Issuu on Google+

Banten BE Ekspres harian

Senin 13 mei 2013 Nomor: 25 Tahun I

12

Halaman Eceran Rp. 2000,Langganan : 085379739581

Berjuang untuk banten

Masuk Bui Gara Gara

korupsi Tolak Gratifikasi

KPK

Komisi pemberantasan korupsi

www.kpk.go.id

ilustrasi

n Kasus Dana Hibah KPU

Erik Bantah Suap Kejati Banten Mantan Sekretaris Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banten Erik Syihabudin membantah telah menyuap Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten terakait kasus dugaan korupsi penyaluran dana hibah Rp 132,5 miliar. Dana ini diterima KPU pada pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur Banten 2011 lalu.

Memalukan Wajah Tangerang TANGERANG - Kasus perbudakan buruh yang terjadi di Kampung Bayur Opak, RT 03/04, Desa Lebak Wangi, Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, dirasa sangat mencederai semangat pembangunan di Kabupaten Tangerang. Reliata adanya perbudakan buruh itu kiranya sangat ironi, dimana Kabupaten Tangerang selama ini dikenal sebagai daerah yang

memiliki banyak industri dengan gelar “Wilayah Seribu Satu Industri”. Demikian dikatakan Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Amran Arifin.”Ini sangat memalukan. Perbudakan dan penganiayaan justru terjadi didepan mata kita. Selama ini kita hanya mendengar perbudakan hanya terjadi di Malaysia dan Arab Saudi, tetapi nyata dan faktanya

R SPD 101 . 6

n ke Halaman 11

F M

“Saya tidak pernah memberi apapun kepada kejati,” ujar Erik melalui pesan singkat yang dikirim ke Banten Ekspres, Rabu pekan lalu. Seperti diketahui, sejak Agustus 2012 lalu Kejati Banten mulai melalukan penyelidikan dugaan korupsi dana hibah untuk KPU ini. Taoi anehnya, meski Kejati sudah memeriksa anggota (KPU) Banten dan pejabat Sekretariatan KPU Banten. Namun kasus dugaan korupsi penyaluran dana hibah Rp132,5 miliar itu sampai saat ini tidak juga ditingkatkan dari Penyelidikan ke Penyidikan. Bahkan Kepala Kejati Banten, Soegiarto,

Indahnya Bertaqwa

Hotline:

081911274294

n ke Halaman 11

Ashanty

Jelinger

Izin Anang untuk Adegan ‘Dipegang’

Kang Heri CH B

-Bupati Serang, Taufik Nuriman, gelar pesta pernikahan putranya di pendopo Kabupaten Serang Mumpung jadi bupati Pak, bisa memakai pasilitas negara. Cukup minta maaf pada masyarakat Pak, juga beres.

Foto: Ist

-Di Pandeglang Kepsek dan guru diduka lakukan pungli Guru melakukan pungli itukan menyedihkan, namun lagilagi alasan gaji kecil. Kalau begitu pungli itu semacam sah-sah saja. -Penambangan batu bara di Bayah, Lebak, marak Kalau ditambang warga masih lumayan, dinikmati warga, dan dampaknya relatif kecil. Sedihnya itu kalau penambang raksasa seperti tambang pasir laut di perairan Serang, apa nggak dampaknya juga besar.

terkesan tertutup untuk memberikan keterangan mengenai kasus dana hibah Rp132,5 miliar tersebut. Selain berbelit-belit, pihak Kejati Banten juga meminta wartawan mengajukan permohonan melalui surat untuk mengetahui perkembangan kasus tersebut. “Harus ada suratnya,” kata Kepala seksi penerangan hukum (Kasi Penkum) Kejati banten Mustaqim. Kepada wartawan Mustagim yang terkesan “terpaksa” memberikan keterangan mentatakan kasus dugaan penyelewengan penerimaan dan penggunaan dana hibah KPU Banten senilai Rp132,5 dari Pemprov Banten masih dalam pendalaman pimpinan. “Beliau (Kajati-red) hanya mengatakan bahwa kasus tersebut masih dalam pendalaman dan kajian pimpinan. Saya tidak berani menambah-nambahkan, apa yang dibilang Pak Kajati ya itu saja ” ujar Mustaqim Mustaqim juga mengatakan, bahwa Kajati tidak menjawab pertanyaan wartawan mengenai jadwal gelar perkara untuk menentukan kasus tersebut. Kasus dugaan penyelewengan penerimaan dan penggunaan dana hibah Pemprov Banten tahun 2011 yang tengah diselidiki Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten mulai menemui titik terang. Penyelidik Kejati Banten memfokuskan penyelidikan kasus tersebut terkait penerimaan dan penggunaan dana hibah KPU Banten dari Pemprov Banten yang diperuntukkan untuk Pilgub Banten 2011. Diduga penyelewengan terjadi pada beberapa pengadaan untuk kegiatan pilgub, diantaranya pengadaan tinta khusus! pengadaan jasa percetakan formulir model C6.KWK, dan

Di antara kesibukannya sebagai penyanyi, kini Ashanty sedang menjajal bidang baru yakni akting. Bersama sutradara Monty Tiwa, dirinya didapuk untuk bermain dalam sebuah film tentang sosok perempuan yang tegar bernama Kartini. Berperan sebagai lady escort di sebuah karaoke, diakui wanita 29 tahun itu bahwa perannya di film yang akan tayang sekitar Agustus mendatang tersebut cukup menantang. Selain menangis, tantangan lain yang harus ia perankan ialah ketika ia harus rela tubuhnya dipegang-pegang oleh pria lawan mainnya. n ke Hal 11

Jadwal Sholat

Tanggal 13 Mei 2013

Shubuh

: 04:38

Dzuhur

: 11:54

Ashar

: 15:16

Magrib

: 17:49

Isya

: 19:02

Daerah Penghasil Emas dan Listrik di Banten

Masih Miskin Dan Gelap Gulita

Foto: Ist

Kasus Perbudakan

JAKARTA- Ironis, itulah kata yang paling tepat untuk menggambarkan kondisi masyarakat Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Daerah penghasil emas ini justru terbelakang karena kawasan tersebut sulit diakses.

Bahkan satu kampung yaitu Dukuh Handap di Desa Batu Hideung Kecamatan Cimanggu Kabupaten Pandeglang Banten, masih terisolir karena akses jalan yang rusak parah. Padahal Tambang Emas Cibaliung n ke Halaman 11

Kades Rancasanggal Palsukan Dokumen

PA Serang Sahkan Isbat Nikah SERANG-Edi Maulana, Kades Rancasanggal, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, diduga memalsukan dokumendokumen perkawinan sirihnya dengan Sri Wahyuni, dalam pengesahan isbat di Pengadilan Agama (PA)

Kabupaten Serang, guna memperoleh surat nikah, dalam pencalonannya sebagai Kades Rancasanggal, beberapa waktu lalu. Sebelum nikah sirih dengan Sri Wahyuni, Edi Mau n ke Halaman 11

Alamat Redaksi: Jalan Cendrawasih No 114, Bungur Indah Ciceri Kota Serang - Banten a Redaksi::(0254) (0254)8490262 8490262aiKLAN iKLAN: :087771113026 085379739581apEMASARAN pEMASARAN: 081911274294 : 081911274294  Redaksi


Banten Ekspres Edisi 25