp12 ribu per minggu. Kalau dapet-nya sedikit atau harganya turun, malah cuma Rp8 ribu,” ujar nenek yang akrab disapa Ceu Wati tersebut. Padahal, untuk berkurban, Sahati harus membeli kambing atau sapi. Usia hewan itu pun harus lebih dari setahun untuk kambing dan dua tahun untuk BACA DEMI... HAL 7


PRO BANTEN

BANTEN POS KAMIS 17 OKTOBER 2013

2

Karang Tumaritis Bagikan Qurban TANGERANG, BP - Pada perayaan Idul Adha kali ini, Padepokan Kebangsaan Karang Tumaritis berbagi suka cita kepada warga Kelurahan Binong, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang dengan menyembelih satu ekor sapi, Rabu (16/10). Dari penyembelihan itu, terkumpul sedikitnya 250 paket daging sapi yang kemudian dibagikan kepada warga sekitar padepokan. Selain membagikan paket daging sapi, padepokan yang aktif menggelar berbagai aktivitas sosial kemasyarakatan tersebut, juga menggelar open house. “Maksudnya siapapun boleh datang ke padepokan, kemudian kami ajak mereka memasak dan menggelar makan bersama,” kata Pengasuh Padepokan Kebangsaan Karang Tumaritis, Ananta Wahana. Pembagian daging kurban, kata dia, bukan saja untuk membantu warga kurang mampu. Namun lebih dari itu, kata dia, momen Hari Raya Idul Adha juga dijadikan untuk lebih membumikan Padepokan Kebangsaan Karang Tumaritis kepada seluruh elemen masyarakat. “Artinya agar seluruh penggiat padepokan lebih membaur dengan warga sekitar dengan semangat gotong royong,” kata Anggota DPRD Provinsi Banten itu.

Menurut politisi PDI Perjuangan itu, padepokan yang diasuhnya menekankan semangat kebersamaan dan gotong royong. Dengan motto holopis kuntul baris, kata Ananta, siapapun boleh bergabung di padepokan yang fokus kepada kegiatan pemberdayaan masyarakat tersebut. “Padepokan Kebangsaan Karang Tumaritis mengajarkan hidup secara mandiri sesuai potensi yang dimiliki. Misalnya, bagi yang berminat dalam seni dan budaya, kami dorong untuk menciptakan karya seni yang bisa memiliki nilai tinggi,” imbuhnya. Para penggiatnya juga diajari untuk menjaga kearifan lokal serta melestarikan seni budaya bangsa. Menurut Ananta, tidak heran jika para penggiat padepokan kini mulai terbiasa hidup secara mandiri. Untuk makan pun, menurut dia, mereka mendapatkan sendiri dari hasil kegiatan pemberdayaan. “Kami punya sawah seluas 1.500 meter persegi di Kecamatan Rajeg, dalam setahun bisa dua kali panen padi. Dari hasil penggilingan padi, kami juga mendapatkan dedak untuk makanan ternak. Jadi semua dilakukan dengan semangat semangat gotong royong,” tambah Bambang, penggiat Padepokan Kebangsaan Karang Tumaritis.(ODI/IDM)

JADI MEDIA KAMPANYE. Poster caleg terpasang di kaca belakang sebuah angkutan umum yang tengan menunggu penumpang di perempatan Kebon Jahe, Kota serang, Rabu (16/10). Menjelang Pemilu 2014, angkutan kota banyak menjadi media untuk memasang alat kampanye para caleg.

Cacing Hati Ditemukan pada Sapi Kurban SERANG, BP - Pengawas hewan qurban menemukan adanya cacing hati pada hewan sapi yang dijadikan hewan qurban pada hari raya Idul Adha tahun ini. “Hasil informasi yang kami himpun dari kabupaten/kota, ditemukan cacing hati pada Sapi,” kata Kepala Distanak Provinsi Banten Agus M Tauchid, Rabu (16/10). Dia menjelaskan, ditemukannya cacing hati pada sapi hampir merata di seluruh kabupaten/kota. “Tapi ti-

dak semua sapi kami temukan kasus itu,” ujarnya. Meski begitu, lanjut dia, daging sapi yang ditemukan cacing hati tersebut masih dalam taraf aman untuk dikonsumsi. “Berbeda jika ditemukan jenis penyakit seperti antraks. Kalau cacing hati tidak membahayakan, sepanjang dimasak sampai matang dan benar,” ungkapnya. Diungkapkan Agus, pihaknya masih belum bisa mendeteksi asal hewan sapi yang terdapat cacing

hati tersebut. “Kami belum tahu persis, cacing hati yang ditemukan pada sapi itu kiriman dari daerah Jabar atau sapi lokal,” ujarnya. Agus mengaku, pihaknya sudah melakukan pengawasan secara ketat terhadap lalu-lintas hewan qurban yang masuk Banten pada hari raya Idul Adha tahun ini. “Pengawasan sudah kami lakukan secara maksimal. Hewan dari luar Banten kami cek kesehatannya satu persatu, termasuk kami meminta surat ke-

sehatan dari daerah asal,” imbuhnya. Untuk itu, Agus menunjuk, pihaknya tidak menemukan hewan qurban jenis kambinga atau domba yang bermasalah kesehatannya. Disinggung mengenai banyaknya hewan qurban di lapak-lapak penjual yang mengeluarkan lender, Agus menjawab, “Kalau mengeluarkan lendir dari hidung, itu masih layak. Biasanya kalau kambing atau domba mengeluarkan lendir dari hidung karena kelelahan.”(RUS/IDM)

PAW Abdul Qadir Tak Bisa Diproses SERANG, BP - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tidak bisa memproses pergantian antar waktu (PAW) anggota DPRD Tangerang Selatan asal PBB, dari Abdul Qadir kepada Siti Fatimah. Penolakan disebabkan pengajuan yang dilakukan tidak lengkap secara administrasi. Selain itu, batas waktu diperbolehkannya PAW terkait dengan diselenggarakannya Pemilu 2014, sudah berakhir. Kepala Biro Pemerintahan Pemprov Banten Deden Apriandi Hartawan, kemarin mengatakan, persyaratan administrasi yang belum dilengkapi adalah surat persetujuan PAW dari Walikota dan DPRD Tangsel. “Jadi ini pengajuannya Cuma dari parpol yang sudah mendapat persetujuan pengurus pusat parpol bersangkutan,” katanya.

Kepala Bagian Otonomi Daerah pada Biro Pemerintahan Pemprov Banten, Heddy Utomo, menambahkan, sejak bulan Oktober ini, proses PAW tidak bisa dilakukan karena Oktober adalah batas waktu diperbolehkannya PAW menjelang Pemilu 2014. “Jadi proses PAW bisa dilakukan jika kurang dari enam bulan sebelum Pemilu 2014. Sementara untuk pelantikan DPRD Kota Tangsel dilakukan pada tanggal 30 Maret,” imbuhnya. Heddy menambahkan, meski PAW sudah tidak bisa dilakukan, namun pemberhentian anggota DPRD masih bisa dilakukan, sepanjang persyaratannya pengajuan pemberhentiannya terpenuhi sesuai dengan UU No 22/2003 tentang Susunan dan Kedudukan MPR, DPR, DPD dan DPRD.(RUS/IDM)

KIRI, foto bangunan rumah dalam program Bedah kampung DSDAP yang tengah dikerjakan. KANAN, foto rumah yang sudah selesai dibangun dalam program ini.

Bedah Kampung DSDAP Disambut Positif Masyarakat TANGERANG, BP - Masyarakat Kelurahan Sangiang Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, menyambut positif program Bedah Kampung yang dilaksanakan di wilayah itu. Masyarakat, terutama penerima bantuan berharap bantuan dari Dinas Sumber Daya Air dan Pemukiman (DSDAP) Provinsi Banten itu bisa mengangkat derajat kesejahteraan masyarakat. Kepala Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Kelurahan

Sangiang Jaya Sularso, menyatakan, di kelurahannya terdapat 12 kepala keluarga penerima bantuan rehab total rumah dalam program Bedah Kampung. Menurutnya, program itu disambut baik masyarakat sehingga kegiatan berjalan tanpa kendala. “Program ini baik untuk masyarakat, jadi wajar diterima antusias oleh masyarakat,” kata Sularso. Salah seorang penerima bantuan, Muhdi Komarudin, mengaku tak menyangka bisa mendapatkan bantuan rehab total rumah dalam

BANTEN POS Inspirasi dan Semangat Baru Banten KOMISARIS UTAMA/PEMBINA H Margiono DIREKTUR Rizal Maulana Malik PT BANTEN BERITA MERDEKA Green Office : Jl. Raya Pandeglang KM 3,5 Calincing No. 66 Tembong Jaya, Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten Telp : (0254) 250 481, 250 487 Fax : (0254) 250 487 No. Rek. : Bank BCA : 2454 061 704 No. Rek. : Bank Permata : 0701345134 a/n Margiono

program Bedah Kampung itu. Rumahnya yang awalnya kumuh, kini kondisinya jauh lebih baik berkat bantuan itu. Ia pun berharap bantuan itu bisa mengangkat harkat dan derajat kehidupan keluarganya. ”Dengan rumah yang lebih layak, kesehatan keluarga kami akan lebih baik. Sehingga kesempatan untuk berusaha meningkatkan kesejahteraan keluarga kami akan semakin besar,” kata Muhdi. Kepala Bidang Perumahan dan Permukiman DSDAP Provinsi

Banten Helmy Nuddin Zein, menyatakan, bantuan bedah kampung merupakan salah satu program Pemprov Banten dalam menangani kawasan kumuh. Menurutnya, program itu memang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui rumah layak huni. ”Bantuan ini disebar ke seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Banten. Setiap kabupaten/kota mendapatkan bantuan sebanyak 12 kepala keluarga,” kata pejabat kelahiran Pandeglang ini.(ADV)

PEMIMPIN REDAKSI/PENANGGUNGJAWAB: H. Adam Adhariyudin REDAKTUR PELAKSANA: Iffan Gondrong, KOORDINATOR LIPUTAN: Chandra Magga REDAKTUR: Rukman Nurhalim Mamora, Arifudin, Idham Gofur, Dodi Fitriadi REDAKTUR KHUSUS: Zaki Mubarok, Rere Fatihin REPORTER: Sobar Rohmat, Imam Jayanegara, Yayat Rismunadi, Asep Alibuni, Apipi Al Bantany, Arif Hamdi, Rizal Fauzi, Ari Supriadi, Tusnedi REPORTER BISNIS: Diki Supardika (Banten) Amin Engkos (Jakarta) FOTOGRAFER: Edo Dwi, Ronald Ricardo Siagian. SEKRETARIS REDAKSI: Tri Sulistyanti, PRA CETAK & PERWAJAHAN: Supriyadi (Manager), Ahmad Bukhori, M Syaifuddin Ian Sangadji, Fauzi Sandi, Agus Suwardani, Dadan Ujabi Firdaus GRAFIS: Tb. Fuad Tofanni TEKNOLOGI INFORMASI: Hafid Rahadian MANAGER IKLAN: Muanis HS MANAGER EVENT/PEMASARAN: Lukman Nul Hakim PERWAKILAN JAKARTA: Wawan Sumbogo PERWAKILAN CILEGON: Iffan Gondrong PERWAKILAN LEBAK: Yayat Rismunadi (koordinator) PERWAKILAN TANGERANG: Bintang Terang Siregar (koordinator), Azhar Fedian, A Malik Mughni, Achmad Syarif KEUANGAN: Lina Riskaningsih INKASO IKLAN: Zulfa Nadhira INKASO PEMASARAN: Meiti Purwanti PEMASARAN: Muhammad Hanafi KOORDINATOR TANGERANG: Takdir Saputra

TA R I F

PERWAKILAN JAKARTA: Gedung Graha Pena Lt.5 Jalan Kebayoran Lama No.12, Jakarta Selatan Telp/Fax: 021 - 53699624

PERCETAKAN : PT. TEMPRINA MEDIA GRAFIKA

TARIF IKLAN Hitam Putih (BW) Warna (FC) Hitam Putih Hal. 1 Warna Hal. 1

: : : :

Rp. Rp. Rp. Rp.

28.500/mm 42.000/mm 55.000/mm 81.000/mm

kolom kolom kolom kolom

I K L A N

ADVERTORIAL Hitam Putih (BW) Warna (FC)

: Rp. 16.500/mm kolom : Rp. 31.000/mm kolom

SOSIAL/KELUARGA Hitam Putih (BW) : Rp. 18.000/mm kolom Warna (FC) : Rp. 33.000/mm kolom

IKLAN CILIK/BARIS Iklan Cilik/Baris: Rp. 14.500/baris (Min 3 baris Maks 7 baris)

WARTAWAN BANTEN POS SELALU DIBEKALI TANDA PENGENAL DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APAPUN DARI NARASUMBER


BANTEN POS KAMIS 17 OKTOBER 2013

EKONOMI & BISNIS

3

Advan Luncurkan Tablet & Phablet Murah JAKARTA, BP - Dunia tablet Android dan phablet perkembangannya tidak pernah berhenti. Inovasi baru terus ditemukan dan pasar semakin tumbuh dengan cepat. Kali ini Advan sebagai perusahaan teknologi lokal ternama kembali meluncurkan teknologi tablet dan phablet terbarunya, Advan Vandroid Harvard T 3 C dan Advan Vandroid S 5 E. New Business Development Advan, Tjandra Lianto mengatakan, Advan kembali menghadirkan phablet dan tablet murah untuk pasaran lokal. Mengikuti apa yang sedang tren tahun ini, yakni smartphone ukuran besar, Advan turut merilis phablet, yakni S5E yang berukuran lima inci. Sementara untuk tablet adalah tablet T3C yang berukuran 10 inci. “Untuk S5E merupakan hasil pengembangan dari generasi yang ketujuh, sementara T3C merupakan generasi yang ketiga dari serinya yang sudah ada,” kata Tjandra.

Ia menjelaskan, S5E memiliki prosesor Cortex A7 Dual Core dengan kecepatan 1,3 GHz, Dual Cam, Dual Sim Card, RAM 512 MB, ROM 4GB, Micro SD, WiFi, GPS, AGPS, Bluetooth 4.0, 3G, Android 4.2 dan lain-lain. Sementara tablet T3C memiliki prosesor Cortex A7 Quad Core (Clock Speed 1,2 GHz), Dual Camera 8MP, Dual Sim, Bluetooth 4.0, RAM 1 GB, ROM 8GB, Micro SD Slot, Wifi, GSM, 3 G, dan lain-lain. “Target Advan untuk peluncuran kedua produk ini adalah terjual 50.000 unit, sementara target untuk akhir tahun adalah 100.000 unit,” jelas Tjandra. Ia menambahkan bahwa market share Advan saat ini di pasar lokal adalah berkisar angka 20-an persen. Lalu bakal ada 20 varian produk baru yang akan diluncurkan hingga akhir tahun ini dan untuk harga T3C dibanderol Rp2,2 juta, lalu untuk S5E dijual dengan harga Rp1,5 juta.(AMN/RIF)

AMIN/BANTEN POS

New Busines Development Advan, Tjandra Lianto berfoto saat peluncuran Advan Vandroid Harvard T3C dan Vandroid S5E IAN SANGADJI/BANTEN POS

ENERGI Presiden Resmikan 4 PLTU PRESIDEN Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) hari ini (kemarin,red) meresmikan empat Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Keempat PLTU tersebut yakni PLTU 1 Jawa Timur-Pacitan, Unit 1 dan Unit 2 berkapasitas 2X315 MW, PLTU 3 Banten-Lontar, Unit 2 dan Unit 3 berkapasitas 2X315 MW, PLTU 2 Jawa Timur-Paiton, Unit 9 berkapasitas 1X660 MW dan PLTU 1 Jawa Tengah-Rembang, Unit 1 dan Unit 2 berkapasitas 2X315 MW. Dalam sambutannya, SBY mengucap syukur atas diresmikannya empat PLTU di Pacitan. “Sepatutnya kita bersyukur karena kita masih diberikan kekuatan dan kesehatan untuk menyaksikan peresmian PLTU ini,” ujar SBY di Pacitan, Jawa Timur, Rabu (16/10). Dibanding dengan dulu, kata SBY, saat ini Pacitan lebih maju dari ketersediaan pasokan listriknya, untuk itu dia menghaturkan rasa terimakasih. “Terimakasih pada PLN yang sudah membangun PLTU di tempat kelahiran saya, ini bisa sangat membantu karena yang diresmikan ini merupakan bagian dari hasil kemajuan,” katanya. Di tempat yang sama, Menteri ESDM Jero Wacik merasa lega akhirnya PLTU di Pacitan bisa terwujud. “Akhirnya proyek PLTU Pacitan diresmikan juga setelah ditunggu-tunggu sekian lama, terimakasih untuk PLN,” terang Jero.(CHI/JPNN)

ASURANSI

ISTIMEWA

2 Bulan Lagi Jamsostek Bukan BUMN JAMSOSTEK (Persero) berharap pemerintah segera menerbitkan aturan pelaksana Undang-Undang Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) pada Oktober tahun ini. Pasalnya, pada 1 Januari 2014 Jamsostek maupun PT Askes (Persero) harus bertransformasi menjadi BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan dan tidak dibawahi Kementrian BUMN. “Kami menginginkan agar produk hukum turunan dari UU nomor 40 tahun 2004 tentang SJSN dan UU nomor 24 Tahun 2011 tentang BPJS segera dikeluarkan oleh Pemerintah dalam bentuk Peraturan Pemerintah, Peraturan Presiden dan Keputusan Presiden yang mengatur seluruh instrumen kegiatan BPJS Ketenagakerjaan, yang diamahkan oleh UU BPJS paling lambat 1 Juli 2015,” kata Senior Vice President Legal & Compliance, Rilexya Suryaputra di Jakarta, Rabu (16/10). Rilexya mengatakan, posisi Jamsostek dalam proses ini ingin memastikan agar seluruh peraturan yang mengatur mekanisme operasional penyelenggaraan jaminan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan berjalan on the right track. Adapun visinya menjadi BPJS berkelas dunia, terpercaya, bersahabat dan unggul dalam operasional dan pelayanan.(RMOL)

SANDAL MURAH. Beberapa pengunjung mengamati produk barang murah yang dijajakan di pertokoan kawasan Jalan Juhdi, Kota Serang. Ditengah maraknya serbuan produk impor, barang-barang hasil kerajinan lokal masih memiliki pangsa pasar dan mampu bersaing

Sanksi Pajak UKM Dihapus, Pokok Tetap Bayar JAKARTA, BP - Aturan pajak untuk sektor usaha kecil dan menengah (UKM) terus bergulir. Meski pemerintah menyatakan membuka kemungkinan untuk merevisi aturan tersebut, Direktorat Jenderal Pajak terus menjaring wajib pajakwajib pajak baru. Kepala Seksi Hubungan Eksternal Ditjen Pajak, Chandra Budi mengatakan, aturan pajak UKM memang sesuatu yang baru. Karena itu, butuh sosialisasi intens agar pelaku UKM tidak salah mengerti. Misalnya, terkait penghapusan sanksi pajak bagi UKM yang telat membayar. “Ini yang dihapus hanya sanksi, sedangkan pokok pajak tetap (harus dibayar). Bukan be-

rarti boleh tidak bayar pajak,” ujarnya, Selasa (15/10). Sebagaimana diwartakan, mulai 1 Juli 2013 aturan pajak UKM efektif berlaku. Payung hukum aturan ini adalah Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2013 tentang Pajak Penghasilan atas Penghasilan dari Usaha yang Diterima atau Diperoleh Wajib Pajak yang Memiliki Peredaran Bruto Tertentu. Aturan ini memuat kewajiban pembayaran pajak pelaku UKM dengan omzet hingga Rp4,8 miliar per tahun untuk membayar pajak penghasilan (PPh) dengan tarif 1 persen dari nilai omzet. Dalam aturan ini, tidak diatur batas bawah omzet pelaku usaha yang dikenai pajak.

Chandra Budi

Chandra mengilustrasikan, seorang pelaku UKM memiliki omzet rata-rata Rp 200 juta per bulan, sehingga kewajiban pajaknya adalah Rp2 juta per bulan. Untuk periode Juli-Desember, pelaku UKM tersebut harus membayar pajak Rp12 juta. Jika pelaku UKM tersebut belum membayar pajaknya tahun

ini, seharusnya dikenai sanksi 2 persen dari nilai pajak setiap bulan. Misalnya untuk pajak Juli yang seharusnya dibayarkan pada 15 Agustus, namun tidak dibayar, sanksinya adalah 2 persen dari Rp2 juta atau Rp40.000 per bulan. Demikian pula untuk denda pajak bulan-bulan berikutnya. Jika seluruh pajak dibayar pada tahun depan, total denda pajak periode Juli hingga Desember adalah Rp840.000. “Nah karena sanksi dihapus, tahun depan pelaku usaha hanya membayar kewajiban pokok pajak Rp12 juta. Sedangkan denda Rp840.000 tidak perlu dibayar,” jelasnya. Menurut Chandra, aturan peng-

hapusan sanksi pajak diberlakukan mengingat masih banyaknya pelaku UKM yang belum mendapat sosialisasi aturan pajak UKM dari petugas pajak. Lantas berapa banyak UKM yang sudah terdaftar sebagai wajib pajak baru? Chandra menyebut, saat ini data ekstensifikasi atau tambahan wajib pajak baru dari pelaku UKM masih dalam tahap pengumpulan. Pada periode 1 September-30 November, Direktorat Jenderal Pajak memang tengah melakukan sensus pajak. “Jadi hasilnya bisa diketahui akhir November. Tapi hasil laporan sementara dari kantor-kantor pajak, trennya positif karena jumlah UKM yang terdaftar cukup banyak,” ujarnya.(OWI/OKI/JPNN)

Terapkan Harga Referensi Produk Hortikultura JAKARTA, BP - Kementerian Pertanian (Kementan) mendukung penerapan harga referensi produk hortikultura oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag). Namun, kebijakan itu diharapkan tidak dijadikan alasan pemerintah untuk terus impor. “Kalau sifatnya untuk menurunkan harga, kami setuju saja tapi sementara. Sebab Kemendag harus memperhatikan juga ada tiga undang-undang yang terkait dengan kebijakan impor dalam kaitan referensi harga tadi,” ujar Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Rusman Heriawan. Menurut bekas Kepala Badan Pusat Statsistik itu, ketiga undang-undang tersebut yakni Undang-Undang (UU) Peternakan dan Kesehatan Hewan, UU Hortikultura, serta UU Pangan. Tiga UU tersebut mengisyaratkan bahwa kebutuhan konsumsi dalam negeri harus didukung sepenuhnya oleh produksi dalam negeri. “Sekiranya produksi dalam negeri tidak

ISTIMEWA

mencukupi, baru dilakukan impor,” kata Rusman. Namun, menurutnya, kenaikan harga jangan langsung dijadikan alasan untuk segera melakukan impor. Harus dicari tahu dulu kenapa harga produk hortikultura bisa melonjak. Apakah harga yang

mahal itu memang disebabkan oleh suplai pasokan yang berkurang. Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Srie Agustina mengatakan, mekanisme pengaturan harga referensi hortikultura itu sebagai patokan untuk mengetahui kapan pemerintah bisa

mengambil kebijakan impor untuk menstabilkan harga. Untuk saat ini, Kemendag sudah mengeluarkan harga patokan untuk bawang merah dan cabe. Harga referensi bawang merah dipatok Rp25.700 per kg. Menurutnya, harga itu sudah memperhitungkan balik modal (BEP) petani ditambah keuntungan 40 persen, yang totalnya Rp11.935 per kg. Sementara harga cabe merah dan keriting dipatok Rp26.300 per kg. Harga sudah memperhitungkan BEP petani Rp 8.780 per kg. Ditambah lagi dengan keuntungan 40 persen. Guru Besar Hortikultura Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof Roedhy Purwanto mengatakan, pemerintah harus segera membangun dan memperkuat hortikultura dalam negeri. Menurutnya, jika pemerintah gagal tahun ini, maka Indonesia akan menjadi pasar bagi komoditas hortikultura impor.(RMOL)


TANGERANG RAYA Kabupaten Tangerang - Kota Tangerang - Kota Tangsel

KAMIS 17 OKTOBER 2013

BANTEN POS

4

KAMTIBMAS Buruh Pabrik Furniture Lapor Disnaker SEBANYAK 72 buruh pabrik furniture PT Sejin Lestari Furniture (SLF) mendatangi kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Tangerang, Rabu (16/10). Mereka mengadukan adanya pemecatan sepihak pihak manajemen perusahaan terhadap lima pekerja yang membentuk serikat pekerja. Pantauan BANTEN POS, dengan menggunakan seragam serba hijau dan spanduk berisi tuntutan, puluhan buruh mendatangi kantor Disnaker di Jalan Perintis kemerdekaan, Kota Tangerang sekitar pukul 12.00 WIB. Mereka meminta Disnaker menindak perusahaan yang telah bertindak semena-mena terhadap buruh. “Kelima rekan kami dipecat dua minggu lalu, setelah bergabung dengan SBSI (Serikat Buruh Seluruh Indonesia, red). Mereka dipecat tanpa alasan yang jelas dari pihak manajemen perusahaan,” ujar Hendrik, seorang buruh PT SLF kepada wartawan, disela aksi Rabu (16/10). Buruh juga menuding pemecatan sengaja dilakukan pihak manajemen perusahaan untuk memberangus serikat pekerja. Sehingga buruh tidak biKelima rekan sa menuntut kami dipecat dua atau mempersoalkan minggu lalu, hak-hak kesetelah bergabung tenagakerjadengan SBSI an mereka. (Serikat Buruh “ A d a Seluruh Indonesia indikasi perusahaan Hendrik melakukan buruh PT SLF union busting untuk menindas buruhnya,” kata Hendrik seraya menuntut perusahaan yang berlokasi di Jalan Palem Manis II, Kelurahan Gandasari, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang itu, mempekerjakan kembali lima rekannya yang dipecat. Selain itu mereka juga menuntut perusahaan memberikan uang makan Rp10 ribu/ hari, uang shift Rp10 ribu/hari, transport Rp10 ribu/hari, premi hadir Rp150 ribu per bulan dan tunjangan masa kerja Rp20 ribu/ tahun, bagi sekitar 600 orang buruh. “Upah kami tidak cukup untuk kebutuhan per bulan. Upah karyawan kontrak Rp1,8 juta sedangkan karyawan tetap Rp2,2 juta. Pembayarannya juga selalu telat,” teriak buruh SLF lainnya seraya mengancam menggelar aksi besar-besaran jika tuntutan mereka tidak direspon perusahaan.(CR-1/ODI)

FEBI FIRMANSYAH/BANTEN POS

Flyover Cibodas di Jalan Gatot Subroto, Kota Tangerang banyak dilalui berbagai jenis kendaraan. Belakangan, konstruksinya yang bergoyang saat dilintasi kendaraan berat, dinilai cukup membahayakan bagi para pengguna jalan.

Gawat, Flyover Cibodas Goyang Perbaikan Belum Direspon Pemerintah Pusat TANGERANG, BP - DPRD Kota Tangerang mendesak pemerintah pusat segera memperbaiki kerusakan Flyover Cibodas di Jalan Gatot Subroto. Jalan layang tersebut kondisinya dinilai membahayakan. Konstruksinya mulai rapuh, sehingga bergoyang ketika dilintasi kendaraan berat. “Kerusakan jalan juga memicu kecelakaan lalu lintas, bahkan hingga menimbulkan korban jiwa,” kata Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang, Gatot Wibowo kepada BANTEN POS, Rabu (16/10). Dia memaparkan, Jalan Gatot

Subroto berstatus Jalan Provinsi Banten, namun Flyover dibangun pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU). Kini kondisinya mulai membhayakan. Jalan bergelombang dan patah di tanjakan Flyover Cibodas memperlambat laju kendaraan yang melintas dan membuat pengendara harus ekstra hati-hati ketika melintasi jembatan layang tersebut. “Setelah selesai diresmikan, Fly Over Cibodas memang kerap mengalami kerusakan. Pihaknya sudah meminta Kementerian PU segera melakukan perbaikan menyeluruh, namun yang dilakukan hanya penambalan-penambalan saja. Saya geregetan dengan kualitas infrastruktur yang meneror keselamatan pengguna

jalan ini,” tegasnya. Dirinya mengatakan, sebelum jembatan tersebut diperbaiki oleh pemerintah pusat, daripada membahayakan keselamatan jiwa seseorang, lebih baik ditutup saja untuk sementara waktu. Dirinya sering mendapat laporan terkait dengan kondisi Fly Over Cibodas tersebut. Namun karena itu merupakan kewenangan dari pemerintah pusat, maka pihaknya hanya sebatas melaporkan dan mengusulkan untuk dilakukan perbaikan. “Mau bagaimana lagi, kebijakannnya ada di pemerintah pusat, kami bahkan sudah sering mengeluhkan hal ini tapi belum juga ditanggapi,” tandasnya. Senada diutarakan Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Tange-

Kota Tangerang Masih Rawan Banjir Sistem Drainase Belum Terkoneksi TANGERANG, BP - Dari sepanjang 255,272 kilometer jalan di Kota Tangerang, sekitar 30-40 persennya atau 76,5 kilometer belum dilengkapi sistem drainase. Hal itu menjadi salah satu penyebab masih seringnya terjadi banjir dan genangan di sejumlah ruas jalan. Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Tangerang, Auliya Epriya Kembara mengakui, saat ini sebagian jalan, seperti Jalan Hasyim Ashari, Jalan Gatot Subroto, Jalan MH Thamrin dan beberapa titik jalan lainnya masih belum dilengkapi dengan sistem drainase yang baik. “Kalaupun ada drainase kebanyakan tidak berfungsi secara baik, karena

sudah tersumbat sampah yang dibagi per wiatau lumpur, sehingga jika layah kecamatan. Sehujan lebat pasti terjadi lain itu dirinya juga genangan air,”ujar Aulia. sudah memerintahTerpisah, Kepala kan agar pembuatan Bidang Drainase dan RAWAN BANJIR sumur resapan diperPengendalian Air Limbanyak sehingga bah Dinas PU Kota Tangerang, Dida bisa meminimalisir banjir. Rustiana mengatakan, Dinas PU “Masalah banjir bukan hanya menKota Tangerang sudah melakukan jadi tanggung jawab pemerintah, naupaya perbaikan sistem drainase. mun harus juga didukung oleh kesa“Contohnya untuk di Jalan M daran masyarakat dalam menjaga Yamin, Jalan Gatot Subroto, Jalan lingkungannya,”ujarnya. KS Tubun, kami sudah melakukan Menurutnya, saat ini pihaknya pelebaran dan membersihkan lum- telah melakukan survei kondisi jalan pur yang di gorong-gorong, dan drainase di seluruh wilayah Kota sehingga genangan yang terjadi Tangerang. Dari hasil survei tersebut saat ini tidak separah tahun-tahun contohnya diketahui di Jalan Hasyim sebelumnya,” katanya. Ashari dari total panjang jalan sekira Dijelaskannya, saat ini Dinas 8 Km, 1,5 kilometernya masih belum PU Kota Tangerang, sudah mem- ada drainasenya. buat blue print sistem drainase “Kalau dilihat dari jumlah pan-

Pasca Libur Idul Adha, Banyak PNS Telat Ngantor

Ruangan pegawai di salah satu SKPD di Kota Tangerang terlihat lengang, Rabu (16/10).

TANGERANG, BP - Hari pertama pasca libur panjang Hari Raya Idul Adha 1434 Hijriyah atau 15 Oktober 2013, banyak pegawai Pemkot Tangerang yang terlambat hadir. Bahkan sejumlah kantor dinas dan badan di lingkup Pemkot Tangerang masih sepi, karena banyak pegawai negeri sipil (PNS) yang belum menjalankan aktifitasnya. Pantauan BANTEN POS, jika pada hari normal, PNS masuk pukul 07.30 WIB. Namun pada Rabu (16/ 10) hingga pukul 08.00 WIB, sejumlah pegawai masih terlihat santai dan mengobrol. Bahkan, Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Tangerang,

Arief R Wismansyah juga tidak terlihat di kantornya. Plt Sekrearis Daerah (Sekda) Kota Tangerang, Rakhmansyah mengatakan, meskipun masih dalam suasana Idul Adha, namun berdasarkan ketentuan seluruh pegawai sudah harus masuk pada Rabu (16/10). “Ya seharusnya tidak ada lagi alasan untuk terlambat atau bolos kerja, karena waktu libur yang diberikan sudah cukup panjang,” ujar Rakhmansyah kepada wartawan, Rabu (16/10). Menurut Rakhmansyah, pihaknya akan mendata seluruh pegawai

yang masuk pada hari pertama pasca libur hari raya kurban ini. “Jika kedapatan ada PNS yang terlambat atau bolos kerja, maka kami tidak akan segan-segan untuk memberikan sanksi tegas kepada pegawai yang bersangkutan,” katanya. Bentuk sanksi tersebut kata Rakhmansyah, yaitu sanksi administratif mulai dari surat teguran, penundaan promosi jabatan bahkan sampai dengan pemecatan secara tidak hormat. “Sanksi yang akan diberikan sesuai dengan peraturan tentang tata tertib dan disiplin kepegawaian,” tandasnya.(CR-1/ODI)

jang jalan di Kota Tangerang, memang 30-40 persennya belum ada drainasenya,” ujarnya. Dia mengatakan, pihaknya sedang menyusun masterplan drainase seKota Tangerang sehingga nantinya bisa terintegrasi dan tidak terputus dan bermuara pada sungai-sungai besar yang melintasi Kota Tangerang seperti Cisadane, Cirarab, Kali Angke, Kali Prancis, dan Kali Sabi. “Saat ini tengah dilakukan pembuatan masterplan untuk 7 kecamatan di antaranya Jatiuwung, Cibodas, Ciledug, Periuk dan Larangan dan Karang Tengah,” katanya. Masih kata Dida, untuk pemeliharaan, pihaknya mengaku secara rutin melakukan pengerukan dan normalisasi drainase-drainase di sejumlah lokasi rawan banjir di Kota Tangerang.(CR-1/ODI)

rang, Herry C Trunajaya. Ia mengatakan guna mengantisipasi dan meminimalisir resiko kecelakaan di Flyover tersebut, pihaknya mengaku telah meminta kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang untuk memasang rambu-rambu di lokasi jalan yang bergelombang. “Sejauh ini Kementerian PU baru melakukan perbaikan ringan mulai dari penambalan dengan aspal dan penguatan rangka jembatan dengan menggunakan baja. Kami sudah minta agar direhab total tapi belum juga mendapat respon dari pemerintah pusat,” ujar Herry. Menurutnya, berdasarkan Pasal 273 UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ), pihak penyelenggara jalan dapat dikenakan sanksi pidana jika tidak segera

memperbaiki jalan rusak yang mengakibatkan kecelakaan lalu lintas. “Jika menimbulkan korban luka ringan atau kerusakan kendaraan atau barang, dapat dipidana penjara 6 bulan atau denda Rp 12 juta. Jika mengakibatkan luka berat, hukumannya 1 tahun atau denda Rp 24 juta. Sedangkan, kalau mengakibatkan orang lain meningggal dunia, dipenjara 5 tahun atau denda Rp 120 juta,” katanya. Dengan demikian, pihaknya meminta agar pihak Kementerian PU menutup jalan Fly Over Cibodas dan melakukan pemeriksaan konstruksi untuk mengetahui bagian yang rusak. Jika ada kesalahan rekonstruksi, maka harus dibongkar. “Pemkot hanya sebatas mengusulkan saja, sedangkan yang punya kebijakan pemerintah pusat,” pungkasnya.(CR-1/ODI)


PEMILU 2014

KAMIS 17 OKTOBER 2013

BANTEN POS

5

2 Anggota DPRD Tangsel Dipecat Nyaleg Lagi Lewat Golkar SETU, BP - Dua anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P) DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bakal dikeluarkan dari fraksi banteng bulat tersebut. Pasalnya, anggota DPRD dari Partai Damai Sejahtera (PDS) itu, masuk Daftar Calon Tetap (DCT) Pemilu Legislatif 2014

melalui Partai Golkar. Ketua DPC PDIP Kota Tangsel, Tb Bayu Murdani mengatakan, kedua anggota Fraksi PDIP yang bakal dipecat tersebut masing-masing Matheas dan Julia Mihardja. Diketahui, Julia Mihardja maju kembali untuk duduk di kursi DPRD Kota Tangsel melalui Partai Golkar pada Dapil II Kota Tangsel. “Saat ini usulan keduanya dikeluarkan dari Fraksi PDIP baru sebatas omongan. Tapi dalam waktu dekat, kami akan ajukan

surat ke pimpinan DPRD terkait usulan mengeluarkan dua anggota Fraksi PDIP yakni Julia Mihardja dan Matheas dari Fraksi PDIP,” ungkap Bayu kepada wartawan, Rabu (16/10). Menurut Bayu, empat anggota Fraksi PDIP yang murni kader partai berlambang moncong putih itu, sudah melakukan rapat untuk menganalisa, apakah kebijakan tersebut melanggar tata tertib (Tatib) atau tidak. “Sudah dianalisa dan tidak melanggar tatib,” tandasnya.

Menanggapi itu, anggota Fraksi Partai Golkar Syihabudin mengaku, pihaknya masih menunggu rencana Fraksi PDIP yang akan mengeluarkan Julia Mihardja. Pihaknya juga akan melihat terlebih dahulu, apakah apa yang diajukan Fraksi PDIP tersebut melanggar tatib atau tidak. “Sikap kami atas hal ini, yakni Golkar masih menunggu. Nanti, kami akan bahas juga PP No 16 tahun 2010 tentang Tatib DPRD. Apakah upaya itu melanggar tatib atau tidak,” tandasnya.

Ketua DPRD Kota Tangsel, Bambang P Rachmadi mengatakan, unsur pimpinan DPRD Kota Tangsel masih menunggu surat resmi terkait rencana itu. Jika surat tersebut sudah diterima unsur pimpinan, kata dia, akan dilakukan Rapat Badan Musyawarah (Banmus) untuk memutuskan hal tersebut. “Kami akan bahas. Seharusnya Fraksi Golkar menerimanya, karena Julia maju sebagai caleg dari Partai Golkar pada Pemilu 2014 nanti,” tambahnya.(AZH/ODI)

GERPOL DPD Ancam Perkarakan Presiden DEWAN Perwakilan Daerah (DPD) tengah menyiapkan gugatan uji materi ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait kewenangan lembaga bagi para senator itu dalam penyusunan undang-undang. DPD akan menggugat DPR dan presiden terkait pelaksanaan putusan MK tanggal 27 Maret 2013 yang mengembalikan kewenangan para senator dalam pembahasan UU. Menurut anggota DPD Intsiawati Ayus, sampai saat ini DPR dan presiden masih mengabaikan putusan MK itu. “Tidak ada upaya lain bagi DPD, kecuali melakukan uji materi dan paling lambat akhir Oktober 2013 sudah didaftakan ke MK,” katanya dalam Dialog Kenegaraan bertema “Konflik Antarlembaga Negara” di gedung DPD, Senayan Jakarta, Rabu (16/10). Saat ini, lanjutnya, internal DPD tengah melakukan sinkronisasi sekaligus menghimpun masukan dari 132 anggotanya sebelum menngajukan gugatan ke MK. “Apa pun hasil uji materi tersebut sangat tergantung nantinya di MK,” tegas senator dari Provinsi Riau itu. Meski demikian, Intsiawati menegaskan, DPD tetap menyiapkan skenario amandemen kelima UUD 1945. Menurut Sekretaris Tim Litigasi DPD itu, amandemen merupakan upaya untuk menghindari konflik perkepanjangan antarlembaga negara dan menata martabat di antara lembaga-lembaga negara. “Amandemen itu sekaligus mendorong agar lembaga-lembaga negara lebih bermartabat dan tidak berkonflik terus sebagaimana yang terjadi saat ini,” imbuhnya.(FAS/JPNN/ODI)

IRAWAN A/TANGSEL POS/BNN

TAATI ATURAN. Ketua Dewan Pimpinan Provinsi Partai Keadilan dan Persatuan (PKPI) Banten, Robert Usman, disaksikan Anggota KPU Kota Tangerag Selatan Badrus Salam dan anggota Panwaslu Kota Tangerang Selatan, M Taufik, menurunkan spanduk partai yang terpasang di zona terlarang kawasan Serpong, Kota Tangerang Selatan. Penurunan atribut partai itu sebagai tanda partai pimpinan Jenderal Purnawirawan Sutiyoso tersebut taat Peraturan KPU Nomer 15 tahun 2013.

Kader Golkar di Banten Diminta Tetap Solid CIPUTAT, BP - Mencuatnya isu politik dinasti yang dijalani Ratu Atut Chosyiah, disebut-sebut akan berpengaruh terhadap citra Partai Golkar pada Pemilu 2014 nanti. Namun begitu, sejumlah elit partai berlogo pohon beringin tersebut tetap menegaskan, polemik yang mendera Ratu Atut yang juga Fungsionaris Partai Golkar pusat itu, tidak akan berdampak pada elektabilitas partai pimpinan Aburizal Bakrie tersebut. Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Andi Achmad Dara menyerukan kepada seluruh kader Partai Golkar, terutama kader beringin di Provinsi Banten untuk tetap solid dalam upaya memenangkan Pemilu 2014 nanti. Seruan untuk merapatkan barisan disampaikan Andi disela pembagian daging kurban di Sekretariat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Tangerang (Tangsel), kemarin. Andi membagikan 7 ekor sapi dan 180 ekor kambing ke seluruh DPD-DPD Partai Golkar yang berada di Tangerang Raya. “Saya minta seluruh kader Golkar tetap solid, karena ada upaya menyudutkan

Andi Achmad Dara

Golkar melalui isu yang muncul di Banten,” ungkap pria yang juga maju sebagai calon legislatif (Caleg) daerah pemilihan Banten 3 (Tangerang Raya) itu. Dia juga berharap, isu politik yang terjadi di Banten saat ini, terutama pasca penangkapan KPK terhadap Tubagus Chaeri Wardhana yang juga

kader Golkar, tidak berdampak besar terhadap elektabilitas Golkar di Banten. Selain meminta kadernya tetap solid, Andi juga mengintruksikan seluruh kader Golkar yang berada di Banten fokus terhadap upaya pemenangan Pemilu 2014, dengan menggencarkan program yang menyentuh langsung kepada masyarakat. “Penting bagi caleg Golkar untuk mengedepankan program pemberdayaan masyarakat,” katanya. Lanjutnya, Golkar juga harus optimis mampu mencapai terget politiknya yaitu menjadi partai pemenang Pemilu 2014. “Kalau semua sudah solid dan fokus pada program partai, Golkar akan mampu meraih tergetnya,” ungkapnya. Sementara Wakil Sekretaris DPD Golkar Kota Tangsel, Iie Suhrowardi mengatakan, pihaknya sudah bekerja sesuai amanat partai guna mengejar target 16 kursi di DPRD Kota Tangsel. “Seluruh caleg Golkar terus mendekatkan diri ke masyarakat demi mencapai target menang pada Pemilu 2014,” paparnya.(DRA/ODI/BNN)

Hanura Tebar Baliho Capres di Pulau Jawa

Caleg Nasdem Dimintai Rp700 Juta

ILUSTRAS

ILUSTRAS

CIPUTAT, BP- Aksi makelar Pemilu 2014 semakin berani. Mereka menawarkan pemenangan instan bagi para calon legislatif (Caleg) dengan mematok harga hingga ratusan juta rupiah. Hal itu cukup membuat beberapa Caleg gerah dengan ulah makelar Pemilu tersebut. Salah satu Caleg Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Kota Tangsel yang enggan disebutkan namanya mengaku pernah empat kali didatangi makelar Pemilu. Calo itu menawarkan pemenangan instan dengan memberikan data jaringan massa yang dikuasainya dan juga menjamin memberikan suara saat Pileg 2014 nanti. “Dia bawa data, dan bilang kalau saya

mau mengikuti caranya, saya pasti jadi dewan tidak perlu terjun ke masyarakat,” ungkapnya. Untuk jasanya tersebut, kata politisi Nasdem bertubuh kurus itu, makelar tersebut meminta uang sebesar Rp700 Juta. “Dia bilang saya pasti jadi kalau ada uang sebesar itu. Tapi sampai saat ini belum saya tanggapi permintaannya itu,” paparnya. Meski telah ditolaknya secara halus tawaran tersebut, namun makelar Pemilu itu terus mendatanginya bahkan hingga lebih dari empat kali. “Sampai-sampai dia menurunkan harga dan terus memaksa saya mengikuti sistemnya,” paparnya.

Pengamat politik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, M Zaki Mubarak meniali wajar munculnya makelar suara menjelang Pemilu. Para makelar, kata dia, cendrung membidik Caleg berwajah baru dan dipastikan memilki modal politik yang cukup banyak. “Praktek percaloan suara termasuk politik uang, yang bisa merusak demokrasi. Kalau diikuti, caleg yang terpilih nantinya tidak aspiratif,” paparnya. Menurutnya, dalam sistem propesional terbuka pada Pileg ini, seharusnya menjadi peluang besar bagi para caleg untuk mendekatkan dirinya kepada konstituennya. “Masyarakat juga harus mengenal siapa saja

JAKARTA, BP - Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Partai Hanura meluncurkan pemasangan baliho berukuran besar alias billboard yang akan dipajang di sejumlah titik di Pulau Jawa. Tujuannya memperkenalkan pasangan calon presiden-calon wakil presiden, Wiranto-Hary Tanoesoedibjo (WIN-HT) ke seluruh pelosok Jawa. Pemasangan billboard itu dilakukan sebanyak 84 titik di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Di Provinsi Jawa Barat terdapat 27 titik, Jawa Tengah 27 titik dan Jawa Timur 30 titik. “Semua kami psang di lokasi paling strategis,” kata Ketua Bapilu Partai Hanura, Hary Tanoesoedibjo di kantor DPP Hanura, Jakarta, kemarin (14/10). Nantinya, Hary menambahkan, mereka akan memasang billboard di daerah-daerah lainnya di Indonesia di antaranya Bali dan Papua. “Target Bapilu, billboard sudah terpasang di seluruh wilayah pada November 2013,” ujarnya. Hary menuturkan, popularitas WIN-HT

perlu ditingkatkan dalam rangka menghadapi Pemilu 2014. Karena itu, ia berharap dengan pemasangan billboard ini masyarakat Indonesia baik yang berada di dalam maupun luar negeri bisa mengetahui mengenai Partai Hanura dan pasangan WIN-HT. “Diharapkan masyarakat Indonesia mengetahui keberadaan Hanura dan Win-HT. Itu esensi popularitas yang kita inginkan. Idealnya 100 persen,” kata Hary. Namun, popularitas saja tidak menjamin mereka dipilih masyarakat. Karena itu, Bapilu Hanura juga berupaya untuk meningkatkan elektabilitas baik partai dan pasangan WIN-HT. “Salah satu tugas pokok Bapilu tingkatkan popularitas dan elektabilitas Hanura dan WIN-HT,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Umum Partai Hanura, Wiranto menyatakan, pemasangan billboard merupakan tahapan penting bagi partainya untuk memenangkan hati rakyat. “Orang tak kenal maka tak sayang. Orang kalau sayang harus kenal dulu secara fisik. Ada gambar Hanura, WIN-HT dari situ mungkin nanti disayang dicintai dan dipilih,” kata Wiranto.(GIL/JPNN/ODI)


TOTAL SPORT 6 Jangan Salah Pilih Tim

BANTEN POS KAMIS 17 OKTOBER 2013

Abbey Clancy

SPORT SELEB

NET

Abbey Dilarang Berhubungan Intim PUNYA istri cantik dan seksi mungkin bagi kebanyakan lelaki akan menambah gairah, baik gairah seks hingga bersemangat dalam mengejar karier. Namun Peter Crouch berbeda punya istri seksi, karir sepak bolanya di Stoke City meredup bahkan Peter terpaksa harus menjalani puasa ngeseks dengan istrinya, Abbey Clancy. Pasalnya Abbey saat ini sedang sibuk berat di program acara, Strictly Come Dancing dengan partner dansanya, Aljaz Skorjanec. Bahkan sejak terpilih menjadi kontestan Strictly Come Dancing, penampilan Abbey Crouch agak sedikit berbeda. Strictly Come Dancing adalah reality show seperti Dancing with Star, dimana para selebritas dipasangkan dengan penari profesional. Setiap minggu mereka harus menampilkan sebuah nomor tarian yang dinilai oleh juri dan penonton. Abbey Crouch dan Aljaz Skorjanec adalah salah satu favorit penonton dan juri di musim ini. Sehingga sudah bisa ditebak, Crouch pun harus ikhlas merana kesepian dirumah. “Sejak ikuti acara dabsa Clancy jarang bertemu Crouch, ia terlalu sibuk. Bahkan, dia mengatakan seperti sedang menjalani “sanksi” larangan berhubungan seks,” ujar salah satu teman dekat Clancy kepada metro.co.uk Clancy menetap dua atau tiga hari di London, sedangkan Crouch sibuk latihan di Stoke. Keduanya jadi jarang bertemu.(CMT/NET)

FORMULA1

Vettel Menuju Gelimang Rekor BALAPAN Formula One (F1) seri India nanti bakal memiliki arti sangat penting bagi Sebastian Vettel. Ada banyak hal yang bisa dikejar Vettel untuk menabalkan namanya ke jajaran pebalap hebat sepanjang masa. Gacoan Red Bull tersebut bisa menjadi pebalap termuda sepanjang sejarah yang bisa mengoleksi empat gelar juara dunia di India. Selain itu, Vettel juga bisa mempertajam rekornya untuk kemenangan tiap seri. Saat ini, pria asal Jerman tersebut merupakan salah satu dari enam pembalap yang bisa menang di lima seri beruntun. Vettel bisa mendekatkan diri pada rekor Michael Schumacher yang mampu menang tujuh seri beruntun. “Vettel mampu menang di setiap seri setelah summer break. Itu adalah hasil yang luar biasa. Masih ada empat seri tersisa,” terang Team Principal Red Bull, Christian Horner di halaman Indian Express, Rabu (16/10). Peluang Vettel untuk mewujudkan target itu sangat besar. Pasalnya, Vettel saat ini tengah berada dalam performa puncak. Bahkan, ketika memulai balapan dari posisi kedua, Vettel tetap bisa memenangi seri yang dilangsungkan. “Saya tidak berpikir bahwa kami membayangkan dia bisa mendapatkan sukses yang luar biasa. Caranya membalap saat ini sangat hebat,” tegas Horner.(CMT/JPNN)

Menuju Kebangkitan Olahraga Banten

JAKARTA, BP - PenampilanTimnas U -19 Indonesia menyemaikan kembali harapan bahwa sepakbola Indonesia bisa menjejak pentas dunia. Menengok sejarah, fenomena ini bukan yang pertama. Sebelumnya perjalanan Timnas selalu diwarnai tunas harapan yang tumbuh, mekar, sayangnya kemudian layu sebelum berkembang. Bagaimana agar siklus kelam itu tidak terulang? Persepakbolaan Indonesia pernah melakukan terobosan besar dalam pembinaan dengan program PSSI Primavera. Dengan harapan lolos ke pentas Olimpiade 1996, program yang dimulai pada 19931994 hingga 1995-1996 itu berakhir dengan tangan hampa. Ketika itu pemain-pemain pilihan di bawah usia 19 tahun dikirim ke Italia untuk mengikuti kompetisi level junior yang bernama Primavera. Namun, tidak ada satu pun di antara tiga program PSSI, mulai Primavera, Primavera Baretti, dan Baretti, yang bisa meraih prestasi, minimal di level Asia Tenggara. Emas di SEA Games 1991 Manila tidak mampu diulangi dan sampai akhir program tersebut, belum ada prestasi sepak bola Indonesia yang bisa dibanggakan. Di ajang Piala Asia U-19 pun mereka paling banter hanya mampu berjuang sampai babak penyisihan grup di edisi 1994. Primavera kemudian menjadi penyuplai tetap para penggawa Timnas pada tahun-tahun berikutnya. Nama-nama tenar seperti Kurniawan Dwi Julianto, Kurnia Sandy, Bima Sakti, Uston Nawawi, Charis Julianto, Elie Aiboy, dan Nova Arianto menjadi bukti alumnus program yang dijalankan saat PSSI berada di bawah komando Azwar Anas itu. Bima Sakti Tukiman, salah seorang mantan pemain Timnas Primavera sekaligus kapten tim, mengakui bahwa generasi Evan Dimas Darmono saat ini lebih baik ketimbang generasi Primavera di eranya dahulu. “Kalau dibandingkan dengan era Primavera, mereka jelas lebih bagus dari sisi prestasi,” papar Bima kepada Jawa Pos. Menurut pemegang ban kapten timnas Garuda sepanjang satu dekade tersebut, untuk terus menjaga prestasi puncak Timnas U-19, pembinaan harus dilakukan bukan hanya dari sisi teknis. Tempaan mental juga perlu diperhatikan. “Tidak ada salahnya jika mencoba kembali proyek seperti Primavera dengan mengirim pemain-pemain itu ke Italia atau negara-negara luar

lainnya,” ucapnya. Jika Bima Sakti lebih menyoroti pentingnya pembinaan mental, mantan pemain Primavera edisi pertama Irwan Fahrezie justru mengingatkan bintang muda timnas agar berhati-hati terhadap banyaknya tawaran bergabung, terutama dari klub-klub sepak bola. “Dari sisi komersial, tentu itu tawaran yang menggiurkan bagi pemain-pemain muda tersebut,” kata Irwan. Memang tawaran itu menjanjikan gaji besar di depan mata. Hanya, gaji tersebut hendaknya tidak mereka jadikan standar untuk menentukan pilihan. “Yang lebih penting tentu level kompetisi yang sesuai dan menantang kemampuan mereka. Dengan bermain di bukan levelnya, bukan tidak mungkin celaka yang akan mereka dapatkan,” ucapnya. Peringatan Irwan ini berkaca pada pengalamannya sendiri. Di usia yang masih sebaya penggawa Timnas U-19, Irwan sudah membela klub Galatama Mataram Indocement. Maklum, kala itu penampilan Irwan muda mampu menarik perhatian klub-klub Galatama. Di sisi lain, kebanggaan baginya bisa bermain di Galatama. Tapi, belum satu musim bermain, Irwan mengalami insiden ketika menghadapi Mitra Surabaya di Stadion Gelora 10 Nopember, Tambaksari, Surabaya. Kakinya ditebas dengan keras oleh salah seorang pemain lawan. Alhasil, cedera ligamen parah membuatnya harus naik meja operasi. “Sebenarnya, seusai operasi itu, saya masih bisa bermain lagi. Tetapi, ada sedikit rasa trauma bagi saya setelah cedera itu. Trauma bukan karena cederanya, melainkan karena melihat rendahnya perhatian klub saat saya cedera. Bayangkan, saya harus membiayai sendiri perawatan cedera saya itu,” bebernya. Nah, selepas tidak menjadi pemain sepakbola, Irwan kembali ke bangku kuliah di salah satu PTS di Jakarta. Pemain yang biasa menjadi pengganti Bima Sakti di lini tengah itu pun banting setir ke dunia televisi sebagai kamerawan. Bakat olahraganya menempatkan Irwan di program olahraga sepak bola sejak lima tahun silam. “Mungkin dulu saya sangat berambisi ingin menjadi pemain sepakbola. Saya tidak munafik dengan keinginan itu. Tapi, sekarang saya tahu bahwa bukan hanya skill di sepak bola yang bisa menjadi gantungan hidup saya. Lebih dari itu, saya masih bisa menekuni bidang lain sampai saat ini,” jelasnya.(CMT/JPNN)

NET

Aksi punggawa Garuda Muda, Ilhamnudin Armain, saat berlaga di babak Kualifikasi Piala Asia 2014 beberapa waktu lalu. Kini, ia diminta untuk pintar-pintar memilih tim agar karirnya tidak redup.

Gerrard Persembahkan Kemenangan Inggris Untuk Fans LONDON,BP- Timnas Inggris akhirnya bisa bernafas lega. Steven Gerrard dan kawan-kawan akhirnya menggenggam tiket Piala Dunia 2014 usai menekuk Polandia dua gol tanpa balas di Stadion Wembley, London, Rabu (16/10) dinihari kemarin. Para pemain, pelatih dan suporter Inggris pun bersorak kegirangan dengan kepastian itu. Namun, Gerrard lebih senang merayakannya bersama fans The Three Lions, julukan timnas Inggris. Menurut Gerrard, fans Inggris sangat luar biasa selama memberi dukungan. Meski banyak cibiran, namun suporter Inggris tetap setia mendukung negaranya tiap kali berjibaku di atas lapangan. “Kemenangan ini saya persembahkan untuk suporter. Kini, mereka bisa memesan tiket dan pergi ke Brazil,” terang Gerrard sebagaimana ditulis halaman

NET

BBC, Rabu (16/10). Gerrard menyadari, selama kualifikasi, Inggris kerap bermain di luar ekspektasi. Inggris bahkan baru memastikan tiket Piala Dunia di

pertandingan terakhir. Hal itulah yang membuat fans Inggris kerap melontarkan kritikan dan cacian. “Sejak saya melakukan debut untuk Timnas, kami selalu berada di

bawah kritikan. Namun, kritikan itu membuat kami semakin kuat,” tegas gelandang Liverpool tersebut. Sementara itu, Jika Brazil bersua Spanyol di Piala Dunia 2014

nanti, tensi pertandingan diyakini bakal sangat panas. Selain kedua negara merupakan unggulan, ada hal lain yang membuat bentrok keduanya bakal menghadirkan emosi tinggi. Adalah Diego Costa yang meletupkan api itu. Saat ini, striker Atletico Madrid tersebut memang tengah menjadi rebutan Brazil dan Spanyol. Pasalnya, kedua negara sama-sama mengaku memiliki hak menggunakan tenaga Costa. Brazil mengklaim bisa memakai Costa karena ikatan darah. Ya, Costa memang lahir di Brazil. Sementara, Spanyol juga mengaku bisa menurunkan Costa setelah sang pemain mengajukan perpindahan kewarga negaraan. Kini, konflik bakal semakin meruncing setelah pelatih Brazil, Luiz Felipe Scolaro memasukkan Costa ke skuad sementara.(CMT/JPNN)

Hayom Langsung Kandas di Babak Pertama BROENBY,BP - Dionysius Hayom Rumbaka belum juga bisa bangkit dari keterpurukan. Kegagalan demi kegagalan terus dipetik pebulutangkis asal DI Jogjakarta tersebut. Terbaru, Hayom harus angkat koper di babak pertama Denmark Open Superseries Premier 2013. Itu terjadi setelah Hayom dipaksa mengakui ketangguhan wakil Tiongkok, Yuekun Chen lewat pertarungan rubber set dengan skor 14-21, 21-17 dan 17-21. Pertandingan yang berlangsung di Broendby Stadion, Denmark, Rabu (16/10) tersebut berjalan selama satu jam. Kegagalan itu kian menambah panjang episode negatif yang dialami Hayom. Sebelumnya, Hayom juga gagal di Djarum Indonesia Open Superseries Premier, Taiwan Open, Tiongkok Master dan Japan Open. Hayom bahkan juga gagal menunjukkan performa terbaik di level grand prix gold. Tepatnya ketika

berjibaku di Indonesia Open Grand Prix Gold. Saat itu, Hayom mundur dari babak semifinal karena mengalami cedera. Hingga kini, beberapa pemain tunggal putra Merah Putih belum turun gelanggang. Mereka ialah Tommy Sugiarto yang akan bersua Kento Momota serta Sony Dwi Kuncoro yang bakal berjibaku kontra Raul Must. Sementara itu, selain Hayom, giliran ganda putra andalan Merah Putih, Angga Pratama/ Ryan Agung yang juga gagal melenggang. Keduanya harus terjungkal di babak pertama usai dibekap wakil Korsel, Ko Sung Hyun/ Baek Choel Shin lewat drama rubber set dengan skor 19-21, 24-22 dan 20-22. Kekalahan tersebut memang sangat dramatis. Sebab, Angga/ Ryan sebenarnya tampil luar biasa dalam turnamen dengan total hadiah 400 ribu dolar tersebut. Setelah lambat panas di set pertama, keduanya la-

NET

ngsung tancap gas di set kedua dan ketiga. Setelah tampil trengginas di set kedua, Angga/ Ryan melanjutkannya di set penentuan. Mereka benar-benar tampil luar biasa. Sempat tertinggal 14-18, keduanya tampil solid untuk menyamakan kedudukan.

Drama benar-benar tersaji ketika skor sama kuat 20-20. Sayangnya, saat itu, Angga/ Ryan tak kuasa melawan tekanan. Keduanya akhirnya keluar lapangan dengan kepala tertunduk setelah sang lawan membuat dua poin berturut-turut.(CMT/JPNN)


BERITA UTAMA

7 Ditanya Pertemuan Singapura, Wawan Hanya Tersenyum BANTEN POS KAMIS 17 OKTOBER 2013

KPK Sambungan dari Halaman 1

Dia memilih bungkam tanpa menghiraukan pertanyaan dari wartawan. Wawan terus saja berjalan menunju mobil tahanan KPK. Sejak saat pertama kali ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka, Wawan memang belum mengeluarkan sepatah kata pun pada wartawan. Ketika ditanya soal pertemuannya dengan Ketua (MK) non aktif, Akil Mochtar di Singapura, Wawan hanya melempar senyum kepada para wartawan yang terus mencecarnya. Pada bagian lain, KPK kembali mengajukan surat pencegahan terkait kasus dugaan suap penanganan sengketa Pilkada Lebak di MK. Kali ini, KPK mengajukan pencegahan terhadap tiga orang pihak swasta ke Direktorat Jenderal Imigrasi, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Ketiganya adalah Yayah Rodiah, Dadang Priatna, dan Muhammad Awaludin. “Ketiganya dicegah terkait kasus dugaan suap Pilkada Lebak, Banten,” kata Juru Bicara KPK, Johan Budi SP di KPK, Jakarta, Rabu (16/10). Johan menuturkan, pencegahan itu berlaku mulai Rabu (16/10) hingga enam bulan ke depan. Pencegahan itu dilakukan agar jika KPK membutuhkan keterangan mereka, ketiganya tidak sedang berada

di luar negeri. Surat permohonan pencegahan KPK itu bernomor KEP-728/01/10/2013. Ketiga orang tersebut diduga karyawan bagian keuangan di PT Bali Pacific Pragama, perusahaan milik Wawan. Yayah duduk sebagai kasir, Awaludin bertugas dalam pembukuan kas perusahaan, sementara Dadang bertugas untuk mengurus proyek-proyek Pemprov Banten yangg ditangani perusahaan. Dia juga bertugas mengurus potongan 20 persen dari total anggaran setiap proyek yang digarap. KPK sendiri telah menggeledah kantor PT Bali Pacific di Jakarta dan Serang. Dalam penggeledahan itu penyidik mengamankan beberapa dokumen yang berisi proyek Pemprov Banten yang sedang dan akan digarap PT Bali Pacific. Kemarin, KPK telah memanggil Yayah sebagai saksi. Sebelumnya, dalam kasus dugaan suap penanganan sengketa Pilkada Lebak, KPK telah menetapkan tiga orang tersangka yaitu adik Atut, Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan, pengacara Susi Tur Andayani dan Ketua MK nonaktif, Akil Mochtar sebagai tersangka. KPK juga telah mencegah Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah sejak 3 Oktober 2013 dan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah dan Kasmin bin Saelan sejak Senin (7/10).(GIL/JPNN)

Cegah Kebocoran, BKD Libatkan Intelijen PESERTA Sambungan dari Halaman 1

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten Anwar Mas’ud yang didampingi Kepala Bidang Pengembangan dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (SDA), Herry Purnomo Rabu (16/10) kemarin mengatakan, dari 11.719 Anwar paling banyak dari Kota Tangerang Selatan (Tangsel). “Dari jumlah 11.719 pelamar CPNS, dari Kota Tangsel 5.388 orang. Sementara, jumlah CPNS paling sedikit berasal dari Kota Cilegon yakni hanya 593 orang, sedangkan Kabupaten Serang dan Kota Serang masing-maisng 1.149 dan 4.589 pelamar,” katanya. Dia menjelaskan, laporan yang diterimanya dari pemerintah kabupaten/kota, tersebut saat ini telah dikirim ke Kementerian Pendayagunaan Aparatut Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), sebagai bahan untuk pembuatan lembar jawaban komputer (LJK) yang digunakan dalam tes nanti. “Jumlah CPNS itu telah kami sampaikan ke KemenPAN-RB,” ungkap Anwar. Seluruh pemerintah kabupaten/ kota yang menyelenggarakan penerimaan CPNS kata Anwar, diinstruksikan untuk menyampaikan laporan tersebut dengan melampirkan nama perusahaan percetakan yang akan digunakan untuk mencetak soal tes pada masing-masing kabupaten/kota. “Kemarin, laporan untuk nama percetakan ini sudah dilaporkan oleh semua kabupaten/kota untuk penyetakan master soal. Kalau untuk LJK, itu sudah disesuaikan dengan jumlah peserta tes,” paparnya. Dalam penyelenggaraan tes CPNS untuk pelamar umum tersebut, pihaknya melibatkan banyak pihak, diantaranya intelejen, kepolisian dan sejumlah pihak lainnya. Oleh karena itu, selain melaporkan terkait jumlah peserta tes CPNS kepada KemenPAN-RB, pihaknya juga melaporkan terkait titik-titik mana saja yang akan dijadikan lokasi pelaksanaan tes CPNS 2013 tersebut. “Pengawasan dan pengamanan dalam proses tes CPNS ini sangat ketat. Karena untuk menghindari adanya kebocoran naskah soal sebelum pelaksanaan tes berlangsung,” ujarnya. Sementara, Kabid Pengembangan dan Pendayagunaan SDA pada BKD Provinsi Banten Herry Purnomo mengatakan, rencananya, pada 23 Oktober 2013 mendatang, akan dilakukan pembukaan sandi master soal untuk tes CPNS secara serentak di seluruh kabupaten/kota penyelenggara tes CPNS. Sandi master soal tersebut akan disampaikan Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) kepada provinsi. Sehingga, pembukaan sandi secara serentak tersebut nantinya akan dikoordinasikan dari pihak provinsi kepada kabupaten/kota. “Jadi, harus ada instruksi dari provinsi dulu baru

boleh dibuka sandi master soalnya. Rencananya, serentak tanggal 23 Oktober 2013,” jelasnya. Terpisah, selain 1.149 peserta tes CPNS umum, seleksi CPNS di Kabupaten Serang juga akan diikuti peserta dari honorer Kategori 1 (K1) dan K2 yang jumlahnya mencapai 2.186 peserta. Totalnya, seleksi CPNS di Kabupaten Serang diiukti 3.335 Peserta. Jumlah tersebut didapat setelah Badan Kepegawaian Daerah (BKD) setempat merampungkan seluruh proses verifikasi berkas para pelamar. Kepala Bidang Administrasi Kepegawaian pada BKD Kabupaten Serang, Ade Rusmanto mengatakan, secara keseluruhan verifikasi berkas para pelamar baik dari pelamar CPNS umum dan pelamar dari honorer K1 dan K2 telah selesai. Kini tahapan tes CPNS di Kabupaten Serang sudah hampir 80 persen dan tinggal menunggu pelaksanaannya. “Pemberkasan sudah beres sekarang tinggal pelaksanaan tesnya,” ujarnya. Ia menjelaskan, 3.335 peserta tes CPNS tersebut dari 1.149 dari pelamar untuk CPNS umum ditambah luncuran 394 honorer K1 yang tidak lolos Audit Tujuan Tertentu (ATT) kemudian juga ditambah 1.792 honorer K2. Mereka akan menjalani tes pada waktu yang bersamaan pada 3 November 2103 mendatang. “1.149 peserta CPNS umum akan memperebutkan 50 tempat namun untuk ketersediaan tempat untuk peserta CPNS honorer kami belum mengetahuinya,” ucapnya. Lebih lanjut Ade menjelaskan, meski dilakukan secara bersamaan namun soal akan dibedakan dimana soal untuk peserta dari honorer K1 dan K2 di drop langsung dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB). Sedangkan soal untuk peserta CPNS umum soalnya dibuat oleh tim penyusun yang berbeda dan pengandaan soalnya juga dilakukan oleh masing-masing Kabupaten/Kota. “Agar saat penggandaan tidak bocor master skrip soal berbentuk soft copy sudah dilengkapi dengan pengaman ketat dan hanya akan dibuka oleh petugas dari KemenPANRB. Untuk penggandaan soal sendiri kami belum tahu kapan dilaksanakan karena itu menunggu instruksi dari pusat dan untuk percetakan sendiri sudah ada yang memenangkan tender yakni sebuah percetakan di Kota Tangerang,” terangnya. Menanggapi hal tersebut Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Serang, Abdul Muhyi beharap, agar pelaksanaan tes dan pengangkatan CPNS dari honorer K1, K2, maupun umum dapat berjalan sesuai prosedur yang berlaku dan tidak digagalkan oleh faktor-faktor yang menyalahi aturan. “Seleksi CPNS kali ini jangan dinodai dengan pratek kotor seperti titipan ataupun kecurangan lainnya,” ujarnya.(DWA/RUS/ENK)

Ganti Nama Adik Sambungan dari Halaman 1

masuk ke hiburan. Habis namanya kurang komersil,” ujar Baby saat dihubungi lewat telepon, Selasa (15/10). Pergantian nama ini memang sepenuhnya ide Baby.”Ini ide aku.

Kan kalau nama twitter dia Uchant, trus tante aku Felicia, aku gabungin aja,” jelasnya. Dengan bergantinya nama adiknya, Baby berharap adiknya mampu mendulang sukses seperti dirinya di dunia hiburan.”Ya semoga sukses dengan nama baru,” pungkasnya.(ENK/KPL)

MUHAMAD ALI/JAWAPOS

PENUHI PANGGILAN KPK. Dua Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Maria Farida (kanan) dan Anwar Usman (kiri) tiba di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (16/10/2013). Keduanya diperiksa sebagai saksi untuk Tersangka Ketua MK non-aktif Akil Mochtar dalam kasus perkara Pilbup Lebak, Banten dan Gunung Mas, Kalimantan Tengah.

Pengacara: Wawan Bertemu Akil di Singapura FOTO Sambungan dari Halaman 1

Anggota Banggar DPRD Banten yang tampak dalam gambar itu yakni Ketua Pelaksana Harian Banggar DPRD Banten, Media Warman, Sekretaris Harian Banggar, Tony Fathony Mukhson, dan anggota Banggar DPRD, Eddy Yus Amirsyah. Ketiganya tidak bisa dihubungi. HP Media Warman dan Tony saat dihubungi dalam kondisi aktif, namun tidak ada jawaban. Pesan singkat yang dikirim ke Tony pun hingga sore kemari belum dibalas. Menurut informasi yang terpampang di papan pengumuman, anggota Banggar DPRD Banten sedang melakukan pembahasan APBD 2014 di Twin Plaza, Jakarta. Pada bagian lain, Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) non aktif, Akil Mochtar mengaku tidak pernah bertemu dengan Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah dan adik Atut, Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan. Hal itu disampaikan Akil melalui pengacaranya, Otto Hasibuan. “Jadi Pak Akil bilang, dia tidak pernah bertemu di Singapura. Jadi kalau memang ada fakta-fakta secara insiden, bisa aja kan. Kita pergi ke sana mungkin, yang lain ada di

sana mungkin. Bisa aja waktunya sama tetapi yang pasti tidak pernah mereka melakukan pertemuan di Singapura,” kata Otto di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Rabu (16/10). Otto menyatakan, Akil memang pernah ke Singapura beberapa kali. Keperluan Akil ke sana adalah untuk berobat. Saat itu dia berangkat bersama ajudan. “Ini dia (Akil) kan bawa ajudan dan perjalanannya resmi untuk berobat. Jadi pertama kali dia berobat kemudian check up kedua kali,” ujar Otto. Sementara itu, Wawan melalui pengacaranya, Pia Akbar Nasution mengaku pernah bertemu dengan Ketua MK non aktif, Akil Mochtar di Singapura beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan itu, Wawan mengaku hanya menemani kakaknya, Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah. ”Enggak ada bicara tentang halhal yang spesifik. Pak Wawan kan hanya nemenin Bu Atut ketemu di situ,” kata Pia di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (16/10). Menurut Pia, tujuan utama kliennya pergi ke Singapura adalah untuk menonton balapan Formula 1. Begitu sampai di Singapura, Wawan baru tahu bahwa Atut juga be-

rada di negeri jiran tersebut. “Jadi Mas Wawan duluan sampai sana, baru tahu kalau ada Bu Atut. Jadi berangkatnya juga enggak samasama,” ujar Pia. Dia juga mengatakan bahwa dalam pertemuan itu, tidak ada pembicaraan terkait perkara. Wawan dan Atut hanya berkonsultasi mengenai pilkada secara umum. “Membicarakan hal-hal yang umum saja lah, bagaimana soal pilkada, tapi bukan bicara spesifik kasus apa, itu enggak, dan itu pun hanya sebentar karena Pak Wawan dengan temannya, dan Pak Akil juga ada teman-temannya,” tutur Pia. Untuk diketahui, Akil tercatat pergi ke Singapura, Sabtu pukul 05.00 WIB, sementara Atut pergi ke Singapura pada hari sama hanya berselisih dua jam. Atut tercatat pergi ke Singapura pukul 07.00 WIB menggunakan pesawat Singapore Airlines bernomor penerbangan SQ 953. Adapun Wawan pergi ke Singapura sehari sebelumnya. Suami Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany ini berangkat ke Singapura pada Jumat (20/9) sekitar pukul 19.00 WIB menggunakan pesawat Garuda Indonesia GA 836. Kepulangan mereka bertiga ke In-

donesia tercatat berbeda waktu. Akil pulang ke Indonesia pada Senin (23/ 9), sekitar pukul 11.30 WIB. Keesokan hari baru Wawan yang kembali ke Indonesia menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 825. Atut baru pulang ke Indonesia pada Rabu (24/9), sekitar pukul 19.30 WIB. Dia menggunakan pesawat Singapore Airlines dengan nomor penerbangan SQ 966. Seperti diketahui, akhir pekan lalu beredar foto adanya pertemuan di Singapura yang melibatkan Akil, Atut dan Wawan. Dalam foto itu memperlihatkan Wawan dan pejabat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Banten sedang makan malam di Singapura. Mereka berseragam Red Bull Racing, salah satu tim peserta balapan supercepat Formula 1. Wawan diperkirakan berangkat ke Singapura pada 20 September 2013 dan kembali ke Jakarta pada 24 September 2013. Pada saat yang sama Akil dan Atut disebut-sebut juga berada di negara yang sama. Akil kabarnya berangkat pada 21 September 2013 jam 05.00 WIB, sedangkan Atut berangkat dihari yang sama dua jam setelah Akil dan pulang empat hari setelah itu.(GIL/RUS/IGO/JPNN)

UU Pasca Putusan MK Cacat Konstitusi DPD Sambungan dari Halaman 1

dalam Dialog Kenegaraan bertema “Konflik Antarlembaga Negara” di gedung DPD, Senayan Jakarta, Rabu (16/10). Saat ini, lanjutnya, internal DPD tengah melakukan sinkronisasi sekaligus menghimpun masukan dari 132 anggotanya sebelum mengajukan gugatan ke MK. “Apa pun hasil uji materi tersebut sangat tergantung nantinya di MK,” tegas senator dari Provinsi Riau itu. Meski demikian, Intsiawati menegaskan bahwa DPD tetap menyiapkan skenario amandemen kelima UUD 1945. Menurut Sekretaris Tim Litigasi DPD itu, amandemen merupakan upaya untuk menghindari konflik perkepanjangan antarlembaga negara dan menata martabat di antara lembaga-

lembaga negara. “Amandemen itu sekaligus mendorong agar lembaga-lembaga negara lebih bermartabat dan tidak berkonflik terus sebagaimana yang terjadi saat ini,” imbuhnya. Sebelumnya, Ketua DPD, Irman Gusman menyatakan akan memperkarakan DPR lagi jika hingga Desember 2014, DPR tidak juga merespon putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang kewenangan DPD yang keluar pertengahan Maret 2013. Ia mengancam akan menjadikan ini sebagai sengketa antarlembaga negara. “Paling lambat Desember 2013,” kata Irman Gusman, baru-baru ini. Menurut Irman Gusman, tidak diresponnya putusan MK oleh DPR, telah mengundang banyak pertanyaan masyarakat di setiap kunjungan kerjanya ke daerah-daerah. Dan pertanyaan tersebut menurut Irman, sulit

untuk dia jawab. “Setiap ke daerah selalu ada pernyataan dan pertanyaan, kalau tidak ada apa-apanya, kenapa DPR sampai sekarang ngotot tidak mau melaksanakan putusan MK itu?” tegas peserta konvensi calon presiden Partai Demokrat itu. Selain itu, Irman juga mengingatkan setelah keluarnya putusan MK sebetulnya semua produk undangundang yang dibuat DPR bersama Presiden RI yang terkait dengan daerah cacat secara konstitusi. Putusan MK menyatakan, kedudukan DPD sejajar dengan DPR dan Presiden, dalam proses pembuatan UU. “Setelah putusan MK kalau masih ada DPR bersama Presiden membuat undang-undang, itu cacat secara konstitusi dan yang rugi adalah masyarakat dan daerah,” ujar dia. Lebih lanjut Irman Gusman juga mempertanyakan kewenangan fraksifraksi di DPR yang masih saja terlibat

dalam pembahasan RUU. “Kenapa fraksi-fraksi yang menentukan proses pembahasan RUU. Tripatrit dalam putusan MK itu adalah DPR, DPD dan Presiden. Bukan fraksi-fraksi,” protes Irman Gusman. Ketua Pusat Studi Pancasila pada Universitas Pancasila, Yudi Latif mrngungkapkan, reformasi yang melahirkan otonomi daerah dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) menurut Yudi, sesungguhnya satusatunya upaya elegan untuk mengembalikan asas gotong-royong yang dicetuskan penduiri bangsa, Muhammad Hatta. Tapi DPR yang diisi oleh partai politik sama sekali tidak mau memberikan ruang bagi DPD. “Pada usia sembilan tahun, kehadiran DPD antara ada dan tiada. Padahal untuk jadi anggota DPD dibutuhkan dukungan yang lebih banyak dibanding untuk jadi anggota DPR,” ujarnya.(FAS/ENK/JPNN)

Sempat Meragukan, Tetangga Berdecak Kagum DEMI Sambungan dari Halaman 1

sapi. Di pasaran, harga dua jenis hewan tersebut minimal Rp1,5 juta hingga Rp5 juta. Awalnya, nenek bernama lengkap Sahati Wati tersebut tidak mengerti apa itu kurban. Sahati yang semasa mudanya tidak pernah mengenyam sekolah itu lantas bertanya-tanya kepada pemuka agama mengenai hukum kurban dan manfaatnya. Keterangan para kiai tersebut justru membuat niatnya semakin kuat dan ikhlas menyisihkan penghasilan demi melaksanakan kurban. ”Meskipun pemulung, nenek juga pengin masuk surga dan punya kendaraan di akhirat nanti,” tutur nenek tidak bercucu tersebut. Untuk memenuhi cita-citanya itu, setiap pukul 06.00 Sahati berangkat dari rumah. Dengan baju kusam dan sandal jepit tipis, dia berjalan kaki sekitar 10 kilometer menyusuri setiap sudut Jalan Sudirman di Sukabumi. Dia juga mampir ke bakbak sampah dekat Terminal Sudirman dengan harapan menemukan botol, kardus, besi, dan plastik bekas yang dibuang orang. Setiap hari tidak banyak barang bekas yang bisa dibawa pulang. Karena itu, Sahati harus mengumpulkannya lebih dulu selama seminggu sebelum menjualnya ke pengepul. ”Orang lain sih dapet-nya ba-

nyak. Sebab, mereka ada yang pakai motor dan gerobak. Kadang-kadang sedih. Orang lain gerobaknya udah penuh, sedangkan saya cuma baru dapet satu atau dua buah,” ungkapnya lantas tersenyum. Hal tersebut, rupanya, tidak menyurutkan upaya Sahati. Nenek yang berpuluh-puluh tahun hidup sebatang kara itu terus berusaha keras agar bisa membeli hewan kurban yang sejak lama dicita-citakan. ”Pokoknya saya pengin kurban. Karena itu, saya selalu sisihkan hasil keringat saya, meskipun cuma Rp500 atau Rp.1.000 atau berapa saja. Baru beberapa bulan ini uang sering saya titipkan ke adiknya Bu RT,” jelasnya. Kerja keras Sahati menyisihkan penghasilan receh demi receh hingga tujuh tahun itu pun akhirnya membuahkan hasil. Pada Minggu (13/10) domba yang dia idam-idamkan pun tiba di pekarangan rumahnya. Bahagia bercampur haru membuat bibir Sahati tidak henti-henti tersenyum, meskipun kadang matanya berkaca-kaca. Ribuan barang bekas yang menjadi sumber penghasilannya bertahuntahun berhasil dia tukarkan dengan seekor domba hitam bercorak putih seharga Rp2 juta. “Alhamdulillah,” ucap syukur Sahati yang menjadi pemulung sejak 1987 itu. Para tetangga pun berdecak kagum. Misalnya, yang disampaikan Yeyet Suherti, ketua RT setempat. Dia menyatakan sempat mera-

gukan impian Sahati saat mendengarnya lima tahun lalu. “Saya sempat bilang kepada dia, kurban itu cuma buat yang mampu. Tapi, dia tetap bersikukuh. Demi ibadah, katanya,” ungkapnya. Dia menambahkan, Sahati merupakan pekerja keras. “Kalau dipikir-pikir, mana mungkin bisa ngumpulin uang buat beli hewan kurban dengan penghasilan paling banyak Rp12 ribu seminggu” Tapi Ceu Wati membuktikan bahwa dirinya mampu,” tuturnya. Yeyet mengisahkan perjalanan Sahati sesuai yang didengar langsung dari sang nenek. Saat masih muda, Sahati tinggal di Kota Sukabumi bersama pamannya yang sudah lama meninggal. Setelah itu, dia hidup sendiri. Berpindah-pindah kontrakan hingga sempat tinggal di bangunan bekas bengkel. ”Dulu dia tinggal di kontrakan dekat pinggiran Sungai Cibandung, lalu pindah ke bekas bengkel di depan rumahnya sekarang,” paparnya. Namun, pada 2006, bangunan bekas bengkel itu ambruk diterjang angin. Maklum, kondisinya memang sudah lapuk. “Bahkan, kepala Ceu Wati bocor waktu terkena genting yang jatuh saat bangunan tersebut ambruk. Setelah itu, masyarakat membantu membuatkan rumah,” jelasnya. Saat ini Sahati tinggal di sebuah rumah kecil berukuran 2 x 3 meter

yang terdiri atas satu ruangan saja. Rumah tersebut merupakan bantuan pemerintah dan masyarakat yang dibangun setelah rumah bekas bengkel roboh. Di dalam rumah tersebut, Sahati hidup sangat sederhana. Tidak ada meja dan kursi. Hanya ada kasur dan bantal lepek serta pakaian yang menggantung di tali yang menjuntai mulai ujung pintu depan hingga tembok bagian belakang. Selain itu, barang-barang bekas yang sudah ditata mempersempit ruangan rumah. Di ujung ruangan hanya ada panci-panci dan alat makan serta kompor minyak kecil yang sering digunakan memasak air dan menghangatkan makanan. ”Ceu Wati jarang masak. Masyarakat sekitar kadang-kadang suka ngasih dia makanan,” ujar Yeyet. Pada masa tuanya saat ini, Sahati hidup tanpa keluarga. Setiap malam dia hanya ditemani redupnya sebuah bohlam berkekuatan 5 watt yang menerangi ruangan kecilnya. Terkadang dia pun ditemani si Oneng, kucing kesayangan kawannya, Ma” Ikah, yang meninggal enam bulan lalu. Setelah impiannya untuk berkurban terwujud, Sahati tidak memiliki banyak keinginan lagi. Dia hanya berharap selalu diberi kesehatan agar bisa bekerja. “Sing cageur we ameh bisa usaha (semoga selalu diberi kesehatan biar bisa kerja),” ujarnya. (*/c5/kim)


KAMIS, 17 OKTOBER 2013

BANTEN POS

HALAMAN 8


KAMIS 17 OKTOBER 2013

METRO SERANG

9

Inspirasi dan Semangat Baru Serang

BANSOS Warga Tanara Minta CSR Tambang Pasir SEJUMLAH warga Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, meminta agar mereka diberi dana Corporate Social Responsibilty (CSR) dari kegiatan penambangan pasir laut di perairan setempat. Pasalnya, selama enam bulan sejak Koperasi Madani Pantura selaku penambang pasir laut di wilayah itu beroperasi, selama itu pula koperasi tersebut tidak memberikan dana sosial bagi warga. Salah satu warga Desa Tenjo Ayu, Kecamatan Tanara, Bukhori mengatakan, permintaan dana CSR yang dituntut warga tersebut dinilai sangat realistis jika melihat dampak yang telah terjadi akibat penambangan. Ia mencontohkan, salah satu dampaknya yakni terjadinya pengurangan hasil tangkapan ikan. “Dulu saya sebagai pengepul hasil tangkapan ikan dari nelayan Tanara per bulannya bisa meraup untung hingga Rp5 juta, namun setelah adanya penambangan tersebut malah berkurang hingga 80 persen,” ujarnya. Ia menambahkan, dana CSR memang sangat diperlukan oleh warga Tanara yang terkena imbas penambangan tersebut untuk meringankan beban ekonomi warga yang mulai kehilangan sumber penghasilan. “Kalau memang tanah kelahiran kami BACA WARGA... HAL 10

BLSM APBD Tidak Merata SERANG, BP - Pendistribusian program inisiatif Pemkab Serang yakni Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) yang dibiayai oleh ABPD Perubahan 2013 tidak merata. Pasalnya, dari 29 kecamatan yang ada di Kabupaten Serang, hanya 18 kecamatan yang mendapat bantuan yang diperuntukan bagi Rumah Tangga Sasaran (RTS) yang tidak tercover oleh BLSM dari Pemerintah Pusat. Bantuan tersebut hanya diberikan kepada kecamatan yang menjadi bagian dari Program Keluarga Harapan (PKH). Kepala Seksi (Kasi) Jaminan Sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Serang, Euis Linda Mutia mengatakan, dalam BLSM versi APBD tersebut nantinya akan ada 5.113 RTS sebagai penerimanya. Mereka adalah keluarga miskin yang tidak tercover oleh BLMS dari pusat, sebagai gantinya Pemkab Serang akan menutupinya. Namun mereka hanya berasal dari 18 kecamatan saja, bukan 29 kecamatan yang ada di Kabupaten Serang. “Tidak semua warga di 29 kecamatan mendapatkan bantuan ini. Sebanyak 5.113 RTS itu hanya terdiri dari warga BACA BLSM... HAL 10

EDO DWI/BANTEN POS

BERMAIN. Sejumlah pemuda bermain basket di Alun-alun Timur, Kota Serang, Rabu (16/10). Setelah direnovasi, Alun-alun Timur Kota Serang menjadi ajang kegiatan serta tempat berkumpulnya sejumlah komunitas remaja.

Tidak Beryodium, Garam Krosok Bisa Timbulkan Penyakit SERANG, BP - Sebanyak 33 persen garam yang beredar di pasaran Kota Serang tidak mengandung yodium. Garam tak beryodium tersebut merupakan garam krosok dan garam bata, yakni garam yang masih berbentuk butiran kasar. Staf Gizi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang, Hulela Sari mengungkapkan, data tersebut terungkap dari survei Dinkes beberapa waktu lalu. Ia mengatakan, masyarakat masih menggunakan garam krosok dengan alasan garam tersebut lebih asin dibanding garam halus yang mengandum yodium. “Menurut masyarakat, garam krosok ini lebih asin dibandingkan

Data Pemilih Kabupaten Serang Tidak Akurat

garam halus beryodium. Katanya kalau yang beryodium justru pahit kalau terlalu banyak,” kata Sari, Rabu (16/10) . Di tempat yang sama, Sekretaris Dinkes Kota Serang, Toyalis menuturkan, kekurangan yodium merupakan salah satu masalah kesehatan di Kota Serang yang tengah berusaha diatasi oleh Pemkot Serang. Masalah kesehatan lain yang juga belum tuntas yakni gizi buruk, kekurangan vitamin A, dan Anemia. “Kekurangan yodium itu menyebabkan gangguan akibat kekurangan yodium (Gaky). Untuk itu kami berupaya menjamin ketersediaan garam beryodium di masyarakat. Tentunya kami tidak bisa sendiri, melainkan perlu berkoordinasi dengan SKPD lain seperti Disperindagkop,” kata Toyalis. BACA TIDAK... HAL 10

Masih Ditemukan 2.000 Pemilih Ganda

audit lanjutan masih cukup tinggi mencapai empat digit. “Angka 2.000 menurut saya masih terlalu banyak jika ingin mengatakan DPT di Kabupaten Serang sudah akurat. Rekomendasi dari kami yang meminta perbaikan pemilih ganda ternyata masih nampak pada DPT kemarin,” ujarnya. Menurut Sabihis, salah satu faktor masih tingginya temuan pemilih ganda tersebut yakni kemungkinan adanya keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) di KPU yang belum bisa mengoptimalkan pengoperasian Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih). Akibatnya SDM yang bersangkutan tidak bisa menghapus tampilan pemilih ganda pada sistem tersebut. “Kalau bukan masalah SDM yang belum optimal, mungkin juga sistemnya yang membandel.

SERANG, BP - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Serang mengaku pihaknya masih menemukan sekitar 2.000 pemilih ganda dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang dirilis Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada pleno tahap II beberapa hari lalu. Meski demikian, angka tersebut sudah cukup berkurang dari temuan pada pleno DPT Tahap I yang mencapai sekitar 7.000 pemilih ganda. Ketua Panwaslu Kabupaten Serang, Sabihis mengatakan, berkurangnya temuan pemilih ganda tersebut dinilai masih belum mampu mendongkrak tingkat akurasi DPT itu sendiri. Pasalnya, meski jumlahnya berkurang cukup banyak dari 7.000 ke 2.000 temuan pemilih ganda, namun jumlah setelah

BACA DATA... HAL 10

Daih & Rojali Divonis 1 Tahun SERANG, BP - Dua pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon divonis masing-masing satu tahun kurungan penjara dan denda Rp50 juta subsider satu bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Serang, Rabu (16/10). Kedua pejabat Pemkot Cilegon tersebut yakni mantan Kabid Perdagangan dan Pembinaan Pasar, Daih Dharmawan dan mantan Kasi Pembinaan Pasar, Rojali. Dalam putusan yang dibacakan dalam satu berkas, majelis hakim yang dipimpin Cipta Sinuraya mengatakan, kedua pejabat yang didakwa dalam kasus dugaan korupsi pembongkaran eks Pasar Baru Cilegon senilai Rp 600,5 juta pada Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Cilegon tersebut tidak terbukti secara sah dan menyakinkan melanggar dakwaan pasal primer. Sehingga pasal primer yang didakwa oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) batal demi hukum, serta membebaskan segala tuduhan dan hukuman dari pasal BACA DAIH... HAL 10

B NEW BOMBAY M EXCLUSIVE TEXTILE & TAILOR MENJUAL BAHAN IMPORT DAN LOKAL YANG BERKUALITAS

Seperti : Bermacam Bahan Kebaya (Brukat, Tile, Bordiran), Batik, Sonket, Sutra Polos/Kembang, Macam2 Bahan Celana (Wool Italy, England, Belini, Maxi Style, Dll), Bahan Kemeja, Selendang, Cotton Kembang/Polos, Segala macam polosan (Furing)

PROMO

Datang dan Belanja 2 Juta Buktikan dapat Voucher Sekarang Juga belanja senilai 50 ribu

Menerima : Segala Macam Jahitan Pria Dan Wanita

Jl. M. Hasanudin No. 16 Pasar Lama, Kota Serang Telp. (0254) 202014


BANTEN POS KAMIS 17 OKTOBER 2013

SERANG RAYA

10

KABUPATEN & KOTA

Masjid Banten Mengarah ke Somalia Penggunaan Kompas Sajadah Menyesatkan SERANG, BP - Sebanyak 80 persen dari 100 masjid dan mushola di sejumlah daerah di Banten tidak menghadap ke Ka’bah. Bahkan, ada beberapa masjid yang tidak meng-

hadap ke Mekkah. Hal tersbeut terungkap dari penelitian yang dilakukan Kepala Pusat Bantuan Hukum Islam FIAI Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, Sofwan Jannah saat ekspose hasil penelitian tentang arah kiblat di kampus IAIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Rabu (16/10). Diungkapkan Sofwan, sejumlah masjid yang diperiksa arah kiblatnya antara Masjid Al Hadid Sim-

pang Kota Cilegon, Masjid Agung Banten Lama Kasemen, Masjid Agung Provinsi Banten di KP3B Curug, Masjid Agung Ats-Tsauroh Kota Serang, dan Masjid Domas Kabupaten Serang. Salah satu masjid yang melenceng dari Ka’bah yakni Masjid Agung Banten Lama di Kasemen. Jika mengikuti bangunannya, masjid tersebut berada pada 2,78 derajat. Padahal arah kiblat untuk wilayah Serang yang

benar yakni 2,95 derajat. Jika arah tersebut diteruskan, terlihat bahwa masjid ini menghadap ke arah Somalia. “Masjid Agung sudah menghadap ke arah barat, hanya kurang ke utara. Masjid dan mushola yang melenceng ini bukan hanya yang sederhana, ada juga yang dibangun dengan biaya miliaran rupiah,” kata Sofwan. Contoh lain, lanjut Sofwan, Mas-

jid Al Hadid Cilegon yang secara letak bangunan juga kurang ke utara. Sementara Masjid Agung Provinsi Banten di KP3B cuma selisih 1 derajat. Namun demikian, masih ada sejumlah masjid yang arah kiblatnya sudah tepat menghadap ke Mekkah, antara lain Masjid Agung Ats-Tsauroh, Kota Serang dan salah satu mushola di Kaloran Baru, Kota Serang. Secara mengejutkan, Sofwan me-

nilai penggunaan kompas sajadah dalam menentukan arah kiblat adalah menyesatkan. Pasalnya, kompas sajadah terpengaruh magnet. “Kompas sajadah menggunakan segitiga dasar, dan ini berbeda dengan bulat bumi. Apalagi sajadah kompas dibuat oleh non muslim yang tidak mengerti penghitungan kiblat. Kalau menggunakan kompas sajadah, bisa melenceng sampai 2,5 derajat,” ujarnya.(APP/RIF)

Peredaran Senpi Ilegal di Banten Sulit Diawasi DLANJUTKAN. Sejumlah pekerja melanjutkan pekerjaan pembangunan sebuah gedung di Jalan Ki Masjong, Kota Serang, yang sempat dihentingkan pembangunannya oleh Pemerintah Kota Serang. Foto diambil Rabu (16/10).

EDO DWI/BANTEN POS

Gubernur Dicekal, Polda Banten Siaga Satu SERANG, BP - Pasca pencekalan terhadap Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kepolisian Daerah (Polda) Banten ternyata memberlakukan status siaga satu dengan meningkatkan pengamanan di sejumlah titik, termasuk instansi pemerintahan dan rumah Atut. “Setelah ada pecegahan dari KPK, Polda Banten langsung berlakukan siaga satu, kami tingkatkan pengamanan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Kabid Humas Polda Banten, AKBP

Gunawan Setiadi. Gunawan mengatakan, beberapa tempat yang menjadi perhatian khusus diantaranya kediaman gubernur baik rumah dinas maupun rumah pribadi dan kantor Pusat Pemerintahan Pemprov Banten. Selain itu, lanjutnya, pihaknya juga meningkatkan pengamanan pada aset-aset daerah. “Karena kan ini (gubernur) pengamanannya VVIP, memang ini merupakan prosedur tetap (Protap) kami seperti itu. Ini bukan permintaan,” kata Gunawan. Gunawan menyebutkan, sedikitnya 500 personel disebar dengan di-

tempatkan di sejumlah titik. Selain itu, juga diback up dengan 3 kompi personel Sabhara, 2 kompi personel Brimob, dan 1 peleton Gegana. “Personel ini sistemnya standby force. Sebagai back-up juga untuk Polres-Polres kemudian melindungi instani pemerintah. Di satu waktu dibutuhkan mereka siap,” ucapnya. Gunawan menjelaskan, pengamanan tersebut tidak terkait dengan ditangkapnya adik Atut, yakni TCW alias Wawan oleh KPK. “Tidak ada hubungannya dengan adik gubernur. Ini adalah bagian dari Protap kepolisian,” tuturnya.

Sebagaimana diberitakan, KPK meminta Imigrasi untuk mencegah Atut bepergian ke luar negeri terhitung sejak 3 Oktober 2013. Pencegahan dilakukan terkait penyidikan kasus dugaan penyuapan kepada Ketua Mahkamah Konstitusi nonaktif Akil Mochtar dalam penanganan sengketa pemilihan kepala daerah di Kabupaten Lebak. Kasus ini melibatkan adik Atut, Tb Chaeri Wardana. Atut dicegah agar dia tidak sedang berada di luar negeri jika sewaktu-waktu keterangannya diperlukan dalam proses penyidikan kasus tersebut.(NED/RIF)

Selama 6 Bulan Operasi Tak Berikan Bantuan WARGA Sambungan dari Halaman 9

diperuntukan bagi penambangan pasir laut, silahkan saja. Yang penting

kewajiban perusahaan dan hak warga yang terkena dampak bisa dijalankan secara seimbang,” katanya. Senada diungkapkan salah satu nelayan di Desa Pedaleman, Keca-

matan Tanara, Amrudin. Ia mengaku, dana CSR memang dibutuhkan oleh warga di Kecamatan Tanara sebagai kompensasi dari dampak negatif penambangan.

“Jangan mereka yang untung, sedangkan kami yang buntung. Harus seimbang antara kewajiban dan hak yang harus dikerjakan perusahaan dan yang diterima oleh warga,” tuturnya.(DWA/RIF)

Penerima Hanya yang Jadi Pengurus PKH BLSM Sambungan dari Halaman 9

di 18 kecamatan saja,” ujarnya. Euis menjelaskan, tidak tersentuhnya seluruh kecamatan dikarenakan program ini hanya diperuntukan bagi kecamatan yang menjadi pengurus PKH saja. Dari 29 kecamatan yang ada, terdapat 21 kecamatan yang menjadi pengurus PKH. Namun dari 21 kecamatan tersebut tiga kecamatan di dalamnya yakni Kecamatan

Tunjungteja, Kopo, dan Bojonegara tidak mendapat BLSM versi APBD, dikarenakan seluruh RTS di tiga kecamatan tersebut sudah seluruhnya tercover oleh BLSM dari pusat. “Ada 29 kecamatan kemudian yang menjadi pengurus PKH ada 21 kecamatan, dan yang mendapat bantuan ini hanya 18 kecamatan, sedangkan sisanya sudah tercover oleh BLSM pusat. Untuk delapan kecamatan sisanya otomatis tidak mendapat bantuan ini karena tidak

menjadi pengurus PKH,” katanya. Lebih lanjut ia menjelaskan, adapun 18 kecamatan yang mendapat bantuan tersebut yakni Kecamatan Baros, Carenang, Cikande, Gunung Sari, Ciomas, Ciruas, Jawilan, Kragilan, Kramatwatu, Mancak, Pabuaran, Padarincang, Pamarayan, Petir, Pontang, Tanara, Tirtayasa, serta Waringinkurung. “Sedangkan kecamatan yang tidak menjadi pengurus PKH yang otomatis tidak mendapat bantuan ini

yakni Kecamatan Kibin, Anyar, Pulo Ampel, Bandung, Cikeusal, Cinangka, Binuang, dan Lebak Wangi. Untuk Lebak Wangi dikarenakan sebagai wilayah pemekaran masih terdapat warganya yang masih ikut PKH di kecamatan pemekarannya seperti Pontang dan Ciruas,” terangnya. Euis menambahkan, untuk teknis pembagian BLSM versi APBD ini sama dengan pembagian BLSM dari pusat, yakni yang bersangkutan akan diberi Kartu Perlindungan Sosial (KPS). Sedangkan pencairannya dilakukan di Kantor Pos di kecamatan masing-masing. “KPS masih dicetak dan kami targetkan sudah selesai serta dipegang penerima pada akhir Oktober ini,” ucapnya. Sementara itu Kepala Dinsos Kabupaten Serang, Dadang Hermawan menyatakan, untuk launching bantuan tersebut dijadwalkan akan dilakukan pada awal November mendatang setelah dana dari APBD Perubahan 2013 dapat dikeluarkan. “Mudah-mudahan bisa berjalan lancar, rencananya kami launching di awal November nanti dan langsung dibuka oleh Pak Bupati,” tuturnya.(DWA/RIF)

SERANG, BP - Peredaran senjata api (Senpi) ilegal di Indonesia khususnya di Banten sudah sangat mengkhawatirkan. Namun pihak kepolisian mengaku cukup sulit mengawasi peredaran Senpi ilegal yang sering digunakan untuk tindak kejahatan tersebut. Hal itu diungkapkan Kapolda Banten, Brigjen Pol Muhammad Zulkarnain. Ia menjelaskan, sulitnya memberantas perdagangan senjata api ilegal di antaranya karena panjangnya garis pantai Indonesia yang menyebabkan jalur laut atau pelabuhan tikus tidak bisa dikontrol. “Ini merupakan pintu masuk senjata ilegal dari luar negeri,” kata Zulkarnain, kemarin. Selain dari luar negeri, kata Zulkarnain, senpi ilegal juga berasal dari daerah konflik, seperti Aceh, Poso, Papua, Maluku, dan Palu. Selain itu, banyak juga senpi illegal yang merupakan senpi yang diselundupkan dari para eks teroris. Zulkarnaen menjelaskan, selain ketiganya, disinyalir banyak pabrik rumahan yang membuat senpi rakitan di Indonesia. Senjata api buatan rumahan ini harganya cukup murah dan sangat menggiurkan. Menurutnya, kepolisian sudah menyidak dan menyita sejumlah senjata api rakitan, salah satunya di Cipacing, Jawa Barat, beberapa

waktu lalu. Namun, diakui penjualan senpi ilegal tersebut selalu kembali marak dengan munculnya pabrik rumahan lain di lokasi berbeda. “Polisi berencana akan melakukan koordinasi lintas sektoral terkait maraknya penjualan senjata api ilegal. Dengan perkembangan zaman yang semakin canggih, dan adanya perubahan cara pelaku melakukan kejahatan dengan menggunakan senjata, pihak kepolisian harus bersiap,” paparnya. Ia menuturkan, senjata api ilegal kini sudah masuk dalam tren kejahatan terkini. Senjata api dianggap sangat efisien digunakan pelaku kejahatan untuk menyukseskan aksinya. “Banyaknya senjata api yang digunakan pelaku kejahatan, terlihat dari sejumlah aksi penangkapan yang dilakukan polisi terhadap pelaku kejahatan. Sebagian besar mereka memiliki senjata api, terutama senpi rakitan,” katanya. Menurut Zulkarnaen, sekalipun ada pelaku kejahatan yang menggunakan senjata api pabrikan dan senapan angin, namun penggunaan senjata api rakitan masih yang tertinggi. “Karena penjualan senjata api rakitan terbilang murah dan mudah didapatkan di oknum pedagang senapan angin,” katanya.(NED/RIF)

Panwaslu Harapkan Masih Bisa Diperbaiki DATA Sambungan dari Halaman 9

Meski SDM mumpuni tapi kalau sistem bandel tetap saja tidak bisa dihapus,” katanya. Ia menambahakan, faktor lain yang menyebabkan masih banyaknya temuan pemilih ganda tersebut, disebabkan rendahnya tingkat partisipasi baik masyarakat atau Partai Politik (Parpol) dalam proses penetapan DPT. Pasalnya, selama proses DPT tersebut masyarakat dan Parpol nyaris tidak melayangkan sanggahan. Hanya satu dua laporan saja yang dilayangakan oleh dua pihak tersebut. “KPU juga punya batasan dalam memproses DPT sehingga masukan dari pihak-pihak yang terlibat dalam Pemilu sangat dibutuhkan. Bahkan saat pleno DPT tahap II kemarin hanya dihadiri oleh satu Parpol saja, itu menandakan jika tingkat partisipasi dari Parpol sangat rendah,” ungkapnya. Mantan Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Banten tersebut berharap, meski se-

cara aturan rincian DPT tidak dapat diubah lagi setelah pleno tahap II, pihaknya masih berharap ada kebijakan yang diturunkan KPU pusat untuk dapat kembali merevisi DPT di tingkat kabupaten/kota. “Saya berharap DPT masih dapat direvisi agar akurasinya dapat dipertajam,” ucapnya. Sementara itu Anggota KPU Kabupaten Serang, Irfi Azis menyatakan, pihaknya sudah melakukan upaya-upaya dalam menekan timbulnya pemilih ganda dalam DPT. Salah satunya saat jeda persiapan pleno DPT tahap II, dimana pihaknya langsung mengerahkan Panitia Pemunguan Suara (PPS) di tingkat desa untuk turun langusng ke lapangan dan melakukan verifikasi ulang kepada para pemilih. “Pleno DPT tahap II kemarin jumlah pemilih berkurang sebanyak 3.426 jiwa dari 1.106.166 menjadi 1.102.740 jiwa. Berkurangnya jumlah pemilih tersebut karena kami pencoret pemilih yang sudah meninggal, pindah domisili, dan pemilih ganda itu sendiri,” tuturnya.(DWA/RIF)

Pemda Rancang Raperda Garam Tak Beryodium TIDAK Sambungan dari Halaman 9

Sementara, Plt Sekda Kota Serang, Mahfud mengatakan, untuk menanggulangi permasalahan kekurangan yodium, Pemkot Serang tengah membuat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pem-

batasan Peredaran Garam Tidak Beryodium. Hal tersebut sesuai Permendagri Nomor 63 Tahun 2010 tentang Pedoman Penanggulangan Gaky di Daerah. “Saat ini, Raperda tersebut masih dalam tahap pembuatan naskah akademik,” ujar Mahfud.(APP/RIF)

Tidak Terbukti Nikmati Hasil Korupsi DAIH Sambungan dari Halaman 9

dakwaan primer tersebut. “Daih dan Rojali tidak terbukti melanggar dakwaan pasal primer dan dibebaskan dari segala tuntutan dakwaan pasal primer,” kata Cipta Sinuraya. Meski demikian, lanjutnya, keduanya terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar dakwaan subsider Pasal 3 jo Pasal 18 UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

“Kedua terdakwa tidak dituntut membayar uang pengganti karena tidak menikmati uang dari korupsi itu. Para terdakwa justru memperkaya Direktur CV Jaya Makmur Perkasa, Hidayat Jaya Mihara sebesar Rp197 juta,” katanya. Akibat perbuatan melawan hukum tersebut, kedua terdakwa dijatuhi hukuman masing-masing satu tahun penjara dan denda sebesar Rp50 juta subsider satu bulan kurungan. “Hal-hal yang memberatkan terdakwa, sebagai pejabat negara harusnya menjalankan tuposkinya, bukannya lalai sehingga memberi peluang tindak kejahatan korupsi. Se-

dangkan hal meringankan, para terdakwa sopan, terus terang tidak berbelit-belit, memiliki tanggungan keluarga serta belum pernah dihukum,” pungkas majelis hakim. Usai persidangan, majelis hakim memberikan kesempatan kepada para terdakwa dan JPU untuk mengajukan banding atau menerima atas putusan tersebut. “Silahkan para terdakwa dan JPU untuk menerima atau seperti apa atas putusan tersebut,” kata Cipta. Sementara itu, baik penasehat hukum para terdakwa dan JPU menyatakan untuk pikir-pikir terhadap putusan majelis hakim.(NED/RIF)


Kamis, 17 Oktober 2013

dk230813

RUMAH DIJUAL DIJUAL RUMAH Luas tanah 84 m2, 2 lantai, berikut dengan isinya (Kulkas,AC,Springbed,Lemari,Mesin Cuci,Kompor Gas, Meja Mkn, dll). Harga Rp.170 Jt. Di Perumnas Cibeber-Cilegon Blok B23 No.15. HUBUNGI: DEDI, 0818 0863 7545 / 0812 888 5554. DIJUAL RUMAH WALET (bangunan +tanah) seluas 680m2 Daerah Panggang Cisoka Balaraja Tangerang. Hub. 08129916566 (230713)

DIJUAL 1 BUAH RUMAH ditengah kota, lokasi bagus pingir jalan. 120m2 harga Rp 250 Jt alamat Komp. Pemda Kaligandu belakang stadion Serang Hub. 081321216600/081282151598 (030613)

RUMAH DIKONTRAKAN DIKONTRAKAN RUMAH Jl.Cilegon Kramatwatu Perum Metropolis (dpn Pejaten Mas)Blok H1,kamar utama AC,Kamar tidur 4, Kamar mandi 2,tralis, garasi mobil L 84/194 m2, Hub. H. Pahrul 087778577017 (160413)

TANAH DIJUAL DIJUAL TANAH LAPANG seluas 973m2 daerah Pasanggrahan Cisoka - Balaraja Tangerang (perkebunan) Hub. 08129916566 (230713) Jual BU LT 600 m di Dranggong, dekat Unsera cocok u kos2an Inves prospek bagus jual dibawah pasaran hanya Rp 100 juta Hub Hj. Elly 081288165017 (160313)

LAIN-LAIN KRIPIK SINGKONG PEDAS BALAREA Kualitas ekspor, membuka peluang usaha TANPA MODAL untung hingga jutaan per bln cocok utk anak sekolah/mhswi/ibu rmh tangga & karyawan Hub.081911119919, 081283184988 (090413) Toko Elektronik BANTEN AGUNG jual macam2 elektronik Jl.KH.Abdul Latif Pasar Rau Serang Telp:0254-224049, harga bersaing (btr040213/3)

JASA Anda sulit mengatasi kebocoran seperti: Dak,Talang,Karps,basment,kamar mandi,lantai atas/bawah,bak beton, kami siap melayani, dengan tenaga ahli yang berpengalaman,dikerjakan dengan sistem grauting / injeksi beton. Weter proping & membrand. Hub.081379796179/087771736168 (udin) g a r a n s i 4 b u l a n (261112)

KURSUS RAJANYA KURSUS BAHASA. Inggris, Korea, Jepang, Mandarin dan Arab. Pengambilan 3 kursus sekaligus, gratis belajar komputer, mengemudi atau men-

dk230813

dk230813

Dk101013

jahit. LKP SHAF INSTITUTE, lantai basemen gd Cilegon Plasa Mandiri (CPM), gedung eks matahari lama, Jl. SA Tirtayasa No 2, Cilegon, HP: 0878 71139747 email : hasanudin_fadil @ y a h o o . c o m DAFTAR KURSUS KOMPUTER,Dapat Gratis Belajar BHS Inggris Percakapan (sebaliknya sama). Office, Auto CAD, Graphic Design, Web Design, Programmer I nternet, Hacker, Teknisi dan Akutansi Komputer. LKP SHAF INSTITUTE, lantai basemen gedung Cilegon Plasa Mandiri (CPM), gedung eks matahari lama, Jl. SA Tirtayasa No 2, Cilegon, HP: 0878 71139747 email: hasanudin_fadil @ yahoo.com 200913

Jlh120713

LOWONGAN Dibutuhkan ADM UMUM, ADM HRD, ADM KTR utk personnal development GLOBAL BSD. SMU/K-S1, 18-35th. Pglm/non. perbln -/+ 2,5jt/bln, 40rb/hr, jamstk, status kerja tetap, kerja sesuai domisili, sms dt (nm,usia,pndkn,almt) ke 0857 1612 8287. JHOSUA, SE. Siap interview di TANGERANG. (190913) PT, MULTI POWER SINERGY, Dlm rangka pembukaan kantor baru, bth posisi: kurir, Personalia, gudang, ADM, spg, recepsionis,inventori, OB, Sekretaris. syarat: utk ijazah SMP 10 ORG, SMU/SMK 30 ORG, UMUR 17-24 Thn, siap training. Hub:Bpk.GLENN MARTIN. 083873547444/ 087840447555. Bawa lamaran segera ke: JLN. BHAYANGKARA NO.6, CIPOCOKSERANG

Fz230813

dwi160913

Dk110913

PELUANG USAHA : Dicari Agen/Distributor untuk produk Madu Herbal Sambung Nyowo dan Obat Herbal. Modal ringan, profit 15% - 35% plus dengan brosur, spanduk & media promosi minat HUB. P. Surya HP: 087809588068 (040713)

MOBIL DIJUAL New Nissan Grand Livina DP 37jt/angs 1,8jt per bln, March Dp 23jt/angs 1,5 jt per bln, Juke DP 43jt/angs 2,5jt per bln Prs cpt mudah 082123673703 0219354681 Telah Hilang Sertifikat Hak Milik No. 300, NIB.01368/Luas Tanah 299 M2 terletak di Kel. Belndung. Jl. Pintu Air RT03/08 Kec. Benda. Kota Tangerang a.n Marhali (280813) Telah Hilang Surat keterangan Kepala Desa dan Surat Penggarapan tanah No.509/ 62/PEM/DES/TGS/VIII/1992 terletak di Blok 05 No. Bidang 65, Kp. Pinang Tiga Raksa, Tangerang a.n Ulan (300713)

Jle090913

Luk210513


BANTEN POS KAMIS 17 OKTOBER 2013

PANDEGLANG

12

PUPUHU Iptu Arie Prakoso

Otomotif dan Basket MESKI memliki aktivitas yang padat, namun Iptu Arie Prakoso selalu menyempatkan diri menyalurkan hobinya. Alumni Akademi Polisi (Akpol) angkatan 2008 ini mengaku memiliki dua, hobi yakni bermain bola basket dan otomotif. Baginya, meski sesibuk apapun harus tetap meluangkan waktu untuk bermain basket dan mengendarai sepeda motor atau mobil hasil modifikasi. “Saya suka main basket dan otomotif. Hobi itu dilakukan jika ada waktu luang setelah tugas pokok saya beres,” kata Kapolsek Carita kelahiran Ujung Pandang 9 Juni 1985 lalu ini. Kata dia, bermain basket sudah dilakukan sejak masih duduk di bangku SMA, dan hobi otomotif baru beberapa tahun terakhir. Menurutnya, bermain basket selain menyehatkan juga bisa mempererat komunikasi dengan teman sebaya. “Lumayanlah selain sehat dan juga komunikasi dengan teman semakin dekat. Kalau untuk otomotif, saya suka jenis motor sport dan mobil sedan,” pungkas mantan Kanit Tipikor Polres Pandeglang.(ARI/MOR)

KOTA.BADAK KUA Bantah Berita KEPALA Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Karangtanjung, Yusup membantah adanya keterangan dirinya yang menyebutkan angka nikah siri di Kabupaten Pandeglang masih tinggi, seperti yang diberitakan beberapa media massa terbitan lokal. Menurut mantan Kepala KUA teladan tingkat Provinsi Banten 2012 ini, pernikahan siri biasanya dilakukan bagi kaum hawa yang bersedia menjadi istri muda. Sebab, kata Yusuf, untuk melangsungkan pernikahan secara syah dari lelaki sangat sulit. “Tidak dipungkuri perkawinan siri atau di bawah tangan itu memang ada, tapi biasanya dilakukan bagi perkawinan untuk istri muda,” bebernya. Kerugiannya, kata dia, anak yang dilahirkan akan sangat sulit mendapatkan akte kelahiran dan tidak ada kekuatan hokum, menyangkut ahli waris atau harta gono gini kelak di kemudian hari. “Bagaimana mau mendapat harta gono gini, kalau nikahnya tidak tercatat di KUA. Makanya, kami berharap bagi orangtua yang ingin menikahkan anaknya, lebih baik ke KUA. Hindari kawin di bawah tangan,” harapnya.(MAM/MOR)

Kasat Reserse Narkoba Polres Pandeglang, AKP Firman Hamid menunjukan barang bukti berupa shabu sebesar 0,1 gram (sebelumnya disebutkan 0,5 gram) beserta alat hisap atau bong dan ponsel yang digunakan tersangka oknum Kades, Ade Saefudin (45) dan Jack (35). Barang haram ini dirampas dari kedaunya saat pesta shabu di Desa Banyubiru, Labuan, Sabtu (13/10) malam lalu.

ARI SUPRIADI/BANTEN POS

Polisi Dalami Penyuplai Shabu PANDEGLANG, BP - Satuan Reserse Narkoba Polres Pandeglang mengembangkan kasus penggerebekan pesta shabu yang dilakukan oknum Kepala Desa (Kades) Rancatureup, Kecamatan Labuan, Asep Saefudin (45) dan Jarsia alias Jack (35), Sabtu malam lalu di Kampung Bantarpanjang, Desa Banyubiru, Labuan. Kata dia, penangkapan oknum Kades dan satu warga lainnya merupakan hasil pengintaian selama dua bulan terakhir. Kata dia,

pihaknya mendapat informasi jika para Kades di wilayah Labuan dan sekitarnya mayoritas menggunakan Narkoba. “Kami masih mendalami pihak lain yang terlibat dalam pesta Narkoba. Shabu didapat dari Jack dan kami masih dalami penyuplainya,” kata Kasat Narkoba Polres Pandeglang AKP Firman Hamid kepada BANTEN POS, Rabu (16/10). Lanjut dia, setelah melakukan tes urine kedua tersangka, mereka positif menggunakan Narkoba jenis

inex dan shabu. Berdasar keterangan tersangka, Ade Saefudin aktif menggunakan shabu sejak 2002 dan sempat berhenti pada 2004. Kemudian menggunakan kembali pada 2007 hingga sekarang. Sementara, tersangka Ade Saefudin tidak memberikan keterangan terkait kasus yang tengah melilitnya. Ia hanya meminta masalah ini tidak terlalu dipublikasikan. “Jangan dimasukan tv lah, salam ke rekan yang lain dan anak saya Iyan di Rangkasbitung,” ujar Ade.

Ditemui terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Pandeglang, Dodo Djuanda mengaku, siap melakukan tes urine terhadap pegawai di lingkungan Setda Pandeglang. Kata Dodo, kesiapan Pemkab Pandeglang itu sebagai langkah antisipasi peredaran dan penggunaan Narkotika dikalangan pegawai dan pejabat. “Siap jika harus para pegawai di tes urine. Soal oknum Kades, akan berkoordinasi dengan instansi terkait,” singkat Dodo.

Dihubungi melalui telepon, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Pandeglang, Tatang Efendi mengatakan, akan segera menjenguk tersangka ke Polres Pandeglang dan berkomunikasi dengan pihak kepolisian. “Besok (hari ini, red) saya akan ke Polres, dan kita juga masih menunggu surat keterangan dari Camat Labuan. Tentu ada sanksi, dan itu kita ikuti sesuai aturan,” papar Tatang.(ARI/MOR)

Paripurna Pansus dan Persetujuan Raperda Zakat Molor PANDEGLANG, BP - Rapat paripurna penyampaian laporan Pansus dan persetujuan Raperda Zakat, dan pembacaan keputusan pimpinan DPRD tentang hasil evaluasi Gubernur Banten terhadap perubahan 2013, yang semula dijadwalkan pukul 09.00 WIB terpaksa ditunda sekitar satu setengah jam.

Berdasarkan informasi yang diterima, terlambatnya rapat paripurna lantaran belum kourumnya jumlah wakil rakyat sebagai syarat menggelar rapat paripurna. Bahkan, beberapa staf Sekretariat DPRD terlihat sibuk menghubungi anggota dewan agar bisa menghadiri paripurna. Akhirnya sekitar pukul 10.20 jumlah ang-

gota dewan mencapai kuorum yakni 34 orang. Tepat pukul 10.30 rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Roni Bahroni dilaksanakan. Sekita pukul 11.45 rapat paripurna selesai dan menyetujui Raperda Zakat. Sementara, Ketua Badan Kehormatan DPRD, Ade Permana Suta menjelaskan, keter-

lambatan rapat paripurna karena kesibukan beberapa anggota dewan pada masa Idul Adha. Namun, kata dia, akhirnya rapat digelar setelah jumlah anggota dewan kuorum. “Telat karena ada kesibukan lebaran haji dan kesibukan lainnya. Beberapa anggota dewan sudah ada yang menyampaikan ke saya jika tidak

akan menghadiri paripurna,” terang politisi Partai Demokrat ini. Sementara, salah seorang anggota dewan yang tidak hadir mengaku sedang sibuk menghadiri prosesi penyembelihan hewan kurban. “Saya sedang kurban dan izin tidak hadir pada paripurna,” kata salah seorang anggota dewan dari Fraksi AKIR.(ARI/MOR)

Menelusuri Gunung Honje yang Menantang (2)

Bisa Mengamati Hewan Liar di Habitat Aslinya SELAMA diperjalanan, pengunjung akan disuguhi panorama vegetasi hutan pegunungan rendah (sub montana). Bagi pengunjung yang hobi wildlife watching atau mengamati hewan liar di habitatnya, daerah ini adalah tempat terbaik.

ARI SUPRIADI - Sumur “JIKA kita beruntung, kita akan menemukan satwa liar, diantaranya owa Jawa, lutung, kukang, kancil, kucing hutan, beberapa jenis ular, katak, kadal, bunglon, burung rangkong, kangkareng, burung alap-

alap, elang laut dan bahkan elang Jawa” ujar Mulyadi, seorang pemuda yang biasa menjadi guide. Di sepanjang perjalanan, pengunjung juga akan sering mendengarkan suara binatang yang terdengar dari kejauhan. Yang paling dominan biasanya suara owa Jawa dan suara burung yang mampu mengurangi rasa lelah selama perjalanan. Setelah kurang lebih 1,5 hingga 3 jam melakukan perjalanan, pengunjung akan sampai ke sebuah air terjun pertama yang mempunyai ketinggian kira-kira 5 meter. Air terjun yang berada di lingkungan hutan rimbun memang menawarkan pesona tersendiri bagi pengunjung. Udara yang segar dan airnya

yang jernih, mengundang pengunjung untuk berenang di dasar air terjun. Pada air terjun pertama, jika pengunjung menaiki dinding-dinding batunya maka bisa menikmati air terjun lainnya yang berada di atasnya. Hanya ada satu tip untuk mencapai air terjun tersebut yakni, jangan pernah menggunakan alas kaki untuk mencapainya. “Sebab dinding-dinding batunya sangat licin” ujar Mulyadi. Gunung Honje memang mempunyai pesona yang layak untuk dikunjungi. Bagaimanapun Gunung Honje layak menjadi obyek wisata alternatif bagi pelancong yang ingin menikmati keindahan alam Ujung Kulon dengan biaya relatif murah.(*) ARI SUPRIADI/BANTEN POS


BANTEN POS KAMIS 17 OKTOBER 2013

LEBAK

13

Ade Suryana Ketua DPRD Lebak Gantikan Ade Sumardi Melalui PAW RANGKASBITUNG, BP - Melalui proses Pergantian Antar Waktu (PAW), Rabu (16/10), Ade Suryana resmi menggantikan posisi Ade Sumardi sebagai Ketua DPRD Lebak. Ade sendiri mundur dari jabatannya setelah menjadi calon Wakil Bupati Lebak periode 20132018. Proses PAW tersebut digelar dalam sebuah rapat paripurna PAW di

ruang pariurna DPRD Lebak. Selain PAW untuk Ketua DPRD Lebak, pada kesempatan yang sama juga dilangsungkan PAW dua anggota dewan lainya, yakni Pepep Paisaludin yang digantikan Dewi Ratnawati dari Fraksi Golkar, dan Aang Rasidi digantikan A’la Rotbi dari Fraksi PKS. Rapat paripurna beragenda peresmian dan pengucapan sumpahdan janji PAW Ketua DPRD dan dua anggota DPRD Lebak itu dihadiri Bupati Lebak, Mulyadi Jayabaya, unsur Muspida, para Keala SKPD, camat dan sejumlah perwakilan Parpol, Ormas dan OKP.

Dalam kesempatan itu, Bupati Mulyadi Jayabaya mengucapkan terima kasih kepada mantan Ketua DPRD, Ade Sumardi dan dua anggota DPRDyang di-PAW atas pengabdiannya selama masa jabatannya. “Semoga PAW ini memicu semangat dan motivasi baru bagi DPRD ebak dalam mengemban tugas dan amanahnya,” ungkap Buati Jayabaya. Bupati juga menyatakan, dirinya menyambut baik wakil rakyat yang baru dilantik dan diambil sumpahnya. “Saya berharap, masa jabatan yang hampir sekitar 10 bulan ke depan bisa dimanfaatkan sesuai dengan tugas dan fungsinya

sebagai legislative. Tentunya mampu bersinergi dengan eksekutif,” ujarnya. Sementara Ketua DPRD Lebak yang baru, Ade Suryana langsung memimpin sidang yang sebelumnya dipimpin Wakil Ketua DPRD Lebak, HM Yogi. Ade Sryana mengatakan, saat mengemban amanah sebagai pimpinan DPRD dalam setiap mengambil keputusan ia membutuhkan saran dan masukan

dari setiap anggota. Hal itu untuk menghasilkan keputusan yang tepat dan cermat. “Saran dan masukan sangat diperlukan karena menyangkut kepentingan masyarakat Lebak. Saya mengharapkan, sinergitas antara eksekutif dan legislatif tetap terjaga demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Lebak,” katanya. Seperti diketahui, Ade Sumardi

Pembangunan Jalan Pasirpeti Diapresiasi CIBADAK, BP - Warga Kampung Pasirpeti, Desa Pasarkeong, Kecamatan Cibadak mengapresiasi pembangunan jalan lingkungan di kampung mereka. Sebelumnya jalan sepanjang 720 meter dengan lebar 1,5 meter itu kondisinya sangat memprihatinkan. Namun berkat sumbangan dan keikhlasan tokoh pemuda setempat, Sawal, jalan tersebut kini dibangun menggunakan paving block. “Kami sangat berterima kasih kepada Pak Sawal. Beliau mau membangun jalan dari dana pribadi. Jujur, kami baru menemukan ada warga di sini yang mau berkorban untuk kepentingan umum. Apalagi kalau kita kalkulasikan dananya untuk pembangunan jalan ini tidak sedikit,” ujar Didih, salah serang warga Pasarkeong, Cibadak, Rabu (16/10). Kata dia, warga Desa Pasarkeong, khususnya warga Kampung Pasirpeti, sangat mendambakan jalan tersebut bagus. Sebab selama ini jalan di kampung mereka kondisinya sangat memprihatinkan. Dengan adanya warga yang mau membangun jalan tersebut, apalagi dengan dana sendiri, artinya warga

ADE SUPARDI/BANTEN POS

Warga Kampung Pasirpeti, Desa Pasarkeong, Kecamatan Cibadak kini memiliki jalan lingkungan yang lebih layak.

tidak perlu menunggu program pemerintah. “Kalau saja warga di Desa Pasarkeong ini banyak yang seperti Pak Sawal, tentunya jalan di sini akan bagus semua,” Imbuhnya. Menanggapi hal ini, Sawal mengatakan, pembangunan jalan yang dilaksanakannya itu tidak memiliki kepentingan pribadi apapun. Sekalipun saat ini pihaknya tercatat sebagai Ketua PAC PD Cibadak, sam-

PROSESI PAW DPRD KABUPATEN LEBAK

Bupati Lebak, Mulyadi Jayabaya dan Pimpinan DPRD ketika menghadiri pelantikan Ketua DPRD dan Paw dua anggota DPRD Lebak.

Ketua DPRD Kabupaten Lebak, Ade suryana sedang diambil sumpahnya. Ade menggantikan Ketua DPRD Ketua DPRD Lebak, Ade Suryana melantik Ala Rotbi lebak yang lama, Ade Sumardi. dari PKS dan Dewi Ratnawati dari Partai Golkar.

Ketua DPRD Lebak sedang menyematkan lencana Mantan Ketua DPRD Lebak, Ade Sumardi menghadiri anggota DPRD kepada Ala Rothbi. pelantikan Ketua DPRD Lebak, Ade Suryana.

Aang Rasidi anggota DPRD PKS yang di-PAW dirangkul penggantinya Ala Rotbhi. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lebak, Nila Sadri Jayabaya didampingi Bupati Mulyadi Jayabaya memberikan selamat kepada Ketua DPRD Lebak yang baru, Ade Suryana.

beberapa waktu lalu mengajukan pengunduran dirinya karena maju pada Pilkada Lebak berpasangan dengan Iti Oktavia Jayabaya. Selain itu, Pepep Paisaludin yang tengah menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Lebak juga digantikan karena yang bersangkutan resmi mencalonkan diri sebagai calon bupati berpasangan dengan Aang Rasidi melalui jalur perseorangan.(ADE/RIS/MOR)

TELAH HADIR DI KOTA ANDA AN INUM

M

R

SEGA

TEH POCI

ABAH HAJI

TERIMA PESANAN UNTUK HAJATAN,SELAMATAN,ULANG TAHUN & ACARA LAINNYA.

BUKA SETIAP HARI JAM : 08.30 - 21.00

HUB : 0819 3238 6130 Jl. Multatuli Depan Indomaret/ samping SMPN 1 Rangkasbitung

bung Sawal, namun pembangunan jalan yang dilakukannya ini benarbenar merupakan bentuk kepedulian dirinya terhadap masyarakat setempat. “Kebetulan di rumah saya ini memproduksi paving block. Sekalipun saya ini sebagai Ketua PAC PD Cibadak, namun saya tidak mencalonkan sebagai anggota legeslatif. Jadi jelas tidak ada kepentingan apaapa, katanya.(RIS/MOR)


BANTEN POS KAMIS 17 OKTOBER 2013

RUANG PUBLIK

14

Politisi Dalam Gugatan Sastra “Bagi dunia sastra, menyaksikan puing-puing reruntuhan manusia, jauh lebih menarik daripada reruntuhan kuil dan gedung-gedung bangunan.” (Y.B. Mangunwijaya) BELAKANGAN semakin marak perbincangan mengenai fenomena dunia politik di Banten ini. Bahkan beberapa harian Banten menampilkan cerita pendek berjudul “Politisi Tua”, “Wafatnya Tokoh Politik” serta “Politisi Karbitan” yang ditulis oleh penulis buku best seller Filsafat Hidup K.H. Rifa’i Arief dan 100 Tahun Bung Karno (Liber Amicorum). Pada waktu yang bersamaan diluncurkan pula sebuah novel antropologis berjudul “Perasaan Orang Banten” oleh Penerbit Fikra Publishing, Jakarta, yang kemudian langsung menjadi sorotan publik hingga dalam waktu sekejap ribuan eksemplar diserbu penikmat sastra, wartawan, mahasaiswa dan pelajar di seluruh wilayah Banten. Hal itu dimungkinkan karena penulis buku tersebut adalah putera kelahiran Banten yang pernah mengenyam pendidikan di pondok pesantren Daar El-Qolam, sebuah pondok modern pertama di Banten yang didirikan oleh putera kelahiran Gintung, Balaraja, Tangerang, yakni K.H. Ahmad Rifa’i Arief, dan

FACEBOOK BANTEN POS

kemudian merintis berdirinya Ponpes La Tansa dan perguruan tinggi La tansa Mashiro di wilayah Rangkasbitung, Lebak. Kualitas kesusastraan pada novel Perasaan Orang Banten (POB) memang menyentil persoalan-persoalan histori dan dunia politik Banten dan Indonesia akhir-akhir ini. Tarikmenarik kekuatan kubu yang saling berseberangan di pentas politik Banten ditampilkan secara jenaka dan transparan, hingga membuat pembaca tidak kehilangan bagian-bagian penting yang merupakan substansi dari ilmu politik itu sendiri. Orangorang yang gagal di dunia politik tidak dikemas sebagai figur yang “sakit hati”, tetapi merupakan bagian dari psikologi manusia Banten yang terus berproses untuk menemukan jatidirinya. Ada seorang tokoh bernama Bang Jali yang pernah malangmelintang di dunia politik, namun kemudian ia tergiur oleh dunia bisnis dan perdagangan hingga mendirikan pabrik genteng dan batako. Seketika itu ia pun menjatuhkan pilihannya untuk menjadi pengamat pasar (seperti halnya pengamat politik) yang mendukung siapa saja yang mau bersikap loyal dan menguntungkan dirinya. Semangat dan jiwa politisnya semakin lama semakin terkikis, hingga kemudian ia bertekad untuk tidak menghiraukan hirukpikuk perpolitikan Banten, selain mau mencari “senang” dalam

hidupnya. Setelah itu ia tidak membenci siapapun, partai manapun dan ideologi apapun, bahkan juga tidak ada yang dia sukai. Berhati-hatilah menjalani dunia politik di Banten ini, apalagi bagi mereka yang sampai tega mempraktekkan politik kotor.

Oleh: Indah No viariesta Noviariesta

Alumni Untirta, aktivis Gema Nusa dan pemerhati kesusastraan Banten

Wilayah Banten ini sarat dengan kelahiran-kelahiran budayawan dan seniman yang merupakan satu paket dengan kelahiran para ulama dan santri itu sendiri. Munculnya para penyair dan budayawan seperti Toto St. Radik, Hafis Azhari, Sulaiman Djaya hingga Wahyu Arya merupakan satu kesatuan dengan kelahiran para pujangga di masalalu, bahwa tak ada kesultanan manapun yang didirikan oleh seorang wali dan pujangga Syarif Hidayatullah, kecuali kesultanan Banten itu sendiri. Kita masih ingat pernyataan Ratu Ayu Mintorosasi (cicit dari Sultan Safiuddin, sultan terakhir Banten) pada acara Dies Natalis di Untirta beberapa waktu lalu. Beliau menyatakan bahwa kejayaan budaya dan peradaban

Banten sangat identik dengan sejarah kebudayaan Islam, yang dipelopori oleh seorang sultan dan sekaligus Waliullah, Syarif Hidayatullah (Sunan Gunung Djati). Kelahiran para seniman dan budayawan Banten pun tak bisa dilepaskan dari peran sang pujangga dan tokoh ulama legendaris Syekh Nawawi AlBantani, yang sangat peka dan peduli pada perkembangan peradaban islami, yang membuat kalangan politisi gentar dan takut untuk melakukan penyelewengan dan pelanggaran nilai-nilai kemanusiaan. Begitupun pada sentilan-sentilun jenaka dalam novel POB, telah diungkap para politisi yang polos dan lugu, yang apabila tidak diingatkan oleh rambu-rambu moral dan religiusitas, mereka akan kebablasan untuk terjun dalam kancah lembah hitam yang membuat politisi itu bisa terjerat ke dalam jaring-jaring buatannya sendiri. Cerpen berjudul “Politisi Tua” dan “Wafatnya Tokoh Politik” yang hangat diperbincangkan akhir-akhir ini termasuk bagian dari kepekaan apresiasi dunia pers kita, yang cukup piawai dalam mengantisipasi lahirnya para panulis baru di Banten ini. Kita masih menunggu munculnya penulis-penulis lain yang mewarisi sejarah dan historia peradaban masalalu dari kecekatan dan keterampilan para penulis Banten. Seperti halnya

yang diungkap oleh budayawan Y.B. Mangunwijaya, bahwa manusia boleh-boleh saja tertawa menyaksikan kejatuhan dan keruntuhan suatu bangunan dinasti yang dipertahankan selama berabad-abad, namun dunia sastra yang lahir dari rasa tanggungjawab dan kedewasaan, keruntuhan itu selayaknya disikapi dengan perasaan empati dan peduli, agar terciptanya suatu bangunan baru berdasarkan transformasi peradaban yang saling memperkaya khasanah batin dan kalbu manusia. Di sinilah novel POB menunjukkan keunikannya dalam trend sastra modern Banten, yang berusaha mencari solusi terbaik dari sebuah kejatuhan dan perubahan. Karena pada hakekatnya manusia tidak cukup dengan tersenyum menyaksikan puing-puing reruntuhan budaya dan peradaban yang sedang berjalan, namun juga selayaknya bertanya pada diri sendiri: kita mau berkembang seperti apa, lantas menuju kepada kemajuan ke arah mana? Novel POB mencoba menarik benang-benang merah untuk menjaga nilai-nilai Islam yang original, seperti yang pernah didakwahkan oleh para wali, sunan dan para sultan pertama Banten. Tampilnya tokoh Kiai Muhaimin yang rajin bersilaturahmi untuk mengunjungi dan mengatasi problem keseharian masyarakat Banten, mengingatkan kita pada figur

Walisongo yang rajin keliling untuk mengajak berdialog tentang kompleksitas manusia, bukan dengan cara-cara angkuh yang bakal menyudutkan lawan bicaranya, tetapi dengan caracara santun yang dapat memperkaya ilmu dan wawasan yang saling mencerahkan. Begitupun halnya dengan manusia-manusia gagal yang ditampilkan dalam novel POB, jangan sampai diartikan sebagai upaya untuk memperkecil nilainilai kebantenan (seperti pendapat sebagian kalangan akhir-akhir ini) tetapi pahamilah sebagai upaya pendewasaan manusia Banten untuk mengukur diri, membaca diri, bahwa kualitas manusia beriman dan bertaqwa terletak pada mereka yang mampu membaca situasi zaman berdasarkan kepekaan hati nuraninya. Karena itu seorang jurnalis maupun sastrawan yang sanggup menulis berdasarkan hati, hanya akan dapat dinikmati oleh para pembaca yang membuka mata hatinya. Bagi manusia-manusia beriman, kegagalan dalam hidup ini bukanlah segala-galanya, bukan juga target dari sebuah tujuan, tetapi mereka dapat memetik hikmah dari kegagalan tersebut, karena optimis pada janji Allah bahwa mereka yang tidak berputus asa dari kasih sayang-Nya, pasti Dia akan memberinya jalan-jalan terbaik untuk meraih masadepan kita. Selamat berjuang!***

Bagaimana Tanggapan Anda? Seorang oknum Kepala Desa di Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang digerebek Tim Buru Sergap (Buser) Satuan Reserse Narkoba Polres Pandeglang, Sabtu (12/10) malam lalu. Penyergapan dilakukan lantaran sang oknum Kades diketahui tengah melakukan pesta shabu-shabu bersama temannya di sebuah villa di Kampung Bantarpanjang, Desa Banyubiru, Kecamatan Labuan.

banten_pos@yahoo.co.id

Polisi Harus Ungkap Pengedar SLAMET RI YADI Sangat miris dengan negri ini tak henti henti nya kasus yang melibatkan penegak negeri ini.. Jika terus seperti ini, tinggal menunggu hasil nya negeri ini seperti apa.

RENNANDDA DAN RENNANDDA Tidak aneh ,itu kan kades, aparat juga banyak yang nyabu

ANANDA NAX JAGAD RAYA Negeri kta negeri hukum bro,hukumlah sesuai kesalahannya. tapi kalau bisa ?i~ kasih bonus tambahn 10thn untuk para aparat yng berahlak bejat. Biar para aparat negara ada efek jera.

MIFTAH BEDTNER Wah aplous buat buser luar biasa... Tapi Jangan lupa yah para penegak hukumnya di tes urin juga. Barangkali Äda yang menggunkan juga.

AFFIFUDIN FAQOT Jika alam sudah marah,siapa yang sanggup menghalangi. Maka tanda tanda akan terbukanya semua yang tersembunyi termasuk yang disembunyikan oleh negara ini. Moga saja dengan terbukanya setiap tirai yang tersembunyi menjadikan Negara ini akan lebih baik.

SULHAH CAHYA INSANI Sungguh sangat Miris sekali mendegarnya, yang harusnya seorang kepala desa membri contoh yang baik terhadap masyarakatnya. Semoga problem ini bisa diatasi dengan baik dan berikan Hukumn yang seimbang dengan perbuatnnya.

DEDI IRAWAN Inilah alamat kiamat banyaknya peminpin yang akhlaknya bejad...

AYADI PANGERAN ELANG LAUT Wajarlah,. ibarat daun jatuh ga jauh dari pohon nya, jadi ga jauh beda dengan boss nya,,

JIBRIL ARUHAHUH Dari pada pesta sabu2 atau miras, lebih baik pesta tai ayam aja dikuah pake air got tu juga sama bikin mabok....hahaha....sharusnya memberi contoh baik dong buat warganya.

DIEN EL-SAJRIY Lengkap sudah permasalahan yang adaa di negeri tercinta ini, semua pemangku kebijakan dari atas sampai bawah tersandung kasus narkoba, mau d jadikan apa bangsa ini kalo para pemegang amanatnya berperilaku seperti itu ...

ANTON VESPA SIGA RANTANG Ada Asap Ada Api.. Ada Pengedar Ada Pemakai.., Pihak Polri Hanya Mampu Menangkap Sang Pemakai Tapi.. Belum Mampu Menangkap Sang Pengedar.. Pihak Polri Harus Lebih Mampu Menangkap Sang Pengedar.

DENI SOFYAN MANCUNIAN Ketika Manusia diberikan kelebihan rejeki kenapa selalu berpoya-poya? apakah mereka tidak melihat keadaan orangorang yang berada di garis kemiskinan? Ingat !!! harta,pangkat dan jabatan itu hanya sementara. bantai terus sipemakai dan sipengedar.

BANTEN POS menerima tulisan berupa opini, surat pembaca, atau informasi apapun baik terkait kebijakan, infrastruktur, kejadian di daerah anda dan lain sebagainya. Opini ditulis sekitar 5.000 karakter tidak memuat materi cabul dan SARA. Sertakan foto dan biodata diri kirimkan ke bantenpos@gmail.com atau di inbox facebook Banten Pos


BANTEN POS KAMIS 17 OKTOBER 2013

METRO CILEGON

15

RONALD SIAGIAN/BANTEN POS

MERAK NORMAL. Ratusan penumpang yang menggunakan kendaraan beroda dua mulai kembali dari Pulau Sumatera untuk menuju Pulau Jawa melalui Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Rabu (16/10). Berdasarkan informasi ASDP Ferry Cabang Merak, para penumpang di Pelabuhan mulai kembali mulai berdatangan dan kondisi usai liburan berangsur normal, diprediksi puncak arus balik lebaran ini terpecah menjadi dua bagian pada minggu sebelumnya dan minggu mendatang. Kondisi tersebut sudah diantisipasi oleh PT ASDP Cabang merak dan pengelola Terminal Terpadu Merak (TTM).

PT AP Bagikan Puluhan Hewan Kurban BOJONEGARA, BP - Menyambut Hari Raya Idul Adha 1434 H, PT Angels Product (AP) menggelar pembagian hewan kurban ke berbagai Desa di Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang. Bukan hanya Di Kabupaten Serang saja namun Perusahaan penghasil gula rafinerasi dan salah satu anak perusahaan Grup dari Artha Graha Network ini, juga menyalurkan pembagian hewan kurban di Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandegalang. ”Ini perayaan besar umat Islam. Bagi kami ini momentum bersama untuk mewujudkan kepedulian terhadap masyarakat sekitar,” terang

David, Humas PT Angels Product yang dijumpai wartawan usai melakukan pembagian hewan kurban di Desa Bojonegara, Kabupaten Serang, Rabu (16/10). David menjelaskan, kegiatan bakti sosial kepada masyarakat yang digelar merupakan salah satu agenda PT Angels Product yang secara serentak dilakukan diseluruh Indonesia melalui aksi Artha Graha Peduli. Ia menambahkan bahwa pembagian ini diberikan kepada masayarakat sekitar yang peruntukannya kepada masayarakat kurang mampu. ”Ini agenda rutin yang dilakukan

PT AP lewat program Artha Graha Peduli kepada masayarakat tidak mampu di sekitar unit kami berada,” tuturnya. David menjelaskan, kegiatan pembagian hewan kurban yang digelar tidak hanya dilakukan di dekat lokasi perusahaan saja, namun pembagian hewan kurban juga dilakukan di beberapa daerah yang ada di Provinsi Banten. ”Di Kabupaten serang kami membagikan sebanyak 7 ekor kerbau di dua Desa yang ada di Kecamatan Bojonegara, yakni Desa Bojonegara dan Desa Margagiri. Bukan itu saja, pembagian juga kami

lakukan di beberapa titik di Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak,” terangnya. Bukan hanya itu, guna mempererat tali silaturahmi antar karyawan, David menambahkan, pembagian hewan kurban juga dibagikan kepada para karyawan yang bekerja di PT Angel Product, beberapa Masjid dan pesantren yang ada di wilayah Banten. “Ada belasan hewan kurban yang kami bagikan juga kepada karyawan, pekerja outsourching, masjidmasjid, mushola dan pesantren di Kabupaten Serang, Lebak dan Pandeglang,” jelasnya.

Sementara itu, Juedi Khairman, tokoh masyarakat Kampung Gedong, Desa Bojonegara menyambut baik kegiatan yang digelar perusahaan tersebut. Pihaknya sangat terbantu dengan pembagian hewan kurban yang diberikan, karena masih banyak masyarakat yang berada dalam kekurangan ditengah hargaharga bahan pokok yang terus naik. ”Saya sangat berterimakasih kepada PT Angels sudah membatu kami di sini membagi daging kurban. Karena di sini masayarakatnya penuh dengan kekurangan, apalagi harga-harga bahan pokok juga naik,” tuturnya.

Juedi Berharap bukan saja melalui PT Angels Product saja yang menggelar aksi kepedulian sosial yang dilakukan, namun pihaknya berharap beberapa perusahaan yang berada di sekitar Kecamatan Bojonegara juga turut membantu warga sekitar yang belum mendapat kesempatan memenuhi kebutuhannya. “Kami berharap bukan hanya PT Angels, tapi perusahaan lain juga dapat memberikan rasa kepedulian kepada kami. Karena kami di sini sama, berada di tempat yang sama, menjalin selalu tali silaturahmi baik sesama perusahaan dan masyarakat di sini,” terangnya.(NAL/ZAL/IGO)

Warga Sanghyang Baru Camat Pulomerak: Pemilik Belum Diketahui Pertama Menerima WARGA

Sambungan dari Halaman 16

KBMB Sambungan dari Halaman 16

nelayan yang jauh di daerah terpencil,” tuturnya. Sementara itu, Kepala KSOP Klas I Banten, Nafri, dalam sambutannya mengatakan, kegiatan kepedulian terhadap masayarakat maritim yang digelar saat ini menjadi satu amanah yang dijalankan instansi Maritim Banten agar lebih dekat dengan masayarakat sekitar. Dirinya berharap agar kedepannya, seluruh instansi Maritim turut terlibat dapat membangun keharmonisan menciptakan iklim kerjasama yang baik satu sama lain. “Bukan hanya sekadar membagibagikan daging kruban kepada masyarakat nelayan, namun kami ingin lebih dari itu. Yaitu untuk membangun pondasi hukum kelautan secara bersama, menjalin dan menjaga aset maritim yang ada di Banten,” terangnya. Nafri menegaskan, pihaknya menerjunkan satu kapal patroli dari Direktorat Perhubungan Laut untuk membantu pendistribusian ke daerah terpencil. “Satu kapal patroli KN Trisula P.111 kami datangkan untuk membantu pendistirbusian hewan kurban ini dan di Pulau Panjang ada 1 kapal patroli juga milik TNI Angkatan Laut,” jelasnya. Di tempat terpisah, Ketua Panitia Penyelenggaraan Kegiatan, Agus Sutanto mengatakan, kegiatan yang dilangsungkan merupakan bentuk aksi bakti sosial kepada masyarakat

yang melibatkan seluruh instansi maritim yang ada di Banten. Dengan kerjasama yang telah terjalin lama yang dibentuk sejak peristiwa Tsunami di Aceh, KBM Banten dapat mengumpulkan puluhan hewan kurban secara paguyuban. ”Kami disini melibatkan semua maritim, ada TNI Lanal, KSOP, Ditpolair dan pelaku-pelaku maritim lainnya. Yang terkumpul 12 ekor sapi dan 18 ekor kambing yang kami salurkan dalam peringatan Hari Raya Idul Adha ini,” jelasnya. Sementara itu, Pantauan Banten Pos di lapangan, perjalanan menuju Pulau Sanghyang dari Pelabuhan Indah Kiat menempuh waktu 45 menit dengan jarak tempuh mencapai 12 mil. Dengan menggunakan resque boat didukung kondisi yang cerah, pendisitribusian hewan kurban berjalan dengan lancar dan telah ditunggu ratusan masayarakat di pinggiran pantai. Kosasih, warga Pulau Sanghyang sekaligus kepala RT 04, merasa terharu dengan kedatangan Keluarga Besar Maritim Banten ke tempat ia tinggal. Kosasih berharap pemberian hewan kurban ini dapat bermanfaat untuk masayarakat di Pulau Sanghyang terlebih dengan keadaan yang jauh dari jangkauan daerah perkotaan dan perhatian pemerintah. “Baru kali ini kami mendapat bantuan pemberian daging kurban, kami bersyukur sekali ada perhatian ini, setidaknya dapat meringankan beban hidup kami yang jauh dari kota,” tungkasnya.(NAL/ZAL/IGO)

ngah meter ke dalam tanah. Sementara yang di Lebak Gede, fondasinya kurang dalam. “Kelihatannya pondasi tower ini hanya sekitar dua

meteran, sehingga fondasinya tidak mampu menahan berat tower,” ungkapnya. Muhid menambahkan, jika pemilik tower tidak segera melakukan perbaikan, maka tower tersebut akan roboh jika terkena angin ken-

cang. “Jika dibiarkan berlarut-larut, tower tersebut akan roboh,” ungkapnya memprediksi. Terpisah, Plt Camat Pulomerak Balukia Iqbal mengaku belum mengetahui siapa pemilik dan yang bertanggungjawab terhadap kebera-

daan tower tersebut. “Kami telah menerima laporan dari warga, namun hingga saat ini kami masih mencari tahu penanggungjawab atau pemilik tower tersebut. Secepatnya akan kami tindaklanjuti,” ungkapnya.(CR2/ZAL/IGO)

Puluhan Tusuk Disantap Bersama Masyarakat IMAN Sambungan dari Halaman 16

Setelah selesai disembelih dan dikuliti, puluhan panitia kemudian memasukkan daging ke ratusan kantong plastik. Selanjutnya, daging tersebut dibagikan kepada tokoh masyarakat di delapan kecamatan se Kota Cilegon. Bagi Iman, pembagian hewan kurban kepada masyarakat merupa-

kan kegiatan rutin yang dilaksanakan sepanjang tahun sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Disela acara, suami Ida Farida itu lagi-lagi tak sungkan bercengkerama dengan pengurus dan masyarakat yang datang ke sekretariat Golkar. Bukan hanya bercengkerama, Iman juga tak malu-malu mengipasi puluhan tusuk sate yang berjejer di atas panggang api. Puluhan tusuk sate itu nampak

dibolak-balik sambil terus dikipasi agar matang merata. Rasa penasaran pun muncul. Sesekali Iman yang juga ketua Soksi Banten mencicipi daging sate yang masih panas itu. Puluhan tusuk sate itu sengaja disiapkan panitia untuk disantap bersama- sama. Ketua pantia, Sutisna Abas mengatakan pihaknya mengucapkan banyak terima kasih kepada para kader Golkar yang rela menyisihkan

waktunya guna membantu dari proses pemotongan hingga pembagian hewan kurban kali ini. “Kami juga mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Pak Walikota Iman Ariyadi selaku kader Golkar atas bantuan ini dan tentunya sangat berguna bagi masyarakat yang berhak menerimanya. Harapan kami acara ini terus berlangsung setai tahunnya,” ujar Sutisna.(ADV)

Terbatasnya Jumlah Personil Jadi Alasan RATUSAN Sambungan dari Halaman 16

Dishub segera mengambil sikap tegas, jangan hanya melakukan razia saja, setelah itu angkot liar bebas kembali berkeliaran padahal bukan trayeknya,” ungkap Rahmat. Terpisah, Jaenul, sopir angkot tarayek Anyer-Cilegon menyampaikan hal senada. Menurutnya, sejak banyak angkot yang bukan trayeknya masuk Kota Cilegon, pendapatan mereka menjadi berkurang. Jika terus dibiarkan, maka lama-lama sopir angkot tidak punya penghasilan. “Biasanya sehari dapat Rp200 ribu, belum termasuk beli bahan bakar. Sekarang untuk mencari 100 ribu saja sudah susah, karena terlalu

banyak angkutan,” katanya. Sekjen Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Cilego,n Muhtadi saat dikonfirmasi membenarkan jika sopir angkot Cilegon akan melakukan aksi mogok masal sebagai bentuk protes terhadap Dishub yang dinilai tutup mata dengan banyaknya angkot liar yang melanggar trayek bebas masuk ke Cilegon. “Kami telah menerima pengaduan dari perwakilan sopir angkot Cilegon, bahwa benar besok (hari ini) pagi, ratusan angkot Cilegon aksi mogok besar-besaran,” kata Muhtadi. Muhtadi menambahkan, pihaknya mendukung langkah yang dilakukan para sopir angkot. Pasalnya, protes sopir angkot sudah disampai-

kan sebelumnya, namun belum juga direspon Dishub Cilegon. Jadi wajar jika para sopir kecewa dan memilih melakukan aksi mogok masal. “Perkiraan kami akan ada sekitar 200 angkot yang ikut serta dalam mogok. Ini tentu akan mengganggu warga yang selama ini mengandalkan angkot untuk melakukan aktifitas kesehariannya,” jelas Muhtadi. Sementara itu, Plt Kabid Perhubungan Darat Dishub Kota Cilegon Aan Anshori mengatakan, pihaknya mengalami kesulitan dalam menertibkan angkot yang bukan trayeknya, karena meskipun ditertibkan mereka tetap membandel masuk ke Kota Cilegon. Selain karena terbatasnya petugas pengawasan,

kendala lainnya yaitu Izin trayek angkot asal Serang trayeknya dikeluarkan oleh Pemkab Serang sebelum Kota Cilegon menjadi daerah otonomi. “Jadi kami harus koordinasi terlebih dahulu dengan Dishub daerah lain. Sehingga membutuhkan waktu,” kata Aan. Terkait ancaman mogok massal ratusan sopir angkot, Aan mengaku itu hak para sopir angkot. Hanya saja Aan menyarankan agar para sopir angkot lebih memilih audiensi, sehingga aspirasinya langsung disampaikan ke Dishub. “Kan bisa melalui perwakilan para sopir berdialog langsung dengan kami, sehingga tidak perlu mogok masal,” sarannya.(CR2/ZAL/IGO)

Kesadaran Pegawai Pemkot Cilegon Dinilai Rendah 210 PNS Sambungan dari Halaman 16

wartawan, Rabu (16/10). Berdasarkan pantauan Banten Pos, sidak yang dilakukan BKD dibagi dalam sejumlah tim, lalu menyebar ke 16 SKPD yang ada di Pemkot Cilegon. Kedatangan tim dari BKD ke setiap SKPD sempat membuat panik para pegawai. Pasalnya saat tim BKD tiba di kantor dinas, sejumlah ruangan masih nampak terlihat kosong dan sepi aktivitas, karena sejumlah pegawai hingga pimpinan SKPD tidak berada di kantor, seperti yang terjadi di Dinas Pekerjaan umum (DPU). Kepala BKD sendiri langsung memimpin sidak ke empat lokasi, yaitu lapangan upacara Setda Pemkot Cilegon, Dinas Pekerjaan umum (DPU), Kantor Pemerintahan Plaza

Cilegon Mandiri dan DPPKD. “Sebenarnya Ini hanya monitoring saja, bukan sidak. Kami hanya melakukan pemantauan absensi pegawai di semua SKPD. Ini dilakukan kaitannya dengan penegakan disiplin aparatur pegawai,” jelasnya. Mahmudin menjelaskan, semua pegawai yang mangkir akan diberikan sanksi sesuai dengan kesalahan yang telah dilakukannya. “Kami akan berikan sanksi kepada pegawai yang mangkir, karena bagi pegawai yang sengaja bolos kerja itu melanggar aturan,” jelasnya. Terkait sejumlah pegawai yang saat dilakukan monitoring sedang melaksanakan tugas di luar kantor, Mahmudin mengaku pihaknya tidak hanya akan melihat dari absensi, namun juga akan mengkonfirmasinya langsung ke Kepala SKPD yang bersangkutan. “Yang pasti semuanya

akan diberikan surat teguran jika terbukti mangkir kerja. Selama ini alasannya kan macam-macam, yang pasti ke depan, absensi pegawai tidak hanya melalui finger print (absensi sidik jari) saja, melainkan harus dilengkapi dengan absensi manual atau tanda tangan,” katanya. Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Cilegon Muhammad Ridwan mengakui jika sejumlah pegawai di dinasnya tidak semua masuk kerja pada hari pertama usai libur lebaran. Pihaknya mendukung langkah BKD untuk menertibkan semua pegawai di SKPD. “Monitoring BKD memotivasi kami untuk semakin mendisiplin pegawai, terlebih usai libur panjang,” katanya. Kendati demikian, Ridwan mengatakan, ada sejumlah pegawainya yang masuk kerja namun pada saat

tim BKD melakukan monitoring masih berada di luar kantor melakukan pengawasan pada beberapa proyek infrastruktur yang tengah ditangani DPU. “Beberapa pegawai kami langsung terjun ke lapangan, karena ada proyek DPU yang perlu dilakukan pengawasan secara langsung,” kilahnya. Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Cilegon Endang Efendi menilai, monitoring BKD sebenarnya tidak perlu dilakukan jika kesadaran pegawai untuk menjalankan kewajibannya sudah tinggi. Namun selama kedisiplinan pegawai masih rendah, maka monitoring atau sidak harus terus dilakukan. “Agar ada efek jera, sanksi kepada para PNS yang mangkir kerja harus tegas, apalagi kepala dinasnya yang mangkir kerja,” ungkap politisi Golkar ini.(CR2/ZAL/IGO)


CILEGON POS

BANTEN POS KAMIS 17 OKTOBER 2013

16

Gerbang Kota Masa Depan

210 PNS Mangkir Hari Pertama Masuk Pasca Idul Adha

CILEGON, BP - Sebanyak 210 pegawai negeri sipil (PNS) di Lingkungan Pemkot Cilegon diketahui bolos kerja pada hari pertama usai libur dan cuti bersama hari raya idul adha 1434 hijriah. Hal itu diketahui setelah Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kota Cilegon melakukan inspeksi mendadak (sidak) kesemua SKPD. Menurut Kepala BKD Kota Cilegon, Mahmudin, berdasarkan hasil sidak yang dilakukannya, tercatat 210 pegawai mangkir kerja, atau sekitar 20 persen dari total 1,027 pegawai. “Jumlah pegawai yang bolos kerja mencapai 20 persen pada hari pertama kerja usai libur idul adha. Mulai dari staf, kepala bidang hingga pimpinan SKPD,” kata Mahmudin kepada BACA 210 PNS...HAL 15

POS KOMINFO

DENI SAPROWI/BANTEN POS

Kepala BKD Kota Cilegon, Mahmudin, saat melakukan sidak ke salah satu SKPD di Pemkot Cilegon, Rabu (16/10). Dari hasil sidak hari pertama, sebanyak 210 PNS diketahui mangkir kerja.

Ratusan Sopir Angkot Ancam Mogok Massal Tuntut Dishub Tegas Soal Aturan Trayek CILEGON, BP - Hari ini ratusan sopir angkot Angkutan Kota (Angkot) jurusan Cilegon-Anyer dan Cigading-Cilegon mengancam akan melakukan aksi mogok masal. Aksi tersebut dilakukan sebagai

bentuk protes terhadap Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cilegon yang dinilai tidak tegas terhadap angkot liar yang bebas keluar masuk Kota Cilegon. Koordinator sopir angkot jurusan Cigading-Cilegon Rahmat mengatakan, semua sopir angkot di Cilegon sudah sepakat untuk melakukan aksi mogok masal pada Kamis (17/10). Menurutnya,

aksi tersebut dilakukan untuk menuntut Dishub Cilegon menertibkan angkot luar Cilegon yang bebas menaikan penumpang diwilayah yang bukan trayeknya, seperti angkot trayek Pasauran-Anyer, Anyer-Cinangka dan angkot trayek Serang lainnya. “Rencananya besok (hari ini, red), sebelum datang ke Kantor Dishub, kami

akan mulai aksi mogok di depan Kawasan Idustri PT Krakatau Steel,” kata Rahmat, Rabu (16/10). Menurut Rahmat, aksi mogok masal sopir angkot merupakan aksi protes lanjutan, karena sebelumnya tuntutan para sopir angkot tidak pernah digubris oleh Dishub Cilegon. “Kami berharap agar BACA RATUSAN...HAL 15

SOBAR ROHMAT/BANTEN POS

Walikota Cilegon, Tb Iman Ariyadi bersama warga sedang membakar sate dari daging kurban.

Iman Nyate Bareng Warga Jombang MENYEMBELIH hewan qurban adalah amalan yang paling utama sesudah shalat Idul Adha. Pada lebaran Idul Adha tahun ini, umat muslim berlomba- lomba membagikan hewan kurban. Tak terkecuali kader Partai Golkar Kota Cilegon. Walikota Cilegon, Tb Iman Ariyadi turut ambil bagian. Meski sibuk dengan segudang acara pemerintahan, namun Iman masih bisa meluangkan waktu bersama kader dan masyarakat pada pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di sekretariat DPD Partai Golkar Kota Cilegon, di Kecamatan Jombang, Rabu (16/10). Mengenakan baju putih lengan pendek, mantan anggota DPR RI Fraksi Golkar itu, tampak tidak canggung memegang tali yang melilit di leher seekor sapi untuk kemudian diserahkan kepada tukang jagal hewan. Diawali dengan mengumandangkan takbir, satu persatu hewan kurban disembelih. Sedikitnya ada lima ekor sapi dan 45 ekor kembing yang kemarin disembelih. Empat ekor sapi milik Iman dan satu ekor lagi milik Yayat Biaro caleg DPR RI Partai Golkar dapil III Banten.

BERBAHAYA. Untuk menghabiskan waktu luang, tak sedikit warga yang memanfaatkan pemecah ombak di Dermaga V, Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, sebagai tempat memancing, Rabu (16/ 10). Namun tanpa disadari, kondisi tersebut sangat berbahaya. Selain arus lautnya sangat kencang, banyaknya kapal yang melintas juga dapat mengancam jiwa mereka. RONALD SIAGIAN/BANTEN POS

BACA IMAN...HAL 15

Warga Lebak Gede Keluhkan Tower CILEGON, BP - Warga Lingkungan RT/RW 01/03, Kelurahan Lebak Gede, Kecamatan Pulomerak Kota Cilegon mengeluhkan keberadaan sebuah tower pemancar di lingkungan mereka. Pasalnya tower berketinggian 72 meter tersebut terancam roboh. Jika tertiup angin kencang tower terlihat tidak seimbang dan bergoyang-goyang. Sehingga warga khawatir jika tower tersebut roboh dan menimpa rumah mereka. Berdasarkan penelusuran Banten Pos, tower pemancar sebuah operator seluler tersebut berdiri sejak 2011 lalu dan diduga pondasi tower tidak sesuai dengan berat dan ketinggian tower sehingga baru dua ta-

hun berdiri sudah terancam ambruk. Salah seorang tokoh masyarakat Kelurahan Lebak Gede Faturahman mengatakan, sejak tiga bulan terakhir ini, banyak warga yang resah ketika datang angin kencang, karena tower tersebut sering mengeluarkan bunyi yang berisik. “Warga khawatir tower jatuh menimpa pemukiman warga, terlebih pada malam hari,” kata Faturahman, Rabu (16/10). Faturahman berharap, pihak terkait untuk segera mengambil tindakan sebelum tower tersebut roboh dan menyebabkan korban. “Kami telah berupaya memberitahu pihak kelurahan dan kecamatan, karena kami khawatir tower tersebut roboh

sewaktu-waktu,” jelasnya. Warga Lebak Gede lainnya, Supriyanto berharap, perusahaan yang mempunyai tower tersebut segera melakukan perbaikan, terutama pada pondasinya. “Kami sebagai warga tidak mengerti soal kontruksi tower, tapi kami meminta pemiliknya untuk segera memperbaikinya. Sebelum warga hilang kesabaran,” jelasnya. Sementara itu, seorang ahli konstruksi Muhid Karta yang telah datang mengecek pondasi tower tersebut mengatakan, ketinggian tower yang mencapai 72 meter dan berat sekitar 24 ton, seharusnya mempunyai ketinggian fondasi tiga seteBACA WARGA...HAL 15

KBMB Salurkan Daging ke Pulau MERAK, BP - Sebagai salah satu wujud kepedulian kepada masyarakat, Keluarga Besar Maritim Banten (KBMB) membagikan-bagikan hewan kurban kepada masyarakat nelayan yang tinggal di wilayah terpencil. Beberapa daerah yang menjadi target adalah Pulau Sanghyang, Pulau Panjang, Bojonegara, Anyer, Labuan dan Merak. Kegiatan dimulai dengan pemotongan 12 ekor sapi dan 18 ekor kambing di Lingkungan Mako TNI Laut Banten dan kemudian hewan kurban disalurkan ke daerah terpencil dengan menggunakan kapal KN.111 Trisula milik Direktorat Perhubungan Laut. “Penyaluran daging kurban ini kami bagi ke beberapa daerah terpencil seperti di Bojonegara, Pulau Sanghyang, Pulau Panjang Karangantu, anyer dan lainnya. Hal itu kami lakukan untuk memberi semangat kepada masyarakat yang tinggal jauh dan terpencil,” demikian disampaikan Danlanal Banten,

RONALD SIAGIAN/BANTEN POS

Perwakilan Keluarga Besar Maritim Banten (KBMB) menyaksikan penyembelihan hewan kurban yang akan dibagikan untuk warga terpencil.

Kolonel Laut (P) Eko Yuri Andriantoro saat meninjau pemotongan hewan kurban di Mako Lanal Banten, Rabu (16/10). Danlanal Banten mengatakan, peruntukan hewan kurban ini secara khusus diberikan kepada masyara-

kat yang kurang mampu dalam hal ini masayarakat nelayan yang tinggal di tepi pantai. ”Kami bersama seluruh instansi Keluarga Besar Maritim Banten, mendahulukan kepada masayarakat BACA KBMB...HAL 15


Batntenpos edisi kamis 17 oktober 2013