Page 1

BANTEN POS Inspirasi dan Semangat Baru Banten

KAMIS 27 MARET 2014

www.

BANTENPOSNEWS .com BANTENPOSNEWSCOM

BANTENPOSNEWS

Ketua PT Panggil Pejabat PN Serang SERANG, BP - Buntut keributan antara Panitera Muda (Panmud) Pengadilan Hubungan Industrial (PHI), Agus Tunas Setiawan dengan Panitera Sekretaris (Pansek) Bebet Ubaedilah Afandi di PN Serang, Selasa (25/3) lalu, Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Banten memanggil pejabat PN Serang, Rabu (26/3). Mereka yang dipanggil adalah Wakil Ketua Pengadilan Negeri (PN) Serang, Budi Santoso, Agus Tunas Setiawan, dan atasannya Bebet Ubaedilah Afandi. Ihwal pemanggilan itu diakui Budi Santoso, kemarin. Menurut Budi, pasca peristiwa tersebut dirinya dipanggil Ketua PT Banten untuk mengklarifikasi duduk persoalan. Ketua PT Banten juga memanggil Panmud dan Pansek. “Hari ini tadi (kemarin, red) dipanggil Ka PT atas hasil liputan temanteman. Saya sudah jelaskan masalahnya sudah selesai, ini karena miss komunikasi saja. Tapi, Ka PT tidak percaya sehingga dipanggil semua, Pansek dan Panmud PHI dipanggil, dan ternyata memang benar sudah selesai,” ungkapnya. BACA KETUA... HAL 7

Amankan Kampanye, Polisi Nyaris Diamuk Massa SERANG, BP - Kampanye terbuka DPC PDI Perjuangan Kota Serang di Lapangan Miyabon, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Cipocok Jaya, Rabu (26/3) diwarnai kericuhan. Peristiwa itu dipicu aksi saling dorong antar massa saat penyanyi dangdut naik ke panggung dan mulai bernyanyi. Saat itulah massa mulai berjoget, dan salah satu simpatisan yang sedang joget di panggung terjatuh. Merasa dijatuhkan dan disenggol oleh orang yang di sebelahnya, simpatisan yang jatuh itu mengamuk dan hendak menyerang simpatisan lain yang menurutnya sebagai pemicu. Polisi berpakaian preman yang berada di kerumunan massa BACA AMANKAN... HAL 7

Salurkan Donasi Anda Untuk Masjid Terapung Banten ke Rek : 16300767675 Bank Mandiri a/n Yayasan Albahru Banten

Jadwal Sholat

PNS Hamil

TEWAS Dalam Mobil SERANG, BP - Tujuh poin hasil Kongres Rakyat Banten (KRB) II ternyata telah diketahui oleh Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah yang saat ini tengah berda di dalam Rumah Tahanan (Rutan) Pondok Bambu, Jakarta Timur. Menurut adik kandung Atut, Ratu Tata Chasanah saat ditemui usai acara 1.000 hari almarhum Tb H Chasan Sochib di Tembong, Kota Serang, Rabu (26/3), hasil KRB yang berisi tujuh poin itu telah disampaikan kepada Atut saat dirinya membesuk sang kakak di Rutan. “Kemarin, Selasa (25/3) saya menjenguk Bu Atut, dan saya sampaiakan telah ada kongres yang dilaksanakan oleh tokoh Banten. Kemudian saya sampaikan juga dalam kongres itu ada rekomendasinya,” kata Tatu. Ia menjelaskan, poin-poin hasil KRB II disambut positif oleh Atut. Menurut Atut, poin hasil kongres itu bagian dari kritik positif untuk kemajuan pembangunan di Provinsi Banten. “Ibu Atut memberikan apresiasi positif atas penyelenggaran kongres itu, dan Bu Atut mengaku kalau hasil kongres dijadikan kritik membangun,” ujarnya. Atut lanjut Tatu, tidak merasa terganggu atas penyelenggaraan kongres dan telah merekomendasikan tujuh poin itu ke Pemprov Banten, DPRD Banten serta kepada pemerintah pusat. “Kami sebagai junior-juniornya harus

kata seorang warga Rudianto kepada wartawan, Rabu (26/3). Tragisnya, wanita yang tewas tersebut diketahui sedang hamil sekitar 7 bulan. Wanita naas itu ditemukan dalam posisi tertelentang di jok tengah bagian bawah dengan leher terlilit kain selendang. Petugas yang mendapatkan laporan langsung melakukan identifikasi di tempat kejadian perkara (TKP). “Korban mengenakan seragam PNS dari Bogor. Kami belum bisa memastikan penyebab kematian korban. Masih mengumpulkan keterangan para saksi,” ungkap Kapolsek Balaraja, Kompol Dody Prawiranegara seraya membenarBACA PNS... HAL 7

JAKARTA, BP - Ketua DPRD Banten, Aeng Haerudin, kembali menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Rabu, 26/3) kemarin. Aeng diperiksa sebagai saksi terkait perkara dugaan tindak pidana pencucian uang yang menjerat adik Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah itu. “Aeng Haerudin Ketua DPRD Banten diperiksa sebagai saksi untuk dugaan TPPU dengan tersangka TCW (Tubagus Chaeri Wardana),” kata Juru Bicara KPK Johan Budi SP dalam pesan singkat, Rabu (26/3). Ketika tiba di KPK sekitar pukul 10.00, Aeng yang mengenakan kemeja merah tidak memberikan komentar apapun. Namun, setelah menjalani pemeriksaan sekitar lima jam, politisi Partai Demokrat itu mengungkapkan dirinya dicecar pertanyaan seputar lahan milik Wawan. “Seputar tanah saya yang dibeli oleh BACA AENG... HAL 7

Ratu Atut Chosiyah kembali menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Rabu (26/3). Atut menjadi tersangka Tindak Pidana Korupsi suap terkait penanganan perkara Pilkada di MK.

BACA DIKABARI... HAL 7 RICARDO/JPNN.COM

Internazionale vs Udinese

Memburu Tiket Eropa walter mazzarri

LIVE JUMAT 28 MARET 2014 02:45 WIB

Subuh Dzuhur Asar Maghrib Isya

Francesco Guidolin

MILAN, BP - Dua kemenangan beruntun yang diraih Inter Milan, terputus oleh kekalahan atas Atalanta pada lanjutan Serie A akhir pekan lalu. Demi menjaga asa untuk meraih satu tiket di kompetisi Eropa, Inter tak punya opsi lain selain menang saat menjamu Udinese di Guiseppe Meazza, Jumat (28/3) Handanovic Jesus 3-4-2-1 dinihari nanti. Guarín Nagatomo Kekalahan dari Atalanta Kovačić Wallace akhir pekan lalu memIcardi Mudingayi buat posisi Inter melorot Cambiasso Zielinski Milito di papan klasemen. PasuDi Natale Badu Palacio 3-4-2-1 kan Walter Mazzarri itu haAllan Muriel rus rela spot terakhir sebagai Naldo Lazzari tiket bermain di Liga Europa Danilo

Pinzi

Brkic

Nagatomo

BACA MEMBURU... HAL 7

Basta

Antonio DiNatale

PRAKIRAAN CUACA HARI INI SERANG

HARGA ECERAN Rp 2.000

Aeng Dicecar Soal Tanah Wawan

Dikabari KRB, Atut Ngaku Tak Terganggu

Wilayah Banten & Sekitarnya

04:44 12:04 15:16 18:07 19:16

TANGERANG, BP - Warga Balaraja, Kabupaten Tangerang kemarin siang (26/3) mendadak heboh menyusul ditemukannya wanita berseragam Pegawai Negri Sipil (PNS) Kabupaten Bogor yang tewas dalam mobil daihatsu terios di pinggir Jalan Raya Serang KM 23,5, Desa Balaraja. Informasi yang dihimpun, mayat berseragam PNS dalam mobil Daihatsu Terios nomor polisi F 1589 JM itu, diketahui dari kecurigaan warga yang melihat mobil terparkir sejak Selasa (25/3) malam. “Saya tidak tahu kenapa mobil berhenti dari subuh. Ditunggu sampe siang tidak ada pemiliknya yang datang, Akhirnya kami lapor ke Polsek Balaraja,”

Jawa Pos Group

CILEGON PANDEGLANG LEBAK TANGERANG

24 – 31ºC 24 – 31ºC Berawan/ Berawan/ Hujan Ringan Hujan Ringan

23 – 30ºC Berawan/ Hujan Ringan

23 – 30ºC Berawan/ Hujan Ringan

0,5 – 1,25 mtr/ Timur Laut

0,75 – 2,5 mtr / Barat Daya

0,75 – 2,5 mtr / Barat Daya

24 – 31ºC Berawan/ Hujan Ringan

SUMBER: BMKG STASIUN METEOROLOGI KELAS III SERANG, BERLAKU UNTUK 27 MARET 2014

INSPIRASI Ingat, rezeki tidak selalu datang dibungkus dengan kain sutra. Terkadang, rezeki datang dibungkus dengan koran bekas. - Merry Riana -

www.bantenposnews.com

Ramai-ramai Menyelamatkan TKI dari Hukuman Pancung

Artis, Politisi hingga Capres Ikut Galang Dana SEORANG tenaga kerja Indonesia (TKI) Seperti diketahui, Satinah terancam hukuman pancung karena membunuh majikannya di Arab Saudi pada tahun 2007 lalu. Rencananya, Satinah akan dieksekusi 3 April mendatang. Upaya menggagalkan eksekusi pun digalakkan banyak pihak yang berusaha mengumpulkan diyath, denda untuk mengganti hukuman mati.

DAENG DJAGO/JPNN Jakarta

NET

Aksi “Save Satinah” di gedung DPR RI, Rabu (26/3).

NIAT hati mencari penghidupan yang lebih baik, Satinah yang berasal dari Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, memilih untuk bekerja menjadi pembantu di Arab Saudi. Sudah tiga majikan menjadi tempat bekerja Satinah, agar bisa menafkahi dan menyekolahkan anak semata wayangnya, Nur Apriana yang kini berusia 20 tahun. Satinah nekad merantau setelah ditinggal pergi suaminya tanpa alasan yang jelas sehingga praktis jadi “tulang punggung” keluarga. Tetapi perjuangannya ternyata berujung seperti ini. “Satinah pertama kali berangkat ke Arab BACA ARTIS... HAL 7 bantenpos@gmail.com


PRO BANTEN

BANTEN POS KAMIS 27 MARET 2014

2

Indeks Demokrasi Banten Melemah LINTAS Uji Kelayakan Calon Sekot Serang Dijadwalkan 1 April SETELAH selesai melakukan fit and proper test terhadap calon sekretaris daerah Pemkot Tangerang, Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan Pemprov Banten kini menjadwalkan untuk melakukan fit and proper test terhadap calon Sekda Pemkot Serang. Agenda Kepala Badan Kepegawaian Daerah Pemprov Banten yang juga Sekretaris Baperjakat Pemprov Banten, Anwar Masud, yang terpasang di ruang tunggu kantornya, menyebutkan, fit and proper test calon Sekda Pemkot Serang dijadwalkan pada 1 April mendatang. Anwar sendiri tidak berada di tempat, sehingga tidak bisa dikonfirmasi mengenai agenda fit and proper test calon Sekda Pemkot Serang itu. Anwar juga berulangkali tidak menjawab panggilan dari BANTEN POS di ponselnya. Terpisah anggota tim Baperjakat yang juga Asisten Daerah I Pemprov Banten, Asmudji HW, mengaku belum mengetahui jadwal fit and proper test calon Sekda Pemkot Serang tersebut. “Saya belum dapat pemberitahuan jadwal uji kelayakan dan kepatutan calon Sekda Kota Serang dari BKD,” kata Asmudji. Asmudji hanya menerangkan, fit and proper test akan dilakukan untuk memilih sekda definitif Pemkot Serang. “Yang akan ditanyakan seputar pemerintahan, hubungan kabupaten/kota dan provinsi. Tapi secara detailnya seperti apa akan kami tanyakan ketika pelaksanaan pemaparan rencana strategis dilakukan,” ungkapnya soalmateri fit and proper test yang akan dilakukan Baperjakat. Sementara itu sumber BANTEN POS menyebutkan, fit and proper test akan dilakukan terhadap 3 calon sekda yang sudah diajukan Walikota Serang Tb Haerul Jaman. Ketiganya adalah Asda I yang juga Plt Sekda Kota Serang, Mahfud; Kepala Inspektorat Kota Serang Heri Hadi, dan Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah Kota Serang Adang Darmawan.(RUS/IDM)

SERANG, BP - Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik Pemprov Banten Ajak Muslim, mengungkapkan Indeks Demokrasi Provinsi Banten rendah. Angka IDI atau indeks demokrasi Indonesia Provinsi Banten pada tahun 2013 lalu di kisaran 65. Menurutnya, hal tersebut diantaranya disebabkan oleh masih banyaknya aksi

unjuk rasa yang dilakukan warga Banten. “Faktor melemahnya IDI di Provinsi Banten karena masih banyaknya aksi unjukrasa, sampai yang menimbulkan anarkis, serta aksi menanam pohon di jalan. Ini sehingga penilaian IDI di Banten menurun,” kata Ajak usai menghadiri Focus Group Discussion IDI 2013

tingkat Provinsi Banten, Rabu (26/3) Meski demikian, lanjutnya, IDI Banten masih di atas angka rata-rata nasional. “Kalau pada angka nasional, kita masih ada diatasnya,” katanya. Ditempat yang sama, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten Syech Suhaimi mengatakan, ada tiga aspek yang digu-

nakan dalam menentukan IDI. Ketiganya adalah aspek kebebasan sipil, aspek hak-hak politik, serta aspek lembaga peradilan demokrasi. “Walaupun masih rendah, tapi kalau dibandingkan dengan provinsi-provinsi lain, Banten masih dalam kategori sedang,” terangnya.(RUS/IDM)

MENGENANG CHASAN SOHIB. Suasana acara peringatan seribu hari meninggalnya Tb Chasan Sochib yang juga ayah Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, di Villa Tembong, Cipocok Jaya, Kota Serang, Rabu (26/3). Peringatan dihadiri ribuan warga dan sanak saudara.

EDO DWI/ BANTEN POS

Kadin Desak Pembangunan Pabrik Semen Dihentikan RANGKASBITUNG, BP - Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Lebak Sumantri Jayabaya mendesak PT Cemindo Gemilang yang tengah membangun pabrik yang akan memproduksi semen merah putih di wilayah selatan Kabupaten Lebak, menghentikan segala aktivitasnya. Menurut Sumantri, kehadiran perusahaan dibawah naungan PT Gama itu hanya mendatangkan kesengsaraan bagi warga Kabupaten Lebak, khususnya warga wilayah selatan. Sumantri menambahkan, pemerintah

daerah memang membutuhkan kehadiran investor untuk menanamkan modalnya di Kabupaten Lebak. Namun investor harus memperhatikan pembangunan dan kesejahteraan warga. “Bukan sebaliknya malah merusak alam dan membuat sengsara warga. Lalu lalang kendaraan berat pengangkut material bangunan jelas-jelas merusak jalan yang sudah ada. Ini berakibat pada lumpuhnya perekonomian warga. Jalan yang rusak dengan sendirinya membuat biaya transportasi menjadi mahal,” kata Sumantri.

Dengan mahalnya biaya transportasi, lanjut dia, maka akan berimbas pada sulitnya warga memasarkan hasil pertanian atau hasil alam lainnya. “Sangat wajar jika pengusaha kecil atau rumahan di wilayah selatan banyak yang terancam gulung tikar alias bangkrut. Ini harus menjadi perhatian PT Cemindo Gemilang. Belum lagi polusi udara yang makin tak terkendali,” ujarnya. Kadin Kabupaten Lebak, tegas Sumantri, menentukan sikap menolak kehadiran investor yang hanya bisa merusak alam dan membuat sengsara masyarakat. Se-

lain itu, menurut Sumantri, Kadin Lebak akan meminta pertanggungjawaban PT Cemindo Gemilang, sebab dampak yang ditimbulkan oleh aktivitas perusahaan itu sangat merugikan pengusaha dan rakyat Kabupaten Lebak. “Kadin juga akan mendesak pemerintah daerah untuk segera menegur keras PT Cemindo Gemilang. Pemerintah daerah, hendaknya tidak hanya memikirkan pendapatan yang tidak seberapa, misalnya dari pajak perusahaan. Sementara rakyatnya sengsara dan menderita,” tegasnya.(ADE/MOR)

PKL Jadi Pedagang Kreatif Lapangan

ILUSTRASI

BANTEN POS Inspirasi dan Semangat Baru Banten KOMISARIS UTAMA/PEMBINA H Margiono DIREKTUR Rizal Maulana Malik PT BANTEN BERITA MERDEKA Green Office : Jl. Raya Pandeglang KM 3,5 Calincing No. 66 Tembong Jaya, Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten Telp : (0254) 250 481, 250 487 Fax : (0254) 250 487 No. Rek. : Bank BCA : 2454 061 704 No. Rek. : Bank Permata : 0701345134 a/n Margiono

SERANG, BP - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) mengubah istilah atau sebutan Pedagang Kaki Lima (PKL) menjadi Pedagang Kreatif Lingkungan. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Banten Nurhana, didampingi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di dinas tersebut, Aief Rachman, Rabu (26/3), mengatakan, perubahan istilah PKL telah disampaikan oleh pemerintah pusat kepada pemerintah daerah. “Beberapa waktu yang lalu, seluruh dinas koperasi dan Bappeda (Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah), baik provinsi maupun kabupaten/kota diundang oleh Kementerian Dalam Negeri untuk mengikuti Rakernas (Rapat kerja Na-

sional) terkait itu,” ujarnya. Pada Acara tersebut, lanjut Nurhana, juga dibahas mengenai penataan dan pemberdayaan PKL, sehingga PKL lebih tertata rapi dan dapat dimaksimalkan keberadaannya. Diterangkan dia, Pedagang Kreatif Lapangan ke depan akan diarahkan menjadi berbentuk koperasi. “Dengan adanya koperasi PKL ini nantinya akan lebih tertata dengan baik lagi dari sebelumnya,” ungkapnya. Arief menambahkan, perubahan istilah PKL telah disepakati oleh tiga menteri dalam Surat Keputusan Bersama (SKB). SKB Tiga Menteri itu antara Mendagri, Menteri Perdagangan, dan Menteri Koperasi dan UKM.(RUS/IDM)

PEMIMPIN REDAKSI/PENANGGUNGJAWAB: H. Adam Adhariyudin REDAKTUR PELAKSANA: Iffan Gondrong, KOORDINATOR LIPUTAN: Chandra Magga REDAKTUR: Rukman Nurhalim Mamora, Arifudin, Idham Gofur, Dodi Fitriadi REDAKTUR KHUSUS: Zaki Mubarok, Yayat Rismunadi REPORTER: Sobar Rohmat, Imam Jayanegara, Asep Alibuni, Arif Hamdi, Rizal Fauzi, Ari Supriadi, Dedi Rustandi, Tusnedi, Jermaine Aththariq Tirtadewa, Deni Saprowi REPORTER BISNIS: Diki Supardika (Banten) Amin Engkos (Jakarta) FOTOGRAFER: Edo Dwi, Ronald Ricardo Siagian. SEKRETARIS REDAKSI: Tri Sulistyanti, PRA CETAK & PERWAJAHAN: Supriyadi (Manager), Ahmad Bukhori, M Syaifuddin Ian Sangadji, Fauzi Sandi, Agus Suwardani, Dadan Ujabi Firdaus GRAFIS: Tb. Fuad Tofanni TEKNOLOGI INFORMASI: Hafid Rahadian MANAGER IKLAN: Muanis HS KOORDINATOR IKLAN: Dwi Agus Harjunanto MANAGER EVENT/PEMASARAN: Lukman Nul Hakim PERWAKILAN JAKARTA: Wawan Sumbogo PERWAKILAN CILEGON: Sobar Rohmat PERWAKILAN LEBAK: Rukman Nurhalim Mamora (koordinator) PERWAKILAN TANGERANG: Feby Firmansyah(koordinator), Bintang Terang Siregar, Azhar Fedian KEUANGAN: Lina Riskaningsih INKASO IKLAN: Zulfa Nadhira INKASO PEMASARAN: Meiti Purwanti PEMASARAN: Muhammad Hanafi KOORDINATOR TANGERANG: Takdir Saputra

TARIF IKLAN

PERWAKILAN JAKARTA: Gedung Graha Pena Lt.5 Jalan Kebayoran Lama No.12, Jakarta Selatan Telp/Fax: 021 - 53699624

PERCETAKAN : PT. TEMPRINA MEDIA GRAFIKA

TARIF IKLAN Hitam Putih (BW) Warna (FC) Hitam Putih Hal. 1 Warna Hal. 1

: : : :

Rp. Rp. Rp. Rp.

28.500/mm 42.000/mm 55.000/mm 81.000/mm

kolom kolom kolom kolom

ADVERTORIAL Hitam Putih (BW) Warna (FC)

: Rp. 16.500/mm kolom : Rp. 31.000/mm kolom

SOSIAL/KELUARGA Hitam Putih (BW) : Rp. 18.000/mm kolom Warna (FC) : Rp. 33.000/mm kolom

IKLAN CILIK/BARIS Iklan Cilik/Baris: Rp. 14.500/baris (Min 3 baris Maks 7 baris)

WARTAWAN BANTEN POS SELALU DIBEKALI TANDA PENGENAL DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APAPUN DARI NARASUMBER


BANTEN POS KAMIS 27 MARET 2014

EKONOMI & BISNIS

3

Penjualan Tunas Daihatsu Cilegon Naik CILEGON, BP - Memasuki bulan Febuari 2014, Tunas Daihatsu Cilegon mengukir prestasi yang memuaskan dengan berhasil memperoleh penjualan terbanyak mencapai 172 unit atau meningkat 125 persen dari target 143 unit. Jika dibandingkan dari tahun sebelumnya, Tunas Daihatsu Cilegon menjual 130 persen dari 1.390 unit. Pertumbuhan penjualan tahun 2014 ditopang oleh tiga unit kendaraan, yakni Grand Max Pix Up, Daihatsu Ayla, dan All New Daihatsu Xenia. Demikian dikatakan Kepala Cabang Daihatsu cabang Cilegon, Togar Tambunan kepada BANTEN POS, Rabu (26/3). Togar mengungkapkan, untuk penjualan kendaraan Grand Max Pixup per Januari hingga Febuari 2014 mencapai 196 unit, Daihatsu Ayla 119 unit, dan All New Daihatsu Xenia mencapai 98 unit. “Terjadi peningkatan yang sangat luar biasa dari tahun sebelumnya. Jika dilihat dari persentase tahun 2013, komposisis kendaraan yang paling banyak diminati oleh konsumen yakni Grand Max Pix Up yang mencapai 783 unit, Xenia 652 unit, dan Terios mencapai 277 unit di tahun 2013,” katanya. Ia menambahkan, penjualan Gran Max Pick Up merupakan salah satu kendaraan yang dominan yang sangat digemari masyarakat Cilegon. Pasalnya, kendaraan ini sangat cocok digunakan untuk masyarakat yang wirausaha seperti usaha sembako, usaha limbah, usaha besi, usaha properti

dan lain-lain. “Jika dibandingkan dengan unit-unit lain, jenis kendaraan ini memiliki volume yang sangat besar. Selain itu, market share pada kendaraan ini pun lebih tinggi dibandingkan dengan unit yang lain,” tambahnya. Togar menjelaskan, untuk bulan Maret 2014, pihaknya akan menaikan target penjualan hingga 180 unit untuk all item. Hal ini dilihat dari penjualan di bulan Januari hingga Februari mencapai 110 persen. “Sebagai dealer yang terus berhubungan dengan customer, kami berusaha memberikan suatu penghargaan. Khususnya pada Hari Pelanggan Nasional seperti sekarang,” jelas Togar. Disinggung mengenai pelayanan, Togar menuturkan, pelayanan prima adalah hal utama yang selalu diterapkan oleh Tunas Daihatsu Cilegon. Tujuannya tak lain sebagai bentuk apresiasi terhadap customer yang telah loyal terhadap produk Daihatsu. Untuk itu, pihaknya selalu berupaya memberikan pelayanan semaksimal mungkin kepada konsumen Daihatsu Cilegon dalam proses pembelian mobil. “Untuk tahun 2014, kami akan lebih agresif, lebih kreatif agar pencapaian di tahun 2014 dapat lebih tinggi dibandingkan tahun 2013 lalu,” tuturnya. Hal ini, lanjut Togar, tak lain untuk menambah kepercayaan konsumen terhadap Daihatsu Cilegon yang kerap mengeluarkan sejumlah produk kendaraan

ELFRIDA ULLY ARTHA/BANTEN POS

Kepala Cabang Tunas Dihatsu Cilegon, Togar Tambunan (kiri) berfoto bersama Sales Counter Tunas berlatar Daihatsu Ayla yang menjadi salah satu unit kendaraan terbaik di kelasnya, Rabu (26/3).

berkualitas dan ramah lingkungan. Pada tahun 2014, tambahnya, pihaknya akan menargetkan 150 hingga 200 unit untuk all item dengan berbagai cara, yakni melayani seluruh konsumen sampai puas. Sebab kepuasan adalah hal utama bagi konsumen.

“Untuk semua harga, kami tidak menghadirkan diskon atau promo khusus. Semua harga telah ditentukan oleh pusat sedangkan untuk program pusat, kami menggelar program Gempita 10 Tahun Xenia secara nasional dengan berbagai

hadiah menarik seperi 10 unit Terios, 10 unit Ayla, 10 unit Xenia, 10 unit Sirion dan 10 unit Grand Max. Khusus di Tunas Daihatsu Cilegon untuk bulan Januari dimenangkan oleh Haji Mahmudi dengan mendapatkan satu unit Terios,” pungkasnya.(CR-4/RIF)

Suzuki Berikan Servis Gratis Tanpa Batas Waktu Hingga 50.000 KM

AMIN/BANTENPOS

Jajaran direksi PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) berfoto bersama dalam pembukaan acara servis gratis Suzuki di Rolling stone Cafe Jakarta, Selasa (25/3).

JAKARTA, BP - Merespon populasi kendaraan Suzuki di Indonesia yang meningkat baik di segmen kendaraan penumpang maupun niaga, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menghadirkan program servis gratis hingga 50.000 km tanpa batasan waktu. ”Program ini dilakukan guna meningkatkan nilai jual Suzuki, mempertahankan dan meningkatkan kenyamanan konsumen di Indonesia. Kami lakukan perubahan kebijakan servis di Suzuki, gratis biaya jasa servis 50.000 km tanpa batas waktu dan berlaku untuk yang melakukan servis berkala mulai 1 April,” ujar Managing Director Suzuki Indomobil Sales Indonesia, Seiji Itayama dalam pembukaan acara servis gratis Suzuki di Rolling stone Cafe Jakarta, Selasa (25/3). Ia menambahkan, program ini juga bertujuan untuk menjaga kendaraan Suzuki

Advan Rilis Ponsel Hammer 200 Ribuan

AMIN/BANTENPOS

Direktur Marketing Advan, Tjandra Lianto, saat peluncuran ponsel Hammer di Jakarta, Senin (24/3)

JAKARTA, BP - Advan melengkapi lini jajaran produknya dengan meluncurkan feature phone. Feature phone yang jadi andalan terbaru ini tak menggunakan nama Advan dalam pemasarannya, namun menggunakan brand baru, Hammer. “Kita tak pakai nama Advan, tapi nama baru Hammer. Sengaja dibedakan, Advan untuk kategori atas berupa smartphone dan tablet. Sedangkan Hammer untuk kategori dibawahnya,” ujar Direktur Marketing Advan, Tjandra Lianto, Senin (24/3). Ia mengatakan, pihaknya sengaja mengisi pasar feature phone karena memiliki potensi terbesar dalam penjualan di pasar Indonesia maupun dunia. Berdasar data IDC, pengapalan feature phone di dunia masih akan tinggi hingga 2017 mendatang. Di tahun ini prediksi

feature phone mencapai 44,6 persen, sedangkan smartphone 55,4 persen. Untuk 2015 perbandingannya 39,9 persen (feature phone) dan 60,1 persen smartphone. 2016 perbandingannya 36,3 persen (feature phone) dan 63,7 persen smartphone, terakhir prediksi 2017 di angka 33,6 persen (feature phone) berbanding 66,4 persen smartphone. Sedangkan untuk pasar nasional tahun ini, diperkirakan pengapalan ponsel terus melonjak hingga 63,4 juta unit. Dari angka tersebut, 26 persen diantaranya smartphone sedangkan sisanya feature phone. “Indonesia termasuk dari lima negara terbesar pengguna feature phone saat ini setelah Argentina, Kenya dan beberapa negara lain dengan pangsa pasar 74 persen.

Kita mengisi pasar ini supaya lengkap di semua lini,” bebernya. Pihaknya sudah melakukan survei terkait pasar Hammer di Indonesia. Hasilnya feature phone banyak digunakan karena mudah menggunakannya untuk SMS, harga sesuai kantung, tahan lama dan baterai awet serta lainnya. “Target marketnya baby boomers dan generasi di pedesaan. Seperti remaja yang baru memakai Hp, karyawan pabrik, orang tua, anak sekolah dan lainnya,” ungkap Tjandra. Tahun ini, pihaknya menyiapkan 9 tipe Hammer untuk dipasarkan. Tahap awal, baru empat tipe yang dikenalkan, yakni Hammer R1, R3, R5 dan R7. Harga jual terjangkau, kisaran Rp200 ribuan. “Tahap awal kita siapkan 100.000 unit perbulan,” jelasnya.(AMN/RIF)

Pasar Tablet Terus Meroket JAKARTA, BP - Penjualan tablet dunia semakin meningkat tahun ini. Hal itu merujuk studi terbaru NPD DisplaySearch yang menyatakan sekitar 315 juta unit tablet telah didistribusikan pada 2014. Tablet menguasai lebih dari 65 persen pasar. Penurunan harga dan kemajuan teknologi display menyebabkan penjualan tablet melampaui PC pada tahun 2014 dan bahkan hingga tahun-tahun selanjutnya. “Karena konsumen mengganti komputernya dengan perangkat yang lebih simple,” ujar NPD

DisplaySearch, seperti dilansir asiaone, Rabu (26/3). NPD DisplaySearch juga memperkirakan pada 2017 pengiriman tablet PC akan naik menjadi 455 juta unit atau meliputi hampir 75 persen dari pasar PC. Harga jual tablet sendiri rata-rata di seluruh dunia diperkirakan turun dari USD 311 atau Rp3,7 juta pada 2014 menjadi USD 296 atau Rp3,5 juta. Kondisi ini mampu meningkatkan adopsi, terutama di daerah yang masih menggunakan komputer rumahan. “Kompetisi ini seharusnya

mampu mendorong produsen notebook tradisional, seperti Lenovo, HP, dan Dell, memperbarui portofolio produk mereka. Juga memperhatikan pengembangan dan inovasi untuk mengisi ceruk berbagai segmen pasar, sehingga mampu menyesuaikan dengan kebutuhan konsumen,” sambungnya. Sementara itu, pengiriman notebook PC sendiri kini makin menurun, hampir 7 persen dari tahun ke tahun. Penetrasinya juga lemah, kurang dari 10 persen untuk tahun 2013.(ESY/JPNN)

Program ini dilakukan guna meningkatkan nilai jual Suzuki, mempertahankan dan meningkatkan kenyamanan konsumen di Indonesia. Kami lakukan perubahan kebijakan servis di Suzuki, gratis biaya jasa servis 50.000 km tanpa batas waktu dan berlaku untuk yang melakukan servis berkala mulai 1 April Seiji Itayama Managing Director Suzuki Indomobil Sales Indonesia

dalam kondisi prima dan bernilai jual tinggi, serta meningkatkan kenyamanan pelanggan Suzuki dengan menjaga biaya perawatan ekonomis bagi pelanggan.

Assist to Dept Head 4w+ 2w SIS, Riecky Patrayudha mengatakan, dengan adanya kebijakan ini, maka setiap pemilik mobil Suzuki yang belum menginjak 50.000 km dapat melakukan servis gratis di bengkel resmi Suzuki. Walau konsumen membeli mobil sebelum 1 April 2014. Benefitnya, konsumen dapat mengirit hingga 30 persen dari total biaya perawatan. Riecky menambahkan, berbagai persiapan yang dilakukan untuk mendukung kebijakan ini yakni ketersediaan layanan Expres Maintenance di 34 bengkel resmi Suzuki dan akan menjadi 70 bengkel resmi di akhir 2014. Selain itu, saat ini SIS memiliki 1.350 teknisi tersertifikasi yang tersebar di seluruh jaringan bengkel resmi Suzuki, 42 bengkel resmi Suzuki yang telah direnovasi fasilitas bengkel untuk memenuhi standarisasi bengkel resmi Suzuki, serta persiapan ketersediaan layanan Express Maintenance untuk mobil penggerak roda belakang dan kendaraan niaga.(AMN/RIF)


TANGERANG POS

BANTEN POS KAMIS 27 MARET 2014

4

Kabupaten Tangerang - Kota Tangerang - Kota Tangsel

Mantan Dirut PDAM TB Segera Diadili TANGERANG, BP - Berkas kasus dugaan korupsi yang melibatkan mantan Direktur Utama PDAM Tirta Benteng (TB) Kota Tangerang, Ahmad Marju Kodri (AMK) telah P21 (lengkap). Kini penanganannya dilimpahkan ke Kejati Banten untuk segera disidangkan. “Kasus ini sudah P21 tahap kedua, atau pemeriksaannya sudah dinyatakan lengkap dan tersangkanya dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Banten untuk diproses lebih lanjut,” ujar Syamsuardi, Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Tangerang. Dia menegaskan, pelimpahan berkas ke Kejati Banten pada minggu lalu. Proses sidang akan

didampingi oleh jaksa dari Kejari Tangerang. Hal ini mengingat kejadian tindak pidana korupsi itu berada di Kota Tangeranng. Untuk satu tersangka lainnya seperti Sekretaris Pengcab PSSI Kota Tangerang, Syahril hingga kini belum selesai sehingga tetap tersangka tetap ditahan di Mapolrestro Tangerang Kota. “Untuk Syahril masih ditahan di Polrestro Tangerang karena proses penyelidikannya belum selesai” katanya. Sementara, kuasa hukum Ahmad Marju Kodri, Agil Azizi, SH membenarkan bahwa berkas kasus AMK memang sudah dilimpahkan. Namun dia belum

tahu kapan bisa disidangkan. Dan dia mengatakan AMK juga sudah dipindahkan ke Lapas Kota Serang. “Belum ada informasi dan panggilan kapan bisa disidangkan, itu kan tergantung hakimnya nanti di sana. Kita berharapnya ini bisa cepat disidangkan. Kita juga masih mengikuti prosedur yang ada,” jelasnya. Ditambahkan dia kalau kliennya (Ahmad Marju KodriRed) sedang dalam keadaan sehat. Dia hanya ingin kasus ini segera selesai dan terbuka mana yang benar dan yang salah. Kalau memang tidak terbukti, demi hukum harus dibebaskan. Diketahui sejak Jumat (16/11)

2013 tahun lalu petugas Polres Metro Tangerang melakukan penahanan kepada Dirut PDAM Tirta Benteng (TB) Kota Tangerang AMK karena diduga melakukan tindak pidana korupsi dengan cara memberikan bantuan sponsorship ke Pengcab PSSI Kota Tangerang sebesar Rp. 500 juta. Dana itu dikeluarkan kepada PDAM TB pada 20 Feb 2012 lalu. Akibatnya AMK yang kala itu juga sebagai Ketua Pengcab PSSI Kota Tangerang dijerat pasal 3 dan 8 UU RI No 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman kurungan maksimal 20 tahun dan denda Rp 50 juta.(MG-17/MAD/ODI/BNN)

ILUSRTASI

YANMAS PT Aetra Tempati Kantor Baru UNTUK lebih mendekatkan pelayanan kepada pelanggan, jajaran PT Aetra Air Tangerang mulai mengoperasionalkan kantor barunya di Jalan Raya STPI Curug Nomor 27, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang. Opersional kantor pusat perusahaan jasa air minum swasta tersebut, ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Tangerang, A Zaki Iskandar, Rabu (26/4). “Dengan konsep sustainable building, gedung kantor Aetra kami rancang ramah lingkungan dan hemat sumber daya, karena menekan penggunaan lampu dan AC. Selain itu, kami tidak menggunakan air bawah tanah,” kata Presiden Direktur PT Aetra Air Tangerang, Abdulbar Mansoer. Gedung kantor baru PT Aetra berdiri di atas lahan seluas 4775 meter persegi dengan luas bangunan 1100 meter persegi. Lahan yang digunakan untuk gedung hanya 40 persen, sisanya difungsikan sebagai ruang terbuka hijau (RTH). Difungsikannya kantor pusat PT Aetra menyusul diresmikannya Instalasi Pengolahan Air (IPA) milik perusahaan air minum swasta itu, pada 11 Juli 2012 lalu. Sejak diresmikan Wakil Presiden RI Boediono, PT Aetra Air Tangerang telah melayani sebanyak 30 ribu pelanggan rumah tangga dan 243 pelanggan industri. “Selain itu kami juga membuka kantor pelayanan pelanggan untuk wilayah Cikupa, Balaraja dan Jayanti,” kata Abdulbar. Sementara Bupati Tangerang, A Zaki Iskandar mengakui, dari sekitar 3,2 juta jiwa penduduk Kabupaten Tangerang, baru sekitar 16% yang sudah terlayani kebutuhan air bersih dari PDAM TKR. Untuk itu, pihaknya menggandeng PT Aetra untuk bekerja sama dengan PDAM TKR dalam memenuhi kebutuhan air bersih kepada masyarakat Kabupaten Tangerang. “Kami harap PT Aetra bersama PDAM TKR mampu mengelola, menjaga, merawat sumber-sumber air untuk pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat di Kabupaten Tangerang,” kata Zaki seraya mengapresiasi produk air bersih PT Aetra yang bisa langsung diminum.(*/ODI)

FEBI FIRMANSYAH/BANTEN POS

Warga Kampung Beting dan Kresek Asin meminta PT Angkasa Pura II menempati janji untuk segera memperbaiki jalan yang telah lebih dari 7 tahun rusak parah.

Warga Dua Kampung di Kecamatan Benda Terisolir TANGERANG, BP - Lebih dari tujuh tahun lamanya, ratusan warga Kampung Beting dan Kampung Kresek Asin RT 04/08, Kelurahan Benda, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, terisolir. Pasalnya, PT Angkasa Pura II (AP) tak juga memperbaiki jalan lingkar luar perimeter utara sepanjang 2 Kilometer yang kondisinya rusak parah. Ketua RT 04/08 Kampung Kresek Asin, Ismail mengaku, warga sudah lelah dan bosan dengan janji PT AP II yang akan memperbaiki akses warga satu-satunya menuju dunia luar tersebut. “Kami sudah beberapa kali

unjukrasa agar Angkasa Pura II segera memperbaiki jalan tapi tidak juga digubris,” ujar Ismail kepada BANTEN POS, Rabu (26/3). Sekitar satu bulan lalu, kata dia, warga didatangi pengelola Bandara Soekarno-Hatta, dalam Kepala Cabang PT AP II Bram Bharoto Tjiptadi dan General Affairs Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Yudistiawan. Keduanya menjanjikan akan memperbaiki jalan setelah musim hujan usai. “Namun sampai sekarang belum ada tanda-tanda perbaikan jalan akan dimulai,” imbuh Ismail sembari menunjukkan pesan

singkat berisi janji yang dikirim pihak bandara ke telpon selulernya. Abbas, warga lainnya menuding PT AP II tutup mata terhadap penderitaan yang dialami warga di pinggiran Bandara Soetta. “Sudah beberapa kali warga kami jatuh akibat jalan rusak. Jika keluhan warga tak juga ditanggapi, warga akan melakukan aksi besar-besaran,” ancamnya. Menurut Abbas, terdapat sekitar 170 Kepala Keluarga (KK) yang terisolir akibat buruknya infrastruktur jalan. Padahal pada jalan yang sama, namun masuk wilayah Kabupaten Tangerang, kondisinya

Penertiban PKL Menuai Protes Pedagang TANGERANG, BP - Penertiban pedagang kaki lima (PKL) yang dilakukan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang, menuai protes sejumlah pedagang di kawasan Jalan Ahmad Yani Pasar Anyar, Rabu (26/3). Pasalnya, penertiban dilakukan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Selain itu, petugas Satpol PP juga dinilai pilih kasih karena hanya menertibkan pedagang di luar radius pengelolaan PD Pasar Anyar. Padahal, mereka mengaku membayar retribusi setiap hari kepada pengelola pasar. Ahmad, pegadang sayuran yang terkena penertiban sangat menyayangkan karena tidak diberitahukan terlebih dahulu. “Meskipun kami berjualan di bahu jalan, tapi setiap hari selalu ada petugas yang memungut retribusi,” aku Ahmad. Ahmad menilai, Pemkot Tangerang hanya bisa menertibkan, namun tidak memberikan solusi kepada para pegadang untuk mendapatkan tempat berjualan. “Jualan dimana lagi kalau dilarang, sedangkan keluarga kami butuh makan,” keluhnya. Sejumlah pedagang mengaku menyadari membuka usaha di bahu jalan salah yang merupakan zona terlarang untuk berjualan. Namun mereka tidak punya banyak pilihan lain lantaran tak ada lagi tempat untuk membuka usaha. Modal pun terbatas lantaran harga kios yang tidak terjangkau. “Saya pernah beralih dengan berjualan keliling tapi tidak maksimal, akhirnya saya lagi berjualan disini (bahu jalan, red),” imbuhnya. Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Tangerang, Mumung Nurwana menjelaskan, pada penertiban kali ini Satpol PP tidak langsung menyita barang-barang dagangan para pedagang karena dilakukan secara persuasif. “Kami masih mencari solusi terbaik terkait keberadaan para pedagang. Bagaimana pun mereka masyarakat Kota Tang-

jauh lebih baik. “Seperti jalan di Desa Belimbing, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, sudah dibeton. Sedangkan jalan di Kota Tangerang yang bersebelahan langsung dengan bandara, dibiarkan rusak parah,” tuturnya. Warga menurut Abbas, sebenarnya tidak menuntut berlebihan, mereka hanya ingin akses jalan diperbaiki. “Kami juga berharap Pemkot Tangerang tidak tutup mata dan terkesan menganaktirikan kami. Seharusnya Pemkot bisa memperjuangkan aspirasi warga,” tegasnya seraya berkata selain jalan warga juga butuh pe-

ICW Nilai Putusan MPTGR Janggal Soal Randis Hilang

JOJO/SATELIT NEWS/BNN

Petugas Satpol PP membongkar lapak pedagang kakilima yang berjualan di Jalan Ahmad Yani kawasan Pasar Anyar, Kota Tangerang kemarin (26/3).

erang yang mencari nafkah dengan berjualan,” aku Mumung. Mumung menjelaskan, pihaknya akan mengumpulkan semua koordinator pedagang untuk dilakukan pendataan. Nantinya mereka akan membuat perjanjian untuk berjualan hanya sampai pukul 6 pagi. “Kami tidak melarang mereka berjualan, tapi harus diatur, sehingga tidak mengganggu ketertiban, keindahan dan keamanan,” imbuhnya. Terkait pedagang yang dikelola PD Pasar tapi tidak ditertibkan Satpol PP meskipun mereka berjualan di bahu jalan, menurut Mumung, itu merupakan kewenangan PD Pasar. “Kami tidak bisa melakukan penertiban bagi pedagang yang masuk radius 50 meter dari Pasar Anyar,

karena pengelolaanya ada di PD Pasar. Kami juga akan mencarikan tempat berjualan bagi pedagang diluar radius tersebut,” janji Mumung. Sedangkan Direktur PD Pasar Kota Tangerang, Saeful Wijaya mengaku bukan berarti para pedagang yang masuk pada PD Pasar ini tidak bisa ditertibkan, jika mereka tidak bisa diberikan pembinaan, PD Pasar yang langsung menertibkan. “Keberadaan PKL tidak bisa dihindari, tapi kami mengharuskan mereka untuk menjaga kebersihan,” jelas Saeful. Saeful berharap Pemkot Tangerang bisa membangun pasar-pasar tradisional di pemukiman warga sehingga pembeli tidak menumpuk di Pasar Anyar.(JOJ/ODI/BNN)

nerangan jalan, karena jalan yang dimaksud pada malam hari kondisinya gelap gulita. Sementara ketika BANTEN POS mengkonfirmasi kepada General Affairs Bandara Soetta, Yudistiawan, telponnya tidak dijawab. Yudistiawan hanya mengirimkan pesan singkat berisi, “Maaf saya sedang rapat.” Begitupun ketika BANTEN POS mencoba menanyakan masalah ini kepada Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah, telepon genggamnya dalam keadaan aktif namun tidak ada jawaban.(FEB/ODI)

PAMULANG, BP - Indonesian Corupption Watch (ICW) menilai permasalahan hilangnya mobil dinas milik Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangsel Dudung E Diredja diputuskan bebas ganti rugi oleh Sidang Majelis Pertimbangan Tuntutan Ganti Rugi (MPTGR) janggal. Peneliti Indonesian Corruption Watch (ICW) Ade Irawan Berpendapat permasalahan mobil dinas Sekda Tangsel Dudung E Diredja yang hilang dan tidak ada ganti rugi sesuai keputusan sidang MPTGR perlu dikaji ulang. Pasalnya, ganti rugi aset milik pemerintah harus melalui sejumlah aturan. “Harusnya diganti oleh penggunanya. Sebab mobdin itu milik pemerintah,” ungkapnya, Rabu (26/3). Dikatakan Ade, kalau memang benarbenar hilang dan tidak ada kelalaian bisa dilepaskan dari ganti rugi. Namun, permasalahannya Ketua MPTGR diketuai Dudung. “Jika ada kelalaian bisa dikategorikan tindak korupsi, karena menghilangkan kendaraan milik negara,” ujarnya. Menurutnya sesuai dengan aturan yang berlaku sidang MPTPGR tidak boleh dipengaruhi kepentingan apapun. Apalagi, Sekda yang menjadi ketua MPTGR menjadi konflik kepentingan. “Yang menggunakan tetap harus tanggung jawab. Tidak bisa lepas seperti itu saja,” ucapnya. Sebelumnya, dua hari berturut-turut elemen masyarakat dari Jaringan Anti Korupsi Indonesia (JAK-Indo) dan Organisasi Mantan Narapidana (OMAN) berunjuk rasa menuntut Sekda Kota Tangsel Dudung E Diredja lantaran dituding konsiprator korupsi di Tangsel serta menhilangkan aset negara tanpa diganti.

Bahkan, Pengamat Kebijakan Publik Tangerang Publik Ibnu Jandi mengatakan hasil keputusan sidang MPTPTGR penghapusan aset tersebut harus melalui beberapa tahapan. Hasil sidang itu harus memenuhi berbagai legal aspek, seperti Peraturan BPK Nomor 3 Tahun 2007 pasal 37 tentang kedaluarsa terhadap bendahara dan UndangUndang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan pasal 65 dan 66 ayat (2). Kedua aturan itu, mengatur soal usia kedaluarsa aset daerah/negara 5-8 tahun. “Kota Tangsel ini kan baru berusia lima tahun. Kalau Sekda Tangsel dalam hasil sidang MPTGR tidak memenuhi unsur hukum di atas. Maka, Sekda Tangsel dapat diduga telah melakukan perbuatan melawan hukum dan bisa dipidana,” ujarnya Menurutnya hasil keputusan MPTGR terkait penghapusan aset perlu ditelisik ulang. Ada sejumlah dasar hukum yang harus dipegang MPTGR dalam memutuskan ganti rugi bagi pegawai yang menghilangkan aset daerah. Salah satunya, yakni Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 17 Tahun 2007 tentang Pedoman teknis Pengelolaan Barang Milik Daerah. “Keputusan penghilangan aset tidak sembarangan. MPTGR harus berpedoman pada aturan itu,” ujarnya. Sementara, Kepala Bidang Aset Dinas Pengelolaan Pendapatan Keuangan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Tangsel Fuad mengklaim keputusan penghapusan tanpa ganti rugi mobdin jenis Toyota Camry seharga Rp321 juta yang digunakan Sekda Dudung E Diredja pada sidang MPTGR sudah sesuai aturan.(AZH/ODI)


PEMILU 2014

KAMIS 27 MARET 2014

HALAMAN 5

BANTEN POS

Nasdem Janjikan Subsidi Rakyat Miskin Kampanye di Cilegon CILEGON, BP - Kampanye Partai Nasdem tingkat Provinsi Banten di Lapangan Sumampir, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon, Selasa (25/ 3) mengangkat isu masih minimnya perhatian pemerintah terhadap warga miskin. Jika menjadi

AYO.NYOBLOS KPU Lebak Kampanyekan Anti Golput KOMISIONER dan sejumlah staf Sekretariat KPU Kabupaten Lebak, kemarin (26/3) mendatangi sejumlah terminal dan kampus yang berada di kawasan Rangkasbitung. Mereka berpencar mengajak masayrakat untuk menggunakan hak pilihnya pada Pemilu Legislatif (Pileg) 9 April nanti. “Sosialisasi ini untuk menekan angka Golput pada Pileg 9 April nanti,” kata Staf Sekretariat KPU Lebak, Imas sambil membagikan famlet berisi ajakan ayo memilih kepada penumpang angkutan umum maupun pengunjung yang berada di terminal. Dia mengakui, kampanye anti Golput yang dilakukan KPU, semakin ditingkatkan menjelang berakhirnya masa kampanye terbuka. “Kami mendatangi terminal, kampus, rumah sakit, pasar dan stasion untuk mengajak masyarakat agr tidak Golput pada 9 April 2014,” ungkapnya. Selain memberikan langsung kepada warga, KPU Lebak juga menempelkan poster dan pamflet ajakan untuk menolak money politik dan Golput di sejumlah lokasi startegis di lokasi yang didatanginya. “Kami harap dengan sosialisasi ini partisipasi masyarakat pada Pileg nanti bisa meningkat,” katanya seraya menyebut pada pemilu sebelumnya, angka Golput di Kabupaten Lebak cukup tinggi dibanding daerah lainnya di Provinsi Banten. KPU Lebak mengaku khawatir angka Golput meningkat pada Pemilu tahun ini. “Karena itu kami gencarkan sosialisasi. Kami juga akan mendatangi Rutan untuk mensosialisasikan Pileg 2014,” tegasnya.(SEP/ODI)

partai pemenang pada Pemilu 2014, Nasdem menjanjikan subsidi bagi warga miskin sebesar Rp1 juta per bulan. “Kami akan garatiskan biaya sekolah dari tingkat SD hingga perguruan tinggi, bagi yang tidak mampu selama lima tahun,” kata Ketua DPW Nasdem Banten, Abu Bakar Nataprawira di hadapan ratusan massa Nasdem. Selain Abu, Ketua Nasdem Kota Cilegon Erick Rebiin turut menjadi Jurkam pada kampanye partai besutan Surya Paloh tersebut. Terlihat pula hampir seluruh Caleg Nasdem untuk seluruh

tingkatan parlemen, turut meramaikan kampanye putaran kedua itu. Abu Bakar menyebut, selain memberikan gaji bagi warga miskin, partainya akan memperjuangkan kenaikan gaji berkala bagi TNI/Polri dan PNS untuk semua jenjang. Dengan gaji tinggi, kata dia, diharapkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat semakin profesional serta bisa menekan praktik korupsi. “Nasdem juga punya konsep menciptakan sepuluh juta lapangan pekerjaan dalam lima tahun. Semua akan terwujud jika masyarakat memilih Nasdem,” teriak

Mantan Wakapolda Jawa Barat itu. Nasdem juga menyoroti pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, serta pelabuhan dan bandar udara di seluruh Indonesia. Di bidang kesehatan, Nasdem ingin Puskesmas di semua kecamatan bisa melayani pasien rawat inap. “Kami optimis Nasdem masuk tiga besar dengan 107 kursi dari 560 kursi DPR RI. Kami juga optimis bisa menyumbangkan lima kursi di parlemen pusat dari Banten,” tegasnya. Sementara Erick Rebi’in dalam orasinya mengkritisi kebijakan pemerintah

daerah yang dinilai belum maksimal. Penilaian itu, kata dia, dibuktikan dengan masih banyaknya jalan rusak serta kawasan kumuh. Selain itu, lanjutnya, masyarakat sulit mendapatkan pekerjaan. “Nasdem bertekad sungunh-sungguh memperjuangkan kepentingan masyarakat,” katanya. Kampanye Nasdem mendapat pantauan ketat dari Panwas Kecamtan Purwakarta. Sejumlah anggota Panwascam terlihat sibuk mengambil gambar, terutama menyoroti masih adanya keterlibatan anak anak pada kampanye Nasdem itu.(BAR/ODI)

RONALD SIAGIAN BANTEN POS

Juru kampanye Partai Nasdem memamparkan visi misi di hadapan ratusan kader partai saat menggelar kampanye putarna kedua di Lapangan Sumampir Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon, kemarin (26/3). Partai besutan Surya Paloh tersebut menjanjikan subsidi Rp1 juta perbulan bagi rakyat miskin jika menang Pileg 2014.

Lagi, Panwaslu Cabuti APK Caleg

Dari kanan: Kepala Seksi peran Masyarakat Bidang pencegahan BNNP Banten Teguh Setiawan, Kepala Bidang Pembersayaan Masyarakat Agus Mulayan, SE., Kepala Sekolah SMAN 1 Tirtayasa Drs. Dedi, Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat, Kepala Puskesmas Tirtayasa Hj. Betti Hariyanti, SKM

Siswa SMAN 1 Tirtayasa Bersih dari Narkoba Dalam mengantisipasi kemungkinan terjadinya penyalahgunaan Narkoba dikalangan pelajar, Bidang pemberdayaan Masyarakat (Dayamas) Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Banten, kembali menggelar tes urine disertai Forum Group Discussion (FGD) kepada sekitar 60 siswa SMAN 1 Tirtayasa, Kabupaten Serang, Selasa (26/3). Kepala Bidang Dayamas BNNP Banten, Agus Mulyana menyatakan, tes urine terhadap siswa SMAN 1 Tirtayasa, merupakan bagian dari upaya menggencarkan pencegahan, p e m b e r a n t a s a n penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN). “Tes urine dilakukan sebagai antisipasi dini kemungkinan terjadinya penyalahgunaan narkoba dikalangan siswa siswi SMAN 1 Tirtayasa,“ tegasnya Agus menjelaskan, direvisinya Undang-Undang No 22 tahun 1997 dengan UndangUndang No 35 tentang narkotika, terdapat perbedaan penanganan antara pecandu atau korban dengan pelaku kriminal narkoba. Sesuai pasal 54 dan 55 UU No 35 tahun 2009, para pecandu/korban narkoba wajib memperoleh rehabilitasi dan tidak akan dipidanakan bila melapor. “Karena itu diharapkan masyarakat untuk tidak takut melapor bila menemukan sanak

TANGERANG, BP - Panwaslu Kota Tangerang bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), kembali menggelar penertiban alat peraga kampanye (APK) yang terpasang di zona terlarang. Penertiban APK, khususnya milik para calon anggota legislatif (Caleg), sudah kesekian kalinya dilakukan Panwaslu. Namun kenyataannya, hingga kini masih banyak APK Caleg dan Parpol yang melanggar aturan. Pada penertiban APK di Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Karawaci, kemarin (26/3), Panwaslu dan petugas Satpol PP terpaksa menurunkan salah satu baliho berukuran raksasa milik Caleg dari Partai Amanat Nasional (PAN), Ali Taher. “APK Caleg yang bersangkutan terpasang di zona terlarang. Yang pasti kami sudah ingatkan untuk menurunkan sendiri, namun hingga kini belum diturunkan. Karena itu kami tertibkan,” kata Ketua Panwaslu Kota Tangerang, Agus Muslim kepada wartawan disela penertiban APK. Dia menyatakan, pihaknya sudah gencar mensosialisasikan titik-titik terlarang pemasangan APK kepada

IRWAN RISMAWAN/SATELIT NEWS

Petugas Satpol PP merobohkan baligho Caleg yang terpasang di zona terlarang di Kota Tangerang kemarin.

seluruh Parpol dan Caleg peserta Pemilu 2014. Namun diakuinya, masih banyak APK yang terpasang melanggar aturan.

“Kami akan segera melayangkan surat teguran kepada Caleg dan Parpol yang melanggar aturan APK,” tegasnya.(ODI)

Kejar Target Menang Pileg, PPP Bakal All Out di Tangerang Dari kiri: Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Agus Mulyana,SE., staff Puskesmas Tirtayasa Rus'aeni dan Tati Friyanti staff Dayamas BNNP Banten Nur Fitriana,

saudara maupun tetangganya menjadi pecandu atau korban narkoba, karena akan mendapat rehabilitasi,” jelasnya. Agus juga menyatakan, sosialisasi P4GN dengan menggelar tes urine sesuai instruksi Kepala BNNP Banten Dr Heru Februanto MAP yang menyampaikan apresiasinya kepada siswasiswi S M A N 1 Ti r t a y a s a d a l a m menunjukkan kepeloporannya dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba. “Kami harap kerjasama yang sudah terjalin ini dapat terus terjaga dan ditingkatkan untuk membendung dan menyelamatkan masyarakat Banten dari efek negatif narkoba,” tegasnya seraya menyatakan dari hasil tes urine, 60 murid siswa siswi SMAN 1 Tritayasa negatif narkoba. Sementara Kepala Puskesmas Tirtayasa, Hj Betti Hariyanti SKM yang hadir dalam tes urine di SMAN 1 Tirtayasa mengaku prihatin dengan pelajar yang belakangan

banyak terjerumus dalam penyalahgunaan Narkoba. ”Karena itu, kita harus membentengi diri, keluarga dan teman agar terhindar dari bahaya narkoba,” ujarnya. Sedangkan Kepala SMAN 1 Tirtayasa Drs Dedi menyampaikan terima kasih kepada BNNP Banten yang telah datang memberikan pembekalan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba kepada para anak didiknya. “Sosialisasi P4GN dan tes urine menjadi langkah tepat untuk mengantisipasi penyalahgunaan dan peredaran narkoba di lingkungan sekolah. Pelajar adalah penerus bangsa yang mesti dilindungi,” tegasnya. Pada FGD yang dibarengi tes urine itu, dimanfaatkan para peserta untuk saling bertukar informasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba dan pola penanganan pecandu dan pelaku krimanal narkoba.(ADV))

legislatif 2014 dengan martabat yang tinggi,” kata Juru Kampanye (Jurkam) PPPP yang juga Caleg DPR RI, Irghan Chairul Mahfiz. Dalam orasinya, Irgan mengingatkan seluruh kader dan Caleg PPP di seluruh daerah pemilihan (Dapil) Kabupaten Tangerang untuk mengawasi pihak-pihak yang berniat memprovokasi atau merusak agenda perjuangan PPP. “Seluruh caleg dan kader PPP juga harus tegas memperjuangkan kepentingan partai dengan semangat kebersamaan dalam rangka memenangkan PPP pada ajang Pemilu 2014 dengan cara bermartabat,” katanya. Caleg DPRD Kabupaten Tangerang asal PPP, Rhazes Faza menyatakan, keluarga besar PPP sudah siap tempur dengan kemampuan maksimal dalam upaya memenangkan Pileg 9 April nanti. “Kami caleg PPP siap bertarung habis-habisan dengan segala potensi yang dimiliki untuk ISTIMEWA menjadikan PPP sebagai partai Anggota DPR RI asal PPP, Irgan Chairul Mahfiz menyemangati kader pemenang Pileg 2014,” tambah PPP di Lapangan Kukun, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang. Fassa.(K-14/ODI)

RAJEG, BP - Seluruh calon anggota legislatif (Caleg) dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Tangerang, menyatakan tekad untuk memenangkan Pemilu legislatif (Pileg) 9 April 2014. Tekad all out dalam mengejar target perolehan kursi di DPRD Kabu-

paten/Kota, DPRD Provinsi dan DPR RI, diikrarkan para kader dan Caleg PPP Kabupaten Tangerang pada kampanye terbuka yang digelar di Lapangan Kukun, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, kemarin (25/3). “PPP siap memenangkan pemilu


BANTEN POS KAMIS 27 MARET 2014

TOTAL SPORT

6

Menuju Kebangkitan Olahraga Banten

SPORTSELEB Umumkan Pernikahan BEBERAPA media Italia menyebutkan pernikahan striker Inter Milan, Mauro Icardi, dengan model Argentina, Wanda Nara, akan dilangsungkan pada 12 Juni nanti. Tetapi, Wanda dan Icardi membantah hal tersebut dengan menyatakan pernikahannya dengan janda tiga anak itu akan dilangsungkan pada 7 Juni 2014 nanti. Hal itu ditegaskan Icardi lewat akun twitternya. Icardi mengumumkan tanggal pernikahannya itu dengan memposting gambar karikatur gambar dirinya berdampingan dengan sang kekasih. Dalam karikatur itu, Icardi mengenakan seragam Inter Milan bernomor sembilan. Tanggannya bergandengan dengan Wanda yang mengenakan gaun pengantin. Di bawah gambar karikatur itu dituliskan “Dan reservaros 7 Juni 2014.” Hubungan Icardi dengan Wanda meningkat ke jenjang pernikahan setelah tersiar kabar perceraian Wanda dengan suami lamanya yang juga pesepak bola, Maxi Lopez, resmi berakhir melalui sidang pengadilan pekan ini. Maxi Lopez juga telah menyatakan bahwa bukan perpisahannya dengan Wanda yang diratapi tetapi dia meratapi perpisahan dengan tiga orang anaknya dimana hak asuh anak itu saat ini berada di tangan Wanda. “ Ti d a k ada yang tersakiti deng a n pepisahan i n i . Te t a p i a k u bersedih karena akan hidup tanpa anak-anakku. Di tempat di mana aku sekarang berada tanpa keberadaan mereka,” kata Maxi Lopez.(CMT/NET)

SEPAKBOLA Messi Bakal jadi Pemain Bergaji Tertinggi di Dunia

Punggawa Manchester City, David Silva (dua dari kiri) berusaha mempertahankan bola dari kepungan para pemain Manchester United, dalam lanjutan Liga Inggris yang berlangsung dinihari kemarin. Pada Laga tersebut, Manchester City sukses menumbangkan Setan Merah dengan skor 3-0.

0 Manchester United

VS

3

Manchester City

Manchester is Blue MANCHESTER,BP Manchester City menasbihkan diri sebagai pemilik Derby Manchester. Bermain di Old Trafford, Rabu (26/3) dini hari WIB, City berhasil mengalahkan Manchester United (MU) dengan skor mencolok 0-3. Edin Dzeko menjadi bintang lapangan setelah mencetak dua gol di pertandingan ini. Satu gol lainnya dipersembahkan Yaya Toure. Manchester City langsung mengambil inisiatif serangan sejak kick-off. Edin Dzeko bahkan sudah mencetak gol saat pertandingan baru berjalan 44 detik. Dzeko berhasil memaksimalkan bola muntah hasil tendangan Samir Nasri di kotak penalti lawan. Skor 1-0 bertahan hingga babak pertama usai.

Pelatih MU, David Moyes mencoba melakukan perubahan strategi di awal babak kedua dengan memasukkan Shinji Kagawa dan mengeluarkan Tom Cleverly. Namun, justru Manchester City yang berhasil memberikan tekanan. Menit 56, Dzeko kembali berhasil mencatatkan namanya di papan skor. Menerima umpan tendangan sudut Samir Nasri, Dzeko dengan sedikit melompat mengarahkan bola ke tiang dekat yang kembali memperdaya De Gea. Tertinggal dua gol membuat Moyes berusaha meningkatkan intensitas serangan anak asuhnya dengan memasukkan Valencia dan mengeluarkan Fellaini. Sementara Manuel Pellegirini malah berusaha memperlambat tempo dengan mengeluarkan Jesus Navas dan memasukkan Javi Garcia.

Moyes kemudian memainkan kartu terakhirnya, yakni memasukkan Javier Hernandez di menit 76. Pemain asal Meksiko itu menggantikan Danny Welbeck. Namun, lagi-lagi strategi Pellegrini yang menuai hasil lewat gol yang dilesakkan Yaya Toure di menit 90. Pertandingan pun berakhir dengan kemenangan Manchester City tiga gol tanpa balas. Hasil ini kian memperlebar peluang Manchster City untuk m-

erebut EPL musim ini. City hanya tertinggal 3 poin atas Chelsea di puncak klasemen namun punya tabungan dua pertandingan. Kemenangan tersebut, juga melahirkan rekor hebat. City untuk kali pertama bisa melakukan lima clean sheet sejak 1915 silam. Artinya, tim berjuluk The Citizens itu berhasil mematahkan rekor yang sudah bertahan selama 99 tahun. Catatan itu hanya dihitung ketika City berlaga di level tertinggi sepakbola Inggris. “Untuk saya, sangat penting melakukan clean sheet. Kami sangat kompak dan bermain baik dalam hal bertahan dan menyerang,” terang pelatih City, Manuel Pellegrini pada Radio 5. Kesuksesan itu tidak lepas dari komposisi pemain yang dimiliki City. Pellegrini menyampaikan, tim racikannya memiliki pemain yang punya kemampuan mewu-

judkan banyak kemenangan. “Sangat penting untuk memulai musim dengan memiliki pemain yang Anda butuhkan. Kami harus bermain dalam banyak pertandingan. Jadi, penting punya banyak striker. Namun saya juga bangga dengan pertahanan,” tegas Pellegrini. Terpisah, Bomber United, Wayne Rooney pun tidak bisa berdalih apa-apa. Dia secara sportif mengakui City memang pantas menang karena tampil lebih baik. Untuk fans yang kecewa, Wazza (sapaan akrab Rooney) meminta mereka untuk bersabar. “Mereka (Manchester City,red) bermain luar biasa. Sebagai tim, kami harus kuat dan memahami bahwa sedang terjadi perubahan besar di klub,” ujar Rooney seperti diwartakan Tribalfootball, Rabu (26/3).(CMT/NET)

Mantan Sekum Janjikan Pengembalian Rp50 Juta Hari Ini

BARCELONA sadar betul dengan peran penting yang dimiliki Lionel Messi. Karena itu, tim berjuluk Blaugrana tersebut bakal berupaya keras membuat Messi betah di Nou Camp. Salah satunya ialah dengan menaikan gaji Messi. Saat ini, Messi ‘hanya’ memiliki gaji sebesar Rp5,3 miliar per pekan setelah dipotong pajak. Manajemen Barcelona pun tengah bersiap melakukan pembicaraan dengan Jorge Horacio yang notabene merupakan ayah Messi. Nantinya, Messi akan diberi gaji tertinggi di dunia. Hingga kini, status pemain dengan gaji tertinggi di dunia masih dipegang megabintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo yang mengantongi Rp5,7 miliar per pekan setelah dipotong pajak. “Messi adalah pemain nomor satu. Seperti yang sudah saya katakan, dia juga berhak menjadi pemain dengan bayaran tertinggi di dunia,” terang Presiden Barca, Josep Maria Bartomeu dalam wawancara ekslusif dengan AFP. Barcelona memang mau tidak mau harus mengambil langkah itu untuk mempertahankan Messi. Pasalnya, pemain berjuluk Si Kutu tersebut tengah menjadi incaran Paris Saint Germain dan Manchester City. “Pada saat ini, kami berbicara dengan agennya untuk membicarakan hal itu. Namun, memang ada keinginan dari Barcelona untuk menjadikan Messi pemain dengan gaji paling tinggi di dunia,” tegas Bartomeu.(CMT/JPNN)

NET

Diduga Gelapkan Dana Musorkab VI SERANG,BP - Kekisruhan pengurus KONI Kabupaten Serang terkait pengelapan dana bantuan Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) VI, beberapa waktu lalu, mulai menemui titik penyelesaian. Rencananya, Mantan Sekretaris Umum KONI Kabupaten Serang, Faturahman siap mengembalikan dana pada hari ini. Diketahui, Faturahman diduga mengelapkan dana bantuan penginapan Mu-

sorkab VI KONI Kabupaten Serang, sebesar Rp50 juta. Dana tersebut, berasal dari bantuan Eki Baehaki sebagai calon Ketua Umum KONI Kabupaten Serang periode 2014-2018, yang merupakan anak dari Bupati Serang, Taufik Nuriman. Bendahara Organizing Committee (OC) musorkab VI Kabupaten Serang, Dedi Rosheudin, membenarkan hal tersebut. Kata dia, kemarin, Fatur telah dihubungi dan siap megembalikan uang Rp50 juta pada hari ini. “Kita tunggu saja itikad baik dari pak Fatur. Mudah-mudahan, tidak membohongi pengurus lagi,” papar Dedi

kepada BANTEN POS, kemarin. Dedi mengungkapkan, bila uang Rp50 juta tersebut diberikan kepada panitia, maka bisa digunakan untuk kepelurluaan musorkab yang masih tertunggak dan bila masih ada sisa, akan dibagikan untuk honor panitia Musorkab VI. “Jadi, uang tersebut memang bermanfaat. Ada alokasinya. Untuk itu, saya minta Fatur jangan kabur lagi,” ucapnya. Hal senada disampaikan Ketua OC Musorkab VI KONI Kabupaten Serang, Mulyadi. Ia berharap, Fatur tidak hanya janji-janji kosong. “Kali ini harus dikembalikan. Soalnya, pembubaran panitia

akan dilangsungkan pada Jumat (21/3),” kata Mulyadi. Ia pun menyampaikan, tidak akan mengungkit-ngungkit permasalahan dana tersebut kembali. Yang penting diserahkan kepada panitia untuk dikelola sesuai peruntukan. “Terus terang saja, tadinya kami stres karena kekurangan dana. Untungnya ada bantuan dari Pak Eki Baihaki yang sekarang sudah resmi menjabat sebagai Ketua Umum KONI Kabupaten Serang. Jadi, saya minta agar Fatur segera memberikannya. Jangan molor lagi ataupun menghilang,” imbuhnya.(CMT)

Bayern Munchen Raih Gelar Juara Tercepat di Eropa BERLIN,BP - Bayern Munchen mencatat sejarah baru sebagai tim tercepat memenangi gelar dalam sejarah liga-liga domestik utama di Eropa. Klub Jerman tersebut mengunci gelar juara saat Bundesliga Jerman masih menyisakan tujuh laga. Hasil tersebut mereka raih Rabu (26/3) dinihari usai membenamkan tuan rumah Hertha Berlin 3-1. Kemenangan ini membuat Munchen kini telah mengemas 77 poin dari 27 pertandingan. Mereka kini berjarak 25 angka dari Borussia Dortmund yang mengintai di tempat kedua dengan 52 poin. Artinya, dengan tujuh laga tersisa The Bavarians tidak akan terkejar lagi oleh klub manapun. Cepatnya raihan gelar ke-24 yang didapat klub berjuluk FC Hollywood itu hanya bisa didekati oleh tiga tim saja di Eropa. Yakni Inter Milan saat menjuarai Liga Italia, Serie A musim 2006/07. Saat itu tim Biru-Hitam tersebut meraih Scudetto saat musim kompetisi menyisakan lima pertandingan. Kemudian selisih yang sama diraih Manchester United saat menjuarai Liga Inggris musim 2000/01. Serta juara Liga Prancis musim 2006/07 yang ditorehkan Olympique Lyon. Sementara di Liga Jerman catatan yang diraih skuad asuhan Pep Guardiola ini juga tidak terkejar. Gelar juara yang dikunci pada laga ke -27 ini membuat mereka memperbaiki rekor-rekor

NET

Para punggawa Bayern Munchen tampak meluapkan expresi mereka usai berhasil mencetak gol ke gawang lawan.

yang pernah mereka raih sebelumnya. Yakni, juara pada matchday ke-28 musim lalu serta juara pada pekan ke-30 pada musim 1972/73 dan 2002/03. Satu-satunya klub yang bisa mendekati mereka adalah Werder Bremen saat menjuarai Bundesliga musim 1988/89. Saat itu Bremen keluar sebagai juara di matchday ke-31. “Tidak ada yang lebih cepat dari super Bayern. FCB (Munchen,red) telah memenangkan

Liga Jerman lebih cepat dari yang pernah terjadi dalam 51 tahun sejarah Bundesliga,” ujar pihak Munchen dalam situs resminya. Terkait hasil tersebut, Pelatih Bayern Munchen, Pep Guardiola mengaku bangga bisa meraih gelar tersebut. Namun, pria Spanyol tersebut mengatakan, banyak gelar lainnya yang harus dimenangkan. “Saya bangga kami bisa melakukannya. Trofi lainnya untuk klub ini juga penting. Selamat

bagi semua orang untuk musim yang luar biasa ini. Kami akan makan dan merayakan bersama malam ini,’” sambungnya. Namun demikian Pep kini masih punya pekerjaan yang lebih besar. Yakni membawa Munchen mempertahankan gelar Liga Champions Eropa. Di babak perempat final mereka telah ditunggu oleh tim kuat Inggris, Manchester United. “Banyak-banyak terimakasih pada klub yang telah memberi ke-

sempatan untuk berada disini dan melatih pemain-pemain yang luarbiasa ini,” tegasnya. Sementara itu, pelatih Hertha Berlin, Jus Luhukay menyebut apa yang dilakukan Pep dalam skuad Munchen sebagai suatu hal yang sulit dipercaya. “Cara Pep memenangkan gelar bagi timnya sangat impresif. Apa yang telah dilakukan Bayern tidak bisa dipercaya. Pep melakukannya dengan sempurna,” pungkasnya.(CMT/JPNN)


BANTEN POS KAMIS 27 MARET 2014

BERITA UTAMA

7

Diduga Tewas Akibat Dianiaya PNS Sambungan dari Halaman 1

kan penemuan mayat tersebut. Belakangan, wanita berseragam PNS yang tewas di dalam terios tersebut diketahui bernama Ratu Heriani (40). Korban diketahui sebagai staf kantor Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor. Kepastian itu disampaikan Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Parung Panjang, Icang Aliudi, yang datang untuk mengecek ke lokasi ditemu-

kannya mayat wanita berseragam PNS tersebut. “Ya, dia anak buah saya,” ujar Icang. Menurut Icang, sebelum ditemukan tewas dalam mobil, pada Selasa (25/3) Ratu Heriani meminta izin untuk membesuk temannya yang sakit di Rumah Sakit Sari Asih, Kota Tangerang. “Katanya mau besuk temannya, Bu Retno yang dirawat di RS Sari Asih,” ujar Icang. Icang menduga, sejak pamit membesuk teman ke rumah sakit, Ratu Heriana belum kembali ke

rumahnya di Kampung Ciparai, Desa Parung Panjang, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor.

Icang menduga anak buahnya tersebut tewas akibat tindak penganiayaan. Terlebih kunci mobil tem-

pat korban ditemukan tewas, tidak ada lagi di tempatnya. “Ibu Ratu Heriani staf yang baik dan rajin. Su-

aminya pensiunan pegawai PJKA (Perusahaan Jawatan Kereta Api, red),” ujarnya.(K-14/ODI)/ENK/IGO)

Kampanye Pun Sempat Dihentikan AMANKAN Sambungan dari Halaman 1

mencoba mengamankan simpatisan yang diduga menjadi provokator itu. Namun karena sang polisi tidak berpakaian dinas, dia malah nyaris dihajar massa PDI-P yang melindungi si provokator. Merasa terdesak, polisi berpakaian preman tersebut menggertak dengan nyaris mengeluarkan senjata api. Beruntung Satgas PDI-P langsung terjun mengendalikan situasi. Akibat kericuhan itu juga, kampanye terbuka yang dihadiri ribuan massa itu sempat dihentikan. Polisi lalu mengamankan satu orang simpatisan yang dituding biang keributan itu. Ketua DPC PDI Perjuangan, Kota Serang, Bambang Janoko membenarkan peristiwa itu. Meski demikian dirinya meminta agar persoalan itu tidak membesar-besarkan. “Ini kan karena simpatisan PDIPerjuang Kota Serang memiliki semangat yang berlebih, jadi wajar kalau ada insiden seperti ini, yang penting kita sudah dapat mengendalikan situasi,” kata Bambang. Bambang mengungkapkan dari awal dirinya meminta kepada seluruh kader agar tertib dalam melakukan kampanye. Sehingga insiden saat kampanye terbuka di Kepandean tidak terulang. “Yah, je-

las kita semua selalu menjaga situasi agar selalu kondusif,” kata Bambang. Di tempat yang sama, Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kecamatan Cipocokjaya, Kevin Harinusa menyayangkan adanya peristiwa tersebut. meski demikian, Kevin memaklumi peristiwa tersebut sebagai aksi spontanitas. “Hari ini kita berpesta untuk menyerukan perubahan menuju Indonesia Hebat, mungkin simpatisan ini terlalu semangat dalam menggelorakan perubahan,” kata Kevin. Pada bagian lain, Ketua Divisi Pengawasan dan Penindakan Panwaslu Kota Serang, Mahdiduri mengungkapkan, kampanye terbuka PDI Perjuangan itu masih banyak melibatkan anak-anak. “Iya, saya lihat sendiri masih ada anak-anak. Namun berdasarkan klarifikasi Ketua DPC PDI-P, pihaknya sudah memberikan larangan untuk tidak membawa anak-anak, artinya sudah ada upaya dari Partai untuk tidak melibatkan anak-anak,” kata Mahdiduri. Terkait peristiwa kericuhan, Mahdi mengatakan jika hal tersebut merupakan ranah internal PDI-P. Karena peristiwa itu belum termasuk dalam pelanggaran kampanye. “Kalau untuk kericuhan, itu ada diinternal PDI-P. Karena peristiwa itu juga itu diredam oleh internal. Tidak sampai meluas,” jelas Mahdi.(NED/IGO)

Bebet Ubaedilah Anggap Permasalahan Sudah Clear

KETUA

Sambungan dari Halaman 1

Budi menambahkan, Agus emosi karena merasa jiwanya terancam saat sidang di gedung PHI, Senin (24/3) lalu. Namun, Budi memastikan persoalan tersebut hanya karena miss komunikasi dan sudah diselesaikan dengan baik. “Saya analisis, semata-mata itu ya anak muda spontan emosi, karena merasa terancam jiwanya, karena ada peristiwa (banyaknya serikat pekerja, red) di sana (PHI, red). Sekarang sudah selesai masalahnya, sudah clear,” kata Budi, kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (25/3). Budi mengaku mengambil hikmah dari kejadian tersebut untuk ke depan lebih baik lagi untuk membangun komunikasi antara pimpinan dan pegawai. “Komitmen saya akan perbaiki akar permasalahan. Ya, itu kewajiban pimpinan. Saya terbuka, saya menerima koreksi dan kritik tentu konteksnya

untuk sama-sama membangun. Saya akan memperbaiki PN Serang apabila ada kekurangan,” ucapnya. Terpisah, Panitera Sekretaris (Pansek) Bebet Ubaedilah Afandi, mengakui persoalan tersebut sudah selesai. “Sudah, sudah tidak ada apaapa, sudah clear masalahnnya, tadi sudah dipanggil Ka PT,” ujar Bebet. Untuk diketahui, sebelum keributan, Gadung PHI nyaris diserang oleh sekelompok serikat pekerja, karena hasil putusan tidak sesuai dengan apa yang diinginkan oleh massa. Diberitakan sebelumnya, sejumlah panitera melabrak atasannya sendiri di Pengadilan Negeri (PN) Serang, Selasa (25/3) lalu. Amarah para pegawai adiministrasi pengadilan itu dipicu oleh permintaan atas pasukan pengamanan sidang Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) yang tak kunjung dikabulkan. Dugaan lainnya, mengamuknya panitera muda (Panmud) akibat tidak transparannya pimpinan panitera dalam mengelola anggaran sidang.(NED/IGO)

Udinese Kantongi Modal Positif MEMBURU Sambungan dari Halaman 1

musim depan diambil alih Parma yang mengantongi jumlah poin sama tetap mempunyai catatan head to head lebih baik. Inter saat ini duduk di peringkat enam Serie A Italia, mengoleksi 47 poin dari 29 laga. Ambisi untuk terus meraih poin penuh dicanangkan mengarungi laga di sisa kompetisi. Skuat yang komplit saat menjamu Udinese, menjadi andalan bagi Inter untuk mewujudkan ambisi mereka. Juan Jesus bakal kembali menjadi starter menggantikan Hugo Campagnaro di lini belakang. Sementara pada posisi sayap kiri, Yuto Nagatomo kemungkinan besar dipasang sejak menit awal menggantikan Danilo D’Ambrosio. Seperti diketahui, di laga tersebut, Nerazzurri mengkreasikan banyak peluang dan bahkan tiga tembakan mereka mengenai mistar. Namun, armada Walter Mazzarri harus mengakhiri laga dengan kekalahan 2-1 berkat gol kedua Giacomo Bonaventura di masa injury time. ”Tapi, kami tak boleh terus-terusan tertunduk lesu karena musim belum berakhir. Sekarang, kami berpikiran untuk laga melawan Udinese. Secara fisik, kami berada

dalam bentuk yang baik dan siap untuk mengakhiri musim dengan cara fantastis,” cetus gelandang La Beneamata asal Brasil, Hernanes. Namun upaya Inter kali ini dipastikan tidak akan mudah dengan Udinese juga bisa menurunkan kekuatan penuhnya. Selain Dusan Basta yang terkena sanksi, pelatih Francesco Guidolin bisa menurunkan skuat terbaiknya untuk bertandang ke Giuseppe Meazza. Dengan skuat yang komplit, Guidolin kemungkinan akan melakukan beberapa rotasi. Di lini depan, striker gaek Antonio Di Natale bakal diberi kesempatan istirahat dengan posisinya digantikan oleh Luis Muriel sebagai penyerang tunggal. Selain punya skuad komplit, Udinese juga punya bekal positif saat bertandang ke Guiseppe Meazza. Dalam laga terakhir kedua tim di stadion yang jadi home base skuad Walter Mazzarri itu, Udinese membungkam tuan rumah dengan skor 5-3. Dalam pertemuan terakhir mereka yang berlangsung awal Januari lalu, Udinese juga mengeliminasi Inter dari Coppa Italia dengan skor 1-0. Udinese juga sedikit mengungguli Inter dengan mencatatkan lima pertemuan terakhir, mereka meraih tiga kali kemenangan dan dua kali kalah.(ENK/NET)

TUSNEDI/BANTEN POS

Satgas PDI-P mengamankan jalannya kampanye dan menenangkan simpatisan partai besutan Megawati Sukarnoputri itu untuk menghindari kericuhan saat kampanye terbuka di Lapangan Miyabon, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Cipocok Jaya, Rabu (26/3). Sama seperti kampanye sebelumnya, PDIP kembali menyerukan agar rakyat memilih caleg dari partai moncong putih itu pada 9 April mendatang.

Atut Kembali Diperiksa Sebagai Tersangka AENG Sambungan dari Halaman 1

Pak Wawan, itu saja,” ujarnya di KPK, Jakarta, Rabu (26/3). Selebihnya, Aeng yang keluar sekitar pukul 15.03 WIB itu enggan berkomentar soal proses pemeriksaannya. Salah satunya ketika disinggung apakah ditanya soal mobil oleh penyidik. “Udah ya,” tandasnya. Seperti diberitakan, Wawan dikenakan sangkaan pencucian uang dari dua undang-undang yaitu Pasal 3 dan Pasal 4 UU Nomor 8 tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian uang. Suami Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany itu juga diduga melanggar Pasal 3 ayat (1) dan atau Pasal 6 ayat (1) UU Nomor

15 tahun 2002 sebagaimana diubah berdasarkan UU Nomor 25 tahun 2003 tentang TPPU jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. KPK sudah menyita puluhan kendaraan terkait dugaan pencucian uang yang menjerat Wawan. Salah satunya adalah mobil Mercedez Benz dengan nomor polisi B 4 FIS yang diduga milik Aeng Haerudin. Selain kasus TPPU, KPK juga terus memeriksa sejumlah saksi untuk kasus pengadaan Alat Kesehatan di Provinsi Banten dengan tersangka Wawan. Kemarin, KPK kembali memanggil bendahara perusahaan milik Wawan, yakni Yayah Rodiah. “Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi,” kata kepala pemberitaan dan publikasi KPK Priharsa Nugraha saat dikonfirmasi. Selain Yayah, KPK juga me-

manggil Direktur PT Adcha Mandiri, Yusuf Supriyadi dan Direktur PT Waliman Nugraha Jaya Sigit Widodo. Keduanya juga akan diperiksa sebagai saksi. Bersamaan dengan kasus ini, KPK juga memanggil Direktur CV Bina Sadaya Lukman, Direktur PT Mikkindo Adiguna Pratama atau Karyawan PT BPP Agus Marwan dan Direktur PT Marbago/staf PT BPP M. Luth Ismail Ishaq. “Mereka juga diperiksa sebagai saksi,” tandasnya. Pada bagian lain, kemarin KPK juga kembali memeriksa tersangka Ratu Atut Chosiyah untuk kasus suap sengketa Pilkada Lebak, Banten. Atut tiba di gedung KPK sekitar pukul 14.27 WIB untuk menjalani pemeriksaan. Walau sudah cukup lama mendekam di tahanan Pondok Bambu Jakarta, Ratu Atut tetap tampil modis.

Ia mengenakan sepatu casual bermerek New Balance berwarna hitam dan baju motif batik berwarna ungu dipadu dengan jilbab hitam bermerk Louis Vuitton. Atut melenggang masuk ke lobi utama gedung KPK tanpa berkomentar apapun kepada wartawan. “RAC diperiksa sebagai tersangka,” kata Kepala Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha, Rabu (26/3). Untuk diketahui, Ratu Atut telah ditahan di rumah tahanan cabang KPK, Pondok Bambu Jakarta Timur. Dalam kasus suap sengketa Pilkada Lebak, Ratu Atut dijerat bersama adekknya Tubagus Chaeri Wardhana alias Wawan, advokad Susi Tur Andayani dan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar.(GIL/WID/ENK/RMOL/JPNN)

tidak benar. Kalau ingin melihat kondisi real di Provinsi Banten adalah data di BPS (Badan Pusat Statistik,red),” terangnya. Berdasarakan data BPS itu, lanjut Tatu, kemiskinan di Banten berada di urutan lima besar secara nasional. Selain itu, kata Tatu, tingkat keberhasilan dari Provinsi Banten setelah berpisah dengan Jawa Barat dapat dilihat dari APBD awalnya hanya Rp500 miliar kini naik pesat menjadi Rp7 triliun lebih. “Jadi kalau

dibilang nol tidak juga, karena faktanya sektor-sektor penghasilan di Banten terus meningkat. Tapi kalau dibilang di Banten masih ada masyarakat miskin, yah memang masih ada,” ujarnya. Adik tiri Tatu yang juga Walikota Serang, Tubagus Haerul Jaman menyatakan hal yang sama. Menurut dia, hasil KRB II yang diselenggarakan tokoh Banten itu sangat positif. “Untuk kemajuan dan itu kritik membangun,” kata Jaman.

Seperti diketahui, tokoh Banten seperti mantan Menteri Dalam Negeri yang juga mantan Gubernur DKI, Soerjadi Soedirja, mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Taufiequrahman Ruki, Embay Mulya Syarif, serta tokoh lainnya menggelar KRB II di ruang rapat paripurna. Dalam konrges tersebut menghasilkan tujuh poin dan telah direkomendasikan kepada pemerintah setempat.(RUS/IGO)

Tatu Bantah Pembangunan Tak Dirasakan DIKABARI Sambungan dari Halaman 1

meneruskan perjuangan dari para tokoh-tokoh itu, dan akan terus melakukan proses pembangunan Banten ke arah lebih baik lagi,” ujarnya. Namun Tatu membantah jika dikatakan bahwa sebagian besar masyarakat Banten tidak merasakan pembangunan yang ada. “Kalau soal itu (masyarakat belum menikmati pembangunan, red) saya rasa

Selamatkan Satinah, Masih Kurang Rp6,6 Miliar ARTIS Sambungan dari Halaman 1

Saudi pada 2004, kemudian pulang. Tahun 2007 berangkat lagi, tetapi majikannya pindah ke Irak. Kemudian Satinah pindah bekerja ke majikan sekarang ini (Nura Al Gharib, red.),” kata Paeri (46) kakak Satinah. Satinah berangkat ke Arab Saudi untuk kedua kalinya sebagai TKI Penata Laksana Rumah Tangga pada 2006 melalui PT Djasmin Harapan Abadi. Ia bekerja di keluarga majikan perempuan Nura Al Gharib di Provinsi Al Gassem. Pada 2009, Satinah terlibat kasus pembunuhan majikannya itu, yang dipicu adanya beban penganiayaan berikut perlakuan tidak senonoh baik dari majikan maupun keluarganya secara berulang-ulang. Saat pembunuhan terjadi, Satinah dan Nura sedang berada di dapur. Untuk kesekian kali, Nura menganiaya Satinah dengan cara membenturkan ke tembok yang memaksanya menyelamatkan diri. Selanjutnya, Satinah memukulkan adonan roti ke tengkuk Nura hingga korban tak sadarkan diri. Nura meninggal setelah sempat koma beberapa lama di rumah sakit. Dengan peristiwa itu, Satinah lantas menyerahkan diri ke kantor polisi setempat untuk mengakui perbuatannya. Meskipun begitu, Satinah juga dianggap mencuri uang majikan sebesar 37.970 RS. Sejak saat itu pula Satinah berada di Penjara Gassem. Sementara itu, dalam persidangan syariah tingkat pertama pada 2009 sampai kasasi 2010, kasus Satinah ditetapkan dengan putusan hukuman mati (qishash) atas tuduhan melakukan pembunuhan berencana pada majikan perempuannya.

Pelaksanaan hukuman mati Satinah seharusnya dilakukan Agustus 2011, tetapi mengalami perpanjangan tiga kali yakni Desember 2011, Desember 2012, dan Juni 2013 lantaran masih ditempuh upaya pemaafan dan perundingan diyat yang melibatkan Gubernur Gassem. Proses pemaafan atas kasus itu pun tercapai dan pemancungan diganti dengan mekanisme pembayaran berdasarkan diyat kepada keluarga korban. Mengenai besarnya uang diyat itu, semula diminta 15 juta RS, kemudian diturunkan menjadi 10 juta RS, dan terakhir keluarga korban mematok sebesar 7 juta RS. Warga Dusun Mrunten Wetan, Desa Kalisidi, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang itu tidak menyangka jika keberangkatan adiknya yang ketiga kalinya itu ternyata berujung pada masalah hingga ancaman hukuman pancung. Pihak keluarga mengaku hanya bisa pasrah ketika mendengar uang diyat (ganti rugi kematian) sebesar Rp12 miliar yang ditawarkan Pemerintah RI ditolak keluarga korban yang menuntut “diyat” sebesar Rp21 miliar. “Kami sendiri tidak punya apaapa, apalagi uang sebesar itu. Kami hanya bisa berdoa dan berharap keluarga korban luluh dan menerima ‘diyat’ yang ditawarkan Pemerintah RI. Kami ingin Satinah segera pulang,” katanya. Menurut dia, Pemerintah RI sebenarnya sudah melakukan beberapa kali mediasi dengan Pemerintah Arab Saudi yang sebenarnya juga mendukung Satinah tidak dihukum mati, tetapi keluarga korban (Nura Al Gharib) belum menerima. “Keluarga hanya bisa berharap keluarga korban dibukakan pintu hatinya dan bersedia memaafkan

Satinah. Kasihan adik saya, kasihan anaknya. Saya terus berdoa agar adik saya bisa segera pulang dengan selamat,” kata Feri. Sementara waktu eksekusi sudah di depan mata, pemerintah tak menunjukkan tanda bakal menaikkan pemberian diyat untuk Satinah. Sekelompok orang yang peduli pun menggagas aksi mengumpulkan donasi untuk menyelematkan ibu beranak satu itu. Anggota Komisi IX DPR RI, Rieke Diah Pitaloka mengatakan uang denda (diat) untuk menyelematkan Satinah, TKI asal semarang yang terancam hukuman mati di Arab Saudi kurang Rp6,6 miliar. Dikatakan Rieke, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah mengeluarkan sebesar Rp12 miliar, namun kurang Rp 9 miliar. Kekurangan ini coba ditutupi secara gontong royong. Hasilnya terhimpun Rp2,4 miliar. “Hasil gotong royong yang digalang Migrant Care, kawankawan TKI dan beberapa teman artis sudah mencapai Rp2,4 miliar. Tinggal mencari sisanya (Rp6,6 miliar),” kata Rieke kepada JPNN, Rabu (26/3) di Jakarta. Menurut aktivis Migrant Care, Anis Hidayat, penggalangan dana untuk menyelamatkan Satinah masih terus dilakukan melalui gerakan “Save Satinah”. “Siapa pun yang tergerak menjadi bagian menyelamatkan Satinah, bisa bergabung menyumbang Rp10.000 di rekening Bank CIMB NIAGA Migrant Care (908.01.00670.003) untuk Save Satinah,” kata Anis di Jakarta. Dikatakan, uang yang terkumpul akan diserahkan kepada Pemerintah untuk digunakan menebus nyawa Satinah. Sesuai batas waktunya,

diyath tersebut harus dibayar paling lambat 3 April 2014. Peserta calon presiden (capres) Konvensi Partai Demokrat Dino Patti Djalal juga mengetuk hati sejumlah pengusaha untuk menyelamatkan Satinah. Menurutnya, solusi cepat untuk mengumpulkan uang sebanyak itu dalam waktu cepat adalah para konglomerat. “Kita kan kejar deadline 3 April, yang paling praktis itu konglomerat Indonesia menyumbang. Kan butuh Rp21 miliar, sudah Rp12 miliar kalau konglomerat nyumbang, mereka bisa tunjukkan solidaritas sosial seluruh rakyat Indonesia. Saya mau ketuk hati konglomerat Indonesia untuk menyumbang,” kata Dino di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta, Rabu (26/3). Secara pribadi, lewat Migrant Care, Dino sendiri sudah memberikan bantuan untuk Satinah. Ia mengaku menyumbangkan uang sebesar Rp5 juta. Mantan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat ini mengaku ikut menyumbang karena tidak setuju dengan penerapan hukuman pancung. Menurutnya, jenis hukuman seperti itu sangat primitif dan tidak sesuai lagi dengan perkembangan jaman. “Hukuman pancung itu sebaiknya dihindari, sudah tidak jaman lagi. Kejahatannya jangan dianggap nggak ada, dia sudah akui itu. Kita harus jelas, kita tak simpati pada kejahatannya. Kita ambil sikap atas hukuman pancung yang nggak sesuai dengan abad 21,” pungkasnya. Sejauh ini, pemerintah sudah menitipkan uang diat sebesar 4 juta riyal atau Rp12 miliar kepada Baitul Maal di Buraidah yang sewaktuwaktu bisa diambil keluarga majikan Satinah.(FAT/JPNN)


Kreatif& Berani Beda Note s

EH B-ders belum ketemu ya pesawat Malaysia MH 730 itu. Kasian yah. Ya, kita doain aja ya Bders yah, yang terbaik lah pokonya mah pengennya mah. Ya, bisa ketemu, pada selamet orangnya. Ya, walopun sih katanya kalo kata berita mah, foto satelit udah nemuin yang diduga puing-puing pesawatnya gitu deh katanya di Samudera Hindia sana. Mmm, mau gak mau dong ya B-ders kita jadi tau soal itu. Secara emang beritanya di Tv santer banget kan udah hampir tiga minggu @dickaa23 ini yah. Sampe-sampe gak ada tuh kartun. OVERSEXED Eh, becanda B-ders. :) tapi, ngomongngomong soal kartun nih, yuk lah kita bahas soal kartun favorit kita waktu kecil di era tahun 90-an!

Check This Out!!!

KAMIS 2 7 MARET 20 14 27 201

Genb_bantenpos@yahoo.com Gen-b Bantenpos

HALAMAN

@GenB_BantenPos

8

Model:

Desi Rahmah Tsalatsati @RahmahEcii SMAN 1 Kramatwatu Fotografer:

Ian Sangadji

@GenB_BantenPos JADI jomblo jaman sekarang tuh emag super ngejleb ya Bders. Apalagi kalo udah mau maming atau hari minggunya. Makanya gak heran kalo para jomlo tuh kalo ketemu hari minggu, udah kek vampire ketemu matahari. Wakakak. Kalo udah gitu perasaan pengen balik ke masa kecil biasanya mulai dateng. Gimana enggak enak ya B-ders jaman kecil?! Hidup kita tuh keknya emang Cuma maenmaen dan maen. Sekolah mah selingan aja kali yah, hahaha. Kalo ada les atau kursus itu juga gak terlalu kita seriusin. Udah gitu kita tuh dulu waktu kecil paling nungguin banget yang namanya hari minggu. Yup, hari inggu tuh hari dimana kita bisa nonton film-film kartun kesukaan kita. Kek bro Yudha (@yudhaoversexed) nih. Cowok anak IAIN SMH Banten ini, katanya waktu kecil tuh paling nunggu banget yang namanya hari minggu. Secara dia emang ngefanas banget sama film kartun Captain Tsubasa. “Sampe-sampe gue tuh pengen banget bisa punya tendangan kaya Captai Tusabasa gitu, wakakakak,� kata cowok yang juga gitaris band Oversexed itu sambil terus nyengir. Terkenang kali dia B-ders yah sama masa kecilnya. Abis mungkin idupnya sekarang pas udah remaja gini malah banyakan galaunya. Ngahahaha. Kalo anak cowok jaman dulu pada seneng film kartun Captain Tsubasa, yang ceweknya jaman dulu tuh pada suka sama film kartun Doraemon. Salahsatunya Mbaksis April (@april_fitriyani). Cewek anak Untirta ini malahan sampe kemimpi-mimpi B-ders pengen punya kantong ajaib Doraemon. :D Beuh, iya tuh yah. Kebayang kan kalo kita punya kantong ajain Doraemon. Keknya gak ada lagi tuh ceritanya kita galau kalo tiap satnite gitu. Lho?! Mau minta pacar yah?! :P Nah, buat yang kangen sama masa kecilnya, coba deh cari-cari lagi tuh kartun-kartun favoritnya di youtube. Siapatau masih ada. Kan lumayan bisa bikin malem arau hari minggunya gak galau lagi. Lho? Ini ngomong ke para jomblo toh? Wahahaha. Udah, nih Gen-B ingetin lagi beberapa film kartun jaman kita kecilnya..! Detektif Conan Captain Tsubasa

Ninja Hatori Hatchii

Kobo Chan Powerpuff Girls

Albe @AlbeIsBanie Rapper Cruzbeat Famz

Suka Kartun Horor NIH B-ders, anak muda keren yang dibesarkan sama kartun-kartun tahun 90an pas masa kecilnya. Berkat nonton filmfilm kartun itu lah Masbro Albe jadi rapper keren kek sekarang. Halah, lebeee! Ya, namanya juga Albe. Tapi bukan Albe Farma yah. :P Wasapp bro! Makin keren aja nih! :D Haha. Sama lah sama Gen-B! :D Hee.. Bro kita lagi bahas film kartun favorit jaman kita kecil nih. Kalo lo? Beuh, bener banget tuh. Gue juga banyak kartun jaman kecil yang gue suka tonton dulu. Seeepp! Kartun apaan tuh bro? Gue suka banget sama Ghost at School, trus Nube, trus Goose Bumps. Itu kerenkeren banget tuh! Beuh itu mah horror semua bro! Yup, gue suka banget tuh. Soalnya film horor yang epic gitu deh kalo gue bilang. Trus ngaruhnya buat idul lo sekarang apa tuh bro? Apa yah? Susah banget sih pertanyaannya. Hahaha. Ya, gue seneng aja sama film-film itu. Dan kadang sekarang gue suka kangen sama masamasa itu. *u_u

Whats g in Happen @tomm_add Kartun2 hari mingguku tergeser oleh acara2 musik ga jelas. Kasian anak2 jaman sekarang

Sailor Moon @Indahnazwa3 Pokemon Cardcaptor Sakura

Alhamdulillah pernah ngerasain kartun ini hahahaha bahagia lahir tahun ‘90an

@aurelvarenia Digimon

Enak tahun 90an ya, minggu = byk kartun, APALAGI Larva

@Muhamma41120327 Biasanya hari minggu gini marathon kartun pas th 90an hehee skrg mah udh dikit :(


KAMIS 27 MARET 2014

METRO SERANG

9

Inspirasi dan Semangat Baru Serang

KETERBUKAAN Pemkot Siap Jalankan Keterbukaan Informasi PEMERINTAH Kota Serang menyatakan siap menjalankan keterbukaan informasi publik dengan membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin mengetahui informasi terkait penyelenggaraan pemerintahan. Hal itu dilakukan dengan memperbaiki sistem serta mekanisme pengelolaan informasi publik. Hal itu disampaikan Sekertaris Kota (Sekot) Serang, Mahfud, saat menyampaikan paparan sebagai narasumber pada acara Seminar Hukum dengan tema Keterbukaan Informasi Publik Menuju Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik dan Bersih, di Rumah Makan Wanda Galuh, Kota Serang, Rabu (26/3). Kegiatan yang diikuti 50 lembaga dari organisasi kemasyarakatan (Ormas), lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan mahasiswa itu diselenggarakan oleh Pemkot Serang bekerjasama dengan LSM Aliansi Banten Menggugat (ABM). Selain Mahfud, tampil sebagai pembicara yaitu Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kota Serang, Adang Darmawan, Kepala Kantor Kesbangpol, Daru Hartono, Kepala Dishubkominfo, Akhman Sarjito, pemerhati pergerakan, Ucu Gabriel Jauhar, dan praktisi lembaga sosial masyarakat, Haerudin. Acara berlangsung hangat yang ditunjukan dengan antusiasnya peserta memberikan pertanyaan atau masukan dalam sesi dialog. Mahfud mengatakan, Pemkot Serang terus berupaya untuk meningkatkan pelayanan dalam memberikan informasi publik kepada masyarakat. Menurut Mahfud, keterbukaan informasi merupakan salah satu syarat dalam menciptakan penyelenggaraan yang baik dan bersih. “Pemkot terus berupaya memberikan informasi seluas-luasnya kepada masyarakat, sesuai dengan Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik,” jelasnya. Sementara ketua panitia penyelenggara, Suhardanu mengatakan, kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai upaya membangun sinergi antara lembaga social kemasyarakatan dengan pemerintah daerah. Menurutnya, selama ini keberadaan lemBACA PEMKOT... HAL 10

TUSNEDI / BANTEN POS

Tersangka kasus dugaan korupsi bantuan dana hibah YPI Sholatiyah, Muhamad Irfan Hakim saat dibawa aparat Kejari Serang ke Rutan, Rabu (26/3).

Tersangka Sholatiyah Bertambah SERANG, BP - Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang kembali menahan seorang tersangka dalam kasus dugaan penyelewengan dana hibah Pemprov Banten senilai Rp600 juta yang diterima Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Sholatiyah, Kecamatan Petir, Kabupaten Se-

rang. Tersangka baru tersebut adalah Muhamad Irfan Hakim (MIH), yang diduga turut terlibat dalam pencairan dana hibah tersebut. Berdasarkan informasi yang diperoleh, sebelum dijebloskan ke Rutan Klas IIB Serang, Rabu (25/3), Irfan terlebih dulu

menjalani pemeriksaan di ruang staf Pidsus Kejari Serang sejak pukul 10:00 WIB. Irfan yang mengenakan kemeja kotak-kotak itu datang ke Kejari seorang diri. Pemeriksaan selesai sekitar pukul 16:30 WIB. Dengan dikawal dua petugas Kejari Serang, sambil menutupi wajah-

nya dengan Koran, tersangka dibawa menuju mobil operasional Kejari Serang untuk diantarkan ke Rutan Serang. “Tersangka tidak ditangkap, tapi memang dipanggil untuk menjalani pemeriksaan. Penahanan pertama dilakukan selama 20 hari mendatang,” ujar Kasi

Pidsus Kejari Serang, Triono Rahyudi. Triono mengatakan, tersangka Irfan merupakan rekan Andi Riswandi, mantan ketua lembaga kajian dan pengembangan YPI Sholatiyah yang sudah terlebih dahulu ditetapkan BACA TERSANGKA... HAL 10

Mang

aseng Kepergok di Karaoke SEORANG suami yang pulang malam disambut tangisan istrinya. "Sungguh tega engkau Mas Kus, ngakunya mau lembur sama si Hery kawan sekantor kamu, tak tahunya kamu pergi berkaraoke sama perempuan lain...", ujar istrinya sambil sesenggukan. Si Kus yang terpojok tak mampu mengelak lagi, "Maafkan aku sayang, sungguh aku khilaf. Aku berjanji tidak akan mengulanginya lagi. Tapi bagaimana kamu bisa melihatku di sana istriku...?" "Tentu saja aku melihatnya...!" jawab sang isteri ketus , "Aku khan juga pergi karaoke sama si Hery kawanmu itu!!"

BANTEN POS POLLING CENTER

Pembaca terhormat, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banten telah mengumumkan daftar calon tetap (DCT) anggota DPRD Provinsi Banten di Surat Kabar Banten Pos. Terdapat 915 nama di DCT yang berasal dari 12 partai politik peserta pemilu, yang meliputi 10 daerah pemilihan (dapil). KPU Pusat juga telah mengumumkan DCTuntuk menjadi anggota DPR RI dari Banten. Terdapat 327 caleg DPR RI yang akan bertarung di 3 Dapil Banten. Selain itu, terdapat 27 calon tetap DPD RI yang akan mewakili Banten. Kami mengundang seluruh pembaca BANTEN POS untuk mengisi “caleg pilihan pembaca” yang terdapat di halaman 9. Kupon tersebut akan menentukan siapa caleg yang pantas mewakili rakyat Banten.

EDO DWI / BANTEN POS

PERBAIKI LAMPU. Sejumlah pekerja tengah memperbaiki lampu hias yang berada di depan Pendopo Bupati Serang, Rabu (26/3). Pemasangan lampu hias di kantor pemerintahan merupakan upaya pemerintah untuk mempercantik kota.

BLH Pantau Asap PT Century Metalindo

UB Tinggal Tunggu Pemecatan dari Partai

SERANG, BP - Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Serang mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan pengawasan secara intensif kepada PT Century Metalindo (CM). Pengawasan terhadap perusahaan produksi besi dari batu mangan yang berada di Kawasan Industri Modern ini dilakukan lantaran perusahaan tersebut diduga telah melakukan pencemaran lingkungan berupa polusi udara sehingga merugikan masyarakat sekitar pabrik. Kepala BLH Kabupaten Serang, Irawan Noor membenarkan, pihaknya kini tengah melakukan pengawasan terhadap PT CM. Hal ini lantaran sistem pembakaran yang kurang sempurna dari mesin produksi sehingga berdampak pada

SERANG, BP - Keberadaan oknum Anggota DPRD Kabupaten Serang dari Fraksi Partai Gerindra berinisial UB yang diduga terlibat dalam kasus penggelapan puluhan mobil rental hingga kini masih misterius. Berbagai upaya yang dilakukan Dewan Pimpinan Cabang (DPC), Badan Kehormatan (BK) hingga unsur pimpinan DPRD dalam mencari dan memanggil UB untuk mengklarifikasi dugaan tersebut tidak membuahkan hasil. Sekretaris DPC Gerindra Kabupaten Serang yang juga menjabat sebagai anggota Komisi I DPRD, Muhajir mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum sedikitpun menerima kabar mengenai keberadaan anggotanya tersebut. “Kami juga belum tahu dimana

masyarakat sekitar berupa polusi udara. “Saya sudah datang ke perusahaan itu (PT CM, red) dan minta pengusahanya untuk membenahi mesinnya karena sistem pembakarannya tidak bagus. Ditambah, kebetulan kondisi perusahaan bertetangga dengan daerah permukiman sehingga berdampak pada masyarakat,” ujar Irawan. Irawan menuturkan, kondisi terakhir dari hasil pengawasannya, perusahaan tersebut sedang memperbaiki mesin yang menjadi sumber masalah. Ia juga mengklaim apa yang terjadi pada PT CM hanyalah persoalan teknis saja di dalam mekanik. “Sekarang sedang diperbaiki, BACA BLH... HAL 10

keberadaan Pak UB sekarang, karena Pak UB sudah tidak bisa dihubungi baik secara bertemu tatap muka maupun komunikasi melalui sambungan seluler,” ujar Muhajir yang dihubungi wartawan, Rabu (26/3). Ia menuturkan, berbagai upaya telah dilakukan pihaknya untuk mengetahui keberdaan UB. Salah satunya dengan menindaklanjuti surat yang dilayangkan Sekretariat DPRD yang berisi permintaan dari hasil rapat pimpinan (Rapim) untuk meminta bantuan pihaknya untuk menemukan UB. Surat tersebut kini sudah diteruskan pihaknya dan mengirimnya ke kediaman UB di Desa Katapura, Kecamatan Petir. BACA UB... HAL 10

Siapakah tokoh yang pantas mewakili rakyat Banten di DPD RI, DPR RI, DPRD I Banten? Isilah kupon ini dan kirimkan ke Kantor Surat Kabar BANTEN POS Jl. Raya Pandeglang Km3,5, Kota Serang, Telp. (0254) 250487 - 250481 GUNTING DI SINI

KUPON CALEG PILIHAN PEMBACA BANTEN POS Nama Caleg Partai Caleg Dapil Caleg Untuk Kursi Pengirim Nomor HP

:..................................................................................... :..................................................................................... :..................................................................................... : DPR RI DPD RI & DPRD I BANTEN :..................................................................................... :.....................................................................................

Kupon caleg pilihan pembaca ini menjadi data poling.

Tersedia doorprize 1 notebook dan 3 smart phone bagi pengirim yang beruntung


BANTEN POS KAMIS 27 MARET 2014

SERANG RAYA

10

KABUPATEN & KOTA

Kejar Adipura, Pemkot Genjot Uji Emisi SERANG, BP - Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Kota Serang terus berupaya mewujudkan program Langit Biru, dengan mengurangi dampak emisi gas buang dari kendaraan bermotor. Program tersebut dilaksanakan Pemkot Serang bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Banten. Kepala Bidang Pengawasan Dampak Lingkungan BLHD Kota Serang, Wiwi Widowati mengatakan, selain terus menggelar car free

day, BLHD juga gencar melakukan uji emisi kendaraan gratis bagi kendaraan yang melintas di sejumlah jalan protokol di Kota Serang. Uji emisi ini yang digelar selama tiga hari di sejumlah titik yang berbeda seperti di Jalan Lingkar Selatan, depan Islamic Center, dan kawasan Kemang, Kota Serang. Wiwi menjelaskan, dalam satu hari uji emisi pihaknya menargetkan sebanyak 800 kendaraan yang diuji emisinya. Dari hasil uji emisi

sementara ditemukan beberapa kendaraan yang tidak lulus. Pihaknya memberikan rekomendasi kepada pemilik kendaraan yang tidak lulus untuk melakukan servis rutin pasca uji emisi tersebut. “Kami ikut membantu merealisasikan keinginan Pemkot Serang untuk bisa menyukseskan program Langit Biru tahun ini, dan mudahmudahan bisa mendapat Adipura. Oleh karena itu salah satu cara untuk meraih piala tersebut perlu ada

pengurangan dampak lingkungan. Mudah-mudahan dengan uji emisi ini bisa mengurangi dampak gas buang kendaraan yang melintas di Kota Serang,” ungkapnya. Wiwi menjelaskan, kendaraan yang masuk kategori lulus emisi diantaranya untuk kendaraan pembuatan tahun 2007 gas karbonnya harus dibawah 4,5 persen. Sedangkan kendaraan yang dibuat di bawah tahun 2007 batas ambangnya 1,5 persen. “Jumlah kendaraan yang tidak lu-

lus uji relatif sedikit jika dibandingkan dengan jumlah kendaraan yang lulus uji. Untuk itu kendaraan yang lulus kami pasang stiker dan rata rata kendaraan yang tidak lulus itu kendaraan yang sudah tua,” jelasnya. Sementara itu salah satu pengendara yang kendaraannya mnjalani uji emisi, Rahman Efendi mengatakan, dirinya menyambut baik adanya uji emisi yang dilakukan oleh pemerintah. Terkait rekomendasi atas hasil uji tersebut, Rahman me-

ngaku dirinya justru lebih termotivasi untuk melakukan servis kendaraannya secara rutin. “Sebagai warga saya menyambut baik. Diharapkan dengan uji kendaraan ini bisa menjadi efek positif bagi pengguna kendaraan dalam mengontrol kelayakan kendaraan,” katanya. Dalam uji emisi kali ini, BLHD melibatkan puluhan petugas gabungan dari unsur kepolisian dan Dinas Pehubungan (Dishub).(CR-3/RIF)

Silaturahmi Keluarga TNI-Polri Tingkatkan Keharmonisan KUMUH. Sejumlah atribut kampanye Caleg terpasang di pohon di Jalan Ki Masjong, Kota Serang, Rabu (26/3). Keadaan ini menimbulkan kekumuhan kota, terlebih lokasi ini merupakan area Alun-alun Kota Serang.

SERANG, BP - Danrem 064/MY, Kolonel Kav Ana Supriyatna menyatakan silaturahmi merupakan sarana yang efektif untuk memelihara dan meningkatkan kebersamaan dalam membangun komunikasi. Dengan silaturahmi diharapkan dapat saling memahami dan menjaga keharmonisan untuk menghadapi setiap permasalahan yang terjadi. Hal itu disampaikan Ana Supriyatna saat memberikan sambutan pada acara silaturahmi bersama keluarga besar TNI dan Polri (KBT), bertempat di aula Baluarti Korem 064/MY Serang, Rabu (26/3). Hadir dalam acara tersebut mantan Kapolda Banten, Brijen Pol (purn) Rumiah, Analis Madya Nirmiliter Bidang Komduk Ditkomduk Pothan Kementerian Pertahanan, Kolonel Inf Herman Djatmiko, para ketua organisasi PPM, LVRI, Pepabri, FKPPI , Perip, para purnawirawan TNI dan Polri wilayah Banten, para Komandan Kodim jajaran Korem

064/MY serta para perwakilan anggota setiap unsur organisasi KBT. Pada kesempatan ini turut disosialisasikan kebijakan pertahanan Negara dalam membina dan mengintegrasikan seluruh sumber daya di daerah untuk kepentingan pertahanan negara, yang disampaikan Kolonel Inf Herman Djatmiko. Dalam suasana keakraban, silaturahmi juga membahas tentang pembinaan kepada KBT ke depan untuk lebih ditingkatkan terutama dalam meningkatkan mutu kesejahteraan bagi para pensiunan TNI dan Polri. Melalui silaturahmi ini, Danrem menyatakan akan berusaha menjembatani setiap permasalahan yang terjadi dengan selalu bersinergi untuk berkoordinasi bersama aparat terkait dan Pemerintah Daerah dalam menghadapi hambatan dan tantangan untuk meningkatkan kualitas pengabdian keluarga besar TNI di wilayah Provinsi Banten.(*/CR-3/RIF)

EDO DWI / BANTEN POS

Kejari Tahan Pemeran Dibalik Layar TERSANGKA Sambungan dari Halaman 9

sebagai tersangka dan ditahan di Rutan. Diduga, lanjut Triono, Irfan terlibat langsung dalam proses pencairan dana hibah tersebut. “MIH ini terlibat langsung untuk mencairkan dana,” kata Triono.

Namun, Tiono mengaku belum mengetahui lebih jauh peranan tersangka dalam kegiatan tersebut, karena keterangannya masih harus didalami lagi untuk mencari buktibukti lainnya. Triono memastikan tersangka tidak ada kapasitasnya dalam kepengurusan YPI Sholatiyah. “Nanti akan didalami lagi untuk

bukti-bukti lainnya, untuk perannya juga. Yang jelas, di dalam dokumen itu nama tersangka tidak ada. Jadi tersangka ini ada di balik layar,” ucapnya. Sementara untuk tersangka Andi, lanjut Triono, saat ini penyidik tinggal memeriksa saksi ahli dari BPKP. “Tinggal nunggu keterangan ahli,” katanya.(NED/RIF)

kan, persoalan tersebut sudah dibawa ke Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dan memintanya untuk melakukan audit lingkungan. Cholis mengatakan, dari pantauan pihaknya, polusi yang ditimbulkan PT CM belum ada perubahan sama sekali dan kondisinya masih sama dengan saat pertama kali dijumpai. Oleh karena itu

dalam beberapa waktu ke depan pihaknya berencana akan mengeluarkan rekomendasi agar PT CM ditutup sementara. “Belum ada perubahan, masih sama seperti yang dulu. Kalau seperti ini kami akan sampaikan rekomendasi agar PT CM disetop sementara,” ujarnya.(DWA/RIF)

lenggaraan pemerintahan. “Masih ada penilaian negatif seperti itu, karena itu harus kita luruskan,” kata Danu. Ia menambahkan, kalaupun ada LSM atau Ormas yang bertindak menyalahi aturan, maka tugas pemerintahlah yang melakukan pembinaan kepada LSM-LSM itu. Danu juga

mengkritik pihak pemerintah daerah dalam hal ini Kesbangpol yang dinilai kurang optimal dalam melakukan pembinaan kepada lembagalembaga sosial kemasyarakatan. Danu mengatakan, kegiatan serupa akan terus dilaksanakan menjadi agenda rutin kedepan.(RIF)

Dewan Akan Keluarkan Rekomendasi BLH Sambungan dari Halaman 9

bisa dicek silakan, tetapi saya juga belum lihat. Kalaupun nanti ada pengasapan lagi, paling tidak asapnya masuk cerobong,” terangnya. Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Serang, Cholis Rowiyan menyata-

Kesbangpol Diminta Lebih Aktif PEMKOT Sambungan dari Halaman 9

baga pergerakan seperti LSM masih cenderung dinilai negatif oleh aparat di birokrasi pemerintahan. Padahal, lanjutnya, mereka punya pemikiran dan program yang cukup bagus dalam mendukung penye-

Keberadaannya Masih Misterius UB Sambungan dari Halaman 9

“Surat klarifikasi sudah kami layangkan ke kediaman UB, tapi hingga saat ini belum ada balasannya. Dalam surat itu kami meminta agar UB dapat hadir ke DPC dan memberikan klarifikasi mengenai kasus yang tengah membelitnya. Kenapa kami kirim surat ke rumahnya yang di Petir? Karena cuma itu alamat yang kami ketahui,” katanya. Dijelaskan, surat itu merupakan

surat pemanggilan pertama. Jika tidak ada respon maka nantinya akan diteruskan dengan surat pemanggilan kedua dan ketiga. Kemudian jika hingga panggilan ketiga tidak juga datang, maka pihaknya akan melakukan rapat pleno dengan agenda penonaktifan UB dari keanggotaan DPRD. “Rencana kita akan kirim tiga surat pemanggilan dimana surat satu ke surat lainnya berjarak tiga hari. Kalau tidak digubris juga kami akan lakukan pleno penonaktifan Pak UB

sebagai anggota dewan,” ungkapnya. Sementara itu Ketua BK DPRD Kabupaten Serang, Muhsinin menyatakan, pihaknya sudah menempuh semua mekanisme dalam penyelesaian kasus yang menimpa UB berupa rekomendasi pemecatan UB yang dikirimkan ke unsur pimpinan DPRD. “Kalau ranah BK kita sudah lakukan semua sesuai mekanisme yang ada. Kini kita tinggal tunggu perkembangannya saja dari tindaklanjut Rapim,” tuturnya.(DWA/RIF)

IAN SANGADJI / BANTEN POS

Acara silaturahmi bersama keluarga besar TNI dan Polri (KBT), bertempat di aula Baluarti Korem 064/MY Serang, Rabu (26/3).


KAMIS, 27 MARET 2014

251113

Tih 121213

Tih170114

Tih141213

Tih 031213

tih220114

Dk261113

RUKO DIJUAL Ruko Dijual Murah, Jl.Raya Padjajaran,Pamulang. Lks Ramai dpn Pasar Kita, Univ. Pamulang, RSUD Tangsel. 4.3x12, 3.5lt,SHGB,Komersial,start 1,3M,Perfect Investment,087885835428 )

LAIN-LAIN Bantu tutup kartu kredit/kta hanya bayar 30% dari tagihan trakhir,hutang lunas 100% LEGAL tinah : 081281539552 (Min280214) KRIPIK SINGKONG PEDAS BALAREA Kualitas ekspor, membuka peluang usaha TANPA MODAL untung hingga jutaan per bln cocok utk anak sekolah/mhswi/ibu rmh tangga & karyawan Hub.081911119919, 081283184988 (090413)

LOWONGAN PT.RAPRINDO bth staf Adm,Adm Hrd, umum,P/W,SMU/K-S1,18-35 th,Pglm/non, kerja bln ini,Inc:1,8-3,5 jt/bln,40rb/hr, insentif,jamsostek,jamkes,kerja tetap, sms data(nama,usia,pendk,almt)ke: 083876156665,ROSALIA (HRD). INTRViEW & kerja di Tangerang, yg memenuhi syarat dipanggil via sms Dibutuhkan Supir, syarat: SIM B1, Umur 40 th tepat. Hub. ex Siantar Motor, sebelah Terminal Pakupatan (087771009074)

PT. SINERGY Bth cpt untuk posisi: Kurir, Personalia,Gudang,ADM,Recepsionis, Inventori,OB,Management Training, Sekretaris. Syarat: Ijazah SMP 10 Org, SMU 30 Org,Umur 17-24Th. Hub: P. MARTIN 083873547444, 087840447555. Bawa lamaran ke kantor di JL. BHAYANGKARA NO 6,CIPOCOKSERANG. Disiapkan mess bagi yg tempat (Za110314) tinggal jauh.

KEHILANGAN Telah Hilang BPKB asli mobil sedan Honda Civic Nomor polisi: B 2831 GN, Nomor BPKB: 6765475G

MAKANAN Tih261113

TERIMA PESANAN Bubur Ayam Cianjur dan Lontong Sayur Lampu Merah Sayabulu, Ciracas, Kota Serang. Untuk berbagai acara. Hub. Bapak Jejen 087774405935

TANAH DIJUAL DIJUAL CEPAT Murah Butuh Uang, Tanah Luas 5000m2 ada Pohon Duren 20, Kelapa 20, Pete, Rambutan dll) Depan Kantor DS Kadu Agung Kp. Panangkalan, Kec. Gunung Sari Serang HP. 087774444632 atau 081218993036

tih291113

(Za030314)

(Tih190214)


BANTEN POS KAMIS 27 MARET 2014

KOTA BADAK PDAM Banyak Belajar DIREKTUR Utama (Dirut) PDAM Tirta Berkah Pandeglang, Tatang Muhtsar mengungkapkan, banyak hal positif yang bisa diterapkan setelah pihaknya melakukan studi banding mengenai perusahaan Tatang Muhtsar air minum ke Malaysia beberapa waktu lalu. Menurut dia, selama beberapa hari studi banding ke Negeri Jiran Malaysia, pihaknya banyak belajar seperti pemeliharaan sumber mata air, peningkatan sumber daya manusia (SDM) dan pemanfaatan teknologi. “Kita harus banyak belajar dari negara luar dan kita memang jauh ketinggalan dari negara luar, apalagi Pandeglang. Namun kita optimis bisa menerapkan hasil studi banding itu di Pandeglang,” terang Tatang Muhtasar kepada BANTEN POS, Rabu (26/3) pagi. Dia memprediksi 20 tahun ke depan masyarakat akan saling memperbutkan air karena memiliki nilai ekonomis yang tinggi, jika hari ini tidak dimulai dengan pemeliharaan sumber mata air. Hal ini menjadi tanggungjawab Dinas Kehutahan untuk melakukan revitalisasi kehutanan dengan cara menanam pohon. “Kita harus segera melakukan revitalisasi, yaitu dengan menanam pohon yang benar-benar pohonnya ditanam. Tujuannya tentu untuk menambah sumber mata air,” ujarnya. Ditambahkannya, harga air bersih semakin mahal yakni mencapai Rp500 per 20 mili liter. Di Malaka, Malaysia, sumber airnya sudah melalui pengelohan, sedangkan di Pandeglang masih berasal dari sumber mata air alami. “Di Malaysia itu dikelola bukan per kabupaten tapi provinsi. Ini perlu disampaikan DPD Perpamsi (Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia, red) Banten kepada Pemprov Banten,” sambungnya.(ARI/MOR)

PANDEGLANG

12

Mental Wakil Rakyat Jeblok Rapat Paripurna Kembali Molor 90 Menit PANDEGLANG, BP - Rapat paripurna di DPRD Pandeglang, Rabu (26/3) pagi kembali molor, karena sebagian legislator belum tiba sesuai jadwal yang ditentukan. Rapat paripurna penyampaian nota laporan pertanggungjawaban (LKPJ) 2013, persetujuan dua Raperda dan pembentukan Pansus LKPJ, sedianya dilaksanakan pukul 09.00 WIB namun harus tertunda hingga 90 menit. Pantauan BANTEN POS, sejak pukul 09.00 WIB mulai terlihat aktivitas persiapan rapat paripurna. Sejumlah tamu undangan dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), instansi vertikal dan masyarakat mulai tiba ke gedung wakil rakyat. Namun, hanya beberapa orang wakil rakyat yang tiba sesuai jadwal. Sekitar pukul 09.30 WIB, Bupati Pandeglang Erwan Kurtubi dan Wakil Bupati Heryani tiba dan langsung mengisi daftar hadir di lobi DPRD. Namun, rapat paripurna tidak kunjung dimulai karena jumlah anggota legislatif belum kuorum. Setelah lebih dari satu jam menunggu, akhirnya anggota Fraksi Hanura Plus, Oman Aryaman tiba dan menjadi pelengkap paripurna. Kemudian setelah jumlah anggota legislatif dinyatakan kuorum, Ketua DPRD Pandeglang Roni Bahroni memulai memimpin

rapat paripurna. “Berdasarkan cacatan dari Sekwan (Sekretaris Dewan, red), anggota dewan yang hadir berjumlah 35 dari 50 orang. Dengan begitu rapat paripurnya dinyatakan kuorum dan bisa kita mulai,” ucap Roni Bahroni seraya mengetuk palu sebagai tanda

dimulainya rapat paripurna. Dikutip dalam daftar hadir, terdapat 34 anggota legislatif yang hadir, kemudian tujuh anggota mengajukan izin, satu orang sakit dan delapan anggota lainnya tidak hadir tanpa alasan. Sementara dalam pelaksaan rapat paripurna, Wakil Ketua Pansus Struktur Or-

ganisasi Tata Kerja (STOK) DPRD Pandeglang, Yayan Mulyana mengatakan, ada 15 dinas serta 10 kantor dan badan yang disepakati menjadi struktur organisasi daerah. Selain itu pihaknya juga memberi masukan kepada Dinas Perhubungan Komunikasi dan Infor-

matika (Dishubkominfo) untuk membuat Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perparkiran. Kemudian Dinas Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) dan Dinas Kehutanan (Dishut) untuk dibuat UPT Terminal Lelang Kayu dan dijabarkan dalam peraturan bupati.(ARI/MOR)

ARI SUPRIADI/BANTEN POS

Kursi yang disediakan untuk wakil rakyat di DPRD Kabupaten Pandeglang tampak lengang. Rapat paripurna yang digelar lembaga wakil rakyat Kabupaten Pandeglang Rabu (26/3) kemarin kembali molor dari jadwal yang sudah ditentukan.


BANTEN POS KAMIS 27 MARET 2014

JAWARA

Raih Gelar Doktor PERASAAN Soleh Rosyad saat ini sedang berbunga-bunga. Maklum, ia berhasil meraih gelar doktor dari Universitas Trisakti setelah berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul “Kecerdasan Terhadap Sedekah Zakat Di BAZIS Pemprov Banten.” Menurut Soleh Rosyad, judul itu ia ambil setelah melihat fakta dan kondisi masyarakat Banten yang sesungguhnya, termasuk di Kabupaten Lebak yang nota bene mayoritas penduduknya masuk dalam katagori miskin. Menurut dia, disertasinya menyoroti masalah paling pokok dengan harapan ada implementasinya di lapangan demi meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Banten. Dalam disertasinya tersebut, kata dia, disinggung juga soal peran pemerintah dan swasta dalam membangun ekonomi kerakyatan. “Salah satunya melalui CSR. Saya berharap, peran serta BAZIS mampu meningkatkan perekonomian masyarakat Muslim, khususnya yang ada di Banten,” ujar Koordinator STAI La Lansa Mashiro Rangkasbitung berputra empat ini.(CR-5/

LEBAK

13

Dana PKH Malingping Mandek MALINGPING, BP - DANA bantuan dari Program Keluarga Harapan (PKH) untuk warga Rumah Tangga Sangat Miskin (RTMS) yang setiap tiga bulan dicairkan, untuk tri wulan pertama 2014 atau dari Januari hingga Maret ini belum juga cair. Diperoleh informasi, kemungkinan pencairan dana PKH itu dilakukan setelah selesai Pemili-

han Presiden (Pilpres) pada Juli mendatang. Di Kecamatan Malingping, terdapat 1.811 warga kategori RTSM. Mereka mendapatkan bantuan dengan nominal bervariasi sesuai data tanggungannya. Koordinator PKH Kecamatan Malingping, M Misja mengatakan, hingga akhir Maret ini dana bantuan belum ada kejelasan. Dia

mengaku tidak mengetahui pasti kapan dana bantuan itu akan turun. “Seharusnya pada triwulan pertama ini sudah cair, tapi sampai sekarang belum jelas,” ujar Misja. Dikatakannya, RTSM di Malingping tersebar di 14 desa. Sementara jumlah nominal yang diterima untuk kategori tanggungan anak yang masih sekolah

dasar (SD) sebesar Rp125 ribu, untuk anak balita dan yang sekolah di SLTP masing-masing sebesar Rp250 ribu. Pagu yang diterima per keluarga itu bervariasi sesuai klaster tanggungan masing-masing,” terangnya. Terpisah Kepala Kantor Pos Malingping, Hera Mardiana membenarkan belum turunnya

dana untuk PKH pada triwulan ini. Menurut Hera, dana bantuan PKH biasanya ia terima per triwulan sebesar Rp801.250.000. “Namun untuk kali ini, kayaknya agak tertahan dulu. Kemungkinan pencairannya nanti setelah beres Pilpres Juli mendatang. Kami masih menunggu informasi resmi,” paparnya.(K-9/ MOR)

MOR)

Soleh Rosyad WIDODO CH/BANTEN POS

MULTATULI

Jalan Cigelung Rusak RUAS Jalan Raya Rangkasbitung-Cigelung sepanjang 42 kilometer saat ini banyak yang berlubang dan menyebabkan sering terjadinya kecelakaan. Hal ini diduga karena proses perbaikan dan pemeliharaan ruas jalan tidak maksimal. Bahkan salah satu titik di Kampung Curug, Desa Narimbangmulya, bahu jalan ambrol dan sudah berlangsung selama tiga bulan. “Sudah hampir tiga bulan semenjak ambrolnya bahu jalanan sering macet, bahkan pernah ada sepeda motor yang terperosok ke dalamnya. Dari semenjak bahu jalan ini ambrol, belum ada perbaikan dari dinas terkait. Yang ada hanya pembatas jalan berupa rambu,” ujar Suhada, salah seorang warga Kampung Curug. Lanjut Suhada, atas nama masyarakat dia meminta dinas terkait untuk segera memperbaiki jalan dan bahu jalan yang ambrol. Sebab dikhawatirkan akan banyak memakan korban. “Perbaikan sangat mendesak, sebab jalan ini sangat vital bagi warga Kabupaten Lebak dan sekitarnya,” ucap dia.(CR-5/MOR)

MUSIBAH

Tarno Nyaris Tewas AKIBAT menyentuh salah satu kabel TM atau tegangan menengah saat memperbaiki instalasi rumah milik Nuraisah di Komplek BTN Mutiara Blok A Desa Cilangkap, Kecamatan Kalanganyar, Tarno terpental dan mengalami luka bakar, Rabu (26/3) sekitar pukul 11.30 WIB. Saat itu, Tarno memperbaiki instalasi listrik. Diduga tidak sengaja memegang kabel bertegangan tinggi yang mengakibatkan ia tersetrum dan terbakar. Kejadian ini membuat warga Komplek BTN Mutiara Lebak geger. Semula warga akan mengevakuasi korban, namun karena kesulitan akhirnya menghubungi pihak pemadam kebakaran untuk mengevakuasinya. Selama satu jam lebih warga dan petugas berusaha mengevakuasi korban yang berada di lantai dua. “Saat kejadian, saya tidak ada di rumah dan warga menghubungi saya. Kondisi tubuh Tarno terbakar dan melepuh. Menurut warga, musibah itu diawali ledakan dan padamnya lampu di komplek,” ungkap Nurasiah.(SEP/MOR)

Salah satu lahan HGU yang diterlantarkan investor yaitu Lahan Hutan Pertiwi (LHI) di Kecamatan Cigemblong. Setelah lahan ini seluas 800 hektar ini dikuasai investor, lantas dibiarkan tanpa digarap atau ditanami apapun.

SPI Desak Pemerintah

Bebaskan Lahan HGU Telantar MALINGPING, BP - DPC Serikat Petani Indonesia (SPI) Kabupaten Lebak mendesak pemerintah daerah untuk segera membebaskan lahan Hak Guna Usaha (HGU), yang selama ini dikontrakan kepada pihak swasta dalam waktu lama. Desakan itu muncul mengingat lahan itu hingga kini dibiarkan ditelantarkan. SPI meminta lahan tersebut diberikan kepada para buruh tani yang belum memiliki lahan garapan. Dari seluruh lahan HGU yang digarap swasta dengan kontrak tertentu itu, lebih dari 12 ribu hektar yang ditelantarkan. Sementara lebih dari 17 ribu kaum buruh tani di Kabupaten Lebak saat ini tidak memiliki lahan garapan. Ketua DPC SPI Kabupaten Lebak, Abay Haetami kepada BANTEN POS belum lama ini mengatakan, buruh tani di Kabupaten Lebak lebih banyak bekerja di lahan kontrak perkebunan milik investor. Keberadaan mereka hingga kini masih termarginalisasi. “Belasan ribu petani tersingkirkan oleh kepentingan investor. Ini terbukti dengan data puluhan

Kami memiliki data 12 ribu hektar lahan di Kabupaten Lebak yang seharusnya diberikan kepada para petani penggarap lahan, namun malah dikuasai kaum investor,” Abay Haetami Ketua DPC SPI Kabupaten Lebak

ribu hektar lahan HGU di Kabupaten Lebak yang dikontrakan pemerintah kepada para investor dalam waktu lama. Banyak buruh tani yang sudah puluhan tahun bekerja di lahan kontrak HGU tanpa memiliki harapan. Kasihan, mereka juga punya tanggungan dan masa depan,” ungkap Abay, Rabu (26/3). Abay menjelaskan, lebih lahan HGU yang terlantar itu layak diberikan kepada kaum petani, namun sampai saat ini masih dikuasai kaum investor yang notabene tidak memiliki

bukti penggarapan atas HGU itu. “Kami memiliki data 12 ribu hektar lahan di Kabupaten Lebak yang seharusnya diberikan kepada para petani penggarap lahan, namun malah dikuasai kaum investor,” katanya. Karena itu, tandas Abay, jelas ini adalah bukti pemerintah daerah tidak pro petani. Menurutnya, sesuai yang digariskan dalam UU Nomor 05 tahun 1960 dan dalam TAP MPR Nomor 19 tahun 2001 Tentang Pemberian lahan Untuk Kaum Petani, “ Coba lihat aturan perundangundangan, para petani penggarap lahan di perusahaan HGU itu harus diberikan hak atas lahan seluas 2 Hektar sesuai undangundang, “, jelasnya. Pada bagian lain, Abay mengatakan, untuk di wilayah Lebak selatan terdapat lebih dari dua ribu hektar lahan HGU yang telantar. Seperti Lahan Hutan Pertiwi (LHP) di Cigemblong, Malingping Indah Internasional (MII) dan lahan PT Panggung di Wanasalam. “Seharusnya lahan itu diberikan kepada para buruh tani agar mereka punya lahan sendiri. Daripada mubadzir,” paparnya.(K-9/MOR)


BANTEN POS KAMIS 27 MARET 2014

PENDIDIKAN

14

Kemendikbud Siapkan Rp2,4 T Putus Rantai Kemiskinan JAKARTA,BP - Mengatasi persoalan pendidikan anak yang berasal dari keluarga tidak mampu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah menyediakan Rp2,4 triliun dari total anggaran yang dialokasikan pada kementerian tersebut. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan

LINTAS Naskah Terlalu Cepat Selesai Dicetak P E N C E TA K A N naskah ujian nasional (unas) tidak pernah lepas dari masalah. Tahun lalu pencetakan UJIAN terlambat seNASIONAL naskah hingga unas di sebelas provinsi ditunda. Tahun ini, muncul persoalan sebaliknya. Naskah unas terlalu cepat selesai dicetak sehingga rawan bocor. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh menyatakan, persoalan pencetakan naskah unas tahun ini berbeda dengan tahun lalu. “Meski bermasalah, masalah pencetakan naskah unas ini tidak seberat jika naskah ujian terlambat dicetak,” ujarnya. Menteri asal Surabaya itu mengungkapkan, pencetakan naskah ujian yang lebih cepat dari jadwal berpotensi diikuti persoalan lain. Misalnya, jaminan keamanan ketika naskah itu diendapkan di tempat penyimpanan. Menurut Nuh, semakin lama naskah ujian itu disimpan, potensi kebocoran semakin besar. “Karena itu, intensitas pengawasannya ditambah. Jumlah hari untuk pengawasan juga ditambah,” ujar mantan rektor ITS Surabaya tersebut. Sebagaimana diketahui, unas SMA atau sederajat dilaksanakan pada 14-16 April dan unas susulan pada 22-24 April. Sementara itu, unas jenjang SMP atau sederajat dilaksanakan pada 5-8 Mei dan unas susulan pada 12-16 Mei.(CMT/JPNN)

(Mendikbud), Mohammad Nuh mengungkapkan, besaran anggaran tersebut disediakan untuk kurang bantuan dana pendidikan untuk 150 ribu anak yang berasal dari keluarga yang tergolong ekonomi rendah, yang tidak mampu membiayai pendidikannya. “Dari 150 ribu anak tadi Rp2,4 triliun. Kebutuhannya besar terus difasilitasi mereka, supaya enggak jadi beban. Sudah

miskin, enggak bisa sekolah,” papar Nuh, ketika ditemui di Kantor Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, Rabu (26/3). Dia menuturkan, pemberian bantuan tersebut tertuju pada anak dari keluarga berekonomi rendah yang terhambat aspek sosialnya. “Kalau ada anak-anak yang memiliki hambatan untuk masuk ke dunia pendidikan maka hambatan ini harus dihilangkan. Beberapa macam hambatan,

pertama sospol, maka solusinya ya sospol juga. Kalau dia tidak bisa sekolah garagara biaya, maka harus diberikan subsidi, dihapuskan,” terangnya. Nuh menjelaskan, langkah tersebut dilakukan untuk memutuskan mata rantai kemiskinan pada keluarga yang tingkat ekonominnya masih rendah. “Supaya melalui pendidikan, bisa lepas dari mata rantai kemiskinan,” imbuhnya.

Selain bantuan pendidikan, tambah Nuh, pihaknya juga memberikan bantuan biaya hidup untuk mendukung proses pendidikannya. “Setiap bulan ditambahkan Rp600 ribu uang biaya hidup. Ditambah lagi diberi 20 persen untuk di PTN (Perguruan Tinggi Negeri,red) kurang dari Rp1 juta jurusan apapun. Ini untuk tahun ini,” pungkasnya.(CMT/OKZ)

UBL Gelar Konferensi Global pada usia ke 35 JAKARTA, BP - Guna mendukung upaya go global, Universitas Budi Luhur yang kini berusia 35 tahun, melakukan gebrakan terbaru. Itu terlihat, dengan upaya mereka menggelar konferensi global mengenai agenda pembangunan pasca 2015, di Gedung Auditorium Universitas Budi Luhur, Petukangan Utara, Jakarta Selatan, pada 24-26 Maret. Ajang tersebut juga dihadiri oleh 17 mahasiswa dari sejumlah negara seperti Filipina, Australia, Uzbekistan, Kamboja, India, Bangladesh, dan Nigeria. Konferensi bertema ‘Pemberdayaan Kearifan Lokal Menuju Kesinambungan Pembangunan Berkelanjutan’ itu, antara lain menghadirkan HS Dillon, Utusan Presiden untuk Pemberantasan Kemiskinan dan Nila A Moeloek, Utusan Presiden untuk Pembanguan Milenium Berkelanjutan. HS Dillon mengatakan, kearifan lokal dan pemberdayaan petani kecil menjadi modal dasar untuk mewujudkan Millenium Development Goals (MDGs) dan memenuhi Sustainable Development Goals (SDGs). Dia menjelaskan, pandangan negatif atas filosofi ‘Mangan Ora Mangan Ngumpul’ (filsafat Jawa) itu salah. Justru sebaliknya ungkapan itu punya makna untuk mengikat persatuan. “Itu adalah local wisdom yang merupakan wujud persatuan untuk mengelola lingkungan pertanian. Jadi, jangan hanya perkebunan besar, petani kekuarga dengan kearifan lokal juga menjadi modal penting. Sehingga, kita harus bisa menemu kenali tantangan lokal,MDGs bukan hanya tujuan tetapi juga menjadi alat untuk

ISTIMEWA

Rektor UBL Prof. Suryo Hapsoro berikan plakat ucapan terima kasih kepada pendiri Yayasan Pendidikan Budi Luhur, Drs Cakti Djaetun HS (kiri).

meningkatkan harkat dan martabat rakyat mulai dari yang paling lemah,ujarnya. Sementara itu, pendiri Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti Djaetun HS, pada usia ke-35 ini, UBL harus nongol. Tidak hanya di Jawa, tetapi juga harus menjadi bagian dari dunia. “Kami menyadari dengan adanya pemberdayaan kearifan lokal, akan terjadi konektivitas untuk mencapai MDG’s dan menjaga kesinambungannya melalui SDGs di kemudian hari,” jelasnya. Lalu, demi menciptakan kehidupan yang layak bagi penduduk bumi dan kelestarian lungkungan, berbagai negara dan organisasi internasional di dunia menca-

nangkan Millenium Development Goals (MDG’s) pada awal 2000 yang menjadi tujuan global bersama. MDG’s memiliki delapan tujuan yaitu Menanggulangi kemiskinan dan kelaparan, Mencapai pendidikan dasar untuk semua, Mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan, Menurunkan angka kematian anak, Meningkatkan kesehatan ibu, Memerangi HIV/AIDS, malaria, dan penyakit menular lainnya, Memastikan kelestarian lingkungan hidup dan Mengembangkan kemitraan global untuk pembangunan. Setelah 14 tahun dideklarasikannya

MDGs tersebut, masih tersisa satu tahun lagi untuk pemenuhan pencapaian tersebut, pada tahun 2015.Meskipun beberapa target MDG’s sudah mulai tercapai, namun Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memiliki suatu pogram penting demi mempertahankan dan meningkatkan pencapaian MDG’s, yaitu Sustainable Development Goals (SDGs). ”SDGs merupakan agenda pembangunan berkelanjutan yang berfungsi sebagai kontribusi penting dan kerangka penerus MDG’s, yang tujuannya semakin difokuskan ke tiga pilar, ekonomi, lingkungan dan sosial,” pungkasnya.(AMN/CMT)

RUANG PUBLIK FACEBOOK BANTEN POS Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS ) Ketenagakerjaan akan memberikan sanksi kepada perusahaan yang tidak mengikutsertakan karyawannya dalam BPJS. “Jaminan ini merupakan kewajiban bagi setiap perusahan untuk melindungi para pekerjanya. Jika ini tidak dilakukan oleh pihak perusahaan, maka perusahan tersebut bisa diancam kurungan penjara atau denda sebesar Rp1 miliar,” kata Kepala Bidang Pemasaran BPJS, Heri Suherman.

BANTEN POS menerima tulisan berupa opini, surat pembaca, atau informasi apapun baik terkait kebijakan, infrastruktur, kejadian di daerah anda dan lain sebagainya. Opini ditulis sekitar 5.000 karakter tidak memuat materi cabul dan SARA. Sertakan foto dan biodata diri kirimkan ke bantenpos@gmail.com atau di inbox facebook Banten Pos

Pembangunan, Kearifan dan Lingkungan

BPJS Harus Tegas SYIVA SHALIHAH ISLAMI Bener gak sih kalau kita diharuskan membayar setiap bulan. Untuk Badan Penyelenggara Jaminan Sosial ini.

Oleh: Ringga A.Widiharto

FAHRURRAJI ISMAIL Ketegasan Pemerintah harus konsekwen untuk memberikan sanksi kepada Perusahaan "Nakal" yang tidak mengikut sertakan karyawannya dalam BPJS.

NOPIAR MAKAWARU Pemerintah tegas dalam peraturan, namun tetap lemah dalam pelaksanaan. Denda 1 milyar hanyalah tulisan belaka, pada kenyataannya lebih banyak bayar dibawah meja.

PALGUNADI SUWONDO Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui BPJS Kesehatan, berlaku untuk seluruh masyarakat Indonesia termasuk Tenaga Kerja, bagi Perusahaan yang melanggar harus ditindak tegas. ANDI SBASTIAN Menurut saya, BPJS masih belum jelas keterangannya. Kenapa? Kerena masih banyak rumah sakit yang mempersulit bila kita ingin Di Rawat, beri ketegasan kepada seluruh rumah sakit, bahwa kartu BPJS ini sangat berguna.

Pemerhati Sosial dan Politik, tinggal di Yogyakarta

BENCANA yang melanda berbagai wilayah nusantara mengakibatkan banyak penderitaan masyarakat. Seringkali cuaca dan alam yang disalahkan, yang dituduh menjadi penyebab banjir, tanah longsor, kebakaran, dan lain sebagainya. Alam tentunya memiliki caranya sendiri untuk mencapai keseimbangan. Namun rupanya intervensi manusia terhadap alam makin jauh, menyebabkan pola-pola siklus yang alamiah berubah. Perubahan ini begitu nyata, lihat iklim yang berubah drastis. Pembangunan dan industrialisasi yang tidak ramah terhadap lingkungan, yang hanya berorientasi pada keuntungan, tentu sangat mengkhawatirkan, kerusakan lingkungan semakin masif terjadi. Kearifan Budaya Banyak dari kita yang menganggap remeh alam, artinya kita jumawa bisa berbuat apa saja mengeruk kandungan kekayaan alam. Kita melupakan bahwa alam dan manusia merupakan kesatuan kosmologis, yang bersenyawa dan mempunyai rasa. Sayang kepekaan dan olah rasa ini yang mulai hilang, tergantikan oleh rasionalitas material yang diperparah dengan

cekokan budaya luar. Bukankah kita sendiri memiliki budaya yang tak kalah hebat. Coba renungkan kembali, apa makna dibalik ajaran leluhur dalam kaitannya bersahabat dengan alam. Menebang pohon misalnya, menggunakan perhitungan tanggal dengan penuh kriteria. Tidak seperti sekarang yang asal tebang, bahkan pohon yang masih kecil juga ikut ditebang. Membangun rumah maupun bangunan juga menggunakan perhitungan, mulai dari lokasi, bentuk bangunan, hingga tata ruang dengan bangunan lainnya. Tidak seperti sekarang yang membangun asal-asalan sembarang tempat, bahkan di areal resapan air, dan bentuk bangunan yang menghabiskan banyak energi. Kegiatan bersih desa/ kampung yang sarat makna, mengajarkan mencintai lingkungan dan wujud syukur atas limpahan karunia Tuhan, sudah semakin memudar dan ditinggalkan karena dianggap kuno tidak selaras dengan modernisasi. Padahal kegiatan tersebut memupuk kebersamaan, mempererat solidaritas antar warga, adanya rembugan untuk mengatasi berbagai persoalan di suatu wilayah. Kepedulian bersama semacam ini yang hampir tidak ditemukan di era sekarang, kita mengalami miskin kepedulian. Bukan hanya miskin kepedulian dalam politik ekonomi, tapi dalam kepedulian sosial dan lingkungan kita juga miskin. Masing-masing sibuk dengan urusannya, kepentingan pribadi seolah lebih penting daripada kepentingan bersama. Lantas kalau banjir melanda, apakah hanya merugikan masing-masing individu tersebut? Kerugian komunal tentunya yang dialami. Pembangunan yang Rakus Boleh-boleh saja membangun, tapi mbok ya jangan amat rakus. Manusia membutuhkan sandang, pangan dan papan untuk menunjang hidupnya, dan alam menyediakannya. Kebutuhan manusia yang banyak ini, akan bersinggungan dengan alam yang dia pijak yang berekses positif

maupun negatif. Tapi rupanya ekses negatif yang seringkali kelihatan. Pembabatan hutan besar-besaran untuk kegiatan pertambangan mineral batubara, pembukaan perkebunan, perdagangan kayu, menyebabkan hutan Indonesia tak segagah dan tak selebat dulu. Fungsi ekologis hutan terusik, dan berdampak pada lingkungan lainnya. Bahkan perambahan hutan juga menggerus kehidupan beberapa suku masyarakat yang mendiami hutan yang telah ada sebelum republik ini berdiri. Bayangkan bagaimana jika misalnya hutan berada kawasan atas yang tinggi dan perkotaan megapolitan berada dibawahnya, dan air mengalir dari posisi yang tinggi ke rendah. Sementara hutan tersebut beralih fungsi menjadi hunian, vila, dan sebagainya. Akibatnya daya tangkap air akan berkurang, dan air langsung jatuh ke sungai mengalir menuju hilir dan muara. Kota megapolitan yang dibawahnya akan mengalami banjir kiriman, meskipun kondisi kota itu tidak sedang hujan. Dari tahun ke tahun pertumbuhan penduduk yang meningkat, sementara lahan terbatas. Sumber daya seringkali tidak dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat. Di perkotaan, banyak kita dapati gedung menjulang tinggi dan disampingnya pemukiman kumuh. Penataan ruang yang tidak berwawasan lingkungan dan obral izin pendirian gedung-gedung baru entah dalam bentuk hotel, pusat perbelanjaan, apartemen, perkantoran, hingga perumahan elite, menyebabkan kawasan menjadi sesak. Kawasan terbuka hijau menjadi langka, akibatnya kualitas udara semakin buruk, hingga air terhalangi oleh lapisan beton. RTH sebanyak 30% dari luas wilayah kota juga tak kunjung terwujud, pertarungan penguasaan lahan sangat hebat melibatkan pemodal. Di pinggiran kota atau kawasan penyangga kota juga tumbuh pabrik-pabrik dengan cerobong menjulang yang membumbungkan

asap pekat ke langit, dengan pipa yang mengalirkan limbah cair ke sungai tanpa proses pengolahan. Belum lagi pajak yang disetor ke negara, tak jarang menunggak dan manipulasi disana-sini. Lantas audit lingkungan apakah tidak berjalan? Kebebasan mendirikan, menjalankan usaha sejatinya harus beriringan dengan kepedulian terhadap lingkungan. Jangan Menyalahkan Alam Kiranya cukuplah kita semua menyalahkan alam jika terjadi bencana. Manusia sebagai pemimpin di muka bumi dan pemelihara alam semesta, yang berakal dan bernurani harus berpikir terbuka dan jernih untuk menyelesaikan persoalan kehidupan. Kita harus mengakui jika ini kesalahan kita bersama. Terutama pemimpin dan wakil rakyat baik yang duduk di pusat maupun daerah, jangan karena menjelang pemilu, “kesibukan” politik mengalahkan agenda pelayanan publik. Evaluasi arah dan dampak pembangunan, evaluasi kinerja pelayanan publik, tumbuhkan semangat mencintai lingkungan dan menghargai kearifan budaya merupakan pilihan yang tepat untuk menciptakan kondisi yang lebih baik. Pembangunan yang tidak mengarusutamakan lingkungan harus dihentikan, obral izin pendirian bangunan gedung tanpa analisis menyeluruh harus dihentikan, ruang terbuka hijau diperbanyak, budaya peduli lingkungan di masyarakat harus dipupuk, serta pemerataan perekonomian harus menyebar ke berbagai wilayah jangan menumpuk hanya di satu wilayah/kota. Oleh karenanya, sebagaimana alasan klasik (anggaran minim), penganggaran penanggulangan bencana juga harus komprehensif. Jangan hanya memperbesar anggaran belanja pegawai, studi banding, namun anggaran bencana harus diperbesar. Perencanaan harus matang dengan memetakan potensi bencana secara detail. Semoga***


BANTEN POS KAMIS 27 MARET 2014

METRO CILEGON

15

INFO

KRAKATAU STEEL Penyelenggaran Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Perusahaan Terbuka TIGA tahun sudah PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (PTKS) telah menjadi perusahaan terbuka (publik). Sehingga segala bentuk pengelolaan kegiatan korporasinya harus mengedepankan tata kelola perusahaan yang accountable dan prudent. Dengan pelaksanaan tata kelola perusahaan yang accountable dan prudent tentunya akan memberikan keyakinan kepada public, khususnya bagi para pemegang saham, bahwa perseroan telah dijalankan/dikelola dengan baik dan benar sebagaimana aturan dan perudangan yang berlaku untuk memberikan manfaat yang sebesar-besarnya baik bagi shareholders maupun stakeholders. Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) merupakan organ tertinggi perseroan (Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang PerseroanTerbatas) yang kewenangannya bukan di Direksi dan Dewan Komisaris, tetapi ditentukan dalam Anggaran Dasar Perusahaan. Tentunya ada perbedaan antara RUPS yang dilakukan perusahaan terbuka dengan perusahaan yang belum terbuka. Setelah menjadi perusahaanterbuka, banyak hal yang harus diperhatikan terutama informasi yang harus diberikan kepada para pemegang saham harus setara (equal). Pemberian informasi yang diberikan kepada pemegang saham mayoritas pun harus diberlakukan sama kepada pemegang saham minoritas walaupun hanya memiliki 1 lot saham sekalipun. Dalam penyelenggaraan RUPS, perusahaan terbuka diatur dalam Peraturan dari Otoritas Jasa Keuangan (sebelumnya bernama Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan atau biasa disebut Bapepam& LK), serta Peraturan PT Bursa Efek Indonesia (regulator). RUPS terdiri dari RUPS Tahunan (RUPST) dan RUPS Luar Biasa (RUPS LB). RUPS Tahunan adalah kegiatan RUPS yang wajib

diadakan dalam waktu paling lambat 6 (enam) bulan setelah tahun buku berakhir, sedangkan RUPS LB adalah kegiatan RUPS yang dapat diselenggarakan sewaktuwaktu berdasarkan kebutuhan untuk kepentingan perusahaan yang dapat dilakukan atas permintaan: Pemegang Saham Seri A Dwiwarna, Pemegang Saham yang mewakili sedikitnya 1/10 (satu per sepuluh) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang sah, dan Dewan Komisaris. Pemberian informasi yang diberikan kepada para pemegang saham baik yang mayoritas maupun minoritas diberlakukan secara equal, dengan tahapan-tahapan baku seperti diatur dalam Peraturan Bapepam Nomor IX.I.1. Beberapa hal yang mengatur penyelenggaran RUPS Perusahaan Terbuka antara lain sebagai berikut: · RUPS hendaknya direncanakan dengan matang dalam menentu kan tempat, waktu penyeleng garaan, prosedurserta agenda rapat, sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan. · Dalam pelaksanaannya, sedapat mungkin menghindari adanya pe rubahan-perubahan tempat, waktu, dan agenda rapat yang dapat membingungkan para pe megang saham. · 7 Hari sebelum pengumuman RUPST, Direksi mengirim surat kepada Menteri BUMN dan Ba pepam & LK berisi pemberitahuan tentang rencana tanggal RUPST, tempat pelaksanaan RUPST, dan usulan agenda RUPST. · Corporate Secretary melakukan pengumuman RUPST kepada para pemegang saham dengan cara memasang iklan dalam sedikitnya 2 (dua) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran luas di Indonesia dan melaporkannya ke Bursa Efek Indonesia (melalui IDX net: surat pelaporan elektronik

kepada Bursa Efek Indonesia), selambat-lambatnya 14 Hari sebelum pemanggilan RUPST. · Corporate Secretary melaporkan bukti pengumuman ke surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran luas di Indonesia (bukti iklan) ke Bapepam & LK dan Bursa Efek Indonesia setelah informasi tersebut dilakukan, selambatlambatnya 2 hari setelah penerbitan iklan yang bersangkutan. · Perseroan menunggu surat permintaan/usulan/perubahan/ penambahan agenda RUPST dari pemegang saham yang mewakili paling sedikit 10% dan/atau pemegang saham Seri A Dwiwarna dan jika usul tersebut dianggap berhubungan langsung dengan usaha perseroan paling lambat 7 hari sebelum pemanggilan. · 1 Hari sebelum pemanggilan RUPST (Recording Date) Corporate Secretary/Investor Relations menerima daftar pemegang saham yang berhak mengikuti RUPST dari Biro Administrasi Efek. · Corporate Secretary melakukan pemanggilan RUPST melalui 2 surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran luas di Indonesia dan IDX net. · Corporate Secretary menyampaikan hasil RUPST ke Bapepam & LK dan Bursa Efek Indonesia (melalui IDX net) serta mengumumkannya di 2 surat kabar harian berbahasa Indonesia berperedaran nasional selambatlambatnya 2 hari setelah pelaksanaan RUPST. Tentu saja, jika tahapan-tahapan pelaksanaan RUPS tidak dijalankan dengan tertib dan benar, maka regulator dapat memberikan sangsi sebagaimana yang berlaku hingga dianggap tidak sah dan tidak mengikat secara hukum keputusan RUPS yang diputuskan.(IGO/ADV)

RONALD SIAGIAN / BANTEN POS

Sejumlah pekerja sedang melakukan perbaikan Jalan Area Tunggu Kendaraan di Pelabuhan Merak, Rabu (26/3). Betonisasi tersebut dilakukan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada penumpang.

Jalan Area Tunggu Pelabuhan Dibeton Tingkatkan Pelayanan Kepada Penumpang MERAK, BP - Lama dibiarkan rusak parah, Jalan Area Tunggu Kendaraan di Pelabuhan Merak Kecamatan Pulomerak Kota Cilegon akhirnya dibeton. Walaupun sedikit mengganggu pelayanan penumpang, perbaikan jalan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pelayanan, terutama yang menggunakan kendaraan pribadi dan truk. “Saat ini ASDP tengah melakukan betonisasi jalan di area tunggu kendaraan tepatnya di antara dermaga IV dan dermaga V,” ungkap Manajer Pelabuhan dan Penyeberangan PT ASDP, Nana Sutusna

di Kantor PT. ASDP, Pelabuhan Merak, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Rabu (25/3). Nana menjelaskan bahwa betonisasi jalan ini dilakukan lantaran kondisi jalan udah tidak layak lagi dilewati. “Memang kalau kita lihat kondisinya sudah mulai rusak, dan sudah tidak layak lagi untuk dilewati. Makanya kita memutuskan untuk membeton jalan itu,” jelasnya. Meskipun dalam pengerjaannya sempat mengganggu arus lalu lintas yang akan menuju dermaga, sambung Nana, pihaknya telah merancang rekayasa lalulintas supaya kendaraan yang melintas tidak mengalami kendala menuju ke kapal dari pintu tol masuk kendaraan. ”Memang sedikit terganggu, tapi kita sudah lakukan sekat-sekat,

jalan mana saja yang bisa dilewati kendaraan. Saat ini dermaga V kita tutup karena ada perbaikan Moveable Bridge, kendaraan yang menuju di dermaga IV, agak sedikit terganggu, tapi area yang dilewati sudah kita sekat, jadi masih bisa mengoperasikan dermaga IV,” tuturnya. Di tempat yang sama, Humas PT ASDP Ferry Cabang Merak, Mario S Oetomo menambahkan, terkait anggaran pengerjaan proyek tersebut ia mengaku tidak tahu menahu. Pasalnya penganggaran langsung dilakukan oleh PT ASDP pusat di Jakarta. “Kalau anggarannya saya tidak tahu, karena semua kebijakan itu dari kantor pusat. Tapi kalau target selesai proyek, kita berharap April sudah selesai,” pungkasnya.(NAL/ZAL/IGO)

HRD PT KPMS Bantah Satu Tahun Terjadi 20 Kali Kecelakaan Lalulintas Keterangan Rasyid SOPIR

Sambungan dari Halaman 16

PCNU Sambungan dari Halaman 16

manajemen PT KS Posco untuk mengusir Kim Yong Ha karena didanggap telah melecehkan akidah umat islam. “Sangat miris apa yang menimpa saudara kita (Ahmad Rasyidin,red). Ketika hendak melaksankan ibadah salat Jum’at mendapat pelarangan dari orang asing. Untuk itu PCNU mendesak manajemen PT Posco sesegera mungkin mengusir warga Korea itu dari Cilegon,” tandas Hifdulloh Tindakan kesewenang wenangan warga Korea itu, lanjut Hifdulloh sudah tak bisa ditolelir lagi, karena berdasarkan keterangan Ahmad Rasyidin sudah berulang ulang melarang karyawannya untuk beribadah. PCNU Cilegon memberikan tenggat waktu selama dua pekan kepada manajemen PT Posco untuk sesegera mungkin melakukan tindakan terhadap Kim Yong Ha, untuk memulangkan ke negera asal. Jika tak ada tindakan maka PCNU akan mengerahkan massa untuk mengusir warga Korea tersebut. Sementara itu, Ketua Satgas NU Kota Cilegon, Dulatif menyatakan tindakan warga asing (Korea,red) dengan melarang seorang sopir merupakan tindakan yang melanggar Hak Asasi Manusia (HAM). Terkait kasus tersebut, Dulatif mendesak Walikota Cilegon membuat peraturan daerah yang mengatur keberadaan warga asing, khususnya perda terkait warga asing menghargai umat islam dalam beribadah. “Sebenarnya sudah sejak awal warga NU mengkhawatirkan keberadaan warga Korea seiring dibangunnya PT Posco. Dampaknya sudah jelas banyak. Terbukti kemarin ada beberapa sopir yang dilarang melaksanakan ibadah oleh warga Korea,” terang Dulatif. Ia juga mengkhawatirkan, jika keberadaan warga asing khususnya warga Korea tak diawasi dengan ketat oleh pemerintah, maka akan merusak akidah dan budaya masyarakat yang religius. Sementara itu, HRD PT Krakatau Posco Maintenance Service (KPMS), Didi membantah bahwa Ahmad Rasyidin sebagai karya-

wannya, melainkan karyawan dari PT Pajar Perkasa Banten (PPB). Ia juga membantah jika pemecatan tersebut karena dilarang salat Jumat. Didi mengatakan bahwa Ahmad Rasyidin dipecat karena yang bersangkutan mengancam akan membunuh Kim Yong Ha. “Ancaman akan membunuh itu diungkapkan Ahmad Rasyidin dengan isyarat tangan menggorok leher. Karena takut maka ia (Kim Tong Ha, red) turun dari mobil. Akibat perilakunya tersebut Manajemen PT KPMS sudah tak mau menggunakan tenaga sopir yang bersangkutan (Ahmad Rasyidin, red). Kemudian oleh pimpinan PT FPB distop kerjanya,” ucap Didi melalui pesan singkat yang dikirimkan ke BANTEN POS, kemarin. Dilain pihak, klarifikasi dari manajemen PT FPB yang sedianya akan digelar sore di kantornya di Lingkungan Jombang Kali, Cilegon, kemarin batal dilaksanakan karena Atung selaku pimpinan masih rapat dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Cilegon. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, lima supir di PT Posko yang merupakan karyawan PT Fajar Perkasa Banten (FPB) dipecat dari tempatnya bekerja, gara gara memohon izin salat Jum’at kepada warga Korea Kim Yong Ha, Jumat (21/3) lalu. PT FPB merupakan subkon dari PT Krakatau Posco Maintenance Service (KPMS). Kasus pemecatan itu menimpa Ahmad Rasyidin setelah dirinya memohon izin untuk salat Jum’at kepada bosnya yang merupakan warga Korea. “Saya sudah memohon kepada orang Korea itu untuk bisa shalat Jum’at secara baik- baik. Saya izin salat Jum’at karena sudah dua kali Jum’at tak melaksanakannya,” ujar Ahmad Rasyidin. Namun ia tak habis pikir, meski sudah memohon izin secara baik baik tetap saja dipecat secara sepihak oleh warga majikannya yang warga Korea itu, melalui salah seorang manager PT FPB dimana ia bekerja. “Kabar pemecatatan saya dari PT FPB melalui telpon. Saya di telpon Pak Atung selaku salah satu manager PT FPB pada Jumat sore,” terang bapak empat anak itu, kemarin.(BAR/ZAL/IGO)

nya hingga terjungkal ke parit. Bagas Saputra (19), salah seorang warga yang tinggal di daerah tersebut mengatakan, kejadian terjadi pada saat dini hari. Ia hanya melihat truk tersebut sudah terbalik pagi hari saat hendak mengantarkan adiknya ke sekolah. “Pulang ngantar adik sekolah, saya langsung ke sana, nanya-nanya

sama sopir. Katanya mau menepi tapi karena ngantuk, truk keluar bahu jalan dan terbalik,” tuturnya. Menurut Bagas, kecelakaan di km 90 tol Tangerang-Merak sudah sering terjadi. Pasalnya di sepanjang jalan tersebut tidak memiliki lampu jalan yang memadai. “Kira-kira setahun ada 20 kali kecelakaan di sini mas. Ya karena gak ada lampu jalan, jadi jalan gelap,” terangnya. Senada dikatakan Medi (25), pedagang yang berjualan tidak jauh

dari lokasi tersebut. Ia mengaku tidak mengetahui persis kejadian kecelakaan itu. Namun kejadiannya pada subuh, saat akan membuka warung tiba-tiba ia mendengar suara keras. “Saya mau buka warung, tiba-tiba ada suara keras di belakang warung saya. Saya lihat ternyata truk besar terbalik,” ujarnya. Di tempat yang sama, Suwarto warga yang melihat truk terbalik tersebut mengatakan, tidak ada korban

jiwa dari peristiwa tersebut. ‘Kalau nama sopir saya tidak tahu, tadi ketika kami bantu sopir ada luka sedikit, langsung dibawa ke rumah sakit untuk pengobatan,” ungkapnya. Sementara itu, Manajer Operasional Tol Serang Timur PT Marga Mandala Sakti, Rahmatullah, belum dapat dimintai keterangan atas peristiwa tersebut. Saat dikonfirmasi BANTEN POS, ia tidak mengangkat telfonnya meskipun dalam keadaan aktif.(NAL/ZAL/IGO)

Warga Berhak Mendapatkan Pelayanan Kesehatan KELURAHAN Sambungan dari Halaman 16

Cilegon, Rully Kusuma mengatakan, kelurahan siaga aktif berarti penduduknya sudah mendapatkan pelayanan kesehatan dasar setiap hari, seperti adanya Puskesmas atau sarana lainnya yang ada di setiap

kelurahan. “Lomba kelurahan siaga setiap tahun rutin digelar, untuk meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya berperilaku hidup sehat,” katanya. Rully menambahkan, kelurahan siaga aktif juga rutin membina warganya dalam mengembangkan

upaya kesehatan bersumberdaya masyarakat. “Bila itu sudah terpenuhi, maka bisa dikatakan sebagai Kelurahan Siaga Aktif,” katanya. Kelurahan yang ikut serta dalam perlombaan tingkat Kota Cilegon, lanjut Rully, merupakan setiap kelurahan terbaik yang dipilih oleh masing-masing kecamatan se-Kota

Cilegon. Sedangkan untuk penilainya melingkupi seluruh elemen pelayanan yang berada dalam lingkup kelurahan tersebut. Hadir saat sosialisasi, perwakilan Puskesmas, Pokja DBD Kelurahan Pabean, PKK dan kader posyandu se- Kelurahan Pabean.(*)

Edo: Banyak Pihak yang Menunggangi Kasus Ini ABDUL Sambungan dari Halaman 16

Edo membenarkan bahwa dalam kasus kliennya tersebut sudah banyak pihak yang menunggangi. “Kita sudah tahu ada banyak pihak yang menunggangi kasus ini. Nanti juga akan ketahuan semuanya,” ungkapnya. Kliennya, sambung Edo, mengaku heran dengan upaya damai yang sudah dilakukan dua kali namun tak ada titik temu. Hal itu karena pihak korban menuntut agar dalam perdamaian melibatkan manajemen PT Titan. “Selesaikan dulu dong dengan kita. Musyawarahkan bersama, baru kita sampaikan dengan manajemen PT Titan. Tapi karena sebelah pihak tidak sepakat maka dua kali mediasi terjadi kebuntuan,” terangnya. Bahkan upaya mediasi yang difasilitasi Lurah Gerem, dengan mengundang tiga pihak yakni manajemen PT Titan, pelapor dan kliennya, akan tetapi pihak pelapor tak mau datang. Hayatulloh yang dihubungi terpisah mengaku kaget dengan penetapan status tersangka Abdul Rojak, karena beberapa hari lalu upaya damai yang dibangun belum juga terlaksana hingga saat ini.

Kasus penganiayaan inipun sempat memanas. Abdul Rojak yang juga caleg Partai Golkar selaku pihak terlapor sempat mengutarakan bakal menuntut balik pelapor. Langkah itu dilakukan Abdul Rojak, jika tak ada titik temu dan tidak ada musyawarah guna menyelesaikan kesalahan persepsi tersebut. Rojak akan melaporkan balik Hayatulloh ke polisi dengan tuduhan membuat laporan palsu. Meski demikian niat me laporan balik itu, menurutnya, bukan satu satunya langkah untuk menyelesaikan permasalahan antara ia dan Hayatulloh. Dirinya siap untuk melakukan musyawarah dengan Hayatulloh secara kekeluargaan. “Sebagai seorang calon dewan saya memilih untuk melakukan musyawarah ketika muncul permasalahan. Musyawarah lebih baik daripada mencari musuh,” tandas Rojak. Selama ini dirinya diam dan tidak berkomentar di media karena untuk meredam agar tak ada ketersinggungan para pihak. Karena jika melakukan statemen di media maka yang terjadi saling serang, dan itu baginya tidak bagus dan tidak menyelesaikan masalah. Sebagaimana diberitakan sebe-

lumnya, seorang pengusaha limbah Abdul Rojak dilaporkan ke Polres Cilegon Senin (17/2), karena diduga melakukan penganiayaan. Meski Hayatullah mengaku pendukung salah satu caleg Partai Golkar di dapil III Grogol Pulome-

rak, akan tetapi dirinya keberatan jika kasus penganiayaan yang dialaminya dikaitkan dengan muatan politis dan dukung mendukung caleg. Peristiwa penganiayaan yang dialaminya dianggap merupakan tindak kriminal murni.(BAR/ZAL/IGO)


CILEGON POS

BUMN Kantor Pos Cilegon Gelar Pos Fair KANTOR Pos Cilegon dalam waktu dekat akan menggelar Pos Fair 2014 sebagai bagian dari kegiatan promosi dan sosialisasi kepada masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, sejumlah program PT Pos Indonesia Cabang Cilegon akan dikenalkan ke publik. “Pos fair akan kami laksanakan April mendatang, saat ini kami sedang menyiapkan segala kebutuhan untuk kegiatan tersebut,” kata Manager Pengawal Pos Luar dan Agen (PPLA) Cabang Cilegon, Suyoso saat ditemui di kantornya, Rabu (26/3). Suyoso menambahkan, untuk mengimbangi perkembangan zaman yang semakin maju, PT Pos Indonesia melakukan perubahan besar-besaran dengan menerapkan sistem outlet yang bekerjasama dengan berbagai lapisan masyarakat. “Ditengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, kami pun turut mengikutinya. Sehinga masyarakat tetap memanfaatkan kantor pos,” katanya. Rencananya, lanjut Suyoso, mulai April mendatang, pihaknya akan mendirikan sejumlah outlet kantor pos di sejumlah lokasi yang ada di Kota Cilegon. “Target kami disetiap kecamatan bisa didirikan satu outlet kantor pos, sehingga masyarakat lebih mudah mendapatkan pelayanan,” jelasnya. Selain outlet, program unggulan kantor pos yaitu wesel pos intel (pencairan uang) dan pos exspres (pengiriman barang secara cepat). “Kami juga terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, sehingga kantor pos terus dipercaya di tengah perkembangan teknologi yang semakin memudahkan proses pengiriman uang maupun barang,” jelas Suyoso. Berdasarkan data tahun lalu, Suyoso mengaku pihaknya telah melayani sedikirnya 47 ribu transaksi. “Tahun ini kami targetkan pelayanan transaksi mencapai 50 ribu,” katanya. Salah seorang warga Cilegon, Ali Rohman mengatakan, dirinya sejak dulu tetap setia menjadi pelanggan kantor pos untuk mengirim atau mengambil uang.(DEN/ZAL/IGO)

16

Gerbang Kota Masa Depan

BANTEN POS KAMIS 27 MARET 2014

PCNU Ancam Usir

Warga Korea

Buntut Pelarangan Salat Jumat CILEGON, BP - Kasus pelarangan salat Jum’at yang dialami Ahmat Rasyidin (30), di PT Krakatau Steel Posco oleh warga Korea Selatan, Kim Yong Ha, yang berakhir dengan pemecatan mendapat reaksi dari sejumlah pihak. Ketua PCNU Kota Cilegon, Hifdulloh mendesak BACA PCNU...HAL 15

Truk kontainer yang terguling di Jalan Tol Tangerang - Merak KM 90 Lingkungan Kedung, Kelurahan Kebon Dalem, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, menjadi tontonan warga sekitar.

JOMBANG, BP - Sebuah truk bernomor polisi B 9336 UEL terbalik di Jalan Tol Tangerang - Merak KM 90 Lingkungan Kedung, Kelurahan Kebon Dalem, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, Rabu (26/3) subuh. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, sopir yang terluka langsung dilari-

kan ke rumah sakit. Informasi yang berhasil dihimpun Banten Pos, truk kontainer yang bermautan jagung tersebut tengah dalam perjalanan dari Jakarta menuju Pelabuhan Cigading. Didiuga karena sopir mengantuk, ia tidak bisa mengendalikan laju kendaranBACA SOPIR...HAL 15

RONALD SIAGIAN / BANTEN POS

Abdul Rojak Ditetapkan Jadi Tersangka Dugaan Penganiayaan di PT Titan Lotte CILEGON, BP - Penyidik Polres Cilegon akhirnya menetapkan Abdul Rojak sebagai tersangka, atas dugaan penganiayaan terhadap Hayatulloh di PT Titan Lotte Chemical beberapa pekan lalu. “Ya benar Abdul Rojak sudah dperiksa sebagai tesangka dalam dugaan kasus penganiayaan terhadap Hayatulloh di PT Titan. Penyi-

dik sudah menemukan bukti permulaan yang cukup bahwa telah terjadi tindak pidana,” ujar Kasat Reskrim AKP Hans Itta Papahit, melalui pesan singkat kepada BANTEN POS, Rabu (26/3). Namun Hans Itta Papahit tak menjelaskan kapan Abdul Rojak diperiksa sebagai tersangka. Hans hanya menjelaskan Rojak sudah panggil dan diperiksa sebagai tersangka. Dihubungi terpisah, Kuasa hukum Abdul Rojak, Rahmat Roeslan

menandaskan, kliennya tak mempermasalahkan telah ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan kasus penganiayaan tersebut. “Jadikan saya tersangka. Biar sampai ke pengadilan. Di Pengadilan nanti kita buktikan siapa yang benar dan siapa yang salah. Ada tidaknya penganiayaan itu mari kita buktikan di pengadilan,” ujar pengacara yang biasa disapa Edo itu menirukan sikap kliennya. BACA ABDUL...HAL 15

Program Kelurahan Siaga di Kecamatan Purwakarta

Kelurahan Pabean Siap Wakili Cilegon Setelah ditunjuk sebagai perwakilan dalam lomba Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) tingkat provinsi tahun ini, Kelurahan Pabean Kecamatan Purwakarta juga bertekad untuk mewakili Cilegon, dalam lomba kelurahan siaga aktif tingkat provinsi.

DENI SAPROWI, Purwakarta SEBAGAI upaya menjalankan Program Cilegon Sehat, Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar lomba Kelurahan Siaga Aktif dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) tingkat Kota Cilegon tahun ini. Dalam lomba tersebut, setiap kecamatan akan diwakili oleh satu kelurahan yang paling siaga aktif di kecamatannya masing-masing. Dengan adanya lomba tersebut, setiap kelurahan terus berperan aktif merealisasikan program kelurahan siaga, salah satunya Kelurahan Pabean di Kecamatan Purwakarta. “Kami siap menjadi kelurahan siaga aktif dengan menjalankan berbagai program kesehatan kepada

DENI SAPROWI/BANTEN POS

Sejumlah pegawai Kelurahan Pabean melakukan rapat koordinasi Program Keluarahan Siaga di kantor kelurahan, Rabu (26/3).

warga Pabean,” kata Lurah Pabean Suedi usai melakukan sosialisasi kelurahan siaga kepada warga di kantor kelurahannya, Rabu (26/3). Suedi menambahkan, selama ini pihaknya rutin menggelar penyuluhan kesehatan kepada warga, sehingga warga memiliki kesadaran yang tinggi akan pentingnya men-

jaga kebersihan lingkungan. “Lingkungan yang bersih melahirkan kesehatan bagi para warga. Untuk mewujudkan itu, perlu keterlibatan aktif dari semua warga,” jelasnya. Sementara, Kepala Seksi Promosi dan Pembiayaan pada Dinkes Kota BACA KELURAHAN...HAL 15

Bantenpos edisi kamis 27 maret 2014  

Bantenpos edisi kamis 27 maret 2014 Bantenpos edisi kamis 27 maret 2014 Bantenpos edisi kamis 27 maret 2014 Bantenpos edisi kamis 27 maret 2...