Issuu on Google+

Dibawah kepemimpinan Bapak Hasnan Perkembangan Perguruan Kristen Methodist Indonesia Bagansiapi-api semakin maju, walau usia beliau pada saat itu sekitar 26 tahun. Namun kharisma kepemimpinannya serta jiwa mudanya dan semangat yang mengebu-gebu membuat aktivitas extra kulikuler di SMP Methodist semakin berkembang. Seiring dengan makin berkembangnya SMP Methodist dan kesadaran masyarakat akan pendidikan semakin tinggi. Pertambahan calon siswa SMA dari tahun ke tahun semakin meningkat, begitu juga dengan siswa/i tamatan SMP Methodist semakin sulit untuk mendapatkan sekolah SMA yang difavoritkan, karena pada saat itu di Bagansiapi-api hanya ada 2 sekolah yang menyediakan kelas SMA yakni SMA dari Perguruan Wahidin dan dari sekolah Negeri. Karena alasan di atas maka pada tahun 1983 di bawah pimpinan bapak Hasnan dan didukung oleh Badan Pengurus Sekolah. SMA Methodist Bagansiapi-api resmi dibuka dengan jumlah siswa angkatan pertama sebanyak 111 siswa. Sayang sekali setahun setelah SMA Methodist resmi dibuka. Pada Juni 1984 bapak Hasnan mengundurkan diri dari jabatan kepala sekolah Methodist Bagansiapi-api, untuk mengejar karir di Medan. Pada tahun ajaran berikutnya yakni 1984/1985 kepala sekolah dipimpin oleh bapak M. Rajagukguk beliau hanya memimpin perguruan ini dalam jangka waktu setahun. Tahun ajaran 1985/1986 PKMI dipimpin oleh bapak Alexander U.H. Beliau adalah seorang kepala sekolah yang sering membuat sensasi. Dimulai dari aktivitas olahraga yang sangat menonjol terutama olahraga Voli. Sampai membawa mobil pribadinya dari kampung halamannya ke kota Bagansiapi-api, pada masa itu kenderaan roda empat merupakan satu-satunya yang ada di kota Bagansiapi-api, bapak Alexander U.H tercatat sebagai pimpinan PKMI Bagansiapi-api yang paling lama, beliau memimpin dari tahun 1985 sampai

36 KOMUNITAS BAGANSIAPI-API

Gedung sekolah SMP-SMA Methodist Bagansiapi-api 2009

dengan Mei 2008. Beliau juga sangat berjasa di dalam perkembangan Perguruan Kristen Methodist Indonesia di Bagansiapi-api, dan beliau meninggal dunia pada Mei 2008 saat masih menjabat sebagai kepala sekolah.

Masa-masa Indah Perjalanan yang akan datang masih panjang bagi kita semua, sebagai komunitas Methodist Bagansiapi-api dan juga alumnus Methodist Bagansiapi-api, sejuta kenangan masa kecil dan masa remaja kami ada di sana. Ada kenangan suka cita, ada suka duka, ada kenangan indah masa sekolah, cerita-cerita tentang kenakalan pada masa remaja, kenangan akan pacar lama, teman lama, kisah cinta pertama, kenangan pada guru-guru, sungguh sesuatu yang sangat berharga bagi kenyamanan dan ketenangan jiwa bila tiap kali kita mengenang masa-masa sekolah. Setiap kali kita pulang ke Bagansiapi-api, setiap kali kita mengunjungi gedung sekolah, kenangkenangan masa-masa kecil, masa-masa remaja itu muncul satu persatu, terkadang membuat kita tersenyum sendiri mengingat masa lalu, sungguh indah dan menyenangkan, kami mengharapkan Perguruan Kristen Methodist Indonesia Bagansiapi-api tetap berada dalam kondisi yang baik dan terus berjaya. Penulis : KUDIN HELDINATA Alumni SMP Methodist 1976 Mantan guru SD Methodist Bagansiapi-api


36