Issuu on Google+

RABU 4 SEPTEMBER 2013

BANTEN POS Inspirasi dan Semangat Baru Banten

Jawa Pos Group

HARGA ECERAN Rp 2.000

4 Polisi Konsumsi Narkoba Terima Laporan Warga, Polda Gelar Tes Urine

PANDEGLANG, BP - Menindaklanjuti perintah dari Kapolda Banten mengenai maraknya peredaran Narkoba di Banten, Polres Pandeglang menggelar tes urine terhadap anggota polisi. Tes urine dilakukan untuk mengetahui adanya dugaan anggota polisi yang menjadi pengguna Narkoba. Wakil Kapolres Pandeglang Kompol Adhe Heriadi ketika melakukan inspeksi mendadak (sidak) tes urine di Polsek Pandeglang, Selasa (3/ 9) mengatakan, kegiatan ini sebagai tindaklanjut dari intruksi Kapolda Banten. Selain itu, kegiatan ini dilakukan untuk membina anggota polisi yang bertugas di wilayah hukum Polres Pandeglang. “Tes urine ini hari kedua dilakukan Polres PanBACA 4 POLISI... HAL 7

RONALD SIAGIAN / BANTEN POS

MUSIM KEMARAU. Sejumlah petani melakukan aktivitas di areal pertanian Lingkungan Cibeber, Kecamatan Cibeber, Kota CIlegon, Rabu (21/8) usai memanen padi. Memasuki musim kemarau setelah peralihan musim, banyak dari para petani mulai mengeluhkan bahwa hasil panen padi yang mereka hasilkan kurang baik bahkan keberadaan ini akan membuat tanaman mereka terancam gagal panen.

Rekomendasi BPK Belum Tuntas

Prisia Nasution

Belum Puas

Biro Perlengkapan Kesulitan Melakukan Pendataan Aset

MESKI telah berpredikat sebagai peraih Piala Citra, namun Prisia Nasution belum puas dengan kiprahnya dalam perfilman nasional. Menurutnya, masih banyak yang harus dikerjakan olehnya selaku insan film. Salah satunya adalah dengan terlibat bermacam peran yang dilakoninya dalam film. Pia, sapaan akrabnya, mengaku

SERANG, BP - Meski batas waktu penyelesaian rekomendasi atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP)

Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) atas APBD 2012 hampir usai, ternyata Pemprov Banten belum melaksanakan semua rekomendasi yang ditetapkan lembaga auditor negara itu. Alasannya, saat ini Pemprov Banten masih kesulitan BACA REKOMENDASI... HAL 7

MUSTAFA RAMLI/JAWA POS

 BACA MENCARI... HAL 7

BAHAS ANGGARAN. Wakil Ketua KPK Zulkarnaen (tengah) saat rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR RI, Selasa (3 Sept 2013) di Gedung Parlemen di Jakarta. Rapat tersebut membahas anggaran KPK 2014.

Irjen Djoko Divonis 10 Tahun Penjara JAKARTA, BP - Terdakwa perkara korupsi proyek driving simulator SIM dan Tindak Pidana Pencucian Uang Irjen Djoko Susilo divonis bersalah oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (3/9). Mantan Kepala Korlantas Polri itu dijatuhi hukuman 10 tahun penjara karena terbukti korupsi. Menurut majelis, Djoko terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi

KASUS SIMULATOR SIMU SURAT IZIN LATOR MENG ANGGARAN EMUDI 2011

BACA IRJEN... HAL 7

Pemberhentian WH Menghitung Hari Sebagai Walikota Tangerang SERANG, BP - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fawzi berjanji

24 – 32ºC 24 – 32ºC Berawan/ Berawan/ Hujan Ringan Hujan Ringan 0,5 – 1,3 mtr/ Tenggara

24 – 32ºC Berawan/ Hujan Ringan 1,0 – 3,0 mtr / Tenggara

24 – 32ºC Berawan/ Hujan Ringan

TANGERANG 24 – 32ºC Berawan/ Hujan Ringan

1,0 – 3,0 mtr / Tenggara

SUMBER: BMKG STASIUN METEOROLOGI KELAS III SERANG, BERLAKU 4 SEPTEMBER 2013

INSPIRASI Banyak kegagalan dalam hidup ini dikarenakan orang tidak menyadari betapa dekatnya mereka dengan keberhasilan, saat mereka menyerah a Edison - Thomas Alf Alfa

Wahidin Halim

BACA PEMBERHENTIAN... HAL 7

Masukkan Seribu Penonton Gratis demi 50 Ribu Fans Kerusuhan konser Metallica 20 tahun lalu di Stadion Lebak Bulus, Jakarta, tidak bisa dihapus dari ingatan. Namun, konser grup heavy metal legendaris, Minggu (25/8), itu sukses besar dan aman-aman saja.

JANESTI PRIYANDINI Jakarta ZAKI Sales Masyhur, 41, menceritakan konser Metallica 20 tahun lalu di kantornya, kawasan Warung Buncit, Jakarta, Rabu (28/9). Rumah dia tidak jauh dari Stadion Lebak Bulus, tempat

ANGGER BONDAN/JAWA POS

CILEGON PANDEGLANG LEBAK

syah, dalam waktu dekat ini. Penjelasan tersebut disampaikan oleh pihak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kepada pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dan Provinsi

Cerita di Balik Sukses Penyelenggaraan Konser Metallica di Jakarta

PRAKIRAAN CUACA HARI INI SERANG

akan segera memproses dan menadantangai Surat Keputusan (SK) pemberhentian Walikota Tangerang, Wahidin Halim (WH) dan mengeluarkan SK pengangkatan Pelaksana tugas (Plt) Walikota Tangerang, Arif R Wisman-

Taye Masyhur menunjukkan rekaman konser Metallica yang dipromotorinya bersama Jay Alatas dan Khrisna Radithya.

konser kala itu. Sebagai anak metal dan penggemar berat grup band supercadas tersebut, Taye Masyhur “panggilan Zaki” tidak ingin melewatkan pertunjukan musik yang langka itu. Dia sangat ingin menonton idolanya manggung. Namun, tak disangka, konser itu berubah menjadi petaka. Yang dilihat justru pemandangan mengerikan. Calon penonton yang tidak bisa masuk stadion mengamuk. Mereka membakar loket. Rusuh. Melihat seperti itu, Taye urung menonton. “Siapa pun orang yang ada di situ pasti ngibrit. Ngeri, ngeri, ngeri sekali,” ungkapnya sampai tiga kali BACA MASUKKAN... HAL 7

PRO BANTEN

BANTEN POS RABU 4 SEPTEMBER 2013

LINTAS

2

Penerima BLSM Bertambah 15.580

Pemprov Tunggu Putusan Banding Pemprov Banten masih menunggu keputusan banding dari Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta, atas perkara gugatan PT Yooshin Indonesia terhadap Surat Keputusan (SK) Gubernur Banten terkait persetujuan penangguhan UMK 2013. “Kami masih menunggu putusan banding dari pengadilan. Yang jelas, semua kelengkapan dan berkas untuk banding atas putusan PTUN Serang telah kami serahkan. Posisi kami hanya menunggu,” kata Kepala Biro Hukum Pemprov Banten Samsir saat ditemui disela-sela acara Kami masih soft launching menunggu putusan Rumah Sakit banding dari Umum Daepengadilan. Yang rah (RSUD) jelas, semua Banten, Sekelengkapan dan lasa (3/9). berkas untuk Dia mengaku, pihaknya banding atas tidak bisa meputusan PTUN ngetahui proSerang telah kami ses dan perserahkan. Posisi kembangan kami hanya banding tersemenunggu but. “Kami tidak bisa berSamsir komunikasi, Kabiro Hukum kami hanya Pemprov Banten menunggu hasilnya yang akan disampaikan oleh PTUN Serang nanti,” ujarnya. Berdasarkan pengalaman kasus serupa di daerah lain, lanjutnya, paling cepat putusan banding diproses dalam tiga bulan. Diberitakan sebelumnya, PTUN Serang pada 5 Juli lalu membatalkan SK Gubernur Banten Nomor 561.2/Kep.15-Huk/2013 tentang Persetujuan Penangguhan Pelaksanaan Upah Minimum tahun (UMK) 2013 sebesar Rp2.080.000, terhadap PT Yooshin Indonesia yang beralamat di Jalan Raya Pengampelan, Kampung Nambo Kaserangan, Kecamatan Ciruas, Kota Serang. Pembatalan dilakukan dalam persidangan kasus gugatan buruh perusahaan tersebut terhadap SK Gubernur dimaksud.(RUS/IDM)

Kabupaten/Kota Diminta Meng-cover SERANG, BP - Penerima Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) tahap II di Provinsi Banten bertambah sebanyak 15.580 jiwa. Kepala Dinas Sosial Pemprov Banten, Nandy S Mulya, Selasa (3/

9) mengatakan, penambahan penerima BLSM tahap II terjadi di dua daerah, yakni Kabupaten Serang dan Kota Tangerang Selatan. “Jumlahnya lebih dari 15 ribu. Untuk Kota Tangsel tambah 10.493 jiwa dan Kabupaten Serang bertambah 5.097,” katanya. Terjadinya penambahan jumlah penerima dana kompensasi kenaikan harga BBM ini, kata Nan-

dy, terungkap setelah dilakukan pendataan ulang di setiap kelurahan atau desa dan kecamatan di masing-masing kabupaten/kota. “Untuk sumber dana yang digunakan untuk dana BLSM bagi penerima BLSM yang baru tersebut berasal dari inisiatif daerah masing-masing melalui APBD,” imbuhnya. Menurut Nandy, kedua daerah di-

maksud telah memperbaharui data RTS (rumah tangga sasaran) melalui musyawarah desa dan kelurahan. Nandy mengimbau, daerah lain di Banten juga bisa melakukan hal serupa jika menemui adanya penambahan jumlah penerima BLSM di luar dari yang dianggarkan dari APBN. Diberitakan sebelumnya, pada penyaluran BLSM tahap I di Pro-

vinsi Banten, masyarakat yang mendapatkan BLSM sebanyak 526.178 jiwa. Rinciannya Kota Cilegon 11.537 jiwa, Kota Serang 17.121 jiwa, Kota Tangerang ada 47.394 jiwa, Kota Tangsel 16.677 jiwa, Kabupaten Lebak 118.036 jiwa, Kabupaten Pandeglang 108.960 jiwa, Kabupaten Serang 59.363 jiwa, dan Kabupaten Tangerang sebanyak 147.090 jiwa.(RUS/IDM)

EDO DWI/BANTEN POS

TERGANTUNG HUJAN. Petani di Karundang, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, tengah menanam padi di sawah tadah hujan, beberapa waktu lalu. Di musim kemarau ini para petani mengkhawatirkan tidak bisa menanami sawah mereka kembali, akibat tidak turunnya hujan.

14 KLB Campak, Difteri & Tetanus dalam 2 Tahun

Hasil Hitung Cepat Diluar Tanggungjawab KPU

SERANG, BP - Sejak dua tahun terakhir, yakni pada kurun Januari 2012 hingga Agustus 2013, jumlah penderita campak, difteri, dan tetanus di Kota Serang mencapai 189 kasus. Jumlah tersebut didapat berasal dari 14 Kejadian Luar Biasa (KLB) dimana 11 penderita diantaranya meninggal dunia. “Jumlah penderita tiga penyakit tersebut masih terbilang cukup tinggi. Dalam rentang waktu dua tahun saja sudah mencapai 189 kasus yang berasal dari 14 KLB,” ujar Sekretaris Daerah Pemkab Serang Lalu Atharussalam Rais saat memberikan sambutan pada acara pembukaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) di Aula Setda II Pemkab Serang, Selasa (3/9). Adapun rincian dari 189 kasus itu adalah, pada 2012 terdapat penderita campak sebanyak 96 kasus, difteri 3 kasus dengan satu diantaranya meninggal dunia, dan 9 kasus tetanus

SERANG, BP - Ketua KPU Kota Serang Muhammad Arif Iqbal mengatakan, KPU tidak melakukan kerjasama dengan lembaga yang melakukan hasil hitung cepat atau Quick Count perolehan suara pada Pilkada Kota Serang. KPU hanya melakukan perhitungan hasil rekapitulasi dari TPS (tempat pemungutan suara) ke PPS (panitia pemungutan suara). Semua hasil hitung cepat diluar tanggungjawab KPU. “Mau lembaga atau pasangan calon yang melakukan hitung cepat itu urusan mereka. Yang jelas KPU hanya melakukan hasil rekapitulasi. Kalau ada yang saling klaim perolehan suara itu urusan lembaga yang melakukan hitung cepat tersebut,” kata Iqbal, Selasa (3/9). Iqbal mengakui, seminggu yang lalu Lembaga Survei Kebijakan Publik Lingkaran Survei Indonesia (LSKP LSI) yang mem-

neonatorum dengan 6 diantaranya meninggal dunia. Pada 2013 terdapat penderita campak sebanyak 75 kasus, 2 kasus difteri dengan satu kasus meninggal, dan tetanus neonatorum sebanyak empat kasus dengan tiga kasus meninggal. “Kalau ditotal pada 2012 terdapat enam KLB, 108 kasus, dan sembilan kasus meninggal. Sedangkan pada 2013 terjadi delapan KLB, 81 kasus, dan tiga kasus meninggal,” terang Lalu. Menurut Lalu, meski dari segi jumlah kasus mengalami penurunan, namun tidak untuk jumlah kasus kematian dari tiga penyakit tersebut. Salah satu permasalahan terdapat pada kasus tetanus neonatorum, dimana pertolongan persalinan belum seluruhnya ditangani oleh tenaga medis dan masih mempercayai dukun untuk melakukan pertolongan tersebut. “Cakupan persalinan oleh tenaga

medis selama 2013 hanya mencapai 52 persen saja atau sebanyak 14.560 jiwa,” katanya. Oleh karena itu, Lanjut Lalu, salah satu antisipasi dalam mengatasi permasalahan tersebut yakni dengan menggalakan program BIAS. Dalam program tersebut setiap anak sekolah yang duduk di kelas II hingga III Sekolah Dasar (SD) akan diberi imunisasi untuk kekebalan tubuh terhadap tiga penyakit tersebut. Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Serang Sri Nurhayati menyatakan, guna merealisasikan harapan tersebut pihaknya kini sudah menjadwalkan program BIAS kepada seluruh anak sekolah di Kabuppaten Serang. program tersebut rencananya akan dilaksanakan pada September hingga Oktober mendatang. “Nanti para siswa kelas II dan III SD akan diberi vaksin difteri tetanus (DT) dan vaksin tetanus difteri (Td),” tuturnya.(DWA/IDM)

beritahukan akan melakukan perhitungan cepat perolehan pilkada. Pihaknya memperbolehkan sepanjang lembaga tersebut memberitahukan keberadaannya kepada masyarakat dan melakukan perhitungan dua jam setelah rapat perhitungan suara selesai. “Sejauh ini baru LSKP LSI yang melapor. Yang lainnya belum ada,” ucap Iqbal. Dikatakan Iqbal, 95 prsen logistik pilkada sudah didistribusikan ke PPK (panitia pemilihan kecamatan), PPS dan TPS se-Kota Serang. Adapun sisa kekurangannya akan secepatnya dilengkapi. “Hampir semua logistik sudah sampai TPS. Kalau masih ada yang kurang, kami akan usahakan malam ini (kemarin-red), akan kami kejar,” katanya. Terpisah, Ketua PPK Kecamatan Serang Jayadi Hasan mengungkapkan, Senin (2/9) sekitar pukul 06.00 logistik pilkada sudah sampai di Kecamatan Serang. Menu-

rutnya, hanya beberapa logistik yang belum sampai, seperti amplop, kartu pengenal, model C KWK-KPU. “Tidak ada surat suara yang rusak. Surat panggilan dibagikan oleh KPPS (kelompok penyelenggara pemungutan suara) kepada warga,” ungkap Jayadi. Ia menjelaskan, logistik yang sudah diterima PPK Kecamatan Serang adalah surat suara, kertas segel, tinta, model C KWK-KPU, sampul, paku/alat mencoblos, busa/ alas pencoblosan, spidol Besar, spidol Kecil, bolpoin, karet, lem dan plastik Kantong. “Ada juga logistik lainnya, seperti piagam penghargaan, buku peraturan KPU, stiker bilik suara, gembok kotak suara, kantong plastik ukuran 5 kg dan katong plastic ukuran 2,5 kg. Semua sudah kami terima, kalau ada yang kurang akan kami minta lagi ke KPU,” ujar Jayadi.(APP/IDM)

RAPBD Perubahan Diusulkan Rp860,33 M Tunjangan Penghasilan PNS Diusulkan Naik SERANG, BP - Pemkot Serang mengusulkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (RAPBD-P) Kota Serang tahun 2013 sebesar Rp 860,33 miliar. Besaran RAPBD-P itu terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp 57,7 miliar, dana perimbangan Rp 613,3 miliar, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 189,2 miliar. “Kalau dihitung dari jumlahnya RAPBD Perubahan ada kenaikan 16,35 persen dibandingkan APBD murni tahun ini. Pada APBD murni itu Rp 739,44 miliar. Kenaikannya Rp 120,89 miliar,” kata Wakil Walikota Serang Nana Suryana usai rapat paripurna penyampaian Raperda tentang Perubahan APBD Kota Serang 2013 di

gedung DPRD Kota Serang, Selasa (3/9). Dikatakan Nana, untuk PAD direncanakan ada penambahan target sebesar Rp 3,9 miliar. Selain PAD, dana perimbangan juga direncanakan bertambah Rp 21 miliar, dari Rp 43 miliar menjadi Rp 64 miliar. Sedangkan, dana alokasi umum dan dana alokasi khusus tidak ada perubahan. Target lain-lain pendapatan daerah yang sah juga mengalami kenaikan menjadi Rp 101,8 miliar. Rencananya, pemkot juga akan menerima bantuan dari Pemprov Banten sebesar Rp 10 miliar untuk pembangunan sarana dan prasarana olahraga dalam rangka persiapan menjelang diselenggarakannya Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten 2014 di Kota Serang. “Namun, anggaran itu diluar RAPBD-P karena belum pasti. Sedang-

BANTEN POS Inspirasi dan Semangat Baru Banten KOMISARIS UTAMA/PEMBINA H Margiono DIREKTUR Rizal Maulana Malik PT BANTEN BERITA MERDEKA Green Office : Jl. Raya Pandeglang KM 3,5 Calincing No. 66 Tembong Jaya, Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten Telp : (0254) 250 481, 250 487 Fax : (0254) 250 487 No. Rek. : Bank BCA : 2454 061 704 No. Rek. : Bank Permata : 0701345134 a/n Margiono

kan pembangunan sarana dan prasarana akan dilakukan tahun depan, karena waktunya tak memungkinkan apabila dilakukan di APBD Perubahan,” ujarnya. Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah Pemkot Serang Adang Darmawan mengatakan, alokasi belanja yang paling besar di RAPBD-P itu adalah untuk pembayaran tunjangan sertifikasi guru sebesar Rp 91,8 miliar, yang dananya berasal dari pemerintah pusat. APBD-P itu juga, kata dia, diprioritaskan untuk belanja infrastruktur. “Namun bentuknya hanya pemeliharaan dan pembangunan jalan-jalan yang kecil saja karena untuk yang besar butuh waktu yang banyak,” ujarnya. Diungkapkan Adang, pemkot juga berencana akan menaikkan Tunjangan Penghasilan PNS (TPP). Selain diharapkan dapat membantu

para PNS dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, dalam kurun waktu tiga tahun belakangan ini belum pernah ada kenaikan TPP. “Jumlahnya pun tak besar, sekitar Rp 6 miliar,” ujarnya. Menurut Adang, kebijakan pemkot untuk belanja tidak langsung dalam kurun waktu lima tahun telah memposisikan pemkot ke dalam kelompok daerah dengan kemampuan keuangan tinggi. Ini juga bedampak positif terhadap penghasilan anggota DPRD Kota Serang berupa besarnya nilai Tunjangan Komunikasi Intensif (TKI) dan biaya operasional pimpinan DPRD. “Yang tak kalah penting, kami juga telah menganggarkan tambahan biaya untuk pilkada sebesar Rp 3,5 miliar dengan rincian Rp3,2 miliar untuk KPU Kota Serang dan Rp280 juta untuk Panwaslu,” terang Adang.(APP/IDM)

PEMIMPIN REDAKSI/PENANGGUNGJAWAB: H. Adam Adhariyudin REDAKTUR PELAKSANA: Iffan Gondrong, KOORDINATOR LIPUTAN: Chandra Magga REDAKTUR: Rukman Nurhalim Mamora, Arifudin, Idham Gofur, Dodi Fitriadi REDAKTUR KHUSUS: Zaki Mubarok, Rere Fatihin REPORTER: Sobar Rohmat, Imam Jayanegara, Yayat Rismunadi, Asep Alibuni, Apipi Al Bantany, Arif Hamdi, Rizal Fauzi, Ari Supriadi, Tusnedi REPORTER BISNIS: Diki Supardika (Banten) Amin Engkos (Jakarta) FOTOGRAFER: Edo Dwi, Ronald Ricardo Siagian. SEKRETARIS REDAKSI: Tri Sulistyanti, PRA CETAK & PERWAJAHAN: Supriyadi (Manager), Ahmad Bukhori, M Syaifuddin Ian Sangadji, Fauzi Sandi, Agus Suwardani, Badarully GRAFIS: Tb. Fuad Tofanni TEKNOLOGI INFORMASI: Hafid Rahadian MANAGER IKLAN: Muanis HS MANAGER EVENT/PEMASARAN: Lukman Nul Hakim PERWAKILAN JAKARTA: Wawan Sumbogo PERWAKILAN CILEGON: Iffan Gondrong PERWAKILAN LEBAK: Yayat Rismunadi (koordinator) PERWAKILAN TANGERANG: Bintang Terang Siregar (koordinator), Azhar Fedian, A Malik Mughni, Achmad Syarif KEUANGAN: Lina Riskaningsih INKASO IKLAN: Zulfa Nadhira INKASO PEMASARAN: Meiti Purwanti PEMASARAN: Muhammad Hanafi KOORDINATOR TANGERANG: Takdir Saputra

TA R I F

PERWAKILAN JAKARTA: Gedung Graha Pena Lt.5 Jalan Kebayoran Lama No.12, Jakarta Selatan Telp/Fax: 021 - 53699624

PERCETAKAN : PT. TEMPRINA MEDIA GRAFIKA

TARIF IKLAN Hitam Putih (BW) Warna (FC) Hitam Putih Hal. 1 Warna Hal. 1

: : : :

Rp. Rp. Rp. Rp.

28.500/mm 42.000/mm 55.000/mm 81.000/mm

kolom kolom kolom kolom

I K L A N

ADVERTORIAL Hitam Putih (BW) Warna (FC)

: Rp. 16.500/mm kolom : Rp. 31.000/mm kolom

SOSIAL/KELUARGA Hitam Putih (BW) : Rp. 18.000/mm kolom Warna (FC) : Rp. 33.000/mm kolom

IKLAN CILIK/BARIS Iklan Cilik/Baris: Rp. 14.500/baris (Min 3 baris Maks 7 baris)

WARTAWAN BANTEN POS SELALU DIBEKALI TANDA PENGENAL DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APAPUN DARI NARASUMBER

EKONOMI & BISNIS

BANTEN POS RABU 4 SEPTEMBER 2013

3

Lion Air Terancam Kena Sanksi

GADGET

ISTIMEWA

JAKARTA, BP - PT Angkasa Pura I (Persero) tak tinggal diam menyikapi adanya kerusuhan yang sempat terjadi karena penumpang Lion Air tak terima jam terbangnya ditunda tanpa ada kejelasan. AP I bahkan akan meminta kerugian kepada maskapai yang selalu mengalami keterlambatan penerbangannya (delay) jika menimbulkan kerusuhan hingga berujung kepada pengrusakan fasilitas bandara.

“Kalau ada kerusakan nanti kita sebagai pengelola bandara akan membicarakan kepada maskapai,” ujar Corporate Communication PT Angkasa Pura I, Handy Heryudhitiawan, di Jakarta, Selasa (3/9). Handy juga menghimbau pada penumpang agar bisa menahan emosi bila ada maskapai yang mengumumkan penundaan jam terbang. Kekecewaan itu, kata Handy, jangan sampai menimbulkan kerugian bagi pihak lain.

Handy Heryudhitiawan

“Kalaupun ada protes dan tidak puas diharapkan penumpang meminta maskapai untuk bertanggung

jawab, yang penting tidak merusak fasilitas bandara karena inventarisnya punya Angkasa Pura bukan punya maskapai tertentu,” tegasnya. Seperti diketahui, puluhan penumpang Lion Air di Denpasar, Bali, sempat mengamuk lantaran pesawat yang mereka tumpangi mengalami penundaan penerbangan hingga batas waktu tak menentu. Bahkan, TNI dan Polri sampai turun tangan menenangkan penumpang.

Hal serupa juga terjadi di Bandara Soekarno Hatta dimana ratusan penumpang Lion Air tujuan Makassar melakukan aksi protes karena tertundanya keberangkatan selama 6 jam, tanpa keterangan yang jelas. Bahkan ratusan penumpang di Bandara Soekarno Hatta nekat ‘menyandera’ salah seorang Manager Lion Air karena tak bisa menjelaskan sebab musabab delay maskapai penerbangan milik Rusdi Kirana itu.(CHI/JPNN)

Acer Segera Rilis Smartphone Liquid S2

Promo Tambah Daya Listrik Gratis Diperpanjang Hingga Oktober

ACER mengawali kuartal kedua 2013 ini dengan memperkenalkan smartphone terbaru yang mampu merekam video dengan resolusi 4K. Smartphone terbaru Acer yang dinamai Liquid S2 itu disebut memiliki kemampuan setara Samsung Galaxy Note 3 yang akan diluncurkan pada ajang IFA 2013 di Berlin, 6-11 September ini. Ketajaman perangkat Liquid S2 itu secara khusus ditujukan untuk pembuatan video dan aktivitas fotografi. Tak tanggungtanggung, smartphone ini memiliki kamera belakang 13 megapiksel dengan lensa 28mm dan sensor BSI yang dilengkapi juga dengan lingkaran lampu flash LED. Acer Liquid S2 menawarkan beberapa fitur unggulan, seperti “quick first shot” yang memungkinkan pengguna mengambil gambar pada saat monitor smartphone tidak terkunci, sementara fokus dan eksposur disesuaikan kemudian. Ada juga fitur “smart best shot” yang secara otomatis mampu mendeteksi jenis foto dan menyeleksi gambar terbaik. Tidak hanya itu, ponsel pintar keluaran Acer ini juga memiliki mode “favorit” yang memungkinkan penggunanya membuat hingga lima profil sekaligus dengan efek yang disesuaikan pada flash, mode, dan angle pada saat menangkap gambar.(NAM/JPNN)

JAKARTA, BP - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) memperpanjang masa promo ‘Tambah Daya Listrik GRATIS Biaya Penyambungan (BP)’. Manajer Senior Komunikasi Korporat PLN, Bambang Dwiyanto menuturkan, promo yang berlaku sejak 28 Juli 2013 ini semula akan berakhir pada 31 Agustus 2013. Namun, karena melihat masih tingginya animo masyarakat maka program ‘Tambah Daya Listrik Gratis BP’ ini akhirnya diperpanjang. “Program ini diperpanjang hingga tanggal 31 Oktober 2013, ini sekaligus dalam rangka Hari Listrik Nasional ke-68 tahun,” ujar Bambang di Jakarta, Senin (2/9). Bambang menjelaskan, hingga 26 Agustus 2013 realisasi pelanggan yang melakukan tambah daya melalui program ini sebesar 231.145 pelanggan atau naik hampir tiga kali lipat dibanding realisasi per 15 Agustus 2013 yang sebesar 80.078 pelanggan. “Promo ini berlaku bagi pelanggan listrik pintar (prabayar) dan pelanggan pasca bayar daya 450 Volt Ampere (VA), 900 VA, 1300 VA dan 2200 VA yang tambah daya ke 1300 VA, 2200 VA atau 3500 VA dengan gratis biaya penyambungan (BP),” terangnya. Sementara, khusus bagi pelanggan pasca bayar ada biaya penyesuaian uang jaminan langganan (UJL) yang besarnya

ISTIMEWA

sesuai daya kontrak yang baru. “Besarnya UJL kira-kira senilai rekening bulanan di daya kontrak tersebut,” saut Bambang. Sedangkan, untuk pelanggan listrik pintar (prabayar) atau pelanggan pasca bayar yang sekaligus beralih ke prabayar tidak dikena-

kan UJL. Pelanggan prabayar hanya perlu membeli pulsa awal minimal Rp 5 ribu. “Promo tambah daya listrik gratis BP ini juga dimaksudkan untuk memberikan keleluasaan bagi pelanggan dalam menggunakan listrik,” pungkasnya.

Pelanggan yang ingin mendaftar program promo tambah daya ini, tidak perlu datang ke kantor pelayanan PLN. Pendaftaran bisa dilakukan melalui www.pln.co.id atau melalui call center PLN 123, jika via hp (kode area) 123.(CHI/JPNN)

Pemprov Soft Launching RSUD Banten SERANG, BP – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten secara resmi telah membuka pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten di Jalan Syekh Nawawi Albantani Kelurahan Banjarsari Kecamatan Cipocok Kota Serang, Selasa (3/9). Sekretaris Daerah (Sekda) Banten, Muhadi dalam acara soft launching RSUD Banten mengatakan, dibangunnya RSUD Banten adalah bagian dari rencana pemprov dalam upaya peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. “Jadi nanti yang biasanya berobat ke Jakarta bisa ke sini aja. Dan pembangunan RSUD rujukan ini, adalah salah satu bentuk kepedulian kesehatan kepada masyarakat dari Pemprov Banten ” katanya. Muhadi juga mengajak kepada anggota DPRD Banten dan seluruh pejabat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan pemprov untuk menjadikan RSUD Banten sebagai rumah sakit rujukan pertama untuk melakukan cek kesehatan ataupun pengobatan. “Ini anggota DPRD dan Kepala SKPD yang biasanya periksa ke rumah sakit swasta, nanti kalau mau medical chek up atau apa disini dulu, supaya menunjukan kepada masyarakat bahwa RSUD Banten ini sudah layak untuk memberikan pelayanan kesehatan,” terangnya. Senada diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan yang juga Pelaksana tugas (Plt) Direktur RSUD

Banten, Djadja Budi Suhardja. “Tujuan pembangunan RSUD Banten adalah, pertama, mendekatkan akses pelayanan kesehatan rujukan bagi masyarakat Banten yang selama ini banyak pasien dirujuk ke luar Provinsi Banten, karena selain tidak efektif dari segi waktu juga biaya,” katanya. Tujuan kedua adalah, untuk memenuhi kebutuhan tempat tidur kelas III atau pasien tidak mampu yang saat ini di RSUD kabupaten/kota overload, ketiga, sebagai upaya mempercepat penurunan AKI/AKB di Provinsi Banten. “Dan tujuan yang ke empat, sebagai persiapan menyongsong dilaksakanakan UU Nomor 40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) dan UU 24 tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dimana mulai 1 Januaari 2014 mendatang secara bertahap sistem jaminan kesehatan mulai dilaksanakan. Sementara dalam rangka menyiapkan operasional RSUD Banten, masih menurut Dinkes Provinsi Banten tersebut, sudah melakukan perekrutan pegawai, pemenuhan sarana dan prasarana serta penyusunan Peraturan Daerah (Perda). “Saat ini RSUD Banten telah memiliki 39 dokter spesialis, 22 dokter umum, 4 dokter gigi, 164 perawat, 117 bidan serta tenaga lainya. Untuk bangunan RSUD Banten sudah memiliki dua gedung, Gedung A terdiri dari 3 lantai dan gedung B terdiri dari 4 lantai,” ujarnya.

Dan jenis pelayanan yang tersedia saat ini adalah, pelayanan rawat jalan, meliputi poli umum dan 16 pelayanan poli spesialis, yang terdiri dari poli penyakit dalam, poli anak, poli kebidanan, poli bedah (umum, anak, orthopedi, urologi, thorax dan kardiovaskuler, syaraf dan plastik), poli jantung, dan pembuluh darah, poli paru, poli andrologi, poli gigi dan mulut, poli THT, poli mata, poli kulit dan kelamin, poli syaraf, poli jiwa, poli psikologi, poli rehabilitasi medik, dan poli gizi. “Kami juga melayani rawat inap, dengan kapasitas 224 tempat tidur, terdiri dari ruang perawatan VVIP dengan enam tempat tidur, VIP dengan tujuh tempat tidur, ruang perawatan Kelas I dengan delapan tempat tidur, ruang perawatan kelas II dengan 19 tempat tidur, dan ruang perawatan kelas III dengan 168 tempat tidur, ICU dan NICU dengan masing-masing delapan tempat tidur,” ungkapnya. Selain itu, RSUD Banten juga masih menurut Djaja, memberikan pelayanan Intensive Care Unit (ICU), pelayanan Neonatal Intensive Care Unit (NICU), pelayanan Perintal Intensive care Unit (PICU), pelayanan kebidanan dan penyakit kandungan, intalasi gawat darurat (IGD), instalasi penunjang spereti laboratorium, radiologi dan kedokteran forensik. “Dari sisi perlindungan operasioanl RSUD telah didukung oleh Perda, yaitu Perda No 1 tahun 2013 tentang Pembentikan dan Susunana Organisasi Tata Kerja RSUD Banten dan Perda nomor 2 tentang Retribusi Pelayanan Kesehatan RSUD

Banten,” ujarnya. Djaja juga menjelaskan, dalam menajalankan fungsinya RSUD Banten memiliki visi yaitu, rumah sakit pilihan utama dengan pelayanan santun. “Kami tetap berkomitmen untuk dapat memberikan pelayanan yang terbaik, sehiggga apa yang menjadi moto rumah sakit ini, yaitu kesembuhan anda kebahagiaan kami, benar -benar terwujud dan dapat diraskan oleh masyarakat luas. Kami akan melayani pasien sepenuh hati, dan menjadikan rumah sakit menjadi kebanggaan bersama, kebanggaan karyawan, kebanggaan masyarakat, dan kebanggaan bangsa. Sekecil apapun karya kami melakukannya sepenuh hati, dan itulah filosofi perjuangan kami,” paparnya. Kedepan RSUD Banten akan terus dikembangkan seperti gedung perawatan berlantai tujuh dengan kapasitas 400 tempat tidur, serta rumah singgah bagi keluarga pasien, serta mengembangkan rumah rumah sakit pendidikan. “Sebelum dua tahun kedepan kami pun berharap RSUD Banten dapat menjadi RS dengan pengelolaan BLUD. Kami membuka pintu seluasluasnya terhadap saran dan kritik membangun serta mengharapkan peran serta dari seluruh masyarakat demi kemajuan RSUD Banten dimasa mendatang. Yang pada akhirnya sampai pada harapan kita semua, yaitu meningkatnya derajat kesehatan, masyarakat Banten secara optimal,” ujarnya. (RUS)

RSUD Banten di Jalan Syekh Nawawi Albantani

Kelurahan Banjarsari Kecamatan Cipocok Kota Serang tampak dari depan.

Sekda Banten, Muhadi saat memberikan sambutan dalam acara soft launching RSUD Banten. Dalam sambutanya itu, Sekda meminta kepada Anggota DPRD dan Kepala SKPD di Banten untuk melakukan cek kesehatan di rumah sakit tersebut.

Sekretaris Dinas Kesehatan, Drajat Ahmad Saputra, sedang memberikan penjelasan kepada Sekda Banten, Muhadi, terkait tekhnis pengoperasian dan adminitrasi RSUD Banten.

Sekda Banten, Muhadi didampingi (dari kanan) Pelaksana tugas (Plt) Asisten Daerah (Asda) III, Zainal Mutaqin, dan (dari kiri), Ketua Komisi V DPRD Banten, Media Warman, Plt Dirut RUSD Banten, Djaja Budy Suhardja menggunting pita, sebagai tanda telah beroperasinya RSUD Banten.

Sekda Banten Muhadi, didampingi Sekretaris Dinas Kesehatan, Drajat Ahmad Saputra dan Plt Dirut RSUD Banten, Djaja Budy Suhardja ketika menyapa petugas RSUD Banten.

TANGERANG RAYA Kabupaten Tangerang - Kota Tangerang - Kota Tangsel

RABU 4 SEPTEMBER 2013

BANTEN POS

4

Awas, BSM Rawan Disalahgunakan SETU, BP - Orang tua murid diminta ikut berperan untuk mengawasi Bantuan Siswa Miskin (BSM) yang disalurkan melalui rekening masing-masing sekolah. Dikhawatirkan, BSM disalahgunakan pihak sekolah dalam penyalurannya. Anggota DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Siti Chadijah mengatakan, BSM dikucurkan untuk membantu kebutuhan biaya pendidikan siswa. Pihaknya mengkhawatirkan dana BSM tersebut disamakan dengan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang dikucurkan untuk membantu kebutuhan pihak sekolah. “Jangan sampai ada campur aduk antara BOS dan BSM. Peruntukannya jelas sangat berbeda,” ungkap Siti kepada wartawan Selasa (3/9). Siti menegaskan, pihak sekolah tidak diperkenankan

untuk melakukan intervensi terhadap BSM untuk siswa. Karena, BSM tersebut sifatnya sama dengan Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM). Hanya saja BSM diperuntukan untuk membantu biaya pendidikan siswa yang kurang mampu. “Fungsinya sangat berbeda dengan dana BOS, walaupun disalurkan sama-sama ke setiap sekolah. BSM ini dikucurkan pascakenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM),” tandasnya. Pascakenaikan BBM, biaya yang harus dikeluarkan siswa pun ikut membengkak. Seperti tarif angkutan umum, biaya operasional lainnya yang menjadi penunjang pendidikan layak pun ikut naik. Jadi, lanjutnya, BSM ini lebih menekankan pada kebutuhan anak didik.

“Kenaikan harga BBM sangat mempengaruhi kebutuhan operasional siswa untuk mendapatkan pendidikan. Sedangkan BOS dikelola untuk meringankan biaya sekolah siswa,” ucapnya. Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan Kota Tangsel, Kuswanda mengatakan aliran dana BSM nantinya akan ditransfer melalui rekening masing-masing sekolah. Selanjutnya, pihak sekolah akan membagikan dana tersebut ke setiap siswa yang membutuhkan. “Disarankan, saat pembagian BSM, orang tua mendampingi anak-anaknya. Dalam waktu dekat ini akan dicairkan,” katanya. Kuswanda sangat yakin, pihak sekolah tidak akan melakukan pemotongan jumlah nominal uang yang

akan diterima oleh siswa kurang mampu tersebut. Pembagian akan dilakukan secara transparan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Berdasarkan data yang diperoleh Banten Pos dari Dinas Pendidikan Kota Tangsel, sebanyak 8.013 siswa kurang mampu di Tangsel mendapat BSM. Jumlah penerima tingkat Sekolah Dasar (SD) sebanyak 3.000 pelajar dari 180 SD dan 73 Madrasah Ibtidayiah (MI). Di tingkat SMP sederajat, sebanyak 3.013 penerima dari 28 SMP dan 37 Madrasah Tsanawiyah. Selanjutnya tingkat SMA) sederajat jumlahnya 2.000 pelajar. Bantuan bagi pelajar berbeda sesuai jenjang pendidikan. Tingkat SD mendapat sebesar Rp500 ribu, SMP Rp580 ribu dan SMA Rp1 juta.(AZH/ODI)

ORSOSPOL

Warga Kota Tangerang menunjukan uang bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) yang baru diterimanya dari kantor pos. Pencairan dana kompensasi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) tahap kedua tersebut, dilakukan dengan sistem zona. Penerima BLSM diarahkan untuk mencairkan dana bantuan di kantor pos yang ada di setiap kecamatan.

TAKDIR SAPUTRA/BANTEN POS

Husen Hanafi (kanan) bersama Ketua DPC TMP Kabupaten Tangerang Marinus Gea.

Taruna Merah Putih Genjot Kaum Muda BEGITU dikukuhkan menjadi Ketua PAC Taruna Merah Putih (TMP), Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Husen Hanafi bergerak cepat mensosialisasikan program yang dicanangkan organisasi sayap PDI Perjuangan (PDIP) tersebut. “Taruna Merah Putih lahir untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat, khususnya dalam bidang pemberdayaan kaum muda,” tegas Husen Hanafi kepada BANTEN POS kemarin (3/9). Dia mengaku, seluruh PAC Taruna Merah Putih se-Tangerang Raya dilantik pada 17 Nopember 2012. Saat itu, pelantikan sekaligus deklarasi Taruna Merah Putih Tangerang Raya di kawasan Citra Raya Cikupa. “Taruna Merah Putih berupaya membuat terobosan positif bagi masyarakat, khususnya di Kecamatan Legok,” imbuh Husen. Para kader Taruna Merah Putih, kata dia, juga melaksanakan kegiatan sosial dengan menggandeng seluruh elemen masyarakat. “Yang utama memberi pendidikan politik kepada kaum muda. Taruna Merah Putih juga berupaya memberi pembelajaran cara berdemokrasi yang baik dan benar kepada seluruh elemen masyarakat,” imbuh Husen. Husen juga tidak menampik Taruna Merah Putih berafiliasi kepada PDI P. Tidak heran jika organisasi sosial politik itu terus berupaya mendongkrak citra partai pimpinan Megawati Soekarno Putri tersebut. “Kami siap mengawal kebijakan PDI Perjuanagn untuk memenangkan Pileg dan Pilpres 2014. Kami juga turut mensosialisasikan Caleg dari PDI Perjuangan,” tandasnya.(PUT/ODI)

EKY FAJRIN/SATELITNEWS/BNN

Cegah Ricuh, Pencairan BLSM Dilakukan Per Zona TANGERANG, BP - Jumlah penerima dana bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) tahap kedua di Kota Tangerang sebanyak 47.394 rumah tangga sasaran (RTS). Mereka tersebar di seluruh kecamatan di kota ahlakul kharimah tersebut. Karena itu, untuk antisipasi membludaknya masyarakat yang melakukan pencairan, PT Pos dan Giro Cabang Utama Tangerang menerapkan sistem zona dalam pembagian dana kompensasi dari kenaikan harga bahan bakar minyak itu.

“Pembagian dana BLSM dilakukan di setiap kecamatan,” kata Kepala Kantor Pos Cabang Tangerang, Toto kepada wartawan Selasa (3/9). Ia mengakui penerapan sistem zona dalam pembagian dana BLSM agar pihaknya bisa mengendalikan antrean masyarakat yang melakukan pencairan. Pencairan BLSM tahap kedua ini, kata dia, sudah dilakukan sejak Senin (2/9) lalu. Sedangkan kemarin, dana BLSM disalurkan kepada 7.230 RTS di Kecamatan Neglasari.

Untuk 3.004 RTS di Kecamatan Cibodas dan 3.202 RTS Kecamatan Cipondoh, mendapat jatah pengambilan BLSM pada Rabu (4/9) hari ini. Selanjutnya, Kamis (5/9) penyaluran BLSM dilakukan kepada 3.836 RTS di Kecamatan Periuk dan Kecamatan Batu Ceper sebanyak 2.641 RTS. “Sedangkan untuk Jumat (6/9), jatah pencairan bagi warga Kecamatan Benda sebanyak 3.884 RTS dan Kecamatan Jatiuwung sebanyak 2.872 RTS,” imbuh Toto. Untuk Kecamatan Tangerang, Karawaci, Neglasari, Cibodas,

Cipondoh, Periuk, Batu Ceper Benda, Jati Uwung, pencairan BLSM dilakukan di Kantor Pos Cabang Utama Tangerang. Sedangkan untuk empat kecamatan lainya, masing-masing Ciledug dengan 2.958 RTS, Larangan 2.251 RTS, Karang Tengah dengan 2.429 RTS dan Kecamatan Pinang dengan 4.409 RTS akan dilakukan penyaluran di Kantor Pos Ciledug pada Senin (9/9). Lalu BLSM bagi warga Ciledug dilakukan Selasa (10/09), Kecamatan Larangan dilakukan Rabu

(11/09) dan Kecamatan Pinang mendapat giliran pada Kamis (12/ 09). PT Pos juga memberikan waktu bagi pnerima BLSM di Kecamatan Tangerang, Karawaci, Neglasari, Cibodas, Cipondoh, Periuk, Batu Ceper, Benda dan Jati Uwung yang belum sempat melakukan pengambilan BLSM pada 7-9 September. Bagi warga Kecamatan Ciledug, Larangan, Karang Tengah dan Kecamatan Pinang yang belum sempat mengambil jatahnya, bisa menyusul pada tanggal 13 September hingga 2 Desember 2013.(K-14/ODI)

Petugas SPBU Ciater Serpong Semaput Ditodong Pistol Oknum Jaksa SERPONG, BP - Aksi koboi jalanan terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 3415317, Jalan Raya Ciater, Kelurahan Rawa Buntu, Kecamatan Serpong, Kota Tangsel, kemarin (3/9). Tanpa sebab yang jelas, seorang pria yang disebut-sebut sebagai jaksa, tiba-tiba saja menodongkan senjata api (Senpi) kepada salah seorang karyawan SPBU tersebut. Informasi yang diperoleh BANTEN POS di lokasi kejadian, aksi menodongkan senpi tersebut berawal dari seorang wanita pe-

ngemudi Daihatsu Terios berinisial LE hendak mengisi BBM di SPBU 3415317. Saat itu posisi kendaraan LE berlawanan arah dengan kendaraan lain lantaran masuk melalui jalur keluar SPBU. Saat itu, Iskandar (35) petugas SPBU mencoba mengatur posisi kendaraan agar bisa tertib. Namun Iskandar malah mendapat bentakan dari LE saat meminta memutar arah. “Tidak tahu kenapa tiba-tiba perempuan itu marah-marah ke Iskandar. Padahal mobilnya itu masuk dari arah

yang salah,” ungkap seorang saksi, Uncung kepada wartawan Selasa (3/9). Rupanya kekesalan LE tidak berhenti. Dia terus memaki Iskandar. Usai memaki, perempuan tersebut kemudian meninggalkan SPBU. Namun beberapa saat kemudian datang pria berinisial MR yang belakangan diketahui sebagai jaksa di Tangerang. Warga mengetahui MR tinggal di Perumahan BSD sektor 14.6, Kelurahan Rawa Buntu, Kecamatan Serpong. MR langsung menodongkan pistol ke bagian kepala Is-

Belum Ditutup, U Turn Tangcity Mall Dipertanyakan DPRD TANGERANG, BP - DPRD Kota Tangerang mendesak Pemkot Tangerang, dalam hal ini dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) untuk segera menutup U-Turn atau putaran arah di Jalan Perintis Kemerdekaan yang dikhususkan sebagai akses masuk kendaraan menuju pusat perbelanjaan Mall Tangerang City (Tangcity). Lokasi putaran arah tersebut dinilai tidak tepat dan membahayakan pengguna jalan lainnya. “Kami sudah mengirimkan surat ke walikota dan juga kepada Kepolres Metro Tangerang agar menutup U-Turn itu. Putaran arah itu sering dikeluhkan masyarakat pengguna jalan,” ujar Ketua DPRD Kota Tangerang, Herry Rumawatine, Selasa(3/9). Herry mengaku heran dengan sikap Dishubkominfo yang menganggap sepele masalah itu. Padahal sebelumnya, pihaknya sudah beberapa kali mendesak Dishubkominfo untuk menutup putaran arah tersebut. “Padahal April 2013, Kadishub janji akan menutupnya. Sampai sekarang belum ditutup,” kata Herry. Sikap plin-plan Dishubkominfo, menurut Herry, sama saja Pemkot

FEBI FIRMANSYAH/BANTEN POS

Sejumlah pengendara melintas di sekitar putaran masuk Mall Tangcity di kawasan Cikokol, Kota Tangerang. U Turn tersebut hingga kini belum ditutup.

Tangerang lebih berpihak kepada pemilik modal dengan mengabaikan kepentingan umum. “Selain rawan kecelakaan, u-turn Tangcity juga menimbulkan kemacetan di kawasan Cikokol,” ujar Herry. Terkait adanaya kesepakatan antara Dishubkominfo dengan pengelola Tangcity agar U-Turn tidak ditutup, lantaran pihak pengelola mall itu telah membantu melebarkan jalan dan membangun U-Turn di pertigaan SDN Sukasari, menurut Herry, juga membuktikan Pemkot Tangerang tunduk kepada pemilik modal. “Ada apa ini? Pemerintah yang punya wewenang justru malah diatur pengusaha,” kecamnya. Kepala Dinas Perhubungan

(Kadishub) Kota Tangerang, Ivan Judianto mengaku berupaya untuk mencarikan solusi persoalan putaran arah tersebut. “Saat itu ada empat opsi yang ditawarkan. Kami menerima opsi terakhir, yaitu pengelola akan melebarkan jalan dan membiayai pembangunan U-Turn baru,” ujar Ivan melalui telepon genggamnya. Dia juga menyatakan, pihak pengelola mall meminta penutupan U Turn ditunda sampai dibangun penggantinya, yang direncanakan di Pertigaan SDN Sukasari 4,5, Kelurahan Babakan dan sebelum Fly Over Cikokol. “Pelebaran jalan sudah dilakukan. Saat ini pembangunan U Turn baru menunggu persetujuan walikota,”katanya.(CR-1/ODI)

kandar yang saat itu tengah melayani konsumen. Tak hanya menodongkan senjata, MR memaki- Iskandar. MR juga mengancam petugas SPBU. “Jangan ada yang macamp-macam, mau gua bolongin kepala lu,” ucap MR yang ditirukan Uncung. Mendapat todongan senjata di kepala, langsung pingsan. Rekan-rekan kerja dan keluarga Iskandar membawanya ke Rumah Sakit (RS) Sari Mulia untuk mendapat perawatan. “Iskandar shock berat usai karena ditodong senjata,” kata Uncung.

Sejumlah karyawan SPBU akhirnya melaporkan peristiwa koboi jalanan tersebut ke Mapolsek Serpong. Kanit Reskrim Polsek Serpong, Ipda Sumiran mengatakan, setelah menerima laporan, pihaknya langsung menurunkan tim ke lokasi kejadian untuk mengusut aksi kekerasan tersebut. “Kami sudah minta keterangan dari korban dan saksi,” ujar Sumiran seraya mengaku pihaknya belum memastikan senjata yang digunakan untuk mengancam korban asli atau mainan.(AZH/ODI)

PEMILU 2014

RABU 4 SEPTEMBER 2013

BANTEN POS

5

KONSTITUEN

ILUSTRASI PEMILU

PPLN Mutakhirkan Data Pemilih KPU secara aktif terus melakukan langkah sosialisasi tahapan Pemilu 2014 bagi warga negara Indonesia (WNI) di sejumlah negara. Di antaranya seperti yang dilakukan di Singapura kemarin (1/9), sosialisasi dihadiri 15 ribu WNI dari beragam profesi. “Kemarin kita telah melakukan sosialisasi di Singapura. Kita mengimbau masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya pada Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD, 9 April 2014 mendatang. Nah sebagai langkah pertama, WNI penting memastikan dirinya terdaftar sebagai sebagai pemilih. Kalau belum, silahkan langsung mendaftar ke PPLN (Panitia Pemilihan Luar Negeri) Singapura,” ujar Ketua KPU Husni Kamil Manik di Jakarta, Senin (2/9). Menurut Husni, hingga saat ini PPLN Singapura telah berhasil memutakhirkan 110 ribu data pemilih. Jumlah ini diperkirakan masih akan bertambah karena PPLN Singapura hingga saat ini masih terus bekerja melakukan perbaikan Daftar Pemilih Sementara Luar Negeri (DPSLN) hingga 15 September 2013 mendatang. WNI yang ada di Singapura saat ini diperkirakan mencapai 200 ribu jiwa. KPU menurut Husni menjadwalkan tahapan penetapan DPTLN (Daftar Pemilih Tetap Luar Negeri) paling lambat 23 September 2013. Penetapan dilakukan oleh PPLN di masing-masing negara untuk kemudian PPLN menyampaikan DPTLN kepada KPU dan tembusannya kepada Kepala Perwakilan Republik Indonesia paling lambat 8 Oktober 2013. “Banyak cara yang dilakukan petugas di luar negeri untuk melakukan pemutakhiran data pemilih. Di antaranya mendatangi pemilih, menghubungi pemilih melalui telepon, mengirim surat kepada pemilih melalui pos, mengirim surat elektronik kepada pemilih, mengumpulkan pemilih di kantor perwakilan RI, mengumumkan data pemilih di laman Kedubes RI dan cara lain yang dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.(GIR/ODI/JPNN)

FEBI FIRMANSYAH/BANTEN POS

Petugas PPK menggelar pleno rekapitulasi perolehan suara lima pasangan calon walikota-wakil walikota yang bertarung pada Pilkada Kota Tangerang 31 Agustus lalu di KPU Kota Tangerang Selasa (3/9). Hasil sementara perolehan suara di tingkat PPK, pasangan calon walikota-wakil walikota nomor urut 5 mengungguli empat pasangan calon lainnya.

Arief-Sachrudin Unggul BP, TANGERANG Hasil rekapitulasi sementara perolehan suara Pilkada 13 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) seKota Tangerang, menguatkan keunggulan pasangan calon Walikota-Wakil Walikota Tangerang nomor urut 5, Arief R Wismansyah-Sachrudin dari empat pasangan calon (Paslon) lainnya yang bertarung pada Pilkada 31 Agustus lalu. Pantauan BANTEN POS, hingga pukul 16.00 WIB, pasangan yang diusung Partai Demokrat, Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut,

unggul di Kecamatan Neglasari dan Cipondoh. Hasil pleno rekapitulasi di Kecamatan Neglasari, Pasangan Arief-Sachrudin memperoleh 23.307 suara, disusul pasangan nomor urut 2, Abdul Syukur-Hilmi Fuad, 13.800 suara, pasangan nomor urut 3, Tb Dedy GumelarSuratno Abubakar, 8.278 suara dan pasangan nomor urut 1, Harry Mulya Zein (HMZ)- Iskandar, 2.076 dan terakhir pasangan nomor urut 4, Ahmad Marju Kodri (AMK)- Gatot Suprijanto, 1.115 suara. “Berdasarkan DPT (Daftar Pemilih Tetap, red), ada 71.638 warga yang berhak memilih. Namun hanya 49.648 warga yang

menggunakan hak pilihnya,” ujar Ketua PPK Kecamatan Neglasari, Jajang Suryana kepada BANTEN POS usai pleno rekapitulasi suara, Selasa (3/9). Sementara itu, hasil serupa juga terjadi di Kecamatan Cipondoh, pasangan Arief juga unggul cukup jauh dibandingkan dengan pasangan calon walikota lainnya. AriefSachrudin memperoleh 45.203 suara, disusul pasangan Abdul Syukur - Hilmi Fuad, 20.906 suara, pasangan Tb Dedy Gumelar-Suratno Abubakar, 10.394 suara, pasangan HMZ-Iskandar, 6472 suara dan pasangan AMK-Gatot, 1214. “Jumlah suara sah di Kecamatan Cipondoh sebesar 84.189 suara. Sedangkan untuk suara tidak sah

mencapai 1.585. Totak Suara masuk sebanyak 85.774,” ujar PPK Kecamatan Cipondoh Iskak Purwanto. Sementara Komisioner KPU Provinsi Banten, Syaeful Bahri mengatakan, pleno rekapitulasi suara digelar secara serentak di 13 kecamatan se-Kota Tangerang. Pihaknya, yang diberi mandat Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), untuk mengambil alih tahapan Pilkada Kota Tangerang, bertanggungjawab terhadap hasil rekapitulasi tersebut. “Kami akan supervisi seluruh PPK yang menggelar rekapitulasi suara. Hal ini penting agar tidak ada kecerobohan dan ke-

keliruan saat mencatat hasil rekapitulasi suara dari tiap PPS,” ujar Syaeful usai memantau proses rekapitulasi suara di Kecamatan Neglasari. Setelah rekapitulasi suara di tingkat PPK selesai, Syaeful mengatakan KPU, akan menjadwalkan rapat dengan seluruh jajaran KPU, PPK untuk mempersiapkan agenda rekapitulasi suara tingkat Kota Tangerang dan sekaligus menetapkan Paslon Walikota-Wakil walikota Tangerang terpilih pada Pilkada Kota Tangerang 2013. “Persiapan ini sangat penting, karena penetapan calon inti dari semua keseluruhan proses Pilkada,” tandasnya.(CR-1/ODI)

Parpol Tuntut Hak Enggan Jalani Kewajiban Golkar Lancarkan Gerakan JAKARTA, BP - Wakil Ketua MPR, Hajriyanto Y Thohari mengatakan, partai politik (Parpol) saat ini lebih mengutamakan hak ketimbang kewajiban. Dalam hal pemilu presiden misalnya, menurutnya, parpol mempunyai hak sangat istimewa yakni calon presiden dan pasangannya diajukan partai atau gabungan partai politik. “Saat hak istimewa mengajukan calon presiden dan calon wakil presiden itu dilindungi konstitusi, kewajibannya untuk mengajukan para calon presiden dan wakilnya ditunda-tunda dengan alasan menunggu hasil pemilu legislatif,” kata Hajriyanto Y Thohari dalam Dialog Pilar Negara, tema “Mencari pemimpin baru Indonesia: Geliat Para CaILUSTRASI pres Jelang Pemilu 2014”, di gedung Pemasang bendera Parpol usai dinyatakan lolos Pemilu 2014. Nusantara IV, komplek Parlemen, Senayan Jakarta, kemarin (2/9). Beda dengan Partai Golkar. Di positif bagi rakyat karena rakyat Padahal menurut konstitusi lanjut tidak tahu persis siapa calon internal Golkar, kata Hajriyanto, Hajriyanto, mengajukan capres dan bersangkutan. Sementara posisi setelah Rapimnas 2012 ketua umcawapres itu diisyaratkan sebelum presiden itu tak pernah diberikan umnya Aburizal Bakrie (ARB) dipemilu legislatif berlangsung. “Par- secara sukarela karena itu harus putuskan sebagai calon presiden. tai politik itu punya kewajiban me- direbut dengan keregangan tanpa “Itu keputusan resmi dan formal. mutuskan dan mendeklarasikan ca- kekerasan apalagi korban. Maka secara organisasional dan presnya sesegera mungkin. Semakin “Jadi, kita sayangkan, masih se- formal tidak ada lagi perdebatan,” dini diumumkan, semakin baik bagi dikit partai politik mendeklarasikan tegasnya. rakyat tuk menimbang dan menilai capresnya. Padahal kesegeraan itu Bahwa sedikit ada kontroversial, calonnya hingga akan diperoleh pre- perintah konstitusi. Termasuk menurut dia, itulah dinamikanya di siden terbaik,” tegas Hajriyanto. proses mendapatkan capres juga Golkar. “Cepat menetapkan capres Dikatakannya, mengajukan capres belum terbuka dan demokratis,” bahagian dari melaksanakan pepada tikungan terakhir, itu kurang ujar politisi Partai Golkar itu. rintah UU,” imbuhnya.(FAS/ODI.JPNN)

Kuningisasi di Kota Tangsel CIPUTAT, BP - Untuk mencapai target menang Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 nanti, Partai Golkar melancarkan gerakan kuningisasi di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Gerakan tersebut untuk merekrut seluruh elemen masyarakat untuk memilih Partai Golkar. Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPD Partai Golkar Kota Tangsel, Dicky Saprudin mengatakan, gerakan kuningisasi difokuskan pada para pemilih pemula, juga masyarakat umum untuk menjadi simpatisan Golkar. “Gerakan kuningisasi untuk mencapai target 14 sampai 17 kursi di DPRD Tangsel,” ujarnya kepada Tangsel Pos (Grup BANTEN POS), kemarin (2/9). Lanjutnya, dalam melakukan gerakan kuningisasi nanti, seluruh caleg harus melakukan sosialisasi kepada masyrakat yang bukan simpatisan Golkar. “Jadi poin utamanya adalah masyarakat harus di-golkar-kan,” jelasnya. Bahkan tidak hanya masyarakat biasa di luar Golkar yang akan direkrut, tetapi simpatisan partai politik (Parpol) lain yang merasa tidak dirawat, juga akan diajak bergabung dengan Golkar. “Kami membuka pintu lebar-lebar untuk menerima simpatisan dan

Kami membuka pintu lebar-lebar untuk menerima simpatisan dan kader Parpol lain yang selama ini merasa diabaikan parpolnya Dicky Saprudin Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPD Partai Golkar Kota Tangsel

kader Parpol lain yang selama ini merasa diabaikan parpolnya,” ungkapnya. Dia mengatakan, nantinya para pengurus partai sampai tingkat rantingpun akan ikut serta untuk melakukan gerakan tersebut. “Guna mewujudkan Golkar menjadi pemenang pada pemilu nanti, seluruh pengurus partai akan bekerja keras,” terangnya.

Ketika ditanya kemungkinan perlawanan dari Parpol lain terhadap gerakan kuningisasi tersebut, Dicky mengaku wajar dalam dunia politik. “Ini politik, jadi wajar kalau ada yang tidak suka dengan strategi kami. Kami akan melancarkan politik santun,” jelasnya. Sementara pengamat politik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, M Zaki Mubarak mengatakan, gerakan kuningisasi di Kota Tangsel akan menjadi gerakan sia-sia yang dilakukan Golkar. “Golkar akan tetap stagnan. Masyarakat bukan lagi melihat bendera partai, tetapi kompetensi para caleg itu. Apalagi masyarakat Tangsel sudah pintar dalam berpolitik, jadi gerakan itu percuma dilakukan Golkar,” katanya. Menurutnya, saat ini juga banyak muncul politisi muda dan parpol dengan kekuatan baru yang berhasil merebut simpatik masyarakat. Zaki memprediksi, pada Pileg 2014 Golkar bisa masuk tiga besar, namun tidak akan menjadi partai pemenang di Kota Tangsel. “Banyak politisi baru yang dinilai lebih kompenten, jadi agak sulit Golkar meraih kursi lebih dari 10,” unkapnya.(DRA/ODI/BNN)

WIN-HT Deklarasi Capres, Elektabilitas Partai Hanura Terdongkrak JAKARTA, BP - Deklarasi pasangan calon presiden (Capres) Partai Hanura, Wiranto-Harry Tanoesudibyo (WINHT) berdampak positif pada tingkat keterpilihan partai yang didirikannya. Berdasarkan survei yang dilakukan Lembaga Klimatologi Politik (LKP), elektabilitas Hanura naik dari 6,3 persen menjadi 10,9 persen. Deklarasi yang dilakukan lebih awal ini juga mengangkat posisi WIN-HT dalam persaingan capres menuju Pemilu 2014. “Menurut temuan LKP kali ini, elektabilitas Wiranto sebagai capres telah mencapai 18,5 persen. Wiranto berhasil melewati tingkat keterpilihan Prabowo Subianto yang pada kali ini menempati posisi ketiga,” kata CEO LKP Usman Rachman saat konferensi pers di Hotel Grand Menteng, Matraman, Jakarta, Senin (2/9/2013). Survei LKP yang dilaksanakan tanggal 12 - 18 Agustus 2013 di 33 provinsi

dengan mengambil sampel sebanyak 450 responden melalui teknik multistage random sampling. Ambang kesalahan (margin of error) dari survei ini kurang lebih 4,6 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara dengan menggunakan telepon dengan responden dan berpedoman pada kuesioner. LKP menjadikan variabel dengan mempaketkan pasangan capres yang akan maju di Pilpres 2014. Dalam hitungan surveinya, ada empat pasang yang diteliti. Yakni, WIN-HT, Prabowo-Hatta Rajasa, Megawati-Jokowi, dan ARB-Pramono Edie Wibowo. “Menurut temuan LKP, jika Pilpres dilaksanakan hari ini, pasangan WIN-HT bersaing ketat dengan pasangan Megawati-Jokowi. Sebanyak 30,7 persen publik mengaku akan memilih pasangan Megawati-Jokowi

dan 30,4 persen akan memilih pasangan WIN-HT,” katanya. Sementara untuk pasangan Prabowo-Hatta Rajasa berada di posisi ketiga dengan elektabilitas 19,8 persen, disusul pasangan ARB-Pramono Edie Wibowo dengan elektabilitas 6,9 persen. Sebanyak 12,2 persen menjawab belum punya pilihan. Di sisi lain, dalam posisi Capres secara individu, Gubernur DKI Jokowi tetap menjadi capres terfavorit pilihan publik. Sebanyak 19,6 publik mengaku akan memilih Jokowi. Sementara itu, Konvensi Partai Demokrat yang diharapkan mampu untuk mengangkat popularitas Partai Demokrat yang akhir-akhir ini sedang terpuruk ternyata tidak berjalan sesuai dengan harapan, walaupun pemberitaan mengenai konvensi partai berlambang bintang mercy belakangan ini banyak memenuhi media massa, ternyata di

mata publik hajatan penjaringan calon presiden (capres) yang akan diusung Partai Demokrat itu kurang begitu dikenal. “Bahkan popularitas atau tingkat pengenalan publik terhadap Konvensi Partai Demokrat jauh di bawah popularitas peristiwa Deklarasi WIN-HT yang akan disung Partai Hanura sebagai capres-cawapres pada Pemilu 2014,” Ujarnya. Tingkat popularitas atau pengenalan publik terhadap Konvensi Partai Demokrat masih tergolong rendah. Baru 40,8 persen responden yang mengaku tahu atau minimal pernah mendengar rencana Konvensi Partai Demokrat. Bahkan banyak responden yang pernah mendengar rencana Konvensi tersebut tetapi tidak tahu apa yang dimaksud dengan konvensi. Popularitas Konvensi Partai De-

ILUSTRASI

mokrat kalah jauh dari popularitas peristiwa Deklarasi WINHT oleh Partai Hanura. Sebanyak 77,6 persen publik mengaku tahu atau minimal pernah mendengar adanya Deklarasi WIN-HT sebagai caprescawapres untuk Pemilu 2014. Dengan rendahnya popularitas

Konvensi, maka tujuan Partai Demokrat untuk mendongkrak elektabilitas melalui konvensi belum tercapai maksimal. “Berdasarkan temuan LKP, elektabilitas Partai Demokrat sebesar 8,9 persen, elektabilitas Partai Demokrat cenderung bersifat stagnan,” katanya.(AWA/ODI/JPNN)

TOTAL SPORT

BANTEN POS RABU 4 SEPTEMBER 2013

6

Menuju Kebangkitan Olahraga Banten

SPORT SELEB Mengundang Perhatian

CAROLINE Celico

CAROLINE Celico terlihat wira-wiri di Sao Paulo, Brasil, pada dua pekan lalu, meninggalkan suaminya di Madrid. Istri dari Kaka, gelandang AC Milan asal Brasil, ini bukan minggat, melainkan dia perlu menghadiri peragaan busana di tempat asalnya itu. Boleh dibilang Celico sedang “meliput” peragaan busana musim panas dari perancang busana Brasil, Thelure. Sebagai salah satu penulis blog fashion yang populer di Brasil, tentu fashion show Thelure tidak boleh dilewatkan oleh Celico. Kemarin itu, kedatangan Celico cukup mengundang perhatian. Globo.com mewartakan Celico mengenakan little yellow dress dengan potongan unik. Dari depan gaun berwarna kuning kunyit itu terlihat sederhana, tapi aksen gaun itu justru diletakkan di belakang berupa “jendela” cukup besar yang bahkan bagi orang Brasil pun dinilai berani. Namun Globo tidak menyebutkan siapa perancang busana yang dikenakan ibu dua anak itu. Hasil liputan Celico itu bisa dilihat di halaman carolcelico.com.Blog Celico memang digemari di Brasil, terutama di kalangan perempuan muda penggemar fashion dan gaya hidup. Para pembaca blog-nya kebanyakan ingin tahu gaya hidup selebritas idola mereka, dan Celico sering menulis soal fashion dan kehidupannya di Eropa. Dengan suami Kaka, yang bergaji sembilan juta euro per tahun, atau sebesar Rp133,4 Miliar, tentu kisi-kisi dunia fashion yang diberikan Celico bisa dipercaya.(CMT/ENK/NET)

TRANSFER

NET

Bale Dibayar Rp34 Juta Per Jam DRAMA panjang kepindahan Gareth Bale dari Tottenham Hotspur ke Real Madrid berakhir. Kemarin, Bale resmi diperkenalkan sebagai bintang baru Real di hadapan puluhan ribu fans di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid. Bale digaet dengan nilai transfer 100 juta euro atau sekitar Rp1,45 Triliun. Bintang asal Wales itu meneken kontrak berdurasi enam tahun. Dia mendapat bayaran Rp5,1 Miliar per pekan atau Rp34,8 juta per jam! Bale memecahkan rekor transfer Cristiano Ronaldo saat Real membeli pemain asal Portugal itu dari Manchester United pada 2009 dengan nilai 80 juta euro (sekitar Rp1,16 Triliun). “Enam tahun yang membahagiakan di Tottenham. Namun, sekarang saatnya saya mengucapkan selamat tinggal,” kata Bale, 24, dalam konferensi pers di Santiago Bernabeu. Kabar kepindahan Bale ke Real sudah menjadi perbincangan hangat dalam beberapa hari terakhir. Semua misteri itu akhirnya terjawab ketika dia muncul bersama keluarga besarnya di Madrid kemarin. Bale dinyatakan lolos tes kesehatan dan kemudian diperkenalkan kepada lebih dari 20 ribu fans di Bernabeu kemarin. “Saya pernah mendengar beberapa pemain yang menceritakan impian masa kecilnya. Jujur saya katakan, mimpi saya sudah menjadi kenyataan,” ungkap Bale tentang kepindahannya ke Real.(CMT/ENK/JPNN)

ARIF HAMDI/BANTEN POS

Para punggawa Perserang, tampak berlatih di Stadion Heroik, Grup I Kopassus, pada Selasa (3/9). Kini, setiap latihan sesi siang hari, mereka tidak akan berlatih di Stadion Maulana Yusuf, Ciceri, Kota Serang, dikarenakan banyak debu yang mengganggu pernafasan para pemain.

Latihan Perserang Dipindah Stadion MY Banyak Debu SERANG, BP - Buruknya kondisi lapangan Stadion Maulana Yusuf, Ciceri, Kota Serang, yang saat ini banyak debu, membuat pengurus Perserang mengambil langkah tegas untuk mengantisipasinya. Itu terlihat jelas, dengan dipindahnya latihan Laskar Singandaru (julukan Perserang). Diketahui, awalnya Perserang berlatih di Stadion Maulana Yusuf, kini sudah mulai berlatih di Stadion

Heroik, Grup I Kopassus, Kota Serang. Bahkan, Pantuan BANTEN POS, mulai kemarin, Enjang Rohiman dan kawan-kawan sudah mulai berlatih ditempat tersebut, mulai pukul 14:30 WIB. Manajer tim Perserang, Babay Karnawi membenarkan hal tersebut. Kata dia, kondisi debu yang semakin banyak, tidak bisa ditoleransi lagi. Untuk itu, pengurus sengaja memindahkan latihan. “Kami melihat anak-anak sering batuk-batuk karena debu yang tebal. Atas pertimbangan kesehatan, makanya latihan kami pindah saja ke Kopassus,” papar Babay kepada

BANTEN POS, Selasa (3/9). Di Kopassus, Babay menerangkan, lapangannya sangat bagus. Rumputnya pun sangat tebal. Jadi, latihan maksimal bisa didapat bila mereka latihan disana. Baik latihan passing dan latihan game bisa lebih baik. Hanya saja, ia menyampaikan, latihan tidak hanya di Stadion Heriok, Grup I Kopassus saja. Latihan pagi Enjang Rohiman Cs tetap dilakukan di Stadion Maulana Yusuf. “Bila pagi kan bisa tetap di Stadion Ciceri. Soalnya, kita hanya latihan fisik,” ucapnya. Babay ingin, dengan dipindah-

nya latihan Perserang, bisa membuat kualitas permainan klub plat merah milik Pemkab Serang itu terus berkembang. Pasalnya, bila dibandingkan dengan Stadion Ciceri, kualitas lapangan Stadion Heroik Grup I Kopassus lebih mumpuni. Sementara itu, Sekretaris Umum Perserang, Samlawi Said setuju dengan keputusan dipindahnya tempat latihan pemain Perserang. Ia juga tidak ingin, para pemain mengalami gangguan pernafasan. Bila dibiarkan berlatih di Stadion Ciceri, bisa-bisa mereka akan sakit saat pertandingan nanti.

Antusiasme Peserta Tinggi, Invitasi Olahraga Tradisional Jadi Agenda Tahunan CILEGON, BP - Tingginya antusias peserta Invitasi Olahraga Tradisional yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Banten, membuat mereka mengambil langkah pembinaan. Rencananya, agenda yang baru pertama kali dilaksanakan oleh Dispora Banten tersebut, akan jadi agenda tahunan. Hal itu disampaikan oleh Kepala Seksi Olahraga Rekreasi Dispora Banten, Asep Suhara. Kata dia, pembinaan untuk olahraga tradisional harus digalahkan. Apalagi, setelah melihat antusiasme yang sangat tinggi saat Dispora Banten menggelar empat nomor lomba yakni, hadang, dagongan, terompah panjang dan engrang di Invitasi Olahraga Tradisonal Dispora Banten, yang digelar di Lapangan Parkir Kantor Dispora Cilegon, di Taman Cilegon Indah (TCI), Selasa (3/9). “Kami melihat para peserta sangat senang sekali dan bersemangat. Makanya, kami canangkan saja jadi agenda tahunan,” papar Asep kepada BANTEN POS, kemarin. Apalagi, Asep menyampaikan, ajang tersebut ada tindak lanjutnya. Yaitu, dipertandingan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) serta ada agenda resmi dua tahunan dari Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) pusat. “Jadi, sudah lanyaknya jadi agenda tahunan. Dari sana, bisa dijadikan ajang seleksi,” ucapnya. Pada kesempatan ini, Asep juga berharap, ajang serupa bisa terselenggara disetiap kabupaten/kota se-Banten. Soalnya, ajang Invitasi Olahraga Tradisional Dispora Banten, memang dicanangkan sebagai stimulus agar terselenggaranya event serupa ditingkat daerah. “Mudah-mudahan keinginan kami bisa tercapai,” jelasnya. Hal senada disampaikan oleh Kepala Dispora Banten, Cepi Safrul Alam. Ia menjelaskan, olahraga tradisonal seperti

ARIF HAMDI/BANTEN POS

Aksi para peserta se-Banten, saat ambil bagian di ajang Invitasi Olahraga Tradisional, pada Selasa (3/9).

engrang, dagongan, terompah panjang dan hadang, merupakan warisan dari para orang tua dan leluhur dimasa lalu yang mengandung banyak mana. Oleh karena itu, sudah selayaknya olahraga tradisional mendapat tempat dan perhatian semua pihak untuk tetap dilestarikan dan ditumbuh kembangkan di kalangan masyarakat. “Makanya, saya ingin, setiap daerah nantinya bisa menyele-

nggarakan event serupa, agar olahraga tradisional tidak punah,” kata Cepi. Sekadar informasi, pada hajat Invitasi Olahraga Tradisional Dispora Banten kemarin, untuk juara kategori engrang, diraih kontingen Kota Serang. Di kategori dagongan, disabet Kabupaten Serang. Sedangkan di terompah panjang, juara jadi milik Kabupaten Tangerang dan kategori hadang, disabet Kabupaten Serang.(CMT/ENK)

“Kondisi atlet kan harus jadi prioritas utama kita. Jangan sampai masalah debu mengganggu persiapan kita,” kata Samlawi. Selain itu, pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum Pengurus Cabang (Pengcab) PSSI Kabupaten Serang itu, mengucapkan banyak terima kasih kepada Dan Grup I Kopassus yang telah memberikan izin latihan Perserang dilapangan mereka. “Mudah-mudahan, kerjasama tersebut, bisa terus terjalin agar prestasi sepakbola di Kabupaten Serang bisa terus meningkat,” jelasnya.(CMT/ENK)

29 Pesepeda se-Banten Siap Unjuk Gigi SERANG, BP - Sebanyak 29 pesepeda seBanten, dipastikan ambil bagian diajang Kejuaraan Provins (Kejurprov) sepeda yang akan berlangsung di Kota Cilegon, pada 7-8 September mendatang. Mereka semua berasal dari lima kabupaten/kota yang ada Banten. Berdasarkan informasi yang diperoleh BANTEN POS, 29 atlet yang siap bertarung tersebut, berasal dari Kota Serang, yang menyetorkan tujuh pebalap terbaik mereka. Mereka terdiri dari tiga pebalap junior dan empat pebalap senior. Kemudian, Kota Cilegon yang akan menerjunkan tujuh pebalap mereka, terdiri dari lima pebalap senior dan dua junior. Sedangkan Kota Tangerang Selatan juga menerjunkan tujuh pebalap, yang semuanya merupakan pebalap junior. Kemudian, Pengurus Cabang Ikatan Sepeda Sport Indonesia (Pengcab ISSI Kabupaten Pandeglang, akan mengirimkan lima pebalap yang seluruhnya pebalap junior. Serta Kabupaten Serang yang akan menerjunkan tiga pebalap senior. “Namun, jumlah tersebut masih bisa bertambah banyak. Soalnya, masih ada tiga pengcab lagi yang belum mendaftarkan diri,” papar Sekretaris Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) ISSI Banten, Agus Prasetyo, kepada BANTEN POS, Selasa (3/9). Pria yang kerap disapa Yoyo itu berharap, tiga pengcab lainnya yang belum menyetorkan atlet, agar segera mengirimkannya dan jangan sampai absen. Pasalnya, pada kejurprov kali ini, Pengprov ISSI Banten akan mempertandingkan dua nomor bergengsi. Yakni, cross country dan moutain bike (MTB). “Sayang bila dilewatkan begitu saja. Itu peluang mereka untuk mengukur sampai sejauh mana pembinaan yang telah dilakukan didaerah,” ucapnya. Apapalagi, lanjut Yoyo, Pengprov ISSI Banten akan membidik juara di ajang tersebut, untuk mendapatkan pembinaan berkelanjutan dari ISSI Banten. Soalnya, mereka belum memiliki atlet binaan di nomor cross country dan moutain bike (MTB).(CMT/ENK)

Meski Gagal Juara, BTN Tetap Bangga Pada Garuda Muda JAKARTA,BP - Badan Tim Nasional (BTN) tetap mengapresiasi pemain, pelatih dan official Timnas Indonesia U-16 yang gagal meraih juara di AFF Cup U-16 di Naypyitaw, Myanmar. Perjuangan tim selama turnamen memperlihatkan, pemain-pemain tersebut akan menjadi harapan Indonesia di masa depan.

“Insya Allah mereka calon-calon pemain sepakbola Indonesia masa depan,” kata Ketua BTN La Nyalla Mahmud Mattalitti, Selasa (3/9). La Nyalla menyampaikan Timnas bermain sangat baik dalam pertandingan tersebut. Garuda Muda gagal meraih gelar karena kalah adu penalti atas Malaysia di partai final yang berlangsung di

Stadion Wunna Theikdi, Naypytaw Myanmar, Senin (2/9) malam. Indonesia nyaris saja menggenggam gelar juara untuk pertama kalinya karena hingga 90 menit berhasil unggul 1-0. Sayang saat injury time memasuki menit tiga dari empat menit yang disediakan, wasit menghukum Indonesia lewat tendangan penalti. Skor di

masa normal menjadi 1-1 dan pertandingan dilanjutkan ke babak adu penalti. Di babak adu penalti ini, Indonesia juga berhasil unggul lebih dulu setelah tiga penendang pertama Malaysia gagal. Sementara Indonesia hanya satu yang meleset. Namun di tiga penendang selanjutnya secara mengejutkan

seluruh penendang Indonesia gagal. Sebaliknya Malaysia berhasil memasukkan tiga gol. Skor akhir pun menjadi 4-3 untuk Malaysia. “Salut buat Timnas under 16 tahun yang bermain sangat baik di 2x45 menit. Meskipun akhirnya gagal juara di drama adu pinalti dengan Malaysia,” terangnya.(CMT/ENK/JPNN)

BANTEN POS RABU 4 SEPTEMBER 2013

BERITA UTAMA

7

Hari Ini Kapolda Ekspos Polisi Pengguna Narkoba 4 POLISI Sambungan dari Halaman 1

deglang, dan akan terus kita lakukan hingga ke polsek-polsek,” ujar Kompol Adhe Heriadi kepada BANTEN POS, kemarin. Dia menjelaskan, tes urine tidak dilakukan ke seluruh anggota polisi di Polres dan Polsek. Tetapi tes dilakukan secara acak dengan melihat indikasi penyalahgunaan Narkoba oleh anggota. “Tidak seluruh anggota diperiksa (tes urine, red), tapi hanya beberapa yang terindikasi menggunakan Narkoba. Terutama anggota yang bertugas di bagian operasional seperti Reskrim dan intel,” terang dia. Lanjut dia, dari hasil tes urine selama dua hari terakhir diketahui empat anggotanya terindikasi positiv menggunakan Narkoba. Ke empat polisi itu yakni tiga orang bertugas di Polres, dan satu bertugas di Polsek. “Ada empat anggota terindikasi positiv menjadi pengguna Narkoba. Ke empatnya akan dilakukan pembinaan dan sidang kode etik,” ujar Kompol Adhe, tanpa menyebutkan identitas ke empat polisi yang positif menggunakan Narkoba tersebut. Sementara, Kepala Bagian Sumber Daya (Kabag Sumda) Polres Pandeglang Kompol Arian PC menjelaskan, alat tes urine diperoleh dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Banten. Dalam alat itu, kata dia, memiliki enam kaki untuk mendeteksi enam jenis Narkoba. Enam jenis Narkoba yang dapat dideteksi itu yakni kokain, inex, shabu (metavitamin), ganja (Cannabis sativa syn. Cannabis indica), morfin (diasetilmorfin), pallium (pil koplo). ”Alat tes urine kita dapat dari BNNP, dan kita tidak melakukan tes ke 800 anggota Polres dan Polsek. Tes urine dilakukan secara acak, melihat indikasi siapa anggota yang menggunakan Narkoba,” paparnya. Lanjut Kompol Arian, hasil tes urine dapat langsung diketahui dalam waktu lima menit. Positiv tidaknya anggota polisi menggunakan Narkoba dapat dilihat dari garis

merah di alat tes urine. Kata dia, jika dalam alat tes menunjukan satu garis merah maka itu berarti positiv Narkoba. Namun, jika dalam hasil terlihat dua garis merah maka itu menunjukan negatif Narkoba. Sedangkan, jika hasil tes menunjukan samar maka yang bersangkutan pernah menggunakan Narkoba pada tiga bulan terakhir. ”Ada informasi jika Banten ini marak peredaran Narkoba dan sebelum polisi menindak pemberantasan Narkoba, kita cek dulu kesiapan anggota. Kegiatan ini bukan untuk menakut-nakuti anggota, tapi justru menunjukan kesiapan kita dalam memberantas Narkoba,” ujarnya. Terang dia, jika nanti setelah dilakukan tes urine anggota polisi negatif Narkoba maka tidak menutup kemungkinan akan ditugaskan di unit Resmob Narkoba. Menurutnya, sebelum polisi memberantas Narkoba di masyarakat, terlebih dahulu di internal kepolisian harus bersih dari penyalahgunaan Narkoba. Sementara, berdasarkan informasi yang dihimpun dari sumber BANTEN POS, salah satu oknum polisi yang dinyatakan positif menggunakan narkoba adalah seorang perwira dengan jabatan Kepala Satuan (Kasat). Menurut sumber, pelaksanaan tes urine di Polres Pandeglang itu merupakan instruksi Polda Banten yang menerima laporan dari masyarakat tentang adanya personil Polres pandeglang yang mengkonsumsi narkoba. Kabid Humas Polda Banten, AKBP Gunawan membenarkan jika Polda Banten menerjunkan Petugas Propam serta Kedokteran Polisi (Dokpol) guna menggelar tes urine terhadap seluruh anggota Polres Pandeglang atas laporan masyarakat. “Benar, kita gelar tes urine terhadap seluruh anggota kepolisian di wilayah hukum Polres Pandeglang. Hal ini bermula dari laporan warga,” kata Gunawan. Sementara itu saat disinggung pengguna narkoba merupakan pejabat atau Perwira di jajaran Polres Pandeglang, dirinya enggan men-

Mendagri Akan Sampaikan Dua SK PEMBERHENTIAN Sambungan dari Halaman 1

Banten yang menyerahkan sekaligus berkonsultasi soal berkas pengunduran WH sebagai Walikota Tangerang. Mereka diterima oleh Kepala Bagian (Kabag) Fasilitas Administrasi kepala daerah dan DPRD Direktorat Jendral Otonomi Daerah (Otda), Sri Nani. Sementara pejabat dari Pemkot Tangerang yang datang ke Kemendagri diantaranya, Asisten Daerah (Asda) I, Ahmad Lutfi, Kabag Pemerintahan, Sahrul dan Kasubag Pemerintahan Umum, Heru. Sementara pejabat dari Pemprov Banten adalah, Kasubag Fasilitas Kepala Daerah dan DPRD, Aria Santana. Kepala Bidang (Kabid) Otda pada Biro Pemerintahan Provinsi Banten, Hedy Utomo membenarkan pihaknya, telah menyerahkan berkas pengunduran Walikota Tangerang, Wahidin Halim ke Mendagri. “Berkas pengunduran Walikota Tangerang sudah diterima oleh pihak Kemendagri,” katanya. Sementara itu, Kasubag Fasilitas Adminsitrasi Kepala Daerah dan DPRD pada Biro Pemerinatahan, Aria Santana saat dihubungi melalui pesawat telponnya membenarkan berkas pengunduran Walikota Tangerang telah diterima oleh pihak Kemendagri, melalui Kabag Fasilitas Administrasi Kepala Daerah dan DPRD Direktorat Jendral Otda, Sri Nani. “Penjelasan dari Kemendagri (Sri Nani,red), berkas pengunduran WH akan selesai paling lambat 10 hari, tapi kemungkinan bisa sangat cepat, bisa tiga hari atau lima hari lagi,” ungkapnya. Arya juga membenarkan, kedatangannya kepada Kemendagri menyerahkan berkas pengunduran WH, sekaligus memfasilitasi sejumlah pejabat dari Pemkot Tangerang. “Kedatangan pejabat dari pemkot Tangerang adalah untuk mengetahui secara jelas dan pasti proses pemberhentian Walikota Tangerang,” katanya.

Dalam penjelasannya dari Kemendari kepada pejabat Pemkot Tangerang masih menurut Arya, Mendagri akan mengeluarkan dua SK, yakni SK pemberhentian Walikota Tangerang dan SK pengangkatan Wakil Walikota Tangerang sebagai Plt Walikota Tangerang. “Jadi nanti ada dua SK yang akan diterbitkan oleh Pak Mendagri,” ungkapnya. Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Muhadi saat ditemui disela-sela acara soft launching Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten menjelaskan, berkas-berkas terkait pengunduran diri Walikota Tangerang Wahidin Halim telah disampaikan Pemprov Banten kepada Mendagri. “Berkas pengunduran Walikota Tangerang baru kami sampaikan karena kelengkapan berkas yang bersangkutan dari Pemkot Tangerang baru disampaikan kepada Pemprov Banten belum lama ini. Berkas yang disampaikan tersebut yakni terkait permohonan pengunduran diri WH sebagai Walikota Tangerang,” kata Muhadi. Muhadi menjelaskan, apabila SK pemberhentian tersebut telah diterbitkan Mendagri, maka secara otomatis yang bersangkutan tidak lagi menjabat sebagai kepala daerah. Selanjutnya, dalam aturan, apabila kepala daerah diberhentikan atau berhenti, maka yang menjalankan tugas sebagai kepala daerah adalah wakil. “Nanti juga ada SK-nya dari Mendagri soal itu,” imbuhnya. Akan tetapi, lanjut Muhadi, apabila dalam Pilkada Kota Tangerang terjadi putaran kedua pada tahapan pemungutan suara, akan dilakukan penunjukkan pejabat pelaksana tugas (Plt). Kendati demikian, melihat dari jumlah perolehan suara melalui penghitungan cepat atau quick count, Muhadi menyatakan tidak mengindikasikan terjadinya putaran kedua. “Dilihat dari perolehan suaranya, sepertinya sudah cukup dan tidak mengindikasikan adanya putara kedua,” tegasnya.(RUS/ENK)

Belum Puas Sambungan dari Halaman 1

masih banyak yang harus dicapai. “Banyak yang belum dapat, film masih dikit, masih banyak yang harus dicapai. Genre action belum. Banyak genre yang belum dicoba,” kata Pia di deklarasi Indonesian Motion Pictures Association (IMPAS) di Gedung Sapta Pesona, Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat (02/09). Dalam menerima tawaran main

film, Pia harus melihat cocok atau tidaknya skenario dengan dirinya. “Enjoy saja, tergantung peran dikasih harus maksimal. Kalau tawaran, ada beberapa skenario yang dilihat dan cocok, saya rasa memang harus dipilah dengan baik,” tuturnya. Kabar bahwa dirinya akan terlibat produksi film berskala internasional, Pia belum mau menjawab. “Ada beberapa tawaran tapi aku belum bisa bocorin bagaimananya,” tandasnya.(ENK/KPL)

jawab pertanyaan tersebut. Menurutnya untuk ekspos pengguna narkoba di lingkungan Kepolisian di wilayah Pandeglang akan dila-

kukan langsung oleh Kapolda Banten. “Saya tidak bisa memberikan keterangan lebih jauh, karena besok (hari ini, red) Kapolda akan meng-

gelar ekspos,” pungkasnya. Berdasarkan pantuan BANTEN POS di Bidpropam Polda Banten menggelar rapat tertutup hingga

wartawan tidak dapat mendapatkan konfirmasi soal para pelaku pengguna Narkoba di wilayah Hukum Polres Pandeglang.(ARI/NED/ENK)

Koordinasi dengan Penerima Hibah Jadi Kendala REKOMENDASI Sambungan dari Halaman 1

menyelesaikan pendataan aset-aset yang dikelola Biro Perlengkapan dan Aset Pemprov Banten. Hal itu diakui Kepala Inspektorat Provinsi Banten, Takro Jaka Rooseno ketika ditemui disela-sela soft launching Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten, Selasa (3/9). Takro Jaka Rooseno mengatakan, tim penyelesaian temuan LHP BPK RI, belum merampungkan temuan yang direkomendasikan oleh BPK. “Masih ada kendala, dan masih ada masalah aset yang belum kami

tuntaskan,” kata Jaka (biasa Takro Jaka Rooseno dipanggil,red). Dia menjelaskan, kendala yang saat ini dihadapi oleh tim penyelesaian tersebut dalam proses penyelesaian temuan aset yang berkaitan dengan hibah Pemprov Banten kepada kabupaten/kota. Hal ini disebabkan, adanya hambatan dalam koordinasi antara pemprov dengan pemerintah kabupaten/kota penerima hibah. “Kesulitan yang kami hadapi, yaitu dalam koordinasi dengan kabupaten/kota terkait hibah. Tapi, kami terus berupaya keras agar temuan ini segera dapat diselesaikan,”jelasnya.

Jaka menjelaskan, temuan hibah barang dari Pemprov Banten itu merupakan temuan yang bersifat administratif. Dalam proses penyelesaian, pihaknya terus melakukan komunikasi kepada pemerintah kabupaten/kota untuk dapat memberikan informasi dan daftar hibah yang telah diberikan Pemprov kepada masingmasing kabupaten/kota. “Jadwalnya memang belum ketemu, antara tim dengan pihak kabupaten/kota. Padatnya aktifitas dan program kerja yang tengah berjalan, pihak kabupaten/kota tidak memiliki banyak waktu untuk dapat mencatat atau menginven-

FERY PRADOLO/INDOPOS

RAKOR MP3EI. Menko Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa didampingi Menhub EE Mangindaan, dan Menpera Djan Farid memimpin Rapat Koordinasi Pelaksanaan Pembaruan Dokumen Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) di kantor Kemenkoperek, Jakarta, kemarin (3/9). Hatta mengatakan, realisasi investasi proyek yang tergabung dalam MP3EI sejak 2011 hingga Juli 2013 mencapai Rp647,46 triliun.

tarisir barang-barang apa saja yang telah dihibahkan Pemprov. Apalagi, jika barang-barang yang telah dihibahkan tersebut telah rusak, berpindah tempat atau hal lain sebagainya,” terangnya. Jaka mengatakan, sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku, penyelesaian temuan dalam LHP BK RI yang telah disampaikan oleh BPK kepada Pemprov Banten, harus bisa diselesaikan dalam kurun waktu selama 60 hari. “Tanggal 5 September besok, adalah batas waktu penyelesaian temuan BPK. Dan ini nanti akan kami koordinasikan lagi,” terangnya. Namun sayangnya, Jaka enggan berkomentar mengenai batas waktu yang hanya tinggal beberapa hari tersebut. “Kami akan berusaha menyelesaikan temuan tersebut bersama-sama dengan tim. Harapan kami 5 September selesai dan dapat diserahkan kepada BPK. Tapi, kami masih harus mengkonfirmasi jadwalnya kepada BPK. Mudah-mudahan penyelesaiannya sudah sesuai standar, karena kami pun selalu berkonsultasi dengan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP),” tegasnya. Di tempat yang sama, Kepala Biro Perlengkapan dan Aset Provinsi Banten, Wira Hadikusama saat diminta tanggapanya terkait progres tindak lanjut atas banyakanya aset yang menjadi temuan BPK, enggan berkomentar. “Saya tidak mau komentar dulu,” katanya singkat.(RUS/ENK)

Perwira Tinggi Dihukum, Sejarah Baru Peradilan IRJEN Sambungan dari Halaman 1

bersama-sama gabungan beberapa kejahatan serta melakukan tindak pidana pencucian uang. “Menjatuhkan pidana berupa pidana penjara selama 10 tahun denda Rp 500 juta, subsidair enam bulan kurungan,” kata Ketua Majelis Suhartoyo saat membacakan vonis untuk Djoko. Suhartoyo menegaskan Djoko terbukti melakukan tindak pidana sebagaimana dakwaan primer pasal 2 ayat (1) juncto pasal 18 Undangundang nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 juncto pasal 65 ayat 1 KUHPidana. Sedangkan untuk perkara tindak pidana pencucian uang yang dilakukan Djoko tahun 2011, bekas Gubernur Akpol itu terbukti melanggar ketentuan pasal 3 UU nomor 8 tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 juncto Pasal 65 Ayat 1 KUHPidana. Sedangkan untuk tindak pidana pencucian uang dilakukan sejak 2003 sampai 2010, Djoko terbukti melanggar Pasal 3 ayat 1 huruf c UU nomor 15 tahun 2002 sebagai-

mana diubah dengan UU nomor 25 tahun 2003 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 juncto Pasal 65 Ayat 1 KUHPidana. Namun, Djoko dibebaskan dari tuntutan hukuman agar dicabut hak pilihnya termasuk untuk menempati jabatan publik. Djoko juga tidak diperintahkan mengganti kerugian negara Rp32 miliar sebagaimana tuntutan dari JPU. Sebelum vonis dibacakan, anggota majelis, Anwar, menyatakan bahwa hal yang memberatkan hukuman karena Djoko tidak mendukung pemerintah dalam pemberantasan korupsi. Sedangkan hal yang meringankan, karena Djoko belum pernah dihukum, berlaku sopan selama di persidangan, telah lama mengabdi pada negara dan memiliki prestasi yang mendapat penghargaan pemerintah. Hukuman yang dijatuhkan itu jelas lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK. Sebelumnya, JPU meminta majelis menghukum Djoko dengan pidana penjara 18 tahun, denda Rp1 miliar subsidair 1 tahun kurungan dan membayar uang pengganti Rp32 miliar. JPU meyakini Djoko telah memperkaya diri sendiri sebesar Rp32 miliar dan memperkaya orang lain atau korporasi dari proyek pe-

ngadaan driving simulator SIM pada tahun 2011. Kerugian keuangan negara dalam proyek ini Rp121,830 miliar. JPU juga menganggap Djoko terbukti melakukan tindak pidana pencucian uang dengan membelanjakan, mengalihkan dan mengatasnamakan aset dengan tujuan menyembunyikan atau menyamarkan asal usul harta kekayaan yang diduga berasal dari hasil tindak pidana korupsi. Selain itu Djoko juga dituntut dicabut hak memilih dan dipilih dalam jabatan publik. Menanggapi vonis itu, kubu Djoko menyatakan akan melakukan upaya banding. “Setelah kami berunding dengan klien kami, terhitung sejak dibacakan putusan ini, kami mengajukan banding terhadap putusan ini,” ungkap pengacara Djoko, Juniver Girsang setelah berdiskusi dengan Djoko dan tim penasihat hukum lainnya. Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Busyro Muqaddas menilai putusan Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta terhadap Irjen Djoko Susilo kurang adil. KPK ditegaskannya akan melakukan langkah banding atas putusan itu. “Saya pribadi wajib banding atas nama rasa keadilan rakyat,” katanya saat dihubungi wartawan

Dia menegaskan, secara kolegial masalah ini akan dibahas dalam rapat Pimpinan KPK. “Secara kolegial akan segera dirapimkan,” ungkap bekas Ketua Komisi Yudisial itu. Terpisah, anggota Komisi III DPR Martin Hutabarat mengatakan vonis terhadap mantan Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Djoko Susilo merupakan sejarah baru di pengadilan. Sebab, baru kali ini seorang perwira tinggi Polri aktif dijatuhi hukuman. Djoko, menurut Martin, harus tabah menerima vonis dari hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, atas perbuatan yang dilakukannya. “Saya kira apapun putusannya, Djoko Susilo harus bisa legowo dan tabah menghadapinya. Ini adalah konsekuensi dari paham negara hukum yang kita anut,” kata Martin, Selasa (3/9). Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra ini menyatakan, putusan terhadap kasus simulator SIM bukanlah sebagai pengadilan terhadap institusi Polri. Tapi, Polri bisa memetik suatu pelajaran dari kasus Djoko. “Ternyata masih banyak yang harus diperbaiki di internal Polri kalau Polisi ingin lebih baik ke depan. Reformasi ditubuh Polri harus lebih serius dilakukan ke depan,” kata Martin.(BOY/GIL/ENK/JPNN)

Hari H Kewalahan Layani Pembeli Tiket MASUKKAN Sambungan dari Halaman 1

mengulangi kata ngeri untuk menggambarkann kondisi saat itu. Dua puluh tahun kemudian, Taye dan dua kawannya di Blackrock Entertainment seolah “membersihkan” ingatan tersebut. Sebab, konser Metallica yang mereka selenggarakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (25/8) sukses besar. Sekitar 60 ribu metalhead menyaksikan aksi James Hetfield dkk. Taye dan timnya pun merasa plong. Konser itu terselenggara dengan aman dan lancar. Sebetulnya, ide mendatangkan kembali Metallica muncul spontan. Sebagai promotor, Taye bersama dua kawannya, Jay Alatas dan Khrisna Radithya, sering mendapat tawaran untuk mendatangkan artis luar negeri. Salah satunya Metallica. “Dapat tawaran menarik seperti itu, kami bertiga spontan sepakat untuk mengambilnya. Besoknya, kami langsung kirim duit untuk deposit,” ungkap co-founder Blackrock Entertainment itu. Tapi, Taye dan timnya baru mendapat kabar dari manajemen Metallica setahun kemudian. Selama setahun itu, mereka harap-harap cemas. Sebab, nilai deposit yang mereka kirimkan ke manajemen Metallica mencapai miliaran rupiah. “Itu duit bakal balik apa nggak ya? Alhamdulillah, di last minute, kami dapat kabar positif dari mereka,” ujar bapak Zidane Zaki tersebut. Blackrock Entertainment termasuk baru di dunia promotor musik tanah air. Bisnis itu sebetulnya hanya bisnis sampingan bagi Taye

cs. Sebab, tiga penggila Metallica tersebut memiliki usaha lain yang sudah eksis. Taye, misalnya, memiliki bisnis properti dan batu bara. Namun, setelah beberapa kali menggelar konser besar, mereka mulai berpikir untuk menyeriusi bisnis “basah” itu. Tahun lalu mereka mendatangkan David Foster and Friends. Tahun sebelumnya, mereka memanggungkan Fantastic K-Pop. “Itu konser pertama kami yang cukup menjadi pelajaran. Jebol (rugi, Red) soalnya,” katanya lalu tertawa. Nah, ketika menggarap Metallica, Taye dan Khrisna yang samasama pernah berada di lokasi kejadian 20 tahun lalu sudah memiliki gambaran lebih konkret. Misalnya, mereka harus menyiapkan venue dengan kapasitas superbesar. Yang ditangkap alumnus Tafe College Melbourne, Australia, tersebut saat konser 1993 itu, Indonesia belum siap menggelar konser grup band besar dengan banyak penggemar fanatik. Panitia menyiapkan venue yang hanya mampu menampung sekitar 30 ribu penonton. Padahal, calon penonton yang datang membeludak hingga dua kali lipat. “Penonton yang di luar maunya masuk, nggak dikasih masuk. Sebab, tempatnya juga tidak ada. Masak mau dipangku? Itulah yang bikin penonton di luar stadion itu emosi,” ceritanya. Taye cs tidak mau mengulangi kejadian tersebut. Caranya, mereka mengizinkan penonton tidak bertiket masuk di tengah konser. Mereka juga menyediakan 40 loket untuk yang membeli tiket di lokasi pada hari pertunjukan. Sebelumnya, tiket terjual sekitar 40 ribu lembar.

“Untuk mengindari terulangnya kejadian 20 tahun silam, kami harus mengakomodasi penonton yang mau beli tiket pada hari H konser,” ucapnya. Benar saja, hari itu ada sekitar 20 ribu orang yang ingin membeli tiket. Tim Taye pun kewalahan. “Kami tidak menduga sebanyak itu. Saya yakin siapa pun pasti kewalahan menghadapi 20 ribu calon penonton dalam waktu 3 jam,” lanjutnya. Saat show sudah dimulai, masih banyak calon penonton yang mengantre. Melihat kondisi itu, akhirnya mereka memutuskan untuk memasukkan calon penonton yang belum sempat membeli tiket tersebut tanpa tiket. Promotor sudah mengantisipasi hal itu, termasuk menyiapkan tempatnya. “Nothing we can do. Itu satu-satunya jalan. Mereka bukan nggak punya uang buat beli tiket, tapi memang kami yang kewalahan. Lagi pula, show sudah setengah jalan. Anggap saja itu rezeki mereka,” kata Taye. Toh, para penonton gratisan tersebut menyaksikan aksi Metallica di luar pagar. Berbeda dengan penonton yang memiliki tiket. Ada sekitar seribu orang yang dimasukkan promotor di tengah show. Semua berjalan tertib. Momen itu disikapi sangat hatihati oleh promotor. Mereka tidak ingin kejadian Lebak Bulus terulang. Jadi, tidak boleh ada penanganan yang salah sekecil apa pun. Bayangkan jika seribu orang itu mereka tahan di luar. “Bisa saja mereka marah, lalu membuat kerusuhan. Bisa-bisa show dihentikan di tengah jalan,” katanya.

Padahal, 50 ribu orang sudah ada di dalam GBK. “Bisa-bisa saya digebukin orang satu GBK,” sambung Taye. Menyiapkan konser besar seperti Metallica membuat Taye dan timnya tidak bisa nyenyak tidur. Memang, mereka juga tidak memiliki waktu untuk tidur. Seminggu sebelum hari H, mereka mulai degdegan. Semakin mendekati harinya, jantung berdenyut makin kencang. “Darah serasa nggak ada di tubuh. Kalau tahajud bisa tiap jam, saya sudah tahajud setiap jam. Segala macam bacaan zikir saya baca,” ungkap Taye. Meski dulu anak metal, Taye mengaku agak khawatir melihat karakter penonton konser saat itu. Menurut dia, serem melihat gaya mereka. “Dalam hati saya, kalau rusuh, bisa bahaya ini. Sangar-sangar semua yang nonton,” ucapnya. Namun, ternyata seluruh penonton menikmati musik dengan tertib. “Sampai lupa kalau gaya mereka sangar. Mereka lupa kalau gayanya mengerikan. Hati mereka hati Metallica. Itu bikin saya terharu,” sambungnya. Pekerjaan lain yang bikin tim Taye ketir-ketir adalah menunggu kedatangan sang superstar. Metallica baru tiba di Jakarta sekitar pukul 17.00. Ketika memastikan Metallica sudah berada di Hotel Mulia, Taye merasa 50 persen PR-nya selesai. Tinggal menjaga kondisi tetap kondusif hingga tiga jam ke depan, saat mereka semua memulai show. Saking sibuknya mengawasi kondisi, Taye sampai tidak sempat berfoto bersama personel Metallica. Dia hanya sempat bertemu sebentar di backstage saat mereka datang.(*)

RABU, 4 SEPTEMBER 2013

BANTEN POS

HALAMAN 8

Hari Ini

Kesempatan Terakhir

KAMI yakin Anda ingin karya foto yang diikutkan Lomba Foto Banten Pos ini menjadi juara alias foto terbaik. Tunjukkan tekad Anda yang ingin menjadi juara itu, dengan terus mengumpulkan dukungan dalam tahapan dukungan yang sedang panitia buka. Sayangnya hanya tinggal hari ini kesempatan Anda jadi finalis, ada. Dengan berat hati kami harus menutup tahapan dukungan mala mini, pukul 24.00. Kenapa? Karena hanya Anda yang bersungguhsungguh ingin menjadi juara dengan berupaya mengumpulkan dukungan ini yang bisa memiliki kesempatan menjadi juara. Jadilah 20 besar! Jadi lah finalis! Karena hanya karya foto yang menjadi finalis dengan memiliki dukungan sebagai 20 besar lah, yang akan dinilai oleh tim juri, sehingga bisa menjadi para juara. Anda tentu tidak mau karya Anda hanya berhenti di babak dukungan ini. Sayangi maha karya Anda. Buktikan maha karya Anda layak masuk final dan berhak memperebutkan predikat juara. Ingat, hadiah uang tunai Rp10 juta menanti para juara! Tim juri yang terdiri dari para professional di bidang fotografi akan menentukan apakah karya foto Anda layak menjadi juara. Nantikan pengumuman pemenangnya dalam acara puncak Lomba Foto Banten Pos di Mall Of Serang, 8 September mendatang. Panitia telah merencanakan serangkaian acara pada hari itu. Akan ada lomba foto on the spot bersama model-model GMC (Gen-B Model Community) dan Toyota Cilegon. Lalu akan ada coaching clinic fotografi dari fotografer profesional. Semua itu bisa diikuti secara gratis oleh semua peserta Lomba Foto Banten Pos dan pehobi fotograpi yang tergabung dalam komunitas fotografi di Banten. Dan, bagi karya yang masuk finalis, kami tengah merencanakan untuk memamerkannya di acara puncak tersebut. Info lebih lanjut: Idham 081906160192 Dika 08998609848

Nomor Urut : 134 | Pengirim : HELSA JESSICA MARLINE Judul Foto : BERGAYA4 | Twitter : -

Telkomsel Launching Kartu AS Paket 1000 Pandeglang DALAM rangka mendekatkan pelayanan kepada customer di Kabupaten Pandeglang, PT Telkomsel Indonesia menggelar launching Kartu As Paket 1000 Pandeglang di Dapoer Iboe Café and Resto, Pandeglang, Selasa (3/9) siang. Turut hadir dalam acara itu Manajer Telkomsel Branch Serang, Rudi P Sitompul, General Manager Sales and Customer Care Region (GM SCCR) Telkomsel Outer Jakarta, Heru Sukendro, GM Telesindo Shop Mitra Dealer Telkomsel Rendy Wijaya, komunitas Telkomsel Pandeglang, sales, marketing, dan media partner dari media cetak dan eletronik. Pada launching promo tersebut perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia mencoba memperkenalkan paket spesial bagi pelanggan yang berdomisili di Kabupaten Pandeglang. Kartu As Paket 1000 Pandeglang yaitu jenis paket serba seribu dari Kartu As. Di mana para pelanggan dapat menikmati 1000 SMS ke semua operator selama 24 jam (900 SMS ke sesama Telkomsel + 100 SMS ke operator lain), atau 300 menit telepon ke sesama Telkomsel dengan harga paket Rp1.000. Paket ini dapat dibeli oleh pelanggan Kartu As yang berada di wilayah tertentu di Kabupaten Pandeglang. “Telkomsel adalah perusahan telekomunikasi terbesar di Indonesia dan menempati urutan ke enam di dunia. Di Banten sendiri pengguna Telkomsel berjumlah sekitar 2,1 jiwa, dan kami terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan promo menarik lainnya,” terang Manajer Telkomsel Branch Serang, Rudi P Sitompul, dalam konfrensi pers. Dia menjelaskan, Telkomsel sebagai salah satu perusahaan anak bangsa tidak hanya mengejar keuntungan (profit oriented), tetapi juga berkomitmen memberikan ban-

tuan donasi melalui program Corporate Social Responsibility (SCR). Salah satu program CSR, kata Rudi, yakni dengan membangun jaringan telekomunikasi secara gratis di daerah-daerah perbatasan atau daerah terluar Indonesia. “Untuk di Banten sendiri barubaru ini kita menyalurkan donasi CSR sebesar Rp150 juta dan 100 unit ponsel. Program ini menjadi komitmen kami untuk membangun negeri,” paparnya. Sementara, GM SCCR Telkomsel Outer Jakarta, Heru Sukendro menambahkan, program Kartu As Paket 1000 Pandeglang dipersembahkan untuk lebih mendekatkan Telkomsel kepada pelanggan di Kota Badak. Kata dia, pihaknya sengaja memasang gambar Badak Jawa di stater pack Kartu As Paket 1000 Pandeglang. Hal itu menurutnya, agar menjadi ciri tersendiri yang mewakili Kabupaten Pandeglang sebagai Kota Badak. “Telkomsel paling Indonesia, dan kali ini kami menyebut Kartu As paling Pandeglang. Kartu As kartuna urang Pandeglang,” tegas Heru seraya mengucapkan ‘Semangat Pagi’. Lanjut Heru, selain me-launching promo Kartu As Paket 1000 Pandeglang yang dimulai 23 Agustus 2013, Telkomsel juga memberikan reward kepada outlet yang membantu promo dan penjualan akan mendapatkan hadiah undian umroh, sepeda motor Honda Vario serta hadiah menarik lainnya. Dalam acara itu selain diisi dengan launching program terbaru, Telkomsel juga menggelar pentas seni Rampak Bedug, tari tradisional Banten, tanya jawab dengan media partner dan outlet, serta ditutup dengan makan siang dan pembagian door prize.(ARI)

RABU 4 SEPTEMBER 2013

METRO SERANG

9

Inspirasi dan Semangat Baru Serang

PILKADA Perusakan Baligho Penuhi Unsur Pidana PANWASLU Kota Serang melimpahkan kasus dugaan perusakan baligho pasangan nomor urut 2 Wahyudin Djahidi-Iif Fariudin (Wali) kepada Polres Serang, Selasa (3/9). Pelimpahan ini dilakukan setelah Panwaslu mengumpulkan keterangan dari pelapor, saksi pelapor dan terlapor, berikut barang dan alat buktinya. Dalam kajiannya, Panwaslu menilai bahwa laporan perusakan baligho yang disampaikan Syamsul Rizal telah memenuhi unsur pidana Pemilu. Ketua Panwaslu Kota Serang, Rohman mengatakan pihaknya sangat berhati-hati dalam mengkaji dan menilai kasus ini. “Bahwa dalam ketentuannya, kami diberi wewenang menambah hari untuk keperluan mendapatkan keterangan tambahan. Kami bekerja sesuai prosedur yang diatur dalam Peraturan Bawaslu Nomor 2 Tahun 2012 tentang Tata Cara Pelaporan dan Penanganan Pelanggaran Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil BACA PERUSAKAN... HAL 10

EDO DWI/BANTEN POS

Mang

aseng Berbagi Selingkuhan DUA pria yang sedang asyik mengobrol di sebuah kafe terkejut ketika melihat dua wanita masuk dan duduk di pojok ruangan. Kedua pria itu berusaha menyembunyikan wajah sambil berbisik: Pria A : Sssssttt…kau tau dua wanita yang duduk di pojok itu? Yang satu istriku yang satunya lagi selingkuhanku Pria B : Wuiihh…aku juga mau ngomong begitu…

SOFT LAUNCHING. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Muhadi meninjau ruangan RSU Banten, seusai melakukan Soft Launching, yang ditandai dengan pengguntingan pita di pintu masuk gedung rumah sakit, Selasa (3/9).

Seleksi CPNS Tanpa Titipan Pendaftaran Dibuka Akhir September SERANG, BP - Seleksi masuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2013 akan dibuka pada akhir September ini. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang mempersiapkan diri untuk mendukung kelancaran proses perekrutan tenaga

baru aparatur Pemerintah tersebut. “Kalau tanggal pembukaan belum tentu, tapi dari jadwalnya kami pastikan pendaftaran akan dibuka pada September ini, kira-kira akhir September nanti. Meski demikian kami belum menerima Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) dari Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) terkait tata cara perekrutannya,” ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah

(BKD) Kabupaten Serang, Rif ’ah Maftuty kepada wartawan, Selasa (3/9). Ia mengatakan, bagi masyarakat Kabupaten Serang yang berminat agar tidak ragu mendaftarkan dirinya terutama bagi masyarakat yang mempunyai latar belakang sebagai pendidik. Pasalnya, dari 50 kuota yang didapat Kabupaten Serang, seluruhnya diperuntukkan untuk formasi guru. Pendaftaran akan dibuka September dan tahapan seleksi

Kepala Sekolah dan Komite Sulit Akur SERANG, BP - Ketua Dewan Pendidikan Kota Serang, Odjat Sukardjat mengatakan, hubungan antara pihak sekolah khususnya kepala sekolah dan komite pada umumnya tidak harmonis. Hal ini menjadi

penghambat kemajuan sekolah. Untuk itu, harus ada solusi agar semua sekolah di Kota Serang mempunyai hubungan yang baik antara sekolah dan komitenya. BACA KEPALA... HAL 10

akan dilakukan pada Oktober. “Kami punya 50 kuota CPNS untuk formasi yang terdiri dari 40 kuota untuk guru SD dan 10 kuota untuk guru keterampilan di SMK seperti keterampilan elektronik, pariwisata, mesin, dan sipil,” katanya. Rif’ah menjelaskan, adapun syarat yang perlu diperhatikan secara umum bagi para peminat diantaranya yakni BACA SELEKSI... HAL 10

Pilkada Anarkis, Simpatisan Jaman Dibacok SERANG, BP - Nasib malang menimpa Ketua Tidar Banten, Fujiyanto. Setelah mengadukan kasus penganiayaan yang menimpa dirinya ke polisi, adik ipar Calon Walikota Serang Tb Haerul Jaman ini dibacok orang tak dikenal, Senin (2/9) malam. Fujiyanto mengalami luka bacok setelah dua orang yang menggunakan golok memecahkan kaca

samping mobil SWIFT nomor polisi A 1745 Z yang dikendarainya. Saat itu korban akan menemui kerabatnya yang berada di Kampung Kubang Kemiri, Kelurahan Sukawana, Kecamatan/Kota Serang. Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 23:30 WIB. Fujiyanto BACA PILKADA... HAL 10

Tersangka Baru Kali Parung Belum Diperiksa SERANG, BP - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten telah menetapkan tersangka baru berinisial RIS dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pada program Peningkatan Drainase Primair Kali Parung, Kota Serang, pada Satuan Kerja Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman (Satker PPLP) Provinsi Banten senilai Rp5 miliar. Namun hingga kini Kejati belum melakukan pemeriksaan terhadap RIS sebagai tersangka. Kasi Penkum dan Humas Kejati

Banten, Yopi Rulianda mengatakan, selain telah menetapkan dua tersangka dalam kasus tersebut, Kejati Banten juga menetapkan tersangka baru berinisial RIS, seorang pengusaha. “Untuk pekan ini belum dijadwalkan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan,” kata Yopi, dihubungi via ponselnya, Selasa (3/9). Yopi mengatakan, pihaknya juga belum dapat memastikan kapan rencana pemeriksaan terhadap RIS, BACA TERSANGKA... HAL 10

BANTEN POS RABU 4 SEPTEMBER 2013

SERANG RAYA

10

KABUPATEN & KOTA

Penambang Pasir Salurkan CSR Rp7 M Sebagian Warga Pertanyakan Realisasi Bantuan SERANG, BP - Dua kubu warga Pulau Tunda, Kecamatan Tirtayasa, yang mendukung dan menolak keberadaan penambangan pasir laut di Perairan Pulau Tunda, mendatangi Pendopo Pemkab Serang, Selasa (3/8). Kedatangan dua kubu tersebut untuk mengikuti dengar pendapat (hearing) dengan berbagai pemangku kepentingan terkait penambangan tersebut.

Pantauan BANTEN POS, Pemkab Serang menggelar hearing dengan berbagai pihak terkait penambangan pasir laut di Perairan Pulau Tunda. Dari pihak eksekutif hadir Camat Tirtayasa Mas Elan Afandi, Kepala Desa Wargasara Samsul Bahri, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Irawan Noor, Kepala Badan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPTPM) Deddy Setiadi, dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Energi Sumber Daya Mineral (DKPESDM) Budi Mulyono. Dalam hearing yang berlangsung di Paviliun Pendopo Pemkab tersebut, dari pihak warga hanya dihadiri

oleh kubu yang menolak, yang berjumlah lima orang. Sedangkan kubu yang mendukung lebih memilih menunggu diluar ruangan sambil mendengar pernyataan yang dilontarkan kubu yang menolak. Salah satu anggota kubu yag menolak, Rosyid Ridho mengatakan, kedatangan pihaknya ke pendopo guna mempertanyakan tanggung jawab perusahaan penambang. Pasalnya, selama sembilan bulan perusahaan mengeruk pasir, pihak perusahaan belum sekalipun memenuhi kewajibannya dalam pelestarian lingkungan berupa penanaman pohon mangrove sebagai upaya me-

minimalisir terjadinya abrasi pantai. “Kami mempertanyakan mana tanggung jawab perusahaan dalam pelestarian lingkungan. Lihat saja abrasi di bibir pantai Pulau Tunda yang sudah parah, tidak ada satupun pohon mangrove yang diberikan pihak perusahaan,” ujarnya. Ridho menambahkan, selain hal tersebut dengan keberadaan penambangan tersebut telah mengurangi hasil tangkapan ikan para nelayan tradisional. Bahkan saat ini hasil tangkapan ikan bisa dikatakan tidak ada dan terumbu karang di Pulau Tunda yang sempat dijuluki Bunaken-nya Kabupaten Serang oleh wi-

PENERTIBAN. Sejumlah anggota Satpol PP Kota Serang menurunkan sebuah baligho Calon Walikota yang terpasang di kawasan Sempu, Kota Serang, Selasa (3/9). Memasuki hari tenang kedua, masih banyak alat peraga kampanye yang belum ditertibkan.

EDO DWI/BANTEN POS

Pelamar Harus Miliki Ijazah Kependidikan SELEKSI Sambungan dari Halaman 9

berijazah sarjana jurusan keguruan. Hal tersebut juga berlaku bagi peminat sebagai guru keterampilan dimana meski jurusan keterampilan tetap harus berbasis sebagai pendidik. “Kalau daftar sebagai guru SD tentu harus berijazah sarjana Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan begitu juga untuk pe-

minat CPNS guru keterampilan di SMK. Kalau syarat lebih spesifiknya akan kami umumkan setelah mendapat Juklak dari KemenPANRB. Informasi pendaftaran dapat dilihat di situs KemenPAN-RB, media massa setempat atau juga di situs resmi Pemkab Serang,” ungkapnya. Rif’ah menegaskan, rekrutmen CPNS kategori umum ini akan berlangsung secara transparan dimana semua tahapan seleksi akan dilaku-

kan oleh KemPAN-RB. Oleh karenanya bagi para peminat diminta tidak percaya kepada oknum yang memanfaatkan situasi dengan mengaku dapat meloloskan peserta tes menjadi PNS. ”Rekrutmen ini juga dipastikan akan bebas dari praktek titip menitip dari pejabat manapun,” ucapnya. Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang, Lalu Atharussalam Rais menyatakan,

meski formasi CPNS umum telah ditetapkan yakni seluruhnya untuk guru, namun untuk memastikan lebih lanjut lagi pihaknya akan melakukan koordinasi dengan KemenPAN-RB. “Nanti kami koordinasi lagi dengan KemenPAN-RB karena ada berdasarkan pertimbangan, kami juga sebenarnya membutuhkan formasi untuk tenaga kesehatan,” tuturnya.(DWA/RIF)

Dewan Pendidikan Belum Rumuskan Visi Misi KEPALA Sambungan dari Halaman 9

“Komite sekolah adalah perwakilan dari wali murid atau masyarakat. Tugasnya menyampaikan aspirasi, memberi masukan atau memberi pertimbangan kebijakan sekolah. Tapi faktanya sekolah dan komitenya 50 persen tidak harmonis. Padahal komite sekolah dibentuk untuk memperluas partisipasi masyarakat untuk dunia pendidikan,” kata Odjat usai pelantikan Ketua dan Anggota Dewan Pendidikan Kota Serang di salah satu hotel di Kota Serang, Selasa (3/9).

Dituturkan Odjat, berdasarkan pengalamannya ketika bertugas di Dinas Pendidikan Kota Serang dan sebagai Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), banyak pihak sekolah yang menyampaikan kondisi tersebut. Sampai saat ini, lanjutnya, secara umum belum diketahui penyebabnya. “Penyebabnya ada di sekolah atau komite itu sendiri. Untuk itu kita akan melakukan pembinaan rutin kepada semua komite sekolah,” tuturnya. Odjat menambahkan, sampai saat ini belum ada visi, misi dan aturan yang baku terkait Dewan Pendidi-

kan. Namun langkah pertama yang akan dilakukan Dewan Pendidikan adalah mencari permasalahan dan solusi yang tepat bagi kebijakan pendidikan di Kota Serang. Ditempat yang sama, Walikota Serang, Tb Haerul Jaman mengungkapkan, masalah pendidikan menjadi prioritas pembangunan di Kota Serang. Menurutnya, pendidikan bukan hanya menjadi tanggungjawab pemerintah semata, tapi menjadi tanggungjawab bersama antara orangtua, masyarakat, pelaku usaha dan pemerintah. “Kita berharap generasi muda Kota Serang memiliki kecerdasan

intelektual, kepedulian sosial, kepribadian yang baik dan kemampuan spiritual, agar generasi muda Kota Serang menjadi tangguh dan memberikan kontribusi untuk pembangunan Kota Serang,” ungkap Jaman. Jaman berharap, Dewan Pendidikan memberikan rekomendasi dan pertimbangan terhadap kebijakan pendidikan di Kota Serang. Dewan Pendidikan memberi masukan terkait kriteria pendidikan, sarana prasarana dan kriteria tenaga pendidik. Dewan Pendidikan juga diharapkan melakukan evaluasi terhadap program pendidikan yang sudah berjalan.(APP/RIF)

Tidak Ada Barang Korban Yang Hilang PILKADA Sambungan dari Halaman 9

berangkat dari kediamannya di Jalan Bhayangkara, Kelurahan/Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, bersama seorang temannya berniat untuk melayat ke rumah tokoh ulama yang meninggal dunia. Belum sempat sampai ke lokasi, korban dipepet oleh dua orang pengendara matic dan pelaku langsung memecahkan kaca mobil. Korban Fujiyanto kemudian berhenti untuk mempertanyakan alasan

pelaku memecahkan kaca mobil. Namun korban langsung dipukul dan dibacok pada bagian punggungnya. Saat itu lokasi kejadian sangat sepi karena berada di jalan gang setapak menuju Kampung Kubang Kemiri. Mendengar suara ribut akibat cekcok mulut, warga kemudian berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian dan mengamankan para korban sebelum Polisi datang. Sedangkan para pelaku berhasil kabur menuju arah kota Serang. “Saya gak mau kejadian ini dikaitkan dengan kejadian kemarin yakni

pemukulan oleh Haji Djahidi kepada saya, karena hal itu bersifat politis. Apalagi saya juga bukan tim sukses,” kata Fujiyanto saat ditemui wartawan usai menjalani pemeriksaan di Mapolres Serang, Selasa (3/9). Menurut Fujiyanto, yang jelas para pelaku merupakan orang-orang yang tidak bertanggung jawab, orang tidak baik, serta memiliki niat lain selain untuk merampok. “Kalau mereka mau merampok pastinya barang saya ada yang hilang, tapi nyatanya barang-barang saya gak ada yang hilang, Cuma

saya terluka dan mobil saya kacanya pecah,” kata Fujiyanto. Kasat Reskrim Polres Serang, AKP Fredya Triharbakti membenarkan pihaknya tengah memproses kasus tersebut. “Laporannya sudah kami terima pada Selasa dini hari, kemudian korban langsung menjalani visum di RSUD Serang,” kata Fredya. Saat disinggung keterkaitan kasus tersebut dengan kasus penganiayaan sebelumnya, Fredya enggan memberikan keterangan lebih banyak.(NED/RIF)

satawan itu sudah hancur. “Dulu kebutuhan pangan sudah tercukupi oleh hasil tangkapan ikan, namun sekarang sudah tidak terpenuhi lagi bahkan banyak yang tidak menangkap ikan lagi. Kami sekarang hanya hidup dari uang Corporate Social Responsibility (CSR). Terus kalau sudah tidak ada CSR lagi karena kontrak penambang habis, kami hidup darimana lagi. Sedangkan laut sudah hancur oleh penambangan,” katanya. Ditempat yang sama, Kepala BLH Kabupaten Serang, Irawan Noor menyatakan, pogram penanaman mangrove kini tengah dalam persiapan bersama pihak perusahaan yakni Koperasi Tirta Niaga Pantura. Irawan berkilah, program tersebut baru akan dimulai karena selama ini pihaknya tengah melakukan survei terhadap jenis mangrove yang cocok pada jenis tanah di Pulau Tunda. Menurut Irawan, realisasi penanaman mangrove itu akan dilakukan pada pekan ini, karena pihaknya sudah mendapatkan mangrove yang cocok dan pihak perusahaan penambang sudah siap dalam pengadaannya. Sementara itu dari kubu yang mendukung dan juga menjabat sebagai koordinator penyaluran CSR, Yan Sawiyan membantah setiap per-

nyataan yang dilontarkan kubu yang menolak. Menurutnya, sebelum dan sesudah adanya aktivitas penambangan ekosistem di Perairan Pulau Tunda tidak terjadi kerusakan. “Kalau tidak percaya mari saya bawa anda (wartawan BANTEN POS, red) melihat langsung ke Pulau Tunda. Kemudian hasil tangkapan ikan masih bagus, sebelum lebaran saja dua hari kami bisa mendapat 2,5 kwintal ikan. Hal tersebut terjadi karena perusahaan melakukan penambangan dengan kapal canggih sehingga kerusakan ekosistem tidak akan terjadi tidak seperti di Perairan Lontar,” tegasnya. Yan menjelaskan, dari 854 orang warga Pulau Tunda, sebagian besar mendukung penambangan pasir. Itu terbukti dari hasil polling dimana 823 warga setuju, 26 abstain, dan hanya lima yang menolak. CSR dari perusahaan, lanjutnya, juga lancar tidak pernah ada tunggakan. “Selama sembilan bulan beroperasi, perusahaan penambang sudah menyalurkan CSR sebesar Rp7 miliar dengan rincian Rp800.000 hingga Rp900.000 per jiwa pemilih per bulan, bahkan tak jarang juga disalurkan per dua minggu,” tuturnya.(DWA/RIF)

Anggota Geng Motor Hadapi Dakwaan Pidana SERANG, BP - Tiga anggota geng motor Brigez masing-masing Odjat, Adi alias Bopak dan Rizki, disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Serang, Selasa (3/9). Mereka menjadi terdakwa dalam kasus penganiayaan terhadap korban Reza Agung, Fais Permana, Juta, dan Sugiantoro pada 24 Januari 2013 lalu. Tujuh anggota geng motor Brigez lainnya masih dinyatakan Daftar Pencarian Orang (DPO). Dalam sidang yang dipimpin hakim Josephine dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Subardi, ketiga terdakwa serta tujuh temannya yang masih DPO didakwa bersalah telah melakukan penganiayaan secara brutal kepada para korban menggunakan batu bata, gir dan tangan kosong hingga korban nyaris tewas. Penganiayaan terjadi di Jalan Raya Jendaral Ahmad Yani, depan Puskesmas Kota Serang, sekitar pukul 01:30 WIB. Penganiayaan terjadi karena pelaku mengira para korban adalah anggota geng motor kelompok GBR, lantaran di sepeda motor korban ada sticker bendera Jerman yang identik dengan lambang GBR, musuh bebuyutan Brigez. Meskipun mereka sebenarnya bukan kelompok geng motor. Karena takut dianiaya oleh kelompok Brigez tersebut, para korban membuka stiker yang ada di motornya. Namun tetap saja para pelaku menganiaya korban. Ketiga terdakwa warga Cimuncang, Rau dan Cipare, Kota Serang,

oleh JPU dijerat dengan pasal 170 KUHP dan pasal ayat 1 ke-2, serta pasal 351 ayat 1. Dalam kesaksiannya, para korban mengaku, saat itu mereka hendak menonton balapan liar (Bali) yang sudah biasa dilakukan di kawasan Jalan Jendral Ahmad Yani. Namun tiba-tiba datang serombongan geng motor yang menuding korban adalah geng motor GBR. “ Padahal saya tidak masuk geng motor pak. Saya juga tidak tahu, geng motor Brigez dan GBR tersebut siapa saja dan darimana saja,” kata Reza. Reza mengatakan, dirinya nyaris tewas jika tidak segera dibawa berobat ke Puskesmas lantaran banyak luka dan darah yang keluar dari kepala dan badannya akibat hantaman gir motor dan batu bata. “Dari pihak keluarga terdakwa awalnya tidak ada yang datang untuk minta maaf. Namun setelah kasus tersebut ditangani polisi, baru minta maaf ke orangtua saya. Mereka juga tak ada yang memberikan bantuan pengobatan,” tegas Reza. Para terdakwa pun membenarkan keterangan saksi korban tersebut. “Benar pak hakim, keterangan mereka benar,” kata terdakwa Odjat. Usai mendengarkan keterangan korban, majelis hakim memutuskan sidang ditunda dan akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda masih dalam pemeriksaan saksisaksi.(NED/RIF)

Panwaslu Limpahkan Berkas ke Polres PERUSAKAN Sambungan dari Halaman 9

Kepala Daerah,” terangnya. Diketahui, kasus ini bermula dari adanya dugaan tindakan perusakan alat peraga kampanye pasangan nomor urut 2 oleh beberapa warga di lingkungan Sayabulu, Kecamatan Serang, Kota Serang, pada Jumat (23/8) lalu. Divisi Penanganan Pelanggaran Panwaslu Kota Serang, Faridi menyatakan bahwa kasus ini telah memenuhi unsur pidana Pemilu. “Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 Jo UU Nomor 12 Tahun 2008, perusakan alat

peraga kampanye ini memenuhi unsur pidana,” tuturnya. Faridi menambahkan, sanksi dari tindakan ini adalah kurungan satu hingga enam bulan dan atau denda sebesar Rp100 ribu hingga satu juta. Ketika ditanya mengenai keterkaitan pelaku dengan salah satu pasangan calon, Faridi mengaku tidak menemukan unsur itu. Kapolres Serang, AKBP Yudi Hermawan membenarkan pihaknya telah menerima berkas kasus perusakan baligho milik salah seorang Cawalkot Serang tersebut. “Benar, kami telah meneriman berkasnya, dan akan segera diproses,” kata Yudi.(NED/RIF)

Dua Tersangka Lain Sudah Masuk Tahanan TERSANGKA Sambungan dari Halaman 9

karena itu menjadi kewenangan penyidik. “Belum tahu kapan, itu kan penyidik yang menjadwalkan. Nanti dikabari kalau ada pemeriksaan,” kata Yopi. Yopi menjelaskan, penyidik masih terus melakukan pendalaman dengan memeriksa saksi-saksi terkait guna mencari bukti-bukti keterlibatan para tersangka. “Ya, sejauh ini masih saksi-saksi diperiksa,” ucapnya. Yopi juga membenarkan mengenai identitas tersangka yakni berinisial RIS. Sebelumnya, Yopi tidak se-

cara tegas menyebutkan inisial tersangka baru adalah RIS. “Ya, betul inisialnya RIS,” ungkapnya. Namun, Yopi mengaku masih belum mengetahui mengenai peran tersangka baru yang dikabarkan merupakan seorang pengusaha di Banten itu dalam proyek Kali Parung. “Saya enggak tahu, yang tahu penyidik,” tuturnya. Untuk diketahui, dua tersangka sebelumnya dalam kasus yang sama sudah dijebloskan ke Rutan Klas II B Serang, Kamis (29/8). Mereka adalah Kepala Satker PPLP, Tatang Hidayat, dan pengusaha dari PT Ciboleger, berinisial HJP.(NED/RIF)

RABU 4 SEPTEMBER 2013

Dk190813

dk031013

dk230813

dk230813

Tunas Toyota Cilegon rush

altis

avanza

Info Lebih Lanjut Hubungi Kami : Phone : 0254 – 394777, 391196. Fax : 0254 - 391580

land cruiser

EMA ARAITA 085920114770

forthuner

navi

etios

vios

yaris

Hadiah Langsung Khusus Pembelian di Bulan Agustus Terima Tukar Tambah Segala Merk Harga Istimewa Pembelian Cash maupun Kredit Proses Mudah, Cepat, Bunga Murah.

081384258701

ENO

FUJI

Email : emaaraita@gmail.com

087771142525

087771848100

Pin BB : 26494C67

0811127810

081317246660 dk230813

RUMAH DIJUAL DIJUAL RUMAH WALET (bangunan +tanah) seluas 680m2 Daerah Panggang Cisoka Balaraja Tangerang. Hub. 08129916566 (230713)

DIJUAL 1 BUAH RUMAH ditengah kota, lokasi bagus pingir jalan. 120m2 harga Rp 250 Jt alamat Komp. Pemda Kaligandu belakang stadion Serang Hub. 081321216600/081282151598 (030613)

RUMAH DIKONTRAKAN DIKONTRAKAN RUMAH Jl.Cilegon Kramatwatu Perum Metropolis (dpn Pejaten Mas)Blok H1,kamar utama AC,Kamar tidur 4, Kamar mandi 2,tralis, garasi mobil L 84/194 m2, Hub. H. Pahrul 087778577017 (160413)

TANAH DIJUAL DIJUAL TANAH LAPANG seluas 973m2 daerah Pasanggrahan Cisoka - Balaraja Tangerang (perkebunan) Hub. 08129916566 (230713) Jual BU LT 600 m di Dranggong, dekat Unsera cocok u kos2an Inves prospek bagus jual dibawah pasaran hanya Rp 100 juta Hub Hj. Elly 081288165017 (160313)

LAIN-LAIN KRIPIK SINGKONG PEDAS BALAREA Kualitas ekspor, membuka peluang usaha TANPA MODAL untung hingga jutaan per bln cocok utk anak sekolah/mhswi/ibu rmh tangga & karyawan Hub.081911119919, 081283184988 (090413) Toko Elektronik BANTEN AGUNG jual macam2 elektronik Jl.KH.Abdul Latif Pasar Rau Serang Telp:0254-224049, harga bersaing (btr040213/3)

JASA Anda sulit mengatasi kebocoran seperti: Dak,Talang,Karps,basment,kamar mandi,lantai atas/bawah,bak beton, kami siap melayani, dengan tenaga ahli yang berpengalaman,dikerjakan dengan sistem grauting / injeksi beton. Weter proping & membrand. Hub.081379796179/087771736168 (udin) g a r a n s i 4 b u l a n (261112)

KURSUS RAJANYA KURSUS BAHASA. Inggris, Korea, Jepang, Mandarin dan Arab. Pengambilan 3 kursus sekaligus, gratis belajar komputer, mengemudi atau menjahit. LKP SHAF INSTITUTE, lantai basemen gd Cilegon Plasa Mandiri (CPM), gedung eks matahari lama, Jl. SA Tirtayasa No 2, Cilegon, HP: 0878 71139747 email : hasanudin_fadil @ y a h o o . c o m DAFTAR KURSUS KOMPUTER,Dapat

Gratis Belajar BHS Inggris Percakapan (sebaliknya sama). Office, Auto CAD, Graphic Design, Web Design, Programmer I nternet, Hacker, Teknisi dan Akutansi Komputer. LKP SHAF INSTITUTE, lantai basemen gedung Cilegon Plasa Mandiri (CPM), gedung eks matahari lama, Jl. SA Tirtayasa No 2, Cilegon, HP: 0878 71139747 email: hasanudin_fadil @ yahoo.com

LOWONGAN PELUANG USAHA : Dicari Agen/Distributor untuk produk Madu Herbal Sambung Nyowo dan Obat Herbal. Modal ringan, profit 15% - 35% plus dengan brosur, spanduk & media promosi minat HUB. P. Surya HP: 087809588068 (040713)

ptr210813

Jlh120713

DICARI : 1orang sopir, 40 th, SIM B1umum, upah100rb/hari lamaran bw langsung ke distributor kertas Mirage (sebelah Untirta) Jl. Raya Jakarta KM.4 Pakupatan Serang HP; 087771009074 Donny (150813) Ada Kerja di Rumah Bagian Lem Benang Teh Celup P/W Anda Berminat/Siap di Proses 10 Menit di Jamin Langsung Bawa Pulang Kerja di rumah 1 Box 70 rb 100 box 7 Jt + Bonus bulanan 50-600 rb datang ke cabang baru Tangerang Ampera Jl. Ry Daan Mogot KM 19 Ruko Smart Market Blok F/15 Depan Jembatan penyeberangan Ampera (samping pom bensin lama ampera) Kel. Kebon Besar Kec. Batu Ceper Kota Tangerang bertemu Ibu Andini Telp/sms 087889251172 (30413/3)

Fz230813

MOBIL DIJUAL DIJUAL : BMW S20i Hitam mulus 1991 manual Hrg 35 Jt, a.n Sdri, Km 64 ribu AC dingin Tape CD Changer+MP3 elektrik power window kaca spion sensor Jln semua. Irit 1 lt 12Km, Test dgn 200km/jam Hub. Dany 087775933303/ 082310667601 (310713) DIJUAL : Toyota Kijang LSX Th 2001 Warna biru metalik, AC, Tape, Power Window, Mesin Terawat Harga 95 Juta (nego) Hub.0811115911. (270613)

KEHILANGAN Telah Hilang BPKB Suzuki Carry Futura B 2776 QH Noka : MHYESL4153J545008.Nosin:G15AIA545008 a.n Erni Yusnita Hub. 087871220888 (270813) Telah Hilang Sertifikat Hak Milik No. 300, NIB.01368/Luas Tanah 299 M2 terletak di Kel. Belndung. Jl. Pintu Air RT03/08 Kec. Benda. Kota Tangerang a.n Marhali (280813) Telah Hilang Surat keterangan Kepala Desa dan Surat Penggarapan tanah No.509/ 62/PEM/DES/TGS/VIII/1992 terletak di Blok 05 No. Bidang 65, Kp. Pinang Tiga Raksa, Tangerang a.n Ulan (300713) Dk080613

Luk210513

BANTEN POS RABU 4 SEPTEMBER 2013

KOTA BADAK Dishut Galakkan Reboisasi UNTUK mencegah bencana tanah longsor di lahan kritis, Dinas Kehutanan (Dishut) melakukan sosialisasi kepada 16 kelompok perwakilan tani hutan yang tergabung dalam Lembaga Masyarakat Daerah Hutan (LMDH) di 10 kecamatan. “Mereka mendapat pembekalan dan pembinaan dalam mengelola lahan kritis untuk ditanami pohon keras atau kayu agar tidak terjadi bencana tanah longsor,” ungkap Kepala Dishut Kabupaten Pandeglang, Firman Abdul Kadir, Selasa (3/9). Sebagaimana diketahui untuk 2013 ini, Dishut merencanakan penanaman pohon kayu di atas lahan kritis seluas 400 hektar, terutama di lahan lahan yang rawan longsor. Untuk satu hektar, Dishut akan menanam 1.100 batang dari berbagai jenis tanaman kayu atau berakar tunggal. Hasilnya nanti, selain dapat menyerap air dan mencegah tanah longsor, juga akan menguntungkan para petani. “Hasilnya juga akan dapat mereka rasakan. Selain menguntungkan bagi lingkungan hidup, 10 atau 12 tahun yang akan datang mereka juga akan menikmati hasilnya dengan cara bagi hasil,” ujar Firman.(MAM/MOR)

PANDEGLANG

12

Kejari Janji Tuntaskan 3 Kasus PANDEGLANG, BP - Kejaksaan Negeri (Kejari) Pandeglang berkomitmen akan menyelesaikan penanganan kasus tindak pidana yang tengah didalaminya. Beberapa kasus besar yang tengah ditangani yakni dugaan korupsi pengadaan alat peraga (Alper) olahraga di Dinas Pendidikan senilai Rp1,6 miliar, dugaan penyelewengan distribusi

Raskin di beberapa kecamatan dan dugaan korupsi bantuan kedelai di Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Kabupaten Pandeglang 2013. “Saat ini kita tengah menangani tiga kasus dugaan korupsi, yakni Alper, Raksin dan bantuan kedelai. Kami berkomitmen tidak akan berhenti untuk mengungkap dan

menyelesaikan kasus tersebut,” ujar Kepala Kejari Pandeglang, Sitti Ratnah sesuai mengambil sumpah jabatan dan melantik Kasi Pidana Khusus (Pidsus), dan Kasi Perdaat dan Tata Usaha Negara (Datun) di sebuah rumah makan di Pandeglang, Selasa (3/9). Dia menjelaskan, sebenarnya acara serah terima jabatan (Serti-

jab) ini sudah harus dilaksanakan satu bulan sejak keluarnya Surat Keputusan (SK) Jaksa Agung. Namun, lanjut dia, Sertijab baru bisa dilaksanakan pada awal September ini. “Saya mengucapkan selamat kepada pejabat lama yang pindah tugas, selamat bertugas di tempat baru. Kemudian bagi pejabat baru yang pindah ke Kejari

Pandeglang, selamat bertugas di Pandeglang,” tukasnya. Kasi Pidsus Kejari Pandeglang yang baru, Masmudi yang menggantikan Herya Sakti Saad mengatakan, akan melanjutkan pekerjaan rumah yang ditinggalkan Sakti. Kata dia, penyidikan tiga kasus dugaan korupsi tersebut akan dilanjutkan dan diungkap hingga tuntas.(ARI/MOR)

TES NARKOBA. Selama dua hari terakhir ini Tim Dokes Polres Pandeglang melakukan tes urine anggotanya yang terindikasi menggunakan narkoba. Dalam hasil tes ditemukan empat oknum anggota polisi positif menggunakan narkoba. (Berita terkait di halaman 1)

SALIWAT KNPI Gelar Turnamen SEBANYAK 100 kesebelasan akan bertanding dalam turnamen sepakbola yang digelar Pengurus Kecamatan (PK) KNPI Kaduhejo dan DPD KNPI Kabupaten Pandeglang. 100 kesebelasan itu berasal dari PK KNPI dan tim sepakbola lokal dari masing-masing kecamatan se-Kabupaten Pandeglang. Ketua Panitia sekaligus Ketua PK KNPI Kecamatan Kadu Hejo, Rouf menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka HUT RI ke-68 dan Hari Sumpah Pemuda ke-85. Kata dia, para peserta sangat antusias mengikuti turnamen yang digelar sampai 25 September 2013 ini. “Turnamen ini akan memperebutkan hadiah satu ekor kerbau dan tabungan. Peserta berasal dari PK KNPI dan tim lokal dari masing-masing kecamatan,” terang Rouf, Senin (2/9) lalu. Rouf berharap, dengan digelarnya turnamen sepakbola bisa menciptakan pesepakbola muda yang berkualitas dan mampu bersaing di kancah nasional bahkan internasional. Sementara Ketua DPD KNPI Kabupaten Pandeglang, Rika Kartikasari mengatakan, pihaknya sangat mendukung kegiatan yang digagas PK KNPI Kaduhejo. Ke depan, ujar Rika kegiatan seperti ini harus dilakukan secara kontinyu. Menurutnya, pemuda Pandeglang harus mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah. Salah satunya yang bisa geluti pemuda, yakni dengan berprestasi di bidang olahraga. “Kegiatan ini sangat positif dan perlu didukung oleh semua pihak. Saya berharap para peserta bisa mengikuti kompetisi ini hingga selesai dengan aman, lancar dan sportif,” ujar Rika.(ARI/MOR)

ARI SUPRIADI/BANTEN POS

Dicoret dari Daftar Keberangkatan, Calhaj Protes PANDEGLANG, BP - Seorang calon jemaah haji (Calhaj) asal Kecamatan Labuan, Aspuri mempertanyakan alasan pencoretan dirinya dari daftar pemberangkatan Calhaj 2013 ke Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pandeglang, Selasa (3/9). Dia mengaku kecewa, karena sudah melunasi ongkos naik haji (ONH) dari hasil jerih payahnya bertahun-tahun. Aspuri juga mengaku sempat mengikuti manasik haji bersama rombongan lainnya yang diselenggarakan Kemenag Kabupaten Pandeglang. “Namun ketika ada informasi

dari sesama Calhaj asal Labuan yang menyatakan nama saya dan istri saya sudah digantikan orang lain yang berasal dari Kecamatan Bojong dan Pandeglang saya sangat kecewa. Kalau sampai saya gagal berangkat tahun ini, saya akan malu. Karena warga sudah tahu dan mempersiapkan segala sesuatu untuk keberangkatan saya,” katanya. Sementara Kepala Seksi Haji dan Umroh Kemenag Kabupaten Pandeglang, Muflikh mengakui adanya pencoretan Calhaj atas nama Aspuri. Menurut dia, itu hanya kesalahpahaman. Sebab daf-

tar yang dikeluarkan bukan keputusan mutlak. Kata dia, pra-manives ini merupakan salah satu cara untuk mempermudah pengecekan nama Calhaj agar para jamaah tertib dan pasangan suami-istri yang tidak terpisah. “Setelah tahapan ini, baru kami mengirimkan data yang telah kami update kepada Kementerian Agama RI, sehingga nanti keluar SPMA,” elaknya. Terkait dengan daftar Calhaj atas nama Rusmiati, istri Aspuri, Muflikh tidak bisa memastikan apakah akan berangkat tahun ini

Setelah tahapan ini, baru kami mengirimkan data yang telah kami update kepada Kementerian Agama RI, sehingga nanti keluar SPMA Muflikh Kepala Seksi Haji dan Umroh Kemenag Kab. Pandeglang

atau tidak. ”Yang jelas Aspuri tetap saja Calhaj yang harus berangkat ke tanah suci tahun ini. Na-

mun untuk nama istri Aspuri yang bernama Rusmiati, kami masih menunggu hasil pemeriksan tim medis, karena sekarang sedang dalam keadaan mengandung,” terangnya. Muflikh juga menambahkan, bisa saja nama Aspuri dimasukan dalam daftar Calhaj yang akan diberangkatkan tahun ini. Tetapi mungkin yang bersangkutan tidak bersama isterinya. “Isterinya mungkin tahun depan usai melahirkan. Sekarang tinggal keputusan Pak Aspuri, apakah mau berangkat tanpa istrinya,” tambahnya.(MAM/MOR)

Tekan Harga, Bulog Siap Beli Kedelai dari Petani Lokal PANDEGLANG, BP - Untuk menekan tingginya harga kedelai di pasaran, Bulog Sub Divisi Regional (Divre) Pandeglang-Lebak se-

gera membeli semua produksi kedelai dari petani lokal. Pembelian kedelai dari petani lokal sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor: 37/M-DAG/PER/7/2013 tentang Penetapan Harga Pembelian Kedelai Petani. “Untuk menekan harga kedelai yang tinggi, Bulog akan membeli kedelai dari petani lokal di Kabupaten Lebak dan Pandeglang. Harga beli kedelai disesuaikan dengan Pemendagri yakni sebesar Rp7.000 per kilogram,” kata Kepala Sub Divre Bulog Pandeglang-Lebak, Herman Sadik, Se-

lasa (3/9) di kantornya. Dia menjelaskan, naiknya harga kedelai di tanah air karena dampak dari melemahnya nilai tukar rupiah terhada Dolar Amerika. Bahkan, di pasaran harga kedelai sudah menembus pada kisaran Rp9.500 per kilogram. Saat ini, sambung Herman, konsentrasi petani kedelai di Kabupaten Lebak berada di Kecamatan Cihara, Malingping, Gunungkencana, Lebak Gedong, Banjarsari, Cibeber dan Kecamatan Cilograng. Sedangkan di Kabupaten Pandeglang berada di Kecamatan Ci-

baliung, Sumur, Cimanggu, Panimbang, Cikeusik, Patia, Angsana dan Kecamatan Sindangresmi. “Selain diatur oleh Permendagri, pembelian kedelai dari petani juga diatur dalam Peraturan Presiden RI Nomor: 32 Tahun 2011 tentang Penugasan Kepada Perum Bulog untuk pengamanan harga dan penyalurannya,” pungkasnya. Sebelumnya, akibat melemahnya nilai tukar rupiah juga berdampak pada harga kedelai. Kenaikan harga kedelai mulai dari Rp1.500 hingga Rp2.000 per

Lembaga Kursus & Pelatihan

R I TA

Menerima Kursus : - Tata Rias Pengantin - Menjahit - Tata Rias Rambut - Tata Boga - Baki Hantara Menerima Pelayanan : - Rias Pengantin - Dokumentasi Photo & Video - Menjahit Pakaian Wanita

HUB.087772951221 - 081384170552

kilogramnya. Harga kedelai mengalami kenaikan karena sebagian besar masih di impor dari luar negeri. Saat ini, harga kedelai mencapai Rp9.200 per kilogram, padahal sebelumnya hanya dijual seharga Rp7.700 hingga Rp7.800 per kilogramnya. “Naiknya harga kedelai mengakibatkan Kopti Pandeglang mengalami penurunan penjualan hingga 100 kilogram per hari, dari 1.500 kilogram menjadi 1.400 kilogram perhari,” kata Bagian Penjualan Kopti Pandeglang, Taman.(ARI/MOR)

LEBAK

BANTEN POS RABU 4 SEPTEMBER 2013

13

JAWARA Djudju Yumiarsih

Merasa Lega PERASAAN lega kini sedang dialami Djudju Yumiarsih. Kesibukannya pun kini sedikit berkurang, setelah selama kurang lebih satu bulan ia mengikuti jadwal kampanye salah satu pasangan calon kepala daerah Kabupaten Lebak. “Lega rasanya, apalagi pasangan yang diusung dan didukung partai saya unggul. Rasanya semua kelelahan dan kepenatan terobati,” ungkapnya. Ia mengakui, selama mengikuti jadwal kampanye kelelahan sering mendera fisiknya. Namun tanggung jawab yang besar dan target yang dibebankan juga tidak ringan, maka kelelahan itu sering ia abaikan. Yang ada dalam pikirannya adalah, bagaimana cara memenangkan pasangan calon kepala daerah yang didukungnya. “Tahapan Pilkada hampir selesai, dan jagoan kami unggul dalam perhitungan cepat. Saya yakin hasil penetapan KPU nanti tidak akan jauh berbeda dengan hasil hitung cepat. Yang lebih saya syukuri, Pilkada berjalan aman, sukses dan lancar,” pungkasnya.(ADE/MOR)

MULTATULI

KTNA Gelar PD IV SEBAGAI ajang sosialisasi dan untuk meningkatkan kiprah dan peran organisasai, Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Banten akan menggelar pekan daerah (PD) IV di Anyer. Acara berlangsung selama empat hari pada Oktober 2013 mendatang. “Pada kegiatan nanti akan diikuti peserta sebanyak 500 orang dari kabupaten dan kota di Banten,” ungkap Ketua KTNA Provinsi Banten, Oong Sahroni kepada BANTEN POS, belum lama ini. Kata dia, selain ajang Kegiatan itu sosialisasi, rencanya digelar PD ini juga untuk mepada tanggal 4 ningkatkan hingga 8 peran serta Oktober. Kami organisasi berharap para petani berjalan sukses, dan kami optimis dan nelayan. “Sebab kekarena sejumlah giatan ini sepihak lain sudah mendukung menjadi kegiatan ini,” program kerja, juga sebagai persiapan Oong Sahroni pekan nasiKetua KTNA Provinsi onal. Seama Banten ini keberadaan KTNA dapat dirasakan manfaatnya oleh warga Banten,” ujarnya. Dijelaskan Oong, dalam acara PD nanti akan digelar acara rembug saresehan, pameran produk pertanian, gelar teknologi, unjuk tangkas, asah terampil dan Diklat magang serta aneka temu juga study banding widyawisata. “Kegiatan itu rencanya digelar pada tanggal 4 hingga 8 Oktober. Kami berharap berjalan sukses, dan kami optimis karena sejumlah pihak mendukung kegiatan ini,” pungkasnya.(K-6/SEP/MOR)

RAWAN. Jalan Raya RangkasbitungCigelung ini sering memakan korban jiwa. Penyebabnya, kondisi permukaan jalan tidak rata karena diduga pengerjaan dan pemeliharaan jalan yang kurang baik.

ADE SUPRIADI/BANTEN POS

Warga Harus Jaga Kondusifitas Pasca Pilkada Lebak 2013 RANGKASBITUNG, BP - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lebak meminta masyarakat menjaga tetap stabilitas keamanan dan kondusifitas daerah, menyusul hampir usainya tahapan Pilkada Lebak 2013. “Kami berharap masyarakat tetap tenang, sebab keputusan siapa pemenang pada pemilihan calon bupati dan wakil bupati adalah KPU (Komisi Pemilihan Umum, red) Kabupaten Lebak. Karena KPU-lah penyelenggara Pilkada,” ujar Ketua MUI Kabupaten Lebak, KH. Syatibi Hambali di

Rangkasbitung, Selasa (3/9). Masyarakat 2013 Kabupaten Lebak yang relegius dengan keyakinan agama Islam yang cukup kuat, kata Satibi, tentu sangat mencintai kedamaian, kerukunan dan kebersamaan. Sebab ajaran Islam mencintai kasih sayang antarmanusia dalam kontek kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Karena itu, lanjutnya, MUI memberikan apresiasi terhadap penyelenggaran Pilkada dan masyarakat, karena Pilkada sudah

PILKADA LEBAK

berjalan lancar, tertib, aman dan kondusif. “Kita berharap Lebak semakin baik, aman dan damai tanpa terjadi tindakan yang tidak terpuji yang pada akhirnya merugikan semua pihak,” katanya. Masih kata Syatibi, MUI juga meminta masyarakat menjaga stabilitas keamanan pascapemilihan kepala daerah dan jangan sampai terpancing isu-isu yang menyesatkan. Pilkada, sambungnya, sudah berjalan demokratis dan jujur untuk memilih calon bupati dan wakil bupati periode 2013-2018. Bahkan, pelaksanaan Pilkada sudah berjalan lancar, damai dan kondusif. “Pesta demokrasi itu harus melahirkan pemimpin yang berkualitas dan menjadi harapan rakyat.

Karena itu, kami meminta semua pendukung, simpatisan dan tim sukses menjaga stabilitas keamanan dan kebersamaan,” ujarnya. Ia menyebutkan, pemilihan bupati dan wakil bupati jangan sampai menimbulkan konflik horizontal antarwarga yang bisa berdampak negatif dan menimbulkan kerugian bagi masyarakat luas. Tindakan anarkis dan kekerasan seperti terjadi di daerah lain tentu menyisakan kerugian besar. “Kami meminta semua masyarakat menjaga kerukunan dan kedamaian dan tidak menjadikan pilkada sebagai sumber konflik,” katanya. Ia juga menyatakan, MUI menghormati keputusan penetapan pemenangan pasangan calon bu-

pati dan wakil bupati Lebak kepada KPU Lebak setelah memplenokan proses rekapitulasi suara. Bagi pasangan yang kalah, dia juga meminta agar menerima kekalahan dengan legowo dan demokratis. Di samping itu juga calon kepala daerah yang kalah memberikan contoh yang baik kepada pendukung, simpatisan maupun tim sukses. “Memberi contoh yang baik itu antara lain dengan tidak melakukan kekerasan maupun tindakan anarkis yang bisa merugikan masyarakat. Kami mengimbau masyarakat agar tetap menjaga stabilitas keamanan, persaudaraan dan kedamaian yang manfaatnya cukup besar bagi kehidupan bernegara,” katanya.(RIS/MOR)

28 KPMD Diberi Pelatihan Peningkatan Kualitas MAJA, BP - Sedikitnya 28 Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa (KPMD) atau konsultan desa dari 14 desa di Kecamatan Maja akan diberikan pelatihan peningkatan kualitas dalam Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat-Mandiri Pedesaan (PNPM-MPD) 2013. Pelatihan akan dilaksanakan selama satu hari pada Senin (9/9) pekan depan di kantor Unit Pelaksana Kegiatan (UPK) Kecamatan Maja. Kepala UPK Kecamatan Maja, Rohmat menjelaskan, KPMD yang diberikan pelatihan itu adalah masyarakat yang berkompenten, dan mengerti bidang konstruksi. “Mereka adalah orang-orang yang dipilih dan diajukan masyarakat desanya. Hal ini tidak lain untuk pemberdayakan masyarakat

sekitar dalam PNPM-MPD. Salah satu tujuannya untuk mempermudah komunikasi serta pengawasan terhadap para pelaksana kegiatan di desa,” jelasnya. Para kader itu, lanjut Rohmat, diharapkan mampu memahami program serta dapat melaksanakan program dengan baik, sesuai dengan yang diharapkan masyarakat dan pemerintah untuk mengawal serta memperbaiki segala kekurangan-kekurangan PNPM-MPD tahun lalu. “Dengan langkah ini, kami optimis program tersebut akan lebih baik dan berjalan sesuai dengan tujuan, dalam meningkatkan infrastruktur di desa untuk menunjang serta meningkatkan perekonomian warga,” ujarnya.(K-6/ SEP/MOR)

ADE SUPARDI/BANTEN POS

KAWAT BERDURI. Sejumlah anak sekolah melintasi kawat berduri yang dipasang di Jalan Nataatmaja atau bundaran Alun-alun Rangkasbitung. Kawat berduri ini dipasang untuk mencegah penyerangan dan kekisruhan massa di kantor KPU terkait dengan perhelatan Pilkada Lebak.

Disperindag Usulkan Subsidi Kedelai Untuk Perajin RANGKASBITUNG, BP - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lebak mengusulkan subsidi kedelai kepada Pemerintah Provinsi Banten karena harga bahan baku tahu tempe itu kini telah menembus Rp10.000 per kilogram. “Kami

berharap Pemerintah Provinsi Banten bisa merealisasikan subsidi kedelai sehingga produsen tahu tempe tetap eksis memproduksi usahanya,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak Wawan Kuswandi di Rangkasbitung, di hadapan wartawan , kemarin Ia mengatakan, pihaknya telah meneR A G SE rima laporan dua MAN U N I M produsen atau pengusaha tahu di Kabupaten Lebak yang guTERIMA PESANAN UNTUK HAJATAN,SELAMATAN,ULANG TAHUN & ACARA LAINNYA.

TELAH HADIR DI KOTA ANDA

TEH POCI

ABAH HAJI

BUKA SETIAP HARI JAM : 08.30 - 21.00

HUB : 0819 3238 6130 Jl. Multatuli Depan Indomaret/ samping SMPN 1 Rangkasbitung

lung tikar akibat melonjaknya harga kedelai di tingkat pengecer. Kemungkinan pengusaha lainnya juga terancam gulung tikar karena harga kedelai belum stabil, dan ini terkait juga dengan nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar AS. Karena itu, kata dia, pihaknya khawatir pengusaha tahu tempe akan bangkrut sehingga dapat menimbulkan pengangguran dan kemiskinan. Apalagi jumlah industri rumah tangga untuk produksi tahu tempe di Kabupaten Lebak cukup banyak. “Kami berharap harga kedelai disubsidi dan kembali normal sebesar Rp7.000/ kilogram,” katanya.

Menurut dia, saat ini harga kedelai di tingkat pengecer Rp10.000/kilogram, padahal dua hari sebelumnya Rp9.500/kilogram. Diperkirakan harga kedelai impor terus melonjak menyusul nilai rupiah terhadap dolar AS melemah. “Untuk menyelamatkan pengusaha tahu tempe di Kabupaten Lebak, pemerintah harus mengintervensi dengan mengendalikan harga kedelai di pasaran,” katanya. Pengendalian harga tersebut juga bisa dilakukan melalui subsidi maupun operasi pasar. “Kami meminta pemerintah bisa mengendalikan harga kedelai sehingga pengusaha tahu tempe tetap berproduksi,” katanya. Nuridin , seorang produsen tempe warga Rangkasbitung, Kabupaten Lebak mengeluhkan melonjaknya harga kedelai di pasaran sehingga berdampak terhadap produksi, bahkan beberapa rekannya sudah gulung tikar akibat menipisnya modal. ”Sebagian besar produsen tempe yang gulung tikar rata-rata memroduksi antara 30 sampai 50 kilogram,” katanya seraya meminta pemerintah mengendalikan harga kedelai karena setiap hari kedelai impor terus bergerak naik. Begitu pula Adhari, produsen tempe di Cibahbul Desa Rangkasbitung Timur, Kabupaten Lebak, yang mengatakan selama dua pekan terakhir produksinya berkurang sehingga berdampak terhadap pendapatan. Selama ini, ujar dia, pendapatan hasil berjualan tempe hanya cukup memenuhi kebutuhan makan keluarga. Berkurangnya pendapatan bisa mempengaruhi kemampuan memenuhi biaya pendidikan anak-anak. “Kami berharap harga kedelai kembali normal, sehingga kami dapat tetap berjualan seperti biasanya,” katanya(ADE/ENK)

BANTEN POS RABU 4 SEPTEMBER 2013

PARADE FOTO

14 Walikota Lantik Dewan Pendidikan Kota Serang Pendidikan Menjadi Prioritas Pembangunan

Walikota Serang, Tb Harul Jaman, Ketua DPRD Kota Serang, Nuraeni, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Serang, Mishari, Kepala Dinas Pendidikan Kota Serang, Tb Urif Henus, Ketua Dewan Pendidikan Kota Serang, Odjat Sukardjat dan Tokoh Pendidikan Kota Serang sedang melakukan foto bersama saat pelantikan Ketua dan Pengurus Dewan Pendidikan Kota Serang priode 2013-2018 di Hotel Ratu Bidakara, Selasa (3/9)

Ketua Dewan Pendidikan Kota Serang, Odjat Sukardjat disaksikan Walikota Serang, Tb Harul Jaman dan Ketua DPRD Kota Serang, Nuraeni menandatangani berita acara pelantikan usai acara pelantikan Ketua dan Pengurus Dewan Pendidikan Kota Serang priode 2013-2018 di Hotel Ratu Bidakara, Selasa (3/9).

Walikota Serang, Tb Haerul Jaman melantik Ketua dan Pengurus Dewan Pendidikan Kota Serang priode 2013-2018 di Hotel Ratu Bidakara, Selasa (3/9).

Kepala Dinas Pendidikan Kota Serang, Tb Urif Henus memberikan sambutan pada kegiatan pelantikan Ketua dan Pengurus Dewan Pendidikan Kota Serang priode 2013-2018 di Hotel Ratu Bidakara, Selasa (3/9).

WALIKOTA Serang melantik Ketua dan jajaran Pengurus Dewan Pndidikan Kota Serang priode 2013-2018 di Hotel Ratu Bidakara, Selasa (3/9). Dewan Pendidikan adalah badan yang mewadahi peran serta masyarakat dalam rangka meningkatkan mutu, pemerataan, dan efisiensi pengelolaan pendidikan di Kota Serang. Walikota Serang, Tb Haerul Jaman mengungkapkan, masalah pendidikan menjadi prioritas pembangunan di Kota Serang. Pendidikan bukan hanya menjadi tanggungjawab pemerintah semata, tapi menjadi tanggungjawab bersama antara orangtua, masyarakat, pelaku usaha dan pemerintah. Hal ini membutuhkan komitmen bersama semua stakeholder. “Kita berharap generasi muda Kota Serang memiliki kecerdasan intelektual, kepedulian sosial, kepribadian yang baik dan kemampuan spiritual. Agar generasi muda Kota Serang menjadi tangguh dan memberikan kontribusi untuk pembangunan Kota Serang,” ungkap Jaman.

Jaman berharap, Dewan Pendidikan memberikan rekomendasi dan pertimbangan terhadap kebijakan pendidikan di Kota Serang. Dewan Pendidikan memberi masukan terkait criteria pendidikan, sarana prasarana dan kriteria tenaga pendidik. Dewan Pendidikan juga diharapkan melakukan evaluasi terhadap program pendidikan yang sudah berjalan. “Dewan Pendidikan diharapkan melakukan kontrol terhadap kebijakan pendidikan. Tentunya tugasnya akan dibantu komite sekolah. Saya berharap dengan adanya Dewan Pendidikan dapat meningkatkan mutu dan pelayanan pendidikan di Kota Serang,” kata Jaman. Jaman menuturkan, Dewan Pendidikan harus bekerja profesional dan menjalankan tugas dan fungsinya sesuai aturan yang ada. “Dengan pendidikan saya percaya Kota Serang madani akan tercapai dan menjadi daerah baldatun thoaibatun warobbun ghofur,” tutur Jaman.(APP/Adv)

Walikota Serang, Tb Harul Jaman memberikan berita acara pelantikan Ketua dan Pengurus Dewan Pendidikan Kota Serang priode 20132018 kepada Ketua Dewan Pendidikan Kota Serang, Odjat Sukardjat pada acara pelantikan Ketua dan Pengurus Dewan Pendidikan Kota Serang priode 2013-2018 di Hotel Ratu Bidakara, Selasa (3/9).

Walikota Serang, Tb Harul Jaman memberikan sambutan pada kegiatan pelantikan Ketua dan Pengurus Dewan Pendidikan Kota Serang priode 2013-2018 di Hotel Ratu Bidakara, Selasa (3/9).

Para pejabat eselon III dan IV serta Komite Sekolah se-Kota Serang pada kegiatan pelantikan Ketua dan Pengurus Dewan Pendidikan Kota Serang priode 2013-2018 di Hotel Ratu Bidakara, Selasa (3/9).

BANTEN POS RABU 4 SEPTEMBER 2013

METRO CILEGON

15

Pendidikan Harus Berbasis Lingkungan Kurangi Polusi Udara di Kota Cilegon CILEGON,BP - Sebagai wilayah dengan kondisi lingkungan berpolusi cukup tinggi, Kota Cilegon membutuhkan banyak tumbuhan rimbun untuk menyerap zat racun

karbondioksida. Untuk itu dibutuhkan sekolah yang memiliki konsep lingkungan dalam proses pendidikan terhadap siswa-siswanya. Demikian diungkapkan Sekretaris Dinas Pendidikan (Dindik), Nikmatullah Junaedi saat dimintai tanggapannya mengenai sekolah adiwiyata, Selasa (3/9). Nikmatullah menjelaskan, hal tersebut sudah dilakukan beberapa sekolah di Kota Cilegon. Dimulai de-

ngan SMAN 2 yang telah memulai program sekolah adiwiyata atau sekolah berbasis lingkungan beberapa tahun silam hingga berhasil meraih juara di tingkat provinsi. “Sebenarnya program penghijauan sekolah bukan hanya untuk menjadi juara atau semacamnya. Untuk sekolah yang banyak memiliki lahan sudah selayaknya diberi tanaman agar suasana belajar dapat lebih nyaman,” tutur Hikmatullah.

Menurutnya hingga saat ini sudah banyak bantuan pohon pelindung berupa tanaman buah untuk beberapa sekolah yang memiliki lahan luas seperti halnya SMAN 3. Kepala Sekolah SMAN 3 Aliudin menyatakan, pendidikan berbasis lingkungan bukan hanya program kerja biasa, tapi juga sudah menjadi kebutuhan warga belajar agar mendapatkan kenyamanan saat proses belajar-mengajar berlangsung.

“Bagi kami apa yang kami lakukan merupakan kebutuhan. Siapa yang tidak ingin sekolahnya tampak asri?” ujarnya. Beberapa kali, ia melanjutka, pihaknya pernah mendapatkan bantuan tanaman berupa pohon mangga untuk penghijauan dari sebuah perusahaan dalam program bina lingkungan perusahaan. “Tetapi karena lahan kami kurang memadai makanya pohon tersebut belum sempat

RONALD SIAGIAN/BANTEN POS

MEDIA INFORMASI. Seorang penjual koran tengah membaca koran di lapaknya yang berada di Jalan Raya Cilegon, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, Selasa (3/9). Selain menjadi media penyampaian informasi yang efektif karena memuat informasi terkini, koran juga memberikan banyak manfaat terutama membantu pemerintah Kota Cielgon dalam upaya meningkatkan minta baca warganya.

ditanam,” tuturnya. Sementara itu SMPN 5 yang juga sempat meraih predikat sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi Banten saat ini memiliki kesempatan untuk maju ke tingkat nasional. Menurut Wakil kepala sekolah SMPN 5, Abih Permana, predikat tersebut telah dirintis sejak masa kepala sekolah Munawaroh yang saat ini menjabat kepala sekolah SMPN 2 Cilegon. “Saat ini sangat banyak pohon yang ditanam dan hampir menutupi lahan sekolah. Kami sebagai warga sekolah cukup nyaman dengan lingkungan yang asri tersebut. Saat ini sekolah Adiwiyata menurut saya akan menjadi sekolah model yang mendukung suasana belajar lebih alami,” tuturnya. Abih menambahkan, banyaknya pepohonan menyebabkan banyaknya burung dan kupu-kupu di sekolahnya tersebut yang menandakan lingkungan tersebut terjaga kealamiannya. “Sebab bila sudah tercemar biasanya tidak akan ada burung atau kupu-kupu,” katanya. Abih juga menyatakan pihaknya akan tetap mempertahankan kondisi lingkungan yang alami tersebut untuk mendukung kegiatan belajar mengajar di sekolahnya. “Kami ingin menjadikan lingkungan sekolah ini sebagai salah satu paruparu kota Cilegon. Meskipun kami tidak meraih predikat juara lagi, karenan tujuan semula juga bukan untuk mendapatkan predikat juara melainkan untuk kegiatan sekolah” katanya serius. Berdasarkan pantauan umumnya pohon yang ditamanam di SMP 5 adalah pohon mangga, jambu, dan beberepa jenis buah-buahan yang bisa langsung dimakan. Disamping itu adalah pula beragam jenis pohon bunga yang seluruhnya dilengkapi dengan berbagai keterangan mengenai tumbuhan tersebut. “Dengan adanya tanaman juga menjadi media belajar untuk siswa sendiri,” tandasnya mengakhiri percakapan.(K10/ZAL/ IGO)

Pelatihan Dilaksanakan Tiga Hari

Tersangka Gunakan Modus Baru

RATUSAN

NARKOBA

Sambungan dari Halaman 16

karena semua ditentukan pemerintah. Bahkan bagi sekolah bersangkutan dapat mengunduh langsung dari internet sehingga biaya lebih murah,” jelasnya. Perbedaan lainnya, kata Muhtar, yaitu dalam penataan tenaga kepen-

didikan, pengadaan guru serta penataan pola pelatihan guru. “Yang terakhir, adalah penguatan integritas, pengetahuan bahasa, budaya. Sehingga Bahasa Indonesia menjadi dominan sebagai pengantar materi pelajaran,” jelasnya. Sementara itu, Kasie Kurikulum Bidang Pendidikan Menengah, Suhendi mengatakan, acara pelatihan-

tersebut berlangsung selama tiga hari, Senin-Rabu (2-4/9). “Acara akan berlangsung selama tiga hari mulai Senin sampai Rabu (hari ini, red). Dengan pembicara dari para pengawas sekolah yang sudah mengikuti pelatihan di tingkat nasional bahkan beberapa sering menjadi pembicara di tingkat nasional,” katanya.(K10/ZAL/IGO)

Cilegon Kekurangan Pustakawan KAMPANYEKAN Sambungan dari Halaman 16

saya sebagai Kepala KPAD datangnya siang-siang saja ke kantor KPAD. Tetapi di bawah jam 12 saya pasti ada di Dinas Sosial,” tuturnya.

Disinggung perihal petugas perpustakaan atau pustakawan, dirinya sangat antusias dan sangat menginginkan banyak ahli perpustakaan di Cilegon. “Kalau bisa seluruh perpustakaan dikelola oleh ahli perpustakaan. Meskipun untuk itu tak perlu harus sarjana

perpustakaan, karena tugas tersebut sangat menarik dan unik saya rasa. Makanya saya sangat menghargai para pustakawan yang bekerja dengan cermat menekuni ratusan judul buku dan berusaha menjadikan buku-buku bacaan yang menarik,” katanya.(K10/ZAL/IGO)

Sambungan dari Halaman 16

ke salah satu lapas yang ada di Kota Serang. “Saya sudah jadi seperti ini (kurir, red), sejak takbiran lalu. Ada yang telepon ya saya antar, itu aja,” ujarnya pada sejumlah wartawan, Selasa (3/9). RY enggan menyebutkan siapa saja yang bekerjasama dengannya saat memasok barang haram tersebut ke lapas. Ia juga mengaku baru sekitar dua bulan menjadi kurir. Dalam satu kali antar, ia diberikan upah hingga ratusan ribu rupiah. “Saya antar barang ke lapas. Dalam sekali antar saya dapat Rp400.000. Selama ini sudah empat kali saya lakukan pengantaran ke lapas, “ tuturnya sambil menutup wajahnya dengan tangan. Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Cilegon, AKP Wahyu Diana menjelaskan, peredaran narkoba di lapas diduga dikendalikan oleh G,

salah satu warga binaa di Lapas Kota Serang. Dari tangan ketiganya yang diringkus pada Selasa (27/8) dini hari itu, petugas mengamankan barang bukti yang terdiri dari dua paket ganja seberat 14,7 gram, sabu sabu seberat 11,65 gram, telpon genggam dan timbangan digital. “Awalnya kita menangkap SB, pembeli dan pemakai. Lalu dari hasil pengembangan kita juga meringkus AF dan RY yang diduga keduanya dikendalikan oleh oknum warga binaan salah satu lapas di Banten,” ujarAKP Wahyu. AKP Wahyu, enggan menyebutkan lapas mana yang dijadikan G untuk mengendalikan bisnis haramnya tersebut. Pihaknya masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan apakah melibatkan oknum petugas lapas atau tidak. “Saya belum bisa menyimpulkan lapas mana yang dijadikan G sebagai tepat mengendalikan kurir-kurirnya. Yang jelas penyidikan akan terus kami kem-

bangkan,” jelasnya. Ia menambahkan, ketiga tersangka tersebut akan dikenakan pasal 114 ayat 1 dan 2 Undang Undang tentang Narkotika dengan ancaman minimal 6 tahun kurungan penjara dan denda Rp10 Milyar. “Kepada ketiga tersangka kami kenakakan pasal 114 UU KUHP tentang narkotika dengan hukuman maksimal 20 tahun,” katanya. Sementara itu, Kanit Narkoba Polres Cilegon, Iptu Nasdian menambahkan, modus yang dilakukan tersangka tergolong modus baru bahkan dari barang bukti yang disita, tersangka kurir narkoba dikategorikan sebagai sindikat narkoba kelas kakap di wilayah Kota Cilegon. “Modus ini modus baru mulai dari ambil barang, simpan barang kemudian pesan melalui telpon dengan tidak bertemu muka dengan pembeli langsung. Tambah lagi timbangan yang dipakai. Kurir bisa menimbang sesuai dengan pesanan,” tandasnya.(NAL/ZAL/IGO)

BKD Tunggu Juknis dari Kemenpan JELANG Sambungan dari Halaman 16

seorang petugas di loket pelayanan SKCK Polres Cilegon membenarkan banyaknya warga yang membuat SKCK sejak sebulan terakhir. “Bila pada hari biasa hanya 40 sampai 50 orang saja yang membuat SKCK, kini dalam sehari mencapai 80 sampai 100 orang. Terus terang pada jam tertentu kami sempat kewalahan,” kata Arif.

Menurut Arif, berdasarkan surat telegram Kapolda Banten Nomor ST: 285/XI/2010 tertanggal 9 November 2010 tentang Penyederhanaan Persyaratan SKCK, persyaratan yang harus dipenuhi dalam membuat SKCK antara lain melampirkan salinan KTP, foto 4x6 lima lembar. “Biayanya cuma Rp10.000 masuk ke kas negara. Untuk perpanjangan, SKCK lama harus dilampirkan,” terangnya. Sementara itu, meskipun peneri-

maan CPNS akan dibuka, Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Cilegon Mahmudin mengaku belum menerima petunjuk pelaksana dan petunjuk teknis (Juklak dan juknis) penerimaan CPNS dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Nergara (Kemenpan). Harusnya, sambung Mahmudin, petunjuk tersebut sudah turun awal bulan ini. “Harusnya bulan ini sudah ada petunjuknya agar bias segera kami pelajari dan buka. Saya akan ke Jakarta untuk menanyakannya,” kata Mahmudin.(NAL/ZAL/IGO)

CILEGON POS

BANTEN POS RABU 4 SEPTEMBER 2013

FIGUR

Gerbang Kota Masa Depan

16

Narkoba Dikendalikan di Lapas Tiap Pengiriman Kurir Dibayar Rp400.000

RONALD SIAGIAN/BANTEN POS

xxxxxx

Abadiyah

Kampanyekan Membaca MEMBACA harus menjadi kebutuhan masyarakat. Karena hanya dengan membaca, kebutuhan akan informasi apapun dapat didapat. Tak heran jika Plt Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah (KPAD) Kota Cilegon, Abadiyah terus melakukan kampanye tersebut agar warga gemar membaca. “Saat ini animo masyarakat untuk membaca masih rendah. Dari perbandingan saja, jumlah warga Cilegon dan kunjungan ke perpustakaan daerah belum berimbang,” ungkapnya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (3/9). Meski begitu, sambungnya, tidak jadi soal. Kegiatan membaca sebenarnya bisa dilakukan di manapun, tidak hanya di perpustakaan milik pemerintah. “Saat ini banya kperpustakaan yang dikelola masyarakat. Jadi membaca bisa di manapun,” jelas wanita yang juga menjabat sebaga Kepala Dinas Sosial (Dinsos) tersebut. Meskipun saat ini merangkap jabatan, namun tidak menjadikan ibu tiga anak itu kerepotan. Ia mengaku menikmati setiap tugas yang diembannya. “Saya malah enjoy saja. Karena itu bila mau mencari BACA KAMPANYEKAN...HAL 15

CILEGON, BP - Peredaran narkoba saat ini tidak mengenal tempat. Barang haram tersebut tidak hanya beredar di masyarakat luas, tapi juga di lembaga permasyarakatan (Lapas) yang dijaga ketat petugas. Rupanya berada di dalam lapas tidak membuat bandar kesulitan mengedarkan narkoba. Saat ini, peredaran tersebut juga tidak hanya di lapas besar seperti LP Cipinang Jakarta ataupun Nusakambangan, Cilacap Jawa Tengah. Tapi juga beredar di beberapa lapas di Banten. Seperti pengakuan kurir narkoba lapas berinisial RY (20) yang ditangkap Satuan Kepolisian Narkoba Polres Cilegon, Selasa (3/9). Ry ditangkap saat bersama dua tersangka lainnya berinisial SB (21) dan AF (19) akan melakukan transaksi di wilayah hukum Kota Cilegon, Selasa (2789) lalu. RY mengaku sudah lama menjadi kurir pemasok barang terlarang tersebut

Tiga Tersangka RY (20), SB (21) dan AF (19) diperiksa bergilir oleh Satnarkoba Pores Cilegon, Selasa (3/9). Tersangka RY, kurir barang narkotika jenis sabu mengaku menjadi kurir barang terlarang ke beberapa lapas yang ada di Banten. Alat timbang sabu menjadi salah satu barang bukti kuat bahwa para tersangka diduga memiliki jaringan peredaran di dalam Lapas.

BACA NARKOBA...HAL 15

RONALD SIAGIAN/BANTEN POS

Jelang Penerimaan CPNS, Warga Ramai-ramai Buat SKCK CILEGON, BP - Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang sebentar lagi akan dibuka rupanya disambut warga Kota Cilegon. Ratusa warga berbondong-bondong membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polres Cilegon.

Seperti yang dilakukan Fitri (22), salah satu warga Cibeber Kota Cilegon. Ia sengaja mempersiapkan lebih awal untuk memenuhi persyaratan menghadapi penerimaan CPNS tahun ini. “Kalau ditunda dekat-dekat waktunya, mungkin kantor polisi akan lebih ramai

lagi dari sekarang,” kata Fitri. Hal serupa diungkapkan Siti Saadah, warga Cilegon lainnya. Wanita yang baru lulus dari salah satu perguruan tinggi negeri ini juga mengaku sengaja membuat SKCK untuk persiapan penerimaan CPNS. “Kemungkinan saya

akan melamar CPNS di pemerintah pusat sebab informasinya untuk di pemerintah daerah, kuotanya lebih sedikit. Itu pun formasinya untuk guru semua,” ujarnya. Brigadir Arif Danarta Aji, salah BACA JELANG...HAL 15

Ratusan Guru Dilatih Kurikulum 2013 CILEGON,BP - Untuk memberikan pemahaman mengenai kurikulum 2013, Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Cilegon melatih ratusan guru SMP, SMA dan SMK. Dengan rincian, 114 guru SMP, 60 guru SMA dan 54 guru SMK. Kepala Dindik Kota Cilegon, Muhtar Gozali dalam sambutannya mengatakan, pelatihan tersebut bertujuan agar seluruh elemen pendidikan di Kota Cilegon dapat mensukseskan program pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan. “Kurikulum 2013 bukan untuk membuat siswa dan guru kebingungan. Jadi jangan ada anggapan bila ganti menteri maka akan ganti kurikulum. Karena sesungguhnya kurikulum 2013 adalah penyempurnaan dari kurikulum yang telah berlaku sebelumnya yaitu KTSP (Kuriklum Tingkat Satuan pelajaran, red),”

RONALD SIAGIAN/BANTEN POS

kata Muhtar. Ia menjelaskan, ada enam masalah pokok dalam kurikulum 2013 dibandingkan kurikulum sebelumnya, yakni penataan sistem perbukuan yang dikelola pusat. Sebelum-

nya buku ajar dapat langsung bekerjasama dengan penerbit, sehingga banyak komplain masyarakat karena harganya yang mahal. “Saat ini harga dapat ditekan BACA RATUSAN...HAL 15


Bantenpos edisi rabu 04 september 2013