Page 1


Nama Negara

Amerika (1960-an)

Faktor Kelahiran

Praktik kehidupan sosial yang

Media

Gerakan hak-hak sipil 1960-an

diskriminatif

Negara Eropa: Belgia, Jerman,

Sistem pendidikan yang tidak

Kajian melalui pusat-pusat studi

adil

etnik

Praktik kehidupan sosial yang

Tuntutan terhadap keadilan dan

Prancis, Inggris, Belanda, Swedia diskriminatif dan sistem

deokrasi dalam pendidikan

(1980-an)

pendidikan yang tidak adil

Australia (1975)

Kesadaran pemerintah terhadap

Program anti-rasisme melalui

kebutuhan pendidikan

pendidikan

multikultural Indonesia (2000)

Politik penyeragaman dan

Kajian melalui simposium,

monokulturalisme selama

diskusi, seminar, workshop, serta

pemerintahan Orde Baru

wacana ilmiah melalui koran,

jurnal dan buku.


secara sederhananya pendidikan multikultural dapat diartikan sebagai pendidikan tentang keragaman kebudayaan dalam merespon sebuah perubahan demografis dan kultural didalam lingkungan masyarakat tertentu. ď‚ž Menurut Nieto (1992) menyebutkan bahwa pendidikan multikultural adalah pendidikan yang bersifat anti rasis, yang memperhatikan keterampilan-keterampilan dan pengetahuan dasar bagi warga dunia, yang penting bagi semua murid, yang menembus seluruh aspek sistem pendidikan, mengembangkan sikap, pengetahuan dan keterampilan yang memungkinkan murid bekerjasama. ď‚ž

Azyumardi Azra, Pendidikan Multikultural:membangun kembali Indonesia Bhineka Tunggal Ika,(03 September 2003) Zakiyuddin Baidhawy, Pendidikan Agama Berwawasan Multikultural,(Jakarta: Erlangga)


Berprinsip pada Demokrasi, Kesetaraan dan Keadilan ď‚ž Berorientasi kepada Kemanusiaan, Kebersamaan dan Kedamaian ď‚ž Mengembangkan Sikap Mengakui, Menerima dan Menghargai keragaman ď‚ž

Abdullah Aly, Pendidikan Islam Multikultural di Pesantren, (Yogyakarata: Pustaka Pelajar, 2011),


Nilai Kesetaraan

Nilai Pluralisme

Nilai-Nilai Universal dalam Pendidikan Pendidikan Multikultural

Nilai Demokrasi

Nilai Toleransi


ď‚ž

Paradigma Toleransi memandang bahwasannya semua anak-anak atau siswa dari berbagai kelompok yang menjadi sebuah target prasangka sosial dan kultural membutuhkan pendidikan multikultural untuk membangun kembali harga diri mereka yang rendah, anak-anak atau siswa yang hidup dalam setting sosial campuran memerlukan pendidikan multikultural untuk belajar satu sama lain dan anak-anak atau siswa yang hidup dalam suatu tatanan sosial yang homogen biasanya tidak membutuhkan pendidikan multikultural karena problem prasangka sosial kultural tidak muncul didalam kondisi semacam ini.

Paradigma Transformatif menyatakan bahwa setiap orang membutuhkan pendidikan multikultural, pendidikan anti bias dalam semua setting pendidikan tanpa terkecuali, persoalan-persoalan dan tugas sekolah akan bervariasi bagi siswa tergantung pada latar belakang sosial-kultural mereka sekaligus keluarga dan pengalaman hidupnya, orang tua dan guru sekaligus siswa perlu terlibat dalam pendidikan multikultural dan pendidikan anti penindasan. ď‚ž

Zakiyuddin Baidhawy, Pendidikan Agama Berwawasan Multikultural,(Jakarta: Erlangga)


Agar anak-anak atau siswa dari tingkat sekolah dasar sampai perguruan tinggi dapat tumbuh dalam suatu dunia yang bebas dari prasangka, bias, dan diskriminasi atas nama apapun (agama, gender, ras, warna kulit, kebudayaan dan kelas sosial). ď‚ž Agar dapat mencapai suatu tujuan bersama dan merasakan bahwa apapun yang mereka kehendaki untuk dapat terlaksana dalam kehidupan ini menjadi mungkin dan riil (nyata). ď‚ž Agar anak bangsa ini dapat dicintai dan mencintai antar sesama dan tidak pernah mengalami penderitaan akibat penolakan dan pengucilan. ď‚ž Agar dapat memanfaatkan kesempatan yang ada guna belajar hidup secara bersama dengan penuh penghargaan dan penghormatan dan mengambil sisi positif dari kebijakan dan pengalaman satu dengan yang lain. ď‚ž

Zakiyuddin Baidhawy, Pendidikan Agama Berwawasan Multikultural,(Jakarta: Erlangga)


Pendidikan Multikultural  

Sejarah dan Karakteristik Pendidikan Multikulturalisme, Pengertian Pendidikan Multikulturalisme, Pentingnya Pendidikan Multicultural, Manfaa...

Pendidikan Multikultural  

Sejarah dan Karakteristik Pendidikan Multikulturalisme, Pengertian Pendidikan Multikulturalisme, Pentingnya Pendidikan Multicultural, Manfaa...

Advertisement