Issuu on Google+

KAMIS 10 OKTOBER 2013

BANTEN POS Inspirasi dan Semangat Baru Banten

Jawa Pos Group

HARGA ECERAN Rp 2.000

Amir Hamzah Diperiksa KPK JAKARTA, BP - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah. Ia diperiksa sebagai saksi untuk adik Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan yang ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap penanganan sengketa Pemilihan Kepala Daerah di

MAHK AM A H

KO NST IT USI

GEGER SUAP MK

BACA AMIR... HAL 7

Atut Hadapi Jumat Keramat

JAKARTA, BP - Setelah sempat simpang siur kapan kepastian Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah akan diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), akhirnya diperolah informasi bahwa Atut akan diperiksa pada Jumat (11/10) besok. Hal itu ditegaskan Juru Bicara KPK, Johan Budi SP, kepada

BACA ATUT... HAL 7

Ratu Atut Chosiyah

Nanti Malam, Tarif Tol Baru Berlaku

Seorang petugas melayani seorang pengguna jasa jalan tol. Mulai dinihari nanti, tarif baru tol mulai berlaku. Untuk Tol TangerangMerak, kenaikan tarif mencapai 16 persen.

Kenaikan Tarif TangerangMerak Tertinggi SERANG, BP - Kenaikan tarif tol TangerangMerak tertinggi diantara 12 ruas lainnya yang telah disetujui oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di Jakarta. Tarif baru tersebut diefektifkan pada tanggal 11 Oktober, atau mulai pukul 00.00 nanti malam. Legal and Public Relations Divisi PT Marga Mandala Sakti (MMS), Indah Permanasari, Rabu (9/10) mengatakan, kenaikan tarif tol Tangerang-Merak yang telah disetujui sesuai dengan usulan dari MMS. “Besar kenaikan tarif Tol Tangerang-Merak rata-rata 16 persen dari tarif lama,” kata Indah. Dia menjelaskan, kenaikan tarif tol TangerangMerak disesuaikan inflasi di sejumlah daerah seperti Kota Serang, Kabupaten Serang, Kabupaten BACA NANTI... HAL 7

Isu Suap MK Terus Menggelinding JAKARTA, BP - Isu suap dalam peradilan sengketa Pilkada di tubuh Mahkamah Konstitusi (MK) terus menggelinding bak bola salju. Setelah Ketua MK Akil Mochtar tertangkap tangan menerima suap dalam Pilkada Kabupaten Bukit Mas Kalimantan Tengah dan Kabupaten Lebak Provinsi Banten, mantan ketua MK, Mahfud MD

Menjaga Peluang JAKARTA, BP - Kemenangan 4-0 atas Laos di laga perdana menjadi modal berharga bagi Timnas U-19 sebelum menghadapi Filipina dalam lanjutan babak kualifikasi Piala Asia U-19, sore nanti. Kemenangan menjadi harga mati demi menjaga peluang untuk lolos ke fase grup Piala Asia U-19 yang digelar di Myanmar, 524 Oktober mendatang, bisa tercapai.

LIVE KAMIS 10 OKTOBER PUKUL: 19.30 WIB

BACA MENJAGA... HAL 7

Rob

James Y

BACA GILIRAN... HAL 7

Muchlis HADI

Maldini

Hargianto

Hartmann Eduard

Ruli Guirado

4 2 3 1

PRAKIRAAN CUACA HARI INI 23 – 33ºC Berawan

CILEGON PANDEGLANG LEBAK TANGERANG 23 – 33ºC Berawan

23 – 33ºC Berawan/ Hujan Ringan

0,8 – 2,0 mtr/ Tenggara

1,5 – 3,0 mtr / Tenggara

23 – 33ºC Berawan/ Hujan Ringan

23 – 33ºC Berawan

1,5 – 3,0 mtr / Tenggara

SUMBER: BMKG STASIUN METEOROLOGI KELAS III SERANG, BERLAKU UNTTUK 10 OKTOBER 2013

INSPIRASI Hidup hanya menemui kita separuh jalan. Separuh perjalanan yang lainnya, membiarkan kita untuk menemukan apa kesanggupan kita. - Kari Hohne -

PEMBAWAAN yang kalem, membuat Laura Basuki hampir selalu mendapat peran-peran manis. Tengok saja perannya sebagai Delia di film 3 Hati Dua Dunia, Satu Cinta, atau seorang pe-

Yama

Aguinaldo

Fernandez

Kian Protagonis

BACA KIAN... HAL 7

Putu

Evan

Sitanggang

Phil Y

Caligdong

FILIPINA

www.

Gushendra

Barbaso Christiaens

SERANG

Laura Basuki

Filipina Vs Indonesia

Daniel BERNAND

Giliran Mahfud MD Dilaporkan

EDO DWI/BANTEN POS

Ilham

Al Qomar

INDONESIA

Rudolof

4 3 3

BANTENPOSNEWS .com BANTENPOSNEWSCOM

BANTENPOSNEWS

Marilyn Ardipradja, Penggagas Perkumpulan Istri Asing di Indonesia

Perjuangkan Dwi Kewarganegaraan, Anak-Anak SEMAKIN banyak pria Indonesia yang menikah dengan perempuan asing. Mereka kemudian menetap di Negeri Khatulistiwa ini. Marilyn Ardipradja menggagas perkumpulan Foreign Wives of Indonesia sebagai ajang kumpul-kumpul para istri asing sekaligus wadah untuk membantu persoalan teknis keimigrasian anggotanya.

SEKARING RATRI A - JAKARTA PENAMPILAN Marilyn Ardipradja tidak berbeda dengan perempuan Barat pada umumnya. Yang membedakan, dia sangat fasih berbahasa Indonesia. Mak-

F-AGUS WAHYUDI/JAWA POS/JPNN

Marilyn Ardipraja

lum, sudah 30 tahun Marilyn tinggal di Indonesia. Perempuan asal Melbourne, Australia, tersebut diboyong Achmad Mustakim Ardipradja, pria asli Indonesia, setelah mereka menikah di Negeri Kanguru itu. Tidak hanya fasih berbahasa Indonesia, Marilyn juga paham budaya dan kebiasaan orang Indonesia. Perempuan berusia 66 tahun tersebut sudah terbiasa dengan perbedaan budaya di Indonesia dan negara asalnya. Namun, Marilyn membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi. Dia juga kerap mengalami cultural shocked atau gegar budaya. ”Awalnya susah sekali (menerima) BACA PERJUANGKAN... HAL 7


PRO BANTEN

BANTEN POS KAMIS 10 OKTOBER 2013

2

Caleg Terancam Gugur

LINTAS Disdukcapil Rekam e-KTP ke Sekolah GUNA percepatan perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik atau biasa disebut e-KTP, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcatpil) Kota Tangerang melakukan perekaman ke sekolah tingkat SMA/SMK baik negeri dan swasta yang ada di Kota Tangerang. Kepala Disdukcatpil Kota Tangerang, Raden Rina Hernaningsih mengatakan, perekaman e-KTP ke sekolah mengacu pada surat edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang memerintahkan kepada setiap Kabupaten/Kota untuk memKami sudah prioritaskan melakukan perekaman eperekaman kepada KTP bagi pela50 siswa dan siswi di jar berusia 15SMA Negeri 1 Kota 17 tahun. “Kami suTangerang, Selasa dah melakukan (1/10) pekan lalu, perekaman kedengan menurunkan pada 50 siswa dua unit kendaraan dan siswi di e-KTP mobile SMA Negeri 1 Kota TangeRaden Rina Hernaningsih rang, Selasa (1/ Kepala Disdukcatpil Kota 10) pekan lalu, Tangerang dengan menurunkan dua unit kendaraan e-KTP mobile,” ujar Rina kepada BANTEN POS, Rabu (9/10). Kepala Bidang Pengendalian Kependudukan Disdukcatpil Kota Tangerang, Mulyanto menambahkan, guna menjalankan program perekaman itu, pihaknya sudah berkordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Tangerang. “Lebih mudah melakukan perekaman di sekolah disbanding di kecamatan. Sudah jelas ada orangnya,” ujarnya. Mulyanto mengatakan, pihaknya sudah mengirimkan surat Nomor 471.13/2270-Dalduk/2013 yang meminta Dindik membuatkan jadwal perekaman e-KTP di sekolahsekolah. “Bagi siswa yang sudah wajib KTP, mereka tinggal mengambilnya di kecamatan dimana mereka berdomisili,” tuturnya. Dijelaskannya, ada sejumlah persyaratan yang harus dibawa para pelajar agar bisa mengikuti proses perekaman. Yaitu foto copy Kartu keluarga (KK), ijazah SMP, akte kelahiran dan bagi siswa yang menggunakan soft lens diwajibkan mencopotnya saat proses perekaman berlangsung. “Dindik sudah membuat surat edaran Nomor 471.13/3386 - Dikmen, tentang jadwal kunjungan perekaman e-KTP pelajar. Setiap sekolah mendapat jatah 5-6 kali perekaman sesuai jumlah siswa,” jelasnya.(CR-1/ODI)

Bila Tak Laporkan Dana Kampanye SERANG, BP - Calon Legisltaif (Caleg) DPR, DPRD dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) terpilih pada Pemilu 2014 tidak akan dilantik, jika tidak mencatat dan melaporkan pendapatan dan pengeluaran dana kampanye kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU). Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Kampanye pada KPU Provinsi Banten, Syaeful Bahri, usai acara rapat Penyuluh Peraturan KPU Nomor 17 tahun 2013 tentang Pe-

doman Pelaporan Dana Kampanye Peserta Pemilu 2014 di Hotel Le Dian, mengatakan, Rabu (9/ 10) mengatakan, berdasarkan ketentuan, Caleg yang tidak transparan dalam penggunaan dana kampanye akan direkomendasikan untuk tidak dilantik. “Bahkan penetapannya bisa dibatalkan,” katanya. Oleh karena itu, pihaknya berharap kepada 12 parpol peserta Pemilu 2014 agar meminta kepada seluruh Caleg untuk mencatat dan melaporkan dana kampanye sebenar-benarnya. “Ini memang tugas Parpol kepada seluruh calegnya, termasuk

dana yang diterima berasal dari luar baik berupa barang, jasa atau uang. Dan untuk calon DPD juga sama harus memberikan laporannya secara transparan, agar dalam penetapan nanti tidak dibatalkan,” ungkapnya. Sementara untuk dana kampanye berasal dari sumbangan yang melebihi ketentuan wajib dimasukan ke kas negara paling lambat 14 hari setelah masa kampanye pemilu berakhir. Apabila tidak disetorkan, maka peserta pemilu dapat diancam pidana sesuai dengan yang tercantum dalam undang-undang nomor 8/

2012 tentang Pemilu. ”Ini juga berkaitan dengan sumbangan atau bantuan berupa barang atau jasa. Seperti kaos atau jasa pementasan yang melibatkan artis tertentu. Nantinya, bantuan itu akan dikonversikan ke dalam nilai rupiah,”ujarnya. Syaeful juga menjelaskan, penyampaian laporan dana kampanye ini dilakukan dalam dua periode yakni pada 27 Desember 2013 dan pada April 2014 pasca pemilu. Besaran sumbangan atau bantuan kampanye baik dari perseorangan maupun kelompok atau perusahaan kepada peserta

Pemilu baik partai politik maupun calon anggota DPD RI dibatasi. Menurut PKPU nomor 17, ujar Syaeful, peserta pemilu atas nama partai politik atau parpol yang menerima sumbangan dari perseorangan tidak boleh melebihi dari nilai Rp1 miliar. Sementara, sumbangan dari kelompok atau perusahaan kepada parpol tidak boleh lebih dari Rp7,5 miliar. Sedangkan, untuk sumbangan perseorangan kepada calon anggota DPD RI, tidak boleh lebih dari nilai Rp250 juta dan dari kelompok atau perusahaan dibatasi sampai Rp 500 juta.(RUS/ADH)

Polda dan Kejati Siap Tangani Pelanggaran Pidana SERANG, BP - Sebanyak 60 personil penegak hukum gabungan dari kepolisian dan kejaksaan akan menangani pelanggaran Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 yang tegabung dalam Sentra Gakkumdu di Provinsi Banten. Kapolda Banten, Brigjen M. Zulkarnain usai Rapat Koordinasi Sentr Penegakan Hukum Terpadu (Sentra Gakkumdu) Provinsi Banten, di Hotel Le Dian, Rabu (9/10) mengatakan, sebanyak 44 orang penegak hukum dari jajaran kepolisian daerah Banten akan terlibat dalam Sentra Gakkumdu untuk menangani pelanggaran pidana Pemilu 2014. “44 personel yang dilibatkan dalam Sentra Gakkumdu Pemilu berasal dari Polda dan Polres-polres,” katanya, seraya merinci personel dari Polda sebanyak 12 orang, sementara dari Polres masing-masing delapan orang. “Wilayah hukum Polda Banten terdapat empat. Jadi untuk Polres seluruhnya berjumlah 32 orang,” lanjut Kapolda. Saat ini ke 44 personel anggota Gakumdu dari personil polisi itu sudah ditunjuk dan disiapkan untuk melakukan pelatihan, dalam penanganan pelanggaran Pemilu. “Saya sudah punya pengalaman, makanya sebelum mereka diterjunkan akan kami latih terlebih dahulu,” ungkapnya. Ditempat yang sama, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Banten, Feri Wibisiono menjelaskan,

EDO DWI / BANTEN POS

Kapolda Banten, Brigjen M. Zulkarnain tengah berpidato di dampingi Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Banten, Pramono U Tanthowi dan kepala kejaksaan tinggi Banten Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Banten, Feri Wibisiono dalam Rapat Koordinasi Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Sentra Gakkumdu) Provinsi Banten, Di Hotel Le Dian, Rabu (9/10).

untuk Sentra Gakkumdu, pihaknya menerjunkan dua orang dimasing-masing Kejaksaan Negeri (Kejari). “Totalnya ada 16 petugas di Kejari akan terlibat dalam Gakkumdu. Dan ini sudah disiapkan,” jelasnya. Dijelaskan oleh Feri, saat ini pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Kejari untuk mempersiapkan diri, agar lebih fokus dan cepat dalam melakukan penanganan

pelanggaran pidana Pemilu. “Orang-orang sudah ada, hanya tinggal saya keluarkan Surat Keputusan (SK) untuk mereka. Dan saya harap orang-orang ini mampu bekerja dengan baik, karena penanganan pelanggaran pidana Pemilu waktunya tidak banyak,” ujarnya. Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Banten, Pramono U Tanthowi, meminta dukungan kepolisian dan kejaksaan dalam

penanganan pelanggaran Pidana Pmilu melalui Sentra Gakkumndu. “Kami mengharapkan dukungan sebesar-besarnya dari pihak kepolisian dan kejaksaan. Penanganan pelanggaran pidana Pemilu dilakukan oleh penyidik polri dan kejaksaan, karena dari Bawaslu penanganannya terbatas,” ujarnya. Diungkapkan Pramono, dengan adanya Sentra Gakkumdu dalam penanganan pelanggaran

pidana Pemilu sangat penting, karena dengan penanganan melalui Sentra Gakkumdu akan diperoleh proses penanganan pelanggaran Pemilu secara cepat, murah, efisien, dan akuntabel, penegakan dapat dijalankan dengan baik. “Pada akhirnya mudah-mudahan akan dapat mewujudukan sistem keadilan Pemilu di Indonesia yang lebih baik dimasa mendatang,” ujarnya.(RUS/ADH)

ISTIMEWA

Warga melintas di jalan Banten Lama - Pontang yang kondisinya rusak. Terlihat material batu yang akan digunakan untuk perbaikan menumpuk di tepi jalan.

DBMTR Banten Dituding Langgar UU SERANG, BP - Dinas Bina Marga dan Tata Ruang (DBMTR) Provinsi Banten dituding melanggar Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Tudingan tersebut dilontarkan terkait lambannya perbaikan pada ruas jalan Banten Lama-Pontang. Seperti dikatakan Esa Firmansyah, salah seorang aktivis Provinsi Banten, dalam undang-undang tersebut diamanatkan agar seluruh jalan bisa fungsional atau tidak rusak. Hal tersebut, katanya, harus dilakukan agar tidak menimbulkan kecelakaan. “Dalam undang-undang, jalan harus dalam kondisi baik agar tidak menimbulkan kecelakaan,” ucapnya. Dilanjutkannya, bagi penyelenggara jalan yang tidak segera memperbaiki atau memberi tanda di jalan yang rusak dapat dikenai ancaman denda dan penjara. Ancaman tersebut, ungkapnya, meliputi hukuman kurungan enam bulan hingga lima tahun atau

denda dari Rp1,5 juta hingga Rp120 juta. “Dalam hal ini, DBMTR adalah penyelenggara jalan pada ruas Banten Lama-Pontang. DBMTR harus mempertanggungjawabkannya,” ujar Esa. Menurutnya, ancaman hukuman pada UU LLAJ ini sangat mungkin diterapkan pada DBMTR Banten, mengingat kebutuhan dana preservasi jalan untuk Banten Lama-Pontang telah terpenuhi. Hal tersebut, ungkapnya, tercermin dari adanya tumpukan material di sisi kiri dan kanan pada jalan penghubung antara Kota Serang dan Kabupaten Serang. “Ini jelas-jelas sebuah bentuk pelanggaran. Anggarannya ada tapi tidak juga dikerjakan. Aparat penegak hukum harus menyikapi ini,” tandasnya.\ Sementara itu, Kepala Seksi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan UPT Jalan dan Jembatan Wilayah Utara pada Dinas Bina Marga dannTata Ruang (DBMTR) Banten, Bambang, tak bisa dimintai konfirmasi mengenai hal itu.

BANTEN POS Inspirasi dan Semangat Baru Banten KOMISARIS UTAMA/PEMBINA H Margiono DIREKTUR Rizal Maulana Malik PT BANTEN BERITA MERDEKA Green Office : Jl. Raya Pandeglang KM 3,5 Calincing No. 66 Tembong Jaya, Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten Telp : (0254) 250 481, 250 487 Fax : (0254) 250 487 No. Rek. : Bank BCA : 2454 061 704 No. Rek. : Bank Permata : 0701345134 a/n Margiono

Beberapa kali didatangi, yang bersangkutan selalu tidak berada di kantor. Begitupun dengan ponselnya, ketika dihubungi dalam keadaan tidak aktif. “Saya juga tidak tahu beliau ada dimana, dari pagi tidak datang pak,” ucap salah seorang Satpam DBMTR, ketika wartawan mendatangi kantornya di bilangan Bhayangkara, Kecamatana Cipocok jaya, Kota Serang. Diberitakan sebelumnya, warga Kota Serang dan Kabupaten Serang mengeluhkan lambannya pemeliharaan pada ruas jalan Banten Lama-Pontang. DBMTR telah menumpuk sejumlah material pada sisi jalan tersebut sejak tiga bulan lalu, namun hingga kini belum terlihat adanya perbaikan. Kondisi ini sangat mengganggu para pengguna jalan yang melintas. Bahkan di Kampung Pamong, di ruas tersebut, banyak kerikil yang berhamparan di jalan, hingga mengakibatkan banyak pengendara yang tergelincir.(ENK)

PEMIMPIN REDAKSI/PENANGGUNGJAWAB: H. Adam Adhariyudin REDAKTUR PELAKSANA: Iffan Gondrong, KOORDINATOR LIPUTAN: Chandra Magga REDAKTUR: Rukman Nurhalim Mamora, Arifudin, Idham Gofur, Dodi Fitriadi REDAKTUR KHUSUS: Zaki Mubarok, Rere Fatihin REPORTER: Sobar Rohmat, Imam Jayanegara, Yayat Rismunadi, Asep Alibuni, Apipi Al Bantany, Arif Hamdi, Rizal Fauzi, Ari Supriadi, Tusnedi REPORTER BISNIS: Diki Supardika (Banten) Amin Engkos (Jakarta) FOTOGRAFER: Edo Dwi, Ronald Ricardo Siagian. SEKRETARIS REDAKSI: Tri Sulistyanti, PRA CETAK & PERWAJAHAN: Supriyadi (Manager), Ahmad Bukhori, M Syaifuddin Ian Sangadji, Fauzi Sandi, Agus Suwardani, GRAFIS: Tb. Fuad Tofanni TEKNOLOGI INFORMASI: Hafid Rahadian MANAGER IKLAN: Muanis HS MANAGER EVENT/PEMASARAN: Lukman Nul Hakim PERWAKILAN JAKARTA: Wawan Sumbogo PERWAKILAN CILEGON: Iffan Gondrong PERWAKILAN LEBAK: Yayat Rismunadi (koordinator) PERWAKILAN TANGERANG: Bintang Terang Siregar (koordinator), Azhar Fedian, A Malik Mughni, Achmad Syarif KEUANGAN: Lina Riskaningsih INKASO IKLAN: Zulfa Nadhira INKASO PEMASARAN: Meiti Purwanti PEMASARAN: Muhammad Hanafi KOORDINATOR TANGERANG: Takdir Saputra

TA R I F

PERWAKILAN JAKARTA: Gedung Graha Pena Lt.5 Jalan Kebayoran Lama No.12, Jakarta Selatan Telp/Fax: 021 - 53699624

PERCETAKAN : PT. TEMPRINA MEDIA GRAFIKA

TARIF IKLAN Hitam Putih (BW) Warna (FC) Hitam Putih Hal. 1 Warna Hal. 1

: : : :

Rp. Rp. Rp. Rp.

28.500/mm 42.000/mm 55.000/mm 81.000/mm

kolom kolom kolom kolom

I K L A N

ADVERTORIAL Hitam Putih (BW) Warna (FC)

: Rp. 16.500/mm kolom : Rp. 31.000/mm kolom

SOSIAL/KELUARGA Hitam Putih (BW) : Rp. 18.000/mm kolom Warna (FC) : Rp. 33.000/mm kolom

IKLAN CILIK/BARIS Iklan Cilik/Baris: Rp. 14.500/baris (Min 3 baris Maks 7 baris)

WARTAWAN BANTEN POS SELALU DIBEKALI TANDA PENGENAL DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APAPUN DARI NARASUMBER


INSPIRASI Berkarya Untuk Kemajuan Banten

3 D 201 R A W PKBL A

BANTEN POS KAMIS 10 OKTOBER 2013

3

KATA MEREKA PARA REKOMENDIR Bu Yennie Mau Berbagi Ilmu

Rufaji Zahuri

Tokoh Masyarakat Purwakarta KEBERADAAN tempat kerajinan sulam pita Yenn’s Collection secara tidak langsung ikut membanggakan bagi warga Kecamatan Purwakarta, terutama bagi masyarakat yang tinggal di Kelurahan Kebon Dalem. Selain ikut mengangkat kemandirian warga melalui kerajinan sulam pita, secara tidak langsung usaha Bu Yennie juga telah membuat warga semakin berdaya. “Saya pernah lihat sendiri, banyak ibu-ibu rumah tangga yang pandai membuat kerajinan sulam pita di tempat kerja milik Bu Yennie tersebut,” kata Rufaji. Yennie juga terbukti mampu mengangkat kepercayaan diri masyarakat sehingga mereka mahir menjahit kemudian mampu membuka usaha sendiri.(CR-2) Yennie Turut Membantu Pemerintah

Kerajinan sulam pita ternyata masih eksis di tengah gempuran produk-produk modern yang dihasilkan oleh teknologi modern dengan sistem komputerisasi. Salah satunya adalah kerajinan sulam pita Yenn’s Collection di Kelurahan Kebon Dalem, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon yang merupakan binaan PT Krakatau Steel (KS).

Sofan Maksudi

Sekmat Kecamatan Purwakarta Sofan Maksudi bangga dengan keberadaan Yenn’s Collection Mitra Binaan PT Krakatau Steel sebagai tempat usaha kerajinan sulam pita yang berada di wilayah Kecamatan Purwakarta. Menurut Sofwan, butuh terobosan baru untuk mempertahankan kerajinan sulam pita agar mampu membuktikan diri sehingga tetap disukai masyarakat. “Yang saya tahu, Ibu Yennie memiliki gagasan yang cukup menarik, selalu update meskipun produknya dikerjakan secara manual. Sehingga banyak yang suka dengan kerajinan sulam pita karya warga Cilegon,” kata Sofan saat dimintai tanggapannya terkait keberadaan Yenn’s Collection. Sofan menambahkan, pihaknya ikut terbantu karena usaha sulam pita turut memberdayakan warga sekitar, sehingga di Kelurahan Kebon Dalam, banyak ibu rumah tangga yang mandiri dan kreatif membantu pendapatan keluarga melalui kerajinan sulam pita. “Ibu Yennie mempekerjakan warga untuk membantu usahanya, terlebih jika banyak pesanan. Itu sangat positif,” jelasnya.(CR-2)

KRAKATAU STEEL PKBL AWARD Krakatau Steel PKBL Award merupakan upaya PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (PTKS) untuk mengapresiasi para inspiring people dan mitra binaan yang berprestasi dalam Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) dari PT KS. Sebagai BUMN, PT Krakatau Steel memiliki kepedulian untuk ikut menumbuhkan semangat inovasi dan kemandirian di kalangan masyarakat. Pada akhir tahun 2013, PT KS bekerja sama dengan pihak independen akan memilih beberapa inspiring people dan beberapa mitra binaan yang ditayangkan di Halaman INSPIRASI BANTEN POS yang dinilai paling berprestasi, menginspirasi banyak orang, dan menjadi teladan.

AYO AJUKAN

TOKOH INSPIRATIF

ANDA !

R

eporter BANTEN POS, Deni Saprowi berkunjung ke kediaman Yennie Wardhani di Perumahan Pondok Golf Asri, Kelurahan Kebondalem, Kecamatan Purwakarta, perajin sulam pita yang sudah memulai usahanya sejak 2005 itu. Yennie pun dengan santai mengurai cerita tentang awal kariernya di usaha tersebut. Berawal dari hobi, Yennie mulai memasarkan produk kerajinan tangannya kepada masyarakat, seperti peralatan rumah tangga maupun busana. Wanita kelahiran Tanjung Karang yang tinggal di Kota Cilegon 23 tahun lalu,

mulai mengawali karirnya dengan memiliki satu pegawai. Namun dengan perjalanan waktu, Yennie kini memiliki 50 lebih perajin sulam pita untuk menghasilkan ribuan kerajianan sulam pita, seperti mukena, tempat penyimpanan tissue, tutup galon, bross, taplak meja serta busana khusus perempuan lainnya. Yennie membutuhkan waktu lima tahun untuk mengenalkan produknya kepada masyarakat. Pada 2010 lalu, kerja keras Yennie mendapat penghargaan dari BUMN dengan meraih KSN Award Silver. “Saya lakukan hal ini dari hobi awalnya, kemudian saya lanjutkan

dengan mulai membuat usaha sulam pita dan menerapkan sulam pita pada berbagai aplikasi. Dari produk yang saya buat, ada beberapa diantaranya yang saya aplikasikan pada pakaian, ada juga beberapa ornamen peralatan rumah tangga,” katanya. Kerja kerasnya makin berbuah. Dari satu karyawan, kini dia mampu membuka lapangan kerja sehingga ibu-ibu rumah tangga di sekitar tempat tinggalnya bisa mendapatkan penghasilan tambahan. Tentu sebelumnya memberikan pelatihan dan kursus terlebih dahulu kepada mereka yang akan dipekerjakannya membuat kerajinan sulam pita. Jembatan emas keberhasilan makin terbuka ketika pada 2009 usaha yang dibangunnya terpilih menjadi mitra

binaan PT Krakatau Steel. Perusahaan baja nasional itu pemberi bantuan pinjaman modal dengan bunga rendah, sekaligus membantu pemasarannya sehingga produk-produk yang dihasilkan makin dikenal masyarakat. “PT KS memberi pinjaman modal ke saya Rp25 juta, bunganya sangat rendah yakni 6 persen pertahun. Dari pameran-pameran yang digelar, pemasaran online dan jaringan keorganisasian, omzet saya sekitar Rp5 hingga Rp10 juta,” tuturnya. Satu produk kerajinan sulam pita pengerjaannya berbeda-beda. Untuk membuat mukena bisa selesai 3-4 hari, sementara untuk bross dan tempat penyimpanan tissue bisa diselesaikan dalam hitungan jam. “Untuk bahan baku pita, saya datangkan dari Bandung. Biasanya pertiga bulan saya belanja,” ungkapnya. Meskipun kini produk dari China membanjiri pakaian yang sejenis dengan yang dibuatnya, namun dia optimis kerajinan sulam pita miliknya mampu bersaing. Sebab produk kerajinan sulam pita yang digawanginya memiliki pasar tersendiri, terutama di Banten, Jakarta, Bandung dan Bogor. “Harga produk kami memang sedikit lebih mahal dibanding produk hasil pabrikan, yang paling murah itu bross, harganya Rp5.000 dan paling mahal mukena dengan harga variatif mulai Rp250 ribu sampai Rp350 ribu,” jelasnya. Yennie mengaku bahwa jelang pesta demokrasi 2014, dia banyak mendapatkan order. Banyak yang memesan produk sulam pita sebagai souvenir. “Lumayan lah sudah ada beberapa yang pesan, ada yang memesan ratusan hingga ribuan,” jelasnya. Srilestari, salah seorang karyawan Yennie merasakan manfaat dari keberadaan Yenn’s Collection. Apalagi kerajinan tangan sulam pita merupakan warisan leluhur. “Saya sudah bekerja di sini selama dua tahun. Awalnya saya mengikuti pelatihan. Alhamdulillah sekarang sudah bisa membuat pola sendiri dengan berbagai motif sulaman,” jelasnya. Srilestari juga mengatakan kadang kerepotan jika pesanan banyak, seperti jelang mengikuti pameran maupun hari-hari besar agama maupun nasional. Sehingga dirinya dan teman-temannya harus kerja ekstra. “Alhamdulillah order ada terus, apalagi Lebaran kemarin, kami sampai kebanjiran orderan,” ungkapnya.(CR-2)

Anda bisa mengajukan tokoh-tokoh di lingkungan sekitarnya yang menurut anda memiliki terobosan, inovasi dan karya bagi kemajuan Banten. Tokoh ini memberikan kontribusi di bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan usaha kecil dan menengah. Kirimkan tokoh Inspirasi anda ke email Redaksi BANTEN POS. Alamat: bantenpos@gmail.com. Sebutkan alasan dan kaya-karya nyata mereka. Sertakan alamat lengkap dan nomor HP anda. Setiap pengirim rekomendasi yang berhasil tayang di Banten Pos akan diundi setiap dua minggu untuk mendapatkan souvenir cantik dari PTKS.

Halaman Ini Dipersembahkan Oleh: PT KRAKATAU STEEL (Persero) Tbk

INFO LENGKAP HUBUNGI 0819 0642 3480 Iffan Gondrong


TANGERANG RAYA Kabupaten Tangerang - Kota Tangerang - Kota Tangsel

KAMIS 10 OKTOBER 2013

BANTEN POS

4

Raperda Retribusi Ekspatriat Mandeg SERPONG, BP - Penarikan retribusi Izin Menggunakan Tenaga Asing (IMTA) alias ekspatriat bagi perusahaan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), hingga kini masih terganjal payung hukum. Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Tangsel masih menunggu pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) IMTA. Kepala Dinsosnakertrans Kota Tangsel, Purnama Wijaya mengatakan, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) memberikan kewenangan kepada setiap

daerah untuk mengelola retribusi ekspatriat. Hal tersebut, kata diam, berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 97 Tahun 2012 tentang retribusi pengendalian lalu lintas dan retribusi perpanjangan IMTA. “Pemerintah daerah diperbolehkan memungut dana bukan pajak yang disetorkan orang asing,” ungkap Purnama kepada BANTEN POS, Rabu (9/10). Tapi untuk merealisasikan retribusi itu, kata Purnama, Pemkot Tangsel membutuhkan payung hukumnya. Pihaknya su-

dah mengajukan draft Raperda ke DPRD Kota Tangsel dengan mengacu kepada PP No 97 tahun 2012 tersebut. “Sampai saat belum dibahas. Sayang sekali tahun ini Kota Tangsel kehilangan PAD (Pemasukan Asli Daerah, red) yang cukup signifikan,” imbuhnya. Purnama menilai, jika payung hukum retribusi IMTA lambat dibahas, Kota Tangsel bakal kehilangan PAD minimal Rp7 miliar. Pasalnya, ratusan tenaga kerja asing yang terdaftar di Kota Tangsel belum di-

pungut retribusi. “Yang terdaftar lebih 200 tenaga kerja asing. Belum yang tak terdaftar. Kalau ada payung hukumnya, kami bisa tertibkan,” katanya. Kepala Bidang Penetapan Ketenagakerjaan dan Transmigrasi, Dinsosnakertrans Kota Tangsel, Suyatman Ahmad menambahkan, hingga September 2013 tercatat 227 orang asing yang telah mengurus IMTA. Sedangkan untuk izin keberadaan sebanyak 293 orang dan pendampingnya tercatat ada 121 tenaga kerja.

Suyatman mengakui, potensi retribusi dari sektor ekspatriat cukup besar. Nominal yang dikeluarkan setiap warga negara asing per tahun USD1200 atau USD100 setiap bulannya. Jika dikalkulasikan dengan kurs nilai mata uang Indonesia, setiap orang asing yang bermukim atau bekerja di Kota Tangsel menyumbangkan kas daerah Rp12 juta per tahun. “Seharusnya bisa dimulai Januari lalu. Tapi Raperdanya belum dibahas dewan. Jadi kami belum bisa memungut retribusi itu,” katanya.(AZH/ODI)

KAMPUS

AMIN/BANTEN POS

Ketua Pembina Yayasan YPPIJ, Prof Dr Haryono Suyono berfoto bersama dengan sejumlah dekan dan dosen Universitas Trilogi usai pengukuhan Prof Dr Ir Asep Saefuddin MSc sebagai Rektor definitif Universitas Trilogi.

Universitas Trilogi Punya Rektor Baru PROF Dr Ir Asep Saefuddin MSc dilantik Ketua Pembina Yayasan Pembinaan Pendidikan Indonesia Jakarta (YPPIJ) Prof Dr Haryono Suyono sebagai Rektor Definitif Universitas Trilogi di Kampus Universitas Trilogi, Kalibata Jakarta Selatan. “Rektor baru Trilogi harus mendukung program universitas yang mendorong agar mahasiswanya menerapkan ilmu pada dunia usaha, khususnya dunia usaha mikro, kecil dan menengah (UKM),” kata Prof Dr Haryono Suyono usai pelantikan. Sedanghkan Rektor Definitif Universitas Trilogi Prof Dr Ir Asep Saefuddin MSc memgaku siap melanjutkan visi dan misi Universitas Trilogi yang telah disusun selama delapan bulan. “Kalo ingin lebih baik, teknologi harus baru, mahasiswa harus inovatif. Mereka akan dikaderisasi selama pendidikan, sesuai pilar Trilogi, entrepreneur, kolaborasi dan kemandirian,” ujarnya usai dilantik. Asep menjamin tidak akan menerapkan dikotomi terhadap sektor tertentu. Walaupun dia lama menjabat Guru Besar Institut Pertanian Bogor. Pertanian juga tidak akan diabaikan, walau kini dirinya berada di lingkungan pendidikan ekonomi secara global. “Pertanian itu sektor riil, tidak bisa dilepaskan dari ekonomi makro. Dengan keekonomian global bukan berarti bidang pertanian terpinggirkan. Justru ekonomi makro, tanpa kekuatan ekonomi lokal menjadi tidak riil. Kami ingin universitas tidak hanya memahami hal makro dan mikro, tapi juga solusi yang riil,” ujarnya. Asep menambahkan, sebagai perguruan tinggi, Universitas Trilogi harus mampu memenuhi kebutuhan dan tuntutan perkembangan perekonomian. Jika tidak, peluang itu bakal diambil universitas luar negeri yang berpeluang bebas masuk ke Indonesia.(AMN/ODI)

FEBI FIRMANSYAH/BANTEN POS

Pedagang hewan kurban di Jalan TMP Taruna Kota Tangerang tengah memberi makan hewannya. Mereka mengaku mengalami penurunan omzet pada Idul Adha tahun ini.

Banyak Hewan Kurban Terjangkit Penyakit Mata Pedagang Mengeluh Sepi Pembeli TANGERANG, BP - Petugas Dinas Pertanian dan Perternakan (Distanak) Kabupaten Tangerang bersama Distanak Provinsi Banten menggelar inspeksi mendadak (Sidak) sejumlah tempat penjualan hewan qurban di Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang. Sementara di Kota Tangerang, pedagang mengeluh sepinya pembeli hewan kurban. Sejauh ini, petugas Distanak belum menemukan adanya hewan kurban yang mengidap penyakit berbahaya. Petugas hanya menemukan banyak hewan Kurban yang terjangkit radiasi mata. “Kami berikan obat gratis bagi hewan kurban yang terkena radiasi mata,” kata Tim Peneliti Hewan Kurban Distanak Kabupaten Tangerang, Drh Eka S saat Sidak lapak hewan kurban di Jalan Padat Karya, Desa Sukamulya, Kecamatan Cikupa, Rabu (9/10). Kasi Kesehatan Masyarakat Vegeteriner Distanak Kabupaten

Tangerang, Drh Febya menyatakan, pihaknya sudah menyebar tim pengawasan hewan kurban di 29 kecamatan se-Kabupaten Tangerang. Pihaknya juga telah memberi teguran kepada sejumlah pedagang yang menjual hewan kurban belum cukup usia. “Hewan kurban cukup usia adalah yang sudah satu tahun untuk domba dan dua tahun untuk sapi,” imbuhnya seraya memaparkan untuk mengetahui usia hewan kurban layak sembelih bisa dilihat dari giginya yang sudah tumbuh. Sedangkan Ading (50), penjual hewan kurban mengaku mendapat pasokan hewan kurban dari Cianjur Jawa Barat. Hewan kurban yang dijualnya berupa 170 ekor domba dan 15 ekor sapi. Sejaub ini dia telah melego sebanyak 35 hewan korban, baik jenis kambing maupun sapi. Sapi dijualnya seharga Rp12Rp14 Juta. Sedangkan kambing dihargai berkisar Rp2-Rp3,5 juta tergantung jenisnya. Dia mengklaim hewan kurban yang dijualnya sudah memiliki

Citra Residence Rehab 5 Perpustakaan

ODI/BANTEN POS

Murid SDN Dukuh 3 membaca buku di perpustakaan yang baru direhab.

CIKUPA, BP - Begitu pintu perpustakaan dibuka, ratusan murid SDN Dukuh 3, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang langsung berebut masuk, Rabu (9/10) pagi. Mereka juga saling berebut memilih buku bacaan yang tersusun rapih di rak panjang. “Kami senang perpustakaan sudah bagus lagi, koleksi bukunya juga bertambah,” kata Pipit, murid kelas 6 SDN Dukuh 3 sambil membolak balik halaman buku bacaan yang dipilihnya. SDN Dukuh 3, salah satu dari lima sekolah dasar di Kecamatan Cikupa yang mendapat bantuan rehabilitasi sarana dan prasarana perpustakaan dalam program eco care PT Citra Residence (PT CR). Sebelumnya, PT CR juga meng-

gelar program serupa dengan mengampanyekan pelestarian lingkungan dan cara mengolah sampah menjadi pupuk kompos kepada pelajar SD yang berada di sekitar kawasan Citra Raya. “Eco care bentuk komitmen kami dalam pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kualitas pendidikan bagi pelajar di sekitar kawasan Citra Raya,” kata Deputi General Manajer (GM) PT CR, Heri Supriadi. Heri mengakui, eco care merupakan bagian dari program CSR yang menjadi kewajiban PT CR kepada masyarakat di sekitar kawasan Citra Raya. Pada eco care kali ini, kata Heri, pihaknya merehabilitasi ruang serta menambah sarana meja dan kursi baca bagi perpustakaan di lima sekolah, diantaranya, SDN Dukuh

3, SDN Peusar 2, SDN Sukamulya 1, SDN Cikupa 6 dan SDN Cipari 1. Heri menyebut, untuk merehabilitasi perpustakaan di lima SDN tersebut, pihaknya menggelontorkan dana lebih dari Rp200 juta. “Masing-masing perpustakaan mendapat bantuan senilai lebih dari Rp25 juta, ditambah sarana lainnya, seperti meja kursi baca dan rak buku,” ujarnya. Selain merehab dan menambah sarana, PT CR juga menambah koleksi buku bacaan untuk setiap perpustakaan di lima SDN itu. Masing-masing sekolah mendapat tambahan sebanyak 200 jenis buku dari 10 katalog, seperti pengetahuan umum, Iptek, Antariksa, sejarah tanah air dan dunia. “Ada juga buku cerita rakyat, buku pengenalan kepribadian dan pengenalan diri siswa,” tambah Estate Manager Citra Raya, Meyta Mediawati. Meyta merilis hasil penelitian Institut Pendidikan Universitas London, sebanyak 14,4% anak-anak yang gemar membaca mampu menguasai matematika, Sementara 9,9% lebih gampang memahami kosa kata. “Jadi penting sekali membaca bagi anak-anak usia dini,” imbuhnya. Sedangkan Kepala SDN Dukuh 3, Husen mengakui, program eco care yang dijalankan PT CR, memberikan harapan bagi anak didiknya untuk mendapatkan ilmu pengetahuan melalui gemar membaca buku.(ODI)

surat izin kesehatan dari Pemda Cianjur. “Kami jamin hewan qurban yang kami jual layak konsumsi,” katanya. Sementara sejumlah pedagang hewan kurban di Jalan Raya TMP Taruna, Kota Tangerang, mengeluhkan sepinya pembeli. Mereka mengaku mengalami penururuna omzet sekitar 40 persen. “Idul Adha lalu, kami menjual 25 ekor sapi, sekarang baru 15 ekor. Mungkin H-3 atau H-2 baru ramai,” ujar Yulianto (31), pedagang hewan qurban di Jalan TMP Taruna, Kota Tangerang. Dia mengakui harga hewan kurban, khususnya sapi naik sebesar Rp3-4 juta per ekornya. Satu ekor sapi, dijualn seharga Rp12,5 juta-Rp 21 juta, sesuai berat dan jenis sapi. Sedangkan kambing harganya Rp2-Rp3,5 juta. “Kami bawa 53 ekor sapi, berkurang 20 ekor dibanding tahun lalu 73 ekor. Kambing hanya 35 ekor,” ujarnya seraya mengaku hewan kurban yang dijualnya

telah melewati beberapa tahap pemeriksaan diantaranya di Pos Ternak Losari, Cirebon Jawa Barat.

“Kalau ada yang sakit, langsung di karantina, tidak boleh dibawa,” tandasnya.(K-14/ CR-1/ODI)


PEMILU 2014

KAMIS 10 OKTOBER 2013

BANTEN POS

5

Calon Walikota Tangerang Periode 2013-2018, Ahmad Marju Kodri (tengah) memberi keterangan kepada wartawan usai menjalani pemeriksaan kesehatan di Paviliun Wijaya Kusumah, RSUD Kabupaten Tangerang, Rabu (9/10). Calon walikota yang berpasangan dengan Gatot Suprijanto itu, harus menjalani pemeriksaan kesehatan menyusul putusan sela Mahkamah Konstitusi (MK) atas gugatan Pilkada Kota Tangerang yang digelar 31 Agustus lalu.

FEBI FIRMANSYAH/BANTEN POS

AMK-Gatot 7 Jam Diperiksa 12 Dokter TANGERANG, BP Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Tangerang Rabu (9/10) pagi, melakukan pemeriksaan kesehatan kepada pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Tangerang, Ahmad Marju Kodri (AMK)-Gatot Suprijanto di Paviliun Wijaya Kusuma RSUD Kabupaten Tangerang. Hal itu mengacu pada putusan sela Mahkamah Konstitusi (MK), terkait sengketa Pilkada Kota Tangerang 31 Agustus 2013 lalu. Berdasarkan pantauan, AMK tiba di Paviliun Wijaya Kusuma sekitar pukul 07.00 WIB, tanpa didampingi

BURSACAPRES ARB Sudah Final?

Aburizal Bakrie

KETUA Badan Pemenangan Pemilu Partai Golkar Wilayah Jawa I, Ade Komarudin menegaskan, pencalonan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (ARB) sebagai Calon Presiden (Capres) dari Partai Golkar sudah final dan

tidak bisa diubah. Penegasan Ade menyusul adanya manuver Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar, Akbar Tanjung, yang melempar wacana untuk melakukan evalusasi pencapresan Ical-sapaan lain Aburizal Bakri. “Prinsip organisasi tidak boleh diubah. Kalau sudah keputusan partai ARB Capres, itu tidak bisa diubah,” tegas Ade di ruang Fraksi Partai Golkar DPR, Jakarta, Rabu (9/10). Manuver seperti yang dilakukan politisi senior Partai Golkar Akbar Tanjung, kata dia, merupakan bagian dari demokrasi dan Golkar sudah terbiasa dengan intrik politik semacam itu. Lagipula, Ade melihat yang dipersoalkan bukan masalah pencapresan ARB, tapi soal bagaimana memenangkannya. “Dan itu harus jadi konsen semua pihak. Bagaimana kita evaluasi kinerja pemenangannya. Bagaimana pemenangannya secara efektif. Setiap hari itu dibahas, bukan hanya di fraksi,” jelas Ade. Karena itu, Ade meyakinkan tidak ada ketegangan politik di internal Golkar terkait pencapresan ARB karena sudah clear. “Saya orang dalam, tahu apa yang terjadi di tubuh Golkar. Yang ada cara memenangkan, silang pendapat itu pasti ada,” tandas Ade.(FAT/JPNN/ODI)

pasangannya Gatot Suprijanto. Sedangkan pemeriksaan kesehatan berlangsung selama kurang lebih 7 jam. “Meskipun melelahkan dan cukup ketat, tapi kami bisa melalui rangkaian tes tersebut dengan baik,” ujar Marju kepada wartawan, usai pemeriksaan kesehatan, Rabu (9/10). Menurutnya, pemeriksaan kesehatan itu, benar-benar membutuhkan kekuatan fisik dan pemikiran yang cukup kuat. “Pemeriksaan yang cukup berat adalah saat fisik, karena kami disitu kan harus berlari dan tekanan darah harus benar-benar stabil,” tukasnya. Sementara menurut Ketua Tim Pemeriksa Kesehatan IDI, Dokter I Gede, dalam pemeriksaan tersebut pihaknya menerjunkan sekitar 12 dokter dan masing-

masing membidangi satu pemeriksaan. “Ya, ada sekitar 12 dokter yang bertugas dalam sesi pemeriksaan kesehatan kali ini. Hasilnya sendiri akan kami bawa dalam rapat pleno, baru kemudian kami serahkan ke KPU Banten,” ujarnya. Sedangkan Komisioner KPU Banten Kordinator Daerah (Korda) Tangerang, Syaiful Bahri mengaku, pihaknya sudah melakukan verifikasi berkas dukungan ganda Partai Hanura kepada pasangan AMK-Gatot dan pasangan nomor urut 1 Harry Mulya Zein (HMZ)-Iskandar. “Waktu yang diberikan MK hingga 18 Oktober, jadi masih cukup waktu. Teknisnya bisa saja kami mengirimkan surat atau mendatangi langsung ke DPP (Dewan Pimpinan Pusat, red ) atau DPW (Dewan

Pimpinan wilayah, red) Partai Hanura,” tuturnya. Terpisah, Sekretaris DPC Partai Hanura Kota Tangerang, Arif Fadillah mengatakan, pihaknya belum mendapatkan konfirmasi dari KPU Banten terkait rencana verifikasi dukungan yang diberikan partai besutan Wiranto kepada kedua pasangan calon tersebut. “Setahu saya, belum ada. Baik secara formal atau sekadar komunikasi biasa,” kata Arif. Meski demikian, Arif mengaku, pihaknya akan selalu menghormati keputusan MK, serta KPU Provinsi Banten selaku pelaksana Pilkada Kota Tangerang. “Kami akan tetap hormati keputusan MK. Jauh dari sebelum keputusan MK kami sudah koordinasikan dengan KPU Banten, terkait hal itu,” tandasnya.(CR-1/ODI)

Gembleng Caleg, Demokrat Ingin Mengulang Sukses 2009 JAKARTA, BP - Partai Demokrat (PD) bertekad mengulang sukses Pemilu 2009. Untuk mencapainya, Sekjen DPP PD Edhie Baskoro Yudhoyono berpesan agar seluruh calon legislator (Caleg) yang akan maju pada pemilu mendatang bersatu. Menurut dia, hanya dengan bersatu dalam menghadapi pertarungan pada Pemilu 2014, kemenangan Demokrat akan bisa kembali diraih. “Kita tunjukkan Partai Demokrat bukan partai yang ditinggalkan, melainkan partai yang berjalan bersama sejarah sebagai partai pemenang,” ujar Ibas di hadapan ratusan caleg DPR dari Partai Demokrat di Hotel Sahid Jakarta, Selasa (8/10).

Saat itu putra Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tersebut didapuk untuk menyampaikan pesan-pesan sekaligus membuka acara pendidikan dan pelatihan caleg PD. “Eksistensi partai ini ditentukan seluruh kader Demokrat, terutama yang maju sebagai caleg,” imbuh Ibas. Karena itu, lanjut Ibas, para caleg harus bisa memahami harapan masyarakat tentang sosok wakil mereka di parlemen nanti. Yaitu, figur wakil rakyat yang mampu menyerap dengan baik dan mentransformasikan suara rakyat menjadi program-program unggul dan prorakyat. “Kader Demokrat pula yang

harus memastikan apa yang sudah dicapai (pemerintah) selama ini bisa dipertahankan, dilanjutkan, dan disempurnakan,” imbuh Ibas. Ibas juga mengungkapkan optimismenya bahwa caleg Demokrat akan bisa diterima masyarakat. Sebab, menurut dia, namanama yang masuk daftar caleg partainya merupakan orang-orang pilihan. “Saya optimistis karena saya melihat wajah-wajah kemenangan,” ujar dia. Hampir keseluruhan acara pendidikan dan pelatihan caleg PD itu dihelat secara tertutup. Rencananya, sekitar 560 caleg yang tersebar di seluruh daerah pemilihan Indonesia itu meng-

DOKUMEN

ikuti kegiatan selama tiga hari berturut-turut. Sejumlah materi, termasuk cara komunikasi dengan konstituen serta pengenalan tugas dan fungsi anggota, akan disampai-

kan sejumlah pemateri. Anggota Dewan Pembina PD Pramono Edhie Wibowo yang juga peserta Konvensi Capres Partai Demokrat, dijadwalkan turut menyampaikan materi.(DYN/C11/JPNN/ODI)

Materi Belum Siap, Golkar Mendadak Tunda Rapimnas

JAKARTA, BP - Rapat Pimpinan Nasional Partai Golkar yang bakal digelar 28-30 Oktober 2013 mendatang mendadak ditunda. Informasi yang beredar penundaan di-

lakukan sampai pertengahan bulan depan. Wakil Sekretaris Jenderal DPP Golkar, Darul Siska saat dikonfirmasi membenarkan penundaan ter-

sebut. Namun dia belum tahu kapan persis pelaksanaan Rapimnas berikutnya “Rencananya 28-30 Oktober ini, tapi ditunda. Jadwal penundaan juga belum diketahui,” kata Darul Siska, Rabu (9/10). Sementara itu Wasekjen DPP Golkar lainnya, Tantowi Yahya mengaku penundaan tersebut dilakukan lantaran materi Rapimnas belum siap. “Ya, ditunda ke akhir pertengahan November. (Alasannya) Ada beberapa materi Rapimnas yang belum selesai, perlu pematangan,” jelasnya. Namun saat disinggung soal penundaan berkaitan dengan persoalan yang menjerat kader Golkar, anggota DPR RI Chairun Nisa dan Gubernur Banten, Ratu Atut Chosyiah, Tantowi menampiknya. “Soal Atut dan Chairun Nisa, ada tidaknya Rapimnas tetap menjadi perhatian partai. Se-

karang ini kami memonitor terus,” katanya. Wasekjen DPP Partai Golkar lainnya, Nurul Arifin mengatakan, penundaan Rapimnas Partai Golkar dibatasi sampai 20 November 2013. Ia menegaskan, semua rangkaian acara harus telah terlaksana sebelum batas waktu tersebut. “Waktu Rapimnas kami batasi sebelum tanggal 20 November harus sudah terlaksana. Mudahmudahan lokasi yang kami ingnkan available di antara tanggal tersebut,” kata Nurul. Nurul menjelaskan, Rapimnas terpaksa ditunda karena masalah teknis. Panitia Rapimnas belum mendapatkan tempat acara yang rencananya akan digelar di Jakarta. Ia menjamin rangkaian acara Rapimnas dan peringatan HUT Partai Golkar tetap dimulai

pada 20 Oktober 2013. “Konsolidasi partai sudah selesai, penundaannya terkait masalah tempat acara yang waiting list,” katanya. Awalnya, Rapimnas Golkar akan digelar pada Oktober 2013 di Jakarta. Forum itu akan membahas isu-isu politik terkini sekaligus mengevaluasi program internal partai berlogo pohon beringin tersebut. Selain itu, Rapimnas Golkar juga akan membahas calon wakil presiden yang akan mendampingi Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie (ARB) pada Pemilihan Presiden 2014. Nantinya peserta Rapimnas dipersilakan mengusulkan sejumlah nama yang dianggap layak menjadi pendamping Ical sebutan lain Aburizal Bakrie sebagai calon wakil presiden.(FAT/JPNN/ODI)

Megawati: Perempuan Indonesia Sudah Maju Tapi Secara Individu JAKARTA, BP - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengkritik kondisi perempuan Indonesia saat ini yang kini mengalami kemunduran, terutama dalam memperjuangkan hak-hak gendernya. “Perempuan Indonesia mengalami kemunduran dibanding ibu-ibu kita pejuang kemerdekaan. Mereka punya dedikasi yang sangat kuat,” kata Megawati saat diskusi Perempuan dan Peradaban Indonesia di Kantor DPP PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (9/10). Diskusi dihadiri Direktur Megawati Institute Musdah Mulia, Ketua DPP PDI-P Puan Maharani, politisi PDI-P Rieke Diah Pitaloka, dan para aktivis perempuan lainnya. Megawati mengakui perempuan Indonesia kini sudah maju. Namun, menurutnya, kemajuan itu masih secara individu, minim melakukan pergerakan

bersama-sama menyikapi berbagai masalah yang dialami perempuan. Ia pun menyinggung tindakan penjualan perempuan yang semakin marak, perempuan yang bekerja ke luar negeri sebagai TKI, ibu-ibu terkena HIV akibat perilaku suami, rendahnya tingkat pendidikan kaum perempuan di daerah, tingginya angka kematian ibu hamil, dan rendahnya kepedulian terhadap lingkungan. Presiden kelima RI ini juga bercerita tentang pengalamannya ketika bertemu para ibu di desa-desa. Mereka, katanya, tidak terbuka mengenai kondisi rumah tangganya. Ketika terjadi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) oleh suami, mereka memilih diam. Padahal, kata Megawati, sudah ada undang-undang yang khusus mengatur KDRT. Ia lalu membandingkan dengan per-

Megawati Soekarnoputri

juangan perempuan Indonesia terdahulu, seperti RA Kartini, Laksamana Malahayati, Cut Nyak Dhien, dan lainnya. Mega juga menyinggung perjuangan Malala Yousa-

fzai, remaja Pakistan yang ditembak tepat di kepalanya lantaran mengampanyekan pendidikan buat anak-anak perempuan. “Kita sendiri ke mana? Kenapa berdiam diri ketika harga-harga naik? Menggerutu bisa, tapi sebagai pergerakan tidak ada. Diam semua. Bagaimana kita mau bicara trafficking kalau akar masalahnya ada pada kita? Jangan salahkan siapa-siapa, yang salah kita. Saya bilang ke Mbak Puan, penerus saya harus bersuara lantang,” kata Megawati. Tak berhenti di situ. Megawati menyindir ketika kaum perempuan mendesak parpol agar memenuhi 30 persen kuota perempuan dalam daftar calon anggota legislatif. Namun, saat diminta masuk ke partai politik, mereka menolak. “Saya tanya mau enggak masuk PDI-P? Mau, tapi enggak dapat izin dari

suami,” kata Megawati disambut tawa para peserta diskusi. Pada diskusi itu, Megawati juga berharap kaum perempuan terjun ke dunia politik. Bahkan, Megawati berharap ada perempuan lain yang menjadi presiden setelah dirinya. “Mesti ada presiden perempuan lagi. Tapi, enggak tahu tahun berapa,” kata Megawati. Megawati menyarankan, perempuan bisa memperjuangkan haknya melalui parpol, terlebih dengan menjadi legislator. Harapan itu muncul setelah melihat pengalaman penjaringan kader PDI-P dalam daftar calon anggota legislatif beberapa waktu lalu. Megawati menilai, perempuan hanya memenuhi 30 persen kuota perempuan parpol dalam daftar caleg. Namun, ketika diminta masuk sebagai caleg, mereka menolak dengan berbagai alasan.(KC/ODI)


TOTAL SPORT

BANTEN POS KAMIS 10 OKTOBER 2013

6

Menuju Kebangkitan Olahraga Banten

Menuju

SPORT SELEB

Nicole Scherzinger

Liga Jepang

NET

Berat Berpisah dengan Hamilton ARTIS Nicole Scherzinger membicarakan mengenai hubungannya dengan Lewis Hamilton. Penyanyi asal Amerika Serikat itu mengaku sangat berat berpisah dengan Hamilton. Pasangan ini memutuskan untuk putus setelah lima tahun pacaran pada bulan Juli. Rumor beredar jadwal yang padat antara keduanya, menjadi alasan perpisahan hubungan mereka. Setelah putus dari Hamilton, mantan anggota Pussycat Doll itu aktif bermain film di seri ITV, dan mengaku sangat sulit untuk mengontrol emosinya sejak keputusan itu dikeluarkan. Soalnya, ia menilai, itu merupakan pekan yang sangat berat. Apalagi, dari sisi pribadi, itu merupakan sebuah tahun yang sulit untuk dirinya. “Saya bukan robot dan saya akan memakai hati di lengan saya. Makanya, saya lari saja ke musik. Soalnya, musik sangat menyentuh saya, sehingga saya bisa sedikit lebih emosional melalui proses audisi tahun ini,” lanjut wanita yang juga menjadi juri di sebuah ajang pencarian bakat bernyanyi itu.(CMT/NET)

FORMULA1

JAKARTA,BP - Andik Vermansyah menjadi sorotan banyak media di Jepang pasca gol perdananya, Minggu lalu (6/10). Gol itu bisa dijadikan bekal untuk mengakhiri trial test-nya di klub J-League Two, Ventforet Cofu, dengan manis. Andik pun bertekad untuk meneruskan performanya sehingga bisa direkrut klub tersebut. Satu gol memang tidak membuat reserve team Cofu selamat dari kekalahan 1-5 atas Shimizu S-Pulse. Namun, satu gol itu jelas mengingatkan publik sepakbola tanah air dengan prestasi yang pernah diukir Ricky Yacobi, 25 tahun yang lalu. Ketika itu, Ricky mencetak satu gol saat masih membela Matsushita. Kepada Jawa Pos, Ricky menyebut prestasi Andik ini sebagai awal yang bagus. Hanya, diakuinya untuk bisa menembus skuad di klub-klub Jepang seperti Cofu ini tidak mudah. “Karena tentunya Jepang punya standart sendiri untuk menentukan layak atau tidaknya pemain, yang pasti ini awal baik bagi dia, bagi sepakbola Indonesia juga,” ujar Ricky. Memang masih panjang jalan Andik untuk menuju tim utama Cofu. Hanya, setidaknya pemain asli Surabaya ini sudah menuai banyak pujian dari publik Jepang. Bukan hanya dari pendukung Cofu, media, dan bahkan pelatih Cofu “ Hiroshi Jofuku “ mengakui kemampuan gelandang yang oleh

media Jepang dijuluki Lionel Messi dari Indonesia tersebut. Demikian seperti yang dilansir dari Goal. Jofuku pun memuji perfoma apik Andik dalam laga tersebut. “Dia (Andik, Red) mempunyai keunggulan dari skill dan kecepatan larinya. Saat dia kami turunkan, dia sudah mampu menunjukkan permainan yang bagus,” puji mantan pemain nasional Jepang berusia 52 tahun itu. Sementara, Andik sendiri merasa bangga bisa mencetak gol di Negeri Sakura. Terlebih, setelah terjadinya gol itu, banyak pihak di Jepang yang mendukung langkah Cofu jika bersedia memberi peluang Andik bermain di tim utamanya. Hanya, Andik belum berbicara terlalu jauh terkait kans dia dikontrak permanen Cofu. Yang bisa dia lakukan hanyalah terus menunjukkan performa terbaik pada laga-laga berikutnya. “Saya berada di sini untuk merepresentasikan sepakbola Indonesia, dan saya ingin menunjukkan yang terbaik. Saya sungguh menyukai Jepang, dengan level sepakbolanya yang bisa dikatakan menyamai Spanyol,” tutur Andik. Lebih lanjut, Andik menyatakan kesediannya jika memang nantinya Cofu berniat mengikatnya dengan kontrak permanen. “Saya akan bermain semampu yang saya bisa. Selanjutnya, saya bisa berada di klub ini,” pungkas Andik seraya mengirimkan sinyal bahwa dia siap untuk diboyong Cofu.(CMT/JPNN)

NET

Kota Cilegon Sudah Punya Kerangka Tim Bayangan CILEGON, BP - Menghadapi pelaksanaan Liga Sepakbola Under-15 tahun tingkat Banten, Pengurus Cabang (Pengcab) PSSI Kota Cilegon sudah memiliki tim bayangan. Kepastian itu didapat, usai mereka merampungkan program seleksi yang berakhir di Stadion Jombang Kali, Kota Cilegon, Rabu (9/10). Hal tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Umum

Pengurus Cabang (Pengcab) PSSI Kota Cilegon, Abdul Salam Salim. Kata dia, mereka telah mendapatkan 30 pemain dari total 400 peserta yang ambil bagian diseleksi tersebut. “Itu merupakan hasil seleksi yang telah kami jalani selama sepekan kemarin,” papar Salam kepada BANTEN POS, Rabu (9/10). Dari hasil seleksi tersebut, Salam mengaku sangat puas. Soal-

nya, mereka berhasil mendapatkan 30 pemain terbaik yang dimiliki Kota Cilegon. Apalagi, dari segi kualitas, mereka yang terpilih, memiliki teknik dan skill yang menjanjikan. “Saya optimis, kita mampu berprestasi maksimal di Liga Under15 tahun nanti,” ucapnya. Hanya saja, Salam mengungkapkan, mereka masih akan melakukan pemangkasan pemain. Pasalnya,

kuota yang diberikan panitia pusat, hanya 22 orang saja. Maka dari itu, pada Jumat (11/10) nanti, mereka akan kembali menciutkan pemain. Ia berjanji, akan memilih 22 pemain terbaik yang akan mewakili Kota Cilegon nantinya. “Saya jamin, tidak ada unsur kedekatan dengan pengurus atau titipan. Pemain yang terpilih, benar-benar murni hasil seleksi berdasarkan kemampuan pemain,” jelasnya.

Hal senada disampaikan Pelatih U-15 Tahun Kota Cilegon, Doni Suparlin. Ia akan memilih pemain yang berkualitas mumpuni. Soalnya, di Liga Under15 nanti, bukan sembarangan. Tingkatannya sudah provinsi. “Pastinya semua daerah berlomba-lomba ingin jadi nomor satu dan menerjunkan pemain andalan. Makanya, kita pun harus demikian,” kata Doni.(CMT)

Javier Zanetti Tetap Jaga Asa Inter Raih Scudetto

NET

Fernando Alonso Penggemar Berat Cerita Samurai CERITA tentang pasukan Samurai tidak hanya digemari warga Jepang. Siapa sangka Fernando Alonso juga menyukai cerita tentang Samurai. Pebalap milik Ferrari tersebut mengaku mendapatkan banyak pelajaran tentang Samurai. Hal itu diungkapkan Alonso saat tiba di Jepang guna melakoni balapan Formula One (F1) seri ke-15 di Sirkuit Suzuka akhir pekan mendatang. Menurut Alonso, Samurai memang sangat layak untuk diteladani. “Saya suka budaya Jepang. Saya penggemar Samurai. Pendidikan dan disiplin sangat kuat. Mereka juga sangat ramah,” terang Alonso di halaman Grand Prik 247, Rabu (9/10). Pebalap asal Spanyol tersebut menambahkan, cerita tentang Samurai sangat menginspirasinya. Hal itulah yang membuatnya sangat bahagia tiap kali bertanding di Jepang. Namun, bisa jadi ucapan Alonso hanyalah pemanis bibir untuk menarik dukungan warga Jepang. Sebab, saat ini posisi Alonso memang tengah terjepit. Dia hampir pasti merelakan gelar juara jatuh ke pelukan Sebastian Vettel. “Suzuka adalah sirkuit yang sangat, sangat, sangat nyaman untuk membalap. Sirkuit ini harus dilalui dengan sangat agresif,” tegas pemilik dua gelar juara dunia tersebut.(CMT/JPNN)

MILAN,BP - Kekalahan telak tiga gol tanpa balas yang dialami Inter Milan kala menjamu AS Roma membuat konstelasi Serie A mulai bergeser. Roma disebut-sebut bakal merengkuh scudetto musim ini. Sementara Inter dianggap belum layak menjadi juara Serie A. Kapten Inter, Javier Zanetti pun sependapat dengan hal itu. Menurut pemain asal Argentina tersebut, Inter memang belum sepantasnya membicarakan scudetto. Pasalnya, tim-tim lain memiliki kemampuan luar biasa musim ini seperti Napoli, Juventus hingga Fiorentina. “Scudetto? Saya tidak tahu. Terlalu awal membicarakan hal itu. Menjadi juara sangat sulit. Sebab, banyak tim lain yang juga bisa menjadi juara,” terang Zanetti sebagaimana dilansir halaman News Malta. Hanya saja, Zanetti meminta para pemain Inter untuk tetap menjaga kepercayaan diri. Menurutnya, Inter tetap memiliki peluang untuk merengkuh scudetto ke-19 sepanjang sejarah. “Kami hanya ingin memetik ke-

menangan. Tantangan tetap ada. Kami harus memiliki konsistensi jika ingin menjadi juara,” tegas Zanetti. Sementara itu, Wakil kapten Inter Milan, Estaban Cambiasso menepis semua anggapan bahwa Inter Milan rapuh pasca dikalahkan AS Roma. Pemain asal Argentina tersebut mengatakan, Inter tetap berdiri tegak untuk bersaing meraih gelar juara. Cambiasso menilai, kekalahan telak tersebut tak melemahkan La Beneamata, julukan Inter. “Kami memang kecewa karena kami tak suka kalah. Namun, perburuan gelar masih berlangsung. Kami akan terus melesat,” terang Cambiasso. Menurut Cambiasso, kekalahan atas Roma memang menyakitkan. Namun, dia menganggap Roma memang layak menang karena bisa memaksimalkan peluang yang didapat. “Fans bisa melihat bagaimana perjuangan kami. Tapi, saya angkat topi untuk Roma. Kami harus tetap berjuang. Musim masih panNET jang dan kami harus konsentrasi,” Kapten Inter Milan, Javier Zanetti (kiri) saat berjibaku pada salah satu pertandingan yang dilakoni Inter tegas Cambiasso.(CMT/JPNN) Milan beberapa waktu lalu. Kini, ia terus berusaha menjaga asa Inter untuk bisa meraih scuodetto.

Marc Marquez Ketar-Ketir Tunggu Hasil Investigasi LONDON,BP - Persiapan Marc Marquez menghadapi balapan MotoGP seri Sepang, Malaysia akhir pekan nanti sedikit terganggu. Pebalap Repsol Honda tersebut mesti berhadapan dengan pengawas balapan terkait insiden dengan Dani Pedrosa di Aragon lalu. Saat itu, Marquez memang menyenggol Pedrosa. Sialnya, setelah itu, kedua pebalap tersebut mendapatkan hasil bertolak belakang. Pedrosa terjungkal, sementara Marquez melenggang ke podium jawara. Nah, Kamis (10/10), pebalap asal Spanyol berusia 20 tahun tersebut bakal melakukan hearing dengan pengawas balapan. Marquez bakal dimintai komentar terkait insiden tersebut. “Saya tahu akan ada hearing nantinya. Tidak ada yang bisa NET Aksi pebalap Repsol Honda, Marc Marquez (kanan) saat berlaga di saya lakukan. Saya hanya menuMotoGP beberapa waktu lalu. nggu apa yang akan dikatakan

pengawas balapan,” terang Marquez sebagaimana dilansir halaman Crash, Rabu (9/10). Berurusan dengan pengawas balapan bisa jadi bakal membuat konsentrasi Marquez terbelah. Padahal, Marquez sedang berada di atas angin. Dia berpeluang merebut gelar juara dunia karena leading 39 poin atas Jorge Lorenzo. ‘Saya ingin menang di Sepang. Itu adalah sirkuit yang sangat saya sukai. Kita lihat saja apa yang bisa saya dapatkan dari pelajaran sepanjang musim ini,” tegas Marquez. Sementara itu, Nicky Hayden berharap banyak pada balapan MotoGP seri Sepang, Malaysia, akhir pekan nanti. Pebalap Ducati tersebut berambisi meneruskan catatan bagusnya selama berlaga di Sepang. Hayden memang memiliki kenangan cukup bagus di Sepang. Hingga kini, juara dunia musim 2006 tersebut sudah enam kali finish di

urutan keempat di akhir balapan. Musim lalu, pebalap berusia 31 tahun tersebut juga sukses menduduki urutan keempat. Padahal, musim lalu, balapan sangat sulit karena hujan lebat mengguyur Sirkuit Sepang. “Saya sangat antusias untuk bertanding di Sepang. Saya akan berusaha sekuat tenaga untuk mendapatkan hasil bagus,” kata Hayden. Kondisi Hayden juga tengah mendukung. Terutama dari sisi psikologis. Hayden baru saja mudik untuk menghadiri pernikahan sang adik. Berkumpul dengan para kerabat ternyata membuat pikiran Hayden jauh lebih fresh. “Saya akan melakukan hal yang lebih baik lagi dibanding apa yang saya lakukan di Aragon. Namun, saya tahu, hal itu tidak akan mudah,” tutup pebalap berjuluk Kentucky Kid tersebut.(CMT/JPNN)


BANTEN POS KAMIS 10 OKTOBER 2013

BERITA UTAMA

7

Farid Diduga Jadi Kurir Wawan AMIR Sambungan dari Halaman 1

Lebak, Banten. “Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk TCW (Tubagus Chaeri Wardana),” kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha ketika dikonfirmasi, Rabu (9/10). Amir Hamzah sudah dicegah oleh KPK bersama Kasmin bin Salean. Calon Bupati dan Wakil Bupati Lebak itu dicegah sejak tanggal 7 Oktober 2013 bersama untuk jangka waktu enam bulan. Amir memenuhi panggilan pemeriksaan tim penyidik KPK dan tiba di Gedung KPK pada pukul 09.45

WIB. Ia terlihat memakai baju kemeja berwarna hijau dengan berkacamata. Ia datang ke Gedung KPK dengan ditemani seorang rekannya yang enggan menyebutkan identitasnya. Selain Amir Hamzah, KPK juga memeriksa sejumlah saksi lainnya, yaitu Ahmad Farid Asyari alias Farid dari pihak swasta. Farid diduga sebagai perantara sekaligus kurir Tubagus Chaeri Wardana kepada Susi Tur Andayani. Saksi lain yang diperiksa adalah Almin Aling alias Cuming dari pihak swasta, Jaja dari pihak swasta, dan Danny Ghandama dari pihak swasta, Maliki seorang pensiunan PNS, Elisabeth Martha Usiani dari

Jelang Kenaikan Tarif, Tol Masih Tak Rata NANTI Sambungan dari Halaman 1

Tangerang dan Kota Cilegon. “Tol Tangerang-Merak ini berada di sejumlah daerah, dari beberapa daerah jumlah inflasi tertinggi ada di daerah Serang,” ujarnya. Keberadaan jalan tol TangerangMerak kata Indah untuk di Kabupaten Tangerang berada di KM 26 sampai 43, Kabupaten Serang KM 4268, Kota Serang KM 68-78, Kabupaten Serang KM 78- 83, dan Kota Cilegon KM 83-98. “Kalau panjang lintasan Tol Tangerang-Merak ada 73 kilometer,” ungkapnya. Dijelaskan Indah, kenaikan tarif tol yang diberlakukan rutin dua tahun sekali tersebut, sesuai dengan amanat Undang-undang tentang Jalan Tol, lebih besar dari kenaikan dua tahun lalu. “Kenaikan kali ini memang lebih besar. Kalau tidak salah dua tahun lalu tarif tol naiknya tidak lebih dari 10 persen,” imbuhnya. Menjelang kenaikan tarif tol Tangerang-Merak, PT MMS telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat pengguna jalan tol, melalui radio-radio. “Kita sudah sampaikan tarif baru tol Tangerang-Merak kepada masyarakat,” imbuhnya. Selain itu untuk memberikan pelayanan kepada pengguna jalan tol, PT MMS telah memasang pagar median jalan yang tidak merusak kendaraan jika menyentuhnya, karena terbuat dari bahan elastis dengan kekuatan 80 ton. “Kami juga telah memasang 25 kamera CCTV dititik-titik daerah rawan kecelakaan, agar pengguna jalan dapat terpantau,” ungkapnya. Tak hanya itu saja, PT MMS telah menambah lajur jalan dari Bitung ke Cikupa, yang semula hanya dua, menjadi tiga lajur, serta penambahan variabel papan display elektronik. “Kalau untuk perawatan dan perbaikan jalan rutin kami lakukan, bahkan jika ada lubang kecil, kami langsung melakukan perbaikan tak kurang dari 2 x 24 jam, termasuk

jalan-jalan tidak rata,” ujarnya. Sementara itu pantauan BANTEN POS, dua hari menjelang kenaikan tarif tol Tangerang-Merak, masih terlihat sejumlah jalan tidak rata, sementara itu, di sejumlah pintu tol seperti di Cilegon Timur dan Serang Timur kerap terjadi antrean panjang kendaraan yang akan keluar dan masuk. Sementara itu, petugas tol tidak nampak menyampaikan papan pengumuman atau selebaran kenaikan tarif tol yang akan diberlakukan tepat pukul 00:00 WIB tanggal 11 Oktober mendatang. Informasi yang dihimpun, dari 13 ruas tol yang telah disetujui kenaikan tarifnya oleh Menteri PU, Joko Kirmanto, paling tinggi dialami tol Tangerang-Merak (73 km), yaitu dari Rp31.000 menjadi Rp36.000. Sedangkan kenaikan tertinggi kedua adalah tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang (58,5 km) yang mengalami kenaikan tarif tol sebesar Rp4.500, yaitu dari Rp29.500 menjadi Rp34.000. Tol Pondok Aren-Serpong (7,26 km) akan naik dari Rp4.500 menjadi Rp5.000. Sedangkan tol Ujung Pandang Seksi I dan II (6,05 km) akan naik dari Rp2.500 menjadi Rp 3.000. Sementara tol Jakarta-Tangerang (33 km) naik dari Rp4.500 menjadi Rp6.000. Tol Semarang Seksi A, B, C (24,75 km) dan Tol Pondol ArenBintaro Viaduct-Ulujami (5,55 km) sebetulnya mengalami kenaikan dan masuk dalam hitungan 13 tol yang naik pada tahun ini. Tetapi pada realitanya, tarif tol tetap, yaitu berturut-turut Rp2.000 dan Rp2.500. Hal itu dikarenakan adanya pembulatan dalam aturan kenaikan tarif tol. Angka akan digenapkan Rp500 atau kelipatannya. Kenaikan antara Rp0 sampai Rp250 akan dibulatkan menjadi Rp0. Sedangkan kenaikan antara Rp250 sampai Rp500 akan dibulatkan menjadi Rp500.(RUS/ENK)

Jimly Asshiddiqie Klaim Punya Bukti GILIRAN Sambungan dari Halaman 1

dilaporkan ke Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK) atas tuduhan suap dalam peradilan sengketa pilkada Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. Mantan calon Bupati Madina, Irwan Daulay melaporkan dugaan suap terhadap mantan Ketua MK, Mahfud MD ke KPK. Mahfud dilaporkan terkait sengketa Pemilihan Kepala Daerah Madina tahun 2010 lalu. “Putusan Pilkada Madina tahun 2010 diduga penuh persekongkolan jahat dan aroma suap,” kata Irwan di KPK, Jakarta, Rabu (9/10). Ia melaporkan Mahfud ke KPK karena MK tidak mendiskualifikasi pasangan calon Bupati Madina yakni Hidayat dan Dahlan. Padahal menurut Irwan, pasangan Hidayat Batubara-Dahlan Hasan Nasution yang menang dalam Pilkada Madina 2010 diduga melakukan politik uang secara terstruktur, sistematis dan massif. “Kenapa kita adukan, jadi putusan yang kita terima sangat kontradiksi dengan Undang-Undang Nomor 32 tahun 2004 dan Peraturan Pemerintah Nomor 7 tahun 2005 mewajibkan setiap calon yang terbukti melakukan politik uang harus didiskualifikasi,” kata Irwan.

Dalam sengketa Pilkada Madina, Akil Mochtar berperan sebagai Ketua Hakim Panel dan Mahfud MD yang merupakan Ketua MK saat itu berperan sebagai Ketua Hakim Pleno. “Beliau (Mahfud) harus bertanggungjawab terhadap putusan yang janggal dan putusan-putusan yang bertentangan dengan UU dan bertentangan dengan keadilan,” kata Irwan. Sebelumnya, Mahfud menampik terlibat kasus korupsi penanganan sengketa Pilkada di Madina seperti dilontarkan Irwan. Ia mengaku siap ditangkap KPK apabila terbukti menerima suap. “Silakan laporkan saya. Kalau ada indikasi, saya silakan ditangkap, saya siap dihukum,” kata Mahfud dalam konferensi pers di KPK, Jakarta, Senin (7/10). Terpisah, Mantan Ketua MK, Jimly Asshiddiqie mengungkap bahwa dia baru saja mendapat beberapa data mengenai kasus yang diduga terkait dengan Mahfud MD. “Nih saya baru dikirim email sama data-data. Ada sekitar sepuluh kasus lah, kemudian Mahfud itu ada berapa kasus gitu saya lupa, termasuk adiknya yang terima uang dan lain sebagainya,” ujar Jimly pada JPNN di kantornya, Thamrin, Jakarta, Selasa (8/10) malam. Namun, guru besar hukum itu enggan menyebut siapa pengirim email itu.(GIL/CHI/ENK/JPNN)

Kian Protagonis Sambungan dari Halaman 1

ngusaha toko roti bernama Meilan Tanuwidjaja di Madre. Sama-sama mendapuknya berlakon sebagai perempuan baik-baik. Pemeran Utama Wanita Terbaik Festival Film Indonesia 2010 itu sempat menjajal peran berbeda lewat Gara-gara Bola. Di film besutan Nia Dinata itu, dia berperan sebagai

gadis perokok dan pemabuk. Entah takut imejnya jelek atau memang tak lagi mendapat tawaran peran ‘nakal’, Laura kembali tampil di film layar lebar dan film televisi dengan peran protagonisnya. “Kalau selektif, pasti. Selama ini aku memang sangat selektif memilih peran,” katanya saat ditemui di XXI Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Senin malam (7/10).(ASH/ENK)

swasta, dan Imran Cahyadi yang merupakan sekuriti MK. Seperti diketahui, KPK telah menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus dugaan suap penanganan sengketa Pilkada Lebak, Banten, yakni Ketua MK nonaktif, Akil Mochtar, pengacara Susi Tur Andayani, dan adik Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan. Akil dan Susi ditetapkan sebagai tersangka penerima suap. Sedangkan Wawan ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap. Dalam kasus itu, KPK mendapat barang bukti

uang Rp1 miliar dalam bentuk uang pecahan Rp100 ribu dan Rp50 ribu di dalam travel bag. Sementara, berdasarkan pantauan BANTEN POS, sekitar pukul 14.10 Wib, kondisi kediaman calon wakil bupati Lebak Amir Hamzah di Jalan Kapugeran, Rangkasbitung didatangi sejumlah orang. Di dalam lingkungan rumah itu, hanya terlihat beberapa orang yang dikenali sebagai anggota tim sukses Amir dalam Pilkada Lebak, sedang bermain kartu. Sementara di luar rumah terparkir sebuah mobil terios warna putih bernomor polisi A 1809

PC dan beberapa unit motor. ”Bapak (Amir-red) tidak ada, lagi ke Jakarta. Ya, kami main kartu ini hanya menghilangkan suntuk saja. Kalau mobil terios itu bukan bukan mobil pak Amir,” ujar salah seorang yang ada disitu namun tidak mau menyebutkan namanya dan tidak menyebutkan pemilik mobil tersebut. Diberitakan sebelumnya, Senin (7/10) lalu KPK mencegah Amir Hamzah dan Kasmin untuk bepergian ke luar negeri. Amir Hamzah sendiri mengaku belum mengetahui tentang pencekalan dirinya oleh KPK. “Saya belum dapat kabar res-

minya. Silakan hubungi KPK,” jawab Amir seperti dilansir detik.com, Selasa (8/10). Amir Hamzah menjelaskan, sejak awal yakin menang gugatan, tanpa perlu ada suap. Apalagi, saksi-saksi dan bukti-bukti yang diajukan ke MK dalam persidangan sengketa Pilkada Lebak sangat meyakinkan. Dalam gugatan itu, kubu Amir menuding ada kecurangan selama proses pemilihan. Dia juga mengklaim memiliki bukti-bukti campur tangan pihak tertentu untuk memenangkan pasangan calon terpilih.(ADE/GIL/JPNN)

Filipina Akui Kekuatan Evan Dimas Cs MENJAGA Sambungan dari Halaman 1

Dari ke-40 negara yang tampil di fase kualifikasi, sebanyak 16 negara berhak bertanding di putaran final. Ke-16 negara tersebut adalah Myanmar yang lolos otomatis karena bertindak sebagai host, sembilan negara yang tampil sebagai juara grup, dan enam negara yang berpredikat runner-up atau peringkat kedua grup terbaik di babak kualifikasi. Membidik posisi runner up terbaik tentu bukan hal bijak, karena itu berarti Timnas U-19 harus berjudi dengan hasil dari laga di grup lain. Karena itu, menjadi juara grup menjadi target paling realistis agar Evan Dimas cs bisa berlaga di Myanmar. Faktor tuan rumah diharapkan bisa member keuntungan bagi skuad garuda Jaya meski harus bersaing dengan tim kuat Korea Selatan.

Karenanya, menjelang lawan Korsel, Indra Sjafri dituntut pintar merotasi pemain saat berlaga kontra Filipina, malam nanti, agar skuad ini bisa menyimpan kekuatan dan bisa lebih fit saat berhadapan dengan tim muda dari negeri Ginseng. Apalagi, sejumlah pilar penting Garuda Jaya telah mendapatkan kartu kuning saat membantai sembilan pemain Laos, Selasa (8/10) lalu. Tiga pemain Indonesia mendapat kartu kuning saat melawan Laos, mereka adalah Evan Dimas, Angga Febrianto dan Zulfiandi. Besok skuat “Merah Putih” akan menghadapi Filipina, sebelum menantang tim kuat Korea Selatan di hari Minggu. “Kami akan melakukan beberapa rotasi pemain. Bagaimana mengantisipasi kartu kuning Evan, Angga dan Zulfiandi. Kami akan hitunghitung apakah mereka akan dimainkan atau tidak,” ujar coach Indra saat ditemui di Hotel The Sultan, Jakarta, Rabu (8/10).

Indra mengatakan dirinya harus mengambil langkah kepada ketiga pemain tersebut mengingat timnya masih akan menghadapi Korsel. “Kami akan lihat pemain yang pas nanti saat latihan (sore ini).” Soal kekuatan Filipina, Indra menilai Filipina memiliki pertahanan yang kuat. Oleh karena itu dia akan menurunkan pemain yang mampu berduel satu lawan satu di areal permainan lawan. “Mereka akan bermain dengan compact defense menghadapi kami. Kami harus bisa membongkar pertahanan mereka. Kalau kami tumpuk, space akan kurang. Kami akan bermain built-up (dari bawah) untuk memancing mereka keluar atau kami akan bermain dari sayap,” terangnya. Pada bagian lain, Filipina menolak untuk menyerah meski dibantai Korsel di laga perdana. Mereka bertekad memetik poin saat menghadapi tuan rumah di Stadion GBK.

Melawan Garuda Jaya, Pelatih Filipina Marlon Manos Mano menyatakan bakal sedikit merubah strategi permainan timnya. Ketika ditekuk Korsel 0-4, ia menerapakan strategi bertahan dengan mengandalkan serangan balik. “Melawan Indonesia, ada sedikit perubahan. Yang jelas kami harus bermain lebih tenang,” ujar Mano. Meski demikian, Mano mengakui Indonesia sebagai salah satu salah satu tim tertangguh di Grup G. Apalagi, Mano telah menyaksikan langsung permainan Evan Dimas cs saat berlaga di Piala AFF, bulan lalu. “Kami menyaksikan Indonesia ketika tampil di ajang AFF bulan lalu. Indonesia adalah tim kuat dengan materi pemain yang bagus, sehingga akan menjadi lawan berat bagi kami di pertandingan kedua. Tapi bagaimana pun juga, kami tetap berusaha mencetak gol dan memenangkan pertandingan,” sambungnya.(ENK/NET)

Desak KPK, 22 Aktivis Jalan Kaki ke Jakarta ATUT Sambungan dari Halaman 1

BANTEN POS, Rabu (9/10). “Ya benar. Perlu diinformasikan bahwa telah dikirimkan surat panggilan kepada Ratu Atut untuk diperiksa sebagai saksi untuk tersangka STA (Susi Tur Andayani) pada hari Jumat, 11 Oktober,” kata Juru Bicara KPK, Johan Budi SP melalui pesan singkat, Rabu (9/10). Saat ditanya nomor surat yang dikirimkan untuk Atut itu, Johan Budi mengaku tidak mengetahui karena Humas KPK tidak dikasih tahu soal nomor surat. “Humas gak dikasih tahu soal nomor surat,” tegasnya. Diketahui, KPK sudah meminta permintaan cekal ke imigrasi sejak 3 Oktober 2013. Atut dilarang bepergian ke luar negeri untuk enam bulan ke depan. Sementara itu, salah seorang penggagas Provinsi Banten, Mayjen (Purn) Ampi Nurkamal Tanujiwa meminta Ratu Atut tegar menghadapi pencekalan serta penetapan tersangka terhadap adik kandungnya, Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Ibu Atut jangan takut menghadapi masalah ini dan jangan takut masuk penjara,” ungkap mantan Danrem 064 Maulana Yusuf itu saat

ditemui usai memberikan keterangan pers di Hotel Mahadria, Rabu (9/10). Ampi juga mengimbau kepada para tokoh masyarakat dan ulama untuk tidak memperkeruh suasana di Banten dengan mengeluarkan pernyataan yang dapat memancing gejolak di masyarakat. “Kondisi Banten saat ini sedang panas, saya mengimbau kepada semua tokoh masyarakat dan ulama untuk tidak mengeluarkan penyataan yang tidak perlu,” terangnya. Masyarakat Banten diminta untuk bersabar dan menunggu proses hukum di KPK. “Masyarakat juga jangan cepat memvonis, mari bersabar menunggu proses hukum yang sedang berjalan di KPK,” ujarnya. Kepada para loyalis Atut, dia meminta agar mereka tidak mudah terpancing. “Para pendekar yang loyalis juga jangan terpancing emosinya,” kata dia. Disinggung mengenai Dinasti Politik Atut yang ramai dibicarakan, ia menjelaskan bahwa dinasti di Banten itu tidak menjadi soal karena dipilih secara langsung melalui proses pemilihan yang demokratis. “Atut sah menjadi pemimpin di Banten. Yang salah adalah undangundang, karena membiarkan semuanya,” ujarnya. Ampi juga berharap pencekalan

terhadap Atut tidak mengganggu roda pemerintahan. “Pelayanan masyarakat jangan sampai terganggu, harus tetap berjalan seperti biasa. Dan kami harap jajaran Pemprov Banten bekerjasama satu sama lain,” ungkapnya. Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Banten, Muhadi menegaskan bahwa sejauh ini tidak ada yang berubah dalam hal memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Semuanya masih berjalan seperti biasa, seluruh SKPD di Pemprov Banten masih memberikan pelayanan dan bekerja seperti sebelumnya,” ungkap Muhadi. Pada bagian lain, mahasiswa terus menyuarakan agar dugaan kasus korupsi di Banten diusut tuntas. Kemarin, 22 mahasiswa Banten menggelar aksi damai dengan berjalan kaki dari Kota Serang menuju Gedung KPK di Jakarta untuk menyampaikan desakan itu. Pantauan BANTEN POS, para mahasiswa mulai berjalan kaki dari Kampus IAIN SMH Rabu (9/10) pagi. Mereka menargetkan tiba di KPK pukul 13.00. Ke-22 mahasiswa tersebut berasal dari berbagai organisasi kemahasiswaan yakni Untirta Movement Community (UMC), PP Himpunan Mahasiswa Serang (Hamas), Kumala, KMS 30, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Untirta, BEM

Unsera, BEM IAIN, BEM STIE Bina Bangsa, FAM, dan Sosdem. Salah satu peserta aksi jalan kaki, Rijalul Kahfi mengatakan, setidaknya ada 10 organisasi kemahasiswaan baik internal maupun eksternal kampus yang terlibat dalam aksi tersebut. Rute jalan kaki dutempuh dari Serang, Cikande, Balaraja, BSD, Ciputat, hingga Kuningan, Jakarta Selatan. “Dengan berjalan kaki, kami ingin menggalang sejuta dukungan dari rakyat Banten untuk KPK. Kami berharap KPK mampu membongkar skandal korupsi di Banten,” kata Kahfi. Dalam aksinya, mahasiswa juga membawa kain panjang yang berisikan tanda tangan dukungan kepada KPK yang dikumpulkan sejak dua hari lalu. “Sambil berjalan kaki menyisir wilayah Banten, kami juga meminta tanda tangan warga Banten, agar dukungannya semakin banyak,” ujarnya. Salah seorang warga Kalodran, Kecamatan Walantaka, Kota Serang Ficrey menyatakan dukungannya untuk aksi jalan kaki yang dilakukan mahasiswa itu. “Ini kan upaya dari mahasiswa untuk kemajuan Banten, ya saya dukung. Saya juga berharap KPK bisa menuntaskan korupsi di Banten. Supaya ada perubahan,” ujarnya.(APP/RUS/IGO)

Sejak 1983 Kini Anggotanya Lebih dari 200 orang PERJUANGKAN Sambungan dari Halaman 1

karena perbedaan budaya dan kebiasaan yang cukup banyak. Tapi, saya beruntung karena suami terus mendukung. Kami juga selalu berkomunikasi tentang apa yang baik di sini, apa yang tidak sopan, dan hal-hal semacam itu,” urai Marilyn saat ditemui di kediamannya di kawasan Rempoa, Tangerang Selatan, pekan lalu. Menurut dia, komunikasi dan dukungan pasangan sangat berperan, khususnya bagi pasangan campuran atau mixed couple seperti dirinya. Sebab, Marilyn mengetahui sendiri bahwa tingkat kegagalan rumah tangga pasangan campuran cukup tinggi. Hingga mencapai 50 persen. ”Yang sering terjadi, pasangannya (Indonesia) tidak cukup memberikan informasi kepada sang istri atau sang suami yang orang asing. Suaminya (Indonesia) kurang menolong istrinya yang orang asing,” ujarnya. Ibu tiga anak tersebut mengakui, perbedaan budaya dan kebiasaan kerap menjadi persoalan bagi pasangan campuran. Karena itu, Marilyn berupaya membantu teman-temannya dari berbagai negara untuk memudahkan proses adaptasi di Indonesia. Lewat wadah mutual support group yang diberi nama Foreign Wives of Indonesia, Marilyn sering berkumpul dengan perempuan asing yang bersuami orang Indonesia. Sejak didirikan pada 1983, saat ini anggota Foreign Wives of Indonesia sudah lebih dari 200 orang dari beberapa daerah di Indonesia. Mereka berasal dari berbagai negara. Antara lain, Australia, Jerman, Prancis, Tiongkok, Filipina, Jepang,

Inggris, Singapura, Belanda, dan Amerika. Usia para anggota pun bervariasi. Ada yang sudah lansia (lanjut usia) dan sudah menikah puluhan tahun hingga pengantin baru. Dulu, kata Marilyn, waktu anggotanya masih puluhan dan kebanyakan berdomisili di Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, dan Tangerang), mereka kerap lunch bersama untuk sharing berbagai hal. Namun, begitu anggota makin banyak, kini mereka cukup memberdayakan mailing list untuk saling tukar informasi atau tukar pengalaman. ”Karena sekarang banyak yang di luar Jakarta, bertemunya lebih banyak virtual community. Hanya yang lokasinya di sekitar Jakarta, kami masih rutin lunch bareng,” ungkapnya. Banyak hal yang di-share dalam pertemuan makan siang atau melalui mailing list. Misalnya, persoalan keimigrasian yang berkaitan dengan status kewarganegaraan dan izin tinggal. Marilyn menuturkan, mayoritas perempuan asing enggan berpindah kewarganegaraan. Mereka tetap ingin memiliki kampung halaman di negara asal. Namun, karena belum ada aturan di Indonesia yang membolehkan warga memiliki dua kewarganegaraan, hal tersebut menjadi persoalan pelik bagi para istri “asing” tersebut. Menurut Marilyn, banyak tantangan dari Undang-Undang Kewarganegaraan. Misalnya, anak dari perkawinan mixed couple yang harus memilih salah satu kewarganegaraan. Selama ini anak-anak dianggap ikut bapaknya. Padahal, tidak bisa sesimpel itu. ”Semua anak saya warga negara

Australia. Akibatnya, mereka tidak bisa kerja di sini dan kalau ke sini visanya sebagai turis,” ujarnya. Dengan tidak adanya aturan dwi kewarganegaraan, Marilyn merasa kesejahteraan keluarganya dibatasi. Selain anak-anaknya harus memilih salah satu kewarganegaraan, dirinya tidak bisa seenaknya bekerja di Indonesia untuk membantu perekonomian keluarga. Karena itu, sampai saat ini Marilyn masih memperjuangkan dwi kewarganegaraan bagi orang asing seperti dirinya. ”Saya ikut sebuah kelompok yang memperjuangkan hal itu. Sebab, banyak hak kami yang dibatasi,” tegasnya. Bahkan, dia tidak berhak atas properti yang dimiliki sang suami. Dia mencontohkan, jika sang suami meninggal, dirinya harus hengkang dari rumah dan kembali ke Australia. Rumah tersebut lantas menjadi milik pemerintah. Marilyn mengisahkan, ada salah seorang anggota Foreign Wives of Indonesia yang terpaksa kembali ke negaranya bersama anak-anaknya yang masih remaja karena sang suami meninggal.“Dia orang Amerika,” katanya. Di samping tetek bengek keimigrasian, persoalan perbedaan budaya dan kebiasaan yang cukup mencolok menjadi topik perbincangan dalam lunch Foreign Wives of Indonesia. Ada banyak kejadian lucu yang dialami para anggota. Salah satunya, pengalaman anggota dari Kanada. Marilyn bercerita, temannya tersebut tinggal di rumah mertua begitu diboyong sang suami ke Indonesia. Namun, sang suami, tampaknya, belum memberikan banyak informasi terkait dengan kebiasaan-

kebiasaan “unik” orang Indonesia. Salah satunya soal penggunaan bak mandi. Di dalam kamar mandi di rumahnya, ada bathtub. Namun, meski bentuk dan fungsinya adalah bak mandi untuk berendam, bathtub tersebut ternyata digunakan sebagai bak mandi konvensional lengkap dengan gayungnya. Sang istri pun tidak paham. Begitu masuk kamar mandi, bathtub sudah terisi air penuh, tidak lupa dengan gayungnya. Dia pun berpikir, ada orang baik yang sengaja mengisi air untuk dirinya. Tanpa ragu, dia pun berendam. Setelah mandi, dia melepas penyumbat air di dasar bathtub untuk membuang air. ”Lalu, waktu salah satu saudaranya mau mandi, dia bilang, “Ini siapa yang menghabiskan air di bak mandi?” Cerita itu selalu membuat kami semua tertawa terbahak-bahak,” kenangnya. Ide awal membikin komunitas berasal dari keinginan Marilyn untuk mempertahankan bahasa Inggris dua putri kecilnya yang sudah masuk playgroup. Keduanya bersekolah di playgroup milik Australia and New Zealand Association (ANZA). Di situlah penyuka yoga tersebut berkenalan dengan dua perempuan asing yang suaminya juga orang Indonesia. Mereka lalu menggagas pendirian komunitas tersebut. Meski usianya sudah tidak muda, Marilyn masih berharap ada perubahan yang lebih baik bagi status kewarganegaraan para pasangan campuran. Karena itu, hingga kini dia terus mengupayakan adanya aturan dwi kewarganegaraan di Indonesia. “Saya masih berharap,” imbuhnya.(*/C5/ARI)


Kreatif& Berani Beda Note s

H

Genb_bantenpos@yahoo.com Gen-b Bantenpos

HALAMAN

@GenB_BantenPos

8

Lingga Yunita Dewi

@sennam

@linggaunitad

Administrasi Negara UNSERA

“Mmm, Enak Ajah!”

Fotografer:

Ian Sangadji Lokasi:

J.co - Giant Serang

BIHH, finalis duta kampus B-ders! Masa sih seneng sama goyanggoyangan? Kan harus jaim yah, a.k.a jaga imej kalo putri-putrian gitu mah, heu. Eniwey, faktanya sih ya Goyang Caesar itu gak pandang bulu orang yang senengnya. Gak putri, gak putra, gak raja, gak rakyat jelata, gak cewek gak cowok, gak anak kecil, gak orang tua, semuaaa suka!

ulyana

Mmm, kenapa tuh sis? Kenapa apanya? Suka sama Goyang Caesar? Masbuloh? Masalah buat loh? Hahahah. Bihh, galaknya sih :D Bukan gitu sis, maksudnya kenapa kok bisa suka banget sama itu goyang? Mmm, kenapa yah? Enak aja. Trus sehat lagi kan kalo badannya gerak gitu, hihih. Emang suka sampe mraktekin gitu sis? Banget! Di mana aja, kalo denger lagu itu pasti kita, gue sama temen-temen gue langsung goyang :D

Penontooon…. Hooooyyy… Kep smaayl…. *tet tet tet teet teeeet…. tet tet tet teet teeeet…

ahay, goyang Caesar B-ders….! :D Parah bed dah tuh goyang Caesar yak B-ders yak! Happening-nya tuh sekarang ngalah-ngalahin Gangnam Style dah. Kebukti tuh, dimana-mana sekarang ini, pasti kita sering banget kan orang puter lagu Buka Dikit JOSSS! Wahahaha, lagu dangdut dari artis panggung di hajatan-hajatan nikahan atau sunatan, tibatiba aja meng-Indonesia. Siapa sekarang yang gak tau lagu itu! Siapa juga yang tahan gak ikut goyang kalo denger lagu itu! Ya, minimal goyang dalam hati yah :D Nah, virus goyang ini terus nyebar gitu kan ya B-ders yah. TV-TV lain langsung kek yang berlomba-lomba nyiptain goyangan yang lebih heboh lagih. Maka ada lah, Sule sama Andre, sama Nunug, Sama Ajis, Sama Parto, di acaranya di Trans 7, OVJ a.k.a Overa Van Java, juga bikin. Terus, di ANTV juga ada. Di acara Facebookers tah? Atau apa itu? Yang jelas banyak lah yang niru-niru bikin juga. Tapi ya gitu deh, kata iklan rook tea mah, the other only follow. Nah, yang namanya followers ya B-ders, jagoannya mah biasanya tetep aja si trend setter-nya itu. “Wiiih bener! Goyang

KAMIS 1 0 OKT OBER 20 13 10 OKTOBER 201

Model:

B-ders, setalah lama gak nonton TV, pas nonton TV lagi kemaren, itu ternyata acara YKS di TransTV itu gila banget yah. Bukan lagi Cuma goyang Caesarnya yan dilombain, tapi sampe nyanyi aweu, aweu, aweu-nya aja dilombain. Paraaaah,, Hahahahah. Emang ya B-ders, kita orang Indonesia kalo udah suka sama apa gitu, pasti all out dah, hahahah. Nah, udah gitu kan banyak juga tuh TV-TV lain yang di acara-acara unggulannya ikutan nyiptain goyang-goyangan gitu. Singkatnya GOYANG CAESAR ini udah jadi kaya virus a.k.a wabah penyakit yang nyebar ke seluruh penjuru negeri *jiyahahahaha Yoh lah kita langsung aja ngebahas fenomena Goyang Caesar ini. Asik asik, JOSS!! :D @GenB_BantenPos

Check This Out!!!

Caesar deh jagoannya mah biar banyak yang baru juga,” komen Lingling (@lingwiigadzu), anak Unsera yang terangterangan suka banget sama goyang “asik-asik jos” itu. Gen-B sih kadang suka heran juga yah gimana sih, lagu yang sebenernya biasa aja gitu, bisa jadi happening. Hmmm, mungkin karena kita emang dicekokin tiap hari kali yah. Iya, pas bulan puasa itu kan sebulan penuh, 30 hari kita disuguhin itu goyang. Segala sesuatu yang dicekokin secara intens ya pasti ngasih influence lah yah. “Ya, tapi gak juga lah. Kalo emang gak enak lagunya, biar dicekokin tiap hari juga ya, tetep aja gak bakalan nancep,” sergah Echa (@ecchaecha), anak Unsera penyuka goyang Caesar lainnya, pas denger pendapat Gen-B tadi. Mmm, iya juga yah? Jadi enak ya lagunya? Lagu dangdut loh? Mmm, bisa jadi sih. Abis biar gimana juga kan dangdut itu Indonesia yah. Udah gitu, emang lagi pusing juga kali ya bangsa Indonesia. Sementara pejabat-pejabatnya pada korupsi, mendingan rakyat mah goyang ajah. Tariiiiikkk maaaang….. *lempar selendang*

DM Eryanthi idwi th n @erya ampus k ta u D Finalis 12 0 2 Unsera

@imelda_mulyana “ sikkk asikkk josss :D cesaaar keep smilee ,, goyang yang menarik dan ngehitss bangetttt loh dari yang muda sampe tuaa hapall :D hohohohohooh”

@LiaNurapriani “ goyang cesaar menariikk dan bikiin happy joged pokoknya lucuu banget sampe2 bisa ikut joged juga hihiiii :))”

@khannykhanny “ lucuu dan menariik goyang apalagii kalau saya yang jogeed lucuu banget kayaknya ,, resss . hihihi “

Gen-B Ngehadirin Gala Premier Film Ki Wasyid Doong… :D B-ders, tanggal 25 September kemaren Gen-b ikutan di acara gala premiere film Ki Wasyid loh di bioskop 21 Cilegon. Gilaaak keren banget film besutan sutradara local Darwin Mahesa itu B-ders. Gak nyangka! Udah gitu, acara gala premier-nya juga gak kalah keren. Banyak pejabat yang hadir. Ada Pak Husni Hasan, Asisten Daerah II Pemprov Banten

yang ngewakilin Ibu Gubernur Ratu Atut Chosiyah. Terus ada juga, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Cilegon yang ngewakilin Pak Iman Ariyadi, Walikota Cilegon.

Dan yang lebih surprise-nya lagi, keluarga a.k.a keturunan Ki Wasyid juga pada dateng loh. Hari itu pokonya Studio 1 bioskop 21 Cilegon rame banget deh.

Sampe-sampe nih, Masbro Setiawan Chogah yang berperan sebagai Ki Ismail (teman dekatnya Ki Wasyid) ngaku gak nyangka sambutan public Banten bakal seheboh itu. “Gilaaak antusiasnya kepada film kita begitu positif, dan yang dukung film Ki Wasyid ini bro,” kata Setiawan setengah histeris. Oiya B-ders, jadi pengarapan film ini memakan waktu kurang lebih 6 bulan. Dan yang patut diacungin jempol, ini film pendanaannya murni swadaya gitu. Iya, semua yang terlibat dalam pembuatan film ini, mulai dari sutradara sampe pemaennya tuh yang saweran gitu, ngumpulin uang buat ngebiayaain ini film. “Dengan modal tekad dan semangat para kru, pemain, demi mengangkat budaya dan mengenalkan pahlawan asli Banten kepada remaja Banten,” jawab Setiawan pas ditanya soal kemauan mereka saweran itu. Baydewey eniwey buswey, tau gak nih Ki Wasyid ini siapa? Hahah. Well, jadi Ki Wasyid itu B-ders adalah tokoh yang berpengaruh dalam perlawan rakyat Cilegon ke pemerintah colonial Belanda, dalam peristiwa Geger Cilegon pada tahun 1888. Nah, waktu itu pemerintah colonial Belanda di Cilegon dipimpin sama Asisten Residen Goebels. Nah, si om asisten ini bertindak semena-mena terhadap rakyat Cilegon. Ki Wasyid trus ngumpulin para sahabatnya dong, buat ngerencanain penyerangan. Jadi deh tuh akhirnya Belanda diserang pas tanggal 8 Juni 1888, malem-malem B-ders. Peristiwa itu terkenal sebagai Geger Cilegon. Sedihnya B-ders, Ki Wasyid ini terus berhasil ditangkep belanda, dan dihukum gantung. Ciaaaaaatttt…. Awas lo Belanda… Dateng lagi ke Cilegon, gue JEBREEETT loh.. *hahahapasih


KAMIS 10 OKTOBER 2013

METRO SERANG

9

Inspirasi dan Semangat Baru Serang

POLITIK Politisi dan Parpol Mulai Cari Posisi Aman SIKAP pragmatisme politisi dan partai politik (Parpol) mulai kelihatan pascapenahanan Tb Chaeri Wardhana (Wawan) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu. Politisi dan Parpol mulai mencari posisi aman setelah keluarga Gubernur Banten itu berurusan dengan KPK. “Kita lihat banyak politisi yang semula pendukung dinasti, saat ini mencari jalan aman,” kata akademisi dan pengamat politik Untirta, Ikhsan Ahmad, kemarin. Menurut Ikhsan, partai politik dan politisi saat ini sudah mulai menilai, mana yang menguntungkan dan mana yang tidak. Jika sudah dianggap tidak menguntungkan, akan segera ditinggalkan. Ikhsan menambahkan, saat ini merupakan momentum perubahan sejarah di Banten. Struktur politik dan struktur kekuasaan yang terbentuk dari struktur keluarga sudah mulai goyah. Kalau hal ini

Sanitasi Air Mulai Dibenahi Kerjasama dengan Badan PBB

Understanding (MoU) dengan World Water Assessment Programme (WWAP), sebuah organisasi bentukan Persatuan Bangsa Bangsa (PBB) yang membidangi pendekatan air dunia. Dalam kesepakatan tersebut SERANG, BP - Pemerintah Ka- kedua belah pihak sepakat mebupaten (Pemkab) Serang me- ngadakan sebuah kerjasama nandatangani Memorandum Of jangka panjang dalam bidang

perwujudan sanitasi air bersih di Kabupaten Serang. Wakil Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah mengatakan, dengan adanya kesepakatan tersebut merupakan sebuah kesempatan bagi Pemkab Serang untuk membenahi sanitasi air bersih secara menyeluruh. Pasalnya, kondisi sanitasi di Kabupa-

ten Serang perlu ada penanganan dengan serius. “Kami dan organisasi PBB yang menangani sanitasi itu sudah melakukan MoU dan sudah berkomitmen akan melakukan pembenahan terhadap sanitasi di Kabupaten Serang,” ujarnya. Tatu menjelaskan, dalam kerjasama tersebut nantinya WWAP

akan menyalurkan beberapa tenaga ahli dan teknologi dalam bidang pembenahan sanitasi. Sedangkan dari Pemkab kemungkinan akan menurunkan anggaran untuk kegiatannya. “Mereka nanti akan menerjunkan tenaga ahli dan teknologinya. Dengan pengalaman BACA SANITASI... HAL 10

BACA POLITISI... HAL 10

TIPIKOR Polda Masih Dalami Kasus Dermaga V Merak PENYIDIK Direskrimsus Polda Banten terus mendalami kasus ambruknya Dermaga V Pelabuhan Penyeberangan Merak, Kota Cilegon. Sejauh ini, penyidik telah memanggil dan memintai keterangan enam saksi dari PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Utama Merak selaku pihak pengelola pelabuhan dan pelaksana pekerjaan. Wakil Direksrimsus Polda Banten, AKBP Wawan Ridwan membenarkan penyidik telah memanggil beberapa pihak dalam kasus ambruknya jembatan penyeberangan kendaraan dari pelabuhan ke kapal tersebut. “Sudah, kita sudah panggil beberapa orang, banyak lah, sekitar enam atau lima orang,” kata Wawan kepada wartawan, kemarin. Wawan menyatakan bahwa pemanggilan itu BACA POLDA... HAL 10

Mang

aseng Masa Berlaku Surat Nikah SEPASANG suami istri terlibat pertengkaran seru. Sebelum suasana mereda, si suami nampak mengambil surat kawin mereka dan mengamatinya dengan teliti. Merasa curiga, si istri bertanya kepada suaminya. Istri : Apa yang kamu lihat Mas Suami : Surat nikah kita Istri : Gak ada yang salah kok dengan surat nikah itu Suami : Aku cuma ingin tau tanggal masa berlakunya saja

EDO DWI/BANTEN POS

FESTIVAL SERANG. Sejumlah anak tengah asyik bermain perahu di sebuah kolam balon yang ada di Serang Festival, Alun-alun Barat, Kota Serang, Rabu (9/10). Festival Serang dengan sejumlah pilihan permainan anak menjadi wisata murah bagi masyarakat Serang.

Pemkab Dilecehkan Pengusaha SERANG, BP - Sejumlah anggota Komisi III DPRD Kabupaten Serang meminta agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang tidak takut memberikan tindakan kepada perusahaan pertambangan yang tidak membayar pajak atau tidak memiliki izin operasional. Pasalnya, anggota legislatif menilai selama ini ada indikasi Pemkab Serang tidak berani menindak perusahaan-perusahaan pertambangan yang melanggar aturan karena “dibekingi” oknum tertentu.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Serang, Muhsinin mengatakan, indikasi ketidakberanian Pemkab tersebut sangat jelas terlihat. Dimana Pemkab hingga saat ini tidak pernah serius menangani pertambangan ilegal yang ada di Kabupaten Serang. “Banyak pertambangan yang mengeruk ribuan kubik pasir dan tidak berizin tapi tidak diberi tindakan tegas. Secara logika tidak mungkin jika pertambangan besar seperti itu tidak diketahui oleh Pemkab. Ini su-

dah jelas Pemkab tutup mata, mau ditindak juga mungkin kerok oleh oknum yang mempunyai kepentingan,” ujarnya. Muhsinin mencontohkan, pertambangan yang jelas tidak memiliki izin namun Pemkab tidak berani mengambil tindakan tegas, salah satunya yakni pertambangan tanah merah di Gunung Pinang, Kecamatan Kramatwatu, dan pertambangan pasir darat di Kecamatan Pabuaran. Pemkab juga melakukan pembiaran

Soal Baligho, Caleg Membandel SERANG, BP - Meski Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Serang telah melakukan penertiban terhadap sejumlah baligho para Calon Anggota Legislatif (Caleg), namun hal tersebut sepertinya tidak memberikan efek jera. Pasalnya, para Caleg tetap melakukan pemasangan baligho sebagai alat peraga kampanyenya meski sebelumnya sudah ditertibkan di tempat yang sama. “Penertiban sesuai Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 15 Tahun 2013 telah kami

BACA PEMKAB... HAL 10

BACA SOAL... HAL 10

Kejari Kantongi Calon Tersangka Korupsi Lab SMP SERANG, BP - Kasus dugaan korupsi pengadaan perangkat laboratorium bahasa untuk SMP pada Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Serang yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2010 senilai Rp4 miliar, tak lama lagi menemui titik terang. Penyidik Kejari Serang tinggal

menunggu hasil cek fisik dari ahli IT forensik untuk mendukung alat bukti yang sudah dikumpulkan. “Tinggal menunggu hasil cek hardware dari ahli IT. Kami masih tunggu hasil laporannya. Nanti kami koordinasikan lagi kirakira berapa lama lagi,” kata Kasi Pidsus Kejari Serang, Triono Rahyudi, ditemui di kantornya, kemarin. Triono mengatakan, hingga saat ini dalam penyidikan pihaknya sudah menemukan alat bukti untuk menjerat calon tersangka. Meski begitu, Kejari masih memerlukan data pendukung untuk meyakinkan penyidik. “Ya, alat bukti sudah ada, tapi tetap kami masih butuh data pendukung untuk bisa lebih memastikan. Kalau banyak bukti kan kami mudah membuktikannya di persidangan,” katanya. Ia mengatakan, penyidik juga sudah menyelesaikan pemeriksaan terhadap saksi-saksi terkait kasus tersebut. Akan tetapi, ada beberapa saksi yang masih diperlukan untuk keterangan tambahan. “Saksi-saksi sudah selesai, tapi ada beberapa yang perlu pemeriksaan lanjutan sedikit,” ujar Triono, tanpa menyebutkan identitas saksi. Seperti diberitakan sebelumnya, Kejari Serang tengah mengusut duBACA KEJARI... HAL 10

B NEW BOMBAY M EXCLUSIVE TEXTILE & TAILOR MENJUAL BAHAN IMPORT DAN LOKAL YANG BERKUALITAS

Seperti : Bermacam Bahan Kebaya (Brukat, Tile, Bordiran), Batik, Sonket, Sutra Polos/Kembang, Macam2 Bahan Celana (Wool Italy, England, Belini, Maxi Style, Dll), Bahan Kemeja, Selendang, Cotton Kembang/Polos, Segala macam polosan (Furing)

PROMO

Datang dan Belanja 2 Juta Buktikan dapat Voucher Sekarang Juga belanja senilai 50 ribu

Menerima : Segala Macam Jahitan Pria Dan Wanita

Jl. M. Hasanudin No. 16 Pasar Lama, Kota Serang Telp. (0254) 202014


BANTEN POS KAMIS 10 OKTOBER 2013

SERANG RAYA

10

KABUPATEN & KOTA

Raperda SOTK RSUD Dipertanyakan SERANG, BP - Fraksi Demokrat DPRD Kota Serang menolak Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) usulan Walikota Serang, tentang Susunan Organisasi dan Tata Kelola (SOTK) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Serang. Pembuatan Raperda SOTK dinilai menyalahi Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit, sebab RSUD belum ada di Kota Serang. Anggota Fraksi Demokrat Kota Serang, Samuti mengatakan, pihak-

nya meminta Pemkot mengkaji ulang usulan Raperda SOTK RSUD. Sampai saat ini, progres Pemkot terkait rencana pembentukan RSUD belum kelihatan.Tapi, tiba-tiba muncul usulan Raperda SOTK RSUD. “Kami menolak karena melanggar aturan,” kata Samuti usai rapat paripurna di gedung dewan, Rabu (9/10). Menurut Samuti, seharusnya sebelum pembentukan SOTK, Pemkot memperlihatkan terlebih dahulu keseriusan pembentukan RSUD. Ia mencontohkan, penentuan lokasi

yang sesuai Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), serta pembangunan sarana dan prasarananya yang dianggap lebih penting malah belum dilakukan Pemkot. “Progresnya saja belum kelihatan, malah ingin membentuk SOTK,” ujarnya. Hal senada dikatakan Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kota Serang, Amanudin Toha. Menurutnya, untuk membuat SOTK, harus ada fisiknya terlebih dulu. Fraksi Demokrat akan menyetujui pembentu-

kan SOTK RSUD apabila fisik RSUD sudah ada. “Kalau sudah terbentuk SOTK, berarti harus secepatnya ada yang mengisi jabatannya. Ini kan harus digaji lagi,” tutur Aman. Aman menambahkan, seharusnya Pemkot bisa mendesak Pemkab Serang untuk menyerahkan aset ke Kota Serang, termasuk RSUD Serang. “Sebenarnya yang melanggar undang-undang Pemkab Serang. Sudah lima tahun aset masih belum diserahkan,” ucap Aman.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Walikota Serang, Nana Suryana mengungkapkan, Raperda SOTK RSUD sudah diajukan sejak lama, yakni 2012 lalu. Raperda tersebut juga sudah masuk dalam Program Legislasi Daerah (Prolegda). Pemkot berharap, DPRD Kota Serang tidak menolak begitu saja, tapi harus ada pembahasan terlebih dahulu. “Yang menolak Fraksi Demokrat dan yang meminta ditinjau ulang PDI-P dan Maslahat. Kami minta ini dibahas dikaji dulu,” ungkapnya.

Dikatakan Nana, pembangunan rumah sakit membutuhkan proses yang lama. Pemkot berencana hanya akan meningkatkan status Puskesmas menjadi rumah sakit tipe C. Selain itu, masih ada limit waktu satu tahun sejak Perda ditetapkan baru jabatannya harus ada yang mengisi. “Mendirikan rumah sakit juga harus mendapat izin dari warga. Pada SOTK rencananya hanya satu Direktur, dua Kasubag dan dua Seksi,” ujar Nana.(APP/RIF)

Mantan Kades Penilep Raskin Diminta Menyerahkan Diri

EDO DWI/BANTEN POS

BANJIR. Sejumlah kendaraan melintasi banjir di Jalan Jendral Sudirman, Kota Serang, setelah Kota Serang diguyur hujan deras, Rabu (9/ 10). Genangan air di tengah jalan tersebut diakibatkan drainase yang buruk di sepanjang jalan tersebut.

Disiapkan Dana Pendamping Program SANITASI Sambungan dari Halaman 9

yang mereka miliki Pemkab yakin program ini akan berhasil. Selain itu kemungkinan Pemkab juga akan menganggarkan biaya sebagai pendukungnya,” katanya. Menurut Tatu, Kabupaten Serang bukanlah satu-satunya wilayah di Banten yang mengikat kerjasama dengan WWAC. Terhitung sudah ada tiga pemerintahan yang saat ini

sudah melakukan kerjasama dengan WWAC yakni Pemerintah Provinsi (Pemprov Banten), Pemkab Tangerang, dan Pemkab Pandeglang. “Bahkan rencananya bulan depan mereka juga akan mengajukan kerjasama serupa kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Serang,” tuturnya. Ia menuturkan, untuk pelaksanaan kerjasama tersebut pihaknya belum menentukan karena program ini adalah program jangka panjang dan perlu penanganan yang tepat. Lang-

kah pertama yang disiapkan adalah melakukan pembentukan tim kerja yang terdiri dari tenaga dari WWAP dan Pemkab Serang. “Terlebih dahulu kami akan membentuk timnya, kalau target selesainya program ini dirasa cukup panjang dan butuh kesabaran. Namun mudah-mudahan dengan adanya bantuan dari tenaga ahli dari WWAP, program ini dapat berjalan mulus tanpa kendala,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Serang, Ismanto Ismail menyatakan, pihanya siap melaksanakan kerjasama tersebut. Pasalnya, program tersebut adalah program yang sejurus dengan rencana kerja Bappeda. “Pasti kami akan berperan aktif karena program yang dilaksanakan memang sama persis dengan rencana kerja yang kami punya,” ujarnya.(DWA/RIF)

Banyak Perusahaan Tanpa Izin Beroperasi PEMKAB Sambungan dari Halaman 9

kepada perusahaan yang melakukan penambangan pasir darat di perbatasan Kecamatan Anyar dan Mancak padahal tidak pernah membayar pajak selama dua tahun. “Salah satu perusahaan tersebut jelas sudah melanggar ketentuan yang berlaku, namun Pemkab seperti enggan untuk menindaknya,” katanya.

Menurut Musinin, Pemkab Serang sudah selayaknya bertindak tegas terhadap perusahaan bandel tersebut agar wibawa Pemkab tetap terjaga dan tidak disepelekan oleh para pengusaha. Tindakan tegas yang harus diambil Pemkab, lanjutnya, tidak ada pilihan lain selain melakukan penutupan. “Jangan sampai pengusaha merengek-rengek saat meminta izin, namun ketika disetujui malah menga-

cuhkan kewajibannya. Kemudian juga jangan sampai pengusaha ilegal terus merasa nyaman melakukan kegiatan karena ketidaktegasan Pemkab menjalankan aturan,” ungkapnya. Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Serang lainnya, Masrori menambahkan, salah satu indikasi tutup mata Pemkab terhadap pengusaha terjadi pada PT Ratu Vini Vidi Vici, dimana dari data yang dimiliki Dinas Kelautan dan Perikanan Ener-

gi Sumber Daya Mineral (DKPESDM), perusahaan tersebut dinyatakan sudah tidak melakukan produksi lagi. Namun yang membuat pihaknya aneh, ternyata perusahaan tersebut tidak pernah membayar pajak sejak berdiri pada 19 Juli 2011. “Berarti perusahaan itu juga saat masih aktif tidak pernah membayar pajak sepeserpun, namun sekali lagi Pemkab tidak memberikan tindakannya,” tuturnya.(DWA/RIF)

Butuh Alat Turunkan Baligho Tinggi SOAL Sambungan dari Halaman 9

lakukan. Hampir semua baligho Caleg kami tertibkan, namun para Caleg tetap membandel. Karena hari ini kami tertibkan, keesokan harinya baligho yang sama terpasang kembali,” ujar Ketua Panwaslu Kabupaten Serang, Sabihis ketika hubungi wartawan, Rabu (9/10). Menurutnya, kemungkinan besar hal tersebut terjadi karena ada beberapa baligho yang tidak ikut ditertibkan pihaknya karena kendala

teknis seperti baligho di jalan protokol yang tinggi dan mempunyai aliran listrik untuk penerangannya. Atas dasar itulah para Caleg yang ditertibkan merasa jika aparat tebang pilih dalam melakukan penertiban sehingga Caleg tersebut memasang kembali balighonya. “Kami punya kendala dalam penertiban baligho yang tinggi sehingga kami tidak bisa menertibkannya karena diperlukan alat berat untuk menertibkannya. Mungkin karena itu timbul kecemburuan bagi Caleg yang lain,” katanya.

Mantan anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Banten ini menambahkan, oleh karena itu pihaknya sudah melayangkan surat kepada Pemkab Serang yang berisi pengajuan penyediaan alat berat. “Kami ingin pinjam tangga besar atau mobil hidrolik untuk menjangkau kemudian menertibkan baligho Caleg yang tinggi-tinggi,” ungkapnya. Sementara hal itu belum terlaksana, lanjut Sabihis, pihaknya juga sudah melayangkan rekomendasi kepada KPU yang berisi agar lem-

baga penyelenggara Pemilu tersebut membuat surat edaran agar Partai Politik (Parpol) melakukan penertiban terhadap baligho para Calegnya. Terpisah, Anggota KPU Kabupaten Serang, Adnan Hansim menyatakan, sesungguhnya pada Pemilu legislatif periode 2014-2019, Caleg sudah dilarang memasang baligho dan billboard sebagai alat peraga kampanyenya. “Itu tertuang jelas dalam PKPU Nomor 15 Tahun 2013 dan itu sudah disosialisasikan ke semua Parpol peserta pemilu 2014,” tuturnya.(DWA/RIF)

SERANG, BP - Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang masih memburu tersangka kasus dugaan korupsi penyaluran beras untuk rakyat miskin (Raskin), Zaenudin. Kejari juga meminta agar tersangka yang juga mantan Kepala Desa (Kades) Damping, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, itu menyerahkan diri. “Kami minta bantuan polisi juga. Kami imbau agar tersangka segera menyerahkan diri,” kata Kasi Pidsus Kejari Serang, Triono Rahyudi, ditemui di kantornya, kemarin. Triono mengatakan, pihaknya saat ini masih melakukan pencarian terhadap Zaenudin. Menurutnya, dalam waktu dekat pihaknya akan memanggil pejabat Bulog untuk dimintai keterangan terkait kasus tersebut. “Kami nanti akan periksa pejabat Bulog-nya sebagai saksi untuk melengkapi berkas perkara tersangka Zaenudin,” ucapnya Ia menjelaskan, dua terpidana dalam perkara korupsi penyaluran Raskin sebanyak 54 ton di 9 desa di Kecamatan Pamarayan, pada 2006 yakni A. Parako (mantan Kades Binong) dan Maryusuf (mantan Kades Sangiang), diperiksa penyidik Kejari Serang, Rabu (9/10). Pemeriksaan terhadap keduanya dilakukan

untuk melengkapi berkas tersangka yang hingga kini masih diburu, yakni Zaenudin. “Ya, hari ini kami periksa dua terpidana kasus itu juga. Mereka diperiksa untuk melengkapi berkas perkara Zaenudin. Ini kan surat penyidikannya baru,” kata Kasi Pidsus Kejari Serang, Untuk diketahui, berdasarkan hasil penyidikan, pada 2006 lalu Bulog Divre Banten menyalurkan Raskin sekitar 54 ton untuk dua bulan bagi warga miskin di 9 desa di Kecamatan Pamarayan. Namun, jatah Raskin tersebut diselewengkan oknum kepala desa dengan cara dijual kepada pedagang. Dari kejahatan para oknum kepala desa itu, negara dirugikan sekitar Rp 55 juta. Tujuh kepala desa di Kecamatan Pamarayan ditetapkan sebagai tersangka. Mereka adalah Apendi (Kades Kampung Baru), A. Parako (Kades Binong), Zaenudin (mantan Kades Damping), Sukarja (mantan Kades Pasir Limus), Jayanah (mantan Kades Wirana), Acon (mantan Kades Kebon Cau) dan Maryusuf (mantan Kades Sangiang). Zaenudin dan Apendi saat ini masih dinyatakan DPO.(NED/RIF)

Jadi Momentum Titik Balik Perubahan POLITISI Sambungan dari Halaman 9

dibiarkan atau semua elemen di Banten diam, berarti masyarakat Banten menyia-nyiakan momentum untuk melakukan perubahan. “Kalau ingin mengadakan perlawanan inilah saatnya. Dinasti ini memegang historis yang cukup lama dan sudah mengakar. Kalau dibiarkan mereka akan tetap kuat, walaupun indikasinya mulai ada pelemahan,” kata Ikhsan Ahmad di Press Room Pokja Wartawan Harian Kota Serang, Rabu (9/10). Menurut Ikhsan, masih ada beberapa kemungkinan yang terjadi apabila dinasti di Banten goyah. Pertama, lahirnya dinasti baru, menguatnya peran partai politik dan bertahannya dinasti lama dengan muka baru. Namun secara umum, kasus yang saat melanda Banten merupakan indikasi kuat akan runtuhnya dinasti di Banten. “Ini satu momen titik balik Banten. Perubahan sudah di depan mata bagi masyarakat Banten,” ujar Ikhsan. Kata Ikhsan, modal sosial dinasti

saat ini sudah sangat kuat, jadi kemungkinan pengaruhnya masih ada. Hal ini terbukti, tidak ada satupun momentum politik di Banten yang tidak diketahui dan ada campur tangan dinasti. Ditambah loyalitas yang selama kekuasaan diuntungkan masih sangat banyak. Masih menurut Ikhsan, kekuatan Partai Golkar yang merupakan pendukung dinasti adalah partai yang sarat pengalaman. Jadi kekuatan partai akan tetap kuat di Banten. Masalah Banten juga akan dilokalisir sehingga tidak akan mengubah kekuatan partai secara nasional. “Akan ada pemangkasan besarbesaranan oleh Golkar terhadap spektrum politik terkait kasus Banten,” ucap Ikhsan. Masalah Pilkada Lebak, lanjut Ikhsan, pada awalnya untuk melebarkan sayap kekuasaan Banten. Tujuannya, dinasti akan dengan leluasa mengakses seluruh sumberdaya pembangunan Banten. Namun, mereka lupa dinasti akan bertahan lama apabila sebanding dengan pemenuhan kebutuhan masyarakat dan tuntutan zaman.(APP/RIF)

Yang Sudah Dipanggil Mantan Kepala ASDP POLDA Sambungan dari Halaman 9

dalam rangka konfirmasi terkait insiden ambruknya dermaga yang mengakibatkan sebuah truk bermuatan terigu tenggelam pada Sabtu (27/ 7) sekitar pukul 23:30 WIB tersebut. “Kita hanya konfirmasi dan minta klarifikasi mengenai ambruknya dermaga itu. Intinya kita masih melakukan Puldata dan Pulbaket (pengumpulan data dan bahan keterangan). Ya, dari pihak ASDP dan pihak pelaksana proyeknya,” jelas Wawan. Ditanya apakah Kepala PT ASDP Merak, Supriyanto juga sudah diperiksa, Wawan menyatakan belum dilakukan.

“Belum (dipanggil) kepala ASDPnya juga bukan yang sekarang, tapi kepala yang lama,” tegasnya. Pada bagian lain, Bagian Humas PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Utama Merak, Mario S Oetomo mengatakan, terkait pemeriksaan sejumlah pegawai ASDP oleh Polda Banten, dirinya tidak mengetahui hal tersebut. Diketahui, Dermaga V Pelabuhan Penyeberangan Merak ambruk pada Sabtu (27/7) sekitar pukul 23.30. Ambruknya Dermaga V Pelabuhan Merak itu diduga akibat baut yang mengikat hidrolik lepas. Dermaga V dibangun oleh PT ASDP pada 2010 dengan dana sebesar Rp 38 miliar.(NED/RIF)

Masih Diperlukan Alat Bukti Tambahan KEJARI

Sambungan dari Halaman 9

gaan korupsi proyek pengadaan laboratorium bahasa untuk SMP pada Dindik Kota Serang. Saat ini, kasus tersebut dalam tahap penyidikan di

Kejari Serang. Pengadaan lab bahasa berupa perangkat komputer dan masing-masing sekolah mendapat 18 unit. Beberapa pejabat dari Dindik dan Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah (DPKD) Kota Serang sudah diperiksa.(NED/RIF)


Kamis, 10 Oktober 2013

dk230813

RUMAH DIJUAL DIJUAL RUMAH Luas tanah 84 m2, 2 lantai, berikut dengan isinya (Kulkas,AC,Springbed,Lemari,Mesin Cuci,Kompor Gas, Meja Mkn, dll). Harga Rp.170 Jt. Di Perumnas Cibeber-Cilegon Blok B23 No.15. HUBUNGI: DEDI, 0818 0863 7545 / 0812 888 5554. DIJUAL RUMAH WALET (bangunan +tanah) seluas 680m2 Daerah Panggang Cisoka Balaraja Tangerang. Hub. 08129916566 (230713)

DIJUAL 1 BUAH RUMAH ditengah kota, lokasi bagus pingir jalan. 120m2 harga Rp 250 Jt alamat Komp. Pemda Kaligandu belakang stadion Serang Hub. 081321216600/081282151598 (030613)

RUMAH DIKONTRAKAN DIKONTRAKAN RUMAH Jl.Cilegon Kramatwatu Perum Metropolis (dpn Pejaten Mas)Blok H1,kamar utama AC,Kamar tidur 4, Kamar mandi 2,tralis, garasi mobil L 84/194 m2, Hub. H. Pahrul 087778577017 (160413)

TANAH DIJUAL DIJUAL TANAH LAPANG seluas 973m2 daerah Pasanggrahan Cisoka - Balaraja Tangerang (perkebunan) Hub. 08129916566 (230713) Jual BU LT 600 m di Dranggong, dekat Unsera cocok u kos2an Inves prospek bagus jual dibawah pasaran hanya Rp 100 juta Hub Hj. Elly 081288165017 (160313)

LAIN-LAIN KRIPIK SINGKONG PEDAS BALAREA Kualitas ekspor, membuka peluang usaha TANPA MODAL untung hingga jutaan per bln cocok utk anak sekolah/mhswi/ibu rmh tangga & karyawan Hub.081911119919, 081283184988 (090413) Toko Elektronik BANTEN AGUNG jual macam2 elektronik Jl.KH.Abdul Latif Pasar Rau Serang Telp:0254-224049, harga bersaing (btr040213/3)

JASA Anda sulit mengatasi kebocoran seperti: Dak,Talang,Karps,basment,kamar mandi,lantai atas/bawah,bak beton, kami siap melayani, dengan tenaga ahli yang berpengalaman,dikerjakan dengan sistem grauting / injeksi beton. Weter proping & membrand. Hub.081379796179/087771736168 (udin) g a r a n s i 4 b u l a n (261112)

KURSUS RAJANYA KURSUS BAHASA. Inggris, Korea, Jepang, Mandarin dan Arab. Pengambilan 3 kursus sekaligus, gratis belajar komputer, mengemudi atau men-

dk230813

dk230813

Dk101013

jahit. LKP SHAF INSTITUTE, lantai basemen gd Cilegon Plasa Mandiri (CPM), gedung eks matahari lama, Jl. SA Tirtayasa No 2, Cilegon, HP: 0878 71139747 email : hasanudin_fadil @ y a h o o . c o m DAFTAR KURSUS KOMPUTER,Dapat Gratis Belajar BHS Inggris Percakapan (sebaliknya sama). Office, Auto CAD, Graphic Design, Web Design, Programmer I nternet, Hacker, Teknisi dan Akutansi Komputer. LKP SHAF INSTITUTE, lantai basemen gedung Cilegon Plasa Mandiri (CPM), gedung eks matahari lama, Jl. SA Tirtayasa No 2, Cilegon, HP: 0878 71139747 email: hasanudin_fadil @ yahoo.com 200913

Jlh120713

LOWONGAN Dibutuhkan ADM UMUM, ADM HRD, ADM KTR utk personnal development GLOBAL BSD. SMU/K-S1, 18-35th. Pglm/non. perbln -/+ 2,5jt/bln, 40rb/hr, jamstk, status kerja tetap, kerja sesuai domisili, sms dt (nm,usia,pndkn,almt) ke 0857 1612 8287. JHOSUA, SE. Siap interview di TANGERANG. (190913) PT, MULTI POWER SINERGY, Dlm rangka pembukaan kantor baru, bth posisi: kurir, Personalia, gudang, ADM, spg, recepsionis,inventori, OB, Sekretaris. syarat: utk ijazah SMP 10 ORG, SMU/SMK 30 ORG, UMUR 17-24 Thn, siap training. Hub:Bpk.GLENN MARTIN. 083873547444/ 087840447555. Bawa lamaran segera ke: JLN. BHAYANGKARA NO.6, CIPOCOKSERANG

Fz230813

dwi160913

Dk110913

PELUANG USAHA : Dicari Agen/Distributor untuk produk Madu Herbal Sambung Nyowo dan Obat Herbal. Modal ringan, profit 15% - 35% plus dengan brosur, spanduk & media promosi minat HUB. P. Surya HP: 087809588068 (040713)

MOBIL DIJUAL New Nissan Grand Livina DP 37jt/angs 1,8jt per bln, March Dp 23jt/angs 1,5 jt per bln, Juke DP 43jt/angs 2,5jt per bln Prs cpt mudah 082123673703 0219354681 Telah Hilang Sertifikat Hak Milik No. 300, NIB.01368/Luas Tanah 299 M2 terletak di Kel. Belndung. Jl. Pintu Air RT03/08 Kec. Benda. Kota Tangerang a.n Marhali (280813) Telah Hilang Surat keterangan Kepala Desa dan Surat Penggarapan tanah No.509/ 62/PEM/DES/TGS/VIII/1992 terletak di Blok 05 No. Bidang 65, Kp. Pinang Tiga Raksa, Tangerang a.n Ulan (300713)

Jle090913

Luk210513


BANTEN POS KAMIS 10 OKTOBER 2013

KOTA.BADAK Proyek Panti Disoal WAKIL Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Pandeglang, Tb Saebatul Hamdi berencana melaporkan kasus terkatung-katungnya bangunan Panti Jompo Nini Aki Kabupaten Pandeglang ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pandeglang. “Saya sangat prihatin, anggaran yang sudah digelontorkan ke pemborong sebesar Rp700 jutaan hingga bangunan itu sekarang belum selesai juga,” ugkap Hamdi, Rabu (9/10). Hamdi mengaku akan membuat laporan secara resmi yang akan diserahkan ke Kejari dalam waktu dekat ini. Isi laporan itu antaralain meminta penyidik mengusutan dana untuk pembangunan yang hingga saat ini baru berupa tiang pancang. “Kasihan para jompo di Pandeglang. Mereka hanya dijadikan alat untuk memperkaya seseorang. Apalagi sudah lima tahun bangunan itu belum juga beres juga. Jelas ini bukan lagi pelanggaran biasa, tetapi pelanggaran yang luar biasa. Saya akan melayangkan surat ke Kejari perihal belum rampungnya bangunan gedung panti asuhan ini. Pasalnya uang yang digunakan itu adalah uang Negara,” kecam mantan anggota DPRD Pandeglang ini. Hamdi juga menyayangkan Dinas Sosial yang seakan membiarkan masalah itu terkatung-katung dan sama sekali tidak menegur pemborong. “Masak bangunan yang di depan mata itu dibiarkan saja. Konstruksi bangunannya tidak ada, ini kan aneh dan mubadzir kalau tidak berkelanjutan,” jelasnya.(MAM/MOR)

SALIWAT Polres Buka Website KAPOLRES Pandeglang, AKBP Anwar Sunarjo mengatakan, jika ada masyarakat yang merasa kehilangan kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat, bisa menghubungi pihak kepolisian. Namun, tentu pengambilan kendaraan harus disertai bukti kepemilikan yang sah, seperti Surat Tanda Kendaraan Bermotor (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) serta identitas diri. Menurutnya, langkah itu sebagai bentuk pelayanan dan kepedulian terhadap masyarakat yang kehilangan kendaraan bermotornya. Kata dia, pengambilan kendaraan tidak kenakan biaya dan cukup menunjukan bukti kepemilikan. “Kita kembalikan kendaraan motor yang memang ada pemiliknya. Namun tentu ada syarat yang harus dipenuhi, seperti STNK, BPKB serta identitas diri dan tidak dikenakan biaya,” ujar AKBP Anwar Sunarjo saat menyerahkan dua unit sepeda motor kepada pemiliknya di Polres Pandeglang, belum lama ini. Untuk memudahkan informasi, lanjut dia, saat ini pihaknya tengah menerbitkan website pelayanan masyarakat. Dalam situs itu nanti akan diinformasikan data kendaraan bermotor hasil kejahatan. “Situsnya sedang kita proses, dan nanti masyarakat bisa mengaksesnya. Kami juga meminta rekan-rekan pers untuk membantu mempublikasikan,” pungkasnya.(ARI/MOR)

PANDEGLANG

12

Partai Kangkangi PKPU 15/2013 PANDEGLANG, BP - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pandeglang mulai gencar mensosialisasikan Peraturan KPU (PKPU) Nomor: 15 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas PKPU Nomor: 01 Tahun 2013 tentang Pedoman Pelaksanaan Kampanye Pemilu DPR, DPRD dan DPD. Melalui surat himbauan penertiban alat peraga kampanye dengan Nomor: 146/KPU-Kab/ PDG.015436409/IX/2013 pada 27 September 2013, KPU Pandeglang telah melayangkan surat kepada semua partai politik peserta Pemilu 2014 yang ada di Kabupaten Pandeglang. “KPU hanya mengimbau terhadap alat peraga kampanye yang melanggar aturan. Kita tidak memiliki dasar untuk mengeksekusi secara langsung. Namun tentu imbauan itu sudah disampaikan kepada seluruh parpol peserta Pemilu,” terang Ketua KPU Pandeglang, Sujai kepada BANTEN POS, Rabu (9/10). Sujai menjelaskan, dalam pasal 17 ayat 4 disebutkan, penertiban alat peraga kampanye dilakukan oleh aparat keamanan setelah mendapatkan rekomendasi dari Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) setempat. Namun, terlebih dahulu setiap Parpol harus diberitahu mengenai rencana penertiban tersebut. “Penertiban itu ranahnya Panwaslu dan pemerintah daerah. Namun dalam aturan jelas disebutkan, jika para Caleg atau calon anggota DPD tidak boleh memasang alat kampanye di fasilitas umum, tempat ibadah, pepohonan dan fasilitas lainnya yang dibia-

yai APBD/APBN,” pungkasnya. Ditemui terpisah, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Pandeglang, Ebi Santibi mengaku, sudah menerima surat himbauan tersebut. Kepada seluruh Caleg dari PDI Perjuangan, ia memerintah-

kan untuk mematuhi regulasi tentang kampanye dari KPU. “Sudah kita terima. Kita menghormati dan sudah saya perintahkan untuk mematuhi aturan itu dengan tidak memasang alat kampanye di tempat terlarang,” ungkap Ebi. Pihaknya berharap, dengan di-

berlakukannya PKPU Nomor: 15 Tahun 2013 bisa diberlakukan untuk semua peserta Pemilu. Jangan sampai ada Caleg tetap memasang alat peraga kampanye di tempat terlarang seperti di kantor pemerintahan, jalur protokol, sarana ibadah dan lainnya.

Pantauan BANTEN POS, masih ada beberapa alat peraga kampanye terpampang di jalur protokol dan tempat yang dilarang dalam PKPU Nomor:15 Tahun 2013 tersebut. Salah satunya di Jalan Jendral Sudirman Gardutanjak.(ARI/MOR)

ARI SUPRIADI/BANTEN POS

Alat peraga kampanye yang dinilai melanggar PKPU Nomor: 15 Tahun 2013, salah satunya terpampang di Jalan Jendral Sudirman, Gardutanjak, Pandeglang. Foto diambil Rabu (9/10).

Pura-pura Jadi Pemulung, Residivis Gasak Rumsong PANDEGLANG, BP - Tim Buser Polsek Pandeglang berhasil membekuk dua tersangka spesialis pencurian rumah kosong (Rumsong). Kedua tersangka yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang rongsokan ini dibekuk polisi, setelah dilakukan hasil penyelidikan petugas. Kapolsek Pandeglang, Kompol Zainal Arifin saat ekspose perkara menjelaskan, kedua tersangka itu adalah Pepen bin Kamid (35) dan Oman alias Ramon (28)

warga Kampung Sukarame, Kelurahan Pagadungan, Kecamatan Pandeglang. Kata dia, saat beroperasi kedua tersangka berpura-pura menjadi pemulung dan mengintai rumah yang tinggal penghuninya. Setelah dipastikan rumah yang dijadikan target aman, kedua tersangka menggasak seisi rumah seperti ponsel, kamera dan peralatan elektronik lainnya. “Kami sudah mengamankan dua tersangka pencurian rumah kosong.

Kedua tersangka awalnya memungut rongsokan dan mencuri barang-barang di rumah yang ditinggalkan pemiliknya,” kata Kompol Zainal Arifin, Rabu (9/10). Berdasar cacatan kepolisian, lanjut Kapolsek, salah seorang tersangka yakni Pepen merupakan residivis atas tindak pidana serupa. Untuk mengembangkan kasusnya, kepolisian masih melakukan penyidikan kemungkinan adanya kelompok lain yang terlibat dalam aksi pencurian Rum-

song. “Kita lakukan pengembangan. Tidak menutupkemungkinan kedua tersangka tidak bekerja sendirian. Mungkin mereka berkelompok, itu yang masih kita lidik,” papar Kompol Zaenal. Dari tangan kedua tersangka, ujarnya, polisi mengamankan kamera merk Canon 1000D, tiga buah ponsel, play station, satu unit mobil pikup A 8540 E serta peralatan lainnya. Kedua tersangka dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman di atas lima ta-

hun penjara. Sementara, tersangka Pepen membatah dirinya disebut residivis. Kata dia, dirinya baru pertama kali melakukan pencurian Rumsong dan itupun spontan karena melihat situasi dan kondisi yang mendukung. “Saya baru pertama maling. Ketika melihat rumah di Gardutanjak itu kosong, saya masuk melalui pintu belakang dan menggasak barang yang ada,” elaknya.(ARI/MOR)

Masyarakat Diminta Antisipasi Musim Kemarau PANDEGLANG, BP - Sekretaris Komisi II DPRD Pandeglang, Anton Chaerul Syamsi meminta masyarakat di wilayah selatan Pandeglang untuk mempersiapkan diri menghadapi musim kemarau. Kata dia, di beberapa kecamatan, seperti Bojong dan Kecamatan Picung, kemarau mulai melanda dan

mengganggu aktivitas pertanian. “Beberapa kecamatan mulai mengalami kekeringan dan masyarakat diminta untuk melakukan antisipasi, termasuk Dinas Pertanian dan Perkebunan,” terang Anton kepada BANTEN POS, Rabu (9/10). Untuk mengantisipasi kekeringan areal persawahan, kata dia, masyarakat bisa meminta bantuan ke UPT Pertanian setempat atau instansi terkait. Bantuan itu bisa berupa pompanisasi ataupun bantuan air bersih. Sedangkan untuk jangka panjang, masyarakat bisa menanam tanaman yang dapat menyimpan cadangan air pada musim kemarau. Salah satu tanaman itu yakni pohon sukun.

“Ke depan masyarakat bisa menanam pohon sukun. Karena diketahui pohon sukun mampu menyimpan cadangan air pada bagian akarnya, dan itu akan bermanfaat ketika kemarau tiba,” tukasnya. Kepala Bidang Sarana Prasarana dan Pemeliharaan Tanaman (Kabid SPPT) Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Kabupaten Pandeglang, Cecep Komara mengatakan, saat ini pihaknya terus melakukan pendataan areal pertanian yang mengalami kekeringan. Bedasarkan inventarisasi, tercatat ada 700 hektar lahan sawah di sembilan kecamatan yang berpotensi kekeringan. Selanjutnya 459 hektar lahan pertanian kedelai di

lima kecamatan rawan kekeringan. “Kita sudah lakukan inventarisasi area dan jenis tanaman pertanian. Kecamatan Pulosari menjadi wilayah terbesar mengalami potensi kekeringan lahan sawah dengan luasan mencapai 180 hektar, dan Kecamatan Angsana mencapai 335 hektar lahan pertanian kedelai,” ujar Cecep Komara. Cecep menjelaskan, sembilan kecamatan yang berpotensi mengalami kekeringan lahan sawah meliputi Kecamatan Pulosari, Saketi, Mandalawangi, Kecamatan Koroncong. Selanjutnya, Kecamatan Cigeulis, Munjul, Jiput, Cikedal, dan Kecamatan Cipeucang. Lanjut dia, selain menginventarisir lahan dan tanaman perta-

nian, pihaknya juga melakukan upaya pencegahan gagal tanam dan gagal panen. Langkah itu yakni dengan menyalurkan air ke sejumlah lahan pertanian melalui program pompanisasi. Sementara Direktur PDAM Tirta Berkah Pandeglang, Tatang Muhtasar mengaku, pihaknya sudah membantu penyaluran air bersih ke wilayah yang sedang mengalami kemarau. Diantaranya, Kecamatan Picung dan Sidangresmi. “Kita proaktif menyalurkan bantuan air bersih pada musim kemarau untuk daerah yang membutuhkan. Pekan lalu kita salurkan di Desa Pasir Sedang, Kecamatan Picung,” kata Tatang.(ARI/MOR)

Lembaga Kursus & Pelatihan

R I TA

Menerima Kursus : - Tata Rias Pengantin - Menjahit - Tata Rias Rambut - Tata Boga - Baki Hantara Menerima Pelayanan : - Rias Pengantin - Dokumentasi Photo & Video - Menjahit Pakaian Wanita

HUB.087772951221 - 081384170552


BANTEN POS KAMIS 10 OKTOBER 2013

LEBAK

13

JAWARA Hilman Faruq

Jangan Tergiur KEBIJAKAN Pemkab Lebak yang tidak akan merekrut CPNS dari kalangan umum, tentunya mendapat apresiasi sangat baik, terutama oleh ribuan tenaga honor kategori (K2). Sebab dengan tidak menerima PNS dari pendaftar umum, artinya peluang bagi K2 cukup besar. Keputusan itu juga disambut baik oleh Ketua Forum Tenaga Honorer Sekolah Negeri Indonesia (FTHSNI) Kecamatan Cibadak, Hilman Faruq. Dia berharap, Pemkab Lebak lebih memperhatikan nasib guru honorer. Secara pribadi, kata Hilman, dirinya juga berharap pada seleksi CPNS yang pesertanya K2 pada 3 Nopember 2013 mampu mengakomodir K2. “Sebab CPNS merupakan profesi yang sangat didambakan. Namun demikian saya mengimbau kepada seluruh peserta tes agar jangan tergiur janji oknum yang katanya bisa membantu. Kalau ada yang begitu kita laporkan saja,” ungkap pengajar yang sudah 10 tahun mengabdi ini.(RIS/MOR)

PRO CILANGKAHAN

WIDODO CH/BANTEN POS

TERGANGGU. Sebuah pabrik beton yang sudah beroperasi sejak setahun lebih berdampingan dengan SMKN 1 Malingping di Kampung Pasirgadung, Desa Sukamanah, Kecamatan Malingping. Keberadaan pabrik itu jelas menggangu kenyamanan siswa dan guru saat kegiatan belajar mengajar.

Pejabat Malas Harus Dievaluasi ISTIMEWA

RSU Malingping Disoal GABUNGAN penggiat sosial dari Forum Komunikasi LSM se-Lebak Selatan (FKL2S) mempertanyakan transparansi anggaran di Rumah Sakit Umum (RSU) Malingping. Pasalnya, RSU itu setiap tahunnya selalu dibantu Pemprov Banaten, namun sistem pelayanan dan fasilitas yang ada selalu kurang. Dalam beberapa hari terakhir ini, pelayanan dan ketersediaan fasilitas penunjang pokok seperti obatobatan dan saIni harus diungkap rana medis selalu dipersoalke permukaan. kan oleh para Bahkan yang pasien. Bahkan, memprihatinkan hampir rata-rata banyak pasien para pasien haharus beli obat ke rus membeli obat dari apotik luar, karena di rumah sakit tidak di luar rumah sakit. Yang lebih tersedia. Jadi menyedihkan dikemanakan lagi, para pasien anggaran pemegang kartu pembelian obatJamkesmas juga obatan selama ini” harus mengeluarkan dana tidak sedikit. Ade Sudirman Tim investigasi Tim investigasi FKL2S FKL2S, Ade Sudirman kepada BANTEN POS, Rabu (9/ 10) menjelaskan, transparansi di RSU Malingping jelas tidak tampak. Dari mulai sistem tender pengadaan, belanja obat serta pembelian segala fasilitas pendukung RSU tidak pernah terbuka. “Ini harus diungkap ke permukaan. Bahkan yang memprihatinkan banyak pasien harus beli obat ke luar, karena di rumah sakit tidak tersedia. Jadi dikemanakan anggaran pembelian obat-obatan selama ini,” ujar Ade. Menurut dia, hasil investigasi FKL2S disebutkan, pada 2012 yang anggaran untuk data dan informasi sebesar Rp250 juta, penyediaan barang dan jasa Rp2,6 miliar, pemeliharaan rutin berkala Rp700 juta, penyusunan laporan rutin per tahun Rp50 juta, pembinaan dan pelatihan Rp250 juta, pengadaan alat kesehatan Rp999 juta dan pelayanan kesehatan keluarga miskin pertahun Rp141 juta.(K-9/MOR)

RANGKASBITUNG, BP - Bupati Lebak Mulyadi Jayabaya diminta sesegera mungkin mengevaluasi kinerja anak buahnya. Pasalnya, saat ini banyak pejabat yang terkesan malas. Indikasinya, pada saat jam kerja tidak berada di kantor. Salah satunya yaitu pejabat di lingkungan Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Lebak. Penilaian adanya pejabat yang malas ini disampaikan pengurus Komunitas Aspirasi (Komunas) Lebak, Ahmad Syarif. Menurut dia,

EGAR

MIN

WARUNGGUNUNG, BP - Wijaya (57), warga Kampung Bobojong RT 16 RW 02, Desa Warunggunung, Kecamatan Warunggunung harus menerima ganjaran atas tindak kejahatan yang dilakukannya. Kakek dengan dua anak ini diamankan di rumahnya dan digelandang ke Mapolsek Warunggunung, Selasa (08/10) lalu. Dia diminta mempertang-

Setelah pukul 14.36 WIB, kata Syarif, akhirnya memutuskan untuk ke kantornya lagi karena hingga jam tersebut pejabat dimaksud masih belum bangun dari tidurnya. “Ironisnya hingga pukul 15.00 WIB pejabat itu juga masih belum menampakkan diri ke kantor. Padahal betapa berharganya aspirasi masyarakat yang kami bawa untuk disampaikan dan mendapatkan perhatian,” katanya lagi. Untuk itu, sambungnya, dia meminta bupati dengan bijak dan

cermat mengevaluasi posisi pejabat malas yang ada di lingkungan Pemkab Lebak. Sementara itu Sekda Lebak, Dede Jaelani mengatakan, berdasarkan peraturan, PNS atau pegawai yang berada di luar kantor pada waktu jam kerja tidak dibenarkan, kecuali ada tugas luar. “Tugas luar ini harus mendapat izin atasannya. Jadi tidak dibenarkan pegawai berkeluyuran atau pulang pada jam kantor, kecuali waktu istirahat,” katanya.(ADE/MOR)

gungjawabkan perbuatannya. “Tindak kejahatan yang dilakukan Wijaya yaitu tindak pidana penipuan dan penggelapan disertai perbuatan cabul. Penangkapan tersangka berawal dari laporan salah satu korban yang tertipu oleh Wijaya atau Mbah Wijaya alias Ratu Wijaya. Dia mengaku mampu menggandakan uang,” ujar Kanit Reskrim Polsek Wa-

runggunung, IPDA Aminudin di ruang kerjanya, Rabu (9/10). Sejauh ini, kata Amin, pihaknya sudah menerima laporan delapan kasus yang terkait dengan Mbah Wijaya ini. Dari kedelapan pelapor ini, sambung Amin, tidak hanya perbuatan penipuan yang dilakukan tersangka, tapi juga ada yang melapor perbuatan pencabulan sang dukun. “Korban pelece-

han seksual ini merupakan istri salah satu korban penipuan,” imbuh Amin. Mugni, salah satu korban penipuan Wijaya mengaku, dirinya tertipu oleh tersangka sebesar Rp2 juta. Saat itu tersangka menaku mampu menggandakan uang. Tapi setelah dirinya melakukan ritual sesuai dengan yang dianjurkan tersangka, ia hanya

mendapatkan rongsokan yang dibungkus dus dan kain kapan. “Saya serahkan permasalahan ini kepada pihak yang berwajib untuk memprosesnya,” katanya. Sementara itu tersangka Wijaya mengaku, perbuatan jahat yang dilakukannya karena terdesak kebutuhan ekonomi. “Saya baru pertama melakukannya pak,” katanya singkat.(ADE/MOR)

Belum Lama Dibangun, Jalan Desa Nayagati Rusak Lagi

ADE SUPARDI/BANTEN POS

Jalan yang menghubungkan Kampung Pematang Laban dengan Belendung, Desa Nayagati, Kecamatan Leuwidamar ini kembali rusak. Bagian jalan yang mengalami kerusakan itu terdapat di beberapa titik.

TEH POCI

ABAH HAJI

TERIMA PESANAN UNTUK HAJATAN,SELAMATAN,ULANG TAHUN & ACARA LAINNYA.

BUKA SETIAP HARI JAM : 08.30 - 21.00

pukul 13.45 WIB pejabat bersangkutan tidak muncul juga. “Menurut beberapa staf, pejabat itu sedang tugas luar. Mungkin maksudnya ke lapangan. Namun ada seorang pegawai yang menyarankan kepada kami ke rumahnya saja. Maka kamipun pergi ke rumah yang bersangkutan yang jaraknya sekitar 2 kilometer dari kantor Disnak. Sekitar jam 14.00 kami tiba di rumah yang bersangkutan, dan menurut istrinya, suaminya sedang tidur,” ujarnya.

Dukun Cabul dan Pengganda Uang Ditangkap Polisi

TELAH HADIR DI KOTA ANDA NS UMA

Rabu (9/10) Pengurus Komunas menyambangi Kantor Disnak Kabupaten Lebak untuk menyampaikan aspirasi masyarakat terkait dengan masalah peternakan. Sebelumnya, dia membuat janji dengan salah seorang pejabat di Disnak untuk menyampaikan aspirasi warga tentang peternakan. Namun saat itu pejabat dimaksud mengatakan, sedang tugas ke Pemprov. Sekitar pukul 13.30 WIB, pengurus Komunas menunggu pejabat tersebut. Namun hingga

HUB : 0819 3238 6130 Jl. Multatuli Depan Indomaret/ samping SMPN 1 Rangkasbitung

LEUWIDAMAR, BP - Belum lama setelah rampung dibangun, jalan yang menghubungkan Kampung Pematang Laban dengan Belendung, Desa Nayagati, Kecamatan Leuwidamar kembali rusak. Jenis kerusakan itu diantaranya aspalnya terkelupas, retak-retak bahkan hancur. Hal ini mendapat sorotan sejumlah warga dan elemen masyarakat yang ada Kecamatan Leuwidamar dan sekitarnya. Kondisi jalan seperti ini disinyalir karena pelaksana proyek hanya mengeruk keuntungan tanpa memperhatikan kualitas. Berdasarkan data papan proyek, nama kegiatan proyek itu adalah Pembangunan Jalan dan Jembatan Perdesaan dengan pelaksana CV Elly Rachmuuatama Mukti bernomor SP 620/04-SP/PPK/PJJP114/DBM 2013 tertanggal 01 Maret 2013. Sedangkan lama pengerjaan 120 hari dengan nilai kontrak Rp659.079.000. Namun sayangnya pada papan proyek tersebut tidak dicantumkan volume pekerjaannya.”Jika melihat kondisi jalan seperti ini, jelas pelaksana tidak mengutamakan kualitas. Pekerjaannya asalasalan,” ujar aktivis Organisasi

Masyarakat Berantas Korupsi (OMBAK) Lebak, Japar Sodik, Rabu (9/10). Sebagai warga Lebak, kata Japar, dirinya merasa prihatin dengan masih banyaknya pelaksanaan proyek APBD 1 dan 2 yang melaksanakan pekerjaanya asal jadi. Padahal, sambung Japar, spesifikasi atau RAB proyek tersebut sudah ditentukan. Ironisnya lagi, kata Japar, pelaksana tidak sepenuhnya mengacu pada spesifikasi RAB yang telah ditentukan. “Ya, akibatnya seperti ini, belum lama selesai dibangun sudah banyak titik jalan yang rusak lagi,” katanya lagi. Hal senada dikatakan Ijong, warga Nayagati. Ijong juga mengaku kecewa dengan kondisi jalan yang belum lama selesai dibangun, tapi saat ini sudah rusak lagi. Kata Ijong, halini salah satu bukti bahwa pelaksanaa bekerja asal-asalan. “Kami berharap agar kontraktor jangan hanya mencari keuntungan, sehingga hasil pembangunan tidak sesuai seperti yang diharapkan. Kalau seperti ini tentu hasilnya tidak memuaskan dan merugikan masyarakat dan uang yang dikucurkan terbuang sia-sia,” katanya.(ADE/MOR)


BANTEN POS KAMIS 10 OKTOBER 2013

RUANG PUBLIK

14

Sastra dan Politik Banten Berhati-hatilah dengan ramalan seorang pujangga, karena ia merelakan diri untuk meleburkan untuk berkubang dalam bahtera kehidupan, hingga apa-apa yang dia nyatakan bisa menjelma menjadi kenyataan! SETELAH penampilan artikelartikelnya di Kabar Banten sejak akhir 2012 lalu, yang kemudian disambut oleh seluruh koran Banten, kini karya-karyanya yang tersebar di media internet semakin banyak diburu pembaca, baik dalam dan luar negeri. Penulis pun sempat menghubungi Hafis Azhari, serta menanyakan perihal novel religiusnya “Perasaan Orang Banten” yang dikabarkan menghilang dari peredaran. Apa yang menarik dari karyakarya Bang Hafis, hingga menjadi literatur unik yang banyak diburu para penikmat sastra dan kaum intelektual Banten belakangan ini? Ketika pertanyaan ini disampaikan kepada beliau, jawabnya sederhana saja, “Masyarakat Banten ini sudah lama merindukan adanya literatur

yang lugas, dan berani mengungkap keberadaan dirinya. Jadi yang ingin saya tampilkan bukanlah debat-debat tentang keunggulan masalalu Banten. Bicara saja tentang fenomena masakini dengan jujur, maka dengan sendirinya akan menghubungkan identitas masalalu kita, bahkan kita pun bersemangat untuk mencari format terbaik demi meraih masadepan Banten.” Rupanya Bang Hafis tidak mau memasuki persoalan yang mulukmuluk tentang masyarakat Banten ideal yang menjadi dambaan kita selama ini, tetapi ia mengajak kita untuk bergerak, berbuat, berijtihad, karena bicara dengan suatu tindakan ternyata lebih fasih daripada seribu retorika yang manis-manis tentang fenomena kebantenan. ”Manusia itu adalah makhluk multidimensional dalam hal berpikir dan berbahasa, tetapi kenapa banyak intelektual Banten yang gemar mengunyah-ngunyah literatur para pakar dan intelektualisme Barat. Kenapa kita tidak punya kepercayaan pada diri sendiri?” tegas penulis buku 100 Tahun Bung Karno (Liber

Amicorum) itu. Apa yang dinyatakan Bang Hafis tentu bukan dalam konteks mengajak pembaca agar phobi terhadap literatur Barat, karena ia sendiri pernah mengalami fasefase di mana filsafat Barat cukup dominan dalam memperkaya khazanah keilmuwannya. Apalagi mengingat dirinya adalah lulusan pesantren modern Daar El-Qolam,

Oleh: Irawaty Nusa

Alumni IAIN Serang, aktivis Gema Nusa Banten.

yang kemudian melanjutkan studi pada jurusan Teologi Filsafat di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Tetapi ia mengajak kalangan intelektual Banten agar jangan “terpaku” ataupun “tergantung” pada khazanah literasi Barat semata, karena hasil pemikiran mereka belum tentu merupakan sintesis dari pergelutan tesis dan anti-tesis dalam wilayah keilmuwan. Banyak intelektual Barat yang

lebih bertumpu pada kepentingan politis, hingga membuat kalangan intelektual pribumi hanya bergantung menjadi intelektualintelektual tukang semata. Dan memang, Bung Karno pun pernah berpidato dengan mengucap istilah “denkfout”, yang berarti kerancuan dalam kerangka berpikir. Pada fase selanjutnya seorang jurnalis senior Joesoef Isak (mantan Sekjen Wartawan Asia-Afrika) pernah meluncurkan istilah “reifikasi”, yang berarti kemampuan mempermainkan fungsi bahasa dari kalangan politisi dan penguasa, agar rakyat tetap percaya dan mengakui legitimasi dia sebagai pemimpin. Di sini terbukti, ketika Orde Baru mau mengadakan pembredelan terhadap Tempo, Editor dan Detik, melalui koran nasional Kompas mereka meluncurkan pembakuan istilah yang menjadi induksi pada pemikiran manusia Indonesia, misalnya OTB (Organisasi Tanpa Bentuk), GPK (Gerakan Pengacau Keamanan), subversif, makar, ekstrim tengah dan seterusnya. Dalam pengantar novel “Perasaan Orang Banten”, penerbit novel tersebut dengan

lantang mengungkapkan bahwa karya sastra yang dihasilkan dari kekuatan jiwa, hanya akan dapat dinikmati oleh pembaca yang membuka mata hatinya. Kini fenomena itu semakin nampak jelas, ketika masyarakat Banten semakin mempertanyakan keberadaan novel tersebut, semoga saja masyarakat kita semakin berjiwa legowo dan rendah-hati untuk bersama-sama membuka mata-hatinya. Setelah peluncuran novel tersebut oleh kolaborasi Rumah Dunia dan Kubah Budaya, serta dihadiri para wartawan Antara dari Jakarta, rupanya Gola Gong dan Toto St. Radik pun jauh-jauh hari sudah mempersiapkan karya sastra mereka berdudul “Membaca Diri” dan “Sokrates Banten”. Di sini nampak peranan karya sastra yang menggugah jiwa masyarakatnya, dan dapat menimbulkan efek dahsyat dari sebuah gerakan massal yang dikendalikan oleh tangan-tangan terampil dari pemikiran para panulis (budayawan) Banten. Kita masih ingat bagaimana literatur sastra yang berjudul “Bumi Manusia” dan “Anak Semua Bangsa” hasil gubahan

Pramoedya Ananta Toer. Setelah beberapa kali masuk nominasi nobel untuk kesusastraan dunia, buku itu kemudian dicari-cari kalangan mahasiswa dari Sabang sampai Merauke. Meskipun di toko-toko buku sudah diborong oleh Rezim Orde Baru agar menghilang dari peredaran, rupanya angkatan muda Indonesia tak habis akal untuk memperbanyak buku tersebut dalam bentuk copy maupun scan di sudut-sudut kampus di seluruh Indonesia. Dari belakang meja di rumahnya, yang saat itu Pramoedya masih dalam status “tahanan kota” ia berhasil memanfaatkan goresan-goresan pena sebagai senjata ampuh yang dapat mengelorakan semangat emansipasi dan kesadaran rakyat Indonesia, agar terbebas dari belenggu tirani dan otoritarianisme pihak penguasa. Di atas kursi rodanya seorang pemikir sedang menyaksikan perang berkecamuk, namun di medan pertempuran itu ideidenya mengejawantah dalam benak para prajurit hingga berhasil melumpuhkan kekuatan lawan yang paling tangguh sekalipun. Selamat berjuang!***

Bagaimana Tanggapan Anda? FACEBOOK BANTEN POS

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencegah ke luar negeri pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah dan Kasmin bin Saelan. Pencegahan itu dilakukan sejak Senin (7/10) lalu. Pencegahan terhadap pasangan calon bupati dan wakil bupati yang diusung Golkar ini terkait kasus dugaan suap penanganan sengketa Pemilihan Kepala Daerah Lebak, Banten di Mahkamah Konstitusi (MK). Pencegahan itu dilakukan untuk enam bulan ke depan.

banten_pos@yahoo.co.id

Gara-gara Nafsu Dikedepankan YULLI ERLLITHA Bagus dech, jadikan mereka ga bisa lari daritanggung jawabnya

LUKMANUL HAKIM Sudahlah PSU Lebak jangan dilaksanakan.. karena hanya akan menghambur2kan uang rakyat saja.. mendingan dipake buat Anggaran pembangunan yg bisa bermanfaat buat Masyarakat..

NENG AISYAH Sungguh menyakitkan, gara-2 nafsu yang dikedepankan semua jadi berantakan, kepada KPK usut tuntas semua yang terlibat jangan pandang bulu, yang menyuap dan disuap sama-2 menikmati, dengn kejadian ini semoga BANTEN jauh lebih maju, yang dicekal beri keterangan yang sebenarnya, jangn berbelit-belit

DEKKY SYAHRUL KAMIL Kasus ini dari awal rawan muatan politisnya.. demo vs gol

HENDY HEVASTA Sebenernya boleh saja sih keluar negeri kalo sudah tidak percaya hukum Agama didalam Negeri dan cari tuh ponpes diluar Negeri kemudian mondok aja sekalian diluar negeri.

ADJI MURTAJI ROHMATA ROBBY Saya teringat orang tua jaman dulu, katanya kalau mimpi mandi basah itu namanya AKIL BALIG, dan kalau ketangkap basah itu namanya AKIL MUCHTAR hahaha,,, cape deh!

DEDE KOSASIH Pasangan cabup nomer 3 juga perlu di usut tuhh... pokoknya udah ga percaya... bohong semua...

SAHIDI ALDI ALAMSYAH Mantap... memang harus seperti itu, biar semua jelasss.

NANANG PUTRA SURYANA Kasihan bpk Amir hamzah.... yang sabar ya pak... nanti juga kebenaran akan terungkap kok.... semangat terus... keep smile.

ENCUS GIMICK Politik di Lebak memang Luar Biasa sampe-smpe membinasakan.

PALGUNADI SUWONDO Dugaan KPK kepada setiap orang yang terindikasi kasus suap/korupsi sah2 saja jika dilakukan tindakan pencekalan, KPK agar segera melakukan pendalaman kasus dan melakukan pemeriksaan secepatnya...

KHANDA TARAZAZAN Semua kejadian ini merupakan suatu pendidikan Politik bagi kita semua, terutama warga Lebak. Kita ambil hikmahnya saja. Mudah2an bisa lebih maju siapapun yg menjadi pemimpinnya. Tinggal KPU yg kebagian capenya.. Tetap semangat warga Lebak.

BANTEN POS menerima tulisan berupa opini, surat pembaca, atau informasi apapun baik terkait kebijakan, infrastruktur, kejadian di daerah anda dan lain sebagainya. Opini ditulis sekitar 5.000 karakter tidak memuat materi cabul dan SARA. Sertakan foto dan biodata diri kirimkan ke bantenpos@gmail.com atau di inbox facebook Banten Pos


BANTEN POS KAMIS 10 OKTOBER 2013

METRO CILEGON

15

PT ASDP dan TTM Siap Siaga Jelang Hari Raya Idul Adha MERAK, BP - Momentum Hari Raya besar Idul Adha yang jatuh pada tanggal 15 Oktober 2013 ini, menjadi perhatian khusus sejumlah stackholder di Pelabuhan Merak. Guna mengantisipasi lonjakan penumpang, PT ASDP Ferry cabang Merak dan Terminal Terpadu Merak (TTM) mengambil langkah untuk melakukan berbagai persiapan memenuhi pelayanan jasa, baik penambahan kapal dan armada bus untuk para penumpang yang diprediksi mengalami lonjakan hingga 10 Persen. “Menjelang hari perayaan idul adha, kami tengah melakukan berbagai persiapan di Pelabuhan Merak, kedepan kapal yang kami siapkan untuk momentum ini sebanyak 43 kapal,” ungkap Manajer Usaha Penyeberangan dan Pelabuhan PT ASDP Cabang Merak, Nana Sutisna, Rabu (9/10). Nana menambahkan selain mempersiapkan kapal di Pelabuhan Merak, loket-loket karcis penumpang juga difungsikan optimal sebagai mana mestinya. Selain itu, fasilitas lainnya pun tak lupa untuk disiagakan agar penumpang dapat mudik dengan nyaman. “Loket karcis yang adak kami siapkan 11 loket, 9 loket didepan pintu Pela-

buhan Merak dan 1 lagi di pintu masuk dari stasiun menuju pelabuhan,” tuturnya. Ia memprediksi peningkatan penumpang khusunya pejalan kaki akan terjadi satu hari sebelum hari Idul Adha. Meski begitu peningkatan tersebut tidak terlalu besar dibandingkan arus mudik Hari Raya Idul Fitri lalu. “Kenaikan saya presdiksi 10 persen bila dibanding dengan hari biasanya. Lonjakan saya jamin tidak mungkin terjadi karena peningkatan tidak begitu signifikan bila dibanding idul fitri,” paparnya. Sementara itu, saat ditanyai Banten Pos mengenai adanya pengerukan di Dermaga I, ia menegaskan bahwa aktifitas tersebut tidak akan mengganggu bongkar muat kapal dan penumpang karena proses pengerjaan tersebut sudah dijadwalkan secara berkala dan akan dihentikan jika lonjakan penumpang terjadi. ”Memang benar saat ini ada pengerukan di dermaga 1, tapi pengerjaannya kami jadwalkan tidak setiap hari, jadwalnya hari Minggu - Selasa. Bila nanti kami prediksi ada lonjakan, maka pengerukan kami setop sampai kondisi normal kembali,” jelasnya. Sementara itu, Kepala UPTD Terminal Terpadu Merak, Irawansyah mengungkapkan, saat ini pihaknya tengah melakukan berbagai persiapan untuk memberikan pelayanan maksimal terhadap penumpang.

RONALD SIAGIAN/BANTEN POS

Sejumlah penumpang menaiki bus jurusan Merak-Jakarta di Terminal Terpadu Merak, Rabu (9/10). Menjelang Hari Raya Idul Adha, jumlah penumpang dipastikan naik sebesar 10 persen dibandingkan hari biasanya. PT ASDP dan pengelola TTM saat ini sedang siap siaga.

“Kami sudah membahas persiapan TTM jelang Hari Idul Adha, armada bis yang kami siapkan sebanyak 530 armada,” terangnya. Irawansyah mengatakan, momentum Idul Adha tidak akan ada kenaikan tarif bis. Pihaknya telah berkomunikasi dengan pihak pe-

ngelola bus untuk tidak menaikan harga karena keseluruhan penetapan harga tarif angkutan sudah ditetapkan kantor pusat. “Kami telah berkomunikasi, hingga saat ini tidak ada kenaikan harga bis,” tegasnya. Iwan yuhendra, Kepala Terminal

Terpadu merak menambahkan bukan hanya persiapan armada bis saja yang dioptimalkan, pihaknya juga mengimbau agar kesiapan-kesiapan mulai dari kelengkapan surat kendaraan dan sopir juga menjadi prioritas keselamatan para penumpang. “Seluruh PO bus sudah kami

himbau agar surat izin baik kir dan sebagainya sudah harus lengkap. Bukan itu saja para sopir juga kami imbau tidak mengemudi secara ugal-ugalan supaya penumpang bisa nyaman pulang kekampung halaman mereka,” imbuhnya.(NAL/ ZAL/IGO)

Penyertaan Modal TNI Pusatkan TMMD di Kota Cilegon Gede, Kontribusi Cilik LEBIH Sambungan dari Halaman 16

logika bisnis secara umum. “Contohnya begini. Beberapa waktu lalu penyertaan modal daerahnya Rp100 miliar, PT PCM hanya memberikan kontribusi Rp2 miliar per tahun. Itu kan kecil sekali. Besar pasak dari pada tiang. Modalnya gede, yang masuk kas daerah kecil. Jadi logika bisnisnya tidak ketemu,” ungkapnya. Jika nanti Pelabuhan Warnasari peneglolaannya diserahkan ke PT PCM, lanjut dia, berapa miliar lagi dana yang harus dikeluarkan APBD Cilegon. “Itu kan namanya memberatkan keuangan daerah. Kalau tidak mampu lebih baik diserahkan ke pihak ketiga. Di berbagai daerah

yang saya kunjungi dulu seperti itu. Mereka menyerahkan urusan pengelolaan pelabuhan kepada pihak ketiga. Melalui MoU tertentu, pemerintah daerah dapat kontribusi yang cukup besar malahan. Tidak seperti PT PCM, penyertaan modal gede, kontribusinya kecil,” pungkasnya. Terpisah, Ketua Kadin Cilegon, Ali Mujahidin kepada BANTEN POS mengatakan, akan lebih baik jika pelabuhan itu tidak dibangun, jika nantinya hanya menghamburkan uang rakyat. “Buktinya TTM saja kondisinya seperti sekarang, bagaimana nanti pelabuhan. Kita lihat yang riil sajalah, tidak perlu mengandai-andai. Kenyataannya memang TTM tidak beres-beres,” tegasnya.(IGO)

Diduga Mengalami Kebocoran Oli 200 Sambungan dari Halaman 16

pindahkan ke kapal lainnya untuk meneruskan perjalanan mereka. “Kapal ditarik ke dermaga II, parea penumpang yang ada dikapal BSP 1 langsung kami pindahkan ke kapal yang lain,” tandasnya. Sementara itu, Kepala Cabang yang mengelola Kapal BSP 1, Situngkir membenarkan kejadian tersebut. Ia menegaskan, kemungkinan kerusakan kapal terjadi pada

bagian kemudi kapal. “ Memang benar kapal saya mengalami kerusakan tidak jauh dari Pelabuhan Merak, dekat Pulau Merak Besar. Perkiraan sementara kerusakan terjadi karena ada kebocoran oli pada bagian mesin hidrolik alat kemudi,” katanya. Pasca kejadian, tambah Situngkir, kapal tersebut langsung dimasukan pada perawatan kapal. “Setelah bongkar muat penumpang di Dermaga II, kapal langsung engker, untuk diperbaiki,” tandasnya.(NAL/ZAL/IGO)

CILEGON, BP - Tentara Nasional Indonesia kembali “menyerbu” daerah tertinggal, seperti wilayah perba-tasan negara, pulau - pulau kecil dan terluar maupun daerah perkotaan yang belum tersentuh pembangunan. Penggalakan pembangunan melalui program TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-91 untuk wilayah Banten sendiri, dilaksanakan di Kelurahan Bulakan Kecamatan Cibeber Kota Cilegon dengan total anggaran mencapai Rp687 juta dan yang akan dilaksanakan selama 21 hari. Danrem 064/Maulana Yusuf Banten, Kolonel Inf Dedy Kusmayadi, TMMD merupakan program terpadu lintas sektoral yang melibatkan TNI, kementerian terkait, lembaga pemerintahan non kementerian dan pemerintah daerah serta segenap lapisan masyarakat di lokasi TMMD. Di wilayah hukum Banten, TMMD dilaksanakan bergiliran disetiap kabupaten/kota. “Terdapat 71 lokasi TMMD yang dilakukan TNI. Untuk wilayah hukum Banten, program TMMD kami laksanakan di Kota Cilegon selama 21 hari dan dimulai hari ini (kemarin, red). Dengan tujuan utama untuk mendorong dan mempercepat pembangunan,” kata Dedy dalam sambutannya di Lapangan Kelurahan Bulakan Kecamatan Cibeber Kota Cilegon, Rabu (9/10). Dedy menambahkan, diharapkan melalui program TMMD, semua aspirasi dan kepentingan masyarakat di daerah terakomodir, mengingat

proses perencanaan programnya diawali dengan melibatkan berbagai instansi dan masyarakat, serta disusun dengan sistem bottom up planning. Bahkan, lanjut Dedy, sebelum menentukan lokasi TMMD, TNI melakukan koordinasi secara intensif mulai dari musyawarah tingkat desa, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi hingga ke pemerintah pusat. “Ada pun sasaran programnya yaitu program pembangunan fisik dan non fisik, diantaranya pembangunan infrastruktur, sarana dan prasarana serta penyuluhan-penyuluhan terkait hal-hal yang dibutuhkan masyarakat,” jelasnya. Dedy menjelaskan, program TMMD merupakan salah satu operasi bakti TNI terhadap masyarakat di daerah, dengan prioritas utama membangun daerah tertinggal, terpencil, daerah kumuh perkotaan dan daerah yang rentan terkena bencana alam maupun daerah rawan konflik. Di Kota Cilegon khususnya, lanjut Dedi, TNI harus berbaur bersama dengan masyarakat yang diharapkan dapat terbangun interaksi antara TNI dengan masyarakat. “Untuk itu, pembangunannya melibatkan masyarakat, seperti proses pembentukan dan pelebaran jalan setapak, membangun tembok penahan tanah, gorong-gorong hingga rehab beberapa rumah ibadah,” jelasnya. Dedi menambahkan, semua program TMMD baik fisik dan non fisik harus dapat diselesaikan oleh TNI bersama unsur pemerintah dan

DENI SAPROWI/BANTEN POS

Danrem 064 Maulana Yusuf Banten, Kolonel Inf Dedy Kusmayadi secara simbolis menyerahkan satu sak semen kepada anggota TNI MMD.

elemen masyarakat sesuai dengan waktu yang telah ditentukan, dengan anggaran yang berasal dari anggaran TNI seniali Rp137 juta untuk kegiatan logistik berikut dana penyertaan dari Pemprov Banten senilai Rp50 juta dan Pemkot Cilegon senilai Rp500 juta. ”Dana ini kami anggap sebagai stimulan, pasti tidak cukup namun dapat merangsang masyarakat untuk bergotong-royong agar mendapatkan hasil kerja yang sempurna,” jelasnya. Walikota Cilegon, Tb Iman Ariyadi menyambut positif kegiatan TMMD. Iman berharap, melalui kegiatan bakti TNI, sinergitas TNI dan Pemerintah Kota Cilegon dapat lebih ditingkatkan lagi. “Kegiatan ini

sangat membantu kerja pemerintah dalam mempercepat pembangunan. Kami juga menyumbangkan sapi dan membantu rehab rumah tidak layak huni sebagai bentuk partisipasi dalam program TMMD tahun ini,” kata Walikota. Berdasarkan pantauan BANTEN POS, kegiatan TMMD hari pertama juga dirangkaikan pula dengan kegiatan bakti sosial lainnya, seperti pengobatan gratis dan pembagian sembako gratis. Turut hadir dalam acara pembukaan TMMD, Wakapolda Banten, Danlanal Banten, Danlanud Gorda, Kapolres Cilegon, Dandim 0623/Cilegon, tokoh masyarakat, ulama dan tokoh pemuda Kota Cilegon.(CR2/ZAL/IGO)

Peserta Adalah Masyarakat Tidak Mampu PEMKOT Sambungan dari Halaman 16

“Saat ini Pemkot Cilegon menawarkan jaminan sosial berbentuk asuransi jiwa guna memberikan perlindungan dan memberikan jaminan sosial secara menyeluruh,” papar Lubis sosialisasi program asuransi, di Aula Rapat DPPKD Cilegon, Selasa (9/10). Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Sosial Kota Cilegon,

Abadiyah, Kepala Inspektorat Kota Cilegon, Mulyawan Soepardi, dan puluhan Kader Pos Yandu se Kota Cilegon dari delapan kecamatan. Lubis menjelaskan, asuransi jwa menjadi begitu penting bagi masyarakat tidak mampu, apalagi melihat kultur agama dan budaya serta adat istiadat yang cukup kental dilingkungan masyarakat Kota Cilegon. “Ketika seseorang meninggal akan cukup banyak biaya yang di-

perlukan untuk berbagai hal seperti biaya pemakaman, jamuan tahlil dan sebagianya,” terang Lubis. Dengan asuransi jiwa, lanjut Lubis masyarakat Kota Cilegon akan memiliki perlindungan jiwa atau jaminan uang pertanggungan bagi ahli waris jika suatu saat penerima asuransi meninggal dunia. Harapkan dari digulirkannya program asuransi ini dapat meringankan beban finansial ataupun sebagai modal untuk menciptakan

dan memulai sumber penghasilan yang baru untuk keluarga yang ditinggalkan. Kepala Dinas Sosial, Abadiyah mengatakan, peserta asuransi adalah masyarakat kota Cilegon yang terdaftar pada Jamkesmas Jamkesda serta pekerja di sektor informal seperti tukang ojek, tukang becak, pemulung, pembantu rumah tangga, pedagang makanan keliling, sopir angkot, buruh tani, dan pekerja bangunan.(ADV)

Pribadi dan Keluarga Nomor Dua KAGUMI Sambungan dari Halaman 16

dipanggil daenk itu ia dimulai dari bawah. Pada 1999 dipercaya sebagai Humas Pengurus Anak Cabang (PAC), Kecamatan Pulomerak, saat masa transisi pemekaran Kecamatan Pulomerak dan Kecamatan Grogol. Kemudian pada 2000-2005, Warto mendapat amanah sebagai Sekretaris Ranting, Kelurahan Mekarsari. Selanjutnya pada 20052010, pria yang hobi olahraga Sepakbola dan Golf itu, mendapat kepercayaan sebagai Sekretaris PAC Kecamatan Pulomerak, hingga akhirnya pada periode 2010- 2015 jabatan Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Pulomerak dipercayakan kepadanya.

Warto mengaku dirinya selalu mengidolakan sosok proklamator Indonesia, Soekarno. Hal itu dibuktikan dengan perilaku dan implementasi sehari-harinya yang selalu dekat dengan masyarakat. Dirinya juga menyimpan beberapa koleksi tentang presiden pertama Indonesia itu. “Ada baju, kaos, dan luksian. Setiap keluar kota saya pasti membeli koleksi yang terdapat gambar beliau,” ungkap Warto. Menurutnya setiap orang yang mengidolakan sosok Soekarno dengan versinya masing-masing. Soekarno merupakan sosok yang baik untuk ditiru dan dicontoh. “Soekarno adalah pemimpin yang mendahulukan kepentingan rakyat dan tidak pernah untuk pribadi dan keluarganya,” paparnya.(*)


CILEGON POS

16

Gerbang Kota Masa Depan

BANTEN POS KAMIS 10 OKTOBER 2013

200 Penumpang Kapal Dievakuasi KMP BSP I Rusak di Tengah Laut MERAK, BP - Sekitar 200 penumpang Kapal Motor Penumpang (KMP) BSP 1 dievakuasi dan dipindahkan ke kapal Roll On

Roll Off (Roro) lainnya, setelah kapal yang mereka tumpangi mogok di tengah laut saat hendak menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Rabu (9/10). Proses evakuasi itu sendiri dilakukan setelah sebelumnya KMP BSP 1 ditarik kapal tugboat milik PT pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM) ke dermaga II Pelabuhan Merak.

Manajer Usaha Penyeberangan dan Pelabuhan PT ASDP Ferry Cabang Merak, Nana Sutisna menyatakan, kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 11.30 WIB di perairan sekitar Pulau Merak Besar. “Kejadiannya sekitar pukul 11.30 WIB, kami mendapat laporan bahwa kapal BSP 1 mengalami kerusakan tidak jauh tepatnya

di dekat Pulau Merak Besar,” jelasnya pada wartawan. Mendapat laporan tersebut, sambung Nana, pihaknya langsung mendatangkan tugboat untuk membantu menarik kapal yang ditengah laut untuk ditarik kembali ke Pelabuhan Merak guna evakuasi para penumpang. “Setelah mendapatkan la-

poran, saya langsung meminta tolong PT PCM untuk membantu penarikan kapal ke pelabuhan, karena didalam kapal kurang lebih ada sekitar 200 penumpang untuk diselamatkan,” paparnya. Setelah dilakukan penarikan, lanjutnya, penumpang segera dievakuasi dan diBACA 200...HAL 15

POS KOMINFO Pemkot Siapkan Asuransi Jiwa Bagi Rakyat Cilegon UNDANG undang Dasar 1945 mengamanatkan bahwa setiap individu termasuk kelompok, rentan dengan penyandang masalah kesejahteraan sosial. Memperoleh pemenuhan kebutuhan dasar untuk hidup layak sebagai perwujudan dari perlindungan sosial yang harus diberikan oleh negara. Atas dasar itu menjadi kewajiban negara untuk melaksanakan dan mengembangkan suatu sistem jaminan sosial. Olehkarenanya Pemaerintah Kota Cilegon melalui Dinas Sosial Kota Cilegon menggelar program asuransi jiwa bagi masyarakat Kota Cilegon. Sekda Kota Cilegon, Abdul Hakim Lubis, menyatakan, setiap masyarakat atau kelompok berhak mendapatkan kesejahteraan sosial sebagaimana diamanatkan dalam UUD 1945. Lubis memastikan bahwa masyarakat yang kurang mampu di Kota Cilegon sudah mendaptkan berbagai macam program perlindungan dan jaminan sosial seperti Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas), Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda), Jaminan Persalinan (Jampersal) serta bantuan lainnya. Namun untuk asuransi jiwa belum belum ada bantuan yang menjangkaunya. BACA PEMKOT...HAL 15

RONALD SIAGIAN/BANTEN POS

Kapal Motor Penumpang (KMP) BSP 1 ditarik tugboat PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM) ke Dermaga II Pelabuhan Merak, Rabu (9/10). Kapal Roro tersebut mogok di tengah laut dan gagal melanjutkan perjalanannya menuju Pelabuhan Bakauheni Lampung gara-garamengalami kebocoran oli di mesinnya. Akibat kejadian tersebut sebanyak 200 penumpang dievakuasi dan dialihkan ke kapal yang lain.

Lebih Baik Serahkan ke Pihak Ketiga Soal Pengelolaan Pelabuhan Warnasari CILEGON, BP - Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon membangun Pelabuhan Warnasari mendapat sorotan dari publik kota tersebut. Ada yang sepakat karena alasan dapat meningkatkan pendapatan daerah dan kemungkinan menyerap tenaga kerja, ada pula yang pesimis karena melihat progres pembangunan infrastruktur yang selama ini sudah berjalan.

Rahmatullah misalnya. Anggota DPRD Cilegon yang sedang menunggu proses pergantian antar waktu (PAW) itu mengatakan, keberadaan pelabuhan daerah itu sangat potensial jika memang dikelola dengan sungguh-sungguh, karena dapat memberikan kontribusi ke daerah. Mantan Ketua Pansus Raperda Retribusi/Jasa Kepelabuhanan itu menegaskan, sejauh ini BUMD PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM) belum maksimal memberikan kontribusi ke daerah. Karenanya, jika nanti Pelabuhan Warnasari itu ada,

sebaiknya pengelolaannya diserahkan kepada pihak ketiga. “Bisnis itu kan tujuan akhirnya untung. Kalau modal yang dikeluarkan APBD dengan pendapatan tidak sebanding, ngapain susah-susah. Serahkan saja ke pihak ketiga,” tandasnya, Rabu (9/10). Pernyataan Rahmatullah itu berkaitan dengan penyertaan modal APBD Cilegon untuk PT PCM yang cukup besar, namun perusahaan daerah yang dipimpin Samsul Rizal itu hanya menyumbang lebih kecil dari BACA LEBIH...HAL 15

Warto Siswondo, Caleg dari PDI Perjuangan

Kagumi Sosok Soekarno yang Merakyat Sosok Soekarno, Presiden RI ke-1 menjadi idola hampir mayoritas masyarakat Indonesia karena kepemimpinannya yang merakyat. Salah satu penggemarnya tersebut adalah kader PDI Perjuangan di Kota Cilegon, Warto Siswondo.

SOBAR ROHMAT, Kota Cilegon WARTO demikian ia biasa disapa, mengawali karir politik dan bergabung ke PDI Perjuangan sejak 1999. Ia bergabung ke partai besutan Megawati Soekarno Putri atas inisiatif sendiri. Pria kelahiran 1 Agustus 1978 merasa sreg dengan partai berlambang banteng moncong putih yang beridiologi Pancasila itu. Baginya, sosok Bung Karno adalah demokrasi sejati. Dimana lebih mengutamakan rakyatnya daripada jabatan. “PDI Perjuangan dengan ideologi Pancasila menghormati perbedaan,

ISTIMEWA

Calon Anggota Legislatif dari PDI Perjuangan, Wardo Siswondo saat berpose bersama istri dan anak laki-laki tercintanya dalam acara keluarga.

karena Negara kita adalah demokrasi yang didukung beberapa agama. Itulah yang mendasari saya senang berpolitik,” ucap Warto yang juga Caleg DPRD Kota Cilegon Dapil III, Nomor Urut 2 (Kecamat-

an Grogol- Pulomerak). Wiraswastawan yang bergerak di bidang perkapalan itu menduduki jabatan setrategis di PDI Perjuangan. Karir politik lelaki yang biasa BACA KAGUMI...HAL 15


Bantenpos edisi kamis 10 oktober 2013