Issuu on Google+

BANTEN POS Inspirasi dan Semangat Baru Banten

SENIN 21 APRIL 2014

Edisi Kartini

Jawa Pos Group

HARGA ECERAN Rp 2.000

Wanita-Wanita Hebat

Titin Kholawiyah

Ijah Faizah

Berdayakan Istri Nelayan, Bangun Yayasan untuk

Merubah Mental Pengemis

Aktivis Soial

Aktivis dari Bojonegara

Harmini Marzusy

Entin

Enterpreneur

Owner “Rumah Makan Ibu Entin

Dari Sebuah Rumah Makan Tanpa Nama

Dulu Maria Ulfah

KINI MEREKA

Nazla Thoyib Amir

Maria Ulfah

Jangan TTak ak ut akut Memilih

Mensos RI Pertama

Tokoh Emansipasi Wanita Asal Banten

Seniman Teater

Sukses Berkarir, Tetap Sebagai Ibu

SETIAP 21 April, publik negeri ini memeringati Hari Kartini. Kartini didaulat sebagai wanita luar biasa karena berjuang mengangkat harkat derajat perempuan Indonesia. Maka kemudian, RA Kartini menjadi simbol bagi perjuangan emansipasi wanita. Kiprah asal Banten dalam percaturan nasional bukanlah hal baru. Nama Maria Ulfah Soebadio Sastrosatomo tercatat dalam tinta emas sejarah nasional. Kiprahnya sebagai wanita yang mampu keluar dari kungkungan, mengismpirasi banyak wanita di negeri ini. Tak terkcuali di Banten. Pada edisi Hari Kartini 2014 ini, BANPOS menyajikan sejumlah Kartini dan Maria Ulfah masa kini. Mereka berhasil meraih berbagai prestasi, sukses dan mampu berdiri di kaki sendiri dengan tanggungBACA DULU... HAL 7

Wajah-wajah Baru Wakil Banten Mayoritas Anak Orang Top SERANG, BANPOS - Pemilu 2014 melahirkan wajah-wajah baru wakil rakyat Banten yang akan duduk di kursi DPR RI. Dalam penelusuran BANPOS dari hasil rekapitulasi di KPU kabupaten/kota, beberapa nama dan wajah baru diprediksi kuat masuk Senayan. Mereka antara lain putri Menteri Agama, Suryadharma Ali yakni Kartika Yudhisti (PPP),

Salurkan Donasi Anda Untuk Masjid Terapung Banten ke Rek : 16300767675 Bank Mandiri a/n Yayasan Albahru Banten

Jadwal Sholat Wilayah Banten & Sekitarnya

Subuh Dzuhur Asar Maghrib Isya

04:40 11:58 15:17 17:57 19:07

PRAKIRAAN CUACA HARI INI SERANG CILEGON PANDEGLANG LEBAK TANGERANG 25 – 33ºC Berawan/ Hujan Ringan

25 – 33ºC Berawan

25 – 32ºC Berawan

24 – 32ºC Berawan

0,5 – 0,75 mtr/ Timur

0,75 – 2,0 mtr / Tenggara

0,5 – 1,5 mtr / Tenggara

25 – 33ºC Berawan/ Hujan Ringan

anak Rhoma Irama yakni Vicky Rhoma (PKB), anak Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah yakni Andika Hazrumi (Golkar), anak mantan Bupati Lebak, Mulyadi Jayabaya yakni Mochamad Hasbi Asidiki Jayabaya (PDIP), Yayat Biaro (Golkar), Aeng Haerudin (Demokrat), Wahidin Halim (Demokrat), Prita Mulyasari (PDIP). Perolehan Kartika di Dapil Banten II cukup signifikan. Di Kota Serang, Kartika mengantongi BACA WAJAH... HAL 7

Frita Mulyasari

Andika Hazrumi

Kartika Yudhisti

3 Bulan, BPJS

Melongok Desa TKI Panyaman, Solokuro

Puluhan Tahun Bekerja, Kantongi KTP Malaysia

Ketenagakerjaan

Raup Rp13,6 T

DESA Payaman, Kecamatan Solokuro, dikenal sebagai ‘’Desa TKI’’. Pada 2013 lalu, tercatat ada 1.667 di antara total penduduk 10.235 jiwa yang menjadi TKI di Malaysia. Berikut laporannya.

kampung halamannya. Karena itu, dia rela meninggalkan anak dan istrinya untuk bekerja di Malaysia. Menurut Ali, lokasi tempatnya bekerja selalu berpindah-pindah di Malaysia. Sebab, izin yang dikantongi bekerja di bangunan atau dikenal dengan kontruksi di

JAKARTA, BANPOS - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan mencatatkan pendapatan iuran selama kuartal I tahun 2014 sebesar Rp5,6 triliun. Pendapatan itu diperoleh dari tiga komponen, yakni iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JK) dan Jaminan Hari Tua (JHT). “Tiga bulan pertama di tahun 2014 mencapai Rp5,6 triliun,” ujar Direktur Keuangaan BPJS Ketenagakerjaan, Herdi Trisanto dalam keterangan tertulisnya, Minggu (20/4). Masih kata Herdi, meski telah kehilangan satu komponen penda- Ketenagakerjaan patan iuran, yakni dari Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK), karena telah dialihkan pengelolaannya kepada BPJS Kesehatan per 1 Januari 2014 lalu, namun pihaknya tetap mampu mencatatkan pertumbuhan positif. Bersamaan dengan itu, BPJS Ketenagakerjaan juga berhasil mencatatkan pendapatan hasil investasi sebesar Rp8,02 triliun pada kuartal I tahun 2014.

BACA PULUHAN... HAL 7

BACA 3 BULAN... HAL 7

MUHAMMAD SU’AEB-JPNN Lamongan

SUMBER: BMKG STASIUN METEOROLOGI KELAS III SERANG, BERLAKU UNTUK 21 APRIL 2014

INSPIRASI Kalau menyerah, itu BUKAN menunjukkan besarnya hambatan, tapi itu cuma menunjukkan besarnya alasan dan kemalasan.

- Ippho Santosa -

www.bantenposnews.com

JIKA berkunjung ke Desa Payaman, Kecamatan Solokuro, jangan kaget jika kita jarang menemui kaum pria di rumah warga desa setempat sebagai kepala rumah tangga. Sebab, lelaki di desa tersebut rata-rata menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI) di Malaysia. Maklum, sejak 1990, banyak warga desa setempat yang merantau ke Malaysia untuk mencukupi kebutuhan hidup keluarga. Bahkan, tidak sedikit warga desa itu yang sudah menjadi TKI puluhan tahun hingga mengantongi KTP warga Malaysia. ‘’Saya kerja di Malaysia sejak 1990,’’ tutur Ali Muttaqin, salah se-

NET

orang TKI Malaysia asal Desa Payaman, RT 3/RW 9, Solokuro, sambil duduk di teras rumahnya. Ali menceritakan, dirinya baru pulang dari Malaysia. Namun, dia tidak lama lagi kembali bekerja di Malaysia. Sejak 1990, dia memilih bekerja di Malaysia. Sebab, susah mendapat pekerjaan saat tinggal di

Vicky Rhoma

BPJS

bantenpos@gmail.com


NASIONAL

BANTEN POS SENIN 21 APRIL 2014

TOKOH Din Syamsudin

Berharap pada PKB POROS koalisi keempat di luar poros mainstream PDIP, Partai Golkar, dan Partai Gerindra terus didorong. Salah satu yang masih terus gencar diwacanakan adalah terbentuknya koalisi partai-partai berbasis Islam. PKB diharapkan bisa menjadi pelopor sekaligus motor penggabungan partai menghadapi Pilpres 9 Juli 2014 tersebut. Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin menilai, sebagai partai yang mendapatkan suara lebih banyak dibanding partai Islam lainnya, PKB lah partai yang paling pas memimpin koalisi partai Islam. “Siapa yang nantinya akan memimpin, saya kira harus dibicarakan bersama sama. Tapi, tentu harus diprioritaskan dari yang dapat suara terbesar dari rakyat,” kata Din dalam diskusi bertema “Membaca Arah Politik Islam” di Jakarta, kemarin (19/4). Sesuai hasil hitung cepat sejumlah lembaga, PKB disebutkan mendapat suara sekitar 9,03 persen. Perolehan suara tersebut mengungguli PAN (7,47 persen), PPP (6,97 persen), dan PKS (6,59 persen). Meski demikian, Din mengakui, kalau harapan terbentuknya koalisi partai berbasis Islam dengan PKB sebagai motornya bukan hal mudah untuk direalisasikan. Berdasar statemen sejumlah elit PKB terkait wacana koalisi Islam hingga beberapa waktu terakhir, partai berlambang bola dikelilingi sembilan bintang itu diperkirakan akan lebih memilih bergabung dengan poros partai nasionalis yang ada di tiga besar. “Mau tidak PKB” Kita ikuti penjelasan di publik katanya tidak mau. Kalau dari partai yang dapat perolehan setingkat diatas saja sudah tidak mau, saya kira susah (koalisi Islam terbentuk, Red),” tandas Din.(DYN/ZAL/JPNN)

TIPIKOR KPK Terus Lacak Aset Anas KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) telah meminta keterangan anggota DPR Ruhut Sitompul, dan Bupati Kutai Timur Israan Noor terkait aset Anas Urbaningrum. Namun, lembaga pimpinan Abraham Samad itu belum juga melakukan penyitaan lagi atas aset mantan Ketum Partai Demokrat itu. Saat dihubungi, Jubir KPK Johan Budi S.P mengatakan pihaknya masih melacak aset. Belum ada penyitaan kecuali yang pernah diumumkan beberapa waktu lalu. Yakni, tanah dan bangunan di Jogjakarta dan Jakarta yang diatasnamakan mertuanya Attabik Ali dan sepupunya Dina. “Belum ada penyitaan lagi. Masih seperti yang diumumkan,” kata Johan. Yang pasti, belum ada kesimpulan dari penyidik kalau penyitaan sudah cukup. Itu artinya, peluang komisi antirasuah untuk kembali menyita aset Anas masih terbuka lebar. Apalagi, KPK sudah memeriksa beberapa orang terkait itu. Lebih lanjut dia menjelaskan, pemeriksaan beberapa orang seperti Ruhut Sitompul maupun Isran bersifat klarifikasi. Mencocokkan data temuan KPK dengan beberapa pihak sebelum mengambil kesimpulan ada tidaknya aset yang didapat dari hasil tindak pidana korupsi. Beberapa waktu lalu, Anas telah menandatangani perpanjangan penahanan untuk 30 hari terakhir. Waktu yang dimiliki KPK untuk melakukan penyitaan ikut terbatas. Apalagi, rencananya berkas Anas akan dijadikan satu antara dugaan menerima gratifikasi dan pencucian uangnya. “Sepertinya akan dibarengkan dengan tindak pidana korupsinya. Beberapa informasi masih diklarifikasi,” tandas Johan. Berdasarkan informasi yang disampaikan Nazaruddin, KPK harusnya bisa menyita lebih dari tanah dan bangunan di Jogjakarta dan Jakarta. Sebelumnya, Nazar sempat menyebut mantan koleganya di Partai Demokrat itu punya hotel di Bali. Ada juga kabar yang menyebut Anas punya tambang di Kutai Timur. Bupati Kutai Timur Isran Noor sendiri saat diperiksa Kamis (17/4) mengatakan tidak ada izin usaha pertambangan atas nama Anas Urbaningrum. Termasuk PT Arina Kotajaya yang ingn diketahui lebih dalam proses penerbitan usahanya oleh penyidik. Isran menyebut nama perusahaan itu dalam akta tertulis Saripah dan Nur Fauziah. “Selama saya menjabat, ada pengajuan izin dan itu saya proses sesuai aturan yang berlaku,” kata Isran.(DIM/GUN/ZAL/JPNN)

2

Satu Juta Buruh Siap Demo Peringati May Day 2014 JAKARTA, BANPOS - Peringatan hari buruh sedunia selalu dilakukan dengan aksi demonstrasi. Untuk 1 Mei 2014 kali ini, sejuta buruh telah siap turun ke jalan untuk menyuarakan aspirasi mereka. hal tersebut diungkapkan oleh Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal melalui keterangan resminya kemarin. Iqbal mengatakan, pada aksi kali ini ada sepuluh poin tuntutan yang akan disampaikan oleh para buruh pada pemerintah. Poin-poin tersebut antara lain, kenaikan upah minimum 2015 sebesar 30 persen, adanya jaminan pensiun wajib bagi buruh mulai Juli 2015 mendatang, penghapusan outsourcing terutama di perusahaan milik negara, permintaan untuk pengangkatan pegawai dan guru honorer menjadi pegawai negeri sipil. “Akan ada long march dari Bunderah

Hotel Indonesia sampai Istana Negara oleh sejuta buruh di seluruh Indonesia pada hari buruh (may day) 1 Mei 2014 nanti,” tutur Iqbal. Siangnya, usai melakukan long march, para buruh akan digiring menuju Stadion Gelora Bung Karno. Di sana telah disiapkan May Day Fiesta yang diikuti oleh 120 ribu buruh se-Jabodetabek. Dalam keterangannya, Iqbal menuturkan, May Day 2014 juga akan diperingati serempak di 20 provinsi lainnya seperi Bandung, Jawa Barat; Semarang, Jawa Tengah; Surabaya, Jawa Timur; Medan, Sumatera Utara; dan Makassar, Sulawesi Selatan. Aksi akan berlangsung di kantor Gubernur setempat. Iqbal mengatakan, meski 1 Mei telah ditetapkan sebagai hari libur nasional, hal itu tidak akan menyurutkan semangat buruh untuk terus menyuarakan tuntutan mereka. Terlebih tahun ini merupakan tahun penting bagi Indone-

sia yang akan mendapat pemimpin baru. kesempatan ini yang kemudian akan dimanfaatkan para buruh untuk lebih menggaungkan tuntutan mereka. Sementara itu, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar menerbitkan Surat Edaran terkait pelaksanaan peringatan Hari Solidaritas Buruh International atau yang dikenal dengan istilah mayday yang jatuh pada tanggal 1 Mei 2014. Dalam surat edaran No. 57/MEN/ PHIJSK-KPHI/III/2014 ini, Muhaimin meminta para gubernur di seluruh Indonesia agar meningkatkan dialog secara formal dan informal dengan serikat pekerja/serikat buruh (SP/SB) yang berada di wilayahnya masing-masing. “Kita dorong para kepala daerah agar terus membuka ruang dialog yang lebih terbuka dengan para pekerja/buruh sehingga segala aspirasi pekerja/buruh dapat diserap dan dikomunikasikan dengan

baik,” kata Menakertrans Muhaimin Iskandar di Jakarta pada Senin (14/4). Muhaimin mengatakan peringatan may day tahun ini merupakan momentum yang istimewa bagi pekerja/buruh dimana kali pertama ditetapkannya 1 Mei sebagai hari libur melalui Keputusan Presiden RI No. 24 tahun 2013 tentang penetapan tanggal 1 Mei sebagai hari libur. “Kita semua berharap pelaksanaan Mayday dapat berlangsung dalam suasana tertib,aman dan damai. Para gubernur diminta memberikan keleluasaan dan memfasilitasi kepada pekerja/buruh agar dapat menggelar kegiatan positif dalam merayakan mayday,”kata Muhaimin. Muhaimin mengatakan dalam merayakan mayday, para pekerja/buruh dapat melakukan kegiatan yang bersifat positif, misalnya bakti sosial, seminar, lokakarya, olahraga serta mengefektifkan dialog dan kerjasama dengan pengusaha. (MIA/ZAL/JPNN)

ARIESANT/RADAR BEKASI

BAKAL LEBIH BAIK . Sejumlah penumpang menunggu kereta di Stasiun Bekasi. Hari ini, Senin (21/04) merupakan perjanjian pengelola stasiun Bekasi kepada penumpang Commuterline untuk memperbaiki kinerja jam operasi Commuterline Jakarta-Kota yang sering telat.

Mainan Non SNI Dilarang Beredar JAKARTA, BANPOS - Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus memperketat peredaran barang-barang mainan di dalam negeri. Pada 30 April 2014 mendatang, otoritas perdagangan mengaku akan menjalankan penerapan wajib Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk barangbarang mainan yang akan beredar di pasaran. “Tetap diberlakukan tanggal 30 April. Terus kemudian, pengawasannya kita itu masih nanti dalam rangka pembinaan,” ucap Direktur Jenderal Standarisasi dan Perlindungan Konsumen Widodo di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, saat merayakan Hari Konsumen Nasional, Minggu (20/4). Setelah penerapan kewajiban tersebut, pemerintah bakal memberikan pembinaan dalam

artian masih memberikan kesempatan kepada produsen mainan maupun pelaku UMKM mengurus SPPT SNI. Pihaknya akan mengarahkan produsen maupun pedagang supaya menguji keamanan produknya ke instansi terkait. “Tapi barang yang tidak sesuai standar, mainan anak-anak itu untuk sementara tidak diperdagangkan dulu sebelum dia diuji laboratorium,” paparnya. Prosesnya, lanjut Widodo, mainan yang telah lulus uji di laboratorium, akan mendapatkan sertifikat dari Lembaga Sertifikasi Produk (LS Pro). Dia optimis, dengan jumlah laboratorium yang ada, bisnis maupun peredaran mainan di Indonesia tidak akan terganggu. “Jadi sekarang ini LS Pro nya itu ada 9, labnya ada 8 dan itu

untuk punyanya perdagangan itu cuma ada tiga (laboratorium), yang penuh memang yang dari kementerian perindustrian itu banyak yang minta,” ungkap Widodo. Aturan SNI mainan ini tertuang pada Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 24/MIND/PER/4/2013. SNI mainan anak misalnya mengatur supaya tidak memiliki tepi tajam. Selain itu, mainan anak juga tak boleh mengandung bahan kategori setara formalin. Mainan anak yang terpisah harus disertai petunjuk jelas untuk memainkannya. Berdasarkan permendag SNI itu, contoh mainan anak yang harus sesuai standar sebelum dijual misalnya baby walker, boneka, kereta listrik, balon, sampai kelereng.(ARD/ZAL/MERDEKA.COM)

Kedatangan Jokowi ke ITB Wajar Ditolak Mahasiswa BANDUNG, BANPOS - Kedatangan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo alias Jokowi ke kampus Institut Teknologi Bandung (ITB) dinilai sarat kepentingan politik. Pasalnya, Jokowi datang setelah dirinya menyandang predikat sebagai calon presiden (capres). Sementara, undangan agar Jokowi mengunjungi ITB dilayangkan jauh sebelum gubernur bertubuh kurus itu dideklarasikan sebagai capres oleh PDI Perjuangan. “Sekarang konstelasi politik sudah masuk masa pemilu presiden. Meski Jokowi datang sebagai Gubernur DKI Jakarta, orang akan melihatnya sebagai calon presiden. Saya mendukung teman-teman ITB (menolak kedatangan Jokowi),” kata pengamat politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio saat dihubungi wartawan di Jakarta, Minggu (20/4). Hendri menilai wajar jika ma-

BANTEN POS Inspirasi dan Semangat Baru Banten KOMISARIS UTAMA/PEMBINA H Margiono DIREKTUR Rizal Maulana Malik PT BANTEN BERITA MERDEKA Green Office : Jl. Raya Pandeglang KM 3,5 Calincing No. 66 Tembong Jaya, Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten Telp : (0254) 250 481, 250 487 Fax : (0254) 250 487 No. Rek. - Bank BJB : 0018 21501 2001 - Bank BCA : 2454 061 704 (a/n PT Banten Berita Merdeka)

hasiswa ITB menganggap kedatangan Jokowi dalam rangka politisasi kampus. Apalagi kedatangan Jokowi bisa diintepretasikan untuk menggalang suara dari pemilih muda untuk pemilu presiden 2014. “Dia (Jokowi) diundang sejak lama, enggak mau. Setelah jadi capres, inisiatif datang sendiri. Berarti kan ingin galang suara juga,” ujarnya. Sebelumnya, Ketua Kabinet Mahasiswa ITB, Mohammad Jeffry Giranza mengungkapkan bahwa pihaknya mengundang Pemprov DKI sejak bulan November 2013 lalu namun tidak disanggupi. “Kehadiran Jokowi di ITB adalah inisiatif Jokowi. ITB mengundang Pemprov DKI sejak November 2013, namun tidak disanggupi. Tiba-tiba atas perintah Gubernur DKI bulan April ini, diadakan kunjungan ke ITB,” tegas Jeffry. Sebelumnya diberitakan, ra-

tusan mahasiswa ITB menghadang Joko Widodo (Jokowi) untuk memberikan kuliah umum di Kampus Ganeca ITB, kemarin. Sehingga rencana kuliah umum yang akan diberikan Jokowi, batal. Alasan mahasiswa ITB yang menolak kehadiran Jokowi ini karena tidak ingin kampusnya dijadikan ajang politik dan berpihak pada salah satu capres. Berdasarkan pantauan, Jokowi yang hadir di Aula Timur, Kampus ITB itu hanya selama lima menit. Dihadapan peserta kuliah umumnya, Jokowi menyampaikan permohon maaf karena tidak jadi memaparkan materi kuliah umum yang rencananya bakal berlangsung. Dalam kunjungan itu, Jokowi sempat bertemu dan melakukan penandatangan kerja sama (MoU) dengan Rektor ITB Akhmaloka mengenai penataan ibu Kota Jakarta.(DIL/ZAL/JPNN)

PEMIMPIN REDAKSI/PENANGGUNGJAWAB: H. Adam Adhariyudin REDAKTUR PELAKSANA: Iffan Gondrong, KOORDINATOR LIPUTAN: Chandra Magga REDAKTUR: Rukman Nurhalim Mamora, Arifudin, Idham Gofur, Dodi Fitriadi, Rizal Fauzi, Arif Hamdi REDAKTUR KHUSUS: Zaki Mubarok, Yayat Rismunadi REPORTER: Sobar Rohmat, Asep Alibuni, Ari Supriadi, Dedi Rustandi, Tusnedi Azmart, Jermaine Aththariq Tirtadewa, Deni Saprowi REPORTER BISNIS: Elfrida Uly Artha (Banten) Amin Engkos (Jakarta) FOTOGRAFER: Edo Dwi, Ronald Ricardo Siagian. SEKRETARIS REDAKSI: Tri Sulistyanti, PRA CETAK & PERWAJAHAN: Supriyadi (Manager), Ahmad Bukhori, M Syaifuddin Ian Sangadji, Fauzi Sandi, Agus Suwardani, Dadan Ujabi Firdaus GRAFIS: Tb. Fuad Tofanni TEKNOLOGI INFORMASI: Hafid Rahadian MANAGER IKLAN: Muanis HS KOORDINATOR IKLAN: Dwi Agus Harjunanto MANAGER EVENT/PEMASARAN: Lukman Nul Hakim PERWAKILAN JAKARTA: Wawan Sumbogo PERWAKILAN CILEGON: Sobar Rohmat PERWAKILAN LEBAK: Rukman Nurhalim Mamora PERWAKILAN TANGERANG: Feby Firmansyah (Koordinator), Azhar Ferdian KEUANGAN: Lina Riskaningsih INKASO IKLAN: Zulfa Nadhira, Nurita Trimastuti INKASO PEMASARAN: Meiti Purwanti PEMASARAN: Muhammad Hanafi, Tusri KOORDINATOR TANGERANG: Takdir Saputra

TARIF IKLAN

PERWAKILAN JAKARTA: Gedung Graha Pena Lt.5 Jalan Kebayoran Lama No.12, Jakarta Selatan Telp/Fax: 021 - 53699624

PERCETAKAN : PT. WAHANA SEMESTA INTERMEDIA

TARIF IKLAN Hitam Putih (BW) Warna (FC) Hitam Putih Hal. 1 Warna Hal. 1

: : : :

Rp. Rp. Rp. Rp.

28.500/mm 42.000/mm 55.000/mm 81.000/mm

kolom kolom kolom kolom

ADVERTORIAL Hitam Putih (BW) Warna (FC)

: Rp. 16.500/mm kolom : Rp. 31.000/mm kolom

SOSIAL/KELUARGA Hitam Putih (BW) : Rp. 18.000/mm kolom Warna (FC) : Rp. 33.000/mm kolom

IKLAN CILIK/BARIS Iklan Cilik/Baris: Rp. 14.500/baris (Min 3 baris Maks 7 baris)

WARTAWAN BANTEN POS SELALU DIBEKALI TANDA PENGENAL DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APAPUN DARI NARASUMBER


BANTEN POS SENIN 21 APRIL 2014

EKONOMI & BISNIS

3

GADGET ISTIMEWA

ELFRIDA ULLY ARTHA/BANTEN POS ELFRIDA ULLY ARTHA/BANTEN POS

Sales Marketing Semko Raja Modem memperkenalkan Advan Vandroid T1-B di Serang City, Jhoni, Minggu (20/4)

Advan Vandroid T1-B

Tipis dan Canggih SEBAGAI salah satu produk ternama di dunia, Advan kembali memperkenalkan android terbaru mereka yaitu Vandroid T1B. Android ini diklaim sebagai android terbaik lantaran banyak kelebihan dan bentuknya yang tipis sehingga sangat mudah digunakan. “Vandroid T1-B lumayan tipis, tidak sampai 7 inchi yang tidak dimiliki oleh android sebelumnya,” jelas Syahrul Mubarraq, Marketing Semko raja Modem, kepada BANTEN POS Minggu (20/4). Dengan tipisnya Vandroid T1-B, ia menambahkan, pengguna jadi lebih mudah membawa kemana-mana. Android yang dijual seharga Rp1,4 juta ini mampu memberikan kemudahaan kepada pengguna tanpa harus menggeluarkan budget yang begitu besar. “Alat ini selalu banyak peminat dari kita buka pameran di Serang Gadget & Computer Fair,” jelasnya. Ia menjelaskan, berbagai kelebihan pun diberikan Advan pada tablet Android ini. Diantaranya sudah menggunakan Google Android v4.0.4 Ice Cream Sandwich (ICS) yang dioperasikan dengan fungsi penuh layar sentuh kapasitif berukuran 7 inci atau 1024x600 pixels. Selain itu juga dilengkapi fasilitas panggilan atau menerima telepon GSM dan SMS/MMS Slot SIM Card terintegrasi. “Android ini adalah yang terbaik di kelasnya,” ujarnya. Tablet Android ini berkekuatan prosesor Qualcomm Snapdragon S4 Dual Core berkecepatan 1.0Ghz dan dilengkapi memori RAM 512MB DDR3 serta media penyimpanan internal berkapasitas besar 4GB. Sementara dukungan untuk penyimpanan data tambahan melalui kartu memori microSD mendukung sampai kapasitas 32GB. “Tablet PC Android ini berisi aplikasi umum untuk kebutuhkan hiburan seperti foto, musik dan HD video player, FM radio tuner, game 3D dan kebutuhan untuk mengakses internet seperti browsing, email dan chatting,” terangnya. Untuk mengakses ke koneksi internet, tablet PC ini sudah dilengkapi perangkat modul WiFi 802.11b/g/n dan WLAN sudah mendukung Tethering, modem GSM 3.5G/HSDPA terintegrasi dan konektivitas bluetooth v3.0+EDR Class 2 serta sensor GPS. “Selain itu, Vandroid T1B bertenagakan baterai lithium berkapasitas 3000mAh. Sementara untuk foto dan video sudah ada dual kamera delapan mega pixel,” tuturnya.(EUA/ENK)

Seluruh jajaran anggota IMEC BANTEN berfoto bersama usai kegiatan perhelatan Mirage Gathering yang dilakukan di Hall Convention, Bintang Laguna, Kota Cilegon, Sabtu (19/4) lalu.

Mirage Gathering Sukses SERANG, BANPOS - PT Setiakawan Menara Motor sebagai dealer resmi Mitsubishi di Kota Cilegon sukses menggelar Mirage Gathering yang dilaksanakan di Hall Convention, Bintang Laguna, Kota Cilegon, Sabtu (19/ 4) lalu. Kegiatan ini dihadiri oleh KTB (Krama Yudha Tiga Berlian Motor) Area Coordinator Jabar Tommy Ardianto, Business Manager PT SKMM, Kota Cilegon Daru Harti, Ketua Indonesia Mirage Club (IMEC), Budi Heryanto dan seluruh keluarga besar pengguna kendaraan Mirage di Jakarta, Sukabumi, Bogor, Bekasi dan Banten. Ketua IMEC Budi Heryanto mengatakan, kegiatan ini sebagai salah wujud untuk lebih memper-

erat tali silaturahmi antar sesama pemakai city car Mirage. Selain itu, kegiatan ini untuk meresmikan komunitas Mirage di Banten. “Digelarnya acara ini untuk mempererat tali persaudaraan antar sesama pemakai Mirage di Indonesia karena ini sejalan dengan visi misi IMEC,” jelas Budi saat ditemui BANPOS. Budi menjelaskan, visi dan misi yang dimiliki oleh IMEC yakni, menjadikan IMEC sebagai salah satu organisasi terpandang yang menampung minat dan ketertarikan para pemilik/pengguna Mirage baik di Indonesia maupun di mancanegara untuk berkomunikasi dan memberikan pengalaman serta informasi mengenai Mirage sehingga menjadi sumber

Senada dengan Budi, KTB (Krama Yudha Tiga Berlian Motor) Area Coordinator Jabar Tommy Ardianto mengatakan, kendaraan Mirage merupakan salah satu kendaraan yang cocok digunakan untuk keperluan sehari-hari. Selain ekonimis, Mirage awet dalam terhadap bahan bakar dan jaringan diler Mitsubishi sangat luas dan terjangkau. “Dengan adanya organisasi ini sehingga dapat meningkatkan brand imej produk pada Mitsubishi,” pungkasnya. Ditanya mengenai target, pihaknya menargetkan sekitar 600 hingga 700 unit per bulan untuk penjualan Mirage sedangkan untuk di Banten terhitung hingga saat ini mampu menjual 5 hingga

10 unit per bulan dan tumbuhnya bertahap. “Saya harap pencapaiaan ini dapat menembus pangsa pasar dan dapat dicintai oleh semua masyarakat,” harapnya. Terpisah, Business Manager PT SKMM, Kota Cilegon Daru Harti menggungkapkan Mirage Gathering bertujuan sebagai ungkapan terimakasih pihaknya terhadap keluarga besar SKM Group yang telah mempercayakan kendaraan Mitsubishi, Mirage sebagai salah satu pilihan kendaraan keluarga. “Dengan adanya kegiatan ini bisa lebih mempererat hubungan diler dan masyarakat melalui komunitas kendaraan Mitsubishi Mirage yang telah menjadi bagian dari keluarga besar Mitsubishi Banten,” tungkasnya.(EUA)

Telkomsel Apresiasi Pelanggan dengan ‘Judes’ Isi Pulsa Rp10 Ribu Dapat Motor Matik SERANG, BANPOS - Di tahun 2014, Telkomsel mengundi 18 para juara yang mengikuti program Jutawan Desa (Judes) Telkomsel dan Naru. Pengundian ini dilaksanakan di Coffe Shop Hotel Flamengo, Minggu (20/4). Judes merupakan salah satu program jutaan desa dalam mengapresiasikan para pelanggan setia Telkomsel. Demikian dikatakan oleh Manager Network Serang Kauko Fitra Kumaratama. Ia mengatakan, program Judes merupakan program jutaan desa dalam memberikan kesempatan kepada pengguna setia Telkomsel di Kabupaten Serang. “Terdapat 11 wilayah yang berhak mengikuti program Judes, yaitu, Cikeusal, Citangkil, Kasemen, Kopo, Kragilan, Mancak, Padarincang, Pamarayan, Cipocok Jaya, Kramatawatu dan Serang,” kata Kauko saat ditemui BANTEN POS. Ia mengungkapkan, untuk mengikuti program Judes, pelanggan setia hanya mengisi pulsa minimal Rp10 ribu untuk

ELFRIDA ULLY ARTHA/BANTEN POS

Manager Network Serang Kauko Fitra Kumaratama (keempat dari kanan) berfoto bersama perwakilan para pemenang program Jutawan Desa di Coffe Shop Hotel Flamengo, Minggu (20/4).

mendapatkan berbagai hadiah yang telah disediakian oleh Telkomsel yaitu 11 unit Motor Yamaha MIO. “Program Judes ini sebagai salah satu apresiasi kami terhadap pelanggan setia Telkomsel. Selain itu kegiatan ini sebagai salah satu upaya dalam meningkatakan purna jual dari kary Telkomsel,” ungkapnya. Ia menambahkan, selain

Peduli Lingkungan, Sharp Peringati Hari Bumi di Kebun Raya Bogor

AMIN/BANTEN POS

Masahito Matsumura BSG Senior GM PT Sharp Electronics Indonesia (SEID) melakukan proses pelepasan biji dari buah sebelum di proses untuk menjadi bibit tanaman.

DALAM rangka memperingati Hari Bumi 2014, PT Sharp Electronics Indonesia (SEID) kembali menyelenggarakan kegiatan edukasi bertajuk Aksi Nyata Untuk Bumi di Kebun Raya Bogor. Bekerja sama dengan Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor (LIPI), Sharp membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya melestarikan alam dengan memberikan edukasi, khususnya pada generasi muda mengenai keanekaragaman hayati dan cara melestarikannya, Rabu (16/4). Brand Strategy Group Senior General Manager PT Sharp Electronics Indonesia, Masahito Matsumura mengatakan kegiatan itu melibatkan karyawan PT SEID, pelajar sekolah me-

informasi dan rujukan terpercaya di bidang otomotif . “Selain meningkatkan share market di dunia otomotif (modifikasi) kegiatan ini juga sebagai upaya untuk melakukan pelayanan purna jual khususnya untuk kendaraan Mitsubishi,” ujarnya. Ia menambahkan, secara nasional kegiatan Mirage Gathering telah dilakukan sebanyak 14 kali. Hingga saat ini, jumlah anggota yang telah resmi terdaftar menjadi anggota berjumlah 12 orang sedangkan yang belum terdaftar menjadi anggota berjumlah 75 orang. “Saya berharap dengan hadirnya komunitas IMEC di Banten dapat menjaring anggota baru dan dapat menjalin kekeluargaan lebih besar,” tambahnya.

nengah umum dari empat sekolah di Kota Bogor yaitu SMA Plus YPHB, SMK Taruna Terpadu, SMA Bina Insani, dan SMK PGRI 3. Tujuannya adalah untuk bersama-sama mendukung dan berkontribusi langsung dalam kegiatan pelestarian lingkungan. “Aksi Nyata untuk Bumi tahun ini sekaligus merayakan 100 tahun keberadaan Pohon Raja (koompassia excelsa, family caesalpiniaceae), sebagai salah satu koleksi pohon tertua di area Kebun Raya Bogor,” tuturnya, lewat rilis kepada BANPOS, Sabtu (19/4). Menurutnya, Sharp memiliki komitmen untuk terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan, termasuk telah mela-

kukan banyak program pendidikan lingkungan dan lainnya. “Di Hari Bumi 2014, kami kembali melakukan kegiatan lingkungan yang difokuskan pada pelestarian keanekaragaman hayati dan peningkatan kesadaran seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga dan mencintai lingkungan sekitar melalui program yang menarik, penuh dengan unsur edukasi,” tuturnya. Dia mengatakan melalui kegiatan ini, peserta diajak mengenal lingkungan yang sehat, keanegaraman hayati, dan pentingnya menjaga kelestarian flora bagi lingkungan dengan cara yang menyenangkan. PT SEID juga mengajak para peserta untuk langsung berkontribusi dalam pelestarian tumbuhan dengan melakukan pembibitan, penanaman pohon wrightia religiosa, dan membersihkan area Kebun Raya Bogor. “Kami sangat senang, melalui program seperti ini PT Sharp Electronics Indonesia selaku perwakilan korporasi sangat membantu kami dalam menyebarkan kesadaran cinta lingkungan pada generasi muda,” tutur Sofi Mursidawati, Kepala Sub Bagian Jasa dan Informasi Kebun Raya Bogor.(AMN/ENK)

11 wilayah yang mendapatkan program Judes, pihaknya juga memberikan tujuh orang pemenang Judes di wilayah Pandeglang yaitu,

KPI Desa Saruni. Launching Kartu As, Launching Kartu AS Lebak, Latansa Mashiro, SMPN 1 Cadasari dan Rangkasbitung. “Setiap pelanggan berhak mengikuti program Judes tanpa melakukan persyaratan rumit bagi para penggunanya,” tambahnya. Selain program undian Judes, pihaknya juga memberikan hadiah kepada pelanggan setia di program Natal dan Tahun Baru 2013 lalu yang telah mengisi pulsa di empat titik posko tertentu, diantaranya Pakupatan, Merak – Jakarta, dan Pelabuhan Merak. “Berbagai hadiah yang diberikan oleh para pelanggan yang melakukan pengisian pulsa di posko-posko yang telah ditentukan,” ujarnya. Berbagai hadiah yang disediakan Telkomsel dalam program

Natal dan Tahun Baru yaitu empat unit VCD Player, tiga unit HP 3G, enam voucher isi ulang Rp250 ribu, dan satu unit Smartphone. “Untuk hadiah empat unit VCD Player diaraih dari wilayah Pelabuhan Merak, Pantai Anyer, dan pantai Carita. Hadiah Voucher Rp250 ribu diraih di wilayah diantaranya, Pantai Kelapa Tujuh, Summarecon Mal, Pulau Cangkir, Sumarrecon Mal. Hadiah 3 unit HP 3G diraih oleh Sumarrecon Mal, Rest Area 43, dan rest Area 43. Hadiah 1 unit Sepeda diraih oleh Ocean Park. Hadiah 1 unit Smartphone diraih oleh Rest Area 43. Hadiah ini dipersembahkan bagi para pelanggan yang telah mempercayai Telkomsel sebagai salah satu provider yang unggul terhadap pelayanan,” paparnya.(EUA/ENK)


TANGERANG POS

BANTEN POS SENIN 21 APRIL 2014

4

Kabupaten Tangerang - Kota Tangerang - Kota Tangsel

2 Penjenguk Tahanan Diciduk Sipir Bawa Ganja Dalam Kotak Odol JAMBE, BANPOS - Petugas Sipir Rumah Tahanan (Rutan) kelas II Jambe, Kabupaten Tangerang mengamankan seorang pelajar SMK, FH (16) dan Satpam Hotel Indonesia (HI), HB (30). Keduanya diamankan lantaran membawa ganja kering saat menjenguk rekannya yang dititikan di Rutan tersebut. “Modus mereka sangat klasik menyelipkan ganja ke dalam tempat odol yang akan digunakan tahanan,” ungkap Kasie Pelayanan Tahanan Rutan Jambe Yudhi Khairudin kepada wartawan. Yudi mengungkapkan, keduanya diamankan petugas Sipir Rutan Jambe pada Sabtu (19/4). Saat itu, FH dan HB datang ke Rutan

yang berada di Desa Taban, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang. Mereka hendak menjenguk tahanan titipan Polsek Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bernama Novi Baskoro. “Tahanan titipan Mapolsek Pondok Aren dalam kasus pemerasan itu, baru tiga hari menghuni Rutan Jambe,” jelas Yudi. Sebelum masuk ke dalam Rutan, keduanya harus menjalani pemeriksaan barnag bawaan pada sistem Pengamanan Pintu Utama (P2U) Rutan Jambe. Saat itulah pada salah satu barnag bawaan keduanya berupa bungkus pasta gigi atau odol, terdeteksi benda mencurigakan. “Saat diperiksa ternyata paket ganja siap hisap,” kata Yudi seraya menyebut FH diketahui sebagai pelajar SMK PGRI 1 Ciputat dan HB tercatat sebagai Satpam Hotel Indonesia. Sedangkan 2 rekannya

KABAR6.COM

Petugas Sipir Rutan Jambe menginterogasi dua pria pembawa ganja Sabtu (19/4).

menunggu di dalam mobil. Keduanya kemudian diserahkan ke Mapolsek Tigaraksa beserta barang bukti ganja, 4 unit telpon seluler, 2 unit sepeda motor dan tas ransel berisi baju. “Keduanya sudah kami serahkan kepada petugas Polsek Tigaraksa untuk proses hukum lebih lanjut,” tandas Yudhi. Kanit Reskrim Polsek Tigaraksa, Ipda Sudarmaji membenarkan pihaknya sudah menerima limpahan tersnagka pembawa ganja dari petugas Rutan Jambe. Dari hasil pengembangan, kata dia, pihaknya juga menangkap seorang tersangka lainnya di kawasan Bintaro, Kecamatan pondok Aren, Kota Tangsel. “Masih terus kami kembangkan. Saat ini tersangka dan barang bukti sudah kami limpahkan Satnarkoba Polresta Tangerang,” tegasnya.(DIT/JAR/ODI/BNN)

KAMTIBMAS ISTIMEWA

Panti Pijat di Pinang Dibekingi Satpol PP? BISNIS esek-esek berkedok panti pijat mudah ditemukan di sejumlah Ruko kawasan Alam Sutera, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. Panti-panti pijat yang menyediakan layanan plus plus tersebut terkesan tak terdeteksi pihak berwenang. Belakangan dikabarkan, panti-panti pijat plus plus itu dibekingi petugas Satpol PP. Pantauan BANPOS di kawasan tersebut, sejumlah panti pijat ramai dikunjungi tamu. As, seorang pengelola pijat yang merangkap manajer mengaku usahanya sudah mengantongi izin. Pihaknya memasang tarif Rp60.000 dan tarif lainnya tergantung kesepakatan. “Soal ada perbuatan asusila atau tidak, tergantung dari tamu dan pekerjanya,” aku As kepada BANPOS Sabtu(19/4) malam. Sejumlah warga sekitar mengakui keberadaan panti-panti pijat tersebut muali meresahkan. Mereka mendesak aparat terkait untuk segera melakukan penertiban. Warga tidak ingin lingkungannya dijadikan ajang maksiat. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang, Mumung Nurwana ketika dihubungi BANPOS melalui telpon selulernya mengaku belum mengetahui adanya sejumlah panti pijat di kawasan Alam Sutera yang dijadikan ajang prostitusi terselubung. “Masa sih masih ada tempat prostitusi di Kota Tangerang,” katanya balik bertanya. Namun begitu Mumung berjanji akan segera melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke tempat-tempat yang disinyalir dijadikan ajang prostitusi terselubung. “Kami juga akan menindak tegas jika ada petugas Satpol PP yang terbukti membekingi tempat-tempat prostitusi,” tegasnya.(K-14/ODI)

NUNUNG PURNOMO/SATELIT NEWS

MENANTANG MAUT. Seorang pejalan kaki memasuki jalan tol di kawasan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Minggu (20/4). Aksi pejalan kaki tersebut memaksa para pengendara di jalan bebas hambatan tersebut untuk mengurangi laju kendaraannya. Tidak diketahui mengapa pejalan kaki tersebut berada di jalan tol.

Proyek Flyover Pondok Cabe Dipastikan Molor PAMULANG, BANPOS - Rencana proyek pembangunan flyover Gaplek di Pondok Cabe, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), dipastikan molor dari jadwal yang ditetapkan. Pasalnya, hingga saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel selaku pihak yang berwenang melakukan pembebasan lahan, masih mengalami kendala di lapangan. Dari informasi di lapangan, sejumlah warga yang lahannya dilintasi proyek Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) ini menolak lahannya dibebaskan. Penolakan yang dilakukan warga, alasannya didominasi lantaran mereka sudah merasa betah di lokasi itu.

Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah IV pada Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PU sendiri meminta pemerintah daerah merampungkan pembebasan lahan. Pasalnya, rencana pembangunan flyover Gaplek ini sudah dianggarkan. “Banyak warga termasuk kami berharap pembangunan flyover Gaplek segera dimulai. Sayangnya pembangunan belum bisa dimulai karena pemerintah daerah masih terkendala dalam hal pembebasan lahan,” ungkap Kepala BBPJN Wilayah IV Ditjen Bina Marga Kemen PU, Bambang Hartadi. Menurutnya, Jalan RE Martadinata,

Pamulang berstatus jalan nasional. Karenanya, pemeliharaan jalan menjadi kewenangan BBPJN Wilayah IV, yang menangani seluruh jalan nasional di kawasan DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten. Untuk itu, Bambang mendesak agar Pemerintah Kota Tangsel segera membebaskan lahan yang diperlukan untuk pembangunan fly over. “Sudah dua tahun rencana membangun fly over ini mandek karena masih terkendala pembebasan lahan. Karena itu kita sangat memohon agar Pemerintah Kota Tangsel segera membebaskan lahan,” ujarnya. Terpisah, Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Bina Marga dan Sumber Daya

Air (DBMSDA) Kota Tangsel Aries Kurniawan membenarkan masih banyak lahan di Simpang Gaplek yang belum dibebaskan. Menurutnya, banyak warga yang mendiami titik jalan di Simpang Gaplek yang belum mau pindah. “Memang sampai saat ini kita masih terkendala lahan. Oleh karena itu proyek pembangunan flyover belum bisa berjalan,” katanya. Diketahui, Simpang Gaplek merupakan bagian dari Jalan RE Martadinata. Ruas jalan penghubung wilayah Bogor, Depok, Kota Tangsel dan DKI Jakarta ini menjadi salah satu titik kemacetan di kota pemekaran dari Kabupaten Tangerang.(AZH/ODI)

Air Tanah di Balaraja Buruk

Kota Tangsel Minim Pos Jaga

PDAM TKR-PT Aetra Resmi Alirkan Air Bersih

SETU, BANPOS - Minimnya pos jaga di Kota Tangsel menjadi faktor ketidakamanan dan kenyamanan warga. Pemkot Tangsel melalui Kesatuan Kebangsaan Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbanglpoinmas menargerkan membangun 47 pos jaga. Dari target 47 pos jaga yang teralisasi sebanyak 27 unit. Sedangkan, 20 unit belum terbangun lantaran terkendala sulitnya lahan. Kepala Kesbangpolinmas Kota Tangsel Salman Fariz mengatakan sulitnya mencari lahan kosong di kota dengan tujuh kecamatan ini menjadi salahsatu faktor belum teralisasinya 47 unit pos jaga. “Kami sudah berupaya berkoordinasi dengan masyarakat untuk membangun pos jaga dengan mencarikan lahan. Namun, tidak mudah mencari kosong di Kota Tangsel,” ungkap Salman

BALARAJA, BANPOS - Warga di Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang kini nampaknya sudah bisa bernafas lega. Setelah bertahun-tahun mengonsumsi air tanah berkualitas buruk, kini mereka sudah bisa menikmati air bersih layak konsumsi. PDAM Tirta Kerta Raharja (TKR) Kabupaten Tangerang bersama PT Aetra Tangerang mulai kemarin (17/4) resmi mengalirkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga di kawasan Balaraja. “Kebutuhan air bagi masyarakat, industri, niaga, khususnya rumah tangga terus meningkat. Nah jaringan air bersih ini untuk memenuhi kebutuhan air bersih,” kata Bupati

Kebutuhan air bagi masyarakat, industri, niaga, khususnya rumah tangga terus meningkat. Nah jaringan air bersih ini untuk memenuhi kebutuhan air bersih A Zaki Iskandar Bupati Tangerang,

Tangerang, A Zaki Iskandar saat meresmikan jaringan air bersih di Kecamatan Balaraja. Bupati mengakui, kualitas air bawah tanah di sejumlah kecamatan, khususnya di Kabupaten Tangerang Bagian Barat, seperti Balaraja, Jayanti dan lainnya, yang digunakan masyarakat selama ini, masih buruk. Karena itu, kata dia, Pemkab Tangerang melalui PDAM TKR memberikan penambahan modal sebanyak Rp8 Miliar dari APBD 2013 untuk program penyediaan air bersih bagi masayrakat. “Saat ini pemenuhan pelayanaan air bersih baru 22% dari target 40% jumlah penduduk sampai tahun 2018. Pemkab Tangerang serius memberikan pelayanaan air bersih kepada masyarakat, salah satunya dengan diresmikannya jaringan air bersih ke Kecamatan Balaraja dan sekitarnya,” kata Zaki. Jaringan air bersih itu nantinya digunakan untuk memenuhi kebutuhan air layak konsumsi bagi warga di Perumahan Villa Balaraja, Taman Balaraja dan Permata Balaraja. “Kami berharap jaringan air bersih bisa mengatasi krisis air bersih di bagian barat Kabupaten Tangerang,” timpal Direktur Utama PDAM TKR Rusdi Machmud. Nantinya, kata Rusdi, PT Aetra Air Tangerang, sebagai mitra PDAM TKR dalam penyediaan air bersih, akan mendistribusikan sebanyak 50 Liter perdetik atau 130 ribu M3 perbulan air bersih bagi kebutuhan warga di kawasan Barat Kabupaten Tangerang, khususnya Balaraja dan Jayanti. Rusdi menyebut, kerjasama distribusi air di keawasan tersebut telah disepakati PDAM TKR dengan PT Aetra Air Tangerang pada 22 Oktober 2013. Kerjasama tersebut dilatarbelakangi tuntutan warga akan kebutuhan air bersih. Bahkan, warga Villa Balaraja dan Taman Balaraja menggugat PDAM TKR ke Pengadilan Negeri Tangerang karena dianggap tidak mampu memenuhi kebutuhan air bersih.(ODI)

menjelaskan kepada wartawan kemarin. Dikatakan biasanya untuk membangun pos jaga ini dibutuhkan lahan 3x4 meter persegi. Untuk anggaran pembangunan pos jaga tersebut pihaknya telah mempersiapkan Rp70 juta perunit pos jaga. Hal ini ssuai dengan surat edaran walikota Tangsel nomor 330/196/Kesebangpolinmas tentang upaya peningkatan keamanan dan ketertiban. “Biasanya kita mencari lahan fasos dan fasum perumahan untuk pembangunan pos jaga ini,” kata mantan Camat Ciputat Timur itu. Menurutnya upaya ini sebagai wujud menciptakan Kota Tangsel yang aman, nyaman dan tentram. Apalagi mengingat saat ini merupakan tahun politik rawan akan konflik. “Nantinya di 47 pos jaga ini kami mempersiapkan 750 anggota Satuan

Perlindungan Masyarakat (Satlinmas),” ujarnya. Asisten Daerah 3 Pemkot Tangsel Nur Slamet menambahkan kegiatan ini merupakan kegiatan yang terdapat didalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RJPMD) Kota Tangsel. Dalam mempersiapkan 750 anggota Satlinmas, Kesbangpolinmas bekerja sama dengan pihak Kepolisian. Nantinya, pelatihan diupayakan sebagai bentuk meningkatkan ketrampilan anggota Satlinmas, baik dalam baris berbaris maupun membentuk karakter dalam bertugas melindungi masyarakat. “Bimtek itu akan diselenggarakan ditiap-tiap Kecamatan, pastinya dengan arahan pihak kepolisian,” tambahnya.(AZH)

7 Kecamatan Dapat Jatah 1 Grand Max CIPUTAT, BANPOS - Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany memastikan akan menambah armada pengangkut sampah pada tahun ini. Armada kebersihan itu akan disebar di tujuh kecamatan yang ada di kota hasil pemekaran dari Kabupaten Tangerang tersebut. “Setiap kecamatan dapat armada merk grand max untuk mengangkut sampah,” ujar Airin. Untuk mendukung program kebersihan itu, kata dia, nantinya di setiap kecamatan juga harus menyediakan Tempat Pembuangan Sementara (TPS). Dia menyarankan agar pihak kecamatan membangun TPS di lahan fasilitas sosial (Fasos) atau fasilitas Umum (Fasum) milik Pemkot Tangsel. Camat Ciputat Timur, Mursinah mengaku sudah memiliki TPS. Bahkan dia mengklaim bukan hanya untuk pembuangan sampah, namun TPS di Ciputat timur juga sudah memiliki fasilitas pengolahan sampah menjadi kompos atau yang disebut TPS 3

R, (Reuse, mengunakan kembali), (Reduce, mengurangi) dan (Recycle, daur ulang). “TPS berada di Pondok Ranji. Di Cirendeu khusus Bank Sampah, sedangkan di Rempoa dan Cempaka Putih masih mencari lahan untuk PTPS,” ujar Mursinah. Kabid Kebersihan, Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) Kota Tangsel, Yepi Suherman mengaku pihaknya sudah menyiapkan tujuh mobil pick up untuk disalurkan ke masing-masing kecamatan. “Kecamatan harus punya TPS, dan tidak boleh membuang sampah langsung ke Cipeucang. Pengangkutan sampah juga harus dikordinasikan kepada DKPP agar tidak tumpang tindih,” katanya. Sedangkan biaya operasional, seperti ongkos pengemudi atau bahan bakar armada menjadi tangungan pihak kecamatan. Penambahan armada diharapkan mampu mengurangi masalah sampah di Kota Tangsel.(DIN/ODI/BNN)


PEMILU 2014

SENIN 21 APRIL 2014

HALAMAN 5

BANTEN POS

Dana Saksi Disoal Kader Demokrat PANDEGLANG, BP - Sejumlah kader dan calon anggota legislatif (Caleg) dari Partai Demokrat (PD) Kabupaten Pandeglang mempertanyakan dana taktis sebesar Rp200 juta yang diberikan DPP PD untuk operasional saksi pada Pileg 9 April lalu. Mereka menduga dana tersebut disalahgunakan elit PD Pandeglang. Usep, seorang kader PD mengaku kecewa dengan perolehan suara partai besutan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono itu di Kabupaten Pandeglang. Merosotnya suara partai, kata dia, juga dipengaruhi akibat ketiadaan saksi dari PD di setiap Tempat Pemungutan

Suara (TPS) pada Pileg 9 April lalu. “Kami mendapati banyak TPS yang tidak ada saksi dari partai. Padahal, DPP sudah mengeluarkan uang untuk saksi ke setiap DPC. Kami mensinyalir dana saksi itu tidak sampai sehingga tidak ada saksi di TPS,” kata Usep, Minggu (20/4). Menurutnya, banyak kader yang tidak puas atas keputusan petinggi DPC PD Kabupaten Pandeglang. Bukan hanya itu, banyak kader maupun pengurus partai, baik di tingkat kabupaten maupun kecamatan yang tidak puas atas kepemimpinan Ketua DPC PD Kabupaten Pandeglang,

Yoyon Sujana. “Kami meminta kepada DPD dan DPP Partai Demokrat untuk mengevaluasi kepemimpinan Partai Demokrat di Kabupaten Pandeglang. Ini perlu dilakukan agar pada saat Pilpres Juli nanti suara Demokrat meningkat,” ujarnya. Senada diungkapkan Ade, Caleg dari Demokrat yang bertarung memperebutkan kursi DPRD Banten di Pandeglang. Dijelaskannya, banyak suara yang diprediksi menang justru malah berkurang. Ini diketahui tim yang dibentuk Caleg. “Saya membentuk tim baik untuk tingkat

kecamatan hingga desa. Ada beberapa TPS yang perolehan suaranya hilang,” kata Ade. Dia mencontohkan, di Desa Sinarjaya, Kecamatan Cigeulis, Pandeglang jumlah suara yang hilang di satu TPS sebanyak 10 suara. Pada perhitungan awal diperoleh suara sebanyak 32. Kemudian saat masuk ke KPPS jumlahnya berkurang 10 suara sehingga hanya mendapat 22 suara. Ketika di protes, baru suara yang hilang dikembalikan. Dia juga mengatakan, salah satu menyebab hilangnya suara karena tidak

adanya saksi yang disiapkan PD. Padahal, partai seharusnya menyiapkan saksi pada setiap TPS pada saat pencoblosan dan perhitungan. Ini untuk meminimalkan hilangnya suara baik yang diperoleh Caleg maupun partai. Sementara sejauh ini, belum ada penjelasan resmi dari Ketua DPC PD Kabupaten Pandeglang, Yoyon Sujana terkait penggunaan dana saksi tersebut. Yoyon belum menjawab konfirmasi wartawan yang disampaikan melalui pesan singkat telepon seluler maupun BlackBerry Messenger (BBM).(ARI/ODI)

GERPOL Banyak Ketua Parpol yang Bakal Digulingkan PENGAMAT politik dari Universitas Indonesia (UI), Muhammad Budyatna memerkirakan, setelah pemilihan presiden (Pilpres) Juli nanti, hanya ada dua penguasa partai yang dalam posisi aman. Keduanya Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. “Hasil pilpres tidak akan berdampak pada mereka karena dengan kepemimpinan mereka, partai yang mereka pimpin berhasil melipatgandakan perolehan suaranya dalam pemilu legislatif,” kata Muhammad Budyatna saat dihubungi wartawan, akhir pekan kemarin (19/4). Apa pun hasil pilpres lanjutnya, posisi Prabowo dan Muhaimin di internal partainya tidak akan diusik kadernya. “Terlebih di Gerindra, Prabowo menjadi satu-satunya sosok yang teramat disegani,” tegasnya. Sedangkan posisi Ketua Umum Partai Hanura Wiranto dan Ketua Bappilu Hanura Harry Tanoesudibyo rawan digeser karena hasil perolehan suaranya tidak seperti yang diharapkan. “Saat ini saja mulai digugat. Sudah mengeluarkan dana besar Hanura berada di posisi bawah partai-partai yang ada. Ini fakta yang cukup kuat untuk mendempak Win-HT dari Hanura,” imbuhnya. Muhammad juga memprediksi posisi Presiden PKS Anis Matta yang juga akan dilengserkan karena alasan yang sama yakni merosotnya perolehan suara di Pileg.(FAS/JPNN/ODI)

RONALD SIAGIAN/BANTEN POS

FINAL TUNGRA. Petugas tengah membacakan hasil perolehan suara calon anggota legislatif (Caleg) hasil Pemilu 9 April 2014 lalu di KPU Kota Cilegon. Sabtu (19/4) lalu menjadi hari final hasil perolehan suara bagi Caleg baik tingkat DPR RI, DPD, Provinsi dan Kabupaten/Kota yang bertarung pada Pemilu 9 April 2014 lalu di Kota Cilegon.

Kasi Advokasi Bidang pencegahan BNNP Banten Saprudin S.Pd MM menegaskan kepada Kader anti narkoba STAIM Malnu Menes Pandeglang, untuk selalu waspada terhadap ancaman bahaya Narkoba.

STAIM Malnu Pandeglang Bentuk Kader Anti Narkoba

D

emi tercapainya Bersih Narkoba 2015, BNNP Banten terus gencar membentuk kader anti narkoba. Kali ini, mahasiswa STAIM Malnu Menes Kabupaten Pandeglang yang mendapat kesempatan untuk menjadi kader anti Narkoba BNNP Banten.

Kader anti Narkoba yang beranggotakan 30 mahasiswa STAIM Malnu Menes Pandeglang itu, dibentuk pada Sabtu ( 19/4). Pembentukan kader anti narkoba dikemas dengan outbond yang dipimpin Kasi Diseminasi dan Informasi Bidang Pencegahan BNNP Banten Yayan Sudaryan S Sos MSi dan Kasi Advokasi Bidang Pencegahan BNNP Banten, Saprudin S,Pd MM. Yayan menyampaikan, dalam upaya melaksanakan Inpres No 12 tahun 2011 serta 2014 sebagai tahun penyelamatan bagi korban penyalahgunaan Narkotika, BNNP Banten telah menjalin hubungan dan kerjasama dengan semua elemen masyarakat Banten dari berbagai bidang dan profesi, terutama remaja yang sangat rentan terhadap penyalahgunaan Narkotika. “Pembentukan kader anti anrkoba di STAIM Malnu Menes Pandeglang bertujuan untuk memberi pemahaman kepada masyarakat tentang pencegahan, proses rehabilitasi serta pemberantasan narkoba. Upaya pencegahan dengan meningkatkan pemberdayaan masyarakat salah satunya mengintensifkan wajib lapor bagi korban narkotika,” jelas Yayan. Dia mengatakan, semua kegiatan anti narkoba berdasarkan instruksi Kepala BNNP Banten Dr Heru

Luhut Pandjaitan

Jusuf Kalla

Akbar Tanjung

Golkar Sebar Cawapres ke Parpol Lain JAKARTA, BANPOS - Calon presiden (Capres) yang juga Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie, disebut-sebut telah merestui tiga nama kader partai berlambang beringin itu, untuk dipinang partai politik (Parpol) lain sebagai calon wakil presiden (Cawares) pada Pemilu Presiden (Pilpres) Juli nanti. “Tujuannya agar selain Aburizal sebagai Capres, Golkar juga memiliki kader yang menjadi Cawapres dari partai lain,” kata politikus senior Partai Golkar, Zainal Bintang pada diskusi ‘Dinamika Internal Partai Jelang Pilpres 2014’ di Menteng, Jakarta

Pusat, Minggu (20/4). Dia mengungkapkan, pada Rabu (16/4) lalu ada pertemuan dewan pertimbangan di partai yang dipimpin Aburizal itu. PAda pertemuan itu, kata dia, Ical –pangggilan akrab Aburizal Bakrie—merestui jika ada kader Golkar yang dipinang Parpol lain sebagai Cawapres. Tiga nama kader Golkar yang sudah mengantongi restu Ical untuk dipinang parpol lain diantaranya Jusuf Kalla, Akbar Tandjung dan Luhut Pandjaitan. Menurut Zainal, ketiga nama itu sengaja digulirkan karena berdasarkan lembaga survei, elektabilitas

Ical tidak bisa mengalahkan Capres dari PDI P Joko Widodo (Jokowi). “Itu agar posisi Ical tidak diutakatik. Elektabilitas Jokowi sampai saat ini masih tertinggi. Karena itu pilihannya Golkar mengirimkan kadernya menjadi pendamping, baik untuk Jokowi atau Prabowo Subianto dari Partai Gerindra,” papar Zainal. Nantinya ketiga nama itu akan diumumkan melalui rapat pimpinan nasional (Rapimnas) Partai Golkar yang rencananya akan digelar awal Mei nanti. “Tapi bisa saja Rapimnas dipercepat,” tandas Zainal. (CHI/ JPNN/ODI)

Parlemen Tangsel Diperkirakan Didominasi Wajah Baru Kasi Diseminasi dan Informasi Bidang Pencegahan BNNP Banten Yayan Sudaryan S.Sos, M.Si saat didepan kader anti narkoba BNNP Banten STAIM Malnu Manens, Pandeglang.

Februanto MAP, yang selalu menghimbau kapada seluruh jajarannya untuk menginformasikan tentang bahaya narkoba ke semua lapisan masyarakat. Selain itu, pihaknya juga memberikan pelayanan rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial kepada korban penyalahguna dan pecandu narkoba. BNNP Banten juga berupaya mendorong pembangunan lembaga rehabilitasi medis dan sosial berdasarkan tingkat kerawanan daerah

Kader anti narkoba dari STAIM Malnu Menes pandeglang saat sesi outbond.

dalam penyalahguna narkoba, terutama remaja yang sangat rentann terhadap narkoba. “Narkoba Golongan 1 khusus diperuntukan untuk pengembangan Iptek dan bidang kesehatan. Sangat berbahaya jika disalahgunakan,” jelasnya. Saprudin juga menjelaskan, segala sesuatu yang memabukan menjadi haram hukumnya pada ajaran agama. “jangan mau terbujuk rayuan orang yang tidak bertanggungjawab, sekali coba-coba memakai Narkotika maka fatal akibatnya,” tegasnya. Pembentukan kader anti anrkoba semakin meriah dengan kedatangan Duta Pariwisata yang juga Duta Anti Narkoba BNNP Banten yang akrab disebut KakaTeteh Pandeglang 2013. ”Prestasi yesss..narkoba no!” teriak pasangan Kaka-Teteh kepada peserta anti narkoba. Sedangkan dalam sesi outbond, para instruktur memberikan beberapa games, yang salah satunya berupa teaterikal tentang roses terjadinya penyalahgunaan narkoba. Para peserta memperagakan pecandu, pengedar, bandar dan polisi. Sampai pada akhirnya upaya penanganan bagi korban penyalahgunaan narkoba.(ADV)

SERPONG, BANPOS - Eskalasi politik di DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diprediksi akan berubah jika melihat dari hasil rekapitulasi perolehan suara partai politik (Parpol) pada Pemilu Legisltaif (Pileg) 9 April lalu. Diperkirakan, 70 persen anggota DPRD Kota Tangsel akan didominasi wajah baru. Jebloknya suara Partai Demokrat membuat partai berlambang mercy itu harus kehilangan banyak kursi di Kota Tangsel. Bahkan diperkirakan Partai Demokrat tidak akan memperoleh satu fraksi lantaran hanya mendapat tiga kursi. Anggota KPU Kota Tangsel, Badrusalam mengatakan jika melihat jumlah suara partai dan suara Caleg pada rekapitulasi perolehan suara, perolehan kursi sudah bisa diprediksi. Caranya dengan terlebih dahulu mengetahui harga satu kursi di setiap Daerah Pemilihan (Dapil). “Sudah bisa diketahui perolehan kursi dengan melihat Bilangan Pembagi Pemilih (BPP),” ungkap Badrusalam di sela Rapat Pleno

Terbuka di Serpong, Sabtu (19/4). Badrus menjelaskan, BPP dihitung untuk mengetahui harga satu kursi di setiap dapil dengan rumus jumlah pemilih sah dibagi jumlah kursi di setiap Dapil. Badrus mencontohkan, untuk Dapil satu jumlah kursi yang diperebutkan delapan. Berdasarkan hasil rekapitulasi hasil penghitungan suara, jumlah suara sah di Dapil 1 berjumlah 101.061. Jika jumlah suara sah di Dapil 1 sebanyak 101.061 dibagi delapan kursi, harga satu kursi di Dapil 1 sebanyak 12.633 suara. “Nah, tinggal melihat perolehan suara partai dan Caleg,” jelasnya. Berdasarkan rumus perhitungan tersebut, BANPOS mencoba memprediksi perolehan kursi Parpol di DPRD Kota Tangsel. Penghitungan BPP yang digunakan yakni jumlah suara sah DPRD Kota Tangsel berjumlah 631.086 suara dibagi 50 kursi. Hasilnya, harga satu kursi di DPRD Kota Tangsel sebanyak 12.621 suara. Dari harga satu kursi sejumlah

12.621, Partai Nasdem diprediksi mendapat tiga kursi. PKB tiga kursi, PKS lima kursi, PDI P 10 kursi, Golkar mendapat 11 kursi, Gerindra mendapat enam kursi, Partai Demokrat mendapat tiga kursi, PAN tiga kursi, PPP dua kursi, Hanura empat kursi, sedangkan PBB dan PKPI tidak mendapat kursi. Demokrat serta PKS, PDI P, Golkar serta Gerindra memperoleh satu fraksi. Dari besaran perolehan suara tersebut, kemungkinan besar Ketua DPRD Kota Tangsel berasal dari Partai Golkar. Tiga wakilnya berasal dari Gerindra, PDI P dan PKS. Sedangkan untuk DPRD Provinsi Banten untuk Dapil 7 di Kota Tangsel, jumlah yang diperebutkan 11 kursi. Jika jumlah suara sah sebesar 590.783 suara, harga satu kursi 53.707 suara. Dari harga satu kursi tersebut, diprediksi Partai Nasdem mendapat satu kursi, PKB satu kursi, PKS satu kursi, PDI P tiga kursi, Golkar dua kursi, Gerinda satu kursi, Demokrat satu kursi dan Hanura satu kursi.(AZH/ODI)


BANTEN POS SENIN 21 APRIL 2014

TENIS Absen Sementara Waktu

NET)

FORMULA1

Tidak Ingin Cari Gara-gara dengan Vettel TAMPAKNYA hubungan antara dua pebalap Red Bull, Daniel Ricciardo dan Sebastian Vettel mulai memanas setelah pada Grand Prix (GP) China, Ricciardo kembali berada didepan juara dunia empat kali. Namun, ia menolak untuk membuat situasi saat ini menjadi lebih dramatis. Memulai perlombaan dari urutan kedua, Ricci-sapaan akrab Ricciardo berhasil finish di tempat keempat di belakang Fernando Alonso. Sedangkan Seb-panggilan akrab Vettel berada di tempat kelima dan terpaut lebih dari 15 detik dari rekan satu timnya. Ini adalah kali kedua, Vettel mendapat perintah team order yang mengharuskannya memberikan jalan kepada Ricciardo. Sebelumnya, di GP Bahrain awal April lalu hal yang sama juga terjadi dimana Vettel dengan sukarela memberikan tempatnya kepada Ricciardo. Namun, kemarin, Vettel seperti tidak dapat menerima kenyataan dengan berkata ‘sial’ ketika diminta memberi jalan kepada juniornya. Tapi, pria berusia 24 tahun tersebut mencari aman dan tidak ingin memperkeruh situasi. Ia menyerahkan semuanya kepada pihak manajemen. Ricci juga yakin bahwa seorang Vettel akan kembali ke performa terbaiknya secepat mungkin namun, dia juga tidak akan tinggal diam dan terus melakukan peningkatan pada mobil RB 10. “Saya tidak mendengar apa yang ia (Vettel,red) katakan selama balapan tadi. Saya tidak begitu yakin dengan strategi kami namun saya berhasil di depan Vettel. Saya tidak ingin memulai konflik,”tutur Ricci, dicatut planetf1, Minggu (20/ 4).(CMT/OKZ)

6

Menuju Kebangkitan Olahraga Banten

BANTEN KALAH SAING Kejurda Road Race Open SERANG, BANPOS - Pada Kejuaraan daerah (Kejurda) Road race Open kelas MP1 sampai MP4, yang notabene kelas pembinaan untuk pekan Olahraga Nasional (PON) XIX, pebalap Banten tidak mampu berkutik. Itu terbukti, hanya satu pebalap Banten yang mampu naik podium. Pantauan BANTEN POS, raihan terbaik hanya dicapai Rere Reynaldi yang bisa naik podium. Pada kelas Bebek 4T 125cc TU Open (MP1), Rere menaiki podium ketiga dibawah Asep Kancil dari Bandung di posisi pertama dan Gilang Pranata S (Jogyakarta) di peringkat kedua. Menanggapi hasil tersebut, Ketua Harian IMI Banten, Moch Tamimi mengaku tidak puas. Soalnya, dari 15 pebalap yang dipersiapkan, hanya satu orang yang mampu naik podium. “Itu sungguh sangat disayangkan sekali,”

Novak Djokovic

PETENIS rangking dua dunia Novak Djokovic mengumumkan akan hiatus sementara waktu. Djokovic ingin menyembuhkan cedera pergelangan tangan kanannya. Peraih enam titel Grand Slam itu gagal mempertahankan titelnya di Monte Carlo Masters setelah disingkirkan eks petenis rangking satu dunia Roger Federer 5-7, 26 di babak semifinal, Sabtu (19/4). Di pertandingan itu, Djokovic membalut pergelangan tangan kanannya dengan perban yang tebal dan tidak mampu bermain di level seperti biasanya. Cedera itu sudah menganggu Djokovic sejak awal pekan lalu. Namun, seiring berjalannya turnamen cedera itu membaik setelah si petenis beristirahat sehari di antara pertandingannya di hari Selasa dan Kamis. “Aku harus isitrahat sekarang. Aku tidak bisa bermain tenis untuk sementara waktu. Berapa lama, aku tidak tahu. Ini benar-benar di luar kendaliku,” ujar petenis berusia 27 tahun yang dilansir BBC. Untuk itu, ia akan rehat dan melihat kapan cederanya bisa sembuh 100 persen, baru kemudian aku kembali ke lapangan. “Well, untungnya aku tidak perlu melakukan operasi. Tidak ada yang robek atau semacamnya. Aku akan ke dokter malam ini l a l u melakukan tes M R I untuk melihat apakah ada perubahan dalam tujuh hari sejak aku menerima cedera ini,” ungkap Djokovic. (CMT/

TOTAL SPORT

EDO DWI/BANTEN POS

Puluhan pembalap lokal maupun Nasional mengikuti Road race di Cirkuit Maulanan Yusuf, Kota Serang, Minggu (20/4).

papar Tamimi kepada BANTEN POS, Minggu (20/4). Akan tetapi, Tamimi mengungkapkan, kemungkinan besar Banten tidak mampu bersaing, lantaran tidak diikuti pebalap andalan. Soalnya, pebalap andalan mereka yaitu Maria Sankocek dan Rizaludin Sirqi tidak bisa tampil. Mereka sedang mengikuti event nasional. “Makanya, kita keteteran di kandang sendiri. Selain itu, ke-

mungkinan besar juga faktor keberuntungan,” ucapnya. Meski demikian, Tamimi mengungkapkan, ada sedikit yang bisa dibanggakan dari kejurda. Ia melihat, hasil non MP, seperti Fadly Bahari dari Rangkasbitung yang menjadi juara kelas Bebek 4T 125cc TU Pemula Banten, Roni M.J (Kabupaten Pandeglang) juara kelas Matic 130cc STD Banten, Hikmat H.R (Serang)

juara Matic 130cc TU Banten. Hal tersebut menunjukkan, persiapan pengurus cabang (pengcab) IMI se-Banten menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IV Banten sudah merata. Sementara itu, Ketua Panitia Kejurda Roadrace Open Rully Fadilah bersyukur kejurda berlangsung sukes. “Seri II ini diikuti 100 pebalap luar Banten dan

pelaksanaan berjalan lancar tanpa ada kendala yang berarti. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah mendukung pelaksanaan kejurda, sehingga bisa berjalan sesuai dengan harapan kami,” kata Ruly. Ia pun optimis, pada pelaksanaan seri III yang akan berlangsung di Rangkasbitung, kabupaten Lebak, jumlah pebalap yang ambil bagian akan semakin banyak.(CMT)

Barisan Depan Perserang Semakin Tajam S E R A N G , BANPOS - Menghadapi kompetisi Divisi I Liga Indonesia musim ini, barisan depan Perserang dinilai semakin tajam. Kepastian itu didapat, usai mereka mengalahkan tim Maisa Bekasi saat ujicoba yang berlangsung di Stadion Heroik, Kota Serang, pada Sabtu (19/4). Pada laga tersebut, Laskar Singandaru (julukan Perserang), sukses mencetak delapan gol tanpa balas. Empat gol tercipta pada babak pertama yang masigmasing disumbang Dedi (menit 13), Andre (menit 16), Dedi (menit 28) dan Wahyudin (menit (30). Pada babak kedua, dilesatkan oleh Wahyudin (menit 47), Mario (menit 50), Wahyudin (menit 70) dan Rudi (menit 72). Ketua Perserang, Fahmi Hakim menilai, delapan gol yang sukses dilesatkan Modestus Indra Setiawan dan kawan-kawan, adalah bukti nyata bahwa barisan depan Laskar Singandaru sangat tajam. “Itu faktanya. Makanya saya berani bilang bahwa barisan

depan kita sangat mumpuni,” papar Fahmi usai pertandingan. Tidak hanya itu, kerjasama tim juga dinilai semakin mumpuni. Berbeda daripada enam laga ujicoba yang telah dilakoni klub plat merah miliki Pemkab Serang itu. Fahmi hanya berharap, performa apik seperti ini, bisa terus dipertahankan bahkan dimaksimalkan lebih baik lagi. Bila itu terjadi, maka mimpi untuk meraih tiket ke Divisi Utama musim depan bisa tercapai. Sementara itu, pada laga ujicoba yang berlangsung Sabtu (19/4) lalu, Perserang dipastikan batal melakoni ujicoba dengan pemain Afrika. Hal itu disebabkan, jumlah pemain Legiun Afrika yang datang, tidak mencukupi kuota. Asisten pelatih Perserang, A Rachmat mengaku sedih sekali. Soalnya, laga tersebut sangat dinanti oleh pengurus maupun pemain. “Tapi semuanya malahan batal. Pihak dari legiun Afrika membatalkan secara sepihak, karena pemain yang datang ke Stadion Heroik hanya 5 orang. Makanya,

DOKUMEN BANTEN POS

kita hanya bertanding dengan tim Maesa Bekasi” keluh Rachmat. Hal senada disampaikan Manajer Perserang Babay Karnawi. Ia meminta maaf kepada seluruh pendukung setia Perserang yang telah datang ke. Stadion, namun

tidak bisa melihat tim kebanggaannya bermain. “Saya secara pribadi juga sebenarnya tidak mau ini sampai terjadi. Tapi mau bagaimana lagi. Pihak Legiun Afrikanya tidak bisa,” sesal Babay.

Kalaupun dipaksakan, tambah Babay, itu tidak mungkin terjadi. Pemain Afrika hanya berjumlah lima orang. Sedangkan untuk bertanding, dibutuhkan 11 pemain “Jadi terpaksa kami batalkan,” tegasnya.(CMT)

Dua Gelar Pebulutangkis Indonesia dari Auckland AUCKLAND,BANPOS - Kembali, Srikandi dan Arjuna muda Indonesia mengharumkan nama bangsa di negeri seberang. Kali ini datang dari ajang New Zea-

land Grand Prix 2014, saat pasangan Alfian Eko Prasetya/Annisa Saufika dan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Selvanus Geh meraih dua gelar dari kemungkinan lima

gelar yang dapat diraih. Pasangan Alfian/Annisa lebih dahulu meraih gelar setelah memenangkan pertandingan final melawan pasangan pebulutangkis

NET

yang juga berasal dari Indonesia, Edi Subaktiar/Melati Daeva Oktavianti melalui rubber game, 21-18 17-21 dan 21-12. Kunci kemenangan disebutkan Annisa, karena ia dan rekannya bermain tenang dan sabar. Sementara Alfian menyebutkan kunci kemenangan timnya, adalah karena ia dan Annisa bermain menyerang dari awal bertanding. “Kunci kemenangan kami adalah bermain dengan tenang dan sabar. Kami juga lebih tahan di lapangan,” papar Annisa, seperti dilansir Badmintonindonesia, Minggu (20/4). Sedangkan satu gelar lainnya, setelah pasangan Kevin/Selvanus menyingkirkan pasangan Taiwan Chen Hung Lin/Lu Chia Pin dengan skor 15-21 23-21 dan 2111. Kedua pasangan yang baru digabungkan tersebut pun sedikit terkejut dapat meraih kemenangan melawan pebulutangkis yang lebih diunggulkan. “Cukup surprise juga kami ternyata bisa mengalahkan pemain yang lebih diunggulkan. Apalagi Chen merupakan pemain yang lebih senior dari kami. Di game kedua kami sudah tahu cara menghadapi lawan. Kemenangan di game kedua membuat kami makin percaya diri di game ketiga. Lawan terutama Lu, terlihat di bawah tekanan dan tak bisa berkembang,” kata Kevin.

Sementara itu, Sebanyak lima medali dibawa pulang tim junior Indonesia dari ajang BWF World Junior Championships 2014 di Alor Star, Malaysia. Tiga medali perak datang dari nomor beregu campuran, lalu nomor perseorangan lewat Muhammad Rian Ardianto/Rosyita Eka Putri Sari (ganda campuran) dan Rosyita Eka Putri Sari/Apriani Rahayu (ganda putri). Sementara dua medali perunggu didapat dari Anthony Sinisuka Ginting (tunggal putra) dan Clinton Hendrik Kudamassa/Muhammad Rian Ardianto (ganda putra). Jika dibandingkan dengan tahun lalu, hasil ini memang lebih baik. Dalam kejuaraan BWF World Juior Championships 2013 di Bangkok, Indonesia meraih tiga medali yang terdiri dari dua medali perak dari Kevin Sanjaya Sukamuljo/Masita Mahmudin (ganda campuran) dan nomor beregu campuran. Satu medali perunggu dipersembahkan oleh Ihsan Maulana Mustofa (tunggal putra). “Penampilan anak-anak sudah maksimal, tapi kami harus mengakui kalau lawan dari Tiongkok memang tampil lebih baik. Lawan juga lebih unggul dari segi pengalaman dan jam terbang,” tutur Maria Fransisca, manajer tim Indonesia.(CMT/OKZ)


BANTEN POS SENIN 21 APRIL 2014

BERITA UTAMA

7

Sama-sama Miliki Semangat Kartini DULU Sambungan dari Halaman 1

jawabnya. Sejumlah kaum hawa ini bahkan diantaranya telah mentransformasi dirinya dari tulak rusuk menjadi tulang punggung. Bila doeloe ada RA Kartini dan Maria Ulfa, kini ada mereka. Maria Ulfah, Tokoh Emansipasi Asal Banten Emansipasi wanita telah lahir di Banten sekitar se-abad lalu. Adalah Hj RA Maria Ulfah Soebadio Sastrosatomo. Wanita yang biasa disebut Maria Ulfah ini ternyata punya pejuang perempuan yang juga berupaya mengangkat derajat perempuan Indonesia. Dia menjadi pemula dalam sejarah awal kemunculan pelajar perempuan sekaligus aktivitas publik perempuan tanah air. Maria pun memilih untuk kuliah dalam bidang studi hukum. Karena menurutnya, kedudukan wanita secara hukum masih sangat lemah sehingga perlu diperbaiki. Dalam catatan Wikipedia, Maria Ulfah lahir di Serang, Banten, 18 Agustus 1911 dan meninggal di Jakarta, 15 April 1988. Putri pasangan Raden Mochammad Achmad dan Chadidjah Djajadiningrat ini berperan penting dalam Perundingan Linggar Jati, catatan sejarah nasional. Mochammad Achmad adalah seorang dari beberapa saja orang Indonesia yang pada awal abad ke 20 selesai menempuh pendidikan di HBS (setingkat SMA). Lalu ia pun menjabat sebagai Bupati Kuningan. Tahun 1929 Maria Ulfah pergi ke Belanda bersama ayahnya, adik perempuannya, Iwanah dan adik lakilakinya Hatnan. Ibunya pada waktu itu sudah meninggal. Di Belanda, ia menjadi anggota perhimpunan mahasiswa/i Leiden, Vereeniging van Vrouwelijke Studenten Leiden (VVSL). Keinginan untuk ikut serta dalam gerakan emansipasi wanita berubah menjadi perjuangan menuju emansipasi dan kemerdekaan bagi

seluruh bangsa Indonesia. Tahun 1933 ia pun menjadi wanita Indonesia pertama yang memperoleh gelar Mesteer/Mr (sarjana hukum). Oleh Presiden Soekarno, Maria Ulfah diangkat sebagai Menteri Sosial pertama RI. Maria Ulfah tercatat dalam sejarah perundingan Linggarjati. Ia berperan menjadikan Linggarjati sebagai tempat perundingan. Maria Ulfah menjadi pencetus gerakan-gerakan perkumpulan perempuan yang ada di Indonesia. Figurnya dalam sejarah Indonesia modern sangat sulit diabaikan. Maria merupakan sosok artikulatif yang mengoperasionalkan gagasangagasan Kartini mengenai aktualitas kaum perempuan. Maria bisa dibilang menjadi penarik gerbong aktivitas dan arus pemikiran organisasi perempuan Indonesia modern. Titin Kholawiyah, Aktivis Asal Bojonegara Masih banyak yang tidak tahu, bahwa ada banyak “Kartini” di Banten. Titin Kholawiyah adalah salah satunya. Wanita kelahiran Bojonegara 28 Februari 1978 ini sangat berjasa bagi masyarakat Bojonegara dan sekitarnya. Berbagai kerja nyata dia lakukan, mulai dari memberdayakan istri para nelayan, membuat yayasan sosial, hingga membangun usaha yang mengaryakan pemuda pengangguran di wlayah itu. Bahkan, dia aktif memerjuangkan hakhak nelayan. Salah satunya menuntut agar lumpur bekas reklamasi pantai yang menghalangi tambatan perahu nelayan segera dikeruk, karena menyulitkan para nelayan. Aktivis berbagai organisasi kemahasiswaan di UPI Bandung itu mulai tergerak membangun desanya sekitar tahun 2003. Istri Muhamad Nurdin ini terketuk hatinya ketika pulang kampung saat melahirkan anak pertamanya, tepatnya di Kampung Sumurgading, Desa Margagiri.

KPU Umumkan Caleg Terpilih Pada 13 Mei WAJAH Sambungan dari Halaman 1

10.477, Kabupaten Serang 3.127, Kota Cilegon 8.569. Total perolehan suara berdasarkan hasil rekapitulasi 22.173. Sementara anak Rhoma Irama yang juga ada di Dapil Banten II memperoleh suara sebanyak 7.036 di Kota Serang, 2.799 di Kabupaten Serang, dan 4.080 di Kota Cilegon. Total perolehan suara 13.915. Wajah baru selanjutnya adalah Yayat Biaro. Dia mengantongi 17.202 suara yang terdiri dari Kota Serang 3.924 suara, Kabupaten Serang 4.021, dan Kota Cilegon 9.257. Aeng Haerudin yang saat ini duduk sebagai Ketua DPRD Banten juga diprediksi masuk Senayan. Di Kota Serang, Aeng mengantongi 5.753 suara, namun perolehan dari Kabupaten Serang belum diketahui. Di Kota Cilegon Aeng meraup 1.496, dibawah perolehan kolega separtainya yakni Ahmad Rifai S yang merupakan wajah lama di DPR RI. Di Dapil Banten I, anak Ratu Atut Chosiyah yakni Andika Hazrumi juga diprediksi lolos. Anggota DPD RI ini mengantongi 37.937 suara di Lebak, sementara di Pandeglang dia mengantongi 32.909. Anak Mulyadi Jayabaya, Mochamad Hasbi Asidiki Jayabaya juga bakal melenggang ke Senayan. Dia mengantongi 46.063 suara di Lebak dan 4.996 di Pandeglang. Di Dapil Banten III, mantan Walikota Tangerang, Wahidin Halim (Demokrat) diprediksi masuk Senayan. Perolehan sementara yang masuk baru dari Tangsel sebanyak 9.370, dan Prita Mulyasari (PDIP). Sama seperti WH, suara Prita yang masuk ke BANPOS baru dari Tangsel yakni 14.248. Untuk hasil rekapilutasi secara umum, tiga partai yang dalam quick count memeroleh suara terbanyak secara nasional, namun di Banten kondisinya berbeda. Namun secara umum, tiga partai besar itu masuk

dalam lima besar. Di Kota Cilegon, Golkar mengantongi 65.523 suara, dikuntit PPP diurutan kedua dengan 24.692 suara, disusul Gerindra diposisi ketiga dengan 21.326 suara. Sementara PDIP harus puas diurutan ke empat dengan 20.725. Di Kabupaten Serang, Hanura memberikan kejutan. Partai besutan Wiranto itu berhasil menempati urutan pertama dengan 15.760 suara, menyalip PDIP dan Golkar di urutan dua dan tiga masing-masing memperoleh 11.068 dan 10.254 suara. Perolehan tersebut sementara karena ada beberapa daerah yang belum terekap oleh KPU. Di Lebak PDIP menguasai perolehan suara dengan meraup 122.798 suara. Golkar dengan 94.378 suara, Gerindra ketiga dengan 72.374 suara. Sementara di Pandeglang, Golkar mengantongi 29.516 suara, Gerindra dengan 25.569 suara, PDIP mengoleksi 22.166, di bawah Demokrat 23.491. Di Kota Tangsel, Golkar juga menempati urutan teratas dengan 121.868 suara, PDIP 113.298 suara, Gerindra 79.844 suara. Sementara untuk posisi calon DPD RI, anak Ratu Atut, Andiara Aprilia Hikmat juga unggul di hampir semua dapil. Di beberapa daerah, Andiara memeroleh suara yang cukup signifikan. Di Kota Serang, Andiara mengantongi 51.502, Kota Cilegon 33.561, Pandeglang 124.578, Kota Tangsel 115.967. Terpisah, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banten, Agus Supriyatna menjelaskan, sesuai dengan jadwal tahapan KPU, penetapan calon terpilih anggota dewan baik pusat dan daerah akan dilakukan pada 11 hingga 13 Mei mendatang. Agus menyatakan, KPU sudah mempersiapkan kemungkinan yang akan dilakukan oleh parpol, setelah penetapan calon terpilih disampaikan oleh KPU, salah satunya mempersiapkan ada lah gugatan parpol pasca penetapan calon terpilih,” ujarnya.(TIM)

2013, Pendapatan Iuran Mencapai Rp26,65 T 3 BULAN Sambungan dari Halaman 1

“Dengan demikian, maka BPJS Ketenagakerjaan sepanjang Kuartal I 2014 telah berhasil membukukan total pendapatan sebesar Rp13,6 triliun,” terangnya. Sementara pada tahun 2013, BPJS Ketenagakerjaan telah berhasil membukukan pendapatan iuran sebesar Rp26,65 trilun atau meningkat sebesar 32,94 persen dari pendapatan yang berhasil dibukukan pada tahun 2012,

yang hanya sebesar Rp20,5 triliun. Untuk pendapatan investasi yang dikelompokkan atas dua jenis yakni, hasil investasi JHT dan hasil investasi non JHT, BPJS Ketenagakerjaan telah berhasil membukukan pendapatan bersih hasil investasi sebesar Rp14,42 triliun sepanjang 2013. “Hasil investasi itu sudah mancapai 101,74 persen dari target kita untuk akhir 2013. Angka itu telah melebihi RKAP kita di tahun 2013 sebesar Rp14,17 triliun,” tambah Herdi.(CHI/IGO/JPNN)

Dari sinilah awal petualangan kemanusiaan putri pertama dari tujuh bersaudara pasangan H Hadeli-Hj Sugiati ini dimulai. Mantan Aktivis HMI ini begitu sedih, miris, dan tak habis fikir dengan realita masyarakat nelayan saat itu. Bagaimana tidak, para nelayan kesulitan membayar tagihan listrik yang saat itu hanya sekitar Rp50.000. Kenyataan itu berbanding terbalik dengan apa yang dihasilkan oleh nelayan dan beredar di pasar-pasar tradisional. “Saya sedih. Waktu itu ibu-ibu (istri para nelayan) mengeluh tidak bisa bayar listrik. Kasihan sekali, untuk menikmati listrik harus berhadapan dengan ketidakmampuan membayar listrik yang nilainya tak seberapa bagi kebanyakan orang,” tuturnya. Ibu empat anak inipun mulai menggagas ide cerdas. Saat itu, para istri nelayan mengisi kesehariannya dengan bertani kacang hijau. Titin mulai melakukan pendekatan dan pembinaan. Istri-istri para nelayan itu dia kumpulkan dan kemudian diberikan pemahaman sedikitsedikit tentang entrepreneur. Walhasil, saat musim panen tiba, Titin menggagas agar kacang hijau itu dipasarkan dengan kemasan. Sementara warga melakukan itu, dia mencari pasar untuk bisa menjual apa yang dihasilkan para istri nelayan itu. Gayung pun bersambut. PLTGU Cilegon siap menerima pasokan kacang hijau kemasan karya istri para nelayan itu. Pemberdayaan terhadap istri-istri nelayan itu sedikitnya menjawab kesulitan mereka membayar listrik. “Alhamdulillah, satu persoalan terselesaikan. Istri para nelayan mulai bisa mencari tambahan. Kacang hijau itu hanya sebagai pembuka saja,” tuturnya. Namun apa yang ada di Bojonegara bukan hanya sekedar kesulitan membayar listrik ternyata. Titin pun lebih jauh lagi melakukan pemberdayaan masyarakat, tentu dengan semua kemampuan yang bisa dia lakukan. Pada 2008 Titin yang disupport penuh suami dan keluarganya mendirikan yayasan sosial bernama Yayasan Bina Insan Nelayan. Melalui yayasan itu, Titin kemudian mengurus anak-anak sekitar yang umumnya anak nelayan, mulai dari membuka les-les untuk anak (TK) dan siswa SD-SMP, menggelar kegiatan sosial seperti pengobatan gratis bekerjasama dengan mahasiswa Yarsi, hingga mengajar baca tulis alquran. Adiknya, kakaknya, serta suaminya terlibat dalam melakukan pendidikan bagi anakanak nelayan itu. Sebuah upaya dan kerja sosial yang sangat mulia. Dampak dari apa yang dilakukan Titin selama ini mulai terasa. Masyarakat yang tadinya hanya menunggu hasil tangkapan ikan, kini mulai terbuka langkahnya. Mereka mendirikan berbagai usaha rumahan untuk menopang ekonomi keluarga. Yang lebih penting lagi, masyarakat binaan Titin kini lebih menghargai kerja keras dan cenderung berfikir positif. Di kampungnya kini telah banyak home industri. Para pemuda yang tadinya tidak punya penghasilan, lambat laun mulai merasakan berkah dari kerja keras mereka. Selamat Hari Kartini Bu Titin, visi menghadirkan negara dalam kehidupan masyarakat sudah tercipta. Mereka tak perlu lagi mengutuk dan mempertanyakan dimana posisi negara saat mereka tak mampu membayar listrik. Entin, Owner “RM Ibu Entin” Siapa sangka pemilik nama besar Rumah Makan Ibu Entin hanya jebolan Sekolah Dasar (SD). Berkat kegigihannya melihat peluang, Entin pun sukses mengelola bisnisnya. Kini omzet pun mengalir hingga miliaran. Wanita kelahiran 16 Juli 1962 ini pun bertekad menjadikan anak-anaknya berpendidikan tinggi, agar kelak hidupnya lebih sukses darinya. Perjuangan Entin dan A. Mawardi membangun rumah makan yang kini cukup mashur di Banten ini bukanlah

tanpa rintangan. Jatuh bangun menjadi hal yang telah biasa ia lewati. Namun berkat kegigihannya, Entin pun berhasil meraih sukses. Puluhan tahun silam, Rumah Makan (RM) Ibu Entin yang terletak di Jalan Jendral Sudirman, tepatnya di samping Kantor Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, hanyalah rumah makan kecil biasa. Namun penyajian dan pelayanannya yang membuat para pelanggan terpikat membuat rumah makan itu pun lambat laun menjadi terkenal. Mendirikan Rumah Makan yang saat ini terbilang besar, bukan persoalan mudah dan bukan tanpa hambatan. Namun hal itu selalu dijadikannya sebagai sebuah cobaan dan dihadapinya dengan penuh keteguhan serta keikhlasan. Likalikunya, lanjut Entin, sangat sulit digambarkan. Bahkan tak mudah untuk dikisahkan. Kebangkrutan menjadi gambaran pahit yang harus ia telan, untuk bangkit dan tak mudah putus asa. Momentum yang paling menyedihkan, ketika tempat usahanya sepi pengunjung dan semua masakan yang sudah dihidangkan tidak laku terjual. Berkat keteguhannya, Entin pun berhasil menggapai sukses. “Pemberian nama rumah makan ini Rumah Makan Ibu Entin, karena awalnya ada pelanggan yang kesulitan mencari alamat rumah makan ini. Kata pelanggan saya, namanya RM Ibu Entin saja, dan itu berlaku sampai sekarang,” kisah Entin, Minggu (21/4). Dukungan dari keluarga, menjadi modal utama dalam meraih kesuksesanya saat ini. “Bagi saya, ini semua adalah buah dari segala usaha yang selama ini kami tekuni dan geluti, ditambah niat serta keikhlasan dalam diri kami dalam menjalankannya,” tambahnya. Entin yang dikenal supel dan peduli terhadap sesama ini selalu mengingat kebaikan-kebaikan orang disekitarnya. Termasuk para pelanggan tetap rumah rakannya. Baginya, pembeli atau pelanggan adalah asset agar usahanya tetap berjalan lancer. Sadar dengan keterbatasan pendidikan yang dimiliki, Entin bertekad dan bermimpi bahwa anakanaknya harus bisa melebihi orang tuanya, baik dari kesksesan maupun pendidikannya. Sehingga ia bersama suaminya bertekad agar mampu menyekolahkan empat orang anak-anaknya ke perguruan tinggi. Nazla Thoyib Amir, Seniman Teater Pilihan hidup untuk menekuni dunia teater dianggap bukan pilihan yang populer di masyarakat Banten. Karena dianggap hanya membuang-buang waktu dan tidak memiliki prospek yang bagus untuk berkarir. Apalagi bagi seorang perempuan. Tanggapan miring pun dipastikan akan menerpanya. Namun tidak begitu bagi Nazla Thoyib Amir, kecintaannya terhadap dunia teater mengantarkannya untuk konsisten dan menamatkan studinya di Institut Seni Indonesia (ISI) Jogjakarta. Tak hanya itu, nama besar sang ayah, KH Thoyib Amir, sebagai tokoh ulama di Banten membuat pilihannya dianggap “nyeleneh”. “Menjadi perempuan tidak perlu takut memilih. Apapun pilihannya meskipun tidak populer. Yang penting dimulai dari cinta dan konsisten dengan pilihannya. Lahir dari keluarga ulama, pilihan saya pun dianggap nyeleneh awalnya,” kata perempuan kelahiran 13 Februari 1976 itu saat dihubungi BANPOS, Minggu (20/4). Nazla tidak memungkiri jika pilihan yang diambilnya banyak yang mencemooh, karena dianggap tidak memiliki prospek untuk karir dan hidupnya. Namun ternyata apa yang dia tekuni membuahkan hasil, bukan hanya di teater, tapi dalam hidupnya yang lain. Beberapa kali ia berhasi menjuarai perlombaan teater sejak di sekolah hingga saat kuliah. “Dalam ilmu teater tidak hanya diajarkan bagaimana menjadi aktor di atas panggung, dan tak perlu harus mati di atas panggung. Tapi saat ditekuni, banyak hal yang dapat

dipelajari, terutama dalam membentuk agar orang jadi percaya diri,” ujarnya. Saat ditanya bagaiman ia bisa konsisten di jalan yang tidak populer di tengah masyarakat tersebut, Nazla hanya menjawab bahwa semua harus diawali dari cinta. “Setiap orang bisa berhasil dengan pilihannya jika ia benar-benar cinta terhadap apa yang menjadi pilihannya,” perempuan yang pernah mencalonkan diri jadi anggota DPD RI tersebut. Ijah Faizah, Aktivis Sosial Gigih dan tak kenal lelah. Demikian gambaran yang melekat pada Hj.Ijah Faizah (45), Ibu dari ratusan anak kurang beruntung ini. Ijah mengaku selalu diselimuti kegelisahan, manakala menyaksikan banyaknya para pengemis cilik di jalanan. Diatas lahan sekitar 750 meter persegi, tepatnya di Jl. Anggrek II, Penancangan, Kelurahan Kaligandu, Kota Serang, Banten, Ijah menempa ratusan anak-anak kurang beruntung agar kelak lahir menjadi generasi-generasi baru. Merubah mental-mental yang terluka, dan memupuknya dengan rasa percaya diri pada Yayasan Bina Wanita Bahagia yang ia kelola. Wanita ramah peraih segudang prestasi ini menampung 120 anak kurang beruntung. Mereka belajar di lembaga pendidikan yang ada di yayasannya tanpa dipungut biaya sepeserpun. “Asal mereka mau belajar, silahkan saja. Mereka ini anak-anak para pemulung, bahkan ada juga yang awalnya ngemis,” tuturnya. Tak hanya anak-anak. Ijah juga menyentuh para pembantu, istri tukang becak dan pedagang kue dengan sejumlah pelatihan peningkatan kemampuan. Mereka dibina agar bisa hidup mandiri, dan keluar dari kebiasaan hidup bergantung pada orang lain. diberikan pelatihan memasak, dan berbagai keterampilan lainnya. Mulanya, membantu kalangan masyarakat yang kurang beruntung di lingkungannya itu dilakukan bersama sang suami tercinta. Namun setelah Mas Agus Maftuhi, S.Hi (Alm) dipanggil Yang Maha Kuasa 2005 silam, Ijah pun berjuang melanjutnya pekerjaan mulianya itu. “Kuncinya agar hidup di dunia ini tidak merugi. Saya sangat yakin dengan pertolongan Allah, bahwa barang siapa yang menolong sesama, maka Allah akan menolongnya di dunia dan akhirat. Saya selalu berdoa semoga terus bisa sabar, dan dikuatkan dalam bersabar,” ujar ibu dari 7 anak ini. Lebih jauh Ijah bercerita, hal yang masih menghantui benaknya hingga saat ini yakni masih banyaknya pengemis cilik. Ia berharap masih terus bisa memberikan perhatian pada persoalan itu. “Bagaimana caranya mereka bisa mandiri, kelak ketika dewasa,” katanya. Dikisahkannya, ia pernah konsentrasi memberikan pembinaan terhadap para pengemis yang tingal di sekitar belakang Bank Jabar, Kota Serang. Sedikitnya ada 5 KK di lokasi itu yang setiap harinya jadi pengemis. Dari mulai orang tuanya hingga anak-anaknya. Bahkan sampai yang masih balita. “Jumlah keseluruhannya ada 27 jiwa. Kasihan sekali. Mereka itu miskin ilmu, miskin harta dan miskin iman. Bagaimana anak-anak itu ke depannya jika tidak dibantu untuk mandiri,” tutur Perempuan Hebat versi ANTV 2012 lalu itu. Setelah selama 5 tahun melakukan pembinaan, saat ini tiga keluarga pengemis pola hidupnya sudah berubah. Bahkan diantara anaknya ada yang sudah bekerja pada sebuah perusahaan di kawasan industry Serang Timur. Sebagai seorang wanita, Ijah berharap wanita-wanita di Indonesia mampu mendapatkan pendidikan setinggi-tingginya. Agar hidupnya bermanfaat untuk kleuarganya dan masyarakat. “Karena dengan pendidikan, kita bisa lebih bertanggungjawab dan lebih punya idealisme. RA Kartini telah memberikan ismpirasi agar wanita tidak menjadi

lemah, dan mampu sederajat dengan kaum laki-laki,” ujar peraih S3 ini. Minizuluti ila nur…. Habis gelap terbitlah terang. Harmini Marzusy, Enterpreneur Wanita yang satu ini tergolong sukses dalam karirnya. Ia pun sukses mengurus rumah tangga menjadi idealisme para wanita. “Tidak bisa dielakkan lagi, bahwa wanita mempunyai dua peran yang harus dijalani secara bersamaan yakni sebagai ibu rumah tangga, sekaligus juga sebagai wanita karir. Namun kedua peran tersebut bisa berjalan beriringan jika kita konsisten menekuni keduanya secara profesional,” kata pemilik studio foto pandora image, dan salon muslimah dhiva zahra ini Minggu (20/4). Mantan pekerja kantoran ini mengatakan, peran domestik sebagai seorang wanita yang berkeluarga teraplikasi di internal keluarga sebagai sosok istri atau pendamping suami dan seorang ibu, yang melakukan peran untuk tugas-tugas tak tergantikan sebagai seorang perempuan. Sedangkan dalam peran publik, sosok wanita karir bisa dilihat dari keaktifannya dalam bidang-bidang sosial, dalam rangka tugas amar ma’ruf nahi munkar di berbagai bidang kehidupan. Namun peran publik bagi seorang wanita yang beraktifitas di dunia profesional adalah dalam rangka untuk membantu Suami dalam mencari nafkah keluarga. “Konsep peran publik seorang wanita ini seperti yang diajarkan Kartini tidaklah sama dengan konsep gerakan-gerakan feminis yang bermunculan di Barat, yang menuntut persamaan dalam segala hal dengan kaum lelaki, yang mengarah pada terjadinya keruntuhan institusi keluarga akibat terbengkalainya semua urusan-urusan rumah tangga karena kelalaian seorang istri yang tidak mampu berperan sebagaimana mestinya,” ungkapnya. Harmini mengaku bersyukur jika dirinya mendapatkan suami yang pengertian dan mendukung karirnya. Ibu dari empat orang anak ini menuturkan, sejak memutuskan keluar dari tempatnya bekerja tahun 2004 lalu, dirinya mencoba usaha kecil-kecilan, mulai dari usaha kecil-kecilan, hingga bisa mendirikan salon muslimah, membangun studio foto milik sendiri dan tahun lalu mendirikan usaha travel n tour. “Sebelumnya saya bekerja di PT Asahimas Subentra Chemical dan PT Golden Key Group, namun saya memilih untuk bisnis sendiri. Awalnya dengan menjadi pemasok bahan mentah buat catering, terus beralih ke salon muslimah, studi foto dan 2013 lalu saya mencoba mengembangkan usaha dengan mendirikan tour & travel,” jelasnya. Harmini mengakui, bakatnya dibidang usaha tumbuh sejak duduk dibangku sekolah dasar (SD). “Sejak kecil saya dibiasakan orang tua hidup mandiri dan membantu orang tua usaha, dengan berjualan es lilin dan usaha lainnya. Mungkin dari sana bakat saya terasah,” kenangnya. Istri dari Yuniar Rusli ini menambahkan, kendati saat ini sudah memiliki tiga jenis usaha, namun masih banyak mimpi yang belum berhasil di raih. “Mimipi saya masih banyak, pengen buka cabang salon muslimah dibeberapa kota lainnya di luar Cilegon, menjadikan usaha tour n travel saya menjadi yang terbesar di Banten dan tentunya mendorong studio foto agar semakin maju dan bisa membuka lowongan kerja,” ungkapnya. Alumni Fakultas Ekonomi Untirta ini menilai, emansipasi wanita saat ini sudah sangat baik dalam persamaan hak diberbagai aspek kehidupan masyarakat. “Wanita saat ini sudah diberi hak secara spesifik di berbagai lini kehidupan, sehingga wanita Indonesia semakin cerdas, dan kesempatan ini pun dimanfaatkan dengan baik oleh para wanita di banten dengan mengaplikasikan semua ilmuilmu yg mereka peroleh sesuai bidangnya masing masing,” ungkapnya.(TIM/DARI BERBAGAI SUMBER)

Bangun Sekolah dan Masjid dari Kas TKI PULUHAN Sambungan dari Halaman 1

Malaysia. ‘’Setiap enam bulan sekali atau setahun sekali baru pulang,’’ ujarnya. Saat di Malaysia, bapak satu anak itu menuturkan juga memiliki tempat tinggal semipermanen di wilayah Kampungbaru, Kuala Luampur, Malaysia. Bahkan, dia mengungkapkan telah ber-KTP Malaysia. Jadi, Ali harus segera memperbarui masa aktif kartu KTP tersebut jika masa aktifnya habis. ‘’Alhamdulillah bisa bangun rumah dan menyekolahkan anak sampai lulus kuliah. Semua hasil dari kerja di Malaysia,’’ papar Ali. Selain itu, dia mengaku sangat menikmati berkerja di Malaysia. Sebab, gajinya lebih besar jika

dibandingkan dengan bekerja di Indonesia. Nilai Ringgit, mata uang Malaysia, jika dibandingkan dengan nilai mata uang Indosenia jauh lebih besar. ‘’Sekarang satu ringgit sama dengan Rp3000,’’ ungkapnya. Selain Ali, masih banyak lagi tetangganya yang bekerja di Malaysia dan mayoritas bekerja di bangunan. Surya Dewi, salah seorang ibu rumah tangga di RT 03/RW 07, Desa Solokuro, menyatakan bahwa suaminya juga menjadi TKI di Malaysia. Meski ditinggal kerja ke luar negeri, dia yang setiap hari tinggal di rumah bersama dengan dua anaknya mengaku tetap bahagia. ‘’Yang penting kiriman uangnya lancar,’’ tuturnya. Istri Arif Rahman itu menuturkan, suaminya sejak sekitar sepuluh

tahun lalu bekerja di Malaysia dengan menjadi TKI. Setiap bulan dia menerima kiriman uang dari suaminya untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. ‘’Kadang setahun sekali baru pulang. Jadi, setiap bulan pergi ke bank untuk me-lihat kiriman uang,’’ ucapnya. Berdasar data di Desa Solokuro, setiap tahun penduduk desa setempat yang bekerja menjadi TKI tidak pasti. Untuk data terakhir pada 2013, sebanyak 1667 di antara total penduduk 10,235 memilih menjadi TKI di Malaysia. ‘’Jika dirata-rata, hampir setiap rumah ada yang menjadi TKI,’’ kata Kepala Desa Payaman, Chalimin. Lantaran minat warga desa setempat yang menjadi TKI cukup tinggi, pemerintah desa tidak mau ada war-

ganya yang bermasalah saat di Malaysia. Ka-rena itu, ada aturan desa yang baru. Yakni, usia di atas 50 tahun tidak diberi izin oleh pemerintah desa setempat untuk menjadi TKI. ‘’Orang sini (Payaman) uangnya ringgit semua,’’ ucapnya sambil berkelakar. Para TKI itu ternyata berperan cukup besar untuk kegiatan sosial. Sebab, dengan adanya mereka, perekonomian di desa setempat cukup maju. Bahkan, jika ada kegiatan desa, baik kegiatan kepemudaan maupun keagamaan, tidak sulit mencari dana. Sebab, mereka memiliki uang kas dari kelompok TKI yang digunakan untuk membantu kegiatan desa. ‘’Bangun masjid dan bangun sekolahan sebagian besar bantuan dari warga sini yang jadi TKI,’’ ungkap Chalimin.(*)


SENIN 21 APRIL 2014

HALAMAN

NORWICH CITY 2

3 LIVERPOOL

MENDEKATI

JUARA

LIVERPOOL,BP - Liverpool melanjutkan tren positif mereka dengan kemenangan 3-2 di kandang Norwich City, Minggu (20/4) malam WIB. Hasil tersebut semakin memantapkan posisi Liverpool di puncak klasemen Liga Primer Inggris dengan 80 angka dari 35 laga. Sementara Norwich, meski pun tidak berada di zona merah, masih terancam masuk zona degradasi karena masih menduduki peringkat 17 klasemen sementara liga.

Norwich mengawali laga di Carrow Road dengan menguasai laga. Tapi Liverpool yang pada akhirnya bisa mengambil keunggulan ketika laga baru berjalan empat menit. Luis Suarez mengirim umpan kepada Raheem Sterling, yang mengecoh pemain lawan dan langsung melepas tendangan keras ke sudut gawang John Ruddy. Start bagus buat Liverpool. Hanya saja semenit berselang, gawang Norwich kembali jebol. Kali ini Sterling yang mengirim umpan kepada Luis Suarez, untuk dituntas-

kan dengan dingin oleh penyerang asal Uruguay itu. Liverpool memimpin 2-0 di menit 11. Gol tersebut sekaligus memecah rekor gol away Liverpool dengan 44 gol sejauh ini. Rekor sebelumnya tercatat hanya 42. Di babak kedua, Liverpool mengawali laga dengan bola di kaki mereka. Tapi, Norwich bermain lebih agresif dan berani tampil menekan. Alhasil, penguasaan bola di awal-awal laga menjadi lebih berimbang. Bahkan tim tuan rumah bisa memperkecil ketertinggalan di menit 54. Berawal dari umpan silang dari sisi kiri pertahanan Liverpool, Simon Mignolet gagal mengamankan bola dan Bradley Johnson bisa mengirimkan umpan ke Hooper, untuk menyontek bola dengan mudah ke gawang Liverpool. Gol tersebut menjadi penegas buruknya pertahanan Liverpool di enam laga terakhir, dimana hanya bisa menjaga satu clean sheet di enam laga terakhir mereka. Tapi, Liverpool bisa kembali menjaga jarak dua gol setelah Sterling melesakkan gol keduanya di laga ini lewat tendangan yang mengenai pemain belakang Norwich, yang menyulitkan John Ruddy untuk mengamankan bola. Gol tersebut membuat Liverpool telah mencatat sukses tiga kali mencetak gol per laga dalam 20 pertandingan di musim ini, menyamai prestasi Manchester City dua musim lalu. Hanya saja, Norwich kembali sukses mengejar ketertinggalan di menit 77. Umpan Olsson berhasil dituntaskan Snodgrass dengan sundulan. Di empat menit masa injury time, bola lebih banyak berada di pertahanan Norwich. Lucas Leiva bahkan punya kans memperbesar keunggulan Liverpool. Hanya saja skor 3-2 menjadi hasil akhir laga ini dengan Liverpool yang keluar sebagai pemenang.(CMT/OKZ)

8


SENIN 21 APRIL 2014

METRO SERANG Inspirasi dan Semangat Baru Serang

9

FIGUR

Hani Finola

Tahan Banting Bagi kepala Seksi Penggalian Potensi Pajak pada Dinas Pendatapan Daerah (Dipenda) kabupaten Serang, Hani Finola seorang aparatur negara seperti dirinya haruslah memiliki sifat tahan banting. Pasalnya, menjadi PNS sama artinya dengan mengabdikan diri untuk melayani masyarakat dengan segala resikonya. “Sudah sepatutnya seorang aparatur negara itu memberikan segenap jiwanya untuk melayani masyarakat tanpa harus mengeluh,” ujar Hani kepada BANTEN POS dalam sebuah kesempatan. EDO DWI/BANTEN POS

BACA TAHAN... HAL 10

Mang

aseng Dokter Lain Saja Seorang istri baru pulang dari dokter karena merasa kurang enak badan. Suami : “Ma, sakit apa kata dokter?” Istri : “Nggak ada apa-apa, cuma sedikit stress. Dokter menyarankan supaya kita rileks dengan liburan ke New York, Paris, London, Tokyo atau Sydney. Enaknya kita pergi ke mana, Pa?” Suami : “Enaknya kita pergi ke dokter lain saja”

RAMBU LARANGAN DOLBON. Sebuah rambu larangan buang air besar di sembarang tempat terpasang di Kampung Margagiri, Desa Margatani, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang. Sekitar 60 persen atau sekitar 210.000 Kepala Keluaraga (KK) di Kabupaten Serang masih dolbon (modol di kebon, red). Hal tersebut diketahui karena sebagian besar masih belum memiliki sarana sanitasi berupa Water Closet (WC) atau jamban sebagai wadah membuang kotoran.

Suami Ngamuk Bacok

Istri dan Rekannya Diduga Terbakar Api Cemburu PETIR, BANPOS - Menjelang peringatan Hari Kartini 21 April, kekerasan terhadap perempuan masih kerap terjadi. Kali ini Siti Saiah (41) warga Kampung/Desa Cireunde, Kecamatan Petir, Kabupaten nyaris tewas setelah dianiaya oleh Rosyidin (35), yang tak lain adalah suaminya sendiri. Diduga pemicu kemarahan

Rosyidin karena cemburu melihat kedekatan antara Saiah dan Apan (35) yang juga menjadi korban amukan dari Rosyidin. Peristiwa ini terjadi saat Saiah yang berprofesi sebagai marketing sebuah bank di Pandeglang tengah melayani konsultasi sejumlah nasabah di kediamannya, Sabtu (19/4). Saat kejadian, Rosyidin baru saja tiba dirumah korban, setelah dua hari sempat menghilang lantaran cekcok mulut BACA SUAMI... HAL 10

KPK Tak Gubris Surat Rano Ajukan Permohonan Bertemu Atut SERANG, BANPOS - Surat permohonan ijin pejabat bertemu Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah yang ditandatangani oleh Wakil Guburnur (Wagub) Rano Karno belum juga direspon oleh unsur pimpinan Komisi

Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta. Hal ini membuat Pemprov Banten kesulitan mengeluarkan dokumen pemerintahan karena tak mendapatkan tanda tangan Atut. Kepala Biro Hukum Pemprov Banten, Samsir pekan lalu mengungkapkan, surat permohonan beekunjung untuk BACA KPK... HAL 10


BANTEN POS SENIN 21 APRIL 2014

SERANG RAYA

10

KABUPATEN & KOTA

Honorer K2 Tagih Janji Bupati SERANG, BANPOS - Sejumlah honorer K2 yang tidak lulus dalam tes seleksi CPNS beberapa waktu lalu mulai menagih janji Bupati Serang, Ahmad Taufik Nuriman yang menyatakan akan menaikkan gaji mereka. Pasalnya, janji tersebut baru dilakukan terhadap honorer K1 saja namun tidak berlaku terhadap honorer K2. Salah satu honorer K2 di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang yang enggan disebutkan namanya mengatakan, kini di kalangan honorer K2 yang tidak lulus tes CPNS mulai timbul pertanyaan mengenai janji Bupati untuk menaikan gajinya. Padahal mereka sudah jelas-jelas diumumkan tidak lulus dalam tes seleksi aparatur negara. “Kami sudah secara terangterangan tidak lulus tapi kenapa sampai sekarang wacana kenaikan gaji kami belum juga bergulir. Dengan itu kami mulai mempertanyakan janji manis Pak Bupati itu karena kami benar-benar berharap,” ujarnya kepada BANTEN POS, Minggu (20/4). Kesimpangsiuran janji Bupati tersebut, lanjutnya, telah berdampak dengan mulai timbul rasa cemburu di kalangan honorer K2 lantaran Pemkab lantaran dinilai telah bersikap tidak adil kepada honorer K2. Dimana kecemburuan tersebut dipicu berlakukan tidak setara yang diberikan kepada K1

yang tidak diangkat menjadi CPNS tetapi tetap menaikan gajinya. “Honorer K1 sudah naik tapi kenapa K2 tidak dinaikan. Memang dari masa kerja honorer K1 sudah bekerja lebih lama tapi janganlah itu dijadikan patokan karena honorer K2 sudah bekerja sama kerasnya dengan honorer K1 dan juga telah memberikan kontribusi yang bahkan lebih besar,” katanya. Sekedar diketahui dalam pengumuman hasil tes CPNS akhir Februari lalu menyatakan 2.189 peserta yang ikut tes yang terdiri dari tenaga kesehatan 104 peserta, tenaga teknis 936 peserta dan tenaga guru 1.149 peserta. Hanya ada 406 peserta yang dinyatakan lolos yakni terdiri dari tenaga guru sebanyak 224 peserta, tenaga kesehatan 57 peserta dan tenaga teknis 125 peserta. Mereka yang lulus terdiri dari K2 sebanyak 315 dan K1 sebanyak 91 peserta. Artinya jika merujuk dari data tersebut maka diperkirakan terdapat sedikitnya 1.500 K2 yang kini menagih janji Bupati Serang. Terpisah menanggapi hal tersebut Bupati Serang, Ahmad Taufik Nuriman menyatakan, jika pihaknya bukan berniat untuk melanggar janjinya tersebut namun saat ini pihaknya masih melakukan berbagai jenis pertimbangan untuk kenaikan gaji honorer K2. Adapun pertimbangan yang tengah dibahas

adalah berupa besaran kenaikan gaji yang akan diberikan berdasarkan kemampuan keuangan daerah. “Kalau memang mereka tidak diangkat kita pertimbangkan semua-

nya. Pemkab juga masih mempertimbangkan prosedurnya, karena jangan sampai nantinya dinaikan namun bertentangan dengan aturan yang berlaku. Intinya Pemkab sangat

peduli dengan honorer yang tak lulus dan Pemkab akan tetap memperjuangkannya,” tuturnya. Meski demikian ketika disinggung kebenaran telah dinaikannya

gaji honorer K1 yang tidak terangkat, Taufik tidak secara tegas membantah ataupun membenarkannya. “Intinya kita pertimbangkan,” ucapnya singkat.(DWA)

EDO DWI/BANTEN POS

PERBAIKAN JALAN TOL. Sejumlah alat berat berada di tepi jalan Tol Tanggerang Merak tepatnya di KM 71, Minggu (21/4). Perbaikan jalan yang tak kunjung usai di sejumlah titik di jalan tol Tangerang-Merak menyebabkan tersendatnya arus lalulintas di jalan bebas hambatan tersebut.

Camat Ciruas Mengkambinghitamkan Warga Alun-alun Kumuh dan Semrawut SERANG, BANPOS - Camat Ciruas, Ida Nuraida mengklaim jika pihak Kecamatan Ciraus tidak menelantarkan alun-alun setempat sehingga kini terlihat seperti tidak terawat. Adapun kondisi yang terjadi saat ini terjadi karena kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga keasrian Alun-alun Kecamatan Ciruas. “Kami sudah berupaya membersihkan dan menjaga kondisi Alunalun. Tapi tetap saja tidak bisa, sekarang bersih besoknya sudah

begitu lagi mungkin kesadaran masyarakatnya masih kurang,” ujar Ida kepada wartawan akhir pekan kemarin. Menurut Ida, pihaknya juga dengan keterbatasan dana dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliknya kerap kali telah menciptakan program-program perawatan Alunalun Kecamatan Ciruas. Salah satunya dengan menggerakan masyarakat sekitar alun-alun. “Kita punya program untuk perawatan alun-alun meski kecil. Program itu berupa pemberdayaan masyarakat Ciruas untuk merawat alun-alun secara berkala. Tapi tetap

saja sekarang bersih besoknya sudah seperti itu lagi,” katanya. Bahkan dirinya mengaku, sangat meragukan jika Alun-alun Kecamatan Ciruas akan bebas dari kesemrawutan tersebut. Maka dengan dasar itu pihaknya sudah melakukan kordinasi dengan Bidang Pertamanan dan Pemakaman pada Dinas Tata Ruang Bangunan dan Pemukiman (DTRBP) dalam upaya normalisasi Alun-alun Kecamatan Ciruas. “Saya sudah kordinasi dengan Bidang Pertamanan dan Pemakaman. Dan salah satu pointnya adalah mengajukan revitalisasi

untuk mendesian ulang serta kembali menormalisasi trotoar depan alun-alun agar terbebas dari pedagang sehingga akan terlihat lebih bersih,” ungkapnya. Terkait normalisasi trotoar depan alun-alun tersebut maka pihaknya dalam waktu dekat ini akan melakukan kordinasi dengan Satpol PP setempat. Senada diungkapkan Kepala Seksi Pertamanan dan Pemakaman pada DTRBP Kabupaten Serang, M Henry Heryandi. Dikatakan ia berbagai upaya telah dilakukan oleh pihaknya untuk memfungsikan taman kota tersebut. Namun, karena

kurangnya kesadaran masyarakat mengakibatkan fungsi taman tersebut tidak maksimal. “Banyak tanaman yang baru ditanam mati karena ulah masyarakatnya sendiri. Kondisi itu membuat taman yang dibangun melalui dana APBD dengan anggaran Rp1 Miliar lebih menjadi terlihat tidak terawat,” katanya. Hendry menambahkan, kesemrawutan lain di taman kota Ciruas, adalah air mancur yang tidak berfungsi membuat air kolam menjadi keruh. Kondisi itu membuat tujuan pembuatan taman kota untuk mempercantik wajah Kecamatan

Ciruas, berbalik menjadi semakin memperkumuh kawasan itu. “Air mancur itu, sudah sering kali kami bersihkan. Namun, lagilagi masyarakat tidak merasa memiliki. Mereka dengan sengaja mencuci peralatan alat rumah tangga atau yang lainnya. Bahkan, kolam air mancur juga sering digunakan anak-anak jalanan untuk buang hajat,” tambahnya. Ia menuturkan, agar hal tersebut tidak berlarut maka pihaknya berencana akan memaksimalkan Alun-alun Kecamatan Ciruas sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH).(DWA/ENK)

dinilainya memiliki sifat gemulai tidak akan mungkin memiliki hubungan gelap dengan Adiknya. “Bagaimana mungkin seorang banci menjadi dasar cemburu seorang suami, lebih lagi, Rosyidin yang selama ini menganggur selalu ikut adiknya jika berangkat bekerja,” jelas Robiah. Berdasarkan pantauan BANTEN POS, bercak darah terlihat memenuhi ruang tamu. Teras rumah dan sebuah gubuk yang ada di depan rumahnya, hingga berita ini diturun-

kan pelaku belum juga ditangkap. Kanit Reskrim Polsek Petir, IPDA Juwaeni membenarkan peristiwa tersebut, meski demikian pihaknya belum dapat menyimpulkan motif pelaku yang menghabisi istri dan temannya. Pihaknya juga hingga kini masih melakukan pengejaran. “Iyah, ada dua korban, keduanya masih dirawat intensif di RSUD, untuk pelaku, kita masih melakukan pengejaran dibantu Personel Polres Serang,” jelasnya.(NED/ENK)

Pelaku Buron, Korban Kritis di Rumah Sakit SUAMI Sambungan dari Halaman 9

dengan istrinya. Tanpa menaruh curiga, Rosyidin masuk ke rumah kemudian mengacak-ngacak kamar korban dan ruang keluarga. Tak sampai disitu, Rosyidin langsung menuju teras rumah yang kebetulan terdapat Apan yang tengah mengobrol dengan nasabah Saiah. Tanpa banyak berkata, sebuah golok yang diduga sudah disiapkan oleh pelaku

dilayangkan ke kepala Apan. Tak hanya bagian kepala, saat itu Apan mencoba melarikan diri, namun pintu gerbang rumah tersebut sudah dikunci oleh pelaku. Aksi kejarkejaran pun terjadi, sekali lagi, pelaku melayangkan goloknya dan terkena ke tangan Apan. Melihat suasana tersebut, Saiah mencoba melerai suaminya dan Apan. Namun Saiah juga menjadi korban kebrutalan Rosyidin. Bahkan, sabetan golok Rosyidin nyaris mengenai lehernya, beruntung

sabetan yang mengenai dagu Saiah. Aksi kebrutalan berhenti setelah Apan yang sudah lunglai mencoba kabur dari rumah dengan cara melompat dari pagar setinggi 1,5 meter, saat itu pula pelaku mengejar Apan. Sedangkan Saiah langsung diselamatkan oleh warga. Kakak Korban, Robiah (44) membenarkan adiknya telah menjadi korban kebrutalan Rosyidin yang tak lain suami dari adiknya. Menurutnya, Pelaku sudah sering melakukan kekerasan terhadap korban. Namun,

Adiknya itu selalu memafkaannya. “Sudah sering melakukan kekerasan si Rosyidin mah, namun korban selalu memaafkannya karena kasihan melihat dua anak dari hasil pernikahan keduanya tersebut masih kecil-kecil,” jelas Robiah. Lebih lanjut Robiah mengungkapkan, peristiwa kebrutalan Rosyidin memuncak diduga karena kedekatan Apan dan Saiah, padahal. Menurut Robiah, keduanya hanya memiliki hubungan kerja sebagai satu tim. Bahkan, Apan yang

Menghadap Atut, Samsir Takut Dipenjara KPK Sambungan dari Halaman 9

pejabat yang disampaikan KPK sejak 8 April lalu, hingga saat ini belum mendapatkan tanggapan. “Saya bersama-sama dengan Kepala BKD (Badan Kepegawaian Daerah) Pak Anwar Masud sehari sebelum pemilihan legislatif, tanggal 8 April lalu membawa surat permohonan perpanjangan bertemu dengan Ibu (Atut) yang ditandatangani oleh Pak Wagub tapi belum juga ada tanggapan,” kata Samsir. Ia menjelaskan, surat yang ditandatngani oleh Rano untuk memohon bertemu dengan Atut disampaikan, karena ijin bertemu

dengan Atut di dalam rumah tahanan (rutan) Pondok Bambu, Jakarta Timur telah habis sejak satu bulan lalu. “Peraturannya, kalau sudah habis kita harus mengajukan permohonan bertemu dengan ibu (Atut,red) lagi ke KPK,” ungkapnya. Jika hal tersebut (permohonan perpanjngan) tidak dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten masih menurut Samsir, dirinya yang ditugasi untuk membawa dokumen atau surat untuk ditandatangani oleh Atut di dalam rutan tidak bisa dilakukan. “Kalau saya masuk ke sana (rutan) bertemu dengan Ibu (Atut) tanpa membawa surat ijin itu, pasti ditanyakan oleh petugas di rutan, dan kalau saya memaksa bisa saja saya masuk. Tapi saya akan kena pidana, karena saya masuk tanpa

mengantongi surat ijin,” jelasnya. Masuk ke rutan bertemu Atut tanpa membawa surat ijin merupakan tindakan salah, dan melanggar hukuman. “Saya tidak mau masuk tanpa ijin, bisa-bisa saya masuk penjara,” ujar Samsir. Untuk diketahui, KPK melalui juru bicaranya, Johan Budi mengungkapkan, pada tanggal 15 april lalu berkas penyidikan Ratu Atut Chosiyah untuk dugaan penyuapan sengketa Pilkada Lebak telah dinyatakan lengkap atau P21. Atut di tahan oleh KPK sejak 20 Desember tahun 2013 lalu. Dalam dugaan penyuapan tersebut KPK juga menetapkan sejumlah tersangka, diantaranya mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar dan adik Atut, Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan.(RUS/ENK)

Tahan Banting TAHAN Sambungan dari Halaman 9

Hani yang juga pernah menjabat sebagai ajudan Wakil Bupati Serang, menyadari jika dalam menjalankan tugasnya sebagai PNS tentu tak selalu berjalan mulus. Kadang kala terdapat beberapa kendala teknis maupun non teknis yang menghambat kinerjanya atau bahkan terdapat kendala yang mewajibkannya bekerja lebih panjang dari jam kerja seperti biasanya. “Yang namanya memberikan pelayanan tentu ada saja kendala. Semisal ada kendala administrasi yang harus diperbaiki saat itu juga padahal itu sudah jam pulang kerja, namun karena ini bidang yang saya

geluti berhubungan langsung dengan pelayanan pajak maka tetap saya kerjakan. Bahkan saya pernah bekerja hampir 24 jam untuk menyelesaikan kendala tersebut,” katanya. Dengan segala resiko yang ia temui, tentu dirinya mempunyai trik khusus untuk menghadapinya yakni dnegan menanamkan sifat tahan banting sehingga tidak mudah menyerah dengan kondisi yang terjadi. Menurutnya, sifat itulah yang seharusnya dimiliki setiap aparatur negara. “Harus tahan banting jangan karena masalah sedikit jadi memble kinerjanya. Masalah atau kendala bagi saya adalah sesuatu yang harus dihadapi bukan untuk dihindari meski sulit untuk dilalui,” ungkapnya.(DWA/ENK)


SENIN, 21 APRIL 2014

251113

Tih 121213

Tih170114

Tih141213

Tih 031213

tih220114

Dk261113

RUKO DIJUAL

TANAH DIJUAL

Ruko Dijual Murah, Jl.Raya Padjajaran,Pamulang. Lks Ramai dpn Pasar Kita, Univ. Pamulang, RSUD Tangsel. 4.3x12, 3.5lt,SHGB,Komersial,start 1,3M,Perfect Investment,087885835428 )

LAIN-LAIN Bantu tutup kartu kredit/kta hanya bayar 30% dari tagihan trakhir,hutang lunas 100% LEGAL tinah : 081281539552 (Min280214) KRIPIK SINGKONG PEDAS BALAREA Kualitas ekspor, membuka peluang usaha TANPA MODAL untung hingga jutaan per bln cocok utk anak sekolah/mhswi/ibu rmh tangga & karyawan Hub.081911119919, 081283184988 (090413)

DIJUAL CEPAT Murah Butuh Uang, Tanah Luas 5000m2 ada Pohon Duren 20, Kelapa 20, Pete, Rambutan dll) Depan Kantor DS Kadu Agung Kp. Panangkalan, Kec. Gunung Sari Serang HP. 087774444632 atau 081218993036

LOWONGAN PT. RAPRINDO di Tangerang bth staf adm, adm umum, adm hrd. P/W, SMU/K-S1, 17-25th, Pglm/non. Siap kerja bln ini, perbln 2,2-4jt/bln, insentif 40rb/hr, jamsostek, status tetap, sms dt (nm, usia, pndkn, almat) ke 0853 6228 0896, AYU ANDIRA (HRD)

Tih261113

LOWONGAN Dibutuhkan Supir, syarat: SIM B1, Umur 40 th tepat. Hub. ex Siantar Motor, sebelah Terminal Pakupatan (087771009074) (Za030314)

MAKANAN TERIMA PESANAN Bubur Ayam Cianjur dan Lontong Sayur Lampu Merah Sayabulu, Ciracas, Kota Serang. Untuk berbagai acara. Hub. Bapak Jejen 087774405935 tih291113

(Tih190214)


BANTEN POS SENIN 21 APRIL 2014

PANDEGLANG

12

Korban Pemasungan Dibawa ke RSJ

Pasien Tidak Dipungut Biaya

PANDEGLANG, BANPOS - Relawan Anti Pasung (RAP) Kabupaten Pandeglang bekerjasama dengan tim Kesehatan Jiwa Masyarakat (Keswamas) Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Soeharto Herdjan, Grogol, Jakarta, kembali membebaskan sejumlah penderita

gangguan kejiwaan yang menjadi korban pemasungan di Kabupaten Pandeglang dan Lebak. Para korban dijemput dari rumahnya masing-masing secara sukarela. Dengan mengendarai ambulan RSB Permata Ibunda dan dua Unit Mobil Psikiatri Keliling RSJ Grogol, para relawan berhasil membebaskan para korban pemasungan yakni dua orang di Kecamatan Bojong, Kabupaten Pandeglang, serta korban

di Kecamatan Pandeglang, Cimanuk, Kaduhejo, Karangtanjung. Selain itu, tim juga membebaskan seorang korban pemasungan dari Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak. Koordinator Indonesia Bebas Pasung, Mei Wijaya mengungkapkan, ada tujuh korban pemasungan yang telah dibebaskan dan dievakuasi oleh tim Keswamas RSJ Grogol. “Berdasarkan laporan yang

masuk dan setelah kita melakukan survey ada tujuh pasien, mereka langsung dibawa ke RSJ Grogol untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” ujar Mei, Minggu (20/4). Ia mengungkapkan, mereka yang dibebaskan dari belenggu pemasungan itu yakni pasien LS (25) asal Kelurahan Kadomas, Kecamatan Pandeglang, MI (24) warga Desa Kadukacang, Kecamatan Cimanuk, AR (28) warga Mengger, SO (30)

dan SI (35) warga Kecamatan Bojong, AI (25) warga Juhut, serta YT (28) warga Pasirtangkil, Kabupaten Lebak. Mei menjelaskan, para korban pemasungan itu akan mendapatkan perawatan kejiwaan intensif dan pengawasan penuh dari dokter ahli jiwa selama di RSJ Grogol. Setelah sembuh, lanjutnya, pasien akan diantarkan kembali ke rumah keluarga masing-masing oleh pihak RSJ Grogol.(ARI/ARF)

KOTABADAK Bangkai Truk Ganggu Lalu Lintas

BANGKAI truk trailer B 9412 NM dan kontainernya yang mengalami kecelakaan pada Minggu (13/4) lalu di tikungan Wates Jalan Raya Pandeglang - Rangkasbitung, Desa Kalanganyar, Pandeglang, sedah tiga minggu belum dievakuasi. Akibatnya, bangkai truk tersebut menghalangi arus lalu lintas di jalur jalan tersebut yang dikenal cukup padat. Berdasarkan pantauan BANPOS pada Minggu (20/4), bangkai truk yang tergeletak di jalan dari arah Pandeglang ke Rangkasbitung itu hampir menutupi sebagian badan jalan. Hal itu membuat arus lalu lintas di jalan tersebut sering mengalami kemacetan, terlebih karena banyak pengguna kendaraan yang penasaran ingin melihat truk yang mengalami kecelakaan tunggal tersebut. Salah seorang warga, Rifki mengatakan, sejak terjadinya kecelakaan tersebut hingga saat ini bangkai truk belum juga dievakuasi. Padahal keberadaan bangkai truk itu sangat mengganggu dan juga membahayakan pengguna jalan. “Apalagi kalau malam, di situ kan tikungan, terus tidak ada penerangan jalan,” kata Rifki, Minggu (20/4). Menurutnya, para pengendara mesti berhati-hati, terlebih jika baru pertama kali melewati jalan tersebut. Sebab kondisi badan truk yang berada di tengah jalan bisa membuat kaget para pengguna jalan yang baru melewati jalur tersebut. “Bagi yang melewati ruas jalan tersebut diharapkan waspada, jangan ngebut,” katanya. Sementara itu, Jumhani, seorang pengendara yang kebetulan melintas di lokasi tersebut, mengatakan bahwa seharusnya dinas terkait\segera melakukan penanganan bangkai kendaraan itu. “Harusnya sih segera dievakuasi, soalnya sangat mengganggu,” katanya. Diperoleh informasi, keterlambatan penanganan bangkai truk tersebut lantaran lokasi kecelakaan berada tepat di perbatasan antara Kabupten Pandeglang dan Lebak. “Kita masih menunggu si pemilik kendaraan, karna hingga kini pemilik belum ada kejelasan. Surat-surat kendaraan juga tidak ada,” jelas Kanit Laka Lantas Polres Pandeglang, AKP Tulus, saat dihubungi BANPOS melalui sambungan telefon, Minggu (20/4).(CR-03/ARF)

ARI SUPRIADI/BANTEN POS

DRAINASE AMBLAS. Saluran air (drainase) di depan Kantor Satpol PP Kabupaten Pandeglang di Jalan Mayor Widagdo, Pandeglang, sejak beberapa bulan lalu amblas. Akibat rusaknya drainase tersebut pembuangan air tersendat dan hingga saat ini belum diperbaiki.

Disuntik Polio, Mutmainah Derita Penyakit Aneh

ARI SUPRIADI/BANTEN POS

Mutmainah (30) menderita penyakit aneh setelah disuntik polio saat masih berusia 4 bulan. Hingga kini belum ada bantuan dari pemerintah.

PANDEGLANG, BANPOS - Tak mudah bagi Mutmainah (30 tahun) untuk menjalani hidupnya. Akibat penyakit aneh yang dideritanya, kini ia menjadi wanita pe-

malu. Karena penyakit itu pula Mutmainah hanya menghabiskan hari-hari di rumahnya di Kampung Kadu Guling, Desa Kadu Gemblo, Kecamatan Kadu Hejo,

Kabupaten Pandeglang. Sudah sejak berusia empat bulan, Mutmainah mengidap penyakit aneh yang dideritanya itu. Berawal dari demam tinggi dan kemudian muncul benjolan di tangannya yang mulanya hanya sebesar ibu jari. Namun kini kian membesar dan terus mengganggu aktivitasnya. “Awal penyakit itu menyerang sejak Mutmainah berusia empat bulan, sehabis disuntik polio. Dua hari kemudian badannya panas. Tak lama berselang, mulai tumbuh benjolan di kedua tangannya,” tutur Umben, ibu Mutmainah kepada BANPOS, di kediamannya, Minggu (20/4). Keadaan tersebut diperparah dengan kondisi ekonomi keluarga yang hanya mengandalkan pendapatan dari bertani. Dengan penghasilan yang pas-pasan, tak ayal membuat penyakit yang di-

derita Mutmainah tersebut sulit untuk disembuhkan. “Ya, kalau ada rejeki baru kita berobat ke mantri, kalau tidak ya cuma didiamkan saja. Selama ini juga belum ada bantuan apapun dari pemerintah,” ungkap Umben. Ia menjelaskan, selama ini pihak keluarga hanya mengandalkan pengobatan dari mantri atau orang pintar yang ada di kampungnya. Umben mengaku sangat sedih ketika menyaksikan penyakit anaknya tersebut menimbulkan efek samping selain rasa nyeri pada benjolan tersebut. “Kalau lagi kumat suka linu, terus badannya pada merah disertai dengan demam tinggi, sehari dua hari baru sembuh,” terangnya. Umben juga mengaku sedih mengingat perasaan anaknya yang hanya bisa menyelesaikan sekolah sampai bangku kelas dua Sekolah Menengah Pertama (SMP). Terle-

bih hingga saat ini anaknya tersebut belum juga mendapatkan pendamping hidup. “Ya harapan saya, agar anak saya bisa sembuh, itu saja yang saya minta,” harapnya. Sementara itu, Mutmainah kepada BANPOS mengaku, dengan keadaan tersebut dirinya kesulitan dalam beraktivitas. Terlebih ketika efek lain dari penyakitnya tersebut muncul. “Iya mungkin kalau masalah jodoh saya belum dikasih sama Yang Diatas, tapi yang saya inginkan saat ini adalah kesembuhan,” harapnya. Ia mengaku kesehariannya hanya dihabiskan dengan beraktivitas membantu ibunya mengurus rumah. Ia berharap ada uluran tangan dari dermawan atau pemerintahan untuk membantu pengobatan agar dirinya sembuh dari penyakit tersebut. “Saya cuma pengan sembuh,” ujarnya.(CR-3/ARF)

Tempat Wisata Kebanjiran Pengunjung PANDEGLANG, BANPOS - Saat liburan panjang akhir pekan (long weekend), beberapa objek wisata di Kabupaten Pandeglang dipadati wisatawan. Seperti objek wisata pantai Carita, wisata pemandian Cikoromoy dan Cisolong. Objekobjek wisata tersebut sejak Jumat (18/4) lalu dipadati para wisatawan yang datang dari berbagai daerah seperti Jakarta, Bogor, Tangerang, Bandung dan wisatawan lokal. Pantauan BANPOS, di pantai Carita terlihat ribuan wisatawan memadati area objek wisata. Kebanyakan wisatawan memilih menghabiskan masa liburan panjang di kawasan wisata pantai. Kabupaten Pandeglang menjadi tempat favorit para wisatawan, karena selain jaraknya relatif dekat dan biayanya murah, juga memiliki panorama yang tidak kalah indah dengan tem-

pat wisata lainnya. “Objek wisata pantai Carita sejak era tahun 1990-an sudah terkenal indah dan sekarang pun masih menjadi primadona wisata pantai di Banten. Namun ada sedikit yang disayangkan, yaitu akses jalan menuju Carita yang rusak dan sampah yang berserakan di area pantai,” kata Agus, salah seorang wisatawan asal Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Minggu (20/4). Terpisah, salah seorang pengelola hotel dan rumah makan di Carita, Franki Supriadi mengatakan, ada lonjakan pengunjung sekitar 15 persen bila dibandingkan dengan hari biasanya. Hal ini karena bertepatan dengan masa libur panjang selama empat hari. “Sejak Jumat pantai Carita sudah banyak dikunjungi para wisatawan. Kebanyakan wisatawan didominasi

ARI SUPRIADI/BANTEN POS

Sejumlah wisatawan tengah berendam di objek wisata pemandian Batu Quran di kawasan Cikoromoy, Pandeglang. Objek wisata ini cukup banyak dikunjungi masyarakat.

dari luar kota seperti Jabodetabek dan kota-kota di Banten lainnya,” kata Franki. Sementara di wisata pemandian Cikoromoy dan Cisolong, pemandangan serupa tidak jauh berbeda dengan wisata pantai Carita. Linda (23) wisatawan asal Balaraja, Kabu-

paten Tangerang, yang berkunjung ke Cikoromoy mengatakan, setiap musim liburan dirinya selalu berkunjung ke berbagai objek wisata di Pandeglang. Menurutnya, wisata pemandian Cikoromoy tidak kalah indah bila dibandingkan objek wisata air lainnya.(ARI/ARF)


LEBAK

BANTEN POS SENIN 21 APRIL 2014

13

UKM

ILUSTRASI

Perajin Sangkar Burung Kebanjiran Pesanan DINAS Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak menyatakan industry kerajinan tangan di Lebak terus meningkat. Salah satunya kerajinan sangkar burung yang terus berkembang karena permintaan pasar yang relatif tinggi. ”Kami terus mendorong masyarakat dapat mencipatakan lapangan pekerjaan melalui kerajinan sangkar burung itu,” kata Pembimbing Usaha pada Disperindag Kabupaten Lebak, Asep Sutisna, kemarin. Asep mengatakan, pemerintah daerah mengintensifkan pembinaan beberapa desa di Kecamatan Kalanganyar dan Cibadak sebagai sentra usaha kerajinan sarang burung. Pembinaan itu dengan upaya peningkatan produksi dan kewirausahaan serta aspek manajemen. Menurutnya, perkembangan sentra usaha kerajinan tersebut dapat menyerap lapangan pekerjaan serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Saat ini, kata Asep, permintaan kerajinan sangkar burung yang terbuat dari bambu dan kayu di pasaran cukup tinggi. Bahkan, produks sangkar burung dari Lebak mampu menembus pasar luar daerah. ”Kami terus memberikan pembinaan agar mereka bisa menyerap lapangan pekerjaan,” katanya. Asep menambahkan, kerajinan sangkar burung di Kabupaten Lebak tumbuh dan berkembang karena didukung dengan melimpahnya bahan baku yaitu pohon bambu. Selain itu, kehadiran sentra kerajinan sangkar burung juga dapat memberikan kontribusi terhadap ekonomi masyarakat setempat. Dijelaskan, harga produk kerajinan sangkar burung mulai Rp200.000 sampai Rp1 juta per unit.”Kita prediksi produksi sangkar burung mencapai 200 sampai 300 unit per hari,” katanya. Sementara itu, Evi, seorang perajin sangkar burung warga Desa Cikatapis, Kabupaten Lebak, mengaku dirinya kewalahan melayani tingginya permintaan pesanan maupun kebutuhan pasar. Saat ini, ujarnya, banyak komunitas masyarakat pencinta burung berkicau di Kabupaten Lebak maupun Provinsi Banten. ”Kami memproduksi kerajinan sangkar burung antara 10 sampai 15 buah dengan pendapatan Rp2 juta,” katanya.(SEP/ARF)

INFRASTRUKTUR Perbaikian Jalan Lintas Selatan Mulai Digarap BEBERAPA ruas jalan yang menjadi kewenangan Provinsi Banten di Banten selatan seperti Jalan Malingping-Simpang, Saketi-Malingping, Kaduagung-Rangkasbitung-Gunung Kencana-Malingping, ditargetkan selesai diperbaiki tahun 2016 mendatang. Saat ini Dinas Bina Marga dan Tata Ruang (DBMTR) Provinsi Banten tengah melakukan perbaikan di beberapa ruas jalan yang kondisinya rusak parah. Staf Pelaksana Teknis (SPT) DBMTR Provinsi Banten, Firman Suliansyah mengatakan, jalan provinsi yang kondisinya rusak parah di Banten selatan diantaranya di depan Kantor UPT Pertanian Kecamatan Malingping. Jalan tersebut amblas sedalam 60 centimeter dengan panjang 17 meter. Menurutnya, saat ini pihaknya sedang menangani kerusakan di jalan tersebut. “Sedang kami tangani perbaikannya,” kata Firman, Sabtu (19/4). Ia menjelaskan, saat ini semua jalan di Banten bagian selatan sedang ditangani perbaikannya, termasuk Jalan SaketiMalingping yang panjangnya sekitar 48,48 kilometer dengan lebar bervariatif dari 5 meter sampai dengan 7 meter. Menurut Firman, pekerjaan perbaikan jalan itu sesuai dengan Perda Nomor 2 Tahun 2012 tentang Insfrastrktur Jalan. Sementara dana pemeliharaan jalan tersebut dianggarkan dari APBD Provinsi Banten melalui program tahun jamak senilai Rp322,150 miliar. Ditambahkan, Pemerintah Provinsi Banten menargetkan perbaikan jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi sepanjang 114,43 kilometer selesai dalam kurun waktu dua tahun, hingga 2016 mendatang. Ia mengatakan, pemeliharaan dan perbaikan jalan secara rutin dilakukan terhadap enam ruas jalan yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat Banten. Diantaranya yaitu ruas jalan MalingpingSimpang, Saketi-Malingping, KaduagungRangkasbitung, Gunung Kencana-Malingping.(RIS/ARF)

WIDODO CH/BANTEN POS

Beberapa perahu nelayan “parkir” di Muara Binuangeun, Lebak. Perahu-perahu nelayan yang sederhana dengan peralatan seadanya ini butuh bantuan modernisasi.

Nelayan Butuh Alat Modern WANASALAM, BANPOS Para nelayan yang tergabung dalam Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kecamatan Wanasalam meminta pemerintah pusat atau daerah untuk lebih memberikan motivasi yang bisa menunjang peningkatan mata pencaharian mereka. Antara lain dengan memberikan stimulan bantuan alat penangkap ikan yang sesuai dengan kondisi perairan di Banten selatan. Demikian dikatakan Ketua HNSI Kecamatan Wanasalam, Nurman. Menurut Nurman, bantuan pemerintah bagi para nelayan selama ini memang selalu ada, baik yang datang dari pusat

maupun dari pemerintah daerah. Namun yang lebih diutamakan seharusnya yang sifatnya menunjang peningkatan hasil laut berupa alat yang modern atau bantuan kapal penangkap ikan. “Kami berharap bantuan untuk alat penangkap ikan modern atau kapal modern yang bisa praktis dipakai melaut,” ujarnya. Pantauan BANPOS, keberadaan nelayan yang beroperasi di wilayah perairan pantai Lebak selatan khususnya di Binuangeun tergolong banyak, mencapai sekitar 300 nelayan. Mereka biasanya pergi melaut dengan menggunakan perahu kincang tradisional bermesin tempel. Padahal

hasil laut para nelayan di perairan itu dapat memenuhi kebutuhan pasar ikan di wilayah Lebak Selatan. Bahkan pemesan perharinya tidak sedikit hingga ke luar daerah seperti Rangkasbitung, Sukabumi, Pandeglang bahkan sampai ke Jakarta. “Kalau musim lagi bagus, satu perahu nelayan bisa mendapatkan hasil tangkapan hingga dua sampai tiga ton ikan,” ujar Nurman. Jenis ikan tangkapan nelayan Binuangeun bervariasi, mulai dari ikan layur, tongkol, tenggiri, udang, kakap, kerapu, hiu dan cumi. Setiap pagi dan sore terlihat kesibukan bongkar muat ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI).

Kepala UPT Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kecamatan Wanasalam, Ahmad Hadi kepada BANPOS menjelaskan, pihaknya selalu melakukan koordinasi dengan para nelayan terkait masalah kebutuhan mereka. Menurut Hadi, pihaknya sudah banyak melakukan langkah konkret dalam membantu para nelayan setempat. Seperti mengajukan permohonan bantuan alat tangkap ikan modern atau bantuan kapal. “ Kami sudah mengusulkan berbagai permohonan untuk meningkatkan taraf hidup bagi mata pencaharian para nelayan, dengan cara mengajukan propo-

sal permohonan bantuan baik di daerah maupun ke pusat,” terang Hadi. Dikatakan, beberapa waktu lalu nelayan di Kecamatan Panggarangan dan Bayah serta Pelabuhan Ratu sudah mendapatkan bantuan kapal sebanyak enam buah. Namun untuk Kecamatan Wanasalam diakuinya hingga saat ini belum mendapatkan. Menurut Hadi, bantuan perahu bagi nelayan harus disesuaikan dengan kondisi perairan di Lebak selatan. “Jenis kapal yang cocok untuk kawasan ini adalah yang punya dobel sayap, karena kondisi laut di sini sangat deras,” jelasnya.(K9/ARF)

Sosialisasi Pelayanan SIM Keliling Kurang Maksimal RANGKASBITUNG, BANPOS - Pelayanan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) A dan C dari Polda Banten di Jalan Sunan Kalijaga, depan Pasar Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, nampak sepi. Warga yang memperpanjang SIM hanya 35 orang. Sepinya peminat pembuatan SIM disebabkan kurangnya sosialisasi. Ditemui di lokasi kegiatan, Pamin Perwira Administrasi SIM Polda Banten, Ipda Suyatno mengakui sepinya warga yang mendatangi tempat pembuatan perpanjangan SIM keliling. Menurutnya, hal ini disebabkan minimnya sosialisasi dan kesadaran warga yang masih rendah akan pentingnya SIM.

“Kami juga sangat mendadak melakukan kegiatan ini,” ujar Suyatno, didampingi Bamin (Bagian Administrasi) SIM Polda Banten, Bripka Sobana, Sabtu (19/4). Menurut Suyatno, kegiatan perpanjangan SIM keliling ini dilakukan dua kali dalam setiap bulan. “Kami melakukannya setiap Sabtu pada minggu pertama dan ketiga setiap bulan,” ujarnya. Ia menjelaskan, sepinya pembuat SIM ini berbanding terbalik dengan kegiatan serupa yang digelar di wilayah Kabupaten dan Kota Serang serta Cilegon. Di tiga daerah tersebut, lanjutnya, antusiasme masyarakat cukup tinggi. Suyanto menambahkan, pelayanan pembuatan SIM keliling ini

merupakan amanat UndangUndang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Biaya perpanjangan SIM A sebesar Rp80.000 dan SIM C Rp75.000. Dana tersebut disetorkan ke kas Negara sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Ia juga mengatakan akan mengintensifkan kegiatan sosialisasi pembuatan SIM keliling ini. Sebab perpanjangan SIM tersebut dimaksudkan untuk memberikan pelayanan yang maksimal terhadap warga, tanpa harus mengantri di Polres. Sementara itu, Maksum (35) warga Citorek, Kecamatan Cibeber, mengaku dirinya sangat ter-

ISTIMEWA

bantu dengan kegiatan pelayanan pembuatan SIM keliling. Pasalnya, SIM miliknya sudah habis masa berlakunya. Dan dia tidak perlu jauh-jauh ke ibukota Rangkasbitung hanya untuk memperpanjang pembuatan SIM.

“Saat melihat mobil terparkir di depan pasar, saya langsung menuju mobil tersebut untuk memperpanjang SIM saya yang sudah mati. Alhamdulilah mudah dan cepat, dan sekarang saya tidak takut lagi ketika ada razia,” katanya.(CR-5/ARF)

Kesenian Tradisional Asli Lebak Selatan

Belajar dari Falsafah Angklung Buhun Yang Nyaris Punah Angklung Buhun merupakan kesenian tradisional khas Lebak selatan yang kini keberadaannya nyaris punah. Bahkan generasi muda di Lebak selatan sudah jarang yang mengetahui kesenian tradisional dari daerahnya tersebut. Padahal kesenian ini bukan hanya menjadi sarana hiburan, tapi juga membawa pesan-pesan moral yang sangat berharga.

WIDODO CH, Malingping KESENIAN Angklung Buhun yang sempat popular di masa lalu, kini keberadannya semakin langka. Kalaupun dicari, kesenian tradisional ini hanya bisa ditemui di Desa Sanghiang, Kecamatan Malingping. Angklung Buhun dimainkan oleh 10 orang (pria dan wanita) dibantu dengan alat musik yang terbuat dari bambu, tali rapia, dan daun kawung (daun aren). Untuk bedugnya terbuat dari bambu yang diameternya lumayan besar dilapisi kulit kambing bagian mukanya untuk ditabuh. Alat-alat musik itu diberi nama Indung, Ringkung, Gimping, Dongdong, Engkok, Trolok, Reol, Bedug Lojor, Calingtung dan Ketuk. Masingmasing alat tersebut dimainkan oleh satu orang dan dibantu juru sekar (penyanyi) dengan lirik lagunya yang khas, yaitu Kidungangklung, Wawangsalan dan Pupuh, yaitu senandung pujian khas. Di Lebak selatan, saat ini kesenian tradisional tersebut sudah amat langka. Paling dipentaskan dalam undangan acara tertentu saja, semisal pernikahan, khita-

WIDODO CH/BANTEN POS

Salah satu atraksi pentas seni Angklung Buhun di Lebak selatan. Kesenian tradisional yang sudah hampir punah ini masih bisa ditemukan di Desa Sanghiang, Kecamatan Malingping.

nan atau hari-hari besar, itupun kalau diundang. Namun untuk di kawasan Desa Sanghiang, jika memasuki bulan Ramadhan, kesenian ini selalu meramaikan suasana membangunkan sahur yang dilakukan secara sukarela. Menurut cerita, kesenian Angklung Buhun identik dengan keyakinan yang dianut warga setempat pada masa lalu (sebelum agama Islam datang). Selain sarat dengan nuansa buhun yang diwarnai dengan syair-syair jangjawokan (mantra dan puji-pujian-red) untuk memuja sang pencipta. Terutama kepada yang dijuluki sang Dewi Sri Pohaci, yang diyakini masyarakat kala itu sebagai penguasa tanaman padi dan pangan. Juga sebagai hiburan ritual yang dilaksanakan pada saat-saat tertentu, misalnya saat syukuran panen, hajatan dan lain-lain. Pada suatu ritual pesta panen

misalnya, usai melakukan ritual memanen hasil tani dengan ritual buhun, selanjutnya seni Angklung Buhun itu dipentaskan untuk mengiringi para petani membawa padi dari huma/sawah dibarengi dengan Rengkong (alat untuk membawa padi) sampai ke Leuit (lumbung padi), dengan harapan Nyi Sri Pohaci terhibur sehingga akan selalu menyertai serta membawa berkah pada hasil panennya. Itulah salah satu makna yang tersimpan dalam falsafah seni ini, sebagai pelajaran tatakrama kesantunan yang perlu dilestarikan. Cahyani, salah seorang penggiat seni Angklung Buhun di Desa Sanghiang, saat bincang dengan BANPOS beberapa waktu lalu di padepokan ‘Sanggar Panineungan’ menuturkan, kesenian Angklung Buhun adalah salah satu khasanah budaya rakyat Sunda di Lebak selatan yang nanti bakal

jadi Kabupaten Cilangkahan. Dikatakannya, dahulu sebelum maraknya seni modern yang menghiasi peradaban sekarang, kesenian Angklung Buhun dahulu pernah jadi pentas kesenian favorit di wilayah Banten selatan. Kesenian Angklung Buhun, jelas Cahyani, umumnya dipentaskan pada musim-musim tertentu dengan seremoni ritual, terutama untuk hiburan para petani yang akan menggarap sawah. “Terutama saat mau menanam padi dan pada saat panen yang dilakukan terlebih dahulu dengan ritual khusus,” katanya. Ia menjelaskan, dahulu selalu ada upacara khusus para petani jika mau menggarap sawah atau lading. Setelah acara ritual itu, selanjutnya dipentaskan seni Angklung Buhun mengiringi para petani, yang selanjutnya serempak turun bersama ke sawah secara gorol (gotong royong-red).

Diterangkan, dengan pergeseran waktu yang dibarengi datangnya penyebaran Islam di tanah Banten, terjadi reinkarnasi muatan falsafah yang masuk dengan mengkolaborasi kesenian khas daerah Lebak Selatan ini. Nuansa Islami telah turut meresap masuk mewarnai, seperti adanya syair pujian Salawatan yang bercerita tentang seorang alim ulama yang datang ke Malingping untuk menyebarkan Islam. Selain itu, ada pula syair dakwah dan syair pujian terhadap Kian Santang (tokoh penyebar agama Islam di Banten). Cahyani mengatakan, seni Angklung Buhun yang ditekuninya bersama rekan-rekannya itu pernah dipentaskan di salah satu televisi swasta nasional. Juga sempat diajak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banten untuk mewakili Provinsi Banten dalam acara Pekan Seni, Tradisi Budaya dan Film Daerah se Indonesia, di Cirebon tahun 2009 lalu. Dalam acara itu, kesenian Angkul Buhun berhasil menyumbangkan empat medali dan penghargaan untuk Banten. Pengasuh Sanggar Panineungan itu berharap agar pemerintah lebih berkonsentrasi dalam menggali dan melestarikan budaya daerah, serta melakukan inventarisasi agar tidak punah terkubur zaman. “Ada baiknya khasanah seni budaya tradisional Angklung Buhun yang masih tersisa ini tetap kita pelihara bersama, jangan sampai punah tergerus zaman. Karena bagaimanapun generasi muda jangan sampai putus informasi dari akar budaya bangsanya, sehingga mereka nanti tidak akan kesulitan dalam menguak budaya dan sejarah daerahnya,” tuturnya.*


PENDIDIKAN

BANTEN POS SENIN 21 APRIL 2014

DIDAKTIKA Kelas Online Digagas PADA metode perkuliahan online, bukan hanya dosen yang dituntut berdedikasi tinggi, melainkan juga mahasiswanya. Mahasiswa harus memiliki disiplin lebih dari biasanya, sebab segalanya telah diatur oleh sistem. Demikian dikemukakan Head of Program MM Online Binus Bussiness School, Tengku Mohd. Khairal Abd, di Kampus Binus University, Jakarta, belum lama ini. Tengku mengatakan, disiplin tersebut termasuk dalam mengumpulkan tugas-tugas tertentu untuk diunggah ke dalam sistem, mengunduh bahan ajar, serta melakukan video conference yang masuk dalam penilaian tatap muka. “Sistemnya sendiri sudah menuntut mahasiswa untuk lebih disiplin. Kerjakan soal, video conference, sistem semua yang mengontrol. Harus kerjakan tugas tanggal sekian, ya tanggal sekian. Kalau tidak submit, ya sudah. Maka dari itu, bila melakukan video conference, kita menentukan dari jauh-jauh hari. Hari dan jam sekian, harus stand by, sehingga mahasiswa bisa cari koneksi internet yang bagus,” kata Tengku. Staf pengajar MM Online Binus Bussiness School inimemaparkan, kelas laiknya sebuah forum diskusi yang disediakan melalui sistem perkuliahan. Bentuknya seperti blog. Di forum itulah mahasiswa kemudian memberikan komentar mereka dari topiktopik diskusi perkuliahan yang dicetuskan oleh dosen. Keaktifan mahasiswa memberikan komentar di forum itu kemudian menjadi penilaian masing-masing pribadi. “Kita menilai mereka aktif di kelas dengan aktif di forum. Kalau mereka tidak aktif, tidak ada nilainya, tidak absen. Karena mereka bisa isi forum kapan saja. Kalau mereka tidak bisa aktif sepertinya kelewatan,” jelasnya. Selain keaktifan berkomentar, sambung Tengku, tentu saja penilaian mencakup kualitas komentar mahasiswa. Menurut dia, sejauh ini jarang ditemukan komentar “biasa” dari para mahasiswa. Namun, sebelumnya diberitahukan dulu kepada mahasiswa, bahwa untuk menyampaikan komentar harus dilakukan profesional, tidak memunculkan kata-kata kotor atau kasar. Pada saat memberikan komentar, sejauh pengamatan Tengku, jarang ada mahasiswa yang menulis dengan banyak paragraf. Para mahasiswa biasanya menulis sekitar dua atau tiga paragraf.(KMP/MOR)

14

Dosen & Guru tak Harus PNS JAKARTA, BANPOS - Pengisian jabatan guru dan dosen ke depan tidak hanya diperuntukkan bagi pegawai negeri sipil (PNS). Skema rekrutmen guru dan dosen non-PNS akan dilakukan pelalui penjaringan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Kepala Biro Hukum dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) Herman Suryatman mengatakan, skema rekrutmen pegawai non PNS melalui P3K itu diatur dalam UU tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). “Untuk implementasi teknis UU itu, perlu ada peraturan pemerintah yang sekarang sedang digodok,” jelasnya. Pada prinsipnya Herman mengatakan, pengisian pegawai melalui skema P3K itu tidak hanya di lingkungan pendidikan saja. Tetapi juga sektor lain seperti kesehatan, administrasi dan tenaga teknis lainnya. Herman membantah jika keberadaan P3K ini bentuk lain dari tenaga honorer yang sekarang menimbulkan banyak masalah itu. Dia mengatakan, meskipun berstatus non

PNS, aparatur kategori P3K itu mendapatkan hak-hak kesejahteraan hidup yang hampir menyerupai PNS. “Seperti gaji pokok sesuai standar, asuransi kesehatan dan kesejahteraan sosial lainnya ada haknya,” paparnya. Herman sampai saat ini belum bisa menjelaskan secara teknis sistem rekrutmen pegawai non PNS kategori P3K itu. Dia mengatakan, PP yang mengatur tentang pengangkatan P3K saat ini sedang masa percepatan pembahasannya. Herman juga menampik bahwa perekrutan pegawai non PNS ini mengenyampingkan urusan kualitas. Menurutnya, sistem rekrutmen tetap menggunakan mekanisme ujian. Dari sejumlah kandidat yang mendaftar, akan diseleksi sesuai dengan kuota yang disiapkan. “Bedanya dengan honorer, kuota P3K ini ditetapkan oleh pemerintah pusat. Sehingga instansi tidak bisa seenaknya merekrut P3K selayaknya merekrut tenaga honorer,” jelas dia. Sebelumnya Menteri PAN-RB, Azwar Abubakar menjelaskan, pengangkatan guru atau dosen non PNS itu dipakai untuk pemerataan kualitas pendidikan di tanah

ISTIMEWA

Peran pengajar, baik yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun non PNS dalam mencerdaskan bangsa sudah diakui. Karena itu, pemerintah sudah mulai memikirkan untuk menyetarakan status PNS dan non PNS.

air. Sebab jika mengandalkan dari formasi CPNS baru, pemerataan sebaran guru berkualitas di Indonesia terbatas. Dia juga

mengatakan, sampai saat ini belum ada kepastian jumlah kuota P3K angkatan pertama.(WAN/KIM/JPNN/MOR)

Dosen Universitas Budi Luhur Go Internasional JAKARTA, BANPOS - Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Budi Luhur (FE UBL) Jakarta, mewakili Indonesia di seminar International The 2nd IBEA International Conference On Business, Economics And Accounting, Kowloon, Hongkong beberapa waktu yang lalu. Seminar tersebut diikuti 92 orang dari 12 negara dianataranya China Taiwan, India, Indonesia, Kuwait, Malaysia, Nigeria, Saudi Arabia, Slovakia, Thailand, Turkey, USA dan Vietnam. Dari Indonesia diwakili dosen Fakultas Ekonomi UBL, Siti Purnami Sunardiyaningsih dan Mia Laksmiwati serta MM Kaprodi Managemen Fakultas Ekonomi UBL. Judul makalah yang dibahas Dosen FE UBL “The Influence Of Export, Import, Foreign Reserve Currencies, Central Bank Rate Of Interest And Inflation Rate On Idr Exchange Rate To Usd From January 011 To December 2013, A Case From Indonesia.” “Makalah tersebut membahas tentang ekspor, impor, cadangan devisa dan Bank

Indonesia Rate secara signifikan berpengaruh terhadap nilai tukar rupiah terhadap USD,” ungkap Wakil Dekan Fakultas Ekonomi UBL, Siti Purnami Sunardiyaningsih, Sabtu (19/4) lalu. Menurutnya, ekspor dan cadangan devisa menyebabkan nilai rupiah terapresiasi. Impor menyebabkan nilai rupiah terdepresiasi. Sedangkan BI Rate digunakan untuk mengintervensi nilai tukar rupiah terhadap USD. “Inflasi tidak berpengaruh terhadap nilai tukar rupiah karena inflasi di Indonesia berkisar antara 3,5 persen hingga 8,5 persen year on year. Berarti inflasi di Indonesia relatif rendah dan tergolong sebagi creeping inflation,” katanya. Ia menamabahkan, dengan masuknya makalah tersebut ke seminar tingkat internasional, berarti sumbangan pemikiran dari FE UBL telah diterima kalangan internasional. “Mulai sekarang sudah selayaknya FE UBL, umumnya kampus UBL berkiprah di dunia Internasional,” harapnya.(AMN/MOR)

AMIN/BANYTEN POS

Seluruh anggota seminar berpose bersama di International The 2 IBEA International Conference On Business, Economics And Accounting, Kowloon, Hongkong beberpa waktu yang lalu. nd

RUANG PUBLIK FACEBOOK BANTEN POS Meski KPU Banten belum melakukan pleno perolehan suara hasil pileg 9 April lalu, namun beberapa partai sudah mengklaim mengantongi perolehan suara sementara yang telah mereka rekap, dan yakin perolehan sementara itu tidak akan jauh dengan hasil pleno KPU mendatang. Partai Gerindra misalnya, mereka mengklaim perolehan suara pemilu kali ini melampaui perolehan Partai Golkar yang merupakan partai dengan basis lumayan besar di Banten.

Ya bisa jadi JIBRIL ARUHAHUH Siapapun dan dari partai manapun yang menang kami akan mendukungnya, yang penting jujur, adil, tidak Korupsi Kolusi, Nepotisme dan bisa mensejahterakan rakyat tentunya.

INDRA WIGUNA Ya bisa jadi karena setiap partai punya saksi di setiap Tempat Pemungutan Suara(TPS) dan langsung mereka rekap setelah selesai penghitungan di tiap TPS, jadi tidak menutup kemungkinan mereka punya hasil yang sama dengan KPU. KHAERUL FACHMI Ya bagus lah harus yakin jangan pesimis bagus itu jangan dan harap bisa menerima kekalahan ini dengan lapang dada jangan seperti yang sudah-sudah mentang-mentang gagal di ambil lagi barang yang sudah di sumbanginya. PALGUNADI SUWONDO Setiap Parpol memungkinkan mengetahui rekap sementara hasil Pileg 2014 berdasarkan informasi dari saksi masing2 internal Parpol disetiap TPS, namun hanya keputusan KPU yang memiliki legalitas keabsahan ketetapan hasil Pileg. FAHRURRAJI ISMAIL Suatu hal yang wajar itu, dan jika suara pemilu kali ini partai Gerinda mengklaim perolehan melampaui Partai Golkar yang merupakan partai dengan basis lumayan besar di Banten, itu artinya Partai Gerinda berprestasi mendapat dukungan dari Masyarakat Banten.

BANTEN POS menerima tulisan berupa opini, surat pembaca, atau informasi apapun baik terkait kebijakan, infrastruktur, kejadian di daerah anda dan lain sebagainya. Opini ditulis sekitar 5.000 karakter tidak memuat materi cabul dan SARA. Sertakan foto dan biodata diri kirimkan ke bantenpos@gmail.com atau di inbox facebook Banten Pos

Banyak Jalan Menuju Kursi Dewan Oleh: Abdurrosyid Siddiq

Komisioner Panwaslu Kabupaten Tangerang

PESTA demokrasi hampir usai. Kini sudah masuk tahapan rekapitulasi hasil perolehan suara tingkat kecamatan. Selain dari hasil quick count, hasil perolehan suara sebenarnya hampir dapat dipastikan keshahihannya. Dengan mengetahui jumlah perolehan suara pada satu kecamatan, maka para calon anggota legislatif dengan mudah dapat menduga, apakah dirinya bisa duduk di kursi anggota legislatif ataukah justru gagal mewujudkan impiannya. Bagi calon anggota legislatif yang berhasil meraup suara dalam jumlah banyak dibanding partai lain dan calon anggota legislatif lainnya, dia dapat bernafas lega, walau belum sepenuhnya aman. Sebab, yang memiliki otoritas dalam hal penetapan siapa yang akan dilantik menjadi anggota dewan adalah Komisi Pemilihan Umum(KPU). Beragam faktor yang menjadi motivasi mereka untuk maju sebagai calon anggota legislatif. Ada yang tulus dalam rangka turut berpartisipasi untuk membenahi pemerintahan. Ada yang semangat ingin mengubah dan membongkar model birokrasi yang dianggap belum maksimal. Ada yang merasa risau terhadap proses pengambilan keputusan pemerintahan yang dianggap kurang sigap. Namun tak sedikit yang memiliki motivasi “terselubung”. Misalnya karena ingin mendapatkan status sosial di tengah masyarakat. Karena menjadi anggota dewan akan menyandang sebutan yang terhormat. Bahkan tak jarang ada diantara mereka yang didorong oleh keinginan untuk mendapatkan penghasilan. Sebagaimana telah kita mafhumi, bahwa honorarium anggota legislatif sangat besar. Mencukupi untuk pemenuhan kebutuhan bulanan, plus pengeluaran sekunder lainnya; membeli kendaraan, menambah koleksi perhiasan, membayar angsuran premi asuransi, dan juga pelesiran. Sebuah pencapaian yang didamba oleh banyak orang.

Beragam cara dilakukan oleh para calon anggota dewan dalam mewujudkan syahwat politiknya itu. Jauh-jauh hari sebelum tahapan pemilu dimulai, mereka sudah melakukan perencanaan, misalnya sosialisasi; mendekati masyarakat untuk mengenalkan diri sekaligus menyampaikan visi-misi dan programnya. Tentu saja dalam kemasan yang menarik agar masyarakat menaruh simpati dan tergiur untuk memilihnya kelak. Pada tahapan ini mereka dapat melakukannya tanpa harus mengeluarkan biaya dalam jumlah besar. Namun tak sedikit yang terpaksa merogoh kocek sekedar untuk mempertegas “rayuannya”. Strategi ini dapat dilakukan secara perorangan, bisa juga dilakukan secara berjamaah atas nama partai politik. Kompak dalam mengibarkan panji-panji partai politiknya. Ketika memasuki tahapan pendaftaran calon anggota legislatif, pengurus partai politik diminta oleh KPU untuk menyerahkan daftar calon anggota legislatif dari partai politiknya. Mulai tahap inilah aura kompetisi dalam satu partai mulai terasa. Mereka mengatur strategi untuk menempatkan siapa dan di daerah pemilihan mana serta berada di nomor urut berapa. Menentukan daerah pemilihan itu sangat penting. Caleg akan lebih memilih daerah yang dianggap masyarakatnya banyak mendukung partainya. Sementara penentuan nomor urut juga tidak kalah pentingnya. Walaupun dalam sistem pemilihan sekarang yang dikenal dengan model proporsional terbuka tidak berlaku nomor urut –bahwa nomor kecil dianggap lebih berpeluang menangnamun tetap saja mereka akan lebih memilih nomor kecil atau “nomor cantik”. Nomor kecil selalu menjadi nomor pilihan, karena yang pertama itu identik dengan keunggulan dan keutamaan. Sedangkan nomor cantik menjadi nomor rebutan, dimaksudkan agar para pemilih akan dengan mudah mengingat dan memilihnya saat pencoblosan. Misalnya, caleg dari partai politik nomor urut lima, akan lebih memilih menjadi caleg dengan nomor urut lima dibanding nomor dua atau tiga,

apalagi empat. Dengan asumsi dia akan lebih mudah dalam penyampaian pesan politiknya saat sosialisasi atau kampanye. Dengan jargon “pilih nomor partai lima dengan nomor urut lima”. Bagi seorang ketua partai politik, akan dengan mudah dia menempatkan posisinya, baik daerah pemilihannya maupun nomor urutnya. Seorang ketua partai politik biasanya dianggap memiliki otoritas dalam menentukan kebijakan. Hal ini disebabkan karena jabatan yang dia pegang adalah buah dari proses pemilihan pengurus partai politik pada suatu daerah atau tingkatan. Sebagaimana diketahui, untuk menjadi seorang ketua partai politik, baik di tingkat kabupaten atau kota dan provinsi tidaklah mudah. Menghajatkan dukungan dan itu memerlukan biaya besar. Otoritas ketua partai politik yang besar dalam menetapkan kebijakan, termasuk penempatan seseorang dalam pencalegan, dianggap sebagai kompensasi atas usahanya mendapatkan posisi atau jabatan ketua. Maka tidak heran bila kita mendapati seorang ketua partai politik berada pada nomor urut satu dan dicalonkan dari daerah pemilihan yang dianggap strategis sebagai basis pendukungnya. Lainnya halnya dengan pengurus partai politik setingkat ketua bidang atau divisi. Biasanya dalam struktur pengurus partai, posisi ini tersebar ke banyak orang. Kadang hingga delapan bahkan sepuluh bidang. Mereka ini menempati “kasta” yang setara. Pada level inilah seringkali terjadi perdebatan dan perebutan posisi. Belum lagi ditambah persoalan adanya “new comer” atau pendatang baru diluar pengurus partai politik. Dalam rangka menggalang sebesar-besarnya dukungan dari masyarakat, biasanya pengurus partai politik membuka diri bagi tokoh atau “public figur” yang sudah dikenal oleh masyarakat. Sekalipun pendatang baru, kehadiran sosok ini kadang mengalahkan bobotpoint pengurus partai politik itu sendiri. Tak jarang, dia bisa menempati posisi yang lebih strategis dalam pencalegan, baik nomor urut maupun daerah pemilihannya. Memasuki tahapan kampanye, beragam ikhtiar dilakukan oleh para

caleg. Ada yang pasang alat peraga kampanye, dalam bentuk spanduk, baliho, billboard, sticker, kartu nama, dan kalender. Bahkan ada yang kreatif; memasang gambar dirinya dalam kemasan gelas air mineral. Bagi yang memiliki dana cukup besar, tak jarang pasang iklan di media, baik cetak maupun elektronik. Ruang publik sarat dipenuhi beragam alat peraga kampanye. Persaingan semakin menghangat. Tak hanya cukup lewat media, mereka pun rajin mengunjungi konstituen, blusukan. Berkunjung ke simpul-simpul tempat masyarakat berkumpul; silaturahmi ke forum pengajian, diskusi dengan organisasi kemasyarakatan, menjadi penyelenggara kompetisi suatu perlombaan, hingga menyambangi klub kendaraan bermotor. Menebar janji dengan harapan menuai simpati. Untuk lebih meyakinkan niatan mereka, bahkan ada pula yang melakukan cara-cara “nyeleneh”. Misalnya mengunjungi tempattempat yang dianggap membawa keberuntungan. Melakukan ritual mandi di sungai yang dianggap keramat. Berziarah ke kuburan tertentu yang dianggap dapat membawa keberkahan, dan perilaku mistis lainnya. Menjelang hari pemungutan suara, mereka masih menyimpan ajian pamungkas. Ketika cara-cara konvensional –sosialisasi dan menawarkan program- dianggap masih belum mampu menarik wargamasyarakat untuk memilihnya. Ketika dengan cara-cara ghaib juga belum meyakinkan akan perolehan dukungannya, maka menebar rupiah pun terpaksa dilakukan. Tindakan serangan fajar yang bisa dilakukan kapan pun – tidak harus kala dinihari menjelang terbit matahari- akhirnya diterapkan. Kini, penghitungan perolehan suara hampir usai. Para caleg sudah dapat memprediksi, apakah dia akan lolos menduduki kursi anggota dewan, atau malah justru dibebani oleh beragam masalah; biaya yang tidak sedikit, janji yang tak terrealisasi, dan daftar tagihan yang lumayan panjang. Jangan bersedih. Masih ada pemilu, lima tahun yang akan datang. Kembali ke rumah, bukan ke rumah sakit jiwa.***


BANTEN POS SENIN 21 APRIL 2014

METRO CILEGON

15

RONALD SIAGIAN / BANTEN POS

RUANG TERBUKA HIJAU. Warga memanfaatkan kerindangan pohon di kawasan lapangan Bapor PT Krakatau Steel, Kota Cilegon, Minggu (20/4). Di Cilegon, keberadaan ruang terbuka hijau, selain di kawasan KS, masih relatif minim.

Asda I Gantikan Staf Ahli Pimpin Pramuka CILEGON, BANPOS- Asisten Daerah I Pemkot Cilegon Taufiqurrahman kini resmi memimpin gerakan Pramuka Kwartir Cabang Cilegon untuk lima tahun ke depan, menggantikan Staf Ahli Walikota Cilegon, Septo Kalnadi, yang menjabat sebagai Ketua Kwarcab Cilegon pada periode 2009-2014. Kepastian tersebut diputuskan melalui Musyawarah Cabang (Muscab) IV Kwarcab Cilegon yang digelar di aula serba guna gedung Plaza Cilegon Mandiri (PCM), Sabtu (19/4). Menurut Muchammad Soleh, Ketua Panitia Muscab IV, dalam muscab tersebut, calon ketua kwarcab yang mendaftar memang hanya Taufiqurrahman. Usai laporan pertanggungjawaban (LPJ) pengurus Kwarcab 2009-2014, para peserta muscab kemudian sepakat memilih Taufiq sebagai Ketua Kwarcab yang baru. “Calon Ketua Kwarcab hanya Pak Taufiq, dan 8 Kwarran (kwartir ranting) dari 8 kecamatan sepakat memilih Pak Taufiq sebagai Ketua Kwarcab yang baru,” kata Soleh. Hadir dalam acara muscab tersebut, pengurus Kwarda Banten Bidang Organisasi, Dodo Juwanda; Septo Kalnadi dan jajaran pengurus

periode 2009-2014, serta pengurus delapan Kwarran se-Kota Cilegon yang seluruhnya berjumlah 80 orang. “Hingga masa pendaftaran bakal calon ketua ditutup, tidak ada lagi yang mendaftar. Karena calon ketua hanya satu, maka calon tunggal terpilih secara aklamasi sesuai AD/ ART,” jelasnya. Sementara Taufiqurrohman mengatakan, dirinya siap memajukan gerakan Pramuka di Kota Cilegon selama lima tahun ke depan. “Dalam waktu dekat kami akan segera menyusun kepengurusan yang baru dan menyiapkan rapat kerja untuk menyusun program kerja,” jelasnya. Dia mengaku, pihaknya siap melanjutkan sejumlah program yang telah dicanangkan pengurus kwarcab sebelumnya, serta melakukan sejumlah terobosan baru. “Gerakan Pramuka di Kota Cilegon dalam lima tahun terakhir cukup menggembirakan, tinggal dilanjutkan agar lebih maju lagi, terutama dalam meningkatkan prestasinya, guna mengharumkan Kota Cilegon di tingkat provinsi dan nasional. Saya minta semua kwarran ikut bekerja bersama-sama dengan pengurus kwarcab,” ungkapnya.(DEN/IDM)

Mahasiswa Diharapkan Miliki Jiwa Entrepreneur KULIAH Sambungan dari Halaman 16

tandanya memang ada yang salah dengan jiwa kreatifitas kita yang tumbuh dari pola pendidikan kita selama ini,” kata dia. “Ini harus kita ubah. Jiwa enterpreneur tidak bisa maju, kalau kita tidak kreatif,” sambungnya. Puput Puspito Rini, salah seorang dosen LP3i Cilegon mengatakan, kegiatan tersebut sengaja digelar kampus tersebut untuk membuka niat mahasiswa memiliki jiwa berwirausaha ketimbang hanya mengandalkan lapangan kerja yang terbatas. ”Sosok Pak Helldy kita anggap tepat untuk melakukan tugas memompakan semangat entrepreneur kepada para mahasiswa kami,” kata dia. Sev Rahmianti, dosen lainnya,

mengatakan, data pengangguran yang disampaikan Helldy diharapkan dapat memacu mahasiswa untuk mengembangkan jiwa entrepreneur. ”Mahasiswa harus terpacu. Modal bukan menjadi kendala untuk seseorang membuka suatu usaha. Tekad dan niat menjadi modal dasar yang harus dimiliki mahasiswa saat ini untuk berusaha,” katanya. Herti, salah satu mahasiswa LP3i yang turut dalam kegiatan tersebut, mengatakan, dengan mengikuti kuliah umum tersebut dirinya menjadi lebih optimistis menghadapi dunia selepas dari kampus nanti. ”Kisah inspiratif yang diungkapkan Pak Helldy, membuka pikiran baru saya ke depan. Dimana saat kita berusaha, kita jangan pernah menyerah dalam berusaha dan harus selalu optimistis,” ujarnya.(NAL/IDM)

Vendor Outsourcing KS Bayar UMK Per April CILEGON, BANPOS - 20 April 2014 - PT Krakatau Steel mengaku telah menginstruksikan perusahaan vendor provider outsourcing di PT KS untuk membayarkan upah minimum kota (UMK) 2014 mulai April ini. “PT KS dan vendor outsourcing sudah menyepakati itu,” kata General Manager Human Capital Administration & General Affair PT KS Agus Nizar Vidiansyah, kemarin. Diungkapkan Agus, PT KS selalu berkomitmen untuk melaksanakan peraturan Menteri Tenaga Kerja No. 19 Tahun 2012. “Terkait dengan kebijakan tersebut, Perseroan menaruh pusat perhatian pada pemenuhan Upah Minimum Regional dan Pemenuhan 5 kelompok pekerjaan yang dapat dialihkan ke pekerjaan alih daya,” imbuhnya.

Agus menambahkan, dalam menata ulang pekerjaan alih daya, PT KS melakukan pendekatan moderat yaitu menyesuaikan kebutuhan sesuai bisnis proses yang ada, dan selebihnya akan dikelola dan diberikan pekerjaan lain di lingkungan KS Grup. “Strategi moderat yang digunakan pekerja alih daya akan tetap bekerja di lingkungan KS dan grup. Sistem moderat ini akan mempertemukan antara kebutuhan jumlah tenaga kerja oleh perusahaan dengan jaminan keberlangsungan pekerja tenaga alih daya,” kata Agus. “Perusahaan pengelola alih daya berkewajiban membayar upah secara normatif sesuai peraturan perundangan yang berlaku termasuk hak yang terkait dengan pengabdian dan masa kerja tenaga

kerja. Kalaupun ada keterlambatan, hanya terkait masalah administrasi kontraktual,” sambung Agus. Hingga berita ini diturunkan, belum ada satu pun perusahaan vendor outsourcing di PT KS yang bisa dikonfirmasi terkait klaim KS tersebut. Sebelumnya, Kamis (17/4) pekan lalu, Federasi Serikat Buruh Baja Cilegon (FSB BC) berunjuk rasa di kantor Walikota Cilegon. Mereka meminta Walikota Cilegon Tb Iman Ariyadi membantu menyelesaikan persoalan mereka yakni belum dibayarkannya gaji mereka sesuai UMK 2014, serta persoalan pengangkatan karyawan tetap di PT KS. Aksi buruh yang berlangsung sejak pukul 10.00 sempat memanaskan situasi lantaran walikota tidak kunjung menemui para buruh

hingga pukul 12.00. Aksi buruh pun hampir ricuh dengan mengancam blokir seluruh jalan protokol dan jalan tol, serta membakar kayu di depan pintu gerbang perkantoran Pemkot Cilegon tersebut. Kordinator aksi, Junaidi, mengatakan pihak buruh sudah banyak dibohongi dengan janji-janji hasil mediasi yang tidak pernah terealisasi. Ia menambahkan, pihak manajemen PT KS sama sekali tidak serius menangani persoalan buruh outsorsing di PT KS yang berjumlah 3.000 orang lebih itu. Aksi itu sedikit teredam ketika Kadisnaker Kota Cilegon Erwin Harahap hadir menemui para buruh. Erwin berjanji akan memfasilitasi aspirasi para buruh tersebut kepada walikota.(NAL/IDM)

ASDP Kerahkan Roro Daya Angkut Besar MERAK, BANPOS-PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Utama Merak mengerahkan kapal-kapal roro berkapasitas besar untuk melayani penyeberangan selama arus balik liburan Paskah, Minggu (20/ 4). Meski tidak semua kapal roro di perlintasan tersebut dioperasikan, namun ASDP Merak yakin ledakan jumlah penyeberang saat arus balik tersebut, dapat teratasi. “Dari 37 kapal di lintasan MerakBakauheuni, 26 yang dioperasikan. Yang beroperasi ini kapal-kapal berkapasitas besar,” kata Manajer Usaha PT ASDP Indonesia Ferry

Cabang Utama Merak Nana Sutisna, didampingi Manajer Humas PT ASDP Indonesia Ferry Merak Mario S Utomo, kemarin. “Jadi kita menjamin tidak terjadi antrean kendaraan yang mencapai keluar pelabuhan. Meskipun terjadi kepadatan oleh truk ekspedisi, akan tetapi hanya di dermaga dan siap muat. Itu karena pada liburan ini kita mendahulukan mobil pribadi dan bus ketimbang truk, kecuali truk sembako,” paparnya. Pantauan BANPOS kemarin, sejak siang, pelabuhan Merak dipadati penyeberang yang baru

tiba dari Pulau Sumatera. Nana Sutisna, Mananger Usaha Pelabuhan Merak PT ASDP saat di hubungi melalui telepon genggam mengatakan, arus balik liburan sudah mulai terlihat dan mengalir dari pada hari ini. Nana menjelaskan volume kendaraan dan penumpang pejalan kaki akan terus meningkat dan puncaknya diprediksi terjadi nanti waktu malam hari ini. Menurut Nana, kepadatan jumlah penyeberang yang tiba di Pelabuhan Merak akan terus terjadi hingga malam harinya.

“Arus balik liburan sudah mulai terjadi siang ini, dan akan terus meningkat hingga sore hari. Arus balik ini puncaknya pada malam hari akan terjadi, dikarenakan pada besok hari aktifitas perkantoran sudah berjalan seperti biasa,” katanya. Terkait itu, kata Nana, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak Otoritas Pelayanan Pelabuhan (OPP) Merak, Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Merak dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Serang.(NAL/IDM)

Pelaku Penembakan Masih dalam Pengejaran SENJATA Sambungan dari Halaman 16

“Apalagi pelaku menggunakan senjata tajam dan membawa senjata api, ini akan membuat resah masyarakat,” ungkapnya. Sihab menambahkan, peredaran senjata api jenis apa pun harus diungkap, karena tidak sembarangan seseorang memiliki senjata api. “Harus diungkap dari mana pelaku mendapatkan senjata api, siapa pemasoknya. Karena peredaran senjata api ilegal turut mening-

katkan aksi kriminalitas,” jelasnya. Sementara itu, polisi masih mengejar dua pelaku yang terlibat dalam perkelahian tersebut. “Kami masih melakukan pengejaran terhadap dua pelaku penganiayaan,” kata Kasatreskrim Polres Cilegon AKP Hans Itta Papaphit, Minggu (20/4) sore. Hans menambahkan, berdasarkan keterangan dari dua pelaku yang telah diamankan polisi, kedua pelaku yang buron merupakan orang yang melakukan penusukan dan penembakan terhadap korban.

“Identitasnya sudah kami kantongi, saat ini tim kami sedang berupaya mengejar kedua pelaku,” tambah Hans. Terkait senjata api yang digunakan pelaku, Hans enggan memberikan komentar. Menurutnya, pihaknya masih melakukan penyelidikan. “Kita masih mencari tahu, nanti kalau sudah tertangkap pelakunya baru bisa kami ungkap dari mana pelaku dapat senjata api,” katanya. Seperti diberitakan sebelumnya, dua kelompok pemuda di Kota Cilegon bentrok Kamis (17/4) di-

nihari di kawasan Bonakarta. Akibatnya, satu orang menderita luka cukup parah akibat tusukan pisau dan satu orang lainnya menderita luka tembak. Dua pelaku yaitu Abl (17) warga Kubanglaban, Kelurahan Panggungrawi dan Dik (20) warga Kenanga, dibekuk polisi di salah satu tempat kos di belakang Masjid Al Hadid, Kamis (17/ 4) siang harinya. Kepada polisi, Abl mengakui perkelahian dipicu masalah rebutan perempuan yang bernama Fania.(DEN/IDM)


CILEGON POS Gerbang Kota Masa Depan

BANTEN POS SENIN 21 APRIL 2014

16

Kuliah Umum GM PT Tunas Toyota Cilegon Helldy Agustian di LP3i Cilegon

Perangi Pengangguran dengan Kreatifitas Seratusan lebih mahasiswa Jurusan Office Management & Bussines Administration LP3i Cilegon tercekat saat disuguhi fakta bahwa Provinsi Banten sebagai provinsi dengan jumlah pengangguran terbanyak kedua di Indonesia.

RONALD SIAGIAN, Cilegon DATA versi Badan Pusat Statistik (BPS) itu disuguhkan Helldy Agustian, Branch Manager PT Tunas Toyota Cilegon yang juga seorang

pengusaha, saat memberikan kulaih umum kepada para mahasiswa dari LP3i tersebut, di Hotel Sari Kuring Indah, Cilegon, Sabtu (19/4). “Ini data pengangguran di Indonesia, Banten berada di posisi ke 32 dari 33 provinsi di Indonesia. Sementara yang tingkat penganggurannya terendah adalah Provinsi Bali,” kata Helldy. Ruanya data tentang pengangguran itu sengaja disuguhkan Helldy RONALD SIAGIAN / BANTEN POS sebagai jalan masuk bagi dia untuk General Manager PT Tunas Toyota Cilegon Helldy Agustian memberikan memompakan semangat berkreasi kuliah umum kepada ratusan mahasiswa LP3i Cilegon di RM Sari Kuring dan berwira usaha kepada para ma- Indah Cilegon, Sabtu (19/4).

hasiswa tersebut. Dalam kegiatan LP3i bertema “Soft skill Create New Generations Characterized of Enterpreneurship” itu Helldy mengatakan, bahwa Bali dapat menjadi provinsi dengan tingkat pengangguran terendah karena masyarakatnya ditunjang dengan skill dan jiwa kreatif yang tinggi. ”Bali bisa maju karena apa? Bali maju karena SDM-nya punya kreatifitas tinggi, bernilai jiwa seni yang tinggi. Jadi adik-adik mahasiswa tidak perlu takut dan kuatir. Bangun lah jiwa berwirausaha sejak dini,”

kata Helldy. Menurut Helldy, pola pendidikan di Indonesia sejauh ini, sedikit banyak telah membuat jiwa kreatifitas SDM di Indonesia menjadi terbatas. Ia mencontohkan itu dengan mengatakan, jika di sekolah, anak-anak selalu menggambar pemandangan dengan menaruh gambar dua gunung yang mengapit jalan raya yang di kanan kirinya terdapat hamparan sawah. “Kalau adik-adik mahasiswa waktu kecilnya mengambar pemandangan masih seperti itu, itu BACA KULIAH...HAL 15

Senjata Api di Tangan

Remaja Cilegon CILEGON, BANPOS- Terjadinya ban dalam perkelahian tersebut meperistiwa perkelahian antara dua ngalami luka tembak. kelompok pemuda di Cilegon KaAnggota DPRD Cilegon Sihabumis dini hari pekan lalu, din Siddik, Minggu (21/4), meminta menyisakan kekhawatiran sejumlah Perkelahian polisi untuk mengusut tuntas kasus kalangan di Cilegon. Hal itu terkait tersebut. Menurutnya, sangat mengdengan dugaan penggunaan senjata khawatirkan jika perkelahian antar api dalam di kalangan anak muda di Cilegon. pemuda terus terjadi di Kota Cilegon. BACA SENJATA...HAL 15 Seperti diberitakan sebelumnya, satu orang kor-

Pemuda

RONALD SIAGIAN / BANTEN POS

ARUS BALIK MENGALIR. Penyeberang sepeda motor mulia mengalir menuju Jakarta dan sekitarnya di Pelabuhan Merak, Minggu (20/4). Mereka baru pulang dari kampung halaman di Pulau Sumatera setelah mengisi hari libur Paskah. Berita di Hal. 15.


Bantenpos edisi senin 21 april 2014