Page 1

SENIN 4 NOVEMBER 2013

BANTEN POS Inspirasi dan Semangat Baru Banten

Kurang Naskah, Warnai Tes CPNS

Jawa Pos Group

HARGA ECERAN Rp 2.000

Lebak Molor 1 Jam, Cilegon Diserbu Peserta dari Luar SERANG, BP - Ribuan orang mencoba peruntungannya dengan mengikuti tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang digelar serentak, Minggu (3/11). Kebutuhan dan quota yang terbatas, tidak menyurutkan warga penduduk negeri ini ikut tes CPNS. Kendala terjadi dalam pelaksanaan tes CPNS di Lebak. Tes yang seharusBACA NASKAH... HAL 7

BPKP Nilai Pemprov Banten Lamban K BP

SERANG, BP - Hingga bulan ke-empat, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten belum menyelesaikan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Kerja Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2012, padahal laporan hasil pemeriksaan (LHP) tersebut telah

RI

TEMUAN BPK

BACA BPKP... HAL 7

Dakwah dan Anak

EDO DWI/BANTENPOS

Sejumlah peserta pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tengah mengikuti tes di Kampus IAIN, Kota Serang, Minggu (3/11). Kemarin ribuan pelamar CPNS dan Honorer Katagori 2 mengikuti serentak di Provinsi Banten.

SETELAH melewati masa iddah, istri Alm Ustaz Jeffry Al Buchori, Pipik Dian Irawati,

Tak Menghilang, Atut Ngantor di KP3B

 BACA DAKWAH... HAL 7

Pipik Dian Irawati

EDO DWI/BANTENPOS

Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah diwawancarai puluhan wartawan di Stadion Maulana Yusuf, Sabtu (3/11), usai mengikuti senam masal pelajar PAUD se-Banten.

CILEGON PANDEGLANG LEBAK TANGERANG

23 – 31ºC 23 – 31ºC Berawan/ Berawan/ Hujan Ringan Hujan Ringan 0,2 – 1,0 mtr/ Timur Laut

23 – 31ºC Berawan/ Hujan Ringan 0,5 – 2,0 mtr / Tenggara

23 – 31ºC Berawan/ Hujan Ringan

23 – 31ºC Berawan/ Hujan Ringan

0,5 – 2,0 mtr / Tenggara

SUMBER: BMKG STASIUN METEOROLOGI KELAS III SERANG, BERLAKU UNTUK 4 NOVEMBER 2013

INSPIRASI Semua perbaikan menimbulkan ‘rasa sakit’. Tinggal kita pilih, mau fokus pada ‘perbaikan’ atau fokus pada ‘rasa sakit’. Apa pilihan teman-teman? - Ippho Santosa -

BACA TAK... HAL 7

JAKARTA, BP - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Hatta Rajasa mendapatkan dukungan tertinggi sebagai cawapres paling kuat dari tokoh Islam berdasarkan hasil survei versi BACA HATTA... HAL 7

Hatta Rajasa

Hamdan Zoelva, Ketua MK yang Lulusan Madrasah

PRAKIRAAN CUACA HARI INI SERANG

SERANG; BP - Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah gerah juga ketika disebut menghilang dan tidak melaksanakan tugas pemerintahan selama satu bulan terakhir. Atut dengan tegas membantah tudingan tersebut pasca adik kandungnya Tubagus Chaeri Wardana (TCW) alias Wawan ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan suap Pilkada Lebak. “Ibu (begitu dia biasa menyapa dirinya) klarifikasi. Selama ini Ibu tetap bekerja dan ngantor,” kata Atut saat di-

Hatta Rajasa Cawapres Paling Potensial

Punya Doa Khusus Agar Tugas Berjalan Lancar DOK.JPNN

Mahkamah Konstitusi (MK) punya nahkoda baru, menyusul dipecatnya Akil Mochtar, tersangka kasus suap Pilkada Gunung Mas, Kalimantan Tengah. Ketua MK baru itu sebenarnya ’’stok lama’’. Dia adalah Hamdan Zoelva, yang sebelumnya menjabat wakil ketua. Di pundak Hamdan, wibawa MK kini dipertaruhkan.

DODY BAYU PRASETYO Jakarta Di MK, Hamdan Zoelva bukan nama asing. Dia merupakan satu dari sembilan

Hamdan Zoelva saat dilantik jadi Ketua MK menggantikan Akil Mochtar

hakim konstitusi yang setiap hari menyidangkan dan memutus kasus-kasus sengketa pemilihan kepala daerah (pilkada) di Indonesia. Kedisiplinan dan ketegasannya dalam bertugas mengantarkan dirinya menduduki jabatan wakil ketua di era kepimpinan Akil Mochtar. Bahkan, begitu Akil bermasalah dan harus lengser, Hamdan dianggap yang paling layak memimpin lembaga peradilan tinggi tersebut. Putra asli Bima, Nusa Tenggara Barat, kelahiran 21 Juni 1962 itu selama ini dikenal sebagai pengadil yang santun namun tegas. Kalangan MK menyebut, BACA PUNYA... HAL 7


PRO BANTEN

BANTEN POS SENIN 4 NOVEMBER 2013

LINTAS Perda CSR Tangsel Diapresiasi Warga DISAHKANNYA Peraturan Daerah Kota Tangerang Selatan tentang Coorporate Social Responsibility (CSR) disambut baik oleh warga Tangsel, khususnya warga Kecamatan Setu. “Kami menyambut baik dan sekaligus gembira karena Tangsel telah memiliki Perda CSR,” ujar Jaya Selwan, Ketua Forum RW Kecamatan Setu, kemarin. Selama ini,menurut Jaya, banyak perusahaan yang beroperasi di wilayah Kecamatan Setu seperti di Taman Tekno dan beberapa pengembang perumahan, yang program CSRnya tidak jelas, bahkan cenderung tidak memiliki kepedulian terhadap tanggungjawab sosial dan lingkungan. Padahal menurutnya, CSR sudah diuraikan dalam UU 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas dan UU 25 tahun 2007 tentang Penanaman Modal. “Namun kenyataan yang ada, tidak ada kepedulian para pengusaha yang berada di wilayah Kecamatan Setu terhadap warga Kecamatan Setu,” imbuhnya. Dia berharap, dengan adanya Perda yang lengkapnya di Tangsel bernama Pengelolaan Dana CSR tersebut maka pihak perusahaan bersungguh-sungguh menyisihkan 2,5 % dari keuntungannya untuk berbagai program sosial dan lingkungan, seperti untuk kesehatan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi mikro, infrastruktur, penanggulangan kemiskinan dan lainnya. “Kami berharap Forum CSR sebagai pengelola dana CSR diharapkan dapat bersinergi dengan Forum RW dalam penyusunan program fisik dan non fisik yang ada di wilayah Kecamatan Setu,” ungkapnya. Dia menjelaskan, setiap tahunnya warga Setu membuat berbagai program untuk diusulkan melalui Musyawarah Rencana Pembangunan, sesuai dengan kebutuhan warga setempat. “Kami lebih faham program apa saja yang dibutuhkan masyarakat dan lingkungan disekitar perusahaan, dengan adanya oerda ini kami berharap bisa sinergis antara para pengusaha dengan masyarakat Setu,” tambah Jaya Selwan yang juga merupakan Ketua Forum RW Kelurahan Kademangan ini.(IRM/IDM/BNN)

Usulan Revisi UMK Ditolak SERANG, BP - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan menolak usulan revisi atau perbaikan Upah Minimum Kabupaten/ Kota (UMK) tahun 2014 dari bupati/walikota, dengan alasan apapun. Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya gejolak dari serikat buruh maupun pengusaha. Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah mengatakan hal tersebut kepada wartawan usai acara Senam Kreasi Himpaudi di Sta-

dion Maulana Yusuf, Ciceri, Kota Serang, Sabtu (2/11). “Usulan UMK 2014 hanya sekali saja dilakukan oleh bupati/ walikota, tidak ada lagi perbaikan atau revisi,” katanya. Penegasan Atut ini disampaikan setelah Pemprov Banten mengeluarkan Surat Keputusan Gubernur Banten Nomor 561/ Kep.553-Huk/2013 tentang Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2014 pada 31 Oktober lalu, yakni

sebesar Rp1.325. 000. Ia menjelaskan, penolakan usulan akan dilakukan mengingat pengalaman tahun-tahun sebelumnya, usulan revisi UMK berakibat pada proses penetapan UMK di kabupaten/kota lainnya yang tidak mengusulkan revisi ikut terhambat. “UMP Provinsi Banten 2014 sudah ditetapkan, dan telah disampikan ke kabupaten/kota pada tanggal 1 November kemarin. Ja-

di kabupaten/kota dalam menerapkan UMK tahun 2014 tidak boleh kurang dari Rp1.325.000,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Dewan Pengupahan Provinsi Banten yang juga Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten, Erik Syehabudin, menegaskan, besaran UMP yang telah ditetapkan telah sesuai dengan kebutuhan hidup layak (KHL). “Kami mengharapkan, kalau

ada pihak-pihak yang nantinya dalam menetapkan UMK 2014 tidak sepakat, lebih baik dilakukan jalan keluarnya melalui musyawarah antara serikat buruh dengan pengusaha atau bipartit sebagaimana juga diatur dalam undang-undang,” ujarnya. Dia mengharap, forum bipartit di kabupaten/kota bisa memutuskan jika di kemudian hari terdapat keberatan dari pihak-pihak terkait penetapan UMP.(RUS/IDM)

PADAT. Kepadatan lalulintas di Jalan Raya Jendral Soedirman dan Jalan Ahmad Yani, Kota Serang terus meningkat. Volume kendaraan yang melintas di dua jalan protokol tersebut makin hari terlihat makin banyak. Sontak saja hal itu menyebabkan kemacetan parah, terlebih di hari-hari kerja.

EDO DWI / BANTEN POS

Senam Lokal Banten Diperkenalkan

Tim Kajian Keberatan Pembebasan Lahan KA Batuceper - BSH Dibentuk SERANG, BP - Pemprov Banten memastikan membentuk tim kajian keberatan dalam proses pembebasan lahan untuk pembangunan lintasan rel kereta api (KA) Batu Ceper - Bandara Soekarno Hatta (BSH). Tim dibentuk menyusul banyaknya warga pemilik lahan di lintasan tersebut yang mengajukan keberatan. Sekda Banten Muhadi didampingi Kepala Biro Pemerintahan Deden Apriandhi Hartawan dan Kepala Bagian Pertanahan, Furkon, serta Kepala Sub-Bagian Bina Wilayah, Arif Agus Rakhman, mengatakan hal tersebut Jumat pekan lalu. “Ketika dilakukan konsultasi publik

2

penetapan lahan, ada 53 pemilik lahan menolak atas rencana pembangunan lintasan kereta api menuju BSH itu,” ujar Muhadi. Dijelaskan, tim itu melibatkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan pemerintah Kota Tangerang. “Nanti tim itu bekerja setelah dikeluarkan SK Gubernur,” terang Muhadi. Tim, lanjutnya, akan melaporkan hasil kerjanya kepada gubernur sehingga bisa diambil keputusan. Furkon menambahkan, dari 750 pemilik lahan di lintasan tersebut, 42 orang di Kecamatan Tanah Tinggi, dan 12 orang di Batu Sari, Kecamatan Batuceper, mengajukan keberatan.(RUS/

SERANG, BP - kebiasaan senam di sekolah saat ini mulai banyak ditinggalkan. Senam-senam yang diajarkan saat ini kebanyakan senam modern yang bahkan seringkali berubah-ubah. Dibutuhkan formula baru senam khas lokal untuk menanamkan kebiasaan senam sejak anak usia dini yang didalamnya terkandung nilai-nilai budaya dan sejarah Provinsi Banten. Hal itu disampaikan Ketua Himpunan Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Provinsi Banten Adde Rosi Chaerunnisa usai kegiatan Gebyar PAUD dan Senam Kreasi Banten Bangkit di Stadion Maulana Yusuf, Ciceri, Kota Serang, Sabtu (2/11) akhir pecan lalu. Menurut Adde,pengenalan terhadap budaya dan kebiasaan senam di sekolah sebaiknya dilakukan sejak usia anak masih kecil.

Karena, daya ingat dan daya serap informasi anak usia dini cenderung lebih tajam dan cepat dibandingkan anak sudah usia dewasa. “Biasanya, sebelum masuk kelas, anak-anak sekolah itu selalu melakukan senam kesehatan jasmani. Tapi, belakang budaya ini mulai banyak ditinggalkan. Maka, kami ingatkan kembali, agar tidak benar-benar ditinggalkan. Ya minimal, bisa dilakukan satu kali dalam seminggu” ungkapnya. Dia menjelaskan, tujuan ditanamkannya budaya senam di sekolah adalah dalam upaya menciptakan kondisi tubuh anak yang fit sebelum menerima pelajaran di kelas. Dengan kondisi tubuh yang fit, maka materi pelajaran yang diterima ketika di kelas akan lebih mudah dicerna dan dipahami dengan baik. Selain itu, kegiatan

senam juga dapat menumbuhkan rasa kebersamaan dan kekompakan anak-anak melalui kegiatan yang positif dan menyehatkan. “Dengan jiwa yang sehat, maka akan memicu tumbuh kembang anak menjadi lebih baik hingga memiliki karakter baik,” paparnya. Terkait pengenalan terhadap senam khas local Banten yang dinamai senam kreasi Banten Bangkit, kata dia, bertujuan untuk menanamkan kebanggaan anak-anak Banten terhadap nilai-nilai budaya yang dimiliki daerahnya. Bahkan, Adde mengaku, pihaknya berkeinginan agar senam kreasi Banten Bangkit ini dapat menjadi materi muatan lokal di sekolahsekolah. “Senam kreasi ini kan sudah dihak patenkan, dan akan terus kami sosialisasikan. Inginnya sih sudah masuk muatan lokal di

sekolah, tapi kami akan upayakan secepatnya bisa masuk,” tuturnya. Sabtu pecan lalu itu, kegiatan senam massal Banten Bangkit yang mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) tersebut diikuti 40.735 siswa PAUD dan TK dari 8 kabupaten/kota se-Provinsi Banten. Selain itu, diikuti pula puluhan siswa SD se-Kota Serang. Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah yang turut memeriahkan kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan senam massal Banten Bangkit tersebut. “Kegiatan ini bermanfaat dalam mempersiapkan putraputri Banten untuk memiliki kualitas SDM serta kreativitas dalam memasyarakatkan olahraga dan meng-olahragakan masyarakat,” pungkasnya.(RUS/IDM)

BPN Serang Lelang Prona 2014 SERANG, BP - Badan Pertanahan Nasional (BPN) Serang melelang proses pembuatan sertifikat tanah dalam Program Agraria Nasional (Prona) 2014 kepada 21 desa. Kepala BPN Serang, Alen Saputra didampingi anggota Kelompok Kerja (Pokja) Legalisasi Aset, Yanyan Heryana, mengatakan hal

tersebut, Jumat pekan lalu. "Lelang dilakukan untuk mengetahui kesiapan dari pihak desa, berapa banyak kemampuan mereka dalam menjalankan Prona untuk tahun 2014 nanti," ujarnya. Ia mengungkapkan, untuk tahun 2014, BPN Serang dengan wilayah kerja Kota dan Kabupaten Serang,

BANTEN POS Inspirasi dan Semangat Baru Banten KOMISARIS UTAMA/PEMBINA H Margiono DIREKTUR Rizal Maulana Malik PT BANTEN BERITA MERDEKA Green Office : Jl. Raya Pandeglang KM 3,5 Calincing No. 66 Tembong Jaya, Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten Telp : (0254) 250 481, 250 487 Fax : (0254) 250 487 No. Rek. : Bank BCA : 2454 061 704 No. Rek. : Bank Permata : 0701345134 a/n Margiono

mendapatkan kuota di Prona sebanyak 4 ribu sertifikat. "Proses lelang sudah kami lakukan terhadap 21 desa beberapa waktu lalu, tapi kami belum memutuskan, apakah jumlah yang diajukan pihak desa akan disetujui atau tidak oleh kami. Masih dalam proses kajian," ujarnya.

Yanyan Heryana menambahkan, dari 29 desa dan kelurahan yang ada di Kota dan Kabupaten Serang, BPN Serang hanya melibatkan 21 kelurahan/desa dalam Prona 2014. "Yang delapan desa sisanya, mereka dapat program bedah rumah untu masyarakat berpenghasilan rendah rendah," ujarnya.(RUS/IDM)

PEMIMPIN REDAKSI/PENANGGUNGJAWAB: H. Adam Adhariyudin REDAKTUR PELAKSANA: Iffan Gondrong, KOORDINATOR LIPUTAN: Chandra Magga REDAKTUR: Rukman Nurhalim Mamora, Arifudin, Idham Gofur, Dodi Fitriadi REDAKTUR KHUSUS: Zaki Mubarok, Rere Fatihin REPORTER: Sobar Rohmat, Imam Jayanegara, Yayat Rismunadi, Asep Alibuni, Apipi Al Bantany, Arif Hamdi, Rizal Fauzi, Ari Supriadi, Tusnedi REPORTER BISNIS: Diki Supardika (Banten) Amin Engkos (Jakarta) FOTOGRAFER: Edo Dwi, Ronald Ricardo Siagian. SEKRETARIS REDAKSI: Tri Sulistyanti, PRA CETAK & PERWAJAHAN: Supriyadi (Manager), Ahmad Bukhori, M Syaifuddin Ian Sangadji, Fauzi Sandi, Agus Suwardani, Dadan Ujabi Firdaus GRAFIS: Tb. Fuad Tofanni TEKNOLOGI INFORMASI: Hafid Rahadian MANAGER IKLAN: Muanis HS KOORDINATOR IKLAN: Dwi Agus Harjunanto MANAGER EVENT/PEMASARAN: Lukman Nul Hakim PERWAKILAN JAKARTA: Wawan Sumbogo PERWAKILAN CILEGON: Iffan Gondrong PERWAKILAN LEBAK: Yayat Rismunadi (koordinator) PERWAKILAN TANGERANG: Bintang Terang Siregar (koordinator), Azhar Fedian, A Malik Mughni, Achmad Syarif KEUANGAN: Lina Riskaningsih INKASO IKLAN: Zulfa Nadhira INKASO PEMASARAN: Meiti Purwanti PEMASARAN: Muhammad Hanafi KOORDINATOR TANGERANG: Takdir Saputra

TA R I F

PERWAKILAN JAKARTA: Gedung Graha Pena Lt.5 Jalan Kebayoran Lama No.12, Jakarta Selatan Telp/Fax: 021 - 53699624

PERCETAKAN : PT. TEMPRINA MEDIA GRAFIKA

TARIF IKLAN Hitam Putih (BW) Warna (FC) Hitam Putih Hal. 1 Warna Hal. 1

: : : :

Rp. Rp. Rp. Rp.

28.500/mm 42.000/mm 55.000/mm 81.000/mm

kolom kolom kolom kolom

I K L A N

ADVERTORIAL Hitam Putih (BW) Warna (FC)

: Rp. 16.500/mm kolom : Rp. 31.000/mm kolom

SOSIAL/KELUARGA Hitam Putih (BW) : Rp. 18.000/mm kolom Warna (FC) : Rp. 33.000/mm kolom

IKLAN CILIK/BARIS Iklan Cilik/Baris: Rp. 14.500/baris (Min 3 baris Maks 7 baris)

WARTAWAN BANTEN POS SELALU DIBEKALI TANDA PENGENAL DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APAPUN DARI NARASUMBER


BANTEN POS SENIN 4 NOVEMBER 2013

EKONOMI & BISNIS

3

TVS Dazz Tampilkan Berbagai Keunggulan JAKARTA, BP - TVS Dazz motor yang diproyeksikan menjadi pesaing utama dari motor pabrikan Jepang, kembali diperkenalkan kepada masyarakat Jakarta. Hal itu setelah peluncuran pertamanya di Tangerang, Lapangan Bundaran Lima, Perumahan Citra Raya. Kali ini, motor TVS Dazz diperkenalkan di ITC Cempaka Mas, Sabtu (2/11). Peluncuran diawali dengan atraksi Magic Show gadis terbang, dan memberikan ganti oli gratis. Selain itu, peluncuran TVS Dazz juga dimeriahkan Winner Band. General Sales Manager PT TVS Motor Company Indonesia (Jakarta, Depok,

Bogor, Bekasi), Alvin Tan mengatakan, TVS Dazz motor matik entry level 110 cc yang tampil dengan berbagai keunggulan, mulai desain, fitur, teknologi dan harga per unitnya yang diberikan cukup terjangkau. Harga cicilan juga sangat murah. “Untuk peluncuran TVS Dazz di Area Jakarta ini, kami memberikan promosi bagi pengunjung yang pesan TVS Dazz. Saat ini juga minimal uang muka Rp300.000 mendapatkan satu buah Helm TVS dan memberikan hadiah liburan ke Taj Mahal yang akan diundi. Dalam launching TVS Dazz area Jakarta kali ini saya target 100 unit bisa dipesan,” kata Alvin.

AMIN/BANTEN POS

Dengan mengusung tema “Dibawanya Asyik Ditemani Musik,” TVS Dazz motor matic menawarkan harga murah tapi bukan murahan. TVS Dazz dibanderol seharga Rp9,99 juta. Dengan tampilan style yang berbeda, desain sudut lebih tajam dan body lebih ramping, TVS Dazz memilik pelek recing sporty serta ban tubles yang membuat berkendara menjadi lebih aman dan nyaman. Disamping itu, TVS Dazz dilengkapi dengan charger Hp. Dengan keunggulan yang dimiliki itu, TVS targetkan sampai akhir tahun 2013 bisa terjual 500 unit. Seorang petugas mencoba mengendarai motor TVS Dazz yang baru.

(AMN/RIF)

MEITI/BANTEN POS

TELEKOMUNIKASI Telkom Percepat Digitalisasi Masyarakat DEMI meningkatkan daya saing global di masa depan, PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) berkomitmen mewujudkan era digitalisasi Indonesia. Untuk mewujudkan itu, Telkom akan membangun jaringan Indonesia Digital Society (Masyarakat Digital Indonesia). Direktur Innovation and Strategic Portfolio Telkom, Indra Utoyo mengatakan bahwa pembangunan jaringan broadband untuk akses informasi dan komunikasi tanpa batas, akan mendorong peningkatan kapasitas dan kapabilitas masyarakat. “Maka, masyarakat perlu diperkuat dengan pengetahuan dan informasi yang mumpuni, sebagai antisipasi menghadapi ketatnya persaingan global di masa mendatang,” katanya di Jakarta, Jumat (1/11). Menurutnya, jaringan broadband tanpa batas tak hanya mempercepat proses pertukaran informasi, tetapi juga ilmu pengetahun. Selain itu, masyarakat juga akan terdorong untuk menciptakan suatu nilai tambah.(NAM/JPNN)

PENERBANGAN AS Izinkan Penggunaan Gadget di Pesawat

Ratusan ibu hamil mengikuti Belly Dance yang diadakan susu ibu hamil Prenagen di Rumah Sakit Budi Asih, Kota Serang, Sabtu (2/11). Belly Dance dapat memperkuat otot panggul dan juga mempermudah proses kelahiran.

REGULATOR penerbangan di Amerika Serikat (AS), Federal Aviation Administration (FAA) bakal memperbolehkan penggunaan gadget di pesawat, termasuk saat mendarat dan lepas landas di bandara. Kebijakan baru itu diperkirakan akan mulai berlaku akhir tahun ini, sehingga nantinya penumpang pesawat dapat terus menggunakan ponsel pintar (smartphone), komputer tablet, serta alat baca buku elektronik (e-book) dari bandara asal hingga bandara tujuan. Saat ini, penumpang diharuskan mematikan smartphone, tablet dan perangkat elektronik lainnya begitu pintu pesawat ditutup. Penumpang juga disarankan tidak menyalakan perangkat elektronik hingga ketinggian pesawat mencapai 10 ribu kaki, atau ketika pilot memang sudah mengizinkannya. Bahkan para penumpang juga diharuskan mematikan perangkat elektronik saat pesawat hendak mendarat.(ESY/JPNN)

Prenagen Cegah Kematian Ibu Melahirkan Gelar Seminar Kesehatan Ibu Hamil SERANG, BP - Dari hasil survei demografi dan kesehatan Indonesia pada 2012 yang dirilis belum lama ini, menunjukkan Angka Kematian Ibu (AKI) sebanyak 359 per 100.000 kelahiran. Angka itu meningkat tajam dibanding 2007 yaitu sebanyak 228 per 100.000 kelahiran hidup. Padahal target Indonesia untuk AKI dalam Millenium Development Goal’s 2015 berkisar 102

per 100.000 kelahiran hidup. Brand Head Prenagen, Doni Yuheri mengatakan, rendahnya kesadaran masyarakat tentang kesehatan ibu hamil menjadi faktor penentu angka kematian. Berdasarkan hal tersebut, Prenagen menggelar konsultasi kesehatan yang dilaksanakan di Rumah Sakit Budi Asih Serang, Sabtu (2/11). “Dengan kondisi tersebut, Prenagen sangat prihatin dengan tingkat kematian ibu melahirkan yang kebanyakan dikarenakan kurangnya kesadaran tentang kesehatan ibu hamil. Ini yang menggerakan kami untuk melaksanakan roadshow seminar ke-

KEPALA DAN SELURUH KEPALA BAGIAN BESERTA JAJARAN DAN STAF

BIRO UMUM SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI BANTEN Mengucapkan

SelamatTahunBaruIslam 1Muharam1435Hijriyah Ade Syarief Hidayatullah, S.STP Kepala Biro

Muhamad Taqwim, SN, S.PD, M.AK Kabag TU, Arsip, dan Sanditel

Drs. Nirman, MH Kabag Keuangan

Yadi Mulyadi, S.STP, M.Si Kabag Rumah Tangga

Usman Asshiddiqi Qohara, S.Sos Kabag TU Pimpinan

sehatan ini,” ungkap Doni Yuheri. Seminar yang bertajuk “Prenagen and The City Obstetry, How to Caring Your Pragnancy” ini menampilkan pembicara Dr. Hushat Pritalianto. Kegiatan tersebut merupakan rangkaian road show untuk wilayah Provinsi Banten. Setelah di Kota Serang, selanjutnya akan digelar di beberapa kota di Banten, salah satunya di RS Krakatau Medika Cilegon pada 23 November 2013. Dalam seminar tersebut Dr. Hushat Pritalianto memberikan materi dan edukasi kepada peserta yang terdiri atas ibu-ibu hamil dan wanita yang merencanakan keha-

milan, tentang bagaimana menjaga kesehatan dan pentingnya asupan gizi, serta nutrisi bagi ibu dan bayi dalam kandungan. Uniknya, selain seminar kesehatan, Prenagen juga menghadirkan Belly Dance untuk ibu hamil. Tarian perut khas Timur Tengah yang energik ini dimodifikasi, sehingga gerakannya lebih lembut dan aman bagi ibu hamil. “Gerakan lincah dan energik Belly Dance kita modifikasi, disesuaikan dengan tingkat kemampuan ibu hamil di Indonesia. Sehingga gerakannya lebih soft karena Belly Dance ini sangat bagus untuk ibu hamil. Selain

membantu kelancaran saat melahirkan, juga sangat baik untuk memperkuat otot panggul,” kata Rina Andriani, instruktur Belly Dance. Para peserta yang mengikuti kegiatan ini tampak sangat antusias, karena selain mendapatkan pengetahuan tentang kehamilan dan belajar Belly Dance, peserta juga mendapat banyak hadiah doorprize dari Prenagen. Dengan diadakannya kegiatan seminar ini, pihak Prenagen berharap kualitas kehamilan di Indonesia dapat ditingkatkan, sehingga mampu menekan angka kematian ibu melahirkan.(MET/RIF)

Systema Nano, Pasta Gigi Pertama Berteknologi Nano Calcium JAKARTA, BP - Kesehatan gigi merupakan hal yang sangat penting bagi setiap orang. Masalah pada gigi dapat memicu timbulnya penyakitpenyakit serius dalam tubuh dan dapat mengurangi rasa percaya diri. Masyarakat tentu sudah tidak asing lagi dengan pasta gigi yang umum beredar di pasaran, yang menggunakan micro calcium sebagai pencegah gigi berlubang. Menurut penelitian, pasta gigi micro calcium tidak menutup lubang nanoskopik

AMIN/BANTEN POS

pada gigi yang ukurannya 1.000 kali lebih kecil dari lubang micro.

Mengucapkan

SelamatTahunBaruIslam 1Muharam1435Hijriyah

Oleh karena itu, PT Lion-Wings telah menyempurnakan penelitian sehingga tercipta pasta gigi Systema Nano, yaitu pasta gigi pertama di Indonesia dengan teknologi Nano Calcium yang mampu menutup lubang nano superkecil pada gigi. “Advanced Oral Care System hadir tidak dengan pasta gigi saja, namun juga meluncurkan berbagai macam perlindungan advanced yang terdiri dari System Toothbrush dan Systema Mouthwash,” kata Marketing Manager PT Lion-Wings, Ronald Unadi di Central Park, Jakarta (1/11). Sementara itu, Professor R & D Lion Jepang, DR Yasushi Fukuda mengatakan, pasta gigi Systema Nano dilengkapi dengan “Fast Action System” yang membuat pasta lumer dan menyebar super cepat dan tuntas. Systema Nano mampu memperbaiki dan juga menutup semua lubang mulai dari ukuran mikroskopik hingga ukuran nanoskopik hanya dalam 14 hari. Sedangkan sistem toothbrush memiliki teknologi super tapered bristle yang memiliki bulu sikat 0.02 mm yang mampu membersihkan hingga celah periodental yang tidak dapat diraih oleh sikat gigi biasa.(AMN/RIF)


TANGERANG RAYA Kabupaten Tangerang - Kota Tangerang - Kota Tangsel

SENIN 4 NOVEMBER 2013

BANTEN POS

4

Kota Tangerang Terancam Tanpa Walikota Jabatan Arief Berakhir 10 November TANGERANG, BP - Akan segera berakhirnya masa jabatan Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah pada 10 November 2013, dikhawatirkan akan terjadi kekosongan pimpinan di kota

Akhlakul Karimah tersebut. Sebelumnya, Walikota Tangerang, Wahidin Halim juga mengundurkan diri. Ketua DPRD Kota Tangerang, Herry Rumawatine mengatakan, guna mengantisipasi terjadinya kekosongan kepemimpinan, pihaknya akan segera berkonsultasi dengan Gubernur Banten. Kordinasi bertujuan untuk meminta gubernur segera melantik Pejabat Sementara (Pjs) Walikota Tangerang.

“Jika sampai pekan depan belum ada keputusan resmi dari MK (Mahkamah Konstitusi, red), kami akan minta Gubernur Banten segera menunjuk Pjs Walikota Tangerang,” kata Herry Rumawatine. Dijelaskannya, masa jabatan Plt Walikota Tangerang yang saat ini dipegang Arief R Wismansyah, akan berakhir 10 November 2013. Sedangkan pelantikan Walikota dan Wakil Walikota terpilih ren-

cananya baru dilaksanakan pada 16 November 2013. Namun, kata dia, pelantikan belum bisa dipastikan mengingat saat ini hasil Pilkada yang digelar 31 Agustus lalu masih menjadi sengketa di MK. Sidang putusan sengketa Pilkada rencananya baru akan digelar 7 November 2013. “Kalaupun ada putusan MK, tentunya tidak mungkin pelantikan digelar sesuai jad-

wal, waktunya sangat mepet,” tandasnya. Diketahui, Pilkada Kota Tangerang yang dihelat 31 Agustus 2013 lalu, masih berstatus sengketa di MK. Hingga kini MK belum member putusan setelah putusan sela yang memerintahkan KPU Provinsi Banten untuk melakukan verifikasi ulang kesehatan pasangan calon nomor 4 Ahmad Marju Kodri dan Gatot Suprijanto, serta verifikasi ulang dukungan ganda Parpol Hanura.(CR-1/ODI)

ANTI.NARKOBA

AMIN/BANTEN POS

Ratusan petugas Satpam binaan PT BARS antre untuk menyerahkan sample urinenya kepada petugas BNN untuk kemudian dilakukan tes kandungan narkoba.

Ratusan Satpam Dites Urine PETUGAS satuan pengaman (Satpam) bukan saja memberikan jasa pengamanan. Lebih dari itu, Satpam bisa menjadi ujung tombak dalam mendeteksi dini adanya peredaran narkoba. Terlebih saat ini, peredaran barang haram tersebut sudah masuk hampir ke semua lini kehidupan masyarakat, tanpa mengenal perumahan, perkampungan maupun instansi pemerintah dan swasta. “Jadi semua pihak harus ikut berupaya menangkalnya. Jangan menunggu kehancuran,” imbau Direktur Peran Serta Masyarakat BNN Brigjen Pol Siswandi disela tes urine ratusan Satpam yang dikelola perusahaan jasa pengamanan PT Bakti Artha Reksa Sejahtera (BARS) di Bogor barubaru ini. Tes urine petugas maupun calon Satpam dan karyawan di perusahaan jasa pengamanan tersebut, dilakukan bekerjasama dengan BNN untuk mendeteksi kemungkinan terejadinya penyalahgunaan narkoba. “Tes urine untuk mengetahui fisik dan stamina Satpam sebagai penjaga keamanan apakah terlibat dalam penyalahgunaan narkoba atau tidak. Kami ingin memberikan pelayanan jasa keamanan sebaik-baiknya kepada konsumen. Kalau karyawan yang bertugas ternyata lemah karena pakai narkoba, bagaimana bisa melakukan fungsinya,” timpal Komisaris PT BARS Kolonel TNI (Purn) Gatot Purwanto. Sementara dalam menyediakan jasa tenaga keamanan, kata dia, pihaknya menerapkan sistem seleksi ketat. Selain berkalkuan baik dan tidak pernah berurusan dengan hukum, para calon Satpam juga harus melampirkan surat keterangan bebas narkoba dari kepolisian dan rumah sakit. “‘Kami tidak segan langsung memecat karyawan maupun Satpam kami jika kedapatan menggunakan narkoba,” tegasnya seraya menambahkan program tes urine rutin dilakukan secara berkala. “Untuk menjaga citra perusahaan bukan sekadar pemberi jasa keamanan yang asal,” tegas Gatot.(ODI)

RUSYANDI/BANTEN POS

Petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api yang berkobar. Kondisi gudang yang terkunci menyulitkan petugas untuk menjinakan si jago merah. Api berhasil dipadamkan setelah empat jam kemudian.

Lima Gudang Ludes Dilalap Si Jago Merah KOSAMBI,BP - Sebanyak lima gudang di kawasan pergudangan Pantai Indah Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, ludes dilalap si jago merah. Kebakaran hebat yang terjadi pagi akhir pekan kemarin (2/11) itu, diduga akibat konsleting listrik. Berdasarkan informasi yang dihimpun, api muncul bermula dari salah satu gudang penyimpanan busa yang berada di tengah deretan gudang. Kemudian api cepat membesar lantaran tiupan angin yang kencang. Tak ayal, api langsung merembet secara

beruntun ke empat gudang lainnya yang digunakan untuk penyimpanan plastik dan perakitan sepeda di sebelahnya. “Awalnya api berkobar di gudang busa, lalu merembet ke gudang lain, waktu kebakaran gudang belum ada karyawan datang,” kata Wardiyo, seorang warga yang melihat peristiwa kebakaran tersebut. Beruntung saat kebakaran terjadi gudang dalam kondisi tidak berpenghuni. Sehingga tidak ada korban jiwa dalam

peristiwa tersebut. Saat kebakaran terjadi, kondisi kelima gudang masih terkunci. Hal itu sempat membuat kesulitan petugas pemadam kebakaran untuk melakukan pemadaman. Sebanyak 12 unit mobil pemadam dikerahkan dari Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang lengkap dengan petugasnya. Tapi mereka kesulitan karena gudang terkunci. Akhirnya petugas terpaksa menjebol pintu gudang tersebut. “Api akhirnya bisa kami kuasai setelah

empat jam. Sebagian besar bahan berupa busa dan plastil habis terbakar,” kata Kepala Regu Damkar Kota Tangerang, Heru Anwar. Sejumlah karyawan gudang yang hendak bekerja terkejut mengetahui tempatnya bekerja ludes dilalap api. “Kami tidak tahu gudang terbakar. Begitu kami dating api sudah dipadamkan,” ujar Mamat, warga Desa Sukamulya yang bekerja di salah satu gudang tersebut. Sampai saat ini peristiwa kebakaran tersebut masih dalam penyelidika petugas Polsek Teluknaga.(K-14/ODI)

Stok Buku Nikah di Tangsel Masih Aman PAMULANG, BP - Stok buka nikah di seluruh Kantor Urusan Agama (KUA) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dipastikan aman untuk satu bulan ini. Bila di wilayah lain terjadi kelangkaan buku nikah, sejauh ini masalah tersebut belum terjadi di Kota Tangsel. Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tangsel Agus Salim mengatakan masalah kelangkaan buku nikah menurutnya tidak terjadi di Tangsel. Malah, bulan November ini, pihaknya sudah menyetok 1.000 buku nikah untuk kebutuhan masyara-

kat Tangsekl. “Stok buku nikah untuk satu bulan ini kita pastikan aman,” ungkap Agus Salim, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tangsel, kepada Banten Pos, Minggu (3/11). Setelah mendapat kabar adanya kelangkaan buku nikah di wilayah lain, Agus mengaku sudah melakukan pengecekan buku nikah di seluruh KUA di Kota Tangsel. Hasilnya, belum satupun wilayah yang mengalami kehabisan stok surat keabsahan menikah tersebut.

Untuk itu, Agus bisa memastikan setiap pasangan yang akan menikah bulan November ini tetap akan menerima buku nikah asli, bukan buku sementara seperti yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia. “Terakhir kita mengambil buku nikah dari Kanwil Kemenag Banten itu tiga bulan yang lalu. Sampai sekarang stoknya masih tersedia kira-kira seribu pasang buku,” jelas Agus. Buka nikah, terangnya, distok tiap tiga bulan sekali dengan jatah 3.000 pasang buku nikah.

Oleh karena itu, petugas Kantor Kemenag Kota Tangsel akan kembali meminta buku nikah. Menurutnya, kekuatan hukum buku nikah sementara dengan yang asli sebenarnya sama saja. Apalagi, buku sementara akan ditukar dengan yang asli jika stok buku nikah asli telah tersedia. Oleh karena itu, ia pun mengimbau agar pasangan yang hendak menikah untuk tak khawatir dengan stok buku nikah. “Pokoknya jangan khawatir, kalau untuk di Tangsel stoknya aman,” tandas.

Ditemui di KUA Kecamatan Pamulang, sepasang calon mempelai, Mahmud dan Wulan, mengaku tak mengetahui terjadinya kehabisan stok buku nikah di beberapa wilayah. Keduanya pun merasa bingung apabila ditawari buku nikah sementara yang hanya secarik kertas. “Wah, kayaknya aneh kalau buku nikahnya pake kata sementara segala. Kita kan nikahnya enggak sementara, tetapi permanen,” kata Mahmud, warga Pamulang. Pasangan ini berencana naik pelaminan pertengahan November ini.(AZH/ODI)

Warga Villa Pamulang Mas Tolak Pembangunan Perumahan PAMULANG, BP - Warga Villa Pamulang Permai bersikeras menolak pembangunan perumahan milik PT Griya Kreasi Indah di Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Warga menolak lantaran pihak pengembang kerap memanfaatkan fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) milik Perumahan Villa Pamulang Mas. Ketua RT 04/06 Villa Pamulang Mas, Bambu Apus, Nefo Kardoyo mengatakan warga bersikeras menolak setelah pihak PT Griya Kreasi Indah nekat membongkar pagar pembatas jalan fasos fasum yang membatasi lahan seluas kurang lebih 5.000 meter persegi milik PT Griya Kreasi Indah. “Saat bongkar pagar pembatas ini, kita sudah lapor ke polisi kok. Malah sudah diproses hukum,” ungkap Nefo kepada wartawan, Minggu (3/11). Saat ini, pasca pembongkaran pagar yang dilakukan pihak pengembang sekira delapan bulan lalu, warga akan membangun pagar pembatas sepanjang delapan meter dan tinggi enam meter. Menurutnya, warga Villa Pamulang Mas tetap menolak jika pihak pengembang menggunakan jalan tersebut. “Kalau mau pakai jalan tembusan lain. Jangan menggunakan jalan warga Villa Pamulang Mas,” tandasnya. Beberapa waktu lalu, warga pun sudah menanyakan masalah ini ke pihak Badan

Pelayanan dan Perizinan Terpadu (BP2T) Kota Tangsel. Hasil pertemuan tersebut, BP2T sudah mengembalikan berkas rekomendasi Izin Penempatan Ruang (IPR) yang dikeluarkan dari Dinas Tata Kota, Bangunan dan Pemukiman Kota Tangsel. “Informasi yang kita peroleh dari BP2T, rekomendasi IPR yang dikeluarkan oleh Dinas Tata Kota bukan menggunakan jalan Villa Pamulang Permai, melainkan melalui jalan lain. Izin Pengelolaan Lingkungan (IPL)-nya juga kita pertanyakan,” paparnya. Bagian Operasional PT Griya Kreasi Indah Kely Nurzaman mengatakan pihaknya sadar betul dengan penolakan warga tersebut. Akan tetapi, pihaknya sudah mengurus surat-surat perizinan yang sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku di Kota Tangsel. “Rekomendasi IPR sudah keluar dati Dinas Tata Kota. Kami bertindak sudah sesuai prosedur,” tandasnya. Hingga kini, Kely menjelaskan, proses perizinan sudah sampai pengurusan IPR di BP2T Kota Tangsel. Akan tetapi, hingga kini BP2T belum mengeluarkan berkas IPR tersebut. “Kita sudah tanya kenapa IPR itu belum keluar juga dari BP2T. Tapi tidak ada jawaban yang memuaskan kami selaku pengembangm,” katanya.

Ditanya soal penolakan warga, Kely pun tidak menampikan hal tersebut. Namun, pihaknya sudah mencoba melakukan mediasi dengan warga melalui tokoh masyarakat, pihak kelurahan, ketua RT dan Ketua RW. Akan tetapi hingga kini belum membuahkan hasil. “Saya juga enggak ngerti kenapa tetap menolak. Prosedur sudah sesuai. Kita sudah sesuai dengan aturan. Pihak pengembang juga mengakui jika beberapa waktu lalu merobohkan tembok pemisah antara lahan dengan jalan fasos fasum Villa Pamulang Mas yang sudah diserahkan kepada Pemkot Tangsel. Alasannya, jalan tersebut yang akan digunakan pihak pengembang untuk akses. “Makanya kita robohkan, karena kita mau pakai akses tersebut,” paparnya. Sementara itu, salah seorang sumber di BP2T Kota Tangsel mengatakan. Dalam klausul rekomendasi IPR yang dikeluarkan oleh Dinas Tata Kota, Bangunan dan Pemukiman Kota Tangsel berisi, pihak pengembang harus meminta izin warga jika ingin menggunakan jalan tersebut atau menggunakan akses jalan lain. “Ada dalam klausul itu. Memang warga Villa Pamulang Mas menolak pembangunan perumahan ini. Bahkan kasus ini dibawa ke polisi,” ungkap sumber dari BP2T yang enggan disebutkan namanya. Pihak BP2T belum bisa mengeluarkan IPR milik PT Griya Kreasi Indah lantaran

warga sekitar menolak pembangunan perumahan tersebut. Hal tersebut menjadi kendala tersendiri. “IPR tidak akan keluar jika ada penolakan dari warga yang sudah lebih dulu tinggal di sekitar lahan yang akan dijadikan perumahan. Khawatir nantinya akan ada konflik,” katanya. Untuk persoalan ini, pihak BP2T akan segera menggelar rapat untuk menyikapi masalah ini. Dirinya juga mengakui telah menerima perwakilan dari warga Villa Pamulang Mas beberapa waktu lalu. “Warga

juga sudah kita fasilitasi. Penolakan tersebut memang datang dari warga Villa Pamulang Mas. Dalam waktu dekat bakal kita rapatkan,” tambahnya.(AZH/ODI)


PEMILU 2014

SENIN 4 NOVEMBER 2013

BANTEN POS

Berbagai cara telah dilakukan KPU untuk membenahi DPT secara nasional untuk Pemilu 2014 . Setelah tambahan waktu dua pekan, lembaga penyelenggara pemilu itu menyatakan DPT siap ditetapkan hari ini.

5

ISTIMEWA

KPU Ngotot Tetapkan DPT Hari Ini Disiapkan DPK Tambahan JAKARTA, BP - Meski sejumlah pihak masih meragukan kevalidannya, namun KPU tetap bersikukuh akan menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) nasional pada Senin (4/ 11), hari ini. Untuk itu, KPU menggelar rapat koordinasi dengan 33 satuan kerja KPU tingkat provinsi, Minggu (3/11) sore. Rapat koordinasi dengan KPU provinsi

digelar untuk merapikan sekaligus merekapitulasi data pemilih menjelang ditetapkan. Dengan kata lain, rekapitulasi DPT malam kemarin, menjadi akhir dari pemutahiran data pemilih untuk Pemilu 2014 nanti. “DPT ditetapkan besok. Sekarang (kemarin, red) seluruh KPU provinsi melaporkan DPT di wilayahnya dan hasil temuan dalam proses pemutakhiran yang dilakukannya,” ujar Komisioner KPU Arief Budiman disela rapat koordinasi di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta

Pusat, Minggu sore. Sejauh ini, menurut Arief, sudah 27 satuan kerja KPU tingkat provinsi yang telah sepakat untuk menetapkan DPT nasional pada 4 Nopember 2013. Sisanya, kata dia, masih dalam hitungan akhir di Gedung KPU. Arief mengklaim, dari beberapa anggota KPU beberapa provinsi yang telah melaporkan DPT, daftar pemilih di daerah yang bersangkutan telah bersih dan siap ditetapkan. “Sudah. Beberapa yang sudah lapor sudah siap,” kata Arief.

Sebelumnya, Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay mengatakan, KPU masih berketetapan menetapkan daftar pemilih tetap sesuai jadwal yang disepakati terdahulu, yaitu, Senin (4/11). Sikap tersebut diambil meski masih banyak tuntutan penetapan DPT dari DPR dan partai politik (Parpol). “Kami masih tetap pada jadwal penetapan, yakni 4 Nopember 2013. Belum bahkan sangat dimungkinkan tidak ada lagi perubahan jadwal penetapan,” tegas Hadar.

Dia mengatakan, pihaknya tidak menyangkal masih ada persoalan terkait nomor induk kependudukan (NIK). Soal pemberian NIK kepada pemilih tersebut, kata Hadar, akan diputuskan berdasarkan konsultasi dengan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). “Apa NIK harus ada sebelum penetapan atau bisa dibereskan setelah penetapan. Kami akan tanyakan lebih lanjut kepada Bawaslu dan pemerintah,” tandas Hadar.(KC/ODI)

ONP Pesimis Pemilu 2014 Bawa Perubahan JAKARTA, BP - MAsih adanya masalah, terutama persoalan validasi pada daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2014, menimbulkan keprihatinan bagi sejumlah pihak. Mereka mengaku pesimis Pemilu 2014 nanti mampu mengubah kondisi bangsa Indonesia lebih baik. Pesimistis itu diungkapkan organisasi non partai politik (ONP). Pandanga itu didasarkan situasi perpolitikan yang berkembang belakangan ini serta pengalaman 10 tahun terakhir, terlebih setelah amandemen UUD yang dianggap lebih liberal. “Semuanya lebih mengedepankan kepentingan pribadi dan kelompoknya daripada kepentingan umum,” kata Presidium Masyarakat Musyawarah Mufakat (MTiga), Suryo Susilo kepada wartawan ketika menjelaskan

hasil Forum Musyawarah Mufakat 1 (FMM). FMM diikuti 25 organisasi non-parpol membahas berbagai permasalahan yang dihadapi bangsa dan Negara serta tanggung jawab ONP dan wadah konstitusional untuk menyalurkan aspirasi mereka. Suryo Susilo mengatakan, FMM 1 memutuskan ONP bertanggungjawab terhadap kelangsungan bangsa dan Negara Indonesia. “Sebagai wadah konstitusional untuk menyalurkan aspirasi ONP adalah MPR RI yang berfungsi sebagai pemegang kekuasaan tertinggi,” katanya. Ketua Umum Aliansi Nasionalis Indonesia (Anindo), Edwin Henawan Soekawati yang menjadi peserta FMM 1 men-

yatakan, MPR lembaga tertinggi tapi sudah dikebiri menjadi lembaga tinggi biasa melalui amandemen. Akibatnya, ada komponen yang tidak terwakili, seperti masyarakat adat, wakil buruh, wakil pengusaha, wakil professional yang tidak mengenal atau terlibat dalam politik praktis. “Hal itu harus dikembalikan sesuai pembukaan Pancasila, UUD 1945 tanggal 18 Agustus 1945,” tegas Edwin. Dia menyatakan Pancasila sekarang dengan batang tubuhnya hasil amandemen tahun 2002, dijiwai UUD RIS 1949 yang federalistis dan UUD 1950 yang parlementer dan liberal. “Jelas sudah mjenyimpang dari filosofis dasar yang dicanangkan pendiri bangsa Indonesia,” katanya.(awa/jpnn/ODI)

ILUSTRASI

Caleg Wajib Laporkan Rekening Dana Kampanye

PANWASLU

ISTIMEWA

Bawaslu Diminta Kerja Maksimal BADAN Pengawas Pemilu (Bawaslu) diketahui telah mendapat tambahan dana sekitar Rp 1 triliun. Dana tersebut ditujukan untuk melakukan rekrutment jutaan petugas Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) di seluruh Indonesia. Oleh karena itu Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) mengingatkan agar Bawaslu bekerja maksimal mengawasi daftar pemilih sampai hari H Pemilu termasuk saat penggunaan hak pilih pada hari pemungutan suara. “Dana yang didapat Bawaslu hampir 1 triliun mestinya punya kontribusi nyata meminimalisir berbagai kecurangan yang ada,” kata Direktur Eksekutif Perludem Titik Anggraini di Jakarta Pusat, Minggu, (3/11). Berdasarkan data rekomendasi Bawaslu, saat ini masih ada sekitar 11, 130 juta pemilih untuk Pemilihan Umum yang bermasalah. Sebanyak 10, 853 juta diantaranya adalah masalah administrasi. Titik mengingatkan agar Bawaslu tidak sekedar memberikan rekomendasi kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) tapi juga membuktikan hasil-hasil temuannya. Ia juga berharap pada 4 November nanti masalah DPT dapat dituntaskan KPU maupun Bawaslu. “Kalau DPT molor terus, pengaturan logistik pemilu juga nanti akan bermasalah. Karena itu cleansing data bermasalah harus segera diselesaikan,” tegas Titik.(FLO/JPNN/ODI)

DOKUMEN BANTEN POS

Survei Membuktikan: Elektabilitas Demokrat Terus Merosot JAKARTA, BP - Survei terbaru Lingkaran Survei Indonesia (LSI) menunjukkan tingkat elektabilitas Partai Demokrat terus merosot tajam. Konvensi calon presiden yang digelar partai besutan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tersebut, juga belum mampu mengangkat elektabilitas partai bintang mercy itu. Berbeda dengan Pemilu 2009 lalu, Partai Demokrat menjadi buming dengan raihan suara yang signifikan. Namun, Partai Demokrat diprediksi tidak akan menjadi pemain utama dalam Pemilu 2014 nanti. Pada survei LSI Oktober 2012 dan Maret 2013, elektabilitas Partai Demokrat masih di atas 10 persen. Pada Oktober 2012, elektabilitas Partai Demokrat sebesar 14 persen, sementara pada Maret 2013 turun menjadi 11,7 persen. Pada Oktober 2013, elek-

tabilitas Partai Demokrat merosot menjadi 9,8 persen. Survei terakhir, LSI menggunakan metode multistage random sampling dengan jumlah responden awal 1.200 responden. Teknik pengambil data yang dilakukan melalui wawancara tatap muka menggunakan kuesioner. “Partai Demokrat suaranya turun terus, pilihannya tinggal bergabung ke poros tengah yang dihuni partai papan tengah. Di poros tengah pun, Demokrat tidak akan menjalankan peran utama,” kata Peneliti LSI Ardian Sopa dalam jumpa pers di kantor LSI, Jakarta, Minggu (3/11). Menurut Ardian, tidak bisanya Partai Demokrat menjalankan peran dalam koalisi poros tengah disebabkan tidak adanya tokoh yang kuat dalam Konvensi Capres Partai Demokrat.

Peserta Konvensi Capres Partai Demokrat masih kalah pamor dengan Joko Widodo, Prabowo Subianto, dan Wiranto yang berpeluang diajukan sebagai Capres dari koalisi poros tengah. Hanya sosok Dahlan Iskan tertinggi elektabilitasnya dibandingkan peserta konvensi capres lainnya karena memiliki jaringan media massa yang kuat. Jika Dahlan dibandingkan Capres lainnya, namanya belum mampu masuk tiga besar. Sementara posisi Cawapres, Ardian menjelaskan koalisi poros tengah diperkirakan akan berasal dari partai Islam dengan asumsi capres dari poros ini berasal dari partai nasionalis. “Bukan tidak mungkin Demokrat hanya ikut dalam koalisi tanpa punya kekuatan memajukan Capres atau Cawapres,” ujar Ardian.(KC/ODI)

JAKARTA, BP - Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) menyarankan para calon anggota legislatif maupun calon kepala daerah melaporkan rekening untuk dana kampanye saat pemilu nanti. Ini untuk mencegah para caleg dan calon kada itu terkena tindak pidana pencucian karena menggunakan dana ilegal dalam berkampanye. Rekening kampanye itu dilaporkan melalui Komisi Pemilihan Umum (KPU). “Kami minta juga supaya rekening caleg-caleg itu bisa disampaikan kepada KPU agar diberikan kepada PPATK dengan diberikan surat kuasa secara sukarela. Jadi setiap caleg secara sukarela memberikannya,” tutur Wakil Ketua PPATK, Agus Santoso saat dihubungi JPNN, Minggu, (3/11). Menurut Agus jelang pemilu sering terjadi sengketa termasuk sengketa Pilkada. Salah satunya karena money politics yang diduga dilakukan para calon untuk mendapatkan banyak suara. Namun, itu tidak dapat ditindak secara pidana. “Untuk mencegahnya, dapat ditelusuri melalui tindak pidana pencucian uang.,” imbuhnya. Nantinya, kata Agus, perlu ditambahkan tindak pidana pemilu ini masuk juga sebagai tindak pidana pasal penindakan pencucian uang. Hal ini dilakukan agar PPATK bisa menelusuri dana kampanye para caleg. “Kami sudah mengerucutkan

Kami minta juga supaya rekening calegcaleg itu bisa disampaikan kepada KPU agar diberikan kepada PPATK dengan diberikan surat kuasa secara sukarela. Jadi setiap caleg secara sukarela memberikannya. Agus Santoso Wakil Ketua PPATK,

pembahasan MoU antara PPATK dengan KPU mengenai itu. Kami usulkan supaya dana kampanye itu tidak terbatas hanya pada partai-partainya tapi dengan lapor rekening para calegnya,” sambung Agus. Agus menyatakan, PPATK dan KPU akan mengumumkan namanama bagi para caleg yang tidak melaporkan rekening dana kampanyenya. Sejauh ini, kata dia, baru calon anggota DPD yang sebelumnya menyerahkan rekenig dana kampanye. “Caleg pun sebaiknya melakukan yang sama. DPD sudah. Semua harusnya sama dihadapan hukum. Nanti siapa yang mau menyerahkan siapa yang tidak, dikasih tahu,” tandas Agus.(FLO/JPNN/ODI)


TOTAL SPORT

BANTEN POS SENIN 4 NOVEMBER 2013

6

Menuju Kebangkitan Olahraga Banten

SPORT SELEB

Berbalut Coklat, Bartoli Beraksi di Atas Catwalk MARION Bartoli jadi bintang tamu spesial dalam sebuah acara fashion show di Paris, Prancis. Juara bertahan Wimbledon yang sudah gantung raket itu tampil berlenggaklenggok di atas catwalk dengan berbalut busana dari coklat. Pada bulan Agustus lalu Bartoli mundur dari dunia tenis di tengah-tengah gelaran Western & Southern Terbuka 2013 di Cincinnati, setelah sekitar satu bulan sebelumnya menandai kariernya dengan gelar juara Wimbledon. Satu-satunya gelar grand slam di dalam karier perempuan Prancis 29 tahun itu. Setelah beberapa saat tak terdengar kabarnya, Bartoli tiba-tiba ikut meramaikan pergelaran busana dalam festival Salon du Chocolate ke-19 yang dihelat di Paris pada 30 Oktober sampai 3 November. Seperti nama festival tersebut, pergelaran busana itu terbilang unik. Acara yang diramaikan oleh sejumlah sosok tenar di dunia pertelevisian Prancis ini memamerkan busana-busana dari cupcake, truffle, dan aneka makanan lainnyas. Untuk Bartoli, seperti dikutip dari Womens Tennis, ia didapuk mengenakan long dress berbahan cokelat dengan berat hingga enam kilogram. Terusan tanpa lengan yang diberi nama s ‘Pluie d’Or’ itu merupakan kolaborasi dari pembuat cokelat Philippe Bernachon dan perancang busana Florencia Soorensen. “Sejujurnya, sangat menyenangkan bisa ambil bagian pada acara ini. Busananya mengagumkan, demikian juga dengan kesempatan untuk melihat kesemuanya diselesaikan oleh pembuat cokelat dan para perancang busana,” kata Bartoli kepada Telegraph.(CMT/NET)

PORKAB

Aksi pemanah Banten saat berlaga di Kejurprov Panahan 2013, yang berlangsung di Lapangan BI, Ciwaru, Kota Serang, pada 1-3 November lalu.

EDO DWI/BANTEN POS

Persaingan Mulai Merata Kejurprov Perpani Banten SERANG, BP - Peta kekuatan olahraga panahan di Banten, kini dinilai sudah merata. Kepastian itu didapat, usai Pengurus Provinsi Persatuan Panahan Seluruh Indonesia (Pengprov Perpani) Banten menggelar kejuaraan provinsi (kejurprov) panahan di Lapangan BI, Ciwaru, Kota Serang, pada 1-3 November. Hal itu disampaikan Ketua Umum Penprov Perpani Banten, Zeka Bachdi. Kata dia, dominasi daerah Tangerang sudah mulai luntur. Meski juara umum disabet oleh kontingen Kota Tange-

rang dengan raihan sembilan emas, lima perak dan sembilan perunggu, namun diperingkat kedua bercokol Kabupaten Serang dengan tujuh emas, dua perak dan empat perunggu. Lalu diposisi ketiga ada Kota Cilegon dengan tiga emas, dua perak dan tiga perunggu. Menurut Zeka, hasil tersebut sudah membuktikan bahwa persaingan panahan di Banten sudah merata. “Saya sangat bersyukur sekali. Kabupaten Serang dan Kota Cilegon sudah bisa unjuk gigi. Itu membuktikan bahwa pembinaan didaerah berjalan dengan maksimal,” papar Zeka kepada BANTEN POS, kemarin. Selain itu, yang membuat dirinya tambah bangga adalah, kualitas atlet yang tampil di kejurprov

kali ini sangat menjanjikan. Meski rata-rata atlet junior yang ambil bagian, ternyata kemampuan mereka tidak kalah jauh dengan parah senior. “Itu membuat saya optmis, prestasi olahraga panahan di Banten bisa meningkat tajam dalam beberapa tahun kedepan,” ucapnya. Untuk itu, ia mengimbau kepada seluruh pelatih dan pengurus cabang (pengcab) Perpani di kabupaten/kota di Banten, untuk terus mengalahkan pembinaan dengan maksimal. Ia tidak ingin, kualitas atlet yang saat ini sudah menjanjikan, malah kendor kembali akibat tidak disokong pembinaan optimal didaerah. Sementara itu, Menanggapi titel juara umum Kejurprov I Banten,

Pelatih panahan Kota Tangerang, Jaja mengaku gembira. Soalnya, raihan tersebut, tidak terduga. Apalagi, mereka sama sekali tidak mencanangkan target apa-apa di kejurprov I Banten tersebut. “Buat mereka, yang penting menimba pengalaman. Tapi alhamdulillah, kami mampu meraih prestasi maksimal,” papar Jaja. Hanya saja, Jaja mengakui, timnya bukan tanpa kelemahan. Mereka masih harus membenahi diri di nomor ronde nasional dan beregu. “Di dua nomor tersebut, kami tidak bisa mendominasi. Kami hanya mampu tampil maksimal di kategori recurve putra dan putri serta compound putri. Makanya, kami masih harus berbenah,” jelasnya.

Disinggung target selanjutnya, ia mencanangkan diri untuk merebut titel juara umum di ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) dan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IV Banten yang akan berlangsung tahun depan. Sekadar informasi, raihan medali emas Kota Tangerang pada kejurprov I Banten, disabet Rodhiatul Hasanah dironde recurve putri 50 meter sesi I, recurve putri 50 meter sesi II dan ronde recurve putri OR. Lalu, Nucky Nugraha di ronde recurve putra 50 meter sesi I, recurve putra 50 meter sesi II, recurve putra OR. Selanjutnya, Risda Amalia di ronde compound putri 50 meter sesi I, compound putri 50 meter sesi II dan compound putri 50 meter OR.(CMT)

71 Atlet & 11 Pelatih Unggulan Terima Uang Pembinaan Jelang Porprov IV Banten 2014

Harus Diikuti Sepuluh Kecamatan PADA pelaksanaan Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) X, Kabupaten Serang, panitia akan memberlakukan sistem ketat terkait cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan nanti. Salah satunya adalah, harus diikuti sepuluh kecamatan. Ketua Porkab X, Faturohman membenarkan hal tersebut. Kata dia, rumusan tersebut disepakati saat pihak panitia menggelar rapat dengan pengurus cabang (pengcab) masing-masing cabor, pada Sabtu (2/ 11). Dimana, cabor yang ingin dipertandingkan pada Porkab X nanti, harus diikuti minimal sepuluh kecamatan dari total 29 kecamatan yang bernaung di Kabupaten Serang. “Itu merupakan syarat mutlak. Sudah tidak bisa ditawar lagi. Soalnya, panitia ingin, Porkab X dijadikan ajang pembinaan berkesinambungan,” papar Fatur kepada BANTEN POS, Sabtu (2/11). Selain itu, untuk meminimalisir kecurangan yang ada. Fatur tidak ingin, kejadian di Porkab sebelumnya terulang kembali. Ada salah satu cabor yang hanya diikuti tiga kecamatan. Ia menilai, itu tidak bisa termasuk kategori pembinaan. Bila seperti itu, lebih baik digelar partai exsebisi saja. Tidak usah dipertandingkan pada Porkab. “Makanya, saat ini kami akan ketat. Apalagi, kita masih defisit atlet. Sejak berdiri Kota Serang, atlet andal kita banyak terserap disana. Jadi, kita perlu terus mencetak anlet unggul, agar prestasi kita bisa maksimal,” ucapnya. Tidak hanya syarat sepuluh kecamatan, Fatur juga menyampaikan, untuk masingmasing nomor lomba, juga harus diikuti minimal empat kecamatan. Bila tidak, nomor tersebut tidak akan dipertandingkan.(CMT)

SERANG, BP - Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IV Banten, KONI Kota Serang mulai membagikan uang pembinaan tahap pertama. Sebanyak 71 atlet andal dan 11 pelatih unggulan, mendapatkan dana pembinaan dari otoritas olahraga tertinggi di Kota Serang, pada Sabtu (2/11). Ketua Umum KONI Kota Serang, Roni Alfanto, mengatakan, pemberian dana pembinaan tersebut, merupakan bentuk perhatian KONI Kota Serang kepada atlet dan pelatih unggulan yang mereka miliki. “Kami kan harus memulai pembinaan dari sekarang bila

ingin meraih prestasi puncak di Porprov IV Banten nanti. Makanya, untuk memacu semangat latihan atlet, kami berikan dana pembinaan tahap pertama,” papar Roni kepada BANTEN POS, Sabtu (2/11). Tidak hanya pemberian dana, Roni menyampaikan, pada Sabtu (2/11),juga ditandai dengan dimulai secara resmi gong Program Strategi Serang Emas (Prestise). Itu merupakan program unggulan KONI Kota Serang untuk meraih juara umum di ajang Porprov IV Banten nanti. “Mudah-mudahan, program andalan kami tersebut, mampu menghantarkan Kota Serang meraih prestasi maksimal di Porprov IV nanti,” ucapnya. Sementara itu, Ketua Prestasi

Roni Alfanto

Kota Serang, Edi Irianto menjelaskan, terkait program Prestise sendiri, akan dibagi dalam dua kategori pembinaan olahraga di

Kota Serang. Yakni, pembinaan pengurus cabang (pengcab) olahraga yang ada di bawah naungan KONI Kota Serang dan pembinaan atlet dan pelatih Kota Serang. Pembinaan pengcab tersebut dikatakan Edi, akan kembali dibagi dalam dua kategori yakni cabor unggulan dan cabor potensial. Cabor yang akan masuk dalam pembinaan cabor unggulan, yakni cabor yang meraih medali emas pada ajang Porprov III Banten, 2010 lalu di Kabupaten Lebak. “Dari hasil Porprov III Banten kemarin, kami sudah mendapatkan tiga cabor yang masuk dalam kategori unggulan, yakni angkat berat dan besi, biliar dan wushu. Akan tetapi, jumlah ini akan terus bertambah, seiring perkembangan prestasi masing-ma-

sing cabor di bawah naungan KONI Kota Serang,” kata Edi. Sementara untuk cabor yang tidak masuk dalam kategori cabor unggulan, akan dimasukkan dalam program pembinaan cabor potensial. Sedangkan untuk program pembinaan atlet dan pelatih, juga akan dibagi menjadi dua kategori, unggulan dan potensial. “Untuk atlet unggulan, tentunya merupakan atlet peraih medali pada ajang Porprov III Banten lalu. Selain itu, kami juga akan melakukan rekruitmen bertahap kepada atlet unggulan Kota Serang, tergantung bagaimana perkembangan prestasi mereka. Sedangkan sisanya akan masuk dalam pembinaan atlet potensial,” jelasnya.(CMT)

Timnas Bulutangkis Junior Indonesia Gagal Raih Medali

NET

BANGKOK,BP - Usai sudah perjalanan Indonesia di Kejuaraan Dunia Bulutangkis Junior 2013 ini. Sayang sekali tidak ada satu gelar pun yang mampu dibawa oleh para Garuda Muda ini ke tanah air. Sebenarnya, harapan satu-satunya Indonesia bertumpu pada Ganda Campuran, Kevin Sanjaya/Masita Mahmudi. Kevin/Masita merupakan wakil Indonesia satu-satunya yang tampil di final kejuaraan para pebulutangkis, setelah di nomor lain sudah lebih dulu gugur. Di final, Kevin/Masita menghadapi unggulan asal China, Kaixiang Huang/ Qingchen Chen. Sayang Kevin/Masita harus mengubur impian mereka meraih juara, lantaran kalaha rubber game 18-21, 22-20 dan 21-23. Meski gagal menjadi juara, namun perjuangan Kevin/Masita patut diacungi jempol. Upaya mereka yang sebenarnya sempat gagal di game pertama dengan 18-21, namun mereka mampu bangkit di game kedua dengan 22-20. Permainan saling ngotot pun ditampilkan kedua pasangan ini pada game terakhir, hingga akhirnya terjadi kejar mengejar angka. Namun sayang perjuangan Kevin/ Masita untuk bisa mengambil game pamungkas sirna, dengan skor akhir 23-21 untuk China.(CMT/OKZ)


7 BERITA UTAMA Pelaksanan Tes Dipantau KPK dan Ombudsman BANTEN POS SENIN 4 NOVEMBER 2013

NASKAH Sambungan dari Halaman 1

nya dilaksanakan pada pukul 08.00 WIB molor satu jam lebih. Tes baru dilakukan pada pukul 09.15 WIB. Menurut Sekertaris Daerah (Sekda) Lebak, Dede Jaelani, pelaksanaan test CPNS kategori dua (K2) terlambat karena ada kekurangan lembar soal dari pusat. “Alasan keterlambatan itu saya tidak bisa memberi penjelasan apa-apa. Tapi kekurangan soal tersebut bisa di fhoto copy sesuai dengan SOP dan disaksikan pihak BPKP, Ombusman, BKN, inspektorat, Polri dan BKD,” kata Dede. Salah seorang peserta tes yang enggan disebutkan namanya mengaku kecewa dan kesal atas keterlambatan itu. Dia menduga soal tes akan bocor. Kasus yang sama (kekurangan naskah, red) juga terjadi dalam tes CPNS Honorer K-2 Provinsi Banten. Naskah soal sebanyak 19

lembar di ruangan 9 kurang dan harus difoto copi. Kepala Badan Kepagawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten, Anwar Masud, Minggu (3/11) mengakui hal tersebut. “Secara umum pelaksanaan tes CPNS tidak ditemukan kejadian yang dapat menghambat proses. Hanya saja tadi (kemarin, red) terjadi kekurangan naskah soal sebanyak 19 lembar di ruangan 9. Semuanya dapat ditatasi dengan memfoto copy yang disaksikan oleh kepolisian,” ujarnya. Dia menambahkan, dari 880 peserta seleksi CPNS honorer K2, sebanyak tiga peserta tidak datang dan mengikuti tes. “Dari daftar hadir yang kami terima, tiga orang tidak mengikuti tes,” kata Anwar. Namun setelah diselidiki, tiga orang yang tidak ikut tes itu dua orang adalah orang yang namanya rangkap. “Kalau satunya lagi memang orangnya tidak hadir dan kami tidak tahu alasannya. Jadi resminya hanya satu yang tidak ikut tes karena

Hatta Tokoh dengan Tingkat Konflik yang Rendah HATTA Sambungan dari Halaman 1

Lingkaran Survei Indonesia (LSI) pimpinan Denny JA. “Hatta Rajasa adalah tokoh paling kuat sebagai cawapres dari tokoh Islam. Dia memimpin hasil survei dengan 31,3 persen mengalahkan beberapa kandidat lain dari partai Islam,” kata peneliti LSI, Ardian Mapo saat berdiskusi di kantor LSI, Rawamangun, Jakarta Timur, Minggu (3/11). Hasil survei LSI itu dilakukan pada Oktober 2013. Dalam survei tersebut, Hatta berhasil mengungguli tokoh PKB, Yusril Ihza Mahendra, Muhaimin Iskandar, Menteri Agama Surya Darma Ali dan politikus PKS, Anis Matta. “Hatta merupakan nasionalis Islam pada percaturan Pilpres 2014 ini. Tokoh Islam muncul karena adanya kerinduan terhadap keterwakilan suara Islam sejak 2009. Hatta yang diusung dari partai Islam dianggap menjadi semangat untuk

memajukan tokohnya mewarnai politik Indonesia di 2014,” jelas Ardian. Dalam analisanya, LSI menilai Hatta sebagai salah satu tokoh dengan tingkat konflik yang rendah. Kepopulerannya membuatnya didapuk sebagai kandidat paling potensial sebagai cawapres dari duet tokoh nasionalis dan tokoh Islam. LSI juga menampilkan skenario pasangan capres ideal dari poros tengah. Namun LSI belum melakukan survei terkait pasangan yang diprediksi moncer di 2014. “Tapi kemungkinan hadirnya capres-cawapres ideal nasionalis-Islam dari poros tengah seperti Jokowi-Hatta masih wacana,” paparnya. Survei LSI dilakukan pada 12 September-5 Oktober 2013 dengan menggunakan metode multi stage random sampling. Survei itu melibatkan 1.200 responden di 33 Provinsi. Wawancara terhadap responden dilakukan secara tatap muka menggunakan kuisioner dengan margin of eror sebesar 2,9 persen.(IGO/DTC)

yang namanya rangkap itu ternyata ikut tes juga,” ungkapnya. Di Kota Cilegon, ada sekitar 592 pelamar umum yang memperebutkan quota yang sangat terbatas. Sementara dari katagori honorer K2 tercatat 581. Jumlah honorer K-2 itu berkurang dari daftar sebelumnya karena terdapat dua orang meninggal dunia dan empat lainnya mengundurkan diri. Wakil Walikota Cilegon, Edi Ariadi mengatakan pelaksanaan tes tertulis secara umum berjalan lancar. Tidak terdapat kendala berarti. Mulai dari jumlah naskah soal hingga lembar jawaban, diketahui lengkap. Tim pengawas mulai dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN), BPKP, dan Indonesian Coruption Wact (ICW) tampak hadir memonitor pelaksanaan tes tertulis CPNS tahun 2013. Terkait kekhawatiran sejumlah pihak tentang adanya joki dalam pelaksanaan tes, Edi mengatakan, jasa perjokian tidak ditemukan, dimana identitas peserta tes diteliti secara cermat yaitu mencocokkan nomor dan nama dengan KTP. “Kami kira tidak ada perjokian CPNS di Cilegon sebagaimana dikhawatirkan banyak pihak. Seluruh proses tes CPNS baik itu bagi pelamar umum maupun untuk Honorer K-2 berlangsung aman,” ujar Edi disela monitoring tes CPNS pelamar umum di SMP 1 Cilegon di Jalan Cut Nyak Dien No. 34 Cilegon, kemarin. Sementara Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD), Mahmudin mengaku lega karena pelaksanaan tes berlangsung lancar sesuai

tahapan. Pelaksanaan tes CPNS tahun ini merupakan pengalaman pertama sekaligus sebagai uji kinerja dirinya dalam menjalankan amanah sebagai kepala BKD yang baru. Berdasarkan pantauan di lapangan, peserta tes pelamar umum di Kota Cilegon didominasi oleh orang luar. Sebagaimana yang ada di SMP 1 Cilegon. Dari hampir setiap ruangan tes tertera daerah asal peserta tes seperti dari Bandung, Majalengka, Klaten, Bogor, Medan, Jakarta dan Tasikmalaya. Dari 20 peserta tes, hampir 80 persennya bukan orang Cilegon. Dari daftar 20 nama peserta dalam setiap ruang tes, yang berasal dari Cilegon hanya tiga hingga empat orang saja. Sementara itu, dua peserta Honorer K-2 dipastikan tak mengikuti tes tanpa alasan yang jelas. Salah satunya diketahui atas nama Rina Dialina dengan No.tes: 6272-4200452-5. Meja tes milik honorer Dinas Tenaga Kerja di SMA 2 KS ruang 22 tampak kosong. Salah seorang petugas pengawas yang ditemui awak media mengaku tak tahu alasan mengapa honorer tersebut tidak mengaikuti tes. Di Kota Serang yang hanya mendapatkan kuota sebanyak 35 orang dari peserta tes dari pelamar umum diserbu 4.589 pelamar. Selebihnya ada 903 peserta dari honorer K2 di yang mengikuti tes yang dilaksanakan pukul 08.00 WIB. Proses tes CPNS pun terhitung lancar. Nyaris tidak ada peserta yang mengeluhkan tentang hasil cetakan soal dan LJK yang kurang jelas maupun peserta yang tidak kebagian soal tes. Ken-

dala hanya terjadi pada beberapa peserta yang mengaku jika terdapat kesalahan nama antara identitas di Kartu Tanda Penduduk (KTP) dengan daftar listing peserta dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Refomasi Birokrasi (KemenPAN-RB). “Ada temuan kesalahan nama dan jenis kelamin yang tidak cocok antara KTP dengan daftar lissting dari KemenPAN-RB. Kesalahan identitas kemungkinan karena input data dari komputer pusat,” ujar pengawas luar dari Ombudsman Banten, Ranty Pancasasi kepada wartawan. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Serang, Akhmad Benbela mengatakan, jika secara keseluruhan pelaksanaan tes CPNS berjalan lancar meski terdapat beberapa keluhan dari beberapa peserta tentang identitas yang tidak sesuai dengan daftar listing dari KemenPAN-RB. “Alhamdullih lancar semua berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan,” katanya. Sementara itu di Kabupaten Serang tercatat 1.149 peserta umum dan 2.187 peserta dari honorer K2 dan peserta luncuran dari K1 yang terbagi kedalam 171 ruang. Dalam penyelenggaraan tes kemarin, ada 20 peserta dari kategori umum yang tidak hadir. Koordinator Panitia Tes CPNS Kabupaten Serang, Zaini Sulaiman mengatakan, tes CNS di Kabupaten Serang berjalan lancar dimana tidak terjadi kendala teknis yang berarti. Hanya terdapat beberapa kesalahan kecil pada administrasi namun itu bisa diatasi.

Sementara di Kota Tangerang, ada 2.882 pegawai honorer K-2 yang mengadu nasib. Seperti di tempat lainnya, pelaksanaan tes CPNS di Kota Tangerang juga diawaasi tim dari Kemenpan dan RB, BKN, BPKP, KPK, Lembaga Sandi Negara, BIN, ICW serta Ombudsman RI. Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang yang langsung memantau jalannya tes mengatakan, 2.882 Honorer K2 tersebut terbagi dalam empat kelompok yaitu tenaga guru sebanyak 1.402 orang, tenaga kesehatan 30 orang, tenaga penyuluh sebanyak 1 orang dan tenaga tekhnis sebanyak 1.449 orang. “Kuota yang diberikan pemerintah pusat sebanyak 500 orang, saya harap seluruhnya bisa diisi dan para peserta bisa lulus tes dengan nilai yang memuaskan,” ujar Rakhmansyah. Berdasarkan pantauan, pelaksanaan tes CPNS secara umum berlangsung kondusif. Suhanda, salah seorang peserta tes mengaku bahwa soal-soal yang dikerjakan cukup sulit. Namun dirinya tetap optimis lulus dalam tes CPNS kali ini. “Saya pusing juga, soalnya ada 180, udah banyak susah lagi,” pungkasnya. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Azwar Abubakar mengatakan, tes kompetensi dasar (TKD) CPNS tahun 2013 yang diikuti 1.612.854 peserta berjalan mulus. Para peserta tes terdiri dari 963.872 pelamar umum, dan 648.982 peserta dari tenaga honorer kategori dua (K2).(CR-1/ADE/BAR/DWA/ ESY/JPN)

PAMERAN FOTO BUNG KARNO. Sejumlah pengunjung sedang mengamati pameran foto Bung Karno di Musium Bank Mandiri, Minggu (3/11). Acara ini berlangsung dari tanggal 29 Oktober hingga 10 November mendatang. IAN SANGADJI / BANTEN POS

Sumber Daya Aparatur Ditanya Kasus Wawan, Gubernur Minta Didoakan Pemprov Tak Memadai TAK

Sambungan dari Halaman 1

BPKP Sambungan dari Halaman 1

diserahkan sejak 4 Juli lalu. Kepala Inspektorat Provinsi Banten, Takro Jaka Rooseno saat ditemui di sela-sela penyerahan naskah soal CPNS tahun 2013 dari provinsi ke sejumlah kabupaten/ kota di Pendopo Gubernur Banten akhir pekan lalu menyatakan, temuan-temuan BPK itu masih terus ditindaklanjuti. “Kami masih terus melakukan perbaikan, dan sampai saat ini kami masih menunggu lagi dari BPK kekurangan-kekurangan tindaklanjutnya,” kata dia. Menurutnya, tindaklanjut kekurangan BPK yang ada dalam LHP pada tanggal 17 Oktober lalu telah dilengkapi. “Tapi memang masih ada kekurangannya, mungkin ada juga kekurangan pengembalian ke kas daerah dari Dinas Bina Marga dan Tata Ruang (DBMTR). Makanya kami masih menunggu klarifikasi dari BPK,” ujarnya. Di tempat yang sama, Kepala Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Banten, Riyani Budiastuti menyatakan, sumber daya aparatur di Pemprov Banten lamban dalam menyusun dan membuat laporan tindaklanjut temuan LHP BPK itu. “Kita telah menerima dokumen perbaikan tindaklanjut temuan BPK dari Pemprov Banten. Tapi saya belum membuka dan melihatnya secara detail,” akunya. Sebagai lembaga, kata Riyani, BKPK hanya mendorong pemerintah dan melakukan pendampingan bagaiman cara-cara melakukan perbaikan dari tindaklanjut temuan. Namun pihaknya bisa

melakukanaudit dan kajian jika diminta. “Kami hanya melakukan pendampingan serta mendorong pemerintah dalam melakukan tindaklanjut temuan BPK sesuai dengan prosedur. Kalau melakukan audit itu bisa saja dilakukan kalau diminta,” terangnya. Lebih jauh Riyani menegaskan, lambanya tindaklanjut temuan BPK atas LKPD Provinsi Banten tahun 2012 itu karena sumber daya aparaturnya kurang memadai. “Kendadalanya memang kemampuan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) kurang memadai,” ujarnya. Diberitakan sebelumnya, BPK RI dalam penyampaian kepada DPRD Banten pada Rapat Paripurna di DPRD Banten, Kamis 4 Juli lalu memberikan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP). Dalam laporannya itu, terdapat temuan hibah dalam bentuk barang kepada pemkab/pemkot, instansi pusat dan masyarakat senilai Rp1,013 triliun yang belum lengkap dokumennya. Temuan lain adalah dalam hal nilai persediaan yang dilaporkan Rp87,36 miliar, diantaranya di Dinas Kesehatan sebesar Rp44, 69 miliar dimana berdasarkan inventarisasi yang dilakukan, dokumennya tidak lengkap. Dalam LHP BPK atas LKP Pemprov Banten 2012 juga ada 12 temuan yang berkaitan ketidakpatuhan perundang-undangan dan 10 temuan ketidakpatuhan pengendalian sistem internal. Sejumlah temuan tersebut di antaranya hasil pekerjaan tidak sesuai dengan spesifikasi teknis/kontrak, kekurangan volume pekerjaan, serta praktik- praktik pemahalan harga pengadaan barang dan jasa.(RUS/IGO)

Dakwah dan Anak Sambungan dari Halaman 1

menyibukkan diri dengan berdakwah. Meski demikian, Pipik tetap memprioritaskan anak-anaknya. Pipik mengungkapkan bahwa dirinya hanya pergi berdakwah saat anak-anaknya ke sekolah. Dirinya pun harus berada di rumah sebelum anak-anaknya pulang sekolah. “Kalau saya dakwah prioritas ke anak. Kalau hari biasa saat mereka pergi sekolah saya pergi dakwah, pulang sekolah saya sudah di rumah,” kata Pipik di Jatiwaringin,

Sabtu, (2/11) malam. Saat weekend dirinya berusaha untuk terus mendampingi anakanaknya. Seperti semalam, Pipik mendampingi anak-anaknya dalam sebuah acara di Jatiwaringin. “Kalau weekend saya gak pernah ambil tawaran kerjaan. Saya tetap bersama anak-anak,” ungkapnya. Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya pertama kali mempraktekkan dakwah kepada anak-anaknya. “Saya prioritaskan ke anak saya, dakwah bukan untuk hidup tapi hidup untuk dakwah,” terangnya.(ABU/IGO/JPNN)

temui wartawan usai acara senam kreasidan gebyar PAUD di Stadion Maulana Yusuf Ciceri Kota Serang, Sabtu (2/11) Ia menjelaskan, selama ini dirinya berkantor di pendopo Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B). Atut menyampaikan alasan dirinya tidak menempati kantor dinas lama Pendopo Gubernur, Jalan Brigjen KH Sjam’un Nomor 5, Kota Serang yang selama ini menjadi ruang kerjanya. “Saya ada lho Mas. Ibu mendoakan agar temen-temen wartawan diberikan keselamatan dalam melaksanakan tugas, dan masuk surga.

Ibu juga begitu, doakan Ibu yah. Ibu tidak menghilang, tolong diklarifikasi,” ujarnya. Atut mengaku selama ini dirinya tetap melaksanakan tugas fungsi sebagai kepala daerah seperti melaksanakan rapat, menandatangani berbagai surat keputusan (SK), mengonsultasikan berbagai rencana program kebijakan yang saat ini tengah dan telah dilaksanakan serta harus diselesaikan pada 2013 ini yakni terkait dengan peraturan daerah (Perda) APBD 2013 murni maupun Perubahan APBD 2013, dan mempersiapkan APBD tahun anggaran 2014. “Tidak benar kalau disebut Ibu Atut menghilang empat pekan, tolong diklarifikasi. Teman-teman warwatan yang ibu cintai dan bang-

gakan, saya ada di kantor, kantor Pendopo KP3B. Kantor gubernuran itu ada dua, kantor yang lama sedang direnovasi. Teman-teman meliput di kantor lama, padahal Ibu ada di KP3B,” katanya mengulangulang pernyataannya. Ketika ditanya perihal kasus adiknya, Wawan, Atut enggan memberikan keterangan maupun pernyataan. Dia hanya meminta doa kepada para awak media agar semua persoalan yang tengah dialaminya saat ini dapat segera selesai dengan baik.”Doakan saja ya Mas, semoga semuanya berjalan dengan lancar dan hasilnya baik,” pungkasnya. Terpisah, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Banten, Siti Ma’ani Nina menegaskan, keberadaan gubernur di kantor baru di

KP3B sebenarnya sudah sejak lama, bahkan sebelum ada kejadian yang menimpa Wawan. Dia mengaku sudah menyampaikan hal itu ke media berkali-kali ketika wartawan menanyakan keberadaan Atut. “Sebenarnya setiap kali ada yang bertanya Ibu Gubernur dimana atau masuk kantor nggak? Saya selalu jawab ada di Pendopo KP3B. Karena di pendopo yang lama sedang direnovasi, dan tidak mungkin bisa ditempati untuk beberapa waktu,” terangnya. Sementara itu, berdasarkan pantauan BANTEN POS, ruang kerja Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah di Pendopo Gubernur Banten yang lama, terlihat ada aktivitas renovasi sejak pekan lalu.(RUS/IGO)

Memutus Perkara Berdasarkan Keyakinan PUNYA Sambungan dari Halaman 1

Hamdan termasuk tipikal hakim yang tidak neko-neko. Karena itu, meski usianya relatif lebih muda dibanding tujuh hakim lainnya (minus Akil), Hamdan dinilai lebih tepat memimpin MK. Dan, benar, dalam pemungutan suara di internal MK, Hamdan meraih suara terbanyak, mengalahkan Arief Hidayat yang kemudian menjadi wakil ketuanya. Jalan panjang dan berliku harus ditempuh Hamdan sebelum Jumat (1/11) lalu secara resmi menakhodai MK. Hamdan merupakan salah satu dari tiga hakim konstitusi pilihan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 2012. Penghargaan yang tidak biasa tersebut diberikan karena prestasi Hamdan yang dinilai luar biasa dalam pendidikan hukum di tanah air. ’’Saya dipilih langsung oleh presiden karena selama 4 tahun berturut-turut saya ikut merumuskan amandemen Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 dan telah membukukannya,” kata Hamdan kepada Jawa Pos, Sabtu (2/11). Sejak kecil, Hamdan dididik orangtuanya dalam pendidikan Islam yang kuat. Setelah SD, dia masuk Madrasah Tsanawiyah (MTs) Bima pada 1975–1977. Kemudian melanjutkan ke Madrasah Aliyah (MA) Negeri Bima pada 1977–1981. Lulus dari MA Hamdan masuk Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar (19811986). Belum puas, dia melanjutkan

pendidikan di program Magister Hukum Bisnis di Universitas Pelita Harapan (UPH) Karawaci, Tangerang, pada 1999. Namun, kali ini dia tidak sampai tamat. Dia kemudian ’’pindah’’ ke program Magister Hukum di Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung dan menyelesaikannya pada 2005. Bahkan, dia meraih gelar doktor ilmu hukum di universitas yang sama setelah berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul ’’Pemakzulan Presiden Republik Indonesia’’. Suami dari RA Nina Damayanti yang juga pengacara tersebut, bercerita bahwa sejak kecil dirinya dilatih untuk hidup disiplin oleh orangtuanya. ’’Saya sudah terbiasa dididik dengan keras untuk disiplin. Bapak dan ibu saya setiap hari memberikan tugas di rumah dan tidak boleh ditinggal,” kenang Hamdan. Anak kelima dari sembilan bersaudara tersebut mengatakan, pendidikan disiplin yang ditanamkan orangtuanya itu hingga kini masih terus terbawa. ’’Karena itu, saya selalu berhati-hati dalam menjalankan tugas. Tidak bisa seenaknya,’’ ujar pengacara yang pernah bekerja pada OC Kaligis and Associates ini. Perjalanan karier Hamdan juga tidak pendek. Pada 1999 dia terpilih menjadi anggota DPR Periode 1999-2004 dari Partai Bulan Bintang (PBB). Sebelum menjadi anggota dewan dia sempat berprofesi sebagai akademisi, di antaranya menjadi dosen luar biasa Fakultas Hukum Unhas dan asisten dosen Fakultas Syari’ah Institut Agama

Islam Nasional (IAIN) Alauddin, Makassar. pada 1986-1987, serta asisten dosen Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia Makassar. Semuanya mengajar mata kuliah hukum internasional. Saat menjadi wakil rakyat, bapak tiga anak itu memiliki kiprah yang cukup menonjol. Selain menjadi anggota Badan Musyawarah (Bamus) DPR, dia juga pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi II DPR yang membidangi hukum dan peradilan. Selain itu, dia juga pernah menjadi anggota Badan Pekerja MPR Panitia Ad Hoc III pada 1999 dan Panitia Ad Hoc I pada 2000-2002 Amandemen UUD. Dia juga dipercaya menjadi sekretaris Fraksi PBB DPR. Hamdan mengatakan, dunia hukum, politik, dan guru adalah medan pengabdian baginya. Semua diniati sebagai bentuk ibadah kepada Allah. ’’Karena ketiga bidang itu merupakan sarana pengabdian saya kepada Allah, dan bentuk darma bakti kepada masyarakat bangsa dan negara,” ujar anak pasangan H Muhammad Hasan-Hj Siti Zaenab itu. Dia lalu menceritakan pengalaman politik yang dibangunnya untuk menegakkan Agama Islam. Seperti pada Muktamar PBB 2005 di Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Pria yang dekat dengan para aktivis gerakan ini menyerahkan dukungannya secara penuh kepada H MS Kaban untuk menjadi Ketua Umum (Ketum) PBB. Langkah politik tersebut dilakukan semata-mata untuk menjaga persaudaraan antarumat Islam (ukhuwah Islamiyyah).

Sebagai hakim di MK, Hamdan mengaku mempunyai doa khusus agar tugas-tugasnya lancar dan terhindar dari fitnah. Dengan doa tersebut, Hamdan berharap dapat menjalani masa-masa menjadi ketua MK hingga akhir jabatannya dengan selamat. ’’Doa saya, masuk dengan selamat, keluar juga dengan selamat. Kehormatan itulah yang paling saya jaga,” bebernya. Bagi Hamdan, menjadi hakim konstitusi bukanlah pekerjaan yang enteng. Godaan menjadi hakim jauh lebih besar daripada pekerjaan lain karena terkait dengan nasib seseorang. Oleh sebab itu, dia menekankan pentingnya konsistensi dalam memegang teguh kode etik hakim agar tidak terjerumus kepada perbuatan yang merugikan banyak pihak. Seperti yang dialami pendahulunya, Akil Mochtar. ’’Bagi saya jadi hakim itu yang paling penting dan utama serta pertama adalah lurus dan jujur. Kedua, kita harus memahami hukum dan tahu kasusnya dengan benar,’’ kata dia. Dalam memutus perkara, Hamdan juga mengatakan bahwa dirinya selalu menggunakan pengetahuan dan keyakinan. Menurut dia, apabila seorang hakim memutus suatu perkara dengan keyakinan yang benar dan ternyata keputusannya tetap salah, maka dirinya tetap mendapatkan satu kebaikan. ’’Salah atau benar putusan itu kalau sudah dikeluarkan dengan kejujuran dan keyakinan serta hukum yang benar, masih dapat satu pahala menurut Islam. Saya tidak peduli apa kata orang,” tandasnya lantas tertawa.(*)


Kreatif& Berani Beda Note s

Check This Out!!!

SENIN 4 NO VEMBER 20 13 NOVEMBER 201

Genb_bantenpos@yahoo.com Gen-b Bantenpos

HALAMAN

@GenB_BantenPos

8

Model:

B-DEERRSS... Tau dong sama Andrea Hirata, Habiburrahman ElSirazy, atau Dwitasari atau Raditya Dika!! :D Yup! Mereka itu penulis bukubuku best seller yang karyanya disukai sama banyak kalangan B-ders. @njaziz a Ada lagi Alberthiene Endah yang udah sering nulis biografi orang-orang ternama Indonesia. *prokprokprok* :D Nah, kalau ngomongin buku pasti pada inget sama perpustakaan dong yaa.. Kebetulan banget, tanggal 18 Oktober kemaren tuh kan Hari Perpustakaan Internasional gitu B-ders. Gak tau yaj? :D Betewe, apa kabarnya ya perpustakaan sekarang..? @GenB_BantenPos

Dida Restianda @Rdidsss SMAN 2 Kota Serang

Fotografer:

Ian Sangadji Lokasi:

MALL OF SERANG

“Enakeun Ajah :)” CEWEK cantik, ramah, dengan senyum yang tulus. Hati siapa yang gak bakal ngejebreeeedd kalo ketemu cewek macem gitu! Wihihi. Nah, ceweknya ada tuh B-ders yang kek gitu. Namanya Laila Pasha Sudirman. Kita panggil aja dia Lala… Haloo Lala… :) Apakabar? *senyum lagi* Haloo juga Gen-B :) Kabar baik.. *senyum lagi juga* Kita lagi bahas soal perpus nih sis. Pernah ke perpus sis? :D Banget! Dulu waktu aku masih sekolah juga sering ke perpus sekolahan aku :) Kenapa tuh sis seneng banget ke perpus? Apa yah? Yang pasti kita bisa dapet pengetahuan tambahan yang kita perlu dan kita gak dapet di kelas. Udah gitu kan perpus tuh biasanya tempatnya tenang yah. Enakeun ajah :)

@fadhlanjutusia Perpus jaman sekarang mah yang penting ada. Bukan yang penting di kunjungi.

Woooh gitu sis :) Tapi kan anakanak sekarang udah jarang ke perpus tuh sis? Ya sebenernya prihatin juga sih. Tapi kan sekarang emang semua yang kita butuhin, termasuk pengetahuna bisa didapetin dari internet. Gak pa-pa itu juga bagus *senyum lagi*

@BenitaDisa liat kondisi perpus sekarang tuh, prihatin. kalah saing sama kantin yg jauh lebih rame di kunjungin.

@chervenalytaan Rata-rata sekarang pada manfaatin wifi, bukan perpustakaan lgi. Ya gapapa sih sah-sah aja. Asal wifi-an nya jangan cari yang macem-macem

B

ANYAK yang bilang baca buku itu ngebosenin. Apalagi kalo gak ada gambarnya alias tulisan semua. Bener gak tuh B-ders? Hehehe. Padahal kan ada pepatah yang bilang kalo “buku adalah gudang ilmu” yah B-ders. Kalo gak percaya, liat aja Hermione Granger di film Harry Potter. Nah, untungnya nih kalo di SMKN 1 Kota Serang mah masih ada yang kek Hermione gitu. Namanya Riana

Laila P @ach asha ac Duta P halps ar Serang iwisata 2011

(@Rianarmadhni). Cewek yang satu ini sukaa banget ke perpustakaan bareng temen genknya kalau lagi jam istirahat sekolah gitu. “Perpus buat aku tuh bukan cuma tempat baca atau pinjem buku. Di perpus juga bisa jadi tempat diskusi kelompok, dan tukar pikiran sambil cari informasi langsung dari buku-buku di situ,” cewek anak kelas X AP itu ngasih alesan soal hobinya ke perpus. Alhamdulillah-nya, masih ada lagi yang masih suka ke perpus loh selain

Riana. Cewek juga sih. Namanya Annisa (Antriii_). Kalo cewek anak SMAN 1 Ciruas ini alesannya suka ke perpus karna katanya bisa lebih irit buat bisa dpaetin pengetahuan disbanding harus beli buku. Persoalannya, kudu diakuin B-ders, kalo jaman sekarang tuh ya udah jarang banget anak-anak yang mau ke perpus buat baca atau minjem buku. Padahal kan kaya yang udah gen-B bilang tadi, kalo buku itu ya sumber pengetahuan.

Nah, kalo gak pernah baca buku, pengetahuannya dari mana dong..?! “Sahelaaaah, kemana aja baaaang? Kan udah ada internet. Mbah google, behahahaha.” Pasti gitu deh B-ders yah jawabnya. Mmm, iya juga sih ya B-ders yak. Kek Valian (@ValianJY) yang anak SMAN 2 Kota Serang nih. Doi ngaku kalo doi tuh emang bisa dibilang ampir gak pernah ke perpus. Jadi dia bilang, semua pengetahun tambahan di luar pelajaran sekolah yang dia butuhin,

semuanyadia dapet dari internet. “Soalnya waktunya kebanyakan di pake buat ekskul sama hobi :D,” Valian ngasih alesan soal jarangnya dia ke perpus. Ya gitu deh B-ders, di abad 21 ini dimana segalanya serba canggih, orang-orang tuh lebih tertarik manfaatin teknologi buat cari informasi dibanding baca buku ke perpus. Jadi jangan heran kalo perpus lewat ditikung Mbah Google. Boleeeeh…. :D

BISA BANGET CREW (@BISABANGETCREW)

Bisa Banget, Apa Bisa Banget, Banget, Banget? :P event-event mereka juga banyakan ya di Depok dan sekitarnya. Nah, keren laginya nih B-ders, setiap acara yang mereka bikin itu gak pernah pake sponsor loh B-ders! Terus mereka dapet dana buat acara dari mana dong? “Ya, kita aja pada patungan. Kita juga punya bisnis clothing kecilkecilan, namanya RizhClothing. Udah gitu kita juga punya usaha rental alat band,” jawab Bro Teddy, senyum. Nih Gen-B kasitau aja ya, event-event yang udah pernah

Dibalik perempuan sukses ada mantan yang menyesal. Dibalik laki-laki sukses ada perempuan hebat”. *eeaaakk Gitu sih kalo kata akun-akun motivasi di twitter ya B-ders yah, hahak. Nah, kalo sekarang yang Gen-B mau ceritain nih, pepatahnya adalah “Dibalik event sukses ada crew yang hebat”. Wihihi. Yup, sekarang kita mau ngenalin B-ders ke semacem komunitas penyelenggara acara atau biasa disebut event organizer B-ders. Namanya BISA

BANGET CREW. Wuiihh, bisa aja apa bisa banget? :p Yup! Komunitas ini emang bisa banget buat jadi EO acara-acara kita anak muda B-ders. Komunitas yang terbentuk dari 29 Desember 2011 lalu ini punya latar belakang yang keren loh B-ders. Jadi ceritanya mereka tuh berawal dari beberapa band dan anak muda pencinta gigs yang sering ngumpul bareng di event-event music indie gitu. Nah, mereka mikir buat bikin EO aja biar bisa bikin acara sendiri tuh B-ders. “Ya, karena kita anak muda,

jadi event-event yang kita bikin juga seputar kehiduapan anak muda. Gak Cuma yang sifatnya hiburan, banyak juga eventevent social sampe pengajian” kata Bro Teddy Purnama, ketua komunitas ini. Oh iya, ampir lupa ngasihtau B-ders, komunitas ini basecampnya di Depok, Jawa Barat Bders. Jadi sebenernya

mereka buat tuh diantaranya ada event tahunan “Depok Screamo Fest”, terus ada “Show Case Party CLOSE THE LIFE”, “Promo Ep.album Save In Your Brain”, dan masih banyak lagi. Bihh, gak salah dong kalo nama mereka “BISA BANGET CREW”. (y) Nah, buat B-ders yang pengen tau lebih banya sama ini komunitas aja maen ke fanpage nya di http:// www.facebook.com/ BISABANGETCREW, atau ke blognya di , http:// bisabangetcrew.blogspot.com.


SENIN 4 NOVEMBER 2013

METRO SERANG Inspirasi dan Semangat Baru Serang

9

710 Paud Belum Terakreditasi Terkendala Persyaratan Gedung

SERANG, BP - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Serang menyatakan sebanyak 710 lembaga Pendidi-

kan Anak Usia Dini (PAUD) belum terakreditasi. Hal tersebut terjadi karena ratusan PAUD tersebut belum mampu memenuhi seluruh kriteria yang ditetapkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dalam proses akreditasi. Kepala Seksi (Kasi) PAUD Bidang Pendidikan Non Formal Informal (PNFI) pada Dikbud

Kabupaten Serang, Yani Susantiana mengatakan, dari total 714 PAUD yang terdaftar di Dikbud, hanya 4 PAUD yang sudah dinyatakan terakreditasi, sedangkan sisanya belum terakreditasi. “Yang terakreditasi baru ada 4 PAUD saja, jadi sisanya sebanyak 710 PAUD belum mempunyai akreditasi,” ujarnya.

Yani menjelaskan, belum terakreditasinya 710 Paud tersebut dikarenakan belum terpenuhinya kriteria standar yang ditetapkan Kemendikbud. Dimana kriteria standar itu adalah lembaga PAUD harus mempunyai lahan dan gedung sendiri, dan sudah berjalan selama lebih dari 2 tahun dengan tidak pernah vakum dalam kegiatan belajar me-

ngajarnya. “Hal-hal itulah yang menyebabkan 710 lembaga PAUD belum terakreditasi. Pada kenyataannya banyak PAUD yang belum memiliki gedung sendiri dan ada juga PAUD yang sering vacum,” katanya. Meski begitu, lanjut Yani, saat ini ada beberapa PAUD yang

BELLY DANCE. Ratusan ibu hamil Kota Serang mengikuti Belly Dance yang diadakan susu ibu hamil Prenagen di Rumah Sakit Budi Asih, Kota Serang, Sabtu (2/11). Belly Dance dapat memperkuat otot panggul dan juga mepermudah proses kelahiran.

BENCANA Warga Susukan Khawatirkan Banjir WARGA Desa Susukan, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, merasa khawatir dengan bergulirnya musim penghujan. Pasalnya, pada musim hujan Sungai Kalimati Pontang yang melintasi Desa Susukan kerap meluap dan membanjiri kawasan pemukiman warga. Terlebih dalam kurun satu bulan terakhir intensitas hujan di Banten kembali tinggi. “Akhir-akhir ini intensitas hujan setiap harinya mengalami peningkatan, mungkin karena akan memasuki musim hujan. Kami jadi khwatir hal itu dapat menyebakan rumah kami kebanjiran akibat luapan air dari sungai kali mati,” kata Jumli, warga Desa Susukan, kepada BANTEN POS, kemarin. Jumli menjelaskan, jika Sungai Kalimati Pontang meluap, ketinggian rendaman air yang menggenangi pemukiman warga bisa mencapai satu meter. Hal tersebut dapat terjadi pada ratusan BACA WARGA... HAL 10

KRIMINAL Pelaku Curanmor Tak Kapok Dibui TIGA kali menghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak membuat Muslik alias Alex (24), seorang residivis Curanmor jera. Warga Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, ini kembali harus meringkuk dalam sel tahanan Polsek Kota Serang atas kasus pencurian dengan pemberatan di Kelurahan Cimuncang, Kota Serang. Dari tangan tersangka, polisi menyita 1 unit motor Yamaha Mio A 2115 BZ, 9 handphone, sebuah laptop, dan uang Rp12 juta. Panit Reskrim Polsek Serang, Iptu Mulyadi mengatakan, penangkapan tersangka Alex merupakan hasil penyelidikan atas laporan korban bernama Rahmatullah (40), warga Cimuncang Sukasari, Kelurahan Cimuncang, Kota Serang, BACA PELAKU... HAL 10

Mang

aseng Proyek Pembangunan Jembatan PADA suatu hari seorang dari partai politik datang ke sebuah kampung untuk melakukan kampanye pemilihan kepala daerah. Politisi : “Kita akan membangun sebuah jembatan yang besar di kampung ini.” Warga : “Tapi pak, di sini tidak ada sungai, buat apa membangun jembatan?” Politisi : “Kalau begitu, nanti tentu saja kita akan membangun sungai juga di sini.”

BACA 710... HAL 10

EDO DWI/BANTEN POS

Koperasi di Kabupaten Lelang Batal, Proyek Serang Langgar UU 17/2012 RKB Tetap Digarap SERANG, BP - Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Serang menyatakan, seluruh koperasi di wilayah Kabupaten Serang belum mematuhi Undang-Undang (UU) Nomor 17 Tahun 2012 tentang Perkoperasian. Pasalnya, ratusan koperasi masih dalam bentuk serba usaha yang dilarang UU tersebut. Kepala Diskoperindag Kabupaten Serang, Entus Mahmud mengatakan, saat ini dari jumlah koperasi yang terdaftar di pihaknya sebanyak 986 koperasi, namun yang masuk

dalam kategori aktif hanya 115 koperasi saja. Dari 115 koperasi yang aktif tersebut seluruhnya belum mematuhi UU Nomor 17. “Sebanyak 115 koperasi yang aktif semuanya berbentuk serba usaha. Padahal dalam UU Nomor 17 hal itu sudah dilarang. Koperasi saat ini hanya diperbolehkan membidangi satu jenis usaha saja,” ujarnya. Entus menambahkan, untuk hal tersebut memang belum ada Peraturan Pemerintah (PP) sebagai bentuk intruksinya. Namun BACA KOPERASI... HAL 10

Proyek IAIN SMH Banten Diduga Bermasalah SERANG, BP - Lelang pengadaan barang dan jasa pengurugan dan pemerataan tanah (Cut and Fill) di lingkungan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) SMH Banten diduga bermasalah. Pasalnya, panitia lelang meloloskan dan menjadikan pemenang tender perusahaan yang sedang dalam pengawasan lembaga penegak hukum. “Proses lelang di IAIN SMH Banten diduga bermasalah, karena pemenang lelangnya adalah perusahaan yang sedang dalam pengawasan penegak hukum. Hal ini berten-

tangan dengan Peraturan Presiden Nomor 70 Tahun 2012 dan Peraturan Kepala LKPP Tentang Pengadaan Barang dan Jasa,’ kata seorang pengusaha yang tidak bersedia disebutkan identitasnya, kepada BANTEN POS, kemarin. Ia menjelaskan, Kementrian Agama (Kemenag) RI pada Senin (7/10) membuka pendaftaran lelang pengadaan barang dan jasa konstruksi cut and fill di lingkungan IAIN SMH Banten dengan nilai pagu sebesar BACA PROYEK... HAL 10

Penegak Hukum Diminta Periksa Proyek Irigasi Cibinuangeun SERANG, BP - Penegak hukum diminta mengawasi pelaksanaan pekerjaan rehabilitasi jaringan irigasi di Cibinuangeun, Kabupaten Lebak, yang diduga ada indikasi penyimpangan. Pengawasan diperlukan untuk mencegah terjadinya praktek korupsi pada proyek bernilai miliaran rupiah tersebut. Hal itu dikemukakan Ketua Forum Informasi Kajian Investigasi dan Hukum (FIKIH) Banten, Asep Sudrajat, kemarin. Menurutnya,

berdasarkan pantauan di lapangan, pihaknya menemukan banyak kejanggalan pada pelaksanaan proyek yang berlokasi di Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, dengan pagu anggaran sebesar Rp2.099.259.000 itu. Ia menjelaskan, kejanggalan-kejanggalan yang ditemukan pada kegiatan APBD Provinsi Banten Tahun Anggaran 2013 dibawah Dinas Sumber Daya Air dan Pemukiman BACA PENEGAK... HAL 10

B NEW BOMBAY M EXCLUSIVE TEXTILE & TAILOR MENJUAL BAHAN IMPORT DAN LOKAL YANG BERKUALITAS

Seperti : Bermacam Bahan Kebaya (Brukat, Tile, Bordiran), Batik, Sonket, Sutra Polos/Kembang, Macam2 Bahan Celana (Wool Italy, England, Belini, Maxi Style, Dll), Bahan Kemeja, Selendang, Cotton Kembang/Polos, Segala macam polosan (Furing)

PROMO

Datang dan Belanja 2 Juta Buktikan dapat Voucher Sekarang Juga belanja senilai 50 ribu

Menerima : Segala Macam Jahitan Pria Dan Wanita

Jl. M. Hasanudin No. 16 Pasar Lama, Kota Serang Telp. (0254) 202014

SERANG, BP - Meski dinyatakan lelang batal, proyek penambahan Ruang Kelas Baru (RKB) SMKN 2 dan SMAN 6 Kota Serang total senilai Rp 3 miliar lebih tetap dikerjakan. Padahal menyurut ketentuan, jika lelang melalui LPSE itu batal karena tidak memenuhi syarat, maka lelang harus diulang.

Berdasarkan informasi yang diperoleh BANTEN POS, proses lelang penambahan RKB pada SMKN 2 dan SMAN 6 Kota Serang melalui sistem lelang elektronik (LPSE) dinyatakan batal. Hal itu tertuang dalam surat elektronik yang disampaikan LPSE kepada BACA LELANG... HAL 10


BANTEN POS SENIN 4 NOVEMBER 2013

SERANG RAYA

10

KABUPATEN & KOTA

Pengurus UPK Minta Kejelasan Status SERANG, BP - Sejumlah pengurus Unit Pengelola Keuangan (UPK) mengeluhkan tentang status kepengurusannya di lembaga tingkat kecamatan tersebut. Pasalnya, para pengurus UPK menilai jika jabatannya tersebut sebagai jabatan politis, karena dapat diberhentikan sewaktu-waktu oleh pihak kecamatan. Akibatnya, para pengurus UPK tidak dapat bekerja secara maksimal. Ketua UPK Kecamatan Cikeusal, Jamaludin mengatakan, selama ini

kepengurusan di UPK hanya dipilih berdasarkan musyawarah desa yang ditindaklanjuti oleh pihak kecamatan. Namun tidak pernah dikukuhkan melalui Surat Keputusan (SK) dari kepala daerah. “Pemilihan pengurus saat ini hanya diperkuat oleh hasil musyawarah antar desa dan kecamatan saja,” ujarnya pada rapat evaluasi PNPM di Aula Tubagus Suwandi, Kabupaten Serang, belum lama ini. Ia menambahkan, lantaran tidak

adanya SK dari tingkat kabupaten, maka kepengurusan di UPK seperti jabatan politis. Karena sewaktuwaktu dapat digantikan oleh pengurus yang baru. Hal tersebut dinilai sangat rentan menimbulkan konflik internal UPK, karena dengan digantinya pengurus menimbulkan kecurigaan adanya unsur nepotisme di dalamnya. “Bisa saja ada orang yang tidak suka dengan salah satu pengurus

UPK dan meminta kepada yang berwenang untuk menggantinya. Sehingga terkadang pengurus UPK menjadi tidak optimal bekerja, karena merasa takut jika sudah bekerja malah nantinya dicopot dari jabatannya,” katanya. Oleh karena itu, lanjut Jamaludin, pihaknya meminta agar kepengurusan UPK dituangkan dalam sebuah SK dari kepala daerah untuk mencegah praktek jabatan politis di tubuh UPK. Dengan adanya SK ter-

sebut maka akan jelas tertuang siapa nama pengurus, Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi), dan masa jabatannya. “Kalau sudah tertuang dalam SK maka dari segi administrasi kepengurusannya juga akan lebih sistematis dan tidak bisa diubah seenaknya,” ungkapnya. Sementara itu perwakilan Bagian Hukum Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Serang, Didi pada rapat tersebut menyatakan, pihak Setda

sendiri sudah menyetujui jika kepengurusan UPK di masing-masing kecamatan akan dikukuhkan melalui keputusan bupati. Dimana dalam keputusan bupati tersebut akan dilampirkan mengenai susunan pengurus melalui musyawarah antar desa dan Tupoksi. “Usulan itu sudah disetujui melalui sistem perencanaan daerah dan kedepannya pengurus UPK akan dikukuhkan dengan keputusan bupati,” tuturnya.(DWA/RIF)

Penunjukan Minimal Setelah 3 Kali Lelang Batal Hutan Kota Serang Tidak Terawat PENEGAK

Sambungan dari Halaman 9

para peserta lelang. Seorang peserta lelang menyebutkan, pihaknya mengetahui pembatalan lelang tersebut melalui pesan elektronik dari LPSE. “Pesan disampaikan melalui inbox,”

kata sumber BANTEN POS yang tidak mau disebutkan identitasnya. Namun anehnya, katanya, ketika pihaknya mengecek ke lokasi SMKN 2 dan SMAN 6 Kota Serang, proyek penambahan RHB di dua sekolah menengah atas itu sedang dikerjakan. Hal ini, lanjutnya, jelas menimbulkan pertanyaan. Ka-

rena belum ada keputusan pemenang lelang namun proyek sudah dikerjakan. Kepala Dinas Pendidikan Kota Serang, Tb Urif Henus ketika dikonfirmasi BANTEN POS terkait masalah ini melalui telepon selulernya, Minggu (3/11) tidak memberikan jawaban.(RIF)

Banyak Item Pekerjaan Tak Sesuai Kontrak PENEGAK Sambungan dari Halaman 9

(DSDAP) Provinsi Banten antara lain banyak item-item pekerjaan yang tidak sesuai dokumen kontrak. “Banyak ditemukan kejanggalan, pelaksanaan tidak sesuai dokumen kontrak,” kata Asep. Menurutnya, beberapa kejanggalan yang ditemukan di lapangan yaitu pekerjaaan Kisdam/Dewate-

ring yang seharusnya menggunakan alat pengering irigasi, namun fakta di lapangan hanya menggunakan tanah/lumpur untuk membendung dan menggunakan ember untuk mengeringkan irigasi. Di lokasi juga tidak dilakukan pembuatan Direksikeet, padahal adanya Direksikeet menjadi sarat mutlak persiapan pekerjaan untuk penyimpanan alatalat kerja dan bahan bangunan. Kejanggalan lainnya, timbunan ta-

nah dan pemadatan dengan volume 70,82 m3 juga tidak dilaksanakan. Timbunan tanah tersebut seharusnya dapat menimbun daerah badan irigasi yang berada di pinggir top atas irigasi, tapi faktanya pinggir top irigasi tersebut dibiarkan menganga dan rawan longsor. Pengisian kembali galian tanah dengan volume 53,19 m3 tidak dilaksanakan alias fiktip. Pada pekerjaan pasangan bongkaran lama, lanjut Asep, pihaknya

menilai bongkaran pasangan lama seluas 311,74 m2 tidak realisasikan seluruhnya. Karena berdasarkan fakta di lapangan diketahui ada beberapa pasangan lama yang tidak dibongkar. Pada pekerjaan perbaikan pintu, untuk pintu Intake sebanyak 1 buah diduga tidak dikerjakan, karena hingga saat ini pintu tersebut masih terlihat rusak dan hanya diberikan pelumas saja.(RIF)

Tidak Boleh Ada Koperasi Serba Usaha KOPERASI Sambungan dari Halaman 9

begitu, imbauan terkait UU tersebut sudah disebar seiring berlakukan UU baru tentang perkoperasian tersebut. “Imbauannya sudah disebar, tapi mungkin pelaku koperasi lebih suka dengan bentuk koperasi serba usaha karena banyak koperasi yang usahanya bermacam-macam. Sedang-

kan jika mengikuti UU maka jumlah koperasi yang dibentuk harus sesuai dengan jumlah jenis usahanya. Kalau jenis usahanya empat ya jumlah koperasinya harus empat juga. Mungkin bagi pelaku koperasi menilai jika proses tersebut terlalu rumit,” katanya. Entus menjelaskan, untuk mengatasi hal tersebut pihaknya kini tengah melakukan sosialisasi secara

bertahap kepada para pelaku koperasi agar mau mengikuti UU Nomor 17 Tahun 2012. Menurutnya, secara administrasi memang koperasi serba usaha lebih menguntungkan dari segi kepengurusan. “Memang koperasi serba usaha lebih mudah dalam kepengurusannya, tapi sebenarnya dengan satu bidang usaha juga lebih enak dan efisien. Karena kita akan lebih fokus pada

Perusahaan Sedang Diawasi LELANG Sambungan dari Halaman 9

Rp13.607.735.000. Nilai HPS (Harga Perkiraan Sendiri) yang dikeluarkan oleh Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Kementrian Agama sebesar Rp11.189.284.000. Lelang tersebut diikuti oleh delapan perusahaan. Dan berdasarkan berita acara hasil pengumuman lelang pada Selasa (22/10), Panitia Lelang memutuskan PT GN sebagai

pemenang lelang paket pekerjaan tersebut dengan harga penawaran sebesar Rp 10.566.790.000. Namun berita acara hasil pelalngan tersebut tidak ditandatangani oleh Panitia dan tidak dibubuhi stempel. Yang menjadi pertanyaan, lanjutnya, perusahaan pemenang lelang yaitu PT GN adalah perusahaan yang sedang dalam pengawasan lembaga penegak hukum yaitu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terkait dengan beberapa

kasus yang terungkap belakangan ini. “Ini aneh, perusahaan yang bermasalah kok diloloskan dan dijadikan pemenang lelang,” katanya. Sementara itu, Panitia Lelang IAIN SMH Banten, Rahmat, yang dikonfirmasi BANTEN POS terkait hal tersebut, Minggu (3/11) melalui telepon selulernya tidak memberikan tanggapan. Hingga berita ini diturunkan tidak ada konfirmasi dari yang bersangkutan.(RIF)

satu bidang, tidak terbagi seperti koperasi serba usaha,” tuturnya. Salah satu upaya lainnya, lanjut Entus, pihaknya mengajak 20 pengurus koperasi untuk studi banding ke Kota Surabaya dan Kota Malang. Mereka akan diajak melihat koperasi yang sudah menerapkan UU Nomor 17 Tahun 2012 dan mampu menjadi koperasi yang besar seperti koperasi simpan pinjam syariah Tursina. “Koperasi itu didirikan oleh pensiunan pegawai bank dengan modal Rp23 juta. Namun, dalam kurun waktu 10 tahun omzetnya sudah sampai Rp5 miliar,” katanya.(DWA/RIF)

SERANG, BP - Hutan Kota Serang seluas 4,7 hektar di Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, saat ini terbengkalai. Lahan yang resmikan oleh mantan Walikota Serang (Alm) H Bunyamin pada 2008 silam terlihat terbengkalai dan kurang mendapat perawatan dari dinas terkait. Pantauan BANTEN POS, jalan masuk menuju hutan tersebut sudah mulai ditumbuhi rumput liar yang lebat. Belukar lebat yang tidak terawat juga tumbuh di areal hutan. Disana juga tidak ditemui satupun pegawai atau petugas yang berjaga. Satu-satunya aktivitas yang terlihat adalah kegiatan budidaya bonsai yang dilakukan kelompok tani. Salah seorang anggota kelompok tani tanaman bonsai, Tb. Edi Janawijaya mengatakan, pihaknya diberi izin memanfaatkan satu hektar dari total areal hutan kota tersebut. Menurutnya, ada sekitar 12 kelompok tani yang berasal dari sejumlah ke-

camatan di Kota Serang. “Kami melihat hutan ini terbengkalai, sedangkan kami kekurangan lahan. Akhirnya kami mengajukan izin untuk menggunakan lahan ini dan diizinkan. Tapi selama kami menggunakan lahan, memang tidak pernah melihat upaya pemeliharaan hutan ini,” ujarnya. Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kota Serang, Edinata Sukarya mengakui pihaknya memiliki sejumlah kendala dalam pemeliharaan hutan kota. Antara lain kurangnya SDM serta masalah pembebasan lahan di luar gerbang kawasan hutan. “Sebanyak 4.000 meter lahan di depan gerbang masih tanah warga. Tadinya mau dipagar dan kita akan majukan posisi gerbangnya supaya bisa ada perawatan,” ujarnya. Menurutnya, pihaknya berupaya memaksimalkan fungai hutan kota sebagai ruang terbuka hijau. “Untuk trek jogging sudah ada. Nanti juga akan difungsikan,” ujarnya.(NED/RIF)

Dindik Upayakan Bantuan Gedung 710 Sambungan dari Halaman 9

merasa sudah memenuhi kriteria tersebut mengajukan akreditasi ke Kemendikbud. Ia mengaku, tidak begitu hapal PAUD mana saja yang mengajukan akreditasi tersebut, namun untuk jumlahnya mencapai belasan. “Kini sudah ada yang kembali mengajukan akreditasi, tapi jumlah saya kurang hapal,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Bidang (Kabid) PNFI pada Dikbud Kabupaten Serang, Dedi Arif Rohidi menambahkan, akan terus berupaya membantu lembaga PAUD yang belum terakreditasi untuk bisa memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh Kemendikbud. “Salah satunya program bantuan pembangunan gedung PAUD, dengan syarat lembaga itu mempunyai lahan sendiri,” ujarnya.(DWA/RIF)

Diusulkan Pengerukan Lumpur WARGA Sambungan dari Halaman 9

rumah warga lainnya. “Jika meluap banjir dapat menjadikan rumah ratusan warga tergenang air dengan ketinggian satu meter,” katanya. Jika hal tersebut terjadi, lanjut Jumli, warga harus bergegas membereskan barang ketika banjir datang agar tidak terendam. Setelah surut kembali, mereka bahu-membahu untuk membersihkan lumpur dari dalam rumah. “Belum lagi air rendaman yang sering terjadi membuat rumah semi permanen mengalami pelapukan pada temboknya,” kata Jumli. Kepala Desa Susukan, Mardani mengaku, pihaknya sudah menerima banyak keluhan dari warganya yang rumahnya sering kebanjiran setiap kali musim hujan yang diser-

tai dengan terjadinya gelombang pasang air laut . Warga meminta agar segera dilakukan pengerukan lumpur pada Kali Mati, sebab disitulah penyebab terjadinya banjir. “Keluhan tersebut sudah beberapa kali kami terima. Oleh karena itu kami meminta agar Pemkab Serang dapat menyiapkan antisipasi jika terjadi luapan air di desa kami,” kata Mardani. Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang, Hulaili Asikin megaku, pihaknya mulai melakukan pengumpulan bantuan logistik. Pengumpulan tersebut dilakukan guna mengantisipasi timbulnya korban bencana alam akibat anomali cuaca yang kini sedang buruk. “Mengingat curah hujan saat ini sangat tinggi, kami sudah melakukan langkah antisipasi dengan mengumpulkan item-item bantuan

logistik untuk pertolongan pertama kepada korban bencana alam,” ujarnya. Ia menjelaskan, adapun item yang saat ini sudah dikumpulkan yakni bahan makanan layak dikonsumsi dan sesuai standard kebutuhan gizi keluarga, serta bahan atau peralatan keluarga yang dibagikan berupa barang baru, praktis dan siap pakai, kemudian air bersih layak konsumsi. “Ketiga item tersebut sudah kami kumpulkan dan jika dipakai semua stoknya bisa untuk warga 10 desa,” katanya. Selain pengumpulan bantuan tersebut, lanjut Hulaeli, pihaknya juga saat kini tengah menyiagakan sarana lainnya seperti pelampung, dua unit perahu karet, dan dua unit mobil patroli yang dilengkapi dengan peralatan pertolongan dan keselamatan.(DWA/RIF)

Hasil Kejahatan Buta Foya-foya PELAKU Sambungan dari Halaman 9

pada 28 Agustus 2013. “Modus yang dilakukan tersangka dengan cara mencongkel jendela menggunakan pisau, kemudian masuk ke rumah korban dan mengambil barang berupa motor, 9 HP, laptop, dan uang Rp12juta,” kata Mulyadi, ditemui di kantornya, kemarin. Mulyadi mengungkapkan, tersangka Alex termasuk residivis kasus pencurian yang sudah bolak-balik keluar Lapas, baik di Lebak maupun Serang. Terakhir, Alex keluar dari Lapas Lebak pada 20 Agustus 2013 karena kasus Curanmor. “Tahun 2011 tersangka juga pernah membobol Ruko Counter di Kawasan Taman Sari Kota Serang. Ratusan HP berhasil digondol. Selanjutnya tiga bulan keluar dari penjara, tersangka sudah 4 kali beraksi kembali di wilayah hukum Polsek Kota Serang, yaitu di Carefour, Warung Pojok, Kebon Jahe, dan Cimuncang,” ungkapnya. Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang Pencurian. Ancamannya 5 tahun penjara. Sementara, ditemui di ruang pemeriksaan, tersangka Alex mengakui

sudah tiga kali keluar masuk penjara karena kasus pencurian. Aksinya dilakukan bersama rekannya berinisial A. “Dengan (penangkapan-red) ini berarti sudah empat kali,” ucapnya. Ia mengaku sudah beberapa kali

mencuri motor di wilayah Serang. Motornya dijual di Malingping dengan kisaran Rp1,5 juta sampai Rp2 juta, dan uang hasil penjualan motor curian itu digunakan untuk foya-foya.(NED/RIF)


Senin, 4 November 2013

dk230813

dik181013

RUMAH DIJUAL DIJUAL RUMAH Luas tanah 84 m2, 2 lantai, berikut dengan isinya (Kulkas,AC,Springbed,Lemari,Mesin Cuci,Kompor Gas, Meja Mkn, dll). Harga Rp.170 Jt. Di Perumnas Cibeber-Cilegon Blok B23 No.15. HUBUNGI: DEDI, 0818 0863 7545 / 0812 888 5554. DIJUAL RUMAH WALET (bangunan +tanah) seluas 680m2 Daerah Panggang Cisoka Balaraja Tangerang. Hub. 08129916566 (230713)

DIJUAL 1 BUAH RUMAH ditengah kota, lokasi bagus pingir jalan. 120m2 harga Rp 250 Jt alamat Komp. Pemda Kaligandu belakang stadion Serang Hub. 081321216600/081282151598 (030613)

RUMAH DIKONTRAKAN DIKONTRAKAN RUMAH Jl.Cilegon Kramatwatu Perum Metropolis (dpn Pejaten Mas)Blok H1,kamar utama AC,Kamar tidur 4, Kamar mandi 2,tralis, garasi mobil L 84/194 m2, Hub. H. Pahrul 087778577017 (160413)

TANAH DIJUAL DIJUAL TANAH LAPANG seluas 973m2 daerah Pasanggrahan Cisoka - Balaraja Tangerang (perkebunan) Hub. 08129916566 (230713) Jual BU LT 600 m di Dranggong, dekat Unsera cocok u kos2an Inves prospek bagus jual dibawah pasaran hanya Rp 100 juta Hub Hj. Elly 081288165017 (160313)

LAIN-LAIN KRIPIK SINGKONG PEDAS BALAREA Kualitas ekspor, membuka peluang usaha TANPA MODAL untung hingga jutaan per bln cocok utk anak sekolah/mhswi/ibu rmh tangga & karyawan Hub.081911119919, 081283184988 (090413) Toko Elektronik BANTEN AGUNG jual macam2 elektronik Jl.KH.Abdul Latif Pasar Rau Serang Telp:0254-224049, harga bersaing (btr040213/3)

AGEN AGEN PSIKOLOGIS : Menyediakan pelayanan psikotes utk Pelajar, Mhsiswa, dan Krywan. Pelayanan Konseling utk Individu (masalah pribadi, keluarga, perkawinan, perkmbngan anak & remaja. Investasi mulai Rp.80rb perjam dilayani oleh pakar dibidangnya. Hub AGEN: 087808537758 (dik011113)

KURSUS RAJANYA KURSUS BAHASA. Inggris, Korea, Jepang, Mandarin dan Arab. Pengambilan 3 kursus sekaligus, gratis

Jlh120713

belajar komputer, mengemudi atau menjahit. LKP SHAF INSTITUTE, lantai basemen gd Cilegon Plasa Mandiri (CPM), gedung eks matahari lama, Jl. SA Tirtayasa No 2, Cilegon, HP: 0878 71139747 email : hasanudin_fadil @ y a h o o . c o m DAFTAR KURSUS KOMPUTER,Dapat Gratis Belajar BHS Inggris Percakapan (sebaliknya sama). Office, Auto CAD, Graphic Design, Web Design, Programmer I nternet, Hacker, Teknisi dan Akutansi Komputer. LKP SHAF INSTITUTE, lantai basemen gedung Cilegon Plasa Mandiri (CPM), gedung eks matahari lama, Jl. SA Tirtayasa No 2, Cilegon, HP: 0878 71139747 email: hasanudin_fadil @ yahoo.com

LOWONGAN Dibutuhkan: Pekerja di rmh masing2, Ngelem benang/kantong teh rosela, uph 70 rb/box berlaku kelipatan nya, isi 200 lbr, L/P, Bonus bulanan, usia flexible, minat? Hub All Bian 087832736865 Lowongan: Dicari pns/mahasiswa/ karyawan swasta yang ingin mendapatkan extra income 1 - 3 jt/bln daftarkan di (dam301013) www.kerjapartime.com Dicari Orang Yang Ingin Sehat Dan Berstamina Prima - Orang Gendut Dan Perut Buncit - Orang Ingin Naik / Turun Berat Badan Hubungi : 081908717523 (Suyotno) 08170753356 (Ni’mah) (Rif301013) Dicari 5 orang gemuk yg ingin turun berat badan dan 5 orang kurus yg ingin naik berat badan dan dapat extra income 1 - 3 jt perbulan hubungi Sunarti 081386640893/ 087773877137 (Rif301013) Dicari PNS/mahasiswi/karyawan swasta yang ingin punya penghasilan tambahan 1 - 5 jt/bln hubungi Sunarti 081386640893/ 087773877137 (Rif301013)

MOBIL DIJUAL New Nissan Grand Livina DP 37jt/angs 1,8jt per bln, March Dp 23jt/angs 1,5 jt per bln, Juke DP 43jt/angs 2,5jt per bln Prs cpt mudah 082123673703 -0219354681 (241013)

Telah Hilang Sertifikat Hak Milik No. 300, NIB.01368/Luas Tanah 299 M2 terletak di Kel. Belndung. Jl. Pintu Air RT03/08 Kec. Benda. Kota Tangerang a.n Marhali (280813) Telah Hilang BPKB BMW 1999 Warna Biru, Nopol B-304-ZD, a/n. Wanda Permata, Nosin: 06928803194S1 , Noka: WBACH72080LD10729 (261013)

Jle090913

dk230813

dwi160913

Dk101013

dk230813

Dk110913


BANTEN POS SENIN 4 NOVEMBER 2013

KOTA.BADAK Disdukcapil Jemput Bola KEPALA Bidang (Kabid) Kependudukan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pandeglang, Ade Rohaesih mengatakan, pihaknya terus melakukan upaya jemput bola terhadap warga wajib e-KTP yang belum melakukan perekaman data. Upaya itu tidak hanya dilakukan untuk warga yang sudah memenuhi usia KTP atau 17 tahun, namun juga untuk warga berusia antara 15 hingga 17 atau biasa disebut dengan prawajib e-KTP. “Untuk mengejar perekaman data, kita lakukan jemput bola. Sementara untuk prawajib e-KTP kita lakukan di sekolah-sekolah,” ujar Ade Rohaesih, Jumat (1/11) lalu. Dia menjelaskan, warga yang sudah melakukan perekaman data mencapai 685.857 jiwa dari 802.593 wajib e-KTP. Dia menerangkan, sistem jemput bola yakni dengan membawa keluar peralatan perekaman data ke lokasi warga yang dituju. Namun, tentu upaya itu tidak mengganggu pelayanan kepada warga yang ingin merekam di kantor kecamatan. “Jadi sistem jemput bola ini kita harus merubah aplikasi perekaman data. Jika peralatan standby di kantor kecamatan itu langsung online, sedangkan jemput bola itu offline,” terangnya.(ARI/MOR)

PANDEGLANG

12

Daftar Pemilih Tetap Belum Fix PANDEGLANG, BP - Jumlah daftar pemilih tetap (DPT) di Kabupaten Pandeglang yang akan digunakan untuk Pemilu 2014, mengalami perubahan. Hal itu terungkap pada rapat pleno di Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI pada 23 Oktober lalu. Pada rapat itu terjadi koreksi tentang data DPT secara nasional. Rencananya penundaan pleno data DPT itu dilakukan selama dua pekan. Ketua KPU Pandeg-

lang, Sujai menjelaskan, data DPT nasioanal termasuk Kabupaten Pandeglang mengalami penundaan. Penundaan itu dalam rangka pencermatan dan perbaikan data pemilih. “Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu, red) mengeluarkan Surat Edaran Nomor: 762 yang isinya adalah masih ditemukan permasalah di beberapa daerah tentang data DPT. Masa perbaikan itu selama dua pekan,” ungkap Sujai,

akhir pecan lalu. Dia menjelaskan, permasalah data DPT itu diantaranya terjadi karena ada pemilih ganda dan hingga saat ini data itu terus dilakukan perbaikan. Lanjut Sujai, data awal Daftar Pemilih Sementara (DPS) Kabupaten Pandeglang yang ditetapkan 1 Juli 2013 sebanyak 934.248 jiwa. Kemudian, DPS hasil perbaikan akhir berkurang menjadi 910.946 jiwa, lalu DPT per 13 September 2013

berubah menjadi 904.738 jiwa. “Berdasar surat edaran adanya proses perbaikan hingga 13 Oktober menjadi 901.672 jiwa. Setelah itu rapat pleno di KPU Banten pada 19 Oktober masih ditemukan ganda, menjadi 900.285 jiwa,” paparnya. Lebih lanjut dia menjelaskan, tujuan perbaikan dan pencermatan ini untuk penyempurnaan data DPT. Sebab, jika data DPT belum valid, dikhawatirkan akan ber-

dampak luas pada proses Pemilu 2014, seperti kecurigaan publik terhadap KPU selaku lembaga penyelenggara pesta demokrasi. “Kita sudah lakukan langkah komprehensif terkait hal ini, seperti meminta masukan dari pihak yang berkompeten. Kita berharap data DPT yang akan digunakan benar-benar valid, agar penyelenggaraan Pemilu berjalan lancar dan sesuai harapan semua pihak,” pungkas Sujai.(ARI/MOR)

Pemkab tak Berhak Atur Kelulusan CPNS

LINTAS Lomba Voli HSP KETUA DPD KNPI Kabupaten Pandeglang, Rika Kartikasari menjelaskan, pihaknya sudah menyelenggarakan berbagai lomba dalam rangka Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-85. Salah satunya adalah pertandingan bola voli. Selain ajang untuk merayakan HSP, lomba ini juga dalam rangka mempererat silaturahmi antar Pengurus Kecamatan (PK) KNPI, OKP, dan Ormas lainnya di Kabupaten Pandeglang. “Alhamdulillah lomba voli sudah selesai dilaksanakan. Untuk juara pertama putera diraih tim Satpol PP Pandeglang, juara kedua PK KNPI Picung dan juara ketiga diraih SAMPA Pemuda Pancasila Pandeglang,” ungkap Rika belum lama ini. Dia meneranagkan, untuk juara katagori puteri, juara pertama diraih oleh SAPMA Pemuda Pancasila Pandeglang, posisi kedua ditempati PK KNPI Pandeglang dan juara ketiga diraih PK KNPI Cipeucang. Rika berharap, dengan ajang ini bisa memberikan motivasi bagi generasi muda Pandeglang agar lebih berprestasi baik ditingkat kabupaten, provinsi maupun nasional. Ke depan, lanjut Rika, event seperti ini akan dilaksanakan setiap tahun sebagai ajang silaturahmi dan mencari bibit atlet muda Pandeglang.(ARI/MOR) ARI SUPRIADI/BANTEN POS

DIPUGAR. Dua orang pekerja tengah melakukan pemugaran menara air di Jalan Masjid Agung ArRahman Pandeglang. Pemugaran ini dilakukan karena benda cagar budaya ini mengalami kerusakan di beberapa bagian.

Lembaga Kursus & Pelatihan

R I TA

Menerima Kursus : - Tata Rias Pengantin - Menjahit - Tata Rias Rambut - Tata Boga - Baki Hantara Menerima Pelayanan : - Rias Pengantin - Dokumentasi Photo & Video - Menjahit Pakaian Wanita

HUB.087772951221 - 081384170552

PANDEGLANG, BP - Bupati Pandeglang, Erwan Kurtubi menegaskan, pihaknya tidak punya kewenangan sedikitpun menentukan kelulusan peserta tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) honorer kategori 2 (K2) yang dilaksanakan Minggu (3/11) kemarin. “Pemkab hanya menyedikan tempat sekaligus panitia tes. Kami tidak punya kewenangan meluluskan peserta tes, karena semuanya merupakan kebijakan pusat,” ujar Bupati Erwan usai rapat koordinasi dengan para kepala Satuan Kerja perangkat daerah (SKPD) di Kantor Dinas Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset (DPKPA) Pandeglang belum lama ini. Menurutnya, berdasarkan ketentuan yang telah diatur, seluruh hasil tes langsung dikrim ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN) untuk dinilai. Jika nilainya memenuhi pasing grade, kemungkinan besar lulus. Bupati juga mengatakan, hingga saat ini pihaknya tidak pernah diberi tahu berapa sebenarnya tenaga honorer yang akan diangkat dari hasil tes massal itu. “Kami inginnya semua lulus, sehingga tidak ada lagi tenaga honorer. Kalau tenaga honorer sudah terangkat semua, beban Pemkab akan berkurang dan dana untuk honor bisa digunakan untuk kepentingan pembangunan,” jelasnya. Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Pandeglang, Dodo Juanda mengingatkan agar seluruh peserta tes agar tidak mudah tertipu oleh oknum pegawai atau siapapun untuk yang menjanjikan akan meloloskan menjadi CPNS. “Harus kita akui, menjelang tes selalu saja ada oknum yang berkeliaran dan mengaku bisa meluluskan peserta tes dengan syarat pemberian sejumlah uang. Saya tegaskan, tes murni dan objektif.

Kami inginnya semua lulus, sehingga tidak ada lagi tenaga honorer. Kalau tenaga honorer sudah terangkat semua, beban Pemkab akan berkurang dan dana untuk honor bisa digunakan untuk kepentingan pembangunan, Jangan percaya pada oknum atau siapapun yang mengaku bisa meloloskan jadi CPNS. Kami juga meminta kerjasamanya kepada seluruh peserta tes, jangan cobacoba menggunakan joki atau perantara karena sanksinya sangat berat,” pesan Sekda Dodo. Dodo Djuanda juga mengatakan, pihaknya belum mengetahui berapa jumlah CPNS yang akan diterima pada seleksi ini. Sebab, belum ada pemberitahuan dari pemerintah pusat terkait jumlah calon yang akan diterima. “Saya belum tahu karena memang belum ada pemberitahuan. Kami hanya diminta menyediakan tempat dan pengawas, adapun penentuan kelulusan oleh pusat,” katanya. Kepala BKD Pandeglang, Muhammad Amri mengatakan, tes CPNS untuk Kabupaten Pandeglang diikuti sekitar 3.412 K2. Para peserta mengikuti tes di beberapa sekolah yang sudah disediakan. Dia menjelaskan, pihaknya hanya menyediakan tempat serta pengawas yang akan mengawas peserta tes. Adapun untuk kelulusan, kewenangannya ada pada pemerintah pusat.(ARI/MOR)

BPBD Antisipasi Empat Potensi Bencana PANDEGLANG, BP - Ancaman bencana puting beliung di beberapa wilayah Indonesia terus meningkat. Terlebih saat musim pancaroba seperti saat ini, tak terkecuali Kabupaten Pandeglang. Cuaca pada pagi hari hingga siang terik panas, kemudian pada sore hari hujan yang disertai dengan puting beliung terjadi di beberapa tempat. Untuk mengantisipasi terjadi-

nya bencana akibat anomali cuaca yang ditandai curah hujan yang tinggi, BPBD Kabupaten Pandeglang sudah menyiagakan relawan. Relawan yang disiagakan adalah relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana), Palang Merah Indonesia (PMI) dan aparatur desa. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pandeglang, Encep Suryadi mengatakan, penyiagaan re-

lawan ini sebagai langkah antisipasi untuk meminimalisasi korban dan kerugian yang diakibatkan bencana. Secara teknis dan bentuk bantuan logistik, sudah disiapkan BPBD diantaranya tenda, sembako dan family kit. Menurutnya, ada empat potensi bencana di wilayah Pandeglang, yakni banjir, puting beliung, longsor dan kekeringan. Dari semua potensi bencana yang ada,

yang paling dikhawatirkan adalah bencana banjir. Sementara itu, Koordinator Tagana Provinsi Banten, Andika Hazrumi mengatakan, Tagana merupakan relawan yang selalu membutuhkan peran instansi dari pihak lainnya guna komunikasi terkait dengan bencana yang ada. Untuk itu, peran serta masyarakat juga dibutuhkan dalam menanggulangi bencana.(MAM/MOR)


BANTEN POS SENIN 4 NOVEMBER 2013

MULTATULI Pamsimas Lebak Disoal PROGRAM penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas) di Kabupaten Lebak yang sudah berjalan sejak 2008 hingga tahun ini, disinyalir sarat penyimpangan. Padahal program ini bertujuan untuk meningkatkan penyediaan air minum, sanitasi dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, terutama dalam menurunkan angka penyakit diare dan penyakit lainnya yang ditularkan melalui air dan lingkungan. Pengurus Perhimpunan Gerakan Keadilan (PGK) Provinsi Banten, Deden Haditia belum lama ini mengatakan, indikasi penyimpangan itu diketahui setelah pihaknya melakukan kajian secara mendasar tentang berbagai permasalahan yang terjadi pada Pamsimas di Kabupaten Lebak. “Pamsimas yang sudah dilaksanakan pada 2008 hingga 2012 kami duga syarat dengan penyimpangan, terutama dalam penggunaan anggaran program. Program ini patut diduga adanya praktik korupsi yang terencana dan sistematis,” ungkapnya. Menurut Deden, di desa yang mendapatkan Pamsimas malah banyak yang sudah tidak berjalan, baik soal pengelolaan maupun pemanfaatannya. “Dana in kind dalam kegiatan Pamsimas adalah salah satu yang paling terparah yang kerap dimainkan oknum fasilitator untuk penyiasatan laporan akhir dalam kegiatan Pamsimas. In kind memang tidak berbentuk uang tunai, tapi berbentuk tenaga yang tidak dibayar nilainya sebesar Rp44 juta,” tegasnya. Sementara permasalahan pembangunan fisik, lanjutnya, menyangkut permasalahan klasik. Sebab dari program Pamsimas banyak yang sudah rusak dan tidak berman-

LEBAK

13

Tambang Batu Ilegal Dikeluhkan CIBEBER, BP - Aktivitas penambangan batu belah ilegal di Kabupaten Lebak kian marak. Salah satunya aktivitas penambangan batu belah itu berada di Blok Bantar Gadung, Desa Cibeber, Kecamatan Cibeber. Akbiat adanya aktivitas penambangan itu warga mengeluh, lantaran lumpur dari kegiatan penambangan itu merusak areal persawahan mereka. Keluhan itu dilontarkan sejumlah warga Kampung Cibuntu, Desa Suwakan, Kecamatan Bayah. Menurut warga, aktivitas penambangan batu belah tersebut merugikan petani, lantaran lum-

pur dari limbah penambangan sering menggenangi area pesawahan milik warga. Aktivitas penambangan itu juga mengancam tercemarnya Sungai Cimapag. Pasalnya lokasi pemambangan tidak jauh dari sungai tersebut. ”Saat ini, lumpur yang diduga dari limbah penambangan batu belah sudah menggenangi sejumlah area pesawahan milik warga,” kata Suwakan, seorang warga kepada wartawan, akhir pekan lalu. Kata dia, dampak dari aktivitas penambangan batu belah itu, bukan hanya menggenangi area pe-

sawahan tetapi juga mengotori ruas Jalan Raya Bayah-Cikotok. Saat ini, terang dia, badan jalan menjadi licin akibat banyaknya material tanah lumpur dari kendaraan pengangkut batu belah. “Kondisi ini membahayakan para pengguna jalan. Ironisnya, hingga saat ini belum ada tindakan apapun dari pihak berwenang. Padahal sudah jelas, selain berdampak buruk terhadap lingkungan, aktivitas penambangan batu belah itu juga tidak memiliki izin,” paparnya. Bahkan, kata dia, disinyalir bahan bakar minyak (BBM) untuk alat

berat yang digunakan di lokasi kegiatan, diduga menggunakan BBM bersubsidi. “Pihak berwenang harus berani bertindak tegas, karena sudah jelas aktivitas tambang batu belah itu tidak memiliki izin dan merusak lingkungan,” tegasnya. Warga lain yang enggan menyebutkan nama menambahkan, jika aktivitas tersebut tidak segera dihentikan maka tidak menutup kemungkinan area persawahan milik warga akan tergenang lumpur. Akibatnya, sawah terancam tidak bisa digarap lantaran tergenang oleh lumpur. “Kami bingung harus kemana mengadukan

persoalan yang kami alami, karena hingga kini aktivitas masih terus berjalan,” keluhnya. Sementara, Kabid Pertambangan pada Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kabupaten Lebak, Dede Sutisna mengaku, pihaknya sudah melakukan penutupan lokasi penambang batu belah di Blok Bantar Gadung atas nama Yusup. Kata dia, di Blok Bantar Gadung hanya satu perusahaan yang memiliki izin tambang, yakni atas nama Jana. “Jika tidak salah, lokasi itu (Blok Bantar Gadung, red) sudah kami tutup,” tukasnya.(SEP/MOR)

PELAYANAN

SLBM Direalisasikan DINAS Cipta Karya Kabupaten Lebak telah merealisasikan program Sanitasi Lingkungan Berbasis Masyarakat (SLBM). Program yang bersumber anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) pemberdayaan desa ini bertujuan untuk meningkatkan tarap hidup masyarakat. Kepala Bidang Penyehatan Lingkungan Pemukiman Perkotaan dan Pedesaan (PLPPP), Shendy Irawan di ruang kerjanya mengatakan, ada sekitar tujuh desa dan satu kelurahan yang mendapatkan program ini yaitu Desa Cileles, Desa Harjawana, Desa Bintang Resmi, Desa Padasuka, Desa Hariang dan Desa Buyut Mekar. Sedangkan untuk kelurahan hanya Rangkasbitung Timur. “Program tersebut dilaksanakan desa atau kelurahan melalui Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM). Untuk jumlah anggaran pada program SLBM ini sebesar Rp150 juta dengan hari kerja maksimal 120 hari. Kami berharap dengan adanya program ini masyarakat bisa paham akan pentingnya kebersihan di lingkungan sekitar. Salah satu contoh dengan adanya program ini ketika masyarakat akan buang air tidak perlu di area terbuka, tapi pada tempat yang sudah disediakan,” pungkasnya.(ADE/MOR)

PENERTIBAN KTP Apresiasi Distamben KOMISI Transparansi dan Partisipasi (KTP) Kabupaten Lebak mengapresiasi tindakan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) setempat yang sudah menutup paksa galian pasir di Desa Pajagan, Kecamatan Sajira. Galian pasir putih milik Hindun Hutabarat tersebut selain tidak berizin, juga berdampak pada kerusakan badan jalan. Penghentian aktivitas galian diperkuat surat Distamben Nomor: 540/429 Distamben 2013 yang ditandatangani Kadistamben, Sofiyan. “Kami sangat mengapresiasi tindakan Kadisatemben, karena berani menegakkan Perda. Kami harap, tindakan penutupan ini bisa diberlakukan bagi galian pasir lain yang tidak berizin,” ujar Ahmad Furqon, anggota KTP akhir pekan lalu. Senada disampaikan Imad Humaedi, anggota KTP lainnya. Kata dia, penegakan Undang-Undang Nomor: 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara serta Perda Nomor: 01/2011 tentang Penyelenggaraan Usaha Pertambangan patut ditegakkan. Kata dia, Perda lahir untuk memberikan payung hukum bagi pemerintah.(ADE/

ADE SUPARDI/BANTEN POS

LANGGANAN BANJIR. Setiap hujan turun dengan intensitas tinggi, halaman Kodim 0603 Lebak ini selalu kembanjiran. Beberapa waktu lalu, halaman markas militer ini tergenang air setelah hujan lebat mengguyur kota Rangkasbitung dalam beberapa jam.

Produksi Kedelai Diprediksi Tidak Mencapai Target MUNCANG, BP - Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pertanian Kecamatan Muncang, Sriyanta mengatakan, program peningkatan pendukung ketahanan pangan komoditas kedelai di wilayahnya diprediksi tidak akan mencapai

EGAR

MIN

ILUSTRASI

Petani sangat mengandalkan bantuan benih unggul dari pemerintah.

TEH POCI

ABAH HAJI

TERIMA PESANAN UNTUK HAJATAN,SELAMATAN,ULANG TAHUN & ACARA LAINNYA.

BUKA SETIAP HARI JAM : 08.30 - 21.00

minimnya perawatan pada masa tanam yang dilakukan Poktan. “Target produksi kedelai optimalnya satu hingga dua ton per hektar. Namun lantaran kendala tersebut, maka diprediksi produksi kedelai di wilayah ini dibawah satu ton per

hektarenya,” katanya kepada BANTEN POS akhir pekan lalu. Sriyanta menjelaskan, jumlah Poktan yang menerima bantuan kedelai di Kecamatan Muncang sebanyak 12 Poktan, dengan nilai anggaran per Poktannya sebesar

Rp32, 7 juta untuk lahan seluas 240 hektar. Seorang anggota Poktan, Muk (50) mengakui, produksi kacang kedelai diperkirakan tidak akan memenuhi target tersebut. “Kami kecewa karena produksi kedelai tidak maksimal,” tukasnya.(SEP/MOR)

Benih Subsidi Sudah Terserap 450 Ton

TELAH HADIR DI KOTA ANDA NS UMA

target yang ditentukan. Alasannya, bantuan kedelai yang sudah direalisasikan kepada kelompok tani (Poktan) mengalami terkendala banyak faktor teknis, seperti cuaca, kualitas benih kedelai yang kurang baik dan

HUB : 0819 3238 6130 Jl. Multatuli Depan Indomaret/ samping SMPN 1 Rangkasbitung

RANGKASBITUNG, BP - Benih bersubsidi saat ini tengah didistribusikan kepada kelompok tani (Pktan) yang ada di Kabupaten Lebak. Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Lebak, Yuntani mengatakan, benih bersubsidi hingga saat ini sudah terserap ratusan ton. “Sekitar 450 ton benih subsidi yang sudah terserap, itu hasil data dan rekap terakhir sampai pekan kemarin,” uncap Yuntani kepada BANTEN POS, Sabtu (2/11) lalu. Kata dia, subsidi benih merupakan program Kementerian Pertanian pada 2013. Penerima subsidi benih diutamakan petani atau Poktan dibawah binaan pelaksana Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SLPHT). “Adapun pengadaan subsidi

benih di Lebak ini dilakukan kemitraan dengan PT Pertani sebagai pelaksana public service obligation (PSO),” tukasnya. Terkait dengan besaran subsidi, kata dia, pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni batas maksimal harga benih subsidi yang dibeli petani atau kelompok tani. Sedangkan besaran prosentase subsidi harga benih antara 50 hingga 91 persen. Dijelaskannya, dengan adanya subsidi tersebut pemerintah telah menetapkan untuk benih padi inhibrida dengan HET sebesar Rp2.150 per kilogramnya dari harga sesungguhnya Rp8.600 per kilogramnya. Untuk benih jagung komposit sebesar Rp2.500 per kilogramnya dari Rp10.000 per kilogramnya. Sedangkan benih kedelai Rp3.250 per kilogram dari harga benih Rp13.500 per kilogramnya. Sementara itu, HET untuk benih padi hibrida Rp5.000 dari harga sebelum subsidi Rp54.000 perkilogramnya dan harga jual ke petani untuk benih jagung hibrida sebesar Rp19.000 per kilogram dari harga benih Rp38.000 per kilogramnya.(SEP/MOR)


BANTEN POS SENIN 4 NOVEMBER 2013

PARADE FOTO

14

Senam Masal Kreasi Banten Bangkit

Gubernur Banten Raih Penghargaan Rekor MURI Senam Anak Terbanyak

Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah menyemangati peserta Senam Masal Kreasi Banten Banten saat memberikan sambutan sesaat seblum dilaksanakan acara yang melibatkan puluhan ribu pelajar PAUD se-Banten, Sabtu (2/11) di Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang.

GUBERNUR Banten Hj.Ratu Atut Chosiyah menerima penghargaan Rekor Muri atas perhelatan senam anak peserta terbanyak, yakni 39.151 peserta yang digelar Himpunan pendidikan anak usia dini (HIMPAUDI) Provinsi Banten, di Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang, Sabtu (2/11) lalu. Penghargaan diberikan kepada gubernur sebagai Bunda PAUD Provinsi Banten. “Pengharaan ini untuk masyarakat Banten. Ibu hanya merupakan kepanjangan tangan dari para orang tua,dan lembaga Paud di Provinsi Banten serta organisasi Himpaudi,” ujar Ratu Atut Chsosiyah. Ratu Atut juga memberikan apresiasi atas suksesnya acara tersebut. Karenanya gubernur menyampaikan ucapan terima kasih kepada Himpaudi, Dinas Pendidikan Provinsi Banten dan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota se Provinsi Banten, yang telah berkerjasama menggelar kegiatan tersebut. “Selaku gubernur, ibu merasa bangga terhadap kesadaran para orang tua yang luar biasa, memiliki semangat dalam mempersiapkan putra putrinya untuk menjadi anak yang memiliki kualitas yang lebih baik. Putra-putri Banten harus dipersiapkan untuk menjadi generasi penerus,” kata Gubernur. Sementara itu, Ketua Himpaudi Provinsi Banten Adde Rosi Khaerunisa mengatakan, kegiatan itu merupakan program kerja Himpaudi Banten yang berangkat dari se-

mangat untuk menciptakan generasi unggul yang sehat,cerdas dan ceria. “Ini dalam rangka menanamkan kecintaan terhadap olah raga sejak usia dini dan mengoptimalkan kecerdasan fisik motoriknya serta menumbuhkembangkan kecintaan terhadap budaya Banten melalui olah raga yang bermuatan seni dan kreasi,” katanya. Jumlah anak yang diikutsertakan berhasil memecahkan Rekor MURI degan jumlah peserta terbanyak, yakni 39.151 anak. Jumlah itu meliputi, Himpaudi Kota Serang 6780 anak, Himpaudi Kabupaten Serang 3841 anak, Himpaudi Kabupaten lebak 1500 anak, Himpaudi Kabupaten Pandeglang 1500 anak, Himpaudi Kota Cilegon 2000 anak, Himpaudi Kabupaten Tangerang 2000 anak, Himpaudi Kota Tangerang 1000 anak, Himpaudi Kota Tangsel 230 anak, Siswa-siswi SD se Kota Serang 20.300 anak dan di tambah dengan pendamping sekitar 1.021 peserta. Untuk diketahui, sebelumnya Banten juga telah memecahkan rekor MURI dengan peserta senam sebanyak 32.500 anak. “Banten sebelumnya sudah memecahkan rekor peserta senam anak terbanyak, kini kembali akan dipecahkan dengan menambah jumlah anak hingga mencapai 39.151. Selain senam, musik yang menjadi pengiring senam juga merupakan musik khas yang membawa muatan lokal Banten,” ujar Manajer MURI, J Ngadri.(*/ADV)

Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah berbaur dengan anak-anak PAUD. Dalam kesempatan itu sejumlah anak berkesempatan berdialog dengan Ratu Atut yang sekaligus sebagai Bunda PAUD Provinsi Banten tersebut.

Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah menyerahkan piala dan penghargaan kepada pengelola PAUD peraih juara dalam lomba Senam Masal Kreasi Banten Bangkit, Sabtu (2/11) di Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang.

Manajer MURI, J. Ngadri menyerahkan piagam penghargaan Rekor MURI kepada Gubernur Banten Ratu Atut Chsosiyah, Sabtu (2/11), di Stadion Maulana Yusuf dalam acara lomba senam masal pelajar PAUD se-Banten.

Kiri: Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah didampingi Ketua HIMPAUDI Banten Adde Rosi Khaerunisa tampak senam bersama ribuan pelajar PAUD. Atas: Ratu Atut berdialog dengan salah seorang pelajar PAUD berprestasi. Kiri Atas: Ratu Atut berdialog dengan para pelajar PAUD.


BANTEN POS SENIN 4 NOVEMBER 2013

METRO CILEGON

15 NONGKRONG DI REL. Beberapa warga sedang menikmati suasana santai mereka dengan duduk di rel Kereta Api yang berada di Lingkungan Gerem, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Minggu (3/11). Walaupun beresiko tinggi, namun perilaku ini sudah menjadi kebiasaan yang melekat pada masyarakat sekitar pinggir rel untuk bercengkrama dengan tetanggan.

RONALD SIAGIAN/BANTEN POS

PDAM Ajukan Modal Rp5 Miliar Untuk Penambahan Jaringan CILEGON, BP - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Cilegon Mandiri mengajukan permintaan penyertaan modal pada RAPBD 2014 sebesar Rp5 miliar. Anggaran sebesar itu akan digunakan untuk pengembangan jaringan air minum di perkotaan serta perbaikan jaringan yang rusak. Anggota Badan Anggaran (Bang-

gar) DPRD Cilegon, Muhammad Iqbal mengatakan, saat pembahasan RAPBD 2014 di Kota Tangerang pekan lalu, PDAM kembali mengusulkan penyertaan modal Rp5 miliar seperti tahun lalu. Usulan penyertaan modal tersebut telah diserahkan ke DPRD untuk dikaji oleh badan anggaran. “Kami sudah menerima usulan penyertaan modal PDAM dalam RAPBD 2014. Usulan tersebut akan kami tindaklanjuti saat rapat badan anggaran pekan depan,” kata Iqbal yang juga anggota Komisi III itu. Menurutnya, ada beberapa hal yang akan dipertimbangkan oleh

DPRD Cilegon saat mengabulkan usulan anggaran dari eksekutif. Antara lain hasil evaluasi penggunaan anggaran sebelumnya apakah sudah efektif atau belum, kontribusinya terhadap pendapatan daerah, serta manfaatnya buat masyarakat. “Kami akan perhitungkan semuanya. Kalau tidak efektif tentu tidak bisa kita kabulkan semuanya,” katanya. Politisi PKS itu berharap, bila nanti PDAM mendapatkan penyertaan modal, tidak hanya membangun jaringan di perkotaan. Sebagai perusahaan daerah, katanya,

Gali Bakat Anak Muda Lewat Seni MEMBANGUN Sambungan dari Halaman 16

membuat acara semacam ini karena banyak diantara mereka yang pada siang hari melakukan aktifitas mengamen untuk mencari nafkah dari seni ini sehingga acara ini baru dapat dilaksanakan pada malam hari seperti ini,” tutur Heni. Heni juga sangat takut dengan

makin derasnya budaya dari luar akibat globalisasi termasuk dunia informasi seperti internet yang membawa dampak kurang baik bagi pertumbuhan kebudayaan lokal. Menurutnya dampak tersebut akan terasa dalam jangka waktu cukup lama bila tidak diantisipasi sedini mungkin. Maka pertumbuhan dunia kesenian Ciegon harus mulai kembali dibangun lewat banyak event agar

pontesi dan bakat anak-anak muda dapat terus dikembangkan. Tak hanya itu, kegiatan demi kegiatan juga dapat membuat seniman lebih kreatif. “Seperti halnya tari kreasi modern yang menggabungkan unsur musik modern dan tradisonal yang mulai disukai remaja sehingga mereka tidak kaku mempelajarinya,” tutur Heni. (K10/ZAL/IGO)

Hasil Uji Sandar Dievaluasi OPP Merak DIHARAPKAN Sambungan dari Halaman 16

“Misalnya bila dermaga yang ada panjangnya hanya 150 meter, kan tidak bisa disandari oleh kapal yang panjangnya 160 meter. Lalu kedalaman dermaga itu apakah cocok dengan bobot kapal, semuanya harus diukur,” katanya. Bila KMP Dharma Rucitra resmi masuk lintasan Merak-Bakauheni, ini berarti jumlah kapal yang melayani penyeberangan Merak-Bakauheni bertambah menjadi 45 kapal.

“Kami berharap dengan masuknya kapal ini bisa membantu melayani penyeberangan warga dari Pulau Jawa ke Sumatera dan sebaliknya. Kita ketahui bahwa arus penyeberangan lintas pulau ini sekarang semakin ramai seiring semakin baiknya pertumbuhan ekonomi,” ungkapnya. Sementara itu Sunaryo, Kepala Cabang PT Dharma Lautan Utama (DLU), pemilik KMP Dharma Rucitra, mengatakan, pihaknya sudah memenuhi semua persyaratan yang dibutuhkan sebelum dilakukannya uji sandar.

“Kita sudah melakukan uji sandar di Dermaga III Pelabuhan Merak. Kami bersyukur uji sandar berjalan lancar dan sukses, mudah-mudahan pekan depan kapal ini sudah beroperasi di lintasan penyeberangan Merak-Bakauheni. Hasil uji sandar tersebut akan dievaluasi oleh OPP Merak, kemudian dilaporkan ke Kemenhub,” jelasnya. Berdasarkan informasi dari OPP Merak, lanjut Sunaryo, hasil uji sandar tersebut telah diserahkan kepada Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan di Jakarta.(*)

Terkendala Izin dari Kemenhub SIDE Sambungan dari Halaman 16

“Side ramp sudah bisa digunakan, namun masih menunggu izin. Kami tidak mengetahui alasan belum diberikannya izin beroperasi dari kementerian,” kata Nana, Sabtu (2/11). Nana menambahkan, pihaknya sejak satu bulan lalu sudah mengurus perizinannya, bahkan side ramp di Dermaga II sudah dilakukan uji coba, namun hingga kini kami belum mendapat kepastian kapan izin operasi side ramp keluar. “Semoga bulan ini sudah keluar,

rencananya pekan ini kami akan segera mempertanyakan kembali ke kementerian,” ungkapnya. Kendati demikian, Nana membantah jika pembangunan side ramp tersebut sia-sia. Menurutnya kalau sudah keluar izinnya akan langsung dioperasikan. “Intinya surat izinnya masih diproses, kami harapkan cepat keluar mumpung belum terjadi kepadatan di Pelabuhan Merak, karena sebentar lagi hari libur natal dan tahun baru,” ungkapnya. Terpisah, Kepala Otoritas Pelayanan Pelabuhan (OPP) Merak, Endi Suprasetio mengakui jika side ramp

dermaga II tersebut tidak bisa dipakai karena belum mengantongi izin operasional. “Memang belum bisa di gunakan, karena tidak mempunyai izin. Mudah-mudahan pekan ini sudah keluar izinnya,” ungkapnya. Menurut Endi, belum keluarnya izin operasional side ramp dermaga II Pelabuhan Merak disebabkan dermaga II di Pelabuhan Bakauheni Lampung masih dalam tahap perbaikan atau penyempurnaan. “Dermaga II Pelabuhan Bakauheni masih dalam tahap penyempurnaan, makanya side ramp tersebut belum bisa dioperasikan,” jelasnya.(CR2/ZAL/IGO)

PDAM harus mampu memberikan pelayanan lebih luas sehingga semua warga Cilegon bisa menikmati air bersih. “Selama ini saya melihat masih banyak warga Cilegon, terutama yang tinggal di perbukitan kesulitan air bersih saat musim kemarau seperti sekarang. Ini harus dipikirkan oleh PDAM,” ungkap anggota dewan yang tidak maju lagi dalam Pemilu Legislatif 2014 ini. Direktur Utama PDAM Cilegon Mandiri Encep Nurdin mengatakan, saat ini terdapat 14.200 pelanggan aktif yang berkontribusi terhadap pertumbuhan bisnis PD-

AM. Bila penyertaan modal Rp5 miliar itu dikabulkan, pihaknya optimistis bisa menambah 2.500 pelanggan baru pada tahun depan. “Bila jaringannya semakin luas, tentu pelanggan baru akan semakin terbuka,” katanya. Berdasarkan penelusuran Banten Pos, pada APBD murni 2013 PDAM Cilegon Mandiri mendapatkan penyertaan modal dari Pemkot Cilegon sebesar Rp5 miliar. Bahkan pada APBD Perubahan anggaran tersebut ditambah Rp1 miliar sehingga secara keseluruhan mencapai Rp6 miliar. “Dana tahun ini digunakan untuk

rehabilitasi jaringan, terutama pada jaringan tua di jalur perkotaan sisa peninggalan Kabupaten Serang,” ungkapnya. Encep menuturkan, sampai September tahun ini, laba bersih PDAM Cilegon Mandiri telah mencapai Rp2,6 miliar. Dia berharap sampai akhir tahun ini pendatan perusahaan milik Pemkot Cilegon itu bisa mencapai Rp3 miliar. “Sejumlah keuntungan ini kita raih berkat kerja keras dan efisiensi. Kita terus menekan angka kebocoran dari 50 persen pada 2009 menjadi 35 persen pada tahun ini,” ujarnya.(CR2/ZAL/IGO)

Pagelaran Pentas Seni Dewan Kesenian Cilegon

Gairahkan Kesenian Tradisional Sudah menjadi rahasia umum bila kesenian saat ini hanya menjadi anak bawang dari kehidupan materialistis yang membelit bangsa ini.

MEINANI INDRASTUTI, Kota Cilegon MENCOBA untuk terus menghidupkan dunia seni dan kegiatan berkesenian minimal di Kota Cilegon yang sudah hiruk pikuk dengan pembangunan. Malam itu ratusan seniman dari beragam bidang seni sepert tari, nyanyi, marawis, patingtung sampai pembacaan puisi dan teater berbaur menjadi satu memenuhi jiwa ruang kesenian warga Cilegon yang kian sempit. Ruangan Gedung Kesenian Wong Kite milik Pemkot Cileon di bawah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata sontak menjadi meriah dengan warna - warni pakaian gadis gadis muda dan aroma bandrek dan bajigur yang sengaja di pesan untuk menjadi santapan pengunjung dan tamu undangan acara yang digelar DKC bekerjasama dengan Bidang Seni Budaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Cilegon. Yang unik, tak hanya seniman Cilegon yang hadir dan mengisi acara. Bahkan acara ini menjadi sangat

spesial karena ada pembacaan puisi dari seniman asal Lampung, Malaysia dan Singapura. “Ini tentu menjadi hal yang menggembirakan bagi kami karena acara yang digagas sejak lama ini tenyata dapat menghadirkan seniman lintas daerah bahkan lintas negara,” tutur Ketua DKC, Indra Kusuma. Hidup bersama dalam keberagaman seni dan budaya menurut Indra, akan menjadi kenyataan dan surprise buat penikmat seni di Kota Cilegon. Pendiri dan penggagas sebuah jurnal budaya bertajuk Ruang Rekonstruksi yag berisi tulisan budaya dan seni ini juga menyatakan bila pertemuan antara seniman linstas daerah dan negara tersebt akan memupuk kebersamaan dan persaudaraan. “Kalau soal ekonomi yang rusak masih bisa diperbaiki oleh ahli-ahli ekonomi, tetapi bila budaya sudah hancur maka tak ada seorangpun di dunia ini yang mampu membangunnya kembali, seperti hancurnya peradaban dunia yang hanya tinggal kenangan saja,” tuturnya saat memberikan sambutan. Indra menilai, pertumbuhan dunia kesenian khususnya di sekolah-sekolah sudah cukup baik. Ada banyak bakat seni muda yang tumbuh dan menjadi tumpuan

harapan bagi tetap hidupnya dunia kesenian di Cilegon. “Ada grup teater dan tari yang pelatihnya sengaja didatangkan dari kalangan profesional sehingga pembinaannya lebih maksimal,” tutur Indra. Menurutnya, ini menjadi indikasi bahwa perkembangan seni dan budaya di lingkungan sekolah sangat potensial Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Cilegon, Buchori, yang membuka acara sangat mengapresiasi kegiatan yang digagas oleh DKC tersebut. Dirinya sangat terharu dan takjub dengan penampilan seniman cilik yang diharapkan dapat menjadi penerus agar seni tidak punah. Buchori mengharapkan agar kedepan DKC dapat lebih berkiprah di dunia kesenian Cilegon dan menjadi wadah bagi para seniman untuk terus mengembangkan kesenian. Ia juga menyatakan bila dahulu Cilegon hanya merupakan sebuah wilayah kecil yang dalam hitungan tahun sudah berkembang menjadi wilayah industri berskala internasional. Untuk mengantispasi masuknya budaya asing yang akan menggilas budaya bangsa maka diperlukan wadah khusus unuk menampung seluruh potensi seni daerah yang akan mempertahankan seni dan budaya lokal.(*)

Zaenoel Sulit Ditemui Wartawan WALIKOTA Sambungan dari Halaman 16

sikap tegas terkait kasus yang memalukan di RSUD Cilegon. “Dimana-mana, pimpinan harus bertanggungjawab. Pemkot Cilegon harus memberikan sanksi yang tegas kepada Direktur RSUD. Kalau perlu sanksi pemecatan,” jelasnya. Menurut Supriyadi, keadilan harus ditegakan, sebab pasien saja yang nunggak bayar dikenakan sanksi oleh pihak RSUD. Apalagi ini, anggaran untuk pembayaran listrik dan air disalahgunakan. “Bagaimana RSUD Cilegon mau menjadi rumah sakit pendidikan jika pemimpinnya saja tidak mampu menertibkan anak buahnya,” ungkapnya. Komisi II DPRD Cilegon yang merupakan mitra kerja RSUD Cilegon langsung merespon persoalan tersebut. Rencananya pekan ini Komisi II akan memanggil Direktur RSUD Cilegon untuk dimintai klarifikasinya. “Ini sangat memalukan, baru pekan lalu RSUD Cilegon menggembar-gemborkan mau jadi rumah sakit pendidikan, ternyata listrik dan air saja nunggak,” kata Tahyar. Tahyar menambahkan, berdasarkan hasil pembahasan APBD murni 2014, terungkap bahwa RSUD Cilegon kekurangan pasokan listrik, sehingga tahun depan membutuhkan tambahan pasokan listrik ribuan volt untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Dengan terbongkarnya kasus seperti ini, maka kami harus meminta penjelasan dari Direktur RSUD Cilegon,” tegasnya. Sebelumnya, Direktur PDAM Cilegon Mandiri, Encep Nurdin mengatakan, tunggakan pembayaran langganan air yang belum dibayar RSUD semula sembilan bulan, akan tetapi sudah dibayar tiga bulan. “PDAM sering menagih kepada RSUD Cilegon, akan tetapi pihak RSUD tidak membayar,” katanya. Saat BANTEN POS berupaya menemui Direktur RSUD Cilegon di ruang kerjanya pada Minggu sore, dr Zainoel Arifin tidak ada di tempat. Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, telepon genggamnya pun dalam kondisi tidak aktif. Inspektorat Setda Kota Cilegon mulai melakukan penyelidikan dan pemeriksaan khusus terkait bobolnya keuangan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cilegon. Rumah sakit milik pemerintah itu diduga dibobol oleh oknum PNS golongan II b berinisial In (28). Akibat pembobolan itu, RSUD Cilegon menunggak pembayaran air PDAM sebesar 102 juta dan tunggakan listrik PLN sebesar Rp184 juta. Bahkan kabarnya, uang pembayaran telpon juga ada tunggakan. Kepala Inspektorat, Mulyawan Soepardi kepada sejumlah wartawan disela monitoring tes CPNS, Minggu (3/11), menyatakan, tim khusus pemeriksa yang beranggo-

takan delapan orang sudah mulai bekerja, sejak dua pekan lalu. Mereka kini sedang mengumpulkan bahan dan keterangan (pulbaket). “Sudah bekerja dan sedang pulbaket. Anggota tim khusus ada delapan orang. Untuk sementara tim belum melaporkan hasilnya,” ujar mantan Kadis PU, kemarin. Menurutnya, tim khusus akan bekerja secara professional untuk menuntaskan permasalahan uang kas yang diendapkan oleh oknum PNS pegawai RSUD Cilegon. “Bahasanya mungkin yang lebih tepat adalah, uang rumah sakit diendapkan sementara oleh oknum pegawainya dan bukan dibobol sebagaimana media sebut, sehingga tidak tersetorkan untuk kebutuhan operasional kantor,” terangnya. Dirinya mengaku belum bisa menyimpulkan apa bentuk pelanggaran oknum pegawai RSUD tersebut. Apakah termasuk pelanggaran berat PNS atau bahkan mengarah ke ranah pidana. “Kesimpulan sementara, oknum PNS itu tidak amanah dalam menjalankan tugas sebagai abdi Negara. Terkait apakah perbuatan itu melanggar disiplin PNS atau pidana, masih menunggu hasil kerja tim,” ungkapnya. Dalam kasus ini, lanjutnya, bisa saja Inspektorat merekomendasikan kasus itu ke aparat penegak hukum (APH). Namun demikian, pihaknya akan hati- hati sebelum memutuskan sesuatu,” tandasnya.(CR2/BAR/ZAL/IGO)


CILEGON POS

BANTEN POS SENIN 4 NOVEMBER 2013

FIGUR Heni Anita Susila

Membangun Optimisme MENGENAKAN baju berwarna cerah, malam itu Kepala Bidang Seni dan Budaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Cilegon, Heni Anita Susila tampak senang karena acara yang digagasnya berjalan lancar. Bahkan hingga larut malam segerobak bandrek bajigur beserta isinya yang merupakan hidangan spesial untuk para seniman tersebut berkurang sedikit demi sedikit. Puluhan doorprize yang sengaja disiapkan juga sudah berpindah tangan kepada pengunjung yang hadir memenuhi Gedung Kesenian Wong Kite. Heni optimis kegiatan kesenian di Kota Cilegon akan terus tumbuh dan berkembang dengan dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah dan swasta sehingga para seniman dapat nyaman mengembangkan dunia kesenian. “Sangat sulit mempersatukan mereka untuk BACA

Gerbang Kota Masa Depan

16

Side Ramp Belum Digunakan

RONALD SIAGIAN/BANTEN POS

DEPAN TERTIB LALU LINTAS. Sebuah baligo yang memberi himbauan tertib berlalu lintas terpasang di sudut simpang tiga Kota Cilegon ditengah hiruk pikuk pengguna jalan, Minggu (3/11). Bukan hanya orang dewasa saja yang dihimbau untuk tertib lalulintas. Dengan imbauan tersebut diharapkan pesannya juga sampai kepada anakanak agar mereka tertib berlalulintas sejak dini.

CILEGON, BP - Pembangunan side rump untuk mempercepat keluar masuk mobil di Dermaga II Pelabuhan Merak sia-sia. Pasalnya hingga saat ini PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Merak belum bisa mengoperasikannya karena masih terganjal izin dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Berdasarkan pantauan BANTEN POS, side ramp dermaga II tampak seperti bangunan megah yang tidak memiliki fungsi apa-apa, tidak ubahnya barang bekas yang sudah tidak bisa depergunakan lagi. Akibatnya, penumpukan kendaraan di Pelabuhan Merak belum bisa diatasi, terlebih saat akhir pekan. Apalagi saat hari-hari libur nasional, antrean kendaraan yang keluar masuk Pelabuhan Merak bisa mencapai jalan tol. Manager Usaha PT ASDP Merak Ferry, Nana Sutisna membenarkan jika side ramp di dermaga II belum bisa difungsikan karena belum mendapat izin dari Kemenhub. Selama izinnya masih diproses, pihak ASDP tidak dapat berbuat banyak menyikapi hal tersebut. BACA SIDE...HAL 15

MEMBANGUN... HAL 15

Walikota Diminta Ganti Direktur RSUD Terkait Kasus Tunggakan Air dan Listrik CILEGON, BP - Kasus tunggakan air dan listrik akibat pembobolan keuangan di RSUD Cilegon terus menggelinding seperti bola salju. Tidak hanya membuat jengah anggota DPRD Cilegon, tapi juga warga yang tergabung dalam lembaga swadaya masyarakat (LSM). Bahkan beberapa LSM meminta Walikota Cilegon, Tb Iman Ariyadi untuk

segera mengganti Direktur RSUD Cilegon karena dianggap tidak mampu mengontrol kinerja anak buahnya. “Kasus menunggaknya RSUD Cilegon sangat memalukan, sebagai rumah sakit milik daerah, hal itu seharusnya tidak terjadi. Ini menjadi bukti bahwa Direktur RSUD Cilegon sudah tidak layak lagi memimpin dan mengelola RSUD Cilegon,” kata juru bicara LSM Gerakan Aliansi Banten (GAB) Cabang Cilegon Hamami kepada BANTEN POS, Minggu (3/11). Menurut Hamami, kasus tersebut se-

harusnya tidak terjadi jika pengawasan dilakukan secara profesional oleh pimpinan. Jadi sangat mengherankan jika Direktur RSUD Cilegon tidak mengetahui adanya penyimpangan yang dilakukan anak buahnya. “Jika benar Direktur RSUD Cilegon tidak mengetahuinya, lalu apa saja kerjanya direktur. Pimpinan yang tidak bisa memantau kinerja anak buahnya harus diganti, karena telah lalai dalam mengelola RSUD,” tegasnya. Hamami menambahkan, jika selama ini keluhan masyarakat soal pelayanan RSUD

yang belum maksimal, pihaknya masih bisa memaklumi, karena perbaikan pelayanan dilakukan bertahap. Namun terkait penyimpangan anggaran, baik itu dilakukan oleh pegawai RSUD, pemimpin yang harus bertanggungjawab. “Kami pikir sudah waktunya Direktur RSUD Cilegon diganti, masih banyak yang lebih layak untuk menggantikannya,” ungkap Hamami. Senada, Ketua LSM Rumah Hijau Supriyadi juga menyampaikan hal serupa. Menurutnya, Walikota Cilegon harus mengambil BACA WALIKOTA...HAL 15

Menunggu Kapal Baru KMP Dharma Rucitra I di Pelabuhan Merak

Diharapkan Jadi Solusi Penumpukan Kapal motor penumpang (KMP) Dharma Rucitra I hingga kini masih belum bersandar di Pelabuhan Merak. Armada baru milik PT Dharma Lautan Utama (DLU) yang diperkenalkan ke publik pertengahan Oktober lalu, hingga awal Novmber ini masih belum masuk dalam daftar kapal yang melayani penyeberangan Merak-Bakauheni.

DENI SAPROWI, MERAK KMP DHARMA Rucitra I buatan Jepang yang memiliki kapasitas penumpang 673 orang, dengan jumlah kru 38 orang tersebut padahal sudah melakukan uji sandar di Dermaga

DENI SAPROWI/BANTEN POS

Kapar ferry tengah melakukan bongkar muat di Pelabuhan Merak

III Pelabuhan Merak beberapa waktu lalu, namun PT ASDP Cabang

Merak belum mendapatkan lampu hijau dari Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) di Jakarta untuk memasukan Dharma Rucitra I ke dalam daftar kapal penyeberangan MerakBakauheni. Bagian Humas PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Merak Mario Sardadi Oetomo mengatakan, Hingga kemarin KMP Dharma Rucitra belum bisa memasuki lintasan Pelabuhan Merak karena masih terganjal perizinan. “Kami juga masih menunggu kabar dari OPP, kalau mereka mengizinkan tentu akan kita masukkan dalam daftar kapal yang bisa melayani penyeberangan Merak-Bakauheni dan segera bersandar di Pelabuhan Merak,” kata Mario, Minggu (3/11). Menurutnya, sebelum memasuki lintasan Merak-Bakauheni, kapal memang diharuskan melakukan uji sandar. Ini perlu dilakukan agar kapal bisa menyesuaikan diri dengan dermaga yang paling cocok dengan badan kapal. BACA DIHARAPKAN...HAL 15

Bantenpos edisi senin 04 november 2013  

Bantenpos edisi senin 04 november 2013Bantenpos edisi senin 04 november 2013Bantenpos edisi senin 04 november 2013Bantenpos edisi senin 04 n...

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you